BENARKAH SAUDI MEMBUJUK UNTUK JALIN HUBUNGAN DENGAN ISRAEL?

Sebuah media Turki TRTworld dalam sebuah ulasannya yang dibuat dalam Video pendek menyebut adanya laporan tentang peran Arab Saudi dalam normalisasi hubungan Maroko dengan Israel, dan menyebut Indonesia dan Oman juga akan didekati sebagai kandidat berikutnya.

Tidak disebutkan media mana yang disebut sebagai sumber laporan oleh TRTworld itu.

Berikut transkrip ulasan TRTworld dalam video tersebut :

Saudi Arabia dilaporkan memainkan peran dalam normalisasi hubungan Israel dengan Maroko, laporan itu juga menyebut bahwa Saudi sendiri juga sedang dalam proses  kesepakatan damai dengan Israel, dan mendorong Negara muslim lain untuk menjadi sekutu Israel. Indonesia dan Oman diduga juga sedang didekati sebagai kandidat.

Pada 10 Desember 2020 lalu, Presiden Trump mengumumkan bahwa Maroko telah menjalin hubungan resmi dengan Israel, setelah AS setuju memberi imbalan Sahara barat yang disengketakan kepada Rabat (Maroko).

Setelah pengumuman Trump itu, Penasehat senior gedung putih (juga menantu Trump) menyebut perjanjian damai antara Saudi dan Israel adalah tak terelakkan lagi, dengan menyatakan :

“Kerjasama dan normalisasi hubungan antara Saudi- Israel adalah tak terelakkan lagi, ini hanya soal penentuan waktu yang akan disepakati”.

 

AS TAWARKAN BANTUAN $2M JIKA INDONESIA MAU MENORMALISASI HUBUNGAN DENGAN ISRAEL
US President Donald Trump listens as Adam Boehler, CEO of U.S. International Development Finance Corporation, speaks about the coronavirus in the Rose Garden of the White House, Tuesday, April 14, 2020, in Washington. (AP Photo/Alex Brandon)

Presiden Trump dan Adam Boehler, CEO of U.S. International Development Finance Corp.

Seorang pejabat tinggi pemerintahan Trump mengatakan bahwa Indonesia, sebagai negara dengan mayoritas Muslim terbesar di dunia, dapat menerima hingga $ 2 miliar bantuan pembangunan AS jika mengakui Israel.

Adam Boehler, CEO pada US International Development Finance Corp, mengatakan kepada Bloomberg bahwa Indonesia bisa mendapatkan $ 1 miliar hingga $ 2 miliar lebih banyak bantuan pembangunan jika bergabung dengan upaya yang diorganisir oleh pemerintahan Trump di hari-hari terakhir pemerintahannya, agar negara-negara Arab dan negara Muslim mau mengakui Israel secara terbuka.

“Kami sedang membicarakannya dengan mereka, Jika mereka siap,  dan jika mereka siap,  maka kami akan dengan senang hati bahkan mendukung lebih banyak secara finansial daripada apa yang bisa kami lakukan.” kata Boehler.

Bahrain dan Uni Emirat Arab telah menandatangani perjanjian, dan Maroko serta Sudan disebut hampir mencapai penyelesaian kesepakatan itu.

Indonesia Tidak akan Jalin Hubungan dengan Israel

Jubir  Kemenlu Indonesia Teuku Faizasyah menegaskan bahwa Indonesia tetap tidak akan membuka hubungan diplomatik dengan Israel, meskipun AS menyatakan berjanji akan memberikan bantuan hingga $2M (Rp 28 triliun) jika Indonesia membuka hubungan diplomatik dengan Israel.

 

 

Jerusalem Post : Oman & Indonesia Sepertinya Akan Menjadi Negara Berikutnya
Israeli Prime minister Benjamin Netanyahu meets Sultan Qaboos bin Said in this undated handout provided by the Israel Prime Minister Office, in Oman (photo credit: ISRAEL GPO/HANDOUT VIA REUTERS)

PM Israel Benjamin Netanyahu DAN Sultan Oman Qaboos bin Said

Oman dan Indonesia bisa jadi berada diurutan berikutnya yang akan menjalin hubungan diplomatik dengan Israel dalam beberapa minggu mendatang, kata sumber diplomatik (Israel) Minggu.

Pemerintahan Trump melanjutkan upayanya untuk menarik lebih banyak negara Arab dan Muslim ke dalam Perjanjian Abraham.

Uni Emirat Arab, Bahrain, Sudan dan Maroko telah menyetujui normalisasi dengan Israel, dimana normalisasi hubungan Maroko diumumkan pada hari Jumat kemarin.

Setelah Bhutan setuju untuk menjalin hubungan dengan Israel di luar kerangka perjanjian, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu pada Sabtu malam mengatakan Israel “menghubungi dengan negara-negara lain yang ingin bergabung dan menjalin hubungan dengan kami.”

Sumber itu diplomatik mengidentifikasi Oman dan Indonesia sebagai dua negara yang sedang dalam pembicaraan, dimana normalisasi dapat diumumkan sebelum Presiden AS Donald Trump meninggalkan kantornya pada 20 Januari 2021.

Menteri Intelijen Israel Eli Cohen juga menyebut Indonesia dalam wawancara Radio Angkatan Darat. Namun, Kemenlu Indonesia membantah upaya tersebut dan menegaskan kembali dukungannya untuk negara Palestina, CNN Indonesia melaporkan.

Penasihat Keamanan Nasional AS Robert O’Brien mengatakan kini makin  banyak kesepakatan normalisasi Israel-Arab yang sedang dalam proses, ketika dia bertemu dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu pada hari Minggu di Yerusalem.

“Momentumnya sekarang ada di pihak pembawa perdamaian”,  “negara lain akan mengikuti, karena cara perdamaian jauh lebih baik daripada cara yang ditawarkan oleh teroris … dan ulama radikal.”  “Kesepakatan damai kini menjadi hal yang biasa,” kata O’Brien.

Israel dan Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik resmi, tetapi memiliki kerjasama dalam perdagangan dan pariwisata. Indonesia membeli senjata dari Israel pada 1970-an dan 1980-an, dan tentara Indonesia pernah berlatih di Israel.

Pada 1993, PM Israel  Yitzhak Rabin pernah bertemu dengan presiden Indonesia Soeharto di Jakarta.

 

This entry was posted in Info Lain and tagged , , , . Bookmark the permalink.