DUA KHILAFAH KEMBAR AKHIR ZAMAN PART-1

 

Pernahkah anda berfikir, kenapa Nabi Isa juga harus diturunkan lagi diera umat Muhammad?  Bukankah Nabi isa adalah Nabi yang khusus diturunkan untuk Bani Israel? (Ali Imran 3:49, Ash Shaff 61:6, An-Nisa 4:159)

Juga kenapa banyak Hadist mengisyaratkan turunnya kembali Nabi Isa as akan menjadi Hakim (pemimpin) yang adil dan membebaskan pajak? Jelas ini mengisyaratkan Nabi Isa as akan turun kembali dan menjadi seorang pemimpin. Siapakah umat yang akan  dipimpin oleh Nabi Isa as?  kenapa nantinya ada dua utusan Allah yang akan diturunkan, Yaitu  Al Mahdi dan Nabi Isa as?

Berdasar banyak  ayat  dan hadist- hadist yang akan kita kaji dibawah, kita telah bisa menyimpulkan, bahwa akan ada dua pusat pemerintahan dunia diakhir zaman :

  1. Pemerintahan dunia (Khilafah) yang khusus buat umat Islam yang akan dipimpin Imam Mahdi.
  2. Pemerintahan dunia (Khilafah) yang akan dipimpin Nabi Isa as , khusus buat umat Nabi Isa.

 

 

Gambar Besarnya

Kajian akan adanya dua Khilafatullah (Pemerintahan yang dilegitimasi oleh Allah) ini mungkin baru anda dengar dan mungkin saja belum pernah terlintas difikiran anda. Kami yakin yang ada dibenak kebanyakan kita adalah bahwa,  Quran menyebut orang orang Yahudi akan menjadi musuh Islam , atau anya melihat banyak Hadist yang menyebut bahwa nanti kita akan menyerang Umat Yahudi dan batupun membantu kita.

Nabi Isa as adalah Nabi yang diutus khusus untuk Bani Israel (Ali Imran : 49,  Ash Shaff : 6). Dalam pandangan ini maka bisa dimaknai bahwa Ketika turun nanti, Nabi Isa as akan membimbing umatnya, sebagian umat Bani Israel yang disebut Ahli Kitab. Pandangan ini didukung oleh Surat An Nisa :159.

Referensi utama kita untuk masuk pada kesimpulan ini adalah Surat  An-nisa :159, al-Anbiya:105, beberapa Hadist yang menyebut Nabi Isa as akan menjadi Hakim atau penguasa yang adil, dan juga beberapa Hadist yang menyebut Imam Mahdi yang akan membentuk Khilafah islam terakhir.

Untuk khilafah Islam yang akan dibentuk Imam Madi mungkin sudah sangat jelas dijelaskan banyak Hadist , yang akan lebih banyak kita soroti dan belum difahami selama ini adalah pembentukan Khilafah oleh nabi isa as.

Tidak ada seorangpun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepadanya (Isa) sebelum kematiannya. Dan di hari kiamat nanti Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka. (QS An Nisa 159)

Dan sungguh, telah Kami tulis di dalam Zabur setelah (tertulis) di dalam Az-Zikr (Lauh Mahfuzh), bahwa bumi ini akan diwarisi oleh hamba-hamba-Ku yang saleh. (QS. al-Anbiya:105)

Demi Dzat yang jiwaku di tanganNya sungguh akan turun kepada kalian Isa bin Maryam sebagai Hakim yang Adil, Dia mematahkan salib, dan membunuh babi, dan menolak jizyah (pajak)  dan tidak menerimanya dari orang kafir, harta melimpah ruah sehingga tak seorangpun menerima (sedekah), sehingga satu sujud lebih baik dari dunia dan seisinya.” Kemudian Abu Hurairah berkata, “jika kalian mau bacalah ayat Allah : “Tidak seorangpun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepadanya sebelum kematiannya, dan di hari kiamat nanti Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka.” (HR. Bukhari dan Muslim)

 

Poin penting dari An-Nisa:159 adalah, bahwa masih banyak ahli kitab yaitu terutama keturunan Bani Israel yang saat ini masih memegang teguh Taurat dan Umat Nasrani yang masih memegang teguh Injil yang percaya Isa as adalah Al Masih yang akan menjadi pengikut Nabi Isa.

Pada surat al-Anbiya:105, diisyaratkan bahwa pewaris bumi (pemegang kekuasan dibumi yang terakhir) nantinya tidak hanya dari orang-orang saleh dari pengikut Muhammad, tapi juga dari Bani Israel. Kesimpulan itu dilandaskan pada keterangan bahwa hal ini juga tertulis didalam kitab Zabur, yang merupakan kitab untuk Bani Israel semasa Nabi Dawud.

Sementara hadist diatas menjelaskan akan adanya pemerintahan (Khilafah) yang akan dibentuk Nabi Isa as dengan legitimasi dari Allah.

Konsekuensi logisnya, umat Islam tidak akan menjadi pengikut Nabi Isa as, tapi kita akan tetap menjadi umat Nabi Muhammad SAW dan mengakui Isa as sebagai Nabi Allah.

 

Lalu Yahudi mana yang disebut Hadist akan kita perangi itu ?

Untuk menjawab kerancuan itu, kita mulai dengan memilah istilah “Yahudi” dan “Bani Israel”, agar nantinya kita tidak bingung sendiri atas hal-hal berikut:

  1. Hadist menyebut nanti kita akan memerangi Umat Yahudi. Jika kita berfikir secara sederhana, maka logika konyolnya kita akan memerangi Nabi Isa dan pengikutnya.
  2. Hadist menyebut Nabi Isa as akan turun kembali menjadi hakim atau penguasa yang adil bagi para pengikutnya. Padahal Hadist lain menyebut Imam Mahdi akan menjadi Khalifah akhir zaman.
  3. Surat An Nisa :159 dan Hadist shahih menyebut bahwa semua Ahli kitab (penganut Taurat dan Injil)  akan beriman kepada Nabi Isa as sebelum kematian beliau. Ayat ini bermakna, bahwa  masih ada ahli kitab yang akan menjadi pengikut Nabi isa. Ayat ini juga mematahkan pendapat banyak orang bahwa ahli kitab itu sudah tidak ada lagi sejak diangkatnya Muhammad sebagai Nabi.

 

Kita melihat ada 3 sebutan bagi keturunan Nabi Yakub as dengan yang mengandung konotasi atau makna yang berbeda. Quran kadang menyebut sebagai “Bani Israel”,  “orang Yahudi”, dan “Ahli kitab”.

Quran sendiri bisa dikatakan selalu berbicara Negatif jika menyebut kata  “Yahudi”, seperti dalam :  (QS. Al Maidah 5:18), (QS. Al Maidah 5:41), (QS. Al Maidah 5:64), ( QS An Nahl 16:118),  (QS. An Nisa 4:160) (QS. An Nisa 4:46)

Dan Quran bisa dikatakan banyak  berbicara positif jika menyebut “Bani Israel” dan “Ahli Kitab”, seperti dalam  : (QS: Al-Baqarah : 47), (QS An Nisa: 159), (QS: Al-Maidah : 12), (QS AL HASYR: 2), (QS. Al Israa’ 104), (QS. Al Isra : 2).

 

Sebenarnya, istilah “Yahudi” lebih tepat menunjuk kepada salah satu suku dari keturunan Nabi Yakub as yaitu keluarga besar Bani Israel. Sejarah mencatat ada salah satu suku yaitu suku dari Bani Israel  yang pernah membentuk Kerajaan Yehuda, keturunan dari suku Yehuda  itulah yang nampaknya diidentifikasi Quran menjadi musuh Islam dan  secara umum kita sebut sebagai orang Yahudi.

Quran Surat Almaidah:12 menyebut suku Yahudi ada 12. Jadi masih ada 11 suku lain yang bukan suku Yahudi.

Dalam faktanya  kita melihat masih banyak keturunan Bani Israel yang masih memegang teguh Kitab Taurat dan Injil yang dan menjadi penentang keras zionisme.

Di akhir artikel, pada bab tentang Peta Situasi Tiga Agama Samawi Akhir Zaman, kita akan coba memahami lebih faktual peta Umat Bani Israel  saat ini.

 

 

Petunjuk Agama Tentang  2  Khilafah  Akhir Zaman

Pelan tapi pasti pusat dunia diera akhir zaman akan mengerucut pada dua Kota Suci, Yaitu Makkah dan Yerusalem, bukan lagi Inggris dan bukan lagi AS. Tentu saja klimaks itu akan terjadi setelah hancurnya semua super power karena perang nuklir.

Semua hiruk pikuk di Timur tengah, diYerusalem, memanasnya situasi di Semenanjung Korea, Teluk Persia dan Ukraina, sampai dengan kekacauan ekonomi dunia saat ini, serta  upaya AS untuk secara sengaja meruntuhkan sendiri dominasi US$ nya, dimana nanti ujungnya adalah Malhamah Qubra (perang nuklir) adalah dalam rangka kita menuju kesana.

Kenapa akan ada dua kutub pusat dunia itu? Hal ini erat  hubungannya pertanyaan diawal artikel, dimana  Hadist menyebut  enam  atau tujuh tahun setelah Malhamah akan muncul Dajjal. Kemunculan Dajjal berarti secara hampir bersamaan juga muncul Al Mahdi dan Nabi Isa as.

“Nantinya  akan  ada dua pusat pemerintahan yang mendapat legitimasi Allah, yaitu  yang dipimpin Imam Mahdi dan satu lagi ada Pusat pemerintahan  dunia yang akan dipimpin Nabi Isa as”.

 

Atas dasar apa kita bisa menyimpulkan seperti itu ?

1.  Petunjuk  pertama, Karena Allah mengutus Nabi Isa as dengan Kitab Injilnya adalah secara khusus hanya kepada Bani Israel, dan bukan kepada umat Muhammad SAW. Beberapa Surat dalam Quran telah jelas menyatakan itu, seperti  Ash-Shaff : 6, Ali Imran :49, Al Maidah :72 dsb. Kita kutip petikan salah satunya  :

Sebagai Rasul (yang diutus) kepada Bani Israil (Isa berkata), “Sesungguhnya aku telah datang kepadamu dengan membawa ayat (mukjizat) dari Rabb-mu.” …  (QS. Ali ‘Imran: 49)

Logikanya, tidak mungkin Allah menurunkan kembali Nabi Isa as hanya untuk menjadi Nabi tanpa umat dan misi yang diembannya, dan kemudian malah menjadi pengiku Nabi Lain.

 

2. Petunjuk kedua adalah, Bahwa Quran Surat An-Nisaa 4:159 menyebut  bahwa seluruh Ahli kitab yaitu orang yang selama ini masih memegang teguh Injil dan Taurat akan menjadi pengikut Nabi Isa as.

Tidak ada seorangpun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepadanya (Isa) sebelum kematiannya. Dan di hari kiamat nanti Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka. (QS An-Nisaa 4:159)

Jelas ayat ini menjelaskan peristiwa yang akan terjadi setelah turunnya kembali Nabi Isa as. Dan bukan telah terjadi 2000 tahun yang lalu, karena Nabi Isa as belum pernah meninggal dan baru akan meninggal setelah turunnya kembali.

Makna penting dari petunjuk poin 1 dan 2 diatas adalah, bahwa umat Muhammad tidak akan menjadi pengikut Nabi Isa saat telah turun kembali, tapi akan mengimaninya sebagai salah satu Nabi utusan Allah.

 

3. Petunjuk Ketiga, Hadist mengisyaratkan bahwa Nabi Isa as  akan turun kembali menjadi Hakim atau Penguasa yang adil.

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رضي الله عنه يَقُوْلُ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه و سلم: وَالَّذِيْ نَفْسِيْ بِيَدِهِ لَيُوْشِكَنَّ أَنْ يَنْزِلَ فِيْكُمْ ابْنُ مَرْيَمَ حَكَمًا مُقْسِطًا فَيَكْسِرُ الصَّلِيْبَ وَيَقْتُلُ الْخِنْزِيْرَ وَيَضَعُ الْجِزْيَةَ وَيَفِيْضُ الْمَالُ حَتَّى لاَ يَقْبَلَهُ أَحَدٌ

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata: Rasulullah shallallahu a’laihi wa sallam bersabda: Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sungguh pasti akan turun pada kalian Ibnu Maryam sebagai hakim (penguasa) yang adil lalu dia menghancurkan salib, membunuh babi dan membebaskan pajak serta harta begitu melimpah sehingga tak ada seorangpun yang mau menerimanya”. ( HR. Bukhari no. 2222 dan Muslim no. 242).

Gampang  dimengerti bahwa, Nabi Isa as akan menjadi Hakim/Penguasa yang adil, pemimpin  yang akan  membimbing  dan meluruskan keimanan seluruh Umatnya  yang selama ini masih memegang teguh Taurat dan Injil.

Kata “membebaskan Pajak” semakin menguatkan bahwa beliau akan memimpin suatu pemerintahan, suatu Khilafah yang dilegitimasi oleh Allah. Logikanya, hanya seorang yang berposisi Penguasa/Khalifah yang berhak dan bisa membebaskan pajak.

 

 

4. Petunjuk keempat, bahwa karena Nabi Isa as jelas bukan diutus untuk non Bani Israel, maka konskuensi dari petunjuk 3 dan 4 adalah Nabi Isa akan menjadi Khalifah bagi umatnya, dan Imam Mahdi adalah Khalifah bagi Umat Muhammad.

Anda semua pasti sudah sangat hafal, ada puluhan Hadist yang mengisyaratkan akan adanya pembentukan Khilafah Islam oleh Al Mahdi itu, tapi sebaiknya kita kutip salah satunya :

فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُ فَبَايِعُوهُ وَلَوْ حَبْوًا عَلَى الثَّلْجِ فَإِنَّهُ خَلِيفَةُ اللَّهِ الْمَهْدِيُّ

Ketika kalian melihatnya (kehadiran Imam Mahdi), maka berbai’at-lah dengannya walaupun harus merangkak-rangkak di atas salju karena sesungguhnya dia adalah Khalifatullah Al-Mahdi.” (HR Abu Dawud 4074)

 

 

Makkah Dan Yerusalem, Dua Pusat Dunia Akhir Zaman

Sebuah Khilafah Allah atau Khilafah yang dilegitimasi oleh Allah hanya akan  terjadi diKota Suci, faktanya dua kali Khilafatullah yang pernah ada itu hanya pernah terjadi di Kota suci Madinah pada era Nabi dan Kota suci Yerusalem pada era Nabi Dawud as.

Lalu dari manakah nantinya kedua utusan Allah Imam Mahdi dan Nabi Isa itu akan membentuk pemerintahannnya masing masing?

Khilafah Islam yang akan dipimpin Imam Mahdi akan berpusat dikota Makkah, dasarnya adalah hadits yang menyebut bahwa Imam Mahdi akan dibai’at didekat Ka’bah.

 

 
Usia Dua Khilafah Akhir Zaman, Umat Mu’min dan Umat Muslim

Banyak sekali Hadist yang menyebut usia Khilafah yang dibentuk Oleh Imam Mahdi adalah 7 tahun, Sementara banyak juga Hadist yang menyebut Khilafah Nabi Isa as juga Tujuh tahun.

Silahkan baca referensi hadistnya dibagian bawah artikel, tapi kita akan mengutip dua saja yang menyebut usia kedua Khilafah kembar itu :

سنن أبي داوود ٣٧٣٦: حَدَّثَنَا سَهْلُ بْنُ تَمَّامِ بْنِ بَزِيعٍ حَدَّثَنَا عِمْرَانُ الْقَطَّانُ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَبِي نَضْرَةَ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَهْدِيُّ مِنِّي أَجْلَى الْجَبْهَةِ أَقْنَى الْأَنْفِ يَمْلَأُ الْأَرْضَ قِسْطًا وَعَدْلًا كَمَا مُلِئَتْ جَوْرًا وَظُلْمًا يَمْلِكُ سَبْعَ سِنِينَ

Telah menceritakan kepada kami Sahl bin Tammam bin Bazi’ berkata, telah menceritakan kepada kami Imran Al Qaththan dari Qatadah dari Abu Nadhrah dari Abu Sa’id Al Khudri ia berkata,

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Al Mahdi itu dari keturunanku, dahinya lebar dan hidungnya mancung, ia akan memenuhi bumi dengan keadilan sebagaimana bumi pernah dipenuhi dengan kejahatan dan kezhaliman. Ia akan berkuasa selama tujuh tahun.” (HR. Abu Daud 3736)

فَيَبْعَثُ اللَّهُ عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ كَأَنَّهُ عُرْوَةُ بْنُ مَسْعُودٍ فَيَطْلُبُهُ فَيُهْلِكُهُ ثُمَّ يَمْكُثُ النَّاسُ سَبْعَ سِنِينَ لَيْسَ بَيْنَ اثْنَيْنِ عَدَاوَةٌ ثُمَّ يُرْسِلُ اللَّهُ رِيحًا بَارِدَةً مِنْ قِبَلِ الشَّأْمِ فَلاَ يَبْقَى عَلَى وَجْهِ الأَرْضِ أَحَدٌ فِى قَلْبِهِ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ مِنْ خَيْرٍ أَوْ إِيمَانٍ إِلاَّ قَبَضَتْهُ

“Lalu Allah mengutus Isa bin Maryam seperti Urwah bin Mas’ud, ia mencari Dajjal dan membunuhnya. Setelah itu selama tujuh tahun, manusia tinggal dan tidak ada permusuhan di antara dua orang pun. Kemudian Allah mengirim angin sejuk dari arah Syam lalu tidak tersisa seorang yang dihatinya ada kebaikan atau keimanan seberat biji sawi pun yang tersisa kecuali mencabut nyawanya” (HR. Muslim no. 2940)

Berita sedihnya adalah, bahwa sejak dimulainya kedua Khilafah akhir zaman itu, maka sisa waktu umat Nabi Muhammad SAW dan Umat Nabi Isa as tinggal didunia adalah juga tujuh tahun. Karena setelah itu kedua umat itu akan diwafatkan oleh angin lembut yang mencabut nyawa seluruh Umat Mu’min dan Umat Muslim, dan tinggallah orang kafir yang akan melihat dan mengalami proses kiamat. Kesimpulan ini juga dikuatkan oleh hadist2 lain seperti kutipan hadist panjang ini (lengkapnya silahkan lihat referensi dibawah artikel) :

… Saat mereka seperti itu, tiba-tiba Allah mengirim angin sepoi-sepoi lalu mencabut nyawa setiap orang Mu`min dan Muslim di bawah ketiak mereka, dan orang-orang yang tersisa adalah manusia-manusia buruk, mereka melakukan hubungan badan secara tenang-terangan seperti keledai kawin. Maka atas mereka itulah kiamat terjadi.” (HR. Muslim no. 2937)

Hadist ini membedakan umat Mu’min dan Umat Muslim. Maknanya adalah karena ada umat Nabi Isa as dan Umat Islam.

 

 

Bani Israel, Ahli Kitab  dan  Yahudi

Setelah perang Nuklir, dalam tataran Negara sudah tidak ada lagi kekuatan militer Negara Kristen barat (Inggris, Perancis, Jerman, AS) yang tersisa, bisa digambarkan nantinya jika ada kelompok Yahudi atau  Umat Nasrani yang menolak Isa as sebagai Almasih hanyalah pada tataran umat.

Dalam Quran, kita melihat ada panduan penting yang akan membantu memetakan  keturunan Bani Israel dan memahami akan adanya dua Khilafatullah akhir zaman ini, Ada tiga istilah berbeda dalam Quran yang membedakan keturunan Bani Israel yaitu : “orang Yahudi”, “Bani Israel” dan “Ahli kirab”.

Quran  bisa dikatakan selalu berbicara  “Negatif”  jika menyebut kata  “Yahudi” ,  seperti  :  AlMaidah 5:51,  Al Maidah 5:18,  Al Maidah 5:41 ,  Al Maidah 5:64,  Nahl 16:118,  An Nisa 4:160,  An Nisa 4:46, dsb.

Dan Quran bisa dikatakan lebih  banyak  berbicara “Positif”  jika menyebut “Bani Israel” dan “Ahli Kitab”,  seperti   :  Al-Baqarah : 47,  An Nisa 159,  Al-Maidah : 12 , AL Hasyr : 2,  Al Israa’ 104., dan  Al Isra : 2, dsb.

Khusus bagi sebagian umat Nasrani akhir zaman, paling tidak ada dua ayat yang berbicara positif, yaitu Ar Rum :1-5 yang membicarakan bangsa Rum yang pada zaman Nabi beragama Kristen Orthodox (Romawi timur) dan Surat Al Maidah :82. Dan Ayat yang berbicara negatif atas sebagian umat (negara) Kristen adalah yang mengidentifikasi keterlibatan Negara Kristen barat yang bersekutu dengan Negara Yahudi yaitu Al Maidah : 51-53,  Al Baqarah :120, dsb.

 

Jika kita  masih memakai pemahaman yang salah, bahwa semua keturunan Bani Israel  adalah yahudi, dan semua Bani Israel adalah musuh Islam, maka logikanya menjadi : kita  akan memerangi Nabi Isa as dan pengikutnya.

 

Pada saat nabi Isa as turun kembali nanti,  saya kira akan menjadi sangat mudah memilah dan memisahkan siapa diantara mereka yang dimaksud An Nisa :159  sebagai Ahli Kitab itu dan siapa orang Yahudi yang dimaksud hadist itu, karena para ahli kitab  (penganut kitab perjanjian lama maupun Baru) itu  akan otomatis merapat  kepada Nabi Isa as.

Jadi Keturunan Bani Israel  yang nanti tetap  tidak meyakini Nabi Isa sebagai Al masih , dan tidak merapat ke Nabi Isa as  itulah yang diisyaratkan Hadist akan diperangi Umat Islam. Dan Quran menyebut mereka sebagai orang  Yahudi.

  

 

Peta Besar Tiga Agama Samawi Sebelum Malhamah

1.Peta Besar Keturunan Bani Israel Sebelum Malhamah

Saat ini sudah jamak diseluruh dunia, bahwa semua keturunan Bani Israel disebut Jews atau Jewish, sedang diIndonesia umumnya dipukul rata bahwa  mereka semua disebut orang Yahudi. Padahal kita tahu Quran menyebut dan mereka sendiri  juga mengakui bahwa keturunan Bani Israel terdiri atas 12 suku.

Kita akan memilah keturunan Bani Israel ini menjadi dua, yang menjadi penentang zionisme dan  yang menjadi pengikut  zionisme.

Secara gambar besarnya, keturunan Bani Israel diakhir zaman ini terbelah dalam dua golongan, ada sebagian besar yang menjadi pendukung zionis tapi ada sebagian juga yang menjadi penentang zionis. Situasi ini mirip yang digambarkan Surat Al Baqarah :109 dan  Al Hasyr :2.

Dari segi agama, mereka ada yang beragama Judaisme yang menganut kitab Taurat dan ada sebagian mereka beragama Kristen Orthodox yang menganut Kitab Injil.

Secara tradisional,  keturunan bani Israel yang menganut Judaisme menolak Isa as sebagai Al masih yangh dijanjikan Allah, mereka inipun juga masih terpecah ada yang mendukung zionisme dan ada yang menentang, Tapi  yang beragama Kristen Orthodox sebagian besar adalah  tegas menentang zionisme dan mereka  menunggu turunnya kembali Isa as (Jesus).

 

Quran mengidentifikasi  keturunan Bani Israel yang dari suku “Yahudi”  adalah   pengikut zionis (aliansi Kristen – Yahudi), mereka tidak percaya bahwa Isa as adalah Al Masih  asli, dan mereka sedang menunggu “Al Masih” mereka yang kita tahu adalah  Al Masih palsu Dajjal.

Dalam Quran, kita juga melihat ada panduan penting yang akan membantu peta keturunan Bani Israel dan memahami akan adanya dua Khilafatullah akhir zaman ini, Ada tiga istilah berbeda dalam Quran yang membedakan keturunan Bani Israel yaitu :   “orang Yahudi”,  “Bani Israel” dan “Ahli kirab”.  Beberapa puluh ayat itu telah kita sebutkan dalam bab “Gambar besarnya” diatas.

 

 

Keturunan Bani Israel Penentang Zionis

Pertama, kita akan menyoroti keturunan bani Israel yang menjadi penentang zionis yang kami yakin masih banyak orang yang tidak tahu  itu, dan berpandangan salah bahwa semua keturunan Bani Israel adalah suku Yahudi atau lebih parahnya  semua Bani Israel  adalah musuh Islam. Pandangan salah ini akan membingungkan kita sendiri jika kita tahu 3 Kitab yang harus kita Imani sebagai Kitab Allah (Zabur, Taurat dan Injil) adalah Kitab Yang Khusus untuk Umat Bani Israel.

Dalam web webnya, keturunan Bani Israel golongan ini tidak hanya menentang zionis tapi bahkan bersimpati kepada rakyat Palestina yang tertindas, terusir dan menjadi pengungsi sejak kedatangan orang Yahudi sekitar akhir perang dunia 1. Mereka punya cabang di AS, Argentina, Inggris, Spanyol, Kanada dan Perancis, Australia, bahkan juga diIsrael.

Atau silahkan kunjungi web lain keturunan Bani Israel anti zionis yang masih memegang teguh Taurat. Mereka menentang keras agama mereka disamakan dengan zionisme. Mereka sadar betul bahwa mereka sedang ditunggangi zionisme.

Untuk  contoh info bani Israel yang beragama Kristen Orthodox dan menjadi penentang keras zionisme silahkan kunjungi web  mereka  atau juga simak chanel Utubenya untuk memahami pandangan2 mereka.

Aktivitas Bani Israel baik yang  menjadi penentang zionisme bisa anda akses  pada web2 dan akun tweeter mereka , salah satunya yang baru beberapa hari lalu  adalah demo besar mereka menantang zionisme diluar Gedung PBB diNew York 28 sep 2018 ketika Netanyahu sedang berpidato disana.

 

Keturunan Bani Israel Pengikut  Zionis

Golongan Bani Israel kedua adalah yang Quran biasanya menyebutnya sebagai orang “Yahudi”, dalam faktanya adalah mereka terlihat beragama Judaisme, atau Nasrani, tapi mereka menjadi pendukung zionis Israel. Mereka cenderung eksklusif dan tidak sevokal keturunan Bani Israel yang anti zionisme .

Agak sulit memang mengidentifikasi mereka, tapi biasanya mereka bersembunyi dibalik jargon cuci tangan mereka bahwa “Anti zionis adalah sikap antisimetisme”, atau “Anti Israel adalah sikap antisimetisme”, atau kadang malah lebih melebar “antisimestme adalah Rasialisme”.

Dalam tataran Negara, panduan agama yang mengidentifikasi keturunan Bani Israel (Yahudi) mana yang menjadi musuh Islam itu kita telah kaji dalam artikel tentang  Al Maidah : 51-53 yang mengidentifikasi ciri ciri Yahudi yang menjadi musuh Islam akhir zaman, yaitu mereka saling bersekutu dengan kelompok Kristen barat yang membentuk aliansi Kristen-Yahudi yang disebut zionisme.

 

 

2.Peta Besar Umat Nasrani Sebelum Malhamah

Umat Kristen akhir zaman juga terbelah menjadi dua , yaitu umat Nasrani yang jadi pengikut Al Masih palsu Dajjal  dan Umat Kristen yang menjadi pengikut  dan menunggu turunnya Al Maih Asli, Nabi Isa as.

Dalam fakta geopilitiknya , kita melihat beberapa Negara Kristen Barat seperti AS, Inggris, Perancis yang menjadi sekutu setia Israel dalam mengejar agenda zionisme menyambut “AlMasih” mereka , dan kita tahu adalah Al masih Dajjal. Sementara dikubu lain kita melihat ada Rusia yang mayoritas Kristen Orthodox berdiri berseberangan dengan Negara Negara NATO kaki tangan zionis itu.

Ayat Quran juga mengidentifikasi seperti itu, ada dua golongan Umat Nasrani diakhir zaman, Yaitu umat Kristen yang bersekutu dengan Umat Yahudi yang akan menjadi musuh dan ancaman besar bagi Umat Islam.

Disatu sisi ada persekutuan misterius Yahudi – Nasrani, ini kita lihat didunia nyata sebagai Judeo-Christian alliance yang muncul pada abad 19 yang kemudian menjelma sebagai gerakan zionis. Mereka   adalah negara2 Kristen barat seperti AS, Inggris, Perancis dan Jerman yang saat ini secara aneh menjadi sekutu dekat Israel. Umat (Negara) Nasrani dari  golongan ini dijelaskan dalam Al Maidah 51-53. 

Tapi dilain sisi  Al Quran juga berbicara positif  kepada suatu golongan Umat Nasrani lain yang sedang menunggu kedatangan AlMasih asli Isa as. Surat Al Maidah : 82 menjelaskan adanya golongan yang akan menjadi sahabat umat Muslim akhir zaman ini. Juga Surat Ar Rum :1-5 , umat Islam akan bergembira ketika bangsa yang beraga Kristen Orthodox /Rum (saat ini Rusia) menang dalam Al Malhamah Qubra (perang nuklir).

Kita melihat bagaimana Rusia yang merupakan  pusat Kristen Orthodox dunia menjadi sahabat umat Muslim ketika Muslim Suriah diserang oleh Koalisi NATO dan Israel. Dan kita melihat Umat Kristen Orthodox seperti  dari Armenia secara kontinyu mengirim bantuan kemanusiaan keUmat muslim diSuriah.

 

 

3.Peta Besar Umat Islam Sebelum Al Malhamah

Yang terjadi dalam umat Islam akhir zaman tidak jauh berbeda  dengan kedua Umat agama samawi lain, Nasrani dan Judaisme. Umat islam saat ini juga terpolarisasi  menjadi dua kutub besar. Kebanyakan kita menganggap, bahwa jika seseorang sudah “mengaku” Islam maka sudah pasti selalu dijalan yang benar, kita lupa bahwa untuk menjadi muslim yang benar kita harus mengikuti perintah Allah dan menjauhi larangannya.

Dalam tataran geoplitik, Ada satu kutub para pemimpin Negara Timteng pengikut Dajjal ini yang  bisa kita cirikan dari kedekatannya sebagai sekutu AS, Israel dan NATO. Contohnya adalah Arab Saudi, UEA, Qatar, Quwait, Yordania dan Turki. Sementara ada satu kutub lain para pemimpin Negara Muslim Timteng yang menjadi penentang zionis Israel  seperti Iraq, Yaman, Suriah, Libya dan Iran.

 

Dua  negara Suriah, Libya ini adalah mayoritas Suni, tapi karena mereka menentang Israel, maka secara aneh negara2 Koalisi pimpinan Arab Saudi juga ikut memusuhi penentang Israel itu. Jadi sebenarnya, Koalisi Arab Saudi tidak memusuhi Suriah dan Iran karena masalah perbedaan sekte, tapi karena kedua negara itu menjadi penentang Israel.

 

Dalam Al Maidah : 51-53 melarang Keras untuk menjadi sekutu zionis, tapi kita melihat beberapa pemimpin nengara teluk yang secara diam diam maupun terang2an bersekutu dengan Zionis Israel. Salah satu kepemimpinan  negara Timteng yang diisyaratkan menjadi orang orang yang zalim yang salah jalan ini telah diisyaratkan Quran dalam Surat  At Taubah :19.

Beberapa pemimpin Negara Timteng  salah jalan dengan menjadikan musuh Islam sebagai sekutu dan negara Muslim lain malah dijadikan musuh bersama. Untuk mencari selamat dunia, mereka mau beresekutu dengan zionis dalam dalam penghancuran Negara Negara Muslim lain yang menjadi penentang Israel. Sementara ada beberapa Negara Muslim Timteng lain yang berani berdiri tegak melawan zionis Israel, walau dengan segala resiko yang dihadapinya. Dalam tataran umat, hal ini banyak  gagal untuk difahami. Kita telah menyorotinya dalam kajian Surat Al Maidah :51-53.

 

“Akan muncul sekelompok manusia dari arah Timur, yang membaca al-Quran namun tidak melewati tenggorokan mereka. Tiap kali Qarn (  generasi ) mereka putus, maka muncul generasi berikutnya hingga generasi terakhir mereka akan bersama Dajjal “(HR.Imam Thabrani)

 

“Fitnah akhir zaman yang paling besar adalah adu domba Shiah Suni yang dihembuskan dan didanai oleh Zionis Israel dan beberapa sekutu Timtengnya. Mereka menggiring bahwa musuh Umat Islam adalah umat Islam yang Lain. Dan melupakan panduan Quran bahwa Musuh Islam adalah zionis Israel. Mereka tidak sadar bahwa mereka sedang memecah belah agama”

Karena adu domba Shiah – Suni  ini adalah proyek  Israel yang juga didanai juga oleh beberapa pemimpin Negara Timteng,  maka secara bodoh mereka langsung menganggap pasti ini adalah proyek yang berada dijalan Jihad  yang lurus. Quran menyoroti secara akurat apa yang dilakukan penguasa Arab saudi ini dalam Surat At Taubah : 19.

Mereka lupa bahwa mereka sedang  memecah belah agama, Allah secara khusus mengancam orang2 seperti ini, mereka akan berurusan langsung dengan Allah :

“Sesungguhnya orang-orang yang memecah belah agamanya dan mereka menjadi (terpecah) dalam golongan-golongan, sedikit pun bukan tanggung jawabmu (Muhammad) atas mereka. Sesungguhnya urusan mereka (adalah) kepada Allah. Kemudian Dia akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka perbuat” (QS.  Al-An’am 159)

 

Tidak heran jika beberapa tahun terakhir  kita juga melihat  juga para penceramah hebat tapi  secara bodoh malah menjadi provokator pemecah belah agama. Karena memang  Hadist telah  mengisyaratkan munculnya penyeru penyeru (penceramah) yang menggiring kepintu neraka itu, anda semua sudah akrab dengan  hadist itu.

Ciri-ciri para Penyeru pemecah belah umat itu sangat gampang dikenali, mereka  menggiring opini bahwa aliran/Mazhab mereka adalah paling benar, sedang aliran lain adalah sesat bahkan kafir.  Kita digiring   untuk seakan membela agama tapi sebenarnya   menggiring kearah perpecahan umat, menggiring keneraka.

Teriakan membangun ukhuwah Islamiyah itu hanya slogan dimulut mereka.  Mereka juga lupa bahwa sikap eksklusif yang mengklaim suatu golongan adalah yang paling benar dan yang lain adalah sesat adalah “kesombongan” yang besar, dan padahal anak kecilpun tahu hadist menyebut tidak akan masuk sorga orang yang ada kesombongan sebiji sawipun.

Para Penyeru pemecah belah umat agama itu tidak sadar, selain Allah mengancam mereka dalam Surat Al An’am :159  diatas, mereka juga diancam dengan sangat tegas oleh Nabi :

 

و حَدَّثَنِي عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا يُونُسُ بْنُ أَبِي يَعْفُورٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَرْفَجَةَ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ أَتَاكُمْ وَأَمْرُكُمْ جَمِيعٌ عَلَى رَجُلٍ وَاحِدٍ يُرِيدُ أَنْ يَشُقَّ عَصَاكُمْ أَوْ يُفَرِّقَ جَمَاعَتَكُمْ فَاقْتُلُوهُ

 Dan telah menceritakan kepadaku Utsman bin Abu Syaibah telah menceritakan kepada kami Yunus bin Abu Ya’fur  dari ayahnya  dari ‘Arfajah dia berkata, “Saya mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Bila datang kepadamu seseorang yang hendak mematahkan tongkatmu (memecah belah umat) atau memecah belah persatuan kalian, maka bunuhlah dia.” (HR Muslim 3443)

WaAllahualam, Mudah2an mencerahkan.

 

Bagi pembaca yang masih kebingungan mencerna Kajian ‘Dua khalifah kembar akhir zaman’ ini, untuk memudahkan pemahaman kita merilis Part -2 nya. Jadi kami persilahkan untuk melanjutkan ke ‘Dua khalifah kembar akhir zaman Part-2

 

REFERENSI 

Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan penguasa (Khalifah) bagi orang-orang sebelum mereka, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan mengganti (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik. (QS  An  Nur 24 : 55)

Dan Kami hendak memberi karunia kepada orang-orang yang tertindas di bumi itu dan hendak menjadikan mereka pemimpin dan menjadikan mereka orang-orang yang mewarisi (bumi) .(QS Al Qashas 28:5)

Tidak ada seorangpun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepadanya (Isa) sebelum kematiannya. Dan di hari kiamat nanti Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka. (QS An-Nisaa 4:159)

Dan (sebagai) Rasul kepada Bani Israil (yang berkata kepada mereka): “Sesungguhnya aku telah datang kepadamu dengan membawa sesuatu tanda (mukjizat) dari Tuhanmu, yaitu aku membuat untuk kamu dari tanah berbentuk burung; kemudian aku meniupnya, maka ia menjadi seekor burung dengan seizin Allah; dan aku menyembuhkan orang yang buta sejak dari lahirnya dan orang yang berpenyakit sopak; dan aku menghidupkan orang mati dengan seizin Allah; dan aku kabarkan kepadamu apa yang kamu makan dan apa yang kamu simpan di rumahmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu adalah suatu tanda (kebenaran kerasulanku) bagimu, jika kamu sungguh-sungguh beriman.(QS Ali Imran 49)

Dan (ingatlah) ketika Isa ibnu Maryam berkata: “Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad).” Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: “Ini adalah sihir yang nyata.” (QS. Ash Shaff 6)

 Hai Bani Israil, ingatlah akan nikmat-Ku yang telah Aku anugerahkan kepadamu dan (ingatlah pula) bahwasanya Aku telah melebihkan kamu atas segala umat. (QS: Al-Baqarah Ayat: 47)

Sebahagian besar Ahli Kitab menginginkan agar mereka dapat mengembalikan kamu kepada kekafiran setelah kamu beriman, karena dengki yang (timbul) dari diri mereka sendiri, setelah nyata bagi mereka kebenaran. Maka ma’afkanlah dan biarkanlah mereka, sampai Allah mendatangkan perintah-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu .(QS: Al-Baqarah Ayat: 109)

Dia-lah yang mengeluarkan orang-orang kafir di antara ahli kitab dari kampung-kampung mereka pada saat pengusiran yang pertama. Kamu tidak menyangka, bahwa mereka akan keluar dan merekapun yakin, bahwa benteng-benteng mereka dapat mempertahankan mereka dari (siksa) Allah; maka Allah mendatangkan kepada mereka (hukuman) dari arah yang tidak mereka sangka-sangka. Dan Allah melemparkan ketakutan dalam hati mereka; mereka memusnahkan rumah-rumah mereka dengan tangan mereka sendiri dan tangan orang-orang mukmin. Maka ambillah (kejadian itu) untuk menjadi pelajaran, hai orang-orang yang mempunyai wawasan. (QS Al Hasyr : 2)

Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu. (QS. 2:120)

Dan sesungguhnya Allah telah mengambil perjanjian (atas) Bani Israil dan telah Kami angkat diantara mereka 12 orang pemimpin dan Allah berfirman: “Sesungguhnya Aku beserta kamu, sesungguhnya jika kamu mendirikan shalat dan menunaikan zakat serta beriman kepada rasul-rasul-Ku dan kamu bantu mereka dan kamu pinjamkan kepada Allah pinjaman yang baik sesungguhnya Aku akan menutupi dosa-dosamu. Dan sesungguhnya kamu akan Kumasukkan ke dalam surga yang mengalir air didalamnya sungai-sungai. Maka barangsiapa yang kafir di antaramu sesudah itu, sesungguhnya ia telah tersesat dari jalan yang lurus. (QS: Al-Maidah Ayat: 12).

“Sesungguhnya orang-orang yang memecah belah agamanya dan mereka menjadi (terpecah) dalam golongan-golongan, sedikit pun bukan tanggung jawabmu (Muhammad) atas mereka. Sesungguhnya urusan mereka (adalah) kepada Allah. Kemudian Dia akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka perbuat” (QS.  Al-An’am 159)

 

وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَيُوشِكَنَّ أَنْ يَنْزِلَ فِيكُمْ ابْنُ مَرْيَمَ حَكَمًا عَدْلًا فَيَكْسِرَ الصَّلِيبَ وَيَقْتُلَ الْخِنْزِيرَ وَيَضَعَ الْجِزْيَةَ وَيَفِيضَ الْمَالُ حَتَّى لَا يَقْبَلَهُ أَحَدٌ حَتَّى تَكُونَ السَّجْدَةُ الْوَاحِدَةُ خَيْرًا مِنْ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا ثُمَّ يَقُولُ أَبُو هُرَيْرَةَ وَاقْرَءُوا إِنْ شِئْتُمْ : وَإِنْ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ إِلَّا لَيُؤْمِنَنَّ بِهِ قَبْلَ مَوْتِهِ وَيَوْمَ الْقِيَامَةِ يَكُونُ عَلَيْهِمْ شَهِيدًا

Demi Dzat yang jiwaku di tanganNya sungguh akan turun kepada kalian Isa bin Maryam sebagai Hakim yang Adil, Dia mematahkan salib, dan membunuh babi, dan menolak jizyah dan tidak menerimanya dari orang kafir, harta melimpah ruah sehingga tak seorangpun menerima (shadaqah atau zakat), sehingga satu sujud lebih baik dari dunia seisinya.

Kemudian Abu Hurairah berkata, “jika kalian mau bacalah ayat Allah : Tidak seorangpun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepadanya sebelum kematiannya, dan di hari kiamat nanti Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka.” (HR. Bukhari dan Muslim)

 

لا تقوم الساعة حتى يقاتل المسلمون اليهود، فيقتلهم المسلمون حتى يختبئ اليهودي من وراء الحجر والشجر، فيقول الحجر أو الشجر: يا مسلم، يا عبد الله، هذا يهودي خلفي، فتعال فاقتله.. إلا الغرقد، فإنه من شجر اليهود” (ذكره في: صحيح الجامع الصغير أيضًا -7427)

Tidak akan terjadi hari kiamat, hingga muslimin memerangi Yahudi. Orang-orang Islam membunuh Yahudi sampai Yahudi bersembunyi di balik batu dan pohon. Namun batu atau pohon berkata, “Wahai muslim, wahai hamba Allah, inilah Yahudi di belakangku, kemarilah dan bunuh saja. Kecuali pohon Gharqad (yang tidak demikian), karena termasuk pohon Yahudi.” (HR Muslim no. 7427)

 

المهدي مني أجلى الجبهة أقنى الأنف يملأ الأرض قسطاً وعدلاً كما مُلئت جوراً وظلماً يملك سبع سنين

“Al-Mahdi berasal dari keturunanku, dahinya lebar, hidungnya mancung. Dia akan memenuhi bumi ini dengan keadilan, setelah sebelumnya penuh dengan kekejaman dan kezaliman. Dia akan menguasai dunia ini selama tujuh tahun.” (HR. Abu Dawud dan yang lainnya)

 

سنن أبي داوود ٣٧٣٧: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا مُعَاذُ بْنُ هِشَامٍ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ قَتَادَةَ عَنْ صَالِحٍ أَبِي الْخَلِيلِ عَنْ صَاحِبٍ لَهُ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَكُونُ اخْتِلَافٌ عِنْدَ مَوْتِ خَلِيفَةٍ فَيَخْرُجُ رَجُلٌ مِنْ أَهْلِ الْمَدِينَةِ هَارِبًا إِلَى مَكَّةَ فَيَأْتِيهِ نَاسٌ مِنْ أَهْلِ مَكَّةَ فَيُخْرِجُونَهُ وَهُوَ كَارِهٌ فَيُبَايِعُونَهُ بَيْنَ الرُّكْنِ وَالْمَقَامِ وَيُبْعَثُ إِلَيْهِ بَعْثٌ مِنْ أَهْلِ الشَّامِ فَيُخْسَفُ بِهِمْ بِالْبَيْدَاءِ بَيْنَ مَكَّةَ وَالْمَدِينَةِ فَإِذَا رَأَى النَّاسُ ذَلِكَ أَتَاهُ أَبْدَالُ الشَّامِ وَعَصَائِبُ أَهْلِ الْعِرَاقِ فَيُبَايِعُونَهُ بَيْنَ الرُّكْنِ وَالْمَقَامِ ثُمَّ يَنْشَأُ رَجُلٌ مِنْ قُرَيْشٍ أَخْوَالُهُ كَلْبٌ فَيَبْعَثُ إِلَيْهِمْ بَعْثًا فَيَظْهَرُونَ عَلَيْهِمْ وَذَلِكَ بَعْثُ كَلْبٍ وَالْخَيْبَةُ لِمَنْ لَمْ يَشْهَدْ غَنِيمَةَ كَلْبٍ فَيَقْسِمُ الْمَالَ وَيَعْمَلُ فِي النَّاسِ بِسُنَّةِ نَبِيِّهِمْ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَيُلْقِي الْإِسْلَامُ بِجِرَانِهِ فِي الْأَرْضِ فَيَلْبَثُ سَبْعَ سِنِينَ ثُمَّ يُتَوَفَّى وَيُصَلِّي عَلَيْهِ الْمُسْلِمُونَ

قَالَ أَبُو دَاوُد قَالَ بَعْضُهُمْ عَنْ هِشَامٍ تِسْعَ سِنِينَ و قَالَ بَعْضُهُمْ سَبْعَ سِنِينَ حَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ عَنْ هَمَّامٍ عَنْ قَتَادَةَ بِهَذَا الْحَدِيثِ وَقَالَ تِسْعَ سِنِينَ قَالَ أَبُو دَاوُد و قَالَ غَيْرُ مُعَاذٍ عَنْ هِشَامٍ تِسْعَ سِنِينَ حَدَّثَنَا ابْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ عَاصِمٍ حَدَّثَنَا أَبُو الْعَوَّامِ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنْ أَبِي الْخَلِيلِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْحَارِثِ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِهَذَا الْحَدِيثِ وَحَدِيثُ مُعَاذٍ أَتَمُّ

Telah menceritakan kepada kami Muhammad Ibnul Mutsanna berkata, telah menceritakan kepada kami Mu’adz bin Hisyam berkata, telah menceritakan kepadaku Bapakku dari Qatadah dari Shalih Abu Al Khalil dari Sahabatnya dari Ummu Salamah isteri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda:

“Akan terjadi perselisihan saat matinya khalifah, lalu seorang laki-laki (Al Mahdi) akan keluar dari Madinah pergi menuju Makkah. Lantas beberapa orang dari penduduk Makkah mendatanginya, mereka memaksanya keluar (dari dalam rumah) meskipun ia tidak menginginkannya. Orang-orang itu kemudian membaiatnya pada suatu tempat antara Rukun (Hajar Asawad) dan Maqam (Ibrahim). Lalu dikirimlah sepasukan dari penduduk Syam untuk memeranginya, tetapi pasukan itu justru ditenggelamkan oleh (Allah) di Al Baida, tempat antara Makkah dan Madinah. Maka ketika manusia melihat hal itu, orang-orang shalih dari Syam dan orang-orang terbaik dari penduduk Iraq membaiatnya antara rukun dan Maqam. Lalu muncullah seorang laki-laki dari bangsa Quraisy, paman-pamannya dari suku Kalb, ia lalu mengirimkan sepasukan untuk memerangi mereka (orang-orang yang berbaiat kepada Al mahdi) namun mereka dapat mengalahkan mereka.

Alangkah ruginya orang yang tidak ikut serta dalam pembagian ghanimah perang melawan suku Kalb. dia (Al Mahdi) lalu membagi ghanimah, dan membina manusia dengan sunnah Nabi mereka shallallahu ‘alaihi wasallam dan menyampaikan Islam ke semua penduduk bumi.

Ia berkuasa selama tujuh tahun, kemudian wafat dan dishalati oleh kaum muslimin.” Abu Dawud berkata, “Sebagian mereka menyebutkan dari Hisyam, ” selama sembilan tahun.” Dan sebagian yang lain menyebutkan, “Selama tujuh tahun.” Telah menceritakan kepada kami Harun bin Abdullah berkata, telah menceritakan kepada kami Abdu Ash Shamad dari Hammam dari Qatadah dengan hadits yang sama. Beliau mengatakan, “sembilan tahun.” Abu Dawud berkata, “Selain Mu’adz menyebutkan dari Hisyam, “selama sembilan tahun.” Telah menceritakan kepada kami Ibnul Mutsanna berkata, telah menceritakan kepada kami Amru bin Ashim berkata, telah menceritakan kepada kami Abu Al Awwam berkata, telah menceritakan kepada kami Qatadah dari Abu Al Khalil dari Abdullah bin Al Harits dari Ummu Salamah dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam seperti hadits ini, namun hadits Mu’adz lebih lengkap.” (HR Abu Daud 3737)

 

فَيَبْعَثُ اللَّهُ عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ كَأَنَّهُ عُرْوَةُ بْنُ مَسْعُودٍ فَيَطْلُبُهُ فَيُهْلِكُهُ ثُمَّ يَمْكُثُ النَّاسُ سَبْعَ سِنِينَ لَيْسَ بَيْنَ اثْنَيْنِ عَدَاوَةٌ ثُمَّ يُرْسِلُ اللَّهُ رِيحًا بَارِدَةً مِنْ قِبَلِ الشَّأْمِ فَلاَ يَبْقَى عَلَى وَجْهِ الأَرْضِ أَحَدٌ فِى قَلْبِهِ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ مِنْ خَيْرٍ أَوْ إِيمَانٍ إِلاَّ قَبَضَتْهُ

Lalu Allah mengutus Isa bin Maryam seperti Urwah bin Mas’ud, ia mencari Dajjal dan membunuhnya. Setelah itu selama tujuh tahun, manusia tinggal dan tidak ada permusuhan di antara dua orang pun. Kemudian Allah mengirim angin sejuk dari arah Syam lalu tidak tersisa seorang yang dihatinya ada kebaikan atau keimanan seberat biji sawi pun yang tersisa kecuali mencabut nyawanya” (HR. Muslim no. 2940)

 

WaAllahualam mudah-mudahan bermanfaat.

 

Posted in Islamic View | Tagged , , | 83 Comments

WIKILEAKS UNGKAP OPERASI KOTOR AS DISURIAH

 

 

 

Sebuah dokumen pemerintah AS yang baru-baru ini dirilis  oleh WikiLeaks telah mengungkapkan peran langsung AS dalam  merencanakan untuk melemahkan  elemen “demokratis” diSuriah lewat  apa yang disebut “revolusi” Suriah yang dimulai  tahun 2011 , dan untuk memastikan terbentuknya  dominasi kelompok Sunni yang  otoriter dan sektarian dalam tubuh oposisi Suriah.

Dokumen yang ditulis oleh Departemen Intelijen Korps Marinir Amerika Serikat (USMC) pada akhir 2011 itu lebih lanjut menegaskan bahwa memperkuat kelompok-kelompok radikal Sunni ini atas kelompok demokratis dan sekuler  adalah ideal bagi kepentingan Amerika Serikat dan sekutu  regionalnya, dan juga  memastikan  pennggantian  kepemimpinan dan pemerintahan sekuler Suriah , dan ini akan mengurangi pengaruh regional Iran.

Dengan kata lain, AS secara terbuka mendukung  kekuatan oposisi demokratis di Suriah untuk menghadapi  Iran dan pengaruhnya atas   “poros pertahanan” Timur Tengah yang dianggap  menghalangi agenda imperialistik AS dan sekutu regionalnya seperti Arab Saudi dan Israel.

Menurut dokumen itu, yang belum terungkap  dalam rilis WikiLeaks sebelumnya dan baru belum ama ini  ditemukan oleh jurnalis Dr. Nafeez Ahmed, dikatakan bahwa  intelijen militer AS sangat menyadari bahwa gerakan oposisi Suriah pada tahun 2011 tidak menimbulkan “ancaman yang berarti terhadap rezim (Suriah)”,   Mengingat bahwa hal itu  sangat rentan dan  menglamai kendala besar.  Dokumen  Ini juga mencatat bahwa”  pemberitaan  demonstrasi  (terhadap pemerintah Suriah) terlalu dibesar-besarkan, meskipun begitu fihak oposisi  telah cukup sukses dalam mempengaruhi berkembangnya “narasi”  tentang oposisi Suriah untuk kemudian disebarluaskan ke agen2  media besar. ”

Narasi itu kemudian dipropagandakan oleh beberapa pemerintah asing, termasuk AS, Inggris, Turki, dan Prancis , dengan tuduhan palsu bahwa demonstrasi (pada 2011)  itu terjadi sangat besar  dan melibatkan sebagian besar pendemo   damai, yang  “bangkit” melawan pemerintah “otokratis” yang dipimpin oleh Presiden Suriah Bashar al-Assad.

Dokumen ini, serta bukti substansial yang telah muncul selama beberapa tahun terakhir, menunjukkan bahwa “narasi”  yang menyatakan  tentang  “pemberontakan damai” yang berusaha untuk membangun Suriah yang “sekuler” dan “demokratis”, itu adalah tidak pernah benar, karena bahkan intelijen militer AS pun tahu bahwa pemberitaan  mengenai demontrasi  “damai” (2011) itu sangat dilebih-lebihkan.

 

AS Meminta Turki Untuk Melaksanakan Operasi  Kotornya

Mengingat bahwa intelijen Korps Marinir AS (USMC)  menganggap gerakan oposisi Suriah pada tahun 2011 menjadi kekuatan yang tidak efektif untuk menurunkan Assad sebagai pemimpin Suriah,  dokumen tersebut mencatat  pentingannya  AS untuk meminta  Turki untuk “mengatur” upaya untuk mendestabilisasi kepemimpinan pemerintahan  Assad , karena Turki “adalah negara yang dalam jangka panjang akan  paling banyak memanfaatkan Suriah.  dan memiliki kepentingan dalam untuk membuat  wilayah ini kembali ke pemerintahan Sunni.”

Upaya-upaya yang akan dipimpin Turki adalah akan secara bertahap membangun “hubungan dengan kelompok-kelompok (pemberontak) di dalam Suriah, terutama berfokus pada sisa-sisa kelompok  Ikhwanul Muslimin dalam mencoba untuk membentuk kekuatan politik Islamis yang layak di Suriah yang akan beroperasi di bawah payung Ankara.”

Saat yg ditunggu itu  akhirnya datang juga, ketika  Tentara pembebasan Suriah (FSA/pemberontak Suriah) yang didukung Turki  yang  sebelumnya dipromosikan sebagai kekuatan utama oposisi “demokratis” Suriah tetapi sekarang dikenal sebagai kelompok sektarian radikal,    masih menerima  perintah langsung  dari Ankara.

Dokumen ini mendukung upaya-upaya  “memecah belah”  guna membentuk elemen  oposisi Suriah 2011 yang akan menjadi kekuatan boneka “Islamis” Turki guna  mendukung “pelemahan  Assad  yang terus berkuasa di Suriah” , dan juga karena “Turki, AS, Arab Saudi, Mesir, dan lainnya memiliki kepentingan bersama dalam upaya untuk secara serius melemahkan   pijakan Iran di kawasan teluk  dan mengubah arah dan  pengaruh politik dan militer Hizbullah di Lebanon.”

Yang juga penting adalah fakta bahwa intelijen USMC pada saat itu juga sadar  bahwa upaya-upaya untuk melemahkan pemerintah Suriah saat ini akan memiliki dampak bencana bagi negara dan penduduk sipilnya. Dokumen ini pada dua bagian terpisah menyatakan bahwa  Pertama , bahwa “setiap transisi politik di Suriah untuk menggeser  klan Assad  kemungkinan akan berakibat menjadi  konflik sipil yang berkepanjangan, dan berlarut-larut” dan  bahwa “jalan menuju perubahan rezim akan menjadi panjang dan berdarah. “

Dengan demikian, tidak hanya fihak intelijen militer AS yang meragukan  kekuatan demokratis dan sekuler diantara oposisi Suriah, tapi juga disadari bahwa upaya yang didukung AS untuk menjatuhkan Assad akan memiliki konsekuensi “berdarah” bagi warga sipil di Suriah.

Pengakuan ini secara dramatis mematahkan klaim AS di masa lalu dan saat ini  bahwa mereka  peduli dengan warga sipil Suriah dan peduli atas “seruan mereka  untuk bebas”  dari Assad. Dan hanya kepada mereka  jika proyek mereka untuk melemahkan pijakan Iran diSuriah berhasil.

Dukungan Washington untuk masa depan otoriter Suriah dapat menjadi kejutan bagi beberapa orang, mengingat bahwa AS telah secara terbuka mempropagandakan  narasi  “revolusi demokratik” di Suriah dari tahun 2011 hingga  aat ini, dan menggunakan propaganda itu  guna pembentukan pemerintahan  demokrasi sekuler yang “baru”  di Suriah sebagai alasan  bagi agenda sebenarnya untuk menggulingkan pemerintahan yang dipimpin Assad saat.

 

 

Posted in Info Lain | Tagged , , , | Leave a comment

Update WW3 Oct 2018

PRESIDEN CHINA PERINTAHKAN MILITERNYA SELALU DALAM KONDISI SIAP PERANG

Presiden China Xi Jin Ping secara tidak langsung menginstruksikan militernya untuk meningkatkan kesiagaan terhadap latihan ‘kebebasan navigasi’ yang dilakukan oleh AS, Australia, Prancis, Inggris, Jepang dan lainnya   di jalur perairan  yang menjadi jalur   pelayaran arteri utama sejak akhir Perang Dunia II.

“Dia memerintahkan pasukannya  untuk terus mencermati perubahan situasi dan memperkuat analisis untuk melindungi stabilitas dan keselamatan perbatasan , kehidupan dan harta benda rakyat,”  Xinhua melaporkan ucapan  Xi Jin Ping itu.

“Setelah mendengar laporan tentang kemajuan tugas mereka (para komndan militernya) , dia menggarisbawahi pentingnya untuk mempersiapkan perang dan pertempuran, sambil mempertimbangkan berbagai situasi kompleks, memperbaiki program,  respons dan fokus pada pelatihan tempur nyata.” Presiden Xi bukan satu-satunya anggota Partai Komunis yang berkuasa yang menaikkan spekulasi (ketegangan) pekan lalu.

 

Xi Jinping and china army

Presiden China  Xi Jin ping telah meminta militer Komando Militer Kawasan Selatan untuk “mempersiapkan diri untuk berperang” saat dia melakukan kunjungan wilayah dinegara itu untuk meningkatkan kepercayaan rakyat di tengah perang dagang dengan AS.

Perdana menteri China mengatakan militer yang bertanggung jawab untuk memantau Laut Cina Selatan dan Taiwan harus memastikan diri bahwa mereka mampu “menangani keadaan darurat”.

Presiden mengatakan: “Perlu memperkuat misi dan memusatkan persiapan untuk berperang. “Kami perlu membicarakan semua situasi rumit sebagai pertimbangan dan membuat rencana darurat dengan tepat. “Kita harus meningkatkan latihan kesiapan tempur, latihan bersama dan latihan konfrontatif untuk meningkatkan kemampuan prajurit dan persiapan untuk perang.”

Sementara  Menteri Pertahanan China  Wei Fenghe mengatakan: “Jika seseorang mencoba untuk memisahkan Taiwan dari Tiongkok, angkatan bersenjata Tiongkok akan mengambil tindakan dengan harga berapa pun.

“Pulau-pulau di Laut Cina Selatan telah lama menjadi wilayah China. Mereka adalah warisan leluhur kita dan kita tidak bisa kehilangan satu inci pun dari mereka. ”

Beijing telah mengklaim Laut Cina Selatan adalah milik Cina meski  ini disengketakan oleh negara-negara lain di kawasan itu, termasuk Vietnam, Malaysia, Filipina, dan Taiwan.

Cina telah meningkatkan kehadirannya di Laut Cina Selatan dengan membangun pulau-pulau militer di atas terumbu karang dan telah memperkuat angkatan lautnya, dan sekarang merupakan yang terbesar di dunia.

Pada akhir September lalu, kapal perusak Tiongkok hampir bertabrakan  dengan kapal perang AS di Laut Cina Selatan setelah membuat apa yang disebut para pejabat militer Amerika sebagai manuver “tidak aman dan tidak profesional”.

AS tidak mengklaim kepemilikan laut tetapi terkadang mengirim kapal perangnya kewilayah itu , karena meyakini laut harus terbuka untuk kebebasan navigasi.

PBB menganggap Laut Cina Selatan sebagai perairan internasional dan menolak mengakui Beijing memiliki klaim sah atas kawasan itu.

 

TANK TANK NATO UNJUK KEKUATAN  DIPERBATASAN RUSIA

 

Armada Tank NATO unjuk kekuatan senjata dekat perbatasan Russia di Estonia, Latvia, Lithuania, dan Polandia . Mereka sedang berpartisipasi dalam latihan Iron Tomahawk di Basis militer Adazi Area Pelatihan di luar Riga yang dekat perbatasan Rusia.

 

MILITER JERMAN TERIMA KIRIMAN 100 KONTAINER PERALATAN PERANG DARI AS

Skuadron Munisi (peralatan tempur) ke-86 di Pangkalan Udara Ramstein di Jerman telah  menerima pengiriman persenjataan terbesar dalam sejarah. Sekitar 100 kontainer dengan berbagai amunisi dikirimkan kemenjadi Ramstein selama bulan Oktober ini.

Sersan  David Head, kepala bagian Operasi Munisi ke-86 Jerman, mencatat bahwa pengiriman sebesar itu belum pernah terjadi sejak akhir abad ke-20.

“Ini adalah pengiriman terbesar  sejak Operasi  Sekutu (NATO) yang dimulai sejak tahun 1999,” katanya, mengacu pada serangan 78 hari pada  operasi militer,  dimana pesawat telah melakukan penerbangan sebanyak 900 kali serangan guna  melawan pembersihan etnis di Eropa Timur. “Amunisi yang kami terima akan digunakan untuk gelaran operasi  di masa depan dan kehadiran Komando AS diEropa yang sedang meningkat.

 

KELOMPOK MUSLIM AS MENGUMPULKAN DANA UNTUK KORBAN PENEMBAKAN SINAGOG DI AS

Tree of Life Synagogue in Pittsburgh. Photo: Brendan Smialowski/AFP/Getty Images

Inisiatif pengumplan dana  yang dilakukan oleh dua kelompok Muslim AS telah mengumpulkan hampir $ 80.000 untuk korban yang selamat dari insiden penembakan Synagog di Pittsburgh, AS.

Kampanye penggalangan dana yang diluncurkan di LaunchGood, yang diselenggarakan oleh dua kelompok Muslim ASitu , mampu  mencapai target awal sebesar $ 25.000 hanya dalam waktu enam jam, $ 50.000 setelah sehari dan sekarang telah mencapai $100.000, menurut laporan oleh AFP.

Dana yang dikumpulkan oleh CelebrateMercy dan MPower Perubahan kelompok akan ditujukan untuk membantu kebutuhan  jangka pendek dari korban yang terluka dari penmbakan  sinagog “Tree of life”  yang terjadi pada  hari Sabtu lalu.

“Kami ingin membalas  kejahatan dengan kebaikan, sebagaimana keimanan yang menyuruh  kami, dan mengirim pesan belas kasih yang kuat melalui tindakan nyata,” kata kelompok itu dalam pernyataan bersama.

“Melalui kampanye ini, kami berharap untuk mengirim pesan gabungan dari komunitas Yahudi dan Muslim bahwa tidak ada tempat untuk jenis kebencian dan kekerasan di Amerika,” kata kelompok tersebut. “Kami berdoa agar ini bias mengembalikan rasa aman dan damai kepada komunitas Yahudi-Amerika yang tidak diragukan lagi telah terguncang oleh peristiwa ini.”

Seorang pria bersenjata bernama Robert Bowers telah  menerobos masuk ke sinagog “Tree of Life” Sabtu lalu dan melepaskan tembakan yang menewaskan 11 orang dan  meneriakkan hujatan agama. Menurut laporan media, pria itu mengejar orang-orang dari aula utama ke ruang bawah tanah sinagoge.

Dilaporkan dia membawa  sebuag  senapan dan tiga pistol. Pria itu akhirnya menyerahkan dirinya ke polisi, dan telah didakwa dengan 29 pasal oleh jaksa,  menurut Jaksa Agung Jeff Sessions, kemungkinan besar dia akan menghadapi hukuman mati.

Presiden AS Donald Trump mengutuk serangan itu, menyebutnya sebagai “tindakan jahat pembunuhan masal,” itu adalah “kejahatan murni,” dan “sesuatu yang tak penah terbayangkan.” Presiden mengatakan dia akan secara pribadi melakukan perjalanan ke Pittsburgh untuk mengenang para korban.

 

AS SEDANG MEMBANGUN KEKUATAN MILITER BESAR DIEROPA

Eropa telah menerima kiriman persenjataan terbesar dari Amerika Serikat sejak pemboman NATO atas Yugoslavia pada tahun 1999. Para ahli Rusia mengatakan kepada TASS bahwa mereka membangun gudang senjata sehubungan dengan alasan untuk membendung Rusia dan kemungkinan persiapkan perang.

“Ini adalah indikator, tanda bahwa AS serius mempertimbangkan kemungkinan menggelar perang di Eropa. Akibatnya, mereka telah mulai membangun gudang senjata militer …  Melakukan  pengiriman senjata dalam jumlah besar, hal semacam itu terkait dengan kemungkinan munculnya tugas militer untuk Angkatan Udara AS. Untuk melawan  siapa? Hanya ada satu lawan di sini yaitu  Federasi Rusia, ” editor kepala dari majalah “Pertahanan Nasional” Igor Korotchenko mengatakan.

Dia mencatat bahwa meningkatkan arsenals menandai perubahan dalam rencana operasional di Rusia. “Kemungkinan peningkatan konflik militer dengan Rusia mengkondisikan mereka untuk memberikan tambahan persenjataan destruktif yang mungkin akan digunakan oleh satuan tempur AS jika terjadi perang,” tambah Korotchenko.

Pemimpin redaksi majalah “Arsenal of the Landland” Viktor Murakhovsky mengatakan bahwa tindakan tersebut sejalan dengan strategi AS untuk membendung Rusia. Secara khusus, mereka mewakili bagian integral dari Operasi “Atlantic Resolve”  yang diluncurkan sejak musim semi 2014 dan strategi 30-30-30-30 yang diadopsi pada bulan Juni 2018.

“Semua Ini  dilakukan dalam rangka Operasi “Atlantic Resolve”. berbagai kegiatan yang bertujuan untuk memodernisasi dan meningkatkan infrastruktur militer. Banyak aerodrome, pelabuhan, persimpangan kereta api, kanal dan jalur kereta api sedang dimodernisasi. Ini sedang banyak terjadi di negara-negara Eropa Timur, khususnya di Polandia dan Negara Baltik, tetapi juga di Norwegia, Jerman, Bulgaria, Rumania, dan negara lain, “kata Murakhovsky. “Rencananya adalah penggelaran 30 batalyon darat, 30 skuadron tempur udara dan 30 kapal di ‘sayap timur’ NATO dalam 30 hari. Jadi, mereka menciptakan tidak hanya infrastruktur, tetapi juga menyimpan amunisi, bahan bakar dan sebagainya. Ini adalah apa yang mereka lakukan sekarang, “tambahnya. 

 

MENLU RUSIA  BERHARAP  NATO CUKUP BIJAK UNTUK MENCEGAH PERANG DUNIA 3

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan bahwa dia berharap NATO akan cukup bijak untuk mencegah terjadinya perang berskala besar. Namun, risiko insiden yang tidak diinginkan telah makin membesar jika tanpa mau berdialog  dengan Rusia, ia menekankan.

“Saya percaya semua orang akan cukup bijaksana untuk mencegahnya. Namun, kami tentu sangat prihatin dengan tidak adanya dialog profesional antara militer Rusia dan NATO,” katanya dalam wawancara dengan RT Prancis, Paris Match dan Le Figaro .  Ketika ditanya apakah latihan NATO di Eropa menimbulkan ancaman perang dunia ketiga. Menteri mengingatkan bahwa anggota Dewan NATO dan Rusia telah bertemu tiga kali selama dua tahun terakhir tanpa hasil. Menurut diplomat tertinggi  Rusia itu, perwakilan NATO hanya siap untuk membahas Ukraina.

Lavrov mencatat bahwa hampir semua bentuk kerjasama antara Rusia dan NATO telah dibekukan, dan hanya ada kontak telepon antara Kepala Staf Umum Rusia Valery Gerasimov dan Komandan Sekutu Tertinggi NATO Eropa Curtis Scaparrotti, ini  tidak cukup untuk menghilangkan risiko yang meningkat dari insiden yang tidak diinginkan.

“Ini bukan apa yang diperlukan dalam situasi saat ini ketika risiko beberapa insiden yang tidak disengaja meningkat secara signifikan. Seorang tentara  Spanyol baru-baru ini secara tidak sengaja menembakkan rudal udara ke udara di Estonia,” katanya. “Sukurlah, itu tidak membunuh siapa pun.” “Bagaimana kalau rudal itu jatuh di area kita dan bukan di Estonia?” tanya menteri itu, “Lagipula, itu jaraknya sangat dekat (denganRusia).”

Menurut Lavrov, penolakan NATO untuk melakukan dialog dengan Moskow bersumber  dari pengaruh Washington yang melarang kontak Pentagon dengan Rusia sebagai bagian dari undang undang yang memberlakukan  sanksi. “Jelas bahwa tidak satu negara pun dalam NATO yang melakukan apa pun tanpa persetujuan AS,” tegasnya. “Jadi, melihat situasi ini. Aku percaya itu tidak masuk akal bagi mereka untuk mau menjadi sandera bagi keinginan para legislator AS.”

“Padahal  mereka (AS) telah  bisa menenemukan cara bekerja bersama  di Suriah dan terus melakukannya pada hal yang disebut “de-confliction zone”  untuk mencegah bentrokan di sana,” kata diplomat tertinggi Rusia itu.

 

PUTIN  MENGANCAM : NEGARA EROPA YANG MAU MENJADI BASIS RUDAL NUKLIR AS AKAN DITARGET 

Rabu lalu Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa Rusia akan dipaksa untuk menargetkan negara-negara Eropa yang setuju untuk menjadi tuan rumah rudal nuklir AS setelah penarikan Washington dari perjanjian pengawasan senjata yang ditanda tangi pada era Perang dingin era 1987.

Berbicara pada konferensi pers setelah mengadakan pembicaraan dengan Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte, Putin mengatakan ia ingin membahas apa yang disebutnya rencana AS yang berbahaya untuk meninggalkan Perjanjian Intermediate-Range Nuclear Forces (INF) dengan Presiden AS Donald Trump.

Kedua pemimpin diperkirakan akan mengadakan pembicaraan di Paris pada 11 November. Rusia menyebut keputusan Trump untuk membatalkan perjanjian tahun 1987, yang melenyapkan rudal balistik jarak pendek dan menengah dari kedua Negara itu sebagai sangat berbahaya.

Trump menuduh Rusia melanggar perjanjian itu, dan itu  sesuatu yang disangkal oleh Moskow, dan dikatakan justru Washington yang melanggarnya.

Penasehat Keamanan Nasional AS John Bolton mengatakan kepada Putin pada hari Selasa lalu bahwa Washington akan terus maju dengan rencananya  untuk mundur dari perjanjian tersebut meskipun ada keberatan dari Rusia dan beberapa negara Eropa.

Putin mengatakan kepada wartawan pada hari Rabu bahwa Rusia harus menanggapi dengan cara yang sama dan akan melakukannya dengan cepat jika Amerika Serikat keluar dari perjanjian itu.

Ketika ditanya apa yang akan dilakukan Rusia jika Trump menepati rencananya untuk meninggalkan perjanjian itu. “Kami bisa, dan itu akan sangat cepat dan sangat efektif,” kata Putin.

“Jika Amerika Serikat benar-benar menarik diri dari perjanjian INF, pertanyaan utamanya adalah apa yang akan mereka lakukan dengan misil-misil (jarak menengah)  yang akan kembali  lagi muncul itu.” “Jika mereka akan menyebarnya ke Eropa, tentu saja respon kami harus sepadan dengan ini, dan negara-negara Eropa yang setuju untuk ditempati rudal rudal itu, jika sampai terjadi sejauh itu, mereka harus  faham bahwa mereka sedang membuat wilayah mereka sendiri dalam risiko kemungkinan serangan balik . “

Putin mengatakan dia tidak mengerti mengapa harus menempatkan Eropa dalam bahaya seperti itu,  itu adalah situasi yang Rusia sendiri ingin hindari jika memungkinkan.

Rusia punya  opsi untuk menggelar rudal jarak menengah di eksklave Eropa-nya Kaliningrad di Laut Baltik, sebuah langkah yang akan menempatkan wilayah  Eropa dalam jangkauan.

Putin mengatakan dia khawatir dunia mungkin akan memasuki perlombaan senjata sementara nasib perjanjian pembatasan  senjata AS-Rusia lainnya yaitu  pakta START yang mengatur peluncur rudal strategis  akan berakhir pada 2021 itu  juga tidak jelas. .

“Jika semua (lesepakatan ini)  ini dihancurkan, maka tidak ada lagi yang tersisa yang bisa membatasi peningkatan senjata,” kata Putin. “Dan kemudian situasinya akan  sangat berbahaya. Yang tersisa hanyalah perlombaan senjata.”

 

NATO MEMULAI LATIHAN BESAR YANG MELIBATKAN 50.000 TENTARA 

GettyImages-1051978362

Hari ini kamis, Latihan militer terbesar NATO sejak Perang Dingin dimulai di Norwegia dalam skenario hipotetis yang mensimulasikan  pemulihan kembali  kedaulatan negara Skandinavia setelah  serangan oleh “agresor fiktif.”

Rusia  yang berbatasan langsung dengan Norwegia, telah mendapat pemberitahuan oleh NATO pada latihan militer besar yang dijuluki  Trident Juncture 2018 dan diundang untuk memantau, tetapi Moskow masih marah dengan latihan itu. Menteri pertahanan Rusia telah memperingatkan bahwa Moskow dapat dipaksa untuk menanggapi peningkatan aktivitas NATO di dekat perbatasan baratnya itu.

“Aktivitas militer NATO di dekat perbatasan kami telah mencapai tingkat tertinggi sejak masa Perang Dingin,” kata Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu Rabu, dan dia mencatat bahwa latihan  perang ini akan “mensimulasikan aksi militer yang ofensif.”

Latihan perang ini melibatkan  sekitar 50.000 personil dari semua 29 negara  sekutu NATO, ditambah mitra lainnya yaitu  Finlandia dan Swedia.  Sekitar 65 kapal perang, 150 pesawat dan 10.000 kendaraan tempur  akan berpartisipasi dalam latihan ini .

Menurut aliansi milter  29 negara anggota itu, latihan dijadwalkan berakhir pada 7 November berlangsung di Norwegia bagian tengah dan timur, Atlantik Utara dan Laut Baltik . Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa pasukan NATO terlatih untuk dapat beroperasi bersama, dan siap untuk menanggapi setiap ancaman dari arah mana pun.

Dalam sebuah publikasi bersama yang diterbitkan Kamis di Dagens Nyheter, salah satu surat kabar terbesar Swedia, Menhan dan Menlu  Norwegia  mengatakan bahwa mereka melihat “tidak ada ancaman militer terhadap negara-negara Norwegia saat ini, tetapi kita hidup dalam waktu yang tidak dapat diprediksi dan tidak pasti.”

“Rusia telah menunjukkan kemauan dan kemampuan untuk menggunakan kekuatan militernya untuk mencapai tujuan strategisnya,” kata Peter Hultqvist Swedia bersama dengan Frank Bakke-Jensen dari Norwegia, Claus Hjort Frederiksen, Jussi Niinisto dari Finlandia dan menteri luar negeri Islandia, Gudlaugur Thor Thordarson.

“Serangan cyber dan disinformasi secara aktif digunakan untuk menciptakan perpecahan antara negara2 di Eropa maupun di Amerika Serikat, yang pada gilirannya menejadi tantangan bagi  lembaga-lembaga demokratis dan kemampuan kita untuk mencapai kesefahaman bersama,” kata mereka.

Ketegangan di wilayah itu makin memuncak  antara anggota NATO dikawasan Baltik dan Moskow, termasuk adanya  laporan pelanggaran udara oleh pesawat militer Rusia.

Swedia dan Finlandia yang tidak masuk anggota (NATO)  mulai ketakutan  menyaksikan perkembangan itu, dan membuat mereka  meningkatkan aktivitas militer mereka sendiri dengan ikut latihan lintas batas dan latihan dengan negara-negara NATO.

 

PEMBANTU PRESIDEN TURKI : MBS BERTANGGUNG JAWAB ATAS PEMBUNUHAN KHASHOGGI 

Saudi Arabia's Crown Prince Mohammed bin Salman (File)

Putra Mahkota Saudi Mohammad bin Salman (MBS)  bertanggung jawab atas kematian jurnalis Saudi  Jamal Khashoggi, yang tewas di konsulat Saudi di Istanbul, kata pembantu presiden Turki Ilnur Cevik, Rabu kemarin.

“Ada banyak inkonsistensi dan kebohongan dalam apa yang dikatakan fihak  Arab Saudi, bahkan seorang anak kecilpun tidak akan mempercayai mereka. Itu jelas adalah hal yang memalukan yang juga menyentuh Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS).

Setidaknya lima orang dari ‘tim pembunuh’ berasal dari lingkaran terdekatnya, yang lain tentu tidak akan bertindak tanpa izin mereka … Itulah mengapa bahkan sampai  Presiden AS Donald Trump ikut berupaya menyelamatkan putra mahkota, dimata dunia dia  akan tetap sebagai  seseorang dengan tangan yang berlumuran darah Khashoggi, ” Ajudan Erdogan, Ilnur Cevik  mengatakan kepada media outlet Yeni Birlik.

Khashoggi, dikenal karena kritiknya terhadap kebijakan Saudi, bekerja sebagai kolumnis untuk The Washington Post. Wartawan itu terakhir terlihat memasuki konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober.

Menurut Riyadh, 18 orang telah ditangkap atas keterlibatan mereka dalam insiden itu. Turki sedang melakukan penyelidikan terpisah ke dalam kematian jurnaslis itu.

 

PASUKAN SAUDI MENDERITA KERUGIAN BESAR OLEH SERANGAN BALIK MILISI  HOUTHI 

Pasukan Arab Saudi telah menderita kerugian serius setelah serangan besar-besaran yang dilancarkan oleh pemberontak Houthi  beberapa hari lalu  di pantai barat Yaman.

Rekaman video dari medan perang yang dirilis oleh media Yaman menampilkan baku tembak sengit antara pasukan koalisi yang dipimpin Saudi dan pemberontak Houthi.

Menurut deskripsi video, Houthi menyerang beberapa posisi militer Saudi di selatan area “Kilo 16” di pantai barat.

Dalam video juga terlihat  banyak pertempuran sengit ketika pasukan Saudi melarikan diri dari pos-pos mereka di tengah-tengah serangan yang disiapkan dengan baik (oleh milisi Houthi).

 

SISTEM S-300 RUSIA  EFEKTIF MENGURANGI SERANGAN UDARA ISRAEL KESURIAH

Russia

Sebuah surat kabar Israel melaporkan bahwa Rusia telah mengambil sikap yang lebih ketat  terhadap penerbangan oleh pesawat Israel di dekat perbatasan Suriah di Utara.

Press tv mengutip surat kabar terkemuka Israel Haaretz mengatakan, bahwa perilaku Rusia itu ditafsirkan Israel sebagai tanggapan terhadap jatuhnya pesawat mata mata  Ilyushin IL-20 pada 17 September  lalu disaat serangan udara Israel dekat Lattakia di barat laut Suriah.

“Ada beberapa kasus  di mana radar pertahanan udara Rusia di Suriah diaktifkan sehubungan  dengan aktivitas angkatan udara Israel di utara,” Haaretz melaporkan.

Rusia menuntut klarifikasi lebih lanjut dari militer Israel melalui jalur “hotline” yang dimaksudkan untuk mencegah bentrokan udara antara kedua pihak, katanya.

Moskow telah menyalahkan turunnya pesawatnya di Israel, mengatakan jet Israel menggunakan pendaratan pesawat Rusia sebagai “penutup” yang mengakibatkan IL-20 diserang oleh rudal pertahanan udara Suriah.

Menyusul insiden itu, Rusia mengirimkan sistem pertahanan rudal darat ke udara S-300 ke Suriah, yang ditujukan untuk menjamin keamanan pasukan Rusia di wilayah Arab. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Menteri Urusan Militer Avigdor Lieberman mengatakan pekan lalu bahwa Israel akan melanjutkan serangan udara ke Suriah.

Otoritas Israel telah membanggakan bahwa jet F-35 yang dipasok oleh AS akan dapat menembus system pertahanan S-300 Rusia, mengingat kemampuan stealth (siluman)  mereka, tetapi tidak ada serangan (oleh Israel) yang dilaporkan sejak pengerahan sistem pertahanan rudal baru itu.

 

DONALD TRUMP : KAMI AKAN MENINGKATKAN PENGEMBANGAN SENJATA  NUKLIR

US President Donald Trump speaks to the media before departing on Marine One at the White House on 22 October 2018 in Washington, DC

Presiden Donald Trump telah memperingatkan bahwa AS akan meningkatkan persenjataan nuklirnya guna menekan Rusia dan China.

Berbicara kepada wartawan, Trump mengulangi keyakinannya bahwa Rusia telah melanggar perjanjian Intermediate-Range Nuclear Forces (INF) 1987, yang ia telah mengancam akan meninggalkannya. Tapi Rusia membantah hal ini.

Perjanjian era Perang Dingin itu telah melarang (membatasi) rudal jarak menengah, dan mengurangi ancaman Uni Soviet terhadap negara-negara Eropa.

Rusia telah memperingatkan akan membalas dalam bentuk yang sama jika AS mengembangkan lebih banyak senjata.

Trump mengatakan AS akan membangun gudang persenjataannya “sampai orang-orang tersadar”.

Dia menambahkan: “Ini adalah ancaman bagi siapa pun termasuk  China dan  Rusia dan itu termasuk negara lain yang ingin masuk dalam  permainan itu … (Rusia)  tidak mematuhi semangat perjanjian itu atau perjanjian itu sendiri. ”

Sementara itu, Penasihat Keamanan Nasional AS John Bolton telah mengadakan pembicaraan di Moskow setelah Rusia mengutuk rencana AS untuk menghentikan kesepakatan itu.  Bolton tealah menyatakan  bahwa penarikan diri AS dari perjanjian INF akan menjadi “pukulan serius” bagi rezim non-proliferasi (Negara yang tidak mau mengembangkan nuklir).

Sekretaris Dewan Keamanan Rusia Nikolai Patrushev  mengatakan Kremlin “siap” untuk bekerja sama dengan AS untuk menghapus “saling” keberatan  atas (dugaan pelanggaran) perjanjian  INF.

Disaat John Bolton memulai kunjungannya keRusia , Moskow memperingatkan akan mengambil langkah untuk menjaga keseimbangan kekuatan nuklir. “Kami perlu mendengar penjelasan pihak Amerika tentang masalah ini,” kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov. “Menghentikan perjanjian itu akan memaksa Rusia untuk mengambil langkah demi menjamin keamanannya sendiri.”

Perjanjian INF ditandatangani oleh Presiden AS Ronald Reagan dan Mikhail Gorbachev pemimpin Uni Soviet terakhir  pada tahun-tahun terakhir Perang Dingin.

Perjanjian ini Ini melarang penimbunan rudal jarak menengah yang berjarak jangkau  antara 500 dan 5,500 km (310-3.400 mil), baik rudal nuklir maupun rudal berhulu ledak konvensional.

Pada hari Minggu lalu , salah satu penandatangan  dari perjanjian INF yaitu  Mikhail Gorbachev  mengatakan bahwa  penarikan diri AS itu akan merupakan  upaya mundur yang telah dilakukan untuk mencapai perlucutan senjata nuklir.

Tetapi AS bersikeras bahwa Rusia telah melanggar kesepakatan itu dengan  mengembangkan rudal jarak menengah baru yang disebut Novator 9M729 – yang dikenal dengan NATO sebagai SSC-8 – yang akan memungkinkan Rusia untuk melancarkan serangan nuklir di negara-negara NATO dengan  waktu yang sangat singkat.

Menteri luar negeri Jerman telah menggambarkan penarikan diri yang direncanakan Trump dari INF sebagai sangat “disesalkan”, dan menggambarkan perjanjian itu sebagai “sangat penting, terutama bagi kami di Eropa”.

Meninggalkan perjanjian INF , bagi AS  juga dilihat sebagai langkah balasan ke China, yang belum (tidak0 ikut menandatangani kesepakatan itu dan karenanya dapat mengembangkan senjata seperti itu sesuka hatinya.

Keputusan AS itu juga  dapat menciptakan ketidakpastian atas masa depan perjanjian perlucutan senjata lainnya antara AS dan Rusia, seperti Perjanjian baru tentang Pengurangan Senjata Strategis yang akan  berakhir pada Februari 2021.

Terakhir kali AS menarik diri dari perjanjian senjata besar adalah pada 2002, ketika Presiden George W Bush menarik AS keluar dari Perjanjian Anti Rudal Balistik, yang melarang senjata yang dirancang untuk menghadang  rudal nuklir balistik.

 

ARAB SAUDI AKHIRNYA MENGAKUI KHASHOGGI DIBUNUH DALAM SEBUAH “OPERASI KOTOR”  INTELIJEN

Ini adalah perubahan pernyataan tidak konsisten untuk yang ketiga kalinya tentang nasib Jamal Khasshoggi dari fihak Kerajaan Saudi. Pernyataan pertama , kerajaan Saudi menyatatakan bahwa Khashoggi telah keluar dari gedung Konsulat Saudi di Turki itu, pernyataan kedua Khashoggi telah tewas dalam perkelahian dengan pejabat Konsulat, dan kali ini Menlu Saudi menyatakan bahwa Khashoggi telah dibunuh oleh intelijen Saudi.

Pernyataan Menlu Saudi ini masih mengundang tanda tanya besar , yaitu dimana mayat Khashoggi itu sekarang berada. Kebingungan ini menciptakan banyak spekulasi bahwa mayat Khashoggi telah dimutilasi untuk menghilangkan bukti.

Arab Saudi akhirnya mengakui bahwa Jurnalis dan kritikus  Jamal Khashoggi telah dibunuh dalam sebuah “operasi kotor”.

Tapi Menteri luar negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir membantah pembunuhan itu diperintahkan oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman dan dia mengatakan tindakan itu adalah sebuah “kesalahan besar”.

Dalam wawancara dengan Fox News,  Al-Jubeir mengatakan bahwa  mereka yang terlibat  akan bertanggung jawab dan dia menyatakan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Jurnalis itu.

“Kami dapat merasakan rasa sakit pada (keluarga)  mereka dan kami berharap ini tidak terjadi lagi dan saya berharap ini bisa dihindari,” katanya.

Arab Saudi akhirnya mengakui pada hari Jumat bahwa para agennya telah  membunuh Khashoggi setelah dia memasuki konsulat pada 2 Oktober, tetapi menyangkal bahwa Putra Mahkota Muhammad bin Salman atau Raja Salman terlibat.

Al-Jubeir menyayangkan pernyataan presiden AS Donald Trump yang segera menghakimi  para pemimpin Saudi dengan  mengatakan “ada praduga tak bersalah sampai ada yang terbukti bersalah,” dan bahwa beberapa hal telah diputarbalikkan.

Dia menambahkan bahwa para pejabat Saudi tidak mengetahui keberadaan jasad Khashoggi. Kerajaan Saudi  juga mengatakan bahwa 18 orang tersangka sedang ditahan dan beberapa  pejabat intelijen juga telah dipecat.

 

MENLU JERMAN : AS HARUS MEMPERTIMBANGKAN KONSEKUENSINYA  JIKA MAU MENINGGALKAN PERJANJIAN NUKLIR INF1987

The Soviets deployed hundreds of mobile, SS-20 intermediate force missile launchers in the 1980s--with three nuclear warheads on each missile and reloads for each launcher

Menlu  Jerman Heiko Maas telah mendesak Amerika Serikat untuk mempertimbangkan konsekuensi penarikan dari Perjanjian pembatasan Rudal nuklir INF, termasuk dampaknya terhadap keamanan Eropa dan pada upaya pelucutan senjata nuklir di masa depan.

“Perjanjian itu … telah selama 30 tahun menjadi pilar penting arsitektur keamanan Eropa kami,” kata Maas dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu. “Kami telah mendesak Rusia untuk mengatasi tuduhan serius bahwa itu melanggar perjanjian.

Kami sekarang mendesak AS untuk mempertimbangkan konsekuensi yang mungkin (atas penarikan),” tambahnya. Dia menyebut pernyataan AS tentang niatnya untuk keluar dari perjanjian itu sebagai “disesalkan,” Maas mengatakan bahwa keputusan AS itu akan “menempatkan kita dan Eropa dalam posisi yang sulit” ,  perjanjian yang telah berfungsi untuk melarang Moskow dan Washington dari pengerahan  atau uji coba Rudal nuklir jarak sedang.

Menurut menteri luar negeri Jerman itu, penarikan AS dari INF akan berdampak negatif terhadap prospek perjanjian pembatasan senjata strategis di masa depan, yang menurut Maas sangat dibutuhkan.

Jerman adalah salah satu pendukung utama dari perjanjian 1987 ketika ditandatangani menjelang berakhirnya Perang Dingin,  INF bertujuan terutama untuk mengurangi risiko perang nuklir di Eropa, dimana Jerman Timur dan Barat dilihat sebagai garis depan konfrontasi pada saat itu.

INF berkomitmen agar AS dan Uni Soviet untuk menghentikan penumpukan rudal dan peluncur berbasis darat yang berjarak tempuh  antara 500 dan 1.000 km dan 1.000-5.500 km,  dan melarang pengembangan teknologi rudal. Perjanjian itu telah mengakibatkan penghancuran sejumlah  2.692 rudal nuklir pada pertengahan 1991.

Berbicara kepada Sputnik, Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov mengatakan bahwa jika AS  secara sepihak mundur dari perjanjian itu , maka Moskow akan dipaksa untuk mengambil berbagai langkah balasan, termasuk dalam  “militer dan teknologi”.

Moskow telah berulang kali menolak klaim AS bahwa mereka telah melanggar ketentuan INF,  bahwa mereka telah “mematuhi kewajibannya dan bermaksud untuk terus memenuhinya,” dan menuduh Washington hanya  mengejar “impian dunia unipolar” dengan keputusan seperti itu.

Senator Rand Paul mengecam Trump atas keputusan keluar dari perjanjian INF itu, dia menunjukkan langkah itu adalah alasan bagus agar  ” (Penasihat Keamanan Nasional) John Bolton tidak  diizinkan mendekati kebijakan luar negeri AS.”  kata Paul AS  “harus berusaha memperbaiki masalah apa pun dengan perjanjian ini dan bergerak maju” ketimbang   meninggalkan perjanjian itu.

 

ARAB SAUDI KELUARKAN PERNYATAAN BERBEDA TENTANG KEMATIAN KHASHOGGI

Image result for KHASHOGGI PIC

Kali ini Arab Saudi mengeluarkan pernyataan yang berbeda lagi tentang Nasib kritikus Jamal Khashoggi, jika beberapa hari lalu dinyatakan Khashogi telah keluar meninggalkan konsulat, tapi kali ini dikatakan dia telah meninggal karena perkelahian dengan staff konsulat, tapi anehnya tidak bisa menunjukkan dimana mayatnya.

Arab Saudi telah mengakui jurnalis Jamal Khashoggi, yang menghilang setelah mengunjungi konsulat Arab Saudi di Istanbul pada 2 Oktober, sudah mati. Riyadh mengklaim bahwa ia terbunuh dalam “perkelahian” dengan para pejabat Saudi (didalam kantor Konsulat).

Rezim Saudi juga telah mengumumkan adanya pembersihan pejabat senior (yang terlibat) termasuk Saud al-Qahtani  penasihat yang berpengaruh untuk Putra Mahkota Mohammed bin Salman, dan Jenderal Ahmed al-Asiri  seorang pejabat intelijen senior. Kedua pria itu telah dipecat. Delapan belas orang lainnya dikatakan telah ditangkap.

Pengumuman  yang mengutip temuan awal dari penyelidikan resmi, dibuat di televisi negara (Saudi) pada hari Jumat. Pembersihan tampaknya bertujuan untuk melindungi putra mahkota MBS (Muhammad bin Salman) dan untuk melindungi posisinya. Dilaporkan bahwa dia akan tetap menjadi kepala intelijen.

Khashoggi, seorang Jurnalis yang sering mengkritik  putra mahkota (MBS), hilang setelah memasuki konsulat untuk mendapatkan dokumen guna pernikahannya yang akan datang.

Beberapa hari kemudian, para pejabat Turki mengatakan mereka percaya dia telah terbunuh di gedung konsulat itu, tapi  tuduhan itu dibantah keras oleh Arab Saudi.

Pernyataan lanjutan, yang dirilis oleh Kementerian Luar Negeri Arab Saudi mengklaim bahwa diskusi antara Khashoggi dan pejabat Saudi di konsulat itu “tidak berjalan mulus dan meningkat secara negatif menjadi perkelahian antara mereka … dan menyebabkan kematiannya” . Ia juga mengklaim bahwa para pejabat, yang disebut sebagai “tersangka”, terlibat dalam upaya “menutup-nutupi” kasus itu.

Sementara itu, menanggapi pernyataan tentang nasib Khashoggi dari  Kerajaan Saudi itu, Trump menyebut sebagai  pernyataan yang kredibel dan “langkah pertama yang baik” tetapi apa yang terjadi adalah “tidak dapat diterima”.

Dia juga mengatakan dia lebih suka bahwa apapun sanksi yang akan dikeluarkan terhadap Riyadh tidak termasuk pembatalan proses pembelian Alat pertahanan dalam jumlah besar.

Pemerintahan  Trump  menekankan bahwa mereka tidak akan bisa kehilangan Arab Saudi sebagai mitra strategis. Tapi hal ini akan menghadapi pertanyaan skeptik dari para anggota Kongres yang mungkin akan menuntut penjelasan yang lebih meyakinkan tentang apa yang terjadi pada Khashoggi pada 2 Oktober itu.

 

AS MENAMBAH BASIS MILITERNYA DI MANBIJ SURIAH UTARA

Manbij

AS melanjutkan penumpukan pasukan militernya di Manbij sebagai tanggapan terhadap ancaman Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan untuk membersihkan wilayah Suriah Kurdi.

Berbicara dengan syarat anonimitas kepada Sputnik, perwakilan Dewan Militer Manbij mengungkapkan bahwa AS telah mengirim senjata berat ke wilayah itu, Sputnik melaporkan.

Sebuah sumber yang dekat dengan Pasukan Demokrat Suriah (SDF) mengatakan kepada Sputnik Turki,  bahwa AS telah mulai meningkatkan kehadiran militer mereka di Manbij dan mengirim persenjataan ke wilayah tersebut sebagai tanggapan terhadap sinyal Ankara tentang digelarnya operasi besar  di kota  yang terletak di Timur Laut Aleppo itu.

Dilaporkan bahwa para pejuang dari Dewan Militer Manbij yang berada di bawah komando SDF, telah melipatgandakan tindakan pengamanan di perbatasan Manbij dari sisi Jarabulus. Selain itu, AS dilaporkan juga telah  mengirim kendaraan lapis baja dan senjata berat ke dewan Militer Manbij. Lambang-lambang Dewan Militer Manbij ditempelkan pada mobil lapis baja yang dikirim ke wilayah tersebut.

“AS memperkuat posisinya di wilayah itu setelah Turki mengumumkan kemungkinan kan melakukan operasi di Manbij,” seorang perwakilan Dewan Militer Manbij mengatakan kepada Sputnik dengan syarat anonimitas.

“Amerika telah meningkatkan jumlah pangkalan mereka di wilayah itu dari 2 menjadi 4, dan juga telah meningkatkan jumlah bantuan yang diberikan kepada kami. Truk-truk bermuatan kendaraan lapis baja dan senjata berat telah dikirim ke sini kemarin. ” 

 

RUSIA : SISTEM S-300 YANG DIPASOK KESURIAH ADALAH VERSI “SPECIAL EDITION

Syria has a version of S-300 system that no other country has

Rusia telah memasok Suriah dengan sistem rudal pertahanan udara S-300 versi unik yang sepenuhnya berbeda dengani versi standarad lainnya dan memiliki spesifikasi paling canggih, sebuah surat kabar Rusia melaporkan.

Surat kabar Rusia Izvestia mengutip sumber di Kementerian Pertahanan Rusia yang mengatakan bahwa sistem rudal S-300 yang dipasok untuk Tentara Suriah dilengkapi dengan stasiun radar canggih, peluncur yang diperbarui dan pusat komando bergerak.

“Peluncur yang diperbarui itu memungkinkan penggunaan amunisi jarak jauh powerful. Tidak seperti versi tradisional lainnya, sistem rudal S-300 canggih ini mampu mencegat rudal balistik jarak menengah dan mampu mencapai target pada kisaran 250 km, ”kata surat kabar itu.

“Sistem Ini juga dapat dioperasikan dalam kondisi peperangan elektronik,” tambahnya. (yang banyak digunakan electronics jamming).

Sumber itu secara tegas membantah bahwa sistem rudal S-300 yang dimaksud akan dioperasikan oleh para ahli Iran, dan menegaskan bahwa sistem itu hanya dapat dijalankan oleh para ahli Rusia.

“Militer Iran belum bekerja pada sistem seperti itu sebelumnya. S-300 PMO2 yang saat ini tersedia di Iran adalah versi yang disesuaikan untuk diekspor hanya dengan sistem operasi yang jauh lebih mudah dibandingkan dengan versi Rusia, ”kata sumber yang dikutip.

Awal bulan ini, sumber yang berafiliasi dengan AS dan dinas intelijen Israel mengklaim bahwa ahli militer Iran akan mengoperasikan sistem rudal S-300 yang baru dikirimkan di Suriah itu.

Klaim itu hanya dijadikan hanyalah alasan  untuk menargetkan  sistem pertahanan udara maju S300 di Suriah itu.

Rusia telah memasok  secara gratis  Tentara Suriah dengan 3 batalyon sistem rudal pertahanan udara S300 yang mencakup 300 rudal dan sistem radar canggih.

 

AKANKAN SITUASI GAZA KEMBALI MEMANAS

United Nations Special Coordinator for the Middle East Peace Process Nickolay Mladenov addresses a Security Council meeting on the situation in the Middle East, on March 24, 2016, at United Nations headquarters in New York. (AP Photo/Mary Altaffer)

Dengan ambruknya perekonominya  dan ketegangan yang meningkat dengan Israel, Jalur Gaza yang dikuasai Hamas saat ini sedang meledak, utusan PBB untuk  Palestina  memperingatkan pada hari Kamis.

Nickolay Mladenov menyampaikan peringatan itu didepan Dewan Keamanan PBB sehari setelah roket Palestina menghantam sebuah rumah di kota Beersheba dan pesawat tempur Israel menghantam Jalur Gaza sebagai balasan.

“Gaza sedang meledak. Ini bukan hiperbola. Ini bukan alarmisme. Ini adalah kenyataan, ”kata Mladenov kepada dewan.

Dia mengutip angka-angka Bank Dunia yang menunjukkan angka pengangguran resmi di 53 persen, dengan lebih dari 70 persen dari pemuda Palestina yang menganggur.

Hamas yang telah menguasai  Gaza selama satu decade ini, pada Kamis kemarin berjanji untuk melakukan penyelidikan atas serangan roket itu setelah menyangkal keterlibatan apa pun dalam serangan itu, tetapi Israel menolak bantahan  tersebut.

Pada saat yang sama, sayap militer kelompok teror Palestina merilis sebuah video yang memperingatkan para pemimpin Israel untuk tidak melakukan “kesalahan”.

“Kami tetap berada dijurang konflik yang berpotensi saling menghancurkan, konflik yang tidak diinginkan oleh siapa pun, tetapi konflik yang membutuhkan lebih dari sekadar kata-kata untuk mencegahnya,” kata Mladenov.

PBB telah membuat beberapa kemajuan dalam upaya bersama dengan Mesir untuk mengatasi krisis kemanusiaan di Gaza, tetapi Mladenov memperingatkan hal ini bisa runtuh.

Jika tidak ada langkah substansial untuk membalikkan keadaan  saat ini, maka situasi tenang ini bisa  runtuh karena ketegangan yang memuncak. Kekacauan sudah dimulai, ”katanya.

Dia mengutuk peluncuran roket belum lama ini, yang  salah satunya menghantam sebuah rumah di kota selatan Beersheba dan yang lainnya mendarat di lepas pantai wilayah metropolitan Tel Aviv.

“Ini mirip  pola provokasi yang berusaha untuk membawa Israel dan Gaza ke dalam konflik yang mematikan lagi,” kata Mladenov.

“Adalah tanggung jawab kami untuk melakukan segala kemungkinan untuk menghindari  itu.”

 

Hamas dan Israel telah berperang tiga kali di Gaza sejak 2008. Sesi Dewan Keamanan yang diprakarsai  Mladenov ini juga menampilkan pembicara kontroversial dari  kepala organisasi  hak asasi manusia Israel yang besar, yang mengkritik kebijakan negara Yahudi dan beselisih argumen dengan duta besarnya untuk PBB.

 

KONVOI TANK TANK NATO DIDEKAT PERBATASAN BELARUSIA

 

Konvoi yang membawa  peralatan militer dan tank tank  Leopard  milik Bundeswehr (angkatan darat Jerman)  terlihat disekitar Nemėžis, Lithuania, Hanya beberapa Mil dari perbatasan Belarusia.

Belarusia adalah salah satu tetangga dan sekutu Rusia.

 

SEKILAS SURIAH SEPEKAN TERAKHIR

Pada 11 Oktober lalu  Tentara Arab Suriah (SAA) bersama  milisi lokal, dan para mantan pejuang Tentara Pembebasan Suriah (FSA) bersiap untuk melancarkan serangan baru terhadap para pejuang ISIS yang tersisa di daerah al-Safa dengan dukungan dari Rusia, di utara al-Suwayda, media lokal melaporkan.

Pada tanggal 12 dan 13 Oktober, sumber-sumber pro-pemerintah melaporkan bahwa sejumlah besar pejuang ISIS telah terbunuh. Namun, belum  ada catatan resmi dari hasil  serangan yang dilakukan oleh SAA dan sekutu-sekutunya itu.

Perjanjian deklarasi Rusia-Turki menghadapi kesulitan dengan penarikan Hay’at Tahrir al-Sham dari zona demiliterisasi, menurut sumber-sumber lokal. Militan juga melanggar perjanjian pada 13 Oktober ketika mereka menembaki kota al-Bahsa dan pangkalan SAA di Hama barat laut.

Menurut pihak Rusia, ancaman provokasi senjata kimia di Idlib tetap tinggi. Perwakilan permanen Rusia untuk Organisasi Pelarangan senjata Kimia mengklaim bahwa Moskow telah memperoleh informasi bahwa militan sedang merencanakan provokasi senjata kimia. Informasi tersebut  menurut Alexander Shulgin  “datang secara konstan.”

Sementara Turki juga bisa saja melancarkan operasi baru di Suriah utara, Presiden Turki Erdogan membuat ancaman baru untuk memperluas operasi militer Turki ke wilayah timur sungai Eufrat yang dik oleh SDF. Ankara melihat milisi Kurdi, yang merupakan inti dari SDF sebagai kelompok teroris.

Pada tanggal 12 Oktober, setelah bentrokan antara ISIS dan SDF, sumber  berita kelompok teroris Amaq melaporkan bahwa lebih dari 28 pejuang  yang didukung AS tewas dan 8 ditangkap di pedesaan Deir Ezzor.

Pada 13 Oktober, pesawat tempur koalisi pimpinan AS dilaporkan melakukan serangan udara dengan bom fosfor putih di kota Hajin yang dikuasai ISIS. Pasukan pimpinan AS sebelumnya telah menggunakan bom fosfor putih terhadap target di Suriah pada beberapa kesempatan.

Pada tanggal 14 Oktober, Sputnik mengutip perwakilan Pentagon yang mengklaim bahwa semua senjata yang digunakan oleh koalisi pimpinan AS di Suriah mematuhi hukum internasional.

Pada hari yang sama, Garda Pengawal Revolusi Iran juga berjanji untuk menjaga keberadaannya secara  “efektif” di Suriah. Brigadir Jenderal Ramezan Sharif, juru bicara IRGC mengatakan bahwa “krisis yang terfabrikasi” telah diciptakan di Suriah untuk membentuk “batas aman” bagi Israel.

Dia juga menyatakan dukungan Iran untuk Suriah dengan mematuhi semua norma internasional dan atas permintaan Damaskus. Beberapa kali AS telah mengatakan bahwa pasukannya akan tetap di Suriah sampai Iran keluar dari Suriah.

Pemerintahan  Trump dan sekutu utamanya  Israel melihat Suriah  serta sebagian besar wilayah Timur Tengah sebagai medan perang untuk melawan pengaruh Iran.

 

AUSTRALIA PERTIMBANGKAN UNTUK MEMINDAHKAN KEDUBESNYA DI TEL AVIV KE YERUSALEM 

Jerusalem

Australia  mempertimbangkan akan mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan memindahkan kedutaannya  dari Tel Aviv keYerusalem, kata Perdana Menteri Australia Scott Morrison.

Jika ditindaklanjuti, langkah itu akan mengikuti pergeseran kebijakan  AS yang telah mengundang kecaman internasional itu.

Mr Morrison mengatakan Australia tetap berkomitmen untuk solusi dua negara bagi konflik Israel-Palestina.

Para lawan politik  menganggap komentar Morrison itu adalah taktik “tipu muslihat”  menjelang pemilihan umum yang krusial. Status Yerusalem adalah salah satu masalah yang paling diperebutkan antara Israel dan Palestina.

Perdana menteri Australia mengatakan satu skenario masa depan bisa saja melibatkan Australia yang akan mengakui ibukota Otoritas Palestina di Yerusalem Timur dan ibukota Israel di Yerusalem Barat. “Australia harus berpikiran terbuka untuk ini,” kata Mr Morrison.

 

RUSIA SIAPKAN RENCANA UNTUK SINGKIRKAN PENGGUNAAN US$ DINEGARANYA

Image result for RUSSIAN RUBLE PIC

Pemerintah Rusia sedang menyelesaikan  rincian rencana de-dolarisasi (melepas penggunaan US$)  yang telah diumumkan sebelumnya pada bulan Oktober. Poin penting  program ini adalah untuk membuat  para eksportir utama Rusia mendapat  lebih banyak keuntungan dengan melakukan transaksi (internasional) menggunakan  rubel dan bukan dengan dolar.

Eksportir kemungkinan akan mendapatkan keuntungan tambahan seperti tunjangan perpajakan termasuk pengembalian PPN yang lebih cepat dan stimulus lain untuk menyingkirkan penggunaan greenback (US$).

Pemerintah Rusia sedang menentukan rincian rencana yang akan segera diserahkan kepada Perdana Menteri Dmitry Medvedev. “Rencana belum diserahkan ke PM. Kami masih memiliki perbedaan pendapat antara departemen teknis, sekarang kami akan menyelesaikannya a dengan cepat dan  saya harap  pemerintah akan segera mempertimbangkannya ”  , wakil menteri keuangan Rusia Alexey Moiseev mengatakan kepada Reuters.

Ketika ditanya apakah setelah ini draft rencana itu akan diterbitkan kepublik, Moiseev menjawab: “Tidak, draft rencananya hanya untuk kepentingan  resmi pemerintah.”  Wakil Menteri itu menambahkan bahwa Kementerian Keuangan, Kementerian Pembangunan Ekonomi dan Bank Sentral Rusia sedang mengerjakan rinciannya.

Pihak berwenang Rusia sebelumnya mengatakan bahwa rencana itu tidak akan melarang peredaran USdolar di Rusia, tetapi mencakup sejumlah langkah untuk merangsang penggunaan mata uang nasional dalam perdagangan dan  bukan dengan US dolar.

Rencananya juga tidak akan melarang pinjaman dalam dolar untuk Rusia, kata Moiseev, tetapi bank sentral bermaksud untuk membuat pinjaman dalam dolar lebih  tidak menguntungkan dibandingkan dengan pinjaman dalam rubel.

 

PERPECAHAN  GEREJA ORTHODOX  RUSIA DAN PATRIARKAT  KONSTANTINOPEL

Keretakan terbesar terjadi dalam sejarah Kristen Ortodoks modern, dimana Gereja Ortodoks Rusia telah memutuskan semua hubungan dengan Patriarkat Konstantinopel, setelah itu juga menerima pemisahan diri  Gereja Ortodoks Ukraina sebagai gereja independen.

Sinode Suci, badan pemerintahan Gereja Ortodoks Rusia, telah memutuskan bahwa melanjutkan semua hubungan klerikal  dengan Konstantinopel adalah sebagai tidak mungkin, Metropolitan Hilarion  kepala Departemen Hubungan Eksternal Gereja Ortodoks Rusia  mengatakan kepada para wartawan bahwa  secara de facto mengumumkan pemisahan hubungan antara kedua gereja.

“Keputusan tentang putusnya hubungan dengan Patriar Konstantinopel telah diambil pada pertemuan Sinode” yang saat ini diadakan di ibukota Belarusia Minsk, Hilarion mengatakan, sebagaimana dikutip oleh TASS.

Langkah ini dilakukan beberapa hari setelah Sinode Patriarkat Konstantinopel memutuskan untuk akhirnya memberikan apa yang disebut autocephaly kepada  Gereja Ortodoks Ukraina, sehingga membuat organisasi petinggi  Geraja yang sebelumnya menikmati otonomi luas dalam Patriarkat Moskow, kini sepenuhnya independen.

Patriarkat Moskow juga mengatakan bahwa mereka tidak akan lagi  mematuhi keputusan apa pun yang diambil oleh Konstantinopel dan terkait dengan status Gereja Ortodoks Ukraina. “Semua keputusan ini melanggar hukum dan secara kanonis batal,” Hilarion mengatakan,

Dia  menambahkan bahwa “Gereja Ortodoks Rusia tidak mengakui keputusan ini dan tidak akan mengikuti mereka.” Pada saat yang sama, Gereja Rusia menyatakan harapannya bahwa “akal sehat akan menang” dan Konstantinopel akan mau mengubah keputusannya. Namun dia  masih menuduh Patriark Ekumenis yang memulai perpecahan ini.

 

PENINGKATAN KETEGANGAN NATO – RUSIA DI KUTUB UTARA 

NATO Secretary General assures no provocation

Direktur operasi Korps Marinir Belanda Jenderal Jeff Mac Mootry menuduh Rusia menggunakan militernya untuk mencoba memancing kehadiran n pasukan NATO dikawasan Arktik.

Jenderal itu mengatakan: “Apa yang kami lihat adalah adanya  peningkatan kepentingan kapal angkatan laut Rusia ketika kami sedang berlatih. “Sebagai contoh, ketika kita melakukan latihan sebagai bagian dari program pertahanan rudal balistik kami, kami melihat kehadiran kapal-kapal Rusia yang lebih banyak daripada biasanya dan mereka dalam jarak yang lebih dekat ke kita daripada  dekade terakhir.

Mereka jelas ingin memperlihatkan kehadiran mereka.  Mr Mac Mootry menambahkan bahwa pesawat-pesawat tempur Rusia terbang “lebih dekat kapal dengan kapal perang kita hanya untuk menunjukkan kehadiran mereka, Anda hampir bisa menyebutnya  sebagai upaya provokatif”.

Dengan menyebut  hubungan tradisional Rusia-Barat yang terus-menerus tegang adalah sebagai  ‘Perang Dingin 2.0’, Mr Mac Mootry menyebut provokasi yang belum lama ini dengan Rusia di dekat Norwegia adalah bagian dari “Perang Dingin 3.0”.

Saat ini, sekitar 400 tentara Inggris telah berlatih di Norwegia sebagai bagian dari penggelaran tentara gabungan dengan marinir Belanda. Inggris berencana untuk membangun basis permanen di daerah itu serta mengirim sekitar 800 tentara komando dan marinir pada 2019 ke Norwegia untuk latihan militer dalam cuaca dingin.

Menteri Pertahanan Gavin Williamson menyebut langkah ini sebagai tanggapan terhadap aktivitas kapal selam Rusia dalam  era Perang Dingin.

Dia mengatakan: “Jika kita memutar balik waktu 10 tahun,  banyak orang berpikir bahwa era aktivitas kapal selam di High North, di Atlantik Utara, dan ancaman yang ditimbulkannya telah hilang dengan jatuhnya Tembok Berlin. “Ancaman ini kini benar-benar telah muncul kembali .”

NATO  bersama dengan Finlandia dan Swedia, akan mengadakan latihan di sekitar Norwegia antara 25 Oktober dan 7 November. Latihan  yang disebut Trident Juncture ini  akan menjadi latihan terbesar NATO di kawasan ini dalam beberapa dekade, yang melibatkan sekitar 50.000 tentara.

 

DONALD TRUMP MARAH KE  ARAB SAUDI ATAS KETIAKPASTIAN PEMBELIAN THAAD

Jamal Khashoggi Saudi Arabia

Hilangnya  jurnalis Saudi dan kolumnis Washington Post  Jamal Khashoggi  dengan   dugaan pembunuhan (diKonsulat Saudi di Turki) terus membebani hubungan antara Amerika Serikat dan Arab Saudi.

Pada hari Sabtu lalu , Presiden Donald Trump memperingatkan Saudi tentang kemungkinan “hukuman berat” jika pemerintah Saudi terbukti bertanggung jawab atas dugaan pembunuhan wartawan itu.

Pemerintah Saudi secara vokal telah menyangkal keterlibatan apa pun meskipun Khashoggi menghilang di dalam Konsulat Saudi di Istanbul dan menanggapi ancaman Trump dengan bersumpah bahkan respon “lebih kuat” jika Kerajaan Saudi  pada akhirnya juga ditargetkan oleh Amerika Serikat.

Saling lempar  ancaman itu menyebabkan saham Saudi diperdagangkan anjlok dalam  satu hari , ini adalah kerugian terbesar mereka sejak 2016 ketika perdagangan dibuka dan telah membawa sentiment negatif karena  banyaknya  publisitas negatif yang tidak diinginkan.

Namun, ada banyak bukti yang menunjukkan  bahwa respon AS terhadap masalah Khashoggi kemungkinan akan ditentukan, bukan oleh tanggung jawab pemerintah Saudi atas kasus  Khashoggi, tetapi sebaliknya akan ditentukan oleh kelanjutan janji  Saudi untuk memilih membeli  system rudal THAAD buatan AS senilai  $ 15 miliar atau memlilih system S400 buatan Rusia yang lebih murah,

Menurut laporan, Saudi telah gagal memenuhi target tenggat waktu yang ditentukan untuk pembelian THAAD yang mereka rencanakan dan telah mengisyaratkan pada akhir September mereka malah berencana untuk membeli S-400 dari Rusia sebagai gantinya.

 

TURKI SIAPKAN SERANGAN BESAR KEPOSISI KURDI DI MANBIJ SURIAH

Manbij

Pasukan Turki dan lebih dari 20.000 gerilyawan yang didukung Ankara menerima  perintah untuk memulai serangan besar  terhadap milisi Kurdi di kota Manbij di Northeastern Aleppo, sebuah outlet media Turki melaporkan Senin.

Surat kabar berbahasa Turki  Yeni Safak mengutip Adnan Abu Feisal, kepala Dewan Militer pembebasan  di Manbij yang berafiliasi dengan Turki, mengatakan  bahwa pasukan Turki dan militan Tentara pembebasan sedang  mewaspadai  7 titik di dekat Manbij.

Harian itu lebih lanjut mengatakan bahwa lebih dari 20.000 anggota tentara pembebasan yang didukung Ankara telah dikerahkan di wilayah Timur Manbij, ditambahkan bahwa tentara Turki berencana untuk membersihkan wilayah antara Manbij sampai perbatasan dengan Irak Kurdi.

Surat kabar itu melanjutkan , bahwa berdasarkan laporan yang dapat dipercaya, tujuan pertama operasi pasukan Ankara di Tepi Timur Sungai Eufrat adalah membersihkan wilayah antara wilayah Manbij dan Sacho Borok dan kemudian sisi Timur sungai.

Dalam perkembangan awal bulan ini, Unit Perlindungan Rakyat (YPG) yang dipimpin oleh orang-orang Kurdi sedang mempersiapkan serangan besar terhadap militer Turki di timur laut Aleppo.

Menurut aktivis lokal, YPG terlihat menggali  parit dan membangun posisi baru di Manbij Barat di tengah laporan kemungkinan operasi militer oleh Angkatan Darat Turki.

YPG kemudian mengirim  bala bantuan untuk memperkuat pasukan mereka di sekitar Manbij.

Sementara meski AS  saat ini juga menempatkan  militernya  di Manbij, tampaknya  membuat Turki tidak mau mengalah begitu saja ; mereka menuntut penarikan total pasukan  YPG atau kalau tidak maka Turki  akan menyerang.

 

MENLU SURIAH : SETELAH IDLIB TARGET KAMI ADALAH MEREBUT WILAYAH TIMUR SUNGAI EUFRAT

Menteri luar negeri Suriah senin kemarin mengatakan  bahwa target pemerintah Suriah  berikutnya setelah merebut kembali  Idlib dari pemberontak adalah merebut kembali  wilayah timur Sungai Eufrat,

Wilayah timur sungai Eufrat saat ini dikuasai oleh Pasukan Demokrat Suriah (SDF) yang didukung AS. “Setelah Idlib, target kami adalah timur Euphrates,” kata Walid al-Moualem, menambahkan bahwa daerah itu, seperti semua bagian Suriah, harus kembali ke kedaulatan Suriah.

 

UKRAINA BOCORKAN RAHASIA S-300 RUSIA KEPADA MILITER  AS DAN ISRAEL

S-300

Delegasi militer AS-Israel telah mengunjungi Ukraina secara rahasia untuk mempelajari karakteristik sistem rudal anti-pesawat S-300 yang dimiliki  pasukan Ukraina. Menurut Soha News, Ukraina telah memberi informasi kepada  Amerika dan Israel, dan juga memberi kesempatan mereka untuk menguji coba di lapangan.

”Tes dilakukan dengan melibatkan 18 pesawat F-15C Eagle buatan AS yang dipimpin oleh pilot Israel. Dengan pesawat tempur  generasi keempat ini, kemampuan S-300 telah diidentifikasi.

Selain itu, militer Ukraina meyakinkan kepada para ahli AS dan Israel bahwa karakteristik S-300 yang dia punya tidak berbeda secara fundamental dari sistem pertahanan udara yang dikirim ke Suriah” menurut National News Agency.

Para ahli Angkatan Udara Israel menyimpulkan bahwa jet tempur F-35 akan bisa “dilemahkan” oleh S-300 Rusia.

Zhukovsky melanjutkan, “Tapi, meskipun pesawat F-35 dan Raptor  F-22  adalah pesawat tempur  generasi kelima, kemampuan mereka sangat tinggi dan tidak terbatas.

Kolonel Nicolai Tolcachev  dari Akademi Militer Marshal Zhukov, mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Gazeta Ru bahwa sistem S300 dan S-400 beroperasi dengan kepastian target permukaan reflektif  efektif yang mirip dengan badan F-35. ”

“Kemampuan S-300 dan F-35 seharusnya tidak dievaluasi seolah-olah mereka sedang berduel. Dalam pertempuran  “keberhasilan dalam pertempuran udara  lebih tergantung pada keterampilan profesional yang tinggi dari pilot  tempurnya.” Kolonel Tolkachev menambahkan.

KELOMPOK ANSARALLAH YAMAN TERLIBAT BENTROKAN SENGIT DENGAN PASUKAN KOALISI SAUDI DI SELATAN ARAB SAUDI 

 

PANGLIMA GARDA REVOLUSI IRAN MENAGGAPI TRUMP  : KAMI MALAH BISA MENGUASAI TIMUR TENGAH KURANG DARI DARI 12 MENIT

Iran akan memberikan respons yang menghancurkan terhadap setiap ancaman terhadap keamanannya, bahkan meski para  musuh-musuhnya itu  sudah ada di luar perbatasannya,  komandan  Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Mayor Jenderal Mohammad Ali Jafari, mengatakan kepada Yaman al-Masirah TV pada hari Jumat.

Tanggapan yang logis adalah  bahwa  Iran Akan Membalas  jika Kepentingannya terancam , Pernyataan komandan Jendral Iran itu dikeluarkan  setelah selasa lalu Trump mengeluarkan pernyataan bahwa Teheran berencana untuk menguasai Timur Tengah hanya dalam waktu 12 menit.

“Lihatlah ke Iran, sebelum saya tiba di sana (ke Gedung Putih) , Iran telah bisa menguasai  Timur Tengah hanya dalam waktu sekitar 12 menit, betul  khan?”  Trump mengatakan hal itu kepada para pendukungnya di Council Bluffs, Iowa.

“Sementara di masa lalu kita bisa mempertahankan  Timur Tengah, bukan untuk  memaksakan hegemoni kita di seluruh wilayah, tapi bukan dalam 12 menit (seperti yang disebutkan oleh Trump), saat  ini kita malah bisa melakukannya lebih cepat,” kata Ali Jafari.

Menyebutkan soal sanksi AS terhadap Iran, dia mengatakan bahwa orang Iran telah terbiasa dengan sanksi sepihak. “Meskipun ada sanksi, kami telah berhasil mencapai swasembada dan memperkuat solidaritas nasional kami,” katanya.

Jenderal Jafari berbicara hanya beberapa minggu setelah Korp Garda Republik Iran IRGC menembakkan beberapa rudal permukaan ke permukaan pada pertemuan petinggi ISIS yang diklaim sebagai dalang serangan teror baru-baru ini di Ahvaz Iran, yang menewaskan 25 orang dan 69 luka-luka.

Komandan militer utama Iran itu mengatakan bahwa serangan balasan itu baru yang pertama dalam upaya balas dendam Teheran terhadap orang-orang yang mengatur serangan Ahvaz, yang dituduhkan Teheran kepada “sponsor teror regional” (Saudi)  dan dalang mereka  yaitu AS.

 

PRESIDEN UKRAINA IJINKAN UNTUK MENGGUNAKAN SENJATA APAPUN DI DONBASS

Presiden Ukraina Pyotr Poroshenko mengeluarkan izin  kepada militer untuk menggunakan senjata apa pun di Donbass, hal ini  bertentangan dengan perjanjian yang ada dan makin menambah ketegangan  di bagian tenggara Ukraina, kata juru bicara kepresidenan Rusia Dmitry Peskov kepada media.

Setelah keluarnya pernyataan Proshenko itu , Pasukan rezim Ukraina mentransfer 6 sistem rudal TOCHKA-U 10 sistem MLRS URAGAN dan 200 pasukannya  ke wilayah garis depan di Donetsk,   Donbass (berbatasan dengan Rusia).

“Tak usah dikatakan ini jelas bertentangan dengan perjanjian yang ada, yang pada kenyataannya tidak dilaksanakan sangat teliti oleh pihak Ukraina,” kata Peskov. “Tentu saja, langkah-langkah ini hanya memicu ketegangan di zona persengketaan.”

Peskov mengingat adanya kesepakatan tentang penarikan kembali senjata berat dari garis sengketa di Donbass.

Dia menunjukkan bahwa Rusia bukanlah  fihak yang berada dalam konflik dan tidak akan mengambil tindakan dalam menanggapi kemungkinan penggunaan senjata Kiev di Donbass, tetapi “sebagai penjamin Persetujuan Minsk itu mungkin mengekspresikan penyesalan yang mendalam atas langkah-langkah pihak Ukraina yang memperburuk ketegangan itu . ”

Sebelumnya, Poroshenko dalam sebuah pernyataan di hadapan kepala operasi di Donbass mememberikan restu  mereka  (pasukannya) untuk menggunakan “semua kekuatan dan sarana yang tersedia.

 

MILISI KRISTEN YANG BERJUANG BERSAMA TENTARA SURIAH

Tidak hanya tentara Suriah yang mayoritas suni yang berjuang membasmi teroris dukungan barat diSuriah, kelompo2 milisi Kristen juga berjuang bersama tentara Suriah.

Komandan Nabel adalah seorang Kristen yang memimpin sekelompok sukarelawan setempat yang berjuang bersama pasukan Presiden Bashar al-Assad dalam perang di Suriah. Para pejuang Kristen itu saat ini berkemah di luar Idlib, benteng pemberontak terakhir yang tersisa di negara itu

 

ISRAEL DAN AS UJI COBA RESPON SISTEM S-300 TERHADAP PESAWAT AS DIUKRAINA

Israel dan Amerika Serikat melakukan uji coba respon system rudal S-300 anti serangan udara  di Ukraina.

Menurut laporan media Rusia yang dikutip oleh situs berita Vietnam “Soha news” bahwa delegasi AS-Israel melakukan kunjungan rahasia ke Ukraina. Kunjungan itu bertujuan untuk berkenalan dengan sistem pertahanan udara S-300 yang dimiliki oleh Ukraina.

Pejabat militer Ukraina telah menyarankan kepada delegasi AS dan Israel untuk menguji kemampuan sistem S-300.

Amerika Serikat mengirim 18 jet tempur F-15 ke Ukraina sementara Israel mengirim dua pilot. Para pejabat Ukraina meyakinkan perwakilan AS dan Israel bahwa sistem pertahanan udara Ukraina secara fundamental tidak berbeda dari sistem yang dipasok Rusia ke Suriah.

Sementara itu , laporan media mengungkapkan bahwa Suriah telah menerima  versi terbaru dari sistem “S-300” (dari Rusia).

 

CHINA SUMBANG 800 TRANSFORMER DAYA DAN 60KM KABEL LISTRIK  KESURIAH

Sekitar 800 transformator  listrik  berbagai kapasitas dan kabel listrik sepanjang 60 kilometer datang di pelabuhan Lattakia pada hari Rabu sebagai hibah ke Suriah dari Republik Rakyat China.

Kepala Direktorat Teknik Listrik di Lattakia  Nazih Maarouf, mengatakan bahwa 118 kontainer telah tiba di pelabuhan Lattakia termasuk berbagai transformator daya dari berbagai kapasitas dan trafo distribusi, selain juga kabel.

Dia menunjukkan bahwa hibah ini diberikan  pada waktu yang tepat mengingat pentingnya material iti pada tahap rekonstruksi dan rehabilitasi, terutama bahwa sektor listrik di Suriah menderita kerugian yang signifikan selama beberapa tahun terakhir sebagai akibat dari serangan teroris.

Dia mengatakan bahwa peralatan ini akan membantu meningkatkan stabilitas listrik selama musim dingin mendatang, meningkatkan ketersediaan  jaringan listrik dan mengatasi kekurangan listrik di sejumlah besar wilayah.

Penanggung jawab  Kedubes  China di Republik Arab Suriah mengatakan bahwa persahabatan antara Suriah dan Cina sangat erat dan mengakar kuat; dia menambahkan bahwa China akan mengerahkan upaya tambahan guna mengembangkan hubungan persahabatan bilateral di masa depan dan akan melakukan apa yang diperlukan untuk membantu rakyat Suriah.

 

RUSIA MENOLAK KLAIM ISRAEL ATAS DATARAN TINGGI GOLAN

Russian Foreign Minister Sergey Lavrov at a joint news conference with Syrian Foreign Minister Walid Moallem in Moscow, Russia, August 30, 2018. (AP Photo/Alexander Zemlianichenko)

Dua hari setelah Netanyahu mengatakan bahwa Putin memahami pentingnya wilayah itu bagi Israel,  tapi  Menlu Rusia mengatakan bahwa setiap perubahan status akan melanggar resolusi PBB.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov pada Rabu mengindikasikan bahwa negaranya tidak akan menyetujui perubahan status atas Dataran Tinggi Golan, yang mana Moskow  bersama dengan mayoritas besar masyarakat internasional  menganggap (dataran tinggi Golan) adalah sebagai wilayah Suriah yang diduduki (Israel).

Komentar Lavrov dikeluarkan setelah senin kemarin ada seruan  Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada komunitas internasional untuk mengakui kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan, dimana dia (Netanyahu) mengatakan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin menghargai betapa penting dan strategisnya  dataran tinggi itu bagi Israel.

“Status Dataran Tinggi Golan telah ditetapkan oleh resolusi Dewan Keamanan PBB,” Lavrov mengatakan kepada wartawan di Moskow. “Mengubah status ini dengan mengabaikan ketetapan Dewan Keamanan, dari sudut pandang saya akan menjadi pelanggaran langsung terhadap resolusi ini.” Kata Lavrov.

Israel merebut Dataran Tinggi Golan dari Suriah dalam Perang Enam Hari tahun 1967, dan secara resmi mencaplok wilayah itu pada tahun 1981.

Resolusi Dewan Keamanan PBB 497 tahun (1981) itu menyatakan bahwa pencaplokan Israel atas “Dataran Tinggi Dataran Tinggi Suriah yang diduduki adalah batal demi hukum dan tidak punya kekuatan hukum internasional. . ” Resolusi itu dicapai dengan suara bulat.

Dalam pernyataannya ketika kunjungannya ke sinagoga di sebuah situs arkeologi Ein Keshatot di Dataran Tinggi Golan, Netanyahu berjanji tidak akan pernah mundur dari daerah itu. “Keberadaan Israel di Dataran Tinggi Golan adalah jaminan stabilitas di daerah sekitarnya,” katanya, Dia mengingatkan  upaya Iran untuk membangun basis  militernya yang dekat dengan perbatasan Israel dengan Suriah. “Israel di Dataran Tinggi Golan adalah realitas yang solid berdasarkan pada hak-hak kuno. Kta Netanyahu.

Keberadaan Israel di Dataran Tinggi Golan adalah fakta, dan  bahwa komunitas internasional harus mengakui dan selama  saya berkuasa maka Dataran Tinggi Golan akan selalu berada di bawah kedaulatan Israel karena jika tidak kita akan melihat  kekuatan Iran dan Hizbullah di tepi Laut Galilea, ” dia menambahkan.

Netanyahu mengatakan dia akan membahas pengaruh buruk Iran di kawasan itu selama pertemuan mendatangnya dengan presiden Rusia.

“Saya tahu bahwa Presiden Putin memahami komitmen saya untuk keamanan Israel dan saya tahu bahwa dia juga memahami pentingnya dataran Tinggi Golan (bagi Israel), bahwa kita semua menganggap Dataran Tinggi Golan adalah warisan Israel.” lanjut Netanyahu.

Klaim Israel untuk Dataran Tinggi Golan diterima secara luas di kalangan Yahudi Israel. Oposisi MK Yair Lapid, misalnya, memuji perdana menteri Netnyahu ataskomentarnya itu, Lapid mengatakan bahwa dia akan mendukung sepenuhnya inisiatif pemerintah untuk mengamankan dukungan internasional bagi pencaplokan Israel atas wilayah itu.

Hubungan antara Israel dan Rusia baru-baru ini mengalami ketegangan akibat jatuhnya pesawat Rusia IL-20 diSuriah secara tidak sengaja dalam serangan udara Israel di Suriah.

 

AL BAGHDADI PERINTAHKAN EKSEKUSI 320 ANGGOTA ISIS

Pimpinan Negara Islam (ISIS) Abu Bakr Al-Baghdadi telah memerintahkan ratusan pengikut (ISIS) untuk dieksekusi karena ketidaksetiaan mereka kepada organisasi terorisnya. Mengutip laporan intelijen, Shafaq News menyatakan bahwa Baghdadi telah memerintahkan 320 anggota kelompok teroris untuk dieksekusi karena ketidaksetiaan mereka di Suriah dan Irak.

Situs Berita Shafaq mengatakan,  Baghdadi telah mengeluarkan perintah untuk membunuh 320 pengikutnya karena pengkhianatan mereka terhadap apa yang disebut Negara Islam (ISIS) dan atas  kecerobohan mereka. (Perintah eksekusi)  ini  akan menimbulkan kerugian besar bagi kelompok (ISIS) di Irak dan Suriah.”

Menurut berapa sumber,  dalam daftar Baghdadi , ada juga petinggi (ISIS)  termasuk Abu al-Baraa al-Anshari, Sief al-Din al-Iraqi, Abu Otham al-Tal Afari, Abu Iman al-Mowahed dan Marawan Hadid al-Suri.

Perintah eksekusi ini dikeluarkan hanya seminggu setelah Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) melakukan serangan (rudal) besar-besaran terhadap posisi ISIS di dekat kota perbatasan utama Albukamal.

 

ISRAEL DIAM DIAM MENGUJI RESPON S-300  RUSIA TERHADAP PESAWATNYA

Iranian missile

Israel diam diam telah  mencari cara  untuk mengalahkan sistem pertahanan udara canggih (S-300)  yang dikerahkan  Rusia di Timur Tengah (Suriah) dan yang dianggap dapat membatasi kemampuan Yerusalem untuk menyerang Suriah atau Iran, kata sebuah sumber dari  militer dan diplomatik.

Sebuah sumber mengatakan bahwa sistem anti-pesawat S-300 Rusia pernah  dijual ke Siprus 18 tahun yang lalu tetapi sekarang berada di Pulau Kreta Yunani, system S300 itu kemudian  diaktifkan dalam latihan gabungan antara pasukan udara Yunani dan Israel yang dilakukan pada April-Mei tahun ini.

Aktivasi itu  memungkinkan pesawat tempur Israel untuk menguji bagaimana sistem penguncian S-300 bekerja, seperti bagaimana sitem S-300 itu  mengumpulkan data pada radar pelacak yang kuat dan kemungkinan untuk  bisa dibutakan atau diblokir.

Satu sumber pertahanan di wilayah itu mengatakan Yunani telah melakukannya atas permintaan Amerika Serikat, sekutu utama Israel, setidaknya pada satu kesempatan dalam satu tahun terakhir.

Tidak jelas apakah Israel telah membagi  temuannya dalam latihan itu dengan sekutu-sekutunya.

“Bagian dari latihan itu adalah manuver yang melibatkan jet Israel melawan sistem anti-pesawat Yunani,” kata satu sumber. Dua sumber lain mengatakan bahwa mobil  S-300 adalah salah satu sistem yang dicoba.

Militer Yunani dan Israel menolak untuk mengkonfirmasi atau menolak telah digunakannya  sistem S-300 dalam latihan yang diadakan di Mediterania Timur pada bulan April-Mei itu ,  atau dalam latihan serupa pada tahun 2012 dan 2010.

Seorang pejabat senior Departemen Pertahanan Yunani yang ditanya apakah sistem itu dioperasikan dalam  latihan militer Yunani-Israel, dia mengatakan: “Pada saat ini S-300 tidak beroperasi.” Dia mengatakan kebijakan umum Athena tidak mengizinkan negara lain untuk menguji kemampuan suatu sistem.

 

PEMBERONTAK SURIAH MENARIK SENJATA BERATNYA DARI ZONA PENYANGGA

Milisi pemberontak Suriah FSA yang didukung Turki  Jabhat Wataniya li-Tahrir (Front Pembebasan Nasional) terlihat  menarik senjata berat mereka  dari zona penyangga  bebas militer yang telah disetujui antara Rusia dan Turki diIdlib,  Syria

 

RUSIA MEMASANG SISTEM S-300 DIDEIR EZZOR , DAN IRAN MENYAMARKAN PANGKALAN MILITERNYA

Setelah pasukan Bashar Al-Assad dan sekutu-sekutunya menguasai beberapa daerah di provinsi Deir ez-Zor, Iran kemudian  berusaha memperkuat kehadiran militernya  di daerah tersebut.

Namun, menurut Euphrates Post yang melaporkan perkembangan di daerah tersebut, milisi pro-Iran malah mundur dari pangkalan mereka di kota Mayadin dan Abu Kamal sementara pasukan Rusia telah pindah ke daerah-daerah ini.  Euphrates Post melaporkan bahwa pada hari sabtu lalu militer Rusia telah tiba disana bersama dengan unit pasukan khusus dan sistem pertahanan anti-pesawat.

Dengan mengutip sumber-sumbernya,  Surat kabar itu menyatakan  bahwa militer Rusia bermaksud untuk mengerahkan sistem pertahanan udara S-300 di daerah tersebut.

Sebelumnya, pasukan Iran menarik diri dari pangkalan militer Tiyas (T4) yang merupakan benteng utama mereka. Iran  mencoba untuk menghindari serangan udara Israel terhadap pasukannya  dengan  bergantung pada milisi lokal dan mendirikan markas militernya di samping pos komando pasukan Rusia.

Citra satelit dari fasilitas Iran di kota Baniyas menunjukkan bahwa pangkalan mereka  itu dibangun di dekat baterai sistem rudal S-300 Rusia.

Pada 2 Oktober lalu , Kemenhan Rusia telah mengumumkan bahwa Rusia telah menuntaskan  pengiriman sistem rudal S-300 ke Suriah.

Moskow memutuskan untuk mengirim rudal anti-pesawat S-300 ke wilayah Suriah setelah  pesawat militer Rusia ditembak jatuh di Suriah. Kremlin menuduh  provokasi militer Israel adalah yang mengakibatkan jatuhnya  pesawat Rusia.

Pemerintah Israel menyatakan belasungkawa atas kematian 15 tentara Rusia dan menyalahkan pasukan militer Suriah atas insiden itu. Selain itu, Yerusalem meyakinkan bahwa mereka akan terus membom Kekuatan bersenjata Iran yang terletak di dekat perbatasan Israel dan Suriah.

 

BELUM ADA TITIK TERANG , KRITIKUS SAUDI YANG LENYAP DIKONSULAT SAUDI DI ISTANBUL  

Journalist reportedly killed at Saudi consulate in Istanbul

Otoritas Turki yakin bahwa jurnalis terkemuka Saudi  Jamal Khashoggi, yang menghilang empat hari lalu setelah memasuki konsulat Arab Saudi di Istanbul itu telah tewas.

“Dugaan awal polisi Turki adalah bahwa Khashoggi telah tewas di konsulat Arab Saudi di Istanbul. Kami percaya bahwa pembunuhan itu direncanakan dan mayat itu kemudian dipindahkan keluar dari konsulat,” kata seorang pejabat Turki kepada kantor berita Reuters. Sabtu.

Sumber Saudi di konsulat membantah bahwa Khashoggi telah tewas dalam misi itu dan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa tuduhan itu tidak berdasar, lapor Reuters.

Tanggapan  Turki dikeluarkan  empat hari setelah kritikus terkemuka rezim Saudi memasuki konsulat Arab Saudi di Istanbul pada hari Selasa untuk mengurus dokumen.  Jamal Elshayyal dari Al Jazeera yang  melaporkan dari Istanbul mengatakan belum ada pernyataan tentang  keberadaan tubuhnya. “Namun, kami telah mendengar pemakaman akan berlangsung dalam dua atau tiga hari mendatang,” katanya .

Sebelumnya pada hari Sabtu, sumber itu  mengatakan kepada Al Jazeera bahwa delegasi 15 pejabat Saudi tiba di Turki pada hari Khashoggi (59th) menghilang.

“Para pejabat Saudi terbang ke Istanbul pada dua penerbangan yang berbeda pada hari Selasa,” Elshayyal mengutip sumbernya mengatakan  bahwa tidak jelas apakah rombongan dari  Saudi itu  dari pejabat keamanan atau diplomatik.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa  Arab Saudi harus membuktikan dengan fakta bahwa   jurnalis Saudi yang hilang Jamal Khashoggi  itu telah benar2 meninggalkan Konsulat   Saudi di Istanbul.

“Dia memasuki konsulat Jendral Saudi sendirian  dan dia masuk sendirian  dan jika dia tidak keluar , tentu saja ini harus dibuktikan oleh konsulat jendral,” kata Erdogan pada konferensi pers di Budapest.

Erdogan mengatakan konsulat Saudi  memiliki kamera CCTV dan harus dapat menunjukkan video bahwa Khashoggi telah meninggalkan gedung. Dia menyebutkan bahwa tidak ada dokumen atau bukti yang menunjukkan wartawan itu telah keluar.

Kementerian Kehakiman dan kepala Kejaksaan  di Istanbul  telah memulai penyelidikan dan upaya ini akan  terus berlanjut,” kata Erdogan. Pintu masuk dan keluar bandara sedang diselidiki. “Saat ini ada orang-orang tertentu yang datang dari Arab Saudi. Dan kepala penyelidik kami sedang menyelidiki segala sesuatu  yang menyangkut  masalah ini.”

 

INDIA AKAN TETAP IMPOR MINYAK DARI IRAN MESKI DIANCAM SANKSI OLEH AS

A cyclist walks past an Indian Oil company in Mumbai, India, (File)

Perusahaan minyak Nasional India akan terus membeli minyak mentah Iran pada November ini meskipun ada kemungkinan akan dikenai  sanksi oleh AS, kata Menteri Perminyakan dan Gas Bumi India Dharmendra Pradhan.

“Kami harus memenuhi kebutuhan  domestik minyak kami sendiri. Beberapa perusahaan kami telah mengajukan kuota mereka untuk bulan November … Kami berharap para pemimpin global akan memahami kebutuhan kami,” kata Pradhan pada Senin di sela-sela Forum Energi India di New Delhi, seperti dikutip NDTV.

Sejak Amerika Serikat menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran pada bulan Mei lalu  dan mengumumkan penerapan kembali semua sanksi terhadap Iran, yang telah dicabut dalam kesepakatan itu, kini Washington  menyerukan kepada para importir minyak Iran, termasuk India, untuk berhenti membeli  minyak Iran terhitung sejak  4 November dimana paket kedua  sanksi AS terhadap Iran ditetapkan untuk diberlakukan.

India, bagaimanapun  tidak mau menghentikan supply minyak dari  Iran karena ini dapat membahayakan ekonomi India dan mendorong peningkatan dramatis harga minyak di negara tersebut.

Iran adalah pensupl y  minyak terbesar kedua ke India setelah Irak setelah antara April dan Juni menjual 5,67 juta ton minyak ke negara itu.

Dalam tahun keuangan 2017-2018 India akan  mengimpor 9,8 juta ton minyak Iran.

 

TIGA BATALION S-300 RUSIA, DIBERIKAN SECARA GRATIS KESURIAH

S-300 missiles

Sumber militer Rusia menegaskan bahwa pemerintahnya telah memasok Suriah dengan tiga set (Batalion)  rudal S-300, yang masing-masing batalion terdiri  8 peluncur rudal (setiap batalion dibekali  100 rudal).

Seluruh sistem pertahanan udara ini diberikan secara gratis, sumber yang sama  metambahkan.

“Pada 1 Oktober, tiga  batalion sistem S-300PM dari delapan peluncur masing-masing telah dikirim ke Suriah,” kata sumber itu. Pengiriman juga termasuk  lebih dari 100 rudal yang dipandu dari permukaan ke udara untuk masing-masing batalion.

“Sistem ini sebelumnya ditempatkan di salah satu resimen Angkatan Udara Rusia yang sekarang menggunakan sistem Triumf S-400.

Rudal S-300 itu telah mengalami perbaikan  diperusahaan pertahanan Rusia, sehingga dalam kondisi yang  baik dan mampu melakukan tugas tempur, ”sumber yang sama menjelaskan.

Pada 2010, Suriah dan Rusia pernah menandatangani perjanjian untuk memasok rudal S-300. Namun, kesepakatan itu membeku. Namun, pada 24 September  (2018)  Rusia secara resmi menyatakan bahwa ia akan memasok Angkatan Bersenjata Suriah dengan sistem pertahanan udara canggih.

Ini diputuskan setelah pesawat IL-20 Rusia secara tragis dijatuh  (tanpa sengaja) pada 18 September. Meskipun pesawat pengintai Rusia itu ditembak jatuh oleh rudal S-200 yang ditembakkan oleh pertahanan udara Suriah sendiri,

Rusia meminta Israel untuk sepenuhnya bertanggung jawab atas insiden tragis tersebut.

وسائل الحرب الإلكترونية

Pada 2 Oktober, Menteri Pertahanan Rusia, Sergey Shoigu, mengatakan kepada Presiden Vladimir Putin bahwa Rusia telah memasok Suriah dengan 49 macam peralatan sebagai bagian dari pengiriman S-300 yang dimaksudkan untuk meningkatkan keamanan gugus tugas Rusia di negara itu. Peralatan itu termasuk radar, kendaraan pengendali  dan empat peluncur.

S-300 adalah sistem rudal pertahanan udara yang mampu mengeliminasi pesawat canggih, termasuk pesawat yang menggunakan teknologi siluman, rudal balistik jarak menengah, rudal taktis dan jelajah, dan juga pesawat peringatan dini dan kontrol (AWACS / AEW & C) serta juga pesawat pengintai dan pesawat tempur.

Gambar di bawah ini menunjukkan kemampuan rudal S-300 untuk melindungi wilayah udara Suriah setelah ditempatkan di dekat ibu kota. Sistem canggih ini  dapat mencakup area seluruh pantai Suriah, Lebanon selatan dan bagian utara Palestina yang diduduki (Israel).

Rudal S-300 memiliki jangkauan 150-250 km dan mampu menembak 24 pesawat sekaligus dan sejumlah 16 rudal balistik sekaligus.

 

BADAN INTELIJEN JERMAN : ARAB SAUDI ADALAH PENCETUS  DESTABILISASI  DIDUNIA  ARAB

Mohammed bin Salman

Badan intelijen luar negeri Jerman  BND  telah merilis sebuah laporan yang menjatuhkan citra  Kerajaan Arab Saudi. Kajian mereka mengatakan bahwa  negara itulah  yang mengguncang Timur Tengah dengan perang proksi di Yaman dan Negara  Negara lain di kawasan itu.

Sebuah Dokumen dari Agen Intelijen Jerman BND yang berjudul “Arab Saudi ,  kekuatan regional Sunni yang terpecah antara perubahan paradigma kebijakan luar negeri dan konsolidasi kebijakan domestik”,  kebijakan  yang dipilih oleh Menhan Arab Saudi yang juga  Putra Mahkota Mohammed bin Salman. Dimana disaat  dia mencoba untuk memperkuat posisinya dalam suksesi kerajaan , sementara dia juga sedang menempatkan  hubungan dengan sekutu regionalnya  dalam bahaya.

“Sikap diplomatik yang cermat dari anggota senior keluarga kerajaan Saudi telah berubah menjadi  kebijakan intervensi yang impulsif,” kata Bundesnachrichtendienst (BND).

Agen Intelijen Jerman  itu menuduh Muhammad bin Salman pewaris Tahta  dan ayahnya  Raja Salman sebagai  sedang mencoba untuk menciptakan citra Arab Saudi sebagai pemimpin dunia Arab.

BND menambahkan bahwa upaya  bin Salman untuk memperkuat posisinya dalam kepemimpinan kerajaan juga dapat mengganggu anggota keluarga kerajaan lainnya.

BND juga mengutip perubahan yang dirasakan dalam peran Amerika Serikat sebagai penjamin stabilitas dalam menghadapi perkembangan pengaruh  Iran.

Sejak suksesi Raja Salman yang mulai  berkuasa pada Januari 2015, telah ada kebuntuan yang makin menguat dalam hubungan regional antara Iran dan Arab Saudi yang sebagian besar dicetuskan  oleh Pangeran Mohammed.

BND mengatakan bahwa hal ini dapat diamati terutama  dalam intervensi militer Arab Saudi di Yaman serta peningkatan dukungan untuk pemberontak Suriah dalam upaya untuk menurunkan Presiden Suriah Bashar al-Assad.

Laporan singkat agen Intelijen Jerman itu selain membicarakan keterlibatan Arab Saudi di Yaman dan Suriah,  juga menyoroti negara-negara lain seperti Libanon, Bahrain dan Irak sebagai wilayah yang menarik  minat Saudi, dikatakan  bahwa Arab Saudi “siap untuk mengambil risiko militer, keuangan dan politik yang belum pernah terjadi sebelumnya. guna menghindari ketertinggalan dalam politik regional.

” Menurut BND, Arab Saudi terus mengamati  peran Iran di wilayah itu sebagai taktik yang semakin agresif, yang menunjuk pada kerja sama yang dilakukan Iran dengan organisasi paramiliter seperti Hizbullah di Libanon dan proksi  lainnya di daerah daerah  yang dilanda konflik di Timur Tengah.

Iran membantah memiliki ambisi untuk mencampuri urusan luar negeri suatu negara, dan menuduh Arab Saudi merusak kestabilan regional melalui dukungan militer dan pendanaan ke para pemberontak.

Iran sebagai sekutu utama Suriah Assad  dituduh telah membiayai dan membantu pemberontak Houthi di Yaman.

Perluasan pengaruh Arab Saudi di Timur Tengah juga membutuhkan  pembiayaan  yang cukup besar. Kerajaan Saudi  kemungkinan akan menghadapi defisit anggaran setidaknya $ 120 miliar dalam tahun ini saja.

 

SURIAH TUDUH AS MENGEVAKUASI ANGGOTA ISIS DARI DEIR EZZOR

Deir Ezzor

 

Pada Sabtu malam lalu , para militan ISIS dilaporkan telah dipindahkan dari kota al-Shaafah yang terletak di dekat perbatasan Irak ke lokasi yang tidak diketahui.

Ini bukan pertama kalinya bahwa pesawat militer AS  terlihat mentransfer anggota teroris ISIS dari wilayah perang.

Pada akhir September lalu, kantor berita Suriah SANA juga melaporkan bahwa koalisi pimpinan AS melakukan “operasi pendaratan” di pinggiran al-Marashida untuk mengangkut pemimpin teroris ke tujuan yang tidak diketahui.

Seementara Pada bulan April lalu, SANA mengatakan bahwa helikopter militer AS dilaporkan mengevakuasi setidaknya tiga komandan ISIS asal Irak bersama dengan anggota keluarga mereka dari Tal al-Shayer , 20 kilometer wilayah tenggara kota al-Shadadi di provinsi Hasakah Suriah.

 

PETA ASAL  NEGARA NEGARA DAN TERORIS  YANG  MENYERANG SURIAH 

Peta berikut menggambarkan luar biasanya Suriah yang menurut Menlu Suriah diserang oleh oleh lebih 100.000 orang yang didukung secara diam diam  maupun terang terangan oleh  83 negara,

 

 

Dari negara kecil sampai negara super power , dari negara Kristen  dan negara Yahudi  sampai negara Islam yang pemimpinnya salah jalan, dari yang hanya mengirim proxinya sampai yang mengirim tentaranya , semuanya mengeroyok negara yang diberkahi ini.

 

Terbukti isyarat hadist yang menyebut Suriah adalah salah satu negeri yang diberkahi  selain Iraq dan Yaman , Hadist menyebut Kota Ghouta dekat  Damaskus adalah pertahanan terakhir umat Islam yang  terbukti  tidak bisa ditembus.

Suriah disebut hadist akan menjadi tempat dikumpulkannya manusia . Selain itu hadist lain menyebut  Masjid menara Putih di Damaskus timur juga akan menjadi  tempat turunnya kembali Nabi Isa as dengan kedua tangannya memegang sayap Malaikat.

Suriah , sebuah negeri yang diberkahi dimana malaikat membentangkan sayapnya diatas langitnya. SubhanaAllah.

 

 

WAKIL PEMIMPIN ISIS TEWAS DALAM SERANGAN RUDAL IRAN

Seorang calon Pengganti (wakil) pemimpin ISIS Abu Bakr Al-Baghdadi tewas dalam serangan rudal Korps Revolusioner  Iran (IRGC)  ke markas besar ISIS didekat perbatasan kota Albukamal awal pekan ini, komandan pasukan Hashd Al-Sha’abi Iraq Jabbar al-Maamouri, mengatakan kepada harian Baghdad Today.

Serangan Iran itu berhasil menewaskan  Ali al-Mashadani, wakil Al Baghdadi  serta beberapa pemimpin ISIS lainnya, menurut Maamouri.

“Serangan rudal Iran terhadap kantong khusus ISIS di timur sungai  Eufrat itu  menggunakan rudal  menargetkan pertemuan penting dewan perang ISIS, yang mana Abu Bakr al-Baghdadi sedang dalam perjalanan menuju pertemuan itu,” kata Maamouri, dikutip  Irak News.

Al  Baghdadi  sendiri “hampir saja  tewas dalam serangan itu tetapi dia selamat karena dia datang terlambat beberapa menit dalam pertemuan itu,” tambah komandan milisi Irak.

Al Mashadani diyakini berada di urutan teratas untuk menggantikan Al Baghdadi dan dianggap sebagai salah satu komandan peringkat tertinggi ISIS.

 

WAKIL KOMANDAN GARDA REVOLUSI IRAN : NETANYAHU HARUS MULAI BELAJAR RENANG DILAUT UNTUK MENYELAMATKAN DIRI

Wakil Komandan Korps Penjaga Revolusi Islam  Iran, Jenderal Hossein Salami mengeluarkan peringatan kepada Israel dalam sebuah pesan berapi-api yang ditujukan kepada Tel Aviv :  “Saya mengatakan kepada perdana menteri rezim Zionis untuk berlatih berenang di Mediterania karena sebentar lagi mungkin anda tidak akan memiliki pilihan selain melarikan diri ke laut,” kata Salami, berbicara pada rapat umum di Isfahan, Iran tengah pada hari Jumat, seperti dikutip  Fars News.

“Mereka tidak berada pada level sebagai ancaman bagi kami; Hizbullah saja sudah cukup untuk menghancurkan mereka, ”tambah komandan, berbicara di depan relawan IRGC.

Dia menuduh Tel Aviv menipu dunia tentang Iran, pejabat senior itu  menuduh Israel bertindak sebagai “boneka manekin politik” yang dipajang di jendela toko AS.

Mengubah kemarahannya ke Washington, Salami menuduh AS menghabiskan $7 triliun untuk perang di Timur Tengah, dia menambahkan bahwa AS telah dikalahkan dengan setiap upayanya.

“Kami tidak memiliki pangkalan militer di mana pun, dan kehadiran kami di Suriah terbatas, yang mewakili nilai-nilai kami,” tambahnya.

Salami juga memuji apa yang dia sebut serangan rudal 1 Oktober yang “menggelegar” terhadap posisi ISIS di Suriah, yang diluncurkan Iran sebagai pembalasan terhadap serangan teroris 22 September terhadap parade militer di Ahvaz, Iran yang menewaskan 25 orang dan puluhan lainnya terluka.

Hubungan tradisional yang menerjal  antara Iran dan Israel mencapai titik terendah baru pekan lalu di Majelis Umum PBB, dimana kedua negara saling menjelekkan atas aksinya di Suriah dan dugaan program senjata nuklir rahasia Iran.

Kamis lalu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengklaim bahwa Tel Aviv telah menemukan fasilitas nuklir rahasia kedua di Teheran, dan bersumpah bahwa Israel akan  tidak akan bisa  menerima “sebuah rezim yang menyerukan penghancuran kami untuk bisa mengembangkan senjata nuklir.”

Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif membalas, dengan mengatakan bahwa Israel adalah satu-satunya rezim di wilayah kami yang punya  program senjata rahasia dan tidak pernah diumumkan  termasuk  rudal nuklir .

 

IRAN KEMBALI TAWARKAN HUBUNGAN BAIK DENGAN ARAB SAUDI

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengatakan Iran bersedia bekerja sama dengan Arab Saudi untuk membangun Timur Tengah yang kuat , setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa Raja Saudi tidak akan bisa mempertahankan kursinya selama dua minggupun  tanpa dukungan AS.

Dalam posting teweetnya kamis kemarin , Zarif menyebut kata-kata Trump tentang pentingnya dukungan AS bagi Saudi sebagai hal “memalukan”  dan  bahwa keamanan nasional (suatu Negara) tidak dapat digadaikan kenegara lain.  “Kami kembali mengulurkan tangan kami kepada tetangga kami,  mari kita membangun‘ wilayah yang kuat ’, dan hentikan semua kesombongan ini,” ucap Zarif.

Komentar Zarif dikeluarkan  setelah presiden AS dalam  rapat umum di Southaven, Mississippi  mengatakan bahwa  bahwa Raja Salman dari Arab Saudi tidak akan tetap berkuasa “selama dua minggu” tanpa AS dan bahwa kerajaan (Saudi) harusnya  membayar lebih untuk perlindungan AS itu.

Trump juga mengatakan :  “Kami melindungi Arab Saudi … Dan aku mencintai raja, Raja Salman. Tapi saya berkata, ‘Raja, kami melindungi Anda. Tanpa dukungan kami, dalam dua minggu Anda mungkin akan kehilangan keuasaan anda ; Anda khan harusnya  membayar untuk biaya  militer Anda, ‘” kata Trump kepada para pendukungnya,

 

GAMBARAN  KEKUATAN ASING DAN PASUKAN PROXY DUKUNGANNYA DISEKITAR SUNGAI EUFRAT

Ini adalah sebuah peta terkini yang mengambarkan situasi disekitar sungai Eufrat. Disebelah barat sungai telah dikuasai sepenuhnya oleh pasukan Suriah, sementara disebalah timur sungai dikuasai oleh Pasukan AS, Inggris, Perancis dan pemberontak Suriah yang mereka dukung.  Mereka disebut menjarah minyak diarea Suriah yang kaya minyak itu.

 

AKANKAH NEGARA ARAB TELUK MAU MEMBAYAR REKONSTRUKSI SURIAH PASKA PERANG?

Pemerintah Suriah telah mencapai “kesefahaman yang penting” dengan beberapa negara Arab yang memusuhinya, kata  Presiden Suriah Bashar al-Assad pada hari Rabu, setelah menerima delegasi dari Teluk dan negara-negara Barat dalam  beberapa bulan terakhir.

Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan surat kabar Kuwait Al-Shahed pada hari Rabu, yang merupakan kali pertama wawancara  outlet media Teluk sejak 2011, Assad menyatakan bahwa hubungan dengan kekuatan regional yang memusuhi Suriah  secara berangsur-angsur membaik dan dapat dinormalisasi, sejak  Militer Suriah terus bisa   merebut kembali wilayahnya.

Sementara itu, dalam sebuah wawancara dengan Al-Arabiya, Menlu Bahrain Khalid bin Ahmed Al Khalifa mengatakan Liga Arab harusnya berusaha untuk “merebut kembali” peran dalam masalah ini. “Suriah adalah negara Arab. Orang-orangnya adalah orang Arab dan apa yang terjadi di sana harusnya lebih memprihatinkan daripada yg menimpa bangsa lain.

Adalah hal yang tidak benar jika  justru negara-negara regional dan internasional yang malah konsen tentang  masalah Suriah dan bukan malah  kami, ”kata Menteri Luar Negeri Bahrain.

Suriah dikeluarkan dari Liga Arab pada akhir 2011, ketika negara-negara Teluk meningkatkan upaya mereka untuk menggulingkan pemerintah Assad sebagai bagian dari pertempuran mereka untuk dominasi regional dengan Iran.

Namun, beberapa negara Teluk, termasuk Oman, dan Bahrain, masih mempertahankan hubungan bersahabat dengan pemerintah Suriah.

Sekarang, dengan adanya rencana  Damaskus untuk rekonstruksi nasional paska perang , beberapa pejabat pemerintah Suriah telah meminta  Arab Saudi dan sekutu regionalnya harus membayar miliaran dolar guna pembangunan kembali Suriah.

 

DONALD TRUMP : RAJA SAUDI TIDAK  BISA BERTAHAN DUA MINGGU DIKURSINYA TANPA DUKUNGAN AS 

Image result for trump salman pic

Selasa kemarin Presiden Donald Trump membuat pernyataan yang tanpa tedeng aling aling  tentang sekutu dekatnya  Arab Saudi. Dia berkata bahwa  dia telah  memperingatkan Raja Salman dari Arab Saudi bahwa ia tidak akan bertahan dalam kekuasaannya  “selama dua minggupun” tanpa dukungan militer AS.

“Kami melindungi Arab Saudi. Apakah Anda mau bilang mereka kaya,  atau saya mencintai sang Raja, Raja Salman. Tapi saya katakan kepada sanga  Raja , bahwa kami melindungi Anda , anda tidak akan bisa bertahan dua minggu dalam kekuasaan anda tanpa dukungan kami,  tapi anda harus membayar biaya untuk militer Anda, ‘”kata Trump didepan keramaian rapat umum di Southaven, Mississippi.

Trump tidak mengatakan kapan dia telah menyampaikan  peringatan  itu kepada raja Saudi.

Meskipun mengunakan diplomasi dengan kata-kata kasar, pemerintahan  Trump memiliki hubungan dekat dengan Arab Saudi, yang dilihatnya sebagai benteng untuk melawan ambisi Iran di wilayah tersebut.

Trump telah membuat Arab Saudi sebagai tujuan pertama  perjalanan luar negerinya ketika menjabat sebagai presiden tahun 2017 lalu.

Trump menelpon  King Salman pada hari Sabtu lalu dan mereka membahas upaya yang dilakukan untuk mempertahankan pasokan untuk memastikan stabilitas pasar minyak dan pertumbuhan ekonomi global, menurut kantor berita Saudi SPA.

Arab Saudi adalah pengekspor minyak utama dunia dan pemimpin de facto dari OPEC, yang minggu lalu telah dikritik oleh Trump karena harga minyak yang tinggi.

Ketika berbicara di Majelis Umum PBB di New York minggu lalu, Trump mengatakan bahwa seperti biasa, beberapa  Negara anggota OPEC telah  merobek seluruh dunia.” (dengan harga minyak yang tinggi).

 

PETINGGI MILITER IRAN : SERANGAN RUDALNYA KE ISIS DISURIAH MENGIRIM PESAN KEKUATAN IRAN KE AS

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Ali Shamkhani mengatakan pada hari Selasa bahwa serangan Garda Republik Iran IRGC di dekat posisi pasukan AS di Suriah timur telah mengirim pesan ke Washington.

“Kekuatan udara kami telah mengirim keAnda (AS)  sinyal penting ketika mereka menembakkan roket ke fasilitas yang berjarak hanya tiga miles [sekitar 5 km] dari posisi Anda (AS),” kata Shamkhani, seperti dikutip oleh Kantor Berita Tasnim.

Pada Senin pagi, pasukan kedirgantaraan IRGC menembakkan setidaknya setengah lusin rudal permukaan ke permukaan menuju posisi ISIS di pedesaan Albukamal di provinsi Deir Ezzor.

IRGC akan melanjtkan serangan ini dengan melancarkan serangan drone besar ke posisi ISIS.

Menurut Kemenhan Iran, serangan IRGC mengakibatkan kematian lebih dari 40 pemimpin ISIS.

 

MENTERI ISRAEL : SISTEM S-300 RUSIA TAK BERGUNA UNTUK MELAWAN PESAWAT ISRAEL

Rabu kemarin, Menteri Kerjasama Regional Israel Tzachi Hanegbi mengatakan kepada Radio Militer Israel bahwa sistem S-300 Rusia tidak akan memiliki banyak manfaat terhadap pesawat tempur mereka.

“Kemampuan operasional angkatan udara (Israel) sedemikian rupa sehingga baterai (S-300) itu benar-benar tidak akan bisa membatasi kemampuan angkatan udara untuk bertindak,” katanya kepada Radio Tentara Israel.

“Anda tahu bahwa kita memiliki pesawat tempur siluman, pesawat terbaik di dunia. Baterai ini bahkan tidak akan mampu mendeteksi mereka, ”lanjutnya.

Menteri Israel mengatakan bahwa Rusia sudah menempatkan sistem S-300 mereka di dalam Suriah, sehingga senjata itu sudah diperhitungkan.

Selanjutnya, dia mengatakan bahwa Israel telah menegaskan bahwa mereka tidak akan mundur dan akan terus melakukan operasi mereka di dalam wilayah Suriah.’

“Sudah beberapa kali kami telah mengklarifikasi kepada Suriah  bahwa kami tidak akan mundur dari komitmen kami untuk mencegah penjajahan Iran di Suriah,” kata Hanegbi, dia menambahkan ancaman tersembunyi untuk menghadapi S-300 itu sudah disiapkan:

“Kami sudah dipaksa, beberapa bulan yang lalu, untuk menghancurkan baterai rudal milik Suriah, dan saya harap mereka tidak akan menantang kita kembali  di masa depan.

 

ISRAEL AKAN MULAI GUNAKAN PESAWAT TEMPUR SILUMAN F-35 UNTUK MENYERANG SURIAH

Israel akan mulai menggunakan jet tempur siluman F-35L mereka di Suriah, Galei Tzahel (radio Militer Israel) melaporkan pada hari Rabu.

Menurut laporan Galei Tzahel, keputusan untuk menggunakan F-35 dikeluarkan  sebagai tanggapan atas keputusan Rusia untuk memasok Suriah dengan sistem pertahanan udara S-300.

“Galei Tzahal mengutip sumber di Angkatan Udara Israel yang mengatakan bahwa mengingat situasi di Suriah, Israel telah memutuskan untuk meningkatkan penggunaan pesawat tempur siluman F-35 dalam serangannya ke Suriah,” kata Arutz Sheva.

“Serangan yang akan datang tidak akan menjadi yang pertama, tetapi mereka akan lebih aman untuk para pilot mengingat realitas baru di langit Suriah,” kata sumber itu kepada Galei Tzahal, sebagaimana dikutip oleh Arutz Sheva.

“Ini adalah senjata paling mahal di dunia, dan itu adalah pesawat paling canggih di dunia. Israel membayar 125 juta untuk setiap pesawat, dan Departemen Pertahanan membeli 50 pesawat Model A … Pesawat kami disebut F-35I. Sejumlah delapan pesawat  telah datang di Israel diperkirakan sejumlah 33 akan tiba pada 2021, ”tambah mereka.

 

PUTIN : JIKA TRUMP INGIN TAHU SIAPA BIANG KENAIKAN HARGA MINYAK, SEBAIKNYA DIA BERKACA

Presiden AS Donald Trump telah menuduh OPEC sebagai biang naiknya  harga minyak. Namun, itu sebenarnya pemerintahan  Trump sendiri  yang memicu naiknya harga minyak  mentah, kata Presiden Rusia Vladimir Putin.

“Kami telah mengadadakan pertemuan yang sangat bagus dengan Presiden Trump di Helsinki,” kata Putin di Forum Minggu Energi Rusia pada hari Rabu. “Tapi jika kita telah berbicara tentang minyak, saya akan mengatakan kepadanya bahwa jika dia ingin menemukan siapa pelaku kenaikan harga itu , maka Anda (Trump) harus  melihat ke cermin,'” tambahnya.

“Kami membela negara2 Opec itu tanpa pamrih , dan kemudian mereka mendapat keuntungan dari kami dengan membuat  kami harga minyak yang tinggi. Itu tidak baik. kami ingin mereka berhenti menaikkan harga, kami ingin mereka mulai menurunkan harga,” kata Trump minggu lalu di depan Majelis umum PBB.

Putin mengatakan bahwa kenaikan harga minyak ke $ 85 per barel untuk pertama kalinya sejak 2014 ini terjadi karena faktor politik eksternal. “Ini termasuk ekspektasi pasar tentang sanksi terhadap Iran, yang dikeluarkan  dengan cara yang  benar-benar ilegal dan berbahaya bagi ekonomi dunia. Ada juga penurunan produksi di Afrika Utara karena sejumlah keadaan politik (perang saudara, dll.).

“Penurunan produksi di Venezuela terjadi juga karena alasan politik internal dan pembatasan (sanksi AS) yang diberlakukan di sana.

Lihatlah apa yang terjadi di Libya,  negara itu telah dihancurkan (AS), ini adalah hasil dari politik yang tidak bertanggung jawab, ”kata pemimpin Rusia itu.

Putin menambahkan bahwa sebagian pendapat adalah benar  Trump menyangkut tentang  perkiraan harga minyak yang seharusnya, dan perusahaan-perusahaan Rusia akan puas dengan kisaran $65- $75 per barel. Rusia dapat meningkatkan produksi minyak sebesar 300.000 barel per hari, jika perlu, kata Putin.

Pada bulan September, negara itu (Rusia) telah menghasilkan sejumlah rekor dalam produksi minyak dalam sejarah modernnya,  disaat  produksi Rusia  naik menjadi 11,36 juta barel per hari.

 

SISTEM PERTAHANAN UDARA S-300 RUSIA MULAI DIOPERASIKAN  MILITER SURIAH

Berkas:MoscowParade2009 7.jpg

Baterai pertama dari sistem  pertahanan udara anti rudal S-300 buatan Rusia telah mulai diaktifkan, media Rusia melaporkan pada hari Selasa 2/10.

Berikut cuplikan video pengiriman sistem rudal permukaan-ke-udara S-300 (S-300PM2) ke Suriah. Terlihat Sistem anti rudal itu diturunkan dari pesawat angkut strategis  airlift  An-124-100  di pangkalan udara Hmeymim Suriah.

 

 

“Menurut sumber lokal, baterai pertama dari system  anti rudal dan pesawat S-300 mulai dioperasi oleh Angkatan Darat Arab Suriah” lapor kantor berita ANNA.

Seperti diketahui , Menhan Rusia mengatakan akan mengirim rudal anti-pesawat baru ke Suriah, seminggu setelah pasukan Suriah secara tidak sengaja menembak jatuh pesawat Rusia IL-20 saat terjadinya serangan udara Israel, pada 17 September.

Rusia telah menyalahkan insiden itu kepada Israel dan mengatakan bahwa Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menggunakan pesawat  IL-20 Rusia sebagai perisai.  Pihak Israel telah membantah pernyataan ini, mengatakan bahwa mereka telah memberi tahu pihak Rusia pada sebelumnya.

 

Harian Rusia “Kommersant” mengatakan Moskow akan mengirim sekitar empat batalion pertahanan udara S-300 ke Suriah dalam waktu dua minggu, menurut sumber informasi.

Menurut Kommersant, sistem rudal pertahanan udara S-300 akan mencakup fasilitas di pantai Suriah dan memantau perbatasan Suriah dengan Israel serta dengan Yordania, Irak dan Libanon.

Sumber itu menjelaskan bahwa jumlah batalion sistem rudal S-300, yang akan dikirim ke Suriah bisa meningkat menjadi 6 atau 8 batalion, tergantung pada perkembangan dan kondisi yang diperlukan.

Ahli militer Israel mengatakan kepada surat kabar online Rusia “Vzglyad” bahwa Israel tidak akan menyerang rudal S300 karena alasan politik – bukan teknis. “Secara teknis, semuanya mungkin. Tetapi bukan ini masalahnya. Masalah utamanya adalah bahwa memasok Suriah dengan system anti rudal S300 bisa  membawa Rusia dan Israel ke ambang konfrontasi militer langsung, ”  komentarnya.

“Ada pemahaman yang jelas bagi Israel,  bahwa sistem S-300 akan benar-benar menutup wilayah udara Israel”, kata Uzi Rubin  pendiri badan pengembangan sistem pertahanan rudal dan pendiri sistem anti-rudal HETZ Israel.

 

LEBIH 100.000 TERORIS DISURIAH  TEWAS DALAM 3 TAHUN SERANGAN UDARA RUSIA

Syria

Hampir 100.000 teroris telah tewas sejak dimulainya operasi militer Rusia di Suriah 3 tahun yang lalu, kata seorang mantan komandan Angkatan Udara Rusia.

Viktor Bondarev, ketua komite pertahanan dan keamanan dari Dewan Federasi, majelis tinggi parlemen Rusia, dan mantan komandan pasukan udara Rusia dikutip oleh situs RT Aarabic mengatakan bahwa hampir 100.000 teroris telah tewas dalam tiga tahun terakhir perang Suriah, dan bahwa 85.000 diantara 100.000 itu tewas oleh serangan udara Rusia.

Lebih lanjut dikatakan RT arabic, bahwa puluhan ribu posisi teroris dan instalasi mereka juga telah dihancurkan  dalam tiga tahun terakhir, dan bahwa angkatan udara Rusia juga telah menggempur posisi para teroris didaerah berbatu  dan daerah pegunungan untuk memungkinkan gerak maju yang cepat bagi angkatan darat Suriah.

Sebelumnya, dia mengatakan bahwa Rusia telah kehilangan 112 prajurit selama operasi tiga tahun di Suriah.

“Kerugian material termasuk diantaranya delapan buah pesawat, tujuh helikopter dan, hanya satu atau dua personel kendaraan lapis baja,” tambahnya.

 

IRAN LANCARKAN SERANGAN RUDAL KEPOSISI ISIS DISURIAH

https://www.youtube.com/watch?v=xq1u0elpVuw

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) meluncurkan enam rudal balistik dari daerah dekat dengan Kermanshah, yang menargetkan teroris di sebelah timur Sungai Eufrat di Suriah pada Senin pagi, TV pemerintah Iran mengabarkan.

Menurut Humas Korps Garda Revolusi Iran, serangan itu diduga telah menewaskan beberapa pemimpin dan para pelaku serangan parade di Ahvaz Iran yang mematikan pada 22 September. Rudal2 balistik itu dilaporkan menargetkan Abu Kamal, sebuah kota di Sungai Eufrat di Deir ez-Zor Provinsi Suriah timur, dekat perbatasan dengan Irak dan diikuti oleh serangan udara yang dilakukan oleh tujuh UAV (pesawat tak berawak).

Misil diluncurkan dengan nama ‘serangan Muharram’ dan menempuh jarak sejauh 570 kilometer (355 mil) sebelum mencapai targetnya.
Paling tidak salah satu misil diberi tulisan : “Matilah Amerika, matilah Israel dan matilah Saudi”.

Menurut Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, sebuah monitor perang yang berbasis di Inggris, “ledakan besar terjadi pada waktu fajar (Senin) di kantong terakhir yang berada di bawah penguasaan ISIS didekat Albu Kamal”.
Albu Kamal sendiri yang terletak di perbatasan dengan Irak, saat ini dikuasai oleh pasukan pemerintah dan sebagian oleh milisi regional sekutu yang merebutnya dari ISIS pada 2007.

 

ARAB SAUDI AKUI MELAKUKAN KESALAHAN DENGAN MENTARGET PENDUDUK SIPIL DAN ANAK ANAK DIYAMAN

Senin lalu , Arab Saudi mengatakan  bahwa fihaknya sedang bekerja keras untuk mengoreksi kesalahan sasaran yang dilakukan oleh koalisi militernya di Yaman yang telah banyak membunuh warga sipil termasuk anak-anak, tetapi para aktivis Hak asasi manusia AS menyatakan  skeptic akan hal ini

Tekanan internasional meningkat pada kerajaan Saudi , termasuk dari par sekutunya , untuk  membatasi korban sipil dalam perang saudara 3-1 / 2 tahun yang telah menewaskan lebih dari 10.000 orang dan mendorong negara yang sudah miskin (Yaman)  itu ke jurang kelaparan.

Arab Saudi (telah 3 tahun) memimpin koalisi negara-negara Arab untuk berperang melawan gerakan Houthi yang menguasai  ibukota Yaman.

Senin kemarin, Komite HAM PBB memeriksa catatan Saudi atas kepatuhannya  terhadap protokol perjanjian perlakuan  anak-anak dalam peperangan, dan berulang kali mengangkat masalah anak-anak yang terbunuh oleh serangan koalisi Saudi di Yaman.

“Hal Ini telah berlangsung beberapa tahun. Namun tetap tidak ada informasi bahwa pelaku atau orang yang bertanggung jawab atas tindakan semacam ini telah dituntut atau dijatuhi sanksi atau ditangani dengan cara apa pun, ”kata wakil ketua panel HAM PBB,  Clarence Nelson.

Osaiker Alotaibi dari Kemenhan Arab  Saudi mengatakan kepada panel 18 ahli independen bahwa aliansi yang dipimpin Saudi berkomitmen untuk menegakkan hukum kemanusiaan internasional. Koalisi Saudi memiliki daftar 64.000 target potensial di Yaman yang terlarang untuk diserang, termasuk sekolah dan rumah sakit.

Investigasi oleh fihakk koalisi telah mengungkap “adanya kesalahan tidak sengaja tertentu dalam sejumlah operasi ini,” kata Alotaibi. “Gugus tugas (HAM pBB) merekomendasikan bahwa pelaku harus dimintai pertanggungjawaban dan korban harus mendapat ganti rugi.”

[ads-quote-center cite=”]Renate Winter, ketua panel HAM PBB menanyakan  mengapa sekolah dan rumah sakit berulang kali diserang: “tapi Anda mengatakan itu kecelakaan. Berapa banyak kecelakaan seperti itu yang dapat Anda tanggung dan berapa banyak lagi insiden  seperti itu yang dapat ditanggung orang-orang di negara tersebut (Yaman)? “[/ads-quote-center]

Winter merujuk kepada  serangan udara di sebuah bus sekolah pada bulan Agustus di provinsi Saada di Yaman utara yang menewaskan puluhan orang.

Koalisi yang dipimpin Saudi mengatakan pada 1 September bahwa mereka mengakui  bahwa serangan udaranya  telah menewaskan puluhan orang, termasuk anak-anak di bus, dan bahwa itu tidak dapat dibenarkan.

Mereka (Saudi)  berjanji akan meminta pertanggungjawaban siapa pun yang berkontribusi terhadap kesalahan tersebut.

Saudi menyalahkan Houthi karena menempatkan warga sipil termasuk anak-anak dalam bahaya dengan menggunakan sekolah dan rumah sakit sebagai “tempat perlindungan”.

Posted in Update WW3 2018 | 8 Comments

KERJASAMA UEA DAN ISRAEL DALAM PERANG YAMAN

yemen

 

Sebuah laporan baru dari situs berita Uni  Emirat  Arab Al-Khaleej Online menyoroti peran rahasia Israel dalam perang di Yaman. Situs berita  itu  mengungkapkan bahwa banyak tentara bayaran yang memimpin serangan terhadap kota pelabuhan Yaman, Hodeida adalah  dilatih di Israel oleh tentara Israel,

Menurut pejabat AS yang dekat dengan Komite Intelijen  yang punya pengetahuan tentang operasi itu , ratusan tentara bayaran dari berbagai negara yang berjuang atas nama Uni Emirat Arab (UEA) di Yaman baru-baru ini menerima “pelatihan tempur ” di kamp pelatihan di gurun Negev (diIsrael)  yang dibentuk  melalui perjanjian rahasia yang disepakati  antara UAE dan Israel. Tentara bayaran di kamp dilatih itu di bawah pengawasan langsung dari Pasukan Pertahanan Israel (IDF).

Pembentukan kamp pelatihan  itu dipelopori oleh Penasihat Keamanan Uni Emirat Arab  Mohammed Dahlan  yang secara langsung  mengawasi penggunaan  pasukan asing (tentara bayaran) ini, dimana  mayoritas tentara bayaran itu  adalah orang Kolombia dan  Nepal, yang didatangkan untuk bertempur atas nama UAE di Yaman. (laporan lain juga mengatakan bahwa Saudi dan UEA juga merekrut tentara bayaran dari negar anegara Afrika)

Dahlan seorang warga Palestina, adalah tokoh sentral dalam rencana dukungan AS yang didanai oleh Uni Emirat Arab untuk mempersenjatai dan melatih milisi untuk menggulingkan Hamas setelah mereka memenangkan pemilu di Gaza pada tahun 2007.

Sejak itu Dahlan  tinggal di pengasingan di UAE di mana dia telah mengembangkan hubungan dekat dengan keluarga kerajaan Emirat dan sekarang bertindak  sebagai salah satu penasihat UEA.

Dahlan juga memiliki hubungan dekat dengan Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman. Laporan itu mencatat bahwa Dahlan beberapa kali secara langsung mengunjungi kamp pelatihan di Israel itu  untuk mengawasi pelatihan  tentara bayaran oleh militer Israel  IDF.

Sumber-sumber Al-Khaleej juga menyatakan bahwa Dahlan telah memilih gurun Negev sebagai lokasi kamp pelatihan karena kesamaan  wilayah tersebut dengan Yaman dalam hal iklim, lingkungan dan struktur kesukuan.

Tentara bayaran ini  dilatih di kamp-kamp yang dipimpin militer Israel  IDF  dan didanai oleh UEA, dan sekarang  mereka sedang memimpin serangan baru di pelabuhan Yaman Hodeida, yang dimulai awal  hari Selasa pekan ini.

Koalisi UAE  dan  Arab Saudi sebelumnya telah melancarkan serangan di Hodeida pada bulan Juni lau, tetapi upaya itu gagal mencapai kemajuan meskipun koalisi Saudi  unggul dalam senjata.

Serangan yang terakhir dilancarkan setelah koalisi pimpinan Saudi berhasil memotong jalan utama antara Hodeida dan ibukota Yaman Sana’a.

Lebih dari 90% makanan bagi rakyat Yaman diimpor melalui Hodeida, hal ini mendorong PBB dan beberapa LSM untuk memperingatkan bahwa gangguan terhadap pasokan makanan dan bahan bakar yang datang melalui pelabuhan Hodeida  akan  menyebabkan kelaparan dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya ,  sebagai krisis kemanusiaan besar dinegara itu ,  konsekuensi langsung dari tindakan koalisi Saudi ini akan sekarang lebih mengerikan dari sebelumnya.

Tercatat, info adanya kamp pelatihan tentara bayaran UAE yang berbasis di Israel ini bukanlah indikasi pertama keterlibatan Israel terselubung dalam konflik Yaman. Walaupun memang, sejak awal  perang Yaman  dimulai pada tahun 2015, koalisi yang dipimpin oleh Arab Saudi dan UEA diketahui menggunakan senjata buatan Israel.

Selain itu, sebuah dokumen yang disita oleh Kedutaan Saudi di ibukota Yaman Sana’a pada tahun yang sama mengungkapkan bahwa AS sedang berusaha untuk membangun pangkalan militer dekat selat Bab al-Mandab Yaman untuk “memastikan keamanan Israel,” mengindikasikan adanya motif kuat  dukungan AS dan Israel untuk koalisi Saudi.

Belum lama ini, terdengar desas-desus tentang adanya kesepakatan senjata baru antara  Israel-Saudi ,  termasuk dugaan rencana untuk menjual sistem pertahanan rudal Iron Dome ke Arab Saudi, hal ini telah menarik perhatian pers, dan  menunjukkan bahwa penjualan senjata Israel secara rahasia kepada koalisi pimpinan Saudi masih berlanjut hingga saat ini.

Situs berita  Al-Khaleej Online sebelumnya melaporkan bahwa Israel secara diam-diam telah menjual senjata dan amunisi kepada Saudi, termasuk senjata yang dilarang secara internasional yang telah digunakan dalam serangan  pengeboman brutal di Yaman yang secara konsisten menargetkan infrastruktur sipil.

Bulan lalu, tercatat 43% dari target koalisi adalah struktur sipil, terlepas dari fakta bahwa AS sekarang secara langsung membantu koalisi dalam memilih target serangan sebagai bagian dari upaya yang diduga untuk mengurangi korban sipil dalam perang.

Sementara keterlibatan Israel dalam perang di Yaman sejauh ini selalu terselubung, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan bulan lalu bahwa ia akan mempertimbangkan mengirim pasukan Israel ke Yaman untuk berjuang atas nama koalisi yang dipimpin Saudi jika kelompok perlawanan diYaman menguasai selat strategis Bab al-Mandab , yang berfungsi sebagai chokepoint  ekspor minyak Saudi dan perdagangan penting diLaut Merah.

Posted in Info Lain | Tagged , , , , | 4 Comments

CERITA SEORANG SENATOR AS YANG BARU SAJA BERTEMU ASSAD

US Senator of the Virginia State Richard Black attends a news conference in Damascus, Syria April 28, 2016.

 

[ads_dropcap]M[/ads_dropcap]asih ada pejabat AS yang berfikiran lurus dan tidak mau percaya begitu seja dengan propaganda media AS.  Bagi anda yang selama ini hanya dihodohi oleh  info pelintiran dari Medsos atau dari omongan orang2 bayaran tentang Assad dan Suriah , sebaiknya mendengarkan penuturan seorang senator AS yang baru saja pulang dari Suriah ini.  

Richard Black  seorang anggota senat dari partai Republik Negara Bagian Virginia, baru saja  kembali dari Suriah, disana dia bertemu dengan Presiden Suriah Bashar Assad dan membahas perkembangan terakhir di negara tersebut. Juga mengunjungi langsung banyak tempat dan berbicara secara acak dengan beberapa orang Suriah.

Senator AS Richard Black dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Sputnik, mengungkapkan bagaimana sebenarnya orang-orang Suriah memandang terhadap  Presiden mereka. Richard Black mengungkap juga apa saja yang salah dengan kebijakan AS di Timur Tengah dan juga menyatakan kekagumannya terhadap keadaan hak asasi manusia di negara itu, karena “Suriah menghargai hak-hak wanita terbesar dan kebebasan beragama terbesar di negara Arab mana pun. “

Info yang sangat menarik adalah, bahwa ternyata tidak hanya “deep state” yang mempengaruhi arah kebijakan luar negeri AS, tapi negara2 kaya Timteng Arab saudi, Qatar dan UEA diam diam juga bermain di pos pos penting Pemerintahan AS,  o.. oooh … jadi  makin jelas semuanya.

 

Berikut wawancara yang sangat panjang ( 14 hal folio) Sputnik dengan Richard black :

Sputnik  : Baru-baru ini Anda bertemu dengan Presiden Suriah Bashar al-Assad. Apa pendapat umum Anda tentang dia itu dan seberapa akurat dia diberitakan  di media Barat?

Richard Black: Ini adalah kedua kalinya saya bertemu dengan Presiden Assad. Kami dijadwalkan untuk  waktu  45 menit,  tapi  akhirnya kami berbicara selama tiga jam. Terakhir kali saya kesini dia sangat optimis, dia sangat bersemangat seperti  ada pegas dikakinya.

Dia dalam keadaan cukup gembira dan bahagia. Saya fikir  seperti halnya semua orang Suriah pada umumnya, ia menyadari bahwa jika Barat tidak terlibat dalam cara yang sangat jahat ini, maka Perang akan berakhir lebih cepat.

Saya pikir semua warga Suriah juga  seperti itu, tetapi dia tampak sangat optimis dan sangat bahagia.

Anda bertanya tentang bagaimana dia digambarkan di media barat. Orang-orang di Suriah tahu bahwa dia adalah individu yang sangat rendah hati. ada sedikit sentuhan rasa malu tentang dia. Sangat cerdas dan sangat berbakti kepada rakyatnya.

Dia tidak memiliki sentuhan “Imperial presidency” (sok kuasa) seperti yang kita miliki dan banyak terlihat di negara Barat. Ketika dia tiba-tiba harus pergi ke upacara keagamaan, entah itu untuk Muslim atau Kristen, dia menyetir sendiri dengan SUV miliknya.

Dia tidak memakai pengawalan dan ini membuat rakyat mencintainya. Tidak pernah ada satu upaya (penyerangan) terhadap Presiden Assad. Dan dia berkata: jika rakyat Suriah ingin saya meninggalkan kursi presiden  saya akan pergi, tentara akan berbaris dalam satu hari. Mereka akan berkata (dengan baik) : Tuan Presiden, sudah waktunya bagi Anda untuk pergi, silahkan kemasi barang-barang Anda, kami akan mengawal Anda keluar; Anda bukan lagi presiden. Dan dia (Assad) akan berkata: Saya akan menerima itu, jika itu kehendak rakyat.

Saya belum pernah lihat ada  politisi lain di negara manapun yang punya  tingkat popularitas seperti Presiden Assad. Saya pernah bertemu dengan orang2 di pedesaan (Suriah) ketika saya berbicara dengan para gembala. Mereka akan mengatakan: “Kami mencintai presiden kami; Anda harus memberitahu  orang-orang di Barat itu,  betapa kami sangat setia kepada Presiden Assad.

 

Sputnik: Masalah apa saja yang Anda diskusikan dengan Assad? Apakah Anda akan menyampaikan semua informasi  dari pertemuan ini, mungkin, kepada para pejabat dan anggota parlemen AS?

Richrad Balck : Para anggota parlemen (AS)  cenderung lebih mau mendengar perintah “the deep state” (lobi Yahudi) atas  situasi2  dengan penting, mereka lebih suka bertanya kepada badan-badan intelijen yang  tujuan utama sebenarnya  dalam perang Suriah adalah menciptakan propaganda untuk menipu rakyat Amerika tentang apa yang sedang terjadi.

Tentu saja, kami juga mendiskusikan (dengan Assad)  soal pertempuran yang akan datang di Idlib. Anda tahu bahwa tentara Suriah telah merebut kembali hampir semua Suriah dan ada kantung  radikal ultra-ekstrim di Idlib. Orang-orang di Idlib hidup di bawah dominasi para jihadis yang ganas ini. Mereka dipimpin oleh seorang individu bernama Abjullani. Abjullani adalah tokoh utama dalam Daesh (ISIS) *. Dia adalah tokoh teratas  Al-Qaeda * di Suriah.

Jika AS akan campur tangan dan berada di sisi para pemberontak di Idlib, maka kita (AS) sebenarnya akan berjuang bahu-membahu dengan al-Qaeda, kelompok  sama yang menyerang Menara Kembar dan Pentagon pada 9/11. Jadi kami juga berbicara tentang Idlib, kami berbicara tentang prospek pertempuran dan tentu saja keinginan presiden Assad untuk membatasi pertumpahan darah sebisa mungkin.

Ini selalu menjadi kebijakannya selama perang Suriah, tidak seperti ketika kami (AS)  menyerang Mosul dan Raqqa dan hanya karpet yang dibom dan tanpa pandang bulu membunuh semua orang yang berada di dalam kota-kota itu.

Bicara tentang sanksi AS , Amerika  hanya  mencegah rakyat (Suriah) agar bantuan makanan, dan obat-obatan untuk kanker tidak sampai kerakyat.

Jika kita (AS) mau  menyingkirkan sanksi, hal itu akan membuat  lebih mudah bagi para pengungsi untuk kembali. Kami memang juga berbicara tentang para pengungsi dan Presiden Assad telah mejelaskan semuanya: Dia ingin semua orang Suriah kembali ke Suriah. Yang merupakan kekuatan paling utama bagi suatu bangsa. Orang Suriah sangat cerdas, sangat pekerja keras. Dia (Assad) ingin mereka (para pengungsi) semua bisa segera kembali.

 

Sputnik: Bagaimana dengan masalah senjata kimia? Karena, Media Barat telah mengatakan bahwa Assad kemungkinan akan menggunakan senjata kimia. Apakah masalah ini juga dibahas ?

Richard Black: Saya telah mempelajari perang Suriah selama tujuh tahun. Saya mulai mempelajarinya karena saya belajar tentang Libya. Untuk apa kami menyerang Libya? Mereka tidak pernah menyerang siapa pun. Dan itu mengarah ke pada fakta bahwa kami telah merampas  senjata2  Libya,  lalu  kami  mengirimkannya ke Turki untuk kemudian digunakan Turki  untuk melakukan invasi ke Suriah. Saya telah mempelajari setiap upaya  provokasi serangan gas seperti  ini,  dan dengan pengecualian Douma, semua (serangan kimia)  telah dilakukan oleh para teroris, juga sering kali dilakukan  bersama dengan Turki atau dengan badan intelijen asing lainnya.

Di Douma, ada situasi yang sangat aneh yang belum pernah diungkapkan di media. Dimana ketika  Intelijen Inggris  memulainya dengan membuat peringatan  (akan adanya serangan kimia) beberapa minggu sebelumnya bahwa akan ada serangan gas di Douma yang akan dilakukan oleh pemerintah  Suriah.. Tapi  kemudian Pasukan Tiger Force  tentara Suriah melancarkan serangan dari arah yang tak terduga dan mereka menemukan laboratorium kimia yang digunakan  para pemberontak untuk melancarkan serangan gas yang kemudian  akan mereka tuduhkan  kepada pemerintah Suriah.

Para teroris menyerah dan pertempuran masih berlanjut; akhirnya para pemberontak terpaksa menyerah. Dan mereka melakukan serangan gas palsu. Tidak pernah ada serangan gas di Douma. Saya tahu itu dari teman dekat saya  Pearson Short, yang bekerja untuk One America News, yang merupakan sumber berita  yang bagus. Dia kebetulan berada di Damaskus pada saat itu dan dia berlari ke bawah dengan hanya seorang supir taksi dan penerjemah dan dia pergi kelokasi yang dimaksud ada serangan gas itu  terjadi..

Dia banyak bertanya kepada  banyak orang biasa yang tidak ada hubungannya dengan pemerintah dan dia berkata: “Apa yang terjadi dengan serangan gas? Di mana korbannya?” Dan semua orang berkata: “Serangan gas apa? Kami belum mendengar apa-apa tentang serangan gas.”

Itu semua dipentaskan dan palsu. Ada semacam pola tertentu pada hal hal ini. Saya pernah membacai media Inggris sekitar empat minggu yang lalu, yang membuat pernyataan  panik bahwa Suriah akan menggunakan gas. Bagi saya itu selalu merupakan sinyal bahwa mereka (AS dan teroris) yang akan melakukan  serangan gas bertahap. Saya pikir ada bahaya yang sangat nyata.

 

Belum ada satupun  wartawan Amerika yang pernah bertanya apakah Suriah memiliki gas beracun . Jika mereka  (Assad) begitu putus asa sampai harus  menggunakan gas beracun , mengapa mereka tidak menggunakannya untuk melawan teroris?  Ada 50.000 teroris di provinsi Idlib. Tapi kenapa yang jadi korban (bukan para teroris) malah para  wanita dengan kereta bayi dan pria  pria tua? Tidak ada yangbisa menjawaban  itu. Itu tidak rasional. Tidak mungkin ada orang yang berfikir rasional akan bisa mempercayai hal ini.

 

Para Jurnalis (AS)  memahami bahwa ada pertanyaan2  tertentu yang sebaiknya tidak di tanyakan jika Anda ingin tetap berkarier di bidang jurnalisme di AS.

Saya sangat khawatir bahwa akan ada serangan gas beracun, sudah ada pernyataan dari intelijen tentang ini . Tampaknya  Intelijen Inggris MI6 akan melakukan serangan gas secara bertahap; mereka telah memilih lokasi yang telah diungkapkan. Mereka telah melatih orang untuk pura-pura seolah-olah mereka adalah korban serangan  gas. Sekarang (rencana itu) sudah diungkapkan dan mereka dapat mengubah rencana mereka. Kemungkinan kita akan  melihat skenario yang berbeda.

Tapi saya pikir sangat mungkin bahwa akan ada serangan udara terhadap tentara Suriah; maka sebenarnya kita (AS) berada dalam aliansi total yang dekat dengan Al Qaeda yang telah menyerang AS dan membunuh 3.000 orang Amerika pada peristiwa 9/11.

 

Sputnik: Apakah Anda mendapat  jaminan yang sebenarnya dari Assad bahwa tentara Suriah tidak menggunakan senjata kimia? Karena hal itu yang ingin didengar oleh banyak orang.

Richard Black: Presiden Assad menganggap  gagasan  bahwa dia akan  menggunakan  sunjata kimia adalah gagasan yang menggelikan. Anda ingat bahwa AS  bersama PBB telah menyatakan dengan tegas bahwa tidak ada lagi senjata racun yang tersisa di Suriah. Mereka tahu (konskeuensinya) jika mereka menggunakan gas beracun, jika mereka benar-benar menggunakannya  itu mungkin akan langsung memancing invasi oleh Barat. Syria sangat mengerti itu. Penggunaan senjata sama sekali tidak ada untungnya, karena segala (upaya baiknya)  akan hilang. Setiap ada isu  serangan gas beracun ini selalu  dibantah oleh para wartawan investigasi yang sangat kredibel, orang-orang seperti Seymour Hersh. Dia telah melakukan pekerjaan yang sangat baik di Suriah dan dia telah mengungkapkan fakta bahwa ini adalah serangan gas palsu.

Presiden Assad telah memperjelas hal dalam dua diskusi saya dengannya bahwa itu tidak ada untungnya, tidak ada alasan duniawi bahwa Suriah akan menggunakan gas beracun.

 

Sputnik: Anda telah menjadi kritikus yang vokal atas kebijakan AS terhadap Suriah. Bagian kebijakan mana saja  yang paling tidak Anda setujui dan mengapa?

Richard Black:  Kita lembali dulu ke masa ketika AS menentang pendudukan Uni Soviet di Afghanistan, saat itu kami mulai menggunakan teror (teroris) sebagai senjata. Kita seharusnya belajar di Afghanistan bahwa ini adalah senjata yang sangat berbahaya. Ini seperti Kotak Pandora: setelah Anda membuka dan melepaskan makhluk yang ada di kotak Pandora, maka anda tidak akan pernah bisa mendapatkannya kembali.

CIA, bekerja sama dengan Intelijen Inggris, telah berulang kali menggunakan  teroris sebagai  untuk menggulingkan suatu negara. Tujuan kami (AS) adalah agar kemudian bisa memasang rezim boneka. Jika kita berhasil di Suriah hari ini, maka Al Qaeda atau Daesh (ISIS) akan mememrintah  Suriah dari Damaskus dan bendera hitam dan putih al Qaeda yang ditakuti itu akan berkibat di atas ibu kota Suriah. Saya tidak berpikir inilah yang diinginkan rakyat Amerika.

 

Saya akan mengatakan bahwa hal paling buruk dari kebijakan luar negeri Amerika adalah bahwa telah  tertanam kuat dalam kebijakan luar negeri kita (AS) untuk selalu menggunakan teroris  sebagai senjata.

 

Orang-orang di CIA dan Departemen Luar Negeri tidak punya batasan, bagi mereka tidak ada batasan moral ,  mereka akan memungkinkan para teroris untuk melakukan atau mendorong mereka untuk melakukan (apa saja kemauan mereka). Mereka (teroris) telah  terlibat dalam pemerkosaan massal terhadap wanita Suriah, pemenggalan kepala, penyaliban, amputasi, pembakaran orang dan  semua hal ini mereka lakukan.

 

Dan saya pikir , selama setiap kasus (perang)  adalah ditujukan untuk  perubahan rezim dan menggulingkan pemerintah, kemudian memasang pemerintahan boneka yang memuaskan bagi Arab Saudi dan beberapa kekuatan lain di Timur Tengah ,  maka nampaknya kita akan cukup nyaman untuk melakukan itu.
Kami (AS) selalu berbicara tentang perang melawan teror, tetapi kami tidak pernah mengobarkan perang terhadap teroris. Kami justru melancarkan perang di mana teroris malah menjadi senjata utama kami. Itu adalah perhatian utama saya dengan apa yang kami lakukan di Timur Tengah.

 

Sputnik: Senator, Anda telah mengatakan bahwa Anda  tahu bahwa  pemerintahan AS secara  berturut-turut bertanggung jawab dibalik semua kekacauan di Timur Tengah: penghancuran di Libya, Irak dan Afghanistan. Apakah Anda berpikir bahwa kemungkinan ada perubahan (kebijakan AS) yang akan dilakukan  di bawah pemerintahan  Trump?

Richard Black: Saya sangat berharap ini akan terjadi ketika Presiden Trump menunjuk Michael Flynn sebagai penasihat keamanan nasionalnya. Saya tahu Michael Flynn, saya tahu penasihatnya itu ; mereka adalah orang-orang yang memiliki ketertarikan terhadap perdamaian. Mereka benar-benar menentang teror, mereka ingin meningkatkan hubungan dengan Rusia; mereka melihat tidak ada alasan untuk meningkatkan ketegangan dengan Rusia.

The Deep State (lobi Yahudi) khawatir terhadap ditunjuknya  Michael Flynn menjadi penasihat keamanan nasional. Untuk  alasan ini  mereka mereka memecatnya  dan kemudian mereka mengganti dengan  orang yang suka berperang seperti John Bolton dan mereka mungkin tidak akan bisa mendapatkan  pendukung perang yang lebih hebat daripada John Bolton. Jadi pada titik ini saya pikir akan cukup dipertanyakan apakah presiden 9Trump) akan mampu mengubah dan mengganti  kebijakan Amerika itu .

 

Masalahnya adalah dia (Tump) dikelilingi oleh “Deep state (lobiYahudi),  Kami menggunakan istilah itu untuk merujuk pada unsur unsur didalam CIA, Deplu, hingga tingkat yang lebih kecil seperti di Dephan, beberapa anggota Kongres,  anggota Senat . tidak semua  anggota Senat tentu saja, seperti John McCain Senator adalah contoh yang tepat. Dan diposisi posisi seperti itulah (AS)  memiliki “think tank” yang biasanya didanai oleh Arab Saudi, Qatar, UAE.

Mereka memiliki selusin orang yang dipekerjakan untuk  menulis artikel yang melemahkan (melakukan kampanye hitam) terhadap  suatu pemerintah   (yg menentang AS seperti Qadafi, Saddam, Assad) dan mengarahkan guna melakukan  penggulingan terhadap mereka.
Merekalah  yang mendorong (AS) untuk memerangi  negara negara yang berbeda (yang mereka inginkan) , jadi  pada titik ini saya ragu bahwa Presiden Trump akan mampu dengan kekuatan kehendaknya untuk bisa  mengendalikan “deep state).
Mereka (“deep state” dan beberapa Negara arab teluk) memiliki kekuatan besar,  mereka memiliki uang tanpa batas, apakah itu berasal dari Depkeu AS, Arab Saudi, atau dari yang lainnya.

 

Saya berharap Presiden Trump akan melaksanakan beberapa janji kampanyenya yang sangat saya sukai itu. Dia berkata (dalam kampanyenya), “Saya akan bekerja sama dengan Suriah, dengan Presiden Assad. Saya akan mengurangi ketegangan yang tidak perlu dengan Rusia . Saya akan menurunkan kemampuan  NATO. “Saya setuju dengan semua hal ini dan saya berharap dia akan melakukannya. Saya pikir akan lebih baik baginya jika  melakukannya.

 

 

Sputnik: Kembali ke masalah situasi di Idlib, Suriah. Dalam pandangan Anda, apa yang bisa dilakukan untuk menyelesaikan situasi di sana dengan korban minimum di kalangan penduduk sipil dan untuk menghindari intervensi jahat dari  kekuatan yang tidak ingin melihat penyelesaian di Suriah?

Richard Black: Ya, penting bagi orang untuk mengakui bahwa pemerintah Suriah perlu membebaskan penduduk provinsi Idlib, meski para  keluarga  jihadis yang telah dipindahkan ke sana. Banyak diantara  mereka adalah budak – budak seks yang hanya jadi barang dagangan. Seorang wanita (busak seks)  Suriah yang miskin sering kali diberitahu oleh pemiliknya bahwa minggu depan dia akan tidur dengan 10 pria yang berbeda , sebagai hadiah atas  pertempuran yang mereka lakukan.

Orang-orang seperti (wanita) ini harus  diselamatkan. Gagasan bahwa  bagaimanapun  kita akan membiarkan saja  para jihadis yang mengerikan itu , tidak lagi menyerang  teroris terburuk di dunia itu  dengan dalih untuk mencegah korban sipil  yang tidak disengaja adalah sesuatu  yang mirip  ketika Perang Dunia II akan berakhir , kita akan berkata: “Baiklah, pertempuran terakhir diBerlin hanya akan menghasilkan banyak korban sipil, jadi kami tidak bisa melanjutkan untuk memburu  Adolf Hitler, karena hanya akan menimbulkan lebih banyak  kehancuran  dan  orang yang  terluka. “

 

Di sini (diSuriah) kita memiliki Adolf Hitler terorisme yang  namanya adalah Abu Mohammad  Al-Julani. Kita (AS)  telah memberi   $10 juta untuk Al-Julani, Jadi pendapat kami  adalah bahwa harus  berhenti (menyerang Idlib)  dan membiarkan semua orang Idlib mendapat  belas kasihan dari para jihadis Wahhabi ini, mereka adalah orang orang yang percaya bahwa  adalah kewajiban mereka untuk memperkosa wanita, memenggal kepala orang Kristen, dan menyalibkan siapa yang tidak sefaham dengan mereka, ini  tidak bisa diterima.

 

Tidak ada negara di bumi ini  yang akan membiarkan luka bernanah seperti itu. Idlib harus dibebaskan bukan hanya untuk masa depan Suriah, tetapi untuk masa depan manusia beradab. Jika (para jihadis) diizinkan untuk tetap bertahan hidup, atau  dibawa keluar di Idlib, mereka akan pergi ke Berlin, ke London, ke Paris, ke Brussels, ke New York, ke Washington DC Misi mereka adalah membunuh, membantai orang-orang yang tidak setuju dengan filosofi mereka.

Untuk semua dunia yang beradab, adalah penting  bahwa serangan di Idlib harus dilakukan. Saya hanya berdoa bahwa  di dalam pemerintahan Inggris dan pemerintah AS masih ada sedikit sisa moralitas dan kesusilaan. Saya pernah bertugas di Korps Marinir AS, saya pernah terluka, bahkan  petugas radio saya tewas di samping saya.

(Dulu) Sebagai seorang Marinir, kami disuruh menyanyikan lagu-lagu Korps Marinir yang  sebagian syairnya  mengatakan: “Kami akan memperjuangkan hak dan kebebasan dan menjaga kehormatan kami agar tetap  bersih. Kami bangga sebagai  Angkatan Laut Amerika Serikat.”

 

Saya tidak tahu bagaimana bisa kita  akan menjaga kehormatan kita tetap bersih sementara   kita malah bertempur di pihak teroris yang menjadikan wanita sebagai budak dan memaksa mereka untuk berhubungan seks dengan orang asing, itu kotor, menjijikkan dan sangat dibenci orang. Ini tidak menjaga kehormatan kita bersih. Saya pikir sangat penting untuk menyelamatkan rakyat  Idlib dan memusnahkan para teroris.

 

 

Sputnik: Senator, Anda mungkin dapat secara singkat berbagi dengan kami tentang   pertemuan yang Anda lakukan (dengan Assad) di Suriah. Tentunya Anda juga berkesempatan untuk berbicara dengan penduduk setempat.

Richard Black: Ya, saya mendatangi  medan perang, saya datang  ke tempat salah satu pertempuran terbesar dalam sejarah modern, ketika para teroris mencoba keluar dari kantung  di mana mereka terjebak di Aleppo, di sebuah kantung Aleppo. Itu adalah pertempuran luar biasa yang dilancarkan selama sekitar sebulan. Ribuan pria tewas di kedua sisi. Pada akhirnya, para teroris dikalahkan. Saya pergi ke garis depan, berada di sebuah bangunan yang menghadap ke medan perang. Ada tentara dengan karung pasir di lubang kecil dengan senjata mereka yang siap ditembakkan.

Saya katakan kepada mereka untuk berhati-hati karena ada penembak jitu. Itu bukan pertama kalinya saya disasar oleh penembak jitu,  mereka telah mencoba membunuh saya seribu kali dan mungkin suatu hari nanti mereka akan membunuh saya. Setidaknya aku akan tahu aku terbunuh ketika saya bertarung di sisi kanan dan membela apa yang benar. Saya juga mengunjungi parlemen Suriah dan saya ingin katakana bahwa faktanya bertentangan dengan apa yang diberitakan  kepada rakyat Amerika, banyak anggota parlemen adalah perempuan, bahkan seorang anggota yang sangat menonjol dan penasihat utama untuk presiden, Bhoutaina Shaaban, adalah seorang wanita yang sangat berani dan adalah dia seorang penasehat yang  dekat  dengan presiden.

Suriah memiliki hak-hak wanita terbesar dan kebebasan beragama terbesar di negara Arab manapun. Ini benar-benar bisa menjadi contoh  bagi negara Arab mana pun. Apalagi jika kita membandingkannya dengan sekutu kita, Arab Saudi, yang hampir tidak memiliki kebebasan bagi wanitanya, – yang wanitanya diperlakukan lebih sebagai  properti. Saya juga mengunjungi  gubernur provinsi Aleppo dan saya mengunjungi gubernur provinsi Homs. Ini adalah kedua kalinya saya  berada di Homs. Saya berkeliling dengan gubernur ke tempat-tempat yang pernah saya lihat sebelumnya dan itu menakjubkan melihat kemajuannya  dalam membersihkan dan membangun kembali provinsinya.  

Orang Suriah adalah orang yang sangat rajin; mereka tidak duduk menunggu seseorang untuk menyelesaikan  masalah bagi mereka. Mereka mau keluar dan bekerja. Tumpukan puing yang ada di sana terakhir kali kini benar-benar telah hilang. Hampir sebuah terowongan dengan toko-toko yang tadinya  penuh  jelaga telah dicat kembali  dan toko-toko itu telah buka. Saya baru saja secara acak masuk ke salah satu toko dan ternyata itu adalah toko milik seorang wanita dan penampilan toonya  sangat mengesankan, seperti sesuatu yang anda lihat di (toko) yang sangat bagus di Paris, gaya wanita yang elegan. Saya bertemu dengan otoritas agama di Gereja Sabuk Maria yang dibangun 59 tahun setelah kematian Yesus.

Gereja itu menyimpan  relik ,  potongan sabuk yang dikenakan Mary (Maryam)  ibunda Yesus. Ketika terjadi invasi  teroris, mereka mengirim pasukan operasi khusus untuk mencari  dan menghancurkan fragmen-fragmen (bagian2) dari Sabuk bunda Maria itu . Mereka merobek mezbah tetapi tidak menemukannya. Mereka mnghancurkan  dinding dan mereka masih tidak bisa menemukannya. Jadi mereka memerintahkan imam untuk mengungkapkan lokasinya dan ketika dia menolak untuk melakukannya, mereka memenggalnya. Namun gereja berhasil memindahkan pecahannya ke tempat aman. Saya sembat benar2  bisa memegang fragmen (pecahan)  itu sendiri, itu  merupakan suatu kehormatan.

Di mana saja  para teroris ini datang, mereka selalu menghancurkan peninggalan dan gambar-gambar Kristen. Di salah satu biara yang saya kunjungi, mereka telah membakarnya, mereka menjarahnya dan mereka telah membakar patung kuno yang telah ada selama seribu tahun. Beberapa patung  dibangun ke langit-langit dan dinding dengan tumpukan dan karena mereka tidak bisa ‘menjangkaunya , kemudian  mereka naik ke langit-langit dan mereka mencongkel  mata dari patung Yesus. Mereka juga datang ke tempat di mana ada Patung Bunda Maria dan mereka mengambil mata dari patung perawan Maria.

 

Apakah In kelakuan dari  orang-orang yang kami dukung (selama ini)?.  AS membayar orang-orang ini, kami mempersenjatai mereka dan melatih mereka, tapi  mereka mencongkel  mata patung Yesus. Mereka adalah orang-orang yang menyeramkan. Kami melihat banyak hal; kami bertemu banyak anggota parlemen (Suriah). Saya juga bertemu dengan Presiden Michel Aoun dari Lebanon dan Menteri Luar Negerinya Gebran Bassil. Mereka sangat prihatin dengan situasi pengungsi karena saat ini setengah dari populasi Lebanon adalah pengungsi.

 

Presiden Assad telah mempertegas: bahwa dia ingin semua pengungsi kembali. Dia membutuhkan mereka untuk membangun kembali Suriah. PBB berada di bawah tekanan dari AS, Arab Saudi, dari semua sumber pendanaan dan apa yang mereka lakukan adalah hanya untuk pengungsi yang telah meninggalkan Suriah, mereka memberikan insentif keuangan, uang, makanan, perhatian medis. Tetapi jika mereka kembali ke Suriah, mereka tidak mendapatkan apa-apa. Ada insentif keuangan yang luar biasa bagi para pengungsi yang tetap  menjauh (dari Suriah). Saya pikir ini disengaja.  Mungkin hal Ini memalukan bagi Barat jika melihat para pengungsi Suriah pulang kembali ke negara yang mereka cintai.

Meskipun demikian, terlepas dari fakta itu,  kami telah melakukan ini dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa, 150.000 orang telah kembali ke Kota Aleppo, 350.000 telah kembali ke Homs City dan beberapa orang telah kembali dari Lebanon.  Suriah dan Lebanon sangat ingin agar semua pengungsi kembali pulang.

Hukum internasional telah mengatakan bahwa , mencegah makanan dan obat-obatan masuk ke suatu Negara adalah kejahatan perang, tetapi dengan cara yang sangat biasa kita telah menelikung hukum perang dengan memberlakukan “kontrol mata uang” , jadi yang kita lakukan sebenarnya adalah mengatakan   “Anda bisa mendapat obat-obatan, tapi anda tidak akan tidak bisa menebusnya.”.

Saya masih berpikir itu adalah pelanggaran hukum perang ,  karena ada prinsip hukum yang mengatakan bahwa Anda tidak dapat melakukan sesuatu secara tidak langsung atas apa yang dilarang bagi anda melakukan secara langsung. Kita (AS)  memblokir obat untuk kanker, obat untuk orang tua. Saya pernah bertemu  seorang wanita yang datang ke saya dengan gadis kecil (yang sakit) di pelukannya.

Dia berkata: “Bisakah Anda membantu saya?” Dia berkata, “Anak2 saya, putra saya dan putri saya membutuhkan obat obatan  khusus yang hanya tersedia dari Amerika Serikat, mereka menderita  penyakit yang melumpuhkan  kaki mereka.”

Sang ibu mendudukkan  putrinya di tanah dan saya melihat  kaki gadis kecil itu gemetar karena dia hampir tidak bisa berdiri. Wanita itu mengatakan bahwa itu menghancurkan hatinya ketika mengetahui bahwa itu adalah kebijakan Amerika yang mungkin akan menyebabkan gadis kecilnya dan saudara lelakinya mati. Ini gara gara sebuah negara yang hanya bersikeras untuk melakukan perubahan rezim. Itu salah, di bawah iman Kristen, di bawah iman Muslim, itu berdosa dan itu harus dihentikan. Kita harus mengakhiri sanksi dan memungkinkan kembalinya perdamaian i. Amerika Serikat tidak melakukan apa-apa.

Sepertiga dari seluruh utang nasional kita (AS) telah dihabiskan  di peperangan di Timur Tengah dan tidak ada satu hal pun yang  menguntungkan rakyat Amerika atau menguntugkan kebijakan luar negeri Amerika dari apa yang telah kita lakukan di Timur Tengah. Semuanya telah hancur, kita telah meninggalkan pemerintah dalam  reruntuhan, kita telah meninggalkan anarki di tempat-tempat seperti Libya, di mana saat ini mereka tidak memiliki pemerintahan sama sekali setelah tujuh tahun dan sudah saatnya kita memfokuskan kembali kebijakan luar negeri kita dan mengembalikan citra Amerika Serikat  sebagai negara yang baik, sopan dan bermoral.

Sputnik: Senator, ini adalah kehormatan bagi Anda bersama kami di Radio Sputnik. Terima kasih banyak atas masukan Anda yang berwawasan luas ini.

Richard Black: Terima kasih. Saya senang bersama Anda dan saya menghargai semua hal yang Anda lakukan dan minat Anda dalam perdamaian dunia.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Posted in Info Lain | Tagged , , , , | 13 Comments

DALANG PERANG SURIAH SURIAH SEMAKIN JELAS

 

Kita mulai dengan mengingat  pernyataan   Kepala Intelijen  Israel Mayor Jenderal Herzi Halevy pada Juni 2016 lalu  , yang  mengatakan bahwa tiga bulan terakhir (pada juni 2016) adalah waktu yang paling sulit bagi ISIS sejak awal  dibentuknya.  

Dalam pidato yang disampaikan pada konferensi “Herzliya” itu,   Halevy secara eksplisit mengatakan bahwa  Israel tidak ingin situasi di Suriah berakhir dengan kekalahan ISIS “. 

“Penarikan kekuatan super power  dari kawasan ini dan membiarkan Israel sendirian berhadapan dengan  Hizbullah dan Iran yang memiliki kemampuan yang baik itu akan membuat  Israel  dalam posisi yang sulit”.  Oleh karena itu, kami harus melakukan semua hal yang dapat lakukan  agar  kami tidak menghadapi  situasi seperti itu, ”tambah Kepala intelijen  Israel.

Dan sekarang kita mendengar ancaman Donald Trump agar Suriah, Rusia dan Iran membatalkan niatnya untuk menyerang dan merebut kembali Provinsi Idlib yang merupakan kantong terbesar teroris diSuriah, ini  membuat semakin jelas dan nyata  siapa sebenarnya dalang dibalik perang Suriah.  

Dalih membasmi terorisme hanyalah  retorika  untuk menutupi  maksud sebenarnya  yaitu menurunkan Assad dan membuat Suriah menjadi negara lemah dan gagal seperti halnya yang mereka lakukan diLibya. 

Kenapa AS yang berjarak ribuan kilometer mau melakukan penghancuran Negara Negara Timteng yang  jelas secara geografis sama sekali bukan ancaman dan bukan tandingannya secara militer , jelas  ini berarti  bahwa  semuanya  adalah demi kepentingan Israel yang ingin membuat situasi yang lebih kondusiv sebelum menyambut “Al masih” mereka dari Yerusalem.

Ikut sertanya Israel menyerang Suriah secara sporadis, dan ungkapan para petinggi militer Israel bahwa mereka juga mendanai dan mempersenjatai bahkan memberi gajih kepada beberapa kelompok militan diSuriah makin memperjelas siapa sebenarnya ‘master mind” perang Suriah dan hancurnya beberapa negara teluk penentang Israel itu. 

Ancaman akan adanya bencana kemanusiaan oleh Donald Trump kepada Rusia, Iran dan Suriah  mengandung banyak makna , diantaranya adalah :

  • AS tidak akan begitu saja mau meninggalkan Suriah , sebelum maksud sebenarnya kehadiran ilegalnya diSuriah tercapai.  
  • AS dan sekutunya  adalah dalang dibalik  semua tragedi perang  saudara (adu domba sesama muslim) yang berlangsung 7 tahun ini. Karena AS malah berdiri dibelakang para militan.
  • Kehadiran AS yang berdalih membasmi teroris hanyalah  sandiwara belaka.  
  • Satu setengah juta Penduduk Idlib akan dilarang keluar mengungsi guna dijadikan tameng hidup.
  • Akan ada kemungkinan besar digunakan senjata kimia oleh para militan yang didukung AS guna mendapat alasan pembenaran AS dan sekutunya menyerang Suriah.
  • AS dan sekutu akan mempertahankan dengan gigih Idlib dan kawasan Suriah utara lain walau dengan resiko terjadi konfrontasi langsung dengan Rusia dan Iran. 
  • Pertempuran merebut kembali Idlib akan menjadi pertempiran paling lama dan alot diSuriah, bisa berlangsung lebih setahun.
  • Pertempuran diIdlib akan makin meluas  dan bisa menjadi titik awal  dimulainya  konfrontasi langsung antar super power. 

 

Dan Turki, Sejak awal perang Suriah Turki dan Yordania digunakan oleh AS dan sekutunya sebagai pusat komando . Pada 2016 lalu , Erdogan sendiri mengakui keberadaan pasukannnya diSuriah adalah dalam rangka mambantu menurunkan Assad. Erdogan jelas berada dikubu yang sama dengan musuh Islam AS dan Israel.  Alasan Erdogan sama persis dengan AS yaitu menghancurkan Teroris, tapi faktanya Turki adalah jalur masuk teroris dari  seluruh dunia yang akan menuju  Suriah.  

Saat ini Turki mengendurkan tekanannya terhadap Kurdi dan malah lebih fokus mengirim pasukannya mendekati Idlib.  Dari manuver militer ini tampaknya Turki telah membuat  kesepakatan baru  yang terselubung dengan barat soal operasi pembebasan Idlib oleh pemerintah Suriah setelah ada dua pertemuan Menlunya dengan Menlu AS dan Menlu Jerman selasa dan rabu lalu.

Tapi dilain sisi Presiden Erdogan juga  turut dalam Pertemuan tingkat tinggi yang melibatkan Presiden Rusia Putin , Presiden Iran Rouhani dengan membawa ide yang sama  pertemuan Menlunya dengan Menlu Jerman dan Menlu AS, yang poinnya adalah membela keselamatan teroris diIdlib, dan dia tidak berfikir bencana kemanusiaan oleh  serangan teroris keSuriah 7 tahun ini :

 “Setiap serangan yang dilancarkan ke Idlib akan menghasilkan bencana, pembantaian, dan tragedi kemanusiaan yang sangat besar,”  “Kami tidak pernah ingin Idlib berubah menjadi pertumpahan darah.”  kata Erdogan.

Yang kelihatan agak surut  adalah Arab Saudi, Arab saudi yang sejak awal perang Suriah mendanai lebih 40 kelompok militan dan El Nusra yang sekarang bernama Hayat Tahrir al-Sham adalah kelompok  binaannya yang terbesar , nampaknya mulai patah semangat soal Suriah. Pada kunjungan menlu Saudi 29 agustus lalu keRusia, Saudi malah lebih tertarik membicarakan pembelian sistem pertahanan udara S-400 Rusia dan soal musuh bersamanya dengan Israel yaitu  Iran. 

Apakah Isyarat Hadist tentang dimulainya Al Malhamah itu bermakna bahwa  benar benar akan dimulai dari sekitar sungai Eufrat,  atau mungkin dimulai ditempat lain tapi waktunya setelah selesainya pertempuran diSuriah utara (sekitar sungai Eufrat) ini,  hanya Allah yang lebih tahu.  

 

Syrian army in Idlib province. File photo

Presiden AS Donald Trump memperingatkan pemerintah Suriah , Rusia dan Iran atas rencana  serangan tentara Suriah ke provinsi Idlib yang dikuasai pemberontak.

“Presiden Suriah Bashar al-Assad  tidak boleh sembarangan menyerang Provinsi Idlib. Rusia dan Iran akan membuat kesalahan kuburan kemanusiaan besar jika ikut ambil bagian dalam potensi tragedi kemanusiaan ini. Ratusan ribu orang bisa terbunuh.  Jangan biarkan itu terjadi. ! ” Trump menulis di halaman Twitter-nya pada hari ini Senin 4/9.

Provinsi Idlib adalah salah satu zona de-eskalasi Suriah dan sisa kubu terakhir pemberontak Suriah. Situasi di provinsi ini  memanas  ketika  Moskow dan Damaskus mengungkap  rencana  militan  untuk melakukan serangan senjata  kimia palsu  (False Flag)  terhadap warga sipil di sana untuk kemudian dituduhkan ke pemerintah Suriah.

Sebelumnya, Presiden Suriah Bashar Assad mengatakan bahwa pembebasan provinsi Idlib adalah salah satu prioritas  operasi militer Suriah.

Sementara itu, Menlu Suriah Walid Muallem mengatakan dalam sebuah wawancara bahwa peringatan AS  tidak akan mempengaruhi “Keteguhan rakyat  Suriah dan tentara Suriah untuk membersihkan Idlib dan  mengakhiri terorisme di Suriah,”  Dia  menambahkan bahwa tuduhan  Washington ( terhadap Pemerintah Suriah) tentang dugaan rencana  serangan kimia telah menjadi tanda tanya  dimata opini publik.

Posted in Analisa Geopolitik | Tagged , , , , , | 8 Comments

Update WW3 Sep 2018

 

AS DAN SEKUTU  ARABNYA DORONG PEMBENTUKAN ALIANSI ANTI IRAN YANG BARU 

U.S. President Donald Trump places his hands on a glowing orb as he tours with other leaders the Global Center for Combatting Extremist Ideology in Riyadh, Saudi Arabia May 21, 2017

Presiden Trump menghidupkan kembali gagasan era-Obama tentang  aliansi anti-Iran dengan negara-negara Teluk yang dikenal sebagai Aliansi Strategis Timur Tengah pada 2017 dalam upaya untuk menghentikan apa yang AS dan sekutu arabnya  sebut sebagai “kegiatan memfitnah” oleh Teheran di kawasan itu (teluk).

Deplu AS  merilis pernyataan singkat yang menegaskan bahwa Menlu Mike Pompeo telah menjadi tuan rumah para Menlu  Bahrain, Mesir, Yordania, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab di sela-sela Sidang Umum PBB yang sedang berlangsung di New York  untuk mendorong  proyek tersebut.

“Semua peserta sepakat tentang perlunya untuk menghadapi ancaman dari Iran yang ditujukan ke wilayah itu (teluk) dan juga AS,” kata pernyataan itu  Jubir kemenlu AS Heather Nauert mengatakan bahwa  Sekretaris Pompeo “dan para menteri luar negeri telah mengadakan diskusi yang produktif mengenai pembentukan Aliansi Strategis Timur Tengah, yang disatukan oleh GCC (Dewan Kerjasama Teluk) untuk memajukan kesejahteraan, keamanan dan stabilitas di kawasan itu,” tambah pernyataan itu.

Menurut Departemen Luar Negeri, menteri juga membahas perlunya untuk menumpas ISIS  dan kelompok teror lainnya, yang akan membawa perdamaian dan stabilitas diSuriah dan Yaman, dan menciptakan  Irak yang berkembang dan inklusif.

Deplu AS mengatakan negosiasi mengenai aliansi anti-Iran yang baru akan dilanjutkan  dalam beberapa minggu dan bulan mendatang.

Bulan lalu, perusahaan riset intelijen yang berbasis di AS  Soufan Group yang didirikan oleh mantan agen FBI di Libanon  Ali Soufan, merilis sebuah laporan yang menyimpulkan bahwa aliansi militer NATO di Timur Tengah sangat tidak mungkin, mengingat kurangnya persatuan di antara Negara-negara Teluk.

“Negara-negara Teluk bukanlah  blok yang stabil dan terpadu, melainkan sekelompok negara bertetangga yang gelisah dengan sejarah penuh intrik  satu sama lain,” kata laporan itu.

Juga bulan lalu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengisyaratkan bahwa Israel dapat bergabung dengan koalisi anti-Iran yang baru jika Teheran akan memblokir Selat Bab-al-Mandeb di lepas pantai barat Yaman, yang berfungsi sebagai pintu masuk selatan ke Laut Merah.

Negara-negara Teluk telah terperangkap dalam pertikaian diplomatik sejak pertengahan 2017, ketika Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Mesir dan Bahrain tiba-tiba memutus hubungan diplomatik dengan Qatar, menuduh negara itu mendukung terorisme dan mencampuri urusan dalam negeri mereka. Doha telah membantah tuduhan itu. dan upaya Kuwait dan AS untuk menengahi pertikaian itu telah gagal.

Ketegangan antara Negara-negara Teluk dan Iran, yang telah lama dianggap sebagai musuh satu sama lain telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir karena perang di Suriah dan Yaman.

Di Suriah, Iran dan kelompok militan Lebanon, sekutu-sekutu Hezbollah telah memberikan bantuan kepada Damaskus untuk melawan kelompok2  militan  yang disponsori oleh negara-negara Teluk.

Di Yaman, sebuah koalisi negara-negara Teluk yang dipimpin oleh Arab Saudi telah memerangi kelompok  Houthi, sebuah kelompok milisi dengan ikatan ideologis dengan Iran yang telah menggulingkan presiden Yaman  pada tahun 2015.

Riyadh dan sekutunya telah menuduh Iran memberikan bantuan militer kepada Houthi , tuduhan ini  dibantah oleh Teheran. Negara-negara Teluk, AS dan Israel juga menuduh Iran berusaha untuk mendapatkan pengaruhnya  di Irak.

 

RUSIA UJI COBA RUDAL PESISIR SUPERSONIC P-800 ONYX

Latihan perang Rusia dimulai diArktik (kutub utara) hari ini , dimana untuk pertama kalinya  Vladimir Putin meresmikan  penggunaan kompleks sistem pertahanan Rudal pesisir di lingkaran kutub utara.

Sebuah rekaman video yang membuat merinding  menunjukkan peluncuran rudal   Onyx ,  sebuah rudal jelajah anti kapal supersonik dari pulau Kotelny di lepas pantai utara Siberia.

Latihan militer ini melibatkan serangan terhadap kapal-kapal musuh yang dianggap datang dari  di Arctic.

Hari ini , sebuah Saluran televisi Kemenhan Rusia Zvezda mengatakan bahwa program latihan peluncuran tersebut  telah berhasil dilaksanakan. Dengan mengutip sumber2 militer, RIA Novosti juga melaporkan bahwa latihan itu telah berjalan sesuai rencana.

Sebuah kompleks pertahanan (Bastion)  dapat dilengkapi dengan hingga 36 rudal jelajah Oniks yang melindungi area 375 mil dari bibir  pantai.

Latihan ini diselenggarakan   di Kotelny, bagian dari rantai pulau Novosibirsk antara Laut Laptev dan Laut Siberia Timur.

Menjelang uji coba peluncuran  P-800 Oniks itu , juru bicara armada utara Rusia Kapten Vadim Serga mengatakan: “Rudal akan ditembakkan pada target jarak jauh yang meniru sekelompok kapal permukaan milik musuh yang disimulasikan.”

Penyebaran  Pertahanan Thye telah dilakukan  baru-baru ini dipulau yang sangat luas sebagai bagian dari upaya Putin untuk memodernisasi pertahanan Rusia di Arktik.

Hingga saat ini kompleks rudal Rubezh adalah pertahanan  utama unit pesisir Armada Utara yang ditempatkan di pulau itu, kata Serga.

Awal bulan ini Rusia akan menggelar latihan  perang terbesar sejak masa Perang Dingin di Timur Jauh negara itu. Kementerian pertahanan Rusia secara teratur memposting rekaman uji coba rudal terbaru.

 

RUSIA JUGA AKAN PASOK SURIAH DENGAN SISTEM PERTAHAN UDARA LAIN

Selain sistem pertahanan udara S-300 yang sedang ditunggu-tunggu, Militer Suriah juga akan menerima sejumlah pasokan tambahan sistem pertahanan jarak dekat, kata para ahli.

Sebagian besar dari sistem tambahan ini adalah sistem  pertahanan  udara modern Rusia Buk-M2A, Tor-M2 dan Pantisr-S1. Serta sistem Pechora-2, yang telah diperbarui secara radikal di lembaga pertahanan Belarusia dan Rusia.

Sistem pertahanan udara “Pechora-2” telah terbukti efektif selama pertempuran di Suriah, dan saat ini pasukan Suriah  memiliki 12 (unit peluncur). Pechora-2   juga dikenal sebagai “S-125 Neva” tetapi diSuriah disebut dengan “Pechora.”

Sistem ini dilengkapi dengan perangkat elektronik anti elektronik (anti jamming). Selain itu, radar pencarian dan pelacaknya  dilengkapi dengan kamera berjangkauan 25 km dan perangkat penglihatan malam (night vision), yang juga memberikannya kemampuan untuk mampu bekerja diarea yang penuh gangguan elektronik (electronics jamming).

Sejumlah baterai rudal SAM 3 yang tidak diketahui jumlahnya yang dimiliki oleh Suriah juga telah diperbarui ke sistem  Pechora 2  yang memiliki keunggulan:

  • Kemampuan tinggi untuk mengatasi gangguan elektronik.
  • Sistem pelacakan radar laser dengan radiasi inframerah yang membuat radar diam selama periode pelacakan.
  • Semua komponen lama bisa diganti dengan komponen digital yang setara.
  • Semua kabel koaksial telah diganti dengan serat optik.

 

JIKA ISRAEL SERANG SURIAH LAGI AKAN ADA REAKSI IRAN YANG MEMBUAT ISRAEL MENYESAL

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Ali Shamkhani mengatakan kepada mitranya dari Rusia  Nikolai Patrushev bahwa jika Israel menyerang Suriah lagi, maka Iran  akan mengeluarkan reaksi yang mebuat Israel menyesal.

“Rezim Zionis berusaha untuk tetap menstabilkan krisis di Suriah dan  mengambil langkah-langkah mendukung langsung terhadap kelompok2 teroris dan malah  menyerang  tentara Suriah dan pasukan lain  yang memerangi terorisme,” kata Shamkhani, seperti dikutip oleh Tansim News Agency.

Komentar Shamkhani dikeluarkan  hanya sepuluh hari setelah Angkatan Udara Israel melakukan serangan yang merusak di Suriah barat.

Selama serangan Israel, militer Suriah menembakkan rudal pertahanan udara S-200 kepesawat  F-16 musuh  (Israel), Namun rudal  itu (secara tidak sengaja)  menghantam pesawat pengintai Rusia IL-20.

Rusia menganggap pesawat2  Israel F-16 itu telah  menggunakan IL-20 sebagai taeng , yang pada akhirnya mengakibatkan jatuhnya pesawat Rusia itu dipantai Latakia.

 

MENLU RUSIA PERINGATKAN  RENCANA KOALISI AS YG AKAN SERANG SURIAH LAGI DENGAN DALIH YANG DIREKAYASA

Image result for LAVROV PIC

Hari rabu kemarin Menlu Rusia Sergei Lavrov mengeluarkan  peringatan keras kepada negara-negara Barat yang berencana untuk menyerang Suriah lagi dengan dalih yang dibuat-buat.

“Ada situasi yang mengkhawatirkan terkait masalah perlucutan senjata kimia. Pertama-tama, ini berkaitan dengan tindakan sejumlah negara barat yang semakin banyak menuduh pihak berwenang Suriah dengan  yang tidak terbukti menggunakan bahan kimia terlarang.

Kami memperingatkan (Barat) terhadap akan adanya serangan baru ke wilayah Republik Arab Suriah dengan dalih lain yang difabrikasi, ”kata Lavrov pada pertemuan Dewan Keamanan PBB, seperti dikutip oleh Kantor Berita Sputnik.

Komentar Lavrov itu dikeluarkan hanya 24 jam setelah Presiden AS Donald Trump bersumpah untuk menyerang Suriah jika pasukan pemerintah Suriah menggunakan senjata kimia.

“Tragedi yang sedang berlangsung di Suriah sangat memilukan. Tujuan kita bersama haruslah menuju penghentian konflik militer bersama dengan solusi politik yang menghormati kehendak rakyat Suriah, ”katanya.

“Dalam hal ini, kami mendesak agar proses perdamaian PBB disupayakan kembali tetapi yakinlah bahwa Amerika Serikat akan merespon jika senjata kimia dikerahkan oleh rezim Assad,” kata Trump didepan majelis umum PBB.

 

SENJATA PENGACAU RADAR DARI RUSIA TELAH SAMPAI DISURIAH

Peralatan2 yang ditujukan  untuk mengganggu radar, navigasi pesawat yang menyerang dan senjata berpemandu satelit telah tiba diSuriah.  Moskow mengatakan juga berencana untuk mengirim hingga delapan sistem anti-pesawat S-300 ke Pemerintahan Assad.

Moskow melakukan langkah cepat untuk meningkatkan pertahanan udara sekutunya  Damaskus, demikian laporan media Rusia, Selasa.

Setelah sebuah pesawat Rusia ditembak jatuh oleh pertahanan udara Suriah pekan lalu ketika mereka sedanga mencoba untuk menangkal serangan udara Israel,

Moskow mengatakan akan memasok  Suriah dengan sistem pertahanan anti rudal canggih S-300  mengirim teknologi “electronics jamming”  ke wilayah tersebut, ini adalah  langkah yang membuat khawatir  Israel dan AS.

Menurut surat kabar Izvestia yang berbasis di Moskow, peralatan perang elektronik (Electronics Jamming”  telah tiba di Pangkalan Udara Hmeimim dekat Latakia pada hari Senin, yang diangkut menggunakan  pesawat  IL-76. Koran itu mengutip sumber yang dekat.

Tanpa merinci secara persis apa saja peralatan yang dikirim, sumber-sumber tersebut mencatat bahwa sistem itu dimaksudkan untuk mengacaukan  radar udara, komunikasi dan kontrol pesawat udara, dan sistem navigasi satelit yang digunakan dalam serangan jet, drone dan amunisi yang dipandu satelit.

Operator akan dapat memproyeksikan “kubah radioelektrik” protektif dalam radius  ratusan kilometer di atas Suriah dan di sepanjang pantai Laut Mediterania, kata laporan itu.

Hmeimim adalah pangkalan udara utama yang digunakan oleh pasukan Rusia di Suriah guna mendukung rezim dalam pertempuran untuk mengakhiri perang saudara di negara itu.

Ini adalah pangkalan di mana pesawat Ilyushin IL-20 akan berusaha mendarat ketika itu dijatuhkan secara tidak sengaja oleh pertahanan Suriah dan menewaskan semua 15 awak.

Rusia sudah menempatkan sistem pertahanan udara S-300 sendiri di Suriah, bersama dengan sistem S-400 yang lebih canggih. Harian Kommersant melaporkan Selasa bahwa Rusia bermaksud mengirim dua hingga empat baterai S-300 ke Suriah. Jika perlu,  akan ditingkatkan menjadi enam hingga delapan unit, kata sumber itu.

Kesepakatan antara Rusia dan Suriah adalah memasok  baterai rudal permukaan-ke-udara yanga akan memberikan perlindungan bagi fasilitas2 Suriah dan Rusia  di pantai Mediterania, serta diperbatasan Suriah dengan Israel, Yordania, Libanon dan Irak, kata laporan itu.

Sumber tersebut mengatakan bahwa sistem rudal itu akan siap dan bisa beroperasi hanya dalam waktu dua minggu.

 

PENASEHAT KEAMANAN AS JOHN BOLTON ANCAM IRAN DENGAN “NERAKA”

https://www.youtube.com/watch?time_continue=112&v=u_8Io0pCutI

Pada pertemuan puncak di New York pada hari Selasa kemarin  , Penasihat Keamanan Nasional AS John Bolton dengan berapi api menyampaikan peringatan ke Iran bahwa “kami sedang mengawasi Iran , dan kami terus membuntuti  Anda” , dan jika Iran tetap pada jalurnya sekarang ini, maka  akan ada “Neraka” sebagai imbalannya .

Pernyataan keras Bolton dikeluarkan beberapa jam setelah pidato  dramatis Presiden Trump  didepan  Majelis Umum PBB, yang menyerukan “semua negara untuk mengisolasi rezim Iran jika agresinya masih berlanjut.”

Ketegangan telah meningkat secara dramatis dalam beberapa pekan terakhir antara Iran dan AS  serta sekutu regionalnya (Saudi).

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei telah mengklaim bahwa serangan dalam parade militer Iran sabtu lalu  yang menyebabkan puluhan personel militer Iran tewas, dilakukan oleh militan yang dilatih oleh Israel dan negara-negara Teluk dan didukung oleh AS.

Pada hari Selasa,  sebuah video yang menunjukkan simulasi serangan rudal balistik Iran ke Israel dan Arab Saudi telah diposting ke akun Twitter dari negara semi resmi Fars News Agency, sebelum akhirnya buru buru  dihapus.

Pada senin lalu  seorang pejabat militer utama  Iran memperingatkan AS dan Israel  bahwa akan ada respon yang “destructive”  terhadap serangan parade militer Iran.

Dalam pidatonya di pertemuan puncak tahunan yang menentang Nuklir Iran (UANI), Bolton menyoroti retorika mengancam yang digunakan oleh Khomeini dan politisi Iran lainnya.

“Menurut para mullah di Teheran, kami adalah ‘Setan Besar,’ Penguasa dunia ghaib, Penguasa  neraka yang mengamuk,” kata Bolton. “Jadi, saya harap  mereka akan menganggap saya serius ketika saya meyakinkan mereka hari ini:

Jika Anda menyerang  kami, sekutu kami, atau mitra kami; atau jika Anda menyakiti warga kami; jika Anda terus berbohong, menipu dan menipu, ya, maka  akan ada  “neraka” sebagai imbalannya. ” Tepuk tangan merebak di dalam ruangan.

Dia melanjutkan: “Para ayatollah punya pilihan . Kami telah menetapkan jalan menuju masa depan yang cerah dan makmur untuk semua Iran, yang layak bagi rakyat Iran, yang telah lama menderita di bawah kekuasaan rezim tiran.” .

Bolton mengatakan, “Iran secara berani mendukung rezim Assad,  kriminal di Suriah” dan “terlibat dalam serangan senjata kimia oleh Assad kepada rakyatnya sendiri.” Dia juga menyebut Iran sebagai “penculik terburuk warga AS” di dunia.

Bolton juga meremehkan  kesepakatan nuklir era Obama yang dan menyebutnya  sebagai “bencana diplomatik terburuk dalam sejarah Amerika.”

Bulan lalu, Pemerintahan  Trump membuat  sanksi-sanksi besar terhadap Iran yang dibawah kesepakatan nuklir Obama 2015  ditangguhkan , Sanksi 2 itu makin mengancam dan mengacaukan ekonomi Iran.

Bolton menyebut,  sanksi2 sudah mulai memiliki efek “melumpuhkan” pada ekonomi Iran, dan mengancam akan membuat pasar domestiknya  ke dalam jurang resesi.

 

IRAN AKAN MENGHADAPI SETIAP LANGKAH BERMUSUHAN DARI AS

Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan negaranya akan menanggapi setiap tindakan sepihak dari Amerika Serikat (Tit for Tat) yang mengancam masa depan kesepakatan nuklir Iran, ini dikatakannya  dalam pidatonya di Majelis Umum PBB di New York pada Selasa 25/9.

“Proposal kami jelas, komitmen dihadapi  komitmen. pelanggaran dihadapi  pelanggaran. ancaman dihadapi  ancaman. dan langkah dihadai langkah. Dan bukan sekedar  berbicara dihadapi dengan berbicara, ”tegas pemimpin Iran.

Dia menambahkan bahwa AS diajak  untuk bernegosiasi lagi jika mereka tidak menyukai perjanjian nuklir Iran  (2015) , jika  alasannya   adalah bahwa perkajanjian itu  merupakan “warisan” dari “rival politik domestik”.

Pada sidang Majelis umum  PBB kali ini, Perwakilan dari 193 negara anggota PBB saat ini sedang berkumpul untuk  pertemuan Majelis Umum PBB sesi ke73 yang akan berlangsung antara 25 September dan 1 Oktober.

 

RUSIA BERLAKUKAN LARANGAN TERBANG DIATAS LANGIT LATAKIA

no-fly zone

Militer Rusia telah memberlakukan zona larangan terbang di atas provinsi Latakia di Suriah barat, Senator Rusia dan mantan komandan Angkatan Udara Viktor Bondarev menyatakan pada hari Senin lalu.

“Pembentukan zona larangan terbang di atas pangkalan militer Rusia di Latakia akan mencegah terulangnya tragedi pesawat IL-20,” kata Bondarev kepada Dewan Federasi Rusia malam ini.

“Setelah menciptakan zona larangan terbang di Latakia, perlu untuk mengumumkan bahwa setiap objek yang tidak sah di langit di atas Bandara Hmeimim pasti akan dilenyapkan,” tambahnya.

Senator Rusia itu menambahkan bahwa S-300 tidak hanya akan digunakan di Pangkalan Udara Hmeimim, tetapi juga, di beberapa bagian Negara (diSuriah).

Sebelumnya , Presiden Rusia Vladimir Putin dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berbicara di telepon untuk membahas situasi diSuriah saat ini.

Laporan dari Moskow menunjukkan bahwa Putin memberitahu Netanyahu bahwa Rusia tidak bisa  menerima kesimpulan versi Israel atas insden malam 17 September itu. Rusia mengharapkan hubungan dengan Israel tetap sama, meskipun Rusia memasok  sistem pertahanan udara S-300 ke Suriah.

 

TANGGAPAN AS DAN ISRAEL ATAS  RENCANA  RUSIA MEMASOK  S-300 KESURIAH 

S-300 Favorite surface-to-air missile systems during a bilateral drill of air defense and aviation forces of the Western Military District

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan kepada Presiden Rusia Vladimir Putin pada hari Senin bahwa penyaluran sistem senjata canggih untuk “pemain yang tidak bertanggung jawab” akan meningkatkan eskalasi bahaya di kawasan itu, kantor Netanyahu menyatakan.

Israel telah lama melobi Moskow agar  tidak memberikan S-300 ke Suriah, Israel khawatir hal ini akan meredam kemampuannya untuk menyerang pasukan Iran dan Hezbollah di Suriah.

Sementara Penasihat Keamanan Nasional AS John Bolton mengatakan pada hari Senin bahwa rencana Rusia untuk memasok Suriah dengan sistem rudal S-300 akan menjadi “eskalasi signifikan”  yang dilakukan  Moskow dan ia berharap hal itu akan mempertimbangkan kembali.

“Saya  fikir memasok  S-300 ke pemerintah Suriah akan menjadi eskalasi signifikan bagi  Rusia … dan satu hal  yang kami harap, jika laporan pers ini akurat, mereka (Rusia) mau untuk mempertimbangkan kembali,” kata Bolton kepada wartawan.

“Seharusnya tidak ada kesalah pahaman di sini … Pihak yang benar benar bertanggung jawab atas serangan di Suriah dan Libanon dan khususnya  yang bertanggung jawab atas atas penembakan pesawat Rusia adalah Iran,” katanya.

Bolton mengatakan bahwa  proses politik (diSuriah) perlu dilakukan tetapi  rencana Rusia memasok system anti rudal itu  membuat hal itu makin  sulit.

Dia mengatakan bahwa  pasukan AS akan tetap aktif di Suriah selama Iran terlibat. “Kami tidak akan pergi selama pasukan Iran berada di luar perbatasan Iran, itu berlaku  termasuk  untuk proxy dan milisi Iran,” katanya.

 

SETELAH INSIDEN IL-20 , RUSIA AKAN PASOK SURIAH DENGAN SISTEM S-300

Image result for putin netanyahu pic

Keputusan Moskow untuk memasok sistem pertahanan udara S-300 kepada  Suriah  dianggap cukup memadai dalam situasi saat ini dan  terutama ditujukan untuk mencegah ancaman potensial terhadap keselamatan pasukan  Rusia di negara itu, Presiden Rusia. Vladimir Putin mengatakan kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu melalui telepon.

Kedua pemimpin melanjutkan diskusi mengenai jatuhnya pesawat pengintai IL-20 Rusia di Suriah pada 17 September, karena laporan Israel tentang peristiwa itu bertentangan dengan kesimpulan Rusia mengenai penyebab tragedi itu, kata Kremlin.

Moskow percaya bahwa tanggung jawab insiden itu  terletak sepenuhnya dengan Angkatan Udara Israel,”  ketika  pesawat Rusia, dengan 15 awak di dalamnya, diserang oleh unit-unit pertahanan udara Suriah karena digunakan sebagai tameng  oleh jet F-16 Israel.

Tel Aviv membantah bahwa jet-nya menggunakan pesawat untuk tujuan ini. Ini dan malah menyalahkan Suriah dan sekutunya Iran atas terjadinya insiden itu.

 

IRAN : DALANG SERANGAN PARADE AHWAZ BUKAN ISIS, TAPI SEPARATIS, AS, SAUDI DAN ISRAEL

AP Photo/Ebrahim Noroozi

Ribuan orang berkumpul di kota Ahvaz Iran barat daya  senin pagi pada pemakaman orang-orang yang tewas dalam serangan terhadap parade militer . sementara  para tokoh militer senior bersumpah akan memberi respon yang “menghancurkan”  terhadap orang-orang dibalik serangan itu.

Empat militan menyerang serangan Sabtu pada parade mengenang  dimulainya perang Iran-Irak 1980-1988, Para militant itu memberondong  kerumunan orang dengan tembakan dan menewaskan 24 orang.

TV pemerintah Iran  melaporkan bahwa 12 dari 24 orang yang tewas akan dimakamkan di Ahvaz, sekitar 560 kilometer (350 mil) selatan Teheran, sementara yang lain akan dikubur di kota asal mereka.

Beberapa  pembicara dalam acara pemakaman  itu adalah mantan komandan  Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC)  ketika perang Iraq –Iran  Letnan Jenderal Mohsen Rezai, wakil kepala IRGC Brigadir Jenderal Hossein Salami dan Menteri Intelijen Mahmood Alavi.

“Anda telah pernah melihat pembalasan kami sebelumnya,” kata Salami seperti dikutip oleh Reuters. “Anda akan melihat bahwa respon  kami akan menghancurkan dan Anda akan menyesali apa yang telah Anda lakukan.”

Otoritas Iran telah menuduh  kelompok separatis Arab Al-Ahvaziya, AS , Israel dan kerajaan Arab Teluk (Saudi) sebagai dalang yang mendukung serangan  “teroris” hari Sabtu itu.

Kelompok ISIS  mengaku bertanggung jawab atas serangan itu , tetapi klaim itu dikeampingkan oleh Teheran.

 

VENEZUELA , SUDAH AMBRUK EKONOMINYA, TAPI AS MASIH AKAN MENEKAN LEBIH KERAS

Opposition demonstrators pour petrol over an alleged thief during a protest against the government of President Nicolas Maduro in Caracas on May 20, 2017

 

Washington berjanji untuk meningkatkan tekanan terhadap Venezuela dalam beberapa hari mendatang,  menlu AS Mike Pompeo berjanji untuk mengambil  serangkaian tindakan  terhadap pemerintah Nicolas Maduro dengan dalih demi  “kepentingan terbaik” untuk Venezuela.

Pompe menolak untuk merinci rencana Washington itu, Pompeo mencatat bahwa AS  bertekad untuk memastikan bahwa rakyat Venezuela mendapatkan suara mereka.

“Saya fikir dalam waktu dekat anda akan melihat serangkaian tindakan yang akan makin  meningkatkan tingkat tekanan terhadap orang2 dalam kepemimpinan Venezuela yang bekerja langsung melawan kepentingan terbaik rakyat Venezuela,” kata Pompeo kepada Fox News.

Kepemimpinan Venezuela telah lama menuduh AS berusaha menggulingkan pemerintahan Nicholas Maduro. Ketika memperkenalkan sejumlah sanksi terhadap politisi dan elit bisnis negara itu, AS terus bersikeras untuk mengejar demokrasi yang damai ” di Venezuela  meskipun Donald Trump sebelumnya mengatakan bahwa pemerintahannya “tidak akan mengesampingkan opsi militer. ”

Awal bulan ini New York Times melaporkan bahwa para pejabat AS telah secara diam-diam bertemu dengan anggota oposisi untuk mendiskusikan rencana aksi untuk menggulingkan Maduro.

Menteri luar negeri Venezuela, Jorge Arreaza, menyebutnya sebagai bukti lain dari rencana intervensi Amerika untuk  membantu komplotan militer melawan pemerintahan Venezuela.

Juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS Garrett Marquis, bagaimanapun, menekankan bahwa Trump sedang mencari “pengembalian damai, tertib. menuju demokrasi ”di Venezuela, tanpa membenarkan atau menyangkal bahwa pertemuan rahasia semacam itu terjadi.

 

AS BERI SANKSI BARU KE CHINA KARENA MEMBELI SISTEM PERTAHANAN UDARA S-400 RUSIA

Image result for s400 missile

Departemen Luar Negeri AS mengatakan akan segera memberlakukan sanksi kepada Departemen Pengembangan Peralatan China (EDD), yang bertanggung jawab atas pengadaan senjata dan peralatan militer China, dan direkturnya, Li Shangfu, karena terlibat dalam transaksi Penjualan senjata  Rosoboronexport, eksportir senjata utama Rusia.

Sanksi tersebut terkait dengan pembelian 10 pesawat tempur SU-35 keChina  pada tahun 2017 dan sistem pertahanan  rudal permukaan keudara pada S-400 pada tahun ini 2018, kata Deplu AS.

Mereka memblokir agen EED China  dan juga direkturnya Li Shangfu, untuk  mengajukan permohonan lisensi ekspor dan ikut  berpartisipasi dalam sistem keuangan AS.

Mereka juga masuk  daftar Departemen Keuangan AS sebagai  individu tertentu yang dilarang melakukan bisnis dengan AS.

AS juga memasukkan 33 orang dan entitas lain dalam daftar yang terkait dengan militer dan intelijen Rusia, dan menambahkannya dalam daftar di bawah undang-undang 2017, yang dikenal sebagai undang2 untuk  Menghadapi  Penentang  Amerika dengan memberi sanksi Sanksi, atau CAATSA.

CAATSA juga berusaha untuk menghukum Rusia karena agresinya di Ukraina dan keterlibatan dalam perang sipil diSuriah.

“China mengekspresikan kemarahan besar  atas tindakan tidak masuk akal  oleh pihak AS ini  dan telah mengajukan pernyataan keras,” kata jurubicara Kemenlu China Geng Shuang kepada wartawan di Beijing.

Jubir Kemenlu China  menambahkan bahwa ini merugikan hubungan bilateral dan militer . “Kami mendesak pihak AS untuk segera memperbaiki kesalahan dan membatalkan apa yang disebut sanksi, jika tidak pihak AS akan bertanggung jawab atas konsekuensinya,” katanya tanpa memberikan rincian.

China selama ini bekerkasama  militer  secara “normal” dan kerja sama lainnya dengan Rusia, yang bertujuan untuk melindungi perdamaian dan stabilitas regional, yang tidak bertentangan dengan hukum internasional atau ditujukan pada pihak ketiga, Geng menambahkan.

 

TERKAIT PENEMBAKAN BRUTAL DIAHWAZ , IRAN PANGGIL DUBES INGGRIS, BELANDA DAN DENMARK

UPDATED: Armed group kills over 20 at military parade in Iran's Ahvaz

Teheran telah memanggil utusan (Dubes)  tiga negara Eropa (Inggris, Denmark ,Belanda)  yang ada diIran dan menuduh negara2 itu telah menyembunyikan kelompok oposisi radikal , setelah adanya serangan pada parade militer di kota Ahvaz (Iran barat) yang menewaskan hampir 30 jiwa dan menyebabkan puluhan orang terluka.

“Tidak dapat diterima bahwa kelompok-kelompok ini tidak terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Uni Eropa selama mereka tidak melakukan serangan teroris di Eropa,” kata Bahram Qasemi, juru bicara Kementerian Luar Negeri, sebagaimana dikutip oleh kantor berita IRNA.

Para diplomat (tiga Negara tsb) dipanggil terkait  atas keberadaan beberapa “anggota kelompok teroris bayaran,” . Teheran mencurigai negara Negara tersebut  sebagai tempat mereka berlindung.

Pada pertemuan dengan para duta besar Belanda dan Denmark, Republik Islam Iran menekankan bahwa mereka sebelumnya telah memperingatkan tentang keberadaan  orang-orang yang termasuk kelompok teroris ditiga negara Eropa itu,  dan menekankan bahwa mereka ingin menangkap dan mengadili mereka.

Teheran telah memanggil utusan tiga negara Eropa itu dan menuduh mereka menyembunyikan kelompok oposisi radikal, setelah terjadinya serangan pada parade militer di kota Ahvaz menewaskan hampir 30 jiwa dan menyebabkan puluhan orang terluka.

Pada serangan terhadap parde militer dikota Ahwaz sabtu kemarin (22/9 ), tercatat ada 29 orang tewas dan lebih dari 60 lainnya luka-luka setelah orang-orang bersenjata menembak tanpa pandang bulu terhadap  kerumunan orang. Keempat penyerang dilumpuhkann dalam baku tembak 10 menit itu.

Tanggung jawab atas serangan itu telah diklaim oleh ‘Gerakan Patriotik Demokrasi Arab di kelompok separatis Ahwaz’, yang menurut Teheran didukung oleh Arab Saudi. Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengatakan bahwa Negara itu (Arab Saudi)  mendukung  “sponsor teror regional (Arab saudi)  dan bersama dengan tuannya  Amerika Seriat,  mereka bertanggung jawab atas serangan  tersebut.”

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei juga mengaitkan penembakan dikota Ahvaz itu dengan sekutu AS di wilayah tersebut (Arab Saudi).

“Kejahatan ini merupakan kelanjutan dari plot dari negara-negara regional yang merupakan boneka Amerika Serikat, dan tujuan mereka adalah untuk menciptakan ketidakamanan di negara kita tercinta,” kata Khamenei di situsnya.

Dia mendesak pasukan keamanan untuk melacak mereka yang bertanggung jawab atas serangan itu  dan membawa mereka ke pengadilan.

Setelah serangan pada hari Sabtu, Presiden Iran Hassan Rouhani mengeluarkan instruksi kepada Kementrian Intelijen untuk memobilisasi semua fasilitas aparat keamanan dan militer untuk dengan cepat “mengidentifikasi teroris dan kaitan mereka” dan menngatakan  bahwa “mereka yang mendukung teroris harus bertanggung jawab . ”

 

SURIAH MENUDUH AS MENGEVAKUASI ISIS DARI DEIR EZ ZOOR

Pemerintah Suriah menuduh Koalisi AS bahwa belum lama ini mereka telah mengevakuasi teroris ISIS  dari Deir ez-Zor Governorate.

Menurut Kantor Berita Arab Suriah (SANA),  Damaskus telah menuduh Koalisi AS mengevakuasi beberapa teroris Negara Islam melalui “operasi pendaratan udara”  di pinggiran Al-Marashida di Deir Ezzor Governorate.

Tuduhan yang sama ini dibuat oleh Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) yang pro oposisi pada Jumat malam, namun  belum  ada foto atau video yang dirilis untuk menguatkan klaim ini.

Pemerintah Suriah telah berulang kali menuduh Koalisi AS membantu kelompok ISIS di selatan dan timur Suriah. Tuduhan ini dimulai pada Oktober 2016, ketika Koalisi AS membom pasukan Tentara Arab Suriah di bukit  Thardeh di Deir ez-Zor.

Serangan mematikan ini mengakibatkan direbutnya secara penuh  Gunung Thardeh oleh ISIS  dan menyebabkan terbunuhnya  lebih dari 100 tentara  Suriah.

Serangan AS di Gunung Thardeh itu masih merupakan pemboman paling mematikan terhadap Tentara Suriah semenjak keberadaan tentara AS diSuriah.

 

 MIKE POMPEO : AS AKAN TETAP BERI DUKUNGAN MILITER  KE SAUDI DALAM PERANG YAMAN

Secretary of State Mike Pompeo at a news conference at the State Department on Sept. 17.

Menlu AS Mike Pompeo tetap akan memberi dukungan militer untuk perang yang dilancarkan Arab Saudi di Yaman meski ada  keberatan anggota parlemen  setelah dia memperingatkan  bahwa penghentian dukungan  militer dapat membahayakan penjualan senjata senilai $2miliar  ke  sekutu AS diTeluk itu, ini menurut memo rahasia dan orang-orang yang dekat  dengan pengambil  keputusan.

Langkah itu telah memicu meningkatnya kemarahan  di Kongres, di mana kelompok anggota parlemen yang  bipartisan berupaya untuk menghentikan  bantuan militer Amerika untuk Arab Saudi dan Uni Emirat Arab dalam perang tiga tahun mereka melawan pejuang yang didukung Iran di Yaman.

Menurut  PBB lebih dari 16.700 warga sipil telah tewas atau terluka di Yaman, yang mengatakan negara Teluk adalah tempat  krisis kemanusiaan terburuk di dunia.

 

MENLU RUSIA : PERJANJIAN RUSIA – TURKI TENTANG IDLIB HANYA LANGKAH INTERMEDIASI 

https://www.youtube.com/watch?v=8ziinUESwHc

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menyatakan bahwa pembentukan zona demiliterisasi di Idlib Suriah akan mencegah serangan  (keIdlib) oleh tentara Suriah dan pangkalan militer Hmeymim Rusia, Kata Lavrov ketika berbicara di Sarajevo Jumat kemarin setelah pembicaraan dengan rekannya  dari Bosnia Igor Crnadak.

Lavrov mengatakan bahwa perjanjian tentang zona de-eskalasi antara Moskow dan Ankara  hanyalah  “langkah intermediasi”, dan bahwa  pada pertengahan Oktober nanti  militant Jabhat al-Nusra dan semua senjatanya harus dikeluarkan dari  dari daerah (Idlib) itu.

Menyinggung  adanya  sanksi baru terhadap badan hukum dan individu Rusia yang diumumkan oleh AS, Lavrov mengatakan bahwa Moskow telah “tidak lagi  terkejut dengan apapun langkah (AS).” “Kami sekali lagi yakin bahwa sistem uang dolar telah mendiskreditkan dirinya sendiri dan yakin system dolar akan ambruk sangat tajam, ” tambah Menlu Rusia itu.

 

TENTARA SURIAH LANCARKAN SERANGAN SENGIT KE POROS IDLIB-HAMA

Selama empat  hari berturut-turut, Tentara Arab Suriah (SAA) telah melancarkan serangan besar disepanjang poros Idlib-Hama di Suriah barat laut.

Dengan didahului  oleh serangan  unit artileri mereka, Angkatan Darat Arab Suriah melepaskan tembakan rudal dan peluru artileri ke arah pertahanan militan, dan  menghantam  sejumlah parit dan tempat persembunyian yang digunakan oleh Hay’at Tahrir Al-Sham dan Jaysh Al-Izza.

Menurut sumber militer di kota Hama, Tentara Arab Suriah menyerang kota-kota Kafr Zita, Al-Lataminah, Zakat, Aleywi, Sukeek, Taman’ah, Umm Khalakheel, dan Khuwayn yang dikuasai pemberontak.

Tentara Arab Suriah mengintensifkan serangan mereka sore ini, menyusul sejumlah serangan oleh para pemberontak  di kota-kota Hama yang dikuasai pemerintah.

Meskipun belum lama ini  ada perjanjian Turki-Rusia tentang Provinsi Idlib, Tentara Arab Suriah dan para militant belum menghentikan konfrontasi di wilayah tersebut.

Sepertinya   belum tercipta  zona penyangga yang telah diimplementasikan di Provinsi Idlib. Jika nantinya  zona penyangga itu  ditetapkan  konfrontasi itu  kemungkinan akan berhenti.

 

TERJADI BENTROKAN SENGIT ANTARA TENTARA SURIAH DAN PEMBERONTAK SURIAH YANG DIDUKUNG TURKI

Malam tadi, terjadi bentrokan sengit terjadi  antara Tentara  Suriah (SAA) dan pemberontak Suriah  (FSA) yang didukung Turki (dan juga AS)  di Aleppo timur setelah beberapa bulan yang relatif tenang (antara kedua fihak).

Menurut sumber militer di Damaskus, bentrokan hebat pecah setelah Tentara Arab Suriah menembakkan beberapa mortir ke arah posisi Tentara Pembebasan Suriah (FSA) di Al-Bab di timur Aleppo.

Sebagai tanggapan, pemberontak yang didukung Turki menembakkan beberapa rudal terhadap posisi Tentara Arab Suriah di kota terdekat Tadef, yang terletak di sebelah selatan Al-Bab.  Kemudian terjadi tembak menembak    antara Tentara Arab Suriah dan pemberontak yang didukung Turki di dekat poros Al-Bab-Tadef, yang menimbulkan  pertempuran sengit malam tadi.

Bentrokan masih berlangsung saat ini, namun  jumlah total korban dari masing masing fihak masih belum diketahui.

Ini adalah konfrontasi besar pertama antara Tentara Arab Suriah dan pemberontak yang didukung Turki di poros Al-Bab dalam hampir setahun terakhir.

 

TURKI KERAHKAN RATUSAN KENDARAAN MILITER KE KOTA TELL ABYAD DI SURIAH UTARA

https://www.youtube.com/watch?v=RVDGhcBSaQs

Pada 20 September kemarin , militer Turki mengerahkan ratusan kendaraan lapis baja, tank tempur dan truk militer ke perbatasan dengan kota di Suriah utara  Tell Abyad, yang saat ini berada di bawah penguasaan Pasukan Demokrat Suriah (SDF) yang didukung AS, Dikatakan oleh  Kantor Berita Hawar (ANHA).

Beberapa jam sebelumnya, kantor berita Kurdi melaporkan bahwa militer Turki menembaki sebuah sekolah di sekitar Tell Abyad dari posisinya di perbatasan Suriah-Turki. Serangan semacam itu jarang terjadi, ini menunjukkan bahwa Turki sedang mempersiapkan sebuah  aksi militer.

Militer Turki dan proksi Suriahnya (pemberontak Suriah) merebut wilayah Kurdi Afrin  di pedesaan Aleppo utara melalui operasi militer besar-besaran awal tahun ini.

Belakangan, Tentara Turki mulai menyatukan pasukannya di sebelah barat kota Manbij yang dikuasai SDF, ini akan  memaksa AS untuk menyetujui rencana  yang memungkinkan Turki untuk mempengaruhi  pemerintahan kota itu setelah penarikan unit SDF Kurdi.

Operasi militer Turki di Tell Abyad sangat tidak mungkin karena keberadaan pasukan  koalisi pimpinan AS di kota Tell Abyad dan sekitarnya.

Namun, Turki mungkin akan berencana untuk mengulangi apa yang dilakukannya di sekitar Manbij dan memaksa pasukan Kurdi untuk mundur dari Tell Abyad.

 

SEKJEND HIZBULLAH : SERANGAN ISRAEL KESURIAH SUDAH KELEWAT BATAS, HARUS DIHENTIKAN

Rabu malam SekJend Hizbullah Sayyed Hassan Nasrallah dalam pidatonya yang disiarkan televisi, menyinggung  sejumlah topik, termasuk kehadiran Hizbullah di Suriah  dan masa depannya di Suriah.

“Kami akan tinggal di Suriah  bahkan setelah pemukiman kembali (warga) Idlib. Kehadiran kami di sana terkait dengan kebutuhan dan persetujuan dari pemimpin Suriah, ”katanya didepan  sekerumunan besar pada malam Asyura. Pemimpin Hezbollah kemudian mengalihkan perhatiannya kepada Kurdi Suriah yang ia dorong untuk melepas hubungannya dengan  AS dan melakukan pembicaraan  dengan pemerintah Suriah.

“Kepentingan terbaik Anda (Kurdi Suriah0 adalah bernegosiasi dengan pimpinan Suriah. Washington pasti akan meninggalkan Anda  ”katanya.

Sayyid Nasrallah mengakhiri pidatonya dengan menyinggung  serangan Israel terakhir  di beberapa kota Suriah awal pekan ini. “Serangan Israel terhadap Suriah adalah bagian dari kegagalan aliansi  Israel-AS-Saudi,”

“Serangan Israel terhadap Suriah telah diluar batas  dan harus dihentikan,” tambahnya

“Saya katakan itu (Israel) : tidak peduli apa yang Anda lakukan untuk memotong jalan, itu pasti akan berakhir, dan perlawanan akan mengalahkan roket presisi dan senjata lainnya. Jika Israel memaksakan perang di Lebanon, maka mereka  akan mengalami  nasib yang tidak pernah diduga.

Pemimpin Hezbollahitu   juga menambahkan bahwa organisasinya juga  “memiliki roket presisi” meskipun  Israel selalu berupaya untuk “memutus jalan” dari dugaan pengiriman (senjata) mereka dari Iran melalui Suriah.

“Ini adalah tugas kita untuk berdiri disisi Iran, yang dalam  beberapa minggu kedepan  akan memasuki situasi yang serius dan berbahaya: yaitu awal dari sanksi AS (oktober nanti) .” Nasrallah juga menyebut dukungan dari Iran adalah  panggilan tugas meski dengan  adanya sanksi dari AS.

 

UPDATE OPERASI  KOALISI SAUDI DI HUDAYDAH YAMAN SELATAN

Malam tadi Koalisi Saudi mengumumkan dimulainya operasi besar untuk merebut kota Hudaydah dan setelah pengumuman itu semua daerah di dalam kota Hudaydah khususnya bagian timur dan selatan mendapat serangan udara  dan tembakan artileri berat dari koalisi Saudi.

Koalisi Saudi melanjutkan operasi diHudaydah dari dua arah:  dari Sumbu Selatan dan garis pantai (Kornish dan bandara), sumbu kedua  Hudaydah-Sanaa road axis dan Matahin square

Saat ini sebagian besar bentrokan terjadi di dekat alun-alun Kornish, Matahin square dan di sekitar Nana (16km) square.

Bentrokan sengit  dan serangan udara oleh Koalisi terus di jalan Hudaydah timur dan kelompok AnsarAllah melakukan perlawanan  sejauh ini dengan  menembakkan rudal jarak pendek ke pasukan Koalisi yang berkumpul di pantai barat. Dan juga  melakuka serangan UAV dengan drone Qasef-1 ke area  operasi Koalisi Saudi di pantai barat.

Bentrokan sporadis antara kelompok AnsarAllah dan pasukan pimpinan Saudi juga terjadi di Fazah dan Jabilah. 

 

KELOMPOK2 MILITAN DIIDLIB MENOLAK KESEPAKATAN ANTARA PUTIN DAN ERDOGAN

Idlib

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) yang mendapat info  dari sumber2 yang berbedamengatakan  bahwa beberapa faksi militan Suriah diIdlib  menolak perjanjian antara Turki-Rusia tentang Idlib, yang dihasilkan  pertemuan antara Erdogan dan Putin pada Senin, 17 September lalu.

Kelompok kelompok Hurras Al-Deen, Ansar Al-Tauhid, Ansar al-Din, Ansar Allah, Al-Furqan dan Jund Al-Qavqz  bersama dengan faksi  lainnya yang beroperasi di ‘Organisasi Pembebasan Syam’, menolak mundur dari medan pertempuran  di Idlib selatan dan Lattakia utara.

Sementara  laporan dari media Seeral mengatakan bahwa Hay’at Tahrir Al-Sham (sebelumnya Jaysh Al-Fateh) dan Partai Islam Turkestan (TIP) telah menolak perjanjian zona demiliterisasi Idlib.

Presiden Rusia Vladimir Putin telah sepakat  akan membuat zona penyangga 15km sampai  25km (9-15 mil) dan mulai berlaku pada 15 Oktober.

Pasukan  Rusia   dan  Turki yang  (selama ini ) mendukung pemberontak Suriah , akan berpatroli di zona itu.

Presiden Rusia mengatakan bahwa berdasarkan kesepakatan, semua persenjataan berat, termasuk tank, sistem peluncuran roket dan peluncur mortir yang dikuasai oleh kelompok pemberontak harus  ditarik keluar dari zona penyangga pada 10 Oktober.

 

AS PERSENJATAI KURDI SURIAH DENGAN SISTEM PERTAHANAN UDARA

US Supplies Kurds

AS telah memasok suku Kurdi di Suriah Utara dengan senjata canggih, termasuk sistem pertahanan udara, laporan media Arab mengatakan sebagai upaya  AS untuk tetap melanjutkan pengaruhnya di wilayah tersebut.

Surat kabar al-Watan berbahasa Arab mengutip sumber informasi Kurdi mengatakan pada hari Rabu bahwa AS telah memasok Pasukan Demokrat Suriah (SDF) dengan senjata baru dan canggih, termasuk sistem pertahanan udara.

Mereka menambahkan bahwa pasukan AS telah mengatakan kepada mereka bahwa mereka akan tetap di Suriah untuk waktu yang tidak terbatas dan, karenanya, memperkuat pangkalan militer dan posisi mereka di tanah yang didudukinya diSuriah utara itu.

Koalisi pimpinan AS baru-baru ini telah menghidupkan kembali basis militernya di wilayah yang diduduki oleh SDF di Suriah.

Sebuah outlet media Arab melaporkan Rabu  bahwa pasukan AS telah mulai mendirikan dua pangkalan militer lagi di wilayah Qamishli di provinsi Hasaka di tengah ketegangan antara warga sipil dan Kurdi.

Situs berita al-Manar berbahasa Arab melaporkan bahwa koalisi pimpinan AS telah kembali membangun dua pangkalan militer lagi di desa Jam’aya Timur kota Qamishli serta daerah-daerah di sebelah barat kota.

Lebih lanjut dikatakan bahwa militer AS telah mendirikan pangkalan di pintu masuk Timur kota Qamishli dan juga mendirikan pangkalan permanen di kota kecil Himo di pintu masuk Barat kota.

 

UEA IKUT  MEMPERSENJATAI  TERORIS  DISURIAH

Paper: UAE Sending Swiss Arms to Terrorists in Syria

Uni Emirat Arab (UEA) telah mengirimkan  senjata dan amunisi yang dibeli dari Swiss kepada para teroris di Suriah, sebuah surat kabar Swiss mengungkapkan pada hari Selasa 18/9.

Harian Sontaggs Blake  mengungkapkan bahwa para teroris di Idlib telah dilengkapi dengan granat dan senapan yang diproduksi oleh perusahaan RUAG Swiss.

Surat kabar itu lebih lanjut mengatakan bahwa penyelidikan pejabat Swiss mengungkapkan bahwa UEA secara ilegal memindahkan muatan granat yang dibeli dari perusahaan Swiss itu ke wilayah yang dihuni teroris di Suriah melalui Yordania.

Surat kabar itu  lebih lanjut mengungkapkan  foto yang dirilis pada tahun 2012 yang menunjukkan granat buatan Swiss di tangan para teroris, juru bicara Perusahaan Sontaggs Blake tidak punya pilihan lain selain untuk mengakui bahwa granat itu mungkin bagian dari pengiriman senjata yang dijual kepada UEA.

Awal bulan ini fihak  militer (Suriah) yang melakukan operasi pembersihan di desa al-Mo’alaqa dan di kota kecil Jabata al-Khashab di Quneitra, menemukan sejumlah besar senjata, amunisi, dan obat-obatan di daerah-daerah yang dulunya dikuasai  oleh ISIS  dan Hayat Tahrir al-Sham  (Front Al-Nusra).

Juga ditemukan Senapan sniper buatan  Israel dan Amerika, senapan mesin, roket, meriam, perangkat komunikasi dan obat-obatan ditemukan di posisi para teroris.

Sumber-sumber lokal bulan lalu mengatakan bahwa militer (Suriah0 yang melakukan operasi pembersihan di wilayah Houleh di Homs Utara, menemukan depot (gudang) besar senjata dan amunisi teroris,

Ditambahkan bahwa juga ditemukan senapan mesin PKC, senapan sniper yang dibuat oleh negara-negara barat serta granat buatan Israel adalah sebagian dari senjata dan amunisi yang disita.

 

RUSIA SALAHKAN ISRAEL ATAS INSIDEN SALAH SASARAN KEPESAWATNYA

Militer Rusia menuduh Israel  sebagai sebab  pertahanan udara Suriah (salah sasaran) menembak jatuh pesawat Il-20 Rusia,  Saat Pertahanan udara merespon serangan udara Israel di Latakia.

Angkatan Udara Israel melancarkan serangan kejutan malam di Latakia dengan cara yang membuat pesawat Rusia itu berada dalam bahaya, kata Kementerian Pertahanan Rusia dalam sebuah pernyataan.

Kemenhan Rusia  mengatakan Israel pasti tahu bahwa mereka sebenarnya sedang menjebak  pesawat Rusia agar dihantam oleh serangan balik Suriah, tetapi  anti rudal Suriah gagal mengubah sasarannya  atau guna memberi cukup waktu bagi militer Rusia untuk menjauhkan pesawat  Il-20 ke tempat yang aman.

Menurut militer Rusia, empat jet tempur F-16 Israel menyerang sasaran di Suriah pada Senin malam, mendekati dari Laut Tengah di ketinggian rendah. Sementara  Pesawat  Il-20  Rusia  sedang berpatroli di daerah yang sama, dan ditembak jatuh oleh rudal permukaan-ke-udara Suriah yang diluncurkan sebagai tanggapan terhadap serangan Israel.

“Kami menganggap tindakan provokatif ini oleh Israel sebagai sikap permusuhan. Lima belas anggota dinas militer Rusia telah meninggal karena tindakan militer Israel yang tidak bertanggung jawab. Ini benar-benar bertentangan dengan semangat kemitraan Rusia-Israel, ”kata pernyataan itu. “Kami berhak untuk mebuat respon yang seimbang.”

Pernyataan itu juga merevisi  jumlah korban tewas yang muncul dari insiden itu. Sebelumnya, militer Rusia mengatakan telah ada 14 anggota kru diPesawat  Il-20 yang hilang. Operasi pencarian dan penyelamatan di lepas pantai Suriah sedang berlangsung.

Israel belum memberi  respon komentar publik atas insiden  Senin malam itu, yang sejalan dengan kebijakannya yang umum.

Para pejabat Israel sebelumnya mengakui bahwa angkatan udara negara itu telah menyerang ratusan sasaran di Suriah, yang mereka kaitkan dengan Iran, dalam beberapa tahun terakhir.

 

PESAWAT MILITER RUSIA HILANG DARI RADAR SAAT  PESAWAT ISRAEL SERANG LATAKIA ,SURIAH

Sebuah pesawat militer Rusia  IL-20  dengan 14 crew  di dalam pesawat itu hilang dari radar saat terjadi serangan oleh empat jet Israel ke provinsi Latakia, Suriah, kata Kementerian Pertahanan Rusia.

Kontrol lalu lintas udara di Pangkalan Udara Khmeimim “kehilangan kontak” dengan pesawat pada Senin malam, ketika sedang terjadi  serangan poleh pesaat tempur   F-16 Israel ke Latakia Suriah, kata Menhan Rusia. Pesawat itu berada 35 kilometer di lepas pantai Suriah ketika tiba tiba lenyap (dari radar).

Radar Rusia juga mencatat adanya peluncuran rudal dari frigat Perancis di Mediterania pada malam 17 September itu.

Ada Empat belas orang awak  didalamnya  pada saat pesawat  itu menghilang. Misi pencarian dan penyelamatan sedang berlangsung.

Pesawat turboprop Ilyushin 20 (IL-20) adalah pesawat dengan platform Electronic Intelligence (ELINT), dilengkapi dengan berbagai antena, inframerah dan sensor optik. Pesawat itu dilengkapi SLAR (Side-Looking Airborne Radar) dan Link satelit yang  memungkinkan militer Rusia bisa memantau langit Suriah secara real time.

Serangan (NATO + Israel) terhadap Latakia dilakukan selama satu jam  dimulai sekitar pukul 10 malam waktu setempat, dan menargetkan sebuah pembangkit listrik serta dua fasilitas milik militer Suriah.

Para pejabat Suriah mengatakan serangan dari fihak  “asing” itu datang dari arah  laut ,” tetapi pada awalnya tidak  terkonfirmasi adanya  rumor bahwa Israel berada di belakangnya.

Tujuh orang terluka dalam serangan itu, menurut pejabat Suriah. Sementara militer Rusia  mencatat empat jet F-16 Israel ada diatas langit Suriah pada saat serangan terhadap Latakia, IDF telah menolak untuk mengomentari laporan tersebut.

 

RUSIA – TURKI  CAPAI KESEPAKATAN PENARIKAN PARA MILITAN DARI  IDLIB DAN PEMBENTUKAN ZONA PENYANGGA

Erdogan said cooperation between Turkey and Russia would bring 'hope to the region' [Halil Sagirkaya/Anadolu]

Presiden Rusia Vladimir Putin dan mitranya dari Turki, Recep Tayyip Erdogan, telah menyetujui untuk menciptakan “zona demiliterisasi” antara militan dan pasukan pemerintah di Idlib Suriah setelah pembicaraan panjang pada hari Senin, DIlaporkan media Rusia.

Kedua pemimpin menyetujui perlunya mencegah krisis di provinsi Idlib yang memiliki   kelompok militan dalam jumlah besar.

Untuk meredakan situasi, mereka setuju untuk membuat zona demiliterisasi selebar  15-20 km antara pasukan pemerintah dan militan sebelum 15 Oktober setelah penarikan penuh para militan garis keras termasuk Jabhat Al-Nusra (Hayyet tahrir al Sham)  dari daerah itu,

Semua persenjataan berat, termasuk tank dan artileri, akan ditarik dari zona itu sebelum 10 Oktober, kata Putin. Dan Zona ini akan dipatroli oleh unit militer Turki dan Rusia.

Sebelum akhir tahun, jalan raya antara Aleppo dan Hama, dan antara Aleppo dan Latakia harus dibuka kembali untuk lalu lintas transit, katanya.

Sementara itu, Erdogan mengatakan bahwa negaranya dan Rusia akan melakukan patroli terkoordinasi di zona de-militerisasi, dan menegaskan kembali bahwa ancaman terbesar bagi Turki adalah Unit Perlindungan Rakyat Kurdi Suriah (YPG), yang mengendalikan wilayah di Suriah timur laut. 

Segera setelah Putin dan Erdogan menyetujui zona penyangga, Menteri Pertahanan Rusia Sergey Shoigu mengatakan Rusia   tidak akan melakukan operasi militer di Idlib.

 

KAPAL KAPAL PERANG NATO  MAKIN MENDEKATI PANTAI SURIAH

NATO Warships

NATO sedang memperkuat  kehadiran angkatan lautnya di laut Mediterania Timur disaat AS, Inggris dan Perancis bersiap untuk melakukan serangan baru terhadap Suriah dengan dalih adanya serangan senjata kimia oleh pemerintah Suriah yang mungkin akan terjadi di provinsi Idlib.

Kapal perang dari Kelompok Maritim NATO dari Group ke2 berpatroli di perairan Mediterania Timur, bergerak makin dekat dan makin  dekat ke pantai Suriah, laporan media mengatakan, mengutip situs-situs Barat yang memantau aktivitas angkatan laut di wilayah tersebut.

Armada NATO yang berlayar di lepas pantai Suriah dilaporkan terdiri dari fregat Belanda De Ruyter, fregat Kanada Ville de Quebec, dan kapal penjelajah Yunani Elli. Informasi ini dikonfirmasi oleh kapten kapal fregat Belanda dalam microblog-nya.

Menurut laporan sebelumnya, kapal selam AS Los Angeles-Class, USS Newport News yang  dipersenjatai dengan rudal jelajah Tomahawk, telah memasuki Laut Mediterania untuk bergabung dengan gugus tugas angkatan laut AS yang terdiri dari dua kapal selam nuklir dengan rudal jelajah serta  dua  buah kapal  kelas USS Carney dan USS Ross dengan penghancur rudal Arleigh Burke.

Belum lama  ini  militer Rusia mengatakan bahwa para militan sedang mempersiapkan untuk menggunakan senjata kimia di Suriah, dan AS dapat menggunakan ini sebagai alasan untuk serangan baru terhadap fasilitas penting  Suriah.

Terakhir  kali  AS, Inggris, dan Prancis melakukan serangan udara besar-besaran terkoordinasi di Suriah pada April 2018 setelah dimunculkan sandiwara dugaan penggunaan senjata kimia di Douma yang dilaporkan oleh LSM kontroversial “White Helmets,” yang telah berulang kali tertangkap melakukan serangan  palsu (False flag).

 

GAMBARAN SITUASI DIPROVINSI IDLIB  SAAT INI 

https://www.youtube.com/watch?v=aEsqk826Yj4

Ini adalah video yang direkam oleh tiga orang yang berbeda,  yang ketiganya  pro oposisi Suriah  dan dilakukan  dengan penyamaran dengan rute menyebar keseluruh Provinsi Idlib.

Beberapa kesimpulan dari video ini adalah :

  1. Mayoritas daerah diIdlib dikuasai dua kelompok besar AlQaeda dan Al Nusra (Hayat Tahrir Al Sham), hanya sedikit area yang dikuasai pemberontak Suriah.
  2. Keberadaan militan Turkestan (TIP= Turkestan Islamic Party)  jauh lebih banyak dari yang diperkirakan, yaitu mencapai 10.000 orang. Tentang Partai ini dan hubungannya dengan suku Uyghur dan Presiden Erdogan silahkan baca ini.
  3. Ada daerah2 yang dikuasai militan dari suku Uyghur (suku dibarat China, keturunan Turki yang datang keSuriah sejak perang Suriah)
  4. Adalah benar masih ada beberapa kelompok Pemberontak Moderat (FSA) diIdlib, tapi mereka hanya menguasai  beberapa checkpoint disekitar pusat komandonya.
  5. Bahwa pemberontak Suriah telah dibajak oleh para ekstrimis dan pejuang Asing.
  6. Hanya ada satu atau dua pintu keluar/ masuk dari dan ke Idlib, yaitu lewat perbatasan Turki.
  7. Sekarang makin jelas gambarnya kenapa Erdogan matian2an mencegah Suriah dan Rusia untuk menyerang Idlib. , ternyata Erdogan punya kepentingan besar yang tersembunyi di area Turki utara  itu,
  8. Rakyat Idlib hidup dalam ketakutan sejak dalam penguasaan kelompok2 teroris.
  9. Rakyat Idlib khawatir akan masa depannya , dan kemungkinan mereka tahu akan ada serangan besar dari tentara Suriah dan Rusia.

 

SERANGAN UDARA ISRAEL SABTU KEMARIN GAGAL HANCURKAN PESAWAT KARGO IRAN

Seperti diinfokan sebelumnya Angkatan Udara Israel telah  melancarkan serangan besar ke Bandara Internasional Damaskus sabtu malam lalu yang menyebabkan beberapa ledakan di sekitar ibu kota.

Menurut sumber militer di Damaskus, Angkatan Udara Israel menargetkan sebuah pesawat kargo Iran yang kemungkinan mengangkut senjata ke militer Suriah.

Dalam merespon serangan (rudal) Israel itu, pertahanan udara Suriah berusaha untuk mencegat rudal sebelum mereka mencapai target yang dimaksudkan di Bandara Internasional Damaskus.

Pertahanan udara Suriah berhasil menjatuhkan beberapa rudal Israel dalam serang  singkat itu. Militer Suriah kemudian melaporkan bahwa pertahanan udara mereka berhasil menangkis serangan rudal Israel, dan menambahkan bahwa pesawat kargo Iran tidak tersentuh dalam serangan  itu.

Serangan yang terakhir oleh Angkatan Udara Israel ini menandai sebagai serangan kedua kalinya dalam tahun ini yang menargetkan Bandara Internasional Damaskus.

 

AKIBAT BLOKADE ARAB SAUDI, BANYAK RAKYAT YAMAN HANYA MAKAN DAUN 

Banyak orang Yaman dilaporkan tidak makan apa-apa kecuali hanya daun karena krisis kemanusiaan yang disebabkan oleh  pemboman mematikan dari  Arab Saudi pada negara muslim miskin itu telah mencapai mencapai tahap kritis.

The Associated Press melaporkan bahwa orang-orang di distrik Aslam Provinsi Hajjah barat laut Yaman hanya menggantungkan hidup dari makan  daun dari pohon anggur lokal, yang dikenal sebagai Hala dalam bahasa Arabnya  atau Daun Lilin Arab dalam bahasa Inggris, karena kelaparan yang memburuk.

Para ibu, memilih  daunnya  kemudian cuci dan rebus  menjadi pasta hijau yang berasa asam untuk mencegah kelaparan.

Menurut angka kesehatan setempat, distrik Aslam tercatat sebagai daerah yang memiliki   lompatan tertinggi diProvinsi Hajjah dalam jumlah anak-anak yang kekurangan gizi, dari 384 kasus yang dirawat pada bulan Januari, dan diperkirakan akan ada  1.319  yang alkan  masuk dalam enam bulan ke depan.

Selain itu pusat kesehatan utama didistrik Aslam tidak memiliki dokter anak, listrik, tabung oksigen dan bahan bakar untuk generator, kata laporan itu.

“Aslam hanyalah gambaran lain dari Somalia,” kata Saleh al Faqih, kata seorang pekerja di klinik Departemen Kesehatan keliling.

Di desa al-Mashrada  yang terletak di dekat Aslam, seorang ibu dari  gadis berusia 7 bulan, Zahra, menderita kekurangan gizi dan sering tidak dapat menyusui bayinya. “Sejak hari dia lahir, saya belum punya uang untuk membeli susu atau membeli obatn,” kata ibu yang memberi makan seluruh keluarganya dengan bubur Halas.

“Kami berada di abad ke-21, tetapi ini adalah akibat perang yang menimpa kita ,” kata Mekkiya Mahdi, kepala pusat kesehatan Aslam.

Setidaknya 20 anak dilaporkan meninggal karena kelaparan tahun ini di Hajjah.

Walid al-Shamshan  kepala bagian gizi diKementerian Kesehatan di Hajjah, mengatakan provinsi itu telah mencatat 17.000 kasus kekurangan gizi akut dan parah dalam enam bulan pertama tahun 2018, ini paling  tinggi dari tahun sebelumnya yang pernah tercatat.

“Kematian terjadi di desa-desa terpencil di mana orang-orang tidak dapat mencapai unit kesehatan,” kata Shamshan. “Ini sebuah kemunduran yang tidak berubah  dan sangat mengerikan.”

Arab Saudi dan sekutu-sekutunya melancarkan sebuah perang yang brutal yang bernama sandi  “Operation Decisive Storm” (operasi Badai Pamungkas), terhadap  Yaman sejak Maret 2015 dalam upaya untuk memasang kembali  mantan presiden Abd Rabbuh Mansur Hadi, sekutu (boneka) setia bagi Riyadh, dan untuk  menghancurkan kelompok Houthi.

Serangan yang didukung Barat itu awalnya terdiri dari serangan pengeboman udara, tetapi kemudian digabungkan dengan Blokade laut dan pengerahan  pasukan darat ke Yaman.

Blokade di Yaman itu telah menekan pengiriman makanan dan obat-obatan kemanusiaan ke negara yang bergantung pada impor. Diperkirakan 8,4 juta warga Yaman berada di ambang kelaparan sementara hampir 18 juta orang kekurangan makanan yang baik dan bergizi.

 

SURIAH SELENGGARAKAN PILKADA PERTAMA SEJAK TUJUH TAHUN PERANG SURIAH 

Hari minggu 16/9 hari ini, Pemerintah Suriah menyelenggarakan Pemilu Kota (Pilkada) untuk pertama kalinya sejak 7 tahun perang Suriah, menurut lembaga negara SANA.

Lebih dari 6.500 tempat pemungutan suara dibuka pada pukul 07:00 waktu setempat dan akan ditutup pada pukul 19:00. Dan jika perlu  jam kerja dapat diperpanjang hingga 5 jam.

Lebih dari  40.000 orang kandidat bersaing di 88 daerah pemilihan.

Dilaporkan sebelumnya bahwa pihak berwenang Suriah telah melakukan  persiapan matang  dan mengambil semua langkah untuk memastikan keamanan bagi para  pemilih.

 

TENTARA SURIAH INTENSIFKAN SERANGAN KE HAMA DAN IDLIB DISAAT TURKI MAKIN MENUMPUK PASUKANNYA.

Hari ini Tentara Arab Suriah (SAA)  meningkatkan serangan mereka ke Provinsi Idlib dan Hama, sebagai respon adanya penumpukan  penumpukan besar pasukan Turki di Suriah barat laut.

Menurut sumber militer pemerintah Suriah di Mhardeh, Tentara Arab Suriah dan sekutu mereka dari Pasukan Pertahanan Nasional (NDF) menyerang pertahanan militant  di kota-kota di Hama utara  seperti Al-Lataminah, Zakat, dan Kafr Zita.

Setelah serangan ke Hama, Tentara Suriah kemudian akan memperluas serangan mereka ke Provinsi Idlib, , mereka akan menargetkan kubu militant dikota-kota  Khan Sheikhoun.  Tentara Suriah menembakkan beberapa rudal ke arah parit yang digali  para militant  di sekitar kota-kota Taman’ah dan Sukeek.

Saat ini Tentara Suriah sedang menembaki area Taman’ah dan Sukeek dalam upaya untuk mematahkan pertahanan militant  di daerah tersebut.

 

Sebuah  Rekaman video  yang dirilis di media oposisi menampilkan momen setelah mobil teroris yang berisi seorang Komandan  teroris ditarget oleh pasukan Suriah di desa selatan provinsi Idlib.  Menurut laporan, operasi itu terjadi pada 10 September, ketika sebuah pesawat pengintai Suriah melihat mobil teroris itu setelah menerima laporan  intelijen.

Di antara yang tewas, komandan senior militan “Abu Al-Waleed Kirnaz” , pemimpin yang terkenal di fraksi Ahrar Asham. Khaled al-Hassan, yang dikenal sebagai Abu al-Walid Kirnaz, adalah komandan militer Front Pembebasan Nasional, yang baru-baru ini dibentuk oleh penggabungan Ahrar al-Sham dengan beberapa faksi teroris.

 

Sementara di Deir Er Zoor, penduduk setempat berunjuk rasa terhadap kondisi kehidupan mereka yang buruk  dibawah penguasaan pemberontak Suriah (SDF).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

MALAM TADI, PERTAHANAN UDARA SURIAH JATUHKAN BEBERAPA RUDAL ISRAEL

 

Pertahanan udara Suriah menjatuhkan beberapa rudal yang ditembakkan oleh  militer Israel di dekat bandara Damaskus pada Sabtu malam, media pemerintah Suriah melaporkan.

“Pertahanan udara kami mencegat  serangan rudal Israel di bandara internasional Damaskus dan menembak jatuh sejumlah rudal,” kantor berita Suriah, SANA mengutip sumber militer mengatakan.

Tidak ada laporan langsung tentang korban atau kerusakan. Beberapa ledakan kuat terjadi di Damaskus pada jam 9:50 malam. (6.50 GMT) pada hari Sabtu.

Sumber itu mengatakan bahwa serangan itu hanya menyebabkan kerusakan material, tanpa ada korban yang dilaporkan. Tak lama setelah laporan itu, seorang juru bicara tentara Israel menolak permintaan Sputnik untuk berkomentar.

Menurut AFP,  Israel mengakui telah melakukan lebih dari 200 serangan  ke wilayah  Suriah selama 18 bulan terakhir, terutama terhadap sasaran-sasaran Iran.

Media pemerintah Suriah terakhir melaporkan adanya serangan dari Israel pada 4 September, ketika itu dikatakan pertahanan udara  Suriah berhasil menjatuhkan  beberapa rudal di provinsi pesisir Tartus dan di pusat kota Hama.

Pada bulan Mei lalu , Israel menyerang  puluhan sasaran Iran di Suriah setelah pasukan Iran diduga menembakkan 20 roket ke posisi Israel di Dataran Tinggi Golan. Tapi Teheran membantah memiliki pangkalan militer di Suriah.

 

MENLU  RUSIA LAVROV :  RUSIA AKAN TERUS SERANG IDLIB

Rusia akan terus membom provinsi Suriah Idlib, Menlu  Rusia Sergei Lavrov mengatakan pada hari Jumat 14/9 , meskipun ada kekhawatiran  masyarakat internasional .

Lavrov  berbicara di Berlin setelah bertemu dengan mitranya dari Jerman Heiko Maas. Membahas  masalah ini. Lavrov  mengatakan bahwa Moskow akan terus membom sasaran militan di Idlib yang dikuasai  oposisi jika diperlukan, tetapi juga akan membuka koridor kemanusiaan untuk memungkinkan warga sipil bisa mengungsu, kantor berita Interfax melaporkan.

Menurut Lavrov, tidak akan ada rekonsiliasi yang ditawarkan kepada  teroris di provinsi Idlib; ini termasuk kelompok-kelompok seperti Hay’at Tahrir Al-Sham dan Partai Islam Turkestan.

“Kami bersama dengan mitra Turki kami bekerja keras untuk menyelesaikan situasi di Idlib  sesuai dengan pengaturan yang dibuat selama proses pembuatan zona de-eskalasi di sana. Pengaturan tersebut mensyaratkan pengumuman gencatan senjata dengan satu pengecualian penting bahwa  tidak termasuk para teroris . Tidak ada  rekonsiliasi, tidak ada gencatan senjata termasuk teroris. 

Lavrov mengatakan bahwa angkatan udara Rusia akan menyerang apa yang disebutnya “fasilitas pembuatan senjata teroris” dan ketika diketahui posisi mereka, tetapi juga akan mendorong kesepakatan rekonsiliasi lokal.

Menjelang pertemuan dengan Lavrov di Berlin, Maas juga membuat pernyataan tentang Idlib, mengatakan kepada kantor berita Jerman DPA bahwa perkembangan terakhir di Suriah akan menjadi salah satu topik utama diskusi pada pertemuan mereka.

Maas menggarisbawahi bahwa Rusia punya  peran kunci untuk bermain dalam mencegah serangan militer rezim Suriah keIdlib, yang merupakan rumah bagi lebih dari 3 juta warga sipil. “Ini tentang upaya menghindari skenario terburuk, yaitu bencana kemanusiaan selanjutnya,” katanya

FOTO FOTO YANG MENYENTUH, SETELAH SERANGAN UDARA ARAB SAUDI DIYAMAN

 

 

RUSIA SEDANG BEKERJA UNTUK TINGGALKAN US$ DAN EURO DALAM TRANSAKSI DAGANGNYA

US Dollar

Rusia secara aktif bekerja untuk beralih ke  penggunaan   mata uang nasional dalam transaksi  perdagangan dengan negara-negara Timur Tengah, Asia Tenggara, Amerika Latin dan Afrika,

Menteri Perindustrian dan Perdagangan Rusia Denis Manturov mengatakan kepada Sputnik. “Proses ini tidak cepat , dan kami meluncurkannya bukan sebagai tanggapan terhadap sanksi (AS). Kami telah secara sistematis melakukan persiapan  ini sejak beberapa tahun lalu , beberapa  latihan2  praktis  dan memiliki pengalaman masalah  bank komersial dan Bank Sentral di negara-negara itu , di mana itu akan lebih menguntungkan bagi kami , “kata Manturov.

“Ini kurang bisa diterapkan  untuk negara-negara Eropa, lebih bisa  ke negara-negara Timur Tengah, Asia Tenggara, bahkan Amerika Latin, Afrika,” tambahnya.

Produsen mobil Rusia telah beralih ke mata uang nasional  dalam pembayaran dengan Turki untuk pasokan komponen, sejumlah perusahaan juga telah mengumumkan rencana tersebut, kata Denis Manturov.

Menurut menteri itu, para produsen Turki  dengan senang hati mau “beralih ke transaksi dalam mata uang nasional.”

“Saya tidak tahu persis apakah produsen kami telah beralih hari ini ke pembelian dalam mata uang nasional, karena ada banyak dari mereka, lebih dari seratus produsen. Namun, setidaknya sebulan lalu, kami telah berbicara dengan sejumlah produsen kami, mereka berencana untuk beralih dalam waktu dekat … Beralih ke mata uang nasional akan selalu  melindungi nilai resiiko.”

“Lira Turki telah melemah, Rubel Rusia telah sedikit melemah. Ini akan sangat nyaman bagi kami, “kata Manturov, ketika ditanya apakah produsen Rusia sudah menyatakan bersedia untuk membayar di Lira Turki untuk  komponen mobil.

 

DUBES AS  UNTUK PBB LEBIH MENGETATKAN ANCAMANNYA TERHADAP SURIAH DAN SEKUTUNYA

Nikki Haley United Nations Security Council Gets Briefed On Russian Poisoning Case

Ancaman AS yang tadinya hanya akan menyerang Suriah jika ada indikasi penggunaan senjata kimia, kini ditingkatkan dengan ancaman bahwa setiap serangan ke Idlib oleh Suriah dan sekutu akan segara “ditangani” oleh AS. Maklum saja kalau AS sampai berani mengambil resiko konfrontasi dengan Rusia , karena AS dan sekutunya ( lebih 80 negara) telah menghabiskan milyaran dolar mendatangkan  ratusan ribu militan dari seluruh dunia kesuriah.  AS dan sekutu akan mati matian membela mereka, karena  suksesnya Suriah dan sekutu menghabisi kubu terbesar terakhir militan diIdlib akan menjadi akhir yang memalukan dari proyek AS dan Israel ini.

Setiap serangan terhadap provinsi Idlib Suriah akan “ditangani” , duta besar AS untuk PBB Nikki Haley memperingatkan.  Washington berusaha untuk menghentikan tentara Suriah yang didukung Rusia dari upaya  merebut kembali kubu terakhir militant  yang tersisa.

“AS telah dua kali menyerang Suriah  setelah mereka melakukan adanya klaim k tentang  penggunaan senjata kimia oleh pemerintah Damaskus. kata Nikki Haley pada hari Rabu dalam wawancara dengan Fox News.

“Jangan menguji kami lagi,” katanya menunjuk  kepada pemerintah Suriah dan sekutu-sekutunya  Rusia dan Iran.

Washington dan sekutunya juga memperingatkan Suriah bahwa mereka akan bertindak tidak hanya dalam kasus adanya  senjata kimia yang digunakan, tetapi terhadap setiap serangan  keprovinsi  Idlib, utusan AS untuk itu PBB mengatakan.

“Setiap serangan terhadap warga sipil di Idlib akan ditangani,” kata Haley kepada Bret Baier dari Fox News.

 

 LATIHAN MILITER  BESAR VOSTOK 2018 ,  RUSIA – CHINA DAN MONGOLIA

 

Latihan militer Rusia di Vostok  dengan nama Vostok 2018  yang diikuti juga oleh China dan Mongolia, adalah latihan militer Rusia yang terbesar sejak era  perang dingin 1981.

Latihan ini  melibatkan 297.000 pasukan dari distrik tengah dan timur jauh negara itu , lebih dari 1.000 pesawat, 36.000 tank, dan kendaraan tempur lainnya ditambah 80 kapal perang.

Latihan besar ini  direncanakan akan  berlangsung dari 11-17 September 2018 itu.

 

RUSIA SEMENTARA ALIHKAN SERANGAN UDARANYA KESURIAH TIMUR

Minggu ini  Angkatan Udara Rusia telah mengalihkan serangan  mereka dari Provinsi Idlib ke wilayah timur Suriah , karena mereka sedang  melanjutkan pembicaraan  dengan Turki dan Iran.

Menurut sumber militer di Damaskus, Hari ini Angkatan Udara Rusia telah melancarkan beberapa serangan udara diwilayah timur Suriah ,  Rusia menargetkan sejumlah tempat persembunyian ISIS diSuriah timur.

Di antara wilayah yang ditargetkan oleh Angkatan Udara Rusia  Rabu kemarin  adalah wilayah Al-Safa dan wilayah Badiya Al-Sham dari Deir Ezzor; daerah-daerah tersebut saat ini merupakan area dengan jumlah  militant ISIS yang besar.

Sebelum dilakukan   serangan besar Rusia Suriah  pagi kemarin , Angkatan Udara Rusia lebih memusatkan serangan udara mereka pada provinsi Idlib dan Hama.

 

DEPLU AS UMUMKAN   AKAN SERANG ISIS DISURIAH TIMUR

Setelah lama tidak ada khabar aktivitas militer AS dalam menyerang ISIS  , bahkan pernyataan mereka terakhir mereka telah berhasil menumpas ISIS diSuriah, kini Departemen luar negeri AS mengumumkan akan memulai melakukan serangan terhadap posisi ISIS diSuriah Timur.

Pengumuman iti dikeluarkan oleh Jubir Deplu AS Nauert dalam sebuah Konferensi Pers selasa. Kita lihat saja manuver militer apa yang akan dilakukan AS disaat Rusia dan Suriah mulai menyerang Idlib.

 

 

KEMNHAN RUSIA : PEMBUATAN FILM SERANGAN PALSU SENJATA KIMIA TELAH MULAI DILAKUKAN

Paling tidak ada dua macam  kemungkinan serangan Palsu (False flag)  senjata kimia, pertama benar  benar dilakukan menggunakan senjata kima dan direkam , kemudian akan dituduhkan kelawan. Kedua, Hanya membuat rekaman  film sandiwara seolah olah ada serangn palsu guna dijadikan bukti palsu telah terjadi serangan.

Video diatas adalah contoh  untuk kasus kedua, Film serangan kimia palsu ini terjadi diDouma april lalu yang dibuat oleh militan bersama kelompok “White helmets”. Anak anak disirami air walau  mereka sama sekali tidak menunjukkan tanda tanda kena bahan kimia beracun , tidak ada yang tergeletak dan tersengal sengal nafasnya tapi mereka berontak dan mungkin susah bernafas karena terus disirami air,  dan lucunya masih bisa berdiri. Keanehan lainnya  adalah  bahwa  korbannya hanya anak anak.

Oh ..ternyata gas beracun bisa memilih korbannya ya ???

False flag berikutnya nampaknya akan lebih rapih, karena mereka pasti telah belajar dari kekurangan dalam  pembuatan video sebelumnya di Douma yang menggelikan itu. 

Pihak berwenang Suriah telah menerima puluhan laporan dari para saksi mata tentang persiapan yang sedang dilakukan guna menggelar  serangan bahan kimia palsu (false flag)  di provinsi Idlib, Duta Besar Suriah untuk China Imad Moustapha mengatakan kepada Sputnik pada hari Rabu.

“Informasi ini telah dikuatkan secara luas oleh para saksi mata dari penduduk setempat yang mengirimkan lusinan  laporan tentang adanya persiapan  serangan bertahap, pengangkutan bahan kimia berbahaya ke daerah-daerah tertentu di sekitar Jisr al-Shughur, menculik lebih dari 40 anak-anak. dari daerah tetangga Idlib untuk menggunakannya sebagai ‘korban’ dari serangan yang direncanakan, dan banyak laporan lain mengenai provokasi yang direncanakan ini, ” Kata  Moustapha  yang sebelumnya menjabat sebagai duta besar Suriah untuk Amerika Serikat.

Duta besar itu mencatat bahwa informasi  yang diperoleh oleh Kemenhan  Rusia, mengenai akan adanya gelaran serangan senjata kimia di Idlib bukanlah  kejutan bagi pemerintah Suriah.

“Ini adalah déjà vu (hal yg sudah biasa) .  Serangan semacam itu telah digelar  berkali-kali sebelumnya pada setiap ada poin kritis selama perang Suriah melawan terorisme. Para teroris yang dilindungi  Barat  yang dipimpin oleh AS, dengan bersemangat menunggu digelar serangan palsu itu  untuk digunakan  sebagai dalih untuk melakukan agresi telanjang berikutnya  terhadap Suriah, ” tambah Moustapha.

“Kekuatan Barat telah memutuskan bahwa serangan kimia itu  ‘harus’ terjadi, dan mereka  juga telah mempersiapkan ‘reaksi’ mereka terhadap ‘serangan’ itu  dengan sepenuhnya mengabaikan opini publik mereka sendiri,” tambah diplomat itu.

Pada Selasa kemarin , Kemenhan  Rusia mengatakan dengan  mengutip penduduk provinsi Idlib, bahwa pembuatan film provokasi senjata kimia telah dimulai di pemukiman Jisr al-Shughur. Pernyataan itu dikeluarkan  setelah adanya peringatan sebelumnya yang dikeluarkan  oleh pejabat Rusia yang  mengatakan bahwa militan di Idlib sedang mempersiapkan serangan senjata kimia palsu (Fals flag)  untuk kemudian menudhka ke pasukan pemerintah guna memberi alasan pembenaran untuk melakukan intervensi militer pimpinan AS di Suriah.

 

SEBUAH KONVOI BESAR PASUKAN TURKI MEMASUKI IDLIB

Sekitar pukul 10:35 PM waktu setempat, sebuah  konvoi besar  tentara Turki telah  memasuki Provinsi Idlib dari Provinsi Hatay, aktivis oposisi Suriah melaporkan.

Menurut para aktivis oposisi Suriah ini, konvoi militer Turki memasuki Provinsi Idlib dan terlihat bergerak   melalui kota Harem, yang berada di bagian utara provinsi ini.

Para aktivis menambahkan bahwa tujuan konvoi militer Turki masih belum diketahui saat ini,  Namun kemungkinan besar mereka sedang  menuju garis depan di Provinsi Idlib.

Seperti yang ditunjukkan dalam video dalam artikel itu , konvoi Tentara Turki memasuki Provinsi Idlib dengan sejumlah besar tank,  kendaraan lapis baja, dan senjata  artileri:

 

WALL STREET JOURNAL : ASSAD SUDAH SETUJU DILAKUKAN SERANGAN KIMIA

Sebuah Artikel diFoxnews berjudul “Syria’s Assad Approved gas attack in Idlib dispite warning”, menjadi bahan ketawaan  para pembacanya dikolom komentar.

Artikel itu mengutip sebuah laporan di Wall street Journal  yang menyebut Presiden Assad telah menyetujui untuk  dilakukan serangan gas kimia di Idlib.

Tidak seperti diwaktu waktu lalu, tampaknya para warga AS kini mulai tahu bahwa selama ini mereka telah dibanjiri oleh propaganda palsu dan pelintiran dari mainstream media AS.

Berikut sedikit cuplikannya.

Presiden Bashar al-Assad telah menyetujui dilakukan serangan gas beracun di provinsi Idlib, yang merupakan benteng pemberontak terakhir dinegara itu, sebuah laporan pada hari Minggu mengatakan.

Laporan persetujuan Assad itu muncul sekitar seminggu setelah Presiden Trump memperingatkan orang terkuat (diSuriah) dan sekutunya (Rusia)  itu untuk tidak melakukan “Serangan sembarangan”  diprovinsi Idlib. Trump menyebut setiap serangan gas berpotensi  “pelanggaran  kemanusiaan berat.”

The Wall Street Journal, mengutip para pejabat AS, adalah yang pertama kali  melaporkan info tentang ini.

 

DUA JET AS LAKUKAN SERANGAN BOM FOSPOR PUTIH DI DEIR EZ ZOOR SURIAH

Dua jet tempur AS telah mengebom sebuah kota di provinsi Deir Ez-Zor di Suriah dengan bom fosfor putih (yang dilarang) , dan  menyebabkan kebakaran besar, militer Rusia mengatakan.

Dua jet F-15 pada Sabtu mengebom kota Hajin dengan bom fosfor putih, yang dilarang di bawah Konvensi Jenewa, menurut Pusat Rekonsiliasi Rusia di Suriah.

“Setelah sereangan , kebakaran besar terlihat  di daerah itu,” kata Letnan Jenderal Vladimir Savchenko, Minggu 9/9.

Belum ada informasi tentang korban yang disebabkan oleh pemboman itu, tambahnya.

Seorang juru bicara Pentagon membantah tuduhan telah menjatuhkan bom fosfor putih. “Pada saat ini, kami belum menerima laporan apapun tentang penggunaan fosfor putih,” “Tak satu pun unit militer di daerah itu bahkan dilengkapi dengan munisi fosfor putih dalam bentuk apa pun. kata Komandan Sean Robertson kepada media pada hari Minggu kemarin .

Penggunaan amunisi pembakar  fosphor putih di wilayah penduduk sipil dilarang oleh Protokol III Konvensi 1980 tentang Senjata Konvensional Tertentu. AS menandatangani kembali protokol itu pada tahun 2009.

Bom phospor  putih menimbulkan Luka bakar kimia saat bersentuhan dengan oksigen, menghasilkan panas bersuhu tinggi dan asap putih. Paparan pembakaran fosfor menyebabkan luka bakar yang dalam, yang sangat sulit untuk disembuhkan, sementara asapnya sangat beracun.

 

RUSIA, TURKI DAN IRAN AKAN TINGGALKAN US$ DALAM TRANSAKSI DAGANG ANTAR KETIGA NEGARA

 

Menanggapi adanya sanksi AS terhadap  Rusia, Turki dan Iran sedang merundingkan pengurangan penggunaan US dolar dalam perdagangan timbal balik , harian Tehran Times mengutip gubernur Bank sentral Iran.

Belum lama ini telah dibahas upaya untuk menghilangkan penggunaan “greenback” (uang kertas) dalam perdagangan timbal balik  oleh tiga  negara itu pada  akhir pekan lalu di Teheran selama KTT trilateral gencatan senjata Suriah, kata Gubernur Bank Sentral Iran Abdolnaser Hemmati.

“Kami telah memutuskan untuk melakukan  langkah  lebih lanjut mengingat telah ada kesepakatan yang dicapai pada pertemuan dengan gubernur Bank Sentral Rusia di Moskow,” kata Hemmati.

Menurut Hemmati, topik yang dibahas juga termasuk harga minyak dan gas, perluasan hubungan perbankan dan penguatan hubungan ekonomi.

Sebelumnya, Erdogan menggambarkan baha lira Turki belum lama ini telah anjlok  ke rekor terendah  dan mengumumkan kesiapannya untuk menyingkirkan dolar dalam perdagangan dengan Negara mitra dagangnya.

Erdogan mengatakan dolar merupakan hambatan bagi perekonomian Turki.

Dia mendesak Turki “untuk secara bertahap mengakhiri monopoli dolar  selamanya dengan menggunakan mata uang lokal dan nasional di antara kita.”

Rusia yang telah berada di bawah sanksi AS sejak 2014, telah menjadi pemrakarasa  lama untuk  beralih ke mata uang lokal dalam perdagangan dengan mitra utamanya seperti Turki dan China.

“FALSE FLAG” SERANGAN KIMIA NAMPAKNYA AKAN SEGERA TERJADI DIIDLIB 

Serangan AS terhadap pasukan Suriah dan intalasi2 strategisnya bisa jadi akan segera terjadi , kerena isu akan adanya serangan palsu (False Flag) senjata kimia itu sudah makin  santer dihembuskan oleh pemerintah AS.

Penasihat keamanan nasional AS John Bolton dalam sebuah pidatonya pada Senin mengatakan bahwa Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis telah sepakat bahwa penggunaan senjata kimia  oleh Suriah akan ditanggapi “sangat serius” dan akan memicu  respon yang “lebih kuat” dan lebih keras (dari AS dan sekutu).

“Kami telah mencoba menyampaikan pesan dalam beberapa hari terakhir bahwa jika ada penggunaan  senjata kimia yang ketga kali  akan mendapat tanggapan akan jauh lebih kuat,” kata Bolton kepada wartawan pada hari Senin.

“Saya dapat katakana bahwa  kami telah berkonsultasi dengan Inggris dan Prancis, yang bergabung dengan kami dalam serangan  kedua, dan mereka juga setuju bahwa penggunaan senjata kimia berikutnya  akan membuat  respon yang jauh lebih kuat,” kata Bolton, Senin.

Peringatan Penasihat keamanan nasional AS John Bolton  itu ditulis dalam  sebuah laporan di Wall Street Journal  yang mengutip seorang pejabat AS yang tidak disebutkan namanya yang mengklaim memiliki intelijen yang menunjukkan bahwa Assad telah “menyetujui penggunaan gas klorin dalam serangan terhadap benteng besar terakhir pemberontak negara itu.

Tampaknya Gedung Putih  sekarang telah menentukan sikap bahwa serangan Amerika terhadap pasukan pemerintah dan lokasi2 strategis Suriah tidak dapat dihindarkan.

Tapi kali ini taruhannya jauh lebih tinggi karena Rusia telah menempatkan sejumlah kapal perangnya dilaut Mediterania dan sepanjang pantai Suriah , dan ini  belum pernah terjadi sebelumnya.

Tampaknya Washington sedang mengirim pesan bahwa serangan  Amerika terhadap pasukan  dan lokasi2  pemerintah Suriah tidak dapat dihindarkan.

Dan menurut laporan WSJ itu, Presiden Trump mungkin tetap akan  memberikan perintah untuk menyerang Suriah meski  tidak ada klaim adanya serangan kimia,

 

MILITE RUSIA MERILIS VIDEO LATIHAN ANGKATAN UDARA DAN LAUTNYA DIMEDITERANIA

 

JUBIR ERDOGAN : KEHADIRAN MILITER SURIAH DIIDLIB ADALAH UNTUK MELINDUNGI MILITAN

Edificios destruidos en Idlib (archivo)

Kehadiran militer Turki di provinsi Idlib Suriah adalah untuk  menjamin (mencegah)  bahwa (Suriah , Iran dan Rusia) tidak akan memulai operasi militer, kata Ibrahim Kalin  juru bicara Presiden Turki Erdogan.

“Kehadiran tentara Turki di wilayah itu mungkin satu-satunya cara untuk  menjaminan bahwa mereka  tidak akan memulai operasi militer karena  Angkatan udara Rusia dan pasukan rezim (Presiden Suriah Bashar al-Assad) tidak akan melakukan ofensif apapun ketika ada  militer Turki “, Kalin mengatakan dalam sebuah artikel yang diterbitkan di surat kabar Daily Sabah.

Dia mengatakan , “Setiap serangan terhadap Idlib dengan dalih melenyapkan  kelompok teroris hanya akan merusak proses negosiasi Astana ” . ” setiap serangan terhadap Idlib itu tidak akan membawa apa-apa selain kematian dan kehancuran, yang akan menyebabkan gelombang migrasi baru ke Turki dan dari sana ke Eropa,” kata juru bicara presiden Turki itu.

Pemerintah Suriah menyatakan pada bulan Juli bahwa mereka berhak menggunakan kekuatan militer untuk memulihkan provinsi Idlib jika kelompok-kelompok bersenjata yang menguasainya sejak 2015 menolak syarat2  perdamaian yang diajukan di Damaskus.

Berdasarkan perjanjian dengan Damaskus, militant  yang menolak menyerah kepada pasukan pemerintah  Suriah yang berada di Aleppo, Homs dan Guta Timur secara bertahap dipindahkan ke Idlib, yang sejak tahun 2017 telah menjadi bagian dari zona demiliterisasi yang disponsori oleh Turki.

 

PASUKAN SURIAH MULAI SERANGAN BESAR KE IDLIB

 

https://www.youtube.com/watch?v=Om2rzkJPnOc

Tentara Suriah telah mulai  melancarkan operasi militer yang sudah lama ditunggu-tunggu untuk membersihkan faksi-faksi pemberontak dari provinsi Idlib dan wilayah sekitarnya.

Sumber2  mengatakan kepada  Muraselon bahwa helikopter Suriah mulai menyerang  pagi ini dengan menargetkan posisi militan di provinsi Hama dan Idlib.

Serangan udara didukung oleh tembakan  roket Tentara Suriah dan unit howitzer. Kekuatan udara Rusia juga mengambil bagian dalam serangan itu bersama dengan helikopter Suriah dan pasukan artileri dengan membom posisi dan gerakan teroris Front Nusra di kota-kota Khan Sheikhun, Al-Latamanah, Ghernaz, Skik, Tel Skek dan desa-desa di sekitarnya.

Sumber2 itu  menambahkan bahwa serangan dara dilakukan sekaligus dari beberapa arah. Pemboman udara dan tembakan artileri besar saat ini sedang dilakukan untuk melemahkan posisi pemberontak oleh pasukan infantri dan pasukan bersenjata.

Perwakilan permanen Suriah di DK PBB mengkonfirmasi  kesiapan Damaskus untuk mengamankan  warga sipil di Idlib yang mengungsi, jika kelompok teroris mengizinkan mereka pergi.

Operasi militer dilakukan sehari setelah pertemuan tiga negara Penjamin (Rusia, Iran dan Turki) di Teheran, di mana telah menyerukan kepada para militan untuk menyerahkan diri dan senjata mereka.

Dalam pertemuan itu  Presiden Turki Erdogan anehnya malah meminta  gencatan senjata di Idlib,  tapi Presiden Rusia Putin mengajukan keberatan.

Menurut delegasi Rusia diDK PBB, ada lebih dari 30 faksi gerilyawan di Idlib, terutama terbanyak dari Front Nusra yang terkait dengan Al-Qaeda yang  diperkirakan jumlahnya lebih dari 50.000 orang.

Tentara Suriah telah memobilisasi puluhan ribu tentara, di samping ratusan tank dan senjata pendukung lainnya guna pertempuran besar yang bertujuan membebaskan daerah-daerah yang dikuasai militan di Suriah barat laut ini.

 

DALAM SEMINGGU INI RUSIA DUA KALI PERINGATKAN AKAN SERANG AREA TERORIS YANG  JUGA ADA PASUKAN AS

Image result for AL TANF MAP

Dalam seminggu terakhir Rusia telah dua kali  memperingatkan militer AS bahwa pasukan Rusia bersama  Pasukan Pemerintahah Suriah  sedang bersiap untuk menyerang suatu  daerah di mana lusinan pasukan AS berada, kata  beberapa pejabat pertahanan AS.

(Area itu adalah kota Al Tanf yang berada diperbatasan tiga negara Iraq, Turki dan Suriah, tempat dimana salah satu basis militer AS dan juga para militen bersama sama berada).

Rusia mengklaim bahwa ada banyak militan yang berada di daerah yang dikuasai  oleh pasukan AS.

Pernyatan fihak Rusia ini telah secara tajam meningkatkan kekhawatiran para  komandan AS bahwa pasukan AS akan beresiko jika  Rusia mulai menyerang, CNN tahu itu. Dan hal itulah yang telah memicu AS untuk menyerukan  Moskow agar tidak menentang kehadiran militer AS.

Beberapa pejabat pertahanan AS mengatakan kepada CNN bahwa titik pusat basis militer  AS (yang diakuinya) sebagai  Koalisi anti-ISIS berada di kota At Tanf.

Ada kekhawatiran bahwa  Rusia akan menggunakan pesawat atau kapal perang angkatan laut mereka di Mediterania timur untuk melancarkan serangan rudal terhadap apa yang mereka katakan sebagai militan, ini bisa memicu konfrontasi jika  secara tidak sengaja menarget  pasukan AS.

Sejauh ini, dipantau tidak ada penumpukan pasukan darat Rusia  dalam beberapa hari terakhir, kata para pejabat AS.

 

SEBANYAK 200 PASUKAN DAN PENASEHAT MILITER AS DAN INGGRIS TERJEBAK DI IDLIB

Image result for us troops idlib pic

Sumber-sumber di Rusia dan Suriah  telah melaporkan bahwa para penasihat (militer)  AS dan Inggris dan para instruktur   pasukan oposisi Suriah terperangkap di Idlib. Ada upaya panik yang dilakukan oleh AS dan Inggris untuk meminta Turki atau Rusia untuk membantu mengevakuasi pasukan ini. Namun Inggris menolak bekerja sama dengan Rusia.

Pasukan oposisi di Idlib termasuk puluhan ribu elemen yang terkait dengan  ekstrimis  Al-Qaeda seperti Hay’at Tahrir al-Sham (HTS) yang banyak di antaranya adalah orang2 yang tadinya menyerah dari daerah lain diSuriah (dan dikirim keIdlib)  karena area itu  direbut kembali oleh pasukan pemerintah.

Turki yang mendukung Front Nasional untuk Pembebasan ( FSA)  telah meminta waktu kepada Rusia untuk mengisolasi HTS guna menghindari serangan.(pasukan Suriah).

Sementara hari ini AS menyerukan pasukan Rusia dan Suriah untuk menahan diri dalam menyerang Idlib.

Tahun lalu  Utusan Khusus (ilegal)) Pemerintah AS untuk Suriah) di wilayah Brett McGurk menyebut provinsi Idlib sebagai “Tempat perlindungan terbesar bagi Al Qaeda sejak peristiwa 9/11 (WTC) , yang terkait langsung dengan pemimpin Al Qaeda Ayman al-Zawahiri.”

Dia juga mengakui bahwa kebijakan barat dengan mengirim  “Puluhan ribu ton senjata dan mencarikan  jalan  bagi militan asing yang datang ke Suriah adalah bukan pendekatan terbaik. Al-Qaeda telah mengambil keuntungan penuh dari kebijakan (AS) itu dan Idlib sekarang menjadi masalah besar. ”

Kejatuhan Idlib akan menjadi provinsi terakhir  yang dikuasai pemberontak  dan akan membuka jalan raya utama yang melalui Suriah dari Yordania ke Turki.

Pasukan pemerintah Suriah kini mulai melakukan serangan besar-besaran, kapal-kapal perang Rusia telah berkumpul di lepas pantai  Tartous dan fase terakhir dari perang Suriah tampaknya  akan segera terjadi.

Ada 200 instruktur Inggris dan AS, tidak diragukan dilengkapi dengan persenjataan dan para intelijen , terjebak (diIdlib) dan Inggris ingin Turki mengevakuasi mereka ke pangkalan udara Incirlik di Turki. Tapi Ini rupanya ditolak (oleh Turki). Dan sekarang AS meminta Rusia untuk membantu.

 

TURKI SEMPAT  BERENCANA LAKUKAN EVAKUASI PARA MILITAN DARI IDLIB 

Smoke raises in the Syrian village of Kafr Ain in the southern countryside of Idlib province after an airstrike on September 7, 2018

Dalam upaya untuk menghindari korban jiwa yang besar  jika terjadi serangan besar besaran oleh pasukan pemerintah Suriah, Turki telah menyusun rencana yang akan memungkinkan para  militan bisa melintasi jalur aman dari provinsi Idlib  (menuju Turki) , surat kabar Daily Sabah melaporkan.

Menurut   rencana yang dikemukakan   oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dalam pertemuannya dengan Presideni Rusia dan Iran di Teheran untuk membahas perang di Suriah,  12 kelompok bersenjata  termasuk kelompok  Hayat Tahrir al-Sham (El Nusra)  akan menyerahkan senjata mereka.

Para militan  itu  kemudian akan dievakuasi ke zona penyangga di bawah pengawasan oposisi moderat dengan syarat bahwa mereka menyerahkan senjata mereka ke sebuah koalisi kelompok militan yang didukung oleh Ankara, tulis surat kabar itu tanpa mengungkapkan sumbernya.

Para militan asing (yang menyerah) akan diizinkan  kembali ke negara asal mereka, tetapi kelompok-kelompok yang menolak untuk menyerahkan  senjatanya dan bergerak  keluar (Suriah) akan menjadi target operasi anti teroris.

Turki kemudian akan melatih para militan itu untuk menjaga keamanan di provinsi itu, sama halnya seperti di wilayah Suriah lainnya yang dikuasai oleh para militant yang didukung Ankara.

Takut bahwa serangan besar terhadap Idlib akan menyebabkan “bencana” kemanusiaan dan akan membanjirnya  pengungsi yang melintasi perbatasannya, Turki telah intens bernegosiasi  dengan Rusia dalam beberapa minggu terakhir.

 

MENGIRIM PESAN  JANGAN MENDEKAT KERUSIA, MARINIR AS TEMBAKAN ARTILERI KEGURUN SURIAH 

Lebih dari 100 Marinir AS melancarkan tembakan udara di gurun selatan Suriah yang didukung oleh tembakan artileri untuk mengirim “pesan kuat” ke Rusia untuk tidak mengirim pasukan mereka di dalam area terlarang di dekat pos militer Amerika, dua pejabat pertahanan AS mengatakan kepada Fox News.

Pamer kekuatan itu dilakukan AS  ketika para pemimpin Iran, Rusia dan Turki sedang bertemu di Teheran jum’at kemarin untuk menegaskan langkah-langkah mereka berikutnya.  menjelang serangan yang akan dilancarkan  oleh pasukan Presiden Suriah Bashar al-Assad ke Provinsi Idlib di barat laut Suriah.

Pada dua kesempatan terpisah   (1 September dan 6 September), militer Rusia juga telah memperingatkan AS  tentang niatnya untuk melakukan operasi militer di Suriah selatan dekat garnisun At Tanf dimana pasukan operasi khusus AS berada.

 

SOAL IDLIB TURKI MASIH BERADA DIFIHAK BARAT

Menlu Turki  Mevlut Cavusoglu dan Menlu Jerman Minister Heiko Mass

Telah terjadi  diplomasi masiv  antara Ankara dan sekutu Baratnya sejak pesawat tempur Rusia mulai mengebom provinsi Idlib Suriah, yang berbatasan dengan Turki dan merupakan rumah bagi lebih dari 3 juta warga sipil.

James Jeffrey, perwakilan khusus AS untuk Suriah dan mantan duta besar untuk Turki, mengunjungi Ankara pada hari Selasa, dan  hari rabunya hal yang sama dilakukan Menlu Jerman Heiko Maas. Mereka   bertemu  untuk membahas Suriah.

Sementara Menlui AS Michael Pompeo telah mengadakan pembicaraan dengan Menlu Turki Mevlut Cavusoglu pada hari Rabu. “Keduanya sepakat bahwa serangan militer rezim Assad di Idlib akan memeicu eskalasi konflik yang tak dapat diterima dan meningkatkan eskalasi  di Suriah,” kata juru bicara Deplu AS Heather Nauert.

Ada kekhawatiran bahwa serangan terhadap Idlib dapat menyebabkan 700.000 warga Suriah melarikan diri ke Turki dan dari sana akan mengungsi ke Eropa.

Saat  konferensi pers bersama dengan Heiko Maas, Menlu Turki Cavusoglu mengutuk pemboman Rusia ke terhadap provinsi Idlib, dan mengatakan posisi Turki dan Jerman di Suriah adalah saling mendukung.

 

KEPALA STAF PERTAHANAN ISRAEL :  IDF DALAM KONDISI SIAP TEMPUR PENUH

Lieberman and Eisenkot in an exercise in northern Israel, September 4, 2018.

 

Kepala Staf Pertahanan Israel  Letnan Jenderal Gadi Eisenkot belum lama  ini mengirim dokumen rinci kepada anggota kabinet keamanan dan Komite Luar Negeri dan Komite Pertahanan  Knesset (Parlemen Israel), untuk  meyakinkan mereka bahwa Pasukan Pertahanan Israel (IDF) berada dalam kondisi siap tempur penuh.

Meskipun tidak secara eksplisit dinyatakan, namun  langkah tersebut tampaknya telah dimotivasi  oleh kritik  terhadap kesiapan militer  Israel dari IDF ombudsman  Mayjen  Yitzhak Brik.

LetJend. Eisenkot menulis surat  kepada para menteri dan para MK (anggota Knesset)  bahwa laporan tentang kesiapan militer itu dilakukan sebagai bagian dari kepatuhan terhadap undang-undang yang disahkan pada tahun 2008, setelah Perang Lebanon kedua 2006, yang menetapkan pengawasan yang lebih ketat  terhadap kesiapan tempur IDF.

Laporan tersebut membahas kesiapan keseluruhan militer dari berbagai cabang dan divisi. Laporan kesiapan ini  ditandatangani oleh setiap jenderal yang bertanggungawab diareanya.

Eisenkot menulis bahwa pasukan tempur  “memiliki tingkat kebugaran yang tinggi dan siap  untuk perang yang  berkaitan dengan skenario ancaman seperti apa pun.

Sebagai orang yang bertanggung jawab atas kesiapan tentara untuk berperang, saya menyatakan bahwa IDF dipersiapkan untuk misi apa pun yang diperlukan, tentara dengan intelijen dan superioritas udara, kemampuan darat dan pengalaman operasional kaya yang diuji setiap hari di setiap arena perang. ”

Namun, ia menambahkan, “Kesiapan tempur akan selalu dirasa kurang. Ada kesenjangan2  tapi  semuanya masih  berada dalam manajemen resiko dan prioritas. Kami, para komandan, bertanggung jawab untuk menyesuaikan proses pembangunan  kekuatan guna mempertahankan kualitas dan keunggulan IDF di masa kini dan  mengeksploitasi setiap peluang  untuk menyesuaikan IDF dengan tantangan masa depan. ”

Selasa lalu IDF mengatakan  bahwa tentara Israel sekarang lebih kuat daripada  di masa lalu. Angkatan perang Israel (IDF)   berpendapat bahwa konsep tempurnya, kualitas intelijen, ketepatan  pengadaan, ruang lingkup pelatihannya ,  status suku cadang dan inventaris lebih baik daripada tahun-tahun sebelumnya.

Menteri Pertahanan Avigdor Lieberman, yang mengunjungi latihan militer di Israel utara Selasa, mengatakan, “Saya terkesan  bahwa kami memiliki kekuatan operasional yang bisa bermanuver pada tingkat setinggi mungkin.”

 

TURKI MENGIRIM LEBIH BANYAK LAGI PASUKAN KEPERBATASAN SURIAH

Turkish Army

Turki mengirim lebih banyak konvoi pasukan dan peralatan militer ke perbatasan dengan Suriah disaat  pasukan Damaskus sedang bersiap untuk memulai serangan besar terhadap Idlib, sebuah media Turki melaporkan pada hari Rabu.

Media Turki itu melaporkan bahwa Ankara telah mengirim konvoi panjang yang terdiri tank tank canggih dan sejumlah besar truk militer ke wilayah Kelis di Turki Selatan dekat perbatasan dengan Suriah.

Mereka mengatakan bahwa konvoi militer Turki yang terdiri dari 25 kendaraan militer dan lapis baja kini berada di kota al-Bayli di sepanjang perbatasan Turki-Suriah.

Berita itu dikeluarkan  ketika tentara Suriah sedang mempersiapkan pertempuran besar  di Idlib dan telah mengirimkan peralatan militer dan peralatan  barat  ke medan perang di Hama Utara, Idlib timur  dan Lattakia Utara dalam  beberapa minggu terakhir.

Update terakhir selasa, konvoi panjang kendaraan Angkatan Darat Turki itu telah tiba di wilayah yang dikuasai militan di Idlib timur  dan utara Hama , sementara  Pasukan  Suriah menempatkan pasukan dalm kondisi siaga untuk operasi besar-besaran yang akan segera dimulai  di Suriah Barat Laut.

Konvoi tentara Turki, termasuk 30 kendaraan militer dan puluhan prajurit baru saja memasuki Idlib dan bergerak menuju titik-titik yang berada di bawah pendudukan pasukan Turki di kota Morek di Hama Utara.

Konvoi militer lain dari tentara Turki memasuki Suriah melalui perbatasan Kafr Lusin dan dikerahkan di titik pemantauan gencatan senjata Turki di al-Sarman di Eastern Idlib.

Hawar News yang berbahasa Kurdi mengutip sumber-sumber lapangan di provinsi Aleppo mengatakan  bahwa tentara Turki telah mengirim sejumlah 500 militan pendukung Ankara ke perbatasan Bab al-Hawa antara kota Reihanly di provinsi Hatay dan wilayah al-Artab di Aleppo.

Lebih lanjut dikatakan bahwa gelombang baru ketegangan dan pembelotan menyelimuti  fihak teroris ,  sejumlah teroris dari Front al-Shamiyeh yang didukung Ankara menjual senjata mereka dan melarikan diri ke Turki.

 

PESAWAT PESAWAT RUSIA MULAI SERANG IDLIB

https://www.youtube.com/watch?v=7lqpz6LQd4g

Pesawat militer Rusia melancarkan serangan presisi terhadap posisi Jabhat an-Nusra di provinsi Idlib Suriah pada tanggal 4 September, Kementerian Pertahanan Rusia telah mengungkapkan hal itu, dan  membantah laporan bahwa warga sipil yang jadi korban.

Pernyataan itu dikeluarkan setelah muncul spekulasi bahwa pesawat Rusia yang membom sasaran di daerah itu   menyebabkan korban sipil.

Moskow  telah berulang kali memperingatkan bahwa daerah itu adalah benteng terakhir bagi para teroris, di mana militan memiliki timbunan gudang senjata.

Menurut Rusia, satu hal yang perlu diperhatikan adalah rencana  para teroris untuk melakukan serangan palsu senjata  kimia  dengan tujuan menyalahkan  Damaskus. Terutama yang mengkhawatirkan adalah bahwa militan juga menerima pasokan senjata dari “pasukan dari luar negeri.”

Menurut pejabat Kemenhan Rusia Igor Konashenkov. Serangan itu  dilancarkan “hanya pada objek teroris yang teridentifikasi dan terletak jauh dari pemukiman.”

Serangan  yang dilancarkan Angkatan Udara Rusia di Idlib bukan bagian dari “agresi”, “kata Kemenlu Rusia,  bahwa mereka menargetkan fasilitas yang akan digunakan oleh teroris” untuk melakukan serangan terhadap posisi Tentara Suriah, warga sipil dan militer Rusia yang ada di Suriah.

Rusia juga lebih menyukai jika warga sipil bisa keluar dari medan  pertempuran dan ini bisa  “bekerja sama dengan pihak Turki” untuk melakukan  upaya bersama untuk menghindari korban sipil.”

 

PESAWAT ISRAEL SERANG MILITER SURIAH DIHAMA DAN TARTOUS

Syrian Air defense

Selasa kemarin Pesawat Israel menyerang posisi militer di Suriah, tetapi pertahanan udara Suriah berhasil menjatuhkan beberapa roket, kantor berita Suriah, SANA melaporkan.

Pesawat Israel telah menargetkan “posisi militer kita di provinsi Tartous dan Hama”. “Rudal musuh berhasil  ditangani dan beberapa dari mereka ditembak jatuh,” kaantor berita Suriah SANA mengutip sebuah sumber militer.

Observatorium Pengamat Perang Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan beberapa ledakan telah terdengar di daerah sekitar Masyaf dan Wadi al-Uyoun dekat kota Hama dan di sekitar kota pesisir Tartous, yang menargetkan area yang ditempati fasilitas militer Iran

Kepala Observatorium, Rami Abdulrahman, mengatakan bahwa untuk pertama kalinya serangan itu juga menarget  sekitar kota pesisir Baniyas, dimana  dua roket yang menghantam  sekitar satu kilometer dari kilang minyak.

Televisi pemerintah Suriah mengatakan pertahanan udara berhasil menghadang lima roket.  Satu orang telah meninggal dan empat lainnya terluka.

Kepala rumah sakit di Baniyas mengatakan delapan orang cedera akibat serangan itu. SANA mengatakan pesawat itu datang pada ketinggian rendah dari pesisir barat ibukota Lebanon, Beirut.

Wartawan Reuters di Beirut mendengar suara pesawat yang  sangat keras sesaat sebelum serangan dilaporkan di media Suriah.

Berita al-Mayadeen Lebanon mengatakan pesawat tempur Israel melepaskan  tembakan rudal  anti-pesawat “dan kemudian mundur kearah  laut  dan pada saat yang sama terdengar  suara ledakan di pedesaan Hama.”

 

ISRAEL AKUI MENSUPLY SENJATA RINGAN KE PEMBERONTAK SURIAH

Sebuah artikel di Yerusalem post berjudul ” IDF CONFIRM ISRAEL PROVIDED LIGHT WEAPONS TO SYRIAN REBELS”  yang baru diunggah beberapa jam lalu, tiba tiba dihapus lagi beberapa menit lalu. Tapi masih bisa dibuka lewat google wabchace . Artikel itu berisi konferensi pers para pejabat militer Israel selasa kemarin yang menyebut mereka ikut mendanai dan mempersenjati serta memasok perbekalan bagi beberapa kelompok militan diSuriah.

Tapi Sputnik masih sempat mengutip beberapa pernyataan itu dan beberapa orang diTwitter sempat merekamnya dalam akun mereka.

 

 

Para pejabat militer Israel yang  memperjelas  tentang dukungannya bagi para pemberontak Islam di Suriah, sebuah  hal  yang memang  telah dilakukan sejak awal perang di negara itu , setidaknya menurut sebuah artikel yang kemudian secara misterius dihapus oleh Jerusalem Post.

Sudah lama menjadi rahasia umum bahwa Israel mempersenjatai dan mendukung kelompok-kelompok yang berusaha menggulingkan pemerintahan Presiden Suriah Bashar Assad.

Laporan-laporan bahwa  Israel  merawat para pejuang garis keras Al-Al Qaeda di Front Al-Nusra di rumah-rumah sakit mereka di bawah Operation Good Neighbor telah memicu spekulasi tentang hubungan yang lebih dalam antara kelompok-kelompok pemberontak yang menduduki Dataran Tinggi Golan dan Israel, yang secara ilegal mencaplok dua wilayah barat -pertemuan daerah pada tahun 1967. (Operasi membantu militant itu dinamai operasi “good neighbor”)

Pada tahun 2015, sebelum peluncuran resmi Operasi “Good Neighbor”, Menteri Pertahanan Israel-Israel Moshe Ya’alon menandai dukungan mereka bagi Islamis Golan (militant yang ada diGolan) sebagai bantuan kemanusiaan dan sebagai sebuah solusi untuk mencegah para militan membantai para anggota minoritas Druze di daerah tersebut.

Namun pada hari Selasa, otoritas Israel mengakui bahwa Operasi “Good Neighbor”  lebih dari sekedar misi  super rahasia, dengan nama sandi, dan sebenarnya memberi potpourri tujuh atau lebih kelompok jihadis dalam senjata ringan dan amunisi Golan. Itu menurut Jerusalem Post, yang menghapus artikel yang merangkum subjek dari konferensi pers hari Selasa yang diadakan oleh anggota senior Pasukan Pertahanan Israel.

Outlet berita Jerusalem Post belum memberi alasan  mengapa mereka kemudian menghapus artikel itu, dan malah  mempertanyakan  subjek dari para pengguna Twitter, dan outlet media Israel lainnya (yang mengutip artikelnya) bahwa mereka belum pernah melaporkan pernyataan (artikel) tentang adanya suply senjata ringan itu.

Selain dukungan (senjata) mematikan itu, Israel juga menyediakan cukup pasokan untuk memberi makan dan pakaian, Pasukan kecil mendapat : 3.359.845 pon makanan (1.524 metrik ton), 551.156 pon pakaian (250 metrik ton), 250.308 galon bahan bakar (947.520 liter), 21 generator listrik dan 24.900 palet peralatan medis, menurut artikel Jerusalem Post itu.

Sementara itu, anggota Fursan al-Joulan, sebuah kelompok Islam anti pemerintah (Suriah) mendapat senjata dan dilatih oleh Amerika Serikat dan Arab Saudi , didanai dan dipersenjatai juga oleh Qatar, juga mendapat sebagian dari gaji yang diberikan oleh Israel, Jerusalem Post melaporkan.

Kelompok, yang terdiri dari hanya 400 pejuang, mendapat $5.000 per bulan dari Tel Aviv. Kelompok Joulan punya  hubungan  yang kadang panas dan dingin dengan Jabhat al-Nusra dan mereka telah bekerja sama  dalam sejumlah serangan. CIA memotong dana untuk kelompok tersebut pada tahun 2014 setelah sejumlah militan Islam binaan mereka bergabung dengan Al-Nusra.

“Israel berdiri di sisi kami dengan cara yang heroik,” kata juru bicara Joulan Moatasem al-Golani kepada The Wall Street Journal pada 2017. “Kami tidak akan selamat tanpa bantuan Israel.”

Meskipun sulit untuk memahami beraneka ragam kelompok pejuang ekstrimis di Golan, tapi “semua orang” di desa Hader Suriah di Golan percaya bahwa pemerintah Israel dan Barat “diam-diam” mendukung Al-Nusra, menurut laporan channel 4  Inggris mei lalu. Seorang penduduk desa memanggil mereka “proksi.”.

Pada konferensi pers hari Selasa itu , militer Israel juga menyatakan bahwa mereka telah menyerang lebih dari 200 instalasi militer (diSuriah)  yang diduga milik Iran dan Hizbullah dalam satu setengah tahun terakhir Israel telah  menggunakan lebih dari 800 bom dan rudal diSuriah.

Israel secara sporadis  membom markas militer  Suriah selama bertahun-tahun, tetapi serangan tersebut meningkat setelah  AS menarik diri  dari kesepakatan nuklir Iran  (JCPOA).

Satu  jam setelah pernyataan itu, Israel mulai menghantam  target di Suriah, yang mereka klaim sebagai  entitas militer Iran (diSuriah).

Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman mengatakan Israel menyerang “hampir semua infrastruktur Iran di Suriah,” Sputnik News melaporkan.

Sejak saat itu Israel terus menyerang Suriah dengan dalih menyerang  Iran

Dalam wawancara terakhir Mei dengan RT Assad mengatakan , “Kami memiliki puluhan martir Suriah dan tentara yang terluka, tapi tidak ada satu pun yang warga Iran,”  “Jadi, bagaimana bisa mereka  mengatakan bahwa kami menyembunyikan basis militer Iran? Jadi, itu semua bohong .

 

TRUMP KEMBALI ANCAM SURIAH, RUSIA DAN IRAN ATAS RENCANA SERANGAN BESAR KE IDLIB

Syrian army in Idlib province. File photo

Presiden AS Donald Trump memperingatkan pemerintah Suriah , Rusia dan Iran atas rencana  serangan tentara Suriah ke provinsi Idlib yang dikuasai pemberontak.

“Presiden Suriah Bashar al-Assad  tidak boleh sembarangan menyerang Provinsi Idlib. Rusia dan Iran akan membuat kesalahan kuburan kemanusiaan besar jika ikut ambil bagian dalam potensi tragedi kemanusiaan ini. Ratusan ribu orang bisa terbunuh.  Jangan biarkan itu terjadi. ! ” Trump menulis di halaman Twitter-nya pada hari ini Senin 4/9.

 

 

Provinsi Idlib adalah salah satu zona de-eskalasi Suriah dan sisa kubu terakhir pemberontak Suriah. Situasi di provinsi ini  memanas  ketika  Moskow dan Damaskus mengungkap  rencana  militan  untuk melakukan serangan senjata  kimia palsu  (False Flag)  terhadap warga sipil di sana untuk kemudian dituduhkan ke pemerintah Suriah.

Sebelumnya, Presiden Suriah Bashar Assad mengatakan bahwa pembebasan provinsi Idlib adalah salah satu prioritas  operasi militer Suriah.

Sementara itu, Menlu Suriah Walid Muallem mengatakan dalam sebuah wawancara bahwa peringatan AS  tidak akan mempengaruhi “Keteguhan rakyat  Suriah dan tentara Suriah untuk membersihkan Idlib dan  mengakhiri terorisme di Suriah,”  Dia  menambahkan bahwa tuduhan  Washington ( terhadap Pemerintah Suriah) tentang dugaan rencana  serangan kimia telah menjadi tanda tanya  dimata opini publik.

 

 

 

ROMBONGAN KEDUA PASUKAN PERANCIS TIBA DIKOTA MANBIJ SURIAH

Second French Army Convoy Arrives in Manbij in Northeastern Syria

Saluran TV al-Manar Lebanon melaporkan bahwa konvoi militer Prancis tiba di pangkalan milter yang dikuasai  oleh koalisi pimpinan AS di desa al-Sa’eidiyeh Timur di kota Manbij.

Lebih lanjut dikatakan bahwa sekelompok pasukan Prancis juga dikirim ke pangkalan koalisi di Pusat Kebudayaan di pusat kota Manbij. Kelompok pertama militer Prancis tiba di Manbij pada bulan April lalu setelah pasukan Turki mengancam akan melancarkan operasi militer terhadap suku Kurdi di Manbij.

Harian berbahasa Arab al-Watan mengutip sumber-sumber oposisi pada hari Minggu bahwa koalisi pimpinan AS menghidupkan kembali kehadiran militernya di tepi Timur Sungai Eufrat pada paruh kedua tahun ini dengan mendirikan 18 pangkalan militer di Northeastern dan Provinsi-provinsi Timur Suriah.

Basis militer  yang dikelola AS berada di Ein al-Arab (Kobani), Kharab Ashak, Manbij, Ein Issa, Raqqa dan Tabaqa di provinsi Raqqa, al-Shadadi, al-Houl, Tal Tamar, Tal Bidar dan Romeilan di provinsi Hasaka dan  ladang minyak Al Amr dan al-Bahrah di provinsi Deir Ezzur.

Harian Al-Watan menambahkan bahwa beberapa pangkalan militer itu memiliki landasan pacu untuk take-off dan pendaratan pesawat militer.

Lebih lanjut dikatakan bahwa pangkalan2  yang kelola AS itu  berada di bawah perlindungan ketat militer melalui patroli darat dan udara dan dikelilingi oleh  pos pemeriksaan.

 

PUTIN AKAN BICARAKAN KEMUNGKINAN  PROVOKASI  SENJATA KIMIA DI IDLIB  DALAM PERTEMUAN PUNCAK RUSIA-TURKI-IRAN

Putin - idlib

Presiden Rusia Vladimir Putin akan  membicarakan kemungkinan adanya  provokasi menggunakan senjata kimia di Suriah pada KTT Rusia-Turki-Iran di Tehran pada hari Jumat , kata pembantu Kremlin Yury Ushakov dalam sebuah wawancara.

“Masalah ini, semua aspek termasuk permukiman Suriah dan poin2 yang mnejdai penghambat  akan dibahas,” kata Ushakov kepada surat kabar Izvestiya ,  ketika ditanya  apakah isu provokasi dengan senjata kimia akan menjadi agenda KTT itu.

Putin juga akan mengadakan pertemuan terpisah dengan presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan mitranya dari  Iran Hassan Rouhani.

Pada hari Jumat lalu , juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menegaskan bahwa Putin dan Erdogan akan mengadakan pertemuan bilateral di sela-sela KTT Rusia-Turki-Iran tentang Suriah di Teheran.

Spekulasi tentang kemungkinan serangan kimia di Suriah telah berkembang dalam beberapa pekan terakhir setelah para pejabat Rusia memperingatkan adanya sebuah rencana (barat) untuk melakukan serangan seperti itu guna  memprovokasi (pembenaran) dilakukan serangan  Barat terhadap pemerintah Suriah.

Pada 25 Agustus lalu, juru bicara Kemenhan Rusia Mayor Jenderal Igor Konashenkov mengatakan bahwa teroris dari kelompok Tahrir al-Sham (berafiliasi dengan organisasi teror Jabhat Nusra), sedang mempersiapkan provokasi di provinsi Idlib barat Suriah untuk kemudian menuduhkan ke pemerintah Suriah yang  menggunakan senjata kimia terhadap warga sipil.

 

PUTRA MAHKOTA SAUDI : KAMI AKAN TETAP MENARGET ANAK DAN WANITA DIYAMAN

A handout picture provided by the Saudi Royal Palace on June 6, 2018 shows Saudi Crown Prince Mohammed bin Salman attending a meeting with Emirati Foreign Minister Sheikh Abdullah bin Zayed Al Nahyan (not shown in the picture) in the Saudi Red Sea resort of Jeddah.

Putra Mahkota Saudi Mohammad bin Salman mengancam akan tetap menargetkan wanita dan anak-anak di Yaman meski mendapat  kritik internasional bahwa aliansi yang dipimpin Saudi  menargetkan fasilitas sipil dan infrastruktur penting diYaman.

Muhammad Bin Salman mengeluarkan ancamannya saat bertemu dengan komandan militer koalisi setelah terjadi pembantaian atas  lebih dari dua lusin anak di provinsi pesisir barat Yaman Hudaydah awal Agustus lalu, situs berita berbahasa Arab al-Khaleej Online mengutip sumber informasi yang tidak mau disebut namanya,

 “(Kami) tidak  peduli  dengan kritik internasional. Kami ingin meninggalkan dampak besar pada fikiran generasi muda Yaman. Kami ingin anak-anak mereka, perempuan dan bahkan laki-laki mereka menggigil setiap kali nama Arab Saudi disebutkan”,  pangeran putra mahkota Saudi konon mengatakan hal itu.

Para pejabat PBB mengutuk dua serangan udara koalisi pimpinan Saudi di Yaman yang menewaskan sedikitnya 26 anak, dan mengeluarkan seruan untuk “penyelidikan yang tidak memihak, independen dan cepat” dalam serangan yang menargetkan warga sipil di negara Arab (Yaman) yang dilanda krisis itu.

Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Urusan Kemanusiaan dan Koordinator Bantuan Darurat Mark Lowcock mengatakan sedikitnya 22 anak dan empat wanita tewas pada 23 Agustus, ketika pesawat tempur koalisi  Saudi menyerang mereka saat  melarikan diri dari pertempuran di distrik al-Durayhimi  provinsi Hudaydah di pesisir barat Yaman . Dia mengatakan serangan udara susulan  di daerah itu menewaskan empat anak lagi. 

 

IRAQ DAN IRAN TIDAK LAGI PAKAI US$ DALAM TRANSAKSI DAGANGNYA

Image result for DINAR IRAQ PIC

Dolar AS tidak lagi digunakan oleh Teheran dan Baghdad dalam Transaksi perdagangan bilateral, dan menyetujui penggunaan  euro dan mata uang local kedua Negara  serta barter barang langsung, kepala Kamar Dagang Iran-Irak Yahya Ale-Eshagh telah mengungkapkan.

“US  Dolar telah dihapus dari daftar mata uang yang digunakan oleh Iran dan Irak dalam transaksi perdagangan mereka dan mereka menggunakan Dinar Iran, euro dan Dinar Irak untuk transaksi keuangan,” kata Ale-Eshagh pada hari Sabtu, seperti dikutip oleh media lokal.

Terlepas dari beralihnya penggunaan  dolar AS ke mata uang alternatif, pedagang Iran dan Irak telah terlibat dalam transaksi  barter, menurut pejabat itu. Bagaimanapun Sistem perbankan masih perlu perbaikan, karena hanya sebagian kecil perdagangan antara kedua negara yang benar-benar melewati bank.

“Menyelesaikan masalah sistem perbankan harus menjadi prioritas bagi Iran dan Irak, karena kedua negara memiliki setidaknya $8 miliar transaksi dagang meski disaat-saat terburuk,” kata Ale-Eshagh.

Dalam hal volume perdagangan  Iran , Irak adalah negara kedua terbesar setelah China , menurut pejabat itu. Sementara ekspor ke China hampir secara eksklusif adalah berupa produk petrokimia, Baghdad membeli berbagai macam barang dari  Iran , ini  membantu mempertahankan tingkat lapangan kerja yang tinggi, Ale-Eshagh menjelaskan.

 

MENHAN ISRAEL :  ISRAEL  JUGA AKAN  SERANG ASET MILITER IRAN YANG ADA DI IRAQ

Senin hari ini, Menteri Pertahanan Israel mengisyaratkan  bahwa pihaknya bisa  menyerang aset militer Iran yang dicurigai ada di Irak, seperti halnya yang telah dilakukan dalam melakukan sejumlah serangan udara di Suriah.

“Kami tentu memonitor semua yang terjadi di Suriah, dan mengenai ancaman Iran kami tidak membatasi diri hanya yang ada diwilayah Suriah sja . Ini juga harus jelas,” kata Avigdor Lieberman pada konferensi di Yerusalem.

 

IRAN MENGERAHKAN PULUHAN RUDAL BALISTIKNYA KE IRAQ

Image result for iran ballistic missle pic

Iran telah mengirimkan  rudal balistiknya  ke proxy Syiahnya  di Irak dan juga mengembangkan kapasitas mereka  untuk mampu membuat lebih banyak rudal balistik sendiri di sana guna  mencegah ancaman  terhadap kepentingannya di Timur Tengah dan  untuk memukul ancaman musuh regionalnya, kata sumber sumber  diIran, Irak dan Barat.

Setiap tanda bahwa Iran sedang mempersiapkan kebijakan rudal yang lebih agresif di Irak,  akan memperparah ketegangan antara Teheran dan Washington, yang makin  meningkat oleh keputusan Presiden AS Donald Trump yang  menarik keluar dari kesepakatan nuklir 2015 dengan beberapa kekuatan dunia itu.

Hal ini tentu  juga akan mempermalukan Prancis, Jerman dan Inggris, tiga Negara Eropa  penandatangan  kesepakatan nuklir itu, karena mereka telah mencoba menyelamatkan perjanjian tersebut meskipun ada sanksi baru AS terhadap Teheran.

Menurut tiga pejabat Iran, dua sumber intelijen Irak dan dua sumber intelijen Barat, Iran telah mengirim rudal balistik jarak pendek ke sekutunya di Irak selama beberapa bulan terakhir. Lima dari pejabat itu juga  mengatakan bahwa Iran juga membantu kelompok-kelompok itu untuk mulai membuat rudal sendiri.

“Logikanya, mereka akan memiliki  cadangan kekuatan jika Iran diserang,” kata seorang pejabat senior Iran kepada Reuters. “Jumlah misilnya tidak banyak, hanya beberapa lusin, tetapi bisa ditingkatkan jika diperlukan.”

Iran sebelumnya mengatakan bahwa   rudal balistiknya murni bersifat defensif. Pejabat Iran menolak berkomentar ketika ditanya tentang langkah terbaru itu. Pemerintah Irak dan militernya juga menolak berkomentar.

Rudal Zelzal, rudal Fateh-110 dan rudal Zolfaqar  (buatan Iran) diperkirakan memiliki jangkauan sekitar 200 km hingga 700 km, ini menempatkan ibu kota Arab Saudi Riyadh atau kota  Tel Aviv diIsrael dalam jarak tembak jika senjata-senjata itu dikerahkan di Irak selatan atau Irak barat.

Pasukan Quds ,  adalah pasukan elit  Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran yang kuat yang  memiliki basis di kedua wilayah tersebut. Komandan Pasukan Quds Qassem Soleimani menjadi pengawas  program (pengerahan rudal keIraq) tersebut, kata ketiga sumber itu.

Negara-negara Barat  menuduh Iran telah mentransfer rudal dan teknologinya ke Suriah dan sekutu lainnya, seperti pemberontak Houthi di Yaman dan Hizbullah Lebanon.

Tetangga Iran, negara2 Muslim Sunni  dan musuh bebuyutannya Israel telah menyatakan keprihatinan atas  kegiatan regional Teheran itu,yang melihatnya sebagai ancaman terhadap keamanan mereka.

Para pejabat Israel tidak segera menanggapi permintaan untuk berkomentar atas  transfer rudal Iran itu.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pada hari Rabu bahwa siapa pun yang mengancam akan menghapus Israel “akan menempatkan diri mereka dalam bahaya yang sama”.

 

KORAN UTAMA RUSIA PERINGATKAN KEMUNGKINAN  SITUASI MEMBARA DITIMTENG

Harian terbesar di Rusia  Moskow Pravda, menggambarkan situasi di dalam dan sekitar Suriah (dilaut Mediterania) sebagai “sangat eksplosif.” Judul Banner di koran hari ini mengatakan “Timur Tengah dapat Meledak dalam Api.”

Harian itu mengatakan “Sepertinya di dalam dan sekitar Suriah, kekacauan serius sedang terjadi” yang dapat menyebabkan perang regional baru.

Siapakah yang disalahkan Koran itu ? Yah, tidak mengherankan tentu saja  AS.

Surat kabar itu mengatakan “AS sedang bersiap untuk menyalakan sumbu  pembantaian di Timur Tengah” dan mengklaim AS sedang mencari alasan untuk melancarkan serangan rudal baru terhadap militer Suriah.

Harian Ini melanjutkan,  bahwa kapal perang dan Peswat2  AS dan NATO sedang  berkumpul di Mediterania dan Teluk Persia.

”Tanggapan Rusia adalah melakukan latihan militer yang dimulai hari ini di laut Mediterania timur; sebuah latihan militer yang besar.  Yang melibatkan  26 kapal dan setidaknya dua kapal selam. Juga mencakup setidaknya 30 pesawat, termasuk pembom strategis Tupolev 160 , dan pesawat tempur anti-kapal selam.

Surat kabar itu mengatakan Belum pernah terlihat  “ kepalan tangan” Rusia yang begitu kuat di Mediterania sejak zaman Soviet.”

Sebagai peringatan langsung ke fihak barat, koran itu memperingatkan militer Rusia sekarang sedang dalamn “pemanasan dan tidak hanya siap untuk latihan militer, tetapi juga untuk misi tempur .”

Artikel  ini melanjutkan dengan menunjukkan bahwa “Kembali pada bulan April, ketika AS dan NATO berencana untuk melakukan serangan rudal terhadap Suriah, militer Rusia memperingatkan pada waktu itu, jika perlu, mereka akan siap untuk menghancurkan tidak hanya rudal , tetapi juga lokasi peluncuran; itu berarti mengancam kapal dan pesawat NATO.

Sepertinya situasi saat ini  tidak berbeda , dan  Itu bisa berarti konfrontasi militer langsung dengan Amerika Serikat. ”

Artikel dalam Surat kabar itu diakhiri dengan peringatan lain,  “Yang terlihat diPeta Ini hanya  kapal-kapal kecil dan pesawat kecil dari Rusia dan Amerika yang terlihat hanya seperti Latihan pertempuran. “Tetapi jika pertempuran antara kekuatan nuklir besar ini dimulai secara nyata di Mediterania, dalam kenyataannya kita semua akan hidup dalam penyesalan. ”

 

SENATOR RUSIA TENTANG PEMBUNUHAN PEMIMPIN SEPARATIS UKRAINA

Image result for Franz Klintsevich PIC

Senator dari Dewan Federasi Rusia Franz Klintsevich percaya bahwa setelah kematian Pemimpin  Republik Rakyat Demokratik Belarus (separatis Ukraina)  Alexander Zakharchenko, Kiev akan mencoba untuk menggagalkan  otoritas di Republik Donbass untuk memproklamirkan diri.

Senator Franz Klintsevich mengatakan bahwa pembunuhan Alexander Zakharchenko  adalah provokasi yang telah dirancang dengan baik dengan konsekuensi yang luas jangkauannya.

“Ini adalah taruhan yang jelas dibuat guna merusak perjanjian Minsk, Pembunuhan seorang pemimpin, ditujukan untuk  dapat meruntuhkan moral rakyat.”

Ini adalah hal klasik yang telah direncanakan, terutama karena unit militer, unit artileri lengkap dengan amunisi  (militer Ukraina) semuanya sudah dalam posisi tempur dan siap untuk memulai operasi.

Adalah kenyataan bahwa dalam waktu dekat sebuah upaya jelas dapat  dilakukan untuk menggulingkan otoritas di republik yang tidak diakui ini. Kami berada di ambang konflik besar yang akan banyak membawa kematian manusia, “kata senator itu kepada Zvezda.

Sebelumnya, komando Kesatuan militer Republik Demokrasi Rakyat Ukraina menyatakan bahwa banyak tentara asing yang datang  di wilayah Donbass. Sebagaimana dicatat oleh kepala layanan pers komando Daniil Bezsonov, di antara orang asing yang tiba disana ada juga para petinggi militer  Amerika Serikat dan Kanada.

 

KEMENHAN RUSIA : PARA MILITAN YANG SERANG PALMYRA MENGAKU DILATIH OLEH AS

Syrian army soldiers carry flags in the amphitheater of the historic city of Palmyra, Syria March 4, 2017.

Para militan yang berusaha menyerang kota Palmyra mengaku bahwa mereka termasuk kelompok “Lions of the East” yang ditempatkan di dekat pangkalan militer AS, Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan.

Kelompok militan “Lions of the East” diplot  untuk melakukan serangan teroris  dan menguasai  Palmyra dalam waktu satu minggu, Pusat Rekonsiliasi Rusia menyatakan.

“Tujuan para militan itu adalah untuk melakukan serangkaian serangan teroris di sekitar kota Palmyra dan untuk memastikan menggerakkan  pasukan utama yang berjumlah sekitar 300 militan untuk merebut kota itu dalam seminggu kedepan,” kata laporan pusat.

Menurut Kemenhan  Rusia, para militant  yang ditangkap oleh pasukan pemerintah Suriah  mengklaim bahwa mereka telah dilatih dan dipersenjatai oleh instruktur Amerika di sebuah kamp dekat pangkalan militer AS di al-Tanf.

Informasi ini keluar menyusul laporan terjadinya bentrokan antara pasukan Suriah dan teroris di tenggara kota Palmyra.

“Pada hari ini  pukul 5:00 waktu setempat , di 36 kilometer  tenggara kota Palmyra, terjadi bentrokan antara pasukan pemerintah Suriah dan sekelompok militan, yang berusaha mendekati kota Palmyra dari pemukiman di-Tanf.

Hasil dari bentrokan itu , dua teroris tewas, dua lainnya ditahan dan sedang diinterogasi , ” Info dari Kemenhan Rusia.

Kemenhan  Rusia juga menekankan bahwa selama  keberadaan pangkalan militer AS di al-Tanf tidak ada laporan tentang adanya operasi AS  terhadap teroris diwilayah itu.

“Para Pengungsi yang tersisa didekat  kamp pengungsi Rukban  sekarang ini dijadikan  sandera, ‘perisai manusia’ bagi para militan,” tambah pernyataan itu.

Koalisi pimpinan AS  menyebut  melakukan operasi militer terhadap kelompok teror Daesh * di Suriah dan Irak; Namun  aktivitas koalisi di Suriah itu tidak pernah mendapat izin dari pemerintah Presiden Bashar Assad ataupun Dewan Keamanan PBB.

Kota kuno Palmyra pernah direbut oleh kelompok teroris ISIS (Daesh)  pada tahun 2015, tetapi setahun kemudian pasukan Suriah  dengan dukungan Rusia  kembali menguasai Palmyra.

ISIS  merebut kembali kota itu pada akhir 2016, sampai akhirnya dibebaskan kembali oleh tentara Suriah, yang didukung oleh Rusia pada Maret 2017.

 

MENLU AS : SERANGAN SURIAH KE IDLIB AKAN MENJADI ESKALASI YANG BERBAHAYA

Image result for POMPEO PIC

Jumat lalu , Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo  mengatakan bahwa  AS  memandang serangan militer oleh pemerintah Suriah ke  Idlib yang dikuasai pemberontak sebagai eskalasi konflik Suriah, dan  Deplu AS memperingatkan bahwa Washington akan menanggapi setiap serangan kimia oleh Damaskus.

Provinsi Idlib dan daerah sekitarnya adalah  kantong besar terakhir yang dikuasai pemberontak yang menentang Presiden Suriah Bashar al-Assad, sekutu dekat Rusia.

Sebuah sumber mengatakan kepada Reuters bahwa Assad sedang mempersiapkan serangan bertahap untuk merebut kembali provinsi itu.

“AS melihat ini sebagai eskalasi konflik yang  berbahaya,” kata Pompeo dalam sebuah posting di Twitter di mana ia juga mengecam Menlu Rusia Sergei Lavrov karena  serangan Rusia yang membela Suriah.

Lavrov mengatakan bahwa pemerintah Suriah memiliki hak untuk mengusir militan keluar dari Idlib sementara  perundingan sedang berlanjut untuk membangun koridor kemanusiaan di sana.

Departemen Luar Negeri AS  mengatakan perwakilan khusus AS untuk Suriah  James Jeffrey  akan melakukan perjalanan ke Israel, Yordania, dan Turki dari Sabtu hingga Selasa .

Jeffrey dan delegasinya akan  menegaskan bahwa AS akan menanggapi setiap serangan senjata kimia yang dilakukan oleh rezim Suriah,” kata Departemen Luar Negeri dalam sebuah pernyataan.

Mereka juga akan “menanggapi tuduhan serius Rusia tentang rencana koalisi internasional  (koalisi AS) untuk melancarkan serangan senjata kimia di Suriah,” kata pernyataan itu.

Anehnya, Kamis lalu PBB justru  meminta Rusia, Iran dan Turki untuk mencegah pertempuran di Idlib yang dianggap akan menyengsarakan  jutaan warga sipil dan dapat membuat  baik militan maupun pemerintah berpotensi menggunakan klorin sebagai senjata kimia.

 

NETANYAHU : IDF AKAN SERANG MILITER IRAN DISURIAH DENGAN SEGENAP KEKUATAN

Netanyahu Dimona Nukes

Dalam sebuah acara di pusat pengembangan senjata nuklir Israel, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyampaikan pidato di mana dia menyatakan bahwa Pasukan Pertahanan Israel (IDF) akan bertindak dengan “segenap kekuatannya” terhadap aset militer Iran di Suriah,

Israel akan menentang kehadiran Iran di Suriah dengan “tekad” yang sama seperti ketika  Amerika Serikat  menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran, yang juga dikenal sebagai Rencana Aksi gabungan Komprehensif (JCPOA).

Dalam upaya  untuk mencegah militer Iran tetap di di Suriah,” Israel akan terus bertindak dengan tekad bulat  dengan semua kekuatannya terhadap upaya Iran untuk menempatkan pasukan dan senjata canggihnya di Suriah, dan tidak ada kesepakatan antara Suriah dan Iran yang akan menakut-nakuti kami, dan tidak akan ada ancaman yang menakut-nakuti kami. ” Tegas Netanyahu

Pernyataan PM Israel ini mengacu pada telah dilakukannya penandatanganan perjanjian kerjasama militer baru antara Suriah dan Iran pada hari Senin (minggu lalu), yang diantaranya akan mengijinkan kelanjutan kehadiran penasehat militer Iran di Suriah.

Netanyahu  menambahkan bahwa “siapa pun yang mengancam kita dengan kehancuran akan menemukan dirinya di bawah ancaman yang sama, dan mereka tidak akan berhasil.”

Komentar Netanyahu mengenai Iran di Suriah dikeluarkan disaat titik yang penting dalam konflik Suriah, disaat  militer Suriah dan sekutu-sekutunya akan  memulai serangan militer besar terhadap kubu terakhir yang tersisa dari oposisi “pemberontak” di provinsi Idlib, yang didominasi oleh  Afiliasi Al Qaeda dan Front al-Nusra.

 

PUTIN BELASUNGKAWA ATAS PEMBUNUHAN  PEMIMPIN SEPARATIS UKRAINA

Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut pembunuhan di Donetsk terhadap  Oleksandr Zakharmenko pemimpin separatis  Ukraina  pro-Rusia di timur Ukraina sebagai pembunuhan keji.

Pembunuhan yang keji terhadap Oleksandr Zakharmenko adalah bukti lain bahwa mereka lebih memilih jalan teror, kekerasan dan intimidasi dan tidak ingin mencari solusi politik damai atas konflik Ukraina dengan  melakukan  dialog nyata dengan penduduk di tenggara Ukraina  itu ,  kata Putin.

Mereka lebih  “memilih jalan teror”, Putin menuduh mereka sedang berupaya  mendestabilisasi situasi  dan ingin “menjatuhkan bangsa Donbas di lututnya”. Putin  memperingatkan bahwa “mereka tidak akan berhasil.” Dia menyatakan harapannya  bahwa para   pelaku kejahatan ini akan menderita hukuman yang layak”.

Putin mengirim belasungkawa ke keluarga Zacharczenko dan “semua penduduk Donbas” dan menambahkan: Rusia akan selalu bersamamu.

Posted in Update WW3 2018 | Tagged , , | 6 Comments

JATUHNYA KURS, KEBODOHAN BERULANG & PANDUAN AGAMA YANG TERLUPAKAN

Image result for slavery pic

 

Perang dagang dan perang mata uang yang dilancarkan AS terhadap Turki  dan beberapa negara lain membuat beberapa  negara mulai berfikir untuk meninggalkan US dolar sebagai alat transaksi , mereka nampaknya baru mulai  setengah terbangun dari tidur panjangnya setelah selama 70 tahun dibawah sistem keuangan brettenwoods   telah puluhan kali dipecundangi oleh  AS. Ditindas dan diperbudak secara berulang oleh pengakuan US$ sebagai mata uang tunggal dunia.

Mata uang sebagai alat penindasan dan perbudakan , apa maksudnya ?

 

Hanya Keledai yang jatuh dua kali kelobang yang sama…,  tapi Keledai nampaknya masih lumayan  cerdas ya, dan    harusnya dibuat pepatah baru yang menyindir manusia  yang  puluhan kali jatuh dilobang yang sama tapi masih tetap terus diulang. 

 

Artikel kita kali ini ini  akan membahas  sistem keuangan global yang telah berlangsung lebih 70 tahun dan bagaimana mekanismenya sehingga berhasil  memperbudak dan menindas seluruh negara berkembang secara berulang tanpa disadari.  Dibagian akhir kita akan kaji dua buah hadist yang sangat luar biasa yang menjelaskan bagaimana seharusnya uang dan sistem keuangan yang benar  menurut  Islam.

Sejak akhir PD2 Kita sudah menyaksikan entah berap puluh kali  negara negara miskin dan berkembang menjadi bulan bulanan negara Kaya hanya dengan memainkan Kursnya, tapi akhir akhir ini kita meyaksikan kebijakan2 yang makin  aneh   ketika AS  sengaja  mulai mengguncang dunia dengan kebijakan kontroversial berupa “Perang dagang” bersamaan dengan  “Perang mata uang” .

Sepertinya  kebijakan ekonomi  kontroversial AS akhir2 ini ini telah jauh hari dipersiapkan , kita melihat pada 2014 AS dan Inggris melakukan simulasi apa yang disebut sebagai “To Big to Fall Simulation” atau sebenarnya adalah simulasi ambruknya  sistem keuangan.

Sebuah kebijakan yang nampaknya sengaja untuk menggiring seluruh dunia untuk meninggalkan penggunaan US$ sebagai mata uang tunggal dunia. Ya,  mereka akan mengakhiri  sistem keuangan  itu. Dalam beberapa tahun mendatang nampaknya   kita akan memasuki babak baru perbudakan dan penindasan yang lebih dahsyat atas umat manusia, yaitu dengan mata uang global baru , uang digital.

 

.

.

Turki  Sebuah Contoh Kasus

Kita akan mulai dengan mengenali  apa sebenarnya yang terjadi jika nilai mata uang sebuah negara anjlok  terhadap US$.

Pada tanggal 10 agustus 2018 lalu , Lira Turki anjlok 20% terhadap US$, apa artinya ? artinya secara aneh bin ajaib  , sim salabim …. hanya dalam waktu sehari rakyat Turki menjadi lebih miskin 20%.
Apa artinya jika mata uang Turki anjlok 40% terhadap US$  dalam tahun ini saja ? artinya , dalam setahun  rakyat Turki menjadi 40% lebih miskin, sedang pemerintah AS sebagai penerbit dolar dan negara kaya lain pemegang  US$  menjadi 40% labih kaya terhadap rakyat Turki.
Anjloknya nilai mata uang  berarti ada transfer kekayaan secara spontan  dari negara berkembang/miskin kenagara kaya.
Anjloknya mata uang juga berarti adanya transfer kekayaan dari orang miskin ke orang orang kaya pemegang banyak dolar.
Anjloknya nilai mata uang berarti rakyat miskin harus lebih menderita karena efek kenaikan biaya hidup  yang ditimbulkannya.
Dan yang paling penting bagi globalis, anjloknya nilai mata uang berarti memastikan  kelangsungan penindasan  negara Kaya  kenegara berkembang , sedemikian agar  negara berkembang tetap  dalam status permanen  sebagai ‘Negara berkembang’. 

 

Kenapa Turki kelimpungan ketika mata uangnya anjlok? Karena Turki harus membayar hutang hutangnya dalam US$ dan Turki harus membayar semua impornya juga dalam US$. Dan yang paling menderita adalah rakyat Turki yang harus dihantam oleh inflasi atau kenaikan harga dalam negeri.

Sebenarnya sejak 2010  Turki   mulai membuat perjanjian dengan China  yang menyetujui penggunaan mata uang nasional kedua negara  untuk bertransaksi bilateralnya.  Tapi tidak akan pernah bisa melepas ketergantungannya terhadap US$ , karena Turki masih saja berhutang keIMF yang harus dibayar dengan US$.

Presiden Turki  pernah menyatakan bahwa negaranya telah melunasi  hutangnya terhadap IMF sebesar 23,5M dolar,  tapi anehnya pada april 2018 lalu faktanya  Turki masih kebingungan untuk membayar hutangnya ke IMF , dan bahkan karena cadangan devisanya (US$) menipis Erdogan berencana akan membayar hutangnya dengan emas.

Dibawah Erdogan Turki masih berdiri didua sisi walaupun sudah sering dikhianati AS , Turki masih secara resmi masih anggota NATO , puluhan basis militer NATO masih ada disana.  Dan Turki masih menjalin hubungan diplomatik dengan Israel.  Ketakutan untuk melepaskan persekutuan militernya  dengan  AS  dan Israel  adalah kemungkinan terbesar alasan yang ada didalam hati Erdogan.

 

 

Krisis Moneter 1998,  Contoh Kasus Yang Lain

Ketika Asia tenggara dihajar mata uangnya pada krisis 1998 dan rupiah anjlok dari sekitar Rp.2200/US$ keangka sekitar  Rp14.000/US$  ,  belum juga satupun juga ahli ekonomi yang menyadari bahwa penggunaan US$ sebagai mata uang tunggal dunia  telah membawa  musibah bagi rakyat Negara berkembang diseluruh dunia secara berulang dan terus berulang.

Pada tahun 1998  itu,   hanya dalam tempo beberapa hari  saja …sim salim …abrakadabra…. rakyat Indonesia Indonesia telah menjadi  7 kali  lebih miskin dari sebelumnya.

Anda  pasti tercengang dan menyadari betapa bodoh dan mengenaskan  jika melihat tren Kurs Rupiah terhadap dolar sejak awal kemerdekaan sampai sekarang.

Pada tahun 1949,  US$  diperdagangkan hanya sekitar Rp.3,8/US$  , artinya pada saat itu rakyat Indonesia hanya sekitar 4 kali lebih miskin dari rakyat AS.

Pada tahun 1970an , Kurs Rupiah kita adalah   sekitar  Rp.300/US$. Dan saat ini , kurs   kita telah mencapai  Rp.14.000/US$ .  Artinya , seharusnya negara kita yang kaya raya dengan berbagai sumber daya tambang dan perikanan laut dan perkebunan ini harusnya  telah 46 kali  lebih kaya dari tahun 1970.

Para  pemimpin Negara  berkembang  harusnya sudah  sadari sejak tahun 1971,  ketika Pemerintah Inggris ingin menukarkan uang dolarnya senilai US$3 M menjadi emas keBank Sentral Amerika  , tapi pemerintah AS menolaknya karena  cadangan emas tidak mencukupi..

Lho itu khan sudah tersebut dalam perjanjian Brettenwoods? Kenapa  pemerintah AS dengan enteng mengkhianati perjanjiannya sendiri ya???

Logika sederhananya pastilah  karena AS takut  jika kemudian  negara negara lain akan menyusul menukarkan uang dolarnya sementara cadangan emasnya sebenarnya tidak cukup.

Dan akhirnya …dengan terpaksa maka pada 1971 Presiden Nixon  menyatakan bahwa  perjanjian Brettenwoods yang  ditandatangani  oleh hampir seluruh Negara didunia (44 negara) , yang menyatakan  bahwa  pencetakan uang US$   harus didukung cadangan emas itu  telah  dinyatakan  diakhiri secar sefihak.  Tapi nasi sudah menjadi bubur, seluruh negar didunia telah menggunakan US$ menjadi alat transaksi dan cadangan devisanya.

Nah ….lho !!!  , perjanjian itu ternyata  hanya permainan  pemerintah AS. Dan poin penting yang harus disadari adalah bahwa , Sejak 1971 itu terbongkarlah bahwa AS mencetak dolar tanpa dukungan cadangan emas. Artinya US$ adalah bukan lagi merupakan uang sebenarnya yang mewakili Uang asli yang harusnya punya nilai Intrinsik , yang harusnya hanya dicetak berdasar cadangan emas.

Kenapa harus membayar hutang dengn US$ ?   Kenapa harus menimbun devisa dengan US$ ? Bukankah pemrakarsa perjanjian saja sudah mengkhianati sendiri perjanjiannya ? Dan kenapa  para Ahli ekonomi dunia tetap mau mematuhinya meski  hanya dijadikan instrumen perbudakan? Siapakah orang orang luar biasa dibalik malapetaka tak berkesudahan ini?

Jawabannya ada didalam Qur’an,  ada sekelompok orang yang menyebut dirinya Globalis tapi kita mengidentifikasinya sebagai Ya’juj Ma’juj yang diciptakan Allah punya kekuatan luar biasa yang tidak bisa dikalahkan. Kita telah kaji sepak terjang dan agenda besarnya dalam artikel tersendiri. 

Mungkin saja para petinggi dunia dan ahli ekonomi dunia itu juga tahu , tapi mereka bertekuk lutut kepada Glonalis (Ya’juj Ma’juj) , atau yang paling mungkin  adalah karena  visi mereka hanya seluas ruangan dapur dirumah mereka.

 

 

IMF, WB  DAN  US$  

Pada awalnya , perjanjian Brettenwoods 1944 yang dihadiri 44 negara itu  melahirkan impian baru bagi Negara Negara berkembang yang baru merdeka .   Namun dalam perkembangannya  semua itu hanya  kamuflase belaka.

Dan kita tahu globalis (ya’juj ma’juj) secara aneh dan setelah PD2 melepaskan seluruh jajahannya di seluruh dunia (kebanyakan di Amerika selatan  dan tengah, Asia dan Afrika) , dan mucullah istilah baru “Negara berkembang”.

Banyak orang memahami  bahwa fenomena itu terjadi secar kebetulan saja (“by accident”) , kalau hal itu hanya terjadi pada 2, 3 atau 4 negara mungkin bisa diterima pendapat itu , tapi ini terjadi  diseluruh dunia secara bersamaan,  jelas ini terjadi “by designed”.

 

Paling tidak ada  3 poin penting yang dilahirkan yang tertulis dalam  Article of International Monetary Fund, Yaitu  :

  1. Dibentuknya IMF, dan World Bank.
  2. Ditetapkannya US$ sebagai alat transaksi global yang didukung emas.
  3. Ditetapkan Harga emas 35US$/Ounce.

Tapi  2 poin terakhir sudah  secara resmi diakhiri secar sefihak oleh AS  pada sekitar 1971. Tapi disitulah mulai nampak maksud sebenarnya dibalik   perjanjian itu.

Pencetakan US$ yang tidak lagi didukung emas , harga emas yang tidak lagi dipatok tetap,  dan gelontoran Hutang berbunga dari IMF  atas nama “bantuan pembangunan” akan menjadi instrumen  untuk secara periodik menjatuhkan ekonomi Negara berkembang yang mulai kelihatan bangkit untuk kemudian selalu dalam status  “Negara berkembang”.

IMF , WB dan US$ adalah satu paket komplit , ketika  nilai mata uang suatu negara diruntuhkan , maka IMF dan WB akan menawarkan hutang yang mereka samarkan dengan nama “bantuan pemulihan” atau “bantuan pembangunan”.

Dalam keadaan negara terejepit itulah hutang itu kemudian digelontorkan dengan syarat2 yang sebenarnya makin mencekik negara dan rakyatnya bahkan sama sekali tidak berhubungan dengan transaksi hutang, seperti :  

Harus menaikkan harga bbm,   harus menghapus subsidi,   harus dilakukan  otonomi pendidikan (biaya pendidikan jadi tinggi) ,  harus menjual (divestasi) perushaan negara ke swasta / asing,   harus dilakukan devaluasi mata uang,    harus mengutamakan ekspor bahan baku daripada bahan jadi …  dsb dsb. 

Ehm…. koq  lebih parah dari pada rentenir ya.???  Gimana logikanya  ya  orang orang hebat yang mengaku “ahli ekonomi” dengan  berderet gelar  itu   begitu bodoh  mau mengikutinya ???  Anak kecilpun tahu , semua syarat itu akan makin menindas rakyat yang sedang kesulitan. Dan…  “negara berkembang”  itupun “mengempis” lagi, “Kembang  –  “kempis”……  “kembang”  – “kempis”  secara berulang dan periodik. 

 

 

Perjanjian Petrodolar , Senjata Mematikan Yang  Lain  

Terkuaknya  permainan pengkhianatan  AS atas Perjanjian Brettenwood pada 1971 , dimana AS secara sefihak kemudian menyatakan bahwa US$ tidak lagi didukung cadangan emas membuat  Presiden Nixon khawatir bahwa negara negara diseluruh dunia  akan tidak lagi  mau  mengakui  US$ sebagai mata uang Global.

Maka kemudian  Presden Nixon mendekati Arab Saudi sebagai produsen minyak terbesar  didunia untuk melakukan kesepakatan bahwa Minyak hanya boleh diperdagangkan dengan US$, dan mulai diberlakukan sekitar 1975 yang disebut sebagai perjanjian Petrodolar.

Perjanjian ini menyebabkan harga minyak waktu itu langsung melambung puluhan kali lipat dan Arab Saudi mendadak menjadi kaya raya , dan fihak AS tentu juga  sangat diuntungkan, karena dengan pencetakan pecahan dolar yang tidak lagi didukung emas itu  maka dengan harga berapapun mereka bisa membeli dan menyiapkan cadangan minyak sebesar apapun tanpa beban, cukup hanya dengan modal kertas dan tinta untuk mencetak lembaran dolar .

Sisi penting lain dari perkanjian Petrodolar adalah bahwa negara negara  seluruh dunia   akan makin terikat dengan US$. Mereka memaksa  negara2 berkembang untuk selalu harus menyiapkan US$  sebagai “cadangan devisa” ,  untuk mebayar hutang keIMF dan WB, membeli minyak dan membayar impor komoditi impornya..

Perjanjian petrodolar juga bermakna  globalis punya senjata baru yang efektif untuk  mengendalikan negara berkembang , yaitu  dengan mengendalikan harga  minyaknya.

 

 

Sanksi Ekonomi ,  Senjata Andalan Lain  

Dalam perkembangannya , Sejak akhir perang dunia 2 , AS sebagai super power tunggangan Globalis (Ya’juj Ma’juj)  memperkenalkan metode baru dalam mengendalikan dan menindas suatu negara  yaitu apa yang disebut “Sanksi ekonomi”, “Embargo  ekonomi”  , “embargo dagang” .

Apa itu “Sanksi ekonomi”,  “Embargo  ekonomi”  , “embargo dagang” ?  , Dari mana mereka mendapatkan ide  seperti itu ?

Saya kira hanya setan yang mengajarkan seperti  itu,  setan yang mengajarkan ekonomi sebagai senjata perang .  Sebuah metode diplomasi  politik bar bar yang tidak berperikemanusiaan ,  dimana   secara dahsyat  dalam sekejap mata  akan menyengsarakan  rakyat  miskin tak berdosa dari suatu Negara . Efeknya juga akan terkait dan tidak  jauh berbeda  dengan menganjlokkan nilai mata uang suatu Negara.

Yang patut disayangkan dan mungkin baru pertama dilakukan oleh sebuah Negara  Muslim,  adalah ketika kita melihat  cara diplomasi  biadab seperti yang dilakukan AS itu  ditiru oleh Pemerintah Arab Saudi setahun lalu ketika mereka mulai ada kerenggangan hubungan dengan Qatar , Arab Saudi melakukan embargo perdagangan  terhadap Qatar.  Untungnya Qatar adalah sama sama Negara kaya raya sehingga tidak banyak berpengaruh terhadap ekonominya.

 

 

Muammar Qadafi yang Cerdas

Salah satu dan mungkin  satu satunya  pemimpin Negara  muslim pertama yang faham hal itu dan kemudian  menyiapkan rencananya  dan  bukan sekedar berwacana adalah presiden Libya almarhum Muammar Qadafi . Pada  sekitar tahun 2009, beliau punya rencana besar  yang sangat cerdas untuk  membuat sistem keuangan tunggal Afrika yang benar benar berbasis emas untuk melepaskan diri dari penindasan US$ dan mata uang Eropa lainnya.

Sayang Qadafi lupa bahwa yang dihadapi adalah sebuah kekuatan global yang tidak ada yang bisa mengalahkan , kekuatan globalis Ya’juj ma’juj.

Tidak heran jika  karena rencana hebatnya  itu , Qadafi kemudian harus dilengserkan bahkan dihabisi,  dan  sekarang belum jelas kemana cadangan emas luar biasa Libya yang disiapkan untuk proyek luar biasa  Qadafi itu.  Masih terngiang ditelinga kita  bagaimana menjijikannya ketawa  Menlu  Hillary Clinton saat itu ketika mendengar Qadafi telah tewas.

Walaupun tidak seberani rencana Qadafi , hampir bersamaan waktunya ,   lima Negara yang juga  kemudian mulai sadar  adalah Brasil , Rusia, India, China dan Afrika selatan   pada  sekitar tahun 2009 mendirikan kelompok BRICS yang menyetujui penggunakan mata uang nasional masing masing  untuk transaksi dagang antara anggota BRICS.

Negara negara yang tergabung dalam BRICS itu terutama Rusia dan China  juga berencana untuk secepatnya  membuat mata uang baru yang benar benar didukung emas. Dan mata uang digital yang berbasis emas.

 

 

Kebodohan Yang Berulang dan Menantang Allah

Ya, sejak terbongkarnya permainan mata uang AS sejak 1971  itu dan sampai sekarang,  tidak satupun pemimpin negara berkembang  yang menyadari dan berteriak atas berlangsungnya perbudakan ekonomi dan moneter yang berulang  selama 70 tahun yang padahal dilakukan dengan mekanisme dan instrumen yang sebenarnya itu itu juga. Juga belum ada satupun Ulama dunia yang berteriak bahwa membangun negara dengan hutang berbunga adalah  riba.

 

Instrumen instrumen yang mereka ciptakan itu membuat negara negara berkembang tidak akan bisa lepas dari cengkeraman mereka , semakin seorang pemimpin negara miskin dan berkembang bernafsu memamerkan prestasi  pembangunannya,  akan  semakin besar nafsu untuk berhutang keIMF atau WB, maka semakin kuat jerat penindasan  yang sarat riba itu
Pada saat  jatuh nilai mata uangnya itulah maka negara penghutang (debitur)   akan kelimpungan  untuk menyediakan US$ guna mengendalikan kursnya, membayar cicilan hutangnya dan menutup pembayaran (barang impor) luar  negerinya.  Sementara rakyatnya akan menderita  dengan harga barang yang melonjak.

 

Bisa jadi anda  mungkin juga  berfikir ,  bagaimana bisa sebuah Negara  Muslim  seperti Turki misalnya,  membangun negaranya dengan uang pinjaman dengan bunga (uang Riba) , dan itu tanpa mereka sadari.

Saya  kira anak kecilpun tahu, bahwa   ada empat fihak yang dikutuk dan dilaknat oeh Allah  dalam suatu transaksi riba  , Kreditur, debitur, dua saksi , dan pencatatnya.

عَنَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- آكِلَ الرِّبَا وَمُوكِلَهُ وَكَاتِبَهُ وَشَاهِدَيْهِ وَقَالَ هُمْ سَوَاءٌ

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat pemakan riba orang yang menyerahkan riba, pencatat riba dan dua orang saksinya.” Beliau mengatakan, “Mereka semua itu sama.”(HR. Muslim no. 1598)

 

Anak kecilpun   juga  tahu bahwa satu dirham uang riba yang dimakan seseorang adalah sama dengan berzina 36 kali.

دِرْهَمُ رِبًا يَأْكُلُهُ الرَّجُلُ وَهُوَ يَعْلَمُ أَشَدُّ مِنْ سِتَّةِ وَثَلاَثِيْنَ زَنْيَةً

“Satu dirham yang dimakan oleh seseorang dari transaksi riba sedangkan dia mengetahui, lebih besar dosanya daripada melakukan perbuatan zina sebanyak 36 kali.” (HR. Ahmad}

 

Dan yang lebih mengerikan lagi,  jika anda bertansaksi Riba , maka  anda sebenarnya  sedang menantang Allah dan Rasulnya untuk berperang.

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa (bunga) riba  jika kamu orang-orang yang beriman. Maka jika kamu tidak mengerjakan, maka ketahuilah, bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu. Dan jika kamu bertaubat , maka bagimu pokok hartamu; kamu tidak menganiaya dan tidak (pula) dianiaya.” (QS Al Baqarah 278-279)

 

 

Panduan agama Tantang  Mata uang dan Pertukaran Mata Uang

Ada dua buah Hadist yang isinya sangat luar biasa yang menjadi kunci untuk memahami mata uang yang disunahkan dalam Islam dan bagaimana mentransaksikannya termasuk bagaimana mempertukarkan antar mata uang. 

Dua Hadist ini sebenarnya sudah dibahas dalam ceramah luar biasa  Seikh Imran Hosein yang sudah kita tulis transkripnya, tapi kita akan paparkan lebih lanjut  karena ada beberapa  email masuk yang menyatakan kebingungannya dalam memahami dua hadist tersebut.

 

الذَّهَبُ بِالذَّهَبِ وَالْفِضَّةُ بِالْفِضَّةِ وَالْبُرُّ بِالْبُرِّ وَالشَّعِيرُ بِالشَّعِيرِ وَالتَّمْرُ بِالتَّمْرِ وَالْمِلْحُ بِالْمِلْحِ مِثْلاً بِمِثْلٍ يَدًا بِيَدٍ فَمَنْ زَادَ أَوِ اسْتَزَادَ فَقَدْ أَرْبَى الآخِذُ وَالْمُعْطِى فِيهِ سَوَاءٌ

“Jika emas dijual dengan emas, perak dijual dengan perak, gandum dijual dengan gandum, sya’ir (sejenis padi) dijual dengan sya’ir, kurma dijual dengan kurma, dan garam dijual dengan garam, maka jumlah (takaran ) harus sama dan dibayar kontan . Barangsiapa menambah atau meminta tambahan, maka ia telah berbuat riba. Orang yang mengambil tambahan tersebut dan orang yang memberinya sama-sama berada dalam dosa.” (HR. Muslim no. 1584)

 

حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ بْنُ أَبِي سَلَّامٍ الْحَبَشِيُّ قَالَ سَمِعْتُ يَحْيَى بْنَ أَبِي كَثِيرٍ يَقُولُ سَمِعْتُ عُقْبَةَ بْنَ عَبْدِ الْغَافِرِ يَقُولُ سَمِعْتُ أَبَا سَعِيدٍ الْخُدْرِيَّ يَقُولُ جَاءَ بِلَالٌ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِتَمْرٍ فَقَالَ مِنْ أَيْنَ لَكَ هَذَا فَقَالَ كَانَ عِنْدِي تَمْرٌ رَدِيءٌ فَبِعْتُهُ بِهَذَا فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوَّهْ عَيْنُ الرِّبَا عَيْنُ الرِّبَا فَلَا تَقْرَبَنَّهُ وَلَكِنْ بِعْ تَمْرَكَ بِمَا شِئْتَ ثُمَّ اشْتَرِ بِهِ مَا بَدَا لَكَ

Telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin Sa’id] berkata; telah menceritakan kepada kami [Mu’awiyah bin Abu Salam Al Habasyi] berkata; aku mendengar [Yahya bin Abu Katsir] berkata; aku mendengar [Uqbah bin Abdul Ghafir] berkata; aku mendengar [Abu Sa’id Al Khudri] berkata;  “Bilal datang menemui Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dengan membawa kurma, lalu beliau bersabda: “Dari mana engkau dapatkan kurma ini?” maka Bilal menjawab; “Aku mempunyai kurma yang jelek, lalu aku menjualnya (menukarkan) dengan kurma ini, ” maka Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pun bersabda: “Celakah kamu, ini adalah riba, ini adalah riba, Jangan sampai engkau mendekatinya. Akan tetapi juallah dahulu kurma milikmu sesukamu, setelah itu belilah apa yang engkau inginkan dengan uang penjualan tersebut.”(HR. Ahmad No.11167)

 

Sekilas kedua hadist ini seperti sekedar mengatur bagaimana mempertukarkan  (barter) dua barang yang sejenis dan dua barang yang beda kualitas, padahal maknanya sama sekali bukan seperti itu. Coba kita fikir,  untuk alasan apa orang mempertukarkan dua barang yang sama jenis dan sama takarannya , dan dengan alasan apa Allah harus mengatur sesuatu yang tidak ada urgensinya bahkan mungkin orang tidak tertarik melakukannya?

Poin poin penting yang bisa diambil dari kedua Hadist diatas adalah  bahwa :

  1.  Ada dua jenis benda yang bisa dijadikan mata uang, yaitu Logam mulia, dan Komoditi bahan Pokok.

Dari mana bisa menyimpulkan begitu?

  • Dari Hadist pertama, untuk emas dan perak sangat mudah dimengerti karena keduanya sudah biasa dipakai sebagai mata uang sejak zaman Nabi .
  • Dari Hadist kedua, Nabi melarang mempertukarkan komoditi bahan makanan pokok (diwakili Kurma), dimana hanya dipertukarkan dengan takaran dan kualitas yang sama. Artinya Kurma (makanan pokok lain) bisa dipakai sebagai mata uang.

2.  Bahwa mata uang harus mempunyai nilai intrinsik . Untuk zaman sekarang yang diwakili uang kertas, maka setiap nilai pecahan yang diterbitkan suatu negara harusnya  dicetak dengan dukungan  cadangan emas yang sepadan nilainya. 

3. Dua jenis benda pertama, yaitu emas dan perak adalah yang dihalalkan sebagai mata uang utama. Dan jika stok uang emas dan uang perak menipis maka bahan makanan pokok boleh dijadikan mata uang.

4. Bahwa “mata uang” tidak boleh diperjual belikan untuk mengambil keuntungan (mendapat nilai tambah). Hanya boleh dipertukarkan dengan nilai yang sama dan  dibayar tunai. Pemerintahan atau bank sentral atau bank negara suatu negara harusnya bertindak sebagai penyelenggara. .

5. Bahwa suatu  mata uang adalah haram untuk dipertukarkan dengan nilai mata uang yang berbeda kualitas (digambarkan dengan 2 macam Kurma dengan kualitas berbeda)..

Contohnya : jika ada sekeping koin emas pecahan 1 dinar yang benar benar mempunyai kandungan emas (nilai intrinsik) senilai 1 dinar. Dan kemudian ada koin emas  dari negara lain pecahan senilai 1 dinar tapi sebenarnya kandungan emasnya tidak sampai 1 dinar maka haram dipertukarkan, karena disitu ada unsur penipuan dan penindasannya.

Dizaman sekarang,  suatu pecahan mata uang kertas  yang dicetak tanpa  dukungan cadangan emas (digambarkan Kurma kualitas buruk) kemudian dipertukarkan dengan mata uang yang dicetak dengan dukungan emas  (digambarkan Kurma kualitas baik), maka haram dipertukarkan, Hadist kedua itu menyebut itulah inti dari riba.

6. Bahwa kedua fihak yang terlibat dalam transaksi jual beli mata uang untuk mengambil keuntungan (nilai tambah) akan terkena dosa riba.

 

 

Kesimpulan 

Dari penjelasan dua hadist diatas , sekarang harusnya kita jadi punya gambaran  bagaimana seharusnya uang itu dan bagaimana memempertukarkan antar mata uang.  Kita juga harus mulai sadar bahwa membangun negara dengan hutang berbunga hanya akan terus terjerat dalam riba.

Kita juga tahu kenapa sistem keuangan dunia yang menjadikan US$ sebagai mata uang tunggal dunia  adalah tidak sesuai dengan panduan agama, karena :

  1. Sejak 1971, US$ tidak lagi dicetak dengan dukungan emas,
  2. Dari poin 1 , maka konsekuensinya US$ tidak mempunyai  nilai intrinsik sebagaimana harusnya sebuah mata uang, (Bank sentra AS tidak lagi menerima penukaran emas)
  3. US$ tidak lagi punya  nilai  tetap terhadap emas , konsekuensinya AS bisa dengan tanpa beban mempermainkan nilai kursnya.
  4. Efek dari kejatuhan nilai mata uang adalah adanya perpindahan kekayaan dari Negara miskin yang ditarget kenegara kaya secara seketika.
  5. Peran US$ sebagai mata uang tunggal dunia hanya akan terus membawa kemerosotan ekonomi negara berkembang , secara berulang dan berulang. Penindasan tanpa akhir. (Lihat tren Kurs sejak akhir perenag dunia 2).

 

Dan janji Allah memang  tidak akan pernah dikhianati, Sistem keuangan dunia yang melanggar aturan Allah itu hanya akan berakhir  dengan  kemiskinan dan penderitaan kecil rakyat yang tidak berdosa :

 

مَا أَحَدٌ أَكْثَرَ مِنَ الرِّبَا إِلاَّ كَانَ عَاقِبَةُ أَمْرِهِ إِلَى قِلَّةٍ

“Tidak ada seorang pun yang banyak melakukan praktek riba kecuali akhir dari urusannya adalah hartanya menjadi sedikit.” (HR. Ibnu Majah)

 

Jadi, istilah “Negera berkembang” atau “Developing Countries” bagi seluruh  negara negara mantan Jajahan Eropa sebenarnya tidak pas, yang paling pas adalah “Negara Kembang kempis”

 

Logika bodoh kita yang bukan ahli ekonomi  mengatakan,  bahwa adalah sederhana untuk tidak jatuh kelobang yang sama puluhan kali,  yaitu konversikan cadangan devisa keemas dan lakukan transaksi dagang dengan Negara yang mau menerima pembayaran  dengan emas atau mata uang nasional masing masing yang sudah pasti didukung emas.  Kedua, jangan meminjam uang dari  institusi keuangan bentukan Ya’juj ma’juj yang harus harus membayar dalam US$, karena selain ada bunga riba didalamnya  sudah pasti  juga mengandung penindasan  dalam  syarat syarat yang diberikan.

Kita bedoa saja , mudah mudahan para  pemimpin negara muslim di seluruh dunia segera sadar  , dan mudah2an  mereka bukan termasuk golongan yang melupakan panduan agama yang menjadi pengikut Y’juj Ma’juj , dan hanya sibuk memikirkan kepentingan jabatan, harta , dan popularitas.

Terakhir,   kita ingatkan sekali  lagi  ancaman   Allah dalam Al Baqarah 278-279 itu,  bahwa   larut dalam  ekonomi riba adalah sama dengan berani menantang Allah dan Rosulnya   untuk berperang.

Naudzubillahiminzalik.

 

Artikel yang terkait dengan mata uang : 

  1. Inti dari riba , Uang digital, masih ada kesempatan.
  2. Sejarah Uang kertas dan Riba yang menyelimutinya.

 

 

 

 

 

Posted in Islamic View | Tagged , | 30 Comments

MEREBUT KEMBALI IDLIB, PERANG BESAR TERAKHIR DISURIAH

 

Turki, walaupun mereka  tahu bahwa bersekutu dengan musuh Islam AS hanya akan membuahkan keburukan dan pengkhianatan seperti halnya upaya Kudeta dua tahun lalu yang dicurigai didukung AS dan  yang baru minggu kemarin dikenai sanksi dagang  terhadap produk baja dan aluminiumnya dan mata uangnya juga diserang  , tapi masih saja Turki berdiri di dua sisi. Dalam perang terbesar terakhir dari pemerintah Suriah untuk merebut kembali  Provinsi Idlib,  Turki masih mau bergabung dengan Koalisi negara negara musuh Islam yang terdiri dari AS dan negara negara Eropa barat.

Demikian juga dengan Arab Saudi dan koalisi Arabnya yang sekarang pastinya tidak ada lagi Qatar didalamnya . yang sudah tujuh tahun ini masih terus ikut bergabung dalam koalisi para musuh Islam itu dalam mendanai dan mempersenjatai Kelompok2  pemberontak  diSuriah.  Pada awal perang Suriah bahkan Arab Saudi memelihara lebih empat puluh kelompok bersenjata diSuriah. Salah satu kelompok terbesar binaan Saudi Ahrar Al Sham bahkan punya anggota 20.000 orang.

Kelompok kelompok bersenjata  dari provinsi lain yang tadinya telah menyerah dan oleh pemerintah Suriah dikumpulkan di Idlib , kini  sedang melakukan konsolidasi guna membentuk aliansi baru guna mempertahankan  Idlib dari serangan besar terakhir Pasukan Suriah dalam merebut kembali Idlib. Presiden Suriah telah bersumpah akan merebut kembali setiap jengkal tanah milik rakyat Suriah.

Perang suriah adalah perang yang sangat rumit, karena  selain diciptakan  puluhan kelompok pemberontak dan  ISIS , terlibat juga disana Pasukan Turki, Pasukan AS dan sekutu Eropanya dan sesekali serangan dari Israel yang sebenarnya siempunya agenda utama dalam pelemahan militer  Suriah.  Sementara itu kita juga melihat ada  Kurdi Suriah yang dalam posisi terjepit, disatu sisi mereka menerima bantuan pendanaan dan senjata dari AS , tapi disisi lain mereka juga berperang melawan  Turki dan ISIS. Dilema yang rumit nampaknya akan dihadapi oleh Kurdi Suriah.   

Duta besar Suriah diPBB menyebut ada 83 negara yang tergabung dalam kerjasama mendukung agenda Israel  dengan mendanai dan mempersenjatai kelompok  kelompok teroris di Suriah ini.  Ini mirip dengan yang disebutkan Hadist bahwa musuh Islam akan berdiri dalam 80 bendera.  Hadist jelas  melarang untuk bergabung dalam perang diSuriah utara yang kaya minyak ini,  Hadist melarang untuk ikut dalam perebutan emas (minyak) disekitar sungai Eufrat ini.

Suriah , bertahun tahun dikenai sanksi dagang  oleh AS, tujuh tahun dikeroyok oleh 83 negara secara proxi tidak menunjukkan negara itu melemah bahkan semakin kuat. Bandingkan dengan Turki yang baru sedikit digoncang mata saja sudah kebingungan harus berbuat apa. Terbuktilah Isyarat hadist bahwa Suriah adalah negeri yang diberkahi , malaikat mengembangkan sayapnya diatas langit Suriah.

Bergabung dalam perang Suriah tanpa dibekali pemahaman peta geopolotik dan khususnya juga pemahaman  agenda zionis hanya  akan menjerumuskan kedalam suatu tindakan konyol yang sebenarnya hanya membantu  agenda Israel. Apalagi kalau panduan agama tidak diindahkan.

 

The goals of the new unified command is to consolidate military control over Idlib, the western part of Aleppo and parts of Latakia [Ammar Abdullah/Reuters]

 

Pemberontak di Suriah utara akan membentuk Aliansi militer baru yang  bertujuan untuk mengkonsolidasikan penguasaan   atas provinsi Idlib, bagian barat provinsi Aleppo dan bagian dari provinsi Latakia, dikatakan  komandan Tentara Pembebasan Suriah (FSA).

Dua sumber dari FSA telah mengkonfirmasikan kepada Al Jazeera bahwa aliansi operasi militer baru  yang sedang dibahas akan didukung oleh “Friends of Syria”  yang merupakan koalisi antara   AS, Turki, negara-negara Eropa Barat dan Negara Teluk Arab yang selama ini mendukung  operasi militer di Front Utara Suriah,  yang  dalam akronim Turkinya dikenal sebagai MOM.

Komandan FSA itu mengatakan bahwa pasukan pemberontak akan berperang melawan tentara rezim Suriah di Suriah utara. Dia membantah laporan media bahwa tujuan mereka adalah untuk menyerang Hay’et Tahrir al-Sham, aliansi Salafi yang didominasi oleh Jabhat Fatah al-Sham (JFS, sebelumnya dikenal sebagai Front al-Nusra) yang secara resmi melepaskan afiliasinya dari  al-Qaeda pada tahun 2016.

Komandan FSA itu menegaskan bahwa pendanaan dan dukungan logistik untuk faksi pemberontak di Suriah utara yang telah dibekukan oleh CIA pada bulan Februari telah dipulihkan sampai batas tertentu.

Sumber FSA lain mengatakan kepada Al Jazeera bahwa Turki dan AS masih harus memutuskan seperti apa bentuk perintah pemberontak baru akan berasumsi dan menambahkan bahwa tekanan diberikan pada faksi pemberontak lain untuk bergabung.

Sumber FSA lain mengatakan bahwa pada bulan Januari CIA mengatakan kepada faksi-faksi FSA bahwa penndanaan dimaksudkan agar FSA  tidak bergabung dalam pembicaraan Astana yang disponsori Moskow di mana Turki berpartisipasi bersama dengan Rusia, Iran dan rezim Suriah, dimana Pejabat tingkat tinggi AS tidak ikut dalam  perundingan itu.

Di antara kelompok-kelompok yang bergabung dalam formasi baru itu adalah Failaq al-Sham serta Tikio Fastaqim yang berafiliasi dengan FSA, Jaish al-Mujahideen dan Jaish Idlib.  Sementara Fadlallah Haji dari Failaq al-Sham telah dipilih sebagai pemimpinnya.

Pada bulan Januari lalu, sejumlah kelompok ini termasuk Tajamo Fastaqim dan Jaish al-Mujahideen, bergabung dengan barisan gerakan Ahrar al-Sham Islamis yang berpengaruh guna mencari perlindungan dari serangan  JFS.

Sementara ِ Ahrar al-Sham belum mengklarifikasi posisinya pada komando terpadu yang baru terbentuk itu , menurut analis Suriah Ahmad Aba Zeid, faksi-faksi itu akan melanjutkan hubungan mereka dengan gerakan itu.

Analis Suriah Mohamed al-Abdullah mengatakan kepada Al Jazeera bahwa Ahrar al-Sham mungkin menjadi faktor kunci dalam keberhasilan komando terpadu itu.

“Ahrar al-Sham akan menjadi faktor yang menentukan  keberjhasilan  atau kegagalan aliansi baru kelompok pemberontak ini. Jika Ahrar al-Sham menolak untuk bergabung, saya tidak berpikir  bahwa aliansi ini  akan berhasil. Sepanjang yang kita semua , Ahrar al-Sham adalah kelompok utama dalam  kekuatan militer di wilayah tersebut, “katanya.

Abdullah juga menjelaskan bahwa faksi-faksi pemberontak tidak memiliki banyak pilihan untuk bergabung dengan wadah operasi baru ini dan jika tidak melakukan hal itu akan berarti konfrontasi dengan AS.

Langkah untuk menyatukan faksi-faksi pemberontak di Suriah utara terjadi hanya beberapa hari setelah Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson mengunjungi Turki. Awal pekan lalu,

Perdana Menteri Turki Binali Yildirim mengumumkan berakhirnya operasi Perisai Eufrat Turki di Suriah, ini  menunjukkan mungkin akan ada operasi baru diwaktu mendatang dengan keterlibatan Turki di Suriah.

Menurut Aba Zeid, ada kemungkinan bahwa komando terpadu yang baru ini adalah bagian dari negosiasi antara AS dan Turki di mana partisipasi pasukan (pemberontak) Suriah yang didukung Turki dalam pertempuran diRaqqa juga dalam perundingan.

Ankara dan Washington tidakada kesepakatan tentang bagaimana kelanjutan operasi anti-ISIL di Suriah dan khususnya untuk merebut Raqqa. Turki telah memprotes dukungan AS untuk Pasukan Demokrat Suriah (SDF) dan kemungkinan aliansi mereka guna  pertempuran merebut Raqqa (dari ISIS). Ankara menganggap Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG), yang mendominasi SDF  adalah sebuah organisasi   “teroris” dan  bahwa dominasi Kurdi terhadap Raqqa akan menjadi masalah bagi mayoritas penduduk Arab di kota itu.

Posted in Analisa Geopolitik | Tagged , , , , , , | 9 Comments

SAMPAH YANG HANYUT , ARMENIA DAN ISYARAT QUR’AN

 

“Sesungguhnya akan kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik. Dan sesungguhnya akan kamu dapati yang paling dekat persabahatannya dengan orang-orang yang beriman ialah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya kami ini orang Nasrani”. Hal itu disebabkan karena di antara mereka itu terdapat pendeta-pendeta dan rahib-rahib, (juga) karena sesungguhnya mereka tidak menyombongkan diri.” (QS. Al Maidah: 82) 

Dari Tsauban, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Hampir saja para umat (para musuh Islam) mengerumuni kalian dari berbagai penjuru, sebagaimana mereka berkumpul menghadapi makanan dalam piring”. Kemudian seseorang bertanya,”Katakanlah wahai Rasulullah, apakah kami pada saat itu sedikit?” Rasulullah berkata,”Bahkan kalian pada saat itu banyak. Akan tetapi kalian bagaikan sampah yang dibawa oleh air hujan. Allah akan menghilangkan rasa takut pada hati musuh kalian dan akan menimpakan dalam hati kalian ’Wahn’. Kemudian seseorang bertanya,”Apa itu ’wahn’?” Rasulullah berkata,”Cinta dunia dan takut mati.” (HR. Abu Daud no. 4297 dan Ahmad 5: 278)

 

 

Image result for ARMENIA MAP

 

Sejak awal perang Suriah, Armenia terus mengirim ratusan ton bantuan kemanusiaan ke negara yang dilanda perang itu . Sedangkan “saudara-saudara Arab” itu mengirimkan ratusan ton senjata dan puluhan ribu militan .

 

Ungkapan  diatas ditulis seorang analis Suriah Kevork Almassian dalam sebuah tweetnya.  Bagi yang hatinya dibekukan oleh derasnya fitnah akhir zaman  , sepertinya itu tweet yang isinya  biasa saja,  tapi jika kita  mau sedikit meluangkan waktu untuk memikirkan dan menggabungkan dengan petunjuk Allah, maka barulah kita akan mendapat pencerahan , karena sebenarnya hal ini adalah peristiwa yang sangat aneh dan luar biasa yang  sudah diisyaratkan dalam Quran dan Sunah.

Suriah, Negara dengan populasi Muslim suni 75% , Muslim Shiah 11,5% dan sisanya agama lain itu menjadi bulan bulanan para musuh Islam dalam 7 tahun ini. Angka2 itu perlu kita ungkap melihat masih  banyak  umat Muslim Indonesia malah bersorak ketika Assad mau digulingkan oleh Israel dan sekutunya, kebanyakan kita hanyut oleh fitnah2 bahwa Assad adalah diktator, penindas rakyat bala bla bla….

Mari  kita lihat faktanya, juni 2014 dalam situasi perangpun Assad masih tunduk konstitusi dan  tetap menyelenggarakan Pemilu yang dia menangkan dengan angka 87%. Apa maknanya ? maknanya Assad adalah pemimpin yang dicintai rakyatnya , bukan seperti isu yang beredar dideras dimedsos. Jika kita belum yakin bahwa Assad adalah difihak umat Muslim yang benar , maka cara yang harus ditempuh adalah mencari panduan agama. Dan panduan agama sangat detail telah menjelaskan apa yang terjadi diSuriah itu.

Dan jika fakta dan Panduan agama yang klop itu tidak masuk logika  anda , berarti anda adalah termasuk korban sempurna fitnah akhir zaman.

 

Penahkah anda memikirkan keanehan2 besar  ini? …    Ketika sebuah negeri Muslim diporak porandakan , jutaan penduduknya terbunuh dan 7 juta orang lainnya mengungsi tapi tidak ada simpati dari negeri muslim lain manapun, bahkan beberapa fihak malah ikut mendukung serangan musuh Islam itu.

 

Ya, artikel pendek ini akan mengungkap isyarat  Quran yang sedang terjadi didepan mata kita, sudah terjadi 7 tahunan bahkan, tapi apa mau dikata , memang seperti puluhan kali dikatakan  Allah bahwa Quran hanya menjadi petunjuk bagi orang yang mau berfikir.

Armenia, sebuah negeri kecil berpenduduk 3 juta orang tidak sampai   setengah dari penduduk Jakarta yang terletak disebelah timur  Turki ,  Mayoritas mereka  95% adalah pemeluk agama Kristen Orthodox.

Ya, lagi lagi umat Kristen orthodox yang membantu umat muslim,  seperti halnya Negara mayoritas Kristen Orthodox  super power Rusia yang membantu Suriah dalam melawan musuh musuh Islam adalah  sebuah fenomena akhirzaman yang sebenarnya juga telah banyak diisyaratkan hadist.

Hal  ini bertolak belakang dengan Negara Negara Kristen barat (AS, Jerman, Inggris , Perancis), Negara negara super power itu   secara aneh menjadi budak yang patuh  pada kepentingan zionis Israel , termasuk dalam  upaya penghancuran Suriah.

 

Fenomena aneh lain adalah bergabungnya beberapa  Negara teluk dengan aliansi kekuatan Kristen barat dan zionis Israel dengan mendanai dan mempersenjatai kelompok kelompok penyerang dalam penghancuran Suriah dan beberapa negara Muslim penentangnya.

 

Dan lagi lagi ,  sebenarnya Kedua fenomena terakhir itu  juga sudah diisyaratkan Quran.

 

Kenapa umat islam tidak terketuk hatinya ?  ,  Kenapa kita gampang terombang ambing  oleh fitnah akhir zaman , Kenapa kita beku hatinya melhat penderitaan saudara2 Muslim kita diSuriah  atau bahkan parahnya sebagian Pemimpin negara Timteng  dan sebagian  Umat Muslim  malah membantu musuh Islam  dalam memerangi Suriah ?   

Tidak susah untuk mencari jawabannya , karena  dalam Hadist yang kita kutip diatas Nabi Muhammad SAW sudah menjelaskan :

”Bahkan kalian pada saat itu banyak. Tapi “Kalian bagai sampah yang dibawa oleh air hujan”.

Kalimat Nabi Muhammad SAW yang diucapkan lebih  1400 tahun itu  jelas menggamparkan secara akurat apa yang sedang melanda umat Islam dunia saat ini yang buta matanya dan beku mata hatinya. Kita terombang ambing oleh oleh fitnah fitnah besar akhir zaman bagaikan sampah yang terbawa air hujan. Ehm… tidak tanggung tanggung Nabi mengibaratkan umat Muslim yang tidak mau menggunakan akal fikirannya itu dengan kata yang sangat rendah “sampah”.

Tweet analis politik Suriah Kevork Almassian ini juga menyindir  tajam peran beberapa Negara Arab Timteng yang justru mengirim berton ton senjata untuk para teroris , dan kebohongan mereka  persis sama dengan sekutunya AS, bahwa mereka berdalih sedang memerangi terorisme.

Dan kita sedang melihat munculnya sebuah  fenomena aneh akhir zaman  dimana justru umat Kristen Orthodox menjadi sahabat dekat yang penuh kasih kepada umat Muslim , dan lagi lagi hal ini sudah diisyaratkan dalam Surat Al Maidah 82 yang kita kutip diatas.

Terakhir , tidak perlu kita terharu atau bersedih  ketika kita membaca info yang mengungkap kebesaran hati umat Kristen Orthodox diArmenia  (juga  Rusia dan beberapa negara Kristen Orthodox lain)  yang selama tujuh tahun perang suriah ini mereka terus mengirimkan ratusan  ton bantuan kemanusiaan kepada saudara saudar muslim diSuriah, tapi bersedihlah ketika memikirkan  kebekuan hati kita yang banyak melupakan petunjuk Allah dan lebih memilih menggunakan isu medos sebagai panduan.

Masihkah kita ingin menjadi Sampah yang hanyut dibawa oleh air hujan ?

 

 

 

Posted in Islamic View | Tagged , | 14 Comments