Update WW3 Jan 2019

TRUMP ANCAM TURKI DENGAN SANKSI EKONOMI JIKA TURKI MENYERANG KURDI

turkey

Ketegangan antara Turki dan AS semakin meningkat karena masalah Kurdi ketika pekan lalu Menlu  Turki Mevlut Cavusoglu mengumumkan  bahwa Ankara akan melancarkan operasi militer di sebelah timur Sungai Efrat jika AS gagal menarik pasukannya dari Republik Arab Suriah tepat waktu.

“Kerja sama dengan teroris tidak akan mendapat hasil apapun. Meski  kita harus  lapar  tanpa makanan dan air, tetapi kita akan melakukan semua yang diperlukan. AS dan semua negara lain harus menunjukkan rasa hormatnya kepada Turki “, Menlu Turki Mevlet Cavusoglu mengatakan, menanggapi ancaman  Presiden AS untuk menghancurkan eoknomi  (Turki)  jika Ankara menyerang  pasukan Kurdi yang didukung AS di Suriah.

“Kami melihat bahwa Trump berada di bawah tekanan besar sehingga ia tidak segera menarik pasukannya  dari Suriah, dan ia berada dalam situasi yang sulit, tetapi, bagaimanapun  tidak mungkin untuk membahas hal hal penting  seperti itu hanya melalui jejaring sosial”, tambah Cavusoglu.

Sebelumnya pada hari yang sama Ibrahim Kalin, juru bicara Presiden Turki Ibrahim Kalin telah tertarik untuk menanggapi  komentar presiden AS itu diwiternya.

“Adalah kesalahan fatal untuk menyamakan Kurdi Suriah dengan PKK (Partai Pekerja Kurdistan) yang ada dalam daftar teroris AS, dan cabangnya diSuriah PYD (Partai Persatuan Demokratik Kurdi)  / YPG (Unit Perlindungan Rakyat Kurdi).

Turki bertempur melawan teroris, bukan melawan Kurdi. Kami akan melindungi Kurdi dan warga Suriah lainnya dari semua ancaman teroris, ”tegasnya.

Pernyataan pejabat Turki itu mengikuti pernyataan Presiden Trump di Twitter di mana ia mengancam akan “menghancurkan Turki secara ekonomi” jika Ankara menyerang pasukan Kurdi di Suriah.

Dia mencatat, bahwa Washington juga  tidak ingin Kurdi memprovokasi Turki.

Dukungan AS untuk militan Kurdi, yang telah berperang melawan ISIS di Suriah, telah menjadi titik penting dalam hubungan antara kedua sekutu NATO itu. Turki menganggap YPG berafiliasi dengan PKK, yang dianggap oleh Ankara sebagai organisasi teroris.

Masalah ini semakin meruncing  sejak Trump menyatakan kemenangan atas ISIS, dan  dia akan segera menarik sekitar 2.000 tentara AS dari Suriah. Tapi Menteri Luar Negeri Mike Pompeo memperingatkan bahwa AS akan memastikan bahwa militer Turki tidak membantai para militan Kurdi.

Selain itu, Kemenlu  Suriah mengkonfirmasi bahwa Damaskus telah mengintensifkan pembicaraan  dengan Kurdi di tengah ancaman operasi Turki (terhadap Kurdi) itu.

 

AS  TIDAK MENARIK PASUKANNYA DISURIAH TAPI HANYA MENGGANTI

Pasukan  AS malah  memperkuat pangkalan militernya di Aleppo timur laut dan Raqqa utara, kendatipun ada  seruan kontroversial Presiden AS Donald Trump agar Pasukannya  ditarik keluar dari Suriah.

Sabtu kemarin , Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) yang berbasis di London melaporkan bahwa konvoi militer  yang terdiri dari 150 kendaraan militer dan lapis baja serta peralatan logistik pasukan koalisi pimpinan-AS bergerak menuju Pangkalan al-Jalbieh di Raqqa utara dan pangkalan lainnya  di Ain al-Arab (Kobani) di timur laut Aleppo.

SOHR membantah  adanya laporan media jum’at lalu bahwa pasukan AS telah menarik  sebagian tentaranya dari Suriah timur  dan sepanjang perbatasan Irak-Suriah , tapi yang terlihat hanyalah  penggantian pasukan.

Berita itu muncul ketika Jubir P asukan koalisi anti-ISIL pimpinan AS  Sean Ryan mengatakan pada hari Jumat bahwa Angkatan Darat AS telah mulai menarik diri dari Suriah.

Dalam laporan serupa Senin lalu, SOHR mengatakan bahwa AS telah mengirim ratusan truk militer yang terdiri dari senjata dan peralatan militer ke provinsi Deir Ezzur di Suriah Timur setelah  Presiden Donald Trump menyatakan keputusannya untuk menarik pasukan dari negara itu.

SOHR mengatakan bahwa konvoi militer yang terdiri dari 150 truk yang mengangkut mobil dan peralatan militer logistik telah dikirim ke daerah-daerah yang dikuasai Pasukan Demokratik Suriah SDF (pemberontak Suriah yang banyak beranggotakan Kurdi Suriah)  terutama di Eufrat Timur dari Wilayah Kurdistan Irak.

SOHR mencatat bahwa itu adalah konvoi militer AS ketiga yang dikirim ke Suriah setelah keputusan Trump tentang keluarnya pasukan Amerika dari Suriah, dan mengatakan bahwa sejauh ini total telah ada  500 truk yang berisi senjata dan peralatan militer telah dikirim ke Suriah Timur.

 

PERTEMPURAN ANTAR KELOMPOK MILITAN  DIIDLIB MENGUNTUNGKAN TENTARA SURIAH

Pertempuran antar pemberontak yang terjadi  baru-baru ini di Provinsi Idlib terbukti telah  menjadi kemenangan besar bagi militer Suriah dan sekutunya, karena  ketika terjadi pengambilalihan  provinsi oleh para militant akan memungkinkan pemerintah untuk melanjutkan rencana serangan  ke barat laut Suriah.

Seorang perwira dari  Pasukan Pertahanan Nasional (NDF) yang berbicara kepada Al-Masdar News dari kubu pemerintah Mhardeh mengatakan bahwa ekspansi Hay’at Tahrir Al-Sham baru-baru ini di provinsi Idlib dan Aleppo hanya akan meningkatkan tekanan Rusia pada  Turki untuk membasmi militant sekutunya.

“Rusia mengawasi konflik (antar kelompok militan) di Idlib dengan sangat cermat  dan menekan Turki untuk mengakhiri keberadaan para teroris,” kata perwira NDF itu kepada Al-Masdar News.

“Sudah ada banyak orang Rusia di sini (Mhardeh) dan mereka terus mengirim lebih banyak lagi tentara setiap hari,” lanjutnya.

Bukan kebetulan bahwa Tentara  Suriah telah mengumpulkan pasukannya di poros Idlib-Hama sejak Hay’at Tahrir Al-Sham  merebut Jabal Shashabo dan wilayah timur Dataran Al-Ghaab dari Front Pembebasan Nasional yang didukung Turki ( NLF),  mereka kemungkinan akan terus menumpuk pasukan mereka dalam upaya untuk memaksa Turki untuk menarik diri dari pos pengamatan mereka atau mengusir par militant dan pemberontak .

Dengan Hay’at Tahrir Al-Sham mengincar tiga kota besar terakhir (Saraqib, Ma’arat Al-Nu’man, Ariha) diProvinsi Idlib yang sekarang dikuasai NLF, maka seluruh bagian yang dikuasai oposisi provinsi itu akan segera berada di bawah penguasaan pemberontak.

 

“POSEIDEN”,  DRONE BAWAH LAUT RUSIA YANG MAMPU TIMBULKAN TSUNAMI 500 METER

Russia plans to place over 30 Poseidon underwater nuclear drones on combat duty

Menurut sumber di industri pertahanan Rusia, Angkatan Laut Rusia berencana untuk mengoperasikan lebih dari 30 Drone nuklir bawah laut “Poseidon” dalam tugas tempur.

Pada 12 Januari kemarin, Kantor berita  pemerintah Rusia TASS mengutip sebuah sumber di industri pertahanan Rusia yang mengatakan bahwa dua Kapal selam yang membawa Drone  “Poseidon” diperkirakan akan memasuki layanan operasi bersama  Armada Utara dan dua lainnya akan bergabung dengan Armada Pasifik.

Setiap kapal selam akan membawa maksimum delapan Drone , dan oleh  karenanya, jumlah total Poseidon yang memasuki tugas tempur bisa mencapai 32 buah.

Sementara Kapal Selam bertenaga nuklir untuk  tujuan khusus “Khabarovsk” yang saat ini sedang dibangun di Sevmash Shipyard akan menjadi salah satu pengangkut organik dari drone bawah air berkemampuan nuklir “Poseidon”. Demikian juga, Kapal selam  khusus dan kapal penjelajah bawah laut bertenaga  nuklir “Proyek 949A”  yang sudah beroperasi di Angkatan Laut Rusia juga dapat digunakan sebagai kapal pembawa setelah dilakukan upgrade penyesuaian, kata sumber itu.

Kecepatan maksimum drone Poseidon akan mencapai lebih dari 107 kt (200 km / jam), dengan kedalaman maksimum  lebih dari satu kilometer. Sebagai perbandingan, kecepatan maksimum kapal selam nuklir modern adalah 32 kt (Knot) , dan  torpedo  48 kt.

Poseidon, juga dikenal oleh komunitas intelejen AS sebagai  Sistem Serba Guna Status-6 atau “Kanyon” , ini adalah drone strategis Rusia baru yang digerakkan oleh reaktor nuklir ukuran mini.

Poseidon dirancang untuk mampu menciptakan gelombang tsunami setinggi 500 meter (1.600 kaki), yang juga akan mencemari area luas di daratan  pantai musuh dengan isotop radioaktif, serta kebal terhadap sistem pertahanan anti-rudal seperti rudal anti-balistik , senjata laser dan railgun yang normalnya  bisa melumpuhkan  ICBM atau SLBM (submarine-launched ballistic missile.

 

TANGGAPI OPERASI “FREEDOM OF NAVIGATION” AS, CHINA KERAHKAN RUDAL PENGHANCUR KAPAL

Awal pekan ini  sebuah Kapal perusak dengan rudal berpemandu AS melakukan misi “Freedom of navigation” di Kepulauan Paracel (Xisha), yang dianggap  Beijing sebagai telah memasuki perairan teritorial China  tanpa izin.

Sebagai  tanggapan atas maneuver  kapal perusak AS itu , Militer Cina kemudian  memobilisasi rudal jarak menengah anti-kapal baru DF-26 yang berkemampuan nuklir  ke dataran tinggi barat laut yang terpencil,  Global Times melaporkan, mengutip TV nasional China Central Television (CCTV) .

Tidak dijelaskan dengan tepat kapan rudal China itu dimobilisasi  dan apakah penyebaran mereka permanen atau hanya bagian dari latihan. Bagaimanapun, seperti yang ditekankan oleh Global Times, rudal-rudal itu sekarang dikerahkan dan “mampu melakukan operasi mobile di seluruh negeri.”

Mengomentari masalah ini, seorang pengamat militer yang  menjelaskan dengan syarat anonym mengatakan bahwa “Walaupun  diluncurkan dari daerah pedalaman i China sekalipun, rudal  DF-26 masih memiliki jangkauan yang cukup jauh untuk menjangkau  Laut Cina Selatan.”

Pada hari Senin lalu  Angkatan Laut AS melakukan misi “Freedom of navigation” lainnya di Laut Cina Selatan , dan  berlayar bersama dengan kapal Perusak  USS McCampbell di dekat Kepulauan Paracel, yang juga dikenal oleh orang China sebagai Kepulauan Xisha dan oleh orang Vietnam disebut sebagai kepulauan Hoang  Sa, yang merupakan serangkaian pulau  terumbu karang  di Laut China Selatan yang  diperebutkan oleh Tiongkok , Vietnam, serta Taiwan.

 

MIKE POMPEO : AS AKAN BEKERJA SERIUS UNTUK MENGGANTI PRESIDEN VENEZUELA

Venezuela's President Nicolas Maduro

Awal pekan ini Presiden Venezuela Nicolas Maduro dilantik untuk masa jabatan kedua periode 2019 hingga 2025.

“Rezim Maduro tidak sah dan Amerika Serikat akan terus … bekerja dengan giat untuk mengembalikan demokrasi yang sebenarnya dinegara itu,” kata Menlu AS Mike Pompeo dalam pernyataan yang dirilis di Abu Dhabi. “Kami sangat berharap bahwa kami dapat menjadi kekuatan demi kebaikan guna membuat kawasan itu bisa  bersatu untuk mewujudkannya.”

Menurut pejabat senior itu, AS akan terus menggunakan kekuatan ekonomi dan diplomatik AS secara penuh untuk mendesak “pemulihan demokrasi di Venezuela.”

Maduro telah menghadapi kritik dari sejumlah negara (barat) setelah dipilihnya kembali (sebagai Presiden) pada Mei lalu, dimana beberapa negara mengklaim bahwa pemilihan itu tidak sah, dan ini  dibantah tegas oleh fihak Caracas.

Sebelumnya,  pada bulan Januari  Kemenlu Peru setelah pertemuan para menteri luar negeri di Lima” (Peru) mengatakan bahwa “Kelompok  Lima”  tidak mengakui legitimasi masa kepresidenan baru Maduro yang akan dimulai pada 10 Januari dan mendesaknya untuk mengadakan pemilihan presiden baru.

Kementerian Luar Negeri Venezuela kemudian mengirimkan catatan protes kepada perwakilan diplomatik dari negara-negara dalam “kelompok Lima” itu.

 

RUDAL RUDAL   ISRAEL KEMBALI SERANG WILAYAH SURIAH

Sebuah sumber militer Jum’at malam menegaskan bahwa pertahanan Udara Suriah mencegat  rudal yang diluncurkan oleh pesawat tempur Israel dan menjatuhkan sebagian besar dari rudal itu.

Sumber itu mengatakan bahwa “pada pukul 11:15 sebelum tengah malam pesawat tempur Israel yang datang dari daerah Al-Jalil meluncurkan banyak rudal ke area Ibukota  Damaskus dan pertahanan udara kami mencegat mereka dan berhasil menjatuhkan  sebagian besar dari mereka.”

Ditambahkan bahwa hanya terjadi kerusakan terbatas pada  gudang amunisi di bandara Damaskus.

Sumber-sumber dari fihak oposisi Suriah melaporkan bahwa Angkatan Udara Israel menyerang pangkalan milisi Iran dan pasukan rezim Assad di barat daya Damaskus.

Menurut laporan di Suriah dan Lebanon, serangan itu dilakukan dari wilayah  udara di Libanon selatan.

Dalam laporan lain  diklaim bahwa serangan rudal Israel itu diarahkan ke bandara militer Al-Mahza dan Rumah Sakit Militer Dariyah, yang berfungsi sebagai gudang senjata bagi Batalyon 555 dan Divisi ke-4 di barat Damaskus.

Menurut laporan  kapal-kapal angkatan laut Israel sedang berada di lepas pantai Lebanon selatan ketika  serangan itu terjadi.

 

PESAWAT ANTARIKSA CHINA KIRIMKAN VIDEO PERTAMA SISI JAUH BULAN

Ini adalah video panorama  pertama yang dikirimkan pesawat antariksa tanpa awak China “Chang’e-4”   yang beberapa hari lalu telah membuat pendaratan disisi jauh bulan.  Sebuah pendaratan dilokasi yang belum pernah dilakukan oleh negara lain.

 

 YPG SIAP  BERGABUNG DENGAN TENTARA SURIAH GUNA MEREBUT WILAYAH SURIAH YANG DIREBUT TURKI

YPG Fighters Could Join Syrian Army And Jointly Recapture Turkish-occupied Regions: Report

Juru bicara Unit Perlindungan Rakyat Kurdi YPG) mengatakan bahwa para pejuang Kurdi kemungkinan besar akan bergabung dengan Tentara Arab Suriah (SAA) setelah kedua belah pihak mencapai kesepakatan guna merebut  kembali daerah yang telah direbut dan dikuasai tentara Turki, Fars News melaporkan.

“Tidak ada hambatan yang menghalangi  kerja sama antara militan Kurdi dan Tentara Suriah.” Tulis RT Arabic mengutip juru bicara senior YPG Nuri Mahmud

Dia mengatakan bahwa YPG akan bergabung dengan SAA hanya setelah kesepakatan politik telah diambil  tentang bagaimana membentuk pasukan gabungan itu.

Mahmud juga mengatakan bahwa dalam kasus bergabungnya YPG  dengan SAA, maka wilayah Turki yang diduduki Afrin, Jarablus, al-Bab dan Idlib nantinya akan dibebaskan dari penguasan Turki dan para militan sekutunya.

Dia lebih lanjut mengatakan bahwa merebut kembali Afrin adalah prioritas utama bagi orang-orang Kurdi. Laporan Fars News juga mengingatkan pernyataan yang dibuat pada bulan Desember oleh Mahmud mengklaim bahwa YPG akan meletakkan senjata mereka hanya jika perdamaian di Suriah telah pulih.

Sebuah laporan dari saluran berita Yordania, al-Hadath yang dikutip sebelumnya mengatakan bahwa menurut Mahmud , senjata yang dipasok oleh AS digunakan untuk memerangi teroris.

YPG juga mengatakan bahwa mereka telah mengundang militer Suriah kewilayah Manbij untuk  fokus pada perang melawan ISIS di tepi timur Sungai Eufrat. Setelah itu, SAA (militer Suriah) dilaporkan telah  memperkuat posisi militernya di dekat Manbij untuk kemungkinan konfrontasi dengan militan yang didukung Turki.

 

MIKE POMPEO :  AS AKAN MENGUSIR SETIAP SERDADU IRAN DARI SURIAH

US Secretary of State Mike Pompeo in Cairo, Egypt (10 January 2019)

AS akan bekerja dengan para sekutunya (diTimteng) untuk “mengusir setiap serdadu Iran” dari Suriah, kata Menlu AS Mike Pompeo.

Pompeo memperingatkan bahwa tidak akan ada bantuan AS untuk rekonstruksi bagi Wilayah (Suriah) yang ada dalam kekuasaan  Presiden Suriah Bashar al-Assad sampai Iran dan Proxinya  telah pergi.

Dia juga mengkritik kebijakan Timur Tengah mantan Presiden Barack Obama, yang dia katakan Obama  telah membuat “salah penilaian”.

Pompeo mengadakan pembicaraan dengan Mesir tiga minggu setelah Presiden Donald Trump mengatakan akan menarik diri Pasukannya dari Suriah. Pengumuman itu mengejutkan para sekutu AS dan memicu kecaman keras di Washington.

Pompeo, yang telah berusaha meyakinkan para sekutu AS  setelah pengumuman mengejutkan Trump itu , mengatakan: “AS tidak akan mundur (dari Suriah) sampai perang terhadap teroris berakhir”.

Kami akan bekerja tanpa lelah bersama Anda untuk mengalahkan ISIS, al-Qaeda dan jihadis lain yang mengancam keamanan kita dan keamanan anda. ”

Dia mengatakan bahwa AS adalah “kekuatan bagi kebaikan” di Timur Tengah, dia menambahkan: “Jika AS  mundur (dari Suriah), maka akan terjadi kekacauan.”

Pada hari Kamisnya, Pompeo mengatakan: “Kami tidak akan melonggarkan serangan  kami untuk menghentikan pengaruh dan tindakan jahat Iran terhadap wilayah ini dan seluruh dunia.”

Dia menambahkan bahwa sanksi AS terhadap Iran adalah “yang terkeras  dalam sejarah dan akan terus semakin keras”.

 

AMBRUKNYA DOMINASI US$ , RUSIA & CHINA KONVERSI CADANGAN DEVISANYA KE MATA UANG LAIN

Pelan tapi pasti kita sedang menuju proses diruntuhkannya dominasi AS sebagai Penguasa Tunggal dunia. Pax Americana sedang dalam masa masa akhrnya sebelum nantinya  akan digantikan oleh Pax Judaica. Ya’juj ma’juj meyakini bahwa setelah seluruh super power hancur, maka Israel akan menjadi penguasa dunia.  Gejala terbesar yang hanya bisa  terlihat oleh mata hati yang tidak buta adalah mulai diakuinya Yerusalem sebagai ibukota Israel dan mulai ditinggalkannnya US$ sebagai cadangan devisa oleh para raksasa ekonomi seperti Rusia dan China. 

Tapi ini hanyalah sebuah langkah awal menuju era mata uang digital yang tentu lebih mudah untuk dikendalikan dan diawasi secar global dari Israel. Sebesar dan sekecil apapun simpanan anda, sekecil dan sebesar sebesar apapun transaksi anda, dan  untuk  tujuan apapun semuanya transaksi itu bisa diketahui oleh penguasa dunia berikutnya. 

Bank Sentral Rusia telah semakin menjauh dari ketergantungannya pada dolar AS dan telah mengurangi sebagian cadangan devisanya (dalam US$)  sampai ke level terendah dalam sejarah, yaitu  dengan mengkonversi  sekitar $100Miliar cadangan devisanya ke Euro, Yen Jepang, dan Yuan China.

Pangsa mata uang AS dalam portofolio cadangan internasional Rusia telah menurun secara dramatis hanya dalam tiga bulan antara Maret dan Juni 2018, dari 43,7 persen ke level terendah baru 21,9 persen, menurut laporan triwulanan Bank Sentral Rusia terakhir, yang baru dikeluarkan setelah  enam bulan.

Uang yang ditarik dari cadangan devisa dolar didistribusikan kembali untuk meningkatkan pangsa euro menjadi 32% dan pangsa Yuan China menjadi 14,7%. Dan 14,7% lainnya dari portofolio itu diinvestasikan dalam mata uang lain, termasuk pound Inggris (6,3%), yen Jepang (4,5 %), serta Kanada (2,3 %) dan dolar Australia (1 %).

Total aset Bank Sentral Rusia dalam mata uang asing dan emas meningkat $40,4 miliar dari Juli 2017 hingga Juni 2018,  mencapai $458,1 miliar.

Pada bulan April dan Mei tahun lalu Rusia juga mulai melakukan pelepasan obligasi Treasury AS yang belum pernah terjadi sebelumnya. Langkah ini dilakukan  ditengah meningkatnya ketegangan antara AS dan Rusia. Aksi jual (US$) secara besar-besaran senilai $ 81 miliar ini dilakukan bertepatan dengan penerapan sanksi AS terhadap para  pengusaha, perusahaan, dan pejabat pemerintah Rusia.

Kremlin secara terbuka menyatakan bahwa sanksi dan tekanan AS memaksa Rusia untuk mengkonversi cadangan devisanya  (US$) guna  memastikan keamanan ekonomi negara itu.

Negara-negara lain, seperti China dan Iran, juga mengikuti langkah-langkah itu untuk menantang dominasi “greenback” (US$)  dalam perdagangan global.

 

MENLU IRAN : NERAKA AKAN MEMBEKU JIKA IRAN MAU MENIRU CARA CARA  AS

Image result for iran foreign minister PIC

Menteri luar negeri Iran menanggapi  pidato Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo di Kairo, Mesir dengan  menyatakan bahwa “Neraka akan membeku”  sebelum Iran “mau meniru  seperti halnya para Klien (negara boneka)  AS.”

“Setiap kali dan di mana pun AS ikut campur, disitu pasti ada kekacauan, penindasan & dendam yang mengikutinya,” Kata Mohammad Javad dalam tweetnta Kamis kemarin, dia  menambahkan bahwa yang “terbaik bagi AS adalah dengan menjauh sepenuhnya dari  Iran.”

“Dihari Iran (mau) meniru para klien AS dan  meniru model HAM ala Menlu  Pompeo,  baik itu sebagai “Shah” ataupun “tukang jagal”,  agar  menjadi  (yg Pompeo sebut)  ‘negara normal’ maka pada hari itu juga Neraka akan membeku,” kata Zarif.

Pernyataan Menlu Iran itu dikeluarkan setelah Menlu AS memberikan pidato berapi-api di Mesir pada hari Kamis menyatakan bahwa AS adalah  sebagai “kekuatan untuk kebaikan” di Timur Tengah. Dan setelah pemberian sanksi tambahan atas Iran , maka Iran harus bersikap sebagai Negara yang “normal”.

Pompeo memuji para sekutu Arab  Washington karena mau memerangi apa yang disebutnya pengaruh “memfitnah” Iran di wilayah tersebut. “Negara-negara di Timur Tengah tidak akan pernah menikmati keamanan, mencapai stabilitas ekonomi, atau memajukan impian rakyatnya jika rezim revolusioner Iran tetap pada jalurnya saat ini,” kata Pompeo.

“Sanksi ekonomi AS terhadap rezim (Iran) saat ini  adalah yang terkuat dalam sejarah, dan akan terus semakin diperkuat sampai Iran mulai berperilaku seperti “negara normal”. Dua belas untutan yang kami keluarkan pada bulan Mei lalu tetap akan  diberlakukan, karena ancaman rezim (Iran) terhadap kawasan ini masih akan bertahan lama, ”kata Pompeo.

Permusuhan antara AS dan Iran dimulai sejak tahun 1979, ketika Monarki (era Reza Pahlevi) yang didukung oleh Washington sejak kudeta yang dibantu CIA 1953 itu digulingkan dalam sebuah revolusi dan sebuah Republik Islam diproklamirkan sebagai penggantinya. Keadaan darurat nasional AS yang paling lama terjadi adalah sejak  diumumkan pada November 1979 guna  menguasai properti Iran di AS, dan kebijakan itu masih berlaku hingga hari ini.

 

PETINGGI MILITER INGGRIS :  INGGRIS HARUS SIAP UNTUK PERANG HABIS HABISAN DENGAN CHINA,RUSIA DAN IRAN

Image result for Sir Nick Carter. PIC

“Inggris harus bersiap untuk perang habis-habisan dan beralih dari mentalitas era damai  di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap  negara-negara super yaitu Rusia, Cina dan Iran” , kata Kepala Staff Pertahanan  Inggris Jenderal Sir Nick Carter.

Jenderal Sir Nick Carter memperingatkan bahwa Rusia, Cina, Iran dan organisasi teroris sadis seperti ISIS adalah ancaman besar terhadap Inggris. Dia mengatakan keamanan, stabilitas, dan kemakmuran Inggris sedang  ditantang oleh negara-negara negar super ambisius itu.

Dia mengakui, “sistem multilateral yang telah membuat stabilitas kita sejak 1945 terancam” dan terjadinya migrasi massal ” bisa dibilang ini merupakan ancaman eksistensial atas Eropa”.

Dalam Kuliah perdananya sebagai Kepala Staf Pertahanan di Royal United Services Institute, Carter mengatakan bahwa Rusia dan China telah “mempelajari kekuatan kita dan menerapkan  dengan cermat metode dan kemampuan baru yang dirancang untuk mengeksploitasi kelemahan kita”.

Ancaman Ini meliputi  rudal balistik dan rudal jelajah, senjata nuklir berkekuatan rendah (Tactical nuclear), senjata cyber, senjata luar angkasa dan antariksa, dan peperangan elektronik.

Inggris sekarang harus beralih dari “mentalitas masa damai”  dan merangkul inovasi untuk menghentikan ancaman-ancaman  keamanan nasional kita ini.  Inggris perlu mengambil risiko dan bereksperimen dengan teknologi baru.

Petinggi  militer Inggris itu selanjutnya mengatakan: “Kita berada dalam periode perubahan yang makin  luas, cepat dan mendalam atas apa yang dialami umat manusia selain perang dunia.”

Mr Carter menambahkan: “Ini pasti membawa ketidakstabilan yang membutuhkan pendekatan berbeda terhadap mentalitas masa damai tradisional. “Kita perlu menciptakan kembali inovasi dan kecerdikan yang terlihat seperti di masa perang untuk bisa berhasil dalam situasi  ini.”

“Apa yang merupakan senjata di ‘zona abu-abu’ ini, yang ada di bawah ambang perang konvensional, tidak lagi harus menjadi ‘bang’ (ledakan) .” Dimasa depan militer Inggris akan “dijalankan  secara digital dan terintegrasi”, mengubah metode perang dan melakukan pengembangan kemampuan.

 

MENGHADAPI KETIDAKPASTIAN GEOPOLITIK, PRESIDEN CHINA PERINTAHKAN MILITER SELALU DALAM SIAP PERANG

Image result for xi jinping picture

Jum’at lalu Presiden Tiongkok Xi Jinping telah merintahkan Tentara Pembebasan Rakyat untuk siap berperang karena negara menghadapi risiko dan tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Pidato Xi Jin Pin disampaikan pada pertemuan pejabat tinggi dari Komisi Militer Pusat (CMC), yang  disiarkan  di televisi nasional. “Semua unit militer harus memahami dengan benar tren keamanan dan pembangunan utama nasional, dan memperkuat kepekaan atas masalah , krisis, dan peperangan yang tidak terduga,” katanya.

Pada pertemuan itu, Xi juga menandatangani sebuah Surat  Perintah militer pertama tahun 2019, yang akan menandai dimulainya  Perluasan latihan militer dalam satu tahun kedepan.

Angkatan bersenjata Tiongkok harus “mempersiapkan perjuangan militer yang komprehensif dari titik awal yang baru”, katanya. “Persiapan untuk perang dan pertempuran harus diperdalam untuk memastikan respons yang efisien di saat darurat.”

Xi secara konsisten mendorong Tentara China (PLA) untuk meningkatkan kesiapan tempurnya sejak dia bertugas sebagai presiden dan kepala CMC pada akhir 2012, dan itu tampaknya akan meningkat hingga 2019. Awal pekan ini “PLA Daily” surat kabar resmi militer China  dalam tajuk rencananya mengatakan bahwa “tidak ada waktu untuk mengendur dalam persiapan perang”.

Demikian pula, CMC telah mengeluarkan serangkaian pedoman untuk meningkatkan moral pasukan , dengan mengatakan bahwa personil militer akan dipromosikan berdasarkan prestasi, dan menjanjikan keringanan hukuman yang lebih besar dan lebih memahami  kesalahan yang dibuat dalam pelatihan.

Pakar militer di Shanghai Ni Lexiong mengatakan, bahwa  gerakan “high profil” ini mungkin dimaksudkan sebagai peringatan bagi mereka yang berusaha menghalangi rencana daratan untuk penyatuan kembali Taiwan. “Ini menunjukkan betapa seriusnya Xi mengikuti pelatihan militer China dan persiapannya untuk perang, sementara juga menunjukkan kekuatan militernya,” katanya.

Sementara Xi berbicara tentang keinginannya untuk “penyatuan kembali secara damai” dengan Taiwan, beberapa ahli berharap Beijing mengurangi tekanan militer atas pulau itu, yang dianggap sebagai provinsi yang memisahkan diri.

Yue Gang, seorang pensiunan kolonel PLA, mengatakan bahwa selain meningkatnya ketegangan antara Beijing dan Taipei, seruan Xi kepada militer ini adalah tanggapan terhadap ketidakpastian yang semakin meningkat atas situasi  geopolitik antara China dan AS.

 

TENTARA SURIAH BERSIAP MENYERANG POSISI EL NUSRA DI HAMA, IDLIB DAN ALEPPO

The Syrian Army in Daraa Province on the border with Jordan

Pasukan tambahan tentara Suriah telah  tiba di provinsi Idlib, Aleppo dan Hama dan siap untuk mengusir teroris  kelompok Ash-Sham Hayat Tahrir (sebelumnya Jabhat al-Nusra,), Koran pro-pemerintah  Suriah Al-Watan melaporkan pada hari Senin, mengutip sumber-sumber lokal.

“Pasukan tentara Suriah dari unit militer selatan dan  pusat telah tiba di utara dan barat laut Provinsi Hama dan tenggara Provinsi Idlib, sementara konvoi militer lainnya bergerak ke utara dan timur laut provinsi Aleppo, “Sumber-sumber lokal mengatakan kepada surat kabar itu.

Sumber itu menambahkan bahwa tentara Suriah  di Aleppo dan sekitarnya telah sepenuhnya siap “untuk  konfrontasi dengan El Nusra, setelah menguasai semua titik pada garis kontak dengan tentara.”

Menurut sumber itu, teroris El Nusra berniat untuk meningkatkan ketegangan dengan menembaki daerah pemukiman Aleppo dan melakukan provokasi lainnya.

Juga dilaporkan bahwa tentara Suriah telah memperkuat posisinya di wilayah kota Tall Rifat dan Manbij di provinsi Aleppo, dan memblokir semua celah yang dilalui  para militan yang mencoba menembus posisi pasukan pemerintah.

Menurut laporan media, teroris Hayat Tahrir Ash-Sham menguasai kota Atarib di provinsi Aleppo  dan jalan raya internasional yang menuju ke perbatasan dengan Turki.

Menurut sumber-sumber itu, El Nusra sepenuhnya memblokir semua rute dan lorong yang menghubungkan bagian barat provinsi Aleppo dengan bagian utara, untuk mencegah masuknya bantuan tambahan pasukan oposisi.

El Nusra memusatkan pasukannya di sekitar kota Arihah di jalan raya Aleppo-Latakia, dan  memberi ultimatum kepada militan Ahrar al-Sham dan Suqour al-Sham untuk meninggalkan kota dalam waktu 48 jam.

Surat kabar itu mencatat bahwa jika terjadi perebutan kota, para teroris akan mengendalikan sebagian besar jalan raya Aleppo-Latakia. Pada saat yang sama, para teroris akan mengepung kota Ma’arat al-Nu’man di provinsi Idlib, yang dikuasai oleh oposisi Suriah, kata surat kabar itu.

Surat kabar itu mencatat diamnya fihak  pihak Turki dan kurangnya liputan di media Turki tentang apa yang terjadi di Suriah utara, termasuk adanya pengepungan oleh para militan kelompok Nour al-Din al-Zenki yang disponsori oleh Ankara. Ini mungkin berarti bahwa Ankara akan menerima apa saja   yang direncanakan oleh kelompok Hayat Tahrir Ash-Sham tanpa melakukan “reaksi di lapangan,” kata sumber itu.

 

LIGA ARAB AKAN MENERIMA KEMBALI SURIAH SEBAGAI ANGGOTANYA 

An emergency meeting is held by foreign ministers of the Arab League in Cairo, Egypt, Jan. 15, 2015

Liga Arab sedang mempersiapkan sebuah  resolusi yang akan memungkinkan  Suriah masuk kembali ke Dlok regional  (Liga Arab) dan akan  memulai pembicaraannya  pada awal bulan ini,  sumber diplomatik negara anggota Liga Arab mengatakan kepada Sputnik.

“Liga Arab sedang membahas  rancangan resolusi untuk memulihkan  keanggotaan Suriah dalam liga Arab. Kemungkin hal ini akan akan menjadi pembicaraan dalam di KTT Ekonomi dan Sosial di Beirut,” kata sumber itu.

Beirut akan menjadi tuan rumah KTT itu pada 19-20 Januari nanti. Menteri luar negeri Libanon dilaporkan telah melobi negara-negara anggota untuk mengundang kembali Suriah , tetapi keputusan akhirnya  telah ditunda sampai pertemuan berikutnya di Tunisia.

Bagaimanapun Lebanon  tidak dapat secara sepihak meminta Suriah untuk menghadiri pertemuan di ibukotanya pada akhir Januari, karena undangan dikirim atas nama organisasi yang beranggotakan 22 negara.

Keanggotaan Suriah di Liga Arab  ditangguhkan pada tahun 2011, setelah adanya  pemberontakan “Arab Spring”. Arab Saudi yang dianggap sebagai saingan Suriah dalam kelompok itu,  pekan lalu mengatakan tidak keberatan dengan kembalinya Damaskus keLiga Arab. menyusul pembukaan kembali kedutaan besar UEA di ibukota (Suriah)  setelah istirahat selama enam tahun.

Para snggota Liga Arab dilaporkan mulai membangun kembali hubungan diplomatik dengan Suriah. Pada Desember 2018, Presiden Sudan Omar Bashir mengunjungi Suriah, dia adalah pemimpin negara Liga Arab pertama yang berkunjung keSuriah  dalam delapan tahun ini.

Suriah telah berada dalam keadaan perang saudara sejak 2011, dimana pasukan pemerintah memerangi banyak kelompok oposisi dan organisasi teroris. Sejak perang saudara itu meletus , telah  lebih dari 30 negara menutup kedutaan mereka atau memindahkan staf diplomatik mereka ke Beirut.

Pemimpin Oposisi Suriah (High Negotiations Committee HNC)  Naser Hariri meminta para Pemimpin Arab untuk tidak memulihkan hubungan dengan Damaskus, setelah adanya langkah-langkah yang ditujukan untuk masuknya kembali Suriah keLiga Arab. ”

Kami berada di persimpangan bersejarah … Kami berharap para pemimpin Arab tidak akan berpaling dari rakyat Suriah dan negaranya , dan mau mempertimbangkan kembali keputusan mereka untuk bekerja sama dengan rezim Suriah”, katanya.

Berbicara pada konferensi pers di Riyadh  Arab Saudi, Naseer Hariri memperingatkan para kekuatan regional , bahwa Iran sedang mengancam mereka melalui Suriah yang telah telah dikeluarkan dari Liga Arab sejak  2011.

Kelompok 22 negara itu telah mengambil langkah untuk menerima kembali Suriah sebagai anggotanya, yang diawali dengan kunjungan Presiden Libanon Omar Bashir bulan lalu . UEA kemudian membuka kembali kedutaannya di Damaskus, sementara Arab Saudi mengatakan tidak akan keberatan dengan kembalinya Suriah.

 

NETANYAHU PERINTAHKAN PENANGGUHAN BANTUAN DANA DARI QATAR KE HAMAS

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan penangguhan alokasi dana dari Qatar senilai  $15 juta untuk gerakan Hamas, yang secara de facto menguasai  Jalur Gaza,  sehubungan dengan adanya serangan yang dilancarkan  dari Jalur Gaza kewilayah Israel semalam, Radio Galei Tzahal melaporkan  Senin kemarin.

Menurut stasiun radio Galei Tzahal Israel, pengusaha Qatar yang telah mentransfer uang ke Gaza melalui Israel telah diberitahu oleh pihak berwenang Israel bahwa transfer uang itu  sementara ditahan. Langkah itu diambil sehubungan dengan adanya penembakan di wilayah Israel dan bentrokan  di perbatasan Jalur Gaza belum lama ini, tambah penyiar radio itu.

Sebelumnya pada hari Senin, Pasukan Pertahanan Israel mengatakan jet tempur dan helikopternya telah menyerang  sejumlah sasaran di Gaza utara sebagai tanggapan atas peluncuran rudal  keIsrael dari Gaza.

 

BOLTON PASTIKAN AKAN SELALU MENDUKUNG SERANGAN ISRAEL KESURIAH

Hari minggu kemarin, dalam  pertemuannya dengan para pemimpin Israel di Yerusalem. Penasihat keamanan nasional  AS  John Bolton  menegaskan kembali komitmen AS bagi  pertahanan  Israel,

“Bagi AS, kemampuan sebuah negara berdaulat untuk mempertahankan diri adalah simbol  terakhir atas kedaulatannya. Presiden Trump telah berulang kali mengatakan bahwa ia mendukung hak Israel untuk membela diri, “kata Bolton kepada wartawan.

Bolton mengatakan bahwa AS  akan memastikan bahwa  AS akan menarik pasukannya setelah kelompok teror ISIS “dikalahkan dan tidak dapat menghidupkan kembali dirinya sendiri dan menjadi ancaman lagi” .

Soal  dukungannya untuk milisi Kurdi Suriah di timur laut negara itu, yang dikejutkan oleh keputusan menndadak Trump untuk menarik semua 2.000 personel militernya, Bolton mengatakan bahwa mereka akan diurus. Dia berjanji bahwa Washington akan “memastikan bahwa keamanan  Israel dan teman-teman kita lainnya di kawasan itu benar-benar terjamin karena mereka  telah berperang bersama kita melawan ISIS.”

Saat  giliran berbicara,  Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan terima kasih kepada Trump karena telah menerapkan  sanksi terhadap Iran dan memindahkan kedutaan AS dari Tel Aviv ke Yerusalem. Dia mengatakan bahwa hari senin ini dia berencana akan mengajak Bolton  ke Dataran Tinggi Golan untuk menunjukkan mengapa itu sangat pentig  bagi keamanan Israel. Dataran tinggi Golan adalah Wilayah Suriah yang dicaplok Israel.

 

PEMERINTAH SURIAH HAMPIR CAPAI KESEPAKATAN DENGAN SDF

SDF close to deal with Syrian gov.

“Kesepakatan dengan pemerintah Suriah “tidak terhindarkan” disaat  yang kritis dalam krisis Suriah ini”, kata seorang pejabat Kurdi di Pasukan Demokratik Suriah (SDF) kepada kantor berita AFP, Sabtu lalu.

Redur Khalil, seorang komandan di aliansi Pasukan Demokratik Suriah yang dipimpin Kurdi, mengatakan kepada AFP bahwa pihak berwenang Kurdi dan Damaskus terikat untuk mencapai sebuah kesepakatan. “Mencapai solusi antara pemerintahan otonom dan pemerintah Suriah tidak bisa dihindari lagi karena daerah kami adalah bagian dari Suriah,” kata Khalil.

Menurut Redur, negosiasi sedang berlangsung antara pemerintah dan Dewan Demokratik Suriah (SDC) yang dipimpin Kurdi untuk mencapai kesepakatan akhir tentang kota utama Manbij di timur laut Aleppo.

“Negosiasi sedang berlangsung dengan pemerintah untuk mencapai formulasi akhir untuk mengelola kota Manbij,” kata Khalil,  dan dia menambahkan bahwa pembicaraan telah menunjukkan “tanda-tanda positif”.

Jika hal itu mengarah pada solusi yang “melindungi hak-hak” penduduk Manbij, maka kesepakatan serupa juga  dapat diterapkan pada daerah-daerah yang dikontrol SDF di provinsi Deir Ezzor, di sebelah timur sungai Efrat, katanya.

Pengerahan pasukan pemerintah di sepanjang perbatasan Turki tidak dapat dikesampingkan, tambahnya. “Tugas pasukan ini bisa berubah, tetapi kami tidak akan mundur dari wilayah kami,” kata Khalil, seraya menambahkan bahwa pejuang Kurdi dapat saja diintegrasikan ke dalam tentara Suriah.

 

TURKI TOLAK PROPOSAL  AS ATAS PENJUALAN SISTEM PERTAHANAN PATRIOT

СМИ Турции заявляют об отклонении предложения США по Patriot в пользу С-400

Media Turki melaporkan bahwa pejabat resmi diAnkara menolak proposal yang diusulkan  Washington mengenai penjualan  sistem rudal anti-pesawat  AS Patriot dan kaitannya dengan rencana pembelian Sistem pertahanan udara Rusia S-400.

Proposal AS yang diajukan ke Turki itu adalah  tentang pembelian Rudal  Patriot AS  dimana  juga harus membatalkan kontrak pembelian Sistem anti rudal S-400 dari Rusia.

Situs berita “Yeni Safak”, mengutip sumber-sumber pemerintah Turki menulis bahwa Ankara tidak akan menerima proposal Washington itu.

Perlu dicatat bahwa salah satu alasan penolakan otoritas Turki atas apa yang ditawarkan delegasi AS itu adalah pertimbangan harga sistem pertahanan udara Patriot.

Media Turki itu mengatakan bahwa Harga Sistem pertahanan  Rusia itu  sekitar tiga kali lebih murah daripada sistem pertahanan udara buatan AS.

Sebelumnya  media AS telah mengungkap nilai kontrak potensial dengan Turki untuk pengadaan  sistem pertahanan udara Patriot. Setelah disetujui oleh Departemen Luar Negeri AS Ankara harus mengeluarkan sekitar $3,5 miliar (menurut sumber lain – $ 4,5 miliar), dan pada saat yang sama Angkara juga harus membatalkan pembelian sistem S-400 Rusia.  Amerika Serikat tidak akan mentransfer teknologinya.

Media Turki mengungkapkan bahwa Rusia menjual sistem pertahanan udara S-400 ke Turki dengan harga diskon, dan bahkan dengan pinjaman, dan  Ankara membuat pilihan akhir yang mengarah ke S-400.

 

BALAS PENAHANAN INTELIJENNYA OLEH RUSIA, AS TAHAN SEORANG WARGA RUSIA

Paul Whelan, mata mata AS yang ditahan Rusia.

Sabtu kemarin Kemenlu  Rusia mengatakan bahwa AS  telah menahan seorang warga negara Rusia, beberapa hari setelah Moskow menangkap mantan marinir AS  Paul Whelan AS karena dicurigai bekerja sebagai mata-mata.

Paul Whelan ditangkap oleh Dinas Keamanan Federal Rusia pada 28 Desember 2018. Keluarganya mengatakan dia tidak bersalah dan bahwa dia berada di Moskow untuk menghadiri pernikahan.

Kemenlu Rusia  mengatakan bahwa AS juga  telah  menahan warga Rusia Dmitry Makarenko di Kepulauan Mariana Utara pada 29 Desember lalu dan telah memindahkannya ke Florida.

“… Makarenko, yang lahir pada tahun 1979, telah tiba di Pulau Saipan bersama istrinya , anak-anaknya yang masih kecil  dan orang tuanya yang telah lanjut usia. Dia ditahan oleh personel FBI di bandara tepat setelah kedatangannya,” kata kemenlu Rusia.

Kedutaan Besar AS di Moskow tidak dapat segera dihubungi untuk dimintai komentar.

Dalam minggu ini Menlu  AS  Mike Pompeo mengatakan  bahwa  Washington telah meminta Moskow untuk menjelaskan penangkapan Whelan dan akan meminta segera  dipulangkan  jika diputuskan bahwa dia tidak cukup bukti untuk ditahan.

Jumat lalu Inggris memperingatkan Rusia bahwa seorang individu tidak boleh digunakan sebagai “pion” diplomatik. Karena Whelan juga diketahui memegang paspor Inggris.

Kemenlu Rusia mengatakan dalam pernyataannya bahwa para diplomat Moskow (diAS) belum bisa menghubungi Makarenko di Florida sementara  Washington sendiri  belum menjelaskan penahanannya.

 

PESAWAT ANTARIKSA CHINA SUKSES MENDARAT DISISI JAUH BULAN

 

Pada tanggal 2 Januari lalu China telah berhasil mendaratkan pesawat antariksanya “Chang’e-4”  di sisi jauh dari Bulan,  Ini adalah prestasi luar angkasa yang belum pernah dicapai oleh suatu Negara sampai saat ini

Pesawat ruang angkasa China “Chang’e-4”  telah berhasil mendarat di sisi jauh Bulan,  Media pemerintah Tiongkok mengumumkan pendaratan “kombinasi land-rover” itu  pada pukul 10:26 waktu Beijing pada 3 Januari 2019. Dan Area  pendaratan yang ditargetkan adalah kawah “Von Kármán”

Kawah Von Kármán terletak di dalam cekungan Kutub-Aitken Selatan, tempat keika dulu terjadi tumbukan bulan yang mungkin telah membuat kulit Bulan terkelupas. Dengan mempelajari wilayah ini secara langsung, Chang’e-4 akan belajar lebih banyak tentang awal tata surya dan Bumi.

Selain nilainya sebagai target eksplorasi ilmiah, sisi jauh Bulan yang tenang dan tanpa udara menjadikannya salah satu tempat terbaik di tata surya bagian dalam  aplikasi sains seperti astronomi radio.

Tetapi karena sisi jauh bulan itu  tidak pernah menghadap Bumi, maka misi di sana membutuhkan satelit relay. China telah memecahkan masalah itu dengan meluncurkan satelit relai Queqiao pada Mei 2018.

Pesawat “Chang’e-4”  sendiri telah   diluncurkan pada 8 Desember 2018. Dan telah  memasuki orbit bulan empat hari kemudian, di mana pengontrol misi menghabiskan 22 hari untuk menguji sistem pesawat ruang angkasa itu  sambil menunggu Matahari terbit di lokasi pendaratan.

Hari ini, Chang’e-4 berhasil melakukan de-orbit dan mendarat. Salah satu tugas pertamanya adalah menggelar Kakinya   yang mirip dengan Yutu, yang pernah menemani Chang’e-3 ke Bulan pada 2013.

Tiongkok secara resmi mulai mengumumkan misi (bulannya)  tersebut pada Desember 2015 sebagai bagian dari program lunar Chang’e yang ambisius yang dimulai pada 2007 dan akan mencapai puncaknya dengan misi pengambilan sampel pada 2019.

Satelit relay Queqiao juga membawa dua Satelit kecil  bernama Longjiang-1 dan 2 menuju orbit bulan. Tapi hanya Longjiang-2 yang berhasil, dan telah mengirim  beberapa gambar fenomenal, termasuk gambar Earthrise baru.

 

BOLTON KEMBALI KELUARKAN ANCAMAN KESURIAH DENGAN DALIH SENJATA KIMIA

The Patriot truck-mounted launcher.

 

Disaat  AS sedang bersiap untuk menarik tentaranya dari Suriah, tampaknya tidak banyak yang berubah dalam visi Washington tentang konflik diSuriah.  Bagi AS “rezim” Assad sepertinya masih menjadi masalah.

Terlepas dari pengumuman Presiden Donald Trump yang  akan menarik 2.000 tentara AS yang ada di Suriah dianggap sebagai perubahan mendadak , tampaknya hal itu hampir tidak mempengaruhi kebijakan Washington diSuriah secara umum. Sabtu kemarin  Penasehat keamanan AS , John Bolton mengeluarkan ancaman serangan terselubung yang baru terhadap Suriah dalam lawatannya  ke Israel.

“ Tidak ada sama sekali  perubahan posisi AS terhadap penggunaan senjata kimia oleh rezim Suriah dan sama sekali tidak ada perubahan dalam posisi kami bahwa setiap penggunaan senjata kimia akan direspon dengan sangat kuat, seperti yang telah kami lakukan dua kali sebelumnya, ” Bolton mengatakan kepada wartawan di pesawatnya sesaat sebelum mendarat di Tel Aviv.

Sementara belum ada jadwal yang pasti tentang penarikan tentara AS, Bolton mengingatkan bahwa AS akan meminta pertanggungjawaban Presiden Suriah Bashar Assad atas insiden apapun  yang melibatkan senjata kimia.

“Ketika kami menyatakan akan adanya  penarikan pasukan AS, tapi  kami tidak ingin rezim Assad melihat apa yang kami lakukan itu sebagai  pelonggaran dalam penentangan  kami terhadap penggunaan senjata pemusnah missal (WMD),” katanya.

“Beberapa opsi sudah ada di atas meja … jika mereka (pemerintah Suriah) tidak mengindahkan pelajaran dari dua serangan itu, maka (serangan) berikutnya akan membuat lebih jelas,” kata Bolton.

Itu bukan pertama kalinya pejabat itu menjanjikan respons yang “jauh lebih kuat” terhadap penggunaan senjata kimia di Suriah. Dia membuat pernyataan serupa pada bulan September 2018.

AS selalu  ​​menyalahkan Damaskus atas hampir semua insiden senjata kimia di Suriah , dan selalu  menolak untuk menganggap adanya pihak lain sebagai pelakunya. Bukti yang tidak sesuai dengan narasi selalu diabaikan oleh Washington dan sekutunya.

 

PESAWAT PENGINTAI AS BEROPERASI DISEKITAR PANGKALAN MILITER RUSIA DISURIA

Boeing P-8A Poseidon

Sebuah pesawat Angkatan Laut AS  Boeing P-8A Poseidon belum lama ini melakukan pengintaian di dekat pangkalan militer Rusia di Hmeimim, Suriah, menurut akun Twitter IntelSky, yang menyebut dirinya “observatorium Langit Timur Tengah & Laut Tengah.”

Menurut tweet yang keluarkan Jumat kemrin, pesawat AS itu menghabiskan waktu sekitar dua jam di dekat pantai Suriah, dengan beberapa pendekatan ke Pangkalan Hmeimim, di mana pangkalan Angkatan Udara Rusia berada.

Menurut IntelSky, Pesawat Poseidon itu lepas landas dari Lapangan Udara Naval Sigonella  yang terletak di Sisilia Italia, dan terbang pada ketinggian sekitar 4.700 meter.

Akhir akhir ini intelijen militer asing telah meningkatkan operasi di dekat perbatasan Rusia. Baik pesawat berawak maupun Drone tak berawak telah terdeteksi baru-baru ini di dekat Krasnodar Krai Rusia, Crimea, dan perbatasan barat negara itu.

Pekan lalu Pesawat AS Boeing RC-135V juga melakukan operasi pengintaian yang sama yang  menghabiskan waktu sekitar tiga jam di dekat pantai Krimea.

Pada awal Desember lalu  baik Poseidon dan RQ-4B Global Hawk terbang di dekat pantai Laut Hitam Rusia. Sebelumnya pada November, Angkatan Udara Rusia mencegat pesawat pengintaian AS di Laut Hitam yang  memicu reaksi  dari komando militer AS dengan  menyebutnay sebagai  intersepsi yang “tidak aman.”

 

PENJABAT MENHAN AS : PERTAHANAN AS  HARUS TETAP FOKUS KE CHINA

Image result for patrick Shanahan pic

Disaat Washington sedang buntu  dalam perundingan dagangnya  dengan Beijing, China juga menjadi fokus bagi penjabat (PLT)  Menhan AS  Patrick Shanahan  dilaporkan telah meminta para pemimpin sipil di Pentagon agar tetap  fokus pada China.

Kurang dari dua hari menjabat PLT Menhan AS, Shanahan yang  sebelumnya adalah wakil Menhan untuk James Mattis, yang mundur  pada hari Senin lalu , mengatakan kepada para pemimpin diPentagon untuk tetap “fokus pada operasi yang sedang berlangsung ” tetapi  ingatlah  (fokus)  pada China, China, China'” , seorang pejabat secara anonim mengatakan kepada Reuters.

Penjabat (Menhan) AS  itu tidak menguraikan detail pandangan Shanahan tentang Cina itu, tetapi dia mengatakan bahwa PLT Menhan itu  mengatakan kepada para pemimpin (Pentagon) untuk mengikuti pedoman Strategi Pertahanan Nasional Pentagon 2018 ketika memandang ke Beijing.

Strategi  yang ditulis oleh Mattis itu  menggambarkan China sebagai “predator” dan “pesaing strategis” yang, bersama dengan Rusia, ingin “membentuk dunia yang konsisten dengan model otoriter mereka.”

Pedoman Strategi Militer AS itu selanutnya menyebut bahwa  “Kompetisi strategis jangka panjang dengan China dan Rusia adalah prioritas utama bagi  Dephan, dan membutuhkan investasi yang terus meningkat dan berkelanjutan,”

Peringatan  Shanahan itu bukanlah perubahan radikal dalam prioritas  Pentagon. Ketegangan antara Washington dan Beijing terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir, yang ditandai dengan konfrontasi angkatan lautnya  di Laut China Selatan dan retorika yang semakin meningkat dari para pejabat AS.

Baik Trump maupun Direktur Intelijen Nasional Dan Coats telah menuduh China berusaha mengintervensi pemilu AS, sementara direktur CIA saat itu, Mike Pompeo mengatakan pada Juli 2017 bahwa Beijing merupakan ancaman terbesar bagi kekuatan AS,  bahwa orang China melihat “diri mereka sebagai” saingan negara adidaya  (AS) “dan sedang melakukan  misi untuk” mengurangi kekuatan relatif AS  secara “vis-à-vis” (berhadapan) dengan negara mereka sendiri.

 

MESKI BERENCANA MUNDUR PASUKAN AS MASIH MEMASOK SENJATA KE SDF

Despite 'Troops Withdrawal' U.S. Still Ships Weapons To Its Proxies In Northeastern Syria

Koalisi pimpinan AS telah mengirim konvoi yang terdiri dari sekitar 200 truk yang sarat dengan peralatan militer, senjata dan  amunisi ke Pasukan Demokrat Suriah (SDF),

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) mengungkapkan pada 3 Januari kemarin, bahwa  Konvoi itu  memasuki Suriah timur laut pada  29 Desember, mengangkut pasokan senjata  ke beberapa pangkalan koalisi yang dipimpin AS di kota Raqqa, Manbij dan Ayn Issa.

“Ini adalah konvoi kedua yang memasuki Eufrat timur setelah keputusan AS untuk menarik diri dari kawasan itu,” SOHR mencatat dalam laporannya.

Pengiriman senjata ini bersamaan  dengan  rencana Pentagon yang terungkap, yang akan memungkinkan SDF untuk menjaga peralatan dan senjata yang dipasok AS setelah penarikan pasukan AS.

Pekan lalu para pejabat AS mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa pembahasan mengenai rencana ini masih pada tahap awal di dalam Pentagon. Namun, pasokan senjata  baru ini menunjukkan bahwa rencana tersebut sudah dijalankan.

Sementara sebagian besar senjata yang dipasok AS digunakan dalam perang melawan ISIS di Suriah timur laut, Turki mulai khawatir bahwa sebagian senjata ini mungkin akan sampai ke tangan Partai Pekerja Kurdistan (PKK). Karena ini, rencana Pentagon ini dapat memicu putaran baru ketegangan antara Ankara dan Washington.

Para Komandan AS ingin agar pasukan Kurdi di timur laut Suriah mendapatkan senjata yang dipasok oleh Pentagon setelah penarikan pasukan AS dari Suriah, Empat orang  pejabat AS itu mengatakan kepada kantor berita Reuters pada 29 Desember 2018 lalu.

“Perencanaan sedang berlangsung, yang terfokus pada upaya  penarikan pasukan secara  terkendali sambil mengambil semua langkah yang mungkin untuk memastikan keselamatan pasukan kami,” Sean Robertson, juru bicara Pentagon, mengatakan kepada Reuters.

 

MANTAN KEPALA INTELIJEN  MILITER ISRAEL PERNAH BERENCANA MEMBUNUH ASSAD

Syrian President Bashar Assad speaks to dozens of Syrian diplomats, in Damascus, Syria (File)

Mantan  Direktur Intelijen Militer Israel Aviv Kochavi pernah berencana agar Assad dibunuh, namun dilaporkan rencananya itu  ditolak oleh militer Israel, yang lebih memilih untuk berkonsentrasi pada keberadaan Iran diSuriah  serta pasokan  persenjataan canggihnya ke kelompok militan Hizbullah yang berpusat di Libanon.

Mayor Jenderal Aviv Kochavi, Calon Kepala Staf  Pasukan Pertahanan Israel (IDF), pernah merencanakan untuk membunuh Presiden Suriah Bashar Assad yang dianggap mendukung  Hezbollah, menurut surat kabar Saudi yang berbasis di Inggris Elaph seperti dilansir Jerusalem Post.

Elaph mengutip seorang pejabat senior Israel yang tidak disebutkan namanya yang mengatakan bahwa ketika menjabat sebagai Direktur Intelijen Militer IFD, Kovachi mendukung upaya penggulingan Assad  bahkan jika perlu harus  melakukan pembunuhan.

Sementara Kochavi mendukung gagasan menggusur rezim Assad, yang “akan membawa malapetaka ke Israel dari Iran dan Hizbullah”, kepala Badan Intelijen Israel Mossad , Yossi Cohen “menginginkan sebuah tujuaan lain  di Suriah”, menurut pejabat itu.

Israel lebih  mengutamakan fokus pada penanggulangan  apa yang disebut sebagai keberadaan “kubu Teheran” di negara itu dengan menargetkan aset Iran dan Hizbullah,  “sambil memastikan bahwa (Israel) hanya  menimbulkan kerusakan minimal pada rezim Damaskus”, pejabat itu menunjukkan.

Israel telah melakukan banyak serangan udara di wilayah Suriah, yang diklaim  menyerang Peralatan militer Iran dan konvoi  persenjataan Iran. Tel Aviv menegaskan bahwa Teheran memasok  senjata ke Hizbullah lewat Suriah , yang nantinya akan digunakan untuk menyerang Israel,

 

PANDANGAN  DONALD TRUMP TENTANG IRAN

Ini adalah kelanjutan Video Konferensi Pers Donald  rabu kemarin setelah rapat Kabinet.

 

“Iran sedang menarik agar orang keluar dari Suriah, tetapi mereka terus terang dapat melakukan apa pun yang mereka inginkan di sana,” kata presiden AS.

“Kami ingin melindungi orang Kurdi, tetapi saya tidak ingin berada di Suriah selamanya. Itu pasir dan itu kematian,” tambah Trump.

Lebih lanjut tentang Iran, Trump  mengatakan  “Iran sekarang sudah  jauh berbeda dari ketika saya mulai menjadi presiden …. Setiap bagian dari Timur Tengah dan tempat-tempat lain yang diserang (AS) adalah diserang karena (adanya) Iran disana.

Dan saya berkata pada diri saya sendiri , wow, Anda lihat  Yaman, Anda lihat Suriah, Anda lihat setiap tempat, Arab Saudi dikepung (oleh Iran), mereka semua,  maksud saya mereka (Iran) meinginkan Yaman karena perbatasannya yang panjang dengan Arab Saudi, itu sebabnya mereka (Iran) ada di sana,  setiap tempat dikepung (oleh Iran) .

Dan saya benar-benar jadi bertanya,  bagaimana Anda bisa menghentikan orang-orang (Iran) ini? Mereka ada di mana-mana. Mereka punya banyak uang, Presiden Obama telah pernah begittu saja memberi mereka uang150 miliar dolar, dia memberi 1,8 miliar dalam bentuk tunai, saya masih mencoba mencari jalan keluar bagi itu semua, pesawat yang penuh berisi uang tunai, maksud saya uang tunai dari lima negara yang berbeda. Anda tahu mengapa dari lima negara yang berbeda? Karena kami kita tidak memiliki cukup uang tunai. ”

 

CERITA SUKSES  DONALD TRUMP DISURIAH SELAMA MENJADI PRESIDEN

Meskipun kita melihat keputusan cukup mengagetkan dengan rencananya menarik pasukannya dari Suriah , tapi  kenapa ya  sering kali ucapan setiap  Presiden AS berbeda dengan faktanya ? Apakah karena  Presiden AS tidak mendapat  info yang sebenarnya ?

Silahkan simak  beberapa poin  yang dikatakan Donald Trump rabu (2/Jan) kemarin yang sangat bertolak belakang dengan fakta yang kita lihat atau bahkan tidak pernah terjadi :

  1. Saya adalah satu satunya Presiden AS yang sukses mengurangi jumlah ISIS hingga jumlahnya sekarang tinggal tersisa 1%.
  2. Kurdi (YPG) menjual minyak ke Iran.

 

 

 

TRUMP RUBAH KEPUTUSAN DENGAN MEMBERI WAKTU 4 BULAN UNTUK PENARIKAN PASUKANNYA DARI SURIAH

Presiden Trump telah setuju untuk memberi waktu empat bulan kepada militer  untuk menarik 2.000 tentara AS di Suriah, kata pejabat Pemerintah AS  Senin lalu . Keputusan ini mengubah  perintahnya yang dibuat dua minggu lalu  bahwa militer AS harus ditarik  dalam 30 hari.

Trump mengonfirmasi di Twitternya  bahwa pasukannya  akan secara “perlahan” ditarik dari Suriah, tetapi dia mengaku mendapat sedikit pujian atas langkah tersebut setelah adanya  serangkaian kritik (atas keputusan sebelumny) dari pensiunan Jenderal Stanley A. McChrystal dan laporan dari kepala staf Gedung Putih yang akan mundur dari jabatannya   John F. Kelly atas pengambilan keputusan mendadak  presiden itu.

“ISIS sebagian besar telah habis, secara perlahan kami akan menarik pasukan kami pulang kembali kekeluarga mereka,  pada saat yang sama sambil tetap memerangi sisa-sisa ISIS.” Kata Trump dalam twitnya

Bagi seorang presiden yang telah meminta bantuan militer selama kampanye dan kepresidenannya dan membual tentang mengisi kabinetnya dengan apa yang disebutnya “jendral-jendral saya,” keputusannya pada 19 Desember untuk mundur dengan cepat dari Suriah adalah perpisahan yang signifikan dari militer dan penasihat sipil.

Kritik dari Jenderal McChrystal  yang pernah memimpin pasukan Koalisi pimpinan AS  di Afghanistan dari 2009 hingga 2010, telah  menggaungkan lagi kecaman lama mantan pejabat intelijen senio yang pernah  memperingatkan bahwa pendekatan Trump terhadap keamanan nasional adalah ceroboh.

Tetapi saat kunjungan mendadak ke Irak minggu lalu, Trump secara pribadi mengatakan kepada komandan pasukan Amerika di Irak dan Suriah, Letnan Jenderal Paul J. LaCamera, bahwa militer punya waktu  beberapa bulan untuk menyelesaikan penarikan yang aman dan tertib, menurut  dua pejabat AS.

Dan pada hari Minggu kemarin, Senator Lindsey Graham  mengatakan kepada wartawan bahwa penarikan pasukan itu  sedang dilakukan “perlambatan”. Seorang juru bicara Pentagon, Cmdr. Sean Robertson, berkata pada hari Senin,  bahwa “kita lihat saja apa yang terjadi dengan keputusan presiden itu.”

 

AHLI JERMAN : TIDAK ADA SISTEM PERTAHANAN YANG BISA MENCEGAT RUDAL AVANGARD RUSIA

Изображение российского ракетного комплекса стратегического назначения с гиперзвуковым планирующим крылатым блоком

Dirk Zimper seorang ahli pada  German Aerospace Center mengatakan kepada  Radio Jerman “Deutschlandfunk”  bahwa tidak ada sistem pertahanan yang efektif yang bisa menghadang Rudal  hypersonic glide Avangard milik Rusia, yang berhasil diuji pada bulan Desember 2018 kemarin.

Menurut ahli  tersebut, meskipun pengembangkan atas system pertahanan  yang handal sedang dilakukan, tapi adalah “sangat sulit” untuk mencegat rudal hipersonik.

Zimper menunjuk merujuk pernyataan itu dengan pengakuan  Jenderal John Hyten, kepala Komando Strategis Amerika Serikat. Jenderal itu berbicara didepan Komite Angkatan Bersenjata di Senat AS  pada bulan Maret lalu , bahwa saat ini AS tidak memiliki pertahanan yang dapat mencegat senjata hipersonik seperti itu.

Menurut sarjana Jerman itu ,  saat ini ada tiga negara yang sedang meneliti teknologi ini , yaitu  Rusia, Cina dan AS. Namun, ia berpendapat bahwa keberhasilan uji coba  Avangard milik Rusia itu tidak menggeser keseimbangan kekuatan internasional.

“Jelas bahwa negara-negara seperti AS, Rusia, dan China telah melakukan penelitian  sistem semacam itu dalam  beberapa dekade ini, dan itu memang sebuah kompetisi. Sangat sulit untuk mengatakan di sini siapa yang telah lebih maju dan siapa yang tertinggal  di belakang. Saya pikir ini adalah situasi “neck to neck”, ”kata Zimper kepada penyiar.

Roket peluncur Avangard  yang mampu membawa hulu ledak nuklir “kelas megaton” itu telah  diresmikan oleh Vladimir Putin pada Maret 2018, ketika ia berbicara tentang adanya senjata2  terbaru pada inventaris senjata Rusia, termasuk sistem rudal SARMAT,  Drone Torpedo  super cepat, Rudal jelajah bertenaga nuklir, sistem Pertahanan udara  “Kinzhal”, serta Senjata Laser.

Pada tanggal 26 Desember 2018 kemarin , telah diumumkan bahwa Rudal Avangard yang oleh Putin dianggap  sebagai  “Hadiah Tahun Baru untuk negara”  telah diuji coba dari sebuah pangkalan di Pegunungan Ural selatan dan berhasil mencapai sasaran diAmchatka yang berjarak  6.000 kilometer (3.700 mil) jauhnya.

Rudal Avangard dikatakan mampu terbang 27 kali  kecepatan suara, dan dapat bermanuver mengubah arah dan ketinggian saat terbang melalui atmosfer, dan bergerak zig-zag saat mendekati target target. Kemampuan ini membuatnya hampir mustahil untuk memprediksi posisi senjata ini saat bergerak.

 

PESAWAT2 IRAQ SERANG PERTEMUAN PARA PETINGGI ISIS DIWILAYAH SURIAH

Serangan udara itu terjadi setelah Televiisi RT Arabic  melaporkan bahwa Presiden Suriah Bashar al-Assad telah memberikan izin kepada jet tempur  Irak untuk melakukan serangan terhadap kelompok teroris ISIS diwilayah Suriah.

“Hari ini, pesawat F-16 Irak telah melakukan serangan udara yang mematikan   di al-Susah di wilayah Suriah. Sasaran berupa rumah dua lantai yang digunakan sebagai tempat berlindung bagi teroris dan tempat pertemuan telah dihancurkan “. Angkatan Udara Irak mengatakan dalam sebuah pernyataan  bahwa pada saat itu sejumlah ” 30 orang Perwira tinggi ISIS” sedang mengadakan  pertemuan di gedung  itu.

Sebelumnya pada bulan Desember 2018 lalu , pesawat2 Irak juga telah menyerang sebuah pertemuan para pejuang ISIS di daerah itu, yang diklaim mereka telah membunuh sekitar 44 militan.

Desa al-Susah terletak di dekat kota Hajin, Suriah Timur, yang sebelumnya merupakan salah satu benteng ISIS terakhir yang tersisa di negara itu. Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang didukung AS juga melawan ISIS daerah itu.

Serangan Iraq terhadap teroris itu terjadi di tengah penarikan AS dari Suriah, dimana  Presiden Donald Trump telah mengumumkan pada 19 Desember bahwa pasukan Amerika telah sukses  mengalahkan ISIS di Timur Tengah.

 

KIM JONG UN ANCAM AKAN GUNAKAN “CARA LAIN” JIKA AS TIDAK MAU TARIK SANKSINYA

People watch a TV news on a screen showing North Korean leader Kim Jong-un delivering a New Year's speech, at Seoul Railway Station in Seoul, South Korea, January 1, 2019. (Photo by AP)

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un mengatakan bahwa dia membuka diri untuk  bertemu Presiden AS Donald Trump kapan saja untuk pembicaraan lebih lanjut mengenai denuklirisasi di Semenanjung Korea, tetapi dia memperingatkan bahwa Pyongyang mungkin akan menggunakan “cara lain” jika Washington masih tetap menerapkan  tekanan dan sanksi.

Dalam pidato Tahun Barunya  pada hari Selasa, Kim mengatakan bahwa proses denuklirisasi akan berjalan lebih cepat jika Pemerintahan  Trump mau mengambil tindakan yang sesuai.

Bagaimanapun Korea utara  akan dibiarkan dengan “tidak ada pilihan selain mengeksplorasi jalan lain untuk melindungi kedaulatan kita” , jika AS “salah menghitung kesabaran rakyat kita, dan memaksakan sesuatu kepada kita dan hanya mengutamakan penerapan  sanksi dan tekanan tanpa menepati janji yang dibuat dihadapan seluruh dunia itu, “kata Kim.

Dia juga mendesak Washington untuk “menepati janji yang dibuatnya di depan seluruh mata  dunia itu ,”  .

Ucapan Kim  ini mengacu pada perjanjian yang dicapai dengan Trump dalam pertemuan puncak Juni 2018 lalu di Singapura di mana, keduanya sepakat untuk bekerja menuju denuklirisasi Semenanjung Korea. Namun, diplomasi berikutnya antara kedua belah pihak hanya membuat sedikit kemajuan dalam beberapa bulan terakhir, terutama karena AS menolak untuk mencabut sanksi kerasnya  terhadap Korea Utara.

Di bawah perjanjian dengan AS pada Juni, Korea Utara telah mengambil beberapa langkah menuju denuklirisasi; seperti  menangguhkan uji coba rudal dan nuklir, menghancurkan setidaknya satu lokasi uji coba nuklir, dan setuju untuk mengizinkan para Pengawas internasional untuk datang  ke dalam fasilitas pengujian  nuklir lainnya.

Akan tetapi Washington bagaimanapun masih  menegaskan bahwa sanksi terhadap Korea Utara harus tetap diberlakukan sampai negara itu telah  menyerahkan sepenuhnya seluruh senjata nuklirnya.

 

ASSAD & ISTRI MENJADI PELAYAN  UNTUK PARA ANAK SYUHADA TENTARA SURIAH

Kita buka tahun 2019 dengan sesuatu yang sangat menyentuh yang belum pernah ditemui dinegara manapun.  Presiden Suriah Bashar Al Assad dan Istri rela menjadi Pelayan makanan bagi para anak anak  Tentara Suriah yang telah gugur menjadi Syuhada.

Beliau tetap tegak berdiri menghadapi Israel dan ratusan  aliansinya, tidak peduli dengan fitnah ,  hujatan dan propaganda hitam yang disebarkan oleh para musuh Islam (Israel dan koalisi AS ) dan para pemimpin negara tetangganya yang bersekutu dengan mereka.

Dimanakah kita bisa menemukan seorang Presiden yang dicintai dan mencintai rakyatnya seperti ini ?

This entry was posted in Update WW3 2019 and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a comment