SIH : SEJARAH UANG KERTAS DAN RIBA YANG TERSELIMUTINYA

 

 

Artikel kita kali ini adalah ceramah dari Sheikh Imran Hosein yang membahas sejarah dan mekanisme penjajahan  oleh Ya’juj majuj dalam bidang  keuangan (moneter). Dalam artikel kita Ya’juj Majuj adalah penyelenggara perang nuklir telah kita telah singgung bahwa sejak akhir perang dunia 2  mereka telah merubah penjajahan fisik (kolonialisme) menjadi penjajahan yang lebih modern yaitu penjajahan ekonomi  dan keuangan.

Ini adalah sebuah Ceramah yang  sungguh sangat luar biasa, kita akan mendapat  pengetahuan yang akan membelalakan mata kita  atas penjajahan keuangan oleh Ya’juj Ma’juj yang terjadi sejak  akhir  perang dunia 2 , tepatnya  sejak perjanjian Brettenwoods 1944 sampai saat ini.

Sebuah visi atas fenomena besar akhir zaman yang sebenarnya lekat dengan kehidupan seluruh umat manusia yang belum pernah diungkap oleh Ulama  manapun.  Sebuah visi yang menyadarkan betapa bodohnya kita bahwa telah lebih 70 tahun diperbudak oleh sistem keuangan Ya’juj Ma’juj  yang bahkan tanpa kita sadari.

Semuanya tidak kita sadari bahkan sampai mereka sudah hampir menyelesaikan misi  penindasan dengan uang kertas ini dan tidak lama lagi mereka akan menggantinya dengan sistem penindasan yang lebih dahsyat yaitu sistem keuangan digital yang telah beliau ungkap dalam ceramah tentang Riba, Uang digital dan system keuangan Global.

 

Untuk menghindari terputusnya mata rantai logika yang akan membingungkan pemahaman kita, baiknya  kita refresh dulu   interkoneksi antara titi titik even akhirzaman yang telah kita kaji dalam artikel artikel sebelumnya hingga  sampai nanti puncak agenda besar  Ya’juj Majuj yaitu   penyambutan “Al Masih” yang umat Yahudi meyakini akan memimpin dunia dari Yerusalem. Karena mereka tahu pasti bahwa :

Penguasaan atas dunia  keuangan (moneter) adalah kunci penguasaan atas dunia.

Dalam artikel Kajian Dajjal sang Almasih palsu, kita telah tahu bahwa Dajjal telah dilepas hanya beberapa tahun setelah meninggalnya Nabi , tapi tidak langsung terlihat karena berada dialam Ghaib. Ini mirip dengan  dengan sKenario Allah terhadap AlMasih Asli Isa as yang yang dipalsukannya, bahwa  saat ini Nabi Isa as belum meninggal dan masih dialam Ghaib (baca AnNisa.41). Jadi kesamaan antara pemalsu dan yang asli adalah mereka akan sama sama  muncul dari alam Ghaib. 

Juga kita telah tahu  Qur’an telah  menjelaskan bahwa  Ya’juj majuj telah lama dilepas dan kita telah panjang lebar mengidentifikasi siapa mereka dan dimana pusat komando mereka sekarang. Dan kita telah tahu mereka sedang menyiapkan penyambutan “Almasih” mereka yang diyakini akan memimpin dunia dari Yerusalem. 

Kita juga telah tahu Sepak terjang mereka dalam upaya menyambut Almasih itu yang telah  kita tulis dalam artikel Ya’juj Ma’juj adalah penyelenggara perang nuklir.  Dalam artikel itu kita tahu bahwa sejak akhir perang dunia 2, mereka secara aneh merubah mekanisme “penguasaan dunia”  dari penjajahan fisik ke penjajahan ekonomi dan moneter.

Menyambungkan titik titik itu sangat penting , agar  kita bisa melihat interkoneksi antara  “Penguasaan uang dan sistem keuangan ” dengan “agenda “penguasaan dunia”  yang dengan serius disiapkan oleh Ya’juj Majuj guna menyambut Almasih Dajjal yang akan memimpin dunia dari Yerusalem.

Kita mulai simak ceramah luar biasa ini.

 

Suatu hari Eropa diserang dari dalam, Eropa yang telah menjadi Kristen itu , tiba-tiba kehilangan Kekristenannya , dan  Umat  Eropa yang telah menjadi Kristen selama berabad-abad itu kemudian berperang dengan sengit untuk melawan riba…. Yaah betul  Kristen barat melawan riba.

Bahkan Sebenarnya salah satu buku terbaik tentang riba yang pernah ada  adalah ditulis oleh seorang Inggris, siapa namanya? Shakespeare …benar, ya William shakesperae … Buku yang mana?  Yah …judulnya  “Merchane of Venice”

Saya tidak punya cukup waktu untuk memaparkan semuanya  dalam ceramah ini kecuali anda harus memberi saya tambahan tiga jam untuk menjelaskan kecemerlangan pemikiran  William Shakespeare dalam buku  “Merchane of Vaenice”, tetapi Anda  bisa membaca analisis saya yang ada di buku saya tentang Riba. Dalam buku “Merchane of Vaenice” itu Anda akan tahu bahwa orang Kristen Eropa berperang dalam upaya untuk memastikan bahwa Riba harus dilarang.

Ada buku lain yang tidak setenar bukunya  William  shakespeare tetapi yang satu ini juga klasik, jika anda mungkin ingin mencarinya ke perpustakaan, nama buku itu adalah ” The religion and the rise of Capitalism ” ditulis oleh seorang yang bernama R.W Tawney, dan dalam buku ini Tawney juga  mencatat perjuangan Umat Kristen  melawan RIBA di Eropa.

Ketika revolusi Perancis terjadi, maka tulang punggung  Kristen dipatahkan  di Eropa timur. Dan kapankah tulang punggung Kristen itu dipatahkan di Eropa ? Oleh Revolusi  mana?…. ya betul Revolusi Bholshevik. Yaah betul  

Revolusi Bholshevik adalah yang  mematahkan tulang punggung  Kristen di Eropa timur  di Rusia. Dan ketika tulang punggung Kristen telah   dipatahkan  di Rusia, maka   Orang-orang Yahudi akan senang … Orang-orang akan Yahudi senang, karena orang Kristen parnah  mengobarkan perang sengit  melawan orang Yahudi selama berabad-abad di Eropa.

Orang Kristen Eropa bilang , Kami tidak akan mengizinkan Anda untuk meminjamkan uang dengan  bunga ehm…. Dan orang Yahudi selalu ingin meminjamkan uang untuk mendapat  bunga, Mengapa? Karena mereka telah mengubah Taurat,  saya pikir saya telah  menjelaskan ini kepada Anda. Mereka merubah Taurat, Taurat yang turun dari Allah  melarang Riba. Tapi mereka mengubahnya, dan Taurat  sekarang mengatakan. 

 

“Adalah haram bagi orang Yahudi untuk meminjamkan uang dengan  bunga ke Yahudi lain, tetapi halal untuk meminjamkan uang dengan  bunga kepada mereka yang bukan Yahudi”

 

Silahkan periksa  cek dan periksa sendiri…. dan lihatlah dalam Deuteronomy  (bab ulangan)  juga dalam Leviticus (bab Imamat ) silahkan cek disitu, saya juga  memiliki semua kutipannya  untuk Anda.

Jadi mereka (Yahudi) adalah rentenir … mereka telah mengubah firman Allah. Allah kemudian  menjelaskan  hal ini dalam Al-Quran, yang  menunjukkan bahwa mereka telah mengubah Taurat,   mengapa mereka melakukan itu ….? Di dalam surat yang mana ? ya , Surah An Nisa. Dengan bahasa yang sangat tegas.

 

Maka disebabkan kezaliman orang-orang Yahudi, kami haramkan atas (memakan makanan) yang baik-baik (yang dahulunya) dihalalkan bagi mereka, dan Karena mereka banyak menghalangi (manusia) dari jalan Allah.
Dan disebabkan mereka memakan riba, padahal Sesungguhnya mereka Telah dilarang daripadanya, dan Karena mereka memakan harta benda orang dengan jalan yang batil. kami Telah menyediakan untuk orang-orang yang kafir di antara mereka itu siksa yang pedih.
(QS. An Nisa 160-161)

 

Dalam Ayat itu Allah mengatakan, bahwa  mereka mengambil riba meskipun faktanya  mereka telah dilarang untuk melakukannya. Jadi dari ayat inilah kita tahu  bahwa mereka telah mengubah Taurat.

Setelah  revolusi Perancis,  ekonomi yang berdasar  Riba itu  muncul untuk pertama kalinya diEropa. Dan kemudian , dengan disusul munculnya revolusi Bolshevik diEropa timur, maka  kemungkinan bagi Eropa timur untuk dikuasai  oleh riba sekarang menjadi terbuka.

 

Bank bank Eropa itu  kemudian tidak hanya meminjamkan uang dengan  bunga, ekonomi Eropa tidak hanya memunculkan “makhluk penasaran” yang disebut Bank, Bank melakukan lebih dari sekedar meminjamkan uang dengan bunga. Apa yang Bank lakukan dan ini dimulai di Perancis dengan bantuan seorang   Inggris, Apa yang dilakukan bank adalah mulai menerbitkan “Check”  sebagai uang … “kertas sebagai uang”.

 

Ketika pemerintah melihat bahwa bank menjadi kaya dengan hanya mengeluarkan uang kertas, maka pemerintah kemudian  mengambil alih.

Kemudian Eropa mengirim tentaranya  (keseluruh dunia)  dan tentara Eropa tanpa malu … tanpa rasa malu… tanpa malu dengan pedang terhunus menyebar keseluruh dunia, mereka adalah orang-orang yang tadinya mengatakan Islam adalah  orang yang menyebarkan Islam  dengan pedang terhunus dan menaklukkan dunia non-Eropa. Jadi “White world order” muncul dengan pedang terhunus dimana mereka kemudian  menjajahi seluruh bangsa bangsa non Eropa (era kolonialisme).

 

Ketika Eropa berhasil menjajah seluruh dunia, salah satu hal terpenting yang ingin Eropa lakukan adalah menghancurkan  sistem “Uang asli” (koin emas dan perak)  dan menggantinya dengan “uang kertas”. Dan mereka bisa berhasil mencapainya karena para Ulama Islam hanya sibuk  makan halwa (gula gula).

 

Kemudia (setelah PD2) , Eropa tidak akan begitu saja melakukan dekolonisasi dan kemudian  begitu saja menyerahkan  Mesir kepada Muhammad Najib Jamal abdul Nasir agar bersorak dengan memukuli genderang  bahwa mereka telah merdeka .. dan mereka tidak akan menyerahkan begitu saja  Indonesia kepada  Ahmad Sukarno  agar  rakyat melompat kegirangan bahwa mereka telah merdeka. dan mereka tidak akan menyerahkan begitu saja Malaysia kepada  Tengku Abdurrahman , dan mereka tidak akan menyerahkan begitu saja  Pakistan kepada seorang  bernama Muhammad Ali Jinnah dll.…

 

Dan semua penduduk pribumi itu  kemudian berdendang  ria bahwa  kami sekarang  memiliki sesuatu yang disebut “kemerdekaan”  , padahal  orang orang Eropa itu  malah sedang tertawa terbahak bahak sambil  bersembunyi di balik dinding … sambil berkata lihatlah mereka buta seperti kelelawar.

 

Eropa tidak akan mengalami dekolonisasi sampai Eropa telah memastikan bahwa  “sistem keuangan baru”  (uang kertas) sudah  diberlakukan dimana uang yang asli (koin emas dan perak)  sekarang telah digantikan oleh “uang kertas”.

Pada awal mula  ketika uang kertas diperkenalkan, uang  itu dapat ditukarkan dengan emas, apa artinya uang kertas bisa untuk menebus (emas dibank).

Di Amerika Serikat, hingga tahun 1920 Anda masih dapat menukarkan uang  kertas 20US  dolar dengan  satu ons emas.

Jika seorang pria ingin memotong leher Anda, dia tidak akan begitu bodoh dengan menunjukkan pisaunya, ya…, dia pasti akan  menyembunyikan pisaunya lebih dulu, betul?

Jadi ketika pertama kali uang kertas diperkenalkan, uang itu  dapat dipakai  untuk menebus  emas (dibank) , dan Bank atau Pemerintah yang menerbitkan uang kertas itu menyatakan  bahwa   ini adalah nilai dari uang kertas. Dan mereka mencetak kalimat  yang menyejukkan di atas uang kertas itu .. tebak apa yang mereka cetak?  “In God we Trust”… coba saya tunjukkan .. di sini ada uang dolar AS  … lihatlah dengan mata Anda .. tertulis “In God we Trust”.

Dengan kata lain, ketika kami memberikan janji  kami kepada Anda bahwa 20US$ adalah setara dengan satu ounce emas, maka kata-kata itu sama bagusnya dengan kata-kata Tuhan itu sendiri.

Pada tahun 1933 sesuatu yang aneh terjadi, yang harusnya  menyebabkan para Ulama berhenti dari asyik  makan Halwa (permen). Pada saat itu  Paman Sam (AS) bangkrut (ekonomi AS ambruk),  lalu  tebak apa yang dilakukan paman Sam?

Pada bulan april 1933 Paman sam (Pemerintah AS) memberlakukan undang-undang yang melarang semua orang Amerika menyimpan Emas, Anda harus menyerahkan semua  emas yang Anda miliki (kepada pemerintah AS), tidak termasuk berlian yang Anda simpan. Setiap emas yang Anda miliki dalam bentuk  koin atau batangan harus diserahkan kepada  Pemerintah AS, dan mereka akan menggantinya  dengan memberi Anda uang  kertas, dan Anda harus percaya kepada Tuhan bahwa Paman Sam sama baiknya dengan firman Allah.

Lalu semua orang Amerika menyerahkan emas mereka kepada Paman Sam, jika mereka mengetahui  Anda masih punya  emas sampai batas tanggal tertentu maka , Anda akan didenda US$0.000 dan menghabiskan waktu enam bulan sebagai tamu Paman Sam di salah satu Penjaranya. Jadi semua orang Amerika pergi ke bank dan menukar emasnya dengan uang  kertas itu.

Setelah paman sam mengumpulkan semua  emas, dan tahukah anda  apa yang dia lakukan? Dia memberikan Janjinya  tetapi dia menyalahi Janjinya. Inikah  yang mereka sebut sebua nilai,,, dan ini dilakukan oleh  Negara yang menguasai dunia itu.

Mereka yang membuat  janji  tapi mereka melanggar janjinya  sendiri, Paman sam kemudian menaikkan  harga emas dari 20US $ per ounce menjadi 35US $ per ounce. Haahh … !!!.

Dan ketika rakyat  Amerika bangun di pagi hari kemudian mereka terkejut dan  berkata, “Pemerintah telah merampok kami” … yaaa   pemerintah anda sendiri yang telah merampok  anda. (yang tadinya   uang 20US$ bisa untuk menebus 1 ounce emas kini mereka harus mengeluarkan 35US$ untuk mendapat 1 ounce emas)

Dan Paman Sam membuat pengumuman , bahwa  sebaiknya anda segera membeli kembali emas Anda sebelum Pemerinytah  menaikkan harganya lagi.

Jadi saat itu rakyat Amerika terpaksa harus  membeli kembali emas dari Paman Sam (pemerintah AS)  dengan harga 35US $ per ounce. Jelas bahwa dalam prose itu  paman sam telah merampok  rakyat Amerika hampir setengah dari kekayaan mereka.

 

Nabi Muhammad SAW mengatakan  bahwa suatu  transaksi  yang didasarkan pada penipuan guna  mendapatkan keuntungan secara tidak benar  adalah termasuk transaksi  Riba,

 

Kenapa ini terjadi? karena ada  perbedaan antara uang asli  )koin emas dan perak)  dan uang kertas ,  uang asli  merupakan sunnah  , yaitu dimana nilai uang itu ada didalam uang itu sendiri .

Harusnya ada seseorang yang mau  mengajarkan hal  itu kepada orang orang Arab Saudi, Silahkan ajarkan hal itu kepada orang orang  Saudi yang katanya mereka  selalu  ingin mengajarkan Islam ke seluruh dunia itu.

 

Nilai uang harus ada dalam uang itu sendiri, definisi “uang kertas”  adalah bahwa nilai uang tidak lagi dalam uang itu sendiri,  sehingga nilainya (terhadap emas) dapat diubah ubah. Setiap kali nilainya berubah, nilai uang kertas itu akan turun.

 

Apa yang terjadi jika nilai uang turun?

Yang pertama adalah bahwa ada perpindahan besar-besaran kekayaan dari masyarakat  ke para elit pemangsa yang dalam hal ini adalah paman Sam (pemerintah AS). Masyarakat AS kehilangan kekayaan mereka hampir setengahnya (dalam waktu singkat).

Apa hal kedua yang terjadi? Jawabannya adalah , Ketika saya bekerja selama sebulan penuh dan saya mendapat upah uang  emas  yang bisa untuk membeli seekor unta, tapi jika uang emas itu saya simpan di bawah bantal, dan ketika lima tahun kemudian uang emas itu masih bisa untuk membeli seekor unta, sepuluh tahun kemudianpun masih bisa membeli seekor unta .

 

Tapi jika saya menerima  upah dengan uang kertas yang  dapat anda pakai membeli seekor unta, dan kemudian saya  menyimpan uang kertas itu  di bawah bantal, maka beberapa tahun kemudian ketika saya mengeluarkannya  tidak dapat membeli seekor unta lagi, hanya dapat membeli seekor Keledai. Beberapa tahun kemudian  tidak bisa lagi membeli Keledai tapi  hanya bisa membeli seekor kambing. Beberapa tahun kemudian tidak bisa membeli kambing lagi, hanya bisa membeli seekor ayam.

Maksud saya, Anda mungkin terlalu banyak makan Halwa (gula gula) sehingga  tidak dapat melihat bahwa hal ini adalah  haram, tetapi seorang Ulama Islam  yang hebat harusnya   masih bisa memahami  dan berkata bahwa uang kertas itu adalah haram.

 

Penindasan itu  masih berlangsung , para pencuri itu  menjarah segalanya, Kebanyak orang masih  dalam kemiskinan parah sekarang, kemelaratan itu memenjarakan kemiskinan, 

Nabi Muhammad menyatakan  bahwa “kemelaratan ini dapat menyebabkan orang untuk menjadi Kufur”, dan itulah yang terjadi di banyak bagian dunia. Tetapi para Ulama Islam itu masih belum dapat melihat bahwa ini adalah haram.

Anda tidak akan pernah mendapatkan fatwa dari Ulama bahwa ini adalah haram. Apalagi untuk mendapatkan fatwa  bahwa ini adalah riba.

Bagaimana itu terjadi? Mereka mulai dengan uang kertas yang dapat ditukarkan dengan emas. Dan ketika tiba saat tahun 1933 itu  , dimana ,seharusnya kita  terbangun dari tidur ketika  melihat permainan itu, tetapi kita (Umat Islam)  tetap saja  tertidur.

Pada tahun 1944 , pada akhir perang dunia kedua, mereka mengkonsolidasikan terciptanya suatu sistem keuangan internasional, Sistem moneter internasional yang baru itu muncul   dari perjanjian Brettenwoods di New York.

Setiap Daarul Ulum harusnya  membuat kewajiban bagi siswa untuk mempelajari perjanjian  Brettenwoods  agar memahami system ekonomi dan moneter hari ini sehingga Anda dapat memahami masalah  Riba. Apakah ini sulit dilakukan di Daarul ulum (pesantren) ? tentu  tidak, tidak.

Dalam konferensi Brettenwoods  itu apa yang mereka lakukan?, mereka berkata, “Bahwa  uang kertas tidak bisa ditukarkan lagi dengan emas. Tapi hanya satu uang kertas yang akan dipilih untuk bisa  ditukarkan dengan emas, lainnya  tidak. Satu uang kertas yang dipilih itu  adalah uang dolar AS.

 

Jadi  hanya dolar AS yang  dapat ditukarkan dengan emas (keBank sentral AS), Pund sterling tidak bisa, Rupee Pakistan tidak bisa, Rupiah Indonesia tidak bisa, Dolar Australia tidak bisa, hanya satu yaitu US dolar. Jadi ini merupakan pukulan besar terhadap integritas uang.

 

Yang kedua bahwa  dalam perjanjian Brettenwoods telah  disetujui untuk menyatakan bahwa “ satu-satunya fihak  yang boleh datang keBank sentral AS  untuk menukarkan uang kertas menjadi  emas adalah suatu Pemerintahan. Anda dan saya tidak dapat melakukannya, hanya pemerintah atau bank sentral suatu negara. Jadi sekarang seluruh sistem keuangan  telah kehilangan 99% integritasnya. Tapi Umat Muslim  masih saja  asyik makan halwa (gula gula) , padahal uang tinggal punya integritas 1% yang tersisa.

Dari tahun 1944 hingga 1971 tidak ada satu pemerintahanpun yang menebus uang kertas mereka menjadi  emas. Sampai akhirnya  perang Vietnam  mulai pecah  pada akhir 1960-an dan paman Sam mencetak banyak uang kertas  untuk membiayai perang itu, dan paman sam tidak memiliki emas untuk mendukung uang kertas itu.

Dalam perjanjian Brettenwoods  mereka telah menetapkan harga emas pada 35 dolar per ons, itu ada di perjanjian brettenwoods.

Pada Jum’at sore bulan September 1971, pemerintah Inggris  datang (ke Bank sentral AS)   dengan membawa  US$ 3 Miliar dan mengatakan bahwa mereka  ingin menukar dengan Emas. Paman sam sadar bahwa ini adalah akhir dari  permainannya , karena pada senin paginya datanglah  antrian  Negara  Negara  yang ingin menukar uang dolar mereka dengan Emas  , yaitu Arab Saudi, Quwait, dan sederetan panjang  pemerintahan yang ingin  menukar  emas.

 

Kemudian Richard Nixon keluar dari   Camp David, dan pada hari minggunya dia berbicara didepan rakyat  Amerika dan berkata, “Kami memang telah membuat janji  tetapi kami tidak harus menepati janji kami,” Kami tidak akan lagi memenuhi kewajiban kami yang tertulis dalam  perjanjian Brettenwoods untuk menukarkan uang kertas dengan emas.

Dan sejak September 1971, ini mungkin info baru bagi sebagian dari Anda yang masih saja asyik makan halwa (gula gula) , bahwa sejak September 1971 tidak ada lagi hubungan resmi antara uang kertas dan emas. Hubungan itu telah hilang.

Jadi semua yang ingin  mereka lakukan, mereka yang ingin menguasai dunia itu adalah  mengendalikan uang, Siapa saja yang dapat mengendalikan uang maka akan dapat menguasai dunia.

 

Dan Anda tahu bahwa dulu ketika Al Masih  akan datang, Nabi Yesaya mengatakan bahwa jika Al Masihs datang maka  ia akan memerintah seluruh  dunia, tetapi mereka (Umat Yahudi) menolak Al masih  dan menyebutnya  sebagai anak haram . Dan mereka mengatakan “lihat dia bisa  mati (terbunuh) di kayu salib , Jadi dia pastilah bukan Al Masih.

Dan kemudian Nabi (Muhammad saw) berkata bahwa Allah akan mengirim ke dunia seseorang yang akan memerintah dunia, orang yang akan memalsukan diri sebagai Al Masih yng disebut Dajjal. Dalam rangka bisa meniru Al Masih, Dajjal harus  memimpin  dunia dari Yerusalem.

Jika Anda ingin menguasai dunia, Anda harus terlebih dahulu menguasai dunia uang, Anda tidak dapat memerintah dunia tanpa mengambil kendali atas uang. Untuk mengendalikan uang terlebih dahulu yang harus Anda lakukan adalah mengganti uang asli  (koin emas dan perak)  dengan uang kertas.

Hal kedua yang harus Anda lakukan adalah Anda harus melepaskan hubungan antara  uang kertas dengan  emas, dan jika uang kertas tidak lagi terkait dengan emas, Anda bisa  mulai menyerang dengan  uang kertas sehingga itu nilainya turun … turun … dan turun.

Ketika uang kertas nilainya turun dan turun, maka yang terjadi adalah , Pertama  akan terjadi  transfer kekayaan besar besaran dari masyarakat umum ke para elit predator penghisap darah.

Hal kedua yang terjadi adalah bahwa  “nilai upah”  akan  hilang (menurun)  karena harga barang yang naik. Ketika  “Upah”  kehilangan nilainya, maka orang akan terpenjara  oleh sesuatu yang disebut dengan “Perbudaan upah”   ….”perbudakan upah”… “perbudakan upah” ….“perbudakan upah”.   

Dan ketika seorang pria dipenjarakan oleh “perbudakan upah”, maka jelas anda telah memperbudaknya. Dan ketika Anda memperbudak orang, Anda sekarang dapat dengan mudah  mengendalikannya, Anda sekarang bisa  gampang memerintahnya.

–00–

 

This entry was posted in Extend, recent post, Islamic View and tagged , , . Bookmark the permalink.

10 Responses to SIH : SEJARAH UANG KERTAS DAN RIBA YANG TERSELIMUTINYA

  1. NoName says:

    Sekarang kan udah ada beberapa negara yang mengalami krisis moneter salah satunya turki, venezuela, dan malaysia. dan tidak menutup kemungkinan katanya tahun depan bakal ke negara kita.

    dengan perspektif akhir zaman ini, apakah ada kemungkinan sistem keuangan dunia akan mau diganti menjadi sistem keuangan digital yang resmi dari bank sentral dimana yang sebelumnya dari kertas ?

    • The admin says:

      Globalis sedang mengagendakan diambrukkannya sistem keuangan dengan uang kertas dan akan diganti dengan uang digital. Dan sudah disiapkan sejak beberapa tahun lalu. Simulasi2 sudah dilakukan AS dan INggris sejak 2014.
      Dari perpektif Islam tidak dijelaskan secara explisit tentang uang digital, tapi dijelaskan secara sangat detail bagaimana seharusnya uang yang pakai oleh umat Islam sehingga tidak berulang2 menjadi bulan2an permainan musuh Islam.
      Dalam srtikel yg berisi ceramah SIH sebelumnya hal itu sudah dijelaskan, tapi memang Hadist tentang Uang itu sangat sulit dimengerti, Kita sedang menyiapkan artikel yang Insya Allah lebih mudah difahamai. Tunggu saja dalam beberapa hari ini.

  2. Nirwans98 says:

    Min, udah liat belum video.
    judulnya “Rahasia dibalik uang kertas Amerika”.
    Hehe… Disana ada rencana busuk yahudi palsu.

    • The admin says:

      Ya… dari dulu mereka menitipkan agenda2 tersembunyinya disemua aspek kehidupan , film, musik, even olahraga, uang dolar dsb. Bendera pelangi LGBT juga sering disosialisasikan dng dititipkan dimedia/even2 seperti itu (jika ente peka hehe…).

  3. dio says:

    saya baru tau kalo nabi isa berada di alam.ghaib, kirain ada di langit. pertanyaannya nih

    1. apakah nabi isa saat berada di alam ghaib saat ini juga sedang mempengaruhi manusia secara haq & menolak kebathilan sebagaimana dajjal yang berada di alam ghaib mempengaruhi manusia secara bathil
    2. saya sudah baca an-nisa 41 + apa hubungan nya nabi isa yang berada di alam ghaib saat ini min?
    jelasin ya min. thanks

    • The admin says:

      Surat Al-Baqarah-29 dan Surat Fushshilat-11 menjelaskan alam semesta ini terdiri dari tujuh langit, artinya ada 7 alam bertingkat yang pararel (jangan dibayangkan sebagai dimensi jarak).
      Kita berada dilapisan terendah yang tidak bisa melihat lapisan diatasnya dan Allah berada dilapisan/alam/langit tertinggi yang tidak bisa dilihat oleh lapisan2 dibawahnya. Contoh, lapisan terdekat diatas kita dihuni oleh Jin, mereka bisa melihat kita tapi kita tidak bisa melihat mereka. Semua lapisan diatas kita tentu saja menjadi Ghaib bagi kita termasuk Allah. Jadi istilah “dilangit” itu hanya untuk menjelaskan 7 tingkat “alam” , dan 6 diantaranya adalah “Ghaib” bagi kita.
      Allah mengibaratkan alam/lapisan itu dengan istilah “langit” karena hanya sampai bintang2 itulah batas mata kita bisa melihat.

      1. Berada dilapisan (langit/alam) manakah Nabi Isa as sekarang, tidak ada penjelasan yg detail, tapi An Nisa-158 hanya menjelaskan Allah mengangkat Isa kepadaNya. Nabi Isa tidak mempengaruhi manusia dari alam Ghaib , tidak ada Ayat/Hadist yg menjelaskan seperti itu. Untuk Dajjal, baiknya Baca artikel kita “Kajian Dajjal sang Almasih Palsu”.
      2. Kita tidak melihat ada relevansi antara An Nisa 41 dengan pertanyaan yg diajukan sebelumnya.

  4. dio says:

    ooo ternyata begitu ,yang point 3 sering menjadi dilema saya kenapa bisa sperti itu(harga dari tahun ke taun naik) ternyata ada unsur penindasan dibalik itu.
    thanks atas penjelasannya 3 point nya ya min

  5. dio says:

    bener sekali, setau saya, hanya 2 dari 100% yang sadar akan riba & penindasan yang terselubung ini.
    saya pernah bercerita ke teman/kerabat kerabat saya kalau harga barang elektronik dll yang mahal itu adalah sebuah kemahalan yang diluar wajar, tapi mereka malah membantah/ngeles kalo kemahalan itu hanya hal yang biasa saja(padahal mereka sendiri ngeluh kalo uang yang harus mereka keluarkan itu banyak)

    • The admin says:

      Unsur ribannya bukan diharganya yg mahal tapi dibeberapa aspek dibawah ini. Aspek ribanya sendiri secara umum bisa dicirikan adanya unsur Penipuan dan penindasan , simak poin2 penipuan dan penindasan berikut :

      1. Sejak 1971 Dolar AS dicetak bukan lagi didukung emas. jadi bukan lagi merupakan uang halal atau uang sebenarnya (real money) yg nilainya mewakili suatu takaran emas atau punya nilai intrinsik. ini juga berarti mereka melakukan penipuan karena “kekayaan” diciptakan hanya bermodal Kertas dan tinta untuk mencetak uang. Kekayaan harusnya diciptakan dengan Kerja.

      2. Nilai tukar terhadap emas tidak lagi dipatok tetap, Hadist menyebut antar mata uang hanya boleh pertukarkan dengan nilai/takaran yg sama (tidak boleh diperjual belikan dengan kurs berubah ubah). Akibatnya AS bisa semaunya mengombang ambing kursnya untuk menggoncang negara lain.

      3. Uang Kertas gagal melakukan fungsinya sbg alat penyimpan Kekayaan tidak seperti halnya uang emas/perak. Contohnya tahun 2000 kita bisa membeli motor dengan uang 2,5Jt, tapi jika uang itu kita simpan maka sekarang uang itu hanya bisa untuk membeli sepeda. Disini ada unsur penindasan dimana hasil keringat seseorang menguap seiring waktu berjalan.

      4. Dalam perjanjian Brettenwoods, mereka juga menciptakan IMF dan WB sebagai instrumen menyalurkan Utang dengan bunga dan instrumen untuk mengendalikan suatu negara.

      Memahami masalah riba dalam sistem keuangan global memang agak sulit, sebaiknya dibaca dengan cermat ceramah2 SIH yg membahas Topik Riba dalam sistem keuangan global itu. SIH : RIBA ,UANG SUNNAH, UANG DIGITAL DAN SISTEM KEUANGAN GLOBAL dan SIH : SEJARAH UANG KERTAS , RIBA DAN PENINDASAN YANG TERSELIMUTINYA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

+ 11 = 13