Edward Snowden yang telah tinggal di Rusia sejak 2013 setelah mengekspos program penyadapan global yang dilakukan AS, dia telah diwawancara secara maraton oleh Joe Rogan. Whistleblower dari AS itu berbicara tentang hidupnya di Moskow dan mencatat bahwa saat ini informasi yang disebar media AS terhadap Rusia sangat bias.
Mantan kontraktor Badan Keamanan Nasional (NSA) Edward Snowden pernah menarget mantan Presiden AS Barack Obama, hal ini menggugahnya untuk membocorkan program penyadapan yang dilakukan oleh berbagai agen rahasia AS.
Dalam wawancara selama 2 jam dengan komedian dan komentator Joe Rogan, sang pengungkap fakta (whistle blower) itu mengatakan bahwa meskipun Obama “secara aktif berkampanye melawan penyadapan yang dilakukan pemerintahan Bush”, tapi Obama sendiri malah mangadopsinya saat dia (Obama) terpilih menjadi presiden.
Menurut Snowden, dinas intelijen telah “membuat takut” setiap presiden sejak John F. Kennedy.
“Orang-orang ini pada dasarnya mengatakan, ‘Jika Anda (Presiden AS) tidak melakukan X, Y, dan Z, maka ini akan kembali kepada Anda,’ dan implikasinya, yang menurut saya semua Presiden AS juga tahu itu meski tidak pernah mereka dikatakan, bahwa orang-orang (The deepstate) ini dapat mengimidasi Anda (presiden AS) bahkan sampai dibunuh, “Snowden menjelaskan, bahwa mereka” dapat membuat cerita yang akan menjadi masalah ” untuk seorang presiden (AS).
Dia juga menertawakan ‘the deep state’ yang terkenal jahat itu, dan dia mengolok-olok teori konspirasi tentang “konspirasi manusia kadal” (reptilian), dia menjelaskan bahwa fakta yang sebenarnya jauh lebih sederhana dari itu.
“Deep state, sederhananya hanyalah berwujud orang-orang karier dalam pemerintahan (AS). Mereka adalah orang-orang yang berada di kantor yang sama yang punya masa kerja jauh lebih dulu dan lama daripada presiden (AS). Mereka faham orang-orang diPartai Republik, mereka faham orang-orang di Partai Demokrat, tapi mereka tidak benar-benar peduli (soal partai2 itu), dan mereka selalu memberikan pengarahan yang sama secara berulang-ulang (kepada seorang presiden AS), dan mereka menjadi semakin ahli dalam soal itu, ”Snowden menjelaskan. Dia mencatat bahwa para birokrat karier itu akan mengejar setiap presiden untuk “Menindak lanjuti permintaan mereka, yang benar-benar manjadi tuntutan (kepada sang Presiden).”
Snowden juga menyampaikan beberapa detail tentang kehidupannya di Rusia, dia menunjukkan sekali lagi bahwa, sebenarnya Rusia bukan negara pilihannya ketika dia mulai tinggal diRusia setelah paspornya dibatalkan.
Mantan kontraktor agen intelijen AS yang tinggal di Rusia sejak 2013 itu mencatat bahwa hidupnya di sini relatif normal, karena ia dapat berjalan-jalan, menggunakan metro, pergi ke restoran, dan jarang dikenal orang. Dia mengaku dia lebih suka untuk tidak diwawancarai media Rusia, karena dia tidak ingin wajahnya tampil dimedia. Menurut seorang ekspat asal AS, ia pernah dikenali beberapa kali dlam setahun.
Dia menganggap bahwa sikap Barat terhadap Rusia telah berubah secara internasional dan bahwa media AS cenderung memberikan konotasi negatif terhadap setiap hal yang berkaitan dengan Moskow, meski dia mencatat dia juga telah mengkritik pemerintah Rusia, dan telah mendapat respon negatif dari media Rusia.
Snowden, mantan kontraktor Badan Keamanan Nasional AS (NSA) yang membongkar sejumlah program penyadapan global NSA dengan membocorkan materi-materi rahasia, belum lama ini mengungkapkan keinginannya untuk pulang keAS, tetapi dengan syarat hanya jika Washington dapat menjaminnya mendapatkan pengadilan yang fair.
Dia telah berada di pengasingan mandiri di Rusia sejak 2013, di mana dia pindah setelah mempublikasikan informasi besar yang sangat rahasia dari NSA.
Sudah menjadi rahasia umum bahwa diamanapun ada kepentingan AS terutama diTimteng yang menimbulkan kekacauan, bisa dipastikan disitu ada dukungan dari negara-negara Arab teluk, terutama dari Arab Saudi dan UEA dan Turki.
Demikian juga dengan dukungan dari AS kepada Kelompok Kurdi di Suriah utara dan Iraq, Arab Saudi dan UEA juga ikut bekerjasama dalam penciptaan kekacauan diSuriah Utara ini dengan mendukung kelompok Kurdi.
Pada November 2018 lalu , Arab Saudi dan UEA telah mengirim pasukan militer ke daerah-daerah yang dikuasai kelompok YPG Kurdi di Suriah timur laut.
Pasukan itu ditempatkan bersama dengan pasukan koalisi yang dipimpin AS guna mendukung pembentukan pasukan Kurdi yang kuat dan besar lengkap dengan senjata berat dan ringan. Pasukan dari kedua negara Teluk Arab itu ditempatkan di daerah kontak antara Kurdi PKK / YPG dan ISIS di pedesaan Deir Ez-Zor.
Itulah sebabnya Arab Saudi menentang serangan Turki ke milisi Kurdi diSuriah utara yang sedang gencar dilakukan Turki saat ini.
Kecaman dari Arab Saudi terhadap operasi militer Turki ini dijawab oleh presiden Turki dengan :
“Penguasa Arab Saudi harusnya bercermin, siapa yang membuat Yaman dalam situasi seperti sekarang ini? lihat apa yang dilakukan Arab Saudi di Yaman, puluhan ribu orang mati diYaman.
Saudi Arabia, harusnya anda membicarakan ini dulu (sebelum membicarakan orang lain), saat ini di Yaman dalam situasi yang sangat buruk…dan andalah yang memporak porandakan Yaman. Anda tidak pantas menentang operasi militer kami melawan teroris ini … anda tidak pantas membicarakan ini” , kata Erdogan dalam pidatonya didepan anggota parlemen Turki kamis 10/10/19 lalu.
Erdogan juga mengkritisi kecaman dari Uni Eropa atas operasi militernya, dan dia membalas dengan membanggakan bahwa Turki selama ini telah menampung 2,6 juta pengungsi Suriah. Dan dia bilang bisa saja Turki melepas mereka untuk kemudian masuk wilayah Eropa.
Sikap Pemerintah Suriah
Sudah sejak bertahun lalu pemerintah Suriah menawarkan suku Kurdi Suriah untuk rekonsiliasi, dan yang terakhir Suriah menawarkan kembali beberapa hari lalu, tapi karena Kurdi Suriah merasa dilindungi oleh AS, maka mereka tidak pernah menerima tawaran-tawaran Suriah itu.
Juga, sudah beberapa kali sebenarnya Kurdi Suriah dikhianati AS, yang sering kali membiarkan Turki menyerang posisi mereka. Nampaknya sekarang mereka harus menerima resiko atas sikap keras kepala mereka itu, karena AS memutuskan meninggalkan Suriah, artinya AS membiarkan Turki membantai mereka.
Bersekutu dengan AS kaki-tangan Israel hanyalah menunggu waktu untuk dikhianati.
Kita memprediksi belum tentu Pasuka AS itu akan ditarik sepenuhnya dari Suriah, karena grand design nya adalah bukan sekedar menurunkan Assad, tapi Israel meyakini bahwa wilayah mereka ditakdirkan membentang dari Sungai nil di Mesir Sampai dengan Sungai Eufrat di Irak. Jadi konflik disepanjang perbatasan utara Suriah-Turki ini sepertinya tidak akan berhenti begitu saja.
Arab Saudi – Turki , Bak Pinang Dibelah Dua
Dalam pidatonya itu, Erdogan rupanya lupa menyebut bahwa dia telah menerima keuntungan besar dari pengungsi Suriah yang ada di Turki, karena dia mendapat bantuan dana luar biasa besar dari Uni Eropa sebesaru 6M euro, hanya dengan mengancam akan membiarkan para pegungsi itu masuk keEropa.
Ada lagi fakta yang yang diputar balikkan oleh Erdogan, dia menyebut Turki adalah satu-satunya negara yang yang keberadaannya diSuriah punya legitimasi.
Selain Turki, sejak perang Suriah 2011 ada beberapa negara Arab teluk lain yang membantu AS mendatangkan ratusan ribu militan dari seluruh dunia, antara lain UEA dan Qatar.
Kelakuan Koalisi Arab juga sama saja, proxi mereka memasuki Suriah secara Ilegal dan tanpa ijin resmi dari pemerintah Suriah, bukahkah Qur’an melarang memasuki rumah/negara orang semaunya tanpa izin ??? Aturan Islam manakah yang dipakai para pemimpin negara muslim itu ?
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya. Yang demikian itu lebih baik bagimu, agar kamu (selalu) ingat”. (QS. An Nur 27)
Tidakkah mereka malu dengan Presiden Putin yang bukan pemimpin negara Islam saja tahu, bahwa ada adab untuk memasuki rumah orang lain. Putin telah beberapa kali mengingatkan tentang hal itu, tapi inilah akhir zaman, semua bisa terkena pengaruh tipu daya Dajjal, Islam hanya dijadikan topeng untuk mengejar kepentingan dunianya.
Maling Teriak Maling
Sangat menggelikan memang melihat saling kecam antara Turki dan Arab Saudi ini. Arab Saudi dan Turki sejak 2011 telah bekerjasama dengan koalisi pimpinan AS dalam mendukung agenda Israel menurunkan Assad, tapi anehnya mereka berseberangan dalam soal kepentingan mereka, seperti soal suku Kurdi di Suriah dan juga di Libya.
Arab saudi dan Turki juga saling berhadapan atas kepentingannya diLibya, dimana Turki mendukung kelompok GNA, sementara Arab Saudi mendukung kelompok LNA.
Erdogan membongkar kelakuan zalim Arab Saudi diYaman, tapi apakah dia lupa bagaimana peran dia saat Turki membantu koalisi AS dalam upaya untuk menurunkan Qadafi pada tahun 2011.
Apakah Erdogan tidak melihat, bahwa akibat dari perannya dalam membantu NATO di Libya itu telah membuat Libya menjadi negara porak poranda dan menjadi negara gagal sampai saat ini.
Erdogan rupanya juga sudah lupa bagimana Turki sejak mulainya perang Suriah 2011 mengijinkan negaranya menjadi pintu masuk bagi puluhan ribu miltan asing yang akan berperang menurunkan Assad.
Erdogan juga lupa, bahwa Turki, Arab saudi , Qatar dan koalisi pimpinan AS sejak 2011 telah bekerja sama dalam sebuah operasi CIA yang disebut operasi “Timber Sycamore” , dengan mendanai dan mempersenjatai puluhan kelompok teroris diSuriah dalam upaya untuk menurunkan Assad.
Kita lihat saja bagaimana akhir dari sandiwara dan kemunafikan yang dimainkan oleh para pemimpin negara teluk seperti Turki, Arab saudi dan UEA ini, mereka kadang menyuguhkan peran berseberangan tapi sebenarnya mereka sebenarnya berada dalam satu gerbong dengan musuh Islam yaitu AS yang bekerja untuk kepentingan Israel ini.
Selamat datang diera akhirzaman dimana fitnah , pemutar-balikan fakta dan kemunafikan jatuh dengan deras bak air hujan.
Beberapa langkah strategis yang kontraproduktif telah dilakukan AS beberapa tahun ini, salah satunya adalah perang dagang yang sekarang tidak lagi hanya menyasar kepada musuhnya China dan Rusia tapi juga kepada sekutunya negara-negara eropa.
Dan kini kita melihat satu lagi langkah aneh AS dan Israel yang makin memperjelas kemana arah dunia ini dimasa mendatang, yaitu menuju diruntuhkannya Badan dunia PBB.
Paling tidak AS telah secara resmi keluar dari 2 lembaga PBB yaitu Dewan Hak Azazi manusia (Human Rights Council) dan Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan PBB (UNESCO).
Sementera itu AS juga telah menarik diri perjanjian perdagangan senjata konvensional PBB (UN Arm trade treaty).
Dan saat ini kita melihat, beberapa negara anggota penting Majelis umum PBB nampaknya sudah mulai enggan membayar iuran wajibnya, sehingga pada tahun ini PBB mengalami defisit anggaran sebesar US$ 230 juta.
Sejak era 90an sebenarnya peran PBB terutama peran Dewan Keamanan PBB bisa disebut sudah tidak berfungsi lagi, sudah lumpuh. Yaitu sejak invasi AS ke Afghanistan dan Iraq, yang sama sekali tidak membuat PBB bergeming. Peran DK PBB yang masih efektif hanyalah diLebanon yang berfungsi mencegah konfrontasi antara Israel dan Hezbollah.
Dan yang terjadi beberapa tahun terakhir adalah kita melihat pencaplokan demi pencaplokan wilayah negara lain dilakukan dengan seenaknya sendiri oleh Israel, sementara AS dan Turki dengan seenaknya sendiri menginvasi Suriah dan AS bersama Koalisi Arab Saudi menginvasi Yaman, dan apa yang dilakukan PBB ? Nothing !!!.
Sementara itu dalam bidang ekonomi AS dengan bebas dan sangat arogan bisa menerapkan sanksi-sanksi ekonomi sefihak kepada negara-negara yang dianggap menentang kepentingan AS dan Israel, seperti terhadap Suriah dan Iran, Venezuela, Korea utara dsb. Ketidak adilan dunia seperti ini juga sama sekali tidak menarik PBB untuk mau ikut mengatasi. PBB sudah lama lumpuh.
Lalu kemanakah arah dunia ini akan digiring? Bukankah dulu setelah perang dunia II , AS adalah pemrakarsa utama pembentukan PBB?.
Pada artikel kita “Update dari Pusat dunia –Persiapan pembangunan the 3rd temple” , ketua Sanhedrin Prof. Hillel Weiss, sebuah badan di Israel yang berfungsi seperti Mahkamah agung pada era Nabi Dawud as dan Sulaiman as, telah menyatakan, bahwa PBB nantinya akan diruntuhkan, dan akan diganti dengan sebuah Majelis baru yang berpusat di Yerusalem yang berdasar hukum kitab Taurat , dan hanya beranggota 70 perwakilan negara anggota.
Anda juga bisa simak wawancara dengan Ketua Sanhedrin ini Prof. Hillel Weiss dengan Televisi Israel i24News yang berisi pemaparannya atas tentang rencana penggantian PBB, referensi yang menurutnya dari Kitab Taurat dan sekilas sejarah yang melatarbelakanginya.
Beberapa tahun lagikah PBB akan diruntuhkan? Tentu tidak ada yang tahu pastinya, tapi semua fakta telah mengarah dan membantu kita memahami kemana arah dunia yang makin tidak konstruktif ini, tapi sekali lagi PBB sebenarnya sudah lama lumpuh.
AS Mundur Dari Badan Hak Azazi Manusia PBB
Pada juni 2018 , Amerika Serikat telah menarik diri dari badan hak asasi manusia PBB, badan itu dituduh AS sebagai telah berpandangan “bias yang kronis” terhadap Israel.
Langkah ini dikritik oleh kelompok-kelompok hak asasi manusia dan disesalkan oleh para pemimpin dunia lain , yang dianggap melukai upaya untuk memantau dan menangani pelanggaran hak asasi manusia di seluruh dunia.
Alasan yang dikemukakan Dubes AS untuk PBB Nikki Haley adalah, bahwa dewan Hak Azazi manusia PBB sebagai “organisasi yang munafik dan mementingkan diri sendiri” yang selalu mununjukkan sikap “permusuhan terhadap Israel”.
Sementera itu menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengecam dewan Hak azazi manusia PBB itu sebagai “pelindung terhadap pelanggar hak asasi manusia”.
Di sisi lain, Israel (sebagai fihak yang diuntungkan) dan sekutu utama AS memuji langkah Washington itu sebagai sebuah langkah yang berani.
AS dan Israel mundur dari Unesco
Amerika Serikat dan Israel telah secara resmi keluar dari Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan PBB (UNESCO) pada tengah malam Tahun Baru 1 jan 2019, ini merupakan puncak dari sebuah proses panjang yang diawali lebih dari setahun sebelumnya.
Penarikan diri ini merupakan pukulan baru bagi UNESCO, yang didirikan bersama dengan AS setelah Perang Dunia II yang alasannya pada waktu itu untuk mendorong kemajuan dan perdamaian dunia.
Dalih AS dengan menarik diri dari UNESCO ini adalah karena menuduh badan itu telah “bias dan anti-Israel”.
Heather Nauert, juru bicara departemen luar negeri AS, pada saat itu mengatakan bahwa AS akan membentuk “misi pengamat” untuk menggantikan perwakilannya di badan yang berbasis di Paris itu.
AS Mundur Dari Perjanjian Perdagangan Senjata
Pada bulan april 2019, Presiden Trump memutuskan bahwa AS secara efektif telah mundur dari perjanjian PBB yang mengatur Perdagangan Senjata. Perjanjian tersebut mengatur perdagangan global yang meliputi senjata konvensional, seperti senapan, tank sampai dengan pesawat tempur.
Perjanjian tersebut dikenal sebagai ATT (Arm Trade treaty) , yang telah diberlakukan sejak akhir 2014. AS menandatangani perjanjian itu pada tahun 2013 tetapi belum meratifikasi perjanjian tersebut.
ATT telah lama menjadi target sorotan NRA (The National Rifle Association of America) , sebuah kelompok advokasi perlindunagn kepemilikan senjata yang telah berumur ratusan tahun)., yang mengklaim perjanjian itu membahayakan para pemilik senjata diAS.
Trump menyebut ATT menjadi ancaman terhadap hak Amandemen Kedua (undang-undang AS). “Kami tidak akan pernah menyerahkan kedaulatan Amerika kepada birokrasi global (PBB) yang tidak dipilih (lewat pemilu) dan tidak dapat dipertanggung jawabkan itu ,” kata Trump dalam pernyataan di Gedung putih.
PBB Kekurangan Biaya Operasional
Dan dua hari lalu 8 okt 2019, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan bahwa PBB mengalami defisit anggaran sebesar $230 juta, dan bisa jadi akan kehabisan uang pada akhir Oktober ini.
Dalam sebuah surat yang ditujukan untuk 37.000 karyawan didalam sekretariat PBB, Guterres mengatakan akan membuat “langkah-langkah tambahan yang belum ditentukan guna menghentikan kesenjangan anggaran ini” , langkah ini harus segera diambil untuk memastikan gaji dan hak karyawan tetap bisa dibayarkan.
“Pada tahun 2019 ini, negara-negara anggota PBB hanya membayar 70 persen dari jumlah total yang diperlukan untuk operasi anggaran reguler kami. Ini berarti ada kekurangan uang tunai sebesar $230 juta pada akhir September ini. Kami sedang mengalami risiko menipisnya cadangan likuiditas kami pada akhir bulan ini, “tulisnya.
Untuk mengurangi biaya, Guterres menyebutkan akan menunda beberapa konferensi dan pertemuan dan mengurangi beberapa layanan, sementara juga akan membatasi perjalanan resmi hanya pada kegiatan penting dan mengambil langkah-langkah untuk menghemat energi.
Sejak awal tahun ini , Guterres telah meminta kepada negara-negara anggota untuk meningkatkan kontribusinya kepada badan dunia itu untuk mencegah masalah cash flow ini, tetapi mereka menolak, seorang pejabat PBB mengatakan dengan syarat anonim.
“Tanggung jawab utama untuk kesehatan keuangan kita terletak pada Negara-negara Anggota,” kata Guterres. Ini belum termasuk anggaran yang harus dibayar untuk operasi pemeliharaan perdamaian. Anggaran operasional PBB untuk 2018-2019 adalah hampir $5,4 miliar, dimana AS sendiri berkontribusi sebesar 22 persen.
AS AKAN MERESPON FIHAK YANG GANGGU PENJARAHAN MINYAKNYA DI SURIAH
Menhan AS Mark Esper mengatakan pada konferensi pers pada hari Senin kemarin bahwa pasukan mekanik Amerika telah dikerahkan untuk melindungi ladang minyak di Suriah timur.
Pasukan AS dikatakan Esper akan “merespon dengan kekuatan militer yang sangat besar terhadap fihak mana pun yang mengancam keselamatan pasukan kita di sana.”
Ketika ditanya apakah AS juga akan merespons dengan kekuatan melawan pasukan Rusia atau Suriah, Esper menjawab “ya.”
Esper menyebut Pasukan AS akan “tetap diposisikan” untuk melindungi ladang minyak Suriah itu, dan akan “merespon dengan kekuatan militer yang sangat besar terhadap kelompok mana pun yang mengancam keselamatan pasukan kita di sana.”
Ancaman nyata Esper dikeluarkan setelah Moskow menuduh AS memfasilitasi penyelundupan minyak di Suriah.
Juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Mayor Jenderal Igor Konashenkov menyebut operasi penyerobotan ladang minyak oleh AS itu sebagi “bandit yang disponsori negara,” dan menuduh Washington meninggalkan pasukannya di sana untuk membantu penyelundup minyak menjarah sumber daya nasional Suriah.
AS MEMBUAH JASAD AL BAGHDADI KE LAUT, KEMATIANNYA MAKIN MERAGUKAN
Penjelasan AS yang membuang Jasad Al Baghdadi ke laut makin memperkuat kecurigaan bahwa AS belum benar-benar menewaskannya. Tentu ini dimaksudkan agar tidak ada fihak yang bisa melakukan tes DNA jika dikubur secara normal.
AS menyatakan telah membuang tubuh Abu Bakar al-Baghdadi hanya beberapa jam setelah dilakukan tes DNA untuk mengkonfirmasi identitas teroris itu, kata pejabat Pentagon.
Ditambahkan bahwa semua bukti serangan dan penguburannya di laut tetap dirahasiakan.
Bagian tubuh yang dipotong itu segera dibawa “ke fasilitas yang aman untuk mengkonfirmasi identitasnya dengan tes forensik DNA,” Jenderal Mike Milley, ketua Kepala Staf Gabungan AS, mengatakan pada jumpa pers.
Pembuangan jasadnya telah dilakukan dengan lengkap dan ditangani dengan tepat.
Sama seperti pemimpin Al Qaeda Osama bin Laden, pemimpn teroris ISIS itu didisebutkan dikuburkan di laut sesuai dengan tradisi Islam (???), dan semua ritual keagamaan Muslim diberikan kepadanya.
Sementara itu penggerebekan dan proses identifikasi dan ‘pembuangan’ tubuh al Baghdadai didokumentasikan dalam banyak foto dan video, tapi masih harus melalui “proses deklasifikasi,” (penyortiran) , menurut jenderal AS itu.
Saat dudlu Pemerintahan Obama nyatanya juga tidak pernah dilakukan rilis rekaman video dari serangan 2011 yang menewaskan Osama bin Laden, atau foto-foto tubuhnya, dengan dalih dapat menimbulkan ” risiko keamanan nasional.”
PESAWAT ULANG-ALIK MISTERIUS AS SELESAIKAN MISI PENERBANGAN 780 HARI
Pesawat luar angkasa misterius X-37B milik Angkatan Udara AS telah mendarat di Kennedy Space Center NASA setelah hampir dua tahun lalu diluncurkan, ini memecahkan rekornya sendiri untuk waktu yang paling lama di ruang angkasa.
Pesawat yang terlihat seperti pesawat ulang-alik miniature itu kembali ke Bumi pada hari Minggu, setelah menyelesaikan tugas selama 780 hari di orbit.
Pesawat ini awalnya dibangun untuk penerbangan hingga 240 hari di ruang angkasa, pesawat rahasia itu sejauh ini telah melakukan lima misi, masing-masing selalu berlangsung lebih lama dari yang sebelumnya.
Kali ini peasawat X-37B itu melampaui rekor sebelumnya dibuat pada 7 Mei 2017 sebesar 62 hari diangkasa.
Pesawat misterius yang tujuan dan misinya menjadi masih menjadi spekulasi itu, telah mendarat di Shuttle Landing Facility NASA Kennedy Space Center di Cape Canaveral, Florida, pukul 7:51 pagi GMT, kata Angkatan Udara dalam sebuah pernyataan.
RUSIA MERAGUKAN TEWASNYA AL BAGHDADI OLEH SERANGN UDARA AS
Kemenhan Rusia menyatakan bahwa mereka tidak memiliki informasi yang dapat dipercaya mengenai adanya operasi AS di Idlib yang diduga mengakibatkan kematian pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi.
Sementara Presiden AS Donald Trump telah mengkonfirmasi kematian pemimpin ISIS itu”.
Kemenhan Rusia tidak memiliki informasi yang dapat dipercaya tentang operasi khusus AS untuk membunuh pemimpin ISIS itu, Abu Bakar al-Baghdadi berada diarea yang dikuasai Turki dii zona deeskalasi Idlib,” kata juru bicara kemenhan Rusia, Mayor.Gen. Kata Igor Konashenkov.
Sebelumnya, Trump menyatakan bahwa al-Badhgadi diduga telah “mati setelah melarikan diri ke jalan buntu, merintih dan menangis dan berteriak sepanjang jalan”, dan dia membanggakan bahwa personel AS yang terlibat dalam misi itu sebagai orag-orang yang “luar biasa”.
Dia juga berterima kasih kepada Rusia, mengklaim bahwa pasukan AS harus terbang melalui daerah-daerah tertentu yang dikendalikan Rusia untuk mencapai target mereka. “Rusia memperlakukan kami dengan baik. Mereka mempersilahkan kami untuk terbang di atas wilayah yang dikuasai Rusia. Rusia hebat,” kata Trump.
Rusia bantah ada Serangan udara AS atau sekutunya di Idlib
Akan tetapi Kemenhan Rusia, menyatakan bahwa mereka tidak merasa pernah memberi izin atau bekerjasama dengan unit pasukan udara AS untuk memasuki wilayah udara di atas zona Idlib selama misi itu.
“Tidak ada serangan udara yang dilakukan oleh pesawat AS atau milik apa yang disebut ‘koalisi internasional’ yang terdeteksi pada hari Sabtu, atau pada hari-hari setelahny,” kata Mayjen. Kata Igor Konashenkov.
Konashenkov juga mengatakan bahwa laporan dugaan kematian pemimpin teroris itu tidak akan berdampak signifikan pada situasi saat ini di Suriah.
“Sejak saat kekalahan terakhir ISIS oleh tentara pemerintah Suriah yang didukung oleh Angkatan Udara Rusia pada awal 2018, maka ‘kematian’ Abu Bakar al-Baghdadi tidak memiliki peran strategis apa pun mengenai situasi di Suriah atau aksi teroris yang tersisa di Idlib, “katanya.
Al Baghdadi sudah beberapa kali dilaporkan tewas dalam dalam beberapa tahun terakhir, meskipun tidak ada laporan sebelumnya yang pernah dikuatkan (dengan bukti).
ISIS DILAPORKAN TELAH MENUNJUK PEMIMPIN BARU
ISIS dilaporkan telah menunjuk pengganti Abu bakar al- Baghdadi setelah operasi AS di Suriah yang diklaim telah membunuh al Baghdadi, Newsweek melaporkan.
Abdullah Qardash (a.k.a. Hajji Abdullah al-Afari), yang sebelumnya dinominasikan oleh Baghdadi untuk menjalankan ‘urusan Muslim’ kelompok ISIS, akan mengambil alih posisi Baghdadi, menurut laporan itu.
Tidak banyak yang diketahui tentang Qardash selain bahwa ia adalah mantan perwira militer Irak yang pernah bertugas saat era Saddam Hussein, kata laporan itu.
Pemimpin ISIS Abu Bakr al Baghdadi dilaporkan tewas setelah militer AS melakukan serangan Operasi Khusus di provinsi Idlib Suriah. Laporan dikonfirmasi oleh Trump Minggu pagi.
Baghdadi dilaporkan meninggal setelah meledakkan rompi bunuh diri menyusul pengejaran oleh prajurit AS.
Menurut seorang pejabat intelijen regional yang tidak disebutkan namanya, peran Baghdadi sebagai pemimpin ISIS sebagian besar hanya bersifat simbolis pada saat kematiannya.
“Baghdadi hanyalah tokoh. Dia tidak terlibat dalam operasi atau sehari-hari,” kata pejabat itu, menurut Newsweek. “Yang dilakukan Baghdadi hanyalah mengatakan ya atau tidak, dan bukan sebagai perencana.“
APAKAH AS TIDAK LAGI MEMBUTUHKAN ABU BAKAR AL BAGHDADI ?
Militer AS telah melakukan operasi militer khusus yang menargetkan pemimpin ISIS * Abu Bakar al Baghdadi, kata laporan Newsweek.
Serangan yang terjadi Sabtu itu, telah disetujui oleh presiden seminggu sebelumnya, kata laporan itu.
Badan-badan intelijen Irak telah membantu menemukan lokasi Abu Bakr al Baghdadi, mantan pemimpin ISIS ysang terkenal itu, stasiun televisi pemerintah Irak mengutip seorang pakar teroris mengatakan.
Televisi pemerintah Irak mengatakan akan menyiarkan rekaman serangan yang menewaskan Baghdadi. Seorang pejabat senior Pentagon dan seorang pejabat Angkatan Darat AS mengatakan kepada Newsweek bahwa Baghdadi adalah target operasi rahasia di provinsi Idlib Suriah.
Pejabat militer AS mengatakan bahwa Al-Baghdadi telah terbunuh dalam serangan itu. Sumber Pentagon itu menambahkan bahwa departemen itu memiliki “keyakinan tinggi” bahwa target bernilai tinggi yang terbunuh selama serangan itu adalah Baghdadi, tetapi verifikasi lebih lanjut sedang dilakukan.
Laporan tersebut mencatat bahwa serangan itu terjadi di provinsi Idlib, yang saat ini dikuasai oleh militant, termasuk Hayat Tahrir al-Sham yang tadinya bernama Front el-Nusra yang dalam beberapa tahun terakhir malah bentrok dengan ISIS.
Perintah serangan itu diberikan setelah Komando Operasi gabungan khusus menerima informasi “intelijen yang dapat ditindaklanjuti,” karena lokasi target telah di bawah pengawasan selama beberapa waktu, kata laporan itu.
Sebelumnya pada hari Sabtu, Trump memposting tweet samar yang mengatakan bahwa “sesuatu yang sangat besar baru saja terjadi,” yang mendapat lebih dari 45.000 komentar.
Kemudian pada hari itu juga juru bicara Gedung Putih Hogan Gidley mengumumkan bahwa Trump akan membuat “pernyataan penting” pada Minggu pagi pukul 9 pagi EST (1300 GMT), tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
PASUKAN AS MALAH MENYEBERANG KEMBALI DARI IRAQ MENUJU SURIAH
Pasukan AS terlihat menyeberang kembali (dari Iraq) ke Suriah pada rute ke ladang minyak di provinsi Deir ez-Zor Suriah, kata seorang pejabat pertahanan AS yang dikonfirmasi ke NBC News, Sabtu.
Pengerahan kembali itu dikatakan bertujuan untuk mencegah agar ladang minyak Suriah tidak dikuasai ISIS *atau ‘pelaku destabilisasi lainnya’, kata pejabat AS yang tidak disebutkan namanya itu.
“Kami tidak akan membahas perincian atau jadwal waktu keberadaan pasukan itu untuk alasan keamanan,” kata pejabat itu.
Sebelumnya, CNN melaporkan bahwa penyeberangan pasukan AS itu telah terjadi, mengutip seorang pejabat Pemerintahan Daerah Kurdi dan pejuang SDF.
Dua sumber yang disebut berada di dalam wilayah Suriah itu lebih lanjut dikonfirmasi ke NBC bahwa mereka menyaksikan konvoi militer AS itu sedang menuju Deir ez-Zor.
Konvoi itu konon terdiri dari 18 kendaraan, dan didukung oleh dua helikopter serang Angkatan Darat AS, mereka melaju melewati kota Qamishli, tempat polisi militer Suriah dan Rusia telah hadir dalam beberapa hari terakhir.
ANGKATAN UDARA RUSIA LAKUKAN SERANGAN KE GUDANG HTS DI IDLIB
Angkatan Udara Rusia melakukan serangkaian serangan udara besar Provinsi Idlib minggu ini, yang menarget beberapa situs milik militan.
Di antara daerah-daerah yang ditargetkan adalah area yang dikuasai Hay’at Tahrir Al-Sham (HTS) di bagian selatan dan barat Idlib.
Dalam satu serangan di provinsi Idlib, Angkatan Udara Rusia membom fasilitas penyimpanan bahan bakar HTS di dalam kota Sarmada; yang membuat ledakan besar.
PEREBUTAN GUNUNG EMAS DISUNGAI EUFRAT MENCAPAI BABAK BARU
Kini AS malah mau menambah peralatan tempur Ke Suriah
Pentagon sedang bersiap untuk mengirim tank dan kendaraan lapis baja ke ladang minyak milik Suriah, kata seorang pejabat AS, ini adalah sebuah keputusan terbalik yang aneh dari Presiden Trump yang kemarin memutuskan untuk menarik pasukannya dari Suriah.dan dia telah menyatakan kemenangan atas ISIS.
Pengerahan persenjataan berat ke Suriah akan mewakili eskalasi yang signifikan dalam pertempuran, yang membutuhkan kontingen pasukan tambahan untuk mengoperasikan dan memelihara kendaraan, serta pasukan untuk melindungi pangkalan mereka.
Awal bulan ini, Trump telah memerintahkan penarikan hampir 1.000 tentara AS dari Suriah, sebuah langkah yang mendapat kecaman karena menelantarkan sekutunya Kurdi dalam perang melawan ISIS.
Seorang pejabat Dephan AS mengatakan, Pentagon akan mengirim pasukan tambahan ke timur laut Suriah untuk mencegah ladang minyak Suriah jatuh kembali ke tangan ISIS. Kedua pejabat itu tidak berwenang berbicara di depan umum.
Langkah ini merupakan pengakuan kembali bahwa ISIS tetap menjadi ancaman meskipun Trump menyatakan bahwa kelompok militan itu telah dikalahkan.
Senin lalu , Trump tidak konsisten dengan perintahnya sendiri bahwa sebelumnya semua pasukan AS akan ditarik dari Suriah, kemudian dia mengatakan sejumlah kecil pasukan akan tetap tinggal diSuriah.
“Kita berusaha keluar dari perang. Tapi kita mungkin juga harus berperang, ” kata Trump dalam pertemuan kabinet Senin. Pada hari Kamisnya , Pentagon berencana untuk meningkatkan eskalasi yang signifikan.
“Sungguh-sangat membingungkan kebijakan AS ini,” kata Seth Jones, pakar keamanan nasional di Center for Strategic and International Studies.
Pendapat Pakar AS
Pengerahan senjata itu sepertinya ditujukan untuk menghadapi Rusia dan Suriah, bukan untuk menghadapi ISIS, kata Nicholas Heras, seorang ahli tentang Suriah pada Strategic and International Studies.
Dia mengatakan koalisi pimpinan-AS melawan ISIS telah berhasil menjaga kilang minyak dari kelompok militan, menggunakan kombinasi serangan udara pimpinan-AS dan didarat oleh Pasukan SDF, yang sebagian besar terdiri dari suku Kurdi.
“Langkah ini menunjukkan bahwa militer AS meyakini bahwa keamanan Kilang Suriah itu tidak dapat bergantung kepada SDF, atau tujuannya adalah bahwa AS mengharapkan agar Assad dan Rusia mau mencoba merebut kembali kilang minyak Suriah dengan paksa secara militer, “kata Heras.
Ini “jelas dan sederhana,” katanya, “Pentagon membuat kemungkinan untuk memancing Rusia dalam pertempuran besar dengan Rusia untuk memperebutkan ladang minyak Suriah.”
RUSIA INGIN SEMUA LADANG MINYAK YANG DIKUASAI AS DIKEMBALIKAN KE PEMERINTAH SURIAH
Pemerintah Suriah harus mendapatkan kembali penguasaan atas semua fasilitas ladang minyaknya di timur laut negara itu, kata kantor berita Rusia RIA Novosti mengutip pernyataan Kemenlu Rusia pada hari Rabu.
Wakil Menlu Rusia Mikhail Bogdanov juga mengatakan Moskow berharap bahwa Kurdi Suriah akan memberikan jaminan bahwa mereka akan menarik diri dari zona perbatasan, menurut RIA.
Saat ini, militer AS menguasai beberapa ladang minyak Suriah, termasuk salah satu yang terbesar di negara itu. Pihak berwenang AS telah menolak untuk mengembalikan ladang minyak ini ke pemerintah Suriah; sebaliknya, mereka tetap mau menguasainya untuk mengintensifkan blokade ekonomi di negara itu.
POLISI ISRAEL SERANG SINAGOG YAHUDI ORTHODOX
Israel is not a Jewish state.
Zionism does not represent us.
Following the demonstration of the Orthodox Jewish community in Jerusalem against Israel, a group of Israeli officials attacked the anti-Zionist synagogue in Jerusalem during their religious services. pic.twitter.com/zn7YQ9oHcC
Menyusul demonstrasi komunitas Yahudi Ortodoks di Yerusalem menentang pemerintah Israel, sekelompok polisi Israel menyerang sebuah Sinagog anti-Zionis di Yerusalem, ketika sedang berlangsung ritual keagamaan mereka.
Secara aqidah memang hanya agama Islam dan Kristen yang bertentangan dengan Yudaisme yang konon menjadi dasar Zionisme, terutama dalam konsep Al Masih. Tapi faktanya tidak semua Bani Israel adalah penganut Zionisme.
Populasi terbesar Yahudi penentang Israel tinggal di AS terutama di kota New York, dimana di AS saat ini ada sekitar 8 juta Umat Yahudi.
Slogan yang sering mereka teriakkan adalah “Israel bukanlah negara Yahudi”, dan”Zionisme tidak mewakili kita”.
Unjuk rasa dari Yahudi Orthodox di Israel yang menentang Zionisme sebenarnya sudah sangat sering terjadi sejak beberapa tahun lali, tapi memang jarang terkspose main stream media. Biasanya mereka menolak untuk ikut wajib militer.
Israeli occupation soldiers desecrate with their shoes a mosque in the village of Issawiya, Jerusalem. pic.twitter.com/YfiVmRBdZk
Di Masjidil Aqsa mereka bahkan lebih kurang ajar, mereka sering memasuki Masjidil Aqsa dengan masih mengenakan sepatunya.
Terhadap umat muslim mereka malah jauh lebih ganas dengan pembantaian dan pembongkaran rumah-rumah warga Palestina setiap hari terjadi.
Sayangnya banyak umat umat muslim yang masih mau dibodohi bahwa musuh umat Islam adalah sekte Islam lain. Mereka gagal faham siapakah musuh Islam. Bahkan sesuatu yang kasat mata saja mereka tidak tahu, seperti bahwa AS adalah kaki tangan Israel, meski sudah puluhan negara muslim mereka hancurkan. Sebuah kebodohan khas akhir zaman.
MENTERI NEGARA ARAB SAUDI : SATU-SATUNYA CARA AGAR IRAN MAU BERDIALOG ADALAH DENGAN TEKANAN MAKSIMUM
Upaya meredakan ketegangan dengan Iran tidak akan bisa berhasil, dan satu-satunya cara untuk mengajak Teheran ke meja perundingan adalah dengan menerapkan tekanan maksimum (Embargo ekonomi maksimum), kata Menteri Negara urusan luar negeri Arab Saudi.
Adel al-Jubeir berada di Paris untuk melakukan pembicaraan dengan para pejabat Perancis di tengah upaya untuk meredakan ketegangan antara AS danIran, dan membantu pemerintah Yaman yang didukung Saudi dan separatis selatan (sebelumnya sekutu Saudi) guna mengakhiri perebutan kekuasaan di pelabuhan selatan Aden.
“Kami pikir peredaan ketegangan itu tidak berhasil. Tindakan perlu dilakukan, bukan sekedar kata-kata. Anggota pemerintah Iran berbicara, tetapi tidak memiliki kekuatan. Mereka yang di Iran seperti Garda Revolusi itu tidak ingin bernegosiasi,” kata al-Jubeir kepada Surat kabar Liberation dalam sebuah wawancara pada hari ini Kamis.
Jubeir menanggapi pertanyaan tentang upaya Prancis untuk menyelaraskan antara AS dan Iran, termasuk upaya meyakinkan Presiden AS Donald Trump untuk mencabut sanksi terhadap Iran.
Upaya Yang Gagal
Bulan lalu Presiden Prancis Emmanuel Macron telah berusaha dan gagal untuk menjadi penengah pembicaraan antara Trump dan Presiden Iran Hassan Rouhani di New York City di Majelis Umum PBB.
Prospek pembicaraan apapun dalam beberapa minggu mendatang tampaknya tipis, dimana Teheran menuntut sanksi AS dicabut terlebih dahulu sebelum berdialog.
“Sejauh yang kami ketahui, tekanan maksimum (Terhadap Iran) adalah satu-satunya cara,” kata al-Jubeir.
Ketika ditanya tentang status pembicaraan antara pemerintah Yaman yang didukung Saudi dan separatis selatan, al-Jubeir mengatakan pentingnya untuk mengakhiri perbedaan mereka untuk memastikan fokus dapat dialihkan untuk memerangi pemberontak Houthi yang berpihak Iran.
“Kami berusaha untuk mencapai perdamaian antara Dewan Transisi Selatan (separatis) dengan pemerintah Hadi (Presiden Abd-Rabbu Mansour). Saya kira kami sudah hampir mancapai itu,” katanya.
Arab Saudi telah menjadi tuan rumah pembicaraan tidak langsung di antara mereka untuk membangun kembali pertempuran koalisi melawan Houthi yang mengusir pemerintah Hadi dari ibukota Sanaa lima tahun lalu.
IRAQ MINTA PBB UNTUK MENGUSIR PASUKAN AS DARI WILAYAHNYA
Pemerintah Irak sedang mencari bantuan internasional setelah pasukan AS menarik diri dari Suriah dan kini memasuki Irak barat tanpa izin, Baghdad sekarang akan mengambil tindakan hukum terhadap kehadiran pasukan Asing tanpa diundang itu.
Baghdad tidak memberikan izin bagi pasukan AS untuk tetap di Irak, Perdana Menteri Adil Abdul-Mahdi menegaskan kembali pada hari ini Rabu. Kami meminta komunitas internasional dan PBB untuk memainkan peran mereka dalam masalah ini.
Menhan AS Mark Esper Selasa kemarin mengatakan bahwa pasukan AS yang transit dari Suriah akan menggunakan wilayah Irak guna persiapan memulangkan mereka. dan memastikan bahwa tujuannya adalah bukan untuk “tinggal di Irak selamanya.” Esper tidak merinci berapa lama pasukan Amerika akan tinggal di Irak.
Washington memindahkan tentaranya dari Suriah utara ke Iraq, sebelum Turki menyerang milisi Kurdi di wilayah Suriah utara tersebut, yang dianggap Turki sebagai teroris.
Turki mengatakan pada hari Selasa bahwa mereka tidak akan melanjutkan serangan terhadap Kurdi setelah tercapai gencatan senjata lima hari dan pembicaraan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow.
AS kini menempatkan 5.000 tentaranya di Irak berdasarkan perjanjian dengan pemerintah Irak, tetapi perjanjian itu dianggap kontroversial, dimana banyak warga Irak menganggapnya sebagai pendudukan lanjutan setelah invasi AS tahun 2003 yang membawa bencana.
Selasa kemarin militer Iraq menyatakan, bahwa Pasukan AS yang menyeberang ke Irak setelah menarik diri dari Suriah hanya dapat menggunakan wilayahnya untuk transit, dan tidak memiliki izin untuk tetap tinggal diIraq.
MILISI YANG DIDUKUNG RUSIA YANG INGIN MENGUASAI LADANG MINYAK SURIAH, PELINTIRAN MEDIA BARAT
Senin lalu Menhan AS mengatakan bahwa mungkin AS akan tetap menempatkan sebagian pasukannya di Suriah timur laut, Esper berdalih pasukannya diperlukan untuk mengamankan ladang minyak milik Suriah agar tidak jatuh ke tangan ISIS dan kelompok yang mendapat keuntungan dari ladang minyak itu, lapor The Associated Press.
Tetapi yang terakhir melakukan adalah tentara bayaran Rusia, dan bukan militant ISIS, yang mencoba merebut ladang minyak dan dipukul mundur oleh serangan udara AS, wartawan NPR Tom Bowman melaporkan.
Terlepas dari pernyataan Presiden Trump sebelumnya bahwa ISIS telah dikalahkan, dan bahwa dia akan memulang pasukan AS daripada mereka terjebak dalam “perang tanpa akhir,” faktanya pasukan AS tidak segera dipulangkan. mereka mhanya dipindahkan ke Irak barat untuk terus memerangi ISIS di sana, kata Esper selama perjalanannya ke luar negeri ke Afghanistan dan negara-negara lain.
Tak lama setelah Esper berbicara, Trump mengakui bahwa dalam pertemuan Kabinet pasukan AS akan dikerahkan pertama kali ke wilayah yang berbeda, tetapi dia menambahkan bahwa mereka kemudian akan kembali ke AS.
“Yah, pada awalnya mereka akan dikirim kewilayah yangberbeda (Iraq), hanya soal cara,” kata Trump. “Pada akhirnya, kita akan memulangkan mereka.”
Pasukan AS terlihat ditarik mundur pada hari Senin. Mereka meninggalkan sebuah pangkalan di Turki menuju ke kota Erbil di Kurdi Irak utara, lapor NPR Jane Arraf.
Ribuan pengungsi juga membanjiri perbatasan ke Irak, ragu bahwa gencatan senjata yang diperantarai AS dengan Turki minggu lalu akan bertahan dan tidak yakin apa yang akan terjadi selanjutnya.
Logika anda dimana Mr.Trump? AS tidak pernah diundang datang keSuriah apalagi diminta untuk mengamankan dan menyedot ladang minyak selama 8 tahun terakhir. Kenapa tidak anda serahkan ladang minyak itu ke Tentara Suriah saja dan memulangkan pasukan anda?
Yaaah …perebutan emas disungai Eufrat itu belum berakhir.
RUSIA DAN TURKI CAPAI KESEPAKATAN BARU SOAL SURIAH UTARA
Presiden Putin dan Erdogan setelah lewat pembicaraan yang panjang akhirnya sepakat bahwa Polisi militer Rusia dan tentara Suriah akan dikerahkan ke Suriah timur laut, sementara operasi Turki ‘Peace Spring’ akan berlanjut pada area yang terbatas.
Presiden Rusia Vladimir Putin menekankan bahwa (Turki) tidak boleh bermain-main dengan teroris dan integritas wilayah Suriah harus dihormati. Pada akhirnya, wilayah Suriah harus dibebaskan dari semua “kehadiran militer asing ilegal,” tambah presiden Putin
(Ungkapan Putin ini berdasar fakta bahwa sering kali terlihat militer Turki justru menyelamatkan dan mengangkut para anggota ISIS dan keluarganya yang melarikan diri dari tahanan YPG)
Pasukan Kurdi harus mundur
Perjanjian itu menyebut milisi yang dipimpin Kurdi harus mundur ke wilayah Suriah lebih dari 30 km dari perbatasan Turki. Sementara itu, operasi Erdogan akan berlanjut di daerah terbatas antara kota Tell Abyad dan Ras al-Ayn hingga 32 km di dalam wilayah Suriah.
Tentara Suriah akan dikerahkan ke perbatasan
Bagian lain dari perbatasan Suriah dari Kobani hingga Tell Abyad dan dari Ras al-Ayn ke perbatasan Irak diatur untuk dikuasai kembali oleh militer Suriah dan penjaga perbatasan yang akan didukung oleh polisi militer Rusia.
Patroli gabungan Rusia-Turki di sepanjang perbatasan
Pada saat yang sama, daerah-daerah yang tidak terkena oleh operasi militer Turki, akan dilakukan operasi patroli bersama militer Turki dan polisi militer Rusia hingga 10 km ke dalam wilayah Suriah.
Militan ISIS yang nelerikan diri harus ditahan kembali
Tentang sejumlah penjara dan kamp di Suriah timur laut di mana para anggota ISIS ditahan, Putin menekankan bahwa kekacauan yang tak terhindarkan yang diciptakan oleh operasi Turki seharusnya tidak memungkinkan mereka untuk melarikan diri.
“Penting dicermati soal banyaknya anggota teroris, termasuk ISIS, yang ditahan oleh kelompok bersenjata Kurdi dan berusaha melarikan diri, jangan sampai mereka malah bebas karena tindakan angkatan bersenjata Turki,” Putin menekankan.
Damaskus dilibatkan
Setelah pertemuan dengan Erdogan, presiden Rusia berbicara dengan Presiden Suriah Bashar Assad, kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov.
Assad telah menyatakan dukungan bagi memorandum itu, Assad menyatakan bahwa penjaga perbatasan Suriah siap untuk bekerja sama dengan polisi militer Rusia.
MENHAN AS KUNJUNGI IRAQ BAHAS PENARIKAN PASUKAN
Menhan AS Mark Esper telah melakukan kunjungan tidak resmi ke negara-negara Timur Tengah sejak 18 Oktober, kemudian akan menuju ke Markas NATO di Brussels di mana ia akan bertemu dengan rekan-rekannya dari Turki guna membahas serangan untuk mengalahkan kelompok teroris ISIS *.
Esper telah tiba di Baghdad untuk bertemu Menlu Irak dan PM Adel Abdul Mahdi untuk membahas masalah-masalah yang menjadi perhatian bersama di wilayah tersebut, lapor Reuters.
Kedua negara itu juga dilaporkan akan membahas penarikan sebagian pasukan AS dari Suriah dan peran yang akan dimainkan Irak di dalamnya.
Sebelumnya Esper menyatakan bahwa sekitar 1.000 tentara AS telah ditarik dari Suriah setelah awal serangan Turki di sana dan ditarik menuju Irak barat.
“Kami masih baru mulai dalam penarikan pasukan dari timur laut Suriah. Ini akan memakan waktu berminggu-minggu, bukan berhari-hari, dan kami, baru mulai beberapa hari ini. Tujuannya adalah untuk menarik tentara kami keluar Suriah dan akhirnya memulangkan mereka “, kata Esper.
Dia menambahkan bahwa minggu-minggu yang dibutuhkan pasukan AS untuk meninggalkan Suriah itu, masih menyisakan banyak waktu bagi Washington dan Baghdad untuk menyelesaikan rincian penarikan mereka dari Irak (ke AS).
Sementara itu, pemerintah Irak mengatakan bahwa pasukan AS yang sekarang di Suriah tidak akan diizinkan untuk tetap berada di Irak barat.
Pada 21 Oktober lalu , Esper mengatakan bahwa kontingen kecil pasukan AS dapat tetap berada di Suriah untuk melindungi ladang minyak (Suriah) tetapi proposal tersebut belum dibahas dengan Presiden AS Donald Trump.
ASSAD BERJAJNI AKAN DUKUNG KURDI SURIAH MELAWAN AGRESI TURKI
Selasa kemarin. Presiden Suriah Bashar al-Assad mengatakan bahwa pemerintahnya mendukung para pejuang Kurdi yang melawan agresi Turki di utara Suriah. “Kami siap mendukung setiap kelompok yang melakukan perlawanan rakyat terhadap agresi Turki,” katanya dalam sebuah video yang dibagikan oleh akun medsos resmi Kepresidenan Suriah.
“Ini bukan keputusan politik … Kami tidak mengambil keputusan politik apa pun sekarang,” katanya kepada pasukan pemerintah di garis depan di provinsi Idlib. “Ini adalah tugas konstitusional dan tugas nasional,” tambahnya, merujuk pada kedaulatan Suriah terhadap ancaman asing.
Sementara ini belum ada penyelesaian politik antara Dewan Demokratik Suriah (SDC) yang dipimpin Kurdi dan pemerintah Suriah, perjanjian militer yang belum lama terjadi antara Tentara Arab Suriah (SAA) dan Pasukan Demokratik Suriah (SDF) diperkirakan akan membuka jalan bagi pembicaraan perdamaian di masa depan.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan pada hari Selasa bahwa jika AS mengingkari janji-janji mereka di Suriah utara, angkatan bersenjata Turki akan melanjutkan operasi mereka dengan “lebih kuat”.
MENLU IRAN : SAYA SIAP BERKUNJUNG KE ARAB SAUDI JIKA SITUASI MEMUNGKINKAN
Menlu Iran Mohammad Javad Zarif mengatakan dia siap untuk mengunjungi Arab Saudi untuk membantu mengurangi ketegangan antara Riyadh dan Teheran jika situasinya memungkinkan.
Dia membuat pernyataan itu saat menjawab pertanyaan yang diajukan oleh kantor berita al-Masirah Yaman di sela-sela konferensi yang diadakan di Teheran pada hari Senin yang bertema “Unilateralisme dan Hukum Internasional.”
“Jika situasi memungkinkan, saya akan siap untuk berkunjung ke Riyadh untuk menyelesaikan perbedaan” antara kedua negara,
“Teheran menyambut setiap inisiatif yang bertujuan untuk meredakan ketegangan di kawasan itu dan akan bekerja sama untuk mengakhiri perang Yaman,” tambahnya.
Sekali lagi Zarif menegaskan kembali kebijakan Republik Islam Iran untuk mendukung rakyat Yaman, dengan mengatakan, “Iran akan selalu mendukung negara Yaman dan kami percaya bahwa berakhirnya perang Yaman akan membantu rakyat Yaman.”
Dalam kesempatan lain, Iran mengatakan dia sedang terus berhubungan dengan PM Pakistan Imran Khan sehubungan dengan perkembangan di Yaman. PM Pakistan telah melakukan kunjungan resmi ke Teheran awal bulan ini dan mengadakan pembicaraan dengan Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei dan Presiden Hassan Rouhani.
Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia telah memperoleh video yang menunjukkan militant dari kelompok “al-Mahdy” yang didukung Turki yang ikut terlibat dalam apa yang disebut Turki Operasi “Peace spring”diSuriah utara, yang dengan bangga telah membunuh beberapa tawanan pejuang wanita SDF.
“Tubuh anggota PKK Babi ini berada di bawah kaki kita,” katanya, sambil menggemakan teriakan “Allahu Akbar”.
Dalam video terlihat tubuh salah satu pejuang wanita dari unit perlindungan Kurdi (YPJ) yang diinjak-injak dan dimutilasi oleh miltan “al-Mahdy”, sementara militant lain meneriakkan “Allahu Akbar”, sambil tertawa-tawa dan berkata “Ini adalah salah satu pelacur yang telah Anda kirim ke kami”.
Teriaknya Allahuakbar, tapi koq tidak tahu adab memperlakukan tawanan perang ya? Qur’an telah memandu adab memperlakukan tawanan perang. (Surat Muhammad47: 4, Surat Al Insan 8 dsb).
AS DIAM-DIAM AKAN UJI COBA SENJATA LASER BARU UNTUK KAPAL PERANG
Angkatan Laut AS baru-baru ini banyak berinvestasi dalam pengembangan senjata generasi baru akan dipasang di kapal-kapal perang AS. Di antaranya adalah dua proyek penting Railgun berbasis kapal untuk menenggelamkan kapal musuh dan Senjata laser untuk target yang lebih kecil.
Perangkat masif misterius itu terlihat di luar gedung kontraktor militer utama AS Northrop Grumman dan sedang dipersiapkan untuk dikirim. senjata itu disebut sebagai sistem laser berenergi tinggi yang disebut Pengembangan Teknologi Laser Solid-State (SSL-TM), kata Outlet media The Drive.
Menurut outlet berita itu, sistem SSL-TM itu diperkirakan akan dikirim untuk uji coba untuk pertama kalinya pada kuartal keempat 2019. Jika berjalan dengan baik akan segera dipindahkan ke San Diego Pier, sebuah pelabuhan utama dimana kapal USS amfibi Portland yang ditetapkan sebagai kapal uji coba.
Para pejabat AS belum mengkonfirmasi informasi itu. Tapi SSL-TM diharapkan akan menghasilkan sinar laser berkekuatan 150kW.
Senjata itu rencananya akan dipasang pada beberapa kapal, dan bisa ditugaskan untuk menghancurkan sasaran-sasaran kecil seperti kapal musuh kecil, pesawat udara tak berawak (UAV) dalam jarak menengah, serta beberapa rudal.
TRUMP : JIKA PERLU AS AKAN GUNAKAN KEKUATAN MILITER TERHADAP TURKI
Presiden AS Donald Trump “sepenuhnya siap” untuk menggunakan kekuatan militer untuk melawan Turki jika “diperlukan,” tapi Menlu Mike Pompeo menyebut lebih suka menganggap pernyataan itu sebagai perang “kekuatan diplomatik.”
“Kami lebih suka perdamaian daripada perang,” kata Pompeo kepada CNBC dalam wawancara yang disiarkan Senin sore.
Tetapi jika tindakan fisik atau aksi militer diperlukan, Anda harus tahu bahwa Presiden Trump sepenuhnya telah siap untuk melakukan tindakan seperti itu.
Pompeo menambahkan bahwa Washington akan menggunakan kekuatan ekonomi dan “diplomatik” sebelum mengerahkan artileri berat. Dia tidak ingin ” mendahului keputusan presiden tentang apakah AS akan melakukan upaya luar biasa menggunakan kekuatan militer,” katanya, dia menunjukkan bahwa itu semua tergantung kepada Trump untuk memutuskan apakah Ankara telah melewati batas.
Sebelumnya Trump menyuarakan kebijaksanaan untuk memberi kesempatan kepada Turki untuk melakukan serangan di perbatasan Suriah terhadap kelompok-kelompok Kurdi yang dianggap Ankara sebagai teroris.
“Kadang-kadang Anda harus membiarkan mereka bertarung sebentar, lalu orang-orang itu menyadari beapa sulitnya pertempuran itu,” kata Trump mengacu pada serangan Turki minggu lalu. “Terkadang anda harus membiarkan mereka bertarung seperti dua anak kecil, kamu harus membiarkan mereka bertarung, dan kemudian kamu memisahkan mereka.”
Pentagon telah meminta NATO untuk memberikan sanksi kepada Turki, meskipun Turki juga anggota NATO, dan baik presiden AS maupun Kongres masing masing telah memberikan ancaman sanksi terhadap Turki.
PASUKAN AS YANG SEDANG DITARIK DARI SURIAH DILEMPARI BATU DAN TOMAT BUSUK
Sebuah video baru yang dirilis dimedsos Timteng menunjukkan penduduk lokal di Suriah utara melempari pasukan AS yang sedang ditarik mundur dari wilayah Suriah utaradengan batu dan buah busuk.
Stones and rotten fruit for the withdrawing US force. What a farce this has been. pic.twitter.com/PN82C6I18a
Penarikan militer AS dari Suriah utara mendapat penghinaan dari penduduk setempat, karena mereka datang secara ilegal diSuriah.
MILITER SURIAH TERIMA SEJUMLAH BESAR PERALATAN TEMPUR DARI RUSIA
Tentara Arab Suriah (SAA) belum lama ini menerima peralatan militer dalam jumlah besar, termasuk tank dan kendaraan lapis baja dari Rusia di pelabuhan Tartous di Suriah barat.
Menurut gambar satelit yang diposting minggu ini, militer Rusia telah mengangkut 25 tank dan 16 senjata artileri, yang kemungkinan akan diberikan ke Tentara Arab Suriah dalam beberapa hari mendatang.
“Dari citra satelit dapat dilihat sebuah platform besar yang secara khusus untuk penyebaran peralatan militer di pelabuhan Tarotus, pengamat berhasil menghitung jumlahnya ada 41 tank, serta banyak truk dan peralatan khusus,” Majalah Rusia Aria.Pro melaporkan pada hari Senin.
Pengiriman senjata oleh Angkatan Bersenjata Rusia ini dilakukan bersamaan dengan persiapan Tentara Arab Suriah untuk melancarkan serangan besar-besaran di Latakia, Hama, dan provinsi Idlib di Suriah utara.
PASUKAN TURKI KUASAI DUA KOTA PENTING DIPERBATASAN SURIAH
Pertempuran di kota perbatasan strategis Ras Al-‘Ayn telah berakhir dengan kemenangan bagi militan yang didukung Turki, karena Kurdi SDF memutuskan untuk menarik pasukannya dan warga sipil dari daerah tersebut.
“Ini adalah sebagai bagian dari perjanjian untuk menghentikan sementara operasi militer dengan Turki dengan mediasi Amerika.
“Hari ini, kami telah mengevakuasi kota Ras Al-Ain dari semua pejuang SDF. Kami tidak memiliki pejuang lagi di kota itu, ” juru bicara Pasukan SDF Kino Gabriel mengatakan.
Sebelum penarikan mereka dari Ras Al-‘Ayn, Pasukan SDF mampu menangal serangan dari militan yang didukung Turki, meskipun tidak memiliki pertahanan udara dan senjata berat.
Dengan Ras Al-‘Ayn telah di bawah kendali psukan Turki kini mereka telah merebut dua kota besar di sepanjang perbatasan Suriah-Turki dalam sepuluh hari terakhir.
Menurut laporan baru dari Suriah utara, militer Turki dan militan sekutu mereka sekarang mengalihkan perhatian mereka ke front Aleppo utara, di mana mereka mulai mengumpulkan pasukan mereka untuk operasi besar di kota Tal Rifa’at.
Tal Rifaat saat ini dikendalikan bersama oleh Tentara Arab Suriah (SAA) dan Unit Perlindungan Rakyat (YPG). Di Kota itu sendiri juga ada militer Rusia yang sering melakukan patroli di dekat garis depan militer Turki.
MILITER RUSIA BANGUN JEMBATAN DARURAT DI SUNGAI EUFRAT
Para ahli teknik militer Rusia telah membangun jembatan penyeberangan darurat di Sungai Efrat, beberapa kilometer dari Deir ez-Zor di Suriah timur laut.
Jembatan Ini akan digunakan untuk mengerahkan peralatan militer dan pasukan kesisi timur sungai. Jembatan panel jalan tol kecil MARM didirikan dalam waktu kurang dari dua hari di bawah hujan tembakan yang tanpa henti, kata Kepala Pelayanan Jalan Kementerian Pertahanan Rusia Vladimir Burovtsev. “
Drone udara , bahan peledak dan granat dijatuhkan kepada kami dari udara selama pekerjaan instalasi. Namun, kami tidak mengalami kerusakan. Tidak ada yang terluka atau terpengaruh.
Semuanya sesuai sesuai ketentuan dan waktu yang ditetapkan, ”katanya. Jembatan itu panjangnya 210 meter. Yang dapat melayani 8.000 mobil sehari. Jembatan itu mendukung kendaraan lapis baja berat, seperti tank, kendaraan tempur infanteri dan sistem roket multi-peluncuran, kata Burovtsev. Jembatan itu juga akan digunakan untuk konvoi bantuan kepada komunitas yang dibebaskan dan untuk evakuasi medis.
Pasukan uriah telah membebaskan sebagian besar wilayah Deir ez-Zor pada awal September lalu. ISIS dipaksa untuk mundur darisisi timur tepi sungai.
Menjelang pembangunan jembatan, hanya detasemen tentara Suriah yang maju menyeberangi sungai dengan menggunakan ponton. Sekarang pasukan pemerintah sedang mempersiapkan penyeberangan besar-besaran terhadap lewat sungai Eufrat.
PASUKAN AS EVAKUASI PARA ISTRI ANGGOTA ISIS DARI KAMP PENGUNGSI AL HAWL
Pasukan AS mengevakuasi istri-istri teroris ISIS dari kamp pengungsi Al-Hawl di Suriah di tengah serangan Turki keSuriah, kata penyiar TV Ikhbariya pada hari Minggu.
Helikopter AS mondar-mandir di kamp untuk operasi evakuasi, kata penyiar. Pada hari Senin, media AS melaporkan bahwa pasukan AS gagal mengevakuasi sekitar 50 tahanan ISIS yang dianggap “bernilai tinggi” dari penjara Kurdi di timur laut Suriah di tengah operasi militer Turki yang sedang berlangsung di daerah itu.
Pada 7 Oktober lalu, Presiden Donald Trump mengumumkan penarikan pasukan AS dari Suriah utara. Menteri Pertahanan Mark Esper pekan lalu mengatakan bahwa AS akan menarik 1.000 prajurit lagi dari daerah dekat tempat Turki melancarkan serangan militernya.
Turki memulai Operasi militer di Suriah utara pada 9 Oktober dengan dalih untuk membuat zona penyangga 20 mil yang bebas dari pasukan SDF disepanjang perbatasannya dengan Suriah. Damaskus menyebut operasi itu sebagai invasi, sementara AS dan UE telah menjatuhkan sanksi dan embargo terhadap Turki.
MILITER SURIAH KIRIM BALA BANTUAN KE SURIAH UTARA
https://www.youtube.com/watch?v=lPQPQ1pUbh0
Tentara Arab Suriah (SAA) mengirim sejumlah besar bala bantuan ke wilayah timur laut Suriah pada hari Minggu kemarin di tengah laporan tentang akan serangan Turki diwilayah ini.
Menurut sumber militer di Provinsi Al-Hasakah, Tentara Suriah mengirim bala bantuan ke Tal Tamr, Kobane, front ‘Ayn’ Issa, dan front-front Al-Tabaqa untuk memperkuat posisi mereka dan mencegah gerak maju pasukan Turki dan militan sekutunya.
Sumber itu menambahkan bahwa Tentara Suriah membuat keputusan untuk mengirim bala bantuan ke front-front ini setelah adanya serangan dari militan yang didukung Turki di kota Al-Ahras dekat Distrik Tal Tamr.
Tentara Suriah mampu mengusir serangan militan terhadap Al-Ahras, namun, militer khawatir pasukan yang didukung Turki ini mungkin akan mencoba menyerang daerah lain dalam upaya untuk merebut tanah di Suriah utara.
ASSAD SERUKAN PENARIKAN SEMUA PASUKAN ASING ILEGAL DARI SURIAH
Presiden Suriah Bashar Assad menyerukan untuk menghentikan sepenuhnya apa yang ia sebut sebagai agresi Turki di Suriah utara, sementara juga menuntut penarikan total semua pasukan asing dari daerah itu, kata layanan pers Presiden Assad.
Presiden Suriah membuat pernyataan itu dalam pertemuan dengan delegasi Rusia yang dipimpin oleh utusan khusus untuk Suriah Alexander Lavrentyev di Damaskus pada hari Jumat kemarin.
“Assad mengkonfirmasi bahwa upaya harus diarahkan untuk mengakhiri agresi (Turki) ini dan penarikan semua pasukan ilegal, termasuk tentara Turki dan AS dari wilayah Suriah karena mereka dianggap sebagai pasukan pendudukan (aggressor) di bawah konvensi internasional,” kata layanan pers.
Lavrentyev, pada gilirannya menggarisbawahi dukungan tegas Rusia untuk kedaulatan Suriah dan integritas wilayahnya.
Pertemuan kemarin itu dilakukan sehari setelah Assad berjanji bahwa Damaskus akan memberikan respon yang relevan atas operasi militer Turki.
“Slogan-slogan palsu apapun yang mereka bisa dibuat atas serangan Turki itu, tetap itu adalah invasi dan agresi yang mencolok. Suriah telah sering menyerang proksi dan teroris (yang didukung Turki) di lebih dari satu tempat. Suriah akan menanggapi serangan itu dan menghadapinya di mana saja di wilayah Suriah melalui semua cara cara legal yang ada”, Assad menekankan selama pembicaraannya dengan Penasihat Keamanan Nasional Irak Falih al-Fayyadh.
KRISIS EKONOMI DI LIBANON PICU UNJUK RASA
PM Libanon Saad Hariri menetapkan batas waktu 72 jam bagi mitra koalisinya untuk mencari solusi bagi krisis ekonomi Lebanon, ketika jum’at kemarin unjuk rasa terhadap langkah-langkah penghematan beralih menjadi kekerasan pada hari kedua.
Unjuk rasa yang dipicu rencana pemerintah Lebanon untuk memberlakuan pajak baru itu, adalah tantangan paling serius bagi pemerintah persatuan nasional Hariri yang mulai berkuasa kurang dari setahun yang lalu.
Hariri, dalam pidatonya menyalahkan partai-partai dalam koalisinya karena menghalangi reformasi ekonomi Libanon yang sarat beban hutang.
“Saya memberikan tenggat waktu yang sangat singkat, yaitu 73 jam kepada mitra kami di pemerintahan agar dapat memberi kami solusi yang dapat meyakinkan kami, orang-orang di jalanan dan mitra internasional kami,” katanya, dia menggambarkan kelesuan ekonomi Lebanon sebagai “belum pernah terjadi sebelumnya” dan cukup “sulit”.
Saat Hariri berbicara, pengunjuk rasa mengibarkan bendera Lebanon di Lapangan Martir Beirut sambil terus menyerukan pengunduran diri kepemimpinan politik negara itu, termasuk Hariri, Presiden Michel Aoun, Ketua Parlemen Nabih Berri, dan Menlu Gebran Bassil.
Para Demonstran marah dengan rencana untuk pengenakan pajak baru di tengah meningkatnya biaya hidup, mereka meneriakkan “Revolusi! Revolusi!” dan “Rakyat menuntut kejatuhan rezim”. Mereka juga menuduh para pemimpin puncak Libanon korup, dan menyerukan agar undang-undang kerahasiaan perbankan yang ketat dicabut sehingga dana negara yang dicuri selama beberapa dekade dikembalikan ke kas negara.
DAMASKUS TIDAK MENGAKUI PEMBENTUKAN OTONOMI KURDI
Penasihat politik presiden Suriah mengatakan bahwa Damaskus jelas menentang pembentukan otonomi Kurdi di Suriah karena tidak ada alasan yang mebenarkan untuk itu di negara itu.
“Tentu saja kami tidak dapat menerimanya,” kata Shaaban dalam sebuah wawancara dengan televisi al-Mayadeen menanggapi pertanyaan apakah Damaskus dapat menerima otonomi Kurdistan seperti yang ada di wilayah Irak.
“Tidak ada dasar untuk (otonomi Kurdi) seperti ini … Kami tidak akan pernah mau membicarakannya dari sudut pandang seperti itu, karena Suriah terdiri dari banyak etnis dan agama, dan kami tidak akan menyebut seseorang adalah Kurdi, atau seseorang adalah penganut agama ini dan itu, kami tidak pernah menyebut seperti itu.
Mayoritas suku Kurdi adalah bagian berharga dari masyarakat kita dan untuk negara kita, tetapi beberapa organisasi Kurdi telah membuat keputusan politik yang bertentangan dengan kepentingan (hukum) negara, ” Shaaban menekankan.
“Perjanjian gencatan senjata yang diumumkan oleh AS dan Turki itu tidak jelas,” kata Shaaban dalam sebuah wawancara dengan televisi al-Mayadeen. “Adapun istilah ‘zona keamanan’, itu tidak benar: apa yang sebenarnya dimaksud Turki itu adalah zona pencaplokan,” tambahnya.
Sebelumnya, pejabat senior Kurdi Aldar Khalil pada Kamis menyambut baik perjanjian antara Amerika Serikat dan Turki tentang gencatan senjata di Suriah.
Sebelumnya, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengadakan negosiasi dengan Wakil Presiden AS Mike Pence di Ankara yang berlangsung lebih dari 4 jam. Para pihak sepakat untuk menunda operasi Turki di Suriah selama 120 jam untuk memfasilitasi penarikan milisi Kurdi Suriah ke jarak sekitar 30 kilometer (sekitar 20 mil) dari perbatasan dengan Turki.
MILITER SURIAH PERSIAPKAN SERANGAN BESAR KE SELATAN IDLIB
Tentara Arab Suriah (SAA) telah mengerahkan bala bantuan ke pedesaan selatan Idlib dan barat laut Hama di dua provinsi yang berdekatan itu, kata sebuah sumber militer Suriah kepada Al-Masdar News.
Sumber militer Suriah diLatakia itu mengatakan, militer Suriah telah mengerahkan pasukan besar di Idlib selatan dan wilayah didekat dataran Al-Ghaab di barat laut Hama.
Menurut sumber militer Suriah itu, pasukan Suriah sedang bersiap untuk memulai operasi besar-besaran yang akan berusaha menutup jalur dari provinsi Latakia dengan provinsi Idlib.
Pada saat yang sama, unit-unit Divisi ke-4 Tentara Suriah juga akan berjuang untuk merebut kota utama Kabani, yang terletak di sebelah barat Dataran Al-Ghaab dan barat daya Jisr Al-Shughour.
Dengan menutup Latakia,nantinya Tentara Suriah dapat mengalihkan fokus mereka ke Jisr Al-Shughour, yang merupakan kota besar yang terletak di sepanjang Jalan Raya Latakia-Aleppo.
Selain kepentingan militernya, Jisr Al-Shughour saat ini masih dikuasai oleh kelompok-kelompok militan asing seperti Partai Islam Turkestan; militan ini terus-menerus menjadi target militer Rusia.
Untuk mempersiapkan serangan militer itu, pasukan udara Rusia dan Suriah telah meningkatkan serangan mereka di Suriah barat laut minggu ini, yang menghantam sejumlah area miltan di dalam provinsi Latakia dan Idlib.
Dengan makin dekatnya waktu serangan besar itu, terlihat angkatan udara Suriah dan Rusia telah memperluas serangan udaranya ke beberapa daerah di barat laut Suriah.
AS DAN TURKI SEPAKAT AKAN MENERAPKAN GENCATAN SENJATA SELAMA 120 JAM
Wapres AS Mike Pence mengatakan, AS dan Turki telah sepakat untuk menerapkan gencatan senjata di Suriah guna memungkinkan penarikan pasukan YPG dari daerah itu, dia menambahkan bahwa gencatan senjata itu akan berlaku 120 jam.
Pence mengatakan bahwa dengan implementasi gencatan senjata itu, AS tidak akan menjatuhkan sanksi lebih lanjut pada Turki, Trump telah mengkonfirmasi bahwa sanksi tidak akan lagi diperlukan. Dia juga menyebut Erdogan ‘pria tangguh’ yang melakukan hal yang benar.
Dia menambahkan bahwa penarikan pasukan Kurdi YPG itu sudah berlangsung, dan AS tidak akan menempatkan personil militernya di lapangan, kata Pence. Dalam tweetnya ,Trump memuji upaya yang diambil untuk mencapai kesepakatan dengan Turki itu.
Sementara itu, Kemenlu Turki mengatakan bahwa Ankara telah setuju dengan Washington bahwa pasukan Turki akan mengendalikan zona aman di Suriah utara.
Menurut Menlu Turki Mevlut Cavusoglu, Ankara akan mempertimbangkan untuk mengakhiri operasi militernya hanya setelah penarikan pasukan Kurdi Suriah.
Turki memulai operasi militer di Suriah utara pada 9 Oktober, tak lama setelah AS mengumumkan bahwa mereka menarik tentaranya dari wilayah tersebut. Ankara mengatakan operasi itu bertujuan mengusir militan Kurdi dari daerah perbatasan dan membentuk zona aman bagi sekitar 3 juta pengungsi Suriah.
Damaskus mengutuk operasi itu dengan menyebutnya sebagai tindakan agresi yang merusak integritas wilayah Suriah. Turki juga menghadapi banyak kritik internasional atas keputusannya menginvasi Suriah itu.
MILITER SURIAH BERSAMA SDF MENGANGKUT PELUNCUR RUDAL KEPERBATASAN DENGAN TURKI
Kamis kemarin , Tentara Arab Suriah (SAA) dan Pasukan Demokrat Suriah (SDF) terekam sedang mengangkut peluncur rudal dan peralatan militer ke perbatasan Suriah-Turki.
Pasukan Suriah dan SDF dalam video terlihat mengangkut peralatan dari kota Tabaqa ke kota ‘Ayn‘ Issa di pedesaan utara Provinsi Al-Raqqa.
Langkah Tentara Suriah dan SDF ini terjadi hanya seminggu setelah militer Turki melancarkan serangan skala besar di sepanjang perbatasan Suriah.
Rudal dan peralatan militer itu sedang dikerahkan ke perbatasan untuk mencegah militer Turki dan militan sekutu mereka berusaha untuk maju di Al-Raqqa utara.
BOCORAN PERJANJIAN ANTARA PEMERINTAH SURIAH DENGAN PASUKAN KURDI SDF
Sumber-sumber informasi Suriah mengkonfirmasi kepada Muraselon hasil dari pertemuan kemarin antara perwakilan pemerintah Suriah dan Pasukan Demokrat Suriah (SDF), dan berikuta adalah ketentuan-ketentuan yang telah disepakati:
SDF bersumpah dengan semua kemampuannya untuk menjaga keselamatan dan integritas teritorial tanah Republik Arab Suriah, di bawah bendera Republik Arab Suriah, dan akan berdiri dengan Tentara Arab Suriah melawan ancaman Turki di bawah komando Presiden Bashar al-Assad.
SDF akan memungkinkan masuknya pasukan Tentara Arab Suriah untuk menguasai seluruh wilayah yang terletak antara Ayn Diwar di timur ke Jarablus di barat dari tiga arah yang berbeda, yaitu : Tabqa, Manbij, dan Hasaka.
Dengan ketentuan-ketentuan itu, Tentara Suriah akan hadir di semua wilayah utara dan timur Efrat dengan berkoordinasi dengan dewan militer setempat, sementara daerah antara Tal Abyad dan Ras al-Ayn akan masih menjadi wilayah operasi yang tidak stabil hingga selesainya pembebasannya.
Tentara Suriah sendiri telah mulai memasuki desa-desa dan kota-kota di Raqqa dan desa-desa Hasaka dengan tujuan memukul mundur agresi Turki di Suriah utara.
TENTARA SURIAH BERSIAP UNTUK MEMASUKI KOTA RAQQA
Kota Raqqqa saat dulu diklaim ISIS sebagai ibukotanya
Tentara Arab Suriah (SAA) sedang bersiap untuk memasuki kota Raqqa di Suriah utara untuk pertama kalinya sejak 2013, sumber militer mengatakan kepada Al-Masdar News.
Menurut sumber itu, Tentara Arab Suriah telah mulai memindahkan pasukannya ke daerah di sekitar kota Raqqa karena mereka telah diberi lampu hijau untuk masuk begitu Pasukan AS keluar dari kota itu.
Sumber itu mengatakan militer AS telah mulai menarik diri dari Al-Raqqa, dan ditambahkan bahwa Tentara Suriah tidak akan masuk sampai semua pasukan AS keluar dari kota.
Ini adalah perkembangan besar diSuriah utara karena masuknya kembali Militer Suriah ke Raqqa adalah untuk pertama kalinya sejak 2013.
Raqqa dulunya diklaim oleh ISIS sebagai ibu kotanya, selama masa teror mereka di Suriah dan Irak. Kota ini sebelumnya direbut oleh Pemberontak Suriah / Tentara pembebasan Suriah (FSA) dan Jabhat Al-Nusra (tadinya Al Qaeda) selama serangan mereka di Suriah utara pada 2013.
TURKI AKAN TERUS LANJUTKAN INVASINYA SAMPAI SDF MENYERAH
Operasi militer Turki di timur laut Suriah akan terus berlanjut sampai pejuang Kurdi di wilayah itu meletakkan senjatanya dan menarik diri dari “zona aman” yang direncanakan Turki, Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan.
Pada hari Rabu lalu ,saat bertemu dengan para peabat AS Erdogan mengatakan kepada para deputi partainya bahwa tidak ada kekuatan asing yang dapat menghentikan serangan Turki , baik sekarang atau dalam hari-hari kedelapan – sebelum semua tujuan Turki dipenuhi.
“Kami bisa saja menghentikan operasi militer malam ini, jika mereka (SDF) segera mundur,” katanya.
Erdogan menolak negosiasi langsung atau tidak langsung dengan para pejuang Kurdi, dan dia mengatakan satu-satunya cara agar serangan itu dihentikan adalah mereka segera “meletakkan senjata mereka … menghancurkan semua ranjau mereka dan keluar dari zona aman yang telah kami tunjuk” .
“Insya Allah, kami akan segera mengamankan wilayah yang membentang dari Manbij (di barat laut Suriah) ke perbatasan kami dengan Irak,” kata Erdogan dalam pidatonya di Parlemen.
Sebuah copy surat yang dikirim dari Presiden AS Donald Trump ke Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan telah beredar luas diTwitter pada hari Rabu kemarin, dan para pengguna twitter menikmati ini.
Menurut surat itu, Trump memperingatkan Erdogan untuk tidak sok menjadi “pria tangguh.” dan jangan menjadi “pria yang bodoh”
Mari kita membuat kesepakatan yang baik. Anda tidak perlu bertanggung jawab atas pembantaian ribuan orang, dan saya tidak perlu bertanggung jawab untuk menghancurkan ekonomi Turki – dan saya mau itu. Saya sudah memberi Anda sedikit contoh sehubungan dengan Pastor Brunson.
Saya telah bekerja keras untuk menyelesaikan beberapa masalah Anda. Jangan mengecewakan dunia. Anda bisa membuat kesepakatan yang hebat, ”. Jenderal Mazloum akan bernegosiasi dengan Anda, dan keinginannya untuk membuat konsesi bahwa mereka tidak akan pernah membuat di masa lalu. Saya secara rahasia melampirkan salinan suratnya kepada saya. Baru diterima.
Dunia akan memandang Anda sebagai orang baik jika Anda melakukan ini dengan cara yang benar dan manusiawi. tapi akan memandang Anda selamanya sebagai setan jika tidak melakukan hal-hal yang baik. Jangan sok menjadi “pria yang tangguh”, jangan menjadi ”pria yang bodoh”.
AS BERENCANA TARIK BOM NUKLIRNYA DARI TURKI
Dalam beberapa hari terakhir , para Pejabat AS melakukan pertemuan guna meninjau rencana untuk menarik sekitar 50 senjata nuklir AS yang ditempatkan di Pangkalan Udara Incirlik di Turki di tengah meningkatnya ketegangan dengan Ankara, New York Times melaporkan Senin.
Pentagon sendiri tidak mengungkap di mana tepatnya AS menyimpan aset nuklirnya diTurki, tapi bom gravitasi B61 itu diyakini disimpan diPangkalan militer AS di Incirlik Turki sebagai penghadang terhadap ancaman Rusia, dan untuk menunjukkan komitmen AS terhadap NATO, aliansi militer yang beranggotakan 28 negara termasuk Turki.
Dua pejabat AS mengatakan kepada NewYork Times bahwa pejabat Deplu dan Energi diam-diam meencari cara untuk menghapus senjata nuklir taktis, sementara seorang pejabat lain mengatakan mereka secara efektif disandera oleh Presiden Turki Tayyip Erdogan.
Ambisi Nuklir Turki
Belum lama ini Erdogan menyatakan kekecewaannya karena Turki tidak memiliki senjata nuklir, bulan lalu dia mengatakan bahwa “Jika Israel punya nuklir, maka Turki harus diizinkan memiliki juga. “
“Beberapa negara memiliki rudal dengan hulu ledak nuklir, bukan satu atau dua negara yang bilang kesaya, sementara kami tidak bisa memilikinya. saya tidak bisa terima hal ini, ” Kata Edogan dikutip kantor berita Reuters.
“Tidak ada negara maju di dunia yang tidak memilikinya,” kata Erdogan, meskipun sebagian besar negara maju tidak memiliki senjata nuklir.
Di bawah perjanjian internasional hanya AS, Rusia, Inggris, Prancis, dan China yang dapat memiliki senjata nuklir. Meski kemudian India, Pakistan, dan Korea Utara kemudian mengembangkannya juga. Afrika Selatan pernah memiliki beberapa bom nuklir tetapi kemudian menghancurkannya ketika menjadi negara demokrasi.
“Kami punya tetangga dekat Israel, yang dengan senjata nuklirnya Israel menakut-nakuti (negara lain). Tidak ada yang bisa menyentuh mereka. ”Turki juga akan mulai mengembangkan senjata itu”, kata Erdogan.
Ambisi Turki itu tampaknya akan bertentangan dengan Perjanjian Nonproliferasi Nuklir, yang ditandatangani Turki pada tahun 1980. Turki juga telah menandatangani Perjanjian Comprehensive Nuclear-Test-Ban 1996, yang melarang semua percobaan peledakan nuklir untuk tujuan apa pun.
WARGA KOTA AL MAYADIN DI PROPINSI DEIR EZZOR UNGKAPKAN RASA BANGGANYA KEPADA PASUKAN SURIAH.
https://www.youtube.com/watch?v=xUjmxzu9VpY
Selasa kemarin, warga Suriah kota al-Mayadin di provinsi Deir Ezzor dan kota-kota sekitarnya mengadakan unjuk rasa di depan gedung Balaikota untuk menyatakan rasa hormat kepada Tentara Arab Suriah dan mengutuk agresi Turki di wilayah Suriah.
Para peserta unjuk rasa itu meminta agar pasukan AS meninggalkan wilayah Suriah, dan meneriakkan bahwa rezim Turki berusaha untuk memuaskan keserakahannya dengan mencaplok tanah-tanah Suriah.
Mereka juga menyerukan kepada semua pasukan pendudukan asing, baik Turki ataupun AS untuk keluar dari wilayah Suriah. Mereka memberi hormat dan penghargaaan atas kepahlawanan para prajurit Angkatan bersenjata Suriah karena merekalah satu-satunya pahlawan yang bisa melindungi Tanah Air mereka.
KENDALI KOTA MANBIJ DISERAHKAN DARI PASUKAN KURDI KE PASUKAN SURIAH
https://www.youtube.com/watch?v=06jFKWTg8_8
Media pemerintah Suriah mengatakan pasukan pemerintah Suriah telah memasuki pusat kota Manbij yang tadinya dikuasai Kurdi dan mengibarkan bendera nasional Suriah.
Sebuah video yang dirilis oleh kantor berita pemerintah SANA menunjukkan beberapa orang berkumpul di alun-alun mengibarkan bendera Suriah pada Selasa pagi.
Perkembangan itu terjadi beberapa hari setelah SDF yang dipimpin Kurdi mencapai kesepakatan dan bergandengan tangan dengan Presiden Suriah Bashar al-Assad setelah pasukanTurki mulai melancarkan serangan militernya pekan lalu.
HANYA SEBUAH TWEET DARI SEORANG PEREMPUAN SURIAH
Why Syria and Turkey are enemies:
1. Annexation of Syria’s Hatay Province.
2. Turkey’s alliance with Israel
3. Turkey supported the Muslim brotherhood insurgency inside Syria
4. Turkey damned the Euphrates river, causing massive drought in Syria.
Are they ever going to change? pic.twitter.com/DJ6u1PyeDA
3. Turki mendukung pemberontakan Ikhwanul Muslimin di Suriah.
4. Turki membangun Dam yang membendung air sungai Efrat, yang menyebabkan kekeringan masiv di Suriah. Akankah Turki bisa berubah?
Tapi menurut kita, ada satu lagi yang tertinggal :
5. Sejak 2011 , Turki bersama negara2 arab teluk bergabung dalam operasi CIA “Timber Sycamore” untuk menjatuhkan Assad.
RENCANA SANKSI EKONOMI KE TURKI, TRUMP TERAPKAN STANDAR GANDA TERHADAP PARA SEKUTUNYA
Trump telah menetapkan standar ganda terhadap dua sekutu Timur tengahnya. Dalam kasus invasi Arab Saudi ke Yaman, Trump bukan hanya tidak menerapkan sanksi apapun kepada Saudi tetapi bahkan membantu dalam operasi militernya. Tapi kini dengan sangat cepat dia membuat langkah untuh menetapkan sanksi dagang dan ekonomi terhadap Turki atas invasi militernya diSuriah.
Trump menganggap Turki telah membahayakan warga sipil dan mengancam perdamaian dan keamanan dengan operasi militernya di Suriah, Presiden AS Donald Trump telah mengumumkan akan menerapkan tarif bea masuk baru dan sanksi terhadap para pejabat dan ekonomi Turki.
“Tindakan Turki itu telah memicu krisis kemanusiaan dan membuat kondisi yang bisa dianggap sebagai kejahatan perang,” kata Trump pada hari Senin, saat dia mengumumkan langkah-langkah yang akan diambil terhadap Ankara.
Selain perintah eksekutif yang akan memberi sanksi kepada para pejabat Turki dan mantan Pejabat yang terlibat dalam “tindakan destabilisasi di timur laut Suriah,” , Trump mengatakan ia juga akan menaikkan tarif baja Turki hingga 50 persen, dan segera menghentikan negosiasi atas kesepakatan perdagangan senilai $100 miliar.
“Saya sepenuhnya telah siap untuk segera menghancurkan ekonomi Turki jika para pemimpin Turki terus menempuh jalan yang berbahaya dan destruktif ini,” kata presiden AS itu.
“Biarkan pasukan Suriah dan Assad melindungi Kurdi dan melawan Turki untuk membela tanah mereka sendiri,” kata Trump dalam tweetnya satu jam sebelumnya. dan dia menambahkan dia akan lebih suka fokus pada mempertahankan perbatasan AS dengan Meksiko.
IRAN AKAN MENGGUNAKAN SENTRIFUGAL GENERASI BARU UNTUK PENGAYAAN URANIUM
Teheran akan segera menggunakan sentrifugal gas generasi baru IR-9 dalam aktivitas nuklirnya , kata Presiden Iran Hassan Rouhani, Senin 14/10.
“Sentrifugal IR-9 akan segera diperkenalkan dan digunakan,” kata Rouhani saat konferensi pers yang disiarkan televisi Iran. Rouhani juga mengatakan bahwa perilaku Presiden Trump telah menciptakan masalah bagi seluruh dunia. Dan bahwa sanksi AS telah gagal membuat ekonomi Iran bertekuk lutut.
Menurut Rouhani, Iran telah memperkuat posisinya di dunia, semua kekuatan besar mengakui bahwa kekuatan Iran telah tumbuh. Presiden Iran juga mencatat bahwa Republik Islam Iran telah berhasil mengatasi krisis meskipun ada upaya oleh AS dan negara-negara lain untuk menjatuhkan Iran secara ekonomi.
Sanksi internasional terhadap Iran telah menjadi penghalang utama dalam untuk menjadi pengekspor minyak utama dunia, dan ini mendorong negara itu untuk mencari cara untuk menghindarinya.
Menteri Perminyakan Iran Bijan Zangeneh mengatakan pada akhir September lalu, bahwa negaranya sedang membangun jalur pipa darat sepanjang 1.000 kilometer dari terminal minyak Goreh di provinsi Bushehr selatan ke terminal di Jask, pelabuhan di sebelah timur Selat Hormuz di Teluk Oman . Jika proyek ini selesai, maka akan memungkinkan tanker minyak Iran bisa menghindari transit melalui Selat Hormuz.
KESEPAKATAN TELAH TERJALIN ANTARA SURIAH DAN KURDI, PASUKAN SURIAH AKAN MENGHADANG AGRESI TURKI
https://www.youtube.com/watch?v=Z00s77wSIpc
Tentara telah memasuki kota Tal Tamr di pedesaan al-Hasakah untuk menghadapi agresi Turki. Mereka disambut hangat penduduk setempat.
Pasukan pemerintah Suriah akan ditempatkan di sepanjang perbatasan dengan Turki untuk membantu para pejuang Kurdi menghadapi serangan militer Turki di Suriah utara, kata penguasa otonomi Kurdi di wilayah itu.
Langkah yang diumumkan pada hari Minggu kemarin itu merupakan perubahan besar dalam aliansi Kurdi Suriah dan terjadi hanya beberapa jam setelah AS memutuskan fihaknya aka menarik pasukannya dari daerah itu untuk menghindari pasukan AS terperangkap ditengah konflik yang meluas dengan cepat.
Dalam sebuah pernyataan diFBnya, Pemerintah otonomi Kurdi mengatakan bahwa pihaknya telah mencapai kesepakatan dengan pemerintah Presiden Suriah Bashar al-Assad untuk mnghalau agresi dari tentara Turki yang sedang berlangsung.
“Untuk mencegah dan menghadapi agresi (Turki) ini, sebuah kesepakatan telah dicapai dengan pemerintah Suriah … sehingga tentara Suriah dapat mengerahkan pasukannya di sepanjang perbatasan Suriah-Turki untuk membantu Pasukan Demokratik Suriah (SDF),” kata pernyataan itu.
Langkah ini juga akan memungkinkan dilakukannya “pembebasan” kota-kota Suriah lainnya yang diduduki oleh tentara Turki seperti Afrin, kata pernyataan itu.
Tentara Turki dan sekutunya pemberontak Suriahnya (FSA) telah mengusir pasukan Kurdi dari Afrin pada 2018.
Sebelumnya pada hari Minggu, kantor berita pemerintah Suriah SANA melaporkan bahwa Damaskus yang didukung militer oleh Rusia dan Iran telah mengirim pasukan ke utara negara itu untuk “menghadapi agresi Turki”. Tapi tidak ada perincian lebih lanjut.
Kembalinya pasukan pemerintah Suriah ke wilayah Suriah utara, di mana diarea itu Kurdi Suriah telah membangun pemerintahan otonom selama perang delapan tahun negara itu akan dapat semakin memperkuat kekuasaan Assad atas negara itu, dan meningkatkan risiko bentrokan antara Suriah dan Turki .
Pemerintah Turki menganggap Kelompok Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG) yang merupakan tulang punggung SDF, sebagai kelompok “teroris” yang terkait dengan separatis Kurdi di Turki.
RUSIA SIAP MEMBANTU PENYELIDIKAN ATAS SERANGAN DI KILANG MINYAK SAUDI DAN MENGUTUK SIAPAPUN PELAKUNYA
Presiden Putin tiba di Arab Saudi pada hari Senin 13/10, dalam kunjungan keduanya ke negara itu setelah kunjungan pertamanya tahun 2007.
Rusia setuju untuk menyelidiki serangan terhadap fasilitas minyak Saudi Aramco september lalu dan akan mengutuk siapa pun yang ada di belakangnya, tetapi tidak akan memihak dalam perselisihan antara Riyadh dan Teheran, kata Presiden Vladimir Putin.
Rusia menghargai hubungan baik dengan Iran maupun dengan Arab Saudi, dan sama-sama peka terhadap kekhawatiran masing-masing pihak, Putin mengatakan kepada wartawan ketika diminta komentarnya untuk atas serangan pada fasilitas pengolahan minyak Riyadh di Abqaiq.
“Saya bilang ya, kami siap untuk membagikan (bantuan) apa pun yang mungkin diperlukan, semua yang kami miliki untuk penyelidikan menyeluruh,” ungkap Putin. Ketika ditanya secara langsung apakah Rusia akan sejauh mengutuk Iran jika dianggap bertanggung jawab, ia mengatakan tidak akan ada pengecualian.
Terlepas dari siapa yang berdiri di belakang insiden itu, kami mengutuk tindakan semacam itu. Itulah tepatnya yang saya katakan sebelumnya, dan saya benar-benar bersungguh-sungguh. Tetapi menuduh sebelum menemukan fakta adalah “kontraproduktif,” kata presiden Putin, secara eksplisit merujuk pada Riyadh dan Washington yang menunjukkan jarinya ke Teheran.
Rusia tidak akan pernah berteman dengan satu negara untuk melawan negara lain. Kami membangun hubungan bilateral yang mengandalkan tren positif; kami tidak membangun aliansi untuk melawan siapa pun, Kata Putin
Demikian juga, Moskow tidak akan berberan sebagai “mediator” yang tidak konstruktif “dalam permusuhan antara Riyadh dan Teheran, kata Putin, dia menambahkan bahwa ia percaya kedua negara mampu menyelesaikan perselisihan mereka tanpa perantara.
PASUKAN AS DITARIK DARI KOTA KONBANI DI SURIAH UTARA
Pasukan AS dilaporkan ditarik dari pos pengamatan mereka di kota Kobani di Suriah utara ketika Angkatan Darat Turki bergerak lebih jauh ke selatan, dan sementara ini Damaskus mengatakan telah mengirim tentaranya ke daerah itu.
Penarikan pasukan AS itu dimulai setelah pukul 3 sore waktu setempat, kantor berita Anadolu Turki melaporkan, mengutip sumber keamanan tapi belum ada konfirmasi dari Pentagon. Pos pengamatan AS di Kobani kota strategis yang juga dikenal sebagai Ayn Al-Arab, dihujani tembakan artileri Turki pada hari Sabtu. Tidak ada yang terluka dan tidak jelas apakah serangan itu disengaja, karena mereka juga tahu pasukan AS ada disana.
Sejumlah kecil pasukan AS juga dilaporkan meninggalkan basis mereka di kota Ain Issa, pusat pemerintahan Kurdi yang berjarak satu jam dengan mobil ke selatan Kobani. Ini terjadi disaat milisi yang didukung Turki maju di kota dan Pasukan AS itu kemudian dipindahkan ke pangkalan-pangkalan lain di Suriah, menurut Washington Post.
Laporan sebelumnya mengklaim bahwa pasukan AS di Ain Issa dibiarkan terisolasi setelah pasukan yang didukung Turki menguasai jalan raya M4, sebuah rute pasokan utama di Suriah utara yang melintasi dalam kota.
KELOMPOK SDF REBUT KEMBALI BEBERAPA LOKASI PENTING DI SURIAH UTARA
Pasukan Demokratik Suriah (SDF) pimpinan Kurdi melancarkan serangan balasan cepat terhadap militan yang didukung Turki di Suriah utara tadi malam.
Menurut laporan, Pasukan Demokrat Suriah menyerbu posisi militan yang didukung Turki di Ras Al-ynAyn dalam upaya untuk merebut kembali daerah mereka yang direbut.
Serangan itu pada akhirnya membuahkan hasil ketika Pasukan Demokrat Suriah masuk kembali ke kota dan merebut kembali beberapa situs yang direbut oleh militan yang didukung Turki di Ras Al-‘Ayn.
Pasukan Demokrat Suriah dan militan yang didukung Turki saat ini terlibat dalam pertempuran sengit untuk menguasai Ras Al-‘Ayn dan sekitarnya.
Pada saat yang sama, Pasukan Demokrat Suriah (SDF) juga dengan susah payah menghadapi gerilyawan yang didukung Turki di dekat kota strategis Tal Abyad di utara Al-Raqqa.
Menurut laporan terbaru dari Al-Raqqa, para militan yang didukung Turki berhasil merebut kota Sulouk setelah pertempuran singkat dengan Pasukan Demokrat Suriah pagi ini.
SURIAH MULAI GERAKKAN PASUKANNYA KEUTARA MENGHADANG AGRESI MILITER TURKI
Unit-unit Angkatan Darat Suriah mulai bergerak ke utara untuk menghadapi agresi Turki di wilayah Suriah utara, kata kantor beita resmi Suriah SANA di Hasaka, Minggu 13/10.
Setelah beredar informasi ini, masyarakat dikota Hasaka mulai merayakan langkah pemerintah Suriah itu diseputaran kota, mereka menyambut gembira langkah ini untuk menghadapi agresi Turki.
Langkah ini dilakukan untuk menghadapi agresi Turki yang sedang berlangsung di kota-kota dan daerah di utara provinsi Hasaka dan Raqqa, di mana pasukan Turki melakukan pembantaian terhadap penduduk lokal, menduduki beberapa daerah, dan menghancurkan infrastruktur.
Sementara itu dilaporkan Tentara Suriah sudah memasuki kota Manbij di provinsi utara Aleppo pada Minggu malam, portal berita al-Mayadeen melaporkan.
Milisi Kurdi membiarkan pasukan pemerintah Suriah melewati pos pemeriksaan mereka tanpa dihalangi. Jarak antara Manbij dan Kobani adalah sekitar 60 milometer, satu jam perjalanan dengan mobil.
Turki akan mendapat tekanan besar sekarang, karena pasukan Suriah sedang menuju ke utara, kata Joshua Landis, direktur Pusat Studi Timur Tengah di Universitas Oklahoma.
“Pemerintah Suriah sepertinya akan mencoba merebut kembali ladang minyak dan ladang gas yang sangat penting bagi kesejahteraan dan ekonomi Suriah. Juga, area ini adalah lahan pertanian yang penting karena adanya Sungai Efrat yang mengalirkan air keBendungan Tabqa yang dibangun oleh Kurdi dengan AS, pemerintah Suriah tentu ingin merebut kembali juga, ”katanya.
ARAB SAUDI BANTAH KETERLIBATANNYA DALAM LEDAKAN DI KAPAL TANKER IRAN
Menlu Arab Saudi Adel al-Jubeir, menjawab pertanyaan wartawan pada 13 Oktober, menolak tuduhan bahwa Riyadh bisa menyerang kapal tanker minyak Iran Sabiti sebagai respon terhadap serangan fasilitas Saudi Aramco pada bulan September lalu, yang dikaitkan oleh AS dan Arab Saudi dilakukan oleh Iran.
Al-Jubeir mengatakan bahwa meskipun Riyadh memang menyalahkan Iran karena percaya pesawat tak berawak itu dibuat di Republik Islam, itu tidak akan menanggapi dengan cara yang sama.
Menlu Saudi menambahkan bahwa penyelidikan serangan Saudi Aramco masih berlangsung dan lokasi dimana situs peluncuran drone itu belum ditentukan.
“Kami tidak terlibat dalam perilaku seperti itu… Kami sama sekali tidak terlibat dalam perilaku seperti itu, ini bukan cara kami beroperasi, dan itu tidak seperti yang kami lakukan di masa lalu”, menlu Saudi meyakinkan.
Menteri luar negeri itu juga mengindikasikan bahwa cerita tentang serangan terhadap kapal tanker Iran dipenuhi dengan laporan yang saling bertentangan mengenai insiden tersebut, dan karenanya terlalu dini untuk “melompat ke kesimpulan”.
“Ada laporan yang saling bertentangan tentang hal ini. Perusahaan Minyak Nasional Iran (NIOC) mengatakan tidak ada kejadian apapun, ada yang mengatakan ada sesuatu yang terjadi, ada yang mengatakan ada kebocoran, ada yang mengatakan tidak ada kebocoran. Jadi ceritanya belum terlalu jelas tentang masalah ini. “, Al-Jubeir menambahkan.
ABU TRUMP AL-AMERIKI AKAN TAMBAH PASUKAN KE SAUDI, TAPI SEKARANG TIDAK LAGI GRATIS
Pentagon akan mengerahkan 1.800 tentara tambahan ke Arab Saudi, kata para pejabat senior pertahanan AS pada hari Jumat, peningkatan kehadiran militer AS di Timur Tengah disebut sebagai untuk mencegah agresi Iran.
Dengan menyebut Arab Saudi sebagai “mitra lama dalam keamanan,” Menteri Pertahanan AS Mark T. Esper mengatakan dia telah berbicara dengan Putra Mahkota Mohammed bin Salman sebelumnya tentang peningkatan kemampuan pertahanan Saudi dan upaya AS untuk melindungi mitranya di wilayah tersebut.
Presiden Trump, yang sering memuji Arab Saudi sebagai mitra dan pembeli senjata Amerika terbesarnya mengatakan Jumat malam bahwa kerajaan Saudi “telah setuju untuk membayar kami atas semua yang kami lakukan untuk membantu mereka.”
Pengerahan pasukan itu termasuk dua skuadron tempur, dua baterai rudal Patriot, sistem pertahanan udara canggih THAAD, dan unit pengendali penerbangan.
Pentagon mengatakan bulan lalu bahwa beberapa unit sedang bersiap untuk dikerahkan setelah serangan terhadap fasilitas minyak Saudi yang disalahkan pejabat AS terhadap Iran. Meski para pejabat Iran telah membantah bertanggung jawab.
PUTIN KEMBALI INGATKAN, SEMUA NEGARA YANG SECARA ILEGAL MEMASUKI SURIAH HARUS KELUAR.
Putin kembali mengingatkan negara-negara yang menempatkan pasukannya atau proxinya secara ilegal di Suriah untuk meningggalkan Suriah. Seruan Putin ini secara khusus ditujukan untuk Turki, ARab Saudi, UEA dan Koalisi AS.
Semua pasukan yang dikerahkan secara illegal dalam suatu negara berdaulat manapun, dalam hal ini dalam negara Republik Arab Suriah harus meninggalkan wilayah ini.
Ini berlaku untuk semua negara. Jikapun pemerintah Suriah yang sah itu di masa mendatang mengatakan bahwa mereka tidak lagi memerlukan pasukan Rusia untuk tetap di negara itu, maka Rusia juga akan mematuhinya,
Kami secara terbuka sebenarnya telah mendiskusikan masalah ini dengan semua mitra kami, dengan negara-negara Arab dan Turki. Bahkan dengan AS kami telah beberapa kali mendiskusikannya.
Saya selalu mengatakan kepada rekan-rekan kami (nagara-negara lain yang ada diSuriah), bahwa Suriah harus dibebaskan dari kehadiran militer asing (yang illegal). Dan integritas teritorial Republik Arab Suriah harus sepenuhnya dipulihkan.
INFO YANG RINGAN DAN YANG LUCU, KONSER GROUP MUSIK K-POP BTS DI ARAB SAUDI
Group musik K-Pop BTS dari Korea selatan menggelar konser dikota Riyadh Arab saudi pada jum’at 11 oktober kemarin.
Konser musik pertama kali di Arab Saudi pada desember 2017 lalu tapi masih menampilkan penyanyi lokal Rabeh Saqer. Konser musik asing pertama digelar pada desember 2018 lalu yang menampilkan para musisi barat.
Perubahan luar biasa terjadi diArab Saudi sejak MBS resmi menjadi putra mahkota, para wanita Saudi yang dulu untuk keluar saja rumah harus sangat tertutup pakaiannya, sekarang bisa jingkrak-jingkrak bersama-sama dengan para pria. Wah… wah mau dibawa kemanakah negeri pusat Islam ini ?
These concerts are the 1st time Saudi Arabia has allowed men and women to dance together pic.twitter.com/N1vvFN55fq
PUTIN TIDAK YAKIN TURKI BISA MENGATASI SISA-SISA MILITAN ISIS
Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa dia tidak yakin Turki akan dapat mengendalikan situasi jika militan ISIS yang telah tertangkap (yang berada dikampkamp tahanan diSuriah utara) akan tersebar ke wilayah lain.
“Di utara Suriah, ada daerah-daerah di mana militan ISIS terkonsentrasi . mereka masih dijaga oleh unit-unit militer Kurdi. Sekarang tentara Turki masuk ke sana, maka Kurdi membiarkan kamp-kamp ini terlantar. Karena mereka harus berpencar,” kata Putin di sebuah KTT CIS (commonwealth of Independent State) di Ashgabat pada Jumat hari ini.
“Saya tidak yakin apakah tentara Turki dapat dengan cepat menguasai situasi itu,” tambahnya.
Sebuah video yang beredar dimedsos timteng menunjukkan gambar yang diklaim sebagai teroris ISIL yang ditahan di kamp Al Hawl, mereka mengambil keuntungan dari operasi militer yang dilancarkan Turki. Mereka mulai melakukan kerusuhan & mencoba melarikan diri dari kamp tahanan.
Presiden Putin menekankan bahwa di zona-zona ini, menurut Direktorat Intelijen Umum Staf Umum Rusia, ada ratusan militan dan bahkan ribuan.
“Kita perlu memahami, mengetahui dan memobilisasi sumber daya dari layanan khusus kita untuk menghentikan ancaman baru yang benar-benar muncul ini,” Presiden Putin menekankan.
“Setelah dikalahkan di Suriah, banyak gerilyawan (ISIS) akan pindah ke wilayah lain, mereka akan berusaha menciptakan basis baru ditempat lain, seperti di Balkan, di Asia Tenggara dan di perbatasan selatan dari negara-negara CIS, ” Kata Putin.
SEBUAH KAPAL TANKER IRAN DISERANG DUA RUDAL DILEPAS PANTAI ARAB SAUDI
Sebuah kapal, yang dioperasikan oleh Perusahaan Minyak Nasional Iran (NIOC), dilaporkan terbakar 100 km (sekitar 60 mil) dari kota pelabuhan Saudi, Jeddah.
Pada hari Jumat pagi kantor berita ISNA melaporkan adanya sebuah ledakan di atas kapal tanker Iran, Sabiti, milik perusahaan nasional Iran NIOC di dekat kota pelabuhan Jeddah, Saudi.
Menurut media setempat, ledakan itu menyebabkan kerusakan parah pada kapal, sementara minyak tumpah ke Laut Merah.
Awak kapal tanker minyak Iran yang rusak itu dalam kondisi aman, dan setelah ledakan itu situasi di atas kapal terkendali, kata laporan media. “Tidak ada anggota kru yang terluka akibat ledakan itu … situasinya terkendali”, kata Iran Nour News mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya.
Ledakan itu dilaporkan terjadi di lambung kapal, dan menyebabkan kerusakan pada dua reservoir utama kapal tanker itu. Menurut ISNA, mengutip seorang pejabat dari Perusahaan Minyak Nasional Iran (NIOC), rute kapal tanker minyaknya telah diubah.
“Kapal Itu masih di Laut Merah tetapi rutenya akan berubah … Belum ada bantuan yang ditawarkan untuk membantu dari negara mana pun”.
Data pengiriman Refinitiv menunjukkan bahwa status kapal tanker itu “sedang berjalan menggunakan mesin” dengan tujuan Larak, sebuah pulau di lepas pantai Iran.
Perusahaan Minyak Nasional Iran (NIOC) mengatakan di situs webnya bahwa kapal tanker itu telah menjadi sasaran dari dua rudal. Perusahaan itu menyebut ledakan itu “mungkin disebabkan oleh serangan rudal” , “Tidak ada api di atas kapal dan kapal itu benar-benar masih dalam kondisi stabil,” tambah NIOC.
RUSIA AKAN MEMASANG SISTEM PERTAHANAN UDARA S-500 DISURIAH
Surat kabar Rusia Izvestia mengutip sebuah sumber di kompleks industri militer Rusia melaporkan pengujian sistem pertahanan udara S-500 Prometey Rusia di Suriah.
“Sitem S-500 telah dirancang untuk mencegat target balistik dan aerodinamis pada jarak jauh. Tidak perlu pengujian lagi, terutama dalam penggunaan sistem rudal anti-pesawat S-500 ini di Republik Arab Suriah,” kata Kemenhan Rusia.
Spesifikasi teknis S-500 masih sangat dirahasiakan, meskipun laporan berspekulasi bahwa sistem ini mampu menghancurkan target dari jarak hingga 600 km, dan mampu melacak dan menyerang hingga 10 target balistik yang bergerak dengan kecepatan hiper-sonik hingga 7 km per detik (setara dengan sekitar Mach 20 atau 20 x kecepatan suara).
Kelebihan dari S-500 adalah termasuk kemampuannya untuk mencegat pesawat, helikopter, rudal jelajah serta satelit yang sedang mengorbit. Menurut para ahli, sistem pertahanan udara Rusia terbaru ini tidak memiliki pesaing serius di dunia, AS.
Menurut artikel disebuah media China Soho, “Jika sistem rudal S-500 Rusia dikerahkan di Timur Tengah, ini akan menjadi mimpi buruk terbesar bagi Amerika Serikat.”
Berikut adalah video pengujian S-500 Rusia pada Juli 2019 lalu :
TURKI KLAIM TELAH BERHASIL MEMBUNUH LEBIH 100 TERORIS
Sebanyak 109 teroris telah terbunuh sejak awal operasi militer Turki di utara Suriah, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan pada hari Kamis.
“Kami telah memulai operasi kemarin. Pertama, dengan serangan artileri, kemudian disusul serangan udara dan serangan darat yang dilakukan di sore hari. Sampai sekarang sudah 109 teroris telah tewas, dan banyak lainnya telah terluka atau menyerah. Propaganda hitam melawan Turki telah disebarkan di sana, dimana Turki dituduh mengebom warga sipil. Andalah yang menyerang warga sipil, Anda tidak perlu malu. Kami mengambil tindakan terhadap propaganda hitam itu, dan kami juga memberi pengarahan kepada masyarakat atas setiap langkah yang kami ambil, “ kata Erdogan dalam sebuah pernyataan di Ankara.
TURKI MEMULAI SERANGAN UDARA KE SURIAH UTARA
https://www.youtube.com/watch?v=-IHoFbREHIE
Angkatan Bersenjata Turki memulai serangan mereka di Suriah utara hari Rabu kemarin, dengan menargetkan beberapa fasilitas milik kelompok Kurdi Syrian democratic Force (SDF) dan Unit Perlindungan Rakyat (YPG). Serangan udara itu menyerang pertahanan pasukan Kurdi di Al-Raqqa, Aleppo, dan provinsi Al-Hasakah.
Salah satu target utama Angkatan Bersenjata Turki adalah kota perbatasan Ras Al-‘Ayn yang dikuasai SDF, yang terletak di barat laut Al-Hasakah.
Serangan Angkatan Udara Turki disebut juga menghantam sebuah penjara yang penuh dengan tahanan ISIS / ISIL / IS / Daesh di Suriah utara minggu ini, Pasukan Demokrat Suriah SDF (kelompok Kurdi yang didukung AS) mengatakan tadi malam.
“Salah satu penjara tempat anggota ISIS ditahan telah diserang oleh serangan udara Turki. Turki bertujuan untuk merusak semua upaya dan pencapaian sukses yang kami peroleh selama perjuangan kami melawan ISIS, ” kata akun Twitter resmi SDF.
SDF menyindir bahwa serangan udara Turki itu ditujukan untuk membebaskan para tahanan ISIS sehingga mereka dapat melampiaskan dendam kepada pasukan Kurdi di Suriah utara. Turki belum menanggapi tuduhan ini.
Pada hari Rabu sore, Angkatan Bersenjata Turki memulai operasi militer mereka di timur Sungai Eufrat. Sementara mereka belum memulai merangsek ke Suriah utara, Angkatan Bersenjata Turki melepaskan serangan artileri dan serangan udara besar-besaran pada pertahanan Pasukan Demokratik Suriah dan Unit Perlindungan Rakyat (YPG).
SDF mengatakan pagi ini bahwa serangan militer Turki mengakibatkan kematian setidaknya delapan orang, termasuk lima warga sipil dari kota-kota yang terletak di sepanjang perbatasan Turki-Suriah.
PASUKAN TURKI MULAI MEMASUKI PERBATASAN SURIAH
Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan serangan turki ke kelompok SDF sudah dimulai dengan serangan udara pada hari Selasa , serangan ini bertujuan untuk menyingkirkan pasukan pimpinan Kurdi SDF dari daerah perbatasan dan menciptakan “zona aman” yang akan menjadi tempat jutaan pengungsi Suriah dapat dikembalikan.
Langkah militer Turki itu dilakukan setelah AS mengumumkan akan menarik pasukannya dari wilayah itu, yang artinya ecara efektif membiarkan Pasukan Demokrat Suriah SDF (tidak lagi dalam perlindungan AS), yang dianggap sekutu utamanya dalam pertempuran melawan ISIL.
Kelompok SDF yang dipimpin oleh Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG), telah mengajukan permintaaan agar AS dan sekutunya menerapkan “zona larangan terbang” guna melindungi dari serangan Turki. Turki menganggap YPG sebagai kelompok “teroris”.
TURKI MINTA NEGARA YANG WARGANYA MENJADI ANGGOTA ISIS UNTUK SEGERA MEMULANGKAN MEREKA
Duta besar Turki untuk Inggris Umit Yalcin , mendesak semua negara untuk memulangkan kembali tahanan militan ISIS yang ada diSuriah utara, di tengah desakan militer Turki yang tampaknya akan segera melakukan serangan besar kesuku Kurdi di Suriah utara.
“Masing-masing negara harus memulangkan kembali miltan atau teroris mereka sendiri. Itu adalah hal yang paling ideal. Karena ketika mereka meninggalkan negara mereka, mereka memiliki kebangsaan dan paspor,” kata Yalcin kepada penyiar Inggris Sky News.
“Masing-masing negara itu harus membawa mereka pulang kembali ke negara mereka dan nantinya pemerintah mereka dapat membawa mereka ke pengadilan atau merehabilitasi mereka,” tambahnya.
Menurut laporan. SDF saat ini menahan 12.000 tersangka pejuang ISIL, beberapa di antaranya adalah warga negara asing , mereka berada di beberapa rumah tahanan yang tersebar di seluruh Suriah utara, beserta sekitar 58.000 anggota keluarga mereka.
Tapi bukankah dulu Turki yang menyalurkan mereka untuk bisa memasuki wilayah Suriah ??? Kenapa sekarang Turki lepas tangan ???
TRUMP : HARUSNYA AS TIDAK PERNAH DATANG KE TIMTENG
Presiden AS Donald Trump telah berkomentar ditwitternya tentang penarikan pasukan AS dari Suriah, dia mengatakan bahwa sejak awal harusnya AS tidak pernah datang di Timur Tengah.
Dalam postingnya ditwitter, ia menambahkan bahwa :
Keterlibatan militer AS di Timur Tengah adalah “keputusan terburuk yang pernah dibuat dalam sejarah” negara itu. “Kami pergi berperang dengan alasan yang salah, dan sekarang alasan itu tidak pernah terbukti, senjata pemusnah missal (Irak) itu Tidak ada!” katanya, merujuk pada invasi ke Irak tahun 2003, ketika pemerintahan Bush mengklaim bahwa Saddam Hussein memiliki senjata pemusnah massal , yang akhirnya tidak pernah ditemukan di mana pun.
Pada hari Senin lalu, Trump mengatakan bahwa alasan dia menjadi presiden adalah untuk membebaskan AS dari konflik militer. Dia juga menetapkan bahwa militer AS harusnya hanya bertarung jika ada kepentingan negara, dan hanya berperang untuk mencapai kemenangan.
Retorika Trump tentang operasi besar yang akan dilakukan Turki di Suriah utara juga telah goyah dalam beberapa hari terakhir. Tadinya dia mengatakan bahwa dia bisa saja “sekali lagi meruntuhkan perekonomian Turki”, tapi hanya beberapa jam kemudian dia menulis ditwitternya bahwa Ankara adalah mitra penting Washington.
SURIAH TAWARKAN KURDI UNTUK REKONSILIASI DENGAN DAMASKUS
Wakil Menlu Suriah meminta Kurdi untuk berdamai dengan pemerintah Suriah , dia meminta Kurdi Suriah untuk bergabung kembali dengan pihak pemerintah dari pada terjun ke jurang”, ketika milisi Kurdi timur laut negara itu terancam serangan besar-besaran dari Turki yang akan segera terjadi.
“Tanah air (Suriah) menyambut semua putranya, dan Damaskus akan menyelesaikan semua masalah Suriah dengan cara yang positif, dan jauh dari kekerasan,” kata Mekdad seperti dikutip oleh surat kabar pro-pemerintah Al-Watan.
“Kami menyarankan mereka yang telah tersesat itu untuk kembali ke negara ini, karena bangsa ini adalah takdir terakhir mereka,” tambahnya, dia bersumpah untuk “mempertahankan semua wilayah Suriah”.
Komentar Mekdad ini adalah reaksi pemerintah Suriah pertama sejak pengumuman Trump yang akan menarik pasukan AS dari wilayah utara Suriah.
CHINA AKAN MEMASANG SISTEM PERINGATAN DINI “SERANGAN KEJUTAN STRATEGIS” BUATAN RUSIA
Sistem peringatan dini yang akan dipasang oleh fihak Rusia untuk China sekarang ini akan membuat China akan secara drastis meningkatkan system pertahanan China, dan mengamankan China terhadap kemungkinan serangan “kejutan strategis” dari AS, kata para pakar.
Presiden Rusia Vladimir Putin mengungkapkan rencana ini saat berbicara di Klub Diskusi Valdai pekan lalu. Rusia juga sudah mnyelesaikan pembangunan sistem serupa, yang mencakup seluruh wilayahnya, pada tahun 2017 lalu.
MENGURANGI RISIKO SERANGAN KEJUTAN STRATEGIS
Para ahli mencatat bahwa sistem China yang baru Ini akan menangkal risiko serangan pertama yang tidak terduga dari AS, meskipun dikatakan bahwa serangan semacam itu tampaknya murni teoritis (karena belum penah terjadi perang nuklir).
“Sistem itu pertama-tama akan mengurangi risiko bahwa China akan menangkal serangan ‘kejutan strategis’ dari AS, misalnya adanya serangan nuklir pertama yang tiba-tiba yang tidak akan mengizinkan Cina untuk melancarkan serangan nuklir balasan sebelum mereka dihancurkan. ” kata Miles Pomper, seorang pakar seniorpadai Pusat Studi Nonproliferasi James Martin Center di Middlebury Institute, Washington .
Sistem itu, katanya, juga “membuka pintu bagi penempatan pertahanan rudal balistik China dan senjata anti-satelit secara terintegrasi.” Nikolai Sokov dari Pusat Perlucutan Senjata dan Nonproliferasi Wina, dia mencatat bahwa sistem peringatan dini “sangat penting bagi China, yang arsenalnya lebih sedikit dibandingkan dengan AS, dan bisa kehilangan senjatanya jika dipaksa untuk keluar dari serangan . “
“Dengan sistem peringatan dini yang kuat, itu akan membuat China bisa meluncurkan (anti rudalnya) sebelum hulu ledak yang masuk mencapai target,” jelasnya. Selain itu, sistem baru ini juga kemungkinan akan meningkatkan system pencegahan konvensional milik milik China.
“Seperti yang telihat, bahwa kapabilitas adalah mencakup system peringatan didnio serangan rudal jelajah, maka ini akan menjadi lebih penting bagi China, yang sangat mengkhawatirkan kemampuan serangan konvensional AS. Rudal jelajah adalah alat utama untuk serangan konvensional … dan karenanya kemampuan untuk mendeteksi mereka dengan peringatan didni yang memadai akan memperkuat tidak hanya dalam system pencegahan serangan nuklir China, tetapi juga pencegahan serangan konvensional, ” kata Sokov.
“Kemampuan yang lebih besar untuk menghindari “serangan kejutan strategis” akan meningkatkan keseimbangan strategis antara AS dan China; namun kemampuan pertahanan rudal dan ASAT (senjata anti-satelit) kemungkinan pada taraf tertentu akan merusaknya, ini akan membuat ketidakpastian baru dalam keseimbangan nuklir AS-China. Pada saat yang sama, penjualan dan potensi berbagi data antara Rusia dan China semakin memperkuat aliansi militer yang secara de facto berkembang diantara negara-negara, yang dengan sendirinya mengubah keseimbangan kekuatan global, ” katanya.
TRUMP MEMBIARKAN SEKUTUNYA KURDI DISERANG TURKI TAPI DIA JUGA MENGANCAM TURKI
Senin kemarin, Presiden AS Donald Trump mengancam akan secara total “menghancurkan dan meruntuhkan” ekonomi Turki , jika Ankara mengambil tindakan apa pun (terhadap SDF) yang dianggapnya “di luar batas” , setelah AS memutuskan untuk menarik pasukan AS dari timur laut Suriah.
“Seperti yang telah saya nyatakan sebelumnya, dan hanya untuk mengulangi, jika Turki melakukan sesuatu yang menurut saya, dengan kearifan saya yang besar dan tak tertandingi, saya akan benar-benar menghancurkan Ekonomi Turki (yang pernah saya lakukan sebelumnya! ) ” kata Trump dalam tweetnya.
Penarikan itu, diumumkan oleh Gedung Putih Minggu malam lalu, yang dengan cepat dikutuk oleh sekelompok politisi bipartisan AS, atas kekhawatiran bahwa hal itu bisa membuka jalan bagi Turki untuk leluasa menyerang pasukan Kurdi SDF yang telah lama bersekutu dengan AS.
Seorang senator partai Republik Lindsey Graham yang biasanya mendukung Trump mengatakan, keputusan itu sebagai ” mendatangkan bencana”.
Graham mengatakan dia berencana untuk mengajukan resolusi yang menyerukan Gedung Putih untuk membatalkan keputusan Trump itu. Dia juga mengancam akan mengajukan undang-undang untuk memberikan sanksi ekonomi pada Turki. Dia memperkirakan undang-undang seperti itu akan menjadi veto-proof (pasti menang dalam veto).
Pada hari Senin kemarin , pesawat tempur Turki melakukan serangan udara terhadap pangkalan SDF Kurdi di provinsi Hasakah Suriah, menurut penyiar al-Ikhbariya.
Sebelumnya, Erdogan menekankan bahwa zona keamanan diperlukan untuk melawan “ancaman teror” yang datang dari partai Kurdi PKK dan pasukan YPG Kurdi Suriah, dia menambahkan bahwa zona itu akan memungkinkan kembalinya pengungsi Suriah.
Sementara itu, Washington, yang digunakan untuk mendukung pasukan Kurdi di Suriah utara, telah mulai menarik pasukannya dari daerah itu. Gedung Putih mengatakan tidak akan “mendukung atau terlibat dalam” operasi Turki.
Menurut TV al-Ikhbariya, pesawat-pesawat Turki menyerang markas Pasukan Demokrat Suriah (SDF) di provinsi Hasakah. Laporan lain menyatakan bahwa serangan udara itu menargetkan Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG), yang merupakan bagian dari SDF.
Pada 5 Oktober, Turki mengumumkan akan melakukan operasi militer untuk menciptakan apa yang disebut zona aman di Suriah Utara. Washington menolak untuk bergabung dengan Ankara dalam operasi itu dan mulai menarik pasukannya keluar dari Republik Arab Suriah.
UNTUK KESEKIAN KALI, TRUMP AKAN MENARIK PASUKANNYA DARI SURIAH – KURDI SEKALI LAGI DIKHIANATI
Militer Amerika dilaporkan telah mengevakuasi beberapa pos terdepan diSuriah utara menjelang serangan Turki terhadap Pasukan Demokratik Suriah (SDF) pimpinan Kurdi.
Sebelumnya dinyatakan oleh Turki. Presiden AS Donald Trump telah mengomentari situasi di Suriah utara, di mana mereka berencana untuk menciptakan zona aman untuk mencegah bentrokan baru antara pasukan Turki dan militan SDF yang didukung AS.
Trump menekankan bahwa AS telah menghancurkan kelompok teroris ISIS di wilayah tersebut, Dan negaranya tidak harus terlibat lebih jauh dalam konflik lokal.
Menurut Trump, militer AS harusnya hanya berperang jika ada kepentingan negara, ” dan hanya berjuang untuk mencapai kemenangan”. Pernyataan itu muncul ketika Turki bersiap untuk membersihkan gerilyawan Kurdi dari wilayah Suriah di sebelah timur Eufrat.
….almost 3 years, but it is time for us to get out of these ridiculous Endless Wars, many of them tribal, and bring our soldiers home. WE WILL FIGHT WHERE IT IS TO OUR BENEFIT, AND ONLY FIGHT TO WIN. Turkey, Europe, Syria, Iran, Iraq, Russia and the Kurds will now have to…..
…. sudah hampir 3 tahun, sekaranglah saatnya bagi kita untuk keluar dari Perang Tak Berujung dan konyol ini, banyak di antara mereka berasal dari suku-suku disana, dan mereja menyandera tentara kita. KAMI HANYA AKAN BERPERANG DI MANAPUN JIKA ADA UNTUNGNYA BAGI KITA, DAN HANYA UNTUK MENCAPAI KEMENANGAN. Turki, Eropa, Suriah, Iran, Irak, Rusia dan Kurdi sekarang harus …..
…..again said “NO,” thinking, as usual, that the U.S. is always the “sucker,” on NATO, on Trade, on everything. The Kurds fought with us, but were paid massive amounts of money and equipment to do so. They have been fighting Turkey for decades. I held off this fight for….
..Sekali lagi saya katakan “TIDAK,” berpikirlah seperti biasa, bahwa AS selalu menjadi “pengisap,” baik dalam NATO, dalam Perdagangan dan dalam segala hal. Kurdi telah lama bertempur bersama dengan kami, tetapi mereka kita bayar dengan sejumlah uang yang besar dan peralatan tempur. Mereka telah berperang melawan Turki selama beberapa dekade ini. Saya mempertahnkan perang ini untuk …
Sementara itu, SDF menyebut hal itu sebagai “tikaman dari belakang” dari AS, SDF mengklaim bahwa AS telah meyakinkan para militan bahwa tidak akan ada serangan Turki di wilayah tersebut. Akan tetapi, pasukan yang dipimpin Kurdi itu menekankan bahwa mereka akan berperang melawan pasukan Turki tanpa ragu-ragu. AS menyatakan bahwa mereka tidak akan mendukung operasi itu dan telah mengevakuasi dua pos pengamatan AS di Ras al-Ain dan Tell Abiad.
Turki dan AS yang bersekutu dalam NATO itu , sebelumnya telah merundingkan tentang kemungkinan menciptakan zona aman di bagian utara Suriah, tetapi bulan lalu Turki menuduh Washington menghentikan proses itu dan memperingatkan bahwa jika perlu , pihaknya akan membangun zona aman tanpa bantuan AS.
Menyinggung keputusan itu, Damaskus menyebut bahwa kedua negara (Turki dan AS) adalah negara-negara aggressor/pencaplok, karena pasukan mereka telah dikerahkan kenegara itu secara ilegal, tanpa izin dari pemerintah Suriah dan Dewan Keamanan PBB.
Turki telah lama berusaha mengusir para militan SDF dari perbatasannya, karena Turki menganggap Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG), yang memimpin kelompok itu adalah bagian dari Partai Pekerja Kurdistan (PKK), yang telah dimasukkan daftar hitam oleh Turki sebagai organisasi teroris.
MENLU ISAREL INGIN ADA PAKTA NON-AGRESI, KEDEKATAN ARAB-ISRAEL SEMAKIN TERBUKA
Menlu Israel Israel Katz mengatakan dia sedang mengupayakan diadakan Pakta “non-agresi” dengan negara-negara Arab Teluk, karena kedua pihak telah saling “memamahi” akan musuh bersamanya yaitu Iran.
Menlu Israel yang bertemu dengan Menlu Bahrain Sheikh Khalid bin Ahmed Al Khalifa pada Juli lalu, menulis di Twitternya pada hari Minggu kemarin, bahwa tujuannya adalah agar pada akhirnya bisa membuat perjanjian damai di masa depan dengan negara-negara Arab.
Semua negara-negara Arab yang berjumlah 22, kecuali Mesir dan Yordania tidak mengakui pendudukan Israel atas tanah Arab di Palestina dan Suriah.
“Baru-baru ini, dengan diudkung AS , saya telah mempromosikan sebuah inisiatif politik untuk menandatangani ‘perjanjian non-agresi’ dengan negara-negara Teluk Arab,” tulis Katz di Twitter, Minggu.
“Langkah bersejarah ini akan bisa mengakhiri konflik dan memungkinkan kerja sama sipil sampai dengan perjanjian damai akan bisa ditandatangani.”
Upaya Israel Ini dipandang sebagai desakan terbaru dari Israel untuk meningkatkan hubungan dengan negara-negara Arab Teluk yang belum secara resmi mengakui Israel dan tidak memiliki hubungan diplomatik formal.
Pendudukan Israel di wilayah Palestina telah menjadi penghambat utama dalam membentuk perjanjian damai dengan negara-negara Arab, tetapi isus kekhawatiran bersama atas ancaman dari Iran telah membuat mereka makin dekat dalam beberapa tahun terakhir.
Dukungan Iran untuk proxynya di Suriah, Irak, Lebanon dan Yaman telah mengkhawatirkan banyak (negara Arab) termasuk Israel dan Arab Saudi.
Ketika berbicara di Majelis Umum PBB pada akhir September lalu, Katz menekankan bahwa Iran mengancam stabilitas dan keamanan di Timur Tengah.
Dalam tweetnya, Katz mengatakan ia membahas rencana pakta “non-agresi” dengan para menlu Arab dan utusan khusus Presiden AS Donald Trump untuk Timur Tengah Jason Greenblatt selama pertemuan itu .
“Kami membahas secara mendalam realitas regional dan cara-cara untuk menghadapi ancaman dari Iran dan pada saat yang sama kami menyepakati suatu proses untuk mempromosikan kerja sama sipil antara kedua negara,” katanya.
Dalam sebuah pesan kawat dari Wikileaks dari 2009 dilaporkan bahwa negara-negara Teluk Arab percaya “mereka dapat mengandalkan Israel untuk melawan Iran”.
Menurut pesan kawat (telegram) itu, pejabat kemenlu Israel Yakov Hadas mengatakan bahwa negara2 Arab Teluk merasa bahwa AS tidak mendengarkan mereka dan karena itu kadang-kadang mencoba untuk menyampaikan pesan melalui Israel. “Mereka percaya Israel dapat sesuatu yang menakjubkan,” komentar Hadas.
Ketegangan antara Iran dan negara-negara Teluk melonjak menyusul serangan terhadap dua fasilitas minyak utama di Arab Saudi pada 14 September. Pemberontak Houthi Yaman mengaku bertanggung jawab, tetapi AS, Israel dan Arab Saudi mengatakan Teheran bertanggung jawab atas serangan yang mengganggu pasokan minyak global selama berminggu-minggu. Iran menolak tuduhan itu.
Mohammad Marandi, seorang profesor studi Amerika di Universitas Teheran, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa berita terbaru itu malah menjadi “langkah yang sangat positif bagi Iran” karena sudah menjadi rahasia umum bahwa Israel, Arab Saudi, dan UEA telah lama menjadi sekutu selama bertahun-tahun ini, ” mereka bekerja bersama di belakang layar “.
“Setiap kali Iran mencoba mengungkap hal ini, mereka akan selalu menyangkalnya. Tetapi dalam beberapa tahun terakhir hubungan dekat mereka] telah menjadi lebih terbuka dan makin lebih banyak buktinya.
“Ini benar-benar membantu Iran karena rezim mana pun di kawasan yang mengaitkan dirinya dengan rezim Israel, citranya telah menjadi buruk secara signifikan. Semakin terbuka ini, semakin baik,” katanya merujuk pada kemarahan masyarakat Arab yang luas terhadap Israel karena pendudukannya atas Palestina.
ARAB SAUDI AKAN UPAYAKAN AGAR SUDAN DIHAPUS DARI DAFTAR PENSPONSOR TERORISME
Pengumuman Arab Saudi itu dikeluarkan menyusul adanya pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron pada hari Senin lalu dalam konferensi pers bersama dengan perdana menteri Sudan. Saat itu Macron mengatakan bahwa Prancis akan berupaya meyakinkan AS untuk menghapus Sudan dari daftar negara yang menjadi pensponsor terorisme.
Arab Saudi sedang melakukan upaya untuk menghapus Sudan dari daftar terorisme AS, menurut sebuah publikasi yang diposting di halaman Twitter Kemenlu Saudi.
Pernyataan itu dikeluarkan ketika Ketua Dewan Kedaulatan Sudan Abdel Fattah al-Burhan dan PM Sudan Abdullah Hamdok tiba di Riyadh. Para pejabat Sudan itu telah memulai perjalanan luar negeri mereka yang pertama , yang juga akan melakukan kunjungan ke Uni Emirat Arab.
Al-Burhan dilantik sebagai ketua Dewan Kedaulatan Sudan pada bulan Agustus lalu. Sebuah Dewan yang akan memerintah negara itu menjelang pemilu mendatang, dewan itu terdiri dari lima anggota militer dan lima perwakilan sipil, sementara satu anggota lagi dipilih oleh publik.
Sudan diguncang unjuk rasa pada bulan Desember. Awalnya, orang turun ke jalan untuk memprotes kenaikan harga roti, tetapi kemudian para pengunjuk rasa mulai menuntut pengunduran diri pemimpin negara itu Omar Bashir. Ketegangan meningkat pada bulan April, ketika Bashir ditahan oleh militer.
Amerika Serikat memasukkan Sudan kedalam daftar negara sponsor terorisme pada 12 Agustus 1993. Sudan kemudian diberi sanksi khususnya seperti membatasi kemampuan bank-bank Sudan untuk bekerja sama dengan Bank-Bank asing.
Sebelumnya pada Agustus lalu, Perdana menteri baru Sudan, Abdalla Hamdok, mengumumkan akan dimulainya negosiasi dengan AS guna menncoret negara itu dari daftar negara pensponsor terorisme.
ULASAN AAZ
Sebagai negara dengan populasi sekitar 40 juta jiwa dimana Muslim mendoninasi sekitar 93%, Sudan adalah salah satu negara yang dianggap ancaman bagi Israel. Itulah sebabnya Sudan masuk dalam daftar 7 negara Muslim yang akan dihancurkan AS, seperti biasa, metodenya adalah dengan membentuk kelompok terorisme untuk melawan pemerintah yang sah dengan dalih Jihad pendirian Khilafah.
Sudan berada dalam posisi strategis karena berbatasan dengan Mesir dan Libya dan dengan enam negara Afrika lainnya termasuk Ethiopia, yang merupakan negara Muslim miskin yang juga memiliki populasi Muslim (Suni) yang besar. yang dianggap AS (Israel) menjadi tempat berkumpul dan pensuply militant Islam.
Jika anda sudah membaca artikel kita “Perang dunia 3 terbagi dalam 2 Fase”, pasti anda masih ingat, bahwa menurut bocoran dari pensiunan Jendral AS Wisley Clark, Sudan adalah salah satu dari 7 negara muslim yang akan dihancurkan selain Iraq, Libya, Suriah, Somalia, Sudan, LIbanon dan terakhir nanti Iran.
Terorisme mulai dimasukkan ke Sudan pada awal 1990-an ketika Osama Bin Laden dan para pengikutnya datang ke negara itu dan membangun infrastruktur kamp pelatihan Al Qaeda , dengan dalih membangun jaringan bisnis dan keuangan.
Tahun 1993 AS memasukkan Sudan dalam daftar negara pensponsor Terorisme. Tapi meski Osama bin Laden telah keluar dari Sudan 1996 , dan bahkan sekarang sudah meninggal, Sudan sampai kini belum juga dicoret dari daftar AS itu.
INDIA AKUI, HELI TEMPURNYA TERTEMBAK OLEH RUDALNYA SENDIRI
Saat ketegangan yang meningkat antara India dan Pakistan pada bulan Februari lalu, dan terjadi pertempuran udara antara angkatan udara kedua negara, Angkatan Udara India (IAF) kehilangan satu Heli tempur Mi-17 dalam insiden yang melibatkan satu rudal darat keudara buatan Israel di wilayah Kargil di Jammu dan Kashmir.
Angkatan Udara India sebelumnya memerintahkan pengadilan penyelidikan atas insiden itu dan penyelidikan telah selesai, kata Kepala Angkatan Udara India IAF Marshal Rakesh Kumar Singh Bhadauria di New Delhi pada hari Jumat.
“… Itu adalah kesalahan kita, karena rudal kita telah menyasar helikopter kita sendiri. Kita akan mengambil tindakan terhadap dua petugas kita. Kami menerima hal ini sebagai kesalahan besar kami dan kami akan memastikan kesalahan tersebut tidak terulang di masa depan ”, kata Komandan angkatan udara India Marshal Bhadauria mengakui dalam jumpa pers pertamanya.
Helikopter itu jatuh sehari setelah pertempuran udara antara Angkatan Udara India dan Pakistan setelah adanya serangan udara Balakot pada 26 Februari. Kepala staf udara mengatakan bahwa IAF kehilangan satu MiG-21 dan menembak jatuh satu F-16 Pakistan.
Serangan “Balakot” oleh IAF dilakukan pada sebuah kamp pelatihan yang diduga milik kelompok teroris Jaish-e-Mohammad (JeM) , sebagai balasan atas serangan bunuh diri terhadap pasukan India di Pulwama pada 14 Februari. JeM mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap pasukan berkuda India yang menewaskan 40 orang itu.
Kesepakatan Rafale
Dalam konferensi pers, Komandan angkatan udara India Marsekal Bhadauria juga menyebutkan kesepakatan pengadaan pesawat tempur Rafale Prancis dan Sistem Rudal Pertahanan Udara S-400 Rusia yang disebut akan meningkatkan kemampuan IAF.
India menandatangani perjanjian itu pada tahun 2016 dengan pemerintah Prancis dan Dassault Aviation of France untuk pengadaan 36 pesawat tempur multirole Rafales itu dalam kondisi fly-away dengan biaya lebih dari 7,8 miliar euro. Rafales mampu membawa berbagai senjata dan rudal yang kuat.
Menhan India Rajnath Singh akan melakukan perjalanan ke Prancis minggu depan untuk menerima pesawat pertama. Fihak Dassault akan mengupgrade jet tempur ini dengan berbagai modifikasi khusus permintaan India, termasuk display “helmet” buatan Israel, penerima radar peringatan dini, jammers Low band, pencari infra-merah dan sistem pelacakan.
New Delhi juga membeli lima sistem pertahanan udara S-400 dari Moskow seharga $ 5,43 miliar, dan mengabaikan ancaman sanksi dari AS. India masih tetap menjadi mitra pertahanan utama bagi Rusia, sekitar 58 persen impor senjatanya antara 2014 dan 2018 adalah dari Rusia.
IRAN GAGALKAN UPAYA PEMBUNUHAN KOMANDAN PASUKAN IRGC YANG DIDANAI OLEH ISRAEL-ARAB
Seorang pejabat senior Iran mengatakan Teheran telah menggagalkan sebuah komplotan agen mata-mata Israel dan Arab untuk membunuh Mayor Jenderal Qassem Soleimani, komandan senior di Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran.
Media pemerintah mengutip Hossein Taeb kepala intelijen IRGC, mengatakan bahwa “tiga teroris” telah ditangkap sebelum mereka dapat menyerang Soleimani. Para tersangka itu merencanakan untuk membunuh Soleimani saat peringatan keagamaan Ashoura pada 9 dan 10 September, menurut Taeb.
Mereka membeli sebuah properti di dekat sebuah masjid yang dibangun oleh ayah Soleimani di kota Kerman, menggali sebuah terowongan di bawah bangunan itu dan memasang “350 hingga 500 kilogram bahan peledak”, katanya.
Taeb mengatakan, para tersangka itu sebelumnya “pergi ke sebuah negara tetangga” dan “menghabiskan sejumlah besar uang untuk melatih dan mempersiapkan mereka” untuk melakukan serangan.
Rencana pembunuhan itu diatur “oleh dinas rahasia Arab-Israel dan telah diputuskan beberapa tahun yang lalu”, tambahnya.
Taeb tidak menyebutkan nama negara-negara Arab yang diduga terlibat dalam rencana tersebut. Soleimani yang mengepalai Pasukan Quds elit IRGC, yang menjalankan operasi asing, dan dianggap sebagai dalang strategi militer Iran di wilayah tersebut.
Pada bulan Maret lalu , MayJend Qasem Soleimani menerima penghargaan militer tertinggi “Orde Zulfaqar” dari pemerintah Iran.
Menteri Luar Negeri Israel Katz pda saat itu pernah mengatakan bahwa Israel sedang berupaya untuk “mencabut” Soleimani, menurut media Israel.
Pasukan Quds telah memberi dukungan untuk Presiden Suriah Bashar al-Assad ketika dia hampir kalah dalam perang (melawan teroris) dinegara itu dan juga membantu milisi guna mengalahkan ISIS di Irak.
CHINA PAMERKAN SENJATA-SENJATA MUTAKHIRNYA PADA PERAYAAN HARI NASIONAL
https://www.youtube.com/watch?v=EHjaWV_KPTs
China telah memamerkan Pesawat/ Rudal peluncur hipersonik ( hypersonic glide vehicle) baru yang berkemampuan nuklir, dan teknologi militer terbaru lainnya pada pawai akbar di Lapangan Tiananmen, yang menandai peringatan 70 tahun berdirinya Republik Rakyat China.
Setelah upacara pengibaran bendera, Presiden Xi Jinping berbicara soal pencapaian bangsa dan negaranya selama tujuh dekade ini, dan dia berbicara dengan optimis tentang masa depan Tiongkok. “Rakyat China telah berhasil berdiri di atas kaki mereka sendiri dan memulai perjalanan besar dalam pembaharuan nasional,” katanya.
“Tidak ada kekuatan yang bisa menghentikan rakyat Tiongkok dan bangsa China untuk terus maju.”
Beijing menampilkan beberapa perangkat keras militernya yang paling canggih, termasuk Dongfeng-17 (DF-17), Pesawat/ rudal peluncur hipersonik yang bisa dipasang pada rudal balistik jarak pendek sampai menengah, yang diyakini memiliki kemampuan untuk melawan salah satu sistem pertahanan rudal yang saat ini digunakan oleh musuh potensial (AS).
Drone pengintai supersonik baru DR-8 juga ditampilkan selama parade ini, yang akan digunakan Beijing dalam platform sistem pendeteksi bersama dengan sistem rudal balistik.
Rudal balistik antar benua DF-41 juga dipamerkan untuk pertama kalinya pada hari Selasa kemarin, DF-41 adalah rudal balistik antar benua (ICBM) tiga tahap dengan jangkauan sekitar 7.500 mil (12.000km), yang dapat membawa hingga 10 hulu ledak nuklir, yang masing-masing hulu ledak bisa menentukan targetnya sendiri.
Rudal balistik DF-5B ICBM yang lebih tua dan lebih dulu dikenal juga dipamerkan dalam barisam kendaraan militer yang membawa senjata-senjata itu melintasi Lapangan Tiananmen.
Hari Nasional Tiongkok dirayakan setiap tanggal 1 oktober menandai pendirian pemerintah komunis China setelah berakhirnya Perang Sipil di Tiongkok pada tahun 1949.
DUNIA MAKIN TIDAK MENENTU – AS KOBARKAN PERANG DAGANG KE EROPA
Pemerintahan Trump telah membuka front lain dalam perang perdagangan globalnya, kali ini akan menarget negar negara Uni Eropa dengan tarif bea masuk baru 25 persen pada berbagai produk industri dan pertanian, yang tentu akan beresiko adanya respon balik..
Bea masuk baru itu akan berlaku untuk wiski dari Skotlandia, anggur dari Perancis dan keju dari Italia, selain juga barang-barang lainnya dari Jerman, Inggris dan Spanyol, tetapi masih mengecualikan produk-produk tertentu, termasuk anggur Italia.
Bea masuk AS yang baru itu akan menargetkan sweater, wol, kasmir, dan barang-barang pakaian lainnya yang diproduksi di Inggris, serta zaitun yang berasal dari Spanyol, Prancis dan Jerman. Selain itu, bea masuk 10 persen akan dikenakan pada “pesawat sipil besar.”
Bea masuk baru ini akan mulai diberlakukan pada 18 Oktober nati.
Sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Kantor Perwakilan Dagang AS pada hari Rabu menekankan bahwa Washington “memiliki wewenang untuk menaikkan tarif setiap saat” , termasuk kenaikan hingga 100 persen “atau dengan mengganti produk yang terpengaruh,” tetapi untuk saat ini kebanyakan baru akan diterapkan secara terbatas.”
Langkah ini dilakukan setelah keluar keputusan dari Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) yang melihat Boeing telah merugi sekitar $7,5 miliar per tahun karena adanya pinjaman bersubsidi yang diberikan oleh pemerintah Eropa kepada pesaing berat Boeing yaitu Airbus. Pabrikan pesawat itu Eropa itu telah mengajukan keluhan serupa kepada WTO, dan saat ini masih menunggu keputusan.
Menteri Keuangan Prancis Bruno Le Maire pada bulan September memperingatkan bahwa Eropa “siap bereaksi” dengan perubahan bea masuknya sendiri jika Washington terus menerapkan bea masuk baru, tetapi masih berharap dilakukan “perjanjian persahabatan” dengan perwakilan perdagangan AS.
PETINGGI PAKISTAN : KONFLIK KHASMIR BISA DENGAN CEPAT MENJADI PERANG NUKLIR
Konflik antara musuh bebuyutan Pakistan dan India dapat memicu perang nuklir yang dapat membunuh jutaan orang, kata Masood Khan, penguasa Kashmir untuk wilayah yang dikuasai Pakistan
Dia mengatakan Pakistan tidak menginginkan perang , tapi jika dipaksa masuk ke dalam situasi seperti itu maka Islamabad tidak akan ragu untuk membalas.
Khan mengatakan, bahkan konflik militer terbatas saja antara kedua negara dapat berkembang menjadi perang nuklir dan konsekuensinya tidak hanya akan merusak tetapi juga meluas.
“Jika perang pecah antara India dan Pakistan, maka perang itu akan cepat menjadi perang yang kotor dan mematikan. Itu akan menjadi Armagedon, ratusan juta orang akan mati di Asia Selatan, dan 2,5 miliar orang akan terkena radiasi di seluruh dunia,” Khan menambahkan.
Melihat realita ketegangan yang ada saat ini antara Islamabad dan New Delhi atas sengketa Kashmir, maka pada titik tertentu komunitas internasional harus campur tangan dan memberikan tekanan kepada India.
Pekan lalu, saat menghadiri sesi ke-74 Majelis Umum PBB (UNGA), PM Pakistan Imran Khan memperingatkan tentang kemungkinan “pertumpahan darah” yang terjadi di wilayah Kashmir yang disengketakan mengisyaratkan bahwa senjata pemusnah massal dapat digunakan untuk melawan India jika perang pecah.
Pada bulan Agustus lau, India telah mencabut status otonomi khusus Jammu dan Kashmir yang telah diberikan kepada wilayah tersebut sejak 75 tahun lalu. Keputusan itu tidak sesuai keinginan dengan Pakistan, dan menuduh New Delhi melanggar resolusi PBB dan Perjanjian bilateral Simila tahun 1972. Sejak keputusan India itu, Islamabad kemudian melancarkan serangan diplomatik dan ekonomi terhadap New Delhi.
India secara konsisten menyatakan bahwa keputusan untuk mencabut status otonomi khusus Jammu dan Kashmir adalah masalah internal dan tidak akan mentolerir campur tangan pihak ketiga.
India dan Pakistan telah berperang dua kali soal Kashmir, yang keduanya mengklaim sepenuhnya sebagai miliknya. Mereka juga sering terlibat dalam pertempuran kecil lintas-perbatasan di Jammu dan Kashmir di sepanjang Garis perbatasan yang memisahkan kekuasaan kedua belah pihak.
KOREA UTARA UJI COBA RUDAL YANG DILUNCURKAN DARI KAPAL SELAM
Korea Utara melakukan uji coba rudal pada hari ini Rabu, jenis rudal balistik tersebut diluncurkan dari kapal selam, kata para pejabat Korea Selatan dan AS.
Uji coba kali ini adalah ujia coba pertama rudal rudal Korea Utara yang ditembakkan dari bawah air dalam tiga tahun ini, dan itu dilakukan hanya beberapa hari sebelum dimulainya kembali pembicaraan nuklir dengan Amerika Serikat.
Seorang pejabat AS. mengatakan kepada koresponden senior pertahanan nasional CBS News David Martin bahwa Korea Utara telah melakukan uji coba rudal balistik jarak sedang berbasis kapal selam , tapi diluncurkan dari darat , jadi sebenarnya tidak diluncurkan dari kapal selam.
Rudal itu terbang sekitar 280 mil pada ketinggian maksimum 565 mil setelah lepas landas dari tempat yang tidak ditentukan di dekat kota pesisir utara Wonsan, Korea Utara, kata Kepala Staf Gabungan Seoul dalam sebuah pernyataan. Militer Korea Selatan mengatakan pihaknya sedang bekerja sama dengan otoritas intelijen AS untuk menganalisis rincian peluncuran itu.
Sebelumnya, PM Jepang Shinzo Abe mengutuk peluncuran itu , yang dikatakannya sebagai dua rudal balistik, salah satunya jatuh di perairan Zona Ekonomi Eksklusif Jepang (EEZ), dia menyebut hal itu adalah pelanggaran terhadap resolusi Dewan Keamanan PBB.
“Kesimpulan kita saat ini, tampaknya hanya satu rudal diluncurkan dan itu terpisah menjadi dua sebelum jatuh kelaut. Kami sedang melakukan analisis atas rinciannya, ” Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga mengatakan pada konferensi pers.
RUSIA UJI COBA RUDAL ANTI KAPAL DI DEKAT ALASKA
Rudal Oniks menggunakan mesin ramjet yang mampu meningkatkan kecepatannya samapi ke Mach 2 (2x kecepatan suara) dan terbang pada ketinggian sangat rendah, hal ini membuatnya sulit untuk dicegat sistem pertahanan udara, dan memiliki jangkauan hingga 600 km (373 mil).
AS HAMPIR RAMPUNGKAN KONSTRUKSI SISTEM PERTAHANAN UDARA DI POLANDIA
Moskow telah berulang kali menyuarakan keprihatinannya atas penyebaran sistem pertahanan udara AS di Polandia dan Rumania, Moskow menuduh bahwa system peluncur pencegat MK-41 juga dapat dengan mudah digunakan untuk menembakkan rudal jelajah Tomahawk berkepala nuklir dengan sasaran di dalam Rusia.
Pembangunan fasilitas pertahanan udara Aegis Ashore AS di Redzikowo Polandia utara sudah hampir selesai. Dimana direktur Badan Pertahanan Rudal AS Wakil Laksamana Jon Hill telah melakukan inspeksi pada fasilitas akhirnya pekan lalu, Defence blog melaporkan.
Jon Hill dilaporkan telah memeriksa beberapa situs di pangkalan itu, termasuk unit multifungsi ,perumahan, dapur, dan bagian dalam dari struktur deckhouse system Aegis Ashore, yang berisi sistem komando dan sistem kendali.
Awal tahun ini, Kantor Akuntabilitas Pemerintah AS melaporkan banyak keterlambatan di fasilitas Aegis Ashore Polandia, memperkirakan bahwa sistem ini beum akan beroperasi sampai setidaknya 18 bulan , seprti yang direncanakan Desember 2018 , karena kegagalan pengujian rudal dan masalah dengan kontraktor lokal.
Pentagon menegaskan bahwa sistem Aegis Ashore yang berbasis di Polandia dan juga ada di Rumania dirancang untuk melindungi negara anggota NATO diEropa dari ancaman rudal balistik musuh (Rusia) yang “diluncurkan dari luar kawasan Euro-Atlantik.” Sistem ini menampung beberapa modul peluncuran yang meliputi Standard interceptors Missile-3, yang merupakan versi darat dari sistem peluncur vertikal Mk-41 (VLS).
Para pejabat dan analis pertahanan Rusia telah berulang kali menyuarakan keprihatinannya tentang pengerahan Mk-41 yang merupakan sistem pertahanan yang berfungsi ganda, yaitu selain sebagai pencegat, juga dapat digunakan untuk meluncurkan berbagai macam senjata ofensif, termasuk Tomahawk yang berkemampuan nuklir.
Rudal Tomahawk sendiri (jika dipasang diPolandia atau Romania) akan dapat digunakan untuk menyerang target di dalam area Rusia hanya dengan waktu penerbangan beberapa menit saja.
Pada tahun 2016, ketika AS bekerja untuk menyelesaikan fasilitas Aegis Ashore di Rumania, dan mengumumkan rencana untuk membangun system kedua di Polandia, Presiden Rusia Vladimir Putin memperingatkan bahwa Rusia mungkin akan dipaksa untuk menargetkan wilayah negara-negara ini dengan rudal Rusia jika terjadi perang.
Mulai tahun 2000-an, Washington berusaha meyakinkan (membohongi) Rusia bahwa fasilitas ABM (anti Ballitic Missile) yang berbasis di Eropa itu diarahkan ke ‘negara-negara jahat’ seperti Korea Utara atau Iran. Rusia kemudian mengusulkan pembentukan perisai pertahanan rudal Eropa bersama untuk menyatukan kekhwatiran ini, tetapi Washington menolak, hal ini mendorong Moskow untuk mulai membangun perisai rudal versi baru guna mencegat rudal hipersonik, yang diresmikan oleh Presiden Putin pada 2018.
Pada awal Agustus lalu, AS secara resmi menarik diri dari Perjanjian senjata Nuklir Jarak Menengah, sebuah perjanjian tahun 1987 yang melarang Washington dan Moskow mengembangkan, membangun, dan mengerahkan rudal darat berkepala nuklir yang berjangkauan 500 hingga 5.500 km.
Beberapa minggu kemudian, AS melanjutkan pengujian rudal jelajah Land Attack Tomahawk baru, yang kemudian mendorong Putin untuk memerintahkan “respons yang serupa .” Bulan lalu, Putin mengungkapkan bahwa Rusia juga akan mengembangkan rudal-rudal darat yang berjangkauan 500-5.500. tetapi Rusia menyebut tidak akan mengerahkannya kecuali jika AS melakukannya terlebih dahulu.
RUSIA UJI COBA RUDAL BALISTIK ANTAR BENUA TOPOL-M
Rusia telah sukses melakukan uji coba peluncuran rudal balistik antar benua yang berbahan bakar padat Topol-M berbasis pangkalan tetap di kosmodrom Plesetsk.
TOPOL-M VERSI MOBILE
Uji coba ini ditujukan untuk memastikan kinerja penerbangan sitem rudal, juga kesiapan teknis Topol-M ICBM pada tugas tempur dalam kesatuan Pasukan Rudal Strategis. Uji coba dilakukan dengan target yang berlokasi di Semenanjung Kamchatka.
KOALISI SAUDI LAKUKAN SERANGAN KEPOSISI HOUTHI DIPERBATASAN DENGAN YAMAN
Selasa kemarin, Koalisi pimpinan Saudi dan pasukan sekutunya di Yaman melancarkan operasi besar di sepanjang perbatasan Yaman yang menargetkan posisi pasukan Houthi (Ansarallah) di provinsi Asir.
Serangan Saudi itu didukung oleh payung udara dari helikopter tempur, serangan dimulai pagi ini di daerah Abwab Al-Hadid di provinsi Asir.
Menurut laporan dari Yaman utara, Koalisi pimpinan Saudi mampu membuat kemajuan kecil di daerah Abwab Al-Hadid setelah berlangsung pertempuran sengit dengan pasukan Houthi.
Pada saat yang sama, Koalisi yang dipimpin Saudi telah melancarkan beberapa serangan udara di perbatasan prrovinsi Hajjah dan Saada di perbatasan Yaman-Saudi.
Pasukan Saudi berusaha untuk mengganggu jalur pasokan Houthi ke wilayah perbatasan ini.
Selama akhir pekan, pasukan Houthi melakukan serangan besar terhadap pertahanan Koalisi pimpinan Saudi di Provinsi Najran; serangan Houthi ini mengakibatkan kerugian besar bagi yang diakhiri penangkapan banyak personil militer Saudi.
TENTARA SURIAH DISIAGAKAN ANTISIPASI KEMUNGKINAN SERANGAN ISRAEL KE ALBUKAMAL
Dibukanya jalur baru lintas batas antara Iraq dan Suriah sepertinya menimbulkan kekhawatiran baru bagi Israel . Israel khawatir jalur baru ini akan dipakai oleh Iran untuk mengirimkan senjata ke Suriah dan Lebanon.
Angkatan Bersenjata Suriah melakukan beberapa langkah pencegahan di dekat perbatasan Suriah- Iraq yang baru dibuka di kota Albukamal, sumber militer mengatakan kepada Al-Masdar News pagi ini.
Sumber itu mengatakan kepada Al-Masdar kemarin bahwa militer Suriah telah meningkatkan status siaga mereka setelah persiapan terakhir mereka selesai; namun, tampaknya angkatan bersenjata tidak memiliki rencana untuk menurunkan tingkat siaga ini dalam waktu dekat.
Militer Suriah dan Hizbullah menuduh Israel telah membom Albukamal pada bulan September, meskipun Tel Aviv diam saj mengenai masalah ini.
Senin kemarin, Pemerintah Irak menuduh Israel teklah melakukan serangan terhadap markas pasukan Hashd Al-Sha’abi (Mobilisasi umum) di Provinsi Salaheddine pada tanggal 19 Juli lalu. Serangan terhadap instalasi Hashd Al-Sha’abi ini menandai serangan pertama Israel dalam beberapa tahun ini keIrak.
AS COBA GUNAKAN ISIS UNTUK GAGALKAN PEBUKAAN LINTAS BATAS BARU ANTARA SURIAH-IRAK
AS menggunakan metode berbeda (menggunakan ISIS) untuk mencegah dibukanya penyeberangan untuk umum anatar Suriah-Irak baru di Albukamal / Al-Qa’im , Sputnik News Agency Arabic melaporkan.
Menurut publikasi, secara langsung atau tidak langsung AS menggunakan ISIS untuk menyerang wilayah perbatasan dalam upaya untuk memblokir menggagalkan pembukaan gerbang lintas batas ini.
“Upaya ISIS untuk melancarkan serangan datang dari perintah militer Amerika karena AS telah mengamankan/menjaga unit ISIS di wilayah tersebut, mereka juga mendukung ISIS dan menggunakannya untuk tujuan khusus, ”kata sumber lapangan Suriah kepada Sputnik, Senin.
Dia mengatakan bahwa pasukan intelijen dan logistik Angkatan Darat Suriah dengan cepat bereaksi terhadap serangan teroris itu, dan berhasil membunuh beberapa dari anggota ISIS itu dan memaksa yang lain melarikan diri dari wilayah tersebut.
Sumber itu menambahkan bahwa tujuan serangan tersebut adalah untuk memberikan dukungan bagi rencana AS / Israel untuk memblokir dibukanya persimpangan baru Iraq-Suriah.
Kota Al-Qa’im adalah sebuah kota di Irak yang terletak di dekat perbatasan strategis yang menghubungkan dengan kota Albukamal di Suriah, kota itu direbut kembali oleh tentara Irak dari ISIS Desember lalu.
MEMASUKI MASJID AL-AQSA ADALAH DILARANG DALAM TAURAT – TWEET SEORANG BANI ISRAEL ANTI ZIONIS
We declare that; Entering the Masjid al-Aqsa is strictly contrary to the law of the Holy Torah. This has been the case since the day we were driven from our lands because of our sins and our Temple was destroyed. Jews are forbidden to set foot on the land of the Temple Mount. ” pic.twitter.com/6uZU5EUcQu
“Kami menyatakan bahwa, Memasuki Masjid al-Aqsa (bagi umat Yahudi) adalah melanggar larangan dalam Kitab Suci Taurat. Ini telah menjadi masalah sejak kami diusir dari tanah kami karena dosa-dosa kami dan Kuil kami dihancurkan. Orang Yahudi dilarang menginjakkan kaki di tanah Temple Mount (lokasi Masjid Al Aqsa).”
Yang cukup mengagetkan dari tweet itu adalah, bahwa ternyata sebagian Bani Israel , terutama yang anti zionis juga tahu bahwa dulu mereka diusir oleh Allah (dua kali) dari Yerusalem adalah karena dosa-dosa mereka.
VIDEO PENDEK SAAT SERANGAN DRONE DI KILANG MINYAK SAUDI
Never seen before footage of the moment low flying drones hit the Saudi #Aramco plant have been shown in a CBS “60 Minutes” interview with Saudi Arabia’s Crown Prince #MohammedbinSalmanpic.twitter.com/B8kzrpups3
Ini adalah video pendek yang menampilkan rekaman saat Drone-Drone Houthi yang terbang rendah menghantam Kilang Minayk Saudi 14 sept lalu.
Beberapa video yang pernah beredar dua minggu ini hanya menampilkan after match dan kebakaran yang terjadi setelahnya.
SETELAH DUA SERANGAN BESAR HOUTHI, SIKAP MBS MELUNAK TERHADAP IRAN
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammad bin Salman (MBS) telah memperingatkan bahwa perang dengan Iran akan menyebabkan “kehancuran total ekonomi global,” dia menyerukan penyelesaian “damai” dengan Teheran dalam sebuah terobosan nyata.
Berbicara saat wawancara dengan CBS News yang ditayangkan pada hari Minggu, MBS mengatakan “solusi politik dan damai jauh lebih baik daripada solusi militer” dalam ketegangan dengan Teheran.
“Wilayah ini mewakili sekitar 30% dari pasokan energi dunia, sekitar 20% dari bagian perdagangan global, sekitar 4% dari PDB dunia. Bayangkan jika ketiga hal ini berhenti, ”kata putra mahkota MBS.
MBS mendesak “dunia” untuk mengurangi ketegangan (dengan Iran), dia mengatakan eskalasi lebih lanjut di kawasan ini dapat mendorong harga minyak ke “angka yang sangat tinggi yang belum pernah kita alami dalam hidup kita.”
Sementara sekutu dekat Saudi UEA, lewat Menlunya Anwar Gargash membuat pernyataan serupa dalam sebuah editorial yang diterbitkan Financial Times pada hari Minggu. Gargash menyerukan dilakukan pembicaraan dengan Iran dalam upaya untuk mengurangi ketegangan dan “mengurangi potensi kesalahan perhitungan, salah langkah, dan pembalasan di semua sisi”.
Komentar MBS dan Gargash, mewakili sebuah terobosan tajam dengan retorika provokatif mereka di masa lalu yang selalu melawan Iran. Pada bulan Mei 2017, putra mahkota Saudi itu menuduh Teheran berusaha untuk mendominasi dunia Muslim dan berjanji untuk melakukan perang dengan Iran dengan menyerang “di dalam wilayah Iran.”
Sejak saat itu Arab Saudi telah menjadi pendukung utama kampanye “tekanan maksimum” Washington terhadap Teheran, dan berjanji untuk meningkatkan produksi minyaknya untuk melemahkan ekonomi Iran dan memperkuat hubungan dengan berbagai kelompok (negara teluk dan barat) dalam kampanye anti-Iran.
IRAN SAMBUT BAIK JIKA SAUDI BENAR-BENAR INGIN HENTIKAN AGRESINYA DI YAMAN
Juru bicara pemerintahan Presiden Iran Hassan Rouhani telah mengkonfirmasi bahwa para pemimpin Saudi telah mengirim pesan kepada presiden Iran melalui seorang kepala negara lain, tapi tidak memberikan rincian tentang pesan-pesan itu.
Dalam Konferensi pers mingguan di Teheran senin kemarin, Juru bicara Presiden Iran Ali Rabiei mengatakan “Ya, memang benar bahwa mereka (Saudi) telah mengirim pesan kepada Presiden Rouhani melalui kepala negara lain,” kata Rabiei, menambahkan,
“Kita harus melihat tanda-tanda (niat baik) Saudi itu tanpa ambiguitas apa pun, dan tanda pertama adalah untuk menghentikan agresinya terhadap Yaman dan mengakhiri pembantaian rakyat Yaman.”
Juru bicara Iran itu mengatakan serangan balasan Yaman di Arab Saudi membuktikan “kekuatan militer” pasukan Yaman, dia menambahkan bahwa Riyadh sebelumnya telah membantah kekuatan bahwa Houthi mampu melakukan ini, tetapi serangan Yaman terhadap fasilitas penyulingan minyak raksasa Saudi, Aramco membuktikan kekuatan mereka.
Iran akan menyambut baik perubahan “tulus” dalam perilaku Saudi, Rabiei mencatat, “Jika mereka benar-benar berusaha mengubah perilaku mereka, kami akan menyambut itu.”
Ditanya tentang prospek hubungan Teheran-Riyadh, Rabiei mengatakan, “Pesan Iran sudah jelas sejak awal; kami ingin dihentikan agresi dan pembantaian Saudi di Yaman dan mempertimbangkan gencatan senjata untuk solusi konflik ini. “
Iran masih mendukung gencatan senjata sebagai solusi untuk konflik Yaman dan akan melakukan yang terbaik untuk berkontribusi pada tujuan ini, dia menekankan. bahwa Angkatan bersenjata Yaman mengumumkan pada hari Sabtu lalu bahwa tiga brigade militer Saudi benar-benar telah dihancurkan setelah mereka melakukan serangan militer skala besar di wilayah perbatasan selatan Saudi, Najran.
VIDEO PENANGKAPAN RATUSAN MILISI ARAB SAUDI YANG AKAN MEMASUKI YAMAN
https://www.youtube.com/watch?v=5ThefTdn_4E
Hari minggu kemarin, Pasukan Houthi Yaman merilis rekaman yang menunjukkan serangan pada pasukan Saudi dan ratusan ditangkap setelah serangan di dekat perbatasan Saudi, dalam sebuah konferensi pers di lokasi yang dirahasiakan.
Rekaman itu menunjukkan serangan terhadap konvoi militer dengan simbol-simbol Saudi serta menyita senjata dan amunisi. “Operasi ini dianggap sebagai salah satu operasi militer utama yang dilakukan secara efisien oleh pasukan kami dalam menghadapi agresi terhadap negara kami.
“Ini adalah salah satu taktik terbesar guna menjebak pasukan musuh dan tentara bayaran sejak awal agresi terhadap kami negara,” kata Brigadir Jenderal Yahia Sarie, juru bicara pasukan Houthi, selama jumpa pers.
Sarie menambahkan para tawanan Saudi akan diperlakukan ‘sesuai dengan etika dan adat istiadat, berdasarkan kesepakatan untuk menukar tawanan perang dengan para agresor.’
Pejabat militer itu mengatakan pasukan (Houhi) Yaman telah membunuh sekitar 200 tentara bayaran yang didukung Saudi dan menahan 2.000 orang lainnya dalam serangan itu.
Gerakan Yaman Houthi Ansarullah juga mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa operasi itu menimbulkan kerugian dramatis pada fihak Saudi, baik dalam hal jumlah perangkat militer maupun jumlah personel.
Para pejabat Saudi belum adanya mengakui serangan itu. Menurut pasukan Yaman yang bersekutu dengan koalisi pimpinan Saudi, orang-orang yang ditangkap itu adalah milisi yang direkrut secara tidak resmi.
Dalam pidatonya didepan Majelis Umum PBB hari ini 27/9/19, Presiden AS Donald Trump menegaskan perlunya semua negara untuk tidak mengkriminalisasi pelaku LGBT.
Wow… untuk tujuan dan kepentiingan apa ya seorang Presiden negara super power mengajak negara-negara lain melegalkan LGBT? Dalam sebuah forum para petinggi negara terbesar seperti di Majelis umum PBB lagi.
Kekuatan besar apakah yang memaksa Trump untuk mau ikut mengkampanyekan LGBT, yang kita yakin semua agama mengutuknya sebagai perbuatan immoral?
Kita akan mencoba mencari jawaban atas fenomena akhir zaman yang aneh, misterius dan luar biasa dahsyat ini, karena hingga kini sudah 30 negara yang melegalkan LGBT. Dan kami yakin ini tidak bisa dijawab tanpa panduan agama. sebelumnya kita simak dulu cuplikan pidatonya :
“ Sebagaimana halnya kita membela kepentingan nilai-nilai bangsa Amerika, kami menegaskan hak semua orang untuk hidup bermartabat. Untuk alasan ini, pemerintahan kita sedang bekerjasama dengan negara-negara yang lain untuk menghentikan kriminalisasi kepada Homosexual. Dan kita berdiri bersama dalam solidaritas dengan oran-orang LGBTQ yang hidup dinegara-negara yang menghukum dan memenjarakan mereka, atau menghukum mereka atas dasar orientasi sexual.”
Hal lain yang mengerikan dalam pidato ini adalah, bahwa dia menyatakan sedang bekerjasama dengan negara-negara lain soal ini , artinya sudah pasti adalah dengan negara-negara yang belum melegalkan LGBT.
Artikel ini tidak akan membahas hukum agama atas perilaku homoseks, karena sdh sangat jelas merupakan perbuatan keji yang dilaknat dan diazab Allah bahkan ketika pelakunya masih hidup didunia (QS Al-‘Ankabût 29:28-29 , Al-A’raf 7:80-84 dsb). Tapi lebih kepada menganalisa siapa dalang dan bagaimana mekanismenya sehingga dengan aneh bisa diterima dan dilegalkan oleh 30 pemimpin negara-negara yang menyebut dirinya sebagai negara majuyang manusianya beradab dan bermartabat.
Ya’juj Ma’juj
Dalam artikel Ya’juj Ma’juj adalah penyelenggara perang nuklir, kita sudah kaji bahwa pada era kolonialisme klasik , dengan kekuatan finansialnya mereka mengendalikan dan “membeli” para pemimpin negara-negara Eropa untuk mengerahkan kekuatan militernya keseluruh dunia. Tidak satu jengkal tanah atau benuapun didunia ini yang tidak mereka rambah.
Sementara itu, mereka menggunakan korporasi-korporasi raksasa bentukannya untuk menguras kekayaan negara jajahan, contohnya kalau diIndonesia dulu dipakai VOC.
Setelah perang dunia 2, mereka secara aneh menarik dari hampir seluruh tanah jajahannya diseluruh dunia, dan mengganti dengan sistem penjajahan yang lebih modern, yaitu penjajahan ekonomi dan moneter. Tapi mekanisme penggunaan korporasi-korporasi multinasional untuk menguras kekayaan seluruh bumi itu masih dijalankan sampai saat ini.
Lebih detail tentang siapa Ya’juj Ma’juj (Yahudi Palsu), silahkan baca Artikel kita Analisa dan Identifikasi Ya’juj Ma’juj. Tapi sebagai gambaran saja, mereka adalah sebuah suku bangsa diAsia timur yang pada sekitar abad 8 secara aneh bersekutu dengan Umat Yahudi Eropa dan menyatakan diri sebagai suku Yahudi ke 13. Menurut Hadist, pada akhirnya (saat ini) mereka itu menggunakan Israel sebagai pusat komandonya.
Mereka itulah yang sekarang dari kasat mata menyatakan diri sebagai kemompok Zionis yang merupakan aliansi negara Yahudi Israel dan Negara Kristen Barat. Mereka itulah yang disebut dalam Quran dalam surat Al Baqarah 120 dan AlMaidah 51-52, Kita hanya akan mengkaji yang menyangkut penyebaran faham zionisme ini, yaitu Al Baqarah 120 :
“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti faham/agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.” (QS. Al Baqarah 120)
Jika kita memaknai ayat itu sebagai person yang beragama Yahudi atau person yang beragama Nasrani, maka kita akan gagal faham. Karena tidak akan kita temui orang Yahudi yang menyebarkan agama Yudaisme kepada ras non Yahudi. Tapi maknanya adalah mereka tidak akan berhenti sampai negara (para petinggi negara) dari seluruh dunia menjadi pengikut zionisme.
Poin pentingnya adalah, bahwa Ya’juj Ma’juj (Globalis) yang dalam kasat mata kita lihat sebagai zionis Israel, adalah fihak yang mengendalikan seluruh peristiwa dan kebijakan penting yang diambil oleh seluruh petinggi didunia.
Ya’juj Ma’juj dan LGBT
Karena Ya’juj Ma’juj (Yahudi Palsu) sudah menjadi bagian dari umat Yahudi yang percaya bahwa Al Masih itu belum pernah diturunkan, maka Misi utama mereka adalah menyiapkan Israel menjadi penguasa dunia yang akan dipimpin “Al Masih” versi mereka itu, yang kita tahu Allah akan menurunkan kepada mereka Al Masih palsu Dajjal.
Tapi dalam perjalanan menuju tercapainya misi itu, karena mereka mengaku sebagai bagian dari umat Yahudi, itu tentu juga merasa menjadi “umat pilihan“, artinya ras lain mereka anggap sah untuk diperlakukan apapun, termasuk untuk dirusak moralnya .
Karena mereka dikendalikan dan bekerja untuk Al Masih palsu Dajjal, maka misi-misi lain itu tentu juga beraroma negatif, yaitu menjerumuskan umat agama lain keNeraka. Contohnya adalah dengan sistem ekonomi kapitalis/ribawi, sistem keuangan ribawi, dan perusakan moral seperti LGBT ini.
Begitu dahsyat dan seriusnya Ya’juj Ma’juj (Globalis) dalam proyek LGBT ini, bahkan pernah sampai Pengadilan Hak Asasi Manusia Eropa memutuskan untuk mendenda pemerintah Rusia untuk membayar €42.500 kepada tiga kelompok LGBT diRusia , karena pemerintah Rusia menolak mendaftar mereka sebagai organisasi resmi.
Rasulullah berkhutbah dalam keadaan jarinya tersengat kalajengking. Beliau bersabda: “Kalian mengatakan tidak ada musuh. Padahal sesungguhnya kalian akan terus memerangi musuh sampai datangnya Ya’juj wa Ma’juj, lebar mukanya, kecil (sipit) matanya, dan ada warna putih di rambut atas. Mereka mengalir dari tempat-tempat yang tinggi, seakan-akan wajah-wajah mereka seperti perisai.” (HR.Ahmad)
“Kalian mengatakan tidak ada musuh” , artinya mereka selalu bergerak dibelakang layar sebagai “master mind” (dalang), sehingga kita merasa tidak ada musuh yang menindas dan memperbudak dan menjerumuskan kita kita keneraka dari balik layar.
“Ya’juj ma’juj turun dari setiap ketinggian”, bermakna bahwa mereka mengendalikan seluruh petinggi dari diseluruh dunia untuk menindas dan mengendalikan dan menjerumuskan seluruh umat manusia.
“Wajah wajah mereka seperti Perisai” maknanya kita sulit mengenali mereka karena mereka selalu bergerak dibalik topeng, menjadi dalang dibelakang layar.
Dengan kekayaan yang tak terbatas yang mereka keruk dari seluruh dunia dalam beberapa abad ini , saat ini mereka bisa mengatur para petinggi negara super power untuk melakukan apa saja, bahkan untuk menggerakkan militernya guna menyerang negara-negara penentang Israel. Karena saat ini mereka sudah menetap diIsrael. Hadist yang menjelaskan hubungan antara Ya’juj ma’juj dan Israel ini, silahkan disimak pada artikel “Ya’juj Ma’juj adalah penyelenggara Perang Nuklir”.
Sejak akhir perang dunia 2, Ya’juj ma’ju (globalis) “membeli” para petinggi suatu negara untuk mengarahkan pembuatan undang-undang dan kebijakan yang dikeluarkan dalam bidang-bidang strategis seperti industri, militer, energi dan pertambangan, juga hal-hal yang menyangkut hajat hidup orang banyak seperti pangan, pendidikan, kesehatan, sampai dengan urusan penghancuran moral dengan melegalkan LGBT.
Jika pemimpin suatu negara membangkang, maka bisa dikenai bermacam hukuman, mulai sanksi dagang, diambrukkan ekonominya, sampai dengan diupayakan mengganti pemimpinnya.
Kenapa Donald Trump terpaksa harus mau turun tangan dalam kampanye LGBT, karena dia sangat tahu ada kekuatan besar yang tidak bisa dikalahkan oleh siapapun. Sebuah kekuatan yang sama yang membunuh Presiden Kennedy pada tahun 1963.
Jadi sudah sangat jelas, kenapa Presiden sebuah negara super power seperti AS sampai mau mengeluarkan pernyataan seperti itu dalam sebuah forum terbesar pemimpin dunia Majelis Umum PBB. Dan yang mengerikan adalah, pengakuan bahwa soal ini dia sedang bekerjasama dengan negara-negara lain, dan sudah pasti adalah negara-negara yang belum melegalkan LGBT.
30 Negara Sudah Melegalkan LGBT
Sampai hari ini, sudah ada total 30 negara yang melegalkan LGBT. Artinya , di 30 negara itu laki-laki bisa kawin dengan laki-laki dan Perempuan bisa kawin dengan perempuan secara legal dan mendapat Buku nikah.
Apa makna legal disini, maknanya adalah bahwa karena sebuah undang-undang pada suatu negara dibuat oleh para pemimpin negara dan para pembuat undang-undang (Senat, Konggres, wakil rakyat dsb). Artinya, menurut Hadist diatas, di 30 negara tersebut para petingginya telah “terbeli” oleh Ya’juj Ma’juj.
Mekanismenya hampir sama saja disemua negara disuluruh dunia, biasanya secara pelan-pelan diawali dengan menitipkan “warna pelangi” dan pesan pesan LGBT pada even musik, even olaraga, buku, komik, Kartun, Film dsb, tujuannya untuk secar pelan masyarakat mulai biaasa dan menerima LBGT. Akhir-akhir ini malah sudah diciptakan even olah raga antar pelaku LGBT.
Setelah itu diterbitkan undang-undang yang melonggarkan aturan kebebasan sexual. Dan yang juga sangat penting undang-undang anti ujaran kebencian dan segala bentuk penolakan atas hak atas penyimpangan sexual.
Sementara itu dari awal upaya masiv pembenaran perilaku imoral ini juga dilakukan dengan propaganda yang berlindung dibalik isu hak azazi manusia, isu kebebasan individu, isu demokrasi, isu kriminalisasi dsb.
Jadi jika suatu saat anda melihat gejala-gejala seperti itu, kami yakin anda sudah tahu arahnya.
Jika Rusia bisa menghadang laju perkembangan LGBT dengan menerbitkan Undang-undang anti propaganda LGBT, kenapa kita tidak? Bukankah kita adalah negara Muslim terbesar didunia?.
Mungkin Ini Hanya Fiksi
Bisa jadi anda masih menganggap analisa kita yang menggabungkan fakta dengan panduan agama itu hanya fiksi belaka. Ok, kita perkuat dengan penjelasan seorang Yahudi sendiri yang sejak kecil dididik lingkungan dan pendidikan Yudaisme, tapi kemudian dia sadar dan mengkonversi diri menjadi Kristen Orthodox.
Channel Brother Nathanael sendiri belum lama ini sudah di suspend oleh Youtube dengan alasan menyebarkan ujaran kebencian, padahal sebenarnya dia mengungkap fakta. Ya’juj ma’juj mengendalikan semua lini kehidupan kita.
https://www.youtube.com/watch?v=6BOs1xQeC7M
Dalam video ini diungkap bagaimana peran para pemerintah AS, pemangku hukum tertinggi AS, para bilyuner zionis dan asosiasi guru diAS dalam pembentukan undang-undang , pendanaan dan promosi untuk melegalkan perkawinan sejenis , dan promosi itu juga dilakukan lewat media buku untuk sekolah umum di AS.
Tapi orang-orang Yahudi sendiri tidak akan mensekolahkan anaknya disekolah umum, mereka masuk ke sekolah khusus guna mengisolasi mereka dari propaganda LGBT.
Mereka selalu diwanti wanti dengan indoktrinasi untuk mempertahankan ras mereka , “apapun yang terjadi pemuda-pemudi Yahudi harus menikah dengan anak Yahudi, tidak ada yang lebih penting dari ini”. kata seorang Rabbi Yahudi.
Brother Nathanael juga bercerita ketika dia pernah bertanya kepada seorang Rabbi Yahudi , kenapa promosi LGBT yang menjijikkan ini disebarkan? Dan sang Rabbi sambil ketawa menjawab, “Hahaha… Itu hanya untuk para goyim (ras non Yahudi)….siapa yang peduli…”.
Jadi, jika anda hidup dinegara yang belum melegalkan LGBT, maka anda sudah tahu fihak-fihak mana yang akan “dibeli” oleh para bilyuner Yahudi itu. Ya’juj ma’juj turun dari setiap ketinggian.
Sebisa mungkin kita akan mengupdate even demi even yang dilaksanakan oleh Umat Yahudi di Yerusalem, dalam rangka menyambut kedatangan “Al Masih” mereka, yang nantinya sebelumnya akan didahului dengan dengan pembangunan Istana/Kuil ketiga (the 3rd Tmeple).
Tujuannya adalah agar kita umat Muslim memiliki kesadaran sedang dizaman apa kita ini sedang hidup, memiliki wawasan yang lebih luas, dan tidak hanya tenggelam dalam kesibukan mengejar dunia, sementara umat dari agama lain memiliki kesadaran akhirzaman yang jauh didepan.
Umat Yahudi percaya, Yerusalem nantinya akan menjadi pusat dunia yang diikuti oleh 70 negara/bangsa, update-update dari pusat dunia sebelumnya, bisa anda simak dibagian ini.
Beberapa orang menganggap even-even umat Yahudi diYerusalem dalam persiapan membangun the 3rd Temple ini sebagai fiksi belaka.
Maklum saja karena mereka tidak tahu untuk apa seorang presiden dari sebuah negara Super power AS Donald Trump sampai mendeklarasikan Yerusalem sebagai Ibukota baru Israel, mereka tidak tahu untuk apa seorang Menlu AS Mike Pompeo menandatangani perjanjian pembangunan The 3rd Temple bersama dengan PM Israel Netanyahu.
Organisasi yang menyelenggarakan Konferensi Organisasi 70 Negara mengadakan upacara pembakaran hewan Kurban pada hari Kamis 26/9/19, dimana pengorbanan hewan dipersembahkan di Bukit Zaitun di Yerusalem. Tujuannya adalah untuk memperbarui perjanjian yang dibuat antara Allah dan umat Yahudi.
“Kemudian Noach membangun mezbah (tempat pembakaran hewan Korban) untuk Hashem dan, dengan mengambil setiap binatang yang bersih dan setiap burung yang bersih, mempersembahkan korban bakaran di atas mezbah. “ (Kitab Kejadian 8:20)
Pendiri Breaking Israel News Eliyahu Berkowitz berada di lokasi ini sepanjang seluruh acara, dan merekamnya dalam video.
Ritual Pengorbanan yang pertama kali, yang dikenal sebagai korban “olah” (korban hewan dengan dibakar), dilakukan pertama kali oleh Nuh as, ketika beliau keluar dari Tabut/perahu setelah banjir besar surut.
Acara itu hampir saja dibatalkan. Hal Itu karena ketika tukang jagal hewan yang seharusnya menyembelih domba di acara itu membatalkan kedatangannya pada menit terakhir.
Seseorang yang baik/saleh yang bukan dari agama Yudaisme yang bernama Maleakhi, yang kebetulan punya pengalaman empat tahun dalam menyembelih hewan, secara ajaib hadir. Setelah dipanggil maju, Maleakhi menangis tersedu-sedu sambil mengatakan bahwa ia “bermimpi tentang momen ini sepanjang minggu ini.”
Setelah ritual penyembelihan itu dilaksanakan, asap dari api pembakaran hewan Korban itu diyakini membumbung menuju sorga.
“Anda tidak bisa melewatkan momen ini dan hanya bersikap apatis. Semua orang yang telah mengikuti acara ini, ketika berjalan pulang benar-benar telah berubah dan benar-benar berniat melayani Tuhan dengan segenap kemampuan mereka,” kata Berkowitz (pendiri BreakingIsraeliNews) yang secara emosional menyebutnya sebagai momen Ibrahim.
Maleakhi (jagal Hewan) itu menambahkan: “Saya telah tahu bahwa saya akan melakukan ini sebelum saya datang ke Israel. ‘Dia’ (Tuhan) memberiku kekuatan untuk melakukan hal ini hari ini. ”Setiap batu yang bersatu ini adalah unik. Sekarang dia membawa batunya itu untuk digunakan membangun Kuil dan itu adalah milik kita. milik kita bersama. “
Saat dilakukan wawancara dengan Maleakhi dan Berkowitz, keduanya membacakan sebuah ayat dalam Mazmur berikut :
“Batu yang dilemparkan oleh para pembangun (tukang bangunan) telah menjadi batu penjuru.” Mazmur 118: 22
Update Maret 2024
UPDATE DARI PUSAT DUNIA – UMAT YAHUDI TELAH TEMUKAN SAPI MERAH BETINA
Diantara 5 sapi betina merah yang ditemukan di Texas AS, dan telah dikirim ke Israel pada tahun 2022, empat diantaranya dipastikan memenuhi syarat untuk dipakai sebagai sapi korban untuk pembangunan “the 3rd temple”.
Penyembelihan Sapi akan dilakukan dibukit Olive, tidak jauh dari Temple mount, dan kemudian akan dibakar, dan abunya akan dicampur air murni dalam jumlah besar untuk mensucikan setiap umat Yahudi di Israel, Kuil dan seluruh perabot didalamnya.
Penyembelihan rencananya akan dilakukan antara tanggal 22 – 28 April 2024.
SEJARAH PERINTAH QURBAN SAPI BETINA BAGI UMAT YAHUDI MENURUT QUR’AN
Sekitar sebulan lagi yaitu pada 22-28 April 2024, umat Yahudi di Israel akan melakukan qurban sapi yang sangat langka, betina berwarna kuning tua (merah) tanpa cacat warna sedikitpun, sebagai bagian dari akan dimulainya pembangunan ‘the 3rd Temple’.
Terlepas apakah mereka yang akan melaksanakan qurban itu Yahudi palsu atau Yahudi asli pengikut zionis, Qur’an merekam sejarah perintah qurban sapi betina itu dalam surat al-Baqarah: 67-71, diera umat Yahudi masih dalam bimbingan Nabi Musa as.
“Dan (ingatlah), ketika Musa berkata kepada kaumnya, ‘Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyembelih seekor sapi betina.’ Mereka berkata, ‘Apakah kamu hendak menjadikan kami buah ejekan?.’ Musa menjawab, ‘Aku berlindung kepada Allah sekiranya menjadi seorang dari orang-orang yang jahil.’ [67]. Mereka menjawab, ‘Mohonkanlah kepada Rabb-mu untuk kami, agar dia menerangkan kepada kami, sapi betina apakah itu?.’ Musa menjawab, ‘sesungguhnya Allah berfirman bahwa sapi betina itu adalah sapi yang tidak tua dan tidak muda; pertengahan antara itu; maka kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu.’ [68]. Mereka berkata, ‘Mohonkanlah kepada Rabb-mu untuk kami agar Dia menerangkan kepada kami apa warnanya.’ Musa menjawab, ‘Sesungguhnya Allah berfirman bahwa sapi betina itu adalah sapi betina yang kuning, yang kuning tua warnanya, lagi menyenangkan orang-orang yang memandangnya.’ [69]. Mereka berkata, ‘Mohonkanlah kepada Rabb-mu untuk kami agar Dia menerangkan kepada kami bagaimana hakikat sapi betina itu, karena sesungguhnya sapi itu (masih) samar bagi kami dan sesungguhnya kami insya Allah akan mendapat petunjuk.’ [70]. Musa berkata, ‘Sesungguhnya Allah berfirman bahwa sapi betina itu adalah sapi betina yang belum pernah dipakai untuk membajak tanah dan tidak pula untuk mengairi tanaman, tidak bercacat, tidak ada belangnya.’ Mereka berkata, ‘Sekarang barulah kamu menerangkan hakikat sapi betina yang sebenarnya.’ Kemudian mereka menyembelihnya dan hampir saja mereka tidak melaksanakan perintah itu.”[71]. (QS.al-Baqarah:67-71)
Update 30 April 2024
PEMBANGUNAN KUIL KE-3 DILAKUKAN SETELAH KEDATANGAN AL-MASIH
Direktur departemen internasional Temple Institut Israel, Yitzhak Reuven menyatakan, bahwa tidak mungkin akan didirikan Kuil ke-3 untuk saat ini, pembangunannya akan dilakukan setelah kedatangan al-Masih.
Fihak Temple Institute juga membantah akan diadakannya perayaan untuk dimulai even tersebut. “Kami masih memerlukan persiapan dan dukungan kerabian,” jelas Yitzhak Reuven.
Sebagai sektarian minoritas, para pendukung Bait Suci ke-3 tidak sepakat dengan para petinggi agama Ortodoks yang menolak segala upaya untuk membangun Bait Suci sebelum datangnya Mesias (al-Masih).
“Kuil adalah tempat yang damai. Kami percaya pembangunannya dapat dilakukan tanpa pertumpahan darah,” “Kami akan menemukan solusi damai.” Sapi dara merah masih punya waktu untuk tumbuh, kata Reuven.
Tomer Persico, peneliti di Shalom-Hartman Institute dan ahli dalam evolusi Yudaisme mengatakan, meskipun Temple Institut berniat membangun Kuil ke-3, tapi mereka kehilangan kredibilitas dalam hal geopolitik, akankah mereka menghancurkan Masjid Kubah Batu (dan Al-Aqsa) begitu saja, bahkan itu berarti memulai perang dengan Islam?
Tentang munculnya rumor
Serangan Hamas 7 Oktober 2023, yang disebut sebagai “Badai Al-Aqsa”, menjadikan situs suci tersebut sebagai bagian dari retorikanya, dan secara tak terduga membuat isu sapi merah kembali menjadi sorotan.
Juru bicara Hamas, Abu Obeida menyebutkan agresi Israel mencapai puncaknya terhadap Al-Aqsa, datangnya sapi-sapi merah itu sebagai implementasi tindakan yang menjijikkan, ini adalah mitos agama yang dimaksudkan untuk menyerang sentimen seluruh bangsa.
Sejak pidato Abu Obeida pada bulan Januari 2024 itu, rumor tentang pengorbanan sapi merah telah menyebar di internet, dipicu oleh para pendukung pembangunan Kuil ke-3.
Konferensi pers tentang sapi merah telah diadakan di Shiloh pada tanggal 27 Maret 2024 lalu, dengan salah satu presentasi menunjukkan seperti apa altar upacara tersebut.
Dalam sebuah wawancara dengan CBS pada bulan Maret 2023, Rabi Yitzhak Mamo, pendukung Bait Suci ke-3 dari gerakan Uvne Jerusalem, menyarankan agar Paskah 2024 sebagai tanggal yang cocok untuk pengorbanan.
Sejak saat itu, para pemimpin agama Kristen mulai waspada. Dan menggambarkan pengorbanan ini sebagai “kegilaan.”
Sebuah deklarasi yang ditandatangani pada tanggal 8 April oleh 36 tokoh agama dari Yerusalem dan dari seluruh dunia mengecamnya sebagai “undangan untuk perang regional, atau bahkan global, yang akan mengubah situasi Israel-Palestina menjadi konflik agama tanpa solusi terestrial.”
Menanggapi pidato Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Majelis Umum PBB yang menyerang upaya ekspansi wilayah Israel yang tiada henti, Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu langsung merespon dengan sebuah pesan video yang dirislis di Twitternya .
Aksi saling bongkar aib (maling teriak maling) ini diawali ketika sebelumnya dalam pidatonya di PBB hari ini (25/9) , Erdogan mempertanyakan dimana sebenarnya batas-batas wilayah negara Israel , yang terus saja meluas tanpa henti. Padahal sebelumnya semua wilayah Israel adalah wilayah Palestina.
Prime Minister Benjamin Netanyahu, referring to President Erdogan’s remarks:
“He who doesn’t stop lying about Israel, slaughters the Kurds in his own country, and denies the terrible slaughter of the Armenian people – shouldn’t preach to Israel.
Erogan, stop lying.” pic.twitter.com/jtpLpVAscf
Netanyahu, yang membatalkan kunjungannya ke New York untuk berpartisipasi dalam siding Majelis Umum PBB menyatakan dalam videonya bahwa : Erdogan tidak seharusnya mengkhotbahi Israel. Dia harusnya menghentikan kebohongannya . “
“Dia tidak pernah berhenti berbohong tentang Israel, padahal dia telah membantai suku Kurdi di negerinya sendiri, dan menyangkal pembantaian yang mengerikan terhadap etnik Armenia , tidak sepantasnya dia berkhotbah ke Israel. Erogan, berhentilah kamu berbohong.”
Erdogan Yang selalu Berdiri Di Dua Sisi
Erdogan adalah tipe pemimpin bermuka dua yang unik. agak berbeda dengan pemimpin negara-negara teluk lain yang melakukan hal yang sama tapi dengan agak tersembunyi. Seakan-akan membela Palestina dan dunia Islam, tapi secara diam-diam juga selalu ikut dalam proyek AS dan Israel memerangi negara negara muslim penentang Israel, memerangi sendiri negara muslim lain seperti di Iraq, Suriah dan Yaman. Atau juga seperti halnya Saudi yang mau menuruti kemauan Israel untuk melarang warga Palestina melakukan Ibadah Haji dan Umrah.
Erdogan ini sepertinya type pemimpin yang suka bersandiwara dengan topeng sedikit terbuka, lebih terang terangan. disatu sisi secara terang-terangan menjalin hubungan diplomatik dengan Israel dengan adanya Kedubes Turki di Tel Aviv, dan masih sama saja dengan negara teluk Arab lain, mau bekerjasama dalam Proyek Israel seperti saat misi AS dan Israel menurunkan Qadafi, dan juga diSuriah. Tapi sesekali dia mengkritik Israel.
Disatu sisi Turki masih sebagai anggota resmi NATO, tapi dia juga membuat langkah aneh dengan tidak melanjutkan pembelian sistem pertahanan udara Patriot AS, dan malah membeli sistem S-400 Rusia. Erdogan juga akan membatalkan kontrak pembelian pesawat tempur Siluman F-35 AS, dan sepertinya malah akan membeli pesawat tempur siluman SU-57 Rusia.
Dalam konflik Suriah Turki dengan Erdogan berdiri dalam posisi yang rumit. Dulu dia bekerjasama dengan koalisi AS dalam menyalurkan militan dari seluruh dunia untuk menurunkan Assad (dengan dalih pendirian Khilafah). Sementara kini dia dibuat pusing oleh kelompok2 militan Kurdi diSuriah Utara yang didukung pendanaan dan persenjataannya oleh AS.
Sementara itu, dia juga bersikap yang sama dengan koalisi AS untuk sebisa mungkin melindungi sisa-sisa militan di Provinsi Idlib Suriah dari serangan tentara Suriah, Rusia dan Iran dengan terus mengupayakan gencatan senjata.
Lalu kenapa Erdogan sesekali masih harus berpura-pura menyerang Israel seperti saat pidatonya diPBB kemarin? Topeng khan bisa rusak, jadi sesekali juga harus diperbaiki.
Sebuah resiko rumit dunia akhirat yang harus ditanggung jika memilih menjadi pemain sandiwara yang tidak jelas pendiriannya, antara berdiri difihak Islam atau difihak musuh Islam.
Genosida Etnik Armenia di Turki pada era Ottoman
Soal komentar Netanyahu tentang pembantaian etnik Armenia itu, Netanyahu merujuk pada pembantaian umat Kristen Orthodox oleh kesultanan Ottoman diTurki antara tahun 1915-1923, dimana saat itu Turki masih dalam kekuasaan Kesultanan Ottoman.
Armenia menyebut sekitar 1,5 juta orang etnik Armenia telah terbunuh dari tahun 1915 – 1923 dalam sebuah kampanye genosida oleh kesultanan Ottoman yang disengaja di Anatolia, yang menjadi jantung Turki saat ini.
Pembantaian terhadap etnik Armenia itu terjadi karena warga etnik Armenia memihak ke tentara Rusia.
Sampai sekarang, Etnik Armenia menandai tanggal 24 April sebagai Hari Peringatan Genosida Armenia.
Pada agustus 2019 lalu , Sebuah langkah besar telah dilakukan dalam rangka mengembalikan layanan Kuil suci (Bait/Rumah Suci) dengan dilakukannya studi intensif (Kitab Taurat) yang diterjemahkan kedalam rincian praktis.
Percobaan-percobaan atas ritual pengorbanan dilakukan dengan membakar seekor sapi muda yang meskipun bukan sapi merah (sesungguhnya), sebelum nantinya dilakukan ritual sebenarnya secara tepat dengan cara yang dianggap akan memurnikan orang-orang Yahudi.
Sepertinya ritual resminya nantinya akan dilakukan menjelang dimulainya The 3rd Temple,
Perintah yang Penuh Teka-teki
Pada Kitab Bilangan bab 19, tertulis deskripsi yang mendalam tentang mitzvah (perintah Taurat) tentang pengorbanan/ pembakaran sapi merah yang selanjutnya dicampur dengan air untuk dipercikkan kepada orang-orang Yahudi sebagai sarana ritual pemurnian dari bersentuhan dengan mayat.
Terlepas dari deskripsi dalam Al kitab, mitzvah/perintah untuk mengkorbankan sapi merah dianggap yang paling membingungkan dari semua perintah dalam Al kitab. Korban Sapi merah adalah ritual sangat penting untuk pemulihan kembali layanan Kuil (Istana).
Turunnya mitzvah (perintah) mengorbankan sapi betina merah digambarkan oleh Nabi Yehezkiel sebagai tahap dalam penebusan terakhir :
Aku akan memercikkan air bersih ke atasmu, dan kamu akan menjadi bersih: Aku akan membersihkanmu kamu dari segala kenajisanmu dan dari semua pemujaanmu. (Yehezkiel 36:25)
Menurut sejarah dalam tradisi Yahudi, sudah ada sembilan ekor sapi jantan merah (yang dikorbankan) sejak mitzvah (perintah Taurat) diberikan di Gunung Sinai, dan sapi betina merah kesepuluh akan digunakan di era Mesias (saat kedatangan “AlMasih”). Sapi merah yang terakhir kali dikorbankan disiapkan oleh imam besar Ismael Ben Piavi sekitar tahun 60M dan abunya cukup untuk tiga ratus tahun ke depan.
Sains Bertemu Alkitab
Profesor Zohar Amar, seorang profesor di Departemen Studi Tanah Israel di Universitas Bar-Ilan, mempresentasikan hasil studinya pada Konferensi Lembaga Kuil ke dalam rincian praktis untuk menerapkan kembali mitzvah tentang korban sapi merah. Profesor Amar telah terlibat dalam berbagai bidang penelitian yang menghubungkan Taurat dan sains. Pendekatannya adalah memanfaatkan teknik penelitian kontemporer dalam bidang Studi Yahudi.
“Pembakaran sapi muda merah adalah perintah kitabiah yang dilakukan sampai akhir periode Bait Suci Kedua,” Kata Profesor Amar dalam konferensi itu. “Ini adalah upacara langka yang dilakukan sekali dalam beberapa generasi, dan abunya digunakan untuk menyiapkan air yang disucikan guna melakukan ritual pemurnian.
Sumber-sumber sejarah menunjukkan bahwa praktik pemurnian dengan menggunakan abu sapi merah berlanjut hingga awal abad keempat Masehi. ”
“Rincian pembakaran sapi dan metode mempersiapkan abu muncul secara luas dalam sumber-sumber dari periode Mishnaic (10-220 CE/Common Era), sampai saat ini subjek baru ini masih dipelajari secara teoritis, ”kata Prof Amar, Dia menjelaskan bahwa dia melakukan penelitiannya bekerja sama dengan Temple Institute.
“Eksperimen simulasi pembakaran sapi merah dilakukan untuk mendapatkan jawaban atas beberapa pertanyaan dalam penelitian ini, seperti: Berapa banyak kayu yang dibutuhkan untuk membakar sapi merah sepenuhnya menjadi abu, dan berapa banyak abu yang tersisa setelah pembakaran ?. Bagaimana mungkin abu dari pembakaran satu sapi, seperti yang terlihat dalam sumber, dapat memasok keperluan ritual selama bertahun-tahun? “
Percobaan ini dirancang untuk memengetahui jumlah abu yang dihasilkan, dan apakah itu akan cukup untuk memurnikan setiap orang Israel yang hidup saat ini.
“Salah satu model yang digunakan untuk melakukan eksperimen ini adalah ritual kremasi yang dilakukan hingga hari ini di India dan Nepal,” Prof. Amar menjelaskan.
“Desain seluruh percobaan memakan waktu berbulan-bulan, dan implementasinya sendiri dilakukan jauh dari mata publik dan media. Setelah menganalisis hasilnya, barulah bisa untuk mempublikasikan hasilnya.
Dalam percobaan, semua spesifikasi yang disebutkan dalam sumber direkonstruksi, dimulai dengan penggalian sebuah lubang persegi panjang, di mana ditumpuk kayu-kayu kering dari pohon pinus, pohon ek, dan pohon ara. “
“Untuk tujuan percobaan ini, seekor sapi muda yang matang dipilih dari ras Baladi yang lazim digunakan pada ritual Israel kuno,” kata Prof. Amar, dia menekankan bahwa sapi yang digunakan dalam percobaan itu bukan sapi merah.
“Proses pembakaran berlangsung sekitar sembilan jam, dan abu sapi bersama dengan kayu yang digunakan untuk membakarnya menghasilkan beberapa puluh kilogram abu.
Jutaan Umat Yahudi Akan Dapat Dimurnikan
Tahap percobaan selanjutnya adalah menentukan berapa banyak orang yang dapat dimurnikan dengan jumlah abu ini. Untuk ritual pemurnian, sejumput abu kecil ditaburkan di atas tong mata air. Pro. Amar memutuskan bahwa untuk memfasilitasi proses ini, sebuah mesin harus digunakan untuk menggiling abu menjadi bubuk halus.
Untuk satu tong berisi 250 liter air dengan bukaan 60 sentimeter, Prof Amar memutuskan bahwa dengan menggunakan 0,2 -3 gram abu saja sudah cukup. Jadi hanya perlu sekitar satu gram abu untuk seribu liter air. Ritual pemurnian sendiri nantinya hanya membutuhkan satu tetes untuk ditaburkan pada setiap orang atau objek benda.
Untuk keperluan percobaan, Prof. Amar menggunakan tandan hisop tiga cabang biasa, yang dicelupkan ke dalam satu sentimeter air. Dia kemudian menaburkan air ke dalam wadah sepuluh kali. Dengan menggunakan metode ini, ia menentukan bahwa satu percikan hanya membutuhkan 1/10 dari tiap milimeter air.
Satu Langkah Lebih Dekat Untuk Membangun Kuil Ketiga
Rabi Azariah Ariel telah ditugasi mengawasi pencarian seekor lembu merah oleh Temple Institute.
“Agar kita dapat melakukan mitzvah ini, kita masih menunggu lahirnya sapi betina merah yang halal,” kata Rabbi Ariel kepada Breaking Israel News. “Ini ada di tangan Tuhan. Kami tahu ini jarang terjadi tetapi kami bahkan tidak memiliki statistik untuk menebak seberapa jarang ini sebenarnya ada di alam. Bahkan peternak yang kami wawancarai tidak tahu betapa jarangnya ini. ”
“Saya siap menerima informasi, apakah hari ini atau beberapa tahun lagi seekor sapi betina merah itu terlahir,” kata Rabbi Ariel. “Tapi Kami sama sekali tidak tahu (kapan itu) dan itu sepenuhnya ada di tangan Tuhan.”
“Kami masih belum memiliki sapi betina merah yang dapat disertifikasi,” kata Rabi Ariel. “Tapi Kami saat ini sedang mengamati dua anak sapi dari jenis Angus yang berusia lima bulan. Menunggu agar mereka lebih layak , seperti yang dijelaskan Alkitab, mereka harus berusia dua tahun lebih satu hari. Tidak ada cacat, tidak ada lubang di telinga. Jika ada dua helai rambut yang tidak merah, sapi muda itu tidak layak digunakan.
Saat ini masih ada masalah Halachic dengan sapi2 itu, karena ada beberapa helai rambut yang tidak benar benar merah, meskipun ini mungkin akan membaik dengan bertambahnya usianya. ”
“Proyek ini tentu banyak memberi pelajaran kepada kami,” kata Rabbi Ariel. “Ini adalah hasil penelitian bertahun-tahun terhadap apa yang tertulis (dalam Al Kitab). Pasti akan ada lebih banyak uji coba sebelum kita siap untuk melakukan ritual (sebenarnya). Tetapi ini tentu saja membawa kita makin dekat untuk mengaktualisasikan kembali mitzvah (perintah) itu. ”
“Tapi dari pihak kami, persyaratan untuk melakukan ritual itu telah ditetapkan di Gunung Sinai,” kata Rabi Ariel. “Mitzvoth bukan pilihan dan kami tidak bisa hanya diam menunggu mereka turun dari surga. Sebagai orang Yahudi, kita harus melakukan apa yang dapat kita lakukan untuk melakukan apa yang diperintahkan Allah.
”Temple Institute di Yerusalem telah bekerja selama tiga dekade untuk mendidik masyarakat dan membuat langkah-langkah praktis untuk mempersiapkan Kuil Ketiga.
Update Maret 2024
UMAT YAHUDI TELAH TEMUKAN SAPI MERAH BETINA
Diantara 5 sapi betina merah yang ditemukan di Texas AS, dan telah dikirim ke Israel pada tahun 2022, empat diantaranya dipastikan memenuhi syarat untuk dipakai sebagai sapi korban untuk pembangunan “the 3rd temple”.
Penyembelihan Sapi akan dilakukan dibukit Olive, tidak jauh dari Temple mount, dan kemudian akan dibakar, dan abunya akan dicampur air murni dalam jumlah besar untuk mensucikan setiap umat Yahudi di Israel, Kuil dan seluruh perabot didalamnya.
Penyembelihan rencananya akan dilakukan antara tanggal 22 – 28 April 2024.
SEJARAH PERINTAH QURBAN SAPI BETINA BAGI UMAT YAHUDI MENURUT QUR’AN
Sekitar sebulan lagi yaitu pada 22-28 April 2024, umat Yahudi di Israel akan melakukan qurban sapi yang sangat langka, betina berwarna kuning tua (merah) tanpa cacat warna sedikitpun, sebagai bagian dari akan dimulainya pembangunan ‘the 3rd Temple’.
Terlepas apakah mereka yang akan melaksanakan qurban itu Yahudi palsu atau Yahudi asli pengikut zionis, Qur’an merekam sejarah perintah qurban sapi betina itu dalam surat al-Baqarah: 67-71, diera umat Yahudi masih dalam bimbingan Nabi Musa as.
“Dan (ingatlah), ketika Musa berkata kepada kaumnya, ‘Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyembelih seekor sapi betina.’ Mereka berkata, ‘Apakah kamu hendak menjadikan kami buah ejekan?.’ Musa menjawab, ‘Aku berlindung kepada Allah sekiranya menjadi seorang dari orang-orang yang jahil.’ [67]. Mereka menjawab, ‘Mohonkanlah kepada Rabb-mu untuk kami, agar dia menerangkan kepada kami, sapi betina apakah itu?.’ Musa menjawab, ‘sesungguhnya Allah berfirman bahwa sapi betina itu adalah sapi yang tidak tua dan tidak muda; pertengahan antara itu; maka kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu.’ [68]. Mereka berkata, ‘Mohonkanlah kepada Rabb-mu untuk kami agar Dia menerangkan kepada kami apa warnanya.’ Musa menjawab, ‘Sesungguhnya Allah berfirman bahwa sapi betina itu adalah sapi betina yang kuning, yang kuning tua warnanya, lagi menyenangkan orang-orang yang memandangnya.’ [69]. Mereka berkata, ‘Mohonkanlah kepada Rabb-mu untuk kami agar Dia menerangkan kepada kami bagaimana hakikat sapi betina itu, karena sesungguhnya sapi itu (masih) samar bagi kami dan sesungguhnya kami insya Allah akan mendapat petunjuk.’ [70]. Musa berkata, ‘Sesungguhnya Allah berfirman bahwa sapi betina itu adalah sapi betina yang belum pernah dipakai untuk membajak tanah dan tidak pula untuk mengairi tanaman, tidak bercacat, tidak ada belangnya.’ Mereka berkata, ‘Sekarang barulah kamu menerangkan hakikat sapi betina yang sebenarnya.’ Kemudian mereka menyembelihnya dan hampir saja mereka tidak melaksanakan perintah itu.”[71]. (QS.al-Baqarah:67-71)
Presiden Rusia Vladimir Putin membuat pernyataan yang harusnya mengejutkan dan membuat malu para pemimpin negara Arab yang tergabung dalam Koalisi pimpinan Arab Saudi yang sedang menyerang Yaman.
Paling tidak ada dua hal yang membuat malu Arab Saudi yang menjadi pemimpin Koalisi yang menyerang negara Muslim paling miskin di Timur tengah itu.
Pertama adalah bahwa seseorang yang beragama lain saja bisa berfikir jernih dengan mengingatkan perang zalim yang dilakukan para pemimpin negara Arab itu dengan Ayat Quran. Luar biasanya, ayat yang dia kutip sangat akurat dan telak menyindir perang zalim (agresi) yang mereka lakukan diYaman.
Kedua adalah Putin dengan bercanda mengungkap betapa lemahnya pertahanan udara Arab Saudi yang sudah berkali-kali dengan mudah ditembus oleh Drone hanya dari sebuah kelompok bersenjata diYaman, padahal milyaran dolar telah mereka habiskan untuk membeli senjata -senjata canggih dari AS, Inggris dan Perancis.
Kita mengamati, ini bukanlah kali pertama Putin mengutip ayat Quran, Pada tahun 2015 lalu Putin juga mengtip Surat Al-Baqarah :148 saat meresmikan Masjid terbesar diEropa yang dibangun diMoskow, Rusia.
Presiden Rusia Vladimir Putin mengejutkan banyak orang saat berbicara di Turki dengan mengutip ayat Al-Quran untuk mendesak diakhirinya agresi meraka di Yaman yang telah berlangsung selama bertahun-tahun oleh koalisi negara-negara Muslim yang dipimpin oleh Arab Saudi.
Peringatan dari Putin itu diucapkan saat berbicara di Ankara pada hari Senin 16/9 kemarin , bersama dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Iran Hassan Rouhani.
Putin mengutip sebuah ayat dalam kitab suci Al Qur’an dari Surat ali-Imran :
“Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (dimasa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah, (sebagai) orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk. ” (QS Ali Imran 103)
Putin juga mengutip ayat Al Quran lain yaitu dari Surat Al-Hajj :39 tentang bagaimana kekerasan (perang) hanya boleh dilakukan untuk membela diri.
“Telah diizinkan (berperang) bagi orang-orang yang diperangi, karena sesungguhnya mereka telah dianiaya. Dan sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuasa untuk menolong mereka itu,” (QS. Al-Hajj :39)
Ayat-yat Quran itu dicatat dan dikutip Putin dengan persetujuan dari Presiden Turki Erdogan dan Presiden Iran Rouhani yang menampingi Putin dalam jumpa pers itu, dimana keduanya secara kebetulan berlatar belakang dua aliran besar Islam yang berbeda yaitu Sunni dan Syiah.
Sementar itu presiden Turki dan presiden Iran juga mengingatkan bahwa invasi yang dipimpin Arab Saudi ke Yaman telah mengakibatkan puluhan ribu orang meninggal selama lima tahun terakhir ini, dan telah benar-benar menghancurkan negara Yaman yang berada diujung selatan semenanjung Arab itu.
Perang yang tadinya hanya diawali dari perang saudara antara pemberontak Houthi dan pemerintah yang didukung Saudi itu telah meningkat menjadi serangan udara yang dipimpin oleh Koalisi Saudi dan dilanjutkan invasi darat penuh dari Koalisi itu sejak tahun 2015.
Dengan setengah bercanda Putin juga mengatakan bahwa arab Arab Saudi harusnya membeli sistem pertahanan udara Rusia, seperti yang telah dilakukan Iran dan Turki. Ungkapan Putin ini menyindir kemampuan senjata yang dibeli Saudi dari AS dan Inggris.
Pada tahun 2018, Arab saudi tercatat sebagai pengimpor senjata terbesar didunia, dengan menghabiskan 3,81 milyar dolar.
Koalisi Saudi sampai saat ini belum juga berhasil mengalahkan kelompok Houthi dalam perang yang sudah berlangsung lebih dari empat tahun ini, Namun, malah menunjukkan betapa lemahnya pertahanan udara Saudi seperti yang ditunjukkan oleh serangan drone terbaru pada fasilitas minyak Saudi.
Jam menunjukan pukul 3.20 dini hari, setelah sholat tahajud dan menyiapkan minuman hangat, kita membaca sebuah tweet dari seseorang di Suriah yang menggelitik kita untuk menulis sesuatu. Ini hanya sebuah artikel yang ringan dan yang lucu.
Tweet itu berbunyi :
Keponakan saya bernama Farah, berusia 7 tahun dan menderita tumor. Dia telah dirawat di rumah sakit umum anak di Damaskus selama sebulan ini. Semua biaya Operasi, pengujian-pengujian (laboratorium) dan obat-obatan semuanya GRATIS. Jika dirawat di rumah sakit swasta, biayanya bisa mencapai jutaan. Inilah sebabnya kami mencintai Suriah.
#SYRIA🇸🇾: My niece, Farah, 7 yrs, had a tumor. She has been at the Children Public hospital in #Damascus for a month. The surgery, the tests, the medicine & everything is FREE of charge. If it were at a private hospital, the cost would be millions. This is why we love Syria.
Sebelum perang Suriah memang pengobatan dan pendidikan diSuriah ditanggung oleh negara alias gratis. Tapi jika itu masih bisa dilakukan oleh sebuah negara yang hancur lebur diserang oleh kelompok-kelompok proxi dari lebih 80 negara dan hampir setiap hari mendapat serangan udara dari Israel, maka itu hal luar biasa, sangat diluar logika kita.
Belum lagi ditambah dengan sanksi-sanksi ekonomi luar biasa berat dari negara-negara AS dan Eropa yang tidak jelas atas kesalahan apa mereka menetapkan sanksi itu. Yang jelas mereka ingin mengganti Bashar Al Assad dengan pemimpin lain yang tunduk dan petuh kepada Israel. Mereka akan tetap menerapkan sanksi ekonomi sampai Bashar Al Assad mundur.
Lho kedaulatan negara koq ditentukan oleh negara lain, bukankah yang berhak menentukan seorang peminpin itu rakyatnya? Dimana akal sehat para pemimpin negara yang mengeroyok Suriah itu ?
Sanksi-sanksi itu bahkan juga dikenakan terhadap impor obat-obatan yang sangat dibutuhkan bukan hanya oleh rakyat yang sakit, tapi juga oleh para tentara Suriah yang terluka.
Sebuah negara kaya minyak itu sekarang bahkan juga kekurangan minyak karena ladang-ladang minyaknya rebut dan dijarah oleh teroris dan proksi proksi bentukan musuh Islam. Tidak puas sampai disitu , negara-negara musuh Islam itu bahkan selalu mengganggu, memblokir bahkan menyita kapal-kapal tanker yang membawa minyak ke Suriah dan akan memberi sanksi bagi siapa saja yang berdagang dengan Suriah.
Binatang yang Bisa berbicara pelakunya
Kita tidak akan mengupas lagi soal himpitan dari berbagai sisi yang sedang dialami rakyat Suriah ini, karena fenomena akhirzaman yang disebut Hadist akan munculnya manusia-manusia yang tidak lagi punya rasa perikemanusiaan, yang tidak lagi layak disebut manusia tapi lebih mirip binatang buas ini telah kita kaji dalam artikel tersendiri.
Binatang yang bisa berbicara itulah yang sedang mencekik rakyat Suriah selama 9 tahun terakhir. Hadist sangat detail menjelaskan bagaimana binatang itu memberi cap siapa yang boleh berdagang dan siapa yang tidak. Silahkan simak artikel kita tentang Binatang yang bisa berbicara.
Berdagang dengan negara
Bandingkan dengan negara kita yang katanya kaya raya , katanya pertumbuhan ekonominya tinggi, tidak ada peperangan, tidak dikenakan sanksi ekonomi, tapi semua kata-kata hebat itu begitu cepat menghilang ketika mulai bicara soal hajat hidup atau yang menyangkut kesejahteraan rakyat, dan yang muncul adalah kata “defisit” atau “nombok”.
Padahal, jika dihitung dari APBN kita yang 2000 trilyun itu, taruhlah yang disebut “defisit” itu 20 trilyun, maka angka itu hanya senilai 0,01persen dari APBN.
Tapi koq bisa ya, sebuah negara yang hancur berantakan oleh serangan musuh-musuh Islam dan dicekik dari berbagai sisi seperti Suriah itu, masih mampu memfasilitasi rakyatnya dengan pendidikan dan pengobatan gratis?
Semua kembali kepada tujuan pengelolaan suatu negara, jika suatu negara dikelola dengan tujuan mendapat nilai tambah atau keuntungan dari rakyatnya maka sebesar apapun kekayaan negara tidak akan pernah menjadi sesuatu yang mensejahterakan rakyatnya.
Jika keberhasilan suatu instansi atau badan negara apalagi yang mengurusi hajat hidup rakyat selalu diukur dengan nilai uang yang bisa didapat, atau dengan melihat neraca laba-rugi, maka yang terjadi hanyalah hubungan dagang antara negara dan rakyatnya.
Dimanakah tujuan didirikannya negara ini ? Kalau dihitung mungkin sudah jutaan kali kalimat yang berisi tujuan negara itu kita dengar, hitung saja sejak kita pertama kali upacara bendera saat pertama masuk SD, kalimat itu ada dibagian terakhir dari pembukaan UUD kita.