Proyek besar Penyambutan “Al-Masih” Dajjal sedang dimulai diIsrael

Sources: Trump to ask Israel to withdraw from 4 east J'lem neighborhoods

 

Beberapa hari lagi tepat tanggal 14 mei 2018 kita akan melihat peristiwa yang sepertinya peristiwa diplomatik biasa tapi sebenarnya akan menjadi awal fenomena besar akhir zaman dimana umat Yahudi sedang menyiapkan Khilafah (pemerintahan tunggal dunia) akhir zaman yang mereka yakini telah dijanjikan Tuhan  akan dipimpin oleh “Al Masih” mereka yang akan membawa mereka kembali kezaman keemasan seperti era Nabi Dawud as.

Peristiwa itu adalah pemindahan Kedubes AS di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem yang akan diresmikan pada 14 mei mendatang. Semua persiapan sedang dilakukan termasuk memasang penunjuk jalan kelokasi Kedubes AS di Yerusalem itu. 

Bagi yang mata hatinya tidak beku karena sibuk menuhankan  dunia maka akan diberi hidayah oleh Allah untuk mampu memahami  satu demi satu  peristiwa peristiwa akhir zaman yang terjadi dipepan mata kita. Bagi yang sibuk  menuhankan dunia maka hanya  akan melihat peristiwa ini sebagai  even diplomatik biasa.

Kenapa kita pakai kata kata  sedih dan prihatin seperti  itu? Karena begitu gemasnya kita melihat banyak umat Islam yang  tidak juga faham atas terjadinya persiapan persiapan besar dan panjang   yang dilakukan umat Yahudi dalam proyek terbesar akhir zamannya itu.

Yang lebih menyedihkan lagi  bahkan malah secara bodoh mereka datang dari seluruh penjuru dunia ke Iraq, dan Suriah dengan iming iming pendirian Khilafah Islam , padahal mereka  sedang tertipu untuk membantu proyek Israel dalam pelemahkan Negeri negeri Muslim penentang Israel (Iraq, Libiya, Suriah, Sudan, Somalia, Nigeria dsb, dan nanti Iran ) yang dianggap membahayakan agenda penting mereka itu. 

Jika anda tidak tahu bahwa penghancuran Suriah adalah agenda yang sudah lama direncanakan NATO, sebaiknya anda baca artikel Perang dunia 3 dibagi dalam 2 Fase. Disitu anda akan melihat video bocoran mantan Jendral AS Wesley Clark tentang rencana penghancuran 7 negara Islam dalam waktu 5 tahun. 

Agenda zionis menyebut  bahwa tahap satu dari WW3 adalah penghancuran negara2  Islam (penentang Israel) dan tahap keduanya adalah mengadu super power. Kita meyakini kedua tahapan skenario itu akan bisa mereka laksanakan karena , pertama kita sudah melihat skenario kesatu yang sudah hampir selesai tinggal menunggu serangan keIran. Kedua, dari petunjuk Hadist kita juga mendapat penjelasan yang relevan bahwa Ya’juj Ma’juj (yang sekarang mengendalikan Israel)  akan melakukan pembantain manusia dalam dua tahap.

Semua proyek penghancuran negara2 penentang Israel itu adalah bagian dari proyek penting umat Yahudi dalam  “mengamankan” atau menciptakan situasi kondusif disekitar Israel sebelum kedatangan “AlMasih” mereka yang sudah direncanakan sejak ratusan  tahun lalu (sejak didirikan gerakan zionis abad 19). Sukurlah kita umat Islam sudah diberi bocoran oleh Allah bahwa “AlMasih” yang mereka tunggu itu akan ditipu oleh Allah dengan mendatangkan “AlMasih Dajjal”.

 

Jadi, setiap Negara dan setiap fihak yang saat ini getol membantu Israel dalam penghancuran negara2 timteng penentang Israel, maka sebenarnya mereka itulah yang sedang mendukung proyek penyambutan Dajjal.

 

Setelah peresmian kantor Kedubes AS yang rencananya dilaksanakan tepat dengan hari jadi Israel 14 mei 2018 mendatang, tentu kita akan segera menyaksikan puluhan Negara sekutu AS (sekutu Israel)   juga berbondong bondong memindahkan Konsulat atau Kedubesnya dari Tel Aviv Ke Jerusalem.

Ada beberapa Negara Muslim yang secara resmi menjalin hubungan diplomatik  dengan Israel, seperti Turki, Mesir dan Jordania tapi sebenarnya ada beberapa Negara timteng yang secara sembunyi sembunyi berhubungan akrab dengan Israel dan bahkan membantu proyek besar penghancuran Negara Negara penentang Israel (Iraq, Yaman, Suriah).

Negara Negara kaya timteng selingkuhan gelap Israel itu pada 2015 berupaya  menarik pemimpin negara2 muslim lain untuk ikut bergabung dalam koalisi zalimnya di Yaman. Sukurlah negera kita menolak bergabung dalam koalisi itu.

 

Negara negara Timteng sekutu AS itu juga mempropagandakan secara luas keseluruh dunia  bahwa musuh Islam adalah sekte Islam lain,  padahal tidak satupun ayat atau Hadits yang menjelaskan seperti itu. Quran telah memandu bahwa bahaya/ musuh umat Islam adalah persekutuan negara Yahudi dan negara Nasrani, kenapa itu diabaikan ???.

 

Ini adalah upaya mengalihkan perhatian atas aliansi memalukan mereka dengan AS yang kakitangan Israel. Padahal menurut Quran musuh (bahaya) bagi umat Islam adalah persekutuan antara negara Yahudi dan negera Nasrani.

Sungguh saat ini kita jauh lebih mudah memahami Hadist2 tentang Dajjal  yang dulu sulit difahami seperti Hadist berikut yang mengisyaratkan akan munculnya orang2 yang membaca Quran tapi tidak sampai kerongkongan dan generasi terakhirnya menjadi pendukung Dajjal :

“ Akan muncul sekelompok manusia dari arah Timur, yang membaca al-Quran namun tidak melewati tenggorokan mereka. Tiap kali Qarn (generasi) mereka putus, maka muncul generasi berikutnya hingga generasi akhir mereka akan bersama dajjal “ (HR. Imam Thabrani) 

 

 

 

Persiapan Khilafah dunia Yang dipimpin Al-Masih Dajjal.

Tentu saja mereka tidak sedang mepersiapkan Khilafah Islam tapi sebuah khilafah (Pemerintahan Tunggal dunia) yang mereka yakini harus berpusat di Yarusalem yang akan dipimpin “Al Masih” mereka yang ditunggu tunggu sejak lebih 2000 tahun. Mereka sudah puluhan tahun ini mempropagandakannya sebagai New World Order (NWO).

Itulah kenapa resiko sebesar apapun yang timbul dari pemaksaan Yerusalem menjadi ibuota Israel, seperti penentangan dari dunia Islam   tidak akan mereka hiraukan. 

Even penting lain yang kita yakini akan terjadi setelah ini adalah deklarasi Yerusalem sebagai Ibukota Israel , dan  akan dususul dengan dilaksanakannya pembangunan Kuil / Istana ketiga (the 3rd Temple) bagi   “Al Masih” mereka yang diyakini harus dibangun diatas reruntuhan Istana Nabi Dawud as. Seorang Nabi yang telah membawa umat Yahudi dalam zaman keemasannya.

Persiapan pembangunan Istana ketiga itu juga sudah sejak beberapa puluh tahun  lalu dilakukan dengan proyek penggalian pencarian reruntuhan Istana Nabi Dawud as itu yang bahkan sampai  dibawah Masjidil Aqsa. Beberapa hari lalu malah kita masih melihat disalah satu TV asing yang mengekpose rumah rumah warga palestina yang ambruk atau retak retak karena penggalian bawah tanah yang masih  terus berlangsung.

 

 

 

Solusi  “Satu Negara”  Vs  Solusi  “ Dua Negara”

Melihat agresivitas Donald Trump dalam mendukung proyek besar umat Yahudi ini, kami termasuk yang pesimis bahwa solusi “dua negara” bisa diterapkan di Yerusalem.

Memang saat ini Donald Trump terlihat mendukung solusi “dua Negara” dengan meminta Israel untuk menarik diri dari empat pemukiman Yahudi di Yerusalem timur, tapi  kita terlalu hafal dengan pendekatan langkah demi langkah yang dilakukan Israel untuk menghindari penentangan dari dunia Islam. Dan  selama  bertahun tahun ini mereka sudah puluhan kali melakukan “test case” dengan puluhan kali melarang umat Islam memasuki Masjidil Aqsa.

Alasan lain atas pendapat kita ini, adalah sudah puluhan tahun kita menyaksikan Israel selalu berhasil memaksakan kehendaknya dalam pencaplokan area Suriah  di dataran tinggi Golan, area Palestina di Jalur Gaza dan tepi Barat  sungai Yordan  tanpa ada perlawanan berarti dari dunia Internasional maupun dari Negara Negara Islam.

Jadi  singkatnya, prediksi kita  adalah bahwa pada awalnya mereka akan menerapkan solusi “ dua Negara” tapi ditahap berikutnya mereka akan mengkhianati lagi dengan langkah baru memaksakan solusi “ satu Negara”.

Apakah solusi “satu Negara” itu nantinya bisa mereka laksanakan dan Yerusalem total menjadi bagian dari Israel ?  Untuk memahami itu  Kita kembali menggunakan panduan Allah bahwa Ya’juj Ma’juj yang saat ini bermarkas diIsrael  tidak ada yang bisa mengalahkan kecuali hanya Allah.

 

 

 

Sedih, Hanya sedikit Umat Islam yang Memahami

Seseorang mengirim pertanyaan atau lebih tepat sebagai sanggahan kepada kita. Dia menyebut kita sebagai terobsesi dengan artikel akhir zaman yang kita paparkan.

Kita tidak kaget atau heran dengan sanggahan seperti itu, karena Hadist telah menyebut bahwa kemunculan Al Masih Dajjal akan diawali dengan gejala gajala dilupakannya bahaya Dajjal (banyak yang menjadi pengikut Dajjal) , bahkan para penceramahpun tidak ada yang menyebut diatas mimbar. Mereka masih melihat dunia normal normal saja karena tidak tahu sedang hidup dizaman apa kita sekarang ini.

 “Dajjal tidak akan muncul sehingga sekalian manusia telah lupa untuk mengingatnya dan sehingga para Imam tidak lagi menyebut-nyebutnya di atas mimbar-mimbar.” (HR. Ahmad 16073)

Jiika kita  tidak mau berfikir atas fenomena dunia yang terjadi dan memikirkan petunjuk yang diberikan Allah maka kita tidak akan mendapat hidayah yang akan menjadi bekal dalam memahami semuanya , bahkan fatalnya bisa gagal menjadikannya sebagai panduan hidup. Ada puluhan kali Allah dalam  AlQuran menyuruh kita untuk  untuk berfikir, karena hidayah/ petunjuk itu  hanya diberikan kepada orang yang mau berfikir.   

“Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai fikiran.” (QS. Shaad, 38: 29)

 

Jika para Dai dan penceramah agama itu tidak punya waktu untuk mengingatkan umatnya tentang sedang dizaman apa kita hidup dan bahaya tak terlihat dari Dajjal , maka biarlah kita para analis akhir zaman yang melakukannya. Mudah mudahan Allah meridloi upaya kita.

 

PETUNJUK ARAH KE KEDUBES AS SUDAH DIPASANG DIYERUSALEM 

A worker erects a road sign for the new US embassy in Jerusalem on May 7, 2018

Senin 7/5 kemarin para pekerja telah memasang tanda-tanda jalan menuju kedutaan AS sehubungan akan  dibukanya Kedubes AS di Yerusalem dalam satu minggu ini.

Para pekerja kota itu memasang  papan-papan penunjuk jalan bertuliskan “Kedutaan Besar AS” dalam bahasa Ibrani, Arab, dan Inggris di sekitar lokasi dimana  saat ini gedung konsulat AS dibangun, di lingkungan kota Arnona.

Peresmian Kedutaan AS diJerusalem itu akan dilakukan dengan meriah pada hari Senin pekan depan, bertepatan dengan peringatan 70 tahun berdirinya negara Israel.

“Ini bukan mimpi – itu kenyataan,” kata Walikota Yerusalem Nir Barkat dalam sebuah posting Twitternya termasuk foto-foto dirinya yang sedang menaiki tangga yang memegang salah satu tanda yang baru dipasang.

“Yerusalem adalah ibu kota abadi dari orang-orang Yahudi – dan dunia mulai mengakui fakta ini,”  dan dia menngucapkan  rasa terima kasihnya kepada Trump.

 

-00-

This entry was posted in Analisa Geopolitik and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

10 Responses to Proyek besar Penyambutan “Al-Masih” Dajjal sedang dimulai diIsrael

  1. Bajidul says:

    Harus saya akui, bahwa saya kagum dengan interprestasi, penjabaran dan pemahaman dari Syaikh Imran Hossein. Tetapi yang harus di-ingat baik-baik adalah sebaiknya jangan terlalu mengandalkan Hadist-Hadist sebagai rujukan pokok. Bahkan rujukan kita sesama saudara mukmin dan muslim adalah bersumber dari Kitabullah yang hak, yaitu Al Qur’anul Kariim. Semua sumber dari Hadist (Sunnah nabi), Injil, Taurat ataupun Zabur, harus di-kembalikan (untuk di-hisab) terlebih dahulu kepada Sumber Kitabullah yang terjaga dari perubahan yaitu Al Qur’anul Kariim. Adapun sumber-sumber yang berasal dari Hadist, Injil dan Taurat jika memang sesuai dengan Al Qur’an, maka itu kita terima, dan jika ada yang bertentangan dengan Al Qur’an, maka wajib hukumnya kita tolak, karena Hadist-Hadist, Injil atau Taurat kemungkinan sudah disusupi oleh Yahudi atau setan-setan dari golongan jin dan manusia. Tidak ada yang bisa menjamin keaslian (originalitas) dari Hadist-Hadist, maupun dari Injil, Taurat dan zabur, kecuali Al Qur’an kitabullah yang Haq, dikarenakan Allah telah menjamin sendiri keasliannya.
    Maka wajib hukumnya kita semua golongan mukmin (baik itu muslim, Nasrani, Yahudi atau apapun golongannya), harus kembali kepada Al Qur’an Kitabullah dan Sunnah Nabi yang Haq (Hadist-Hadist yang tidak bertentangan dengan muhkam Al Qur’an). Karena hadist yang tidak bertentangan (sejalan) dengan Al Qur’an adalah memang benar dari Rasulullah Muhammad SAW. Sementara Hadist-Hadist yang bertentangan dengan Al-Qur’an adalah bersumber dari setan-setan golongan jin dan manusia yang menginginkan jalan kita “bengkok” (Surat Al Kahfi ayat 1).
    Saya hanya ingin memberitahukan kepada saudara-saudara sekalian (golongan mukmin dan muslim), bahwa Imam Mahdi yang Haq, telah hadir ditengah-tengah kita, silahkan baca keterangan nya di website : http://www.the-greatnews.com ( mohon untuk dipelajari terlebih dahulu sebelum memutuskan atau memberikan klaim siapa Al Mahdi Al Muntadzhar sebelum terlebih dahulu kita pelajari apa yang beliau ajarkan. Karena kegelapan dan cahaya tidak akan pernah bisa berkumpul. Dan mohon supaya membuang jauh-jauh kesombongan (ego) terlebih dahulu, sebelum jelas kita pelajari dan teliti ajaran beliau). Pada hakikatnya semua orang-orang mukmin adalah bersaudara walaupun dia Nasrani, Hindu, Yahudi, Budha maupun lain-lain. Karena hakikat mukmin adalah = orang-orang yang beriman kepada Allah, Tuhan Yang Maha Esa dan percaya kepada kehidupan akhirat. Serta hakikat pengertian muslim adalah = orang-orang yang berserah diri kepada Allah, Tuhan Yang Maha Esa.

    • The admin says:

      Selain kajian tentang Dajjal dan Al Mahdi dan Khilafah Islam terakhir yang memang tidak ada dalam Quran, saya kira kita juga sudah berusaha mencari sumber2 Ayat Quran seperti yang menjelaskan Ya’juj Ma’juj, Siapa musuh umat Islam, perang nuklir, pemenang perang nuklir dsb.
      Soal kemunculan Al Mahdi, kita lebih suka untuk menunggu saja skenario Allah, toh kita semua sudah diberi banyak petunjuk Hadist tentang peristiwa2 yg mendahuluinya. Kita harus mempertimbangkan manfaat dan mudlaratnya, bayangkan saja jika ada satu dua atau tiga orang yang mengklaim sebagai Al Mahdi.
      Yang lebih penting sekarang adalah kesadaran bahwa kita sedang hidup diakhir zaman diikuti upaya memperbanyak amal, menjauhi maksiat dan menghidarkan diri dari fitnah2 akhirzaman yang dahsyat dan menjerumuskan itu.

  2. Bajidul says:

    Wahai saudaraku sesama muslim dan mukmin, ketahuilah, Dajjal pada hakikatnya bukan siapa-siapa, melainkan dia adalah Iblis Laknatullah. Sedangkan Yakjuj dan Makjuj adalah mereka (pihak-pihak) yang saling bahu-membahu bekerjasama demi terwujudnya agenda Iblis, mereka adalah setan-setan dari golongan jin dan manusia yang sudah berjumlah banyak saat ini. Dan jangan berfikir bahwa Yakjuj & Makjuj hanya orang-orang kafir, bahkan mereka ada diantara saudara-saudara kita sesama muslim yang tersesat dan tidak sadar membantu agenda Dajjal. Ingatlah sebuah Hadist nabi Muhammad SAW : Tidak ada fitnah (bencana) yang lebih besar dari semenjak penciptaan Adam AS hingga Hari Kiamat melainkan fitnah Al Masih Dajjal. Dari hadist tersebut sudah dapat disimpulkan bahwa Dajjal bukanlah siapa-siapa, melainkan dia adalah Iblis Laknatullah beserta para pengikut-pengikutnya.

  3. jan says:

    Assalamualikum Min,

    min, sekarang ini sudah mulai banyak terror disini dikarenakan orang – orang yang merupakan grup ISIS dimana mereka merupakan bagian dari kaki tangan zionis (dajjal). gimana cara menghadapi orang – orang tersebut dengan perspektif akhir zaman ??

    • The admin says:

      Mereka sebenarnya saudara2 Muslim kita yang gagal faham siapa musuh Islam , jadi yang Harus dibenahi dunia pendidikan terutama pendidikan agama kita.
      Jangankan mereka yg radikal, kebanyakan kitapun masih banyak yg lebih suka mengikuti Isu medsos bahwa Musuh Islam adalah sekte Islam lain, dari pada membaca petunjuk Quran. Fitnah2 besar akhirzaman memang dahsyat.

  4. Dean says:

    Jangan khawatir saudaraku. Janji Allah selalu benar. Tidak akan datang Iman Mahdi tanpa kehadiran Dajjal terlebih dahulu. Dan tidak akan datang masa kejayaan islam tanpa hadirnya Imam Mahdi. Skenario Allah sunggu indah. Pasti ada pengorbanan. Ynag kita harus lakukan adalah mempersiapkan diri jika masa itu telah datang. mempersiapkan diri dengan keimanan dan ketaqwaan yang berlipat2 menghadai fitnah kahir zaman ini. Wallahu a’lam bishowab

    • The admin says:

      Yap, begitulah proyek2 Dajjal yang terjadi diakhirzaman ini, persis yg diisyaratkan Hadist.
      Fitnah2 besar akhirzaman berjatuhan bak air hujan. Negara2 yang dizalimi (Iraq,Suriah Yaman) malah dipropagandakan sebagai fihak yang zalim. Negara2 yang berdiri tegak menentang musuh Islam itu malah dipropagandakan sesat.
      Jalan keneraka dikemas seakan jalan kesurga. Ribuan orang dari seluruh dunia digiring keIraq dan Suriah dengan bungkus Jihad tapi membantai saudara2 muslim yg lain. Muncul Bank2/pegadaian/Lembaga pendanaan yang membungakan uang dengan kedok syariah dsb…dsb.

  5. dio says:

    1. )ane lihat berita president trumpp sedang menentukan tentang kesepakatan nuklir tuh, gimana tanggapan admin tentang itu?

    2. ) nilai rupiah indonesia sedang anjlokk, apakah ada campur tangan israel/zionis di belakang itu?

    • The admin says:

      1. Baca ulasan dan updatenya di updateww3 2018.
      2. Tidak hanya Rupiah yang tertekan thd US$ ,tapi juga banyak mata uang dunia lain. Kita bkn ahli ekonomi, tapi sy kira ini efek psikologis pasar atas tekanan Trump thd Iran yang makin kuat, karena pasar global jg tahu jika nanti terjadi serangan keIran maka akan menyulut perang besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

+ 61 = 63