UPDATE Konflik Keluarga Kerajaan Saudi : Pangeran Al-Walid Bin Talal ditahan

Saudi Prince Alwaleed bin Talal.

 

Pangeran Alwalid Bin Talal anggota keluarga kerajaan Saudi  dilaporkan ditahan pada hari Sabtu. Keluarga kerajaan Arab Saudi menyingkirkan pejabat penting dan menangkap puluhan orang lain dalam upaya yang disebut anti korupsi . Walid Bin Talal adalah keponakan Raja yang merupakan  konglomerat dan investor kelas dunia yang sangat terkemuka  dengan saham sahamnya di perusahaan dunia seperti Citigroup, Apple dan Twitter.

Raja Arab Saudi Salman menyingkirkan sejumlah pejabat penting dalam sebuah tindakan keras, di mana puluhan pangeran dan mantan menteri ditahan. Gerai berita seperti Saudi Arabia Al Arabiya dan The Wall Street Journal  melaporkan bahwa Walid Bin Talal termasuk di antara mereka yang ditangkap.

Selain Al Walid Bin Talal, mantan Menteri Keuangan Ibrahim Al-Assaf juga ditahan dan sedang dalam penyelidikan, Reuters melaporkan, mengutip seorang pejabat senior Saudi.

Jika diverifikasi, penangkapan Bin Talal merupakan peristiwa yang menghebohkan  karena  sang pangeran telah mengembangkan citra sebagai orang kaya papan atas Saudi. Ini juga akan menjadi hal paling dramatis dalam kisah sukses Putra mahkota Muhammad Bin Salman, yang telah terus-menerus mengkonsolidasikan otoritasnya sejak dia diangkat Menteri Pertahanan pada awal tahun 2015 dan menggeser posisi Muhammad bin Nayef  sebagai putra mahkota pada juni 2017 lalu.

Al Walid bin Talal yang dianggap sebagai salah satu anggota keluarga kerajaan Saudi yang paling menonjol, telah menjadi tokoh banyak profil di AS dan popoler dalam publikasi internasional. Dia telah membuat banyak penampilan di CNBC yang mengeluarkan saran saran investasi  seperti halnya  bulan lalu ketika dia memperkirakan bahwa bitcoin tidak lebih dari sekadar gelembung spekulatif yang akan segera “meledak”.

Miliarder Al walid bin Talal adalah seorang dermawan dan investor berpendidikan Amerika yang banyak berinvestasi di perusahaan2 raksasa AS seperti Citigroup, Apple, 21st Century Fox dan Twitter.

Antara 1991 dan 1995  Walid bin Talal datang ke AS untuk menyelamatkan  Donald Trump yang kerajaan real estatnya sedang mengalami masalah. Al walid Bin Talal juga membeli sebuah kapal pesiar dan menginvestiasikannya di Trump’s Plaza Hotel.

Pada tahun 2015 Walid Bin Talal mengumumkan bahwa dia akan menyumbangkan seluruh kekayaannya untuk membantu membangun  toleransi dunia yang lebih baik, penerimaan, kesetaraan dan kesempatan yang lebih baik untuk semua orang.

Sengketa dengan dalih anti korupsi sedang berlangsung dengan latar belakang reformasi di Arab Saudi, dan menjelang peluncuran perdana penawaran publik raksasa minyak milik pemerintah Saudi Aramco tahun depan. IPOnya (panawaran publik awal) diperkirakan akan adalah  nilai yang terbesar dalam sejarah, dan Aramco secara luas diperkirakan memiliki daftar saham ganda dalam bursa internasional.

Kementerian Keuangan Arab Saudi mengatakan pada hari Minggu bahwa keputusan kerajaan untuk membentuk sebuah komite anti-korupsi dan menahan tokoh-tokoh terkemuka dianggap akan  meningkatkan kepercayaan pada penegakan hukum, lapor televisi Al Arabiya.

Keputusan tersebut akan mengatur iklim investasi Arab Saudi, kata saluran televisi milik Saudi.

Paling tidak ada 3  Keluarga inti Kerajaan  yang ditahan  bersama puluhan orang lainnya , yaitu Miteb bin Abdullah, Turki bin Abdullah dan Al Walid bin Talal. Diagram berikut menunjukkan  peta konflik yang terjadi dimana sang putra mahkota yang baru diangkat 4 bulan lalu Muhammad bin Salman menjadi tokoh sentral.

 

 

Silsilah Keluarga Kerajaan Arab Saudi 

Al Walid bin Talal adalah putra dari Talal bin Abdul Aziz, sedang putra Mahkota saat ini adalah putra dari Raja Salman yang berkuasa sekarang. Pada bulan Juni Lalu juga terjadi pergeseran luar biasa dimana posisi Putra Mahkota yang semula dipegang oleh Muhammad bin Nayef  diganti dengan Muhammad bin Salman.

 

 

Update 6 oct 2017 :

KECELAKAAN HELI YANG MENEWASKAN PANGERAN  MANSOUR BIN MURQIN

Sebuah helikopter yang membawa beberapa pejabat Saudi termasuk seorang pangeran berpangkat tinggi  telah jatuh di barat daya kerajaan dekat perbatasan dengan Yaman.

Pangeran Mansour bin Muqrin Al Saud  wakil gubernur provinsi Asir ikut menjadi korban sedang dalam tur proyek lokal di sebelah barat kota Abha saat kecelakaan terjadi pada hari Minggu malam 7/11.

Kementerian dalam negeri Saudi mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Senin bahwa reruntuhan helikopter tersebut telah ditemukan dan penyelidikan sedang dilakukan.

Penyebab kecelakaan itu masih belum diketahui. Saluran berita milik Saudi Al Arabiya melaporkan bahwa Pangeran Mansour bin Muqrin meninggal dalam kecelakaan itu dan Tujuh pejabat lainnya juga dilaporkan terbunuh.

Pangeran Mansour bin Muqrin Putra mantan Putra Mahkota Muqrin bin Abdulaziz  diangkat sebagai wakil gubernur provinsi Asir  yang berbatasan dengan Yaman pada awal tahun ini.

Video yang diposting di Twitter beberapa jam sebelum kecelakaan tersebut menunjukkan bahwa dia akan melakukan inspeksi terhadap proyek pertahanan dan lingkungan.

 

 

Update 9 Nov 2017

Muncul Isu Raja Salman akan turun tahta dalam beberapa Hari Kedepan

Raja Arab Saudi Salman 81 thn, kemungkinan akan melepaskan  tahtanya kepada  anak laki-lakinya yang berusia 32 tahun Putra Mahkota Mohammed bin Salman, media Arab melaporkan ditengah gempa yang mengguncang kerajaan tersebut akhir pekan lalu.

Raja akan mengumumkan keputusannya  tersebut dalam “dua malam lagi,” saluran berita Iran PressTV melaporkan pada hari Rabu  mengutip informasi dari Rai al-Youm, sebuah berita dan analisis penerbitan situs web di dunia Arab.

Sebelumnya pada hari Rabu saluran televisi milik Saudi Al-Arabiya mengumumkan berita tersebut akun Twitternya, namun kemudian posting tersebut dihapus, menurut laporan tersebut.

Informasi tersebut belum dikonfirmasi secara resmi. Riyadh belum membuat pernyataan apapun mengenai masalah ini.

“Perkembangan yang ditunggu itu akan menandai perubahan urutan suksesi Raja di Arab Saudi dari garis lateral (keturunan langsung Abdul aziz Ibnu Saud) menjadi tatanan vertikal di mana raja menyerahkan kekuatan kepada anaknya ” PressTV melaporkan.

Untuk pertama kalinya, spekulasi tentang kemungkinan turun tahta Raja Salman muncul pada akhir Juni ketika sang raja memecat keponakannya pangeran mahkota Mohammed bin Nayef, dari posisinya dan  menjadikan putranya  Mohammed bin Salman sebagai  pewaris tahta.

Pada bulan September, penyiar Lebanon al-Manar melaporkan mengutip sumber yang dekat dengan keluarga kerajaan bahwa Raja Salman mungkin akan segera turun karena masalah kesehatan.

Putra Mahkota Mohammad bin Salman telah membuat  berita utama dengan manuver  reformasinya. Lebih dari 40 anggota keluarga kerajaan termasuk miliarder Pangeran Alwaleed bin Talal, menteri, pejabat militer dan pengusaha, ditangkap di Arab Saudi pada hari Minggu atas perintah komite anti korupsi kerajaan yang baru dibentuk yang dipimpin oleh sang putra  mahkota.

 

12 Nov 2017

BEBERAPA YANG DITAHAN DILAPORKAN MENDAPAT PENYIKSAAN

Beberapa tokoh senior Kerajaan Saudi yang ditahan dalam pembersihan Sabtu lalu di Arab Saudi dilaporan dipukuli dan disiksa dengan sangat buruk selama penangkapan atau interogasi  sehingga mereka memerlukan perawatan di rumah sakit,

Orang-orang  dalam (kantor) pengadilan kerajaan juga  mengatakan kepada MEE (MiddleEast Eye)) adanya tindakan keras tersebut dimana jumlah yang ditangkap bertambah setiap hari  dan jauh lebih besar dari pada yang diakui  oleh pemerintah Saudi, dimana lebih dari 500 orang ditahan dan dua kali jumlah tersebut diinterogasi.

Anggota keluarga kerajaan, menteri pemerintah dan konglomerat bisnis terjebak dalam  tindakan penangkapan  tiba-tiba yang diatur oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman (biasa disebut MBS) di dengan alasan tindakan  anti-korupsi.

Beberapa tapi tidak semua tokoh utama yang ditangkap dipilih untuk mendapat perlakuan  yang paling brutal, mereka menderita luka pada tubuh mereka akibat tindakan  penyiksaan dengan  cara  klasik.

Tidak ada luka di wajah mereka jadi mereka tidak akan menunjukkan tanda-tanda siksaan fisik saat mereka muncul di depan umum. Beberapa tahanan disiksa untuk mengungkapkan rincian rekening bank mereka. MEE tidak dapat melaporkan rincian spesifik tentang penyiksaaan  yang mereka derita guna  melindungi kerahasiaan sumbernya.

Pembersihan terakhir ini menyusul pembersihan sebelumnya terhadap para ulama, penulis, ekonom dan tokoh masyarakat  yang  menciptakan kepanikan di Riyadh, ibukota Saudi, terutama di antara mereka yang terkait dengan rezim sebelumnya yaitu Raja Abdullah, yang meninggal pada tahun 2015 yang kekuasaan yang kemudian dipegang saudara tirinya Salman Bin Abdul Aziz.

Banyak yang menilai bahwa tujuan utama dari tindakan keras tersebut adalah langkah MBS untuk melumpuhkan semua rivalnya baik di dalam maupun di luar House of Saud sebelum dia menggantikan ayahnya yang berusia 81 tahun.

Pada hari Rabu malam  tujuh pangeran dikeluarkan  dari Hotel Ritz-Carlton di Riyadh  tempat mereka ditahan dan sejak hari Sabtu. Para pertinggi kerajaan itu telah dipindahkan ke istana raja, beberapa sumber mengatakan kepada MEE.

Sepupu dari sang putra  mahkota  Mohammed bin Nayef  yang masih berada di bawah tahanan rumah  telah dibekukan asetnya, Anak-anak Sultan bin Abdulaziz juga telah ditangkap dan dibekukan aset mereka. kantor berita Reuters melaporkan.

Salah satu yang paling terkenal adalah Pangeran Bandar bin Sultan, mantan duta besar Saudi untuk AS dan kepercayaan mantan presiden AS George W Bush. Pihak berwenang Saudi mengatakan bahwa salah satu kasus korupsi yang mereka temukan  adalah kesepakatan senjata al-Yamamah di mana Bandar bin Sultan terlibat. Tapi Bandar sendiri tidak ditahan dan masih tinggal di Jeddah, seorang sumber mengatakan kepada MEE.

Bandar membeli sebuah desa  di Oxfordshire sebuah area indah di Inggris tengah, dan kawasan olahraga seluas 2.000 hektar dengan sebagian uang hasil dari suap yang dia terima dalam kesepakatan senjata al-Yamamah, yang menenetapkan kontrak denganpabrikan senjata Inggris BAE senilai £ 43bn ($ 56,5 miliar) untuk pengadaan pesawat tempur.

Sebanyak $ 30m (15 juta poundsterling) diduga telah dibayarkan ke rekening dolar Bandar di Riggs Bank di Washington dan skandal  tersebut memunculkan tuduhan korupsi di AS dan Inggris, meskipun kasus tersebut dihentikan pada tahun 2006 setelah adanya inervensi perdana menteri Inggris saat itu Tony Blair.

Yang juga termasuk di antara mereka yang ditangkap adalah Reem, putri Al-Waleed bin Talal, satu-satunya wanita yang menjadi target dalam putaran terakhir penangkapan itu.

Untuk mencegah yang lain  melarikan diri, MBS telah memerintahkan pembekuan rekening bank swasta. Penutupan sejumlah  akun dan larangang bepergian kepada sejumlah orang yang ditangkap, sumber di Riyadh mengatakan kepada MEE.

Tidak ada yang menduga akan terjadi tindakan keras sebesar ini terhadap terhadap para pangeran senior  di Kerajaan Saudi , itulah sebabnya mengapa banyak dari mereka yang ditahan dan  ditangkap secara mendadak itu tidak punya waktu untuk melarikan diri.

 

Pembersihan terhadap sesame anggota kerajaan  belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah modern kerajaan Saudi. Kesatuan antar keluarga keluarga yang menjamin stabilitas negara sejak berdirinya itu kini telah hancur.

Peristiwa terakhir sebesar ini adalah penggulingan Raja Saud oleh saudaranya Pangeran Faisal pada tahun 1964. Pada saat itu Pangeran Faisal memerintahkan Garda Nasional untuk mengepung  Istana raja, namun saat itu tidak sampai ada tindakan kekerasan  secara fisik. Raja Saud keluar Istana dengan  bermartabat diikuti  semua tokoh seniornya. Bahkan Pangeran Faisal sendiri ikut  melambaikan tangan di bandara (melepas sang mantan raja).

Mohammed bin Salman bersumpah sebelum diangkat menjadi putra mahkota: “Saya memastikan  kepada Anda, tidak ada yang akan bertahan dalam kasus korupsi – siapapun dia, bahkan walaupun dia seorang pangeran atau menteri.”

Hari ini, bagaimanapun, anak-anak dari empat anggota kunci di Kerajaan Saudi  yang selama ini adalah  inti keluarga kerajaan selama empat dekade terakhir kini telah menjadi sasaran. Mereka adalah putra Raja Fahd bin Abdulaziz, Raja Abdullah (mantan), Pangeran Sultan dan Pangeran Nayef.

Ini menverminkan  adanya perseteruan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap posisi dan pilar kekayaan dinasti  Al-Saud, termasuk tiga tokoh paling menonjol dari klan Sudairi yang berkuasa.

Raja Salman adalah satu dari tujuh saudara keluarga Sudairi, klan yang telah mendominasi kerajaan selama 40 tahun terakhir. Anggota klan Sudairi lain yang masih hidup  adalah Ahmed bin Abdulaziz, yang telah disingkirkan.

Salman  mendapatkan takhta karena dua dari empat saudara laki-lakinya  Sultan dan Nayef meninggal.

Raja Abdullah meninggal sebelum sebuah dekrit yang menulis bahwa Salman tidak bisa mewarisi tahta  ditandatangani dan dipublikasikan.

Dalam budaya Arab Badui  serangan terhadap sepupunya tidak akan bisa terlupakan atau dimaafkan. Penghinaan mereka didepan publik dan juga pembekuan aset mereka  dipandang budaya Arab badui sebagai pukulan terhadap kehormatan mereka yang tentu  membuat mereka akan membalas dendam.

Hantaman sang putra mahkota  terhadap tokoh bisnis terkemuka itu  juga menimbulkan resiko bisnis yang sama.

Salah satu yang ditahan  pada hari Sabtu adalah Bakr bin Laden  kepala perusahaan konstruksi terbesar di Arab Saudi. Dia telah mengelola program konstruksi terbesar selama puluhan tahun membawahi banyak  subkontraktor yang dia bayar secara langsung.

Begitu Anda menyingkirkan petinggi perusahaan yang ada di puncak piramida sub-kontraktor maka tidak ada seorang pun di bawahnya yang dibayar  sehingga mempertaruhkan kemungkinan seluruh industri konstruksi menjadi berantakan. Hal yang sama terjadi pada Saudi Oger  perusahaan milik Saad Hariri  mantan perdana menteri Lebanon, yang dinyatakan bangkrut pada 31 Juli lalu.

Bahkan beberapa menteri yang dipromosikan sendiri oleh MBS juga telah ditangkap dalam pembersihan tersebut. Seperti Adel Fakeih  mantan menteri perencanaan dan ekonomi yang mempelopori peluncuran  proyek ambisius Muhammad  bin Salman yang disebut Vision 2030.

Dia juga tokoh  kunci dalam peluncuran proyek Neom, sebuah proyek mega-kota yang diusulkan yang didukung oleh dana pemerintah $500 miliar  yang akan dibangun di tepi Laut Merah. Fakeih, mantan walikota Jeddah itu ditangkap pada tanggal 4 November. Nasib yang sama diderita oleh Adel al-Torifi  yang menjabat menteri informasi. Middleeast Eye melaporkan.

 

This entry was posted in Info Lain and tagged , . Bookmark the permalink.

8 Responses to UPDATE Konflik Keluarga Kerajaan Saudi : Pangeran Al-Walid Bin Talal ditahan

  1. Muhammad Faisal Kemal says:

    mas, apa kemunculan imam mahdi antara gerhana matahari dan bulan di saat bulan ramadhan itu hadis sahih? kalo iya itu terjadi pada tahun 1981 atau 15 ramadhan 1401, kalo dihitung 40 tahun kemudian saat imam mahdi di bai’at berarti 15 ramadhan 1441 Jum’at, 8 Mei 2020 M. gimana menurut mas?

    apa di tahun 2018 -2020 bakal terjadi hal2 yang sangat berat di dunia ini perang misalnya?

    • The admin says:

      Kita kurang tertarik memakai hadist itu sbg rujukan , karena Kita tidak menemukan isyarat serupa dalam hadist2 dari perawi papan atas.

  2. Yuda says:

    Salah satu tanda kiamat besar adalah Gempa di Jazirah Arab,. namun apakah yg dimaksud Gempa dalam arti sebenarnya ?? atau Simbolic ?? Jika simbolic makna gempa tersebut adalah gempa Geopolitik yang dapat menggungang dunia, bisa jadi gempa itu perebutan takhta atau balkanisasi Saudi. Well, Arab Saudi akan bangkrut dan Yerussalem semakin maju tanda perang besar akan meledak. Kemunculan imam Mahdipun semakin dekat

    • The admin says:

      Tentang Tiga gempa besar itu Sampai saat ini kita lebih yakin sebagai gempa Politik (perang dahsyat). Dibarat antara antara NATo Vs Blok Rusia, ditimur perang nuklir sekitar semenanjung Korea dan Di arab antara Saudi vs Iran yg perkiraan kita akan melibatkan nuklir skala kecil (nuklir taktis) karena hadist menyebut terjadi pembunuhan yg belum pernah dilakukan di arab. WaAllahualam.

  3. Muhammad Faisal Kemal says:

    jadi menurut admin anak raja mana yang 3 orang akan bunuh2an, apa anak raja abdulaziz yang tinggal tiga atau anak raja salman yang masih banyak jadi harus nunggu sampai anak prianya sisa 3?
    “Akan berbunuh-bunuhan dekat tempat simpanan Ka’bah tiga abang adik. Semuanya adalah anak-anak khalifah. Kemudian tidak seorang pun antara mereka yang dapat (harta itu atau menjadi khalifah). Kemudian muncullah Panji-panji Hitam dari sebelah Timur, lalu mereka akan membunuh kamu semua dengan satu pembunuhan (yang paling dahsyat) yang belum pernah dilakukan oleh mana-mana kaum pun.” Kemudian baginda menyebutkan sesuatu yang saya tidak berapa ingat. Kemudian baginda bersabda, “Maka apabila kamu semua melihatnya, hendaklah kamu segera berbaiat kepadanya walaupun terpaksa merangkak di atas salju kerana di sisinya adalah Khalifah Allah, yaitu Imam Mahdi.” (HR Ibnu Majah)

    • The admin says:

      Paling tidak sekarang sudah ada 3 pangeran yg saling bersenberangan yaitu Muhammad bin Salman, Muhammad bin Nayef dan Walid bin Talal. Yang pertama adalah anak Raja , yg kedua dan ketiga adalah keponakan Raja yang sebenarnya sama2 berhak memegang gelar putra Mahkota, bahkan sampai juni kemarin putra mahkotanya adalah Muhammad bin Nayef sebelum digeser Muammad bin Salman. Apakah mereka itu yg diprediksi Hadist itu ? WaAllahualam.
      Kalau melihat kalimat Hadist “pembunuhan yg belum pernah dilakukan”, ada kemungkinan mereka akan terbunuh dalam perang nuklir terbatas (nuklir taktis) yang kemungkinan ketika perang melawan Iran yg menyasar kota Riyadh (ibukota Saudi).
      WaAllahualam.

      • Muhammad Faisal Kemal says:

        untuk piagam abdulaziz apa sudah tidak berlaku lagi kalo gitu, kan masih ada talal dan muqrin atau bagaimana?

        • The admin says:

          Sejak 2015 dimana Muqrin bin Abdul aziz dicopot sebagai putra mahkota oleh Raja Salman dan digantikan keponakannya Muhammad bin Nayef maka Piagam Abdul aziz itu sudah diabaikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

9 + 1 =