PASUKAN IMAM MAHDI AKAN MEMPERSATUKAN UMAT

 

Kajian kita kali ini akan membahas asal-usul Pasukan Imam Mahdi yang setiap muslim disarankan untuk bergabung dengannya. Dengan mengetahui asal mereka dan siapa mereka, diharapkan tidak akan  berangkat begitu saja mencari Imam Mahdi, tanpa tahu siapa pasukan yang kita disarankan untuk bergabung itu.

Dalam artikel “Peperangan setelah perang nuklir” kita telah membahas sebuah hadits yang menyebut bahwa,  fihak pertama yang akan ditaklukan oleh pasukan Imam Mahdi adalah Kerajaan Saudi, dan dalam hadits lain pasukan itu disebut berasal dari Aden Abyan (Yaman). Sementara dalam Hadits lain disebut ada juga pasukan dari Khurasan yang akan menaklukkan Iliya (Yerusalem) yang sekarang dikuasai Israel.

Pertanyaan yang timbul, dari manakah sebenarnya asal Pasukan Imam Mahdi ang luar biasa itu ?, Bagaimanakah Pasukan Al Mahdi itu akan mengalahkan kekuatan militer canggih Arab saudi ataupun Israel?, padahal kita tahu bahwa tidak ada Hadits yang menjelaskan bahwa Imam Mahdi sebelumnya adalah seorang penguasa, atau sebelumnya adalah pemimpin sebuah kelompok bersenjata.

Sementara itu juga, ada Hadits lain menggambarkan, peperangan melawan Kerajaan Saudi itu akan berlangsung dengan sengit yang belum pernah dialami oleh kaum manapun. Pasukan dari manakah yang memiliki senjata luar biasa itu?

Kita telah meneliti puluhan Hadits yang menjelaskan asal dari Pasukan inti Imam Mahdi dan misi besar dari pasukan itu. Dan artikel pendek ini akan membuat rangkuman dari puluhan hadits itu, sementara pulhan haditsnya kita lampirkan dalam Referensi dibagian bawah.

Kajian ini kita rilis karena ada kemungkinan kemunculan Imam Mahdi adalah bisa terjadi sebelum Al Malhamah, atau bisa juga setelahnya. Karena penjelasan hadits yang ada hanya menyebut kemunculannya akan didahului oleh perebutan kekuasaan diantara 3 pewaris tahta di kerajaan Saudi.

 

 

1.Tiga Target Penting Penaklukan Pasukan Imam Mahdi

Ada tiga tempat yang menjadi target besar penaklukan pasukan Al Mahdi, dan dua peperangan yang akan dilakukan pasukan Imam Mahdi, Yaitu :

  1. Kerajaan Arab Saudi,
  2. Kota Iliya atau Yerusalem.
  3. Kota Konstantinopel atau Istanbul.
  4. Perang melawan Bangsa Rum barat
  5. Perang melawan Umat Yahudi.

Tiga teratas adalah  tempat-tempat penting yang akan menjadi target untuk ditaklukkan oleh pasukan Al Mahdi. Kelima perang itu telah kita bahas dalam kajian kita berjudul “Peperangan setelah perang nuklir”, tapi pada kajian pendek ini, lebih kepada membahas dari manakah pasukan Inti dari Imam Mahdi. 

 

 

 2. Dari Mana Asal Pasukan Inti Imam Mahdi

Melihat fakta yang ada di Arab Saudi dan penjelasan hadits yang ada, maka sudah sangat jelas untuk disimpulkan bahwa pasukan inti Imam Mahdi bukan berasal dari dalam Negara Arab Saudi.

Dari puluhan Hadits yang kita teliti, akan ada dua lokasi yang menjadi asal dari Pasukan inti Imam Mahdi.

  1. Pasukan inti yang berasal dari Aden Abyan (Yaman).
  2. Pasukan inti yang berasal dari Khurasan (Iran).

 

 

2.1. Pasukan inti dari Khurasan

Kita identifikasi dulu dimana letak Khurasan (Khorasan) itu.  Khurasan kuno diyakini sebagai wilayah dari Persia timur , yang meliputi Iran, Afganistan, Tajikistan, Turkmenistan dan Uzbekistan.

Tapi jantung dari pada Khurasan modern adalah yang sekarang menjadi wilayah Iran Timur, dan nama Khurasan itu sampai sekarang masih menjadi nama salah satu provinsi di Iran.

PETA IRAN

 

Provinsi Khurasan di Iran sendiri terbagi dalam 3 wilayah , Khurasan utara (North Khorasan), Razavi Khorasan dan Khurasan selatan (South Khorasan). 

Ada beberapa Hadits yang menyebut , bahwa selain dari Yaman, salah satu asal Pasukan Inti Imam Mahdi akan muncul  dari Khurasan, kita kutip Haditsnya :

 “Akan keluar bendera hitam dari Khurasan dan tidak ada yang bisa menahannya hingga dia ditancapkan di Iliya`.” (HR. Ahmad 8420)

“Akan muncul dari negeri khurasan beberapa bendera hitam, tidak ada yang dapat menghadangnya sama sekali sehingga di tancapkan di Iliya`.” . (HR. Tirmizi  2195)

Poin penting  yang bisa disimpulkan adalah bahwa pasukan inti Imam Mahdi yang akan menyerbu Yerusalem adalah berasal dari wilayah khurasan di Iran, dengan tugas spesifik untuk menaklukkan Iliya atau Yerusalem.

 

 

2.2. Pasukan inti dari Aden Abyan atau Yaman.

.

Beberapa hadits menyebut, munculnya bendera-bendera hitam itu dari timur, tapi sebenarnya Yaman lebih berada diarah Timur-selatan (Tenggara) dari kota Makkah dan Madinah, kemungkinan besar adalah pada zaman Nabi belum ada istilah tenggara,  kita kutip salah satunya :

“Kelak tiga orang akan berperang didekat perbendaharaan kalian ini (yaitu Ka’bah), dan kesemuanya adalah anak khalifah. Dan tidak ada yang menang melainkan satu orang, lalu muncullah bendera-bendera hitam dari wilayah timur, mereka lantas memerangi kalian dengan peperangan sengit yang sama sekali belum pernah dilakukan kaum manapun. Jika kalian melihatnya, maka berbaiatlah kepadanya walaupun sambil merangkak di atas salju, karena sesungguhnya dia adalah khalifah Allah Al Mahdi.”  (HR. Sunan Ibnu Majah 4074)

Tapi Hadits lain lebih menegaskan lagi, bahwa sejumlah 12.000 orang pasukan itu berasal dari Yaman yang diwakili dengan kata Aden Abyan, kita kutip Haditsnya  :

“Akan muncul dari Aden Abyan (Yaman), 12.000 orang yang menolong Allah dan Rasul-Nya. Mereka adalah sebaik-baik orang di antaraku dan mereka.” (HR.  Ahmad)

Poin penting yang bisa kita ambil adalah, bahwa  Pasukan inti Imam Mahdi yang berasal dari Yaman ini adalah lebih spesifik untuk tugas penaklukan Kerajaan Saudi. Haditsnya masih dari Riwayat Abu Dawud No.3737, petikannya sebagai berikut:

…Lalu muncullah seorang laki-laki dari bangsa Quraisy, paman-pamannya dari suku Kalb, dia lalu mengirimkan sepasukan untuk memerangi mereka  namun mereka (pasukan Al mahdi) dapat mengalahkan mereka….(HR. Abu Dawud 3737)

 

 

3.Kenapa dari Khurasan dan Yaman

Kenapa Allah menetapkan pasukan inti dari Imam Mahdi adalah berasal  dari Khurasan dan Yaman?  Kenapa tidak dari Pakistan, Turki, Malaysia  atau Indonesia?

Kita tidak akan berargumen apapun soal ini, tapi dengan membaca Hadits-hadits tentang kemuliaan muslim dari kedua area itu, barulah kita memahami ketetapan Allah ini. Jadi, Silahkan simak sendiri Hadits-hadits tentang kemuliaan muslim dari Persia dan Yaman di bagian Referensi.

 

 

4.Analisa Geopilitik

Sebenarnya untuk saat ini sudah tidak terlalu sulit membaca dari negara mana pasukan inti Imam Mahdi itu berasal, terutama ketika kita sudah tidak dibingungkan dengan dimana Khurasan.

Pasukan yang dari Khurasan yang akan menaklukkan Yerusalem misalnya, saat ini sudah sangat jelas negara mana yang menjadi musuh terbesar Israel saat ini, jelas Khurasan yang dimaksud adalah mewakili Iran.

Iran adalah musuh terbesar Israel saat ini, jadi sangat gampang dimengerti bahwa dari Iran itulah akan muncul pasukan yang akan tak terkalahkan sampai mereka mencapai Iliya (Yerusalem).

Lalu tentang Pasukan yang dari Yaman. Siapakah yang menjadi musuh besar orang Yaman?  Tentu saja Arab Saudi yang sudah 5 tahun ini memimpin koalisi zalim menyerang Yaman.  Sejumlah 12.000 Pasukan dari Yaman itulah yang disebut hadits sebagai api yang menggiring manusia ke tempat berkumpul.

Tapi yang akan ditaklukkan oleh Pasukan Al Mahdi adalah kekuatan-kekuatan militer modern, Arab Saudi dan Israel adalah sebuah kekuatan militer modern. Artinya pasukan inti Al Mahdi itu pastilah juga sebuah kekuatan militer modern yang dibangun oleh sebuah kekuatan militer yang dibangun oleh sebuah negara.

Analisa kita ini juga didukung oleh pernyataan Hadits yang menyebut peperangan yang terjadi untuk menaklukkan Kerajaan Arab Saudi adalah sebuah pertempuran dahsyat yang belum pernah dilihat kaum sebelumnya. Bisa jadi, pasukan inti Al Mahdi yang dari Yaman itu akan menggunakan persenjataan canggih, atau bahkan menggunakan senjata nuklir taktis (skala terbatas), karena mereka juga didukung teknologi Iran yang memiliki teknologi nuklir.

Dan faktanya, dalam satu tahun terakhir ini kita sudah dua kali menyaksikan bersama, bahwa pasukan dari Yaman itu mampu menembus sistem pertahanan udara canggih buatan AS milik Arab Saudi dengan serangan Rudal dan Drone presisi. 

…mereka lantas memerangi kalian dengan peperangan sengit yang sama sekali belum pernah dilakukan kaum manapun… (HR. Sunan Ibnu Majah 4074)

 

 

 5.Kesimpulan

Suka atau tidak suka, setuju atau tidak setuju,  tapi itulah petunjuk hadits, bahwa kedua pasukan inti Imam Mahdi itu adalah selalu berhubungan dengan Iran. Khurasan adalah sebuah provinsi di Iran. Dan di Yaman kita tahu adalah pasukan yang juga didukung Iran yang kini sedang dizalimi serangan koalisi Saudi.

Itulah kenapa kita selalu menyuarakan persatuan umat,  mari mulai kita lupakan perbedaan aliran itu. Allah tidak menciptakan agama ini dalam beberapa aliran, manusialah yang menjadikannya terpecah belah. Agar kita bisa bergabung dengan pasukan inti Imam Mahdi.

Bagaimana mungkin kita akan bergabung dengan Pasukan Imam Mahdi jika kita tidak tahu petanya dari manakah asal usul pasukan inti Imam Mahdi?. Bagaimana mungkin kita akan bisa bergabung dengan Pasukan Al Mahdi jika kita masih mendukung perpecahan Islam dengan mengkafirkan aliran lain?.

Kita meyakini, kemunculan Imam Mahdi dan pasukannya akan menyatukan seluruh umat Islam sampai nanti berakhirnya Khilafah akhir zaman.

 

 

Tips sebelum bergabung dengan Pasukan Imam Mahdi

Karena dahsyatnya kampanye anak buah Dajjal untuk memecah-belah agama, maka kita saksikan banyak sekali umat Muslim terutama kita yang mengklaim  bermazhab Suni yang sulit untuk memahami dan menerima dua ketetapan Allah dalam  Hadits yang kita kutip di bagian referensi .

Dua hal yang sulit mereka terima itu adalah :

  1. Bahwa dua pasukan Inti Imam Mahdi berasal dari negara yang bermazhab Shiah.
  2. Bahwa orang-orang Salih yang akan membaiat Imam Mahdi berasal Irak dan Yaman.

Sumber masalahnya adalah gagal dalam memahami tentang 1 golongan yang selamat diantara 73 golongan umat Muhammad, kita kutip haditsnya :

“Orang-orang Yahudi terpecah menjadi 71  atau 72 golongan, orang Nasrani menjadi 71 atau 72 golongan, dan umatku (kaum muslimin) akan terpecah menjadi 73 golongan.  Yang selamat dari padanya satu golongan dan yang lain celaka. Ditanyakan ’Siapakah yang selamat itu?’ Rasulullah SAW menjawab, ‘Ahlusunnah wal Jama’ah’. Dan kemudian ditanyakan lagi, ‘apakah assunah wal jama’ah itu?’ Beliau menjawab, ‘Apa yang aku berada di atasnya, hari ini, dan beserta para sahabatku (diajarkan oleh Rasulullah SAW dan diamalkan beserta para sahabat)’. (HR Thabrani).

Mereka yang gagal faham itu menganggap, bahwa asal sudah mengklaim sebagai Ahlus sunah Waljamaah maka mereka adalah golongan yang paling benar. 

Padahal yang dimaksud Ahlussunah wal Jamaah (Aswaja) menurut Nabi adalah bukan sekedar klaim atas sebuah golongan, tapi sebuah kepatuhan kepada ajaran yang dibawa oleh Nabi , Yaitu Qur’an dan sunnahnya.

Artinya, Meski kita mengaku sebagai Aswaja , maka itu hanya percuma saja dan tidak akan masuk golongan yang selamat jika kita tidak mematuhi Qur’an dan Sunnah Nabi. 

Percuma kita mengaku sebagai Aswaja jika kita masih mengabaikan larangan Allah untuk tidak memecah-belah agama  (Al anam:153), (Ali imron:103), (Surat Al-An’am 159). 

Percuma kita mengaku sebagai Aswaja, tapi tidak mau menerima ketetapan Allah yang sampaikan dalam Hadits2 Nabi, terutama dalam dua poin yang kita sebut diatas.

Dampak paling dahsyat dari para pemecah belah agama pengikut Dajjal ini adalah tewasnya jutaan muslim di Iraq, Suriah dan Yaman yang dibunuh oleh orang-orang yang “mengaku” muslim. 

Resiko dosa super besar bagi pemecah agama ini telah kita bahas dalam kajian “Pemecah belah agama”

 

 

Hikmah dibalik Isyarat Nabi

  • Kenapa Allah menetapkan Pasukan Inti Imam Mahdi berasal dari Iran yang mayoritas Shiah, dan dari Yaman yang setengah populasinya juga Shiah ?
  • Kemudian kenapa Allah menetapkan Orang-orang Yang membaiat Imam Mahdi adalah berasal dari Irak (70% Shiah) , dan dari Suriah (70%Suni) ?

Hikmah besar dari isyarat ini, adalah bahwa sudah saatnya kita melupakan apapun yang yang kita klaim sebagai golongan yang paling benar, mari kita bersatu dan masuk dalam aliran yang paling benar yaitu aliran yang ta’at kepada perintah dan larangan Allah.

Insya Allah , kita akan memasuki era yang sama dengan zaman Khilafah Nabi di Madinah, yang tidak ada lagi perpecahan dalam Islam.

WaAllahualam,  mudah-mudahan bermanfaat 

 

Referensi

“Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintai-Nya, yang bersikap lemah-lembut terhadap orang-orang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad di jalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas, lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al Maidah 5:54)

“Dan Kami hendak memberi karunia kepada orang-orang yang tertindas di bumi itu dan hendak menjadikan mereka pemimpin dan menjadikan mereka orang-orang yang mewarisi (bumi)” .(QS Al Qashas 28 :5)

 

Hadits Kemuliaan Persia

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَوْ كَانَ الدِّينُ عِنْدَ الثُّرَيَّا لَذَهَبَ بِهِ رَجُلٌ مِنْ فَارِسَ أَوْ قَالَ مِنْ أَبْنَاءِ فَارِسَ حَتَّى يَتَنَاوَلَهُ

 Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda, “Seandainya agama (Islam) itu berada di Tata surya (dilangit),  niscaya seorang laki-laki yang berasal dari Persia akan pergi ke sana.” Atau beliau bersabda, “Yang berasal dari anak laki-laki Persia hingga meraihnya.” (Muslim no.4618)

تلا رسول الله صلى الله عليه وسلم هذه الآية إلى أخرها، فقالوا : يا رسول الله من هؤلاء الذين إن تولينا استبدلوا بنا ثم لا يكونون أمثالنا فضرب رسول الله علة منكب سلمان ثم قال : هذا قومه والذي نفسي بيده لو أن هذا الدين تعلق بالثريا لتناوله رجال من فارس

“Rasulullah saw. membaca ayat ini sampai akhir, maka para sahabat bertanya: “Ya Rasulullah! Siapakah orang-orang itu yang jika kami berpaling, mereka akan menggantikan kami dan mereka tidak seperti kami?”. Maka Rasulullah menepuk bahu Salman, kemudian berkata, “Inilah orangnya bersama kaumnya, demi Allah yang diriku di tangan-Nya, seandainya agama itu tergantung di bintang Surya, dia akan dicapai oleh orang-orang dari Persia”. (HR. Baihaqi)

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَوْ كَانَ الدِّينُ عِنْدَ الثُّرَيَّا لَذَهَبَ بِهِ رَجُلٌ مِنْ فَارِسَ أَوْ قَالَ مِنْ أَبْنَاءِ فَارِسَ حَتَّى يَتَنَاوَلَهُ

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda, “Seandainya agama (Islam) itu berada ditata surya (bintang), niscaya seorang laki-laki yang berasal dari Persia akan pergi ke sana.” Atau beliau bersabda, “Yang berasal dari anak laki-laki Persia hingga meraihnya.” (Muslim no.4618)

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ، – يَعْنِي ابْنَ مُحَمَّدٍ – عَنْ ثَوْرٍ، عَنْ أَبِي الْغَيْثِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ كُنَّا جُلُوسًا عِنْدَ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم إِذْ نَزَلَتْ عَلَيْهِ سُورَةُ الْجُمُعَةِ فَلَمَّا قَرَأَ ‏{‏ وَآخَرِينَ مِنْهُمْ لَمَّا يَلْحَقُوا بِهِمْ‏}‏ قَالَ رَجُلٌ مَنْ هَؤُلاَءِ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَلَمْ يُرَاجِعْهُ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم حَتَّى سَأَلَهُ مَرَّةً أَوْ مَرَّتَيْنِ أَوْ ثَلاَثًا – قَالَ – وَفِينَا سَلْمَانُ الْفَارِسِيُّ – قَالَ – فَوَضَعَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم يَدَهُ عَلَى سَلْمَانَ ثُمَّ قَالَ ‏”‏ لَوْ كَانَ الإِيمَانُ عِنْدَ الثُّرَيَّا لَنَالَهُ رِجَالٌ مِنْ هَؤُلاَءِ ‏”‏ ‏.‏

“Kami sedang duduk bersama para sahabat Rasulullah saw ketika Surah Jumuah turun kepada baginda lalu baginda membacakan ayat ” … Dan juga (telah mengutuskan Nabi Muhammad kepada) orang-orang yang lain dari mereka, yang masih belum datang …”Seseorang bertanya kepada Rasulullah saw sebanyak dua atau tiga kali tetapi baginda tidak menjawab. Bersama kami adalah Salman al-Farisi. Rasulullah saw berpaling kepadanya dan meletakkan tangan baginda ke atas paha Salman seraya bersabda, “Sekiranya iman berada di bintang (tata Surya) sekalipun, niscaya lelaki dari bangsa ini yang akan mencapainya.” (HR Muslim 6178  dan Sahih Bukhari)

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ، حَدَّثَنَا جَرِيرٌ، عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ عُمَيْرٍ، عَنْ جَابِرِ بْنِ سَمُرَةَ، عَنْ نَافِعِ بْنِ عُتْبَةَ، قَالَ كُنَّا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فِي غَزْوَةٍ – قَالَ – فَأَتَى النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم قَوْمٌ مِنْ قِبَلِ الْمَغْرِبِ عَلَيْهِمْ ثِيَابُ الصُّوفِ فَوَافَقُوهُ عِنْدَ أَكَمَةٍ فَإِنَّهُمْ لَقِيَامٌ وَرَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَاعِدٌ – قَالَ – فَقَالَتْ لِي نَفْسِي ائْتِهِمْ فَقُمْ بَيْنَهُمْ وَبَيْنَهُ لاَ يَغْتَالُونَهُ – قَالَ – ثُمَّ قُلْتُ لَعَلَّهُ نَجِيٌّ مَعَهُمْ ‏.‏ فَأَتَيْتُهُمْ فَقُمْتُ بَيْنَهُمْ وَبَيْنَهُ – قَالَ – فَحَفِظْتُ مِنْهُ أَرْبَعَ كَلِمَاتٍ أَعُدُّهُنَّ فِي يَدِي قَالَ ‏ “‏ تَغْزُونَ جَزِيرَةَ الْعَرَبِ فَيَفْتَحُهَا اللَّهُ ثُمَّ فَارِسَ فَيَفْتَحُهَا اللَّهُ ثُمَّ تَغْزُونَ الرُّومَ فَيَفْتَحُهَا اللَّهُ ثُمَّ تَغْزُونَ الدَّجَّالَ فَيَفْتَحُهُ اللَّهُ ‏”‏ ‏.‏ قَالَ فَقَالَ نَافِعٌ يَا جَابِرُ لاَ نَرَى الدَّجَّالَ يَخْرُجُ حَتَّى تُفْتَحَ الرُّومُ ‏.‏

 Kami bersama Utusan Allah SAW dalam sebuah ekspedisi bahwa datanglah orang ke Rasul Allah SAW dari arah barat. Mereka mengenakan pakaian wol dan mereka berdiri di dekat bukit dan mereka bertemu dengannya ketika Rasulullah SAW duduk. Saya berkata pada diri sendiri: Lebih baik pergi ke mereka dan berdiri di antara dia dan mereka supaya mereka tidak menyerangnya. Kemudian saya berpikir bahwa mungkin telah terjadi negosiasi rahasia di antara mereka. Namun saya, pergi ke mereka dan berdiri di antara mereka dan dia dan saya ingat empat kata (pada kesempatan itu) yang saya ulangi (di jari-jari tangan saya) bahwa dia (Utusan Allah) berkata:

 Anda akan menyerang Arab dan Allah akan memungkinkan Anda untuk menaklukkannya, maka Anda akan menyerang Persia dan Dia akan membuat Anda untuk menaklukkannya. Maka Anda akan menyerang Roma dan Allah akan memungkinkan Anda untuk menaklukkannya, maka Anda akan menyerang Dajjal dan Allah akan memungkinkan Anda untuk menaklukkannya. Nafik  berkata: ya Jabir, kami berpikir bahwa Dajjal akan muncul setelah Roma akan ditaklukkan. (HR Muslim 2900)

 

حُسَيْنٌ مِنِّي وَأَنَا مِنْ حُسَيْنٍ أَحَبَّ اللَّهُ مَنْ أَحَبَّ حُسَيْنًا حُسَيْنٌ سِبْطٌ مِنْ الْأَسْبَاطِ

“Husain bagian dariku, dan aku bagian dari Husain, Allah akan mencintai orang yang mencintai Husain, Husain termasuk dari sibt (keturunan yang akan menurunkan banyak ummat) dari beberapa ummat.” (HR. Tirmidzi No. 3708)

 

 

Hadits Kemuliaan Yaman

يُوشِكُ أَنْ يَطْلُعَ عَلَيْكُمْ أَهْلُ الْيَمَنِ ، كَأَنَّهَا قِطَعُ السَّحَابِ ، أَوْ قِطْعَةُ سَحَابٍ ، هُمْ خِيَارُ مَنْ فِي الأَرْض

“Hampir-hampir bangsa Yaman melebihi kalian. Mereka bak segumpal awan. Mereka adalah sebaik-baik penduduk bumi.” (HR. Imam Ahmad, Imam Bukhari, Imam Al-Baihaqi) 

أَتَاكُمْ أَهْلُ الْيَمَنِ هُمْ أَرَقُّ أَفْئِدَةً وَأَلْيَنُ قُلُوبًا ، الْإِيمَانُ يَمَانٍ وَالْحِكْمَةُ يَمَانِيَةٌ

“Telah datang kepada kalian penduduki Yaman, mereka ini paling lembut hati dan perasaannya, keimanan itu Yaman dan kebijaksanaan itu ada pada (penduduk)Yaman”. (HR Bukhari : 4388, Muslim : 52).

أتاكم أهل اليمن, هم أرقّ قلوبا, الإيمان يمان و الفقه يمان و الحكمة يمانية.

Telah datang kepada kalian penduduki Yaman. Mereka adalah orang yang paling lembut hatinya. Iman itu ada pada yaman, Fiqih ada pada Yaman, dan hikmah ada pada Yaman.” (HR. Imam Ahmad)

الله أكبر الله أكبر جاء نصر الله و الفتح, و جاء أهل اليمن : قوم نقية قلوبهم ليّنة طباعهم, الإيمان يمان و الفقه يمان و الحكمة يمانية.

“Allahu Akbar…. Allahu Akbar (Maha besar Allah), telah datang pertolongan Allah dan telah datang penduduk yaman. Kaum yang bersih hatinya, lembut tabiat mereka. Iman itu ada pada yaman,  fiqih itu ada pada yaman dan hikmah itu ada pada yaman.” (HR. Ibnu Hibban,

 

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى قَالَ حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ الْحَسَنِ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ عَوْنٍ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ قَالَ

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي شَامِنَا وَفِي يَمَنِنَا قَالَ قَالُوا وَفِي نَجْدِنَا قَالَ قَالَ اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي شَامِنَا وَفِي يَمَنِنَا قَالَ قَالُوا وَفِي نَجْدِنَا قَالَ قَالَ هُنَاكَ الزَّلَازِلُ وَالْفِتَنُ وَبِهَا يَطْلُعُ قَرْنُ الشَّيْطَانِ

 

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Mutsanna berkata, telah menceritakan kepada kami Husain bin Al Hasan berkata, telah menceritakan kepada kami Ibnu ‘Aun dari Nafi’ dari Ibnu ‘Umar berkata, “Beliau (Nabi) berdoa: “Ya Allah, berkatilah kami pada negeri Syam kami dan negeri Yaman kami.” Ibnu ‘Umar berkata, “Para sahabat berkata, “Juga untuk negeri Najd kami.” Beliau kembali berdoa: “Ya Allah, berkatilah kami pada negeri Syam kami dan negeri Yaman kami.” Para sahabat berkata lagi, “Juga untuk negeri Najd kami.” Ibnu ‘Umar berkata, “Beliau lalu berdoa: “Disanalah akan terjadi bencana dan fitnah, dan di sana akan muncul tanduk setan.”  (HR. Bukhari – 979)

 

حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ إِسْمَاعِيلَ قَالَ حَدَّثَنِي قَيْسٌ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَمْرٍو أَبِي مَسْعُودٍ قَالَ

أَشَارَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِيَدِهِ نَحْوَ الْيَمَنِ فَقَالَ الْإِيمَانُ يَمَانٍ هَا هُنَا أَلَا إِنَّ الْقَسْوَةَ وَغِلَظَ الْقُلُوبِ فِي الْفَدَّادِينَ عِنْدَ أُصُولِ أَذْنَابِ الْإِبِلِ حَيْثُ يَطْلُعُ قَرْنَا الشَّيْطَانِ فِي رَبِيعَةَ وَمُضَرَ

Telah bercerita kepada kami Musaddad telah bercerita kepada kami Yahya dari Isma’il berkata telah bercerita kepadaku Qais dari ‘Uqbah bin ‘Amru Abu Mas’ud berkata; “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menunjuk dengan tangan Beliauke arah Yaman sambil berkata: “Keimanan itu ada pada orang Yaman di arah sana, dan kekerasan  dan kerasnya hati terdapat pada diri orang-orang yang mengembala dan pemilik unta, sebagai dasar tabi’at orang yang suka mengikuti di belakang ekor unta, yaitu ditempat dua tanduk setan muncul, pada kabilah Rabi’ah dan Mudlar”.(HR. Bukhari – 3057)

 

  

Pasukan dari Yaman

يَخْرُجُ مِنْ عَدَنِ أَبْيَنَ اثْنَا عَشَرَ أَلْفًا , يَنْصُرُونَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ هُمْ خَيْرُ مَنْ بَيْنِى وَبَيْنَهُمْ

“Akan muncul dari Aden Abyan (Yaman), 12.000 orang yang menolong Allah dan Rasul-Nya. Mereka adalah sebaik-baik orang di antaraku dan mereka.” (HR Ahmad No : 2918, 2079  dan Ath-Thabrani dalam Al-Kabir: 11029 (11/56).

 

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ، حَدَّثَنَا وَكِيعٌ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ فُرَاتٍ الْقَزَّازِ، عَنْ عَامِرِ بْنِ وَاثِلَةَ أَبِي الطُّفَيْلِ الْكِنَانِيِّ، عَنْ حُذَيْفَةَ بْنِ أَسِيدٍ أَبِي سَرِيحَةَ، قَالَ اطَّلَعَ رَسُولُ اللَّهِ ـ صلى الله عليه وسلم ـ مِنْ غُرْفَةٍ وَنَحْنُ نَتَذَاكَرُ السَّاعَةَ فَقَالَ ‏ “‏ لاَ تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى تَكُونَ عَشْرُ آيَاتٍ طُلُوعُ الشَّمْسِ مِنْ مَغْرِبِهَا وَالدَّجَّالُ وَالدُّخَانُ وَالدَّابَّةُ وَيَأْجُوجُ وَمَأْجُوجُ وَخُرُوجُ عِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ عَلَيْهِ السَّلاَمُ وَثَلاَثُ خُسُوفٍ خَسْفٌ بِالْمَشْرِقِ وَخَسْفٌ بِالْمَغْرِبِ وَخَسْفٌ بِجَزِيرَةِ الْعَرَبِ وَنَارٌ تَخْرُجُ مِنْ قَعْرِ عَدَنِ أَبْيَنَ تَسُوقُ النَّاسَ إِلَى الْمَحْشَرِ تَبِيتُ مَعَهُمْ إِذَا بَاتُوا وَتَقِيلُ مَعَهُمْ إِذَا قَالُوا ‏”‏ ‏.

Nabi utusan Allah SWT melihat keluar dari sebuah ruangan, ketika kami berbicara tentang Hari Kiamat. Dia berkata: ‘Hari kiamat tidak akan dimulai sampai sepuluh tanda muncul: Terbitnya matahari dari barat (tempat terbenamnya; Dajjal; asap; buruk rupa;  Gog dan Magog; kemunculan Isa  binti Maryam , bumi runtuh tiga kali  satu di timur, satu di barat dan satu di Semenanjung Arab; dan api yang akan muncul dari dataran Aden Abyan dan akan menggiring orang-orang ke tempat Berkumpul, mereka berhenti bersama mereka ketika di malam hari, dan ketika mereka berhenti untuk beristirahat di tengah hari. ” (HR. Sunan Ibn Majah)

 

سنن ابن ماجه ٤٠٧٤: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى وَأَحْمَدُ بْنُ يُوسُفَ قَالَا حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ عَنْ سُفْيَانَ الثَّوْرِيِّ عَنْ خَالِدٍ الْحَذَّاءِ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَبِي أَسْمَاءَ الرَّحَبِيِّ عَنْ ثَوْبَانَ قَالَ

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْتَتِلُ عِنْدَ كَنْزِكُمْ ثَلَاثَةٌ كُلُّهُمْ ابْنُ خَلِيفَةٍ ثُمَّ لَا يَصِيرُ إِلَى وَاحِدٍ مِنْهُمْ ثُمَّ تَطْلُعُ الرَّايَاتُ السُّودُ مِنْ قِبَلِ الْمَشْرِقِ فَيَقْتُلُونَكُمْ قَتْلًا لَمْ يُقْتَلْهُ قَوْمٌ ثُمَّ ذَكَرَ شَيْئًا لَا أَحْفَظُهُ فَقَالَ فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُ فَبَايِعُوهُ وَلَوْ حَبْوًا عَلَى الثَّلْجِ فَإِنَّهُ خَلِيفَةُ اللَّهِ الْمَهْدِيُّ

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Yahya dan Ahmad bin Yusuf keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami Abdurrazaq dari Sufyan At Tsauri dari Khalid bin Al Khadza dari Abu Qilabah dari Abu Asma Ar Rahabi dari Tsauban dia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

 “Kelak tiga orang akan berperang didekat perbendaharaan kalian ini (yaitu Ka’bah), dan kesemuanya adalah anak khalifah. Dan tidak ada yang menang melainkan satu orang, lalu muncullah bendera-bendera hitam dari wilayah timur, mereka lantas memerangi kalian dengan peperangan sengit yang sama sekali belum pernah dilakukan kaum manapun. Jika kalian melihatnya, maka berbaiatlah kepadanya walaupun sambil merangkak di atas salju, karena sesungguhnya dia adalah khalifah Allah Al Mahdi.”  (HR. Sunan Ibnu Majah 4074)

يُقْتَلُ عِنْدَ كَنْزِكُمْ هذَا ثَلاَثَةٌ كُلُّهُمُ ابْنُ خَلِيفَةٍ ثُمَّ لاَ يَصِيرُ إِلَى وَاحِدٍ مِنْهُمْ ثُمَّ تَطْلُعُ الرَّايَاتُ السُّودُ مِنْ قِبَلِ المَشْرِقِ فَيَقْتُلُونَكُمْ قَتْلاً لَمْ يُقْتَلْهُ قَوْمٌ فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُ فَبَايِعُوهُ وَلَوْ حَبْواً عَلَى الثّلْجِ فَإِنَّهُ خَلِيفَةُ الله المَهْدِيُّ

“Akan berperang tiga orang di sisi perbendaharaan kalian. Mereka semua adalah putra khalifah. Tetapi, tak seorang pun di antara mereka yang berhasil menguasainya. Kemudian muncullah bendera-bendera hitam dari arah Timur, lantas mereka memerangi kamu (orang Arab) dengan suatu peperangan yang belum pernah dialami oleh kaum sebelum kalian. Maka jika kamu melihatnya, berbaiatlah walaupun dengan merangkak di atas salju, karena dia adalah khalifah Allah Al-Mahdi.” (Riwayat Tsauban.)

 

سنن ابن ماجه ٤٠٧٨: حَدَّثَنَا حَرْمَلَةُ بْنُ يَحْيَى الْمِصْرِيُّ وَإِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعِيدٍ الْجَوْهَرِيُّ قَالَا حَدَّثَنَا أَبُو صَالِحٍ عَبْدُ الْغَفَّارِ بْنُ دَاوُدَ الْحَرَّانِيُّ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ أَبِي زُرْعَةَ عَمْرِو بْنِ جَابِرٍ الْحَضْرَمِيِّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْحَارِثِ بْنَ جَزْءٍ الزَّبِيدِيِّ قَالَ

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْرُجُ نَاسٌ مِنْ الْمَشْرِقِ فَيُوَطِّئُونَ لِلْمَهْدِيِّ يَعْنِي سُلْطَانَهُ

Sunan Ibnu Majah 4078: Telah menceritakan kepada kami Harmalah bin Yahya Al Mishri dan Ibrahim bin Sa’id Al Jauhari keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami Abu Shalih Abdul Ghafar bin Daud Al Harrani telah menceritakan kepada kami Ibnu Lahi’ah dari Abu Zur’ah Amru bin Jabir Al Hadlrami dari Abdullah bin Al Harits bin Jaz`I Az Zabidi dia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: Sekelompok manusia datang dari arah timur lalu menyerahkan kekuasaannya kepada Al Mahdi. (HR. Sunan Ibnu Majah 4078)

 

سَتَخْرُجُنَارٌمِنْحَضْرَمَوْتَأَوْمِنْبَحْرِحَضْرَمَوْتَقَبْلَيَوْمِالْقِيَامَةِتَحْشُرُالنَّاسَ

“Akan keluar api dari Hadramaut atau dari laut Hadramaut sebelum hari kiamat, (api itu) akan menggiring manusia.” (HR. Ahmad 5502).

  

حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ بْنُ هِشَامٍ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ صَالِحٍ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي زِيَادٍ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ عَلْقَمَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ بَيْنَمَا نَحْنُ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذْ أَقْبَلَ فِتْيَةٌ مِنْ بَنِي هَاشِمٍ فَلَمَّا رَآهُمْ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اغْرَوْرَقَتْ عَيْنَاهُ وَتَغَيَّرَ لَوْنُهُ قَالَ فَقُلْتُ مَا نَزَالُ نَرَى فِي وَجْهِكَ شَيْئًا نَكْرَهُهُ فَقَالَ إِنَّا أَهْلُ بَيْتٍ اخْتَارَ اللَّهُ لَنَا الْآخِرَةَ عَلَى الدُّنْيَا وَإِنَّ أَهْلَ بَيْتِي سَيَلْقَوْنَ بَعْدِي بَلَاءً وَتَشْرِيدًا وَتَطْرِيدًا حَتَّى يَأْتِيَ قَوْمٌ مِنْ قِبَلِ الْمَشْرِقِ مَعَهُمْ رَايَاتٌ سُودٌ فَيَسْأَلُونَ الْخَيْرَ فَلَا يُعْطَوْنَهُ فَيُقَاتِلُونَ فَيُنْصَرُونَ فَيُعْطَوْنَ مَا سَأَلُوا فَلَا يَقْبَلُونَهُ حَتَّى يَدْفَعُوهَا إِلَى رَجُلٍ مِنْ أَهْلِ بَيْتِي فَيَمْلَؤُهَا قِسْطًا كَمَا مَلَئُوهَا جَوْرًا فَمَنْ أَدْرَكَ ذَلِكَ مِنْكُمْ فَلْيَأْتِهِمْ وَلَوْ حَبْوًا عَلَى الثَّلْجِ

Telah menceritakan kepada kami Utsman bin Abu Syaibah telah menceritakan kepada kami Mu’awiyah bin Hisyam telah menceritakan kepada kami Ali bin Shalih dari Yazid bin Abu Ziyad dari Ibrahim dari ‘Alqamah dari Abdullah dia berkata,

Ketika kami berada di sisi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, tiba-tiba seorang pemuda dari Bani Hasyim datang, ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam melihat mereka, maka kedua mata beliau terlihat berbinar-binar dan berubah wajahnya.” Abdullah berkata, “Lalu saya bertanya, “Kenapa kami masih melihat di wajah anda ada sesuatu yang kami benci?” beliau menjawab: “Sesungguhnya kami adalah ahli bait yang Allah memilihkan akhirat buat kami atas dunia. Dan sungguh, sepeninggalku nanti ahli baitku akan menemui musibah, bencana dan pengusiran, sehingga suatu kaum dari timur datang dengan membawa bendera-bendera hitam, mereka meminta (diterapkannya) kebaikan namun ditolak. Kemudian mereka berperang dan mendapatkan kemenangan, akhirnya mereka diberi apa yang mereka minta, lalu kaum tersebut tidak mau menerima sehingga mereka menyerahkan urusan tersebut kepada seorang laki-laki dari ahli baitku, lantas dia memenuhinya dengan keadilan sebagaimana (sebelumnya) bumi dipenuhi dengan kejatahan. Barang siapa dari kalian mendapatinya, maka berbaiatlah walau dalam keadaan merangkak di atas salju.” (HR.Ibnu Majah 4072) 

 

سيصير الأمر إلى أن تكونوا جنودا مجندة جند بالشام و جند باليمن و جند بالعراق عليك بالشام فإنها خيرة الله من أرضه يجتبي إليها خيرته من عباده فإن أبيتم فعليكم يمنكم و اسقوا من غدركم فإن الله قد توكل لي بالشام و أهله

“Pada akhirnya umat Islam akan menjadi pasukan perang, satu pasukan di Syam, satu pasukan di Yaman, dan satu pasukan lagi di Iraq. Hendaklah kalian memilih Syam. Karena ia adalah negeri pilihan Allah. Allah kumpulkan di sana hamba-hamba pilihan-Nya. Jika tak bisa,  hendaklah kalian memilih Yaman dan berilah minum (hewan kalian) dari kolam-kolam (di lembahnya). Karena Allah menjamin untukku negeri Syam serta penduduknya.” (HR. Abu Dawud, Imam Ahmad, Al-Hakim, dan Ibnu Hibban.)

 

 

Pasukan Dari Khurasan

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ غَيْلَانَ وَقُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ قَالَا حَدَّثَنَا رِشْدِينُ بْنُ سَعْدٍ قَالَ يَحْيَى بْنُ غَيْلَانَ فِي حَدِيثِهِ قَالَ حَدَّثَنِي يُونُسُ بْنُ يَزِيدَ عَنِ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ قَبِيصَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَخْرُجُ مِنْ خُرَاسَانَ رَايَاتٌ سُودٌ لَا يَرُدُّهَا شَيْءٌ حَتَّى تُنْصَبَ بِإِيلِيَاءَ

Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Ghailan dan Qutaibah bin Sa’id mereka berkata; telah menceritakan kepada kami Risydin bin Sa’d, Yahya bin Sa’d menyebutkan dalam haditsnya; ia berkata; telah menceritakan kepadaku Yunus bin Yazid dari Ibnu Syihab dari Qobishoh dari Abu Hurairah dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda: “Akan keluar bendera hitam dari Khurasan dan tidak ada yang bisa menahannya hingga dia ditancapkan di Iliya`.” (HR. Ahmad 8420)

 

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا رِشْدِينُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ يُونُسَ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ الزُّهْرِيِّ عَنْ قَبِيصَةَ بْنِ ذُؤَيْبٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَخْرُجُ مِنْ خُرَاسَانَ رَايَاتٌ سُودٌ لَا يَرُدُّهَا شَيْءٌ حَتَّى تُنْصَبَ بِإِيلِيَاءَ هَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ

Telah menceritakan kepada kami Qutaibah telah menceritakan kepada kami Risydin bin Sa’ad dari Yunus dari Ibnu Syihab Az Zuhri dari Qabishah bin Dzu’aib dari Abu Hurairah berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda: “Akan muncul dari negeri khurasan beberapa bendera hitam, tidak ada yang dapat menghadangnya sama sekali sehingga di tancapkan di Iliya`.” Hadits ini gharib. (HR. Tirmizi  2195)

  

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ شَرِيكٍ عَنْ عَلِيِّ بْنِ زَيْدٍ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ ثَوْبَانَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا رَأَيْتُمْ الرَّايَاتِ السُّودَ قَدْ جَاءَتْ مِنْ خُرَاسَانَ فَأْتُوهَا فَإِنَّ فِيهَا خَلِيفَةَ اللَّهِ الْمَهْدِيَّ

Telah menceritakan kepada kami Waki’ dari Syarik dari ‘Ali bin Zaid dari Abu Qilabah dari Tsauban berkata; Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam bersabda; “Bila kalian melihat bendera-bendera hitam yang datang dari Khurasan, datangilah, karena disana ada khalifah Allah, Al Mahdi.” (HR. Ahmad 21353)

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ شَرِيكٍ عَنْ عَلِيِّ بْنِ زَيْدٍ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ ثَوْبَانَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا رَأَيْتُمْ الرَّايَاتِ السُّودَ قَدْ جَاءَتْ مِنْ خُرَاسَانَ فَأْتُوهَا فَإِنَّ فِيهَا خَلِيفَةَ اللَّهِ الْمَهْدِيَّ

Telah menceritakan kepada kami Waki’ dari Syarik dari ‘Ali bin Zaid dari Abu Qilabah dari Tsauban berkata; Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam bersabda; “Bila kalian melihat bendera-bendera hitam yang datang dari Khurasan, datangilah, karena disana ada khalifah Allah, Al Mahdi.” (HR. Ahmad 21353)

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا مُعَاذُ بْنُ هِشَامٍ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ قَتَادَةَ عَنْ صَالِحٍ أَبِي الْخَلِيلِ عَنْ صَاحِبٍ لَهُ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَكُونُ اخْتِلَافٌ عِنْدَ مَوْتِ خَلِيفَةٍ فَيَخْرُجُ رَجُلٌ مِنْ أَهْلِ الْمَدِينَةِ هَارِبًا إِلَى مَكَّةَ فَيَأْتِيهِ نَاسٌ مِنْ أَهْلِ مَكَّةَ فَيُخْرِجُونَهُ وَهُوَ كَارِهٌ فَيُبَايِعُونَهُ بَيْنَ الرُّكْنِ وَالْمَقَامِ وَيُبْعَثُ إِلَيْهِ بَعْثٌ مِنْ أَهْلِ الشَّامِ فَيُخْسَفُ بِهِمْ بِالْبَيْدَاءِ بَيْنَ مَكَّةَ وَالْمَدِينَةِ فَإِذَا رَأَى النَّاسُ ذَلِكَ أَتَاهُ أَبْدَالُ الشَّامِ وَعَصَائِبُ أَهْلِ الْعِرَاقِ فَيُبَايِعُونَهُ بَيْنَ الرُّكْنِ وَالْمَقَامِ ثُمَّ يَنْشَأُ رَجُلٌ مِنْ قُرَيْشٍ أَخْوَالُهُ كَلْبٌ فَيَبْعَثُ إِلَيْهِمْ بَعْثًا فَيَظْهَرُونَ عَلَيْهِمْ وَذَلِكَ بَعْثُ كَلْبٍ وَالْخَيْبَةُ لِمَنْ لَمْ يَشْهَدْ غَنِيمَةَ كَلْبٍ فَيَقْسِمُ الْمَالَ وَيَعْمَلُ فِي النَّاسِ بِسُنَّةِ نَبِيِّهِمْ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَيُلْقِي الْإِسْلَامُ بِجِرَانِهِ فِي الْأَرْضِ فَيَلْبَثُ سَبْعَ سِنِينَ ثُمَّ يُتَوَفَّى وَيُصَلِّي عَلَيْهِ الْمُسْلِمُونَ قَالَ أَبُو دَاوُد قَالَ بَعْضُهُمْ عَنْ هِشَامٍ تِسْعَ سِنِينَ و قَالَ بَعْضُهُمْ سَبْعَ سِنِينَ حَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ عَنْ هَمَّامٍ عَنْ قَتَادَةَ بِهَذَا الْحَدِيثِ وَقَالَ تِسْعَ سِنِينَ قَالَ أَبُو دَاوُد و قَالَ غَيْرُ مُعَاذٍ عَنْ هِشَامٍ تِسْعَ سِنِينَ حَدَّثَنَا ابْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ عَاصِمٍ حَدَّثَنَا أَبُو الْعَوَّامِ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنْ أَبِي الْخَلِيلِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْحَارِثِ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِهَذَا الْحَدِيثِ وَحَدِيثُ مُعَاذٍ أَتَمُّ

Telah menceritakan kepada kami Muhammad Ibnul Mutsanna berkata, telah menceritakan kepada kami Mu’adz bin Hisyam berkata, telah menceritakan kepadaku Bapakku dari Qatadah dari Shalih Abu Al Khalil dari Sahabatnya dari Ummu Salamah isteri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda:

 “Akan terjadi perselisihan saat matinya khalifah, lalu seorang laki-laki (Al Mahdi) akan keluar dari Madinah pergi menuju Makkah. Lantas beberapa orang dari penduduk Makkah mendatanginya, mereka memaksanya keluar meskipun ia tidak menginginkannya. Orang-orang itu kemudian membaiatnya pada suatu tempat antara Rukun (Hajar Asawad) dan Maqam (Ibrahim). Lalu dikirimlah sepasukan dari penduduk Syam untuk memeranginya, tetapi pasukan itu justru ditenggelamkan oleh (Allah) di Al Baida, tempat antara Makkah dan Madinah.

Maka ketika manusia melihat hal itu,orang-orang shalih dari Syam dan orang-orang terbaik dari penduduk Irak membaiatnyaantara rukun dan Maqam. Lalu muncullah seorang laki-laki dari bangsa Quraisy, paman-pamannya dari suku Kalb, ia lalu mengirimkan sepasukan untuk memerangi mereka (orang-orang yang berbaiat kepada Al mahdi) namun mereka dapat mengalahkan mereka..

Alangkah ruginya orang yang tidak ikut serta dalam pembagian ghanimah perang melawan suku Kalb. ia (Al Mahdi) lalu membagi ghanimah, dan membina manusia dengan sunnah Nabi mereka shallallahu ‘alaihi wasallam dan menyampaikan Islam ke semua penduduk bumi. Dia berkuasa selama tujuh tahun, kemudian wafat dan dishalati oleh kaum muslimin.” Abu Dawud berkata, “Sebagian mereka menyebutkan dari Hisyam, ” selama sembilan tahun.” Dan sebagian yang lain menyebutkan, “Selama tujuh tahun.”

Telah menceritakan kepada kami Harun bin Abdullah berkata, telah menceritakan kepada kami Abdu Ash Shamad dari Hammam dari Qatadah dengan hadits yang sama. Beliau mengatakan, “sembilan tahun.” Abu Dawud berkata, “Selain Mu’adz menyebutkan dari Hisyam, “selama sembilan tahun.” Telah menceritakan kepada kami Ibnul Mutsanna berkata, telah menceritakan kepada kami Amru bin Ashim berkata, telah menceritakan kepada kami Abu Al Awwam berkata, telah menceritakan kepada kami Qatadah dari Abu Al Khalil dari Abdullah bin Al Harits dari Ummu Salamah dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam seperti hadits ini, namun hadits Mu’adz lebih lengkap.” (HR. Abu Dawud 3737)

 

حَدَّثَنِي زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا مُعَلَّى بْنُ مَنْصُورٍ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ بِلَالٍ حَدَّثَنَا سُهَيْلٌ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يَنْزِلَ الرُّومُ بِالْأَعْمَاقِ أَوْ بِدَابِقٍ فَيَخْرُجُ إِلَيْهِمْ جَيْشٌ مِنْ الْمَدِينَةِ مِنْ خِيَارِ أَهْلِ الْأَرْضِ يَوْمَئِذٍ فَإِذَا تَصَافُّوا قَالَتْ الرُّومُ خَلُّوا بَيْنَنَا وَبَيْنَ الَّذِينَ سَبَوْا مِنَّا نُقَاتِلْهُمْ فَيَقُولُ الْمُسْلِمُونَ لَا وَاللَّهِ لَا نُخَلِّي بَيْنَكُمْ وَبَيْنَ إِخْوَانِنَا فَيُقَاتِلُونَهُمْ فَيَنْهَزِمُ ثُلُثٌ لَا يَتُوبُ اللَّهُ عَلَيْهِمْ أَبَدًا وَيُقْتَلُ ثُلُثُهُمْ أَفْضَلُ الشُّهَدَاءِ عِنْدَ اللَّهِ وَيَفْتَتِحُ الثُّلُثُ لَا يُفْتَنُونَ أَبَدًا فَيَفْتَتِحُونَ قُسْطَنْطِينِيَّةَ فَبَيْنَمَا هُمْ يَقْتَسِمُونَ الْغَنَائِمَ قَدْ عَلَّقُوا سُيُوفَهُمْ بِالزَّيْتُونِ إِذْ صَاحَ فِيهِمْ الشَّيْطَانُ إِنَّ الْمَسِيحَ قَدْ خَلَفَكُمْ فِي أَهْلِيكُمْ فَيَخْرُجُونَ وَذَلِكَ بَاطِلٌ فَإِذَا جَاءُوا الشَّأْمَ خَرَجَ فَبَيْنَمَا هُمْ يُعِدُّونَ لِلْقِتَالِ يُسَوُّونَ الصُّفُوفَ إِذْ أُقِيمَتْ الصَّلَاةُ فَيَنْزِلُ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَمَّهُمْ فَإِذَا رَآهُ عَدُوُّ اللَّهِ ذَابَ كَمَا يَذُوبُ الْمِلْحُ فِي الْمَاءِ فَلَوْ تَرَكَهُ لَانْذَابَ حَتَّى يَهْلِكَ وَلَكِنْ يَقْتُلُهُ اللَّهُ بِيَدِهِ فَيُرِيهِمْ دَمَهُ فِي حَرْبَتِهِ

Telah menceritakan kepadaku (Zuhair bin Harb) telah menceritakan kepada kami [Mu’alla bin Manhsur] telah menceritakan kepada kami (Sulaiman bin Bilal) telah menceritakan kepada kami (Suhail) dari (ayahnya) dari (Abu Abu Hurairah), Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam bersabda :

Tidak akan terjadi hari kiamat hingga bangsa Rum turun ke medan perang di suatu tempat bernama A’maq atau Dabiq, sehingga ada sekelompok pasukan dari Madinah yang keluar menghadapi mereka. Mereka adalah sebaik-baik penduduk bumi ketika itu. Dan tatkala mereka saling berhadapan, pasukan Rum  berkata:

‘Biarkanlah kami memerangi orang-orang yg menawan (teman2) kami! ‘ Kaum muslimin menjawab: ‘Tidak, demi Allah, kami tak akan membiarkan kalian memerangi saudara-saudara kami.’ Maka terjadilah peperangan antara mereka. Lalu ada sepertiga yg kalah dimana Allah tak akan mengampuni dosa mereka untuk selamanya, & sepertiga lagi terbunuh sebagai sebaik-baik para syuhada’ di sisi Allah, & sepertiga lagi Allah memberikan kemenangan kepada mereka. Mereka tak akan ditimpa sebuah fitnah untuk selamanya, lalu selanjutnya mereka menaklukkan kostantinopel.

 Dan ketika mereka sedang membagi-bagi harta rampasan perang & tengah menggantungkan pedang-pedang mereka pada pohon zaitun, tiba-tiba setan meneriaki mereka ‘Sesungguhnya Al Masih telah muncul di tengah-tengah keluarga kalian, ‘ merekapun berhamburan keluar, & ternyata itu hanyalah kebohongan belaka. Ketika mereka mendatangi Syam, ia (Dajjal) muncul. Dan ketika mereka sedang mempersiapkan peperangan & sedang merapikan barisan, tiba-tiba datanglah waktu shalat, & turunlah Nabi Isa bin Maryam Shallallahu ‘alaihi wa Salam, lalu ia mengimami mereka. Dan apabila musuh Allah (Dajjal) melihatnya, niscaya ia akan meleleh sebagaimana garam yg mencair di dalam air, meskipun seandainya saja ia membiarkannya nantinya ia juga akan meleleh lalu binasa akan tetapi Allah menginginkan ia membunuhnya dgn tangannya lalu memperlihatkan kepada mereka darahnya yg berada di ujung tombaknya. (HR. Muslim ).

 

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : “لاَ تَقُوْمُ السَّاعَةُ حَتَّى يُقَاتِلَ الْمُسْلِمُوْنَ الْيَهُوْدَ فَيَقْتُلُهُمُ الْمُسْلِمُوْنَ حَتَّى يَخْتَبِئَ الْيَهُودِىُّ مِنْ وَرَاءِ الْحَجَرِ وَالشَّجَرِ فَيَقُولُ الْحَجَرُ أَوِ الشَّجَرُ : “يَا مُسْلِمُ يَا عَبْدَ اللهِ هَذَا يَهُودِىٌّ خَلْفِيْ فَتَعَالَ فَاقْتُلْهُ”، إِلاَّ الْغَرْقَدَ فَإِنَّهُ مِنْ شَجَرِ الْيَهُودِ”.

Abu Hurairah RA meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda : “Hari Kiamat tidak akan terjadi sehingga kaum Muslimin memerangi kaum Yahudi lalu kaum Muslimin membunuh mereka. Sehingga orang yahudi bersembunyi di balik batu dan pohon. Maka batu atau pun pohon itu berkata : “Wahai Muslim, Wahai Hamba Allah.. ini ada seorang Yahudi bersembunyi di belakangku, kemarilah bunuhlah dia!. Kecuali pohon gharqad, karena pohon tersebut diantara pohon-pohon (yang ditanam) orang-orang Yahudi”. (H.R. Muslim)

 

 

Asal-Usul Keturunan Imam Mahdi 

سنن أبي داوود ٣٧٣٥: حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ جَعْفَرٍ الرَّقِّيُّ حَدَّثَنَا أَبُو الْمَلِيحِ الْحَسَنُ بْنُ عُمَرَ عَنْ زِيَادِ بْنِ بَيَانٍ عَنْ عَلِيِّ بْنِ نُفَيْلٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ قَالَتْ

سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ الْمَهْدِيُّ مِنْ عِتْرَتِي مِنْ وَلَدِ فَاطِمَةَ

قَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ جَعْفَرٍ وَسَمِعْتُ أَبَا الْمَلِيحِ يُثْنِي عَلَى عَلِيِّ بْنِ نُفَيْلٍ وَيَذْكُرُ مِنْهُ صَلَاحًا

Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Ibrahim berkata, telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Ja’far Ar Raqqi berkata, telah menceritakan kepada kami Abu Al Malih Al Hasan bin Umar dari Ziyad bin Bayan dari Ali bin Nufail dari Sa’id Ibnul Musayyab dari Ummu Salamah ia berkata,

“Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Al Mahdi dari keturunanku, dari jalur Fatimah.” Abdullah bin Ja’far berkata, “Aku mendengar Abul Malih memuji Ali bin Nufail, dan ia menyebutkan akan kebaikannya.”  (HR. Sunan Abu Daud 3735) 

 

سنن ابن ماجه ٤٠٧٦: حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ حَدَّثَنَا أَبُو الْمَلِيحِ الرَّقِّيُّ عَنْ زِيَادِ بْنِ بَيَانٍ عَنْ عَلِيِّ بْنِ نُفَيْلٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ قَالَ

كُنَّا عِنْدَ أُمِّ سَلَمَةَ فَتَذَاكَرْنَا الْمَهْدِيَّ فَقَالَتْ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ الْمَهْدِيُّ مِنْ وَلَدِ فَاطِمَةَ

Telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Abu Syaibah telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Abdul Malik telah menceritakan kepada kami Abu Al Malih Ar Raqqi dari Ziyad bin Bayan dari Ali bin Nufail dari Sa’id bin Al Musayyab dia berkata,

“Ketika kami berada di samping Ummu Salamah, tiba-tiba dia menyebutkan kepada kami mengenai perkara Mahdi, katanya, “Saya pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Al Mahdi berasal dari anak keturunan Fatimah.”  (HR. Sunan Ibnu Majah 4076) 

  

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ، حَدَّثَنَا أَبُو الْمَلِيحِ الرَّقِّيُّ، عَنْ زِيَادِ بْنِ بَيَانٍ، عَنْ عَلِيِّ بْنِ نُفَيْلٍ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ، قَالَ كُنَّا عِنْدَ أُمِّ سَلَمَةَ فَتَذَاكَرْنَا الْمَهْدِيَّ فَقَالَتْ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ ـ صلى الله عليه وسلم ـ يَقُولُ ‏ “‏ الْمَهْدِيُّ مِنْ وَلَدِ فَاطِمَةَ ‏”‏ ‏.‏

 Diriwayatkan bahwa Sa’eed bin Musayyab berkata: “Kami bersama Ummu Salamah dan kami sedang mendiskusikan Mahdi. Dia berkata: ‘Saya mendengar Utusan Allah () berkata:” Mahdi adalah salah satu keturunan dari Fatimah. ” (HR. Ibnu Majjah 4086)

 

لا تنقضي الدنيا حتى يملك العرب رجل من أهل بيتي يواطئ اسمه اسمي

 “Dunia ini tak akan berakhir sampai jazirah Arab dikuasai oleh seorang dari ahli baitku. Namanya menyamai namaku.” (HR. Tirmidzi dan Abu Dawud)

يواطئ اسمه اسمي واسم أبيه اسم أبي

“Namanya sama dengan namaku, demikian pula nama ayahnya sama dengan ayahku.” (HR Abu Dawud)

 

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ حَدَّثَنَا أَبُو الْمَلِيحِ الرَّقِّيُّ عَنْ زِيَادِ بْنِ بَيَانٍ عَنْ عَلِيِّ بْنِ نُفَيْلٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ قَالَ كُنَّا عِنْدَ أُمِّ سَلَمَةَ فَتَذَاكَرْنَا الْمَهْدِيَّ فَقَالَتْ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ الْمَهْدِيُّ مِنْ وَلَدِ فَاطِمَةَ

Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin Abu Syaibah] telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Abdul Malik] telah menceritakan kepada kami [Abu Al Malih Ar Raqqi] dari [Ziyad bin Bayan] dari [Ali bin Nufail] dari [Sa’id bin Al Musayyab] dia berkata,

Ketika kami berada di samping [Ummu Salamah], tiba-tiba dia menyebutkan kepada kami mengenai perkara Mahdi, katanya, “Saya pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Al Mahdi berasal dari anak keturunan Fatimah.” (HR. Ibnu Majah Nomor 4076)

 

المهدي مني أجلى الجبهة أقنى الأنف يملأ الأرض قسطاً وعدلاً كما مُلئت جوراً وظلماً يملك سبع سنين

“Al-Mahdi berasal dari keturunanku, dahinya lebar, hidungnya mancung. Dia akan memenuhi bumi ini dengan keadilan, setelah sebelumnya penuh dengan kekejaman dan kezaliman. Dia akan menguasai dunia ini selama tujuh tahun.” (HR. Abu Dawud dan yang lainnya)

 

منا الذي يصلي عيسى ابن مريم خلفه

“Dari keturunanku nanti akan ada yang menjadi Imam shalat untuk Isa bin Maryam .” (HR. Abu Nu’aim, dinilai shahih oleh Syaikh Albani)

 

This entry was posted in Extend, recent post, Islamic View and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

80 Responses to PASUKAN IMAM MAHDI AKAN MEMPERSATUKAN UMAT

  1. toni budiana says:

    klo khurasan dahulu jantungnya ada di afganistan pernah dengar d ceramah,karena sampai saat ini tak pernah ada yg nguasai,yg mencoba inggris terus uni soviet,dan sekarang mamarika….gagal semua…btul ga min

  2. Umar mas'ut says:

    maaf bang admin.. ini menurut saya PASUKAN INTI dari timur khurasan harus satu level dengan PASUKAN RUM sesuai dengan artikel kajiannya bang admin.. Sekali lagi mohon maaf bang.. yang mana PASUKAN satu level dengan PASUKAN RUM ini berasal dari bangsa yang tak pernah ada masalah dalam sejarah dengan bangsa rum yang bahkan hingga sekarang ke akrapanya seperti adi kakak.

    • The admin says:

      Kita hargai semua pendapat, tapi baiknya disertai referensi haditsnya. Kita sudah mengutip puluhan Hadits yang sangat terang benderang yg tidak bermakna simbolik sama sekali.

  3. Umar mas'ut says:

    Maaf maksud saya…PASUKAN INTI IMAM MAHDI dari timur khurasan dari bangsa yang belum pernah ada masalah dengan bangsa rum dan 1 level.

    • The admin says:

      Jika menuruti pendapat ini pendapat itu yg tidak ada dasarnya maka kita akan dipusingkan sendiri. Jadi mari kita mulai gunakan saja Hadits2 yg ada, dan lupakan pendapat yg tak berdasar.

  4. Edy paimar majid says:

    Admin, mengenai pasukan imam mahdi yg dari khurasan, bukan hari ini di iran itu mayoritas syiah dan keyakinan syiah mengenai imam mahdi bukankah berbeda dengan yg diyakini oleh ahlulsunnah? Bagaimana penjelasan ini admin? Terima kasih atas jawabannya sebelumnya.

    • The admin says:

      Ya betul, Iran Mayoritas Shiah dan Yamanpun 45% Shiah. Tapi Yaman dan Khurasan jelas sudah ditetapkan Hadits. dan faktanya begitu banyak hadits yg memuliakan muslim Persia dan Yaman. Jadi tinggal pilihan kita masing” saja mau mengikuti nafsu kebencian atau mengikuti petunjuk agama.

      Peta pendapat soal Al mahdi sebenarnya lebih rumit lagi, karena dalam suni sendiri ada beberapa pendapat, begitu juga didalam Shiah juga ada beberapa pendapat.
      Didalam Shiah malah ada yang berpendapat Imam Mahdi sudah berabad lalu dilahirkan, tapi tidak meninggal seperti halnya Nabi Isa. Tapi baik Suni maupun Shiah sama-sama meyakini beliau keturunan Putri Nabi Fatimah.

      Nah melihat situasi ini sementara waktu semakin habis, maka sudah saatnya kita tinggalkan silang pendapat itu, biar nanti Al Mahdi sendiri yang menjelaskan.
      Sudah tidak ada waktu lagi untuk memperuncing perbedaan, kita yakin saat beliau datang nanti situasinya akan kembali seperti saat zaman Nabi, tidak akan ada lagi orang yng berani mengaku saya aliran ini, saya aliran itu.

  5. Dadan Danial Sibel says:

    Assalamualaikum, sy pribadi setuju dgn pendapat admin, mari kita petakan, mana sekarang ini negara negara yg zolim dan mana negara negara terzolimi. Biasanya dari negara yg terzolimi itulah yg akan muncul kesatria kesatria perang tangguh yg sebenarnya, bukan pasukan berbendera hitam tapi dibiayai oleh NATO atau Israel atau kawan setianya Israel….. masyaalloh dulu kita sudah ditipu oleh pasukan ISIS, masa sekarang mau tertipu lagi…. nauzubillah

    • sayyed Fesal says:

      salam kenal bg

    • The admin says:

      Waalaikumsalam, Sebenarnya Allah sudah memberi rumus bagimana menyikapi perbedaan, yaitu kita lihat saja aturannya di Quran dan Sunnah, tapi kebanyakan kita lebih suka jadi korban fitnah akhirzaman atau hanya menuruti nafsu :

      Hai orang-orang yang beriman, ta’atilah Allah dan ta’atilah Rasul(Nya), dan ulil amri diantara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah dia kepada Allah (Al Qur’an) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya. (QS An Nisa’:59).

      Jadi sebenarnya kajian ini bagian dari upaya mentaati perintah Allah itu, bukan pendapat pribadi.

  6. Tofa says:

    Jika dmikian sya kurang yakin bhwa indonesia akn banyak yg mngakui al mahdi. Mayoritas Muslim d indonesia adlh anti Syiah bhkan sangat mmbenci. Smoga hati ini slalu d jaga d jalan yg lurus.

    • sayyed Fesal says:

      benci krn ketidaktahuannya mungkim maklum, tapi benci karena kebenciannya itu MUSUH

    • The admin says:

      Ya bisa saja terjadi spt itu karena masivnya propaganda para pemecah belah umat itu. Tapi jika mereka tahu betapa besar dosanya bisa jadi pingsan itu para pemecah belah agama, karena dosanya setara Syrik (mempersekutukan Allah).

      Dengan kembali bertaubat kepada-Nya dan bertakwalah kepada-Nya serta dirikanlah shalat dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah, yaitu orang-orang yang memecah-belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka. (QS. Ar Rum 30, 31-32).

  7. sayyed Fesal says:

    saudara ku admin, terima kasih artikelnya, ttg artikel ini kami selalu bahas setiap hari milad Imam Zaman. AS di keluarga dan kelompok kami. Rahbar sayyid ali khamenei sudah menyerukan untuk persatuan ummat ini. dan kita bisa liat sekarang persatuan telah terjalin lbh erat sejak wafatnya, syahid jenderal Qasem Sulaimani, Iran, Irak Suriah, Lubnan, Afganistan, Yaman bersatu dalam 1 front melawan USA, Israel, Saudi dkk dan Turky (negara Muslim munafik) di sisi lain. semoga kita semakin terbuka matanya, mengenal Imam Zaman itu siapa …

    salam

  8. Wibowo PR says:

    key person-nya adalah Imam Mahdi, apakah beliau keturunan Hasan atau Husein? akan menjadi titik balik peperangan dengan persia setelah jazirah arab diperangi, hal ini jelas berpotensi menimbulkan konflik karena baik sunni maupun syiah punya pemikirannya sendiri

    selama Imam Mahdi belum muncul, memang TIDAK selayaknya sunni-syiah berkonflik karena hanya akan menguntungkan zionist NWO

    kalau jazirah arab jelas akan diperangi karena para rajanya “cinta dunia dan takut mati”, tak mau kekuasaannya atas tanah Hijaz diambil-alih, plus pro zionist judeo-christian

    pasukan imam mahdi penakluk konstantinopel adalah “bani ishaq”, dan TIDAK merujuk persia secara spesifik, siapa “bani ishaq” bisa di-trace ke sejarah terpecahnya kerajaan nabi sulaiman as (israel) pasca wafatnya beliau

    terdapat 10 suku israel yang hilang*, dalam sejarahnya mereka ini memang diasingkan oleh assyria (persia kuno) ke daerah yang sekarang bernama “khurasan” dan mereka bukan penganut yahudi**, hal ini perlu dikaji lebih dalam

    *) non suku yehuda dan benyamin yang sekarang menjadi yahudi
    **) ajaran yahudi baru dibentuk oleh suku yehuda dan benyamin jauh setelah kerajaan sulaiman terpecah

  9. flamboyan says:

    Assalamualaikum Admin, mohon pencerahannya atas 2 (dua) hadist di bawah ini :

    1. “Dajjal itu keluar dari bumi sebelah timur yang disebut Khurasan. Dajjal akan diikuti oleh kaum yang wajah mereka seperti tameng yang dilapisi kulit”.

    2. “Kalian akan perangi jazirah Arab sehingga Allah menangkan kalian atasnya. Kemudian (kalian perangi) Persia sehingga Allah menangkan kalian atasnya. Kemudian kalian perangi Ruum sehingga Allah menangkan kalian atasnya. Kemudian kalian perangi Dajjal sehingga Allah menangkan kalian atasnya.” (HR Muslim 5161)

    Pertanyaannya saya adalah :
    1. Apa perbedaan antara khurasan dan persia?
    2. Jika memang benar Persia itu adalah Iran, bagaimana dengan kedudukan hadist no.2, yang justru malah diperangi oleh Al Mahdi?
    2. Bagaimana cara kita memahami kedudukan hadist pada no.1? di satu sisi, pasukan inti Al Mahdi ada di khurasan/iran, sementara di lain sisi khurasan/iran adalah tempat keluarnya Dajjal?

    terima kasih admin atas penjelasannya

    • The admin says:

      Hadits yg No.1 sepertinya hasil fabrikasi, tidak jelas sanad dan perawinya. Yg ada Hadits munculnya bendera hitam dari Khurasan, dan Hadits ciri2 Ya’juj Ma’juj yg wajahnya seperti tameng. Hati2 banyak hadits akhirzmn hasil fabrikasi.

      1. Tentang Khurasan dan Persia sudah dijelaskan dalam artikel.
      2. Sebelum memahami Hadist Muslim 5161, harus difahami dulu :
      – Pertama, Bahwa era akhirzaman adalah sejak Muhammad diangkat sebagai Nabi sampai berakhirnya Khilafah Imam Mahdi. setelah itu adalah proses kiamat yg kita tdk akan menyaksikan.
      – Kedua, Memahami Hadits akhirzaman harus dipadukan dng ayat/Hadits2 lain, fakta yg terjadi dan kadang harus dipadukan sejarah islam. Jika tdk bakal bingung dan bahkan bisa gagal faham.

      Jadi Hadist muslim 5161 itu menceritakan peperangan2 yg sebagian tejadi pada zaman Nabi sampai ujung akhir zaman.

      * Penaklukan kaum Muslimin terhadap bangsa Arab (Iraq,Yaman,Syam dsb) sdh terjadi sejak zaman Nabi sampai era khilafah setelah Nabi wafat.
      * Penaklukan Persia sdh terjadi pada era Umar bin Khatab thn 636M. Jika difahami akan terjadi saat era Al Mahdi tentu akan bertentangan dng Hadits2 lain ttg kemuliaan bangsa Persia dan bertentangan dng hadist lain yg menyebut pasukan Al Mahdi akan keluar dari Khurasan (persia).
      * Peperangan melawan Rum barat(AS dan NATOnya ) sebenarnya sdh sejak AS menyerbu Irak , Libya, Suriah, Yaman, hanya saja bangsa Rum barat banyak menggunakan kekuatan2 proksinya baik militan maupun sekutu Arabnya. sdh terjadi di Irak, Yaman, Suriah dan blm selesai.
      * Perang melawan Dajjal artinya kita akan memerangi Umat Yahudi pengikut Dajjal atau bisa dimaknai pemimpin ngr muslim/non muslim pengikut Dajjal (sekutu Israel), karena jika dimaknai tekstual memerangi Dajjal mk itu tdklah mungkin, krn yg bisa membunuh Dajjal hanya Nabi Isa as. sdh terjadi di Irak, Yaman, Suriah dan blm selesai.

  10. Lord says:

    Assalamualaikum
    Min, boleh dong request materi ad dukhan, kan lagi rame ini, pertengahan tgl 15 ramadhan hari jumat tahun ini ada prediksi terjadi dukhan berdasar hadits. Gimna menurut admin?
    Tp pertengahan kan gk selalu tgl 15 nya, bisa jadi 14,15,16, atau malah 17.

    • The admin says:

      1. Sebaiknya kita diberi kutipan hadits2nya (jangan cuma satu hadits) lengkap dengan perawinya, karena kita belum pernah tahu ada Hadits ttg Dukhan pd pertengahan Ramadhan.
      2. Setahu kita ad-Dukhan itu nama surat Qur’an yang telah kita sudah kaji dalam artikel “isyarat Islam tentang perang nuklir”. itupun baru bisa kita simpulkan setelah didukung puluhan hadits dan ayat lain.
      3. Jika ada orang yg membuat kesimpulan ttg even besar akhirzaman hanya dari satu Hadits, maka bisa dipastikan akan gagal faham. Kita juga menghindari membahas Hadits2 lemah/palsu/tidak jelas perawinya.

      • Lord says:

        Iya emang haditsnya dhoif, dan gk ada dukungan dr hadits2 lain, ya semoga saja emang gk bener, wallahualam.
        Terimakasih min.

  11. flamboyan says:

    Maaf admin, kenapa pertanyaan saya belum dijawab? setidaknya ditanggapi

    • The admin says:

      Sdh dijawab, sekaligus menjawab opini Wibowo PR yg sepertinya gagal memahami Hadits Muslim 5161 itu. Sebenarnnya pertanyaan serupa sdh prnh kita jawab pd artikel Dua khilafah kembar akhirzaman part 2.

  12. Heru albantani says:

    Untuk saudara Flamboyan,,saya ikut menyimak saja atas pendapat jwbn admin,,
    Sya melihat video syekh Imran hosein pu blm bgtu memahami isi kajian tentang Dajjal yg akan kluar di daerah trsbut,dan pasukan inti Al Mahdi ada daerah trsbut

  13. Ardy Iskandar says:

    Admin bagaimana dengan tulisan tentang mimpi Muhammad Qasim ini bahwa tpasukan Imam Mahdi adalah dari Pakistan yg menaklukan India ( Ada hadist tentang perang melawan India.

    Pakistan dan Ghazwa-e-Hind atau
    Perang Dunia 3 (WW3) | Mimpi Muhammad Qasim

    …Maaf kita potong karena terlalu panjang dan sdh kita tangkap poinnya, sebaiknya dikasih linknya saja.

    • The admin says:

      Banyak Hadits sahih khan sudah menjelaskan soal Imam Mahdi dan perang akhirzaman, jadi untuk apa kita membandingkan dengan mimpi seseorang? Nanti jadinya kita malah menurunkan derajat Hadits2 Nabi itu. Apalagi sdh jelas ada penyimpangan bahwa Pasukan Al Mahdi akan muncul dari Pakistan, jelas ini upaya mengkaburkan petunjuk agama.

  14. flamboyan says:

    Salam kenal kang Heru tristanto, grup kita sepertinya sudah padam sebelum waktunya

    • The admin says:

      Forum aaz juga sdh habis waktunya hehe… Maklum meski trafik pengunjung aaz.com semakin tinggi tapi kita seperti berjuang sendiri 4 tahun ini, baik tenaga, fikiran waktu dan materi.

  15. flamboyan says:

    terima kasih admin atas penjelasannya, doa saya kpd Allah Swt, semoga seluruh tim AAZ slalu diberi kekuatan dan perlindungan driNya. Saya berharap, di sisa waktu yg ada, tim AAZ kembali mengulas secara mendetail persiapan-persiapan jelang malhamah kubra mulai dr level mikro hingga kampung muslim (makro) sebagaimana diarahkan oleh SIH.

    Oia….sekilas info admin, dalam 2 (dua) bulan terakhir ini di tengah merebaknya pandemi Covid-19, ternyata para bala tentara ya’juj ma’juj sedang/sudah menyiapkan perangkat besar-besaran untuk menyasar di 3 wilayah yakni IRAK, IRAN, SURIAH.

    Wallahu A’lam Bisshawab

  16. Heru albantani says:

    Sehat trus untuk yg ada di forum aaz.com terutama admint,,,smoga dalm lindungn Allah SWT
    Agr trus berjuang dijln kbneran Allah dengan al’quran dan hadist shaih nya,untk umat muslim agar tidak ceroboh diakhir zaman ini,dlm barisan

  17. Tofa says:

    Yg masih jdi misterius cuma Imam mahdi, krna hanya d beri petunjuk soal dari mana kluarnya serta fisiknya, itupun sangat minim skali. Mohon tanggapanya soal Imam mahdi..

    • zan says:

      sebenarnya untuk al mahdi untuk acuan pasti nya dr hadist cuman kematian raja saudi dan perebutan kekuasaan 3 pewaris/anaknya.
      untuk perebutan pewaris, sekarang sudah terlihat tanda – tandanya. ditambah dengan semakin intens nya ww3, dan juga coronavirus, maka kemungkinan kematian raja salman akan memunculkan al mahdi. wallahu alam.

      semoga admin bisa menambah lebih detailnya

    • The admin says:

      Yang mengawali memang hanya disebut perebutan kekuasaan setelah meninggalnya Raja, tapi beberapa isyarat lain yg bisa memastikan Dia adalah benar2 Imam Mahdi sebenarnya banyak seperti :
      Asal dari Madinah, dibaiat di Makkah, lokasi pembaiatan, dibai’at oleh orang2 shaleh dari Iraq dan Suriah, ada pasukan dari arah Suriah yg akan menyerang dan ditenggelamkan Allah di antara makah dan Madinah dsb.

      Tapi kita memprediksi, sebelum semua peristiwa itu, kemungkinan akan ada pertempuran besar antara pasukan dari Yaman dan pasukan Saudi. Karena untuk bisa melindungi Imam Mahdi, pasukan dari Yaman itu tentu saja harus sudah berada di Makkah sebelum Imam Mahdi muncul, jika tidak pasti langsung ditahan oleh militer Saudi. Ini hanya prediksi ya, WaAllhualam.

      • Tofa says:

        Ada yg brpendapat, wlopun datang dri madinah, bukan berarti penduduk madinah. Karna memang tidak ada yg mnjelaskan tmpat kelahiran n tumbuh bsar d daerah mana. Jdi mungkin sja brasal dari luar arab. Soalnya Almahdi sbelumnya memang bukan siapa2 tdk punya pngikut n d baiat paksapun beliau seorang diri jadi bner2 sndiri n misterius.

        • The admin says:

          Almahdi bukan dari ras Arab? Wah kaget juga kita, begitu banyak pendapat pelintiran diakhirzaman ini ya, bahkan sampai asal-usul al Mahdi pun dipelintir. Sangat memprihatinkan. Dibagian referensi nanti akan kita tambahkan hadits2nya, tp sementara kita kutipkan :

          “Ketika kami berada di samping (Ummu Salamah), tiba-tiba dia menyebutkan kepada kami mengenai perkara Mahdi, katanya, “Saya pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Al Mahdi berasal dari anak keturunan Fatimah. (HR. Ibnu Majah Nomor 4076)

          “Al-Mahdi berasal dari keturunanku, dahinya lebar, hidungnya mancung. Dia akan memenuhi bumi ini dengan keadilan, setelah sebelumnya penuh dengan kekejaman dan kezaliman. Dia akan menguasai dunia ini selama tujuh tahun.” (HR. Abu Dawud)

          “Dunia ini tak akan berakhir sampai jazirah Arab dikuasai oleh seorang dari ahli baitku. Namanya menyamai namaku.” (HR. Tirmidzi dan Abu Dawud)

          • ihwanovic says:

            mungkin maksudnya mas tofa di atas, bukan dari arab itu ya arab saudi. karena bagi sebagian besar orang indonesia, begitu mengatakan arab, yang terlintas ya saudi. jadi mungkin lahir di yaman, gaza atau lainnya. apa benar seperti itu maksudnya mas @tofa?

            • The admin says:

              Baiknya dipegang panduan yang ada saja dan tidak mengandai-andai, karena nanti bisa dimanfaatkan banyak fihak untuk mengklaim Al Mahdi dari Malaysia atau Pakistan atau dari Indonesia dsb, yg justru makin membingungkan. Jd kita tuggu saja kemunculannya dari Makkah.

  18. flamboyan says:

    Trlepas penting atau tidknya, saya ingin menanykan mana yg trlbih dahulu yg akan muncul/keluar, apakah Dajjal atau Al Mahdi ?

  19. flamboyan says:

    Beda admin ya dengan versi SIH, dimana Imam Mahdi tidak muncul sebelum Dajjal menyelesaikan misinya : “I’m Messiah”!

    Wallahu a’lam

    • The admin says:

      Ah.. sepertinya blm dibaca juga Hadist Muslim-5157 yg di artikel “peperangan setlah perang nuklir” ya?
      Disitu khan sdh jelas urutan munculnya , Imam mahdi-Dajjal-Nabi Isa :

      lalu selanjutnya mereka (pasukan Al Mahdi) menaklukkan kostantinopel. Dan ketika mereka sedang membagi-bagi harta rampasan perang & tengah menggantungkan pedang-pedang mereka pada pohon zaitun, tiba-tiba setan meneriaki mereka ‘Sesungguhnya Al Masih telah muncul di tengah-tengah keluarga kalian, ‘ merekapun berhamburan keluar, & ternyata itu hanyalah kebohongan belaka. Ketika mereka mendatangi Syam, dia (Dajjal) muncul. Dan ketika mereka sedang mempersiapkan peperangan & sedang merapikan barisan, tiba-tiba datanglah waktu shalat, & turunlah Nabi Isa bin Maryam ...(HR.Muslim -5157)

      Apakah beda dng SIH? Kita tdk yakin jika SIH tdk membaca hadits itu.

  20. flamboyan says:

    Assalamualaikum admin, terkait hadis DAJJAL dan KHURASAN :

    1. Hadits Ibnu Majah No.4062

    Telah menceritakan kepada kami Nahsr bin Ali Al Jahdlami dan Muhammad bin Basysyar serta Muhammad bin Al Mutsanna mereka berkata; telah menceritakan kepada kami Rauh bin ‘Ubadah telah menceritakan kepada kami Sa’id bin Abu ‘Arubah dari Abu At Tayyah dari Al Mughirah bin Subai’ dari ‘Amru bin Huraits dari Abu Bakar Ash Shiddiq dia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menceritakan kepada kami bahwa Dajjal akan datang dari bumi bagian timur yang di sebut dengan daerah Khurasan, ia di ikuti oleh suatu kaum yang wajah mereka menyerupai tameng (alat) pemukul.”

    2. Hadits Tirmidzi No.2163

    Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Basysyar dan Ahmad bin Mani’ keduanya berkata: telah menceritakan kepada kami Rauh bin ‘Ubadah telah menceritakan kepada kami Sa’id bin Abu ‘Urubah dari Abu At Tayyah dari Al Mughirah bin Subai’ dari ‘Amru bin Huraits dari Abu Bakar Ash Shiddiq berkata: Telah menceritakan kepada kami Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam, beliau bersabda: “Dajjal akan muncul dari suatu negeri di timur bernama Khurasan, ia diikuti oleh kaum-kaum, sepertinya wajah mereka perisai yang ditambal.” Berkata Abu Isa: dalam hal ini ada hadits serupa dari Abu Hurairah dan ‘Aisyah dan hadits ini hasan gharib, hadits ini diriwayatkan oleh Abdullah bin Syaudzab dan beberapa perawi dari Abu At Tayyah, kami hanya mengetahuinya dari hadits Abu At Tayyah.

    Pertanyaan saya adalah
    1. Maaf sebelumnya, admin sempat menyinggung jika hadis yang saya paparkan melalui pertanyaan beberapa waktu lalu adalah hasil fabrikasi. Bagaimana dengan kedudukan hadis di atas, benarkah hadis di atas tersebut juga hasil fabrikasi?

    2. Jika memang benar demikian hadis di atas adalah fabrikasi, bagaimana cara kita mengidentifikasinya?

    Terima kasih admin atas penjelasannya

    • The admin says:

      1. Tidak seperti munculnya Al Mahdi di Makkah dan Nabi Isa di Masjid diTimur Damaskus, Tempat munculnya Dajjal tidak ada hadits sahih yg menyebut spesifik. Dan ini sudah menjadi polemik lama.

      Hadits sahih muslim 2942 menceritakan Dajjal dibelenggu disuatu pulau (padahal Khurasan bukan pulau), sementara Hadits lain (Muslim -5157) menyebut dia akan muncul ketika pasukan Mahdi sedang berada di Syam.

      Sahih muslim 2942 sendiri menyebut beberapa kemungkinan lagi, di laut syam, dilaut Yaman, dan bukan dari arah timur, padahal selain timur ada banyak arah yg lain.

      Ketahuilah sesungguhnya Dajjal itu berada di lautan Syam atau di lautan Yaman, bukan dari arah timur, bukan dari arah timur, bukan dari arah timur. Baginda Nabi mengisyaratkan dengan tangannya ke arah timur… (HR. muslim 2942).

      Jika dari Hadits2 yg sahih saja kita tidak bisa menyimpulkan, apalagi dari 2 hadits yg anda kutip yg statusnya hasan gharib (gharib: ada perawi yg asing/ tdk dikenal), belum lg isi/matannya yg kontradiksi dng Hadits sahih.

      Tapi ada hadits lain yg jika digabung dng Sahih Muslim 5157 jadi lebih logis, yaitu dari Riwayat Ibnu Majah No. 4067, yang menyebut Dajjal akan keluar dari celah antar Iraq dan Suriah. Haditsnya sangat panjang tp bisa disimak disini.

      2. Untuk meneliti status Hadits, cara yg paling mudah adalah dng mencari apakah ada hadits sahih yg menyebut hal serupa. Atau apakah isinya bertentangan dengan Hadits sahih, atau apakah sinkron dengan fakta, contohnya dulu muncul hadits yg menyebut Najd di Iraq, padahal faktanya Irak bukan ditimur Makkah/Madinah, dan dari peta jelas Najd ada diSaudi.

      Tapi jika ingin meneliti secara serius tentu harus meneliti status kredibilitas perawi, ketersambungan sanad, tidak ada cacat /’illah (konflik isi /matan)-nya dng hadits lain, konflik dng perawi lain) dsb. Itu biasanya hanya dilakukan oleh para ahli hadits.

      Jadi kesimpulannya, soal lokasi kemunculan Dajjal secar fisik belum ada yg bisa menyimpulkan secara akurat.

  21. julhelmi erlanda says:

    hanya menyajikan pandangan berbeda. INI SALAH SATU PANDANGAN KALAU AL MAHDI DARI PAKISTAN.

    … Imam Mahdi itu terkenal membagikan mimpinya dan menjadi Khalifah Islam Pakistan yakni Imam mahdi Muhammad Qasim bin Abdul Karim yg mendapat petunjuk dari Allah dan Rasulullah melalui mimpi yang telah dimunculkan oleh Allah dan Rasulullah untuk di kenal umat islam akhir zaman sebagai imam mahdi khalifah islam terakhir di akhir zaman sebagai kabar gembira untuk umat islam sebelum datangnya kiamat yg semakin dekat. Muhammad Qasim bin Abdul Karim adalah ahlul bait Anak cucu keturunan Rasulullah, keturunan dari Fatimah, lalu Hasan nasab sampai ke bapaknya Abdul Karim yg keluarganya hijrah dari arab ke Pakistan dan menetap tinggal di Pakistan.

    Tentang Klaim Muhammad Qasim ini sdh pernah di tanyakan, dan poinnya sdh kita tangkap jadi kita potong krn terlalu panjang untuk Panel Komentar. Sebaiknya dikasih Linknya saja. Theadmin aaz.

    • The admin says:

      Yang seperti inilah yang kita khawatirkan, Bisa dibayangkan jika di Pakistan, di Afghanistan,di Malaysia, di Indonesia masing2 ada 5 orang yang mengklaim sebagai Imam Mahdi, betapa bingung dan kacaunya umat.

      • Romial86 says:

        Kita mesti kembalikan ke Hadist Rasulullah SAW..Al Mahdi akan di baiat di Kabbah secara paksa..jelas sosok Al Mahdi, beliau tidak merasa sebagai Al Mahdi atau pun mengaku Al Mahdi..dan yg membaiat beliau para ulama yg tidak saling kMahdidr berbagai negara dan tiba” memaksa akan membaiat beliau sebagai Al Mahdi..Wallahua’lam..

        • The admin says:

          Saya kira tidak ada yg menafikkan hadits itu, Justru yg hrs diluruskan adalah bahwa Yg membaiat adalah Bukan ulama berbagai negara, Teks Haditsnya jelas menyebut yg membaiat adalah Orang2 salih dari Irak dan Suriah.

          Maka ketika manusia melihat hal itu, orang-orang shalih dari Syam dan orang-orang terbaik dari penduduk Irak membaiatnya antara rukun dan Maqam. Lalu muncullah seorang laki-laki dari bangsa Quraisy, paman-pamannya dari suku Kalb, ia lalu mengirimkan sepasukan untuk memerangi mereka (orang-orang yang berbaiat kepada Al mahdi) namun mereka dapat mengalahkan mereka..…(HR. Abu Dawud 3737)

      • Rambo jo says:

        Muhammad Qasim tdk melakukan klaim bahwa dia adl Imam Mahdi. Dia hanya menyampaikan mimpi²nya.

        Inilah yg menakutkan, krn di satu sisi telah muncul mahdi² palsu, bgt pula nabi² palsu, sedangkan Muhammad Qasim tsb memiliki ciri² kealmahdian dan didukung dgn bgt bnyk mimpi² ttg akhir zaman, tapi justru menolak dikatakan sbg Imam Mahdi.

        Ini seharusnya diwaspadai benar².

    • The admin says:

      Putin mengatakan 95% terorisme didunia itu dirancang oleh CIA. Demikian juga Mantan Menlu Inggris Robin Cook dan Mantan Menlu AS Hillary Clinton beberapa tahun lalu yg menyebut AlQaeda dirancang dan oleh CIA (AS) dan didanai oleh Arab Saudi pada era 80an.

      Pada 2012 AlQaeda Afghanistan dikirim ke Suriah untuk menurunkan Assad dengan merek baru El-Nusra, sampai yg terakhir berganti nama Hayt Tahrir AlSham. Di negara2 muslim Afrika spt Nigeria Alqaeda bermerk Boko Haram dan diSomalia bermerk AlShabab.
      Anda msh bisa menyimak pengakuan Clinton itu diVideo ini. Makanya tdk pernah ada kelompok militan bentukan AS yg menyerang musuh Islam Israel, dan malah menyerang negara2 muslim.

      Nah kira2 pantas dan masuk akal gak menurut anda, kelompok yg dibentuk oleh AS dan menyerang muslim lain menjadi pasukan Imam Mahdi?

  22. Tofa says:

    @ihwanovic Iya bnar sekali, wlopun keturunan nabi Muhammad bkan brarti tinggal ato lahir d wilayah arab ato timur tengah. Kn sudah myebar k seluruh dunia, jadi mustahil juga smua Kturunan bsa tercatat smua.

  23. Arif rahman says:

    Menaklukkan Arab saudi bukanlah perang kecil, karena Arab Saudi sudah membeli senjata milyaran dolar dari AS dan Eropa. Pasukan dari timur yg dari Yaman itu tentu akan tidak mudah mengalahkan militer Saudi. Kira-kira bagaimana jalannya perang itu ?

    • The admin says:

      Pertanyaan bagus, memang benar Saudi saat ini memiliki persenjataan canggih, jd perang itu bukanlah perang yg sederhana. Hadits jg sdh mengisyaratkan hal itu :
      “Akan berperang 3 orang di sisi perbendaharaan kalian. Mereka semua adalah putra khalifah. Tetapi, tak seorang pun di antara mereka yang berhasil menguasainya.
      Kemudian muncullah bendera-bendera hitam dari arah Timur, lantas mereka memerangi kamu (orang Arab) dengan suatu peperangan yang belum pernah dialami oleh kaum sebelum kalian. Maka jika kamu melihatnya, berbaiatlah walaupun dengan merangkak di atas salju.”
      (Hadits Riwayat Tsauban. Al-Ahkam Asy-Syar’iyyah Al-Kubra, IV/527; Hasan.)

      Tapi jangan lupa diSaudi juga bercokol pasukan AS lengkap dng pertahanan udara THAAD dan Patriotnya. Jd sementara ini yg bisa kita prediksi adalah :
      1. Pasukan AS sudah menyelesaikan misinya di Saudi (perang dng Iran sdh selesai), sehingga pasukan dari Yaman yg skrg sdh menggunakan rudal dan Drone canggih itu bisa memenangkan perang itu.
      2. Pasukan AS masih ada diSaudi, tapi tidak mau ikut campur dlm perang itu. AS adalah pengkhianat ulung seperti yg sering dilakukan pada Kurdi Suriah.
      3. Pasukan AS ikut membantu militer Saudi, tapi kemungkinan itu sangat kecil.
      WaAllahualam.

      • Arif rahman says:

        Hadis juga menyebut akan ada pasukan dari Suriah yang menyerbu Imam Mahdi dan ditenggelamkan Allah diantara Makkah dan Madinah. Apa ini pasukan Suriah ?

        • The admin says:

          Seperti pertanyaan anda sebelumnya, karena tidak ada hadits yg menjelaskan detail, mk kita hanya coba menawabnya dalam visi analisi geoplitik.

          Arab saudi dan Turki sebenarnya musuh dalam selimut, keduanya kadang bisa bersatu karena sama2 sekutu AS, tapi sebenarnya visi masing2 adalah bertolak belakang. Saudi dan Turki bersatu dalam penghancuran Suriah, tapi kini berhadapan diLibya.

          Erdogan selalu menyuarakan agenda restorasi Kekhaisaran Ottoman, terlepas apakah itu ada alasan tersembunyi dibelakangnya, tapi faktanya satu dasa warsa ini Erdogan sangat agresif di Libya dan Suriah yg merupakan bekas kekuasaan Ottoman. Saudi tentu saja gerah dng agresifitas Erdogan itu, karena Makkah dan Madinah jg bekas wilayah Ottoman.

          Kita meyakini bahwa Erdogan juga tahu bahwa salah satu kota yg akan ditaklukkan Imam Mahdi adalah Konstantinopel/Istanbul. Hal ini tentu saja membuat Erdogan frustasi dng masa depan Turki, Inilah yg kita yakini memicu agresifitas erdogan diluar negeri.

          Ada dua kemungkinan alasan erdogan mati-matian mempertahankan militan di Idlib, kesatu menuruti agenda AS/Israel untuk membendung aliran kekuatan Iran keSuriah, dan kedua adalah agenda Turki sendiri untuk membendung pasukan Almahdi dari Madinah yg akan menaklukan Konstantinopel.

          Kesimpulannya, jika Pasukan yang akan menyerbu itu dari Pasukan Suriah tentu tdk masuk akal, karena Suriah dan Iran punya visi yg sama dalam menyambut Al Mahdi. Dengan analisa kita diatas, maka kemungkinan lain adalah pasukan itu adalah militan dari Suriah utara yang dikirim Turki untuk mencegah agar Konstantinopel tidak diserang pasukan Mahdi. Pendapat kedua ini didukung dengan kebijakan Turki akhir2ini yg terus mengirim militan dari Suriah utara ke Libya.

  24. MUHAMMAD IQBAL says:

    Assalamualaikum Admin..
    Saya ada saran, supaya kira2 admin terus memantau Imam Mahdi. Karena dari gaya2nya, nampaknya Ramadhan tahun ini beliau akan muncul.

    • The admin says:

      Kita selalu mengupdate situasi disekitar sungai Eufrat dan Yaman. Dikedua area inilah yg kita prediksi bakal terjadi peristiwa2 penting berikutnya.
      Sementera ini prediksi Kita adalah, sebelum ada pergerakan pasukan dari Yaman menuju Saudi, maka tidak mungkin Al mahdi akan muncul.

  25. Romial86 says:

    Maaf admin cuma mau kasih pandangan ajah..di lihat dari geopolitik yaman skrg trjadi konflik dgn koalisi arab..bagaimana mereka mau membangun militer modern..sedangkan iran skrg dgn penganut syiah kuat mereka percaya imam mahdi dr imam ke-12 mereka tiba” akan ada Al Mahdi yg akan di baiat di Mekkah seandainya bukan dr kaum mereka..mungkin mereka akan menyerang Al Mahdi yg d baiat tersebut..kalau Saudi jelas pembaiatan Al Mahdi di Mekkah dpt menghancurkan kekuasaan mereka..kita tidak menampik apakah pasuakan Al Mahdi tersebut berasal dr Indonesia atau Malaysia..karena kedua negara ini sedang damai dan sedang membangun kekuatan militer modernnya sebagai contoh Indonesia..skrg Indonesia sedang gencar”nya membangun kekuatan militer modern yg mumpuni..Allahu A’lam..semoga kita menjadi bagian pasukan Al Mahdi sampai Akhir Zaman yg di telah di janjikan Rosulullah SAW..

    • The admin says:

      Memahami step-step kemunculan Imam Mahdi adalah sama sulitnya dng memahami Khilafah Nabi Isa di Yeruslaem. Tidak mungkin bisa faham tanpa tahu geopolitik akhirzaman dan selama masih ada kebencian terhadap aliran/agama lain. Hati harus bersih dulu.

      Jika Nabi sdh jelas menyatakan salah satu pasukan inti al-Mahdi akan muncul dari Aden/Yaman, kenapa kita harus me-nebak2 lokasi lain? Kita hidup diera fitnah akhirzaman , Panduan agama saja yg terang sj bnyk yg berusaha membelokkan, dan lebih suka kemakan fitnah2 akhirzaman yang hanya berdasar dongeng/fitnah. Memprihatinkan memang, padahal kita mengklaim ahlussunah waljamaah.

      Seperti halnya Suriah, Yaman adalah negeri yg diberkahi Allah, yg karena dahsyatnya fitnah akhirzaman banyak yg mengaku muslim tapi malah menyerang dan menghancurkan 2 negeri itu. Baca hadits2nya pada bagian referensi.

      Insnya Allah (kalau ada waktu) Nanti akan kita tulis artikel tersendiri bagaimana memahami kemunculan Imam Mahdi dari visi geopolitik. Sementara, baiknya baca dulu artikel ini : Perseteruan Arab Vs Iran dlm visi akhirzaman.. Dan juga silahkan baca “Pemecah belah agama”.

  26. Heru says:

    Min, ada bahas flat earth?

  27. Panji Hitam says:

    Assalamualaikum wr wb

    Min, tolong selalu update berita² yg terjadi di yaman dan negara yg dialiri sungai eufrat.
    Biar kita tau klo pasukan imam mahdi sdh sampai di mekkah yg tdk akan lama jg muncul imam mahdi.
    Semoga Allah swt selalu memberkahi dan memberikan kita semua umur panjang agar dpt berangkat dan menjadi pasukan imam mahdi kelak.

    Mulai skrg kita singkirkan perbedaan mazhab/aliran dan sdh saatnya semua ummat islam bersatu.

    Aamiin YRA

    • The admin says:

      Info dari Yaman dan sekitar sungai Eufrat khan selalu kita update di Update WW3.

      Soal kemunculan Imam Mahdi, sdh pernah kita utarakan pendapat kita bahwa tidak mungkin akan muncul Imam Mahdi jika belum ada gerakan 12.000 pasukan dari Yaman, Pasukan itu dalam hadits lain juga diisyaratkan sebagai Api yang yang keluar dari Yaman. Itu hanya pendapat pribadi yg kita analisa berdasar situasi geopilitik saat ini.

      Tentu saja nantinya Islam akan kembali bersatu seperti era Khilafah Nabi di Madinah, jika masih ada sebagian orang yang tidak menyukai persatuan Islam (tidak patuh larangan Allah untuk tidak memecah belah agama) dan lebih suka terbawa fitnah Dajjal tentu akan tersningkir dengan sendirinya.

  28. Nirwan says:

    Assalamu’alaikum

  29. Tofa says:

    Min, bgmana tanggapan admin dg video ini
    https://youtu.be/250gZZOw6KA

    • The admin says:

      Maaf waktu kita sangat terbatas, baiknya lebih spesifik bagian mana atau menit keberapa yg harus kita tanggapi.

    • ihwanovic says:

      saya pernah beberapa kali nonton ceramah ust baequni ini, dia seorang yang rajin bahas tentang akhir zaman, hanya saja banyak pendapatnya yang ngawur, dia juga sangat anti syiah dan iran. saran saya, tinggalkan ceramahnya karena akan berdampak pada kesalahan kita melihat alur kejadian akhir zaman yang saat ini kita saksikan

      • Tofa says:

        Yups, sya jga brpndapat sprti itu. Klo mnurutku ini sesuai dg artikel tntang Pemecah belah agama.

        • The admin says:

          Jika intinya adalah men-cari2 kejelekan muslim lain maka jangan diikuti. Men-cari2 kejelekan muslim lain itu hanya ada 3 kemungkinan :
          1. Mendapat dosa Ghibah jika yang diucapkannya benar.
          2. Mendapat dosa fitnah jika yang diucapkan tidak benar.
          3. Mendapat dosa syrik karena memecah belah agama (Ar Rum 30, 31-32).

  30. Rambo jo says:

    Belakangan ini muncul seseorang yg bernama Muhammad Qasim bin Abdul Karim dari Pakistan, usia ±41-43thn. Dia bnyk mendapat mimpi² dari Allah ttg peristiwa² akhir zaman.

    Sedangkan Muhammad Qasim tsb memiliki ciri² sbg Imam Mahdi nantinya. Apakah ada diantara saudara² yg mengetahuinya?

    • Wowtowow says:

      Saya balik bertanya boleh ?
      Adakah pertanyaan yg masuk akal ?
      Imam Mahdi muncul di Pakistan ?
      Ciri – ciri sebagai Imam Mahdi ?
      Apakah muncul di Pakistan, Ciri-ciri imam Mahdi ?
      Apakah Imam Mahdi muncul dan di Baiat di Pakistan ?
      Apakah Pakistan tanah suci ?
      Apakah ada Kakbah di Pakistan ?

      Bacalah artikel dengan lengkap sebelum bertanya.
      Jangan minta disuapin terus. Baca itu mudah.

    • zan says:

      selama dia belum datang ke makkah, lalu di bai’at oleh penduduk makkah, suriah, dan irak, maka belum tentu dia al mahdi sesuai hadits…

      dan juga perlu adanya perlindungan dari pasukan yaman untuk menghadang pasukan militer saudi yang menyerang dia.. (baca artikelnya)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *