Bisa Jadi Anda Adalah Pengikut Dajjal

Setelah dalam artikel Dajjal Sang AlMasih Palsu kita tahu  bahwa Dajjal sebenarnya sudah dilepas hanya beberapa tahun setelah meninggalnya Nabi Muhammad SAW, maka kita akan mempelajari apa saja yang dilakukan Dajjal dalam mempengaruhi manusia dari alam Ghaib sebelum nanti telihat manusia 7 tahun setelah Al-Malhamah (perang nuklir).

 .

Perlu dingatkan bahwa pengikut Dajjal bukanlah Hanya  dari umat Yahudi, tapi juga dari bangsa lain termasuk juga  umat Islam yang terperdaya.

 

Kita simak  petikan  Hadist Riwayat Imam Ahmad :

…Rasulullah saw bersabda, “Dajjal akan muncul di tengah-tengah umatku lalu ia akan tinggal bersama mereka selama empat puluh. “Aku tidak tahu apakah itu empat puluh hari, empat puluh tahun, empat puluh malam, atau empat puluh bulan….. (HR.Ahmad)

Penjelasan : Kalimat “Dajjal akan muncul di tengah-tengah umatku  lalu tinggal bersama mereka”, jelas mengisyaratkan bahwa pengaruh Dajjal akan memasuki kehidupan setiap umat Muslim.

Tentang lama waktunya “selama empat puluh”, silahkan baca artikel Kajian Dajjal sang Al masih Palsu.

 

Kita lihat juga Hadist berikut :

يَخْرُجُ نَاسٌ مِنَ اْلمَشْرِقِ يَقْرَؤُونَ اْلقُرْانَ لَا يُجَاوِزُ تَرَاقِيَهُمْ كُلَّمَا قَطَعَ قَرْنٌ نَشَأَ قَرْنٌ حَتَّى يَكُوْنَ آخِرُهُمْ مَعَ اْلمَسِيْخِ الدَّجَّالِ

“Akan muncul sekelompok manusia dari arah Timur, yang membaca al-Quran namun tidak melewati tenggorokan mereka. Tiap kali Qarn (  generasi ) mereka putus, maka muncul generasi berikutnya hingga generasi terakhir mereka akan bersama Dajjal “ (HR.Imam Thabrani)

Penjelasan : Hadist ini mengisyaratkan bahwa orang yang kelihatannya berimanpun (membaca Quran) bisa menjadi pengikut Dajjal, mereka membaca Quran tapi hanya sampai tenggorokan (tidak sampai kehati) , karena perbuatannya sama sekali tidak mencerminkan  taat kepada Quran.

 

 

Kita akan mulai telaah,  misi Dajjal secara umum  adalah :

  1. Memalsukan diri sebagai Al-Masih.
  2. Revolusi seluruh sendi kehidupan manusia agar menjauh dari agama.

Misi pertama telah kita analisa dalam artikel Kajian Dajjal sang Al Masih Palsu, kita akan mencoba menganalisa misi kedua Dajjal yang telah dimulai sejak Dajjal dilepas hampir  1400 tahun lalu sampai nanti kemunculannya dialam nyata.

 

 

Dajjal Sudah Dilepas  Beberapa Tahun Setelah Nabi Meninggal 

Dajjal sudah  dilepas beberapa tahun setelah Nabi meninggal , tapi tidak langsung bisa terlihat manusi (dialam ghaib), Jadi sudah hampir 1400 tahun Dajjal mempengaruhi manusia.

Dari mana kita tahu bahwa Dajjal sudah lama dilepas ?  Hadist shahih yang memberi tahu kita, Kalau anda belum tahu hal itu, silahkan baca dulu artikel Dajjal Sang AlMasih Palsu

Ketika muncul dan terlihat manusia,  dia hanya punya waktu  selama 37 hari sebelum dbunuh oleh Nabi Isa. Jadi tidak mungkin waktu 37 hari itu cukup bagi Dajjal untuk memasuki setiap kota/ negeri . Ketika muncul dialam nyata justru Dajjal tidak begitu berbahaya karena   umat muslim gampang mengidentifikasinya,  karena setiap muslim bisa melihat 3 huruf Kaf Fa dan ra (Kafir) dijidatnya. Waktu 37 hari itu Dajjal sibuk berkonfrontasi dengan pasukan Imam Mahdi dan Nabi Isa yang akhirnya membunuh Dajjal  di Gerbang Luth.

Dari kajian Dajjal sang Al Masih Palsu kita tahu bahwa  dari alam ghaib sudah ribuan tahun sampai sekarang ini Dajjal dan manusia pengikutnya menyebar pengaruhnya ke setiap kota/ negeri.

ليس من بلد إلا سيطؤه الدجال

Tidak ada satu pun negeri, kecuali akan didatangi oleh dajjal “. (HR. Bukhari : 1782)

 

Beberapa aspek tentang Bahaya pengaruh Dajjal yang terus saja mempengaruhi kehidupan kita  identifikasi sebagai berikut :

  1. Dajjal menawarkan Kekayaan dengan jalan Riba..
  2. Memunculkan fitnah2 Besar yang disebar para pengikutnya.
  3. Munculnya Pemimpin2 Pengikut Dajjal.
  4. Munculnya penceramah Pengikut Dajjal
  5. Revolusi peran dan tingkah laku wanita.

 

.

1.Dajjal Menawarkan Kekayaan dengan Cara Riba.

Definisi  riba yaitu Suatu transaksi ekonomi yang memberikan tambahan beban lebih dari yang seharusnya/ sewajarnya  kepada lawan transaksinya.

Untuk memudahkan pemahaman, Definisanya kita sederhanakan dengan mengidentifikasi  ciri cirinya sebagai  : Semua kegiatan ekonomi yang bertujuan mengeruk keuntungan besar dengan cara yang mengandung unsur Penipuan dan atau  Penindasan kepada lawan transaksi. Intinya adalah adanya unsur  kezaliman  terhadap lawan transaksi.

Kekayaan dan kenikmatan dunia adalah godaan terbesar bagi umat manusia termasuk bagi umat muslim, maka bidang ekonomi ini mendapat perhatian khusus  oleh Dajjal guna menjerumuskan manusia keneraka.

 

حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا يَحْيَى حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ حَدَّثَنِي قَيْسٌ قَالَ قَالَ لِي الْمُغِيرَةُ بْنُ شُعْبَةَ مَا سَأَلَ أَحَدٌ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الدَّجَّالِ أَكْثَرَ مَا سَأَلْتُهُ وَإِنَّهُ قَالَ لِي مَا يَضُرُّكَ مِنْهُ قُلْتُ لِأَنَّهُمْ يَقُولُونَ إِنَّ مَعَهُ جَبَلَ خُبْزٍ وَنَهَرَ مَاءٍ قَالَ هُوَ أَهْوَنُ عَلَى اللَّهِ مِنْ ذَلِكَ

Telah menceritakan kepada kami Musaddad telah menceritakan kepada kami Yahya telah menceritakan kepada kami Isma’il telah menceritakan kepadaku Qais mengatakan, Mughirah bin Syu’bah mengatakan kepadaku;

Tak seorangpun yang lebih banyak bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam tentang Dajjal daripadaku, dan beliau bersabda kepadaku: Dia tidak membahayakanmu’, Saya katakan; ‘Yang demikian karena orang-orang mengatakan bahwa Dajjal membawa gunung roti dan sungai yang berair.’ Nabi bersabda: Itu semua bagi Allah lebih sepele. (HR Bukhari)

 Penjelasan : Mussadad,  disebut sebagai orang yang paling banyak bertanya tentang Dajjal, maknanya dia adalah orang yang paling banyak mengingat tentang bahaya Dajjal.

Nabi berkata : “dia tidak akan membahayakanmu”,  jelas hal ini karena Mussadad selalu mengingat bahaya Dajjal.

 “Dajal membawa segunung Roti dan sungai penuh air”, maknanya Dajjal selalu mempengaruhi manusia untuk selalu bernafsu  mendapat Roti dan air, roti dan air adalah symbol Kesejahteraan/ kekayaan/ kenimatan duniawi.

Terakhir Nabi mengingatkan “Itu semua bagi Allah lebih sepele” , maknanya kekayaan yang diperoleh dengan cara ala Dajjal tidak ada artinya bagi Allah.

 

Orang  yang terkena pengaruh Dajjal akan mengahalalkan segala cara demi mendapat keuntungan/kekayaan  dengan jalan Riba, cirinya ada unsur penipuan dan atau penindasan dalam transaksinya.

 

Metode Sistem ekonomi  yang dipromosikan  Dajjal itu tanpa kita sadari telah lama menjadi bagian kegiatan ekonomi kita , Hadist menyebut ada sekitar 70 pintu transaksi riba. Dan dosa riba yang paling ringan setara dengan menzinai Ibu kandungnya.   

Tidak dirinci apa saja itu tapi dari definisinya maka bisa kita identifikasi beberapa contoh dalam kegiatan2 ekonomi seperti :

  • Pedagang yang mengurangi timbangan atau mencampur beberapa kualitas barang.
  • Kontraktor yang mengurangi kualitas bangunan.
  • Pengusaha tahu/bakso/ikan/sosis/mie dll yang menambahkan formalin agar tidak  basi/rugi yang merugikan kesehatan pembelinya.
  • Bank/ Perorangan (juga yang berkedok Syariah) yang  membungakan, transaksi gadai  barang dengan bunga dan bahkan denda atau menyita  jika gagal bayar.
  • Mengkreditkan barang dengan bunga.
  • Petugas medis/ dokter  yang memasang tarif konsultasi 5  menit sama dengan upah buruh sehari.
  • Penegak hukum yang mengatur dan memperjual-belikan perkara.
  • Pejabat, Pegawai yang melakukan Korupsi.
  • Pendidik yang menerapkan tarif/tarikan dana  sekolah yang mencekik.
  • Penceramah Agama yang memasang tarif (menjual Ayat dengan harga murah).
  • Ulama yang menjual fatwa. (menjual Ayat dengan harga murah)
  • Kerjasama dagang/bisnis yang menindas/ menipu fihak lain untuk mendapat keuntungan besar secara  sefihak.
  • Inside trading atau transaksi satu fihak, termasuk karyawan bagian pengadaan  tapi juga berperan sebagai Suppliernya demi mendapat keuntungan pribadi.
  • Pemimpin yang menjanjikan kesejahteraan tapi yang dilakukan malah sebaliknya.
  • Kerjasama dengan Jin untuk  mendapatkan kekayaan mendadak, dagangan laku keras,  mendapat promosi jabatan, terlihat cantik , berwibawa  dll.
  • Dan sebagainya ,  setiap sendi kegiatan ekonomi/ profesi yang mengandung unsur Penipuan dan atau Penindasan.

 

 

Kita mungkin akan sulit menjadi  kaya jika tidak mengikuti Dajjal , tapi itulah bagian dari ujian hidup jika kita mengharapkan surganya Allah, seperti yang diisyaratkan dalam petikan hadist   berikut :

….. (Dajjal) membawa segunung roti dan manusia  dalam kesusahan, kecuali yang mengikutinya ….(HR. Ahmad)

 

 

2.Memunculkan fitnah2 Besar yang disebar Para pengikutnya

“Fitnah” bermakna singkat memelintir/ menyamarkan yang “haq” sebagai “bathil” dan demikian juga sebaliknya memelintir yang “bathil” sebagai yang “Haq”.

Mekanisme menyebarkan fitnah ala Dajjal ini diisyaratkan dengan bahasa simbolik pada hadist berikut :

عَنْ حُذَيْفَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الدَّجَّالُ أَعْوَرُ الْعَيْنِ الْيُسْرَى جُفَالُ الشَّعَرِ مَعَهُ جَنَّةٌ وَنَارٌ فَنَارُهُ جَنَّةٌ وَجَنَّتُهُ نَارٌ

Dari Huzaifah, Rasulullah SAW telah bersabda ; Dajjal itu buta mata kirinya, berambut lebat, ia membawa surga dan neraka, nerakanya adalah surga dan surganya adalah neraka. (HR. Muslim).

مَنْ سَمِعَ بِالدَّجَّالِ فَلْيَنْأَ عَنْهُ، فَوَاللَّهِ إِنَّ الرَّجُلَ لَيَأْتِيهِ وَهُوَ يَحْسِبُ أَنَّهُ مُؤْمِنٌ فَيَتَّبِعُهُ، مِمَّا يُبْعَثُ بِهِ مِنَ الشُّبُهَاتِ

Barang siapa mendengar ada Dajjal, hendaklah ia bersembunyi darinya. Karena, Demi Allah, ada seseorang mendatanginya dan ia mengita bahwa ia benar-benar beriman, lalu ia mengikutinya, karena banyaknya kesamaran yang menyertainya.” (HR. Muslim, Ahmad, dan Al-Hakim)

  Maknanya  : Dajjal menggunakan strategi menyamarkan ajakan keneraka seakan adalah ajakan kesurga, dan menyamarkan ajakan keSurga seolah ajakan keNeraka. Itulah inti dari apa yang disebut fitnah besar akhir zaman  

 

Disadari atau tidak fenomena penyebaran fitnah ala Dajjal ini setiap hari kita temui . Fitnah yang paling besar dan berbahaya dari Dajjal adalah  membanjirnya ajakan untuk mengkafirkan dan membunuhi sekte Islam  lain. Adu domba Shiah Suni inilah fitnah terbesar Dajjal.

Kenapa adu domba Siah Suni adalah fitnah terbesar Dajjal? Karena efeknya yang luar biasa yang menyebabkan puluhan ribu orang merasa berjihad (lihat Suriah  dan Iraq) dengan menyerang negara negara mayoritas kaum Shiah dan mengakibatkan jutaan orang mati dan jutaan lain mengungsi.

kelihatannya kita seperti diajak berjihad dijalan yang lurus seakan membela agama, padahal ajakan itu menjerumuskan kita keneraka. Baca artikel kami berjudul “Adu domba Shiah Sunni menurut sang Panitia“.

Adalah kesombongan luar biasa dan menurut kami  sirik level tinggi jika kita sebagai manusia merasa sabagai Tuhan yang berhak menghakimi agama atau aqidah orang lain. Terhadap orang yang bergama lain saja Allah  melarang mengusik keyakinan mereka (baca surat  Al Kafirun) apalagi terhadap Muslim lain yang berbeda aliran.

” Bagimu agamamu dan Bagiku agamaku”  (QS Al Kafirun 5)

 

Kalau larangan Allah dan larangan Nabi kita abaikan bagamana mungkin kita bisa mengklaim merasa berjihad dijalan Allah ?

Kita lihat larangan keras dan ancaman besar mengkafirkan muslim lain menurut Hadist hadist berikut  :

  حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ حَفْصٍ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ حَدَّثَنَا شَقِيقٌ قَالَ قَالَ عَبْدُ اللَّهِ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سِبَابُ الْمُسْلِمِ فُسُوقٌ وَقِتَالُهُ كُفْرٌ

Telah menceritakan kepada kami ‘Umar bin Hafsh telah menceritakan kepadaku Ayahku Telah menceritakan kepada kami Al A’masy Telah menceritakan kepada kami Syaqiq mengatakan; Abdullah mengatakan, Nabi Shallallahu’alaihiwasallam bersabda; “Mencela orang muslim adalah kefasikan, dan memeranginya adalah kekufuran.” (HR Bukhari)

Penjelasan : Fasik artinya tidak taat Allah, Kufur artinya ingkar atau tidak percaya Allah atau orang yang tidak beriman lagi.

 

Adu domba Shiah Suni , adalah fitnah terbesar Dajjal diakhir zaman , karena berakibat jutaan orang mati dan mengungsi karena perang saudara Shiah Suni diTimur tengah.

إِنَّ أَخْوَفَ مَا أَخَافُ عَلَيْكُمْ رَجُلٌ قَرَأَ الْقُرْآنَ حَتَّى إِذَا رُئِيَتْ بَهْجَتُهُ عَلَيْهِ، وَكَانَ رِدْئًا لِلْإِسْلَامِ، انْسَلَخَ مِنْهُ وَنَبَذَهُ وَرَاءَ ظَهْرِهِ، وَسَعَى عَلَى جَارِهِ بِالسَّيْفِ، وَرَمَاهُ بِالشِّرْكِ»، قَالَ: قُلْتُ: يَا نَبِيَّ اللَّهِ، أَيُّهُمَا أَوْلَى بِالشِّرْكِ، الْمَرْمِيُّ أَمِ الرَّامِي؟ قَالَ: «بَلِ الرَّامِي»

 

“Sesungguhnya yang paling aku khawatirkan atas kamu adalah seseorang yang telah membaca  Al-Qur’an, sehingga ketika telah tampak kebagusannya terhadap al-Qur’an dan dia menjadi pembela Islam, dia terlepas dari al-Qur’an, membuangnya di belakang punggungnya, dan menyerang tetangganya dengan pedang dan menuduhnya musyrik”. Aku (Hudzaifah) bertanya, “Wahai nabi Allâh, siapakah yang lebih pantas disebut musyrik, penuduh atau yang dituduh?”. Beliau menjawab, “Penuduhnya”. (HR. Bukhari No. 3201).

 

Hadist2 berikut juga menyebut resiko besar ancaman Allah jika mengkafirkan Muslim lain :

وَلَعْنُ الْمُؤْمِنِ كَقَتْلِهِ وَمَنْ رَمَى مُؤْمِنًا بِكُفْرٍ فَهُوَ كَقَتْلِهِ.

“Dan melaknat seorang mukmin sama dengan membunuhnya, dan menuduh seorang mukmin dengan kekafiran adalah sama dengan membunuhnya.” (HR Bukhari)

أَيُّمَا رَجُلٍ قَالَ لِأَخِيْهِ : يَا كَافِرَ فَقَدْ بَاءَ بِهَا أَحَدُهُمَا إِنْ كَانَ كَمَا قَالَ وَإِلاَّ رَجَعَتْ عَلَيْهِ.

“Siapa saja yang berkata kepada saudaranya,” Hai Kafir”. Maka akan terkena salah satunya jika yang vonisnya itu benar, dan jika tidak maka akan kembali kepada (orang yang mengucapkan)nya.” (HR Bukari dan Muslim).

لاَ يَرْمِى رَجُلٌ رَجُلاً بِالْفُسُوْقِ وَلاَ يَرْمِيْهِ بِالْكُفْرِ إِلاَّ ارْتَدَّتْ عَلَيْهِ إِنْ لَمْ يَكُنْ صَاحِبُهُ كَذَلِكَ.

“Tidaklah seseorang memvonis orang lain sebagai fasiq atau kafir maka akan kembali kepadanya jika yang divonis tidak demikian.” (HR Bukhari)

 

.

3.Munculnya Pemimpin Pengikut Dajjal

 

يَخْرُجُ نَاسٌ مِنَ اْلمَشْرِقِ يَقْرَؤُونَ اْلقُرْانَ لَا يُجَاوِزُ تَرَاقِيَهُمْ كُلَّمَا قَطَعَ قَرْنٌ نَشَأَ قَرْنٌ حَتَّى يَكُوْنَ آخِرُهُمْ مَعَ اْلمَسِيْخِ الدَّجَّالِ

“Akan muncul sekelompok manusia dari arah Timur, yang membaca al-Quran namun tidak melewati tenggorokan mereka. Tiap kali Qarn ( kurun / generasi ) mereka putus, maka muncul generasi berikutnya hingga generasi akhir mereka akan bersama dajjal “ (HR.Imam Thabrani)

 

Karena banyaknya hadist yang mengisyaratkan fenomena fitnah dari timur ini, kita akan kaji lebih khusus dalam tersendiri dalam artikel tersendiri. Poin penting yang bisa kita ambil dari hadist ini dan tanpa kita sadari sedang terjadi beberapa tahun ini adalah fenomena munculnya beberapa penguasa Negara Islam timur tengah yang bersekutu dengan Israel.

Apa hubungannya Israel dengan Dajjal ?

Saat ini umat Yahudi sedang menunggu kemunculan “Al-Masih” mereka, mereka bahkan sudah mempersiapkan oembangunan  Istana “AlMasih Dajjal” sejak beberapa tahun lalu. Kalau Israel sejak beberapa tahun lalu menggali sekitar Masjidil Aqsa itu bukan mau merobuhkan masjid itu tapi sedang mencari lokasi peninggalan Istana Nabi Dawud /Nabi Sulaiman. Karena Istana “Almasih Dajjal” yang disebut “The 3rd Temple” harus dibangun tepat dibekas istana Nabi Dawud/ Nabi Sulaiman.

Dan nantinya Allah akan mengirim AlMasih Dajjal yang kemudian umat Yahudi akani  mengakuinya sebagai Almasih.

Jadi sangat gampang disimpulkan bahwa para penguasa yang bersekutu dengan Israel sama saja mereka sedang bersama Dajjal.

 

Kita kutip lagi Hadist Shahih Bukhari No.3201 :

“Sesungguhnya yang paling aku khawatirkan atas kamu adalah seseorang yang telah membaca  Al-Qur’an, sehingga ketika telah tampak kebagusannya terhadap al-Qur’ân dan dia menjadi pembela Islam, dia terlepas dari al-Qur’an, membuangnya di belakang punggungnya, dan menyerang tetangganya dengan pedang dan menuduhnya musyrik”. Aku (Hudzaifah) bertanya, “Wahai nabi Allâh, siapakah yang lebih pantas disebut musyrik, penuduh atau yang dituduh?”. Beliau menjawab, “Penuduhnya”. (HR. Bukhâri No. 3201).

 

Faktanya , Beberapa tahun terakhir  Kita melihat fenomena besar yang persis seperti yang digambarkan Hadist diatas. Yaitu ketika koalisi negara2 pimpinan Arab Saudi mengajak seluruh pemimpin negara2 mayoritas Islam untuk bergabung dalam koalisi membantai Negara tetangganya  Yaman negara Muslim paling miskin.  Koalisi ini juga ikut andil dalam pembentukan kelompok2 yang menghancurkan Suriah. Kemudian disebarlah fitnah  bahwa kaum Shiah adalah sesat. Jelas  yang diissayaratkan Nabi itu sedang terjadi lima tahun ini.

Mereka mengajak Pemimpin Negara Islam lain untuk seakan “berjihad” dengan membantai penduduk  Negara mayoritas  Shiah yang dianggap kafir, padahal tidak satupun Ayat dan Hadist yang memandu bahwa musuh Islam adalah sekte Islam lain , Justru yang ada Larangan keras mengkafirkan Muslim lain apalagi menyerang dan mengusir dari kampungnya.

 

 

4. Munculnya Penceramah Pengikut Dajjal   

Tidak hanya orang biasa dan para pemimpin yang bisa terpengaruh oleh Dajjal, bahkan juga para Dai dan penceramah. Mereka membuat ajakan seakan kesurga tapi sebenarnya menjerumuskan keneraka.

 

سَيَخْرُجُ فِي آخِرِ الزَّمانِ قَومٌ أَحْدَاثُ اْلأَسْنَانِ سُفَهَاءُ اْلأَحْلاَمِ يَقُوْلُوْنَ قَوْلَ خَيْرِ الْبَرِيَّةِ يَقْرَؤُونَ اْلقُرْآنَ لاَ يُجَاوِزُ حَنَاجِرَهُمْ يَمْرُقُوْنَ مِنَ الدِّيْنَ كَمَا يَمْرُقُ السَّهْمُ مِنَ الرَّمِيَّةِ ، فَإذَا لَقِيْتُمُوْهُمْ فَاقْتُلُوْهُمْ ، فَإِنَّ قَتْلَهُمْ أَجْراً لِمَنْ قَتَلَهُمْ عِنْدَ اللهِ يَوْمَ اْلقِيَامَة

“ Akan keluar di akhir zaman, suatu kaum yang masih muda, berucap dengan ucapan sebaik-baik manusia , membaca Al-Quran tetapi tidak melewati kerongkongan mereka, mereka keluar dari agama Islam sebagaimana anak panah meluncur dari busurnya, maka jika kalian berjumpa dengan mereka,  perangilah mereka, karena memerangi mereka menuai pahala di sisi Allah kelak di hari kiamat “. (HR. Imam Bukhari 3342)

 

Fenomena munculnya orang orang muda yang disebut hadist diatas telah bertahun tahun ada disekitar kita. Para  Sarjana2 Islam berusia muda  yang salah jalan dan  mengejar materi duniawi ini dibiayai oleh zionis untuk melakukan agenda pendangkalan agama. Secara  pelan pelan dan halus mereka berupaya mendangkalkan aqidah Islam.

Mekanismenya, dalam ceramah atau diWeb webnya  seakan mereka melakukan dakwah Islami. Biasanya mereka mengabu -abukan hal2  yang dilarang Islam atau merendahkan level wajib atas suatu Ibadah menjadi boleh dilakukan (Sunnah)  atau bahkan boleh tidak dilakukan .

Ciri lain adalah artikel2 mereka mengedepankan logika dan perasaan dan toleransi  dari pada menggunakan dalil dalil agama sebagai referensi. Jikapun mengutip satu dalil maka mereka akan memelintir makna sebenarnya.

 

كَانَ النَّاسُ يَسْأَلُونَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْخَيْرِ وَكُنْتُ أَسْأَلُهُ عَنْ الشَّرِّ مَخَافَةَ أَنْ يُدْرِكَنِي فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّا كُنَّا فِي جَاهِلِيَّةٍ وَشَرٍّ فَجَاءَنَا اللَّهُ بِهَذَا الْخَيْرِ فَهَلْ بَعْدَ هَذَا الْخَيْرِ مِنْ شَرٍّ قَالَ نَعَمْ قُلْتُ وَهَلْ بَعْدَ ذَلِكَ الشَّرِّ مِنْ خَيْرٍ قَالَ نَعَمْ وَفِيهِ دَخَنٌ قُلْتُ وَمَا دَخَنُهُ قَالَ قَوْمٌ يَهْدُونَ بِغَيْرِ هَدْيِي تَعْرِفُ مِنْهُمْ وَتُنْكِرُ قُلْتُ فَهَلْ بَعْدَ ذَلِكَ الْخَيْرِ مِنْ شَرٍّ قَالَ نَعَمْ دُعَاةٌ عَلَى أَبْوَابِ جَهَنَّمَ مَنْ أَجَابَهُمْ إِلَيْهَا قَذَفُوهُ فِيهَا قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ صِفْهُمْ لَنَا قَالَ هُمْ مِنْ جِلْدَتِنَا وَيَتَكَلَّمُونَ بِأَلْسِنَتِنَا قُلْتُ فَمَا تَأْمُرُنِي إِنْ أَدْرَكَنِي ذَلِكَ قَالَ تَلْزَمُ جَمَاعَةَ الْمُسْلِمِينَ وَإِمَامَهُمْ قُلْتُ فَإِنْ لَمْ يَكُنْ لَهُمْ جَمَاعَةٌ وَلَا إِمَامٌ قَالَ فَاعْتَزِلْ تِلْكَ الْفِرَقَ كُلَّهَا وَلَوْ أَنْ تَعَضَّ بِأَصْلِ شَجَرَةٍ حَتَّى يُدْرِكَكَ الْمَوْتُ وَأَنْتَ عَلَى ذَلِكَ

“Dahulu Orang2  bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang kebaikan sementara aku biasa bertanya kepada beliau tentang keburukan(kejelekan) karena khawatir kejelekan tersebut menimpaku. Maka aku bertanya, “Wahai Rasulullah, dahulu kami dalam masa jahiliyah dan keburukan, lantas Allah datang dengan membawa kebaikan ini, maka apakah setelah kebaikan ini akan ada keburukan lagi?” Nabi menjawab, “Ya.” Saya bertanya, “Apakah sesudah keburukan itu akan ada kebaikan lagi?” Beliau menjawab, “Ya, tapi ketika itu sudah ada Asap” Saya bertanya, “Apa yang anda maksud dengan asap itu?” Beliau menjawab, “Adanya suatu kaum yang memberikan petunjuk dengan selain petunjuk yang aku bawa. Engkau kenal mereka namun pada saat yang sama engkau juga mengingkarinya.”

 Saya bertanya, “Adakah setelah kebaikan itu akan ada keburukan lagi?” Nabi menjawab, “Ya, yaitu adanya Dai Dai  yang Menyeru menuju PINTU JAHANNAM. Siapa yang memenuhi seruan mereka, niscaya mereka akan menghempaskan orang itu ke dalam jahannam.”

 Aku bertanya, “Wahai Rasulullah, tolong beritahukanlah kami tentang Ciri ciri mereka!” Nabi menjawab, “Mereka memiliki Kulit seperti Kita, juga Berbicara seperti bahasa kita.” Saya bertanya, “Lantas apa yang anda perintahkan kepada kami ketika kami menemui hari-hari seperti itu?”

 Nabi menjawab, “Hendaklah kamu selalu bersama jamaah kaum muslimin dan imam (pemimpin) mereka!” Aku bertanya, “Kalau pada waktu itu tidak ada jamaah kaum muslimin dan imam bagaimana?”

 Nabi menjawab, “Hendaklah kamu jauhi seluruh kelompok-kelompok itu, sekalipun kamu harus menggigit akar-akar pohon hingga kematian merenggutmu dalam keadaan kamu tetap seperti itu.” (HR.Bukhari no. 7084 dan Muslim no. 1847)

  

Penjelasan : “mereka memiliki  kulit seperti kita” artinya mereka  berpenampilan  seperti Penceramah Islam pada umumnya .

“Mereka berbicara seperti kita” artinya mereka juga mengutip Ayat Quran dan Hadist tapi mereka menjerumuskan kita dengan  memelintir makna ayat2  itu.

 

 

5. Revolusi Peran Dan Tingkah Laku Wanita.

Inti dari proyek Dajjal tarhadap  wanita itu adalah kampanye  agar wanita tidak mentaati perintah Allah untuk patuh kepada suaminya dengan dalih persamaan hak.  

Sudah kita kaji bahwa Dajjal sudah lama dilepas, dan salah satu proyek besarnya adalah merevolusi peran wanita yang secara aneh terjadi diseluruh dunia pada pertengahan abad 19 dan bukan hanya terjadi di Indonesia.

Didalam keluarga Islam memandang Laki laki adalah imam bagi wanita , tapi  Dajjal membiaskan dengan jargon wanita  sejajar laki laki , artinya wanita boleh menentukan keputusannya sendiri semaunya, hal ini menjadi awal malapetaka rumah tangga.

 

قِيلَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّ النِّسَاءِ خَيْرٌ قَالَ الَّتِي تَسُرُّهُ إِذَا نَظَرَ وَتُطِيعُهُ إِذَا أَمَرَ وَلَا تُخَالِفُهُ فِي نَفْسِهَا وَمَالِهَا بِمَا يَكْرَهُ

Pernah ditanyakan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Siapakah wanita yang paling baik?” Jawab beliau, “Yaitu yang paling menyenangkan jika dilihat suaminya, mentaati suami jika diperintah, dan tidak menyelisihi (menentang) suami baik pada diri dan hartanya sehingga membuat suami benci” (HR. An-Nasai no. 3231 dan Ahmad 2: 251)

 

Kita simak Hadist berikut :

يَنْزِلُ الدَّجَّالُ فِى هَذِهِ السَّبَخَةِ بِمَرِّ قَنَاةَ فَيَكُونُ أَكْثَرَ مَنْ يَخْرُجُ إِلَيْهِ النِّسَاءُ حَتَّى إِنَّ الرَّجُلَ لِيَرْجِعُ إِلَى حَمِيمِهِ وَإِلَى أُمِّهِ وَابْنَتِهِ وَأُخْتِهِ وَعَمَّتِهِ فَيُوثِقُهَا رِبَاطاً مَخَافَةَ أَنْ تَخْرُجَ إِلَيْهِ

Dajjal akan turun ke Mirqonah (nama sebuah lembah) dan kebanyakan pengikutnya adalah kaum wanita, sampai-sampai ada seorang yang pergi ke isterinya, ibunya, putrinya, saudarinya dan bibinya kemudian mengikatnya karena khawatir keluar menuju Dajjal”. (HR. Ahmad)

Penjelasan :  Karena wanita adalah mahkluk yang lebih gampang diperdaya, maka Dajjal punya agenda khusus dalam mempengaruhi wanita ini.

“Kebanyakan pengikutnya Wanita”  maknanya para wanita akan gampang menjadi pengikut Dajjal. “Lembah”  adalah bermakna keindahan / kesenangan dunia yang memang sangat gampang membius kaum wanita.

 

Kita ambil contoh saja fenomena  sehari hari dampak proyek Dajjal terhadap  wanita ini  :

  • Wanita muslim lebih suka menghabiskan waktunya mencari uang atau sibuk dengan urusan pribadinya bersama teman temannya  dari pada mengurus keluarganya.
  • Merebaknya perselingkuhan yang dilakukan wanita berkeluarga.
  • Fenomena Jutaan wanita muslim yang nekad  mencari nafkah dengan meninggalkan rumah jauh kenegeri orang dan 24 jam dalam ruang privasi orang yang bukan muhrimnya.
  • Fenomena Muslimah yang menikah dengan Non Muslim untuk mendapat kesenangan duniawi.

 

PENUTUP

Sebagai penutup kita berikan 3 Tips untuk menolak pengaruh Dajjal :

  • Setiap mengakhiri bacaan Takhiyat akhir (sebelum salam) baik Sholat wajib maupun Sholat Sunah  bacalah doa :

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ عَذَابِ النَّارِجَهَنَّمَ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ

Allaahumma inni a’uudzubika min ‘adzaabil qabri wa min ‘adzaabinnaari jahannama wa min fitnatil mahyaa wal mamaati wa min fitnatil masiihid dajjaal.

“Ya Allah, Sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari siksaan kubur, siksa neraka Jahanam, fitnah kehidupan dan setelah mati, serta dari kejahatan fitnah Almasih Dajjal.”

  • Setiap malam Jumat (atau boleh kapanpun) bacalah 10 ayat pertama Surat Al Kahfi.
  • Hindarilah semua kegiatan ekonomi riba , yaitu semua transaksi yang mengandung      unsur penipuan dan penindasan kepada fihak lain.

 

Demikian semoga bermanfaat.

This entry was posted in Extend, recent post, Info Lain and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

+ 84 = 94