DUNIA ISLAM BUTA ATAS APA YANG TERJADI DIYAMAN

Sering kali dimimbar mimbar kita mendengar ungkapan “Semua Muslim adalah saudara” atau “Islam adalah rahmat bagi seluruh alam” , “Tegakkan Ukhuwah Islamiyah”  dsb dsb… ,  tapi ketika  Arab Saudi bersama dengan negara negara kaya  koalisinya, dengan senjata canggih dan dahsyat yang mereka beli dari musuh musuh Islam  membombardir negara Muslim paling miskin Yaman , dan kemudian memblokade bantuan kemanusiaan baik yang lewat bandara maupun yang lewat pelabuhan laut , yang menyebabkan kesengsaraan tanpa henti bagi  rakyat Yaman, sepertinya kita semua telah  menjadi “buta matanya”.

Kemanakah Organisasi Konferensi Islam itu ?  Kemanakah para  para Sarjana Islam hebat  dunia itu ?   kenapa  mereka semua  tiarap , menjadi “bisu”  dan “buta”  melihat kezaliman yang dilakukan oleh beberapa penguasa negara Arab  kaya  teluk atas negara muslim paling miskin ini. Entah dengan alasan apa sepertinya kita semua  sedang  “merestui” kezaliman itu.

Oooh.. sepertinya banyak diantara kita yang  sedang sibuk mengejar kekuasaan dengan dalih “membela agama”,  atau sibuk menjadi pendukung pengejar kekuasaan walaupun sebenarnya didalam hati anda mengatakan  bahwa kita  sedang “bersandiwara dengan Tuhan”.

Apa yang terjadi diYaman sebenarnya mirip dengan yang terjadi diSuriah atau Iraq, karena mayoritas orang Yaman yang anti zionis Israel. Diciptakan perang saudara, kemudian didatangkan berbagai macam kelompok seperti ISIS dan Al Qaeda, dan disempurnakan dengan kehadiran Pasukan AS dan koalisi  pimpinan Saudi yang mendatangkan tentara bayaran dari Amerika latin dan Afrika.

Apa yang terjadi di tiga negara Iraq, Yaman dan Suriah adalah perang terhadap dunia Islam yang dikobarkan zionis, yang  bagian kedua dari agendanya adalah mengadu super power. Kita telah bahas dalam artikel Agenda zionis tentang perang nuklir dan WW3 dibagi dalam dua tahap.

Dari visi akhir zaman ,  perang terhadap dunia Islam ditiga negara itu telah disyaratkan oleh banyak Hadist yang telah kita kajidalam artikel Perang Iraq, Yaman dan Suriah dalam hadist2.

Kezaliman Koalisi pimpinan Arab Saudi itu sudah diluar batas kemanusiaan, sudah bertahun tahun  ini bahkan nelayan Yaman yang sedang melautpun dijadikan target latihan senjata mereka. Dan hal itu masih berlangsung sampai saat ini, yaaa …sampai detik ini.

Kesengsaraan umat Muslim diYaman itu kini telah berlangsung selama empat tahun, dan hanya bisa dihentikan jika Koalisi pimpinan Arab Saudi yang didukung AS itu menghentikan agresi militernya.

Yaman…, sebuah negeri yang didoakan keberkahan atasnya oleh Nabi Muhammad SAW selain  Suriah. Dan Nabi menolak mendoakan Nejd , yaitu bagian  timur dari Arab Saudi yang ada didalamnya termasuk kota Riyadh. Pada awal berdirinya,  Kerajaan Arab saudi terbagi dua bagian , bagian barat disebut tanah Hijaz yang termasuk kota Jeddah, Makkah dan Madinah. Bagian timur ada area Nejd, Area timur yang disebut Nabi akan muncul tanduk setan,

Ya Allah, berilah kami barakah pada negeri Syam, ya Allah berilah  barakah pada negeri Yaman kami. Para sahabat bertanya: termasuk Nejd ? Rasulullah berdoa: Ya Allah berilah barakah pada negeri Syam kami, ya Allah berilah  barakah pada negeri Yaman kami. Para sahabat masih bertanya: termasuk Nejd ? Rasulullah saw menjawab: Di sana (Nejd) terjadi gempa dan huru-hara, dan di sana muncul dua tanduk syetan. (HR. Bukhari no. 1037, 7094, Tirmidzi (3953), Ahmad (2/90, 118), As-Shahihah (5246))

 

 

 

Dimanakah Najd atau Nejd 

Selama beberapa dekade orang melakukan perdebatan bodoh tentang dimana itu Wilayah Najd atau Nejd itu. Kerajaan Saudi berdiri 1932 , tapi sebelum berdirinya itu yaitu pada 1926 dengan bantuan zionis Inggris, Abdul Aziz bin Saud  dari Kerajaan Najd  merebut wilayah Kerajaan Hijaz, dimana terletak kota Makkah, Madinah dan Jeddah.

Perdebataan bodoh apakah Najd itudi Iraq atau di Arab Saudi  harusnya tidak perlu dilakukan,  karena ada beberapa Hadits2 lain yang menyatakan bahwa fitnah2 besar itu berasal dari timur Makkah atau Madinah yang adalah tepat wilayah Najd dimana dikota Riyadh itu berada. Sedang wilayah Iraq adalah arah sebelah utara dari kota Makkah danMadinah.

Selain itu, Peta peta lama dan bahkan peta yang ada diWeb resmi Departemen Luar negeri Arab Saudi sendiri   terpampang jelas bahwa NEJD adalah wilayah kekuasaan Kerajaan Arab Saudi saat ini.

Fakta2  dan petunjuk petunjuk Hadist sudah sangat klop . dari Nejd  itulah  fitnah2 dan  huru hara  akhirzaman itu berasal.

 

 

 

 

 

Surat At Taubah-19 Menjelaskan Apa Yang Sedang Terjadi

Jika anda punya sedikit kepedulian, tentu paling tidak anda akan dibuat bingung dengan apa yang dilakukan penguasa Arab Saudi diSuriah dan khususnya diYaman sekarang ini.

Anda mungkin akan mengira bahwa yang mereka lakukan adalah hal yang benar atau bahkan sedang berjuang dijalan Allah, karena Penguasa Saudi itu selama ini mengurus Masjidil Haram dan memfasilitasi orang berhaji.  Tapi Surat At Taubah-19 menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi :

“Apakah (orang-orang) yang memberi minuman kepada orang-orang yang mengerjakan haji dan mengurus Masjidilharam itu kamu samakan dengan orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta berjihad di jalan Allah? Mereka tidak sama di sisi Allah; dan Allah tidak memberikan petunjuk kepada kaum yang dzalim.”  (QS. At Taubah 9:19)

Kita sedang hidup diera akhir zaman, dimana kezaliman bisa saja dibungkus dengan dengan gula yang manis, dimana muncul orang-orang yang disebut Hadist membaca Quran tapi hanya sampai kerongkongan (tidak sampai kehati).

 

 

 

Membiarkan Kemungkaran adalah Selemah Lemah Iman

Yaman adalah sebuah negeri yang ditakdirkan punya peran penting diakhir zaman, dimana Api akan keluar dari sana yang menggiring manusia ketempat berkumpulnya.

Jangan dikira semua pembiaran kemungkaran ini  tidak akan ada konsekuensinya, seluruh dunia Islam dan termasuk juga  kita semua tentu akan diminta pertanggunggjawaban dan akan membayar atas “pura2 bisu” , “pura2 buta” atau mungkin memang “ hati ” kita sudah beku.

Sebesar apapun Sorban anda  atau setinggi apapun peci anda, tapi  Nabi menyebut Iman anda lemah jika  membiarkan kemungkaran besar terus  tejadi :

“Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Barang siapa di antara kalian yang melihat kemungkaran, hendaklah dia merubahnya dengan tangannya. Apabila tidak mampu maka hendaknya dengan lisannya. Dan apabila tidak mampu lagi maka dengan hatinya, sesungguhnya itulah selemah-lemah iman.’.” (HR. Muslim)

Mari  kita simak penderitaan seorang saudara muslim kita Fatimah yang mewakili penederitaan jutaan mulim Yaman saat ini , jika anda  tersentuh saja tidak,  bisa dipastikan memang hati anda sudah dibekukan oleh dunia.

 

 

 

Fatima Qoba berusia 12 tahun tapi hanya  memiliki berat badan 10 kilogram  karena  menderita gizi buruk. Dia dirawat di sebuah klinik di Hajjah, di mana tubuhnya terbaring lemah ditempat tidurnya.

Dia  adalah bagian dari  sebuah Keluarga dengan  sebelas anak, dimana  ayah mereka telah meninggalkan rumah mereka di dekat perbatasan Arab Saudi dan sekarang mereka tinggal di bawah pohon.

Adiknya, yang juga bernama Fatima, mengatakan kepada Ruptly, “Saya tidak tahu apakah kita bisa merawatnya atau apakah dia akan kekurangan gizi  karena kondisi sulit yang kita derita. Kami tidak punya apa pun untuk memberinya makan. “

Kepala klinik  Makiah al-Aslami, mengatakan badan Fatima hanya tinggal  “kulit dan tulang karena kehidupan keluarganya yang sulit,” , dia adalah salah seorang yang merupakan “orang-orang terlantar dari daerah Al-Sha’ab yang tidak punya  lagi tempat tinggal, makanan ataupun  obat-obatan.”

Makiah al-Aslami mengatakan akan  lebih banyak lagi wanita hamil yang menderita kekurangan gizi akut dan dia  melihat  akan menemukan  lebih banyak kesengsaraan lagi.

“Yang sedang kita bicarakan adalah tidak hanya tentang anak-anak balita  yang tidak bisa makan tiga kali sehari, tapi kita juga berbicara tentang generasi berikutnya yang kekurangan gizi karena para ibu hamil yang juga  menderita kekurangan gizi,” kata Makiah.

Konflik di Yaman telah meningkat semakin parah sejak koalisi yang dipimpin Saudi mulai membom negara itu pada Maret 2015, mereka ingin mengembalikan posisi presiden  yang diasingkan Abd Rabbo Mansour Hadi, setelah pemberontak Houthi yang setia kepada mantan presiden Ali Abdullah Saleh mengambil alih ibukota, Sanaa.

Kelompok hak asasi manusia telah lama memperingatkan ancaman kelaparan, dan   rintangannnya adalah blokade yang dilakukan oleh Arab Saudi yang membuat impor barang dan bantuan kemanusiaan tidak bisa masuk.

.

This entry was posted in Analisa Geopolitik. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *