Tulisan ini adalah ulasan perang Yaman terkini oleh Stephen Lendman seorang Jurnalis Independen AS yang mengungkap keterlibatan AS , Inggris dan Perancis dalam membantu koalisi zalim ARAB SAUDI dan UEA dalam serangan kekota pelabuhan Hodeidah diYaman , yang merupakan serangan darat terbesar sejak pemboman Koalisi Saudi ke diYaman.
PerangYaman adalah perangnya Washington, perang ini dimulai di bawah era presiden George Bush dan Menhan Cheney, pada awalnya serangan Saudi yang dukung AS menggunakan drone dan secara cepat meningkat dilakukan dengan pemboman udara.
Tak terhitung ribuan warga sipil telah tewas, seorang anak Yaman meninggal setiap 10 menit hanya oleh sebab kelaparan saja, itu menurut laporan UNICEF tahun lalu. Mungkin kini telah menjadi satu orang setiap menitnya , itu hal yang tidak dilaporkan dimainstream media.
Saat ini keselamatan dan kesejahteraan sekitar 300.000 anak-anak Yaman beresiko oleh agresi Saudi dan UAE yang didukung oleh AS , Inggris dan Perancis di kota pelabuhan Hodeidah.
Pertempuran diHudaidah adalah serangan darat terbesar sejak terror pengeboman yang dilakukan oleh pemerintahan Obama yang dimulai pada Maret 2015.
Hodeidah adalah kota pelabuhan yang merupakan pintu masuk untuk sekitar 70% dari bantuan kemanusiaan ke Yaman. Ancaman Kelaparan akan makin dipercepat jika kota jatuh itu ke pasukan Saudi / UEA.
“Trump dan sekutu dekatnya PM Inggris Theresa May telah meningkatkan keterlibatan militernya di Yaman tanpa mendorong penyelesaian politik ke perang yang dipimpin Saudi itu.”
“Dukungan total mereka (AS dan Inggris) untuk Arab Saudi dan sekutu-sekutunya membuat krisis kemanusiaan terburuk di dunia bahkan lebih parah.” Rezim Trump dan Tory malah meningkatkan penjualan senjata dan amunisi ke Saudi dan UEA, hal ini makin mengobarkan perang tanpa henti terhadap warga Yaman, warga sipil adalah yang paling menderita seperti dikancah perang manapun.
Pasukan khusus AS juga terlibat dalam perang di Yaman, bersama dengan rekan-rekan mereka pasukan Inggris dan Perancis.
Sekitar delapan juta warga Yaman berisiko kelaparan, lebih dari satu juta lainnya menderita kolera dan penyakit lainnya. Rencana “multi-aspek” Saudi dan UAE untuk melindungi warga sipil Hodeidah malah berisiko puluhan ribu orang akan mati, banyak lainnya terluka dan mengungsi.
Juru bicara Pentagon Mayor Adrian Rankine Galloway mengatakan Washington memasok koalisi yang dipimpin Saudi dengan informasi area yang ditarget , pengisian bahan bakar pesawat tempur mereka, dan dukungan logistik .Adalah pernyataan palsu jika dinyatakan: “Kami tidak memberikan dukungan apa pun kepada operasi militer koalisi Saudi.”
AS, Inggris dan Prancis terlibat langsung dalam agresi telanjang yang terus berlangsung itu , termasuk pembantaian warga sipil.
Pada hari Rabu, serangan terhadap Hodeidah dimulai, pejuang Houthi menolak untuk mundur dari kota pelabuhan. Pada hari Sabtunya pasukan Saudi dan UEA memasuki bandara kota Hodeida, walaupun tidak diakui oleh fihak Houthi, menurut beberapa laporan.
Pejabat hak asasi manusia dan bantuan kemanusiaan melaporkan pertempuran sengit terjadi di dalam dan di sekitar kota, warga sipil yang terperangkap tidak dapat megungsi ketempat yang lebih amani.
Pertempuran sejauh ini belum mencapai pusat Hodeidah atau pelabuhannya. Dan asukan khusus AS, Inggris, dan Prancis juga terlibat di lapangan, yang secara langsung membantu pasukan Saudi-UEA dalam pertempuran di Hodeidah. Menurut surat kabar Prancis Le Figaro
PUTIN – TRUMP AKAN BAHAS PENARIKAN PASUKAN AS DARI AL-TANF DISURIAH
Moskow dan Washington sedang mempersiapkan sebuah kesepakatan untuk menyerahkan zona de-eskalasi Suriah selatan dan pangkalan AS di Al Tanf kedalam kendali Rusia dan masalah itu mungkin akan diputuskan dalam KTT antara presiden Rusia dan presiden AS pada pertengahan Juli, Perwakilan platform oposisi Astana Mahmoud Afandi menjelaskan kepada Sputnik.
Pada hari Kamis Kremlin dan Gedung Putih mengumumkan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin dan Donald Trump akan mengadakan pertemuan puncak di ibukota Finlandia pada 16 Juli. Jurubicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan bahwa tidak ada keraguan bahwa Suriah akan dibahas dalam secara komprehensif.
“Kedua presiden akan membuat keputusan yang seharusnya telah diambil sebelumnya pada bulan Juni, pada pertemuan tingkat wakil menlui AS-Rusia-Yordania di Amman Yordania , yang akhirnya tidak jadi dilangsugkan. Keputusan Itu berisi penarikan tentara AS dari Suriah selatan dan penyerahan zona eskalasi selatan ke tangan Polisi militer Rusia, “kata Afandi.
Tadinya pertemuan trilateral tinngkat Wakil menlu Rusia-AS-Yordania di Amman diharapkan akan berlangsung pada minggu kedua bulan Juni.
Menurut sumber Sputnik, setelah polisi militer Rusia mengambil kendali penuh atas wilayah tersebut, oposisi lokal akan menyerahkan semua senjata beratnya ke Rusia dan hanya boleh menyimpan senjata2 kecil. Kesepakatan itu juga berarti bahwa pasukan Iran tidak akan lagi berada di daerah tersebut. Juga, pangkalan militer AS di Al Tanf kemungkinan besar akan diserahkan ke fihak Rusia,” lanjut Afandi.
Apa imbalan yang akan diterima AS? Pertama, dari awal Trump memang tidak berencana agar tentara AS tetap tinggal di Suriah. Kedua, Iran dan Hezbollah tidak akan lagi berada Suriah. Sederhananya , karena kehadiran mereka tidak akan lagi dibutuhkan. Tdainya mereka memang berada di daerah Daraa, tetapi jika keputusan ini diambil, maka Rusia lah yang akan mengatur, “katanya.
“Begitu para militan di selatan dibiarkan tanpa dukungan AS, maka masalah komisi konstitusi akan mulai diselesaikan. Kelompok-kelompok oposisi yang moderat dan konstruktif yang bersedia untuk terlibat dalam dialog akan dilibatkan, dan mereka yang non-konstruktif (tidak mau kerjasama) akan kehilangan eksistensinya mereka di lapangan, “kata Afandi.
Kelompok kelompok militan di zona eskalasi Suriah selatan kini telah mulai berpihak pada Damaskus.
TENTARA SURIAH TELAH KUASAI SEBAGIAN BESAR PROVINSI DARAA
Hanya beberapa hari setelah Tentara Suriah SAA menyatakan bahwa area timur laut Daraa telah bebas dari militan, kini Tentara Suriah menguasai sebagian besar dari bagian timur provinsi Daraa.
Menurut sumber militer dari kubu pemerintah Izraa, Tentara Arab Suriah mampu memperluas kekuasaannya atas lebih banyak wilayah di Daraa timur setelah dilakukan pertemuan rekonsiliasi dengan beberapa tokoh masyarakat setempat.
Di antara daerah-daerah yang setuju untuk secara damai bergabung dengan pemerintah adalah kota Al-Karak, yang terletak di selatan Al-Hirak yang baru saja direbut. Militer Suriah dilaporkan telah memasuki Al-Karak, tetapi tidak dengan cara yang kekrasan.
Dengan dikuasainya kembali Al-Karak di bawah kesepakatan rekonsiliasi, maka Tentara Arab Suriah akan dapat memasuki pedesaan tenggara Daraa untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun ini.
Tentara Suriah sekarang akan mengalihkan perhatian mereka ke kota bersejarah Busra Al-Sham, yang terletak di barat perbatasan provinsi Al-Sweida.
Busra Al-Sham direbut oleh pemberontak Suriah (FSA) dan Jabhat Al-Nusra (sekarang Hay’at Tahrir Al-Sham) pada akhir Maret 2015. Sebagian besar penduduk Busra Al-Sham mengungsi akibat serangan ini., mereka menetap di daerah2 tetangga dari provinsi Al-Sweida.
MASIH DICEGAH IBADAH HAJI,SURIAH TUDUH ARAB SAUDI MEMPOLITISASI IBADAH HAJI
Kementerian Wakaf Suriah mengumumkan dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis minggu lalu bahwa Arab Saudi masih saja memaksakan apa yang diebutkan sebagai “kondisi yang tidak mungkin” bagi warga Suriah untuk mengunjungi negara itu untuk melakukan ibadah haji , kantor berita Sputnik Rusia melaporkan.
“Pihak berwenang Saudi selama tujuh tahun terakhir berturut-turut tidak pernah mengizinkan warga Suriah untuk melakukan ritual ibadah haji bagi warga Suriah. Syarat syarat dianggap tidak dapat dipenuhi karena politisasi haji yang dilakukan oleh otoritas Saudi meskipun beberapa kontak telah dilakukan antara Kementerian Luar Negeri Suriah dan Kementerian Haji dan Urusan Agama Saudi , kata kementerian Wakaf Suriah.
Arab Saudi tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Suriah sejak 2012. Oleh karena itu para calon jemaah haji terpaksa harus mendapatkan visa di negara ketiga melalui Komite Haji Tinggi Suriah yang saat ini masih dikendalikan oleh kelompok oposisi yang didukung oleh Arab Saudi yang dikenal sebagai Koalisi Nasional Suriah.
Lebih lanjut ditambahkan bahwa para agen perjalanan yang berlokasi di Lebanon tidak berkontribusi pada penyelesaian atas situasi ini tetapi lebih mementingkan keuntungan mereka sendiri.
Kementerian wakaf Suriah tahun lalu juga menuduh Riyadh telah “mempolitisasi” ibadah haji dan melakukan “eksploitasi politik dan keuangan” dari penyelenggaraan haji.
Kerajaan Saudi juga pernah melarang warga Iran untuk menjalani ibadah haji pada musim haji 2016 , setelah Riyadh memutuskan hubungan diplomatiknya dengan Iran. Hal ini terjadi setelah adanya demo kemarahan di depan kedubes Arab Saudi di Iran atas adanya eksekusi mati seorang ulama senior Syiah oleh Kerajaan Saudi.
DUA RUDAL ISRAEL SERANG LOKASI DEKAT BANDARA DAMASKUS
PASUKAN SURIAH PUKUL MUNDUR SERANGAN KELOMPOK TERORIS AL NUSRA DISELATAN SURIAH
Kelompok teroris Jabhat Al Nusra telah melakukan serangan yang menargetkan pemukiman yang telah bergabung dalam kendali pasukan pemerintah di zona de-eskalasi selatan, militer Rusia melaporkan.
Menurut Pusat Rusia hampir 70 militan al-Nusra (juga dikenal sebagai Tahrir al-Sham) tewas, karena pasukan pemerintah bersama-sama dengan Tentara Pembebasan Suriah FSA (yang bergabung kepasukan Suriah) telah berhasil memukul balik serangan kelompok teroris di zona eskalai wilayah selatan Suriah itu.
Militer Rusia mencatat bahwa tidak ada kerugian difihak tentara tentara Suriah, tetapi tidak memberikan rincian mengenai korban di antara unit-unit FSA.
“Selama 24 jam terakhir, militan Jabhat al-Nusra telah menyerang permukiman di zona selatan de-eskalasi, yang telah bergabung dengan pemerintah yang sah,” kata pernyataan pusat tersebut.
Selain itu, pasukan pemerintah Suriah juga telah menghancurkan 3 kendaraan lapis baja dan 14 pickup membawa senapan mesin berat milik para militant. Jumlah total pemukiman di zona de-eskalasi selatan yang menyatakan bergabung kembali dengan pasukan pemerintah Suriah meningkat menjadi 12 pada hari Minggu, Kementerian Pertahanan Rusia menunjukkan.
KEMAJUAN SERANGAN TENTARA SURIAH DIPROVINSI AL-SWUAIDA
Tentara Suriah membersihkan tempat persembunyian ISIS dipedesaan tenggara Damaskus , Tentara Suriah terus maju dan berhasil merebut kembali banyak petak tanah.
Tim media perang baru-baru ini memposting video dari dua medan pertempuran dan kemuncul pasukan Suriah yang memerangi teroris ISIS di pedesaan timur jauh provinsi Al-Swuaida.
Dengan operasi ini pasukan Suriah mencegah kemungkinan ISIS melakukan serangan mendadak yang mengejutkan di wilayah yang dikuasai pemerintah di provinsi selatan Suriah itu, dan juga mengamankan sisi tenggara bandara internasional.
MENTERI TRANSPORTASI ISRAEL : AKAN DIBANGUN JALUR KERETA ANTARA ISRAEL DAN ARAB SAUDI
Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Menteri Perhubungan Israel Katz pekan ini akan mulai mempromosikan prakarsa apa yang disebut sebagai “Jalur Perdamaian Regional” , yang dimaksudkan untuk menciptakan jalur perdagangan yang menghubungkan Eropa dengan Teluk Persia dan Israel, berita Hadashot melaporkan Sabtu malam.
“Lintasan untuk Perdamaian Regional” didasarkan pada rencana perluasan rel kereta api di Israel utara, yang akan menghubungkan pelabuhan Haifa ke jaringan kereta api Yordania, yang pada gilirannya akan dihubungkan dengan Arab Saudi dan negara-negara Arab lainnya.
Jaringan ini divisikan sebagai upaya untuk menciptakan sistem transportasi regional guna meningkatkan hubungan perdagangan dan mempromosikan hidup berdampingan secara damai.
Mahdi Majeed , jurnalis Kurdi yang ada diIsrael mengungkapkan melaui Twitternya , dan memposting video singkat yang menunjukkan Menteri Intelijen dan Transportasi Israel Yisrael Katz yang memaparkan peta jalur rel kereta api yang direncanakan itu .
Menteri Intelijen dan Komunikasi Israel, ketika dia menjelaskan proyek rel kereta api yang menghubungkan Arab Saudi dengan pelabuhan Israel Haifa ini adalah proyek rahasia yang akan diungkap setelah selesainya “Kesepakatan Century” pada 2019, ”tulis Majeed.
Menteri Yisrael Katz berharap bahwa jalur kereta api, yang akan melewati Yordania ini akan berkontribusi pada ekonomi Yordania, dan selain Yordania juga akan menghubungkan semua negara-negara Teluk Arab dengan Mediterania.
ASSAD BERJANJI AKAN MEREBUT KEMBALI AREA UTARA SURIAH YANG DIKUASAI TERORIS, TURKI DAN AS
Tentara Suriah akan merebut kembali kendali atas wilayah utara negara itu dengan kekuatan jika pemberontak (sebagian juga dikuasai Turki dan AS) menolak untuk menyerah, kata Presiden Bashar al-Assad dalam wawancara dengan saluran televisi Rusia NTV pada hari Minggu 24/5.
Dalam wawancara itu Assad mengatakan bahwa ia tidak akan menerima bantuan dana Barat untuk membangun kembali negaranya, berbicara setelah
Damaskus mengatakan menolak kehadiran pasukan Turki dan AS di sekitar kota Manbij di Irak utara, sehari setelah tentara kedua negara mulai berpatroli. daerah.
“Kami telah memilih dua jalur: yang pertama dan paling penting adalah rekonsiliasi … Jalur kedua adalah menyerang para teroris jika mereka tidak menyerah dan menolak untuk berdamai,” kata Assad dalam wawancara itu.
“Kami akan bertarung dengan mereka (pemberontak) dan mengembalikan kendali area itu dengan kekuatan. Ini tentu bukan pilihan terbaik bagi kami, tapi itu satu-satunya cara untuk mengendalikan negara,” kata Assad, menanggapi pertanyaan tentang bagian utara Suriah di mana kelompok pemberontak yang didukung oleh Turki masih memegang beberapa wilayah utara Suriah.
Assad mengatakan dalam wawancara itu bahwa Suriah tidak akan menerima bantuan uang dari negara2 Barat untuk membantu membangun kembali negara itu, yang hancur setelah tujuh tahun perang.
RUSIA MULAI PENGEBOMAN DI DARAA SURIAH MESKI TELAH DIANCAM OLEH AS
https://www.youtube.com/watch?v=Dpd2fkkvxek
Militer Rusia secara resmi telah memasuki area perang barat daya Suriah malam ini, kata seorang sumber kepada Al-Masdar dari Provinsi Dara’a.
Pasukan Udara Rusia melepaskan serangan besar-besaran atas Dara’a di timur laut, malam ini, dengan menargetkan beberapa wilayah yang dikuasai oleh pemberontak.
Menurut sumber militer kubu pemerintah di Izra’a, Pasukan Udara Rusia melancarkan lebih dari 20 serangan udara di timur laut Dara’a malam ini. Sumber itu mengatakan kepada Al-Masdar bahwa Angkatan Udara Rusia secara khusus melancarkan serangan udara atas kota-kota Masikah, Aeeb, dan Busra Al-Harir.
Ditambahkan bahwa mayoritas serangan udara itu dilancarkan kekubu kelompok Busra Al-Harir, yang terletak tepat di sebelah timur Izra’a.
Sebuah koran yang dikelola pemerintah Suriah mengatakan Senin bahwa pemerintah akan terus memerangi “teroris” meski ada peringatan dari AS jika Suriah melakukan serangan ke pemberontak di provinsi Daraa selatan, sementara Rusia mengatakan pasukan Suriah harus dikerahkan di barat daya negara itu yang dekat perbatasan Israel.
Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan bahwa pasukan Suriah harus diposisikan di perbatasan dengan Dataran Tinggi Golan, yang telah diduduki oleh Israel sejak perang Timur Tengah 1967. Daerah antara Daraa dan Dataran Tinggi Golan telah muncul sebagai titik panas dalam kebuntuan yang lebih luas antara Israel dan Iran, dan Amerika Serikat telah memperingatkan akan mengambil tindakan untuk melindungi gencatan senjata di sana.
Harian Al-Baath mengatakan dalam editorial yang diterbitkan Senin bahwa ancaman AS menggarisbawahi “peran Amerika yang kotor dalam perang teroris” melawan Suriah. Itu menekankan bahwa tentara Suriah bertekad untuk merebut kembali semua bagian Suriah.
AS KEMBALI PASOK SENJATA KE TERORIS DI DARAA SURIAH MELALUI PERBATASAN DENGAN YORDANIA
Ketika Angkatan Darat Suriah tampaknya bersiap untuk melakukan serangan besar-besaran di provinsi Daraa, kelompok militan yang telah berurat dan berakar di wilayah itu dilaporkan menerima pengiriman senjata secara besar-besaran AS.”
Kelompok-kelompok militan yang beroperasi di Suriah selatan menerima sejumlah besar senjata dan amunisi buatan AS, termasuk rudal anti-tank TOW, seperti dilaporkan kantor berita FARS.
Menurut FARS, persenjataan itu dikirim melalui perbatasan dengan Yordania sebagai bagian dari “rencana AS untuk menyediakan lebih banyak cadangan senjata untuk teroris” di Suriah.
Kantor berita itu juga mengatakan bahwa kelompok-kelompok militan di provinsi Daraa mulai membentuk “ruang operasi” dalam persiapan untuk mengantisipasi serangan tentara Suriah.
Awal bulan ini, Angkatan Darat Suriah mengintensifkan kegiatannya di wilayah barat daya negara itu yang juga mencapai perbatasan Yordania dan Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel.
KELOMPOK MILITAN FSA MULAI ADA YANG BERGABUNG DENGAN MILITER SURIAH
“Pada tanggal 22 Juni kemarin , setelah pembicaraan antara perwakilan pusat rekonsiliasi Rusia dan pihak berwenang Suriah dengan militan pembebasan Suriah (FSA) di zona Selatan de-eskalasi, pemimpin Tajammu al-Wiyat al-Omari (Brigade Omari) mengumumkan bahwa kelompoknya menyatakan begabung denga pemerintah Suriah, ” demikian kata pusat rekonsiliasi Rusia untuk Suriah.
Menurut pernyataan itu, pemimpin Brigade Omari juga menekankan bahwa kelompoknya akan berperang melawan militan dari Front El Nusra dan ISIS (Daesh) bersama dengan tentara Suriah di bagian selatan negara itu.
“Pada Jumat malam, Kelompuk pertama tentara Suriah telah memasuki permukiman Dama dan Ashiyah di zona Selatan de-eskalasi,” kata dokumen itu.
Militer Suriah meningkatkan operasi mereka di barat daya Negara itu, yang mungkin berisiko karena baik Israel dan Yordania tampaknya menjadi nervous semenjak pasukan Suriah mendapatkan kembali kendali perbatasan mereka. Israel menyatakan adanya kehadiran pasukan Iran dekat Dataran Tinggi Golan bersama dengan pasukan Presiden Suriah Bashar al-Assad, yang dianggap menimbulkan bahaya bagi negara Israel, sementara Yordania, pada gilirannya, lebih prihatin dengan masalah gelombang pengungsi yang melarikan diri ke arah selatan dari area konflik.
PASUKAN SURIAH MULAI PENGEBOMAN KEPOSISI PEMBERONTAK DIPERBATASAN DENGAN YORDANIA
Pada hari Jum’at Helikopter pemerintah Suriah menjatuhkan bom di Daerah oposisi diBarat daya Suriah pertama kalinya dalam setahun ini, seorang pemantau perang dan para petinggi pemberontak menyebut serangan ini dianggap bertentangan dengan tuntutan AS bahwa Presiden Bashar Assad harusnya menghentikan serangan itu.
Assad telah bersumpah untuk merebut kembali daerah yang berbatasan dengan Yordania dan Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel, dan tentara Suriah mulai meningkatkan serangan di sana pekan ini. Fihak (AS) menganggap serangan ini mengancam zona “de-eskalasi” yang disepakati oleh Amerika Serikat dan Rusia tahun lalu.
Pada hari kamis AS menegaskan kembali tuntutannya bahwa zona deeskalasi itu harus dihormati, dan memperingatkan Assad dan sekutu-sekutunya Rusia tentang “akibat serius” ats pelanggaran ini . AS menuduh Damaskus telah melakukan serangan udara, artileri dan roket.
Serangan besar ini berisiko menimbulkan eskalasi yang lebih luas yang dapat membawa Amerika Serikat lebih dalam ke dalam perang. Kawasan barat daya menjadi perhatian strategis bagi Israel yang bersekutu dengan AS, yang tahun ini meningkatkan serangan terhadap milisi dukungan Iran yang bersekutu dengan Assad.
Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris, mengatakan helikopter pemerintah Suriah telah menjatuhkan lebih dari 12 bom di daerah itu, yang menyebabkan kerusakan tetapi tidak ada korban jiwa.
Abu Bakr al-Hassan, juru bicara kelompok pemberontak Jaish al-Thawra, yang bertempur di bawah bendera Tentara Pembebasan Suriah (FSA), mengatakan amunisi telah dijatuhkan di tiga kota dan desa, sementara pesawat tempur telah menyerang area2 yang lain.
Pada hari jum’at Televisi pemerintah Suriah mengatakan bahwa satuan satuan tempur a telah menargetkan “sarang dan gerakan teroris” di daerah itu. Pasukan pemerintah telah menggunakan artileri dan roket dalam serangan itu, mereka belum menggunakan kekuatan udara yang sangat penting untuk pemulihan wilayah-wilayah lain yang dikuasai pemberontak.
Pesawat tempur Rusia juga belum ambil bagian dalam serangan, kata fihak pemberontak. Namun, duta besar Rusia untuk Lebanon mengatakan bahwa Rusia akan membantu Damaskus untuk memulihkan wilayah selatan. “Kami mengatakan bahwa tentara Suriah sekarang, dengan dukungan dari pasukan Rusia, sedang memulihkan kedaulatannya di selatan dan memulihkan otoritas negara Suriah,” kata Alexander Zasypkin kepada koran pro-Hezbollah al-Akhbar. Dan “Israel tidak memiliki alasan pembenaran untuk melakukan tindakan apapun yang menghalangi perang melawan terorisme ini,” tambahnya.
YORDANIA KERAHKAN PASUKAN DAN KENDARAAN TEMPUR KEPERBATASAN SURIAH
Tentara Yordania dilaporkan mengirim konvoi besar tank dan personil militer ke perbatasan Suriah malam ini. Menurut media resmi Pasukan Tiger Force (suriah), Angkatan Darat Yordania bergerak melalui Yordania utara dan mengambil posisi di dekat perbatasan Suriah.
Langkah ini oleh Angkatan Darat Yordania dilakukan hanya beberapa hari setelah Tentara Arab Suriah memindahkan ribuan personil militernya ke Al-Quneitra dan provinsi Dara’a (untuk menggempur pemberontak Suriah).
Yordania adalah salah satu pusat komando NATO dan sekutu Arabnya dalam penghancuran Suriah yang dimulai 7 tahun lalu selain juga Turki.
TENTARA SURIAH MEMULAI SERANGAN KEPOSISI PEMBERONTAK DIPROVINSI DARAA
Tentara Arab Suriah (SAA) melakukan serangan sengit terhadap faksi-faksi pemberontak di pedesaan timur Provinsi Dara’a (dekat perbatasan Yordania) hari ini (17/6). Unit dari divisi 4 dan 5 tentara Suriah Arab berulang kali menyerang pertahanan pemberontak di kota-kota Busra Al-Sham, Ghara Sharqiyah, dan Ghara Gharbiyah, sumber militer mengatakan kepada Al-Masdar News.
Sumber itu menambahkan bahwa serangan Tentara Suriah terutama terkonsentrasi pada benteng pertahanan pemberontak di ketiga kota ini.
Serangan Tentara Arab Suriah ini terjadi hanya beberapa jam setelah beberapa konvoi militer besar memasuki provinsi Dara’a untuk memperkuat pasukan yang telah bersiap untuk melancarkan serangan oleh tentara pemerintah yang telah lama ditunggu-tunggu.
Menurut sumber militer di Damaskus, operasi besar pertama Tentara Suriah di provinsi Dara’a akan berkonsentrasi di daerah timur provinsi itu.
Secara khusus, serangan militer Suriah akan terfokus pada area Nassib dan kota-kota di sekitar wilayah perbatasan daerah ini.
Tentara Arab Suriah kehilangan Persimpangan Nassib yang telah direbut para gerilyawan pada awal 2015. Lepasnya persimpangan Nassib menyebabkan runtuhnya kendali seluruh Angkatan Darat Suriah di pedesaan tenggara Dara’a, yang artinya mereka juga kehilangan kota bersejarah Busra Al- Palsu.
Setelah Dara’a tenggara lepas, Brigade Selatan Front Tentara Suriah Selatan dan Jabhat Al-Nusra berusaha mendesak ke Al-Sweida Governorate; Namun, serangan ini akhirnya gagal setelah beberapa ribu orang di provinsi ini mengangkat senjata untuk melindungi rumah mereka dari pemberontakan.
Sejak serangan pemberontak gagal di Al-Sweida, Angkatan Darat Arab Suriah dan Pasukan Pertahanan Nasional (NDF) telah merebut kembali hampir seluruh provinsi.
Sementara itu, di tenggara Dara’a sebagian besar front peperangan disitu telah mati sejak zona de-eskalasi diarea itu sebagian besar menghentikan pertempuran selama setahun.
PENDUDUK GOUTHA TIMUR SURIAH MERAYAKAN iDUL FITRI PERTAMA SETELAH TERBEBAS DARI TERORIS
For years Syrians in E. Ghouta suffered under the rule of western backed Islamist Terrorists
They were starved, forced to dig tunnels and used as human shields.
Look at them now celebrating their first Eid after they were liberated by the Syrian Army.
Assad is killing his people? pic.twitter.com/wW3wd7bKU6
Setelah selama bertahun-tahun penduduk Ghouta timur Suriah menderita di bawah kekuasaan teroris Teroris yang didukung Barat , dimana mereka kelaparan dan dipaksa menggali terowongan dan bahkan digunakan sebagai tameng manusia. Dan Lihatlah kegembiraan mereka sekarang merayakan Idul Fitri pertama mereka setelah mereka dibebaskan oleh Tentara Suriah. Apakah ini bukti Assad membunuhi rakyatnya ?
KOALISI AS SERANG POSISI PASUKAN PRO ASSAD , 40 ORANG PEJUANG TEWAS
Televisi pemerintah Suriah melaporkan bahwa koalisi pimpinan AS telah menyerang posisi militer Suriah di timur negara itu menyebabkan beberapa tentara tewas dan terluka. Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia melaporkan bahwa 40 pejuang pro-Assad tewas dalam serangan itu.
Serangan itu terjadi di al-Harra tenggara Albu Kamal, media pemerintah Suriah mengatakan, meskipun belum ada laporan resmi yang mengkonfirmasi jumlah korban tewas.
Seorang komandan dalam aliansi militer yang mendukung Presiden Suriah Bashar Assad juga mengatakan kepada Reuters bahwa drone yang kemungkinan milik AS telah mengebom posisi faksi Irak antara Albu Kamal dan Tanf dan posisi militer Suriah.
“Tidak ada anggota koalisi pimpinan AS yang melakukan serangan di dekat Albu Kamal,” kata Mayor Josh Jacques, juru bicara pusat Komandot AS yang mengatakan kepada Reuters. Koalisi pimpinan AS mendukung aliansi milisi Arab Suriah (FSA) dan milisi Kurdi yang memerangi ISIS Islam di timur laut Albu Kamal.
Tentara Suria bersama milisi yang didukung Iran termasuk Hezbollah Libanon dan kelompok-kelompok dari Irak, mendesak ISIS dari Albu Kamal dan sekitarnya tahun lalu, tetapi kelompok ISIS sejak itu melakukan serangan di wilayah tersebut.
Pasukan AS juga berbasis di Tanf, barat daya Albu Kamal di gurun Suriah dekat perbatasan Irak dan Yordania.
NETANYAHU : ISRAEL TELAH MEMBOM POSISI MILISI DUKUNGAN IRAN DISURIAH
Israel telah menyerang milisi Muslim Syiah yang didukung Iran di Suriah, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan pada hari Kamis, melakukan tindakan-tindakan seperti berpotensi membantu membendung pengungsi Suriah Sunni Muslim ke Eropa.
Sebelumnya , Para pejabat Israel telah mengungkapkan telah dilakukan sejumlah serangan udara di Suriah untuk mencegah pengiriman senjata yang dicurigai ke gerilya Syiah Hizbullah Lebanon atau penyebaran militer Iran. Tetapi mereka jarang memberikan rincian tentang detail operasinya, atau menggambarkan adanya milisi non Libanon sebagai sasaran.
Netanyahu menuduh Iran telah membantu Damaskus memukul mundur pemberontakan yang sudah berlangsung tujuh tahun itu , dan membawa 80.000 pejuang Syiah dari negara-negara seperti Pakistan dan Afghanistan untuk melakukan serangan terhadap Israel dan “mengubah” mayoritas Sunni di Suriah.
“Itu adalah resep untuk terciptanya kembali peradangan perang sipil lainnya , saya harus mengatakan bahwa ini adalah perang agama dan percikannya bisa menyebabkan jutaan orang lagi yang akan masuk ke Eropa dan seterusnya … Dan itu akan menyebabkan pergolakan tak berujung dan terorisme di banyak negara, ”kata Netanyahu pada forum keamanan internasional.
“Jelas kami tidak akan membiarkan mereka melakukannya. Kami akan melawan mereka. Dengan mencegah itu dan kami telah mengebom pangkalan-pangkalan milisi Syiah ini maka kami juga menawarkan membantu keamanan negara Anda dan keamanan dunia. ”
Netanyahu tidak menyinggung bahwa sekitar setengah dari populasi 22 juta rakyat Suriah (sebelum perang) telah terlantar akibat pertempuran, dan ratusan ribu mengungsi sampai ke Eropa.
AS PUTUSKAN UNTUK MENDANAI KEMBALI KELOMPOK KONTROVERSIAL “WHITE HELMET”
Keputusan Washington untuk melanjutkan pendanaan bagi kelompok “White Helmets” setelah pembekuan singkat beberapa waktu lalu menunjukkan betapa pentingnya kelompok controversial yang berkedok kemanusiaan itu untuk dalam agenda perubahan rezim (diSuriah) yang dipromosikan AS, wartawan dan pengamat konflik Suriah mengatakan kepada RT.
(“White helmet” adalah mata2 perang bentukan AS dan sekutu yang berbaju “bantuan kemanusiaan” dalam peran Suriah)
“Para perencana di Pentagon mungkin akhirnya menyadari betapa pentingnya Helm Putih dalam operasi perubahan rezim,” Mike Raddie, co-editor BSNews dan aktivis anti-perang, mengatakan kepada RT.
Fakta bahwa mereka telah begitu berhasil dalam pembentukan “citra palsu” dan bukti palsu … hanya berarti bahwa mereka dapat diandalkan kapan pun ada kebutuhan untuk dalih untuk serangan rudal lain atau bahkan invasi skala penuh.”
KOTA PELABUHAN HODEIDAH DIYAMAN DISERANG KOALISI ZALIM PIMPINAN SAUDI
Koalisi pimpinan Saudi dan pasukan yang setia kepada mantan presiden Mansour Hadi telah melancarkan serangan terhadap kota pelabuhan utama Hodeidah di Yaman, salah satu sisa kota pelabuhan yang berfungsi sebagai Jalur masuk bantuan kemanusiaan diYaman, lapor kantor berita lokal.
Operasi untuk merebut kota pelabuhan penting dari Houthis dilancarkan pada Rabu pagi, setelah pemberontak Houthi menolak ultimatum untuk menyerahkan kota itu pada akhir Selasa, batas waktu yang ditetapkan oleh Uni Emirat Arab (UAE), Al Arabiya melaporkan .
Operasi darat skala besar, yang didukung oleh pasukan udara dan angkatan laut koalisi pimpinan Saudi, mulai bergerak di kota dari berbagai arah, sumber militer mengatakan kepada publik.
Pemerintah Presiden pengasingan Abd Rabbuh Mansour Hadi, yang sebagian berbasis di Aden mengeluarkan pernyataan mengklaim bahwa operasi militer adalah upaya terakhir untuk “mengembalikan legitimasi seluruh wilayah nasional setelah semua cara damai dan politik yang melelahkan ditempuh untuk mengusir milisi Houthi dari kota pelabuhan Hodeidah. ”
“Pembebasan pelabuhan Hodeidah adalah tonggak penting dalam perjuangan kami,” kata pernyataan itu. “Pembebasan pelabuhan adalah awal jatuhnya milisi Houthi. Ini akan mengamankan navigasi di Selat Bab al-Mandab dan memotong tangan Iran.”
Beberapa hari sebelum operasi dimulai, PBB memperingatkan bahwa serangan terhadap kota pesisir yang padat penduduk dapat menelan korban hingga 250.000 jiwa.
SURIAH BERSIAP LAKUKAN SERANGAN BESAR KEPOSISI PEMBERONTAK SURIAH DIDATARAN TINGGI GOLAN
Militer Suriah sedang mempersiapkan diri untuk melancarkan serangan terbesar mereka minggu depan, guna memulai operasi penting di provinsi Dara’a dan Al-Quneitra (area didataran tinggi Golan yang sebagian dikuasai Israel).
Menurut sumber militer di Damaskus, serangan pemerintah Suriah ini akan dipimpin oleh dua kekuatan besar di Angkatan Darat Arab Suriah: Pasukan Tiger Force dan Divisi ke-4.
Pasukan Tiger Force diberi tugas merebut kembali distrik selatan kota Dara’a, sementara Divisi ke-4 akan disebar antara Al-Quneitra dan Dara’a. Gabungan dua divisi ini akan menjadi kekuatan besar tentara dan pasukan paramiliter yang sebelumnya dikerahkan di Damaskus, Al-Sweida, Homs, dan Hama Governorat.
Berikut adalah daftar Pasukan yang ikut ambil bagian :
TENTARA ARAB SURIAH :
4th Division
39th Brigade
40th Brigade
42nd Brigade (Ghiath Forces)
5th Armored Division
15th Brigade
7th Division
9th Division
Shock Forces
15th Special Forces Division
90th Brigade
Republican Guard
105th Brigade
106th Brigade
Palestine Liberation Army (Palestinian wing of the Syrian Army)
Tiger Forces
Unit2 Paramiliter :
National Defense Forces (NDF)
Liwaa Suqour Al-Quneitra
Fouj Al-Joulan
East Qalamoun Division
Damascus Division
Homs Division
Dara’a Division
Syrian Social Nationalist Party (SSNP)
Liwaa Al-Quds (Palestinian-Syrian faction from Aleppo)
Raqqa tribal fighters
Dalam Operasi ini Militer Suriah juga akan mengerahkan sistem pertahanan udara jarak pendek baru buatan Rusia “Pantsir s1”, dekat Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel guna mencegah serangan dari militer Israel.
“Betting the Farm” adalah pepatah militer lama yaitu situasi di mana satu kubu dalam perang besar memutuskan untuk melakukan begitu banyak kekuatannya dalam suatu tindakan yang jika terjadi kegagalan dan penipisan maka kubu itulah yang akan lumpuh secara permanen.
Serangan yang akan dilakukan (Pasukan Suriah) ke Daraa dan provinsi Quneitra tampaknya memiliki semua keunggulan untuk melakukan tindakan semacam itu. Sebagian besar unit militer terkuat Pasukan Suriah SAA akan berkomitmen dalam serangan ini. Sepertinya pemerintah Suriah berniat untuk menghancurkan pemberontak dibarat daya Negara itu dan mendesak garis kontrolnya hingga terlihat dari benteng Israel di Dataran Tinggi Golan, Wilayah Suriah yang diduduki Israel.
HASIL PERTEMUAN DONALD TRUMP DAN KIM JONG UN DISINGAPURA
Hasil pertemuan Trump dan Kim Jong Un nampaknya tidak ada yang mengagetkan, bahkan hanya mirip dengan hasil pertemuan Kim jong Un dan mitranya Presiden Korsel Moon Jae In pada awal tahun ini.
Selain itu juga karena Trump juga menyatakan bahwa dia masih akan mempertahankan pasukan AS yang ada di Korea selatan.
Kita melihat pertemuan yang disebut2 sebagai pertemuan bersejarah ini hanya seperti upaya AS untuk menunda konfrontasi dengan Korut. Karena memang seperti yang disebut dalam agenda zionis bahwa tahap pertama perang dunia3 adalah penghancuran Kekuatan Islam penentang Israel dan disusul pengjancuran negara2 kafir.
Kita percaya agenda itu akan dilaksanakan karena, pertama agenda perang dunia 1 dan perang dunia 2 dilaksanakan persis dengan yg diagendakan. Kedua Agenda yang ditulis abad19 itu mirip apa yang diisyaratkan hadist bahwa perang dunia3 akan terdiri dari2 tahap.
dan sampai saat ini Iran yang memang menjadi Negara Islam target terakhirnya dan musuh utama Israel belum diserang.
Berikut adalah poin poin yang ditandatangani oleh kedua pemimpin :
Amerika Serikat dan Korut (DPRK) berkomitmen untuk membangun hubungan baru AS-Korut sesuai dengan keinginan rakyat kedua negara untuk perdamaian dan kemakmuran.
Amerika Serikat dan Korut akan bergabung dalam semangat untuk membangun perdamaian yang abadi dan stabil di Semenanjung Korea.
Menegaskan kembali Deklarasi Pan mun jom pada tanggal 27 April 2018, Korut berkomitmen untuk berupaya menuju denuklirisasi total di Semenanjung Korea.
Amerika Serikat dan DPRK berkomitmen untuk memulangkan orang hilang dan Tahanan perang POW / MIA (prissoner of war/missing In action) ) yang tersisa, termasuk pemulangan segera mereka yang sudah diidentifikasi.
MENHAN RUSIA : AS SEDANG MENYIAPKAN PROVOKASI SERANGAN KIMIA BARU DI DEIR EZZOR
Menhan Rusia Mayor Jenderal Igor Konashenkov, menyatakan pada hari Senin bahwa AS dan Tentara Pembebasan Suriah/ Pemberontak Suriah (FSA) sedang mempersiapkan provokasi senjata kimia diprovinsi Deir Ezzor. Gerilyawan Pembebasan Suriah (FSA) telah membawa tabung tabung berisi klorin ke pemukiman di Deir ez-Zor untuk melakukan “serangan kimia terhadap warga sipil”.
“Menurut informasi yang diterima melalui tiga saluran independen di Suriah, komando yang disebut Tentara Pembebasan Suriah (FSA) dengan bantuan dari pasukan operasi khusus AS sedang mempersiapkan provokasi serangan serius dengan penggunaan zat kimia beracun di provinsi Deir ez-Zor , ”Kata Konashenkov, seperti dikutip oleh Kantor Berita Sputnik.
Kementerian itu mencatat bahwa video (yang akan dibuat) atas penggunaan zat-zat kimia akan menjadi alasan bagi pembenaran serangan koalisi AS terhadap Instalasi2 milik pemerintah Suriah. “Video yang diproses setelah itu akan disebarluaskan di media barat, yang akan menjadi alasan baru bagi koalisi pimpinan AS untuk melakukan serangan rudal terhadap objek-objek vital pemerintah Suriah dan untuk membenarkan serangan militan terhadap pasukan pemerintah Suriah di bank timur sungai Euphrates , ”Tambah Konashenkov.
Tentara pembebasan Suriah (FSA) saat ini diposisikan di perbatasan provinsi Deir Ezor , karena mereka berbagi basis militer dengan pasukan AS di Al-Tanf. Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang didukung AS memiliki jumlah pasukan yang besar provinsi Deir Ezzor dan mereka secara sporadis melakukan serangan terhadap pasukan pemerintah Suriah.
AS MENGIRIM 250 KENDARAAN BERSENJATA BERAT KE PEMBERONTAK SURIAH DI PROVINSI DEIR EZZOR SURIAH
Sputnik telah mendapat info dari sebuah sumber di Pasukan Demokrat Suriah /Pemberontak Suriah (SDF), yang mengatakan bahwa Amerika Serikat terus memasok unit mobil bersenjata di provinsi Deir ez-Zor.
Sumber SDF, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan kepada Sputnik bahwa Amerika Serikat telah meningkatkan kehadiran militernya di Deir ez-Zor. “Ada tiga pangkalan militer AS di kawasan itu, di mana Amerika memperkuat kehadiran mereka.
Selama empat hari terakhir, Amerika Serikat telah mengirim kami 250 truk dengan kendaraan lapis baja Hummer, senjata berat, dan pick-up, (yang mereka sebut) sebagai bagian dari operasi melawan ISIS (Daesh) , yang kemudian kami teruskan ke timur Deir ez-Zor. Amunisi dan kendaraan lapis baja AS dikirim melalui darat dari wilayah Irak utara melalui pos kontrol perbatasan Semelka, dan dari sana ke timur Deir ez-Zor.
Pernyataan itu dikeluarkan setelah Menteri Pertahanan AS Jim Mattis mengatakan pada hari Rabu bahwa Presiden Suriah Bashar Assad telah menghadirkan “bencana” “atas rakyatnya di Suriah” dengan bantuan Rusia dan Iran, dan dia mencatat bahwa Pasukan Demokrat Suriah (SDF) adalah Satu-satunya organisasi yang mampu mengusir ISIS di Suriah.
“Mengenai situasi saat ini di Republik Arab Suriah, kami sarankan kepala Pentagon untuk mengecek kembali peta yang menunjukkan situasi negara (Suriah) saat ini. Semua kantong pertahanan teroris yang tersisa di Suriah hanya berada di wilayah yang dikuasai oleh Amerika Serikat, ”kata Konashenkov.
Menhan Rusia mencatat bahwa Kementerian Pertahanan Rusia bingung oleh “manipulasi verbal” dari Mattis mengenai situasi di Suriah, dia menekankan bahwa meluasnya kelompok teror ISIS ke Suriah hanya mungkin terjadi karena “kelalaian kriminal” dari Amerika Serikat dan koalisi internasionalnya.
“Selama ini Washington memfokuskan pada pembiayaan dan pasokan senjata langsung ke fihak “oposisi Suriah fiktif” yang berjumlah ratusan juta dolar. Namun, sebagian besar senjata dan amunisi yang dipasok oleh AS jatuh ke tangan al-Qaeda – Front el Nusra dan ISIS, yang dipakai Washington untuk tujuan menggulingkan pemerintah Suriah yang sah, “Kata Konashenkov.
VLADIMIRPUTIN : SANKSI2 DARI AS BISA MENGGIRING KEARAH PERANG GLOBAL
https://www.youtube.com/watch?v=CZW4D6R3_t0
Berbicara selama sesi tahunan Q&A didepan public Rusia, Putin mengecam keputusan Amerika Serikat untuk menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran.
Kekuatan negara2 Eropa telah berusaha maksimal untuk menyelamatkan perjanjian yang mereka tanda tangani tahun 2015 itu. Yaitu sejak Presiden AS Donald Trump menarik diri dari perjanjian itudan keluar bulan lalu dan Trump mengatakan dia akan menerapkan kembali sanksi2 baru ke Iran.
Putin mengatakan, penarikan diri dari perjanjian rudal anti-balistik adalah upaya untuk mengakhiri keseimbangan strategis”, dan ia memperingatkan sanksi hanya akan mendorong ke titik pemutusan hubungan.
Ditanya apakah sanksi “non-stop” (terhadap Rusia dan sekutu) dapat memicu konflik global. Dia menjawab dengan mengutip ucapan Albert Einstein yang mengatakan: “Saya tidak tahu dengan senjata apa Perang Dunia III akan dilakukan, tetapi Perang Dunia IV akan dilakukan hanya dengan tongkat dan batu.”
Presiden Rusia mengatakan: bahwa perang dunia ketiga bisa menjadi akhir dari peradaban manusia dan harusnya kita bisa menahan diri dari mengambil langkah ekstrim dikancah internasional yang sangat berbahaya bagi peradaban modern.
“Ancaman kehancuran bersama harusnya selalu bisa menahan para pelaku di kancah internasional agar mencegah kekuatan militer untuk membuat keputusan atau gerakan tergesa-gesa, dan memaksa para peserta (negara2 adidaya) untuk saling menghormati satu sama lain.
Penarikan AS dari perjanjian tentang rudal anti-balistik adalah upaya untuk mengakhiri keseimbangan strategis, tetapi kami akan menanggapi masalah ini.
“Kami percaya bahwa pemberian sanksi sepihak tidak akan menyelesaikan masalah, itu hanya memperburuk masalah.”
Presiden Rusia juga menyoroti perlombaan ruang angkasa baru, menunjukkan bahwa Kremlin akan segera mulai memproduksi sistem senjata baru sebagaimana ia telah berjanji untuk tetap mempertahankan stasiun ruang angkasa Rusia.
Dia menyatakan Rusia harus mengambil banyak langkah kemajuan termasuk dalam peningkatan kualitas satelit kami dan kualitas peralatan kami, dan kami harus kembali dan mempertahankan kompetensi kami dalam peluncuran, ada banyak persaingan dalam bidang ini.
Presiden Rusia juga menyoroti persenjataan yang ditujukan untuk “rudal jarak global dan kapal selam tak berawak”. Dia menambahkan: “Sebenarnya semua ini tidak kami rencanakan untuk diproduksi dan segera dioperasikan. Ini terlalu dini untuk dibicarakan tetapi kami akan melakukannya segera.”
IRAN BERSIAP LAKUKAN PENGAYAAN URANIUM
Pada hari Senin, Iran mengumumkan bahwa pihaknya akan memperbaiki fasilitas pengayaan uraniumnya di Natanz, yang selama ini dihentikann berdasarkan perjanjian tahun 2015.
“Musuh kami tidak akan pernah dapat menghentikan kemajuan nuklir kami … Ini adalah mimpi buruk bagi mereka dan hal itu tidak akan berhasil,” kata Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dalam pidato yang disiarkan televisi. “Saya telah memerintahkan Komisi energi atom Iran untuk bersiap meningkatkan kapasitas pengayaan uranium kami.”
Menyambut pernyataan dari pemimpin tertinggi mereka itu , kini Iran segera memulai pekerjaan awal untuk membangun fasilitas pengayaan uranium sentrifugal yang canggih. Fasilitas yang dipersiapkan untuk mengoperasikan 60 unit perangkat itu diharapkan akan siap dalam sebulan, kepala Organisasi Energi Atom Iran Ali Akbar Salehi mengatakan kepada televisi negara pada hari Rabu.
KESEPAKATAN PUTIN DAN XI JIN PING TENTANG MASA DEPAN SURIAH
Presiden Rusia Vladimir Putin dan mitranya presiden China Tiongkok Xi Jinping bertekat untuk melestarikan kedaulatan wilayahl Suriah dengan dukungan solusi politik serta perlunya mengambil langkah-langkah untuk membangunnya kembali.
“Kami menyerukan pelestarian kedaulatan teritorial Suriah, menghormati kedaulatan dan dukungan untuk solusi politik yang disediakan oleh Suriah sendiri dengan dukungan dari PBB dan dengan platform konvesi Jenewa dan hasil konferensi di Astana, dengan juga mempertimbangkan hasil dari Dialog Nasional Suriah yang diadakan di Sochi Januari lalu dan mengkoordinasikan rencana konkrit dan langkah-langkah oleh Rusia dan China untuk memastikan pembangunan kembali Suriah, ” demikian kesepakatan kedua presiden dalam sebuah pernyataan bersama setelah pertemuan mereka pada hari Jumat di Ibukota Cina.
Putin tiba di Tiongkok Beijing pada hari Jumat 8/5 untuk menghadiri Shanghai Summit.
DONALD TRUMP : DIA TIDAK AKAN MENERIMA JIKA KOREA UTARA TIDAK DIDENUKLIRISASI
Pada hari kamis 7/5 , Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa rencana pertemuannya dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di Singapura pada 12 Juni siap dilaksanakan. Presiden berjanji bahwa bahwa KTT akan lebih dari sekedar aksi foto bersama.
Trump menekankan bahwa akan sangat tidak bisa diterima jika Korea Utara tidak menyetujui denuklirisasi. Mereka harus melakukan denuklirisasi. Jika mereka tidak melakukan denuklirisasi, maka Kami tidak dapat menarik sanksi kita,” kata Trump sebelum makan siang dengan Presiden Jepang Shinzo Abe di Gedung Putih.
Presiden AS mencatat bahwa pada pertemuannya dengan Kim jong Un nanti dapat menandatangani perjanjian untuk mengakhiri perang Korea dan dia menekankan bahwa ia berharap untuk dilakukan normalisasi hubungan dengan Korea Utara di masa depan.
“Saya berharap pertemuan mendatang … menjadi awal dari masa depan baru yang cerah bagi Korea Utara,” kata Trump.
Trump mengatakan nahwa jika KTT Korea Utara nanti berjalan dengan baik, dia akan mengundang Kim Jong-un ke Amerika Serikat.
Trump mengatakan dia bisa saja memberi sanksi lebih banyak kepada Korea Utara, tetapi dia memutuskan untuk tidak melakukannya pada saat ini dan menambahkan bahwa pemerintahannya bisa memberlakukan langkah-langkah hukuman lebih berat kepada Pyongyang di masa depan.
Pekan lalu Trump mengumumkan bahwa dia tidak akan membuat suatu kesepakatan dengan Kim dalam pertemuan pertama mereka diSingapura 12 Juni nanti. Dia menggarisbawahi bahwa Amerika Serikat dan Korea Utara sedang memulai suatu proses dan hubungan baru selama KTT.
PETINGGI MILITER IRAN : AS DAN ISRAEL TIDAK AKAN MAMPU MENYERANG IRAN SECARA MILITER
Juru bicara Urusan Politik Garda Revolusi Iran, Brigadir Jenderal Yidallah Jawani, menyatakan pada hari Rabu bahwa AS dan Israel tidak mampu melakukan serangan militer terhadap Iran.
Petinggi militer Iran itu bersumpah bahwa setiap serangan militer Israel atau Amerika terhadap Iran akan menghadapi kekuatan militer yang tangguh.
KETUA PARLEMEN LEBANON : IRAN TIDAK AKAN KELUAR DARI SURIAH SAMPAI SURIAH BEBAS DARI TERORIS
Ketua Parlemen Lebanon Nabih Berri, dalam sebuah wawancara dengan Sputnik, berkomentar tentang masalah penyelesaian konflik Suriah, kerjasama Lebanon-Iran dan relokasi Kedutaan Besar AS ke Yerusalem.
Nabih Berri menyatakan Jika Hezbollah tidak hadir di Suriah maka militan ISIS (Daesh) pasti sudah akan mencapai Lebanon,
Ketua Parlemen Lebanon mencatat bahwa Libanon dan Suriah adalah “seperti saudara kembar,” karena hampir 1,5 juta warga Suriah tinggal di Lebanon. “Kami tidak menganggap mereka orang luar … Segala sesuatu yang terjadi di Suriah mempengaruhi Lebanon,” Berri menekankan.
Gerakan Hezbollah, Lebanon dan Iran tidak akan meninggalkan Suriah sampai negara itu sepenuhnya dibebaskan dari teroris dan mengembalikan integritas teritorialnya, Kata Ketua parlemen Libanon kepada Sputnik.
Nabih Berri mencatat bahwa kehadiran pasukan Iran di Suriah atas permintaan pimpinan Suriah, seperti Angkatan Udara Rusia, sementara Amerika Serikat yang telah menuntut penarikan Hizbullah dan Iran dari Suriah, malahan mengerahkan pasukan mereka di negara itu tanpa izin dari pemerintah Suriah.
“Kekuatan kita ini tidak akan ditarik sampai Suriah dibebaskan dan mendapatkan kembali integritas teritorialnya,” kata Berri.
Krisis Suriah tidak dapat diselesaikan tanpa negosiasi antara Rusia, Amerika Serikat, Turki, Iran, Arab Saudi, Mesir dan mungkin salah satu negara dari Uni Eropa, kata Berri. “Saya percaya bahwa tanpa negosiasi antara Rusia, Amerika Serikat, Turki, Iran, Arab Saudi, Mesir dan setidaknya satu negara Eropa, apakah itu Perancis atau lainnya, tidak mungkin untuk menyelesaikan krisis Suriah … Solusi politik tidak dapat dicapai tanpa kesepakatan antara pihak-pihak ini, ”kata Berri.
NATO MAKIN TINGKATKAN KESIAPAN MILITERNYA DIEROPA TIMUR
Saber Strike: NATO rushes thousands of troops, including air defence systems, to Poland and Baltic states “to boost readiness on its eastern flank” 🎥 https://t.co/3bkbCctmO3pic.twitter.com/RH4S58fh5l
NATO mengerahkan ribuan pasukan termasuk sistem pertahanan udara Patriot ke Polandia dan negara-negara Baltik ” untuk meningkatkan kesiagaan militernya di Eropa timur” dekat dengan perbatasan Rusia.
Sejumlah 18.000 tentara dari 19 negara berpartisipasi dalam latihan serangan Sabre Strike 18 di sisi timur NATO karena dianggap manuver militer Rusia semakin mengkhawatirkan negara2 anggota NATO yang ada di dekat Rusia.
JENDRAL SURIAH PERINGATKAN AKAN ADANYA SERANGAN ISIS KE PALMYRA DENGAN DUKUNGAN AS
Pengamat militer dan ex petinggi militer Suriah Mayor Jenderal purn. Muhammed Abbas memperingatkan bahwa AS sedang berusaha untuk merebut kendali perbatasan Suriah dengan Irak guna memutuskan hubungan antara kedua negara.
Untuk tujuan ini bentrokan baru sedang diprovokasi disekitar al-Tanf, provinsi Homs, di mana basis militer AS berada, dan dibagian timur provinsi al-Suwayda di selatan Suriah.
“AS sedang bekerja untuk melanjutkan perang di Suriah. Sangat mungkin bahwa Palmyra dapat kembali menjadi target serangan. Karena jika mereka merebut Palmyra maka akan mengguncang stabilitas dan keamanan yang telah diciptakan pemerintah Suriah di sana selama dua tahun terakhir, ” kata Abbas.
Menurut pensiunan jendral itu , “Amerika masih terus mendukung berbagai kelompok bersenjata yang melaksanakan rencana mereka di wilayah tersebut. Setiap kelompok itu terhubung satu dengan yang lain ke perusahaan Blackwater (Perusahaan swasta AS yg memasok tentara bayaran)), dan kelompok yang menyebut dirinya ‘Tentara Suriah alternatif’ ,
” Abbas menyatakan bahwa serangkaian serangan baru-baru ini di tenggara Deir ez-Zor, dekat pangkalan Rusia di Khmeimim, dan disumur minyak T2 dan T3 adalah tanda2 bahwa kelompok jihadis (ISIS) yang didukung AS sedang “bersiap untuk membuka front baru baik di selatan Suriah ke arah Daraa dan di utara menuju Idlib. ”
Palmyra adalah kota yang memiliki makna strategis dan simbolis yang istimewa, kata Jendral itu. “Jika Palmyra direbut , ini akan memiliki resonansi besar. Saat ini ada kesempatan bagi mereka untuk melakukan operasi ini, karena AS memiliki kekuatan di al-Tanf, di Rukban, dan di daerah yang dikendalikan oleh Pasukan Demokrat Suriah (Pemberontak Suriah) di tepi barat sungai Eufrat. ”
Dia juga memperingatkan bahwa AS dapat membantu sekutunya (para teroris) dengan menciptakan jamming elektromagnetik untuk menyembunyikan gerakan mereka, sehingga akan mustahil bagi pasukan Suriah dan sekutu mereka bisa menghancurkan mereka. “Selain itu, mereka juga dapat menggunakan awan dan badai debu untuk tujuan ini. Kita perlu mempertimbangkan semua faktor ini agar bisa melacak gerakan seperti itu tepat pada waktunya,” kata Abbas.
Pekan lalu, sumber militer Suriah mengatakan kepada Al-Masdar News bahwa ISIS melancarkan serangan besar ditimur sumur minyak T-3 ditimur Palmyra. 26 Tentara Suriah dilaporkan tewas dalam serangan teroris itu. Tentara Suriah telah mengerahkan pasukan tambahan ke provinsi Deir ez-Zor untuk mencegah serangan yang mungkin terjadi.
Selama pendudukan mereka di kota kuno Palmyra itu, kelompok ISIS telah menghancurkan puluhan artIfak (benda2 kuno) dan seluruh bagian dari Situs Warisan Dunia yg diakui UNESCO.
SUKU SUKU DISURIAH DEKLARASIKAN ANTI AS DAN DUKUNGAN KE TENTARA SURIAH
Suku-suku diSuriah mendeklarasikan persatuan dan menyatakan perang terhadap kehadiran AS dan mengutuk semua jenis intervensi asing.
Sejumlah lebih dari 70 suku di Suriah berkumpul hari ini di bawah slogan ‘suku Suriah melawan Amerika dan semua jenis campurtangan asing’ dan mereka menegaskan dukungan mutlak mereka untuk Tentara Arab Suriah (SAA).
Hadir juga dalam acara konferensi suku suku diSuriah yg dilangsungkan dikota Deir Hafer pinggiran Aleppo itu komandan Brigade Yerusalem.
WAWANCARA TELEVISI RT DENGAN PRESIDEN SURIAH BASHAR AL ASSAD
https://www.youtube.com/watch?v=M9z0WcZLJck
Dalam wawancara ini Presiden Suriah Bashar Assad mengatakan bahwa bulan lalu Rusia telah berhasil menghalangi Barat dari upaya melancarkan serangan udara besar-besaran di negaranya, dan dia meyakini bahwa Damaskus hampir memenangkan perang tujuh tahun dinegaranya, meskipun AS terus saja merecoki dengan campur tangannya.”
“Dengan setiap kemajuan yang telah dicapai Tentara Suriah, juga dalam proses politik dalam seluruh situasi, musuh-musuh kita dan lawan kita terutama negara2 Barat yang dipimpin oleh Amerika Serikat dan Negara2 boneka mereka di Eropa yang ada diwilayah kita, mereka terus mencoba membuat situasi lebih parah, baik dengan cara mendukung terorisme, membawa lebih banyak teroris ke Suriah, atau dengan menghambat proses politik, ” Kata Presiden Assad kepada koresponden RT Murad Gazdiev dalam wawancara di Damaskus.
Assad mencatat bahwa tanpa bantuan pendanaan dari luar sebenarnya lawan-lawannya di dalam negeri dapat ditundukkan “dalam setahun.”
Setelah berhasil mengalihkan dukungan antara berbagai faksi anti Assad, dan merebut kembali kota-kota utama Aleppo dan Deir ez-Zor oleh pasukan pemerintah selama dua tahun terakhir, presiden Suriah percaya bahwa Washington telah “kehilangan kartunya” diSuriah.
“Tantangan kami sekarang adalah bagaimana kami dapat mempersempit kesenjangan antara rencana mereka (AS) dan rencana kami,” kata Assad.
Pemimpin Suriah itu percaya bahwa semakin cepat konflik berdarah ini akan segera berakhir, maka semakin membuat putus asa lawan lawannya.
Dia mengutip tuduhan serangan senjata kimia di Douma “Apakah itu demi kepentingan kita? Mengapa, dan mengapa baru sekarang ?” Ia menganggap hal ini sebagai upaya Barat terakhir untuk mempengaruhi opini internasional yang gagal.
“Mereka membuat sebuah dongeng, mereka berbohong dengan membuat opini publik di seluruh dunia dan di Barat, tapi tidak ada yang percaya cerita mereka, tetapi mereka tidak bisa mundur. Jadi, mereka harus melakukan sesuatu, bahkan dalam skala yang lebih kecil, ”kata Assad mengacu pada serangan udara bersama terhadap yg didklaim sebagai fasilitas senjata kimia Suriah yang dilakukan pada 14 April oleh AS, Inggris, dan Prancis.
Melihat banyaknya para penasihat militer Barat yang ditempatkan bersama pasukan proksi mereka di Suriah, Assad juga berterima kasih kepada Rusia karena hal ini tidak sampai memicu konfrontasi langsung (Rusia) dengan AS, yang beroperasi sangat dekat baik di udara maupun didarat.
“Kita hampir saja melihat konflik langsung antara pasukan Rusia dan pasukan Amerika, dan untungnya, itu telah bisa dihindari, bukan oleh “kebijaksanaan” kepemimpinan AS tetapi oleh “kebijaksanaan” kepemimpinan Rusia,” kata Assad kepada Gazdiev.
“Kami membutuhkan dukungan Rusia, tetapi pada saat yg sama kami juga harus menghindari kebodohan AS agar tetap ada stabiltas di negara kami.”
Ditanya apakah Anda berencana merebut kembali seluruh Suriah dengan kekuatan? Terutama di Idleb yang perbatasan dengan Israel? Presiden Suriah menjawab :
Perang adalah pilihan terburuk. Saya pikir setiap warga Suriah setuju dengan fakta ini. Tetapi kadang-kadang Anda hanya memiliki pilihan ini, terutama ketika Anda berbicara tentang faksi-faksi seperti Al Qaida, seperti ISIS, seperti al-Nusra, dan faksi-faksi yang sepaham , sebenarnya kebanyakan dari mereka memiliki ideologi yang sama seperti halnya Jaish al-Islam, Ahrar al-Cham, dan sebagainya mereka tidak mau melakukan dialog apa pun, mereka tidak memiliki rencana politik, mereka hanya memiliki rencana ideologis yang gelap , yang akan menjadikan Suriah seperti tempat2 lain diseluruh dunia yang dukuasai Al Qaeda. Jadi, satu-satunya pilihan untuk menghadapi faksi-faksi itu adalah dengan kekuatan.
Pada saat yang sama, di daerah lain kami berhasil melaksanakan rekonsiliasi, terutama ketika masyarakat di daerah-daerah yang berbeda itu ikut menekan militan untuk meninggalkan daerah-daerah itu. Jadi, saya pikir pilihan terbaik adalah membuat rekonsiliasi. Ini adalah rencana kita. tetapi ketika hal itu tidak berfungsi maka satu-satunya cara adalah menggunakan kekuatan.
“Semakin banyak kemajuan yang kami dapat akan semakin membuat kami lebih bertekad untuk menyelesaikan masalah ini, karena Anda tidak bisa memberikan pilihan lain apakah Anda memiliki negara ataupun anda yang tidak memiliki negara, ”kata presiden Suriah itu kepada RT.
Ditanya bagaimana anda menanggapi ancaman menteri energy Israel yang mengancam akan menurunkan anda dari jabatan presiden, Assad menjawab :
Sejak saya dilahirkan, pada era generasi saya dan sebagian besar generasi sekarang di Suriah kami selalu hidup di bawah ancaman agresi Israel. Ini adalah sesuatu yg terus ada dalam fikiran bawah sadar kita, jadi untuk mengatakan bahwa anda takut ketika hidup dengan ancaman yang sama selama beberapa dekade, tentu ini tidak masuk akal.
Israel telah membunuh dan menduduki wilayah kami (dataran tinggi Golan) selama beberapa dekade , tepatnya selama sekitar tujuh dekade, di wilayah ini, tetapi biasanya mereka melakukan semua ini tanpa mengancam. Sekarang, mengapa mereka mengancam dengan cara ini? Ini adalah kepanikan, ini adalah semacam perasaan histeris, karena mereka kehilangan “orang-orang terkasih,” orang-orang yang mereka sayangi yaitu dari al-Nusra dan ISIS, itulah sebabnya mengapa Israel panik baru-baru ini, dan kami memahami perasaan mereka.
Ditanya tentang agresivitas Israel yang sekarang tampak lebih mencolok di Suriah, dimana mereka melakukan serangan udara yang sesuka hati bahkan dilakukan depan kamera, Adakah yang dapat Anda lakukan untuk menghentikan Israel yang terus melakukan serangan udara di Suriah?
Assad menjawab : Sebenarnya, target pertama dari para tentara bayaran yg menyerang Suriah (sejak awal perang Suriah0 adalah pertahanan udara kami, sebelum mereka menyerang pangkalan militer lainnya, dan Anda harusnya terkejut pada saat itu; mengapa mereka (para teroris) menyerang pertahanan udara kita ? Padahal Pertahanan udara tidak ada hubungannya dengan “demonstrasi damai” seperti yang mereka katakan atau yg mereka sebut “kekuatan moderat,” dan pertahanan udara itu tidak ada hubungan sama sekali dengan ekstremis . Pertahanan udara adalah hal yang berbeda, pertahanan udara dibangun untuk membela negara. Ini adalah bukti lain bahwa Israel memiliki hubungan langsung dengan para teroris di Suriah. Jadi, mereka menyerang pangkalan tersebut, dan mereka menghancurkan sebagian besar pertahanan udara kami.
Sekarang, terlepas dari itu pertahanan udara kita jauh lebih kuat daripada sebelumnya, berkat dukungan Rusia, dan serangan udara baru-baru ini oleh Israel dan oleh Amerika dan Inggris dan Perancis membuktikan bahwa kita berada dalam kondisi yang lebih baik. Jadi sekarang satu-satunya pilihan adalah meningkatkan pertahanan udara kami, ini adalah satu-satunya hal yang dapat kami lakukan, dan kami sedang melakukan itu.
Pertanyaan : Israel mengatakan bahwa serangan udaranya sejauh ini adalah bukan ditargetkan untuk melawan Anda sebagai Presiden atau pemerintah, bahwa mereka bilang mentargetkan Iran yang sekutu Anda. Iran telah membantu anda (menghancurkan teroris), tetapi sekarang menempatkan Anda pada ancaman. Apakah Anda pernah mempertimbangkan untuk meminta Iran pergi?
Fakta paling penting mengenai masalah ini, adalah kita tidak memiliki pasukan Iran. Tapi seperti halnya kami mengundang Rusia, kami juga dapat mengundang Iran. Kami memiliki perwira Iran yang bekerja dengan Tentara Suriah (sebagai konsultan), tetapi mereka tidak memiliki pasukan. Dan ini fakta paling jelas atas kebohongan mereka (Israel) tentang masalah tentara Iran ini adalah ketika dalam serangan Israel beberapa minggu yang lalu mereka mengatakan bahwa mereka menyerang pangkalan dan kamp tentara Iran, dan yang terjadi adalah puluhan martir Suriah yang meninggal dan terluka. Tidak ada satu pun pasukan Iran yang jadi korban. Jadi, bagaimana mereka bisa mengatakan bahwa ada tentara Iran disini? Jadi, itu bohong. Kami selalu mengatakan bahwa yang ada pada kami adalah para perwira Iran yang bekerja dengan tentara kami, dan tidak ada pasukan Iran disini.
Ditanya , bagaimana sikap and menanggapi Presiden Trump yang telah memanggil Anda dengan julukann “Animal Assad.” Apakah Anda memiliki nama julukan (balasan) untuk presiden AS?
Presiden Assad menjawab : Ini bukan gaya bahasa saya, jadi, saya tidak bisa menggunakan bahasa yang sama seperti itu. Itu bahasa dia (Trump) yang mewakili siapa dia, dan saya pikir ada prinsip yang sangat dikenal, bahwa “Siapakah anda adalah apa yang Anda katakana”. Jadi, dia ingin mewakili siapa dia, dan itu normal.
Bagaimanapun, itu tidak berimbas apa pun (pada saya), dan bahasa semacam ini tidak akan berimbas apa pun kepada siapa pun. Satu-satunya hal yang bisa mengubah anda adalah orang Anda yang anda percayai, yaitu orang yang berkepala dingin, orang yang bijaksana, orang yang bermoral, etis, itulah yg bisa mempengaruhi fikiran Anda, apakah positif atau negatif. Bagi saya seseorang seperti Trump tidak akan bisa mempengaruhi saya.
Soal tuduhan menindas warga Suni
Ketika ditanya : Di Idleb … sebagian besar pemberontak di sana adalah Sunni. Sebagai seorang Sunni saya sendiri memiliki kerabat jauh yang datang ke Suriah untuk melawan Anda, karena ia diberitahu bahwa Anda menargetkan warga Sunni, dan itulah yang dipercaya oleh banyak orang di Idleb. Mengapa begitu banyak orang di semua negara yang berbeda baik yang di Amerika, di Rusia dsb mereka percaya bahwa Anda menindas mereka?
Presiden Assad: Karena itu adalah narasi pertama (yang dipropagandakan) ketika dimulai (perang) , baik secara internasional terutama di Barat dan juga di dalam Suriah dan di beberapa media utama di wilayah kami dan di Barat, rencana mereka adalah menciptakan perpecahan di dalam masyarakat. Itu akan membuat semuanya lebih mudah bagi mereka; “Ketika Anda memiliki semacam perang saudara yang sipil, antara sekte atau etnis,” dan gagal.
Sekarang, mereka tetap menggunakan narasi yang sama, setidaknya untuk mendorong beberapa orang fanatik di berbagai tempat di dunia untuk datang dan membela “saudara-saudara” mereka di sini, karena itulah yang mereka bayangkan; mereka membayangkan bahwa ada konflik antar sekte.
Jadi, karena cara berpikir mereka yang picik, mungkin, atau ketidaktahuan mereka, mereka datang ke sini hanya untuk mendukung “saudara-saudara” mereka. Sekarang, jika saya akan memberi tahu Anda ini benar atau salah, audiens Anda tidak ‘kenal saya, mereka tidak tahu tentang kredibilitas saya, tapi saya akan memberitahu Anda, Anda tahu Suriah dengan sangat baik, lebih baik pergi dan melihat kenyataan di lapangan.
Sekarang, jika ada narasi semacam itu, katakanlah andai saja dalam kenyataannya ada sekte yang membunuh sekte lain, tentu sekarang Suriah harus dibagi menurut garis sektarian.
Anda seharusnya datang dulu ke daerah2 (diSuriah) yang di bawah kendali kami dan lihat apakah mereka hanya terdiri satu warna atau beberapa warna dari masyarakat Suriah. Kemudian Anda juga datangi daerah lain yang dikuasai teroris, Apakah Anda mendapati warna yang berbeda? dan kenyataannya tidak seperti itu khan.
Sekarang, di Damaskus, di Aleppo, di Homs, di setiap area di bawah kendali pemerintah Suriah, Anda akan melihat setiap spektrum (keragaman) masyarakat Suriah, tanpa pengecualian. Jadi, fakta ini akan dengan sendirinya menghilangkan prasangka seperti ini. Maksud saya, bagaimana mungkin mereka bisa hidup berdampingan satu sama lain sementara pemerintah membunuhinya dengan alasan sektarian?
Potensi konflik antar superpower
Ditanya : Bahwa sekarang ini di Suriah ada lima kekuatan nuklir yang terlibat diSuriah , baik yang secara langsung terlibat dalam operasi militer di Suriah, yang menempatkan tentaranya di lapangan atau lewat serangan udara. Beberapa dari negara-negara itu berada di kubu yang berbeda. Bagaimana sebenarnya situasis “perang sipil” diSuriah sekarang ini?
Assad menjawab : Kata “perang sipil” telah digunakan secara luas sejak awal konflik di Suriah, bahkan tanpa sadar digunakan juga oleh teman-teman kita, dan oleh sekutu tanpa memahami isi dari maknanya.
“Peperangan sipil” diSuriah bermakna ada garis sektarian berdasarkan etnis atau sekte atau agama atau mungkin perbedaan pandangan atau aliran politik, ini adalah sesuatu yang tidak terjadi di Suriah. Kenyataannya, di daerah yang dikendalikan oleh pemerintah, yang sekarang mayoritas Suriah, Anda memiliki semua keragaman ini. Jadi, kata “perang saudara” tidak benar. Apa yang sebenarnya ada dari awal adalah tentara bayaran mereka orang Siria, dan orang asing yang dibayar oleh Barat untuk menggulingkan pemerintah. Ini adalah realitas, kenyataan yang sangat kejam. Ini hanyalah topeng untuk menutupi niat mereka yang sebenarnya.
Pada kenyataannya, sebenarnya sudah hampir terjadi konflik langsung antara pasukan Rusia dan pasukan Amerika, dan untungnya, itu bisa dihindari, bukan oleh kebijaksanaan kepemimpinan Amerika, tetapi oleh kebijaksanaan kepemimpinan Rusia.
—00—
ARAB SAUDI ANCAM QATAR DENGAN AKSI MILITER JIKA MEMBELI SISTEM PERTAHANAN S400 DARI RUSIA
Arab Saudi dilaporkan telah mengancam dengan “aksi militer” terhadap Qatar jika negara tetangganya itu membeli sistem pertahanan rudal Rusia S-400, demikian menurut Le Monde mengutip surat dari Raja Salman kepada kepresidenan Prancis.
Pada Juni 2017 Arab Saudi, Bahrain, UEA, dan Mesir memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar karena menuduh negara itu mendukung dan mendanai terorisme. Qatar juga dituduh “ikut campur” dalam urusan internal negara tetangganya dan karena Qatar menyatakan dukungan terhadap saingan klasik Arab Saudi yaitu Iran.
Sekarang Riyadh dikabarkan khawatir dengan rencana Qtar membeli rudal S-400 sistem anti rudal darat keudara Rusia yang dianggap akan membahayakan “keamanan nasional” Negara tetangganya di Teluk Persia. Menurut informasi yang diperoleh Le Monde, King Salman belum lama ini telah mengirim surat kepada kantor kepresidenan Prancis, di mana ia menyatakan “keprihatinan mendalam” atas adanya negosiasi jual beli S-400 yang sedang berlangsung antara Doha dan Moskow.
Jika kesepakatan itu berlanjut “Kerajaan (Saudi) akan siap untuk mengambil semua langkah yang diperlukan untuk menghancurkan sistem pertahanan ini, termasuk dengan aksi militer,” . Isi surat itu juga dilaporkan meminta Paris untuk memberikan tekanan diplomatik terhadap Doha.
Duta Besar Qatar untuk Rusia pada bulan Januari mencatat bahwa kedua Negara Rusia dan Qatar sedang berada pada “tahap negosiasi lanjutan” atas pembelian sistem pertahanan udara canggih S-400.
Pada saat itu Fahad bin Mohammed Al-Attiyah mencatat bahwa perjanjian kerja sama militer Qtara –Rusia yang ditandatangani pada bulan Oktober 2017 itu telah “membuka jalan bagi Rusia dan Qatar untuk saling berinteraksi dalam lingkup pertahanan, termasuk pengadaan perangkat keras, pelatihan tentara dan petugas, pemeliharaan senjata dan, tentu saja, kerja sama operasi khusus. ”
Sisem pertahanan Triumf S-400, yang oleh NATO didinamakan sebagai ‘Growler,’ dapat mendeteksi dan mencegat hampir semua benda yang terbang diudara , mulai dari pembom strategis , pesawat tempur, ke jet tempur taktis, rudal balistik dari semua ukuran dan bentuk .
Dengan kemampuan multi fungsi ini, pesaing satu-satunya dari sS400 adalah Patriot buatan AS yang walau bagaimanapun masih menawarkan spesifikasi yang jauh lebih sederhana.
Sementara Washington belum mengomentari pembelian S-400 yang dilakukan oleh Qatar ini, AS baru-baru ini bersitegang dengan Ankara (Turki) atas keputusannya untuk memilih mengamankan wilayah udaranya menggunakan sistem S400 Rusia.
AS terus bersikeras bahwa Turki (sebagai anggota NATO) seharusnya hanya menggunakan sistem yang kompatibel dengan NATO yang bisa dibelinya dari “sekutunya sendiri.” Dengan mengangkat isu itu seorang anggota parlemen AS berupaya memperkenalkan RUU yang berusaha melarang pengiriman pesawat F-35 ke Turki, merujuk bahwa sikap Turki dianggap “semakin bermusuhan” (dengan AS).
Para anggota parlemen AS juga memperingatkan India bahwa pengadaan sistem militer canggih Rusia (S400) oleh India dapat membahayakan kerja sama pertahanan dan transfer teknologi antara Washington dan New Delhi, dan mendesak India untuk mempertimbangkan kembali pembelian itu.
Beberapa hari lagi tepat tanggal 14 mei 2018 kita akan melihat peristiwa yang sepertinya peristiwa diplomatik biasa tapi sebenarnya akan menjadi awal fenomena besar akhir zaman dimana umat Yahudi sedang menyiapkan Khilafah (pemerintahan tunggal dunia) akhir zaman yang mereka yakini telah dijanjikan Tuhan akan dipimpin oleh “Al Masih” mereka yang akan membawa mereka kembali kezaman keemasan seperti era Nabi Dawud as.
Peristiwa itu adalah pemindahan Kedubes AS di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem yang akan diresmikan pada 14 mei mendatang. Semua persiapan sedang dilakukan termasuk memasang penunjuk jalan kelokasi Kedubes AS di Yerusalem itu.
Bagi yang mata hatinya tidak beku karena sibuk menuhankan dunia maka akan diberi hidayah oleh Allah untuk mampu memahami satu demi satu peristiwa peristiwa akhir zaman yang terjadi dipepan mata kita. Bagi yang sibuk menuhankan dunia maka hanya akan melihat peristiwa ini sebagai even diplomatik biasa.
Kenapa kita pakai kata kata sedih dan prihatin seperti itu? Karena begitu gemasnya kita melihat banyak umat Islam yang tidak juga faham atas terjadinya persiapan persiapan besar dan panjang yang dilakukan umat Yahudi dalam proyek terbesar akhir zamannya itu.
Yang lebih menyedihkan lagi bahkan malah secara bodoh mereka datang dari seluruh penjuru dunia ke Iraq, dan Suriah dengan iming iming pendirian Khilafah Islam , padahal mereka sedang tertipu untuk membantu proyek Israel dalam pelemahkan Negeri negeri Muslim penentang Israel (Iraq, Libiya, Suriah, Sudan, Somalia, Nigeria dsb, dan nanti Iran ) yang dianggap membahayakan agenda penting mereka itu.
Jika anda tidak tahu bahwa penghancuran Suriah adalah agenda yang sudah lama direncanakan NATO, sebaiknya anda baca artikel Perang dunia 3 dibagi dalam 2 Fase. Disitu anda akan melihat video bocoran mantan Jendral AS Wesley Clark tentang rencana penghancuran 7 negara Islam dalam waktu 5 tahun.
Jadi, setiap Negara dan setiap fihak yang saat ini getol membantu Israel dalam penghancuran negara2 timteng penentang Israel, maka sebenarnya mereka itulah yang sedang mendukung proyek penyambutan Dajjal.
Setelah peresmian kantor Kedubes AS yang rencananya dilaksanakan tepat dengan hari jadi Israel 14 mei 2018 mendatang, tentu kita akan segera menyaksikan puluhan Negara sekutu AS (sekutu Israel) juga berbondong bondong memindahkan Konsulat atau Kedubesnya dari Tel Aviv Ke Jerusalem.
Sungguh saat ini kita jauh lebih mudah memahami Hadist2 tentang Dajjal yang dulu sulit difahami seperti Hadist berikut yang mengisyaratkan akan munculnya orang2 yang membaca Quran tapi tidak sampai kerongkongan dan generasi terakhirnya menjadi pendukung Dajjal :
“ Akan muncul sekelompok manusia dari arah Timur, yang membaca al-Quran namun tidak melewati tenggorokan mereka. Tiap kali Qarn (generasi) mereka putus, maka muncul generasi berikutnya hingga generasi akhir mereka akan bersama dajjal “ (HR. Imam Thabrani)
Persiapan Khilafah dunia Yang dipimpin Al-Masih Dajjal
Tentu saja mereka tidak sedang mepersiapkan Khilafah Islam tapi sebuah khilafah (Pemerintahan Tunggal dunia) yang mereka yakini harus berpusat di Yarusalem yang akan dipimpin “Al Masih” mereka yang ditunggu tunggu sejak lebih 2000 tahun. Mereka sudah puluhan tahun ini mempropagandakannya sebagai New World Order (NWO).
Itulah kenapa resiko sebesar apapun yang timbul dari pemaksaan Yerusalem menjadi ibuota Israel, seperti penentangan dari dunia Islam tidak akan mereka hiraukan.
Even penting lain yang kita yakini akan terjadi setelah ini adalah deklarasi Yerusalem sebagai Ibukota Israel , dan akan dususul dengan dilaksanakannya pembangunan Kuil / Istana ketiga (the 3rd Temple) bagi “Al Masih” mereka yang diyakini harus dibangun diatas reruntuhan Istana Nabi Dawud as. Seorang Nabi yang telah membawa umat Yahudi dalam zaman keemasannya.
Persiapan pembangunan Istana ketiga itu juga sudah sejak beberapa puluh tahun lalu dilakukan dengan proyek penggalian pencarian reruntuhan Istana Nabi Dawud as itu yang bahkan sampai dibawah Masjidil Aqsa. Beberapa hari lalu malah kita masih melihat disalah satu TV asing yang mengekpose rumah rumah warga palestina yang ambruk atau retak retak karena penggalian bawah tanah yang masih terus berlangsung.
Solusi “Satu Negara” Vs Solusi “ Dua Negara”
Melihat agresivitas Donald Trump dalam mendukung proyek besar umat Yahudi ini, kami termasuk yang pesimis bahwa solusi “dua negara” bisa diterapkan di Yerusalem.
Memang saat ini Donald Trump terlihat mendukung solusi “dua Negara” dengan meminta Israel untuk menarik diri dari empat pemukiman Yahudi di Yerusalem timur, tapi kita terlalu hafal dengan pendekatan langkah demi langkah yang dilakukan Israel untuk menghindari penentangan dari dunia Islam. Dan selama bertahun tahun ini mereka sudah puluhan kali melakukan “test case” dengan puluhan kali melarang umat Islam memasuki Masjidil Aqsa.
Alasan lain atas pendapat kita ini, adalah sudah puluhan tahun kita menyaksikan Israel selalu berhasil memaksakan kehendaknya dalam pencaplokan area Suriah di dataran tinggi Golan, area Palestina di Jalur Gaza dan tepi Barat sungai Yordan tanpa ada perlawanan berarti dari dunia Internasional maupun dari Negara Negara Islam.
Jadi singkatnya, prediksi kita adalah bahwa pada awalnya mereka akan menerapkan solusi “ dua Negara” tapi ditahap berikutnya mereka akan mengkhianati lagi dengan langkah baru memaksakan solusi “ satu Negara”.
Apakah solusi “satu Negara” itu nantinya bisa mereka laksanakan dan Yerusalem total menjadi bagian dari Israel ? Untuk memahami itu Kita kembali menggunakan panduan Allah bahwa Ya’juj Ma’juj yang saat ini bermarkas diIsrael tidak ada yang bisa mengalahkan kecuali hanya Allah.
Sedih, Hanya sedikit Umat Islam yang Memahami
Seseorang mengirim pertanyaan atau lebih tepat sebagai sanggahan kepada kita. Dia menyebut kita sebagai terobsesi dengan artikel akhir zaman yang kita paparkan.
Kita tidak kaget atau heran dengan sanggahan seperti itu, karena Hadist telah menyebut bahwa kemunculan Al Masih Dajjal akan diawali dengan gejala gajala dilupakannya bahaya Dajjal (banyak yang menjadi pengikut Dajjal) , bahkan para penceramahpun tidak ada yang menyebut diatas mimbar. Mereka masih melihat dunia normal normal saja karena tidak tahu sedang hidup dizaman apa kita sekarang ini.
“Dajjal tidak akan muncul sehingga sekalian manusia telah lupa untuk mengingatnya dan sehingga para Imam tidak lagi menyebut-nyebutnya di atas mimbar-mimbar.” (HR. Ahmad 16073)
Jiika kita tidak mau berfikir atas fenomena dunia yang terjadi dan memikirkan petunjuk yang diberikan Allah maka kita tidak akan mendapat hidayah yang akan menjadi bekal dalam memahami semuanya , bahkan fatalnya bisa gagal menjadikannya sebagai panduan hidup. Ada puluhan kali Allah dalam AlQuran menyuruh kita untuk untuk berfikir, karena hidayah/ petunjuk itu hanya diberikan kepada orang yang mau berfikir.
“Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai fikiran.”(QS. Shaad, 38: 29)
PETUNJUK ARAH KE KEDUBES AS SUDAH DIPASANG DIYERUSALEM
Senin 7/5 kemarin para pekerja telah memasang tanda-tanda jalan menuju kedutaan AS sehubungan akan dibukanya Kedubes AS di Yerusalem dalam satu minggu ini.
Para pekerja kota itu memasang papan-papan penunjuk jalan bertuliskan “Kedutaan Besar AS” dalam bahasa Ibrani, Arab, dan Inggris di sekitar lokasi dimana saat ini gedung konsulat AS dibangun, di lingkungan kota Arnona.
Peresmian Kedutaan AS diJerusalem itu akan dilakukan dengan meriah pada hari Senin pekan depan, bertepatan dengan peringatan 70 tahun berdirinya negara Israel.
“Ini bukan mimpi – itu kenyataan,” kata Walikota Yerusalem Nir Barkat dalam sebuah posting Twitternya termasuk foto-foto dirinya yang sedang menaiki tangga yang memegang salah satu tanda yang baru dipasang.
DUBES AS UNTUK ISRAEL TUNJUKKAN PHOTO BANGUNAN “DOM OF ROCK” YANG DIGANTI DENGAN “KUIL KETIGA”
Dubes AS untuk Israel David Friedman secara sengaja tertangkap kamera ketika dia sedang menunjukkan sebuah foto kontroversial “Temple of mount” diYerusalem ukuran poster dalam kunjungannya ke kota haredi di Bnei Brak (pusat Yahudi ultra-Ortodoks).
Foto yang tadinya tampaknya menunjukkan sebuah lokasi di Masjid “Mount of Rock” di Yerusalem itu telah diedit sedemikian rupa sehingga menggambarkan seakan sudah ada “Kuil ketiga” (the 3rd Temple) yang dibangun di Temple Mount. Lokasi itu persis menggantikan Masjid “Dome of Rock” dimana saat ini masih berdiri.
(“Dome of Rock” atau Kubah batu adalah Masjid berkubah lapis emas yang didirikan pada masa Dinasti Umayah sekitar abad 7 Masehi).
Friedman menerima foto itu dari seorang aktivis LSM Achiya, yang bekerja untuk memastikan hak-hak anak-anak (Israel) penyandang cacat ketidakmampuan belajar di sektor haredi dan dia adalah yang memandu tur Friedman pada saat itu.
Kedutaan Besar AS kemudian meminta maaf kepada LSM itu dan mengklarifikasi bahwa “kebijakan AS adalah (terus mendukung) status quo di Haram Al-Sharif / Temple Mount.”
Achiya menanggapi hal itu dengan sebuah pernyataan yang mengatakan, “Kami meminta maaf kepada Duta Besar Friedman dan Kedutaan Besar AS. Salah satu staf kami mempresentasikan gambar ke duta besar yang belum jelas diklarifikasi atau disetujui oleh organisasi kami atau kedutaan dan duta besar. Duta besar dan timnya adalah profesional yang dengan murah hati meluangkan waktu mereka mengunjungi kami untuk menyoroti pekerjaan penting yang akan mengubah masa depan penting kami. Sayangnya, seluruh pengalaman telah tertutup oleh aksi politik murahan. ”
LSM itu kemudian secara resmi meyakinkan kedutaan bahwa karyawan tersebut “telah diidentifikasi” dan bahwa dia akan ditangani dengan cara yang tepat.
Seorang juru bicara Kedutaan Besar Amerika Serikat mengatakan dalam sebuah pernyataan kemudian, “Duta Besar Friedman tidak menyadari gambar yang disodorkan di depannya . Dia sangat kecewa bahwa siapa pun akan memanfaatkan kunjungannya ke Bnei Brak untuk menciptakan kontroversi. ”
Acara kontroversial itu berpotensi menimbulkan reaksi balik dan perbedaan pendapat di antara warga Palestina yang telah lama menuduh Israel mengancam akan merusak status quo di Temple Mount.
PARLEMEN ISREL SAHKAN UNDANG UNDANG YANG MENETAPKAN ISAREL ADALAH NEGARA YAHUDI
Pada Kamis 20 Juli 2018 kemarin Parlemen Israel menyetujui sebuah undang undang kontroversial yang menetapkan Israel sebagai Negara Yahudi, para kritikus memperingatkan bahwa hal itu akan makin meminggirkan ras minoritas (Arab).
Pemerintah mengatakan RUU yang disahkan pada dini hari kemarin, akan mengabadikan karakter Israel (sebagai Negara Yahudi) dalam ketetapan hukum.
Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyebut hal ini menandai telah terlewatinya sebuah “momen bersejarah dalam sejarah Zionisme dan sejarah negara Israel.”
“Israel adalah negara bangsa dari orang-orang Yahudi, yang menghormati hak individu semua warganya,” katanya. “Saya ulangi, ini adalah negara kita. Negara Yahudi.
“Akhir-akhir ini, ada orang-orang yang mencoba untuk mengacaukan ini dan karenanya bisa mengguncang fondasi keberadaan kita dan hak-hak kita. Jadi hari ini kita telah mengukir hukum diatas batu. Ini adalah negara kita. Ini adalah bahasa kita. Ini adalah lagu kebangsaan kita dan ini adalah bendera kita. Panjang umur negara Israel. “
Para penentang Undang Undang baru itu mengatakan bahwa hal itu akan makin meminggirkan minoritas Arab di negara itu yang berkisar 20 persen dan menurunkan peringkat bahasa Arab sebagai bahasa resmi menjadi bahasa “khusus”.
Undang-undang itu disahkan dengan kemenangan 62-55, dengan dua anggota Knesset (parlemen Israel) yang abstain.
Undang-undang, yang didefinisikan sebagai “hukum dasar,” memberikan status kuasi-konstitusional, yang kemungkinan akan menghadapi tantangan pengujian di Mahkamah Agung.
MENLU RUSIA : ADA KEANEHAN DI AL-TANF SURIAH, PARA TERORIS BEBAS BERGERAK DIAREA YANG DIKUASAI AS
Kelompok-kelompok yang terkait dengan ISIS telah meningkatkan aktivitas mereka di daerah Al-Tanf diSuriah , area yang saat ini dibawah kendali Amerika Serikat, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan hal itu pada konferensi pers pada hari Senin.
“Kami telah mengumpulkan banyak bukti adanya beberapa hal aneh terjadi di Al-Tanf. Dalam sudut pandang kami daerah ini tidak signifikan bagi operasi anti-teroris. Dalam prakteknya kita dapat melihat bahwa di daerah ini, termasuk kamp pengungsi Rukban , kelompok bersenjata muncul lebih sering dan, menurut sumber kami, mereka memiliki hubungan dengan ISIS.
” Dia teringat bahwa masalah itu telah berulang kali dia ungkapkan dalam berbagai kali kontak dengan AS.
“Kami telah meminta perhatian atas fakta ini karena bertentangan dengan kesepakatan kami tentang bagaimana mengatur upaya de-eskalasi di Suriah dalam kerangka kontak reguler antara militer,” kata Lavrov.
Moskow mengharapkan Washington untuk mau menarik pasukannya dari Al-Tanf diSuriah karena kehadiran mereka tidak ada gunanya dari sudut pandang militer, kata Lavrov,
Menanggapi Adanya laporan media tentang rencana AS untuk menarik pasukan dari daerah Al-Tanf, saya sudah mengatakan bahwa zona ini dibuat (AS) secara artifisial dengan alasan yang sulit dimengerti dari sudut pandang kelayakan militer,” katanya. “Inilah sebabnya mengapa Kementerian Pertahanan kami meminta perhatian AS terhadap fakta itu dan mereka tampaknya akan mencapai kesimpulan yang sama,” kata Menlu Rusia itu. Dia menambahkan bahwa ia mengharapkan adanya langkah-langkah praktis (dari AS) untuk mencapai tujuan itu.
RUSIA PERTIMBANGKAN PENARIKAN PASUKAN IRAN SEJAUH 60KM DARI PERBATASAN ISRAEL
Tank tang Israel didekat perbatasan dengan Suriah – mei 2018
Rusia khawatir serangan Israel ke Suriah akan melemahkan kekuasaan Assad. Israel percaya Moskow mungkin setuju untuk memindahkan Iran 60 kilometer jauhnya dari perbatasan Israel.
Para pemimpin politik dan militer Israel percaya bahwa Rusia akan bersedia untuk mendiskusikan penarikan secara signifikan pasukan Iran dan sekutu milisi Syiahnya dari perbatasan Israel-Suriah, para pejabat Israel mengatakan.
Perubahan dalam posisi Rusia telah menjadi lebih jelas sejak bentrokan antara militer Israel dengan Iran di Suriah 10 mei lalu. Yang terjadi di tengah kekhawatiran Moskow bahwa langkah-langkah (militer) lebih lanjut Israel akan mengancam stabilitas rezim Presiden Suriah Bashar Assad.
Rusia belum lama ini berupaya untuk mencoba membuat Amerika Serikat terlibat dalam perjanjian yang akan menstabilkan Suriah. Rusia mungkin bersedia untuk menyingkirkan tentara Iran dari perbatasan Israel, meskipun tidak perlu memindahkan seluruh pasukan yang berafiliasi dengan mereka dari seluruh area Suriah.
November lalu, Rusia dan Amerika Serikat berkoordinasi dengan Yordania untuk menjalin kesepakatan guna mengurangi kemungkinan gesekan di Suriah selatan setelah rezim Assad mengalahkan kelompok pemberontak di pusat negara itu.
Israel berusaha untuk menjaga agar pasukan Iran dan milisi Syiah berada setidaknya 60 kilometer (37 mil) dari perbatasan Israel di Dataran Tinggi Golan, sebelah timur jalan Damaskus-Daraa.
Namun negara adidaya (Israel) itu tidak sefaham dengan permintaan; perjanjian tersebut yang menetapkan bahwa pasukan Iran dan milisinya akan tetap sekitar 5 kilometer dari garis kontak antara pasukan rezim (Suriah) dan pemberontak, yaitu sekitar 5 hingga 20 kilometer dari perbatasan Israel.
UPDATE TERAKHIR PUTRA MAHKOTA SAUDI MUHAMMAD BIN SALMAN
— Breaking News Global (@BreakingNAlerts) April 21, 2018
Video amatir tembak menembak disekitar Istana Kerajaan Saudi 21 apr 2018.
Seorang aktivis Saudi telah mengungkapkan bahwa Putra Mahkota Mohammed bin Salman yang belum terlihat di depan umum selama beberapa minggu terakhir benar-benar telah ditembak dan terluka dalam tembakan senjata sengit yang dilaporkan dari luar istana kerajaan di ibukota Riyadh akhir bulan lalu.
Mohammed al-Mas’ari, sekretaris jenderal Partai Kebangkitan Islam mengutip sumber-sumber yang dapat dipercaya, mengatakan dalam wawancara baru-baru ini dengan televisi al-Mayadeen Lebanon bahwa bin Salman terkena peluru dalam serangan akhir April lalu itu .
Dia mengatakan berita tentang cederanya Muhammad bin Salman telah dibocorkan oleh sumber-sumber dalam keluarga kerajaan yang sebelum banyak beredar di situs web jejaring sosial seperti Twitter.
Di tempat lain dalam sambutannya, al-Mas’ari mengatakan putra mahkota sekarang berencana untuk tampil di hadapan media untuk menyangkal laporan kudeta.
Sejumlah wartawan di Riyadh melaporkan adanya (tembak menembak sengit) dan kebakaran besar di luar kompleks istana pada 21 April. Meskipun kantor berita negara Arab Saudi mengklaim itu hanyalah penembakan oleh sekuriti Istana terhadap drone mainan yang terlalu dekat dengan area kerajaan, beberapa orang bertanya-tanya apakah insiden itu merupakan kudeta dipimpin oleh keluarga raja terhadap Raja Salman.
Aktivis Saudi mengatakan penembakan itu tidak ada hubungannya dengan pesawat tak berawak, tetapi itu adalah serangan dari kendaraan yang membawa senapan mesin berat dan menembak secara acak. Dikatakan bahwa Muhammad bin Salman telah dievakuasi ke bunker terdekat di sebuah pangkalan militer untuk keselamatannya.
Insiden itu terjadi tepat setelah pewaris tahta muda itu mengakhiri tur globalnya yang dimaksudkan untuk mempromosikan dirinya sebagai kekuatan baru di kerajaan Saudi.Setelah Kembali Saudi sang putra mahkota menghadapi ketegangan dalam keluarga kerajaan.
Selain itu juga ada persaingan internal dalam keluarga kerajaan, sebutl saja Muhammad bin Nayif dan Mutab Bin Abdullah, putra mendiang raja, keduanya tidak setuju dengan serangan koalisi pimpinan Saudi terhadap Yaman.
Sikap anti-Palestina putra mahkota Saudi dalam beberapa kesempatan telah menyinggung dunia Muslim. Hubungan antara Riyadh dan rezim Tel Aviv telah semakin hangat sejak Juni 2017 ketika bin Salman diangkat menjadi putra mahkota.
DUBES AS UNTUK ISRAEL TUNJUKKAN PHOTO BANGUNAN “DOM OF ROCK” YANG DIGANTI DENGAN “KUIL KETIGA”
Dubes AS untuk Israel David Friedman secara sengaja tertangkap kamera ketika dia sedang menunjukkan sebuah foto kontroversial “Temple of mount” diYerusalem ukuran poster dalam kunjungannya ke kota haredi di Bnei Brak (pusat Yahudi ultra-Ortodoks).
Foto yang tadinya tampaknya menunjukkan sebuah lokasi di Masjid “Mount of Rock” di Yerusalem itu telah diedit sedemikian rupa sehingga menggambarkan seakan sudah ada “Kuil ketiga” (the 3rd Temple) yang dibangun di Temple Mount. Lokasi itu persis menggantikan Masjid “Dome of Rock” dimana saat ini masih berdiri.
(“Dome of Rock” atau Kubah batu adalah Masjid berkubah lapis emas yang didirikan pada masa Dinasti Umayah sekitar abad 7 Masehi).
Friedman menerima foto itu dari seorang aktivis LSM Achiya, yang bekerja untuk memastikan hak-hak anak-anak (Israel) penyandang cacat ketidakmampuan belajar di sektor haredi dan dia adalah yang memandu tur Friedman pada saat itu.
Kedutaan Besar AS kemudian meminta maaf kepada LSM itu dan mengklarifikasi bahwa “kebijakan AS adalah (terus mendukung) status quo di Haram Al-Sharif / Temple Mount.”
Achiya menanggapi hal itu dengan sebuah pernyataan yang mengatakan, “Kami meminta maaf kepada Duta Besar Friedman dan Kedutaan Besar AS. Salah satu staf kami mempresentasikan gambar ke duta besar yang belum jelas diklarifikasi atau disetujui oleh organisasi kami atau kedutaan dan duta besar. Duta besar dan timnya adalah profesional yang dengan murah hati meluangkan waktu mereka mengunjungi kami untuk menyoroti pekerjaan penting yang akan mengubah masa depan penting kami. Sayangnya, seluruh pengalaman telah tertutup oleh aksi politik murahan. ”
LSM itu kemudian secara resmi meyakinkan kedutaan bahwa karyawan tersebut “telah diidentifikasi” dan bahwa dia akan ditangani dengan cara yang tepat.
Seorang juru bicara Kedutaan Besar Amerika Serikat mengatakan dalam sebuah pernyataan kemudian, “Duta Besar Friedman tidak menyadari gambar yang disodorkan di depannya . Dia sangat kecewa bahwa siapa pun akan memanfaatkan kunjungannya ke Bnei Brak untuk menciptakan kontroversi. ”
Acara kontroversial itu berpotensi menimbulkan reaksi balik dan perbedaan pendapat di antara warga Palestina yang telah lama menuduh Israel mengancam akan merusak status quo di Temple Mount.
RUSIA SUKSES UJI COBA PERTAHANAN UDARA S-500 DALAM JARAK TERJAUH
Rusia dilaporkan telah sukses melakukan uji coba sistem pertahanan rudal permukaan keudara dengan target terjauh yang pernah dilakukan dengan rudal system S-500.
Jika sudah beroperasi nanti, sistem pertahanan pesawat udara dan rudal ini dapat secara signifikan meningkatkan kemampuan penangkalan wilayah militer Rusia di Eropa, Asia Timur dan tempat lainnya walau sudah terlambat dari jadwalnya.
Menurut sumber2 anonim, (dalam uji coba ini) S-500 mampu menembak target sejauh 300 mil, yang berarti berjarak 50 mil lebih jauh dari catatan sebelumnya. Jangkauan dari sistem S-400 yang ada saat menggunakan rudal 40N6 adalah hampir 250 mil.
Sistem ini juga dikenal sebagai Triumfator-M atau Prometheus, dimana dalam perkembangan aktif setidaknya sejak 2009 ada beberapa rincian yang jelas tentang kapabilitasnya. Diwaktu lalu Media Rusia telah melaporkan bahwa generasi terakhir dari S-500 akan dapat menembak target lawan hingga 370 mil (590km) jauhnya.
PANGKALAN UDARA MILITER SURIAH DISERANG RUDAL ISRAEL
“Salah satu bandara militer kami di wilayah tengah terkena agresi rudal, dan sistem pertahanan udara kami berhasil menghadapi serangan itu dan mencegahnya mencapai tujuannya,” kata kantor berita resmi Suriah SANA.
SANA sebelumnya melaporkan adanya suara ledakan terdengar di dekat bandara Dabaa, sekitar 12 mil di barat daya kota Suriah pusat Homs , 6 mil dari perbatasan Libanon.
Juru bicara Pentagon, Letnan Kolonel Kone Faulkner, ketika ditanya tentang l serangan itu, mengatakan koalisi pimpinan AS yang memerangi ISIS di Suriah tidak melakukan serangan itu dan koalisi tidak menargetkan posisi pemerintah Suriah.
Sebuah oranisasi pemantau Perang yang berbasis di Inggris Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan pasukan milik Hizbullah dan milisi lainnya yang bersekutu dengan Presiden Suriah Bashar al-Assad ditempatkan di bandara militer Dabaa. Tidak ada informasi tentang korban.
PRESIDEN BELARUS : PENUMPUKAN PASUKAN NATO DIEROPA TIMUR TIMBULKAN MASALAH KEAMANAN REGIONAL DAN INTERNASIONAL
Pengerahan besar besaran pasukan NATO telah berfungsi sebagai katalisator (pemercepat) atas timbulnya sejumlah masalah regional di Eropa Timur, Presiden Belarusia Alexander Lukashenko mengatakan Kamis. (Belarusia adalah salah satu negara tetangga dan sekutu dekat Rusia)
“NATO harus mengambil posisi yang lebih bertanggung jawab. Banyak masalah yang kami hadapi yang disebabkan oleh perluasan pasukan NATO kearah (Eropa) timur. Saya punya hak untuk menekankannya, karena saya telah melihat perkembangan ini dengan mata kepala saya sendiri,” kata Lukashenko yang menyampaikan pidato di forum “Eropa Timur:
Menurut presiden Belarus negara non-Eropa, seperti Cina, India dan Jepang semakin kuat, yang menciptakan kebutuhan untuk melibatkan mereka dalam dialog dengan aktor-aktor regional di Eropa.
Pada bulan April lalu menteri pertahanan Belarusia, Andrei Ravkov mengatakan bahwa NATO telah menimbun senjata berat di negara-negara Baltik, tindakan yang dapat diklasifikasikan sebagai upaya untuk menggeser keseimbangan kekuatan di wilayah tersebut. langkah-langkah ini hanya akan memperburuk ketegangan internasional.
Rusia telah berulang kali menyuarakan protesnya atas penumpukan militer NATO disekitar wilayahnya dan mengatakan bahwa hal itu hanya akan merusak stabilitas regional dan menimbulkan perlombaan senjata baru.
ISRAEL INGATKAN SURIAH UNTUK TIDAK MENGGUNAKAN RUDAL ANTI PESAWAT UNTUK MENEMBAK PESAWAT ISRAEL
Seorang perwira senior Angkatan Udara Israel mengatakan bahwa pesawat militer negaranya akan terus beroperasi di wilayah udara Suriah selama waktu yang diperlukan.
“Kami melakukan ini bukan karena kami agresif, tetapi karena kami harus terus-menerus secara aktif membela negara Israel,” kata perwira senior itu yang berbicara kepada wartawan dengan syarat anonim pada hari Rabu.
“Ini adalah satu-satunya cara l yang bisa mencegah langkah-langkah ofensif dari Iran,” tambahnya.
Perwira Israel itu juga memperingatkan Suriah agar tidak menggunakan pertahanan udara terhadap pesawat tempur Israel. “Semua baterai yang digunakan untuk menembak pesawat Israel akan dihancurkan. Semua baterai yang tidak menembaki pesawat kami tidak akan dihancurkan,” katanya. Dia mencatat bahwa “kebijakan ini akan terus berlanjut.”
Pada hari Selasa komandan Angkatan Udara Israel menyatakan bahwa Israel telah menjadi negara pertama di dunia yang menggunakan pesawat tempur siluman generasi kelima F-35 buatan AS dalam pertempuran. “Kami telah menerbangkan F-35 di seluruh Timur Tengah dan telah menyerang dua kali di dua front yang berbeda,” Kata Mayor Jenderal Amikam Norkin seperti dikutip oleh media Israel.
RUSIA SUKSES LUNCURKAN RUDAL BALISTIK SECARA BERUNTUN DARI KAPAL SELAM
Kementerian Pertahanan Rusia telah merilis video kapal selam nuklir kelas Borey bernama Yuri Dolgoruky yang sedang meluncurkan salvo (tembakan beruntun) rudal balistik Bulava ke sebuah sasaran di Timur Jauh Rusia.
Armada Utara Rusia mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa itu adalah untuk pertama kalinya kapal selam kelas Borey meluncurkan begitu banyak rudal secara berurutan, dan keberhasilan operasi ini makin menegaskan kehandalan kapal selam dan rudal balistik kapal selam “Bulava”.
PARAGUAY MENJADI NEGARA KETIGA YANG MEMINDAHKAN KEDUBESNYA KE YERUSALEM
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Paraguay Horacio Cartes menghadiri upacara pembukaan Kedubes Paraguay diYerusalem.
Paraguay adalah Negara kedua yang mengikuti jejak AS memindahkan Kedubesnya di Yerusalem setelah sebelumnya Guatemala melakukanhal serupa.
Israel menganggap Yerusalem sebagai ibukotanya, termasuk distrik-distrik timur kota yang dirampas Israel dari Yordania selama Perang Enam Hari pada tahun 1967.
Damaskus kini telah benar-benar dibebaskan dari militan ketika Tentara Suriah berhasil membersihkan kubu terakhir mereka, Informasi tersebut telah dikonfirmasi oleh fihak Tentara Suriah.
Tentara Suriah telah membebaskan kamp Yarmouk di selatan Damaskus dan mengibarkan bendera Suriah di sana, “kata sumber itu.
Televisi pemerintah Suriah mengatakan tentara Suriah telah mengambil alih distrik Al-Hajar Al-Aswad di Selatan Damaskus. “Sebagai hasil dari operasi gabungan pasukan bersenjata dan sekutu kami, Al Hajar Al Aswad dan wilayah sekitarnya telah sepenuhnya dibebaskan dari teroris,” kata militer Suriah dalam sebuah pernyataan.
Tentara Suriah membersihkan blok-blok sisa kamp Yarmouk yang baru saja dibebaskan, yang terletak di selatan Damaskus, seorang koresponden Sputnik melaporkan.
Seorang perwira Militer Suriah mengatakan bahwa para tentara harus memeriksa setiap sudut bangunan di kamp untuk mencari kemungkinan penyerang dengan bom bunuh diri atau penembak jitu untuk menghindari kekerasan di masa mendatang.
Sebelumnya, pasukan pemerintah Suriah juga berhasil mengambil kembali kendali atas lingkungan timur distrik Yarmouk yang terletak di selatan Damaskus.
Operasi itu diluncurkan setelah pembebasan Ghouta Timur di pinggiran Damaskus dari militan. Dimana kota terakhir yang tersisa yaitu Douma bisa direbut kembali dari militan pada 12 April.
Kamp pengungsi Yarmouk dan permukiman di sekitarnya adalah benteng terakhir para teroris ISIS (DAESH) dan al-Nusra di dekat Damaskus. Sejak konflik bersenjata pecah di Suriah tahun 2011, kamp pengungsi Yarmouk yang diperuntukkan bagi pengungsi Palestina dan Suriah telah berkali2 bergantian diambil alih oleh kelompok militan yang berbeda yang mengakibatkan bencana kemanusiaan bagi para pengungsi. Saat ini ada sekitar 18.000 pengungsi tinggal di kamp itu.
MENGHILANGNYA PUTRA MAHKOTA SAUDI SEBULAN INI TIMBULKAN SPEKULASI
Pangeran Mahkota Saudi Mohammad bin Salman diduga tertembak oleh dua peluru dalam serangan 21 April di istana kerajaan di Riyadh dan mungkin benar-benar telah meninggal karena dia belum juga muncul di depan umum sejak insiden itu, Surat kabar Kayhan melaporkan hal itu mengutip “laporan dinas rahasia yang dikirim ke para pejabat senior negara Arab yang tidak disebutkan.
Seperti ditekankan oleh Press TV, tidak ada foto atau video baru dari bin Salman yang dirilis oleh otoritas Saudi sejak hari insiden itu, dan “bahkan Pangeran tidak terlihat di kamera ketika Menteri Luar Negeri AS yang baru Mike Pompeo melakukan kunjungan perdananya ke Riyadh pada akhir April.”
“Muhammad Bin Salman adalah seorang pria yang sering muncul di hadapan media, tetapi 27 hari absennya sejak tembakan di Riyadh telah menimbulkan pertanyaan tentang kesehatannya,” kantor berita Fars mencatat.
Pada tanggal 21 April beberapa agensi media melaporkan tembakan besar yang berasal dari istana kerajaan Saudi di Riyadh, mendorong spekulasi tentang kemungkinan adanya upaya kudeta yang sedang berlangsung.
Namun pihak berwenang Saudi mengklaim bahwa insiden tersebut hanya melibatkan petugas keamanan istana yang menembaki drone mainan yang diduga terbang terlalu dekat dengan area Istana. Sejumlah media lokal melaporkan bahwa Raja Salman sendiri dievakuasi ke instalasi militer terdekat selama insiden penembakan, , pengamat Saudi Ali al-Ahmed menyebut Tujuan sang Raja adalah Pangkalan militer Raja Khaled.
KORUT TANGGUHKAN PEMBICARAAAN TINGKAT TINGGI DENGAN KORSEL
Hari ini rabu 16/5 Korea Utara mengumumkan bahwa pihaknya menangguhkan pembicaraan tingkat tinggi (yang dijadwalkan hari ini) dengan Korea Selatan karena AS dan Korsel malah menggelar latihan militer bersama.
Menurut laporan Yonhap News, latihan militer Max Thunder yang dilakukan oleh Korea Selatan dan AS adalah latihan untuk invasi ke Korea Utara, yang oleh Korea Utara dianggap sebagai “provokasi”.
Pembicaraan tingkat tinggi, yang merupakan tindak lanjut dari pertemuan akhir bulan April lalu antara pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan Presiden Korea Selatan, Moon Jae In, diperkirakan akan berlangsung di sisi selatan desa gencatan senjata Panmunjom, tempat dimana perundingan putaran pertama akan dilakukan.
“Latihan militer yang dilakukan di seluruh Korea Selatan itu jelas menargetkan kami, ini merupakan tantangan nyata terhadap Deklarasi Panmunjom dan provokasi militer yang disengaja yang bertentangan dengan perkembangan politik yang positif di Semenanjung Korea,” Kantor Berita Pusat Korea Utara menyatakan.
GUATEMALA MENYUSUL AS PINDAHKAN KEDUBESNYA KE YERUSALEM
Guatemala telah membuka kedutaannya di Yerusalem, mengikuti jejak Amerika Serikat yang meresmikan kedutaan besarnya diYerusalem dua hari sebelumnya.
Peresmian kedutaan besar Guatemala yang dihadiri oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Guatemala Jimmy Morales dilakukan di tengah protes kemarahan warga Palestina atas pembunuhan tentara Israel terhadap 62 orang Palestina yang berunjukrasa di Jalur Gaza pada hari Senin.
IVANKA TRUMP MENYEBUT YERUSALEM SEBAGAI IBUKOTA ISRAEL
Seperti kita duga sebelumnya , langkah demi langkah menuju deklarasi Yerusalem akan terus dilakukan. Ivanka Trump dan suaminya Jared Kushner yang mewakili Donald Trump dalam peresmian Kedubes AS diYerusalem bahkan menyebut Yerusalem adalah Ibukota Israel .
Disaat meriahnya peresmian Kedubes AS diYeruslaem, ribuan warga Palestina masih terus melakukan demonstrasi besar yang akan berlangsung sampai 3 minggu lagi. Hari ini lebih 52 orang Palestina tewas termasuk diantaranya Fadi Abu Saleh yang ikut demo dengan kursi rodanya. Dia adalah seorang veteran yang dua kakinya diamputasi dalam perang melawan Israel di Gaza 2008, hari ini gugur sebagai Syuhada oleh peluru tajam pasukan Israel.
ISRAEL LAKUKAN SERANGAN UDARA BESAR KESURIAH
Video menunjukkan sistem partahanan udara Suriah berhasil mencegat sebagian besar dari rudal yang diluncurkan Israel.
[ads_hr hr_style=”hr-solid”]
Pada kamis malam Departemen Pertahanan Israel (IDF) mengatakan bahwa mereka telah menyerang lebih dari 50 target di Suriah dalam serangan semalam. Target tersebut termasuk situs intelijen Iran, pusat logistik, dan pangkalan militer yang dioperasikan oleh Pasukan Garda Revolusi Iran.
Di antara target itu juga termasuk depot senjata di bandara internasional di Damaskus, pos pengamatan, dan senjata yang ditempatkan di zona penyangga di perbatasan Israel-Suriah.
Militer Isarel mengatakan bahwa fihaknya juga menargetkan sejumlah sistem pertahanan udara Suriah SA-5, SA-2, SA-22, dan baterai rudal SA-17 yang sebelumnya telah menembak pesawat Israel (yang menyerang Suriah).
“Semua target yang kami sasar telah dihancurkan secara efektif,” yang menyebabkan “kerusakan signifikan” terhadap Iran. kata juru bicara IDF.
Serangan semalam adalah bentrokan langsung terbesar antara pasukan Iran dan IDF, dan tampaknya menjadi serangan terbesar yang dilakukan Israel di Suriah sejak Perang Yom Kippur 1973.
“Adalah lebih baik memperhitungkan risiko sekarang, walaupun dengan potensi untuk [perang], daripada menunda menangani hal ini dalam beberapa tahun, ketika kita mungkin menemukan diri kita menghadapi ancaman yang mungkin eksistensial yang diarahkan kepada kita dari Suriah.
Seorang anggota dewan keamanan nasional Iran yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada Al-Jazeera bahwa “Israel telah membuat kesalahan strategis dan akan membayar dengan harga tinggi. Ancaman tidak lagi akan membantu. Balas dendam dari Iran akan datang.
”Kementerian pertahanan Rusia mengatakan bahwa serangan Israel terhadap Suriah melibatkan 28 pesawat yang mengambil bagian dengan total sekitar 70 rudal yang ditembakkan. Dikatakan separuh dari rudal itu berhasil ditembak jatuh.
“28 pesawat F-15 Israel dan F-16 digunakan dalam serangan itu, yang melepaskan sekitar 60 rudal udara ke darat di berbagai bagian Suriah. Israel juga menembakkan lebih dari 10 rudal taktis darat ke darat, ”kata kementerian pertahanan Rusia itu dalam sebuah pernyataan yang dikutip oleh kantor berita Interfax.
Komandan Angkatan bersenjata Suriah mengatakan bahwa Pertahanan Udara Tentara Arab Suriah dikelola dengan efisiensi tinggi untuk mencegat dan menghancurkan sebagian besar rudal Israel yang diluncurkan secara berurutan pada hari Kamis saat fajar di sejumlah pos militer dibeberapa tempat.
“Para Tentara Suriah yang menghadapi agresi Israel itu menegaskan sekali lagi kewaspadaan Angkatan Darat dan kesiapan untuk membela kedaulatan tanah air terhadap agresi apa pun.”
Ditambahkan bahwa sebagian rudal yang tidak tercegat hanya mengakibatkan kematian tiga orang dan melukai dua orang, selain juga menghancurkan stasiun radar dan depot amunisi.
INTIMIDASI TERHADAP IRAN SEMAKIN MASIV DILAKUKAN AS DAN ISRAEL
Serangan militer ke Iran nampaknya akan datang lebih cepat dari perkiraan kita. Beberapa minggu ini Isarel mulai gencar menyerang posisi2 militer Iran yang ada diSuriah. Sementara Presiden Trump makin masiv melakukan kampanye2 hitam persis yang presiden AS sebelumnya lakukan ketika akan menurunkan Saddam Hosein dan Mu’amar Qadafi dan sebelum operasi NATO di Suriah dalam upaya menurunkan Assad. Pemutar balikan fakta ,kebohongan dan pengingkaran perjanjian nampaknya menjadi standar baku bagi semua Presiden AS. Perjanjian nuklir dengan Iran yang mereka sepakati sendiri sekarang dikhianati sendiri, Fakta bahwa AS dan sekutunya mendanai teroris diIraq dan Suriah malah mereka putarbalikkan, Iran yang bertahun tahun berjuang membantu Assad dalam memerangi Teroris malah dia sebut Iran adalah sponsor teroris.
[ads_hr hr_style=”hr-solid”]
Pada Selasa kemarin, Presiden Donald Trump secara resmi mengumumkan bahwa AS akan mundur dari kesepakatan nuklir Iran. Dan dia akan segera mengeluarkan sanksi ekonomi level tertinggi terhadap Iran.
“Jelas bagi saya bahwa kami tidak dapat mencegah bom nuklir Iran jika masih di bawah struktur perjanjian yang saat ini telah membusuk ini,” kata Trump dari Gedung Putih Ruang Diplomatik. “Kesepakatan Iran cacat pada intinya. Jika kita tidak melakukan apa-apa, kita tahu persis apa yang akan terjadi.”
Menaggapi keputusan Trump itu, Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan dia telah memerintahkan industri atom negara itu untuk siap memulai kembali pengayaan uranium.
Menanggapi keputusan Trump itu, Rusia mengatakan bahwa “klaim AS mengenai nuklir Iran merupakan perjanjian yang benar-benar sah itu, hanyalah untuk menutupi upaya mereka untuk menjaga tensi politik dengan Negara itu (iran).”
MENTERI ENERGI ISRAEL : ASSAD AKAN BERTANGGUNG JAWAB JIKA IRAN SERANG ISRAEL DARI SURIAH
Menteri Energi Israel Yuval Steinitz memperingatkan Presiden Suriah Bashar Assad bahwa dia akan bertanggung jawab atas setiap serangan terhadap Israel yang dilakukan oleh Iran dari wilayah Suriah.
“Jika Assad mengijinkan Iran membuat Suriah menjadi pangkalan militernya untuk melawan kami dan menyerang kami dari wilayah Suriah, maka dia harus tahu bahwa itu adalah akhir dan akhir dari rezimnya dan dia tidak akan bertahan menjadi penguasa Suriah atau presiden Suriah,” Steinitz mengatakan dalam wawancara 7 Mei dengan surat kabar Israel Yedioth Ahronoth.
“Assad tidak bisa duduk santai di istananya dan merehabilitasi rezimnya sementara membiarkan Suriah dijadikan basis serangan terhadap Negara Israel. Ini sangat sederhana, ” Kata Steinitz yang juga anggota kabinet keamanan Israel.
Steinitz menambahkan bahwa Israel tidak tertarik dengan perang dengan Iran atau negara atau kelompok lain. “Tapi kita tidak bisa membiarkannya mengubah Suriah menjadi basis militer Garda Revolusi (iran),” kata Steinitz. “Apa yang terjadi di Lebanon dengan Hizbullah adalah cukup buruk (bagi Israel). Jika kita tidak menghentikan kekuatan Iran di Suriah maka kita akan mendapatkan sesuatu (masalah) yang jauh lebih besar daripada Hizbullah. ”
Steinitz kemudian menjelaskan bahwa dia hanya “mengungkapkan pandangan pribadinya.”
Para pejabat Israel yakin Iran bertekad membalas serangan udara 9 April di pangkalan udara T4 Suriah, yang menewaskan tujuh penasihat militer Iran dan anggota Korps Garda Revolusioner Islam (IRGC).
Laporan dari “The Times of Israel” mencatat bahwa pada 6 Mei semua siaran berita malam Israel melaporkan bahwa militer Israel dan dinas intelijen telah mengidentifikasi upaya awal Iran di Suriah untuk melakukan pembalasan menggunakan pasukan IRGC, Hizbullah dan milisi Syiah lokal untuk “meluncurkan rentetan peluru kendali presisi, kemungkinan untuk menyasar posisi militer Israel di utara.”
PESAWAT PESAWAT ISRAEL KEMBALI SERANG SURIAH
Pada selasa malam , Media pemerintah Suriah melaporkan bahwa Israel telah melakukan serangan udara di selatan Damaskus, di daerah yang sebelumnya diidentifikasi sebagai lokasi pangkalan militer Iran.
Kantor berita resmi Suriah SANA mengatakan bahwa pertahanan udara Suriah mencegat dua rudal Israel di atas wilayah el-Kiswah, di selatan Damaskus. Laporan itu tidak menyebutkan berapa banyak misil yang ditembakkan.
Seperti biasanya, militer Israel tidak mengomentari serangan udara di Suriah itu.
Serangan yang itu terjadi beberapa jam setelah militer Israel mengatakan telah mengidentifikasi “gerakan pasukan Iran yang tidak biasa di Suriah” dan memerintahkan pemerintah lokal Israel di Dataran Tinggi Golan untuk membuka tempat penyimpanan bom mereka.
Rami Abdel Rahman, direktur Observatorium Suriah yang berbasis di Inggris untuk Hak Asasi Manusia, mengatakan kepada AFP bahwa rudal rudal itu menargetkan “depot senjata milik Hizbullah dan Iran.”
Tapi seorang pejabat pertahanan Iran mengatakan kepada Associated Press bahwa serangan itu menargetkan posisi tentara Suriah dan hanya menyebabkan kerusakan material. Dia berbicara dengan syarat anonim karena dia tidak berwenang untuk memberikan pernyataan resmi.
PRESIDEN IRAN : AS AKAN MENYESAL JIKA KELUAR DARI PERJANJIAN NUKLIR 2015
Kebohongan, propaganda palsu, serangan palsu, pengkhianatan terhadap perjanjian yang diucapkan sendiri dsb dsb… sangat melekat dalam sejarah keputusan politik luar negeri AS , paling tidak sejak negara itu menjadi superpower dunia baru menggantikan Inggris sekitar tahun 1945 , dan secara aneh dan misterius menjadi pelayan Israel yang patuh, sama persis ketika Inggris menjadi super power yang menyiapkan berdirinya negara Israel.
[ads_hr hr_style=”hr-solid”]
Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan pada hari Minggu 6/5 bahwa Iran memiliki rencana sendiri untuk menanggapi setiap langkah Presiden AS Donald Trump terhadap perjanjian nuklir 2015 , dan Amerika Serikat akan menyesali keputusannya untuk keluar dari kesepakatan itu.
“Kami memiliki rencana untuk menolak keputusan Trump atas kesepakatan nuklir,” kata Rouhani dalam pidato yang disiarkan langsung oleh televisi pemerintah. “Perintah telah dikeluarkan untuk organisasi energi atom kami … dan untuk sektor ekonomi untuk menghadapi plot (sanksi) Amerika terhadap negara kita,” kata Rouhani pada.
“Amerika membuat kesalahan jika meninggalkan kesepakatan nuklir,” kata Rouhani. “Jika Amerika meninggalkan kesepakatan nuklir, ini akan meninggalkan penyesalan bersejarah.”
“Kami tidak akan bernegosiasi dengan siapa pun tentang senjata dan pertahanan kami, dan kami akan membuat dan menyimpan sebanyak mungkin senjata, fasilitas, dan rudal yang kami butuhkan,” kata Rouhani,
Sebelumnya presiden Trump mengatakan bahwa jika sekutunya negara2 Eropa Eropa Inggris , Perancis, Jerman) bisa memperbaiki kekurangan2 yang ada dalam kesepakatan nuklir Iran (2015) sebelum 12 Mei, maka ia akan menghentikan perpanjangan sanksi sanksi AS terhadap Iran.
Inggris, Prancis dan Jerman tetap berkomitmen agar AS tetap menghormati kesepakatan nuklir Iran 2015, dan berupaya agar Washington tetap patuh dalam Perjanjian itu. Ketiga Negara itu lebih berkeinginan untuk membuka pembicaraan tentang program rudal balistik Iran, dan program nuklirnya setelah kesepakatan nuklir 2015 itu berakhir pada 2025 , dan juga perannya dalam perang di Suriah dan Yaman.
PM ISRAEL : KAMI SIAP DENGAN SKENARIO APAPUN UNTUK MELAWAN IRAN
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa Israel tidak berusaha untuk memperburuk situasi, tetapi siap untuk skenario apa pun (terhadap Iran). Hal itu dikatakannya menjelang kunjungannya ke Moskow untuk berbicara dengan Putin 9 mei mendatang.
Netanyahu menegaskan bahwa Israel tidak akan mengijinkan dugaan kehadiran militer Iran di perbatasan utara negaranya, walaupun hal itu harus mengarah pada tindakan militer.
“Pertemuan dengan presiden Rusia selalu penting bagi keamanan Israel dan dalam hal koordinasi antara tentara Israel dan Rusia … tetapi pertemuan minggu ini akan sangat penting mengingat upaya Iran untuk berkuasa di Suriah,” kata Netanyahu di rapat kabinet.
Dia mengklaim bahwa dalam beberapa bulan terakhir, pasukan Iran dari Korps Garda Revolusi Islam telah mengirimkan senjata ofensif dan defensif modern ke Suriah, termasuk drone, sistem pertahanan udara dan rudal darat ke permukaan.
“Kami bertekad untuk menghentikan agresi Iran terhadap kami,” perdana menteri Istael menekankan.
Situasi di negara tetangganya Suriah, di mana Israel mencoba untuk mencegah dugaan perkembangan pengaruh Iran dan upaya mencari pengertian dari Moskow, merupakan topik sentral dalam agenda dialog dengan Rusia 9 mei mendatang.
Netanyahu menekankan bahwa Iran memasok senjata ke Suriah yang (dianggap Israel) menimbulkan bahaya bagi Israel dan bahwa lebih baik untuk melawan Teheran lebih awal daripada nanti.
RUU BARU MEMBERI KUASA KEPADA PM ISRAEL UNTUK MENYATAKAN PERANG
Pada 30 April malam, parlemen Israel Knesset menyetujui RUU yang mengijinkan Perdana menteri dan Menteri pertahanan untuk menyatakan perang jika negara dalam keadaan darurat atau situasi ekstrim. Itu adalah malam yang sama ketika Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyampaikan pidato yang mengungkapkan operasi rahasia untuk mendapatkan arsip nuklir Iran.
Kedekatan waktu antara siaran pidato Netanyahu tentang “kebohongan Iran” dan pemberian otorisasi hukum atas status perang (kepada perdaa menteri) dan ditambah dengan memanasnya situasi keamanan di dekat perbatasan utara Israel, telah benar-benar menciptakan kekhawatiran di kalangan masyarakat (Israel) bahwa mereka berada di ambang perang .
Pada tanggal 30 April, Netanyahu memberikan tekanan besar pada koalisi (diparlemen), dengan bantuan Menteri Kehakiman Ayelet Shaked dari HaBayit HaYehudi dan Ketua Komite Keamanan dan Luar Negeri Avi Dichter dari Likud, untuk mengesahkan RUU itu malam itu juga; proposal itu menemui beberapa kesulitan sampai saat itu. Isu yang merebak di media sosial adalah bahwa Netanyahu membuat langkah ini untuk menghindari dirinya dari investigasi kriminal , itulah bentuk pelintiran politik ala House of Cards.
RUU tersebut sebenarnya merupakan amandemen terhadap Undang-Undang Dasar (Israel), yang mendefinisikan kembali forum bagaimana pengambilan keputusan untuk menyatakan perang dapat dilakukan di Israel.
Pasal 40a undang-undang mengatakan “negara tidak akan memulai perang kecuali dengan kekuatan keputusan pemerintah.” Demikian juga, undang-undang mengatakan bahwa keputusan pemerintah untuk menyatakan perang harus diajukan lebih dudlu kepada Komite Urusan Luar Negeri dan Keamanan dan juga kepada mahkamah Knesset sesegera mungkin.
SOAL PROGRAM NUKLIRNYA MENHAN IRAN BERJANJI AKAN MEMBERIKAN KEJUTAN BUAT ISRAEL
Menteri Pertahanan Iran Amir Khatami mengomentari pernyataan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bahwa intelijen Israel telah memperoleh ribuan dokumen yang membuktikan bahwa Teheran telah diam-diam mengembangkan program senjata nuklir.
Pada hari Selasa 1/5, Khatami mengecam pidato Netanyahu sebagai “tindakan provokatif” dan berjanji bahwa Teheran akan mengambil tindakan sebagai tanggapannya.
“Ini adalah peringatan kami kepada rezim yang menduduki Yerusalem dan para pendukungnya , hentikan perilaku berbahaya Anda. Tanggapan Iran akan mengejutkan dan Anda akan menyesalinya,” Khatami menekankan, sebagaimana dikutip oleh harian Israel Haaretz.
Komentar itu dikeluarkan setelah Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif mengolok-olok ucapan Netanyahu di Twitter, dengan mengatakan bahwa ungkapan Perdana menteri Israel itu hanya sebagai “rengekan” (cry wolf) yang dikeluarkan menjelang pengumuman yang direncanakan oleh Trump mengenai nasib kesepakatan nuklir Iran pada 12 Mei mendatang.
Netanyahu menyatakan pada hari Senin bahwa Teheran telah berbohong (untuk menghentikan program nuklirnya) meskipun telah menandatangani Joint Comprehensive Plan of Action JCPOA (pada 2015), dengan terus mengembangkan senjata nuklirnya untuk digunakan di masa depan.
Israel menyatakan telah memperoleh sekitar 100.000 file yang diduga membuktikan bahwa program nuklir itu memiliki dimensi militer yang disebut “Proyek Amad,” meskipun Iran berhak untuk melanjutkan program nuklir (bukan untuk senjata) dalam perjanjian tersebut.
Ungkapan PM Israel itu dikeluarkan ditengah ketegangan yang meningkat atas kesepakatan nuklir 2015 JCPOA dengan pemerintah AS , dimana AS mempertimbangkan untuk menarik diri dari kesepakatan itu dan berjanji akan mengeluarkan keputusan sebelum 12 mei mendatang.
ISRAEL KEMBALI MENGUNGKIT UNGKIT PROGRAM NUKLIR IRAN
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang berbicara saat konferensi pers di Kementerian Pertahanan Israel di Tel Aviv 30 April 2018 menyatakan bahwa Iran berbohong tentang program nuklirnya, Iran telah mengabaikan kesepakatan nuklir dengan AS tahun 2015.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan dalam pidato televisi dari Tel Aviv dengan menggunakan slide dan video presentasi layar besar.
Netanyahu menunjukkan kepada publik sebuah rak buku besar penuh dengan map, dan mengklaimnya sebagai mewakili sejumlah dokumen yang Israel miliki tentang program Iran.
Dia melanjutkan melalui presentasinya pada layar lebar setinggi orang,dan menunjukkan slide dan gambar yang dia klaim adalah bukti bahwa Teheran telah melanggar perjanjian dengan kekuatan global.
Meskipun Iran mengklaim tidak pernah memiliki program senjata nuklir, tapi “100.000 file rahasia ini membuktikannya,” kata Netanyahu. Setelah kesepakatan nuklir 2015, Iran masih “terus melestarikan dan memperluas pengetahuan senjata nuklirnya” untuk digunakan di masa depan. katanya
“Setelah menandatangani kesepakatan nuklir pada 2015, Iran mengintensifkan upayanya dan berusaha menyembunyikan file rahasianya,” . “Pada 2017, Iran telah memindahkan file2 senjata nuklirnya ke lokasi yang sangat rahasia di Teheran.” Kata Netanyahu.
Menurut PM Israel itu , “setengah ton” dokumen dari arsip diperoleh oleh Israel dalam sebuah “pencapaian intelijen yang hebat.” Netanyahu mengklaim bahwa file-file itu berisi bukti yang memberatkan bahwa Iran telah bekerja untuk mengembangkan bom nuklir sebagai bagian dari program yang disebut ” Proyek Amad. ”
Netanyahu telah berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin tentang penemuan intelijen ini, dan berniat mengirim ahlinya ke Prancis dan Jerman dalam beberapa hari mendatang untuk berbagi temuan ini, kantor PM Israel mengatakan dalam sebuah pernyataan.
Israel telah lama menentang perjanjian nuklir tahun 2015, dan mengupayakan sanksi internasional terhadap Iran yang merupakan saingan geopolitik utamanya itu agar dicabut sebagai gantinya Iran harus membatasi program nuklir kontroversialnya itu.
Media Iran telah membantah keras presentasi Netanyahu itu,kantor berita Fars menyebutnya sebagai “acara propaganda” dan kantor berita negara Iran IRNA menggambarkan acara PM Israel itu sebagai mencari “popularitas dengan presentasi konyol.”
Setelah pertemuannya dengan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo pada hari Minggu 30/4, Netanyahu mengatakan bahwa “upaya Iran untuk mencapai senjata nuklir” tetap merupakan “ancaman terbesar” bagi Israel, AS, dan juga seluruh dunia.
Trump telah mengecam kesepakatan nuklir AS dengan Iran 2015 sebagai “kesepakatan terburuk yang pernah” dan mengancam akan menarik AS keluar dari perjanjian. Ancaman Trump akan direalisasikann jika dia tidak memperbarui sanksi terhadap Iran hingga 12 Mei ini.
Para pemimpin Inggris, Perancis, dan Jerman bersumpah untuk membela kesepakatan nuklir Iran dalam pernyataan bersama pada hari Minggu, menyebutnya sebagai “cara terbaik” untuk menjaga Iran agar tidak memiliki senjata nuklir.
Sekali Lagi pejabat Saudi malah membongkar sendiri keterlibatannya bersama AS dan Qatar dan beberapa Negara arab teluk lainnya dalam proyek di Suriah untuk menurunkan Assad . Menteri luar negeri Saudi Adel Al-Jubeir kemarin 25/4/18 mengeluarkan pernyataan bahwa Qatar harus ikut membayar biaya kehadiran pasukan AS di Suriah dan didalam negerinya dan harus ikut mengirim pasukannya keSuriah.
Menlu Arab Saudi itu juga mengancam jika Qatar tidak mau ikut membiayai kehadiran pasukan AS diSuriah yang berjumlah 10.000 dan ikut mengirim pasukannya ke Suriah , maka AS akan menghentikan perlindungan militernya terhadap Qatar. Dan Qatar bisa mendapat resiko bahwa yang sekarang berkuasa akan dijatuhkan hanya dalam tempo kurang dari satu minggu.
Pemerintahan Trump mengatakan pihaknya sedang berusaha untuk mengkonsolidasikan kembali pasukan Arab, termasuk Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, Yordania, untuk menggantikan pasukan AS dan membayar biaya stabilisasi dan rekonstruksi area area diSuriah yang mereka sebut direbut dari kelompok militan ISIS.
Pada akhir juni 2017 lalu, hubungan Saudi dan Qatar merenggang dan mengajak sesama sekutunya dalam GCC (Golf Country Council) yaitu UEA, Bahrain dan Mesir untuk memutus hubungan diplomatiknya dengan Qatar dan memberlakukan embargo dagang.
whistleblower NSA Edward Snowden mengungkapkan bahwa AS sendiri telah menghabiskan $1M pertahun untuk membiayai dan mempersenjatai kelompok militant dan pemberontak Suraih, Ini adalah angka yang cukup besar karena merupakan 1/15 dari total anggaran militer AS.
Pernyataan FM Jubeir itu dikeluarkan menyusul adanya komentar yang dibuat oleh Presiden AS Donald Trump pada saat konferensi pers bersama dengan mitranya dari Perancis Emmanuel Macaron.
Jubeir menyatakan bahwa Qatar harus mengirim pasukan militernya ke Suriah “sebelum Presiden Amerika membatalkan perlindungan Amerika terhadap Qatar, yang menjadi tuan rumah pangkalan militer (AS) di negaranya”.
Dalam pernyataannya, Menlu Arab Saudi juga mengatakan bahwa jika AS menarik perlindungannya dalam bentuk pangkalan militer maka “rezim (Qatar) akan jatuh di sana dalam waktu kurang dari seminggu”.
Namun para analis menyebut rekomendasi dari Menlu Saudi Jubeir itu sebagai bermotif politik dan tidak mungkin terjadi, dan menyebutnya sebagai “saran yang konyol, dan konyol”.
“Dan mengapa menunjuk ke Qatar? Sedangkan Arab Saudi adalah yang mensponsori diskusi untuk membawa oposisi Suriah di bawah satu payung guna melawan Presiden Assad.
Dia menambahkan: “Ini hanya sebuah pengakuan kegagalan. Ini hanya saran yang konyol dan konyol. Hal Ini muncul dari keputusasaan untuk melibatkan Qatar di Suriah padahal Arab Saudi adalah pemrakarsa utama yang mendanai dan mendorong kelompok2 yang ada di sana (diSuriah),” katanya.
Gagalnya upaya diplomasi diPBB untuk menghasilkan resolusi atas adanya tuduhan oleh AS terhadap penggunakan senjata kimia di Suriah adalah karena Rusia dan AS saling memveto draft resolusi yang diajukan masing masing fihak. Sempat terjadi tiga kali voting tapi semuanya diakhiri dengan saling memveto antara Rusia denga AS.
Perang Veto diPBB itu berlanjut dengan perang kata kata ketika Vladimir Putin mengancam jika AS menyerang Suriah maka Rusia akan menembak jatuh setiap rudal yang diarahkan keSuriah dan Donald Trump membalas dengan mengingatkan Rusia untuk bersiap menerima rudal rudal AS yang akan menyerang Suriah.
Pemikiran Donald Trump nampaknya mulai tidak logis lagi, bagaimana tidak, alasan untuk menyerang langsung suatu Negara berdaulat (Suriah) terkesan sangat dibuat buat hanya dengan tuduhan tanpa dasar dan bukti atas penggunaan senjata kimia. Maklum saja karena tujuan sebenarnya pasukan AS yang tanpa diundang oleh pemerintah Suriah itu adalah membantu pemberontak , militant dan teroris dalam menurunkan Assad.
Logika sederhanya saja, buat apa Suriah harus menggunakan senjata kimia mengingat kemenangan total sudah hampir 100 persen diraih oleh pasukan Suriah dibantu Rusia dalam membasmi teroris yang sudah memakan waktu enam tahun ini. Masuk akalnya senjata seperti itu hanya akan digunakan oleh fihak fihak yang frustasi karena mendekati kalah perang.
Tuduhan tanpa dasar serupa kita lihat bersama ketika NATO menyerang Iraq 2003 dan menyerang Libiya 2011. Dan kita masih ingat saat itu tidak ditemukan senjata kimia apapun diIraq. Dan setelah menurunkan Saddam Hosein dan Qadafi kedua negara itu ditinggal begitu saja, bahkan Negara Libiya yang tadinya makmur itu sekarang menjadi “Negara gagal” yang tanpa pemerintahan ataupun kepemimpinan.
Bagi anda yang sering membaca artikel kita saya kira sudah tahu , bahwa semua upaya diSuriah oleh negara negara NATO dan beberapa sekutu arabnya , serta para pemberontak dan teroris adalah dalam upaya membantu menggulingkan Assad yang dimulai sejak 2012 , yang mereka sadari atau tidak sebenarnya adalah dalam rangka membantu agenda Israel dalam upaya perluasan wilayah yang menurut kepercayaan umat Yahudi harus mencakup sebagaian Mesir, Sebagian Suriah dan sebagian Iraq. Jika saja Iraq tidak menang melawan ISIS, Suriah tidak didukung Rusia dan didataran tinggi Golan tidak ada Hezbollah , maka mungkin cita cita Israel itu pasti sudah terlaksana.
Sebegitu klopnya antara pentunjuk Quran dengan Fakta geopolitik masih saja menyisakan beberapa pemimpin negara Muslim Timur tengah dan beberapa umat muslim yang gagal faham siapa sebenernya musuh/ bahaya bagi Umat Islam. NATO yang telah memporak porandakan puluhan negara Muslim yang jelas adalah kakitangan zionis dalam mengejar agendanya malah didukung. Dan Negara muslim Suriah yang jelas jelas dizalimi , diperangi dan penduduknya diusir dari kampungnya malah diperangi. Hadist hadist Shahih sebenarnya juga telah memandu kita untuk memahami apa yang sedang terjadi di Iraq, Suriah dan Yaman, namun lagi lagi kekerasan hati kita yang membuat kita gagal faham.
Yordania, nampaknya Yordania dan juga Turki masih akan menjadi basis komando rencana serangan NATO ke Suriah itu setelah selama 7 tahun ini kedua negara ini menjadi basis komando pasukan Dajjal NATO dalam penghancuran Suriah.
Dan Turki…, Turki yang secara resmi adalah merupakan anggota NATO, lewat menteri luar negerinya kembali menegaskan bahwa Turki berada disisi AS dan mendukung upaya AS untuk menurunkan Assad. Ehm… itulah Turki saat ini, masih berada difihak musuh Islam dan mendukung serangan musuh Islam terhadap negara muslim yang berdaulat. Sandiwara besar akhir zaman sedang dimainkan Turki.
Bibit bibit konfrontasi frontal antar super power mulai tumbuh kita lihat bersama, dan kami yakin dari waktu kewaktu bibit itu akan tumbuh membesar seiring makin gencarnya upaya intimidasi oleh AS dan sekutunya diberbagai aspek seperti ekonomi, diplomatik dan militer terhadap Rusia, China, Iran dan Korea utara yang setiap hari kita saksikan bersama.
Presiden Donald Trump memberi peringatan keras kepada Rusia setelah Rusia mengancam akan menembak jatuh setiap rudal AS yang ditujukan ke Suriah.
“Rusia bersumpah akan menjatuhkan setiap rudal yang ditujukan keSuriah, Bersiaplah Rusia, karena mereka (rudal rudal) itu segera akan datang, rudal rudal yang baru, bagus, dan ‘cerdas !,” kata Trump dalam tweetnya sekitar pukul 6 Rabu pagi
Dengan mengambil rujukan Presiden Suriah Bashar al-Assad (sebagai target), Trump mengatakan : Rusia “seharusnya tidak bermitra dengan “ Binatang Pembunuh” yang membunuh rakyatnya dengan gas beracun dan menikmatinya!”
Ancaman Trump melalui Twitter itu dikeluarkan setelah duta besar Rusia untuk Libanon Alexander Zasypkin mengatakan bahwa :
“Rusia akan menembak jatuh setiap rudal yang menyerang Suriah dan akan melakukan serangan balik terhadap sumber serangan.”
Russia vows to shoot down any and all missiles fired at Syria. Get ready Russia, because they will be coming, nice and new and “smart!” You shouldn’t be partners with a Gas Killing Animal who kills his people and enjoys it!
“Jika ada serangan oleh Amerika, maka kami akan mengacu pada pernyataan Presiden (Vladimir) Putin dan kepala staf (Angkatan bersenjata Rusia) bahwa rudal itu akan dijatuhkan dan bahkan (kita) akan menyerang sumber dari mana misil-misil itu ditembakkan,” Zasypkin mengatakan kepada Hizbullah.
“Ada banyak orang Rusia yang dalam jumlah besar di Suriah, dan Rusia akan melakukan segalanya untuk melindungi rakyatnya di tanah Suriah,” kata Maria Zakharova kepada NBC.
Dalam postingan di Facebooknya Zakharova mempertanyakan apakah pengawas senjata kimia yang menyelidiki serangan itu telah diperingatkan bahwa rudal (yang akan diluncurkan) itu akan bisa menghancurkan “semua bukti (dugaan senjata kimia )” itu, The Associated Press melaporkan.
Suriah mengkritik retorika Trump itu dengan mengatakan bahwa ancaman itu sangat “sembrono” dan membahayakan perdamaian dan keamanan internasional.
Donald Trump juga mengakui bahwa hubungan AS dengan Rusia saat ini berada dititik terendah, kata Trump ” Sebenarnya tidak ada alasan itu ini, Rusia membutuhkan AS untuk memperbaiki ekonominya yang sebenarnya sangat mudah dilakukan , kita perlu peran setiap negara untuk menghentikan perlombaan senjata ini”.
Tapi ucapan Trump itu tidak berbeda dengan retorika2 yang biasa kita dengar dari para presiden AS sebelumnya, yang dilakukan adalah kebalikannya, mengepung Rusia secara militer , mengembargo ekonomi, melakukan perang dagang, dan perang diplomasi, dan sekarang mulai mengajak perang secara militer.
Our relationship with Russia is worse now than it has ever been, and that includes the Cold War. There is no reason for this. Russia needs us to help with their economy, something that would be very easy to do, and we need all nations to work together. Stop the arms race?
MENLU AS YANG BARU LANGSUNG KUNJUNGI SEKUTUNYA SAUDI, ISRAEL DAN YORDANIA
Menlu AS yang baru saja dilantik Mike Pompeo yang menggantikan Rex Tillerson memulai kunjungan pertamanya ke 3 negara sekutu dekatnya Arab Saudi, Israel dan Yordania. Menlu baru yang mantan dirut CIA dan dijuluki oleh menlu lama Rex Tillerson sebagai “penjelmaan setan” itu nampaknya jauh lebih agresif daripada Rex Tillerson , ungkapan2nya mengisyaratkan rencana yang agresif terhadap Suriah dan Iran yang diamini oleh Menlu Saudi Adel Al Juber.
[ads_hr hr_style=”hr-solid”]
Sebelum memulai kunjungan Pompeo (keTimteng), para pejabat AS mengatakan kepada wartawan bahwa menteri luar negeri AS yang baru ini akan mendesak Menteri Luar Negeri Saudi Adel al-Jubeir, Putra Mahkota Mohammed bin Salman, dan Raja Salman untuk menyelesaikan krisis Teluk dalam serangkaian pertemuan pada Sabtu dan Minggu.
Pada awalnya Presiden AS Donald Trump mendukung inisiatif yang dipimpin Saudi, sementara pendahulu Pompeo mantan menlu Rex Tillerson yang baru saja dicopot menyalahkan Arab Saudi dan sekutu-sekutunya atas kebuntuan dalam menyelesaikan krisis diteluk.
Para pejabat (AS) mengatakan Pompeo akan menyerukan diakhirinya blokade (ke Yaman) karena AS yakin hal itu dianggap makin memungkinkan Iran mengeksploitasi perpecahan di Teluk dengan meningkatkan pengaruhnya di Yaman dan Suriah, kantor berita Associated Press melaporkan.
Berbicara pada konferensi pers, Menlu Saudi Jubeir menyebut pertemuan itu membuahkan hasil. Dia mengatakan AS dan Arab Saudi memiliki “pandangan yang sama” pada “tantangan” regional (timteng), termasuk terhadap “perilaku Iran” di kawasan itu.
Dia (Juber) juga menyerukan pemeriksaan ekstra ketat atas situs nuklir Iran dan menjatuhkan sanksi baru pada negara itu karena dianggap “melanggar hukum internasional”.
Pompeo tiba di Riyadh pada hari sabtu 28/4 saat terjadi serangan rudal oleh pemberontak Houthi yang menewaskan satu orang di Jizan, selatan Arab Saudi. Para pejabat senior AS mengatakan mereka menyalahkan Iran karena (dituduh) menyelundupkan rudal ke Yaman.
Jelas , Iran akan jadi target berikutnya.
Seorang pejabat (AS) yang tidak mau disebut namanya mengatakan kepada wartawan bahwa pemerintah AS sedang berusaha untuk melawan program nuklir Iran sebagai bagian dari pengetatan kesepakatan nuklir Iran, yang secara resmi dikenal sebagai Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA).
Pompeo pada hari Minggu menyebut Iran sebagai sponsor terorisme terbesar di dunia”. “Iran sudah mengguncang seluruh wilayah ini. Iran mendukung milisi proksi dan kelompok-kelompok teroris. Iran adalah juga penyalur senjata kepada pemberontak Houthi di Yaman dan Iran melakukan kampanye peretasan dunia maya. Dan Iran juga pendukung rezim “pembunuh” Assad, katanya.
Mantan direktur CIA yang baru saja dilantik sebagai Menlu AS itu memulai tur Timtengnya pada hari Sabtu, Pompeo meninggalkan Arab Saudi pada hari minggu kemarin untuk selanjutnya menuju Israel pada untuk bertemu dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan selanjutnya akan mengunjungi Yordania.
GABUNGAN PASUKAN SURIAH DAN PEJUANG PALESTINA MENANG BESAR DIDAMASKUS SELATAN
Tentara Arab Suriah (SAA) dan sekutunya pasukan Palestina hari ini membuat kemajuan besar di distrik Damaskus selatan dengan berhasil membebaskan beberapa daerah yang berada di bawah kendali ISIS.
Dengan dipimpin oleh Brigade ke-105 dari Garda Republik Tentara Arab Suriah dan sekutu Palestinanya berhasil membebaskan beberapa titik di dalam Distrik Al-Qadam setelah pertempuran singkat pagi ini.
Sementara itu, di Distrik Yalda ISIS melancarkan serangan mendadak terhadap pasukan pemberontak yang tersisa di daerah tersebut. ISIS dilaporkan menyita beberapa situs dari para pemberontak di Yalda, termasuk Rumah Sakit Al-Yabani dan sekitarnya.
Serangan ISIS terhadap pasukan pemberontak di Yalda terjadi hanya 24 jam setelah adanya kesepakatan yang akan memberikan akses Tentara Suriah ke garis depan Jaysh Al-Islam di daerah tersebut.
AS DAN SAUDI BERENCANA MENGGANTI PASUKAN AS DISURIAH DENGAN KOALISI ARAB
Pemerintahan Donald Trump sedang berupaya untuk mengganti pasukan AS di Suriah dengan pasukan Arab, tetapi proposal itu menghadapi rintangan besar dan berpotensi memperburuk konflik.
Menteri luar negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir, mengatakan bahwa pemerintahnya sedang berbicara dengan Washington tentang rencana pengerahan kekuatan (negara2 Arab keSuriah) itu, dia mengkonfirmasi sebuah laporan di Wall Street Journal yang mengatakan penasihat keamanan nasional AS yang baru, John Bolton, telah memanggil kepala intelijen Mesir, Abbas Kamel, meminta Kairo untuk memainkan peran dalam membangun kekuatan diSuriah itu.
Saat ini ada sekitar 2.000 pasukan AS di Suriah yang (dikatakan) memerangi ISIS, tetapi Donald Trump telah berulang kali menyatakan keinginan untuk menarik pasukan mereka.
Gagasan agar pasukan koalisi Arab memainkan peran diwilayah Suriah (yang dikatakan) untuk memerangi kelompok-kelompok ekstremis dan mengurangi pengaruh Iran telah muncul beberapa kali sejak 2015, tetapi menghadapi masalah besar. Seperti buntunya perang yang dilakukan Arab Saudi dan Uni Emirat Arab dalam perang brutal di Yaman, dan juga karena minimnya pasukan dan sedikit sumber daya cdangan militernya.
Mereka juga sedang terbelenggu dalam perselisihan dengan Qatar, salah satu penyumbang kekuatan yan potensial, sementara Mesir lebih dekat dengan rezim Bashar al-Assad di Suriah daripada menjadi mitra negara2 Teluk.
Para ahli Timur Tengah mengatakan bahwa lebih layak jika negara-negara Arab bisa mendanai pasukan yang dikelola oleh kontraktor swasta yang bisa membantu merekrut tentara (bayaran) dari negara-negara berkembang seperti Sudan.
Erik Prince teman dekat Trump yang mendirikan kontraktor militer Blackwater USA dan sekarang sedang mendukung UAE, sedang melobi untuk memainkan peran itu, menurut Wall Street Journal.
Tawaran serupa yang dia (Trump) buat tahun lalu untuk mengganti pasukan AS diAfghanistan dengan kontraktor swasta ditolak oleh Pentagon. Tetapi Pangeran mungkin memiliki lebih banyak daya tarik di Gedung Putih atas Suriah. Bolton berpendapat bahwa AS telah mengambil terlalu banyak beban militer di Suriah dan negara-negara Arab harus menyediakan pasukan dan bantuan material dalam perang melawan Isis.
Sementara itu, kerajaan Arab Saudi dan sekutu regionalnya gelisah bahwa situasi di Suriah terlalu didikte oleh kekuatan eksternal , dan bukan oleh kekuatan regional Arab.
RUSIA KERAHKAN SISTEM PERTAHANAN UDARA JARAK DEKAT CANGGIH TERBARU TOR-M2 DISURIAH
Perang di Suriah nampaknya mulai bergeser ke penggunaan teknologi tinggi yang mengerahkan rudal dan sistem anti rudal presisi tinggi setelah serangan rudal2 AS dan sekutunya keSuriah. Setelah Rusia memutuskan untuk memberikan sistem pertahanan udara s-300 secara gratis kepada Suriah, kini Rusia juga mulai mengerahkan sistem pertahanan udara jarak dekat canggih TOR-M2.
[ads_hr hr_style=”hr-solid”]
Rusia telah menyebarkan sistem rudal pertahanan udara canggih jarak dekat Tor-M2 di Suriah setelah adanya serangan rudal yang dipimpin AS dan para sekutunya kesasaran sasaran diSuriah.
Sebuah sumber di kementerian pertahanan Rusia menegaskan adanya pengerahan sistem Tor-M2 di markas Hmeimim di provinsi barat laut Latakia di Suriah, yang adalah fasilitas militer Rusia terbesar di negara itu.
Sistem rudal pertahanan udara jarak dekat dapat menghadang berbagai target termasuk kendaraan udara tanpa awak (UAV), peluru kendali, rudal jelajah, pesawat terbang, helikopter dan senjata presisi tinggi yang terbang pada ketinggian yang sangat rendah sampai sedang.
Ini adalah salah satu sistem rudal pertahanan udara Rusia terbaru yang mobil dengan kendaraan tempur yang dirancang untuk menyediakan pertahanan udara ats fasilitas militer dan fasilitas umum terhadap serangan rudal jelajah dan target lainnya yang terbang di ketinggian sedang, rendah dan sangat rendah dan juga untuk penanggulangan serangan elektronik.
ANGGOTA APRLEMEN INGGRIS : FAKTANYA ASSAD DIDUKUNG MAYORITAS RAKYAT SURIAH
Menurut anggota majelis tinggi Parlemen Inggrus Baroness Caroline Cox yang berbicara kepada “Rusia today”, sebagian besar rakyat Suriah mendukung Presiden Bashar al-Assad dan militer Suriah.
Pernyataan Baroness Cox itu dikeluarkan setelah dia melakukan perjalanan pencarian fakta ke Suriah, selama waktu itu dia mengunjungi beberapa kota di seluruh republik Arab (Suriah).
Baroness mengklaim bahwa untuk menyimpulkan pendapatnya ini dia telah berbicara dengan berbagai macam orang selama kunjungannya ke Suriah, termasuk diantaranya seniman, intelektual, penulis, warga sipil yang lewat secara acak, pejabat pemerintah dan bahkan anggota oposisi.
MENHAN ISRAEL : BISA SAJA ISRAEL MENYERANG SISTEM S-300 RUSIA DISURIAH
Pertahanan Udara S-300 Rusia
Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman mengatakan bahwa Israel mungkin saja Israel menyerang sistem pertahanan anti-pesawat S-300 buatan Rusia di Suriah jika senjata itu digunakan untuk melawan Israel.
“Satu hal yang harus perjelas , jika ada yang menyerang pesawat kami, maka kami akan menghancurkannya,” kata Lieberman dalam wawancara dengan situs berita Israel Ynet. “Yang penting bagi kami adalah bahwa sistem pertahanan senjata yang ditransfer Rusia ke Suriah tidak digunakan untuk melawan kami. Jika mereka digunakan untuk melawan kami, kami akan bertindak melawan mereka.”
Komentar Lieberman itu dikeluarkan sehari setelah pejabat senior Rusia mengatakan kepada surat kabar Kommersant bahwa Rusia diperkirakan akan segera memberikan sistem pertahanan anti-pesawat S-300 kepada Suriah. Jika Israel menyerang sistem pertahanan udara baru Suriah tersebut, maka dia akan menerima “konsekuensi bencana,” kata pejabat senior Rusia itu.
Versi S-300 PMU-2 “Favorit” dari sistem anti-pesawat akan segera diberikan kepada warga Suriah secara gratis, Kommersant melaporkan.
Lieberman mengatakan bahwa S-300 (sebenarnya) sudah dioperasikan (Rusia) di Suriah, meskipun mereka hanya digunakan oleh pasukan Rusia dan tidak digunakan untuk melawan Israel. Lieberman menambahkan bahwa Israel tidak akan membiarkan Suriah menjadi pijakan bagi Iran, bahwa ini adalah prinsip yang dipakai Israel. “Jika seseorang menyerang kita, kita akan merespon. Tidak ada keraguan, tidak peduli sistem apakah itu , apa S-300, S-700 atau yang lain.”
RUSIA JATUHKAN DRONE YANG MENGARAH KEPANGKALAN UDARANYA DISURIAH
Sistem Pertahanan udara Rusia (diSuriah) telah mencegat dan menghancurkan beberapa target udara yang sedang mengarah ke pangkalan udara Rusia Khmeimim di Suriah Selasa malam, seorang jurubicara militer mengatakan.
“Setelah masuk waktu malam, failitas kendali wilayah udara di pangkalan Khmeimim Rusia mendeteksi target udara berukuran kecil yang tidak diketahui asalnya di kejauhan dari lapangan terbang,” kata jurubicara pangkalan udara tersebut. “Semua target bisa dihancurkan oleh tembakan antipesawat dari pangkalan udara Rusia.” Tidak ada korban jiwa akibat insiden itu, dengan pangkalan kembali ke operasi rutin, tambahnya.
ISRAEL INGATKAN RUSIA, JANGAN GANGGU JIKA KAMI MENYERANG SURIAH
Israel tidak akan menerima pembatasan/ gangguan apapun dari Rusia atau dari negara manapun atas “tindakan” militernya di Suriah, Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman mengatakan Senin, seminggu setelah serangan mematikan keSuriah yang dikaitkan Israel.
“Kami akan mempertahankan kebebasan bertindak sepenuhnya. Kami tidak akan menerima pembatasan apa pun ketika menyangkut pembelaan terhadap kepentingan keamanan kami,” kata Lieberman dalam wawancara video dengan situs berita Walla sebagai tanggapan atas pertanyaan tentang kritik Rusia terhadap serangan Israel keSuriah baru-baru ini.
“Tapi kami tidak ingin memprovokasi Rusia. Kami memiliki jalur komunikasi terbuka di tingkat perwira senior. Orang-orang Rusia memahami kami dan faktanya adalah bahwa selama bertahun-tahun kami berhasil menghindari perselisihan dengan mereka” di Suriah.
Lieberman sekali lagi menuduh musuh utama Israel yaitu Iran yang dianggap berusaha berkuasa secara militer di Suriah dan ini mengancam negaranya. “Kami tidak akan mentolerir kekuatan militer Iran yang signifikan di Suriah dalam bentuk pelabuhan militer dan bandara atau pengerahan persenjataan canggih,” kata Lieberman.
Israel telah berusaha menghindari keterlibatan langsung dalam perang saudara Suriah, tetapi mengakui melakukan lusinan serangan udara di sana untuk menghentikan apa yang dikatakannya sebagai pengiriman senjata lanjutan (dari Iran) kepada kelompok Syiah Lebanon Hizbullah.
Hizbullah, seperti halnya Iran dan Rusia, mendukung Presiden Suriah Bashar al-Assad dalam perang Suriah. Dan Iran juga mendukung Hizbullah.
Tapi sebenarnya serangan ini dilakukan karena pemerintah (Suriah) baru saja melakukan serangan sengit terhadap posisi ISIS dan kelompok-kelompok jihad terkait lainnya di area tersebut.
Seorang juru bicara IDF menolak berkomentar mengenai jenis senjata apa yang digunakan Israel, hanya mengatakan bahwa “rezim Suriah” akan bertanggung jawab dan bahwa setiap upaya untuk “melanggar kedaulatan Israel atau membahayakan warga sipil” akan digagalkan.
Fakta menunjukkan bahwa Israel mendukung ISIS yang juga telah didokumentasikan oleh pers Atlanticis. Israel juga memberi bantuan rahasia kepada Pemberontak Suriah, berupa pendanaan langsung, makanan, bahan bakar dan pasokan medis diduga dilakukan oleh Israel untuk menjaga ISIS tetap bisa bertempur melawan pasukan (Hizbullah) sekutu Iran , seperti laporan yang diliput oleh Independent.
Israel merebut Dataran Tinggi Golan dari Suriah dalam Perang Enam Hari 1967. Gencatan senjata ditandatangani pada 11 Juni 1967, dan Dataran Tinggi Golan berada di bawah pemerintahan militer Israel. Israel secara ilegal menduduki Dataran Tinggi Golan sejak 1967.
JET JET SAUDI MENGHAJAR SEBUAH PESTA PERNIKAHAN DIYAMAN UTARA
Serangan udara koalisi Arab Saudi kembali menyasar target sipil, kali ini sebuah pesta perkawinan dijadikan sasaran mereka. Sangat membingungkan seringnya terjadi serangan kekerumunan warga sipil semacam ini dan Saudi selalu berkilah sebagai salah sasaran, mengingat mereka menggunakan persenjataan canggih dengan akurasi tinggi yang mereka beli milyaran dolar dari AS dan negara2 Eropa.
Setidaknya 20 orang termasuk pengantin perempuan tewas ketika terjadi serangan udara oleh koalisi pimpinan Saudi yang menarget pesta pernikahan di Yaman utara, kata pejabat kesehatan.
Korban tewas kebanyakan adalah wanita dan anak-anak yang berkumpul di tenda yang disiapkan untuk pernikahan di distrik Bani Qayis, menurut Khaled al-Nadhri, pejabat kesehatan terkemuka di provinsi Hajah barat laut.
Kepala rumah sakit Mohammed al-Sawmali mengatakan bahwa pengantin laki-laki dan 45 orang lainnya yang terluka dibawa ke rumah sakit al-Jomhouri setempat.
Tiga puluh dari mereka yang terluka dilaporkan adalah anak-anak, dengan beberapa dalam kondisi kritis setelah menderita luka-luka akibat pecahan kaca dan serpihan bom.
Rekaman video yang beredar dari serangan udara itu menunjukkan bagian tubuh yang tersebar dan seorang anak laki-laki dalam baju hijau memeluk tubuh yang sudah tak bernyawa, berteriak dan menangis.
Juru bicara kementerian kesehatan Abdel-Hakim al-Kahlan mengatakan ambulans awalnya tidak dapat mencapai tempat pemboman karena takut serangan udara berikutnya karena jet jet (Saudi) masih terus terbang di atas kepala setelah serangan awal pada hari Minggu itu.
Stasiun TV Al-Masirah yang dikendalikan kelompok Houthi yang menguasai area itu dan sebagian besar Yaman utara, mengklaim dalam akun Twitter-nya bahwa 33 orang telah tewas dan 55 terluka.
UPDATE PERANG DIYAMAN
Setelah bertahun-tahun Perang di Yaman tanpa urgensi yang menguntungkan bagi koalisi yang dipimpin Saudi, sekarang mereka sedang berupaya mencapai 3 tujuan baru untuk menutupi kegagalan mereka, yaitu : Menguasai Sanaa dan Sadah dan memblokir akses AnsarAllah (kelompok Houthi) menuju Laut Merah.
Dalam hal ini UEA dengan bantuan Tariq Saleh (keponakan Ali Abdullah Saleh) saat ini sedang mengatur pasukannya guna mencapai tujuan merebut kendali penuh atas Yaman selatan.
Tujuan ini mempunyai dua maksud :
1. Menyerang Sana’a dan memberikan kendalinya kepada salah satu anggota keluarga Saleh.
Pemisahan Yaman selatan (Mungkin ini adalah alasan utama bagi orang-orang di bagian selatan dalam merespon perang dengan AnsarAllah).
Di sisi lain guna mencapai tujuan ini, operasi lain sedang dilakukan untuk merebut al-Hudaydah, yang akan memutus akses Ansarullah (Houthi) ke laut (Merah) yang akan diikuti pengepungan total.
Belum lama ini AnsarAllah ini memberikan lampu hijau kepada perwakilan PBB untuk melanjutkan pembicaraan, tetapi mereka punya beberapa kekhawatiran. Ptasyarat yang diajukan AnsarAllah untuk negosiasi adalah gencatan senjata dan mengakhiri pemboman Saudi di Yaman. Namun sejauh ini tidak ada hasil dari konsultasi ini melainkan hanya ekspresi optimisme dari perwakilan PBB.
Tentang front Sa’adah dan Sana’a, karena kemajuan koalisi Saudi yang lamban maka tidak ada hasil yang konklusif. Tetapi dengan berlalunya waktu dan berlarut larutnya perang dan dengan kondisi-kondisi seperti (pengepungan dan penyebaran penyakit dan pemboman daerah pemukiman, dll.) , tentu Itu tidak menguntungkan bagi AnsarAllah (Houthi).
Pada bulan lalu, serangan2 yang dilakukan oleh Angkatan Darat Yaman dan Ansarallah (yang ditujukan untuk menghalangi dan merespon serangan udara koalisi pimpinan Saudi) telah memasuki tahap baru dan lebih luas dengan operasi rudal dan pesawat tak berawak (Drone), yang pasti akan menimbulkan konsekuensi yang lebih berat bagi Saudi.
Tidak diragukan lagi, konflik ini akan berakhir dengan kerugian besar bagi ekonomi Saudi. Termasuk kebutuhan untuk mengerahkan sistem keamanan seperti Patriot dan S-400, yang mana Saudi harus mengeluarkan sejumlah besar uang kepada Amerika dan Rusia.
Sementara kekuatan rudal Yaman adalah asli buatan mereka sendiri yang tidak menimbulkan biaya khusus bagi mereka, dan juga sekarang mereka telah membuatnya menjadi semakin akurat.
Saudi dan UEA juga merekrut tentara bayaran dari Sudan dan Uganda dan bahkan Afghanistan dan saat ini sedang membujuk angkatan udara Maroko dan Pakistan untuk bergabung dalam perang (agresi) Yaman ini , mereka sedang berusaha mencapai tujuan mereka dan menutupi kekalahan mereka di Yaman.
Tetapi situasi ini pada suatu hari pasti akan bisa menyebabkan runtuhnya ekonomi dan bisa menyebabkan efek buruk bagi keuangan Saudi. Jika upaya perundingan oleh AnsarAllah tidak berhasil dan pemboman Saudi terus berlanjut, mereka bisa saja menargetkan kapal kapal tanker Saudi dan menggelar serangan rudal multi layer yang mana sistem pertahanan udara Patriot tidak akan mampu untuk menghadapinya.
Update terakhir:
1- Hays di provinsi Hudaydah direbut koalisi (Saudi).
2- Garis konflik telah MELUAS mencapai utara dan timur laut provinsi al-Bayda dengan jatuhnya Bayhan di provinsi Shabwa.
3- Garis konflik telah mencapai distrik al-Motoun dan Al-Maslub di provinsi Jawf.
4- Terusan Alab di utara Sa’ada dikuasai oleh koalisi Saudi.
5- Area Midi di barat laut al-Hijah direbut oleh koalisi Saudi.
RENTETANTEMBAKAN TERJADI DEKAT ISTANA KERAJAAN SAUDI DI KOTA RIYADH
Beberapa jam lalu terjadi rentetan tembakan sengit disekitar Istana Kerajaan Arab Saudi dikota Riyadh. Informasi awal adalah adanya sebuah Drone yang terbang diatas Istana dan berusaha dijatuhkan oleh polisi Saudi. Masih Belum jelas apakah itu Drone militer atau hanya Drone mainan . dikhabarkan Raja Salman diungsikan dibungker bawah tanah.
— Breaking News Global (@BreakingNAlerts) April 21, 2018
RUSIA AKAN PERSENJATAI SURIAH DENGAN SISTEM PERTAHANAN UDARA S-300
Serangan militer AS ke Suriah pekan lalu menghapus kewajiban moral apa pun bagi Rusia terhadap sekutunya Suriah untuk menahan Suriah untuk memiliki sistem rudal anti-pesawat S-300 , Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan pada hari Jumat, menurut kantor berita RIA.
“Sekarang, Kami memiliki kewajiban moral, dulu sekitar sepuluh tahun lalu kami telah berjanji untuk tidak memberikannya (system S-300 keSuriah) , saya kira atas permintaan mitra2 kami yang diketahui , ”katanya menurut RIA.
Seorang komandan militer Rusia juga mengatakan bahwa Moskow mempertimbangkan untuk memasok sistem rudal S-300 ke Suriah setelah serangan yang dipimpin AS.
Menurut analis militer, sistem rudal permukaan-ke-udara S-300 akan meningkatkan kemampuan Rusia dalam mengendalikan ruang udara di Suriah, di mana pasukan Moskow mendukung pemerintah Presiden Bashar al-Assad, dan juga ditujukan untuk menghalangi tindakan AS yang lebih keras.
Atas pernyataan Lavrob ini Media Israel Jerusalem Post telah memperingatkan bahwa “superioritas udara Israel berada dalam risiko yang sulit” jika Rusia memutuskan untuk menjual sistem pertahanan udara Suriah yang lebih canggih.
Surat kabar itu telah menyerukan kekhawatirannya bahwa pilot pilot Israel mungkin akan banyak tewas jika Damaskus memiliki senjata yang lebih efektif. yaitu sitem S-300, sistem pertahanan rudal jarak-jauh Rusia yang dikembangkan untuk mempertahankan diri dari pesawat dan rudal jelajah. Sistem ini adalah salah satu senjata paling canggih di kelasnya.
MILITAN ISIS DI PINGGIRAN DAMASKUS SEPAKAT HARUS PERGI
Kurang dari 24 jam sejak dimulainya serangan militer oleh pasukan Suriah di pinggiran kota Damaskus selatan, sebuah sumber lokal menegaskan kepada Muraselon bahwa kelompok militan telah menerima syarat-syarat yang diajukan pasukan Suriah untuk menyerah.
Menurut kantor berita SANA, kelompok-kelompok jihadis yang mendominasi lingkungan Al-Hajar Al-Aswad telah menyerah diri kepada pasukan pemerintah, dan mereka meminta gencatan senjata total dengan Tentara Suriah.
Kesepakatan itu menyebutkan bahwa semua kelompok militan harus keluar dari Damaskus, atau pemberian status menetap kepada siapa saja yang ingin tetap tinggal.
Kantor berita yang dikelola negara juga menyebutkan bahwa sejumlah militan akan pindah ke Badiyah timur (kemungkinan besar ke desa2 di Deir Ezzor), sementara itu, beberapa kelompok memilih provinsi Idlib sebagai tujuan akhir.
Selain itu, perjanjian itu juga mencakup kelompok-kelompok pemberontak yang ditempatkan di Beit Sahm, Yalda dan Babila dengan pilihan untuk keluar dari daerah mereka atau mendapat pengakuan menetap oleh pemerintah.
JURNALIS INDEPENDEN INGGRIS TIDAK TEMUKAN TANDA ADANYA SERANGAN KIMIA DIDOUMA
Robert Fisk seorang jurnalis Independen Inggris yang diberi akses masuk ke Douma sebelum kedatangan tim inspeksi OPCW telah berbicara dengan Dr Rahaibani” tentang serangan gas kimia 7 april lalu.
Sang dokter menceritakan kepada Fisk tentang orang-orang di ruang bawah tanah yang tidak terpapar oleh bahan kimia, tetapi oleh “awan debu besar” dari serangan pasukan pro-Assad:
Orang-orang mulai tiba di sini dengan gejala menderita hipoksia, kehilangan oksigen. Kemudian seseorang di pintu dari “White helmet”, berteriak adanya serangan “Gas!”, Dan kepanikan dimulai. Orang-orang mulai saling menyiram air. Ya, video itu difilmkan di sini, itu asli, tetapi apa yang Anda lihat adalah orang yang menderita hipoksia – bukan keracunan gas. ”
DUA PANGKALAN UDARA SURIAH KEMBALI DITARGET RUDAL, SEMUA BERHASIL DICEGAT
Sistem Pertahanan udara Suriah pagi ini selasa 17/4 baru saja menggagalkan serangan rudal di pangkalan udara Shayrat di provinsi tengah Homs dan menembakkan jatuh rudal , kata media Suriah. Menurut kantor berita resmi SANA,
Semua rudal berhasil dideteksi sebelum mereka mencapai target. “Pertahanan udara Suriah menembak jatuh rudal yang memasuki wilayah udara diatas kota Homs,” kata laporan itu.
Laporan yang tidak dikonfirmasikan mengatakan bahwa pertahanan udara Suriah juga telah mencegat tiga rudal yang ditujukan ke pangkalan udara militer Dumair di timur laut Damaskus. Sumber dari mana rudal itu ditembakkan masih belum diketahui.
Moskow dan Damaskus mengklaim dua pesawat tempur Israel melakukan serangan udara itu “dari jarak jauh dari wilayah Lebanon”.
Menteri luar negeri Rusia Sergei Lavrov menggambarkannya sebagai “provokasi” dan “perkembangan yang sangat berbahaya”
Serangan itu dikhabarkan menewaskan empat personil militer Iran , tetapi Israel tidak mengkonfirmasi atau menyangkal keterlibatannya. Seorang juru bicara militer Israel mengatakan: “Kami tidak bisa mengomentari laporan seperti itu.”
JIKA TRUMP HENTIKAN PERJANJIAN NUKLIR 2015 , IRAN AKAN KERJASAMA NUKLIR DENGAN CHINA
Jika Presiden AS Donald Trump memutuskan untuk menghentikan perjanjian nuklir Iran yang disepakati 2015, atau ingin bernegosiasi ulang maka fihak berwenang Iran akan bekerjasama dengan China guna mengembangkan lebih lanjut program nuklirnya.
“Beberapa negosiasi telah dilakukan atas kerja sama dalam membangun pembangkit listrik tenaga nuklir kecil di Iran oleh China,” kata anggota parlemen Iran Mojtaba Zonnou yang juga seorang ketua Komite Nuklir di Parlemen Iran.
“Fihak Cina menyambut baik usulan itu dan meputuskan bahwa masalah itu akan ditindaklanjuti di tingkat yang lebih tinggi ,” kata anggota parlemen itu.
Meskipun belum jelas reaktor nuklir jenis apa yang akan dibangun di Iran, “Fars” melaporkan bahwa proyek-proyek itu akan sangat membantu Iran dalam industri konstruksi kapal dan konstruksi kapal selam Iran.
PAKISTAN SUKSES UJI COBA RUDAL JELAJAH BARBOR VERSI BARU
Pakistan sukses melakukan uji coba rudal penjelajah “Babur” Versi peluncur darat, menurut sebuah pengumuman baru-baru ini oleh Inter-Services Public Relations (ISPR) Pakistan.
Dalam pernyataan yang dirilis akhir pekan lalu, ISPR mengatakan bahwa versi jarak jauh dari rudal jelajah Babur-1 dapat melakukan perjalanan hingga 700 kilometer (sekitar 435 mil), rudal ini memiliki “fitur siluman” yang spesifik dan dapat membawa berbagai jenis muatan hulu ledak, termasuk hulu ledak nuklir.
Rudal jelajah ini dipandu oleh Digital Scene Matching dan Area Co-relation (DSMAC), sebuah sistem yang memungkinkan rudal untuk bernavigasi bahkan ketika sistem koordinat posisi global (GPS) tidak ada , “sehingga membuatnya menjadi peningkatan kekuatan penting dalam sistem senjata strategis Pakistan,” kata fihak ISPR.
Menurut Komunitas intelijen AS , rudal jelajah berbasis darat Babur-1 generasi pertama memiliki jangkauan sekitar 350 km pada tahun 2013. Kemudian pada Januari 2017 Angkatan Bersenjata Pakistan melakukan uji coba pertama yang sukses pada rudal jelajah Babur-3 yang diluncurkan dari kapal selam.
AS AKAN KENAKAN SANKSI BARU KE RUSIA KARENA MEMBANTU SURIAH
Provokasi, intimidasi , memberi sanksi , dan serangan militer dengan tuduhan tanpa bukti atau merekayasa bukti dsb dsb… ehm itulah arogansi yang terus saja ditunjukkan oleh AS dan para sekutunya. Entah apa yang difikirkan semua presiden AS dan sekutu NATOnya yang merupakan kakitangan zionis ini. Pada saatnya nanti kita akan menyaksikan Negara kafir yang melegalkan perkawinan sejenis ini akan mendapat hukuman Tuhan dan diratakan dengan bumi seperti halnya umat Nabi Luth as pada perang nuklir mendatang.
[ads_hr hr_style=”hr-solid”]
Pada hari ini senin Pemerintahan Trump menyatakan rencananya untuk menjatuhkan sanksi baru terhadap Rusia untuk menghukumnya atas tuduhan baru memungkinkan penggunaan senjata kimia oleh pemerintah Suriah.
Sanksi-sanksi yang dikeluarkan tak lama setelah serangan udara yang dipimpin Amerika terhadap fasilitas yang terkait dengan senjata kimia Suriah, dimaksudkan untuk memberi sinyal bahwa Amerika Serikat bertanggung jawab tidak hanya terhadap pemerintah Presiden Bashar al-Assad tetapi juga sekutunya Rusia dan Iran.
Sanksi baru AS diumumkan pada hari Minggu oleh Nikki R. Haley, duta besar AS untuk PBB. “Sanksi itu akan langsung dikenakan terhadap perusahaan manapun yang berhubungan dengan peralatan yang terkait dengan penggunaan senjata kimia oleh Assad,” katanya pada “Face the Nation” di CBS. “Jadi saya fikir pada titik ini semua orang akan merasakannya. Saya fikir semua orang tahu bahwa kami telah mengirim pesan yang kuat (dengan serangan itu), dan kami berharap mereka mendengarkannya. ”
Sanksi terbaru yang dikeluarkan Senin ini akan menjadi yang ketiga kalinya yang diberlakukan oleh pemerintahan Trump terhadap Rusia dalam empat minggu terakhir.
Bulan lalu, pemerintah AS telah mengeluarkan sanksi yang menarget perusahaan dan individu Rusia atas tuduhan (lagi2 tanpa bukti) campur tangan dalam pemilu AS 2016 dan melakukan serangan cyber terhadap fasilitas-fasilitas Barat. Snksi itu Itu diikuti dengan penalti terhadap orang orang disekitar lingkar dalam Putin, yang mentarget beberapa orang terkaya dan pejabat tinggi pemerintah Rusia.
SURIAH BERHASIL CEGAT 71 DARI 103 RUDAL YANG DITEMBAKKAN KOALISI AS
https://www.youtube.com/watch?v=MN3BBCiRiGc
Seorang pejabat militer senior Rusia mengatakan bahwa pertahanan udara Suriah telah mencegat sedikitnya 71 rudal jelajah yang ditembakkan pasukan AS, Inggris dan Prancis.
Pada konferensi pers di Moskow pada hari Sabtu, Letnan Jenderal Sergey Rudskoy mengatakan sedikitnya 103 rudal jelajah termasuk Tomahawks, ditembakkan ke sejumlah sasaran di Suriah.
“Rusia telah sepenuhnya memulihkan sistem pertahanan udara Suriah, dan itu terus diperbaiki selama enam bulan terakhir,” kata Rudskoy.
Kementerian pertahanan Rusia mengatakan bahwa Suriah mengerahkan rudal permukaan-ke-udara buatan Rusia, termasuk S-125, S-200, 2K12 Kub dan BUK untuk mencegat serangan.
Di antara yang ditargetkan oleh operasi yang dipimpin AS adalah bandara militer Al-Dumayr di luar Damaskus. Rusia mengatakan seluruh 12 rudal yang diarahkan ke bandara itu berhasil dicegat.
Dalam pernyataannya, Rudskoy mengkonfirmasi setidaknya satu kapal perang Angkatan Laut AS di Mediterania dan pembom B-1 AS terlibat dalam operasi itu, serta para penerbang Tornado Inggris.
Angkatan Udara Inggris mengatakan empat jet tempur Tornado GR4 bergabung dalam operasi itu, sementara Perancis mengatakan telah mengerahkan jet tempur Mirage dan Rafale. Para pejabat Prancis mengatakan militernya telah menembakkan setidaknya 12 rudal ke Suriah, dan bahwa mereka percaya tidak ada rudal mereka yang dicegat.
AFTER MATCH VIDEO , SETELAH SERANGAN KOALISI AS KESURIAH
Diinformasikan ada 3 target yang mengalami kerusakan material dan pemerintah Suriah menyebut tadak ada korban jiwa, Diantara rudal koalisi AS yang mengenai target disuriah adalah pusat pendidikan, pusat riset.
Foto berikut dari tweet seorang analis politik Suriah yang menunjukkan gedung pendidikan dan riset yang menjadi salah satu Target serangan koalisi AS.
Kita tampilkan 2 video kondisi target setelah serangan jumat malam itu, dalam video2 tersebut tidak menunjukkan bahwa lokasi yang ditarget adalah pusat penelitian senjata kimia ataupun pabrik atau gudang senjata kimia, karena terlihat orang orang bisa berjalan jalan dengan santai dan aman tanpa ada gejala keracunan bahan kimia. Logikanya seharusnya kalau memang ada racun kimia maka akan menyebar dalam radius beberapa kilometer setelah serangan.
Kekhawatiran kita sebelum serangan, rudal rudal itu akan dimuati dengan bahan kimia beracun oleh koalisi AS kemudian dipakai alasan untuk menyalahkan pemerintah Suriah, karena sampai dengan detik dimulainya serangan Menhan AS pun tidak bisa menunjukkan bukti adanya serangan kimia oleh pemerintah Suriah kecuali adanya video rekayasa yang beredar dimedsos itu.
https://www.youtube.com/watch?v=GcA0cIx8WPs
Sementara itu dijalan jalan Damaskus, Rakyat dan tentara merayakan keberhasilan mereka menghadang 70% dari rudal yang diluncurkan koalisi AS dan tanpa menimbulkan korban jiwa . Mereka mengelu elukan pemimpin mereka Bassar Al Assad.
Ehmmm… Jauh amat ya fakta dengan isu yang beredar diIndonesia yang menyebut Assad adalah presiden yang menindas, dibenci rakyat bla bla…bla… . Seorang presiden yang berdiri tegak menentang Israel dan berani menghadapi super power kakitangan zionis malah dianggap sesat . Sementara pemimpin negara Muslim lain yang bersekutu dengan Israel malah dianggap benar. Fitnah fitnah akhir zaman memang luara biasa membuat bodoh orang.
https://www.youtube.com/watch?v=81h4Sht2a4A
100 RUDAL TELAH DITEMBAKKAN KESURIAH OLEH AS, INGGRIS DAN PERANCIS
Sampai detik ini Rusia Rusia masih belum mau terlibat membantu Suriah atas serangan rudal dari keroyokan tiga negara adidaya AS, Inggris dan Perancis terhadap Fasilitas militer dan sipil di Suriah. Apa itu hanya pengakuan Rusia atau memang demikian tapi pernyataan itu mencerminkan kebijaksanaa Putin yang luar biasa agaragresi militer ini tidak meningkat eskalasinya menjadi benturan frontal antara Super power. Selain ada pasukan Rusia di Suriah sebenarnya ada pasukan Iran dan pasukan China (disekitar laut mediterania) yang selama ini ikut membantu Suriah membasmi teroris. Luar biasa , tidak seperti Iraq dan Libiya yang tanpa perlawanan , Suriah yang sudah 7 tahun mengalami perang melawan teroris yang didukung negara negara NATO masih bisa melawan gempuran tiga negara adidaya.
Mayoritas roket yang ditembakkan ke Suriah oleh Inggris, AS, dan Prancis bisa disergap oleh sistem pertahanan udara Suriah, kata Kementerian Pertahanan Rusia.
Unit pertahanan udara Rusia tidak terlibat dalam memukul mundur serangan itu. Pesawat-pesawat tempur dan kapal-kapal AS dan sekutunya telah meluncurkan lebih dari 100 rudal jelajah dan rudal-rudal udarake ke fasilitas sipil dan militer Suriah, kata kementerian itu menyatakan.
Serangan itu dilakukan oleh dua kapal AS yang ditempatkan di Laut Merah, dengan dukungan udara taktis dari pembom-pembom Lancer dan B-1 Lancer dari Al-Tanf pangkalan udara koalisi di provinsi Homs Suriah, menurut pernyataan itu.
Bandara Udara Suriah Al-Dumayr yang terletak 40 km timur laut dari Damaskus diserang oleh 12 rudal jelajah yang dikonfirmasi oleh Kementerian Pertahanan Rusia,
Semua rudal bisa dihadang oleh sistem pertahanan udara Suriah. Untuk mengusir serangan, Damascus menggunakan sistem rudal permukaan-keudara buatan era Uni Soviet, termasuk S-125 (nama pelaporan NATO: SA-3 Goa), S-200 (SA-5 Gammon), 2K12 Kub (SA-6 Gainful) ) dan Buk.
Rusia tidak (belum) mengerahkan sistem pertahanan udara mereka yang ada di Suriah untuk mencegat rudal Amerika, Inggris, dan Perancis.
Sebelumnya, kementerian pertahanan Rusia mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa tidak ada rudal yang diluncurkan oleh AS dan sekutunya yang mencapai zona pertahanan udara Rusia yang melindungi fasilitas di kota pelabuhan Tartus dan Pangkalan Udara Khmeimim.
DONALD TRUMP PERINTAHKAN DIMULAINYA SERANGAN MILITER KESURIAH
Presiden Donald Trump telah memerintahkan dilakukan serangan militer ke Suriah sebagai tanggapan atas dugaan serangan senjata kimia mematikan di kota Douma.
Trump mengumumkannya dalam konferensi pers Jumat malam bahwa operasi gabungan bekerja sama dengan Perancis dan Inggris sedang dimulai. (Sementara ini Jerman memutuskan tidak ambil bagian)
“Tujuan dari tindakan kita malam ini adalah untuk membangun sistem pencegahan yang kuat terhadap produksi, penyebaran dan penggunaan senjata kimia. Kami siap untuk tetap melakukan tindakan ini sampai rezim Suriah menghentikan penggunaan senjata kimia yang dilarang, ”kata Trump kepada rakyat Amerika.
Presiden menjelaskan bahwa serangan terkoordinasi akan mencapai target yang terkait dengan kemampuan senjata kimia rezim Suriah.
Beberapa menit setelah pengumuman seorang wartawan dari Reuters dan The Associated Press melaporkan mendengar ledakan keras diatas kota Damaskus, ibu kota Suriah.
Hanya beberapa menit setelah pidato Donald Trump, terdengar beberapa ledakan dipusat kota Damaskus. Dalam Video berikut nampak sistem pertahanan udara Suriah sedang ditembakkan untuk mencegat rudal AS.
VIDEO footage of Syrian air-defense missile fired towards tomahawk rockets in the sky of Damascus. pic.twitter.com/5Mzx1D2Qwz
MENHAN RUSIA : KAMI PUNYA BUKTI KETERLIBATAN INGGRIS DALAM REKAYASA VIDEO SERANGAN KIMIA DI DOUMA
“Kementerian Pertahanan Rusia memiliki banyak bukti bahwa pada 7 April sebuah provokasi yang direncanakan dilakukan di Douma dengan tujuan menyesatkan masyarakat dunia. Tujuan nyata provokasi itu jelas bagi semua orang adalah untuk mendorong agar Amerika Serikat untuk melancarkan serangan rudal terhadap Suriah, “Konashenkov menekankan.
Kementerian Pertahanan Rusia memiliki bukti keterlibatan langsung Inggris dalam mengatur provokasi ini. Menurut dia, Kementerian Pertahanan Rusia menemukan mereka yang mengambil bagian dalam pembuatan film serangan senjata kimia di Douma. Para peserta pembuatan (klip fim) itu telah memberi penjelasan kepada kementerian tentang detail pengambilan gambar klip.
“Kami berhasil menemui para peserta langsung yang ikut dalam pengambilan gambar video itu dan mewawancarai mereka. Hari ini kami menghadirkan wawancara langsung dengan orang-orang ini. Beberapa penduduk Douma secara detail juga memberi tahu kami bagaimana pembuatan film itu dilakukan, dalam episode apa mereka mengambil bagian dan apa yang mereka lakukan, “kata Konashenkov.
Militer Rusia dapat melihat setiap orang dari video itu. Menurut Konashenkov adalah dua petugas medis yang bekerja di rumah sakit setempat di bagian gawat darurat. Mereka mengatakan bahwa orang-orang di rumah sakit bahwa tidak ada tanda-tanda keracunan oleh bahan kimia beracun.
“Selama pemberian pertolongan pertama, orang yang tidak dikenal berlari ke rumah sakit, beberapa dari mereka dengan kamera video yang mulai berteriak panik dan menyirami orang dengan air dari selang, berteriak bahwa semua orang telah diracuni dengan bahan beracun. Pasien … dan keluarga mereka di panik mulai menuangkan air satu sama lain, “kata juru bicara kementerian.
Dia mengatakan bahwa setelah pembuatan film itu , orang-orang yang tidak dikenal itu menghilang dengan cepat.
“Saat ini, Kementerian Pertahanan Rusia memiliki bukti lain yang menunjukkan partisipasi langsung Inggris dalam mengatur provokasi di Ghouta Timur ini,” kata Konashenkov.
Dia menambahkan bahwa antara 3 April dan 6 April, London telah memberikan tekanan pada perwakilan dari apa yang disebut kelompok “White helmet” (kelompok mata mata perang bentukan barat yang menyamar sebagai bantuan kemanusiaan) untuk memfasilitasi pelaksanaan provokasi itu.
MENLU RUSIA : KAMI PUNYA BUKTI SOLID BAHWA SERANGAN KIMIA DIDOUMA ADALAH REKAYASA
https://www.youtube.com/watch?v=_6Wo-z3xgCw
Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menyatakan bahwa Moskow memiliki bukti konklusif yang bisa membuktikan bahwa serangan kimia di Douma adalah hasil rekayasa yang dpentaskan (difilmkan) ,” itu dikatakannya saat konferensi pers bersama Menteri Luar Negeri Belanda Stef Blok di Moskow,
Pada hari ini Jumat 13/4 Lavrov menyatakan bahwa para ahli militer Rusia tidak menemukan bukti apapun adanya penggunaan senjata kimia di tempat yang diduga terjadi serangan. Dia menambahkan bahwa bukti menunjukkan bahwa (video) itu direkayasa oleh dinas rahasia salah satu negara bagian (AS), yang saat ini gencar berusaha mempropagandakan kampanye Russophobia (anti Rusia).
MENHAN AS : KAMI TIDAK MEMPUNYAI BUKTI PENGGUNAAN GAS CHLORINE ATAU SARIN DIDOUMA SURIAH
Menteri Pertahanan AS Jim Mattis mengatakan kepada para anggota parlemen bahwa militer AS masih mempelajari hasil intelijen atas dugaan serangan kimia di kota Douma Suriah, dan bahwa Presiden Trump belum memutuskan apakah akan melancarkan serangan terhadap Suriah.
“Telah terjadi sejumlah serangan . Dalam banyak kasus, Anda tahu kami tidak memiliki pasukan, kami tidak bertempur di sana, jadi saya tidak dapat memberi tahu Anda bahwa kami memiliki bukti,meskipun begitu kita memiliki banyak media dan indikator dari media sosial yang menunjukkan adanya penggunaan klorin atau sarin , “kata Mattis, berbicara didepan anggota Komisi Layanan angkatan bersenjata diParlemen pada hari Kamis.
Menteri pertahanan mengatakan dia percaya bahwa serangan kimia telah terjadi, tetapi AS masih “mencari bukti yang sebenarnya.”
“Kami masih menilai hasil intelijen, dari kita sendiri dan dari sekutu kami. Kami masih sedang mengerjakan ini,” dia menegaskan.
Diperingatkan bahwa bahwa serangan AS dapat menyebabkan eskalasi “di luar kendali” dalam perang Suriah, Mattis mengatakan bahwa Washington “berkomitmen untuk mengakhiri perang itu melalui proses (perundingan) diJenewa melalui upaya yang diprakarsai PBB.”
“Pada tingkat strategis, (masalahnya adalah) bagaimana kita menjaga agar agar (serangan ke Suriah) tidak menjadi tak terkendali, jika Anda memahami hal itu,” katanya, menyinggung kemungkinan terjadi konfrontasi antara pasukan Rusia dan AS.
Menurut Menhan Mattis, Presiden Trump belum memutuskan apakah akan melancarkan serangan atau tidak. “Kami belum membuat keputusan untuk melancarkan serangan militer ke Suriah,” katanya.
Mattis mengatakan ia akan membahas opsi-opsi Suriah pada pertemuan Dewan Keamanan Nasional Kamis malam, dan berjanji akan terus menginformasikan kepada anggota parlemen jika Pentagon memutuskan untuk menyerang.
Dia menambahkan, bagaimanapun Gedung Putih memiliki wewenang untuk melakukan serangan tanpa persetujuan Kongres.
KAPAL PERANG CHINA DIPERINTAHKAN MERAPAT KEPELABUHAN TARTOUS DISURIAH
Kapal perang China yang ada di laut Mediterania diperintahkan untuk bergabung dengan angkatan laut Rusia jika terjadi serangan besar-besaran ke Suriah oleh AS dan sekutunya Jerman, Inggris dan Perancis.
Kapal-kapal perang permukaan Angkatan Laut China di laut Mediterania yang sedang dalam latihan gabungan dengan unit-unit angkatan laut Rusia telah diperintahkan untuk mendekati pelabuhan Tartous Suriah jika terjadi kemungkinan agresi (AS dan sekutu) ke Suriah.
AS AKAN LAKUKAN TINDAKAN MILITER KESURIAH DALAM 48 JAM KEDEPAN
Posisi AS dan Rusia di Suriah semakin mendekat ke konfrontasi frontal ketika Donald Trump senin malam mengatakan bahwa keputusan sudah dekat untuk merespon serangan senjata kimia yang dituduhkan ke Assaad pada Sabtu.
Sementara Rusia memperingatkan bahwa setiap tindakan militer AS terhadap Suriah akan memiliki resiko “dampak yang mematikan” .
Trump bertemu dengan para jenderal AS di ruang kabinet Gedung Putih pada Senin malam untuk membahas bagaimana bereaksi terhadap tuduhan serangan gas beracun di Douma, daerah pinggiran Damaskus yang dikuasai pemberontak, dilaporkan telah menewaskan lebih dari 40 orang dan ratusan orang yang terkena dampak serius.
AS dan sekutunya telah menuduh rezim Bashar al-Assad melakukan serangan itu, dan Trump sendiri mengatakan bahwa dengan Vladimir Putin mendukung Assad maka dia juga memiliki tanggung jawab.
Rusia mengklaim tidak ada serangan senjata kimia di Douma atau, ataupun jika ada itu pasti dilakukan oleh pemberontak yang didukung Barat.
“Jadi, kami akan membuat keputusan malam ini, atau tidak lama lagi,” kata Trump kepada wartawan saat dia memasuki ruang rapat. “Dan Anda akan mendengar keputusan itu.
“Kami sedang melakukan rapat dengan militer dan yang lain, dan kami akan membuat beberapa keputusan besar dalam 24 hingga 48 jam kedepan,” kata Trump dalam pertemuan kabinet.
Kami sangat prihatin ketika hal seperti itu bisa terjadi. Ini tentang kemanusiaan … dan itu tidak boleh dibiarkan terjadi.
Tetapi kita tidak bisa membiarkan kekejaman seperti yang kita semua saksikan … kita tidak bisa membiarkan itu terjadi. ” “Kami memiliki banyak pilihan, secara militer,” tambah sang presiden. “Dan kami akan segera memberi tahu Anda. Mungkin setelah kejadian itu. ”
Sebelum rapat dengan para jenderal AS Trump memanggil Macron yang juga mengeluarkan ancaman aksi militer jika rezim Suriah terbukti telah melakukan serangan senjata kimia.
Gedung Putih mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa presiden AS dan Prancis akan “melanjutkan koordinasi mereka dalam menanggapi penggunaan senjata kimia Suriah pada 7 April itu”.
Dubes Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia mengklaim bahwa para penyelidik Rusia tidak menemukan bukti adanya serangan kimia di Douma, dan kalaulah ada itu telah dilakukan oleh pemberontak yang telah dilatih untuk melakukan provokasi-provokasi palsu. oleh pasukan khusus AS.
“Tidak ada serangan senjata kimia,” kata Nebenzia. “Melalui saluran-saluran yang relevan telah kami sampaikan kepada AS bahwa keberadaan angkatan bersenjata Rusia di Suriah atas permintaan pemerintah yang sah dari suatu negara, pasukan Rusia telah dikerahkan disana , serangan terhadap Suriah oleh AS dapat menyebabkan reaksi serius.”
RUSIA MENUDUH ISRAEL LAKUKAN SERANGAN RUDAL KE PANGKALAN UDARA SURIAH
Suriah dan sekutu terkuatnya Rusia telah menuduh Israel telah menyerang sebuah pangkalan udara Suriah pada Senin 9/4.
Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim dua pesawat tempur F-15 Israel meluncurkan serangan udara di pangkalan T-4 di Suriah tengah dari wilayah Libanon, kantor berita RIA Novosti melaporkan.
Media pemerintah Suriah mengatakan bahwa sejumlah orang tewas atau terluka dalam serangan itu dan mengutip sumber militer yang menyalahkan Israel atas tindakan militer itu.
Para pejabat Israel belum mengeluarkan tanggapan apapun terhadap adanya laporan serangan itu, tetapi pesawat tempurnya menghantam fasilitas yang sama pada Februari lalu setelah Israel menyebut bahwa sebuah pesawat tak berawak Iran telah menyusup ke wilayah udaranya.
Para pejabat Israel mengatakan Iran yang juga pendukung kunci dari pemerintah Suriah menggunakan fasilitas pangkalan udara T-4 sebagai pusat komando.
Juru bicara Presiden Rusia Vladimir Putin, mengatakan tidak ada kontak antara Israel dan Rusia sebelum atau selama serangan udara pada Senin itu, dan menambahkan bahwa kurangnya komunikasi adalah penyebab masalah.
TERJADI LAGI “FALSE FLAG” SERANGAN SENJATA KIMIA YANG DITUDUHKAN KE PEMERINTAH SURIAH
Rencana False Flag (serangan palsu) serangan kimia yang direncanakan fihak AS dan para militan binaanya diSuriah yang kemudian akan menimpakan tuduhan kepada fihak Suriah dan Rusia yang informasinya beredar maret lalu nampaknya benar benar terjadi. Kemarin 8/4 telah terjadi serangan senjata kimia dikota Douma di Ghouta timur yang dinformasikan telah menelan korban puluhan orang. Rusia membantah adanya bukti yang menunjukkan adanya serangan kimia itu.
Rekayasa demi rekayasa dilakukan AS untuk menjustifikasi guna melakukan serangan langsung keSuriah setelah pemanfaatan pemberontak , militan dan teroris gagal total.
Pemerintah Suriah telah membantah tuduhan bahwa telah menggunakan senjata kimia di kota Douma di Ghouta Timur, dan mengatakan tidak perlu tindakan semacam itu untuk menghentikan para teroris.
Kementerian Pertahanan Rusia juga membantah laporan tentang dugaan bom kimia yang dijatuhkan di Douma, menunjukkan bahwa sejumlah negara Barat serta LSM seperti White Helmets (bentukan barat) juga telah ikut memberikan klaim tuduhan seperti itu guna melemahkan evakuasi teroris Jaish al-Islam dari daerah itu.
“Kami membantah keras tuduhan ini dan mengumumkan kesiapan kami untuk mengirim ahli Rusia dalam bidang radiasi, pertahanan kimia dan biologi ke Douma untuk mengumpulkan bukti setelah bebas dari teroris yang akan membuktikan adanya dugaan penggunaan senjata kimia terjadi,” kata Mayor. Jenderal Yuri Yevtushenko, komandan Pusat Rusia untuk rekonsiliasi Suriah.
Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh pihak berwenang Suriah lewat kantor berita SANA , tuduhan seperti itu telah dibuat oleh teroris dan ditujukan untuk menghalangi pasukan Suriah, yang telah membuat “kemajuan yang cepat dan pasti” dan tidak membutuhkan langkah-langkah (serangan kimia) seperti itu untuk menghadapi para teroris.
Sementara itu Departemen Luar Negeri AS telah menyatakan keprihatinannya atas laporan adanya senjata kimia yang digunakan di Douma, Deplu AS menyebut ini adalah menunjukkan bahwa Rusia bertanggung jawab atas serangan brutal dari Suriah yang tak terhitung jumlahnya.
Presiden Trump sendiri secara cepat dalam tweetnya ,tanpa penyelidikan maupun bukti langsung menuduh Rusia dan Iran yang mendukung Assad sebagai fihak yang bertanggung jawab.
Many dead, including women and children, in mindless CHEMICAL attack in Syria. Area of atrocity is in lockdown and encircled by Syrian Army, making it completely inaccessible to outside world. President Putin, Russia and Iran are responsible for backing Animal Assad. Big price…
HUBUNGAN NEGARA NEGARA ARAB TELUK DENGAN ISRAEL SEMAKIN DEKAT
Sebuah rencana dilaporkan sedang disiapkan yang akan memungkinkan komunikasi langsung antara negara2 Arab tekuk dengan Israel dan penggunaan wilayah udara oleh Israel dengan imbalan pelonggaran blokade di jalur Gaza.
Di antara langkah-langkah yang ingin dicapai adalah pembekuan pemukiman di “wilayah-wilayah tertentu” di tepi Barat dan pengurangan blokade keamanan di Jalur Gaza, kata sumber yang dekat dengan negosiasi tentang rencana itu kepada The Wall Street Journal dalam laporan Senin malam. (Seperti diketahui, Israel melakukan blokade untuk mencegah Hamas menguasai Jalur Gaza yang dianggap sebagai jalur mengimpor persenjataan untuk menghancurkan Israel).
Sebagai imbalannya, negara-negara Arab Teluk akan mencabut beberapa pembatasan perdagangan, membuka hubungan telekomunikasi langsung (dengan Israel), dan memungkinkan pesawat Israel untuk bisa melintasi wilayah udara negara mereka, kata laporan itu.
Insentif lain yang sedang dipertimbangkan adalah pemberian visa kepada tim olahraga Israel dan delegasi perdagangan Israel dalam even even di negara-negara Arab dan membuka wilayah untuk perdagangan dan bisnis Israel. Menurut laporan itu, gagasan itu ditekankan dalam sebuah makalah diskusi yang dibagikan ke beberapa negara Teluk.”
Walaupun para petinggi Arab masih meragukan bahwa perjanjian perdamaian Israel-Palestina bisa dilaksanakan, namun mereka bersiap untuk memberi imbalan kepada Israel untuk setidaknya mengambil langkah-langkah untuk mencapai tujuan itu, laporan itu mencatat.
Presiden AS Donald Trump dijadwalkan akan mengunjungi Arab Saudi, Israel, dan Tepi Barat dalam 10 hari mendatang sebelum menuju ke Eropa. Sementara pada hari Senin lalu, Trump bertemu dengan Putra Mahkota Abu Dhabi Mohamed bin Zayed al Nahyan di Washington.
Negara-negara Arab Teluk berniat untuk bekerja sama dengan Trump, yang telah menyatakan minatnya untuk mencapai kesepakatan damai, sumber tersebut mengatakan kepada Journal.
Dua negara – Arab Saudi dan Uni Emirat Arab dilaporkan telah mengatakan kepada AS dan Israel bahwa mereka siap untuk menerima rencana tersebut.
Inisiatif ini datang dilatarbelakangi peningkatan hubungan antara Israel dan negara-negara Arab Teluk Sunni dalam beberapa tahun terakhir karena didorong oleh keprihatinan bersama terhadap Iran yang dikuasai Syiah dan kelompok ISIS.
Negara negara Arab yang saat ini telah (pernah) melakukan hubungan diplomatik resmi adalah Mesir dan Yordania.
Seorang pejabat senior Arab yang ambil bagian dalam diskusi itu mengatakan, “Kami tidak lagi melihat Israel sebagai musuh, tetapi lebih sebagai peluang potensial.”
“Makin banyak hal yang terjadi sekarang ini dibandingkan di masa lalu,” kata Menteri Energi Israel Yuval Steinitz kepada Journal. “Ini hampir bisa dikatakan sebagai revolusi di Timur Tengah.”
Steinitz yang tahun lalu melakukan kunjungan rahasia ke Abu dhabi ibukota UEA guna membahas masalah-masalah regional itu mengatakan bahwa teknologi Israel termasuk untuk teknologi penginderaan sedang dibagikan kepada Arab Saudi dan UEA.
Menanggapi pengakuan putra mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman tentang hak eksistensi Israel ini , analis politik Iran Seyyed Hadi Afghahi mengatakan kepada Sputnik bahwa ia tidak mengesampingkan akan adanya pembentukan hubungan diplomatik antara Riyadh dan Tel Aviv dalam waktu dekat.
Selanjutnya Afghahi menuturkan bahwa Arab Saudi secara diam-diam telah mempertahankan hubungan dengan Israel selama 56 tahun ini, sementara Israel bermaksud untuk mengungkapkan hubungan ini.
Dia menambahkan bahwa dengan secara resmi mengakui hak eksistensi Israel itu, “Arab Saudi telah membebaskan dirinya dari beban merahasiakan hubungan informal dengan politisi dan militer Israel .”
Afghahi meramalkan bahwa pembentukan hubungan diplomatik antara Arab Saudi dan Israel hanya masalah waktu mengingat bahwa monarki Arab (Saudi) di Teluk Persia itu saat ini khawatir akan kehilangan kekuatan regional mereka. Menurut dia, alasan kedekatan Arab Saudi dengan Israel berasal dari fakta bahwa Riyadh menghadapi bahaya politik dan strategis di kawasan itu.
“Saya percaya bahwa Arab Saudi akhirnya akan secara resmi mengumumkan pembentukan hubungan diplomatiknya dengan Israel. Tetapi Riyadh tidak akan berhenti disini. Pengakuan Arab Saudi atas hak Israel untuk eksis adalah bagian dari apa yang disebut proyek ‘kesepakatan abad ini ‘ yang ditujukan untuk menghadapi Iran dan Front Perlawanan Islam Iran. Pertemuan-pertemuan tingkat tinggi antara putra mahkota Arab dan Israel bertujuan untuk menerapkan kesepakatan ini, “kata Afghahi.
Dia mengatakan bahwa langkah pertama dalam pelaksanaan proyek ini dibuat ketika Presiden Donald Trump menyatakan bahwa AS akan memindahkan kedutaannya ke Yerusalem. Fase kedua adalah pembentukan hubungan diplomatik antara Arab Saudi dan Israel karena persatuan melawan Iran sangat penting baik untuk Riyadh dan Tel Aviv.
“Bagian lain dari rencana berbahaya ini adalah penciptaan kota industri di gurun Sinai, di mana Palestina dimasa depan akan dipindahkan.
Terakhir tetapi yang sangat penting adalah penciptaan aliansi Amerika Serikat-Saudi Arab-Israel melawan Perlawanan Islam Iran, “kata Afghahi.
AS SEDANG MEMBANGUN DUA BASIS MILITER DIKOTA MANBIJ SURIAH
AS sedang membangun dua pangkalan militer di wilayah Manbij disisi barat Sungai Eufrat, yang berada di bawah kendali Unit Pertahanan Rakyat Kurdi (YPG), dilaporkan kantor berita Turki Anadolu.
Salah satu pangkalan Amerika akan dibangun di lokasi sebuah pos pengamatan di sebelah utara kota Manbij, sebelah tenggara desa Dadat, Anadolu.
Pasukan AS membawa banyak peralatan konstruksi ke daerah tersebut. Pangkalan itu akan terletak delapan kilometer dari Sungai Sajur, yang memisahkan Manbij dari daerah Jarabulus. Wilayah ini pada 2016-2017 berada di bawah kendali YPG.
Basis militer lainnya adalah diselatan Dadat. Berjarak empat kilometer dari para peserta Operasi “Euphrates Shield”. Militer AS berlokasi di dekat peternakan Nuaymiyah, tempat pekerjaan konstruksi sedang dilakukan. Setelah konstruksi selesai, pangkalan akan menjadi lokasi terdekat ke area Operasi Perisai Eufrat di mana pasukan AS ditempatkan di Suriah.
RUSIA TEMPATKAN 77.000 PASUKAN DIPERBATASAN DENGAN UKRAINA
Rusia telah mengkonsentrasikan 19 satuan batalion taktis dan lebih dari 77.000 pasukan di dekat perbatasan Ukraina.
“Di perbatasan kami (dengan Rusia) telah terkonsentrasi 19 satuan battalion taktis dari eselon pertama dan kedua lebih dari 77.000 pasukan Rusia. Pasukan tempur yang mencakup sekitar seribu tank, 2300 kendaraan tempur, lebih dari 1100 sistem artileri dan sekitar 400 unit sistem peluncur roket multipel, ”- Kata Menteri pertahanan Ukraina.
CHINA MEMBALAS AS DENGAN MENAIKKAN TARIF IMPOR 128 JENIS PRODUK AS
Senin kemarin Pemerintah Cina membalas pengenaan tariff impor baru oleh Presiden Trump atas baja dan aluminium dengan menetapkan kenaikan tarif setinggi 25 persen pada impor 128 jenis produk buatan Amerika, termasuk daging babi dan pipa baja tanpa sambungan.
Menteri Perdagangan Cina menunjukkan bahwa tarif yang pertama kali diusulkan secara publik hampir dua minggu lalu itu dimaksudkan untuk menekan pemerintahan Trump agar mundur dari perang dagang yang makin memanas.
Selain memberlakukan tarif tambahan pada baja dan aluminium dari China dan negara lain, Presiden Trump telah mengancam akan mengenakan pajak proteksi pada produk buatan China lainnya senilai $60 miliar.
“Kami berharap bahwa Amerika Serikat akan membatalkan langkah-langkahnya yang melanggar aturan Organisasi Perdagangan Dunia itu secepat mungkin,” kata kementerian (perdagangan Cina) dalam sebuah pernyataan online tentang tarif pembalasan China.
Upaya balasan Cina itu tidak mengejutkan dan Beijing tampaknya telah melangkah melebihi ancaman yang dibuat awal bulan lalu untuk melawan tarif Amerika Serikat pada baja dan aluminium.
RUSIA SUKSES UJI COBA SISTEM PERTAHANAN ANTI RUDAL TERBARU
Pada hari ini senin 2/4 Militer Rusia berhasil menguji coba sistem pertahanan anti rudal modern baru di tempat pelatihan Sary-Shagan di Kazakhstan. Hal Ini dilaporkan oleh publikasi resmi Kementerian Pertahanan Rusia “Red Star”.
“Sistem Pertahanan anti-rudal modern tersebut berhasil menyelesaikan tugas dan menghadang target pada waktu yang ditetapkan,” kata Mayor Jenderal Andrei Prikhodko, wakil komandan pertahanan udara dan asosiasi pertahanan anti-rudal.
На полигоне Сары-Шаган боевым расчетом войск противовоздушной и противоракетной обороны ВКС успешно проведен испытательный пуск новой модернизированной ракеты российской системы противоракетной обороны (ПРО) #Минобороны#ПВО#ВКСpic.twitter.com/TPCoSJp4St
Sistem pertahanan rudal ini berada dalam pelayanan Angkatan Udara Federasi Rusia dan dimaksudkan untuk melindungi Moskow dari serangan udara. Selain itu, rudal tersebut dimaksudkan untuk melakukan tugas-tugas dalam kepentingan sistem peringatan dini serangan rudal dan penguasaan angkasa luar.
KELOMPOK JAYS AL ISLAM AKAN DIEVAKUASI MENUJU PROVINSI IDLIB
Proses evakuasi para teroris “Failaq al-Rahman” dari kota Douma di Ghouta Timur ke provinsi Idleb telah dimulai sekitar tengah hari pada hari Minggu, dan juga ada informasi tentang telah dicapai kesepakatan untuk memindahkan para teroris “Jaish al-Islam” keluar dari Douma ke Jarablos.
Koresponden SANA di Al-Wafidin Camp di pinggiran Douma mengatakan bahwa sejumlah bus dan kendaraan milik Bulan Sabit Merah berkumpul di dekat koridor aman menuju kamp al-Wafidin dalam persiapan untuk memasuki Douma guna mulai evakuasi.
Informasi ini muncul hanya kurang dari 24 jam setelah Tentara Arab Suriah mengumumkan bahwa kota Zamalka, Erbin, Ein Tarma, dan Jobar telah bersih dari teroris setelah semua teroris dan keluarga mereka dievakuasi menuju ke Idleb. Lebih dari 41.000 teroris dan anggota keluarga mereka telah dievakuasi dari Ghouta Timur selama 8 hari terakhir.
Kesepakatan juga telah dicapai untuk meminta kelompok Jaish al-Islam agar meninggalkan Douma menuju ke Jarablos, sementara bagi mereka yang tetap tinggal maka maka status hukum mereka akan diselesaikan diakui oleh negara dan akan kembali secara penuh ke kota Douma.
RUSIA SUKSES UJI COBA KEDUA RUDAL ICBM TERBESAR DIDUNIANYA
Rusia telah sukses melakukan uji coba peluncuran (drop test) kedua rudal balistik antar benua terbaru Sarmat (ICBM), kata Kementerian Pertahanan, Jumat.
“Uji coba yang dilakukan di pelabuhan antariksa Plesetsk ini guna memastikan karakteristiknya selama pra-peluncuran dan fase penerbangan awal,” kata kementerian pertahanan Rusia dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan surat kabar Krasnaya Zvezda (Red Star).
Uji coba “drop test” yang pertama dilakukan pada Desember lalu.
Presiden Vladimir Putin mengatakan dalam pidato tahunannya di parlemen awal bulan ini bahwa Rusia telah memulai fase aktif pengujian Sarmat.
RUSIA BALAS MENGUSIR 59 DIPLOMAT NEGARA NEGARA EROPA DAN 60 DIPLOMAT AS
Hari Jum’at kemarin Rusia mengusir 59 diplomat dari 23 negara dan mengatakan pihaknya berhak untuk mengambil tindakan terhadap empat negara lainnya dalam kebuntuan yang makin memburuk dengan Negara Negara Barat atas tuduhan peracunan mata-mata Rusia dan putrinya di Inggris.
Sehari sebelumnya telah Moskow memerintahkan pengusiran 60 diplomat AS dan penutupan konsulat AS di St Petersburg, kota terbesar kedua Rusia sebagai pembalasan atas pengusiran terbesar para diplomat sejak era Perang Dingin itu.
Rusia telah memanggil pulang para utusan seniornya dari sebagian besar negara-negara barat yang telah mengusir diplomat Rusia dan mengatakan kepada mereka bahwa Rusia akan mengusir dengan jumlah yang sepadan.
MENYUSUL 18 NEGARA EROPA , AS JUGA AKAN MENGUSIR 60 DIPLOMAT RUSIA
Amerika Serikat mengatakan akan mengusir 60 diplomat Rusia, ini adalah upaya AS bergabung dengan solidaritas negara2 di seluruh Eropa yang memberi sanksi ke Rusia atas tuduhan (tanpa bukti) karena adanya serangan racun saraf terhadap mantan mata-mata Rusia di Inggris yang mereka tuduhkan ke Moskow.
Juga Ini adalah tindakan paling tegas yang dilakukan Presiden AS Donald Trump terhadap Rusia sejak menjadi presiden. Selama ini dia banyak dikritik oleh partai Demokrat dan Partai Republik sendiri karena gagal menjadi musuh yang tangguh terhadap Rusia , setelah kasus tuduhan AS atas campur tangan Rusia dalam sistem pemilu AS, termasuk kampanye presiden 2016.
CHINA MENJUAL TEKNOLOGI RUDAL BALISTIK MULTI HULU LEDAK KE PAKISTAN
Akademi Ilmu Pengetahuan Cina baru-baru ini mengumumkan penjualan teknologi penginderaan rudal balistik multi hulu ledak mutakhir ke Pakistan.
Peralatan ini disebut sebut sebagai sistem pemantauan optik canggih yang mampu mengumpulkan data data penting yang lebih baik dalam peluncuran rudal balistik. The South China Morning Post melaporkan pekan lalu bahwa peralatan itu akan mempercepat Pakistan dalam pengembangan rudal balistik multi-hulu ledak (MIRV) Multiple independently targetable reentry vehicle.
Secara khusus, termasuk didalamnya adalah system kamera yang mampu melacak target untuk beberapa hulu ledak secara bersamaan. Hal ini akan sangat membantu Pakistan untuk mengembangkan system rudal MIRV pertamanya.
Kemampuan MIRV China baru-baru ini telah sukses diuji pada rudal DF-41 China, yang dapat membawa hingga sepuluh hulu ledak.
Maret lalu Pakistan telah melakukan uji coba peluncuran pertama rudal balistik “Ababeel ” yang memiliki kemampuan nuklir, yang merupakan rudal dengan muatan MIRV pertama di Asia selatan.”
Menurut lembar fakta dari Arms Control Association bulan ini, Pakistan adalah pemilik senjata nuklir yang bukan penandatangan Perjanjian Nonproliferasi Nuklir tahun 1968, dan saat ini sedang membangun rudal balistik baru, rudal jelajah dan juga sistem peluncur nuklir berbasis laut.”. Diperkirakan Pakistan saat ini telah mempunyai hulu ledak nuklir sekitar 130 hingga 140 buah.
RUSIA MEMASANG SISTEM RUDAL PERTAHANAN PANTAI DIDEKAT PERBATASAN UKRAINA
Rusia memasang tidak kurang 3 unit sistem pertahanan rudal pantai didekat Ukraina, dalam video amatir ini terlihat sistem itu dikerahkan menuju Taganrog, Rostov Oblast yang berbatasan dengan Ukraina.
HAMPIR 5000 MILITAN DAN KELUARGANYA DIEVAKUASI DARI GOUTHA TIMUR
Kepala Pusat Rekonsiliasi Rusia untuk para oposisi /pemberontak Suriah Yuri Evtushenko mengatakan bahwa sejumlah 396 militan dan 592 anggota keluarganya telah diungsikan dari Ghouta Timur melalui koridor kemanusiaan dengan bus, hal itu dikatakannya dari dekat pemukiman Arbin pada hari Sabtu.
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan bahwa dalam dua hari terakhir sejumlah 4.979 militan dan keluarga mereka telah dievakuasi dari daerah kantong (Goutha timur) tersebut. Mereka akan dibawa ke pemukiman Qalaat al-Madiq di zona deeskalasi Idlib, demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia.
Menurut Evtushenko penarikan para militan didahului oleh negosiasi “panjang dan kompleks” dengan kelompok bersenjata Faylaq al-Rahman.
Tujuh belas bus telah digunakan untuk evakuasi para militan dari pemukiman Arbin melalui koridor kemanusiaan ke provinsi Idlib, Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan.
Ghouta timur berada dalam kendali ara militan sejak tahun 2012.
PASUKAN SURIAH BERI KESEMPATAN TERAKHIR KEPADA KELOMPOK JAISH AL ISLAM DIKOTA DOUMA
Tentara Suriah telah membuat kemajuan pesat dalam merebut daerah daerah di Ghouta Timur dari militan, hal itu telah memberikan ultimatum kepada kelompok Jaish al-Islam untuk meninggalkan Douma.
Menurut Fars News Agency, tentara Suriah mengatakan kepada kelompok militan untuk mengevakuasi pasukannya dan menyerahkan kendali ke Damaskus.
Jika kelompok Jaish al-Islam menolak untuk mematuhi, maka tentara Suriah akan melancarkan serangan ke daerah Douma yang merupakan satu-satunya kota di bagian utara yang masih di bawah pendudukan militan.
Menurut laporan oleh kantor berita Fars, Jaish al-Islam belum menerima permintaan tentara Suriah dan Komandan kelompok militan Osam Bawizani mengatakan bahwa mereka tidak akan mundur dari Ghouta Timur, dan akan meminta kelompok militan lain untuk membantu Jaish al-Islam dengan memulai operasi melawan tentara.
Namun, kelompok militan lainnya telah dikalahkan oleh tentara Suriah dan sebagian besar dari mereka telah meninggalkan wilayah tersebut. Tentara Suriah dan sekutu-sekutunya telah menguasai 90% Ghouta Timur selama operasi militer sebulan terakhir.
PENJUALAN SISTEM ANTIRUDAL S-400 RUSIA KENEGARA LAIN AKAN DIKENAI SANKSI OLEH AS
Perang dagang total nampaknya akan terus dilakukan AS terhadap Rusia dan para sekutunya terutama China. Setelah rencana penerapan tarif baru impor baja dan aluminium yang akan memukul China, kini AS berencana memberikan sanksi jika Rusia menjual sistem pertahanan udara S-400 kenegara lain.
Sekelompok anggota parlemen AS yang dipimpin oleh Senator Bob Menendez dalam sebuah surat kepada Departemen Luar Negeri AS menyatakan bahwa setiap penjualan sistem pertahanan udara S-400 Rusia bisa mengarah pada langkah-langkah sanksi baru kepada Rusia sebagaimana diatur dalam Countering America’s Adversaries Through Sanctions Act (CAATSA).
“Kami menulis surat hari ini untuk secara khusus mempertanyakan tentang negosiasi antara Rusia dan negara-negara tertentu atas penjualan sistem pertahanan udara S-400 , dan apakah kesepakatan seperti ini dapat dikenai sanksi CAATSA ,” bunyi surat itu. “Dalam keadaan apa pun, penjualan S-400 akan dianggap sebagai ‘transaksi signifikan’ dan kami berharap setiap penjualannya harus dicermati.”
Para anggota parlemen juga meminta agar Departemen Luar Negeri memberikan analisis rinci tentang status terkini pembicaraan penjualan S-400 Rusia dengan Cina, Turki, India, Arab Saudi, Qatar, dan negara lain.
NEGARA NEGARA UNI EROPA AKAN MENGUSIR PARA DIPLOMAT RUSIA
Puluhan diplomat Rusia kemungkinan akan diusir dari Negara negara Uni Eropa setelah sepuluh anggota Negara Uni Eropa mengindikasikan bahwa mereka bersiap untuk mengikuti jejak Inggris itu.
27 pemimpin Uni Eropa lainnya sepakat dengan Perdana Menteri Inggris Theresa May bahwa itu “sangat mungkin” Rusia bertanggung jawab atas serangan racun syaraf terhadap mantan mata-mata Rusia Sergei Skripal dan putrinya yang berada diSalisbury Inggris. Rusia membantah keras tuduhan itu.
Perancis, Polandia, Irlandia, Kroasia, Republik Ceko, Lithuania, Latvia, Denmark, Estonia dan Belanda terlibat dalam diskusi tentang tindakan deportasi terhadap mata mata yang dicurigai setelah PM Inggris Theresa May berbagi hasil intelijen tentang serangan racun saraf terhadap mantan intel Rusia pada pertemuan Dewan Eropa.
AS DAN TERORIS BENTUKANNYA SEDANG MENYIAPKAN SERANGAN SENJATA KIMIA DISURIAH
Provokasi yang dilakukan oleh kelompok militan yang dilatih AS dalam menggunakan senjata kimia akan menjadi dalih pembenaran bagi Amerika Serikat untuk menyerang Suriah, atas situasi ini Moskow telah melakukan langkah persiapan termasuk melibatkan angkatan laut, kata Staf Umum Rusia.
“Kami mencatat bukti adanya persiapan untuk kemungkinan adanya serangan (kimia) itu. Pasukan angkatan laut (Rusia) dengan rudal jelajah sedang dibentuk di bagian Timur Laut Tengah, di Teluk Persia dan di Laut Merah,” kepala Direktorat Operasional Utama Rusia Staf Umum Rusia Kolonel Jenderal Sergey Rudskoy mengatakan.
Dia menekankan bahwa belum jelas siapa yang ingin didukung AS dalam rencana serangan kimia ini, apakah teroris Jabhat al-Nusra atau sekutu mereka yang saai ini meneror Ghouta Timur.
Menurut Rudskoy, militan Front al-Nusra dari Ghouta Timur baru-baru ini mengintensifkan penembakan ke Damaskus, tentara sekarang sedang melakukan operasi untuk melenyapkan para teroris itu.
“Gerilyawan Jabhat al-Nusra bersama dengan aktifis “White helmet” sedang mempersiapkan serangan kimia bertahap terhadap komunitas Alghabit dan Kalbb Lusa yang terletak 25 km ke barat laut Idlib. Ada 20 kontainer klorin yang mereka miliki,” kata Staf Umum Rusia.
Jenderal Rusia tersebut memastikan bahwa insiden (serangan kimia) semacam itu akan disiarkan secara luas di media asing.
“Di wilayah kota At-Tanf, para instruktur Amerika telah menyiapkan beberapa kelompok militan untuk melakukan provokasi di selatan Suriah,” kata Rudskoy.
Menurut Rudskoy bahan kimia beracun tersebut telah dikirim ke Suriah selatan dengan kedok konvoi bantuan kemanusiaan.
RUSIA MEMBALAS DENGAN MENGUSIR 23 DIPLOMAT INGGRIS DARI RUSIA
Kementerian Luar Negeri Rusia hari ini sabtu 17/3 mengumumkan pengusiran 23 pegawai Kedutaan Besar Inggris di Moskow sebagai langkah menanggapi tindakan serupa yang dilakukan oleh Inggris yang menunduh bahwa Rusia berada dibalik penyerangan gas syaraf terhadap bekas mata matanya.
“Sebanyak 23 pegawai diplomatik Kedutaan Besar Inggris di Moskow dinyatakan sebagai “persona non gatra” dan harus meninggalkan Rusia dalam waktu seminggu,” demikian bunyi pernyataan tersebut.
Kementerian tersebut juga mencabut kesepakatan pembukaan dan operasi Konsulat Jenderal Inggris di kota Rusia, St. Petersburg, dan aktivitas British Council di Rusia telah dihentikan karena kurangnya peraturan yang tepat mengenai statusnya.
“Selama status hukum British Council di Rusia belum ditentukan , maka operasinya harus dihentikan,” bunyi pernyataan tersebut.
Kementerian Luar Negeri menambahkan bahwa Moskow berhak untuk merespon jika Inggris masih terus melakukan langkah-langkah yang tidak bersahabat terhadap Rusia.
Keputusan tersebut dikeluarkan setelah pada hari sebelumnya Kementerian Luar Negeri Rusia memanggil Duta Besar Inggris untuk Rusia Laurie Bristow.
Bahan kimia “Novichok”, yang diduga digunakan untuk meracuni mantan mata-mata Rusia Sergei Skripal, mungkin saja berasal dari Inggris, Amerika Serikat, Slowakia, Swedia ataupun Republik Ceko, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengatakannya kemudian.
“Sumber asal bahan kimia yang paling mungkin terjadi adalah negara-negara, yang telah mengembangkan penelitian bahan kimia intensif dari proyek ‘Novichok’ sejak akhir 1990an dan sampai hari ini … Negara-negara ini adalah Inggris Raya, Slowakia, Republik Cheska, Swedia. juga yang patut dipertanyakan adalah Amerika Serikat, “kata Zakharova kepada penyiar 24 Rossiya.
INGGRIS USIR 23 DIPLOMAT RUSIA ATAS KASUS KONTROVERSIAL PERACUNAN MANTAN MATA MATA RUSIA
Perdana Menteri Inggris Theresa May mengusir 23 diplomat Rusia pada hari Rabu karena adanya kasus keracunan mantan mata-mata Rusia di Inggris.
[ads-pullquote-left]Tuduhan tanpa penyelidikan ini persis yang sering dilakukan AS terhadap Rusia dalam upaya meningkatkan RUSSPHOBIA , guna meningkatkan ketegangan antara Blok NATO dan RUSIA.[/ads-pullquote-left]
Pernyataannya kepada Parlemen dikeluarkan setelah Moskow menolak tenggat waktuyang diberikan Inggris agar Rusia untuk menjelaskan kasus serangan terhadap mantan mata-matanya Sergei V. Skripal, dan putrinya yang terjadi diInggris itu.
Dia mengatakan Inggris akan menangguhkan semua hubungan tingkat tinggi dengan Rusia, dan akan mengusir 23 diplomat Rusia dan mereka diberi waktu satu minggu untuk pmeninggalkan Inggris. Dia menggambarkan hal ini sebagai pengusiran terbesar dalam lebih dari 30 tahun, mirip ketika periode perang dingin di mana Inggris dan Amerika Serikat berhadapan melawan Uni Soviet.
PASUKAN SURIAH KUASAI 70PERSEN GHOUTA TIMUR HANYA DALAM 18 HARI
Tentara Suriah telah merebut tidak kurang dari 70 persen wilayah yang sebelumnya dikuasai oleh kelompok pemberontak bersenjata di wilayah Ghouta Timur hanya dalam 18 hari serangan.
Dalam beberapa jam terakhir, pasukan Suriah mengambil alih kendali penuh Hammuriyah menyusul pengungsian massal warga sipil dari kota kabupaten itu menuju sisi yang dikuasai pemerintah Suriah.
Sumber-sumber tertentu mengklaim bahwa setidaknya 13.000 warga sipil telah keluar dari daerah gerilyawan di Ghouta Timur dan memasuki wilayah yang dikuasai pemerintah melalui jalur penyeberangan darurat Angkatan Darat Suriah.
Menurut laporan wartawan BBC Riam Dalati, para pemberontak di wilayah Ghouta di Damaskus ‘telah menarik diri sepenuhnya dari kota-kota di distrik Hummuriyah dan Saqba.
Informasi ini tersebar bersamaan dengan pelarian massal ribuan warga sipil dari daerah-daerah yang dikuasai militan di Ghouta Timur menuju pos pemeriksaan tentara Suriah.
Seorang reporter TV pemerintah Suriah di dekat garis depan mengklaim bahwa sekitar lima ribu warga sipil sekarang adengan aman meninggalkan zona tempur di Ghouta Timur dengan melewati wilayah yang dikuasai pemerintah melalui titik persimpangan di Hammuriyah.
AS PERTIMBANGKAN AKAN LAKUKAN LAGI SERANGAN KEPASUKAN SURIAH
Setelah adanya isu serangan senjata kimia palsu , AS berencana untuk merespon dengan menyerang distrik yang dikuasai pemerintah , demikian menurut Kepala Staf Umum Rusia Valery Gerasimov.
Angkatan bersenjata Rusia akan merespon jika korban tentara Rusia di Suriah terancam, termasuk jika terjadi serangan rudal ke Damaskus, kata Staf Umum Rusia tersebut.
“Menurut laporan, setelah serangan kimia palsu itu, AS berencana untuk membuat tuduhan kepada pasukan pemerintah Suriah seakan telah menggunakan senjata kimia, dan kemudian membeberkannya kepada komunitas dunia sebagai apa yang mereka sebut bukti kematian massal warga sipil di tangan pemerintah Suriah yang didukung Rusia , kata Kepala Staf Umum Rusia.
Sebagai pembalasan (atas serangan kimia palsu itu) menurut Gerasimov, Washington “berencana melancarkan serangan rudal ke distrik-distrik yang diduduki pemerintah di Damaskus.”
“Kami memiliki informasi yang dapat dipercaya bahwa militan bersiap untuk memalsukan serangan kimia seakan dilakukan pemerintah (Suriah) terhadap warga sipil. Di beberapa distrik di Ghouta Timur wanita, anak-anak dan orang tua dikumpulkan dari beberapa daerah lain, yang akan dijadikan perwakilan adanya korban serangan bahan kimia tersebut. “kata Gerasimov.
Menurut Gerasimov, aktivis “White Helmets” dan kru film lengkap dengan pemancar video satelit telah tiba di tempat kejadian. (“White helmet” adalah mata mata perang bentukan barat yang selama perang Suriah berpura2 sebagai aktifis kemanusiaan – admin).
“Telah dikonfirmasi bahwa telah ditemukannya laboratorium yang memproduksi senjata kimia di desa Aftris , sebuah area yang telah dibebaskan dari teroris,” tegas Gerasimov.
Pernyataan Gerasimov tersebut dikeluarkan sehari setelah Utusan AS untuk PBB Nikky Haley mengancam bahwa Washington akan melakukan serangan terhadap Damaskus jika terbukti menggunakan senjata kimia di Suriah.
Sementara Duta Besar Rusia untuk PBB Vasily Nebenzya mengatakan bahwa gerilyawan El Nusra adalah fihak yang menggunakan senjata kimia di Ghouta Timur yang melukai 30 warga sipil.
PENDUDUK KOTA GHOUTA TIMUR UNJUK RASA MINTA PARA MILITAN MENINGGALKAN KOTA
Untuk ketiga kalinya dalam lima hari terakhir demonstrasi besar terjadi di beberapa kota di wilayah Ghouta Timur Damaskus.
Menurut media pemerintah “Damascus Now”, penduduk Sabqa, Al-Hammouriyah, dan Kafr Batna turun ke jalan jalan di kota mereka yang menuntut agar para anggota militan segera pergi.
Para demonstran menyerukan perdamaian dan rekonsiliasi dan menyambut kedatangan Angkatan bersenjata Arab Suriah (SAA) untuk memasuki kota-kota mereka di Ghouta Timur.
Sebelum demonstrasi para sesepuh kota Al-Hammouriyah mengunjungi Damaskus untuk mengadakan pembicaraan dengan pemerintah; mereka dilaporkan menyambut kedatangan tentara Suriah.
Info lain yang kita dapat bahwa pasukan Suriah telah berhasil mengiris area Ghouta timur menjadi dua kantung sehingga mempertemukan dua sisi pasukan Suriah yang menyerang dari Madyra dan Harasta.
Rekaman tersebut menunjukkan sepasang pesawat MiG-31 yang membawa sebuah rudal Kinzhal pada perut pesawat. Pesawat lepas landas dan melepaskan rudal ‘Kinzhal’ saat penerbangan dengan ketinggian tinggi.
#Russia just gave us a closer look at “Kinzhal”, their recently revealed hypersonic air-to-surface missile system pic.twitter.com/zY9pzBwQzT
Senjata baru tersebut diresmikan peluncurannya pada tanggal 1 Maret oleh Presiden Rusia Vladimir Putin bersamaan dengan berbagai macam senjata baru lainnya, yang mencakup kapal selam bertenaga nuklir, sistem laser tempur dan bahkan rudal jelajah bertenaga nuklir yang mempunyai jangkauan tak terbatas.
Rudal ‘Kinzhal’ memiliki jangkauan efektif 2.000 km dan dapat bergerak 10 kali lebih dari kecepatan suara. Rudal ini bisa sangat lincah bermanuver dan dapat dengan handal menembus semua sistem pertahanan udara yang ada bahkan yang belum ada sekalipun, menurut Presiden Rusia rudal Kinzhal dapat dipasangi hulu ledak nuklir amapun konvensional.
AS MENINGKATKAN DANA MILITER UNTUK KAMPANYE ANTI RUSIA
Anggota Kongres dan Senat AS memanfaatkan suasana anti Rusia (RussPhobia) yang sedang diciptakan Washington dengan memberi kucuran miliaran dolar untuk meningkatkan aset militer AS-NATO di Eropa. Ratusan juta dolar lainnya untuk “bantuan keamanan” bagi Ukraina.
Russphobia ini akan membebani uang para pembayar pajak Amerika serikat , dan ini akan menyenangkan para politisi AS dan kontraktor peralatan pertahanan.
Sebuah kategori yang berjudul “Melawan Agresi Rusia ” tercantum dalam Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional 2018 yang akan menyisihkan $ 4,6 miliar untuk apa yang disebut European Deterrence Initiative (EDI) untuk “meyakinkan sekutu NATO dan meningkatkan sistem penangkalan dan postur pertahanan AS di Eropa. ”
Selanjutnya NDAA (National Defense Authorization Act) juga mengajukan $350 juta untuk bantuan keamanan bagi Ukraina, termasuk bantuan sistem persenjataan mematikan. Gagasan untuk mengirim senjata mematikan ke Ukraina akan dapat mendorong Kiev (ibukota Ukraina) untuk sekali lagi menggunakan kekerasan dalam upaya mengatasi kebuntuan atas perang saudara yang terjadi diUkraina .
ASSAD : TUDUHAN PENGGUNAAN SENJATA KIMIA HANYA BAGIAN DARI KAMUS KEBOHONGAN AS
Presiden Suriah Bashar al-Assad mengatakan kepada wartawan bahwa Tentara Arab Suriah (SAA) akan terus melanjutkan operasi militernya melawan gerilyawan di kantong Ghouta Timur.
Presiden juga menekankan bahwa SAA juga akan bekerja untuk mengevakuasi warga sipil yang terjebak ke daerah yang dikuasai pemerintah. “Kami bukan baru sekarang ini saja mulai melakukan serangan di Ghouta, kami telah memulai perang melawan terorisme sejak hari pertama sejak di Aleppo, di Homs, di Deir Ezzor … dan operasi Ghouta merupakan kelanjutan dari perang melawan terorisme ,” Kata Assad, dikutip Kantor Berita Arab Suriah (SANA).
Ketika ditanya tentang tuduhan Barat mengenai penggunaan senjata kimia oleh SAA, Assad mengatakan bahwa tuduhan ini adalah bagian dari “kamus kebohongan” fihak barat, dan menggambarkannya sebagai “kampanye hitam belaka” sebagai alasan fihak Barat untuk menyerang SAA.
“Tentu saja, Barat sejak hari pertama perang di Suriah berusaha untuk mendapat pembenaran guna melancarkan perang skala penuh ke negara ini (Suriah), namun saya menekankan bahwa senjata (kimia) ini tidak ada dan bahwa ini hanya kebohongan atau tipuan yang tidak bisa dibiarkan, “kata Assad.
Presiden Assad menggambarkan koalisi pimpinan AS sebagai “Angkatan udara ISIS” dan mempertanyakan perannya dalam memerangi kelompok teroris tersebut.
Assad juga menuduh Barat secara terbuka mendukung berbagai organisasi teroris termasuk Front al-Nusra, yang sekarang dikenal sebagai Hay’at Tahrir al-Sham (HTS).
“Semua topeng yang ada pada awal awal perang sudah tidak ada lagi, setiap orang memainkan perannya dengan jelas, Barat mendukung ISIS , Barat membela Front al-Nusra dan ISIS serta organisasi ekstremis dan teroris yang serupa tanpa rasa malu. Dengan alasan yang tidak lagi meyakinkan bahkan bagi opini publik mereka, “kata Assad.
PASUKAN SURIAH MULAI MASUK KEAREA STRATEGIS DI GHOUTA TIMUR
Angkatan Darat Suriah (SAA) melanjutkan operasi mereka di wilayah Ghouta Timur minggu ini yang menargetkan daerah-daerah yang tersisa di dekat kota Douma yang dikuasai pemberontak.
Dengan dukungan artileri berat dan serangan udara Pasukan Harimau Angkatan Darat Suriah dan Garda Republik mendesak dari arah utara kota Al-Shifouniyah yang baru saja dikuasai , menuju kota utama Al-Rayhan.
Setelah pertempuran sengit dengan pasukan pemberontak, Angkatan Darat Suriah dapat memasuki Al’Rayhan dan menguasai sebagian besar dari kota itu, sumber militer di Damaskus mengatakan kepada Al-Masdar News pagi ini.
AS TELAH MENEMPATKAN LEBIH 35 BUAH KAPAL PERANGNYA DIPERBATASAN RUSIA
Angkatan Laut AS kini telah menempatkan 5 kapal penjelajah dan 30 kapal perusak di dekat perbatasan Rusia (dilaut hitam) untuk pertahanan anti-rudal, kata Presiden Rusia Vladimir Putin. Ini adalah penambahan dari sistem yang telah ditempatkan sebelumnya di negara-negara tetangga, presiden Putin menambahkan.
Pertahanan rudal AS berkembang makin mendekati wilayah Rusia, kata Putin. Satuan angkatan laut AS telah melengkapi sistem rudal anti-balistik yang ditempatkan di California dan Alaska, serta sistem serupa yang dikirim ke Polandia dan Rumania.
“Sistem rudal anti-balistik global AS meliputi satuan angkatan laut yang terdiri atas 5 kapal penjelajah dan 30 kapal perusak, sejauh yang kami tahu telah ditempatkan di daerah sekitar wilayah Rusia, “kata Putin dalam sebuah pidato kepada anggota parlemen Rusia pada hari Kamis.
Presiden juga memperingatkan bahwa jangkauan rudal AS akan meningkat, sementara penyebaran lebih lanjut telah direncanakan di Jepang dan Korea Selatan. Tokyo baru-baru ini juga telah menerima sistem operasi Lockheed Martin Aegis Ashore untuk meningkatkan kemampuan rudal anti-rudalnya melawan potensi “serangan kejutan”, sementara Seoul telah memasang sistem anti rudal Terminally High Altitude Area Defense (THAAD).
Menanggapi tantangan yang ditimbulkan oleh mundurnya AS dari Perjanjian Rudal Anti-Balistik, Rusia mulai mengembangkan senjata strategis tingkat lanjut, kata Putin. Perjanjian ABM (Anti Ballistik Missile) telah menjamin respon terhadap serangan nuklir pre-emptive di kedua fihak, namun AS menggerogotinya sendiri dan menghentikan pada tahun 2002.
“Kami telah memulai pengembangan jenis senjata strategis baru, yang sama sekali tidak menggunakan lintasan balistik (konvensional) saat meluncur menuju sasaran,” kata pemimpin Rusia tersebut.
AS TELAH MEMBANGUN 20 PANGKALAN MILITER DI WILAYAH SURIAH
AS telah mendirikan 20 pangkalan militer di bagian wilayah Kurdistan di Suriah, Dinyatakan hal itu oleh Dewan Keamanan Nasional Rusia.
Pencapaian perdamaian di Suriah terhambat oleh fihak eksternal khususnya campur tangan Amerika dalam krisis tersebut, Asisten Sekretaris Dewan Keamanan Rusia Alexander Venediktov mengatakan kepada Ria Novosti.
“Kembalinya perdamaian dan stabilitas ke Suriah terhambat oleh gangguan eksternal yang terus berlanjut dalam krisis Suriah. Misalnya, di wilayah yang dikuasai oleh unit pertahanan diri Kurdistan, sekitar 20 basis militer AS telah dibangun, “kata pejabat tersebut.
Interferensi dari AS dalam konflik Suriah telah memprovokasi Turki untuk melancarkan operasi militer yang menargetkan milisi Kurdi di wilayah Afrin Suriah utara. Provokasi itu dilakukan dengan meningkatkan persenjataan ke milisi Kurdi dengan persenjataan canggih, menurut Venediktov.
Milisi Kurdi mengendalikan beberapa wilayah di Suriah utara, termasuk Afrin yang menjadi subyek operasi lintas batas militer Turki sejak 20 Januari. Ankara percaya bahwa Satuan Perlindungan Orang Kurdi (YPG) adalah terkait dengan Partai Pekerja Kurdistan (PKK ) yang dianggap sebagai organisasi teroris oleh Turki.
PERINGATAN KERAS PUTIN : SIAPA SAJA YANG MENYERANG SEKUTU KITA DENGAN NUKLIR AKAN MENDAPAT BALASAN SEGERA
Putin’s annual address to FA shows next weapons:
– SarmatICBM
– RS-26 RubezhICBM
– Cruise missile with nuclear powered pp system. With ‘unlimited’range, on video circling around US
– Underwater drone/s
– Hypersonic missile Kinzhal carried by MiG-31B. Speed 10M!
– Laser system. pic.twitter.com/WwKSkVSksZ
Pada kamis 1/3 kemarin Rusia mengatakan bahwa pihaknya akan menganggap setiap agresi nuklir terhadap Rusia atau sekutunya sebagai serangan nuklir yang harus ditanggapi dengan segera.
Berbicara didepan Majelis Federal Rusia Presiden Vladimir Putin mengatakan bahwa tanggapan terhadap serangan semacam itu akan segera dilakukan, dia menambahkan bahwa negaranya mampu untuk mencegah ancaman tersebut dan memiliki senjata yang modern.
“Kami sangat prihatin dengan beberapa (pemimpin/Negara) pemilik nuklir , yang mengurangi tolok ukur penggunaan senjata nuklir. (yang bersembunyi dibalik) semua kata-kata yang menenangkan yang bisa dicoba di balik pintu tertutup, tapi kita bisa membaca apa yang tertulis. Dan dikatakan bahwa senjata ini bisa digunakan sebagai respons terhadap serangan konvensional atau bahkan ancaman cyber, “katanya.
“Doktrin nuklir kami mengatakan bahwa Rusia berhak menggunakan senjata nuklir hanya untuk merespon serangan nuklir atau serangan dengan senjata pemusnah massal lainnya terhadap sekutu-sekutunya, atau serangan konvensional terhadap kami yang mengancam eksistensi negara. “
“Adalah tugas saya untuk menyatakan hal ini: Bahwa setiap penggunaan senjata nuklir melawan Rusia atau sekutu-sekutunya, apakah skala skala kecil, menengah atau skala lainnya, akan diperlakukan sebagai serangan nuklir terhadap negara kita. Responnya akan instan dan dengan semua konsekuensi yang relevan, “Putin mengingatkan.
Untuk mendukung pernyataannya itu Putin memamerkan model baru senjata Rusia, Dimana Rusia telah mengembangkan sebuah generasi baru rudal balistik antar benua yang disebut Sarmat , yang berkecepatan hipersonik dan dilengkapi dengan dukungan penetrasi.
Hal ini membuat Sarmat tak terkalahkan, kata Putin. Dia juga berbicara dengan bangga tentang rudal jelajah X-101, Drone bawah air /underwater UAV yang melebihi kecepatan kapal selam, dan sistem hipersonik Kinzhal (Dagger).
Putin mengatakan sistem rudal baru Avant-garde glider bisa melejit menuju target seperti meteorit dengan suhu di permukaannya bisa mencapai 160-200 Celsius.
Kita akan mengungkap pandangan beberapa Ulama dari beberapa negara yang tentang perdagangan dan investasi dalam uang digital atau Uang Virtual atau disebut juga cryptocurrency,
Meski mereka dijuluki Ulama dunia , jangan kita berekspektasi besar bahwa mereka akan mengeluarkan opininya dengan pendekatan yang tajam dan mendalam soal mata uang, Karena sepertinya memang hanya sedikit Ulama islam yang mendalami sistem mata uang menurut Islam, dan sistem ekonomi global korup yang diciptakan dan diberlakukan oleh globalis sejak akhir perang dunia 2, yaitu mereka mengganti sistem kolonialisme klasik dengan dengan sistem penjajahan ekonomi baru.
Jika anda mengerti kalimat terakhir dalam alinea diatas, kami yakin anda adalah salah satu orang langka yang mendapat hidayah.
Saat ini sudah hampir 1500 jenis mata uang digital diluncurkan oleh fihak yang tidak jelas siapa dibelakangnya karena semuanya datang dan dikendalikan dari luar negeri dan diakui tanpa campur tangan dan keterlibatan pemerintah manapun.
Diantara ribuan jenis uang digital itu BitCoin menempati urutan teratas didunia . Pemerintah Indonesia sendiri sejak Januarai 2018 telah resmi melarang transaksi Bitcoin diIndonesia. tapi aneh dan lucunya, meski pemerintah mengaku tidak ada keterlibat didalamnya, tapi anehnya, faktanya Bitcoin bisa interkoneksi faktanya Bitcoin bisa interkoneksi dengan bank bank resmi bahkan juga dengan Bank milik pemerintah.
Para Ulama yang kita kutip pendapatnya ini tidak mengkaji mata uang dari secara detail, semuanya hanya melihat secara sederhana dari adanya unsur spekulasi dan dimanfaatkan untuk pencucian uang hasil kejahatan, namun paling tidak bisa menjadi referensi tambahan bagi yang berniat atau yang sudah melakukan investasi dalam uang virtual ini.
“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan” (QS. Al Maidah: 90).
Islam sebenarnya telah memandu secara detail tentang apa saja yang boleh dijadikan mata uang (alat pembayaran) , bagaimana ciri ciri mata uang yang seharusnya dan bagaimana mempertukarkan antara mata uang yang dihalalkan. Tapi bahkan para Ulama dunia itu juga tidak ada satupun yang menyebut bahwa mata uang tidak boleh diperdagangkan.
Padahal hadits menyebut inti daripada riba adalah justru ada pada pertukaran mata uang. Dari mata uang yang tidak halal dan pertukaran antar mata uang itu, akan muncul inti transaksi ribawi terganas didunia.
Yang lumayan agak bagus pendapatnya adalah dari otoritas agama Turki yang berpendapat bahwa sebuah mata uang harus bernilai stabil dan tahan terhadap inflasi. Meski mereka tidak menjelaskan seperti apa sharusnya mata uang menurut Islam.
Dibagian akhir artikel ini kita coba kaji beberapa Hadist tentang larangan perdagangkan uang yang selama ini gagal difahami karena memang agak sulit diambil maknanya. Mudah mudahan memberikan pencerahan.
Terakhir, kami sangat menyarankan untuk menyimak Ceramah Seikh Imran Hosein tentang mata uang , dan bahkan beliau telah memperingatkan akan munculnya Uang digital ini sejak belasan tahun lalu , sejak belum muncul mata uang paling aneh didunia ini. Pada bagian akhir artikel itu kita telah tulis kesimpulannya untuk memudahkan memahaminya. Silahkan baca dengan cermat artikel itu karena dari Ceramah SIH itu, kita akan mendapat banyak hal yang selama ini kita tidak bisa fahami tentang mata uang.
1.Pandangan Ulama Arab Saudi Sheikh Assim Al Hakim , Agustus 2017
Ulama Arab Saudi Assim al-Hakeem menyatakan keprihatinannya atas penggunaan bitcoin, beliau mengklaim bahwa hal itu dilarang menurut hukum Islam.
Alasannya? “Kami tahu bahwa bitcoin saat bertansaksi anda akan tetap anonim … yang berarti bahwa itu adalah gerbang terbuka bagi pencucian uang, uang obat-obatan dan uang haram,” kata al-Hakeem.
Al-Hakeem juga menunjukkan bahwa karena bitcoin adalah mata uang modern, belum pernah dibahas oleh para Ulama di masa lalu.
“Bitcoin adalah sesuatu yang baru dan baru dan ada banyak masalah serius dalam hal berurusan dengannya … apakah itu dari segi asal muasalnya atau juga dari aspek keberlanjutan dan keamanannya,” kata al-Hakeem.
Beliau mempertanyakan peningkatan nilai bitcoin yang dramatis dalam semalam.
Seperti hari ini (12/8/17), satu bitcoin yang tadinya bernilai 0,1 sen sekarang melonjak setara dengan $ 11.000 plus Ini konyol, ini bukan sesuatu yang fisik yang bisa Anda sentuh,” tambahnya.
Bitcoin dilarang di bawah hukum Islam karena “ambigu” (bermakna ganda) dan memberikan kesemapatan transaksi anonimitas (tanpa nama) bagi para penjahat”
“Seorang Muslim seharusnya tidak terlibat dalam transaksi yang meragukan seperti itu, yang hanya ingin untuk menghasilkan uang dengan cepat, untuk menghasilkan keuntungan yang cepat. Ini bukan konsep Islam,” kata al-Hakeem.
2.Pandangan Otoritas Agama di Turki , November 2017
Otoritas Direktorat agama Turki (Diyanet) menyatakan Bitcoins adalah tidak Islami dan memperingatkan warganya agar tidak memperdagangkan mata uang digital paling populer di dunia ini.
“Membeli dan menjual mata uang virtual tidak sesuai dengan agama karena nilai mereka terbuka terhadap adanya spekulasi, mereka dapat dengan mudah digunakan dalam aktivitas ilegal seperti pencucian uang dan mereka tidak berada di bawah pengawasan dan pengawasan negara,” Demikian dikatakan Direktorat Agama Turki (Diyanet),
Ditambahkan bahwa Bitcoin juga belum diberi wewenang oleh negara Turki (untuk melakukan transaksi).
Ulama ini berpendapat , agar mata uang menjadi halal maka dia harus bersifat deflatif, yang berarti harus tahan terhadap inflasi dan memliki harga pasar yang stabil.
3.Pandangan Ulama Besar Mesir Sheikh Shawki Allam, Januari 2018
Mufti (Ulama) Agung Mesir Shawki Allam telah mengeluarkan fatwa baru yang melarang perdagangan salah satu kriptocurrency terkemuka di dunia dan menyatakannya dilarang dalam Islam.
“Bitcoin dilarang di Syariah karena hal itu menyebabkan kerugian bagi individu, kelompok, dan institusi,” Kata Mufti Besar Mesir Shawki Allam mengatakan pada hari Senin, seperti dikutip oleh suratkabar Ahram.
Ulama Mesir itu membandingkan pertukaran perdagangan kriptocurrency dengan perjudian, yang dilarang dalam Islam “karena tanggung jawab langsungnya dalam kehancuran finansial bagi individu.”
“Jika emas dijual dengan emas, perak dijual dengan perak, gandum dijual dengan gandum, sya’ir (salah satu jenis gandum) dijual dengan sya’ir, kurma dijual dengan kurma, dan garam dijual dengan garam, maka jumlah (takaran atau timbangan) harus sama dan dibayar kontan (tunai). Barangsiapa menambah atau meminta tambahan, maka ia telah berbuat riba. Orang yang mengambil tambahan tersebut dan orang yang memberinya sama-sama berada dalam dosa.” (HR. Muslim no. 1584)
Telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin Sa’id] berkata; telah menceritakan kepada kami [Mu’awiyah bin Abu Salam Al Habasyi] berkata; aku mendengar [Yahya bin Abu Katsir] berkata; aku mendengar [Uqbah bin Abdul Ghafir] berkata; aku mendengar [Abu Sa’id Al Khudri] berkata;
“Bilal datang menemui Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dengan membawa kurma, lalu beliau bersabda: “Dari mana engkau dapatkan kurma ini?” maka Bilal menjawab; “Aku mempunyai kurma yang jelek, lalu aku menjualnya (menukarkan) dengan kurma ini, ” maka Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pun bersabda: “Celakah kamu, ini adalah riba, ini adalah riba, Jangan sampai engkau mendekatinya. Akan tetapi juallah dahulu kurma milikmu sesukamu, setelah itu belilah apa yang engkau inginkan dengan uang penjualan tersebut.”(HR. Ahmad No.11167)
Kesimpulan dari kedua Hadist tersebut adalah :
Bahwa ada dua jenis benda yang boleh (disunahkan) untuk dijadikan alat tukar (mata uang) yaitu Logam mulia dan bahan makanan pokok.
Bahwa suatu mata uang harus secara fisik bisa dilihat dan dipegang dengan tangan.
Bahwa suatu mata uang harus mempunyai nilai Intrinsik, yaitu mengandung nilai sesuai harganya.
Bahwa antar mata uang hanya boleh dipertukarkan tanpa mengambil keuntungan. Artinya mata uang tidak boleh diperjual belikan, Jika mengambil keuntungan transaksi itu menjadi Riba. (Disimbolkan bahwa mengambil keuntungan dalam pertukaran Kurma baik dengan Kurma jelek) .
Bahwa antar mata uang hanya boleh dipertukarkan dengan nilai yang tetap.(disimbolkan takaran tetap sama). Misalnya, di Amerika Serikat 1 gram emas bisa ditebus dengan 20US$ sedang 1 gram emas diIndonesia harus ditebus dengan Rp500.000 , maka Kurs US$ itu harusnya tetap di RP.10.000/US$, atau hanya boleh berubah oleh perubahan harga emas.
Jika memperjual belikan mata uang yang halal saja adalah Riba, maka sudah pasti memperjualkan uang Digital sudah pasti haram. selain karena memang mengandung unsur perjudian (untung-untungan).
PERGESERAN STRATEGI MILITER INGGRIS, SEKARANG RUSIA DAN CHINA ADALAH MUSUH UTAMA
Pada Rabu 21 Februari Menteri Pertahanan Inggris Gavin Williamson menyatakan bahwa Inggris mengubah strategi pertahanan fundamentalnya dari yang tadinya mentargetkan teroris menjadi mentargetkan tiga negara: Rusia, Cina, dan Korea Utara sebagai musuh utama.
Dia mengakui bahwa peningkatan besar dalam pengeluaran militer akan dibutuhkan untuk ini, dan bahwa “penghematan” harus dilakukan bidang pengeluaran Pemerintah lainnya, seperti layanan kesehatan, dan pengeluaran militer untuk melawan terorisme.
Ancaman terhadap Inggris dari negara-negara seperti Rusia dan Korea Utara lebih besar daripada yang ditimbulkan oleh terorisme, kata sekretaris pertahanan kemarin, hal ini menandai adanya perubahan yang signifikan dalam kebijakan keamanan.
Gavin Williamson menyarankan kepada anggota parlemen agar lebih banyak uang dan perubahan struktur angkatan bersenjata yang akan dibutuhkan sebagai bagian dari peninjauan kembali agenda pertahanan guna memenuhi tantangan konflik antar Negara. Ini adalah sesuatu yang tidak oernah dipertimbangkan oleh Inggris untuk dari generasi ke generasi.
Ini adalah pergeseran strategi keamanan nasional yang dikeluarkan pada tahun 2015 yang menaruh terorisme internasional sebagai ancaman utama, yang menggaungkan keputusan Amerika Serikat bulan lalu yang mennyatakan “kompetisi strategis” dari negara-negara seperti China dan Rusia sebagai fokus utamanya daripada kontraterorisme.
Dia menggambarkan adanya “kecongkakan Kremlin”, seperti peningkatan aktivitas kapal selam Rusia yang naik sepuluh kali lipat di Atlantik Utara, kehadiran Rusia yang meningkat di wilayah Mediterania dan keterlibatan mereka dalam perang di Suriah. “Tapi anda juga melihat negara-negara (super power) baru yang mulai memainkan peran lebih besar di dunia, seperti China. …
Ketika ditanya apakah Williamson setuju bahwa hal ini akan berefek “knock-on” terhadap penataaan strategi militer dan kesiapan Inggris untuk berperang, Williamson menjawab “Ya”.
[ads-pullquote-left]Nah, sekali lagi kita telah berhasil menjadikan petunjuk agama (Hadist) sebagai panduan atas apa yang sudah , sedang dan akan terjadi. Dalam Artikel ” Perang dunia tiga terbagi menjadi dua fase”, kita telah kaji bahwa setelah penghancuran negara negara Muslim penentang Israel yang kita tahu menggunakan metode penciptaan teroris dinegara2 sekitar Israel ,maka peristiwa berikutnya adalah mengadu negara2 Super power. Berapa tahun lagi hal itu akan terjadi hanya Allah yang tahu. Analisa kita, akan dimulai dengan serangan ke Iran yang kekuatan nuklirnya menjadi kekhawatiran utama Israel. [/ads-pullquote-left]
Persis seperti yang terjadi ketika Perdana Menteri Inggris Tony Blair menjadikan Inggris sebagai anjing piaraan Presiden AS George W. Bush ketika menginvasi Irak pada tahun 2003, maka saat ini Perdana Menteri Theresa May menjadikan Inggris sebagai anjing piaraan Presiden AS Donald Trump dalam merespon apa yang mereka sebut “kedatangan invasi” dari Korea Utara, Rusia, dan China.
(Kita lihat justru negara negara NATO itu yang mengepung Rusia, China dan Korea utara, tapi merek sendiri yang menghembuskan isu adanya ancaman Invasi, negara2 NATO kaki tangan Israel itulah yang menginginkan perang superpower)
Pers di AS dan negara-negara sekutunya seperti Inggris mungkin akan kesulitan meyakinkan rakyatnya bahwa mereka perlu memperbesar pengeluaran militer untuk menaklukkan Rusia, China, Korea Utara, dan seperti yang Presiden AS Trump inginkan juga termasuk Iran , Tapi dia mungkin akan menggunakan sekutu AS yaitu Israel untuk ambil bagian dalam operasi (melawan Iran) tersebut,
SERANGAN MASIV PASUKAN SURIAH DI GOUTHA , PBB MINTA GENCATAN SENJATA
Pasukan pemerintah Suriah telah melancarkan serangan darat dan udara keposisi pemberontak Suriah di Ghouta Timur, beberapa jam setelah Dewan Keamanan PBB meemilih dengan suara bulat untuk sebuah resolusi yang menyerukan gencatan senjata 30 hari di Suriah.
Pasukan Presiden Bashar al-Assad mulai memerangi kelompok oposisi dari berbagai kantung pemberontak dekat Damaskus, sementara pesawat tempur Suriah terus melaukan pengeboman di daerah yang dikepung tersebut selama delapan hari berturut-turut.
Reporter Al Jazeera Osama Bin Javid yang melaporkan dari Gaziantep Turki mengatakan telah banyak upaya dilakukan pemerintah Suriah untuk “menyerang” daerah tersebut dari berbagai sisi.
Sumber pemberontak yang mengendalikan daerah kantong tersebut tetap bertahan terhadap serangan tersebut, lapor Bin Javid, mengatakan bahwa para pemberontak berusaha mempertahankan posisi mereka di berbagai sisi.
Tujuan gencatan senjata yang prakarsai Kuawait dan Swedia diPBB itu adalah untuk mengevakuasi penduduk pinggiran kota Damaskus, yang dikepung, dan untuk memungkinkan aliran bantuan pangan dan obat-obatan.
Menurut Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR), lebih dari 500 warga sipil kehilangan nyawa akibat serangan pengeboman udara yang dimulai pada 18 Februari.
“Perlu dicatat bahwa sebelum serangan darat dimulai, terjadi pemboman tanpa henti di banyak tempat di Ghouta Timur, di mana jalur pertahanan pemberontak tersebut berada” Kata Bin Javid.
Ghouta Timur adalah wilayah pemberontak terakhir yang tersisa di sebelah timur Damaskus dan telah dikepung oleh pasukan Presiden Suriah Bashar al-Assad sejak tahun 2013, dalam upaya untuk mengusir pasukan pemberontak.
AS BERENCANA MEMINDAHKAN KEDUBESNYA DI TEL AVIV KE YERUSALAM PADA MEI DEPAN
Pemerintahan Donald Trump secara resmi akan memindahkan kedutaan AS di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem pada bulan Mei 2018, bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Israel yang ke 70, seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS mengkonfirmasi kepada Jerusalem Post pada hari Jumat 23/2.
Pejabat Deplu AS tersebut mengatakan hal itu menanggapi sebuah pesan di Twitter Menteri Transportasi Israel Katz yang tampaknya mengkonfirmasi bahwa tindakan tersebut akan dilakukan di musim semi ini.
“Kami berencana untuk membuka Kedutaan Besar AS yang baru ke Israel di Yerusalem pada bulan Mei,” kata pejabat AS kepada Jerusalem Post.
“Pembukaan kedutaan akan bertepatan dengan ulang tahun ke-70 Israel.” “Pada awalnya Kedutaan Besar AS itu akan berlokasi di Arnona, di sebuah kompleks yang saat ini menjadi tempat operasi para konsuler Konsulat Jendral AS di Yerusalem,” lanjutnya.
“Setidaknya pada awalnya Kedutaan itu akan terdiri dari Duta Besar dan sebuah tim kecil.
Dalam tweetnya Menteri transportasi Israel itu mengatakan : ” Saya ingin mengucapkan selamat kepada Donald Trump atas keputusannya untuk memindahkan Kedutaan Besar AS ke ibukota kami pada Hari Kemerdekaan Israel yang ke 70. Tidak ada karunia yang lebih besar dari itu! Langkah yang paling tepat dan benar. Terima kasih teman !
Pejabat AS itu mengatakan bahwa selama berbulan-bulan mereka telah mempersiapkan pemindahan kedutaan AS ke Yerusalem sebelum akhir tahun kalender ini , yang merupakan paruh waktu tahun pemilu AS.
Komando pasukan pemerintah Suriah terus mengerahkan pasukan ke Damaskus guna bersiap untuk sebuah serangan militer skala luas menuju daerah kantong Ghouta yang bertahun tahun dikuasai pemberontak.
Batalyon elit tempur dari divisi lapis baja ke 9 yang berkantor pusat di Dara’a utara telah ditempatkan di medan perang Ghouta timur.
Sementara itu Angkatan Darat Suriah terus membeki posisi militan Islam (ISIS) dan infrastruktur di Ghouta Timur dengan roket, artileri dan serangan udara.
Perlu diketahui bahwa Batalion tempur Suriah pada bulan lalu berhasil memebubarkan pengepungan yang dilakukan pemberontak pada basis kendaraan tempur Suriah di Harasta di bagian timur Damaskus.
RUSIA SAMBUT KAPAL PERANG AS DENGAN TEMBAKAN RUDAL SUPERSONIK
Pada hari Sabtu sebuah kapal perusak AS kelas Arleigh Burke USS Carney telah bergabung dengan USS Ross di Laut Hitam untuk “melakukan operasi keamanan maritim,” menurut sebuah pernyataan dari Armada ke-6 Angkatan Laut AS, yang mengawasi operasi angkatan laut AS di wilayah tersebut.
Ini adalah pertama kalinya dua kapal perang Angkatan Laut AS berada di Laut Hitam sejak Juli 2017. “Keputusan kami untuk mengerahkan dua kapal untuk beroperasi secara bersamaan di Laut Hitam adalah proaktif, tidak reaktif,” kata Christopher Grady, komandan Armada ke-6 Angkatan laut AS, dalam sebuah pidato menyambut kedatangan kapal perang USS Carney.
Pada hari Minggu Rusia mengumumkan penempatan angkatan lautnya ke daerah tersebut, dimana Kementerian Pertahanan Rusia mengeluarkan sebuah pernyataan yang mengatakan bahwa sebuah kapal frigat Rusia, Admiral Essen, dan dua kapal patroli memasuki Laut Hitam untuk serangkaian latihan.
Dalam latihan itu Laksamana Essen kapal selam terbaru Armada Laut Hitam milik Rusia itu menghancurkan kapal kapal (bekas) sebagai sasaran, melakukan peluncuran target udara untuk kemudian ditembak dengan rudal supersonik.
Kru di kapal Admiral Essen juga menggunakan senapan menara dan senapan anti-pesawat AK-630 untuk menghancurkan sasaran laut dan udara.
Rudal caliber ini pertama kali diuji coba untuk militer pada tahun 2015, digunakan oleh kapal-kapal dan kapal selam Rusia untuk menghancurkan target ISIS di Suriah.
Dalam latihan dilaut hitam itu , kapal Laksamana Essen didampingi oleh dua kapal patroli Angkatan Laut Rusia.
Letnan Jenderal Jeffrey Harrigan komandan Pusat Angkatan Udara AS, mengatakan kepada wartawan di Pentagon pada hari Selasa bahwa serangan udara tersebut merupakan tindakan pembelaan diri.
ISRAEL KERAHKAN PERALATAN MILITER MENUJU DATARAN TINGGI GOLAN
Setelah konflik dijatuhkannya Drone Iran oleh Israel , disusul dijatuhkannya pesawat F16 Israel oleh angkatan udara Suriah kemudian serangan Israel terhadap 12 posisi militer Suriah dan Iran diwilayah Suriah , kini Israel mengerahkan Peralatan militer termasuk sistem pertahanan rudal Iron Dome, kearah utara menuju Utara Dataran Tinggi Golan.
SURIAH JATUHKAN SATU PESAWAT F16 iSRAEL YANG MENYERANG WILAYAHNYA
Israel telah melancarkan apa yang disebutnya sebagai serangan udara skala besar di Suriah setelah satu dari pesawat tempur F16 nya dijatuhkan oleh anti pesawat Suriah.
Dua belas lokasi diSuriah termasuk empat “target Iran” di dekat ibukota Suriah, Damaskus, dihancurkan dalam serangan tersebut, menurut juru bicara militer Israel, Jonathan Conricus. Tapi tidak jelas apakah ada korban jiwa.
F16 Israel ditembak hari sabtu pagi saat kembali dari sebuah serangan untuk menghancurkan fasilitas Iran (diSuriah) yang dituduh telah meluncurkan pesawat tak berawak ke Israel.
Kedua pilot berhasil mengeluarkan diri dan mendarat di Israel. Salah satunya terluka parah.
Siaran Berita resmi negara Suriah mengklaim bahwa pertahanan udaranya telah menembak setidaknya dua jet. Militer Israel membantah lebih dari satu pesawat telah ditembak.
Kekerasan Sabtu adalah salah satu insiden paling parah yang melibatkan Israel, Iran dan Suriah selama perang sipil tujuh tahun Suriah. Hal ini diyakini untuk pertama kalinya Israel kehilangan jet dalam konflik tersebut.
Jet tersebut merupakan bagian dari sebuah misi yang jauh masuk ke wilayah Suriah untuk menghancurkan apa yang dikatakan Conricus sebagai fasilitas kontrol pesawat tak berawak Iran di dekat kota gurun Palmyra. Pesawat tak berawak yang memasuki wilayah udara Israel ditembak jatuh dan telah diambil, katanya.
“Fihak Syria dan Iran dari sudut pandang kita telah bermain api,” “Konfilk ini masih berlanjut; itu tidak berarti telah selesai”. kata Conricus
” Iran mengutuk Israel karena mencegat salah satu drone-nya. “Laporan bahwa Israel telah menjatuhkan sebuah pesawat tak berawak Iran yang terbang di atas Israel dan juga keterlibatan Iran dalam menyerang sebuah jet Israel sangat menggelikan,” kata sebuah televisi pemerintah mengutip juru bicara kementerian luar negeri Iran, Bahram Qasemi.
Bahram Qasemi mengatakan bahwa Iran hanya memberikan “advis militer” kepada Suriah. Media pemerintah Suriah mengatakan bahwa pertahanan udaranya menembaki jet2 Israel tersebut sebagai respon atas tindakan agresi Israel terhadap sebuah pangkalan militer pada hari Sabtu.
“Musuh kita Israel saat fajar pada hari ini telah melakukan agresi baru terhadap salah satu pangkalan militer di wilayah tengah. Pertahanan udara kami menghadapinya dan menembak lebih dari satu pesawat, “kata sumber militer Suriah yang tidak teridentifikasi.
Conricus mengatakan bahwa Iran “bertanggung jawab atas pelanggaran berat terhadap kedaulatan Israel”. “IDF (Pasukan Pertahanan Israel) telah menargetkan sistem kontrol Iran di Suriah yang mengirim pesawat tak berawaknya ke wilayah udara Israel. Kemudian ada tembakan anti serangan udara Suriah yang masiv dan salahsatu F16 jatuh di Israel, pilot selamat, “kata Conricus dalam tweetnya.
RUSIA KEMBALI INGATKAN BAHWA KEHADIRAN PASUKAN AS DISURIAH ADALAH ILEGAL
Rusia kembali mengingatkan AS bahwa kehadiran pasukannya di Suriah adalah ilegal setelah koalisi AS tersebut menyerang milisi pro-pemerintah.
Kehadiran pasukan AS di Suriah adalah “benar-benar ilegal,” Duta Besar Rusia untuk PBB mengingatkan rekan rekannya para diplomat Barat pada sebuah pertemuan tertutup Dewan Keamanan PBB.
“Tidak ada yang mengundang mereka di sana,” Vasily Nebenzya menyatakan, dia juga menekankan bahwa perjuangan keras untuk stabilitas di Suriah terancam oleh tindakan AS itu.
Menurut Kementerian Pertahanan Rusia unit milisi Suriah sedang bergerak menyerang “kantong tidur” teroris ISIS di dekat bekas pabrik pengolahan minyak al-Isba, ketika tiba-tiba mereka mendapat serangan udara besar-besaran itu.
PASUKAN RUSIA JUGA MENJADI KORBAN DALAM SERANGAN UDARA AS
Menurut Pejabat Pentagon , Selain Pasukan Pro-rezim Assad juga ada tentara Rusia yang menjadi Korban serangan udara AS,
Pada awalnya Pasukan pro pemerintah Suriah menyerang Markas Pasukan Demokratik Suriah SDF (pemberontak Suriah) , tapi kemudian mereka dipukul oleh serangan udara Koalisi pimpinan AS.
Jika Rusia termasuk di antara mereka yang terbunuh maka ini adalah untuk pertama kalinya serangan udara AS membunuh pasukan Rusia di Suriah, menurut laporan David Martin dari CBS News.
Koalisi AS mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka melancarkan serangan itu untuk membela diri setelah sebanyak 500 orang penyerang memulai serangan yang tampak terkoordinasi terhadap sebuah markas SDF, di mana pasukan Turki didampingi oleh pasukan AS.
Pejabat AS mengatakan bahwa tidak ada orang Amerika yang terluka atau terbunuh dalam serangan oleh pasukan pro-rezim tersebut. Mereka berbicara dengan syarat anonim karena penjelasan rinci sedang dipersiapkan.
Media pemerintah Suriah mengatakan pemboman koalisi pimpinan AS itu mengakibatkan puluhan orang tewas dan terluka.
Pada Kamis, Menteri Pertahanan AS James Mattis menyebut baku tembak dengan pasukan pro-rezim Assad itu sebagai “situasi yang membingungkan,” tapi tampaknya dia cenderung menyebut sebagai sebuah terobosan untuk meredam gerakan Rusia. Mattis juga mengatakan situasinya membingungkan karena dia “tidak tahu mengapa mereka akan menyerang.”
PESAWAT AS SERING TERDETEKSI MENDEKATI BASIS MILITER RUSIA DISURIAH
Pesawat tempur AS yang beroperasi di Suriah timur telah berkali-kali berada di garis silang sistem pertahanan udara S-300V4 Rusia, komandan Pasukan Pertahanan Angkatan Udara Alexander Leonov mengatakan.
“Sebagai bagian dari operasi militernya, pesawat pengintai dan pembom strategis Angkatan Udara AS berkali-kali terdeteksi dan diikuti secara otomatis,” Letnan Jenderal Leonov mengatakan kepada surat kabar Rusia Izvestiya kepada dalam sebuah artikel yang diterbitkan pada hari Kamis.
Jenderal tersebut mengatakan bahwa sistem pertahanan udara permukaan-ke-udara dikirim ke Suriah pada bulan Oktober 2016 untuk “memperluas kontrol atas wilayah udara Suriah timur, mencegah serangan udara dari musuh terhadap lapangan terbang Hmeymim dan basis logistik Tartus.”
Dia mengatakan bahwa pesawat-pesawat AS bereaksi “dengan gugup” saat terlacak oleh unit pertahanan udara Rusia dari jarak 200 sampai 300 kilometer (124 sampai 186 mil). Sistem dan personilnya kemudian ditarik ke ketempat penempatan permanen mereka.
Sebelumnya, Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan bahwa pesawat tempur F-22 AS telah meenghalangi pesawat tempur Su-25 Rusia untuki melakukan misi tempur untuk menghancurkan kubu ISIS di Sungai Efrat Suriah. Namun, perwakilan kementerian mencatat bahwa setelah munculnya pesawat tempur Su-35S Rusia, F-22 menghentikan manuver yang berbahaya dan pergi ke wilayah udara Irak.
KOALISI PIMPINAN AS SERANG PASUKAN PRO PEMERINTAH SURIAH
Sebanyak 100 tentara yang beraliansi dengan tentara pemerintah Suriah dilaporkan terbunuh pada hari Rabu malam setelah serangkaian serangan oleh koalisi pimpinan AS di provinsi Deir ez-Zor Suriah, seorang petinggi militer AS mengungkapkan. seperti yang dilaporkan saluran TV Lebanon AlMayadeen.
Koalisi AS mengklaim bahwa serangan tersebut dilakukan sebagai pembalasan atas serangan terhadap markas pasukan Demokratik Suriah (SDF) sebuah aliansi Arab-Kurdi yang didukung oleh Washington.
Tidak ada anggota militer AS atau dari fihak SDF yang dilaporkan tewas atau terluka dalam serangan (oleh pasukan pemerintah Suriah) , sumber yang sama dikutip oleh Sputnik.
Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada hari Rabu, koalisi (AS) tersebut mengatakan bahwa pasukan pro-pemerintah Suriah telah melancarkan sebuah “serangan yang tidak beralasan” di markas besar Pasukan Demokratik Suriah.
UPDATE PENINGKATAN KETEGANGAN RUSIA – NATO DI BALTIK
Rusia telah mengerahkan sistem rudal Iskander yang memiliki hulu ledak nuklir secara permanen di Kaliningrad yang berpotensi menjadikan sebagian besar Negara Uni Eropa dan NATO dalam jangkauannya . demikian menurut klaim presiden dan menteri pertahanan Lithuania.
Dihari Lithuania merayakan ulang tahun pertama kedatangan pasukan tempur NATO di wilayahnya, presiden negara Baltik tersebut mengatakan bahwa rudal itu memiliki jangkauan sekitar 400km telah ditempatkan ditempatkan dalam baterei baterei peluncur antara Polandia dan Lithuania.
“Ini bukan hanya ancaman bagi Lithuania, tapi juga bagi separuh negara Eropa,” kata presiden Dalia Grybauskaite kepada wartawan di Rukla dimana ditempatkan batalyon NATO yang dipimpin Jerman. Para Pejabat NATO meminta Rusia untuk mengklarifikasi tindakannya itu.
Rose Gottemoeller sekretaris jenderal aliansi militer, mengatakan pada acara yang sama di Lithuania: “Ini adalah masalah yang sangat serius. . . Apakah itu jenis penempatan sementara, atau apakah itu sesuatu yang lain? Itu tidak bisa saya katakan. ” Ada kegelisahan di Baltik mengenai niat Rusia menyusul aneksasi Crimea dari Ukraina pada tahun 2014, dan serangkaian latihan militer musim panas lalu yang beberapa orang meyakini sedang berlatih serangan terhadap NATO.
Kementerian pertahanan Rusia dan komando Armada Baltik tidak menanggapi permintaan komentar. Namun seorang anggota parlemen senior mengkonfirmasi penyebaran Rudal Iskander itu, yang telah member ancaman selama lebih dari sebulan setelah penyebaran berkala rudal jarak pendek di Kaliningrad untuk latihan militer selama beberapa tahun terakhir.
Vladimir Shamanov ketua komite pertahanan Duma (Parlemen Rusia) , mengatakan kepada Interfax bahwa rudal jelajah memang telah dikirim ke Kaliningrad. Langkah tersebut adalah “jawaban atas penggelaran aset militer (NATO) di wilayah-wilayah tetangga”, katanya menurut kantor berita Rusia, menambahkan bahwa semua tetangga Kaliningrad harus takut akan respon Moskow ini karena infrastruktur militer asing akan selalu menjadi sasaran prioritas.
Sekitar 4.500 tentara NATO kini bermarkas di Polandia, Estonia, Latvia dan Lithuania sebagai bagian dari pasukan pertahanan “tripwire” terdepan. Banyak analisis telah berpendapat bahwa Rusia dapat menaklukkan tiga negara Baltik dalam hitungan hari, yang berpotensi menutup Celah Suwalki di 65km antara perbatasan Polandia dan Lithuania yang berbatasan langsung dengan Kaliningrad.
HAMAS SEDANG BERSIAP UNTUK PERANG MENGHADAPI ISRAEL
Jalur Gaza sedang bersiap menghadapi konfrontasi dengan Israel dalam beberapa hari ke depan, harian Arab yang berbasis di London Al Hayat melaporkan pada hari Minggu.
Menurut laporan tersebut, faksi Palestina Hamas menilai bahwa kemungkinan perang dengan Israel adalah 95 persen, dan menganggap bahwa perang itu bisa meletus dalam hitungan jam atau hari.
Sumber yang telah bertemu dengan Yahya Sinwar, pemimpin politik Hamas di Gaza mengatakan bahwa faksi-faksi Palestina percaya bahwa Israel akan menggunakan sebuah latihan militer yang direncanakan di bagian selatan untuk membuka operasi militer terhadap Hamas.
Laporan tersebut selanjutnya mengatakan bahwa sayap militer Hamas telah mengumumkan keadaan siaga tinggi, mengevakuasi lokasi dan kantor pusatnya dan bahkan menggelar blokade jalan di Jalur Gaza.
Aktivis politik dan hak asasi manusia di Gaza mengatakan kepada Haaretz bahwa atmosfer di Jalur Gaza sangat suram dalam kaitannya dengan krisis kemanusiaan, beberapa di antaranya adalah mengenai pelaksanaan kesepakatan rekonsiliasi antara Hamas dan Otoritas Palestina sendiri , dimana ada saling tuduh antara PA (Palestenian authority) dengan Hamas dalam mengatasi pembekuan pembicaraan.
Delegasi senior pejabat Fatah termasuk anggota Komite Sentral gerakan tersebut direncanakan akan mengunjungi Jalur Gaza minggu ini,
Mereka akan mengadakan pertemuan dengan pimpinan Hamas dan faksi lainnya. Palestenian authority PA mengatakan bahwa Hamas belum menguasai kendali atas keamanan ataupun pengumpulan pajak, sementara Hamas menuduh PA mengabaikan tanggung jawabnya terhadap Jalur Gaza.
Hamas mengatakan bahwa sementara Hamas telah menyerahkan pemerintahan kepada pemerintah Mahmoud Abbas, namun Abbas belum menginstruksikan bahwa sanksi yang diberlakukan setahun yang lalu akan dicabut.
Sumber-sumber Palestina mengatakan kepada Al-Hayat bahwa Abbas telah mempresentasikan sebuah proposal alternatif untuk Presiden AS Donlad Trump yang menyerukan pengakuan bertahap atas sebuah negara Palestina sesuai perjanjian perbatasan tahun 1967, dimana kemungkinan pertukaran wilayah yang akan memungkinkan Israel untuk mencaplok permukiman yang lebih besar .
MENLU IRAN : KEBIJAKAN NUKLIR BARU AS HANYA MEMBUAT PEMUSNAHAN UMAT MANUSIA SEMAKIN DEKAT
Menteri luar negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengecam pemerintaan Trump dalam sebuah tweet hari Minggu sebagai tanggapan atas pengumuman Pentagon tentang kebijakan nuklir yang dikeluarkan belum lama ini.
Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengatakan bahwa kebijakan nuklir yang baru saja diumumkan di Amerika Serikat akan membawa dunia “lebih dekat untuk pemusnahan”.
Komentar Zarif muncul tiga hari setelah Pentagon mengumumkan rencananya untuk memperluas kemampuan nuklir AS dalam menghadapi ancaman yang terus meningkat dari Rusia.
Dalam sebuah kebijakan yang berjudul Nuclear Posture Review, yang diterbitkan pada hari Jumat, Pentagon mengusulkan untuk mengembangkan rudal nuklir kecil baru yang dapat diluncurkan dari kapal selam rudal balistik dan kapal perang.
Dalam sebuah tweetnya pada hari Minggu, Zarif menulis bahwa dokumen tersebut “mencerminkan ketergantungan yang lebih besar pada nuklir yang melanggar Perjanjian Non-Proliferasi, yang membawa lebih mendekati kearah pemusnahan umat manusia”
PEASAWAT SU-25 RUSIA DIJATUHKAN DI IDLIB SUIAH
#Pt. Another video showing with more clarity moment when #RuAF Su-25 was hit with a MANPADS while also targeted with AA guns in SE. #Idlib countryside. pic.twitter.com/4I25oAmxdO
Pesawat tempur Rusia Su-25 yang terbang di atas zona de-eskalasi Idlib di Suriah dijatuhkan dengan rudal anti-pesawat presisi portable (MANPAD), demikian laporan Kementerian Pertahanan Rusia.
Setelah serangan terhadap pesawat Rusia tersebut Angkatan, Udara Rusia melakukan serangan rudal presisi tinggi kedaerah yang dikuasai oleh kelompok teroris Jabhat Fatah al-Sham (sebelumnya bernama Front al-Nusra), lokasi dari mana rudal yang memnjatuhkan pesawat tempur jet tempur Su-25 Rusia itu diluncurkan.
“Serangan balik terhadap kelompok yang menggunakan senjata presisi itu telah dilakukan di wilayah yang dikuasai oleh kelompok teroris Jabhat al-Nusra (Jabhat Fatah al-Sham) di provinsi Idlib.
Video yang dirilis Dephan Rusia berikut menunjukkan serangan balasan dengan rudal presisi tinggi yang diluncurkan dari kapal perang Rusia dilaut Mediterania.
Menurut penyadapan radio akibat serangan tersebut, lebih dari 30 militan Jabhat al-Nusra tewas, “kata laporan Kementerian Pertahanan Rusia tersebut.
Kementerian tersebut menyatakan bahwa pilot tersebut berhasil melompat dari pesawat dan selamat dari turun ke bumi, namun terbunuh dalam pertempuran berikutnya dengan teroris.
Semua upaya dilakukan untuk mengambil kembali Jenazah pilot.
DITENGAH HUBUNGAN PANAS LEBANON – ISRAEL, PASUKAN AS TIBA DI ISRAEL
Pasukan AS tiba di Israel untuk ambil bagian dalam Latihan Juniper Cobra, sebuah latihan militer utama dua tahunan. Pada Juniper Cobra yang terakhir pada tahun 2016, lebih dari 3.000 tentara AS ikut ambil bagian, menurut sebuah laporan oleh Jerusalem Online.
Latihan tersebut akan meniru adanya serangan rudal simultan besar-besaran terhadap Israel dari front selatan dan utara, menurut Channel 10 News Agency. Latihan tahun ini dilangsungkan di tengah meningkatnya ketegangan Israel dengan Hizbullah yang berbasis di Libanon, yang mengancam akan menembakkan rudal ke Israel jika tidak berhenti membangun tembok di perbatasan Lebanon.
Sementara itu, menteri energi Lebanon Cesar Abi Khalil mengklaim bahwa Libanon akan mengeksplorasi minyak dan gas di dekat perbatasan maritimnya dengan Israel. Wilayah ini telah diklaim oleh Tel Aviv yang micu kecaman besar-besaran dari seluruh dunia Arab, menurut Washington Post.
Berbicara di Institut Studi Keamanan Nasional di Universitas Tel Aviv pada hari Rabu, Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman mengatakan bahwa rencana Lebanon untuk mengebor ladang minyak dan gas lepas pantai yang disengketakan yang disebut sebagai Blok 9 ini adalah upaya yang “sangat, sangat menantang dan provokatif,” menurut Reuters.
Dalam kesempatan yang sama menhan Israel Lieberman mengancam akan melakukan perang skala penuh melawan Libanon jika Hizbullah melancarkan serangan terhadap Israel, Reuters melaporkan.
“Tidak seperti Perang Lebanon 2006, tidak mungkin akan ada lagi terlihat penduduk Beirut ada di pantai sementara orang-orang di Tel Aviv tinggal di tempat penampungan. Jika penduduk Israel tinggal di tempat penampungan maka pada perang berikutnya, semua penduduk Beirut akan berada di tempat penampungan, “Kata Lieberman.
AS LAKUKAN KAMPANYE HITAM BAHWA SYRIA KEMBANGKAN SENJATA KIMIA BARU
Meski Menhan AS sendiri menyatakan bahwa mereka tidak punya bukti bahwa Pemerintah Suriah memiliki senjata Kimia , tapi kampanye hitam atas kepemilikan dan pengembangan senjata kimia yang mirip dilakukan AS sebelum menyerang Iraq pada tahun 1993 terus berulang dituduhkan AS terhadap pemerintah Suriah. Ada kemungkinan sudah dekat waktunya bagi AS untuk menyerang Suriah secara langsung. Pada saat itu AS tidak bisa membuktikan kepemilikan senjata kimia oleh Iraq.
Pemerintahan Donald Trump sedang bersiap untuk kembali mengambil tindakan militer guna melawan pemerintah Suriah jika diperlukan untuk mencegah penggunaan senjata kimia dan dikhawatirkan mereka mungkin mengembangkan metode baru untuk memberikan senjata semacam itu, kata pejabat senior AS pada hari Kamis.
Pasukan yang setia kepada Presiden Suriah Bashar Assad terus-menerus menggunakan senjata kimia dalam jumlah yang sedikit sejak serangan mematikan bulan April lalu yang membuat AS melakukan serangan rudal ke sebuah pangkalan udara Suriah, kata pejabat tersebut kepada wartawan dalam sebuah briefing.
RUSIA INGATKAN AS AGAR MENGHENTIKAN PENERBANGAN MILITERNYA DIPERBATASAN RUSIA
AS harus menghentikan penerbangan pesawat militernya di dekat perbatasan Rusia atau menyetujui pembentukan aturan untuk mengatur penerbangan semacam itu, Kementerian Pertahanan Rusia merekomendasikan hal itu setelah insiden terakhir dicegatnya pesawat AS oleh jet tempur Rusia diperbatasan Rusia.
Kecaman tersebut dikeluarkan Rusia pada hari Kamis setelah Angkatan Laut AS merilis rekaman lanjutan yangmenunjukkan dicegatnyai pesawat mata-mata AS EP-3 oleh jet tempur Rusia Su-27 di atas Laut Hitam.
Angkatan Udara Rusia “akan terus menunjukkan pertahanan yang kuat atas wilayah perbatasan udara Rusia,” kata Kementerian Pertahanan dalam sebuah pernyataan.
“Jika fakta ini oleh pilot Amerika dianggap menyebabkan depresi dan fobia, sebaiknya diwaktu mendatang pihak Amerika menghentikan penerbangan militernya di dekat perbatasan Rusia atau setuju ke meja perundingan dan menyetujui pembuatan aturan bagi penerbangan semacam itu.”
PESAWAT RUSIA CEGAT PESAWAT PENGINTAI AS DIPERBATSAN RUSIA
https://www.youtube.com/watch?v=Yr6lDQ1VwyA
Angkatan Laut AS telah merilis sebuah video baru yang menunjukkan pembom Su-27 Rusia yang melakukan manuver di sekitar pesawat pengintai AS EP-3 Aries di atas Laut Hitam pada 29 Januari.
“Video video itu menunjukkan pesawat tempur Rusia Su-27 mencegat pesawat pengintai AS EP-3 dari posisi yang sangat dekat, di ketinggian yang sama, dan dengan jarak ujung sayap ke ujung sayap yang diperkirakan hanya berjarak lima kaki,” Kapten Angkatan Laut AS Ellis, komandan Satuan Tugas 67 mengatakan.
Kementerian Pertahanan Rusia telah mengkonfirmasi bahwa salah satu dari jet tempur Rusia Su-27 telah mencegat pesawat pengintai AS Aries EP-3 di wilayah udara internasional di Laut Hitam pada hari Senin.
Pencegatan itu diperlukan untuk mencegah pesawat pengintai AS tersebut melanggar wilayah udara Rusia. Pentagon mengecam pencegatan semacam itu sebagai tindakan yang “tidak aman,” tapi Moskow menjawab bahwa mereka mengambil “semua tindakan pencegahan yang diperlukan” untuk menghindari situasi yang lebih berbahaya.