Artikel ini membahas Isyarat hadist akan munculnya Binatang yang bisa berbicara. Apakah benar akan ada binatang yang bisa berbicara ? tentu saja tidak akan ada, karena Surat Al-Fath 48:23, Al-Fatir 35:43 dan Al Ahzab 33:62, Allah menyebut tidak akan pernah mengubah sunatullah (hukum yang berlaku untuk alam).
Selain itu , jangan kaget ya, ternyata beberapa hadist yang berkaitan dengan “Binatang yang bisa berbicara” ini juga mengisyaratkan penggunaan Smartphone dan perilaku perempuan akhir zaman dengan Smartphonenya. Yaa betul… Smartphone sudah diisyaratkan hadist.
Kita telah mengkaji beberapa dari 10 tanda besar akhirzaman seperti Dajjal, Ya’juj Ma’juj, Dhuhan (asap), turunnya kembali Isa al Masih. Matahari terbit dari barat, Api dari Yaman, dan Binatang bumi yang bisa berbicara.
Kajian kita kali ini adalah tentang ‘Binatang yang bisa bicara’, dan satu-satunya yang sampai sekarang kita belum mendapat klunya adalah ‘Amblasnya bumi dibarat, ditimur, dan di Jazirah Arab’. Mudah-mudahan akan akan segera mendapat petunjuk
Tidak ada hadist yang menyatakan urutan peristiwa dari 10 tanda itu, tapi beberapa hadits dari riwayat Abu dawud dan juga riwayat Muslim , menyebut bahwa tanda yang muncul pertama adalah terbitnya Matahari dari barat dan yang terakhir adalah keluarnya api dari Yaman. Silahkan simak hadistnya dibagian referensi.
Pengertian akhir zaman
Untuk kesekian kalinya , terlebih dahulu kita harus menekankan kembali bahwa jika ada Hadist/ Ayat yang diawali dengan “Tidak akan datang Kiamat hingga” atau “kiamat tidak akan terjadi” kemudian kita memaknainya peristiwa itu akan terjadi beberapa hari , minggu atau bulan menjelang kiamat, maka kita akan gagal faham.
Karena sebenarnya yang dimaksud adalah bahwa peristiwa itu akan terjadi diakhir zaman, era akhir zaman adalah era sebelum kiamat. Dan era akhir zaman menurut umat muslim adalah sejak diangkatnya Nabi Muhammad SAW sampai dengan didicabutnya nyawa seluruh muslim dan mukmin dengan angin lembut sebelum proses kiamat terjadi. Karena Nabi Muhammad adalah Nabi era akhir zaman.
Bisa membedakan antara akhir zaman dan Hari kiamat adalah syarat pertama untuk dapat mendekati dan menginterpretasi Ayat/Hadist akhir zaman yang sarat dengan makna simbolik.
BINATANG YANG BISA BERBICARA
Dabbah atau mahkluk yang berjalan dimuka bumi, juga tertulis dalam Surat An-Naml: 82-83. Tapi ayat ini tidak menjelaskan peristiwa yang akan terjadi dunia, melainkan dihari pembalasan.
“Dan apabila ketetapan telah berlaku atas mereka (dihari pembalasan), Kami keluarkan makhluk yang berjalan dimuka bumi, yang akan mengatakan kepada mereka bahwa dulunya mereka itu tidak yakin kepada ayat-ayat Kami.” (QS. An-Naml: 82)
“Dan (ingatlah) pada hari (ketika) Kami mengumpulkan dari setiap umat, segolongan orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, lalu mereka dibagi-bagi (dalam kelompok-kelompok).” (QS. An-Naml: 83)
Ayat itu jelas menceritakan peristiwa yang akan terjadi dihari pembalasan, dimana manusia dikumpulkan dalam “kelompok-kelompok”. Itu dikuatkan oleh az-Zalzalah: 6-7:
“Pada hari itu manusia keluar dari kuburnya dalam keadaan berkelompok-kelompok, untuk diperlihatkan kepada mereka (balasan) semua perbuatannya. Maka barangsiapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya”. (QS. Az-Zalzalah : 6-7)
Penjelasannya, pada hari kebangkitan Allah akan memanggil mahkluk dari bumi (Dabbah/ دَابَّةً) yang akan “mengatakan/ berbicara”, atau akan menjadi saksi bagi mereka, bahwa mereka dulunya tidak beriman.
Dabbah bermakna mahkluk-mahkluk (jahat/sesat) yang berjalan dimuka bumi, karena dia bsia berbicara, maka bisa dipastikan iti adalah manusia.
1.Mereka adalah Manusia Yang Berperilaku Binatang
Jika kita memaknai Ayat itu dengan membayangkan bahwa binatang itu sebagai seekor Naga atau Dinosaurus yang menakutkan dan bisa berbicara, maka kami yakin kita akan gagal faham.
Jika ada binatang bisa berbicara dengan manusia maka artinya binatang itu “bisa berfikir” yang tentunya akan mempunyai pilihan hidup (lurus/sesat), konsekuensinya binatang itu juga akan dimintai pertanggung-jawaban di Yaumul akhir (hari kebangkitan).
Tentu saja tidak akan mungkin ada binatang yang bisa berbicara didunia ini, karena Allah sudah berjanji tidak akan merubah sunatullah, silahkan baca surat Al Ahzab 33:62, Surat Fathir 35:43 dan juga Surat Al Fath 48:23
“Sebagai sunnah Allah (hukum Allah atas alam) yang berlaku atas orang-orang yang telah terdahulu sebelum(kamu), dan kamu sekali-kali tiada akan mendapati perubahan pada sunnah Allah”. (QS. Al Ahzab 33:62)
Dari ketiga ayat diatas, maka bisa disimpulkan bahwa hadist ini mengandung makna kiasan yang harus kita interpretasikan untuk bisa memahaminya. Dan interpretasi yang paling logis, binatang yang bisa berbicara adalah menunjuk kepada “manusia yang berperilaku seperti binatang”.
2. Binatang yang bisa bicara dalam tataran global
Disisi lain, kita juga melihat adanya Hadist riwayat Ahmad yang menyebut bahwa Binatang tersebut mempunyai pengikut yang makin banyak dan bahkan mengatur/menguasai kegiatan ekonomi.
Dari Abu Umamah bahwa Rasulullah saw bersabda, “Binatang bumi itu keluar maka ia memberi cap kepada manusia di wajah mereka. Kemudian jumlah mereka meningkat sehingga seseorang yang membeli unta dia ditanya, ‘Dari siapa kamu membeli onta itu?’ Dia menjawab, ‘Dari salah seorang yang dicap wajahnya. (HR. Ahmad )
Dari referensi kedua ini, kita bisa menyimpulkan bahwa munculnya “manusia bersifat Binatang” ini adalah ketika dunia masih dalam kondisi normal. Dan bukan terjadi pada hari hari menjelang kiamat. Terlihat dari ungkapan bahwa kegiatan Ekonomi (jual/beli) masih berlangsung normal.
Kesimpulan ini juga didasarkan adanya Hadist yang menyebut setiap Muslim dan Mukmin akan diwafatkan dengan angin lembut sebelum kiamat, artinya menjelang kiamat tidak ada lagi umat muslim dan mukmin, yang tentu saja orang kafir yang tersisa yang tertarik untuk berdagang, karena sudah tahu kiamat sudah dekat.
Kesimpulan lain dari hadist ini adalah, bahwa manusia yang bersifat binatang ini bisa berwujud “negara atau entitas tertentu yang berperilaku buas dalam bidang ekonomi”, sehingga digambarkan sebagai “binatang”.
Mereka mengatur aktifitas seluruh manusia, mengatur siapa yang boleh bepergian dari satu tempat ke lainnya, mengontrol tempat yang boleh dan tidak boleh didatangi, termasuk dalam aktifitas ekonomi seperti mengatur siapa yang boleh dan tidak boleh berdagang, memberi sanksi dagang, menerapkan embargo ekonomi dsb, yang intinya ‘menggunakan ekonomi sebagai senjata’.
Manusia bersifat binatang ini ‘memberi cap’ dalam arti, mengidentifikasi negara/institusi/individu mana yang menjadi pengikutnya dan siapa yang menentangnya.
“Benar apa yang dikatakan oleh si Yahudi ini. Demi Allah, Dzat yang jiwaku ada di tangan-Nya, kiamat tidak akan terjadi sampai muncul binatang buas yang bisa berbicara dengan manusia, dan ujung cambuk seseorang bisa bercerita kepada pemiliknya, demikian pula tali sandal seseorang, juga pahanya (bisa menceritakan) apa yang dilakukan istrinya setelah kepergiannya.” (HR.Ahmad)
‘Sesungguhnya di antara tanda terjadinya kiamat adalah sebentar lagi seorang itu akan keluar dari rumah dan tidaklah dia kembali ke rumahnya sampai kedua sandal dan cambuknya menceritakan apa yang dilakukan oleh istri setelah kepergiannya.’ (HR Ahmad 8049)
Dalam Hadist itu dikiaskan dimana Asesoris/Gadget yang dibawa seseorang yang disimbolkan dengan “cambuk” dan “tali sendal’” bisa menceritakan atau merekam “apa yang telah dilakukan seorang “istri” ketika dia “keluar dari rumahnya”. Kata “pahanya” menegaskan bahwa perempuan itu keluar rumah untuk urusan syahwat.
Maknanya adalah , bahwa rekaman pembicaraan, Chat, Foto, Video dari Smartphone seorang istri bisa menceritakan apa yang telah dia lakukan ketika dia keluar dari rumah.
Jelas hadist ini mengisyaratkan akan munculnya manusia yang berperilaku seperti binatang , seperti sex bebas dan LGBT. Isyarat akan adanya asesoris yang bisa bercerita (smartphone) adalah benar benar menggambarkan bahwa kita sedang hidup dizaman yang disebutkan Hadist itu.
Salah satu Kajian kita berjudul ‘Saatnya untuk mengikat Istri anda‘ akan lebih memberi gambaran bagaimana mekanisme terjadinya perilaku seks bebas dengan bantuan asesoris khas akhirzaman smartphone ini.
KESIMPULAN
Dari pemaparan diatas, kita telah tahu, bahwa yang dimaksud oleh Surat An Naml-82 dan Hadist hadist tentang Binatang yang bisa berbicara itu adalah jelas bukan Binatang yang bisa berbicara dalam mankna harfiah, tapi adalah munculnya “Manusia Yang berperilaku mirip Binatang” yang muncul diakhir zaman seperti sekarang ini.
Seperti apakah perilaku Manusia yang seperti Binatang buas ini, secara umum hadist menyebut mereka adalah yang “buas dalam bidang ekonomi” dan mereka yang “berperilaku sex seperti binatang”.
Kita sebut saja beberapa contoh besar yang merebak dalam skala global , seperti :
Perilaku Sex Bebas, Perilaku LGBT, Pemberi pinjaman berbunga, Negara negara yang berfaham Kolonialis dan Imperialis, dan orang orang dibalik sistem ekonomi kapitalis global (Penjajahan modern), yang sebenarnya bertindak atas nama kekuatan zionisme yang disebut Hadist Ya’juj Ma’juj yang sudah bercokol di Israel itu.
Dalam bidang ekonomi , Negara negara pengikut “manusia binatang” itu menggunakan Sanksi ekonomi, embargo ekonomi dan perdagangan , penjatuhan nilai mata uang sebagai senjata untuk melumpuhkan lawan yang tidak mau tunduk. Sebuah metode penindasan barbar yang dalam waktu singkat secara efektif akan menyengsarakan terutama kepada rakyat miskin yang tidak berdosa.
Dalam skala pribadi/umat , “orang yang berperilaku binatang” ini dapat identifikasi dari perilaku ekonomi ribawinya, atau pemimpin yang menjadi budak kapitalis AS, dan perilaku sex bebas/ menyimpang yang mereka lakukan.
“Dan apabila perkataan telah jatuh atas mereka, Kami keluarkan sejenis binatang dari bumi yang akan berbicara kepada mereka, karena manusia tidak yakin atas tanda tanda Kami.” (An-Naml: 82)
“And when the time for the fulfilment of Our Word against them will come,We shall bring forth for them a beast from the earth who will speak to them because people did not believe in Our Signs.” (An-Naml: 82)
“Sebagai sunnah Allah yang berlaku atas orang-orang yang telah terdahulu sebelum(kamu), dan kamu sekali-kali tiada akan mendapati perubahan pada sunnah Allah”. (QS. Al Ahzab 33:62)
Karena kesombongan (mereka) di muka bumi dan karena rencana (mereka) yang jahat. Rencana yang jahat itu tidak akan menimpa selain orang yang merencanakannya sendiri. Tiadalah yang mereka nanti-nantikan melainkan (berlakunya) sunnah (Allah yang telah berlaku) kepada orang-orang yang terdahulu. Maka sekali-kali kamu tidak akan mendapat penggantian bagi sunnah Allah, dan sekali-kali tidak (pula) akan menemui penyimpangan bagi sunnah Allah itu. (QS. Al Fathir 35:43)
Tidak akan terjadi, atau tak akan datang hari kiamat hingga muncul sepuluh tanda; terbitnya matahari dari barat, munculnya binatang melata, keluarnya Ya’juj & Ma’juj, Dajjal, Isa putera Maryam, asap & tiga gempa bumi, longsor di barat, timur & di Jazirah Arab. Dan tanda terakhir adalah keluarnya api dari Yaman, dari dasar tanah Adn (Yaman) yg akan menggiring manusia menuju mahsyar. (HR. Abu dawud No.3757).
Utusan Allah (Muhammad saw) datang kepada kami dengan tiba-tiba saat kami (sedang berdiskusi). Beliau berkata: Apa yang sedang kamu diskusikan? Mereka (para sahabat) berkata. Kami sedang mendiskusikan tentang hari akhir. Kemudian Beliau berkata: Itu (Kiamat) tidak akan datang sampai Anda melihat sepuluh tanda sebelumnya dan beliau menyebutkan asap, Dajjal, binatang buas, terbitnya matahari dari barat, Isa putra Maryam , Ya’juj Ma’juj , dan tanah amblas di tiga tempat, satu di timur, satu di barat dan satu diArab , dan api membakar yang akan keluar dari Yaman yang akan menggiring orang-orang ke tempat berkumpulnya. (HR Muslim 2901)
“Lalu Allah mengutus Isa bin Maryam seperti Urwah bin Mas’ud, ia mencari Dajjal dan membunuhnya. Setelah itu selama tujuh tahun, manusia tinggal dan tidak ada permusuhan di antara dua orang pun. Kemudian Allah mengirim angin sejuk dari arah Syam lalu tidak tersisa seorang yang dihatinya ada kebaikan atau keimanan seberat biji sawi pun yang tersisa kecuali mencabut nyawanya” (HR. Muslim no. 2940)
“Benar apa yang dikatakan oleh si Yahudi ini. Demi Allah, Dzat yang jiwaku ada di tangan-Nya, kiamat tidak akan terjadi sampai binatang buas bisa berbicara dengan manusia dan ujung cambuk seseorang bisa bercerita kepada pemiliknya, demikian pula tali sandal seseorang, juga pahanya (bisa menceritakan) apa yang dilakukan istrinya setelah kepergiannya.” (HR.Ahmad)
Telah menceritakan kepada kami Hammad ibnu Salamah, dari Ali ibnu Zaid, dari Uwais ibnu Khalid, dari Abu Hurairah r.a. yang mengatakan bahwa Rasulullah Saw. pernah bersabda: Kelak akan muncul hewan melata bumi yang membawa tongkat Musa dan cincin Sulaiman a.s. Lalu ia mencocok hidung orang kafir dengan tongkat, dan mencerahkan wajah orang mukmin dengan cincinnya sehingga manusia berkumpul di suatu perjamuan, sedangkan orang mukmin dan orang kafir dapat dibedakan. (HR Abu Daud)
‘Sesungguhnya di antara tanda terjadinya kiamat adalah sebentar lagi seorang itu akan keluar dari rumah dan tidaklah dia kembali ke rumahnya sampai kedua sandal dan cambuknya menceritakan apa yang dilakukan oleh istri setelah kepergiannya.’” (HR Ahmad 8049)
Dari Abu Umamah bahwa Rasulullah saw bersabda, “Binatang bumi itu keluar maka ia memberi cap kepada manusia di wajah mereka. Kemudian jumlah mereka meningkat sehingga seseorang membeli onta dia ditanya, ‘Dari siapa kamu membeli onta itu?’ Dia menjawab, ‘Dari salah seorang yang dicap wajahnya. (HR. Ahmad )
Telah menceritakan kepada kami Muammal bin Hisyam berkata, telah menceritakan kepada kami Isma’il dari Abu Hayyan At taimi dari Abu Zur’ah ia berkata, “Beberapa orang datang menemui Marwan di Madinah, mereka mendengar Marwan menceritakan tentang tanda-tanda datangnya hari kiamat. Bahwa pertama kali yang akan muncul adalah Dajjal.” Abu Zur’ah berkata, “Aku lantas menemui Abdullah bin Amru dan aku ceritakan hal itu kepadanya. Abdullah lalu berkata, “Perkataan Marwan tidak dianggap, aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
Tanda hari kiamat pertama yg akan muncul adalah terbitnya mataharidari arah barat, atau keluarnya binatang melata kepada manusia di waktu dhuha. Mana pun dari keduanya muncul pertama kali, maka yg lain akan segera menyusul. Abdullah berkata -sambil membaca buku-, Aku kira yg pertama kali akan muncul adalah terbitnya matahari dari arah terbenamnya. (HR. Abu dawud No.3756).
India menembak jatuh sebuah pesawat perang Pakistan dan kehilangan sebuah pesawat tempur MiG-21 miliknya, kata New Delhi. Tapi Pakistan sebelumnya mengklaim telah berhasil menjatuhkan dua pesawat India , di tengah krisis perbatasan yang meningkat.
Dalam “pertempuran udara, sebuah pesawat tempur Angkatan Udara Pakistan ditembak jatuh oleh MiG 21 Bison dari Angkatan Udara India” dan kemudian jatuh di wilayah Pakistan, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri India, Raveesh Kumar, kepada wartawan, Rabu.
Kumar menyatakan bahwa Islamabad menggunakan jetnya untuk “menargetkan instalasi militer diIndia” tetapi “karena tingkat kesiapan dan kewaspadaan kita yang tinggi, upaya Pakistan itu berhasil digagalkan.”
Militer Pakistan mengklaim telah menembak jatuh dua pesawat India di wilayah udaranya. Pemerintah Pakistan menyatakan bahwa seorang pilot India ditangkap setelah mendarat ditanah, dan memposting foto dirinya dalam tahanan.
Radio Pakistan menyiarkan rekaman orang yang ditangkap itu sedang ditutup matanya dengan tangan terikat di belakang. Setelah sebelumnya dilaporkan pilot tersebut “hilang saat bertugas” ,
India mengkonfirmasi bahwa pilotnya telah ditahan oleh Pakistan dan mengutuk video interogasinya itu sebagai “tampilan vulgar.”
Islamabad membantah telah kehilangan salah satu pesawatnya karena adanya laporan yang menyatakan bahwa F-16 Pakistan telah dijatuhkan oleh Angkatan Udara India.
Sementara itu, sebuah helikopter Mi-17 militer India juga jatuh diwilayah Kashmir yang dikuasai India pada hari yang sama. Namun, tidak jelas apakah insiden itu terkait dengan perselisihan dengan jet Pakistan.
MILITER SURIAH BERSIAP SERANG IDLIB
Semua mata tertuju keProvinsi Idlib di Suriah dan nasib kelompok kelompok teroris yang ada di sana. Media melaporkan adanya persiapan besar-besaran dilakukan oleh tentara Suriah dengan mengirim pasukan dan peralatan tempur ke front utara negara itu.
Saat ini telah Lebih banyak lagi Pasukan dan peralatan militer Suriah yang telah dikirim ke pinggiran kota Idlib, pasukan itu di bawah komando langsung jenderal Suriah terkenal Suheil al-Hassan yang menempatkan basisnya di pinggiran kota Idlib.
Banyak pasukan Suriah telah ditempatkan di pangkalan Jourin di barat laut pedesaan di luar Hama dan di al-Ahmar di desa Jab al-Ahmar di Latakia dan sekitarnya.
Jenderal Suheil al-Hassan adalah komandan paling terkenal Suriah yang dikatakan tidak pernah terkalahkan dalam perang Suriah. Dia telah mencapai keberhasilan yang signifikan dalam pertempuran melawan kelompok-kelompok teroris bersenjata di Suriah. Dikenal sebagai Macan yang selalu berhasil menggunakan teknik perang psikologis menggunakan pengeras suara besar yang menyebarkan pesan yang menakutkan.
Ada berbagai kelompok teroris di Idlib, tapi yang paling berpengaruh sejak 2017 adalah Hayat Tahrir al-Sham yang sebelumnya bernama Jabhat al-Nusra.
Kelompok lain yang lebih kecil adalah Jaysh al-Badia dan Jaysh al-Malahim yang beroperasi di selatan Idlib. Pada 11 Januari 2018, Jaysh al-Malahim mengeluarkan pernyataan yang mengatakan mereka bertempur di Idlib selatan bersama Jaysh al-Badiya.
Partai Islam Turkistan, yang memiliki hubungan dekat dengan al-Qaeda yang ditemukan di Provinsi Xinjiang Cina barat, dianggap secara luas sebagai kelompok teroris yang juga hadir di Suriah.
Pada Juli 2017 Hayat Tahrir al-Sham mengalahkan satu-satunya saingannya seriusnya Ahrar al-Sham, yang ekhirnya mendominasi faksi di barat laut yang dikuasai pemberontak Suriah, dipusat provinsi Idlib.
Kelompok-kelompok lain termasuk gerakan lain yang ada diIdlib adalah seperti Nour Al-Din Al-Zinki, Jaysh Al-Ahrar, Faylaq al-Sham, Jaish al-Ezzah (faksi ini berbendera FSA), dan beberapa kelompok kecil di Idlib.
PAKISTAN KLAIM TELAH JATUHKAN DUA JET TEMPUR INDIA
Pakistan baru saja mengklaim telah menembak jatuh dua jet tempur India dalam upaya merespon pemboman oleh pesawat India yang diduga sebagai target “teroris” diwilayah Pakistan.
Dua orang pilot pesawat jet tempur India itu dipastikan tewas, smentara satu orang pilot ditahan oleh militer Pakistan.
Peningkatan tensi yang dramatis ini terjadi beberapa jam setelah Pakistan mengatakan adanya peluru mortir yang ditembakkan oleh pasukan India dari seberang perbatasan yang membagi dua sektor Kashmir yang menewaskan enam warga sipil dan melukai beberapa lainnya.
Ketegangan meningkat sejak bom mobil bunuh diri oleh kelompok bersenjata yang berbasis di Pakistan, Jaish-e-Muhammad (JeM), diwilayah Kashmir yang dikuasai India yang menewaskan sedikitnya 42 pasukan paramiliter India pada 14 Februari lalu. Serangan pesawat tempur India kewilayah Pakistan ini adalah untuk pertama kalinya sejak perang tahun 1971.
Resiko konflik habis-habisan meningkat secara dramatis pada hari Selasa ketika India melancarkan serangan udara atas apa yang dikatakannya adalah pusat pelatihan teroris JeM.
Pada hari Rabu pagi, New Delhi dan Islamabad terlibat dalam saling klaim militer yang saling bertentangan. Paling tidak empat warga sipil Pakistan tewas Selasa malam dalam baku tembak dilintas perbatasan antara dua negara Asia Selatan yang sama sama bersenjata nuklir itu.
PRESIDEN SURIAH TOLAK DUKUNGAN AS DENGAN IMBALAN MEMUTUS HUBUNGAN DENGAN IRAN
Presiden Suriah Bashar Al-Assad menolak tawaran AS untuk mendukung posisi kepresidenannya dengan imbalan memutuskan hubungannya dengan Iran, kata Penasihat Ketua Parlemen Iran Hossein Amir Abdollahian.
“Kunjungan Presiden Suriah Bashar Al-Assad keTeheran membawa pesan yang tersembunyi yang luar biasa. Kunjungan Bashar Al-Assad ke Pemimpin Iran dan Presiden Iran saat ini dilakukan dengan beberapa tujuan, ” katanya, seperti dikutip oleh Fars News Agency.
Menurut Abdollahian, kunjungan Assad ke Teheran dan penolakannya untuk menerima tawaran AS itu menegaskan kembali komitmennya untuk Iran dan Hizbullah.
Abdollahian mengatakan Assad menanggapi tawaran AS itu dengan mengatakan dengan “suara keras” bahwa Iran dan Suriah akan terus menjaga poros perlawanan.
Dia menambahkan bahwa adanya Informasi yang menyebut bahwa Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif mengundurkan diri karena dia tidak mendapat undangan ke pertemuan Rouhani-Assad adalah tidak benar.
PAKISTAN AKAN BALAS PELANGGARAN WILAYAH UDARANYA OLEH INDIA
Menyusul adanya pelanggaran wilayah udara oleh Angkatan Udara India (IAF), pemerintah Pakistan telah menggelar pertemuan khusus badan tertinggi yang mengawasi perumusan kebijakan, pelatihan, penyebaran, penelitian dan pengembangan, serta komando operasional dan kendali atas gudang senjata nuklir negara tersebut.
Sebuah Pertemuan Otoritas Komando Nasional (NCA) yang diketuai oleh perdana menteri Pakistan dijadwalkan akan berlangsung pada hari Rabu 27/2 hari ini.
Selasa kemarin, Perdana Menteri Imran Khan mengetuai pertemuan Komite Keamanan Nasional (NSC) setelah kantornya mengeluarkan pernyataan yang mengancam India dengan konsekuensi atas tindakannya itu.
“Forum menyimpulkan bahwa India telah melakukan agresi tanpa alasan yang akan ditanggapi oleh Pakistan pada waktu dan tempat yang akan ditentukan PM Pakistan mengatakan dalam sebuah tweet.
Berita itu dikeluarkan ketika NSC menolak klaim yang dibuat oleh pemerintah India bahwa Angkatan Udara India telah menghancurkan kamp-kamp teroris di dekat Balakot yang menyebabkan banyak korban di pihak teroris.
“Sekali lagi pemerintah India telah membela diri dengan klaim yang mementingkan diri mereka sendiri, yang sembrono dan fiktif … Wilayah yang diklaim india telah diserang itu terbuka bagi dunia untuk melihat faktanya di lapangan,” kata sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh kantor PM Pakistan.
Perdana Menteri Pakistan Imran Khan juga telah memerintahkan angkatan bersenjata dan rakyat Pakistan untuk tetap siaaga menghadapi semua kemungkinan. Dia mengajak para pemimpinan global untuk mengekspos kebijakan India yang tidak bertanggung jawab di wilayah tersebut.”
Dalam pidatonya pada 17 februari lalu , Presiden Suriah Bashar al-Assad memperingatkan , bahwa perang belum berakhir dan Syria masih herus menghadapi empat jenis perang:
Yang pertama adalah perang militer dilapangan , kita telah mengalami banya kemenangan. Terimakasih kepada fihak militer dan semua fihak yang telah mendukung.
Yang kedua adalah perang melawan isolasi oleh para negra musuh yang berupa blokade dan isolasi perdagangan. Kita hampir memenagkan perang ini tapi hambatan masih selalu ada, karena negara negara musuh selalu mengubah taktiknya.
Yang ketiga adalah perang internet dan media sosial , para musuh selalu bisa menyebar propagandanya bukan karena mereka punya teknologinya, tapi karena kadang kita tidak terlalu peduli dengan informasi yang datang kekita. Kita sedang menghadapi apa yang disebut sebagai perang internet generasi keempat.
Kita mengira para propagandis itu berada disekitar kita , padahal mereka berasal dari luar negeri. Setelah mereka berhasil menarik kepercayaan public, kemudian mereka mulai menyebarkan isu keamanan yang dibungkus manis. Dan sekarang kita melihat tersebarnya isu penculikan, serangan dan sebagainya, tapi ketika kita cari, sebenarnya tidak ada masalh seperti itu.
Mereka juga memanipulasi informasi tentang nilai tukar Lira yang mereka harapkan bisa mengguncang kepercayaan masyarakat.
dan yang keempat adalah perang melawan korupsi.
MENLU AS : KEKUASAAN MADURO TINGGAL MENGHITUNG HARI
Presiden Venezuela Nicolas Maduro sedang menghadapi tekanan internasional yang berubi tubi setelah pasukannya mengusir konvoi bantuan asing di perbatasan negara itu, sementara AS mengancam akan memberi sanksi baru dan Brasil mendesak sekutu untuk bergabung dengan “upaya pembebasan”.
Hari minggu lalu, Juan Guaido, presiden Venezuela yang mendeklarasikan dirinya sendiri mendesak masyarakat internasional untuk mempertimbangkan dilakaukan “semua tindakan” untuk menggulingkan Maduro setelah bentrokan di perlintasan perbatasan yang menyebabkan sedikitnya tiga pengunjuk rasa tewas dan 300 lainnya cedera di dekat perbatasan Brasil.
Seruan pemimpin oposisi itu dikeluarkan dihadapan pertemuan kelompok negara-negara Grup Lima di Bogota pada hari Senin yang juga akan dihadiri oleh Wakil Presiden AS Mike Pence.
Pence akan mengumumkan “langkah konkret” dan “tindakan yang jelas” pada pertemuan itu untuk mengatasi krisis, kata seorang pejabat senior pemerintah AS tanpa memberikan rincian.
Bulan lalu AS memberlakukan sanksi yang melumpuhkan industri minyak negara OPEC itu, yang menekan sumber utama pendapatan Venezuela.
Menlu AS Mike Pompeo mengatakan dia yakin bahwa kekuasaan “Maduro tinggal menghitung hari,” , dan menyalahkan kekerasan diperbatasan pada pendukung bersenjata yang dikenal sebagai “colectivos”.
“Tujuan kami adalah sebagai sebuah misi tunggal yang memastikan rakyat Venezuela mendapatkan demokrasi yang sangat layak mereka terima,” kata Pompeo pada program State of the Union CNN pada hari Minggu.
SELAIN VENEZUELA AS JUGA AKAN MENTARGET NIKARAGUA
Penasihat Keamanan Nasional AS John Bolton telah menargetkan penjatuhan Presiden Nikaragua Daniel Ortega, ini mengisyaratkan bahwa perubahan rezim yang didukung Washington mungkin akan terjadi di negara Amerika Tengah itu.
Nikaragua, negara Amerika Tengah itu diguncang oleh kerusuhan sejak April tahun lalu, dimana pengunjuk rasa menuntut pengunduran diri Daniel Ortega yang telah menjadi presiden sejak 2007, dan secara meyakinkan memenangkan masa jabatan lima tahun lagi pada 2016.
Pada hari Senin lalu Trump menyebut bahwa ketiga negara itu akan “dibuka” dengan meruntuhnya sosialismenya. Untuk mempercepat proses tersebut, tahun lalu Kongres AS memberlakukan langkah-langkah keuangan yang akan membuat Nikaragua yang kesulitan ekonomi itu makin sulit untuk mendapatkan pinjaman internasional, serta memberikan sanksi kepada para pejabat tinggi di Managua.
” Troika of Tyranny (tiga tirani) ini, adalah sebuah segitiga teror yang membentang dari Havana ke Caracas ke Managua, merekalah penyebab penderitaan manusia yang sangat besar, yang mendorong ketidakstabilan regional yang sangat besar, dan merupakan asal-usul lahirnya komunisme di Belahan Barat,” kata Bolton dalam pidatonya di Freedom Tower di Miami. “AS berharap akan menyaksikan jatuhnya setiap bagian dari segitiga itu (Venezuela, Kuba, Nikaragua) … Troika (tiga rezim) itu akan hancur.” Kata Bolton.
AS telah berulang kali mendukung pemberontakan terhadap pemerintah sayap kiri Nikaragua itu , dan November lalu Bolton membuat pidato yang menyerukan “hancurnya” apa yang disebutnya “Troika of Tyranny” , yaitu di Venezuela, Nikaragua, dan Kuba , dengan mengatakan bahwa ketiga negara itu mewakili sebuah “area kotor komunisme dibelahan bumi Barat.”
PUTIN : RUSIA AKAN SEGERA MELAKUKAN RESPON SEPADAN JIKA AS SEBARKAN RUDAL NUKLIR DIEROPA
Rusia akan segera menerapkan respon yang telah direncanakan jika AS menyebarkan rudal (Jarak sedang berbasis darat) di Eropa, kata Presiden Rusia Vladimir Putin ketika ia berbicara kepada Majelis Federal di Moskow.
Putin mengatakan bahwa Rusia tidak akan menjadi fihak pertama yang menerapkan rudal jenis itu di Eropa dan hanya akan melakukan jika ada ancaman terhadapnya, menekankan bahwa responsnya akan bergantung pada ancaman yang dihadapi Moskow.
“Rusia terpaksa harus membuat dan menggunakan sistem senjata yang dapat mentarget tidak hanya wilayah-wilayah dimana ancaman langsung ini akan diproyeksikan (lokasi senjata AS diEropa) , tetapi juga terhadap wilayah-wilayah di mana pusat-pusat pengambilan keputusan berada (wilayah AS) , yaitu lokasi dari mana datangnya perintah untuk menggunakan senjata-senjata itu untuk melawan kita. ” kata Presiden Putin pada pidatonya didepan parlemen Rusia pada hari Rabu lalu
Jika Rudal mereka (AS) itu diproduksi dan dibawa ke benua Eropa, dan memang AS memiliki rencana seperti itu, dan setidaknya kita belum mendengar apa pun yang menyangkal ini , maka hal itu akan memperburuk situasi keamanan dunia dan akan secara serius mengancam Rusia.
Putin menekankan bahwa beberapa rudal jenis ini (jika ditempatkan diEropa) dapat mencapai Moskow dalam waktu kurang dari 10-12 menit dan seandainya senjata-senjata tersebut telah ada diEropa, maka Rusia harus mengambil langkah demi langkah serta tindakan yang setara.
Pada awal Februari ini, Moskow mengumumkan menarik diri dari Perjanjian rudal Nuklir Jarak sedang (INF) setelah AS menarik diri dari pakta / Perjanjian senjata nuklir itu. Baik Moskow maupun Washington saling menuduh telah melanggar ketentuan perjanjian. Perjanjian INF ditandatangani oleh AS dan Uni Soviet pada tahun 1987, dan telah menjadi pilar utama keamanan Eropa sejak saat itu.
HUBUNGAN INDIA – PAKISTAN MEMANAS SETELAH SERANGAN MEMATIKAN DIKASHMIR
Pemerintah Pakistan telah memberi wewenang kepada militernya untuk “menanggapi dengan tegas dan komprehensif terhadap setiap agresi atau kesalahan kebijakan” oleh negara tetangganya India, disaat ketegangan memuncak di antara dua negara yang bersenjata nuklir itu.
Perdana Menteri Pakistan Imran Khan mengeluarkan perintahnya itu dalam pernyataan pemerintah yang dirilis setelah pertemuan Komite Keamanan Nasional pada hari Kamis.
India telah bersumpah akan memberikan “respon yang menghancurkan” terhadap pemboman bunuh diri di wilayah Kashmir yang disengketakan pekan lalu yang menewaskan 42 tentara India, ini adalah serangan terburuk sejak dimulainya pemberontakan bersenjata pada tahun 1989.
Dikatakan, Pakistan “tidak terlibat dengan baik dalam bentuk apa pun” dalam serangan yang katanya “disusun dan direncanakan dan dieksekusi secara nyata itu”.
Dalam pernyataan itu, Pakistan menegaskan kembali tawarannya untuk membantu menyelidiki serangan itu dan mengambil tindakan terhadap siapa pun yang diketahui menggunakan wilayah Pakistan untuk menyerang India.
Pakistan juga menawarkan untuk mengadakan “dialog” dengan India tentang semua masalah, termasuk terorisme. Sebelumnya, Pakistan menuntut India untuk memberikan bukti atas klaimnya bahwa Pakistan mendukung kelompok pemberontak Kashmir.
India dan Pakistan yang keduanya adalah kekuatan nuklir, telah berperang selama tujuh dekade atas wilayah Himalaya di Kashmir, yang sekarang menjadi salah satu zona yang paling termiliterisasi di dunia.
India telah lama menuduh Pakistan menyembunyikan dan membantu pemberontak bersenjata yang menargetkan pasukannya di Kashmir. Wilayah Himalaya terpecah antara zona yang dikuasai Pakistan dan India, tetapi kedua negara mengklaimnya secara keseluruhan sebagai miliknya dan meneyebabkan dua atau tiga pepeperangan diantara mereka.
Pemberontakan bersenjata mulai meletus di Kashmir pada tahun 1989, yang menuntut kemerdekaan atau bergabung dengan Pakistan.
Pakistan membantah mendukung pemberontak dan menyalahkan kekerasan di Kashmir adalah apa yang dilihatnya sebagai pendudukan militer India atas wilayah itu.
Setelah serangan minggu lalu, India menghentikan perdagangan dan layanan bus utama ke wilayah Kashmir yang dikuasai Pakistan.
Kamis kemarin , Kantor berita AFP melaporkan bahwa bunker2 sedang dibangun kembali dan pemadaman listrik diperintahkan di Chakothi, sebuah desa perbatasan di Kashmir yang dikelola Pakistan.
Pemerintah setempat telah mendorong warga di daerah dekat Line of Control (LoC) untuk mengambil tindakan pencegahan terhadap risiko “tindakan kekerasan ” lanjutan oleh tentara India.
“Bunker harus dibangun di daerah di mana mereka (tentara India) tidak ada. Penerangan yang tidak perlu harus dihindari setelah matahari terbenam dan orang-orang harus menahan diri dari bepergian di jalan yang terletak dekat dengan LoC,” Biro Pengelolaan bencana setempat memperingatkan penduduk di Chakothi.
VENEZUELA TERIMA 7,5TON BANTUAN MEDIS DARI RUSIA DAN KUBA
Kamis kemarin Presiden Venezuela Nicolas Maduro Moros mengumumkan kedatangan bantuan medis dari Rusia untuk memperkuat sistem kesehatan masyarakat.
Presiden Venezuela bertemu dengan perwakilan dari Urusan kesehatan Rusia, Kuba dan Organisasi Kesehatan Pan Amerika (PAHO), di Istana Miraflores, untuk membahas bagaimana memperkuat sistem kesehatan Venezuela.
“Hari ini 7,5 ton obat obatan akan datang ke Venezuela dari Rusia guna terus memenuhi kebutuhan negara kita,” kata Maduro, sebelumnya Venezuela telah menerima 108.428 unit obat-obatan, peralatan bedah dan jenis peralatan lainnya.
Maduro mengatakan bahwa pengiriman yang tiba saat ini di Venezuela dibayar oleh pemerintah Venezuela hasil revolusi Bolivaria oleh mantan pres Chavez,
“Ini adalah bantuan kemanusiaan, bantuan kemanusiaan guna mengatasi blokade/sanksi oleh (AS), tetapi Venezuela tidak mengemis dari siapa pun dan itulah sebabnya kami juga membayar semua kewajiban kami itu,” kata pemimpin Republik Bolivarian (Venezuela) itu.
Presiden mengecam adanya “penganiayaan ekonomi dan keuangan” terhadap negaranya oleh Pemerintah AS, yang membuat sulit memperoleh obat-obatan bagi rakyat Venezuela.
MADURO UMUMKAN PENUTUPAN PERBATASANNYA DENGAN BRAZIL
Kamis kemarin , Presiden Venezuela Nicolás Maduro memerintahkan ditutupnya perbatasannya dengan Brasil, ini adalah bagian dari upayanya untuk meningkat menghentikan fihak lawan (AS dan sekutunya) mengirim bantuan kemanusiaan ke negaranya.
Juan Guaido, pemimpin oposisi parlemen yang menyatakan dirinya sebagai presiden Venezuela bulan lalu, telah berjanji untuk membawa masuk berton-ton bantuan yang disumbangkan oleh AS dan negara lainnya ke Venezuela pada hari Sabtu.
Maduro yang menyebut Guaido sebagai seorang kacung AS, telah bersumpah untuk tidak membiarkan bantuan masuk. Penutupan perbatasan Brasil, diumumkan di televisi, mengikuti pengumuman pemerintah Venezuela pada hari Rabu bahwa pihaknya akan memblokir jalur udara dan laut antara Venezuela dan tiga pulau Karibia di mana pihak oposisi mengatakan bahwa mereka akan membawa masuk bantuan dari AS. “Lebih baik mencegah daripada menyesal,” kata Maduro.
Langkah ini dilakukan 48 jam sebelum batas waktu yang ditentukan oleh oposisi bagi Presiden Maduro untuk mengakhiri blokade bantuannya atau dia akan dijatuhkan secara paksa.
Situasi ini telah menyebabkan perselisihan yang makin tegang antara kedua belah pihak dan kekhawatiran merebaknya kekerasan.
Pada hari Senin, Presiden Trump meminta fihak militer Venezuela untuk tidak mematuhi dan meninggalkan Presiden Maduro dan membiarkan bantuan masuk atau mengancam akan “kehilangan segalanya.”
Maduro mengatakan Venezuela bukan negara “pengemis” dan tidak membutuhkan bantuan. Tapi Venezuela yang pernah makmur mengalami krisis ekonomi terburuk dalam sejarah, dengan kelaparan yang mendalam, kekurangan, dan hiperinflasi yang disalahkan oleh lawan-lawan Maduro atas korupsi dan salah urus. Lebih dari tiga juta rakyat Venezuela mengungsi keluar dalam beberapa tahun terakhir akibat sanksi AS.
Brasil menyatakan akan memasok bantuan dengan bantuan AS ke kota-kota barat Boa Vista dan Pacaraima. Bantuan itu diharapkan akan ditarik oleh Venezuela ke negara mereka, tapi Maduro menolak.
Rabu lalu Kantor berita Rusia mengatakan bahwa Rusia telah mengirimkan obat-obatan dan peralatan medis dan telah tiba di Venezuela. Laporan itu tidak merinci jumlah pengiriman atau apa saja isi bantuan itu , meskipun sumber diplomatik mengatakan pengiriman itu dilakukan di bawah perlindungan Organisasi Kesehatan Dunia.
PUTIN INGIN MENGAWASI LANGSUNG PRODUKSI RUDAL SARMAT SAMPAI DENGAN PENEMPATANNYA
Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan pada hari Sabtu bahwa ia memutuskan untuk mengubah format pelaksanaan perintah pertahanan negara dan secara pribadi akan mengendalikan status sistem rudal hipersonik baru Rusia, serta rudal balistik antar benua Sarmat sampai penempatannya dalam “status waspada”.
“Kami secara teratur setiap enam bulan sekali mengadakan pertemuan di Sochi tentang implementasi perintah pertahanan negara, yang dihadiri para komandan militer kami… dan dengan partisipasi dari perwakilan industri. Mulai tahun ini, saya mengusulkan untuk sedikit mengubah format pekerjaan kami … Saya ingin melihat (mengawasi) bagaimana produksi rudal Sarmat dilakukan , dan sampai persiapannya untuk ditempatkan dalam “siaga perang” , “kata Putin pada pertemuan dengan pihak Menlu dan menhan Rusia.
Pada 1 Maret tahun lalu, Putin mengatakan dalam pidato tahunannya depan majelis tinggi Rusia bahwa Moskow telah mengembangkan sejumlah senjata strategis, termasuk sistem rudal hipersonik Avangard dan Kinzhal, drone bawah air Poseidon dan senjata laser Peresvet.
Pemimpin Rusia itu juga menekankan bahwa Rusia telah memulai masuk fase aktif pengujian Sarmat.
Setelah itu, Kemenhan Rusia merilis sebuah video peluncuran rudal hipersonik Avangard untuk pertama kalinya. Rudal Avangard mampu menempuh jarak antarbenua di lapisan atmosfer yang padat dengan kecepatan lebih dari 20 Mach (kecepatam Suara).
MENLU IRAN : UPAYA ISRAEL UNTUK MEMERANGI IRAN ADALAH TINDAKAN “BUNUH DIRI”
Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif telah memperingatkan rezim Israel bahwa petualangan “berbahaya”nya dengan serangan pembomannya di Suriah dapat mengakibatkan konflik militer di wilayah tersebut.
“Ada sikap petualang di pihak Israel, dan adventurisme selalu berbahaya,” kata Zarif dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Sueddeutsche Zeitung yang diterbitkan pada hari Rabu.
Iran berada di Suriah atas undangan pemerintah Suriah, sementara Israel melanggar ruang udara Lebanon dan Suriah, serta hukum internasional, kata Zarif.
Ditanya tentang kemungkinan konflik militer antara Iran dan Israel, dia mengatakan dia tidak melihat adanya hal itu , tetapi kita tidak bisa meremehkan kemungkinan itu.”
Dalam pidatonya di Konferensi Keamanan Munich, Zarif menuduh Israel selalu mencari perang dan memperingatkan bahwa tindakannya dan tindakan AS hanya akan meningkatkan kemungkinan konflik di wilayah tersebut.
Dalam sebuah wawancara dengan NBC News selama kunjungannya ke Munich, Zarif juga memperingatkan AS dan sekutunya bahwa berperang dengan Iran hanyalah merupakan upaya “bunuh diri”.
Dia mengatakan “gerombolan yang sama” di belakang invasi AS ke Irak pada tahun 2003 “ingin melakukannya lagi” dengan mendorong perang dengan Iran. “Saya tidak mengatakan pemerintahan AS dibawah Presiden Donald Trump, saya mengatakan orang-orang dalam pemerintahan Presiden Trump berusaha untuk menciptakan hal yang sama pada akhirnya dan saya percaya bahwa mereka akan gagal,” kata menlu Iran itu.
“Tapi saya pikir pada akhirnya, akal sehat akan menang dan orang akan mengetahui bahwa adalah “bunuh diri” jika mau terlibat perang dengan Iran.”
Pada 13 Februari lalu , PM Israel Benjamin Netanyahu mengatakan dalam sebuah video pendek yang direkam di sela-sela pertemuan anti-Iran di Warsawa, Polandia, bahwa acara tersebut merupakan “Pertemuan terbuka antara perwakilan dari negara-negara Arab terkemuka yang duduk bersama dengan Israel. untuk menyuguhkan adanya kepentingan bersama guna memerangi Iran. ”
TRUMP : SAYA TIDAK TEBURU BURU SOAL DENUKLIRISASI KORUT
Selasa kemarin Presiden Donald Trump mengatakan bahwa dia tidak terburu-buru untuk melakukan denuklirisasi Korea Utara, dan dia akan bertemu dengan Kim Jong Un minggu depan.
“Saya tidak punya batas waktu yang mendesak ,” kata Trump tentang upaya denuklirisasi total Korea Utara, tapi dia menambahkan bahwa dia “ingin melihat, bahwa pada akhirnya ada denuklirisasi di Korea Utara”.
Presiden Trump akan bertemu dengan Kim Jong Un di Hanoi Vietnam pada 27 dan 28 Februari nanti. Kedua pemimpin yang pernah melakukan pertemuan bersejarah pertama mereka di Singapura Juni 2018 lalu telah menyetujui kerangka kerja untuk denuklirisasi diwilayah tersebut.
Trump mengatakan kepada wartawan saat berbicara diRuang Oval gedung putih bahwa ia percaya “Korea Utara dan Pemimpin Korut Kim memiliki pemikiran yang sangat positif” tentang pemusnahan senjata nuklir dan “kami akan segera mencari tahu” apa itu. “Saya tidak terburu-buru,” kata Trump tentang denuklirisasi. “Selama tidak ada uji coba lagi , aku tidak terburu-buru. Jika ada Uji coba, maka kesepakatannya akan berbeda. Tetapi belum ada lagi uji coba. ”
Para pejabat intelijen AS pada awal awal bulan ini mengatakan kepada Kongres bahwa Korea Utara tidak mungkin akan menyerahkan sepenuhnya senjata nuklirnya, meskipun Trump mengklaim bahwa pada akhirnya akan melakukannya.
PETINGGI KELOMOK HTS TERLUKA DALAM PEMBOMAN DI IDLIB SURIAH
Pemimpin Kelompok Hayat Tahrir al-Sham (Jabath Al Nusra) Abu Muhammad Al-Joulani dilaporkan cedera dan dievakuasi ke rumah sakit di kota Antakya di provinsi Hatay Turki, RIA Novosti Rusia melaporkan pada 19 Februari kemarin mengutip sebuah sumber medis Turki.
Medis Turki mengkonfirmasi bahwa teroris al-Julani dipindahkan pada Senin kemarin ke rumah sakit pemerintah di negara bagian Hatay, Turki, setelah terluka parah dalam pemboman kembar yang menargetkan konvoinya di kota Idlib, Suriah.
Sumber itu mengatakan dalam sebuah pernyataan kepada agen “Sputnik”: “Kemarin malam, al-Julani terluka parah di kepala setelah ledakan di kota Idlib Suriah “. Dua ledakan dahsyat itu mengguncang kota Idlib kemarin, yang hanya berselang beberapa menit, ledakan pertama dengan alat peledak yang ditempatkan di mobil, dan yang kedua adalah bom mobil yang menghantam wilayah al-Qusor di selatan kota Idlib.
Sumber menekankan bahwa sebuah pertemuan (para petinggi HTS) itu dijadwalkan berlangsung di dalam salah satu markas , termasuk komandan Hayat Tahrir al-Sham, “Abu Mohammad al-Julani”.
Menurut laporan itu, Al-Joulani menerima luka pecahan peluru akibat ledakan, yang melanda Idlib pada 18 Februari. Pemimpin kelompok teroris itu dilaporkan dalam keadaan koma. Hayat Tahrir al-Sham (sebelumnya Jabhat al-Nusra, al-Qaeda cabang Suriah) belum mengomentari klaim ini sejauh ini.
Hayat Tahrir al-Sham adalah “kelompok teroris” yang paling berpengaruh dalam zona eskalasi Idlib. Ia menguasai sekitar 80% dari wilayah Idlib meskipun secara resmi kelompok itu tidak masuk dalam perjanjian gencatan senjata.
SENJATA BUATAN AS DAN ISRAEL DITEMUKAN DIPINGGIRAN DAMASKUS
Dalam proses pengamanan daerah-daerah yang telah dibebaskan (dari teroris) di pinggiran Damaskus, pihak berwenang Suriah menemukan sejumlah besar senjata dan amunisi termasuk roket buatan AS dan Israel.
Sebuah sumber mengatakan kepada SANA bahwa sementara unit-unit teknik menyisir daerah-daerah yang telah bebas dari teroris di Pedesaan Damaskus, pihak berwenang telah menemukan roket buatan Amerika dan Israel, di samping juga sejumlah besar amunisi, selongsong dan berbagai jenis senjata sedang dan ringan yang tersembunyi di gudang bawah tanah .
Sumber itu mengatakan amunisi yang disita termasuk sejumlah besar senapan mesin ukuran sedang, senapan, tank dan peluru artileri, di samping ratusan roket Grad dan sejumlah besar rudal anti-tank buatan AS dan roket 128mm buatan Israel.
Sumber itu menambahkan bahwa pihak berwenang juga menemukan sejumlah besar RPG Round, meriam, rudal Malyutka dan Senjata anti-tank.
PIDATO WAPRES AS PASTIKAN ALIANSI ARAB-ISRAEL GUNA MELAWAN IRAN
Iran sedang merencanakan “Holocaust baru” untuk menghancurkan Israel, wakil presiden AS Mike Pence mengklaim hal itu pada pertemuan puncak perdamaian dan keamanan di Timur Tengah.
“Rezim Iran secara terbuka mengadvokasi Holocaust yang baru dan mencari cara untuk mencapainya,” katanya kepada delegasi pada konferensi yang diselenggarakan bersama oleh AS dan Polandia di Warsawa.
Dalm pidato itu, Mike Pence mendorong para sekutunya diEropa untuk bergabung dengan aliansi anti-Iran, yang meliputi negara pertnernya (Israel) dan Kerajaan2 di Teluk Arab. “Para pemimpin dari seluruh kawasan sepakat bahwa ancaman terbesar bagi perdamaian dan keamanan Timur Tengah adalah Republik Islam Iran,”
“Mereka mendukung proxy teroris dan milisi. Rezim Iran adalah negara sponsor utama terorisme di dunia. ”kata Pence.
Pence kemudian meminta negara-negara Eropa untuk membatalkan perjanjian nuklir tahun 2015 yang disepakati dengan Iran oleh mantan presiden AS Barack Obama.
Dia mengkritik negara-negara Eropa karena belum lama ini mengumumkan mekanisme keuangan UE untuk melanjutkan perdagangan dengan Iran. “Sedihnya, beberapa mitra utama kami di Eropa belum begitu kooperatif,” kata Pence.
“Faktanya, mereka telah melakukan upaya untuk menciptakan mekanisme guna meredam sanksi kita.”
Tahun lalu Donald Trump menarik AS keluar dari kesepakatan Iran 2015, di mana sebagian isinya adalah Teheran setuju untuk menghentikan program nuklirnya dengan imbalan pencabutan sanksi.
Namun, Inggris, Prancis dan Jerman, bersama dengan negara UE yang lain , terus mendukung kesepakatan nuklir itu yang dianggap sebagai cara terbaik untuk mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir.
Mr Pence meminta negra Megara Eropa untuk mengikuti Washington dan keluar dari perjanjian itu: “Sudah tiba saatnya bagi mitra Eropa kami untuk menarik diri dari perjanjian nuklir Iran dan bergabung dengan kami.”
Dia menyebut skema negara2 Eropa yang baru untuk tetap berdagang dengan Iran yang dikenal sebagai “Special Purpose Vehicle”, adalah “upaya untuk menjegal sanksi AS terhadap rezim revolusioner pembunuh Iran”. “Ini adalah langkah keliru yang hanya akan memperkuat Iran, melemahkan Uni Eropa dan menciptakan jarak lebih jauh antara Eropa dan Amerika Serikat,” katanya.
Inggris, Prancis dan Jerman telah membuat sistem pembayaran baru yang diperlukan untuk mempertahankan perjanjian Iran, di mana Iran diberikan miliaran dolar dalam bentuk keringanan sanksi dengan imbalan pembatasan pada program nuklirnya.
Mereka (negara2 Eropa itu) nampaknya tidak akan menarik diri dari perjanjian nuklir itu, yang merupakan sebuah pencapaian kebijakan luar negeri pemerintah Obama. Mereka telah berulang kali menyatakan dukungannya sejak Trump menyatakan AS akan mundur.
Baik badan pengawas atom PBB dan kepala intelijen Trump sendiri mengatakan, Iran tetap mematuhi perjanjian tersebut meskipun AS telah menarik diri. Iran tidak diundang ke konferensi Warsawa dan menyebut acara itu “sirkus” yang bertujuan “mengutuk” negara itu.
IRAN LUNCURKAN KAPAL SELAM BARU
Minggu 17 feb kemarin, Iran meluncurkan kapal selam baru yang diproduksi sendiri di dalam negeri, yang mampu menembakkan rudal jelajah. Armada kapal selam Iran adalah armada kapal selam terbesar keempat di dunia, menurut situs AS “Global Fair Poor”.
Kapal selam yang paling utama dalam armada Iran adalah kapal selam buatan Rusia “Kilo” bertenaga diesel, di samping itu ada jenis lain seperti kapal selam “Ghadir”.
Kapal selam “Fateh” berbobot 600 ton yang diluncurkan pada hari Minggu itu dilengkapi dengan torpedo dan ranjau laut, dan dapat beroperasi lebih dari 200m di bawah permukaan laut hingga jangka waktu lima minggu.
Meskipun kapal selam adalah senjata laut paling berbahaya yang dimiliki oleh armada Iran, mereka juga bekerja dalam kombinasi dengan senjata lain, yang dimiliki oleh armada Iran, yang terdiri dari 398 kapal laut, termasuk 33 buah kapal selam, menurut situs AS “Global Fair Poor”.
SAMPAI SAAT INI AS MASIH MENDUKUNG SERANGAN KOALISI SAUDI DI YAMAN
AS masih terus memberikan dukungan kepada koalisi (pimpinan Arab Saudi diYaman), khususnya, untuk membantu mereka (Saudi)…agar lebih menjadi selektif dalam membuat target serangan dan untuk meminimalkan risiko pada warga sipil”, Mayor Jenderal David C. Hill, wakil komandan Pusat Angkatan Darat AS, mengatakan kepada AFP News Agen.
DPR AS telah memutuskan suara yang luar biasa pada hari Rabu lalu guna mengarahkan Presiden Donald Trump untuk mengakhiri semua partisipasinya dalam permusuhan atau dalam mempengaruhi perang Yaman” , dalam 30 hari, di mana Washington mendukung koalisi yang dipimpin Saudi melawan pemberontak Huthi yang didukung Iran.
AS telah menyediakan bom dan senjata lainnya, serta dukungan intelijen, kepada koalisi (pimpinan Saudi), meski pada november 2018 lalu AS telah mengumumkan bahwa mereka akan mengakhiri pengisian bahan bakar pesawat tempur Saudi.
Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan, sekitar 10.000 orang telah tewas sejak koalisi (pimpinan Saudi) melakukan intervensi pada 2015, tetapi kelompok hak asasi menyatakan bahwa jumlah korban jiwa bisa lima kali lebih besar.
PRESIDEN ASSAD : ERDOGAN HANYALAH SEORANG PION KECIL AS DAN FANATIK IKHWANUL MUSLIMIN
Presiden Suriah Bashar al-Assad, dalam pidatonya pada pertemuan dengan para kepala dewan lokal dari semua provinsi pada hari Senin, mengatakan bahwa “Presiden Turki Erdogan, adalah seorang fanatik Ikhwanul Muslimin dan hanya sebagai “alat/pion kecil bagi A.S.”
“Erdogan berusaha tampil sebagai “pembuat berita”, dia terkadang marah, terkadang memberontak dan kadang mengancam, dan akhir akhir ini dia mulai kehabisan kesabaran, sebenarnya ini adalah masalah besar.”
Presiden Bashar al-Assad melanjutkan dengan mengatakan: Ini bukan type saya untuk berbicara secara acak. Kita berbicara tentang fakta. Area aman yang telah perankan Turki sudah sesuai dengan yang mereka mau dalam 8 tahun ini, tetapi AS selalu berkata kepada mereka, “Minggirlah, peranmu belum saatnya tiba.”
Presiden menegaskan bahwa “Suriah akan dibebaskan sampai setiap inci terakhir, dan para pengganggu dan penjajah (pencaplok lahan) adalah musuh.”
MENLU RUSIA BISA CAPEK JUGA DENGAN PELINTIRAN MEDIA BARAT
Saat Konferensi Keamanan ke55 diMunich , Menlu Rusia Sergei Lavrov tiba tiba berubah seperti kehilangan kesabarannya , kemungkinan karena dia sudah tahu media barat hanya akan menyuguhkan tulisan semau mereka.
Inilah jawaban mengagetkan Menlu Rusia ketika menjawab pertanyaan dari wartawan Washington Post tentang Presiden Suriah Bashar al-Assad.
“Ini pertanyaan lanjutan tentang Suriah. Pertanyaan Ini dari Josh Rogin dari The Washington Post, saya akan membacanya: ‘Rusia sekarang menjadi penjamin keamanan Suriah’. Dan penanya ini juga memberi ucapan, ‘Selamat’ kepada anda” , ‘Tapi bagaimanakah cara anda untuk memastikan bahwa rezim Assad akan berhenti menjadi ancaman diwilayah itu dan berhenti melakukan kekejaman terhadap rakyat mereka sendiri?'”
Dan Menlu Rusia itu menjawab :
“Yah, saya pikir apa pun jawaban saya , pasti anda hanya akan menulis apa yang anda mau. Jadi lakukan saja pekerjaan anda itu”.
DONALD TRUMP : OBAMA PERNAH HAMPIR MEMULAI PERANG DENGAN KOREA UTARA
Presiden AS Donald Trump jumat kemarin menyatakan bahwa AS pernah berada di ambang perang dengan Korea Utara pada tahun tahun terakhir masa kepresidenan Obama.
“Saya yakin (Obama) sudah hampir memutuskan perang dengan Korea Utara,” kata Trump dalam pidato diGedung Putih . “Saya kira dia sudah bersiap untuk berperang. Bahkan, dia mengatakan kepada saya bahwa sudah sangat dekat waktunya untuk memulai perang besar dengan Korea Utara,” kata Trump.
Menurut Trump, jika Obama masih memerintah, atau jika Hillary Clinton menggantikannya, maka AS akan berperang dengan negara bekekuatan nuklir yang baru lahir itu (Korut). Namun, Trump mengklaim bahwa atas upaya diplomatiknya telah memungkinkan konflik itu bisa dihindari dan memungkinkan negara ganas itu (Korut) bisa ditenangkan, New York Times melaporkan.
“Jika saya tidak terpilih sebagai presiden Amerika Serikat, maka menurut pendapat saya saai ini kita berada dalam perang besar dengan Korea Utara yang berpotensi jutaan orang terbunuh,” Trump menegaskan dalam pidato State of the Union.
Trump mengutip pembicaraan selama 90 menit yang ia akui telah dilakukan dengan Obama pada November 2016, yaitu saat Obama menyerahkan kursi kepresidenan ke Partai Republik. Menurut Trump, Saat itu Obama mengatakan kepadanya bahwa Korea Utara akan menjadi tantangan kebijakan luar negeri terberat pemerintah baru.
Baru sekarang Trump menceritakan kisah pembicaraannya dengan Obama tentang rencana perang dengan Pyongyang.
Mantan presiden (Obama) tidak berkomentar atas pengakuan Trump itu, tapi mantan staf Obama segera mengecam pengakuan Trump tentang perang yang hampir terjadi dengan Pyongyang itu. “Presiden Obama tidak pernah berada di ambang memulai perang dengan Korea Utara, besar atau kecil,” kata mantan direktur CIA John Brennan mengatakan kepada NBC News.
“Kami tidak pernah berada di ambang perang dengan Korea Utara pada tahun 2016 itu,” kata Benjamin J. Rhodes, wakil penasihat keamanan nasional Obama dalam tweetnya.
Menurut buku terkini dari Bob Woodward yang berjudul “Fear, Trump in the White House,” Obama memang pernah mempertimbangkan dilakukan serangan terhadap Pyongyang, dan meminta pembantunya agar dengan satu saja serangan rudal dapat menghancurkan seluruh persenjataan nuklir Pyongyang.
“Ancaman Korea Utara belum berkurang, dan pada September 2016 Obama mengajukan permintaan sensitif kepada Dewan Keamanan Nasionalnya: Apakah mungkin untuk melancarkan serangan militer pre-emptive, yang didukung dengan serangan cyber pada Korea Utara guna menyingkirkan program nuklir dan rudal mereka? ” tulis Bob woodward dalam bukunya.
Para penasehat Obama menjelaskan bahwa untuk menghancurkan gudang senjata Pyongyang diperlukan invasi darat dan bahwa Pyongyang kemungkinan besar akan berhasil membalas dengan serangan nuklir.
Meskipun memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian di awal masa kepresidenannya, pemerintahan Obama membentuk koalisi pimpinan AS untuk melakukan serangan udara dan mendirikan pangkalan militer At-Tanf di Suriah tanpa izin Damaskus.
Dua tahun terakhir Obama di kantor juga terlihat meningkatnya ketegangan dengan Rusia atas referendum kemerdekaan diKrimea, juga banyak pengamat menilai kemungkinan terjadinya konflik militer AS-Rusia jika Hillary Clinton memenangkan pemilu AS 2016.
RUSIA SUKSES UJI COBA RUDAL JELAJAH BERTENAGA NUKLIR BUREVESTNIK
“Tahap utama uji coba rudal jelajah kompleks Burevestnik Rusia yaitu uji coba unit penggerak tenaga nuklirnya telah berhasil diselesaikan di salah satu fasilitas pada Januari lalu,” kata sebuah sumber diIndustri Rudal Rusia.
“Tahap penting dari uji coba rudal jelajah Burevestnik bertenaga nuklir itu telah berhasil diselesaikan di salah satu fasilitas pada Januari lalu ,” kata sumber itu.
Uji coba ini dilakukan guna memastikan spesifikasi reaktor didalam rudal dan telah dipastikan memiliki jangkauan tak terbatas,” tambah sumber itu.
Pada bulan Maret 2018 lalu , Presiden Vladimir Putin mengatakan Rusia telah mengembangkan mesin pendorong roket bertenaga nuklir berdaya tinggi yang kompak yang dimaksudkan sebagai rudal jelajah yang diluncurkan melalui udara dan rudal jelajah yang diluncurkan di laut.
Rudal itu akan seperti Rudal antar benua siluman yang terbang rendah yang dipersenjatai dengan hulu ledak khusus, yang memiliki jangkauan yang hampir tidak terbatas, lintasan yang tidak dapat diprediksi dan kapasitas penetrasi pertahanan udara yang tinggi dan tidak dapat dicegat oleh semua sistem pertahanan udara rudal yang ada saat ini.
MADURO PERINTAHKAN PASUKANNYA PERTAHANKAN PERBATASAN DARI UPAYA INVASI AS
Presiden Venezuela Nicolas Maduro telah memerintahkan militer untuk membuat rencana penempatan pasukan permanen ke perbatasan dengan Kolombia guna mencegah “provokasi” yang ia tuduh didalangi oleh AS.
Presiden Kolombia Ivan Duque nampaknya memiliki rencana untuk menyerang Venezuela dengan didukung oleh pemerintah AS, ” kata pemimpin pada hari Jumat kemarin pada upacara penutupan latihan militer Angostura terbesar yang pernah ada.
Duque baru saja kembali dari perjalanannya ke Washington di mana ia membahas krisis politik di Venezuela, menjanjikan dukungan untuk ‘presiden sementara’ yang memproklamirkan dirinya Juan Guaido dan membicarakan upayanya untuk (membantu AS) menyiingkirkan Maduro dari kekuasaan.
“Kita perlu memberikan dukungan yang lebih kuat kepada Guaido yang akan memimpin Venezuela,” kata Duque pada pertemuan hari Rabu, dimana Trump menegaskan kembali bahwa dia sedang mempertimbangkan “semua opsi” (termasuk opsi militer) di Venezuela.
VIDEO : PESAWAT JEPANG MEMBAYANGI PESAWAT BOMBER RUSIA YANG SEDANG PATROLI
https://www.youtube.com/watch?v=VLVe31dWTQU
Sebuah video menunjukkan pesawat Mitsubishi F-15J dan Mitsubishi F-2 dari Angkatan Udara Bela Diri Jepang yang sedang membayangi sebuah pesawat bomber subsonik Rusia Tupolev Tu-95MS.
Pesawat pesawat tempur Jepang itu membayangi pesawat pembom jarak jauh Rusia ketika sedang melakukan penerbangan rutin di atas Laut Jepang dan Laut Okhotsk, serta bagian barat Samudra Pasifik.
Rekaman ini dirilis oleh Departemen Pertahanan Rusia pada hari Jumat kemarin.
HASIL PERTEMUAN TINGKAT TINGGI RUSIA , IRAN DAN TURKI SOAL SURIAH
Kamis kemarin , Presiden Vladimir Putin mengatakan bahwa Rusia, Turki dan Iran telah sepakat untuk mengambil langkah-langkah tambahan yang tidak ditentukan untuk membersihkan wilayah Idlib diSuriah dari apa yang ia sebut “sarang teroris,” tetapi Kremlin mengatakan tidak akan ada operasi militer di sana.
Putin, salah satu sekutu terdekat Presiden Suriah Bashar al-Assad berbicara setelah menjadi tuan rumah pertemuan puncak di Rusia selatan untuk membahas masa depan Suriah dengan Presiden Turki Tayyip Erdogan dan Presiden Iran Hassan Rouhani.
Ketiga negara memiliki pasukan di darat di Suriah, di mana mereka telah mengoordinasikan upaya mereka meskipun kadang-kadang berbeda prioritas dan kepentingan.
Tetapi ketegangan antara Moskow dan Ankara diSuriah telah meningkat dalam beberapa bulan terakhir, sebagian karena didorong oleh rencana penarikan pasukan AS yang berjanji akan membebaskan wilayah yang dikuasai pasukan AS atau yang didukung AS, yang memacu perlombaan untuk mengisi kekosongan area itu.
Sebelum KTT, Kremlin telah menjelaskan bahwa mereka menginginkan lampu hijau untuk dilakukan aksi militer di Idlib di mana dikatakan militan Islam telah membuat terobosan signifikan meskipun status teknis daerah itu adalah sebagai zona demiliterisasi yang didukung Moskow dan Ankara.
“… Kita seharusnya tidak membiarkan keberadaan kelompok-kelompok teroris di Idlib,” kata Putin kepada Erdogan dan Rouhani. “Itulah sebabnya saya mengusulkan agar kita mempertimbangkan langkah konkret praktis yang dapat diambil Rusia, Turki, dan Iran untuk sepenuhnya menghancurkan sarang teroris ini.”
Pada penutupan pertemuan puncak itu , Putin mengatakan bahwa ketiga negara telah sepakat untuk mengambil langkah-langkah tambahan yang tidak ditentukan, formula yang diterapkan pada pertemuan sebelumnya, tetapi tidak mengatakan apa saja yang akan mereka lakukan.
Dmitry Peskov, juru bicara Putin, mengatakan kepada kantor berita Rusia bahwa tidak ada kesepakatan baru adanya operasi militer terhadap Idlib.
Rouhani mengatakan dia mendukung dilakukan tindakan militer , tetapi tampaknya Erdogan memilih lebih berhati-hati. Ankara mengkhawatirkan potensi arus pengungsi dari Idlib jika terjadi operasi militer, dan nampaknya ingin mempertahankan pengaruhnya di sana.
Moskow ingin membantu Assad merebut kembali wilayahnya dari pemberontak dan militan, termasuk akhirnya provinsi barat laut Idlib, tetapi Ankara yang selama ini menyerukan penggantian pemimpin Suriah, sejauh ini berhasil menggagalkan opsi (operasi militer).
Rencana Turki untuk menciptakan zona aman itu juga memicu ketegangan dengan Moskow.
Mereka ingin daerah di dekat perbatasan Turki dibersihkan dari milisi Kurdi YPG yang didukung AS dan kemudian dipindah ke wilayah di sana, beberapa area itu di antaranya saat ini masih dalam penguasaan pasukan AS.
Sebelumnya pada hari Kamis, Rusia mengatakan kepada Turki bahwa mereka tidak memiliki hak untuk membuat zona aman seperti itu kecuali Turki mendapat persetujuan dari Presiden Assad.
“Permintaan tentang keberadaan kontingen militer yang bertindak atas otoritas negara ketiga di wilayah negara yang berdaulat seperti Suriah haruslah diputuskan langsung oleh Damaskus,” Maria Zakharova, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, mengatakan dalam menjawab pertanyaan tentang rencana zona aman yang diususkan Turki.
JOHN BOLTON : INI MUNGKIN PERINGATAN REVOLUSI IRAN YANG TERAKHIR
A message to the Ayatollah of Iran: “For all your boasts, for all your threats to the life of the American President, YOU are responsible for terrorizing your own people.” #40YearsofFailurepic.twitter.com/gpCL1FeLis
Penasihat Keamanan Nasional AS John Bolton pada hari Senin lalu mengeluarkan pesan untuk Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, yang secara verbal terus menyerang para pemimpin AS.
“Minggu ini, Iran telah memperingati 40 tahun Revolusi Islam, dan selama 40 tahun telah menjadi Tirani bangsanya sendiri dan meneror dunia. Iran terus berambisi mengejar senjata nuklir, untuk mengintimidasi orang-orang yang hidup damai di seluruh dunia dan berambisi dengan rudal balistik untuk digunakan sebagai sistem pengirimannya, ” kata Bolton dalam sebuah video yang diposting oleh Gedung Putih.
“Iran di bawah Ayatullah Khamanei tetap menjadi bank sentral terorisme internasional, dan pasukan militer konvensionalnya ada di seluruh Timur Tengah: Di Yaman, Irak, dan Suriah. Dan mungkin yang paling buruk adalah bahwa rakyat Iran menderita dengan sangat menyedihkan. Saat ini, pengangguran berada pada level tertinggi, inflasi selalu tinggi, mata uang Iran telah jatuh menembus batas, ”.
“Jadi, Ayatollah Khamenei, demi semua kesenanganmu, demi semua ancamanmu terhadap keselamatan presiden AS, Andalah yang bertanggung jawab karena telah meneror rakyatmu sendiri dan meneror seluruh dunia. Saya fikir Anda tidak akan bisa lagi merayakan peringatan (revolusi Iran) , “ kata Bolton.
Pekan lalu Khamenei menjelaskan bahwa slogan “Matilah Amerika“, yang secara konsisten diteriakan oleh rakyat Iran, adalah ditujukan pada Presiden Donald Trump dan para pemimpin AS termasuk Bolton, dan bukan kepada rakyat Amerika.
“Selama Amerika terus melakukan aksi kejahatannya, maka bangsa Iran tidak akan berhenti meneriakkan‘Matilah Amerika’ ” kata Khamanei pada pertemuan perwira Angkatan Udara Iran yang menandai peringatan 40 tahun Revolusi Islam Iran. “
‘Matilah Amerika’ bermakna kematian bagi Trump, bagi Penasihat Keamanan Nasional John Bolton, dan bagi Menlu Negara Mike Pompeo. Hal itu bermakna kematian bagi para penguasa Amerika,” jelasnya.
KOMISI EROPA MASUKKAN ARAB SAUDI DALAM DAFTAR HITAM PENDANA TERORIS DAN PENCUCIAN UANG
Komisi Eropa memasukkan Arab Saudi, Panama, Nigeria dan yurisdiksi (wilayah hUkum) lain kedalam daftar hitam negara-negara yang menimbulkan ancaman karena lemahnya kontrol pada pendanaan terorisme dan pencucian uang, kata eksekutif UE, Rabu hari ini.
Langkah ini merupakan bagian dari tindakan keras terhadap pencucian uang setelah adanya beberapa skandal yang menghantam bank UE dalam beberapa bulan terakhir.
Tetapi hal itu memicu kecaman dari beberapa negara Uni Eropa yang mengkhawatirkan hubungan ekonomi mereka dengan negara-negara yang terdaftar, terutama Arab Saudi.
Kantor media pemerintah Saudi tidak segera menanggapi saat diminta komentar. Sementara Panama mengatakan negaranya harus dihapus dari daftar itu , karena belum lama Panama ini telah mengadopsi aturan yang lebih tegas terhadap pencucian uang.
Meskipun ada tekanan untuk mengecualikan Riyadh dari daftar, tapi komisi itu memutuskan untuk tetap memasukkan Saudi kedalam daftar itu, dan membenarkan laporan Reuters pada Januari.
Terlepas dari kehancuran reputasi karena dimasukkannya kedalam daftar yang mempersulit hubungan keuangan dengan UE. Fihak Bank-bank harus melakukan pemeriksaan tambahan pada setiap pembayaran yang melibatkan entitas dari negara/yurisdiksi yang terdaftar itu .
Daftar ini sekarang mencakup 23 negara/yurisdiksi naik dari yang sebelumnya 16. Komisi menyebut mereka memasukkan negara2 itu dengan alasan “lemahnya strategi dalam anti pencucian uang dan lemahnya penguasa dalam melawan pendanaan teroris“.
ATAS SERANG KEMARIN, SURIAH TUDUH KOALISI AS LAKUKAN KEJAHATAN KEMANUSIAAN
Selasa kemarin media Suriah melaporkan bahwa serangan udara koalisi internasional pimpinan AS di sebuah kamp pengungsi di desa Bagus di Suriah di tenggara telah menewaskan dan melukai setidaknya 70 warga sipil.
Kemenlu Suriah menuduh koalisi pimpinan AS telah melakukan kejahatan kemanusiaan, mengacu serangan udara yang menargetkan desa Bagus yang menewaskan puluhan warga sipil, menurut pernyataan kementerian yang diperoleh Sputnik.
“Serangan koalisi internasional yang menargetkan warga sipil tak berdosa dan menggunakan senjata terlarang itu telah menjadi taktik biasa dan normal (bagi AS) yang melanggar hukum internasional dan hak asasi manusia. Kejahatan ini merupakan pelanggaran militer terhadap kemanusiaan,” kata kementerian itu.
Suriah juga telah mengirim Surat ke sekjend PBB dan ketua DK PBB yang mengatakan bahwa Republik Arab Suriah telah meminta negara-negara yang terlibat dalam koalisi yang dipimpin AS untuk mempertimbangkan kembali partisipasi mereka dalam tindakan agresi terhadap Suriah.
Pernyataan kementerian itu dikeluarkan setelah sehari sebelumnya media Suriah melaporkan adanya serangan udara koalisi di desa Bagus Deir ez-Zor, yang menewaskan sedikitnya 16 warga sipil, termasuk tujuh anak-anak. Namun, keesokan harinya, muncul laporan yang menyatakan bahwa korban sipil dalam gelombang serangan udara koalisi terbaru di desa telah meningkat menjadi setidaknya 70 orang tewas dan terluka.
Pada hari Sabtu, Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang dipimpin Kurdi mengumumkan bahwa mereka telah memulai operasi yang bertujuan untuk membebaskan Bagus dari kelompok teroris ISIS. SDF mengklaim bahwa desa tersebut adalah pemukiman terakhir yang dipegang oleh ISIS di Suriah.
Yang aneh dan mengherankan dari beberapa kali serangan yang disebut koalisi AS dilakukan terhadap ISIS itu adalah bahwa sering kali setelah beberapa saat serangan koalisi , justru ISIS melakukan serangan baru keposisi tentara Suriah.
RUSIA LUNCURKAN PESAWAT PEMBOM STRATEGIS BARU TU-160
Presiden Rusia Vladimir Putin memastikan bahwa Rusia telah menyelesaikan pengembangan Pesawat pembom strategis Supersinik Terson-160 , dan bahwa pesawat baru itu siap untuk dioperasikan.
“Kami baru saja mengimplementasikan proyek yang brilian di Kazan: pada dasarnya kami telah menciptakan mesin baru, pembom strategis supersonik Tu-160, untuk Angkatan Bersenjata kami,” kata Putin pada temu publik di Kota Kazan pada hari Selasa.
“Kami telah menyesuaikan tidak hanya system pembawanya itu sendiri, tetapi juga senjata yang akan digunakan. Semuanya berjalan lancar seperti gerak jarum jam, yang sangat bagus, ”tambah Putin dalam sebuah pernyataan di Kota Kazan.
“Dan sekarang Rusia harus berupaya untuk membangun pesawat supersonik komersial,” kata Presiden Rusia Vladimir Putin.
Pembom strategis TU-160 yang juga dikenal sebagai White Swan, adalah pesawat supersonik terbesar dan terberat dengan sayap variable (bisa ditekuk dan dilebarkan) dan merupakan pesawat tempur terbesar dan terberat yang pernah diterbangkan didunia.
Pada 2018 lalu Kementerian Pertahanan Rusia telah mengumumkan bahwa Pabrik Penerbangan Kazan telah memulai produksi pembom strategis generasi baru “TU-160”.
https://www.youtube.com/watch?v=Ru2VzkFHnt0
Generasi baru pembom ini selanjutnya akan diberi nama “TU-160 M2M”, yang akan 60% lebih efektif daripada versi yang sudah ada, dan akan dilengkapi dengan radar modern dan sistem panduan presisi tinggi, dan pesawat ini akan dilapisi dengan bahan khusus untuk membuatnya tidak terlihat oleh radar musuh.
Pesawat pembom TU-160 saat ini dapat terbang lebih dari 8.000 kilometer dan mengangkut 40 ton senjata seperti rudal jelajah X 101 dan X 555, dan berbagai jenis bom terpandu dan bom Cluster serta rudal dengan hulu ledak nuklir.
VENEZUELA KERAHKAN SISTEM PERTAHANAN UDARA S-125 DAN KANON ANTI PESAWAT
Another video confirms deployment of S-125 batteries around San Cristobal, Venezuela (special thanks to @ConflictsW for geolocation and precise information about Zu-23 in Táchira area too) pic.twitter.com/oI9lUMOfUw
Sebuah video amatir merekam tentara Venezuea yang sedang memasang sistem pertahanan udara S-125 dan meriam ganda otomatis anti pesawat ZU-23. Kedua nya adalah senjata buatan Rusia pada era Uni Soviet.
NETANYAHU BALAS ANCAMAN PETINGGI MILITER IRAN
Saat rapat umum perayakan ulang tahun ke 40 revolusi Islam (diIran), seorang komandan militer senior Iran mengancam akan ‘meratakan Tel Aviv dengan tanah’ jika AS menyerang Iran.
Senin malam kemarin Perdana Menteri Benjamin Netanyahu kemudian menanggapi ancaman yang dikeluarkan oleh komandan Iran itu dengan mengatakan bahwa jika Iran menyerang Tel Aviv, itu “akan menjadi ulang tahun terakhir revolusi yang mereka rayakan.”
Berbicara pada rapat umum perayakan ulang tahun ke 40 revolusi Islam senin kemarin, seorang komandan Pengawal Revolusi senior mengatakan bahwa Iran akan menghancurkan seluruh kota di Israel jika Amerika Serikat menyerang Republik Islam.
“Saya tidak mengabaikan ancaman rezim Iran tetapi saya juga tidak diintimidasi oleh mereka,” kata Netanyahu. “Jika rezim ini membuat kesalahan besar dengan mencoba menghancurkan Tel Aviv dan Haifa, itu tidak akan berhasil. Namun, ini akan menjadi peringatan terakhir revolusi yang mereka rayakan. Mereka harus mempertimbangkan ini. ”
Yadollah Javani, wakil kepala Pengawal untuk urusan politik dikutip kantor berita IRNA mengatakan bahwa “Amerika Serikat tidak memiliki keberanian untuk menembakkan satu peluru pun ke arah kami terlepas dari semua aset pertahanan dan militer yang mereka miliki.
Ratusan ribu warga Iran berbaris dan beberapa diantaranya membakar bendera AS dan Israel pada Senin kemarin untuk menandai peringatan 40 tahun kemenangan Ayatollah Ruhollah Khomeini, yang menggulingkan Shah Iran (Reza Pahlevi) dalam Revolusi Islam yang mengguncang Barat hingga hari ini.
ISRAEL SERANG BEBERAPA TARGET DISURIAH DENGAN MORTIR DAN ROKET
Hari minggu kemarin sebuah sumber militer (Suriah) menyatakan bahwa pada pukul 18.30 malam, musuh Israel telah menyerang Tal al-Douhor di Jabata al-Khashab, Tal al-Deria dan Talet Khaled dengan sejumlah serangan mortir.
Sumber itu menambahkan bahwa pada pukul 19.50, drone Israel meluncurkan 4 rudal kerumah sakit diQuneitra dan salah satu titik sasaran yang berafiliasi dengan pasukan penjaga keamanan, ditegaskan bahwa kerusakan hanya sebatas kerugian material.
Reporter SANAA itu menambahkan bahwa agresi Israel itu telah menargetkan Rumah Sakit Quneitra yang hancur dengan sejumlah peluru tank dan salah satu pusat pengamatan di Jabata al-Khashab.
Pada 20 januari lalu Pertahanan udara tentara Arab Suriah telah mencegat serangan udara Israel yang menargetkan wilayah selatan, dan berhasil mencegah untuk mencapai targetnya.
WARGA DEIR EZZOR DAN RAQQA UNJUK RASA MENENTANG PENGUASAAN SDF DAN KOALISI AS
Sejak januari lalu Warga Deir Ezzor dan Kota Provinsi Raqqa di Suriah telah melakukan unjuk menentang penguasaan dari Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang didukung AS dan Koalisi pimpinan AS, dan menuntut pemerintah Suriah untuk merebut kembali wilayah tersebut.
Kepala Pusat Rekonsiliasi Rusia untuk fihak Oposisi di Suriah Sergei Solomatin, mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat bahwa penduduk kedua provinsi memprotes kondisi kehidupan yang sulit dan keras yang dari penguasaan SDF yang didukung AS , yang memblokir bantuan kemanusiaan dari pemerintah Suriah.
Solomatin menunjukkan bahwa salah satu contoh paling menonjol dari pelanggaran hak dan kebebasan warga di wilayah Jazira adalah dengan diblokirnya bantuan kemanusiaan yang diberikan oleh Bulan Sabit Merah dari Republik Arab Suriah, yang telah mencoba mengirim truk berisi makanan dan obat-obatan ke masyarakat di wilayah kuasai SDF itu.
Solomatin menambahkan bahwa karena konvoi Bulan Sabit Merah tidak diizinkan untuk masuk ke kota Hajin yang di bawah penguasaan SDF, kemudian muncul unjuk rasa dari massa penduduk lokal dan kerabat mereka di wilayah itu. pada hari Jumat lalu.
Unjuk rasa serupa juga terjadi di kota-kota Abu Hammad, Hawija Shnan, Sahlabiya dan Safsafa, di mana ratusan penduduk setempat turun ke jalan guna menarik perhatian masyarakat internasional.
MILITER AS MOBILISASI RUDAL PATRIOT DI KALIFORNIA UTARA
Rare sighting of US Patriot missile batteries loaded on a train around Rockingham, North Carolina (East Coast) during the night (Feb 8, 2019) pic.twitter.com/yW383j7xPT
Sesuatu yang jarang terlihat , sebuah kereta api membawa sederet baterai rudal Patriot AS tertangkap kamera di sekitar Rockingham, Carolina Utara (Pantai barat AS) pada malam hari 8 Februari 2019.
BLOK PERDAGANGAN GLOBAL YANG BARU DIBENTUK GUNA MENAHAN KENDALI AS DALAM PERDAGANGAN
Sebuah Perjanjian perdagangan bebas diperkirakan akan ditandatangani antara Uni Ekonomi Eurasia (EEU) yang diprakarsai Rusia , Israel, Singapura, India, Mesir, dan Iran akan dibentuk dalam waktu dekat. Itu menurut Wakil Menteri Perindustrian Rusia Sergey Tsyb.
Wakil Menteri perdagangan Rusia mengatakan negara-negara anggota WTO saat ini sudah menggunakan lebih dari 7.500 langkah-langkah non-tarif seperti kuota, lisensi, pembatasan dan embargo terkait dengan barang-barang industri.
“Oleh karena itu, menurut kami, akan sangat produktif jika kita secara aktif bergerak ke arah kesepakatan di zona perdagangan bebas,” kata pejabat itu.
Hal ini memungkinkan untuk mempromosikan ekspor dalam kerangka pusat perdagangan regional, jelasnya. “Itu pasti akan membantu dalam situasi yang menantang dan sangat sensitif di pasar global sekarang ini dan untuk memberikan kesempatan untuk mempromosikan ekspor Rusia.”
EEU, yang didasarkan pada gabungan (perserikatan) Pabean Rusia, Kazakhstan dan Belarus, didirikan pada tahun 2015. Pada 2016 Kemudian bergabung dengan Armenia dan Kirgistan. Vietnam secara resmi menjadi negara non-regional pertama yang bergabung dengan blok tersebut.
Perserikatan itu dirancang untuk memastikan terjadinya pergerakan bebas barang, jasa, modal, dan pekerja di antara negara-negara anggota.
Lebih dari 40 negara dan organisasi internasional termasuk Cina, Indonesia, dan Israel, serta beberapa negara Amerika Selatan, telah menyatakan minatnya untuk bergabung dalam kesepakatan perdagangan bebas dengan EEU itu. Blok perdagangan itu juga telah mengadakan negosiasi dengan Korea Selatan, Mesir, dan India.
Tahun lalu Iran telah menandatangani perjanjian sementara dengan blok ekonomi itu , dan perjanjian penuh diharapkan ditandatangani dalam tiga tahun ini.
AS BERUSAHA SUSUL KETERTINGGALANNYA DARI RUSIA SOAL RUDAL HIPERSONIK
Jum’at kemarin sekretaris Angkatan Udara AS Heather Wilson mengatakan bahwa AS akan segara mengembangkan rudal hipersonik yang mampu bergerak lima kali kecepatan suara.
Wilson, yang berbicara di Pusat Studi Strategis dan Internasional yang merupakan sebuah think tank Washington, menyebut adanya upaya sedang dilakukan untuk mengimbangi negara-negara lain dalam pengembangan sistem rudal baru.
Wilson menambahkan bahwa Angkatan Udara AS saat ini mengoperasikan 80 satelit di ruang angkasa. Komentarnya dikeluarkan menyusul laporan yang menunjukkan Rusia juga mengembangkan sistem rudal baru setelah Washington mengumumkan rencananya untuk keluar dari perjanjian INF.
Moskow dan Washington telah saling menuduh satu sama lain sebagai telah melanggar perjanjian , jauh sebelum AS mengumumkan akan menarik diri dari pakta nuklir itu, dan memberi Rusia waktu enam bulan untuk memilih antara meninggalkan Perjanjian INF atau mengikuti aturannya.
Rusia membantah melakukan pelanggaran dan menyatakan bahwa mereka telah mulai mengembangkan sistem senjata baru untuk mengimbangi AS dan Cina.
Pejabat Rusia yang dikutip oleh Independent mengatakan bahwa proyek ini harus selesai pada akhir tahun depan dan mengharapkan sistem baru ini akan siap pada 2021.
Perwakilan pelucutan senjata AS Robert Wood mengatakan pada Konferensi Pelucutan Senjata yang disponsori PBB di Jenewa pada hari Selasa, bahwa ini adalah “peluang terakhir bagi Rusia” untuk kembali mematuhi pakta INF. ”
PESAWAT CARGO YANG BERBASIS DI AS DITEMUKAN MEMBAWA SENJATA MASUK KEVENEZUELA
Pihak berwenang Venezuela mengatakan sebuah perusahaan angkutan udara milik AS mengirimkan sejumlah senjata serbu awal pekan ini ke bandara internasional di Valencia (Venezuela) untuk digunakan dalam “aksi teroris” terhadap pemerintahan Nicolás Maduro.
Sebuah perusahaan angkutan udara 21 Air LLC yang berbasis di Greensboro, NC (Kalifornia utara) yang mengoperasikan pesawat Boeing 767 menurut dugaan pemerintah Venezuela digunakan dalam upaya pengiriman senjata itu.
Penerbangan tersebut berangkat dari Miami pada 3 Februari. Dan sejak 11 januari lalu Boeing 767 itu telah melakukan lusinan penerbangan antara Bandara Internasional antara Miami dengan tujuan Kolombia dan Venezuela, sebuah layanan pelacakan penerbangan menunjukkan peasawat itu berunlangkali kembali ke Miami hanya beberapa jam sebelum terbang lagi ke Amerika Selatan.
Penemuan senjata itu terjadi Selasa lalu , dua hari setelah pesawat mendarat sebentar di Valencia, kota terbesar ketiga di Venezuela ketika otoritas pajak dan pengawas lainnya melakukan pemeriksaan rutin terhadap kargo yang keluar dari pesawat, menurut pernyataan oleh negara bagian Carabobo kantor gubernur.
Seorang pejabat senior keamanan Venezuela, Jenderal Garda Nasional Bolivarian Endes Palencia Ortiz, yang adalah wakil menteri keamanan warga negara, mengatakan pihak berwenang menemukan 19 senjata serbu, 118 cartridge amunisi, dan 90 antena radio tingkat militer, di antara barang-barang lainnya.
RUSIA AKAN MULAI PRODUKSI RUDAL HIPERSONIK BERBASIS DARAT SEBELUM TAHUN 2020
Menanggapi sikap AS yang menangguhkan perjanjian INF, Rusia menyatakan akan menggenjot pengembangan rudal berbasis darat. Moskow menginginkan untuk membuat rudal hipersonik versi darat dengan jangkauan + 500 km dan rudal jelajah Kalibr yang harus mulai diproduksi pada 2020.
Menurut rencana yang sebelumnya telah diberikan lampu hijai oleh Presiden Rusia Vladimir Putin, rudal yang telah ada akan dimodifikasi dan rudal baru akan dibuat dalam waktu dua tahun.
“Dalam 2019-2020 kita harus mengembangkan versi darat dari kompleks Kalibr yang berbasis kapal,” Menteri Pertahanan Sergey Shoigu mengatakan pada briefing di kantor kementerian. Sistem rudal jarak jauh berbasis darat diperkirakan juga akan dibuat dalam batas waktu yang sama.
Langkah-langkah tersebut diambil sebagai tanggapan atas tindakan AS yang menangguhkan partisipasinya dalam perjanjian INF (Intermediate-Range Nuclear Forces) yang kemudian bertujuan untuk menarik diri sepenuhnya dalam enam bulan.
Washington “secara aktif sedang bekerja untuk membuat rudal darat dengan jangkauan lebih dari 500 km,” hal ini yang telah menyebabkan Putin memerintahkan langkah sepadan,” kata Shoigu. Perjanjian INF melarang semua rudal darat dengan jangkauan antara 500 dan 5.500 km.
Rudal jelajah Kalibr terbaru Rusia, dengan jangkauan lebih dari 1.500 km, yang telah dibuktikan kemampuannya dalam serangan terhadap teroris selama serangan Rusia di Suriah. Itu biasanya diluncurkan dari kapal selam atau kapal permukaan, tetapi sekarang, dengan diruntuhkannya perjanjian INF maka bisa dibuat yang berbasis darat.
Menlu AS Mike Pompeo mungkin sudah kehilangan akal untuk memulai intervensi ke Venezuela bahkan dengan kedok bantuan kemanusiaanpun diblokir oleh Maduro, Kali ini manuvernya makin aneh dimana dia berusaha mengkaitkan gerakan Hezbollah diLebanon dengan Venezuela.
Presiden Venezuela Nicolas Maduro nampaknya sangat sadar dengan upayanya memblokir “bantuan kemanusiaan” dari AS , sepertinya dia tahu bahwa bantuan kemanusiaan itu hanya akan menjadi jalan untuk intervensi AS dan menyusupkan pengiriman senjata kepada fihak Oposisi.
Dalam sebuah wawancara dengan reporter Fox News Trish Regan, Menlu AS Mike Pompeo mengklaim bahwa gerakan Hizbullah yang berbasis di Lebanon ada di Venezuela yang sedang dilanda krisis.
“Orang-orang tidak tahu bahwa Hizbullah memiliki sel aktif (diVenezuela). Iran punya pengaruh pada rakyat Venezuela dan di seluruh Amerika Selatan. Kami memiliki kewajiban untuk mengambil risiko itu untuk Amerika, ”katanya kepada Trish Regan.
Menurut menteri luar negeri AS itu, Venezuela telah dikendalikan oleh Kuba, yang “menginvasi” negara itu sejak bertahun-tahun lalu.
Kuba telah mengendalikan aparat keamanan (Venezuela), melindungi Maduro dan telah lama menghancurkan pandangan hidup rakyat Venezuela. Hari ini kami berusaha mengirimkan bantuan kemanusiaan dari … Amerika Serikat dan Kolombia ke Venezuela dan militer Venezuela di bawah arahan Tuan Maduro menghentikannya. Itu hal yang mengerikan ”.
Wawancara itu dilakukan hanya sehari setelah Presiden Venezuela Nicolas Maduro muncul di Lapangan Bolivar di Caracas untuk mengkampanyekan perlawanan kepada campur tangan AS.
“Saya berterima kasih kepada rakyat yang datang ke Lapangan Bolivar di Venezuela guna menandatangani petisi yang menentang campur tangan AS dalam urusan tanah air kami. Ini adalah perwujudan cinta dan kesadaran yang luar biasa. Kami akan mengumpulkan 10 juta tanda tangan untuk perdamaian!” Kata Maduro.
RUSIA KEMBALI BICARA TENTANG KEMUNGKINAN OPERASI MILITER DIIDLIB SURIAH
Jum’at kemarin Kemenlu Rusia mengumumkan tentang kemungkinan operasi militer di Idlib yang akan bisa dilakukan dengan sangat efektif dan terorganisir.
Wakil Menlu Rusia Sergey Verchinen mengatakan bahwa Moskow tidak akan pernah membiarkan adanya “cadangan” terorisme di Suriah. “Dari awal, kami telah mengumumkan dalam semua perjanjian kami tentang zona de-eskalasi, tapi poin utama (zona de-eskalasi) adalah hanya tindakan sementara,” kata Vershinin pada hari Jumat.
Verchinen menekankan bahwa cepat atau lambat terorisme harus diberantas, dia mengatakan bahwa jika dilakukan operasi militer di Idlib, itu akan dilakukan dengan cara yang paling efektif.
Tentara Arab Suriah telah beberapa kali merespon pelanggaran perjanjian (zona de-eskalasi) oleh kelompok Jabhat al-Nusra, yang terbaru adalah ketika menghalau serangan mereka di dekat bandara militer Abu al-Duhur pada akhir Januari lalu.
MASIH SOAL TERANCAMNYA NASIB PERJANJIAN RUDAL NUKLIR JARAK SEDANG
Pada 7 Februari kemarin, Kemenhan Rusia menyatakan bahwa selama beberapa tahun terakhir AS telah melanggar Perjanjian INF dan menciptakan kondisi guna memproduksi rudal yang dilarang dalam perjanjian itu.
“Terlepas dari keterbukaan tangan Rusia terhadap dilakukannya dialog substantif tentang pemenuhan kewajiban bagi para fihak yang terikat Perjanjian INF, AS nampaknya belum memberikan bukti apa pun yang mendukung posisi yang mereka nyatakan. Pada saat yang sama, AS juga belum mengambil tindakan yang diperlukan untuk menghentikan pelanggaran atas kewajibannya sendiri di bawah perjanjian itu ”, kata juru bicara Kemenhan Rusia Mayjen Igor Konashenkov.
Konashenkov menekankan bahwa Moskow telah mendesak AS untuk kembali ke mematuhi perjanjian INF dan menghancurkan “peluncur universal Mk-41, yang dirancang untuk meluncurkan rudal jelajah Tomahawk yang menarget rudal dan Pesawat tanpa awak, yang semuanya termasuk dalam kategori “rudal jelajah darat”.
Militer Rusia memanggil atase militer AS di Moskow pada 6 Februari untuk menyerahkan memo terkait perjanjian itu kepada gihak AS.
Mayor Jenderal Konashenkov menambahkan bahwa pihak Rusia “secara kategoris menyangkal klaim tidak berdasar 9dari AS) bahwa Rusia telah melanggar kewajibannya yang tertuang dalam perjanjian itu.”
LUSINAN HELI BLACK HAWK LATIHAN MILITER DI PUSAT KOTA LOS ANGELES PADA MALAM HARI
Lusinan helikopter Black Hawk terbang rendah di pusat kota Los Angeles Senin malam lalu, sementara penduduk melaporkan adanya ledakan dan bergegas mencari tahu apakah yang mereka lihat adalah invasi militer atau hanya syuting film.
Sekelompok Heli militer yang menyeramkan itu melayang-layang dan meluncur melewati celah gedung tinggi di pusat kota LA, disertai dengan ledakan dan manuver militer , dan tidak ada penjelasan dari pihak berwenang mengenai apa yang sedang terjadi dan untuk apa aktivitas militer yang berlangsung berjam-jam itu.
Setidaknya dua helikopter benar-benar mendarat di Wiltshire Boulevard di pusat kota LA, dan ledakan terdengar di seluruh kota.
Departemen Kepolisian LA terlambat merilis pernyataan guna meyakinkan bahwa itu hanyalah latihan militer, dan akhirnya menjelaskan bahwa Pasukan AS bersama dengan kepolisian dan pejabat setempat telah melakukan Latihan militer.
“Tujuan dari latihan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan prajurit dengan beroperasi di berbagai skenario dilingkungan perkotaan,” tulis LAPD, dan ditekankan bahwa “tindakan pengamanan” telah dilakukan guna mencegah “risiko yang tidak perlu bagi peserta , penduduk setempat dan properti. ”
Sementara berita lokal melaporkan mengutip pernyataaan LAPD (Los Angeles Poce Departement) bahwa operasi itu dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya untuk menjaga pasukan tetap tajam ” , tapi LAPD mengklaim bahwa “warga yang setempat telah diberitahukan sebelum pelatihan.”
Namun mereka tampaknya tidak memberi tahu semua orang, karena penduduk setempat nyatanya menggunakan Twitter untuk mencari tahu apa yang terjadi.
Ketika semua orang melihat kearah helicopter , sebuah pesawat Poseidon P-8A mengelilingi kota selama berjam-jam. Pesawat pengintai bertenaga tinggi itu dikenal sebagai “pembunuh kapal selam,” dan membuat lidah warga berdecak.
Latihan militer, yang dilaporkan melibatkan Pasukan Khusus itu akan berlanjut hingga Sabtu. Sementara dipilihnya pusat kota Los Angeles adalah guna “mensimulasikan lingkungan perkotaan yang mungkin akan hadapi para anggota militer ketika mereka ditempatkan di luar negeri,”
SAUDI DAN UEA MEMPERSENJATI KELOMPOK2 YANG TERKAIT DENGAN AL-QAEDA DIYAMAN
Arab Saudi dan mitra koalisinya dalam perang Yaman Uni Emirat Arab telah mentransfer senjata buatan AS kepada kelompok-kelompok yang terkait dengan Al-Qaeda dan milisi Salafi yang komandannya pernah bekerja untuk ISIS cabang Yaman, Kata hasil sebuah penyelidikan oleh CNN.
Tetapi menurut CNN, koalisi (Saudi) menggunakan senjata buatan AS “sebagai alat tukar untuk membeli loyalitas milisi atau suku2 dan mendukung kelompok bersenjata yang dipilih guna mempengaruhi peta politik yang kompleks,” kata komandan local dan para analis setempat.
Menurut Pentagon, Kerajaan Arab Teluk (Saudi) itu telah melanggar ketentuan perjanjian senjata mereka dengan Washington. Seorang pejabat pertahanan AS mengatakan kepada CNN bahwa ada penyelidikan yang sedang berlangsung terhadap masalah ini.
Mengutip situasi di kota titik nyala Taiz, CNN mengatakan bahwa al-Qaeda telah membentuk “aliansi saling menguntungkan dengan milisi pro-Saudi yang mereka perjuangkan bersama”.
Dikatakan, Brigade Abu al-Abbas memiliki kendaraan lapis baja Oshkosh buatan AS yang diarak di kota itu dalam unjuk kekuatan 2015. Abu al-Abbas, pendiri milisi, diberi sanksi oleh AS pada tahun 2017 karena diduga mendanai al-Qaeda dan ISIS cabang Yaman.
“Koalisi (Saudi) masih mendukung saya,” kata al-Abbas dalam sebuah wawancara pada bulan Desember lalu dengan Washington Post. “Jika aku benar-benar seorang teroris, mereka tentu akan menginterogasi saya.”
Menurut CNN, kelompoknya itu masih mendapat dukungan dari koalisi yang dipimpin Saudi dan diserap ke dalam Brigade ke-35 yang didukung oleh tentara Yaman.
“AS belum mengizinkan Arab Saudi atau Uni Emirat Arab untuk kembali mentransfer peralatan militer apa pun ke pihak-pihak di Yaman,” kata juru bicara Pentagon Johnny Michael kepada CNN.
“Pemerintah AS tidak dapat mengomentari investigasi yang tertunda dari klaim pelanggaran penggunaan akhir dari artikel dan layanan pertahanan yang ditransfer ke sekutu dan mitra kami,” tambah Michael.
Arab Saudi dan UEA memasuki perang Yaman pada 2015 memimpin koalisi militer untuk mencoba dan memulihkan pemerintahan Presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi yang diklaim diakui secara internasional.
Kedua negara Teluk itu ingin memulihkan pemerintahan Hadi setelah perang saudara pecah antara para pendukung Hadi dan mereka yang setia kepada Houthi.
SISTEM PERTAHANAN UDARA BARU S-500 RUSIA
https://www.youtube.com/watch?v=PNnE_YdOKaU
Meningkatnya ekspor sistem pertahanan udara Rusia (S-400) ke negara-negara lain memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pengembangan generasi baru rudal anti-pesawat.
Rusia kini telah mengembangan sistem rudal permukaan / anti-balistik S-500 S-500, mantan Sekretaris Dewan Keamanan Rusia mengungkapkan bahwa langkah kerja pada proyek ini telah dipercepat berkat meningkatnya ekspor sistem pertahanan udara Rusia ke negara lain.
“Rusia (beberapa tahun ini) telah mengembangkan sistem rudal S-500, berkat adanya deal rudal S-400 dengan China dan negara-negara lain,” kata Andrey Kokoshin mantan sekretaris Dewan Keamanan Rusia kepada Sputnik.
Sejauh ini belum ada presentasikan apa pun kepada publik tetapi sesekali Rusia mengungkapkan adanya uji coba rudal S-500 melalui media.
Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pertemuan dengan para pemimpin industri pertahanan tahun lalu menekankan tentang perlunya mempercepat pembuatan sistem rudal baru.
SISTEM PERTAHANAN UDARA S-300 SURIAH MULAI DIAKTIFKAN
Foto satelit yang diambil hari ini oleh situs web ISI (ImageSat International) menunjukkan untuk pertama kalinya 3 buah peluncur sistem pertahanan udara S-300 buatan Rusia dikerahkan di kota Masyaf di barat laut Suriah.
“Foto satelit itu menunjukkan tiga dari empat sistem S-300 yang dipasang di Masyaf di Suriah barat laut. Satu peluncur terlihat ditutupi oleh jaring kamuflase, ”kata ISI dalam penilaian mereka terhadap foto itu.
Rusia telah memutuskan untuk memasok sistem S-300 setelah Moskow menuduh Israel secara tidak langsung menyebabkan jatuhnya pesawat Surveillance (mata mata) Rusia IL-20 Rusia, yang ditembak jatuh pada 17 September 2018 lalu di Laut Mediterania oleh sebuah rudal S-200 salah sasaran yang ditembakkan oleh pasukan Suriah ketika terjadi serangan udara Israel, insiden itu menewaskan 15 prajurit Rusia.
Berlatar belakang insiden ini, Menhan Federasi Rusia Sergey Shoygu akhirnya mengumumkan bahwa Rusia telah memasok empat sistem rudal S-300 kepada tentara Suriah , yang kemudian dikritik keras oleh Israel dan Amerika Serikat.
PRESIDEN VENEZUELA : INTERVENSI MILITER AKAN BERESIKO KERUGIAN DAN KORBAN JIWA YANG PARAH DIFIHAK AS
Presiden Venezuela Nicolas Maduro menyatakan bahwa dia siap untuk merespon intervensi AS dan mengancam AS dengan resiko kerugian militer dan korban jiwa yang parah.
Dia juga mengomentari soal Pemilu Presiden yang sudah berlangsung sebagai “tidak ada kekurangan” dan tidak akan ada pemilihan presiden lagi dinegara itu dalam waktu dekat.
“Tidak ada kekurangan dalam pemilihan Presiden diVenezuela,” kata Maduro ketika ditanya tentang seruan beberapa negara untuk mengadakan pemilihan presiden ulang di negara itu. Satu-satunya pemilihan yang akan datang adalah pemilu parlemen, yang harus diadakan pada tahun 2020.
“Masalahnya ada di oposisi, dan bukan di pemilu reguler. Kami telah mengadakan 25 kali pemilu dalam 20 tahun. Dalam 18 bulan terakhir, kami telah mengadakan enam pemilu. Pemilihan umum pada 2018 ditetapkan atas permintaan oposisi,” katanya.
Komentar Maduro itu dikeluarkan setelah pada 23 Januari lau, Juan Guaido, Ketua Majelis pimpinan Nasional oposisi Venezuela memproklamirkan dirinya sebagai presiden sementara negara itu. Tokoh oposisi didukung itu oleh Amerika Serikat dan sejumlah negara lain (sekutu AS).
MILTER VENEZUELA UNJUK KEKUATAN DENGAN LATIHAN TEMPUR
Menghadapi ancaman intervensi militer dari AS dan beberapa sekutu Amerika latinnya, Venezuela menggelar latihan militer sebagai unjuk kekuatan.
SENJATA “JAMMING’ TERBARU RUSIA MEMBUAT TENTARA MUSUH TIDAK BISA MENEMBAK
Sebuah sumber diPabrik “Ross Electronica” mengatakan bahwa perusahaan itu telah memproduksi sistem “jamming” untuk membutakan tentara musuh di malam hari dan membuat mereka menderita “delirium” dan mual.
Sumber itu mengatakan bahwa sistem gangguan “Vellin” memodifikasi kecerahan sinar cahaya, menyebabkan gangguan visual pada tentara musuh dan mengganggu saraf visual mereka sehingga seperti melihat hal-hal aneh.
Sumber itu menunjukkan bahwa sistem ini telah diuji pada sukarelawan, yang diminta untuk menembakkan senjata individu pada target, dan tidak ada dari mereka yang bisa melihat target yang akan ditembak.
Sumber itu menambahkan bahwa “20% dari sukarelawan menunjukkan rasa halusinasi mereka dan melihat bintik-bintik cahaya yang mengambang di depan mata mereka, sementara 45% dari mereka menderita mual, pusing dan “derealization”.
Sumber itu mengatakan bahwa sistem “Vellin” itu telah dipasang pada Kapal fregat Laksamana Gorshkov dan Laksamana Kasatonov.
PENYELIDIK PBB : MBS ADALAH DALANG UTAMA PEMBUNUHAN KHASHOGGI
Sebuah tim investigasi PBB yang terdiri dari para ahli yang dipimpin oleh Agnes Callamard, percaya bahwa Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman adalah dalang utama yang bertanggung jawab atas pembunuhan Jamal Khashoggi,
Yasin Aktay, seorang penasihat Presiden Turki Tayyip Erdogan mengatakan Jumat lalu bahwa . “Tim PBB telah mencurigai putra mahkota Arab Saudi sebagai fihak utama yang bertanggung jawab atas pembunuhan Khashoggi.
Tim tersebut telah mengadakan sejumlah pertemuan di Turki, termasuk dengan tunangan Khashoggi, dan dia (Callamard) juga ingin mendengarkan rekaman audio yang terkait dengan kejahatan itu , ” kata Yasin Aktay kepada penyiar NTV Turki.
Tim itu telah datang ke Turki pada hari Senin tetapi oleh fihak Saudi dilarang memasuki tempat kejadian pembunuhan itu didalam Konsulat Saudi di Istanbul, kata juru bicara partai yang berkuasa diTurki Omer Celik, yang mengecam tindakan Riyadh itu sebagai “skandal.”
RUSIA RILIS FOTO SATELIT PABRIK SENJATA AS YANG MEMPRODUKSI RUDAL JARAK SEDANG
Kemenhan Rusia telah merilis foto satelit pabrik Raytheon Corporation , yang membuktikan bahwa AS telah melanggar perjanjian INF bahkan sejak dua tahun sebelum pemerintahan Donald Trump mengumumkan penarikan diri AS dari perjanjian INF.
Pagi hari tadi Kemenhan Rusia mengumumkan bahwa AS telah memulai program itu sejak Juni 2017 , di pabrik Raytheon Corporation diArizona itu AS meningkatkan produksi rudal jarak sedang dan pendek yang dilarang berdasarkan kesepakatan INF.
Sabtu kemarin, Kementerian Pertahanan telah Rusia mengumumkan bahwa Amerika Serikat telah mengambil keputusan untuk menarik diri dari perjanjian rudal jarak sedang dan pendek beberapa tahun sebelum AS menuduh Moskow melanggar perjanjian itu.
Patut dicatat bahwa “Perjanjian nuklir Jrak sedang” ditandatangani antara Amerika Serikat dan Uni Soviet pada tahun 1987, yang melatang untuk memproduksi, menguji coba atau menyebarkan rudal balistik jarak sedang , dan ditujukan untuk menghancurkan semua sistem rudal dengan kisaran rata-rata 1.000-5500 km dan jarak pendek 500-1000 km.
RUSIA JUGA AKAN LAKUKAN TINDAKAN SEPADAN JIKA AS KELUAR DARI PAKTA NUKLIR INF 1987
Mengikuti jejak AS, kini Rusia juga akan meninggalkan perjanjian senjata nuklir jarak sedang (INF) , tetapi hanya akan menggunakan rudal nuklir jarak sedang jika Washington melakukannya, Presiden Vladimir Putin mengatakan Sabtu hari ini.
Jumat kemarin Presiden AS Donald Trump menuduh Moskow telah melanggar perjanjian Perjanjian Nuklir Jangka Menengah 1987 dengan alasan Rusia telah mengerahkan rudal yang dilarang.
Dalam sebuah pernyataan Trump mengatakan bahwa AS akan “bergerak maju” dengan mengembangkan opsi respons militernya sendiri terhadap penyebaran rudal jelajah Rusia yang dapat menargetkan Eropa Barat.
Moskow membantah keras adanya pelanggaran itu, dan menuduh Washington melakukan tuduhan palsu untuk membenarkan penarikannya dari perjanjian nuklir INF.
Runtuhnya Perjanjian nuklir INF telah menimbulkan kekhawatiran akan terulangnya era Perang Dingin pada 1980-an, ketika AS dan Uni Soviet keduanya menyebarkan rudal jarak menengah di benua (Eropa) itu.
Senjata semacam itu dipandang merusak stabilitas karena hanya membutuhkan beberapa menit untuk mencapai targetnya, sehingga tidak ada waktu bagi para pembuat keputusan dan meningkatkan kemungkinan konflik nuklir global jika terjadi peringatan adanya peluncuran rudal yang keliru (ada alarm tapi sebenarnya tidak ada peluncuran yang berisiko diluncurkan serangan balasan).
Setelah AS menyatakan niatnya untuk menarik diri dari perjanjian INF dalam enam bulan kedepan, Putin mengatakan bahwa Rusia juga akan melakukan hal yang sama. Dia kemudian memerintahkan dilakukan pengembangan senjata jarak sedang baru yang berbasis darat, tetapi dia menekankan bahwa Rusia tidak akan menyebarkannya di Eropa atau di tempat lain kecuali jika AS melakukannya.
“Kami akan menjawab tantangan ini secara quid pro quo,” kata Putin. “Mitra Amerika kami telah mengumumkan bahwa mereka menangguhkan partisipasi mereka dalam perjanjian INF dan kami akan melakukan hal yang sama. Mereka telah mengumumkan akan melakukan penelitian dan pengembangan, dan kami akan bertindak yang sepadan dengan itu.”
AS menuduh Rusia telah mengembangkan dan menggunakan rudal jelajah berbasis darat yang melanggar ketentuan pakta yang melarang untuk memproduksi, menguji coba dan menyebarkan rudal berbasis darat dan rudal balistik dengan jangkauan 500 hingga 5.500 kilometer (310 hingga 3.410 mil) .
Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan bahwa perjanjian nuklir itu akan berakhir dalam enam bulan kecuali jika Rusia mau menerima tuntutan AS. bahwa perjanjian itu (dikembangkan) sehingga Rusia mau menghancurkan rudal jelajahnya yang diklaim Washington sebagai pelanggaran itu. Para sekutu NATO sangat mendukung Washington dan mendesak Moskow untuk menyelamatkan perjanjian dengan kembali ke mematuhinya.
Tetapi Rusia dengan tegas menolak klaim AS itu sebagai suatu pelanggaran , bahwa rudal itu hanya merupakan bagian dari sistem rudal Iskander-M yang memiliki jangkauan maksimum 480 kilometer (298 mil). Pejabat Rusia mengklaim bahwa pernyataan AS tentang adanya dugaan pelanggaran perjanjian tersebut hanya dimaksudkan untuk mengalihkan kesalahan bahwa yang meruntuhkan pakta nuklit itu adalah Rusia.
Putin berpendapat bahwa tidak masuk akal bagi Rusia untuk mengerahkan rudal jelajah darat yang melanggar perjanjian itu karena Rusia memang memiliki senjata seperti itu , tapi ditempatkan dikapal dan pesawat, dan itu tidak dilarang dalam pakta tersebut.
Ketika berbicara dalam pertemuan televisi dengan menlu dan menhan Rusia , Putin menginstruksikan militer untuk mulai bekerja untuk mengembangkan senjata berbasis darat baru yang sebelumnya dilarang oleh pakta tersebut.
Menhan Rusia Sergei Shoigu telah melaporkan kepada Putin bahwa mereka akan memasukkan versi darat dari rudal jelajah berbasis-Kalibr dan rudal balistik j hipersonik arak sedang kedalam jajaran militernya.
Putin telah menginstruksikan militer untuk memastikan bahwa penelitian dan pengembangan pada senjata yang baru ini tidak akan membengkakkan anggaran militer.
KOLOMBIA KERAHKAN MILITER KEPERBATASAN DENGAN VENEZUELA
Sebuah video amatir yang diunggah beberapa jam lalu menampilkan Konvoi militer Kolombia yang bergerak menuju perbatasan dengan Venezuela.
VENEZUELA, KORBAN TERPARAH PENINDASAN EKONOMI ALA DAJJAL
Negara terkaya cadangan minyaknya didunia ini bisa luluh lantak ekonominya bahkan hanya dengan sanksi ekonomi dan dijatuhkannya mata uangnya. Venezuela secara gradual terus mengalami keambrukan ekonomi sejak kematian Hugo Chavez 2013.
Ambruknya nilai Uang kertas Kolombia Bolivar (VEF) pada 20 Agustus 2018, menyebabkan hiperinflasi yang mencapai lebih 13.000% saat itu dan menghajar dengan telak rakyat Venezuela, sehingga uang kertas Bolivar hanya dibuat suvenir seperti tas atau dompet yang dijajakan untuk para turis asing dipinggir jalan.
Dan sudah menjadi aturan standard , Dajjal kemudian menawarkan hutangnya lewat Instrument IMF yang sebenarnya hanya menjadi jerat ekonomi “lintah darat” yang mencengkeram semakin kuat.
Tapi dahsyatnya penindasan ekonomi ala Dajjal yang dilakukan AS seperti ini masih juga tidak pernah disadari oleh para ekonom dinegara negara Muslim. Beberapa orang malah tanpa malu menjadikan dirinya antek IMF atau WB.
Mereka ( zionis /gabungan negara Yahudi dan Negara Nasrani/AS + Israel) itu tidak akan pernah puas sampai kita benar benar mengikuti faham mereka (baca Al Baqarah 120) . Meski sudah berhasil menghancurkan ekonomi Venezuela Mereka masih bersikuh untuk mengganti Presiden Venezuela dengan anteknya.
JENDRAL ISRAEL AKUI ISRAEL MENDANAI DAN MEMPERSENJATAI PEMBERONTAK ANTI ASSAD
Untuk pertama kalinya seorang pejabat senior (Israel) mengkonfirmasi rahasia tersembunyi dalam perang non-konvensional Israel di Suriah, yang disebut bertujuan mencegah penyebaran pengaruh Iran (diSuriah). Tetapi apa yang didapat Israel dari mengungkap kebohongan ‘anti-intervensi’ setelah bertahun-tahun selalu menyangkal.
Pada hari-hari terakhirnya sebagai Kepala Staf Pasukan Pertahanan Israel, Letnan Jenderal Gadi Eisenkot mengkonfirmasi, bahwa Israel telah secara langsung mendukung faksi-faksi pemberontak Suriah anti-Assad di Dataran Tinggi Golan dengan mempersenjatai mereka.
Pengungkapan Jendral Israel ini menandai terobosan langsung atas kebijakan media Israel mengenai hal hal seperti itu.
Hingga saat ini, Israel bersikeras bahwa mereka hanya memberikan bantuan kemanusiaan kepada warga sipil (melalui rumah sakit lapangan di Dataran Tinggi Golan dan di fasilitas perawatan kesehatan permanen di Israel utara), dan secara konsisten menolak untuk mengomentari bantuan lainnya.
Pendek kata , dari serdadu Israel yang paling senior sendiri kini telah mengakui posisi negaranya yang secara resmi menyatakan bahwa perang sipil Suriah telah dibangun di atas kebohongan yang menyebut tanpa adanya intervensi (Israel).
Israel memiliki sejarah panjang dalam melakukan perang non konvensional (perang proxy).
Bentuk peperangan seperti itu bahkan telah didefinisikan oleh Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional pemerintah AS untuk Tahun Anggaran 2016 sebagai “kegiatan yang dilakukan untuk memungkinkan gerakan perlawanan atau pemberontakan untuk memaksa, mengganggu atau menggulingkan kekuatan pendudukan atau pemerintah dengan beroperasi melalui atau dengan cara dibawah tanah, pasukan bayaran (proxy) atau pasukan gerilya di daerah yang tidak diterima ” dalam upaya mencapai berbagai tujuan strategis yang terkait keamanan.
PENASEHAT KEAMANANAN AS JOHN BOLTON : KAMI MENGINGINKAN MINYAK VENEZUELA
Dalam sebuah wawancara dengan Foxnews , Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat John Bolton mengatakan bahwa mereka mendukung kudeta ilegal di Veneszueal itu karena alasan minyak. “Secara ekonomi Ini akan membuat perbedaan besar bagi AS jika kita dapat meminta perusahaan minyak Amerika berinvestasi dan mengeluarkan cadangan minyak Venezuela,” kata Bolton.
Presiden Venezuela Nicolas Maduro sendiri juga mengatakan dalam sebuah wawancara Rabu bahwa AS hanya ingin menjarah sumber daya minyak dan mineral Venezuela dan itulah alasan di balik intervensi AS dan mendukung kudeta di negaranya.
“Alasannya adalah meeka ingin merebut minyak Venezuela, karena kami memiliki cadangan minyak terbesar, kami mengkonfirmasi bahwa kami memang memiliki cadangan emas terbesar di dunia, kami memiliki gas terbesar keempat di dunia, memiliki cadangan coltan yang besar, berlian, aluminium, besi, kami memiliki cadangan air minum di seluruh wilayah nasional, kami memiliki energi dan sumber daya alam, “kata presiden Venezuela.
JENDRAL IRAN : KITA BISA MELENYAPKAN ISRAEL HANYA DALAM TIGA HARI
Di tengah meningkatnya ketegangan antara Militer Israel IDF dan pasukan Iran di Suriah, wakil Komandan Garda Republik Iran IRGC mengatakan bahwa negara Yahudi itu ‘tidak akan cukup punya kuburan untuk menguburkan mayat mereka’.
Kamis kemarin, seorang Jenderal papan atas Iran mengatakan bahwa negaranya telah mengembangkan “kemampuan strategis” untuk menghancurkan Israel.
“Kami memperingatkan kepada mereka (Zionis Israel) bahwa jika pecah perang baru (dengan Iran) , maka itu akan hanya akan mengakibatkan kehancuran mereka,” Brig. Jenderal Hossein Salami, Wakil komandan Korps Pengawal Revolusi Islam mengatakan pada sebuah konferensi di kota Mashhad Iran, dikutip kantor berita “Tasnim”.yang berafiliasi dengan pemerintah Iran.
Salami selanjutnya mengatakan bahwa “Iran telah memperingatkan rezim Zionis untuk tidak bermain dengan api, karena mereka akan dihancurkan sebelum AS membantu mereka.”
Dia bersumpah bahwa perang baru (melawan Iran) hanya “akan mengakibatkan kekalahan Israel dalam tiga hari, dimana mereka tidak akan sempat menguburkan korban mereka yang telah mati.”
Komentar itu dikeluarkan menyusul serangkaian saling ejek antara para pemimpin Israel dan Iran dalam beberapa pekan terakhir di tengah meningkatnya ketegangan di perbatasan Israel-Suriah antara (militer Israel) IDF dan pasukan Iran.
Pada hari Selasa lalu Ali Shamkhani, sekretaris Dewan Keamanan Nasional Iran, memperingatkan bahwa kelompok-kelompok teror Hamas dan Hizbullah sudah menyiapkan “neraka” untuk negara Yahudi itu.
Ketika berbicara di sebuah konferensi teknologi ruang angkasa, Shamkhani menyatakan tentang adanya “ratusan kilometer terowongan yang digali di bawah wilayah (Israel), dan bahwa pasukan perlawanan di Gaza dan Lebanon memiliki rudal dengan akurasi tinggi yang siap untuk menanggapi setiap perilaku Israel yang bodoh itu dengan sebuah “Neraka”. ”
Juga pada hari Selasa, Menteri Pertahanan Iran Amir Hatami mengecam kampanye Perdana Menteri Benjamin Netanyahu terhadap program rudal Iran. Program nuklir ini sering dijadikan alasan bagi Presiden AS Donald Trump untuk meninggalkan kesepakatan nuklir dengan Iran tahun 2015 dan kemudian menerapkan kembali sanksi ekonomi yang melumpuhkan.
“Musuh mengatakan kekuatan rudal Iran harus dihancurkan, tetapi kami telah berulang kali mengatakan bahwa kemampuan rudal kami tidak bisa dinegosiasikan,” kata Hatami seperti ditulis Reuters.
Pada hari Senin lalu, Salami juga mengatakan kepada seorang wartawan di Teheran bahwa strategi akhir dari Iran adalah untuk melenyapkan Israel dari “peta politik global.”
Iran dan Israel semakin sering terlibat bentrok di Suriah, di mana Yerusalem berusaha untuk meredam pasukan dari upayanya memperkuat militer mereka. Israel melihat kubu Iran di Suriah sebagai ancaman utama dan dalam beberapa tahun terakhir telah melakukan ratusan serangan udara di Suriah terhadap target yang terkait dengan Iran, yang bersama dengan proksi dan Rusia, berperang atas nama pemerintahan Presiden Suriah Bashar Al Assad.
PESAWAT TEMPUR RUSIA CEGAT PESAWAT TEMPUR AS DIATAS AREA BALTIK
Baltic Sea: A Russian Air Force Su-27 Flanker aggressively banking into a U.S. Air Force F-15C Eagle pic.twitter.com/7SfuXkN7hO
Sebuah video klip yang tersebar secara online menunjukkan ketika Angkatan Udara Rusia dengan pesawat Su-27 Flanker secara agresif melakukan pencegatan terhadap pesawat AS F-15C Eagle , insiden itu diperkirakan difilmkan diatas wilayah Baltik.
Pesawat AS F-15C) itu sedang mendukung misi NATO BAP (Baltic Air Policing) misi . Terakhir kali Angkatan Udara Amerika Serikat mendukung BAP adalah saat rotasi BAP ke-45 yang berlangsung antara Agustus dan Desember 2017 lalu.
Terhitung sejak 15 januari 2019 kemarin. Malaysia akhirnya telah mulai melegalkan penggunaan Uang digital (uang Virtual/ Digital Currency) , meski beberapa waktu lalu Malaysia sempat ragu apakah akan melegalkan penggunaan uang digital ini atau tidak.
Malaysia belum mengeluarkan peraturan tentang ICO (Initial Currency Offering/ semacam IPO), tapi melihat bahwa per 15 januari lalu itu telah dimulai pemberlakuan mata uang digital sebagai “asset” yang terkait dengan “efek” atau “sekuritas” , jelas ini mengindikasikan bahwa mereka memberlakukan digital currency sebagai sesuatu yang bisa diperjual belikan.
Ehmm….ironis ya. Bagaimana bisa hal ini terjadi disebuah Negara mayoritas Muslim yang banyak memiliki ahli ekonomi syariah ???.
Tidak ada daya upaya apapun yang bisa membendung pergeseran mata uang global menuju mata uang digital. Sebelum terlambat marilah kita gunakan sedikit waktu yang tersisa untuk mengintrospeksi diri atas kekhilafan kita lebih 50 tahun ini,
Paling tidak ada dua hal penting yang harus menjadi fokus perhatian kita dengan perubahan tren Global didunia mata uang ini. Dalam kajian hadist pada artikel sebelumnya kita semua telah tahu bahwa inti daripada Riba bisa terkandung dalam sebuah sistem mata uang , jika tidak mempunyai kualifikasi :
Sebuah mata uang harus diterbitkan dengan dukungan cadangan emas.
Mata uang tidak boleh diperlakukan sebagai Aset yang bisa diperjual belikan untuk mengambil keuntungan.
Dua poin diatas bisa anda pakai sebagai syarat minimal untuk mengidentifikasi apakah sebuah mata uang mempunyai kualifikasi yang benar . dan perlakukan dengan benar menurut kaidah agama.
Harapan kita jika suatu Negara Muslim terpaksa harus mengadopsi penggunaan Mata uang digital, maka para pengambil keputusan itu mau menggunakan Panduan agama sehingga kita tidak mengulangi lagi kesalahan dan kebodohan fatal 70 tahun diombang ambingkan sistem keuangan Brettenwoods , yang Hadist menyebutnya sebagai Inti dari Riba itu.
Seandainya dari dulu kita telah menyadari dan benar benar mau menerapkan petunjuk agama dan tidak larut dalam sistem keuangan global bentukan Ya’juj Ma’juj , maka tidak akan ada cerita buruk menjadi Obyek riba sistem keuangan global itu , dimana suatu negara bisa jatuh miskin dalam sekejap karena anjloknya nilai mata uangnya, dan kemudian … lagi dan lagi hanya sibuk membuang sisa sisa cadangan devisanya untuk menstabilkan nilai tukar. Sebuah kekonyolan yang terus berulang itu.
Selama ini kita secara sempit hanya mendefiniisikan Riba sebagai membungakan uang, padahal Hadist menyebut bahwa ‘Inti dari pada Riba’ justru terkandung dalam mata uang yang tidak mempunyai kualifikasi sebagai mata uang dan memperlakuan Mata uang sebagai sebagai aset yang boleh diperdagangkan.
Artikel ini akan membahas Inti daripada Riba yang disebutkan Hadist itu, tapi untuk memudahkan kita akan paparkan dulu potret gambar besarnya sebelum mengerucut kepada pokok bahasan yaitu Inti dari Riba yang terkandung dalam sistem keuangan global, kebodohan selama 70 tahun terakhir menjadi budak sistem uang kertas Ya’juj Ma’juj dan potensi yang sama dalam sistem keuangan global yang baru, uang digital.
Gambar Besarnya
Ketika Amerika mulai mengambil alih peran Inggris sebagai super power dunia maka bersamaan itu dikukuhkanlah US$ sebagai mata uang tunggal dunia lewat Konferensi Brettenwood 1944. Sebuah Negara super power tentu akan tidak akan dianggap sebagai pengendali ekonomi dunia tanpa memiliki senjata andalan sebuah sistem mata uang yang lengkap dengan sistem Perbankan penggelontor utang berbunga.
Kini kita sedang memasuki apa yang disebut umat Yahudi sebagai era Messianik, sebuah era menyongsong kedatangan “Al Masih” mereka yang diyakini akan memimpin dunia dari Yerusalem. Mereka sedang menyiapkan segala sesuatunya untuk secara pelan tapi pasti melakukan perpindahan Penguasa dunia dari AS ke Israel yang biasa disebut “Messianic agenda”,
Dalam tempo dua tahun terakhir, persiapan mereka terlihat semakin diintensifkan , dimana paling tidak sudah ada tiga langkah aneh dan misterius yang dilakukan :
Mulai dipropagandakannya pemindahan Ibukota Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem.
Mulai dilakukan Perang mata uang Oleh AS.
Mulai diterapkannya penggunaan Uang digital oleh seluruh Negara didunia.
Langkah pertama propaganda pemindahan Ibukota Israel keYerusalem ini telah mulai dilakukan AS tahun lalu dengan pengakuan AS bahwa ibukota Israel sebagai Yerusalem dan disusul langkah memindahkan Kedubesnya keYerusalem, yang diikuti kemudian oleh Guatemala sebagai Negara kedua, dan tentunya akan semakin banyak Negara boneka AS yang melakukannya.
Langkah kedua adalah AS secara sengaja melakukan perang dagang dan perang mata uang agar semua Negara mulai meninggalkan US$ dalam transaksi globalnya. Atas dasar tujuan inilah kenapa AS mau melakukan kebijakan aneh yang jelas sangat kontraproduktif itu.
Langkah ketiga , secara pelan tapi pasti beberapa tahun ini mereka mulai membiasakan masyarakat dunia dengan apa yang disebut dengan “mata uang Digital” (Crypto Currency). Seperti halnya Super power AS yang dilengkapi dengan senjata mematikan US$ maka Super power yang diagendakan berikutnya yaitu Israel juga harus dilengkapi dengan system mata uang baru yang lebih dahsyat yang sesuai era milenial yaitu mata uang digital.
Bukan rahasia lagi, bahwa super power AS hanyalah kendaraan Ya’juj Ma’juj yang menurut Hadits saat ini mereka bercokol diIsrael, dan itu makin dipertegas dengan langkah langkah AS yang makin mengumbar manuver manuver besar yang aneh dan misterius itu demi kepentingan Israel.
Dalang dibalik layar yang luar biasa ini (Ya’juj Ma’juj) bisa membuat para petinggi AS itu mau melakukan langkah langkah konyol seperti perang dagang dan perang mata uang yang meski sebenarnya juga merugikan Negara mereka sendiri, semuanya demi “Messianic agenda”nya Israel.
Peta Uang Digital Saat Ini
Sama seperti ketika Inggris menjadi Superpower Dunia (Pax Britanica) yang dilengkapi dengan senjata ekonominya mata uang Pundsterlingnya, kemudian AS menjadi superpower dunia dengan senjata ekonominya US$, maka nantinya Superpower baru yang “mereka agendakan” itu yaitu Israel juga akan dipersenjatai dengan dengan mata uang baru, mata uang digital.
Yah, semuanya tidak terjadi begitu saja tapi memang “by designed”, ada segerombolan orang yang telah kita identifikasi sebagai “Ya’juj Ma’juj” dibelakang semua peristiwa besar dunia itu, merekalah “master mind”nya
Dalam paparan diartikel tentang mata uang terdahulu , kita telah tahu bahwa dengan mata uang kertas US$ yang masih bisa dipegang secara fisik saja , kita telah melihat dan mengalami dahsyatnya perbudakan dan penindasan yang bisa ditimbulkan oleh sebuah mata uang yang tidak didukung emas itu. Apalagi dengan mata uang digital , dimana para “dalang” dibelakang sana bahkan bisa menciptakan “kekayaan” dari “ketiadaan”, bahkan tidak lagi diperlukan kertas dan tinta untuk mencetak US$ saat era AS menjadi superpower.
Karena instrument baru ini nantinya berinterkoneksi dalam jaringan global yang disebut dengan teknologi “Block chain” , maka tidak akan ada lagi apa yang dikenal 70 tahun terakhir dengan istilah “kerahasiaan bank”. Para dalang itu dari pusat komandonya diIsrael bisa melihat seberapapun saldo simpanan uang digital setiap orang/institusi/negara diujung dunia manapun. Dan hanya dengan ketikan tombol bisa mengendalikan (membolehkan/ menggagalkan dan memblokir) atas transaksi apapun dan dimanapun.
Jadi nantinya , mereka (Ya’juj Ma’juj) yang bercokol diIsrael itu bisa mengendalikan setiap orang/institusi/negara cukup hanya dengan mengetikkan tombol diKeyboard. Dan bahkan mereka bisa menciptakan “kekayaan” cukup dengan ketikan keybord. Ehm… jauh lebih dahsyat dari instrument US$ mereka sebelumnya ya.
Sebelum semuanya terlambat kita akan terus mengingatkan, bagaimana seharusnya sebuah sistem mata uang itu diciptakan dan bagaimana seharusnya mata uang itu diperlakukan menurut panduan agama, karena Hadist menyebut Inti dari pada riba adalah justru terkandung dalam mata uang yang tidak memenuhi kualifikasi sebagai mata uang.
Untuk memberikan gambaran betapa mengerikannya sebuah mata uang misterius yang tidak jelas penerbitnya dan tidak jelas apakah didukung emas kita lihat contoh tren fluktuasi Bitcoin yang saat ini bebas diperdagangkan diseluruh dunia. Pada desember 2017 mencapai level tertinggi hampir $20.000 , kemudian turun menjadi $7.000 pada bulan Februari 2018 , dan saat tulisan ini dibuat hanya bernilai $3732.
Beberapa contoh Negara dibawah ini menggambarkan bahwa seluruh dunia sedang memasuki era baru , Era perubahan menuju Uang digital dimana Dajjal akan memasuki “tahap ketiga” setelah dilepasnya yaitu apa yang disebut Hadist sebagai “Sehari sama dengan Seminggu”. Jika anda belum tahu tahapan hidup Dajjal setelah dilepas, silahkan baca kajian Hadistnya di artikel “Kajian Dajjal sang alMasih palsu”.
Malaysia
Malaysia sudah melegalkan penggunaan Mata uang digital sejak 15 januari 2019 kemarin. Tapi yang kita lihat Malaysia malah menjadikan mata uang digital itu sebagai “Asset” yang bisa ditransaksikan sebagai “efek” atau ”sekuritas”., atau bahasa sederhanya perdagangan resmi mata uang digital.
Ehmm… sayang sekali ya sebuah Negara mayoritas muslim bahkan tidak tahu bagaimana seharusnya mata uang itu diperlakukan. Padahal Agama telah memandu dengan sangat detail.
Singapura
Pada 2018 lalu , Perusahaan fintech yang berbasis di Singapura HelloGold telah menerima sertifikasi guna menjalankan sistem Mata uang virtual yang didukung emas yang diklaim sepenuhnya mematuhi hukum Syariah. Perusahaan itu telah diberikan izin untuk mengoperasikan produk cryptocurrency GOLDX oleh konsultan keuangan Islami Malaysia Amanie Advisors. Mata uang digital baru diperkenalkan oleh HelloGold pada akhir 2017.
Sebuah perusahaan diberi kekuasaan mengelola mata uang suatu Negara ??? O oh….. bisa anda bayangkan siapa ya orang orang hebat dibelakang perusahaan itu.
Menggunakan Konsultan keuangan Malaysia yang diklaim sepenuh Islami ??? Haa .. Bagaimana bisa diklaim seperti itu padahal Malaysia sendiri memperlakukan Uang virtualnya sebagai “Aset” atau “Sekuritas”. Ini membuat kita kehabisan kata kata dan hanya bisa berucap “Selamat datang diera akhir zaman” yang sarat perilaku manipulatif ala Dajjal.
Tahun 2017 lalu Rusia akan membuat mata uang digital yang benar benar didukung oleh cadangan emas. Ini bisa menjadi alternatif untuk mengurangi efek perbudakan uang digital yang resikonya jauh lebih dahsyat dari resiko uang kertas yang bisa memiskinkan suatu Negara dalam sekejap hanya oleh permainan Kurs.
Tapi langkah Rusia ini juga akan sia sia jika kemudian mata uang digitalnya itu di“Link” kemata uang digital lain yang tidak berbasis emas. Rusia juga harusnya juga hanya mau me”link” mata uang digitalnya dengan mata uang digital negara lain yang benar2 didukung cadangan emas.
Tapi kita melihat langkah Rusia dengan Mata uang digital berbasis emas ini adalah hal yang luar biasa , aneh ya… justru Rusia yang bukan Negara Muslim tampaknya malah jauh lebih cerdas dari Malaysia yang mayoritas Muslim yang punya banyak ahli ekonomi syariah yang diberi Allah panduan tentang mata uang.
Apa Yang Bisa Dilakukan
Tidak ada yang bisa mengalahkan Ya’juj Ma’juj, langkah demi langkah pelan tapi pasti setiap Negara akan digiring untuk masuk kesistem keuangan baru ini, Kita sedang berada diera sistem mata uang kedua dan terakhir dari Ya’juj ma’juj yang sedang menyiapkan kemunculan Dajjal didunia nyata pada “tahapan ketiga” (istilah hadist : Sehari sama dengan seminggu).
Lalu apa yang bisa dilakukan sebelum kita memasuki era uang digital agar terhindar dari dosa Riba (salah satu dosa level teratas) dan terhindar dari resiko menjadi bulan bulanan Ya’juj Ma’juj dengan instrument barunya uang digital itu?
Agama sudah memandu kita dengan hadist-hadits penting tentang mata uang yang telah kita kaji itu. Jika anda belum tahu bagaimana seharusnya mata uang menurut Islam, silahkan baca artikel itu.
Tapi dalam kaitannya dengan mata uang digital ini kita akan mengungkap beberapa poin penting dari Hadist itu yang tidak bisa ditawar lagi dan seharusnya menjadi pertimbangan utama para penentu kebijakan dari sebuah Negara Mayoritas Muslim sebelum mengadopsi dan melegalkan uang digital.
Bahwa penerbitan mata uang apapaun bentuknya harus didukung dengan cadangan emas.
Bahwa Transaksi perdagangan dan konversi mata uang dengan mata uang negara lain hanya boleh dilakukan jika mata uang Negara lawan transaksi telah dijamin hanya benar benar didukung emas.
Bahwa sebuah mata uang adalah haram untuk diperdagangkan untuk mengambil keuntungan..
Bahwa suatu mata uang hanya boleh dikonversikan kemata uang digital lain dengan nilai yang setara (istilah Hadist : takaran yang sama). Konsekuensi dari poin3 dan adalah : Bahwa negara harus memfasilitasi pertukaran Kurs antar mata uang tanpa mengambil untung.
Baik, untuk menjelaskan poin poin tersebut , kita kutip kembali dua hadist yang telah kita kaji dalam artikel sebelumnya itu :
“Jika emas dijual dengan emas, perak dijual dengan perak, gandum dijual dengan gandum, sya’ir (sejenis padi) dijual dengan sya’ir, kurma dijual dengan kurma, dan garam dijual dengan garam, maka jumlah (takaran ) harus sama dan dibayar kontan . Barangsiapa menambah atau meminta tambahan, maka ia telah berbuat riba. Orang yang mengambil tambahan tersebut dan orang yang memberinya sama-sama berada dalam dosa.”(HR. Muslim no. 1584)
“Bilal datang menemui Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dengan membawa kurma, lalu beliau bersabda: “Dari mana engkau dapatkan kurma ini?” maka Bilal menjawab; “Aku mempunyai kurma yang jelek, lalu aku menjualnya (menukarkan) dengan kurma ini, ” maka Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pun bersabda: “Celakah kamu, ini adalah riba, ini adalah riba, Jangan sampai engkau mendekatinya. Akan tetapi juallah dahulu kurma milikmu sesukamu, setelah itu belilah apa yang engkau inginkan dengan uang penjualan tersebut.”(HR. Ahmad No.11167)
Poin Pertama
Poin pertama berimplikasi bahwa otoritas keuangan suatu Negara harus menjamin bahwa uang digital yang diterbitkan adalah benar benar didukung cadangan emas.
Poin pertama ini adalah sebuah syarat bahwa sebuah Mata Uang Digital yang diterbitkan adalah benar benar mata uang “asli” , yaitu mempunyai nilai intrinsik. Bukan mata uang abal abal yang diciptakan dari “ketiadaan”.
Poin Kedua
Poin kedua Ini akan mencegah unsur “RIBA” atas suatu transaksi pertukaran (konversi) dengan mata uang digital lain yang “abal abal” (tidak didukung emas). Untuk mencegahnya, maka suatu negara yang menerbitkan mata uang digital “Asli” (yang didukung emas) , harusnya tidak sembarangan me”Link” mata uang digitalnya dengan mata uang digital Negara lain yang tidak dijamin “keasliannya” (tidak didukung emas).
Digambarkan dalam Hadist kedua, dimana Bilal menukarkan Kurma “kualitas jelek” dengan Kurma “kualitas bagus” sebagai perumpamaan atas Uang “palsu” (yang tidak didukung emas) dan uang “asli” (yang didukung emas).
Pengalaman 70 tahun menjadi obyek penindasan yang diakibatkan oleh permainan kurs superpower AS dengan “mata uang abal abal” nya itu , dimana US$ yang sejak 1971 ternyata tidak didukung emas lagi harusnya menjadi pelajaran berharga yang tidak boleh terulang lagi.
Harusnya ada aturan internasional dimana secara periodik sebuah negara yang memegang devisa berupa mata uang digital Negara lain harus bisa menukarkan/menebus mata uang digitalnya menjadi emas ke otoritas keuangan Negara penerbitnya.
Tapi , jika nantinya ternyata semua Negara digiring untuk hanya menggunakan satu “mata uang tunggal dunia”, maka disinilah mulai malapetaka serupa akan sangat makin sulit dihindari, Karena mata uang kertas lokal nantinya masih akan dipakai dalam transaksi internal, maka perubahan kurs dengan mata uang lokal masih akan menjadi celah penindasan ribawi itu.
Poin Ketiga
Hadist pertama tegas menyebut bahwa suatu mata uang adalah haram untuk diperdagangkan atau dikonversikan kemata uang lain dengan mengambil tambahan/ keuntungan. Digambarkan dalam hadist itu bahwa, jika emas ditukar dengan emas dst…maka harus dengan takaran yang sama dan dibayar tunai. Keuntungan yang didapat dari memperjual belikan mata uang adalah inti dari riba.
Dalam skala makro antar Negara, maka konversi antar mata uang digital adalah haram untuk mendapat tambahan (keuntungan) atas transaksi itu.
Negara harus memfasilitasi agar setiap orang bisa menukarkan secara gampang dan instan atas sejumlah mata uang digitalnya dengan dengan mata uang kertas dan harus tanpa biaya apapun. Hadist pertama menyebut mengutip tambahan (keuntungan) dari transaksi konversi antar mata uang adalah “RIBA”.
Poin Keempat
Bahwa jika mata uang digital suatu Negara dipertukarkan (dikonversikan) dengan mata uang digital dari negara lain , maka nilainya (takarannya) harus setara (baca Hadist pertama).
Contohnya begini , jika dalam suatu Negara A untuk menebus 1 gram emas dibutuhkan senilai 10A (A adalah satuan uang digital Negara A), dan dinegara B untuk menebus 1gram emas dibutuhkan 20B (B adalah satuan uang digital Negara B) , maka jika kita mengkonversi 10A uang digital kita kenegara B maka harus mendapatkan uang digital senilai 20B.
Dan perubahan kurs itu hanya boleh terjadi hanya karena adanya perubahan harga emas, bukan oleh perubahan suku bunga oleh bank sentral Negara super power atau permainan spekulatif Ya’juj Ma’juj yang memiliki kekuatan finansial tak tertandingi itu.
Kesimpulan
Lebih dulu kita akan merefresh kembali ingatan kita. Kita ingat ketika AS yang memprakarsai perjanjian Brettenwood 1944 dan dengan seenaknya mengkhianati sendiri dengan pengumuman Presiden Nixon pada 15 Agustus 1971 yang menyatakan US$ tidak lagi didukung emas. Sebuah pidato yang seakan terlihat sangat manis , tapi sebenarnya menggiring pemutar balikan akal sehat. Secara implisit dia menyebut US$ yang sejak 1944 itu diklaim didukung emas telah menjadi ladang permainan para spekulator dan membuat ekonomi AS tidak stabil … ehmm terdengar sangat manis ya, tapi sangat berbisa.
Kita mungkin tidak pernah menyadari , bahwa paling tidak sejak 1971 dimana saat itu Kurs Rupiah hanya Rp.391,88/US$ dan sekarang sudah Rp.14.000,00/US$ , maka kita seharusnya telah 35 kali lebih kaya dari saat ini. Sebuah penindasan ribawi yang sangat dahsyat, Hadist menjamin, bahwa ujung dari dari perilaku ribawi adalah kemiskinan:
“Tidak ada seorang pun yang banyak melakukan praktek riba kecuali akhir dari urusannya adalah hartanya menjadi sedikit.” (HR. Ibnu Majah)
Pengalaman bodoh dan kekhilafan besar yang telah kita lakukan selama ini harusnya tidak terulang kembali pada saat nanti mata uang digital telah total menggantikan US$ sebagai mata uang global. Ini adalah kesempatan terakhir kita , karena ini adalah mata uang terakhir dalam tatanan global Ya’juj Ma’juj.
Dan berikut adalah poin poin penting yang harus dipertimbangkan ketika sebuah Negara mayoritas muslim terpaksa harus mengadopsi mata uang digital :
Bahwa penerbitan sebuah mata uang apapun bentuknya oleh suatu Negara manapun harus didukung dengan cadangan emas. Bukan uang digital yang diciptakan oleh “ketiadaan”.
Bahwa Transaksi dagang dan Konversi mata uang digital yang berbasis emas harusnya hanya dilakukan dengan Negara yang benar benar menerbitkan mata uang digitalnya dengan dukungan cadangan emas. Jika tidak justru akan menjadi langkah bodoh menjadi bulan2an dari perilaku Ribawi lawan transaksi.
Bahwa mata uang apapun bentuknya termasuk mata uang digital adalah haram hukumnya untuk diperdagangkan untuk mengambil keuntungan. (lihat hadist pertama)
Bahwa perubahan Kurs suatu mata uang (termasuk mata uang digital) hanya boleh terjadi karena adanya perubahan harga emas. Bukan oleh permainan suku bunga bank sentral sebuah Negara super power atau hanya karena ulah spekulan.
Terakhir, Marilah melangkah kearah yang lebih baik , masih ada kesempatan untuk berubah, tapi setelah kita tahu itu adalah Inti daripada Riba dan masih terus kita lakukan maka Allah juga tidak akan mengurangi hak kita untuk kekal didalam neraka :
“Orang-orang yang makan riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata, sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu , dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang yang kembali (memakan riba), maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.” (QS Al-Baqarah: 275)
Muhammad Bin Salman (Saudi) dan Muhammad Bin zayed (UEA)
Perubahan sikap yang drastis dari Negara Negara Teluk dan juga Negara Negara Eropa yang tiba tiba kembali ingin menjalin hubungan baik dengan Suriah yang ditandai dengan keinginan mereka untuk kembali membuka kedutaan besarnya diDamaskus memunculkan tanda Tanya besar. Setelah gagalnya proyek yang telah mereka lakukan bersama negara negara NATO sejak 2011 dengan mendukung berbagai kelompok bersenjata untuk menurunkan Assad. Laporan berikut mungkin bisa menjawab alasan dibalik perubahan kebijakan dan strategi mereka itu.
Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA) dan Mesir sedang mengolah rencana dengan Israel untuk membatasi pengaruh Iran dan Turki di kawasan (Suriah) melalui pemulihkan hubungan dengan Suriah dan membuat perubahan penting pada keseluruhan kebijakan mereka di Irak dan Afghanistan, Kata sebuah laporan terbaru.
Yossi Cohen, kepala agen mata-mata Mossad Israel ada di antara sejumlah pejabat Israel yang menghadiri pertemuan rahasia dengan perwakilan dari tiga negara Arab di ibukota Teluk Persia bulan lalu untuk membahas inisiatif baru itu, Middle East Eye melaporkan selasa lalu.
Rencana itu termasuk menerima kembali Damaskus kedalam Liga Arab, mempercepat penarikan pasukan AS dari Suriah dan Afghanistan, membela Kurdi Suriah terhadap serangan Turki dan menggulung kembali posisi politik Ankara di Irak, tambah laporan itu.
Penasihat militer Iran di Suriah telah membantu pemerintah Presiden Bashar al-Assad dalam membersihkan militan yang didukung asing dari sebagian besar wilayah dinegara itu. Israel telah menggunakan kehadiran penasihat Iran di dekat perbatasannya sebagai alasan untuk menyerang pangkalan militer Suriah selama beberapa bulan terakhir.
Riyadh khawatir kelanjutan konflik Suriah pada akhirnya hanya akan membantu kekuatan Teheran tumbuh lebih besar. Antipati bersama terhadap Iran telah memenarik Saudi dan sekutu regionalnya – UEA, Mesir, Bahrain, dan lainnya untuk mengembangkan hubungan rahasia dengan Israel selama beberapa tahun terakhir.
Disisi lain, Turki telah melancarkan serangan militernya ke Suriah utara dengan tujuan yang dinyatakannya untuk membasmi milisi Kurdi yang diklaimnya terkait dengan unsur-unsur separatis yang berbenturan dengan pasukan keamanan Turki.
Peran Ankara dalam konflik Suriah diperkirakan akan meningkat ketika nanti pasukan AS meninggalkan Suriah menyusul keputusan Presiden Donald Trump bulan lalu untuk meninggalkan negara itu.
Ini bukanlah apa yang Arab Saudi dan Israel pikirkan ketika mereka secara terbuka mendukung kelompok-kelompok teroris di Suriah pada saat awal konflik Suriah. Saat itu Riyadh dan rezim Tel Aviv mendukung para militan, dan menyebut mereka “pemberontak” yang berperang melawan Assad.
Namun, hari ini, setelah banyak kemenangan yang dicapai Assad dalam melawan para teroris, alasan-alasan itu tampak lebih tidak relevan lagi. Untuk mengatasi masalah ini, para pejabat yang hadir pada pertemuan rahasia empat arah itu sepakat untuk menerapkan empat langkah baru.
Langkah Untuk Afghanistan
Sebagai langkah pertama, mereka memutuskan untuk membantu Trump memenuhi janjinya untuk mengurangi jumlah pasukan AS di Afghanistan sementara juga bekerja sama dengan Taliban.
Seminggu setelah pertemuan itu, para pejabat Amerika duduk bersama untuk melakukan pembicaraan dengan perwakilan Taliban di Abu Dhabi (UEA).
Iran dengan berkoordinasi dengan pemerintah Afghanistan, telah mengadakan pembicaraan damai dengan Taliban guna mengembalikan perdamaian di Afghanistan setelah 17 tahun dalam pendudukan AS.
Langkah Untuk Irak
Langkah kedua yang disepakati dalam pertemuan itu bertujuan mengendalikan “kartu Sunni” di Irak dengan meminimalkan pengaruh Turki di antara Aliansi Poros Nasional, yang merupakan Kubu parlemen terbesar dari Sunni Irak.
Untuk mencapai ini, maka dalam kunjungan resmi pertamanya ke kerajaan (Saudi) pada bulan Desember lalu, para pejabat Saudi memberi dua pilihan kepada Mohammed al-Halbousi, juru bicara parlemen Irak, Yaitu “untuk mengurangi pengaruh Turki pada Aliansi Sumbu Nasional” atau “menyingkirkan sepenuhnya pengaruh Turki itu ” .
Para pejabat juga sepakat untuk memperkuat hubungan dengan Pemerintah Daerah Kurdistan Irak (KRG), dan mencegah rekonsiliasi dengan Ankara.
Langkah Untuk Suriah
Langkah ketiga adalah meluncurkan inisiatif diplomatik untuk memulihkan hubungan diplomatik penuh antara tiga negara Arab dan pemerintah Assad guna mendorong Iran keluar dari Suriah. “
Mereka tidak mengharapkan Bashar Al Assad untuk memutuskan hubungan dengan Iran, tetapi mereka ingin Bashar menggunakan Iran daripada digunakan oleh Iran,” kata seorang pejabat diTeluk Persia.
“Pesannya adalah:‘ Kembalilah ke cara ayahmu memperlakukan orang-orang Iran, setidaknya sederajat, bukan tunduk pada kepentingan Iran. ” Itu sebabnya UEA dan Bahrain memutuskan untuk membuka kembali misi diplomatik di Suriah sementara Presiden Sudan Omar al-Bashir menjadi presiden pertama yang bertemu dengan Assad di Damaskus dalam beberapa tahun.
Langkah Keempat
Analis mengatakan bahwa semua langkah itu tidak ada yang akan terjadi tanpa persetujuan dari Riyadh. Langkah keempat adalah bertujuan mendukung Kurdi Suriah untuk melawan upaya Turki mengusir Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG) dari kota-kota Suriah yang berbatasan dengan Turki.
“Saudi sendiri tidak ingin menjadi pemrakarsa digaris depan atas upaya diplomatik iterhadap Assad ini . Namun mereka setuju dengan kebijakan ini dan berusaha untuk mempengaruhi Assad untuk melemahkan peran Turki,” kata seorang pejabat Teluk Persia kepada MEE.
WAKIL MENLU RUSIA : POTENSI PERANG NUKLIR SUDAH PADA LEVEL SANGAT BERBAHAYA
Perwakilan dari lima kekuatan nuklir utama dunia China, Prancis, Rusia, Inggris dan AS telah melakukan pertemuan di Beijing pada hari Rabu kemarin.
Pada pertemuan itu , Wakil Menlui Rusia Sergey Ryabkov mengatakan bahwa tingkat potensi konflik di dunia telah mencapai titik berbahaya. “Situasi di bidang keamanan internasional belum stabil dan bahkan terus memburuk. Tingkat potensi konflik telah mencapai titik yang sangat berbahaya,” kata Ryabkov.
Menurut Ryabkov, Rusia melihat penurunan stabilitas strategis di dunia yang dilatar belakangi adanya upaya beberapa negara untuk menghancurkan arsitektur non-proliferasi dan kontrol senjata.
“Beberapa Negara telah membuat perubahan yang berbahaya pada doktrin (militer) mereka, termasuk yang mengarah pada penurunan ambang batas untuk menggunakan senjata nuklir”, Wakil menlu Rusia itu menekankan.
“Semua gejala ini telah menimbulkan kekhawatiran ini , yang dilatar belakangi makin berkurangnya rasa saling percaya antara anggota ‘Lima kekuatan nuklir’ itu, dan ini merupakan tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Situasinya sudah sangat serius sampai sampai bahkan kita semua perwakilan menolak untuk membuat sebuah pernyataan (kesepakatan) akhir, ” kata Ryabkov pada pertemuan lima kekuatan nuklir di Beijing itu.
Menurut Ryabkov, Moskow akan terus melanjutkan upaya guna menyelamatkan perjanjian nuklir jarak sedang (INF) itu , walaupun AS telah menyatakan menarik diri .
PETINGGI INTELIJEN AS INGATKAN ISAREL ATAS SERANGAN BALASAN DARI IRAN JIKA TERUS MENYERANG SURIAH
Direktur intelijen nasional AS memperingatkan Israel agar tidak melakukan serangan ke wilayah Suriah, dimana serangan semacam itu dapat mendorong respons “konvensional” dari Iran.
Berbicara pada sidang Komite Pemilihan Senat AS untuk Intelijen di Washington pada hari Selasa lalu, Direktur Intelijen Nasional AS Dan Coats mengatakan bahwa serangan udara Israel yang berkelanjutan terhadap Suriah akan meningkatkan risiko pembalasan dari Iran.
“Kami menilai bahwa Iran berupaya menghindari konflik bersenjata besar dengan Israel,” katanya. “Namun, serangan Israel yang mengakibatkan korban difihak Iran akan meningkatkan kemungkinan pembalasan konvensional Iran terhadap Israel.” Coats juga menyuarakan keprihatinan tentang apa yang disebutnya “lintasan jangka panjang pengaruh Iran di kawasan itu dan risiko konflik yang akan meningkat.”
Lebih lanjut dia mengklaim bahwa Iran sedang berupaya membuat “pangkalan militer permanen” di Suriah dan mungkin ingin mempertahankan jaringan “pejuang” di sana meskipun selalu mendapat serangan udara Israel.
Pejabat intelijen AS itu menyampaikan pandangan Komunitas Intelijen AS kepada komite kongres sebagai bagian dari evaluasi Ancaman global tahunan.
MENHAN VENEZUELA BERSUMPAH AKAN BERTEMPUR SAMPAI MATI DEMI MELAWAN IMPERIALISME AS
From the Venezuelan side of the border with Colombia, Defense Minister Vladimir Padrino declares his forces are prepared for an invasion: “We are seeing the same formula they applied to Libya… They will try to penetrate across the border… So we are waiting for them here.” pic.twitter.com/Xx1sSHRrmJ
Menteri Pertahanan Venezuela telah bersumpah bahwa pasukannya siap mati dalam pertempuran, dan mendesak para tentaranya untuk siap menghadang imperialisme (AS) dan memperjuangkan kemerdekaan.
Vladimir Padrino membuat pernyataan itu ketika berbicara didepan Pasukannya saat unjuk kekuatan militernya di sebuah pangkalan militer di Caracas.
Dari perbatasan Venezuela dengan Kolombia, Menteri Pertahanan Vladimir Padrino menyatakan pasukannya siap untuk menghadapi upaya invasi (AS): “Kami melihat mereka (AS) menggunakan formula yang sama yang mereka terapkan di Libya … Mereka akan mencoba menembus perbatasan … Jadi kami sedang menunggu mereka di sini. “
Dengan mengenakan seragam tempur penuh lengkap dengan senapan yang disandang di pundaknya, Padrino mengecam gerakan untuk menggulingkan Presiden Nicolás Maduro dan mendesak pasukannya untuk berdiri dengan teguh melawan campur tangan asing.
Padrino mendukung presiden terpilih Maduro, yang telah menjabat sebagai presiden sejak menggantikan pemimpin revolusioner Hugo Chavez pada 2013, di tengah kemelut perebutan kekuasaan dengan pemimpin oposisi Juan Guaido yang minggu lalu menyatakan dirinya sebagai presiden sementara Venezuela.
IRAN DAN SURIAH SEPAKAT TIDAK MENGGUNAKAN US$ DALAM TRANSAKSI DAGANG DAN PERBANKAN
Senin lalu Iran melakukan kesepakatan ekonomi dan perdagangan dengan Suriah. Kedua Negara telah menyetujui langkah-langkah yang akan memungkinkan transaksi bank dalam “mata uang lokal” dan mata uang asing “non US$” , dan kedua negara telah memutuskan kesepakatan guna memperluas hubungan dagang dan investasi.
Damaskus dan Teheran telah menandatangani 11 perjanjian, termasuk “kesepakatan kerja sama ekonomi strategis jangka panjang”, yang mencakup industri, perdagangan dan pertanian. Menurut Wakil Presiden Iran Eshaq Jahangiri, kesepakatan itu termasuk “perjanjian yang sangat penting tentang kerja sama perbankan”.
Menyinggung forum bisnis Iran-Suriah di Damaskus, Jahangiri menyatakan bahwa “para menteri mengkonfirmasi bahwa transaksi perbankan akan segera bisa berlangsung antara kedua negara“.
CHINA UJI COBA RUDAL BALISTIK JARAK SEDANG DF-26
Televisi pemerintah China telah merilis video yang menunjukkan uji coba peluncuran rudal balistik jarak sedang DF-26. Uji coba dilakukan di barat laut negara itu.
Menurut “South China Mourning Post” rudal itu dapat membawa hulu ledak nuklir dan dirancang untuk menghancurkan sasaran didarat.
Rudal balistik DF-26 memiliki jangkauan antara 3 hingga 5,7 ribu kilometer. Dengan demikian dapat mencapai Pulau Guam dimana terdapat basis militer strategis AS terbesar di Samudra Pasifik.
Sebelumnya, Cina juga telah menguji coba sistem pertahanan udara S-400 yang dibeli Rusia, dan berhasil menghancurkan target sekitar 250 kilometer jauhnya.
VENEZUELA KERAHKAN PERALATAN TEMPUR KE PERBATASAN DENGAN KOLOMBIA
Venezuela forces, including Russian made self-propelled howitzer 2S19 Msta-S, allegedly on the move towards Colombia border pic.twitter.com/GUAQMHCUwA
Peralatan tempur Venezuela yang disebar ke perbatasan dengan Kolombia adalah termasuk self-propelled Howitzer 2S19 Msta-S.
Langkah ini dilakukan setelah pada hari Senin lalu , Penasehat Keamanan Nasional AS John Bolton ketika memasuki ruang konferensi pers yang akan mengumumkan sanksi baru ke Venezuela dengan buku catatan berwarna kuningnya , secara tanpa disengaja atau tidak, catatan itu berbalik menghadap kearah para wartawan. Pada buku catatan itu terbaca tulisan tangan: “Afghanistan -> menuju pembicaraan , 5.000 tentara akan dikirim ke Kolombia. ”
Penasehat keamanan gedung putih itu juga telah menyatakan bahwa semua opsi untuk Venezuela termasuk kemungkinan langkah militer telah disiapkan.
Kolombia adalah negara boneka AS yang berbatasan langsung dengan Venezuela.
PARA DIPLOMAT AS TETAP TINGGAL MESKI SUDAH DIPERINTAHKAN KELUAR DARI VENEZUELA
Dalam sebuah konferensi pers Presiden Venezuela Nicholas Maduro mengatakan bahwa ‘selalu ada saluran untuk melakukan dialog dengan oposisi’ dan dia siap untuk bertemu dengan ketua Majelis Nasional Juan Guaido yang pada rabu lalu menyatakan dirinya sebagai presiden sementara negara itu dengan syarat apa pun.
“Selalu ada saluran untuk berdialog dengan oposisi, dalam keadaan apa pun … saya akan siap untuk datang untuk berbicara dengan Guaido , baik sekarang , besok, dan saya siap meski saya harus menemuinya jam 3 pagi, aku akan datang … walaupun saya harus telanjang, saya akan melakukannya karena saya siap berdialog, “kata Maduro pada konferensi pers yang juga ditulisa di akun Twitter-nya.
Mengomentari liputan berita tentang berbagai peristiwa di Venezuela, Maduro menyatakan bahwa Mainstream Media global telah menyajikan citra yang menyimpang tentang dirinya dan mereka hanya melayani kepentingan Washington.
Lebih lanjut Maduro menekankan bahwa para diplomat AS harus mematuhi perintahnya untuk meninggalkan Venezuela. Dia jua menekankan bahwa Amerika Serikat sedang mengejar tujuan imperialistik dan dia menentangnya, karena itu, dia telah memustuskan hubungan diplomatik dengan Washington. Namun, ia menyoroti bahwa hubungan lain dengan AS termasuk perdagangan, akan ‘terus berkembang.’
Selain itu, dia mengatakan bahwa Caracas akan terus menjual minyak ke AS jika Washington terus membelinya. “Kami akan terus menjual semua yang kami nisa jual. Jika mereka mau membeli kentang dari kami , kami akan menjualnya, jika mereka membeli bawang, kami akan menjualnya … Jika mereka mau membeli minyak , kami akan menjualnya. Tetapi jika mereka tidak mau membelinya, maka kami akan menjualnya kepada fihak lain, ” kata Maduro pada konferensi pers itu.
PUTIN : AROGANSI AS DIVENEZUELA ADALAH CAMPUR TANGAN YANG MERUSAK TATANAN
https://www.youtube.com/watch?v=HNsgpRcgyY8
Dalam pembicaraan telepon dengan Presiden Venezuela Nicolas Maduro, Presiden Rusia menjanjikan dukungannya bagi pemerintah terpilih Venezuela.
Dia juga mengkritik “campur tangan eksternal yang merusak” (AS) yang sedang mengenai kenai negara itu.
Presiden Rusia itu menyatakan dukungannya kepada pemerintah Venezuela yang sah yang menurutnya disebabkan oleh “campur tangan eksternal yang merusak yang secara kasar melanggar norma paling dasar dari hukum internasional.”
Putin dan Maduro juga sepakat untuk melanjutkan kerja sama antara kedua negara “di berbagai bidang.”
Krisis politik diVenezuela telah berlangsung selama berbulan-bulan, dan pada tahun ini krisis ini menjadi semakin dalam AS memutuskan untuk tidak mengakui hasil pemilu terakhir yang menyebabkan Maduro terpilih kembali untuk masa jabatan enam tahun kedua.
VENEZUELA MENUTUP KEDUBES DAN SEMUA KONSULATNYA DI AS
Venezuela akan menutup kedutaannya dan semua konsulatnya di Amerika Serikat, kata Presiden Nicolas Maduro pada hari Kamiskemarin , ini diucapakan Maduro sehari setelah dia memutuskan hubungan diplomatik dengan AS sebagai tanggapan atas pengakuan AS terhadap pemimpin oposisi sebagai presiden sementara.
Dalam pidatonya, Maduro menambahkan bahwa ia setuju dengan seruan dari Meksiko dan Uruguay untuk melakukan berdialog antara pemerintah Venezuela dan oposisi untuk penyelesaian bagi krisis politik negara di Amerika Selatan itu.
Venezuaela sebenarnya adalah negara yang paling besar didunia cadangan minyaknya, tapi karena berbagai sanksi ekonomi yang diterapkan AS terutama sejak pemerintahan Hugo Chavez, negara ini tidak bisa berkembang menjadi negara makmur karena sikapnya yang menentang AS.
ATURAN ALA DAJJAL : PEMIMPIN YANG MENENTANG AS HARUS DIJATUHKAN
Pemimpin oposisi Venezuela Juan Guadio
Ucapan Menlu AS Mike Pompeo tentang rencananya menggulingkan presiden Venezuela beberapa hari lalu tampaknya mulai dilakukan. Presiden AS Donald Trump mengeluarkan pernyataan resmi yang mengakui pemimpin oposisi Venezuela Juan Guaido sebagai presiden Venezuela yang sah. Malapetaka akibat sanksi ekonomi bagi Venezuela tampaknya belum berakhir dan bahkan akan semakin besar.
AS tampaknya akan menggiring kerusuhan dengan membenturkan kubu oposisi dengan fihak penguasa yang sah. Untuk proyek barunya diVenezuela ini Menlu AS Mike Pompeo menyebut AS akan menggelontorkan dana 20 Juta dolar dengan dalih membantu kelangkaan makanan dan obat obatan dan dampak krisis ekonomi. Setelah gagal menjatuhkan Presiden Suriah, kini AS sedang beralih ke Venezuela.
Tanpa dipandu Jaksa pengambil sumpah Juan Guaido mengambil sumpah bagi dirinya sendiri sebagai presiden Venezuela hanya di hadapan bbebrapa orang pendukungnya di Caracas kamis 24/1 kemarin. Langkah ini dilakukan hampir dua minggu setelah Presiden Venezuela Nicolás Maduro dilantik untuk masa jabatan kedua. AS, puluhan negara lain, dan oposisi Venezuela mengecam terpilihnya kembali Maduro sebagai Presiden sebagi tidak sah.
“Rakyat Venezuela telah dengan berani menentang Maduro dan rezimnya dan menuntut kebebasan dan supremasi hukum,” kata Trump dalam sebuah pernyataan.
“Hari ini, saya secara resmi mengakui Presiden Majelis Nasional Venezuela, Juan Guaido, sebagai Presiden Sementara Venezuela. Dalam perannya sebagai satu-satunya saluran pemerintah yang sah yang dipilih oleh rakyat Venezuela, Majelis Nasional meminta konstitusi negara untuk menyatakan kepemimpinan Presiden Nicolas Maduro tidak sah, dan karena itu kantor kepresidenan kosong.Orang-orang Venezuela telah berani berbicara menentang Maduro dan rezimnya dan menuntut kebebasan dan supremasi hokum”.
“Saya akan terus menggunakan kekuatan ekonomi dan diplomatik AS secara penuh untuk mendesak pemulihan demokrasi Venezuela. Kami mendorong pemerintah Negara Negara Barat lainnya untuk mengakui Presiden Majelis Nasional Guaido sebagai Presiden Sementara Venezuela, dan kami akan bekerja secara konstruktif dengan mereka dalam mendukung upayanya untuk mengembalikan legitimasi konstitusional.”
“Kami akan terus menganggap rezim Maduro yang tidak sah itu adalah fihak yang secara langsung bertanggung jawab atas segala ancaman yang mungkin ditimbulkan terhadap keselamatan rakyat Venezuela. Sebagaimana yang dicatat oleh Presiden Sementara Guaido kemarin: ‘Kekerasan adalah senjata perampas kekuasaan; kami hanya memiliki satu tindakan yang jelas: untuk tetap bersatu dengan teguh demi Venezuela yang demokratis dan bebas. “
Pada 23 Januari kemarin, Pemimpin Majelis Nasional Venezuela Juan Guaido secara aneh mengangkat dirinya sendiri dan bersumpah sebagai Presiden Venezuela di hadapan kerumunan besar pendukungnya di Caracas.
“Angkat tangan kananmu, hari ini, 23 Januari 2019, dalam kondisiku sebagai Presiden Majelis Nasional, dengan melandaskan pada pasal -pasal dalam Konstitusi , di hadapan Tuhan Yang Maha kuasa,”
“Saya bersumpah untuk secara resmi menganggap kekuasaan Kantor Eksekutif Nasional sebagai Presiden Venezuela.” kata Guaido, ketika massa pendukungnya mengangkat tangan mereka.
Guaido telah menyatakan upacara pengambilan sumpah untuk masa jabatan kedua Nicolas Maduro sebagai presiden Venezuela sebagai tidak konstitusional dan menyerukan diadakan pemilihan umum yang baru.
Sementara itu panglima Militer Venezuela menyatakan dukungannya kepada Presiden Nicolas Maduro.
AS AKAN BERI SANKSI KEPADA FIHAK MANAPUN YANG BERDAGANG DENGAN PEMERINTAH SURIAH
Sanksi ekonomi adalah senjata yang benar benar tidak bermoral, ini benar benar cara setan, karena efeknya akan menyengsarakan rakyat paling miskin dalam suatu negara, rakyat miskin yang kan mendapat hantaman paling keras kita pernah mengulas metode politik ala Dajjal yang satu ini.
Minggu ini DPR AS dengan suara bulat telah mengadopsi RUU yang akan memberikan sanksi kepada siapa pun yang melakukan transaksi dagang dengan pemerintah Suriah.
Menurut RUU itu, Presiden AS akan memberikan sanksi kepada siapa pun yang melakukan dagang atau menyediakan pembiayaan kepada pemerintah Suriah, termasuk badan intelijen dan bantuan keamanan bagi Suriah, atau juga Bank Sentral Suriah.
Sanksi akan menargetkan siapa saja yang menyediakan pesawat atau suku cadang untuk pesawat ke maskapai penerbangan Suriah; siapa pun yang mendanai proyek konstruksi dan teknik yang dikendalikan oleh pemerintah Suriah; dan siapa saja yang mendukung industri energi Suriah.
Sanksi baru ini dikeluarkan hanya sebulan setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa pasukannya akan ditarik dari Suriah.
BOM BERPEMANDU ISRAEL YANG DIJATUHKAN PERTAHANAN UDARA SURIAH
Media sosial Suriah mengedarkan foto-foto sisa-sisa Bom bepemandu Israel yang berhasil dijatuhkan oleh system pertahanan udara Suriah ketika serangan Israel yang terakhir.
Mohammed Saleh Alftayeh, seorang pakar militer Suriah, memberi tahu Moraselon bahwa benda itu adalah sisa sisa bom SPICE 1000, bom seberat 1.000lb berpemandu buatan Israel. Bom itu berhasil ditembak jatuh oleh pertahanan udara Suriah.
Pakar itu menjelaskan bahwa gambar yang beredar itu memang termasuk dalam jenis bom buatan Israel, gambar pertama adalah bom Israel-MK-83, sebuah bom tua, yang dimodernisasi Israel dengan menambahkan kit panduan.
Gambar-gambar yang selanjutnya adalah dari kit elektronik pemandu, yang ditambahkan dibagian depan, ekor , dan di bawah bom yang membuat bom SPICE 1000 itu dapat dipandu secara optik melalui satelit atau melalui GPS.
KEMENLU RUSIA : SITUASI DI IDLIB MEMBAHAYAKAN BASIS MILITER RUSIA HMEIMIM DISURIAH
Juru bicara Kemenlu Rusia Maria Zakharova mengatakan pada hari Rabu pagi bahwa situasi di provinsi Idlib saat ini sangat memprihatinkan, karena ketidakstabilannya merupakan ancaman terhadap basis Angkatan udara Hmeimim Rusia yang ada di Latakia, Suriah.
“Situasi saat disekitar Idlib ini menjadi perhatian serius kami . Situasi di zona de-eskalasi ini memburuk dengan cepat. Wilayah itu sebenarnya telah sepenuhnya dikuasai penuh setelah direbut dari militan dari aliansi Nusra Hayat Tahrir al-Sham ”, juru bicara Kemenlu Rusia Maria Zakharova mengatakan pada hari Rabu,
Dia menambahkan bahwa provokasi2 yang ada menimbulkan bahaya serius bagi warga sipil dan pasukan Suriah di area itu serta ke basis militer Rusia di Hmeymim , Sputnik News melaporkan.
Awal bulan ini, militant Hayat Tahrir Al-Sham telah merebut sebagian besar provinsi dari Front Pembebasan Nasional yang didukung Turki. Sebagai hasil dari kemajuan besar ini, Hayat Tahrir Al-Sham sekarang menguasai beberapa area penting di dan sekitar provinsi Idlib.
TURKI MENGIRIM SENJATA UNTUK AL QAEDA DISURIAH
#BREAKING :
Caught on tape
a journalist filmed the moment that #Turkish army transfers weapons for #ALQaeda in #Syria
video shows Turkish army’s convoy escorted by Hay’at Tahrir al-Sham (HTS)
inside the town of Daret İzze ,which is controls by al-nusra known as #Qaeda in Syria pic.twitter.com/tgg8nEXnqY
Seorang jurnalis memfilmkan momen ketika tentara Turkish sedang mengirim senjata untuk Al-Qaeda diSuriah.
Video itu menunjukkan konvoi tentara Turki yang dikawal oleh Hay’at Tahrir al-Sham (HTS) di dalam kota Daret İzze, yang dikuasai oleh al-Nusra yang dikenal sebagai AlQaeda di Suriah.
SURIAH ANCAM AKAN MEMBALAS SERANGAN RUDAL ISRAEL
Dalam sebuah pernyataan selasa kemarin, Perwakilan Tetap Republik Arab Suriah untuk PBB Bashar Al-Ja’afari mengatakan bahwa sudah saatnya bagi Dewan Keamanan PBB untuk “mengambil tindakan guna menghentikan serangan terus-menerus Israel ke wilayah-wilayah Suriah.”
Menurut Al-Ja’afari, Israel telah berulang kali melanggar hukum internasional tanpa konsekuensi apa pun. Al-Ja’afari mengatakan bahwa Suriah dapat menggunakan haknya untuk membela diri dan menanggapi serangan Israel ke Bandara Damaskus itu dengan serangan yang “sepadan” ke bandara Tel-Aviv.
Diwaktu waktu lalu Damaskus jarang meluncurkan rudal ke Israel, namun dengan mulai meredanya perang diwilayah Suriah, pemerintah mungkin akan berani mresponi agresi Israel itu.
Video amatir menunjukkan sistem pertahanan udara Suriah berhasil mencegat sebagian besar Rudal rudal yang luncurkan Israel kedekat Damaskus.
Senin tadi pagi Militer Israel mengatakan bahwa pihaknya telah menyerang sasaran militer Iran di Suriah.
Kami telah mulai menyerang sasaran Pasukan Al Qud Iran di wilayah Suriah,” kata militer Israel dalam sebuah pernyataan, Pasukan Al Qud adalah salah satu bagian Korps Pengawal Revolusi Islam Iran yang bertanggung jawab atas operasi asing, “Kami memperingatkan Angkatan Bersenjata Suriah agar tidak berusaha menyerang pasukan atau wilayah Israel.” The Associated Press melaporkan.
Serangan Israel ke dekat Damaskus itu terjadi beberapa jam setelah Israel mencegat rudal yang datang dari Dataran Tinggi Golan, dan terjadi hanya seminggu setelah pasukan Israel menyerang gudang senjata Iran di Suriah.
KAPAL PERANG RUSIA BUNTUTI DUA KAPAL PERUSAK AS DILAUT BALTIK
Kapal Perang Rusia membuntuti Dua Kapal Perusak AS di Laut Baltik. Tapi Armada AS belum mengomentari langkah militer Rusia tersebut,
Akhir akhir ini Pentagon makin meningkatkan kehadiran angkatan lautnya di dekat perairan teritorial Rusia, dimana kapal perusak berpeluru kendali USS Donald Cook memasuki Laut Hitam pada akhir pekan.
Militer Rusia menyatakan bahwa korvet Armada Baltik Rusia telah membuntti dan memantau dua kapal perusak AS di area itu.
Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Pertahanan Rusia, kapal perang Rusia “Boykiy” dan “Soobrazitelny” telah mengawal kapal perusak peluru kendali kelas Arleigh Burke USS Porter dan USS Gravely di Laut Baltik.
UPDATEPERKEMBANGAN PERJANJIAN PALESTINA – ISRAEL
Rencana perdamaian Donald Trump yg dianggap sebagai “kesepakatan abad ini” antara Israel dan Palestina akan mencakup pembagian Yerusalem dan akan memberikan 85-95% dari Tepi Barat (wilayah bersejarah Yudea dan Samaria) kepada Palestina, menurut laporan media Israel hari Rabu.
Laporan ini didasarkan pada informasi yang diterima saat briefing dari seorang pejabat “senior AS” diWashington.
Proposal itu akan membagi Yerusalem, yang akan menjadikan Yerusalem timur sebagai ibu kota negara berdaulat Palestina, sementara Israel akan menguaasai Yerusalem barat, sebagian dari Yerusalem timur, “lembah suci”, dan juga wilayah Kota Tua.
Laporan itu menambahkan bahwa Lembah suci akan “diperintah bersama” oleh Palestina, Yordania, dan negara-negara lain yang berpotensi (punya hak).
Selain itu, kesepakatan damai itu juga menyatakan pertukaran lahan. dimana Palestina akan mendapat bagian 85-90% dari Tepi Barat, sementara sebagian besar blok pemukiman akan diberikan kepada Israel. Namun, pemukim yang oleh hukum Israel dianggap ilegal akan digusur. Kesepakatan itu juga memungkinkan Israel untuk memperluas penguasaannya atas wilayah-wilayah Tepi Barat sebagai pertukaran dengan wilayah yang dikuasai Israel saat ini.
Laporan itu mengatakan bahwa proposal yang lengkap akan dikeluarkan padai 9 April 2019 nanti.
Otoritas Palestina telah menolak kesepakatan itu. Juru bicara Otoriras Palestina (PA) Nabil Abu Rudaineh mengatakan pada hari Rabu bahwa “desas-desus dan kebocoran tentang “kesepakatan abad ini”, serta upaya yang sedang berlangsung guna menentukan fihak fihak regional dan internasional yang akan bekerja sama dengan rencana ini, adalah upaya gagal yang akan mencapai jalan buntu.”
Otoritas Palestina juga mengatakan “setiap rencana perdamaian yang tidak mencakup “Negara Palestina merdeka” dengan seluruh Yerusalem Timur sebagai ibukotanya seperti dalam “perjanjian perbatasan 1967” , ditakdirkan untuk gagal.”
Perjanjian “Perbatasan 1967” mengacu kepada perbatasan Kota Suci sebelum Perang Enam Hari, dimana Yerusalem (dibagi dua) dan orang-orang Yahudi tidak memiliki akses ke Temple Mount atau Tembok Barat.
Sementara itu, Gedung Putih menolak anggapan bahwa laporan “Israel News” tentang proposal tersebut sebagai spekulasi belaka.
“Seperti yang terjadi di masa lalu, spekulasi mengenai rencana perdamaian itu tidak akurat. Jadi Kami tidak memiliki reaksi lanjutannya,” katanya dalam sebuah pernyataan.
MENLU RUSIA : NASIB SELURUH PERJANJIAN NUKLIR DENGAN AS DALAM BAHAYA
Menlu Rusia Sergei Lavrov dan mitranya dari Jerman Heiko Maas telah membahas beberapa isu termasuk masa depan Perjanjian Nuklir Jarak sedang (INF), situasi di Suriah dan proyek Nord Stream 2 pada konferensi pers bersama di Moskow.
Rusia siap melanjutkan dialog dengan AS untuk menyelamatkan Perjanjian senjata Nuklir Jangka Menengah (INF), kata Sergei Lavrov.
“Terlepas dari kegagalan yang terjadi saat konsultasi antara ahli Rusia dan AS di Jenewa pada 15 Januari kemarin, kami masih siap untuk melanjutkan pembicaraan yang profesional dan konkret dengan fakta-fakta yang berkelanjutan guna menyelamatkan perjanjian yangsangat penting ini, yang bisa menjamin stabilitas strategis yang signifikan, “kata Lavrov kepada wartawan.
Lavrov mengatakan bahwa pada pertemuan di Moskow , fihak Rusia dan Jerman telah membicarakan keputusan AS untuk menarik diri dari INF secara terperinci.
“Keseluruh arsitektur pembatasan senjata, termasuk “START” (Strategic Arms Reduction Treaty) yang baru, juga prospek kelanjutan perlucutan senjata nuklir dan kelanjutan Perjanjian Non-Proliferasi, kini sedang dalam bahaya,” kata Lavrov.
Jerman tertarik untuk menyelamatkan Perjanjian INF dan akan melakukan segala kemungkinan untuk menjaga perjanjian itu tetap diberlakukan, Menlu Jerman Heiko Maas mengatakan pada konferensi pers bersama pada hari Jumat.
“Kami membicarakan lagi Perjanjian INF, yang telah memberikan keamanan di Eropa selama 30 tahun ini dan tetap menjadi tulang punggung keamanan Eropa. Kami sangat tertarik untuk melestarikan perjanjian ini. Ini menyangkut kepentingan dasar keamanan kami , pemerintah federal kami sedang melakukan segalanya agar perjanjian itu memiliki masa depan, ” kata Maas.
Dia menambahkan bahwa Jerman takut akan munculnya babak baru perlombaan senjata.
Heiko Maas mengundang Rusia untuk ikut serta dalam konferensi pembatasan senjata, termasuk senjata canggih. Kerja sama antara Rusia dan Jerman dalam isu-isu regional dan internasional sangat penting mengingat keanggotaan Berlin di DK PBB yang tidak tetap pada 2019-2020, kata Sergei Lavrov.
TURKI PERINGATKAN SURIAH AGAR TIDAK MENGAMBIL ALIH KOTA MANBIJ DISURIAH
Pernyataan itu dikeluarkan beberapa hari setelah empat prajurit AS tewas dalam pemboman bunuh diri di kota Manbij di Suriah utara. Dimana ISIS dilaporkan mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Turki Hami Aksoy telah memperingatkan pasukan pemerintah Suriah untuk tidak merebut kembali kota Manbij di Suriah utara.
“Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG) seharusnya tidak membiarkan pasukan Presiden Suriah Bashar Assad memasuki Manbij,” Aksoy mengatakan pada sebuah briefing berita pada hari Jumat.
Dia juga mencatat bahwa “penarikan pasukan Amerika dari Suriah seharusnya tidak masuk dalam permainan teroris YPG dan Partai Persatuan Demokratik (Kurdi) (PYD)”.
ASSAD :PADA1915 PENDIRI SAUDI TIDAK KEBERATAN INGGRIS MENYERAHKAN PALESTINA KE ORANG YAHUDI
Dalam sebuah pidato, Presiden Suriah mengingatkan : Siapa lagi kalau bukan Faisal Abdul Aziz (pendiri Kerajaan Saudi) yang mengatakan kepada fihak Inggris bahwa dia tidak keberatan jika Inggris menyerahkan Palestina kepada orang orang Yahudi “miskin” (tidak punya tanah) pada tahun 1915 itu?
Ungkapan Assad itu disambut tepuk tangan audience, dan dengan gaya bercanda kemudian Assad menanyakan kepada audience :
Anda bertepuk tangan kepada saya , atau bertepuk tangan kepada Faisal yang telah menjual Palestina itu?
Candaan itu disambut dengan gelak tawa audience.
AS AKAN MEMBELI SISTEM PERTAHANAN UDARA BUATAN ISRAEL
Militer AS berencana untuk memakai sistem pertahanan udara “Iron Dome” buatan Israel yang dianggap telah terbukti (kehandalannya) , tulis surat kabar Inside Defense.
Menurut laporan media, Militer AS sedang berupaya untuk membeli dua buah Baterai sistem pertahanan udara Iron Dome yang dikembangkan oleh Rafael Advanced Defense Systems , Israel.
Diharapkan AS akan menerima dua baterai Iron Dome pada 2020 lengkap dengan 12 peluncur, 240 rudal pencegat , dua Sistem manajemen pertempuran dan dua sistem radar guna memberikan perlindungan pasukan AS terhadap serangan artileri, roket, rudal jelajah, mortir, dan Drone tak berawak dalam situasi perang global, menurut Inside Defense.
Keputusan yang sebelumnya tidak dilaporkan itu telah dirinci ke Kongres dalam dokumen 14 halaman tertanggal 26 Oktober 2018 oleh eksekutif akuisisi Angkatan Darat Bruce Jette, kata laporan itu.
“Berdasarkan analisis biaya, jadwal dan kinerja, Angkatan Darat (sementara ini memutuskan untuk) : mendapatkan dua buah baterai IFPC dari sistem Iron Dome pada 2020,” dokumen keKongres itu menyebutkan. Dan ditambahkan bahwa pada 2023 akan secara keseluruhan mengadopsi penuh dari sistem Israel itu.
Iron Dome adalah sistem pertahanan udara segala cuaca yang dirancang untuk mencegat dan menghancurkan roket jarak pendek dan peluru artileri yang ditembakkan dari jarak 2,5 mil hingga 43 mil jauhnya dan yang lintasannya akan menarget daerah pemukiman .
Sejak 2011, AS telah memberikan dana ke Israel $ 1,4 miliar untuk pengembangan Iron Dome. Selain itu, perusahaan elektronik pertahanan AS Raytheon telah bekerja sama dengan Rafael Advance Sytem (diIsrael) untuk memproduksi sistem Iron Dome, dimana lebih dari 50% komponennya diproduksi di AS, dalam kerangka persyaratan Dephan Pertahanan AS sebagai imbalan atas pendanaan tersebut.
TRUMP ANCAM TURKI DENGAN SANKSI EKONOMI JIKA TURKI MENYERANG KURDI
Ketegangan antara Turki dan AS semakin meningkat karena masalah Kurdi ketika pekan lalu Menlu Turki Mevlut Cavusoglu mengumumkan bahwa Ankara akan melancarkan operasi militer di sebelah timur Sungai Efrat jika AS gagal menarik pasukannya dari Republik Arab Suriah tepat waktu.
“Kerja sama dengan teroris tidak akan mendapat hasil apapun. Meski kita harus lapar tanpa makanan dan air, tetapi kita akan melakukan semua yang diperlukan. AS dan semua negara lain harus menunjukkan rasa hormatnya kepada Turki “, Menlu Turki Mevlet Cavusoglu mengatakan, menanggapi ancaman Presiden AS untuk menghancurkan eoknomi (Turki) jika Ankara menyerang pasukan Kurdi yang didukung AS di Suriah.
“Kami melihat bahwa Trump berada di bawah tekanan besar sehingga ia tidak segera menarik pasukannya dari Suriah, dan ia berada dalam situasi yang sulit, tetapi, bagaimanapun tidak mungkin untuk membahas hal hal penting seperti itu hanya melalui jejaring sosial”, tambah Cavusoglu.
Sebelumnya pada hari yang sama Ibrahim Kalin, juru bicara Presiden Turki Ibrahim Kalin telah tertarik untuk menanggapi komentar presiden AS itu diwiternya.
“Adalah kesalahan fatal untuk menyamakan Kurdi Suriah dengan PKK (Partai Pekerja Kurdistan) yang ada dalam daftar teroris AS, dan cabangnya diSuriah PYD (Partai Persatuan Demokratik Kurdi) / YPG (Unit Perlindungan Rakyat Kurdi).
Turki bertempur melawan teroris, bukan melawan Kurdi. Kami akan melindungi Kurdi dan warga Suriah lainnya dari semua ancaman teroris, ”tegasnya.
Pernyataan pejabat Turki itu mengikuti pernyataan Presiden Trump di Twitter di mana ia mengancam akan “menghancurkan Turki secara ekonomi” jika Ankara menyerang pasukan Kurdi di Suriah.
Dia mencatat, bahwa Washington juga tidak ingin Kurdi memprovokasi Turki.
Dukungan AS untuk militan Kurdi, yang telah berperang melawan ISIS di Suriah, telah menjadi titik penting dalam hubungan antara kedua sekutu NATO itu. Turki menganggap YPG berafiliasi dengan PKK, yang dianggap oleh Ankara sebagai organisasi teroris.
Masalah ini semakin meruncing sejak Trump menyatakan kemenangan atas ISIS, dan dia akan segera menarik sekitar 2.000 tentara AS dari Suriah. Tapi Menteri Luar Negeri Mike Pompeo memperingatkan bahwa AS akan memastikan bahwa militer Turki tidak membantai para militan Kurdi.
Selain itu, Kemenlu Suriah mengkonfirmasi bahwa Damaskus telah mengintensifkan pembicaraan dengan Kurdi di tengah ancaman operasi Turki (terhadap Kurdi) itu.
AS TIDAK MENARIK PASUKANNYA DISURIAH TAPI HANYA MENGGANTI
Pasukan AS malah memperkuat pangkalan militernya di Aleppo timur laut dan Raqqa utara, kendatipun ada seruan kontroversial Presiden AS Donald Trump agar Pasukannya ditarik keluar dari Suriah.
Sabtu kemarin , Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) yang berbasis di London melaporkan bahwa konvoi militer yang terdiri dari 150 kendaraan militer dan lapis baja serta peralatan logistik pasukan koalisi pimpinan-AS bergerak menuju Pangkalan al-Jalbieh di Raqqa utara dan pangkalan lainnya di Ain al-Arab (Kobani) di timur laut Aleppo.
SOHR membantah adanya laporan media jum’at lalu bahwa pasukan AS telah menarik sebagian tentaranya dari Suriah timur dan sepanjang perbatasan Irak-Suriah , tapi yang terlihat hanyalah penggantian pasukan.
Berita itu muncul ketika Jubir P asukan koalisi anti-ISIL pimpinan AS Sean Ryan mengatakan pada hari Jumat bahwa Angkatan Darat AS telah mulai menarik diri dari Suriah.
Dalam laporan serupa Senin lalu, SOHR mengatakan bahwa AS telah mengirim ratusan truk militer yang terdiri dari senjata dan peralatan militer ke provinsi Deir Ezzur di Suriah Timur setelah Presiden Donald Trump menyatakan keputusannya untuk menarik pasukan dari negara itu.
SOHR mengatakan bahwa konvoi militer yang terdiri dari 150 truk yang mengangkut mobil dan peralatan militer logistik telah dikirim ke daerah-daerah yang dikuasai Pasukan Demokratik Suriah SDF (pemberontak Suriah yang banyak beranggotakan Kurdi Suriah) terutama di Eufrat Timur dari Wilayah Kurdistan Irak.
SOHR mencatat bahwa itu adalah konvoi militer AS ketiga yang dikirim ke Suriah setelah keputusan Trump tentang keluarnya pasukan Amerika dari Suriah, dan mengatakan bahwa sejauh ini total telah ada 500 truk yang berisi senjata dan peralatan militer telah dikirim ke Suriah Timur.
PERTEMPURAN ANTAR KELOMPOK MILITAN DIIDLIB MENGUNTUNGKAN TENTARA SURIAH
Pertempuran antar pemberontak yang terjadi baru-baru ini di Provinsi Idlib terbukti telah menjadi kemenangan besar bagi militer Suriah dan sekutunya, karena ketika terjadi pengambilalihan provinsi oleh para militant akan memungkinkan pemerintah untuk melanjutkan rencana serangan ke barat laut Suriah.
Seorang perwira dari Pasukan Pertahanan Nasional (NDF) yang berbicara kepada Al-Masdar News dari kubu pemerintah Mhardeh mengatakan bahwa ekspansi Hay’at Tahrir Al-Sham baru-baru ini di provinsi Idlib dan Aleppo hanya akan meningkatkan tekanan Rusia pada Turki untuk membasmi militant sekutunya.
“Rusia mengawasi konflik (antar kelompok militan) di Idlib dengan sangat cermat dan menekan Turki untuk mengakhiri keberadaan para teroris,” kata perwira NDF itu kepada Al-Masdar News.
“Sudah ada banyak orang Rusia di sini (Mhardeh) dan mereka terus mengirim lebih banyak lagi tentara setiap hari,” lanjutnya.
Bukan kebetulan bahwa Tentara Suriah telah mengumpulkan pasukannya di poros Idlib-Hama sejak Hay’at Tahrir Al-Sham merebut Jabal Shashabo dan wilayah timur Dataran Al-Ghaab dari Front Pembebasan Nasional yang didukung Turki ( NLF), mereka kemungkinan akan terus menumpuk pasukan mereka dalam upaya untuk memaksa Turki untuk menarik diri dari pos pengamatan mereka atau mengusir par militant dan pemberontak .
Dengan Hay’at Tahrir Al-Sham mengincar tiga kota besar terakhir (Saraqib, Ma’arat Al-Nu’man, Ariha) diProvinsi Idlib yang sekarang dikuasai NLF, maka seluruh bagian yang dikuasai oposisi provinsi itu akan segera berada di bawah penguasaan pemberontak.
“POSEIDEN”, DRONE BAWAH LAUT RUSIA YANG MAMPU TIMBULKAN TSUNAMI 500 METER
Menurut sumber di industri pertahanan Rusia, Angkatan Laut Rusia berencana untuk mengoperasikan lebih dari 30 Drone nuklir bawah laut “Poseidon” dalam tugas tempur.
Pada 12 Januari kemarin, Kantor berita pemerintah Rusia TASS mengutip sebuah sumber di industri pertahanan Rusia yang mengatakan bahwa dua Kapal selam yang membawa Drone “Poseidon” diperkirakan akan memasuki layanan operasi bersama Armada Utara dan dua lainnya akan bergabung dengan Armada Pasifik.
Setiap kapal selam akan membawa maksimum delapan Drone , dan oleh karenanya, jumlah total Poseidon yang memasuki tugas tempur bisa mencapai 32 buah.
Sementara Kapal Selam bertenaga nuklir untuk tujuan khusus “Khabarovsk” yang saat ini sedang dibangun di Sevmash Shipyard akan menjadi salah satu pengangkut organik dari drone bawah air berkemampuan nuklir “Poseidon”. Demikian juga, Kapal selam khusus dan kapal penjelajah bawah laut bertenaga nuklir “Proyek 949A” yang sudah beroperasi di Angkatan Laut Rusia juga dapat digunakan sebagai kapal pembawa setelah dilakukan upgrade penyesuaian, kata sumber itu.
Kecepatan maksimum drone Poseidon akan mencapai lebih dari 107 kt (200 km / jam), dengan kedalaman maksimum lebih dari satu kilometer. Sebagai perbandingan, kecepatan maksimum kapal selam nuklir modern adalah 32 kt (Knot) , dan torpedo 48 kt.
Poseidon, juga dikenal oleh komunitas intelejen AS sebagai Sistem Serba Guna Status-6 atau “Kanyon” , ini adalah drone strategis Rusia baru yang digerakkan oleh reaktor nuklir ukuran mini.
Poseidon dirancang untuk mampu menciptakan gelombang tsunami setinggi 500 meter (1.600 kaki), yang juga akan mencemari area luas di daratan pantai musuh dengan isotop radioaktif, serta kebal terhadap sistem pertahanan anti-rudal seperti rudal anti-balistik , senjata laser dan railgun yang normalnya bisa melumpuhkan ICBM atau SLBM (submarine-launched ballistic missile.
TANGGAPI OPERASI “FREEDOM OF NAVIGATION” AS, CHINA KERAHKAN RUDAL PENGHANCUR KAPAL
Awal pekan ini sebuah Kapal perusak dengan rudal berpemandu AS melakukan misi “Freedom of navigation” di Kepulauan Paracel (Xisha), yang dianggap Beijing sebagai telah memasuki perairan teritorial China tanpa izin.
Sebagai tanggapan atas maneuver kapal perusak AS itu , Militer Cina kemudian memobilisasi rudal jarak menengah anti-kapal baru DF-26 yang berkemampuan nuklir ke dataran tinggi barat laut yang terpencil, Global Times melaporkan, mengutip TV nasional China Central Television (CCTV) .
Tidak dijelaskan dengan tepat kapan rudal China itu dimobilisasi dan apakah penyebaran mereka permanen atau hanya bagian dari latihan. Bagaimanapun, seperti yang ditekankan oleh Global Times, rudal-rudal itu sekarang dikerahkan dan “mampu melakukan operasi mobile di seluruh negeri.”
Mengomentari masalah ini, seorang pengamat militer yang menjelaskan dengan syarat anonym mengatakan bahwa “Walaupun diluncurkan dari daerah pedalaman i China sekalipun, rudal DF-26 masih memiliki jangkauan yang cukup jauh untuk menjangkau Laut Cina Selatan.”
Pada hari Senin lalu Angkatan Laut AS melakukan misi “Freedom of navigation” lainnya di Laut Cina Selatan , dan berlayar bersama dengan kapal Perusak USS McCampbell di dekat Kepulauan Paracel, yang juga dikenal oleh orang China sebagai Kepulauan Xisha dan oleh orang Vietnam disebut sebagai kepulauan Hoang Sa, yang merupakan serangkaian pulau terumbu karang di Laut China Selatan yang diperebutkan oleh Tiongkok , Vietnam, serta Taiwan.
MIKE POMPEO : AS AKAN BEKERJA SERIUS UNTUK MENGGANTI PRESIDEN VENEZUELA
Awal pekan ini Presiden Venezuela Nicolas Maduro dilantik untuk masa jabatan kedua periode 2019 hingga 2025.
“Rezim Maduro tidak sah dan Amerika Serikat akan terus … bekerja dengan giat untuk mengembalikan demokrasi yang sebenarnya dinegara itu,” kata Menlu AS Mike Pompeo dalam pernyataan yang dirilis di Abu Dhabi. “Kami sangat berharap bahwa kami dapat menjadi kekuatan demi kebaikan guna membuat kawasan itu bisa bersatu untuk mewujudkannya.”
Menurut pejabat senior itu, AS akan terus menggunakan kekuatan ekonomi dan diplomatik AS secara penuh untuk mendesak “pemulihan demokrasi di Venezuela.”
Maduro telah menghadapi kritik dari sejumlah negara (barat) setelah dipilihnya kembali (sebagai Presiden) pada Mei lalu, dimana beberapa negara mengklaim bahwa pemilihan itu tidak sah, dan ini dibantah tegas oleh fihak Caracas.
Sebelumnya, pada bulan Januari Kemenlu Peru setelah pertemuan para menteri luar negeri di Lima” (Peru) mengatakan bahwa “Kelompok Lima” tidak mengakui legitimasi masa kepresidenan baru Maduro yang akan dimulai pada 10 Januari dan mendesaknya untuk mengadakan pemilihan presiden baru.
Kementerian Luar Negeri Venezuela kemudian mengirimkan catatan protes kepada perwakilan diplomatik dari negara-negara dalam “kelompok Lima” itu.
Sebuah sumber militer Jum’at malam menegaskan bahwa pertahanan Udara Suriah mencegat rudal yang diluncurkan oleh pesawat tempur Israel dan menjatuhkan sebagian besar dari rudal itu.
Sumber itu mengatakan bahwa “pada pukul 11:15 sebelum tengah malam pesawat tempur Israel yang datang dari daerah Al-Jalil meluncurkan banyak rudal ke area Ibukota Damaskus dan pertahanan udara kami mencegat mereka dan berhasil menjatuhkan sebagian besar dari mereka.”
BREAKING: #Israel has attacked Damascus international airport. One missiles was shot down the other struck a target.
Were the S300’s used?
If not why not, if so why don’t they work?
This is the capital city’s airport #Syriapic.twitter.com/PVgf5s5Q72
Ditambahkan bahwa hanya terjadi kerusakan terbatas pada gudang amunisi di bandara Damaskus.
Sumber-sumber dari fihak oposisi Suriah melaporkan bahwa Angkatan Udara Israel menyerang pangkalan milisi Iran dan pasukan rezim Assad di barat daya Damaskus.
Menurut laporan di Suriah dan Lebanon, serangan itu dilakukan dari wilayah udara di Libanon selatan.
Dalam laporan lain diklaim bahwa serangan rudal Israel itu diarahkan ke bandara militer Al-Mahza dan Rumah Sakit Militer Dariyah, yang berfungsi sebagai gudang senjata bagi Batalyon 555 dan Divisi ke-4 di barat Damaskus.
Menurut laporan kapal-kapal angkatan laut Israel sedang berada di lepas pantai Lebanon selatan ketika serangan itu terjadi.
PESAWAT ANTARIKSA CHINA KIRIMKAN VIDEO PERTAMA SISI JAUH BULAN
Ini adalah video panorama pertama yang dikirimkan pesawat antariksa tanpa awak China “Chang’e-4” yang beberapa hari lalu telah membuat pendaratan disisi jauh bulan. Sebuah pendaratan dilokasi yang belum pernah dilakukan oleh negara lain.
YPG SIAP BERGABUNG DENGAN TENTARA SURIAH GUNA MEREBUT WILAYAH SURIAH YANG DIREBUT TURKI
Juru bicara Unit Perlindungan Rakyat Kurdi YPG) mengatakan bahwa para pejuang Kurdi kemungkinan besar akan bergabung dengan Tentara Arab Suriah (SAA) setelah kedua belah pihak mencapai kesepakatan guna merebut kembali daerah yang telah direbut dan dikuasai tentara Turki, Fars News melaporkan.
“Tidak ada hambatan yang menghalangi kerja sama antara militan Kurdi dan Tentara Suriah.” Tulis RT Arabic mengutip juru bicara senior YPG Nuri Mahmud
Dia mengatakan bahwa YPG akan bergabung dengan SAA hanya setelah kesepakatan politik telah diambil tentang bagaimana membentuk pasukan gabungan itu.
Mahmud juga mengatakan bahwa dalam kasus bergabungnya YPG dengan SAA, maka wilayah Turki yang diduduki Afrin, Jarablus, al-Bab dan Idlib nantinya akan dibebaskan dari penguasan Turki dan para militan sekutunya.
Dia lebih lanjut mengatakan bahwa merebut kembali Afrin adalah prioritas utama bagi orang-orang Kurdi. Laporan Fars News juga mengingatkan pernyataan yang dibuat pada bulan Desember oleh Mahmud mengklaim bahwa YPG akan meletakkan senjata mereka hanya jika perdamaian di Suriah telah pulih.
Sebuah laporan dari saluran berita Yordania, al-Hadath yang dikutip sebelumnya mengatakan bahwa menurut Mahmud , senjata yang dipasok oleh AS digunakan untuk memerangi teroris.
YPG juga mengatakan bahwa mereka telah mengundang militer Suriah kewilayah Manbij untuk fokus pada perang melawan ISIS di tepi timur Sungai Eufrat. Setelah itu, SAA (militer Suriah) dilaporkan telah memperkuat posisi militernya di dekat Manbij untuk kemungkinan konfrontasi dengan militan yang didukung Turki.
MIKE POMPEO : AS AKAN MENGUSIR SETIAP SERDADU IRAN DARI SURIAH
AS akan bekerja dengan para sekutunya (diTimteng) untuk “mengusir setiap serdadu Iran” dari Suriah, kata Menlu AS Mike Pompeo.
Pompeo memperingatkan bahwa tidak akan ada bantuan AS untuk rekonstruksi bagi Wilayah (Suriah) yang ada dalam kekuasaan Presiden Suriah Bashar al-Assad sampai Iran dan Proxinya telah pergi.
Dia juga mengkritik kebijakan Timur Tengah mantan Presiden Barack Obama, yang dia katakan Obama telah membuat “salah penilaian”.
Pompeo mengadakan pembicaraan dengan Mesir tiga minggu setelah Presiden Donald Trump mengatakan akan menarik diri Pasukannya dari Suriah. Pengumuman itu mengejutkan para sekutu AS dan memicu kecaman keras di Washington.
Pompeo, yang telah berusaha meyakinkan para sekutu AS setelah pengumuman mengejutkan Trump itu , mengatakan: “AS tidak akan mundur (dari Suriah) sampai perang terhadap teroris berakhir”.
Kami akan bekerja tanpa lelah bersama Anda untuk mengalahkan ISIS, al-Qaeda dan jihadis lain yang mengancam keamanan kita dan keamanan anda. ”
Dia mengatakan bahwa AS adalah “kekuatan bagi kebaikan” di Timur Tengah, dia menambahkan: “Jika AS mundur (dari Suriah), maka akan terjadi kekacauan.”
Pada hari Kamisnya, Pompeo mengatakan: “Kami tidak akan melonggarkan serangan kami untuk menghentikan pengaruh dan tindakan jahat Iran terhadap wilayah ini dan seluruh dunia.”
Dia menambahkan bahwa sanksi AS terhadap Iran adalah “yang terkeras dalam sejarah dan akan terus semakin keras”.
AMBRUKNYA DOMINASI US$ , RUSIA & CHINA KONVERSI CADANGAN DEVISANYA KE MATA UANG LAIN
Pelan tapi pasti kita sedang menuju proses diruntuhkannya dominasi AS sebagai Penguasa Tunggal dunia. Pax Americana sedang dalam masa masa akhrnya sebelum nantinya akan digantikan oleh Pax Judaica. Ya’juj ma’juj meyakini bahwa setelah seluruh super power hancur, maka Israel akan menjadi penguasa dunia. Gejala terbesar yang hanya bisa terlihat oleh mata hati yang tidak buta adalah mulai diakuinya Yerusalem sebagai ibukota Israel dan mulai ditinggalkannnya US$ sebagai cadangan devisa oleh para raksasa ekonomi seperti Rusia dan China.
Tapi ini hanyalah sebuah langkah awal menuju era mata uang digital yang tentu lebih mudah untuk dikendalikan dan diawasi secar global dari Israel. Sebesar dan sekecil apapun simpanan anda, sekecil dan sebesar sebesar apapun transaksi anda, dan untuk tujuan apapun semuanya transaksi itu bisa diketahui oleh penguasa dunia berikutnya.
Bank Sentral Rusia telah semakin menjauh dari ketergantungannya pada dolar AS dan telah mengurangi sebagian cadangan devisanya (dalam US$) sampai ke level terendah dalam sejarah, yaitu dengan mengkonversi sekitar $100Miliar cadangan devisanya ke Euro, Yen Jepang, dan Yuan China.
Pangsa mata uang AS dalam portofolio cadangan internasional Rusia telah menurun secara dramatis hanya dalam tiga bulan antara Maret dan Juni 2018, dari 43,7 persen ke level terendah baru 21,9 persen, menurut laporan triwulanan Bank Sentral Rusia terakhir, yang baru dikeluarkan setelah enam bulan.
Uang yang ditarik dari cadangan devisa dolar didistribusikan kembali untuk meningkatkan pangsa euro menjadi 32% dan pangsa Yuan China menjadi 14,7%. Dan 14,7% lainnya dari portofolio itu diinvestasikan dalam mata uang lain, termasuk pound Inggris (6,3%), yen Jepang (4,5 %), serta Kanada (2,3 %) dan dolar Australia (1 %).
Total aset Bank Sentral Rusia dalam mata uang asing dan emas meningkat $40,4 miliar dari Juli 2017 hingga Juni 2018, mencapai $458,1 miliar.
Pada bulan April dan Mei tahun lalu Rusia juga mulai melakukan pelepasan obligasi Treasury AS yang belum pernah terjadi sebelumnya. Langkah ini dilakukan ditengah meningkatnya ketegangan antara AS dan Rusia. Aksi jual (US$) secara besar-besaran senilai $ 81 miliar ini dilakukan bertepatan dengan penerapan sanksi AS terhadap para pengusaha, perusahaan, dan pejabat pemerintah Rusia.
Kremlin secara terbuka menyatakan bahwa sanksi dan tekanan AS memaksa Rusia untuk mengkonversi cadangan devisanya (US$) guna memastikan keamanan ekonomi negara itu.
Negara-negara lain, seperti China dan Iran, juga mengikuti langkah-langkah itu untuk menantang dominasi “greenback” (US$) dalam perdagangan global.
MENLU IRAN : NERAKA AKAN MEMBEKU JIKA IRAN MAU MENIRU CARA CARA AS
Menteri luar negeri Iran menanggapi pidato Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo di Kairo, Mesir dengan menyatakan bahwa “Neraka akan membeku” sebelum Iran “mau meniru seperti halnya para Klien (negara boneka) AS.”
“Setiap kali dan di mana pun AS ikut campur, disitu pasti ada kekacauan, penindasan & dendam yang mengikutinya,” Kata Mohammad Javad dalam tweetnta Kamis kemarin, dia menambahkan bahwa yang “terbaik bagi AS adalah dengan menjauh sepenuhnya dari Iran.”
“Dihari Iran (mau) meniru para klien AS dan meniru model HAM ala Menlu Pompeo, baik itu sebagai “Shah” ataupun “tukang jagal”, agar menjadi (yg Pompeo sebut) ‘negara normal’ maka pada hari itu juga Neraka akan membeku,” kata Zarif.
Whenever/wherever US interferes, chaos, repression & resentment follow. The day Iran mimics US clients & @SecPompeo‘s “human rights models”—be it the Shah or current butchers—to become a “normal” country is the day hell freezes over. Best for the US to just get over loss of Iran.
Pernyataan Menlu Iran itu dikeluarkan setelah Menlu AS memberikan pidato berapi-api di Mesir pada hari Kamis menyatakan bahwa AS adalah sebagai “kekuatan untuk kebaikan” di Timur Tengah. Dan setelah pemberian sanksi tambahan atas Iran , maka Iran harus bersikap sebagai Negara yang “normal”.
Pompeo memuji para sekutu Arab Washington karena mau memerangi apa yang disebutnya pengaruh “memfitnah” Iran di wilayah tersebut. “Negara-negara di Timur Tengah tidak akan pernah menikmati keamanan, mencapai stabilitas ekonomi, atau memajukan impian rakyatnya jika rezim revolusioner Iran tetap pada jalurnya saat ini,” kata Pompeo.
“Sanksi ekonomi AS terhadap rezim (Iran) saat ini adalah yang terkuat dalam sejarah, dan akan terus semakin diperkuat sampai Iran mulai berperilaku seperti “negara normal”. Dua belas untutan yang kami keluarkan pada bulan Mei lalu tetap akan diberlakukan, karena ancaman rezim (Iran) terhadap kawasan ini masih akan bertahan lama, ”kata Pompeo.
Permusuhan antara AS dan Iran dimulai sejak tahun 1979, ketika Monarki (era Reza Pahlevi) yang didukung oleh Washington sejak kudeta yang dibantu CIA 1953 itu digulingkan dalam sebuah revolusi dan sebuah Republik Islam diproklamirkan sebagai penggantinya. Keadaan darurat nasional AS yang paling lama terjadi adalah sejak diumumkan pada November 1979 guna menguasai properti Iran di AS, dan kebijakan itu masih berlaku hingga hari ini.
PETINGGI MILITER INGGRIS : INGGRIS HARUS SIAP UNTUK PERANG HABIS HABISAN DENGAN CHINA,RUSIA DAN IRAN
“Inggris harus bersiap untuk perang habis-habisan dan beralih dari mentalitas era damai di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap negara-negara super yaitu Rusia, Cina dan Iran” , kata Kepala Staff Pertahanan Inggris Jenderal Sir Nick Carter.
Jenderal Sir Nick Carter memperingatkan bahwa Rusia, Cina, Iran dan organisasi teroris sadis seperti ISIS adalah ancaman besar terhadap Inggris. Dia mengatakan keamanan, stabilitas, dan kemakmuran Inggris sedang ditantang oleh negara-negara negar super ambisius itu.
Dia mengakui, “sistem multilateral yang telah membuat stabilitas kita sejak 1945 terancam” dan terjadinya migrasi massal ” bisa dibilang ini merupakan ancaman eksistensial atas Eropa”.
Dalam Kuliah perdananya sebagai Kepala Staf Pertahanan di Royal United Services Institute, Carter mengatakan bahwa Rusia dan China telah “mempelajari kekuatan kita dan menerapkan dengan cermat metode dan kemampuan baru yang dirancang untuk mengeksploitasi kelemahan kita”.
Ancaman Ini meliputi rudal balistik dan rudal jelajah, senjata nuklir berkekuatan rendah (Tactical nuclear), senjata cyber, senjata luar angkasa dan antariksa, dan peperangan elektronik.
Inggris sekarang harus beralih dari “mentalitas masa damai” dan merangkul inovasi untuk menghentikan ancaman-ancaman keamanan nasional kita ini. Inggris perlu mengambil risiko dan bereksperimen dengan teknologi baru.
Petinggi militer Inggris itu selanjutnya mengatakan: “Kita berada dalam periode perubahan yang makin luas, cepat dan mendalam atas apa yang dialami umat manusia selain perang dunia.”
Mr Carter menambahkan: “Ini pasti membawa ketidakstabilan yang membutuhkan pendekatan berbeda terhadap mentalitas masa damai tradisional. “Kita perlu menciptakan kembali inovasi dan kecerdikan yang terlihat seperti di masa perang untuk bisa berhasil dalam situasi ini.”
“Apa yang merupakan senjata di ‘zona abu-abu’ ini, yang ada di bawah ambang perang konvensional, tidak lagi harus menjadi ‘bang’ (ledakan) .” Dimasa depan militer Inggris akan “dijalankan secara digital dan terintegrasi”, mengubah metode perang dan melakukan pengembangan kemampuan.
MENGHADAPI KETIDAKPASTIAN GEOPOLITIK, PRESIDEN CHINA PERINTAHKAN MILITER SELALU DALAM SIAP PERANG
Jum’at lalu Presiden Tiongkok Xi Jinping telah merintahkan Tentara Pembebasan Rakyat untuk siap berperang karena negara menghadapi risiko dan tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Pidato Xi Jin Pin disampaikan pada pertemuan pejabat tinggi dari Komisi Militer Pusat (CMC), yang disiarkan di televisi nasional. “Semua unit militer harus memahami dengan benar tren keamanan dan pembangunan utama nasional, dan memperkuat kepekaan atas masalah , krisis, dan peperangan yang tidak terduga,” katanya.
Pada pertemuan itu, Xi juga menandatangani sebuah Surat Perintah militer pertama tahun 2019, yang akan menandai dimulainya Perluasan latihan militer dalam satu tahun kedepan.
Angkatan bersenjata Tiongkok harus “mempersiapkan perjuangan militer yang komprehensif dari titik awal yang baru”, katanya. “Persiapan untuk perang dan pertempuran harus diperdalam untuk memastikan respons yang efisien di saat darurat.”
Xi secara konsisten mendorong Tentara China (PLA) untuk meningkatkan kesiapan tempurnya sejak dia bertugas sebagai presiden dan kepala CMC pada akhir 2012, dan itu tampaknya akan meningkat hingga 2019. Awal pekan ini “PLA Daily” surat kabar resmi militer China dalam tajuk rencananya mengatakan bahwa “tidak ada waktu untuk mengendur dalam persiapan perang”.
Demikian pula, CMC telah mengeluarkan serangkaian pedoman untuk meningkatkan moral pasukan , dengan mengatakan bahwa personil militer akan dipromosikan berdasarkan prestasi, dan menjanjikan keringanan hukuman yang lebih besar dan lebih memahami kesalahan yang dibuat dalam pelatihan.
Pakar militer di Shanghai Ni Lexiong mengatakan, bahwa gerakan “high profil” ini mungkin dimaksudkan sebagai peringatan bagi mereka yang berusaha menghalangi rencana daratan untuk penyatuan kembali Taiwan. “Ini menunjukkan betapa seriusnya Xi mengikuti pelatihan militer China dan persiapannya untuk perang, sementara juga menunjukkan kekuatan militernya,” katanya.
Sementara Xi berbicara tentang keinginannya untuk “penyatuan kembali secara damai” dengan Taiwan, beberapa ahli berharap Beijing mengurangi tekanan militer atas pulau itu, yang dianggap sebagai provinsi yang memisahkan diri.
Yue Gang, seorang pensiunan kolonel PLA, mengatakan bahwa selain meningkatnya ketegangan antara Beijing dan Taipei, seruan Xi kepada militer ini adalah tanggapan terhadap ketidakpastian yang semakin meningkat atas situasi geopolitik antara China dan AS.
TENTARA SURIAH BERSIAP MENYERANG POSISI EL NUSRA DI HAMA, IDLIB DAN ALEPPO
Pasukan tambahan tentara Suriah telah tiba di provinsi Idlib, Aleppo dan Hama dan siap untuk mengusir teroris kelompok Ash-Sham Hayat Tahrir (sebelumnya Jabhat al-Nusra,), Koran pro-pemerintah Suriah Al-Watan melaporkan pada hari Senin, mengutip sumber-sumber lokal.
“Pasukan tentara Suriah dari unit militer selatan dan pusat telah tiba di utara dan barat laut Provinsi Hama dan tenggara Provinsi Idlib, sementara konvoi militer lainnya bergerak ke utara dan timur laut provinsi Aleppo, “Sumber-sumber lokal mengatakan kepada surat kabar itu.
Sumber itu menambahkan bahwa tentara Suriah di Aleppo dan sekitarnya telah sepenuhnya siap “untuk konfrontasi dengan El Nusra, setelah menguasai semua titik pada garis kontak dengan tentara.”
Menurut sumber itu, teroris El Nusra berniat untuk meningkatkan ketegangan dengan menembaki daerah pemukiman Aleppo dan melakukan provokasi lainnya.
Juga dilaporkan bahwa tentara Suriah telah memperkuat posisinya di wilayah kota Tall Rifat dan Manbij di provinsi Aleppo, dan memblokir semua celah yang dilalui para militan yang mencoba menembus posisi pasukan pemerintah.
Menurut laporan media, teroris Hayat Tahrir Ash-Sham menguasai kota Atarib di provinsi Aleppo dan jalan raya internasional yang menuju ke perbatasan dengan Turki.
Menurut sumber-sumber itu, El Nusra sepenuhnya memblokir semua rute dan lorong yang menghubungkan bagian barat provinsi Aleppo dengan bagian utara, untuk mencegah masuknya bantuan tambahan pasukan oposisi.
El Nusra memusatkan pasukannya di sekitar kota Arihah di jalan raya Aleppo-Latakia, dan memberi ultimatum kepada militan Ahrar al-Sham dan Suqour al-Sham untuk meninggalkan kota dalam waktu 48 jam.
Surat kabar itu mencatat bahwa jika terjadi perebutan kota, para teroris akan mengendalikan sebagian besar jalan raya Aleppo-Latakia. Pada saat yang sama, para teroris akan mengepung kota Ma’arat al-Nu’man di provinsi Idlib, yang dikuasai oleh oposisi Suriah, kata surat kabar itu.
Surat kabar itu mencatat diamnya fihak pihak Turki dan kurangnya liputan di media Turki tentang apa yang terjadi di Suriah utara, termasuk adanya pengepungan oleh para militan kelompok Nour al-Din al-Zenki yang disponsori oleh Ankara. Ini mungkin berarti bahwa Ankara akan menerima apa saja yang direncanakan oleh kelompok Hayat Tahrir Ash-Sham tanpa melakukan “reaksi di lapangan,” kata sumber itu.
LIGA ARAB AKAN MENERIMA KEMBALI SURIAH SEBAGAI ANGGOTANYA
Liga Arab sedang mempersiapkan sebuah resolusi yang akan memungkinkan Suriah masuk kembali ke Dlok regional (Liga Arab) dan akan memulai pembicaraannya pada awal bulan ini, sumber diplomatik negara anggota Liga Arab mengatakan kepada Sputnik.
“Liga Arab sedang membahas rancangan resolusi untuk memulihkan keanggotaan Suriah dalam liga Arab. Kemungkin hal ini akan akan menjadi pembicaraan dalam di KTT Ekonomi dan Sosial di Beirut,” kata sumber itu.
Beirut akan menjadi tuan rumah KTT itu pada 19-20 Januari nanti. Menteri luar negeri Libanon dilaporkan telah melobi negara-negara anggota untuk mengundang kembali Suriah , tetapi keputusan akhirnya telah ditunda sampai pertemuan berikutnya di Tunisia.
Bagaimanapun Lebanon tidak dapat secara sepihak meminta Suriah untuk menghadiri pertemuan di ibukotanya pada akhir Januari, karena undangan dikirim atas nama organisasi yang beranggotakan 22 negara.
Keanggotaan Suriah di Liga Arab ditangguhkan pada tahun 2011, setelah adanya pemberontakan “Arab Spring”. Arab Saudi yang dianggap sebagai saingan Suriah dalam kelompok itu, pekan lalu mengatakan tidak keberatan dengan kembalinya Damaskus keLiga Arab. menyusul pembukaan kembali kedutaan besar UEA di ibukota (Suriah) setelah istirahat selama enam tahun.
Para snggota Liga Arab dilaporkan mulai membangun kembali hubungan diplomatik dengan Suriah. Pada Desember 2018, Presiden Sudan Omar Bashir mengunjungi Suriah, dia adalah pemimpin negara Liga Arab pertama yang berkunjung keSuriah dalam delapan tahun ini.
Suriah telah berada dalam keadaan perang saudara sejak 2011, dimana pasukan pemerintah memerangi banyak kelompok oposisi dan organisasi teroris. Sejak perang saudara itu meletus , telah lebih dari 30 negara menutup kedutaan mereka atau memindahkan staf diplomatik mereka ke Beirut.
Pemimpin Oposisi Suriah (High Negotiations Committee HNC) Naser Hariri meminta para Pemimpin Arab untuk tidak memulihkan hubungan dengan Damaskus, setelah adanya langkah-langkah yang ditujukan untuk masuknya kembali Suriah keLiga Arab. ”
Kami berada di persimpangan bersejarah … Kami berharap para pemimpin Arab tidak akan berpaling dari rakyat Suriah dan negaranya , dan mau mempertimbangkan kembali keputusan mereka untuk bekerja sama dengan rezim Suriah”, katanya.
Berbicara pada konferensi pers di Riyadh Arab Saudi, Naseer Hariri memperingatkan para kekuatan regional , bahwa Iran sedang mengancam mereka melalui Suriah yang telah telah dikeluarkan dari Liga Arab sejak 2011.
Kelompok 22 negara itu telah mengambil langkah untuk menerima kembali Suriah sebagai anggotanya, yang diawali dengan kunjungan Presiden Libanon Omar Bashir bulan lalu . UEA kemudian membuka kembali kedutaannya di Damaskus, sementara Arab Saudi mengatakan tidak akan keberatan dengan kembalinya Suriah.
NETANYAHU PERINTAHKAN PENANGGUHAN BANTUAN DANA DARI QATAR KE HAMAS
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan penangguhan alokasi dana dari Qatar senilai $15 juta untuk gerakan Hamas, yang secara de facto menguasai Jalur Gaza, sehubungan dengan adanya serangan yang dilancarkan dari Jalur Gaza kewilayah Israel semalam, Radio Galei Tzahal melaporkan Senin kemarin.
Menurut stasiun radio Galei Tzahal Israel, pengusaha Qatar yang telah mentransfer uang ke Gaza melalui Israel telah diberitahu oleh pihak berwenang Israel bahwa transfer uang itu sementara ditahan. Langkah itu diambil sehubungan dengan adanya penembakan di wilayah Israel dan bentrokan di perbatasan Jalur Gaza belum lama ini, tambah penyiar radio itu.
Sebelumnya pada hari Senin, Pasukan Pertahanan Israel mengatakan jet tempur dan helikopternya telah menyerang sejumlah sasaran di Gaza utara sebagai tanggapan atas peluncuran rudal keIsrael dari Gaza.
BOLTON PASTIKAN AKAN SELALU MENDUKUNG SERANGAN ISRAEL KESURIAH
Hari minggu kemarin, dalam pertemuannya dengan para pemimpin Israel di Yerusalem. Penasihat keamanan nasional AS John Bolton menegaskan kembali komitmen AS bagi pertahanan Israel,
“Bagi AS, kemampuan sebuah negara berdaulat untuk mempertahankan diri adalah simbol terakhir atas kedaulatannya. Presiden Trump telah berulang kali mengatakan bahwa ia mendukung hak Israel untuk membela diri, “kata Bolton kepada wartawan.
Bolton mengatakan bahwa AS akan memastikan bahwa AS akan menarik pasukannya setelah kelompok teror ISIS “dikalahkan dan tidak dapat menghidupkan kembali dirinya sendiri dan menjadi ancaman lagi” .
Soal dukungannya untuk milisi Kurdi Suriah di timur laut negara itu, yang dikejutkan oleh keputusan menndadak Trump untuk menarik semua 2.000 personel militernya, Bolton mengatakan bahwa mereka akan diurus. Dia berjanji bahwa Washington akan “memastikan bahwa keamanan Israel dan teman-teman kita lainnya di kawasan itu benar-benar terjamin karena mereka telah berperang bersama kita melawan ISIS.”
Saat giliran berbicara, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan terima kasih kepada Trump karena telah menerapkan sanksi terhadap Iran dan memindahkan kedutaan AS dari Tel Aviv ke Yerusalem. Dia mengatakan bahwa hari senin ini dia berencana akan mengajak Bolton ke Dataran Tinggi Golan untuk menunjukkan mengapa itu sangat pentig bagi keamanan Israel. Dataran tinggi Golan adalah Wilayah Suriah yang dicaplok Israel.
PEMERINTAH SURIAH HAMPIR CAPAI KESEPAKATAN DENGAN SDF
“Kesepakatan dengan pemerintah Suriah “tidak terhindarkan” disaat yang kritis dalam krisis Suriah ini”, kata seorang pejabat Kurdi di Pasukan Demokratik Suriah (SDF) kepada kantor berita AFP, Sabtu lalu.
Redur Khalil, seorang komandan di aliansi Pasukan Demokratik Suriah yang dipimpin Kurdi, mengatakan kepada AFP bahwa pihak berwenang Kurdi dan Damaskus terikat untuk mencapai sebuah kesepakatan. “Mencapai solusi antara pemerintahan otonom dan pemerintah Suriah tidak bisa dihindari lagi karena daerah kami adalah bagian dari Suriah,” kata Khalil.
Menurut Redur, negosiasi sedang berlangsung antara pemerintah dan Dewan Demokratik Suriah (SDC) yang dipimpin Kurdi untuk mencapai kesepakatan akhir tentang kota utama Manbij di timur laut Aleppo.
“Negosiasi sedang berlangsung dengan pemerintah untuk mencapai formulasi akhir untuk mengelola kota Manbij,” kata Khalil, dan dia menambahkan bahwa pembicaraan telah menunjukkan “tanda-tanda positif”.
Jika hal itu mengarah pada solusi yang “melindungi hak-hak” penduduk Manbij, maka kesepakatan serupa juga dapat diterapkan pada daerah-daerah yang dikontrol SDF di provinsi Deir Ezzor, di sebelah timur sungai Efrat, katanya.
Pengerahan pasukan pemerintah di sepanjang perbatasan Turki tidak dapat dikesampingkan, tambahnya. “Tugas pasukan ini bisa berubah, tetapi kami tidak akan mundur dari wilayah kami,” kata Khalil, seraya menambahkan bahwa pejuang Kurdi dapat saja diintegrasikan ke dalam tentara Suriah.
TURKI TOLAK PROPOSAL AS ATAS PENJUALAN SISTEM PERTAHANAN PATRIOT
Media Turki melaporkan bahwa pejabat resmi diAnkara menolak proposal yang diusulkan Washington mengenai penjualan sistem rudal anti-pesawat AS Patriot dan kaitannya dengan rencana pembelian Sistem pertahanan udara Rusia S-400.
Proposal AS yang diajukan ke Turki itu adalah tentang pembelian Rudal Patriot AS dimana juga harus membatalkan kontrak pembelian Sistem anti rudal S-400 dari Rusia.
Situs berita “Yeni Safak”, mengutip sumber-sumber pemerintah Turki menulis bahwa Ankara tidak akan menerima proposal Washington itu.
Perlu dicatat bahwa salah satu alasan penolakan otoritas Turki atas apa yang ditawarkan delegasi AS itu adalah pertimbangan harga sistem pertahanan udara Patriot.
Media Turki itu mengatakan bahwa Harga Sistem pertahanan Rusia itu sekitar tiga kali lebih murah daripada sistem pertahanan udara buatan AS.
Sebelumnya media AS telah mengungkap nilai kontrak potensial dengan Turki untuk pengadaan sistem pertahanan udara Patriot. Setelah disetujui oleh Departemen Luar Negeri AS Ankara harus mengeluarkan sekitar $3,5 miliar (menurut sumber lain – $ 4,5 miliar), dan pada saat yang sama Angkara juga harus membatalkan pembelian sistem S-400 Rusia. Amerika Serikat tidak akan mentransfer teknologinya.
Media Turki mengungkapkan bahwa Rusia menjual sistem pertahanan udara S-400 ke Turki dengan harga diskon, dan bahkan dengan pinjaman, dan Ankara membuat pilihan akhir yang mengarah ke S-400.
BALAS PENAHANAN INTELIJENNYA OLEH RUSIA, AS TAHAN SEORANG WARGA RUSIA
Paul Whelan, mata mata AS yang ditahan Rusia.
Sabtu kemarin Kemenlu Rusia mengatakan bahwa AS telah menahan seorang warga negara Rusia, beberapa hari setelah Moskow menangkap mantan marinir AS Paul Whelan AS karena dicurigai bekerja sebagai mata-mata.
Paul Whelan ditangkap oleh Dinas Keamanan Federal Rusia pada 28 Desember 2018. Keluarganya mengatakan dia tidak bersalah dan bahwa dia berada di Moskow untuk menghadiri pernikahan.
Kemenlu Rusia mengatakan bahwa AS juga telah menahan warga Rusia Dmitry Makarenko di Kepulauan Mariana Utara pada 29 Desember lalu dan telah memindahkannya ke Florida.
“… Makarenko, yang lahir pada tahun 1979, telah tiba di Pulau Saipan bersama istrinya , anak-anaknya yang masih kecil dan orang tuanya yang telah lanjut usia. Dia ditahan oleh personel FBI di bandara tepat setelah kedatangannya,” kata kemenlu Rusia.
Kedutaan Besar AS di Moskow tidak dapat segera dihubungi untuk dimintai komentar.
Dalam minggu ini Menlu AS Mike Pompeo mengatakan bahwa Washington telah meminta Moskow untuk menjelaskan penangkapan Whelan dan akan meminta segera dipulangkan jika diputuskan bahwa dia tidak cukup bukti untuk ditahan.
Jumat lalu Inggris memperingatkan Rusia bahwa seorang individu tidak boleh digunakan sebagai “pion” diplomatik. Karena Whelan juga diketahui memegang paspor Inggris.
Kemenlu Rusia mengatakan dalam pernyataannya bahwa para diplomat Moskow (diAS) belum bisa menghubungi Makarenko di Florida sementara Washington sendiri belum menjelaskan penahanannya.
PESAWAT ANTARIKSA CHINA SUKSES MENDARAT DISISI JAUH BULAN
Pada tanggal 2 Januari lalu China telah berhasil mendaratkan pesawat antariksanya “Chang’e-4” di sisi jauh dari Bulan, Ini adalah prestasi luar angkasa yang belum pernah dicapai oleh suatu Negara sampai saat ini
Pesawat ruang angkasa China “Chang’e-4” telah berhasil mendarat di sisi jauh Bulan, Media pemerintah Tiongkok mengumumkan pendaratan “kombinasi land-rover” itu pada pukul 10:26 waktu Beijing pada 3 Januari 2019. Dan Area pendaratan yang ditargetkan adalah kawah “Von Kármán”
Kawah Von Kármán terletak di dalam cekungan Kutub-Aitken Selatan, tempat keika dulu terjadi tumbukan bulan yang mungkin telah membuat kulit Bulan terkelupas. Dengan mempelajari wilayah ini secara langsung, Chang’e-4 akan belajar lebih banyak tentang awal tata surya dan Bumi.
Selain nilainya sebagai target eksplorasi ilmiah, sisi jauh Bulan yang tenang dan tanpa udara menjadikannya salah satu tempat terbaik di tata surya bagian dalam aplikasi sains seperti astronomi radio.
Tetapi karena sisi jauh bulan itu tidak pernah menghadap Bumi, maka misi di sana membutuhkan satelit relay. China telah memecahkan masalah itu dengan meluncurkan satelit relai Queqiao pada Mei 2018.
Pesawat “Chang’e-4” sendiri telah diluncurkan pada 8 Desember 2018. Dan telah memasuki orbit bulan empat hari kemudian, di mana pengontrol misi menghabiskan 22 hari untuk menguji sistem pesawat ruang angkasa itu sambil menunggu Matahari terbit di lokasi pendaratan.
Hari ini, Chang’e-4 berhasil melakukan de-orbit dan mendarat. Salah satu tugas pertamanya adalah menggelar Kakinya yang mirip dengan Yutu, yang pernah menemani Chang’e-3 ke Bulan pada 2013.
Tiongkok secara resmi mulai mengumumkan misi (bulannya) tersebut pada Desember 2015 sebagai bagian dari program lunar Chang’e yang ambisius yang dimulai pada 2007 dan akan mencapai puncaknya dengan misi pengambilan sampel pada 2019.
Satelit relay Queqiao juga membawa dua Satelit kecil bernama Longjiang-1 dan 2 menuju orbit bulan. Tapi hanya Longjiang-2 yang berhasil, dan telah mengirim beberapa gambar fenomenal, termasuk gambar Earthrise baru.
BOLTON KEMBALI KELUARKAN ANCAMAN KESURIAH DENGAN DALIH SENJATA KIMIA
Disaat AS sedang bersiap untuk menarik tentaranya dari Suriah, tampaknya tidak banyak yang berubah dalam visi Washington tentang konflik diSuriah. Bagi AS “rezim” Assad sepertinya masih menjadi masalah.
Terlepas dari pengumuman Presiden Donald Trump yang akan menarik 2.000 tentara AS yang ada di Suriah dianggap sebagai perubahan mendadak , tampaknya hal itu hampir tidak mempengaruhi kebijakan Washington diSuriah secara umum. Sabtu kemarin Penasehat keamanan AS , John Bolton mengeluarkan ancaman serangan terselubung yang baru terhadap Suriah dalam lawatannya ke Israel.
“ Tidak ada sama sekali perubahan posisi AS terhadap penggunaan senjata kimia oleh rezim Suriah dan sama sekali tidak ada perubahan dalam posisi kami bahwa setiap penggunaan senjata kimia akan direspon dengan sangat kuat, seperti yang telah kami lakukan dua kali sebelumnya, ” Bolton mengatakan kepada wartawan di pesawatnya sesaat sebelum mendarat di Tel Aviv.
Sementara belum ada jadwal yang pasti tentang penarikan tentara AS, Bolton mengingatkan bahwa AS akan meminta pertanggungjawaban Presiden Suriah Bashar Assad atas insiden apapun yang melibatkan senjata kimia.
“Ketika kami menyatakan akan adanya penarikan pasukan AS, tapi kami tidak ingin rezim Assad melihat apa yang kami lakukan itu sebagai pelonggaran dalam penentangan kami terhadap penggunaan senjata pemusnah missal (WMD),” katanya.
“Beberapa opsi sudah ada di atas meja … jika mereka (pemerintah Suriah) tidak mengindahkan pelajaran dari dua serangan itu, maka (serangan) berikutnya akan membuat lebih jelas,” kata Bolton.
Itu bukan pertama kalinya pejabat itu menjanjikan respons yang “jauh lebih kuat” terhadap penggunaan senjata kimia di Suriah. Dia membuat pernyataan serupa pada bulan September 2018.
AS selalu menyalahkan Damaskus atas hampir semua insiden senjata kimia di Suriah , dan selalu menolak untuk menganggap adanya pihak lain sebagai pelakunya. Bukti yang tidak sesuai dengan narasi selalu diabaikan oleh Washington dan sekutunya.
PESAWAT PENGINTAI AS BEROPERASI DISEKITAR PANGKALAN MILITER RUSIA DISURIAH
Sebuah pesawat Angkatan Laut AS Boeing P-8A Poseidon belum lama ini melakukan pengintaian di dekat pangkalan militer Rusia di Hmeimim, Suriah, menurut akun Twitter IntelSky, yang menyebut dirinya “observatorium Langit Timur Tengah & Laut Tengah.”
Menurut tweet yang keluarkan Jumat kemrin, pesawat AS itu menghabiskan waktu sekitar dua jam di dekat pantai Suriah, dengan beberapa pendekatan ke Pangkalan Hmeimim, di mana pangkalan Angkatan Udara Rusia berada.
Menurut IntelSky, Pesawat Poseidon itu lepas landas dari Lapangan Udara Naval Sigonella yang terletak di Sisilia Italia, dan terbang pada ketinggian sekitar 4.700 meter.
Akhir akhir ini intelijen militer asing telah meningkatkan operasi di dekat perbatasan Rusia. Baik pesawat berawak maupun Drone tak berawak telah terdeteksi baru-baru ini di dekat Krasnodar Krai Rusia, Crimea, dan perbatasan barat negara itu.
Pekan lalu Pesawat AS Boeing RC-135V juga melakukan operasi pengintaian yang sama yang menghabiskan waktu sekitar tiga jam di dekat pantai Krimea.
Pada awal Desember lalu baik Poseidon dan RQ-4B Global Hawk terbang di dekat pantai Laut Hitam Rusia. Sebelumnya pada November, Angkatan Udara Rusia mencegat pesawat pengintaian AS di Laut Hitam yang memicu reaksi dari komando militer AS dengan menyebutnay sebagai intersepsi yang “tidak aman.”
PENJABAT MENHAN AS : PERTAHANAN AS HARUS TETAP FOKUS KE CHINA
Disaat Washington sedang buntu dalam perundingan dagangnya dengan Beijing, China juga menjadi fokus bagi penjabat (PLT) Menhan AS Patrick Shanahan dilaporkan telah meminta para pemimpin sipil di Pentagon agar tetap fokus pada China.
Kurang dari dua hari menjabat PLT Menhan AS, Shanahan yang sebelumnya adalah wakil Menhan untuk James Mattis, yang mundur pada hari Senin lalu , mengatakan kepada para pemimpin diPentagon untuk tetap “fokus pada operasi yang sedang berlangsung ” tetapi ingatlah (fokus) pada China, China, China'” , seorang pejabat secara anonim mengatakan kepada Reuters.
Penjabat (Menhan) AS itu tidak menguraikan detail pandangan Shanahan tentang Cina itu, tetapi dia mengatakan bahwa PLT Menhan itu mengatakan kepada para pemimpin (Pentagon) untuk mengikuti pedoman Strategi Pertahanan Nasional Pentagon 2018 ketika memandang ke Beijing.
Strategi yang ditulis oleh Mattis itu menggambarkan China sebagai “predator” dan “pesaing strategis” yang, bersama dengan Rusia, ingin “membentuk dunia yang konsisten dengan model otoriter mereka.”
Pedoman Strategi Militer AS itu selanutnya menyebut bahwa “Kompetisi strategis jangka panjang dengan China dan Rusia adalah prioritas utama bagi Dephan, dan membutuhkan investasi yang terus meningkat dan berkelanjutan,”
Peringatan Shanahan itu bukanlah perubahan radikal dalam prioritas Pentagon. Ketegangan antara Washington dan Beijing terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir, yang ditandai dengan konfrontasi angkatan lautnya di Laut China Selatan dan retorika yang semakin meningkat dari para pejabat AS.
Baik Trump maupun Direktur Intelijen Nasional Dan Coats telah menuduh China berusaha mengintervensi pemilu AS, sementara direktur CIA saat itu, Mike Pompeo mengatakan pada Juli 2017 bahwa Beijing merupakan ancaman terbesar bagi kekuatan AS, bahwa orang China melihat “diri mereka sebagai” saingan negara adidaya (AS) “dan sedang melakukan misi untuk” mengurangi kekuatan relatif AS secara “vis-à-vis” (berhadapan) dengan negara mereka sendiri. ”
MESKI BERENCANA MUNDUR PASUKAN AS MASIH MEMASOK SENJATA KE SDF
Koalisi pimpinan AS telah mengirim konvoi yang terdiri dari sekitar 200 truk yang sarat dengan peralatan militer, senjata dan amunisi ke Pasukan Demokrat Suriah (SDF),
Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) mengungkapkan pada 3 Januari kemarin, bahwa Konvoi itu memasuki Suriah timur laut pada 29 Desember, mengangkut pasokan senjata ke beberapa pangkalan koalisi yang dipimpin AS di kota Raqqa, Manbij dan Ayn Issa.
“Ini adalah konvoi kedua yang memasuki Eufrat timur setelah keputusan AS untuk menarik diri dari kawasan itu,” SOHR mencatat dalam laporannya.
Pengiriman senjata ini bersamaan dengan rencana Pentagon yang terungkap, yang akan memungkinkan SDF untuk menjaga peralatan dan senjata yang dipasok AS setelah penarikan pasukan AS.
Pekan lalu para pejabat AS mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa pembahasan mengenai rencana ini masih pada tahap awal di dalam Pentagon. Namun, pasokan senjata baru ini menunjukkan bahwa rencana tersebut sudah dijalankan.
Sementara sebagian besar senjata yang dipasok AS digunakan dalam perang melawan ISIS di Suriah timur laut, Turki mulai khawatir bahwa sebagian senjata ini mungkin akan sampai ke tangan Partai Pekerja Kurdistan (PKK). Karena ini, rencana Pentagon ini dapat memicu putaran baru ketegangan antara Ankara dan Washington.
Para Komandan AS ingin agar pasukan Kurdi di timur laut Suriah mendapatkan senjata yang dipasok oleh Pentagon setelah penarikan pasukan AS dari Suriah, Empat orang pejabat AS itu mengatakan kepada kantor berita Reuters pada 29 Desember 2018 lalu.
“Perencanaan sedang berlangsung, yang terfokus pada upaya penarikan pasukan secara terkendali sambil mengambil semua langkah yang mungkin untuk memastikan keselamatan pasukan kami,” Sean Robertson, juru bicara Pentagon, mengatakan kepada Reuters.
MANTAN KEPALA INTELIJEN MILITER ISRAEL PERNAH BERENCANA MEMBUNUH ASSAD
Mantan Direktur Intelijen Militer Israel Aviv Kochavi pernah berencana agar Assad dibunuh, namun dilaporkan rencananya itu ditolak oleh militer Israel, yang lebih memilih untuk berkonsentrasi pada keberadaan Iran diSuriah serta pasokan persenjataan canggihnya ke kelompok militan Hizbullah yang berpusat di Libanon.
Mayor Jenderal Aviv Kochavi, Calon Kepala Staf Pasukan Pertahanan Israel (IDF), pernah merencanakan untuk membunuh Presiden Suriah Bashar Assad yang dianggap mendukung Hezbollah, menurut surat kabar Saudi yang berbasis di Inggris Elaph seperti dilansir Jerusalem Post.
Elaph mengutip seorang pejabat senior Israel yang tidak disebutkan namanya yang mengatakan bahwa ketika menjabat sebagai Direktur Intelijen Militer IFD, Kovachi mendukung upaya penggulingan Assad bahkan jika perlu harus melakukan pembunuhan.
Sementara Kochavi mendukung gagasan menggusur rezim Assad, yang “akan membawa malapetaka ke Israel dari Iran dan Hizbullah”, kepala Badan Intelijen Israel Mossad , Yossi Cohen “menginginkan sebuah tujuaan lain di Suriah”, menurut pejabat itu.
Israel lebih mengutamakan fokus pada penanggulangan apa yang disebut sebagai keberadaan “kubu Teheran” di negara itu dengan menargetkan aset Iran dan Hizbullah, “sambil memastikan bahwa (Israel) hanya menimbulkan kerusakan minimal pada rezim Damaskus”, pejabat itu menunjukkan.
Israel telah melakukan banyak serangan udara di wilayah Suriah, yang diklaim menyerang Peralatan militer Iran dan konvoi persenjataan Iran. Tel Aviv menegaskan bahwa Teheran memasok senjata ke Hizbullah lewat Suriah , yang nantinya akan digunakan untuk menyerang Israel,
PANDANGAN DONALD TRUMP TENTANG IRAN
Ini adalah kelanjutan Video Konferensi Pers Donald rabu kemarin setelah rapat Kabinet.
“Iran sedang menarik agar orang keluar dari Suriah, tetapi mereka terus terang dapat melakukan apa pun yang mereka inginkan di sana,” kata presiden AS.
“Kami ingin melindungi orang Kurdi, tetapi saya tidak ingin berada di Suriah selamanya. Itu pasir dan itu kematian,” tambah Trump.
Lebih lanjut tentang Iran, Trump mengatakan “Iran sekarang sudah jauh berbeda dari ketika saya mulai menjadi presiden …. Setiap bagian dari Timur Tengah dan tempat-tempat lain yang diserang (AS) adalah diserang karena (adanya) Iran disana.
Dan saya berkata pada diri saya sendiri , wow, Anda lihat Yaman, Anda lihat Suriah, Anda lihat setiap tempat, Arab Saudi dikepung (oleh Iran), mereka semua, maksud saya mereka (Iran) meinginkan Yaman karena perbatasannya yang panjang dengan Arab Saudi, itu sebabnya mereka (Iran) ada di sana, setiap tempat dikepung (oleh Iran) .
Dan saya benar-benar jadi bertanya, bagaimana Anda bisa menghentikan orang-orang (Iran) ini? Mereka ada di mana-mana. Mereka punya banyak uang, Presiden Obama telah pernah begittu saja memberi mereka uang150 miliar dolar, dia memberi 1,8 miliar dalam bentuk tunai, saya masih mencoba mencari jalan keluar bagi itu semua, pesawat yang penuh berisi uang tunai, maksud saya uang tunai dari lima negara yang berbeda. Anda tahu mengapa dari lima negara yang berbeda? Karena kami kita tidak memiliki cukup uang tunai. ”
CERITA SUKSES DONALD TRUMP DISURIAH SELAMA MENJADI PRESIDEN
Meskipun kita melihat keputusan cukup mengagetkan dengan rencananya menarik pasukannya dari Suriah , tapi kenapa ya sering kali ucapan setiap Presiden AS berbeda dengan faktanya ? Apakah karena Presiden AS tidak mendapat info yang sebenarnya ?
Silahkan simak beberapa poin yang dikatakan Donald Trump rabu (2/Jan) kemarin yang sangat bertolak belakang dengan fakta yang kita lihat atau bahkan tidak pernah terjadi :
Saya adalah satu satunya Presiden AS yang sukses mengurangi jumlah ISIS hingga jumlahnya sekarang tinggal tersisa 1%.
TRUMP RUBAH KEPUTUSAN DENGAN MEMBERI WAKTU 4 BULAN UNTUK PENARIKAN PASUKANNYA DARI SURIAH
Presiden Trump telah setuju untuk memberi waktu empat bulan kepada militer untuk menarik 2.000 tentara AS di Suriah, kata pejabat Pemerintah AS Senin lalu . Keputusan ini mengubah perintahnya yang dibuat dua minggu lalu bahwa militer AS harus ditarik dalam 30 hari.
Trump mengonfirmasi di Twitternya bahwa pasukannya akan secara “perlahan” ditarik dari Suriah, tetapi dia mengaku mendapat sedikit pujian atas langkah tersebut setelah adanya serangkaian kritik (atas keputusan sebelumny) dari pensiunan Jenderal Stanley A. McChrystal dan laporan dari kepala staf Gedung Putih yang akan mundur dari jabatannya John F. Kelly atas pengambilan keputusan mendadak presiden itu.
“ISIS sebagian besar telah habis, secara perlahan kami akan menarik pasukan kami pulang kembali kekeluarga mereka, pada saat yang sama sambil tetap memerangi sisa-sisa ISIS.” Kata Trump dalam twitnya
Bagi seorang presiden yang telah meminta bantuan militer selama kampanye dan kepresidenannya dan membual tentang mengisi kabinetnya dengan apa yang disebutnya “jendral-jendral saya,” keputusannya pada 19 Desember untuk mundur dengan cepat dari Suriah adalah perpisahan yang signifikan dari militer dan penasihat sipil.
Kritik dari Jenderal McChrystal yang pernah memimpin pasukan Koalisi pimpinan AS di Afghanistan dari 2009 hingga 2010, telah menggaungkan lagi kecaman lama mantan pejabat intelijen senio yang pernah memperingatkan bahwa pendekatan Trump terhadap keamanan nasional adalah ceroboh.
Tetapi saat kunjungan mendadak ke Irak minggu lalu, Trump secara pribadi mengatakan kepada komandan pasukan Amerika di Irak dan Suriah, Letnan Jenderal Paul J. LaCamera, bahwa militer punya waktu beberapa bulan untuk menyelesaikan penarikan yang aman dan tertib, menurut dua pejabat AS.
Dan pada hari Minggu kemarin, Senator Lindsey Graham mengatakan kepada wartawan bahwa penarikan pasukan itu sedang dilakukan “perlambatan”. Seorang juru bicara Pentagon, Cmdr. Sean Robertson, berkata pada hari Senin, bahwa “kita lihat saja apa yang terjadi dengan keputusan presiden itu.”
AHLI JERMAN : TIDAK ADA SISTEM PERTAHANAN YANG BISA MENCEGAT RUDAL AVANGARD RUSIA
Dirk Zimper seorang ahli pada German Aerospace Center mengatakan kepada Radio Jerman “Deutschlandfunk” bahwa tidak ada sistem pertahanan yang efektif yang bisa menghadang Rudal hypersonic glide Avangard milik Rusia, yang berhasil diuji pada bulan Desember 2018 kemarin.
Menurut ahli tersebut, meskipun pengembangkan atas system pertahanan yang handal sedang dilakukan, tapi adalah “sangat sulit” untuk mencegat rudal hipersonik.
Zimper menunjuk merujuk pernyataan itu dengan pengakuan Jenderal John Hyten, kepala Komando Strategis Amerika Serikat. Jenderal itu berbicara didepan Komite Angkatan Bersenjata di Senat AS pada bulan Maret lalu , bahwa saat ini AS tidak memiliki pertahanan yang dapat mencegat senjata hipersonik seperti itu.
Menurut sarjana Jerman itu , saat ini ada tiga negara yang sedang meneliti teknologi ini , yaitu Rusia, Cina dan AS. Namun, ia berpendapat bahwa keberhasilan uji coba Avangard milik Rusia itu tidak menggeser keseimbangan kekuatan internasional.
“Jelas bahwa negara-negara seperti AS, Rusia, dan China telah melakukan penelitian sistem semacam itu dalam beberapa dekade ini, dan itu memang sebuah kompetisi. Sangat sulit untuk mengatakan di sini siapa yang telah lebih maju dan siapa yang tertinggal di belakang. Saya pikir ini adalah situasi “neck to neck”, ”kata Zimper kepada penyiar.
Roket peluncur Avangard yang mampu membawa hulu ledak nuklir “kelas megaton” itu telah diresmikan oleh Vladimir Putin pada Maret 2018, ketika ia berbicara tentang adanya senjata2 terbaru pada inventaris senjata Rusia, termasuk sistem rudal SARMAT, Drone Torpedo super cepat, Rudal jelajah bertenaga nuklir, sistem Pertahanan udara “Kinzhal”, serta Senjata Laser.
Pada tanggal 26 Desember 2018 kemarin , telah diumumkan bahwa Rudal Avangard yang oleh Putin dianggap sebagai “Hadiah Tahun Baru untuk negara” telah diuji coba dari sebuah pangkalan di Pegunungan Ural selatan dan berhasil mencapai sasaran diAmchatka yang berjarak 6.000 kilometer (3.700 mil) jauhnya.
Rudal Avangard dikatakan mampu terbang 27 kali kecepatan suara, dan dapat bermanuver mengubah arah dan ketinggian saat terbang melalui atmosfer, dan bergerak zig-zag saat mendekati target target. Kemampuan ini membuatnya hampir mustahil untuk memprediksi posisi senjata ini saat bergerak.
PESAWAT2 IRAQ SERANG PERTEMUAN PARA PETINGGI ISIS DIWILAYAH SURIAH
Serangan udara itu terjadi setelah Televiisi RT Arabic melaporkan bahwa Presiden Suriah Bashar al-Assad telah memberikan izin kepada jet tempur Irak untuk melakukan serangan terhadap kelompok teroris ISIS diwilayah Suriah.
“Hari ini, pesawat F-16 Irak telah melakukan serangan udara yang mematikan di al-Susah di wilayah Suriah. Sasaran berupa rumah dua lantai yang digunakan sebagai tempat berlindung bagi teroris dan tempat pertemuan telah dihancurkan “. Angkatan Udara Irak mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pada saat itu sejumlah ” 30 orang Perwira tinggi ISIS” sedang mengadakan pertemuan di gedung itu.
Sebelumnya pada bulan Desember 2018 lalu , pesawat2 Irak juga telah menyerang sebuah pertemuan para pejuang ISIS di daerah itu, yang diklaim mereka telah membunuh sekitar 44 militan.
Desa al-Susah terletak di dekat kota Hajin, Suriah Timur, yang sebelumnya merupakan salah satu benteng ISIS terakhir yang tersisa di negara itu. Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang didukung AS juga melawan ISIS daerah itu.
Serangan Iraq terhadap teroris itu terjadi di tengah penarikan AS dari Suriah, dimana Presiden Donald Trump telah mengumumkan pada 19 Desember bahwa pasukan Amerika telah sukses mengalahkan ISIS di Timur Tengah.
KIM JONG UN ANCAM AKAN GUNAKAN “CARA LAIN” JIKA AS TIDAK MAU TARIK SANKSINYA
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un mengatakan bahwa dia membuka diri untuk bertemu Presiden AS Donald Trump kapan saja untuk pembicaraan lebih lanjut mengenai denuklirisasi di Semenanjung Korea, tetapi dia memperingatkan bahwa Pyongyang mungkin akan menggunakan “cara lain” jika Washington masih tetap menerapkan tekanan dan sanksi.
Dalam pidato Tahun Barunya pada hari Selasa, Kim mengatakan bahwa proses denuklirisasi akan berjalan lebih cepat jika Pemerintahan Trump mau mengambil tindakan yang sesuai.
Bagaimanapun Korea utara akan dibiarkan dengan “tidak ada pilihan selain mengeksplorasi jalan lain untuk melindungi kedaulatan kita” , jika AS “salah menghitung kesabaran rakyat kita, dan memaksakan sesuatu kepada kita dan hanya mengutamakan penerapan sanksi dan tekanan tanpa menepati janji yang dibuat dihadapan seluruh dunia itu, “kata Kim.
Dia juga mendesak Washington untuk “menepati janji yang dibuatnya di depan seluruh mata dunia itu ,” .
Ucapan Kim ini mengacu pada perjanjian yang dicapai dengan Trump dalam pertemuan puncak Juni 2018 lalu di Singapura di mana, keduanya sepakat untuk bekerja menuju denuklirisasi Semenanjung Korea. Namun, diplomasi berikutnya antara kedua belah pihak hanya membuat sedikit kemajuan dalam beberapa bulan terakhir, terutama karena AS menolak untuk mencabut sanksi kerasnya terhadap Korea Utara.
Di bawah perjanjian dengan AS pada Juni, Korea Utara telah mengambil beberapa langkah menuju denuklirisasi; seperti menangguhkan uji coba rudal dan nuklir, menghancurkan setidaknya satu lokasi uji coba nuklir, dan setuju untuk mengizinkan para Pengawas internasional untuk datang ke dalam fasilitas pengujian nuklir lainnya.
Akan tetapi Washington bagaimanapun masih menegaskan bahwa sanksi terhadap Korea Utara harus tetap diberlakukan sampai negara itu telah menyerahkan sepenuhnya seluruh senjata nuklirnya.
ASSAD & ISTRI MENJADI PELAYAN UNTUK PARA ANAK SYUHADA TENTARA SURIAH
Kita buka tahun 2019 dengan sesuatu yang sangat menyentuh yang belum pernah ditemui dinegara manapun. Presiden Suriah Bashar Al Assad dan Istri rela menjadi Pelayan makanan bagi para anak anak Tentara Suriah yang telah gugur menjadi Syuhada.
Beliau tetap tegak berdiri menghadapi Israel dan ratusan aliansinya, tidak peduli dengan fitnah , hujatan dan propaganda hitam yang disebarkan oleh para musuh Islam (Israel dan koalisi AS ) dan para pemimpin negara tetangganya yang bersekutu dengan mereka.
Dimanakah kita bisa menemukan seorang Presiden yang dicintai dan mencintai rakyatnya seperti ini ?
Laporan dari Direktur Jenderal penyelidikan Independen Suriah Dr.Hossein Noufel pada tahun 2016 telah menegaskan bahwa puluhan ribu anak-anak Suriah telah diambil organnya sejak 2011.
“Kami memiliki informasi yang akurat bahwa lebih dari 25.000 operasi bedah telah dilakukan di kamp-kamp pengungsi negara-negara tetangga dan di daerah-daerah yang dikuasai teroris di Suriah sejak 2011 untuk mengambil organ tubuh 18.000 warga Suriah dan menjualnya di pasar gelap internasional. ” kata Dr.Hossein Noufel.
Kamp-kamp pengungsi Turki di perbatasan dengan Suriah diidentifikasi sebagai lokasi utama di mana pengambilan organ itu dilakukan. Dirjen penyelidikan independen Dr. Hossein Noufel baru-baru ini telah pengungkapan temuannya meskipun pejabat PBB sendiri belum secara resmi mengkonfirmasi temuan tersebut.
Situs berita Al-Hadath berbahasa Arab mengutip beberapa sumber mengatakan bahwa beberapa kelompok tertentu telah melatih petugas medis dan telah menculik anak-anak dan memutilasi organ tubuh mereka dan kemudian meninggalkan mayat mereka di daerah terpencil atau menguburnya.
Menurut mereka, seorang perwira Israel yang ada di Turki kemudian menunggu pengriman organ anak-anak itu untuk ditransfer ke pasar gelap guna keperluan transplantasi.
Sumber-sumber itu mengatakan bahwa tim medis dari kelompok-kelompok ini memiliki ahli anestesi, ahli bedah dan sejumlah orang bersenjata yang menculik anak-anak dan memindahkan mereka ke daerah yang aman untuk dilakukan operasi dalam mobil ambulans baru yang lengkap dengan peralatan operasi.
Sumber-sumber lokal di beberapa distrik di Idlib telah melaporkan bahwa lebih dari 10 anak telah diculik oleh para militant di berbagai bagian provinsi, termasuk Kafarouma, Jidar Bekalfoun, Atma, Jisr al-Shaqour dan al-Fayqa.
Juga, sebuah sumber lokal di kota Sarmada, Idlib Utara mengatakan bahwa “sejumlah gerilyawan yang mengendarai mobil van putih menculik seorang anak berusia 10 tahun tetapi mereka menghadapi perlawanan warga dan ditangkap tetapi sumber-sumber mengatakan bahwa mereka dibebaskan dari Fatah al -Sham (sebelumnya dikenal sebagai al-Nusra) penjara pada hari yang sama “.
Menurut laporan, memburuknya situasi keamanan di Idlib (saat itu) telah memaksa penduduk untuk melarikan diri ke provinsi Hama karena takut akan kehidupan anak-anak mereka. Laporan mengatakan pada bulan Oktober bahwa ISIL memutilasi dan menjual organ tubuh anak-anak Irak untuk mengkompensasi kerugian dan kekurangan finansialnya.
Sebelumnya, para pengungsi juga telah menceritakan kisah-kisah horor tentang situasi mengerikan yang terjadi didalam beberapa kamp pengungsi, namun praktek mengerikan itu tidak terbatas terjadi di kamp-kamp pengungsian karena ada juga klaim operasi pengambilan organ yang juga terjadi di pusat-pusat kota.
Nadia Kamal, seorang ibu dari gadis berusia 8 tahun di lingkungan al-Qadam di Damaskus, Berbicara kepada ARA News bahwa: “Putriku Raghad, telah menghilang dari sebuah taman di lingkungan itu. Semua upaya untuk meenemukannya dirumah sakit manapun telah gagal , dan saya telah memposting pemberitahuan secara online tentang kepergiannya, tetapi belum ada yang merespons. “
“Namun, sepuluh hari kemudian, seseorang yang tidak dikenal menghubungi saya lewat telepon, yang mengatakan bahwa putri saya dalam kondisi baik dan saya dapat menjemputnya,” katanya, seraya menambahkan bahwa gadis itu diserahkan oleh seorang pria bertopeng.
“Memang saya bisa menemukan kembali putri saya. namun, bekas luka operasi terlihat jelas di tubuhnya. Setelah diselidiki oleh dokter, kami menemukan bahwa (slah satu) ginjalnya telah diangkat, ”katanya.
Muhammad Ali, yang berasal dari lingkungan Rukn al-Din di Damaskus, mengatakan kepada ARA News bahwa belum lama ini lebih dari empat anak diculik di daerah mereka.
Kelompok teroris ISIS juga menggunakan praktek pengambilan organ sebagai cara untuk membiayai kegiatannya dan untuk menyelamatkan nyawa anggotanya yang terluka, laporan media mengatakan pada hari Selasa.
Harian Spanyol El Mondo melaporkan bahwa untuk menghadapi meningkatnya jumlah anggotanya yang terluka dalam perangnya melawan tentara Suriah, ISIS menggunakan organ tubuh para tawanannya untuk transplantasi.
Pasar gelap organ tubuh manusia adalah bisnis yang menguntungkan karena ada permintaan yang tinggi untuk organ di pasar internasional untuk transplantasi. Harga ginjal atau jantung dapat diberkisar mulai dari $ 15.000 USD hingga $ 200.000 USD tergantung pada siapa penerimanya dan negara tujuannya.
Sinyalemen adanya pengambilan organ-organ tubuh dari mayat-mayat para militan di kota Mosul Irak juga telah dilaporkan.
Sumber medis mengatakan kepada El Mundo bahwa personel di salah satu rumah sakit di Mosul telah melihat sendiri setidaknya ada 183 mayat yang organnya telah diambil dari tubuh mereka.
Menurut laporan itu, ISIS telah membentuk tim medis di Mosul (Iraq) yang dipimpin oleh seorang dokter Jerman guna mengirim organ tubuh manusia ke Suriah dan wilayah Kurdistan Irak untuk transplantasi kepada para anggotanya yang terluka atau juga untuk dijual.
Tahun (2015) lalu Duta Besar Irak untuk PBB Mohamed Alhakim telah membuat pernyataan yang sama , bahwa ISIS telah memperdagangkan organ manusia dan telah mengeksekusi belasan dokter karena menolak untuk mengikuti praktek seperti itu.
Alhakim mendasarkan klaim penemuannya itu pada adanya puluhan mayat yang tersisa di kuburan massal dangkal di dekat kota Mosul, yang saat itu merupakan area kekuasaan kubu ISIS. Sayatan pisau bedah, bersama dengan ginjal dan bagian tubuh lainnya yang hilang menjadi dasar kesimpulan yang tak terbantahkan.
“Kami memiliki bukti mayat mayat itu dan memeriksa mereka. Jelas mereka telah kehilangan bagian-bagian tertentu dari tubuhnya,” Alhakim mengungkapkan.
Lebih lanjut dia menggambarkan pembantaian itu : “Ketika kami menemukan kuburan massal, kami melihat mayat-mayat itu. Beberapa dari mayat-mayat itu dibunuh dengan peluru, beberapa dari mereka ada yang dengan pisau. Tetapi ketika Anda menemukan bagian-bagian tubuhnya hilang dan ginjalnya hilang, tentu Anda akan bertanya-tanya tentang hal itu “.
Perlakuan Pemerintah China terhadap umat Muslim secara umum hampir sama saja dengan yang terjadi dinegara lain, bahkan dengan Negara yang mayoritas penduduknya Muslim sekalipun.
Walaupun Muslim diChina adalah minoritas, tapi mereka bebas beribadah dan mendirikan tempat ibadah seperti halnya yang terjadi diIndonesia yang mayoritas Muslim.
Sebenarnya perlakuan pemerintah China terhadap umat Muslimnya tidak ada yang aneh. mereka yang radikal dan berpendirian separatis alias ingin mendirikan Negara yang terpisah tentu saja akan berhadapan dengan pemerintah yang sah. Bahkan kita melihat upaya diChina yang membuat Kamp Pendidikan dan deradikalisasi itu jauh lebih toleran daripada yang terjadi dinegara lain.
Dinegara lain seperti dinegara kitapun muslim yang radikal atau bahkan menjadi teroris akan diburu Negara, dan juga upaya separatis seperti yang dulu pernah terjadi saat Gerakan Aceh merdeka akan diperangi Negara.
Wajar saja pemerintah China membuat Kamp deradikalisasi untuk Muslim Uighur , melihat besarnya jumlah Muslim Uighur yang berangkat keSuriah menjadi teroris. Tapi kenapa kebijakan pemerintah China membuat Kamp Pendidikan dan Deradikalisasi itu dipelintir sebagai Kamp Penyiksaan ? Dan kemudian dimunculkan menjadi propaganda kontroversial yang disebarkan keseluruh dunia?
Silahkan baca link diatas yang bercerita sangat detail tentang Kamp deradikalisasi militan Uighur itu.
Muslim Di China
Populasi Muslim diChina saat ini diperkirakan antara 25-40 juta orang, dan hampir separuhnya adalah dari suku Uighur.
Keberadaan Suku Uighur di China barat adalah sebuah sejarah yang sangat panjang dan rumit, Imigrasi pertama mereka bahkan sudah tejadi sejak tahun 300SM. Sebuah kelompok kecil nomaden yang disebut berasal dari pegunungan Althai disebelah barat wilayah Mongolia, disebelah timur Khazakstan dan disebelah wilayah selatan Rusia. Mereka menggunakan bahasa yang dipercaya sebagai cabang dari bahasa Turki. Populasi suku Oighur diChina adalah sekitar 11-15juta orang. Mereka menempati Porovinsi otonomi Xinjiang dibagian barat China.
Yang banyak dilupakan orang adalah, bahwa jika menjadi separatis atau menjadi radikal dimanapun anda berada pasti akan berhadapan dengan pemerintah yang sah. Fakta itu juga berlaku diChina, umat Muslim China yang tidak beraliran radikal dan aktif dalam gerakan separatisme juga hidup aman damai, sama dengan yang terjadi dinegara manapun didunia.
Sementara itu, proyek Israel dalam penghancuran Suriah sejak 2011 yang didukung oleh beberapa Negara sekutu teluknya yang merekrut para radikal Islam diseluruh dunia termasuk para muslim radikal dari suku Uighur. Pemerintah Suriah menyebut ada sekitar 5000 orang Uighur yang datang keSuriah menjadi militant sejak 2011.
Ehm, suatu jumlah yang sangat besar ya, sangat masuk akal kenapa China kemudian memandang perlu untuk mendirikan Kamp kamp deradikalisasi.
Disisi lain kita lihat sejarah panjang gerakan separatisme yang ingin mendirikan Negara sendiri oleh suku Uighur diChina barat ini juga sudah terjadi sejak puluhan tahun lalu. Dalam sejarahnya, semua gerakan separatisme diIndonesia juga akan dilawan oleh Negara, dan yang paling besar adalah yang terjadi diAceh yang dimulai sekitar 1976.
Umat muslim di China yang tidak radikal dan seperatis seperti di kota kota Beijing, Shanghai, Ghuangzou, Shenzhen, Xian, Guilin, Kunming , Hangzou, mereka hidup bebas, aman tenteram menjalankan ibadah mereka. Bahkan perkampungan perkampungan mereka menjadi daerah tujuan wisata dari seluruh dunia. Kenapa hal hal positif seperti ini dilupakan dan ditutupi ?
Hantu Dibelakang Layar
Kita melihat paling tidak ada dua sosok hantu dibalik propaganda negatif yang diviralkan secara internasional atas upaya deradikalisasi yang dilakukan China terhadap Muslim Uighur :
Hantu pertama, berpakaian ala Negara barat.
Hantu Kedua, berpakaian ala Negara Arab teluk.
Tapi kami kira sah sah saja jika ada orang yang dari visi politik nasionalnya menganggap fenomena ini adalah sebuah tunggangan untuk mendiskreditkan lawan politik. bisa jadi.
Kemungkinan Hantu Pertama
Negara negara barat seperti AS , Inggris Perancis, dan Jerman adalah Negara negara yang sangat mungkin bisa dituduh sebagai biang kerok penyebar kebencian kepada China ini.
Tapi ini sebenarnya fenomena ini hanyalah bagian kecil dari upaya besar provokasi dan Intimidasi yang dilakukan fihak barat terhadap Blok Rusia, khususnya China. Perang yang lebih besar adalah yang ditujukan untuk membangkitkan kegeraman dan kemarahan China kepada AS, yaitu perang dagang dan perang mata uang.
Provokasi dan intimadasi yang lebih nyata dan dahsyat sebenarnya bahkan sudah dilakukan AS terhadap China , karena sudah menjurus kepada konfrontasi militer antara AS dan China di Laut China selatan. Hal serupa juga dilakukan AS terhadap Negara Kecil pemilik senjata nuklir Korea Utara, walaupun konfrontasi militer dengan China dan Korea utara sedang ditarik ulur masih dilakukan menunggu komando yang diberikan Panglima tertinggi (Dajjal).
Provokasi dan Intimidasi militer oleh NATO yang paling dahsyat terjadi terhadap Rusia sebagai lawan NATO yang paling tangguh, Rusia sudah dikepung tentara NATO diperbatasan baratnya sejak 2014, dan akhir akhir ini meluas juga diperairan Artik disebelah utara Rusia.
Poin pentingnya adalah, bahwa kemungkinannya adalah bahwa Hantu pertama itu adalah AS dan koalisi NATOnya yang memang lagi gencar menebarkan propaganda anti blok Rusia.
Kemungkinan Hantu Kedua
Tapi kenapa hal yang wajar seperti membuat Kamp deradikalisasi itu dijadikan Isu besar? Bukankah program deradikalisasi juga ada ndonegara manapaun yang terorisme., juga di AS juga ada penjara kontroversial Guantanamo yang dikatakan untuk memenjara kaum radikal?
Kenapa ketika ada Koalisi Negara Muslim yang dipimpin Arab Saudi yang jelas jelas membantai warga sipil di Yaman semua orang menjadi buta?
Gampang ditebak, ada upaya masiv untuk mengalihkan isu yang dilakukan untuk menutupi kebrutalan koalisi zalim pimpinan Arab Saudi di Yaman. Bisa juga sebagai bentuk pengalihan isu keterlibatan Saudi di Suriah atau menutupi pembunuhan Jurnalis Saudi Jaml Khahogi.
Selain itu ada juga Turki yang kita tahu selama 8 tahun ini membantu NATO menyalurkan teroris ke Suriah, termasuk 5000 orang Uighur yang bergabung dengan ISIS di Suriah juga memanfaatkan isu ini untuk menutupi apa yang sebenarnya dilakukan Turki itu.
Kesimpulan
Penyebaran isu di era internet yang terjadi diakhirzaman ini hampir bisa dipastikan punya tendensi tertentu dari fihak fihak yang bermain dibelakang layar. Ada Negara Negara yang memanfaatkannya sebagai propaganda politiknya, ada yang bertujuan pengalihan isu agar kezaliman yang mereka lakukan terlupakan, ada yang bertujuan untuk mencari alasan pembenaran untuk memerangi suatu Negara, atau dalam skala yang lebih kecil dipakai untuk mendiskreditkan lawan politik. Kami yakin anda cukup cerdas untuk menarik benang merahnya.
Dalam artikel artikel kita, sudah banyak kita kutip panduan agama yang dengan sangat detail menuntun kita bagaimana seharusnya merespon fitnah fitnah akhir zaman yang turun bak air hujan yang ditebarkan oleh para pengikut Dajjal.
Dalam sebuah wawancara dengan Sputnik menjelang pergantian tahun 2019, Menlu Rusia Sergei Lavrov berbicara tentang berbagai hal, yaitu tentang respon Moskow terhadap Washington yang membatalkan Perjanjian INF, resiko potensi konflik antara Rusia dan AS, pemilihan presiden di Ukraina, serta situasi di sekitar Korea Utara (DPRK) dan soal Republik Arab Suriah.
Kita hanya akan kutip yang menyangkut pembatalan sefihak Perjanjian Rudal nuklir jarak sedang (INF) dan perkembangan hubungan yang makin memburuk antar AS dan Rusia.
Sputnik : Seberapa besar kemungkinan konflik bersenjata langsung antara Rusia dan Amerika Serikat, Rusia, dan NATO? Apakah negara kita sudah menyiapkan diri untuk perkembangan seperti itu?
Sergei Lavrov : Saya percaya bahwa semua orang di dunia memahami hal ini dengan baik: konflik bersenjata yang melibatkan dua kekuatan nuklir utama yaitu Rusia dan Amerika Serikat, akan memiliki konsekuensi bencana bagi kemanusiaan. Tidak ada keraguan bahwa tidak akan ada pemenang dalam perang nuklir dan itu tidak boleh didilakukan.
Pada saat yang sama, kita dipaksa untuk menyatakan bahwa mereke (AS) telah terobsesi dengan ambisi geopolitik mereka sendiri, Washington dan sekutunya tidak siap untuk beradaptasi dengan kenyataan global yang tidak berubah sesuai keinginan mereka. Oleh karena itu perlu untuk menahan kecenderungan ini dengan segala cara dan perlu dilakukan pendekatan yang lebih agresif dalam urusan luar negeri daripada sebelumnya.
Tekanan yang bersifat semakin buruk, saluran saluran dialog dibekukan (oleh AS). Yang perlu menjadi perhatian khusus adalah langkah-langkah untuk memecah perjanjian internasional mengenai stabilitas strategis.
Konflik semacam itu, yang hanya didasarkan pada instrumen kekuatan (militer) tak terhindarkan akan mengarah ke ketidakseimbangan arsitektur keamanan global dan berkontribusi pada perlombaan senjata. Sebuah situasi yang fatal mungkin saja akan terjadi ketika ada sebuah kesalahan atau kesalahpahaman.
Tentu saja, kami akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi kepentingan nasional kami dan memperkuat kemampuan pertahanan negara. Presiden Putin telah beberapa kali membicarakan hal ini. Pada saat yang sama, kami berharap bahwa akal sehat yang akan tetap dikedepankan.
Bagaimanapun, walau dalam posisi yang berbeda, baik Rusia dan negara-negara Barat harus bersama-sama memikul tanggung jawab atas masa depan semua umat manusia, guna mencari jawaban yang efektif bagi banyaknya tantangan dan ancaman yang terjadi di zaman kita ini.
Kami mendesak para pemimpin Barat untuk hanya bertindak dengan cara yang dapat terukur, dengan mematuhi prinsip dan aturan hukum internasional, dan mematuhi Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa. Maka masalah seperti itu akan hilang dengan sendirinya.
Sputnik : Soal pengabaian Perjanjian INF (oleh AS) . Apakah kita akan bernegosiasi dengan AS dan Uni Eropa soal jaminan bahwa rudal jarak sedang mereka tidak akan disebarkan di Eropa? Apakah mitra kita itu siap memberikan jaminan yang mengikat secara hokum ? Jika tidak, apa yang akan menjadi responn kita? Apa akan kembali memasang rudal di Kuba?
Sergei Lavrov : Kami yakin bahwa runtuhnya Perjanjian INF dapat secara serius membahayakan keamanan internasional dan stabilitas strategis. Kita harus memperingatkan mereka : kita tidak bisa dan tidak akan membiarkan penyebaran kembali rudal AS yang mengancam kita dan sekutu kita.
Seharusnya mereka sudah tidak ragu lagi bahwa kita memiliki peralatan (Militer) yang bisa untuk memastikan keamanan kita sendiri, dan kita juga dapat semakin memperkuat kemampuan pertahanan kita. Namun, Rusia, seperti negara lain yang menggunakan akal sehat yang tidak tertarik pada perlombaan senjata dan munculnya “krisis rudal” baru.
Jika masih ada pejabat militer AS yang mesih mau menyisakan waktu untuk mencari cara guna menyelamatkan Perjanjian INF, maka kami terbuka untuk ini. Kami mendesak mereka untuk menghentikan upaya menekan dan mengulang2 tuduhan tak berdasar dan kami mendukung kerja sama yang benar-benar substantif dan konstruktif atas keprihatinan bersama.
Saat KTT Helsinki pada 16 Juli (2018) , Rusia telah menyerahkan proposal konkret dan komprehensif ke AS mengenai agenda bagi diskusi yang mendalam tentang stabilitas strategis dan pengendalian senjata yang telah lama tertunda. Sayangnya, dari fihak AS sejauh ini belum ada keinginan untuk bernegosiasi dengan kami. Mereka menghindari dialog, dan mereka tidak menawarkan jaminan apa pun, tampaknya lebih suka memilih “bertangan bebas” (semaunya sendiri). Secara umum, kami siap bekerja dalam berbagai format dengan partisipasi semua negara dan menyadarkan tanggung jawab mereka atas perdamaian dan keamanan.
Para Pembangkang Keluarga Kerajaan Saudi lain yang tinggal dipengasingan juga telah pernah secara tiba tiba menghilang, bahkan jauh sebelum jurnalis Jamal Khashoggi menghilang di Turki .
Sekarang, seorang pangeran Saudi lain (Khaled bin Farhan) yang tinggal di Jerman menceritakan bagaimana dia juga harus menghindari penculikan, hanya beberapa hari sebelum terjadinya kasus Khashoggi.
Pada suatu hari yang kering dan berdebu di Kairo pada akhir September (2018 lalu) , sebuah pertemuan konspiratif berlangsung di sebuah hotel di ibukota Mesir. Seorang Staf kedutaan Saudi berjalan masuk ke lobi membawa cek senilai beberapa juta dolar, kata Pangeran Arab Saudi Khaled bin Farhan al-Saud.
Dalam sebuah wawancara dengan DPA (Deutsce Press Agency/Agen berita Jerman), Pangeran Khaled yang tinggal di pengasingannya diJerman dan merupakan pengkritik rezim Saudi itu mengatakan bahwa para pegawai kedutaan telah menemui salah satu kerabatnya dan menawarkan sesuatu. “Mereka mengatakan kepada kerabat saya bahwa mereka ingin membantu saya karena saya dianggap tidak punya uang lagi,” katanya. “Aku hanya perlu pergi ke kedubes Saudi di Kairo untuk mengambil cek itu. Tapi aku tahu itu adalah jebakan.”
Beberapa hari kemudian pada 2 Oktober (2018) di sebuah konsulat Saudi di Istanbul, wartawan Saudi Jamal Khashoggi menghilang. Setelah lewat tengah hari, kritikus rezim Saudi yang tinggal di Washington DC itu datang ke Konsulat Saudi diTurki untuk mengambil dokumen agar dia bisa menikah. Tapi dia telah menghilang sejak itu, dan para penyelidik Turki percaya bahwa kolumnis Washington Post yang terkemuka itu telah dibunuh oleh tim eksekusi Kerajaan Saudi.
Pangeran Khaled yakin bahwa nasib yang sama akan menimpanya jika saja waktu itu dia mau dibujuk untuk datang ke kedutaan Saudi di Kairo. “Mereka akan membunuh saya dengan cara yang tidak manusiawi untuk menakut-nakuti (Pangeran pembangkang ) yang lain,” kata pria berusia 41 tahun itu, dan dia mengatakan bahwa dia telah tinggal di pengasingan di Jerman sejak 2004 dan telah memiliki kewarganegaraan Jerman.
Tetapi Arab Saudi terus mengawasi para pangeran. Menurut informasi yang dikumpulkan DPA, tahun lalu kerajaan Saudi pernah melobi pejabat Jerman guna mendiskusikan kemungkinan untuk mengekstradisi dia (Pangeran Khaled).Tapi fihak Jerman tidak mennggubris permintaan itu.
Pangeran Khaled mengatakan bahwa pejabat di Kantor Perlindungan Jerman di Dusseldorf, di mana dia tinggal telah berhubungan dengan dia selama bertahun-tahun, dan Polisi Federal Jerman juga meneliti masalah dia.
Hilangnya Khashoggi telah menjadi sorotan tentang bagaimana kerajaan minyak yang kaya itu menangani para pembangkangnya.
Menurut para pengamat kerajaan, sejak raja Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud berkuasa pada awal 2015, kebijakan yang represif telah melonjak tinggi. Sang raja menjadikan putranya MBS sebagai orang yang paling berkuasa di negara itu. Bahwa dia tidak bias menahan diri dengan pembangkangan adalah sesuatu yang telah diketahui oleh para ulama, pengusaha, dan aktivis hak-hak perempuan.
BBC telah mencatat adanya tiga kasus di mana para pangeran (pembankang) Saudi yang tinggal di luar negeri telah lenyap. Pada tahun 2016 , Pangeran Sultan bin Turki yang berangkat dari Paris telah menghilang ketika ia ingin mengunjungi ayahnya di Kairo. Konsulat Saudi (saat itu) menyediakan jet pribadi untuknya, tetapi bukannya Kairo, ia malah diterbangkan ke Riyadh.
Dua pangeran lainnya yaitu Turki bin Bandar dan Saud bin Saif al-Nasr telah lenyap di Eropa. Dalam kasus ini, juga terindikasi adanya penculikan, kata BBC.
Penjelasan yang serupa juga mirip dengan informasi yang belum lama ini dilaporkan oleh Washington Post sehubungan dengan kasus Khashoggi.
Pembicaraan para pejabat Saudi yang disadap menunjukkan bahwa pemerintah Riyadh ingin memancing (Khasoggi) dari pengasingannya di AS agar mau pulang kembali ke kerajaan dan menangkapnya di sana.
Pangeran Khaled yakin bahwa dia juga termasuk dalam daftar target Kerajaan Saudi. Dia mengatakan dia telah menjadi target keketidakadilan di Arab Saudi sejak dia menuduh korupsi kepada Raja Salman yang pada saat itu dia masih menjadi Emir (Gubernur) di Riyadh .
Pangeran muda (Khaled) yang di masa lalu pernah menjadi diplomat Saudi untuk Kairo dan tempat-tempat lain itu kemudian harus meninggalkan negara itu. Tetapi meski telah di pengasingan diJerman, tetap saja dia tidak aman dari jangkauan Riyadh.
Awalnya dia selalu diikuti tetapi ini kemudian keadaan telah membaik , meskipun dia masih saja menerima banyak ancaman pembunuhan dari orang2 yang tidak diketahui. Selain itu, selama bertahun tahun ini dia telah dihubungi lebih dari 50 kali dari orang orang diKerajaan Saudi .
“Saya telah bertemu 10 kali dengan duta besar Saudi di Berlin, tetapi tempatnya selalu di kafe,” kata Khaled bin Farhan. Dubes itu bebarapa kali menawarkan dia untuk mau pulang kembali ke rumah guna mendiskusikan masalahnya dengan raja Saudi , tawaran itu selalu ditolaknya. “Jika saya mau melakukan itu, Anda tidak akan bias berbicara dengan saya disini,” katanya.
Sekarang kekhawatiran para pembangkang (Kerajaan) telah meningkat sejak adanya kasus Khashoggi. “Tentu saja kita semua takut. Penguasa di Riyadh itu tidak akan berhenti mencoba.”
Di masa lalu, kerajaan Saudi telah dengan keras membantah tuduhan adanya penculikan apalagi pembunuhan , kritiknya. Permintaan DPA untuk menanggapi kasus Pangeran Khaled sejauh ini belum pernah dijawab oleh pemerintah Jerman.
Khaled bin Farhan al-Saud mengatakan dia merasa aman tinggal di Dusseldorf Jerman. “Aku selalu bersyukur terima kasih Tuhan, aku bias tinggal di Jerman.” Tetapi meski tinggal diJerman sang pangeran tetap selalu waspada. Pengacaranya terus berhubungan dengan polisi untuk berjaga-jaga.
TRUMP PUTUSKAN MEMPERLAMBAT PENARIKAN PASUKANNYA DARI SURIAH
Sen. Lindsey Graham, who criticized President Trump’s withdrawal of troops from the Middle East, says Trump today told him “some things I didn’t know that make me feel a lot better about where we’re headed in Syria” pic.twitter.com/HBbvzirDfO
Presiden Donald Trump telah memerintahkan untu memperlambat penarikan pasukan Amerika Serikat dari Suriah, kata Senator partai Republik Lindsey Graham.
“Saya pikir kita berada dalam situasi jeda,” kata Senator partai Republik dari Carolina Selatan itu di luar Gedung Putih pada hari Minggu.
Pada 19 Desember lalu Trump mengumumkan penarikan semua sekitar 2.000 tentara dari Suriah dimana para pembantunya mengharapkan hal itu dilakukan dengan cepat.
Graham adalah seorang kritikus blak-blakan atas keputusan Trump itu yang telah menuai kritik bipartisan. Sebelumnya dia telah memperingatkan bahwa menarik pasukan AS dari Suriah akan merusak keamanan nasional yang akan membuat ISIS bangkit kembali, dan juga mengkhianati pejuang Kurdi yang didukung AS yang memerangi sisa-sisa ISIL, dan juga akan meningkatkan kemampuan Iran untuk mengancam Israel.
Presiden AS itu telah menyatakan telah mengalahkan ISIL di Suriah, meskipun kantong mereka masih tetap ada.
Sejak Trump mengumumkan penarikan itu , dua pejabat senior pemerintah mengundurkan diri, yaitu Menhan Jim Mattis dan utusan AS untuk Suriah Brett McGurk.
Para kritikus berpendapat bahwa penarikan pasukan AS itu akan membuat Iran dan Rusia semkakin kuat diSuiriah, dimana selama ini mereka mendukung pemerintah Presiden Suriah Bashar al-Assad.
Penasihat Keamanan Nasional John Bolton diperkirakan akan melakukan perjalanan ke Israel dan Turki minggu depan untuk membahas rencana presiden dengan para sekutu Amerika.
Dalam penampilannya di CNN, Graham memberi saran untuk mempertimbangkan keputusan Trump dan Trump tampaknya setuju untuk mempertimbangkan keputusannya untuk memperlambat penarikan kembali pasukannya dari Suriah.
“Saya akan memintanya untuk duduk bersama jendral-jendralnya dan mempertimbangkan kembali bagaimana cara yang pas untu melakukan ini. Perlambat penarikan ini. dan memastikan kita melakukannya dengan benar. dan memastikan ISIS tidak pernah akan bangkit kembali,” kata Lindsey Graham.
PARA SENATOR AS PENENTANG RUU DUKUNGAN PERANG YAMAN MENERIMA SUAP DARI PARA PELOBI SAUDI
Rabu lalu , para senator AS membuat pukulan bersejarah bagi hubungan AS dengan sekutu Arab Saudi, dengan memilih untuk mengajukan resolusi (RUU) yang akan mengakhiri semua dukungan militer AS untuk perang yang dipimpin Saudi di Yaman
Tetapi setidaknya ada lima Senator dari partai Republik yang menentang RUU itu yang telah menerima dana dari pelobi yang bekerja untuk Arab Saudi, sebuah fakta yang menggambarkan bagaimana kerajaan teluk itu menggunakan kekayaannya yang sangat besar untuk mempengaruhi kebijakan luar negeri AS.
Menurut laporan Center for International Policy yang dirilis bulan lalu, Senator Republik Roy Blunt dari Missouri, John Boozman dari Arkansas, Richard Burr dari North Carolina, Mike Crapo dari Idaho, dan Tim Scott dari South Carolina menerima kontribusi keuangan dari perusahaan pelobi yang bekerja untuk Arab Saudi,
Laporan itu menyebut senator Roy Blunt sebagai salah satu dari 10 penerima dana kampanye dari perusahaan-perusahaan yang mewakili Arab Saudi pada 2017, bersama dengan anggota parlemen Demokrat seperti Heidi Heitkamp dari North Dakota, Joe Manchin dari West Virginia, dan Robert Menendez dari New Jersey. Tahun lalu Roy Blunt diduga telah menerima $19.250 sebagai dana kampanye dari perusahaan yang terkait dengan Kerajaan Saudi.
Menurut laporan itu , pada saat itu Senator Boozman dan Crapo menerima dana kontribusi $1.000 dari Squire Patton Boggs PAC, yang bekerja untuk Arab Saudi. Dan Boozman, Crapo, Burr dan Scott semuanya diduga menerima sumbangan sekitar $ 2.000 pada hari-hari ketika mereka dihubungi oleh pelobi Saudi.
Tidak ada satupun senator yang mau segera menanggapi permintaan komentar atas dugaan itu.
Diperkirakan pada 2017 Arab Saudi menghabiskan sekitar $27 juta untuk melobi (para senator AS). Departemen Kehakiman menunjukkan bahwa pemerintah Saudi telah menghabiskan hampir $7 juta untuk agen asing pada tahun 2018.
Pembunuhan jurnalis Saudi Jamal Khashoggi di konsulat Saudi di Turki telah memberikan tekanan yang belum pernah terjadi sebelumnya pada hubungan persahabatan antara kedua negara dan membantu meningkatkan upaya untuk menghentikan perang yang dipimpin Saudi, yang telah menyebabkan wabah kolera di Yaman dan salah satu kelaparan terbesar dalam beberapa dekade ini.
Saat pemungutan suara, para senator memilih 63 yang mendukung dan 37 menentang bagi pengajuan resolusi pada hari Selasa lalu. Pemungutan suara adalah langkah prosedural yang akan begi RUU itu untu bisa bergerak maju di Senat, tetapi House of representative (DPR AS) belum bertindak masalah Yaman ini.
“Saya memuji Senat yag telah mengajukan resolusi bipartisan guna mengakhiri dukungan AS untuk koalisi yang dipimpin Saudi di Yaman. Adalah hal yang gila jika Kongres yang telah menghabiskan waktu selama ini tapi tidak mengambil tindakan formal untuk menghentikan keterlibatan AS dalam kekejaman yang dilakukan (koalisi Saudi) di Yaman.
Terima kasih kepada 63 senator, yang hari ini telah mengambil langkah untuk “menghentikan itu’ kata “Ted Lieu, seorang anggota Kongres dari partai Demokrat dari California dalam sebuah pernyataan.
Presiden Donald Trump adalah sekutu setia Arab Saudi yang telah menggembar-gemborkan pembelian senjata yang menguntungkan AS dari negara itu dan koneksi keuangan pribadinya ke negara tersebut (Saudi) kini sedang dalam pengawasan, dimana Trump telah mengancam akan memveto RUU itu jika sudah sampai dimejanya.
PUTIN : RUDAL HIPERSONIK AVANGARD SIAP BEROPERASI PADA 2019
Sistem rudal hipersonik baru Rusia, yang Presiden Vladimir Putin klaim “kebal” terhadap sistem pertahanan AS akan mulai beroperasi pada 2019, kata pemimpin Rusia itu setelah uji coba rudal itu Rabu lalu.
“Rusia adalah negara pertama di dunia yang memiliki senjata strategis jenis baru ini dan rudal ini akan memastikan keamanan negara kita dan rakyat kita untuk beberapa dekade mendatang,” kata Putin yang dikutip kantor berita Tass.
“Ini adalah hadiah tahun baru yang luar biasa bagi negara,” kata Tass mengutip Putin. Sistem rudal hipersonik “Avangard” diuji coba dari pangkalan udara militer Dombarovsky di Rusia barat daya.
Laporan sebelumnya mengatakan Avangard memiliki jangkauan antar benua dan kemampuan untuk terbang dengan kecepatan 20 Mach (20x kecepatan suara) atau lebih dari 15.000 mil/jam, dan material kompositnya mampu menahan suhu permukaan akibat gesekan udara yang mencapai 2000 derajat Celsius.
Saat mendekati targetnya, rudal dengan hulu ledak yang dapat bermanuver dapat menyesuaikan ketinggian dan arah untuk menghindari pertahanan udara target dan terbang cukup rendah untuk menghindari sebagian besar pencegat, Tass melaporkan.
“Praktis rudal ini akan kebal,” kata Putin ketika dia membanggakan Rudal Avangard dalam pidatonya didepan Parlemen Rusia maret lalu.
Sementara belum ada pernyataan dari Pentagon atau Departemen Luar Negeri AS yang mengomentari pernyataan Putin pada hari Rabu itu.
Pada maret lalu Jenderal John Hyten, Kepala Komando Strategis AS, memperingatkan bahwa satelit dan radar pendeteksi rudal AS saat ini tidak akan mampu melacak senjata seperti Avangard itu.
“Kita akan membutuhkan serangkaian sensor yang berbeda untuk melihat ancaman hipersonik,” kata Hyten kepada CNN pada saat itu.
Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu, Presiden Rusia Vladimir Putin, Kepala Staf Umum Rusia Valery Gerasimov, dan pejabat tinggi lainnya terlihat mengawasi uji coba peluncuran rudal hipersonik Avangard dari ruang kendali Kementerian Pertahanan di Moskow pada hari Rabu.
Dalam pengujian tersebut, Avangard diluncurkan dari pangkalan rudal Dombarovskiy di Pegunungan Ural selatan. Kremlin mengatakan itu berhasil mencapai target latihan yang ditunjuk pada rentang penembakan Kura di Kamchatka.
Selain Rusia, AS dan Cina juga sedang melakukan penelitian senjata hipersonik. Beijing mengatakan pihaknya berhasil menguji coba roket hipersonik pada Agustus lalu dengan menerbangkan Starry Sky 2 dengan kecepatan 6 Mach.
Awal tahun ini Angkatan Udara AS memberikan kontrak senilai $ 928 juta kepada Lockheed Martin untuk mengembangkan rudal hipersonik. Sementara itu pada bulan Desember ini, Wakil Menteri Pertahanan AS untuk Riset dan Teknik Michael D. Griffin mengatakan kepada wartawan bahwa AS diharapkan dapat memiliki kemampuan pertahanan yang bisa diterapkan terhadap senjata hipersonik pada pertengahan dekade kedepan.
Pengumuman keberhasilan Rudal Avangard itu dikeluarkan kurang dari sebulan setelah Washington mengatakan bahwa dalam tempo 60hari AS akan keluar dari perjanjian nuklir INF kecuali jika Rusia kembali mematuhinya.
Perjanjian Pembatasan Nuklir jarak sedang (INF) 1987 mengatur kedua negara untuk menghilangkan rudal balistik dan rudal yang diluncurkan dengan peluncur darat yang berjarak jangkau antara 300 dan 3.400 mil.
Secara khusus AS menyebyt bahwa Rusia telah melanggar perjanjian INF ketika negara itu mengembangkan sistem rudal 9M729 pada 2017. Rusia membantah melanggar pakta tersebut. karena Avangard yang memiliki jangkauan antar benua tidak tercakup dalam perjanjian INF.
PASUKAN SURIAH MULAI MEMASUKI KOTA MANBIJ
Pasukan pemerintah Suriah telah memasuki kota Manbij di utara Suriah untuk pertama kalinya dalam enam tahun terakhir, kata seorang juru bicara militer Suiah.
Milisi Kurdi yang menguasai daerah itu mundur (dari Manbij) dan mempesilahkan pasukan Suriah untuk masuk dan merebut kembali kota itu atas kekhawatiran bahwa pasukan Turki akan melancarkan serangan baru. Karena Turki menganggap pasukan YPG Kurdi sebagai bagian dari kelompok teroris.
Konsekuensi dari pengumuman mendadak Presiden Trump untuk menarik semua pasukan AS dari Suriah itu sekarang mulai terlihat di lapangan. Manbij adalah kota penting yang strategis di Suriah utara yang hingga hari ini berada di bawah penguasaan pasukan Kurdi yang didukung AS.
Suku Kurdi yang melakukan perang perang melawan ISIS melihat keputusan Trump ini sebagai pengkhianatan.
Tanpa dukungan Amerika, para pemimpin Kurdi sekarang dipaksa untuk memilih apa yang mereka anggap sebagai pilihan yang paling buruk. Mereka berharap bahwa kehadiran tentara pemerintah Suriah yang didukung oleh Rusia dan Iran akan mencegah Turki melancarkan serangan terhadap pasukan Kurdi.
Turki telah mengintensifkan aktivitas militernya di dekat posisi yang dikuasai oleh para pejuang Kurdi sejak pengumuman penarikan Pasukan AS oleh Presiden Trump pada 19 Desember lalu.
Tentara AS telah bekerja sama secara erat dengan pasukan Kurdi yang membentuk aliansi Pasukan Demokrat Suriah (SDF) dalam pertempuran melawan IS. Tetapi kebijakan AS ini membuat marah Turki, yang kemudian memerangi milisi Kurdi di kota terdekat Afrin. Hal ini embuat frustrasi Turki karena merupakan penundaan atas perjanjian yang disepakati dengan AS pada februari lalu untuk membersihkan Manbij dari pejuang Kurdi.
PRESIDEN ERDOGAN : SURIAH SEDANG MELAKUKAN OPERASI PSIKOLOGIS DIMANBIJ
Menanggapi penyebaran Pasukan Arab Suriah (SAA) yang dilaporkan telah memasuki Manbij, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa pemerintah Damaskus sedang menjalankan “operasi psikologis” di kota utara Suriah itu.
“Tujuan Turki adalah untuk memeberi pelajaran kepada kelompok teror YPG (Unit Perlindungan Rakyat) / PKK (Partai Pekerja Kurdistan), dan kami bertekad untuk mewujudkannya,” kata Erdogan menurut menurut agen beritan Anadolu.
“Kami menentang pemisahan Suriah. Target kita adalah kelompok-kelompok teroris yang tinggal disana. Jika kelompok itu telah pergi, maka tidak ada lagi pekerjaan yang tersisa untuk kita, “tambah presiden Turki itu.
Beberapa jam yang lalu, YPG mengumumkan bahwa “pasukannya telah ditarik” dari Manbij karena ancaman Turki. Kemudian Kelompok bersenjata Kurdi itu meminta Pasukan Suriah SAA untuk memasuki kota strategis dan sekitarnya dan tentara Suriah menjawab permintaan itu dengan cara yang benar.
Delegasi Turki tingkat tinggi, termasuk Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu, pembantu presiden Ibrahim Kalin, Menteri Pertahanan Nasional Hulusi Akar dan kepala intelijen Hakan Fidan dijadwalkan akan mengunjungi Moskow pada 29 Desember besok. Masalah Manbij kemungkinan akan menjadi inti pembicaraan antara Turk dan Rusia.
KHAWATIR SERANGAN TURKI , YPG MENYERAHKAN MANBIJ KE TENTARA SURIAH
Beberapa saat yang lalu Pasukan Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG) telah menyerahkan kota Manbij dan daerah-daerah lain yang selama ini dikuasai oleh Pasukan Kurdi itu wilayah di Suriah utara.
Kelompok itu menyatakan bahwa keputusan tersebut dimotivasi oleh adanya ancaman invasi Turki ke kota kota itu dan menekankan bahwa mereka kini akan fokus pada upaya memerangi ISIS.
Menurut sumber pro-pemerintah, pasukan tentara Suriah telah mulai mengambil alih posisi di dekat Manbij.
ARAB SAUDI LAKUKAN PEROMBAKAN BESAR KABINETNYA
Menlu Arab Saudi yang baru Ibrahim Al-Assaf
Kerajaan Arab Saudi dalam sebuah dekritnya telah mengumumkan restrukturisasi Kabinet, Dimana Menlu Adel Al Jubeir yang selama ini gencar meneriakkan “Assad must go” sekarang malah justru dia yang dicopot jabatannya sebagai Menteri luar negeri.
Berikut adalah daftar Nama Pejabat dan beberapa Posisi baru dalam Kabinet Kerajaan Arab Saudi :
Abdullah bin Bandar bin Abdul Aziz diangkat sebagai Menteri Garda (Pertahanan) Nasional, dan Mohammed bin Saleh Al-Ghofeily dicopot jabatannya sebagai penasihat Garda Nasional.
Sementara , Khaled Al-Harbi diangkat sebagai kepala Direktorat Keamanan Publik menggantikan Saud bin Abdul Aziz Hilal. Musaed Al Aiban diangkat sebagai penasihat Keamanan Nasional Arab Saudi.
Pangeran Abdul Aziz bin Turki Al-Faisal diangkat sebagai ketua Otoritas Olahraga Umum menggantikan Turki Al Asheikh, yang ditunjuk sebagai ketua Otoritas Hiburan Umum.
Pangeran Sultan bin Salman dicopot dari jabatannya sebagai presiden Komisi Pariwisata dan Warisan Nasional (SCTH), dan digantikan oleh Ahmad Al-Khateeb.
Sebuah pos baru yang disebut Komisi Umum untuk Pameran dan Konferensi akan dibentuk, dan CEOnya akan ditunjuk berdasarkan keputusan kerajaan.
Menteri Perdagangan dan Investasi Dr. Majed Al-Qassabi juga akan bertanggung jawab atas Komisi Umum untuk Pameran dan Konferensi
Pangeran Mohammed bin Nawaf bin Abdulaziz, dicopot jabatannya sebagai duta besar di London.
Turki Al-Shabana diangkat sebagai Menteri Media, dan Hamad Al-Sheikh diangkat sebagai Menteri Pendidikan.
Ahmed bin Mohammad Al-Issa, dicopot dari jabatannya sebagai Menteri Pendidikan, dan diangkat sebagai penasihat Pengadilan Kerajaan dan kepala Komisi Evaluasi Pendidikan Publik Saudi.
Awad bin Saleh Al Awad, yang dicopot dari jabatannnya Menteri Media, telah kembali ditunjuk sebagai penasihat Pengadilan Kerajaan.
Iman Al-Mutairi diangkat sebagai asisten Menteri Perdagangan. Dan Turki bin Talal menggantikan Faisal bin Khaled sebagai gubernur wilayah Asir.
Pangeran Badr bin Sultan dibebaskan dari jabatannya dan digantikan oleh Pangeran Faisal bin Nawaf sebagai gubernur wilayah Al-Jouf. Mansour bin Mohammad bin Saad Al Saud diangkat sebagai gubernur Hafr Al-Batin.
Badr bin Sultan bin Abdulaziz Al Saud diangkat sebagai Wakil Gubernur Wilayah Makkah. Dan Pangeran Turki bin Saud bin Mohammed diangkat sebagai Penasihat Pengadilan Kerajaan.
AS KELUAR SURIAH , TAPI BANGUN 2 BASIS MILITER BARU DI IRAQ
Salah seorang pejabat Irak mengungkapkan bahwa AS akan membangun dua pangkalan militer baru didekat dengan perbatasan Suriah.
Farhan Al Dalimi seorang anggota dewan Al-Anbar, mengumumkan bahwa AS. akan membangun dua pangkalan militer baru di dekat perbatasan Irak. Satu pangkalan akan dibangun disebelah utara distrik Al Ramanah yang terletak di utara Al-Qaem, dan pangkalan lainnya aka nada di kawasan strategis Ar Rutbah di selatan provinsi Al-Anbar.
Dikatakan bahwa alasan untuk membangun dua pangkalan ini adalah untuk melawan ancaman ISIS dan untuk mencegah pengaruh teroris di wilayah-wilayah yang dibebaskan.
Perlu disebutkan bahwa berita ini dikeluarkan setelah minggu lalu presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memberikan perintah penarikan pasukan AS dari wilayah Suriah.
UEA KEMBALI BUKA KANTOR KEDUBESNYA DISURIAH
Kedutaan Uni Emirat Arab (UEA) akan dibuka kembali di Damaskus pada hari Kamis setelah ditutup enam tahun terakhir. Hal ini akan menjadikannya sebagai kedutaan Negara Arab pertama yang mulai dibuka kembali di Suriah setelah ditutup sebagai akibat dari perang, sumber di Kementerian luar negeri Suriah mengatakan pada Sputnik.
“Kedutaan UEA di Damaskus akan dibuka kembali pada tengah hari (Kamis) itu,” kata sumber itu. Persiapan akhir untuk pembukaan misi diplomatik sedang berlangsung, seorang koresponden Sputnik melaporkan dari tempat kejadian. Sementara Gedung kedutaannya sendiri telah direnovasi pada awal minggu ini.
Selama konflik diSuriah yang dimulai pada 2011, lebih dari 30 negara telah menutup kedutaan mereka atau memindahkan staf diplomatiknya ke Beirut, termasuk Amerika Serikat, Arab Saudi, dan misi Uni Eropa.
Uni Emirat Arab menutup misi diplomatik dan memanggil duta besar dari Suriah pada 2012 karena krisis Suriah. UEA adalah negara Arab pertama yang memulihkan kedutaan besarnya di Suriah.
Wakil Menteri Luar Negeri Suriah, Faisal Mikdad sebelumnya mengatakan bahwa Damaskus menyambut baik dibukanya kembali Kantor kantor kedutaan negara-negara Arab di Suriah.
MENLU JERMAN : AS TIDAK BOLEH MENEMPATKAN RUDAL NUKLIRNYA DIEROPA
Dalam sebuah debat pengendalian senjata , Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas mengatakan bahwa rudal nuklir Amerika itu tidak boleh ditempatkan di Jerman, atau di mana pun di Eropa, “Penempatan rudal jarak menengah (AS) itu akan mendapat perlawanan luas di Jerman,” kata Maas dalam sebuah wawancara dengan kantor berita Jerman DPA.
AS berencana mundur dari perjanjian Pembatasan Rudal jarak sedang INF yang telah berusia 30 tahun itu yang telah mencegah Washington untuk menempatkan rudal sejenis itu di Eropa. Kedua negara (AS dan Rusia) saling menuduh telah melanggar perjanjian INF, tapi keduanya membantah telah melanggar perjanjian itu.
“Harusnya Eropa tidak menjadi menjadi tempat perdebatan tentang penumpukan senjata,” kata Maas.
Menyebarkan senjata nuklir sebagai tanggapan atas dugaan adanya pelanggaran perjanjian adalah logika era Perang Dingin, Menlu Jerman itu percaya bahwa “Penggunaan senjataan nuklir merupakan respon yang salah,” katanya. “Kebijakan era 80-an tidak akan bisa membantu menjawab tantangan hari ini.”
AS menuduh Rusia telah mebuat rudal yang dilarang dalam perjanjian INF, sementara Moskow mengatakan sistem pertahanan rudal Amerika yang sudah ditempatkan di Eropa Timur itu dapat dengan mudah diubah menjadi peluncur rudal balistik ofensif.
Pada bulan Oktober lalu, AS mengumumkan akan menarik diri dari perjanjian INF kecuali jika Rusia menghentikan adanya dugaan pelanggaran itu, dan pada bulan Desember ini AS memberi Rusia tenggat waktu 60 hari untuk mematuhi.
Menurut Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Ryabkov, Moskow telah diberitahu oleh AS bahwa keputusan itu telah final, dan bukan saatnya membuat upaya untuk memulai dialog.
Rusia telah memperingatkan bahwa negaranya terpaksa harus merespons jika rudal rudal AS itu ditempatkan di Eropa, dan menjadikan lokasi rudal mereka tersebut menjadi sasaran potensialnya.
BUNKER SUPER MEWAH ANTI BOM NUKLIR YANG DISIAPKAN PARA ELITE DUNIA
Mereka memelesetkannya sebagai persiapan Doomsday (hari kiamat atau hari kehancuran dunia) , tapi sebenarnya para elite dunia (Ya’juj Ma’juj dan pengikutnya) itu sangat tahu , mereka membangun bunker bunker super mewah itu untuk persiapan perang nuklir, karena memang merekalah panitianya.
Tapi Bunker super mewah itu tidak akan bisa menjamin keselamatan mereka, Quran Surat An Nisa 78 menyatakan, meski kamu berada didalam bangunan yang sangat kokoh sekalipun jika maut menjemput maka kamu tidak dapat menolaknya.
PERAYAAN NATAL DIJALANAN PINGGIRAN KOTA DAMASKUS
Untuk pertama kalinya kembali telihat sasana perayaan Natal pertama yang damai dijalan pinggiran Kota Damaskus sejak dihancurkannya teroris diarea itu.
Negara Multi etnis multi agama yang diberkahi Allah itu dipropagandakan barat dan Israel sebagai negara yang dipimpin diktator yang menekan minoritas sebelum dan selama mereka menyerang Suriah dengan berbagai macam kelompok proxinya.
Ehmm… betapa indahnya keberagaman di Suriah. Sebuah keindahan yang tidak bisa ditemui dinegara negara muslim yang lain.
Para penyerang yang didukung dana dan senjata dari ratusan negara pengikut Dajjal itu tidak bisa menembus Damaskus. Hadist menyebut Malaikat membentangkan sayapnya diatas Suriah.
MILITER SURIAH HADANG SERANGAN RUDAL DARI PESAWAT ISRAEL
Sistem pertahanan rudal Suriah telah menghadang rudal rudal yang menuju target di Damaskus selasa malam (25/12) kemarin, menurut Agen berita resmi Suriah.Ditambahkan bahwa rudal rudal itu datang dari wilayah udara Lebanon, dimana dilaporkan sebelumnya pesawat pesawat Israel telah menyusup kewilayah itu.
Serangan itu datang dalam beberapa gelombang dan dilaporkan berlangsung setidaknya satu setengah jam, namun kerusakan yang ditimbulkan sangat terbatas, karena mayoritas rudal berhasil dicegat sebelum mereka mencapai target.
Menurut sumber militer Suriah yang dikutip oleh SANA (kantor berita Suriah), ada depot amunisi yang rusak dalam serangan itu dan tiga prajurit Suriah mengalami luka-luka.
Close view of Syrian air defense units engaging the latest Israeli airstrike targeting a weapons cache west of #Damascus.pic.twitter.com/Q69HpCE8Ck
Laporan media menyatakan bahwa Israel berada di belakang serangan itu, dimana dikatakan menargetkan Posisi senjata Iran di sebelah barat ibukota Suriah.
Menurut Kantor Berita Nasional Libanon, Sebuah pesawat tempur Israel terlihat terbang di ketinggian rendah di atas Lebanon, Israel diketahui secara ilegal sering menggunakan wilayah udara negara itu yang perbatasannya lebih dekat ke Damaskus daripada wilayahnya untuk menghindari deteksi dan intersepsi.
Tak lama setelah insiden itu dalam Tweetnya fihak tentara Israel (IDF) menyatakan bahwa pertahanan udaranya berhasil mencegat rudal anti-pesawat Suriah. Tidak ada korban maupun kerusakan, katanya.
Setengah jam setelah gelombang serangan pertama, serangan kedua berlangsung kembali di atas langit Suriah.
IRAN : KAPAL INDUK AS YANG ADA DITELUK BUKAN ANCAMAN TAPI KAMI SIAP MERESPON
Iran siap menanggapi tindakan bermusuhan apapun dari AS, tetapi tidak menganggap kedatangan kapal induk AS diperairan Teluk pekan lalu sebagai ancaman yang signifikan, kata seorang komandan angkatan laut Iran, Senin kemarin.
Kapal induk USS John C. Stennis memasuki Teluk pada hari Jumat lalu , yang mengakhiri ketidakhadiran yang lama kapal induk AS di wilayah tersebut saat ketegangan meningkat antara Teheran dan Washington.
“Kehadiran kapal perang AS ini bukan hal signifikan bagi kami,” Kata Laksamana Muda Habibollah Sayyari seperti dikutip oleh kantor berita semi-resmi ISNA. Tapi “Kami tidak akan membiarkan kapal perang ini mendekati perairan teritorial kami di Teluk Persia,” kata Sayyari.
Sayyari mengatakan angkatan laut AS diizinkan untuk berlayar di perairan internasional dekat Iran, seperti angkatan laut Iran dapat berlayar di Samudra Atlantik di dekat perairan AS.
Dia mengatakan , bagaimanapun Iran tetap waspada terhadap kemungkinan adanya ancaman. “Mereka tidak memiliki keberanian atau kemampuan untuk mengambil tindakan apa pun terhadap kita. Kami memiliki cukup kemampuan untuk melawan tindakan mereka dan kami telah sepenuhnya berlatih untuk itu. ”
Pasukan Pengawal Revolusi elit Iran sedang melakukan latihan perang di Teluk pada hari Sabtu di mana kapal angkatan laut, helikopter, drone, peluncur roket dan unit komando mengambil bagian.
Memuji “keberhasilan” latihan perang itu, juru bicara Garda Revolusi Iran Brigadir Jenderal Ramezan Sharif mengatakan pada hari Senin: “Teluk Persia dan Teluk Oman telah jauh lebih aman dalam 10 bulan terakhir tanpa adanya kapal induk AS. ”.
Perang kata-kata antar AS dan Iran telah meningkat sejak Presiden AS Donald Trump menyatakan keluara dari kesepakatan nuklir dengan Iran yang telah disepakati bersama dengan kekuatan nuklr lain pada Mei lalu , dan menerapkan kembali sanksi baru ke Iran pada sektor perbankan dan energi.
TURKI KEMBALI TAMBAH PASUKANNYA DIPERBATASAN SURIAH
Hanya beberapa hari setelah mengumumkan niatnya untuk menunda serangan militer terhadap gerilyawan Kurdi. Militer Turki telah mengirim konvoi bala bantuan militer baru ke perbatasannya dengan Suriah,
Ankara telah mengirim sekitar 100 kendaraan, termasuk truk pick-up, yang dilengkapi dengan senapan mesin ke perbatasan dengan Suriah, menurut Reuters.
Agen berita tersebut mengatakan bahwa konvoi Turki itu bergerak menuju ke Kalis yang berbatasan dengan kota di provinsi Hatay di Turki selatan, termasuk diantaranya adalah tank, senjata, senapan mesin dan bus yang mengangkut anggota pasukan khusus.
“Sebagian dari peralatan militer dan tentara itu akan dikerahkan di titik-titik di perbatasan dan beberapa diantaranya akan menyeberang keseluruh wilayah Elbeyli diSuriah”. Daerah Elbeyli berjarak 45 km di kota Manbij utara, yang selama ini telah menjadi fokus ketegangan antara Ankara dan Washington.
Pada hari Rabu lalu Turki juga telah mengirim bala bantuan militer, termasuk pengangkut personel lapis baja, ke provinsi Hatay dan kemudian ke Suriah untuk memperkuat pasukan militernya di sana.
Belum lama ini Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa dia akan menunda operasi militer yang sudah direncanakan terhadap militan Kurdi di Suriah utara karena adanya keputusan AS untuk menarik pasukannya dari Suriah.
NETANYAHU : ISRAEL AKAN TETAP INTENSIFKAN SERANGAN KESURIAH MESKI TANPA AS
Berbicara pada KTT Israel-Yunani-Siprus kelima yang diadakan di kota Beersheba selatan, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berjanji untuk mengintensifkan upayanya di Suriah.
“Kami akan terus bertindak di Suriah untuk mencegah upaya Iran secara militer membentengi dirinya dari kami. Kami tidak akan mengurangi upaya kami, kami akan meningkatkan upaya kami. Saya tahu kami melakukannya dengan dukungan penuh dari AS ”, kata Netanyahu.
PM Israel mengatakan bahwa sebelumnya ia telah diperingatkan tentang penarikan pasukan AS dari Suriah lewat percakapan telepon dengan Presiden Donald Trump pada hari Senin dan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo pada hari Selasa.
Tak lama setelah pidato (Netanyahu) itu, Dubes Israel untuk PBB Danny Dannon mengatakan bahwa Tel Aviv memiliki “keprihatinan” tentang Suriah.
“Kami prihatin tentang Suriah, dan kehadiran pasukan Iran di Suriah dan kami akan melakukan apa pun yang diperlukan untuk melindungi rakyat kami, tak peduli apakah Anda memiliki pasukan AS, pasukan Rusia, atau negara lain. Kami akan terus tetap dengan kebijakan kami untuk tidak mengizinkan Iran membangun pangkalan mereka didekat perbatasan kami ”, kata Dannon.
Sejauh ini, Iran belum menanggapi pernyataan para pejabat Israel itu, tetapi telah berulang kali menekankan bahwa pasukannya mempertahankan kehadiran penasihat eksklusif di Suriah, dan membantah punya rencana untuk membangun basis militer permanen di negara itu.
SEJUMLAH 3000 PRAJURIT RUSIA LATIHAN PENANGANAN PASKA SERANGAN NUKLIR
Para prajurit dari Pasukan umum ke-49 Rusia berpartisipasi dalam latihan militer skala besar untuk mempraktikkan penonaktifan benda-benda yang terkontaminasi setelah terjadinya serangan nuklir besar-besaran, Layanan pers Distrik Militer Rusia selatan menyatakan, Sabtu.
“Di wilayah wilayah Stavropol dan Kuban, lebih dari 3.000 prajurit ikut serta dalam latihan pendeteksian radiasi nuklir, kimia dan bakteriologis, serta latihan menonaktifkan kontaminasi dari senjata nuklir , senjata dan peralatan militer lain ,” kata layanan pers itu.
Lebih dari 300 unit peralatan khusus digunakan dalam latihan itu, termasuk laboratorium bergerak mutakhir untuk analisis radiasi dan bahan kimia.
VIDEO KONVOI PENARIKAN PASUKAN AS DARI SURIAH
Sebuah video yang dirilis oleh portal berita Turki “Yeni Safak” menunjukkan konvoi Kendaraan militer AS yang ditarik dari wilayah Suriah dan dilaporkan sedang bergerak menuju perbatasan Iraq. Saat ini ada sekitar 2000 pasukan AS yang secara ilegal berada diSuriah dengan dalih membasmi ISIS.
SUASANA KOTA ALEPPO – SURIAH SETELAH DUA TAHUN DIBEBASKAN DARI TERORIS
Aleppo, Syria coming back to life ..
2nd anniversary of Aleppo liberation 🇸🇾❤🇸🇾❤🇸🇾❤🇸🇾❤🇸🇾❤🇸🇾❤🇸🇾 pic.twitter.com/AbZv14GlP7
BERBEDA VISI DENGAN TRUMP, MENHAN AS “MAD DOG” MATTIS MENGUNDURKAN DIRI
Kamis kemarin secara tiba yiba Menteri Pertahanan AS Jim Mattis mengumumkan pengunduran dirinya , ini hanya sehari setelah Presiden Donald Trump menolak sarannya untuk tidak menarik pasukan dari Suriah dan mendororong diskusi untuk menarik pasukan dari Afghanistan.
Mattis akan mengundurkan diri pada akhir Februari nanti setelah dua tahun penuh sebagai menhan AS,
Dalam surat pengunduran dirinya, Mattis mengatakan kepada Trump bahwa dia akan mengundurkan diri dengan alasan karena “Anda (Trump) memiliki hak untuk memiliki Menhan yang pandangannya lebih selaras dengan Anda”.
Dalam Twiternya Trump menulis bahwa Mattis mengundurkan diri, tetapi mantan Kepala Pentagon itu tidak mengatakan itu.
Keputusan Trump untuk menarik keluar pasukannya dari Suriah telah dikritik tajam karena meninggalkan sekutu Kurdinya, yang mungkin akan menghadapi serangan Turki begitu pasukan AS pergi, dan hal ini telah ditentang keras oleh Pentagon.
Dalam surat pengunduran dirinya Mattis menekankan pentingnya membela sekutu AS . ini merupakan kritik tidak langsusng atas keputusan Trump tentang masalah ini dan masalah lainnya.
“Ketika AS masih tetap menjadi bangsa yang sangat penting di dunia bebas, tapi kami tidak dapat melindungi kepentingan kita atau menjalankan peran itu secara efektif tanpa mempertahankan aliansi kuat dan menunjukkan rasa hormat kepada para sekutu-sekutu itu (Kurdi dan FSA),” tulis Mattis.
Mantan asisten Menlu AS dan pejabat senior didewan keamanan nasional Philip J Crowley mengatakan, di balik keputusan Trump untuk menarik pasukan dari Suriah dan desas-desus akanadanya penarikan sebagian dari Afghanistan “adalah mengurangi segala bentuk proses strategis dalam Sistem keamanan nasional Amerika “. “Ini adalah keputusan yang sangat beresiko ,” katanya kepada Al Jazeera.
AS SETUJUI PENJUALAN SISTEM PERTAHANAN PATRIOT KETURKI SENILAI US$3,5M
Amerika Serikat menyatakan telah menyetujui penjualan Rudal Patriot seniai US$3.5 milyar keTurki di tengah ketegangan yang terjadi diantara para sekutu NATO atas rencana Ankara untuk membeli (S-400) dari Rusia.
Rabu lalu Deplu AS mengatakan telah memberitahu Kongres AS tentang rencana untuk penjualan paket Sistem pertahanan Patriot kepada Turki yang meliputi 80 rudal Patriot, 60 pencegat rudal PAC-3 dan peralatan lain yang terkait.
“Rencana Penjualan senjata ketUrki itu akan meningkatkan kemampuan pertahanan militer Turki menjaga terhadap agresi musuh dan melindungi sekutu NATO yang mungkin sedang melatih dan beroperasi di dalam wilayah Turki,” kata sebuah pernyataan.
Tahun lalu Ankara mengumumkan kesepakatan untuk membeli rudal S-400 dari Rusia, dan mengabaikan teguran dari sekutu-sekutunya di NATO, sebuah blok yang awalnya dibentuk sebagai benteng melawan bekas Uni Soviet.
Seorang pejabat Deplu AS yang berbicara dengan kantor berita AFP, mengatakan bahwa langkah Turki itu membahayakan partisipasinya dalam program2 militer AS lainnya seperti keinginan membali jet tempur F-35 yang didambakan jika negara itu masih akan meneruskan pembelian S-400 Rusia. Dibawah hokum AS , Turki juga dapat menghadapi sanksi atas pembelian system pertahanan Rusia itu, kata pejabat itu, yang tidak mau disebutkan namanya.
Pembelian senjata Turki dari Rusia “akan memiliki konsekuensi serius bagi kemampuan AS untuk melakukan bisnis dengan Turki di seluruh spektrum perdagangan pertahanan,” kata pejabat itu.
“Adalah penting bahwa negara-negara NATO harus memiliki peralatan militer yang dapat dioperasikan bersama dalam sistem NATO. Sistem Rusia tidak akan memenuhi standar itu,” tambahnya.
Pengumuman itu dikeluarkan beberapa jam setelah Presiden Donald Trump mengatakan AS telah mengalahkan kelompok ISIS di Suriah, yang menjadi alasan n penarikan pasukan AS, yang ada wilayah utara Suriah , daerah yang dikuasai militant Kurdi.
TANGGAPAN PUTIN SOAL RENCANA PENARIKAN PASUKAN AS DISURIAH
https://www.youtube.com/watch?v=JA10hspHG-w
Presiden Rusia Vladimir Putin menggambarkan keputusan Donald Trump untuk menarik militer AS dari Suriah sebagai sebagai langkah yang benar, tapi dia mengatakan tidak mengerti apa maksud (sebenarnya) dibalik ini.
Berbicara kepada para wartawan selama sesi tanya jawab tahunan, Presiden Rusia mengatakan bahwa pasukan Amerika tidak memiliki dasar hukum (Ilegal) dalam operasinya di Suriah, dan jika Washington serius untuk menarik pasukannya, itu akan menjadi keputusan yang tepat.
Putin mencatat bahwa AS telah sering mengumumkan “penarikan” dari Afghanistan pada berbagai kesempatan, namun masih tetap di negara itu setelah tujuh belas tahun.
Mengenai penarikan pasukan AS (dari Suriah), saya tidak tahu apa (maksud dibalik) itu. AS telah berada di Afghanistan selama 17 tahun, dan hampir setiap tahun mereka mengatakan bahwa mereka akan menarik keluar pasukannya. Tetapi faktanya mereka masih saja ada di sana.
“Kami tidak melihat ada tanda-tanda penarikan militer AS (dari Suriah), tetapi kami tidak menutup adanya kemungkinan itu . Apalagi kita kerana memang kita sedang mencari solusi politiknya , ”tambah Putin.
ALASAN KEBERADAAN ILEGAL PERANCIS UNTUK TETAP ADA DISURIAH
Perancis memutuskan akan tetap mempertahankan pasukannya di Suriah, meskipun AS memutuskan untuk menarik pasukannya keluar dari Suriah, Menteri Urusan Eropa Perancis Nathalie Loiseau mengatakan pada 20 Desember kemarin.
“Untuk saat ini, tentu saja kami akan tetap tinggal di Suriah karena perang melawan ISIS adalah sangat penting,” tulis Hurriyet Daily News mengutip menteri Perancis dii TV CNews.
Setelah pengumuman Loiseau itu , menteri pertahanan Prancis mengatakan bahwa ISIS belum dikalahkan. Pernyataan itu tampaknya merupakan tanggapan yang berlawanan terhadap Presiden AS Donald Trump, yang mengklaim sehari sebelumnya bahwa kelompok teroris itu dikalahkan.
“ISIS telah lebih melemah dari sebelumnya, tetapi belum dihapus dari peta tapi tidak lagi mengakar. Jadi secara definitive masih perlu mnegalahkan kantong terakhir organisasi teroris ini secara militer, ” Menhan Perancis Florence Parly, mengatakan di Twitter.
Paris yang dilaporkan terkejut oleh keputusan AS itu , akan mencoba untuk “memastikan keamanan” dari Kurdi Suriah yang bertempur dengan koalisi pimpinan AS melawan ISIS, menurut Agnes Von der Muhll, juru bicara Kementerian Luar Negeri Prancis.
“AS harus melindungi populasi diSuriah timur laut dan stabilitas daerah ini menjadi pertimbangan untuk menghindari tragedi kemanusiaan lebih lanjut dan menguatnya kembalinya para teroris,” kata Washington Examiner mengutip diplomat (Jubir kemenlu) Prancis itu.
Age berita Perancis (AFP) mengatakan bahwa dua komandan senior Pasukan Demokratis Suriah (SDF), Riad Darar dan Ilham Ahmed akan mengunjungi Paris pada 21 Desember dan mengadakan pembicaraan tentang penarikan AS dari Suriah.
Pengamat lokal percaya bahwa Perancis sedang mencoba untuk mengambil keuntungan dari situasi ini dengan menggantikan peran pasukan AS di Suriah timur laut. Sebuah tugas yang kemungkinan besar akan gagal dilakukan oleh Paris karena kompleksitas situasi di Suriah.
TRUMP AKUI KEBIJAKAN TIMTENGNYA ADALAH DEMI KEPENTINGAN ISRAEL
Dalam wawancara belum lama ini dengan Washington Post, Presiden AS Donald Trump secara terbuka menyatakan bahwa kebijakan2 Timur Tengahnya termasuk pendudukan ilegal militer AS di hampir sepertiga wilayah Suriah, penerapan sanksi keIran yang agresif, dan tanggapan Trump atas pembunuhan jurnalis Saudi Jamal Khashoggi , tidaklah dilandasi oleh kepentingan negaranya terhadahap kebutuhan minyak tetapi semata mata demi kepentingan Israel.
Ketika ditanya oleh wartawan Washington Post Josh Dawsey tentang apakah dia mendukung pemberian sanksi yang keras terhadap pemerintah Saudi karena diduga bertanggung jawab atas kematian Khashoggi pada awal Oktober lalu . Trump menanggapi bahwa dia akan “mendengarkan” mereka yang menyerukan peningkatan sanksi dan bahwa Timur Tengah adalah “bagian dunia yang berbahaya, dan keras.”
Trump melanjutkan bahwa selama ini Arab Saudi telah menjadi “sekutu hebat ” AS dan “tanpa mereka (Saudi) , maka Israel akan jauh lebih banyak mendapat masalah. Kita harus memiliki perimbangan terhadap Iran. ”
Pernyataan Trump ini tampaknya memperkuat klaim yang dibuat dalam laporan belum lama ini bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bertanggung jawab atas keputusan Trump yang berdiri dibelakang Pangeran Mahkota Saudi Mohammad bin Salman (MBS) saat runtuhnya (kredibilitasnya ) atas kasus kematian Khashoggi, dimana beberapa orang dipemerintahan dan intelijen AS telah mengklaim bahwa kasus itu telah direncanakan sebelumnya dengan persetujuan MBS.
Netanyahu mengatakan kepada Gedung Putih bahwa MBS adalah “sekutu strategisnya” dan harus didukung terlepas dari tuduhan keterlibatannya dalam kematian mantan kolumnis Washington pos di konsulat Saudi di Istanbul itu.
Trump menyebut “Adalah Sangat penting untuk tetap membuat Arab Saudi sebagai sekutu, jika kita akan tinggal di belahan dunia (Timteng) itu. Sekarang, kenapa kita akan tetap tinggal di Timteng ? Salah satu alasannya adalah Israel. Minyak menjadi semakin tidak berarti karena sekarang kami memproduksi lebih banyak minyak g daripada sebelumnya. Jadi, Anda tahu, secara tiba-tiba kita telah sampai pada titik di mana Anda tidak harus berada di sana lagi. “
AS KEMBALI MENYATAKAN AKAN MEMULANGKAN SELURUH PASUKANNYA DISURIAH
Militer AS sedang mempersiapkan untuk menarik pasukannya dari Suriah, orang-orang yang tahu dengan masalah itu mengatakan Rabu kemarin. Ini adalah sebuah langkah yang menandai pembalikan tiba-tiba strategi militer Amerika di Timur Tengah.
AS telah memulai penarikan pasukannya dari Suriah, Gedung Putih mengatakan dalam sebuah pernyataan. Namun ditambahkan bahwa langkah itu tidak berarti akhir dari Serangan militer di negara yang diSuriah, tetapi menandai “fase baru” dalam perang melawan Negara Islam ISIS.
Menanggapi rencana Gedung Putih itu, Juru bicara Presiden Rusia Maria Zakharova mengatakan “Tentu saja, kami berharap pernyataan Trump tentang penarikan pasukan dari Suriah itu serius dan tulus, tetapi, Kami telah terbiasa dengan kebohongan dan rekayasa dari rekan kami dari AS , bahan tidak hanya pada tingkat media.”
“Kemenangan atas ISIS di Suriah ini tidak menandakan akhir dari Koalisi Global atau perang ini. Kami mulai memulangkan pasukan Amerika Serikat , tapi kami sedang bertransisi ke fase berikutnya dari Perang ini, ”kata juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders.
Para pejabat AS mulai memberi tahu para mitranya di Suriah timur laut tentang rencana mereka untuk segera memulai penarikan pasukan Amerika dari wilayah di mana mereka berusaha untuk mengakhiri apa yang mereka sebut “Perang melawan ISIS, kata orang-orang dekat itu.
“Pentagon memeerintah untuk memindahkan pasukan dari Suriah secepat mungkin,” kata seorang pejabat AS. Langkah ini mengikuti seruan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, yang memeperingatkan Donald Trump akan melancarkan serangan terhadap mitra Kurdi Amerika di Suriah.
RUSIA AKAN MEMBALAS AKSI NATO DIPERBATASANNYA DENGAN MENEMPATKAN BASIS MILITER DIVENEZUELA
Dengan kemungkinan penghentian perjanjian perlucutan senjata nuklir, Moskow meningkatkan kehadirannya di dekat perbatasan AS.
Rusia sedang mempersiapkan kehadiran militer jangka panjang di Amerika Tengah. Dalam rangka inilah penerbangan ke Venezuela dari satuan udara Rusia yang dipimpin oleh pembom trategis Tu-160 dilakukan.
Latihan bersama yang melibatkan pilot dari kedua negara , tampaknya hanya satu langkah dari rencana jangka panjang yang telah direncanakan setelah kunjungan ke Presiden Venezuela Nicolas Maduro pekan lalu ke Moskow, Portal berita Rusia enovosty.com menginformasikan.
Menteri Luar Negeri AS Michael Pompeo mengomentari langkah Rusia ini dengan mengatakan bahwa pengiriman pembom strategis Tu-160 Rusia ke Venezuela adalah “menghambur-hamburkan dana publik oleh dua pemerintah yang korup.”
Menurut sumber militer , pimpinan Federasi Rusia memutuskan (dan Maduro tidak keberatan) untuk menyebarkan Pesawat strategis Rusia di salah satu pulau Venezuela di Karibia, di mana ada pangkalan angkatan laut dan lapangan udara militer.
Ada sebuah pulau kecil bernama Orchila yang terletak 200 km timur laut Caracas, yang para ahli Rusia dan komando Angkatan Bersenjata Rusia sudah mengunjungi 10 tahun yang lalu.
“Kami sekarang ingin tidak hanya bekerjasama teknis militer konvensional, tapi ingin memperdalam dan mengembangkan kerja sama di tingkat operasional,” kata menteri Venezuela dalam pertemuan dengan Shoigu pada April 2018.
Pekan lalu, Menhan Rusia Sergei Shoigu menyatakan bahwa penerbangan pesawat militer Rusia ke Venezuela akan terus berlanjut, dan kapal-kapal perang Angkatan Laut akan memasuki pelabuhan-pelabuhan di negara ini.
Nicholas Maduro tidak Diinginkan AS
Terpilihnya Nicolas Maduro menjadi presiden Venezuela memang tidak dikehendaki oleh AS sejak awal.
Pada September lalu Presiden Donald Trump menyatakan bahwa pemimpin Venezuela Nicolas Maduro dapat dengan mudah digulingkan oleh AS dengan cara kudeta militer dan dengan cara meningkatkan tekanan keuangan dengan cara menekan lingkaran dalam presiden Venezuela itu dengan sanksi2 baru.
Trump menolak untuk menanggapi pertanyaan tentang apakah intervensi militer yang dipimpin AS di negara yang dilanda krisis itu mungkin akan dilakukan, dengan mengatakan bahwa dia tidak bisa mengungkapkan strategi militer. “Ini adalah rezim yang, sejujurnya, dapat digulingkan dengan sangat cepat oleh militer jika militer memutuskan untuk melakukan itu,” kata Trump dalam komentar di sela-sela Majelis Umum PBB.
“Ini adalah tempat yang benar-benar buruk di dunia saat ini.” Sebelumnya pada hari itu, administrasi Trump menerapkan sanksi keuangan terhadap empat anggota lingkaran dalam Maduro, termasuk istri dan wakil presiden negara, atas tuduhan korupsi.
MENLU RUSIA : KAMI TIDAK INGIN BERPERANG DENGAN UKRAINA
Rusia tidak ingin berperang melawan Ukraina tetapi akan menanggapi dengan cara yang sama, jika Kiev melakukan provokasi di perbatasan dengan Krimea, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan kepada stasiun radio Komsomolskaya Pravda pada hari Senin.
“Kami tidak akan berperang melawan Ukraina, aku berjanji padamu,” dia bersumpah.
Republik Donbass
Dia menekankan bahwa masalah domestik Ukraina “jauh lebih luas dan lebih dalam” daripada yang diproklamasikan sendiri secara sefihak oleh Republik Rakyat Donetsk dan Republik Rakyat Lugansk (DPR, LPR). Itu sebabnya Rusia tidak bisa begitu saja mengenali DPR dan LPR, karena itu sama saja dengan meninggalkan sisa Ukraina di tangan rezim Nazi.
“Jika Anda ingin mengakui LPR dan DPR lalu apa selanjutnya? Merebut sebagian wilayah Ukraina lalu menyerahkannya pada Nazi?” katanya, ketika ditanya mengapa Rusia menolak mengakui republik yang memproklamirkan diri itu.
Provokasi didekat Krimea
Dia melihat bahwa Kiev sedang merencanakan lebih banyak provokasi (militer) di perbatasan dengan Rusia. “Saya yakin akan ada lebih banyak provokasi,” dia memperingatkan. “” . Poroshenko (presiden Ukraina) merencanakan provokasi bersenjata di perbatasan dengan Rusia, di perbatasan dengan Krimea selama sepuluh hari terakhir dibulan Desember ini.
Menlu Rusia berjanji bahwa Rusia tidak akan membiarkan masalah yang belum terselesaikan. “Jawabannya adalah: mereka akan menyesalinya. Ini adalah negara kami, ini adalah perbatasan kami. Kami tidak akan membiarkan dia (Presiden Ukraina Pyotr Poroshenko) untuk mencoba dengan bebagai cara untuk melindungi kepentingannya, cara dia melihatnya, dan melanggar hak-hak dengan cara yang Kriminal itu akan dihadang sepenuhnya sesuai dengan hukum internasional, “Lavrov menekankan.
Diplomat utama Rusia itu menunjukkan bahwa rezim yang ada di Kiev saat ini mirip dengan neo-Nazi.
“Kami tidak sedang melawan rezim Ukraina. Yang ada adalah warga Ukraina yang tinggal di Donbass yang berjuang melawan rezim Ukraina, yang memiliki karakteristik Nazi dan neo-Nazi total,” Lavrov menunjukkan.
Menurut data Rusia, Poroshenko telah membahas tentang provokasi di perbatasan dengan Crimea ini dengan para sponsor Baratnya (AS). “Mereka menasihatinya untuk menahan aksi-aksi militer agar mereka tetap bisa melakukan propaganda bahwa Rusia telah melakukan serangan terhadap Ukraina dan itulah sebabnya Rusia perlu dihantam sanksi, tetapi tindakan militer diharapkan tidak akan berubah menjadi tindakan yang akan diikuti dengan respon (militer Rusia) skala penuh, “Lavrov menekankan.
Diplomat utama Rusia itu menekankan bahwa provokasi Kiev itu sedang berlangsung. “ Pasukan kami sedang membuat setiap upaya yang diperlukan untuk menggagalkan insiden ini.” Perjanjian Minsk
Perjanjian Minsk adalah satu-satunya cara untuk mengatasi krisis di wilayah Donbass, katanya. “Tidak ada alternatif yang bisa menggatikan perjanjian Minsk,” menlu Rusia itu menekankan. “Saya juga pernah mengatakan hal yang sama tahun lalu.” Menanggapi pernyataan wartawan bahwa “perjanjian Minsk” diduga tidak berjalan, ia mengatakan, “Dalam beberapa hal Piagam PBB juga telah dilanggar , dan sering kali tidak berjalan. Namun kita tidak boleh menyerah dan menjadi panik.
Rezim Ukraina
Lavrov mengatakan rezim Ukraina saat ini mirip dengan neo-Nazi. “Kami tidak berjuang melawan rezim Ukraina. Yang ada adalah Rakyat Ukraina yang tinggal di Donbass, yang sedang berperang melawan rezim Ukraina, yang memiliki semua karakteristik Nazi dan neo-Nazi,” kata Lavrov.
Ketika ditanya mengapa Moskow tidak memutuskan hubungan dengan Kiev, Lavrov menekankan: “Kami memiliki hubungan dengan negara Ukraina, negara Ukraina jauh lebih penting bagi kami daripada rezim itu, yang saat ini berkuasa berkat pengkhianatan Barat atas semua norma-norma hukum internasional dan perilaku internasional. ”
“Rakyat Ukraina tidak ada hubungannya dengan mereka itu, dan saya yakin bahwa sebagian besar warga Ukraina menginginkan perdamaian ke negara mereka dan ingin mengganti rezim yang memalukan ini dan melanjutkan hubungan normal dengan Rusia,” katanya.
Untuk tujuan ini, masalah domestik Ukraina harus diselesaikan, yang “jauh lebih luas dan lebih dalam dari sekadar Republik Rakyat Lugansk dan Republik Rakyat Donetsk.”
KAPAL MATA MATA INGGRIS MEMASUKI LAUT HITAM
Menurut foto foto yang dirilis secara online, Kapal pengintai Inggris HMS Echo dinfokan telah memasuki Laut Hitam. HMS Echo transit melewati selat Bosporus pada 18 Desember.
Ini adalah untuk pertama kalinya kapal Inggris mengunjungi Laut Hitam sejak insiden antara angkatan laut Ukraina dan penjaga pantai Rusisan di Laut Hitam, dekat Selat Kerch pada 25 November lalu .
HMS Echo adalah kapal mata mata hidrografi multi-fungsi dari Angkatan laut Inggris. Kapal ini a dirancang untuk melakukan operasi survei untuk mendukung operasi kapal selam atau operasi amfibi dan mampu untuk mengawali operasi pembersihan ranjau .
Langkah yang dilakukan kapal ini serta peningkatan operasi pengumpulan data intelijen AS akhir akhir ini di wilayah itu adalah bagian dari persiapan AS-NATO yang lebih luas untuk kemungkinan konflik di kawasan itu.
PASUKAN RUSIA TEMUKAN SENJTA2 BUATAN AS DAN ISRAEL DISURIAH SELATAN
https://www.youtube.com/watch?v=yvBexjt39_0
Pasukan Suriah dan polisi militer Rusia, bersama dengan kelompok warga sipil berhasil menyita senjata, roket dan peralatan militer, beberapa di antaranya adalah buatan AS dan Israel, dari sisa-sisa kelompok teroris bersenjata di provinsi Daraa.
Sejak awal bulan ini dinas keamanan Suriah telah merebut beberapa gudang besar di pertanian Daraa al-Balad dan di pinggiran kota perbatasan Naseeb. Beberapa terowongan itu berjarak antara 6 meter dan 15 meter, beberapa dari mereka hanya beberapa meter dari perbatasan Yordania.
Senjata yang disita termasuk diantaranya Senjata berat dan ringan, berbagai amunisi, termasuk senjata buatan AS dan Israel, rudal permukaan-ke-udara dengan peluncurnya, rudal TOW buatan AS dan rudal anti-tank (B9 dan RPG).
Di selatan Damaskus, pihak berwenang (suriah) dan polisi militer Rusia, dengan bantuan penduduk setempat juga menemukan tempat persembunyian, berbagai jenis senjata, amunisi dan peralatan untuk memproduksi bahan peledak.
FOTO CITRA SATELIT PENCURIAN MINYAK OLEH MILITAN YANG DIDUKUNG AS
Foto Citra satelit menunjukkan adanya ratusan Truk tangki milik militan yang didukung AS dari Pasukan Demokrat Suriah (SDF) yang penuh muatan dengan hasil jarahan minyak Suriah. Mereka terlihat sedang antri untuk kemudian dikirim ke wilayah Turki dan Irak.
Menurut gambar citra satelit , ini adalah daerah yang terletak di utara kota Raqqa, yang dikuasai oleh Pasukan Demokrat Suriah dan koalisi AS. Citra satelit diambil oleh angkatan udara Rusia.
Menurut sebuah sumber pribadi, jumlah truk truk tanki itu ada sekitar 1925, yang setiap hari mengirim minyak ke negara-negara tetangga “Irak dan Turki” melalui berbagai rute penyelundupan, dan hasil dari minyak curian itu kemudian serahkan untuk pembiayaan organisasi ISIS.
Pencurian minyak Suriah itu terjadi tepat didepan mata Pasukan koalisi pimpinan AS yang tidak mengambil tindakan atau posisi apa pun untuk menghentikan perdagangan ilegal ini, jadi ini adalah jelas merupakan pencurian minyak terbesar terkemuka.
Di sisi lain, sebagian dari keuntungan finansial itu juga diberikan kepada para pemimpin Kurdi.
Setahun setelah pembebasan Eufrat barat (Oleh pasukan Suriah), SDF (pemberontak Suriah dukungan AS) tidak melakukan perbaikan infrastruktur apapun, bahkan disana tidak ada rumah sakit ataupun sekolah meskipun melimpah (uang) dari hasil minyak curian.
MENLU IRAN : SAUDI YANG MEMPERSENJATAI HOUTHI, SAUDI INGIN TERUS ADA KETEGANGAN
Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif sekali lagi membantah tuduhan bahwa Iran telah memasok senjata kepada gerakan Houthi di Yaman untuk mendukung perjuangannya melawan pemerintah.
“Kami tidak pernah memberikan senjata kepada Houthis. Kaum Houthi menggunakan senjata yang diberikan oleh Arab Saudi … Mereka mendapat uang dari Saudi untuk membeli senjata dari Rusia, dari China, dan dari Korea Utara … Anda salah alamat jika Anda bertanya kepada Iran, “kata Zarif di Forum Doha di Qatar.
Zarif menekankan bahwa pemboman koalisi pimpinan Saudi terhadap rakyat Yaman adalah fakta yang jelas yang tidak membutuhkan bukti tambahan lagi.
“Saya tidak perlu menunjukkan bukti apapun tentang jet jet yang terbang di atas Yaman dan membom orang orang Yaman itu . Jelas Itu adalah jet buatan Amerika, dan diawaki oleh para pilot militer Saudi, Jadi asumsi saya … Ada fakta tentang senjata AS, ada fakta tentang Pemboman oleh Saudi “, katanya.
Arab Saudi berkeinginan untuk meningkatkan ketegangan di kawasan itu, dan contoh contohny adanya blokade dagang Saudi terhadap Qatar dan operasi militernya di Yaman telah membuktikan hal itu , menlu Iran menekankan.
“Sangat disayangkan, Arab Saudi tidak ingin mengurangi ketegangan (diYaman) itu. Sebenarnya Arab Saudi mempunyai kepentingan untuk selalu meningkatkan ketegangan . Lihatlah apa yang mereka lakukan dengan Qatar. Lihatlah bagaimana mereka Menahan perdana menteri negara lain (PM Lebanon). Lihat apa mereka lakukan di Yaman “, kata Zarif.
Yaman telah dilanda konflik bersenjata antara pasukan pemerintah yang dipimpin oleh Presiden Abd Rabbuh Mansour Hadi dan pemberontak Houthi selama beberapa tahun. Koalisi pimpinan Saudi telah melakukan serangan udara terhadap Houthis atas permintaan Hadi sejak Maret 2015.
Akhir akhir ini pertempuran semakin intensif di dekat kota Hodeida yang dikuasai oleh Houthis, di mana pemberontak menerima supply kemanusiaan dan Kargo perdagangan. Tapi kemudian Pemerintah Yaman mengklaim bahwa kota pelabuhan (Hudaeda) itu telah mendapat pasokan senjata dari Iran.
Pada hari Kamis lalu , sebuah Pembicaraan yang dimediasi PBB tentang Yaman di Swedia antara pihak yang bertikai menghasilkan kesepakatan untuk menghentikan peertempuran dan menarik pasukan dari Hodeida.
Para pihak sepakat untuk membentuk komite pemantau yang diketuai oleh PBB sebagai tambahan untuk membangun koridor kemanusiaan ke kota Taiz. Kedua belah pihak juga sepakat untuk bertukar lebih dari 4.000 tahanan perang pada akhir Januari 2019.
AUSTRALIA RESMI MENGAKUI YERUSALEM BARAT SEBAGAI IBUKOTA ISRAEL
Hari satu kemarin Australia mengumumkan bahwa mengakui Yerusalem Barat sebagai ibu kota Israel, dan akan memindahkan kedutaan Tel Aviv setelah kesepakatan damai tercapai.
“Australia sekarang mengakui Yerusalem Barat, yang merupakan tempat kedudukan Knesset (Parlemen Israel) dan banyak lembaga pemerintahan lain, adalah ibu kota Israel,” kata Perdana Menteri Australia, Scott Morrison.
“Ini adalah hak setiap negara untuk menentukan ibukota nasionalnya,” kata Morrison dalam sebuah pidato di Sydney Institute, sebuah forum urusan publik. “Kami berharap akan memindahkan kedutaan kami ke Yerusalem Barat ketika secara praktis situasinya mendukung dan setelah penentuan status akhir (dari Yerusalem),” tambahnya.
Pengumuman ini membuat Australia menjadi salah satu dari segelintir negara yang mengakui Yerusalem (barat) sebagai ibu kota Israel, dan ini menandai perubahan kebijakan jangka panjang Australia mengenai negosiasi antara Israel dan Palestina.
Pada hari jumat lalu Departemen Luar Negeri Australia mengeluarkan peringatan bagi warga yang melakukan perjalanan ke Indonesia untuk menghindari unjuk rasa di kedutaan dan konsulatnya di Indonesia.
TURKI AKAN MEMULAI OPERASI MILITER DISISI TIMUR SUNGAI EUFRAT
Para pejuang yang didukung Turki yang disebut Tentara Pembebasan Suriah (FSA) sedang mempersiapkan untuk melancarkan operasi militer ditepi timur Sungai Eufrat, dimana Turki akan mengumumkan dalam beberapa hari lagi.
Surat kabar Turki Yeni Shafak melaporkan Kamis (13/12) bahwa 14.000 pejuang dari Tentara Pembebasan Suriah (FSA) telah dipersenjatai untuk melakukan operasi dengan peralatan lengkap, amunisi dan senjata.
Sementara itu, juru bicara “Tentara Nasional” (Turki) Yousef Hammoud, memastikan akan adanya pengerahan 14 ribu pejuang dari semua faksi tempur itu .
Dalam beberapa hari ini Turki telah mengumumkan untuk melancarkan operasi militer terhadap “Pasukan Demokratisk Suriah” (SDF) disisi timur sungai Eufrat.
“Turki akan memulai serangan untuk membersihkan Eufrat timur dari organisasi teroris separatis dalam beberapa hari,” kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada konferensi pers.
Menurut saluran “Trt Haber” Tentara Turki telah mengirim kendaraan militer dan tank ke perbatasan dengan Suriah, serta pasukan Khusus ke beberapa posisi di perbatasan.
Surat kabar Turki “STAR” juga melaporkan adanya kedatangan 30 kendaraan lapis baja menuju Afrin yang juga melewati wilayah Qirkhan.
INGGRIS AKAN BUKA BASIS MILITER BARU DIKUWAIT
Pemerintah Inggris kini telah mencapai kesepakatan dengan Kuwait untuk mendirikan pangkalan militer di negara Teluk , Middle East Monitor mengutip surat kabar Kuwaiti Al-Rai.
Media outlet menulis bahwa pejabat dari kedua negara (Inggris dan Kuwait( dijadwalkan bertemu Kamis untuk membahas kerja sama bilateral di berbagai bidang seperti militer, keamanan, ekonomi, budaya, dan pendidikan. Baik Inggris, maupun otoritas Kuwait belum mengomentari laporan tersebut.
Gerai berita Kuwait lainnya, Al-Qabas mengacu pada sumber anonim yang mengatakan bahwa pangkalan Inggris akan terbatas dan akan mulai segera beroperasi.
Al-Rai mengutip Wakil Menteri Luar Negeri Khalid Al-Jarallah yang mengatakan bahwa Pangkalan Militer Inggris tidak ada hubungannya dengan sengketa perbatasan yang sudah berlangsung lama dengan negara tetangganya Arab Saudi. Kuwait dan Arab Saudi sepakat untuk mendirikan Zona Netral Dipartisi (PNZ) pada tahun 1922 untuk menyelesaikan sengketa teritorial atas sumber daya minyak bersama.
Pada Oktober 2018, Dubes Inggris untuk Kuwait Michael Davenport menyatakan bahwa pertemuan yang dijadwalkan bulan Desember akan fokus pada aspek operasional dan logistik dari kehadiran pasukan Inggris di Kuwait. “Kami melihat semua kemungkinan. Kami tidak berbicara tentang pengerahan pasukan yang besar … saya rasa tidak, tetapi kami melihat apa yang mungkin bisa dilakukan oleh Inggris dan Kuwait. Seperti yang saya katakan, ini baru pada tahap permulaan, ”, katanya.
Pada awal November lalu, 5.500 Pasukan Inggris bergabung dalam Latihan perang terbesar mereka dalam hampir dua dekade terakhir dan saat itu Menhan Inggris Gavin Williamson mengumumkan bahwa Inggris akan membuka pangkalan Militer baru yang besar di negara Teluk untuk memperluas pengaruhnya di Tengah Timur. Pasukan Inggris akan dikerahkan ke pangkalan Oman pada Maret 2019, tambahnya.
RUSIA AKAN KEMBANGKAN SENJATA ‘UNIK” JIKA AS KELUAR DARI PERJANJIAN INF
Moskow dan Washington harus mengadakan dialog tentang kelanjutan nasib Perjanjian Rudal Nuklir Jarak sedang (INF), sehingga bisa disesuaikan dengan situasi saat ini dan terbatas hanya di Eropa, Ketua Komisi Pertahanan dan Keamanan Rusia Viktor Bondarev mengatakan kepada Sputnik pada hari Selasa.
“Kesalahpahaman saat ini terhadap Perjanjian INF dapat diselesaikan dengan negosiasi habis habisan antara Rusia dan Amerika Serikat. Yang hasilnya bisa merupakan penyesuaian2 atas Perjanjian itu,” kata Bondarev.
“Sebagai contoh, kita dapat membatasi zona operasinya di area Eropa, sementara mengizinkan penyebaran rudal jarak menengah dan pendek di wilayah lain dijika dipandang kebutuhan obyektif untuk itu,” tambah anggota parlemen Rusia itu.
“Kami masih menganggap perlu untuk mematuhi Perjanjian INF itu dan mengadvokasi pelestariannya. Ini adalah posisi resmi dari pemimpin Rusia. Namun, jika AS mengakhiri perjanjian, kami harus menanggapinya dengan serangkaian tindakan, termasuk mempercepat pengembangan jenis senjata yang unik, “kata Bondarev.
Pada bulan Oktober lalu Presiden AS Donald Trump menyatakan keinginan negaranya untuk mundur dari Perjanjian INF atas dugaan pelanggaran perjanjian Rusia. Rusia sendiri telah berkali-kali menekankan bahwa negaranya secara ketat maish mematuhi kewajiban yang digariskan dalam perjanjian itu.
Perjanjian INF ditandatangani pada 1987 oleh pemimpin Uni Soviet Mikhail Gorbachev dan kemudian Presiden AS Ronald Reagan. Kedua pemimpin sepakat untuk menghancurkan semua rudal balistik atau rudal yang diluncurkan dari darat dengan jangkauan antara 500 dan 5.500 kilometer (310 dan 3.400 mil).
AS AKAN MULAI PRODUKSI BOM NUKLIR GRAVITASI B61-12 PADA TAHUN 2020
Menurut sebuah pengumuman belum lama ini, Angkatan Udara AS telah memastikan kepada Boeing untuk mulai memproduksi perangkat keras untuk bom gravitasi nuklir B61-12.
Bom nuklir B61-12 itu telah melewati fase “Milestone C”, salah satu langkah sebelum dimulainya fase konstruksi menjelang akhir Oktober, Pusat Senjata Nuklir Angkatan Udara di Pangkalan Angkatan Udara AS di Kirtland baru-baru ini mengungkapkan.
Dalam pengumuman 4 Desember itu , Basis militer yang bermarkas di New Mexico mengatakan bahwa selama tahap produksi, pengujian akan dilakukan dalam situasi yang mirip dengan dunia nyata. “Dalam uji coba penerbangan menunjukkan bahwa sistem ini bekerja dengan sangat baik di lingkungan yang diinginkan,” kata Kolonel Paul Rounsavall pemimpin senior divisi material untuk proyek bom Nuklir ini.
Menurut laporan, Boeing sudah dipastikan akan mulai memproduksi Kit ekor bom itu pada tahun 2020,
Fihak Angkatan Udara (AS) sedang membangun kit ekor untuk bom nuklir yang bisa dikendalikan, sementara Departemen Urusan Keamanan Nuklir Nasional semi-otonom (NNSA) ditugaskan untuk merakit bom nuklir itu, Angkatan Udara juga ditugaskan untuk memastikan bahwa bom nuklir itu bisa terintegrasi dengan pesawat B-2 dan F-15.
Militer berharap senjata itu akan menggantikan bom bom nuklir yang telah tua. Menurut Kantor keuangan Negara, NNSA memperkirakan program bom nuklir B61-12 ini akan menelan biaya $7,6 miliar, meskipun perkiraan independen memperkirakan akan menelan biaya sekitar $10 miliar.
UTUSAN MILITER SAUDI DAN UEA TOUR KELILING WILAYAH YANG DIDUDUKI PEMBERONTAK SURIAH
Sumber media dan aktivis mengatakan bahwa pasukan UEA dan Arab Saudi bersama dengan pasukan koalisi pimpinan AS melakukan tur keliling daerah-daerah yang dikuasai Pasukan Demokrat Suriah SDF (Pemberontak Suriah) di Suriah utara.
Pasukan kedua Negara Arab itu mengunjungi beberapa posisi militer Koalisi AS di desa-desa Al-Atto, Zawar Maghar, dan Sheikh Tahtani, serta disekitar Manbj di pedesaan Aleppo timur laut.
Situs web oposisi mengatakan bahwa para pasukan itu bertemu dengan para pemimpin Arab setempat yang berafiliasi dengan SDF dalam upaya membentuk dan melatih kelompok-kelompok militant di daerah tersebut.
Delegasi Arab Saudi dan UEA itu telah bertemu akhir November lalu dengan para pejabat di (SDF) untuk membahas dukungan logistik, sementara Kedutaan Saudi di Turki membantah laporan tersebut.
Surat kabar Turki “Yeni Shafak”, mengungkapkan sebelumnya bahwa Arab Saudi dan UEA telah mengirim pasukan militer ke wilayah yang dikuasai SDF disisi timur sungai Euphrates, dan mencatat bahwa hal itu dilakukan di bawah perlindungan pasukan AS, yang bersamaan dengan persiapan pasukan Turki untuk melancarkan operasi militer yang diperluas bersama dengan pemberontak Suriah.
Situs Kurdi mengutip sumber di SDF yang mengatakan bahwa “Tentara dan kendaraan berat milik negara Arab teluk sedang berjuang bersama Pasukan Demokratik Suriah SDF (Pemberontak Suriah) di pedesaan Deir al-Zur disisi timur sungai Euphrates.”
Pasukan pemberontak Suriah SDF yang mendapat dukungan AS menguasai sebagian besar wilayah utara dan timur laut Suriah setelah kelompok Da’esh (ISIS) telah diusir dan sementara fihak Kurdi juga menjalankan urusan pemerintahannya sendiri.
Donald Trump : ISIS Akan Dibasmi Dalam Sebulan Lagi
Mereka yang mendanai dan mempersenjatai ISIS sekarang mengaku bahwa mereka yang menghancurkan. Tampaknya beberapa minggu mendatang akan ada gerakan baru dari para militan dan Pemberontak Suriah disekitar sungia Eufrat. Dan pendukungnya masih dari fihak2 yang sama, yaitu beberapa negara Arab Teluk, Turki dan AS.
Selasa kemarin Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa dalam waktu satu bulan kedepan teroris Daesh (ISIS) akan dihancurkan dari daerah daerah yang mereka kuasai di Suriah.
“Kami telah melakukan pekerjaan yang sangat sangat besar terhadap ISIS. Diseluruh dunia hanya sedikit lagi yang tersisa di wilayah itu” kata Trump, “Dalam 30 hari lagi, tidak akan ada mereka yang tersisa.”
Trump mengeluarkan komentar itu ketika dia menandatangani RUU Pertanggungjawaban Genosida di Irak dan Suriah. RUU itu akan akan menggiring Daesh (ISIS) sebagai fihak yang bertanggung jawab atas kejahatan yang dilakukan terhadap komunitas agama dan etnis di Irak dan Suriah dan memberikan bantuan kepada kelompok yang teraniaya.
Pasukan yang didukung AS saat ini “memerangi” Daesh (ISIS) di kantong terakhir yang dikuasai di Suriah timur.
PASUKAN KHUSUS AS LAKUKAN LATIHAN INVASI , MAU INVASI KEMANA LAGIKAH?
Angkatan Udara AS melakukan latihan besar untuk mensimulasikan invasi ke wilayah asing di Nevada . Sebuah pesawat kargo C-17 dan C-130 yang membawa kargo terbang dalam “jalur conga” untuk sebuah latihan yang disebut Joint Forcible Entry 18, yang berlangsung di wilayah barat daya AS, TheDrive,com melaporkan.
Inti dari latihan ini adalah untuk melatih operasi di mana pasukan udara dan darat masuk ke wilayah asing secara massal dan menyiapkan serangan melawan musuh bersenjata kelas dunia.
Pelacak pesawat seperti CivMilAir memberikan beberapa jepretan foto tentang jenis pesawat yang sedang terbang dan posisi mereka selama latihan, yang diadakan 8 Desember itu.
Multiple #USAF C-17As with THUG callsigns are en route to March ARB from the Nevada desert as part of JFEX (Joint Forcible Entry Exercise) 18B. pic.twitter.com/jtNzXRnCOK
Menurut Thedrive.com Latihan ini terutama melibatkan pesawat dari Komando Mobilitas Udara (AMC) , yang menunjukkan ini adalah latihan khusus untuk AMC Komando angkatan Udara AS yang dalam hal ini memang mereka mempunyai tugas khusus semacam itu.
Menurut doktrin pertahanan bersama AS, Latihan entri (invasi) bersama (Angkatan darat ,laut dan udara) secara paksa adalah penggabungan semua kekuatan dalam satu misi. Personil dan aset dari Marinir, Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara, dalam Operasi Khusus seperti ini semuanya akan dikerahkan.
Tahun lalu, Komando Mobilitas Udara Angkatan Udara AS melakukan latihan yang serupa bersama dengan pasukan Inggris, Australia, Selandia Baru dan Kanada. Salah satu komandan AS yang mengawasi latihan itu mengatakan pada saat itu bahwa Pesawat 13 C-17 Globemasters dan 19 C-130 Hercules menurunkan peralatan dan 377 orang tentara ke sebuah lapangan terbang di negara bagian Washington. “Perencanaan dan kolaborasi bersama antara staf dan perintah sangat penting,” kata Letnan Kolonel AS Ricky Taylor dalam siaran pers pada saat itu.
RATUSAN YAHUDI ULTRA ORTHODOX DEMO TOLAK WAJIB MILITER
https://www.youtube.com/watch?v=2bLTxNd3sxc
Ratusan orang Yahudi ultra-Ortodoks memblokir lalu lintas dengan menggelar aksi besar-besaran di tengah Jalan Zhabotinsky di Bnei Brak, Israel.
Demonstrasi yang diselenggarakan oleh gerakan Fraksi Yerushalmi, yang diadakan di jalan di kota Bnei Brak pada 10 Desember kemarin adalah aksi solidaritas terhadap aksi serupa di Yerusalem yang memprotes penangkapan Yitzhak Aryeh yang ditahan dua minggu lalu karena tidak mau ikut wajib militer Israel (IDF).
Para demonstran meneriakkan slogan-slogan yang telah menjadi tradisi dalam unjuk rasa seperti itu: “Kami memilih mati daripada ikut wajib militer,” menurut laporan.
Pasukan polisi yang diperkuat tiba di tempat unjuk rasa, dan para demonstran diminta untuk membebaskan jalan. Setelah mereka menolak mematuhi persyaratan ini, pasukan keamanan mulai menahan peserta yang paling aktif.
Sebelumnya, pada hari Kamis 1 November lalu, ratusan pengikut dan pendukung sayap Yerusalem memblokir lalu lintas di jalan-jalan Zhabotinsky dan Aronovich di Bnei Brak untuk memprotes penangkapan seorang pria muda religius yang menolak wajib militer.
DUA BOMBER STRATEGIS RUSIA TERBANG NONSTOP KE VENEZUELA
https://www.youtube.com/watch?v=OkbFkc3ykrI
Dua buah Pesawat pembom strategis Rusia TU-160 telah terbang dari Rusia selama 13 jam non stop menuju Venezuela. Even ini memberi sinyal tegas kepada AS , bahwa pesawat pembom nuklir strategis itu juga mampu terbang langsung dari Rusia ke kawasan AS dan menjadi ancaman nyata bagi AS. Kedua Pesawat telah menempuh jarak lebih 10.000km atau sekitar setengah keliling dunia.
Menhan AS Mike Pompeo langsung mengeluarkan kritik pedas dengan mengatakan “Rakyat Rusia dan Rakyat Venezuela harus melihat ini apa adanya, bagaimana dua pemerintah korup yang menghambur-hamburkan uang rakyat , dan mematikan kebebasan rakyat disaat rakyatnya menderita, ”tulisnya dalam tweetnya.
Bomber supersonik TU-160 Rusia memiliki spesifikasi sbb :
Top speed: 2,220 km/h Range: 12,300 km Length: 54 m Wingspan: 56 m Max load : 40 Ton
Senin kemarin dua Pesawat pembom strategis jarak jauh Rusia mendarat di Venezuela untuk apa yang dikatakan pemerintah (Rusia) sebagai latihan angkatan udara yang ditujukan untuk memperkuat pertahanan negara Amerika Selatan yang dikuasai sayap kiri itu.
Jenderal Vladimir Padrino, menteri pertahanan Venezuela menyambut langsung sekitar 100 pilot Rusia dan personel lainnya setelah dua TU-160 dan dua pesawat lainnya mendarat di bandara internasional di Caracas, Venezuela.
Padrino mengatakan bahwa even itu menunjukkan bahwa “kami juga sedang bersiap untuk mempertahankan Venezuela sampai keinci terakhir bila diperlukan.”
Presiden Nicolas Maduro sering menuduh Amerika Serikat berkomplot melawan pemerintahannya, yang telah mengtur jatuh miskinnya sebuah negara kaya minyak itu ke dalam krisis ekonomi yang parah.
Menurut pengumuman militer Rusia di Moskow.Selain kedua pembom itu, datang juga pesawat angkut AN-124 dan pesawat penumpang IL-62,
Padrino mencatat bahwa pesawat Rusia sebelumnya pernah berkunjung pada tahun 2013, tetapi kedatangan mereka saat ini adalah merupakan bagian dari pengalaman baru (berbeda).
Dia mengatakan latihan akan diadakan untuk “meningkatkan tingkat interoperabilitas dari sistem pertahanan aerospace” dari kedua negara.
Tidak jelas berapa lama kedatangan pasukan Rusia akan berlangsung, dan Padrino tidak memberikan rincian tentang latihan yang direncanakan itu. Dalam beberapa tahun terakhir, Venezuela telah membeli jutaan dolar peralatan militer dari Rusia, katanya.
KOMANDAN IRGC IRAN : SANKSI SANKSI YANG DITERAPKAN AS KE IRAN TIDAK EFEKTIF
Pada hari selasa kemarin , Komandan Garda Revokusi Iran (Islamic Revolutionary Guard Corps IRGC) Mayor Jenderal Mohammad Ali Jafari mengatakan bahkan para musuh Republik Islam (Iran) sendiri mengakui bahwa sanksi terhadap Iran tidak efektif.
Pada sebuah upacara lokal di Birjand Provinsi Khorasan Selatan Jafari, kepala Korps Garda Revolusi Islam itu mengatakan bahwa prestasi Iran tidak hanya diungkapkan oleh pejabat pemerintah tetapi kekuatan oposisi asing juga “kecewa dengan tekanan dan sanksi” yang telah diterapkan (keIran), IRNA melaporkan.
“Kekuatan AS menurun. Musuh tidak berani mengangkat isu menggulingkan Penguasa Republik Islam dan impian mereka tidak akan pernah terwujud, ”kata Jafari, menurut Mehr News Agency.
Dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa aspirasi Presiden AS Donald Trump untuk mendiktekan keinginannya ke Iran tidak dapat dicapai karena momen Iran membungkuk ke AS tidak dapat ditemukan dalam sejarah.
Sebelumnya, pada Selasa Pejabat senior militer Iran itu menegaskan bahwa Teheran telah sukses melakukan uji coba rudal balistik jarak menengah pada 1 Desember lalu , seperti dikutip kantor berita Fars.
Utusan Khusus AS untuk Iran Brian Hook mendesak Uni Eropa untuk menjatuhkan sanksi pada Republik Islam dalam menanggapi uji coba tersebut, namun Teheran bersikeras bahwa uji coba itu sepenuhnya sesuai dengan perjanjian nuklir 2015 dan bahwa (Iran) itu tidak pernah merencanakan untuk membuat rudal yang mampu membawa hulu ledak nuklir tetapi hanya bertujuan untuk memastikan pertahanan negara.
Kesepakatan nuklir Iran 2015, yang secara resmi dikenal sebagai Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA), membuat Iran menghentikan program nuklirnya sebagai ganti pencabutan sanksi. Namun mei 2018 lalu Washington memutuskan untuk mundur dari kesepakatan itu, dan memberlakukan kembali sanksi terhadap Iran sejak Agustus dan September lalu.
LATIHAN PELUNCURAN RUDAL DARI KAPAL DAN KAPAL SELAM RUSIA
Kapal-perang Rusia dan kapal selam yang meluncurkan rudal , akan mampu menyerang kapal musuh berjarak ratusan kilometer jauhnya dengan ketepatan yang luar biasa. Beberapa versi rudal Rusia bahkan mampu menembus pertahanan kapal musuh karena bisa mencapai kecepatan supersonik saat mendekati target.
Angkatan Laut Rusia telah melaporkan uji coba peluncuran yang sukses dari rudal jelajah caliber 3M-54 (Kode NATO : SS-N-27 Sizzler) yang dilakukan oleh kapal selam bertenaga nuklir Severodvinsk yang saat ini ditempatkan di Laut Barents. Peluncuran ini merupakan bagian dari latihan militer dan mencapai target yang terletak sekitar 700 kilometer jauhnya.
Latihan tempur itu dilakukan dari permukaan laut di salah perairan Barents. Misil yang diluncurkan itu menargetkan sasaran di Chizha di wilayah Arkhangelsk,” , mnurut laporan angkatan laut itu (Rusia).
Rudal caliber itu bisa digunakan pada kapal kapal permukaan dan kapal selam, yang mampu mencapai target hingga beberapa ratus kilometer (tergantung pada modifikasi) dan mampu membawa hingga 450 kilogram hulu ledak. Beberapa versinya bahkan dapat mencapai kecepatan supersonik ketika saat saat akhir mendekati target guna mencegahnya dijatuhkan oleh pertahanan anti-rudal dari kapal (musuh).
ISRAEL SIAP MENERIMA 200.000 IMIGRAN YAHUDI DARi PERANCIS
Merebaknya sikap dan propaganda anti ras Yahudi dan antisimetisme di AS dan diEropa khususnya Perancis sepertinya memang “by designed” untuk tujuan agar orang orang Yahudi dEropa dan AS mau pindah keIsrael, Kita semua tahu Pemukiman bagi mereka yang mau kembali keIsrael telah dan terus dibangun oleh pemerintah Israel.
Hari Minggu kemarin , Pemerintah Israel membahas kesiapannya untuk menerima gelombang baru imigran di tengah peningkatan antisemitisme di Prancis, Ynet melaporkan.
Menyusul hasil pertemuan dipemerintah (Israel), Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah memerintahkan pembentukan program nasional untuk mendorong repatriasi pengungsi Yahudi dari Perancis ke Israel. Menurut media lokal, cetak biru program ini juga akan diperkenalkan ke komisi antar pemerintah tentang integrasi.
Ynet melaporkan bahwa Menteri Urusan Diaspora Israel Naftali Bennett, memperkirakan bahwa sekitar 200.000 orang Yahudi di Perancis dapat dipulangkan ke Israel dalam waktu dekat.
Menurut laporan, Eropa melihat meningkatnya tingkat “xenofobik” (kekhawatiran terhadap ras asing) dan orasi kebencian (terhadap Yahudi) di tengah krisis migrasi berkepanjangan di kawasan itu, seperti dilaporkan Komisi Eropa terhadap Rasisme dan Intoleransi (ECRI) yang dikeluarkan pada musim panas 2018.
ECRI memperingatkan bahwa di beberapa negara, ada “kecenderungan untuk menggambarkan multikulturalisme sebagai ide berbahaya dan untuk mengejar pola yang meniadakan dan menentang nilai hak asasi manusia dan universalitas mereka,” dikutip oleh Ynet.
Menurut ECRI, kecenderungan itu dapat menghambat kohesi sosial dan memicu tindakan permusuhan, diskriminasi, orasi kebencian, atau bahkan kekerasan fisik.
ISRAEL INGIN MERESMIKAN HUBUNGANNYA DENGAN ARAB SAUDI
Pada bulan November 2017 lalu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengakui bahwa meskipun tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Riyadh, negara Yahudi itu memiliki “hubungan” dengan Arab Saudi yang “telah menjadi rahasia umum”.
Stasiun TV Israel Hadashot telah mengutip beberapa sumber yang mengatakan bahwa Perdana Menteri Benjamin Netanyahu tertarik untuk memformalkan hubungan antara Istael dan Arab Saudi menjelang pemilu Israel November 2019.
Sumber itu mengutip ucapan seorang pejabat AS yang tidak disebutkan namanya dan Yossi Cohen kepala badan intelijen nasional Israel Mossad yang diduga berkaitan dengan masalah ini. Tapi Netanyahu belum mengomentari laporan TV Hadashot itu.
Sebelumnya, Times of Israel melaporkan bahwa negara Yahudi itu sedang dalam pembicaraan dengan Arab Saudi dan negara-negara Arab lainnya guna mendorong mereka untuk membangun hubungan diplomatik formal dengan Israel.
Pada akhir Oktober lalu , media Israel mengutip situs berita Uni Emirat Arab Al-Khaleej yang mengatakan bahwa Arab Saudi dan Israel telah mengadakan pertemuan rahasia “di Washington dan London” yang menghasilkan kesepakatan senilai sekitar $250 juta.
Perjanjian tersebut secara khusus mengatur transfer teknologi spionase Israel ke kerajaan Saudi. Belum ada pihak yang terlibat kesepakatan yang telah mengkonfirmasi informasi tersebut.
Pada Maret lalu , Perdana Menteri Israel Netanyahu menegaskan bahwa pemerintah Saudi telah membuka wilayah udara negaranya untuk pesawat Air India yang terbang dari New Delhi ke Israel. Awal tahun ini, dia mengakui bahwa negara Yahudi itu memiliki “hubungan” dengan Arab Saudi yang telah menjadi rahasia umum”.
Pada bulan yang sama, Kepala Staf Pertahanan Israel Gadi Eisenkot mengungkapkan bahwa negaranya siap berbagi intelijen dengan Riyadh untuk “menghadapi Iran”, yang dianggap sebagai ancaman bersama oleh Israel dan Arab Saudi.
ISRAEL : RUSIA TELAH MENGERAHKAN S-300 DISELATAN SURIAH
Rusia telah mengerahkan rudal-rudal pertahanan udara “S-300”, yang diserahkan kepada pemerintah Suriah, di Deir Ezzor Suriah timur, menurut situs web Israel “DEBKAfile” .
Situs itu mengutip sumber militer Israel yang mengatakan bahwa pada hari Senin kemarin (10/12) Kemenhan Rusia telah memerintahkan untuk memindahkan satu batalyon rudal anti-pesawat dengan operator Rusia dari daerah Misyaf di barat Hama ke Deir al-Zour.
Situs web Israel itu menunjukkan bahwa batalion itu dilengkapi dengan delapan peluncur roket yang masing masing punya 50 hingga 70 roket. Tidak ada pernyataan dari Kemenhan Rusia tentang penempatan S-300 itu , sementara Israel sejauh ini tidak secara resmi mengomentari langkah Rusia .
Pada bulan Oktober lalu surat kabar Israel Haaretz menerbitkan gambar yang menunjukkanadanya empat peluncur S300 di dekat Misyaf barat Hama diSuriah tengah. Situs web Israel itu mengatakan “Sumber militer kami mencatat bahwa ini adalah untuk pertama kalinya dalam hampir tiga tahun intervensi militer Rusia di Suriah Moskow telah memberanikan diri untuk mengerahkan pasukannya sendiri di timur.”
“Batalyon rudal S-300 yang baru dikerahkan itu bertujuan untuk membatasi serangan Angkatan Udara AS atas Suriah timur”.
Pada bulan Februari lalu Kemenlu Rusia mengakui info tentang terbunuhnya “warga Rusia” di kota Deir al-Zour setelah ditargetkan oleh beberapa serangan udara yang dilakukan oleh pesawat udara Aliansi Internasional (Koalisi AS).
UKRAINA AKAN RESMI MENGAKHIRI HUBUNUGAN PERSAHABATAN DENGAN RUSIA
Presiden Ukraina Petro Poroshenko mengatakan bahwa pada hari Senin 10 Desember mendatang dia akan menandatangani RUU tentang penghentian Perjanjian Persahabatan dengan Federasi Rusia, dan sejak April 2019 nanti resmi akan menjadi undang-undang.
“Ada makna simbolik tertentu dalam kenyataan bahwa Perjanjian persahabatan dengan Rusia itu akhirnya dihentikan. Saya teah menyerahkan RUU itu kepada Verkhovna Rada (Parelemen Ukraina) . RUU Itu juga sudah melalui voting dua hari lalu dan pada hari Senin (10/12) nanti saya akan menandatanganinya, “Poroshenko mengatakan hal itu pada hari Sabtu di Lviv dalam acara perayaan ulang tahun ke 150 dari terbentuknya masyarakat Prosvita.
Pada 6 desember 2018 lalu para wakil rakyat Ukraina telah menyetujui diakhirinya Perjanjian Persahabatan, Kerja Sama, dan Kemitraan antara Ukraina dan Federasi Rusia. Ketua Verkhovna Rada, Andriy Parubiy, menandatangani RUU itu.
AS KEMBALI KERAHKAN KAPAL INDUK KETIMUR TENGAH
Setelah dua hari lalu Pentagon mengumumkan bahwa AS dan sekutunya (militan) di Suriah timur akan melatih 35.000 hingga 40.000 milisi lokal tambahan guna “menjamin stabilitas” di kawasan itu menyusul kekalahan teroris ISIS. Kini sebuah gugus satuan tempur yang dipimpin oleh Kapal induk kelas Nimitz USS John C. Stennis telah tiba di Timur Tengah, setelah selama delapan bulan tidak ada satupun Kapal induk AS yang berbasis di wilayah tersebut, Angkatan Laut AS melaporkan.
Kesatuan tempur itu berasal dari Armada Angkatan laut ke-5, yang bertanggung jawab atas kegiatan angkatan laut AS di Laut Arab dan Teluk Persia, dan akan ditempatkan di wilayah tersebut setidaknya selama dua bulan.
Menurut agen berita yang didanai pemerintah AS Voice of America, Satuan tempur itu akan dikerahkan untuk “membantu memerangi kelompok teror ISIS di Irak dan Suriah serta perang di Afghanistan.”
Selain itu, seorang pejabat Dephan AS telah mengkonfirmasi laporan sebelumnya bahwa AS sedang meningkatkan kehadirannya di wilayah itu sebagai “pesan” kepada Teheran, dia mengatakan kepada VOA bahwa mereka berada diteluk “hanya utuk unjuk kekuatan kepada Iran.”
Kehadiran Satuan kapal induk itu diharapkan memiliki efek yang sama terhadap pangkalan AS di at-Tanf, Suriah selatan, pejabat itu menambahkan.
AS membentuk garnisun ilegal di at-Tanf (Suriah) pada 2016, dengan alasan pemembenaran untuk memerangi ISIS. Tapi Damaskus dan sekutunya telah berulang kali menuduh AS telah menggunakan pangkalan itu untuk melatih dan mempersenjatai milisi ISIS agar tetap bisa melanjutkan perangnya melawan pemerintah Suriah.
Pada hari Kamis kemarin , Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Joseph Dunford mengatakan bahwa AS harus melatih 35.000 hingga 40.000 lebih “pasukan lokal” untuk “memberikan stabilitas” di Suriah timur, dilokasi yang kini dikuasai Kurdi Suriah yang didukung AS setelah kekalahan ISIS diwilayah itu .
Washington, yang sejak awalnya membenarkan kehadirannya di Suriah dengan alasan perang melawan terorisme, telah mengubah alasannya untuk tetap di negara itu menyusul kemerosotan ISIS.
Pada bulan September lalu , penasihat keamanan nasional John Bolton mengatakan bahwa militer AS akan tetap di Suriah sampai milisi yang didukung Iran juga telah meninggalkan negara itu.
Ketegangan antara Washington dan Teheran meningkat pada bulan Mei, setelah AS secara sepihak menarik diri dari kesepakatan nuklirnya dengan AS dan AS mulai menerapkan serangkaian sanksi keras.
JENDRAL DUNFORD : AS AKAN KEMBALI MELATIH DAN MEMPERSENJATAI 40.000 MILITAN BARU DISURIAH
Dengan alasan untuk “memberikan stabilitas” di Suriah, AS perlu melatih dan mempersenjatai lagi sekitar 40.000 pejuang lokal, tetapi jumlah mereka baru ada 20 persen sekarang ini, Ketua Kepala Staf Gabungan General Joseph Dunford mengatakan.
“Kehadiran kami di Suriah saat ini adalah berkelanjutan (tidak pasti kapan berakhirnya) dan dapat disesuaikan berdasarkan kondisi,” tambah Dunford dalam acara “Transformers : Defense” yang diselenggarakan oleh Washington Post pada hari Kamis.
Pada maret 2018 lalu Presiden Donald Trump pernah mengumumkan bahwa AS akan “segera” meninggalkan Suriah dan faktanya secara resmi hal itu tidak pernah dilakukan , tetapi komentar Dunford itu menunjukkan bahwa pendirian Washington adalah bertentangan dengan presiden AS, seperti halnya yang terjadi terhadap Afghanistan.
Sejak 2014, AS telah mengirim sekitar dua ribu pasukan operasi khusus ke Suriah, dengan alasan kebutuhan untuk mengalahkan teroris ISIS . tapi Damaskus telah mencela kehadiran mereka itu sebagai sebagai upaya pendudukan ilegal.
Faktanya , kehadiran Pasukan AS di Suriah secara resmi hanya membantu Pasukan Demokrat Suriah (pemberontak Suriah) , sebuah milisi proksi yang sebagian besar terdiri dari Kurdi dan beberapa pejuang Arab local yang kekuatan pasukannya diperkirakan sekitar 65.000-70.000.
Wilayah yang dibebaskan dari ISIS oleh SDF (pemberontak Suriah) belum dikembalikan kepenguasaan pemerintah; sebaliknya, para pejuang yang didukung AS itu telah membentuk struktur pemerintahan paralel di sana.
SDF tampaknya bernasib agak lebih baik daripada kekuatan lain dikembangkan AS di Suriah . Pada 2015, munculnya “pemberontak moderat” yang dilatih diTurki dan dipersenjatai oleh AS dengan mudah dikalahkan dan menyerah kepada kelompok Al-Nusra begitu mereka mulai memasuki Suriah.
Pada 2015 Pentagon telah memberikan dana $500 juta untuk program itu , dan pada 2016 kembali meminta lagi (kepemerintah AS) sejumlah $600 juta untuk tujuan melatih 15.000 militan selama tiga tahun.
Turki tidak suka dengan peran penting pejuang Kurdi sebagai kekuatan proxy (bentukan AS) itu , dan pada agustus 2016 menyerang Suriah dalam upaya untuk menjaga agar SDF tetap berada di tepi kiri Sungai Eufrat.
PROVOKASI TERBARU SEJAK PERANG DINGIN, KAPAL PERANG AS MENDEKATI PERAIRAN SELATAN RUSIA
Sebuah Kapal perusak AS berlayar di lepas pantai Rusia, dekat pangkalan Armada Pasifik di Vladivostok, ini adalah aksi (provokasi) pertama mereka sejak Perang Dingin. Kapal AS lainnya juga diharapkan segera tiba di Laut Hitam di tengah ketegangan antara Rusia dan Ukraina.
Kapal USS MCCampbell (DDG-85) itu memasuki perairan dekat Pantai Peter the Great (Peter yg agung) untuk apa yg mereka sebut “Menantang klaim berlebihan maritim Rusia dan menjunjung tinggi hak, kebebasan, dan penggunaan sah dari laut” yang dinikmati oleh AS dan Negara lainnya, Letnan Rachel McMarr, seorang juru bicara Armada Pasifik AS, mengatakan dalam sebuah pernyataan.
Angkatan Laut AS menyebut aksi tersebut sebagai i “Freedom of Navigation Operation” (FONOP). Terakhir kali operasi FONOP seperti ini dilakukan di daerah ini pada 1987, saat puncak ketegangan Perang Dingin dengan Uni Soviet.
“Operasi-operasi ini menunjukkan AS akan terbang, berlayar dan beroperasi di mana pun hukum internasional mengizinkan,” kata McMarr. “Itu adalah hal yang benar seprti yang kita lakukan di Laut Jepang, dan tempat2 lain di seluruh dunia.”
Nama Pantai “Peter the Great” adalah nama kaisar pertama Rusia, dan saat ini ditaburi dengan basis Armada Pasifik Rusia.
Washington tidak mengakui klaim teritorial Rusia di Laut Jepang, dimana seorang pejabat Angkatan Laut AS mengatakan kepada CNN bahwa mereka masih berada jauh dari batas 12 mil laut yang disebut dalam Konvensi PBB tentang Hukum Laut (UNCLOS). Tapi sementara Rusia telah meratifikasi konvensi itu , tapi AS sendiri belum melukannya.
Itu belum apa apa, Angkatan Laut AS juga merencanakan untuk mengirim kapal perangnya ke Laut Hitam dalam waktu dekat. CNN melaporkan bahwa Departemen Luar Negeri telah memberi tahu Turki tentang niat untuk mengirim kapal perang melalui selat Bosporus dan Dardanelles, dimana berdasarkan ketentuan Konvensi Montreux tahun 1936, pemberitahuan harus dilakukan 15 hari sebelumnya.
Perjanjian Montreux 1936 itu juga membatasi kehadiran kapal dari negara-negara yang tidak berbatasan dengan Laut Hitam hingga maksimal 21 hari. Terakhir kali AS mengirim kapalnya di daerah itu pada bulan Oktober (2018) lalu.
Seorang Pejabat AS secara anonim mengatakan kepada CNN bahwa tindakan itu merupakan tanggapan atas insiden antara kapal penjaga pantai Rusia dan tiga kapal Ukraina di Selat Kerch yang menghubungkan Laut Azov ke Laut Hitam pada bulan lalu.
AS juga telah berulang kali mengirimkan kapal perangnya ke bagian Laut China Timur yang menimbulkan protes berulang dari China, dan yang terakhir terjadi pada pekan lalu, dimana ketika kapal penjelajah rudal USS Chancellorsville (CG-62) berlayar melintasi wilayah itu.
CFO HUAWEI DITAHAN DIKANADA KARENA DIANGGAP MELANGGAR LARANGAN TRANSAKSI DENGAN IRAN
Jumat kemarin Kejaksaan Kanada mengatakan bahwa AS telah meminta ekstradisi Direktur Keuangan Huawei (CFO) Meng Wanzhou yang dicurigai terlibat dalam konspirasi untuk menipu beberapa lembaga keuangan dan melanggar larangan sanksi AS terhadap Iran.
Belum jelas berapa besar tuntutan yang akan dia hadapi, tetapi paling tidak dia akan menghadapi hukuman maksimal 30 tahun di balik jeruji besi.
Meng, Direktur Keuangan/ CFO (Cheaf Finance Officer) dari perusahaan raksasa Huaei dan ketua dewan telekomunikasi Cina, telah ditangkap di Vancouver (Kanada) pada hari Sabtu minggu lalu tetapi sampai hari rabu, Departemen Kehakiman AS tidak mengumumkan penangkapan itu.
Globe and Mail Kanada melaporkan, bahwa berdasarkan sumber dari penegak hukum, diungkapkan bahwa dia telah ditangkap karena dianggap melanggar sanksi AS terhadap Iran.
Perintah pembungkaman, atau di Kanada disebut sebagai larangan publikasi, dikenakan pada kasus Meng. Beberapa media telah menentang lelucon di pengadilan seperti ini. Tapi menurut laporan BBC larangan itu akhirnya dicabut oleh hakim di Vancouver,
Jaksa (diKanada) menuduh bahwa Meng telah menipu para pengacara diAS soal hubungan antara perusahaan SkyCom dan Huawei. Menggunakan SkyCom sebagai proxy rahasia, Huawei telah menjual produknya ke Iran , dan in dianggap melanggar penetapan sanksi AS kepada Iran dan telah berlangsung antara 2009 dan 2014.
Huawei adalah produsen peralatan telekomunikasi terbesar kedua di dunia,
AS telah menerapkan sejumlah langkah untuk menghambat transfer teknologi dari Huawei dan produsen telekomunikasi lain seperti ZTE Corp. Produk Huawei juga telah dilarang oleh Pentagon untuk dijual di pangkalan militer AS.
Kasus ditahannya Direktur keuangan Huawei diKanada ini adalah bukan kasus kriminal biasa , tapi lebih kepada soal politik antara AS, China dan Iran.
KETUA PARLEMEN RUSIA : KAMI BELUM PERNAH MENGUJI COBA RUDAL BALISTIK ISKANDER-M
Rusia belum pernah melakukan uji coba sistem rudal balistik taktis Iskander-M seperti yang diklaim oleh AS, dan oleh karena itu kami tidak pernah melanggar Perjanjian Intermediate-Range Nuclear Forces (INF), Ketua Parlemen Duma Rusia untuk Bidang Pertahanan Vladimir Shamanov mengatakan pada hari Kamis.
“Mereka mencela kami atas misil Iskander-M, yang diduga, menurut informasi rahasia dan bukti yang ada (pada mereka) kami telah melakukan uji coba. Saya katakan dengan sebenarnya bahwa belum pernah ada uji coba (yang telah dilakukan) , dan kami hanya menguji coba rudal lain “, Shamanov mengatakan pada sidang pleno di majelis rendah Rusia.
Komentar itu dikeluarkan menyusul adanya pernyataan Menlu AS Mike Pompeo, selasa lalu yang mengatakan bahwa Washington akan menghentikan kepatuhannya terhadap Perjanjian INF dalam 60 hari kecuali Rusia kembali ke kepatuhan penuh dengan perjanjian tersebut. Langkah ini sejalan dengan pernyataan yang dibuat sebelumnya oleh Presiden AS Donald Trump yang bersikeras bahwa Moskow telah melanggar perjanjian itu dan dengan demikian memaksa Washington untuk keluar dari perjanjian INF. Tapi Rusia beberapa kali membantah klaim bahwa mereka telah melanggar ketentuan2 dalam perjanjian itu.
Sementara Moskow sendiri telah berulang kali menuduh Washington melanggar Perjanjian INF. Rusia telah menyatakan bahwa AS telah mengerahkan peluncur rudal Tomahawk di Rumania dan Polandia, dan ini adalah sesuatu yang dilarang oleh perjanjian tersebut. Rusia juga menunjukkan fakta bahwa AS sedang mengembangkan Drone tempur dan membiayai penelitian pengembangan rudal jelajah berbasis darat.
Perjanjian INF ditandatangani antara Uni Soviet dan AS pada Desember 1987 dan meminta pihak-pihak untuk menghancurkan rudal balistik dan Rudal jelajah berbasis darat mereka dengan kisaran antara 500 dan 5.500 kilometer (dari 311 hingga 3.317 mil).
Kita tidak tahu yang dimaksud oleh ketua Parlemen Rusia bahwa mereka belum pernah menguji coba Rudal Balistik Iskander-M yang menjadi momok bagi AS itu, tapi paling tidak pada tahun 2016, Rusia telah beberapa kali melakukan “Firing test” (tanpa war head) atas rudal taktis yang punya akurasi tinggi dan mampu bermanuver menghindari anti serangan udara lawan itu. Jadi bisa dikatakan Rudal jarak sedang ini sebagai tidak bisa dijatuhkan. Sebuah kemampuan yang membuat keder AS karena belum dimiliki oleh Rudal rudal AS.
https://www.youtube.com/watch?v=N70ro8J4lYM
SELAMA 2018 , 23.000 MILTAN DITUMPAS & 40.000 PEMBERONTAK BERGABUNG KEMBALI KEPASUKAN SURIAH
Selama tahun 2018 pasukan Suriah telah menewaskan 23.000 militan dan membebaskan 387 permukiman di Suriah, Kepala Staf Umum Rusia Valery Gerasimov mengatakan dalam satu briefing bagi militer asing pada 5 Desember kemarin.
Gerasimov menyebut pasukan Suriah yang telah memperoleh pengalaman tempur yang cukup di bawah kepemimpinan penasihat militer Rusia, berhasil melakukan operasi untuk mengambil alih kawasan Ghouta Timur, Homs dan area n de-eskalasi selatan.
Dia menambahkan bahwa lebih dari 40.000 anggota kelompok bersenjata oposisi “moderat” telah bergabung kembali dengan pasukan pemerintah. Selain itu para militan yang bergabung itu secara sukarela menyerahkan 650 senjata dan peralatan militer kepada Tentara Suriah.“Peran yang peting juga dimainkan oleh Pusat Rusia untuk rekonsiliasi atas fihak2 yang bertikai.
Selama operasi ini, lebih dari 230.000 orang berhasil dikeluarkan dari zona de-eskalasi melalui koridor kemanusiaan yang diciptakan secara khusus, ”Kepala Staf Umum menekankan.
Gerasimov juga menekan situasi di tepi timur sungai Eufrat di mana AS dilaporkan berusaha menciptakan formasi kuasi-negara Kurdi.
“Situasi di perbatasan timur sungai Eufrat memburuk. Amerika Serikat bergabung kembali dengan Kurdi Suriah dan sedang mencoba untuk membuat formasi kuasi-negara yang independen dari pemerintah pusat di sana.
Mereka sudah membentuk pemerintahan yang disebut Federasi Demokratis Suriah Utara. Amerika mendukung aspirasi separatis Kurdi dengan mengirimkan senjata dan peralatan militer kepada mereka, dan dengan demikian memungkinkan mereka untuk menindas suku2 Arab, ”katanya.
Jenderal itu melanjutkan dengan mengatakan bahwa teroris ISIS di Suriah sebagian besar ada disisi timur Sungai Eufrat, di wilayah yang dikuasai AS.
“Pada bulan Desember tahun lalu, fase aktif operasi untuk menghancurkan Kelompok bersenjata di Suriah telah selesai. Hari ini, militan Daesh (ISIS) berada di sebelah timur Euphrates, di wilayah yang dikuasai oleh tentara AS, ”kata Gerasimov.
“AS selalu bilang bahwa mereka melakukan serangan melawan Daesh (ISIS) di timur Suriah. Tetapi yang kita lihat adalah sebaliknya. Kantung kantung ‘tidur’ teroris itu kini malah menjadi aktif dan sebagai hasilnya, kini Daesh (ISIS) telah mulai memperluas zona pengaruhnya di timur negara itu. ”
NATO MEMBERI WAKTU 60 HARI KEPADA RUSIA ATAS NASIB PERJANJIAN SENJATA NULIR INF
Selasa lalu Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mendesak Moskow untuk menunjukkan kepatuhannya terhadap Traktat Perjanjian nuklir Jarak sedang (INF) dalam waktu 60 hari seperti yang diusulkan oleh Amerika Serikat, tetapi dia juga mengancam bahwa aliansi (NATO) akan mempersiapkan opsi pemutusan (sefihak) perjanjian itu.
Berbicara di sebuah Konferensi pers di Brussels, Stoltenberg mengatakan bahwa Rusia tidak boleh melewatkan “kesempatan terakhirnya” untuk mempertahankan perjanjian pengawasan senjata penting antara Moskow dan Washington itu.
Dalam konferensi pers di Brussels Menteri pagi sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan bahwa AS akan menangguhkan ketaatannya pada Perjanjian INF dalam 60 hari kecuali jika Rusia mau kembali memathuhi secara penuh perjanjian tersebut.
Para menteri luar negeri negara anggota NATO telah berkumpul di Brussels untuk membahas tantangan keamanan utama yang dihadapi aliansi itu, termasuk situasi di Timur Tengah dan Afrika Utara, serta Perjanjian Intermediate-Range Nuclear Forces (INF).
“PERESVET” , SENJATA LASER RUSIA YANG MASIH PENUH MISTERI
Karakteristik dari sistem laser canggih Rusia “Peresvet” masih tetap menjadi rahasia meskipun sudah dilucurkan kedalam dinas militer Rusia. Sementara beberapa ahli memperkirakan senjata ini akan berfungsi sebagai sistem pertahanan udara, yang mampu menjatuhkan jet dan rudal musuh, yang lain mennggambarkan alat ini bisa digunakan dalam peperangan elektronik yang dapat membutakan sistem senjata musuh yang canggih.
Kemenhan Rusia telah mengeluarkan sebuah video, yang menampilkan proses pengerahan dan persiapan senjata laser tempur Rusia “Peresvet”, yang telah memasuki layanan tempur eksperimental pada 1 Desember.
https://www.youtube.com/watch?v=BOLcL0C1kzQ
Setelah menjalani pengarahan khusus, para tentara (Rusia) itu mulai mengoperasikan “Peresvet” “, sekarang mereka mempraktekkan eksekusi dari semua tahapan penerapan sistem canggih itu secara tepat waktu .
Sangat sedikit info yang diketahui tentang sistem senjata laser ini, yang pertama kali terungkap dalam pidato Presiden Rusia Vladimir Putin didepan Majelis federal Rusia pada 1 Maret 2018.
Diharapkan ini akan menjadi sistem pertahanan udara yang dapat melacak dan menembak jatuh pesawat dan rudal yang musuh. Beberapa orang memperkirakan system ini akan bertugas sebagai sistem “pembuta” senjata lawan yang membuat mereka tidak bisa beroperasi. Penamaan senjata ini dengan “Peresvet” dipilih oleh warga Rusia melalui voting online.
PETINGGI MILITER RUSIA : KEHADIRAN NATO DIARTIK MENINGKATKAN POTENSI KONFLIK
Menurut komandan Armada Utara Rusia Admiral Nikolai Evmenov, negara-negara non-Arktik sedang berusaha untuk menguasai sumber daya di wilayah Arktik.
“Kita harus mencermati peningkatan kehadiran pasukan gabungan NATO dalam skala besar di wilayah Arktik dalam waktu dekat, dan sebagai konsekuensinya akan tumbuh potensi konflik di sana,” kata Evmenov Forum Internasional tentang “Arctic: Hari Ini dan Masa Depan ” di St. Petersburg.
Dia menambahkan bahwa daftar negara-negara non-Arktik yang berusaha untuk mendapatkan akses ke wilayah tersebut termasuk Brasil, Jepang, Cina, Korea Selatan, India, dan beberapa negara Eropa.
Menurut Evmenov, Arktik berubah menjadi “salah satu pusat produksi hidrokarbon dunia dan hub (Pusat aktivitas) tinggi untuk komunikasi transportasi internasional”, yang menarik berbagai aktor internasional yang dapat mengancam kepentingan nasional Rusia.
Pada awal musim gugur ini diwilayah ini kita menyaksikan latihan (militer NATO) Trident Juncture. Yang secara keseluruhan melibatkan 50.000 tentara dan peralatan dari 29 negara anggota NATO, serta mitra strategis mereka Swedia dan Finlandia juga ambil bagian.
Latihan itu, bagaimanapun telah memprovokasi oposisi beberapa politisi diNorwegia dan menyebabkan memburuknya hubungan antara AS dan Rusia, serta menempatkan Norwegia di antara sebuah batu dan posisi yang sulit.
SEORANG PEMBANGKANG KERAJAAN SAUDI TUNTUT PERUSAHAAN SPYWARE ISRAEL KARENA MERETAS PONSELNYA
Seorang pembangkang Arab Saudi yang tinggal di Kanada menggugat sebuah perusahaan spyware Israel dengan alasan bahwa perusahaan itu telah meretas ponselnya dan memantau komunikasinya dengan kolumnis Saudi yang sekarang terbunuh Jamal Khashoggi untuk kepentingan Riyadh.
Omar Abdulaziz telah mengajukan gugatan terhadap NSO Group di Israel di mana firma cyber itu bermarkas besar, New York Times melaporkan Senin.
Pembangkang Kerajaan Saudi itu menuduh bahwa orang yang sama dengan tertuduh pembunuh Khashoggi di Konsulat Saudi di Istanbul Turki telah menghubungi dia dan mendesaknya untuk pulang kembali ke Arab Saudi. Dia menyimpan rekaman dari beberapa percakapan itu.
Menurut dokumen pengadilan, Abdulaziz kemudian menerima pesan sms yang seolah-olah berisi tautan untuk melacak parcel (paket). Tapi Abdulaziz tidak hal tahu bahwa tautan sms itu adalah penyamaran yang digunakan oleh spyware NSO Group.
Citizen Lab, pengawas internet Kanada akhirnya menginformasikan kepada Abdulaziz bahwa ponselnya telah dimonitor. Gugatan itu mengatakan bahwa setelah ponselnya menderita infeksi dari spyware Israel, pemerintah Saudi bisa mengakses komunikasi antara Abdulaziz dan Khashoggi yang “berkontribusi secara signifikan terhadap keputusan untuk membunuh Khashoggi,” seperti dikutip oleh Times of Israel.
Setelah ponselnya diretas, Petugas Saudi kemudian menyerbu rumah keluarga Abdulaziz di Jeddah dan menahan dua saudara laki-lakinya, menurut Times of Israel. Mereka sekarang masih berada di tahanan fihak keamanan Saudi.
NSO Group mengatakan bahwa gugatan itu “tidak berdasar” dan gagal menunjukkan bahwa perusahaan teknologi itu terlibat dalam apa yang terjadi pada Abdulaziz dan keluarganya.
Kelompok Amnesti hak asasi manusia International telah mempertimbangkan tindakan hukum terhadap NSO Group, dan menuduh bahwa perusahaan itu secara diam-diam menjual produk perangkat lunaknya ke “rezim yang melanggar hak asasi manusia,” dan kemudian menggunakan spyware itu terhadap target mereka, baik mereka yang dianggap pembangkang, aktivis atau bahkan Amnesty International sendiri, Sputnik melaporkan 29 November lalu.
Amnesti hak asasi juga telah meminta Kementerian Pertahanan Israel untuk melarang penjualan lisensi perangkat lunak NSO Group itu kepada prinsipal asing, tetapi kemenhan Israel menolak usulan ini.
Tahun lalu , sebuah Penyelidikan yang dilakukan surat kabar Israel Haaretz menemukan apa yang dikatakannya sebagai bukti bahwa NSO Group menawarkan untuk menjual program spyware yang disebut “Pegasus” kepada pemerintah Saudi.
Pegasus menginfiltrasi ponsel Anda dengan mengirimi Anda pesan teks dengan tautan sebagai umpan. Jika Anda mengeklik tautan tersebut, NSO Group dapat mengambil alih kontrol penuh atas ponsel Anda, termasuk akses tanpa henti ke sakelar on-off , kamera dan mikrofon diperangkat Anda.
Fihak Amnesty sendiri menemukan Pegasus telah digunakan dalam upaya untuk meretas ponsel milik karyawan Amnesty. Tapi NSO Group menanggapi hal itu dengan menyatakan bahwa Pegasus “ditujukan secara eksklusif untuk penyelidikan dan pencegahan kejahatan dan terorisme,” Sputnik melaporkan.
Bulan lalu, mantan kontraktor Keamanan Nasional AS Edward Snowden mengungkap i peran Kelompok NSO dalam pembunuhan Khashoggi saat berpidato di depan audiensi di Israel.
JEPANG KEMBALI SUMBANG $5JUTA UNTUK REKONSTRUKSI SURIAH
Pemerintah Jepang telah memberikan bantuan keuangan ke Pemerintah Suriah senilai $5juta untuk merehabilitasi kota “Harasta” di wilayah Ghouta timur Damaskus.
Selasa lalu , Kedutaan Jepang di Suriah mengumumkan di Twitternya bahwa “bantuan keuangan itu diberikan n oleh pemerintah Jepang melalui Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP) di Suriah, untuk merehabilitasi infrastruktur di Ghouta timur termasuk Harasta city.
Dengan demikian, total bantuan kemanusiaan Jepang ke Suriah sejak 2012 telah mencapai $ 445 juta.
Proyek di Suriah ini akan fokus untuk mendukung ketahanan populasi lokal yang mengalami kehancuran parah yang diakibatkan oleh perang dan untuk menghidupkan kembali mata pencaharian mereka dalam kerangka Rencana Respons Kemanusiaan negara.
Daerah Ghouta Timur sangat menderita karena kegiatan para Terotis, namun belum lama ini telah dibebaskan dari teroris dan banyak warga Suriah yang mulai kembali ke rumah mereka di daerah tersebut.
MILITER SAUDI DIKONSENTRASIKAN KE RIYADH MENCEGAH KEMUNGKINAN KUDETA
Putra Mahkota Arab Saudi telah menyebar pasukan kerajaan dalam menanggapi desas-desus akan adanya anggota keluarga kerajaan yang berencana untuk menggulingkannya dengan kudeta, Media Emirat melaporkan.
Personil dan peralatan militer dilaporkan telah dikerahkan dari bagian timur dan barat Arab Saudi ke Riyadh disaat Putra Mahkota MBS sedang menghadiri KTT G20 di Argentina.
Perombakan militer apapun kemungkinan akan dijadikan langkah pre-emptive untuk mencegah setiap potensi pergerakan ketika sang sementara Putra Mahkota, MBS, berada di luar negeri.
Laporan yang dibuat di media Emirat itu dikeluarkan bertepatan dengan wawancara dengan seorang pangeran Saudi yang tidak sefaham 9dengan MBS) yang mengklaim akan adanya kudeta kerajaan sebentar lagi, dan fihak oposisi sedang memobilisasi kekuatan guna melawan Putra Mahkota.
Pangeran Khalid bin Farhan al-Saud, yang tinggal di pengasingan di Jerman, mengatakan bahwa kelompok oposisi telah terbentuk di Arab Saudi dengan satu tujuan: untuk menggulingkan Putra Mahkota MBS.
Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan al-Khaleej Online, Pangeran Khalid mengatakan bahwa gaya pemerintahan Putra Mahkota adalah “bodoh dan delusional’.
Dia mengatakan bahwa jika keluarga kerajaan dan negara lain memutuskan untuk beralih menentang Raja Salman dan Putra Mahkota ‘gelombang kekerasan kemungkinan akan terjadi karena penguasa kerajaan Saudi menggunakan metode yang “ bodoh dan barbar”’.
“Saya berharap akan ada kudeta lunak yang akan menggulingkan “pemerintahan dibalik layar” dan kemudian mengambil kendali lembaga keamanan penting , dan kemudian memecat Putera Mahkota dan raja.” Kata-katanya itu didukung laporan bahwa ada konspirasi yang berkembang di antara anggota-anggota “Dinasti Saud” untuk memastikan putra tersayang Raja itu tidak akan menjadi Raja ketika Raja Salman yang berusia 82 tahun itu meninggal.
Tidak seperti monarki Eropa, Dinasti Saud yang terdiri dari ratusan pangeran, dimana suksesi penggantian Raja diambil dari garis kesukuan, dan tidak secara otomatis jatuh ke putra tertua.
Konsultasi selalu diminta dari setiap garis keluarga sebelum Raja yang baru dipilih , tetapi karena Putra Mahkota sekarang (MBS) secara de facto adalah penguasa , maka upaya untuk menyingkirkannya dari kesetaraan (untuk menjadi Raja) mungkin akan punya konsekuensi terjadinya kekerasan.
Kandidat yang disukai dari fihak oposisi adalah Pangeran Ahmed bin Abdulaziz 76tahun, adik lelaki dari Raja Salman dan paman dari MBS. Pangeran Ahmed adalah satu dari hanya tiga orang anggota “Dewan Kesetiaan”, yang terdiri dari anggota senior keluarga yang berkuasa, yang pada 2017 menentang MBS untuk menjadi putra mahkota, dua sumber Saudi mengatakan pada saat itu.
Pangeran Ahmed bin Abdil aziz
Dalam beberapa pekan terakhir, beberapa Pejabat senior AS telah mengindikasikan bahwa mereka akan mendukung Pangeran Ahmed, yang telah menjadi deputi menteri dalam negeri selama hampir 40 tahun ini, Kata sumber di Saudi dengan pengetahuan langsung tentang masalah ini.
RUSIA SUKSES UJI COBA SISTEM PERTAHANAN UDARA YANG DIPERBAHARUI
“Pasukan Pertahanan Antariksa (Aerospace Forces) berhasil melakukan uji peluncuran rudal yang ditingkatkan kemampuannya dari sistem pertahanan anti-rudal Rusia di tempat pengujian Sary Shagan (Republik Kazakhstan),” kata Kementerian Pertahanan Rusia.
Menurut Kolonel Sergei Grabchuk petugas pada departemen yang mengoperasikan sistem pertahanan anti-rudal Angkatan Udara Rusia, setelah serangkaian uji coba sistem pertahanan anti rudal yang baru itu menegaskan bahwa “Rudal itu sukses mencapai karakteristik yang ditetapkan dan berhasil menyelesaikan tugasnya menghancurkanl target konvensional dengan akurasi yang telah ditetapkan”.
Sistem pertahanan udara baru berada dalam pelayanan Angkatan Udara Rusia dan dirancang untuk melindungi terhadap serangan udara.
MENLU TURKI : SISTEM S-400 RUSIA LEBIH UNGGUL DARI SISTEM PATRIOT BUATAN AS
Menurut Menlu Turki Mevlut Cavusoglu, sistem pertahanan udara S-400 yang dibeli dari Rusia jauh lebih unggul daripada sistem pertahanan udara Patriot yang dibuat oleh AS dan inilah mengapa Turki memilih S-400.
Menlu Turki menjelaskan bahwa selama sekitar satu dekade Turki berusaha untuk membeli sistem pertahanan udara, termasuk MIM-104 Patriot dari AS, namun apa yang disebut sistem rudal pencegat yang “high-end” itu “tidak berfungsi” ketika diuji coba .
Mengingat Patriot gagal memenuhi persyaratan pertahanan udara militer Turki, Turki kemudian memeilih opsi dari negara lain.
Cavusoglu mengklaim bahwa pada saat Turki berhasil melakukan kontrak dengan Rusia untuk pembelian S-400, kebutuhan militer untuk sistem pertahanan udara modern yang sangat efektif adalah sangat “mendesak”.
Cavusoglu menegaskan kembali. “Rusia memberikan kesepakatan (jual beli) yang terbaik dan transaksi itu telah dilakukan, dan mari kita lihat di masa mendatang siapa yang akan membuat proposal terbaik”.
Menurut sumber itu , militer Turki akan membeli empat batalion S-400 ( 32 peluncur individual, masing-masing memliki empat rudal tembak) dari Rusia, senilai 2,5 miliar dolar.
PASUKAN AS DI AL TANAF SERANG PASUKAN SURIAH DENGAN RENTETAN ROKET
Pasukan AS yang ditempatkan diperbatasan pangkalan militer Al-Tanaf telah menyerang posisi Tentara Suriah di jantung gurun Al-Badiyah Suriah.
Beberapa saat lalu Sumber militer mengumumkan u bahwa pasukan AS telah menembakkan 14 rudal ke lokasi pasukan pemerintah yang terletak di dekat daerah Al-Sukhnah di timur Palmyra.
Sumber itu membantah ada korban tentara (Suriah) dan hanya menderita kerugian dalam material. AlTanaf dikenal sebagai nama area “55 km”, di mana ratusan pemberontak Suriah yang didukung AS beroperasi di sana, dan mendapat pelatihan oleh penasehat militer dari AS.
“Al-Tanf” terletak di jalan raya Damaskus-Baghdad di perbatasan dengan Irak dan tidak jauh dari perbatasan Yordania. Washington membenarkan pasukannya kehadirannya di daerah Al-Tanf dengan alasan guna memerangi “Daesh” atau “ISIS”.
Patut dicatat bahwa dalam dua hari ini wilayah selatan Suriah telah mengalami serangan dari Israel, di mana pertahanan udara Suriah berhasil mencegat semua rudal yang datang dan menghancurkan seluruhnya.