JATUHNYA KURS , KEBODOHAN BERULANG & PANDUAN AGAMA YANG TERLUPAKAN

Image result for slavery pic

 

Perang dagang dan perang mata uang yang dilancarkan AS terhadap Turki  dan beberapa negara lain membuat beberapa  negara mulai berfikir untuk meninggalkan US dolar sebagai alat transaksi , mereka nampaknya baru mulai  setengah terbangun dari tidur panjangnya setelah selama 70 tahun dibawah sistem keuangan brettenwoods   telah puluhan kali dipecundangi oleh  AS. Ditindas dan diperbudak secara berulang oleh pengakuan US$ sebagai mata uang tunggal dunia.

Mata uang sebagai alat penindasan dan perbudakan , apa maksudnya ?

Hanya Keledai yang jatuh dua kali kelobang yang sama…,  tapi Keledai nampaknya masih lumayan  cerdas ya, dan    harusnya dibuat pepatah baru yang menyindir manusia  yang  puluhan kali jatuh dilobang yang sama tapi  masih tetap terus diulang . 

Artikel ini  akan membahas  sistem keuangan global yang telah berlangsung lebih 70 tahun dan bagaimana mekanismenya sehingga berhasil  memperbudak dan menindas seluruh negara berkembang secara berulang tanpa disadari.  Dibagian akhir kita akan kaji dua buah hadist yang sangat luar biasa yang menjelaskan  bagaimana seharusnya uang dan sistem keuangan yang benar  menurut  Islam.

Sejak akhir PD2 Kita sudah menyaksikan entah berap puluh kali  negara negara miskin dan berkembang menjadi bulan bulanan negara Kaya hanya dengan memainkan Kursnya, tapi akhir akhir ini kita meyaksikan kebijakan2 yang makin  aneh   ketika AS  sengaja  mulai mengguncang dunia dengan kebijakan kontroversial berupa “Perang dagang” bersamaan dengan  “Perang mata uang” .

Sepertinya  kebijakan ekonomi  kontroversial AS akhir2 ini ini telah jauh hari dipersiapkan , kita melihat pada 2014 AS dan Inggris melakukan simulasi apa yang disebut sebagai “To Big to Fall Simulation” atau sebenarnya adalah simulasi ambruknya  sistem keuangan.

Sebuah kebijakan yang nampaknya sengaja untuk menggiring seluruh dunia untuk meninggalkan penggunaan US$ sebagai mata uang tunggal dunia. Ya,  mereka akan mengakhiri  sistem keuangan  itu. Dalam beberapa tahun mendatang nampaknya   kita akan memasuki babak baru perbudakan dan penindasan yang lebih dahsyat atas umat manusia, yaitu dengan mata uang global baru , uang digital.

 

.

.

Turki  Sebuah Contoh Kasus

Kita akan mulai dengan mengenali  apa sebenarnya yang terjadi jika nilai mata uang sebuah negara anjlok  terhadap US$.

Pada tanggal 10 agustus 2018 lalu , Lira Turki anjlok 20% terhadap US$, apa artinya ? artinya secara aneh bin ajaib  , sim salabim …. hanya dalam waktu sehari rakyat Turki menjadi lebih miskin 20%.
Apa artinya jika mata uang Turki anjlok 40% terhadap US$  dalam tahun ini saja ? artinya , dalam setahun  rakyat Turki menjadi 40% lebih miskin, sedang pemerintah AS sebagai penerbit dolar dan negara kaya lain pemegang  US$  menjadi 40% labih kaya terhadap rakyat Turki.
Anjloknya nilai mata uang  berarti ada transfer kekayaan secara spontan  dari negara berkembang/miskin kenagara kaya.
Anjloknya mata uang juga berarti adanya transfer kekayaan dari orang miskin ke orang orang kaya pemegang banyak dolar.
Anjloknya nilai mata uang berarti rakyat miskin harus lebih menderita karena efek kenaikan biaya hidup  yang ditimbulkannya.
Dan yang paling penting bagi globalis, anjloknya nilai mata uang berarti memastikan  kelangsungan penindasan  negara Kaya  kenegara berkembang , sedemikian agar  negara berkembang tetap  dalam status permanen  sebagai ‘Negara berkembang’. 

 

Kenapa Turki kelimpungan ketika mata uangnya anjlok? Karena Turki harus membayar hutang hutangnya dalam US$ dan Turki harus membayar semua impornya juga dalam US$. Dan yang paling menderita adalah rakyat Turki yang harus dihantam oleh inflasi atau kenaikan harga dalam negeri.

Sebenarnya sejak 2010  Turki   mulai membuat perjanjian dengan China  yang menyetujui penggunaan mata uang nasional kedua negara  untuk bertransaksi bilateralnya.  Tapi tidak akan pernah bisa melepas ketergantungannya terhadap US$ , karena Turki masih saja berhutang keIMF yang harus dibayar dengan US$.

Presiden Turki  pernah menyatakan bahwa negaranya telah melunasi  hutangnya terhadap IMF sebesar 23,5M dolar,  tapi anehnya pada april 2018 lalu faktanya  Turki masih kebingungan untuk membayar hutangnya ke IMF , dan bahkan karena cadangan devisanya (US$) menipis Erdogan berencana akan membayar hutangnya dengan emas.

Dibawah Erdogan Turki masih berdiri didua sisi walaupun sudah sering dikhianati AS , Turki masih secara resmi masih anggota NATO , puluhan basis militer NATO masih ada disana.  Dan Turki masih menjalin hubungan diplomatik dengan Israel.  Ketakutan untuk melepaskan persekutuan militernya  dengan  AS  dan Israel  adalah kemungkinan terbesar alasan yang ada didalam hati Erdogan.

 

 

Krisis Moneter 1998,  Contoh Kasus Yang Lain

Ketika Asia tenggara dihajar mata uangnya pada krisis 1998 dan rupiah anjlok dari sekitar Rp.2200/US$ keangka sekitar  Rp14.000/US$  ,  belum juga satupun juga ahli ekonomi yang menyadari bahwa penggunaan US$ sebagai mata uang tunggal dunia  telah membawa  musibah bagi rakyat Negara berkembang diseluruh dunia secara berulang dan terus berulang.

Pada tahun 1998  itu,   hanya dalam tempo beberapa hari  saja …sim salim …abrakadabra…. rakyat Indonesia Indonesia telah menjadi  7 kali  lebih miskin dari sebelumnya.

Anda  pasti tercengang dan menyadari betapa bodoh dan mengenaskan  jika melihat tren Kurs Rupiah terhadap dolar sejak awal kemerdekaan sampai sekarang.

Pada tahun 1949,  US$  diperdagangkan hanya sekitar Rp.3,8/US$  , artinya pada saat itu rakyat Indonesia hanya sekitar 4 kali lebih miskin dari rakyat AS.

Pada tahun 1970an , Kurs Rupiah kita adalah   sekitar  Rp.300/US$. Dan saat ini , kurs   kita telah mencapai  Rp.14.000/US$ .  Artinya , seharusnya negara kita yang kaya raya dengan berbagai sumber daya tambang dan perikanan laut dan perkebunan ini harusnya  telah 46 kali  lebih kaya dari tahun 1970.

Para  pemimpin Negara  berkembang  harusnya sudah  sadari sejak tahun 1971,  ketika Pemerintah Inggris ingin menukarkan uang dolarnya senilai US$3 M menjadi emas keBank Sentral Amerika  , tapi pemerintah AS menolaknya.

Lho itu khan sudah tersebut dalam perjanjian Brettenwoods? Kenapa  pemerintah AS dengan enteng mengkhianati perjanjiannya sendiri ya???

Logika sederhananya pastilah  karena AS takut  jika kemudian  negara negara lain akan menyusul menukarkan uang dolarnya sementara cadangan emasnya sebenarnya tidak mencukupi.

Dan akhirnya …dengan terpaksa maka pada 1971 Presiden Nixon  menyatakan bahwa  perjanjian Brettenwoods yang  ditandatangani  oleh hampir seluruh Negara didunia (44 negara) , yang menyatakan  bahwa  pencetakan uang US$   harus didukung cadangan emas itu  telah  dinyatakan  berakhir.

Nah ….lho !!!  , perjanjian itu ternyata  hanya permainan  pemerintah AS. Dan poin penting yang harus disadari adalah bahwa , Sejak 1971 itu terbongkarlah bahwa AS mencetak dolar tanpa dukungan cadangan emas. Artinya US$ adalah bukan lagi merupakan uang sebenarnya yang mewakili Uang asli yang harusnya punya nilai Intrinsik , yang harusnya hanya dicetak berdasar cadangan emas.

Kenapa harus membayar hutang dengn US$ ?   Kenapa harus menimbun devisa dengan US$ ? Bukankah pemrakarsa perjanjian saja sudah mengkhianati sendiri perjanjiannya ? Dan kenapa  para Ahli ekonomi dunia tetap mau mematuhinya meski  hanya dijadikan instrumen perbudakan? Siapakah orang orang luar biasa dibalik malapetaka tak berkesudahan ini?

Jawabannya ada didalam Qur’an,  ada sekelompok orang yang menyebut dirinya Globalis tapi kita mengidentifikasinya sebagai Ya’juj Ma’juj yang diciptakan Allah punya kekuatan luar biasa yang tidak bisa dikalahkan. Kita telah kaji sepak terjang dan agenda besarnya dalam artikel tersendiri. 

Mungkin saja para petinggi dunia dan ahli ekonomi dunia itu juga tahu , tapi mereka bertekuk lutut kepada Ya’juj Ma’juj , atau yang paling mungkin  karena  visi mereka hanya seluas ruangan dapur dirumah mereka.

 

 

 

IMF, WB  DAN  US$  

Pada awalnya , perjanjian Brettenwoods 1944 yang dihadiri 44 negara itu  melahirkan impian baru bagi Negara Negara berkembang yang baru merdeka .   Namun dalam perkembangannya  semua itu hanya  kamuflase belaka.

Dan kita tahu globalis (ya’juj ma’juj) secara aneh dan setelah PD2 melepaskan seluruh jajahannya di seluruh dunia (kebanyakan di Amerika selatan  dan tengah, Asia dan Afrika) , dan mucullah istilah baru “Negara berkembang”.

Banyak orang memahami  bahwa fenomena itu terjadi secar kebetulan saja (“by accident”) , kalau hal itu hanya terjadi pada 2, 3 atau 4 negara mungkin bisa diterima pendapat itu , tapi ini terjadi  diseluruh dunia secara bersamaan,  jelas ini terjadi “by designed”.

 

Paling tidak ada  3 poin penting yang dilahirkan yang tertulis dalam  Article of International Monetary Fund, Yaitu  :

  1. Dibentuknya IMF, dan World Bank.
  2. Ditetapkannya US$ sebagai alat transaksi global yang didukung emas.
  3. Ditetapkan Harga emas 35US$/Ounce.

Tapi  2 poin terakhir sudah  secara resmi diakhiri secar sefihak oleh AS  pada sekitar 1971. Tapi disitulah mulai nampak maksud sebenarnya dibalik   perjanjian itu.

Pencetakan US$ yang tidak lagi didukung emas , harga emas yang tidak lagi dipatok tetap,  dan gelontoran Hutang berbunga dari IMF  atas nama “bantuan pembangunan” akan menjadi instrumen  untuk secara periodik menjatuhkan ekonomi Negara berkembang yang mulai kelihatan bangkit untuk kemudian selalu dalam status  “Negara berkembang”.

IMF , WB dan US$ adalah satu paket komplit , ketika  nilai mata uang suatu negara diruntuhkan , maka IMF dan WB akan menawarkan hutang yang mereka samarkan dengan nama “bantuan pemulihan” atau “bantuan pembangunan”.

Dalam keadaan negara terejepit itulah hutang itu kemudian digelontorkan dengan syarat2 yang sebenarnya makin mencekik negara dan rakyatnya bahkan sama sekali tidak berhubungan dengan transaksi hutang,   seperti :  

Harus menaikkan harga bbm,   harus menghapus subsidi,   harus dilakukan  otonomi pendidikan (biaya  pendidikan jadi tinggi) ,  harus menjual (divestasi) perushaan negara ke swasta / asing,   harus dilakukan devaluasi mata uang,    harus mengutamakan ekspor bahan baku daripada bahan jadi …  dsb dsb. 

Ehm…. koq  lebih parah dari pada rentenir ya.???  Gimana logikanya  ya  orang orang hebat yang mengaku “ahli ekonomi” dengan  berderet gelar  itu   begitu bodoh  mau mengikutinya ???  Anak kecilpun tahu , semua syarat itu akan makin menindas rakyat yang sedang kesulitan. Dan…  “negara berkembang”  itupun “mengempis” lagi, “Kembang  –  “kempis”……  “kembang”  – “kempis”  secara berulang dan periodik. 

 

 

Perjanjian Petrodolar , Senjata Mematikan Yang  Lain  

Terkuaknya  permainan pengkhianatan  AS atas Perjanjian Brettenwood pada 1971 , dimana AS secara sefihak kemudian menyatakan bahwa US$ tidak lagi didukung cadangan emas membuat  Presiden Nixon khawatir bahwa negara negara diseluruh dunia  akan tidak lagi  mau  mengakui  US$ sebagai mata uang Global.

Maka kemudian  Presden Nixon mendekati Arab Saudi sebagai produsen minyak terbesar  didunia untuk melakukan kesepakatan bahwa Minyak hanya boleh diperdagangkan dengan US$, dan mulai diberlakukan sekitar 1975 yang disebut sebagai perjanjian Petrodolar.

Perjanjian ini menyebabkan harga minyak waktu itu langsung melambung puluhan kali lipat dan Arab Saudi mendadak menjadi kaya raya , dan fihak AS tentu juga  sangat diuntungkan, karena dengan pencetakan pecahan dolar yang tidak lagi didukung emas itu  maka dengan harga berapapun mereka bisa membeli dan menyiapkan cadangan minyak sebesar apapun tanpa beban, cukup hanya dengan modal kertas dan tinta untuk mencetak lembaran dolar .

Sisi penting lain dari perkanjian Petrodolar adalah bahwa negara negara  seluruh dunia   akan makin terikat dengan US$. Mereka memaksa  negara2 berkembang untuk selalu harus menyiapkan US$  sebagai “cadangan devisa” ,  untuk mebayar hutang keIMF dan WB, membeli minyak dan membayar impor komoditi impornya..

Perjanjian petrodolar juga bermakna  globalis punya senjata baru yang efektif untuk  mengendalikan negara berkembang , yaitu  dengan mengendalikan  harga  minyaknya.

 

 

Sanksi Ekonomi ,  Senjata Andalan Lain  

Dalam perkembangannya , Sejak akhir perang dunia 2 , AS sebagai super power tunggangan Globalis (Ya’juj Ma’juj)  memperkenalkan metode baru dalam mengendalikan dan menindas suatu negara  yaitu apa yang disebut “Sanksi ekonomi”, “Embargo  ekonomi”  , “embargo dagang” .

Apa itu “Sanksi ekonomi”,  “Embargo  ekonomi”  , “embargo dagang” ?  , Dari mana mereka mendapatkan ide  seperti itu ?

Saya kira hanya setan yang mengajarkan seperti  itu,  setan yang mengajarkan ekonomi sebagai senjata perang .  Sebuah metode diplomasi  politik bar bar yang tidak berperikemanusiaan ,  dimana   secara dahsyat  dalam sekejap mata  akan menyengsarakan  rakyat  miskin tak berdosa dari suatu Negara . Efeknya juga akan terkait dan tidak  jauh berbeda  dengan menganjlokkan nilai mata uang suatu Negara.

Yang patut disayangkan dan mungkin baru pertama dilakukan oleh sebuah Negara  Muslim,  adalah ketika kita melihat  cara diplomasi  biadab seperti yang dilakukan AS itu  ditiru oleh Pemerintah Arab Saudi setahun lalu ketika mereka mulai ada kerenggangan hubungan dengan Qatar , Arab Saudi melakukan embargo perdagangan  terhadap Qatar.  Untungnya Qatar adalah sama sama Negara kaya raya sehingga tidak banyak berpengaruh terhadap ekonominya.

 

 

Muammar Qadafi yang Cerdas

Salah satu dan mungkin  satu satunya  pemimpin Negara  muslim pertama yang faham hal itu dan kemudian  menyiapkan rencananya  dan  bukan sekedar berwacana adalah presiden Libya almarhum Muammar Qadafi . Pada  sekitar tahun 2009, beliau punya rencana besar  yang sangat cerdas untuk  membuat sistem keuangan tunggal Afrika yang benar benar berbasis emas untuk melepaskan diri dari penindasan US$ dan mata uang Eropa lainnya.

Sayang Qadafi lupa bahwa yang dihadapi adalah sebuah kekuatan global yang tidak ada yang bisa mengalahkan , kekuatan globalis Ya’juj ma’juj.

Tidak heran jika  karena rencana hebatnya  itu , Qadafi kemudian harus dilengserkan bahkan dihabisi,  dan  sekarang belum jelas kemana cadangan emas luar biasa Libya yang disiapkan untuk proyek luar biasa  Qadafi itu.  Masih terngiang ditelinga kita  bagaimana menjijikannya ketawa  Menlu  Hillary Clinton saat itu ketika mendengar Qadafi telah tewas.

Walaupun tidak seberani rencana Qadafi , hampir bersamaan waktunya ,   lima Negara yang juga  kemudian mulai sadar  adalah Brasil , Rusia, India, China dan Afrika selatan   pada  sekitar tahun 2009 mendirikan kelompok BRICS yang menyetujui penggunakan mata uang nasional masing masing  untuk transaksi dagang antara anggota BRICS.

Negara negara yang tergabung dalam BRICS itu terutama Rusia dan China  juga berencana untuk secepatnya  membuat mata uang baru yang benar benar didukung emas. Dan mata uang digital yang berbasis emas.

 

 

 

Kebodohan Yang Berulang dan Menantang Allah

Ya, sejak terbongkarnya permainan mata uang AS sejak 1971  itu dan sampai sekarang ,  tidak satupun pemimpin negara berkembang  yang menyadari dan berteriak atas berlangsungnya perbudakan ekonomi dan moneter yang berulang  selama 70 tahun yang padahal dilakukan dengan mekanisme dan instrumen yang sebenarnya itu itu juga. Juga belum ada satupun Ulama dunia yang berteriak bahwa membangun negara dengan hutang berbunga adalah  riba.

 

Instrumen instrumen yang mereka ciptakan itu membuat negara negara berkembang tidak akan bisa lepas dari cengkeraman mereka , semakin seorang pemimpin negara miskin dan berkembang bernafsu memamerkan prestasi  pembangunannya,  akan  semakin besar nafsu untuk berhutang keIMF atau WB, maka semakin kuat jerat penindasan  yang sarat riba itu

Pada saat  jatuh nilai mata uangnya itulah maka negara penghutang (debitur)   akan kelimpungan  untuk menyediakan US$ guna mengendalikan kursnya, membayar cicilan hutangnya dan menutup pembayaran (barang impor) luar  negerinya.  Sementara rakyatnya akan menderita  dengan harga barang yang melonjak.

 

Bisa jadi anda  mungkin juga  berfikir ,  bagaimana bisa sebuah Negara  Muslim  seperti Turki misalnya,  membangun negaranya dengan uang pinjaman dengan bunga (uang Riba) , dan itu tanpa mereka sadari.

Saya  kira anak kecilpun tahu, bahwa   ada empat fihak yang dikutuk dan dilaknat oeh Allah  dalam suatu transaksi riba  , Kreditur, debitur, dua saksi , dan pencatatnya.

عَنَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- آكِلَ الرِّبَا وَمُوكِلَهُ وَكَاتِبَهُ وَشَاهِدَيْهِ وَقَالَ هُمْ سَوَاءٌ

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat pemakan riba orang yang menyerahkan riba, pencatat riba dan dua orang saksinya.” Beliau mengatakan, “Mereka semua itu sama.”(HR. Muslim no. 1598)

 

Anak kecilpun   juga  tahu bahwa satu dirham uang riba yang dimakan seseorang adalah sama dengan berzina 36 kali.

دِرْهَمُ رِبًا يَأْكُلُهُ الرَّجُلُ وَهُوَ يَعْلَمُ أَشَدُّ مِنْ سِتَّةِ وَثَلاَثِيْنَ زَنْيَةً

“Satu dirham yang dimakan oleh seseorang dari transaksi riba sedangkan dia mengetahui, lebih besar dosanya daripada melakukan perbuatan zina sebanyak 36 kali.” (HR. Ahmad}

 

Dan yang lebih mengerikan lagi,  jika anda bertansaksi Riba , maka  anda sebenarnya  sedang menantang Allah dan Rasulnya untuk berperang.

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa (bunga) riba  jika kamu orang-orang yang beriman. Maka jika kamu tidak mengerjakan, maka ketahuilah, bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu. Dan jika kamu bertaubat , maka bagimu pokok hartamu; kamu tidak menganiaya dan tidak (pula) dianiaya.” (QS Al Baqarah 278-279)

 

 

 

Panduan agama Tantang  Mata uang dan Pertukaran Mata Uang

Ada dua buah Hadist yang isinya sangat luar biasa yang menjadi kunci untuk memahami mata uang yang disunahkan dalam Islam dan bagaimana mentransaksikannya termasuk bagaimana mempertukarkan antar mata uang. 

Dua Hadist ini sebenarnya sudah dibahas dalam ceramah luar biasa  Seikh Imran Hosein yang sudah kita tulis transkripnya, tapi kita akan paparkan lebih lanjut  karena ada beberapa  email masuk yang menyatakan kebingungannya dalam memahami dua hadist tersebut.

 

الذَّهَبُ بِالذَّهَبِ وَالْفِضَّةُ بِالْفِضَّةِ وَالْبُرُّ بِالْبُرِّ وَالشَّعِيرُ بِالشَّعِيرِ وَالتَّمْرُ بِالتَّمْرِ وَالْمِلْحُ بِالْمِلْحِ مِثْلاً بِمِثْلٍ يَدًا بِيَدٍ فَمَنْ زَادَ أَوِ اسْتَزَادَ فَقَدْ أَرْبَى الآخِذُ وَالْمُعْطِى فِيهِ سَوَاءٌ

“Jika emas dijual dengan emas, perak dijual dengan perak, gandum dijual dengan gandum, sya’ir (sejenis padi) dijual dengan sya’ir, kurma dijual dengan kurma, dan garam dijual dengan garam, maka jumlah (takaran ) harus sama dan dibayar kontan . Barangsiapa menambah atau meminta tambahan, maka ia telah berbuat riba. Orang yang mengambil tambahan tersebut dan orang yang memberinya sama-sama berada dalam dosa.” (HR. Muslim no. 1584)

 

حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ بْنُ أَبِي سَلَّامٍ الْحَبَشِيُّ قَالَ سَمِعْتُ يَحْيَى بْنَ أَبِي كَثِيرٍ يَقُولُ سَمِعْتُ عُقْبَةَ بْنَ عَبْدِ الْغَافِرِ يَقُولُ سَمِعْتُ أَبَا سَعِيدٍ الْخُدْرِيَّ يَقُولُ جَاءَ بِلَالٌ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِتَمْرٍ فَقَالَ مِنْ أَيْنَ لَكَ هَذَا فَقَالَ كَانَ عِنْدِي تَمْرٌ رَدِيءٌ فَبِعْتُهُ بِهَذَا فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوَّهْ عَيْنُ الرِّبَا عَيْنُ الرِّبَا فَلَا تَقْرَبَنَّهُ وَلَكِنْ بِعْ تَمْرَكَ بِمَا شِئْتَ ثُمَّ اشْتَرِ بِهِ مَا بَدَا لَكَ

Telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin Sa’id] berkata; telah menceritakan kepada kami [Mu’awiyah bin Abu Salam Al Habasyi] berkata; aku mendengar [Yahya bin Abu Katsir] berkata; aku mendengar [Uqbah bin Abdul Ghafir] berkata; aku mendengar [Abu Sa’id Al Khudri] berkata;  “Bilal datang menemui Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dengan membawa kurma, lalu beliau bersabda: “Dari mana engkau dapatkan kurma ini?” maka Bilal menjawab; “Aku mempunyai kurma yang jelek, lalu aku menjualnya (menukarkan) dengan kurma ini, ” maka Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pun bersabda: “Celakah kamu, ini adalah riba, ini adalah riba, Jangan sampai engkau mendekatinya. Akan tetapi juallah dahulu kurma milikmu sesukamu, setelah itu belilah apa yang engkau inginkan dengan uang penjualan tersebut.”(HR. Ahmad No.11167)

 

Sekilas kedua hadist ini seperti sekedar mengatur bagaimana mempertukarkan  (barter) dua barang yang sejenis dan dua barang yang beda kualitas, padahal maknanya sama sekali bukan seperti itu. Coba kita fikir,  untuk alasan apa orang mempertukarkan dua barang yang sama jenis dan sama takarannya , dan dengan alasan apa Allah harus mengatur sesuatu yang tidak ada urgensinya bahkan mungkin orang tidak tertarik melakukannya?

Poin poin penting yang bisa diambil dari kedua Hadist diatas adalah  bahwa :

  1.  Ada dua jenis benda yang bisa dijadikan mata uang, yaitu Logam mulia, dan Komoditi bahan Pokok.

Dari mana bisa menyimpulkan begitu?

  • Dari Hadist pertama, untuk emas dan perak sangat mudah dimengerti karena keduanya sudah biasa dipakai sebagai mata uang sejak zaman Nabi .
  • Dari Hadist kedua, Nabi melarang mempertukarkan komoditi bahan makanan pokok (diwakili Kurma), dimana hanya dipertukarkan dengan takaran dan kualitas yang sama. Artinya Kurma (makanan pokok lain) bisa dipakai sebagai mata uang.

2.  Bahwa mata uang harus mempunyai nilai intrinsik . Untuk zaman sekarang yang diwakili uang kertas, maka setiap nilai pecahan yang diterbitkan suatu negara harusnya  dicetak dengan dukungan  cadangan emas yang sepadan nilainya. 

3. Dua jenis benda pertama, yaitu emas dan perak adalah yang dihalalkan sebagai mata uang utama. Dan jika stok uang emas dan uang perak menipis maka bahan makanan pokok boleh dijadikan mata uang.

4. Bahwa “mata uang” tidak boleh diperjual belikan untuk mengambil keuntungan (mendapat nilai tambah). Hanya boleh dipertukarkan dengan nilai yang sama dan  dibayar tunai. Pemerintahan atau bank sentral atau bank negara suatu negara harusnya bertindak sebagai penyelenggara. .

5. Bahwa suatu  mata uang adalah haram untuk dipertukarkan dengan nilai mata uang yang berbeda kualitas (digambarkan dengan 2 macam Kurma dengan kualitas berbeda)..

Contohnya : jika ada sekeping koin emas pecahan 1 dinar yang benar benar mempunyai kandungan emas (nilai intrinsik) senilai 1 dinar. Dan kemudian ada koin emas  dari negara lain pecahan senilai 1 dinar tapi sebenarnya kandungan emasnya tidak sampai 1 dinar maka haram dipertukarkan, karena disitu ada unsur penipuan dan penindasannya.

Dizaman sekarang,  suatu pecahan mata uang kertas  yang dicetak tanpa  dukungan cadangan emas (digambarkan Kurma kualitas buruk) kemudian dipertukarkan dengan mata uang yang dicetak dengan dukungan emas  (digambarkan Kurma kualitas baik), maka haram dipertukarkan, Hadist kedua itu menyebut itulah inti dari riba.

6. Bahwa kedua fihak yang terlibat dalam transaksi jual beli mata uang untuk mengambil keuntungan (nilai tambah) akan terkena dosa riba.

 

 

 

Kesimpulan 

Dari penjelasan dua hadist diatas , sekarang harusnya kita jadi punya gambaran  bagaimana seharusnya uang itu dan bagaimana memempertukarkan antar mata uang.  Kita juga harus mulai sadar bahwa membangun negara dengan hutang berbunga hanya akan terus terjerat dalam riba.

Kita juga tahu kenapa sistem keuangan dunia yang menjadikan US$ sebagai mata uang tunggal dunia  adalah tidak sesuai dengan panduan agama, karena :

  1. Sejak 1971, US$ tidak lagi dicetak dengan dukungan emas,
  2. Dari poin 1 , maka konsekuensinya US$ tidak mempunyai  nilai intrinsik sebagaimana harusnya sebuah mata uang, (Bank sentra AS tidak lagi menerima penukaran emas)
  3. US$ tidak lagi punya  nilai  tetap terhadap emas , konsekuensinya AS bisa dengan tanpa beban mempermainkan nilai kursnya.
  4. Efek dari kejatuhan nilai mata uang adalah adanya perpindahan kekayaan dari Negara miskin yang ditarget kenegara kaya secara seketika.
  5. Peran US$ sebagai mata uang tunggal dunia hanya akan terus membawa kemerosotan ekonomi negara berkembang , secara berulang dan berulang. Penindasan tanpa akhir. (Lihat tren Kurs sejak akhir perenag dunia 2).

 

Dan janji Allah memang  tidak akan pernah dikhianati, Sistem keuangan dunia yang melanggar aturan Allah itu hanya akan berakhir  dengan  kemiskinan dan penderitaan kecil rakyat yang tidak berdosa :

 

مَا أَحَدٌ أَكْثَرَ مِنَ الرِّبَا إِلاَّ كَانَ عَاقِبَةُ أَمْرِهِ إِلَى قِلَّةٍ

“Tidak ada seorang pun yang banyak melakukan praktek riba kecuali akhir dari urusannya adalah hartanya menjadi sedikit.” (HR. Ibnu Majah)

 

Jadi, istilah “Negera berkembang” atau “Developing Countries” bagi seluruh  negara negara mantan Jajahan Eropa sebenarnya tidak pas, yang paling pas adalah “Negara Kembang kempis”. 

 

Logika bodoh kita yang bukan ahli ekonomi  mengatakan,  bahwa adalah sederhana untuk tidak jatuh kelobang yang sama puluhan kali,  yaitu konversikan cadangan devisa keemas dan lakukan transaksi dagang dengan Negara yang mau menerima pembayaran  dengan emas atau mata uang nasional masing masing yang sudah pasti didukung emas.  Kedua, jangan meminjam uang dari  institusi keuangan bentukan Ya’juj ma’juj yang harus harus membayar dalam US$, karena selain ada bunga riba didalamnya  sudah pasti  juga mengandung penindasan  dalam  syarat syarat yang diberikan.

Kita bedoa saja , mudah mudahan para  pemimpin negara muslim di seluruh dunia segera sadar  , dan mudah2an  mereka bukan termasuk golongan yang melupakan panduan agama yang menjadi pengikut Y’juj Ma’juj , dan hanya sibuk memikirkan kepentingan jabatan, harta , dan popularitas.

Terakhir,   kita ingatkan sekali  lagi  ancaman   Allah dalam Al Baqarah 278-279 itu,  bahwa   larut dalam  ekonomi riba adalah sama dengan berani menantang Allah dan Rosulnya   untuk berperang.

Naudzubillahiminzalik.

 

 

 

 

 

 

 

This entry was posted in Extend, recent post, Islamic View and tagged , . Bookmark the permalink.

22 Responses to JATUHNYA KURS , KEBODOHAN BERULANG & PANDUAN AGAMA YANG TERLUPAKAN

  1. toni says:

    apakah uang gaib ini dulu terealisasi apa malhamah dulu,…seandainya malhamah maka g akan kebagian crypto curensi,soalna sistem down,….wallohualam,…klo curency d terapkan gmn masyarakat kecil kaya ane

    • The admin says:

      Saya kira hanya internet yg lewat satelit yg akan down dan akan pulih dalam beberapa bulan, jg masih ada jaringan kabel bawah laut walau tentu sangat terbatas.
      Apakah akan diterapkan sebelum/ sesudah malhamah? kita lihat saja hasil pertemuan IMF oktober nanti.
      Sasaran utama mereka adalah transaksi internasional antar negara. Selain itu kekayaan dan transaksi apapun oleh setiap individu/kelompok nantinya akan bisa dipantau dari Yerusalem. Juga nilai kurs antar negara akan mudah mereka kendalikan.
      Saya kira untuk trnsaksi kecil sehari2 (seperti dipasar) uang kertas masih akan digunakan.

  2. debu says:

    min, fenomena anjloknya IDR akhir2 ini apakah taktik untuk memaksakan indonesia menggunakan mata uang digital pada saat pertemuan WB,IMF dan indonesia di bali oktober nanti?

    • The admin says:

      Anjlok mata uang bukan hanya terjadi diIndonesia tapi hampir seluruh dunia. AS menerapkan kebijakan permusuhan yang aneh, perang mata uang dan perang dagang yg nampaknya dengan sengaja ditujukan untuk mendorong negara2 untuk meninggalkan US$ sebagai mata uang global. Kita membacanya seperti itu karena sejak 2014 AS dan Ingggris telah melakukan simulasi2 untuk tujuan itu.
      Entah berapa tahun lagi, Uang digital yg resmi akan diterapkan diseluruh dunia bukan hanya diIndonesia. Saat ini sudah ada 1500an jenis uang digital yg beredar diseluruh dunia, tapi anehnya belum ada yg resmi diatur oleh suatu negara manapun.

  3. NoName says:

    sebenarnya jika dilihat dari konsep sunah mata uang,
    sebenarnya mata uang sunah itu mempunyai prinsip hukum kekekalan dimana total dari mata uang / alat tukar yang dipunyai seluruh masyarakat dunia kadarnya harus tetap (sama seperti prinsip HK. kekekalan energi).
    jika ada penambahan dan pengurangan dari kadar total alat tukar itu, maka itu merupakan riba ya min…

    mohon maaf jika terlalu ilmiah banget.

    • The admin says:

      Ya kira2 begitulah. Allah menyuruh menggunakan Emas dan perak sebagai mata uang utama karena bisa menyimpan hasil kerja (kekayaan). Jika uang modern menggunakan bahan lain untuk kepraktisan misalnya kertas, plastik dsb, maka uang itu harus dicetak berdasar cadangan emas, sehingga mempunyai sifat2 yang mewakili emas/perak yang bisa menyimpan kekayaan (nilainya tidak turun seiring waktu).

      Larangan mempertukarkan dengan meminta tambahan, maknanya mata uang tidak boleh diperdagangkan.

      • NoName says:

        mau nanya juga.sekarang banyak orang indonesia yang sangat anti sama cina.

        berdasarkan perspektif akhir zaman, menurut admin apa bangsa cina termasuk juga dalam bagian zionisme ? dan katanya mereka juga membantu iran dan suriah.

        • The admin says:

          AS yang menyebarkan Propaganda anti China sebagai bagian dari upaya provokasi menuju perang antar SuperPower. AS dan sekutulah penghancur negara muslim di Balkan, Afghanistan, Iraq, Libya, Yaman, Suriah, Somalia , Sudan dsb Quran memandu ancaman/musuh Islam adalah persekutuan negara Kristen dengan Israel.

          Jika suatu pemerintahan dikendalikan oleh zionis seperti AS misalnya, bukan berarti seluruh rakyatnya adalah zionis. Juga tidak semua umat Yahudi adalah pengikut zionis bahkan sangat besar jumlahnya umat Yahudi yang anti zionis bahkan yg tinggal diIsrael.

          Zionis sendiri didirikan oleh Ya’juj Majuj (globalis), sekelompok orang yang bukan dari ras Yahudi tapi mengaku Yahudi. Silahkan baca analisa dan identifikasi Ya’juj Ma’juj. Hadist menyebut Ya’juj ma’juj turun dari setiap ketinggian, maknanya mereka akan memegang petinggi2 dunia. Silahkan baca artikel Ya’juj ma’juj penyelenggara perang nuklir.
          Pengikut zionis bahkan juga banyak yang dari petinggi negara2 timteng baik secara diam2 maupun terang2an. Yang terang2an cirinya mereka punya kedubes diIsrael. Yang diam2 mereka tidak punya kedubes diIsrael tapi selalu membantu AS (kakitangan Irael) dalam penghancuran negara2 penentang Israel. Ciri lainnya, lihat negara2 timteng yg aman saja tidak pernah diusik AS (Israel), sementara banyak negara timteng (penentang Israel) yg hancur berantakan.

          Diakhirzaman ini umat muslim harus cerdas dan tahu peta geoplotik dan kemana arah dunia mau dibawa oleh globalis (ya’juj ma’juj), serta selalu menggunakan panduan agama untuk memahami perubahan dunia yg sangat cepat ini. Bukan langsung percaya omongan orang tanpa dasar apalagi cuma dari isu medsos.

  4. VLDMR says:

    Apa sih yang menyebabkan negara Amerika Serikat menjadi negara penindas negara lainnya ? dan mengapa kalau mau komentar suka error captcha time expired padahal cuma operasi hitung biasa ?

  5. toni says:

    taroh aja klo curenci mata uang pake crypto misalkan bitcoin maka 1bit = 100rb rupiah bisa2 …kaya gitu min

    • The admin says:

      Mata uang digital akan lebih dahsyat lagi. Dengan US$ yang masih bisa dipegang dan diraba dan jelas penerbitnya saja ternyata tidak didukung emas, apalagi uang digital yang tidak didukung emas dan tidak jelas siapa fihak yang membuatnya.
      Bayangkan, mereka yang ada dibalik uang digital itu cukup mengetikkan angka2 untuk merubah nilainya semaunya, dan bahkan juga cukup dengan mengetikkan angka2 dan… sim salabim bisa membuat kekayaan berapapun mereka mau.
      Tapi kita akan memasuki zaman itu, Kita melihat dengan jelas globalis (ya’juj ma’juj) sedang berupaya agar semua negara (bank sentralnya) akan digiring untuk menjadi pemegang otoritas uang digital.

      • debu says:

        Kalau kita tak ada posisi tawar untuk situasi jaman seperti itu (era berlakunya uang digital), sebagai insan yang berkomitmen mendustakan kedustaan sang pendusta laknatullah, bagaimana sikap kita semestinya? dengan tetap mengharap ridhoNya berada di jaman berlakunya uang digital.

        • The admin says:

          Pengkhianatan AS 1971 itu harusnya menjadi pelajaran bagi semua negara untuk tidak percaya kepada AS.
          Dari pengalaman itu dan dari panduan agama tentang uang yang benar, maka Kita harus mendorong pemimpin untuk hanya mau menggunakan mata uang digital yang berbasis emas yang diterbitkan bukan oleh musuh Islam (AS dan sekutunya), dimana harga emasnya dipatok tetap terhadap mata uang tsb. Sehingga tidak ada perubahan kurs terhadap mata uang lain, dan tidak ada lagi rusaknya ekonomi suatu negara karena permainan kurs. Seperi halnya Rusia dan China saat ini sedang mebuat mata uang digital yang barbasis emas..

          Kita sendiri agak pesimis bisa lepas dari IMF dan WB hehe…, karena melihat pertemuan tahunan IMF dan WB malah akan dilangsungkan diBali oktober nanti. Kita perkirakan bakal ada sesuatu tentang uang digital dari sana, kita tunggu saja hasilnya.

          Agak panjang untuk menjelaskan panduan agama biar selamat dari riba akhir zaman ini, In sya Allah kita tulis dalam artikel sendiri. Untuk sementara saran kita hindari ikut2an bermain untung2an “investasi” uang digital seperti yg sedang marak beberapa tahun ini yang nilainya terus berubah. Itu sama saja bermain judi.

  6. dio says:

    hehehe kasian bener turki, udah dikhianati, udah krisis, masih saja bergabung koalisi NATO + israel

    tentang libya, wakti itu ada media radikal berkedok islam macam arrahmah menggelar & menuduh khadafi sebagai firaun, orang jahat, penindas dsb : https://www.arrahmah.com/2011/10/24/serial-mengungkap-rahasia-kelam-sosok-qaddafi-firaun-toghut-dan-musailamah-al-kadzab-dari-libya-1/
    tapi setelah khadafi terbunuh, barulah mereka menyesal bahwa itu hanyalah fitnah & propaganda barat.

    • The admin says:

      Yup, sudah menjadi standard baku bagi AS dan sekutunya bahwa mereka membuat propaganda2 hitam terhadap pemimpin2 negara muslim sebelum dijatuhkan.

  7. toni says:

    apa mungkin negara2 terkena riba juga akan terkena dukhan,….???
    min kapan artikel khawarij bahas kali2

    • The admin says:

      Pertanyaan bagus, Surat Duhan 10-11 menyatakan seluruh dunia akan terdampak oleh asap (nuklir). “Maka tunggulah hari ketika langit membawa kabut/asap yang nyata, yang meliputi seluruh manusia. Inilah azab yang pedih.” (QS Duhan 10-11 ).

      Sementara Surat Al Isra’ 128 menggolongkan keadaan negeri2 pada saat perang nuklir menjadi dua. Golongan pertama negeri2 yang durhaka yang akan dibinasakan, golongan kedua negeri2 yag akan disiksa dengan azab yang keras (tidak dibinasakan). Ciri negeri2 pertama yang jelas2 menghancurkan umat islam saat ini (NATO dan sekutunya) dan kita tahu mereka juga melegalkan LGBT. Untuk golongan negeri yang kedua , kita hanya bisa berdoa semoga negara kita tidak masuk dalam golongan kedua itu.
      Tidak satu negeripun yg durhaka kecuali kami akan mebinasakannya sebelum hari kiamat atau kami akan menyiksanya dengan azab yang Keras. Hal Itu telah tercantum dalam kitab (Lauhul Mahfudz).(QS Al Isra 58).

      Tentang Khawarij (orang yg keluar dari jalan Islam) saya kira sudah banyak artikel kita yang menuntun kesitu, bahkan mereka sedang merajalela dan membantai Mulim lain ditimteng dan afrika. Cirinya mereka berumur muda, menganggap sholatnya paling benar, bacaan Qurannya paling benar, puasanya paling benar, dan suka memecah belah Islam (menganggap aliran mereka paling benar).

      Rasulullah saw bersabda: ”Nanti akan muncul diantara umatku kaum yang membaca Al-Quran, bacaan kamu tidak ada nilainya dibandingkan bacaan mereka, dan shalat kamu tidak ada nilainya dibandingkan shalat mereka, dan puasa kamu tidak ada artinya dibandingkan puasa mereka, mereka membaca Al-Quran sehingga kamu akan menyangka bahwasanya Quran itu milik mereka sahaja, padahal sebenarnya Quran itu akan melaknat mereka, Tidaklah shalat mereka melalui kerongkongan mereka, mereka itu akan memecah agama Islam sebagaimana keluarnya anak panah daripada busurnya ” (HR Muslim/ 2467, Sunan Abu Daud/4748 ).

      “Sayidina Ali bin Abi Thalib menyatakan bahwasanya dia mendengar Rasulullah saw bersabda: ”Pada akhir zaman nanti akn muncul kaum berusia muda (ahdasul asnan) berpikiran pendek (sufahaul ahlam), mereka memperkatakan sebaik-baik ucapan kebaikan, mereka membaca Al-Quran tetapi bacaan mereka itu tidak melebihi (melampui) kerongkongan mereka, mereka memecah agama sebagaimana keluarnya anak panah dari busurnya maka dimanapun kamu menjumpainya maka perangilah mereka sebab dalam memerangi mereka terdapat pahala disisi Allah pada hari kiamat kelak. ” (Sahih Bukhari/6930, Sahih Muslim/2462, Sunan Abu Daud/4767, Sunan Nasai/4107 Sunan Ibnu Majah/168, Sunan Ahmad/616 ).

  8. Nirwans98 says:

    Maaf min, #OOT
    Apa kah syiah houthi, itu melakukan pemberontakan kepada pemerintah yaman ?

  9. Nanda says:

    Ya min, sekarang rupiah pun sudah hampir anjlok ke RP 15.000/US$, tapi pemerintah menganggap itu masih aman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

23 + = 29