PM QATAR : AS Dan Negara2 Arab dukung Teroris Yang Sama Di Suriah

Mantan perdana menteri Qatar Hamad bin Jassim bin Jaber al-Thani mengakui dalam sebuah wawancara bahwa Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya di Teluk seperti Arab Saudi, UEA, Qatar  dan Negara arab lain mendukung kelompok (teroris) yang sama yang beroperasi di Suriah dan diakui sebagai mendukung kelompok yang salah.

Hamad bin Jassim bin Jaber al-Thani, yang menjabat perdana menteri Qatar dan menteri luar negeri sampai 2013, diwawancara pada 12 Juni 2017 oleh Jurnalis AS Charlie Rose untuk membahas krisis hubungan Qatar – Arab Saudi.

 

Mantan PM Qatar itu sepertinya  tidak bisa menerima  kalau hanya Qatar yang dituduh mendanai teroris baik oleh AS maupun oleh sekutunya dalam Dewan kerjasama teluk seperti Arab Saudi, UEA dan Mesir. Padahal menurutnya semua negara itu mendukung kelompok2 yang sama di Suriah guna menurunkan Assad.

 

Berikut petikan pernyataan Hamad bin Jassim bin Jaber al-Thani :

Look, in Syria, everybody did mistakes including your country. When the war or the revolution happen in Syria, all of us work through two operation rooms, one in Jordan and one in Turkey. The first one was in Jordan. And there were countries, some of the GCC countries, among them the Saudis, the Emiratis, Qatar, United States and other allies. And they was working from there. And all of us, we were supporting the same group. In Turkey we did the same. We discover by the time that there is some groups have other agenda and we always eliminate them one by one, and always when we have information from our friends that this group is not — you supported wrong group sometimes.

 

Lihat di Suriah, semua orang melakukan kesalahan termasuk negara anda (AS) . Ketika perang atau revolusi terjadi di Suriah, kita semua bekerja melalui dua pusat operasi (pusat komando), yaitu satu di Yordania dan satu di Turki.

Di Yordania ada beberapa negara GCC (Gulf Cooperation Council/ Dewan kerajasama teluk), disana di antaranya ada orang Saudi, UEA, Qatar, Amerika Serikat dan sekutu lainnya. Dan mereka bekerja dari sana. Dan kita semua, kita mendukung kelompok  yang sama.

Di Turki kami melakukan hal yang sama. Dengan berjalannya waktu kami menemukan ada beberapa kelompok yang memiliki agenda lain maka  kami selalu menghancurkannya satu per satu, dengan berjalannya waktu  sering kami memiliki informasi dari teman2 kami yang tidak dimiliki sekutu kami dalam grup ini – Jadi terkadang Anda  mendukung kelompok yang salah.

 

 

Ulasan

Mantan perdana menteri Qatar tersebut tampaknya mengacu pada sebuah Operasi Amerika serikat yang disebut   “Timber Sycamore” , sebuah program rahasia CIA dimana ribuan militan dilatih untuk berjuang guna menggulingkan pemerintah Suriah.

Pada saat puncaknya, CIA menghabiskan 1 miliar dolar per tahun untuk pelatihan dan mempersenjatai apa yang diklaim sebagai pemberontak  “moderat” Suriah. Angka itu hanya (1/15) atau 1 dolar  dari setiap 15 dalam keseluruhan anggarannya, itu menurut dokumen yang dibocorkan oleh whistleblower  NSA  Edward Snowden.

Sebagai contoh  Nour al-Din al-Zinki, sebuah kelompok pemberontak “moderat” yang dilatih oleh CIA dan dipersenjatai dengan senjata anti-tank AS, malah bergabung dengan sebuah koalisi pimpinan al-Qaeda yang telah berganti nama.

Penjelasan  Hamad bin Jassim bin Jaber al-Thani telah mendukung sejumlah besar bukti seperti bocoran  email tahun 2014 dari mantan menlu AS  Hillary Clinton yang mengutip intelijen  AS yang menyatakan bahwa sekutu Amerika seperti Arab Saudi dan Qatar mendukung ISIS di Suriah. Dalam sebuah pidato di Harvard University pada tahun 2014, mantan Wakil Presiden Joe Biden juga mengakui bahwa sekutu dekat AS seperti  Arab Saudi dan Turki dan Qatar telah dengan sengaja mendukung ekstremis Islam di Suriah.

Mereka begitu bertekad untuk menurunkan  Presiden Suriah Bashar al Assad dan pada dasarnya juga memiliki muatan perang Sunni-Syiah. Apa yang mereka lakukan? ” ,” Mereka menggelontorkan uang ratusan juta dolar dan puluhan ribu ton senjata ke siapapun yang mau berperang melawan Assad, Termasuk orang-orang yang dipasok adalah dari al-Nusra, dan al-Qaeda , dan elemen ekstremis jihadis yang berasal dari belahan dunia lain. “

Turki memainkan memainkan peran ganda dengan ISIS, yang memungkinkan ribuan jihadis dari seluruh dunia bisa menyeberangi perbatasannya ke Suriah untuk bergabung dengan kelompok militan genosida tersebut.

 

Posted in Info Lain | Tagged , , , , | Leave a comment

PERSETERUAN IRAN – ARAB SAUDI DALAM VISI AKHIRZAMAN

 

Banyak orang mengira perseteruan Arab Saudi Vs Iran yang meningkat pada belasan tahun terakhir adalah sekedar perseteruan klasik Shiah – Suni, padahal sebenarnya akar masalahnya adalah jauh lebih rumit dari itu, dan kita hanya hanya bisa memahaminya dari perspektif fenomena akhir zaman. 

Perseteruan Shiah-Suni yang membesar 2 dekade ini adalah bukan terjadi begitu saja, jelas ini adalah agenda Israel seperti yang dikatakan sendiri oleh Netanyahu. Dan Arab Saudi yang sekutu AS dan diam-diam adalah sekutu Israel, mau begitu saja menuruti kehendak AS untuk menyebarkan ‘Wahabiisme” yang salah satu pakemnya, menjadikan Shiah sebagai musuh. Itu dikatakan sendiri oleh Muhammad bin Salman.

 

Jadi jika ada orang yang ikut menebar permusuhan Shiah-Suni, maka orang itu secara sadar atau tidak, sebenarnya sedang menjalankan agenda zionis Israel. 

 

Friksi klasik Shiah Suni itu memang sudah terjadi sejak lama, tapi secara alamiah hal itu masih bisa diredam oleh kedua sekte Islam terbesar itu. Terbukti Iran sejak berdirinya kerajaan Arab Saudi sampai sekarang secara resmi masih diundang untuk mengirim jemaaah Hajinya , juga  Arab Saudi dan Iran sampai sekarang masih bersama sama berlomba dalam MTQ internasional.

 

Akar Gesekan Arab Saudi – Iran dalam visi akhir zaman

Iran nampaknya tahu betul bahwa penghancuran negara2 arab teluk dan Afrika utara oleh Koalisi AS yang dimulai tahun 2003 adalah fenomena akhir zaman yang telah diisyaratkan Hadist Nabi. Konsekuensinya adalah bahwa mereka percaya betul bahwa kemunculan Imam Mahdi sudah sangat dekat waktunya, bahkan saking dekatnya pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Khamenei mengibaratkan waktu penantian itu sudah hampir habis.

Iran juga tahu betul bahwa penguasa Arab Saudi sangat alergi terhadap hadist hadist yang menerangkan kemunculan Imam Mahdi dan yang paling membuat mereka gerah adalah hadist yang menyebut akan ditaklukkannya Kerajaan Saudi oleh Imam Mahdi. Sementara dari ungkapan para penguasa Saudi  tersirat bahwa mereka jelas menafikkan hadist tentang kemunculan Imam Mahdi.

Gejala itu juga terlihat bahwa dalam kumpulan Hadist yang disponsori kerajaan Saudi sangat minim memuat Hadist tentang Imam Mahdi, atau bahkan hanya ditemukan satu atau dua Hadist padahal ada ratusan Hadist tentang Imam Mahdi. Mereka juga alergi terhadap Hadist yang mengisyaratkan kemunculan panji-panji hitam dari timur yang menyertai kemunculan Al-Mahdi.

Iran nampaknya juga tahu bahwa keterlibatan Arab Saudi bersama sekutu dalam dalam penghancuran Iraq, Suriah dan Yaman adalah dalam rangka membendung upaya Iran dalam menyiapkan situasi politik dan militer yang kondusif dikawasan teluk guna menyambut kedatangan Imam Mahdi, karena Hadist menyebut pasukan pertama yang akan menyerang pasukan Mahdi adalah dari kerajaan Saudi.  Arab Saudi kemudian mempropagandakannya bahwa Iran akan menyerang Makah dan madinah.

Untuk tujuan itu Arab Saudi merangkul beberapa Negara Arab teluk dan juga Mesir dan mengundang seluruh Negara mayoritas Suni untuk bergabung dalam  Koalisi pimpinannya, dan Iran nampaknya tidak mau  diam begitu saja, mereka merasa berkewajiban untuk  menciptakan situasi yang kondusif dinegara2 sekitar Arab Saudi seperti Iraq, Yaman dan Suriah, karena Hadist menyebut Al Mahdi akan muncul dari Madinah.

 

Dari peta politik yang sarat dengan nuansa akhir zaman ini, bisa dikatakan tidak mungkin ada solusi apapun yang bisa  mendamaikan keduanya. Disatu sisi Arab Saudi tidak ingin riwayat Kerajaan kaya rayanya dengan segala kemewahannya akan tamat begitu saja oleh kemunculan Imam Mahdi, sementara dikubu lain Iran dengan keyakinan dan pemahaman akhir zamannya berjuang menyiapkan situasi politik dan militer sekitar teluk Arab yang kondusif bagi Al Mahdi.

 

Mudah-mudahan menjadi jelas sekarang, bahwa akar perseteruan Arab Saudi Vs Iran adalah bukan friksi soal Shiah-Suni, tapi sangat lekat dengan masalah yang menyangkut fenomena akhir zaman, yaitu kemunculan Imam Mahdi. 

 

 

Hubungan dengan Umat Yahudi menyambut “Al-Masih”

Sudah menjadi taqdir Allah yang disiyaratkan dalam Hadist bahwa kemunculan Al Mahdi Hampir berbarengan dengan kemunculan Dajjal, tidak heran jika situasi saat ini  bersamaan waktunya dengan proyek umat Yahudi dalam menyiapkan kedatangan “AlMasih” mereka. Umat Yahudi percaya betul saat kemunculan “Al Masih” mereka sudah dekat. Bahkan mereka sudah mempersiapkan kedatangannya sejak lebih dari satu abad lalu dengan didirikannya gerakan Zionist pada sekitar tahun 1897 dengan berbagai agendanya yang telah kita kupas dalam artikel “agenda NWO tentang perang nuklir”.

Dan salah satu proyek penting dalam menyambut “Almasih” mereka itu adalah penghancuran Negara Muslim sekitar Israel yang meliputi teluk Arab dan Afrika utara, karena menurut mereka sudah tertulis dalam kitab Taurah mereka bahwa sebelum kedatangan “AlMasih” mereka itu maka wilayah Israel harus meluas dari Sungai Nil di Mesir sampai dengan Sungai Eufrat yang melewati Suriah dan Iraq. Jadi akan mencakup sebagian Mesir, sebagian Arab Saudi, sebagian Suriah dan sebagian Iraq.

Kesamaan kepentingan dua fihak dimana disatu fihak NATO mempunyai proyek penghancuran negara2 penentang Israel dan difihak lain Arab Saudi membendung proyek Iran dalam persiapan menyambut Al Mahdi ini akhirnya menyulut dibentuknya koalisi Arab-NATO.    

 

Koalisi Arab-NATO Vs Rusia-Iran

Seperti gayung bersambut , Kedekatan negara2 Muslim  seperti  Arab Saudi, Mesir, UEA, Qatar, Kuwait , Turki dengan AS yang nota bene adalah tangan kanan zionis Israel semakin memperumit situasi. Negara Negara teluk itu dengan senang hati mau dirangkul oleh AS untuk ikut dalam proyek Israel dalam  penghancuran negara2 muslim penentang Israel seperti  Iraq, Yaman, Suriah  dan juga Suriah yang didukung Iran .

Jadilah koalisi AS dan Koalisi bentukan Arab Saudi memliki musuh bersama yaitu Iran ,dan saat ini mereka sedang bersiap untuk mengganti presiden Suriah Basah al Assad dengan serangan militer langsung, karena cara pembentukan kelompok pemberontak dan teroris yang sukses  mereka lakukan di Libiya nampaknya gagal total karena adanya dukungan Rusia terhadap pemerintah Suriah. Dan proyek selanjutnya adalah menyerang Iran seperti yang sering diungkapkan oleh menteri pertahanan Arab Saudi Muhammad bin Salman Al Saud.

Dalam persiapan menyerang Suriah dan Iran  Arab Saudi pada bulan mei kemarin telah mengundang puluhan negara2 mayoritas Islam untuk bergabung dalam koalisi militer yang dibentuknya. Persiapan lainnya adalah pembentukan persekutuan militer antara Koalisi Arab pimpinan Arab Saudi dengan Koalisi NATO pimpinan AS yang disebut sebagai “Koalisi ARAB-NATO”. Persiapan lain yang tidak kalah spektakuler adalah pembelian senjata besar2an oleh penguasa Arab Saudi ke Inggris dan AS yang mencapai ratusan milyar dolar yang menurut para pengamat nilainya lebih dari 4 kali anggaran militer Rusia.

Sementara itu Koalisi NATO tidak kalah sibuk dalam persiapan serangannya ke pemerintah Suriah. Paling tidak NATO sudah membangung 8 basis militer illegal didalam wilayah Suriah, AS JUGA telah mulai menempatkan rudal rudalnya diarea yang mereka bebaskan dari ISIS di Suriah.

persenjataan dan pesawat2 Jerman sudah dipindahkan ke Yordania, itulah kenapa  beberapa hari ini AS meminta diberlakukannya zona deeskalasi dan gencatan senjata disekitar perbatasan Yordania.

Sementara itu Rusia yang enam tahun ni membantu pemerintah Suriah dan memliki basis militer baik laut maupun udara diSuriah sejak tahun 70an, sangat tahu rencana Koalisi Arab – Nato ini. Menteri pertahanan Rusia tegas menyatakan akan bereaksi terhadap setiap upaya serangan kepemerintah Suriah.

Keberadaan pasukan Iran bersama pasukan Rusia di Suriah  yang selama ini membantu pemerintah Suriah membuat situasi mendatang makin dramatis karena Iran adalah sasaran berikutnya koalisi Arab-NATO setelah Suriah.

Nah saya kira bisa kita prediksi betapa sengitnya pertarungan antar koalisi Arab-NATO  melawan Koalisi Rusia-Suriah-Iran disisi lain. Dan dari fakta2 itu  dan  seperti yang diisyaratkan Hadist Nabi bahwa perang nuklir itu akan berawal dari sekitar sungai Eufrat nampaknya sudah mulai terlihat tanda tandanya.

Pada tahap awal kami kira beberapa hari , minggu atau bulan lagi Serangan Koalisi Arab-NATO ke Suriah  ini akan dilaksanakan mengingat Israel sebagai dalangnya lewat seorang menteri seniornya sudah berteriak bahwa “sudah tiba saatnya untuk menghabisi Assad”.

Wallahualam. 

Posted in Analisa Geopolitik | Tagged , , , , , , | 22 Comments

RUSIA INGATKAN AS : Fikir Dua Kali Sebelum Menggunakan Nuklir

Image result for Frants Klintsevich pic

 

[ads_dropcap]A[/ads_dropcap]nggota parlemen Rusia Franks Klintsevich, yang baru-baru ini mengkritik ucapan Menteri Pertahanan Inggris Michael Fallon yang menyatakan bahwa PM Inggris Theresa May siap dan berkeinginan menggunakan senjata nuklir dalam  serangan pertama terhadap Rusia dalam “keadaan yang paling ekstrim,” kali ini mengirim peringatan keras kepada AS jika akan melakukan agresi seperti itu.

[ads-pullquote-left]Peringatan keras semacam itu telah pernah dia sampaikan juga kepada Inggris april lalu, bahwa jika Inggris melakukan serangan awal dengan nuklir maka Inggris akan disapu bersih oleh serangan balasan Rusia dan hilang dari peta dunia.[/ads-pullquote-left]

Rusia akan dapat memberikan respon yang keras terhadap kemungkinan serangan nuklir  AS. Anggota parlemen Rusia  Franks Klintsevich yang juga wakil ketua komite pertahanan pertama di majelis tinggi parlemen Rusia di dewan Federasi, mengatakan hal itu di halaman Facebooknya

Pernyataan terakhirnya disampaikan dalam menindaklanjuti pernyataan wakil ketua pertama Staf umum dpartemen Operasional Utama  Letnan Jenderal Viktor Poznikhir bahwa sistem pertahanan rudal AS di Eropa memungkinkan serangan rudal nuklir terselubung terhadap Rusia.

“Kehadiran basis pertahanan rudal AS di Eropa juga  kapal-kapal AS dengan pertahanan rudal yang ada di laut dan samudra yang dekat dengan Rusia menciptakan komponen serangan rahasia yang kuat untuk melakukan serangan rudal nuklir mendadak terhadap Federasi Rusia,” kata Poznikhir pada hari Rabu.

Hasil simulasi komputer mengkonfirmasi bahwa pertahanan rudal AS ditujukan terhadap Rusia dan China, kata Poznikhir.

“Perwakilan Rusia sering mengajukan keberatan ke pihak AS, meminta perhatian mereka atas bahaya pengerahan sistem pertahanan rudal akan berdampak  pada keseimbangan strategis global . Namun fakta itu diabaikan AS dengan  mengklaim bahwa sistem pertahanan rudalnya tidak diarahkan terhadap Rusia dan China,  Tapi … hasil simulasi komputer membuktikan sebaliknya, “katanya.

“Tidak ada keraguan bahwa pernyataan Poznikhir  itu ditujukan kepada fihak2  tertentu, penerima pesan pertama adalah masyarakat internasional, kedua  ini adalah sinyal yang jelas bagi pimpinan AS bahwa perkembangan  selanjutnya tidak akan mengejutkan kami. Saya kira pernyataan seperti itu tidak berlebihan Biarkan mereka tahu kalau kita tahu (yang AS lakukan), “tulis Klintsevich pada komentar Facebooknya.

“Pada saat tertentu  jaminan perdamaian yang paling dapat diandalkan adalah kemampuan kita untuk memberikan respon terhebat  terhadap kemungkinan agresi apapun (dari AS). Inilah yang, menurut pendapat saya yang dimaksud oleh Letnan Jenderal Viktor Poznikhir  saat membuat pernyataan seperti itu, “kata Klintsevich.

“Fihak Terakhir  penerima utama pesan itu adalah publik Rusia. mereka tidak perlu takut karena  situasinya terkendali sepenuhnya,” kata Klintsevich pada tulisannya.

Mengomentari ucapan di atas, rekan seniornya di Pusat Studi Eropa Institut Ekonomi dan Hubungan Internasional (IMEMO) Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia Viktor Olenchenko mengatakan kepada Radio Sputnik bahwa mereka ditarik oleh eskalasi retorika  agresif yang mengkhawatirkan dari militer AS  dan beberapa sekutu NATOnya.

“Kemungkinan hal ini diantaranya disebabkan oleh pembentukan sebuah “blok militer” di dalam tim Donald Trump. Blok ini  dibentuk oleh  para pensiunan perwira dari apa yang disebut “eselon kedua “. Sekarang, ketika mereka mendapat akses terhadap proses pengambilan keputusan, mungkin membuat mereka  pusing setelah menyadari peluang mereka sendiri, “ (komentarnya ini menunjukkan bahwa AS sebenarnya tahu bahwa NATO tidak bisa mengalahkan Rusia)

Pakar hubungan internasional itu juga mengungkapkan harapan bagi kebangkitan kembali dialog konstruktif antara militer Rusia dan Amerika.

“Ada sejumlah besar saran untuk menghidupkan kembali dialog tersebut, dan tidak hanya di lingkungan militer namun juga dalam hubungan Rusia-AS secara menyeluruh untuk dapat memecahkan kebuntuan . Blok militer (yang dibentuk)  hanya jadi bagian dari masalah yang ada, “katanya.

Posted in Info Lain | Tagged , , , , | Leave a comment

PM RUSIA : Serangan AS Ke Suriah Bisa Menjadi Awal Konflik AS – RUSIA

America’s Syria strike ‘on verge of military clash’ with Russia – PM Medvedev

 

[ads_dropcap]S[/ads_dropcap]erangan  yang telah dilakukan AS ke  wilayah udara Suriah telah menjadi  “ambang benturan militer” antara AS dengan Rusia, Perdana Menteri Rusia Dmitry Medvedev mengatakan hal itu. Dia menambahkan bahwa Presiden Trump telah “dikalahkan  oleh mesin militer AS” hanya dalam dua setangah bulan kepemimpinannya.

“Tidak seperti halnya  banyaknya pernyataan2  tentang perjuangan bersama melawan musuh terbesar ISIS ,  pemerintah Trump terbukti mereka hanya akan melawan pemerintah Suriah yang sah,” Medvedev menulis di halaman Facebook-nya.

Perdana menteri Rusia menekankan bahwa untuk mencapai tujuan ini AS sangat ingin bertindak “dalam sebuah kontradiksi yang sulit dengan hukum internasional dan tanpa persetujuan PBB, yang melanggar prosedurnya sendiri yang menetapkan bahwa Kongres harus terlebih dahulu diberitahu mengenai operasi militer yang tidak terkait dengan agresi Melawan AS.

” Serangan rudal di Suriah telah membuktikann bahwa pemerintah AS saat ini tidak memiliki kebebasan dan hanya bergantung pada pendirian Washington padahal  selama kampanye presiden hal itu digunakan Donald Trump  untuk mengkritik  bahkan  dalam pidato2 pengangkatannya, Medvedev menambahkan.

“Segera setelah kemenangannya (menjadi presiden) , saya mencatat bahwa semuanya akan tergantung pada seberapa cepat janji pemilihan Trump akan dipecahkan oleh mesin militer yang ada. Butuh waktu hanya dua setengah bulan, “tulis Medvedev.

“Tidak ada yang meremehkan janji2nya pada  pra-pemilihan presiden tapi harus ada batasan etika. Selebihnya hanyalah muncul  ketidakpercayaan mutlak. Ini benar-benar menyedihkan untuk hubungan kita yang sekarang benar-benar hancur. Dan  Itu kabar baik bagi teroris, “kata perdana menteri Rusia.

Posted in Info Lain | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Update WW3 Jul 2017

 

Putin Mulai Kehilangan Kesabaran  – 750 DIPLOMAT AS DIUSIR DARI RUSIA

 

Awal pekan ini, setelah persetujuan Kongres AS mengenai pemberian sanksi baru terhadap Rusia, Iran dan Korea Utara, maka lewat kementerian luar negerinya Rusia memutuskan untuk mengusir 750 orang staf diplomatiknya AS di Rusia, dari sekitar 1205 orang  menjadi hanya  455 orang.

“Amerika telah melakukan langkah yang penting untuk dicermati yang memperburuk hubungan Rusia-AS. Ini mencakup  pelarangan yang tanpa dasar ,  upaya untuk mempengaruhi negara-negara lain di dunia  termasuk sekutu kita yang berminat  untuk mengembangkan dan menjaga hubungan dengan Rusia, “kata Putin kepada pembawa acara, Vladimir Solovyov, minggu 30/7.

“Kami telah lama menunggu, mungkin ada sesuatu yang akan berubah menjadi lebih baik, kami berharap situasinya akan berubah. Tapi sepertinya, ini tidak akan berubah dalam waktu dekat … saya memutuskan bahwa ini adalah waktunya bagi kita untuk menunjukkan bahwa kita tidak akan membiarkan  apapun untuk tidak direspon, “tambah presiden Rusia tersebut.

Jumlah staf dinas diplomatik AS di Rusia diperintahkan untuk dikurangi agar setara dengan jumlah diplomat Rusia di AS pada 1 September. Sampai sekarang, ini “sangat melebihi” jumlah staf kedutaan Rusia di AS, Kata kementerian tersebut. Misi diplomatik Amerika mencakup lebih dari 1.200 personel.

“Dari perspektif misi diplomatik , kebijakan ini cukup sensitif,  dan tentu menyakitkan bagi AS ” kata Putin.

Departemen Luar Negeri AS sangat menyayangkan tindakan  Moskow itu . dengan alasan bahwa ini adalah “tindakan yang tidak beralasan.” . “Kami sedang menilai dampak dari pembatasan tersebut dan akan  menentukan  bagaimana kami akan memberikan respon,” kata sebuah pernyataan dari departemen luar negeri AS.

AS DAN SEKUTU MULAI KEGERAHAN DENGAN ICBM KOREA UTARA

FILE - In this June 21, 2017, file photo, Secretary of State Rex Tillerson appears at news conference at the State Department in Washington. The Trump administration is renewing an offer to cooperate with Russia in the Syrian conflict, including on military matters, ahead of President Donald Trump’s meeting with Russian leader Vladimir Putin this week. (AP Photo/Cliff Owen, File)

Menlu AS Rex Tillerson  menyalahkan Rusia dan China Sabtu pagi, menyusul peluncuran uji coba rudal balistik antar benua Korea Utara karena rezim Kim Jong Un sekarang mampu menyerang kota-kota manapun di daratan AS.

Tillerson menyebut dua saingan AS itu (Rusia dan China) sebagai “pendukung ekonomi utama” program senjata Korea Utara, dan meminta mereka untuk meningkatkan upaya untuk meredam ancaman nuklir yang berkembang dari Pyongyang.

Sementara itu  Presiden Trump mengutuk tindakan Korea Utara sebagai “sembrono dan berbahaya,” dan mengatakan AS akan mengambil semua “langkah penting” untuk melindungi dirinya dan sekutunya.

Menlu AS sedang  melakukan  kontak dengan Menteri Luar Negeri Jepang Fumio Kishida. Mereka berencana untuk bekerja sama dengan Korea Selatan dalam resolusi Dewan Keamanan PBB untuk menindak Utara Utara, Kantor Berita Kyodo Jepang melaporkan pada hari Sabtu.

Dalam beberapa pekan terakhir Korea Selatan telah meningkatkan kehadiran militernya di sepanjang Semenanjung Korea, dan mempertimbangkan untuk menambah sistem anti-rudal . Uji coba ICBM Korut baru-baru ini juga telah mendorong Korea Selatan untuk berdiskusi dengan AS guna  meningkatkan batas hulu ledak  rudal mereka dari 1.100 pound menjadi satu ton.

Kim Jong Un : Seluruh Area AS dalam Jangkauan ICBM Korea Utara

Entire US mainland in range of N. Korean nukes after latest test – Kim Jong-un

Setelah Sukses uji coba ICBM nya Hawsong-14 untuk yang kedua kali dalam bulan ini, pemimpin tertinggi Korea utara menyatakan bahwa seluruh Negara bagian AS dalam jangkauan Rudal nya tidak peduli dari manapun dan kapanpun ditembakkan.

Beberapa saat setelah uji coba itu Kim Jong Un menyatakan kepuasannya dan  menegaskan kembali bahwa rudal tersebut mampu membawa  “hulu ledak nuklir berukuran besar yang berat.”

Rudal tersebut dilaporkan terbang selama 45 menit, mencapai ketinggian 3.725 kilometer, dan menempuh jarak 998 kilometer sebelum  mendarat di perairan Jepang, menurut agen berita Korea seperti dikutip AP.

 

KOREA UTARA KEMBALI LUNCURKAN RUDAL ANTAR BENUA

North Korea missile test

Amerika serikat mendeteksi adanya peluncuran untuk kedua kalinya Misil balistik antar benua oleh Korea utara pada Jumat kemarin pukul 10.45 pagi hari. Fihak Pentagon mengkonfirmasikan hal ini kepada CNN.

Rudal diluncurkan dari Mupyong-ni dan menempuh perjalanan sekitar 1000 km sebelum menceburkan diri di perairan lepas pantai Jepang, menurut Pentagon, yang bekerja dengan mitra antar negara dalam penilaian yang lebih rinci.

Komando Pertahanan  Angkasa Luar AS (NORAD) menyatakan peluncuran rudal dari Korea Utara tidak menimbulkan ancaman bagi Amerika Utara. “Komitmen kami adalah untuk membela sekutu kita, termasuk Republik Korea dan Jepang, dalam menghadapi ancaman ini, tetaplah sabar   Kami tetap siap untuk membela diri dan membela  sekutu kami dari serangan atau provokasi,”  pernyataan dari Pentagon mengatakan .

“Rudal mencapai Ketinggian sekitar 3.700 km dan jarak terbang sekitar 1.000 km. Diperkirakan ini jenis ICBM yang  lebih maju dibandingkan dengan yang sebelumnya berdasarkan pada kisaran,” kata sebuah pernyataan kepada CNN.

CHINA UJI COBA RUDAL ANTI PESAWAT 

Kementerian Pertahanan Nasional Republik Rakyat China telah merilis gambar baru uji coba  rudal anti-pesawat jarak jauh HQ-16.
Gambar tersebut menunjukkan bahwa rudal anti-pesawat jarak menengah HQ-16 diluncurkan dalam latihan yang diperagakan oleh brigade pertahanan udara angkatan darat di bawah komando teritorial PLA Timur di daerah gurun barat laut China pada tanggal 25 Juli 2017.

Ini adalah sistem rudal pertahanan jarak menengah terbaru China yang dikembangkan oleh China Aerospace Science and Industry Corporation (CASIC). HQ-16 cocok untuk melindungi aset stasioner seperti lapangan terbang, pos komando, markas tentara, jembatan, dan target penting lainnya.

IRAN SUKSES UJI COBA ROKET PEMBAWA SATELIT

https://www.youtube.com/watch?time_continue=2&v=yvo0xTqN63Q

Iran menyatakan telah berhasil menguji coba roket Simorgh, sebuah roket dua tahap yang ditujukan untuk mengantarkan satelit kecil  ke orbit. Uji coba tersebut terlambat beberapa tahun dari  jadwal.

Televisi pemerintah menunjukkan cuplikan peluncuran dari situs tersebut yang dihias dengan gambar almarhum Ayatollah Ruhollah Khomeini dan penggantinya sebagai pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. “Pusat Ruang ankasa Imam Khomeini adalah kompleks besar yang menangani  semua tahap persiapan, peluncuran, pengendalian dan pengendalian satelit,” televisi resmi Iran menyatakan.

Parlemen AS Sahkan Sangsi Baru Terhadap Rusia, Iran dan Korea Utara

US politicians, including Republican leaders, remain wary of Trump's intentions to relax pressure on Russia's Putin [AP]

Parlemen AS pada hari Selasa kemarin telah mensahkan sebuah RUU baru yang memberi tambahan sanksi bagi  Rusia , Iran dan Korut. Undang undang ini juga  memaksa Presiden AS  untuk meminta izin parlemen  sebelum meringankan sanksi yang diterapkan.

[ads-pullquote-left]Berbagai upaya dilakukan AS untuk terus mengintimidasi Blok Rusia beberapa tahun terakhir, Mulai dari dikepung secara militer sejak 2014, berbagai tindakan diskriminatif dalam olimpiade dan bahkan olimpiade penyandang cacat, pengusiran diplomat , penyitaan asset dan properti pada perwakilan Rusia di beberapa kota di AS, dan sekarang dituduh interferensi dalam pemilu presiden 2016 lalu.[/ads-pullquote-left]

RUU  sanksi baru ini pada awalnya muncul ketika para politisi diparlemen menuduh tanpa bukti bahwa ada kemungkinan campur tangan oleh Rusia dalam pemilihan presiden 2016 dan potensi kolusi  yang dilakukan saat kampanye.

Sanksi baru terhadap Iran dan Korps Garda Revolusioner Islamnya diberikan karena dituduh mendukung “terorisme”; Dan sementara itu Korea Utara akan mendapat sangsi baru karena uji coba  misilnya,

Media pemerintah Iran menulis bahwa  Wakil Menteri Luar Negeri Abbas Araqchi mengecam undang-undang tersebut sebagai “jelas jelas merupakan tindakan bermusuhan” dan dia meyakinkan bahwa “akan ada respon atas tindakan AS ini”, meskipun dia tidak memerinci apa saja  tindakan yang akan dilakukan Iran.

 

RUSIA DAN CHINA GELAR LATIHAN MILITER DILAUT BALTIK

Chinese Navy warships

Hari ini senin 24/7 Rusia dan China telah memulai latihan angkatan laut mereka di Laut Baltik. Latihan telah menarik perhatian NATO,  dan pasukan NATO yang juga berada disekitar laut Baltik berjanji untuk memantaunya dengan ketat . Alexander Khrolenko Kontributor untuk  RIA Novosti mengatakan.

Pasukan angkatan laut China, yan terdiridari  perusak rudal Hefei, kapal selam Yuncheng dan kapal pemasok Lomahu, memasuki pelabuhan  Angkatan Laut Rusia Baltiysk pada hari Jumat, Ini adalah pasukan angkatan laut China pertama yang melakukan kunjungan ke Laut Baltik.

Secara keseluruhan, ada  sekitar sepuluh kapal, termasuk korvet Rusia Steregushchiy dan Boikiy, lebih dari selusin pesawat terbang dan helikopter, dan ratusan pelaut terlibat dalam latihan. Latihan ini akan mencakup latihan pertahanan anti-kapal, anti-sub, dan anti-pesawat terbang, Serta pertahanan jalur laut, operasi pencarian dan penyelamatan dan anti-pembajakan.

Analis militer Konstantin Sivkov mengatakan kepada Radio Sputnik bahwa keterlibatan Angkatan Laut China di Baltik ini mengirimkan sinyal ke seluruh dunia bahwa jika terjadi konflik, Beijing akan bergabung dengan Moskow.

HAWAI AKAN UJI COBA SISTEM PERINGATAN SERANGAN NUKLIR

Toby Clairmont, the Hawaii Emergency Management Agency's executive officer,

 

Hawaii ditetapkan untuk menjadi negara bagian pertama di AS yang akan menguji “sistem peringatan ” jika terjadi serangan rudal nuklir Korea Utara.

Mulai bulan November  peringatan bencana Hawaii akan mencakup sebuah protokol baru jika terjadi serangan nuklir, CNN affiliate KNHL melaporkan.

Sebuah “ringkasan panduan” dari Agen pengelola tanggap darurat Hawaii  mengatakan bahwa penduduk akan diberitahu tentang ancaman  nuklir melalui peringatan  sirene dan lampu kilat yang berkedip-kedip. Sistem Peringatan Darurat juga akan disiarkan melalui frekuensi televisi dan radio.

 

RAJA ARAB SAUDI MEROMBAK DEWAN KEAMANAN KERAJAAN

Prince Mohammed bin Salman (left) and prince Mohammed bin Nayef. File photo

Raja Arab Saudi Salman telah mengeluarkan serangkaian keputusan kerajaan, yang menandai adanya guncangan baru diantara pejabat tinggi kerajaan.

Raja menetapkan pembentukan sebuah badan keamanan baru, menyatukan badan anti-terorisme dan intelijen domestik di bawah otoritas satu badan.

Raja juga menggantikan kepala pengawal kerajaan, dan membuat beberapa pengangkatan dalam tim putranya, Putra Mahkota yang baru Mohammed bin Salman.

Pada bulan Juni lalu, pangeran berusia 31 tahun itu menjadi pemegang tampuk putra mahkota menggantikan keponakan raja, Mohammed bin Nayef, 57, yang telang berjanji setia kepada sepupunya yang lebih muda itu.

Perubahan terbaru tersebut  diumumkan dalam keputusan hari Kamis, yang diberitakan kan oleh kantor berita SPA.

Dikatakan keputusan dibuat untuk menjaga “tingkat kesiapan tertinggi guna  mengikuti perkembangan (geoplitik) terakhir”.

Badan keamanan baru sekarang dipimpin oleh Abdulaziz bin Mohammed al-Howairini, seorang jenderal yang akan bertanggung jawab  langsung ke raja berusia 81 tahun tersebut.

Sebelumnya, kementerian dalam negeri bertanggung jawab atas kontra terorisme dan intelijen dalam negeri.

Kepala baru pengawal kerajaan adalah Gen Suheil al-Mutiri, menggantikan Gen Hamad al-Awhaly. Sebagai bagian dari perombakan tersebut, Raja Salman juga menunjuk Mohammed el-Kuwaiz sebagai kepala badan yang mengatur investasi di negara kaya minyak tersebut.

 

TRUMP PUTUSKAN MENGHENTIKAN BANTUAN KE PEMBERONTAK SURIAH

Image result for TRUMP PIC

Presiden Trump telah memutuskan untuk mengakhiri program rahasia CIA mempersenjatai dan melatih pemberontak Moderat Suriah yang memerangi pemerintah Bashar al-Assad, sebuah langkah yang lama ditunggu oleh Rusia, demikian dikatakan seorang pejabat A.S.

Program tersebut merupakan kebijakan yang dimulai pada  pemerintahan Obama pada tahun 2013 yang idtujukan untuk memberi tekanan kepada Assad untuk minggir, namun mulai dipertanyakan efektifitasnya sejak Rusia mengerahkan pasukan di Suriah dua tahun kemudian.

Pejabat tersebut mengatakan bahwa Trump membuat keputusan untuk membatalkan program CIA itu hampir sebulan yang lalu, setelah pertemuan Oval Office dengan Direktur CIA Mike Pompeo dan penasihat keamanan nasional H.R. McMaster.

 

Rencana Serangan Militer Arab Saudi ke Qatar Mengendur

Saudi armoured vehicles

Seorang pakar politik Bahrain menyatakan  kepada Sputnik analisa mengapa skenario serangan agresi Arab Saudi ke Qatar  tidak pernah dilaksanakan.  Arab Saudi telah membuat rencana untuk melakukan serangan agresif terhadap Qatar, yang dianggap satu-satunya pilihannya.

Dalam sebuah wawancara dengan Sputnik, analis politik Bahrain Said al-Shahhabi mengomentari  krisis Qatar. Menurut dia, Arab Saudi gagal menyusun rencana aksi serangan ke Qatar karena skenarionya tidak berkembang sesuai rencana Riyadh.

Dia menjelaskan bahwa  Arab Saudi berencana untuk memberikan tekanan pada Qatar dengan secara militer, namun tidak didukung oleh mitra Baratnya karena mereka menganggapnya sebagai sesuatu yang tidak dapat mereka manfaatkan.”

“Kerajaan Arab Saudi merencanakan “zero alternative” berupa  serangan agresif terhadap  Qatar . Namun sekarang telah menjadi jelas bagi semua orang bahwa rencana ini telah menjatuhkan diri mereka,” kata Shahhabi, mempertanyakan Kemampuan Riyadh untuk bertindak mandiri.

“Arab Saudi adalah perwakilan militer Barat diTeluk Arab   dan tidak dapat bertindak sendiri secara independen.  Situasinya tetap tidak berubah sekarang. Riyadh bisa saja  berperang di Yaman, Suriah dan Libya, namun tidak dapat bertengkar  dengan sesama anggota GCC (Golf Cooperation Council/ Dewan kejasama Teluk) yang meliputi Bahrain, Kuwait , Oman, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab, “kata Shahhabi.

“Setelah  rencana Saudi untuk meningkatkan eskalasi konflik lebih lanjut ambruk, dan terlepas dari kekuatan militer mereka tidak memiliki , tidak ada cara lain untuk memberikan tekanan signifikan pada Qatar,” Shahhabi menambahkan.

PASUKAN SURIAH REBUT KEMBALI 4 LADANG MINYAK DI RAQQA

(File) Syrian army forces fire towards Islamic State group positions as they advance towards Hayyan oil field, east of the central Syrian Homs province on February 7, 2017

Pasukan Suriah (SAA) kembali berhasil menguasai sejumlah permukiman di bagian selatan provinsi Raqqa dan di barat Deir ez-Zor termasuk empat ladang minyak, menurut seorang sumber dari militer Suriah.

Sumber tersebut menambahkan bahwa pasukan pemerintah Suriah melakukan serangan terhadap kelompok ISIS di provinsi Raqqa, Homs, Suwayda dan Hama.

China Tolak permintaan AS Untuk Lebih Menekan Korea Utara

No one stopped the North Korean leader from smoking there, even though liquid fuel is highly dangerous and even if it controlled can be volatile

ICBM Korea Utara Hwasong-14

China menyerang balik AS terhadap tekan AS yang berulang kali meminta China untuk memberi tekanan lebih besar pada Korea Utara. China  mendesak untuk menghentikan apa yang disebutnya “teori tanggung jawab China”, dan mengatakan bahwa semua pihak perlu mengambil tanggung jawab mereka.

Presiden U.S Trump memakai nada yang lebih damai dalam sebuah pertemuan dengan Presiden China Xi Jinping pada hari Sabtu, namun dia telah menyatakan ketidaksabarannya bahwa China, dengan hubungan ekonomi dan diplomatiknya yang erat dengan Pyongyang, tidak berbuat banyak untuk mengendalikan Korea Utara.

Perasaan itu menjadi sangat akut karena Pyongyang meluncurkan rudal balistik antarbenua yang oleh beberapa ahli dipercaya dapat mencapai Alaska, dan sebagian dari Pantai Barat AS.

Ditanya tentang telepon dari Amerika Serikat, Jepang dan negara-negara lain di China untuk memberi tekanan lebih besar pada Korea Utara, juru bicara Kementerian Luar Negeri China Geng Shuang mengatakan bahwa China tidak mengalami ketegangan dan kunci untuk sebuah resolusi tidak terletak pada Beijing.

AS MULAI TEMPATKAN RUDAL PATRIOT DI LITHUANIA

Image result for MISSILE PATRIOT PIC

Amerika Serikat mulai menempatkan  baterai rudal jarak jauh Patriot di Lithuania untuk digunakan dalam latihan perang NATO mulai Selasa. Untuk pertama kalinya sistem pertahanan canggih  dibawa ke Baltik di mana Rusia memiliki keunggulan udara.

Baterai Patriot dibawa ke pangkalan militer Siauliai pada hari Senin, menjelang latihan Tobruk Legacy, dan akan ditarik saat latihan tersebut berakhir pada 22 Juli, kata seorang juru bicara kementerian pertahanan Lithuania kepada Reuters.

Latihan perang  NATO berlangsung merespon  latihan skala besar militer  Zapad 2017 oleh fihak Rusia dan Belarus yang dipercaya pejabat NATO akan mengerahkan lebih dari 100.000 tentara ke perbatasan Polandia dan tiga sekutu NATO Baltik. Ini adalah manuver militer Rusia terbesar sejak 2013.

Lithuania, Latvia dan Estonia hanya memiliki rudal jarak pendek anti-pesawat terbang ini dianggap membiarkan langit-langit mereka  tidak terlindungi jika terjadi permusuhan (dengan Rusia) dan telah menyatakan keprihatinannya tentang kelemahan pertahanan udara mereka menyusul lepasnya Crimea dari Ukraina pada tahun 2014 dan bergabung ke Rusia.

Sebagai pencegahan Amerika Serikat telah mengerahkan detasemen pasukan sejak lepasnya Crimea ke Rusia, yang telah ditambah dengan empat pasukan tempur NATO dengan kekuatan lebih 1.000 tentara.

Mengacu pada latihan NATO yang dimulai pada hari Selasa, Menteri Pertahanan Lithuania Raimondas Karoblis mengatakan: “Penyebaran Patriot penting karena ini menunjukkan bahwa tindakan semacam itu tidak lagi menjadi tabu di wilayah ini.”

“Ini membuktikan bahwa rudal bisa dibawa kemanapun lokasi yang mereka dibutuhkan, dan ini yang yang sangat penting,” katanya kepada Reuters.

MOSUL HAMPIR TOTAL DIEBUT DARI ISIS

Iraqi Prime Minister Haidar al-Abadi arrived in Mosul, Sunday, July 9.

Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi tiba di Mosul pada hari Minggu untuk mengumumkan kemenangan atas pasukan ISIS di kota tersebut.

“Al-Abadi mengatakan pertempuran telah diselesaikan dan sisa kantong ISIS sedang dikepung di sentimeter terakhir kota,” kantor media Pemerintah mengatakan dalam sebuah pernyataan.

“Ini hanya  masalah waktu sebelum kita menyatakan kemenangan besar bagi rakyat kita.”

Perdana Menteri Iraq  mengatakan militer Irak sedang berjuang membebaskan warga sipil yang dipakai ISIS  sebagai tameng manusia di sekitar 50 sampai 100 rumah.

Sebelumnya pada hari Minggu, dia mentweet bahwa dia telah tiba di “kota bebas Mosul” dan “mengucapkan selamat kepada pejuang heroik dan orang-orang Irak yang berjuang untuk mencapai kemenangan besar ini.”

RUSIA DAN AS PRAKARSAI DIMULAINYA  GENCATAN SENJATA DI SURIAH

US President Donald Trump and Russia's President Vladimir Putin shake hands during a meeting on the sidelines of the G20 Summit in Hamburg

Sebuah gencatan senjata yang ditengahi oleh AS, Rusia dan Yordania mulai berlaku hari ini Minggu 9/7 di barat daya Suriah sebagai bagian dari sebuah kesepakatan yang dipuji sebagai langkah awal kerjasama yang lebih besar antara Rusia dan AS di Suriah.

Yang aneh dari gencatan senjata ini adalah  Suriah tidak dilibatkan dalam perundingannya dan justru  malah Yordania.

Rencana Gencatan senjata tersebut diumumkan pada hari Jumat di KTT G20 di Hamburg, Jerman setelah dilakukan pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan mitranya dari Rusia Vladimir Putin.

Gencatan senjata tersebut terjadi di wilayah Deraa dan Suweida, di sepanjang perbatasan Yordania, serta Quneitra, di dekat perbatasan Lebanon. Suriah selatan akan menjadi areag pertama di mana AS menjadi bagian bagi zona de-eskalasi.

Penasihat keamanan nasional Gedung Putih H.R. McMaster mengatakan dalam sebuah pernyataan Sabtu bahwa zona de-eskalasi tersebut merupakan prioritas AS.

AS dan Rusia berjanji untuk memastikan bahwa semua kelompok di sana mematuhi gencatan senjata” dan “memberikan akses kemanusiaan,” kata Lavrov.

Polisi militer Rusia berkoordinasi dengan AS dan Yordania  pada awalnya akan memastikan keamanan di sekitar zona de-eskalasi, kata beberapa pejabat.

Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson, yang duduk dalam diskusi antara kedua pemimpin tersebut, mengatakan kepada wartawan bahwa kesepakatan tersebut mengindikasikan kerja sama lebih lanjut di Suriah.

 

 

PROPAGANDA PALSU PENGGUNAAN SENJATA KIMIA MULAI DIHEMBUSKAN

Paling tidak ada 2 sumber yang mulai mempropagandakan adanya serangan senjata kimia oleh rezim Assad menjelang persiapan koalisi AS menyerang pemerintah Suriah , walaupun serangan Koalisi itu belum dilakukan bahkan  mungkin masih beberapa  minggu atau bulan kedepan.

Propaganda serupa juga dilakukan koalisi AS ketika akan menyerang dan menjatuhkan Saddam Hosein 2003.

 

PUTIN MINTA PERSETUJUAN PARLEMEN GUNA PENGERAHAN ANGKATAN UDARA DISURIAH

Everyday life of the Russian air group at the Hmeymim airfield in Syria

Presiden Rusia Vladimir Putin pada hari Kamis hari ini 6/7 mengajukan sebuah rancangan untuk mengadakan kesepakatan dengan Suriah mengenai pengerahan pasukan angkatan  udara  Rusia diSuriah kepada  majelis rendah di parlemen Rusia.

Protokol yang diajukan ke Parlemen Duma Rusia  tersebut ditandatangani di ibukota Suriah Damaskus pada tanggal 18 Januari 2017.

Putin meratifikasi perjanjian antar pemerintah pada bulan Agustus 2015 mengenai pengerahan angkatan udara  Rusia di Suriah pada bulan Oktober 2016.

Berdasarkan kesepakatan tersebut, personil militer Rusia mendapatkan kekebalan yang serupa dengan Konvensi Wina mengenai Hubungan Diplomatik. Pasukan Rusia juga tidak dikenai pemeriksaan perbatasan saat memasuki Suriah.

Rusia memulai serangan  udara kontra terorisme di Suriah pada tanggal 30 September 2015, atas permintaan Presiden Suriah Bashar Assad.

 

AS TELAH MEMBANGUN 8 BASIS MILITER ILEGAL  DISURIAH 

usa-troops2

“AS telah  mendirikan pangkalan militer di wilayah-wilayah yang dibebaskan dari isis   selama perang melawan terorisme,” ~ Perwakilan Senior angkatan bersenjata AS mewakili pasukan SDF.

Dengan sedikit pengungkapan  dari media barat, AS diam diam  menciptakan basis militer yang akan ditujukan untuk menyerang pemerintah Suriah.

Dengan membangun rantai pangkalan udara, pos terdepan militer dan basis rudal di Suriah, AS secara illegal dan  diam-diam-menduduki sebuah negara yang berdaulat. Jumlah instalasi militer AS di Suriah telah meningkat menjadi delapan  dan mungkin sembilan buah menurut  analis militer lainnya.

Kita  seharusnya tidak melupakan juga kehadiran Israel  di wilayah Suriah selatan Dataran Tinggi Golan yang bisa dengan mudah dimasukkan ke dalam daftar pos militer AS di Suriah.

Dua sumber intelijen regional mengungkapkan pertengahan Juni bahwa militer AS memindahkan peluncur roket jarak jauh truk yang baru dari Yordania ke sebuah pangkalan AS di al-Tanf di tenggara kota Homs, dekat perbatasan Irak dan Yordania.

Sumber tersebut mengatakan bahwa High Mobility Artillery Rocket Systems ( HIMARS) telah dipindahkan ke garnisun gurun pasir, yang mengalami peningkatan jumlah  dalam beberapa pekan terakhir karena ketegangan meningkat setelah koalisi pimpinan AS menyerang posisi pasukan Suriah untuk mencegah mereka maju menuju al- Dasar Tanf.

Penyebaran sistem rudal di al-Tanf akan memberi pasukan AS kemampuan untuk menyerang target dalam jarak 300 kilometer. ~ FarsNews

Sebuah laporan di FarsNews hari ini mengatakan bahwa AS sekarang telah membangun total enam fasilitas udara militer. “AS telah mendirikan dua bandara di Hasaka, satu bandara di Qamishli, dua bandara di al-Malekiyeh (Dirik), dan satu lagi bandara di Tal Abyadh di perbatasan dengan Turki di samping sebuah pusat pasukan militer di kota Manbij di timur laut Aleppo.

 

AS BANGUN BASIS MILITER DIPERBATASAN SURIAH – YORDANIA

Citra satelit menunjukkan AS sedang membangung basis militer didalam teritorial Suriah dekat perbatasan dengan Yordania

 

INDIA KERAHKAN PERALATAN MILITER DIPERBATASAN DENGAN CHINA


Pengerahan Kendaraan lapis baja dan Sistem pertahanan udara  terlihat ditimur laut  India hari ini ketika  China sedang  memperkuat militernya  di perbatasan Sikkim

 

AS – KORSEL LAKUKAN LATIHAN PELUNCURAN RUDAL

 


AS dan Korea selatan langsung menanggapi uji coba ICBM Korea utara kemain dengan uji coba peluncuran rudal .

KOREA UTARA SUKSES UJI COBA ICBM

Korea Utara menyatakan pada hari Selasa 4/7 bahwa pihaknya telah berhasil melakukan uji coba pertama rudal balistik antar benua, ini merupakan tonggak sejarah bagi korut dalam upayanya untuk membangun senjata nuklir yang mampu mencapai daratan Amerika Serikat.

Pengumuman tersebut diumumkan beberapa jam setelah pelun curan yang menurut militer Amerika telah rudal tersebut terbang selama 37 menit. Durasi tersebut menurut para analis, merupakan kemajuan yang signifikan dalam kancah rudal Korea Utara, dan memungkinkan bisa menempuh rute sejauh 4.000 mil dan menghantam Alaska.

Dalam sebuah pernyataan awal, Komando Pasifik Amerika Serikat menyatakan rudal tersebut sebagai rudal jarak menengah dan bukan rudal balistik antar benua. Namun pejabat Korea Selatan dan Jepang mengatakan bahwa mereka sedang mempelajari datanya untuk mengetahui apakah itu ICBM.

Rudal tersebut dikuncurkan dari lapangan terbang Banghyon di kota Kuseng di barat laut dan terbang sejauh 578 mil sebelum mendarat di laut antara Korea Utara dan Jepang, kata pernyataan dari militer Korea Selatan.

 

UJI COBA RUDAL  NUKLIR  RUSIA GAGAL

The Bulava is the end result of Russia's most expensive military project ever, but is notoriously unreliable - with one in four either exploding after launch or missing their target

Kapal selam Rusia Yury Dolgoruky melakukan uji coba meluncurkan dua rudal balistik Bulava yang didesain mampu membawa hulu ledak nuklir. Hulu ledak pertama mencapai sasarannya, namun yang kedua tidak berfungsi dan meledak diudara.
Beberapa fihak menganggap Senjata ini adalah hasil dari proyek militer Rusia yang paling mahal yang pernah ada dan merupakan tulang punggung ancaman nuklir kapal selam Rusia.

The projectile was supposed to travel from the White Sea (left) before hitting a target on the Kura testing range (right), some 3,500 miles away
Kapal selam Yury Dolgoruky berada di Laut Putih ketika uji coba itu dan rudal pertama diperkirakan mencapai target 3.500 mil di kisaran pengujian Kura, di Semenanjung Kamchatka.

 

PARLEMEN JERMAN LEGALKAN PERKAWINAN SEJENIS

Volker Beck of Germany's environmental party Die Gruenen (The Greens) celebrates after a session of the lower house of parliament Bundestag voted on legalising same-sex marriage 

Parlemen Jerman memutuskan melegalkan pernikahan sejenis pada hari Jumat kemarin melalui sebuah keputusan bersejarah beberapa hari setelah Angela Merkel akhirnya mengalahkan  penentangnya dari fihak oposisi.

.
Hasil voting anggota parlemen memenangkan 393 suara berbanding 226 untuk meloloskan hak pernikahan yang sama bagi semua orang. Keputusan tersebut berarti bahwa pasangan sesama jenis akan dapat menikah secara resmi untuk pertama kalinya di Jerman, dan akan memiliki hak penuh untuk mengadopsi anak-anak dan tentu saja mendapat buku nikah.

.
Dengan demikian Jeman menjadi Negara ke23 yang melegalkan perkawinan sejenis, sebagian besar adalah Negara Negara anggota NATO. Daftarnya negara2 tersebut bisa disimak dsini. Sementara itu perdebatan juga sedang terjadi diTaiwan untuk melegalkan perkawinan aneh ini.

.
Loh apa hubungannya perkawinan sejenis dengan perang nuklir ?
Kalau anda ingat sejarah umat Nabi Luth tentu gampang menjawab pertanyaan diatas. Negara Negara  yang melampaui batas tersebut akan dibinasakan dalam perang nuklir yang akan datang seperti halnya umat Nabi Luth as.

KAPAL INDUK AS TIBA DI PELABUHAN ISRAEL

The Nimitz-class aircraft carrier USS George H.W. Bush, May 11, 2011.

Kapal induk Amerika USS George H.W. Bush dinfokan telah berlabuh di Israel utara pada hari Sabtu. Pengerahan kapal induk AS ini sebagai bagian dari koalisi pimpinan AS, yang dikatakan untuk membantu melawan ISIS.

Ini adalah pertama kalinya dalam 17 tahun kapal induk tersebut mengunjungi lagi Israel.
USS George H.W. Bush dianggap sebagai persenjataan termahal di dunia, dengan konstruksi diperkirakan menelan biaya lebih dari $ 6 miliar. Kapal Ini diawaki sekitar 5.700 pelaut dan pilot dan membawa puluhan pesawat terbang, termasuk pesawat tempur, helikopter dan pesawat tak berawak, serta senjata lainnya.

.
AS dan Israel menyatakan Kedatangan Kapal induk AS di Israel ini dalam upaya membantu menggempur ISIS, tapi para pengamat menilai dimaksudkan untuk mendukung operasi serangan koalisi AS terhadap rezim Assad.

 

Posted in Update WW3 2017 | Leave a comment

RAJA SALMAN MENGGANTI PUTRA MAHKOTA

Hasil gambar untuk saudi new princes

Raja Arab Saudi Salman telah menunjuk anaknya Mohammed bin Salman sebagai pewaris tahta dan memecat Putra mahkota yang lama dalam sebuah reshuffle besar yang diumumkan pada hari Rabu 21/6.

Keputusan kerajaan menyingkirkan Putra Mahkota Mohammed bin Nayef  keponakannya berusia 57 tahun yang selama ini sebagai pewaris utama tahta (putra mahkota)  dan menggantikannya dengan putranya Mohammed bin Salman 31 tahun yang selama ini hanya menjadi wakil Putra  mahkota.

Menurut kantor berita resmi Saudi , pangeran mahkota yang baru diumumkan juga ditunjuk sebagai wakil perdana menteri dan tepap mempertahankan jabatannya sebagai menteri pertahanan.

Mantan putra mahkota Mohammed bin Nayef  juga dipecat dari jabatannya sebagai menteri dalam negeri.

Keputusan tersebut juga mengubah Pasal V dari undang-undang dasar  yang menetapkan bahwa mulai saat ini hanya putra dan cucu pendiri Raja Faisal Al Saud yang bisa menjadi raja dan menjadi putra mahkota.

Keputusan oleh Raja Salman untuk mempromosikan anaknya dan mengkonsolidasikan kekuasaannya didukung oleh 31 dari 34 anggota Dewan kesetiaan (Allegiance council), itu bunyi keputusan tersebut. Anggota dewan tersebut terdiri dari anggota senior keluarga Al Saud yang berkuasa.

Raja Saudi meminta  rakyat untuk memberikan janji setia kepada pangeran mahkota baru tersebut pada Rabu pagi, kata saluran tersebut. Sementara mantan Putra mahkota yang dicopot Mohammed bin Nayef segera melakukansumpah setia kepada penggantinya setelah keputusan tersebut.

Raja telah mengeluarkan sebuah keputusan untuk merestrukturisasi sistem penuntutan (pengadilan) Arab Saudi yang memecat Mohammed bin Nayef dari jabatannya  sebagai kepala penyelidikan kejahatan (Jaksa agung). Sebagai gantinya, Raja Salman kemudian memerintahkan agar Kepala Kantor Jaksa Penuntut Umum yang baru ditunjuk untuk melapor atau bertanggung jawab langsung kepada Kerajaan.

Baca juga update terakhir konflik antar keluarga Kerajaan Saudi. Dimana keponakan raja Pangeran Al Walid bin Talal sang milyarder yang sensasional itu ditahan bersama puluhan lainnya.

Posted in Info Lain | Tagged , , , , | 2 Comments

UPDATE PERSETERUAN QATAR – ARAB SAUDI

FILE PHOTO - Saudi Foreign Minister Adel al-Jubeir attends a news conference after a meeting with his Russian counterpart Sergei Lavrov in Moscow, Russia, April 26, 2017. REUTERS/Sergei Karpukhin

Menlu UEA Bantah Terlibat Dalam Pembajakan Kantor Berita Qatar 

15 Juli 2017,

Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab Anwar Gargash pada hari ini (senin) membantah laporan Washington post yang menulis bahwa UEA berada di balik hacking kantor berita Qatar yang menyebabkan krisis diplomatic saat ini

Surat kabar Wasington post  mengutip pejabat intelijen AS yang mengatakan bahwa mereka telah mengetahui tentang keterlibatan UEA dalam pembajakan (Hacking) kantor berita Qatar 24 mei lalu setelah menganalisis informasi yang dikumpulkan dari anggota dewan senior UEA yang membahas rencana tersebut dan pelaksanaannya sehari sebelum serangan tersebut terjadi.

Pada tanggal 5 Juni, Arab Saudi, Mesir, Bahrain dan Uni Emirat Arab memutuskan hubungan diplomatik dan komunikasi dengan Qatar, dan menuduhnya mendukung terorisme dan mencampuri urusan dalam negeri mereka.

 

8 juli 2017,

Qatar menolak semua  tuduhan dari empat Negara arab pimpinan  Saudi.  Seorang sumber di kementerian luar negeri Qatar mengatakan bahwa tuduhan dari kuartet anti-Qatar pimpinan Saudi mengenai pendanaan terorisme dan campur tangan dalam urusan dalam negeri  negara lain berarti penghinaan.

“Negara Qatar adalah anggota aktif yang berkomitmen untuk memerangi terorisme dan pendanaannya di tingkat regional dan internasional. Masyarakat internasional membuktikan hal itu,” kata sumber tersebut.

5 Juli 2017,

Empat negara Arab yang memberlakukan blokade parsial terhadap Qatar telah mengungkapkan penyesalan” atas “jawaban negatif” Doha terhadap tuntutan mereka.

Pernyataan tersebut dikeluarkan setelah menteri luar negeri Arab Saudi, UEA, Mesir dan Bahrain bertemu di Kairo.

Menteri Luar Negeri Saudi Adel al-Jubeir mengatakan pada konferensi pers bersama bahwa langkah lebih lanjut terhadap Qatar akan diambil pada waktu yang tepat sesuai dengan hukum internasional.

Dia menambahkan bahwa pemboikotan ekonomi terhadap Qatar akan tetap dilakukan sampai negara tersebut mengubah kebijakannya menjadi lebih baik.

Menteri luar negeri Arab Saudi  juga mengatakan bahwa dia berharap Turki tetap netral dalam krisis tersebut, sementara dia menyebut Iran sebagai “pendukung terorisme terbesar”.

 

4 Juli 2017,

“Keempat negara Arab Saudi, UEA, Bahrain, Dan Mesir telah menerima tanggapan atas tuntutannya terhadap Qatar melalui Kuwait sebelum berakhir tenggat waktu tambahan yang  diminta Emir Kuwait HH Sheikh Sabah Al Ahmad Al Jaber Al Sabah” kata pernyataan bersama Arab Saudi, UEA, Bahrain, Dan Mesir pada hari Rabu.

“Qatar akan menerima balasan pada waktu yang ditentukan,” tambah pernyataan tersebut, yang dilaporkan oleh Saudi News Agency.

 

Update 3 juli 2017.

Mantan direktur CIA dan pensiunan jenderal AS David Petraeus mengatakan bahwa Qatar menerima delegasi dari Hamas dan Taliban atas “permintaan” AS.

“Mitra kami harus ingat bahwa atas permintaan kami Qatar menerima delegasi dari Taliban dan Hamas, dan Qatar sekarang menjadi markas militer kami untuk operasi kami di seluruh Timur Tengah,” kata Petraeus kepada surat kabar Prancis Journal du Dimanche.

Tapi tidak dijelaskan dalam hubungan apa dilakukan pembicaraan antara Qatar dengan Taliban dan Hamas. Tapi yang jelas AS makin diuntungkan dengan memeperkuat pijakan militernya di Qatar.

 

Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir mengatakan pada hari Selasa 27/6 bahwa tidak akan ada negosiasi mengenai tuntutan oleh kerajaan dan negara-negara Arab lainnya agar Qatar berhenti mendukung terorisme.

Doha menilai tuduhan itu dan menentangnya sebagai tuntutan tidak berdasar dan tidak dapat diterima. Qatar sebelumnya juga mengatakan bahwa tuntutan tersebut hanya ditujukan untuk membatasi kedaulatannya.

Ditanya oleh wartawan saat berkunjung ke Washington apakah tuntutan tersebut tidak dapat ditawar lagi, Jubeir mengatakan: “Ya.”

“Kami telah menentukan poin poin kami, kami telah mengambil langkah kami dan terserah kepada Qatar untuk mengubah perilaku mereka dan begitu mereka melakukan hal itu mereka akan berhasil, tetapi jika mereka tidak mereka akan tetap terisolasi,” kata Jubeir.

Jika Qatar ingin kembali ke Dewan Kerjasama Teluk, “mereka telah tahu apa yang harus mereka lakukan,” katanya.

Menlu AS Rex Tillerson bertemu dengan Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani di Departemen Luar Negeri pada hari Selasa.

Al Jazeera mengutip Al Thani yang mengatakan sebagai tanggapan atas pernyataan menlu Saudi Jubeir  bahwa keempat negara tersebut telah menuduh dengan “klaim yang tidak disertai dengan bukti dan seharusnya bukan malah memberi tuntutan”.

“Tuntutan harus realistis dan dapat dilaksanakan ,jika sebaliknya maka tidak dapat diterima,” Al Jazeera melaporkan seperti dikatannnya.

“Kami setuju dengan Washington bahwa tuntutannya harus masuk akal.”

Tillerson mengatakan bahwa dia berharap daftar tuntutan tersebut akan “masuk akal dan dapat ditindaklanjuti”. Pada hari Minggu, Tillerson mengatakan bahwa jika  beberapa elemen dari serangkaian tuntutan  yang dibuat oleh keempat negara arab itu “sangat sulit bagi Qatar untuk memenuhi, maka masih “ada area penting yang bisa  memberikan dasar bagi dialog berkelanjutan yang mengarah pada resolusi”.

 

DAFTAR  TUNTUTAN 4  NEGARA TELUK TERHADAP QATAR

Berikut adalah daftar 13 tuntutan negara teluk yang terdiri dari Arab Saudi, Bahrain, UEA dan Mesir terhadap Qatar.

1) Mengurangi hubungan  diplomatik dengan Iran dan menutup misi diplomatik Iran di Qatar, mengusir anggota Garda Revolusi Iran dan memutus kerjasama militer dan intelijen dengan Iran. Perdagangan dan perdagangan dengan Iran harus mematuhi sanksi AS dan internasional dengan cara yang tidak membahayakan keamanan Dewan Kerjasama Teluk.

2) Segera menutup basis militer Turki, yang saat ini sedang dibangun, dan menghentikan kerjasama militer dengan Turki di dalam Qatar.
3) Memutus Hubungan dengan semua organisasi “teroris, sektarian dan ideologis,” khususnya Ikhwanul Muslimin, ISIL, al-Qaeda, Fateh al-Sham (sebelumnya dikenal sebagai Front Nusra) dan Hizbullah Libanon. Secara formal menyatakan entitas ini sebagai kelompok teror sesuai daftar yang diumumkan oleh Arab Saudi, Bahrain, UEA dan Mesir, dan sependapat dengan semua pembaruan berikutnya dari daftar ini.

4) Hentikan semua sarana pendanaan untuk individu, kelompok atau organisasi yang telah ditunjuk sebagai teroris oleh Arab Saudi, UEA, Mesir, Bahrain, AS dan negara-negara lain.
5) Mengembalikan “tokoh teroris”, pelarian dan orang-orang yang diinginkan dari Arab Saudi, UEA, Mesir dan Bahrain ke negara asal mereka. Bekukan aset mereka, dan berikan informasi yang diinginkan tentang tempat tinggal, gerakan dan keuangan mereka.

6) Menghentikan aktifitas Al Jazeera dan stasiun afiliasinya.

7) Mengakhiri campur tangan dalam urusan negara berdaulat. Mengentikan pemberian kewarganegaraan kepada warga yang dicari oleh Arab Saudi, UEA, Mesir dan Bahrain. Mencabut kewarganegaraan Qatar bagi warga Negara yang melanggar hokum dinegaranya .

8) Membayar biaya kompensasi dan emulihan atas hilangnya nyawa dan kerugian finansial lainnya yang disebabkan oleh kebijakan Qatar dalam beberapa tahun terakhir. Jumlah tersebut akan ditentukan berkoordinasi dengan Qatar.

9) Sejajarkan kebijakan militer, politik, sosial dan ekonomi Qatar dengan negara-negara Teluk dan Arab lainnya, serta masalah ekonomi, sesuai kesepakatan 2014 yang dicapai dengan Arab Saudi.

10) Mengentikan kontak dengan oposisi politik di Arab Saudi, UEA, Mesir dan Bahrain. Serahkan arsip yang merinci kontak sebelumnya dengan Qatar dan dukungan untuk kelompok oposisi, dan kirimkan rincian informasi pribadi mereka dan dukungan yang diberikan Qatar kepada mereka.

11) Menutup semua outlet berita yang didanai secara langsung dan tidak langsung oleh Qatar, termasuk Arabi21, Rassd, Al Araby Al Jadeed, Mekameleen dan Middle East Eye, dll.

12) Setuju dengan semua tuntutan dalam waktu 10 hari sejak daftar diajukan ke Qatar, atau daftar tuntutan itu tidak berlakuk lagi.

13) Menyetujui audit kepatuhan secara bulanan pada tahun pertama setelah menyetujui tuntutan tersebut, dilanjutkan dengan audit triwulanan di tahun kedua, dan audit tahunan dalam 10 tahun berikutnya.

 

Deal was completed by Qatar's Minister of Defence Khalid Al Attiyah and his US counterpart [FILE: Reuters]

 

Perkembangan krisis Qatar – Arab Saudi agak menggelikan , disatu sisi menlu Saudi segera mengunjungi AS untuk membicarakan krisis itu, dilain fihak Qatar membuat deal pembelian sejumlah jet tempur F-15 AS dengan nilai awal  $12 milliar.
Fakta lain adalah secara terbuka Donald Trump bersama dengan Donald Trump menuduh Qatar ikut mendanai Teroris termasuk Hamas dan Ikhwanul Muslimin, tapi disisi lain 2 buah kapal perang AS saat ini menuju Qatar untuk melakukan latihan bersama dengan Qatar. Menlu AS sendiri menyatakan akan berdiri netral dalam masalah Qatar, tapi ini tentu sangat tidak sinkron dengan tuduhan Donald Trump tentang pendanaan teroris oleh Qatar.

Menlu As sendiri menyatakan bahwa memasukkan Ikhwanul muslimin dalam daftar teroris menimbulkan masalah tersendiri, karena ada Negara yang ikut mendanainya.

Bebarapa hari lalu juga diinfokan bahwa sejumlah peralatan tempur Qatar yang selama ini bergabung dengan pasukan AS dan pasukan Saudi dalam menggempur Yaman ditarik dari perbatasan Qatar – Saudi. Kami berhasil mendapat rekaman penarikan pasukan Qatar itu.

Sementara itu Menlu Qatar juga berkeliling Negara Negara Eropa dan Rusia untuk mencari dukungan dalam menyelesaikan krisis dengan sekutunya Saudi, UEA, Mesir dan Bahrain. Blokade terhadap Qatar terus berlanjut bahkan fihak kerajaan Saudi mengancam akan menghukum warganya yang memberikan ucapan simpati kepada Qatar.

Qatar nampaknya juga tidak mau melepaskan kedekatan diam diamnya dengan Iran. Setiap hari Iran mengirim pesawat pesawat kargo yang mambawa bahan makanan segar dan makanan beku ke Qatar.

Ada juga Turki yang  nampaknya memihak ke Qatar dan mengecam tindakan blokade dagang , udara dan perairan oleh Arab Saudi dan menganggap tindakan ini sebagai tidak Islami. Tapi hal ini tidak dilakukan Turki ketika negara2 barat beberapa tahun ini  melakukan sanksi dagang ke Suriah.  Beberapa pengamat menilai Turki sedang mempunyai maksud tersembunyi dengan  mengorbankan hubungannya dengan Arab Saudi. Fihak Kerajaan Saudi sendiri sejauh ini belum menanggapi langkah yang diambil presden Turki Tayyip Erdogan.

Posted in Info Lain | Tagged , , , , | Leave a comment

TRUMP : TIBA SAATNYA QATAR BERHENTI DANAI TERORIS

 

[ads_dropcap]P[/ads_dropcap]residen Amerika Serikat Donald Trump hari Jumat kemarin (9/6) meminta Qatar untuk menghentikan mendanai  terorisme.

“Bersama dengan sekretaris negara Rex Tillerson, para jenderal dan petinggi militer  kita telah memutuskan bahwa saatnya tiba untuk meminta Qatar untuk mengakhiri pendanaannya keteroris, mereka harus mengakhiri pendanaan dan ideologi ekstremisnya,” kata Trump.

“Sangat disayangkan , Bangsa Qatar secara historis merupakan penyandang dana terorisme sampai level (pimpinan) yang sangat tinggi,” kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih.

“Kami harus memutuskan sesuatu, apakah kita mengambil jalan yang mudah atau apakah kita akhirnya mengambil tindakan yang sulit tapi Kami harus menghentikan pendanaan ke terorisme itu. Saya memutuskan … tiba saatnya meminta  Qatar untuk mengakhiri Pendanaan itu. ” Lanjut Trump.

[ads-pullquote-left] Sangat disayangkan beberapa Negara Arab teluk telah puluhan tahun memang bersekutu dengan musuh Islam (zionis AS), dengan mengabaikan larangan Quran .  Mereka tidak sadar bahwa hanya menunggu waktu bagi mereka untuk dikhianati oleh zionis. Peristiwa buka2an aib pendana teroris  itu sudah pernah dilakukan mantan Wapres AS Joe Beiden dalam pidatonya diUniversitas Harvard akhir 2014, yang mengungkap keterlibatan Arab Saudi, Qatar, UEA dan Turki dalam mendanai ISIS.  Setelah itu rumah Joe beiden diberondong peluru oleh orang tak dikenal dan tidak pernah terungkap pelakunya.[/ads-pullquote-left]

Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Mesir dan Bahrain memutuskan hubungan diplomatic  dengan Qatar pada hari Senin (5/6) karena tuduhan lama bahwa Doha (Qatar) terus  mendekati  Iran yang memicu ketidakstabilan di wilayah tersebut.

Pada hari jumat Negara2 Sekutu Teluk memperkuat tuduhan mereka ke Qatar dengan memasukkan  lusinan  tokoh  (Qatar) dalam daftar hitam yang memiliki kaitan erat dengan Teroris.

Sementara itu Turki telah menawarkan  mengirim pasukan militer untuk membantu sekutu Qatar-nya. Beberapa pengamat menilai tindakan Turki yang juga sekutu dekat negara2  Arab ini adalah upaya mengambil keuntungan dari kemelut ini, tapi  belum ada kecaman dari Saudi atas upaya Turki ini.

 

Mengambil posisi yang tampaknya berbeda dari garis keras Trump, Menlu AS Rex Tillerson menjelaskan pada hari Jumat bahwa dia mengharap semua pihak akan mengakhiri krisis.

“Kami menyerukan kerajaan Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir untuk melongggarkan blokade ekonomi terhadap Qatar,” katanya di Washington.

Tillerson mengatakan kepada wartawan bahwa krisis itu telah menghambat  hubungan transportasi dan perdagangan dan  mulai menyulitkan orang-orang biasa di Qatar, merusak perdagang dan menyulitkan pertempuran AS melawan ISIS.

Qatar adalah basis militer A.S. yang vital. Dia menuntut agar Qatar dan juga negara-negara (Arab) lain  mengambil langkah-langkah untuk mengurangi dukungan terhadap terorisme.

Arab Saudi dan negara-negara Teluk lainnya menuduh Doha mendukung kelompok ekstremis, namun Tillerson menyarankan agar semua pihak berbuat lebih dari itu.

“Emir Qatar telah membuat kemajuan dalam menghentikan dukungan finansial dan mengusir unsur-unsur teroris dari negaranya, tapi dia harus berbuat lebih banyak dan dia harus melakukannya lebih cepat,” kata Tillerson. “Negara lain juga harus terus menghentikan dukungan untuk organisasi kekerasan di dalam wilayah masing2.”

[ads-pullquote-left]Deal was completed by Qatar's Minister of Defence Khalid Al Attiyah and his US counterpart [FILE: Reuters] Update lanjutan dari perseteruan Qatar – Arab saudi ini bisa anda simak disisni.[/ads-pullquote-left]

Sementara itu Iran telah mengirim setidaknya empat pesawat kargo bermuatan bahan makanan dan akan terus mengirim lebih banyak ke Qatar setelah pemasok terbesarnya memutuskan hubungan dengan negara yang bergantung pada impor itu, Itu dikatakan  juru bicara Iran Air Shahrokh Noushabadi.

Turki juga mengatakan akan menyumbangkan makanan ke Qatar di tengah kekhawatiran kekurangan pangan setelah Arab Saudi menutup perbatasan darat dengan Qatar, dimana selama ini Qatra mengimpor sebagian besar bahan makanannya.

Qatar dituduh oleh Arab Saudi telah ikut mendanai terorisme, padahal seperti kita beritakan beberapa minggu lalu Arab Saudi seperti halnya Qatar telah membayar para pensiunan jendral AS untuk melobi Kongress agar membatalkan RUU penyelidkan serangan WTC. Qatar juga membayar $2,5 juta kepada mantan Jendral AS John Ashcroft yang bertugas sebagai Jaksa Agung AS selama serangan WTC.

 

 

Posted in Info Lain | Tagged , , , | Leave a comment

HUBUNGAN QATAR – ARAB SAUDI MEMANAS

 

Pertengkaran lama antara Qatar dan Arab Saudi mulai mendidih lagi. Negara negara arab teluk yang selama ini bersama sama menyokong agenda NATO dalam penghancuran negara2 arab lain penentang Israel (Libiya, Yaman ,Suriah) mulai bertengkar satu sama lain. 

Para pengamat barat mentertawakan lelucon ini dimana sesama negara yang selama ini sama sama pendukung radikalisme , bekerjasama membantai umat muslim paling miskin ditimteng Yaman , bersama sama mendukung agenda NATO dalam penghancuran Iraq dan Suriah dengan mendanai puluhan kelompok bersenjata (teroris) diSuriah sekarang malah saling menuduh sebagai penyokong teroris.

Aljazeera diSaudi dihentikan penyiarannya oleh Qatar, Ekspor Gula dari Saudi dan UEA dihentikan, Sementara Mesir akan menghentikan seluruh penerbangannya sejak jam 6:00 selasa 6/6 besok pagi, dan Qatar memerintahkan dubesnya di Saudi untuk pulang dalam waktu 48 jam.

 


[ads_dropcap]A[/ads_dropcap]rab Saudi, Mesir, Uni Emirat Arab, dan Bahrain telah memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar dan menuduh Qatar mendukung kelompok militan yang didukung Iran. Qatar  menyebut langkah tersebut sebagai “kampanye penghasutan” yang didasarkan pada kebohongan.

Ketegangan mulai memanas sejak  dua minggu yang lalu karena ada publikasi sebuah majalah Qatar yang mengatakan bahwa Emir Qatar Al Thani telah menyebut  “Iran adalah kekuatan regional  Islam yang tidak dapat diabaikan”. Ucapan Emir Qatar ini dianggap pujian ke Iran oleh Negara2 arab lainnya. Qatar berdalih bahwa kantor berita resmi negara dan akun Twitternya telah diretas dan tulisan itu adalah palsu, namun media2 Qatar  yang terkait dengan negara masih terus menerbitkan komentar sang Emir.

Arab Saudi, UAE, Bahrain dan Mesir kemudian memblokir akses ke situs Al Jazeera dan afiliasinya.

Analis Timur Tengah Marwa Osman menyatakan pertengkaran antara rival regional Qatar dan Arab Saudi ini kembali seperti tahun 1950an dan dia percaya bahwa perkembangan  saat ini “sangat berisiko bagi seluruh wilayah (teluk).”

 

“Kami mulai merasakan awal memanasnya hubungan Qatar dan Arab Saudi tiga bulan lalu ketika afiliasi (kelompok2 bersenjata) diSuriah yang didanai oleh kedua Negara (Qatar dan Saudi) mulai bertengkar dan bertempur satu sama lain. Itu adalah tanda pertamanya ketika dimulai perang kata-kata di antara mereka yang berdampak atas apa yang terjadi hari ini.”

 

“Tapi (ketegangan) itu mulai mengemuka pada saat  pemberontakan Arab , dan Arab Spring pada tahun 2011 . Hal itu menunjukkan bahwa mereka sudah saling menantang satu sama lain sejak pemberontakan tahun 2011 untuk menguasai wilayah MENA (Middle East , North Africa), Dimana mereka berebut mendanai kelompok mana dan di Negara mana (jatah mereka), yaitu  mulai dari Tunisia berakhir di Suriah yang juga  mencakup Libya.

“Tapi semuanya sudah dimulai pada tahun 1950an. Pertengkaran utama Arab Saudi dan Qatar dimulai dengan dukungan Saudi untuk Ikhwanul Muslimin dan sejak Perang Teluk itu mereka menjadi bermusuhan, “katanya.

Sementara menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menyerukan untuk menyelesaikan masalah ini  di meja perundingan, saat percakapan teleponnya dengan rekannya Menlu Qatar Mohammed bin Abdulrahman Al Thani.

 

Hasil gambar untuk trump pic

 

Simak komentar Trump yang ditengarai banyak fihak bahwa AS berada dibalik peretasan majalah online Qatar  

Iran  juga telah mendesak negara-negara Teluk untuk menyelesaikan perselisihan  ini melalui dialog dan diplomasi. “Tidak ada negara di wilayah ini yang mendapat keuntungan dari ketegangan yang meningkat,” Reuters mengutip juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Bahram Qasemi  di TV pemerintah. “Mereka harus mengadopsi metode damai, dialog transparan dan diplomasi,” tambahnya.

Ketua Liga Arab Ahmed Aboul Gheit telah menyatakan keprihatinannya atas ketegangan yang memanas ini dan mengingatkan konsekuensi yang akan terjadi terhadap kerjasama negara2 Arab .”

Gheit, yang juga menjabat sebagai mantan menteri luar negeri Mesir, mendesak negara-negara tersebut untuk kembali ke kesepakatan yang dicapai pada tahun 2014 setelah keretakan sebelumnya yang pernah terjadi antara negara-negara Teluk dan Qatar.

 

Posted in Info Lain | Tagged , , , , | Leave a comment

PUTIN TENTANG ANCAMAN PERANG NUKLIR

 

Presiden Rusia Vladimir Putin mengungkapkan keprihatinannya atas ancaman perang nuklir yang terus dibangun oleh NATO. Berikut adalah wawancara dengan Putin pada Forum ekonomi internasional 2016 yang sedang berlangsung di St. Petersburg Rusia.

 

“Basis militer Nato bergerak maju ke perbatasan barat Negara kami, infrasuktrur Nato telah digerakkan lebih dekat, begitu juga jumlah personel militer semakin ditambah. Apa yang sebaiknya kita lakukan? Apakah kita hanya melihat atau bengong saja?”.

 

Persiapan perang nuklir yang dilakukan NATO di perbatasan barat Rusia dan Alaska memang hampir tidak pernah diberitakan oleh mainstream media barat, dan media lainnya diseluruh dunia. Para pemimpin media internasional itu seperti sudah kompak untuk tidak memberitakan hal ini. Karena memang mereka dalam kendali para globalis yang menginginkan akan terjadinya perang nuklir itu.

 

“Tidak, ini tidak boleh terjadi. Kita akan bereaksi  sesuai  keadaan. Lihat saja, ketika sebuah kapal induk bergerak mendekat kemudian satu lagi bergerak mendekat dan kemudian mereka (AS) bilang satu lagi kapal induk juga diberangkatkan. Tapi okelah, satu kapal induk datang dan satu lagi pergi tapi mereka (AS) telah membangung sistem pertahanan udara, itu yang benar benar mengkhawatirkan kami.”

“Kita telah mengingatkan hal ini sejak sepuluh tahun terakhir. Hal ini merusak keseimbangan kekuatan didunia.”

 

Anda semua (para Jurnalis) adalah orang2 yang berpengalaman dan professional, anda telah bekerja puluhan tahun sebagai mass media, tapi anda semua tetap bungkam  seakan tidak terjadi apapun. Tidak seorangpun mendengarkan kami, meski ada yang mendengar tapi tidak ada yang menyampaikan dan komunitas internasional hidup dalam ketidak tahuan.
Anda semua (jurnalis) tidak sensitif terhadap ancaman dimasa mendatang. Bagaimana bisa anda tidak tahu bahwa dunia sedang ditarik kearah yang tidak mungkin bisa kembali? Apa masalahnya?. Sementara mereka (AS) berpura-pura tidak ada suatu apapun yang terjadi. Itulah masalahnya. Saya tidak tahu lagi bagaimana agar membuat anda mengerti.

 

“Sebuah proses yang sangat serius sedang terjadi saat ini. Mereka (AS) sedang memasang sistem pertahanan rudal balistik di Alaska, Korea selatan dan perbatasan barat Rusia. Apakah kita hanya akan duduk melihat dengan pasif?, tentu saja tidak.”

“Dan mereka berdalih (rudal) itu hanya sebagai sistem “pertahanan”, bukan persenjataan yang digunakan untuk menyerang, hanya untuk “mencegah agresi.” Ini sama sekali tidak benar. Sistem pertahanan rudal adalah salah satu elemen dari keseluruhan sistem militer ofensif.”

“Kita sedang berfikir bagaimana merespon tantangan ini, ini adalah tantangan buat kami.”

 

Posted in Info Lain | Tagged , , , , , | Leave a comment