Jared Kushner Mengatur Agar Saudi Segera Punya Nuklir

Artikel ini ditulis Robert David Steele  mantan petinggi CIA . Pada tahun 2012 dia menjadi kandidat presiden Amerika Serikat. Dia adalah orang yang terkenal dalam dunia politik Amerika . Dia  memiliki sumber informasi yang dapat dipercaya di banyak struktur politik AS.


Saya telah pelajari (data)   dari sumber  yang saya percaya bahwa Jared Kushner (menantu Trump) sedang dimanfaatkan oleh Israel untuk mendorong Arab Saudi untuk memiliki senjata nuklir lebih cepat dan kemungkinan melakukan serangan nuklir terhadap Iran sesegera mungkin.

Baru-baru ini, dia (Jared Kushner) telah mendesak presiden Lockheed (Lockheed Martin pabrik senjata di AS) untuk memberikan diskon 12% harga  sistem rudal Lockheed serta  membahas masalah pengiriman paling cepat  rudal nuklir kepada Arab Saudi, yang yang sebenarnya lebih mirip dengan pekerjaan yang seharusnya dilakukan agen Israel.

Sumber itu mengatakan kepada saya bahwa Israel percaya bahwa mereka dapat memprovokasi perang nuklir terbatas antara Arab Saudi dan Iran dan bahwa proliferasi senjata nuklir  Arab Saudi akan menghambat usaha Rusia untuk memperluas dukungannya kepada Suriah dan pada saat yang sama menimbulkan ancaman bagi Iran.

Saya ingat pengkhianatan (yang disengaja) dilakukan oleh Zbigniew Brzezinski, yang memberi Pakistan teknologi  bom nuklir yang secara  tidak langsung terlaksana  dengan dukungan finansial dari Arab Saudi dan bantuan Israel yang juga dilakukan  terhadap Korea utara.

Dan kita tidak boleh lupa bahwa CIA telah memberi Iran sebuah program bom nuklir modern adalah operasi rahasia yang sama bodohnya dengan yang pernah saya lihat.

Kemungkinan besar Jared Kushner bertindak dengan persetujuan Presiden Donald Trump. Saya sangat khawatir tentang kemungkinan peningkatan kegilaan  presiden (Trump)  yang terpilih secara sah karena pengaruh kendali kesadaran dari Deep State (lobi Yahudi) kepadanya.

Jelas bagi saya bahwa baik wakil presiden dan kepala stafnya  adalah pengkhianat yang secara aktif mewakili kepentingan deep state (lobi Yahudi) dan presiden kita tidak dilindungi dengan baik oleh Secret Service dan FBI. Jika dia menunjuk Joe Lieberman sebagai  direktur FBI dia sebenarnya menandatangani vonis  mati dan memberikan kendali  Deep State atas AS selama empat tahun lagi.

Tentang program  nuklir Arab Saudi ini secara lebih detail silahkan baca artikel  yang membahas secara panjang lebar ambisi nuklir para penguasa Arab saudi ini.

 

This entry was posted in Analisa Geopolitik and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

63 + = 65