Update WW3 Nov 2019

KURDI SURIAH AJUKAN PROPOSAL PERDAMAIAN BARU KE PEMERINTAH SURIAH

Image result for KURDISH Abdul Hamid Al-Mehbash PIC

Organisasi multi-etnis Swadaya Masyarakat Kurdi  di Suriah Utara dan Timur telah meminta Presiden Suriah Bashar Al-Assad untuk menerima proposal mereka dalam  putaran baru perundingan perdamaian guna mengakhiri kebuntuan yang menghambat solusi politik di timur laut Suriah,

Kurdistan 24 dilaporkan pada hari Minggu. Menurut seorang anggota dari Administrasi-Sendiri Suriah Utara dan Timur, organisasi tersebut tidak berusaha memecah belah Suriah, terlepas dari tuduhan Presiden Assad selama wawancara minggu lalu.

Ketua bersama Dewan Eksekutif pemerintahan Kurdi Abdul Hamid Al-Mehbash mengatakan kepada Kurdistan 24 bahwa organisasinya “tidak memiliki tujuan untuk memecah belah Suriah.”

“Pernyataan dan tuduhan terhadap kami bahwa klaim kami berusaha untuk memecah belah Suriah adalah tidak benar dan tidak realistis,” tambah Mehbash.

Meski sdudah ada kesepakatan antara Tentara Arab Suriah (SAA) dan Pasukan Demokrat Suriah (SDF) di timur laut Suriah, Damaskus dan Dewan Demokratik Suriah (sayap politik SDF) belum mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perselisihan politik mereka.

 

PETINGGI KELOMPOK  HAYAT TAHRIR AL SHAM BERKEBANGSAAN SAUDI TERBUNUH DIPROVINSI IDLIB 

Abu Yousef Al-Jazrawi Seorang warga negara Saudi yang menjabat sebagai komandan di kelompok teroris Hayat Tahrir Al-Sham dilaporkan dibunuh di provinsi Idlib minggu ini.

Menurut aktivis pro-oposisi, Abu Yousef Al-Jazrawi dibunuh  ketika penyerang tak dikenal menembaki komandan militant itu di dalam kota Ma’aratah diProvinsi Idlib.

Jazrawi dianggap sebagai penasihat keamanan untuk pemimpin Hay’at Tahrir Al-Sham  Abu Mohammad Al-Jolani. Kematiannya terjadi hanya beberapa jam setelah seorang komandan  organisasi jihad Hayriat Tahrir Al-Sham berkebangsaan Chechnya juga  dibunuh di pedesaan barat laut provinsi Idlib.

 

SEBUT NATO TELAH “MATI OTAK”, MACRON DESAK EU BENTUK ALIANSI EROPA

A woman walks across a carpet with the NATO logo ahead of the NATO (North Atlantic Treaty Organization) summit, at the NATO headquarters in Brussels, on July 11, 2018

Presiden Prancis Emmanuel Macron menjadi pendorong paling aktif dalam penyatuan militer Eropa guna menciptakan pasukan Eropa bersam, setelah dia menyebut NATO telah “mati otak”.  Dia dilaporkan melobi untuk merevisi kembali Perjanjian UE untuk melindungi semua negara anggotanya dengan lebih baik, outlet Jerman Welt am Sonntag melaporkan.

Prancis dilaporkan telah menyerukan kepada sesama negara anggota UE untuk meningkatkan kesiapan pertahanan  agar lebih independen dari NATO dan meningkatkan apa yang disebut klausul bantuan Pasal 42 (7) dari Perjanjian UE, yang mewajibkan negara-negara anggota untuk menyediakan dukungan maksimal jika ada serangan terhadap salah satu negara anggota. Welt am Sonntag melaporkan tentang langkah berani  tersebut, mengutip informasi dari para diplomat UE.

Makalah internal dari Paris itu disebut  telah dua kai dibahas oleh para duta besar UE di Brussels, didalamnya  dikatakan bahwa pemerintah Prancis mendorong untuk dilakukan perubahan, dan bersikeras bahwa kelayakan atas “klausa saling mendukung (Pasal 42.7)” harus diperbaiki guna memastikan bahwa setiap negara anggota UE akan dapat menerapkannya.

Menurut Perancis, langkah-langkah itu dimaksudkan untuk memberikan keamanan bagi negara-negara seperti Swedia dan Finlandia, yang bukan anggota  NATO, dan juga Siprus, Malta, Austria, dan Irlandia, jika terjadi serangan militer.

Negara-negara anggota NATO di Eropa juga harus dapat mengandalkan dukungan ini jika NATO tidak mampu melindungi mereka berdasarkan Pasal 5, misalnya dalam kasus ada veto dari AS atau Turki.

Untuk meningkatkan kelayakan klausa tersebut, Prancis juga dilaporkan menuntut agar Layanan Tindakan Eksternal Eropa (EEAS) harus dapat bertindak sebagai “pusat koordinasi” untuk bantuan dari 26 negara Uni Eropa atas permintaan negara yang diserang.

Makalah ini juga  mengusulkan bahwa negara-negara UE harus mengidentifikasi kesenjangan dalam apa yang disebut Latihan Tabletop (TTX), atau latihan militer darurat yang dapat “meningkatkan kesiapan bertindak” jika bantuan militer atau sipil diperlukan bagi negara yang didiserang.

Nato Telah Mati Otak

Laporan itu dikeluarkan seminggu setelah Presiden Prancis Emmanuel Macron meminta Eropa untuk meningkatkan upaya pertahanan karena tidak lagi dapat mengandalkan NATO.

“Apa yang saat ini kita alami adalah kematian otak dari NATO”, kata Macron, merujuk pada kurangnya koordinasi dan ketidakpastian AS di bawah Presiden Donald Trump.

Kanselir Jerman Angela Merkel menolak penilaian Presiden Prancis  itu, sementara Menlu Jerman Heiko Maas secara khusus memperingatkan bahwa “Merusak NATO akan merupakan suatu kekeliruan “.

 

GABUNGAN TENTARA SURIAH DAN SDF  MENAHAN GEMPURAN MILITAN DUKUNGAN TURKI 

Tentara Arab Suriah (SAA) dan Pasukan Demokrat Suriah (SDF) mampu menahan serangan dari militan yang didukung Turki di utara Tal Tamr akhir pekan ini.

Menurut laporan dari Provinsi Al-Hasakah, pasukan gabungan SAA dan SDF bersama-sama menahan serang dari gerilyawan yang didukung Turki di kota-kota Dawoudiyah dan Arishah pada hari Jumat.

Tentara Suriah dan Pasukan Demokrat Suriah mampu mengusir kembali militant yang berjuluk “Tentara Nasional Suriah” (SNA) yang didukung Turki setelah pertempuran sengit yang berlangsung selama beberapa jam di Dawoudiyah dan Arishah.

Sementara pasukan yang didukung Turki yang sebelumnya menguasai Arishah, mereka tidak dapat lagi mempertahankan kota itu setelah terjadi serangan balik SDF ke daerah ini.

Pada saat yang sama, Pasukan SDF  dan Militer Suriah berhasil menggagalkan gerak maju dari militan yang didukung Turki di Distrik ‘Ayn‘ Issa dikota Al-Raqqa.

“Selama serangan itu, tentara pendudukan Turki dan tentara bayarannya berada garis depan di mana  Militer Suriah ditempatkan, dan didaerah di luar perjanjian zona deeskalasi, dua pejuang kami mati syahid dan enam orang lainnya terluka,” ANHA news melaporkan pada hari Sabtu.

Terlepas dari deklarasi gencatan senjata di Suriah utara yang dicanagkan oleh AS,  militant yang didukung Turki masih belum menghentikan serangan mereka terhadap SDF  dan sekutu mereka.

 

TENTARA SURIAH DAN SDF BERSAMA-SAMA MENAHAN SERANGAN MILITAN DUKUNGAN TURKI

Tentara Arab Suriah (SAA) dan Pasukan Demokrat Suriah (SDF) mampu menahan serangan dari militan yang didukung Turki di utara Tal Tamr akhir pekan ini.

Menurut laporan dari Provinsi Al-Hasakah, pasukan gabungan SAA dan SDF bersama-sama mampu menahan serang dari gerilyawan yang didukung Turki di kota Dawoudiyah dan Arishah pada hari Jumat.

Tentara Suriah dan Pasukan Demokrat Suriah mampu mengusir kembali militant yang berjuluk “Tentara Nasional Suriah” (SNA) yang didukung Turki setelah pertempuran sengit yang berlangsung selama beberapa jam di Dawoudiyah dan Arishah.

Sementara pasukan yang didukung Turki yang sebelumnya menguasai Arishah, mereka tidak dapat lagi mempertahankan kota itu setelah terjadi serangan balik SDF ke daerah ini.

Pada saat yang sama, Pasukan SDF  dan Militer Suriah berhasil menggagalkan gerak maju dari militan yang didukung Turki di Distrik ‘Ayn‘ Issa dikota Al-Raqqa.

“Selama serangan itu, tentara pendudukan Turki dan tentara bayarannya berada garis depan di mana  Militer Suriah ditempatkan, dan didaerah di luar perjanjian zona deeskalasi, dua pejuang kami mati syahid dan enam orang lainnya terluka,” ANHA news melaporkan pada hari Sabtu.

Terlepas dari deklarasi gencatan senjata di Suriah utara yang dicanangkan oleh AS,  militan yang didukung Turki masih belum menghentikan serangan mereka terhadap SDF  dan sekutu mereka.

 

PASUKAN RUSIA AMBIL ALIH BASIS MILITER YANG DITINGGALKAN AS DI KOBANI

Menurut laporan, militer Rusia mengambil alih Sarrin Airbase, yang belum lama ini ditinggalkan oleh militer AS awal pekan ini.

Menurut Kemhan Rusia, fasilitas itu akan digunakan untuk  pusat distribusi bantuan kemanusiaan bagi penduduk setempat.

Awal pekan ini, kelompok pertama helikopter Angkatan Udara Rusia lebih dulu  tiba di bandara Qamishli utara untuk bergabung dalam misi patroli perbatasan dengan Turki.

 

PASUKAN SURIAH DIKERAHKAN KE TIMUR LAUT PROVINSI HASAKAH (DEKAT PERBATASAN TURKI)

 

DUA PEMIMPIN NEGARA AGRESOR DI SURIAH SALING BERTEMU

Amid US-Turkey tensions, Trump lauds relationship with Erdogan

Presiden AS Donald Trump  memuji hubungannya dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan ketika para pemimpin bertemu untuk mengatasi berbagai perbedaan mulai dari kebijakan soal Suriah hingga pembelian sistem pertahanan rudal Rusia oleh Ankara.

Sambutan hangat Trump terhadap presiden Turki itu dikeluarkan di tengah kemarahan di Kongres AS tentang serangan Ankara ke Suriah untuk mengusir pasukan Kurdi, salah satu “mitra”  utama Washington dalam “perang melawan ISIS”.

“Kami sudah lama berteman, kami saling memahami negara masing-masing. Kami mengerti dari mana kami berasal,” kata Trump kepada Erdogan ketika mereka duduk bersebelahan di Oval Office.  “Mereka sangat dihormati di negaranya dan di kawasan ini,” kata Trump tentang Erdogan dan istrinya Emine.

Trump mengatakan pada konferensi pers dengan Erdogan bahwa kedua pemimpin telah mengadakan “pertemuan yang indah dan produktif”, dan menambahkan bahwa ia berharap Turki sebagai sekutu NATO  akan dapat menyelesaikan perbedaan diantara mereka.

“Pembelian sistem pertahanan Rusi S-400 oleh Turki,  telah menciptakan tantangan yang sangat serius bagi kami,  dan akan kami membicarakannya secara terus-menerus,” kata Trump pada konferensi pers hari Rabu. “Kami membicarakannya hari ini, dan  kami akan membicarakannya di masa depan, semoga, kami akan dapat menyelesaikan situasi itu,” tambahnya.

 

PESAWAT SU-35 RUSIA DISINYALIR MENCEGAT PESAWAT ISRAEL YANG MENYERANG DAMASKUS

Angkatan Udara Rusia diduga mencegat sebuah pesawat tempur Israel ketika sedang melakukan serangan terhadap ibu kota Suriah Damaskus pada Selasa pagi, publikasi penerbangan Rusia Avia.Pro melaporkan.

“Serangan malam oleh Israel di ibukota Suriah itu tidak dibiarkan begitu saja oleh Rusia. Ini terbukti dalam informasi yang disebarluaskan oleh komunitas Sentry Syria, yang melaporkan bahwa pesawat tempur Rusia lepas landas dari Airbase Khmeimim (Hmeimim) pada pukul 5:26 A.M. (Waktu Moskow), beberapa menit setelah pesawat  Israel menyerang Damaskus, ”lapor publikasi itu.

“Mengingat fakta ini, para ahli percaya bahwa Rusia memiliki informasi tentang pergerakan Angkatan Udara Israel dan tentang serangan udarayang akan dilakukan Israel di wilayah Suriah, sementara itu masih belum ad info apakah Tel Aviv menegur  Rusia tentang operasi itu,” lanjut mereka.

Publikasi itu mengatakan Angkatan Udara Rusia mencegat pesawat perang Israel menggunakan jet Su-35 mereka.

Laporan ini kontras dengan klaim oleh militer Suriah, karena mereka mengatakan bahwa pesawat Israel tidak memasuki wilayah udara Suriah ketika mereka meluncurkan rudal mereka di Damaskus barat. Militer Suriah mengatakan rudal Israel diluncurkan dari wilayah Galilea Atas,  dekat perbatasan selatan Libanon. Baik Rusia maupun Israel belum mengomentari klaim ini.

 

MENLU RUSIA INGATKAN KEMUNGKINAN KEGADUHAN POLITIK TERKAIT PERSELISIHAN ANTARA IRAN DENGA IAIE

Atomic enrichment facilities at Iranian Nataz nuclear power plant

 

Badan Energi Atom Internasional (IAEA) dalam sebuah laporan “rahasia”  yang bocor ke media menyebut bahwa ia telah mendeteksi “partikel uranium alami yang berasal dari antropogenik di lokasi yang tidak dinyatakan oleh Iran kepada IAEA”.

Wakil Menlu Rusia Sergei Ryabkov mengatakan tidak perlu memulai skandal setelah adanya insiden terbaru itu. Dia mencatat bahwa kedua belah pihak hanya perlu menjelaskan situasi yang sebenarnya..

Pernyataan Mnelu Rusia itu dikeluarkan ditengah adanya perselisihan baru antara Teheran dan organisasi IAEA, setelah Iran mencegah seorang inspektur IAEA memasuki salah satu fasilitas nuklirnya, dan mengklaim bahwa ia telah membawa benda-benda ilegal ke kompleks itu.

 

PERAYAAN MAULID NABI DI NEGERI TERTUA DIDUNIA 

Suasana yang sangat indah di Damaskus Suriah ketika masyarakat menyiapkan perayaan Maulid nabi Muhammad SAW.

Negeri yang diberkahi Allah itu kini 80% hancur oleh musuh Islam dan sekutu-sekutu timur tengahnya yang mendanai dan mempersenjati teroris hanya untuk tujuan mengganti pemimpinnya.

Tapi Hadist mengisyaratkan kota Ghoutha adalah pertahanan muslim terkuat saat terjadi perang besar akhir zaman, dan isyarat Nabi itu sekarang  terbukti, musuh-musuh Islam tidak  mampu  menembus pusat  kota Ghoutha apalagi sampai Damaskus, mereka hanya mampu mencapai Ghouta timur sebelum dihancurkan oleh pasukan Arab Suriah.

Apakah di video itu mereka terlihat menderita oleh karena pemimpinnya yang diktator?  sama sekali tidak, mereka kini justru menderita oleh kebodohan para pemacah belah agama yang mendukung upaya negara2 musuh Islam untuk melenyapkan pemimpinnya yang menentang Israel.

Ada yang bertanya apa artinya  pemerintah Suraih menentang Israel ?,  Maksudnya adalah bahwa pemerintah Suriah tidak mau mengakui Israel sebagai negar yang berdaulat, bahkan meski negaranya sudah dibuat menderita karena perang dan sanksi ekonomi dari barat.

Kenapa pemerintah Suriah tidak mau mengakui Israel? Karena Israel dibentuk dengan mencaplok negara Palestina, untuk itulah sebenarnya Suriah dihancurkan. Jika anda tidak tahu itu, bisa jadi anda telah gagal faham diakhir zaman.

 

MILITER SURIAH CEGAT BEBERAPA RUDAL YANG DITEMBAKKAN OLEH ISRAEL

Beberapa menit yang lalu, militer Suriah mengaktifkan pertahanan udaranya setelah beberapa rudal  musuh  menargetkan sejumlah bangunan di sekitar Damaskus barat.

Menurut sumber militer di Damaskus, beberapa rudal musuh, yang diduga adalah dari Israel, ditembakkan kesekitar Mezzeh Airbase yang menyebabkan sejumlah ledakan di bagian barat ibukota.

Militer Suriah mengatakan mereka mampu menembak jatuh beberapa rudal musuh, itu tetapi beberapa diantaranya berhasil mencapai sasaran yang dituju.

Jika ini benara adalah serangan dari Israel, maka ini akan menandai untuk pertama kalinya adanya serangan Israel sejak akhir Agustus lalu, saat itu Israel menargetkan Damaskus dan sekitarnya.

Sebelumnya, dilaporkan bahwa militer Rusia bertanggung jawab atas tidak adanya pesawat Israel di Suriah barat; Namun, ini tidak pernah dikonfirmasi oleh Israel atau Rusia.

Serangan Israel ke Gaza 

Kelompok ‘Jihad Islam’ di palestina mengatakan bahwa salah seorang komandannya tewas dalam serangan udara Israel di rumahnya di Jalur Gaza, sementara kelompok bersenjata Jihad Islam  itu merespons dengan menembakkan roket ke arah Israel.

Sayap bersenjata Jihad Islam mengumumkan terbunuhnya Bahaa Abu al-Ata dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa setelah Israel mengkonfirmasi telah menargetkan komandan berusia 42 tahun itu.

 

AHLI MILITER CHINA INGATKAN RUSIA : KALININGRAD BISA DIREBUT NATO DALAM 2 HARI

Map of Kaliningrad, Kaliningrad Oblast, Russia

Situs web Cina Eastday.com mengutip Mayor Jenderal Du Wenlong, seorang   ahli strategi militer Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China terkemuka  mengatakan bahwa jika terjadi perang antara NATO-Rusia di wilayah Laut Baltik, maka aliansi NATO akan dapat merebut kantung penting pertahanan Rusia di Kaliningrad dalam waktu dua hari.

Menurut Du, Kaliningrad adalah “bukan sebuah area yang besar”; hanya memiliki luas 15.000 kilometer persegi, dan terletak 1.000 kilometer jauhnya dari Moskow, tetapi “sangat dekat dengan negara-negara NATO”.

Dia menyebut bahwa Rusia dapat dengan cepat membalas dengan melancarkan serangan ke beberapa ibu kota negara Eropa, yang akan memicu situasi di mana “operasi skala besar akan dilakukan di seluruh Eropa”.

Belum ada Pejabat Rusia yangmengomentari publikasi dari situs web Tiongkok itu.

Komentar Du itu dikeluarkan setelah Richard Hooker dari Jamestown Foundation, sebuah thinktank AS yang  dalam sebuah laporannya mengklaim bahwa dalam skenario “hipotetis” dari konflik bersenjata antara NATO dengan Rusia di wilayah Laut Baltik, maka  NATO harus secara khusus berfokus pada upaya merebut kantong pertahanan Rusia di Kaliningrad dalam waktu setidaknya dua minggu.

  1. “Adalah sangat penting bahwa pasukan NATO bisa mengatasi benteng pertahanan udara Kaliningrad dalam waktu 14 hari untuk mendapat keunggulan kekuatan udara;
  2. Pasukan yang sudah ada di tempat, dan bala bantuan harus datang dengan cepat dapat dikerahkan dalam 30 hari; 
  3. Bala bantuan besar harus datang dalam dan memasuki pertempuran selambat-lambatnya 30 hari setelah dimulainya pertempuran.

Hari ini, NATO belum siap untuk mencapai salah satu dari tujuan ini, ”tegas Hooker. Pada saat yang sama, ia tidak menguraikan apa yang dapat memicu konflik bersenjata itu, tapi hanya mengklaim bahwa Moskow memiliki strategi tersendiri di  wilayah Baltik.

 

RUSIA AKAN SEGERA OPERASIKAN SISTEM PERTAHANAN S-500 ANTISIPASI PESAWAT SILUMAN F-35 AS

 

Sistem pertahanan udara Rusia yang terbaru S-500 akan segera memasuki layanan  militer, kata Wakil Perdana Menteri Rusia Yuri Borisov, seperti dilansir Kommersant.

“Akan diluncurkan tepat waktu, saat ini sedang menyelesaikan commissioning dari sistem baru  sistem S-500,” kata Borisov kepada Interfax, seperti dikutip oleh Kommersant.

Pada awal Oktober lalu, publikasi Rusia Izvestia melaporkan bahwa militer Rusia sedang menguji sistem S-500 di Suriah. Kementerian Pertahanan Rusia kemudian membantah klaim-klaim ini dalam pernyataan 2 Oktober, dan menambahkan bahwa “tidak perlu” lagi dilakukan pengujian lebih lanjut.

Sistem S-500 Rusia ini dijuluki ‘Prometheus’, diharapkan menjadi respons Moskow terhadap pesawat tempur siluman F-35 AS, yang telah mulai memasuki layanan militer.

Menurut Military Today, “S-500 adalah sistem anti-pesawat dan rudal balistik anti-balistik jarak jauh yang baru, yang dikembangkan Rusia. System Ini dapat dianggap  sebagai versi lanjutan dari S-400.

Pengembangan sistem pertahanan udara ini dimulai pada tahun 2002. oleh perusahaan Almaz-Antey. Sistem ini juga disebut sebagai Prometey (Prometheus) dan Triumfator-M.

Pengujian prototipenya diperkirakan telah dimulai pada tahun 2015. Produksi sistem pertahanan udara S-500 dilaporkan dimulai pada 2017. Rencananya akan mulai diterjunkan pada tahun 2020. Rusia berencana untuk mengirim sepuluh batalyon rudal S-500. ”

“S-500 bukan merupakan upgrade dari S-400, melainkan sebuah desain baru. Sistem Ini menggunakan banyak teknologi baru dan lebih unggul dari S-400.  dirancang untuk mencegat rudal balistik.

Direncanakan memiliki jangkauan 500-600 km dan mencapai target pada ketinggian setinggi 40 km. Beberapa sumber mengklaim bahwa sistem ini mampu melacak 5-20 target balistik dan mencegat hingga 5-10 target balistik secara bersamaan.

DIa dapat mencegat rudal balistik yang melaju dengan kecepatan 5-7 kilometer per detik. Telah dilaporkan bahwa sistem pertahanan udara ini juga dapat menargetkan satelit orbit rendah.

Direncanakan S-500 akan melindungi Moskow dan wilayah di sekitarnya. Ini akan menggantikan sistem anti rudal balistik A-135 yang ada saat ini. Sistem S-500 hanya akan digunakan untuk melawan target yang paling penting, seperti rudal balistik antarbenua, AWACS dan pesawat pengacau, ” tambahnya.

 

AS AKAN KERAHKAN PESAWAT TEMPUR SILUMAN F-35 KE ISRAEL DALAM JUMLAH BESAR

Angkatan Udara AS akan mengerahkan jet tempur siluman F-35  ke Israel untuk mempertahankan cengkeramannya di wilayah tersebut, publikasi Israel 9TV melaporkan, seperti dikutip oleh Avia.Pro pada hari Minggu.

“Amerika akan menempatkan sejumlah besar hanggar untuk pesawat tempur F-35 mereka di wilayah Israel. Kita berbicara tentang ratusan pesawat tempur, yang menciptakan ancaman tertentu terhadap fasilitas militer Rusia di Timur Tengah, ”kata Avia.Pro.

“Hangar pesawat sedang mendesak untuk dibangun di seluruh Israel, kemungkinan besar dimaksudkan untuk memarkir pesawat tempur generasi kelima terbaru semua cuaca F-35i (Adir). Departemen Pertahanan AS akan bertanggung jawab atas proyek tersebut. Total luas hanggar yang sedang dibangun adalah 252.000 meter persegi, ”lapor 9TV, seperti dikutip oleh Avia.Pro.

Jika benar, langkah ini akan menjadi permainan kekuatan baru oleh Washington untuk menghadapi Angkatan Bersenjata Rusia di wilayah tersebut, yang saat ini mempertahankan salah satu pangkalan terbesar di Suriah.

“Di sisi lain, para ahli percaya bahwa itu hanya adalh sebagu upaya memperkuat pengaruh militer AS di wilayah itu dengan tujuan untuk menghadapi Iran, yang sudah secara aktif mengerahkan fasilitas militernya di Suriah,” tambah Avia.Pro

 

TURKI AKAN PULANGKAN MILITAN ISIS DAN KELUARGANYA KENEGARA ASAL MEREKA

Suspected Islamic State members in their cell at a Kurdish-controlled prison in northeast Syria last month.

Jum’at kemarin Turki mengatakan  bahwa pihaknya akan mulai memulangkan militan ISIS yang ditangkap ke negara asal mereka dalam 72 jam, sebagai bagian dari upaya untuk  menekan negara-negara Eropa yang enggan untuk mengambil kembali warga yang direkrut oleh kelompok ekstrimis yang kejam itu.

 “Sekarang kami memberi tahu Anda bahwa kami akan mengirim mereka kembali kepada Anda,” kata menteri dalam negeri Turki, Suleyman Soylu. Dia mengatakan n bahwa pemulangan itu akan dimulai pada hari Senin (11/11/19).

Turki “bukanlah hotel” bagi tahanan ISIS yang berasal dari negara lain, katanya.

Sebagian besar tahanan ISIS itu ditangkap setelah mereka melarikan diri dari kamp penahanan di Ain Issa di Suriah. Mereka telah ditempatkan di sebuah fasilitas di Al-Rai, di wilayah Suriah yang dikuasai Turki di Suriah utara, katanya.

Militan yang didukung Turki melakukan gerak cepat ke arah Ain Issa pada awal operasi Turki yang dimulai pada 9 Oktober. Para militant dukungan Turki itu menemukan 190 orang, kebanyakan wanita dan anak-anak, yang melarikan diri dari kamp dan berlindung di rumah-rumah terdekat pada 13 Oktober lalu.

Di antara para tahanan itu adalah orang-orang dari Jerman, seorang wanita Irlandia dan seorang wanita Inggris dengan seorang anak. “Kami memisahkan miltaan ISIS yang berwarga negara Turki serta istri dan anak-anak mereka, yang diidentifikasi bergabung dengan ISIS di Suriah,” katanya kepada wartawan,

 

KONVOI PASUKAN AGRESOR TURKI DILEMPARI BATU OLEH WARGA SURIAH 

Warga di Suriah utara melempari batu terhadap iring-iringan tentara Turki yang sedang melakukan patroli di Suriah utara. Keberadaan ilegal tentara Turki tidak hanya dikecam oleh pemerintah Suriah tapi juga dibenci oleh rakyat Suriah.

 

ERDOGAN : TURKI TIDAK AKAN KELUAR DARI SURIAH SAMPAI NEGARA LAIN PERGI

President Recep Tayyip Erdogan says Turkey will remain in northern Syria until all 'terrorists' leave the area [File: Laszlo Balogh/Getty Images]

Turki tidak akan meninggalkan Suriah sampai negara-negara lain sudah mundur, kata  Presiden Turki Tayyip Erdogan  pada hari Jumat, dan Ankara akan melanjutkan serangan  lintas-perbatasan terhadap para pejuang Kurdi sampai setiap orang Kurdi meninggalkan wilayah tersebut.

Turki melancarkan serangan militer ketiganya ke timur laut Suriah bulan lalu untuk mengusir para pejuang Kurdi YPG dari perbatasannya dan membangun “zona aman” di mana negara itu denggan dalih  untuk menampung 2 juta pengungsi Suriah.

Setelah merebut area sepanjang 120 km (75 mil) tanah di sepanjang perbatasan, Turki membuat kesepakatan dengan AS dan Rusia untuk mencegah milisi Kurdi keluar dari daerah itu.

Dia menambahkan bahwa serangan Turki akan berlanjut sampai semua militant terakhir juga telah meninggalkan daerah itu.

 

GABUNGAN PASUKAN SURIAH DAN SDF REBUT SEBUAH KOTA DIBARAT LAUT HASAKAH

Tentara Arab Suriah (SAA) bersama dengan Pasukan Demokrat Suriah (SDF) melancarkan serangan bersama terhadap pertahanan militan yang didukung Turki di dekat kota Abu Rasin pada hari ini, Jumat.

Dengan didukung oleh artileri berat, pasukan SDF dan SAA menyerbu posisi militant yang menyebut dirinya “Tentara Nasional Suriah” di kota Musharifah Umm Shu’ayfah, yang mengakibatkan pertempuran singkat dengan para militan yang didukung Turki itu.

Menurut laporan dari desa Al-Hasakah, pasukan SAA dan SDF mampu mengusir para militan dari kota dan memaksakan untuk menguasai sepenuhnya atas daerah pedesaan di dekat Abu Rasin.

Laporan itu menambahkan bahwa tentara Suriah dan pasukan SDF saat ini sedang melakukan serangan bersama di sepanjang front Abu Rasin untuk merebut kembali wilayah yang ditinggalkan oleh militan yang didukung Turki, ketika  mereka masih mengerahkan pasukan mereka ke daerah ini.

Dengan sejumlah besar tank dan senjata berat, pasukan SDF dan SAA telah memposisikan diri untuk merebut kembali desa Al-Hasakah di barat laut dan mendesak mundur militan yang didukung Turki.

 

PESAWAT-PESAWAT RUSIA DAN SURIAH LAKUKAN SERANGAN DI IDLIB BARAT

Hari ini jum’at Angkatan Udara Rusia melakukan serangan kuat terhadap Distrik Jisr Al-Shughour di Idlib barat, yang menargetkan beberapa situs yang dikuasai militan.

Menurut sumber militer diProvinsi Latakia, Angkatan Udara Rusia melancarkan lebih dari 15 serangan udara di Idlib barat pada hari Jumat, mengenai sejumlah sasaran milik Partai Islam Turkestan, kelompok Hurras Al-Deen, dan Hay’at Tahrir Al-Sham.

Sumber itu mengatakan bahwa Angkatan Udara Suriah juga ikut  dalam serangan itu, dengan melancarkan lebih dari lima serangan udara sendiri di wilayah yang dikuasai militan di dekat wilayah perbatasan Turki.

Serangan terbaru oleh Angkatan Udara Rusia ini terjadi pada saat Tentara Arab Suriah (SAA) dan sekutu mereka bersiap untuk meluncurkan serangan skala besar di Suriah barat laut.

Tujuan utama serangan  ini adalah untuk membersihkan semua wilayah selatan Jisr Al-Shughour dan menguasai pegunungan yang menghadap kota dari poros barat daya .

 

PASUKAN REZIM TURKI MENJARAH DAN MENGUSIR PENDUDUK DI AFRIN

Wartawan SANA di Aleppo mengatakan bahwa rezim Turki dan tentara teroris bayarannya terus menyerang penduduk setempat dan memperkuat penguasaan  mereka didalam kota dan pedesaan Afrin, di barat laut Aleppo, Suriah dan memaksa mereka untuk  meninggalkan rumah mereka dan  mencegah mereka kembali dengan tujuan agar bisa menempatkan para teroris dan keluarga mereka di rumah mereka.

Sumber-sumber lokal mengatakan bahwa penduduk setempat setiap hari menghadapi tindakan penculikan dan penangkapan, selain juga menjarah sumber mata pencaharian mereka oleh anggota tentara rezim Turki dan kelompok-kelompok teroris yang didukung oleh tentara pendudukan Turki,  dengan cara yang terlihat putus asa,  untuk mengusir mereka dari rumah mereka.

Sebelumnya, pasukan rezim Turki telah menyita banyak rumah penduduk lokal di Afrin dan memungkinkan para teroris dan keluarga mereka untuk tinggal di sana.

Sumber-sumber lokal menunjukkan bahwa pasukan pendudukan Turki itu telah  membuat  enam pos militer di pedesaan Ras al-Ayn sejak awal agresi.

Sumber itu menambahkan bahwa pasukan pendudukan Turki pada hari Senin membuldoser tiga rumah dan empat toko dan gudang  petani di desa al-Souda di desa Ras al-Ayn untuk membangun basis  militer di tempat itu.

Sejak awal agresi mereka di wilayah Suriah pada 9 Oktober, pasukan Turki dan tentara bayaran mereka telah melakukan tindakan kriminal terhadap penduduk setempat dan menghancurkan infrastruktur dan fasilitas layanan yang menyebabkan pengungsian sejumlah besar warga sipil ke kota-kota. dari Hasaka dan Qamishli.

 

KOALISI MILITER AS MEMULAI OPERASI PENGAWALAN DI SELAT HORMUZ

Bahrain, which hosted the naval coalition's official launch, joined the International Maritime Security Construct in August [Hamad I Mohammed/Reuters]

Koalisi angkatan laut pimpinan AS secara resmi mulai meluncurkan operasinya di Bahrain pada hari Kamis untuk melindungi pengiriman brang di perairan Teluk, menyusul serangkaian serangan yang dituduhkan Washington dan sekutunya pada Iran.

Koalisi ini bertujuan menangkal ancaman terhadap pasokan minyak dunia, telah dibentuk sejak Juni lalu.

Iran  yang telah membantah bertanggung jawab atas serangan misterius itu  telah membuat rencananya sendiri untuk meningkatkan keamanan Teluk yang secara tegas  tidak melibatkan kekuatan luar.

Bahrain  yang saat ini menampung Armada Kelima Angkatan Laut AS, telah bergabung dengan Konstruksi Keamanan Maritim Internasional (IMSC) pada Agustus lalu, sementara Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) mengikutinya pada bulan September.

Australia dan Inggris adalah negara-negara Barat utama yang telah setuju untuk mengirim kapal perangnya untuk mengawal pengiriman laut diTeluk.

Anggota terbaru adalah Albania yang bergabung pada hari Jumat. Kapal-kapal akan dikawal saat melalui Selat Hormuz, sebuah chokepoint strategis di Teluk dan arteri utama untuk pengangkutan minyak Timur Tengah.

 

TURKI MENGGUNAKAN SENJATA KIMIA “FOSPOR PUTIH” UNTUK MENYERANG SDF

Seorang pejabat Kurdi senior di Pasukan Demokrat Suriah (SDF), membuat pernyataan kepada pers di Qamishli,  bahwa Angkatan Bersenjata Turki menggunakan “senjata yang dilarang secara internasional” di Suriah utara terhadap “lebih dari 30 warga sipil termasuk anak-anak,”

“Apa yang terjadi di Ras al-Ain, Tal Abyad, sejak 9 Oktober dan hingga saat ini, adalah di mana Turki dan tentara bayarannya tidak pernah  mempedulikan  hukum dan etika,  Turki telah menggunakan senjata yang dilarang secara internasional untuk menyerang  rakyat kami dan menargetkan lebih dari 30 warga sipil termasuk anak-anak dengan senjata yang dilarang secara internasional ini, ” Ketua Komisi Hubungan Luar Negeri SDF, Abdulkarim Omar mengatakan, seperti dikutip oleh Ruptly.

Terlepas dari klaim tersebut, Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) mengabaikan investigasi terhadap dugaan penggunaan “fosfor putih”  (White phosphorus) pada akhir pekan ini, karena dianggap bukan  termasuk dalam ” lingkup wewenang” mereka.

Ketua Bersama Kesehatan dan Lingkungan di Suriah Utara Mustafa Juan mengatakan bahwa SDF telah menyerahkan file yang membuktikan klaim mereka kepada organisasi internasional termasuk “Human Rights Watch dan Amnesty International dan tiga kedutaan besar Eropa.”

“Kami menekankan, di wilayah pemerintahan (Kurdi) di timur laut Suriah akan perlunya penyelidikan netral lebih lanjut tentang pelanggaran yang dilakukan oleh Turki yang menggunakan senjata yang dilarang secara internasional ini.

Kami juga mengutuk upaya Turki untuk menyembunyikan kejahatan dan upayanya untuk menghalangi pembentukan komite investigasi internasional, “tambah Omar.

Serangan militer Ankara, yang dijuluki ‘Operation Peace Spring’ ,  telah dimulai pada 9 Oktober dengan tujuan untuk menciptakan ‘zona aman’ di Suriah timur laut dengan menyingkirkan pasukan Kurdi, yang dianggap Turki sebagai teroris.

Turki setuju untuk menghentikan serangan setelah mencapai kesepakatan dengan Rusia mengenai kondisi ‘zona aman’ pada 22 Oktober.

 

KOREA UTARA KECAM RENCANA LATIHAN UDARA BERSAMA  AS – KORSEL “VAGILENT ACE”

U.S. Air Force F-16 Fighting Falcon fighter aircraft, assigned to the 36th Fighter Squadron, participate in an elephant walk during Exercise VIGILANT ACE

Dalam sebuah pernyataan, seorang pejabat Korut mengecam rencana latihan udara  anatar militer AS dab Korsell, dan menyebut mereka sebagai  menutupkan “selimut basah” (mematikan) pada dialog  antara AS dan Korea Utara.

Hanya beberapa hari setelah Pentagon mengumumkan akan mengadakan latihan udara terbatas dengan Korea Selatan dalam minggu-minggu mendatang sebagai pengganti latihan tahunan Waspada Ace mereka, duta besar tidak tetap Korea utara  Kwon Jong Gun menegaskan, bahwa  keputusan AS  itu “sama saja dengan deklarasi konfrontasi.”

“Kegilaan militer AS yang gegabah itu adalah sebuah tindakan yang sangat provokatif dan berbahaya, yang melempar selimut basah diatas atas percikan api, dimana  dialog Korut-AS sudah di ambang kepunahan,” kata diplomat itu pada hari Kamis, seperti dilansir KCNA Watch. “Tidak ada yang akan percaya bahwa perubahan  latihan perang itu  juga akan mengubah sifat agresi mereka.”

Latihan udara “Vigilant Ace” pernah dibatalkan tahun lalu tak lama setelah Presiden AS Donald Trump membatalkan dua latihan bersama tambahan dengan Korea Selatan dan mengklaim “Latihan  perang” adalah “sangat mahal” dan menghambat negosiasi dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

Saat latihan udara terakhir “Vigilant Ace”2017 , AS dan Korsel mengerahkan lebih dari 230 pesawat ke wilayah tersebut dan, menurut Pentagon, dilakukan untuk “memaksimalkan realisme” dari respons terhadap potensi ancaman diPasifik.

Disisi lain Korut (DPRK), memandang latihan-latihan semacam itu sebagai “provokasi berbahaya” yang mendorong kawasan itu “ke jurang perang nuklir.”

 

MENLU RUSIA : TIDAK AKAN ADA PEMENANG DALAM PERANG NUKLIR, JADI JANGAN DILAKUKAN

Menlu Rusia Sergei Lavrov mengatakan bahwa tidak ada yang bisa memanangkan perang nuklir, karenanya perang nuklir tidak boleh dilakukan, Lavrov mengatakan hal itu saat  pertemuan resmi dengan Kepala Eksekutif dan ketua bersama Dewan Direktur Prakarsa Ancaman Nuklir/ Nuclear Threat Initiative (NTI) Ernest Moniz di Moskow pada hari Kamis.

“Anda mungkin tahu bahwa satu tahun yang lalu kami menyarankan AS untuk mengulangi apa yang dilakukan AS dan Uni Soviet beberapa kali, membuat pernyataan tingkat atas yang sangat kuat, bahwa perang nuklir tidak dapat dimenangkan dan oleh karena itu harus tidak perlu dilakukan, ” kata menlu Rusia itu.

Lavrov juga menekankan bahwa Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JPOAC) telah menghadapi beberapa masalah “serta banyak masalah lain di bidang non-proliferasi dan perlucutan senjata”.

Moniz setuju dengan Lavrov tentang perlunya sebuah pernyataan tingkat tinggi dan mengatakan dia berharap untuk “membahas berbagai masalah ini dengan langkah konkrit”.

“Tentu saja, dari pernyataan tingkat tinggi antara Reagan-Gorbachev, seperti yang juga anda ketahui dalam artikel kami, dan juga berkali-kali dirilis pada NTI (Nuclear Threat Initiative) , kami selalu membuat titik pandang yang sama, bahwa sebuah pernyataan tingkat sangat tinggi oleh presiden kami akan sangat penting bagi keselamatan komunitas internasional  kata Moniz.

 

TENTARA SURIAH SITA SENJATA MILITAN DALAM JUMLAH BESAR

Tentara Arab Suriah (SAA) menyita sejumlah besar senjata selama beberapa hari terakhir di Provinsi Daraa, Hama, dan Damaskus.

Senjata-senjata ini dilaporkan terdiri dari sejumlah besar amunisi, roket, peluru artileri dan peluru mortir, senapan serbu, dan rudal.

Jenis  rudal yang disita oleh Tentara Suriah adalah sejumlah besar rudal TOW anti-tank yang dipasok oleh AS ke apa yang disebut pemberontak ‘moderat’ (Moderate rebels) di Suriah selatan dan utara.

Rudal ini dimaksudkan akan memainkan peran penting dalam serangan militan terhadap Tentara Suriah, karena mereka dapat menghancurkan dan merebut  beberapa tank dan posisi militer diprovinsi2  seperti Idlib dan Hama.

 

ISIS SERANG PENGIRIMAN MINYAK MILIK SURIAH

Kelompok teror ISIS telah menarget  pengiriman bahan bakar pemerintah Suriah di Provinsi Al-Raqqa.

Menurut sayap media resmi kelompok teroris itu, ISIS menembakkan roket ke angkutan bahan bakar pemerintah yang  melalui wilayah Pasukan Demokratik Suriah (SDF) diBariyat Al-Jadaydat diprovinsi  Al-Raqqa.

Laporan terbaru ini muncul bersamaan dengan terjadinya ledakan kuat di Kilang Minyak Baniya di Provinsi Tartous. ledakan  itu menewaskan satu orang dan melukai dua lainnya.

 

ISRAEL NYATAKAN SIAP MEMBANTU KURDI SURIAH 

Israel akan membantu Kurdi Suriah untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh pasukan AS yang menarik diri dari perbatasan Turki bulan lalu, kata Wamenlu Israel pada hari Rabu,  seperti  dilaporkan Reuters.

Pada 10 okt lalu, PM Israel Benjamin Netanyahu menawarkan bantuan kemanusiaan kepada “orang-orang Kurdi yang gagah berani” r, dengan alasan mereka menghadapi kemungkinan “pembersihan etnis” oleh Turki dan kelompok sekutunya di Suriah.

Tzipi Hotovely, wamenlu Israel, mengatakan kepada parlemen pada hari Rabu bahwa tawaran itu telah diambil.

“Israel telah menerima banyak permintaan bantuan, terutama di bidang diplomatik dan kemanusiaan,” katanya.

“Kami menyatakan kesedihan mendalam kepada Kurdi Suriah, dan kami membantu mereka melalui berbagai saluran.”, meski  Pejabat Kurdi Suriah belum bisa dimintai  komentar.

Hotovely tidak merinci apa bantuan Israel itu, tapi hanya mengatakan bahwa selama “dialog dengan AS …, kami menyatakan keberfihakan kami tentang Kurdi … dan kami bangga telah mengambil sikap bersama orang-orang Kurdi”.

Israel telah menjaga hubungan militer, intelijen dan bisnis secara diam-diam dengan Kurdi sejak 1960-an, mengenai kelompok etnis minoritas Kurdi yang penduduk asli mereka terpecah antara Irak, Turki, Suriah dan Iran yang dianggap sebagai penyangga terhadap musuh bersama.

“Israel memang memiliki kepentingan untik menjaga kekuatan Kurdi dan minoritas lainnya di wilayah Suriah utara, sebagai sebuah elemen moderat yang pro-Barat,” kata Hotovely.

 

RUSIA TIDAK AKAN MAU KOMPROMI DENGAN AS SOAL LADANG MINYAK SURIAH

Rusia tidak akan mau bekerja sama (kompromi) dengan AS di ladang minyak Suriah, karena ladang-ladang itu  milik rakyat Suriah, kata TASS mengutip Wamenlu Rusia Sergey Vershinin, Rabu.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyetujui rencana yang menetapkan bahwa setidaknya 800 tentara AS akan tetap di Suriah untuk memastikan penguasaan atas cadangan minyak Suriah.

“Kami tidak akan bekerja sama dengan AS pada minyak Suriah. Ini menyangkut minyak Suriah, yang merupakan warisan untuk rakyat Suriah, “kata Vershinin kepada wartawan.

“Kami yakin bahwa pengelolaan sumber daya termasuk minyak adalah hak rakyat Suriah,” tambah diplomat Rusia itu.  Vershinin menyebut  tindakan AS yang meningkatkan ‘kehadiran ilegal’nya  di Suriah sebagai melanggar hukum internasional.

 

IRAN KEMBALI AKTIFKAN REAKTOR NUKLIR FORDOW

Handout photo released by Iran's Atomic Energy Organization shows the atomic enrichment facilities at Natanz nuclear power plant [Handout via AFP]

Iran telah memulai proses menyuntikkan gas uranium ke sentrifugal di fasilitas bawah tanahnya di Fordow , kata seorang pejabat, langkah terbaru ini makin menjauhkan Iran dari kesepakatan nuklirnya kekuatan dunia sejak AS menarik diri dari perjanjian tengara pada 2018.

Behrouz Kamalvandi, juru bicara Organisasi Energi Atom Iran, mengatakan kepada televisi pemerintah bahwa badan tersebut telah mengirimkan 2.000 kilogram Uranium atau UF6 ke pabrik di Fordow, di bawah pengawasan inspektur PBB, Rabu.

“Startup  sentrifugal membutuhkan waktu beberapa jam dan mulai tengah malam, proses menyuntikkan gas uranium ke dalamnya akan dimulai,” katanya.

Seorang juru bicara Badan Energi Atom Internasional (IAEA) mengatakan inspektur di situs itu “akan melaporkan kembali kegiatan yang relevan”.

Ali Akbar Salehi, kepala badan nuklir Iran mengatakan pada hari Selasa bahwa Iran akan memperkaya uranium hingga 5 persen di Fordow mulai hari Rabu.

Kesepakatan nuklir yang ditandatangani pada 2015 oleh Iran, AS, Inggris, Prancis, Jerman, Cina, dan Rusia  melarang aktivitas nuklir di Fordow, sebuah pabrik yang berlokasi di dekat kota Qom, dan membatasi tingkat kemurnian yang dapat diperkaya oleh Teheran. uranium 3,67 persen, niai yang cocok untuk pembangkit listrik sipil dan jauh di bawah ambang batas persen persen untuk pembuatan senjata nuklir.

Sebelum ada kesepakatan nuklir itu, Iran menggunakan fasilitas Fordow untuk memperkaya uranium hingga 20 persen kemurnian fisil. Dan Salehi mengatakan Teheran juga bisa memperkaya uranium hingga 20 persen jika diperlukan, “tetapi saat ini belum perlu untuk itu”.

 

PASUKAN SURIAH SERANG MILITAN DIPROVINSI LATAKIA

Anna News Agency (Rusia) merilis video saat pasukan Tentara Arab Suriah menyerang militan di beberapa lokasi di selatan kota utama Kabani di timur laut Latakia.

Video itu menunjukkan Tentara Suriah yang sedangn melacak para militan di wilayah pegunungan padat Latakia timur laut dan menyerang para militan dengan roket berpemandu, artileri, dan serangan udara.

Tentara Suriah telah terlibat dalam pertempuran sengit dengan pemberontak jihadis di selatan Kabani selama dua minggu ini; mereka diharapkan untuk mengintensifkan serangan mereka dalam beberapa hari mendatang karena mereka mengerahkan lebih banyak pasukan ke garis depan ini.

Di antara pasukan yang dikabarkan akan menuju ke timur laut Latakia adalah Divisi Pasukan elit Misi Khusus ke-25  (sebelumnya Tiger Force).

 

ANGKATAN LAUT RUSIA LAKUKAN LATIHAN MILITER DI LAUT MEDITERANIA

Angkatan Laut Rusia melakukan latihan militer di bagian timur laut Mediterania minggu lalu, Media Rusia Avia.Pro melaporkan pada hari Selasa.

Mengutip RIA Novosti, Avia.Pro melaporkan bahwa kapal perang Rusia itu melakukan latihan militer mereka di dekat perairan teritorial Israel.

“Menurut informasi yang diberikan oleh RIA Novosti, kapal perang Rusia itu menembakkan roket dan artileri di dekat perairan teritorial Israel, yang merupakan kejutan yang agak serius bagi negara Yahudi itu. Tindakan militer Rusia tidak melanggar apa pun, tetapi dengan jelas menunjukkan kehadiran mereka di Laut Mediterania, ”publikasi tersebut melaporkan.

“Latihan bersama Angkatan Laut dan Angkatan Udara Rusia itu dilakukan sebagai bagian dari bagain  akhir dari latihan tempur pasukan operasionalnya di Mediterania. Lebih dari lima kapal perang dan kapal pendukung ikut serta dalam latihan itu, ” tambahnya.

 

PEMBERONTAK THAILAND SERANG POS KEAMANAN, 15 ORANG TEWAS

Thai security forces

Selasa malam, Pemberontak separatis di provinsi Yala selatan Thailand menggunakan bahan peledak dan paku yang tersebar di jalan-jalan lokal untuk menghambat pengejaran, setelah dilaporkan menembaki pos pemeriksaan keamanan dan menewaskan sedikitnya 15 orang dan melukai empat orang.

 “Ini kemungkinan adalah perbuatan para pemberontak … Ini adalah salah satu serangan terbesar dalam beberapa waktu terakhir”, kata Kolonel Pramote Prom-in, seorang jurubicara keamanan regional, dikutip oleh Reuters.

Belum ada klaim yang bertanggung jawab  atas serangan itu, menurut laporan media.

Separatis Muslim Melayu dilaporkan diketahui menyerang personel keamanan dan biksu di provinsi Thailand selatan yang mereka anggap sebagai wilayah yang diduduki oleh negara dengan mayoritas Buddha itu.

Akar konflik lokal berawal dari awal abad ke-20, ketika wilayah kesultanan Pattani menjadi bagian dari sebagian besar wilayah Siam Buddha (sebelumnya bernama Thailand) dan dipisahkan menjadi tiga provinsi  Naranthiwat, Pattani dan Yala. Sejak itu, gerakan Muslim di wilayah ini telah berulang kali menyerukan otonomi yang lebih luas dan menuntut kemerdekaan.

 

TUDUHAN AS BAHWA KORUT PENSPONSOR TERORIS MEMBUAT KEMUNGKINAN DIALOG DENGAN KORUT MAKIN KECIL

President Donald Trump, left, North Korea leader Kim Jong Un

Korea Utara mengecam AS karena menyebut Pyongyang dalam laporan tahunannya sebagi negara sponsor terorisme, dan menyebut laporan itu sebagai contoh “kebijakan bermusuhan” Washington yang akan makin membatasi peluang dialog.

Deplu AS pada hari Jumat menerbitkan  Laporan tentang Terorisme tahun 2018. Yang menyebut bahwa AS menunjuk Korea Utara sebagai negara pensponsor teror tahun 2017.

Kemenlu Korea Utara menolak laporan itu sebagai “provokasi serius yang bermotivasi politik,” kata Kantor Berita Pusat Korea yang dikelola pemerintah.

“Ini membuktikan sekali lagi bahwa AS disibukkan dengan pertentangan yang lazim terhadap Korea Utara, dengan selalu mencari kebijakan bermusuhan,” kata pernyataan itu.

Korea Utara bulan lalu keluar dari pembicaraan nuklir tingkat negosiator dan menyalahkan AS karena tidak menawarkan cukup konsesi (pelonggaran sanksi). Sejak itu Korut mengancam akan melanjutkan uji coba rudal nuklir jarak jauhnya.

Korea Utara  mengatakan itu adalah sebuah “penghinaan” , terutama ketika dialog Korut-AS sedang “berada di jalan buntu.” “Saluran dialog antara DPRK dan AS semakin dipersempit karena sikap dan pendirian AS seperti itu,” kata kemenlu Korea Utara,

 

RUSIA SIAP BANTU PEMBICARAAN SOAL PENGGABUNGAN SDF KEDALAM TENTARA SURIAH

A Syrian rebel fighter declares the liberation of Mehrabli village from the Syrian Democratic Forces (SDF) near Tal Abyad, Syria, October 11, 2019, in this still image obtained from video

Deputi Menlu Rusia Sergei Vershinin mengatakan Selasa bahwa Rusia siap untuk membantu pembicaraan antara Kurdi dan Damaskus mengenai penggabungan Pasukan Kurdi  (SDF)  kedalam tentara pemerintah Suriah.

“Kami telah berulang kali mengatakan bahwa kami mendukung dialog antara perwakilan Kurdi dan pemerintah pusat di Damaskus dan menganggap Kurdi sebagai bagian integral dari masyarakat Suriah,” kata Vershinin kepada wartawan.  Moskow siap untuk ini “dalam semua aspek.”

Pada saat yang sama, Kemenhan telah menyatakan bahwa pasukan mereka bersama dengan rekan-rekan Turki mereka telah memulai patroli kedua mereka di Suriah barat laut. “Pada 5 November 2019, patroli gabungan kedua dari polisi militer Rusia dan dinas perbatasan Turki dimulai  di wilayah perbatasan baru, yang terletak beberapa kilometer ke utara dari pemukiman Kobane.

Untuk pertama kalinya, patroli bersama akan berlangsung di sepanjang rute baru, “Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan dalam sebuah pernyataan, yang menetapkan bahwa rute itu panjangnya akan lebih dari 160 kilometer (99,4 mil).  Dimana para prajurit mengendarai kendaraan lapis baja.

Sebanyak delapan unit peralatan militer dan sekitar 50 prajurit terlibat dalam operasi itu. Pada akhir Oktober lalu , SDF mengumumkan penarikan menyeluruhpasukan dari wilayah perbatasan antara Suriah dan Turki. SDF menekankan bahwa penjaga perbatasan pemerintah Suriah akan dikerahkan ke perbatasan Suriah-Turki.

 

PESAWAT TEMPUR SURIAH GEMPUR MILITAN DI BARAT LAUT SURIAH

Untuk pertama kalinya dalam enam minggu ini, Angkatan Udara Arab Suriah (SyAAF) meluncurkan serangan udara di wilayah barat laut Suriah. kata sumber militer di Damaskus,

Angkatan Udara Suriah melancarkan beberapa serangan di Dataran Al-Ghaab dan pedesaan timur laut Latakia.

Serangan itu menargetkan pertahanan Hayat Tahrir Al-Sham dan Partai Islam Turkestan di dekat kota utama Kabani, yang saat ini menjadi lokasi bentrokan sengit antara Tentara Arab Suriah (SAA) dan gerilyawan.

Di Dataran Al-Ghaab, Angkatan Udara Suriah membom posisi militan di bagian utara wilayah pedesaan ini, dan menimbulkan kerusakan besar pada pertahanan militan.

Serangan udara terbaru  Angkatan Udara Suriah ini terjadi pada saat SAA terus memperkuat pasukan mereka di provinsi Latakia, Hama, dan Idlib.

 

SURIAH KIRIM BANTUAN MILITER GUNA MENGHAMBAT GERAK MAJU MILITAN YANG DIDUKUNG TURKI

Akhir pekan lalu Tentara Arab Suriah (SAA) telah memindahkan senjata berat ke wilayah timur laut Suriah  untuk mencegah gerak maju  militan.

Menurut sebuah laporan dari provinsi Al-Hasakah, senjata-senjata berat itu tiba di dekat Tal Tamr bersama dengan beberapa konvoi pasukan tambahan tentara Arab Suriah.

Senjata-senjata berat ini dibutuhkan oleh pasukan Tentara Arab Suriah di front ini karena militan yang didukung Turki telah berusaha untuk maju ke kota penting Tal Tamr dari daerah Ras Al-‘Ayn.

Terlepas dari implementasi kesepakatan Sochi yang baru, militan yang didukung Turki masih terus melanggar gencatan senjata, yang merupakan masalah utama bagi pasukan Angkatan Darat Suriah yang dipersenjatai dengan senjata ringan beberapa minggu terakhir ini.

 

HEZBULLAH JATUHKAN DRONE ISRAEL DENGAN PERTAHANAN UDARA ERA SOVIET

Hizbullah menggunakan rudal anti-pesawat era Soviet untuk menembak jatuh sebuah pesawat Drone militer Israel di Libanon selatan pekan lalu, publikasi penerbangan Rusia Avia.Pro melaporkan pada hari Senin.

Menurut Avia.Pro, Hizbullah menggunakan rudal anti-pesawat 9K33 Osa era-Soviet untuk menyerang pesawat militer Israel yang terbang di atas provinsi Nabatieh Lebanon selatan, Kamis lalu. ‘

“Tidak diketahui secara pasti bagaimana sistem pertahanan udara Osa itu bisa dikirim ke Libanon; Namun, menurut beberapa laporan setidaknya tiga buah sistem ini telah  dikirim keLibanon melalui Suriah.

Fakta ini membuka  perdebatan bahwa sekarang penerbangan militer Israel ke Libanon makin  tidak aman, karena sistem pertahanan udara ini mampu mengenai sasaran udara pada jarak hingga 10 kilometer, dengan kecepatan target maksimum 1.500 km / jam, ”Avia. Pro melaporkan.

Libanon tidak memiliki sistem pertahanan udara, sehingga Hizbullah kemungkinan besar menerima rudal ini dari Suriah dan Iran.

Dimasa lalu Hezbollah belum pernah menggunakan rudal anti-pesawat  , namun mengingat perkembangan  terbaru ini, sangat mungkin bahwa mereka akan menggunakannya lagi di masa mendatang.

 

IRAN MULAI GUNAKAN SENTRIFUGAL CANGGIH UNTUK PENGAYAAN URANIUMNYA 

Image result for iran nuclear PIC

Iran telah mengambil langkah yang makin jauh dari kesepakatan nuklirnya dengan AS  dengan mengumumkan akan menggandakan jumlah sentrifugal canggihnya, Iran menyebut langkah itu sebagai akibat langsung dari penarikan diri AS dari perjanjiannuklir itu tahun lalu.

Iran telah mengoperasikan sentrifugal barunya yang canggih denganjumlah dua kali lebih banyak canggih dari jumlah yang dilarang oleh perjanjian nuklir 2015, Teheran sedang mengerjakan sebuah prototipe yang 50 kali lebih cepat daripada yang diizinkan oleh kesepakatan itu, Akbar Salehi, kepala Organisasi Energi Atom Iran, mengatakan pada Senin hari ini.

Salehi mengatakan, Iran sekarang mengoperasikan Sentrifugal canggih 60 IR-6, yang  dapat menghasilkan uranium yang diperkaya 10 kali lebih cepat dari generasi pertama IR-1 yang diizinkan oleh perjanjian nuklir 2015.

Dengan memulai menggunakan sentrifugal canggih ini, Iran telah melangkah lebih cepat satu tahun dari yang diperkirakan para ahli Teheran yang perlu memiliki cukup bahan untuk membuat senjata nuklir , jika Iran memutuskan untuk memilikinya..

 Salehi juga mengumumkan bahwa para ilmuwan sedang mengerjakan prototipe Sentrifugal yang disebutnya IR-9, yang akan bekerja 50 kali lebih cepat daripada IR-1.

Dorsa Jabbari dari Al Jazeera yang melaporkan dari Teheran, mengatakan bahwa apa yang dirasakan di Iran adalah bahwa sejak AS menarik diri dari perjanjian nuklir 2015 , para penandatangan yang lain perjanjian ituyaitu  Prancis, Jerman, Inggris, Eropa dan Rusia , sama sekali  belum menyatakan berakhirnya kesepakatan mereka.

“Salehi menekankan itulah sebabnya Iran akan terus memajukan program nuklirnya,” kata Jabbari.

“Menyelamatkan kesepakatan ini telah menjadi langkah terakhir dalam beberapa bulan terakhir. Beberapa utusan Eropa telah berusaha menyelamatkannya dengan meyakinkan AS dan Iran untuk kembali ke meja perundingan, tetapi posisi Iran adalah hanya mau bernegosiasi jika AS mencabut seluruh sanksi-sanksi yang telah diberlakukan di negara itu sejak tahun lalu “kata Jabbari.

 

IRAN ANCAM NEGARA TELUK YANG MENJADI PANGKALAN MILITER AS SEBAGAI TARGET JIKA TERJADI PERANG

 U.S. Air Force B-52 Stratofortress bomber arrives at Al Udeid Air Base, Qatar (File)

AS dan Iran telah berulang kali mengancam satu sama lain dengan konsekuensi yang mematikan jika terjadi peperangan, dengan langkah  AS yang  mengirim satuan tempur kapal induknya ke Timur Tengah dan untuk membentuk koalisi keamanan maritim untuk melindungi pengiriman di Teluk Persia yang menyebabkan ketegangan. sebuah lonjakan ke level baru yang berbahaya.

Iran memiliki kemampuan dan niat untuk menarget setiap dan semua wilayah yang melindungi AS atau sekutunya di wilayah tersebut jika terjadi  agresi terhadap Iran , jurubicara Angkatan Bersenjata Iran Brigjen. Jenderal Abolfazl Shekarchi memperingatkan.

“Setiap negara dan area teritorial manapapun yang melindungi kepentingan AS dan sekutunya akan terancam (jika terjadi perang) dan Republik Islam Iran telah membuktikan bahwa Iran memiliki kemampuan untuk melakukannya,” kata jubir angkatan bersenjata Iran yang berbicara kepada Kantor Berita Fars.

“Meskipun suatu negara itu tidak secara langsung ikut berpartisipasi dalam kemungkinan perang itu,  tetapi jika wilayahnya menjadi pangkalan militer  musuh, maka kami menganggap negara itu sebagai wilayah yang bermusuhan dan akan memperlakukannya sebagai agresor,” tambah Shekarchi.

Dia Menekankan bahwa Iran tidak akan pernah menjadi penghasut perang atau aggressor, “jika sebuah negara agresor melakukan kesalahan strategis” dan memulai perang, “maka agresi itu  akan berhadapan dengan respons terkuat dan paling menghancurkan atas suatu wilayah geografis yang luas. melampaui apa yang bisa dibayangkan oleh para musuh Iran. ”

Shekarchi menambahkan bahwa ketidakefektifan peralatan militer AS telah terbukti belum lama ini ketika semua radar canggih AS  dan sistem pertahanan udaranya “gagal dalam ujian dengan cara yang memalukan” ketika milisi Houthi Yaman melancarkan serangan terhadap fasilitas Saudi Aramco pada bulan September lalu. Pada saat itu, juru bicara itu mengatakan, seluruh dunia “menyadari kelemahan dan penghinaan (atas peralatan militer AS).”

AS  sudah memiliki lebih dari setengah lusin pangkalan militer utama yang tersebar disekitar wilayah Iran, dan baru-baru ini AS juga mengkonfirmasi rencananya untuk mengirim 3.000 personel tambahan, dua skuadron tempur, dan baterai Patriot dan THAAD ke Arab Saudi setelah terjadi serangan diKilangi Saudi Aramco.

Pangkalan-pangkalan militer AS itu meliputi  pangkalan permanen di Bahrain yang menampung Armada ke-5 Angkatan Laut AS, Sentral komandu AS di Kuwait, Pangkalan Udara Al Dhafra di Uni Emirat Arab yang menmapung  sekitar 5.000 lebih personel AS, dan pasukan yang besar ada di Pangkalan Udara al-Udeid di Qatar, yang menampung sekitar 10.000 tentara.

AS juga memiliki pasukan khusus yang beroperasi di Yaman dan Suriah, dan ribuan tentara di Irak dan Afghanistan. AS juga memiliki fasilitas yang lebih kecil yang dikenal sebagai ‘lily pad’ yang berisi 200 tentara atau kurang dan berfungsi sebagai batu  loncatan untuk operasi militer, “Lily pad” ada itu di negara-negara  Oman, Arab Saudi, Turki dan Mesir.

 

PEMIMPIN TERTINGGI IRAN KESAMPINGKAN KEMUNGKINAN DIALOG DENGAN AS

Khamenei said Iran has outmanoeuvred the US since the 1979 Islamic Revolution [Office of the Iranian Supreme Leader via AP]

Sehari sebelum peringatan ke-40 krisis penyanderaan di kedubes AS di Teheran 1979 , Pemimpin tertinggi Iran sekali lagi mengesampingkan negosiasi dengan Washington.

“Mereka yang menganggap berunding dengan AS adalah sebagai solusi untuk setiap masalah pasti akan keliru,” kata Ayatollah Ali Khamenei pada hari Minggu.

Dalam situs resminya Khamenei mengatakan . “Tidak ada yang akan dihasilkan dari pembicaraan dengan AS, karena mereka pasti dan pasti tidak akan membuat konsesi (pelonggaran sanksi).”

Pada tanggal 4 November 1979, kurang dari sembilan bulan setelah penggulingan Shah Iran yang didukung AS  Mohammad-Reza Pahlavi, para mahasiswa menyerbu kompleks kedutaan AS untuk menuntut agar AS menyerahkan penguasa yang telah digulingkan itu setelah dia dirawat di rumah sakit Amerika.

Saat itu butuh 444 hari untuk emengakhiri krisis itu  dengan pembebasan 52 orang Amerika, tetapi AS memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran pada 1980 dan sejak saat itu hubungan dengan Iran telah dibekukan.

Namun Khamenei mengatakan “perselisihan” Iran-AS tidak dimulai dengan pengambilalihan kedutaan itu. “Peristiwanya kembali ke kudeta tahun 1953, ketika AS menggulingkan pemerintah nasional, yang telah membuat kesalahan dengan mempercayai AS  dan mendirikan pemerintahan boneka dan korupnya di Iran,” kata Khmanei pada akun Twitter-nya dalam bahasa Inggris.

Kudeta yang diorganisir CIA itu, didukung oleh Inggris, yang menggulingkan perdana menteri yang sangat populer Mohammad Mossadegh, yang bertanggung jawab untuk menasionalisasi industri minyak Iran.

Khamenei menunjuk pada  negosiasi antara Korea Utara dengan AS sebagai tanda ketidakpercayaan terhadap Washington, Dia mentweet, “Mereka (Trump dan Kim) berfoto-foto dan saling memuji, tetapi AS tidak sedikit pun mengangkat sanksinya “.  “Begitulah cara mereka berunding; mereka akan mengatakan kami membuat anda berlutut, tapi pada akhir tidak ada juga konsesi atas sanksi itu.”

 

BINATANG YANG BISA BICARA ITU MEMAKSA MALAYSIA UNTUK MENUTUP SEMUA AKUN BANK IRAN

This file photo shows Iran's Foreign Ministry Spokesman Abbas Mousavi.

Juru bicara Kemenlu Iran mengatakan bahwa kedubes Malaysia melakukan yang terbaik untuk menyelesaikan masalah yang diakibatkan dari pembatasan perbankan oleh AS yang akan diterapkan bagi warga negara Iran oleh beberapa lembaga keuangannya yang ada di Malaysia.

Abbas Mousavi membuat pernyataan itu sebagai reaksi terhadap laporan yang menunjukkan bahwa bank-bank di Malaysia menutup rekening individu dan perusahaan Iran, dalam kaitan dengan sanksi yang dikenakan oleh Washington terhadap Teheran setelah AS mundur dariperjanjian nuklirnya dengan Iran. Kesepakatan itusecara resmi dikenal sebagai Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA).

Sejak mundur dari JCPOA, Presiden AS Donald Trump telah menjalankan apa yang ia sebut sebagai kampanye “tekanan maksimum”, yang berupaya menekan Iran agar menegosiasikan kesepakatan baru yang membahas program rudal balistik dan pengaruh regionalnya.

Dalam pidatonya di tempat lain, Mousavi mengatakan, “Sayangnya, di bawah pengaruh terorisme ekonomi AS, beberapa bank Malaysia telah mempertimbangkan pembatasan untuk pembukaan rekening dan layanan kepada warga negara Iran.”

“Kedubes kita di Malaysia sedang dalam pembicaraan dengan lembaga negara Malaysia dan para pejabat perbankan Malaysia … dan berbagai putaran pembicaraan telah diadakan dengan para pejabat Malaysia yang relevan dengan topik utama dalam agenda pembicaraan itu adalah untuk menemukan solusi untuk masalah ini,” kata Jubir Kemenlu Iran.

Mousavi juga menyatakan harapannya bahwa “negara sahabat kita Malaysia” akan mengadopsi langkah-langkah berdasarkan itikad baik serta sikapnya yang jelas terhadap sanksi unilateral untuk menemukan solusi bagi masalah ini.

PM Malaysia Mahathir Mohamad mengatakan pada hari Rabu bahwa negaranya ditekan (AS) untuk menutup rekening bank individu dan perusahaan Iran, tetapi dia menyebut  bahwa hubungan dengan Teheran masih tetap baik.

“Kami terpaksa menutup rekening bank (milik orang/perusahaan Iran) dan hanya diberi waktu tertentu. Jika kami tidak melakukannya, mereka akan menutup bank kami di luar negeri, ” katanya, seraya menambahkan bahwa orang dapat menebak siapa mereka ini. 

Kajian tentang siapa Binatang yang bisa berbicara itu silahkan baca diartikel ini.

 

MENLU RUSIA  : PEMIMPIN ISIS BAGHDADI ADALAH FIGUR CIPTAAN AS

Baghdadi was US 'brainchild': Russian Foreign Minister

Abu Bakar al-Baghdadi adalah figur “Ciptaan Amerika Serikat,” kata menteri luar negeri Rusia, Jumat kemarin. Berbicara kepada saluran berita Rusia-24, Sergey Lavrov mengatakan mereka ingin informasi lebih lanjut (detail) tentang pembunuhan pemimpin kelompok teroris itu.

“Semuanya diumumkan dengan sungguh-sungguh dan penuh kemenangan, tetapi militer kita masih mempelajari fakta-fakta tambahan, dan mereka belum dapat mengkonfirmasi banyak dari apa yang dikatakan AS itu.”

Lavrov mencatat bahwa Daesh muncul setelah invasi AS ke Irak dan pembebasan para ekstremis dari penjara Irak oleh AS. “Karena itu, sampai batas tertentu, hal ini bermakna bahwa sebenarnya AS sendiri melenyapkan  apa yang telah mereka ciptakan sendiri, jika (kematian Baghdadi) itu memang benar.

Baghdadi memimpin ISIS saat mereka menyerang sebagian besar Irak dan Suriah.  Hari minggu lalu , Presiden A.S. Donald Trump mengumumkan bahwa Baghdadi telah terbunuh dalam serangan tengah malam di provinsi Idlib di Suriah barat laut.

Dalam mengumumkan kematian Baghdadi itu, Trump menceritakan bahwa pemimpin Daesh / ISIS itu berusaha untuk melarikan diri melalui sebuah terowongan buntu, sambil membawa tiga anak kecil bersamanya “.

 

MENLU RUSIA SEBUT “DEAL OF CENTURY” ADALAH PELINTIRAN HUKUM INTERNASIONAL AGAR SESUAI KEMAUAN AS

Palestinian Bedouin homes are seen in the Israeli-occupied West Bank, Wednesday, Sept. 11, 2019. Israeli Prime Minister Benjamin Netanyahu’s election eve vow to annex the Jordan Valley if he is re-elected has sparked an angry Arab rebuke and injected the Palestinians into a campaign that had almost entirely ignored them. (AP Photo/Ariel Schalit)

“Kesepakatan abad ini” (deal of the century)  tentang penyelesaian konflik Israel-Palestina yang Washington katakan sedang dipersiapkan adalah contoh bagaimana hukum internasional diubah agar sesuai dengan kemauan AS , kata Menlu Rusia Sergey Lavrov. “

Alih-alih menerapkan resolusi [DK PBB] ini, Amerika Serikat menjanjikan kepada semua orang untuk memberikan ‘kesepakatan abad ini,’ yang seperti yang telah Anda pahami, tidak akan menuju pembentukan negara Palestina yang sempurna.

Ini adalah contoh tentang bagaimana hukum internasional yang diwakili oleh resolusi-resolusi DK PBB dipertukarkan dengan aturan-aturan yang dibuat oleh AS dan yang menurutnya nyaman “, kata Lavrov dalam sebuah wawancara di TV pada hari Jumat.

Pemerintahan  Donald Trump selama bertahun-tahun ini selalu mengatakan akan mengumumkan rencananya untuk  perdamaian Israel-Palestina. Pada bulan Juli, ia merilis apa yang dicirikan sebagai komponen ekonomi dari rencana  sebuah proyek infrastruktur dan investasi untuk mendukung Palestina.

Namun, otoritas Palestina telah menolak keterlibatan AS dalam penyelesaian konflik mereka dengan Israel setelah Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan malah memindahkan kedubes AS dari Tel Aviv ke Kota Suci Yerusalem, meski ada kecaman dari dunia Muslim dan rekomendasi PBB untuk menahan diri dari mendirikan Kedubesnya itu sampai  sampai status hukumnya selesai.

DK PBB telah mengeluarkan banyak resolusi tentang penyelesaian Israel-Palestina. Selama bertahun-tahun, dunia Arab tetap berkomitmen pada Inisiatif Perdamaian Arab, yang pada awalnya disepakati pada KTT Beirut tahun 2002. Rencana tersebut telah dibentuk berdasarkan Resolusi 194 DK PBB.

 

MENLU RUSIA : AS MENGGUNAKAN SANKSI DAN TERORIS UNTUK MENGGULINGKAN SUATU PEMERINTAHAN

Russian Foreign Minister Sergei Lavrov is holding his annual big press conference.

Menlu Rusia Sergei Lavrov mengatakan bahwa tidak ada negara yang harus mematuhi sanksi ekonomi Washington, bahkan sekutunya sekalipun.

“Tidak seorang pun, bahkan sekutu AS sekalipun yang tahan terhadap sanksi. (AS) Ini adalah sebuah kelompok yang benar-benar tidak punya rasa kemanusiaan (recklessly waved),” kata Lavrov dalam sebuah wawancara dengan saluran TV Rossiya 24 Jumat malam.

Menlu Rusia menjelaskan bahwa negara-negara yang menggunakan dolar dalam transaksi ekonomi mereka dengan negara-negara lain akan menjadi budak kepentingan geopolitik AS.

Lavrov menyarankan negara-negara Eropa untuk tidak  membahayakan diri mereka sendiri jika mereka secara membabi buta mau mengikuti kebijakan AS tentang berbagai masalah internasional, seperti Organisasi Pelarangan Senjata Kimia, karena upaya untuk memaksakan norma-norma yang melanggar hukum internasional itu merusak.

Menlu Lavrov mengatakan situasi seperti itu dapat dengan mudah diprediksi (dianalisa). Lavrov merujuk pada krisis Libya di mana teroris digunakan untuk menggulingkan mantan presiden Muammar Gaddafi.

Dia menjelaskan bahwa “alih-alih menggunakan resolusi hukum DK PBB internasional yang melarang pasokan senjata ke Libya, mereka malah menggunakan aturannya sendiri bahwa tindakan apa pun yang membantu menggulingkan Muammar Gaddafi bisa dipakai untuk mencapai tujuan.”

Ketika terorisme menyebar ke Mali, Prancis mulai meminta bantuan dalam memerangi para teroris di sana, dan hal yang sama terjadi di Irak dan Suriah.

 

KEMENLU RUSIA : KELOMPOK “WHITE HELMET” BERSAMA TERORIS SEDANG MENYIAPKAN “FALSE FLAG” SERANGAN KIMIA

This photo provided on Sunday, Jan. 7, 2018 by the Syrian Civil Defense White Helmets, which has been authenticated based on its contents and other AP reporting, shows Civil Defense workers inspecting a damages building after a bombing that targeted the office of Ajnad al-Koukaz, a militant group consisting of foreign fighters mostly from the Caucuses and Russia, in Idlib, Syria

Organisasi ‘White helmet ‘ bersama dengan kelompok teroris telah menyiapkan provokasi baru dengan menggunakan senjata kimia di Suriah, kata Kemenlu Rusia.

“Setiap saat kita selalu ada konfirmasi baru tentang kegiatan kelompok Helm Putih  … Menurut informasi yang ada, yang secara rutin diberikan pemerintah Suriah kepada PBB, kelompok Helm Putih, bersama-sama dengan para teroris, sedang mempersiapkan provokasi (false flag) serangan kimia baru di Suriah. Mereka jelas bertujuan mengacaukan proses perdamaian di negara itu, “kata Zakharova Jubir deplu Rusia.

Rusia kecewa atas keputusan Washington yang terus mengalokasikan dana ke kelompok “Helm Putih”, Zakharova  mengingat bahwa Rusia telah secara terbuka mengungkapkan bukti hubungan antara kelompok Helm Putih dengan teroris.

Sebelumnya, Gedung Putih mengumumkan bahwa Presiden AS Donald Trump telah menggelontorkan dana $ 4,5 juta dalam bentuk bantuan untuk organisasi Helm Putih diSuriah. (kelompok white helmet adalah kelompok mata-mata bentukan barat yg menyamar sebagai bantuan kemanusiaan)

Kelompok “Helm Putih”, yang secara umum dikenal sebagai adalah organisasi non-pemerintah, yang dicurigai memiliki hubungan dengan kelompok Islam radikal.

Pada 22 Juli lalu, kelompok itu mengklaim bahwa Rusia telah melakukan serangan udara di sebuah pasar di provinsi Idlib , yang menyebabkan banyak korban di kalangan warga sipil.

Kemenhan Rusia merespons dengan merilis video yang membuktikan bahwa pasar itu masih beroperasi secara normal. Moskow dan Damaskus berulang kali menuduh Helm Putih melakukan provokasi yang melibatkan senjata kimia untuk membenarkan intervensi asing dan kehadiran pasukan asing di Suriah.

 

KHAWATIR SERANGAN BALASAN DARI IRAN, ISRAEL SIAGAKAN SELURUH PERTAHANAN UDARANYA

Pada 30 oktober kemarin, Komandan Angkatan Udara Israel Amikam Norkin menyatakan  bahwa semua lapisan pertahanan rudal negaranya termasuk Arrows , Patriots jarak jauh, David’s Sling jarak menengah, dan Iron Dome jarak pendek, “dalam keadaan siaga”.

Menurut pejabat militer itu, kondisi kesiapan ini terkait dengan kekhawatiran umum bahwa Iran akan melancarkan serangan besar-besaran terhadap Israel.

Menurut Times of Israel, militer Israel percaya Teheran dapat saja berupaya membalas serangan Tel Aviv yang terus-menerus terhadap yang diduga proksi Iran di wilayah tersebut.

Norkin menyatakan bahwa serangan balasan dari Republik Islam Iran itu mungkin saja tidak hanya dengan rudal biasa, tetapi bisa  juga rudal jelajah dan drone yang serupa dengan yang digunakan dalam serangan terhadap fasilitas Aramco Saudi pada bulan September lalu, yang diduga terkait dengan Iran.

“Tantangan pertahanan udara kini menjadi lebih rumit. bisa merupakan gabungan antara ancaman rudal dan roket sekarang bisa juga dengan serangan drone dan rudal jelajah, ”kata Norkin.

 

RUSIA DAN TURKI MULAI PATROLI BERSAMA DIPERBATASAN SURIAH-TURKI

Turkish armoured vehicles on Friday drove through country roads across the border to join the Russians [Kemal Aslan/Reuters]

Jum’at hari ini, Pasukan Turki dan Rusia memulai patroli darat bersama untuk pertama kali di timur laut Suriah, yang dilakukan  berdasarkan kesepakatan antara kedua negara untuk  memaksa para pejuang Kurdi untuk menyingkir dari apa yang disebut “zona aman” di sisi perbatasan Suriah.

Turki dan sekutunya Pemberontak Suriah melancarkan serangan lintas-perbatasan pada 9 Oktober terhadap Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG), dijuluki “teroris” oleh Turki, dan mengambil alih kendali perbatasan sepanjang 120 km (75 mil) dan 30km (19 mil) di sepanjang perbatasan.

Rusia mengatakan kepada Turki bahwa YPG telah meninggalkan jalur itu pada hari Rabu, seminggu setelah Ankara dan Moskow setuju untuk memindahkan para pejuang YPG dari daerah tersebut.

Kendaraan lapis baja Turki  melaju melalui jalan-jalan desa melintasi perbatasan untuk bergabung dengan pasukan Rusia, menurut  televisi Reuters yang direkam  dari sisi perbatasan Turki.

Unit pasukan darat dan udara terlibat dalam patroli di daerah kota perbatasan Suriah, Darbasiya, Kementerian Pertahanan Turki mengatakan di Twitter .

Patroli bersama itu akan menempuh jarak sepanjang 110 km, dimana polisi militer Rusia mengerahkan sembilan kendaraan militer, dimulai di Darbasiya dan melakukan perjalanan ke barat di sepanjang perbatasan, kata kemenhan Rusia.

 

AS  AKAN BERI SANKSI KEPADA SPANYOL KARENA MEMBERI BANTUAN KE VENEZUELA

 Bank of Spain headquarters (Madrid)

Departemen Keuangan AS sedang mempertimbangkan pemberian sanksi terhadap Bank Sentral Spanyol dan entitas lain yang berkaitan dengan aliran dana ke pemerintah Venezuela, beberapa sumber yang  mengetahui masalah ini  mengatakan kepada Bloomberg.

Menurut outlet berita tersebut, sanksi baru tidak akan diumumkan sebelum pemilihan umum Spanyol pada 10 November. Sumber Bloomberg itu tidak memberikan rincian tambahan tentang langkah-langkah tersebut, kecuali  bahwa pejabat Spanyol telah diperingatkan tentang kemungkinan pembatasan itu.

Bloomberg berspekulasi bahwa ancaman sanksi dapat dimaksudkan sebagai “pesan” untuk memaksa Spanyol untuk mengubah kebijakannya di tengah keputusan Banco de Espana untuk terus melakukan bisnis dengan Caracas, yang  memungkinkan pemerintah Venezuela untuk mentransfer dan menerima dana ditengah serangkaian sanksi AS terhadap sektor energi dan perbankan negara Venezuela.

 

KORUT KEMBALI LAKUKAN UJI COBA DUA BUAH RUDAL 

North Korean missile launch

Menurut Kepala Staf Gabungan Korea Selatan (JSC), dua benda tak dikenal telah ditembakkan ke arah laut pada hari ini Kamis. Korsel  mencatat bahwa militernya memantau situasi ini dengan cermat.

Korsel  mengatakan bahwa proyektil itu terbang dengan jarak 370 kilometer pada ketinggian 90 kilometer.

Jepang juga membahas insiden peluncuran itu, dan menyebut bahwa Jepang juga mengamati  peluncuran rudal balistik oleh Korea Utara itu.

Utusan Rusia untuk Pyongyang Alexander Matsegora, mencatat bahwa pemimpin Korea Utara Kim Jong-un akan menepati janjinya untuk tidak menguji senjata nuklir dan rudal balistik antarbenua hingga akhir tahun ini.

Belum lama ini Korut juga menembakkan proyektil tidak dikenal lainnya dari kota pesisir Wonsan. Semua proyektil yang diluncurkan tahun ini mengikuti pola yang sama dan dipantau secara ketat oleh Jepang, Korea Selatan, dan AS.

Tapi pada saat yang sama Pyongyang menegaskan siap untuk melanjutkan pembicaraan dengan AS, yang bertujuan untuk denuklirisasi di Semenanjung Korea.

Awal bulan ini,  Korut  juka melakukan uji coba penembakan rudal balistik baru dari  kapal selam, dan memperingatkan bahwa segala kemungkinan agresi terhadap Korea Utara akan didibalas.

 

KOMITE REFORMASI KONSTITUSI SURIAH AKAN MULAI BEKERJA

Long-awaited Syria constitutional committee meets for first time

Fihak-fihak yang yang bersaing dalam perang  di Suriah telah saling bertemu muka untuk pertama kalinya setelah hampir delapan setengah tahun perang, dalam upaya untuk mulai bekerja untuk membentuk Konstitusi yang baru.

Sebanyak 150 orang  delegasi yang mewakili pemerintah, oposisi dan masyarakat sipil Suriah pada hari Rabu kemarin bertemu pada pertemuan komite konstitusi yang diadakan dikantor dewan PBB di Jenewa, Swiss.

Para anggota komite konstitusi yang pembentukannya  memerlukan hampir dua tahun konsultasi  itu ditugaskan untuk mereformasi Konstitusi sebelum nantinya diserahkan kepada rakyat Suriah lewat pemilu.

Utusan Khusus PBB untuk Suriah Geir Pedersen mengatakan bahwa reformasi Konstitusi adalah langkah pertama awal menuju menuju proses politik yang akan mengarah pada pemilu yang diawasi PBB di bawah resolusi PBB 2254. Namun, dia menekankan bahwa proses tersebut harus diprakarsai dan dilakukan sendiri  oleh rakyat Suriah.

 

 Amandemen 2012

Amandemen  yang disahkan pada Februari 2012 oleh Presiden Bashar al-Assad dalam menanggapi kerusuhan sipil 2011, akan menjadi inti dari pekerjaan yang dilakukan para perancang undang-undang ini, yang merupakan sebuah komite yang beranggotakan 45 anggota.

Konstitusi saat ini (dianggap oposisi) membuat al-Assad dan Partai Baath-nya memiliki kekuatan yang hampir tidak tertandingi karena  mengendalikan peradilan, tentara dan pasukan keamanan.

Pihak oposisi tidak bisa menerima amandemen 2012 dan sejak itu menyerukan dibentuk konstitusi baru.

“Konstitusi 2012 itu bagus di beberapa bagian, 70 persennya masih bisa diselamatkan,” kata Yahya al-Aridi, kata juru bicara kelompok oposisi kepada Al Jazeera.

“Tetapi kami tidak dapat menerima jika Presiden  mengendalikan tentara, majelis legislatif, pemerintahan negara, mencalonkan perdana menteri dan sebagainya.”

Ketua bersama di pihak pemerintah, Ahmad Kuzbari, mengatakan delegasinya siap untuk meninjau konstitusi 2012, atau bahkan menyusun yang baru jika itu akan membawa perubahan positif bagi kehidupan warga Suriah.

Dalam pidato yang disambut positif oleh anggota oposisi, Kuzbari mengatakan pemerintah akan bertindak dengan tulus “tetapi kami akan bekerja untuk menjaga persatuan, integritas dan kedaulatan negara kami, bebas dari campur tangan asing.”

Sementara Pemimpin oposisi Hadi al-Bahra mengatakan kelompoknya bertekad untuk bekerja sama dengan pemerintah untuk mendapatkan  titik temu. “Pertemuan 150 orang hari ini memiliki pendapat yang berbeda tentang banyak masalah, ada yang sederhana, ada yang substantif,” . “Namun, kita harus melupakan luka dan penderitaan kita dan mulai saling mendengarkan.”

Rusia dan Iran adalah fihak yang dikubu pemerintah sementara Turki adalah , yang mendukung oposisi, ketiganya mengatakan bahwa mereka akan sepenuhnya mendukung komite konstitusi.

 

DPR AS SEPAKATI  PEMBUNUHAN MASAL ORANG ARMENIA OLEH KESULTANAN OTTOMAN ADALAH GENOSIDA

Image result for ARMENIAN 1015 PIC

Pemungutan suara di DPR AS telah memberikan kesimpulan yang mengakui bahwa pembunuhan massal terhadap orang-orang Armenia oleh Kesultanan Turki Ottoman selama Perang Dunia Satu sebagai genosida.

Masalah ini sangat sensitif dan muncul di tengah memburuknya hubungan AS-Turki. Calon presiden Joe Biden mengatakan voting itu akan menghormati sejarah para korban.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan voting DPR AS yang dilakukan tepat pada hari nasional Turki itu sebagai  “tidak bernilai”, ini adalah “penghinaan terbesar” bagi rakyat Turki.

Sebaliknya, Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan memuji langkah itu sebagai “langkah berani guna mencari keadilan dan kebenaran sejarah”.

Ada kesepakatan umum bahwa ratusan ribu warga Armenia telah tewas ketika Turki Utsmaniyah mendeportasi mereka secara massal dari Anatolia timur ke padang pasir Suriah dan di tempat lainnya pada 1915-1916.

Mereka terbunuh atau mati karena kelaparan atau penyakit. Jumlah total orang Armenia yang tewas masih diperdebatkan.

Orang Armenia mengatakan ada 1,5 juta orang yang meninggal. Republik Turki memperkirakan totalnya adalah 300.000. Tapi menurut Asosiasi Ahli genosida Internasional (IAGS), jumlah korban tewas “lebih dari satu juta”.

 

PM HARIRI MUNDUR, TAPI PENGUNJUK RASA DI LIBANON BELUM PUAS

Lebanese protesters celebrate Hariri resignation, but want more

Pengunjuk rasa diLibanon merayakan pengunduran diri Perdana Menteri Saad Hariri , namum sebagian besar menganggap ini baru kemenangan awal dalam pertempuran jangka panjang.

“Ini langkah pertama yang baik tetapi kami masih akan tetap di jalanan,” Pierre Mouzannar, seorang pembuat film berusia 21 tahun mengatakan kepada Al Jazeera di Beirut tengah. “Hariri adalah bagian dari masalah tetapi dia belum meliputi semua masalah … Saya kira tidak ada yang berpikir bahwa perjuangan kita sudah selesai.”

Bagi parademonstran, berita pengunduran diri Hariri menjadi dorongan penting dalam gerakan unjuk rasa yang sduah berlangsung  dua minggu, sebelumnya  juga terjadi perkelahian jalanan yang dihasut oleh para pendukung Hizbullah dan partai Gerakan Amal.

Ratusan pria yang sebagian besar yang berkulit hitam memukuli pengunjuk rasa dan menghancurkan perkemahan pengunjuk rasa di Beirut tengah sebelum akhirnya ada pidato pengunduran diri Harisi di Televisi.

Di luar Beirut, ribuan orang juga turun ke jalan-jalan di Tripoli utara yang merupakan  kota bekas kubu Gerakan Masa Depan Hariri, mereka merayakan berita pengunduran Hariri tersebut. Ratusan orang lainnya keluar rumah di kota-kota dan desa-desa di seluruh negeri, termasuk di Jal al-Dib, Zouk Mosbeh dan Jbeil di utara Beirut, dan Nabatieh dan Tirus di selatan ibukota.

 

MENLU RUSIA : TINDAKAN AS YANG MENGUASAI LADANG MINYAK SURIAH ADALAH SIKAP YANG AROGAN

Tindakan Sikap AS yang menempatkan pasukannya diladang minyak di Suriah adalh sikap arogan, kata Menlu Rusia Sergey Lavrov, dia menambahkan tidak jelas dari siapa instalasi perlu dilindungi itu.

Tindakan AS di Suriah itu melanggar hukum internasional, karena keberadaan mereka di negara itu “ilegal,” Lavrov menegaskan ketika jumper pers bersama menlu  Iran dan Turki di Jenewa, Swiss.

Pernyataan AS bahwa keberadaan pasukannya diperlukan untuk melindungi kekayaan minyak Suriah adalah sikap yang arogan. Faktanya adalah mereka melindungi diri mereka sendiri dari tentara  Suriah.

Klaim Washington bahwa ladang minyak itu perlu perlindungan dari kelompok teroris ISIS hanyalah sebuah alasan untuk membatalkan  penarikan pasukan AS dari Suriah, yang sebelumnya telah diumumkan oleh Donald Trump.

Pernyataan seperti itu tentu  sangat membingungkan karena “pada bulan Maret lalu, AS telah mengumumkan bahwa ISIS telah dikalahkan, dihancurkan,” kata Lavrov.

Lavrov bersama Menlu Turki Mevlut Cavusoglu, dan Menlu Iran Mohammad Javad Zarif bertemu untuk membahas peluncuran Komite Konstitusi Suriah yang akan berlangsung di Jenewa pada hari Rabu.

Masalah mendesak lainnya yang diagendakan adalah gencatan senjata di Suriah utara, yang yang dinegosiasikan oleh Rusia dan Turki di Sochi pekan lalu, tetapi dijadwalkan akan berakhir hari Selasa depan.

Menlu Turki Cavusoglu memperingatkan agar setiap unit Kurdi, yang dianggap Ankara sebagai teroris  tetap berada di “zona aman” di perbatasan Turki-Suriah setelah gencatan senjata berakhir. Namun Turki mempercayai Moskow ketika Rusia mengatakan bahwa Kurdi telah meninggalkan daerah itu, sesuai kesepakatan.

 

KAPAL SELAM BERTENAGA NUKLIR TERBARU RUSIA LAKUKAN UJI COBA  PELUNCURAN RUDAL 

Kapal selam bertenaga nuklir Angkatan Laut Rusia yang terbaru  ‘Knyaz Vladimir,’ telah berhasil melakukan uji coba penembakkan rudal balistik dari bawah .

Sebuah video yang diposting oleh Kemenhan Rusia pada hari Selasa menunjukkan kapal selam itu meluncurkan rudal balistik RSM-56 Bulava (‘Mace’) dari posisi kapal dibawah air.

Rudal itu diluncurkan dari laut Putih, dan  berhasil mencapai sasarannya di Semenanjung Kamchatka di Timur Jauh Rusia.

Setelah bergabung dengan Angkatan Laut Rusia pada tahun 2017, kapal selam  ‘Knyaz Vladimir’ adalah  armada kapal selam baru kelas Borei yang telah ditingkatkan kemampuannya. Kapal itu saat ini sedang menjalani uji coba laut. Kapal selam ini diberi nama seorang  pangeran Rusia abad ke-10 Vladimir the Great.

Pada bulan Agustus lalu , kapal selam kelas Borei lainnya, ‘Yuri Dolgorukiy,’ juga berhasil melakukan uji coba penembakan rudal Bulava.

This entry was posted in Update WW3 2019 and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *