WAWANCARA DENGAN BASHAR AL ASSAD

https://www.youtube.com/watch?v=aBOVlmtX_60

Presiden Suriah Bashar Al-Assad diwawancara oleh TV Al-Ikhbariya dan TV Al-Sourya pada hari Kamis 31/10 /19 lalu untuk membahas beberapa perkembangan di seluruh negara, termasuk kematian  Abu Bakar Al-Baghdadi , penarikan AS dari perbatasan, masalah Kudi Suriah, Intervensi Saudi, sandiwara AS dan Turki , kesepakatan Rusia-Turki,  mengatasi kesulitan ekonomi akibat perang dan sanksi AS,  sampai ke masalah penanganan Korupsi.

Sedikit biografinya, Assad lahir pada 11 september 1965. Pendidikan yang di tempuh adalah menyelesaikan kuliah di Fakultas kedokteran di Damaskus tahun 1988. Dan kemudian masuk Akademi militer di kota Homs di Suriah utara.  

Jika selama ini anda hanya mendapat informasi tentang keburukan Assad dari para pemecah belah agama diMedsos dan Youtube, sebaiknya simak langsung bagaimana cara berfikir orang yang banyak difitnah sebagai diktator ini.

 

Jurnalis: Halo dan selamat datang di wawancara khusus ini dengan Presiden Republik Arab Suriah Yang Mulia Dr Bashar al-Assad. Terima kasih telah menerima kami Bapak Presiden. Wawancara terakhir Anda dengan media Suriah adalah beberapa tahun yang lalu dan karenanya kami memiliki banyak pertanyaan. Kami akan mulai dengan pertanyaan politik dan kemudian pindah ke masalah internal.

Presiden Assad: Terima kasih kembali, dan seperti biasa mari kita berbicara dengan penuh keterbukaan.

 

Tentang Kematian Al Baghdadi

Jurnalis: Bapak Presiden, terima kasih banyak telah menerima kami. Karena masalah yang mendesak pada saat adalah politik, maka kita akan mulai dengan politik, Bapak Presiden. Beberapa hari lalu  AS mengumumkan  bahwa pemimpin organisasi teroris ISIS Abu Bakar al-Baghdadi telah terbunuh. Dan AS juga berterima kasih kepada Rusia, Suriah, Irak, Turki dan Kurdi karena membantu membunuh Abu Bakar al-Baghdadi. Trump juga berterima kasih kepada Suriah, tetapi kami belum mendengar komentar dari Damaskus. Apa pendapat Anda tentang ino? Apakah Suriah benar-benar mengambil bagian dalam operasi ini?

Presiden Assad: Sama sekali tidak, kami hanya mendengar hal ini dari media. Mungkin, alasan di balik AS menyebut sejumlah negara sebagai peserta dalam operasi ini adalah untuk memberikan kredibilitas, agar negara-negara ini akan merasa tidak malu, tetapi tampakya AS mencoba menggambarkan bahwa mereka  adalah bagian dari sebuah operasi “hebat”.  Dan dengan cara ini, mereka dikreditkan sebagai telah  memerangi terorisme. Kami tidak membutuhkan kredit seperti itu. Kami yang memerangi terorisme. Kami tidak memiliki hubungan dan tidak memiliki kontak dengan pemerintah AS.

Yang lebih penting lagi, kita tidak benar-benar tahu apakah operasi itu benar-benar terjadi atau tidak. Tidak ada pesawat yang terdeteksi di layar radar. Dan mengapa mayat al Baghdadi tidak pernah diekspose? Ini adalah skenario yang sama yang terjadi saat mereka menyebut telah membunuh Osam Bin Laden.

Jika mereka mencoba menggunakan dalih yang berbeda untuk tidak menunjukkan mayat al Baghddai, mari kita ingat bagaimana saat Presiden Saddam Husain ditangkap dan seluruh operasi dipaparkan dari A ke Z; mereka menunjukkan gambar dan klip video setelah mereka menangkapnya. Hal yang sama terjadi ketika mereka membunuh putra-putranya beberapa bulan kemudian; mereka menunjukkan mayat-mayat itu.

Jadi, mengapa mereka menyembunyikan segala sesuatu tentang operasi Osama Bin Laden dan sekarang juga operasi Baghdadi? Ini adalah bagian dari trik yang dimainkan oleh AS. Itu sebabnya kita tidak boleh percaya semua yang mereka katakan kecuali mereka memberikan bukti. Politisi AS sebenarnya adalah bersalah sampai terbukti bahwa mereka tidak bersalah, bukan sebaliknya.

Jurnalis: Tuan Presiden, jika al Baghdadi benar-benar terbunuh, apakah ini berarti akhir dari organisasinya, atau apakah hanya  seperti biasa bahwa akan ada pemimpin baru dan organisasi baru yang sedang dipersiapkan  ketika kartu-kartu pemimpin pendahulunya telah terbakar?

Presiden Assad: Pertama, Baghdadi adalah mewakili ISIS, dan ISIS mewakili jenis doktrin yang merupakan doktrin Wahhabi ekstremis. Jenis pemikiran ini telah berumur lebih dari dua abad. Selama pemikiran ini masih hidup dan belum surut, ini berarti bahwa kematian Baghdadi atau bahkan kematian ISIS secara keseluruhan, tidak akan berpengaruh pada pemikiran ekstremis ini.

Mengenai Baghdadi sebagai seorang individu, sudah menjadi rahasia umum  bahwa tadinya dia berada di penjara di Irak, dan mereka (AS) mengeluarkan dia agar  memainkan peran ini. Jadi, dia adalah seseorang yang bisa digantikan orang lain setiap saat. Apakah dia benar-benar terbunuh? Apakah dia terbunuh tetapi dengan metode yang berbeda, dengan cara yang sangat biasa? Apakah dia diculik? Apakah dia disembunyikan? Atau apakah dia telah dipindahkan setelah operasi wajah? Hanya Tuhan yang tahu.

Politik AS tidak berbeda dengan Hollywood; yang bergantung pada imajinasi. Bahkan bukan fiksi ilmiah, hanya sekedar imajinasi belaka. Jadi, Anda bisa melihat  politik AS dari film Hollywood atau Anda bisa melihat film Hollywood lewat politik AS.

Saya percaya semua yang berhubungan dengan operasi ini adalah tipuan. Artinya, Al Baghdadi (yang baru) akan diciptakan kembali dengan nama yang berbeda, individu yang berbeda, atau ISIS secara keseluruhan dapat direproduksi sesuai kebutuhan dengan nama yang berbeda tetapi dengan pemikiran dan tujuan yang sama. Sutradara darai seluruh skenario ini tetap sama, yaitu AS.

 

Tentang Kesepakatan antara Rusia-Turki

Jurnalis :  Banyak pertanyaan muncul tentang perjanjian Rusia-Turki, khususnya hal yang berkaitan dengan upaya mempertahankan status quo di wilayah yang menjadi sasaran agresi Turki di Tal Abyadh dan Ras al-Ain dengan kedalaman tiga puluh dua kilometer. Apa yang dipahami sebagian orang dari hal ini adalah bahwa hal itu melegitimasi pendudukan Turki, khususnya bahwa perjanjian tersebut tidak memasukkan peran Suriah dalam aspek2 yang dibahas dalam perjanjian. Apa tanggapan Anda terhadap hal itu?

Presiden Assad: Pertama, prinsip-prinsip Rusia telah jelas selama perang ini dan bahkan sebelum Rusia mulai  mendukung tentara Suriah pada tahun 2015. Prinsip-prinsip kita didasarkan pada hukum internasional, kedaulatan Suriah, dan integritas wilayah Suriah. Ini tidak berubah, baik sebelum, maupun sesudahnya, atau meski keadaan yang berubah,  namun  kebijakan Rusia selalu relevan dengan fakta di lapangan.

Fakta di lapangan adalah telah tercapai dua hal. Pertama, penarikan kelompok-kelompok bersenjata dari utara ke selatan berkoordinasi dengan tentara Suriah, dan kedua , dengan demikian Tentara Suriah bisa maju ke utara, ke daerah yang tidak diduduki oleh Turki.

Kedua elemen ini positif, tetapi kedua spek ini tidak menghilangkan aspek negatif yaitu masuknya militer Turki (diwilayah Suriah), sampai mereka nanti akan kita usir dengan satu atau lain cara.

Perjanjian ini bersifat sementara, bukan permanen. Jika kita mengambil contoh didaerah de-eskalasi pada periode waktu tertentu, beberapa orang percaya bahwa mereka akan permanen disana, dan bahwa mereka akan memberi hak kepada teroris  untuk tetap di daerah itu tanpa batas waktu.

Faktanya adalah bahwa itu adalah kesempatan kita untuk melindungi warga sipil, dan juga untuk berbicara dengan para teroris dengan tujuan nanti kita akan mengusir mereka. Jadi, kita harus membedakan antara tujuan akhir yang strategis di satu sisi, dan pendekatan taktis di sisi lain.

Dalam jangka pendek, ini adalah perjanjian yang baik,  dan izinkan saya menjelaskan mengapa agresi Turki tidak hanya mencerminkan keserakahan teritorial Turki tetapi juga mengekspresikan keinginan AS.

Hubungan Rusia dengan Turki positif karena Rusia lebih berkuasa atas aspirasi Turki. Di sisi lain, itu akan mengalahkan permainan AS di utara Suriah. Izinkan saya jelaskan ini. Proposal Jerman yang baru-baru ini yang segera didukung oleh NATO, dan Jerman tidak akan membuat proposal seperti ini kecuali atas nama AS, NATO adalah  sama dengan AS. Proposal itu membahas tentang rencana pemulihan keamanan ke wilayah ini di bawah pengawasan internasional. Ini berarti bahwa wilayah tersebut akan berada di luar kendali negara Suriah dan dengan demikian membuat pemisahan menjadi fakta di lapangan.

Melalui perjanjian ini, Rusia lebih dominan atas Turki, dan mengalahkan AS dan membatalkan seruan internasionalisasi yang diusulkan oleh Jerman itu. Itulah sebabnya perjanjian ini merupakan langkah positif. Memang Itu tidak akan mencapai segalanya, dalam arti bahwa itu tidak akan menekan Turki untuk segera pergi dari Suriah. Namun, paling tidak mengurangi kehancuran dan membuka jalan bagi pembebasan wilayah ini di masa depan, atau dalam jangka pendek, seperti harapan kita.

Jurnalis: Karena Anda menggambarkan perjanjian itu sebagai sementara, tetapi Turki, seperti yang kita kenal selalu  tidak pernah mematuhi perjanjian. jadi pertanyaannya adalah bagaimana jika Turki terus menduduki daerah-daerah Suriah yang telah dikuasainya  ini? Anda mengatakan berulang kali bahwa negara Suriah akan menggunakan segala cara yang mungkin untuk mempertahankan diri. Tetapi praktis, bukankah perjanjian Rusia-Turki mencegah  Suriah untuk mencoba dan menggunakan cara-cara seperti itu?

Presiden Assad: Mari kita ambil contoh lain yaitu Idlib. Di Idlib ada kesepakatan melalui Proses Astana bahwa Turki harus pergi. Tapi Turki tidak mematuhi perjanjian ini, tetapi kami tetap akan membebaskan Idlib. Ada penundaan selama satu tahun; proses politik, dialog politik, dan berbagai upaya diberikan kesempatan untuk mengusir para teroris. Semua kemungkinan itu telah habis.

Pada akhirnya, kami akan membebaskan daerah itu secara bertahap melalui operasi militer. Hal yang sama juga akan berlaku di wilayah utara jika semua  opsi politik buntu.

Kita harus ingat bahwa tujuan Erdogan  sejak awal perang adalah untuk menciptakan masalah antara rakyat Suriah dan rakyat Turki, untuk menjadikannya bermusuhan, yang diharapkan akan menjadi bentrokan militer.

Pada awal perang, Angkatan Darat Turki mendukung Angkatan Darat Suriah dan bekerja sama dengan kami sejauh mungkin, sampai kemudian ada percobaan kudeta  oleh militernya. Karena itu, kita harus melanjutkan dengan arah berbeda, dan memastikan bahwa Turki tidak menjadi negara musuh kita.

Erdogan sendiri dan kelompoknya adalah musuh, karena dia yang memunculkan kebijakan ini, tetapi sekarang sebagian besar kekuatan politik di Turki mulai menentang kebijakan Erdogan. Jadi, kita harus memastikan untuk tidak mengubah Turki menjadi musuh, dan disini ada peran negara2 teman kita, seperti  Rusia dan Iran.

 

Sandiwara Turki dan AS di Suriah

Jurnalis: Mengambil gagasan ini, Bapak Presiden, tindakan yang diambil oleh Turki baru-baru ini, dan oleh Erdogan khususnya, seperti agenda Turkiniisasi, yang membangun universitas (diwilayah Suriah) dan memaksakan penggunaan bahasa tertentu (Turki). Ini sepertinya bukan tindakan yang diambil oleh seseorang yang ingin umeninggalkan wilayah  Suriah, ini hanya menindaklanjuti ide Anda, karena Anda mengatakan bahwa mereka akan pergi cepat atau lambat. Bagaimana dengan tindakan Turki ini?

Presiden Assad: Jika Turki memang berniat untuk keluar dari (Suriah), tentunya dia sudah meninggalkan Idlib. Anda mungkin mengatakan bahwa tidak ada tentara Turki, dalam arti teknis di Idlib. Tapi faktanya kami berada di satu arena bersama mereka (militant yg didukung Turki) , seluruh area di Suriah adalah satu kancah operasi kita.

Dalam perang Suriah ini, dari titik terjauh di selatan ke titik terjauh diutara adalah proksi Amerika, dan di mana pun kami bertempur, kami telah melawan proksi ini. Jadi, ketika dia tetap tidak mau pergi setelah kami mencoba segala  cara yang mungkin, maka tidak akan ada pilihan lain selain perang, ini sudah jelas. Saya mengatakan bahwa dalam waktu dekat kita harus memberi ruang bagi proses politik dalam berbagai bentuknya. Jika tidak membuahkan hasil,  maka jelas ini adalah musuh dan tentu Anda akan berperang melawannya; Tidak ada pilihan lain.

Wartawan: Namun demikian, beberapa orang mengatakan bahwa penarikan pasukan Amerika dari Suriah utara dan setelah itu ada agresi Turki, dan kemudian perjanjian Rusia-Turki. Semua itu keluar dalam perjanjian Amerika-Rusia-Turki. Apa yang anda katakan tentang itu?

Presiden Assad: Tadinya  dimaksudkan agar (AS) sekan-akan menunjukkan bahwa Rusia mau menerima agresi Turki, atau bahwa Rusia ingin menutup mata pada fakta itu. Padahal, itu tidak benar. Selama lebih dari setahun, Rusia prihatin dengan keseriusan proposal semacam itu. Kita semua tahu bahwa proposisi Turki itu serius, tetapi dibelenggu oleh perintah atau keinginan Amerika.

Beberapa orang mungkin mengkritik Rusia atas hal  ini, karena posisi mereka di PBB. Seperti yang saya katakan beberapa waktu lalu, Rusia berurusan dengan kenyataan di lapangan, akibatnya, mereka (Rusia)  berusaha memastikan bahwa semua opsi politik tersedia untuk membuka jalan agar Turki  pergi dari Suriah dan membatasi kehancuran oleh Turki atau yang memerintah (AS). Tapi Turki malah  menimbulkan lebih banyak kerusakan dan menduduki lebih banyak tanah Suriah.

Tetapi Rusia jelas bukan bagian dari perjanjian ini, perjanjian Rusia selalu terbuka untuk umum. Perjanjian Rusia-Turki diumumkan segera, dengan semua itemnya; perjanjian antara kami dan Kurdi, dengan mediasi dan dukungan Rusia juga diumumkan sejak awal. Tidak ada agenda tersembunyi dalam kebijakan Rusia, Rusia memberi kita jaminan.

Wartawan: Tetapi pertemuan Amerika-Turki itu tidak diumumkan. Anda berulang kali mengatakan bahwa tujuan Erdogan adalah menciptakan zona penyangga, itu adalah tujuan utama Erdogan sejak hari pertama perang di Suriah. Presiden Obama menolak untuk menerima zona penyangga ini, sementara hari ini kita melihat beberapa tindakan di lapangan. Apakah ini berarti bahwa Obama lebih baik daripada Trump?

Presiden Assad: Kita seharusnya tidak bertaruh pada Presiden Amerika mana pun. Pertama, ketika Erdogan mengatakan bahwa ia memutuskan untuk melakukan serangan atau bahwa mereka mengatakan kepada Amerika, ia mencoba memproyeksikan Turki sebagai kekuatan super atau berpura-pura bahwa ia membuat keputusan sendiri; semua ini adalah sandiwara yang disebarkan antara Erdogan  dan Amerika.

Pada awal (perang Suriah), tidak ada yang diizinkan untuk ikut campur, karena Amerika dan Barat percaya bahwa unjuk rasa akan menyebar dan akan bisa menentukan suatu hasil (menurunkan Assad). Tapi unjuk rasa itu tidak terjadi seperti yang mereka inginkan, jadi mereka beralih menggunakan senjata.

Ketika senjata tidak membuahkan hasil, mereka bergerak menuju organisasi ekstrimis teroris dengan ideologi gila mereka secara militer. Mereka tidak mampu. Kemudian dimunculkan peran ISIS pada musim panas 2014 untuk mengacaukan upaya-upaya Tentara Arab Suriah, kemudin masuklah pada saat itu datang bantuan  Rusia.

Ketika semua taruhan/opsi di lapangan telah gagal, Turki keudian harus ikut campur dan mulai memutar meja; saat inilah  peran Turki dilibatkan (oleh AS).

Adapun Trump, Anda mungkin bertanya kepada saya  memberi Anda jawaban yang mungkin terdengar aneh. Saya mengatakan bahwa dia adalah Presiden Amerika terbaik, bukan karena kebijakannya baik, tetapi karena dia adalah presiden yang paling transparan.

Semua presiden Amerika melakukan semua jenis kekejaman politik dan semua kejahatan, namun tetap bisa memenangkan Hadiah Nobel dan memproyeksikan diri sebagai pembela hak asasi manusia dan nilai-nilai Amerika yang mulia dan unik, atau nilai-nilai Barat pada umumnya. Kenyataannya adalah bahwa mereka adalah sekelompok penjahat yang mewakili kepentingan lobi-lobi Amerika, yaitu perusahaan-perusahaan minyak dan perusahaan senjata besar, dan lainnya.

Trump berbicara secara transparan, mengatakan bahwa yang kita inginkan adalah minyak. Ini adalah realitas kebijakan Amerika, setidaknya sejak PD II. Kami ingin menyingkirkan orang ini dan itu atau kami ingin menawarkan layanan dengan imbalan uang. Inilah realitas kebijakan Amerika. Apa yang lebih kita butuhkan daripada lawan yang transparan? Itulah sebabnya perbedaannya hanya dalam bentuk, sedangkan kenyataannya adalah sama.

 

Tentang Kurdi Suriah dan intervensi Arab Saudi 

Jurnalis: pemimpin Pasukan Demokrat Suriah (SDF) yang diruntuhkan Mazloum Abdi membuat pernyataan kepada media bahwa Trump berjanji kepada mereka, bahwa sebelum penarikan pasukan ia akan menghubungi Rusia untuk memperoleh  solusi bagi permintaaan Kurdi agar membuat perjanjian dengan Rusia dan Suriah agar memberi Kurdi kesempatan untuk membela diri.

Apakah kesepakatan seperti itu benar-benar ada ?, dan bagaimana nasib daerah-daerah non-perbatasan digurun2 Suriah yang berada di bawah penguasaan milisi bersenjata SDF? Apakah wilayah ini telah diserahkan ke Suriah, dan jika demikian dengan cara apa? Apakah hanya dalam pengertian militer; atau pada akhirnya  lembaga-lembaga pemerintahan Suriah akan kembali menguasai wilayah2 ini?

President Assad: Apa yang anda maksud denganperjanjian antara AS dan Kurdi?

Wartawan: Amerika berjanji kepada Kurdi untuk menemukan solusi bagi perjuangan mereka dengan mempengaruhi Rusia untuk mencapai kesepahaman dengan negara Suriah dan memberi mereka kesempatan membela diri.

Presiden Assad: Terlepas dari apakah kontak itu telah dilakukan atau tidak, seperti yang saya katakan sebelumnya apa yang AS katakan tidak memiliki kredibilitas, apakah mereka mengatakan itu kepada musuh atau teman, hasilnya sama, tidak dapat diandalkan. Itu sebabnya kami tidak membuang waktu untuk hal-hal seperti ini.

Satu-satunya perjanjian Rusia dengan Kurdi adalah apa yang kita bicarakan dalam hal peran Rusia dalam mencapai kesepakatan dengan kelompok Kurdi , kita tidak seharusnya mengatakan itu sebagi perjanjian dengan Kurdi, karena hal ini tidak akurat,  dan kita tidak dapat berbicara tentang satu segmen, suatu  kelompok yang menamakan dirinya SDF dengan Tentara Suriah yang akan dikerahkan.

Tentu saja, Tentara Suriah tidak dapat dikerahkan hanya untuk melakukan tindakan keamanan atau militer murni. Pengerahan Angkatan Darat Suriah adalah ekspresi dari kehadiran negara Suriah, yang berarti kehadiran semua layanan yang harus disediakan oleh negara.

Perjanjian ini disepakati, dan kami mendapat kembali sebagian besar wilayah tetapi tidak sepenuhnya. Masih ada kendala. Kami campur tangan karena kami memiliki hubungan langsung sejak lama dengan kelompok ini, jauh sebelum serangan Turki.

Terkadang mereka merespons, disisi lain mereka tidak. Namun yang pasti, Tentara Arab Suriah akan memperoleh kembali daerah-daerah ini secara bersamaan dengan layanan publik penuh, yang berarti kembalinya otoritas penuh negara.

Saya ingin menegaskan kembali, bahwa ini harus dilakukan secara bertahap. Kedua, situasinya tidak akan kembali seperti semula. Ada fakta di lapangan yang perlu ditangani, dan ini akan memakan waktu. Ada fakta baru terkait dengan orang-orang di lapangan yang terjadi ketika peran negara tidak ada.

Ada kelompok-kelompok bersenjata; kami tidak berharap agar mereka segera menyerahkan senjata mereka. Kebijakan kita harus bertahap dan rasional, dan harus memperhitungkan fakta. Tetapi tujuan akhirnya adalah kembali ke situasi seperti dulu saat dalam kendali penuh negara (Suiah).

Jurnalis: Setelah semua yang terjadi: mereka menargetkan negara Suriah, warga Suriah, Tentara Arab Suriah. Sepanjang tahun-tahun perang, mereka memainkan peran yang buruk dan menjadi proksi Amerika, setelah semua ini, apakah kita sebagai orang Suriah dapat hidup dengan Kurdi lagi?

Presiden Assad: Agar lebih akurat, masalah ini perlu diangkat berulang kali, dan terkadang dalam pertemuan pribadi. Dan saya tahu bahwa bagian dari peran Anda adalah mengulangi apa yang Anda dengar, terlepas dari keyakinan pribadi.

Apa yang terjadi selama perang ini adalah distorsi konsep; untuk mengatakan bahwa kelompok ini memiliki karakteristik tertentu, negatif atau positif, tidak objektif atau rasional. Atau juga tidak punya nasionalisme (patriotic).

Di antara suku Kurdi ada orang-orang yang merupakan agen atau proksi Amerika. Ini benar, tetapi di antara orang Arab juga ada kasus serupa, baik  di daerah jazirah dan di daerah lain di Suriah. Ini berlaku untuk sebagian besar segmen masyarakat Suriah.

Kesalahan yang dibuat adalah bahwa tindakan ini dilakukan oleh sekelompok orang Kurdi yang menjadikan diri mereka wakil bagi bukan hanya orang Kurdi, tetapi juga orang-orang Arab dan segmen masyarakat lainnya di wilayah al-Jazeera.

Amerika mendukung mereka (Kurdi) dengan senjata dan uang, tapi tentu saja uang itu bukan dari Amerika, uang itu berasal dari beberapa negara Arab teluk (Arab saudi)  yang membantu membangun otoritas bagi kelompok-kelompok ini atas semua segmen masyarakat, yang membuat kesan agar kami percaya bahwa semua  yang ada di daerah tersebut adalah orang Kurdi.

Jadi, kita sebenarnya berurusan orang Kurdi yang berdiri dalam beberapa fihak (kepentingan). Adapun orang Kurdi sendiri, kebanyakan dari mereka memiliki hubungan baik dengan negara Suriah, dan mereka selalu berhubungan dengan kami dan mengusulkan ide-ide patriotik yang asli.

Di beberapa area yang kami kunjungi, reaksi orang-orang Kurdi tidak kalah positif, atau tidak kurang  menyenangkan dan bahagia dari pada reaksi orang-orang lain di sana. Jadi, evaluasi ini tidak akurat. Ya, sangat sederhana, sekai lagi kita bisa hidup bersama  satu sama lain. Jika jawabannya tidak, maka itu berarti Suriah tidak akan pernah stabil lagi.

Jurnalis: Tapi apa sebenarnya masalah dengan Kurdi, bahkan sebelum perang? Di mana letak masalahnya yang mereka sembunyikan?

Presiden Assad: Meskipun kami telah berdiri bersama kelompok-kelompok ini selama beberapa dekade, dan kami telah membayar harganya dimana pada tahun 1998 terjadi  bentrokan militer dengan Turki karena ulah mereka, tapi kami masih berdiri bersama mereka berdasarkan hak-hak budaya kelompok-kelompok ini atau bagian dari masyarakat Suriah ini.

Apa yang mereka tuduhkan ke negara Suriah? Mereka menuduhnya sebagai Chauvinistic (Fanatik tanah air), dan kadang-kadang mereka menuduh Partai Bath sebagai partai Chauvinistic,  meskipun sensus yang dilakukan pada tahun 1962 (negara inii) tidak berada di bawah Partai Bath, karena tidak berkuasa pada saat itu.

Mereka menuduh kami merampas hak budaya kelompok ini. Mari kita anggap apa yang mereka katakan itu benar. Bisakah saya, sebagai individu, bersikap terbuka dan berpikiran dekat pada saat yang sama? Saya tidak bisa.

Dapatkah negara bersikap terbuka atau toleran dan tidak toleran dan berpikiran dekat pada saat yang sama? Itu tidak bisa. Jika kita ambil contoh kelompok terakhir  yang bergabung dengan pemerintahan Suriah adalah Armenia. Armenia telah menjadi kelompok patriotik yang sempurna.

Ini terbukti tanpa bayangan keraguan selama perang. Pada saat yang sama, kelompok ini memiliki masyarakatnya sendiri, gerejanya sendiri dan yang lebih sensitif, ia memiliki sekolahnya sendiri. Dan jika Anda menghadiri perayaan orang Armenia sperti pernikahan, atau acara lainnya dan saya biasanya menghadiri acara tersebut karena saya dulu punya teman di antara mereka, mereka menyanyikan lagu-lagu tradisional mereka tetapi kemudian mereka menyanyikan lagu-lagu nasional, yang cenderung politis. Apakah ada bentuk kebebasan yang melebihi ini?

Orang-orang Armenia di Suriah adalah yang paling sedikit, di antara populasi orang-orang Armenia lainnya di dunia, yang larut dalam masyarakat. Mereka telah terintegrasi, tetapi tidak larut ke dalam masyarakat Suriah. Mereka telah mempertahankan semua karakteristik mereka. Mengapa kita harus terbuka di sini dan tidak terbuka dengan fihak lain (Kurdi)? Alasannya adalah bahwa ada proposisi separatis disana. Ada peta yang menunjukkan Kurdistan Suriah adalah sebagai bagian dari Kurdistan yang lebih besar.

Sekarang, adalah hak kita untuk mempertahankan integritas teritorial kita dan waspada terhadap proposisi separatis. Tapi kami tidak punya masalah dengan keragaman Suriah. Sebaliknya, keragaman Suriah kaya dan indah yang harus diterjemahkan menjadi kekuatan. Kami tidak memiliki pandangan buruk tentang ini; tetapi kekayaan dan keragaman adalah satu hal dan memisahkan, tapi memecah belah negara adalah sesuatu yang lain, itu sesuatu yang bertentangan (dengan hukum negara). Itulah akar masalahnya.

Wartawan: Kembali untuk memahami ide ini, Bapak Presiden yaitu hidup bersama. Dalam jawaban Anda, Anda mengatakan bahwa pada akhirnya kita harus hidup bersama. Masalahnya di sini bukan hanya pada komponen Kurdi. Ada kelompok-kelompok populasi yang tinggal di berbagai daerah di luar kendali negara Suriah selama bertahun-tahun. Bagaimana dengan itu? Apa rencana negara untuk mengintegrasikan mereka di bawah gagasan hidup bersama, terutama diantara anak-anak  mereka, karena dengan anak-anak kita berbicara tentang generasi masa depan Suriah? Apa rencana bagi orang-orang seperti ini?

Presiden Assad: Sebenarnya, masalahnya terutama pada anak-anak dan kemudian dengan kaum muda pada tingkat kedua.

Ada beberapa masalah, salah satunya adalah generasi ini tidak tahu arti negara dan aturan hukum. Mereka tidak hidup di bawah negara, mereka hidup di bawah kelompok bersenjata. Tetapi dampak terburuk dan paling berbahaya adalah pada anak-anak, yang di beberapa daerah belum belajar bahasa Arab, dan yang lain yang telah mempelajari konsep yang salah, konsep ekstremisme atau konsep melawan negara atau tanah air dan konsep lain yang dititipkan dari luar Suriah dan mengajarkan pada mereka di kurikulum sekolah formal.

Ini sudah menjadi topik pembicaraan selama beberapa minggu terakhir, khususnya selama beberapa hari terakhir, karena itu penempatan Tentara Suriah  di wilayah utara yang besar akan menyoroti masalah ini dalam skala besar.

Saat ini kementerian, khususnya Kementerian Pendidikan dan juga Kementerian Pertahanan dan Dalam Negeri sedang mempelajari masalah ini. Saya percaya akan ada konsep dan solusi yang bisa segera ajukan, secara umum pada tahap pertama yang akan diikuti oleh langkah-langkah administratif untuk mengasimilasi orang-orang ini dalam sistem negara Suriah.

Misalnya, siapa yang akan mendaftar diAngkatan bersenjata Suriah, siapa yang akan mendaftar di kepolisian, siapa yang akan mendaftar di sekolah? Seseorang yang berusia dua belas tahun: bagaimana mereka akan berintegrasi ke dalam sistem sekolah Suriah jika mereka tidak mengetahui kurikulumnya?

Hal yang sama berlaku untuk mereka yang berada di sekolah dasar. Saya percaya solusinya adalah untuk mengasimilasi semua dalam sistem nasional, tetapi harus ada langkah-langkah khusus untuk mengintegrasikan mereka ke dalam sistem ini, dan saya percaya dalam beberapa hari ke depan kita akan memiliki gambaran akhir tentang hal ini.

Wartawan: kembali ke politik, dan ke AS, khususnya, Presiden Donald Trump telah menyatakan niatnya untuk mempertahankan pasukannya dalam jumlah terbatas di Suriah sambil memindahkan beberapa dari mereka ke perbatasan Yordania dan di perbatasan dengan musuh kitaIsrael, sementara beberapa dari mereka akan melindungi ladang minyak. Apa posisi Anda dalam hal ini, dan bagaimana negara Suriah akan menanggapi kehadiran illegal mereka ini?

Presiden Assad: Terlepas dari pernyataan-pernyataan ini, kenyataannya adalah bahwa Amerika adalah agresor, apakah mereka berada di timur, utara atau selatan, hasilnya sama.

Sekali lagi, kita seharusnya tidak memusatkan perhatian pada pernyataan AS, melainkan berurusan dengan kenyataan. Ketika kami selesai membebaskan daerah-daerah kita sesuai dengan prioritas militer kita,  dan jika kita telah mencapai daerah di mana ada prajurit AS disana, saya tidak akan menuruti tekad kepahlawanan kita dan mengatakan bahwa kami akan mengirim tentara untuk menghadapi pasukan AS.

Kita berbicara tentang menghadapi kekuatan super. Apakah kita memiliki kemampuan untuk menghadapinya? Saya percaya bahwa ini kita fahami bagi kami sebagai warga Suriah. Apakah kita memilih melakukan perlawanan? Jika ada perlawanan, nasib Amerika akan sama dengan nasib mereka di Irak.

Tetapi konsep perlawanan membutuhkan kondisi pemikiran  yang merupakan kebalikan dari konsep “menjadi agen dan proksi”, sebuah negara pada umumnya (bukan super power) yang patriotik yang melakukan tindakan perlawanan.

Peran alami negara dalam kasus ini adalah untuk menyediakan semua kondisi yang diperlukan dan dukungan yang diperlukan untuk setiap perlawanan rakyat terhadap penjajah. Jika kita mengesampingkan mentalitas kolonial dan kapitalis  AS yang mempromosikan kolonisasi diwilayah-wilayah tertentu demi uang, minyak, dan sumber daya lainnya.

Kita tidak boleh lupa bahwa ada agen-agen utama yang membawa Amerika, Turki dan lainnya itu masuk ke wilayah ini, mereka  adalah orang Suriah yang bertindak sebagai agen orang asing, pengkhianat negara Suriah.

Menghadapi semua kasus lain ini sebenarnya kita hanya berurusan dengan gejalanya, sementara kita juga harus mengatasi penyebabnya. Kita harus berurusan dengan orang-orang (pengkhianat) Suriah itu dan mencoba untuk merumuskan kembali keadaan patriotik masyarakat Suriah untuk memulihkan rasa patriotisme, memulihkan kesatuan dan memastikan bahwa tidak ada pengkhianat Suriah.

Untuk memastikan bahwa semua warga Suriah adalah patriot (punya nasionalisme), dan bahwa pengkhianatan bukan lagi soal pendapat, hanya perbedaan atas masalah politik. Kita semua harus bersatu melawan pencaplokan wilayah.

Ketika kami mencapai tahap ini, saya yakinkan Anda bahwa Amerika akan pergi atas kemauan mereka sendiri karena mereka tidak akan memiliki kesempatan untuk tetap di Suriah; Meskipun Amerika adalah negara adidaya, ia tidak akan dapat tetap berada di Suriah. Ini adalah sesuatu yang kita lihat di Libanon pada titik tertentu dan di Irak pada tahap selanjutnya. Saya pikir ini adalah solusi yang tepat.

Wartawan: Minggu lalu, Anda melakukan tur di garis depan di Idlib yang mengejutkan warga Suriah dan dunia. Berbicara kepada para prajurit Tentara Arab Suriah, Anda mengatakan bahwa pertempuran itu ada di timur, tetapi Idlib adalah pos terdepan dari musuh di barat yang bertujuan mengacaukan pasukan Tentara Suriah.

Beberapa orang melihat kunjungan anda itu sebagai lampu hijau, atau tanda akan dimulainya (zero hour) bagi pertempuran diIdlib. Benarkah begitu?

Presiden Assad: Tidak, tidak ada kaitan antara kunjungan saya dan zero hour. Pertama, saya sering melakukan tur ke daerah-daerah yang dianggap sebagai titik panas dan berbahaya, karena para pahlawan kita melakukan tugas yang paling sulit, dan wajar bagi saya untuk berpikir untuk mengunjungi mereka.

Ini telah menjadi kegiatan biasa bagi saya; kunjungan ke Idlib khususnya adalah karena dunia mungkin percaya bahwa seluruh masalah Suriah telah mengerucut dalam apa yang terjadi di utara Suriah, dan masalahnya sekarang telah menjadi serbuan Tentara Turki ke wilayah Suriah, dan mereka lupa bahwa semua militan yang bertempur di Idlibitu  sebenarnya adalah bagian dari Tentara Turki, meskipun mereka disebut al-Qaeda, Ahrar al-Sham dan nama lainnya.

Saya yakinkan Anda bahwa para miltan itu hatinya lebih dekat  Erdogan daripada Angkatan Darat Turki sendiri. Kita tidak boleh melupakan ini, karena secara politis dan dalam kaitannya dengan Turki khususnya, pertempuran utamanya adalah di Idlib, karena terkait dengan pertempuran di wilayah timur laut atau wilayah Jazeera.

Inilah alasannya – saya ingin menekankan bahwa apa yang terjadi di wilayah Jazeera, terlepas dari pentingnya dan meskipun area operasinya  luas , ini tidak akan mengalihkan perhatian kita dari pentingnya Idlib dalam skop pertempuran secara keseluruhan.

Wartawan: Bapak Presiden, anda berkata bahwa tidak ada hubungan antara kunjungan Anda ke Idlib dan zero hour, tetapi apakah ada hubungan antara kunjungan Anda ke Idlib dan pertemuan yang terjadi pada hari yang sama antara Turki dan Rusia?

Presiden Assad: Sebenarnya, ketika saya berada di sana, saya telah lupa sepenuhnya bahwa pertemuan puncak itu diadakan pada hari yang sama. Saya tidak ingat itu. Saya tahu bahwa pertemuan puncak itu akan diadakan dan itu akan diadakan pada hari Selasa tetapi …

Wartawan: Tetapi pernyataan Anda memberi kesan bahwa itu adalah penolakan preemptive atau sesuatu yang menentang pertemuan tersebut.

Presiden Assad: Itu benar.

Wartawan: Atau anda menentang pertemuan ini.

Presiden Assad: Beberapa bagian dan komentar bahkan mengatakan bahwa ada perasaan marah terhadap KTT, dan bahwa KTT itu melawan kami. Faktanya adalah saya tidak marah, dan pernyataan saya melawan Erdogan masih terus keluar.

Saya mengatakan bahwa dia (Erdogan) adalah seorang pencuri, dan sejak hari-hari pertama perang Suriah dia telah mulai mencuri semua yang berhubungan dengan Suriah. Jadi, dia adalah seorang pencuri.

Saya tidak menyebut nama; tapi saya menggambarkannya. Ini adalah kata sifat dan deskripsi ini benar. Apa yang Anda sebut seseorang yang mencuri pabrik, tanaman, dan akhirnya mencaplok wilayah? Apa itu seorang dermawan? Dia adalah seorang pencuri, tidak ada nama lain.

Sebelumnya dalam pidato saya di depan Majelis Rakyat, saya mengatakan bahwa dia adalah seorang penjahat politik. Ia melakukan kejahatan politik  dalam skala terbesar. Dia berbohong kepada semua orang, memeras semua fihak.. Dia munafik dan secara terbuka memang begitu. Kami tidak menciptakan julukan itu; tapidia sendiri yang mendeklarasikan dirinya melalui atribut sejatinya.

Jadi, saya hanya menggambarkan dia tentang perjanjian itu, seperti yang saya katakan beberapa waktu lalu, kami percaya bahwa keterlibatan Rusia di mana pun adalah untuk kepentingan kami, karena prinsip kami sama dan pertempuran kami adalah satu. Jadi, keterlibatan Rusia tentu akan memberikan hasil positif dan kami mulai melihat sebagian dari fakta itu.

Ini bertentangan dengan apa yang Anda katakan, kami senang dengan KTT itu, dan kami senang dengan hubungan Rusia-Turki secara umum, dan itu bertentangan dengan apa yang diyakini beberapa orang, bahwa Rusia memenuhi tuntutan Turki.

Tidak masalah apakah Rusia memenuhi tuntutan Turki atau tidak atau apakah mereka memainkan permainan taktis  mereka. Yang penting adalah strateginya. Itulah sebabnya saya dapat mengatakan bahwa tidak ada kaitan sama sekali antara pernyataan saya dan KTT itu.

Wartawan: Masih soal Idlib, tetapi dari sudut pandang yang berbeda, Utusan Khusus PBB untuk Suriah, Geir Pedersen dalam sebuah wawancara dengan sebuah surat kabar tentang situasi di Idlib, menggambarkannya sebagai rumit, dan saya akan menyebutkan poin-poin yang ia buat: dia menyerukan solusi yang menjamin keamanan warga sipil. Dia juga berbicara tentang kehadiran organisasi teroris dan pentingnya menghindari serangan militer habis-habisan yang  menurut pendapatnya akan makin jauh dari penyelesaian masalah, yang akan memiliki konsekuensi kemanusiaan yang serius.

Apa pendapat Anda tentang apa yang dia katakan, dan apakah operasi akan ditunda atau dihentikan karena tekanan internasional atau berdasarkan komentar Pedersen itu?

Presiden Assad: Jika Pedersen memiliki kemampuan atau kemampuan untuk menyelesaikan masalah tanpa operasi militer habis-habisan, itu akan baik. Kenapa dia tidak menyelesaikan masalah itu? Jika dia memiliki rencana yang jelas, kami tidak keberatan. Ini sangat sederhana. Dia dapat mengunjungi Turki dan memberitahu Turki untuk meyakinkan para teroris, atau meminta Turki untuk memisahkan warga sipil dari para militan.

Biarkan warga sipil tinggal di satu daerah dan para militan di daerah lain. Akan lebih mudah jika dia bisa mengidentifikasi siapa yang militan dan siapa yang bukan.

Memerangi terorisme tidak bisa dicapai dengan berteori, membuat pernyataan retoris atau dengan berkhotbah.

Mengenai penundaan (serangan ke  Idlib), seandainya kami menunggu keputusan internasional  dan dengan keputusan internasional yang saya maksud adalah AS, Inggris, Prancis, dan fihak lain yang mendukung mereka, tentu  kami tidak akan membebaskan wilayah mana pun di Suriah sejak hari-hari pertama perang.

Tekanan-tekanan ini tidak berdampak (bagi kami). Terkadang kita mempertimbangkan faktor dalam situasi politik tertentu; seperti yang saya katakan, kami memberikan langkah politik dan kesempatan sehingga tidak ada lagi alasan (untuk menghentikan serangan), tetapi ketika semua peluang ini sudahhabis, aksi militer menjadi perlu untuk menyelamatkan warga sipil, karena saya tidak bisa menyelamatkan warga sipil ketika mereka berada di bawah penguasaan para militan.

Logika Barat adalah logika terbalik yang dilakukan secara sengaja dan jahat. Dikatakan bahwa operasi militer harus dihentikan untuk melindungi warga sipil, sementara bagi mereka kehadiran warga sipil di bawah otoritas teroris dianggap sebagai perlindungan bagi warga sipil.

Yang benar adalah kebalikannya. Bahwa Intervensi militer adalah bertujuan untuk melindungi warga sipil. Ddengan membiarkan warga sipil di bawah penguasaan teroris,  berarti anda memberikan kesempatan kepada teroris dan ikut terlibat dalam terorisme  yang membunuhi warga sipil.

Wartawan: Jika anda tidak menunggu keputusan internasional , apakah berarti Anda menunggu keputusan Rusia? Bisakah Rusia menunda dimulainya operasi militer? Kami melihat sebelumnya bahwa operasi militer dihentikan di Idlib, sampai-sampai beberapa orang mengatakan bahwa Rusia sering kali menekan untuk menghentikan operasi ke Idlib, karena ada kesepakatan tertentu dengan Turki. Benarkah itu?

Presiden Assad: “Tekanan” bukanlah kata yang tepat. Kami, Rusia dan Iran terlibat dalam pertempuran militer yang sama dan pertempuran politik yang sama. Kami selalu berbicara satu sama lain untuk menentukan keadaan yang memungkinkan operasi berjalan.

Pada beberapa kesempatan, kami menyepakati waktu tertentu untuk operasi tertentu, yang kemudian ditunda karena perkembangan militer atau politik. Dialog seperti ini normal. Ada masalah yang kita lihat di arena internal, dan ada masalah yang dilihat oleh Iran di arena regional dan ada masalah yang dilihat oleh Rusia di arena internasional. Kami memiliki pendekatan terintegrasi berdasarkan dialog.

Dalam sebulan terakhir, saya telah mengadakan lima pertemuan dengan para pejabat Rusia dan Iran, jadi hanya berselang kurang dari seminggu. Di antara pertemuan2 itu  ada perkembangan militer dan politik sehingga apa yang telah disepakati dalam pertemuan pertama kemudian diubah atau diubah dalam pertemuan kedua, ketiga dan keempat dan yang terakhir adalah kemarin.

Laju sebuah perkembangan yang cepat kadang  bisa membuat  perlu untuk menunda operasi (ke Idlib).

Di sisi lain, kami juga melakukan kontak dengan warga sipil di daerah-daerah tersebut. Kami benar-benar berusaha keras untuk memungkinkan warga sipil untuk pindah dari daerah itu ke daerah kami untuk menyelamatkan nyawa mereka. Jika solusi politik dimungkinkan, itu juga akan menyelamatkan nyawa tentara Suriah, yang merupakan prioritas yang tidak boleh kita abaikan.

Jadi, ada banyak elemen, yang membuat sulit untuk mulai masuk (keIdlib) sekarang, yang bisa mempengaruhi keputusan ini dan menundanya; ini bukan masalah tekanan. Rusia adalah seperti kita,  sangat antusias dalam memerangi terorisme , jika tidak mengapa mereka mengirim jet tempur mereka? Waktunya hanya tergantung pada pembicaraan kita.

Wartawan: Tetapi Presiden Putin telah mengumumkan berakhirnya operasi militer besar di Suriah. Apakah Rusia masih akan bereperang bersama kami di Idlib? Apakah akan ambil bagian dalam operasi militer ini?

Presiden Assad: Rusia telah bersama kami dalam membebaskan Khan Skeikhoon dan sekitarnya; mengumumkan diakhirinya operasi militer tidak berarti mengakhiri perang melawan terorisme.

Memang, pertempuran besar hampir selesai, karena sebagian besar wilayah telah menyerah secara sukarela atau tunduk pada operasi terbatas. Operasi Khan Sheikhoon mungkin terlihat di peta sebagai pertempuran besar, tetapi sebenarnya telah terjadi keruntuhan di pihak militan. Jadi, mungkin inilah yang dimaksud dengan berakhirnya operasi besar. Pernyataan Rusia adalah bahwa Idlib harus kembali di bawah penguasaan negara Suriah dan tekad mereka untuk menyerang terorisme tidak berubah.

Wartawan: Masih tentang Idlib dan pada soal yang sama. Karena ada banyak hal yang dikatakan orang tentang ini. Mengenai para teroris di Idlib, dan mereka adalah teroris yang sama yang Pedersen bicarakan, bagaimana mereka akan ditangani? Apakah mereka akan dideportasi?

Pernah ada kasus seperti ini sebelumnya: teroris dideportasi dari berbagai daerah di Suriah ke Idlib. Sekarang, teroris itu ada di Idlib. Apakah Turki akan menerima teroris yang akan dideportasi ke Turki, atau bagaimana mereka akan ditangani?

Presiden Assad: Jika Turki tidak mau menerima mereka, itu adalah masalah Turki dan itu bukan urusan kami. Kita akan berurusan (memerangi) dengan mereka dengan cara yang sama dengan yang kita lakukan di masa lalu.

Beberapa orang mungkin bertanya: di masa lalu ada daerah tempat teroris diizinkan untuk mundur, tetapi sekarang tidak ada tempat lain di mana teroris mungkin dikirim dari Idlib. Jadi, kemana mereka harus pergi? Jika mereka tidak pergi ke Turki, mereka memiliki dua pilihan: kembali ke negara Suriah dan menyelesaikan masalah mereka atau menghadapi perang. Tidak ada pilihan lain, baik untuk kita maupun untuk mereka. Hanya ada dua opsi saja.

Wartawan: Beberapa media telah menyebarkan bocoran tentang pertemuan dengan Turki. Apakah itu benar, pada tingkat apa, dan apa hasil dari pertemuan itu, jika itu terjadi?

Presiden Assad: Semua pertemuan itu diadakan antara petugas keamanan tetapi pada tingkat yang berbeda. Beberapa pertemuan, mungkin ada dua atau tiga pertemuan diadakan di Kasab di dalam perbatasan Suriah atau dekat dengan perbatasan bersama, dan satu atau lebih pertemuan diadakan di Rusia. Saya tidak ingat persis jumlahnya, karena terjadi dalam kurun waktu dua tahun terakhir.

Namun belum ada hasil nyata. Setidaknya kami mengharapkan untuk mencapai solusi mengenai penarikan yang disepakati di Astana selama lima belas kilometer barat dan utara di zona de-eskalasi di Idlib. Tapi Itu tidak pernah dilaksanakan.

Wartawan: Jadi, Anda mengkonfirmasi bahwa telah ada pertemuan dengan pihak Turki, tetapi itu sebelum ada perjanjian …

Presiden Assad: Tentu saja, ada pertemuan tripartit dengan mediasi Rusia dan kehadiran Rusia. Kami yang meminta kehadiran Rusia karena kami tidak mempercayai Turki, jadi harus ada saksi.

Wartawan: bukan pertemuan bilateral?

Presiden Assad: Tidak, pertemuan trilateral.

Wartawan: Trilateral, dengan Rusia hadir? Apakah itu sebelum pertemuan Rusia-Turki yang terakhir?

Presiden Assad: Ya tentu saja.

Wartawan: Apakah Anda siap hari ini untuk duduk dengan Turki setelah agresi Turki dan setelah perjanjian itu?

Presiden Assad: Jika Anda bertanya kepada saya bagaimana perasaan saya jika saya secara pribadi, harus berjabat tangan dengan seseorang dari kelompok Erdogan, atau seseorang yang memiliki kepentingan yang sama atau yang mewakili ideologinya , saya tidak akan merasa terhormat dengan pertemuan seperti itu dan Saya akan merasa jijik.

Tetapi kita harus mengesampingkan perasaan pribadi kita ketika ada kepentingan nasional yang dipertaruhkan. Jika pertemuan akan mencapai hasil, saya akan mengatakan bahwa segala sesuatu yang dilakukan untuk kepentingan nasional harus dilakukan. Ini adalah tanggung jawab negara.

Saya tidak mengharapkan pertemuan menghasilkan hasil apa pun kecuali ada perubahan sikap dari Turki. Dan karena orang-orang Turki seperti tipe Erdogan itu adalah oportunis dan termasuk dalam organisasi oportunis dan ideologi oportunis, mereka akan selalu ingin mendapat keuntungan dari perubahan keadaan, baik ketika mereka berada di bawah tekanan, atau situasi yang tergantung pada keadaan internal atau eksternal mereka, atau mungkin dari kegagalan agenda mereka di Suriah. Bisa saja mereka mendapatkan hasil (keuntungan).

Wartawan: Ini pertanyaan sensitif : Turki adalah penjajah, jadi jika toh saya bersedia, atau jika saya memiliki kesempatan, atau jika saya percaya bahwa saya akan mau bertemu dengan Turki, Turki adalah penjajah, persis seperti Israel, jadi akan mungkin untuk bertemu dengan orang Israel. Ini adalah masalah sensitif, tetapi sedang diangkat.

Presiden Assad: Sebenarnya hal itu mulai diangkat ketika kami memulai pertemuan-pertemuan ini: bagaimana kita dapat bertemu penjajah di Afrin atau daerah lain, bahkan jika toh Turki tidak menjajah, mereka mendukung terorisme; mereka adalah musuh dalam arti nasional.

Perbedaan antara mereka dan Israel adalah bahwa kita tidak mengakui legitimasi keberadaan Israel sebagai sebuah negara. Kami tidak mengakui keberadaan orang-orang Israel. Tidak ada orang Israel kecuali yang ada selama beberapa abad SM, sekarang mereka adalah diaspora yang datang dan menduduki tanah dan mengusir rakyatnya.

Sementara orang-orang Turki itu memang ada, dan mereka adalah tetangga kita, dan kami memiliki sejarah yang sama, terlepas dari apakah sejarah ini baik atau buruk atau di antaranya; itu tidak relevan. Turki ada sebagai negara dan itu adalah negara tetangga kita.

Masalah Alexandretta berbeda dengani situasi di mana orang tanpa tanah merebut tanah dan menggantikan rakyatnya, perbandingannya tidak sebanding. Bahkan ketika kami bernegosiasi dengan Israel pada 1990-an, kami tidak mengakuinya.

Kami bernegosiasi untuk mencapai perdamaian. Jika ini tercapai dan hak kami dikembalikan, kami akan mengakuinya; seperti yang saya katakan, membandingakn Israel dengan Turki itu tidak valid.

Turki akan terus ada dan Turki harus tetap menjadi saudara. Pada awalnya Erdogan bertaruh untuk memobilisasi orang-orang Turki guna menciptakan permusuhan dengan orang-orang Suriah, dan akibatnya mereka diberi kebebasan. Kita harus berhati-hati untuk tidak melihat kedua hal itu dengan cara yang sama.

Saya menekankan lagi bahwa beberapa orang, bukan kekuatan politik, tetapi dalam militer Turki dan lembaga keamanan Turki ada yang menentang Erdogan. Inilah alasan di balik keinginan kami untuk bertemu mereka.

Lebih jauh lagi, dan ini adalah topik pembicaraan dengan sekutu kita Rusia dan Iran  yang menyatakan akan membela kita, tetapi pada akhirnya kita adalah yang punya masalah ini. Ini benar, tanah ini adalah milik kita dan penyebab ada dalam Suriah  dan karenanya kita punya kewajiban untuk melaksanakannya dengan menemui mereka secara langsung, meski kita tidak mendapat hasil sesuai harapan. Mungkin suatu hari penyelesaian itu juga akan datang, terutama jika ada perubahan keadaan di Turki, di dunia dan di dalam Suriah sendiri.

 

Keterlibatan Israel di Suriah

Jurnalis: Mengenai Israel, beberapa orang menggambarkan sebagai tidak terlibat  di Suriah, tapi Israel menerima manfaat terbesar dari apa yang terjadi di Suriah ini. Memang, sekarang Israel lebih nyaman dibanding sebelum Suriah dilemahkan, juga Hizbullah dan Iran, seperti yang dikatakan para analis.

Presiden Assad: (Israel) sebenarnya selalu hadir. Tidak pernah absen. Mungkin tidak dalam hal kata-kata, karena kami melawan proxynya, agennya, flunkiesnya atau toolnya Israel, dengan kata lain lewat beberapa (proxy) militer dan politik. Mereka semua adalah alat yang melayani Israel secara langsung atau melalui Amerika.

Karena pertempuran di darat adalah dengan kekuatan-kekuatan ini, maka adalah normal bahwa terminologi umum menggambarkan kekuatan-kekuatan ini dan bukan Israel. Israel sebenarnya adalah mitra utama tentang apa yang terjadi, dan sebagai negara musuh, itulah yang diharapkan.

Apakah Israel hanya akan berdiri dan menonton? Tentu tidak. Israel akan proaktif, dan akan lebih efektif untuk menyerang Suriah, rakyat Suriah, tanah air Suriah, dan segala sesuatu yang terkait dengan Suriah.

Jurnalis: Apa manfaat praktis dari apa yang terjadi ini?

Presiden Assad: Sudah terbukti dengan sendirinya. Bahkan meski  kita tidak membahasnya.

Wartawan: Setelah semua agresi yang dilakukan oleh musuh kita Israel di Suriah, kita  tidak pernah melihat bagaimana posisi negara2 Arab, dan Liga Arab itu tidak pernah mau bergeming. Ketika agresi Turki dimulai, Liga Arab bertemu di tingkat Menteri Luar Negeri. Kesan pertama baik, dan komunike terakhir digambarkan sebagai positif. Dilain fihak, kami belum mendengar pernyataan dari pemerintah  Suriah.

Presiden Assad: Apakah Anda ingat ketika keanggotaan Suriah di Liga Arab dibekukan? Apakah kita mengeluarkan pernyataan? Kami tidak. Jadi, jika kita tidak mengeluarkan pernyataan sebagai akibat keluarnya Suriah dari Liga Arab, mengapa kita harus mengeluarkan pernyatan ketika mereka mulai membahas kembalinya Suriah ke Liga Arab?

Saya pikir implikasi atas jawaban saya jelas bagi semua yang ingin tahu. Saya tidak berpikir bahwa pemirsa Anda percaya bahwa mengangkat masalah ini lebih penting  dari pada beberapa kalimat yang baru saja saya katakan.

 

Tentang Komite Konstitusi

Jurnalis: Benar. Jika kita pindah ke politik murni, tentang komite konstitusi. Apa penjelasan Anda tentang kritik yang dibuat oleh pihak lain kepada komite ini, meskipun telah menjadi salah satu tuntutan mereka selama bertahun-tahun?

Presiden Assad: Sederhananya, tadinya mereka percaya bahwa kami akan menolak pembentukan komite ini, dan mungkin mereka terkejut bahwa sekarang kita membentuknya, karena mereka biasa menimbulkan hambatan dan menyalahkan pemerintah Suriah.

Kami menangani hambatan-hambatan ini dengan cara diplomatik tertentu, tidak membuat konsesi pada isu-isu mendasar, tetapi membuat konsesi pada beberapa masalah yang kami anggap terkait dengan format itu. Pada akhirnya mereka terkejut , dan itulah sebabnya mereka malah melancarkan serangan hebat pada format itu. Itulah yang terjadi, secara singkat.

Wartawan: Apa Suriah tidak membuat konsesi itu di bawah tekanan Rusia atau Iran?

Presiden Assad: Tidak. Jika kita membuat konsesi yang nyata, mereka tidak akan menyerang nya. Mereka memuji pembentukan komite itu. Kritik mereka adalah karena mereka menunjukkan bahwa kami belum membuat konsesi dan belum ada konsesi yang bisa dibuat.

Komite konstitusional dan hasil yang mungkin dihasilkan kemudian akan digunakan sebagai landasan untuk menyerang  struktur negara Suriah. Inilah yang direncanakan Barat selama bertahun-tahun, dan kami tahu ini.

Itulah mengapa itu bukan pilihan untuk mengakui secara fundamental terkait dengan kepentingan Suriah. Ada detail-detail lain yang tidak penting, seperti fakta bahwa mereka menyamarkan diri di bawah payung yang disebut oposisi moderat. Dalam banyak kasus, mereka mengusulkan nama yang berafiliasi dengan Front al-Nusra, yang tentu saja kami tolak.

Journalist:  mereka Terrorists?

Presiden Assad: Mereka adalah teroris. Pada akhirnya kami sepakat dengan beberapa dari mereka, yang mungkin akan menjadi kejutan. Kami menentukan bahwa hasilnya akan tetap sama terlepas: apakah latar belakangnya sama, afiliasinya  sama, atau dalangnya sama.

Wartawan: itu Benar.

President Assad: Dan pembuatnya keputusan, dan sinyal untuk keputusan tersebut  berasal dari sumber yang sama. Jadi, apa bedanya?

Jurnalis: Mereka Boneka, tidak lain dari itu.

Presiden Assad: Tepat. Kami sepakat. Ini hanya sebuah contoh. Ada banyak detail lainnya, tetapi inilah yang mengejutkan mereka. Kami belum membuat konsesi tentang masalah mendasar.

Wartawan: Pedersen (Utusan khusus PBB untuk Suriah) berbicara tentang pertemuan komite konstitusi di Jenewa, dia  mengatakan bahwa Komite itu akan membuka pintu untuk mencapai solusi komprehensif atas krisis Suriah, dan dalam pandangannya, solusi itu termasuk mengadakan pemilu  parlemen dan pemilu presiden di bawah pengawasan PBB dan sesuai dengan Resolusi Dewan Keamanan 2254.

Dia juga berbicara tentang harus ada  partisipasi ekspatriat Suriah. Apakah Anda akan menerima pengawasan internasional untuk pemilihan parlemen dan presiden? Dan apakah masalah ini dalam bahasan komite ini? Dan siapa yang berhak memilih, secara praktis?

Presiden Assad: Baginya untuk mengatakan bahwa komite ini mempersiapkan landasan untuk solusi komprehensif, ini tidak benar. Bahwa Itu merupakan bagian dari solusi, mungkin saja. Kami tidak tahu di mana komite ini akan berakhir, tetapi dengan mengatakan seperti itu, berarti  dia mengabaikan keberadaan para teroris.

Pembentukan sebuah Komite konstitusi sementara para teroris masih apa akan menyelesaikan masalah?  bagaimana? Ini tidak mungkin; itu ditolak. Solusinya dimulai dengan menghancurkan terorisme di Suriah. Ini dimulai dengan menghentikan gangguan eksternal di Suriah.

Setiap dialog Suriah-Suriah (pemerintah dengan oposisi) itu bisa  melengkapi, berkontribusi dan memainkan peran tertentu, tetapi tidak menggantikan elemen pertama dan kedua.

Saya mengatakan ini agar tidak melupakan sebagian dari pernyataan yang seolah-olah kita telah menyetujuinya. Adapun bagian lain dari pertanyaan itu, jika dia (Pedersen) percaya bahwa Resolusi 2254 yang memberikan otoritas kepada pihak manapun, internasional atau sebaliknya, untuk mengawasi pemilihan, ini berarti bahwa mereka sedang kembali ke era mandat.

Saya ingin mengingat kembali bahwa bagian pertama dari resolusi mengacu pada kedaulatan Suriah, yang tentukan oleh negara Suriah sendiri dan tidak ada fihak lain. Pemilu  yang akan diadakan akan berada di bawah pengawasan negara Suriah dari A hingga Z.

Jika kita ingin mengundang pihak lain, sperti  badan internasional, negara-negara tertentu, organisasi, masyarakat, individu atau pribadi tertentu, itu masih harus  dalam pengawasan negara Suriah dan di bawah kedaulatan negara Suriah.

Komite konstitusi tidak ada hubungannya dengan pemilu, hanya bertugas membuat konstitusi. Jika mereka percaya bahwa mereka akan kembali ke masa-masa mandat, maka itu hanya akan menjadi impian mereka.

Jurnalis: Sekali lagi kembali pada pernyataan Pedersen, ia mengatakan bahwa hanya menerima pembentukan komite konstitusi adalah pengakuan yang dikeluarkan oleh pihak lain dan merupakan komitmen bersama sebelum rakyat Suriah menyetujui di bawah naungan PBB, pada saat pembentukan  konstitusi untuk Suriah.

Beberapa orang keberatan dengan pengakuan pihak lain atas komite itu, karena tidak mewakili rakyat Suriah dan tidak dipilih oleh rakyat Suriah. Apa tanggapan Anda terhadap hal itu?

Presiden Assad: Semua pertanyaan Anda itu valid, setidaknya dari perspektif hukum. Pertama, mari kita mengidentifikasi pihak pertama dan pihak kedua; beberapa orang percaya pihak pertama adalah negara Suriah atau pemerintah Suriah. Tidak, ini bukan masalahnya, pihak pertama mewakili sudut pandang pemerintah Suriah, namun pemerintah Suriah bukan bagian dari negosiasi atau diskusi ini.

Jurnalis: Fihak pertama khan didukung oleh pemerintah Suriah.

Presiden Assad: Memang. Pemerintah mendukung fihak  ini karena kami percaya bahwa kami memiliki sudut pandang yang sama. Mereka adalah orang-orang yang memiliki iklim politik yang sama dengan pemerintah Suriah.

Tapi Ini tidak menyiratkan bahwa pemerintah adalah bagian dari negosiasi. Secara hukum, kami bukan bagian dari komite konstitusi dan ini tidak menyiratkan pengakuan pemerintah terhadap pihak mana pun, masalah ini harus jelas. Jadi, mereka mengacu pada sisi yang mewakili sudut pandang pemerintah Suriah.

Di sini kita harus mempertanyakan: apa yang dia maksudkan dengan “pengakuan yang tersirat,” apanya yang kita akui?

Fihak pertama pada awalnya diterima sebagai bagian dari pembicaraan Sochi dan duduk dengan pihak kedua di Sochi; kemudian diterima untuk membentuk komite konstitusi dan mendiskusikan ide-ide tentang konstitusi. Bersedia untuk duduk bersama mereka, tapi  ini tidak menyiratkan bahwa kita menerima  mereka.

Fihak pertama ada di Suriah, tinggal di Suriah, milik semua segmen rakyat Suriah; sama halnya, ada negara yang memiliki sudut pandang yang sama, dipilih oleh rakyat Suriah dan mendapat dukungan dari mayoritas rakyat .

Pihak kedua ditunjuk oleh siapa? Itu ditunjuk oleh Turki. Mengapa pembentukan komite konstitusi ditunda? Karena selama setahun penuh, kami telah bernegosiasi dengan Turki melalui penjamin negara, Rusia dan Iran.

Pihak kedua itu tidak ditunjuk oleh pihak Suriah mana pun; beberapa diantaranya mewakili teroris dan mayoritas mewakili negara yang mengakuinya; dan itu hanya Turki, dan tentu saja mereka yang berdiri di belakangnya seperti  AS dan lainnya (negara Arab teluk).

Dan ada pihak lain, yang, seperti yang saya katakan, mewakili para teroris. Jadi, apa yang saya akui ? Mana mungkin saya menerima teroris sebagai patriot, atau saya menerima yang ditunjuk oleh orang lain, atau saya menerima agen untuk menjadi patriot?.

Mari kita bicara terus terang. Mengapa kita harus berbohong dan berbicara secara diplomatis? Kenyataannya adalah ada partai patriotik yang berhubungan  dengan partai yang merupakan agen dan teroris, hanya sesederhana itu.

Tetapi untuk diplomatis dan tidak membuat marah semua orang, saya akan menyebutnya dialog Suriah-Suriah, tetapi hanya dalam hal kartu identitas, paspor dan kebangsaan. Tetapi untuk mengakui, itu adalah soal yang berbeda, yang kita semua tahu jawabannya adalah tidak terlepas dari wacana diplomatik.

Wartawan: Pedersen menganggap bahwa peluncuran hasil komite sebenarnya adalah kembali ke Jenewa. Sudahkah kita kembali ke Jenewa setelah empat tahun? Dan bagaimana dengan Sochi dan Astana?

Presiden Assad: Tidak, kami telah kembali ke Jenewa hanya secara geografis, sedangkan secara politis, kami adalah bagian dari Sochi, dan semua yang terjadi memiliki kerangka acuan sebagai Sochi dan merupakan kelanjutan dari itu. Tidak ada hubungannya denganJenewa, itu bukan bagian dari proses ini. Fakta bahwa PBB diwakili dan berpartisipasi dalam Sochi memberikannya dimensi internasional, yang diperlukan, tetapi itu tidak berarti bahwa Jenewa memotong Sochi. Hasil koferensi Jenewa tidak dipakai.

Jurnalis: Bisakah semua pernyataan Pedersen itu  bertujuan untuk mendahului pekerjaan komite, ataukah sepenuhnya berada di luar konteks kerja Komite? Dan mengenai konstitusi khususnya, apakah sedang terjadi dengan perubahan total konstitusi,  atau hanyaamandemen beberapa ketentuan dalam konstitusi?

Presiden Assad: Akan ada upaya untuk mengarahkan pekerjaan komite ke arah tertentu. Ini pasti, dan kami sepenuhnya menyadari hal ini dan tidak akan mengizinkannya. Itulah sebabnya semua yang diumumkan di luar komite tidak memiliki nilai; itu mutlak nol, hanay sesederhana itu. Karena itu, kita tidak boleh membuang waktu kita untuk pernyataan seperti itu atau menganggapnya penting. Apa poin yang kedua?

Jurnalis: Tentang sifat pekerjaan komite: apakah ia membahas ketentuan-ketentuan konstitusi, mengubah beberapa ketentuan atau perubahan konstitusi secara lengkap?

Presiden Assad: Ini merupakan bagian besar dari diskusi tentang pembentukan komite konstitusi: apakah kita akan mengubah konstitusi atau memiliki konstitusi baru? Posisi kami adalah bahwa ketika kami mengubah ketentuan konstitusi dan memasukkannya ke dalam referendum, itu menjadi konstitusi baru.

Jadi, tidak ada perbedaan nyata antara mengubah konstitusi atau membuat yang baru, karena tidak ada yang mendefinisikan konstitusi baru, konstitusi yang sama sekali baru. Ini semua teoretis dan tidak memiliki makna nyata.

Yang menjadi perhatian kami adalah segala sesuatu yang dihasilkan oleh pertemuan komite ini yang  sejalan dengan kepentingan nasional , bahkan jika dibentuk  konstitusi baru dari A hingga Z, kami akan menyetujuinya. Dan jika ada amandemen satu ketentuan dalam konstitusi, yang bertentangan dengan kepentingan nasional, kami akan menentangnya.

Jadi, agar tidak menyia-nyiakan waktu kita dalam kecanggihan seperti itu, kita harus fokus pada implikasinya.

Kami sepenuhnya menyadari permainan yang akan mereka mainkan. Mereka bertujuan untuk melemahkan negara Suriah dan mengubahnya menjadi negara yang tidak dapat dikontrol dari dalam dan, akibatnya dikendalikan dari luar. Permainannya jelas, seperti yang terjadi di negara-negara tetangga yang tidak perlu kami sebutkan. Ini tidak akan terjadi (diSuriah); tetapi mereka akan mencoba dan kami tidak akan menerimanya. Ini adalah ringkasan dari dialog berbulan-bulan di masa depan, dan mungkin lebih lama, saya tidak tahu. Tentu saja, maksud saya menjadi dialog di masa depan.

Wartawan: Kita telah membahas panjang lebar tentang komite konstitusi dan semua pernyataan tentang hal itu. Saya akan pindah ke masalah yang ditunggu-tunggu orang: berbicara tentang situasi internal di Suriah.

Selama tahun-tahun perang, Suriah menderita dengan harga yang tinggi, kurangnya produksi, kekurangan kesempatan kerja, banyak konsekuensi terorisme, sanksi, dan situasi militer yang sulit di sebagian besar wilayah Suriah. Hasilnya adalah penurunan kondisi kehidupan keluarga Suriah. Tetapi sekarang, kondisi di darat secara militer telah membaik, sebagian besar tanah Suriah telah kembali kepenguasaan negara Suriah. Bagaimana dengan kondisi kehidupannya? Apakah ada tanda-tanda perbaikan situasi ini, atau akankah situasi tetap seperti itu sampai semua wilayah Suriah dibebaskan?

Presiden Assad: Jika penyebabnya hanya karena situasi di lapangan, terorisme, dll., Maka ya, lebih baik menunggu. Tapi ini tidak masuk akal. Seperti yang Anda ketahui, beberapa orang cenderung menyalahkan segalanya pada situasi keamanan dan sementara tidak ada keraguan bahwa itu memiliki dampak besar, tetapi itu tidak mutlak. Ini menjawab bagian terakhir dari pertanyaan. Apakah kita menunggu? Tidak, karena jika kita harus menunggu, bahkan jika situasi dilapangan tanah berubah, kondisi kehidupan tidak akan membaik.

Kondisi kehidupan tidak akan membaik kecuali kita mau bergerak, sangat sederhana, sebagai negara dan sebagai masyarakat di semua tingkatan. Membebaskan beberapa area mungkin berdampak pada situasi ekonomi jika area ini digunakan dan diintegrasikan ke dalam siklus pembangunan dan ekonomi di Suriah.

Jurnalis: Wilayah di mana ada sumber daya khususnya.

Presiden Assad: Mungkin ada sumber daya, atau mungkin daerah wisata. Saat ini tidak ada pariwisata, jadi daerah ini tidak akan berdampak pada situasi ekonomi, tetapi daerah pertanian seperti daerah utara, ini sangat penting; hari ini kami mengimpor beberapa barang yang kami gunakan untuk ekspor dan karena mereka diimpor secara berputar untuk menghindari sanksi, kami membayar lebih untuk itu.

Jika kita mengambil contoh Aleppo misalnya, itu adalah jantung industri Suriah, dan dengan Damaskus mereka adalah pusat ekonomi Suriah. Jadi, setiap daerah berbeda tetapi jika kita membebaskan suatu daerah tanpa mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menyegarkan ekonomi, segalanya tidak akan membaik.

Jadi, sebagai negara, kita perlu mempercepat pembangunan kembali infrastruktur, seperti memulihkan listrik dan utilitas lain, dan itu adalah peran lembaga negara untuk memfasilitasi kembalinya siklus produktivitas. Di sini saya tidak mengacu pada industri besar dan proyek besar. Bahkan sebelum perang, kami berpandangan bahwa proyek-proyek besar itu penting tetapi itu bukan solusinya.

Untuk negara seperti Suriah, kekuatan ekonominya terletak pada perusahaan kecil dan menengah. Perusahaan-perusahaan ini, toko kelontong atau toko tukang cukur, yang akan membantu menyegarkan perekonomian.

Masalahnya adalah bahwa beberapa orang hanya menunggu; mereka hanya mengatakan  marilah kita menunggu untuk melihat apa yang akan terjadi. Jika kita menunggu, maka kita seharusnya tidak mengharapkan untuk melihat tanda-tanda kemajuan yang Anda maksudkan.

Apakah ada pertanda ada kemajuan ? Ya, tentu saja, ada perbaikan, ada industri yang muncul, bengkel yang telah kembali bekerja. Jumlah orang yang telah kembali ke negara itu lebih tinggi daripada perkembangan ekonomi, dan akibatnya beberapa orang mungkin mengatakan perbaikan ini tidak akan berwujud,  ini benar.

Tantangannya sekarang adalah untuk mengintegrasikan orang-orang ini ke dalam siklus ekonomi. Jawaban atas pertanyaan: bisakah kita melakukannya? Tentu saja, kita bisa. Kita seharusnya tidak mengatakan bahwa keadaan telah mencegah kita bergerak, tidak; kami memiliki beberapa kemalasan, kami memiliki beberapa ketergantungan dan kadang-kadang kami tidak memiliki visi tentang cara bergerak. Dan yang kita maksudkan adalah kita semua sebagai masyarakat, sebagai negara dan sebagai warga negara. Negara bertanggung jawab untuk menyediakan kondisi dan infrastruktur yang diperlukan, tetapi negara tidak dapat membuka setiap toko, bengkel, dan industri.

 

Kondisi Rakyat dalam masa perang

Wartawan: Jika kita bisa, mengapa kita tidak melihat adanya respons nyata dari pemerintah atas arahan Anda yang berkelanjutan kepada para menteri untuk berbicara secara transparan dengan warga. Mengapa seperti ada ketidakpedulian dan improvisasi  dalam pekerjaan institusi pemerintah dan seperti tidak ada perencanaan atau alternatif preemptive, seperti dikatakan beberapa orang, beberapa orang yang memegang tanggung jawab pemerintah secara langsung  menyia-nyiakan darah para martir dan yang terluka dan pengorbanan dari orang-orang Suriah.

Presiden Assad: Pertama, jika kita ingin membahas lembaga pemerintah, dan agar menjadi obyektif, saya tidak dapat membicarakannya secara kolektif; ada kementerian yang bekerja, sementara ada kemalasan dan ketidakefisienan pada yang lain.

Di dalam kementerian, ada lembaga yang berfungsi dengan baik dan ada yang tidak memenuhi tugasnya. Jadi, jika kita ingin berbicara secara objektif, kita perlu mengidentifikasi sektor-sektor tertentu untuk membedakannya; generalisasi apa pun tidak mencerminkan realitas dengan semestinya.

Dalam diskusi pribadi kita sendiri, kita dapat berbicara secara umum bahwa negara tidak berfungsi, pemerintah tidak berfungsi dll, tetapi saya seorang pejabat dan saya tidak bisa untuk tidak berbicara dengan cara ilmiah, obyektif dan nyata. Pada kenyataannya, ada kasus kelalaian (aparat) dan ada yang sebaliknya.

Jika saya melihat aspek positifnya, jika semua institusi tidak bekerja, dari mana kita mendapat gaji? Bagaimana cara siswa pergi ke sekolah? Ada martir di sektor pendidikan dan listrik. Pembangkit listrik menjadi sasaran dan kemudian masalah diselesaikan dan solusi ditemukan.

Meskipun kita kesulitan akibat sanksi, kami dapat menyediakan komoditas dasar seperti minyak, gandum, dan lainnya. Jadi, ada pekerjaan yang dilakukan. Tentu saja, Anda akan memberi tahu saya bahwa berbicara tentang rasa sakit adalah hal yang normal. Ini wajar dan saya tidak berharap orang merujuk pada yang positif.

Sudah menjadi sifat manusia untuk berbicara tentang rasa sakit. Ketika saya sehat, saya tidak berbicara tentang kesehatan yang baik setiap hari, tetapi ketika saya sakit, saya akan berbicara tentang penyakit saya; sekali lagi, ini wajar.

Tetapi untuk mengevaluasi situasi dengan baik kita harus mempertimbangkan semua sudut. Mengenai hal-hal negatif, tantangannya terletak pada pembedaan antara penyebab yang terkait dengan krisis dan perang dan penyebab yang terkait dengan kelalaian kita? Ketika orang-orang mengkritik negara, mereka berbicara seolah-olah tidak ada perang.

Demikian pula, ketika seorang pejabat berbicara, mereka sering menyalahkan semua hal dalam perang; tantangannya adalah bagaimana memisahkan keduanya. Inilah yang sedang kita lakukan sekarang. Ketika kami mengalami krisis bensin dan solar, masalahnya memang disebabkan oleh sanksi dan kemampuan kami untuk menyediakan sumber daya ini. Masalahnya adalah bahwa negara itu sendiri sedang dikenai sanksi, sehingga tidak dapat mengimpor.

Impor dilakukan menggunakan saluran lain yang saya tidak akan ungkapkan, untuk sumber sumber daya ini. Sebagian besar kita berhasil, tetapi kadang-kadang kita tidak berhasil; kasus terakhir ini berada di luar kendali kami.

Mengenai listrik, pembangkit dan infrastruktur terus menjadi sasaran teroris, apakah kita menganggap pejabat bertanggung jawab atas roket teroris? Kita harus objektif tentang masalah-masalah tertentu, misalnya kita dapat memperoleh kembali beberapa sumur gas, yang kemudian bisa memperbaiki situasi listrik, tetapi kebutuhan para migran yang kembali dan bengkel-bengkel yang telah dibuka kembali jauh lebih besar daripada listrik yang dapat kami pulihkan.

Kita perlu melihat semua masalah ini. Jadi, kita telah melakukan sesuatu, tetapi kita kembali ke pertanyaan yang sama: bagaimana agar kita membedakan antara kelalaian dan penyebab yang valid. Inilah yang harus kita pertimbangkan, tetapi kita tidak membahas situasi dari perspektif ini.

Di tingkat negara bagian, kami berusaha untuk mencapai hasil ini, dan kami telah dapat mencapai mereka dalam kaitannya dengan kelalaian. Pejabat yang tidak melaksanakan tugasnya harus dipecat; kelalaian seharusnya tidak diberi kesempatan untuk melanjutkan.

Ada juga masalah korupsi. Melalaikan tugas adalah satu hal dan korupsi adalah sesuatu hal yang lain. Hasilnya kadang-kadang mungkin sama, tetapi di sini saya merujuk pada seorang pejabat yang tidak korup tetapi tidak dapat menjalankan tugas mereka atau tidak memiliki visi yang jelas. Ketika menjadi jelas bahwa mereka tidak memiliki salah satu dari kualitas-kualitas ini, maka mereka harus segera melepas jabatannya.

Wartawan: Jika kita berbicara tentang nilai tukar dolar, adalah logis bahwa selama perang nilai tukar (dolar) meningkat, jika bukan sebagai akibat perang itu sendiri, sebagai hasil dari embargo dan sanksi ekonomi terhadap negara kita, tetapi akhir-akhir ini kenaikan dolar tidak dapat dipahami dan memengaruhi setiap segi kehidupan sehari-hari. Apa penjelasan Anda tentang kenaikan dolar yang tidak dapat dipahami ini?

Presiden Assad: Seperti yang saya katakana, beberapa masalah sudah jelas, pertama, sanksi berdampak pada pendapatan negara dalam dolar atau mata uang keras lain secara umum. Ini mempengaruhi nilai tukar, yang pada gilirannya mempengaruhi harga.

Pendapatan negara juga surut sebagai akibat dari ekspor yang lebih sedikit dan kurangnya pariwisata; tidak ada turis yang akan mengunjungi negara selama perang.

Negara-negara tempat kita bergantung pada ekspor malah berkontribusi terhadap sanksi dalam satu atau lain cara. Meskipun demikian, kami telah berhasil mengidentifikasi saluran tidak resmi untuk ekspor, yang telah berkontribusi pada arus masuk beberapa mata uang keras.

Ada juga permainan spekulasi, beberapa di antaranya terjadi di dalam Suriah dan beberapa di antaranya terjadi di luar; selain itu, ada spekulasi di media sosial, Yang paling berbahaya adalah  faktor psikologis. Ketika kami mendengar bahwa pound Suriah turun, kami buru-buru membeli dolar. Kami percaya dengan cara ini bahwa kami telah menghemat uang dengan mengubah pound kami menjadi dolar, tetapi sebagai konsekuensinya, nilai tukar turun secara parah dan akibatnya harga naik secara signifikan; apa yang telah dihemat warga dengan mengkonversi pound ke dolar menjadi hilang karena kenaikan harga yang lebih tinggi.

Ada banyak aspek dalam masalah ini. Sekarang, bisakah negara mengintervensi? Ya itu bisa, tetapi dalam situasi dimana pendapatan terbatas dan permintaan luar biasa  karena harga lebih tinggi dari komoditas dasar seperti gandum, minyak, bahan bakar dan lainnya. Jika devisa dolar habis, ini berarti kita tidak akan memiliki gandum dan minyak; inilah realitas kita. Pendapatan kita tidak seperti dulu lagi, dan karena itu prioritas kita telah difokuskan pada senjata dan amunisi dan melakukan efisiensi sebisanya untuk menyediakan senjata yang diperlukan.

Wartawan: Apakah tidak ada langkah yang dapat diambil negara untuk mengendalikan nilai tukar?

Presiden Assad: Tentu saja ada. Jika Anda membandingkan situasi kita dengan negara-negara lain di kawasan kita, ketika nilai tukar dolar terpengaruh, Anda melihat peningkatan beberapa kali hanya dalam hitungan hari. Jadi, adalah merupakan keajaiban bahwa jika sebelum perang nilai tukar berada di atas empat puluhan atau lima puluhan (per Pound), dan sekarang masih sekitar enam ratusan (perPound)  dalam sembilan tahun ini.

Ini tidak masuk akal; karena pada akhir 2012 pound Suriah diperkirakan akan runtuh. Kalau bukan karena metode tertentu (yang kita pakai) memang pound akan runtuh, tapi yang sayangnya saya tidak bisa membocorkan karena ini sifatnya rahasia.

Biarkan saya memberi Anda sebuah contoh: salah satu faktor yang orang tidak sadari adalah bahwa pembebasan suatu daerah tidak harus menggunakan Pound Suriah, karena dalam membebaskan suatu wilayah  kami menghilangkan akses ke dolar yang dibayarkan kepada para teroris untuk memenuhi kebutuhan dan pengeluaran mereka.

Ini adalah salah satu alat yang kami manfaatkan. Maksud saya hal-hal seperti itu tidaklah mutlak, meski  dalam hal ini kita tidak bisa mengatakan bahwa teroris telah melayani kita.

Tidak setiap langkah positif memiliki dampak positif. Itu sebabnya saya mengatakan bahwa masalahnya rumit. Beberapa ahli mengatakan bahwa pada suatu area ada proses penyusutan dolar hingga  seluruh wilayah membayar harga dengan dolar.

Tetapi coba perhatikan perbedaan antara kita dan negara-negara tetangga. Lira Turki, misalnya, kehilangan sekitar dua persen dari nilainya dalam beberapa hari terakhir; baru kemarin itu .. karena sebuah keputusan yang diambil oleh Kongres AS.

Semua negara sepenuhnya tunduk pada fluktuasi dolar ini. Terlepas dari keadaan kita, kita tidak akan menyerah sepenuhnya ,  kita menderita, kita bertahan, kita berperang  sambil bertarung (dengan dolar).

Sementara negara-negara lain tidak berperang melawan mereka, namun mereka hampir tidak dapat mendukung mata uang mereka, dan lebih lagi mata uang kita ini didukung oleh langkah-langkah keuangan dan politik eksternal. Jadi, ada tantangan tetapi sekali lagi solusinya tidak sulit. Solusinya bukan permainan dolar, tetapi permainan ekonomi.

Jika kita kembali ke pertanyaan pertama Anda dan mulai melihat siklus ekonomi sebagai fondasi, kami menyadari bahwa terlibat dalam spekulasi tidak akan menguntungkan kita. Jika kita dapat membuat siklus ekonomi bergerak, maka kita dapat menciptakan lebih banyak alat bagi otoritas moneter dan bagi masyarakat untuk meningkatkan kondisi ekonomi dan mengurangi ketergantungan pada dolar.

Industri kecil atau menengah membantu kami mengurangi ketergantungan kami pada bahan impor dan karenanya mengurangi tekanan pada Pound Suriah. Kami memiliki banyak alat yang dapat kami gunakan, tetapi permainan spekulasi bukanlah solusinya. Inilah yang saya yakini.

Wartawan: Saya mengerti  apa yang dikatakan oleh Yang terhormat bapak presiden,  bahwa kebijakan atau tindakan ini mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk mendapatkan hasil, tetapi mereka lebih efektif dan sukses.

Presiden Assad: Apa yang ingin saya katakan dalam menjawab semua pertanyaan ekonomi adalah bahwa solusinya ada. Ada yang mengatakan bahwa ketika saya menyajikan semua faktor ini adalah karena kita tidak punya solusi. Tidak, solusinya memang ada dan bukan tidak mungkin dan apa yang telah kami lakukan membuktikan bahwa itu tidak mustahil; tetapi ini tidak berarti bahwa kami telah melakukan yang terbaik.

Ini adalah titik awal dan ini membutuhkan dialog ekonomi, saya memaparkan informasi penting yang lebih besar dari yang mampu kami capai. Sebenarnya, dolar, ekonomi, dan kondisi kehidupan semuanya adalah bagian dari satu siklus. Mereka bukan bagian yang terpisah. Solusinya terletak pada percepatan layanan dan fasilitas negara untuk mendorong proyek ke depan dan inilah yang kami lakukan; kami menunggu respon mereka, karena ada banyak tekanan pada investor asing untuk tidak berinvestasi di Suriah.

 

Soal Pemberantasan Korupsi

Wartawan: Dan solusinya juga terletak pada pemberantasan korupsi. banyak yang saat ini membicarakan tentang itu. Ada pembicaraan yang luas yang tentang sejumlah pengusaha dan pejabat yang diduga melakukan korupsi. Apakah itu benar Tuan Presiden? Apakah kampanye  anda ini adalah bagian dari langkah-langkah yang diambil untuk memberantas korupsi, dan apakah itu akan melibatkan fihak lain?

Presiden Assad: Itu benar, tetapi ini bukan kampanye, karena kata “kampanye” memberi kesan bahwa kami baru saja memulai, karena kampanye memiliki awal dan akhir, dan bersifat sementara. Tidak seperti itu, itu kita amati, dan sekarang sudah lebih dari tiga tahun. Mengapa? Karena pada awal perang, situasi internal sama sekali bukan prioritas kita. Kami dulu berpikir hanya untuk menyediakan kebutuhan dasar kita, kebutuhan hidup, tetapi ada upaya /proses untuk  merobohkan negara dan tanah air ini oleh para teroris dan dalam skala yang lebih besar oleh para koruptor. Itu masalahnya. Negara kemudian tidak bisa tahan.

Wartawan: apa kita hanya ingin bertahan hidup?.

Presiden Assad: Di tahun-tahun pertama memang. Setelah itu ketika penderitaan mulai meningkat, kita kembali memerangi korupsi yang telah kami mulai sebelumnya, tetapi keadaannya berbeda dengan sebelum perang, dan prioritasnya berbeda.

Sekarang pemberantasan korupsi mendapat prioritas karena kondisi ekonomi yang kita jalani dan kondisi cadangan ekonomi  yang kondisinya  tertusuk di banyak tempat, jadi setiap ada pemasukan disedot lagi  dan kami tidak dapat mengambil manfaat darinya.

Di mana kita mulai? Kami mulai dengan penguatan militer. Tidak ada negara yang memulai membentuk  dan memperkuat  militernya ketika masa perang; institusi ini sakral. karena dimasa perang hal itu adalah sesuatu yang sakral. Tapi sayangnya banyak yang korupsi disini.

Jadi, pertanggungjawabannya  dimulai dengan menegakkan  militer dan banyak perwira tinggi dipenjara karena korupsi. Mereka yang terbukti tidak bersalah dibebaskan dan ada yang masih diadili sampai sekarang, jadi tidak ada pilih kasih.

Pertanyaan yang diajukan: apakah mungkin ketika pihak militer terlibat dalam perang. Kami mengatakan bahwa pasukan militer kita selain memerangi terorisme juga  memerangi korupsi. mereka melawan segalanya, dan karena ini adalah kemiliteran maka dia harus berada di garis depan dalam segala hal.

Proses yang sama juga diikuti di Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Telekomunikasi. Banyak institusi yang terlibat. Namun, masalah ini diangkat karena ada aspek masyarakat, kepribadian dan institusi yang menjadi subjek perhatian orang, dalam sorotan masyarakat, sedangkan pada kenyataannya sebenarnya tidak ada yang baru. Mengenai akuntabilitas, ini adalah proses yang berkelanjutan.

Wartawan: Apakah masih akan ada yang lain  juga yang akan ditarget?

Presiden Assad: Selama ada korupsi, maka melawan korupsi kita akan teruskan. Itu sudah pasti. Dalam keadaan apapun . Ini adalah bagian dari pengembangan negara. Kita tidak dapat berbicara tentang mengembangkan pemerintahan negara  dan aspek-aspeknya tanpa juga memerangi korupsi.

Wartawan: ada beberapa orang yang melontarkan gagasan bahwa negara ini membutuhkan uang, atau bahwa sekutu kita meminta negara untuk membayar utang, sehingga negara meminta uang dari para pengusaha, dengan cara yang kasar, sejauh ini beberapa orang menggambarkannya sebagai Ritz Carlton nya Syria. Bagaimana Anda mengomentari ini?

Presiden Assad: Mereka selalu menggambarkan Suriah sebagai sebuah rezim. Mereka tidak berbicara tentang suatu keadaan (perang). Tujuan mereka dengan mengatakan demikian adalah agar  kita terlihat seperti preman, geng, junta, dll. Padahal negara memiliki prinsip-prinsip dasar, konstitusi, peraturan, kontrol yang jelas.

Kami adalah negara, bukan kekaisaran seperti halnya di beberapa negara lain. Negara memiliki konstitusi dan hukum. Hal pertama dalam konstitusi atau salah satu ketentuan terpentingnya adalah perlindungan hak milik pribadi. Kita tidak bisa  mengatakan (melakukan) hal ini kepada  seseorang dengan dalih apapun untuk mengambil propertinya.

Ada banyak perampasan properti milik teroris, yang telah diambil sementara, tetapi itu belum menjadi milik negara, karena belum ada keputusan pengadilan, meskipun orang-orang ini adalah teroris, masih perlu keputusan pengadilan. Itu tidak berarti bahwa properti ini masuk secara otomatis ke negara. Perlu keputusan pengadilan.

Dalam kerangka ini, negara tidak dapat melakukannya (perampasan) dengan dalih apa pun, “Anda korup, serahkan uang Anda.” Ini bertentangan dengan prinsip-prinsip dasar negara.

Wartawan: Apakah kebijakan Ini  diambil berdasar hukum?.

Presiden Assad: Tentu saja. Ada banyak kasus yang membingungkan orang. Ada pertemuan antara sekelompok pengusaha dan pejabat negara untuk mendukung Pound Suriah ketika mulai turun dengan cepat karena keadaan ketakutan dan kecemasan. Sebaliknya, tidak ada alasan ekonomi apapun yang meruntuhkan  pound Suriah.

Mereka diminta untuk membantu institusi negara, khususnya Bank Sentral, dan mereka mau melakukannya. Ini tidak berarti bahwa mereka memberikan sumbangan kepada negara, tapi mereka memberikan kontribusi mata uang keras (dolarnya) dan ditukarkan dengan Pound Suriah sebagai ganti. Tidak ada yang menawarkan apapun kepada negara secara gratis.

Wartawan: Hanya untuk menggerakkan perekonomian.

Presiden Assad: Ya, dengan cara tertentu dan sesuai dengan rencana yang disepakati. Mereka melakukannya dan hasilnya cepat. Ada juga pertempuran melawan korupsi seperti yang Anda tanyakan tadi. Mereka ada dari pejabat dan individu di sektor swasta, karena korupsi dilakukan dalam kemitraan.

Di sektor swasta, semua orang yang menghambur-hamburkan uang negara diminta untuk mengembalikannya karena tujuannya adalah untuk mendapatkan uang tanpa perlu balas dendam, atau sebelum kami menuntut ke pengadilan yang prosesnya bisa bertahun-tahun. Sementar kita tidak tahu apakah pengadilan akan dapat mengembalikan semua uang negara  itu atau tidak.

Kita ada beberapa bukti dokumen (korupsi), Apakah Anda siap mengembalikan uang negara? Banyak dari mereka menyatakan kesediaan untuk melakukannya. Jadi, ada beberapa aspek masalah yang termasuk dalam pertanyaan Anda.

Wartawan: Tapi mengapa masalah ini diisuskan, atau mungkin  orang-orang mengerti alasan yang Anda sebutkan ,  berarti yang dituntut pertanggungjawaban hanya menarget kepada para pebisnis, tetapi kami belum mendengar tentang pejabat.

Presiden Assad: itulah mengapa saya mengatakan bahwa pertanggungjawaban dimulai didalam militer, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Transportasi, dan lembaga-lembaga lain dan ini masih berlangsung, semua pejabat yang ditargetkan ini berada di tempat pertama. Dan semua yang ada di penjara adalah pejabat negara di berbagai tingkatan.

Anda tidak dapat menuntut satu pihak saja karena Korupsi selalu terjadi dalam  kemitraan, tetapi kadang-kadang nama pejabat tidak disebutkan karena orang tidak tertarik atau nama orang dari sektor swasta tidak disebutkan karena orang tidak mengenal orang ini.

Pertanyaannya adalah ekspose media, dan kami tidak pernah mengandalkan, dan tidak akan pernah bergantung, pada ekspose media atau propaganda untuk mengatakan bahwa kami memerangi korupsi. Kami lebih tertarik untuk benar-benar memerangi korupsi daripada membuat keributan besar tentang hal itu.

Jurnalis: Apakah Itu sebabnya hingga ada pembicaraan tentang undang-undang tentang pengungkapan aset keuangan semua orang yang bekerja di sektor publik?.

Presiden Assad: Diskusi sola itu dimulai beberapa bulan lalu, dan ada lokakarya minggu lalu di bawah naungan Kementerian Pengembangan administrasi. Itu adalah hukum yang penting. Padahal ini bukan hal baru. Itu sudah diangkat setahun sebelum perang tetapi pada saat itu tidak dirumuskan sebagai hukum. Bentuknya adalh keputusan untuk setiap individu yang menjadi pejabat negara untuk melaporkan harta mereka sehingga deklarasi ini menjadi kerangka acuan untuk aset yang ia peroleh selama bekerja.

Banyak orang bertanya mengapa pejabat negara tidak ditanyai tentang harta mereka dan bagaimana mereka diperoleh. Untuk melakukannya, akan membutuhkan kerangka hukum dan itulah yang kami lakukan saat ini.

Esensi dalam memerangi korupsi terletak pada undang-undang. Dengan melaporkan harta kekayaannya  berarti undang-undang ini yang akan menjadi rujukan penting bagi setiap orang yang menjadi pejabat negara. Setelah satu atau dua puluh tahun kedepan Anda dapat mempertanyakan bagaimana mereka memperoleh kekayaan mereka.

Jurnalis: Apa langkah-langkah yang akan diambil dalam hal ini?

Presiden Assad: Hukum yang mengatur pelaporan harta kekayaan pejabat adalah bagian darinya, penuntutan individu yang korup atas kesalahan tertentu adalah hal yang lain. Namun, jika Anda kembali ke diskusi tentang korupsi, terutama di media sosial, orang membicarakan segalanya, tapi tidak membicarakan  sumber korupsi.

Dalam kasus kita, sumbernya terletak pada undang-undang dan keputusan serta langkah-langkah eksekutif yang terkait dsb. Struktur hukum untuk korupsi adalah masalahnya, sebagian besar kasus yang dirujuk ke pengadilan ditemukan sebagai implementasi dari undang-undang yang sangat kabur dan memiliki banyak celah.

Selama ini masih menjadi masalah, bahkan jika Anda sepenuhnya yakin bahwa mereka korup, tapi mereka secara hukum tidak bersalah, karena mereka telah ‘menerapkan hukum.’ Undang-undang kita memberikan wewenang yang jauh menjangkau, dan memungkinkan banyak orang untuk divonis bebas.

Inilah sebabnya mengapa dalam pertemuan saya sebelumnya dengan pemerintah setelah perombakan, saya berbicara tentang membentuk komite untuk mengubah undang-undang dan khususnya membatalkan pengecualian.

Pengecualian tidak harus dalam bentuk yang memungkinkan pejabat untuk menerbitkannya, tetapi juga dalam bentuk yang dapat mereka implementasikan dengan berbagai cara atas kebijakan mereka sendiri.

Saya mungkin menerapkannya dengan itikad baik dan menciptakan perbedaan di antara orang-orang, dan saya mungkin menerapkannya dengan itikad buruk dan menerima uang dan akibatnya menjadi korup dalam arti finansial dari kata itu.

Itulah sebabnya kami mulai dengan berfokus pada (menghilangkan) pengecualian/ keistimewaan yang diberikan kepada Presiden. Dengan adanya pengecualian (kepada Presiden), maka  jika saya ingin menerapkan hukum secara adil, saya tidak akan bisa melakukannya, karena saya akan memberi Anda kesempatan untuk menerapkan ketentuan tersebut dengan cara tertentu,  sementara orang lain tidak punya  kemungkinan seperti ini, karena saya tidak bisa bertemu dengannya atau dia tidak punya akses ke saya. Seperti yang saya katakan, kami mulai dengan membatalkan pengecualian/keistimewaan kepada Presiden.

Selain itu, pengecualian/keistimewaan apa pun yang diperlukan dalam bidang tertentu, misalnya Hukum Pabean; dalam hal ini, harus ada batasan dan kontrol yang jelas atas pengecualian ini.

Mereka tidak boleh begitu saja diserahkan pada kebijaksanaan pejabat mana pun terlepas dari senioritas mereka. Jadi, kami dulu punya banyak pengecualian tanpa kendali, termasuk dalam pekerjaan dan bidang lainnya. Sekali lagi, hukum kita penuh dengan celah yang perlu diperbaiki dengan mengesahkan undang-undang baru.

Ini sudah dimulai, terutama dengan hukum administrasi lokal karena pelanggaran yang kita lihat di mana-mana sebagian karena secara hukum legal. Inilah yang perlu kita lakukan. Kami fokus pada undang-undang anti-korupsi karena apa yang kami lakukan sekarang dalam memerangi korupsi hanyalah mengatasi gejalanya tetapi tidak menyelesaikan masalah.

Wartawan: Jadi, ini tentang memerangi lingkungan yang korup dan bukan individu yang korup.

Presiden Assad: Tepat.

Wartawan: Dan di sini saya akhirnya bertanya tentang peran kita di media, dan terima kasih atas kesabaran Anda bersama kami, bapak Presiden, dan untuk menjawab semua pertanyaan ini.

Bapak Presiden: Tidak mengapa, sama-sama.

Wartawan: Sebagai media, dalam kerangka memerangi lingkungan yang korup, apakah kita memiliki peran dan bagaimana Anda melihatnya?

Presiden Assad: Anda memiliki peran penting dalam dua bidang. Ngomong-ngomong, pertemuan terakhir saya dengan pemerintah didedikasikan semata-mata untuk peran media.

Pertama karena saya tahu bahwa media akan memiliki banyak musuh dari dalam negara, terutama ketika membahas masalah korupsi. Ini karena banyak alasan, bukan hanya karena minat tetapi juga karena sifat dan budaya kita yang tidak kita sukai dikritik.

Jadi, pertemuan itu didedikasikan untuk memajukan media pemerintah; pertama karena merupakan alat yang paling penting dalam memerangi korupsi. Korupsi bersifat luas dan mencakup banyak sektor, hubungan antara rakyat dan negara, hubungan berbagai sektor dalam negara bukan hanya hubungan sehari-hari, tetapi juga diwujudkan setiap jam.

Wartawan: Terima kasih atas dukungan Anda, bapak Presiden, yang secara praktis memberdayakan media tetapi juga mempercayakan kami dengan tanggung jawab yang besar.

Presiden Assad: Terima kasih. Saya senang berdialog dengan dua institusi media nasional yang penting dan utama ini. Tidak diragukan lagi orang-orang memiliki harapan besar pada peran pejabat dan negara di masa depan Suriah, apakah dalam memerangi korupsi, memerangi terorisme, atau banyak masalah lain yang telah Anda coba sampaikan melalui pandangan warga Suriah; Sebagai gantinya, kami menaruh harapan kami pada Anda di media untuk menjadi  seperti yang telah Anda lakukan sebagai bagian dari pertempuran melawan terorisme, melawan korupsi dan melawan segala keburukan  yang mungkin membawa negara ini mundur daripada bergerak maju.

Posted in Info Lain | Tagged | Leave a comment

Update WW3 Nov 2019

WAMENLU RUSIA : KEBERADAAN PASUKAN AS DILADANG-LADANG MINYAK SURIAH HANYA  AKAN MENAIKAN ESKALASI

Kemarin  televisi pemerintah Suriah melaporkan bahwa pasukan AS telah mengerahkan puluhan kendaraan militer di dekat ladang minyak milik Suriah  di wilayah Rumeilan di provinsi Al-Hasakah di timur laut Suriah.

Dan hari ini jumat 29/11,  Wakil Menlu Rusia Mikhail Bogdanov  mengecam kehadiran militer AS di dekat ladang-ladang minyak di timur laut Suriah itu, dengan mengatakan bahwatindakan  ini mengarah pada eskalasi situasi di negara itu.

Awal bulan ini dilaporkan bahwa konvoi militer AS yang terdiri dari 22 kendaraan militer dan dua truk melintasi perbatasan Suriah-Irak dan menempatkan diri di dekat beberapa ladang minyak ditimur laut Suriah.

Langkah AS ini dilakukan di tengah munculnya berbagai pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menegaskan bahwa tujuan utama AS di Suriah untuk tetap menguasai  ladang minyak dinegara itu.

“Kami punya  banyak pasukan di luar sana (diSuriah), dan kami akan memulangkan sebagian besar dari mereka, tetapi sekali lagi kami tetap akan menjaga minyak (Suriah) itu,” kata Trump pada awal pertemuannya dengan sekutu dekatnya presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada 13 November”

Sekitar 90 persen cadangan minyak Suriah terkonsentrasi di sebelah timur Sungai Eufrat, wilayah yang sebelumnya merupakan benteng dan sumber pendapatan utama bagi ISIS dan sekarang sebagian besar dikuasai oleh Pasukan Kurdi SDF .

 

JANGAN DIKIRA SEMUA BANI ISRAEL ADALAH PENGIKUT ZIONIS

Hadist menyebut nantinya kita akan memburu umat Yahudi sampai mereka bersembunyi dibalik batu dan beberapa ayat menyebut Yahudi adalah musuh Islam. Sementara Quran  Surat QS An Nisa 159 menyebut semua Ahli kitab akan menjadi pengikut Nabi Isa as saat beliau diturunkan kembali.

Bagaimana cara memahami hal ini?. Maknanya adalah bahwa tidak semua bani Israel adalah pengikut ziobis yg sedang menunggu kemunculan  AlMasih Palsu Dajjal, dan faktanya sebagian mereka adalah penentang zionis, yang sepertinya akan menjadi pengikut AlMasih asli Isa as. 

Tweet berikut menunjukkan bagaimana sikap umat bani Israel penentang zionis yang tinggal diIsrael :

“Sebagai orang Yahudi sejati yang tinggal di Tanah Suci (Yerusalem), kami hanya ingin hidup  di bawah pemerintahan  negara Palestina. Israel bukan di negara Yahudi (Israel). Palestina adalah negara tempat semua orang Yahudi bisa hidup dengan aman. Kami ingin Israel diruntuhkan secara damai, seperti saat peruntuhan Uni Soviet.”

 

 

RUSIA UJI COBA RUDAL BALISTIK TOPOL-M

Kemenhan Rusia pada Jumat hari ini merilis video yang menunjukkan uji coba  pelucuran rudal balistik antarbenua Topol (ICBM) Topol dari situs Kapustin Yar, yang terletak di wilayah Astrakhan selatan.

Rekaman itu yang dirilis kementerian pertahanan Rusia dan beredar di jejaring sosial Rusia VK . 

The RT-2PM Topol ballistic missile riding to the site of its permanent deployment with the Strategic Missile Forces of the Central Military District

Video tersebut menunjukkan rudal ditembakkan ke langit dan akhirnya tenggelam di balik awan. Kementerian Pertahanan Rusia dalam  pernyataan pada hari Kamis menyatakan bahwa pihaknya telah berhasil menguji coba rudal Topol. Hulu ledak telah mencapai sasaran yang disimulasikan di Kazakhstan.

Topol-M adalah sistem rudal balistik antarbenua yang strategis yang dikembangkan pada akhir 1980-an sampai awal 1990-an. Ini normalnya mampu  membawa hulu ledak 800 kt, yang memiliki kekuatan destruktif setara 800.000 ton TNT, artinya sama dengan 40 kali kekuatan destruktif bom atom yang diledakkan di Nagasaki  Jepang pada tahun 1945.

 

RUSIA SUKSES LUNCURKAN SATELIT PENGINTAI  MISTERIUS

Sebuah Satelit militer Rusia yang diluncurkan dari pusat ruang angkasa Plesetsk telah sukses mencapai orbit setelah peluncuran, satelit itu membawa Pengintai optik rahasia yang misterius dan perangkat “pengawsan”.

Peluncuran ddilakukan engan roket pengangkut Soyuz yang dimodifikasi, satelit militer rahasia itu melakukan penerbangan Senin malam dan mencapai orbit segera setelah itu, di mana satelit itu akan membantu memantau pesawat Rusia  diseluruh lanet ini, kata Kementerian Pertahanan dalam sebuah pernyataan singkat.

PeraSatelit itu dilengkapi dengan peralatan optik khusus yang menurut militer akan memungkinkannya untuk mengambil foto permukaan Bumi, tetapi beberapa misteri masih menyelimuti perangkat militer rahasia itu .

Pada  peluncuran sebelumnya pada Juni 2017, juga membawa muatan rahasia yang serupa, dan kemudian digambarkan oleh militer Rusia sebagai pesawat pengintai yang mampu mencitrakan benda-benda lain di orbit.

 

su_note note_color=”#49bba5″]IRAN : PROVOKATOR UNJUK RASA KENAIKAN BBM DIDANAI OLEH AS, ISRAEL DAN ARAB SAUDI[/su_note]

Iranians gather around a charred police station set ablaze during demonstrations [AFP]

Iran  berjanji  akan menghukum para “preman bayaran” yang ditangkap atas provokasi unjuk rasa jalanan nasional yang dipicu oleh kenaikan harga bahan bakar (bensin) ketika banyak wilayah  kembali nomal setelah dilakukan pemadaman internet selama seminggu.

Seorang komandan senior Korps Elit Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) pada hari Minggu mendesak peradilan negara itu untuk menjatuhkan hukuman yang keras kepada mereka yang terlibat dalam demonstrasi yang mematikan itu.

“Kami menangkap semua tentara bayaran yang secara terbuka mengakui bahwa mereka melakukan pekerjaan sebagai “tentara bayaran” untuk AS dan, insya Allah, sistem peradilan negara akan memberi mereka hukuman maksimum,” kata Laksamana Muda Ali Fadavi, wakil komandan IRGC, dikutip situs berita Mizan.

Kantor berita Iran Fars news , mengutip pejabat penegak hukum mengatakan pada hari Minggu, bahwa 180 pemimpin kelompok ditangkap karena kekerasan di jalan.

Kepemimpinan Iran telah menuduh adanya “preman” yang terkait dengan orang buangan dan musuh asing seperti AS, Israel, dan Arab Saudi, mereka yang  memicu kerusuhan, yang menyebabkan beberapa kekerasan terburuk di negara itu dalam satu decade ini.

“Tidak ada negara non-Muslim di sekitar kita, tetapi sayangnya mereka melakukan tindakan jahat yang melanggar Islam dan mengintervensi tetangganya,” kata Fadavi. “Kami pasti akan memberikan respons yang sesuai dengan tindakan jahat yang mereka lakukan.”

 

Harga Bensin di Iran termurah didunia

Harga bensin  di Iran selama ini adalah paling rendah didunia

Harga baru bensin diIran setelah kenaikan adalah  $13 sen per liter (sekitar Rp.1.820/liter)  untuk pembelian 60 liter pertama dalam satu sebulan. Setelah itu untuk pembelian diatas  60 liter berikutnya, rakyat Iran dikenai tariff  $26 sen per liter (sekitar Rp.3.610/liter)

Dengan kenaikan harga bensin itupun, sebenarnya Iran tetap menjadi salah satu Negara dengan harga bensin termurah di dunia.

Sebagai perbandingan , harga bensin reguler tanpa timbal diAS tanpa  rata-rata $2,59/gallon (sekitar Rp.9.800/liter),

 

PASUKAN SURIAH BERUPAYA TERUS BERGERAK MAJU DISELATAN IDLIB

https://www.youtube.com/watch?v=4pKxm68_XP0&feature=emb_logo

Pasukan Suriah berusaha untuk bergerak maju lebih jauh ke tenggara Idlib. Dengan didukung oleh pasukan Liwaa Al-Quds, Korps ke 5 Angkatan Darat Suriah dan Pasukan Khusus ke-25 (sebelumnya bernama Tiger Force), mereka memulai serangan malam ini dengan menyerbu pertahanan militan di utara Zarzour.

Video diatas menunjukkan saat tentara Suriah menghancurkan basis Hayat Tahrir Al-Sham ()El Nusra) dipedesaan Banin dipinggiran Idlib.

Menurut laporan awal dari Idlib tenggara, Tentara Suriah saat ini terlibat dalam pertempuran sengit dengan gerilyawan Hayat Tahrir Al-Sham di poros selatan Freiji.

Belum ada kemajuan yang dilaporkan; Namun, pada hari sebelumnya, Tentara Arab Suriah dapat menguasai beberapa area, termasuk kota Umm Khalakhil.

Tentara Arab Suriah saat ini berusaha untuk merebutkota-kota terakhir yang tersisa yang dikuasai  pemberontak di selatan Ma’arat Al-Nu’man. Ma’arat Al-Nu’man adalah kota besar berikutnya yang berlokasi di sepanjang jalan tol Damascus-Aleppo yang masih berada di bawah penguasaan militan.

 

Update dari Provinsi Latakia

https://www.youtube.com/watch?time_continue=103&v=bt3Yt7pV9Ec&feature=emb_logo

Sementara itu, Angkatan bersenjata Rusia dan Suriah meningkatkan serangan mereka terhadap militan di Latakia timur laut. Dalam sebuah video yang dirilis oleh Kantor Berita Sputnik, pasukan Suriah dan Rusia  terlihat menggempur posisi Partai Islam Turkistan (TIP) di dekat kota utama Kabani.

 

ERDOGAN MENYANGKAL FAKTA SEJARAH BAHWA OTTOMAN TURKI TELAH MEMBANTAI 2 JUTA WARGA ARMENIA

Dalam kunjungannya ke AS, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyatakan  bahwa orang Armenia adalah  ‘perantau’ dan ‘imigran’ sebelum mereka membentuk negara sendiri  pada tahun 1991.

“Armenia hanyalah  negara kemarin sore,” kata Erdogan . “Mereka baru menyatakan kemerdekaan mereka dan membentuk negara  pada tahun 1991. Sebelumnya  mereka adalah orang nomaden dan imigran.”

Komentar Erdogan ditujukan pada para audiens di DPR AS yang akan mengadakan  pemungutan suara untuk mengakui terjadinya Genosida terhadap warga Armenia pada tahun 1915 (oleh Kekaisaran Ottoman Turki).

Presiden Turki dengan keras menyangkal bahwa hampir 2 juta orang Armenia, Asiria, dan Yunani telah dibantai oleh Kekaisaran Ottoman dari tahun 1914-1923.

Sejak lama Erdogan sering mengecam  negara-negara yang  mengomentari atau menyatakan solidaritasnya kepada para Korban meninggal dan yg selamat atas peristiwa genosida itu.

 

PESAWAT AS SERANG 4 KAPAL YANG MENGIRIM MINYAK KE WILAYAH SURIAH

Pernyataan AS bahwa keberadaannya militernya adalah untuk menjaga ladang2 minyak Suriah itu dari serangan ISIS adalah bohong besar, tujuan sebenarnya adalah agar pemerintah Suriah tidak bisa lagi menguasai ladang-ladang minyaknya.  

Sabtu kemarin, Militer AS dilaporkan telah menyerang empat kapal tanker yang berusaha untuk mengirimkan dari wilayah yang dikuasai SDF di Suriah timur ke wilayah yang dikuasai pemerintah Suriah.

Laporan itu mengatakan pesawat2 tempur AS telah  menghancurkan empat feri itu sebelum mereka dapat mencapai tujuannya ,  dan mengakibatkan sejumlah ledakan yang terdengar di Lembah Sungai Eufrat.

Jumlah total korban masih belum diketahui saat ini. Sementara feri itu bukan milik pemerintah Suriah, Kapal kapal Feri itu diyakini telah mengangkut minyak ke wilayah Suriah, sebuah wilayah yang terdapat ladag-ladang minyak Suriah yang dikuasai dan dijarah minyaknya oleh militer AS.

Baik pemerintah Suriah maupun Militer AS belum tidak melaporkan serangan yang terjadi pada hari Sabtu itu. Perlu dicatat bahwa dimasa lalau militer  AS juga telah melakukan serangan terhadap pengiriman minyak Suriah ini, terutama di provinsi Deir Ezzor.

 

PESAWAT IRAK HANCURKAN SISA SISA BASIS PERTAHANAN ISIS

Angkatan Udara Irak melakukan serangan strategis pada hari ini Minggu yang menargetkan basis ISISdi Distrik Salaheddine.

Menurut pernyataan militer Iraq pada hari Minggu, sebuah “pesawat Irak F-16 melakukan serangan udara yang mengakibatkan hancurnya tempat persembunyian kelompok ISIS di diprovinsi  Salaheddine.

Militer Iraq mengatakan bahwa serangan Pesawat Irak itu mengakibatkan terbunuhnya beberapa teroris dan hancurnya pangkalan ISIS.

Pada bulan Desember 2017, Irak menyatakan telah membebaskan seluruh wilayahnya dari cengkeraman ISIS setelah hampir tiga setengah tahun perang melawan kelompok teroris itu.

Meskipun telah membebaskan wilayah mereka dari ISIS, militer Irak masih sering menghadapi ancaman dari sel-sel tidur teroris yang telah mendatangkan malapetaka pada rakyat Irak itu.

 

IRAN SUKSES UJI COBA SISTEM PERTAHANAN UDARA BARU

Iran telah berhasil menguji coba sistem pertahanan udara yang dirancang dan diproduksi sendiri secara domestik yang mampu secara bersamaan menghancurkan enam target musuh yang datang.

Sistem itu yang dijuluki Khordad 15 diluncurkan pada hari Jumat kemarin ketika dilakukan latihan militer berskala besar, dengan nama sandi  ‘Guardians of Velayat Sky-98’, di provinsi tengah Semnan.

Sistem Khordad 15 pertama kali diluncurkan pada bulan Juni oleh Pasukan Pertahanan Udara , dan mampu mendeteksi jet tempur dan drone tempur dari jarak 150 kilometer dan melacaknya dalam jarak 120 kilometer.

Sistem ini juga dapat mendeteksi target siluman pada jarak 85 kilometer dan melibatkan dan menghancurkan mereka dalam jarak 45 kilometer.

Republik Islam Iran  telah mengembangkan sistem ini dalam beberapa tahun terakhir untuk menghadapi ancaman  rudal dan ancaman udara lainnya, mengingat adanya kehadiran pasukan asing di sekitar Iran.

 

TURKI MEMASOK TANK LEOPARD KE KELOMPOK MILTAN DISURIAH

Pihak berwenang Turki memasok  tank buatan Jerman kepada para militant sekutunya  diSuriah, majalah Jerman Bild melaporkan pada hari Jumat.

 Menurut laporan itu, pihak berwenang Turki memasok  militant sekutunya seperti kelompok “Tentara Nasional Suriah” (SNA) dengan tank Leopard-2 buatan Jerman.

Publikasi Jerman itu mengatakan bahwa militan yang didukung Turki bahkan telah menggunakan tank Leopard-2 ini untuk melawan AS dan Pasukan Demokrasi Suriah (SDF) yang didukung Jerman  di Suriah utara.

Salah satu juru bicara militan yang didukung Turki mengkonfirmasi kepada publikasi Jerman itu bahwa tank itu sedang digunakan oleh pasukan mereka. “Turki telah memberi kami peralatan militer termasuk tank.”

Militer Turki telah menggunakan tank Leopard-2 sejak 2016; mereka juga telah memasok kelompok  militan di Suriah dengan kendaraan lapis baja/tank Leopard  ini. 

 

SURIAH DISINYALIR INGIN MEMBELI SISTEM PERTAHANAN BUATAN CHINA

Suriah dapat menggantikan sistem pertahanan udara S-300 buatan Rusia dengan HQ-9 buatan China, Media Rusia Avia.Pro melaporkan pada hari Jumat.

“Sejumlah sumber Suriah melaporkan bahwa Suriah telah memulai negosiasi dengan China mengenai pembelian sistem pertahanan udara H-9 China (atau HQ-22) untuk mengganti  sistem S-300 Rusia, yang sejauh ini telah menunjukkan kurangnya  efektivitas dalam menghadang serangan Israel, ” lapor Avuia pro.

“Sumber itu menyebut adanya negosiasi yang menyangkut pasokan sistem pertahanan udara namun tidak mengabaikan kemungkinan juga pembelian  sistem rudal anti-pesawat.

Alasan negosiasi adalah ketidakmungkinan Suriah menggunakan S-300 Rusia, karena system  dikendalikan sendiri oleh militer Rusia, alasan lain adalah karena Suriah berniat untuk menyebarkan HQ-9 Cina di seluruh Suriah, dengan demikian sepenuhnya mencakup seluruh wilayah udara Suriah, ” tambahnya.

Pemerintah Suriah belum mengomentari klaim ini; Namun, jika benar, hal ini bisa menjadi kemajuan tambahan bagi system pertahanan udara Suriah, karena mereka sudah memiliki sistem S-300 buatan Rusia.

 

USKUP AGUNG PALESTINA MENGUTUK SERANGAN ISRAEL KE SURIAH

Jum’at kemarin Uskup Agung Palestina Atallah Hanna mengeluarkan pernyataan pada hari Jumat yang mengecam serangan terbaru Israel di ibu kota Suriah Damaskus.

Uskup Agung Gereja Ortodoks Antiokhia Sebastia, mengatakan bahwa serangan Israel terhadap kedaulatan Suriah adalah agresi yang mencolok terhadap dunia Arab dan Palestina pada khususnya.

Dia mengatakan serangan yang terakhir Israel itu terjadi pada saat negara-negara seperti Israel dan AS berkmplot untuk melawan perjuangan Palestina.

Dia menyatakan solidaritas penuh dengan Suriah dan bahwa serangan di tanah Suriah adalah juga merupakan serangan terhadap Palestina: “Damaskus dan Yerusalem adalah saudara kembar yang tidak terpisahkan.”

Uskup Agung Hanna telah menjadi pengkritik yang blak-blakan terhadap Israel selama beberapa tahun ini, terutama mengenai masalah yang sedang berlangsung dengan Palestina.

 

ISRAEL SIAP MERESPON SERANGAN BALASAN DARI MILITER  IRAN DI SURIAH[/su_note

Militer  Israel sedang bersiap untuk perespon serangan balasan dari militer Iran di Suriah setelah terjadi serangan Israel di pedesaan selatan Damaskus, Israel Broadcasting Corp. melaporkan pada Rabu malam.

Dilaporkan bahwa Militer Israel telah sepenuhnya siap untuk setiap respon dari dari Iran, terutama setelah serangan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) pada hari Rabu pagi.

Militer Israel menyebut serangan itu sebagai balasan atas serangan roket yang diduga dilancarkan oleh pasukan Iran dari wilayah Suriah ke Israel pada selasa dini hari. Ini adalah serangan besar pertama yang diluncurkan oleh Pasukan Pertahanan Israel dalam lebih dari sebulan ini.

Pemerintah Suriah, Rusia, dan Iran telah mengeluarkan pernyataan yang mengutuk serangan terbaru dari militer Israel itu.

 

KOTA MANBIJ AKAN DISERAH-TERIMAKAN DARI KURDI KE PASUKAN SURIAH

Pasukan Kurdi “Asayish” akan menarik diri dari kota Manbij sesuai kesepakatan Pasukan Demokrat Suriah (SDF) yang dibuat dengan Tentara Arab Suriah (SAA). Menurut laporan Al-Watan, 

Setelah Pasukan Asayish mundur dari Manbij, militer Suriah akan mengambil alih daerah yang sebelumnya dikuasai oleh pasukan keamanan Kurdi itu.

Belum ada konfirmasi dari Tentara Arab Suriah atau Pasukan Demokrat Suriah SDF  tentang dugaan penarikan Asayish dari Manbij.

Pada bulan Oktober lalu, pasukan Suriah SAA dan SDF mencapai kesepakatan kerja sama militer yang akan membuat pasukan pemerintah bisa memasuki kembali beberapa wilayahnya di sepanjang perbatasan Suriah-Turki.

Sementara Turki mengklaim bahwa SDF belum menarik diri dari perbatasan, SDF memang telah memindahkan pasukan mereka di beberapa lokasi, termasuk kota-kota perbatasan Al-Derbasiyah dan Al-Malikiyah.

 

RINCIAN SERANGAN ISRAEL KE WILAYAH SURIAH SEJAK 12 NOVEMBER

Kemenlu Rusia merilis rincian  tentang beberapa serangan yang  dilakukan oleh militer Israel sejak 12 November 2019 ke wilayah Suriah.

“Pada 12 November, pesawat Israel melancarkan serangan roket ke rumah komandan kelompok Jihad Islam Palestina, Akram al-Ajuri di Damaskus, area itu adalah pusat  kantor misi diplomatik asing berada.

Para korban serangan itu adalah warga sipil Suriah dan menyebabkan kerusakan signifikan pada properti dan bangunan. Al-Ajuri sendiri tidak terluka, tetapi kerabatnya meninggal, ” kata Kemenlu Rusia.

“Pada 18 November, target yang diserang Israel adalah di wilayah Abukamal dekat perbatasan Suriah-Irak. Pada saat yang sama, pesawat Israel itu melanggar wilayah udara Irak dan Yordania.

Ledakan juga dilaporkan terjadi pada 19 November di dekat bandara Damaskus, dan roket Israel ditembakkan ke sasaran 18 km selatan ibukota Suriah, yang diduga sebagai tanggapan terhadap penembakan dari  dari pihak Suriah diDataran Tinggi Golan ” kata Kemenlu Rusia.

“Pada malam 20 November, pesawat  Israel menyerang pinggiran Damaskus, dan menembakkan 40 rudal jelajah. Serangan itu menyebabkan kematian dan cedera lebih dari 10 tentara dan warga sipil Suriah. "

Klaim tentang 40 rudal jelajah yang ditembakkan ke Damaskus tidak dikonfirmasi oleh militer Suriah, tetapi mereka menyatakan bahwa setidaknya 18 rudal telah ditembakkan oleh pasukan Israel dari perbatasan Lebanon.

 

ISRAEL  LANCARKAN SERANGAN BESAR RUDAL KE DAMASKUS SELATAN

Malam Rabu kemarin, Israel melancarkan serangan hebat ke wilayah selatan dan barat daya Damaskus. diantara situs yang ditargetkan adalah seluruh gudang penyimpanan pertahanan udara milik militer Suriah, sumber di Damaskus mengatakan kepada Al-Masdar News.

Diantara 18 rudal yang duiluncurkan Israel, pertahanan udara Suriah berhasil mencegat 11 diantaranya.

Menurut sumber itu, Angkatan Udara Israel menembakkan beberapa rudal ke gudang pertahanan udara di kota Kesweh, yang menghasilkan ledakan besar yang dapat didengar dari ibu kota.

Selain serangan terhadap penyimpanan pertahanan udara, Angkatan Udara Israel juga menargetkan sejumlah situs milik militer Suriah di daerah dekat  Beit Sabre di Damaskus selatan.

Sebuah sumber militer Suriah mengatakan bahwa Angkatan Udara Israel meluncurkan 18 rudal udara-ke-permukaan menuju Damaskus selatan dan barat daya, dengan setidaknya 11 berhasil mencapai sasaran .

Sumber itu menambahkan bahwa Angkatan Udara Israel melancarkan serangan-serangan ini dari perbatasan selatan Libanon di dekat kota Marjeyoun.

Jumlah korban yang terbunuh dan terluka belum dikonfirmasi oleh militer. Serangan pagi ini militer Israel ini dianggap sebagai serangan paling kuat yang dilancarkan oleh angkatan udara mereka dalam dua bulan ini.

Respon Rusia 

Rusia menyebut, serangan Israel terhadap Suriah itu merupakan pelanggaran terhadap kedaulatan dan integritas teritorialnya, dan hanya akan meningkatkan ketegangan di kawasan itu, kata kemenlu Rusia dalam sebuah pernyataan Rabu.

"Baru-baru ini, intensitas serangan roket dan bom Israel di wilayah Suriah telah meningkat tajam ... Perkembangan ini membangkitkan kekhawatiran dan penentangan paling serius dari Moskow. Kami menganggap sangat penting untuk menghormati kedaulatan dan integritas wilayah Republik Arab Suriah dan negara-negara lain di kawasan itu, " kata kemenlu Rusia.

 

KAPAL INDUK AS INTIMIDASI IRAN DENGAN MELEWATI SELAT HORMUZ

June 1, 2019 file photo, the USS Abraham Lincoln carrier and a U.S. Air Force B-52H Stratofortress, conduct joint exercises in the U.S. Central Command area of responsibility in Arabian sea

Kapal induk AS USS Abraham Lincoln yang berkapasitas 100.000 ton, melewati jalur air sempit menuju Teluk Persia pada Selasa, Angkatan Laut AS mengumumkan.

Satuan tempur  kapal induk dan kapal2 pendukungnya itu  berlayar melalui Selat Hormuz, sebuah jalur air sempit selebar 21 mil yang menghubungkan Teluk Persia ke Laut Merah  tanpa insiden , kata Angkatan Laut AS dalam siaran pers.

"Sebuah kapal induk membawa kemampuan luar biasa ke mana pun ia pergi," Kapten Walter Slaughter, komandan Lincoln, mengatakan dalam siaran pers. "Kami menempatkan diri kami di tempat yang kami butuhkan, ketika kami harus berada di sana, untuk memenuhi berbagai persyaratan keamanan maritim dari misi yang ada."

Kapal induk itu mengangkut  sekitar 80 pesawat dan diiringi oleh beberapa kapal perusak rudal dan kapal penjelajah yang juga berfungsi sebagai pertahanan anti-udara dan anti-kapal.

Pernyataan dari Armada ke-5 AS menjelaskan, "Kehadiran satuan tempur kapal induk  di Teluk Persia itu tidak mewakili eskalasi atau kebijakan baru terhadap Iran,"  USNI melaporkan.

Langkah AS  ini dilakukan di tengah dukungan AS untuk unjuk rasa yang menentang kenaikan harga BBM  yg mengguncang Iran selama akhir pekan.

Selama ini harga BBM di Iran adlah yang paling terendah diseluruh dunia, dan pengurangan subsidi ini dimaksudkan untuk menciptakan dana bagi program baru untuk membantu keluarga berpenghasilan rendah. Para pemimpin Iran mengklaim unjuk rasa itu dikipasi oleh "preman-preman yang didukung asing". 

 

RUSIA TERKEJUT DENGAN PERNYATAAN TURKI YANG AKAN MELANJUTKAN OPERASI MILITERNYA DI SURIAH

Pernyataan Menlu Turki Mevlut Cavusoglu yang menyebut Rusia dianggap gagal memenuhi janjinya, serta  ancaman Turki untuk melanjutkan operasi militernya di Suriah utara adalah pernyataan yang mengejutkan, kata Jubir Kemenhan Rusia Mayjend. Igor Konashenkov kepada wartawan, Selasa.

"Pernyataan Menlu Turki yang menyebut akan melanjutkan operasi militernya itu dapat meningkatkan ketegangan di Suriah utara dan bukan malah menguranginya sesuai dengan memorandum bersama yang ditandatangani oleh presiden Rusia dan Turki," tambah Konashenkov.

Cavusoglu mengatakan pada hari Senin, bahwa Ankara siap untuk melanjutkan Operasi ‘Peace spring” di Suriah utara jika Unit Perlindungan Rakyat yang dipimpin oleh Kurdi (YPG) gagal menarik pejuangnya dari perbatasan Turki-Suriah.

Menlu Turki itu juga menuduh Washington dan Moskow gagal mengambil langkah-langkah yang diperlukan dalam perjanjian yang telah mereka capai dengan Ankara.

Turki mulai melancarkan serangan militer ke Suriah utara pad 9 okt lalu, yang dilakukan bersama antar Militer Turki dan kelompok dukungannya FSA.

Suriah  mengecam operasi Turki itu sebagai agresi, dan komunitas internasional mengutuk tindakan Turki itu.

 

ISRAEL DAN SURIAH SALING SERANG DI DATARAN TINGGI GOLAN

Kantor Berita Arab Suriah (SANA) melaporkan bahwa sekitar pukul 5:00 pagi Waktu Damaskus terjadi ledakan di dekat Bandara Internasional Damaskus. Namun, sekitar satu jam yang lalu, reporter  di Damaskus membantah ada serangan yang terjadi di dekat bandara, dia menambahkan bahwa ledakan terjadi didekat perbatasan Dataran Tinggi Golan (wilayah Suriah) yang diduduki Israel.

Serangan dikonfirmasi terjadi di sepanjang perbatasan Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel, di mana pasukan Israel dan Suriah mengklaim saling mencegat roket.

Image

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan sistem Iron Dome mereka mencegat empat roket yang ditembakkan dari Suriah, sementara Tentara Suriah mengatakan mereka mencegat rudal yang ditembakkan dari daerah Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel dekat Gunung Hermon (Jabal Sheikh).

Belum ada fihak yang melaporkan adanya korban, dan masih belum jelas apa yang menyebabkan saling serang di pagi hari ini.

 

INGGRIS PERSULIT VISA BAGI WARTAWAN RUSIA

Inggris telah menolak untuk mengeluarkan visa bagi beberapa jurnalis Rusia pada 2019 tanpa memberikan  alasan , sebuah sumber di Moskow mengatakan kepada TASS.

Pada 2019, Inggris menolak menerbitkan visa untuk beberapa wartawan Rusia , staf korespondensi yang sudah bekerja di Inggris atau yang akan menuju keInggris. Salah seorang diantaranya  tidak dapat memperoleh perpanjangan visanya, sementara yang lain ditolak visanya. Pihak berwenang Inggris tidak memberi penjelasan, "kata sumber itu.

"Jelas ini adalah pelanggaran nyata terhadap hak wartawan yang akani melakukan tugas profesional . Sayangnya, diskriminasi wartawan belakangan ini menjadi tradisi baru bagi Inggris ," tambah sumber itu. 

 

AS MENCULIK DUA WARGA SURIAH DENGAN HELIKOPTER

Tentara AS telah menculik dua warga Suriah dari rumah mereka di provinsi timur laut Hasakah, kata saluran televisi Al-Ikhbariya, Selasa.

Pasukan AS itu dikerahkan dengan helikopter langsung ke sebuah rumah di selatan provinsi itu dan menahan dua lelaki bersaudara, kata penyiar itu. Belum ada informasi langsung tentang siapa dua bersaudara warga Suriah itu.

 

PAKISTAN SUKSES UJI COBA RUDAL JARAK PENDEK

Pakistan berhasil melakukan uji coba peluncuran Rudal jarak pendek SSBM Shaheen-1 yang mampu membawa semua jenis hulu ledak dan mempunyai jangkaian  hingga kisaran 650 KM.

Peluncuran ditujukan untuk menguji kesiapan operasional Komando Strategis Angkatan Darat (ASFC) untuk memastikan kemampuan penangkalan minimum yang kredibel di Pakistan.

 

KURDI SURIAH AJUKAN PROPOSAL PERDAMAIAN BARU KE PEMERINTAH SURIAH

Image result for KURDISH Abdul Hamid Al-Mehbash PIC

Organisasi multi-etnis Swadaya Masyarakat Kurdi  di Suriah Utara dan Timur telah meminta Presiden Suriah Bashar Al-Assad untuk menerima proposal mereka dalam  putaran baru perundingan perdamaian guna mengakhiri kebuntuan yang menghambat solusi politik di timur laut Suriah,

Kurdistan 24 dilaporkan pada hari Minggu. Menurut seorang anggota dari Administrasi-Sendiri Suriah Utara dan Timur, organisasi tersebut tidak berusaha memecah belah Suriah, terlepas dari tuduhan Presiden Assad selama wawancara minggu lalu.

Ketua bersama Dewan Eksekutif pemerintahan Kurdi Abdul Hamid Al-Mehbash mengatakan kepada Kurdistan 24 bahwa organisasinya "tidak memiliki tujuan untuk memecah belah Suriah."

"Pernyataan dan tuduhan terhadap kami bahwa klaim kami berusaha untuk memecah belah Suriah adalah tidak benar dan tidak realistis," tambah Mehbash.

Meski sdudah ada kesepakatan antara Tentara Arab Suriah (SAA) dan Pasukan Demokrat Suriah (SDF) di timur laut Suriah, Damaskus dan Dewan Demokratik Suriah (sayap politik SDF) belum mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perselisihan politik mereka.

 

PETINGGI KELOMPOK  HAYAT TAHRIR AL SHAM BERKEBANGSAAN SAUDI TERBUNUH DIPROVINSI IDLIB 

Abu Yousef Al-Jazrawi Seorang warga negara Saudi yang menjabat sebagai komandan di kelompok teroris Hayat Tahrir Al-Sham dilaporkan dibunuh di provinsi Idlib minggu ini.

Menurut aktivis pro-oposisi, Abu Yousef Al-Jazrawi dibunuh  ketika penyerang tak dikenal menembaki komandan militant itu di dalam kota Ma'aratah diProvinsi Idlib.

Jazrawi dianggap sebagai penasihat keamanan untuk pemimpin Hay'at Tahrir Al-Sham  Abu Mohammad Al-Jolani. Kematiannya terjadi hanya beberapa jam setelah seorang komandan  organisasi jihad Hayriat Tahrir Al-Sham berkebangsaan Chechnya juga  dibunuh di pedesaan barat laut provinsi Idlib.

 

SEBUT NATO TELAH “MATI OTAK”, MACRON DESAK EU BENTUK ALIANSI EROPA

A woman walks across a carpet with the NATO logo ahead of the NATO (North Atlantic Treaty Organization) summit, at the NATO headquarters in Brussels, on July 11, 2018

Presiden Prancis Emmanuel Macron menjadi pendorong paling aktif dalam penyatuan militer Eropa guna menciptakan pasukan Eropa bersam, setelah dia menyebut NATO telah "mati otak".  Dia dilaporkan melobi untuk merevisi kembali Perjanjian UE untuk melindungi semua negara anggotanya dengan lebih baik, outlet Jerman Welt am Sonntag melaporkan.

Prancis dilaporkan telah menyerukan kepada sesama negara anggota UE untuk meningkatkan kesiapan pertahanan  agar lebih independen dari NATO dan meningkatkan apa yang disebut klausul bantuan Pasal 42 (7) dari Perjanjian UE, yang mewajibkan negara-negara anggota untuk menyediakan dukungan maksimal jika ada serangan terhadap salah satu negara anggota. Welt am Sonntag melaporkan tentang langkah berani  tersebut, mengutip informasi dari para diplomat UE.

Makalah internal dari Paris itu disebut  telah dua kai dibahas oleh para duta besar UE di Brussels, didalamnya  dikatakan bahwa pemerintah Prancis mendorong untuk dilakukan perubahan, dan bersikeras bahwa kelayakan atas “klausa saling mendukung (Pasal 42.7)” harus diperbaiki guna memastikan bahwa setiap negara anggota UE akan dapat menerapkannya.

Menurut Perancis, langkah-langkah itu dimaksudkan untuk memberikan keamanan bagi negara-negara seperti Swedia dan Finlandia, yang bukan anggota  NATO, dan juga Siprus, Malta, Austria, dan Irlandia, jika terjadi serangan militer.

Negara-negara anggota NATO di Eropa juga harus dapat mengandalkan dukungan ini jika NATO tidak mampu melindungi mereka berdasarkan Pasal 5, misalnya dalam kasus ada veto dari AS atau Turki.

Untuk meningkatkan kelayakan klausa tersebut, Prancis juga dilaporkan menuntut agar Layanan Tindakan Eksternal Eropa (EEAS) harus dapat bertindak sebagai "pusat koordinasi" untuk bantuan dari 26 negara Uni Eropa atas permintaan negara yang diserang.

Makalah ini juga  mengusulkan bahwa negara-negara UE harus mengidentifikasi kesenjangan dalam apa yang disebut Latihan Tabletop (TTX), atau latihan militer darurat yang dapat "meningkatkan kesiapan bertindak" jika bantuan militer atau sipil diperlukan bagi negara yang didiserang.

Nato Telah Mati Otak

Laporan itu dikeluarkan seminggu setelah Presiden Prancis Emmanuel Macron meminta Eropa untuk meningkatkan upaya pertahanan karena tidak lagi dapat mengandalkan NATO.

"Apa yang saat ini kita alami adalah kematian otak dari NATO", kata Macron, merujuk pada kurangnya koordinasi dan ketidakpastian AS di bawah Presiden Donald Trump.

Kanselir Jerman Angela Merkel menolak penilaian Presiden Prancis  itu, sementara Menlu Jerman Heiko Maas secara khusus memperingatkan bahwa "Merusak NATO akan merupakan suatu kekeliruan ".

 

GABUNGAN TENTARA SURIAH DAN SDF  MENAHAN GEMPURAN MILITAN DUKUNGAN TURKI 

Tentara Arab Suriah (SAA) dan Pasukan Demokrat Suriah (SDF) mampu menahan serangan dari militan yang didukung Turki di utara Tal Tamr akhir pekan ini.

Menurut laporan dari Provinsi Al-Hasakah, pasukan gabungan SAA dan SDF bersama-sama menahan serang dari gerilyawan yang didukung Turki di kota-kota Dawoudiyah dan Arishah pada hari Jumat.

Tentara Suriah dan Pasukan Demokrat Suriah mampu mengusir kembali militant yang berjuluk “Tentara Nasional Suriah" (SNA) yang didukung Turki setelah pertempuran sengit yang berlangsung selama beberapa jam di Dawoudiyah dan Arishah.

Sementara pasukan yang didukung Turki yang sebelumnya menguasai Arishah, mereka tidak dapat lagi mempertahankan kota itu setelah terjadi serangan balik SDF ke daerah ini.

Pada saat yang sama, Pasukan SDF  dan Militer Suriah berhasil menggagalkan gerak maju dari militan yang didukung Turki di Distrik ‘Ayn‘ Issa dikota Al-Raqqa.

"Selama serangan itu, tentara pendudukan Turki dan tentara bayarannya berada garis depan di mana  Militer Suriah ditempatkan, dan didaerah di luar perjanjian zona deeskalasi, dua pejuang kami mati syahid dan enam orang lainnya terluka," ANHA news melaporkan pada hari Sabtu.

Terlepas dari deklarasi gencatan senjata di Suriah utara yang dicanagkan oleh AS,  militant yang didukung Turki masih belum menghentikan serangan mereka terhadap SDF  dan sekutu mereka.

 

TENTARA SURIAH DAN SDF BERSAMA-SAMA MENAHAN SERANGAN MILITAN DUKUNGAN TURKI

Tentara Arab Suriah (SAA) dan Pasukan Demokrat Suriah (SDF) mampu menahan serangan dari militan yang didukung Turki di utara Tal Tamr akhir pekan ini.

Menurut laporan dari Provinsi Al-Hasakah, pasukan gabungan SAA dan SDF bersama-sama mampu menahan serang dari gerilyawan yang didukung Turki di kota Dawoudiyah dan Arishah pada hari Jumat.

Tentara Suriah dan Pasukan Demokrat Suriah mampu mengusir kembali militant yang berjuluk “Tentara Nasional Suriah" (SNA) yang didukung Turki setelah pertempuran sengit yang berlangsung selama beberapa jam di Dawoudiyah dan Arishah.

Sementara pasukan yang didukung Turki yang sebelumnya menguasai Arishah, mereka tidak dapat lagi mempertahankan kota itu setelah terjadi serangan balik SDF ke daerah ini.

Pada saat yang sama, Pasukan SDF  dan Militer Suriah berhasil menggagalkan gerak maju dari militan yang didukung Turki di Distrik ‘Ayn‘ Issa dikota Al-Raqqa.

"Selama serangan itu, tentara pendudukan Turki dan tentara bayarannya berada garis depan di mana  Militer Suriah ditempatkan, dan didaerah di luar perjanjian zona deeskalasi, dua pejuang kami mati syahid dan enam orang lainnya terluka," ANHA news melaporkan pada hari Sabtu.

Terlepas dari deklarasi gencatan senjata di Suriah utara yang dicanangkan oleh AS,  militan yang didukung Turki masih belum menghentikan serangan mereka terhadap SDF  dan sekutu mereka.

 

PASUKAN RUSIA AMBIL ALIH BASIS MILITER YANG DITINGGALKAN AS DI KOBANI

https://www.youtube.com/watch?time_continue=169&v=AU8jD17sjkU&feature=emb_logo

Menurut laporan, militer Rusia mengambil alih Sarrin Airbase, yang belum lama ini ditinggalkan oleh militer AS awal pekan ini.

Menurut Kemhan Rusia, fasilitas itu akan digunakan untuk  pusat distribusi bantuan kemanusiaan bagi penduduk setempat.

Awal pekan ini, kelompok pertama helikopter Angkatan Udara Rusia lebih dulu  tiba di bandara Qamishli utara untuk bergabung dalam misi patroli perbatasan dengan Turki.

 

PASUKAN SURIAH DIKERAHKAN KE TIMUR LAUT PROVINSI HASAKAH (DEKAT PERBATASAN TURKI)

https://www.youtube.com/watch?v=-mFR57oRGxI

 

DUA PEMIMPIN NEGARA AGRESOR DI SURIAH SALING BERTEMU

Amid US-Turkey tensions, Trump lauds relationship with Erdogan

Presiden AS Donald Trump  memuji hubungannya dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan ketika para pemimpin bertemu untuk mengatasi berbagai perbedaan mulai dari kebijakan soal Suriah hingga pembelian sistem pertahanan rudal Rusia oleh Ankara.

Sambutan hangat Trump terhadap presiden Turki itu dikeluarkan di tengah kemarahan di Kongres AS tentang serangan Ankara ke Suriah untuk mengusir pasukan Kurdi, salah satu "mitra"  utama Washington dalam "perang melawan ISIS".

"Kami sudah lama berteman, kami saling memahami negara masing-masing. Kami mengerti dari mana kami berasal," kata Trump kepada Erdogan ketika mereka duduk bersebelahan di Oval Office.  "Mereka sangat dihormati di negaranya dan di kawasan ini," kata Trump tentang Erdogan dan istrinya Emine.

Trump mengatakan pada konferensi pers dengan Erdogan bahwa kedua pemimpin telah mengadakan "pertemuan yang indah dan produktif", dan menambahkan bahwa ia berharap Turki sebagai sekutu NATO  akan dapat menyelesaikan perbedaan diantara mereka.

"Pembelian sistem pertahanan Rusi S-400 oleh Turki,  telah menciptakan tantangan yang sangat serius bagi kami,  dan akan kami membicarakannya secara terus-menerus," kata Trump pada konferensi pers hari Rabu. "Kami membicarakannya hari ini, dan  kami akan membicarakannya di masa depan, semoga, kami akan dapat menyelesaikan situasi itu," tambahnya.

 

PESAWAT SU-35 RUSIA DISINYALIR MENCEGAT PESAWAT ISRAEL YANG MENYERANG DAMASKUS

Angkatan Udara Rusia diduga mencegat sebuah pesawat tempur Israel ketika sedang melakukan serangan terhadap ibu kota Suriah Damaskus pada Selasa pagi, publikasi penerbangan Rusia Avia.Pro melaporkan.

"Serangan malam oleh Israel di ibukota Suriah itu tidak dibiarkan begitu saja oleh Rusia. Ini terbukti dalam informasi yang disebarluaskan oleh komunitas Sentry Syria, yang melaporkan bahwa pesawat tempur Rusia lepas landas dari Airbase Khmeimim (Hmeimim) pada pukul 5:26 A.M. (Waktu Moskow), beberapa menit setelah pesawat  Israel menyerang Damaskus, ”lapor publikasi itu.

"Mengingat fakta ini, para ahli percaya bahwa Rusia memiliki informasi tentang pergerakan Angkatan Udara Israel dan tentang serangan udarayang akan dilakukan Israel di wilayah Suriah, sementara itu masih belum ad info apakah Tel Aviv menegur  Rusia tentang operasi itu," lanjut mereka.

Publikasi itu mengatakan Angkatan Udara Rusia mencegat pesawat perang Israel menggunakan jet Su-35 mereka.

Laporan ini kontras dengan klaim oleh militer Suriah, karena mereka mengatakan bahwa pesawat Israel tidak memasuki wilayah udara Suriah ketika mereka meluncurkan rudal mereka di Damaskus barat. Militer Suriah mengatakan rudal Israel diluncurkan dari wilayah Galilea Atas,  dekat perbatasan selatan Libanon. Baik Rusia maupun Israel belum mengomentari klaim ini.

 

MENLU RUSIA INGATKAN KEMUNGKINAN KEGADUHAN POLITIK TERKAIT PERSELISIHAN ANTARA IRAN DENGA IAIE

Atomic enrichment facilities at Iranian Nataz nuclear power plant

 

Badan Energi Atom Internasional (IAEA) dalam sebuah laporan "rahasia"  yang bocor ke media menyebut bahwa ia telah mendeteksi "partikel uranium alami yang berasal dari antropogenik di lokasi yang tidak dinyatakan oleh Iran kepada IAEA".

Wakil Menlu Rusia Sergei Ryabkov mengatakan tidak perlu memulai skandal setelah adanya insiden terbaru itu. Dia mencatat bahwa kedua belah pihak hanya perlu menjelaskan situasi yang sebenarnya..

Pernyataan Mnelu Rusia itu dikeluarkan ditengah adanya perselisihan baru antara Teheran dan organisasi IAEA, setelah Iran mencegah seorang inspektur IAEA memasuki salah satu fasilitas nuklirnya, dan mengklaim bahwa ia telah membawa benda-benda ilegal ke kompleks itu.

 

PERAYAAN MAULID NABI DI NEGERI TERTUA DIDUNIA 

Suasana yang sangat indah di Damaskus Suriah ketika masyarakat menyiapkan perayaan Maulid nabi Muhammad SAW.

Negeri yang diberkahi Allah itu kini 80% hancur oleh musuh Islam dan sekutu-sekutu timur tengahnya yang mendanai dan mempersenjati teroris hanya untuk tujuan mengganti pemimpinnya.

Tapi Hadist mengisyaratkan kota Ghoutha adalah pertahanan muslim terkuat saat terjadi perang besar akhir zaman, dan isyarat Nabi itu sekarang  terbukti, musuh-musuh Islam tidak  mampu  menembus pusat  kota Ghoutha apalagi sampai Damaskus, mereka hanya mampu mencapai Ghouta timur sebelum dihancurkan oleh pasukan Arab Suriah.

Apakah di video itu mereka terlihat menderita oleh karena pemimpinnya yang diktator?  sama sekali tidak, mereka kini justru menderita oleh kebodohan para pemacah belah agama yang mendukung upaya negara2 musuh Islam untuk melenyapkan pemimpinnya yang menentang Israel.

Ada yang bertanya apa artinya  pemerintah Suraih menentang Israel ?,  Maksudnya adalah bahwa pemerintah Suriah tidak mau mengakui Israel sebagai negar yang berdaulat, bahkan meski negaranya sudah dibuat menderita karena perang dan sanksi ekonomi dari barat.

Kenapa pemerintah Suriah tidak mau mengakui Israel? Karena Israel dibentuk dengan mencaplok negara Palestina, untuk itulah sebenarnya Suriah dihancurkan. Jika anda tidak tahu itu, bisa jadi anda telah gagal faham diakhir zaman.

 

MILITER SURIAH CEGAT BEBERAPA RUDAL YANG DITEMBAKKAN OLEH ISRAEL

Beberapa menit yang lalu, militer Suriah mengaktifkan pertahanan udaranya setelah beberapa rudal  musuh  menargetkan sejumlah bangunan di sekitar Damaskus barat.

Menurut sumber militer di Damaskus, beberapa rudal musuh, yang diduga adalah dari Israel, ditembakkan kesekitar Mezzeh Airbase yang menyebabkan sejumlah ledakan di bagian barat ibukota.

Militer Suriah mengatakan mereka mampu menembak jatuh beberapa rudal musuh, itu tetapi beberapa diantaranya berhasil mencapai sasaran yang dituju.

Jika ini benara adalah serangan dari Israel, maka ini akan menandai untuk pertama kalinya adanya serangan Israel sejak akhir Agustus lalu, saat itu Israel menargetkan Damaskus dan sekitarnya.

Sebelumnya, dilaporkan bahwa militer Rusia bertanggung jawab atas tidak adanya pesawat Israel di Suriah barat; Namun, ini tidak pernah dikonfirmasi oleh Israel atau Rusia.

Serangan Israel ke Gaza 

Kelompok ‘Jihad Islam’ di palestina mengatakan bahwa salah seorang komandannya tewas dalam serangan udara Israel di rumahnya di Jalur Gaza, sementara kelompok bersenjata Jihad Islam  itu merespons dengan menembakkan roket ke arah Israel.

Sayap bersenjata Jihad Islam mengumumkan terbunuhnya Bahaa Abu al-Ata dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa setelah Israel mengkonfirmasi telah menargetkan komandan berusia 42 tahun itu.

 

AHLI MILITER CHINA INGATKAN RUSIA : KALININGRAD BISA DIREBUT NATO DALAM 2 HARI

Map of Kaliningrad, Kaliningrad Oblast, Russia

Situs web Cina Eastday.com mengutip Mayor Jenderal Du Wenlong, seorang   ahli strategi militer Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China terkemuka  mengatakan bahwa jika terjadi perang antara NATO-Rusia di wilayah Laut Baltik, maka aliansi NATO akan dapat merebut kantung penting pertahanan Rusia di Kaliningrad dalam waktu dua hari.

Menurut Du, Kaliningrad adalah "bukan sebuah area yang besar"; hanya memiliki luas 15.000 kilometer persegi, dan terletak 1.000 kilometer jauhnya dari Moskow, tetapi "sangat dekat dengan negara-negara NATO".

Dia menyebut bahwa Rusia dapat dengan cepat membalas dengan melancarkan serangan ke beberapa ibu kota negara Eropa, yang akan memicu situasi di mana "operasi skala besar akan dilakukan di seluruh Eropa".

Belum ada Pejabat Rusia yangmengomentari publikasi dari situs web Tiongkok itu.

Komentar Du itu dikeluarkan setelah Richard Hooker dari Jamestown Foundation, sebuah thinktank AS yang  dalam sebuah laporannya mengklaim bahwa dalam skenario "hipotetis" dari konflik bersenjata antara NATO dengan Rusia di wilayah Laut Baltik, maka  NATO harus secara khusus berfokus pada upaya merebut kantong pertahanan Rusia di Kaliningrad dalam waktu setidaknya dua minggu.

  1. "Adalah sangat penting bahwa pasukan NATO bisa mengatasi benteng pertahanan udara Kaliningrad dalam waktu 14 hari untuk mendapat keunggulan kekuatan udara;
  2. Pasukan yang sudah ada di tempat, dan bala bantuan harus datang dengan cepat dapat dikerahkan dalam 30 hari; 
  3. Bala bantuan besar harus datang dalam dan memasuki pertempuran selambat-lambatnya 30 hari setelah dimulainya pertempuran.

Hari ini, NATO belum siap untuk mencapai salah satu dari tujuan ini, ”tegas Hooker. Pada saat yang sama, ia tidak menguraikan apa yang dapat memicu konflik bersenjata itu, tapi hanya mengklaim bahwa Moskow memiliki strategi tersendiri di  wilayah Baltik.

 

RUSIA AKAN SEGERA OPERASIKAN SISTEM PERTAHANAN S-500 ANTISIPASI PESAWAT SILUMAN F-35 AS

 

Sistem pertahanan udara Rusia yang terbaru S-500 akan segera memasuki layanan  militer, kata Wakil Perdana Menteri Rusia Yuri Borisov, seperti dilansir Kommersant.

"Akan diluncurkan tepat waktu, saat ini sedang menyelesaikan commissioning dari sistem baru  sistem S-500," kata Borisov kepada Interfax, seperti dikutip oleh Kommersant.

Pada awal Oktober lalu, publikasi Rusia Izvestia melaporkan bahwa militer Rusia sedang menguji sistem S-500 di Suriah. Kementerian Pertahanan Rusia kemudian membantah klaim-klaim ini dalam pernyataan 2 Oktober, dan menambahkan bahwa “tidak perlu” lagi dilakukan pengujian lebih lanjut.

Sistem S-500 Rusia ini dijuluki 'Prometheus', diharapkan menjadi respons Moskow terhadap pesawat tempur siluman F-35 AS, yang telah mulai memasuki layanan militer.

Menurut Military Today, "S-500 adalah sistem anti-pesawat dan rudal balistik anti-balistik jarak jauh yang baru, yang dikembangkan Rusia. System Ini dapat dianggap  sebagai versi lanjutan dari S-400.

Pengembangan sistem pertahanan udara ini dimulai pada tahun 2002. oleh perusahaan Almaz-Antey. Sistem ini juga disebut sebagai Prometey (Prometheus) dan Triumfator-M.

Pengujian prototipenya diperkirakan telah dimulai pada tahun 2015. Produksi sistem pertahanan udara S-500 dilaporkan dimulai pada 2017. Rencananya akan mulai diterjunkan pada tahun 2020. Rusia berencana untuk mengirim sepuluh batalyon rudal S-500. ”

“S-500 bukan merupakan upgrade dari S-400, melainkan sebuah desain baru. Sistem Ini menggunakan banyak teknologi baru dan lebih unggul dari S-400.  dirancang untuk mencegat rudal balistik.

Direncanakan memiliki jangkauan 500-600 km dan mencapai target pada ketinggian setinggi 40 km. Beberapa sumber mengklaim bahwa sistem ini mampu melacak 5-20 target balistik dan mencegat hingga 5-10 target balistik secara bersamaan.

DIa dapat mencegat rudal balistik yang melaju dengan kecepatan 5-7 kilometer per detik. Telah dilaporkan bahwa sistem pertahanan udara ini juga dapat menargetkan satelit orbit rendah.

Direncanakan S-500 akan melindungi Moskow dan wilayah di sekitarnya. Ini akan menggantikan sistem anti rudal balistik A-135 yang ada saat ini. Sistem S-500 hanya akan digunakan untuk melawan target yang paling penting, seperti rudal balistik antarbenua, AWACS dan pesawat pengacau, ” tambahnya.

 

AS AKAN KERAHKAN PESAWAT TEMPUR SILUMAN F-35 KE ISRAEL DALAM JUMLAH BESAR

Angkatan Udara AS akan mengerahkan jet tempur siluman F-35  ke Israel untuk mempertahankan cengkeramannya di wilayah tersebut, publikasi Israel 9TV melaporkan, seperti dikutip oleh Avia.Pro pada hari Minggu.

“Amerika akan menempatkan sejumlah besar hanggar untuk pesawat tempur F-35 mereka di wilayah Israel. Kita berbicara tentang ratusan pesawat tempur, yang menciptakan ancaman tertentu terhadap fasilitas militer Rusia di Timur Tengah, ”kata Avia.Pro.

“Hangar pesawat sedang mendesak untuk dibangun di seluruh Israel, kemungkinan besar dimaksudkan untuk memarkir pesawat tempur generasi kelima terbaru semua cuaca F-35i (Adir). Departemen Pertahanan AS akan bertanggung jawab atas proyek tersebut. Total luas hanggar yang sedang dibangun adalah 252.000 meter persegi, ”lapor 9TV, seperti dikutip oleh Avia.Pro.

Jika benar, langkah ini akan menjadi permainan kekuatan baru oleh Washington untuk menghadapi Angkatan Bersenjata Rusia di wilayah tersebut, yang saat ini mempertahankan salah satu pangkalan terbesar di Suriah.

"Di sisi lain, para ahli percaya bahwa itu hanya adalh sebagu upaya memperkuat pengaruh militer AS di wilayah itu dengan tujuan untuk menghadapi Iran, yang sudah secara aktif mengerahkan fasilitas militernya di Suriah," tambah Avia.Pro

 

TURKI AKAN PULANGKAN MILITAN ISIS DAN KELUARGANYA KENEGARA ASAL MEREKA

Suspected Islamic State members in their cell at a Kurdish-controlled prison in northeast Syria last month.

Jum’at kemarin Turki mengatakan  bahwa pihaknya akan mulai memulangkan militan ISIS yang ditangkap ke negara asal mereka dalam 72 jam, sebagai bagian dari upaya untuk  menekan negara-negara Eropa yang enggan untuk mengambil kembali warga yang direkrut oleh kelompok ekstrimis yang kejam itu.

 "Sekarang kami memberi tahu Anda bahwa kami akan mengirim mereka kembali kepada Anda," kata menteri dalam negeri Turki, Suleyman Soylu. Dia mengatakan n bahwa pemulangan itu akan dimulai pada hari Senin (11/11/19).

Turki "bukanlah hotel" bagi tahanan ISIS yang berasal dari negara lain, katanya.

Sebagian besar tahanan ISIS itu ditangkap setelah mereka melarikan diri dari kamp penahanan di Ain Issa di Suriah. Mereka telah ditempatkan di sebuah fasilitas di Al-Rai, di wilayah Suriah yang dikuasai Turki di Suriah utara, katanya.

Militan yang didukung Turki melakukan gerak cepat ke arah Ain Issa pada awal operasi Turki yang dimulai pada 9 Oktober. Para militant dukungan Turki itu menemukan 190 orang, kebanyakan wanita dan anak-anak, yang melarikan diri dari kamp dan berlindung di rumah-rumah terdekat pada 13 Oktober lalu.

Di antara para tahanan itu adalah orang-orang dari Jerman, seorang wanita Irlandia dan seorang wanita Inggris dengan seorang anak. "Kami memisahkan miltaan ISIS yang berwarga negara Turki serta istri dan anak-anak mereka, yang diidentifikasi bergabung dengan ISIS di Suriah," katanya kepada wartawan,

 

KONVOI PASUKAN AGRESOR TURKI DILEMPARI BATU OLEH WARGA SURIAH 

Warga di Suriah utara melempari batu terhadap iring-iringan tentara Turki yang sedang melakukan patroli di Suriah utara. Keberadaan ilegal tentara Turki tidak hanya dikecam oleh pemerintah Suriah tapi juga dibenci oleh rakyat Suriah.

 

ERDOGAN : TURKI TIDAK AKAN KELUAR DARI SURIAH SAMPAI NEGARA LAIN PERGI

President Recep Tayyip Erdogan says Turkey will remain in northern Syria until all 'terrorists' leave the area [File: Laszlo Balogh/Getty Images]

Turki tidak akan meninggalkan Suriah sampai negara-negara lain sudah mundur, kata  Presiden Turki Tayyip Erdogan  pada hari Jumat, dan Ankara akan melanjutkan serangan  lintas-perbatasan terhadap para pejuang Kurdi sampai setiap orang Kurdi meninggalkan wilayah tersebut.

Turki melancarkan serangan militer ketiganya ke timur laut Suriah bulan lalu untuk mengusir para pejuang Kurdi YPG dari perbatasannya dan membangun "zona aman" di mana negara itu denggan dalih  untuk menampung 2 juta pengungsi Suriah.

Setelah merebut area sepanjang 120 km (75 mil) tanah di sepanjang perbatasan, Turki membuat kesepakatan dengan AS dan Rusia untuk mencegah milisi Kurdi keluar dari daerah itu.

Dia menambahkan bahwa serangan Turki akan berlanjut sampai semua militant terakhir juga telah meninggalkan daerah itu.

 

GABUNGAN PASUKAN SURIAH DAN SDF REBUT SEBUAH KOTA DIBARAT LAUT HASAKAH

Tentara Arab Suriah (SAA) bersama dengan Pasukan Demokrat Suriah (SDF) melancarkan serangan bersama terhadap pertahanan militan yang didukung Turki di dekat kota Abu Rasin pada hari ini, Jumat.

Dengan didukung oleh artileri berat, pasukan SDF dan SAA menyerbu posisi militant yang menyebut dirinya "Tentara Nasional Suriah" di kota Musharifah Umm Shu'ayfah, yang mengakibatkan pertempuran singkat dengan para militan yang didukung Turki itu.

Menurut laporan dari desa Al-Hasakah, pasukan SAA dan SDF mampu mengusir para militan dari kota dan memaksakan untuk menguasai sepenuhnya atas daerah pedesaan di dekat Abu Rasin.

Laporan itu menambahkan bahwa tentara Suriah dan pasukan SDF saat ini sedang melakukan serangan bersama di sepanjang front Abu Rasin untuk merebut kembali wilayah yang ditinggalkan oleh militan yang didukung Turki, ketika  mereka masih mengerahkan pasukan mereka ke daerah ini.

Dengan sejumlah besar tank dan senjata berat, pasukan SDF dan SAA telah memposisikan diri untuk merebut kembali desa Al-Hasakah di barat laut dan mendesak mundur militan yang didukung Turki.

 

PESAWAT-PESAWAT RUSIA DAN SURIAH LAKUKAN SERANGAN DI IDLIB BARAT

Hari ini jum’at Angkatan Udara Rusia melakukan serangan kuat terhadap Distrik Jisr Al-Shughour di Idlib barat, yang menargetkan beberapa situs yang dikuasai militan.

Menurut sumber militer diProvinsi Latakia, Angkatan Udara Rusia melancarkan lebih dari 15 serangan udara di Idlib barat pada hari Jumat, mengenai sejumlah sasaran milik Partai Islam Turkestan, kelompok Hurras Al-Deen, dan Hay'at Tahrir Al-Sham.

Sumber itu mengatakan bahwa Angkatan Udara Suriah juga ikut  dalam serangan itu, dengan melancarkan lebih dari lima serangan udara sendiri di wilayah yang dikuasai militan di dekat wilayah perbatasan Turki.

Serangan terbaru oleh Angkatan Udara Rusia ini terjadi pada saat Tentara Arab Suriah (SAA) dan sekutu mereka bersiap untuk meluncurkan serangan skala besar di Suriah barat laut.

Tujuan utama serangan  ini adalah untuk membersihkan semua wilayah selatan Jisr Al-Shughour dan menguasai pegunungan yang menghadap kota dari poros barat daya .

 

PASUKAN REZIM TURKI MENJARAH DAN MENGUSIR PENDUDUK DI AFRIN

Wartawan SANA di Aleppo mengatakan bahwa rezim Turki dan tentara teroris bayarannya terus menyerang penduduk setempat dan memperkuat penguasaan  mereka didalam kota dan pedesaan Afrin, di barat laut Aleppo, Suriah dan memaksa mereka untuk  meninggalkan rumah mereka dan  mencegah mereka kembali dengan tujuan agar bisa menempatkan para teroris dan keluarga mereka di rumah mereka.

Sumber-sumber lokal mengatakan bahwa penduduk setempat setiap hari menghadapi tindakan penculikan dan penangkapan, selain juga menjarah sumber mata pencaharian mereka oleh anggota tentara rezim Turki dan kelompok-kelompok teroris yang didukung oleh tentara pendudukan Turki,  dengan cara yang terlihat putus asa,  untuk mengusir mereka dari rumah mereka.

Sebelumnya, pasukan rezim Turki telah menyita banyak rumah penduduk lokal di Afrin dan memungkinkan para teroris dan keluarga mereka untuk tinggal di sana.

Sumber-sumber lokal menunjukkan bahwa pasukan pendudukan Turki itu telah  membuat  enam pos militer di pedesaan Ras al-Ayn sejak awal agresi.

Sumber itu menambahkan bahwa pasukan pendudukan Turki pada hari Senin membuldoser tiga rumah dan empat toko dan gudang  petani di desa al-Souda di desa Ras al-Ayn untuk membangun basis  militer di tempat itu.

Sejak awal agresi mereka di wilayah Suriah pada 9 Oktober, pasukan Turki dan tentara bayaran mereka telah melakukan tindakan kriminal terhadap penduduk setempat dan menghancurkan infrastruktur dan fasilitas layanan yang menyebabkan pengungsian sejumlah besar warga sipil ke kota-kota. dari Hasaka dan Qamishli.

 

KOALISI MILITER AS MEMULAI OPERASI PENGAWALAN DI SELAT HORMUZ

Bahrain, which hosted the naval coalition's official launch, joined the International Maritime Security Construct in August [Hamad I Mohammed/Reuters]

Koalisi angkatan laut pimpinan AS secara resmi mulai meluncurkan operasinya di Bahrain pada hari Kamis untuk melindungi pengiriman brang di perairan Teluk, menyusul serangkaian serangan yang dituduhkan Washington dan sekutunya pada Iran.

Koalisi ini bertujuan menangkal ancaman terhadap pasokan minyak dunia, telah dibentuk sejak Juni lalu.

Iran  yang telah membantah bertanggung jawab atas serangan misterius itu  telah membuat rencananya sendiri untuk meningkatkan keamanan Teluk yang secara tegas  tidak melibatkan kekuatan luar.

Bahrain  yang saat ini menampung Armada Kelima Angkatan Laut AS, telah bergabung dengan Konstruksi Keamanan Maritim Internasional (IMSC) pada Agustus lalu, sementara Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) mengikutinya pada bulan September.

Australia dan Inggris adalah negara-negara Barat utama yang telah setuju untuk mengirim kapal perangnya untuk mengawal pengiriman laut diTeluk.

Anggota terbaru adalah Albania yang bergabung pada hari Jumat. Kapal-kapal akan dikawal saat melalui Selat Hormuz, sebuah chokepoint strategis di Teluk dan arteri utama untuk pengangkutan minyak Timur Tengah.

 

TURKI MENGGUNAKAN SENJATA KIMIA “FOSPOR PUTIH” UNTUK MENYERANG SDF

Seorang pejabat Kurdi senior di Pasukan Demokrat Suriah (SDF), membuat pernyataan kepada pers di Qamishli,  bahwa Angkatan Bersenjata Turki menggunakan "senjata yang dilarang secara internasional" di Suriah utara terhadap "lebih dari 30 warga sipil termasuk anak-anak,"

"Apa yang terjadi di Ras al-Ain, Tal Abyad, sejak 9 Oktober dan hingga saat ini, adalah di mana Turki dan tentara bayarannya tidak pernah  mempedulikan  hukum dan etika,  Turki telah menggunakan senjata yang dilarang secara internasional untuk menyerang  rakyat kami dan menargetkan lebih dari 30 warga sipil termasuk anak-anak dengan senjata yang dilarang secara internasional ini, ” Ketua Komisi Hubungan Luar Negeri SDF, Abdulkarim Omar mengatakan, seperti dikutip oleh Ruptly.

Terlepas dari klaim tersebut, Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) mengabaikan investigasi terhadap dugaan penggunaan "fosfor putih"  (White phosphorus) pada akhir pekan ini, karena dianggap bukan  termasuk dalam " lingkup wewenang" mereka.

Ketua Bersama Kesehatan dan Lingkungan di Suriah Utara Mustafa Juan mengatakan bahwa SDF telah menyerahkan file yang membuktikan klaim mereka kepada organisasi internasional termasuk "Human Rights Watch dan Amnesty International dan tiga kedutaan besar Eropa."

“Kami menekankan, di wilayah pemerintahan (Kurdi) di timur laut Suriah akan perlunya penyelidikan netral lebih lanjut tentang pelanggaran yang dilakukan oleh Turki yang menggunakan senjata yang dilarang secara internasional ini.

Kami juga mengutuk upaya Turki untuk menyembunyikan kejahatan dan upayanya untuk menghalangi pembentukan komite investigasi internasional, "tambah Omar.

Serangan militer Ankara, yang dijuluki ‘Operation Peace Spring’ ,  telah dimulai pada 9 Oktober dengan tujuan untuk menciptakan 'zona aman' di Suriah timur laut dengan menyingkirkan pasukan Kurdi, yang dianggap Turki sebagai teroris.

Turki setuju untuk menghentikan serangan setelah mencapai kesepakatan dengan Rusia mengenai kondisi 'zona aman' pada 22 Oktober.

 

KOREA UTARA KECAM RENCANA LATIHAN UDARA BERSAMA  AS – KORSEL “VAGILENT ACE”

U.S. Air Force F-16 Fighting Falcon fighter aircraft, assigned to the 36th Fighter Squadron, participate in an elephant walk during Exercise VIGILANT ACE

Dalam sebuah pernyataan, seorang pejabat Korut mengecam rencana latihan udara  anatar militer AS dab Korsell, dan menyebut mereka sebagai  menutupkan "selimut basah" (mematikan) pada dialog  antara AS dan Korea Utara.

Hanya beberapa hari setelah Pentagon mengumumkan akan mengadakan latihan udara terbatas dengan Korea Selatan dalam minggu-minggu mendatang sebagai pengganti latihan tahunan Waspada Ace mereka, duta besar tidak tetap Korea utara  Kwon Jong Gun menegaskan, bahwa  keputusan AS  itu "sama saja dengan deklarasi konfrontasi."

"Kegilaan militer AS yang gegabah itu adalah sebuah tindakan yang sangat provokatif dan berbahaya, yang melempar selimut basah diatas atas percikan api, dimana  dialog Korut-AS sudah di ambang kepunahan," kata diplomat itu pada hari Kamis, seperti dilansir KCNA Watch. "Tidak ada yang akan percaya bahwa perubahan  latihan perang itu  juga akan mengubah sifat agresi mereka."

Latihan udara “Vigilant Ace” pernah dibatalkan tahun lalu tak lama setelah Presiden AS Donald Trump membatalkan dua latihan bersama tambahan dengan Korea Selatan dan mengklaim "Latihan  perang" adalah "sangat mahal" dan menghambat negosiasi dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

Saat latihan udara terakhir “Vigilant Ace”2017 , AS dan Korsel mengerahkan lebih dari 230 pesawat ke wilayah tersebut dan, menurut Pentagon, dilakukan untuk “memaksimalkan realisme” dari respons terhadap potensi ancaman diPasifik.

Disisi lain Korut (DPRK), memandang latihan-latihan semacam itu sebagai "provokasi berbahaya" yang mendorong kawasan itu "ke jurang perang nuklir."

 

MENLU RUSIA : TIDAK AKAN ADA PEMENANG DALAM PERANG NUKLIR, JADI JANGAN DILAKUKAN

https://www.youtube.com/watch?v=YVOBqt2A404

Menlu Rusia Sergei Lavrov mengatakan bahwa tidak ada yang bisa memanangkan perang nuklir, karenanya perang nuklir tidak boleh dilakukan, Lavrov mengatakan hal itu saat  pertemuan resmi dengan Kepala Eksekutif dan ketua bersama Dewan Direktur Prakarsa Ancaman Nuklir/ Nuclear Threat Initiative (NTI) Ernest Moniz di Moskow pada hari Kamis.

"Anda mungkin tahu bahwa satu tahun yang lalu kami menyarankan AS untuk mengulangi apa yang dilakukan AS dan Uni Soviet beberapa kali, membuat pernyataan tingkat atas yang sangat kuat, bahwa perang nuklir tidak dapat dimenangkan dan oleh karena itu harus tidak perlu dilakukan, " kata menlu Rusia itu.

Lavrov juga menekankan bahwa Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JPOAC) telah menghadapi beberapa masalah "serta banyak masalah lain di bidang non-proliferasi dan perlucutan senjata".

Moniz setuju dengan Lavrov tentang perlunya sebuah pernyataan tingkat tinggi dan mengatakan dia berharap untuk "membahas berbagai masalah ini dengan langkah konkrit".

“Tentu saja, dari pernyataan tingkat tinggi antara Reagan-Gorbachev, seperti yang juga anda ketahui dalam artikel kami, dan juga berkali-kali dirilis pada NTI (Nuclear Threat Initiative) , kami selalu membuat titik pandang yang sama, bahwa sebuah pernyataan tingkat sangat tinggi oleh presiden kami akan sangat penting bagi keselamatan komunitas internasional  kata Moniz.

 

TENTARA SURIAH SITA SENJATA MILITAN DALAM JUMLAH BESAR

Tentara Arab Suriah (SAA) menyita sejumlah besar senjata selama beberapa hari terakhir di Provinsi Daraa, Hama, dan Damaskus.

Senjata-senjata ini dilaporkan terdiri dari sejumlah besar amunisi, roket, peluru artileri dan peluru mortir, senapan serbu, dan rudal.

Jenis  rudal yang disita oleh Tentara Suriah adalah sejumlah besar rudal TOW anti-tank yang dipasok oleh AS ke apa yang disebut pemberontak 'moderat' (Moderate rebels) di Suriah selatan dan utara.

Rudal ini dimaksudkan akan memainkan peran penting dalam serangan militan terhadap Tentara Suriah, karena mereka dapat menghancurkan dan merebut  beberapa tank dan posisi militer diprovinsi2  seperti Idlib dan Hama.

 

ISIS SERANG PENGIRIMAN MINYAK MILIK SURIAH

Kelompok teror ISIS telah menarget  pengiriman bahan bakar pemerintah Suriah di Provinsi Al-Raqqa.

Menurut sayap media resmi kelompok teroris itu, ISIS menembakkan roket ke angkutan bahan bakar pemerintah yang  melalui wilayah Pasukan Demokratik Suriah (SDF) diBariyat Al-Jadaydat diprovinsi  Al-Raqqa.

Laporan terbaru ini muncul bersamaan dengan terjadinya ledakan kuat di Kilang Minyak Baniya di Provinsi Tartous. ledakan  itu menewaskan satu orang dan melukai dua lainnya.

 

ISRAEL NYATAKAN SIAP MEMBANTU KURDI SURIAH 

Israel akan membantu Kurdi Suriah untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh pasukan AS yang menarik diri dari perbatasan Turki bulan lalu, kata Wamenlu Israel pada hari Rabu,  seperti  dilaporkan Reuters.

Pada 10 okt lalu, PM Israel Benjamin Netanyahu menawarkan bantuan kemanusiaan kepada "orang-orang Kurdi yang gagah berani" r, dengan alasan mereka menghadapi kemungkinan "pembersihan etnis" oleh Turki dan kelompok sekutunya di Suriah.

Tzipi Hotovely, wamenlu Israel, mengatakan kepada parlemen pada hari Rabu bahwa tawaran itu telah diambil.

"Israel telah menerima banyak permintaan bantuan, terutama di bidang diplomatik dan kemanusiaan," katanya.

"Kami menyatakan kesedihan mendalam kepada Kurdi Suriah, dan kami membantu mereka melalui berbagai saluran.", meski  Pejabat Kurdi Suriah belum bisa dimintai  komentar.

Hotovely tidak merinci apa bantuan Israel itu, tapi hanya mengatakan bahwa selama "dialog dengan AS ..., kami menyatakan keberfihakan kami tentang Kurdi ... dan kami bangga telah mengambil sikap bersama orang-orang Kurdi".

Israel telah menjaga hubungan militer, intelijen dan bisnis secara diam-diam dengan Kurdi sejak 1960-an, mengenai kelompok etnis minoritas Kurdi yang penduduk asli mereka terpecah antara Irak, Turki, Suriah dan Iran yang dianggap sebagai penyangga terhadap musuh bersama.

"Israel memang memiliki kepentingan untik menjaga kekuatan Kurdi dan minoritas lainnya di wilayah Suriah utara, sebagai sebuah elemen moderat yang pro-Barat," kata Hotovely.

 

RUSIA TIDAK AKAN MAU KOMPROMI DENGAN AS SOAL LADANG MINYAK SURIAH

Rusia tidak akan mau bekerja sama (kompromi) dengan AS di ladang minyak Suriah, karena ladang-ladang itu  milik rakyat Suriah, kata TASS mengutip Wamenlu Rusia Sergey Vershinin, Rabu.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyetujui rencana yang menetapkan bahwa setidaknya 800 tentara AS akan tetap di Suriah untuk memastikan penguasaan atas cadangan minyak Suriah.

"Kami tidak akan bekerja sama dengan AS pada minyak Suriah. Ini menyangkut minyak Suriah, yang merupakan warisan untuk rakyat Suriah, "kata Vershinin kepada wartawan.

"Kami yakin bahwa pengelolaan sumber daya termasuk minyak adalah hak rakyat Suriah," tambah diplomat Rusia itu.  Vershinin menyebut  tindakan AS yang meningkatkan 'kehadiran ilegal'nya  di Suriah sebagai melanggar hukum internasional.

 

IRAN KEMBALI AKTIFKAN REAKTOR NUKLIR FORDOW

Handout photo released by Iran's Atomic Energy Organization shows the atomic enrichment facilities at Natanz nuclear power plant [Handout via AFP]

Iran telah memulai proses menyuntikkan gas uranium ke sentrifugal di fasilitas bawah tanahnya di Fordow , kata seorang pejabat, langkah terbaru ini makin menjauhkan Iran dari kesepakatan nuklirnya kekuatan dunia sejak AS menarik diri dari perjanjian tengara pada 2018.

Behrouz Kamalvandi, juru bicara Organisasi Energi Atom Iran, mengatakan kepada televisi pemerintah bahwa badan tersebut telah mengirimkan 2.000 kilogram Uranium atau UF6 ke pabrik di Fordow, di bawah pengawasan inspektur PBB, Rabu.

"Startup  sentrifugal membutuhkan waktu beberapa jam dan mulai tengah malam, proses menyuntikkan gas uranium ke dalamnya akan dimulai," katanya.

Seorang juru bicara Badan Energi Atom Internasional (IAEA) mengatakan inspektur di situs itu "akan melaporkan kembali kegiatan yang relevan".

Ali Akbar Salehi, kepala badan nuklir Iran mengatakan pada hari Selasa bahwa Iran akan memperkaya uranium hingga 5 persen di Fordow mulai hari Rabu.

Kesepakatan nuklir yang ditandatangani pada 2015 oleh Iran, AS, Inggris, Prancis, Jerman, Cina, dan Rusia  melarang aktivitas nuklir di Fordow, sebuah pabrik yang berlokasi di dekat kota Qom, dan membatasi tingkat kemurnian yang dapat diperkaya oleh Teheran. uranium 3,67 persen, niai yang cocok untuk pembangkit listrik sipil dan jauh di bawah ambang batas persen persen untuk pembuatan senjata nuklir.

Sebelum ada kesepakatan nuklir itu, Iran menggunakan fasilitas Fordow untuk memperkaya uranium hingga 20 persen kemurnian fisil. Dan Salehi mengatakan Teheran juga bisa memperkaya uranium hingga 20 persen jika diperlukan, "tetapi saat ini belum perlu untuk itu".

 

PASUKAN SURIAH SERANG MILITAN DIPROVINSI LATAKIA

https://youtu.be/RRdjCco5Ta0

Anna News Agency (Rusia) merilis video saat pasukan Tentara Arab Suriah menyerang militan di beberapa lokasi di selatan kota utama Kabani di timur laut Latakia.

Video itu menunjukkan Tentara Suriah yang sedangn melacak para militan di wilayah pegunungan padat Latakia timur laut dan menyerang para militan dengan roket berpemandu, artileri, dan serangan udara.

Tentara Suriah telah terlibat dalam pertempuran sengit dengan pemberontak jihadis di selatan Kabani selama dua minggu ini; mereka diharapkan untuk mengintensifkan serangan mereka dalam beberapa hari mendatang karena mereka mengerahkan lebih banyak pasukan ke garis depan ini.

Di antara pasukan yang dikabarkan akan menuju ke timur laut Latakia adalah Divisi Pasukan elit Misi Khusus ke-25  (sebelumnya Tiger Force).

 

ANGKATAN LAUT RUSIA LAKUKAN LATIHAN MILITER DI LAUT MEDITERANIA

Angkatan Laut Rusia melakukan latihan militer di bagian timur laut Mediterania minggu lalu, Media Rusia Avia.Pro melaporkan pada hari Selasa.

Mengutip RIA Novosti, Avia.Pro melaporkan bahwa kapal perang Rusia itu melakukan latihan militer mereka di dekat perairan teritorial Israel.

“Menurut informasi yang diberikan oleh RIA Novosti, kapal perang Rusia itu menembakkan roket dan artileri di dekat perairan teritorial Israel, yang merupakan kejutan yang agak serius bagi negara Yahudi itu. Tindakan militer Rusia tidak melanggar apa pun, tetapi dengan jelas menunjukkan kehadiran mereka di Laut Mediterania, ”publikasi tersebut melaporkan.

“Latihan bersama Angkatan Laut dan Angkatan Udara Rusia itu dilakukan sebagai bagian dari bagain  akhir dari latihan tempur pasukan operasionalnya di Mediterania. Lebih dari lima kapal perang dan kapal pendukung ikut serta dalam latihan itu, ” tambahnya.

 

PEMBERONTAK THAILAND SERANG POS KEAMANAN, 15 ORANG TEWAS

Thai security forces

Selasa malam, Pemberontak separatis di provinsi Yala selatan Thailand menggunakan bahan peledak dan paku yang tersebar di jalan-jalan lokal untuk menghambat pengejaran, setelah dilaporkan menembaki pos pemeriksaan keamanan dan menewaskan sedikitnya 15 orang dan melukai empat orang.

 "Ini kemungkinan adalah perbuatan para pemberontak … Ini adalah salah satu serangan terbesar dalam beberapa waktu terakhir", kata Kolonel Pramote Prom-in, seorang jurubicara keamanan regional, dikutip oleh Reuters.

Belum ada klaim yang bertanggung jawab  atas serangan itu, menurut laporan media.

Separatis Muslim Melayu dilaporkan diketahui menyerang personel keamanan dan biksu di provinsi Thailand selatan yang mereka anggap sebagai wilayah yang diduduki oleh negara dengan mayoritas Buddha itu.

Akar konflik lokal berawal dari awal abad ke-20, ketika wilayah kesultanan Pattani menjadi bagian dari sebagian besar wilayah Siam Buddha (sebelumnya bernama Thailand) dan dipisahkan menjadi tiga provinsi  Naranthiwat, Pattani dan Yala. Sejak itu, gerakan Muslim di wilayah ini telah berulang kali menyerukan otonomi yang lebih luas dan menuntut kemerdekaan.

 

TUDUHAN AS BAHWA KORUT PENSPONSOR TERORIS MEMBUAT KEMUNGKINAN DIALOG DENGAN KORUT MAKIN KECIL

President Donald Trump, left, North Korea leader Kim Jong Un

Korea Utara mengecam AS karena menyebut Pyongyang dalam laporan tahunannya sebagi negara sponsor terorisme, dan menyebut laporan itu sebagai contoh "kebijakan bermusuhan" Washington yang akan makin membatasi peluang dialog.

Deplu AS pada hari Jumat menerbitkan  Laporan tentang Terorisme tahun 2018. Yang menyebut bahwa AS menunjuk Korea Utara sebagai negara pensponsor teror tahun 2017.

Kemenlu Korea Utara menolak laporan itu sebagai "provokasi serius yang bermotivasi politik," kata Kantor Berita Pusat Korea yang dikelola pemerintah.

"Ini membuktikan sekali lagi bahwa AS disibukkan dengan pertentangan yang lazim terhadap Korea Utara, dengan selalu mencari kebijakan bermusuhan," kata pernyataan itu.

Korea Utara bulan lalu keluar dari pembicaraan nuklir tingkat negosiator dan menyalahkan AS karena tidak menawarkan cukup konsesi (pelonggaran sanksi). Sejak itu Korut mengancam akan melanjutkan uji coba rudal nuklir jarak jauhnya.

Korea Utara  mengatakan itu adalah sebuah "penghinaan" , terutama ketika dialog Korut-AS sedang "berada di jalan buntu." "Saluran dialog antara DPRK dan AS semakin dipersempit karena sikap dan pendirian AS seperti itu," kata kemenlu Korea Utara,

 

RUSIA SIAP BANTU PEMBICARAAN SOAL PENGGABUNGAN SDF KEDALAM TENTARA SURIAH

A Syrian rebel fighter declares the liberation of Mehrabli village from the Syrian Democratic Forces (SDF) near Tal Abyad, Syria, October 11, 2019, in this still image obtained from video

Deputi Menlu Rusia Sergei Vershinin mengatakan Selasa bahwa Rusia siap untuk membantu pembicaraan antara Kurdi dan Damaskus mengenai penggabungan Pasukan Kurdi  (SDF)  kedalam tentara pemerintah Suriah.

"Kami telah berulang kali mengatakan bahwa kami mendukung dialog antara perwakilan Kurdi dan pemerintah pusat di Damaskus dan menganggap Kurdi sebagai bagian integral dari masyarakat Suriah," kata Vershinin kepada wartawan.  Moskow siap untuk ini "dalam semua aspek."

Pada saat yang sama, Kemenhan telah menyatakan bahwa pasukan mereka bersama dengan rekan-rekan Turki mereka telah memulai patroli kedua mereka di Suriah barat laut. "Pada 5 November 2019, patroli gabungan kedua dari polisi militer Rusia dan dinas perbatasan Turki dimulai  di wilayah perbatasan baru, yang terletak beberapa kilometer ke utara dari pemukiman Kobane.

Untuk pertama kalinya, patroli bersama akan berlangsung di sepanjang rute baru, "Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan dalam sebuah pernyataan, yang menetapkan bahwa rute itu panjangnya akan lebih dari 160 kilometer (99,4 mil).  Dimana para prajurit mengendarai kendaraan lapis baja.

Sebanyak delapan unit peralatan militer dan sekitar 50 prajurit terlibat dalam operasi itu. Pada akhir Oktober lalu , SDF mengumumkan penarikan menyeluruhpasukan dari wilayah perbatasan antara Suriah dan Turki. SDF menekankan bahwa penjaga perbatasan pemerintah Suriah akan dikerahkan ke perbatasan Suriah-Turki.

 

PESAWAT TEMPUR SURIAH GEMPUR MILITAN DI BARAT LAUT SURIAH

Untuk pertama kalinya dalam enam minggu ini, Angkatan Udara Arab Suriah (SyAAF) meluncurkan serangan udara di wilayah barat laut Suriah. kata sumber militer di Damaskus,

Angkatan Udara Suriah melancarkan beberapa serangan di Dataran Al-Ghaab dan pedesaan timur laut Latakia.

Serangan itu menargetkan pertahanan Hayat Tahrir Al-Sham dan Partai Islam Turkestan di dekat kota utama Kabani, yang saat ini menjadi lokasi bentrokan sengit antara Tentara Arab Suriah (SAA) dan gerilyawan.

Di Dataran Al-Ghaab, Angkatan Udara Suriah membom posisi militan di bagian utara wilayah pedesaan ini, dan menimbulkan kerusakan besar pada pertahanan militan.

Serangan udara terbaru  Angkatan Udara Suriah ini terjadi pada saat SAA terus memperkuat pasukan mereka di provinsi Latakia, Hama, dan Idlib.

 

SURIAH KIRIM BANTUAN MILITER GUNA MENGHAMBAT GERAK MAJU MILITAN YANG DIDUKUNG TURKI

Akhir pekan lalu Tentara Arab Suriah (SAA) telah memindahkan senjata berat ke wilayah timur laut Suriah  untuk mencegah gerak maju  militan.

Menurut sebuah laporan dari provinsi Al-Hasakah, senjata-senjata berat itu tiba di dekat Tal Tamr bersama dengan beberapa konvoi pasukan tambahan tentara Arab Suriah.

Senjata-senjata berat ini dibutuhkan oleh pasukan Tentara Arab Suriah di front ini karena militan yang didukung Turki telah berusaha untuk maju ke kota penting Tal Tamr dari daerah Ras Al-‘Ayn.

Terlepas dari implementasi kesepakatan Sochi yang baru, militan yang didukung Turki masih terus melanggar gencatan senjata, yang merupakan masalah utama bagi pasukan Angkatan Darat Suriah yang dipersenjatai dengan senjata ringan beberapa minggu terakhir ini.

 

HEZBULLAH JATUHKAN DRONE ISRAEL DENGAN PERTAHANAN UDARA ERA SOVIET

Hizbullah menggunakan rudal anti-pesawat era Soviet untuk menembak jatuh sebuah pesawat Drone militer Israel di Libanon selatan pekan lalu, publikasi penerbangan Rusia Avia.Pro melaporkan pada hari Senin.

Menurut Avia.Pro, Hizbullah menggunakan rudal anti-pesawat 9K33 Osa era-Soviet untuk menyerang pesawat militer Israel yang terbang di atas provinsi Nabatieh Lebanon selatan, Kamis lalu. '

“Tidak diketahui secara pasti bagaimana sistem pertahanan udara Osa itu bisa dikirim ke Libanon; Namun, menurut beberapa laporan setidaknya tiga buah sistem ini telah  dikirim keLibanon melalui Suriah.

Fakta ini membuka  perdebatan bahwa sekarang penerbangan militer Israel ke Libanon makin  tidak aman, karena sistem pertahanan udara ini mampu mengenai sasaran udara pada jarak hingga 10 kilometer, dengan kecepatan target maksimum 1.500 km / jam, ”Avia. Pro melaporkan.

Libanon tidak memiliki sistem pertahanan udara, sehingga Hizbullah kemungkinan besar menerima rudal ini dari Suriah dan Iran.

Dimasa lalu Hezbollah belum pernah menggunakan rudal anti-pesawat  , namun mengingat perkembangan  terbaru ini, sangat mungkin bahwa mereka akan menggunakannya lagi di masa mendatang.

 

IRAN MULAI GUNAKAN SENTRIFUGAL CANGGIH UNTUK PENGAYAAN URANIUMNYA 

Image result for iran nuclear PIC

Iran telah mengambil langkah yang makin jauh dari kesepakatan nuklirnya dengan AS  dengan mengumumkan akan menggandakan jumlah sentrifugal canggihnya, Iran menyebut langkah itu sebagai akibat langsung dari penarikan diri AS dari perjanjiannuklir itu tahun lalu.

Iran telah mengoperasikan sentrifugal barunya yang canggih denganjumlah dua kali lebih banyak canggih dari jumlah yang dilarang oleh perjanjian nuklir 2015, Teheran sedang mengerjakan sebuah prototipe yang 50 kali lebih cepat daripada yang diizinkan oleh kesepakatan itu, Akbar Salehi, kepala Organisasi Energi Atom Iran, mengatakan pada Senin hari ini.

Salehi mengatakan, Iran sekarang mengoperasikan Sentrifugal canggih 60 IR-6, yang  dapat menghasilkan uranium yang diperkaya 10 kali lebih cepat dari generasi pertama IR-1 yang diizinkan oleh perjanjian nuklir 2015.

Dengan memulai menggunakan sentrifugal canggih ini, Iran telah melangkah lebih cepat satu tahun dari yang diperkirakan para ahli Teheran yang perlu memiliki cukup bahan untuk membuat senjata nuklir , jika Iran memutuskan untuk memilikinya..

 Salehi juga mengumumkan bahwa para ilmuwan sedang mengerjakan prototipe Sentrifugal yang disebutnya IR-9, yang akan bekerja 50 kali lebih cepat daripada IR-1.

Dorsa Jabbari dari Al Jazeera yang melaporkan dari Teheran, mengatakan bahwa apa yang dirasakan di Iran adalah bahwa sejak AS menarik diri dari perjanjian nuklir 2015 , para penandatangan yang lain perjanjian ituyaitu  Prancis, Jerman, Inggris, Eropa dan Rusia , sama sekali  belum menyatakan berakhirnya kesepakatan mereka.

"Salehi menekankan itulah sebabnya Iran akan terus memajukan program nuklirnya," kata Jabbari.

"Menyelamatkan kesepakatan ini telah menjadi langkah terakhir dalam beberapa bulan terakhir. Beberapa utusan Eropa telah berusaha menyelamatkannya dengan meyakinkan AS dan Iran untuk kembali ke meja perundingan, tetapi posisi Iran adalah hanya mau bernegosiasi jika AS mencabut seluruh sanksi-sanksi yang telah diberlakukan di negara itu sejak tahun lalu "kata Jabbari.

 

IRAN ANCAM NEGARA TELUK YANG MENJADI PANGKALAN MILITER AS SEBAGAI TARGET JIKA TERJADI PERANG

 U.S. Air Force B-52 Stratofortress bomber arrives at Al Udeid Air Base, Qatar (File)

AS dan Iran telah berulang kali mengancam satu sama lain dengan konsekuensi yang mematikan jika terjadi peperangan, dengan langkah  AS yang  mengirim satuan tempur kapal induknya ke Timur Tengah dan untuk membentuk koalisi keamanan maritim untuk melindungi pengiriman di Teluk Persia yang menyebabkan ketegangan. sebuah lonjakan ke level baru yang berbahaya.

Iran memiliki kemampuan dan niat untuk menarget setiap dan semua wilayah yang melindungi AS atau sekutunya di wilayah tersebut jika terjadi  agresi terhadap Iran , jurubicara Angkatan Bersenjata Iran Brigjen. Jenderal Abolfazl Shekarchi memperingatkan.

"Setiap negara dan area teritorial manapapun yang melindungi kepentingan AS dan sekutunya akan terancam (jika terjadi perang) dan Republik Islam Iran telah membuktikan bahwa Iran memiliki kemampuan untuk melakukannya," kata jubir angkatan bersenjata Iran yang berbicara kepada Kantor Berita Fars.

"Meskipun suatu negara itu tidak secara langsung ikut berpartisipasi dalam kemungkinan perang itu,  tetapi jika wilayahnya menjadi pangkalan militer  musuh, maka kami menganggap negara itu sebagai wilayah yang bermusuhan dan akan memperlakukannya sebagai agresor," tambah Shekarchi.

Dia Menekankan bahwa Iran tidak akan pernah menjadi penghasut perang atau aggressor, "jika sebuah negara agresor melakukan kesalahan strategis" dan memulai perang, "maka agresi itu  akan berhadapan dengan respons terkuat dan paling menghancurkan atas suatu wilayah geografis yang luas. melampaui apa yang bisa dibayangkan oleh para musuh Iran. ”

Shekarchi menambahkan bahwa ketidakefektifan peralatan militer AS telah terbukti belum lama ini ketika semua radar canggih AS  dan sistem pertahanan udaranya "gagal dalam ujian dengan cara yang memalukan" ketika milisi Houthi Yaman melancarkan serangan terhadap fasilitas Saudi Aramco pada bulan September lalu. Pada saat itu, juru bicara itu mengatakan, seluruh dunia "menyadari kelemahan dan penghinaan (atas peralatan militer AS)."

AS  sudah memiliki lebih dari setengah lusin pangkalan militer utama yang tersebar disekitar wilayah Iran, dan baru-baru ini AS juga mengkonfirmasi rencananya untuk mengirim 3.000 personel tambahan, dua skuadron tempur, dan baterai Patriot dan THAAD ke Arab Saudi setelah terjadi serangan diKilangi Saudi Aramco.

Pangkalan-pangkalan militer AS itu meliputi  pangkalan permanen di Bahrain yang menampung Armada ke-5 Angkatan Laut AS, Sentral komandu AS di Kuwait, Pangkalan Udara Al Dhafra di Uni Emirat Arab yang menmapung  sekitar 5.000 lebih personel AS, dan pasukan yang besar ada di Pangkalan Udara al-Udeid di Qatar, yang menampung sekitar 10.000 tentara.

AS juga memiliki pasukan khusus yang beroperasi di Yaman dan Suriah, dan ribuan tentara di Irak dan Afghanistan. AS juga memiliki fasilitas yang lebih kecil yang dikenal sebagai 'lily pad' yang berisi 200 tentara atau kurang dan berfungsi sebagai batu  loncatan untuk operasi militer, “Lily pad” ada itu di negara-negara  Oman, Arab Saudi, Turki dan Mesir.

 

PEMIMPIN TERTINGGI IRAN KESAMPINGKAN KEMUNGKINAN DIALOG DENGAN AS

Khamenei said Iran has outmanoeuvred the US since the 1979 Islamic Revolution [Office of the Iranian Supreme Leader via AP]

Sehari sebelum peringatan ke-40 krisis penyanderaan di kedubes AS di Teheran 1979 , Pemimpin tertinggi Iran sekali lagi mengesampingkan negosiasi dengan Washington.

"Mereka yang menganggap berunding dengan AS adalah sebagai solusi untuk setiap masalah pasti akan keliru," kata Ayatollah Ali Khamenei pada hari Minggu.

Dalam situs resminya Khamenei mengatakan . "Tidak ada yang akan dihasilkan dari pembicaraan dengan AS, karena mereka pasti dan pasti tidak akan membuat konsesi (pelonggaran sanksi)."

Pada tanggal 4 November 1979, kurang dari sembilan bulan setelah penggulingan Shah Iran yang didukung AS  Mohammad-Reza Pahlavi, para mahasiswa menyerbu kompleks kedutaan AS untuk menuntut agar AS menyerahkan penguasa yang telah digulingkan itu setelah dia dirawat di rumah sakit Amerika.

Saat itu butuh 444 hari untuk emengakhiri krisis itu  dengan pembebasan 52 orang Amerika, tetapi AS memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran pada 1980 dan sejak saat itu hubungan dengan Iran telah dibekukan.

Namun Khamenei mengatakan "perselisihan" Iran-AS tidak dimulai dengan pengambilalihan kedutaan itu. "Peristiwanya kembali ke kudeta tahun 1953, ketika AS menggulingkan pemerintah nasional, yang telah membuat kesalahan dengan mempercayai AS  dan mendirikan pemerintahan boneka dan korupnya di Iran," kata Khmanei pada akun Twitter-nya dalam bahasa Inggris.

Kudeta yang diorganisir CIA itu, didukung oleh Inggris, yang menggulingkan perdana menteri yang sangat populer Mohammad Mossadegh, yang bertanggung jawab untuk menasionalisasi industri minyak Iran.

Khamenei menunjuk pada  negosiasi antara Korea Utara dengan AS sebagai tanda ketidakpercayaan terhadap Washington, Dia mentweet, "Mereka (Trump dan Kim) berfoto-foto dan saling memuji, tetapi AS tidak sedikit pun mengangkat sanksinya ".  "Begitulah cara mereka berunding; mereka akan mengatakan kami membuat anda berlutut, tapi pada akhir tidak ada juga konsesi atas sanksi itu."

 

BINATANG YANG BISA BICARA ITU MEMAKSA MALAYSIA UNTUK MENUTUP SEMUA AKUN BANK IRAN

This file photo shows Iran's Foreign Ministry Spokesman Abbas Mousavi.

Juru bicara Kemenlu Iran mengatakan bahwa kedubes Malaysia melakukan yang terbaik untuk menyelesaikan masalah yang diakibatkan dari pembatasan perbankan oleh AS yang akan diterapkan bagi warga negara Iran oleh beberapa lembaga keuangannya yang ada di Malaysia.

Abbas Mousavi membuat pernyataan itu sebagai reaksi terhadap laporan yang menunjukkan bahwa bank-bank di Malaysia menutup rekening individu dan perusahaan Iran, dalam kaitan dengan sanksi yang dikenakan oleh Washington terhadap Teheran setelah AS mundur dariperjanjian nuklirnya dengan Iran. Kesepakatan itusecara resmi dikenal sebagai Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA).

Sejak mundur dari JCPOA, Presiden AS Donald Trump telah menjalankan apa yang ia sebut sebagai kampanye "tekanan maksimum", yang berupaya menekan Iran agar menegosiasikan kesepakatan baru yang membahas program rudal balistik dan pengaruh regionalnya.

Dalam pidatonya di tempat lain, Mousavi mengatakan, "Sayangnya, di bawah pengaruh terorisme ekonomi AS, beberapa bank Malaysia telah mempertimbangkan pembatasan untuk pembukaan rekening dan layanan kepada warga negara Iran."

"Kedubes kita di Malaysia sedang dalam pembicaraan dengan lembaga negara Malaysia dan para pejabat perbankan Malaysia ... dan berbagai putaran pembicaraan telah diadakan dengan para pejabat Malaysia yang relevan dengan topik utama dalam agenda pembicaraan itu adalah untuk menemukan solusi untuk masalah ini," kata Jubir Kemenlu Iran.

Mousavi juga menyatakan harapannya bahwa "negara sahabat kita Malaysia" akan mengadopsi langkah-langkah berdasarkan itikad baik serta sikapnya yang jelas terhadap sanksi unilateral untuk menemukan solusi bagi masalah ini.

PM Malaysia Mahathir Mohamad mengatakan pada hari Rabu bahwa negaranya ditekan (AS) untuk menutup rekening bank individu dan perusahaan Iran, tetapi dia menyebut  bahwa hubungan dengan Teheran masih tetap baik.

“Kami terpaksa menutup rekening bank (milik orang/perusahaan Iran) dan hanya diberi waktu tertentu. Jika kami tidak melakukannya, mereka akan menutup bank kami di luar negeri, " katanya, seraya menambahkan bahwa orang dapat menebak siapa mereka ini. 

Kajian tentang siapa Binatang yang bisa berbicara itu silahkan baca diartikel ini.

 

MENLU RUSIA  : PEMIMPIN ISIS BAGHDADI ADALAH FIGUR CIPTAAN AS

Baghdadi was US 'brainchild': Russian Foreign Minister

Abu Bakar al-Baghdadi adalah figur "Ciptaan Amerika Serikat," kata menteri luar negeri Rusia, Jumat kemarin. Berbicara kepada saluran berita Rusia-24, Sergey Lavrov mengatakan mereka ingin informasi lebih lanjut (detail) tentang pembunuhan pemimpin kelompok teroris itu.

"Semuanya diumumkan dengan sungguh-sungguh dan penuh kemenangan, tetapi militer kita masih mempelajari fakta-fakta tambahan, dan mereka belum dapat mengkonfirmasi banyak dari apa yang dikatakan AS itu."

Lavrov mencatat bahwa Daesh muncul setelah invasi AS ke Irak dan pembebasan para ekstremis dari penjara Irak oleh AS. “Karena itu, sampai batas tertentu, hal ini bermakna bahwa sebenarnya AS sendiri melenyapkan  apa yang telah mereka ciptakan sendiri, jika (kematian Baghdadi) itu memang benar.“

Baghdadi memimpin ISIS saat mereka menyerang sebagian besar Irak dan Suriah.  Hari minggu lalu , Presiden A.S. Donald Trump mengumumkan bahwa Baghdadi telah terbunuh dalam serangan tengah malam di provinsi Idlib di Suriah barat laut.

Dalam mengumumkan kematian Baghdadi itu, Trump menceritakan bahwa pemimpin Daesh / ISIS itu berusaha untuk melarikan diri melalui sebuah terowongan buntu, sambil membawa tiga anak kecil bersamanya ".

 

MENLU RUSIA SEBUT “DEAL OF CENTURY” ADALAH PELINTIRAN HUKUM INTERNASIONAL AGAR SESUAI KEMAUAN AS

Palestinian Bedouin homes are seen in the Israeli-occupied West Bank, Wednesday, Sept. 11, 2019. Israeli Prime Minister Benjamin Netanyahu’s election eve vow to annex the Jordan Valley if he is re-elected has sparked an angry Arab rebuke and injected the Palestinians into a campaign that had almost entirely ignored them. (AP Photo/Ariel Schalit)

"Kesepakatan abad ini" (deal of the century)  tentang penyelesaian konflik Israel-Palestina yang Washington katakan sedang dipersiapkan adalah contoh bagaimana hukum internasional diubah agar sesuai dengan kemauan AS , kata Menlu Rusia Sergey Lavrov. "

Alih-alih menerapkan resolusi [DK PBB] ini, Amerika Serikat menjanjikan kepada semua orang untuk memberikan 'kesepakatan abad ini,' yang seperti yang telah Anda pahami, tidak akan menuju pembentukan negara Palestina yang sempurna.

Ini adalah contoh tentang bagaimana hukum internasional yang diwakili oleh resolusi-resolusi DK PBB dipertukarkan dengan aturan-aturan yang dibuat oleh AS dan yang menurutnya nyaman ", kata Lavrov dalam sebuah wawancara di TV pada hari Jumat.

Pemerintahan  Donald Trump selama bertahun-tahun ini selalu mengatakan akan mengumumkan rencananya untuk  perdamaian Israel-Palestina. Pada bulan Juli, ia merilis apa yang dicirikan sebagai komponen ekonomi dari rencana  sebuah proyek infrastruktur dan investasi untuk mendukung Palestina.

Namun, otoritas Palestina telah menolak keterlibatan AS dalam penyelesaian konflik mereka dengan Israel setelah Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan malah memindahkan kedubes AS dari Tel Aviv ke Kota Suci Yerusalem, meski ada kecaman dari dunia Muslim dan rekomendasi PBB untuk menahan diri dari mendirikan Kedubesnya itu sampai  sampai status hukumnya selesai.

DK PBB telah mengeluarkan banyak resolusi tentang penyelesaian Israel-Palestina. Selama bertahun-tahun, dunia Arab tetap berkomitmen pada Inisiatif Perdamaian Arab, yang pada awalnya disepakati pada KTT Beirut tahun 2002. Rencana tersebut telah dibentuk berdasarkan Resolusi 194 DK PBB.

 

MENLU RUSIA : AS MENGGUNAKAN SANKSI DAN TERORIS UNTUK MENGGULINGKAN SUATU PEMERINTAHAN

Russian Foreign Minister Sergei Lavrov is holding his annual big press conference.

Menlu Rusia Sergei Lavrov mengatakan bahwa tidak ada negara yang harus mematuhi sanksi ekonomi Washington, bahkan sekutunya sekalipun.

"Tidak seorang pun, bahkan sekutu AS sekalipun yang tahan terhadap sanksi. (AS) Ini adalah sebuah kelompok yang benar-benar tidak punya rasa kemanusiaan (recklessly waved)," kata Lavrov dalam sebuah wawancara dengan saluran TV Rossiya 24 Jumat malam.

Menlu Rusia menjelaskan bahwa negara-negara yang menggunakan dolar dalam transaksi ekonomi mereka dengan negara-negara lain akan menjadi budak kepentingan geopolitik AS.

Lavrov menyarankan negara-negara Eropa untuk tidak  membahayakan diri mereka sendiri jika mereka secara membabi buta mau mengikuti kebijakan AS tentang berbagai masalah internasional, seperti Organisasi Pelarangan Senjata Kimia, karena upaya untuk memaksakan norma-norma yang melanggar hukum internasional itu merusak.

Menlu Lavrov mengatakan situasi seperti itu dapat dengan mudah diprediksi (dianalisa). Lavrov merujuk pada krisis Libya di mana teroris digunakan untuk menggulingkan mantan presiden Muammar Gaddafi.

Dia menjelaskan bahwa "alih-alih menggunakan resolusi hukum DK PBB internasional yang melarang pasokan senjata ke Libya, mereka malah menggunakan aturannya sendiri bahwa tindakan apa pun yang membantu menggulingkan Muammar Gaddafi bisa dipakai untuk mencapai tujuan."

Ketika terorisme menyebar ke Mali, Prancis mulai meminta bantuan dalam memerangi para teroris di sana, dan hal yang sama terjadi di Irak dan Suriah.

 

KEMENLU RUSIA : KELOMPOK “WHITE HELMET” BERSAMA TERORIS SEDANG MENYIAPKAN “FALSE FLAG” SERANGAN KIMIA

This photo provided on Sunday, Jan. 7, 2018 by the Syrian Civil Defense White Helmets, which has been authenticated based on its contents and other AP reporting, shows Civil Defense workers inspecting a damages building after a bombing that targeted the office of Ajnad al-Koukaz, a militant group consisting of foreign fighters mostly from the Caucuses and Russia, in Idlib, Syria

Organisasi 'White helmet ' bersama dengan kelompok teroris telah menyiapkan provokasi baru dengan menggunakan senjata kimia di Suriah, kata Kemenlu Rusia.

“Setiap saat kita selalu ada konfirmasi baru tentang kegiatan kelompok Helm Putih  … Menurut informasi yang ada, yang secara rutin diberikan pemerintah Suriah kepada PBB, kelompok Helm Putih, bersama-sama dengan para teroris, sedang mempersiapkan provokasi (false flag) serangan kimia baru di Suriah. Mereka jelas bertujuan mengacaukan proses perdamaian di negara itu, “kata Zakharova Jubir deplu Rusia.

Rusia kecewa atas keputusan Washington yang terus mengalokasikan dana ke kelompok "Helm Putih", Zakharova  mengingat bahwa Rusia telah secara terbuka mengungkapkan bukti hubungan antara kelompok Helm Putih dengan teroris.

Sebelumnya, Gedung Putih mengumumkan bahwa Presiden AS Donald Trump telah menggelontorkan dana $ 4,5 juta dalam bentuk bantuan untuk organisasi Helm Putih diSuriah. (kelompok white helmet adalah kelompok mata-mata bentukan barat yg menyamar sebagai bantuan kemanusiaan)

Kelompok "Helm Putih", yang secara umum dikenal sebagai adalah organisasi non-pemerintah, yang dicurigai memiliki hubungan dengan kelompok Islam radikal.

Pada 22 Juli lalu, kelompok itu mengklaim bahwa Rusia telah melakukan serangan udara di sebuah pasar di provinsi Idlib , yang menyebabkan banyak korban di kalangan warga sipil.

Kemenhan Rusia merespons dengan merilis video yang membuktikan bahwa pasar itu masih beroperasi secara normal. Moskow dan Damaskus berulang kali menuduh Helm Putih melakukan provokasi yang melibatkan senjata kimia untuk membenarkan intervensi asing dan kehadiran pasukan asing di Suriah.

 

KHAWATIR SERANGAN BALASAN DARI IRAN, ISRAEL SIAGAKAN SELURUH PERTAHANAN UDARANYA

Pada 30 oktober kemarin, Komandan Angkatan Udara Israel Amikam Norkin menyatakan  bahwa semua lapisan pertahanan rudal negaranya termasuk Arrows , Patriots jarak jauh, David's Sling jarak menengah, dan Iron Dome jarak pendek, "dalam keadaan siaga".

Menurut pejabat militer itu, kondisi kesiapan ini terkait dengan kekhawatiran umum bahwa Iran akan melancarkan serangan besar-besaran terhadap Israel.

Menurut Times of Israel, militer Israel percaya Teheran dapat saja berupaya membalas serangan Tel Aviv yang terus-menerus terhadap yang diduga proksi Iran di wilayah tersebut.

Norkin menyatakan bahwa serangan balasan dari Republik Islam Iran itu mungkin saja tidak hanya dengan rudal biasa, tetapi bisa  juga rudal jelajah dan drone yang serupa dengan yang digunakan dalam serangan terhadap fasilitas Aramco Saudi pada bulan September lalu, yang diduga terkait dengan Iran.

“Tantangan pertahanan udara kini menjadi lebih rumit. bisa merupakan gabungan antara ancaman rudal dan roket sekarang bisa juga dengan serangan drone dan rudal jelajah, ”kata Norkin.

 

RUSIA DAN TURKI MULAI PATROLI BERSAMA DIPERBATASAN SURIAH-TURKI

Turkish armoured vehicles on Friday drove through country roads across the border to join the Russians [Kemal Aslan/Reuters]

Jum'at hari ini, Pasukan Turki dan Rusia memulai patroli darat bersama untuk pertama kali di timur laut Suriah, yang dilakukan  berdasarkan kesepakatan antara kedua negara untuk  memaksa para pejuang Kurdi untuk menyingkir dari apa yang disebut "zona aman" di sisi perbatasan Suriah.

Turki dan sekutunya Pemberontak Suriah melancarkan serangan lintas-perbatasan pada 9 Oktober terhadap Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG), dijuluki "teroris" oleh Turki, dan mengambil alih kendali perbatasan sepanjang 120 km (75 mil) dan 30km (19 mil) di sepanjang perbatasan.

Rusia mengatakan kepada Turki bahwa YPG telah meninggalkan jalur itu pada hari Rabu, seminggu setelah Ankara dan Moskow setuju untuk memindahkan para pejuang YPG dari daerah tersebut.

Kendaraan lapis baja Turki  melaju melalui jalan-jalan desa melintasi perbatasan untuk bergabung dengan pasukan Rusia, menurut  televisi Reuters yang direkam  dari sisi perbatasan Turki.

Unit pasukan darat dan udara terlibat dalam patroli di daerah kota perbatasan Suriah, Darbasiya, Kementerian Pertahanan Turki mengatakan di Twitter .

Patroli bersama itu akan menempuh jarak sepanjang 110 km, dimana polisi militer Rusia mengerahkan sembilan kendaraan militer, dimulai di Darbasiya dan melakukan perjalanan ke barat di sepanjang perbatasan, kata kemenhan Rusia.

 

AS  AKAN BERI SANKSI KEPADA SPANYOL KARENA MEMBERI BANTUAN KE VENEZUELA

 Bank of Spain headquarters (Madrid)

Departemen Keuangan AS sedang mempertimbangkan pemberian sanksi terhadap Bank Sentral Spanyol dan entitas lain yang berkaitan dengan aliran dana ke pemerintah Venezuela, beberapa sumber yang  mengetahui masalah ini  mengatakan kepada Bloomberg.

Menurut outlet berita tersebut, sanksi baru tidak akan diumumkan sebelum pemilihan umum Spanyol pada 10 November. Sumber Bloomberg itu tidak memberikan rincian tambahan tentang langkah-langkah tersebut, kecuali  bahwa pejabat Spanyol telah diperingatkan tentang kemungkinan pembatasan itu.

Bloomberg berspekulasi bahwa ancaman sanksi dapat dimaksudkan sebagai "pesan" untuk memaksa Spanyol untuk mengubah kebijakannya di tengah keputusan Banco de Espana untuk terus melakukan bisnis dengan Caracas, yang  memungkinkan pemerintah Venezuela untuk mentransfer dan menerima dana ditengah serangkaian sanksi AS terhadap sektor energi dan perbankan negara Venezuela.

 

KORUT KEMBALI LAKUKAN UJI COBA DUA BUAH RUDAL 

North Korean missile launch

Menurut Kepala Staf Gabungan Korea Selatan (JSC), dua benda tak dikenal telah ditembakkan ke arah laut pada hari ini Kamis. Korsel  mencatat bahwa militernya memantau situasi ini dengan cermat.

Korsel  mengatakan bahwa proyektil itu terbang dengan jarak 370 kilometer pada ketinggian 90 kilometer.

Jepang juga membahas insiden peluncuran itu, dan menyebut bahwa Jepang juga mengamati  peluncuran rudal balistik oleh Korea Utara itu.

Utusan Rusia untuk Pyongyang Alexander Matsegora, mencatat bahwa pemimpin Korea Utara Kim Jong-un akan menepati janjinya untuk tidak menguji senjata nuklir dan rudal balistik antarbenua hingga akhir tahun ini.

Belum lama ini Korut juga menembakkan proyektil tidak dikenal lainnya dari kota pesisir Wonsan. Semua proyektil yang diluncurkan tahun ini mengikuti pola yang sama dan dipantau secara ketat oleh Jepang, Korea Selatan, dan AS.

Tapi pada saat yang sama Pyongyang menegaskan siap untuk melanjutkan pembicaraan dengan AS, yang bertujuan untuk denuklirisasi di Semenanjung Korea.

Awal bulan ini,  Korut  juka melakukan uji coba penembakan rudal balistik baru dari  kapal selam, dan memperingatkan bahwa segala kemungkinan agresi terhadap Korea Utara akan didibalas.

 

KOMITE REFORMASI KONSTITUSI SURIAH AKAN MULAI BEKERJA

Long-awaited Syria constitutional committee meets for first time

Fihak-fihak yang yang bersaing dalam perang  di Suriah telah saling bertemu muka untuk pertama kalinya setelah hampir delapan setengah tahun perang, dalam upaya untuk mulai bekerja untuk membentuk Konstitusi yang baru.

Sebanyak 150 orang  delegasi yang mewakili pemerintah, oposisi dan masyarakat sipil Suriah pada hari Rabu kemarin bertemu pada pertemuan komite konstitusi yang diadakan dikantor dewan PBB di Jenewa, Swiss.

Para anggota komite konstitusi yang pembentukannya  memerlukan hampir dua tahun konsultasi  itu ditugaskan untuk mereformasi Konstitusi sebelum nantinya diserahkan kepada rakyat Suriah lewat pemilu.

Utusan Khusus PBB untuk Suriah Geir Pedersen mengatakan bahwa reformasi Konstitusi adalah langkah pertama awal menuju menuju proses politik yang akan mengarah pada pemilu yang diawasi PBB di bawah resolusi PBB 2254. Namun, dia menekankan bahwa proses tersebut harus diprakarsai dan dilakukan sendiri  oleh rakyat Suriah.

 

 Amandemen 2012

Amandemen  yang disahkan pada Februari 2012 oleh Presiden Bashar al-Assad dalam menanggapi kerusuhan sipil 2011, akan menjadi inti dari pekerjaan yang dilakukan para perancang undang-undang ini, yang merupakan sebuah komite yang beranggotakan 45 anggota.

Konstitusi saat ini (dianggap oposisi) membuat al-Assad dan Partai Baath-nya memiliki kekuatan yang hampir tidak tertandingi karena  mengendalikan peradilan, tentara dan pasukan keamanan.

Pihak oposisi tidak bisa menerima amandemen 2012 dan sejak itu menyerukan dibentuk konstitusi baru.

"Konstitusi 2012 itu bagus di beberapa bagian, 70 persennya masih bisa diselamatkan," kata Yahya al-Aridi, kata juru bicara kelompok oposisi kepada Al Jazeera.

"Tetapi kami tidak dapat menerima jika Presiden  mengendalikan tentara, majelis legislatif, pemerintahan negara, mencalonkan perdana menteri dan sebagainya."

Ketua bersama di pihak pemerintah, Ahmad Kuzbari, mengatakan delegasinya siap untuk meninjau konstitusi 2012, atau bahkan menyusun yang baru jika itu akan membawa perubahan positif bagi kehidupan warga Suriah.

Dalam pidato yang disambut positif oleh anggota oposisi, Kuzbari mengatakan pemerintah akan bertindak dengan tulus "tetapi kami akan bekerja untuk menjaga persatuan, integritas dan kedaulatan negara kami, bebas dari campur tangan asing."

Sementara Pemimpin oposisi Hadi al-Bahra mengatakan kelompoknya bertekad untuk bekerja sama dengan pemerintah untuk mendapatkan  titik temu. "Pertemuan 150 orang hari ini memiliki pendapat yang berbeda tentang banyak masalah, ada yang sederhana, ada yang substantif," . "Namun, kita harus melupakan luka dan penderitaan kita dan mulai saling mendengarkan."

Rusia dan Iran adalah fihak yang dikubu pemerintah sementara Turki adalah , yang mendukung oposisi, ketiganya mengatakan bahwa mereka akan sepenuhnya mendukung komite konstitusi.

 

DPR AS SEPAKATI  PEMBUNUHAN MASAL ORANG ARMENIA OLEH KESULTANAN OTTOMAN ADALAH GENOSIDA

Image result for ARMENIAN 1015 PIC

Pemungutan suara di DPR AS telah memberikan kesimpulan yang mengakui bahwa pembunuhan massal terhadap orang-orang Armenia oleh Kesultanan Turki Ottoman selama Perang Dunia Satu sebagai genosida.

Masalah ini sangat sensitif dan muncul di tengah memburuknya hubungan AS-Turki. Calon presiden Joe Biden mengatakan voting itu akan menghormati sejarah para korban.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan voting DPR AS yang dilakukan tepat pada hari nasional Turki itu sebagai  "tidak bernilai", ini adalah "penghinaan terbesar" bagi rakyat Turki.

Sebaliknya, Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan memuji langkah itu sebagai "langkah berani guna mencari keadilan dan kebenaran sejarah".

Ada kesepakatan umum bahwa ratusan ribu warga Armenia telah tewas ketika Turki Utsmaniyah mendeportasi mereka secara massal dari Anatolia timur ke padang pasir Suriah dan di tempat lainnya pada 1915-1916.

Mereka terbunuh atau mati karena kelaparan atau penyakit. Jumlah total orang Armenia yang tewas masih diperdebatkan.

Orang Armenia mengatakan ada 1,5 juta orang yang meninggal. Republik Turki memperkirakan totalnya adalah 300.000. Tapi menurut Asosiasi Ahli genosida Internasional (IAGS), jumlah korban tewas "lebih dari satu juta".

 

PM HARIRI MUNDUR, TAPI PENGUNJUK RASA DI LIBANON BELUM PUAS

Lebanese protesters celebrate Hariri resignation, but want more

Pengunjuk rasa diLibanon merayakan pengunduran diri Perdana Menteri Saad Hariri , namum sebagian besar menganggap ini baru kemenangan awal dalam pertempuran jangka panjang.

"Ini langkah pertama yang baik tetapi kami masih akan tetap di jalanan," Pierre Mouzannar, seorang pembuat film berusia 21 tahun mengatakan kepada Al Jazeera di Beirut tengah. "Hariri adalah bagian dari masalah tetapi dia belum meliputi semua masalah ... Saya kira tidak ada yang berpikir bahwa perjuangan kita sudah selesai."

Bagi parademonstran, berita pengunduran diri Hariri menjadi dorongan penting dalam gerakan unjuk rasa yang sduah berlangsung  dua minggu, sebelumnya  juga terjadi perkelahian jalanan yang dihasut oleh para pendukung Hizbullah dan partai Gerakan Amal.

Ratusan pria yang sebagian besar yang berkulit hitam memukuli pengunjuk rasa dan menghancurkan perkemahan pengunjuk rasa di Beirut tengah sebelum akhirnya ada pidato pengunduran diri Harisi di Televisi.

Di luar Beirut, ribuan orang juga turun ke jalan-jalan di Tripoli utara yang merupakan  kota bekas kubu Gerakan Masa Depan Hariri, mereka merayakan berita pengunduran Hariri tersebut. Ratusan orang lainnya keluar rumah di kota-kota dan desa-desa di seluruh negeri, termasuk di Jal al-Dib, Zouk Mosbeh dan Jbeil di utara Beirut, dan Nabatieh dan Tirus di selatan ibukota.

 

MENLU RUSIA : TINDAKAN AS YANG MENGUASAI LADANG MINYAK SURIAH ADALAH SIKAP YANG AROGAN

Tindakan Sikap AS yang menempatkan pasukannya diladang minyak di Suriah adalh sikap arogan, kata Menlu Rusia Sergey Lavrov, dia menambahkan tidak jelas dari siapa instalasi perlu dilindungi itu.

Tindakan AS di Suriah itu melanggar hukum internasional, karena keberadaan mereka di negara itu "ilegal," Lavrov menegaskan ketika jumper pers bersama menlu  Iran dan Turki di Jenewa, Swiss.

Pernyataan AS bahwa keberadaan pasukannya diperlukan untuk melindungi kekayaan minyak Suriah adalah sikap yang arogan. Faktanya adalah mereka melindungi diri mereka sendiri dari tentara  Suriah.

Klaim Washington bahwa ladang minyak itu perlu perlindungan dari kelompok teroris ISIS hanyalah sebuah alasan untuk membatalkan  penarikan pasukan AS dari Suriah, yang sebelumnya telah diumumkan oleh Donald Trump.

Pernyataan seperti itu tentu  sangat membingungkan karena "pada bulan Maret lalu, AS telah mengumumkan bahwa ISIS telah dikalahkan, dihancurkan," kata Lavrov.

Lavrov bersama Menlu Turki Mevlut Cavusoglu, dan Menlu Iran Mohammad Javad Zarif bertemu untuk membahas peluncuran Komite Konstitusi Suriah yang akan berlangsung di Jenewa pada hari Rabu.

Masalah mendesak lainnya yang diagendakan adalah gencatan senjata di Suriah utara, yang yang dinegosiasikan oleh Rusia dan Turki di Sochi pekan lalu, tetapi dijadwalkan akan berakhir hari Selasa depan.

Menlu Turki Cavusoglu memperingatkan agar setiap unit Kurdi, yang dianggap Ankara sebagai teroris  tetap berada di "zona aman" di perbatasan Turki-Suriah setelah gencatan senjata berakhir. Namun Turki mempercayai Moskow ketika Rusia mengatakan bahwa Kurdi telah meninggalkan daerah itu, sesuai kesepakatan.

 

KAPAL SELAM BERTENAGA NUKLIR TERBARU RUSIA LAKUKAN UJI COBA  PELUNCURAN RUDAL 

Kapal selam bertenaga nuklir Angkatan Laut Rusia yang terbaru  'Knyaz Vladimir,' telah berhasil melakukan uji coba penembakkan rudal balistik dari bawah .

Sebuah video yang diposting oleh Kemenhan Rusia pada hari Selasa menunjukkan kapal selam itu meluncurkan rudal balistik RSM-56 Bulava ('Mace') dari posisi kapal dibawah air.

Rudal itu diluncurkan dari laut Putih, dan  berhasil mencapai sasarannya di Semenanjung Kamchatka di Timur Jauh Rusia.

Setelah bergabung dengan Angkatan Laut Rusia pada tahun 2017, kapal selam  'Knyaz Vladimir' adalah  armada kapal selam baru kelas Borei yang telah ditingkatkan kemampuannya. Kapal itu saat ini sedang menjalani uji coba laut. Kapal selam ini diberi nama seorang  pangeran Rusia abad ke-10 Vladimir the Great.

Pada bulan Agustus lalu , kapal selam kelas Borei lainnya, 'Yuri Dolgorukiy,' juga berhasil melakukan uji coba penembakan rudal Bulava.

Posted in Update WW3 2019 | Tagged , , | 4 Comments

PEMECAH-BELAH AGAMA

Musim Shiah dan Suni di Quwait sholat berjamaah bersama

 

Kita akan mengkaji sebuah Fenomena dahsyat akhirzaman yang sejak sekitar 1-2 dekade terakhir berkembang dan masih ada sampai sekarang, yaitu munculnya para pemecah belah agama.

Kita bilang fenomena dahsyat karena lewat ceramahnya yang disebarkan lewat medsos, mereka bisa menyeret jutaan orang kedalam resiko dosa besar oleh opini-opini tanpa dasar yang mereka bentuk untuk mengkafirkan aliran Islam lain. 

Efek dahsyatnya adalah yang kita saksikan bersama, dimana ratusan ribu orang  bisa terjerumus dalam perbuatan konyol, datang dari berbagai negara teriak Alluhuakbar tapi membunuhi muslim lain seperti yang terjadi diSuriah dan Iraq dengan dalih pendirian Khilafah. Inilah fitnah terbesar akhir zaman.

 

Secara khusus Allah mengancam para pemecah-belah agama ini, dalam surat Al An’am 6:159 Allah akan menghadapi mereka langsung nanti di akherat, sementara level dosanya bahkan diatas riba, karena Allah menyebut dosanya sama dengan dosa Syrik (mempersekutukan Allah), ancaman Allah itu ada dalam Ar-Rum 30 : 31-32).

 

“Sesungguhnya orang-orang yang memecah belah agama-Nya dan mereka menjadi bergolongan, tidak ada sedikitpun tanggung jawabmu (Muhammad) kepada mereka. Sesungguhnya urusan mereka hanyalah terserah kepada Allah, kemudian Allah akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka perbuat.” (Al An’am 6:159)

“dengan kembali bertaubat kepada-Nya dan bertakwalah kepada-Nya serta dirikanlah shalat dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah, yaitu orang-orang yang memecah-belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka.“ (Ar-Rum 30 : 31-32)

 

Pemecah-belah agama diakhirzaman ini bisa dipisahkan menjadi dua, ada dari fihak musuh Islam (Israel dan sekutunya), dan ada yang dari dalam Islam sendiri. Yang paling berbahaya justru yang berasal dari fihak yang mengaku Islam, karena mereka beroperasi sebagai penceramah yang langsung bisa menggiring umat, baik lewat ceramah offline maupun lewat media sosial.

Sebuah langkah yang fatal bisa dilakukan seseorang hanya karena fanatik buta kepada seorang penceramah, sementara sang penceramah sendiri tidak mau tahu ancaman Allah itu.

Mereka menggiring seakan membela agama padahal sedang mengajak untuk memecah belah agama.

Mereka merasa paling benar aqidahnya dan kelompok lain adalah salah, padahal urusan pengadilan aqidah adalah mutlak urusan Allah. Mereka tidak sadar bahwa kitapun juga yang akan dihakimi, dan mereka tidak sadar sedang mengangkangi hak Allah.

Jangankan menghakimi aqidah muslim lain, mencela umat agama lain yang sudah jelas sesat saja kita dilarang :

“Dan janganlah kamu memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan. Demikianlah Kami jadikan setiap umat menganggap baik pekerjaan mereka. Kemudian kepada Tuhan merekalah kembali mereka, lalu Dia memberitakan kepada mereka apa yang dahulu mereka kerjakan.” (Al An’am 108)

Adakah ayat/ hadits dimana Allah menjanjikan pahala atas perilaku mereka itu? 

 

Gambar Besarnya

Dua sekte Islam terbesar didunia Suni dan Shiah menjadi obyek empuk bagi para pemecah belah agama ini. Begitu dahsyatnya fenomena akhirzaman ini bahkan tidak disadari telah membunuh jutaan orang paling tidak di tiga negara muslim Iraq, Yaman dan Suriah, dan jutaan orang harus mengungsi keluar negeri.

Akar permasalahannya sendiri sebenarnya bukan sekedar bersumber dari perbedaan mazhab Shiah – Suni, tapi hanya bisa dijelaskan dalam visi akhir zaman. Jika anda belum tahu hal ini silahkan baca artikel kita Perseteruan Arab Saudi Vs Iran dalam visi akhir zaman. Anda harus membaca artikel itu jika tidak mau gagal faham,

Di diakar rumput sendiri, dinegara yang punya populasi besar kedua mazhab itu justru benturan yang terjadi sangat minim, korban terbesar justru akibat dibentuknya kelompok kelompok militan yang dikompori oleh para penyeru penebar perpecahan Islam, dan didanai oleh negara teluk guna menuruti agenda AS (Israel) yaitu menghancurkan para penentangnya, tidak peduli  apakah pemimpin itu  beraliran Shiah atau Suni, karena sebenarnya Israel menganggp kedua aliran tebesar Islam itu adalah musuhnya.

Contoh negara Timteng yang pemimpinnya Suni yang menentang AS (Israel) dan diturunkan paksa oleh AS(Israel) adalah Qadafi diLibya.

 

Peta Shiah-Suni Di Suriah

Kita akan mengambil contoh kasus diSuriah, karena fitnah adu domba Shiah – Suni itu paling dahsyat terjadi di Suriah sejak awal perang 2011. Juga karena disanalah terjadi korban terbesar atas propaganda adu domba Shiah-Suni yang dilakukan para pemecah belah agama ini. Mereka telah berkontribusi dalam membuat 1,6 juta orang meninggal di Suriah dan 6 juta penduduk Suriah harus mengungsi sejak 2011.

Sebelum perang Suriah, poluasi warga Suriah berkisar 22 juta jiwa, dimana 71% adalah umat Muslim. Sekte suni menempati 60% dan sekte Shiah menempati 11% dari seluruh populasi penduduk Suriah. Sementara sisanya 29% lain beragama Kristen, Druze dan agama lain. Dari seluruh populasi muslim, 80% muslim Suriah beraliran Suni, 20% beraliran Shiah.

Sebelum perang meletus 2011, jumlah tentara Suriah adalah sekitar 350.000 tentara aktif, dan sekitar 250.000 tentara cadangan.

Didalam militer Suriah sendiri sebaran muslim shiah dan suni tidak jauh berbeda dengan peta populasi penduduk Suriah, Tentara yang mazhab  suni menempati 70% (245.000 orang) dan dan tentara Suriah yang beraliran  shiah menempati 12% (42.000 orang) dari seluruh tentara Suriah, sementara sisanya dari agama lain.

Tapi luar biasanya, saat dimulai perang pada 2011, AS sendiri memperkirakan tentara yang bisa dibujuk untuk membelot dalam kelompok pemberontak FSA hanya sekitar 10.000. Bahkan banyak informasi yang menyebut FSA itu sebenarnya tidak ada yang ada adalah kelompok Al Qaeda dan kelompok-kelompok afiliasinya.

Nah, dari fakta  sebaran shiah dan Suni dalam tubuh tentara Suriah itu, secara logika saja, jika perang Suriah adalah dipicu perbedaan mazhab atau karena Assad adalah diktator, maka jika hanya  mau mengguling Bashar Al Assad, harusnya  dengan gampang dilakukan sendiri oleh tentara Suriah yang 70% bermazhab Suni itu.

Itulah kenapa dengan logika sederhana saja, maka proyek AS (Israel) untuk menurunkan Assad itu harus didatangkan ratusan ribu militan dari seluruh dunia keSuriah dengan iming-iming pendirian Khilafah, dimana selama 5 tahun pertama saja (2016) AS telah menggelontorkan dana sebesar $275M untuk mendanai dan mempersenjatai mereka. Tapi AS menipu kita bahwa kedatangannya keSuriah adalah untuk membasmi ISIS.

Fakta lain adalah, Suriah sendiri adalah negeri yang bisa menerima situasi multi etnis dan multi agama.

Kasus Suriah ini tidak hanya sekte Shiah yang dipropagandakan hitam, secara aneh Bashar Al Assad juga diisukan sebagai penguasa zalim,  dan membantai umat Suni, faktanya bahwa Assad dicintai rakyatnya dipelintir bahwa mereka mengkultuskan Assad.

Para penyeru pemecah-bebal agama tidak tahu atau tidak mau tahu angka2 statistik diatas, mereka tidak berfikir bahwa tentara Suriah yang berjihad melawan teroris dibawah pemerintahan Assad itu 70% adalah muslim suni. Artinya, rakyat Suriah yang beraliran Suni saja tidak memandang Assad seburuk itu, lalu atas dasar fakta mana para pemecah-belah umat itu.

Sekte Suni dan Shiah hidup berdampingan secara damai selama berabad abad, Bahkan Istri Assad sendiri adalah muslim suni yang lahir dari orang tua suni, ini info dari seorang teman analis diSuriah, tapi jika anda tidak percaya, biar fair sengaja kita pilihkan sumber lain.

 

Situasi Umat Shiah – Suni Dibeberapa negara lain

Dinegara – negara muslim lainpun, hubungan diakar rumput antar Muslim Suni dan Shiah sebenarnya  tidak seperti yang digambarkan oleh para pemecah agama.

Muslim Shia dan Suni dinegara-negara seperti  Iraq, Bahrain, Quwait, Lebanon, Oman, Pakistan, India dsb, bisa sholat dalam satu jamaah. Bahkan tentara Iraq dan Suriah yang berbeda aliran itupun biasa Sholat berjamaah dan berjuang bersama. Fakta yang sama bisa kita lihat dinegara minoritas muslim seperti Brazil,

Ketika melakukan ibadah hajipun, seluruh umat muslim dari aliran apapun akan berbaur dan setiap orang melupakan aliran mereka.

 

Diantara 73 golongan , Hanya 1 Yang masuk Surga

Dalam arti sederhana pemecah-belah agama adalah orang mengadu domba antar kelompok atau golongan, tapi makna yang lain adalah orang yang mengklaim bahwa golongannnya adalah paling benar dan yang lain sesat, tapi  efeknya sama saja, yaitu membenturkan antar golongan.

Beberapa Hadist Sahih menyebut bahwa Umat Nabi Muhammad akan terpecah dalam 73 golongan, dan yang masuk sorga hanya 1 golongan, golongan itu disebut sebagai al-Jamaah.

Lalu siapakah yang dimaksud golongan al Jamaah yang masuk surga itu? apakah cukup dengan mengklaim dirinya sebagai Shiah atau sebagai Suni atau sebagai Ahlus sunah waljamaah?

Tidak terlalu sulit menjawab itu, makna pertama, 1 golongan itu adalah orang-orang yang benar benar menjadi pengikut Nabi, yaitu yang memegang teguh Quran dan mengikuti sunah Nabi.

Makna kedua adalah bahwa 1 golongan yang dimaksud adalah orang-orang yang tidak mengklaim dirinya adalah golongan yang paling benar. Karena begitu seseorang mengklaim hanya alirannya yang masuk surga dan yang lain sesat, maka dia telah memecah persatuan Islam, dia telah memecah-belah agama, dia telah mengabaikan larangan Allah dalam surat Al-An’am 6:159.

Intinya adalah, yang dimaksud 1 golongan yang paling benar itu adalah orang yang tidak mengklaim bahwa dirinya adalah salah satu dari 73 golongan itu, tapi mengaku sebagai umat Islam yang taat Allah dan Rosulnya dan menjunjung persatuan umat. 

Bagaimana bisa kita bisa mengklaim diri kita paling benar atau sebagai Aswaja jika tidak taat kepada Quran dan Sunah?

Kita semua hanya bisa berupaya untuk ta’at kepada Allah dan Rosulnya, tidak ada seorangpun yang bisa memastikan bahwa hanya dirinya yang pasti akan masuk surga.

 

Bukan Fenomena Baru

Orang-orang munafik yang pemecah belah agama itu bukan fenomena baru, bahkan sudah ada sejak Nabi masih hidup, seperti diabadikan dalam Surat Al Munafiqun 63:1-8 . at Taubah 101, al A’raf 7:175-176, al-Jaatsiyah 45:23, dsb.

Dulu juga banyak orang-orang disekitar Nabi yang didepan Nabi berpura-pura seakan membela agama, tapi sebenarnya menyembunyikan kepentingan dunia, begitu pandainya mereka bersandiwara bahkan Nabipun sampai tidak tahu niat mereka yang sebenarnya :

” Di antara orang-orang Arab Badwi yang di sekelilingmu[657] itu, ada orang-orang munafik; dan (juga) di antara penduduk Madinah. Mereka keterlaluan dalam kemunafikannya. Kamu (Muhammad) tidak mengetahui mereka,  Kamilah (Allah) yang mengetahui mereka. Nanti mereka akan Kami siksa dua kali kemudian mereka akan dikembalikan kepada azab yang besar. ” (QS.At Taubah 101)

Allah SWT juga telah memperingatkan akan munculnya orang–orang berilmu tapi meninggalkan Ayat-ayat Allah, mereka terkalahkan dan terbeli oleh nafsu dunia :

” Dan bacakanlah kepada mereka (orang berilmu) yang telah Kami berikan kepadanya ayat-ayat Kami , kemudian dia melepaskan diri dari  ayat-ayat itu, lalu dia diikuti oleh syaitan, maka jadilah dia termasuk orang-orang yang sesat. Dan jika Kami menghendaki, sesungguhnya Kami tinggikan (derajat)nya dengan ayat-ayat itu, tetapi dia cenderung kepada dunia dan menurutkan hawa nafsunya yang rendah, maka perumpamaannya seperti anjing jika kamu menghalaunya diulurkannya lidahnya dan jika kamu membiarkannya dia mengulurkan lidahnya (juga). Demikian itulah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka Ceritakanlah kisah-kisah itu agar mereka berfikir.” (QS. Al A’raf 7:175-176)

Ayat lain juga mengisyaratkan serupa, orang berilmu tapi karena nafsu dunianya Allah menjadikannya buta dan tuli  :

” Maka tidakkah engkau memperhatikan orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya, dan Allâh membiarkannya dengan ilmu-Nya, dan Allâh telah mengunci mati pendengaran dan hatinya serta menutup penglihatannya? ” (QS. Al-Jaatsiyah 45:23).

Fenomena ini tentu membingungkan siapapun yang masih  berfikiran sehat, mereka menyebut dirinya Ustad tapi dengan gigih memecah belah agama. luar biasanya, mereka sama sekali tidak peduli ancaman Allah yang sangat dahsyat itu.

 

Sebuah Kesombongan Besar

Menghakimi aqidah seseorang adalah sesuatu yang tidak pantas dilakukan oleh seorang mahkluk, karena itu adalah mutlak hak Allah. Setiap  muslim akan bertanggung jawab sendiri-sendiri dihadapan Allah, bukan dihadapan manusia. Artinya seorang mahkluk tidak pantas mengangkangi hak Allah.

Jangankan mencari-cari kejelekan sekte lain, menjelekkan agama lain saja Allah melarang :

Dan janganlah kamu memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan. Demikianlah Kami jadikan setiap umat menganggap baik pekerjaan mereka. Kemudian kepada Tuhan merekalah kembali mereka, lalu Dia memberitakan (QS Al An’am :108)

Tidak ada seorangpun yang bisa memastikan bahwa hanya dirinya yang pasti masuk surga dan yang lain sesat, itu adalah sebuah kesombongan besar yang tanpa dasar.

Kita sendiri saja tidak bisa memastikan bahwa kita pasti akan masuk surga, bagaimana bisa memastikan orang lain pasti tidak masuk sorga?

Anak kecilpun tahu, tidak akan masuk surga orang yang ada kesombngan sebiji sawipun.

 

Ancaman Allah Bagi Para Pemecah-belah Agama

Dalam Surat Qur’an surat  Al-An’am :159, tidak tanggung-tanggung Allah mengancam Dia sendiri yang nanti diakherat akan berurusan langsung dengan para pemecah-belah agama :

 “Sesungguhnya orang-orang yang memecah-belah agamanya dan mereka menjadi beberapa golongan, tidak ada sedikitpun tanggung jawabmu (Muhammad) terhadap mereka. Sesungguhnya urusan mereka hanyalah kepada Allah, kemudian Allah akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka perbuat” (QS. Al-An’am ; 159)

Dalam surat Ar-Rum 30 : 31-32, juga  tidak tanggung-tanggung Allah memasukkan para pemecah-belah agama kedalam golongan orang yang menyekutukan Allah (Syrik) :

“Dan janganlah kamu termasuk orang yang menyekutukan Allah (sirik)  yaitu orang-orang yang memecah-belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka” (Ar-Rum 30 : 31-32)

Para pemecah-belah agama itu juga diancam Allah dengan siksa yang sangat berat :

Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang bercerai-berai dan berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka. Mereka itulah orang-orang yang mendapat siksa yang berat, (QS Ali Imran 105)

Banyak hadits juga menyatakan hal serupa, orang yang suka mengkafirkan orang lain adalah yang lebih pantas disebut musryik :

إِن أَخْوَفَ مَا أَخَافُ عَلَيْكُمْ رَجُلٌ قَرَأَ الْقُرْآنَ حَتى إِذَا رُئِيَتْ بَهْجَتُهُ عَلَيْهِ، وَكَانَ رِدْئًا لِلْإِسْلَامِ، انْسَلَخَ مِنْهُ وَنَبَذَهُ وَرَاءَ ظَهْرِهِ، وَسَعَى عَلَى جَارِهِ بِالسيْفِ، وَرَمَاهُ بِالشرْكِ»، قَالَ: قُلْتُ: يَا نَبِي اللهِ، أَيهُمَا أَوْلَى بِالشرْكِ، الْمَرْمِي أَمِ الرامِي؟ قَالَ: «بَلِ الرامِي»

“Sesungguhnya yang paling aku khawatirkan atas kamu adalah seseorang yang telah membaca Al-Qur’ân, sehingga ketika telah tampak kebagusannya terhadap al-Qur’ân dan dia menjadi pembela Islam, dia kemudian lepas dari al-Qur’an, membuangnya di belakang punggungnya, dan menyerang tetangganya dengan pedang dan menuduhnya musyrik”. Aku (Hudzaifah) bertanya, “Wahai nabi Allâh, siapakah yang lebih pantas disebut musyrik, penuduh atau yang dituduh?”. Beliau menjawab, “Penuduhnya”. (HR. Bukhâri).

 

 

Kesimpulan

Kita sering menyerukan persatuan Islam dan anti kepada para pemecah belah agama, karena dalam beberapa Ayat Quran seperti Surat  Al An’am :153 , Ali Imran:103, An-Nisa 59 dsb, Allah menyuruh agar umat Islam bersatu dan tidak bercerai berai.  Dan diatas , kita telah membaca ancaman Allah yang tidak main-main kepada para pemecah agama.

Tidak ada keuntungan secuilpun yang kita dapat dengan perpecahan Islam kecuali lemahnya kekuatan umat dan ancaman dosa besar, jadi hanya muslim bodoh yang mau melakukan itu.

Dan ketika ditanya malaikat kubur atau ditanya Allah nanti pada hari pembalasan, Apa agamamu ?, pasti tidak ada yang berani menjawab agama saya adalah Islam Suni atau Islam Shiah. Mari kita biasakan menjawab agama kita Islam.   

 

Mudah-mudahan bermanfaat

Artikel terkait :

*Perang Iraq, Yaman dan Suriah dalam Hadist al Malhamah              *Perseteruan Iran Vs Arab Saudi dalam visi akhir zaman.                            *Adu domba Shiah Suni menurut sang panitia.                                 

 

 

REFERENSI

  1. Ayat Tentang Pemecah-belah agama 

“Sesungguhnya orang-orang yang memecah-belah agamanya dan mereka menjadi beberapa golongan, tidak ada sedikitpun tanggung jawabmu (Muhammad) terhadap mereka. Sesungguhnya urusan mereka hanyalah kepada Allah, kemudian Allah akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka perbuat” (QS. Al-An’am ; 159)

“Dan janganlah kamu termasuk orang yang menyekutukan Allah (sirik)  yaitu orang-orang yang memecah-belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka” (Ar-Rum 30 : 31-32)

Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang bercerai-berai dan berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka. Mereka itulah orang-orang yang mendapat siksa yang berat, (QS Ali Imran 105)

 

Dan bacakanlah kepada mereka yang telah Kami berikan kepadanya ayat-ayat Kami (para ulama), kemudian dia melepaskan diri dari  ayat-ayat itu, lalu dia diikuti oleh syaitan, maka jadilah dia termasuk orang-orang yang sesat. Dan jika Kami menghendaki, sesungguhnya Kami tinggikan (derajat)nya dengan ayat-ayat itu, tetapi dia cenderung kepada dunia dan menurutkan hawa nafsunya yang rendah, maka perumpamaannya seperti anjing jika kamu menghalaunya diulurkannya lidahnya dan jika kamu membiarkannya dia mengulurkan lidahnya (juga). Demikian itulah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka Ceritakanlah kisah-kisah itu agar mereka berfikir. (QS. Al A’raf 7:175-176)

 

Barangsiapa menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan (balasan) penuh atas pekerjaan mereka di dunia (dengan sempurna) dan mereka di dunia tidak akan dirugikan. Itulah orang-orang yang tidak memperoleh (sesuatu) di akhirat kecuali neraka, dan sia-sialah di sana apa yang telah mereka usahakan (di dunia) dan terhapuslah apa yang telah mereka kerjakan. (QS.Al Hud 11:15-16)

 

Jikalau Tuhanmu menghendaki, tentu Dia akan menjadikan manusia dalam satu umat, tetapi mereka senantiasa berselisih pendapat, kecuali orang-orang yang diberi rahmat oleh Tuhanmu. Dan untuk itulah Allah menciptakan mereka. Kalimat Tuhanmu (keputusan-Nya) telah ditetapkan: sesungguhnya Aku akan memenuhi neraka Jahannam dengan jin dan manusia (yang durhaka) semuanya. (QS. Al Huud 118-119)

“Dan sungguh, inilah jalan-Ku yang lurus. Maka ikutilah! Jangan kamu ikuti jalan-jalan yang akan mencerai-beraikan kamu dari jalan-Nya. Demikianlah Dia memerintahkan kepadamu agar kamu bertakwa” (QS. Al anam:153)

“Dan berpegang teguhlah kalian pada tali Allah dan jangan berpecah belah” (Ali imron:103)

Amat buruklah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan kepada diri mereka sendirilah mereka berbuat zhalim. (QS . Al A’raf 7:177)

Maka tidakkah engkau memperhatikan orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya, dan Allâh membiarkannya dengan ilmu-Nya, dan Allâh telah mengunci mati pendengaran dan hatinya serta menutup penglihatannya? (QS. Al-Jaatsiyah 45:23).

Terangkanlah kepadaku tentang orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya. Maka apakah kamu dapat menjadi pemelihara atasnya? Apakah kamu mengira bahwa kebanyakan dari mereka itu mendengar atau memahami? Mereka itu tidak lain hanyalah seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat jalannya (QS. Al-Furqan 25:43-44)

Maka jika mereka tidak menjawab (tantanganmu), ketahuilah mereka hanyalah mengikuti hawa nafsunya, dan siapakah yang lebih sesat daripada orang yang mengikuti hawa nafsunya tanpa mendapakan petunjuk dari Allâh sedikitpun? Sesungguhnya Allâh tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zhalim (QS. Al-Qashash/28:50).

Terangkanlah kepadaku tentang orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya. Maka apakah kamu dapat menjadi pemelihara atasnya? Apakah kamu mengira bahwa kebanyakan mereka itu mendengar atau memahami? Mereka itu tidak lain hanyalah seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat jalannya (QS. Al-Furqan/25:43-44)

 

 

  1. Hadist Tentang Pemecah-Belah Agama

“Sesungguhnya Allah meridhoi kamu tiga perkara dan membenci kamu tiga perkara ; Dia meridhoi kamu apabila kamu beribadah kepada-Nya dan tidak menyekutukan sesuatu kepada-Nya, dan apabila kamu berpegang teguh kepada tali Allah semua dan kamu tidak berpecah-belah” [HR Muslim : 3236]

 

Memecahbelah agama adalah keburukan yang sempurna

الْمُسْلِمُ أَخُو الْمُسْلِمِ لَا يَظْلِمُهُ وَلَا يَخْذُلُهُ وَلَا يَحْقِرُهُ التَّقْوَى هَاهُنَا وَيُشِيرُ إِلَى صَدْرِهِ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ بِحَسْبِ امْرِئٍ مِنَ الشَّرِّ أَنْ يَحْقِرَ أَخَاهُ الْمُسْلِمَ كُلُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ حَرَامٌ دَمُهُ وَمَالُهُ وَعِرْضُهُ

Muslim adalah saudara bagi muslim yang lain, dia tidak boleh menzhaliminya, membiarkannya (dalam kesusahan), dan merendahkannya. Takwa itu di sini, beliau menunjuk dadanya tiga kali, cukuplah keburukan bagi seseorang, jika dia merendahkan saudaranya seorang muslim. Setiap orang muslim terhadap muslim yang lain haram: darahnya, hartanya, dan kehormatannya. (HR Muslim no. 2564; dan lainnya dari Abu Hurairah).

 

Hukuman bagi Pemecahbelah agama

حَدَّثَنِي أَبُو بَكْرِ بْنُ نَافِعٍ وَمُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ قَالَ ابْنُ نَافِعٍ حَدَّثَنَا غُنْدَرٌ و قَالَ ابْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ زِيَادِ بْنِ عِلَاقَةَ قَالَ سَمِعْتُ عَرْفَجَةَ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّهُ سَتَكُونُ هَنَاتٌ وَهَنَاتٌ فَمَنْ أَرَادَ أَنْ يُفَرِّقَ أَمْرَ هَذِهِ الْأُمَّةِ وَهِيَ جَمِيعٌ فَاضْرِبُوهُ بِالسَّيْفِ كَائِنًا مَنْ كَانَ و حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ خِرَاشٍ حَدَّثَنَا حَبَّانُ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ ح و حَدَّثَنِي الْقَاسِمُ بْنُ زَكَرِيَّاءَ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُوسَى عَنْ شَيْبَانَ ح و حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ أَخْبَرَنَا الْمُصْعَبُ بْنُ الْمِقْدَامِ الْخَثْعَمِيُّ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ ح و حَدَّثَنِي حَجَّاجٌ حَدَّثَنَا عَارِمُ بْنُ الْفَضْلِ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُخْتَارِ وَرَجُلٌ سَمَّاهُ كُلُّهُمْ عَنْ زِيَادِ بْنِ عِلَاقَةَ عَنْ عَرْفَجَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمِثْلِهِ غَيْرَ أَنَّ فِي حَدِيثِهِمْ جَمِيعًا فَاقْتُلُوهُ

Telah menceritakan kepadaku Abu Bakar bin Nafi’ dan (Muhammad bin Basyar, Ibnu Nafi’ berkata; telah menceritakan kepada kami Ghundar, dan Ibnu Basyar berkata; telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ja’far telah menceritakan kepada kami Syu’bah dari Ziyad bin ‘Ilaqah dia berkata; saya mendengar ‘Arfajah berkata,

 “Saya mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Suatu saat nanti akan terjadi bencana dan kekacauan, maka siapa saja yang hendak memecah belah persatuan ummat ini penggallah dengan pedangmu, siapa pun orangnya.”

Dan telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Khirasy telah menceritakan kepada kami Habban telah menceritakan kepada kami Abu ‘Awanah. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepadaku Al Qasim bin Zakaria telah menceritakan kepada kami Ubaidullah bin Musa dari Syaiban. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepadaku [Ishaq bin Ibrahim] telah mengabarkan kepada kami [Al Mush’ab bin Al Miqdam Al Khats’ami] telah menceritakan kepada kami [Isra’il] (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepadaku [Hajjaj] telah menceritakan kepada kami [‘Arim bin Fadhl] telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Zaid] telah menceritakan kepada kami [‘Abdullah bin Al Mukhtar] dan seorang laki-laki, mereka semua dari [Ziyad bin ‘Ilaqah] dari [‘Arfajah] dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam seperti hadits di atas, namun dalam hadits mereka disebutkan, “Maka bunuhlah ia.” . (HR.Muslim.3442)

  

و حَدَّثَنِي عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا يُونُسُ بْنُ أَبِي يَعْفُورٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَرْفَجَةَ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ أَتَاكُمْ وَأَمْرُكُمْ جَمِيعٌ عَلَى رَجُلٍ وَاحِدٍ يُرِيدُ أَنْ يَشُقَّ عَصَاكُمْ أَوْ يُفَرِّقَ جَمَاعَتَكُمْ فَاقْتُلُوهُ

Dan telah menceritakan kepadaku Utsman bin Abu Syaibah telah menceritakan kepada kami Yunus bin Abu Ya’fur dari ayahnya dari ‘Arfajah dia berkata,

“Saya mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Bila datang kepadamu seseorang yang hendak mematahkan tongkatmu (memecah belah jama’ah) atau memecah belah persatuan kalian, maka bunuhlah dia.”(HR.Muslim.3443)

 

Tingalkan para Pendakwah yang menyeru Ke Neraka

عن حُذَيْفَةَ بْنَ الْيَمَانِ يَقُولُ كَانَ النَّاسُ يَسْأَلُونَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنِ الْخَيْرِ وَكُنْتُ أَسْأَلُهُ عَنِ الشَّرِّ مَخَافَةَ أَنْ يُدْرِكَنِي فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّا كُنَّا فِي جَاهِلِيَّةٍ وَشَرٍّ فَجَاءَنَا اللَّهُ بِهَذَا الْخَيْرِ فَهَلْ بَعْدَ هَذَا الْخَيْرِ مِنْ شَرٍّ قَالَ نَعَمْ قُلْتُ وَهَلْ بَعْدَ ذَلِكَ الشَّرِّ مِنْ خَيْرٍ قَالَ نَعَمْ وَفِيهِ دَخَنٌ قُلْتُ وَمَا دَخَنُهُ قَالَ قَوْمٌ يَهْدُونَ بِغَيْرِ هَدْيِي تَعْرِفُ مِنْهُمْ وَتُنْكِرُ قُلْتُ فَهَلْ بَعْدَ ذَلِكَ الْخَيْرِ مِنْ شَرٍّ قَالَ نَعَمْ دُعَاةٌ إِلَى أَبْوَابِ جَهَنَّمَ مَنْ أَجَابَهُمْ إِلَيْهَا قَذَفُوهُ فِيهَا قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ صِفْهُمْ لَنَا فَقَالَ هُمْ مِنْ جِلْدَتِنَا وَيَتَكَلَّمُونَ بِأَلْسِنَتِنَا قُلْتُ فَمَا تَأْمُرُنِي إِنْ أَدْرَكَنِي ذَلِكَ قَالَ تَلْزَمُ جَمَاعَةَ الْمُسْلِمِينَ وَإِمَامَهُمْ قُلْتُ فَإِنْ لَمْ يَكُنْ لَهُمْ جَمَاعَةٌ وَلَا إِمَامٌ قَالَ فَاعْتَزِلْ تِلْكَ الْفِرَقَ كُلَّهَا وَلَوْ أَنْ تَعَضَّ بِأَصْلِ شَجَرَةٍ حَتَّى يُدْرِكَكَ الْمَوْتُ وَأَنْتَ عَلَى ذَلِكَ

Artinya: Dari Huzhaifah bin Al-Yaman berkata:” manusia biasanya bertanya kepada Rasulullah SAW tentang kebaikan, sedang aku bertanya kepada beliau tentang kejahatan, karena khawatir akan mengenaiku”. Saya berkata: “Wahai Rasulullah SAW apakah kami dahulu dimasa Jahiliyah dan penuh kejahatan, kemudian Allah mendatangkan dengan kebaikan ini (Islam). Apakah setelah kebaikan ini adalagi keburukan”. Rasul SAW menjawab:”Ya”. Apakah setelah keburukan itu ada kebaikan”. Rasul SAW menjawab:”Ya, tetapi ada pencemarnya”. “Apa pencemarnya?”. Rasul menjawab:” Kaum yang mengambil hidayah dengan hidayah yang bukan dariku, engkau kenali dan engkau ingkari ”. Saya berkata:” Apakah setelah kebaikan itu ada keburukan?”. Rasul SAW menjawab:” Ya, para penyeru ke neraka jahanam, barangsiapa yang menyambut mereka ke neraka maka mereka melamparkannya ke dalam neraka”. Saya berkata:” Ya Rasulullah SAW, terangkan ciri mereka pada kami?”. Rasul SAW menjawab:” (kulit) mereka sama dengan kulit kita, berbicara sesuai bahasa kita”. Saya berkata:” Apa yang engkau perintahkan padaku jika aku menjumpai hal itu?” Rasul SAW bersabda:” Perpegang dengan jamaah muslimin dan imamnya”. Saya berkata:” Jika tidak ada pada mereka jamaah dan imam?” Rasul menjawab:” tinggalkan semua firqah (kelompok) itu, walaupun engkau harus menggigit akar pohon sampai menjumpai kematian dan engkau tetap dalam kondisi tersebut” (HR Bukhari dan Muslim)

 

Orang sombong tidak akan masuk surga :

لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مَنْ كَانَ فِي قَلْبِهِ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ مِنْ كِبْرٍ قَالَ رَجُلٌ إِنَّ الرَّجُلَ يُحِبُّ أَنْ يَكُونَ ثَوْبُهُ حَسَنًا وَنَعْلُهُ حَسَنَةً قَالَ إِنَّ اللَّهَ جَمِيلٌ يُحِبُّ الْجَمَالَ الْكِبْرُ بَطَرُ الْحَقِّ وَغَمْطُ النَّاسِ

“Tidak akan masuk surga seseorang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan sebesar biji sawi.” Ada seseorang yang bertanya, “Bagaimana dengan seorang yang suka memakai baju dan sandal yang bagus?” Beliau menjawab, “Sesungguhnya Allah itu indah dan menyukai keindahan. Sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain“ (HR. Muslim).

 

Posted in Islamic View | Tagged , | 22 Comments

PENJARAHAN MINYAK SURIAH OLEH AS ADALAH PREMANISME NEGARA

Major General Igor Konashenkov, the Russian defense ministry's official spokesman

Jubir Kemenhan Rusia Igor Konashenkov

Perebutan gunung emas disungai Eufrat nampaknya masih akan terus berlanjut, paling tidak ada 4 fihak yang secara hukum tidak berhak tapi pernah memperebutkan menguasai atau mendapat keuntungan dari ladang-ladang minyak Suriah ditimur sungai Eufrat itu, yaitu ISIS yang  diselundupkan ke Turki, Kurdi YPG,  dan AS. 

Pada tahun 2015, Rusia merilis video  bagaimana minyak-minyak Suriah yang dijarah ISIS itu memasuki perbatasan Turki. Bahkan sebuah dokumen dari Wikileaks meengungkap putra angkat Erdogan sendiri disebut terlibat dalam jual beli minyak ilegal itu.

Sekarang ladang-ladang minyak dan sumur-sumur LNG Suriah itu secara arogan dikuasai dan dijarah oleh AS.

Binatang yang bisa berbicara itu tidak hanya disitu kebuasannya, sejak perang 2011, Suriah yang tidak pernah melakukan intervensi ataupun agresi kenegara lain itu, juga dikenakan sanksi ekonomi yang luara biasa oleh AS, termasuk larangan bagi  fihak manapun untuk mengekspor minyak dan LNGnya, dan barang lain termasuk obat-obatan ke Suriah.

Suriah adalah termasuk sedikit dari negara muslim yang berdiri tegak tidak mau tunduk kepada Israel, penggantian paksa Bashar al Assad adalah alasan sebenarnya kenapa Suriah diacak-acak dengan mendatangkan ratusan ribu militan asing dengan iming-iming pendirian Khilafah Islam.

Keberadaan AS adalah untuk mengawal operasi para militan itu, meski AS memelintirnya sebagai datang keSuriah untuk menghancurkan teroris. Ada agenda besar Israel dengan menggunakan tangan kanannya AS di Suriah dan Iraq.

Fenomena yang disebut Hadist akan munculnya Binatang yang bisa berbicara yang hanya membolehkan berdagang bagi fihak-fihak yang telah diberi Cap itu sekarang sekarang sama-sama kita saksikan ada didepan kita. Silahkan baca juga kajian kita soal ini.

 

Jubir Kemenhan Rusia, Igor Konashenkov,Dalam sebuah pernyataan, mencatat bahwa tujuan AS yang disebut sebagai untuk melindungi ladang minyak Suriah dari para militant ISIS adalah jauh dari kebenaran.

“Apa yang dilakukan Washington sekarang, yang menguasai  ladang minyak di Suriah Timur dengan senjata, secara sederhana adalah sebuah banditisme negara internasional,” katanya,

Dia menambahkan bahwa cadangan minyak Suriah dan sumber daya mineral lainnya itu hanyalah  milik oleh Republik Arab Suriah, bukan haknya teroris ISIS atau “pelindung ISIS  seperti Amerika itu”.

Mengutip data intelijen Kemenhan Rusia yang diperoleh melalui satelit pengawasan, baik sebelum dan sesudah ISIS menurut versi  AS telah dikalahan di utara Eufrat, minyak Suriah secara aktif telah diekstraksi dan diselundupkan ke negara lain, dengan dikawal oleh tentara AS.

Minyak itu diselundupkan dalam konvoi truk tangki, dijaga oleh prajurit AS dan tentara bayaran dari kontraktor tentara bayaran (PMC), kata jurubicara kemenhan Rusia itu.

“Sementara itu, Washington juga memberlakukan sanksi kepada pengiriman hidrokarbon (LNG) ke Suriah, yang mencakup tidak hanya bagi perusahaan AS, tetapi juga terhadap semua fihak,” kata pernyataan itu.

Meskipun demikian, ekstraksi (penyulingan) minyak yang sedang dilakukan itu menggunakan peralatan yang disediakan oleh “perusahaan-perusahaan AS terkemuka”, kata Konashenkov.

Dalam kasus serangan terhadap konvoi (yang pernah dilakukan Rusia), saat itu militer AS segera mengerahkan  pasukan operasi khusus dan angkatan udaranya  untuk melindungi konvoi itu, tambahnya.

Menurut pernyataan itu, ekstraksi minyak diSuriah itu dilakukan oleh perusahaan minyak yang diatur oleh AS, yang dibentuk  di bawah penguasaan apa yang mereka sebut  “pemerintahan Otonomi Suriah Timur”.

Keuntungan dari penyelundupan minyak itu mengalir ke perusahaan perantara, kemudian mengalir ke agen intelijen AS dan juga ke rekening bank PMC (kontraktor tentara bayaran), katanya.

“Jika dihitung satu barel minyak Suriah berharga $38, pendapatan bulanan dari ‘perusahaan swasta’ dan badan intelijen AS itu adalah lebih dari $30 juta”.

“Atas aliran uang tunai yang konstan dan bebas dari kontrol negara dan pajak itu, Pentagon dan Perusahaan minyak Langley tentu saja akan siap untuk mempertahankan sumur minyak Suriah dari ‘sel ISIS tersembunyi’ tanpa batas waktu.” Sindir pernyataan Kemenhan Rusia itu.

Sebuah video amatir yang baru direkam kemarin di Suriah timur laut menunjukkan konvoi puluhan Truk tanki berisi minyak jarahan yang dikawal kendaraan militer AS didepan dan belakang konvoi,

 

 

Rusia tunjukkan Bukti Foto Aerial

Pada hari Sabtu 26/10/19, Kemenhan Rusia merilis gambar udara dari apa yang dikatakannya sebagai bukti nyata minyak mentah Suriah diselundupkan secara besar-besaran keluar negara itu, dengan perlindungan ketat pasukan AS.”

 

Pernyataan AS Penuh Tipu Daya

Pada 9 Oktober lalu, Turki mengumumkan operasi ‘Peace Spring’ yang bertujuan untuk mengusir milisi Kurdi dan militant  ISIS yang tersisa dari perbatasan. Pada 13 Oktober, Menteri Pertahanan AS Mark T. Esper mengatakan AS akan menarik semua pasukannya yang berjumlah  1.000 orang dari timur laut Suriah.

Tapi pada 25 Oktober, Esper mengatakan AS hanay akan mengurangi pasukannya di Suriah, dengan alasan hawatir militant ISIS akan merebut kembali ladang minyak Suriah itu.

Yang diKatakan Eser itu bertentangan dengan pernyataan Trump, yang awal tahun lalu mengumumkan  bahwa ISIS telah 100 persen dikalahkan.

AS akan mempertahankan keberadaan pasukannya Suriah untuk menghindari ISIS mendapat keuntungan dari ladang minyak Suriah, dan karena kami saat ini sedang melakukan reposisi untuk fase selanjutnya dalam rangka mengalahkan ISIS, ” kata menhan AS Mark T. Esper.

Posted in Info Lain | Tagged , , , | Leave a comment

EDWARD SNOWDEN TENTANG “THE DEEP STATE” DI PEMERINTAHAN AS

NSA former intelligence contractor Edward Snowden

Edward Snowden yang telah tinggal di Rusia sejak 2013 setelah mengekspos program penyadapan global yang dilakukan AS, dia telah diwawancara secara maraton oleh Joe Rogan. Whistleblower dari AS itu berbicara tentang hidupnya di Moskow dan mencatat bahwa saat ini informasi yang disebar media AS terhadap Rusia sangat bias.

Mantan kontraktor Badan Keamanan Nasional (NSA) Edward Snowden pernah menarget mantan Presiden AS Barack Obama, hal ini menggugahnya untuk membocorkan  program penyadapan  yang dilakukan oleh berbagai agen rahasia AS.

Dalam wawancara selama 2 jam dengan komedian dan komentator Joe Rogan, sang pengungkap fakta (whistle blower) itu mengatakan bahwa meskipun Obama “secara aktif berkampanye melawan penyadapan yang dilakukan pemerintahan Bush”, tapi Obama sendiri malah mangadopsinya saat  dia (Obama) terpilih menjadi presiden.

Menurut Snowden, dinas intelijen telah “membuat takut” setiap presiden sejak John F. Kennedy.

“Orang-orang ini pada dasarnya mengatakan, ‘Jika Anda (Presiden AS) tidak melakukan X, Y, dan Z, maka ini akan kembali kepada Anda,’ dan implikasinya, yang menurut saya semua Presiden AS juga tahu itu meski tidak pernah mereka dikatakan, bahwa orang-orang (The deepstate) ini dapat mengimidasi Anda (presiden AS) bahkan sampai dibunuh, “Snowden menjelaskan, bahwa mereka” dapat membuat cerita yang akan menjadi masalah ” untuk seorang presiden (AS).

Dia juga menertawakan ‘the deep state’ yang terkenal jahat itu, dan dia mengolok-olok teori konspirasi tentang “konspirasi manusia kadal” (reptilian), dia menjelaskan bahwa fakta yang sebenarnya jauh lebih sederhana dari itu.

“Deep state,  sederhananya hanyalah berwujud orang-orang karier dalam pemerintahan (AS). Mereka adalah orang-orang yang berada di kantor yang sama yang punya masa kerja jauh lebih dulu dan lama daripada presiden (AS). Mereka faham orang-orang diPartai Republik, mereka faham orang-orang di Partai Demokrat, tapi mereka tidak benar-benar peduli (soal partai2 itu), dan mereka selalu memberikan pengarahan yang sama secara berulang-ulang (kepada seorang presiden AS), dan mereka menjadi semakin ahli dalam soal itu, ”Snowden menjelaskan. Dia mencatat bahwa para birokrat karier itu akan mengejar setiap presiden untuk “Menindak lanjuti permintaan mereka, yang benar-benar manjadi tuntutan (kepada sang Presiden).”

Snowden juga menyampaikan  beberapa detail tentang kehidupannya di Rusia, dia menunjukkan sekali lagi bahwa, sebenarnya Rusia bukan negara pilihannya ketika dia mulai tinggal diRusia setelah paspornya dibatalkan.

Mantan kontraktor agen intelijen AS yang tinggal di Rusia sejak 2013 itu mencatat bahwa hidupnya di sini relatif normal, karena ia dapat berjalan-jalan, menggunakan metro, pergi ke restoran, dan jarang dikenal orang. Dia mengaku dia lebih suka untuk tidak diwawancarai media Rusia, karena dia tidak ingin wajahnya tampil dimedia. Menurut seorang ekspat asal AS, ia pernah dikenali beberapa kali dlam setahun.

Dia menganggap bahwa sikap Barat terhadap Rusia telah berubah secara internasional dan bahwa media AS cenderung memberikan konotasi negatif terhadap setiap hal yang berkaitan dengan Moskow, meski dia mencatat dia juga telah mengkritik pemerintah Rusia, dan telah mendapat respon negatif dari media Rusia.

Snowden, mantan kontraktor Badan Keamanan Nasional AS (NSA) yang membongkar sejumlah program penyadapan global NSA dengan membocorkan materi-materi rahasia, belum lama ini mengungkapkan keinginannya untuk pulang keAS, tetapi dengan syarat hanya jika Washington dapat menjaminnya mendapatkan pengadilan yang fair.

Dia telah berada di pengasingan mandiri di Rusia sejak 2013, di mana dia pindah setelah mempublikasikan informasi besar yang sangat rahasia dari NSA.

Posted in Info Lain | Tagged , , | 1 Comment

INVASI TURKI KE SURIAH, ERDOGAN MERESPON KECAMAN ARAB SAUDI  

Sudah menjadi rahasia umum bahwa diamanapun ada kepentingan AS terutama diTimteng yang menimbulkan kekacauan, bisa dipastikan disitu ada dukungan dari negara-negara Arab teluk, terutama dari Arab Saudi dan UEA dan Turki.

Demikian juga dengan dukungan dari AS kepada  Kelompok Kurdi di Suriah utara dan Iraq, Arab Saudi dan UEA juga ikut bekerjasama dalam penciptaan kekacauan diSuriah Utara ini dengan mendukung kelompok Kurdi.  

Pada November 2018 lalu , Arab Saudi dan UEA telah mengirim pasukan militer ke daerah-daerah yang dikuasai kelompok YPG Kurdi di Suriah timur laut.

Pasukan itu ditempatkan bersama dengan pasukan koalisi yang dipimpin AS guna mendukung  pembentukan pasukan Kurdi yang kuat dan besar lengkap dengan senjata berat dan ringan. Pasukan dari kedua negara Teluk Arab itu ditempatkan di daerah kontak antara Kurdi PKK / YPG dan ISIS di pedesaan Deir Ez-Zor.

Itulah sebabnya Arab Saudi menentang serangan Turki ke milisi Kurdi diSuriah utara yang sedang gencar dilakukan Turki saat ini.

Kecaman dari Arab Saudi terhadap operasi militer Turki ini dijawab oleh presiden Turki  dengan : 

“Penguasa Arab Saudi harusnya bercermin, siapa yang membuat Yaman dalam situasi seperti sekarang ini? lihat apa yang dilakukan Arab Saudi di Yaman, puluhan ribu orang mati diYaman.

Saudi Arabia, harusnya anda membicarakan ini dulu (sebelum membicarakan orang lain), saat ini di Yaman dalam situasi yang sangat buruk…dan andalah  yang memporak porandakan Yaman. Anda  tidak pantas menentang operasi militer kami melawan teroris ini … anda tidak pantas membicarakan ini” , kata Erdogan dalam pidatonya didepan anggota parlemen Turki kamis 10/10/19 lalu.

Erdogan juga mengkritisi kecaman dari Uni Eropa atas operasi militernya, dan dia membalas dengan membanggakan bahwa Turki selama ini telah menampung 2,6 juta pengungsi Suriah.  Dan dia bilang bisa saja Turki melepas mereka untuk kemudian masuk wilayah Eropa.

 

Sikap Pemerintah Suriah

Sudah sejak bertahun lalu pemerintah Suriah menawarkan suku Kurdi Suriah untuk rekonsiliasi, dan yang terakhir Suriah menawarkan kembali beberapa hari lalu, tapi karena Kurdi Suriah merasa dilindungi oleh AS, maka mereka tidak pernah menerima tawaran-tawaran Suriah itu.

Juga, sudah beberapa kali sebenarnya Kurdi Suriah dikhianati AS, yang sering kali membiarkan Turki menyerang posisi mereka. Nampaknya sekarang mereka harus menerima resiko atas sikap keras kepala mereka itu, karena AS memutuskan meninggalkan Suriah, artinya AS membiarkan Turki membantai mereka.

Bersekutu dengan AS kaki-tangan Israel hanyalah menunggu waktu untuk dikhianati. 

Kita memprediksi belum tentu Pasuka AS itu akan ditarik sepenuhnya dari Suriah, karena grand design nya adalah bukan sekedar menurunkan Assad, tapi Israel meyakini bahwa wilayah mereka ditakdirkan membentang dari Sungai nil di Mesir Sampai dengan Sungai Eufrat di Irak. Jadi konflik disepanjang perbatasan utara Suriah-Turki ini sepertinya tidak akan berhenti begitu saja. 

 

Arab Saudi – Turki , Bak Pinang Dibelah Dua

Dalam pidatonya itu, Erdogan rupanya lupa menyebut bahwa dia telah menerima  keuntungan besar dari pengungsi Suriah yang ada di Turki, karena dia mendapat bantuan dana luar biasa besar dari Uni Eropa sebesaru 6M euro, hanya dengan mengancam akan membiarkan para pegungsi itu masuk keEropa.

Ada lagi fakta yang yang diputar balikkan oleh Erdogan, dia menyebut Turki adalah satu-satunya negara yang yang keberadaannya diSuriah punya legitimasi. 

Selain Turki, sejak perang Suriah 2011 ada beberapa negara Arab teluk lain yang membantu AS mendatangkan ratusan ribu militan dari seluruh dunia, antara lain UEA dan Qatar.

Kelakuan Koalisi Arab juga sama saja, proxi mereka  memasuki Suriah secara Ilegal dan tanpa ijin resmi dari  pemerintah Suriah, bukahkah Qur’an melarang memasuki rumah/negara orang semaunya tanpa izin ??? Aturan Islam manakah yang dipakai para pemimpin negara muslim itu ?

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya. Yang demikian itu lebih baik bagimu, agar kamu (selalu) ingat”. (QS. An Nur 27)

Tidakkah mereka malu dengan Presiden Putin yang bukan pemimpin negara Islam saja tahu, bahwa ada adab untuk memasuki rumah orang lain. Putin telah beberapa kali mengingatkan tentang hal itu, tapi inilah akhir zaman, semua bisa terkena pengaruh tipu daya Dajjal, Islam hanya dijadikan topeng untuk mengejar kepentingan dunianya. 

 

 Maling Teriak Maling

Sangat menggelikan memang melihat saling kecam antara Turki dan Arab Saudi ini. Arab Saudi dan Turki sejak 2011 telah bekerjasama dengan koalisi pimpinan AS dalam mendukung agenda Israel menurunkan Assad, tapi anehnya mereka berseberangan dalam soal kepentingan mereka, seperti soal suku Kurdi di Suriah dan juga di Libya.

Arab saudi dan Turki juga saling berhadapan atas kepentingannya diLibya, dimana Turki mendukung kelompok GNA, sementara Arab Saudi mendukung kelompok LNA.

Erdogan membongkar kelakuan zalim Arab Saudi diYaman, tapi apakah dia lupa bagaimana peran dia saat Turki membantu koalisi AS dalam upaya untuk menurunkan Qadafi pada tahun 2011.

Apakah Erdogan tidak melihat, bahwa akibat dari perannya dalam membantu NATO di Libya itu telah membuat Libya menjadi negara porak poranda dan menjadi negara gagal sampai saat ini.

Erdogan rupanya juga sudah lupa bagimana Turki sejak mulainya perang Suriah 2011 mengijinkan negaranya menjadi pintu masuk bagi puluhan ribu miltan asing yang akan berperang menurunkan Assad.

Erdogan juga lupa, bahwa Turki, Arab saudi , Qatar dan koalisi pimpinan AS sejak 2011 telah bekerja sama dalam sebuah operasi CIA yang disebut operasi “Timber Sycamore” , dengan mendanai dan mempersenjatai puluhan kelompok teroris diSuriah dalam upaya untuk menurunkan Assad. 

Kita lihat saja bagaimana akhir dari sandiwara dan kemunafikan  yang dimainkan oleh para pemimpin negara teluk seperti Turki, Arab saudi dan UEA ini, mereka kadang menyuguhkan peran berseberangan  tapi sebenarnya mereka sebenarnya berada dalam satu gerbong dengan musuh Islam yaitu AS yang bekerja untuk kepentingan Israel ini.

Selamat datang diera akhirzaman dimana fitnah , pemutar-balikan fakta dan kemunafikan jatuh dengan deras bak air hujan.

 

Posted in Analisa Geopolitik | Tagged , , , , , | 7 Comments

MENUJU DIRUNTUHKANNYA PBB

Beberapa langkah strategis yang kontraproduktif telah dilakukan AS beberapa tahun ini, salah satunya adalah perang dagang yang sekarang tidak lagi hanya menyasar  kepada musuhnya China dan Rusia tapi juga kepada sekutunya negara-negara eropa.

Dan kini kita melihat satu lagi langkah aneh AS dan Israel yang makin memperjelas kemana  arah dunia ini dimasa mendatang, yaitu menuju diruntuhkannya Badan dunia PBB. 

Paling tidak AS telah secara resmi keluar dari 2 lembaga PBB yaitu Dewan Hak Azazi manusia  (Human Rights Council) dan Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan PBB (UNESCO).

Sementera itu AS juga telah menarik diri perjanjian perdagangan senjata konvensional PBB (UN Arm trade treaty).

Dan saat ini kita melihat, beberapa negara anggota penting Majelis umum PBB nampaknya sudah mulai enggan membayar iuran wajibnya, sehingga pada  tahun ini PBB mengalami defisit anggaran sebesar US$ 230 juta.

Sejak era 90an sebenarnya  peran PBB terutama peran Dewan Keamanan PBB bisa disebut sudah tidak berfungsi lagi, sudah lumpuh. Yaitu sejak invasi AS ke Afghanistan dan Iraq, yang sama sekali tidak membuat PBB bergeming. Peran DK PBB yang masih efektif hanyalah diLebanon yang berfungsi mencegah konfrontasi antara Israel dan Hezbollah.

Dan yang terjadi beberapa tahun terakhir adalah kita melihat pencaplokan demi pencaplokan wilayah negara lain dilakukan dengan seenaknya sendiri oleh Israel, sementara AS dan Turki dengan seenaknya sendiri menginvasi Suriah dan AS bersama Koalisi Arab Saudi menginvasi Yaman, dan apa yang dilakukan PBB ? Nothing !!!. 

Sementara itu dalam bidang ekonomi AS dengan bebas dan sangat arogan bisa menerapkan sanksi-sanksi ekonomi sefihak kepada negara-negara yang dianggap menentang kepentingan AS dan Israel, seperti terhadap Suriah dan Iran, Venezuela, Korea utara dsb. Ketidak adilan dunia seperti ini juga sama sekali tidak menarik PBB untuk mau ikut mengatasi. PBB sudah lama lumpuh.   

Lalu kemanakah arah dunia ini akan digiring? Bukankah dulu setelah perang dunia II , AS adalah pemrakarsa utama pembentukan PBB?.  

Pada  artikel kita “Update dari Pusat dunia –Persiapan pembangunan the 3rd temple” , ketua Sanhedrin Prof. Hillel Weiss, sebuah badan di Israel yang berfungsi seperti Mahkamah agung pada era Nabi Dawud as dan Sulaiman as, telah menyatakan, bahwa PBB nantinya akan diruntuhkan, dan akan diganti dengan sebuah Majelis baru yang berpusat di Yerusalem yang berdasar hukum kitab Taurat , dan hanya beranggota 70 perwakilan negara anggota.

Anda juga bisa simak wawancara dengan Ketua Sanhedrin ini Prof. Hillel Weiss dengan Televisi Israel i24News yang berisi pemaparannya atas tentang rencana penggantian  PBB, referensi yang menurutnya dari Kitab Taurat dan sekilas sejarah yang melatarbelakanginya.  

Beberapa tahun lagikah PBB akan diruntuhkan? Tentu tidak ada yang tahu pastinya, tapi semua fakta telah mengarah dan membantu kita memahami kemana arah dunia yang makin tidak konstruktif ini, tapi sekali lagi PBB sebenarnya sudah lama lumpuh.   

 

AS Mundur Dari Badan Hak Azazi Manusia PBB

Pada juni 2018 , Amerika Serikat telah menarik diri dari badan hak asasi manusia  PBB,  badan itu dituduh AS  sebagai telah berpandangan  “bias yang kronis” terhadap Israel.

Langkah ini dikritik oleh kelompok-kelompok hak asasi manusia dan disesalkan oleh para pemimpin dunia lain , yang dianggap melukai upaya untuk memantau dan menangani pelanggaran hak asasi manusia di seluruh dunia.

Alasan yang dikemukakan Dubes AS untuk PBB  Nikki Haley adalah, bahwa dewan Hak Azazi manusia PBB sebagai “organisasi yang munafik dan mementingkan diri sendiri” yang selalu mununjukkan sikap  “permusuhan terhadap Israel”.

Sementera itu menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengecam dewan Hak azazi manusia PBB itu sebagai “pelindung terhadap pelanggar hak asasi manusia”.

Di sisi lain, Israel (sebagai fihak yang diuntungkan) dan  sekutu utama AS memuji langkah  Washington itu sebagai sebuah langkah yang berani.

 

AS dan Israel mundur dari Unesco

Amerika Serikat dan Israel telah secara resmi keluar dari Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan PBB (UNESCO) pada tengah malam Tahun Baru 1 jan 2019, ini merupakan puncak dari sebuah proses panjang yang diawali  lebih dari setahun sebelumnya.

Penarikan diri ini merupakan pukulan baru bagi UNESCO, yang didirikan bersama dengan AS setelah Perang Dunia II yang alasannya pada waktu itu untuk mendorong kemajuan dan perdamaian dunia.

Dalih  AS dengan menarik diri dari UNESCO ini adalah karena menuduh badan itu telah “bias dan anti-Israel”.

Heather Nauert, juru bicara departemen luar negeri AS, pada saat itu mengatakan bahwa AS akan membentuk  “misi pengamat” untuk menggantikan perwakilannya di badan yang berbasis di Paris itu.

 

AS Mundur Dari Perjanjian Perdagangan Senjata

Pada bulan april 2019, Presiden Trump memutuskan bahwa AS secara efektif  telah mundur  dari perjanjian PBB yang mengatur  Perdagangan Senjata. Perjanjian tersebut mengatur perdagangan global yang meliputi senjata konvensional, seperti  senapan, tank sampai dengan pesawat tempur.

Perjanjian tersebut dikenal sebagai ATT (Arm Trade treaty) , yang telah diberlakukan sejak akhir 2014. AS menandatangani perjanjian itu pada tahun 2013 tetapi belum meratifikasi perjanjian tersebut.

ATT telah lama menjadi target sorotan NRA (The National Rifle Association of America) , sebuah kelompok advokasi perlindunagn kepemilikan senjata yang telah berumur ratusan tahun)., yang mengklaim perjanjian itu  membahayakan para pemilik senjata diAS.

Trump menyebut ATT menjadi ancaman terhadap hak Amandemen Kedua (undang-undang AS). “Kami tidak akan pernah menyerahkan kedaulatan Amerika kepada birokrasi global (PBB) yang tidak dipilih (lewat pemilu) dan tidak dapat dipertanggung jawabkan itu ,” kata Trump dalam pernyataan di Gedung putih.

 

PBB Kekurangan Biaya Operasional

Dan dua hari lalu 8 okt 2019,  Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan bahwa PBB mengalami defisit anggaran sebesar $230 juta, dan bisa jadi akan  kehabisan uang pada akhir Oktober ini.

Dalam sebuah surat yang ditujukan untuk 37.000 karyawan didalam sekretariat PBB, Guterres mengatakan akan membuat “langkah-langkah tambahan yang belum ditentukan guna menghentikan kesenjangan anggaran ini” , langkah ini harus segera diambil untuk memastikan gaji dan hak karyawan tetap bisa dibayarkan.

“Pada tahun 2019 ini, negara-negara anggota PBB hanya membayar 70 persen dari jumlah total yang diperlukan untuk operasi anggaran reguler kami. Ini berarti ada  kekurangan uang tunai sebesar $230 juta pada akhir September ini. Kami sedang mengalami  risiko menipisnya cadangan likuiditas kami pada akhir bulan ini, “tulisnya.

Untuk mengurangi biaya, Guterres menyebutkan akan menunda beberapa konferensi dan pertemuan dan mengurangi beberapa layanan, sementara juga akan membatasi perjalanan resmi hanya pada kegiatan penting dan mengambil langkah-langkah untuk menghemat energi.

Sejak awal tahun ini , Guterres telah meminta kepada  negara-negara anggota untuk meningkatkan kontribusinya  kepada badan dunia itu untuk mencegah masalah cash flow ini, tetapi mereka menolak, seorang pejabat PBB mengatakan dengan syarat anonim.

“Tanggung jawab utama untuk kesehatan keuangan kita terletak pada Negara-negara Anggota,” kata Guterres. Ini belum termasuk anggaran yang harus dibayar untuk operasi pemeliharaan perdamaian. Anggaran operasional PBB untuk 2018-2019 adalah hampir $5,4 miliar, dimana AS sendiri berkontribusi  sebesar 22 persen.

 

Posted in Analisa Geopolitik | Tagged , , , , , | Leave a comment

Update WW3 Oct 2019

AS AKAN MERESPON FIHAK YANG GANGGU PENJARAHAN MINYAKNYA DI SURIAH

Menhan AS Mark Esper mengatakan pada konferensi pers pada hari Senin kemarin bahwa pasukan mekanik Amerika telah dikerahkan untuk melindungi ladang minyak di Suriah timur.

Pasukan AS dikatakan Esper akan “merespon dengan kekuatan militer yang sangat besar terhadap fihak mana pun yang mengancam keselamatan pasukan kita di sana.”

Ketika ditanya apakah AS juga akan  merespons dengan kekuatan melawan pasukan Rusia atau Suriah, Esper menjawab “ya.”

Esper menyebut  Pasukan AS akan “tetap diposisikan” untuk melindungi ladang minyak Suriah itu,  dan akan “merespon  dengan kekuatan militer yang sangat besar terhadap kelompok mana pun yang mengancam keselamatan pasukan kita di sana.”

Ancaman nyata Esper dikeluarkan  setelah Moskow menuduh AS memfasilitasi penyelundupan minyak di Suriah.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Mayor Jenderal Igor Konashenkov menyebut operasi penyerobotan ladang minyak oleh AS itu sebagi  “bandit yang disponsori negara,” dan menuduh Washington meninggalkan pasukannya di sana untuk membantu penyelundup minyak menjarah sumber daya nasional Suriah.

 

AS MEMBUAH JASAD AL BAGHDADI KE LAUT, KEMATIANNYA MAKIN MERAGUKAN

‘Disposal complete’: ISIS chief al-Baghdadi buried at sea, like bin Laden, but photo & video proof remains classified – Pentagon

Penjelasan AS yang membuang Jasad Al Baghdadi ke laut makin memperkuat kecurigaan bahwa AS belum benar-benar menewaskannya. Tentu ini dimaksudkan agar tidak ada fihak yang bisa melakukan tes DNA jika dikubur secara normal.

AS menyatakan telah membuang tubuh Abu Bakar al-Baghdadi hanya beberapa jam setelah dilakukan tes DNA untuk mengkonfirmasi identitas teroris itu, kata pejabat Pentagon.

Ditambahkan bahwa semua bukti serangan dan penguburannya di laut tetap dirahasiakan.

Bagian tubuh yang dipotong itu segera dibawa “ke fasilitas yang aman untuk mengkonfirmasi identitasnya dengan tes forensik DNA,” Jenderal Mike Milley, ketua Kepala Staf Gabungan AS, mengatakan pada jumpa pers.

Pembuangan jasadnya telah dilakukan dengan lengkap dan ditangani dengan tepat.

Sama seperti pemimpin Al Qaeda Osama bin Laden, pemimpn teroris ISIS itu didisebutkan dikuburkan di laut sesuai dengan tradisi Islam (???), dan semua ritual keagamaan Muslim diberikan kepadanya.

Sementara itu penggerebekan dan proses identifikasi dan ‘pembuangan’ tubuh al Baghdadai  didokumentasikan dalam banyak foto dan video, tapi  masih harus melalui “proses deklasifikasi,” (penyortiran) , menurut jenderal AS itu.

Saat dudlu Pemerintahan Obama nyatanya juga tidak pernah dilakukan rilis rekaman video dari serangan 2011 yang menewaskan Osama bin Laden, atau foto-foto tubuhnya, dengan dalih  dapat menimbulkan ” risiko keamanan nasional.”

 

PESAWAT ULANG-ALIK MISTERIUS AS SELESAIKAN MISI PENERBANGAN 780 HARI

Mysterious US Air Force ‘space plane’ lands after record-breaking 780-day mission

Pesawat luar angkasa misterius X-37B milik Angkatan Udara AS telah mendarat di Kennedy Space Center NASA setelah hampir dua tahun lalu diluncurkan, ini memecahkan rekornya sendiri untuk waktu yang paling lama di ruang angkasa.

Pesawat yang terlihat seperti pesawat ulang-alik miniature itu kembali ke Bumi pada hari Minggu, setelah menyelesaikan tugas selama 780 hari di orbit.

Pesawat ini awalnya dibangun untuk penerbangan hingga 240 hari di ruang angkasa, pesawat rahasia itu sejauh ini telah melakukan lima misi, masing-masing selalu berlangsung lebih lama dari yang sebelumnya.

Kali ini peasawat X-37B itu melampaui rekor sebelumnya  dibuat pada 7 Mei 2017  sebesar 62 hari diangkasa.

Pesawat misterius yang tujuan  dan misinya menjadi masih menjadi spekulasi itu, telah mendarat di Shuttle Landing Facility NASA Kennedy Space Center di Cape Canaveral, Florida, pukul 7:51 pagi GMT, kata Angkatan Udara dalam sebuah pernyataan.

 

RUSIA MERAGUKAN TEWASNYA AL BAGHDADI OLEH SERANGN UDARA AS

Leader of the Islamic State group Abu Bakr al-Baghdadi

Kemenhan Rusia menyatakan  bahwa mereka tidak memiliki informasi yang dapat dipercaya mengenai adanya operasi AS di Idlib yang diduga mengakibatkan kematian pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi.

Sementara Presiden AS Donald Trump telah mengkonfirmasi kematian pemimpin ISIS itu”.

Kemenhan Rusia tidak memiliki informasi yang dapat dipercaya tentang  operasi khusus AS untuk membunuh  pemimpin ISIS itu, Abu Bakar al-Baghdadi berada diarea yang dikuasai Turki dii zona deeskalasi Idlib,” kata juru bicara kemenhan Rusia, Mayor.Gen. Kata Igor Konashenkov.

Sebelumnya, Trump menyatakan bahwa al-Badhgadi diduga telah “mati setelah melarikan diri ke jalan buntu, merintih dan menangis dan berteriak sepanjang jalan”, dan dia membanggakan bahwa personel AS yang terlibat dalam misi itu sebagai orag-orang yang “luar biasa”.

Dia juga berterima kasih kepada Rusia, mengklaim bahwa pasukan AS harus terbang melalui daerah-daerah tertentu yang dikendalikan Rusia untuk mencapai target mereka. “Rusia memperlakukan kami dengan baik. Mereka mempersilahkan  kami untuk terbang di atas wilayah yang dikuasai Rusia. Rusia hebat,” kata Trump.

 

Rusia bantah ada Serangan udara AS atau sekutunya di Idlib

Akan tetapi Kemenhan Rusia, menyatakan bahwa mereka tidak merasa pernah memberi izin atau bekerjasama  dengan unit pasukan udara AS untuk memasuki wilayah udara di atas zona Idlib selama misi itu.

“Tidak ada serangan udara yang dilakukan oleh pesawat AS atau  milik apa yang disebut ‘koalisi internasional’ yang terdeteksi pada hari Sabtu, atau pada hari-hari setelahny,” kata Mayjen. Kata Igor Konashenkov.

Konashenkov juga mengatakan bahwa laporan dugaan kematian pemimpin teroris itu tidak akan berdampak signifikan pada situasi saat ini di Suriah.

“Sejak saat kekalahan terakhir ISIS oleh tentara pemerintah Suriah yang didukung oleh Angkatan Udara Rusia pada awal 2018, maka  ‘kematian’ Abu Bakar al-Baghdadi tidak memiliki peran  strategis apa pun mengenai situasi di Suriah atau aksi teroris yang tersisa di Idlib, “katanya.

Al Baghdadi sudah beberapa kali dilaporkan tewas dalam  dalam beberapa tahun terakhir, meskipun tidak ada laporan sebelumnya yang pernah dikuatkan (dengan bukti).

 

ISIS DILAPORKAN TELAH MENUNJUK PEMIMPIN BARU

An Islamic State flag hangs amid electric wires over a street.

ISIS dilaporkan telah menunjuk pengganti Abu bakar al- Baghdadi setelah operasi AS di Suriah yang diklaim telah membunuh al Baghdadi, Newsweek melaporkan.

Abdullah Qardash (a.k.a. Hajji Abdullah al-Afari), yang sebelumnya dinominasikan oleh Baghdadi untuk menjalankan ‘urusan Muslim’ kelompok ISIS, akan mengambil alih posisi Baghdadi, menurut laporan itu.

Tidak banyak yang diketahui tentang Qardash selain bahwa ia adalah mantan perwira militer Irak yang pernah bertugas saat era Saddam Hussein, kata laporan itu.

Pemimpin ISIS Abu Bakr al Baghdadi dilaporkan tewas setelah militer AS melakukan serangan Operasi Khusus di provinsi Idlib Suriah. Laporan dikonfirmasi oleh Trump Minggu pagi.

Baghdadi dilaporkan meninggal setelah meledakkan rompi bunuh diri menyusul pengejaran oleh prajurit AS.

Menurut seorang pejabat intelijen regional yang tidak disebutkan namanya, peran Baghdadi sebagai pemimpin ISIS sebagian besar hanya bersifat simbolis pada saat kematiannya.

“Baghdadi hanyalah tokoh. Dia tidak terlibat dalam operasi atau sehari-hari,” kata pejabat itu, menurut Newsweek. “Yang dilakukan Baghdadi hanyalah mengatakan ya atau tidak, dan bukan sebagai perencana.“

 

APAKAH AS TIDAK LAGI MEMBUTUHKAN ABU BAKAR AL BAGHDADI ?

This July 5, 2014 photo shows an image grab taken from a propaganda video released by al-Furqan Media allegedly showing the leader of the Islamic State (IS) jihadist group, Abu Bakr al-Baghdadi, aka Caliph Ibrahim, adressing Muslim worshippers at a mosque in the militant-held northern Iraqi city of Mosul

Militer AS telah melakukan operasi militer khusus yang menargetkan pemimpin ISIS * Abu Bakar al Baghdadi, kata laporan Newsweek.

Serangan yang terjadi Sabtu itu, telah disetujui oleh presiden seminggu sebelumnya, kata laporan itu.

Badan-badan intelijen Irak telah membantu menemukan lokasi Abu Bakr al Baghdadi, mantan pemimpin ISIS ysang terkenal itu, stasiun televisi pemerintah Irak mengutip seorang pakar teroris mengatakan.

Televisi pemerintah Irak mengatakan akan menyiarkan rekaman serangan yang menewaskan Baghdadi. Seorang pejabat senior Pentagon dan seorang pejabat Angkatan Darat AS mengatakan kepada Newsweek bahwa Baghdadi adalah target operasi rahasia di provinsi Idlib Suriah.

Pejabat militer AS mengatakan bahwa Al-Baghdadi telah terbunuh dalam serangan itu. Sumber Pentagon itu menambahkan bahwa departemen itu memiliki “keyakinan tinggi” bahwa target bernilai tinggi yang terbunuh selama serangan itu adalah Baghdadi, tetapi verifikasi lebih lanjut sedang dilakukan.

Laporan tersebut mencatat bahwa serangan itu terjadi di provinsi Idlib, yang saat ini dikuasai oleh militant, termasuk Hayat Tahrir al-Sham yang tadinya bernama Front el-Nusra  yang dalam beberapa tahun terakhir malah bentrok dengan ISIS.

Perintah serangan itu diberikan setelah Komando Operasi gabungan khusus menerima informasi “intelijen yang dapat ditindaklanjuti,” karena lokasi target telah di bawah pengawasan selama beberapa waktu, kata laporan itu.

Sebelumnya pada hari Sabtu, Trump memposting tweet samar yang mengatakan bahwa “sesuatu yang sangat besar baru saja terjadi,” yang mendapat lebih dari 45.000 komentar.

Kemudian pada hari itu juga juru bicara Gedung Putih Hogan Gidley mengumumkan bahwa Trump akan membuat “pernyataan penting” pada Minggu pagi pukul 9 pagi EST (1300 GMT), tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

 

PASUKAN AS MALAH MENYEBERANG KEMBALI DARI IRAQ MENUJU SURIAH

Image

 

Pasukan AS terlihat menyeberang kembali (dari Iraq) ke Suriah pada rute ke ladang minyak di provinsi Deir ez-Zor Suriah, kata seorang pejabat pertahanan AS yang dikonfirmasi ke NBC News, Sabtu.

Pengerahan kembali itu dikatakan bertujuan untuk mencegah agar ladang minyak Suriah tidak dikuasai ISIS *atau ‘pelaku destabilisasi lainnya’, kata pejabat AS yang tidak disebutkan namanya itu.

“Kami tidak akan membahas perincian atau jadwal waktu keberadaan pasukan itu untuk alasan keamanan,” kata pejabat itu.

Sebelumnya, CNN melaporkan bahwa penyeberangan pasukan AS itu telah terjadi, mengutip seorang pejabat Pemerintahan Daerah Kurdi dan pejuang SDF.

Dua sumber yang disebut berada di dalam wilayah Suriah itu lebih lanjut dikonfirmasi ke NBC bahwa mereka menyaksikan konvoi militer AS itu sedang  menuju Deir ez-Zor.

Konvoi itu konon terdiri dari 18 kendaraan, dan didukung oleh dua helikopter serang Angkatan Darat AS, mereka melaju melewati kota Qamishli, tempat polisi militer Suriah dan Rusia telah hadir dalam beberapa hari terakhir.

 

ANGKATAN UDARA RUSIA LAKUKAN SERANGAN KE GUDANG HTS DI IDLIB

https://www.youtube.com/watch?time_continue=8&v=4bYhnjmAru8

Angkatan Udara Rusia melakukan serangkaian serangan udara besar Provinsi Idlib minggu ini, yang menarget beberapa situs milik militan.

Di antara daerah-daerah yang ditargetkan  adalah area yang dikuasai Hay’at Tahrir Al-Sham (HTS) di bagian selatan dan barat Idlib.

Dalam satu serangan di provinsi Idlib, Angkatan Udara Rusia membom fasilitas penyimpanan bahan bakar HTS di dalam kota Sarmada; yang membuat ledakan besar.

 

PEREBUTAN GUNUNG EMAS DISUNGAI EUFRAT MENCAPAI BABAK BARU

Turkish-backed Syrian opposition fighters on an armored personnel carrier drive to cross the border into Syria from Turkey, on Oct. 18, 2019.

Kini AS malah mau menambah peralatan tempur Ke Suriah 

Pentagon sedang bersiap untuk mengirim tank dan kendaraan lapis baja ke ladang minyak milik Suriah, kata seorang pejabat AS, ini adalah sebuah keputusan terbalik yang aneh  dari  Presiden Trump yang kemarin memutuskan untuk menarik pasukannya dari Suriah.dan  dia telah menyatakan kemenangan atas ISIS.

Pengerahan persenjataan berat ke Suriah akan mewakili eskalasi yang signifikan dalam pertempuran, yang membutuhkan kontingen pasukan tambahan untuk mengoperasikan dan memelihara kendaraan, serta pasukan untuk melindungi pangkalan mereka.

Awal bulan ini, Trump telah memerintahkan penarikan hampir 1.000 tentara AS dari Suriah, sebuah langkah yang mendapat kecaman karena menelantarkan sekutunya Kurdi dalam perang melawan ISIS.

Seorang pejabat Dephan AS mengatakan, Pentagon akan mengirim pasukan tambahan ke timur laut Suriah untuk mencegah ladang minyak Suriah jatuh kembali ke tangan ISIS. Kedua pejabat itu tidak berwenang berbicara di depan umum.

Langkah ini merupakan pengakuan kembali bahwa ISIS tetap menjadi ancaman meskipun Trump menyatakan bahwa kelompok militan itu telah dikalahkan.

Senin lalu , Trump tidak konsisten dengan perintahnya sendiri bahwa sebelumnya semua pasukan AS akan ditarik dari Suriah, kemudian dia mengatakan sejumlah kecil pasukan akan tetap tinggal diSuriah.

“Kita berusaha keluar dari perang. Tapi kita mungkin juga harus berperang, ” kata Trump dalam pertemuan kabinet Senin. Pada hari Kamisnya , Pentagon berencana untuk meningkatkan eskalasi yang signifikan.

“Sungguh-sangat  membingungkan kebijakan AS ini,” kata Seth Jones, pakar keamanan nasional di Center for Strategic and International Studies.

 

Pendapat Pakar AS

Pengerahan senjata itu sepertinya ditujukan untuk menghadapi  Rusia dan Suriah, bukan untuk menghadapi ISIS, kata Nicholas Heras, seorang ahli tentang Suriah pada  Strategic and International Studies.

Dia mengatakan koalisi pimpinan-AS melawan ISIS telah berhasil menjaga kilang minyak dari kelompok militan, menggunakan kombinasi serangan udara pimpinan-AS dan didarat oleh Pasukan SDF, yang sebagian besar terdiri dari suku Kurdi.

“Langkah ini menunjukkan bahwa militer AS meyakini bahwa keamanan Kilang Suriah itu  tidak dapat bergantung kepada SDF, atau tujuannya adalah bahwa AS mengharapkan agar Assad dan Rusia mau mencoba merebut kembali kilang minyak Suriah dengan paksa secara militer, “kata Heras.

Ini “jelas dan sederhana,” katanya, “Pentagon membuat kemungkinan untuk memancing Rusia dalam pertempuran besar dengan Rusia untuk memperebutkan ladang minyak Suriah.”

 

RUSIA INGIN SEMUA LADANG MINYAK YANG DIKUASAI AS DIKEMBALIKAN KE PEMERINTAH SURIAH

Pemerintah Suriah harus mendapatkan kembali penguasaan atas semua fasilitas ladang minyaknya di timur laut negara itu, kata kantor berita Rusia RIA Novosti mengutip pernyataan Kemenlu Rusia pada hari Rabu.

Wakil Menlu Rusia  Mikhail Bogdanov juga mengatakan Moskow berharap bahwa Kurdi Suriah akan memberikan jaminan bahwa mereka akan menarik diri dari zona perbatasan, menurut RIA.

Saat ini, militer AS menguasai  beberapa ladang minyak Suriah, termasuk salah satu yang terbesar di negara itu. Pihak berwenang AS telah menolak untuk mengembalikan ladang minyak ini ke pemerintah Suriah; sebaliknya, mereka tetap mau menguasainya  untuk mengintensifkan blokade ekonomi di negara itu.

 

POLISI ISRAEL SERANG SINAGOG YAHUDI ORTHODOX

Menyusul demonstrasi komunitas Yahudi Ortodoks di Yerusalem menentang pemerintah Israel, sekelompok polisi Israel menyerang sebuah Sinagog anti-Zionis di Yerusalem, ketika sedang berlangsung ritual keagamaan mereka.

Secara aqidah memang hanya agama Islam dan Kristen yang bertentangan dengan Yudaisme yang konon menjadi dasar Zionisme, terutama dalam konsep Al Masih. Tapi faktanya tidak semua Bani Israel adalah penganut Zionisme.

Populasi terbesar Yahudi penentang Israel tinggal di AS terutama di kota New York, dimana di AS saat ini ada sekitar 8 juta Umat Yahudi.  

Slogan yang sering mereka teriakkan adalah “Israel bukanlah negara Yahudi”, dan”Zionisme tidak mewakili kita”.

Unjuk rasa dari Yahudi Orthodox di Israel yang menentang Zionisme sebenarnya sudah sangat sering terjadi sejak beberapa tahun lali, tapi memang jarang terkspose main stream media. Biasanya mereka menolak untuk ikut wajib militer.

Di Masjidil Aqsa mereka bahkan lebih kurang ajar,  mereka sering memasuki Masjidil Aqsa dengan  masih mengenakan sepatunya. 

Terhadap umat muslim mereka malah jauh lebih ganas dengan pembantaian dan pembongkaran rumah-rumah warga Palestina setiap hari terjadi.

Sayangnya banyak umat umat muslim yang masih mau dibodohi bahwa musuh umat Islam adalah sekte Islam lain. Mereka gagal faham siapakah musuh Islam. Bahkan sesuatu yang kasat mata saja mereka tidak tahu, seperti  bahwa AS adalah kaki tangan Israel, meski sudah puluhan negara muslim mereka hancurkan. Sebuah kebodohan khas akhir zaman. 

 

MENTERI NEGARA ARAB SAUDI : SATU-SATUNYA CARA AGAR IRAN MAU BERDIALOG ADALAH DENGAN TEKANAN MAKSIMUM

Upaya meredakan ketegangan dengan Iran tidak akan bisa berhasil, dan satu-satunya cara untuk mengajak Teheran ke meja perundingan adalah dengan menerapkan tekanan maksimum (Embargo ekonomi maksimum), kata Menteri Negara urusan luar negeri Arab Saudi.

Adel al-Jubeir berada di Paris untuk melakukan pembicaraan dengan para pejabat Perancis di tengah upaya untuk meredakan ketegangan antara AS danIran, dan membantu pemerintah Yaman yang didukung Saudi dan separatis selatan (sebelumnya sekutu Saudi) guna mengakhiri perebutan kekuasaan di pelabuhan selatan Aden.

“Kami pikir peredaan ketegangan itu tidak berhasil. Tindakan perlu dilakukan, bukan sekedar kata-kata. Anggota pemerintah Iran berbicara, tetapi tidak memiliki kekuatan. Mereka yang di Iran seperti Garda Revolusi itu tidak ingin bernegosiasi,” kata al-Jubeir kepada Surat kabar Liberation dalam sebuah wawancara pada hari ini Kamis.

Jubeir menanggapi pertanyaan tentang upaya Prancis untuk menyelaraskan antara AS dan Iran, termasuk upaya  meyakinkan Presiden AS Donald Trump untuk mencabut sanksi terhadap Iran.

Upaya Yang  Gagal

Bulan  lalu Presiden Prancis Emmanuel Macron  telah berusaha dan gagal  untuk menjadi penengah  pembicaraan antara Trump dan Presiden Iran Hassan Rouhani di New York City di Majelis Umum PBB.

Prospek pembicaraan apapun dalam beberapa minggu mendatang tampaknya tipis, dimana Teheran menuntut sanksi AS dicabut terlebih dahulu sebelum berdialog.

“Sejauh yang kami ketahui, tekanan maksimum (Terhadap Iran) adalah satu-satunya cara,” kata al-Jubeir.

Ketika ditanya tentang status pembicaraan antara pemerintah Yaman yang didukung Saudi dan separatis selatan, al-Jubeir mengatakan pentingnya untuk mengakhiri perbedaan mereka untuk memastikan fokus dapat dialihkan untuk memerangi pemberontak Houthi yang berpihak Iran.

“Kami berusaha untuk mencapai perdamaian antara Dewan Transisi Selatan (separatis) dengan pemerintah Hadi (Presiden Abd-Rabbu Mansour). Saya kira kami sudah hampir mancapai itu,” katanya.

Arab Saudi telah menjadi tuan rumah pembicaraan tidak langsung di antara mereka untuk membangun kembali pertempuran koalisi melawan Houthi yang mengusir pemerintah Hadi dari ibukota Sanaa lima tahun lalu.

 

IRAQ MINTA PBB UNTUK MENGUSIR PASUKAN AS DARI WILAYAHNYA

‘Taking legal action’: Iraq pleads with UN to kick unauthorized US forces out of country

Pemerintah Irak sedang mencari bantuan internasional setelah pasukan AS menarik diri dari Suriah dan kini memasuki Irak barat tanpa izin,  Baghdad sekarang akan mengambil tindakan hukum terhadap kehadiran pasukan Asing tanpa diundang itu.

Baghdad tidak memberikan izin bagi pasukan AS untuk tetap di Irak, Perdana Menteri Adil Abdul-Mahdi menegaskan kembali pada hari ini Rabu. Kami meminta komunitas internasional dan PBB untuk memainkan peran mereka dalam masalah ini.

Menhan AS Mark Esper Selasa kemarin mengatakan bahwa pasukan AS yang transit dari Suriah akan menggunakan wilayah Irak guna  persiapan memulangkan mereka.  dan memastikan bahwa tujuannya adalah bukan untuk “tinggal di Irak selamanya.” Esper tidak merinci berapa lama pasukan Amerika akan tinggal di Irak.

Washington memindahkan tentaranya dari Suriah utara ke Iraq, sebelum Turki menyerang milisi Kurdi di wilayah Suriah utara tersebut, yang dianggap Turki sebagai teroris.

Turki mengatakan pada hari Selasa bahwa mereka tidak akan melanjutkan  serangan terhadap Kurdi setelah tercapai gencatan senjata lima hari dan pembicaraan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow.

AS kini menempatkan  5.000 tentaranya di Irak berdasarkan perjanjian dengan pemerintah Irak, tetapi perjanjian itu dianggap kontroversial, dimana banyak warga Irak menganggapnya sebagai pendudukan lanjutan setelah invasi AS tahun 2003 yang membawa bencana.

Selasa kemarin militer Iraq menyatakan, bahwa  Pasukan AS yang menyeberang ke Irak setelah menarik diri dari Suriah hanya dapat menggunakan wilayahnya untuk transit, dan tidak memiliki izin untuk tetap tinggal diIraq.

 

MILISI YANG DIDUKUNG RUSIA YANG INGIN MENGUASAI LADANG MINYAK SURIAH, PELINTIRAN MEDIA BARAT

Senin lalu Menhan AS mengatakan bahwa mungkin AS akan tetap menempatkan sebagian pasukannya di Suriah timur laut, Esper berdalih pasukannya diperlukan untuk mengamankan ladang minyak milik Suriah agar tidak jatuh ke tangan ISIS dan kelompok yang mendapat keuntungan dari ladang minyak itu, lapor The Associated Press.

Tetapi yang terakhir melakukan adalah tentara bayaran Rusia, dan bukan militant ISIS, yang mencoba merebut ladang minyak dan dipukul mundur oleh serangan udara AS, wartawan NPR Tom Bowman melaporkan.

Terlepas dari pernyataan Presiden Trump sebelumnya bahwa ISIS telah dikalahkan, dan bahwa dia akan memulang pasukan AS daripada mereka terjebak dalam “perang tanpa akhir,” faktanya pasukan AS tidak segera dipulangkan. mereka mhanya dipindahkan ke Irak barat untuk terus memerangi ISIS di sana, kata Esper selama perjalanannya ke luar negeri ke Afghanistan dan negara-negara lain.

Tak lama setelah Esper berbicara, Trump mengakui bahwa dalam pertemuan Kabinet pasukan AS akan dikerahkan pertama kali ke wilayah yang berbeda, tetapi dia menambahkan bahwa mereka kemudian akan kembali ke AS.

“Yah, pada awalnya mereka akan dikirim kewilayah yangberbeda (Iraq), hanya soal cara,” kata Trump. “Pada akhirnya, kita akan memulangkan mereka.”

Pasukan AS terlihat ditarik mundur pada hari Senin. Mereka meninggalkan sebuah pangkalan di Turki menuju  ke kota Erbil di Kurdi Irak utara, lapor NPR Jane Arraf.

Ribuan pengungsi juga membanjiri perbatasan ke Irak, ragu bahwa gencatan senjata yang diperantarai AS dengan Turki minggu lalu akan bertahan dan tidak yakin apa yang akan terjadi selanjutnya.

Logika anda dimana Mr.Trump? AS tidak pernah diundang datang keSuriah apalagi diminta untuk mengamankan dan menyedot  ladang minyak selama 8 tahun terakhir. Kenapa tidak anda serahkan ladang minyak itu ke Tentara Suriah saja dan memulangkan pasukan anda?

Yaaah …perebutan emas disungai Eufrat itu belum berakhir.

 

RUSIA DAN TURKI CAPAI KESEPAKATAN BARU SOAL SURIAH UTARA

Russian & Syrian forces to deploy to northeastern Syria outside Turkey operation zone – Putin-Erdogan agreement

Presiden Putin dan Erdogan setelah lewat pembicaraan yang panjang akhirnya sepakat bahwa Polisi militer Rusia dan tentara Suriah akan dikerahkan ke Suriah timur laut, sementara operasi Turki ‘Peace Spring’ akan berlanjut pada area yang terbatas.

Presiden Rusia Vladimir Putin menekankan bahwa (Turki)  tidak boleh bermain-main dengan teroris dan integritas wilayah Suriah harus dihormati. Pada akhirnya, wilayah Suriah harus dibebaskan dari semua “kehadiran militer asing ilegal,” tambah presiden Putin

(Ungkapan Putin ini berdasar fakta bahwa sering kali terlihat militer Turki justru menyelamatkan dan mengangkut para anggota ISIS dan keluarganya yang melarikan diri dari tahanan YPG)

 Pasukan Kurdi harus mundur

Perjanjian itu menyebut milisi yang dipimpin Kurdi  harus mundur ke wilayah Suriah lebih dari 30 km dari perbatasan Turki. Sementara itu, operasi Erdogan akan berlanjut di daerah terbatas  antara kota Tell Abyad dan Ras al-Ayn hingga 32 km di dalam wilayah Suriah.

Tentara Suriah akan dikerahkan ke perbatasan

Bagian lain dari perbatasan Suriah  dari Kobani hingga Tell Abyad dan dari Ras al-Ayn ke perbatasan Irak  diatur untuk dikuasai kembali oleh militer Suriah dan penjaga perbatasan yang akan didukung oleh polisi militer Rusia.

Patroli gabungan Rusia-Turki di sepanjang perbatasan

Pada saat yang sama, daerah-daerah yang tidak terkena oleh operasi militer Turki, akan dilakukan operasi patroli bersama  militer Turki dan polisi militer Rusia hingga 10 km ke dalam wilayah Suriah.

Militan ISIS yang nelerikan diri harus ditahan kembali

Tentang sejumlah penjara dan kamp di Suriah timur laut di mana para anggota  ISIS  ditahan, Putin menekankan bahwa kekacauan yang tak terhindarkan yang diciptakan oleh operasi Turki seharusnya tidak memungkinkan mereka untuk melarikan diri.

“Penting dicermati soal banyaknya anggota  teroris, termasuk ISIS, yang ditahan oleh kelompok bersenjata Kurdi dan berusaha melarikan diri,  jangan sampai mereka malah bebas karena tindakan angkatan bersenjata Turki,” Putin menekankan.

Damaskus dilibatkan

Setelah pertemuan dengan Erdogan, presiden Rusia berbicara dengan Presiden Suriah Bashar Assad, kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov.

Assad telah menyatakan dukungan bagi memorandum itu, Assad menyatakan bahwa penjaga perbatasan Suriah siap untuk bekerja sama dengan polisi militer Rusia.

 

MENHAN AS KUNJUNGI IRAQ BAHAS PENARIKAN PASUKAN

Menhan AS Mark Esper telah melakukan kunjungan tidak resmi ke negara-negara Timur Tengah sejak 18 Oktober, kemudian akan menuju ke Markas NATO di Brussels di mana ia akan bertemu dengan rekan-rekannya dari  Turki guna membahas serangan untuk mengalahkan kelompok teroris ISIS *.

Esper telah tiba di Baghdad untuk bertemu  Menlu Irak dan PM Adel Abdul Mahdi untuk membahas masalah-masalah yang menjadi perhatian bersama di wilayah tersebut, lapor Reuters.

Kedua negara itu juga dilaporkan akan membahas penarikan sebagian pasukan AS dari Suriah dan peran yang akan dimainkan Irak di dalamnya.

Sebelumnya Esper menyatakan bahwa sekitar 1.000 tentara AS telah ditarik dari Suriah setelah awal serangan Turki di sana dan ditarik  menuju Irak barat.

“Kami masih baru mulai dalam penarikan pasukan dari timur laut Suriah.  Ini akan memakan waktu berminggu-minggu, bukan berhari-hari, dan kami, baru mulai beberapa hari ini. Tujuannya adalah untuk menarik tentara kami keluar Suriah dan akhirnya memulangkan mereka “, kata Esper.

Dia menambahkan bahwa minggu-minggu yang dibutuhkan pasukan AS untuk meninggalkan Suriah itu, masih menyisakan banyak waktu bagi Washington dan Baghdad untuk menyelesaikan rincian penarikan mereka dari Irak (ke AS).

Sementara itu, pemerintah Irak mengatakan bahwa pasukan AS yang sekarang di Suriah tidak akan diizinkan untuk tetap berada di Irak barat.

Pada 21 Oktober lalu , Esper mengatakan bahwa kontingen kecil pasukan AS dapat tetap berada di Suriah untuk melindungi ladang minyak (Suriah) tetapi proposal tersebut belum dibahas dengan Presiden AS Donald Trump.

 

ASSAD BERJAJNI AKAN DUKUNG KURDI SURIAH MELAWAN AGRESI TURKI

Selasa kemarin. Presiden Suriah Bashar al-Assad mengatakan  bahwa pemerintahnya mendukung para pejuang Kurdi yang melawan agresi Turki di utara Suriah. “Kami siap mendukung setiap kelompok yang melakukan perlawanan rakyat terhadap agresi Turki,” katanya dalam sebuah video yang dibagikan oleh akun medsos resmi Kepresidenan Suriah.

“Ini bukan keputusan politik … Kami tidak mengambil keputusan politik apa pun sekarang,” katanya kepada pasukan pemerintah di garis depan di provinsi Idlib. “Ini adalah tugas konstitusional dan tugas nasional,” tambahnya, merujuk pada kedaulatan Suriah terhadap ancaman asing.

Sementara ini belum ada penyelesaian politik antara Dewan Demokratik Suriah (SDC) yang dipimpin Kurdi dan pemerintah Suriah, perjanjian militer yang belum lama terjadi antara Tentara Arab Suriah (SAA) dan Pasukan Demokratik Suriah (SDF) diperkirakan akan membuka jalan bagi pembicaraan perdamaian di masa depan.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan pada hari Selasa bahwa jika AS mengingkari janji-janji mereka di Suriah utara, angkatan bersenjata Turki  akan melanjutkan operasi mereka dengan “lebih kuat”.

 

MENLU IRAN : SAYA SIAP BERKUNJUNG KE ARAB SAUDI JIKA SITUASI MEMUNGKINKAN

Image result for javad zarif PIC

Menlu Iran Mohammad Javad Zarif mengatakan dia siap untuk mengunjungi Arab Saudi untuk membantu mengurangi ketegangan antara Riyadh dan Teheran jika situasinya memungkinkan.

Dia membuat pernyataan itu saat menjawab pertanyaan yang diajukan oleh kantor berita al-Masirah  Yaman di sela-sela konferensi yang diadakan di Teheran pada hari Senin yang  bertema “Unilateralisme dan Hukum Internasional.”

“Jika situasi  memungkinkan, saya akan siap untuk berkunjung ke Riyadh untuk menyelesaikan perbedaan” antara kedua negara,

“Teheran menyambut setiap inisiatif yang bertujuan untuk meredakan ketegangan di kawasan itu dan akan bekerja sama untuk mengakhiri perang Yaman,” tambahnya.

Sekali lagi Zarif menegaskan kembali kebijakan Republik Islam Iran untuk mendukung rakyat Yaman, dengan mengatakan, “Iran akan selalu mendukung negara Yaman dan kami percaya bahwa berakhirnya perang Yaman akan membantu rakyat Yaman.”

Dalam kesempatan lain, Iran mengatakan dia sedang terus berhubungan dengan PM Pakistan Imran Khan sehubungan dengan perkembangan di Yaman. PM Pakistan telah melakukan kunjungan resmi ke Teheran awal bulan ini dan mengadakan pembicaraan dengan Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei dan Presiden Hassan Rouhani.

 

MILITAN DUKUNGAN TURKI TERIAK “ALLAHU AKBAR” SAMBIL MEMUTILASI PEJUANG WANITA KURDI

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia telah memperoleh video yang menunjukkan militant dari kelompok  “al-Mahdy” yang didukung Turki yang ikut terlibat dalam apa yang disebut Turki Operasi “Peace spring”diSuriah utara, yang dengan bangga telah membunuh beberapa tawanan pejuang wanita SDF.

“Tubuh anggota PKK Babi ini berada di bawah kaki kita,” katanya, sambil menggemakan teriakan “Allahu Akbar”.

Dalam video terlihat tubuh salah satu pejuang wanita dari unit perlindungan Kurdi (YPJ) yang diinjak-injak dan dimutilasi oleh miltan “al-Mahdy”, sementara militant lain meneriakkan “Allahu Akbar”, sambil tertawa-tawa dan berkata  “Ini adalah salah satu pelacur yang telah Anda kirim ke kami”.

Teriaknya Allahuakbar, tapi koq tidak tahu adab memperlakukan tawanan perang ya?  Qur’an telah memandu adab memperlakukan tawanan perang. (Surat Muhammad47: 4, Surat Al Insan 8 dsb).

 

AS DIAM-DIAM AKAN UJI COBA SENJATA LASER BARU UNTUK KAPAL PERANG

The Laser Weapon System (LaWS) temporarily installed aboard the guided-missile destroyer USS Dewey (DDG 105) in San Diego, Calif.

Angkatan Laut AS baru-baru ini banyak berinvestasi dalam pengembangan senjata generasi baru akan dipasang di kapal-kapal perang AS. Di antaranya adalah  dua proyek penting Railgun berbasis kapal untuk menenggelamkan kapal musuh dan Senjata laser untuk target yang lebih kecil.

Perangkat masif misterius itu terlihat di luar gedung kontraktor militer utama AS Northrop Grumman dan sedang dipersiapkan untuk dikirim. senjata itu disebut sebagai sistem laser berenergi tinggi yang disebut Pengembangan Teknologi Laser Solid-State (SSL-TM), kata  Outlet media The Drive.

Menurut outlet berita itu, sistem SSL-TM itu diperkirakan akan dikirim untuk uji coba untuk pertama kalinya pada kuartal keempat 2019. Jika berjalan dengan baik akan segera dipindahkan ke San Diego Pier, sebuah pelabuhan utama dimana kapal USS amfibi Portland yang ditetapkan sebagai kapal uji coba.

Para pejabat AS belum mengkonfirmasi informasi itu. Tapi SSL-TM diharapkan akan menghasilkan sinar laser berkekuatan 150kW.

Senjata itu rencananya akan  dipasang pada beberapa kapal, dan bisa ditugaskan untuk menghancurkan sasaran-sasaran kecil seperti kapal musuh kecil, pesawat udara tak berawak (UAV) dalam jarak menengah, serta beberapa rudal.

 

TRUMP : JIKA PERLU AS AKAN GUNAKAN KEKUATAN MILITER TERHADAP TURKI

Trump ‘fully prepared’ for military action against Turkey – Pompeo

Presiden AS Donald Trump “sepenuhnya siap” untuk menggunakan kekuatan militer untuk melawan Turki jika “diperlukan,” tapi Menlu Mike Pompeo  menyebut  lebih suka menganggap pernyataan itu sebagai perang “kekuatan diplomatik.”

“Kami lebih suka perdamaian daripada perang,” kata Pompeo kepada CNBC dalam wawancara  yang disiarkan Senin sore.

Tetapi jika tindakan fisik atau aksi militer diperlukan, Anda harus tahu bahwa Presiden Trump sepenuhnya telah siap untuk melakukan tindakan seperti itu.

Pompeo menambahkan bahwa Washington akan menggunakan kekuatan ekonomi dan “diplomatik” sebelum mengerahkan artileri berat. Dia tidak ingin ” mendahului keputusan presiden tentang apakah AS akan melakukan upaya luar biasa menggunakan kekuatan militer,” katanya, dia menunjukkan bahwa itu semua tergantung kepada Trump untuk memutuskan apakah Ankara telah melewati batas.

Sebelumnya Trump menyuarakan kebijaksanaan untuk memberi kesempatan kepada Turki untuk melakukan serangan di perbatasan Suriah terhadap kelompok-kelompok Kurdi yang dianggap Ankara sebagai teroris.

“Kadang-kadang Anda harus membiarkan mereka bertarung sebentar, lalu orang-orang itu menyadari beapa sulitnya pertempuran itu,” kata Trump mengacu pada serangan Turki minggu lalu. “Terkadang anda harus membiarkan mereka bertarung seperti dua anak kecil, kamu harus membiarkan mereka bertarung, dan kemudian kamu memisahkan mereka.”

Pentagon telah meminta NATO untuk memberikan sanksi kepada Turki, meskipun Turki juga anggota NATO, dan baik presiden AS maupun Kongres masing masing telah memberikan ancaman sanksi terhadap Turki.

 

PASUKAN AS YANG SEDANG DITARIK DARI SURIAH DILEMPARI BATU DAN TOMAT BUSUK

Image

Sebuah video baru yang dirilis dimedsos Timteng menunjukkan penduduk lokal di Suriah utara melempari pasukan AS yang sedang ditarik mundur dari wilayah Suriah utaradengan  batu dan buah busuk.

Penarikan militer AS dari Suriah utara  mendapat penghinaan dari penduduk setempat, karena mereka datang secara ilegal diSuriah.

 

MILITER SURIAH TERIMA SEJUMLAH BESAR PERALATAN TEMPUR DARI RUSIA

View image on Twitter

Tentara Arab Suriah (SAA) belum lama ini menerima peralatan militer dalam jumlah besar, termasuk tank dan kendaraan lapis baja dari Rusia di pelabuhan Tartous di Suriah barat.

Menurut gambar satelit yang diposting minggu ini, militer Rusia telah mengangkut 25 tank dan 16 senjata artileri, yang kemungkinan akan diberikan ke Tentara Arab Suriah dalam beberapa hari mendatang.

“Dari citra satelit dapat dilihat sebuah platform besar yang secara khusus untuk  penyebaran peralatan militer di pelabuhan Tarotus, pengamat  berhasil menghitung jumlahnya ada 41 tank, serta banyak truk dan peralatan khusus,” Majalah Rusia  Aria.Pro melaporkan pada hari Senin.

Pengiriman senjata  oleh Angkatan Bersenjata Rusia ini dilakukan bersamaan dengan persiapan Tentara Arab Suriah untuk melancarkan serangan besar-besaran di Latakia, Hama, dan provinsi Idlib di Suriah utara.

 

PASUKAN TURKI KUASAI DUA KOTA PENTING DIPERBATASAN SURIAH

Pertempuran di kota perbatasan strategis Ras Al-‘Ayn telah berakhir dengan kemenangan bagi militan yang didukung Turki, karena Kurdi SDF memutuskan  untuk menarik pasukannya  dan warga sipil dari daerah tersebut.

“Ini adalah sebagai bagian dari perjanjian untuk menghentikan sementara operasi militer dengan Turki dengan mediasi Amerika.

“Hari ini, kami telah mengevakuasi kota Ras Al-Ain dari semua pejuang SDF. Kami tidak memiliki pejuang lagi di kota itu, ” juru bicara Pasukan SDF Kino Gabriel mengatakan.

Sebelum penarikan mereka dari Ras Al-‘Ayn, Pasukan SDF mampu menangal  serangan dari militan yang didukung Turki, meskipun tidak memiliki pertahanan udara dan senjata berat.

Dengan Ras Al-‘Ayn telah di bawah kendali psukan Turki kini mereka telah merebut dua kota besar di sepanjang perbatasan Suriah-Turki dalam sepuluh hari terakhir.

Menurut laporan baru dari Suriah utara, militer Turki dan militan sekutu mereka sekarang mengalihkan perhatian mereka ke front Aleppo utara, di mana mereka mulai mengumpulkan pasukan mereka untuk operasi besar di kota Tal Rifa’at.

Tal Rifaat saat ini dikendalikan bersama oleh Tentara Arab Suriah (SAA) dan Unit Perlindungan Rakyat (YPG). Di Kota itu sendiri juga ada  militer Rusia yang  sering melakukan patroli di dekat garis depan militer Turki.

 

MILITER RUSIA BANGUN JEMBATAN DARURAT DI SUNGAI EUFRAT

Para ahli teknik militer  Rusia telah membangun jembatan penyeberangan darurat di Sungai Efrat, beberapa kilometer dari Deir ez-Zor di Suriah timur laut.

Jembatan Ini akan digunakan untuk mengerahkan peralatan militer dan pasukan kesisi timur sungai. Jembatan panel jalan tol kecil MARM didirikan dalam waktu kurang dari dua hari di bawah hujan tembakan yang tanpa henti, kata Kepala Pelayanan Jalan Kementerian Pertahanan Rusia Vladimir Burovtsev. “

Drone udara , bahan peledak dan granat dijatuhkan kepada kami dari udara selama pekerjaan instalasi. Namun, kami tidak mengalami kerusakan. Tidak ada yang terluka atau terpengaruh.

Semuanya sesuai sesuai ketentuan dan waktu yang ditetapkan, ”katanya. Jembatan itu panjangnya 210 meter. Yang  dapat melayani 8.000 mobil sehari. Jembatan itu mendukung kendaraan lapis baja berat, seperti tank, kendaraan tempur infanteri dan sistem roket multi-peluncuran, kata Burovtsev. Jembatan itu juga akan digunakan untuk konvoi bantuan kepada komunitas yang dibebaskan dan untuk evakuasi medis.

Pasukan uriah telah membebaskan sebagian besar wilayah Deir ez-Zor pada awal September lalu. ISIS dipaksa untuk mundur darisisi timur tepi sungai.

Menjelang pembangunan jembatan, hanya detasemen tentara Suriah yang maju menyeberangi sungai dengan menggunakan ponton. Sekarang pasukan pemerintah sedang mempersiapkan penyeberangan besar-besaran terhadap lewat sungai Eufrat.

 

PASUKAN AS EVAKUASI PARA ISTRI ANGGOTA ISIS DARI KAMP PENGUNGSI  AL HAWL

Pasukan AS mengevakuasi istri-istri teroris ISIS dari kamp pengungsi Al-Hawl di Suriah di tengah serangan Turki keSuriah, kata penyiar TV Ikhbariya pada hari Minggu.

Helikopter AS mondar-mandir di kamp untuk operasi evakuasi, kata penyiar. Pada hari Senin, media AS melaporkan bahwa pasukan AS gagal mengevakuasi sekitar 50 tahanan ISIS yang dianggap “bernilai tinggi” dari penjara Kurdi di timur laut Suriah di tengah operasi militer Turki yang sedang berlangsung di daerah itu.

Pada 7 Oktober lalu, Presiden Donald Trump mengumumkan penarikan pasukan AS dari Suriah utara. Menteri Pertahanan Mark Esper pekan lalu mengatakan bahwa AS akan menarik 1.000 prajurit lagi dari daerah dekat tempat Turki melancarkan serangan militernya.

Turki memulai Operasi militer di Suriah utara pada 9 Oktober dengan dalih untuk membuat  zona penyangga 20 mil yang bebas dari pasukan SDF disepanjang perbatasannya dengan Suriah. Damaskus menyebut operasi itu sebagai  invasi, sementara AS dan UE telah menjatuhkan sanksi dan embargo terhadap Turki.

 

MILITER SURIAH KIRIM BALA BANTUAN KE SURIAH UTARA

https://www.youtube.com/watch?v=lPQPQ1pUbh0

 

Tentara Arab Suriah (SAA) mengirim sejumlah besar bala bantuan ke wilayah timur laut Suriah pada hari Minggu kemarin  di tengah laporan tentang akan serangan Turki diwilayah ini.

Menurut sumber militer di Provinsi Al-Hasakah, Tentara  Suriah mengirim  bala bantuan ke Tal Tamr, Kobane, front ‘Ayn’ Issa, dan front-front Al-Tabaqa untuk memperkuat posisi mereka dan mencegah gerak maju pasukan Turki dan militan sekutunya.

Sumber itu menambahkan bahwa Tentara  Suriah membuat keputusan untuk mengirim bala bantuan ke front-front ini setelah adanya serangan dari militan yang didukung Turki di kota Al-Ahras dekat Distrik Tal Tamr.

Tentara Suriah mampu mengusir serangan militan terhadap Al-Ahras, namun, militer khawatir pasukan yang didukung Turki ini mungkin akan mencoba menyerang daerah lain dalam upaya untuk merebut tanah di Suriah utara.

 

ASSAD SERUKAN PENARIKAN SEMUA PASUKAN ASING ILEGAL DARI SURIAH

President of Syria Bashar al-Assad. (File)

Presiden Suriah Bashar Assad menyerukan untuk menghentikan sepenuhnya apa yang ia sebut sebagai agresi Turki di Suriah utara, sementara juga menuntut penarikan total semua pasukan asing dari daerah itu, kata layanan pers Presiden Assad.

Presiden Suriah membuat pernyataan itu dalam pertemuan dengan delegasi Rusia yang dipimpin oleh utusan khusus untuk Suriah Alexander Lavrentyev di Damaskus pada hari Jumat kemarin.

“Assad mengkonfirmasi bahwa upaya harus diarahkan untuk mengakhiri agresi (Turki) ini dan penarikan semua pasukan ilegal, termasuk tentara Turki dan AS dari wilayah Suriah karena mereka dianggap sebagai pasukan pendudukan (aggressor) di bawah konvensi internasional,” kata layanan pers.

Lavrentyev, pada gilirannya menggarisbawahi dukungan tegas Rusia untuk kedaulatan Suriah dan integritas wilayahnya.

Pertemuan kemarin itu dilakukan  sehari setelah Assad berjanji bahwa Damaskus akan memberikan respon yang relevan atas operasi militer Turki.

“Slogan-slogan palsu apapun yang mereka bisa dibuat atas serangan Turki itu, tetap  itu adalah invasi dan agresi yang mencolok. Suriah telah sering menyerang proksi dan teroris (yang didukung Turki) di lebih dari satu tempat. Suriah akan menanggapi serangan itu dan menghadapinya di mana saja di wilayah Suriah melalui semua cara cara legal yang ada”, Assad menekankan selama pembicaraannya dengan Penasihat Keamanan Nasional Irak Falih al-Fayyadh.

 

KRISIS EKONOMI DI LIBANON PICU UNJUK RASA

A soldier tried to clear a path through smoldering garbage bins and flaming tires on the outskirts of downtown Beirut [Timour Azhari/Al Jazeera]

PM Libanon Saad Hariri menetapkan batas waktu 72 jam bagi mitra koalisinya untuk mencari solusi bagi krisis ekonomi Lebanon, ketika jum’at kemarin unjuk rasa terhadap langkah-langkah penghematan beralih menjadi kekerasan pada hari kedua.

Unjuk rasa yang dipicu rencana pemerintah Lebanon untuk memberlakuan pajak baru itu, adalah tantangan paling serius bagi pemerintah persatuan nasional Hariri yang mulai berkuasa kurang dari setahun yang lalu.

Hariri, dalam pidatonya menyalahkan partai-partai dalam koalisinya karena menghalangi reformasi ekonomi Libanon yang sarat beban hutang.

“Saya memberikan tenggat waktu yang sangat singkat, yaitu 73 jam  kepada mitra kami di pemerintahan agar  dapat memberi kami solusi yang dapat meyakinkan kami, orang-orang di jalanan dan mitra internasional kami,” katanya, dia menggambarkan kelesuan ekonomi Lebanon sebagai “belum pernah terjadi sebelumnya” dan cukup “sulit”.

Saat Hariri berbicara, pengunjuk rasa mengibarkan bendera Lebanon di Lapangan Martir Beirut sambil terus menyerukan pengunduran diri kepemimpinan politik negara itu, termasuk Hariri, Presiden Michel Aoun, Ketua Parlemen Nabih Berri, dan Menlu Gebran Bassil.

Para Demonstran marah dengan rencana untuk pengenakan pajak baru di tengah meningkatnya biaya hidup, mereka meneriakkan “Revolusi! Revolusi!” dan “Rakyat menuntut kejatuhan rezim”. Mereka juga menuduh para pemimpin puncak Libanon korup, dan menyerukan agar undang-undang kerahasiaan perbankan yang ketat dicabut sehingga dana negara yang dicuri selama beberapa dekade dikembalikan ke kas negara.

 

DAMASKUS TIDAK MENGAKUI PEMBENTUKAN OTONOMI KURDI

Penasihat politik presiden Suriah mengatakan bahwa Damaskus jelas menentang pembentukan otonomi Kurdi di Suriah karena tidak ada alasan yang mebenarkan untuk itu di negara itu.

“Tentu saja kami tidak dapat menerimanya,” kata Shaaban dalam sebuah wawancara dengan televisi al-Mayadeen menanggapi pertanyaan apakah Damaskus dapat menerima otonomi Kurdistan seperti yang ada di wilayah Irak.

“Tidak ada dasar untuk (otonomi Kurdi) seperti ini … Kami tidak akan pernah mau membicarakannya dari sudut pandang seperti itu, karena Suriah terdiri dari banyak etnis dan agama, dan kami tidak akan menyebut seseorang adalah Kurdi, atau seseorang adalah penganut agama ini dan itu, kami tidak pernah menyebut seperti itu.

Mayoritas suku Kurdi adalah bagian berharga dari masyarakat kita dan untuk negara kita, tetapi beberapa organisasi Kurdi telah membuat keputusan politik yang bertentangan dengan kepentingan (hukum) negara, ” Shaaban menekankan.

“Perjanjian gencatan senjata yang diumumkan oleh AS dan Turki itu tidak jelas,” kata Shaaban dalam sebuah wawancara dengan televisi al-Mayadeen. “Adapun istilah ‘zona keamanan’, itu tidak benar: apa yang sebenarnya dimaksud Turki itu adalah zona pencaplokan,” tambahnya.

Sebelumnya, pejabat senior Kurdi Aldar Khalil pada Kamis menyambut baik perjanjian antara Amerika Serikat dan Turki tentang gencatan senjata di Suriah.

Sebelumnya, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengadakan negosiasi dengan Wakil Presiden AS Mike Pence di Ankara yang berlangsung lebih dari 4 jam. Para pihak sepakat untuk menunda operasi Turki di Suriah selama 120 jam untuk memfasilitasi penarikan milisi Kurdi Suriah ke jarak sekitar 30 kilometer (sekitar 20 mil) dari perbatasan dengan Turki.

 

MILITER SURIAH PERSIAPKAN SERANGAN BESAR KE SELATAN IDLIB

Tentara Arab Suriah (SAA) telah mengerahkan bala bantuan ke pedesaan selatan Idlib dan barat laut Hama di dua provinsi yang berdekatan itu, kata sebuah sumber militer Suriah kepada Al-Masdar News.

Sumber militer Suriah diLatakia itu mengatakan, militer Suriah telah mengerahkan pasukan besar di Idlib selatan dan wilayah didekat dataran Al-Ghaab di barat laut Hama.

Menurut sumber militer Suriah itu, pasukan Suriah sedang bersiap untuk memulai operasi besar-besaran yang akan  berusaha  menutup jalur dari provinsi Latakia dengan provinsi Idlib.

Pada saat yang sama, unit-unit Divisi ke-4 Tentara Suriah juga akan berjuang untuk merebut kota utama Kabani, yang terletak di sebelah barat Dataran Al-Ghaab dan barat daya Jisr Al-Shughour.

Dengan menutup Latakia,nantinya Tentara Suriah dapat mengalihkan fokus mereka ke Jisr Al-Shughour, yang merupakan kota besar yang terletak di sepanjang Jalan Raya Latakia-Aleppo.

Selain kepentingan militernya, Jisr Al-Shughour saat ini masih dikuasai oleh kelompok-kelompok militan asing seperti Partai Islam Turkestan; militan ini terus-menerus menjadi target militer Rusia.

Untuk mempersiapkan serangan militer itu, pasukan udara Rusia dan Suriah telah meningkatkan serangan mereka di Suriah barat laut minggu ini, yang menghantam sejumlah area miltan di dalam provinsi Latakia dan Idlib.

Dengan makin dekatnya waktu serangan besar itu, terlihat angkatan udara Suriah dan Rusia telah  memperluas serangan udaranya ke beberapa daerah di barat laut Suriah.

 

AS DAN TURKI SEPAKAT AKAN MENERAPKAN GENCATAN SENJATA SELAMA 120 JAM

Wapres AS Mike Pence mengatakan, AS dan Turki telah sepakat untuk menerapkan gencatan senjata di Suriah guna memungkinkan penarikan pasukan YPG dari daerah itu, dia  menambahkan bahwa gencatan senjata itu akan berlaku 120 jam.

Pence mengatakan bahwa dengan implementasi gencatan senjata itu, AS tidak akan menjatuhkan sanksi lebih lanjut pada Turki, Trump telah mengkonfirmasi bahwa sanksi tidak akan lagi diperlukan. Dia juga menyebut Erdogan ‘pria tangguh’ yang melakukan hal yang benar.

Dia menambahkan bahwa penarikan pasukan Kurdi YPG itu sudah berlangsung, dan AS tidak akan menempatkan personil militernya di lapangan, kata Pence. Dalam tweetnya ,Trump  memuji upaya yang diambil untuk mencapai kesepakatan dengan Turki itu.

Sementara itu, Kemenlu Turki mengatakan bahwa Ankara telah setuju dengan Washington bahwa pasukan Turki akan mengendalikan zona aman di Suriah utara.

Menurut Menlu Turki Mevlut Cavusoglu, Ankara akan mempertimbangkan untuk mengakhiri operasi militernya hanya setelah penarikan pasukan Kurdi Suriah.

Turki memulai operasi militer di Suriah utara pada 9 Oktober, tak lama setelah AS mengumumkan bahwa mereka menarik tentaranya dari wilayah tersebut. Ankara mengatakan operasi itu bertujuan mengusir militan Kurdi dari daerah perbatasan dan membentuk zona aman bagi sekitar 3 juta pengungsi Suriah.

Damaskus mengutuk operasi itu dengan menyebutnya sebagai tindakan agresi yang merusak integritas wilayah Suriah. Turki juga menghadapi banyak kritik internasional atas keputusannya menginvasi Suriah itu. 

 

MILITER SURIAH BERSAMA SDF MENGANGKUT PELUNCUR RUDAL KEPERBATASAN DENGAN TURKI

Kamis kemarin , Tentara Arab Suriah (SAA) dan Pasukan Demokrat Suriah (SDF) terekam sedang mengangkut peluncur rudal  dan peralatan militer ke perbatasan Suriah-Turki.

Pasukan  Suriah dan SDF dalam video terlihat mengangkut peralatan dari kota Tabaqa ke kota ‘Ayn‘ Issa di pedesaan utara Provinsi Al-Raqqa.

Langkah Tentara Suriah dan SDF ini terjadi hanya seminggu setelah militer Turki melancarkan serangan skala besar di sepanjang perbatasan Suriah.

Rudal dan peralatan militer itu sedang dikerahkan ke perbatasan untuk mencegah militer Turki dan militan sekutu mereka berusaha untuk maju di Al-Raqqa utara.

 

BOCORAN PERJANJIAN ANTARA PEMERINTAH SURIAH DENGAN PASUKAN KURDI SDF

military

Sumber-sumber informasi Suriah mengkonfirmasi kepada Muraselon hasil dari pertemuan kemarin antara perwakilan pemerintah Suriah dan Pasukan Demokrat Suriah (SDF), dan berikuta adalah ketentuan-ketentuan yang telah disepakati:

  1. SDF bersumpah dengan semua kemampuannya untuk menjaga keselamatan dan integritas teritorial tanah Republik Arab Suriah, di bawah bendera Republik Arab Suriah, dan akan berdiri dengan Tentara Arab Suriah melawan ancaman Turki di bawah komando Presiden Bashar al-Assad.
  2. SDF akan memungkinkan masuknya pasukan Tentara Arab Suriah untuk menguasai seluruh wilayah yang terletak antara Ayn Diwar di timur ke Jarablus di barat dari tiga arah  yang berbeda, yaitu : Tabqa, Manbij, dan Hasaka.

Dengan ketentuan-ketentuan itu, Tentara Suriah akan hadir di semua wilayah utara dan timur Efrat dengan berkoordinasi dengan dewan militer setempat,  sementara daerah antara Tal Abyad dan Ras al-Ayn akan masih menjadi wilayah operasi yang tidak stabil hingga selesainya pembebasannya.

Tentara Suriah sendiri telah mulai memasuki desa-desa dan kota-kota di Raqqa dan desa-desa Hasaka dengan tujuan memukul mundur agresi Turki di Suriah utara.

 

TENTARA SURIAH BERSIAP UNTUK MEMASUKI KOTA RAQQA

Islamic State (IS) militants drive through Raqqa, Syria, on 30 June 2014Kota Raqqqa saat dulu diklaim ISIS sebagai ibukotanya

Tentara Arab Suriah (SAA) sedang bersiap untuk memasuki kota Raqqa di Suriah utara untuk pertama kalinya sejak 2013, sumber militer mengatakan kepada Al-Masdar News.

Menurut sumber itu, Tentara Arab Suriah telah mulai memindahkan pasukannya ke daerah di sekitar kota Raqqa karena mereka telah diberi lampu hijau untuk masuk begitu Pasukan AS keluar dari kota itu.

Sumber itu mengatakan militer AS telah mulai menarik diri dari Al-Raqqa, dan ditambahkan bahwa Tentara Suriah tidak akan masuk sampai semua pasukan AS keluar dari kota.

Ini adalah perkembangan besar diSuriah utara karena masuknya kembali Militer Suriah ke Raqqa adalah  untuk pertama kalinya sejak 2013.

Raqqa dulunya diklaim oleh ISIS sebagai  ibu kotanya, selama masa teror mereka di Suriah dan Irak. Kota ini sebelumnya direbut oleh Pemberontak Suriah / Tentara pembebasan Suriah (FSA) dan Jabhat Al-Nusra (tadinya Al Qaeda) selama serangan mereka di Suriah utara pada 2013.

 

TURKI AKAN TERUS LANJUTKAN INVASINYA SAMPAI SDF MENYERAH

Erdogan defied demands for a ceasefire [Mustafa Kamaci/Presidential Press Office/Handout via Reuters]

Operasi militer Turki di timur laut Suriah akan terus berlanjut sampai pejuang Kurdi di wilayah itu meletakkan senjatanya dan menarik diri dari “zona aman” yang direncanakan Turki, Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan.

Pada hari Rabu lalu ,saat bertemu dengan para peabat AS Erdogan mengatakan kepada para deputi partainya bahwa tidak ada kekuatan asing yang dapat menghentikan serangan Turki , baik sekarang atau dalam hari-hari kedelapan – sebelum semua tujuan Turki dipenuhi.

“Kami bisa saja menghentikan operasi militer malam ini, jika mereka (SDF) segera mundur,” katanya.

Erdogan menolak negosiasi langsung atau tidak langsung dengan para pejuang Kurdi,  dan dia mengatakan satu-satunya cara agar serangan itu dihentikan adalah  mereka segera “meletakkan senjata mereka … menghancurkan semua ranjau  mereka dan keluar dari zona aman yang telah kami tunjuk” .

“Insya Allah, kami akan segera mengamankan wilayah yang membentang dari Manbij (di barat laut Suriah)  ke perbatasan kami dengan Irak,” kata Erdogan dalam pidatonya di Parlemen.

 

BOCORAN SURAT TRUMP KEPADA PRESIDEN TURKI 

Sebuah copy surat yang dikirim dari Presiden AS Donald Trump ke Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan telah beredar luas diTwitter pada hari Rabu kemarin, dan para pengguna twitter menikmati ini.

Menurut surat itu, Trump memperingatkan Erdogan untuk tidak sok menjadi “pria tangguh.” dan  jangan menjadi “pria yang bodoh”

Mari kita membuat kesepakatan yang baik. Anda tidak perlu bertanggung jawab atas pembantaian ribuan orang, dan saya tidak perlu bertanggung jawab untuk menghancurkan ekonomi Turki – dan saya mau itu. Saya sudah memberi Anda sedikit contoh sehubungan dengan Pastor Brunson.

Saya telah bekerja keras untuk menyelesaikan beberapa masalah Anda. Jangan mengecewakan dunia. Anda bisa membuat kesepakatan yang hebat, ”. Jenderal Mazloum akan bernegosiasi dengan Anda, dan keinginannya untuk membuat konsesi bahwa mereka tidak akan pernah membuat di masa lalu. Saya secara rahasia melampirkan salinan suratnya kepada saya. Baru diterima.

Dunia akan memandang Anda sebagai orang baik jika Anda melakukan ini dengan cara yang benar dan manusiawi. tapi  akan memandang Anda selamanya sebagai setan  jika tidak melakukan hal-hal yang baik. Jangan sok menjadi “pria yang tangguh”,  jangan menjadi  ”pria yang bodoh”.

 

AS BERENCANA TARIK BOM NUKLIRNYA DARI TURKI

Dalam beberapa hari terakhir , para Pejabat AS melakukan pertemuan guna meninjau rencana untuk menarik sekitar 50 senjata nuklir AS yang ditempatkan di Pangkalan Udara Incirlik di Turki di tengah meningkatnya ketegangan dengan Ankara, New York Times melaporkan Senin.

Pentagon sendiri tidak mengungkap di mana tepatnya AS menyimpan aset nuklirnya diTurki, tapi bom gravitasi B61 itu diyakini disimpan diPangkalan militer AS di Incirlik Turki sebagai penghadang terhadap ancaman Rusia, dan untuk menunjukkan komitmen AS terhadap NATO, aliansi militer yang beranggotakan 28 negara termasuk Turki.

Dua pejabat AS mengatakan kepada NewYork Times bahwa pejabat Deplu dan Energi diam-diam meencari cara untuk menghapus senjata nuklir taktis, sementara seorang pejabat lain mengatakan mereka secara efektif disandera oleh Presiden Turki Tayyip Erdogan.

 

Ambisi Nuklir Turki

Belum lama ini Erdogan menyatakan kekecewaannya karena Turki tidak memiliki senjata nuklir,  bulan lalu dia  mengatakan bahwa “Jika Israel punya nuklir, maka Turki harus diizinkan memiliki juga. “

“Beberapa negara memiliki rudal dengan hulu ledak nuklir, bukan satu atau dua negara yang bilang kesaya,  sementara kami tidak bisa memilikinya. saya tidak bisa terima hal ini, ” Kata Edogan dikutip kantor berita Reuters.

 “Tidak ada negara maju di dunia yang tidak memilikinya,” kata Erdogan, meskipun sebagian besar negara maju tidak memiliki senjata nuklir.

Di bawah perjanjian internasional hanya AS, Rusia, Inggris, Prancis, dan China yang dapat memiliki senjata nuklir. Meski kemudian India, Pakistan, dan Korea Utara kemudian mengembangkannya juga. Afrika Selatan pernah memiliki beberapa bom nuklir tetapi kemudian menghancurkannya ketika menjadi negara demokrasi.

“Kami punya tetangga dekat Israel, yang dengan senjata nuklirnya Israel menakut-nakuti (negara lain). Tidak ada yang bisa menyentuh mereka. ”Turki juga akan mulai mengembangkan senjata itu”, kata Erdogan.

Ambisi Turki itu tampaknya akan bertentangan dengan Perjanjian Nonproliferasi Nuklir, yang ditandatangani Turki pada tahun 1980. Turki juga telah menandatangani Perjanjian Comprehensive Nuclear-Test-Ban 1996, yang melarang semua percobaan peledakan nuklir untuk tujuan apa pun.

 

WARGA KOTA AL MAYADIN DI PROPINSI DEIR EZZOR UNGKAPKAN RASA BANGGANYA KEPADA  PASUKAN SURIAH.

https://www.youtube.com/watch?v=xUjmxzu9VpY

Selasa kemarin, warga Suriah kota al-Mayadin di provinsi Deir Ezzor dan kota-kota sekitarnya mengadakan unjuk rasa  di depan gedung Balaikota untuk menyatakan rasa hormat kepada Tentara Arab Suriah dan mengutuk agresi Turki di wilayah Suriah.

Para peserta unjuk rasa itu meminta agar pasukan AS  meninggalkan wilayah Suriah, dan meneriakkan  bahwa rezim Turki berusaha untuk memuaskan  keserakahannya dengan mencaplok tanah-tanah Suriah.

Mereka juga menyerukan kepada semua pasukan pendudukan asing, baik Turki ataupun AS untuk keluar dari wilayah Suriah. Mereka memberi hormat dan penghargaaan atas  kepahlawanan para prajurit Angkatan bersenjata Suriah karena merekalah satu-satunya pahlawan yang bisa melindungi Tanah Air mereka.

 

KENDALI KOTA MANBIJ DISERAHKAN DARI PASUKAN KURDI KE PASUKAN SURIAH

https://www.youtube.com/watch?v=06jFKWTg8_8

Media pemerintah Suriah mengatakan pasukan pemerintah Suriah telah memasuki pusat kota Manbij yang tadinya dikuasai  Kurdi dan mengibarkan bendera nasional Suriah.

Sebuah video yang dirilis oleh kantor berita pemerintah SANA menunjukkan beberapa orang berkumpul di alun-alun mengibarkan bendera Suriah pada Selasa pagi.

Perkembangan itu terjadi beberapa hari setelah SDF yang dipimpin Kurdi mencapai kesepakatan  dan bergandengan tangan dengan Presiden Suriah Bashar al-Assad setelah pasukanTurki mulai  melancarkan serangan militernya pekan lalu.

 

HANYA SEBUAH TWEET DARI SEORANG PEREMPUAN  SURIAH

Mengapa Suriah dan Turki bermusuhan :

1. Turki mencaplok Provinsi Hatay di Suriah.

2. Turki bersekutu dengan Israel.

3. Turki mendukung pemberontakan Ikhwanul Muslimin di Suriah.

4. Turki membangun Dam yang membendung air sungai Efrat, yang  menyebabkan  kekeringan masiv di Suriah.  Akankah Turki bisa  berubah?

 

Tapi menurut kita, ada satu lagi yang tertinggal :

5. Sejak 2011 , Turki bersama negara2 arab teluk bergabung dalam operasi  CIA “Timber Sycamore”  untuk menjatuhkan Assad.

 

RENCANA SANKSI EKONOMI KE TURKI, TRUMP TERAPKAN STANDAR GANDA TERHADAP PARA SEKUTUNYA

‘Fully prepared to destroy economy’: Trump to sanction Turkish officials, raise steel tariffs & stop $100bn trade deal

Trump telah menetapkan standar ganda terhadap dua sekutu Timur tengahnya. Dalam kasus invasi Arab Saudi ke Yaman, Trump bukan hanya tidak menerapkan sanksi apapun kepada Saudi tetapi bahkan membantu dalam operasi militernya. Tapi kini dengan sangat cepat dia membuat langkah untuh menetapkan sanksi dagang dan ekonomi terhadap Turki atas invasi militernya diSuriah. 

Trump menganggap Turki telah membahayakan warga sipil dan mengancam perdamaian dan keamanan dengan operasi militernya di Suriah, Presiden AS Donald Trump telah mengumumkan akan menerapkan tarif bea masuk baru dan sanksi terhadap para pejabat dan ekonomi Turki.

“Tindakan Turki itu telah memicu krisis kemanusiaan dan membuat kondisi yang bisa dianggap sebagai kejahatan perang,” kata Trump pada hari Senin, saat dia mengumumkan langkah-langkah yang akan diambil terhadap Ankara.

Selain perintah eksekutif yang akan memberi sanksi kepada para pejabat Turki dan mantan Pejabat yang terlibat dalam “tindakan destabilisasi di timur laut Suriah,” , Trump mengatakan ia juga akan menaikkan tarif baja Turki hingga 50 persen, dan segera menghentikan negosiasi atas kesepakatan perdagangan senilai $100 miliar.

“Saya sepenuhnya telah siap untuk segera menghancurkan ekonomi Turki jika para pemimpin Turki terus menempuh jalan yang berbahaya dan destruktif ini,” kata presiden AS itu.

“Biarkan pasukan Suriah dan Assad melindungi Kurdi dan melawan Turki untuk membela tanah mereka sendiri,” kata Trump dalam tweetnya satu jam sebelumnya. dan dia menambahkan dia akan lebih suka fokus pada mempertahankan perbatasan AS dengan Meksiko.

 

IRAN AKAN MENGGUNAKAN SENTRIFUGAL GENERASI BARU UNTUK PENGAYAAN URANIUM 

In this photo released by the official website of the office of the Iranian Presidency, President Hassan Rouhani speaks in a cabinet meeting in Tehran, Iran, Wednesday, May 8, 2019

Teheran akan segera menggunakan sentrifugal gas generasi baru IR-9 dalam aktivitas nuklirnya , kata Presiden Iran Hassan Rouhani, Senin 14/10.

“Sentrifugal IR-9 akan segera diperkenalkan dan digunakan,” kata Rouhani saat konferensi pers yang disiarkan televisi Iran. Rouhani juga mengatakan bahwa perilaku Presiden Trump telah menciptakan masalah bagi seluruh dunia. Dan bahwa sanksi AS telah gagal membuat ekonomi Iran bertekuk lutut.

Menurut Rouhani, Iran telah memperkuat posisinya di dunia, semua kekuatan besar mengakui bahwa kekuatan Iran telah tumbuh. Presiden Iran juga mencatat bahwa Republik Islam Iran telah berhasil mengatasi krisis meskipun ada upaya oleh AS dan negara-negara lain untuk menjatuhkan Iran secara ekonomi.

Sanksi internasional terhadap Iran telah menjadi penghalang utama dalam untuk menjadi pengekspor minyak utama dunia, dan ini mendorong negara itu untuk mencari cara untuk menghindarinya.

Menteri Perminyakan Iran Bijan Zangeneh mengatakan pada akhir September lalu, bahwa negaranya sedang membangun jalur pipa darat sepanjang 1.000 kilometer dari terminal minyak Goreh di provinsi Bushehr selatan ke terminal di Jask, pelabuhan di sebelah timur Selat Hormuz di Teluk Oman . Jika proyek ini selesai, maka akan memungkinkan tanker minyak Iran bisa menghindari transit melalui Selat Hormuz.

 

KESEPAKATAN TELAH TERJALIN ANTARA SURIAH DAN KURDI, PASUKAN SURIAH AKAN MENGHADANG AGRESI TURKI

https://www.youtube.com/watch?v=Z00s77wSIpc

Tentara telah memasuki kota Tal Tamr di pedesaan al-Hasakah untuk menghadapi agresi Turki. Mereka disambut hangat penduduk setempat.

Pasukan pemerintah Suriah akan ditempatkan di sepanjang perbatasan dengan Turki untuk membantu para pejuang Kurdi menghadapi serangan militer Turki di Suriah utara, kata penguasa otonomi Kurdi di wilayah itu.

Langkah  yang diumumkan pada hari Minggu kemarin itu merupakan perubahan besar dalam aliansi  Kurdi Suriah dan terjadi hanya  beberapa jam setelah AS memutuskan fihaknya aka menarik pasukannya dari daerah itu untuk menghindari pasukan AS terperangkap ditengah konflik yang meluas dengan cepat.

Dalam sebuah pernyataan diFBnya, Pemerintah otonomi Kurdi mengatakan bahwa pihaknya telah mencapai kesepakatan  dengan pemerintah Presiden Suriah Bashar al-Assad untuk mnghalau agresi dari tentara  Turki yang sedang berlangsung.

“Untuk mencegah dan menghadapi agresi (Turki) ini, sebuah kesepakatan telah dicapai dengan pemerintah Suriah … sehingga tentara Suriah dapat mengerahkan pasukannya di sepanjang perbatasan Suriah-Turki untuk membantu Pasukan Demokratik Suriah (SDF),” kata pernyataan itu.

Langkah ini juga akan memungkinkan dilakukannya “pembebasan” kota-kota Suriah lainnya yang diduduki oleh tentara Turki seperti Afrin, kata pernyataan itu.

Tentara Turki dan sekutunya pemberontak Suriahnya (FSA) telah mengusir pasukan Kurdi dari Afrin pada 2018.

Sebelumnya pada hari Minggu, kantor berita pemerintah Suriah SANA melaporkan bahwa Damaskus yang didukung militer oleh Rusia dan Iran telah mengirim pasukan ke utara negara itu untuk “menghadapi agresi Turki”. Tapi  tidak ada perincian lebih lanjut.

Kembalinya pasukan pemerintah Suriah ke wilayah Suriah utara, di mana diarea itu Kurdi Suriah telah membangun pemerintahan otonom selama perang delapan tahun negara itu akan dapat semakin memperkuat kekuasaan Assad atas negara itu, dan meningkatkan risiko bentrokan antara Suriah dan Turki .

Pemerintah Turki menganggap Kelompok Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG) yang merupakan  tulang punggung SDF, sebagai kelompok “teroris” yang terkait dengan separatis Kurdi di Turki.

 

RUSIA SIAP MEMBANTU PENYELIDIKAN ATAS SERANGAN DI KILANG MINYAK SAUDI DAN MENGUTUK SIAPAPUN PELAKUNYA

Presiden Putin tiba di Arab Saudi pada hari Senin 13/10, dalam kunjungan keduanya ke negara itu setelah kunjungan pertamanya tahun 2007. 

Rusia setuju untuk menyelidiki serangan terhadap fasilitas minyak Saudi Aramco september lalu dan akan mengutuk siapa pun yang ada di belakangnya, tetapi tidak akan memihak dalam perselisihan antara Riyadh dan Teheran, kata Presiden Vladimir Putin.

Rusia menghargai hubungan baik dengan Iran maupun dengan Arab Saudi, dan sama-sama peka terhadap kekhawatiran masing-masing pihak, Putin mengatakan kepada wartawan  ketika diminta komentarnya untuk atas serangan pada fasilitas pengolahan minyak Riyadh di Abqaiq.

“Saya bilang ya, kami siap untuk membagikan (bantuan) apa pun yang mungkin diperlukan, semua yang kami miliki untuk penyelidikan menyeluruh,” ungkap Putin. Ketika ditanya secara langsung apakah Rusia akan sejauh mengutuk Iran jika dianggap bertanggung jawab, ia mengatakan tidak akan ada pengecualian.

Terlepas dari siapa yang berdiri di belakang insiden itu, kami mengutuk tindakan semacam itu. Itulah tepatnya yang saya katakan sebelumnya, dan saya benar-benar bersungguh-sungguh. Tetapi menuduh sebelum menemukan fakta adalah “kontraproduktif,” kata presiden Putin, secara eksplisit merujuk pada Riyadh dan Washington yang menunjukkan jarinya ke Teheran.

Rusia tidak akan pernah berteman dengan satu negara untuk melawan negara lain. Kami membangun hubungan bilateral yang mengandalkan tren positif; kami tidak membangun aliansi untuk melawan siapa pun, Kata Putin

Demikian juga, Moskow tidak akan berberan sebagai “mediator” yang tidak konstruktif  “dalam permusuhan antara Riyadh dan Teheran, kata Putin, dia menambahkan bahwa ia percaya kedua negara mampu menyelesaikan perselisihan mereka tanpa perantara.

 

PASUKAN AS DITARIK DARI KOTA KONBANI DI SURIAH UTARA

US troops ‘leave’ Kobani as Turkish incursion advances and Kurds make deal with Damascus

Pasukan AS dilaporkan ditarik dari pos pengamatan mereka di kota Kobani di Suriah utara ketika Angkatan Darat Turki bergerak lebih jauh ke selatan, dan sementara ini Damaskus mengatakan telah mengirim tentaranya ke daerah itu.

Penarikan pasukan AS itu dimulai setelah pukul 3 sore waktu setempat, kantor berita Anadolu Turki melaporkan, mengutip sumber keamanan tapi belum ada konfirmasi dari Pentagon. Pos pengamatan AS di Kobani kota strategis yang juga dikenal sebagai Ayn Al-Arab, dihujani tembakan artileri Turki pada hari Sabtu. Tidak ada yang terluka dan tidak jelas apakah serangan itu disengaja, karena mereka juga tahu pasukan AS ada disana.

Sejumlah kecil pasukan AS juga dilaporkan meninggalkan basis mereka di kota Ain Issa, pusat pemerintahan Kurdi yang berjarak satu jam dengan mobil ke selatan Kobani. Ini terjadi disaat milisi yang didukung Turki maju di kota dan  Pasukan AS itu kemudian dipindahkan ke pangkalan-pangkalan lain di Suriah, menurut Washington Post.

Laporan sebelumnya mengklaim bahwa pasukan AS di Ain Issa dibiarkan terisolasi setelah pasukan yang didukung Turki menguasai jalan raya M4, sebuah rute pasokan utama di Suriah utara yang melintasi dalam kota.

 

KELOMPOK SDF REBUT KEMBALI BEBERAPA LOKASI PENTING DI SURIAH UTARA

Pasukan Demokratik Suriah (SDF) pimpinan Kurdi melancarkan serangan balasan cepat terhadap militan yang didukung Turki di Suriah utara tadi malam.

Menurut laporan, Pasukan Demokrat Suriah menyerbu posisi militan yang didukung Turki di Ras Al-ynAyn dalam upaya untuk merebut kembali daerah mereka yang direbut.

Serangan itu pada akhirnya membuahkan hasil ketika Pasukan Demokrat Suriah masuk kembali ke kota dan merebut kembali beberapa situs yang direbut oleh militan yang didukung Turki di Ras Al-‘Ayn.

Pasukan Demokrat Suriah dan militan yang didukung Turki saat ini terlibat dalam pertempuran sengit untuk menguasai Ras Al-‘Ayn dan sekitarnya.

Pada saat yang sama, Pasukan Demokrat Suriah (SDF) juga dengan susah payah menghadapi  gerilyawan yang didukung Turki di dekat kota strategis Tal Abyad di utara Al-Raqqa.

Menurut laporan terbaru dari Al-Raqqa, para militan yang didukung Turki berhasil merebut kota Sulouk setelah pertempuran singkat dengan Pasukan Demokrat Suriah pagi ini.

 

SURIAH MULAI GERAKKAN PASUKANNYA  KEUTARA MENGHADANG AGRESI MILITER TURKI

Unit-unit Angkatan Darat Suriah mulai bergerak ke utara untuk menghadapi agresi Turki di wilayah Suriah utara, kata kantor beita resmi Suriah SANA di Hasaka, Minggu 13/10.

Setelah beredar informasi ini, masyarakat dikota Hasaka mulai merayakan langkah pemerintah Suriah itu diseputaran kota, mereka menyambut gembira langkah ini untuk menghadapi agresi Turki.

Langkah ini dilakukan  untuk menghadapi agresi Turki yang sedang berlangsung di kota-kota dan daerah di utara provinsi Hasaka dan Raqqa, di mana pasukan Turki melakukan pembantaian terhadap penduduk lokal, menduduki beberapa daerah, dan menghancurkan infrastruktur.

Sementara itu dilaporkan Tentara Suriah sudah memasuki kota Manbij di provinsi utara Aleppo pada Minggu malam, portal berita al-Mayadeen melaporkan.

Milisi Kurdi membiarkan pasukan pemerintah Suriah melewati pos pemeriksaan mereka tanpa dihalangi. Jarak antara Manbij dan Kobani adalah sekitar 60 milometer, satu jam perjalanan dengan mobil.

Turki akan mendapat tekanan besar sekarang, karena pasukan Suriah sedang  menuju ke utara, kata Joshua Landis, direktur Pusat Studi Timur Tengah di Universitas Oklahoma.

“Pemerintah Suriah sepertinya akan mencoba merebut  kembali ladang minyak dan ladang gas yang sangat penting bagi kesejahteraan dan ekonomi Suriah. Juga, area ini adalah lahan  pertanian yang penting karena adanya Sungai Efrat yang mengalirkan air keBendungan Tabqa yang dibangun oleh Kurdi dengan AS, pemerintah Suriah tentu  ingin merebut kembali juga, ”katanya.

 

ARAB SAUDI BANTAH KETERLIBATANNYA DALAM LEDAKAN DI KAPAL TANKER IRAN

Iranian oil tanker Sabiti was hit by suspected missile strikes near the Saudi port of Jeddah, causing oil to leak into the Red Sea

Menlu Arab Saudi Adel al-Jubeir, menjawab pertanyaan wartawan pada 13 Oktober, menolak tuduhan bahwa Riyadh bisa menyerang kapal tanker minyak Iran Sabiti sebagai respon terhadap serangan fasilitas Saudi Aramco pada bulan September lalu, yang dikaitkan oleh AS dan Arab Saudi dilakukan oleh Iran.

Al-Jubeir mengatakan bahwa meskipun Riyadh memang menyalahkan Iran karena percaya pesawat tak berawak itu dibuat di Republik Islam, itu tidak akan menanggapi dengan cara yang sama.

Menlu Saudi  menambahkan bahwa penyelidikan serangan Saudi Aramco masih berlangsung dan lokasi dimana situs peluncuran drone itu belum ditentukan.

“Kami tidak terlibat dalam perilaku seperti itu…  Kami sama sekali tidak terlibat dalam perilaku seperti itu, ini bukan cara  kami beroperasi,  dan itu tidak seperti yang kami lakukan di masa lalu”, menlu Saudi meyakinkan.

Menteri luar negeri itu juga mengindikasikan bahwa cerita tentang serangan terhadap kapal tanker Iran dipenuhi dengan laporan yang saling bertentangan mengenai insiden tersebut, dan karenanya terlalu dini untuk “melompat ke kesimpulan”.

“Ada laporan yang saling bertentangan tentang hal ini. Perusahaan Minyak Nasional Iran (NIOC) mengatakan tidak ada kejadian apapun, ada yang mengatakan ada sesuatu yang terjadi, ada yang mengatakan ada kebocoran, ada yang mengatakan tidak ada kebocoran. Jadi ceritanya belum terlalu jelas tentang masalah ini. “, Al-Jubeir menambahkan.

 

ABU TRUMP AL-AMERIKI AKAN TAMBAH PASUKAN KE SAUDI, TAPI SEKARANG TIDAK LAGI GRATIS

US Marine Corps Gen Kenneth McKenzie Jr shakes hands with Saudi military officers

Pentagon akan mengerahkan 1.800 tentara tambahan ke Arab Saudi, kata para pejabat senior pertahanan AS pada hari Jumat, peningkatan kehadiran militer AS di Timur Tengah disebut sebagai untuk mencegah agresi Iran.

Dengan menyebut Arab Saudi sebagai “mitra lama dalam keamanan,” Menteri Pertahanan AS Mark T. Esper mengatakan dia telah berbicara dengan Putra Mahkota Mohammed bin Salman sebelumnya tentang peningkatan kemampuan pertahanan Saudi dan upaya AS untuk melindungi mitranya  di wilayah tersebut.

Presiden Trump, yang sering memuji Arab Saudi sebagai mitra dan pembeli senjata Amerika terbesarnya mengatakan Jumat malam bahwa kerajaan Saudi “telah setuju untuk membayar kami atas semua yang kami lakukan untuk membantu mereka.”

Pengerahan pasukan itu termasuk dua skuadron tempur, dua baterai rudal Patriot, sistem pertahanan udara canggih THAAD, dan unit pengendali  penerbangan.

Pentagon mengatakan bulan lalu bahwa beberapa unit sedang bersiap untuk dikerahkan setelah serangan terhadap fasilitas minyak Saudi yang disalahkan pejabat AS terhadap Iran. Meski para pejabat Iran telah membantah bertanggung jawab.

 

PUTIN KEMBALI INGATKAN, SEMUA NEGARA YANG SECARA ILEGAL MEMASUKI SURIAH HARUS KELUAR.

Putin kembali mengingatkan negara-negara yang menempatkan pasukannya atau proxinya  secara ilegal di Suriah untuk meningggalkan Suriah. Seruan Putin ini secara khusus ditujukan untuk Turki, ARab Saudi, UEA dan Koalisi AS.

Semua pasukan yang dikerahkan secara illegal dalam suatu negara berdaulat manapun,  dalam hal ini dalam negara Republik Arab Suriah harus meninggalkan wilayah ini.

Ini berlaku untuk semua negara. Jikapun pemerintah Suriah yang sah itu di masa mendatang mengatakan bahwa mereka tidak lagi memerlukan pasukan Rusia untuk tetap di negara itu, maka  Rusia juga akan mematuhinya,

Kami secara terbuka sebenarnya telah mendiskusikan masalah ini dengan semua mitra kami, dengan negara-negara Arab  dan Turki. Bahkan dengan AS kami telah beberapa kali mendiskusikannya.

Saya selalu mengatakan kepada rekan-rekan kami (nagara-negara lain yang ada diSuriah), bahwa Suriah harus dibebaskan dari kehadiran militer asing (yang illegal). Dan integritas teritorial Republik Arab Suriah harus sepenuhnya dipulihkan.

 

INFO YANG RINGAN DAN YANG LUCU, KONSER GROUP MUSIK K-POP BTS DI ARAB SAUDI

Group musik K-Pop BTS dari Korea selatan menggelar konser dikota Riyadh Arab saudi pada jum’at 11 oktober kemarin.

Konser musik pertama kali di Arab Saudi pada desember 2017 lalu tapi masih menampilkan penyanyi lokal Rabeh Saqer.  Konser musik asing pertama digelar pada desember 2018 lalu yang menampilkan  para musisi barat.

Perubahan luar biasa terjadi diArab Saudi sejak MBS resmi menjadi putra mahkota, para wanita Saudi yang dulu untuk keluar saja rumah harus sangat tertutup pakaiannya, sekarang  bisa jingkrak-jingkrak bersama-sama dengan para pria. Wah… wah mau dibawa kemanakah negeri pusat Islam ini ?

 

PUTIN TIDAK YAKIN TURKI BISA MENGATASI SISA-SISA MILITAN ISIS

Daesh terrorists pass by a convoy in Tel Abyad, northeast Syria (File)

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa dia tidak yakin Turki akan dapat mengendalikan situasi jika militan ISIS  yang  telah tertangkap (yang berada dikampkamp tahanan diSuriah utara) akan tersebar ke wilayah lain.

“Di utara Suriah, ada daerah-daerah di mana militan ISIS terkonsentrasi . mereka masih dijaga oleh unit-unit militer Kurdi. Sekarang tentara Turki masuk ke sana, maka Kurdi membiarkan kamp-kamp ini terlantar. Karena mereka harus  berpencar,” kata Putin di sebuah KTT CIS (commonwealth of Independent State) di Ashgabat pada Jumat hari ini.

“Saya tidak yakin apakah tentara Turki dapat dengan cepat menguasai situasi itu,” tambahnya.

Sebuah video yang beredar dimedsos timteng menunjukkan gambar yang diklaim sebagai teroris ISIL yang ditahan di kamp Al Hawl, mereka mengambil keuntungan dari operasi militer yang dilancarkan Turki. Mereka mulai melakukan kerusuhan & mencoba melarikan diri dari kamp tahanan.

Presiden Putin  menekankan bahwa di zona-zona ini, menurut Direktorat Intelijen Umum Staf Umum Rusia, ada ratusan militan dan bahkan ribuan.

“Kita perlu memahami, mengetahui dan memobilisasi sumber daya dari layanan khusus kita untuk menghentikan ancaman baru yang benar-benar muncul ini,” Presiden Putin menekankan.

“Setelah dikalahkan di Suriah, banyak gerilyawan (ISIS) akan pindah ke wilayah lain, mereka akan berusaha menciptakan basis  baru ditempat lain,  seperti  di Balkan, di Asia Tenggara dan di  perbatasan selatan dari negara-negara CIS, ” Kata Putin.

 

SEBUAH KAPAL TANKER IRAN DISERANG DUA RUDAL DILEPAS PANTAI ARAB SAUDI

Image

Sebuah kapal, yang dioperasikan oleh Perusahaan Minyak Nasional Iran (NIOC), dilaporkan terbakar 100 km (sekitar 60 mil) dari kota pelabuhan Saudi, Jeddah.

Pada hari Jumat pagi kantor berita ISNA melaporkan adanya  sebuah ledakan di atas kapal tanker Iran, Sabiti, milik perusahaan nasional  Iran NIOC di dekat kota pelabuhan Jeddah, Saudi.

Menurut media setempat, ledakan itu menyebabkan kerusakan parah pada kapal, sementara minyak tumpah ke Laut Merah.

Awak kapal tanker minyak Iran yang rusak itu dalam kondisi aman, dan setelah ledakan itu  situasi di atas kapal  terkendali, kata laporan media. “Tidak ada anggota kru yang terluka akibat ledakan itu … situasinya terkendali”, kata Iran Nour News mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya.

Ledakan itu dilaporkan terjadi di lambung kapal, dan menyebabkan kerusakan pada dua reservoir utama kapal tanker itu. Menurut ISNA, mengutip seorang pejabat dari Perusahaan Minyak Nasional Iran (NIOC), rute kapal tanker minyaknya telah diubah.

“Kapal Itu masih di Laut Merah tetapi rutenya akan berubah … Belum ada bantuan yang ditawarkan untuk membantu dari negara mana pun”.

Data pengiriman Refinitiv menunjukkan bahwa status kapal tanker itu “sedang berjalan menggunakan mesin” dengan tujuan Larak, sebuah pulau di lepas pantai Iran.

Perusahaan Minyak Nasional Iran (NIOC) mengatakan di situs webnya bahwa kapal tanker itu telah menjadi sasaran dari dua rudal. Perusahaan itu menyebut  ledakan itu “mungkin disebabkan oleh serangan rudal” , “Tidak ada api di atas kapal dan kapal itu benar-benar masih dalam kondisi stabil,” tambah NIOC.

 

RUSIA AKAN MEMASANG SISTEM PERTAHANAN UDARA S-500 DISURIAH

صواريخ إس – 500 الروسية ترعب الجيش الأمريكي

Surat kabar Rusia Izvestia mengutip sebuah sumber di kompleks industri militer Rusia melaporkan pengujian sistem pertahanan udara S-500 Prometey Rusia di Suriah.

“Sitem S-500 telah dirancang untuk mencegat target balistik dan aerodinamis pada jarak jauh. Tidak perlu pengujian lagi, terutama dalam penggunaan sistem rudal anti-pesawat S-500 ini di Republik Arab Suriah,” kata Kemenhan Rusia.

Spesifikasi teknis S-500 masih sangat dirahasiakan, meskipun laporan berspekulasi bahwa sistem ini  mampu menghancurkan target dari jarak hingga 600 km, dan mampu melacak dan menyerang hingga 10 target balistik yang bergerak dengan kecepatan hiper-sonik hingga 7 km per detik (setara dengan sekitar Mach 20 atau 20 x kecepatan suara).

Kelebihan  dari S-500 adalah termasuk kemampuannya untuk mencegat pesawat, helikopter, rudal jelajah serta satelit yang sedang  mengorbit. Menurut para ahli, sistem pertahanan udara Rusia terbaru ini tidak memiliki pesaing serius di dunia, AS.

Menurut artikel disebuah media China Soho, “Jika sistem rudal S-500 Rusia dikerahkan di Timur Tengah, ini akan menjadi mimpi buruk terbesar bagi Amerika Serikat.”

Berikut adalah  video pengujian S-500 Rusia pada Juli 2019 lalu  :

 

TURKI KLAIM TELAH  BERHASIL MEMBUNUH  LEBIH 100 TERORIS

Turkey-backed Syrian opposition fighters

Sebanyak 109 teroris telah terbunuh sejak awal operasi militer Turki di utara Suriah, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan pada hari Kamis.

“Kami telah memulai operasi kemarin. Pertama, dengan serangan artileri, kemudian disusul serangan udara dan serangan darat yang dilakukan di sore hari. Sampai sekarang sudah 109 teroris telah tewas, dan banyak lainnya telah terluka atau menyerah. Propaganda hitam melawan Turki telah disebarkan di sana, dimana Turki dituduh mengebom warga sipil. Andalah  yang menyerang warga sipil, Anda tidak perlu malu. Kami mengambil tindakan terhadap propaganda hitam itu, dan kami juga memberi pengarahan kepada masyarakat atas setiap langkah yang kami ambil, “ kata Erdogan dalam sebuah pernyataan di Ankara.

 

TURKI MEMULAI SERANGAN UDARA KE SURIAH UTARA

https://www.youtube.com/watch?v=-IHoFbREHIE

Angkatan Bersenjata Turki memulai serangan mereka di Suriah utara hari Rabu kemarin, dengan menargetkan beberapa fasilitas milik kelompok Kurdi Syrian democratic Force (SDF) dan Unit Perlindungan Rakyat (YPG). Serangan udara itu menyerang pertahanan pasukan Kurdi di Al-Raqqa, Aleppo, dan provinsi Al-Hasakah.

Salah satu target utama Angkatan Bersenjata Turki adalah kota perbatasan Ras Al-‘Ayn yang dikuasai SDF, yang terletak di barat laut Al-Hasakah.

Serangan Angkatan Udara Turki disebut  juga menghantam sebuah penjara yang penuh dengan tahanan ISIS / ISIL / IS / Daesh di Suriah utara minggu ini, Pasukan Demokrat Suriah SDF (kelompok Kurdi yang didukung AS) mengatakan tadi malam.

“Salah satu penjara tempat anggota ISIS ditahan telah diserang oleh serangan udara Turki. Turki bertujuan untuk merusak semua upaya dan pencapaian sukses yang kami peroleh selama perjuangan kami melawan ISIS, ” kata akun Twitter resmi SDF.

SDF menyindir bahwa serangan udara Turki itu ditujukan untuk membebaskan para tahanan ISIS  sehingga mereka dapat melampiaskan dendam kepada pasukan  Kurdi di Suriah utara. Turki belum menanggapi tuduhan ini.

Pada hari Rabu sore, Angkatan Bersenjata Turki memulai operasi militer mereka  di timur Sungai Eufrat. Sementara mereka belum  memulai merangsek  ke Suriah utara, Angkatan Bersenjata Turki melepaskan serangan artileri dan serangan udara besar-besaran pada pertahanan Pasukan Demokratik Suriah dan Unit Perlindungan Rakyat (YPG).

SDF mengatakan pagi ini bahwa serangan militer Turki mengakibatkan kematian setidaknya delapan orang, termasuk lima warga sipil dari kota-kota yang terletak di sepanjang perbatasan Turki-Suriah.

 

PASUKAN TURKI MULAI MEMASUKI PERBATASAN SURIAH

Shortly after the Turkish operation inside Syria had started, local residents cheer and applaud as a convoy of Turkish forces vehicles is driven through the town of Akcakale, Sanliurfa province, south

 

Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan serangan turki ke kelompok SDF sudah dimulai  dengan serangan udara pada hari Selasa , serangan ini bertujuan untuk menyingkirkan pasukan pimpinan Kurdi SDF dari daerah perbatasan dan menciptakan “zona aman”  yang akan menjadi tempat jutaan pengungsi Suriah dapat dikembalikan.

Langkah militer Turki itu dilakukan setelah AS mengumumkan akan menarik pasukannya dari wilayah itu, yang artinya ecara efektif membiarkan Pasukan Demokrat Suriah SDF (tidak lagi dalam perlindungan AS), yang dianggap  sekutu utamanya dalam pertempuran melawan ISIL.

Kelompok SDF yang dipimpin oleh Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG), telah mengajukan permintaaan agar AS dan sekutunya menerapkan  “zona larangan terbang” guna melindungi  dari serangan Turki. Turki menganggap YPG sebagai kelompok “teroris”.

 

TURKI MINTA NEGARA YANG WARGANYA MENJADI ANGGOTA ISIS UNTUK SEGERA MEMULANGKAN MEREKA

Women speak to guards at Al-Hol camp in Hasakeh province [File:Maya Alleruzzo/ AP]

Duta besar Turki untuk Inggris Umit Yalcin , mendesak semua negara  untuk memulangkan kembali tahanan militan ISIS yang ada diSuriah  utara,  di tengah desakan  militer Turki yang tampaknya akan segera melakukan serangan besar kesuku Kurdi di Suriah utara.

“Masing-masing negara harus memulangkan kembali miltan  atau teroris mereka sendiri. Itu adalah hal yang paling  ideal. Karena ketika mereka meninggalkan negara mereka, mereka memiliki kebangsaan dan paspor,” kata Yalcin kepada penyiar Inggris Sky News.

“Masing-masing negara itu harus membawa mereka pulang kembali ke negara mereka  dan nantinya pemerintah mereka  dapat membawa mereka ke pengadilan atau merehabilitasi mereka,” tambahnya.

Menurut laporan. SDF saat ini menahan 12.000 tersangka pejuang ISIL, beberapa di antaranya adalah warga negara asing , mereka berada di beberapa rumah tahanan yang tersebar di seluruh Suriah utara, beserta sekitar 58.000 anggota keluarga mereka.

Tapi bukankah dulu Turki yang menyalurkan mereka untuk bisa memasuki wilayah Suriah ??? Kenapa sekarang Turki lepas tangan ???

 

TRUMP : HARUSNYA AS TIDAK PERNAH DATANG KE TIMTENG

Presiden AS Donald Trump telah berkomentar ditwitternya  tentang penarikan pasukan AS dari Suriah, dia mengatakan bahwa sejak awal  harusnya AS tidak pernah datang di Timur Tengah.

Dalam postingnya ditwitter, ia menambahkan bahwa :

Keterlibatan militer AS di Timur Tengah adalah “keputusan terburuk yang pernah dibuat dalam sejarah” negara itu. “Kami pergi berperang dengan alasan yang salah, dan sekarang alasan itu tidak pernah terbukti, senjata pemusnah missal (Irak) itu Tidak ada!” katanya, merujuk pada  invasi ke Irak tahun 2003, ketika pemerintahan Bush mengklaim bahwa Saddam Hussein memiliki senjata pemusnah massal , yang akhirnya tidak pernah ditemukan di mana pun.

Pada hari Senin lalu, Trump mengatakan bahwa  alasan dia menjadi presiden adalah untuk membebaskan AS dari konflik militer. Dia juga menetapkan bahwa militer AS harusnya hanya bertarung jika ada kepentingan negara, dan hanya berperang untuk mencapai kemenangan.

Retorika Trump tentang operasi besar yang akan dilakukan Turki di Suriah utara juga telah goyah dalam beberapa hari terakhir. Tadinya dia mengatakan bahwa dia bisa saja  “sekali lagi meruntuhkan perekonomian Turki”, tapi hanya beberapa jam kemudian dia menulis ditwitternya bahwa Ankara adalah mitra penting Washington.

 

 SURIAH TAWARKAN KURDI UNTUK  REKONSILIASI  DENGAN DAMASKUS 

Syrian Kurds take part in a demonstration against Turkish threats at a US-led international coalition base on the outskirts of Ras al-Ain town in Syria's Hasakeh province near the Turkish border on Oc

Wakil Menlu  Suriah meminta Kurdi untuk berdamai dengan pemerintah Suriah , dia  meminta Kurdi Suriah untuk bergabung kembali dengan pihak pemerintah dari pada terjun ke jurang”, ketika milisi Kurdi  timur laut negara itu terancam  serangan besar-besaran dari Turki yang akan segera terjadi.

“Tanah air (Suriah) menyambut semua putranya,  dan Damaskus akan menyelesaikan semua masalah Suriah dengan cara yang positif, dan jauh dari kekerasan,” kata Mekdad seperti dikutip oleh surat kabar pro-pemerintah Al-Watan.

“Kami menyarankan mereka yang telah tersesat itu untuk kembali ke negara ini, karena bangsa ini adalah takdir terakhir mereka,” tambahnya, dia bersumpah untuk “mempertahankan semua wilayah Suriah”.

Komentar Mekdad ini adalah reaksi pemerintah Suriah pertama sejak pengumuman Trump yang akan menarik pasukan AS dari wilayah utara Suriah.

 

CHINA AKAN MEMASANG SISTEM PERINGATAN DINI “SERANGAN KEJUTAN STRATEGIS” BUATAN RUSIA

Sistem peringatan dini yang akan dipasang oleh fihak Rusia untuk China sekarang ini akan membuat  China akan secara drastis meningkatkan system pertahanan China, dan  mengamankan China terhadap kemungkinan serangan “kejutan strategis” dari AS, kata para pakar.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengungkapkan rencana ini saat berbicara di Klub Diskusi Valdai pekan lalu. Rusia juga sudah mnyelesaikan pembangunan  sistem serupa, yang mencakup seluruh wilayahnya, pada tahun 2017 lalu.

 

MENGURANGI RISIKO  SERANGAN KEJUTAN STRATEGIS

Para ahli mencatat bahwa sistem China yang baru Ini  akan menangkal risiko serangan pertama yang tidak terduga dari AS, meskipun dikatakan bahwa serangan semacam itu tampaknya murni teoritis (karena belum penah terjadi perang nuklir).

“Sistem itu pertama-tama akan mengurangi risiko bahwa China akan menangkal serangan ‘kejutan strategis’ dari AS, misalnya adanya serangan nuklir pertama yang tiba-tiba yang tidak akan mengizinkan Cina untuk melancarkan serangan nuklir balasan sebelum mereka dihancurkan. ”   kata Miles Pomper, seorang pakar seniorpadai Pusat Studi Nonproliferasi James Martin Center di Middlebury Institute, Washington .

Sistem itu, katanya, juga “membuka pintu bagi penempatan pertahanan rudal balistik China  dan senjata  anti-satelit secara  terintegrasi.” Nikolai Sokov dari Pusat Perlucutan Senjata dan Nonproliferasi Wina, dia  mencatat bahwa sistem peringatan dini “sangat penting bagi China, yang arsenalnya lebih sedikit  dibandingkan dengan AS, dan bisa kehilangan  senjatanya  jika dipaksa untuk keluar dari serangan . “

“Dengan sistem peringatan dini yang kuat, itu akan membuat China bisa  meluncurkan (anti rudalnya)  sebelum hulu ledak yang masuk mencapai target,” jelasnya. Selain itu, sistem baru ini juga kemungkinan akan meningkatkan system pencegahan konvensional milik milik China.

“Seperti yang telihat, bahwa kapabilitas adalah mencakup system peringatan  didnio  serangan rudal jelajah, maka  ini akan menjadi lebih penting bagi China, yang sangat mengkhawatirkan kemampuan serangan konvensional AS. Rudal jelajah adalah alat utama untuk serangan konvensional … dan karenanya kemampuan untuk mendeteksi mereka dengan peringatan didni yang memadai akan memperkuat tidak hanya dalam system pencegahan serangan nuklir China,  tetapi juga pencegahan serangan  konvensional, ” kata Sokov.

“Kemampuan yang lebih besar untuk menghindari “serangan kejutan strategis”  akan meningkatkan keseimbangan strategis antara AS dan China; namun kemampuan pertahanan rudal dan ASAT (senjata anti-satelit)  kemungkinan pada taraf tertentu akan merusaknya, ini akan membuat  ketidakpastian baru dalam keseimbangan nuklir AS-China. Pada saat yang sama, penjualan dan potensi berbagi data antara Rusia dan China semakin memperkuat aliansi militer yang secara de facto berkembang diantara negara-negara,  yang dengan sendirinya mengubah keseimbangan kekuatan global, ” katanya.

 

TRUMP MEMBIARKAN SEKUTUNYA KURDI DISERANG TURKI TAPI DIA JUGA MENGANCAM TURKI  

Trump speaks to the press as he departs the White House in Washington, DC [File: Jim Watson/AFP]

Senin kemarin, Presiden AS Donald Trump mengancam akan secara total  “menghancurkan dan meruntuhkan” ekonomi Turki , jika Ankara mengambil tindakan apa pun (terhadap SDF) yang dianggapnya “di luar batas” , setelah AS memutuskan untuk menarik pasukan AS dari timur laut Suriah.

“Seperti yang telah saya nyatakan sebelumnya, dan hanya untuk mengulangi, jika Turki melakukan sesuatu yang menurut saya, dengan kearifan saya yang besar dan tak tertandingi, saya akan benar-benar menghancurkan Ekonomi Turki (yang pernah saya lakukan sebelumnya! ) ” kata Trump dalam tweetnya.

Penarikan itu, diumumkan oleh Gedung Putih Minggu malam lalu, yang dengan cepat dikutuk oleh sekelompok politisi bipartisan AS, atas kekhawatiran bahwa hal itu bisa membuka jalan bagi Turki untuk leluasa menyerang  pasukan Kurdi SDF yang telah lama bersekutu dengan AS.

Seorang senator partai Republik Lindsey Graham yang biasanya  mendukung Trump mengatakan,  keputusan itu sebagai ” mendatangkan bencana”.

Graham mengatakan dia berencana untuk mengajukan  resolusi yang menyerukan Gedung Putih untuk membatalkan  keputusan Trump itu. Dia juga mengancam akan mengajukan undang-undang untuk memberikan sanksi ekonomi pada Turki. Dia memperkirakan undang-undang seperti itu akan menjadi veto-proof  (pasti menang  dalam veto).

 

TURKI MULAI MENYERANG MILITAN KURDI SDF 

Pada hari Senin kemarin , pesawat tempur Turki melakukan serangan udara terhadap pangkalan  SDF Kurdi di provinsi Hasakah Suriah, menurut penyiar al-Ikhbariya.

Sebelumnya, Erdogan menekankan bahwa zona keamanan diperlukan untuk melawan “ancaman teror” yang datang dari partai Kurdi PKK dan pasukan YPG Kurdi Suriah, dia menambahkan bahwa zona itu akan memungkinkan kembalinya pengungsi Suriah.

Sementara itu, Washington, yang digunakan untuk mendukung pasukan Kurdi di Suriah utara, telah mulai menarik pasukannya dari daerah itu. Gedung Putih mengatakan tidak akan “mendukung atau terlibat dalam” operasi Turki.

Menurut TV al-Ikhbariya, pesawat-pesawat Turki menyerang markas Pasukan Demokrat Suriah (SDF) di provinsi Hasakah. Laporan lain menyatakan bahwa serangan udara itu menargetkan Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG), yang merupakan bagian dari SDF.

Pada 5 Oktober, Turki mengumumkan akan melakukan operasi militer untuk menciptakan apa yang disebut zona aman di Suriah Utara. Washington menolak untuk bergabung dengan Ankara dalam operasi itu dan mulai menarik pasukannya keluar dari Republik Arab Suriah.

 

UNTUK KESEKIAN KALI, TRUMP AKAN MENARIK PASUKANNYA DARI SURIAH –  KURDI SEKALI LAGI DIKHIANATI

 

March 7, 2017 frame grab from video provided by Arab 24 network, shows fighters from the Syrian Democratic forces standing near U.S military vehicles on the outskirts of the Syrian town, Manbij, a flashpoint between Turkish troops and allied Syrian fighters and U.S.-backed Kurdish fighters, in al-Asaliyah village, Aleppo province, Syria

Militer Amerika dilaporkan telah mengevakuasi beberapa pos terdepan diSuriah utara menjelang serangan Turki terhadap Pasukan Demokratik Suriah (SDF) pimpinan Kurdi.

Sebelumnya dinyatakan oleh Turki. Presiden AS Donald Trump telah mengomentari situasi di Suriah utara, di mana mereka berencana untuk menciptakan zona aman untuk mencegah bentrokan baru antara pasukan Turki dan militan SDF yang didukung AS.

Trump  menekankan bahwa AS telah menghancurkan kelompok teroris ISIS di wilayah tersebut, Dan negaranya tidak harus terlibat lebih jauh dalam konflik lokal.

Menurut Trump, militer AS harusnya hanya  berperang  jika ada kepentingan negara, ” dan hanya berjuang untuk mencapai kemenangan”. Pernyataan itu muncul ketika Turki bersiap untuk membersihkan gerilyawan Kurdi dari wilayah Suriah di sebelah timur Eufrat.

…. sudah hampir 3 tahun,  sekaranglah saatnya bagi kita untuk keluar dari Perang Tak Berujung dan konyol ini, banyak di antara mereka berasal dari suku-suku disana, dan mereja menyandera tentara kita. KAMI HANYA AKAN BERPERANG DI MANAPUN JIKA ADA UNTUNGNYA BAGI KITA, DAN HANYA UNTUK MENCAPAI KEMENANGAN. Turki, Eropa, Suriah, Iran, Irak, Rusia dan Kurdi sekarang harus …..

 

..Sekali lagi saya katakan “TIDAK,”  berpikirlah  seperti biasa, bahwa AS  selalu menjadi “pengisap,” baik dalam NATO, dalam Perdagangan dan dalam segala hal. Kurdi telah lama bertempur bersama dengan kami, tetapi mereka kita bayar dengan sejumlah uang yang besar dan peralatan tempur. Mereka telah berperang melawan Turki selama beberapa dekade ini. Saya mempertahnkan perang ini untuk …

Sementara itu, SDF menyebut hal itu sebagai  “tikaman dari  belakang” dari AS, SDF mengklaim bahwa AS telah meyakinkan para militan bahwa tidak akan ada serangan Turki di wilayah tersebut. Akan tetapi, pasukan yang dipimpin Kurdi itu menekankan bahwa mereka akan berperang melawan pasukan Turki tanpa ragu-ragu. AS menyatakan bahwa mereka tidak akan mendukung operasi itu  dan telah mengevakuasi dua pos pengamatan AS di Ras al-Ain dan Tell Abiad.

Turki dan AS yang bersekutu dalam NATO itu , sebelumnya telah merundingkan tentang kemungkinan menciptakan zona aman di bagian utara Suriah, tetapi bulan lalu Turki menuduh Washington menghentikan proses itu dan memperingatkan bahwa jika perlu , pihaknya akan membangun zona aman tanpa bantuan AS.

Menyinggung keputusan itu, Damaskus menyebut bahwa kedua negara (Turki dan AS) adalah negara-negara aggressor/pencaplok, karena pasukan mereka telah dikerahkan kenegara itu secara ilegal, tanpa izin dari pemerintah Suriah dan  Dewan Keamanan PBB.

Turki telah lama berusaha mengusir para militan SDF dari perbatasannya, karena Turki menganggap  Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG), yang memimpin  kelompok itu adalah  bagian dari Partai Pekerja Kurdistan (PKK), yang telah dimasukkan daftar hitam oleh Turki sebagai organisasi teroris.

 

MENLU ISAREL INGIN ADA PAKTA NON-AGRESI, KEDEKATAN ARAB-ISRAEL SEMAKIN TERBUKA

Netanyahu, a strident critic of Iran, has tried to forge closer relations with Gulf states [File: Abir Sultan/Reuters]

Menlu Israel Israel Katz mengatakan dia sedang mengupayakan diadakan Pakta  “non-agresi” dengan negara-negara Arab Teluk, karena kedua pihak telah saling “memamahi”  akan  musuh bersamanya yaitu Iran.

Menlu Israel  yang bertemu dengan Menlu Bahrain Sheikh Khalid bin Ahmed Al Khalifa pada Juli lalu, menulis di Twitternya pada hari Minggu kemarin, bahwa tujuannya adalah agar pada akhirnya bisa membuat perjanjian damai di masa depan dengan negara-negara Arab.

Semua negara-negara Arab yang berjumlah 22,  kecuali Mesir dan Yordania  tidak mengakui pendudukan Israel atas tanah Arab di Palestina dan Suriah.

“Baru-baru ini, dengan diudkung AS , saya telah mempromosikan  sebuah inisiatif politik untuk menandatangani ‘perjanjian non-agresi’ dengan negara-negara Teluk Arab,” tulis Katz di Twitter, Minggu.

“Langkah bersejarah ini akan bisa mengakhiri konflik dan memungkinkan kerja sama sipil sampai dengan perjanjian damai akan bisa ditandatangani.”

Upaya Israel Ini dipandang sebagai desakan terbaru dari Israel untuk meningkatkan hubungan dengan negara-negara Arab Teluk yang belum  secara resmi mengakui Israel dan tidak memiliki hubungan diplomatik formal.

Pendudukan Israel di wilayah Palestina telah menjadi penghambat utama dalam membentuk perjanjian damai dengan negara-negara Arab, tetapi isus kekhawatiran bersama atas ancaman dari Iran telah membuat mereka makin dekat dalam beberapa tahun terakhir.

Dukungan Iran untuk proxynya di Suriah, Irak, Lebanon dan Yaman telah mengkhawatirkan banyak (negara Arab) termasuk Israel dan Arab Saudi.

Ketika berbicara di Majelis Umum PBB pada akhir September lalu, Katz menekankan bahwa Iran mengancam stabilitas dan keamanan di Timur Tengah.

Dalam tweetnya, Katz mengatakan ia membahas rencana pakta “non-agresi” dengan para menlu  Arab dan utusan khusus Presiden AS Donald Trump untuk Timur Tengah Jason Greenblatt selama pertemuan itu .

“Kami membahas secara mendalam realitas regional dan cara-cara untuk menghadapi ancaman dari Iran dan pada saat yang sama kami menyepakati suatu proses untuk mempromosikan kerja sama sipil antara kedua negara,” katanya.

Dalam sebuah pesan kawat dari  Wikileaks dari 2009 dilaporkan bahwa negara-negara Teluk Arab percaya “mereka dapat mengandalkan Israel untuk melawan Iran”.

Menurut pesan kawat (telegram) itu, pejabat kemenlu Israel Yakov Hadas mengatakan bahwa negara2  Arab Teluk merasa bahwa AS tidak mendengarkan mereka dan karena itu kadang-kadang mencoba untuk menyampaikan pesan melalui Israel. “Mereka percaya Israel dapat sesuatu yang menakjubkan,” komentar Hadas.

Ketegangan antara Iran dan negara-negara Teluk melonjak menyusul serangan terhadap dua fasilitas minyak utama di Arab Saudi pada 14 September. Pemberontak Houthi Yaman mengaku bertanggung jawab, tetapi AS, Israel dan Arab Saudi mengatakan Teheran bertanggung jawab atas serangan yang mengganggu pasokan minyak global selama berminggu-minggu. Iran menolak tuduhan itu.

Mohammad Marandi, seorang profesor studi Amerika di Universitas Teheran, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa berita terbaru itu malah menjadi “langkah yang sangat positif bagi Iran” karena sudah menjadi rahasia umum bahwa Israel, Arab Saudi, dan UEA telah lama menjadi sekutu selama bertahun-tahun ini, ” mereka bekerja bersama di belakang layar “.

“Setiap kali Iran mencoba mengungkap hal ini, mereka akan selalu menyangkalnya. Tetapi dalam beberapa tahun terakhir hubungan dekat mereka] telah menjadi lebih terbuka dan makin lebih banyak buktinya.

“Ini benar-benar membantu Iran karena rezim mana pun di kawasan yang mengaitkan dirinya dengan rezim Israel, citranya telah menjadi buruk secara signifikan. Semakin terbuka ini, semakin baik,” katanya merujuk pada kemarahan masyarakat Arab yang luas terhadap Israel karena pendudukannya atas Palestina.

 

ARAB SAUDI AKAN UPAYAKAN AGAR SUDAN DIHAPUS DARI DAFTAR  PENSPONSOR TERORISME

King Salman held talks with Abdel Fattah al-Burhan in Riyadh [Screengrab/AFP]

Pengumuman Arab Saudi itu dikeluarkan menyusul adanya  pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron pada hari Senin lalu dalam konferensi pers bersama dengan perdana menteri Sudan. Saat itu Macron mengatakan bahwa Prancis akan berupaya meyakinkan AS untuk menghapus Sudan dari daftar negara yang menjadi pensponsor terorisme.

Arab Saudi sedang melakukan upaya untuk menghapus Sudan dari daftar terorisme AS, menurut sebuah publikasi yang diposting di halaman Twitter Kemenlu Saudi.

Pernyataan itu dikeluarkan ketika Ketua Dewan Kedaulatan Sudan Abdel Fattah al-Burhan dan PM Sudan Abdullah Hamdok tiba di Riyadh. Para pejabat Sudan itu telah memulai perjalanan luar negeri mereka yang pertama , yang juga akan melakukan  kunjungan ke Uni Emirat Arab.

Al-Burhan dilantik sebagai ketua Dewan Kedaulatan  Sudan pada bulan Agustus lalu. Sebuah Dewan yang akan memerintah negara itu menjelang pemilu mendatang, dewan itu terdiri dari lima anggota militer dan lima perwakilan sipil, sementara satu anggota lagi dipilih oleh publik.

Sudan diguncang unjuk rasa pada bulan Desember. Awalnya, orang turun ke jalan untuk memprotes kenaikan harga roti, tetapi kemudian para pengunjuk rasa mulai menuntut pengunduran diri pemimpin negara itu Omar Bashir. Ketegangan meningkat pada bulan April, ketika Bashir ditahan oleh militer.

Amerika Serikat memasukkan Sudan  kedalam daftar negara sponsor terorisme pada 12 Agustus 1993. Sudan kemudian diberi sanksi khususnya seperti  membatasi kemampuan bank-bank Sudan untuk bekerja sama dengan Bank-Bank asing.

Sebelumnya pada Agustus lalu, Perdana menteri baru Sudan, Abdalla Hamdok, mengumumkan akan dimulainya negosiasi dengan AS guna  menncoret  negara itu dari daftar negara pensponsor  terorisme.

 

ULASAN AAZ

Sebagai negara dengan populasi sekitar 40 juta jiwa dimana  Muslim mendoninasi sekitar 93%, Sudan adalah salah satu negara yang dianggap ancaman bagi Israel. Itulah sebabnya Sudan masuk dalam daftar 7 negara Muslim yang akan dihancurkan AS, seperti biasa, metodenya adalah dengan membentuk kelompok terorisme untuk melawan pemerintah yang sah dengan dalih Jihad pendirian Khilafah.

Sudan  berada dalam posisi strategis karena berbatasan dengan Mesir dan Libya dan dengan enam negara Afrika lainnya  termasuk Ethiopia, yang merupakan negara Muslim miskin yang juga memiliki populasi Muslim (Suni) yang besar. yang dianggap AS (Israel)  menjadi tempat berkumpul dan pensuply militant Islam.

Jika anda sudah membaca artikel kita “Perang dunia 3 terbagi dalam 2 Fase”, pasti anda masih ingat, bahwa menurut bocoran dari pensiunan Jendral AS Wisley Clark, Sudan adalah salah satu dari 7 negara muslim yang akan dihancurkan  selain Iraq, Libya, Suriah, Somalia, Sudan, LIbanon dan terakhir nanti Iran.

Terorisme mulai dimasukkan ke Sudan pada awal 1990-an ketika Osama Bin Laden dan para pengikutnya datang ke negara itu dan membangun infrastruktur kamp pelatihan Al Qaeda , dengan dalih  membangun jaringan bisnis dan keuangan.

Tahun 1993 AS memasukkan Sudan dalam daftar negara pensponsor Terorisme. Tapi meski Osama bin Laden telah keluar dari Sudan 1996 , dan bahkan sekarang sudah meninggal, Sudan sampai kini belum juga dicoret dari daftar AS itu.  

 

INDIA AKUI, HELI TEMPURNYA TERTEMBAK OLEH RUDALNYA SENDIRI

Indian Air Force’s Mi-17 Helicopter Crashes Near the Himalayas

Saat ketegangan yang meningkat antara India dan Pakistan pada bulan Februari lalu, dan terjadi pertempuran udara antara angkatan udara kedua negara, Angkatan Udara India (IAF) kehilangan satu Heli tempur Mi-17 dalam insiden yang melibatkan satu rudal darat keudara buatan Israel di wilayah Kargil di Jammu dan Kashmir.

Angkatan Udara India sebelumnya memerintahkan pengadilan penyelidikan atas insiden itu dan penyelidikan telah selesai, kata Kepala Angkatan Udara India IAF Marshal Rakesh Kumar Singh Bhadauria di New Delhi pada hari Jumat.

“… Itu adalah kesalahan kita, karena rudal kita telah menyasar helikopter kita sendiri. Kita akan mengambil tindakan terhadap dua petugas kita. Kami menerima hal ini sebagai kesalahan besar kami dan kami akan memastikan kesalahan tersebut tidak terulang di masa depan ”, kata Komandan angkatan udara India Marshal Bhadauria mengakui dalam jumpa pers pertamanya.

Helikopter itu jatuh sehari setelah pertempuran udara antara Angkatan Udara India dan Pakistan setelah adanya serangan udara Balakot pada 26 Februari. Kepala staf udara mengatakan bahwa IAF kehilangan satu MiG-21 dan menembak jatuh satu F-16 Pakistan.

Serangan “Balakot” oleh IAF dilakukan pada sebuah kamp pelatihan yang diduga milik kelompok teroris Jaish-e-Mohammad (JeM) , sebagai balasan atas serangan bunuh diri terhadap pasukan India di Pulwama pada 14 Februari. JeM mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap pasukan berkuda India yang menewaskan 40 orang itu.

 

Kesepakatan Rafale

Dalam konferensi pers, Komandan angkatan udara India Marsekal Bhadauria juga menyebutkan kesepakatan pengadaan pesawat tempur Rafale Prancis dan Sistem Rudal Pertahanan Udara S-400 Rusia yang disebut akan meningkatkan kemampuan IAF.

India menandatangani perjanjian itu pada tahun 2016 dengan pemerintah Prancis dan Dassault Aviation of France untuk pengadaan  36 pesawat tempur multirole Rafales itu dalam kondisi fly-away dengan biaya lebih dari 7,8 miliar euro. Rafales mampu membawa berbagai senjata dan rudal yang kuat.

Menhan India Rajnath Singh akan melakukan perjalanan ke Prancis minggu depan untuk menerima pesawat pertama. Fihak Dassault akan mengupgrade jet tempur ini  dengan berbagai modifikasi khusus permintaan India, termasuk display “helmet” buatan Israel, penerima radar peringatan dini, jammers Low band, pencari infra-merah dan sistem pelacakan.

New Delhi juga membeli lima sistem pertahanan udara  S-400 dari Moskow seharga $ 5,43 miliar, dan mengabaikan ancaman sanksi dari AS. India masih tetap menjadi mitra pertahanan utama bagi Rusia, sekitar 58 persen impor senjatanya antara 2014 dan 2018 adalah dari Rusia.

 

IRAN GAGALKAN UPAYA PEMBUNUHAN KOMANDAN PASUKAN IRGC YANG DIDANAI OLEH ISRAEL-ARAB

In March, Qassem Soleimani received Iran's highest military award, the 'Order of Zulfaqar' [File: Reuters]

Seorang pejabat senior Iran mengatakan Teheran telah menggagalkan sebuah komplotan  agen mata-mata Israel dan Arab untuk membunuh Mayor Jenderal Qassem Soleimani, komandan senior di Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran.

Media pemerintah mengutip Hossein Taeb kepala intelijen IRGC, mengatakan bahwa “tiga teroris” telah ditangkap sebelum mereka dapat menyerang Soleimani. Para tersangka itu merencanakan untuk membunuh Soleimani saat peringatan keagamaan Ashoura pada 9 dan 10 September, menurut Taeb.

Mereka  membeli sebuah properti di dekat sebuah masjid yang dibangun oleh ayah Soleimani di kota Kerman, menggali sebuah terowongan di bawah bangunan  itu dan memasang “350 hingga 500 kilogram bahan peledak”, katanya.

Taeb mengatakan, para tersangka  itu sebelumnya “pergi ke sebuah negara tetangga” dan “menghabiskan sejumlah besar uang untuk melatih dan mempersiapkan mereka” untuk melakukan serangan.

Rencana pembunuhan itu diatur “oleh dinas rahasia Arab-Israel dan telah diputuskan beberapa tahun yang lalu”, tambahnya.

Taeb tidak menyebutkan nama negara-negara Arab yang diduga terlibat dalam rencana tersebut.  Soleimani yang mengepalai Pasukan Quds elit IRGC, yang menjalankan operasi asing, dan dianggap sebagai dalang strategi militer Iran di wilayah tersebut.

Pada bulan Maret lalu , MayJend Qasem Soleimani menerima penghargaan militer tertinggi  “Orde Zulfaqar” dari pemerintah Iran.

Menteri Luar Negeri Israel Katz pda saat itu pernah mengatakan  bahwa Israel sedang berupaya untuk “mencabut” Soleimani, menurut media Israel.

Pasukan Quds telah memberi dukungan untuk Presiden Suriah Bashar al-Assad ketika dia hampir kalah dalam perang (melawan teroris) dinegara itu dan juga membantu milisi guna mengalahkan ISIS di Irak.

 

CHINA PAMERKAN SENJATA-SENJATA  MUTAKHIRNYA PADA PERAYAAN HARI NASIONAL

https://www.youtube.com/watch?v=EHjaWV_KPTs

China telah memamerkan  Pesawat/ Rudal  peluncur hipersonik ( hypersonic glide vehicle) baru yang berkemampuan nuklir, dan  teknologi militer terbaru lainnya pada pawai akbar di Lapangan Tiananmen, yang menandai peringatan 70 tahun berdirinya Republik Rakyat China.

Setelah upacara pengibaran bendera, Presiden Xi Jinping berbicara soal pencapaian bangsa dan negaranya selama tujuh dekade ini, dan dia berbicara dengan optimis tentang masa depan Tiongkok. “Rakyat  China telah berhasil berdiri di atas kaki mereka sendiri dan memulai perjalanan besar dalam pembaharuan nasional,” katanya.

“Tidak ada kekuatan yang bisa menghentikan rakyat Tiongkok dan bangsa China untuk terus maju.”

Beijing menampilkan beberapa perangkat keras militernya yang paling canggih, termasuk Dongfeng-17 (DF-17), Pesawat/ rudal  peluncur hipersonik yang bisa dipasang pada rudal balistik jarak pendek sampai menengah, yang diyakini memiliki kemampuan untuk melawan  salah satu sistem pertahanan rudal yang saat ini digunakan oleh musuh potensial (AS).

Drone pengintai supersonik baru  DR-8  juga ditampilkan selama parade ini, yang akan digunakan Beijing dalam platform sistem pendeteksi  bersama dengan sistem rudal balistik.

Rudal balistik antar benua  DF-41 juga dipamerkan untuk pertama kalinya pada  hari Selasa kemarin, DF-41 adalah rudal balistik antar benua (ICBM) tiga tahap dengan jangkauan sekitar 7.500 mil (12.000km), yang dapat membawa hingga 10 hulu ledak nuklir, yang masing-masing hulu ledak bisa menentukan targetnya sendiri.

Rudal balistik DF-5B ICBM yang lebih tua dan lebih dulu dikenal juga dipamerkan dalam barisam kendaraan militer yang membawa senjata-senjata  itu melintasi Lapangan Tiananmen.

Hari Nasional Tiongkok dirayakan setiap tanggal 1 oktober menandai pendirian pemerintah komunis China setelah berakhirnya Perang Sipil di Tiongkok pada tahun 1949.

 

DUNIA MAKIN TIDAK MENENTU – AS KOBARKAN PERANG DAGANG  KE EROPA

‘Ready to react’: Europe prepared to slap tariffs on US goods over Airbus-Boeing dispute

Pemerintahan Trump telah membuka front lain dalam perang perdagangan globalnya, kali ini akan menarget negar negara Uni Eropa dengan tarif  bea masuk baru  25 persen  pada berbagai produk industri dan pertanian, yang tentu akan beresiko adanya respon balik..

Bea masuk baru itu akan berlaku untuk wiski dari Skotlandia, anggur dari Perancis dan keju dari Italia, selain juga  barang-barang lainnya dari Jerman, Inggris dan Spanyol, tetapi masih mengecualikan produk-produk tertentu, termasuk anggur Italia.

Bea masuk AS  yang baru itu akan menargetkan sweater, wol, kasmir, dan barang-barang pakaian lainnya yang diproduksi di Inggris, serta zaitun yang berasal dari Spanyol, Prancis dan Jerman. Selain itu, bea masuk 10 persen akan dikenakan pada “pesawat sipil besar.”

Bea masuk baru ini akan mulai diberlakukan pada 18 Oktober nati.

Sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Kantor Perwakilan Dagang AS pada hari Rabu menekankan bahwa Washington “memiliki wewenang untuk menaikkan tarif setiap saat” ,  termasuk kenaikan hingga 100 persen  “atau dengan mengganti produk yang terpengaruh,” tetapi untuk saat ini kebanyakan baru akan diterapkan secara terbatas.”

Langkah ini dilakukan setelah keluar keputusan dari Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) yang melihat  Boeing telah merugi  sekitar $7,5 miliar per tahun  karena adanya pinjaman bersubsidi yang diberikan oleh pemerintah Eropa kepada pesaing berat Boeing yaitu Airbus. Pabrikan pesawat itu Eropa itu telah mengajukan keluhan serupa kepada  WTO, dan saat ini masih menunggu keputusan.

Menteri Keuangan Prancis Bruno Le Maire pada bulan September memperingatkan bahwa Eropa “siap bereaksi” dengan perubahan bea masuknya sendiri jika Washington terus menerapkan bea masuk baru, tetapi masih berharap dilakukan  “perjanjian persahabatan” dengan perwakilan perdagangan AS.

 

PETINGGI PAKISTAN :  KONFLIK KHASMIR BISA DENGAN CEPAT MENJADI PERANG NUKLIR

Indian Border Security Force soldiers patrol the India-Pakistan border area at Ranbir Singh Pura, about 35 kilometers (22 miles) from Jammu, India, Saturday, Sept. 24, 2016

Konflik antara musuh bebuyutan Pakistan dan India dapat memicu perang nuklir yang dapat membunuh jutaan orang, kata Masood Khan, penguasa Kashmir untuk wilayah yang dikuasai Pakistan

Dia mengatakan Pakistan tidak menginginkan perang , tapi  jika dipaksa masuk ke dalam situasi seperti itu maka Islamabad tidak akan ragu untuk membalas.

Khan mengatakan,  bahkan konflik militer terbatas saja antara kedua negara dapat berkembang menjadi perang nuklir dan konsekuensinya tidak hanya akan merusak tetapi juga meluas.

“Jika perang pecah antara India dan Pakistan, maka perang itu akan cepat menjadi perang yang  kotor dan mematikan. Itu akan menjadi Armagedon, ratusan juta orang akan mati di Asia Selatan, dan 2,5 miliar orang akan terkena radiasi di seluruh dunia,” Khan menambahkan.

Melihat realita ketegangan yang  ada saat ini antara Islamabad dan New Delhi atas sengketa Kashmir, maka pada titik tertentu komunitas internasional harus campur tangan dan memberikan  tekanan kepada India.

Pekan lalu, saat menghadiri sesi ke-74 Majelis Umum PBB (UNGA), PM Pakistan Imran Khan memperingatkan tentang kemungkinan “pertumpahan darah” yang terjadi di wilayah Kashmir yang disengketakan  mengisyaratkan bahwa senjata pemusnah massal dapat digunakan untuk melawan India jika perang pecah.

Pada bulan Agustus lau, India telah mencabut status otonomi khusus Jammu dan Kashmir yang telah diberikan kepada wilayah tersebut  sejak 75 tahun lalu. Keputusan itu tidak sesuai keinginan dengan Pakistan, dan menuduh New Delhi melanggar resolusi PBB dan Perjanjian bilateral Simila tahun 1972. Sejak keputusan India  itu, Islamabad kemudian melancarkan serangan diplomatik dan ekonomi terhadap New Delhi.

India secara konsisten menyatakan bahwa keputusan untuk mencabut status otonomi khusus Jammu dan Kashmir adalah masalah internal dan tidak akan mentolerir campur tangan pihak ketiga.

India dan Pakistan telah berperang dua kali soal  Kashmir, yang keduanya mengklaim sepenuhnya sebagai miliknya. Mereka juga sering terlibat dalam pertempuran kecil lintas-perbatasan  di Jammu dan Kashmir di sepanjang Garis perbatasan yang memisahkan kekuasaan kedua belah pihak.

 

KOREA UTARA UJI COBA RUDAL YANG DILUNCURKAN DARI KAPAL SELAM 

RT: Kim Jong Un North Korea missile launch 171129-004

Korea Utara melakukan uji coba rudal pada hari ini Rabu, jenis rudal balistik tersebut diluncurkan dari kapal selam, kata para pejabat Korea Selatan dan AS.

Uji coba kali ini  adalah ujia coba pertama rudal rudal Korea Utara yang ditembakkan dari bawah air dalam tiga tahun ini, dan itu dilakukan  hanya beberapa hari sebelum dimulainya kembali pembicaraan nuklir dengan Amerika Serikat.

Seorang pejabat AS. mengatakan kepada koresponden senior pertahanan nasional CBS News David Martin bahwa Korea Utara telah melakukan uji coba rudal balistik jarak sedang berbasis kapal selam , tapi diluncurkan dari darat , jadi sebenarnya tidak diluncurkan dari kapal selam.

Rudal itu terbang sekitar 280 mil pada ketinggian maksimum 565 mil setelah lepas landas dari tempat yang tidak ditentukan di dekat kota pesisir utara Wonsan, Korea Utara, kata Kepala Staf Gabungan Seoul dalam sebuah pernyataan. Militer Korea Selatan mengatakan pihaknya sedang bekerja sama dengan otoritas intelijen AS untuk menganalisis rincian peluncuran itu.

Sebelumnya, PM Jepang Shinzo Abe mengutuk peluncuran itu , yang dikatakannya sebagai  dua rudal balistik, salah satunya jatuh di perairan Zona Ekonomi Eksklusif Jepang (EEZ), dia menyebut hal itu adalah pelanggaran terhadap resolusi Dewan Keamanan PBB.

“Kesimpulan kita saat ini, tampaknya hanya satu rudal diluncurkan dan itu terpisah  menjadi dua sebelum jatuh kelaut. Kami sedang melakukan analisis atas rinciannya, ” Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga mengatakan pada konferensi pers.

 

RUSIA UJI COBA RUDAL ANTI KAPAL DI DEKAT ALASKA

Rudal  Oniks menggunakan  mesin ramjet yang mampu meningkatkan kecepatannya samapi ke Mach 2 (2x kecepatan suara) dan terbang pada ketinggian sangat rendah,  hal ini membuatnya sulit untuk dicegat sistem pertahanan udara, dan memiliki jangkauan hingga 600 km (373 mil).

 

AS HAMPIR RAMPUNGKAN KONSTRUKSI SISTEM PERTAHANAN UDARA DI POLANDIA

Image

Moskow telah berulang kali menyuarakan keprihatinannya atas penyebaran  sistem pertahanan udara  AS di Polandia dan Rumania, Moskow menuduh bahwa system peluncur pencegat MK-41 juga  dapat dengan mudah digunakan untuk menembakkan rudal jelajah Tomahawk berkepala nuklir dengan sasaran di dalam Rusia.

Pembangunan fasilitas pertahanan udara Aegis Ashore AS di Redzikowo  Polandia utara sudah hampir selesai. Dimana  direktur Badan Pertahanan Rudal AS Wakil Laksamana Jon Hill telah melakukan  inspeksi pada fasilitas akhirnya pekan lalu, Defence blog melaporkan.

Jon Hill dilaporkan telah  memeriksa beberapa situs di pangkalan itu, termasuk unit multifungsi ,perumahan, dapur, dan bagian dalam dari struktur deckhouse system Aegis Ashore, yang berisi sistem komando dan sistem kendali.

Awal tahun ini, Kantor Akuntabilitas Pemerintah AS melaporkan banyak keterlambatan di fasilitas Aegis Ashore Polandia, memperkirakan bahwa sistem ini beum  akan beroperasi sampai setidaknya 18 bulan , seprti yang direncanakan Desember 2018 , karena kegagalan pengujian rudal dan masalah dengan kontraktor lokal.

Pentagon menegaskan bahwa sistem Aegis Ashore yang berbasis di Polandia dan juga ada di Rumania dirancang untuk melindungi negara  anggota NATO diEropa dari ancaman rudal balistik musuh (Rusia) yang “diluncurkan dari luar kawasan Euro-Atlantik.”  Sistem ini menampung beberapa modul peluncuran yang meliputi Standard interceptors Missile-3, yang merupakan  versi darat dari sistem peluncur  vertikal Mk-41 (VLS).

Para pejabat dan analis pertahanan Rusia telah berulang kali menyuarakan keprihatinannya  tentang pengerahan Mk-41 yang merupakan sistem pertahanan yang berfungsi ganda, yaitu selain sebagai pencegat, juga dapat digunakan untuk meluncurkan  berbagai macam senjata ofensif, termasuk Tomahawk yang berkemampuan nuklir.

Rudal Tomahawk sendiri (jika dipasang diPolandia atau Romania) akan dapat digunakan untuk menyerang target di dalam area Rusia hanya dengan waktu penerbangan beberapa menit saja.

Pada tahun 2016, ketika AS bekerja untuk menyelesaikan fasilitas Aegis Ashore di Rumania, dan mengumumkan rencana untuk membangun system  kedua di Polandia, Presiden Rusia Vladimir Putin memperingatkan bahwa Rusia mungkin akan dipaksa untuk menargetkan wilayah negara-negara ini dengan rudal Rusia jika terjadi perang.

Mulai tahun 2000-an, Washington berusaha meyakinkan (membohongi) Rusia bahwa fasilitas ABM (anti Ballitic Missile) yang berbasis di Eropa itu diarahkan ke ‘negara-negara jahat’ seperti Korea Utara atau Iran. Rusia kemudian mengusulkan pembentukan perisai pertahanan rudal Eropa bersama untuk menyatukan kekhwatiran ini, tetapi Washington menolak, hal ini mendorong Moskow untuk mulai membangun perisai rudal versi baru guna mencegat  rudal hipersonik, yang diresmikan oleh Presiden Putin pada 2018.

Pada awal Agustus lalu, AS secara resmi menarik diri dari Perjanjian senjata Nuklir Jarak Menengah, sebuah perjanjian tahun 1987 yang melarang Washington dan Moskow mengembangkan, membangun, dan mengerahkan rudal darat berkepala nuklir yang berjangkauan 500 hingga 5.500 km.

Beberapa minggu kemudian, AS melanjutkan pengujian rudal jelajah Land Attack Tomahawk baru, yang kemudian mendorong Putin untuk memerintahkan  “respons yang serupa .”   Bulan lalu, Putin mengungkapkan bahwa Rusia juga akan mengembangkan rudal-rudal darat yang berjangkauan  500-5.500.  tetapi Rusia menyebut tidak akan mengerahkannya  kecuali jika AS melakukannya terlebih dahulu.

 

RUSIA UJI COBA RUDAL BALISTIK ANTAR BENUA TOPOL-M

Rusia telah sukses melakukan uji coba peluncuran  rudal balistik antar benua yang berbahan bakar padat  Topol-M berbasis pangkalan tetap di kosmodrom Plesetsk.

Image result for TOPOL M PIC

TOPOL-M VERSI MOBILE

Uji coba ini  ditujukan untuk memastikan  kinerja penerbangan sitem rudal, juga kesiapan teknis Topol-M ICBM pada tugas tempur dalam kesatuan Pasukan Rudal Strategis. Uji coba dilakukan dengan target yang berlokasi di Semenanjung Kamchatka.

 

KOALISI SAUDI LAKUKAN SERANGAN KEPOSISI HOUTHI DIPERBATASAN DENGAN YAMAN

Selasa kemarin, Koalisi pimpinan Saudi dan pasukan sekutunya di Yaman melancarkan operasi besar di sepanjang perbatasan Yaman yang  menargetkan posisi pasukan Houthi (Ansarallah) di provinsi Asir.

Serangan Saudi itu didukung oleh payung udara dari helikopter tempur, serangan dimulai pagi ini di daerah Abwab Al-Hadid di provinsi Asir.

Menurut laporan dari Yaman utara, Koalisi pimpinan Saudi mampu membuat kemajuan kecil di daerah Abwab Al-Hadid setelah berlangsung pertempuran sengit dengan pasukan Houthi.

Pada saat yang sama, Koalisi yang dipimpin Saudi telah melancarkan beberapa serangan udara di perbatasan prrovinsi Hajjah dan Saada di perbatasan Yaman-Saudi.

Pasukan Saudi berusaha untuk mengganggu jalur pasokan Houthi ke wilayah perbatasan ini.

Selama akhir pekan, pasukan Houthi melakukan serangan besar terhadap pertahanan Koalisi pimpinan Saudi di Provinsi  Najran; serangan Houthi ini mengakibatkan kerugian besar bagi yang diakhiri penangkapan banyak personil militer Saudi.

TENTARA SURIAH DISIAGAKAN ANTISIPASI KEMUNGKINAN SERANGAN ISRAEL KE ALBUKAMAL

Dibukanya jalur baru lintas batas antara Iraq dan Suriah sepertinya menimbulkan kekhawatiran baru bagi Israel . Israel khawatir jalur baru ini akan dipakai oleh Iran untuk mengirimkan senjata ke Suriah dan Lebanon.

Angkatan Bersenjata Suriah melakukan beberapa langkah pencegahan di dekat perbatasan  Suriah- Iraq yang baru dibuka di kota Albukamal, sumber militer mengatakan kepada Al-Masdar News pagi ini.

Sumber itu mengatakan kepada Al-Masdar kemarin bahwa militer Suriah telah meningkatkan status siaga mereka setelah persiapan terakhir mereka selesai; namun, tampaknya angkatan bersenjata tidak memiliki rencana untuk menurunkan tingkat siaga ini dalam waktu dekat.

Militer Suriah dan Hizbullah menuduh Israel telah  membom Albukamal pada bulan September, meskipun Tel Aviv diam saj mengenai masalah ini.

Senin kemarin, Pemerintah Irak menuduh Israel teklah melakukan serangan terhadap markas pasukan Hashd Al-Sha’abi (Mobilisasi umum) di Provinsi Salaheddine pada tanggal 19 Juli lalu. Serangan terhadap instalasi Hashd Al-Sha’abi ini menandai serangan pertama Israel dalam beberapa tahun ini keIrak.

AS COBA GUNAKAN ISIS UNTUK GAGALKAN PEBUKAAN LINTAS BATAS BARU ANTARA SURIAH-IRAK 

AS menggunakan metode berbeda (menggunakan ISIS) untuk mencegah dibukanya penyeberangan untuk umum anatar Suriah-Irak baru di Albukamal / Al-Qa’im , Sputnik News Agency Arabic melaporkan.

Menurut publikasi, secara langsung atau tidak langsung AS menggunakan ISIS untuk menyerang wilayah perbatasan dalam upaya untuk memblokir menggagalkan pembukaan gerbang lintas batas ini.

“Upaya ISIS untuk melancarkan serangan datang dari perintah militer Amerika karena AS telah mengamankan/menjaga unit ISIS di wilayah tersebut, mereka juga mendukung ISIS dan menggunakannya untuk tujuan  khusus, ”kata sumber lapangan Suriah kepada Sputnik, Senin.

Dia mengatakan bahwa pasukan intelijen dan logistik Angkatan Darat Suriah dengan cepat bereaksi terhadap serangan teroris itu, dan berhasil membunuh beberapa dari anggota ISIS itu dan memaksa yang lain  melarikan diri dari wilayah tersebut.

Sumber itu menambahkan bahwa tujuan serangan tersebut adalah untuk memberikan dukungan bagi rencana AS / Israel untuk memblokir dibukanya persimpangan baru Iraq-Suriah.

Kota Al-Qa’im adalah  sebuah kota di Irak yang terletak di dekat perbatasan strategis yang menghubungkan dengan kota Albukamal di Suriah, kota itu direbut kembali oleh tentara Irak dari ISIS Desember lalu.

MEMASUKI MASJID AL-AQSA ADALAH DILARANG DALAM TAURAT – TWEET SEORANG BANI ISRAEL ANTI ZIONIS 

“Kami menyatakan bahwa, Memasuki Masjid  al-Aqsa (bagi umat Yahudi) adalah  melanggar larangan dalam Kitab Suci Taurat. Ini telah menjadi masalah sejak  kami diusir dari tanah kami karena dosa-dosa kami dan Kuil kami dihancurkan. Orang Yahudi dilarang menginjakkan kaki di tanah Temple Mount (lokasi Masjid Al Aqsa).”

Yang cukup mengagetkan dari tweet itu adalah, bahwa  ternyata sebagian Bani Israel , terutama yang anti zionis juga tahu bahwa dulu mereka diusir oleh Allah (dua kali) dari Yerusalem adalah karena dosa-dosa mereka.  

VIDEO PENDEK SAAT SERANGAN DRONE DI KILANG MINYAK SAUDI 

Ini adalah video pendek yang menampilkan rekaman saat Drone-Drone Houthi yang terbang rendah menghantam Kilang Minayk Saudi 14 sept lalu.

Beberapa video yang pernah beredar dua minggu ini hanya menampilkan  after match dan kebakaran yang terjadi setelahnya.

 

SETELAH DUA SERANGAN BESAR HOUTHI, SIKAP MBS  MELUNAK TERHADAP IRAN

This image grab shows Saudi Arabia's Crown Prince Mohammad bin Salman appearing in an interview aired by CBS News on September 29, 2019. (Photo via CBS)

Putra Mahkota Arab Saudi Mohammad bin Salman (MBS) telah memperingatkan bahwa perang dengan Iran akan menyebabkan “kehancuran total ekonomi global,”  dia menyerukan penyelesaian “damai” dengan Teheran dalam sebuah terobosan nyata.

Berbicara saat wawancara dengan CBS News yang ditayangkan pada hari Minggu, MBS mengatakan “solusi politik dan damai jauh lebih baik daripada solusi militer” dalam ketegangan dengan Teheran.

“Wilayah ini mewakili sekitar 30% dari pasokan energi dunia, sekitar 20% dari bagian perdagangan global, sekitar 4% dari PDB dunia. Bayangkan jika ketiga hal ini berhenti, ”kata putra mahkota MBS.

MBS  mendesak “dunia” untuk mengurangi ketegangan (dengan Iran), dia mengatakan eskalasi lebih lanjut di kawasan ini dapat mendorong harga minyak ke “angka yang sangat tinggi yang belum pernah kita alami  dalam hidup kita.”

Sementara sekutu dekat Saudi UEA, lewat Menlunya Anwar Gargash membuat pernyataan serupa dalam sebuah editorial  yang diterbitkan Financial Times pada hari Minggu. Gargash  menyerukan dilakukan pembicaraan dengan Iran dalam upaya untuk mengurangi ketegangan dan “mengurangi potensi kesalahan perhitungan, salah langkah, dan pembalasan di semua sisi”.

Komentar MBS dan  Gargash, mewakili sebuah terobosan tajam dengan retorika provokatif mereka di masa lalu yang selalu melawan Iran. Pada bulan Mei 2017, putra mahkota Saudi itu menuduh Teheran berusaha untuk mendominasi dunia Muslim dan berjanji untuk melakukan  perang dengan Iran dengan menyerang “di dalam wilayah Iran.”

Sejak saat itu Arab Saudi  telah menjadi pendukung utama kampanye “tekanan maksimum” Washington terhadap Teheran, dan berjanji untuk meningkatkan produksi minyaknya untuk melemahkan ekonomi Iran dan memperkuat hubungan dengan berbagai kelompok  (negara teluk dan barat) dalam kampanye anti-Iran.

 

IRAN SAMBUT BAIK JIKA SAUDI BENAR-BENAR INGIN HENTIKAN AGRESINYA DI YAMAN

Iranian administration's spokesman Ali Rabiei speaks during a news conference in the capital Tehran on July 22, 2019. (Photo by AFP)

Juru bicara pemerintahan Presiden Iran Hassan Rouhani telah mengkonfirmasi bahwa para pemimpin Saudi telah mengirim pesan kepada presiden Iran melalui seorang kepala negara lain, tapi  tidak memberikan rincian tentang  pesan-pesan itu.

Dalam Konferensi pers mingguan di Teheran senin kemarin, Juru bicara Presiden Iran Ali Rabiei mengatakan “Ya, memang benar bahwa mereka (Saudi) telah mengirim pesan kepada Presiden  Rouhani melalui kepala negara lain,” kata Rabiei, menambahkan,

“Kita harus melihat tanda-tanda (niat baik) Saudi  itu tanpa ambiguitas apa pun, dan tanda pertama adalah untuk menghentikan agresinya  terhadap Yaman dan mengakhiri pembantaian rakyat Yaman.”

Juru bicara Iran itu mengatakan serangan balasan Yaman di Arab Saudi membuktikan “kekuatan militer” pasukan Yaman, dia menambahkan bahwa Riyadh sebelumnya telah membantah  kekuatan bahwa Houthi mampu melakukan ini, tetapi serangan Yaman terhadap fasilitas penyulingan minyak raksasa Saudi, Aramco membuktikan kekuatan mereka.

Iran akan menyambut baik perubahan “tulus” dalam perilaku Saudi, Rabiei mencatat, “Jika mereka benar-benar berusaha mengubah perilaku mereka, kami akan menyambut itu.”

Ditanya tentang prospek hubungan Teheran-Riyadh, Rabiei mengatakan, “Pesan Iran sudah jelas sejak awal; kami ingin dihentikan  agresi dan pembantaian Saudi di Yaman dan mempertimbangkan gencatan senjata untuk solusi  konflik ini. “

Iran masih mendukung gencatan senjata sebagai solusi untuk konflik Yaman dan akan melakukan yang terbaik untuk berkontribusi pada tujuan ini, dia menekankan. bahwa Angkatan bersenjata Yaman mengumumkan pada hari Sabtu lalu bahwa tiga brigade militer Saudi benar-benar telah dihancurkan setelah mereka melakukan serangan militer skala besar di wilayah perbatasan selatan Saudi, Najran.

 

VIDEO  PENANGKAPAN RATUSAN MILISI ARAB SAUDI YANG AKAN MEMASUKI YAMAN

https://www.youtube.com/watch?v=5ThefTdn_4E

Hari minggu kemarin, Pasukan Houthi Yaman merilis rekaman yang menunjukkan serangan  pada pasukan Saudi dan ratusan ditangkap setelah serangan di dekat perbatasan Saudi, dalam sebuah konferensi pers di lokasi yang dirahasiakan.

Rekaman itu menunjukkan serangan terhadap konvoi militer dengan simbol-simbol Saudi serta menyita senjata dan amunisi. “Operasi ini dianggap sebagai salah satu operasi militer utama yang dilakukan secara efisien oleh pasukan kami dalam menghadapi agresi terhadap negara kami.

“Ini adalah salah satu taktik terbesar guna menjebak  pasukan musuh dan tentara bayaran sejak awal agresi terhadap kami negara,” kata Brigadir Jenderal Yahia Sarie, juru bicara pasukan Houthi, selama jumpa pers.

Sarie menambahkan para tawanan Saudi akan diperlakukan ‘sesuai dengan etika dan adat istiadat, berdasarkan kesepakatan untuk menukar tawanan perang dengan para agresor.’

Pejabat militer itu mengatakan pasukan (Houhi) Yaman telah membunuh sekitar 200 tentara bayaran yang didukung Saudi dan menahan 2.000 orang lainnya dalam serangan itu.

Gerakan Yaman Houthi Ansarullah juga mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa operasi itu menimbulkan kerugian dramatis pada fihak Saudi, baik dalam hal jumlah perangkat militer maupun jumlah  personel. 

Para pejabat Saudi belum adanya mengakui serangan itu. Menurut pasukan Yaman yang bersekutu dengan koalisi pimpinan Saudi, orang-orang yang ditangkap itu adalah milisi  yang direkrut secara tidak resmi.

Posted in Update WW3 2019 | Tagged , , | Leave a comment

LGBT , YA’JUJ MA’JUJ & PETINGGI DUNIA

President Donald Trump speaks at the UN General Assembly on September 25, 2018. He defended America’s sovereignty throughout.

Dalam pidatonya didepan Majelis Umum PBB hari ini 27/9/19, Presiden AS Donald Trump menegaskan perlunya semua negara untuk tidak mengkriminalisasi pelaku LGBT.

Wow… untuk tujuan dan kepentiingan apa ya seorang Presiden negara super power mengajak negara-negara lain melegalkan LGBT? Dalam sebuah forum para petinggi negara terbesar seperti di Majelis umum PBB lagi.

Kekuatan besar apakah yang memaksa Trump untuk mau ikut mengkampanyekan LGBT, yang kita yakin semua agama mengutuknya sebagai perbuatan immoral?

Kita akan mencoba mencari jawaban atas fenomena akhir zaman yang aneh, misterius dan luar biasa dahsyat ini, karena hingga kini sudah 30 negara yang melegalkan LGBT. Dan kami yakin ini  tidak bisa dijawab tanpa panduan agama. sebelumnya kita simak dulu  cuplikan pidatonya :

 

“ Sebagaimana halnya kita membela kepentingan nilai-nilai bangsa Amerika, kami menegaskan hak semua orang untuk hidup bermartabat. Untuk alasan ini, pemerintahan kita sedang bekerjasama dengan negara-negara yang lain  untuk menghentikan kriminalisasi kepada  Homosexual. Dan kita berdiri bersama dalam solidaritas dengan oran-orang LGBTQ yang hidup dinegara-negara yang menghukum dan memenjarakan mereka, atau menghukum mereka atas dasar orientasi sexual.”

 

Hal lain yang mengerikan dalam pidato ini adalah, bahwa dia menyatakan sedang bekerjasama dengan negara-negara lain soal ini , artinya  sudah pasti adalah dengan negara-negara yang belum melegalkan LGBT.

Artikel ini tidak akan membahas hukum agama atas perilaku homoseks, karena sdh sangat jelas merupakan perbuatan keji yang dilaknat dan diazab Allah bahkan ketika pelakunya masih hidup didunia (QS Al-‘Ankabût 29:28-29 , Al-A’raf 7:80-84 dsb). Tapi lebih kepada menganalisa siapa dalang dan  bagaimana mekanismenya sehingga  dengan aneh bisa diterima dan dilegalkan oleh 30 pemimpin negara-negara yang menyebut dirinya sebagai negara maju yang manusianya  beradab dan bermartabat.

 

Ya’juj Ma’juj 

Dalam artikel Ya’juj Ma’juj adalah penyelenggara perang nuklir, kita sudah kaji bahwa pada era kolonialisme klasik , dengan kekuatan finansialnya mereka mengendalikan dan “membeli”  para pemimpin negara-negara Eropa untuk mengerahkan kekuatan militernya keseluruh dunia. Tidak satu jengkal tanah atau benuapun didunia ini yang tidak mereka rambah.

Sementara itu, mereka menggunakan korporasi-korporasi raksasa bentukannya untuk menguras kekayaan negara jajahan, contohnya kalau diIndonesia dulu dipakai VOC.

Setelah perang dunia 2, mereka secara aneh menarik dari hampir seluruh tanah jajahannya diseluruh dunia, dan mengganti dengan sistem penjajahan yang lebih modern, yaitu penjajahan ekonomi dan moneter. Tapi mekanisme penggunaan korporasi-korporasi multinasional untuk menguras kekayaan seluruh bumi itu masih dijalankan sampai saat ini.

Lebih detail tentang siapa Ya’juj Ma’juj (Yahudi Palsu), silahkan baca Artikel kita Analisa dan Identifikasi Ya’juj Ma’juj. Tapi sebagai gambaran saja, mereka adalah sebuah suku bangsa diAsia timur yang pada sekitar abad 8 secara aneh bersekutu dengan Umat Yahudi Eropa dan menyatakan diri sebagai suku Yahudi ke 13. Menurut Hadist, pada akhirnya (saat ini) mereka itu menggunakan Israel sebagai pusat komandonya.

Mereka itulah yang sekarang dari kasat mata menyatakan diri sebagai kemompok Zionis yang  merupakan aliansi negara Yahudi Israel dan Negara Kristen Barat.  Mereka itulah yang disebut dalam Quran dalam surat Al Baqarah 120 dan AlMaidah 51-52, Kita hanya akan mengkaji yang menyangkut penyebaran faham zionisme ini, yaitu Al Baqarah 120 :

 

“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti faham/agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.” (QS. Al Baqarah 120)

 

Jika kita memaknai ayat itu sebagai person yang beragama Yahudi atau person yang beragama Nasrani, maka kita akan gagal faham. Karena tidak akan kita temui orang Yahudi yang menyebarkan agama Yudaisme kepada ras non Yahudi. Tapi maknanya adalah mereka tidak akan berhenti sampai negara (para petinggi negara) dari  seluruh dunia menjadi pengikut zionisme.  

Poin pentingnya adalah, bahwa Ya’juj Ma’juj (Globalis) yang dalam kasat mata kita lihat sebagai zionis Israel, adalah fihak yang mengendalikan seluruh peristiwa dan kebijakan penting yang diambil oleh seluruh petinggi didunia. 

 

Ya’juj Ma’juj dan LGBT

Karena Ya’juj Ma’juj (Yahudi Palsu) sudah menjadi bagian dari umat Yahudi yang percaya bahwa Al Masih itu belum pernah diturunkan, maka Misi utama mereka adalah menyiapkan Israel menjadi penguasa dunia yang akan dipimpin “Al Masih” versi mereka itu, yang kita tahu Allah akan menurunkan kepada mereka Al Masih palsu Dajjal.

Tapi dalam perjalanan menuju tercapainya misi itu, karena mereka  mengaku sebagai bagian dari umat Yahudi, itu tentu juga merasa menjadi “umat pilihan“, artinya ras lain mereka anggap sah untuk diperlakukan apapun, termasuk untuk dirusak moralnya .

Karena mereka dikendalikan dan bekerja untuk Al Masih palsu Dajjal, maka misi-misi lain itu tentu juga beraroma negatif, yaitu  menjerumuskan umat agama lain keNeraka. Contohnya adalah dengan sistem ekonomi kapitalis/ribawi, sistem keuangan ribawi, dan perusakan moral seperti LGBT ini.

Begitu dahsyat dan seriusnya Ya’juj Ma’juj (Globalis) dalam proyek LGBT ini, bahkan pernah sampai  Pengadilan Hak Asasi Manusia Eropa memutuskan untuk mendenda pemerintah Rusia untuk membayar €42.500 kepada  tiga kelompok LGBT diRusia , karena pemerintah Rusia menolak mendaftar mereka sebagai organisasi resmi.

 

Ya’juj Ma’juj Turun Dari Setiap Ketinggian

خَطَبَ رَسُولُ الله ص وَهُوَ عَاصِبٌ إِصْبَعَهُ مِنْ لَدْغَةِ عَقْرَبٍ فَقَالَ: إِنَّكُمْ تَقُولُونَ لَا عَدُوَّ وَإِنَّكُمْ لَا تَزَالُونَ تُقَاتِلُونَ عَدُوًّا حَتَّى يَأْتِيَ يَأْجُوجُ وَمَأْجُوجُ عِرَاضُ الْوُجُوهِ صِغَارُ الْعُيُونِ شُهْبُ الشِّعَافِ مِنْ كُلِّ حَدَبٍ يَنْسِلُونَ كَأَنَّ وُجُوهَهُمُ الْمَجَانُّ الْمُطْرَقَةُ

Rasulullah berkhutbah dalam keadaan jarinya tersengat kalajengking. Beliau bersabda: “Kalian mengatakan tidak ada musuh. Padahal sesungguhnya kalian akan terus memerangi musuh sampai datangnya Ya’juj wa Ma’juj, lebar mukanya, kecil (sipit) matanya, dan ada warna putih di rambut atas. Mereka mengalir dari tempat-tempat yang tinggi, seakan-akan wajah-wajah mereka seperti perisai.” (HR.Ahmad)

 

“Kalian mengatakan tidak ada musuh” , artinya  mereka selalu bergerak dibelakang layar sebagai “master mind” (dalang), sehingga kita merasa tidak ada musuh yang menindas dan memperbudak dan menjerumuskan kita kita keneraka dari balik layar.

“Ya’juj ma’juj turun dari setiap ketinggian”,  bermakna bahwa mereka mengendalikan seluruh petinggi dari diseluruh dunia untuk menindas dan mengendalikan dan menjerumuskan seluruh umat manusia.

“Wajah wajah mereka seperti Perisai” maknanya kita sulit mengenali mereka karena mereka selalu  bergerak dibalik topeng, menjadi dalang dibelakang layar.

Dengan kekayaan yang tak terbatas yang mereka keruk dari seluruh dunia dalam beberapa abad ini , saat ini mereka bisa mengatur para petinggi negara super power untuk melakukan apa saja, bahkan untuk menggerakkan militernya guna  menyerang negara-negara penentang Israel. Karena saat ini mereka sudah menetap diIsrael. Hadist yang menjelaskan hubungan antara Ya’juj ma’juj dan Israel ini, silahkan disimak pada artikel “Ya’juj Ma’juj adalah penyelenggara Perang Nuklir”.

Sejak akhir perang dunia 2, Ya’juj ma’ju (globalis) “membeli”  para petinggi suatu negara untuk mengarahkan pembuatan undang-undang dan kebijakan yang dikeluarkan dalam bidang-bidang strategis seperti industri, militer, energi dan pertambangan, juga hal-hal yang menyangkut hajat hidup orang banyak seperti pangan, pendidikan, kesehatan, sampai dengan urusan penghancuran moral dengan melegalkan LGBT.

Jika pemimpin suatu negara membangkang, maka bisa dikenai bermacam hukuman, mulai sanksi dagang, diambrukkan ekonominya, sampai dengan diupayakan mengganti pemimpinnya.

Kenapa Donald Trump terpaksa harus mau  turun tangan dalam kampanye LGBT, karena dia sangat tahu ada kekuatan besar yang tidak bisa dikalahkan oleh siapapun. Sebuah kekuatan yang sama yang membunuh Presiden Kennedy pada tahun 1963.

Jadi sudah sangat jelas, kenapa  Presiden sebuah negara super power seperti AS sampai mau mengeluarkan pernyataan seperti itu dalam sebuah forum terbesar pemimpin dunia Majelis Umum PBB. Dan yang mengerikan adalah, pengakuan bahwa soal ini dia sedang bekerjasama dengan negara-negara lain, dan sudah pasti adalah negara-negara yang belum melegalkan LGBT.

 

 30 Negara Sudah Melegalkan LGBT

Sampai hari ini, sudah ada total 30 negara yang melegalkan LGBT. Artinya , di 30 negara itu laki-laki bisa kawin dengan laki-laki dan Perempuan bisa kawin dengan perempuan secara legal dan mendapat Buku nikah.

Apa makna legal disini, maknanya adalah bahwa karena sebuah undang-undang pada suatu negara dibuat oleh para pemimpin negara dan para pembuat undang-undang (Senat, Konggres, wakil rakyat dsb). Artinya, menurut Hadist diatas, di 30 negara tersebut para  petingginya telah “terbeli” oleh Ya’juj Ma’juj.

Mekanismenya hampir sama saja disemua negara disuluruh dunia, biasanya secara pelan-pelan diawali dengan menitipkan “warna pelangi” dan pesan pesan LGBT pada  even musik, even olaraga, buku, komik, Kartun, Film dsb, tujuannya untuk secar pelan masyarakat mulai biaasa dan menerima  LBGT. Akhir-akhir ini malah sudah diciptakan even olah raga antar pelaku LGBT.

Setelah itu diterbitkan undang-undang yang melonggarkan aturan kebebasan  sexual. Dan yang juga sangat penting undang-undang anti ujaran kebencian dan segala bentuk penolakan atas hak atas penyimpangan sexual.

Sementara itu dari awal upaya masiv pembenaran perilaku imoral ini juga dilakukan dengan propaganda yang berlindung dibalik isu hak azazi manusia, isu kebebasan individu, isu demokrasi, isu kriminalisasi dsb.

Jadi jika suatu saat anda melihat gejala-gejala seperti itu, kami yakin anda sudah tahu arahnya.

Jika Rusia bisa menghadang laju perkembangan LGBT dengan menerbitkan Undang-undang anti propaganda LGBT, kenapa kita tidak? Bukankah kita adalah negara Muslim terbesar didunia?.

 

Mungkin Ini Hanya Fiksi

Bisa jadi anda  masih menganggap analisa kita yang menggabungkan fakta dengan panduan agama itu hanya fiksi belaka. Ok, kita perkuat dengan penjelasan seorang Yahudi sendiri yang sejak kecil dididik lingkungan dan pendidikan Yudaisme, tapi kemudian  dia  sadar dan  mengkonversi diri menjadi Kristen Orthodox.

Channel Brother Nathanael sendiri belum lama ini sudah di suspend oleh Youtube dengan alasan menyebarkan ujaran kebencian, padahal sebenarnya dia mengungkap fakta. Ya’juj ma’juj mengendalikan semua lini kehidupan kita.

https://www.youtube.com/watch?v=6BOs1xQeC7M

Dalam video ini diungkap bagaimana peran para pemerintah AS, pemangku hukum tertinggi AS, para bilyuner zionis dan  asosiasi guru diAS dalam pembentukan undang-undang , pendanaan dan promosi untuk melegalkan perkawinan sejenis , dan promosi itu juga dilakukan lewat media buku untuk sekolah umum di AS.

Tapi orang-orang Yahudi sendiri tidak akan mensekolahkan anaknya disekolah umum, mereka masuk ke sekolah khusus guna mengisolasi mereka dari propaganda LGBT.

Mereka selalu diwanti wanti dengan indoktrinasi untuk mempertahankan ras mereka , “apapun yang terjadi pemuda-pemudi Yahudi harus menikah dengan anak Yahudi, tidak ada yang lebih penting dari ini”. kata seorang Rabbi Yahudi.

Brother Nathanael juga bercerita ketika dia pernah bertanya kepada seorang Rabbi Yahudi , kenapa promosi  LGBT yang menjijikkan ini disebarkan? Dan sang Rabbi sambil ketawa menjawab, “Hahaha… Itu hanya untuk para goyim (ras non Yahudi)….siapa yang peduli…”.

Jadi, jika anda hidup dinegara yang belum melegalkan LGBT, maka anda sudah tahu fihak-fihak mana yang akan “dibeli” oleh para bilyuner Yahudi itu. Ya’juj ma’juj turun dari setiap ketinggian.

Mudah-mudahan bermanfaat

Artikel terkait :

Posted in Islamic View | Tagged , , , | Leave a comment

RITUAL KORBAN UNTUK KEMBALIKAN PERJANJIAN TUHAN

RITUAL KORBAN UNTUK KEMBALIKAN PERJANJIAN TUHAN

Sebisa mungkin kita akan mengupdate even demi even yang dilaksanakan oleh Umat Yahudi di Yerusalem, dalam rangka menyambut kedatangan “Al Masih” mereka, yang nantinya sebelumnya akan didahului dengan dengan pembangunan Istana/Kuil  ketiga (the 3rd Tmeple).

Tujuannya adalah agar kita umat Muslim memiliki kesadaran sedang dizaman apa kita ini sedang hidup, memiliki wawasan yang lebih luas, dan tidak hanya tenggelam dalam kesibukan mengejar dunia, sementara umat dari agama lain memiliki kesadaran akhirzaman yang jauh didepan.

Umat Yahudi percaya, Yerusalem nantinya akan menjadi pusat dunia yang diikuti oleh 70 negara/bangsa, update-update dari pusat dunia sebelumnya, bisa anda simak dibagian ini.

Beberapa orang menganggap even-even umat Yahudi diYerusalem dalam persiapan membangun the 3rd Temple ini sebagai fiksi belaka.

Maklum saja karena mereka tidak tahu untuk apa seorang presiden dari sebuah negara Super power AS Donald Trump sampai mendeklarasikan Yerusalem sebagai Ibukota baru Israel, mereka tidak tahu untuk apa seorang Menlu AS Mike Pompeo menandatangani perjanjian pembangunan The 3rd Temple bersama dengan PM Israel Netanyahu.

 

Organisasi yang menyelenggarakan Konferensi Organisasi 70 Negara mengadakan upacara pembakaran hewan Kurban pada hari Kamis 26/9/19, dimana pengorbanan hewan dipersembahkan di Bukit Zaitun di Yerusalem. Tujuannya adalah untuk memperbarui perjanjian yang dibuat antara Allah dan umat Yahudi.

“Kemudian Noach membangun mezbah (tempat pembakaran hewan Korban) untuk Hashem dan, dengan mengambil setiap binatang yang bersih dan setiap burung yang bersih, mempersembahkan korban bakaran di atas mezbah. “ (Kitab Kejadian 8:20)

Pendiri Breaking Israel News Eliyahu Berkowitz berada di lokasi ini sepanjang seluruh acara, dan merekamnya dalam video.

Ritual Pengorbanan yang pertama kali, yang dikenal sebagai korban “olah” (korban hewan dengan dibakar), dilakukan pertama kali oleh Nuh as, ketika beliau keluar dari Tabut/perahu setelah banjir besar surut. 

Acara itu hampir saja dibatalkan. Hal Itu karena ketika tukang jagal hewan yang seharusnya menyembelih domba di acara itu membatalkan kedatangannya pada menit terakhir.

Seseorang yang baik/saleh yang bukan dari agama Yudaisme yang bernama Maleakhi, yang kebetulan punya pengalaman empat tahun dalam menyembelih hewan, secara ajaib hadir. Setelah dipanggil maju, Maleakhi menangis tersedu-sedu sambil mengatakan bahwa ia “bermimpi tentang momen ini sepanjang minggu ini.” 

Setelah ritual penyembelihan itu dilaksanakan, asap dari api pembakaran hewan Korban itu diyakini membumbung menuju sorga. 

“Anda tidak bisa melewatkan momen ini dan hanya bersikap apatis. Semua orang yang telah mengikuti acara ini, ketika berjalan pulang  benar-benar telah berubah dan benar-benar berniat melayani Tuhan dengan segenap kemampuan mereka,”  kata Berkowitz (pendiri BreakingIsraeliNews) yang secara emosional menyebutnya sebagai momen Ibrahim.

Maleakhi (jagal Hewan) itu menambahkan: “Saya telah tahu bahwa saya akan melakukan ini sebelum saya datang ke Israel. ‘Dia’ (Tuhan) memberiku kekuatan untuk melakukan hal ini hari ini. ”Setiap batu yang bersatu ini adalah unik. Sekarang dia membawa batunya itu untuk digunakan membangun Kuil dan itu adalah milik kita. milik kita bersama. “

Saat dilakukan wawancara dengan Maleakhi dan Berkowitz, keduanya membacakan sebuah ayat  dalam Mazmur berikut :

“Batu yang dilemparkan  oleh para pembangun (tukang bangunan) telah menjadi batu penjuru.” Mazmur 118: 22

 

Update Maret 2024
UPDATE DARI PUSAT DUNIA – UMAT YAHUDI TELAH TEMUKAN SAPI MERAH BETINA

Diantara 5 sapi betina merah yang ditemukan di Texas AS, dan telah dikirim ke Israel pada tahun 2022, empat diantaranya dipastikan memenuhi syarat untuk dipakai sebagai sapi korban untuk pembangunan “the 3rd temple”.

Penyembelihan Sapi akan dilakukan dibukit Olive, tidak jauh dari Temple mount, dan kemudian akan dibakar, dan abunya akan dicampur air murni dalam jumlah besar untuk mensucikan setiap umat Yahudi di Israel, Kuil dan seluruh perabot didalamnya. 

Penyembelihan rencananya akan dilakukan antara tanggal 22 – 28 April 2024.

 

SEJARAH PERINTAH QURBAN SAPI BETINA BAGI UMAT YAHUDI MENURUT QUR’AN

Sekitar sebulan lagi yaitu pada 22-28 April 2024, umat Yahudi di Israel akan melakukan qurban sapi yang sangat langka, betina berwarna kuning tua (merah) tanpa cacat warna sedikitpun, sebagai bagian dari akan dimulainya pembangunan ‘the 3rd Temple’.

Terlepas apakah mereka yang akan melaksanakan qurban itu Yahudi palsu atau Yahudi asli pengikut zionis, Qur’an merekam sejarah perintah qurban sapi betina itu dalam surat al-Baqarah: 67-71, diera umat Yahudi masih dalam bimbingan Nabi Musa as.

“Dan (ingatlah), ketika Musa berkata kepada kaumnya, ‘Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyembelih seekor sapi betina.’ Mereka berkata, ‘Apakah kamu hendak menjadikan kami buah ejekan?.’ Musa menjawab, ‘Aku berlindung kepada Allah sekiranya menjadi seorang dari orang-orang yang jahil.’ [67]. Mereka menjawab, ‘Mohonkanlah kepada Rabb-mu untuk kami, agar dia menerangkan kepada kami, sapi betina apakah itu?.’ Musa menjawab, ‘sesungguhnya Allah berfirman bahwa sapi betina itu adalah sapi yang tidak tua dan tidak muda; pertengahan antara itu; maka kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu.’ [68]. Mereka berkata, ‘Mohonkanlah kepada Rabb-mu untuk kami agar Dia menerangkan kepada kami apa warnanya.’ Musa menjawab, ‘Sesungguhnya Allah berfirman bahwa sapi betina itu adalah sapi betina yang kuning, yang kuning tua warnanya, lagi menyenangkan orang-orang yang memandangnya.’ [69]. Mereka berkata, ‘Mohonkanlah kepada Rabb-mu untuk kami agar Dia menerangkan kepada kami bagaimana hakikat sapi betina itu, karena sesungguhnya sapi itu (masih) samar bagi kami dan sesungguhnya kami insya Allah akan mendapat petunjuk.’ [70]. Musa berkata, ‘Sesungguhnya Allah berfirman bahwa sapi betina itu adalah sapi betina yang belum pernah dipakai untuk membajak tanah dan tidak pula untuk mengairi tanaman, tidak bercacat, tidak ada belangnya.’ Mereka berkata, ‘Sekarang barulah kamu menerangkan hakikat sapi betina yang sebenarnya.’ Kemudian mereka menyembelihnya dan hampir saja mereka tidak melaksanakan perintah itu.”[71]. (QS.al-Baqarah:67-71)

 

Update 30 April 2024
PEMBANGUNAN KUIL KE-3 DILAKUKAN SETELAH KEDATANGAN AL-MASIH

(Godot13/CC BY-SA 4.0 DEED)

Direktur departemen internasional Temple Institut Israel, Yitzhak Reuven menyatakan, bahwa tidak mungkin akan didirikan Kuil ke-3 untuk saat ini, pembangunannya akan dilakukan setelah kedatangan al-Masih.

Fihak Temple Institute juga membantah akan diadakannya perayaan untuk dimulai even tersebut. “Kami masih memerlukan persiapan dan dukungan kerabian,” jelas Yitzhak Reuven.

Sebagai sektarian minoritas, para pendukung Bait Suci ke-3 tidak sepakat dengan para petinggi agama Ortodoks yang menolak segala upaya untuk membangun Bait Suci sebelum datangnya Mesias (al-Masih).

“Kuil adalah tempat yang damai. Kami percaya pembangunannya dapat dilakukan tanpa pertumpahan darah,” “Kami akan menemukan solusi damai.” Sapi dara merah masih punya waktu untuk tumbuh, kata Reuven.

Tomer Persico, peneliti di Shalom-Hartman Institute dan ahli dalam evolusi Yudaisme mengatakan, meskipun Temple Institut berniat membangun Kuil ke-3, tapi mereka kehilangan kredibilitas dalam hal geopolitik, akankah mereka menghancurkan Masjid Kubah Batu (dan Al-Aqsa) begitu saja, bahkan itu berarti memulai perang dengan Islam?

 

Tentang munculnya rumor 

Serangan Hamas 7 Oktober 2023, yang disebut sebagai “Badai Al-Aqsa”, menjadikan situs suci tersebut sebagai bagian dari retorikanya, dan secara tak terduga membuat isu sapi merah kembali menjadi sorotan.

Juru bicara Hamas, Abu Obeida menyebutkan agresi Israel mencapai puncaknya terhadap Al-Aqsa, datangnya sapi-sapi merah itu sebagai implementasi tindakan yang menjijikkan, ini adalah mitos agama yang dimaksudkan untuk menyerang sentimen seluruh bangsa.

Sejak pidato Abu Obeida pada bulan Januari 2024 itu, rumor tentang pengorbanan sapi merah telah menyebar di internet, dipicu oleh para pendukung pembangunan Kuil ke-3.

Konferensi pers tentang sapi merah telah diadakan di Shiloh pada tanggal 27 Maret 2024 lalu, dengan salah satu presentasi menunjukkan seperti apa altar upacara tersebut.

Dalam sebuah wawancara dengan CBS pada bulan Maret 2023, Rabi Yitzhak Mamo, pendukung Bait Suci ke-3 dari gerakan Uvne Jerusalem, menyarankan agar Paskah 2024 sebagai tanggal yang cocok untuk pengorbanan.

Sejak saat itu, para pemimpin agama Kristen mulai waspada. Dan menggambarkan pengorbanan ini sebagai “kegilaan.”

Sebuah deklarasi yang ditandatangani pada tanggal 8 April oleh 36 tokoh agama dari Yerusalem dan dari seluruh dunia mengecamnya sebagai “undangan untuk perang regional, atau bahkan global, yang akan mengubah situasi Israel-Palestina menjadi konflik agama tanpa solusi terestrial.”

 

Posted in Update Dari Pusat Dunia | Tagged , , , , | 15 Comments