Arab Saudi Bayar Eks Petinggi Militer AS Guna Melobi Kongres Batalkan UU WTC

Arab Saudi membayar ribuan dolar kepada para pensiunan petinggi militer AS untuk biaya perjalanan dan hotel  guna  melobi Kongres melawan undang-undang yang mengizinkan keluarga korban  serangan teror 11 September 2001 (WTC) untuk bisa menuntut fihak Kerajaan (Saudi).

Setelah Kongres mengeluarkan undang-undang baru yang mengizinkan keluarga korban WTC untuk menuntut Arab Saudi di pengadilan AS, para penentang (Saudi) memenerapkan upaya politik yang mahal, termasuk membayar eks petinggi  militer Amerika untuk mengunjungi Capitol Hill dan memperingatkan anggota parlemen bahwa yang mereka katakan (lakukan) dapat menjadi konsekuensi yang tidak diinginkan.

Sampai hari ini para penentang hukum  “Justice Against Sponsors of Terrorism Act (JASTA) telah menolak untuk mengungkapkan dengan tepat siapa saja yang menerima ratusan ribu dolar uang  yang dikeluarkan Saudi untuk mempengaruhi pejabat tertentu.

Tapi, Chuck Tucker seorang pensiunan jenderal Angkatan Udara AS yang ikut ambil bagian dalam lobi tersebut, mengatakan bahwa sudah jelas bahwa uang Saudi yang mendanai perjalanan tersebut.

 

Kami punya sekutu. mereka  tidak sempurna kami juga tidak sempurna, “katanya. “Ini bukan  seperti  uang darah, kami mengambil uang dari fihak yang merupakan teman dan sekutu kami yang telah membantu kami di seluruh dunia. “ kata Tucker beralasan.

 

Termasuk di antara pelobi kongres yang terlibat adalah  pakar hubungan masyarakat, mereka yang telah bekerjasama  dengan para pensiunan petinggi militer dan anggota parlemen negara bagian dan  anggota dewan wanita Nevada Shannon Bilbray-Axelrod

 

Seperti telah kita infokan dua bulan lalu , 800 keluarga korban serangan WTC menuntut Kerajaan Arab Saudi atas keterlibatannya dalam serangan teroris terbesar dalam sejarah Amerika itu.   Adanya Konspirasi  “False flag” terbesar dalam sejarah yang melibatkan AS, Israel dan Arab Saudi atas peristiwa yang sudah 16 tahun  tidak pernah diselidiki oleh Fihak berwenang AS itu menimbulkan banyak teori dan pendapat.

Pendapat terbanyak adalah sebagai alasan untuk dimulainya penghancuran negara negara Timur tengah dan Afrika utara penentang Israel yang dianggap hambatan besar bagi terbentuknya NWO (new world order). Karena setelah itu mulai 2003 satu demi satu negara2 sasaran Iraq, Libiya, Somalia, Sudan, Suriah, Yaman telah hancur berantakan. Negara lain yang masuk daftar menunggu giliran adalah Lebanon, Mesir dan Yordania.

Serangan palsu (false flag) WTC dijadikan alasan sebagai serangan teroris ,  puluhan kelompok pemberontak dan kelompok teroris di negara sasaran mereka bentuk , biayai dan persenjatai untuk menjadi pembenaran intervensi AS.

 

 

 

This entry was posted in Info Lain and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 + 1 =