PERANG VETO DiPBB BERLANJUT SALING ANCAM ANTARA PUTIN Vs TRUMP

 

Image result for putin trump pic

Gagalnya upaya diplomasi diPBB untuk menghasilkan resolusi atas adanya tuduhan oleh AS terhadap  penggunakan senjata kimia di Suriah adalah karena Rusia dan AS saling memveto draft resolusi yang diajukan  masing masing fihak. Sempat terjadi tiga kali voting tapi semuanya diakhiri dengan saling memveto antara Rusia denga AS.

Perang Veto diPBB itu berlanjut dengan perang kata kata ketika Vladimir Putin mengancam jika AS menyerang Suriah maka Rusia akan menembak jatuh setiap rudal yang diarahkan keSuriah dan Donald Trump  membalas dengan mengingatkan Rusia untuk bersiap menerima rudal rudal  AS yang akan menyerang Suriah.

Pemikiran  Donald Trump nampaknya mulai tidak logis lagi, bagaimana tidak, alasan untuk menyerang langsung suatu Negara berdaulat (Suriah) terkesan sangat dibuat buat hanya dengan  tuduhan tanpa dasar dan bukti atas penggunaan senjata kimia. Maklum saja karena tujuan sebenarnya pasukan AS  yang tanpa diundang oleh pemerintah Suriah itu adalah  membantu pemberontak , militant dan teroris dalam menurunkan Assad.

Logika sederhanya saja, buat apa Suriah harus menggunakan senjata kimia mengingat kemenangan total sudah hampir 100 persen diraih oleh pasukan Suriah dibantu Rusia dalam membasmi teroris yang sudah memakan waktu enam tahun ini. Masuk akalnya senjata seperti itu hanya akan digunakan oleh  fihak fihak yang  frustasi karena mendekati kalah perang.

Tuduhan tanpa dasar serupa kita lihat bersama ketika NATO menyerang Iraq 2003 dan menyerang Libiya 2011. Dan kita masih ingat saat itu tidak ditemukan senjata kimia apapun diIraq. Dan setelah menurunkan Saddam Hosein dan Qadafi kedua negara itu ditinggal begitu saja, bahkan Negara Libiya yang  tadinya makmur itu sekarang menjadi “Negara gagal”  yang tanpa pemerintahan ataupun kepemimpinan.

Bagi anda yang sering membaca artikel kita saya kira sudah tahu , bahwa semua upaya diSuriah oleh  negara negara NATO dan beberapa sekutu arabnya , serta para  pemberontak dan  teroris adalah dalam upaya  membantu menggulingkan Assad yang dimulai sejak 2012 , yang mereka sadari atau tidak sebenarnya adalah dalam rangka membantu agenda Israel dalam upaya perluasan wilayah yang menurut kepercayaan umat Yahudi harus mencakup sebagaian Mesir, Sebagian Suriah dan sebagian Iraq.  Jika saja  Iraq  tidak menang melawan ISIS, Suriah tidak didukung Rusia dan didataran tinggi Golan tidak ada Hezbollah , maka mungkin cita cita Israel itu pasti sudah terlaksana.

Sebegitu klopnya antara pentunjuk Quran dengan Fakta geopolitik masih saja menyisakan beberapa  pemimpin negara Muslim Timur tengah dan beberapa  umat muslim  yang gagal faham siapa sebenernya musuh/ bahaya bagi Umat Islam. NATO yang telah memporak porandakan puluhan negara Muslim yang jelas adalah kakitangan zionis dalam mengejar agendanya malah didukung. Dan Negara muslim Suriah yang jelas jelas dizalimi , diperangi dan penduduknya diusir dari kampungnya malah diperangi. Hadist hadist Shahih sebenarnya juga telah memandu kita untuk memahami apa yang sedang terjadi di Iraq, Suriah dan Yaman, namun lagi lagi kekerasan hati kita yang membuat kita gagal faham. 

Pengakuan AS atas Jerusalem sebagai ibukota Israel pun belum juga mampu mamahamkan kebanyakan dari kita bahwa  persekutuan Negara Kristen barat dan Negara Yahudi Israel yang disebutkan dalam Al Maidah 51-52 adalah musuh Islam yang nyata, mereka adalah bahaya nyata bagi negara2 Muslim. Begitu gampangkah kita mengabaikan panduan Quran dan lebih suka memakai isu medsos bahwa sekte Islam lain  adalah musuh Islam, adakah hal itu dalam panduan agama?

Seperti halnya putra Mahkota Arab saudi  yang beberapa hari terakhir sibuk berkeliling AS dan Negara2 Eropa untuk menggelontorkan Milyaran dolar guna membeli senjata dan mencari dukungan negara2 NATO atas rencana kerjasamanya dengan Israel yang semakin terlihat matang dalam rangka menyerang Iran.  Padahal ancaman Allah dalam Al Maidah ayat 51 atas  fihak yang bersekutu dengan zionis (dan negara Kristen pendukungnya) bukan main main, yaitu dianggap telah keluar dari Islam ( Maka sesungguhnya  orang itu termasuk golongan mereka).

Yordania, nampaknya  Yordania  dan juga Turki masih akan menjadi basis komando  rencana serangan NATO ke Suriah itu setelah selama 7 tahun ini kedua negara ini menjadi basis komando  pasukan Dajjal NATO dalam penghancuran Suriah.

Dan Turki…, Turki yang secara resmi adalah merupakan anggota NATO, lewat menteri luar negerinya kembali menegaskan bahwa Turki berada disisi AS dan mendukung upaya AS untuk menurunkan Assad. Ehm… itulah Turki saat ini,  masih berada difihak musuh Islam dan mendukung serangan musuh Islam terhadap negara muslim yang berdaulat. Sandiwara besar akhir zaman sedang dimainkan Turki.

 

Kita tidak perlu bertanya kepada para pemimpin Arab saudi, Turki dan Yordania kenapa mereka bersekutu dengan musuh Islam untuk menghancurkan negara muslim lain, Karena Ayat 52 dari Surat Al-Maidah sudah menjelaskan alasan yang tersembunyi dalam hati mereka  :” Kami takut mendapat bencana”. 

 

Bibit bibit konfrontasi frontal antar super power mulai tumbuh kita lihat bersama, dan kami yakin dari waktu kewaktu bibit itu akan tumbuh membesar seiring makin gencarnya upaya intimidasi oleh AS dan sekutunya diberbagai aspek  seperti ekonomi, diplomatik dan militer terhadap  Rusia, China, Iran dan Korea utara yang setiap hari kita saksikan bersama.

Kita bersyukur Islam memberikan petunjuk detail  tentang even akhir zaman yang akan terjadi disekitar sungai Eufrat  Dan faktanya hanya panduan agamalah  yang mampu mejelaskan   atas perubahan cepat geoplotik yang sedang terjadi diakhir zaman ini.  

 


 

Presiden Donald Trump memberi  peringatan keras kepada Rusia setelah Rusia mengancam akan menembak jatuh setiap rudal AS yang ditujukan ke Suriah.

“Rusia bersumpah akan menjatuhkan setiap rudal yang ditujukan keSuriah, Bersiaplah Rusia, karena mereka (rudal rudal) itu segera akan datang, rudal  rudal yang baru, bagus, dan ‘cerdas !,” kata Trump dalam tweetnya sekitar pukul 6 Rabu pagi 

Dengan mengambil rujukan  Presiden Suriah Bashar al-Assad (sebagai target), Trump mengatakan :  Rusia “seharusnya tidak bermitra dengan “ Binatang  Pembunuh”  yang membunuh rakyatnya dengan gas beracun dan menikmatinya!”

Ancaman Trump melalui Twitter itu dikeluarkan  setelah duta besar Rusia untuk Libanon  Alexander Zasypkin  mengatakan bahwa :

“Rusia  akan menembak jatuh setiap rudal yang menyerang Suriah dan akan melakukan serangan balik terhadap sumber serangan.”

 

 

“Jika ada serangan oleh Amerika, maka kami akan mengacu pada pernyataan Presiden (Vladimir) Putin dan kepala staf (Angkatan bersenjata Rusia) bahwa rudal itu akan dijatuhkan  dan bahkan (kita)  akan menyerang sumber dari mana misil-misil itu ditembakkan,” Zasypkin mengatakan kepada Hizbullah.

“Ada banyak orang Rusia yang dalam jumlah besar di Suriah, dan Rusia akan melakukan segalanya untuk melindungi rakyatnya di tanah Suriah,” kata Maria Zakharova kepada NBC.

Dalam postingan di Facebooknya  Zakharova mempertanyakan apakah pengawas senjata kimia yang menyelidiki serangan itu telah diperingatkan bahwa rudal (yang akan diluncurkan) itu akan bisa menghancurkan “semua bukti (dugaan senjata kimia )” itu, The Associated Press melaporkan.

Suriah mengkritik retorika Trump itu dengan mengatakan bahwa ancaman itu sangat  “sembrono” dan membahayakan perdamaian dan keamanan internasional.

Donald Trump juga mengakui bahwa hubungan AS dengan Rusia saat ini berada dititik terendah,  kata Trump ” Sebenarnya tidak ada alasan itu ini, Rusia membutuhkan AS untuk memperbaiki ekonominya yang sebenarnya sangat mudah dilakukan , kita perlu peran setiap negara untuk menghentikan perlombaan senjata ini”.  

Tapi ucapan Trump  itu tidak berbeda dengan retorika2 yang biasa kita dengar dari para presiden AS sebelumnya, yang dilakukan adalah kebalikannya, mengepung Rusia secara militer , mengembargo ekonomi, melakukan perang dagang, dan perang diplomasi, dan sekarang mulai mengajak perang secara militer.

 

 

—–00—-

This entry was posted in Analisa Geopolitik and tagged , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to PERANG VETO DiPBB BERLANJUT SALING ANCAM ANTARA PUTIN Vs TRUMP

  1. dio says:

    banyak data facebook seluruh dunia bocor, ada apa ini? apa ada kaitannya dengan agenda zionis?

    • The admin says:

      Agendanya, tidak seorangpun didunia ini yang tidak teridentifikasi detail identitasnya, berapa duitnya, apa yang dilakukan , no HPnya, FBnya dsb dsb yang informasinya akan tersentral. Data2 itu ditujukan untuk memudahkan pengendalian setiap orang oleh pemerintahan tunggal dunia yang nantinya harus berpusat diYerusalem.
      Nah sekarang harusnya tahu, kenapa Israel ingin menjadikan Yerusalem sbg ibukotanya. Kita memasuki era “No place to hide”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

+ 9 = 17