Penasehat keamanan Gedung putih Ben Rhodes (sedang membaca) dan Obama
[ads_dropcap]K[/ads_dropcap]eterlibatan AS dan sekutu Arabnya dalam mendanai dan mempersenjatai Kelompok2 Pemberontak dan puluhan kelompok Teroris di Suriah makin tidak diragukan lagi. Paling tidak telah ada dua orang petinggi AS yang saat itu terlibat langsung dalam pengambilan kebijakan dan satu orang mantan petinggi Negara Arab yang telah membuka sendiri keterlibatan AS dan sekutu Arabnya dalam proyek gagal pelengseran Assad dalam perang Suriah yang sudah berlangsung 7 tahun ini.
Dalam sebuah wawancara yang bertopik luas oleh Mehdi Hasan seorang journalist pada “Theintercept” mengajukan pertanyaan menyangkut kebijakan Obama diSuriah kepada Ben Rhodes, yang pada era Presiden Obama menjabat sebagai deputi penasihat keamanan nasional di Gedung Putih, dan saat ini Ben Rhdes sedang mempromosikan bukunya yang baru diterbitkan berjudul The World As It Is: Inside the Obama White House.
Wawancara ini kemudian dimuat di halaman web Theintercept pada tanggal 22 juni 2018.
Pada awalnya Ben Rhodes hanya mau bicara tentang bukunya dan terkesan selalu menghindar ketika ditanya tentang kebijakan Obama di Suriah. Namun Mahdi Hasan berusaha menariknya kembali sehingga terungkap fakta fakta menarik terutama Negara Negara mana saja yang mendanai dan mempersenjatai para terroris diSuriah.
Fakta ini menarik diungkap karena perang Suriah adalah bagian awal dari perang akhirzaman yang terjadi diIraq, Yaman dan Suriah telah diisyaratkan Hadist yang telah memanfaatkan dan menjerumuskan lebih limapuluh ribu orang dari seluruh dunia untuk berperang melawan Assad dengan iming iming pendirian khilafah Islam. Mereka termakan dahsyatnya fitnah akhirzaman karena tidak mau membaca petunjuk agama dan minimnya info geopolitik. Dan pada akhirnya proyek AS dan sukutu sekutu Arabnya itu bisa disebut gagal total karena Suriah dibantu Rusia (Rum) seperti yang diisyaratkan beberapa Hadist,
Pengakuan penasehat keamanan Obama ini memperkuat pengakuan Joe Beiden mantan Wapres AS era Obama dalam sebuah pidato diUniversitas Harvard pada akhir 2014. Dan juga memperkuat pengakuan mantan Perdana menteri Qatar Hamad bin Jassim bin Jaber al-Thani pada juni 2017, ketika Qatar mulai dimusuhi oleh Arab Saudi dan beberapa Negara Arab yang nota bene tadinya adalah sekutu dekat Qatar.
Ungkapan Wapres AS Joe Beiden
Dalam video itu Joe Beiden menyatakan bahwa AS dan beberapa sekutu Arabnya yaitu Arab Saudi, Turki, Qatar dan UEA secara bersama sama mendanai dan mempersenjatai kelompok2 teroris diSuriah. Dikatakan Joe Beiden para sekutu arab itu menggelontorkan ratusan juta dolar dan puluhan ribu ton senjata kepada siapa saja yang mau memerangi Assad. Mereka juga mendanai dan mempersenjata AlQaeda dan Al-Nusra dan elemen elemen jihadis (ISIS) yang datang dari seluruh penjuru dunia , padahal konyolnya kelompok2 dan elemen elemen yang datang dari seluruh penjuru dunia itu telah masuk daftar kelompok teroris pemerintah AS. Sementara Turki menurut Wapres AS berperan sebagai pintu masuk mereka. Yang cukup mengagetkan Joe Beiden adalah justru pemimpin negara2 Arab teluk itu lebih bernafsu untuk menggulingkan Asad. Joe Beiden mengaku mereka harus memakai cara menciptakan pemberontak dan kelompok teroris karena tidak mungkin AS menyerang langsung sebuah Negara berdaulat.
Hamad bin Jasim juga mengungkap hal serupa dengan Wapres AS Joe Beiden bahwa ada dua negara yang menjadi basis Komando sekaligus pintu masuknya para teroris dan supply senjata dalam operasi penghancuran Suriah yaitu Yordania dan Turki.
Pengakuan Ben Rhodes
Sementara apa yang dikatakan Ben Rodes ternyata sama persis dengan yang dikatakan Wapres Joe Beiden dan Mantan PM Qatar Hamad bin Jassim bin Jaber al-Thani , dan ini makin meyakinkan kita bahwa memang AS bersama para sekutu Arabnya Qatar, Saudi Arabia dan Turki dan Yordania adalah fihak fihak yang berada dibalik kehancuran Suriah, dimana telah menyebabkan ratusan ribu orang mati dan jutaan orang mengalami penderitaan perang yang luar biasa bahkan yang hidup terusir dari kampungnya.
Akar Masalah
Ada tiga aktor besar yang mendasari Arab spring (revolusi Arab) yang sudah berlangsung 15 tahun ini , yaitu Arab Saudi, Iran dan Israel yang mengkristal menjadi dua kubu yang saling berhadapan, Arab Saudi dan Israel disatu sisi dan Iran disisi lain. Tapi dalam hal ni peran Israel lebih banyak diserahkan ke kakitangannya AS.
1.Agenda AS menciptakan sutiasi kondusif sekitar Israel.
Kebanyakan orang mengira Gejolak “Arab Spring” atau revolusi Arab adalah terjadi dan menular begitu saja dari satu Negara Arab kenegara Arab lain karena mereka melihat pemberontakan yang bersumber ketidak puasan terhadap pemimpin disuatu Negara Arab ternyata selalu sukses dilakukan . Mereka berfikir kesuksesan pemberontakan yang berujung pergantian kekuasaan di Tunisia, Mesir dan Libya juga akan terjadi diSuriah.
Pendapat seperti itu harusnya tidak muncul jika kita berfikir sedikit saja, kenapa pemberontakan serupa tidak terjadi di negara2 Arab seperti Arab Saudi, UEA, Qatar ,Kuwait. atau Yordania. Dan jawabannya tenyata sederhana saja , karena dinegara2 Arab itu pemimpinnya telah menjadi aliansi dekat AS.
AS sebagai kakitangan Israel berkewajiban mengamankan agenda Israel dalam menyambut “Al Masih” mereka yang Umat Yahudi meyakini akan memimpin dunia dari Yerusalem. AS berkewajiban menciptakan suasana kondusif dinegara2 sekitar Israel untuk mensukseskan agenda besarnya itu.
Dalam upaya penggantian kepemimpinan itu , agar tidak mencolok, maka AS dan sektunya menciptakan pemberontakan dinegara sasaran guna sedikit banyak menutupi siapa dalang sebenarnya.
2.Agenda Iran menciptakan situasi kondusif disekitar Arab Saudi
Sementara itu disisi lain, Iran juga mempunyai agenda akhirzaman yang mirip tapi sangat berseberangan dengan Israel , yaitu menciptakan suasana kondusif dinegara2 sekitar Arab Saudi dalam rangka menyambut Al Mahdi yang seluruh umat Islam meyakini akan memimpin dunia dengan Khilafah Islamnya.
Untuk mencapai agenda itu, Iran berupaya menjalin hubungan dekat dengan negara negara sekitar Arab Saudi , dan orang melihat pengaruh Iran diYaman ,Iraq , Suriah, Lebanon dsb.
Agenda akhirzaman Iran ini tentu saja menjadi tantangan besar bagi Umat Yahudi yang Hadist mengisyaratkan akan menjadi target pasukan Al Mahdi, dan tantangan bagi Arab Saudi karena hadist mengisyaratkan Arab Saudi adalah Negara pertama yang akan ditaklukkan oleh Pasukan Imam Mahdi. Maka untuk menciptakan sikap permusuhan terhadap Iran diciptakanlah kampanye hitam keseluruh dunia bahwa Shiah adalah musuh yang sangat berbahaya bagi umat Shuni.
3.Fitnah fitnah besar akhirzaman disebarkan
Dari poin satu dan dua diatas , harusnya kita sudah sangat gampang untuk mendapat jawaban atas pertanyaan , kenapa dalam satu dekade ini merebak secara masiv keseluruh dunia kampanye hitam terhadap sekte Shiah yang menjadi mayoritas diIran, dan siapa penyandang dananya. Sesuatu kampanye besar yang belum pernah terjadi dalam sejarah Islam.
Gesekan klasik Shiah-Suni yang tidak pernah menjadi alasan bagi sebuah perang itu , sepuluh tahun terakhir membesar menjadi perang proxy yang besar. Bahkan dinegara yang tidak ada komunitas Shiahpun kampanye hitam itu merebak dengan deras.
Tentu saja Arab Saudi merasa sangat gerah dengan agenda Iran itu, dan sayangnya malah mengambil posisi sejajar dengan Israel dan berlawanan dengan Iran, dan terciptalah kubu Arab saudi dan Israel disatu sisi dan Iran disisi lain.
Mudah mudahan fakta fakta ini menjadi pelajaran besar bagi kita umat muslim agar berhati hati dan waspada ketika mendengar fitnah fitnah besar akhir zaman yang ditebarkan para musuh Islam sehingga tidak terjerumus kedalam jebakan yang mereka buat.
Rekaman Audio Wawancara dengan Ben Rhodes
Berikut ini adalah rekaman audio wawancara Mehdi Hasan dengan penasehat keamanan Obama Ben Rhodes , kita ambil hanya khusus yang membahas Suriah yang bisa anda simak mulai dari menit ke 19 :
Ben Rhodes, Barack Obama’s national security adviser, joins Mehdi Hasan to discuss Obama’s legacy and whether it has seeped into the Trump administration.
MH (Mehdi Hasan): Tapi Ben, ini yang tidak saya bisa fahami , jika Anda mengatakan tentang Afghanistan dan konflik berkepanjangan yang berlangsung, saya tidak setuju dengan semua apa yang Anda katakan. Bagaimana Anda kemudian menjelaskan Suriah? Karena Anda telah banyak dikritik. Saya telah mendengarkan wawancara Anda di tur promo buku anda, Dibuku anda ini Anda berbicara tentang bagaimana Anda dikritik karena tidak cukup melakukan upaya di Suriah. Saya ingat ketika ikut dalam sebuah acara di (Washington) DC beberapa tahun lalu ketika para anggota oposisi Suriah memarahi Anda karena tidak cukup (serius) dalam melakukan upaya (serangan ke militer pemerintah Suriah), dan didepan publik Anda sering kali berkata membela Obama. Saya ingin masuk kearah lain dan bertanya : Apakah Anda terlalu banyak campur tangan di Suriah? Karena CIA menghabiskan dana ratusan juta dolar dan mempersenjatai pemberontak anti-Assad, banyak dari senjata itu, seperti yang Anda tahu, berakhir di tangan kelompok-kelompok jihadis bahkan di tangan ISIS. Kritik kritik terhadap Anda adalah bahwa Anda telah memperburuk perang proksi di Suriah; Anda hanya memperpanjang konflik di Suriah; dan Anda akhirnya hanya memperkuat jihadis (ISIS).
BR (Ben Rhodes): Baiklah, yang saya telah coba lakukan dalam buku ini pada dasarnya adalah upaya perbaikan . Semua dugaan anda di Suriah cenderung tidak seperti yang anda ungkapkan Mehdi, tetapi perlu dicatat bahwa kita memang telah mengambil tindakan militer.
MH: Ya.
BR: Apa yang saya tulis dalam buku ini adalah saya mencoba untuk melihat kembali pada tahun 2011 dan 2012, apakah ada pintu diplomatik yang telah kita lewatkan . Dalam beberapa langkah yang diambil kita juga telah berusaha menutupi dengan mencoba membelokkan dengan seruan permintaan agar Assad mau lengser , saya meyakini hal ini harusnya bisa terjadi, saya percaya Assad telah menjadi pemimpin yang mengerikan untuk Suriah dan telah menyiksa rakyatnya , tetapi Anda tahu ada inisiatif diplomatik yang dapat diambil untuk mencoba mencegah atau setidaknya meminimalkan tingkat perang saudara. Karena, Anda tahu, apa yang akhirnya terjadi pada dasarnya kami mungkin terlalu optimis. Anda tahu setelah lengsernya Mubarak (presiden Mesir) dan Ben Ali (presiden Tunisia) dan akhirnya Saleh (presiden Yaman) dan Gaddafi (Libya), maka (diharapkan) anda akan memiliki situasi di mana Assad akan bisa dilengserkan.
Dan, Anda tahu, kita tidak cukup memperhitungkan (faktor lain ) seperti besarnya bantuan (militer) yang Assad dapatkan dari Rusia dan Iran, dikombinasikan dengan nihilismenya dia, dan hal itulah yang membuat dia (Assad) tetap dapat bertahan . Jadi saya berusaha melihat kembali pada peluang diplomatik yang berpotensi mungkin terlewatkan.
Tentang dukungan terhadap oposisi, saya tidak tahu dan tidak menyangka bahwa (AS) harus memberi dukungan kepada begitu banyak kelompok. Memang ada banyak fihak yang juga membantu memberi senjata ke (pemberontak) Suriah, dan mendanai segala macam.
MH: Ooh.., ayolah, Anda khan banyak mengoordinasikan persenjataan mereka. Anda tahu AS sangat terlibat dalam perang bersama dengan Saudi dan Qatar dan Turki?
BR: Yah, tadinya saya mau mengatakan : Turki, Qatar, Saudi.
MH: Lho Khan anda terlbat juga disana (dalam penentuan kebijakan)?.
BR: Ya, tetapi, faktanya adalah bahwa setelah itu situasinya berubah menjadi semacam perang sipil yang berbasis sektarian dimana setiap fihak berjuang untuk kelangsungan hidup mereka masing masing, saya pikir kita punya kemampuan untuk menutupi (merahasikan) situasi semacam itu. Dan sebagian dari apa yang saya tulis dalam buku ini adalah batas kemampuan kita untuk menarik tuas dan membuat agar pembantaian seperti itu dihentikan ketika masih berlangsung.
Saya juga menjelaskan (dalam buku ini), ada sedikit absurditas (kekonyolan) dalam fakta, bahwa kami memperdebatkan opsi untuk memberikan dukungan militer kepada oposisi, sementara pada saat yang sama kami juga menunjuk al-Nusra dan sebagian besar dari kelompok itu sebagai organisasi teroris. Jadi ada semacam skizofrenia (kekacauan fikiran) yang melekat dalam banyak kebijakan luar negeri AS yang muncul di Suriah.
Ben Rhodes, Barack Obama’s national security adviser, joins Mehdi Hasan to discuss Obama’s legacy and whether it has seeped into the Trump administration.
Sebuah laporan yang dirilis oleh Lembaga Penelitian Perdamaian Internasional diStockholm (SIPRI) telah mengungkapkan bahwa dua negara bertetangga diAsia Selatan yaitu India dan Pakistan saat ini terus meningkatkan cadangan nuklir mereka, sementara Pakistan masih didepan India dalam hal jumlah hulu ledak nuklir.
“India, diperkirakan memiliki 120-130 hulu ledak nuklir per laporan tahun 2017, sekarang memiliki sekitar 130-140 hulu ledak. Demikian pula, Pakistan, yang memiliki 130-140 hulu ledak sekarang telah meningkat menjadi 140-150 hulu ledak. Kedua negara juga mengembangkan system rudal berbasis darat ,laut dan udara, “kata laporan itu.
Laporan SIPRI mengklaim bahwa saat ini ada sembilan negara yang memiliki hulu ledak nuklir, yang meliputi Rusia, AS, Inggris, Prancis, China, Israel, India, Pakistan, dan Korea Utara.
Pakistan has 10 more Nuclear Warheads than India and China has twice the number India has: Modernization of world nuclear forces continues: New SIPRI Yearbook https://t.co/pdOZkj67Ynpic.twitter.com/ZYltXf4bOm
Menurut perkiraan SIPRI, negara nuklir lain seperti Cina terus memodernisasi sistem pengiriman senjata nuklirnya dan perlahan-lahan meningkatkan ukuran persenjataan nuklirnya. Negara ini sekarang memiliki 280 hulu ledak nuklir, sepuluh kali lebih banyak dari tahun lalu.
Para menteri pertahanan dari semua negara anggota NATO bertemu di Brussels pada 7 Juni lalu dan memutuskan untuk mengambil semua langkah yang diperlukan selama dua tahun ke depan untuk dapat memobilisasikan total 90 kesatuan angkatan darat, angkatan laut dan angkatan udara dalam waktu singkat dan kapan saja.
Untuk tujuan ini, dua markas baru akan dibangun, dengan salah satunya berlokasi di Norfolk, Virginia. Menurut Departemen Pertahanan AS, pusat komando Norfolk akan mengatur pengerahan cepat unit tempur yang mampu bergerak sepanjang Atlantik, sehingga “seluruh spektrum misi transatlantik” bisa sukses dilaksanakan.
“Kembalinya kekuatan besar dan kebangkitan Rusia menuntut NATO untuk memusatkan perhatian di Atlantik guna memastikan pertahanan yang handal dan kredibel,” kata juru bicara Pentagon Johnny Michael pada awal Mei.
Komando NATO yang baru akan menjadi “garda depan keamanan transatlantik.” Pusat komando Joint Support Enabling Command (JSEC) yang kedua akan dibangun di Ulm, Jerman, menyusul proposal yang telah dibuat oleh Menteri Pertahanan Jerman Ursula von der Leyen.
“Ini akan menjadi komando NATO baru yang bertugas mengoordinasikan semua gerakan pasukan militer di dalam wilayah Aliansi jika terjadi krisis,” kata von der Leyen pada pertemuan menteri pertahanan NATO di Brussels.
Pembangunan pusat komando baru harus didasarkan pada Komando Operasi Multinasional yang beroperasi di Ulm. Pusat Komandu khusus ini sudah melaksanakan tugas NATO, PBB, dan UE dan, menurut fihak militer Jerman (Bundeswehr), telah memulai persiapan untuk digunakan sebagai pusat komando bersama JSEC.
JSEC harus mencapai tingkat kesiapan operasional penuh pada tahun 2021. Sebelaum tahun 2020 90 unit dari ketiga cabang militer (angkatan darat, laut,udara) harus ditingkatkan sehingga dalam keadaan darurat mereka dapat dikerahkan dalam 30 hari.
Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengumumkan bahwa 30 batalyon tentara (30.000 pasukan) akan disiapkan untuk tujuan ini. Selain itu, 30 skuadron pesawat, dan 30 kapal perang besar serta kapal selam harus dapat dimobilisasi dalam kurang dari 30 hari.
Di masa mendatang unit-unit ini akan memperkuat Pasukan reaksi cepat NATO Response Force (NRF) yang sudah ada. Hingga kini NRF telah berkekuatan 20.000 pasukan reaksi cepat dan satu pasukan lagi yang terdiri dari 20 batalyon cadangan.
Selain itu Stoltenberg juga mengumumkan peningkatan jumlah personil diposisi staf perencanaan dan manajemen multinasional NATO dari level yang ada sebelumnya yaitu 1.200 menjadi 8.000.
Militer Jerman tidak merahasiakan fakta bahwa pengerahan persenjataan besar-besaran ini ditujukan untuk mempersiapkan perang besar. “Ini pada dasarnya adalah persiapan untuk intervensi,” kata von der Leyen. Adalah suatu keharusan “untuk menjaga pasukan dalam kesiapan operasional tinggi, sehingga mereka dapat dikerahkan dengan cepat.”
Menurut sebuah laporan dari komando militer, “Jika terjadi serangan terhadap sekutu, Pusat Komando akan bertanggung jawab atas pasukan dan transportasi material di Eropa dan mengoordinasikan perlindungan mereka. Memastikan mereka sudah bergerak ke area operasional dengan baik, perencanaan dapat dipusatkan dan tugas perlindungan bisa diselaraskan.
“Area intervensi bisa meluas sesuai tanggung jawab SACEUR (Pemimpin Tertinggi NATO di Eropa), mulai dari Greenland sampai Afrika, Eropa dan perairan dipesisirnya.”
Persiapan perang secara khusus diarahkan untuk menghadapi kekuatan nuklir Rusia . Hanya beberapa hari sebelum pertemuan para menteri pertahanan NATO, Komisi Eropa mengumumkan bahwa mereka akan menginvestasikan 6,5 miliar euro untuk membangun jalan-jalan baru di Eropa pada tahun 2027 untuk memungkinkan pengangkut pasukan dan kendaraan militer untuk mencapai negara-negara Baltik dalam waktu singkat. Saat ini jembatan dan jaringan rel yang ada tidak dirancang untuk kendaraan berat.
Persiapan perang di Eropa Timur sudah berjalan lancar dimana Jerman memainkan peran kunci. Dimana saat Ini sudah menjadi pusat peningkatan kehadiran NATO di Lithuania, dengan 4.000 tentara di perbatasan timur NATO. Selain itu, Bundeswehr (tentara jerman) akan mengambil alih kepemimpinan “NATO Spearhead” VJTF (Satuan Tugas bersama Siaga Sangat Tinggi) pada 2019 dan 2023.
Sejak Mei telah ada pengiriman besar pasukan NATO melalui Jerman ke Eropa Timur, yang akan berlanjut hingga akhir Juni. Sebagai bagian dari operasi “Atlantic Resolve III,” 3.500 tentara AS dan sekitar 1.400 kendaraan, ditambah unit perbekalan akan dikirim ke Polandia dan negara-negara Baltik. Selain itu, latihan besar-besaran sudah dimulai dengan melibatkan partisipasi pasukan Jerman.
Latihan NATO “Saber Strike” saat ini sedang berlangsung di Lithuania, dengan Bundeswehr (pasukan Jerman) memimpin penguatan kekuatan disisi timur. Menurut Angkatan Darat AS, sekitar 18.000 tentara dari 19 negara mengambil bagian dalam latihan ini. Antara lain, operasi yang dilaksanakan meliputi simulasi penyerangan terhadap kantung Kaliningrad Rusia melalui celah Suwalki antara Lituania dan Polandia. Bundeswehr berpartisipasi dalam latihan NATO tahun ini dengan sekitar 12.000 pasukan, ini adalah tiga kali lipat dari keterlibatan pasukan Jerman disbanding latihan tahun lalu.
Dalam kondisi konflik yang berkembang diantara kekuatan NATO sendiri, Kementerian Pertahanan Jerman melihat bahwa serangan NATO terhadap Rusia adalah sarana untuk meningkatkan kekuatan militernya sendiri. Kepemimpinan VJTF harus “selalu berkembang dan memodernisasi unit2 khususnya , agar bisa menjadi yang terbaik,” kata von der Leyen. Ini akan menjadi agenda penting untuk KTT NATO mendatang pada bulan Juli.
“Dan bacakanlah kepada mereka (orang berilmu) yang telah Kami berikan kepada mereka ayat-ayat Kami, kemudian dia melepaskan diri dari ayat-ayat itu, lalu dia diikuti oleh syaitan, maka jadilah dia termasuk orang-orang yang sesat.” (QS . Al A’raf 7:175)
“Dan jika Kami menghendaki, sesungguhnya Kami tinggikan (derajat)nya dengan ayat-ayat itu, tetapi dia cenderung kepada dunia dan menurutkan hawa nafsunya yang rendah, maka perumpamaannya seperti anjing jika kamu menghalaunya diulurkannya lidahnya dan jika kamu membiarkannya dia mengulurkan lidahnya (juga). Demikian itulah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka Ceritakanlah kisah-kisah itu agar mereka berfikir.” (QS . Al A’raf 7:176)
Rasulullah bersabda “Akan datang suatu masa, dalam waktu dekat, ketika bangsa-bangsa (musuh) bersatu-padu mengalahkan kalian. Mereka seperti gerombolan orang rakus yang berkerumun untuk berebut hidangan makanan yang ada di sekitar mereka”. Salah seorang shahabat bertanya: “Apakah karena kami (kaum Muslimin) ketika itu sedikit?” Rasulullah menjawab: “Tidak! Bahkan kalian waktu itu sangat banyak jumlahnya. Tetapi kalian bagaikan buih di atas lautan . (Ketika itu) Allah telah mencabut rasa takut kepadamu dari hati musuh-musuh kalian, dan Allah telah menancapkan di dalam hati kalian ‘wahn’”. Seorang shahabat Rasulullah bertanya: “Ya Rasulullah, apa yang dimaksud dengan ‘wahn’ itu?” Dijawab oleh Rasulullah saw.: “Cinta kepada dunia dan takut kepada mati”. (HR. Imam Bukhari, Imam Ahmad,Abu Daud)
Diantara tanda-tanda terjadinya hari kiamat yaitu: diangkatnya ilmu, kebodohan merajalela, banyaknya orang yang meminum minuman keras, dan zina dilakukan dengan terang-terangan. (HR Muslim 2671-8)
“Hati akan terus diuji dengan serangkaian fitnah, dan akan ada noda hitam pada setiap bagian dari hati yang terkena fitnah. Noda itu akan menyebar sampai seluruh hati menjadi hitam dan tertutup terkunci. Dengan demikian, hati itu sudah tidak bisa lagi menyuruh pada kebaikan dan tidak bisa pula melarang kemungkaran kecuali sesuai dengan apa yang diserap oleh hawa nafsunya,” [HR Muslim: 144].
“Sesungguhnya dihadapan hari kiamat akan terjadi: memberi salam hanya kepada orang-orang yang khusus (yakni yang dikenal saja), tersebarnya perdagangan, sehingga seorang istri membantu suaminya dalam berdagang, terputusnya hubungan kekeluargaan (silaturrahim), saksi palsu, disembunyikannya saksi yang haq, dan tersebarnya pena .”(HR. Ahmad)
Kita akan mengkaji fenomena aneh dan luar biasa besar yang terjadi diakhirzaman ini , terutama yang menyangkut hubungan antara “porak “porandanya Negara negara Islam” yang menjadi santapan negara2 musuh Islam dan “merebaknya Riba” dengan “diangkatnya Ilmu”.
Fenomena pertama gampang difahami karena kita semua menyaksikan puluhan negeri muslim porak poranda beberapa dekade ini. Fenomena ketiga (diangaktnya ilmu agak sulit difahami karena ada hubungannya dengan fenomena bungkamnya para ulama dunia atas apa yang sedang terjadi.
Kami yakin anda juga telah melihat sendiri banyak tanda tanda akhir zaman lainnya yang sudah muncul dengan kasat mata dan mudah difahami beberapa puluh tahun terakhir , mulai tanda tanda kecil sampai tanda tanda besar. Contohnya adalah merebaknya perniagaan (online dan offline), semakin dekatnya pasar (minimarket, warung), orang berlomba2 membaguskan Masjid, dunia berlomba meninggikan bangunan. Merebaknya riba dan perzinaan, tersebarnya pena dsb dsb.
Artikel pendek ini mudah mudahan bisa membantu membuka mata kita lebar lebar atas beberapa tanda besar akhir zaman yang sebenarnya sangat “besar, aneh dan luar biasa” yang banyak terlewat oleh fikiran kebanyakan umat muslim, Yaitu fenomena “diangkatnya ilmu”.
Fenomena diangkatnya ilmu begitu menjadi sangat penting untuk difahami dalam korelasinya yang sangat erat dengan situasi umat Islam diseluruh dunia yang terombang ambing bagaikan buih dilautan mirip yang diisyaratkan Hadist diatas.
Topik ini sedikit juga agak sulit untuk difahami , karena hadist hanya mengisyaratkan bahwa fenomena ini akan ditandai dengan diwafatkannya para Alim ulama. Tapi dengan memadukan dengan pengamatan atas peristiwa2 besar dunia yang terjadi puluhan tahun terakhir dengan panduan agama in sya Allah semuanya nampak menjadi begitu nyata.
Kemanakah Para Ulama Islam Dunia ?
Pertama-tama, Kita akan melihat paling tidak ada tiga contoh tanda besar akhir zaman yang menggelisahkan hati bagi mereka yang mata hatinya tidak buta, yaitu merebaknya Riba , fitnah dan Terombang ambingnya umat Islam diseluruh dunia. Kita harapkan setelah menuntaskan membaca artikel ini kita akan tahu bahwa sebenarnya fenomena yang diisyarat Hadist bahwa Ilmu telah diangkat sudah lama terjadi.
Merebaknya Riba beresiko kita hanyut dalam dosa super besar karena jika kita salah jalan dengan mencari rizki dengan jalan Riba atau ikut dalam transaksi riba maka resikonya tidak main main, bahkan setara dengan dosa kafir ataupun syirik yaitu akan kekal didalam neraka (Al Baqarah 275). Bahkan Allah sendiri secara tegas menyatakan perang terhadap pelaku riba (Al Baqarah 279).
Tapi kita melihat bukan hanya sistem perbankan riba yang masih kokoh menjadi raja diNegara negara mayoritas Islam tapi bahkan Riba terbesar didunia yang diselenggarakan IMF dan WB bebas beroperasi dinegara Negara mayoritas Islam, minimal dalam 70 tahun terakhir.
Lalu kemanakah para Ulama Islam seluruh dunia ? Kenapa mereka diam saja?
Merebaknya fitnah berhubungan erat dengan terombang ambingnya Umat Islam , merebaknya fitnah beresiko besar kita bisa salah jalan dan tersesat diakhirzaman dengan memihak kepada musuh Islam. Puluhan ribu orang yang mengaku muslim malah memerangi saudara2nya sendiri yang beragama Islam diYaman, Iraq dan Suriah dan bukan memerangi musuh Islam. Bahkan ketika Arab Saudi yang dianggap pusat Islam saat ini melakukan kezaliman luar biasa dinegeri muslim termiskin didunia yaitu Yaman , tapi anehnya tidak satupun Ulama dunia yang bergeming melihat fenomena membingungkan ini.
Lalu kemanakah para Ulama Islam seluruh dunia ? Kenapa mereka diam saja?
Tentang Ilmu Di Era Akhir Zaman
Paling tidak ada dua Isyarat / panduan agama yang berhubungan dengan “ilmu” dalam konteks akhir zaman.
Tersebarnya pena .
Diangkatnya Ilmu.
1.Tersebarnya pena
Isyarat hadist “Tersebarnya pena” (lihat hadist keempat) adalah yang lebih mudah difahami. Kata “pena” adalah bahasa simbolik dari “ilmu”, Fenomena luar biasa tersebarnya Ilmu ini telah sama sama kita saksikan pada akhir abad 20 atau tepatnya sekitar dekade 90an ketika teknologi internet merambah dunia. Setelah tersebarnya pena itu , maka Ilmu pengetahuan dan informasi bisa kita akses dengan mudah dari pelosok dunia manapun bahkan dari dalam gua terpencil sekalipun.
2.Diangkatnya Ilmu
Sampai disini harusnya kita sudah merasakan bahwa kedua Fenomena itu terasa sangat kontradiktif atau saling bertentangan, tapi nantinya kita akan tahu bahwa kedua fenomena ini bisa terjadi bahkan secara bersamaan diera akhirzaman ini.
Untuk lebih memudahkan memahami fenomena “diangkatnya ilmu”, diatas telah terlebih kita berikan ulasan yang memepertanyakan peran Ulama dunia diera akhirzaman ini:.
Timbul beberapa pertanyaan :
Apa hubungannya tanda tanda tanda akhir zaman “merebaknya riba” ataupun “terombang ambingnya umat Islam” dengan diamnya para Ulama?
Apa hubungannya diamnya para Ulama dengan diangkatnya Ilmu ?
Bukankah setelah meninggalnya Ulama ulama besar seperti ulama Mazhab maupun ulama hadist dunia Islam juga semakin maju dengan berbagai universitas , Daarul ulum, pesantren modern dan para Ulama Tafsir dan Da’i baru juga banyak bermunculan ?
Yap, ilmu terutama ilmu agama punya fungsi utama menjadi panduan hidup agar kita bisa membedakan mana yang hak dan mana yang bathil, mana yang ma’ruf mana yang munkar, mana yang adil dan mana yang zalim.
Ehm kelihatannya biasa saja dan rasanya sering tuh di suarakan para penceramah? Yaa , memang tapi kami kira hanya dalam visi sempit kehidupan sehari hari dan tidak dalam visi global akhir zaman.
Para Ulama seluruh dunia tidak ada yang menyuarakan bahwa ini adalah hak dan itu adalah dengan yang bathil, ini adalah Ma’ruf dan itu adalah munkar, atau ini adalah adil dan itu zalim ketika :
Negara2 musuh Islam menjadikan negara2 muslim menjadi santapannya .
Ketika ada Negara muslim menzalimi Negara muslim lain.
Riba terbesar didunia oleh IMF dan WB bebas beroperasi dinegara Negara muslim.
Apakah ini artinya para ulama diakhir zaman ini menjadi bodoh ? Atau buku2 tidak dibaca lagi atau Ilmu itu diangkat kelangit? Tentu saja tidak ,
Jadi , kemanakah ilmu yang mengajarkan perbedaan antara yang Haq dan yang Bathil , Yang ma’ruf dengan yang munkar serta perbedaan antara keadilan dan kezaliman itu sekarang berada ??? .
Itulah pertanyaan yang harusnya ada dalam diri kita jika hati kita memang belum beku.
Kesimpulan
Anda boleh tidak setuju dengan kita, tapi kami yakin ini adalah soal interest kehidupan , urusan kehidupan atau bahasa gampangnya “cari aman dunia” atau bahasa hadistnya “Cinta kepada dunia dan takut dengan kematian” adalah penyebab utama “ilmu menjadi kehilangan tenaga untuk mencerahkan umat” apalagi menentang “kemunkaran besar akhir zaman”.
Apakah kesimpulan kita itu hanya pendapat kita ? oh sama sekali tidak , silahkan baca kembali petunjuk hadist pertama dan ketiga yang kita kutip diatas.
Tulisan ini adalah ulasan perang Yaman terkini oleh Stephen Lendman seorang Jurnalis Independen AS yang mengungkap keterlibatan AS , Inggris dan Perancis dalam membantu koalisi zalim ARAB SAUDI dan UEA dalam serangan kekota pelabuhan Hodeidah diYaman , yang merupakan serangan darat terbesar sejak pemboman Koalisi Saudi ke diYaman.
PerangYaman adalah perangnya Washington, perang ini dimulai di bawah era presiden George Bush dan Menhan Cheney, pada awalnya serangan Saudi yang dukung AS menggunakan drone dan secara cepat meningkat dilakukan dengan pemboman udara.
Tak terhitung ribuan warga sipil telah tewas, seorang anak Yaman meninggal setiap 10 menit hanya oleh sebab kelaparan saja, itu menurut laporan UNICEF tahun lalu. Mungkin kini telah menjadi satu orang setiap menitnya , itu hal yang tidak dilaporkan dimainstream media.
Saat ini keselamatan dan kesejahteraan sekitar 300.000 anak-anak Yaman beresiko oleh agresi Saudi dan UAE yang didukung oleh AS , Inggris dan Perancis di kota pelabuhan Hodeidah.
Pertempuran diHudaidah adalah serangan darat terbesar sejak terror pengeboman yang dilakukan oleh pemerintahan Obama yang dimulai pada Maret 2015.
Hodeidah adalah kota pelabuhan yang merupakan pintu masuk untuk sekitar 70% dari bantuan kemanusiaan ke Yaman. Ancaman Kelaparan akan makin dipercepat jika kota jatuh itu ke pasukan Saudi / UEA.
“Trump dan sekutu dekatnya PM Inggris Theresa May telah meningkatkan keterlibatan militernya di Yaman tanpa mendorong penyelesaian politik ke perang yang dipimpin Saudi itu.”
“Dukungan total mereka (AS dan Inggris) untuk Arab Saudi dan sekutu-sekutunya membuat krisis kemanusiaan terburuk di dunia bahkan lebih parah.” Rezim Trump dan Tory malah meningkatkan penjualan senjata dan amunisi ke Saudi dan UEA, hal ini makin mengobarkan perang tanpa henti terhadap warga Yaman, warga sipil adalah yang paling menderita seperti dikancah perang manapun.
Pasukan khusus AS juga terlibat dalam perang di Yaman, bersama dengan rekan-rekan mereka pasukan Inggris dan Perancis.
Sekitar delapan juta warga Yaman berisiko kelaparan, lebih dari satu juta lainnya menderita kolera dan penyakit lainnya. Rencana “multi-aspek” Saudi dan UAE untuk melindungi warga sipil Hodeidah malah berisiko puluhan ribu orang akan mati, banyak lainnya terluka dan mengungsi.
Juru bicara Pentagon Mayor Adrian Rankine Galloway mengatakan Washington memasok koalisi yang dipimpin Saudi dengan informasi area yang ditarget , pengisian bahan bakar pesawat tempur mereka, dan dukungan logistik .Adalah pernyataan palsu jika dinyatakan: “Kami tidak memberikan dukungan apa pun kepada operasi militer koalisi Saudi.”
AS, Inggris dan Prancis terlibat langsung dalam agresi telanjang yang terus berlangsung itu , termasuk pembantaian warga sipil.
Pada hari Rabu, serangan terhadap Hodeidah dimulai, pejuang Houthi menolak untuk mundur dari kota pelabuhan. Pada hari Sabtunya pasukan Saudi dan UEA memasuki bandara kota Hodeida, walaupun tidak diakui oleh fihak Houthi, menurut beberapa laporan.
Pejabat hak asasi manusia dan bantuan kemanusiaan melaporkan pertempuran sengit terjadi di dalam dan di sekitar kota, warga sipil yang terperangkap tidak dapat megungsi ketempat yang lebih amani.
Pertempuran sejauh ini belum mencapai pusat Hodeidah atau pelabuhannya. Dan asukan khusus AS, Inggris, dan Prancis juga terlibat di lapangan, yang secara langsung membantu pasukan Saudi-UEA dalam pertempuran di Hodeidah. Menurut surat kabar Prancis Le Figaro
PUTIN – TRUMP AKAN BAHAS PENARIKAN PASUKAN AS DARI AL-TANF DISURIAH
Moskow dan Washington sedang mempersiapkan sebuah kesepakatan untuk menyerahkan zona de-eskalasi Suriah selatan dan pangkalan AS di Al Tanf kedalam kendali Rusia dan masalah itu mungkin akan diputuskan dalam KTT antara presiden Rusia dan presiden AS pada pertengahan Juli, Perwakilan platform oposisi Astana Mahmoud Afandi menjelaskan kepada Sputnik.
Pada hari Kamis Kremlin dan Gedung Putih mengumumkan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin dan Donald Trump akan mengadakan pertemuan puncak di ibukota Finlandia pada 16 Juli. Jurubicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan bahwa tidak ada keraguan bahwa Suriah akan dibahas dalam secara komprehensif.
“Kedua presiden akan membuat keputusan yang seharusnya telah diambil sebelumnya pada bulan Juni, pada pertemuan tingkat wakil menlui AS-Rusia-Yordania di Amman Yordania , yang akhirnya tidak jadi dilangsugkan. Keputusan Itu berisi penarikan tentara AS dari Suriah selatan dan penyerahan zona eskalasi selatan ke tangan Polisi militer Rusia, “kata Afandi.
Tadinya pertemuan trilateral tinngkat Wakil menlu Rusia-AS-Yordania di Amman diharapkan akan berlangsung pada minggu kedua bulan Juni.
Menurut sumber Sputnik, setelah polisi militer Rusia mengambil kendali penuh atas wilayah tersebut, oposisi lokal akan menyerahkan semua senjata beratnya ke Rusia dan hanya boleh menyimpan senjata2 kecil. Kesepakatan itu juga berarti bahwa pasukan Iran tidak akan lagi berada di daerah tersebut. Juga, pangkalan militer AS di Al Tanf kemungkinan besar akan diserahkan ke fihak Rusia,” lanjut Afandi.
Apa imbalan yang akan diterima AS? Pertama, dari awal Trump memang tidak berencana agar tentara AS tetap tinggal di Suriah. Kedua, Iran dan Hezbollah tidak akan lagi berada Suriah. Sederhananya , karena kehadiran mereka tidak akan lagi dibutuhkan. Tdainya mereka memang berada di daerah Daraa, tetapi jika keputusan ini diambil, maka Rusia lah yang akan mengatur, “katanya.
“Begitu para militan di selatan dibiarkan tanpa dukungan AS, maka masalah komisi konstitusi akan mulai diselesaikan. Kelompok-kelompok oposisi yang moderat dan konstruktif yang bersedia untuk terlibat dalam dialog akan dilibatkan, dan mereka yang non-konstruktif (tidak mau kerjasama) akan kehilangan eksistensinya mereka di lapangan, “kata Afandi.
Kelompok kelompok militan di zona eskalasi Suriah selatan kini telah mulai berpihak pada Damaskus.
TENTARA SURIAH TELAH KUASAI SEBAGIAN BESAR PROVINSI DARAA
Hanya beberapa hari setelah Tentara Suriah SAA menyatakan bahwa area timur laut Daraa telah bebas dari militan, kini Tentara Suriah menguasai sebagian besar dari bagian timur provinsi Daraa.
Menurut sumber militer dari kubu pemerintah Izraa, Tentara Arab Suriah mampu memperluas kekuasaannya atas lebih banyak wilayah di Daraa timur setelah dilakukan pertemuan rekonsiliasi dengan beberapa tokoh masyarakat setempat.
Di antara daerah-daerah yang setuju untuk secara damai bergabung dengan pemerintah adalah kota Al-Karak, yang terletak di selatan Al-Hirak yang baru saja direbut. Militer Suriah dilaporkan telah memasuki Al-Karak, tetapi tidak dengan cara yang kekrasan.
Dengan dikuasainya kembali Al-Karak di bawah kesepakatan rekonsiliasi, maka Tentara Arab Suriah akan dapat memasuki pedesaan tenggara Daraa untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun ini.
Tentara Suriah sekarang akan mengalihkan perhatian mereka ke kota bersejarah Busra Al-Sham, yang terletak di barat perbatasan provinsi Al-Sweida.
Busra Al-Sham direbut oleh pemberontak Suriah (FSA) dan Jabhat Al-Nusra (sekarang Hay’at Tahrir Al-Sham) pada akhir Maret 2015. Sebagian besar penduduk Busra Al-Sham mengungsi akibat serangan ini., mereka menetap di daerah2 tetangga dari provinsi Al-Sweida.
MASIH DICEGAH IBADAH HAJI,SURIAH TUDUH ARAB SAUDI MEMPOLITISASI IBADAH HAJI
Kementerian Wakaf Suriah mengumumkan dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis minggu lalu bahwa Arab Saudi masih saja memaksakan apa yang diebutkan sebagai “kondisi yang tidak mungkin” bagi warga Suriah untuk mengunjungi negara itu untuk melakukan ibadah haji , kantor berita Sputnik Rusia melaporkan.
“Pihak berwenang Saudi selama tujuh tahun terakhir berturut-turut tidak pernah mengizinkan warga Suriah untuk melakukan ritual ibadah haji bagi warga Suriah. Syarat syarat dianggap tidak dapat dipenuhi karena politisasi haji yang dilakukan oleh otoritas Saudi meskipun beberapa kontak telah dilakukan antara Kementerian Luar Negeri Suriah dan Kementerian Haji dan Urusan Agama Saudi , kata kementerian Wakaf Suriah.
Arab Saudi tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Suriah sejak 2012. Oleh karena itu para calon jemaah haji terpaksa harus mendapatkan visa di negara ketiga melalui Komite Haji Tinggi Suriah yang saat ini masih dikendalikan oleh kelompok oposisi yang didukung oleh Arab Saudi yang dikenal sebagai Koalisi Nasional Suriah.
Lebih lanjut ditambahkan bahwa para agen perjalanan yang berlokasi di Lebanon tidak berkontribusi pada penyelesaian atas situasi ini tetapi lebih mementingkan keuntungan mereka sendiri.
Kementerian wakaf Suriah tahun lalu juga menuduh Riyadh telah “mempolitisasi” ibadah haji dan melakukan “eksploitasi politik dan keuangan” dari penyelenggaraan haji.
Kerajaan Saudi juga pernah melarang warga Iran untuk menjalani ibadah haji pada musim haji 2016 , setelah Riyadh memutuskan hubungan diplomatiknya dengan Iran. Hal ini terjadi setelah adanya demo kemarahan di depan kedubes Arab Saudi di Iran atas adanya eksekusi mati seorang ulama senior Syiah oleh Kerajaan Saudi.
DUA RUDAL ISRAEL SERANG LOKASI DEKAT BANDARA DAMASKUS
PASUKAN SURIAH PUKUL MUNDUR SERANGAN KELOMPOK TERORIS AL NUSRA DISELATAN SURIAH
Kelompok teroris Jabhat Al Nusra telah melakukan serangan yang menargetkan pemukiman yang telah bergabung dalam kendali pasukan pemerintah di zona de-eskalasi selatan, militer Rusia melaporkan.
Menurut Pusat Rusia hampir 70 militan al-Nusra (juga dikenal sebagai Tahrir al-Sham) tewas, karena pasukan pemerintah bersama-sama dengan Tentara Pembebasan Suriah FSA (yang bergabung kepasukan Suriah) telah berhasil memukul balik serangan kelompok teroris di zona eskalai wilayah selatan Suriah itu.
Militer Rusia mencatat bahwa tidak ada kerugian difihak tentara tentara Suriah, tetapi tidak memberikan rincian mengenai korban di antara unit-unit FSA.
“Selama 24 jam terakhir, militan Jabhat al-Nusra telah menyerang permukiman di zona selatan de-eskalasi, yang telah bergabung dengan pemerintah yang sah,” kata pernyataan pusat tersebut.
Selain itu, pasukan pemerintah Suriah juga telah menghancurkan 3 kendaraan lapis baja dan 14 pickup membawa senapan mesin berat milik para militant. Jumlah total pemukiman di zona de-eskalasi selatan yang menyatakan bergabung kembali dengan pasukan pemerintah Suriah meningkat menjadi 12 pada hari Minggu, Kementerian Pertahanan Rusia menunjukkan.
KEMAJUAN SERANGAN TENTARA SURIAH DIPROVINSI AL-SWUAIDA
Tentara Suriah membersihkan tempat persembunyian ISIS dipedesaan tenggara Damaskus , Tentara Suriah terus maju dan berhasil merebut kembali banyak petak tanah.
Tim media perang baru-baru ini memposting video dari dua medan pertempuran dan kemuncul pasukan Suriah yang memerangi teroris ISIS di pedesaan timur jauh provinsi Al-Swuaida.
Dengan operasi ini pasukan Suriah mencegah kemungkinan ISIS melakukan serangan mendadak yang mengejutkan di wilayah yang dikuasai pemerintah di provinsi selatan Suriah itu, dan juga mengamankan sisi tenggara bandara internasional.
MENTERI TRANSPORTASI ISRAEL : AKAN DIBANGUN JALUR KERETA ANTARA ISRAEL DAN ARAB SAUDI
Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Menteri Perhubungan Israel Katz pekan ini akan mulai mempromosikan prakarsa apa yang disebut sebagai “Jalur Perdamaian Regional” , yang dimaksudkan untuk menciptakan jalur perdagangan yang menghubungkan Eropa dengan Teluk Persia dan Israel, berita Hadashot melaporkan Sabtu malam.
“Lintasan untuk Perdamaian Regional” didasarkan pada rencana perluasan rel kereta api di Israel utara, yang akan menghubungkan pelabuhan Haifa ke jaringan kereta api Yordania, yang pada gilirannya akan dihubungkan dengan Arab Saudi dan negara-negara Arab lainnya.
Jaringan ini divisikan sebagai upaya untuk menciptakan sistem transportasi regional guna meningkatkan hubungan perdagangan dan mempromosikan hidup berdampingan secara damai.
Mahdi Majeed , jurnalis Kurdi yang ada diIsrael mengungkapkan melaui Twitternya , dan memposting video singkat yang menunjukkan Menteri Intelijen dan Transportasi Israel Yisrael Katz yang memaparkan peta jalur rel kereta api yang direncanakan itu .
Menteri Intelijen dan Komunikasi Israel, ketika dia menjelaskan proyek rel kereta api yang menghubungkan Arab Saudi dengan pelabuhan Israel Haifa ini adalah proyek rahasia yang akan diungkap setelah selesainya “Kesepakatan Century” pada 2019, ”tulis Majeed.
Menteri Yisrael Katz berharap bahwa jalur kereta api, yang akan melewati Yordania ini akan berkontribusi pada ekonomi Yordania, dan selain Yordania juga akan menghubungkan semua negara-negara Teluk Arab dengan Mediterania.
ASSAD BERJANJI AKAN MEREBUT KEMBALI AREA UTARA SURIAH YANG DIKUASAI TERORIS, TURKI DAN AS
Tentara Suriah akan merebut kembali kendali atas wilayah utara negara itu dengan kekuatan jika pemberontak (sebagian juga dikuasai Turki dan AS) menolak untuk menyerah, kata Presiden Bashar al-Assad dalam wawancara dengan saluran televisi Rusia NTV pada hari Minggu 24/5.
Dalam wawancara itu Assad mengatakan bahwa ia tidak akan menerima bantuan dana Barat untuk membangun kembali negaranya, berbicara setelah
Damaskus mengatakan menolak kehadiran pasukan Turki dan AS di sekitar kota Manbij di Irak utara, sehari setelah tentara kedua negara mulai berpatroli. daerah.
“Kami telah memilih dua jalur: yang pertama dan paling penting adalah rekonsiliasi … Jalur kedua adalah menyerang para teroris jika mereka tidak menyerah dan menolak untuk berdamai,” kata Assad dalam wawancara itu.
“Kami akan bertarung dengan mereka (pemberontak) dan mengembalikan kendali area itu dengan kekuatan. Ini tentu bukan pilihan terbaik bagi kami, tapi itu satu-satunya cara untuk mengendalikan negara,” kata Assad, menanggapi pertanyaan tentang bagian utara Suriah di mana kelompok pemberontak yang didukung oleh Turki masih memegang beberapa wilayah utara Suriah.
Assad mengatakan dalam wawancara itu bahwa Suriah tidak akan menerima bantuan uang dari negara2 Barat untuk membantu membangun kembali negara itu, yang hancur setelah tujuh tahun perang.
RUSIA MULAI PENGEBOMAN DI DARAA SURIAH MESKI TELAH DIANCAM OLEH AS
https://www.youtube.com/watch?v=Dpd2fkkvxek
Militer Rusia secara resmi telah memasuki area perang barat daya Suriah malam ini, kata seorang sumber kepada Al-Masdar dari Provinsi Dara’a.
Pasukan Udara Rusia melepaskan serangan besar-besaran atas Dara’a di timur laut, malam ini, dengan menargetkan beberapa wilayah yang dikuasai oleh pemberontak.
Menurut sumber militer kubu pemerintah di Izra’a, Pasukan Udara Rusia melancarkan lebih dari 20 serangan udara di timur laut Dara’a malam ini. Sumber itu mengatakan kepada Al-Masdar bahwa Angkatan Udara Rusia secara khusus melancarkan serangan udara atas kota-kota Masikah, Aeeb, dan Busra Al-Harir.
Ditambahkan bahwa mayoritas serangan udara itu dilancarkan kekubu kelompok Busra Al-Harir, yang terletak tepat di sebelah timur Izra’a.
Sebuah koran yang dikelola pemerintah Suriah mengatakan Senin bahwa pemerintah akan terus memerangi “teroris” meski ada peringatan dari AS jika Suriah melakukan serangan ke pemberontak di provinsi Daraa selatan, sementara Rusia mengatakan pasukan Suriah harus dikerahkan di barat daya negara itu yang dekat perbatasan Israel.
Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan bahwa pasukan Suriah harus diposisikan di perbatasan dengan Dataran Tinggi Golan, yang telah diduduki oleh Israel sejak perang Timur Tengah 1967. Daerah antara Daraa dan Dataran Tinggi Golan telah muncul sebagai titik panas dalam kebuntuan yang lebih luas antara Israel dan Iran, dan Amerika Serikat telah memperingatkan akan mengambil tindakan untuk melindungi gencatan senjata di sana.
Harian Al-Baath mengatakan dalam editorial yang diterbitkan Senin bahwa ancaman AS menggarisbawahi “peran Amerika yang kotor dalam perang teroris” melawan Suriah. Itu menekankan bahwa tentara Suriah bertekad untuk merebut kembali semua bagian Suriah.
AS KEMBALI PASOK SENJATA KE TERORIS DI DARAA SURIAH MELALUI PERBATASAN DENGAN YORDANIA
Ketika Angkatan Darat Suriah tampaknya bersiap untuk melakukan serangan besar-besaran di provinsi Daraa, kelompok militan yang telah berurat dan berakar di wilayah itu dilaporkan menerima pengiriman senjata secara besar-besaran AS.”
Kelompok-kelompok militan yang beroperasi di Suriah selatan menerima sejumlah besar senjata dan amunisi buatan AS, termasuk rudal anti-tank TOW, seperti dilaporkan kantor berita FARS.
Menurut FARS, persenjataan itu dikirim melalui perbatasan dengan Yordania sebagai bagian dari “rencana AS untuk menyediakan lebih banyak cadangan senjata untuk teroris” di Suriah.
Kantor berita itu juga mengatakan bahwa kelompok-kelompok militan di provinsi Daraa mulai membentuk “ruang operasi” dalam persiapan untuk mengantisipasi serangan tentara Suriah.
Awal bulan ini, Angkatan Darat Suriah mengintensifkan kegiatannya di wilayah barat daya negara itu yang juga mencapai perbatasan Yordania dan Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel.
KELOMPOK MILITAN FSA MULAI ADA YANG BERGABUNG DENGAN MILITER SURIAH
“Pada tanggal 22 Juni kemarin , setelah pembicaraan antara perwakilan pusat rekonsiliasi Rusia dan pihak berwenang Suriah dengan militan pembebasan Suriah (FSA) di zona Selatan de-eskalasi, pemimpin Tajammu al-Wiyat al-Omari (Brigade Omari) mengumumkan bahwa kelompoknya menyatakan begabung denga pemerintah Suriah, ” demikian kata pusat rekonsiliasi Rusia untuk Suriah.
Menurut pernyataan itu, pemimpin Brigade Omari juga menekankan bahwa kelompoknya akan berperang melawan militan dari Front El Nusra dan ISIS (Daesh) bersama dengan tentara Suriah di bagian selatan negara itu.
“Pada Jumat malam, Kelompuk pertama tentara Suriah telah memasuki permukiman Dama dan Ashiyah di zona Selatan de-eskalasi,” kata dokumen itu.
Militer Suriah meningkatkan operasi mereka di barat daya Negara itu, yang mungkin berisiko karena baik Israel dan Yordania tampaknya menjadi nervous semenjak pasukan Suriah mendapatkan kembali kendali perbatasan mereka. Israel menyatakan adanya kehadiran pasukan Iran dekat Dataran Tinggi Golan bersama dengan pasukan Presiden Suriah Bashar al-Assad, yang dianggap menimbulkan bahaya bagi negara Israel, sementara Yordania, pada gilirannya, lebih prihatin dengan masalah gelombang pengungsi yang melarikan diri ke arah selatan dari area konflik.
PASUKAN SURIAH MULAI PENGEBOMAN KEPOSISI PEMBERONTAK DIPERBATASAN DENGAN YORDANIA
Pada hari Jum’at Helikopter pemerintah Suriah menjatuhkan bom di Daerah oposisi diBarat daya Suriah pertama kalinya dalam setahun ini, seorang pemantau perang dan para petinggi pemberontak menyebut serangan ini dianggap bertentangan dengan tuntutan AS bahwa Presiden Bashar Assad harusnya menghentikan serangan itu.
Assad telah bersumpah untuk merebut kembali daerah yang berbatasan dengan Yordania dan Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel, dan tentara Suriah mulai meningkatkan serangan di sana pekan ini. Fihak (AS) menganggap serangan ini mengancam zona “de-eskalasi” yang disepakati oleh Amerika Serikat dan Rusia tahun lalu.
Pada hari kamis AS menegaskan kembali tuntutannya bahwa zona deeskalasi itu harus dihormati, dan memperingatkan Assad dan sekutu-sekutunya Rusia tentang “akibat serius” ats pelanggaran ini . AS menuduh Damaskus telah melakukan serangan udara, artileri dan roket.
Serangan besar ini berisiko menimbulkan eskalasi yang lebih luas yang dapat membawa Amerika Serikat lebih dalam ke dalam perang. Kawasan barat daya menjadi perhatian strategis bagi Israel yang bersekutu dengan AS, yang tahun ini meningkatkan serangan terhadap milisi dukungan Iran yang bersekutu dengan Assad.
Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris, mengatakan helikopter pemerintah Suriah telah menjatuhkan lebih dari 12 bom di daerah itu, yang menyebabkan kerusakan tetapi tidak ada korban jiwa.
Abu Bakr al-Hassan, juru bicara kelompok pemberontak Jaish al-Thawra, yang bertempur di bawah bendera Tentara Pembebasan Suriah (FSA), mengatakan amunisi telah dijatuhkan di tiga kota dan desa, sementara pesawat tempur telah menyerang area2 yang lain.
Pada hari jum’at Televisi pemerintah Suriah mengatakan bahwa satuan satuan tempur a telah menargetkan “sarang dan gerakan teroris” di daerah itu. Pasukan pemerintah telah menggunakan artileri dan roket dalam serangan itu, mereka belum menggunakan kekuatan udara yang sangat penting untuk pemulihan wilayah-wilayah lain yang dikuasai pemberontak.
Pesawat tempur Rusia juga belum ambil bagian dalam serangan, kata fihak pemberontak. Namun, duta besar Rusia untuk Lebanon mengatakan bahwa Rusia akan membantu Damaskus untuk memulihkan wilayah selatan. “Kami mengatakan bahwa tentara Suriah sekarang, dengan dukungan dari pasukan Rusia, sedang memulihkan kedaulatannya di selatan dan memulihkan otoritas negara Suriah,” kata Alexander Zasypkin kepada koran pro-Hezbollah al-Akhbar. Dan “Israel tidak memiliki alasan pembenaran untuk melakukan tindakan apapun yang menghalangi perang melawan terorisme ini,” tambahnya.
YORDANIA KERAHKAN PASUKAN DAN KENDARAAN TEMPUR KEPERBATASAN SURIAH
Tentara Yordania dilaporkan mengirim konvoi besar tank dan personil militer ke perbatasan Suriah malam ini. Menurut media resmi Pasukan Tiger Force (suriah), Angkatan Darat Yordania bergerak melalui Yordania utara dan mengambil posisi di dekat perbatasan Suriah.
Langkah ini oleh Angkatan Darat Yordania dilakukan hanya beberapa hari setelah Tentara Arab Suriah memindahkan ribuan personil militernya ke Al-Quneitra dan provinsi Dara’a (untuk menggempur pemberontak Suriah).
Yordania adalah salah satu pusat komando NATO dan sekutu Arabnya dalam penghancuran Suriah yang dimulai 7 tahun lalu selain juga Turki.
TENTARA SURIAH MEMULAI SERANGAN KEPOSISI PEMBERONTAK DIPROVINSI DARAA
Tentara Arab Suriah (SAA) melakukan serangan sengit terhadap faksi-faksi pemberontak di pedesaan timur Provinsi Dara’a (dekat perbatasan Yordania) hari ini (17/6). Unit dari divisi 4 dan 5 tentara Suriah Arab berulang kali menyerang pertahanan pemberontak di kota-kota Busra Al-Sham, Ghara Sharqiyah, dan Ghara Gharbiyah, sumber militer mengatakan kepada Al-Masdar News.
Sumber itu menambahkan bahwa serangan Tentara Suriah terutama terkonsentrasi pada benteng pertahanan pemberontak di ketiga kota ini.
Serangan Tentara Arab Suriah ini terjadi hanya beberapa jam setelah beberapa konvoi militer besar memasuki provinsi Dara’a untuk memperkuat pasukan yang telah bersiap untuk melancarkan serangan oleh tentara pemerintah yang telah lama ditunggu-tunggu.
Menurut sumber militer di Damaskus, operasi besar pertama Tentara Suriah di provinsi Dara’a akan berkonsentrasi di daerah timur provinsi itu.
Secara khusus, serangan militer Suriah akan terfokus pada area Nassib dan kota-kota di sekitar wilayah perbatasan daerah ini.
Tentara Arab Suriah kehilangan Persimpangan Nassib yang telah direbut para gerilyawan pada awal 2015. Lepasnya persimpangan Nassib menyebabkan runtuhnya kendali seluruh Angkatan Darat Suriah di pedesaan tenggara Dara’a, yang artinya mereka juga kehilangan kota bersejarah Busra Al- Palsu.
Setelah Dara’a tenggara lepas, Brigade Selatan Front Tentara Suriah Selatan dan Jabhat Al-Nusra berusaha mendesak ke Al-Sweida Governorate; Namun, serangan ini akhirnya gagal setelah beberapa ribu orang di provinsi ini mengangkat senjata untuk melindungi rumah mereka dari pemberontakan.
Sejak serangan pemberontak gagal di Al-Sweida, Angkatan Darat Arab Suriah dan Pasukan Pertahanan Nasional (NDF) telah merebut kembali hampir seluruh provinsi.
Sementara itu, di tenggara Dara’a sebagian besar front peperangan disitu telah mati sejak zona de-eskalasi diarea itu sebagian besar menghentikan pertempuran selama setahun.
PENDUDUK GOUTHA TIMUR SURIAH MERAYAKAN iDUL FITRI PERTAMA SETELAH TERBEBAS DARI TERORIS
For years Syrians in E. Ghouta suffered under the rule of western backed Islamist Terrorists
They were starved, forced to dig tunnels and used as human shields.
Look at them now celebrating their first Eid after they were liberated by the Syrian Army.
Assad is killing his people? pic.twitter.com/wW3wd7bKU6
Setelah selama bertahun-tahun penduduk Ghouta timur Suriah menderita di bawah kekuasaan teroris Teroris yang didukung Barat , dimana mereka kelaparan dan dipaksa menggali terowongan dan bahkan digunakan sebagai tameng manusia. Dan Lihatlah kegembiraan mereka sekarang merayakan Idul Fitri pertama mereka setelah mereka dibebaskan oleh Tentara Suriah. Apakah ini bukti Assad membunuhi rakyatnya ?
KOALISI AS SERANG POSISI PASUKAN PRO ASSAD , 40 ORANG PEJUANG TEWAS
Televisi pemerintah Suriah melaporkan bahwa koalisi pimpinan AS telah menyerang posisi militer Suriah di timur negara itu menyebabkan beberapa tentara tewas dan terluka. Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia melaporkan bahwa 40 pejuang pro-Assad tewas dalam serangan itu.
Serangan itu terjadi di al-Harra tenggara Albu Kamal, media pemerintah Suriah mengatakan, meskipun belum ada laporan resmi yang mengkonfirmasi jumlah korban tewas.
Seorang komandan dalam aliansi militer yang mendukung Presiden Suriah Bashar Assad juga mengatakan kepada Reuters bahwa drone yang kemungkinan milik AS telah mengebom posisi faksi Irak antara Albu Kamal dan Tanf dan posisi militer Suriah.
“Tidak ada anggota koalisi pimpinan AS yang melakukan serangan di dekat Albu Kamal,” kata Mayor Josh Jacques, juru bicara pusat Komandot AS yang mengatakan kepada Reuters. Koalisi pimpinan AS mendukung aliansi milisi Arab Suriah (FSA) dan milisi Kurdi yang memerangi ISIS Islam di timur laut Albu Kamal.
Tentara Suria bersama milisi yang didukung Iran termasuk Hezbollah Libanon dan kelompok-kelompok dari Irak, mendesak ISIS dari Albu Kamal dan sekitarnya tahun lalu, tetapi kelompok ISIS sejak itu melakukan serangan di wilayah tersebut.
Pasukan AS juga berbasis di Tanf, barat daya Albu Kamal di gurun Suriah dekat perbatasan Irak dan Yordania.
NETANYAHU : ISRAEL TELAH MEMBOM POSISI MILISI DUKUNGAN IRAN DISURIAH
Israel telah menyerang milisi Muslim Syiah yang didukung Iran di Suriah, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan pada hari Kamis, melakukan tindakan-tindakan seperti berpotensi membantu membendung pengungsi Suriah Sunni Muslim ke Eropa.
Sebelumnya , Para pejabat Israel telah mengungkapkan telah dilakukan sejumlah serangan udara di Suriah untuk mencegah pengiriman senjata yang dicurigai ke gerilya Syiah Hizbullah Lebanon atau penyebaran militer Iran. Tetapi mereka jarang memberikan rincian tentang detail operasinya, atau menggambarkan adanya milisi non Libanon sebagai sasaran.
Netanyahu menuduh Iran telah membantu Damaskus memukul mundur pemberontakan yang sudah berlangsung tujuh tahun itu , dan membawa 80.000 pejuang Syiah dari negara-negara seperti Pakistan dan Afghanistan untuk melakukan serangan terhadap Israel dan “mengubah” mayoritas Sunni di Suriah.
“Itu adalah resep untuk terciptanya kembali peradangan perang sipil lainnya , saya harus mengatakan bahwa ini adalah perang agama dan percikannya bisa menyebabkan jutaan orang lagi yang akan masuk ke Eropa dan seterusnya … Dan itu akan menyebabkan pergolakan tak berujung dan terorisme di banyak negara, ”kata Netanyahu pada forum keamanan internasional.
“Jelas kami tidak akan membiarkan mereka melakukannya. Kami akan melawan mereka. Dengan mencegah itu dan kami telah mengebom pangkalan-pangkalan milisi Syiah ini maka kami juga menawarkan membantu keamanan negara Anda dan keamanan dunia. ”
Netanyahu tidak menyinggung bahwa sekitar setengah dari populasi 22 juta rakyat Suriah (sebelum perang) telah terlantar akibat pertempuran, dan ratusan ribu mengungsi sampai ke Eropa.
AS PUTUSKAN UNTUK MENDANAI KEMBALI KELOMPOK KONTROVERSIAL “WHITE HELMET”
Keputusan Washington untuk melanjutkan pendanaan bagi kelompok “White Helmets” setelah pembekuan singkat beberapa waktu lalu menunjukkan betapa pentingnya kelompok controversial yang berkedok kemanusiaan itu untuk dalam agenda perubahan rezim (diSuriah) yang dipromosikan AS, wartawan dan pengamat konflik Suriah mengatakan kepada RT.
(“White helmet” adalah mata2 perang bentukan AS dan sekutu yang berbaju “bantuan kemanusiaan” dalam peran Suriah)
“Para perencana di Pentagon mungkin akhirnya menyadari betapa pentingnya Helm Putih dalam operasi perubahan rezim,” Mike Raddie, co-editor BSNews dan aktivis anti-perang, mengatakan kepada RT.
Fakta bahwa mereka telah begitu berhasil dalam pembentukan “citra palsu” dan bukti palsu … hanya berarti bahwa mereka dapat diandalkan kapan pun ada kebutuhan untuk dalih untuk serangan rudal lain atau bahkan invasi skala penuh.”
KOTA PELABUHAN HODEIDAH DIYAMAN DISERANG KOALISI ZALIM PIMPINAN SAUDI
Koalisi pimpinan Saudi dan pasukan yang setia kepada mantan presiden Mansour Hadi telah melancarkan serangan terhadap kota pelabuhan utama Hodeidah di Yaman, salah satu sisa kota pelabuhan yang berfungsi sebagai Jalur masuk bantuan kemanusiaan diYaman, lapor kantor berita lokal.
Operasi untuk merebut kota pelabuhan penting dari Houthis dilancarkan pada Rabu pagi, setelah pemberontak Houthi menolak ultimatum untuk menyerahkan kota itu pada akhir Selasa, batas waktu yang ditetapkan oleh Uni Emirat Arab (UAE), Al Arabiya melaporkan .
Operasi darat skala besar, yang didukung oleh pasukan udara dan angkatan laut koalisi pimpinan Saudi, mulai bergerak di kota dari berbagai arah, sumber militer mengatakan kepada publik.
Pemerintah Presiden pengasingan Abd Rabbuh Mansour Hadi, yang sebagian berbasis di Aden mengeluarkan pernyataan mengklaim bahwa operasi militer adalah upaya terakhir untuk “mengembalikan legitimasi seluruh wilayah nasional setelah semua cara damai dan politik yang melelahkan ditempuh untuk mengusir milisi Houthi dari kota pelabuhan Hodeidah. ”
“Pembebasan pelabuhan Hodeidah adalah tonggak penting dalam perjuangan kami,” kata pernyataan itu. “Pembebasan pelabuhan adalah awal jatuhnya milisi Houthi. Ini akan mengamankan navigasi di Selat Bab al-Mandab dan memotong tangan Iran.”
Beberapa hari sebelum operasi dimulai, PBB memperingatkan bahwa serangan terhadap kota pesisir yang padat penduduk dapat menelan korban hingga 250.000 jiwa.
SURIAH BERSIAP LAKUKAN SERANGAN BESAR KEPOSISI PEMBERONTAK SURIAH DIDATARAN TINGGI GOLAN
Militer Suriah sedang mempersiapkan diri untuk melancarkan serangan terbesar mereka minggu depan, guna memulai operasi penting di provinsi Dara’a dan Al-Quneitra (area didataran tinggi Golan yang sebagian dikuasai Israel).
Menurut sumber militer di Damaskus, serangan pemerintah Suriah ini akan dipimpin oleh dua kekuatan besar di Angkatan Darat Arab Suriah: Pasukan Tiger Force dan Divisi ke-4.
Pasukan Tiger Force diberi tugas merebut kembali distrik selatan kota Dara’a, sementara Divisi ke-4 akan disebar antara Al-Quneitra dan Dara’a. Gabungan dua divisi ini akan menjadi kekuatan besar tentara dan pasukan paramiliter yang sebelumnya dikerahkan di Damaskus, Al-Sweida, Homs, dan Hama Governorat.
Berikut adalah daftar Pasukan yang ikut ambil bagian :
TENTARA ARAB SURIAH :
4th Division
39th Brigade
40th Brigade
42nd Brigade (Ghiath Forces)
5th Armored Division
15th Brigade
7th Division
9th Division
Shock Forces
15th Special Forces Division
90th Brigade
Republican Guard
105th Brigade
106th Brigade
Palestine Liberation Army (Palestinian wing of the Syrian Army)
Tiger Forces
Unit2 Paramiliter :
National Defense Forces (NDF)
Liwaa Suqour Al-Quneitra
Fouj Al-Joulan
East Qalamoun Division
Damascus Division
Homs Division
Dara’a Division
Syrian Social Nationalist Party (SSNP)
Liwaa Al-Quds (Palestinian-Syrian faction from Aleppo)
Raqqa tribal fighters
Dalam Operasi ini Militer Suriah juga akan mengerahkan sistem pertahanan udara jarak pendek baru buatan Rusia “Pantsir s1”, dekat Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel guna mencegah serangan dari militer Israel.
“Betting the Farm” adalah pepatah militer lama yaitu situasi di mana satu kubu dalam perang besar memutuskan untuk melakukan begitu banyak kekuatannya dalam suatu tindakan yang jika terjadi kegagalan dan penipisan maka kubu itulah yang akan lumpuh secara permanen.
Serangan yang akan dilakukan (Pasukan Suriah) ke Daraa dan provinsi Quneitra tampaknya memiliki semua keunggulan untuk melakukan tindakan semacam itu. Sebagian besar unit militer terkuat Pasukan Suriah SAA akan berkomitmen dalam serangan ini. Sepertinya pemerintah Suriah berniat untuk menghancurkan pemberontak dibarat daya Negara itu dan mendesak garis kontrolnya hingga terlihat dari benteng Israel di Dataran Tinggi Golan, Wilayah Suriah yang diduduki Israel.
HASIL PERTEMUAN DONALD TRUMP DAN KIM JONG UN DISINGAPURA
Hasil pertemuan Trump dan Kim Jong Un nampaknya tidak ada yang mengagetkan, bahkan hanya mirip dengan hasil pertemuan Kim jong Un dan mitranya Presiden Korsel Moon Jae In pada awal tahun ini.
Selain itu juga karena Trump juga menyatakan bahwa dia masih akan mempertahankan pasukan AS yang ada di Korea selatan.
Kita melihat pertemuan yang disebut2 sebagai pertemuan bersejarah ini hanya seperti upaya AS untuk menunda konfrontasi dengan Korut. Karena memang seperti yang disebut dalam agenda zionis bahwa tahap pertama perang dunia3 adalah penghancuran Kekuatan Islam penentang Israel dan disusul pengjancuran negara2 kafir.
Kita percaya agenda itu akan dilaksanakan karena, pertama agenda perang dunia 1 dan perang dunia 2 dilaksanakan persis dengan yg diagendakan. Kedua Agenda yang ditulis abad19 itu mirip apa yang diisyaratkan hadist bahwa perang dunia3 akan terdiri dari2 tahap.
dan sampai saat ini Iran yang memang menjadi Negara Islam target terakhirnya dan musuh utama Israel belum diserang.
Berikut adalah poin poin yang ditandatangani oleh kedua pemimpin :
Amerika Serikat dan Korut (DPRK) berkomitmen untuk membangun hubungan baru AS-Korut sesuai dengan keinginan rakyat kedua negara untuk perdamaian dan kemakmuran.
Amerika Serikat dan Korut akan bergabung dalam semangat untuk membangun perdamaian yang abadi dan stabil di Semenanjung Korea.
Menegaskan kembali Deklarasi Pan mun jom pada tanggal 27 April 2018, Korut berkomitmen untuk berupaya menuju denuklirisasi total di Semenanjung Korea.
Amerika Serikat dan DPRK berkomitmen untuk memulangkan orang hilang dan Tahanan perang POW / MIA (prissoner of war/missing In action) ) yang tersisa, termasuk pemulangan segera mereka yang sudah diidentifikasi.
MENHAN RUSIA : AS SEDANG MENYIAPKAN PROVOKASI SERANGAN KIMIA BARU DI DEIR EZZOR
Menhan Rusia Mayor Jenderal Igor Konashenkov, menyatakan pada hari Senin bahwa AS dan Tentara Pembebasan Suriah/ Pemberontak Suriah (FSA) sedang mempersiapkan provokasi senjata kimia diprovinsi Deir Ezzor. Gerilyawan Pembebasan Suriah (FSA) telah membawa tabung tabung berisi klorin ke pemukiman di Deir ez-Zor untuk melakukan “serangan kimia terhadap warga sipil”.
“Menurut informasi yang diterima melalui tiga saluran independen di Suriah, komando yang disebut Tentara Pembebasan Suriah (FSA) dengan bantuan dari pasukan operasi khusus AS sedang mempersiapkan provokasi serangan serius dengan penggunaan zat kimia beracun di provinsi Deir ez-Zor , ”Kata Konashenkov, seperti dikutip oleh Kantor Berita Sputnik.
Kementerian itu mencatat bahwa video (yang akan dibuat) atas penggunaan zat-zat kimia akan menjadi alasan bagi pembenaran serangan koalisi AS terhadap Instalasi2 milik pemerintah Suriah. “Video yang diproses setelah itu akan disebarluaskan di media barat, yang akan menjadi alasan baru bagi koalisi pimpinan AS untuk melakukan serangan rudal terhadap objek-objek vital pemerintah Suriah dan untuk membenarkan serangan militan terhadap pasukan pemerintah Suriah di bank timur sungai Euphrates , ”Tambah Konashenkov.
Tentara pembebasan Suriah (FSA) saat ini diposisikan di perbatasan provinsi Deir Ezor , karena mereka berbagi basis militer dengan pasukan AS di Al-Tanf. Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang didukung AS memiliki jumlah pasukan yang besar provinsi Deir Ezzor dan mereka secara sporadis melakukan serangan terhadap pasukan pemerintah Suriah.
AS MENGIRIM 250 KENDARAAN BERSENJATA BERAT KE PEMBERONTAK SURIAH DI PROVINSI DEIR EZZOR SURIAH
Sputnik telah mendapat info dari sebuah sumber di Pasukan Demokrat Suriah /Pemberontak Suriah (SDF), yang mengatakan bahwa Amerika Serikat terus memasok unit mobil bersenjata di provinsi Deir ez-Zor.
Sumber SDF, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan kepada Sputnik bahwa Amerika Serikat telah meningkatkan kehadiran militernya di Deir ez-Zor. “Ada tiga pangkalan militer AS di kawasan itu, di mana Amerika memperkuat kehadiran mereka.
Selama empat hari terakhir, Amerika Serikat telah mengirim kami 250 truk dengan kendaraan lapis baja Hummer, senjata berat, dan pick-up, (yang mereka sebut) sebagai bagian dari operasi melawan ISIS (Daesh) , yang kemudian kami teruskan ke timur Deir ez-Zor. Amunisi dan kendaraan lapis baja AS dikirim melalui darat dari wilayah Irak utara melalui pos kontrol perbatasan Semelka, dan dari sana ke timur Deir ez-Zor.
Pernyataan itu dikeluarkan setelah Menteri Pertahanan AS Jim Mattis mengatakan pada hari Rabu bahwa Presiden Suriah Bashar Assad telah menghadirkan “bencana” “atas rakyatnya di Suriah” dengan bantuan Rusia dan Iran, dan dia mencatat bahwa Pasukan Demokrat Suriah (SDF) adalah Satu-satunya organisasi yang mampu mengusir ISIS di Suriah.
“Mengenai situasi saat ini di Republik Arab Suriah, kami sarankan kepala Pentagon untuk mengecek kembali peta yang menunjukkan situasi negara (Suriah) saat ini. Semua kantong pertahanan teroris yang tersisa di Suriah hanya berada di wilayah yang dikuasai oleh Amerika Serikat, ”kata Konashenkov.
Menhan Rusia mencatat bahwa Kementerian Pertahanan Rusia bingung oleh “manipulasi verbal” dari Mattis mengenai situasi di Suriah, dia menekankan bahwa meluasnya kelompok teror ISIS ke Suriah hanya mungkin terjadi karena “kelalaian kriminal” dari Amerika Serikat dan koalisi internasionalnya.
“Selama ini Washington memfokuskan pada pembiayaan dan pasokan senjata langsung ke fihak “oposisi Suriah fiktif” yang berjumlah ratusan juta dolar. Namun, sebagian besar senjata dan amunisi yang dipasok oleh AS jatuh ke tangan al-Qaeda – Front el Nusra dan ISIS, yang dipakai Washington untuk tujuan menggulingkan pemerintah Suriah yang sah, “Kata Konashenkov.
VLADIMIRPUTIN : SANKSI2 DARI AS BISA MENGGIRING KEARAH PERANG GLOBAL
https://www.youtube.com/watch?v=CZW4D6R3_t0
Berbicara selama sesi tahunan Q&A didepan public Rusia, Putin mengecam keputusan Amerika Serikat untuk menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran.
Kekuatan negara2 Eropa telah berusaha maksimal untuk menyelamatkan perjanjian yang mereka tanda tangani tahun 2015 itu. Yaitu sejak Presiden AS Donald Trump menarik diri dari perjanjian itudan keluar bulan lalu dan Trump mengatakan dia akan menerapkan kembali sanksi2 baru ke Iran.
Putin mengatakan, penarikan diri dari perjanjian rudal anti-balistik adalah upaya untuk mengakhiri keseimbangan strategis”, dan ia memperingatkan sanksi hanya akan mendorong ke titik pemutusan hubungan.
Ditanya apakah sanksi “non-stop” (terhadap Rusia dan sekutu) dapat memicu konflik global. Dia menjawab dengan mengutip ucapan Albert Einstein yang mengatakan: “Saya tidak tahu dengan senjata apa Perang Dunia III akan dilakukan, tetapi Perang Dunia IV akan dilakukan hanya dengan tongkat dan batu.”
Presiden Rusia mengatakan: bahwa perang dunia ketiga bisa menjadi akhir dari peradaban manusia dan harusnya kita bisa menahan diri dari mengambil langkah ekstrim dikancah internasional yang sangat berbahaya bagi peradaban modern.
“Ancaman kehancuran bersama harusnya selalu bisa menahan para pelaku di kancah internasional agar mencegah kekuatan militer untuk membuat keputusan atau gerakan tergesa-gesa, dan memaksa para peserta (negara2 adidaya) untuk saling menghormati satu sama lain.
Penarikan AS dari perjanjian tentang rudal anti-balistik adalah upaya untuk mengakhiri keseimbangan strategis, tetapi kami akan menanggapi masalah ini.
“Kami percaya bahwa pemberian sanksi sepihak tidak akan menyelesaikan masalah, itu hanya memperburuk masalah.”
Presiden Rusia juga menyoroti perlombaan ruang angkasa baru, menunjukkan bahwa Kremlin akan segera mulai memproduksi sistem senjata baru sebagaimana ia telah berjanji untuk tetap mempertahankan stasiun ruang angkasa Rusia.
Dia menyatakan Rusia harus mengambil banyak langkah kemajuan termasuk dalam peningkatan kualitas satelit kami dan kualitas peralatan kami, dan kami harus kembali dan mempertahankan kompetensi kami dalam peluncuran, ada banyak persaingan dalam bidang ini.
Presiden Rusia juga menyoroti persenjataan yang ditujukan untuk “rudal jarak global dan kapal selam tak berawak”. Dia menambahkan: “Sebenarnya semua ini tidak kami rencanakan untuk diproduksi dan segera dioperasikan. Ini terlalu dini untuk dibicarakan tetapi kami akan melakukannya segera.”
IRAN BERSIAP LAKUKAN PENGAYAAN URANIUM
Pada hari Senin, Iran mengumumkan bahwa pihaknya akan memperbaiki fasilitas pengayaan uraniumnya di Natanz, yang selama ini dihentikann berdasarkan perjanjian tahun 2015.
“Musuh kami tidak akan pernah dapat menghentikan kemajuan nuklir kami … Ini adalah mimpi buruk bagi mereka dan hal itu tidak akan berhasil,” kata Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dalam pidato yang disiarkan televisi. “Saya telah memerintahkan Komisi energi atom Iran untuk bersiap meningkatkan kapasitas pengayaan uranium kami.”
Menyambut pernyataan dari pemimpin tertinggi mereka itu , kini Iran segera memulai pekerjaan awal untuk membangun fasilitas pengayaan uranium sentrifugal yang canggih. Fasilitas yang dipersiapkan untuk mengoperasikan 60 unit perangkat itu diharapkan akan siap dalam sebulan, kepala Organisasi Energi Atom Iran Ali Akbar Salehi mengatakan kepada televisi negara pada hari Rabu.
KESEPAKATAN PUTIN DAN XI JIN PING TENTANG MASA DEPAN SURIAH
Presiden Rusia Vladimir Putin dan mitranya presiden China Tiongkok Xi Jinping bertekat untuk melestarikan kedaulatan wilayahl Suriah dengan dukungan solusi politik serta perlunya mengambil langkah-langkah untuk membangunnya kembali.
“Kami menyerukan pelestarian kedaulatan teritorial Suriah, menghormati kedaulatan dan dukungan untuk solusi politik yang disediakan oleh Suriah sendiri dengan dukungan dari PBB dan dengan platform konvesi Jenewa dan hasil konferensi di Astana, dengan juga mempertimbangkan hasil dari Dialog Nasional Suriah yang diadakan di Sochi Januari lalu dan mengkoordinasikan rencana konkrit dan langkah-langkah oleh Rusia dan China untuk memastikan pembangunan kembali Suriah, ” demikian kesepakatan kedua presiden dalam sebuah pernyataan bersama setelah pertemuan mereka pada hari Jumat di Ibukota Cina.
Putin tiba di Tiongkok Beijing pada hari Jumat 8/5 untuk menghadiri Shanghai Summit.
DONALD TRUMP : DIA TIDAK AKAN MENERIMA JIKA KOREA UTARA TIDAK DIDENUKLIRISASI
Pada hari kamis 7/5 , Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa rencana pertemuannya dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di Singapura pada 12 Juni siap dilaksanakan. Presiden berjanji bahwa bahwa KTT akan lebih dari sekedar aksi foto bersama.
Trump menekankan bahwa akan sangat tidak bisa diterima jika Korea Utara tidak menyetujui denuklirisasi. Mereka harus melakukan denuklirisasi. Jika mereka tidak melakukan denuklirisasi, maka Kami tidak dapat menarik sanksi kita,” kata Trump sebelum makan siang dengan Presiden Jepang Shinzo Abe di Gedung Putih.
Presiden AS mencatat bahwa pada pertemuannya dengan Kim jong Un nanti dapat menandatangani perjanjian untuk mengakhiri perang Korea dan dia menekankan bahwa ia berharap untuk dilakukan normalisasi hubungan dengan Korea Utara di masa depan.
“Saya berharap pertemuan mendatang … menjadi awal dari masa depan baru yang cerah bagi Korea Utara,” kata Trump.
Trump mengatakan nahwa jika KTT Korea Utara nanti berjalan dengan baik, dia akan mengundang Kim Jong-un ke Amerika Serikat.
Trump mengatakan dia bisa saja memberi sanksi lebih banyak kepada Korea Utara, tetapi dia memutuskan untuk tidak melakukannya pada saat ini dan menambahkan bahwa pemerintahannya bisa memberlakukan langkah-langkah hukuman lebih berat kepada Pyongyang di masa depan.
Pekan lalu Trump mengumumkan bahwa dia tidak akan membuat suatu kesepakatan dengan Kim dalam pertemuan pertama mereka diSingapura 12 Juni nanti. Dia menggarisbawahi bahwa Amerika Serikat dan Korea Utara sedang memulai suatu proses dan hubungan baru selama KTT.
PETINGGI MILITER IRAN : AS DAN ISRAEL TIDAK AKAN MAMPU MENYERANG IRAN SECARA MILITER
Juru bicara Urusan Politik Garda Revolusi Iran, Brigadir Jenderal Yidallah Jawani, menyatakan pada hari Rabu bahwa AS dan Israel tidak mampu melakukan serangan militer terhadap Iran.
Petinggi militer Iran itu bersumpah bahwa setiap serangan militer Israel atau Amerika terhadap Iran akan menghadapi kekuatan militer yang tangguh.
KETUA PARLEMEN LEBANON : IRAN TIDAK AKAN KELUAR DARI SURIAH SAMPAI SURIAH BEBAS DARI TERORIS
Ketua Parlemen Lebanon Nabih Berri, dalam sebuah wawancara dengan Sputnik, berkomentar tentang masalah penyelesaian konflik Suriah, kerjasama Lebanon-Iran dan relokasi Kedutaan Besar AS ke Yerusalem.
Nabih Berri menyatakan Jika Hezbollah tidak hadir di Suriah maka militan ISIS (Daesh) pasti sudah akan mencapai Lebanon,
Ketua Parlemen Lebanon mencatat bahwa Libanon dan Suriah adalah “seperti saudara kembar,” karena hampir 1,5 juta warga Suriah tinggal di Lebanon. “Kami tidak menganggap mereka orang luar … Segala sesuatu yang terjadi di Suriah mempengaruhi Lebanon,” Berri menekankan.
Gerakan Hezbollah, Lebanon dan Iran tidak akan meninggalkan Suriah sampai negara itu sepenuhnya dibebaskan dari teroris dan mengembalikan integritas teritorialnya, Kata Ketua parlemen Libanon kepada Sputnik.
Nabih Berri mencatat bahwa kehadiran pasukan Iran di Suriah atas permintaan pimpinan Suriah, seperti Angkatan Udara Rusia, sementara Amerika Serikat yang telah menuntut penarikan Hizbullah dan Iran dari Suriah, malahan mengerahkan pasukan mereka di negara itu tanpa izin dari pemerintah Suriah.
“Kekuatan kita ini tidak akan ditarik sampai Suriah dibebaskan dan mendapatkan kembali integritas teritorialnya,” kata Berri.
Krisis Suriah tidak dapat diselesaikan tanpa negosiasi antara Rusia, Amerika Serikat, Turki, Iran, Arab Saudi, Mesir dan mungkin salah satu negara dari Uni Eropa, kata Berri. “Saya percaya bahwa tanpa negosiasi antara Rusia, Amerika Serikat, Turki, Iran, Arab Saudi, Mesir dan setidaknya satu negara Eropa, apakah itu Perancis atau lainnya, tidak mungkin untuk menyelesaikan krisis Suriah … Solusi politik tidak dapat dicapai tanpa kesepakatan antara pihak-pihak ini, ”kata Berri.
NATO MAKIN TINGKATKAN KESIAPAN MILITERNYA DIEROPA TIMUR
Saber Strike: NATO rushes thousands of troops, including air defence systems, to Poland and Baltic states “to boost readiness on its eastern flank” 🎥 https://t.co/3bkbCctmO3pic.twitter.com/RH4S58fh5l
NATO mengerahkan ribuan pasukan termasuk sistem pertahanan udara Patriot ke Polandia dan negara-negara Baltik ” untuk meningkatkan kesiagaan militernya di Eropa timur” dekat dengan perbatasan Rusia.
Sejumlah 18.000 tentara dari 19 negara berpartisipasi dalam latihan serangan Sabre Strike 18 di sisi timur NATO karena dianggap manuver militer Rusia semakin mengkhawatirkan negara2 anggota NATO yang ada di dekat Rusia.
JENDRAL SURIAH PERINGATKAN AKAN ADANYA SERANGAN ISIS KE PALMYRA DENGAN DUKUNGAN AS
Pengamat militer dan ex petinggi militer Suriah Mayor Jenderal purn. Muhammed Abbas memperingatkan bahwa AS sedang berusaha untuk merebut kendali perbatasan Suriah dengan Irak guna memutuskan hubungan antara kedua negara.
Untuk tujuan ini bentrokan baru sedang diprovokasi disekitar al-Tanf, provinsi Homs, di mana basis militer AS berada, dan dibagian timur provinsi al-Suwayda di selatan Suriah.
“AS sedang bekerja untuk melanjutkan perang di Suriah. Sangat mungkin bahwa Palmyra dapat kembali menjadi target serangan. Karena jika mereka merebut Palmyra maka akan mengguncang stabilitas dan keamanan yang telah diciptakan pemerintah Suriah di sana selama dua tahun terakhir, ” kata Abbas.
Menurut pensiunan jendral itu , “Amerika masih terus mendukung berbagai kelompok bersenjata yang melaksanakan rencana mereka di wilayah tersebut. Setiap kelompok itu terhubung satu dengan yang lain ke perusahaan Blackwater (Perusahaan swasta AS yg memasok tentara bayaran)), dan kelompok yang menyebut dirinya ‘Tentara Suriah alternatif’ ,
” Abbas menyatakan bahwa serangkaian serangan baru-baru ini di tenggara Deir ez-Zor, dekat pangkalan Rusia di Khmeimim, dan disumur minyak T2 dan T3 adalah tanda2 bahwa kelompok jihadis (ISIS) yang didukung AS sedang “bersiap untuk membuka front baru baik di selatan Suriah ke arah Daraa dan di utara menuju Idlib. ”
Palmyra adalah kota yang memiliki makna strategis dan simbolis yang istimewa, kata Jendral itu. “Jika Palmyra direbut , ini akan memiliki resonansi besar. Saat ini ada kesempatan bagi mereka untuk melakukan operasi ini, karena AS memiliki kekuatan di al-Tanf, di Rukban, dan di daerah yang dikendalikan oleh Pasukan Demokrat Suriah (Pemberontak Suriah) di tepi barat sungai Eufrat. ”
Dia juga memperingatkan bahwa AS dapat membantu sekutunya (para teroris) dengan menciptakan jamming elektromagnetik untuk menyembunyikan gerakan mereka, sehingga akan mustahil bagi pasukan Suriah dan sekutu mereka bisa menghancurkan mereka. “Selain itu, mereka juga dapat menggunakan awan dan badai debu untuk tujuan ini. Kita perlu mempertimbangkan semua faktor ini agar bisa melacak gerakan seperti itu tepat pada waktunya,” kata Abbas.
Pekan lalu, sumber militer Suriah mengatakan kepada Al-Masdar News bahwa ISIS melancarkan serangan besar ditimur sumur minyak T-3 ditimur Palmyra. 26 Tentara Suriah dilaporkan tewas dalam serangan teroris itu. Tentara Suriah telah mengerahkan pasukan tambahan ke provinsi Deir ez-Zor untuk mencegah serangan yang mungkin terjadi.
Selama pendudukan mereka di kota kuno Palmyra itu, kelompok ISIS telah menghancurkan puluhan artIfak (benda2 kuno) dan seluruh bagian dari Situs Warisan Dunia yg diakui UNESCO.
SUKU SUKU DISURIAH DEKLARASIKAN ANTI AS DAN DUKUNGAN KE TENTARA SURIAH
Suku-suku diSuriah mendeklarasikan persatuan dan menyatakan perang terhadap kehadiran AS dan mengutuk semua jenis intervensi asing.
Sejumlah lebih dari 70 suku di Suriah berkumpul hari ini di bawah slogan ‘suku Suriah melawan Amerika dan semua jenis campurtangan asing’ dan mereka menegaskan dukungan mutlak mereka untuk Tentara Arab Suriah (SAA).
Hadir juga dalam acara konferensi suku suku diSuriah yg dilangsungkan dikota Deir Hafer pinggiran Aleppo itu komandan Brigade Yerusalem.
WAWANCARA TELEVISI RT DENGAN PRESIDEN SURIAH BASHAR AL ASSAD
https://www.youtube.com/watch?v=M9z0WcZLJck
Dalam wawancara ini Presiden Suriah Bashar Assad mengatakan bahwa bulan lalu Rusia telah berhasil menghalangi Barat dari upaya melancarkan serangan udara besar-besaran di negaranya, dan dia meyakini bahwa Damaskus hampir memenangkan perang tujuh tahun dinegaranya, meskipun AS terus saja merecoki dengan campur tangannya.”
“Dengan setiap kemajuan yang telah dicapai Tentara Suriah, juga dalam proses politik dalam seluruh situasi, musuh-musuh kita dan lawan kita terutama negara2 Barat yang dipimpin oleh Amerika Serikat dan Negara2 boneka mereka di Eropa yang ada diwilayah kita, mereka terus mencoba membuat situasi lebih parah, baik dengan cara mendukung terorisme, membawa lebih banyak teroris ke Suriah, atau dengan menghambat proses politik, ” Kata Presiden Assad kepada koresponden RT Murad Gazdiev dalam wawancara di Damaskus.
Assad mencatat bahwa tanpa bantuan pendanaan dari luar sebenarnya lawan-lawannya di dalam negeri dapat ditundukkan “dalam setahun.”
Setelah berhasil mengalihkan dukungan antara berbagai faksi anti Assad, dan merebut kembali kota-kota utama Aleppo dan Deir ez-Zor oleh pasukan pemerintah selama dua tahun terakhir, presiden Suriah percaya bahwa Washington telah “kehilangan kartunya” diSuriah.
“Tantangan kami sekarang adalah bagaimana kami dapat mempersempit kesenjangan antara rencana mereka (AS) dan rencana kami,” kata Assad.
Pemimpin Suriah itu percaya bahwa semakin cepat konflik berdarah ini akan segera berakhir, maka semakin membuat putus asa lawan lawannya.
Dia mengutip tuduhan serangan senjata kimia di Douma “Apakah itu demi kepentingan kita? Mengapa, dan mengapa baru sekarang ?” Ia menganggap hal ini sebagai upaya Barat terakhir untuk mempengaruhi opini internasional yang gagal.
“Mereka membuat sebuah dongeng, mereka berbohong dengan membuat opini publik di seluruh dunia dan di Barat, tapi tidak ada yang percaya cerita mereka, tetapi mereka tidak bisa mundur. Jadi, mereka harus melakukan sesuatu, bahkan dalam skala yang lebih kecil, ”kata Assad mengacu pada serangan udara bersama terhadap yg didklaim sebagai fasilitas senjata kimia Suriah yang dilakukan pada 14 April oleh AS, Inggris, dan Prancis.
Melihat banyaknya para penasihat militer Barat yang ditempatkan bersama pasukan proksi mereka di Suriah, Assad juga berterima kasih kepada Rusia karena hal ini tidak sampai memicu konfrontasi langsung (Rusia) dengan AS, yang beroperasi sangat dekat baik di udara maupun didarat.
“Kita hampir saja melihat konflik langsung antara pasukan Rusia dan pasukan Amerika, dan untungnya, itu telah bisa dihindari, bukan oleh “kebijaksanaan” kepemimpinan AS tetapi oleh “kebijaksanaan” kepemimpinan Rusia,” kata Assad kepada Gazdiev.
“Kami membutuhkan dukungan Rusia, tetapi pada saat yg sama kami juga harus menghindari kebodohan AS agar tetap ada stabiltas di negara kami.”
Ditanya apakah Anda berencana merebut kembali seluruh Suriah dengan kekuatan? Terutama di Idleb yang perbatasan dengan Israel? Presiden Suriah menjawab :
Perang adalah pilihan terburuk. Saya pikir setiap warga Suriah setuju dengan fakta ini. Tetapi kadang-kadang Anda hanya memiliki pilihan ini, terutama ketika Anda berbicara tentang faksi-faksi seperti Al Qaida, seperti ISIS, seperti al-Nusra, dan faksi-faksi yang sepaham , sebenarnya kebanyakan dari mereka memiliki ideologi yang sama seperti halnya Jaish al-Islam, Ahrar al-Cham, dan sebagainya mereka tidak mau melakukan dialog apa pun, mereka tidak memiliki rencana politik, mereka hanya memiliki rencana ideologis yang gelap , yang akan menjadikan Suriah seperti tempat2 lain diseluruh dunia yang dukuasai Al Qaeda. Jadi, satu-satunya pilihan untuk menghadapi faksi-faksi itu adalah dengan kekuatan.
Pada saat yang sama, di daerah lain kami berhasil melaksanakan rekonsiliasi, terutama ketika masyarakat di daerah-daerah yang berbeda itu ikut menekan militan untuk meninggalkan daerah-daerah itu. Jadi, saya pikir pilihan terbaik adalah membuat rekonsiliasi. Ini adalah rencana kita. tetapi ketika hal itu tidak berfungsi maka satu-satunya cara adalah menggunakan kekuatan.
“Semakin banyak kemajuan yang kami dapat akan semakin membuat kami lebih bertekad untuk menyelesaikan masalah ini, karena Anda tidak bisa memberikan pilihan lain apakah Anda memiliki negara ataupun anda yang tidak memiliki negara, ”kata presiden Suriah itu kepada RT.
Ditanya bagaimana anda menanggapi ancaman menteri energy Israel yang mengancam akan menurunkan anda dari jabatan presiden, Assad menjawab :
Sejak saya dilahirkan, pada era generasi saya dan sebagian besar generasi sekarang di Suriah kami selalu hidup di bawah ancaman agresi Israel. Ini adalah sesuatu yg terus ada dalam fikiran bawah sadar kita, jadi untuk mengatakan bahwa anda takut ketika hidup dengan ancaman yang sama selama beberapa dekade, tentu ini tidak masuk akal.
Israel telah membunuh dan menduduki wilayah kami (dataran tinggi Golan) selama beberapa dekade , tepatnya selama sekitar tujuh dekade, di wilayah ini, tetapi biasanya mereka melakukan semua ini tanpa mengancam. Sekarang, mengapa mereka mengancam dengan cara ini? Ini adalah kepanikan, ini adalah semacam perasaan histeris, karena mereka kehilangan “orang-orang terkasih,” orang-orang yang mereka sayangi yaitu dari al-Nusra dan ISIS, itulah sebabnya mengapa Israel panik baru-baru ini, dan kami memahami perasaan mereka.
Ditanya tentang agresivitas Israel yang sekarang tampak lebih mencolok di Suriah, dimana mereka melakukan serangan udara yang sesuka hati bahkan dilakukan depan kamera, Adakah yang dapat Anda lakukan untuk menghentikan Israel yang terus melakukan serangan udara di Suriah?
Assad menjawab : Sebenarnya, target pertama dari para tentara bayaran yg menyerang Suriah (sejak awal perang Suriah0 adalah pertahanan udara kami, sebelum mereka menyerang pangkalan militer lainnya, dan Anda harusnya terkejut pada saat itu; mengapa mereka (para teroris) menyerang pertahanan udara kita ? Padahal Pertahanan udara tidak ada hubungannya dengan “demonstrasi damai” seperti yang mereka katakan atau yg mereka sebut “kekuatan moderat,” dan pertahanan udara itu tidak ada hubungan sama sekali dengan ekstremis . Pertahanan udara adalah hal yang berbeda, pertahanan udara dibangun untuk membela negara. Ini adalah bukti lain bahwa Israel memiliki hubungan langsung dengan para teroris di Suriah. Jadi, mereka menyerang pangkalan tersebut, dan mereka menghancurkan sebagian besar pertahanan udara kami.
Sekarang, terlepas dari itu pertahanan udara kita jauh lebih kuat daripada sebelumnya, berkat dukungan Rusia, dan serangan udara baru-baru ini oleh Israel dan oleh Amerika dan Inggris dan Perancis membuktikan bahwa kita berada dalam kondisi yang lebih baik. Jadi sekarang satu-satunya pilihan adalah meningkatkan pertahanan udara kami, ini adalah satu-satunya hal yang dapat kami lakukan, dan kami sedang melakukan itu.
Pertanyaan : Israel mengatakan bahwa serangan udaranya sejauh ini adalah bukan ditargetkan untuk melawan Anda sebagai Presiden atau pemerintah, bahwa mereka bilang mentargetkan Iran yang sekutu Anda. Iran telah membantu anda (menghancurkan teroris), tetapi sekarang menempatkan Anda pada ancaman. Apakah Anda pernah mempertimbangkan untuk meminta Iran pergi?
Fakta paling penting mengenai masalah ini, adalah kita tidak memiliki pasukan Iran. Tapi seperti halnya kami mengundang Rusia, kami juga dapat mengundang Iran. Kami memiliki perwira Iran yang bekerja dengan Tentara Suriah (sebagai konsultan), tetapi mereka tidak memiliki pasukan. Dan ini fakta paling jelas atas kebohongan mereka (Israel) tentang masalah tentara Iran ini adalah ketika dalam serangan Israel beberapa minggu yang lalu mereka mengatakan bahwa mereka menyerang pangkalan dan kamp tentara Iran, dan yang terjadi adalah puluhan martir Suriah yang meninggal dan terluka. Tidak ada satu pun pasukan Iran yang jadi korban. Jadi, bagaimana mereka bisa mengatakan bahwa ada tentara Iran disini? Jadi, itu bohong. Kami selalu mengatakan bahwa yang ada pada kami adalah para perwira Iran yang bekerja dengan tentara kami, dan tidak ada pasukan Iran disini.
Ditanya , bagaimana sikap and menanggapi Presiden Trump yang telah memanggil Anda dengan julukann “Animal Assad.” Apakah Anda memiliki nama julukan (balasan) untuk presiden AS?
Presiden Assad menjawab : Ini bukan gaya bahasa saya, jadi, saya tidak bisa menggunakan bahasa yang sama seperti itu. Itu bahasa dia (Trump) yang mewakili siapa dia, dan saya pikir ada prinsip yang sangat dikenal, bahwa “Siapakah anda adalah apa yang Anda katakana”. Jadi, dia ingin mewakili siapa dia, dan itu normal.
Bagaimanapun, itu tidak berimbas apa pun (pada saya), dan bahasa semacam ini tidak akan berimbas apa pun kepada siapa pun. Satu-satunya hal yang bisa mengubah anda adalah orang Anda yang anda percayai, yaitu orang yang berkepala dingin, orang yang bijaksana, orang yang bermoral, etis, itulah yg bisa mempengaruhi fikiran Anda, apakah positif atau negatif. Bagi saya seseorang seperti Trump tidak akan bisa mempengaruhi saya.
Soal tuduhan menindas warga Suni
Ketika ditanya : Di Idleb … sebagian besar pemberontak di sana adalah Sunni. Sebagai seorang Sunni saya sendiri memiliki kerabat jauh yang datang ke Suriah untuk melawan Anda, karena ia diberitahu bahwa Anda menargetkan warga Sunni, dan itulah yang dipercaya oleh banyak orang di Idleb. Mengapa begitu banyak orang di semua negara yang berbeda baik yang di Amerika, di Rusia dsb mereka percaya bahwa Anda menindas mereka?
Presiden Assad: Karena itu adalah narasi pertama (yang dipropagandakan) ketika dimulai (perang) , baik secara internasional terutama di Barat dan juga di dalam Suriah dan di beberapa media utama di wilayah kami dan di Barat, rencana mereka adalah menciptakan perpecahan di dalam masyarakat. Itu akan membuat semuanya lebih mudah bagi mereka; “Ketika Anda memiliki semacam perang saudara yang sipil, antara sekte atau etnis,” dan gagal.
Sekarang, mereka tetap menggunakan narasi yang sama, setidaknya untuk mendorong beberapa orang fanatik di berbagai tempat di dunia untuk datang dan membela “saudara-saudara” mereka di sini, karena itulah yang mereka bayangkan; mereka membayangkan bahwa ada konflik antar sekte.
Jadi, karena cara berpikir mereka yang picik, mungkin, atau ketidaktahuan mereka, mereka datang ke sini hanya untuk mendukung “saudara-saudara” mereka. Sekarang, jika saya akan memberi tahu Anda ini benar atau salah, audiens Anda tidak ‘kenal saya, mereka tidak tahu tentang kredibilitas saya, tapi saya akan memberitahu Anda, Anda tahu Suriah dengan sangat baik, lebih baik pergi dan melihat kenyataan di lapangan.
Sekarang, jika ada narasi semacam itu, katakanlah andai saja dalam kenyataannya ada sekte yang membunuh sekte lain, tentu sekarang Suriah harus dibagi menurut garis sektarian.
Anda seharusnya datang dulu ke daerah2 (diSuriah) yang di bawah kendali kami dan lihat apakah mereka hanya terdiri satu warna atau beberapa warna dari masyarakat Suriah. Kemudian Anda juga datangi daerah lain yang dikuasai teroris, Apakah Anda mendapati warna yang berbeda? dan kenyataannya tidak seperti itu khan.
Sekarang, di Damaskus, di Aleppo, di Homs, di setiap area di bawah kendali pemerintah Suriah, Anda akan melihat setiap spektrum (keragaman) masyarakat Suriah, tanpa pengecualian. Jadi, fakta ini akan dengan sendirinya menghilangkan prasangka seperti ini. Maksud saya, bagaimana mungkin mereka bisa hidup berdampingan satu sama lain sementara pemerintah membunuhinya dengan alasan sektarian?
Potensi konflik antar superpower
Ditanya : Bahwa sekarang ini di Suriah ada lima kekuatan nuklir yang terlibat diSuriah , baik yang secara langsung terlibat dalam operasi militer di Suriah, yang menempatkan tentaranya di lapangan atau lewat serangan udara. Beberapa dari negara-negara itu berada di kubu yang berbeda. Bagaimana sebenarnya situasis “perang sipil” diSuriah sekarang ini?
Assad menjawab : Kata “perang sipil” telah digunakan secara luas sejak awal konflik di Suriah, bahkan tanpa sadar digunakan juga oleh teman-teman kita, dan oleh sekutu tanpa memahami isi dari maknanya.
“Peperangan sipil” diSuriah bermakna ada garis sektarian berdasarkan etnis atau sekte atau agama atau mungkin perbedaan pandangan atau aliran politik, ini adalah sesuatu yang tidak terjadi di Suriah. Kenyataannya, di daerah yang dikendalikan oleh pemerintah, yang sekarang mayoritas Suriah, Anda memiliki semua keragaman ini. Jadi, kata “perang saudara” tidak benar. Apa yang sebenarnya ada dari awal adalah tentara bayaran mereka orang Siria, dan orang asing yang dibayar oleh Barat untuk menggulingkan pemerintah. Ini adalah realitas, kenyataan yang sangat kejam. Ini hanyalah topeng untuk menutupi niat mereka yang sebenarnya.
Pada kenyataannya, sebenarnya sudah hampir terjadi konflik langsung antara pasukan Rusia dan pasukan Amerika, dan untungnya, itu bisa dihindari, bukan oleh kebijaksanaan kepemimpinan Amerika, tetapi oleh kebijaksanaan kepemimpinan Rusia.
—00—
ARAB SAUDI ANCAM QATAR DENGAN AKSI MILITER JIKA MEMBELI SISTEM PERTAHANAN S400 DARI RUSIA
Arab Saudi dilaporkan telah mengancam dengan “aksi militer” terhadap Qatar jika negara tetangganya itu membeli sistem pertahanan rudal Rusia S-400, demikian menurut Le Monde mengutip surat dari Raja Salman kepada kepresidenan Prancis.
Pada Juni 2017 Arab Saudi, Bahrain, UEA, dan Mesir memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar karena menuduh negara itu mendukung dan mendanai terorisme. Qatar juga dituduh “ikut campur” dalam urusan internal negara tetangganya dan karena Qatar menyatakan dukungan terhadap saingan klasik Arab Saudi yaitu Iran.
Sekarang Riyadh dikabarkan khawatir dengan rencana Qtar membeli rudal S-400 sistem anti rudal darat keudara Rusia yang dianggap akan membahayakan “keamanan nasional” Negara tetangganya di Teluk Persia. Menurut informasi yang diperoleh Le Monde, King Salman belum lama ini telah mengirim surat kepada kantor kepresidenan Prancis, di mana ia menyatakan “keprihatinan mendalam” atas adanya negosiasi jual beli S-400 yang sedang berlangsung antara Doha dan Moskow.
Jika kesepakatan itu berlanjut “Kerajaan (Saudi) akan siap untuk mengambil semua langkah yang diperlukan untuk menghancurkan sistem pertahanan ini, termasuk dengan aksi militer,” . Isi surat itu juga dilaporkan meminta Paris untuk memberikan tekanan diplomatik terhadap Doha.
Duta Besar Qatar untuk Rusia pada bulan Januari mencatat bahwa kedua Negara Rusia dan Qatar sedang berada pada “tahap negosiasi lanjutan” atas pembelian sistem pertahanan udara canggih S-400.
Pada saat itu Fahad bin Mohammed Al-Attiyah mencatat bahwa perjanjian kerja sama militer Qtara –Rusia yang ditandatangani pada bulan Oktober 2017 itu telah “membuka jalan bagi Rusia dan Qatar untuk saling berinteraksi dalam lingkup pertahanan, termasuk pengadaan perangkat keras, pelatihan tentara dan petugas, pemeliharaan senjata dan, tentu saja, kerja sama operasi khusus. ”
Sisem pertahanan Triumf S-400, yang oleh NATO didinamakan sebagai ‘Growler,’ dapat mendeteksi dan mencegat hampir semua benda yang terbang diudara , mulai dari pembom strategis , pesawat tempur, ke jet tempur taktis, rudal balistik dari semua ukuran dan bentuk .
Dengan kemampuan multi fungsi ini, pesaing satu-satunya dari sS400 adalah Patriot buatan AS yang walau bagaimanapun masih menawarkan spesifikasi yang jauh lebih sederhana.
Sementara Washington belum mengomentari pembelian S-400 yang dilakukan oleh Qatar ini, AS baru-baru ini bersitegang dengan Ankara (Turki) atas keputusannya untuk memilih mengamankan wilayah udaranya menggunakan sistem S400 Rusia.
AS terus bersikeras bahwa Turki (sebagai anggota NATO) seharusnya hanya menggunakan sistem yang kompatibel dengan NATO yang bisa dibelinya dari “sekutunya sendiri.” Dengan mengangkat isu itu seorang anggota parlemen AS berupaya memperkenalkan RUU yang berusaha melarang pengiriman pesawat F-35 ke Turki, merujuk bahwa sikap Turki dianggap “semakin bermusuhan” (dengan AS).
Para anggota parlemen AS juga memperingatkan India bahwa pengadaan sistem militer canggih Rusia (S400) oleh India dapat membahayakan kerja sama pertahanan dan transfer teknologi antara Washington dan New Delhi, dan mendesak India untuk mempertimbangkan kembali pembelian itu.
Beberapa hari lagi tepat tanggal 14 mei 2018 kita akan melihat peristiwa yang sepertinya peristiwa diplomatik biasa tapi sebenarnya akan menjadi awal fenomena besar akhir zaman dimana umat Yahudi sedang menyiapkan Khilafah (pemerintahan tunggal dunia) akhir zaman yang mereka yakini telah dijanjikan Tuhan akan dipimpin oleh “Al Masih” mereka yang akan membawa mereka kembali kezaman keemasan seperti era Nabi Dawud as.
Peristiwa itu adalah pemindahan Kedubes AS di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem yang akan diresmikan pada 14 mei mendatang. Semua persiapan sedang dilakukan termasuk memasang penunjuk jalan kelokasi Kedubes AS di Yerusalem itu.
Bagi yang mata hatinya tidak beku karena sibuk menuhankan dunia maka akan diberi hidayah oleh Allah untuk mampu memahami satu demi satu peristiwa peristiwa akhir zaman yang terjadi dipepan mata kita. Bagi yang sibuk menuhankan dunia maka hanya akan melihat peristiwa ini sebagai even diplomatik biasa.
Kenapa kita pakai kata kata sedih dan prihatin seperti itu? Karena begitu gemasnya kita melihat banyak umat Islam yang tidak juga faham atas terjadinya persiapan persiapan besar dan panjang yang dilakukan umat Yahudi dalam proyek terbesar akhir zamannya itu.
Yang lebih menyedihkan lagi bahkan malah secara bodoh mereka datang dari seluruh penjuru dunia ke Iraq, dan Suriah dengan iming iming pendirian Khilafah Islam , padahal mereka sedang tertipu untuk membantu proyek Israel dalam pelemahkan Negeri negeri Muslim penentang Israel (Iraq, Libiya, Suriah, Sudan, Somalia, Nigeria dsb, dan nanti Iran ) yang dianggap membahayakan agenda penting mereka itu.
Jika anda tidak tahu bahwa penghancuran Suriah adalah agenda yang sudah lama direncanakan NATO, sebaiknya anda baca artikel Perang dunia 3 dibagi dalam 2 Fase. Disitu anda akan melihat video bocoran mantan Jendral AS Wesley Clark tentang rencana penghancuran 7 negara Islam dalam waktu 5 tahun.
Jadi, setiap Negara dan setiap fihak yang saat ini getol membantu Israel dalam penghancuran negara2 timteng penentang Israel, maka sebenarnya mereka itulah yang sedang mendukung proyek penyambutan Dajjal.
Setelah peresmian kantor Kedubes AS yang rencananya dilaksanakan tepat dengan hari jadi Israel 14 mei 2018 mendatang, tentu kita akan segera menyaksikan puluhan Negara sekutu AS (sekutu Israel) juga berbondong bondong memindahkan Konsulat atau Kedubesnya dari Tel Aviv Ke Jerusalem.
Sungguh saat ini kita jauh lebih mudah memahami Hadist2 tentang Dajjal yang dulu sulit difahami seperti Hadist berikut yang mengisyaratkan akan munculnya orang2 yang membaca Quran tapi tidak sampai kerongkongan dan generasi terakhirnya menjadi pendukung Dajjal :
“ Akan muncul sekelompok manusia dari arah Timur, yang membaca al-Quran namun tidak melewati tenggorokan mereka. Tiap kali Qarn (generasi) mereka putus, maka muncul generasi berikutnya hingga generasi akhir mereka akan bersama dajjal “ (HR. Imam Thabrani)
Persiapan Khilafah dunia Yang dipimpin Al-Masih Dajjal
Tentu saja mereka tidak sedang mepersiapkan Khilafah Islam tapi sebuah khilafah (Pemerintahan Tunggal dunia) yang mereka yakini harus berpusat di Yarusalem yang akan dipimpin “Al Masih” mereka yang ditunggu tunggu sejak lebih 2000 tahun. Mereka sudah puluhan tahun ini mempropagandakannya sebagai New World Order (NWO).
Itulah kenapa resiko sebesar apapun yang timbul dari pemaksaan Yerusalem menjadi ibuota Israel, seperti penentangan dari dunia Islam tidak akan mereka hiraukan.
Even penting lain yang kita yakini akan terjadi setelah ini adalah deklarasi Yerusalem sebagai Ibukota Israel , dan akan dususul dengan dilaksanakannya pembangunan Kuil / Istana ketiga (the 3rd Temple) bagi “Al Masih” mereka yang diyakini harus dibangun diatas reruntuhan Istana Nabi Dawud as. Seorang Nabi yang telah membawa umat Yahudi dalam zaman keemasannya.
Persiapan pembangunan Istana ketiga itu juga sudah sejak beberapa puluh tahun lalu dilakukan dengan proyek penggalian pencarian reruntuhan Istana Nabi Dawud as itu yang bahkan sampai dibawah Masjidil Aqsa. Beberapa hari lalu malah kita masih melihat disalah satu TV asing yang mengekpose rumah rumah warga palestina yang ambruk atau retak retak karena penggalian bawah tanah yang masih terus berlangsung.
Solusi “Satu Negara” Vs Solusi “ Dua Negara”
Melihat agresivitas Donald Trump dalam mendukung proyek besar umat Yahudi ini, kami termasuk yang pesimis bahwa solusi “dua negara” bisa diterapkan di Yerusalem.
Memang saat ini Donald Trump terlihat mendukung solusi “dua Negara” dengan meminta Israel untuk menarik diri dari empat pemukiman Yahudi di Yerusalem timur, tapi kita terlalu hafal dengan pendekatan langkah demi langkah yang dilakukan Israel untuk menghindari penentangan dari dunia Islam. Dan selama bertahun tahun ini mereka sudah puluhan kali melakukan “test case” dengan puluhan kali melarang umat Islam memasuki Masjidil Aqsa.
Alasan lain atas pendapat kita ini, adalah sudah puluhan tahun kita menyaksikan Israel selalu berhasil memaksakan kehendaknya dalam pencaplokan area Suriah di dataran tinggi Golan, area Palestina di Jalur Gaza dan tepi Barat sungai Yordan tanpa ada perlawanan berarti dari dunia Internasional maupun dari Negara Negara Islam.
Jadi singkatnya, prediksi kita adalah bahwa pada awalnya mereka akan menerapkan solusi “ dua Negara” tapi ditahap berikutnya mereka akan mengkhianati lagi dengan langkah baru memaksakan solusi “ satu Negara”.
Apakah solusi “satu Negara” itu nantinya bisa mereka laksanakan dan Yerusalem total menjadi bagian dari Israel ? Untuk memahami itu Kita kembali menggunakan panduan Allah bahwa Ya’juj Ma’juj yang saat ini bermarkas diIsrael tidak ada yang bisa mengalahkan kecuali hanya Allah.
Sedih, Hanya sedikit Umat Islam yang Memahami
Seseorang mengirim pertanyaan atau lebih tepat sebagai sanggahan kepada kita. Dia menyebut kita sebagai terobsesi dengan artikel akhir zaman yang kita paparkan.
Kita tidak kaget atau heran dengan sanggahan seperti itu, karena Hadist telah menyebut bahwa kemunculan Al Masih Dajjal akan diawali dengan gejala gajala dilupakannya bahaya Dajjal (banyak yang menjadi pengikut Dajjal) , bahkan para penceramahpun tidak ada yang menyebut diatas mimbar. Mereka masih melihat dunia normal normal saja karena tidak tahu sedang hidup dizaman apa kita sekarang ini.
“Dajjal tidak akan muncul sehingga sekalian manusia telah lupa untuk mengingatnya dan sehingga para Imam tidak lagi menyebut-nyebutnya di atas mimbar-mimbar.” (HR. Ahmad 16073)
Jiika kita tidak mau berfikir atas fenomena dunia yang terjadi dan memikirkan petunjuk yang diberikan Allah maka kita tidak akan mendapat hidayah yang akan menjadi bekal dalam memahami semuanya , bahkan fatalnya bisa gagal menjadikannya sebagai panduan hidup. Ada puluhan kali Allah dalam AlQuran menyuruh kita untuk untuk berfikir, karena hidayah/ petunjuk itu hanya diberikan kepada orang yang mau berfikir.
“Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai fikiran.”(QS. Shaad, 38: 29)
PETUNJUK ARAH KE KEDUBES AS SUDAH DIPASANG DIYERUSALEM
Senin 7/5 kemarin para pekerja telah memasang tanda-tanda jalan menuju kedutaan AS sehubungan akan dibukanya Kedubes AS di Yerusalem dalam satu minggu ini.
Para pekerja kota itu memasang papan-papan penunjuk jalan bertuliskan “Kedutaan Besar AS” dalam bahasa Ibrani, Arab, dan Inggris di sekitar lokasi dimana saat ini gedung konsulat AS dibangun, di lingkungan kota Arnona.
Peresmian Kedutaan AS diJerusalem itu akan dilakukan dengan meriah pada hari Senin pekan depan, bertepatan dengan peringatan 70 tahun berdirinya negara Israel.
“Ini bukan mimpi – itu kenyataan,” kata Walikota Yerusalem Nir Barkat dalam sebuah posting Twitternya termasuk foto-foto dirinya yang sedang menaiki tangga yang memegang salah satu tanda yang baru dipasang.
DUBES AS UNTUK ISRAEL TUNJUKKAN PHOTO BANGUNAN “DOM OF ROCK” YANG DIGANTI DENGAN “KUIL KETIGA”
Dubes AS untuk Israel David Friedman secara sengaja tertangkap kamera ketika dia sedang menunjukkan sebuah foto kontroversial “Temple of mount” diYerusalem ukuran poster dalam kunjungannya ke kota haredi di Bnei Brak (pusat Yahudi ultra-Ortodoks).
Foto yang tadinya tampaknya menunjukkan sebuah lokasi di Masjid “Mount of Rock” di Yerusalem itu telah diedit sedemikian rupa sehingga menggambarkan seakan sudah ada “Kuil ketiga” (the 3rd Temple) yang dibangun di Temple Mount. Lokasi itu persis menggantikan Masjid “Dome of Rock” dimana saat ini masih berdiri.
(“Dome of Rock” atau Kubah batu adalah Masjid berkubah lapis emas yang didirikan pada masa Dinasti Umayah sekitar abad 7 Masehi).
Friedman menerima foto itu dari seorang aktivis LSM Achiya, yang bekerja untuk memastikan hak-hak anak-anak (Israel) penyandang cacat ketidakmampuan belajar di sektor haredi dan dia adalah yang memandu tur Friedman pada saat itu.
Kedutaan Besar AS kemudian meminta maaf kepada LSM itu dan mengklarifikasi bahwa “kebijakan AS adalah (terus mendukung) status quo di Haram Al-Sharif / Temple Mount.”
Achiya menanggapi hal itu dengan sebuah pernyataan yang mengatakan, “Kami meminta maaf kepada Duta Besar Friedman dan Kedutaan Besar AS. Salah satu staf kami mempresentasikan gambar ke duta besar yang belum jelas diklarifikasi atau disetujui oleh organisasi kami atau kedutaan dan duta besar. Duta besar dan timnya adalah profesional yang dengan murah hati meluangkan waktu mereka mengunjungi kami untuk menyoroti pekerjaan penting yang akan mengubah masa depan penting kami. Sayangnya, seluruh pengalaman telah tertutup oleh aksi politik murahan. ”
LSM itu kemudian secara resmi meyakinkan kedutaan bahwa karyawan tersebut “telah diidentifikasi” dan bahwa dia akan ditangani dengan cara yang tepat.
Seorang juru bicara Kedutaan Besar Amerika Serikat mengatakan dalam sebuah pernyataan kemudian, “Duta Besar Friedman tidak menyadari gambar yang disodorkan di depannya . Dia sangat kecewa bahwa siapa pun akan memanfaatkan kunjungannya ke Bnei Brak untuk menciptakan kontroversi. ”
Acara kontroversial itu berpotensi menimbulkan reaksi balik dan perbedaan pendapat di antara warga Palestina yang telah lama menuduh Israel mengancam akan merusak status quo di Temple Mount.
PARLEMEN ISREL SAHKAN UNDANG UNDANG YANG MENETAPKAN ISAREL ADALAH NEGARA YAHUDI
Pada Kamis 20 Juli 2018 kemarin Parlemen Israel menyetujui sebuah undang undang kontroversial yang menetapkan Israel sebagai Negara Yahudi, para kritikus memperingatkan bahwa hal itu akan makin meminggirkan ras minoritas (Arab).
Pemerintah mengatakan RUU yang disahkan pada dini hari kemarin, akan mengabadikan karakter Israel (sebagai Negara Yahudi) dalam ketetapan hukum.
Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyebut hal ini menandai telah terlewatinya sebuah “momen bersejarah dalam sejarah Zionisme dan sejarah negara Israel.”
“Israel adalah negara bangsa dari orang-orang Yahudi, yang menghormati hak individu semua warganya,” katanya. “Saya ulangi, ini adalah negara kita. Negara Yahudi.
“Akhir-akhir ini, ada orang-orang yang mencoba untuk mengacaukan ini dan karenanya bisa mengguncang fondasi keberadaan kita dan hak-hak kita. Jadi hari ini kita telah mengukir hukum diatas batu. Ini adalah negara kita. Ini adalah bahasa kita. Ini adalah lagu kebangsaan kita dan ini adalah bendera kita. Panjang umur negara Israel. “
Para penentang Undang Undang baru itu mengatakan bahwa hal itu akan makin meminggirkan minoritas Arab di negara itu yang berkisar 20 persen dan menurunkan peringkat bahasa Arab sebagai bahasa resmi menjadi bahasa “khusus”.
Undang-undang itu disahkan dengan kemenangan 62-55, dengan dua anggota Knesset (parlemen Israel) yang abstain.
Undang-undang, yang didefinisikan sebagai “hukum dasar,” memberikan status kuasi-konstitusional, yang kemungkinan akan menghadapi tantangan pengujian di Mahkamah Agung.
MENLU RUSIA : ADA KEANEHAN DI AL-TANF SURIAH, PARA TERORIS BEBAS BERGERAK DIAREA YANG DIKUASAI AS
Kelompok-kelompok yang terkait dengan ISIS telah meningkatkan aktivitas mereka di daerah Al-Tanf diSuriah , area yang saat ini dibawah kendali Amerika Serikat, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan hal itu pada konferensi pers pada hari Senin.
“Kami telah mengumpulkan banyak bukti adanya beberapa hal aneh terjadi di Al-Tanf. Dalam sudut pandang kami daerah ini tidak signifikan bagi operasi anti-teroris. Dalam prakteknya kita dapat melihat bahwa di daerah ini, termasuk kamp pengungsi Rukban , kelompok bersenjata muncul lebih sering dan, menurut sumber kami, mereka memiliki hubungan dengan ISIS.
” Dia teringat bahwa masalah itu telah berulang kali dia ungkapkan dalam berbagai kali kontak dengan AS.
“Kami telah meminta perhatian atas fakta ini karena bertentangan dengan kesepakatan kami tentang bagaimana mengatur upaya de-eskalasi di Suriah dalam kerangka kontak reguler antara militer,” kata Lavrov.
Moskow mengharapkan Washington untuk mau menarik pasukannya dari Al-Tanf diSuriah karena kehadiran mereka tidak ada gunanya dari sudut pandang militer, kata Lavrov,
Menanggapi Adanya laporan media tentang rencana AS untuk menarik pasukan dari daerah Al-Tanf, saya sudah mengatakan bahwa zona ini dibuat (AS) secara artifisial dengan alasan yang sulit dimengerti dari sudut pandang kelayakan militer,” katanya. “Inilah sebabnya mengapa Kementerian Pertahanan kami meminta perhatian AS terhadap fakta itu dan mereka tampaknya akan mencapai kesimpulan yang sama,” kata Menlu Rusia itu. Dia menambahkan bahwa ia mengharapkan adanya langkah-langkah praktis (dari AS) untuk mencapai tujuan itu.
RUSIA PERTIMBANGKAN PENARIKAN PASUKAN IRAN SEJAUH 60KM DARI PERBATASAN ISRAEL
Tank tang Israel didekat perbatasan dengan Suriah – mei 2018
Rusia khawatir serangan Israel ke Suriah akan melemahkan kekuasaan Assad. Israel percaya Moskow mungkin setuju untuk memindahkan Iran 60 kilometer jauhnya dari perbatasan Israel.
Para pemimpin politik dan militer Israel percaya bahwa Rusia akan bersedia untuk mendiskusikan penarikan secara signifikan pasukan Iran dan sekutu milisi Syiahnya dari perbatasan Israel-Suriah, para pejabat Israel mengatakan.
Perubahan dalam posisi Rusia telah menjadi lebih jelas sejak bentrokan antara militer Israel dengan Iran di Suriah 10 mei lalu. Yang terjadi di tengah kekhawatiran Moskow bahwa langkah-langkah (militer) lebih lanjut Israel akan mengancam stabilitas rezim Presiden Suriah Bashar Assad.
Rusia belum lama ini berupaya untuk mencoba membuat Amerika Serikat terlibat dalam perjanjian yang akan menstabilkan Suriah. Rusia mungkin bersedia untuk menyingkirkan tentara Iran dari perbatasan Israel, meskipun tidak perlu memindahkan seluruh pasukan yang berafiliasi dengan mereka dari seluruh area Suriah.
November lalu, Rusia dan Amerika Serikat berkoordinasi dengan Yordania untuk menjalin kesepakatan guna mengurangi kemungkinan gesekan di Suriah selatan setelah rezim Assad mengalahkan kelompok pemberontak di pusat negara itu.
Israel berusaha untuk menjaga agar pasukan Iran dan milisi Syiah berada setidaknya 60 kilometer (37 mil) dari perbatasan Israel di Dataran Tinggi Golan, sebelah timur jalan Damaskus-Daraa.
Namun negara adidaya (Israel) itu tidak sefaham dengan permintaan; perjanjian tersebut yang menetapkan bahwa pasukan Iran dan milisinya akan tetap sekitar 5 kilometer dari garis kontak antara pasukan rezim (Suriah) dan pemberontak, yaitu sekitar 5 hingga 20 kilometer dari perbatasan Israel.
UPDATE TERAKHIR PUTRA MAHKOTA SAUDI MUHAMMAD BIN SALMAN
— Breaking News Global (@BreakingNAlerts) April 21, 2018
Video amatir tembak menembak disekitar Istana Kerajaan Saudi 21 apr 2018.
Seorang aktivis Saudi telah mengungkapkan bahwa Putra Mahkota Mohammed bin Salman yang belum terlihat di depan umum selama beberapa minggu terakhir benar-benar telah ditembak dan terluka dalam tembakan senjata sengit yang dilaporkan dari luar istana kerajaan di ibukota Riyadh akhir bulan lalu.
Mohammed al-Mas’ari, sekretaris jenderal Partai Kebangkitan Islam mengutip sumber-sumber yang dapat dipercaya, mengatakan dalam wawancara baru-baru ini dengan televisi al-Mayadeen Lebanon bahwa bin Salman terkena peluru dalam serangan akhir April lalu itu .
Dia mengatakan berita tentang cederanya Muhammad bin Salman telah dibocorkan oleh sumber-sumber dalam keluarga kerajaan yang sebelum banyak beredar di situs web jejaring sosial seperti Twitter.
Di tempat lain dalam sambutannya, al-Mas’ari mengatakan putra mahkota sekarang berencana untuk tampil di hadapan media untuk menyangkal laporan kudeta.
Sejumlah wartawan di Riyadh melaporkan adanya (tembak menembak sengit) dan kebakaran besar di luar kompleks istana pada 21 April. Meskipun kantor berita negara Arab Saudi mengklaim itu hanyalah penembakan oleh sekuriti Istana terhadap drone mainan yang terlalu dekat dengan area kerajaan, beberapa orang bertanya-tanya apakah insiden itu merupakan kudeta dipimpin oleh keluarga raja terhadap Raja Salman.
Aktivis Saudi mengatakan penembakan itu tidak ada hubungannya dengan pesawat tak berawak, tetapi itu adalah serangan dari kendaraan yang membawa senapan mesin berat dan menembak secara acak. Dikatakan bahwa Muhammad bin Salman telah dievakuasi ke bunker terdekat di sebuah pangkalan militer untuk keselamatannya.
Insiden itu terjadi tepat setelah pewaris tahta muda itu mengakhiri tur globalnya yang dimaksudkan untuk mempromosikan dirinya sebagai kekuatan baru di kerajaan Saudi.Setelah Kembali Saudi sang putra mahkota menghadapi ketegangan dalam keluarga kerajaan.
Selain itu juga ada persaingan internal dalam keluarga kerajaan, sebutl saja Muhammad bin Nayif dan Mutab Bin Abdullah, putra mendiang raja, keduanya tidak setuju dengan serangan koalisi pimpinan Saudi terhadap Yaman.
Sikap anti-Palestina putra mahkota Saudi dalam beberapa kesempatan telah menyinggung dunia Muslim. Hubungan antara Riyadh dan rezim Tel Aviv telah semakin hangat sejak Juni 2017 ketika bin Salman diangkat menjadi putra mahkota.
DUBES AS UNTUK ISRAEL TUNJUKKAN PHOTO BANGUNAN “DOM OF ROCK” YANG DIGANTI DENGAN “KUIL KETIGA”
Dubes AS untuk Israel David Friedman secara sengaja tertangkap kamera ketika dia sedang menunjukkan sebuah foto kontroversial “Temple of mount” diYerusalem ukuran poster dalam kunjungannya ke kota haredi di Bnei Brak (pusat Yahudi ultra-Ortodoks).
Foto yang tadinya tampaknya menunjukkan sebuah lokasi di Masjid “Mount of Rock” di Yerusalem itu telah diedit sedemikian rupa sehingga menggambarkan seakan sudah ada “Kuil ketiga” (the 3rd Temple) yang dibangun di Temple Mount. Lokasi itu persis menggantikan Masjid “Dome of Rock” dimana saat ini masih berdiri.
(“Dome of Rock” atau Kubah batu adalah Masjid berkubah lapis emas yang didirikan pada masa Dinasti Umayah sekitar abad 7 Masehi).
Friedman menerima foto itu dari seorang aktivis LSM Achiya, yang bekerja untuk memastikan hak-hak anak-anak (Israel) penyandang cacat ketidakmampuan belajar di sektor haredi dan dia adalah yang memandu tur Friedman pada saat itu.
Kedutaan Besar AS kemudian meminta maaf kepada LSM itu dan mengklarifikasi bahwa “kebijakan AS adalah (terus mendukung) status quo di Haram Al-Sharif / Temple Mount.”
Achiya menanggapi hal itu dengan sebuah pernyataan yang mengatakan, “Kami meminta maaf kepada Duta Besar Friedman dan Kedutaan Besar AS. Salah satu staf kami mempresentasikan gambar ke duta besar yang belum jelas diklarifikasi atau disetujui oleh organisasi kami atau kedutaan dan duta besar. Duta besar dan timnya adalah profesional yang dengan murah hati meluangkan waktu mereka mengunjungi kami untuk menyoroti pekerjaan penting yang akan mengubah masa depan penting kami. Sayangnya, seluruh pengalaman telah tertutup oleh aksi politik murahan. ”
LSM itu kemudian secara resmi meyakinkan kedutaan bahwa karyawan tersebut “telah diidentifikasi” dan bahwa dia akan ditangani dengan cara yang tepat.
Seorang juru bicara Kedutaan Besar Amerika Serikat mengatakan dalam sebuah pernyataan kemudian, “Duta Besar Friedman tidak menyadari gambar yang disodorkan di depannya . Dia sangat kecewa bahwa siapa pun akan memanfaatkan kunjungannya ke Bnei Brak untuk menciptakan kontroversi. ”
Acara kontroversial itu berpotensi menimbulkan reaksi balik dan perbedaan pendapat di antara warga Palestina yang telah lama menuduh Israel mengancam akan merusak status quo di Temple Mount.
RUSIA SUKSES UJI COBA PERTAHANAN UDARA S-500 DALAM JARAK TERJAUH
Rusia dilaporkan telah sukses melakukan uji coba sistem pertahanan rudal permukaan keudara dengan target terjauh yang pernah dilakukan dengan rudal system S-500.
Jika sudah beroperasi nanti, sistem pertahanan pesawat udara dan rudal ini dapat secara signifikan meningkatkan kemampuan penangkalan wilayah militer Rusia di Eropa, Asia Timur dan tempat lainnya walau sudah terlambat dari jadwalnya.
Menurut sumber2 anonim, (dalam uji coba ini) S-500 mampu menembak target sejauh 300 mil, yang berarti berjarak 50 mil lebih jauh dari catatan sebelumnya. Jangkauan dari sistem S-400 yang ada saat menggunakan rudal 40N6 adalah hampir 250 mil.
Sistem ini juga dikenal sebagai Triumfator-M atau Prometheus, dimana dalam perkembangan aktif setidaknya sejak 2009 ada beberapa rincian yang jelas tentang kapabilitasnya. Diwaktu lalu Media Rusia telah melaporkan bahwa generasi terakhir dari S-500 akan dapat menembak target lawan hingga 370 mil (590km) jauhnya.
PANGKALAN UDARA MILITER SURIAH DISERANG RUDAL ISRAEL
“Salah satu bandara militer kami di wilayah tengah terkena agresi rudal, dan sistem pertahanan udara kami berhasil menghadapi serangan itu dan mencegahnya mencapai tujuannya,” kata kantor berita resmi Suriah SANA.
SANA sebelumnya melaporkan adanya suara ledakan terdengar di dekat bandara Dabaa, sekitar 12 mil di barat daya kota Suriah pusat Homs , 6 mil dari perbatasan Libanon.
Juru bicara Pentagon, Letnan Kolonel Kone Faulkner, ketika ditanya tentang l serangan itu, mengatakan koalisi pimpinan AS yang memerangi ISIS di Suriah tidak melakukan serangan itu dan koalisi tidak menargetkan posisi pemerintah Suriah.
Sebuah oranisasi pemantau Perang yang berbasis di Inggris Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan pasukan milik Hizbullah dan milisi lainnya yang bersekutu dengan Presiden Suriah Bashar al-Assad ditempatkan di bandara militer Dabaa. Tidak ada informasi tentang korban.
PRESIDEN BELARUS : PENUMPUKAN PASUKAN NATO DIEROPA TIMUR TIMBULKAN MASALAH KEAMANAN REGIONAL DAN INTERNASIONAL
Pengerahan besar besaran pasukan NATO telah berfungsi sebagai katalisator (pemercepat) atas timbulnya sejumlah masalah regional di Eropa Timur, Presiden Belarusia Alexander Lukashenko mengatakan Kamis. (Belarusia adalah salah satu negara tetangga dan sekutu dekat Rusia)
“NATO harus mengambil posisi yang lebih bertanggung jawab. Banyak masalah yang kami hadapi yang disebabkan oleh perluasan pasukan NATO kearah (Eropa) timur. Saya punya hak untuk menekankannya, karena saya telah melihat perkembangan ini dengan mata kepala saya sendiri,” kata Lukashenko yang menyampaikan pidato di forum “Eropa Timur:
Menurut presiden Belarus negara non-Eropa, seperti Cina, India dan Jepang semakin kuat, yang menciptakan kebutuhan untuk melibatkan mereka dalam dialog dengan aktor-aktor regional di Eropa.
Pada bulan April lalu menteri pertahanan Belarusia, Andrei Ravkov mengatakan bahwa NATO telah menimbun senjata berat di negara-negara Baltik, tindakan yang dapat diklasifikasikan sebagai upaya untuk menggeser keseimbangan kekuatan di wilayah tersebut. langkah-langkah ini hanya akan memperburuk ketegangan internasional.
Rusia telah berulang kali menyuarakan protesnya atas penumpukan militer NATO disekitar wilayahnya dan mengatakan bahwa hal itu hanya akan merusak stabilitas regional dan menimbulkan perlombaan senjata baru.
ISRAEL INGATKAN SURIAH UNTUK TIDAK MENGGUNAKAN RUDAL ANTI PESAWAT UNTUK MENEMBAK PESAWAT ISRAEL
Seorang perwira senior Angkatan Udara Israel mengatakan bahwa pesawat militer negaranya akan terus beroperasi di wilayah udara Suriah selama waktu yang diperlukan.
“Kami melakukan ini bukan karena kami agresif, tetapi karena kami harus terus-menerus secara aktif membela negara Israel,” kata perwira senior itu yang berbicara kepada wartawan dengan syarat anonim pada hari Rabu.
“Ini adalah satu-satunya cara l yang bisa mencegah langkah-langkah ofensif dari Iran,” tambahnya.
Perwira Israel itu juga memperingatkan Suriah agar tidak menggunakan pertahanan udara terhadap pesawat tempur Israel. “Semua baterai yang digunakan untuk menembak pesawat Israel akan dihancurkan. Semua baterai yang tidak menembaki pesawat kami tidak akan dihancurkan,” katanya. Dia mencatat bahwa “kebijakan ini akan terus berlanjut.”
Pada hari Selasa komandan Angkatan Udara Israel menyatakan bahwa Israel telah menjadi negara pertama di dunia yang menggunakan pesawat tempur siluman generasi kelima F-35 buatan AS dalam pertempuran. “Kami telah menerbangkan F-35 di seluruh Timur Tengah dan telah menyerang dua kali di dua front yang berbeda,” Kata Mayor Jenderal Amikam Norkin seperti dikutip oleh media Israel.
RUSIA SUKSES LUNCURKAN RUDAL BALISTIK SECARA BERUNTUN DARI KAPAL SELAM
Kementerian Pertahanan Rusia telah merilis video kapal selam nuklir kelas Borey bernama Yuri Dolgoruky yang sedang meluncurkan salvo (tembakan beruntun) rudal balistik Bulava ke sebuah sasaran di Timur Jauh Rusia.
Armada Utara Rusia mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa itu adalah untuk pertama kalinya kapal selam kelas Borey meluncurkan begitu banyak rudal secara berurutan, dan keberhasilan operasi ini makin menegaskan kehandalan kapal selam dan rudal balistik kapal selam “Bulava”.
PARAGUAY MENJADI NEGARA KETIGA YANG MEMINDAHKAN KEDUBESNYA KE YERUSALEM
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Paraguay Horacio Cartes menghadiri upacara pembukaan Kedubes Paraguay diYerusalem.
Paraguay adalah Negara kedua yang mengikuti jejak AS memindahkan Kedubesnya di Yerusalem setelah sebelumnya Guatemala melakukanhal serupa.
Israel menganggap Yerusalem sebagai ibukotanya, termasuk distrik-distrik timur kota yang dirampas Israel dari Yordania selama Perang Enam Hari pada tahun 1967.
Damaskus kini telah benar-benar dibebaskan dari militan ketika Tentara Suriah berhasil membersihkan kubu terakhir mereka, Informasi tersebut telah dikonfirmasi oleh fihak Tentara Suriah.
Tentara Suriah telah membebaskan kamp Yarmouk di selatan Damaskus dan mengibarkan bendera Suriah di sana, “kata sumber itu.
Televisi pemerintah Suriah mengatakan tentara Suriah telah mengambil alih distrik Al-Hajar Al-Aswad di Selatan Damaskus. “Sebagai hasil dari operasi gabungan pasukan bersenjata dan sekutu kami, Al Hajar Al Aswad dan wilayah sekitarnya telah sepenuhnya dibebaskan dari teroris,” kata militer Suriah dalam sebuah pernyataan.
Tentara Suriah membersihkan blok-blok sisa kamp Yarmouk yang baru saja dibebaskan, yang terletak di selatan Damaskus, seorang koresponden Sputnik melaporkan.
Seorang perwira Militer Suriah mengatakan bahwa para tentara harus memeriksa setiap sudut bangunan di kamp untuk mencari kemungkinan penyerang dengan bom bunuh diri atau penembak jitu untuk menghindari kekerasan di masa mendatang.
Sebelumnya, pasukan pemerintah Suriah juga berhasil mengambil kembali kendali atas lingkungan timur distrik Yarmouk yang terletak di selatan Damaskus.
Operasi itu diluncurkan setelah pembebasan Ghouta Timur di pinggiran Damaskus dari militan. Dimana kota terakhir yang tersisa yaitu Douma bisa direbut kembali dari militan pada 12 April.
Kamp pengungsi Yarmouk dan permukiman di sekitarnya adalah benteng terakhir para teroris ISIS (DAESH) dan al-Nusra di dekat Damaskus. Sejak konflik bersenjata pecah di Suriah tahun 2011, kamp pengungsi Yarmouk yang diperuntukkan bagi pengungsi Palestina dan Suriah telah berkali2 bergantian diambil alih oleh kelompok militan yang berbeda yang mengakibatkan bencana kemanusiaan bagi para pengungsi. Saat ini ada sekitar 18.000 pengungsi tinggal di kamp itu.
MENGHILANGNYA PUTRA MAHKOTA SAUDI SEBULAN INI TIMBULKAN SPEKULASI
Pangeran Mahkota Saudi Mohammad bin Salman diduga tertembak oleh dua peluru dalam serangan 21 April di istana kerajaan di Riyadh dan mungkin benar-benar telah meninggal karena dia belum juga muncul di depan umum sejak insiden itu, Surat kabar Kayhan melaporkan hal itu mengutip “laporan dinas rahasia yang dikirim ke para pejabat senior negara Arab yang tidak disebutkan.
Seperti ditekankan oleh Press TV, tidak ada foto atau video baru dari bin Salman yang dirilis oleh otoritas Saudi sejak hari insiden itu, dan “bahkan Pangeran tidak terlihat di kamera ketika Menteri Luar Negeri AS yang baru Mike Pompeo melakukan kunjungan perdananya ke Riyadh pada akhir April.”
“Muhammad Bin Salman adalah seorang pria yang sering muncul di hadapan media, tetapi 27 hari absennya sejak tembakan di Riyadh telah menimbulkan pertanyaan tentang kesehatannya,” kantor berita Fars mencatat.
Pada tanggal 21 April beberapa agensi media melaporkan tembakan besar yang berasal dari istana kerajaan Saudi di Riyadh, mendorong spekulasi tentang kemungkinan adanya upaya kudeta yang sedang berlangsung.
Namun pihak berwenang Saudi mengklaim bahwa insiden tersebut hanya melibatkan petugas keamanan istana yang menembaki drone mainan yang diduga terbang terlalu dekat dengan area Istana. Sejumlah media lokal melaporkan bahwa Raja Salman sendiri dievakuasi ke instalasi militer terdekat selama insiden penembakan, , pengamat Saudi Ali al-Ahmed menyebut Tujuan sang Raja adalah Pangkalan militer Raja Khaled.
KORUT TANGGUHKAN PEMBICARAAAN TINGKAT TINGGI DENGAN KORSEL
Hari ini rabu 16/5 Korea Utara mengumumkan bahwa pihaknya menangguhkan pembicaraan tingkat tinggi (yang dijadwalkan hari ini) dengan Korea Selatan karena AS dan Korsel malah menggelar latihan militer bersama.
Menurut laporan Yonhap News, latihan militer Max Thunder yang dilakukan oleh Korea Selatan dan AS adalah latihan untuk invasi ke Korea Utara, yang oleh Korea Utara dianggap sebagai “provokasi”.
Pembicaraan tingkat tinggi, yang merupakan tindak lanjut dari pertemuan akhir bulan April lalu antara pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan Presiden Korea Selatan, Moon Jae In, diperkirakan akan berlangsung di sisi selatan desa gencatan senjata Panmunjom, tempat dimana perundingan putaran pertama akan dilakukan.
“Latihan militer yang dilakukan di seluruh Korea Selatan itu jelas menargetkan kami, ini merupakan tantangan nyata terhadap Deklarasi Panmunjom dan provokasi militer yang disengaja yang bertentangan dengan perkembangan politik yang positif di Semenanjung Korea,” Kantor Berita Pusat Korea Utara menyatakan.
GUATEMALA MENYUSUL AS PINDAHKAN KEDUBESNYA KE YERUSALEM
Guatemala telah membuka kedutaannya di Yerusalem, mengikuti jejak Amerika Serikat yang meresmikan kedutaan besarnya diYerusalem dua hari sebelumnya.
Peresmian kedutaan besar Guatemala yang dihadiri oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Guatemala Jimmy Morales dilakukan di tengah protes kemarahan warga Palestina atas pembunuhan tentara Israel terhadap 62 orang Palestina yang berunjukrasa di Jalur Gaza pada hari Senin.
IVANKA TRUMP MENYEBUT YERUSALEM SEBAGAI IBUKOTA ISRAEL
Seperti kita duga sebelumnya , langkah demi langkah menuju deklarasi Yerusalem akan terus dilakukan. Ivanka Trump dan suaminya Jared Kushner yang mewakili Donald Trump dalam peresmian Kedubes AS diYerusalem bahkan menyebut Yerusalem adalah Ibukota Israel .
Disaat meriahnya peresmian Kedubes AS diYeruslaem, ribuan warga Palestina masih terus melakukan demonstrasi besar yang akan berlangsung sampai 3 minggu lagi. Hari ini lebih 52 orang Palestina tewas termasuk diantaranya Fadi Abu Saleh yang ikut demo dengan kursi rodanya. Dia adalah seorang veteran yang dua kakinya diamputasi dalam perang melawan Israel di Gaza 2008, hari ini gugur sebagai Syuhada oleh peluru tajam pasukan Israel.
ISRAEL LAKUKAN SERANGAN UDARA BESAR KESURIAH
Video menunjukkan sistem partahanan udara Suriah berhasil mencegat sebagian besar dari rudal yang diluncurkan Israel.
[ads_hr hr_style=”hr-solid”]
Pada kamis malam Departemen Pertahanan Israel (IDF) mengatakan bahwa mereka telah menyerang lebih dari 50 target di Suriah dalam serangan semalam. Target tersebut termasuk situs intelijen Iran, pusat logistik, dan pangkalan militer yang dioperasikan oleh Pasukan Garda Revolusi Iran.
Di antara target itu juga termasuk depot senjata di bandara internasional di Damaskus, pos pengamatan, dan senjata yang ditempatkan di zona penyangga di perbatasan Israel-Suriah.
Militer Isarel mengatakan bahwa fihaknya juga menargetkan sejumlah sistem pertahanan udara Suriah SA-5, SA-2, SA-22, dan baterai rudal SA-17 yang sebelumnya telah menembak pesawat Israel (yang menyerang Suriah).
“Semua target yang kami sasar telah dihancurkan secara efektif,” yang menyebabkan “kerusakan signifikan” terhadap Iran. kata juru bicara IDF.
Serangan semalam adalah bentrokan langsung terbesar antara pasukan Iran dan IDF, dan tampaknya menjadi serangan terbesar yang dilakukan Israel di Suriah sejak Perang Yom Kippur 1973.
“Adalah lebih baik memperhitungkan risiko sekarang, walaupun dengan potensi untuk [perang], daripada menunda menangani hal ini dalam beberapa tahun, ketika kita mungkin menemukan diri kita menghadapi ancaman yang mungkin eksistensial yang diarahkan kepada kita dari Suriah.
Seorang anggota dewan keamanan nasional Iran yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada Al-Jazeera bahwa “Israel telah membuat kesalahan strategis dan akan membayar dengan harga tinggi. Ancaman tidak lagi akan membantu. Balas dendam dari Iran akan datang.
”Kementerian pertahanan Rusia mengatakan bahwa serangan Israel terhadap Suriah melibatkan 28 pesawat yang mengambil bagian dengan total sekitar 70 rudal yang ditembakkan. Dikatakan separuh dari rudal itu berhasil ditembak jatuh.
“28 pesawat F-15 Israel dan F-16 digunakan dalam serangan itu, yang melepaskan sekitar 60 rudal udara ke darat di berbagai bagian Suriah. Israel juga menembakkan lebih dari 10 rudal taktis darat ke darat, ”kata kementerian pertahanan Rusia itu dalam sebuah pernyataan yang dikutip oleh kantor berita Interfax.
Komandan Angkatan bersenjata Suriah mengatakan bahwa Pertahanan Udara Tentara Arab Suriah dikelola dengan efisiensi tinggi untuk mencegat dan menghancurkan sebagian besar rudal Israel yang diluncurkan secara berurutan pada hari Kamis saat fajar di sejumlah pos militer dibeberapa tempat.
“Para Tentara Suriah yang menghadapi agresi Israel itu menegaskan sekali lagi kewaspadaan Angkatan Darat dan kesiapan untuk membela kedaulatan tanah air terhadap agresi apa pun.”
Ditambahkan bahwa sebagian rudal yang tidak tercegat hanya mengakibatkan kematian tiga orang dan melukai dua orang, selain juga menghancurkan stasiun radar dan depot amunisi.
INTIMIDASI TERHADAP IRAN SEMAKIN MASIV DILAKUKAN AS DAN ISRAEL
Serangan militer ke Iran nampaknya akan datang lebih cepat dari perkiraan kita. Beberapa minggu ini Isarel mulai gencar menyerang posisi2 militer Iran yang ada diSuriah. Sementara Presiden Trump makin masiv melakukan kampanye2 hitam persis yang presiden AS sebelumnya lakukan ketika akan menurunkan Saddam Hosein dan Mu’amar Qadafi dan sebelum operasi NATO di Suriah dalam upaya menurunkan Assad. Pemutar balikan fakta ,kebohongan dan pengingkaran perjanjian nampaknya menjadi standar baku bagi semua Presiden AS. Perjanjian nuklir dengan Iran yang mereka sepakati sendiri sekarang dikhianati sendiri, Fakta bahwa AS dan sekutunya mendanai teroris diIraq dan Suriah malah mereka putarbalikkan, Iran yang bertahun tahun berjuang membantu Assad dalam memerangi Teroris malah dia sebut Iran adalah sponsor teroris.
[ads_hr hr_style=”hr-solid”]
Pada Selasa kemarin, Presiden Donald Trump secara resmi mengumumkan bahwa AS akan mundur dari kesepakatan nuklir Iran. Dan dia akan segera mengeluarkan sanksi ekonomi level tertinggi terhadap Iran.
“Jelas bagi saya bahwa kami tidak dapat mencegah bom nuklir Iran jika masih di bawah struktur perjanjian yang saat ini telah membusuk ini,” kata Trump dari Gedung Putih Ruang Diplomatik. “Kesepakatan Iran cacat pada intinya. Jika kita tidak melakukan apa-apa, kita tahu persis apa yang akan terjadi.”
Menaggapi keputusan Trump itu, Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan dia telah memerintahkan industri atom negara itu untuk siap memulai kembali pengayaan uranium.
Menanggapi keputusan Trump itu, Rusia mengatakan bahwa “klaim AS mengenai nuklir Iran merupakan perjanjian yang benar-benar sah itu, hanyalah untuk menutupi upaya mereka untuk menjaga tensi politik dengan Negara itu (iran).”
MENTERI ENERGI ISRAEL : ASSAD AKAN BERTANGGUNG JAWAB JIKA IRAN SERANG ISRAEL DARI SURIAH
Menteri Energi Israel Yuval Steinitz memperingatkan Presiden Suriah Bashar Assad bahwa dia akan bertanggung jawab atas setiap serangan terhadap Israel yang dilakukan oleh Iran dari wilayah Suriah.
“Jika Assad mengijinkan Iran membuat Suriah menjadi pangkalan militernya untuk melawan kami dan menyerang kami dari wilayah Suriah, maka dia harus tahu bahwa itu adalah akhir dan akhir dari rezimnya dan dia tidak akan bertahan menjadi penguasa Suriah atau presiden Suriah,” Steinitz mengatakan dalam wawancara 7 Mei dengan surat kabar Israel Yedioth Ahronoth.
“Assad tidak bisa duduk santai di istananya dan merehabilitasi rezimnya sementara membiarkan Suriah dijadikan basis serangan terhadap Negara Israel. Ini sangat sederhana, ” Kata Steinitz yang juga anggota kabinet keamanan Israel.
Steinitz menambahkan bahwa Israel tidak tertarik dengan perang dengan Iran atau negara atau kelompok lain. “Tapi kita tidak bisa membiarkannya mengubah Suriah menjadi basis militer Garda Revolusi (iran),” kata Steinitz. “Apa yang terjadi di Lebanon dengan Hizbullah adalah cukup buruk (bagi Israel). Jika kita tidak menghentikan kekuatan Iran di Suriah maka kita akan mendapatkan sesuatu (masalah) yang jauh lebih besar daripada Hizbullah. ”
Steinitz kemudian menjelaskan bahwa dia hanya “mengungkapkan pandangan pribadinya.”
Para pejabat Israel yakin Iran bertekad membalas serangan udara 9 April di pangkalan udara T4 Suriah, yang menewaskan tujuh penasihat militer Iran dan anggota Korps Garda Revolusioner Islam (IRGC).
Laporan dari “The Times of Israel” mencatat bahwa pada 6 Mei semua siaran berita malam Israel melaporkan bahwa militer Israel dan dinas intelijen telah mengidentifikasi upaya awal Iran di Suriah untuk melakukan pembalasan menggunakan pasukan IRGC, Hizbullah dan milisi Syiah lokal untuk “meluncurkan rentetan peluru kendali presisi, kemungkinan untuk menyasar posisi militer Israel di utara.”
PESAWAT PESAWAT ISRAEL KEMBALI SERANG SURIAH
Pada selasa malam , Media pemerintah Suriah melaporkan bahwa Israel telah melakukan serangan udara di selatan Damaskus, di daerah yang sebelumnya diidentifikasi sebagai lokasi pangkalan militer Iran.
Kantor berita resmi Suriah SANA mengatakan bahwa pertahanan udara Suriah mencegat dua rudal Israel di atas wilayah el-Kiswah, di selatan Damaskus. Laporan itu tidak menyebutkan berapa banyak misil yang ditembakkan.
Seperti biasanya, militer Israel tidak mengomentari serangan udara di Suriah itu.
Serangan yang itu terjadi beberapa jam setelah militer Israel mengatakan telah mengidentifikasi “gerakan pasukan Iran yang tidak biasa di Suriah” dan memerintahkan pemerintah lokal Israel di Dataran Tinggi Golan untuk membuka tempat penyimpanan bom mereka.
Rami Abdel Rahman, direktur Observatorium Suriah yang berbasis di Inggris untuk Hak Asasi Manusia, mengatakan kepada AFP bahwa rudal rudal itu menargetkan “depot senjata milik Hizbullah dan Iran.”
Tapi seorang pejabat pertahanan Iran mengatakan kepada Associated Press bahwa serangan itu menargetkan posisi tentara Suriah dan hanya menyebabkan kerusakan material. Dia berbicara dengan syarat anonim karena dia tidak berwenang untuk memberikan pernyataan resmi.
PRESIDEN IRAN : AS AKAN MENYESAL JIKA KELUAR DARI PERJANJIAN NUKLIR 2015
Kebohongan, propaganda palsu, serangan palsu, pengkhianatan terhadap perjanjian yang diucapkan sendiri dsb dsb… sangat melekat dalam sejarah keputusan politik luar negeri AS , paling tidak sejak negara itu menjadi superpower dunia baru menggantikan Inggris sekitar tahun 1945 , dan secara aneh dan misterius menjadi pelayan Israel yang patuh, sama persis ketika Inggris menjadi super power yang menyiapkan berdirinya negara Israel.
[ads_hr hr_style=”hr-solid”]
Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan pada hari Minggu 6/5 bahwa Iran memiliki rencana sendiri untuk menanggapi setiap langkah Presiden AS Donald Trump terhadap perjanjian nuklir 2015 , dan Amerika Serikat akan menyesali keputusannya untuk keluar dari kesepakatan itu.
“Kami memiliki rencana untuk menolak keputusan Trump atas kesepakatan nuklir,” kata Rouhani dalam pidato yang disiarkan langsung oleh televisi pemerintah. “Perintah telah dikeluarkan untuk organisasi energi atom kami … dan untuk sektor ekonomi untuk menghadapi plot (sanksi) Amerika terhadap negara kita,” kata Rouhani pada.
“Amerika membuat kesalahan jika meninggalkan kesepakatan nuklir,” kata Rouhani. “Jika Amerika meninggalkan kesepakatan nuklir, ini akan meninggalkan penyesalan bersejarah.”
“Kami tidak akan bernegosiasi dengan siapa pun tentang senjata dan pertahanan kami, dan kami akan membuat dan menyimpan sebanyak mungkin senjata, fasilitas, dan rudal yang kami butuhkan,” kata Rouhani,
Sebelumnya presiden Trump mengatakan bahwa jika sekutunya negara2 Eropa Eropa Inggris , Perancis, Jerman) bisa memperbaiki kekurangan2 yang ada dalam kesepakatan nuklir Iran (2015) sebelum 12 Mei, maka ia akan menghentikan perpanjangan sanksi sanksi AS terhadap Iran.
Inggris, Prancis dan Jerman tetap berkomitmen agar AS tetap menghormati kesepakatan nuklir Iran 2015, dan berupaya agar Washington tetap patuh dalam Perjanjian itu. Ketiga Negara itu lebih berkeinginan untuk membuka pembicaraan tentang program rudal balistik Iran, dan program nuklirnya setelah kesepakatan nuklir 2015 itu berakhir pada 2025 , dan juga perannya dalam perang di Suriah dan Yaman.
PM ISRAEL : KAMI SIAP DENGAN SKENARIO APAPUN UNTUK MELAWAN IRAN
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa Israel tidak berusaha untuk memperburuk situasi, tetapi siap untuk skenario apa pun (terhadap Iran). Hal itu dikatakannya menjelang kunjungannya ke Moskow untuk berbicara dengan Putin 9 mei mendatang.
Netanyahu menegaskan bahwa Israel tidak akan mengijinkan dugaan kehadiran militer Iran di perbatasan utara negaranya, walaupun hal itu harus mengarah pada tindakan militer.
“Pertemuan dengan presiden Rusia selalu penting bagi keamanan Israel dan dalam hal koordinasi antara tentara Israel dan Rusia … tetapi pertemuan minggu ini akan sangat penting mengingat upaya Iran untuk berkuasa di Suriah,” kata Netanyahu di rapat kabinet.
Dia mengklaim bahwa dalam beberapa bulan terakhir, pasukan Iran dari Korps Garda Revolusi Islam telah mengirimkan senjata ofensif dan defensif modern ke Suriah, termasuk drone, sistem pertahanan udara dan rudal darat ke permukaan.
“Kami bertekad untuk menghentikan agresi Iran terhadap kami,” perdana menteri Istael menekankan.
Situasi di negara tetangganya Suriah, di mana Israel mencoba untuk mencegah dugaan perkembangan pengaruh Iran dan upaya mencari pengertian dari Moskow, merupakan topik sentral dalam agenda dialog dengan Rusia 9 mei mendatang.
Netanyahu menekankan bahwa Iran memasok senjata ke Suriah yang (dianggap Israel) menimbulkan bahaya bagi Israel dan bahwa lebih baik untuk melawan Teheran lebih awal daripada nanti.
RUU BARU MEMBERI KUASA KEPADA PM ISRAEL UNTUK MENYATAKAN PERANG
Pada 30 April malam, parlemen Israel Knesset menyetujui RUU yang mengijinkan Perdana menteri dan Menteri pertahanan untuk menyatakan perang jika negara dalam keadaan darurat atau situasi ekstrim. Itu adalah malam yang sama ketika Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyampaikan pidato yang mengungkapkan operasi rahasia untuk mendapatkan arsip nuklir Iran.
Kedekatan waktu antara siaran pidato Netanyahu tentang “kebohongan Iran” dan pemberian otorisasi hukum atas status perang (kepada perdaa menteri) dan ditambah dengan memanasnya situasi keamanan di dekat perbatasan utara Israel, telah benar-benar menciptakan kekhawatiran di kalangan masyarakat (Israel) bahwa mereka berada di ambang perang .
Pada tanggal 30 April, Netanyahu memberikan tekanan besar pada koalisi (diparlemen), dengan bantuan Menteri Kehakiman Ayelet Shaked dari HaBayit HaYehudi dan Ketua Komite Keamanan dan Luar Negeri Avi Dichter dari Likud, untuk mengesahkan RUU itu malam itu juga; proposal itu menemui beberapa kesulitan sampai saat itu. Isu yang merebak di media sosial adalah bahwa Netanyahu membuat langkah ini untuk menghindari dirinya dari investigasi kriminal , itulah bentuk pelintiran politik ala House of Cards.
RUU tersebut sebenarnya merupakan amandemen terhadap Undang-Undang Dasar (Israel), yang mendefinisikan kembali forum bagaimana pengambilan keputusan untuk menyatakan perang dapat dilakukan di Israel.
Pasal 40a undang-undang mengatakan “negara tidak akan memulai perang kecuali dengan kekuatan keputusan pemerintah.” Demikian juga, undang-undang mengatakan bahwa keputusan pemerintah untuk menyatakan perang harus diajukan lebih dudlu kepada Komite Urusan Luar Negeri dan Keamanan dan juga kepada mahkamah Knesset sesegera mungkin.
SOAL PROGRAM NUKLIRNYA MENHAN IRAN BERJANJI AKAN MEMBERIKAN KEJUTAN BUAT ISRAEL
Menteri Pertahanan Iran Amir Khatami mengomentari pernyataan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bahwa intelijen Israel telah memperoleh ribuan dokumen yang membuktikan bahwa Teheran telah diam-diam mengembangkan program senjata nuklir.
Pada hari Selasa 1/5, Khatami mengecam pidato Netanyahu sebagai “tindakan provokatif” dan berjanji bahwa Teheran akan mengambil tindakan sebagai tanggapannya.
“Ini adalah peringatan kami kepada rezim yang menduduki Yerusalem dan para pendukungnya , hentikan perilaku berbahaya Anda. Tanggapan Iran akan mengejutkan dan Anda akan menyesalinya,” Khatami menekankan, sebagaimana dikutip oleh harian Israel Haaretz.
Komentar itu dikeluarkan setelah Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif mengolok-olok ucapan Netanyahu di Twitter, dengan mengatakan bahwa ungkapan Perdana menteri Israel itu hanya sebagai “rengekan” (cry wolf) yang dikeluarkan menjelang pengumuman yang direncanakan oleh Trump mengenai nasib kesepakatan nuklir Iran pada 12 Mei mendatang.
Netanyahu menyatakan pada hari Senin bahwa Teheran telah berbohong (untuk menghentikan program nuklirnya) meskipun telah menandatangani Joint Comprehensive Plan of Action JCPOA (pada 2015), dengan terus mengembangkan senjata nuklirnya untuk digunakan di masa depan.
Israel menyatakan telah memperoleh sekitar 100.000 file yang diduga membuktikan bahwa program nuklir itu memiliki dimensi militer yang disebut “Proyek Amad,” meskipun Iran berhak untuk melanjutkan program nuklir (bukan untuk senjata) dalam perjanjian tersebut.
Ungkapan PM Israel itu dikeluarkan ditengah ketegangan yang meningkat atas kesepakatan nuklir 2015 JCPOA dengan pemerintah AS , dimana AS mempertimbangkan untuk menarik diri dari kesepakatan itu dan berjanji akan mengeluarkan keputusan sebelum 12 mei mendatang.
ISRAEL KEMBALI MENGUNGKIT UNGKIT PROGRAM NUKLIR IRAN
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang berbicara saat konferensi pers di Kementerian Pertahanan Israel di Tel Aviv 30 April 2018 menyatakan bahwa Iran berbohong tentang program nuklirnya, Iran telah mengabaikan kesepakatan nuklir dengan AS tahun 2015.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan dalam pidato televisi dari Tel Aviv dengan menggunakan slide dan video presentasi layar besar.
Netanyahu menunjukkan kepada publik sebuah rak buku besar penuh dengan map, dan mengklaimnya sebagai mewakili sejumlah dokumen yang Israel miliki tentang program Iran.
Dia melanjutkan melalui presentasinya pada layar lebar setinggi orang,dan menunjukkan slide dan gambar yang dia klaim adalah bukti bahwa Teheran telah melanggar perjanjian dengan kekuatan global.
Meskipun Iran mengklaim tidak pernah memiliki program senjata nuklir, tapi “100.000 file rahasia ini membuktikannya,” kata Netanyahu. Setelah kesepakatan nuklir 2015, Iran masih “terus melestarikan dan memperluas pengetahuan senjata nuklirnya” untuk digunakan di masa depan. katanya
“Setelah menandatangani kesepakatan nuklir pada 2015, Iran mengintensifkan upayanya dan berusaha menyembunyikan file rahasianya,” . “Pada 2017, Iran telah memindahkan file2 senjata nuklirnya ke lokasi yang sangat rahasia di Teheran.” Kata Netanyahu.
Menurut PM Israel itu , “setengah ton” dokumen dari arsip diperoleh oleh Israel dalam sebuah “pencapaian intelijen yang hebat.” Netanyahu mengklaim bahwa file-file itu berisi bukti yang memberatkan bahwa Iran telah bekerja untuk mengembangkan bom nuklir sebagai bagian dari program yang disebut ” Proyek Amad. ”
Netanyahu telah berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin tentang penemuan intelijen ini, dan berniat mengirim ahlinya ke Prancis dan Jerman dalam beberapa hari mendatang untuk berbagi temuan ini, kantor PM Israel mengatakan dalam sebuah pernyataan.
Israel telah lama menentang perjanjian nuklir tahun 2015, dan mengupayakan sanksi internasional terhadap Iran yang merupakan saingan geopolitik utamanya itu agar dicabut sebagai gantinya Iran harus membatasi program nuklir kontroversialnya itu.
Media Iran telah membantah keras presentasi Netanyahu itu,kantor berita Fars menyebutnya sebagai “acara propaganda” dan kantor berita negara Iran IRNA menggambarkan acara PM Israel itu sebagai mencari “popularitas dengan presentasi konyol.”
Setelah pertemuannya dengan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo pada hari Minggu 30/4, Netanyahu mengatakan bahwa “upaya Iran untuk mencapai senjata nuklir” tetap merupakan “ancaman terbesar” bagi Israel, AS, dan juga seluruh dunia.
Trump telah mengecam kesepakatan nuklir AS dengan Iran 2015 sebagai “kesepakatan terburuk yang pernah” dan mengancam akan menarik AS keluar dari perjanjian. Ancaman Trump akan direalisasikann jika dia tidak memperbarui sanksi terhadap Iran hingga 12 Mei ini.
Para pemimpin Inggris, Perancis, dan Jerman bersumpah untuk membela kesepakatan nuklir Iran dalam pernyataan bersama pada hari Minggu, menyebutnya sebagai “cara terbaik” untuk menjaga Iran agar tidak memiliki senjata nuklir.
Sekali Lagi pejabat Saudi malah membongkar sendiri keterlibatannya bersama AS dan Qatar dan beberapa Negara arab teluk lainnya dalam proyek di Suriah untuk menurunkan Assad . Menteri luar negeri Saudi Adel Al-Jubeir kemarin 25/4/18 mengeluarkan pernyataan bahwa Qatar harus ikut membayar biaya kehadiran pasukan AS di Suriah dan didalam negerinya dan harus ikut mengirim pasukannya keSuriah.
Menlu Arab Saudi itu juga mengancam jika Qatar tidak mau ikut membiayai kehadiran pasukan AS diSuriah yang berjumlah 10.000 dan ikut mengirim pasukannya ke Suriah , maka AS akan menghentikan perlindungan militernya terhadap Qatar. Dan Qatar bisa mendapat resiko bahwa yang sekarang berkuasa akan dijatuhkan hanya dalam tempo kurang dari satu minggu.
Pemerintahan Trump mengatakan pihaknya sedang berusaha untuk mengkonsolidasikan kembali pasukan Arab, termasuk Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, Yordania, untuk menggantikan pasukan AS dan membayar biaya stabilisasi dan rekonstruksi area area diSuriah yang mereka sebut direbut dari kelompok militan ISIS.
Pada akhir juni 2017 lalu, hubungan Saudi dan Qatar merenggang dan mengajak sesama sekutunya dalam GCC (Golf Country Council) yaitu UEA, Bahrain dan Mesir untuk memutus hubungan diplomatiknya dengan Qatar dan memberlakukan embargo dagang.
whistleblower NSA Edward Snowden mengungkapkan bahwa AS sendiri telah menghabiskan $1M pertahun untuk membiayai dan mempersenjatai kelompok militant dan pemberontak Suraih, Ini adalah angka yang cukup besar karena merupakan 1/15 dari total anggaran militer AS.
Pernyataan FM Jubeir itu dikeluarkan menyusul adanya komentar yang dibuat oleh Presiden AS Donald Trump pada saat konferensi pers bersama dengan mitranya dari Perancis Emmanuel Macaron.
Jubeir menyatakan bahwa Qatar harus mengirim pasukan militernya ke Suriah “sebelum Presiden Amerika membatalkan perlindungan Amerika terhadap Qatar, yang menjadi tuan rumah pangkalan militer (AS) di negaranya”.
Dalam pernyataannya, Menlu Arab Saudi juga mengatakan bahwa jika AS menarik perlindungannya dalam bentuk pangkalan militer maka “rezim (Qatar) akan jatuh di sana dalam waktu kurang dari seminggu”.
Namun para analis menyebut rekomendasi dari Menlu Saudi Jubeir itu sebagai bermotif politik dan tidak mungkin terjadi, dan menyebutnya sebagai “saran yang konyol, dan konyol”.
“Dan mengapa menunjuk ke Qatar? Sedangkan Arab Saudi adalah yang mensponsori diskusi untuk membawa oposisi Suriah di bawah satu payung guna melawan Presiden Assad.
Dia menambahkan: “Ini hanya sebuah pengakuan kegagalan. Ini hanya saran yang konyol dan konyol. Hal Ini muncul dari keputusasaan untuk melibatkan Qatar di Suriah padahal Arab Saudi adalah pemrakarsa utama yang mendanai dan mendorong kelompok2 yang ada di sana (diSuriah),” katanya.
Gagalnya upaya diplomasi diPBB untuk menghasilkan resolusi atas adanya tuduhan oleh AS terhadap penggunakan senjata kimia di Suriah adalah karena Rusia dan AS saling memveto draft resolusi yang diajukan masing masing fihak. Sempat terjadi tiga kali voting tapi semuanya diakhiri dengan saling memveto antara Rusia denga AS.
Perang Veto diPBB itu berlanjut dengan perang kata kata ketika Vladimir Putin mengancam jika AS menyerang Suriah maka Rusia akan menembak jatuh setiap rudal yang diarahkan keSuriah dan Donald Trump membalas dengan mengingatkan Rusia untuk bersiap menerima rudal rudal AS yang akan menyerang Suriah.
Pemikiran Donald Trump nampaknya mulai tidak logis lagi, bagaimana tidak, alasan untuk menyerang langsung suatu Negara berdaulat (Suriah) terkesan sangat dibuat buat hanya dengan tuduhan tanpa dasar dan bukti atas penggunaan senjata kimia. Maklum saja karena tujuan sebenarnya pasukan AS yang tanpa diundang oleh pemerintah Suriah itu adalah membantu pemberontak , militant dan teroris dalam menurunkan Assad.
Logika sederhanya saja, buat apa Suriah harus menggunakan senjata kimia mengingat kemenangan total sudah hampir 100 persen diraih oleh pasukan Suriah dibantu Rusia dalam membasmi teroris yang sudah memakan waktu enam tahun ini. Masuk akalnya senjata seperti itu hanya akan digunakan oleh fihak fihak yang frustasi karena mendekati kalah perang.
Tuduhan tanpa dasar serupa kita lihat bersama ketika NATO menyerang Iraq 2003 dan menyerang Libiya 2011. Dan kita masih ingat saat itu tidak ditemukan senjata kimia apapun diIraq. Dan setelah menurunkan Saddam Hosein dan Qadafi kedua negara itu ditinggal begitu saja, bahkan Negara Libiya yang tadinya makmur itu sekarang menjadi “Negara gagal” yang tanpa pemerintahan ataupun kepemimpinan.
Bagi anda yang sering membaca artikel kita saya kira sudah tahu , bahwa semua upaya diSuriah oleh negara negara NATO dan beberapa sekutu arabnya , serta para pemberontak dan teroris adalah dalam upaya membantu menggulingkan Assad yang dimulai sejak 2012 , yang mereka sadari atau tidak sebenarnya adalah dalam rangka membantu agenda Israel dalam upaya perluasan wilayah yang menurut kepercayaan umat Yahudi harus mencakup sebagaian Mesir, Sebagian Suriah dan sebagian Iraq. Jika saja Iraq tidak menang melawan ISIS, Suriah tidak didukung Rusia dan didataran tinggi Golan tidak ada Hezbollah , maka mungkin cita cita Israel itu pasti sudah terlaksana.
Sebegitu klopnya antara pentunjuk Quran dengan Fakta geopolitik masih saja menyisakan beberapa pemimpin negara Muslim Timur tengah dan beberapa umat muslim yang gagal faham siapa sebenernya musuh/ bahaya bagi Umat Islam. NATO yang telah memporak porandakan puluhan negara Muslim yang jelas adalah kakitangan zionis dalam mengejar agendanya malah didukung. Dan Negara muslim Suriah yang jelas jelas dizalimi , diperangi dan penduduknya diusir dari kampungnya malah diperangi. Hadist hadist Shahih sebenarnya juga telah memandu kita untuk memahami apa yang sedang terjadi di Iraq, Suriah dan Yaman, namun lagi lagi kekerasan hati kita yang membuat kita gagal faham.
Yordania, nampaknya Yordania dan juga Turki masih akan menjadi basis komando rencana serangan NATO ke Suriah itu setelah selama 7 tahun ini kedua negara ini menjadi basis komando pasukan Dajjal NATO dalam penghancuran Suriah.
Dan Turki…, Turki yang secara resmi adalah merupakan anggota NATO, lewat menteri luar negerinya kembali menegaskan bahwa Turki berada disisi AS dan mendukung upaya AS untuk menurunkan Assad. Ehm… itulah Turki saat ini, masih berada difihak musuh Islam dan mendukung serangan musuh Islam terhadap negara muslim yang berdaulat. Sandiwara besar akhir zaman sedang dimainkan Turki.
Bibit bibit konfrontasi frontal antar super power mulai tumbuh kita lihat bersama, dan kami yakin dari waktu kewaktu bibit itu akan tumbuh membesar seiring makin gencarnya upaya intimidasi oleh AS dan sekutunya diberbagai aspek seperti ekonomi, diplomatik dan militer terhadap Rusia, China, Iran dan Korea utara yang setiap hari kita saksikan bersama.
Presiden Donald Trump memberi peringatan keras kepada Rusia setelah Rusia mengancam akan menembak jatuh setiap rudal AS yang ditujukan ke Suriah.
“Rusia bersumpah akan menjatuhkan setiap rudal yang ditujukan keSuriah, Bersiaplah Rusia, karena mereka (rudal rudal) itu segera akan datang, rudal rudal yang baru, bagus, dan ‘cerdas !,” kata Trump dalam tweetnya sekitar pukul 6 Rabu pagi
Dengan mengambil rujukan Presiden Suriah Bashar al-Assad (sebagai target), Trump mengatakan : Rusia “seharusnya tidak bermitra dengan “ Binatang Pembunuh” yang membunuh rakyatnya dengan gas beracun dan menikmatinya!”
Ancaman Trump melalui Twitter itu dikeluarkan setelah duta besar Rusia untuk Libanon Alexander Zasypkin mengatakan bahwa :
“Rusia akan menembak jatuh setiap rudal yang menyerang Suriah dan akan melakukan serangan balik terhadap sumber serangan.”
Russia vows to shoot down any and all missiles fired at Syria. Get ready Russia, because they will be coming, nice and new and “smart!” You shouldn’t be partners with a Gas Killing Animal who kills his people and enjoys it!
“Jika ada serangan oleh Amerika, maka kami akan mengacu pada pernyataan Presiden (Vladimir) Putin dan kepala staf (Angkatan bersenjata Rusia) bahwa rudal itu akan dijatuhkan dan bahkan (kita) akan menyerang sumber dari mana misil-misil itu ditembakkan,” Zasypkin mengatakan kepada Hizbullah.
“Ada banyak orang Rusia yang dalam jumlah besar di Suriah, dan Rusia akan melakukan segalanya untuk melindungi rakyatnya di tanah Suriah,” kata Maria Zakharova kepada NBC.
Dalam postingan di Facebooknya Zakharova mempertanyakan apakah pengawas senjata kimia yang menyelidiki serangan itu telah diperingatkan bahwa rudal (yang akan diluncurkan) itu akan bisa menghancurkan “semua bukti (dugaan senjata kimia )” itu, The Associated Press melaporkan.
Suriah mengkritik retorika Trump itu dengan mengatakan bahwa ancaman itu sangat “sembrono” dan membahayakan perdamaian dan keamanan internasional.
Donald Trump juga mengakui bahwa hubungan AS dengan Rusia saat ini berada dititik terendah, kata Trump ” Sebenarnya tidak ada alasan itu ini, Rusia membutuhkan AS untuk memperbaiki ekonominya yang sebenarnya sangat mudah dilakukan , kita perlu peran setiap negara untuk menghentikan perlombaan senjata ini”.
Tapi ucapan Trump itu tidak berbeda dengan retorika2 yang biasa kita dengar dari para presiden AS sebelumnya, yang dilakukan adalah kebalikannya, mengepung Rusia secara militer , mengembargo ekonomi, melakukan perang dagang, dan perang diplomasi, dan sekarang mulai mengajak perang secara militer.
Our relationship with Russia is worse now than it has ever been, and that includes the Cold War. There is no reason for this. Russia needs us to help with their economy, something that would be very easy to do, and we need all nations to work together. Stop the arms race?