Para penyelidik PBB mengatakan mereka mencurigai AS dan sekutu utamanya Inggris dan Prancis, telah terlibat dalam “kejahatan perang” di Yaman, dengan memasok senjata, logistik, dan intelijen pada koalisi pimpinan Saudi yang menyerang negara itu.
Para ahli PBB itu menyajikan temuan itu di Jenewa pada hari Selasa 3/9/19 kemarin. Mereka mengatakan, “legalitas pemasokan senjata oleh Perancis, Inggris, AS, dan negara-negara lain masih dipertanyakan, dan merupakan subyek dari berbagai proses pengadilan domestik.”
Panel ahli PBB itu untuk pertama kalinya menyusun daftar 160 orang perwira militer dan politisi yang bisa menghadapi dakwaan kejahatan perang. Mereka berasal dari Arab Saudi, Uni Emirat Arab, gerakan Houthi dan pasukan militer pemerintah Yaman. Daftar rahasia dari mereka-mereka yang paling mungkin terlibat telah dikirim ke PBB.
Juga ditemukan para pejuang Houthi “menggunakan ranjau darat anti-personil dan anti-kendaraan, yang melanggar hukum kemanusiaan internasional, khususnya karena ranjau-anjau itu ditempatkan di lokasi-lokasi yang tak ditandai yang sering dikunjungi oleh warga sipil, dengan sedikit atau tanpa memberikan peringatan, yang menjadikannya sebagai ranjau tanpa pandang bulu.
Penggunaan ranjau anti-personil dilarang oleh konvensi larangan ranjau anti-personil, yang aplikasinya telah diakui oleh otoritas de facto.
“Laporan mengejutkan ini harus dianggap sebagai peringatan bagi pemerintah Inggris. Laporan ini menyajikan semua bukti yang diperlukan tentang kesengsaraan dan penderitaan yang diderita rakyat Yaman oleh perang yang sebagian didorong oleh penjualan senjata Inggris ke Arab Saudi dan anggota koalisi lainnya, ”kata direktur negara Oxfam, Muhsin Siddiquey, direktur Oxfam di Yaman.
Ketiga negara barat itu telah memasok senjata kepada rezim Arab Saudi dan negara-negara koalisinya, yang telah terlibat dalam serangan militer berdarah terhadap Yaman sejak awal 2015.
Senjata-senjata itu termasuk berbagai persenjataan presisi, yang telah digunakan pada banyak kesempatan melawan daerah berpenduduk padat.
Para pengamat PBB itu mengatakan, pemasokan senjata-senjata presisi berpemandu untuk menyerang warga sipil telah membantah klaim mereka sendiri , bahwa banyaknya korban sipil itu akibat serangan yang “tidak sengaja”
Ketiga negara barat itu juga telah memberikan koordinat pemboman kepada koalisi Arab saudi dan memberikan bantuan penasihat militer bagi serangan yang mereka lakukan.
Orang-orang di bekas pemerintahan Yaman , koalisi barat , termasuk koalisi Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, telah ” melakukan serangan udara yang melanggar prinsip-prinsip pembedaan (sipil/militer), prinsip proporsionalitas, dan prinsip tindakan pencegahan,” kata laporan PBB itu.
Mereka “bisa jadi juga telah menggunakan kelaparan sebagai senjata perang, ini sebuah tindakan yang bisa dianggap sebagai kejahatan perang,” tambah laporan itu mengacu pada pengepungan pelabuhan (tempat masuknya pangan) di Yaman, yang diblokade oleh Arab Saudi dan sekutunya sejak invasi dimulai.
Puluhan ribu orang telah tewas di Yaman sejak dimulainya serangan militer koalisi Saudi. Rakyat seluruh negara juga terpuruk diambang kelaparan di seluruh negeri karena para aggressor itu terus menghalangi masuknya pasokan (pangan dan obat2an) yang benar-benar dibutuhkan.
Laporan PBB itu menyebut, panel independennya telah mengirim daftar rahasia kepada kepala hak asasi manusia PBB Michelle Bachelet, dan mengidentifikasi “orang-orang yang mungkin bertanggung jawab atas kejahatan internasional itu.”
Panel PBB mengatakan juga telah menerima laporan yang mengindikasikan bahwa pasukan UEA dan kelompok afiliasinya telah menyiksa, memperkosa, dan membunuh orang –orang yang disangka lawan politiknya yang ditahan di fasilitas rahasia.
Dua kapal perang AS dilaporkan telah memasuki wilayah laut Mediterania minggu ini, di tengah munculnya tuduhan tentang adanya penggunaan senjata kimia di Suriah.
Menurut situs Avia.Pro Rusia, dua perusak US Lassen dan US Forrest Sherman telah memasuki Laut Mediterania minggu ini dan menuju ke bagian timur wilayah itu.
Avia.Pro mengatakan, beberapa sumber mengklaim bahwa dua kapal perusak yang dipersenjatai dengan rudal jelajah Tomahawk itu sebenarnya menuju ke Teluk Persia, sementara suber lain menduga mereka bersiap-siap untuk menyerang militer Suriah.
“Menurut beberapa sumber, kapal perang AS itu sedang menuju ke pantai Iran, namun tuduhan Trump baru-baru ini tentang adanya kasus penggunaan senjata kimia, dan berdasar data dari intelijen Suriah dan pernyataan politisi Amerika menunjukkan bahwa kemungkinan serangan terhadap Suriah juga sangat tinggi, “kata publikasi itu.
Tak lama setelah Menlu AS Mike Pompeo menuduh pemerintah Suriah menggunakan senjata kimia di kota Kabani, provinsi Latakia , Senator Lindsey Graham dari South Carolina memanfaatkan akun Twitternya untuk mendorong Trump agar menyerang militer Suriah.
Belum ada pernyataan dari Washington yang mengindikasikan apakah mereka akan menyerang Suriah atau tidak.
ANGKATAN UDARA SURIAH LAKUKAN SERANGAN MASIV DI LATAKIA UTARA
Angkatan Udara Suriah melanjutkan serangan mereka di pedesaan timur laut Latakia, Ahad, menargetkan beberapa daerah yang masih dalam penguasaan militant pada hari minggu kemarin.
Dengan didukung oleh helikopter tempur, Angkatan Udara Suriah menargetkan sejumlah situs yang dikuasai Hayat Tahrir Al-Sham dan Partai Islam Turkestan di daerah Kabani dan Sirmaniyeh di Latakia dan Idlib.
Jet tempur Suriah juga akan berpartisipasi dalam serangan itu, karena mereka sangat fokus pada jaringan terowongan yang digunakan oleh militant di sekitar kota utama Kabani.
Karena banyaknya terowongan dan gua para militan di daerah itu, Tentara Arab Suriah (SAA) belum dapat menghancurkan jalur militan di Kabani, meskipun punya kelebihan pasukan dan senjata.
Menurut sumber militer di dekat garis depan, komando tinggi Angkatan Darat Suriah berusaha menghancurkan sebanyak mungkin terowongan dan tempat persembunyian sebelum dilancarkan serangan baru.
Tentara Suriah sempat mampu menguasai hampir semua bukit di selatan Kabani, meski mereka akhirnya terpaksa mundur dari beberapa titik setelah gagal mempertahankan area itu.
KELOMPOK – KELOMPOK MILITAN DI PROVINSI IDLIB TERLIBAT SALING SERANG
Kelompok – kelompok militan yang ada di Provinsi Idlib telah terlibat dalam serangkaian saling bentrokan baru-baru ini, Kantor Berita Sputnik berbahasa arab melaporkan pada hari Minggu.
Menurut laporan Sputnik, faksi-faksi jihadis, Hayat Tahrir Al-Sham dan Harakat Ahrar Al-Sham, bentrok di dalam kota Bileen, yang berada di wilayah Gunung Idlib di Gunung Al-Zawiya.
Mengutip laporan dari salah satu koresponden mereka, Sputnik mengatakan bentrokan mengakibatkan kerugian besar bagi para miltan, termasuk beberapa anggota Harakat Ahrar Al-Sham yang didukung Turki.
Laporan itu mengatakan bahwa setidaknya 23 anggota Hayat Tahrir Al-Sham dan Harakat Ahrar Al-Sham tewas dalam bentrokan yang terjadi pada hari Jumat. Bentrokan ini dilaporkan pecah setelah Hayat Tahrir Al-Sham berusaha untuk menangkap sekelompok pemuda di Bileen.
Laporan terbaru ini muncul hanya beberapa hari setelah dua faksi pemberontak yang didukung Turki saling bentrok pada dua kesempatan terpisah di wilayah Afrin dIProvinsi Aleppo.
VIDEO PENANGKAPAN RIBUAN MILISI PRO SAUDI OLEH KELOMPOK HOUTHI
VIDEO – Jemenitische #Houthi-Rebellen haben angeblich etwa 2.000 #saudi|sche Soldaten und Söldner in der saudischen Provinz Najran gefangen genommen pic.twitter.com/4m9Xgbx5zF
Beberapa video beredar di Medsos Timteng yang diklaim menampilkan penangkapan ribuan milisi pro Arab Saudi. Ini adalah salah satu video itu.
HOUTHI KLAIM TELAH MENANGKAP RIBUAN MILISI PRO ARAB SAUDI
https://www.youtube.com/watch?v=99H-_4ZqGi4
Gerakan Houthi Yaman menyatakan pihaknya telah melakukan serangan di dekat perbatasan wilayah barat daya Saudi Najran, dan berhasil menangkap “ribuan” pasukan musuh termasuk beberapa perwira tentara Saudi, belum ada konfirmasi dari pihak berwenang di Arab Saudi.
Seorang juru bicara pemberontak yang berbasis di Yaman mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu bahwa tiga “brigade militer musuh telah lumpuhkan” dalam serangan itu, yang dilancarkan 72 jam sebelumnya di sekitar Najran dan didukung oleh drone, rudal dan unit pertahanan udara.
Almasirah TV yang dikelola Houthi yang mengutip jurubicara itu mengatakan mereka telah menangkap “ribuan” pasukan musuh, termasuk banyak perwira dan prajurit tentara Saudi, serta “ratusan kendaraan lapis baja”.
Dikatakan, Hal ini membuktikan kepada Arab Saudi bahwa para pejuang Yaman mampu menembus lebih jauh ke wilayah-wilayah Saudi “jika mereka terus melakukan agresi terhadap Yaman”.
Dilaporkan dari Sanaa, Mohammed al-Attab dari Al Jazeera mengatakan orang-orang Houthi mengklaim telah mengerahkan para “penembakan dan taktik lain untuk guna memperketat tekanan mereka pada tiga brigade militer” yang diklaim telah ditangkap itu.
” Mereka yang telah ditangkap akan ditempatkan di daerah yang dirahasiakan untuk melindungi mereka dari serangan udara Saudi,” katanya .”Mereka meyakinkan kepada keluarga para tawanan perang bahwa mereka akan disimpan di tempat rahasia agar mereka tetap aman dari bahaya.”
Houthi, yang menguasai bagian utara Yaman, baru-baru ini meningkatkan serangan drone dan rudal mereka di perbatasan selatan Arab Saudi.
Pemberontak Houthi mengklaim bertanggung jawab atas serangan 14 September terhadap dua fasilitas yang dikelola oleh perusahaan minyak negara Saudi, Aramco. Serangan itu memangkas produksi minyak mentah Arab Saudi hingga setengahnya, yang merupakan lima persen dari pasokan minyak dunia. Namun, AS, Arab Saudi, Prancis, Jerman dan Inggris mengatakan Iran berada di balik serangan itu, ini makin meningkatkan ketegangan yang sudah meningkat di kawasan itu.
DONALD TRUMP : SAYA TIDAK INGIN BERPERANG DENGAN IRAN
Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Jumat kemarin bahwa ia tidak tertarik untuk berperang dengan Iran, dan dia berharap Iran juga akan menahan diri , dengan melakukan pendekatan yang sama.
“Saya tidak meinginkan konflik militer, tetapi kami menawarkan untuk berdialog,” kata presiden dalam konferensi tahunan para pemimpin Yahudi dari seluruh AS.
“Saya telah menunjukkan sikap menahan diri yang besar, dan berharap Iran juga akan memilih jalan perdamaian,” tambah Trump seperti dilaporkan ‘Jewish Insider’.
“Dalam dua setengah tahun terakhir kami telah memperkuat persahabatan abadi antara AS dan Israel,” tambahnya. “Saya telah memindahkan kedutaan AS ke Yerusalem dan mengakui kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan yang telah mereka coba lakukan dalam 52 tahun ini.”
Dalam sambutannya, Trump menghindari membahas situasi politik saat ini di Israel. “Kami menghadapi rezim Iran yang meneriakkan ancaman maut ke Israel,” lanjutnya. “Seperti yang saya katakan dalam pidato saya di PBB baru-baru ini, Amerika tidak akan pernah mentolerir kebencian anti-Semitis.”
“Saat ini, Iran tingkah lakunya sangat buruk , jauh berbeda dari ketika saya pertama menjadi presiden,” tambahnya, “Saya tidak bisa memberi tahu Anda dengan pasti apa yang akan terjadi tetapi kami sangat siap. Pasti Ini akan berhasil. Saya belum bisa memberi tahu Anda secara persis bagaimana atau mengapa, tetapi itu akan berhasil karena sudah sering terjadi , Saya memiliki kecenderungan untuk menyelesaikan masalah dengan beberapa opsi.
PRESIDEN IRAN : AS TAWARKAN PENCABUTAN SEMUA SANKSI SEBELUM DILAKUKAN DIALOG
Amerika Serikat menawarkan untuk menghapus semua sanksi terhadap Iran sebagi syarat untuk melakukan pembicaraan, Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan pada Jumat hari ini setelah kembali ke Teheran dari Majelis Umum PBB di New York, ditulis dalam situs resminya.
“Kanselir Jerman, PM Inggris Inggris dan presiden Prancis berada di New York dan semuanya bersikeras agar pertemuan ini terjadi. Dan AS mengatakan bahwa saya akan mencabut sanksi,” kata Rouhani. “Sudah terjadi perdebatan sanksi apa yang akan dicabut dan mereka telah mengatakan dengan jelas bahwa akan mencabut semua sanksi.”
Dia menambahkan: “Tetapi langkah ini bukanlah cara yang dapat diterima jika masih dalam suasana sanksi dan atmosfer tekanan maksimum yang beracun itu, bahkan ketika kita ingin bernegosiasi dengan AS dalam kerangka kerja 5+1, tidak ada yang bisa memprediksi apa hasil akhir dari negosiasi ini nantinya. “
AS KERAHKAN SITEM PERTAHANAN UDARA PATRIOT DAN 200 PERSONEL PENDUKUNGNYA KE SAUDI
AS sedang mengerahkan baterai rudal Patriot ke Arab Saudi, empat sistem radar sentinel dan sekitar 200 personel pendukung, kata Juru Bicara Pentagon Jonathan Hoffman dalam siaran persnya, Kamis.
“Mengingat serangan baru-baru ini terhadap Kilang minyak Kerajaan Arab Saudi, dan atas permintaan mereka, Menhan Mark T. Esper hari ini mengumumkan bahwa AS akan mengerahkan peralatan berikut ke kerajaan Saudi, yaitu : Satu Baterai Patriot, Empat Radar Sentinel , sekitar 200 personil pendukung , “kata Hoffman dalam rilisnya.
Pada dini hari 14 September, serangan pesawat tak berawak menargetkan fasilitas pemrosesan minyak Saudi Aramco Abqaiq dan Khurais, yang memaksa perusahaan minyak nasional untuk menutupnya. Ini menghasilkan penurunan lebih dari dua kali lipat dalam output minyak bersih harian Arab Saudi.
Meskipun tanggung jawab atas serangan itu diklaim oleh gerakan Ansar Allah (Houthi) diYaman, tapi Amerika Serikat dan Arab Saudi telah menyalahkan Iran. Pada 18 September lalu,
DAN ANAK-ANAK ISRAELYANG SUDAH DIINDOKTRINASI ITU MENJAWAB
Di Kota suci Yerusalem… Siapa yang berfikir bahwa Kuil Sulaiman (the 3rd Temple) akan dibangun kembali dalam beberapa tahun kedepan? (semua anak mengacungkan tangan).
Ada apa di Kota suci Yerusalem ? … Semua anak menjawab “ada Masjid Al Aqsa”.
Apa yang akan terjadi dengan Masjid Al Aqsa ? Anak-anak itu menjawab “Akan diruntuhkan, diledakkan dan dimusnahkan”
Siapa yang pernah bertemu dengan anak keturunan Arab dalam tahun ini ? … Semua anak mengacungkan tangannya.
Dimana kamu bertemu mereka ?… ada yang menjawab “didekat Masjid Al Aqsa.”
Apa kamu sempat berbicara dengan mereka ? … dijawab “ Tidak, dia hanya mendorong saya dan pergi begitu saja”.
Apa yang kamu rasakan saat bertemu dengan seorang anak keturunan Arab? Ada yang menjawab “Saya merasakan kemarahan yang menggelora , saya ingin membunuhnya”.
Apa yang kamu rasakan jika bertemu anak yahudi yang tidak religious? … dijawab “ Saya merasa kasihan”
Kenapa kamu merasa kasihan ? dijawab “karena dia telah salah jalan”.
Apa perkiraan kamu tentang Yerusalem dalam 10 tahun kedepan? Dijawab “ Yerusalem akan dipenuhi dengan orang Yahudi dan orang Arab akan menjadi budaknya”. Sementara anak yang lain menyambung “Karena saat itu Al-Masih akan datang , saya tahu itu”. Anak yang lain berpendapat “ Akan terjadi perang besar, dan semua orang Arab akan terbunuh.
Baiklah anak-anak…kamu sudah tahu semuanya…. Terimakasih anak-anak…teruskan belajar yang rajin disekolah ini (Aleshiva = sekolah agama yahudi).
PRESIDEN IRAN : KAWASAN TELUK AKAN AMAN JIKA TIDAK ADA AS DISANA
Presiden Iran Hassan Rouhani dalam pidatonya di Majelis Umum PBB mengatakan, bahwa AS tidak memiliki urusan dan tidak diperlukan di kawasan teluk dan harus meninggalkan wilayah ini, dia menekankan bahwa keamanan Teluk Persia hanya dapat dijamin hanya oleh para negara2 yg bertetangga diteluk, bukan oleh orang luar.
“Keamanan kawasan ini bisa dijamin dengan penarikan pasukan militer Amerika, bukan dengan senjata dan intervensi mereka.”
Cara utama untuk mencapai perdamaian dan keamanan di Timur Tengah adalah ‘demokrasi di dalam, dan diplomasi di luar’, ”kata Rouhani dalam pidatonya di sesi ke 74 Majelis Umum PBB pada hari Rabu.
“Keamanan tidak dapat dibeli atau disediakan oleh pemerintah asing. Kedamaian, keamanan dan kemandirian bertetangga kita adalah milik kita sendiri. AS bukan tetangga kita. Republik Islam Iran adalah tetangga Anda … kami adalah tetangga satu sama lain, bukan dengan AS, “tambahnya.
Dia mengecam AS karena ikut campur di wilayah tersebut. yang hanya memicu ketidakamanan tanpa membawa perdamaian bagi negara-negara kawasan teluk.
“AS bukan penasehat atau penjaga keamanan negara manapun. Tidak ada negara yang melimpahkan kuasa keamananya kepada negara lain dan memberikan hak asuh kepada orang lain, “kata presiden Iran itu,
Dia menambahkan,” Masalah-masalah di kawasan teluk terlalu besar dan penting untuk ditangani oleh AS. AS adalah sebuah negara yang gagal menyelesaikan masalah di Afghanistan, Irak dan Suriah, dan telah menjadi ujung tombak ekstrimisme, Talibanisme dan Daeshisme tidak akan pernah bisa menyelesaikan masalah yang lebih rumit. ”
Presiden Iran juga memperingatkan bahwa wilayah Teluk Persia “berada di tepi kehancuran, karena satu kesalahan besar dapat memicu kebakaran besar.”
“Kami tidak mentolerir intervensi provokatif orang asing dan akan dengan tegas menanggapi segala bentuk tindakan agresi terhadap keamanan dan integritas wilayah kami,” kata Rouhani.
Dia mengatakan bahwa doktrin keamanan Iran adalah menjaga perdamaian dan stabilitas di Teluk Persia dan memberikan keamanan untuk navigasi di Selat Hormuz, dia menambahkan bahwa keselamatan rute energi vital ini dapat dijamin asalkan keamanan menjadi kepentingan bersama semua negara diwilayah ini..
Sebagai pengawal keamanan maritim di Teluk Persia dan Selat Hormuz, Iran mengundang semua negara yang terpengaruh oleh perkembangan di kawasan strategis ini untuk bergabung dengan inisiatifnya, yang dijuluki Hormuz Peace Endeavour (HOPE), kata Rouhani.
Dia mengatakan bahwa “koalisi HOPE” bertujuan untuk mempromosikan perdamaian, stabilitas, kemajuan dan kemakmuran negara-negara pesisir dan membantu mencapai saling pengertian dan hubungan yang damai dan bersahabat.
“Inisiatif ini mencakup berbagai sektor seperti kerja sama dalam menyediakan keamanan energi kolektif, kebebasan navigasi atas pengiriman minyak dan energy lainnya dari dan ke negara-negara di Selat Hormuz dan lebih dari itu,” kata Rouhani.
AS BERENCANA KIRIM PASUKANNYA KE ARAB SAUDI
Putra Mahkota Saudi MBS dan Menhan AS Mark Esper pada hari Rabu kemarin berbicara melalui telepon tentang rencana untuk mengirim pasukan AS ke Arab Saudi, media pemerintah Saudi SPA melaporkan.
Petnggi Pentagon itu mengatakan bahwa Washington akan melakukan segala yang diperlukan untuk membantu Riyadh mempertahankan diri, dia menambahkan bahwa kebijakan yang diduga keras dilakukan Iran itu harus diatasi, tulis Saudi Press Agency (SPA).
Esper juga berterima kasih kepada kerajaan Saudi “karena mau bergabung dengan “Aliansi Internasional” untuk Keselamatan dan Perlindungan Navigasi Maritim dan perannya dalam memberikan kontribusi pada keamanan navigasi dan perdagangan global”, kata SPA.
Putra mahkota MBS mengatakan bahwa serangan terhadap Saudi itu merupakan eskalasi yang berbahaya bagi dunia yang perlu pendirian teguh untuk menjaga perdamaian dan keamanan internasional, menurut laporan media Saudi itu.
Pada bulan Juni aalu, pemerintahan Trump mengumumkan untuk pengerahan sekitar 500 tentara AS ke Pangkalan Udara Pangeran Sultan di sebelah timur Riyadh. Menurut laporan media, pasukan AS pertama kali berbasis di Arab Saudi setelah invasi Irak ke Kuwait tahun tahun 1990, yang membuat Al-Qaeda * mengklaim bahwa pasukan AS mencemari tempat kelahiran Islam, sampai akhirnya ditarik pada tahun 2003 atas permintaan pemerintah Saudi.
Kembalinya pasukan AS ke Arab Saudi adalah bagian dari fokus kedua negara untuk melawan Iran. Pada tanggal 14 September lalu , serangan pesawat tak berawak ke dua kilang minyak Saudi, Aramco, di Abqaiq dan Khurais, yang mengakibatkan penurunan lebih dari dua kali lipat dalam produksi minyak bersih negara itu.
Sebagai akibat dari kerusakan signifikan pada fasilitas itu, produksi minyak Saudi turun hingga sekitar 5,7 juta barel minyak mentah per hari.
Meskipun gerakan AnsarAllah (Houthi) di Yaman mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu, tapi AS dan Arab Saudi tetap menyalahkan Iran. Teheran telah menolak tuduhan itu.
KONDISI MILITAN ISIS YANG DITAHAN KELOMPOK KURDI SDF
Setelah kekalahan besar ISIS di timur laut Suriah pada Maret 2019, ribuan kelompok militan ISIS dan keluarga mereka telah ditahan di penjara dan kamp-kamp yang dikuasai milisi Kurdi yang didukung AS.
Para militan ISIS yang ditangkap itu adalah para militan asing yang datang dari seluruh dunia untuk melawan pasukan pemerintah Suriah dan Irak, untuk kemudian bertujuan mendirikan Kekhalifahan Islam.
Pengembalian para militan asing ke negara asalnya masih merupakan masalah kontroversial.
Pada hari Jumat lalu , Presiden Trump mengancam akan mengembalikan para tahanan ISIS itu ke negara-negara Eropa tempat asal mereka , Trump mengatakan AS akan memengirim mereka di perbatasan , tapi kemudian negara2 Eropa harus segera “menangkap mereka lagi”.
“Sejauh ini, negara-negara Eropa itu telah menolak kepulangan mereka, dan pada titik tertentu, saya harus mengatakan, ‘Maaf, Anda harus memulangkan mereka kembali, atau kami akan membiarkan mereka pergi di perbatasan Anda. “Dan jika mereka (negara2 Eropa itu) tidak mau memulangkan mereka, maka kita mungkin akan mengirim mereka keperbatasan dan kemudian negara2 Eropa itu harus menahan mereka,” kata Trump.
Wartawan CBS Holly Williams mendapat akses langka ke penjara SDF (Syrian Democratic Force, Kelompok Kurdi yg didudung AS) yang menahan ratusan anggota ISIS, dia mewawancarai seorang pemuda Amerika yang mengatakan bahwa ia telah direkrut ke ISIS secara online.
Pada 16 September lalu, Pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi merilis pesan audio yang mendesak agar para pejuangnya berupaya untuk membebaskan tahanan dan perempuan ISIS yang ditahan di penjara dan kamp-kamp penahanan Iraq dan Suriah.
Sementara itu, pasukan pemerintah Suriah, yang didukung oleh angkatan udara Rusia, terus menghantam lokasi dan basis pertahanan ISIS di Gurun Suriah yang membentang dari provinsi Homs samapi ke provinsi Deir Ezzor timur.
JENDRAL INGGRIS : ISIS SUDAH TIDAK MENARIK LAGI
Habis manis sepah dibuang
Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi, dari hari kehari menjadi semakin tidak penting, kata seorang perwira senior Angkatan Darat Inggris Mayor Jenderal Chris Ghika.
Pada 2014, kelompok itu merebut hampir seluruh wilayah diSuriah, mereka merebut Raqqa, sebelum menyebar ke Irak, merebut Mosul dan bahkan sampai ke pinggiran Baghdad.
Mayor Jenderal Chris Ghika, seorang komandan Inggris yang akan keluar dari koalisi internasional anti-ISIS yang dipimpin AS mengatakan, jika lokasi Baghdadi diketahui, kita akan melakukan sesuatu.
“Meskipun dulu dia memegang status ikonik , saat dia dia berdiri di balkon Masjid al-Nuri pada tahun 2014 (dan menyatakan mendirikan kekhalifahan Islam) , sebenarnya, kini kita tidak lagi melihatnya sebagai seseorang yang sangat penting,” katanya.
Meski pemerintah AS menawarkan hadiah sebesar $25 juta (£19 juta) untuk kepala Al Bghdadi, tapi Mayor Jenderal Ghika menyebut Al Baghdadi tidak lagi sebagai pemimpin, Baghdadi telah “membiarkan para pengikutnya untuk berjuang dan mati” dan bahwa ia “dari hari kehari dia menjadi semakin tidak penting”.
“Saya sangat yakin Baghdadi akan terbunuh atau ditangkap dalam sebuah serangan,” Mayor Jenderal Ghika menambahkan.
Pada bulan Maret lalu , Mayor Jenderal Ghika mengatakan kepada Forces News bahwa perang melawan ISIS “sama sekali belum berakhir” setelah Pasukan Demokrat Suriah (SDF yg didukung AS) mengumumkan bahwa mereka telah membebaskan wilayah yang dikuasai IS di Suriah.
Enam bulan kemudian, dia mengatakan kelompok itu dipercaya masih menjadi “ancaman bagi keamanan”. “Mereka masih membahayakan keamanan Irak dan Suriah timur laut dan itulah sebabnya mereka harus direspon dengan serius,” kata Mayor Jenderal Ghika.
“Itulah sebabnya pada setiap kesempatan kami mengatakan kepada orang-orang bahwa kelompok ini, meskipun secara fisik kekhalifahan mereka telah berakhir, tapi masih merupakan ancaman bagi keamanan.”
Diperkirakan masih sekitar 10.000 pejuang ISIS masih berada di Irak dan Suriah.
Mayor Jenderal Ghika mengatakan ISIS kini telah berevolusi dari “menjadi kekuatan yang menguasai tanah, menjadi kekuatan seperti pemberontak”.
Dia mengatakan saat ini ada “upaya yang difokuskan kembali” oleh Pasukan Keamanan Irak untuk sampai ke tempat-tempat di mana IS tampaknya berusaha untuk mendapatkan kembali wilayah.
Ketika ditanya, seperti apa yang yang akan dilakukan ISIS di tahun-tahun mendatang, Mayor Jenderal Ghika mengatakan “karena mereka secara militer, semakin hancur”, maka mereka sudah tidak menarik lagi“.
GEREJA ARMENIA DI ALEPPO MULAI DIPERBAIKI KEMBALI
Sebuah gereja Armenia telah direstorasi kembali di kota Aleppo setelah mengalami kerusakan akibat perang yang berlangsung di dalam wilayah Suriah.
Gereja Kerasulan Armenia dari Bunda Suci Maria itu sedang dibangun kembali guna memperbaiki menara lonceng dan bagian-bagian bangunan lain yang rusak akibat tembakan artileri dari daerah-daerah yang dikuasai militan di Aleppo.
Armenia termasuk banyak beberapa negara lain telah berkontribusi pada rekonstruksi Suriah dengan mendanai proyek-proyek seperti ini, termasuk untuk memperbaiki infrastruktur yang rusak selama perang.
Armenia juga telah banyak berkontribusi ke Suriah selama beberapa tahun ini, termasuk menempatkan para dokter guna membantu masyarakat Aleppo.
INGGRIS PERTIBANGKAN UNTUK BERGABUNG KOALISI MARITIM PIMPINAN AS
Perdana Menteri Boris Johnson mengatakan Inggris akan mempertimbangkan untuk ikut ambil bagian dalam upaya militer pimpinan AS untuk meningkatkan pertahanan Arab Saudi, sementara dia juga menuduh Teheran berada di balik serangan pada dua fasilitas minyak utama Saudi.
Inggris sebelumnya telah menahan diri dari tuduhan menyalahkan atas serangan 14 September di pabrik Aramco Saudi – tanggung jawab yang diklaim oleh pemberontak Houthi Yaman, yang telah terjebak dalam perang dengan koalisi yang dipimpin oleh Arab Saudi dan Uni Emirat Arab ( UAE) sejak 2015.
AS dan Arab Saudi telah menolak klaim Houthi dan mengatakan Iran yang bertanggung jawab atas serangan itu, tuduhan itu dibantah Teheran.
Jum’at lalu Pentagon mengumumkan bahwa mereka akan mengirim pasukan tambahan dan peralatan pertahanan rudal ke Arab Saudi dan UEA sebagai bagian dari penempatan system “pertahanan”.
Para pejabat Inggris mengatakan jumlah pasukan kemungkinan mencapai ratusan orang. “Jelas, jika kita diminta, baik oleh Saudi atau oleh AS, untuk berperan, maka kita akan mempertimbangkan dengan cara apa kita bisa ,” Johnson mengatakan kepada wartawan pada hari Minggu kemarin di pesawat yang menuju ke Majelis Umum PBB di New York.
Bulan lalu, Inggris bergabung dengan koalisi maritim pimpinan AS di Selat Hormuz, yang menurut Washington diperlukan untuk melindungi rute pengiriman di chokepoint transportasi minyak strategis itu.
Dia menekankan perlunya tanggapan diplomatik terhadap ketegangan Teluk yang meningkat tetapi dia mengatakan “Inggris mengaitkan tanggung jawab dengan tingkat probabilitas yang sangat tinggi atas serangan itu ke Iran”.
Komentarnya itu dikeluarkan beberapa jam setelah Presiden Iran Hassan Rouhani memperingatkan kekuatan Barat untuk “menjauh”, dan mendesak mereka untuk membiarkan keamanan Teluk menjadi tanggung jawab negara-negara regional yang dipimpin oleh Teheran.
KOALISI ARAB SAUDI LAKUKAN 39 KALI SERANGAN UDARA KE YAMAN
Pesawat-pesawat tempur koalisi pimpinan Saudi melakukan puluhan serangan udara di daerah-daerah yang dikuasai Houthi di Yaman meskipun kelompok Houthi telah menyatakan gencatan senjata sehari sebelumnya.
Brig. Jenderal Yahya Sari, juru bicara Houthi, mengatakan bahwa 39 serangan udara menargetkan beberapa provinsi Yaman dalam waktu 12 jam terakhir. Menurut al-Masirah, serangan udara Saudi menargetkan beberapa posisi di provinsi Sanaa, Hajjah dan ‘Amran.
Artileri koalisi juga menembaki kota al-Hudaydah, di mana gencatan senjata yang disponsori oleh AS sedang dilaksanakan.
Mahdi al-Mashat, kepala Dewan Politik Tertinggi Houthi, mengumumkan inisiatif perdamaian baru pada 20 September lalu, di mana kelompok Yaman akan menghentikan semua serangan rudal dan serangan pesawat Drone ke Arab Saudi.
Dengan melanjutkan serangan udara mereka di Yaman, Arab Saudi dan sekutunya telah secara efektif menolak inisiatif tersebut. Houthi kemungkinan akan segera membalas serangan ini, karena al-Mashat telah memperingatkan koalisi pimpinan Saudi untuk tidak melanggar inisiatif gencatan senjata.
TENTARA SURIAH HANCURKAN TEROWONGAN MILITAN DIPERBATASAN TURKI
Tentara Arab Suriah (SAA) meningkatkan serangan mereka diProvinsin Latakia akhir pekan lalu, dengan menargetkan beberapa daerah yang dikuasai militan.
Dengan dipimpin oleh Divisi Lapis Baja ke-4, Tentara Arab Suriah melepaskan rentetan besar peluru kendali dan artileri ke arah terowongan dan pangkalan militant di dekat kota Kabani di timur laut Latakia.
Menurut sumber militer diprovinsi Latakia, Angkatan Darat Suriah mengandalkan intelijen militer mereka dan sekutu Rusia mereka untuk mendapatkan koordinat para militan. Pada saat yang sama, unit-unit dari Divisi Lapis Baja ke-4 Tentara Suriah menargetkan posisi militan di wilayah Jabal Turkmen, yang terletak di sepanjang perbatasan Turki-Latakia.
Tentara Suriah dilaporkan menargetkan pergerakan militant di wilayah Jabal Turkmen setelah gerilyawan yang bersekutu dengan Hayat Tahrir Al-Sham dan Partai Islam Turki terlihat memperluas kehadiran mereka di daerah itu.
MENLU IRAN : SERANGAN SAUDI KE HUDAYDAH MENGGELIKAN
Koalisi yang dipimpin Saudi pada hari Jumat melancarkan operasi militer di utara kota pelabuhan Hodeidah Yaman terhadap apa yang digambarkannya sebagai “target militer yang sah”, Reuters melaporkan.
Koalisi mengatakan telah menghancurkan empat situs yang dianggap digunakan untuk merakit Kapal tanpa awak dan ranjau laut yang dikendalikan dari jarak jauh, serangan ditujukan untuk membantu melindungi kebebasan navigasi maritim.
“Situs-situs ini digunakan untuk melakukan serangan dan operasi “teroris” yang mengancam jalur pelayaran dan perdagangan internasional di Selat Bab al-Mandab dan Laut Merah selatan,” kata juru bicara koalisi Kolonel Turki al-Malki dalam sebuah pernyataan.
Juru bicara Houthi Mohammed Abdul-Salam pada hari Kamis memperingatkan bahwa serangan Arab Saudi di Hudaydah adalah “eskalasi serius yang dapat merusak perjanjian Swedia.”
“Koalisi bertanggung jawab atas konsekuensi dari eskalasi ini dan kami akan mengawasi sikap PBB tentang situasi ini dengan cermat,” katanya.
Pada hari Jumat kemarin, presiden Ansarullah (Houthi) dari Dewan Politik Tertinggi Mahdi al-Mashat mengatakan, bahwa para pejuang Yaman menyerukan penghentian serangan drone dan rudal, dengan harapan “gerakan itu akan ditanggapi” oleh Arab Saudi.
Sementara itu, dalam sebuah posting di akun Twitter-nya, Menlu Iran Havaz Zarif menyebut aksi Saudi itu sebagai “aneh”, sementara Saudi menyalahkan Iran atas serangan Drone pada Sabtu lalu di dua fasilitas minyak utama Saudi, tapi mereka membalas denganserangan kekota pelabuhan Yaman, Hudaydah.
“Ini adalah pelanggaran terhadap perjanjian gencatan senjata yang ditengahi oleh PBB yang ditandatangani di Stockholm pada bulan Desember 2018.” kata Zarif.
Teheran dengan keras menolak tuduhan keterlibatannya dalam serangan itu, dan menganggap sebagai “kebohongan” dan memperingatkan akan terjadi “perang habis-habisan” jika ada yang melakukan serangan militer terhadap negara itu.
RUSIA DAN CHINA MEMVETO USULAN RESOLUSI UNTUK GENCATAN SENJATA DI IDLIB
Negara-negara pendukung teroris diSuraih nampaknya belum menyerah. Mereka masih menginginkan para teroris diberi kesempatan untuk hidup di Idlib, sebuah provinsi terakhir yang dikuasai para teroris. Mereka mengusulkan dilakukan gencatan senjata di Idlib, artinya Suriah dan Rusia harus menghentikan serangannya diIdlib.
Mereka berdalih demi alasan kemanusiaan, mereka tidak berfikir dampak kemanusian luar biasa dari 8 tahun serangan teroris yang mereka dukung itu. Rusia dan China akhirnya memveto usulan resolusi itu.
Rusia dan Cina telah memveto resolusi Dewan Keamanan PBB yang menyerukan gencatan senjata di wilayah Idlib diSuriah, benteng terakhir yang dikuasai pemberontak di Suriah barat laut.
Resolusi itu mengatakan, “Semua pihak harus segera menghentikan permusuhan untuk menghindari kerusakan lebih lanjut dari situasi kemanusiaan dan bencana di Provinsi Idlib, yan diminta dimulai pada tengah hari pada 21 September 2019.”
Rusia memveto seruan itu karena memasukkan pengecualian serangan militer terhadap kelompok-kelompok militant yang masuk daftar hitam PBB.
Itu adalah untuk ke-13 kalinya Rusia memveto resolusi tentang konflik Suriah dan ketujuh oleh China.
Sementar Guinea dan 12 anggota dewan keamanan lainnya memilih mendukung resolusi, yang diusulkan oleh Kuwait, Belgia dan Jerman.
“Sebagai para pemegang prinsip kemanusiaan untuk Suriah di DK pBB, kami ingin meminta semua negara anggota untuk memilih mendukung resolusi kami,” kata tiga pengusul itu beralasan.
“Draf resolusi kami ini adalah murni untuk kemanusiaan,” kata mereka, mencatat bahwa setengah juta orang telah terlantar sejak serangan Idlib dimulai empat bulan lalu.
Rusia dan China telah mengajukan resolusi alternatif bersama, yang menetapkan bahwa gencatan senjata tidak akan berlaku bagi operasi militer terhadap individu, kelompok atau entitas “yang terkait dengan kelompok teroris”.
IRAK TIAK AKAN BERABUNG DENGAN KOALISI MARITIM BENTUKAN AS
Juru bicara kementerian luar negeri Irak mengatakan Irak tidak akan bergabung dengan koalisi apa pun untuk melindungi navigasi Teluk pada hari Kamis.
AS saat ini sedang berusaha menarik negara-negara regional timteng untuk bergabung dengan Konstruksi Keamanan Maritim Internasional (sebenarnya koalisi maritim bentukan AS, dipakai nama internasional agar terlihat didukung seluruh dunia), yang mulai dibentuk pada Agustus lalu setelah meningkatnya ketegangan dengan Iran di Teluk Persia.
Juru bicara Kemenlu Irak Ahmed Sahaaf mengatakan bahwa Irak tidak memiliki niat untuk bergabung dengan koalisi dan menolak kemungkinan partisipasi Israel dalam aliansi setelah negara Yahudi itu menyatakan minat untuk bergabung.
“Irak tidak akan menjadi bagian dari koalisi apa pun yang bertujuan untuk memberikan perlindungan bagi navigasi Teluk,” kata Sahaaf kepada Rudaw English.
“Irak juga menolak partisipasi Israel dalam koalisi apa pun untuk melindungi navigasi Teluk.” Sahaaf juga mengatakan bahwa perlindungan Teluk Persia adalah “tanggung jawab negara-negara sekitarnya.”
Kamis kemarin , Uni Emirat Arab mengumumkan bahwa akan mereka bergabung dengan aliansi maritim yang saat ini terdiri dari AS, Inggris, Australia, Bahrain, Arab Saudi, dan UEA. Operasinya meliputi Selat Hormuz, Bab al-Mandab, Laut Oman dan Teluk Arab.
KEGAGALAN SISTEM PERTAHANAN UDARA PATRIOT DI ARAB SAUDI
Sekitar 88 unit sistem pertahanan udara Patriot yang dikerahkan di Arab Saudi gagal menghalau serangan terhadap fasilitas minyak Saudi Aramco, puluhan pesawat Drone dan peluru kendali bisa melewati sistem pertahanan buatan AS itu, kata sumber berpangkat tinggi di Kemenhan Rusia.
Sumber itu menampik alasan yang diberikan oleh Kemenlu AS untuk menjelaskan kegagalan Patriot, hal ini mencatat bahwa sebenarnya sistem pertahanan udara AS itu hanya memiliki efisiensi yang rendah.
“Kemnelu AS mengklaim bahwa sistem pertahanan udara di seluruh dunia menunjukkan hasil kontroversial dalam serangan balik kadang-kadang hanya bisa dianggap serius jika kita berbicara tentang sistem Patriot tunggal, yang mencakup satu objek. Tetapi AS sebenarnya telah mengerahkan jaringan pertahanan udara yang kuat di Arab Saudi, terutama di utara, dengan cakupan radar yang kuat ”, kata sumber itu
.Sumber kemenhan Rusia lebih lanjut mengindikasikan bahwa jika jaringan pertahanan udara gagal untuk menghadang serangan, itu berarti spesifikasi Aegis dan Patriot tidak mencerminkan kinerja mereka yang sebenarnya, karena mereka tampaknya tidak efektif untuk menghadang pesawat Dtone kecil dan peluru kendali.
Sumber itu menambahkan bahwa sistem pertahanan buatan AS ini juga tidak mampu menghadapi penggunaan senjata udara dalam jumlah besar.
Secara terpisah, Menlu Rusia Sergei Lavrov menyerukan penyelidikan yang adil dan menyeluruh terhadap serangan terhadap kilang Aramco milik Saudi itu. Dia memperingatkan bahwa tuduhan tidak berdasar terhadap Iran yang diduga terlibat di dalamnya hanya akan meningkatkan ketegangan di wilayah tersebut.
PRESIDEN IRAN : SAUDI HARUSNYA MENGAMBIL PELAJARAN DARI SERANGAN DRONE HOUTHI
Presiden Iran Rouhani mengatakan kepada kabinetnya, bahwa Arab Saudi harus melihat serangan drone itu sebagai tanda untuk mengakhiri perang yang menghancurkan di Yaman, di mana ia telah memerangi pemberontak Houthi sejak 2015 dan berusaha untuk mengembalikan pemerintah Mansour hadi.
Rouhani mengatakan serangan dari Yaman itu tidak seperti yang dilakukan Saudi , mereka “tidak menyerang rumah sakit, mereka tidak menyerang sekolah atau pasar,” merujuk pada serangan udara koalisi pimpinan Saudi yang dikritik secara luas sering menyasar sasaran sipil.
Puluhan ribu warga Yaman telah tewas dalam perang yang menghancurkan itu, yang oleh PBB digambarkan sebagai situasi kemanusiaan terburuk di dunia.
Rouhani mengatakan Iran tidak ingin konflik di kawasan itu, tetapi koalisi pimpinan Saudi telah yang “mengobarkan perang di wilayah itu dan menghancurkan Yaman”.
Rouhani kemudian mengulangi pernyataannya bahwa kelompok Houthi adalah yang bertanggung jawab atas serangan hari Sabtu itu, dia berkata : “Mereka menyerang sebuah pusat industri , ini untuk memperingatkan Anda. Ambil pelajaran dari peringatan itu.”
PUTIN SARANKAN MBS UNTUK TIDAK GEGABAH MENYIMPULKAN SERANGAN DIKILANG MINYAK SAUDI
Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pembicaraan telephon dengan Putra Mahkota Saudi Mohammad bin Salman menyerukan dilakukan penyelidikan yang tidak bias terhadap pelaku serangan fasilitas minyak Saudi pada 14 September lalu, kata layanan pers presiden Rusia.
“Masalah serangan terhadap kilang minyak Saudi telah dibahas (selama pembicaraan itu). Vladimir Putin menyatakan keprihatinannya sehubungan dengan situasi tersebut dan telah menyerukan untuk melakukan penyelidikan menyeluruh yang tidak bias atas insiden tersebut”, kata pernyataan itu.
Namun, setelah insiden itu, AS menegaskan bahwa mereka memiliki bukti bahwa Iran berada di balik serangan itu, ini sesuatu yang telah dibantah oleh Iran dengan menyebut tuduhan itu sebagai “tidak dapat diterima dan sepenuhnya tidak berdasar”.
Mengomentari tuduhan itu, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa negara itu telah siap untuk memberikan tanggapan terhadap serangan itu begitu Riyadh menentukan siapa fihak dibelakang “pelakunya” .
Menurut NBC News mengutip sumber anonim, presiden AS telah ditawari sejumlah opsi untuk menyerang fasilitas minyak Iran sebagai pembalasan atas dugaan serangan terhadap fasilitas Saudi Aramco, yang dapat akan mencakup serangan militer langsung dan operasi cyber.
Tetapi menurut laporan lain dari Politico, Trump tidak mau terlibat dalam konflik militer asing yang baru, dan akan tetap sejalan dengan janji-janji kampanye pemilunya. Gedung Putih belum mengomentari laporan tersebut.
Setelah serangan dan keluarnya tuduhan AS itu, Rusia telah menyatakan keprihatinan atas perkembangan terakhir di wilayah tersebut. Moskow mendesak para pihak yang terlibat untuk menghindari tindakan gegabah dengan mengambil kesimpulan yang dapat berkontribusi pada destabilisasi situasi di Timur Tengah.
Rusia juga menyarankan Saudi untuk meningkatkan kemampuan pertahanannya dengan membeli sistem pertahanan udara S-300 atau S-400.
KELOMPOK HOUTHI KINI ANCAM FASILITAS PENTING DI UEA
Sekitar 30 menit setelah konferensi pers di Saudi yang menyimpulkan Iran adalah pelaku serangn Drone, pemberontak Houthi mengeluarkan ancaman untuk menyerang kota-kota besar di Uni Emirat Arab (UEA), mitra koalisi utama Saudi dalam agresinya di Yaman.
“Kami mengumumkan … kami telah memiliki lusinan target di UEA, di antaranya Abu Dhabi dan Dubai dan mereka dapat saja ditargetkan kapan saja,” kata Yehia Sarea, seorang juru bicara militer Houthi.
“Jika Anda menginginkan kedamaian dan keamanan bagi fasilitas Anda, dan gedung-gedung dari kaca anda yang tidak dapat menahan serangan drone itu, maka tinggalkan Yaman.”
Dia juga membantah pendapat bahwa pemberontak Houthi tidak bertanggung jawab (bukan pelaku) serangan serangan dari Yaman. “Operasi ini adalah contoh bagaimana militer kita bisa merencanakan, mengembangkan dan melaksanakan operasi yang jauh masuk kedalam negara-negara agresor,” kata Sarea.
Dia menunjukkan gambar satelit dari fasilitas Saudi yang diserang dan dihancurkan dan mengatakan kerusakan yang terjadi jauh lebih luas daripada yang diklaim oleh fihak Saudi maupun AS.
Drone yang dikerahkan memang mampu terbang 700 km dan “sangat akurat” dalam melancarkan serangan presisi, tambahnya. “Api membakar selama 12 jam dan pagresor (Saudi) tidak bisa mengendalikannya. Kerusakannya jauh lebih besar,” kata juru bicara Houthi ,Sarea.
SAUDI KEMBALI TEGASKAN BAHWA SERANGAN DRONE BERASAL DARI IRAN
Pada hari Rabu kemarin , Kemhan Saudi mengadakan konferensi pers untuk menunjukkan kepada wartawan apa yang digambarkannya sebagai rudal jelajah Iran dan Drobe Delta Wing (UAV).
“Investigasi telah menunjukkan bahwa jenis drone ini adalah Delta Wing, dan informasi yang diperoleh oleh kementerian menunjukkan teknologi drone ini adalah dari Iran,” kata juru bicara departemen itu Kolonel Turki al-Maliki.
Berbicara di konferensi itu, pejabat itu mengatakan bahwa serangan terhadap fasilitas minyak Saudi “disponsori oleh Iran.”
“Serangan itu diluncurkan dari utara dan disponsori oleh Iran,” katanya dalam konferensi pers. “Kami sedang bekerja untuk mengetahui titik peluncuran yang tepat,” tambah pejabat itu.
Soal rudal jelajah, jurubicara itu mengatakan bahwa itu adalah rudal serangan darat dengan mesin jet yang terpasang, tetapi gagal meledak.
Selama akhir pecan ini, perusahaan minyak negara Aramco Saudi harus menutup dua fasilitasnya setelah mereka dihantam oleh drone dan kemudian terbakar. Insiden itu menyebabkan pengurangan produksi minyak sebesar 5,7 juta barel per hari, atau sekitar setengah dari produksi minyak harian Arab Saudi.
Penutupan fasilitas minyak telah memicu lonjakan harga minyak di seluruh dunia. Setelah serangan itu, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo tanpa membuang banyak waktu langsung menyalahkan serangan itu terhadap Iran, sementara Iran membantah tuduhan itu.
Dua hari kemudian, Presiden AS Donald Trump mengatakan dalam pertemuan dengan Putra Mahkota Bahrain Salman bin Hamad Al-Khalifa bahwa berdasarkan bukti yang dilihatnya, tampaknya Iran bertanggung jawab atas serangan itu.
CHINA AKAN RILIS DRONE BARU BERTEKNOLOGI SILUMAN
Pesawat Drone pengangkut berteknologi siluman China yang baru yang dijuluki “Sharp Sword”, yang akan dirilis pada saat parade Hari Nasional 1 Oktober nanti di Beijing, dan diperkirakan akan mulai beroperasi sebelum akhir tahun ini.
Sumber tanpa nama di Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat China PLA mengatakan kepada South China Morning Post baru-baru ini bahwa persiapan akhir sedang dilakukan untuk drone “Sharp Sword” yang akan mulai dioperasikan sebelum akhir tahun ini.
“Penggunaan drone untuk pesawat pengangkut dan pesawat tempur sedang menjadi tren di seluruh dunia,” kata seorang sumber dari PLAN. Dan tak terkecuali China.
“Sharp Sword” adalah salah satu dari dua pesawat tak berawak yang dikembangkan dari drone siluman AVIC 601-S yang diuji di lembaga uji coba Shenyang. Drone ini dibangun bersama dengan Aviation Industry Corporation of China (AVIC) dan Shenyang Aerospace University, program ini menghasilkan banyak desain drone, salah satunya adalah Sharp Sword.
Pesawat Drone lainnya adalah yang disebut “Dark Sword” , yang disebut-sebut sebagai pesawat drone generasi keenam pertama di dunia yang dirislis tahun lalu, Sputnik melaporkan.
“China telah mempelajari teknologi ini dari AS dan Prancis,” kata orang dalam PLAN kepada SCMP. AS sedang mengembangkan drone yang sama, yaitu Boeing MQ-25 Stingray, dan Prancis memiliki UAV Dassault nEUROn yang berbasis Drone pengangkut. Drone AS MQ-25 Stingray diharapkan untuk melayani berbagai fungsi bagi Angkatan Laut AS, dari sebagai relay komunikasi hingga pengisian bahan bakar udara.
“Drone Sharp sword China tidak memiliki kemampuan ini,” kata orang dalam angkatan laut China ditanya tentang kemampuan pengisian bahan bakar, “sehingga Drone ini haya akan fokus pada misi pengintaian untuk sistem rudal (China).”
“Untuk mengurangi beratnya, versi pengintaian dari sharp sword tidak akan membawa senjata meskipun memiliki dua tempat bom internal.. “Misi utamanya adalah mengumpulkan data intelijen bagi sistem rudal yang dibawa kapal laut, drone ini akan memungkinkan rudal untuk bisa secara akurat mengenai target yang berjarak 300 km hingga 400 km.”
Divisi Rocket Ankatan bersenjata China PLA memberikan penekanan khusus pada pengembangan rudal anti-kapal jarak jauh yang dapat menjaga agar Angkatan Laut AS berada pada jarak yang aman, sehingga kemampuan Pedang itu akan menempatkan kapal musuh dalam bahaya yang lebih besar.
Kemajuan China dalam pengembangan drone mencerminkan investasi besar di bidang teknologi yang baru. Selain mendominasi pasar dunia untuk pesawat tak berawak baik sipil maupun militer, China juga telah mengembangkan UAV untuk keperluan militer, yang banyak di antaranya mengggunakan teknologi siluman, termasuk Sharp Sword ini.
MENLU IRAN : MENGHENTIKAN AGRESI SAUDI DIYAMAN ADALAH SOLUSINYA
US is in denial if it thinks that Yemeni victims of 4.5 yrs of the worst war crimes wouldn’t do all to strike back.
Perhaps it’s embarrassed that $100s of blns of its arms didn’t intercept Yemeni fire.
Menlu Iran Javad Zariv dalam sebuah tweetnya menyangkal tuduhan Amerika Serikat yang mencurigai Iran ebagai pelaku serangan terhadap fasilitas minyak Saudi, sementara malah mengesampingkan fakta bahwa Yaman telah bertahun-tahun berperang melawan agresi kerajaan Saudi.
“AS tidak berfikir bahwa para korban perang diYaman yang sudah berlangsung 4,5 tahun itu, yang merupakan korban kejahatan perang terburuk itu, tidak akan melakukan apapun untuk menyerang balik.”
“Mungkin karena itu merupakan hal yang memalukan, bahwa uang $100 milyar yang dihabiskan (Saudi) untuk membeli senjata ternyata tidak mampu mencegat api dari Yaman,” kata Mohammad Javad Zarif.
“Tapi,menyalahkan Iran atas insiden itu tidak akan mengubah fakta.” , “mengakhiri perang adalah solusinya”
Just imagine: The US isn’t upset when its allies mercilessly BOMB babies in Yemen for over 4 years—with its arms and its military assistance.
But it is terribly upset when the victims react the only way they can—against the aggressor’s OIL refineries. #EndYemenWarNow
“Bayangkan saja: AS tidak kecewa ketika sekutunya tanpa ampun membombardir anak kecil di Yaman selama lebih dari 4 tahun dengan senjata dan bantuan militernya. Tetapi mereka sangat sedih ketika para korban perang itu bereaksi dengan cara yang mereka bisa , terhadap kilang minyak aggressor itu.” kata Zariv dalam tweetnya yang lain.
WAPRES AS : KAMI SIAP MEMBELA KEPENTINGAN ARAB SAUDI
In the wake of this weekend’s unprovoked attack on several oil facilities in Saudi Arabia, I promise you: We’re ready. The US is prepared, we’re locked and loaded and we’re ready to defend our interests & our allies in the region. Make no mistake about it. https://t.co/THiXnlfxnz
Wakil Presiden AS Mike Pence pada hari Selasa kemarin mengomentari serangan terakhir pada di fasilitas minyak Arab Saudi dengan mengatakan bahwa AS “siap untuk membela kepentingan kami & sekutu di wilayah ini”.
“Setelah serangan tak berujung pekan ini pada beberapa fasilitas minyak di Arab Saudi, saya berjanji kepada Anda: Kami siap. AS siap, senjata kami telah diisi dan dikokang (locked and loaded) ,” kata Pence distatus Twitternya setelah berbicara diyayasan Heritage. .
“Jangan pernah salah tentang hal ini,” tambahnya.
Menurut Senator dari partai Demokrat dan pemimpin minoritas Senat, Pence mengatakan kepada Chuck Schumer (Senator senior) bahwa Menlu AS Mike Pompeo akan berangkat ke Arab Saudi dan para senator akan menerima pengarahan singkat besok atau Kamis tentang situasi ini.
“Setiap tindakan yang signifikan harus mendapatkan persetujuan Kongres,” kata Schumer. “Kekhawatiran saya di sini adalah bahwa mereka (para pejabat AS) akan terlibat dalam perang, sebuah perang yang mereka tidak inginkan. Mereka akan terjerumus dalam kesalahan, karena mereka belum menyiapkan strategi.”
KOALISI SAUDI : HASIL PENYELIDIKAN AWAL MENUNJUKKAN SERANGAN DRONE ITU BERASAL DARI IRAN
Koalisi militer telah mengumumkan bahwa ‘temuan awal’ telah menunjukkan bahwa serangan Drone pada hari Sabtu terhadap fasilitas Kilang minyak Saudi Aramco adalah menggunakan senjata buatan Iran, dan tidak berasal dari Yaman.
Berbicara pada konferensi pers di Riyadh pada hari Senin, juru bicara koalisi Saudi Kolonel Turki al-Malki mengatakan penyelidikan masih berlangsung, dan bahwa penyelidik saat ini untuk mencari tahu “dari mana” rudal yang digunakan dalam serangan itu ditembakkan.
Menurut petugas itu, drone tidak diluncurkan dari Yaman, seperti yang diklaim oleh Houthi.
“Penyelidikan terus berlanjut dan semua indikasi menunjukkan bahwa senjata yang digunakan dalam kedua serangan itu berasal dari Iran,” kata al-Maliki.
Al-Maliki berjanji bahwa militer akan mempresentasikan hasilnya kepada media setelah selesainya penyelidikan.
Milisi Houthi di Yaman yang melawan koalisi Arab Saudi sebagian besar anggotanya adalah negara-negara Teluk telah memerangi Yaman sejak 2015, mereka mengklaim bertanggung jawab atas serangan-serangan Drone hari Sabtu itu, mereka mengatakan menggunakan sepuluh pesawat Drone untuk menyerang fasilitas itu dengan persiapan yang matang, dan memperingatkan bahwa mereka akan melakukan serangan kejutan lebih lanjut sampai Riyadh mengakhiri “agresi dan blokadenya di Yaman.”
Pada hari ini Senin Mohammed al-Bukhaiti, anggota Dewan Politik Tertinggi Houthi, mengatakan kepada media Iran bahwa upaya (AS dan Saudi) untuk menyalahkan serangan Houthi itu kepada negara lain (Iran) adalah tindakan “pengecut. “
Serangan mendadak pada Sabtu terhadap dua fasilitas Kilang utama Aramco, yang termasuk pabrik pengolahan minyak mentah terbesar di dunia itu telah mendorong harga minyak melonjak tajam pada perdagangan Senin di tengah kekhawatiran atas menurunnya pasokan setelah setengah dari total produksi minyak Riyadh terpengaruh.
Pada hari Minggu kemarin, seorang pejabat Saudi yang yidak mau disebut namanya mengatakan kepada media AS bahwa Riyadh berharap senin hari ini akan segera mengembalikan sepertiga dari produksinya yang berkurang, tetapi dia menambahkan bahwa situasi di kilangnya menunjukkan ‘lebih buruk daripada penilaian awal’.
SETELAH SERANGAN DRONE HOUTHI, MBS SEGERA MENELFON ABU TRUMP AL-AMERIKI
Putra mahkota Arab Saudi MBS mengatakan kepada Presiden AS Donald Trump bahwa kerajaan Saudi “bersedia dan mampu” untuk merespon serangan yang diklaim dilakukan oleh pemberontak Houthi diYaman pada fasilitas minyaknya, media pemerintah Saudi SPA melaporkan.
“Kerajaan bersedia dan mampu menghadapi dan menangani agresi teroris ini,” kata Pangeran Mahkota Mohammed bin Salman (MBS) kepada Trump lewat pembicaraan telepon pada hari Sabtu, menurut Kantor berita Saudi (SPA).
MBS merujuk pada serangan pesawat tak berawak pada hari sebelumnya pada dua fasilitas minyak Saudi Aramco milik negara, yang memicu kebakaran besar dan disebutnya mengganggu pasokan energi global.
Menurut pernyataan kedutaan Saudi di Washington DC, Trump mengatakan kepada MBS bahwa AS siap bekerja sama dengan kerajaan Saudi untuk melindungi keamanannya setelah adanya serangan drone itu.
Dalam pembicaraan telepon itu, Trump juga mengatakan kepada putra mahkota bahwa serangan itu merugikan AS dan ekonomi global, tulis kata SPA dalam pernyataan berbahasa Arab
Kelompok Houthi telah berperang melawan koalisi pimpinan Saudi danUEA dalam perang yang sedang berlangsung di Yaman sejak 2015, mereka mengaku bertanggung jawab atas serangan dini hari yang melibatkan 10 drone dan menyebabkan kebakaran di fasilitas minyak di Abqaiq, pemrosesan minyak terbesar di dunia , dan Khurais ladang minyak utama Saudi.
Serangan Drone Houthi terhadap dua fasilitas minyak Saudi itu telah menurunkan pasokan minyak mentah Arab Saudi sekitar 5,7 juta barel per hari atau sekitar 50 persen dari produksinya.
Serangan itu terjadi disaat ketika Arab Saudi sebagai pengekspor minyak mentah terkemuka di dunia itu sedang mempersiapkan penawaran umum perdana saham Aramco ke publik.
DONALD TRMUP : SENJATA TELAH DIISI DAN DIKOKANG , TINGGAL MENUNGGU VERIFIKASI DARI SAUDI
Saudi Arabia oil supply was attacked. There is reason to believe that we know the culprit, are locked and loaded depending on verification, but are waiting to hear from the Kingdom as to who they believe was the cause of this attack, and under what terms we would proceed!
Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa Washington memiliki alasan yang mendasari orang untuk percaya bahwa dia mengetahui dalang di balik serangan drone pada kilang minyak Saudi dan AS siap untuk merespon sambil menunggu konfirmasi dari Riyadh.
“Pasokan minyak Arab Saudi diserang. Ada alasan untuk percaya bahwa kita telah tahu pelakunya, senjata telah “Locked and loaded” dan hanya tergantung pada hasil verifikasi, tetapi kita sedang menunggu investigasi dari Kerajaan Saudi tentang siapa yang mereka yakini sebagai pelaku serangan ini, dan atas dasar itu kita akan bertindak! “ , kata Trump dalam tweetnya hari Minggu kemarin.
Meskipun serangan terhadap dua fasilitas minyak Saudi itu telah diklaim dilakukan oleh pemberontak Houthi, namun Washington segera menunjuk jarinya ke Teheran, Washington mengklaim bahwa serangan itu terlalu akurat dan terlalu dahsyat untuk dituduhkan kepada para pemberontak Houthi.
Seorang pejabat senior AS mengatakan kepada Reuters bahwa intelijen AS percaya serangan itu dilakukan dari arah Irak dan Iran, bukan dari daerah yang dikendalikan oleh Houthi.
Pernyataan Trump dlam tweeternya itu dikeluarkan tak lama setelah dia mengizinkan hijau pelepasan cadangan minyak darurat AS, “jika perlu,” untuk mengimbangi penurunan lima puluh persen produksi minyak Arab Saudi, yang pusat pengolahan minyak terbesarnya Abqaiq lumpuh akibat serangan pada Sabtu pagi .
Riyadh sejauh ini masih belum bisa menyebutkan siapa pelakunya, dan hanya menyebut serangan drone itu sebagai “serangan teroris,” yang bertujuan mengganggu pasokan minyak global.
Iran telah menampik tuduhan AS atas keterlibatannya, dan menyebut klaim AS itu sebagai “kebohongan maksimal”, dan mengatakan pihaknya siap untuk melindungi diri jika terjadi perang.
IRAN BANTAH TERLIBAT SERANGAN DRONE TERHADAP KILANG MINYAK SAUDI
Iran membantah tuduhan AS bahwa Iran telah melancarkan serangan drone yang berakibat terganggunya setengah dari produksi minyak Arab Saudi.
Sementara itu, seorang komandan Korps Pengawal Revolusi senior Iran telah memperingatkan Washington bahwa Teheran siap untuk perang.
Tuduhan bahwa Iran berada di belakang serangan pesawat tak berawak terhadap fasilitas minyak Saudi adalah “tidak berdasar”, dan itu tuduhan yang salah, juru bicara Kemenlu Iran Seyyed Abbas Mousavi mengatakan pada hari Minggu kemarin.
Dia juga mengatakan para pejabat di Washington telah menuduh Iran untuk memperburuk citra Iran dikancah dunia dalam persiapan untuk melakukan tindakan (serangan) terhadap Teheran diwaktu mendatang.
Amerika menerapkan kebijakan ‘tekanan maksimum’ terhadap Iran, karena kegagalannya dalam upaya ‘kebohongan maksimum’.
Pemberontak Houthi di Yaman telah mengklaim bertanggung jawab atas serangan 10 pesawat tanpa awak yang menghantam dua kilang minyak Saudi pada hari Sabtu.
Serangan-serangan itu menyebabkan kebakaran besar dan kerusakan lain pada fasilitas2 tersebut, yangdisebut mengurangi separuh dari produksi minyak kerajaan Saudi.
Houthi sebelumnya mengakui telah melancarkan serangan drone dan roket yang serupa terhadap Riyadh, beberapa di antaranya diarahkan ke stasiun kilang minyak Saudi.
Menlu AS Mike Pompeo telah menyalahkan Iran atas serangan itu. Bahkan Senator Lindsey Graham telah menyarankan AS untuk merespons dengan menyerang kilang minyak Teheran.
Komandan Pasukan Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Angkatan Udara, Brigadir Jenderal Amir Ali Hajizadeh, memperingatkan bahwa Teheran sepenuhnya siap untuk membalas jika diserang.
“Semua orang harus tahu bahwa semua pangkalan Amerika dan kapal mereka hanya berada pada jarak 2.000 kilometer (dari Iran), artinya mereka berada dalam jangkauan rudal kami.” kata komanda IRGC Iran itu.
KELOMPOK HOUTHI LAKUKAN SERANGAN DRONE TELAK KE FASILITAS MINYAK ARAB SAUDI
Kelompok Houthi mengklaim telah melakukan serangan Drone yang telah menyebabkan kebakaran di dua fasilitas minyak utama Saudi yang dijalankan oleh perusahaan minyak raksasa milik Arab Saudi, Aramco. Serangan ini telah mengganggu produksi dan ekspor minyak Saudi.
Sabtu kemarin, juru bicara kemendagri Saudi mengatakan, api berkobar di fasilitas minyak di Abqaiq , tempat pengolahan minyak terbesar perusahaan Aramco dan Khura, situasi dalam keadaan terkendali.
“Pada pukul 4.00 pagi (01:00 GMT) tim keamanan Aramco mulai menangani kebakaran di dua fasilitasnya di Abqaiq dan Khura sebagai akibat dari …serangan drone,” katanya, tanpa menyebutkan apakah ada korban jiwa.
Masih dihari yang sama, kelompok Houthi mengatakan serangan itu dilakukan dengan 10 buah pesawat Drone, dan mereka berjanji akan memperluas jangkauan serangan mereka terhadap Arab Saudi yang memimpin koalisi militer yang memerangi mereka di Yaman.
https://www.youtube.com/watch?v=pmc66g33dqU
“Serangan-serangan Drone ini adalah hak kami dan kami memperingatkan Saudi bahwa target kami akan terus berkembang,” kata juru bicara Houthi Yahya Saree dalam sebuah pernyataan yang dibacakan di TV milik pemberontak Al Masirah.
“Kami memiliki hak untuk menyerang balik sebagai balasan atas serangan udara yang menarget warga sipil kami selama lima tahun terakhir.”
Koalisi yang dipimpin Saudi mengatakan sedang menyelidiki serangan drone itu dan akan menghadapi ancaman “teroris” terhadap keamanan energi global.
“Investigasi sedang dilakukan untuk memastikan pihak-pihak yang bertanggung jawab untuk merencanakan dan melaksanakan serangan-serangan teroris ini,” kata juru bicara koalisi pimpinan Saudi Kolonel Turki al-Malki.
Dia mengatakan aliansi militer yang didukung Barat akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk “melindungi aset nasional, keamanan energi internasional dan memastikan stabilitas ekonomi dunia”.
PM PAKISTAN TIDAK KESAMPINGKAN PERANG MELAWAN INDIA AKAN BERAKHIR DENGAN PERANG NUKLIR
Perdana Menteri Pakistan Imran Khan telah memperingatkan akan “konsekuensi” perang nuklir jika negaranya yang bersenjata nuklir (India) pada akhirnya kalah jika terjadi perang konvensional dengan Pakistan.
Dalam sebuah wawancara dengan Al-Jazeera pada 14 sept kemarin, Perdana menteri Pakistan membahas kebijakan luar negeri dan domestiknya. Ketika ditanya apakah Pakistan akan menyerang India dengan senjata nuklir jika terjadi konflik skala besar, Khan menampik kemungkinan bahwa negaranya yang akan memulai serangan nuklir.
“Pakistan tidak akan pernah memulai perang, dan sikap saya jelas: Saya seorang yang pasif. Saya anti perang, ”katanya.
Namun, Khan menambahkan bahwa ketika dua negara yang bersenjata nuklir itu mulai “sebuah perang konvensional, maka ada kemungkinan bahwa itu akan berakhir dalam perang nuklir.”
“Jika katakanlah kita sedang berperang secara konvensional, dan kita kalah, dan jika sebuah negara terjebak di antara pilihan apakah Anda menyerah atau Anda terus berjuang sampai mati untuk kebebasan Anda , saya tahu rakyat Pakistan akan berjuang mati-matian untuk kebebasan mereka, ”kata PM Pakistan.
Dalam beberapa pekan terakhir Khan telah berulang kali memperingatkan bahwa kekuatan asing bekerjasama dengan PBB perlu melakukan melakukan intervensi dalam perselisihan antara India dan Pakistan atas sengketa Kashmir.
“Jadi itulah sebabnya kami mendekati PBB, kami mendekati setiap forum internasional, bahwa mereka harus bertindak sekarang karena ini adalah bencana potensial yang akan meluas melampaui subbenua India,” kata Khan.
Sebelumnya, ketika hadir dalami Konvensi Sikh Internasional di kota Lahore Pakistan timur, Khan bersumpah bahwa tidak akan menggunakan senjata nuklir terlebih dahulu melawan India.
Tapi juru bicaranya kemudian menegaskan bahwa kata-kata Khan itu dikeluarkan di luar konteks, dan sikap Pakistan “tidak ada perubahan” yang tidak mengesampingkan akan melakukan serangan pertama jika ada serangan konvensional yang luar biasa.
India dan Pakistan telah tiga kali terlibat dalam perang konvensional skala besar sejak pertengahan 1940-an, disamping juga pertempuran2 kecil diperbatasan. Mayoritas bentrokan berpusat di sekitar wilayah Kashmir, di mana penembakan lintas batas sering terjadi di sepanjang Garis perbatasan.
ISRAEL MINTA RUSIA AGAR DIBEBASKAN UNTUK BERTINDAK TERHADAP IRAN
Israel harus diizinkan bertindak bebas terhadap Iran, PM Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pada hari Kamis dalam kunjungannya ke Sochi , di mana ia bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk membahas koordinasi keamanan di Suriah.
Kedua pemimpin telah bertemu lebih dari selusin kali dalam beberapa tahun terakhir dan militer kedua negara itu telah bekerja untuk menghindari bentrokan tak disengaja di Suriah, di mana Israel menyebut telah melakukan ratusan serangan terhadap target Iran diSuriah guna menghentikan Teheran membangun kekuatan militer permanen di Suriah..
“Koordinasi keamanan antara kami berdua selalu penting, tetapi sekarang menjadi sangat penting, karena dalam sebulan terakhir telah terjadi peningkatan serius dalam upaya Iran untuk menyerang Israel dari Suriah dan Iran menempatkan rudal presisinya diSuriah untuk digunakan melawan kami,” kata Netanyahu diawal pertemuan.
Iran dan milisi Hizbullah diLebanon yang didukung Iran telah membantu Presiden Bashar al-Assad dalam perang Suriah. Rusia, yang juga membantu Assad, sebagian besar menutup mata terhadap serangan udara Israel.
Kantor berita RIA yang dikelola pemerintah Rusia mengatakan, Putin memuji kerja sama militer dan keamanan antara Rusia dan Israel. Menyusul pembicaraan, yang berlangsung selama beberapa jam,
Menlu Rusia Sergei Lavrov mengatakan Rusia dan Israel sepakat untuk meningkatkan dialog antara militer mereka mengenai Suriah, kantor berita Interfax melaporkan.
Interfax juga mengutip pernyataan Menlu Rusia yang mengatakan bahwa Putin dan Netanyahu sama-sama menggarisbawahi perlunya menjaga integritas dan kedaulatan wilayah Suriah.
Setelah pertemuan sebelumnya dengan Menhan Rusia Sergei Shoigu, Netanyahu menegaskan bahwa, bagi Israel untuk memastikan keamanannya, militernya perlu memiliki “kebebasan bertindak” terhadap keberadaan Iran di Suriah.
LEBIH 2000 MILITAN TELAH MELARIKAN DIRI KE TURKI
Lebih dari 2.000 militan dari berbagai faksi termasuk dari kelompok Hayat Tahrir Al-Sham, telah melarikan diri dari Idlib dan provinsi Hama menuju Turki, Sumber berita Al-Watan yang berbasis di Suriah melaporkan pada hari Kamis.
“Sejak dimulainya serangan Tentara Arab Suriah di Idlib pada 6 Mei, para penyelenggara penyusup lokal dan penjaga perbatasan Turki telah memfasilitasi masuknya 2000 teroris secara ilegal ke Turki,” tulis publikasi itu, mengutip para aktivis di kota perbatasan Khirbat Al-Joz di Idlib barat.
Al-Watan menyebut sebagian besar para militant itu adalah anggota faksi ekstremis seperti Hayat Tahrir Al-Sham, yang diyakini mengendalikan sebagian besar ibikota provinsi Idlib.
“Tujuan akhir dari para teroris ini adalah negara-negara Eropa yang bisa mereka capai lewat Yunani,”
Al-Watan menambahkan bahwa “beberapa dari kelompok radikal ini telah tiba di Yunani, Hal ini mengindikasikan keseriusan ancaman yang belum lama ini dikeluarkan oleh Presiden Turki Racep Tayyeb Erdogan yang akan membuka pintu ke Eropa bagi para pengungsi, seperti yang terjadi pada tahun 2015.”
PERPECAHAN DI DALAM KELOMPOK HTS DAN DALAM KELOMPOK DUKUNGAN TURKI
https://www.youtube.com/watch?v=n9yafMQM-z0
Seperti yang diinfokan seblumnya, meski Fihak Rusia telah menyatakan gencatan senjata yang resmi diumumkan diselatan provinsi Idlib, Suriah beberapa hari lalu, tapi masih ada upaya saling serang.
Pada hari ke-10 gencatan senjata , terjadi perpecahan dalam kepemimpinan kelompok Hayyat Tahrir Al-Sham (HTS), salah seorang komandan lapangan penting mereka Abu Abd Al-Ashdi telah meninggalkan kelompok militan itu.
Abu Abd Al-Ashdi kemudian merilis pesan video di mana dia menyuarakan kritik dan fakta adanya korupsi dan ketidakmampuan para pemimpin HTS untuk mengatur pertahanan ketika terjadi serangan dari tentara Suriah di utara provinsi Hama.
Dalam pesannya, dia mengatakan bahwa HTS terperosok kejurang korupsi. Dia mencatat bahwa uang jutaan dolar yang dimiliki HTS yang harusnya untuk persenjataan, telah hilang begitu saja.
Pada 11 September, ada sejumlah laporan bahwa komandan militer HTS yang dikenal dengan nama samaran Abu Abdel-Mohsen al-Jazrawi, telah terbunuh bersama pengawalnya di Sarakib.
Belum ada faksi yang mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan ini.
Beberapa saat kemudian, Al Masdar News, melaporkan bahwa di provinsi Aleppo terjadi bentrokan sengit antara para anggota SSA yang didukung Turki. Beberapa laporan menyatakan akibat baku tembak itu beberapa orang tewas dan terluka.
Menurut Pengamat Militer, pada 11 September, pertikaian berlanjut di front Idlib selatan, dan intensitasnya meningkat secara bertahap. Setelah ditembaki oleh kelompok militan, tentara Suriah dari Korps ke-5 membalas dengan tembakan artileri howitzer dan MLR. Tentara Suriah menyerang posisi militan HTS dan kelompok sekutunya di daerah desa Nakir, Khazarin, Maar-Tahrum, Kafr Nebel (Kafranbel), Kafr- Sajna dan Rakaya.
Hari ini 12 September, di zona Tal abyad , pasukan AS dan Turki melakukan patroli bersama dengan. helikopter diatas zona keamanan ini.
Menurut beberapa analis militer, Rusia memberi waktu 14 hari keapada fihak Turki untuk a memulihkan kembali pertikaian di kalangan militan pro-Turki.
Didalam kelompok HTS terjadi aksi saling menghancurkan dan bentrokan antar kelompok untuk memperebutkan daerah kekuasaan.
Jika pasukan Turki gagal memulihkan perdamaian di jajaran proksi mereka dalam waktu yang ditentukan itu , maka tentara Suriah SAA akan melanjutkan operasinya.
WAMENLU RUSIA INGATKAN ANCAMAN PERANG NUKLIR
Wakil Menlu Rusia Sergey Ryabkov, Senin lalu memperingatkan tentang kemungkinan perang nuklir.
“Ada risiko perang nuklir. Ada dinamika negatif sangat terlihat terutama pada tahun lalu,” kata Ryabkov saat berbicara pada konferensi pers di Moskow.
Ryabkov mennyarankan negara-negara berkekuatan nuklir untuk mengembangkan saluran pencegahan atas kemungkinan terjadinya insiden, sebagai salah satu langkah yang mungkin dilakukan dengan tujuan menurunkan risiko perang nuklir.
Dia juga meminta negara-negara berkekuatan nuklir untuk mengkonfirmasi kembali bahwa perang nuklir tidak dapat diterima, dengan menggunakan “formula klasik” bahwa “tidak akan ada pemenang dalam perang nuklir”.
Bulan lalu, AS secara resmi menarik diri dari Perjanjian Pasukan Nuklir Jangka Menengah (INF) setelah perang diplomasi selama sebulan antara Moskow dan Washington.
Perjanjian itu ditandatangani pada tahun 1987 oleh pemimpin Soviet saat itu Mikhail Gorbachev dan Presiden AS Ronald Reagan, guna mengurangi kemungkinan perang nuklir di Eropa.
Di bawah perjanjian itu, kedua belah pihak sepakat untuk menghancurkan seluruh kelas rudal , baik rudal jarak menengah maupun pendek dalam rentang empat tahun.
Para pengamat internasional khawatir akan muncul perlombaan senjata baru tanpa adanya perjanjian penting seperti itu.
NETANYAHU BERJANJI AKAN CAPLOK LEMBAH YORDAN JIKA TERPILIH KEMBALI
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa jika terpilih kembali sebagai PM, ia akan mencaplok lembah Yordan, sebuah area di Tepi Barat Sungai Yordan yang diduduki dijadikan permukiman Israel.
Berbicara pada konferensi pers di Ramat Gan pada hari Selasa, pemimpin Israel itu berjanji untuk “meluaskan kedaulatan Israel” mencakup Lembah Jordan, yang dia gambarkan daerah itu sebagai “perbatasan timur kami, tembok pertahanan kami.”
Pencaplokan Lembah Yordan akan menjadi langkah pertama Netanyahu jika minggu depan dia terpilih kembali sebagai perdana menteri, dia menqmbahkan klaim-klaim atas tanah yang lain akan dikeluarkan setelah dikeluarkannya rencana perdamaian Israel-Palestina oleh Presiden AS Donald Trump.
Netanyahu menyebut rencana perdamaian itu sebagai “peluang bersejarah” untuk menegosiasikan masa depan kawasan itu dengan Trump.
Meskipun dia tidak membahas masalah ini secara langsung, beberapa pengamat menganggap pernyataan Netanyahu itu sebagai bukti bahwa pencaplokan tersebut telah dikoordinasikan dengan Trump.
Janji pencaplokan lembah Yordan ini oleh Netanyahu dijadikan isu untuk mendongkrak suara bagi pemilu yang kan menentukan perdana menteri selanjutnya. “Siapa yang akan bernegosiasi dengan Trump, siapa yang akan mewajibkan dia di pihak kita?” Tanyanya, “aku atau Lapid dan Gantz?” Merujuk pada pemimpin oposisi Yair Lapid dan Benny Gantz.
Ketika ditanya tentang pernyataan Netanyahu itu, seorang pejabat Gedung Putih mengatakan kepada Reuters bahwa “tidak ada perubahan dalam kebijakan AS saat ini,” Dia menambahkan bahwa Washington “akan merilis proposal Perdamaian Israel-Palestina setelah pemilu Israel dan bekerja untuk menentukan jalan terbaik ke depan untuk membawa keamanan, peluang, dan stabilitas yang telah lama diimpikani dikawasan ini. “
DONALD TRUMP PECAT PENASEHAT KEAMANAN JOHN BOLTON
Pada hari Selasa kemarin , Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa ia telah meminta Penasihat Keamanan Nasional John Bolton untuk meninggalkan jabatannya karena sering selisih faham antara Bolton dengan para pejabat pemerintahan lainnya.
Akan tetapi Bolton mengatakan bahwa dialah yang memutuskan untuk mengundurkan diri , dan atas kemauannya sendiri.
Sementara itu hari ini Rabu, Menlu Iran Mohammed Javad Zarif mengkritik Washington atas sanksi baru terhadap Teheran, dia menyatakan bahwa sikap AS sebagai negara yang “haus akan perang” , harusnya memudar seiring dengan mundurnya John Bolton, yang dikenal sebagai “hawkish” atau “Warmonger” (penghasut perang) yang selalu menyarankan kebijakan garis keras terhadap Iran.
Sementara itu, Presiden Iran Hassan Rouhani juga merilis pernyataan serupa, yang menyerukan AS untuk menghentikan “agresi”nya terhadap negara itu.
“Amerika harus memahami bahwa berpegang teguh pada serorang penghasut perang adalah tidak baik, mereka harus meninggalkan para penghasut perang serta penghasut kebijakan tekanan maksimum”, katanya dalam situs resmi Presiden Rouhani,
NETANYAHU TUDUH IRAN KEMBANGKAN SENJATA NUKLIR
Iran secara diam-diam telah mengembangkan senjata nuklir, tetapi telah menghancurkan situs rahasianya itu setelah Israel berhasil menemukannya, kata PM Israel Benjamin Netanyahu pada hari Senin.
Iran dengan cepat membantah tuduhan pemimpin Israel itu.
Teheran telah mengembangkan senjata atom di sebuah fasilitas di Abadeh, selatan kota Isfahan di Iran, kata Netanyahu.
Itu adalah pertama kalinya PM Israel mengungkap situs itu setelah tahun lalu secara terbuka menuduh Iran berusaha membuat bom nuklir, ketika mengutip setumpuk dokumen Iran yang diduga dicuri oleh agen-agen Israel dari gudang Iran.
“Di situs ini, Iran melakukan percobaan untuk mengembangkan senjata nuklir,” kata Netanyahu, dia menambahkan setelah intelijen Israel mengetahuinya, “mereka kemudian menghancurkan situs itu. Mereka telah memusnahkannya”.
Netanyahu tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang dugaan percobaan, atau kapan percobaan itu dilakukan.
Dalam komentar yang ditujukan kepada pejabat Iran itu, dia menambahkan: “Israel tahu apa yang Anda lakukan, Israel tahu kapan Anda melakukannya, dan Israel tahu di mana Anda melakukannya.“
KOREA UTARA UJI COBA PELUNCURAN DUA RUDAL
Korea Utara telah meluncurkan dua rudal tak dikenal dari wilayah barat menuju Laut Timur pada hari Selasa, kantor berita Yonhap melaporkan, mengutip militer Korea Selatan.
Menurut laporan media, mengutip Kepala Staf Gabungan Seoul (JCS), rudal tidak dikenal itu diluncurkan ke arah timur dari daerah pedalaman di Provinsi Pyongan Selatan.
“Militer kami memantau situasi jika ada peluncuran lanjutan dan mempertahankan ssikap siaga”, kata JCS dalam rilis yang dikutip oleh Yonhap.
Peluncuran itu terjadi hanya beberapa jam setelah Pyongyang menawarkan untuk melanjutkan pembicaraan denuklirisasi dengan Washington.
Korea Utara telah dikenai sejumlah sanksi oleh PBB selama 10 tahun terakhir karena uji coba rudal balistik dan nuklirnya.
Sanksi tersebut bertujuan mengurangi kemampuan negara untuk mengembangkan program nuklir dan misilnya dan termasuk resolusi DKn PBB yang melarang pengiriman produk minyak mentah termasuk transfer dari kapal ke kapal.
Setelah terpilih menjadiPresiden AS, Donald Trump telah meningkatkan upayanya untuk membuat Korea Utara menghentikan program nuklirnya.
Bulan llau , Trump mengatakan bahwa pemimpin Korea Utara Kim Jong Un berjanji bahwa ia akan berhenti meluncurkan rudal dan menyatakan keinginannya untuk berdialog, jika AS dan Korea Selatan menghentikan latihan militernya.
IRAN KLAIM RUDAL JELAJAHNYA LEBIH UNGGUL DARI RUDAL AS
Rudal Iran terbaru, Mobin telah dipajang di pameran pertahanan MAKS 2019 di Rusia pada bulan Agustuslalu.
Rudal jelajah itu memiliki jangkauan 450 kilometer (280 mil), kecepatan 900 kilometer (560 mil) per jam, dan ketinggian maksimum 45.000 kaki. Rudal ini mampu membawa hulu ledak hingga 120 kilogram (265 pon) dan memiliki “penampang radar yang kecil dan kemampuan menghindari radar yang tinggi,” menurut Kantor Berita Fars Iran.
Pada bulan Februari lalu, Iran meluncurkan rudal jelajah jarak jauh “Hoveizeh”. “rudal Hoveizeh memiliki jangkauan lebih dari 1.350 kilometer (840 mil) dan sangat bagus untuk menargetkan sasaran darat,” kata Menhan Iran Brigadir Jenderal Amir Hatami.
“Rudal jelajah darat Hoveizeh telah pernah diuji coba dengan ditembakkan dalam jangkauan 1.200 kilometer (745 mil) dan berhasil mencapai sasaran yang ditentukan,” kata Hatami.
“Salah satu fitur penting dari sebuah rudal adalah harus memiliki reaksi yang cepat, ketinggian penerbangan rendah, presisi yang tinggi dalam bernavigasi dan daya penghancuran tinggi ,” kata Hatami.
Wakil Menhan Iran Brigadir Jenderal Qassem Taqizadeh, juga mengklaim pekan lalu bahwa rudal jelajah Iran itu lebih akurat daripada rudal Amerika (Tomahawk). Taqizadeh mengatakan rudal jelajah Iran “memiliki kekuatan yang lebih tinggi dari rudal buatan AS,” katanya seperti ditulis Fars News.
“Kami telah memproduksi rudal balistik dan jelajah yang sebanding dengan radius ancaman yang kami hadapi, yaitu hingga 1.800 kilometer, dan rudal jelajah yang diproduksi oleh Iran lebih akurat daripada rudal buatan AS,” kata Taqizadeh.
Rudal jelajah berbasis darat Tomahawk Block IV Angkatan Laut AS berbobot 3.300 pound, memiliki kecepatan 550 mil per jam dan jangkauan 1.000 mil. Rucal AS ini dipandu oleh GPS atau navigasi inersia, Tomahawk dapat dipersenjatai dengan hulu ledak nuklir, hulu ledak konvensional hingga berbobot 1.000 pon atau beberapa submunisi. Selama penerbangan rudal ini dapat menerima perubahan perintah untuk menuju target lain.
Tomahawk telah pernah digunakan dalam penyerangan. “kami dan militer sekutu kami telah menggunakan senjata presisi yang sangat akurat dan berkemampuan GPS ini lebih dari 2.300 kali dalam pertempuran, dan mengujinya sebanyak 550 kali, ” kata situs web produsen Raytheon.
Tomahawks AS pernah digunakan menyerang sasaran di Suriah pada 2017. Meskipun tidak semua rudal Tomahawks mencapai sasaran mereka, senjata itu telah terbukti sangat berguna sebagai proyeksi senjata jangka panjang AS yang tanpa risiko seperti halnya pesawat berawak atau pasukan darat.
AS AKAN TARIK PASUKANNYA DARI AFGHANISTAN
AS berencana akan menarik 5.400 tentaranya dari Afghanistan dalam waktu 135 hari setelah menandatangani perjanjian dengan Taliban, utusan khusus AS mengatakan kepada para pemimpin Afghanistan pada hari Senin. (sebuah kesepakatan yang dilakukan tanpa melibatkan pemerintah Afghanistan)
Penarikan itu akan menjadi awal dari apa yang diharapkan sebagai bagian dari penarikan bertahap total 14.000 pasukan AS yang kemungkinan dapat mengakhiri perang paling lama yang dilakukan AS itu.
Utusan AS Zalmay Khalilzad, yang telah memimpin hampir satu tahun perundingan dengan Taliban, mengatakan kepada saluran berita Afghanistan di Kabul bahwa “secara prinsip” AS telah mencapai kesepakatan dengan pemberontak Afghanistan itu, tetapi dia memperingatkan bahwa keputusan akhir ada ditangan Presiden Trump.
“Pada prinsipnya, di atas kertas, kami telah mencapai kesepakatan bahwa hal itu telah dilakukan,” kata Khalilzad kepada saluran Afghanistan, ToloNews. “Tapi itu belum final sampai presiden AS menyetujuinya.”
Khalilzad belum memaparkan rincian soal itu, tetapi para pejabat Barat sebelumnya menyatakan bahwa batas waktu penarikan penuh pasukan Amerika mungkin akan berlangsung 16 bulan, jika Taliban memenuhi persyaratan tertentu.
Kesepakatan dengan Taliban itu, jika resmi diumumkan, akan menjadi awal dari berakhirnya keberadaan pasukan AS diAfganistan selama hampir dua puluh tahun ini (18 tahun), yang dimulai dengan serangan gedung kembar 11 September 2001.
Perang itu telah menelan puluhan ribu korban jiwa warga Afghanistan dan lebih dari 3.500 tentara Amerika dan koalisinya.
AS KIRIM PASUKAN KE GUYANA, PERKETAT PENGEPUNGAN MILITER DI VENEZUELA
Donald Trump telah mengepung Venezuela secara militer dan AS erus menekan Nicolas Maduro untuk mundur sebagai presiden negara Amerika Latin yang dilanda krisis itu.
Pasukan AS telah dikerahkan di Guyana, yang terletak di sebelah timur Venezuela. Sementara disebeleh selatan ada sekutu AS lain Brazil dan Kolombia disebelah barat,
Maduro makin berada di bawah tekanan dan seperempat warganya menderita kemiskinan yang mengerikan (karena sanksi dari binatang yg berbicara, AS).
Dengan meningkatnya pengaruh China dan Rusia di Guyana, Trump berharap penempatan angkatan udara AS akan memperkuat hubungan antara kedua negara.
Pengerahan pasukan ini akan bermanfaat bagi penduduk Guyana karena AS berupaya membangun pusat komunitas dan tempat perlindungan wanita, Kata Mayor Jenderal Andrew Croft . Dia mengatakan: “Guyana akan menjadi pemain yang lebih besar di wilayah ini, baik secara ekonomi maupun politik di masa depan, jadi penting bagi kita untuk berhubungan erat dengan mereka.
“Apa yang kami lakukan adalah kehadiran militer secara fisik yang akan bertahan lama disana di samping juga kemitraan yang kami bangun.” General Croft mengutip fasilitas medis dan sekolah yang dibangun pada tahun 1997 yang masih digunakan sampai sekarang untuk membenarkan klaimnya.
Trump baru-baru ini menerapkan sanksi besar pada Venezuela, dalam upaya untuk menjungkalkan Maduro dari perannya sebagai Presiden.
Pada Januari 2019, pemimpin oposisi Juan Guaido memproklamirkan urunya sendiri sebagai presiden, dan menggambarkan pemilihan kembali Maduro sebagai “tidak sah”. Ia didukung oleh AS, Kanada dan sebagian negara Amerika Latin dan negara Eropa. Namun, negara-negara seperti China, Rusia, Turki dan Suriah masih berpihak pada Maduro, yang menggambarkan peran Guaido sebagai “boneka AS”.
Kolombia yang didukung AS juga mengerahkan operasi militer di dekat perbatasannya dengan Venezuela. Ini tidak diterima dengan baik oleh pemerintah Maduro, dan menteri komunikasi Jorge Rodriguez menyebut Kolombia sebagai “negara gagal”.
PANGERAN SAUDI : KITA BISA HANCURKAN IRAN DALAM 8 JAM
“السعودية تستطيع تدمير #ايران في٨ ساعات”
طبعا هذا مقطع من عامان
أي قبل طائرات ال ف١٥ اس اي وقبل شراء وتطوير منظومات الدفاع الجوي والقوات البحرية والبرية والجوية بصواريخ متطورة ومتقدمة.
وما خفي اعظم..
لا توجد اي قوة في العالم تستطيع ان تقف في وجه وحدتنا وعزمنا ونهضتنا والحمدلله.. pic.twitter.com/dn2WZx3OTB
Seorang pangeran Saudi mengatakan dalam posting Twitternya Kamis kemarin, bahwa militer Arab Saudi dapat menghancurkan Iran dalam delapan jam jika mereka mau.
Dalam tweetnya Pangeran Abdullah bin Sultan bin Nasser Al-Saud memasang video yang menunjukkan beberapa pesawat tempur F-15 Saudi yang diperbandingkan dengan jet tempur Iran F-4.
Dalam tweetnya itu sang pangeran menulis , “Arab Saudi dapat menghancurkan Iran hanya dalam 8 jam”,
Dia kemudian menambahkan, “Kekuatan yang kita sembunyikan lebih besar lagi. Tidak ada kekuatan di dunia ini yang dapat melawan kesatuan kita, tekad kita, kebangkitan kita, dan kita berterima kasih kepada Tuhan. ”
Pangeran Saudi itu mengutip pernyataan seorang analis tentang kemampuan militer Arab Saudi. Menurut seorang analis yang diwawancarai di Channel 24 “Iran tidak memiliki jet tempur yang dapat mencapai Arab Saudi,”
Analis itu menambahkan angkatan udara Iran sudah ketinggalan zaman dan lemah, di menyoroti hal-hal seperti pesawat tempur Iran yang sudah tua dan jumlahnya terbatas seperti jet tempur MiG-29 era Soviet.
Aduh… mas bro Pangeran…, Khan menurut Quran musuh Islam itu zionis Israel , kenapa negara muslim lain malah dijadikan musuh ? dan musuh Islam malah dijadikan sekutu? Bukankah harusnya Arab Saudi bergabung dengan Iran melawan Israel ?
Sesulit itukah para petinggi Saudi memahami hal yang sangat jelas tertulis dalam Quran itu? Panduan apakah yang mereka pakai ? (aazadmin)
VIDEO : KOTA BAWAH TANAH TERORIS DI HAMA UTARA
https://www.youtube.com/watch?v=i_5Cid-Po9k
Jaringan terowongan bawah tanah terbesar dan paling rumit di pedesaan Hama utara baru saja ditemukan oleh Tentara Suriah setelah mereka berhasil merebut kembali kubu utama pemberontak di daerah itu.
Kota bawah tanah yang terletak di bawah kota al-Lataminah itu digunakan oleh militan untuk bersembunyi dan menghindari sasaran pasukan pemerintah.
Rekaman 30 menit yang diterbitkan oleh ANNA NEWS itu menunjukkan jaringan terowongan yang dilengkapi dengan hampir semua fasilitas termasuk persediaan makanan, obat-obatan dan peralatan akomodasi.
Sebagian besar jaringan terowongan telah hancur karena pemboman udara yang dilakukan oleh angkatan udara Suriah dan Rusia.
Pada awal Mei 2019, Tentara Suriah dibantu oleh angkatan udara Rusia memulai serangan skala penuh untuk mengambil alih markas pemberontak al-Lataminah di Hama utara.
MULAI BESOK IRAN AKAN KEMBANGKAN SISTEM PENGAYA URANIUM YANG LEBIH CEPAT
Rabu kemarin Iran menyatakan akan terus menjauhi kesepakatan nuklir tahun 2015 dengan mulai mengembangkan sistem sentrifugal untuk mempercepat pengayaan uraniumnya, tetapi masih memberi kesempatan 2 bulan lagi kepada Eropa untuk mencoba menyelamatkan pakta nuklir multilateral yang melibatkan Iran itu.
Secara terpisah, AS menolak untuk melonggarkan sanksi ekonomi terhadap Iran, dan malah memberlakukan sanksi baru yang dirancang untuk menghentikan penjualan minyak Iran, tetapi tidak mengesampingkan rencana Prancis untuk memberi Teheran pinjaman $15miliar.
Langkah-langkah itu membuat Iran, AS, dan negara-negara besar Eropa masihpunya kesempatan terbuka bagi diplomasi untuk mencoba menyelesaikan perselisihan mengenai program nuklir Iran.
Dalam pidato yang disiarkan televisi, Pres. Iran Rouhani mengatakan Iran mulai Jumat besok akan mulai mengembangkan system sentrifugal untuk mempercepat pengayaan uranium, yang dapat menghasilkan bahan bakar untuk pembangkit listrik atau untuk bom atom, sebagai langkah berikutnya dalam mengurangi komitmen nuklirnya.
“Mulai Jumat 6/9 besok, kami akan melakukan penelitian dan pengembangan berbagai jenis sentrifugal dan sentrifugal baru dan juga apa pun yang diperlukan untuk memperkaya uranium dengan cara yang lebih cepat,” kata Rouhani. “Semua batasan pada Penelitian dan Pengembangan kami akan dicabut pada hari Jumat.”
“Tidak mungkin kita akan mencapai hasil dengan Eropa hari ini atau besok …dan Eropa masih punya waktu dua bulan lagi untuk memenuhi komitmennya,” kata Rouhani, menurut TV pemerintah.
Tetapi Rouhani juga mengatakan langkah-langkah baru Iran akan dilakukan untuk tujuan “damai, di bawah pengawasan pengawas nuklir AS dan dapat dihentikan ” jika kekuatan Eropa menepati janji mereka.
AS TAWARKAN HADIAH $15 JUTA BAGI PEMBERI INFO SOAL AKTIFITAS IRGC IRAN
Pemerintah AS telah menawarkan hadiah hingga $15 juta untuk informasi yang membantu “mengganggu” operasi keuangan Korps Pengawal Revolusi Iran (IRGC), selain juga akan mengeluarkan putaran sanksi baru pada Teheran.
Janji hadiah itu diumumkan pada hari Rabu sebagai bagian dari apa yang mereka sebut “program Hadiah untuk Keadilan”, yang dijalankan oleh Deplu AS , yang menawarkan insentif keuangan bagi yang bisa memberikan informasi tentang dugaan “kegiatan teroris” yang menargetkan AS yang dilakukan oleh pasukan elit Iran IRGC, yang pada april lalu telah dicap oleh Washington sebagai organisasi teroris.
Deplu AS sedang mencari informasi tentang perusahaan dan individu yang diduga membantu IRGC untuk “menghindari sanksi AS dan internasional” serta mereka yang “berbisnis” dengan unit militer Iran itu.
Selain itu Washington juga telah mengeluarkan paket sanksi baru terhadap apa yang mereka sebut jaringan “minyak untuk teror” , yang diduga dijalankan oleh IRGC.
Sanksi itu secara luas menargetkan 16 perusahaan dan sembilan orang, yang diduga terlibat dalam pengiriman minyak Iran ke Suriah. Enam kapal tanker minyak yang terkait dengan kegiatan semacam itu juga akan dimasukkan dalam daftar.
Serangkaian sanksi yang baru dan tawaran hadiah itu dipuji oleh para pejabat tinggi AS, mereka memberi tepukan tangan pada diri mereka sendiri karena mengambil langkah-langkah yang mereka tuduhkan itu.
Washington akan terus mengenakan sanksi baru kepada Iran agar tetap memberi “tekanan maksimum,” kata perwakilan khusus AS untuk Iran Brian Hook, dia menambahkan bahwa “kami tidak ingin memberikan pengecualian atau keringanan apapun.”
IRAN ANCAM AKAN KURANGI KEPATUHANNYA PADA PERJANJIAN NUKLIR 2015
Presiden AS Donald Trump telah mengesampingkan prasyarat yang diajukan Iran untuk melakukan dialog antara kedua negara, termasuk syarat untuk mencabut semua sanksi AS.
Tapi pada saat yang sama, presiden AS tidak mengesampingkan kemungkinan pembicaraan dengan presiden Iran Hassan Rouhani, pada pertemuan Majelis Umum PBB pada bulan September nanti.
“Tentu saja, apa pun mungkin terjadi. Mereka ingin dapat menyelesaikan masalah mereka. Dan kami bisa menyelesaikannya dalam 24 jam”, katanya.
Trump juga menyatakan bahwa AS sedang bekerja sama dengan Iran secara langsung, dan berterima kasih kepada Presiden Prancis Emmanuel Macron atas upaya mediasinya yang ia lakukan menjelang pertemuan puncak G7 baru-baru ini.
Presiden AS itu juga menegaskan kembali komitmennya untuk mencapai kesepakatan baru dengan Teheran dan tidak mengejar perubahan rezim di sana.
Pernyataan presiden AS tersebut dikeluarkan ketika Depkeu AS mengumumkan serangkaian sanksi baru yang menargetkan perusahaan, kapal, dan orang-orang yang diduga terlibat dalam skema Iran untuk terus menjual minyak meskipun ada sanksi AS.
Depkeu AS juga menawarkan hadiah $15 juta untuk informasi yang akan membantu lebih lanjut guna mengganggu ekspor minyak mentah Iran.
Sebelumnya, pada hari yang sama, Iran berjanji untuk mengeluarkan langkah-langkah baru yang bertujuan mengurangi komitmennya terhadap perjanjian nuklir 2015, karena Uni Eropa sejauh ini telah gagal untuk menyelesaikan masalah penurunan keuntungan minyak Iran karena sanksi AS.
Pada saat yang sama, Iran dilaporkan telah menolak tawaran pinjaman $15M dari Eropa, meskipun Wakil Menlu Iran Abbas Araqchi pada awalnya berpendapat bahwa jumlah tersebut dapat merangsang Iran untuk mematuhi kesepakatan nuklir 2015.
PRESIDEN IRAN HANYA MAU BERDIALOG DENGAN AS, JIKA LEBIH DULU MENCABUT SEMUA SANKSI
Presiden Iran Hassan Rouhani telah mengesampingkan kemungkinan dilakukan perundingan bilateral dengan AS, tapi meski begitu dia mencatat bahwa perundingan dapat dilakukan dengan kondisi sebagai berikut:
“Jika AS lebih dulu mau mencabut semua sanksi mereka seperti sebelumnya, baru kemudian bisa dilakukan dialog dalam kelompok P5 +1”, katanya.
Sampai hari ini, jawaban Teheran untuk permintaan dilakukan doalig dengan Washington akan selalu “tidak”:
“Belum ada keputusan yang pernah diambil untuk mengadakan pembicaraan dengan AS dan ada banyak tawaran untuk pembicaraan tetapi jawaban kami akan selalu negatif /tidak”, kata Rouhani.
Bulan lalu, mitranya presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ia terbuka untuk bertemu dengan Rouhani dalam situasi yang tepat untuk membahas kebuntuan perjanjian (JCPOA), yang juga disebut sebagai perjanjian nuklir Iran.
TENTARA ISRAEL TINGGALKAN KENDARAAN MILITERNYA SETELAH SALAH SATUNYA DITEMBAK HEZBOLLAH
https://www.youtube.com/watch?v=d2QYHgh_U8E
Ternyata tentara Israel tidak segagah berani seperti ketika menyeret warga Palestina , atau menembaki warga Palestina yang tidak bersenjata. Setelah salah satu kendaraan lapis bajanya dihancurkan oleh milisi Hezbollah dengan ATGM, tentara lainnya malah meninggalkan begitu saja kendaraan militernya dan juga markasnya.
MILITER SURIAH PERKUAT PASUKANNYA DI ALEPPO BARAT
Sejumlah besar bala bantuan dari Tentara Arab Suriah (SAA) sedang dikirim ke bagian barat Aleppo minggu ini di tengah laporan serangan baru di front ini.
Menurut sumber militer di Suriah utara, tentara Suriah sedang bersiap untuk meluncurkan operasi baru untuk menghalau kelompok Hayat Tahrir Al-Sham dari pinggiran barat kota Aleppo.
Meski telah merebut kembali Aleppo timur sejak akhir 2016, tentara Suriah masih belum sepenuhnya mengendalikan kota itu, karena para militan masih mempertahankan keberadaannya di daerah Al-Zahraa dan area Riset Ilmiah.
Selama beberapa hari terakhir, para militant telah mengintensifkan serangan mereka di Aleppo barat, ini mendorong tentara Suriah untuk meningkatkan level siaga mereka di sekitar kota.
Hay’at Tahrir Al-Sham dianggap sebagai kelompok jihadis terkuat di daerah itu, karena kemenangan pertempuran mereka melawan pemberontak yang didukung Turki, termasuk Harakat Nouriddeen Al-Zinki, memberi mereka kendali atas pedesaan barat Aleppo.
Tentara Suriah telah berulang kali meminta agar militant menarik diri dari bagian barat Aleppo; Namun, seruan itu mendapat perlawanan dari kelompok HTS dan para loyalisnya.
REKAMAN SMARTPHONE SEORANG MILITAN DI IDLIB SELATAN
https://www.youtube.com/watch?v=LaQvCdq8yMI
Sekelompok militan di Idlib selatan merekam diri mereka sendiri ketika mereka berada diparit perlindungan saat diserang oleh Tentara Arab Suriah (SAA).
Smartphone milik salah satu militan yang digunakan untuk merekam itu kemudian disita oleh Tentara Suriah setelah mereka merebut wilayah itu.
KOALISI SAUDI BOMBARDIR SEBUAH PENJARA, LEBIH 100 ORANG TEWAS
Koalisi pimpinan Saudi telah melakukan serangan udara besar-besaran di Yaman barat daya yang menurut sumber resmi Palang Merah telah menewaskan lebih dari 100 orang dalam satu lokasi.
Lokasi itu adalah sebuah pusat penjara yang dikelola Houthi di provinsi Dhamar Yaman. Situs bangunan penjara itu hancur total dan meninggalkan korban bergelimpangan.
Dikutip oleh Reuters pada hari Minggu, sumber Palang Merah yang terkait dengan misi kemanusiaan kelompok itu mengatakan bahwa setelah mengevaluasi korban yang dikeluarkan dari lokasi pemboman serta yang dibawa ke rumah sakit terdekat, “memperkirakan, bahwa lebih dari 100 telah terbunuh”.
Menurut pernyataan sebelumnya dari seorang pejabat di kementerian kesehatan Houthi, pusat penjara itu menahan 170 narapidana pada saat kejadian dan tim penyelamat telah menemukan 60 mayat.
Koalisi yang dipimpin Saudi mengklaim bahwa kompleks penjara itu menampung senjata-senjata militer, khususnya pesawat tak berawak dan rudal, dan untuk alasan inilah operasi pemboman dilakukan.
Laporan tambahan menyatakan bahwa serangan koalisi yang dipimpin Saudi ini melibatkan enam bom yang menghantam tiga bangunan di dalam kompleks penjara yang lebih besar termasuk yang khusus menampung tahanan.
Pemboman brutal di Yaman selatan oleh koalisi yang dipimpin Saudi ini terjadi di tengah kemunduran koalisi yang cukup besar. karena Ironisnya proksi darat Saudi bukan lagi melawan Houthi , tetapi malah melawan sekutu lamanya yang sekarang berubah menjadi lawan, yaitu Dewan Transisi Selatan (STC) yang didukung UEA.
MIKE POMPEO PASTIKAN AS AKAN DIBELAKANG ISRAEL JIKA MENYERANG IRAN
Dalam wawancara dengan pembawa acara “syndicated radio” , Menlu AS Mike Pompeo berjanji bahwa Israel pasti akan mendapat bantuan diplomatik, hukum, dan militer dalam setiap perang dengan Iran, berapapun lamanya perang itu berlangsung.
Pertanyaan : Mantan Dubes AS untuk Israel menyebut “Pasokan amunisi (dari AS) akan diperlukan, dan Israel akan memerlukan perlindungan “kubah besi” baik secara diplomatik dan hukum di DK PBB dan Pengadilan Kriminal Internasional jika perang (melawan Iran) meletus.” Akankah Israel mendapatkan perlindungan diplomatik dan legal ?
Pompeo : Kami sudah sangat jelas tentang beberapa hal yang baru saja Anda sebutkan itu.
Pertama, sehubungan dengan Republik Islam Iran, kami merubah kebijakan AS di sana. Pemerintahan sebelumnya (Obama) telah menjamin Iran memiliki senjata nuklir, memungkinkan mereka untuk memicu teror, dan memungkinkan sistem rudal mereka untuk mengamuk.
Presiden Trump telah mengarahkan bahwa kita telah melakukan sebaliknya, guna menghalangi mereka (Iran) menguunakan sumber daya mereka untuk menciptakan risiko tidak hanya bagi AS dan warga negaranya, tetapi juga bagi Israel.
Dan kami sudah berhasil dengan itu. Dan kami juga sangat mendukung setiap kali Israel dipaksa untuk mengambil tindakan untuk membela diri, AS telah membuat sikap sangat jelas bahwa negara itu tidak hanya memiliki hak tetapi kewajiban untuk melindungi rakyatnya sendiri.
Dan kami selalu mendukung upaya mereka untuk melakukan itu. Jadi soal kepastian bahwa Israel diperlakukan secara adil di PBB, Israel tentu saja dapat mengandalkan AS.
Pertanyaan: apakah AS akan memberikan dukungan militer (kepada Israel)?
Pompeo : Kami masih terus-menerus membicarakan tentang hal itu, guna memastikan bahwa kami secara kolektif memiliki kemampuan sistem pertahanan yang sesuai dengan kebutuhan mereka (Israel). Saya sangat yakin presiden (Trump) yang telah memindahkan kedubes AS (keYerusalem) dan yang memproklamirkan hak Israel di Dataran Tinggi Golan, tentu akan melakukan semua yang diperlukan untuk memastikan bahwa mitra hebat kami Israel akan dilindungi.
HEZBOLLAH BALAS SERANGAN ISRAEL
Sore kemarin 1/9, para pejuang Hizbullah telah menghancurkan sebuah kendaraan militer Israel dengan sebuah rudal anti-tank berpemandu (ATGM) di dekat pos militer Avivim diatas danau Galilea (Tiberias).
Hizbullah mengatakan bahwa beberapa tentara Israel terbunuh atau terluka dalam serangan ATGM. Namun, ini belum dapat dikonfirmasi.
Sebagai tanggapan , militer Israel menembakkan puluhan kali tembakan artileri diLebanon selatan.
“Rudal anti-tank yang ditembakkan dari Lebanon itu mengenai kendaraan militer IDF di Israel utara. Kami membalas tembakan ke sumber serangan di Lebanon selatan, ”kata militer Israel di Twitternya.
Sehari sebelumnya, Sekjenl Hizbullah Hassan Nasrallah bersumpah untuk membalas serangan Drone di Beirut dan serangan udara Israel di Damaskus. Situasi di sepanjang garis pemisahan antara Libanon dan Israel kemungkinan akan meningkat lebih lanjut dalam beberapa jam mendatang.
PETINGGI HAMAS UCAPKAN TERIMAKASIH KEPADA PEMIMPIN IRAN
Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyeh telah menulis surat kepada Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Khamenei, dalam suratnya dia bersumpah untuk terus mengikuti Front Perlawanan (terhadap Israel) yang dipimpin Iran, sampai tercapainya kemenangan akhir.
Dalam surat itu, Ismail Haniyeh menyatakan penghargaannya kepada Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Khamenei atas dukungannya selama ini bagi pasukan Perlawanan Palestina dan menyokong mereka dalam melawan musuh Israel.
Haniyeh menekankan bahwa kesiapan Iran untuk mempersenjatai pasukan Perlawanan akan secara signifikan mempengaruhi perang melawan Zionis.
Pejabat senior Hamas itu selanjutnya berterima kasih kepada Pemimpin Iran karena menyambut hangat delegasi Hamas ketika baru2 ini berunjung ke Iran.
Surat itu diakhiri dengan harapan untuk merealisasikan semua tujuan Ayatullah Khamenei tentang pembebasan Palestina dan kemenangan rakyat Palestina atas musuh-musuh mereka.
KOALISI AS SERANG MILITAN DI PINGGIRAN IDLIB
Militer AS dilaporkan membom sekelompok militan di dekat kota Idlib di Suriah utara, aktivis setempat melaporkan sore ini. Ini adalah serangan kedua dari koalisi AS dalam tahun ini.
Menurut laporan, AS menembakkan rudal jelajah ke pangkalan milik kelompok Hurras Al-Deen di dekat pinggiran timur laut kota Idlib.
Laporan itu mengatakan bahwa puluhan militant yang kebanyakan dari mereka adalah orang asing terbunuh dalam serangan militer AS di markas Hurras Al-Deen di dekat kota Idlib itu.
Operasi AS yang dilakukan pada siang hari ini menyerang sebuah pertemuan besar gerilyawan Al-Qaeda, yang dihadiri para komandan maupun anggota militan. Ini adalah pertemuan kelompok bersenjata yang berbasis Ansar al-Tauhid (yang sebelumnya berafiliasi dengan ISIS) dan Hayat Tahrir al-Sham.
“Ada banyak korban dan kerusakan di desa-desa (di Idlib) yang terkena dampak serangan Amerika itu,” kata pernyataan itu.
Pada tanggal 31 Agustus , pasukan Suriah secara sepihak mengumumkan gencatan senjata di seluruh zona de-eskalasi di Idlib, dalam sebuah langkah yang diprakarsai oleh Rusia dan Turki. Semua pihak dalam konflik telah diberitahu tentang langkah ini.
Pernyataan itu menekankan bahwa dalam 24 jam terakhir, pasukan Suriah telah memastikan kewajiban mereka, dan bahwa penerbangan pesawat-pesawat tempur Rusia dan Suriah di daerah itu telah sepenuhnya dihentikan.
Pentagon mengkonfirmasi bahwa koalisis AS telah melakukan serangan udara terhadap para pemimpin kelompok militan yang terkait dengan al-Qaeda di provinsi Idlib, Suriah.
Tanggapan Rusia
Kemenhan Rusia menyebut serangan AS ini jelas bermasalah, mengingat bahwa AS berkewajiban untuk memberi tahu Rusia jika melakukan operasi udara diSuriah melalui saluran de-eskalasi yang dibentuk antara kedua negara. AS juga wajib memberi tahu Turki jika menggunakan wilayah udara Turki untuk melakukan serangan. .
AS sangat jarang melakukan serangan terhadap kelompok-kelompok teroris di Suriah barat laut, jadi ini merupakan salah satu operasi aneh dari militer AS. Terakhir mereka menyerang militan pada akhir Juni 2019 dan yang sebelumnya terjadi lebih dari dua tahun lalu,
KETEGANGAN ISRAEL – HEZBOLLAH DI LIBANON
Media Libanon melaporkan serangan Israel telah menyebabkan kebakaran dimarkas UNIFIL (markas penjaga perdamaian PBB), tidak ada yang terluka , tapi tentara tetap dalam siaga tinggi untuk mengantisipasi pembalasan dari kelompok Hezbollah.
Pasukan Pertahanan Israel mengirim artileri dan peralatan berat lainnya ke perbatasan Libanon pada hari Sabtu, untuk memperkuat pasukannya di sana karena situasi tetap siaga tinggi untuk mengantisipasi kemungkinan serangan dari Hezbullah.
Belum ada komentar dari IDF sementara ini, tetapi berita TV Israel menunjukkan konvoi kendaraan yang mengangkut howitzer yang bergerak menuju perbatasan.
Israel sangat waspada dan khawatir akan serangan balasan dari Hizbullah atau proksi Iran lainnya setelah serangan udara Israel terhadap target-target yang terkait Iran di Suriah, dan serangan pesawat tak berawak ke markas besar Hizbullah di selatan Beirut, yang dituduh dilakukan oleh Israel.
Respon Hezbollah Atas Serangan Drone israel
Sekjend Hizbullah Hassan Nasrallah mengatakan pada hari Sabtu 1/9 bahwa sebuah sikap telah diputuskan untuk merespon serangan pesawat tak berawak Israel baru-baru ini di markasnya di Beirut .
Ini adalah soal “Penerapan aturan …soal logika perlindungan negara,” katanya. dalam pidato yang disiarkan televisi, dia menambahkan bahwa Israel “harus membayar ” atas serangan itu.
Komentarnya itu disampaikan dalam pidatonya di hadapan para pendukung pada Sabtu malam, satu minggu setelah sebuah pesawat tak berawak Israel jatuh di atap kantor media Hizbullah di Beirut selatan, sementara yang lain meledak dan jatuh di dekatnya.
Kelompok yang didukung Iran itu mengatakan, kedua pesawat Drone Israel itu dipersenjatai dengan bahan peledak dan sedang melakukan misi serangan.
Nasrallah mengancam bahwa respon terhadap insiden pekan lalu itu akan akan dilakukan dari Libanon dan dapat saja dilakaukan di sepanjang perbatasan, termasuk Shebaa Farms, tempat serangan balasan oleh Hizbullah pada 2015 setelah beberapa anggota senior kelompok itu tewas dalam serangan udara yang terkaitkan dengan Israel. Dua tentara Israel tewas dalam serangan balasan itu dan tujuh lainnya terluka.
MENLU ISRAEL : KAMI MAMPU MENARGET SASARAN DISELURUH WILAYAH IRAN MANAPUN
Menlu Israel Yisrael Katz mengatakan bahwa Israel dapat menyerang area di Iran di mana pun, termasuk yang jauh di dalam wilayahnya sendiri.
Dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Israel Maariv, Katz mengatakan bahwa Israel akan menyerang Iran kapan pun diperlukan, tidak peduli dimanapun lokasi serangan itu, kantor berita Shehab melaporkan kemarin.
“Situasinya adalah “perang di antara perang” dan kami adalah satu-satunya negara yang bekerja untuk melawan Iran,” kata Katz, dia menambahkan: “Kami secara terbuka mengakui bertanggung jawab atas serangan di Suriah, untuk menunjukkan kepada Iran bahwa dia tidak memiliki kekebalan di mana pun.”
Dia menekankan bahwa “tindakan Israel (diSuriah) dimaksudkan untuk memotong kepala ular itu.”
Sementara itu, Menteri Perlindungan Lingkungan Israel Ze’ev Elkin mengatakan kepada Channel 13 news: “Kami bertanggung jawab atas serangan di Suriah dan mengatakan bahwa Iran seharusnya merasa tidak aman di mana pun.”
Dia menambahkan: “Iran bekerja siang dan malam di seluruh Timur Tengah untuk membangun sebuah kekaisaran dengan tujuan untuk menghancurkan Israel.”
Elkin juga mengatakan bahwa: “Kami tidak akan bisa menerima … Saya tidak akan menerima bahwa Iran bisa merasa aman di mana saja. Iran adalah negara di kawasan yang mengadopsi rencana untuk menghancurkan Israel. “
Pada hari Kamis, PM Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa Israel melakukan serangan di Irak dan Suriah untuk merusak rencana Iran, dia mengklaim bahwa Iran sedang membangun pangkalan di Irak, Yaman, Suriah dan Libanon untuk menargetkan Israel.
Bulan Agustus 2019 menandai sebuah perubahan penting digaris depan perang di Suriah barat laut, dimulai dengan deklarasi dari pemimpin Hyatt Tahrir al-sham Abu Mohammad Al Jaelani bahwa kelompoknya adalah faksi paling kuat di Idlib.
Kelompok yang secara resmi adalah cabang al-Qaeda di negara itu telah menolak perjanjian zona militerisasi di Idlib, dan tidak akan menarik satu pun pejuang atau senjatanya dari daerah itu, baik atas keinginan kawan ataupun lawan.
Al-Jaelani menyatakan bahwa tugas kelompok mereka adalah untuk mempertahankan yang disebutnya sebagai wilayah yang telah mereka bebaskan.
Penarikan militan radikal dan peralatan berat dari zona demiliterisasi sedalam 20 kilometer yang disepakati dalam pembicaraan Astana adalah tuntutan utama dari perjanjian September 2018 itu, yang bertujuan untuk melemahkan situasi di jalur kontak antara tentara Arab Suriah SAA dan apa yang disebut oposisi di barat laut Suriah.
Meskipun demikian perjanjian ini tidak pernah dihormati oleh kelompok Hayt Tahrir al-Sham , dan kelompok-kelompok yang terkait Al-Qaeda lainnya, atau bahkan oleh kelompok-kelompok yang didukung Turki.
Mereka melihat kesepakatan serta pendirian pos-pos militer Turki yang dikatakan mengamati gencatan senjata itu dianggap sebagai semacam perisai diplomatik yang memungkinkan mereka untuk menyerang pasukan Suriah SAA dan melarang SAA untuk merespon.
Ini membuat perjanjian demiliterisasi justru menjadi sumber ketegangan sumber untuk serta saling tuduh.
Selanjutnya Hyatt tahrir al-Sham memanfaatkan keuntungan ini dalam pertempurannya dengan tentara Suriah SAA dan untuk mengkonsolidasikan penguasaan yang lebih besar atas wilayah Idlib.
Menurut Presiden Rusia Vladimir Putin sebelum pembentukan zona demiliterisasi, teroris baru menguasai 50% dari wilayah Idlib, tapi pada akhirnya (setelah penerapan zona demiliterisasi) malah 90% wilayah Idlib dikuasai oleh teroris.
Ada tiga cara untuk mengatasi situasi ini:
Pertama dan yang paling disukai oleh para militan dan para pendukung (negara asing) mereka , adalah bahwa tentara Suriah SAA tidak bisa lagi membalas pelanggaran atas gencatan senjata, dan militan secara diam diam bisa makin banyak menimbulkan korban.
Kedua, implementasi perjanjian Idlib di mana militan dan senjata beratnya ditarik dari Zona demiliterisasi dan juga dipatuhi oleh tentara pemerintah Suriah. sehingga membuat langkah penting dalam perkembangan menuju situasi de-eskalasi di Suriah barat laut.
Ketiga, SAA melanjutkan operasinya terhadap militan radikal, melenyapkan ancaman dari militant dan menerapkan demiliterisasi dengan paksa.
Beberapa opsi ini telah menentukan perkembangan selanjutnya di area Idlib ini.
Dalam periode dari April hingga Juli, SAA dan sekutunya membuat serangkaian kemajuan terbatas di Hama barat laut dan IdLib selatan dengan membebaskan Kafr nabel dan beberapa desa terdekat.
Selama periode yang sama, pemerintah Damaskus yang didukung oleh Rusia dan Iran mengusulkan beberapa gencatan senjata yang memberi banyak peluang bagi para militan dan pendukung mereka untuk mulai menentukan syarat dan ketentuan perjanjian, namun kelompok Hyatt tahrir al sham dan kelompok-kelompok militan lainnya tampaknya menafsirkan proposal ini sebagai tanda-tanda kelemahan (tentara Suriah).
Mereka salah, pada 7 Agustus pasukan pemerintah justru melanjutkan operasi defensifnya, dan membebaskan desa-desa al-zakah dan Al Arbaein di Hama utara. Pada tanggal 8 Agustus, pasukan SAA berhasil membebaskan desa-desa lain dan menguasai bukit gian penting al Tark yang memungkinkan pasukan pemerintah untuk meningkatkan tekanan mereka terhadap gerilyawan di kota Al Kabir dan menguasai Hamamiyah.
Pada 11 Agustus SAA telah membebaskan Al Kabir , Sukiyaki & Makkar all-Hamam. Meskipun bala bantuan dikerahkan oleh kelompok-kelompok yang didukung Turki dari koalisi yang dikenal sebagai Front Pembebasan Nasional (NLF), tapi pertahanan militan mulai runtuh.
Pada tanggal 19 Agustus, pasukan SAA , pasukan Tiger Force dan Pasukan Pertahanan Nasional telah berhasil mengalahkan kubu militan dikota Khan Shaykhun dari arah barat laut dan desa-desa terdekat.
Militan bahkan mengerahkan MANPADS untuk menangkis serangan udara SAAF, pada tanggal 15 Agustus mereka menjatuhkan pesawat tempur su-22 Angkatan Udara Suriah di selatan Idlib. Tetapi pada periode 15 Agustus hingga 18 Agustus, SAA memukul mundur beberapa gerilyawan militan yang melibatkan pelaku bom bunuh diri di wilayah Al Shukiyah dan mencapai pintu masuk kota Khan shaikhun.
Pada 19 Agustus, Turki melakukan upaya terakhir untuk menyelamatkan para gerilyawan di Hama utara dengan mengirim konvoi militer besar. sedikitnya ada 28 buah peralatan militer termasuk tujuh tank tempur menuju khan shaykhun.
Para Anggota kelompok militan yang dudukung Turki itu juga menyertai konvoi militer Turkiitu, rencana mereka adalah untuk membangun titik pengamatan di dekat kota Khan shaikhun dan menggunakan pasukan Turki sebagai perisai untuk melindungi para militan di sana.
Namun konvoi itu bisa dicegah sebelum mencapai tujuannya, tentara Suriah SAA memotong jalan raya menuju khan Shaikhun, sementara Angkatan Udara Suriah melakukan beberapa serangan di sepanjang jalan yang dilalui konvoi pasukan Turki itu.
Serangan itu menewaskan setidaknya satu komandan lapangan militan dan menghancurkan kendaraan bersenjata senapan mesin.
Pada 21 Agustus pasukan pemerintah membebaskan Khan Shaikhun dan sepenuhnya mengepung posisi militan di Hama utara.
Pada tanggal 23 Agustus SAA dan sekutunya sepenuhnya membebaskan kantong yang baru dibuat termasuk di al-Tamaha dan Murik, pada saat itu sebagian besar gerilyawan telah melarikan diri dari daerah itu ke posisi mereka di utara khan shaikhun.
Militer Suriah kemudian sepenuhnya berhasil membebaskan Hama utara. Sepertinya kedua belah pihak mengklaim telah menyebut jumlah korban yang terlalu tinggi, misalnya sumber pro militan mengklaim bahwa lebih dari 1.200 pasukan pemerintah tewas di daerah ini, tapi jumlah ini tidak dikonfirmasi oleh bukti visual. Pada gilirannya. sumber yang pro SAA mengklaim bahwa lebih dari 1.000 militan dihancurkan. ini juga kurang realistis, namun foto dan video dari daerah tersebut menunjukkan bahwa sekitar dua lusin peralatan militer militan telah dihancurkan.
Pada 2017 , Khan shaykhun menjadi kota yang dikenal luas di seluruh dunia setelah pemerintah AS melakukan provokasi serangan kimia (False flag) di kota yang dikuasai militan itu untuk membenarkan dilakukan serangan rudal besar-besaran di pangkalan udara udara milik angkatan udara Suriah.
Sejak saat itu kota tersebut telah menjadi simbol keberhasilan organisasi-organisasi propaganda yang didukung-barat, terutama kelompok “White helmet”. yang beroperasi di Suriah dan ikut berupaya mempromosikan agenda perubahan rezim.
Oleh karena itu pembebasannya menjadi kemenangan simbolis penting dari aliansi Rusia Suriah Iran.
Dari sudut pandang militer, SAA berhasil mengamankan bagian penting dari jalan raya M5 dan memperluas zona penyangga di perbatasan administratif Hama – Idlib.
Selain itu, kelompok Hyatt Tahrir al-sham juga telah kehilangan sebagian besar infrastruktur pertahanannya di bagian selatan zona Idlib.
Khan Shaikuh yang terletak langsung di jalan raya M5 adalah pusat logistik penting yang memungkinkan kelompok-kelompok militan radikal untuk mengirim pasokan bagi para pejuang mereka di garis depan.
Sementara al-Tamaha, Murrakh dan Kafr Naboudah adalah titik-titik penting yang penting yang penuh dengan terowongan bawah tanah dan depo senjata, kota-kota ini adalah benteng pertahanan militant yang penting di daerah tersebut.
Pusat komando Jays Al Izza yang merupakan merupakan sekutu Hayt al-Sham di Hama utara juga berposisi di sana, kelompok itu sekarang telah kehilangan semua wilayahnya dan telah berubah menjadi semacam suku nomaden di dalam wilayah militan yang dikuasai militan di zona idlib.
Perkiraan jumlah populasi sebelum perang di wilayah yang baru-baru ini dibebaskan oleh tentara SAA adalah sekitar 140.000 orang, jika termasuk dihitung dengan perpindahan pengungsi selama perang di Idlib.
Fihak militan telah kehilangan bagian penting dari potensi potensi mobilisasi mereka. Pada gilirannya , pasukan SSA dan sekutunya menunjukkan bahwa mereka mampu memberikan serangan militer kepada militan yang bercokol di IdLib, meski pada bulan-bulan sebelumnya secara diplomatik mereka juga menunjukkan kesabarannya dengan melakukan berbagai upaya untuk meredakan konflik.
Masalah kunci yang menghalangi skenario fihak pemerintah Suriah itu masih tetap sama, yaitu ketidakmauan kelompok oposisi moderat yang didukung oleh Turki untuk memisahkan diri dari kelompok teroris. Kelompok-kelompok ini sangat menyatu dengan teroris, jika hal ini tidak ada perubahan, maka perang yang besar diIdlib sendiri hampir bisa dipastikan tidak bisa dihindari.
Raja Arab Saudi Salman telah menyatakan “kekesalan yang besar” dengan sikap UEA baru-baru ini, terutama pada perkembangan situasi terakhir perang Yaman yang menunjukkan tanda-tanda melebarnya perpecahan antara aliansi Saudi – UEA.
Raja Salman telah membuat komentar yang tidak biasa tentang mitra terdekat Arab Saudi ini di istana Mekah pada 11 Agustus lalu dalam sebuah percakapan dengan mantan presiden Yaman Abd-Rabbu Mansur Hadi.
Reuters melaporkan pada hari Rabu, mengutip tiga sumber termasuk dua warga Yaman mengatakan, keretakan mulai muncul dalam aliansi Arab Saudi-UEA mulai terjadi bulan lalu, ketika Uni Emirat Arab mengumumkan penarikan sebagian besar pasukannya dari Yaman yang yang sangat mengecewakan sekutunya Arab Saudi.
Menurut laporan, Arab Saudi sangat bergantung pada pasukan UEA dalam perangnya di Yaman, dimana UEA bisa menjalin hubungan kerjasama antara Kelompok tentara bayaran dan milisi dari berbagai suku untuk berjuan bersama koalisi pimpinan Saudi.
Reuters berpendapat bahwa perpecahan tersebut tidak akan terbatas pada krisis Yaman atau hubungan bilateral; itu agaknya juga bisa merusak tekanan maksimum Presiden AS Donald Trump terhadap Iran, merusak upaya perdamaian Israel-Palestina, dan bisa berpengaruh dalam kancah konflik lainnya.”
Namun para pejabat UEA tampaknya sangat serius dengan keputusan mereka itu, karena mereka mulai sadar bahwa perang Yaman adalah hal yang “tidak dapat dimenangkan”, dan bahwa mereka berusaha untuk meningkatkan citra internasional mereka dan ingin mencitrakan UEA sebagai “pembawa perdamaian,” kata laporan itu.
“UEA ingin dilihat sebagai negara kecil yang memfasilitasi perdamaian dan stabilitas daripada sekedar pendukung sikap ekspansionis Saudi,” kata laporan itu mengutip sumber yang dekat pemerintahan UEA.
Dengan keluarnya pasukan UEA dari koalisi pimpinan Saudi, maka komando pasukan diYaman diambil alih oleh Arab Saudi. Orang-orang yang tahu dengan masalah ini mengatakan perwira Saudi telah mengambil alih tanggung jawab di dua pangkalan utama Emirat di Laut Merah, di Mokha dan Khokha.
Arab Saudi dan sekutu-sekutunya memulai perang terhadap negara Yaman pada Maret 2015 dengan tujuan untuk memesang kembali mantan presiden Mansour Hadi, yang dijatuhkan dari kursi kepresidenan dan melarikan diri ke Riyadh pada Januari 2015 , karena keresahan rakyat atas korupsi dan salah kelola ekonomi.
Pejuang Houthi Ansarullah kemudian mengambil alih urusan negara untuk mencegah negara jatuh ke dalam kekacauan, tapi intervensi koalisi Arab saudi membuat situasi menjadi makin runyam.
Sebuah video beredar luas diMedsos (Timteng) yang menampilkan Abdullah al-Muhaysini, seorang pengkhotbah (ulama) dalam kelompok Hayat Al Sham (HTS), yaitu sebuah kelompok teroris yang sebelumnya pernah berafiliasi dengan ISIS diIraq dan Al Qaeda diSuriah.
Dalam video itu dia sedang menyerukan Fatwa yang mendesak agar para anggota HTS diSuriah untuk segera berpindah ke Tripoli diLibya , dengan alasan untuk mendukung kelompok GNA (Government National Army) yang berhadapan dengan kelompok LNA (Libya National Army).
Libya saat ini bagaikan kue yang sedang menjadi rebutan beberapa negara , belum jelas apa kepentingan negara negara seperti Turki, Mesir, UEA, Arab Saudi, bahkan AS dan Perancis. tapi sepertinya sama dengan diSuriah mereka sedang menjalankan misi Israel dalam pelemahan kekuatan militer Libya yang sejak terbunuhnya Qadafi telah menjadi negara gagal yang hampir tanpa pemerintahan.
Kehancuran Libya nampaknya akan semakin parah dengan dikirimnya kelompok2 bersenjata bentukan negara negara timteng itu yang selama beberapa tahun ini ditempatkan diSuriah.
Karena Libya adalah negara mayoritas Suni, tidak ada proxi Iran disana, dan tidak ada kepemimpinan lagi yang dianggap diktator , tentu semua itu bukan alsan yang relavan lagi untuk campur tangan. Lalu alasan apa lagi yang akan mereka buat atas intervensinya diLibya? Yang paling masuk akal adalah mereka menjalankan agenda Israel dalam pelemahan negara-negara penentangnya.
Perpindahan mereka keLibya tampaknya akan dibantu Turki, karena dalam Tweet itu disebut bahwa dalam 3 bulan terakhir saja, Turki telah mengirim puluhan teroris kelompok HTS keLibya.
Abdullah al-Muhaysini adalah seorang ulama Salafi kelahiran kota Buraidah di Arab Saudi yang dikenal sebagai hakim agama dikalangan kelompok Hayt Tahrir Al Sham yang sejak awal perang Suriah, mulai dibentuk untuk ambil bagian dalam upaya menjatuhkan pemerintahan Presiden Assad.
Kelompok HTS adalah kelompok teroris terkuat diSuriah saat ini yang beroperasi diIdlib, Hama, dan pedesaan Latakia di Suriah. yang pada saat awal dibentuknya bernama Jabhat Al Nusra atau Front El Nusra.
Kelompok HTS pertama kali dibentuk pada 2012, yang kemudian dalam rekam jejaknya, kelompok HTS mengalami metamorfosa dalam empat fase utama.
Pada fase pertama yang berlangsung antara Januari 2012 dan April 2013, kelompok ini muncul dengan nama Jabhat al-Nusra (JN) dan menjalin hubungan rahasia dengan ISIS di Irak.
Pada Fase kedua dimulai dimulai pada April 2013, ditandai dengan perpecahan kelompok itu dari ISIS diIraq, dan kemudian melakukan sumpah setia kepada kelompok Al-Qaeda (AQ) diSuriah.
Pada fase ketiga, yaitu pada Juli tahun 2016 terjadi Perpecahan dengan kelompok Al Qaeda Suriah dan mengumumkan pemutusan hubungan dengan Al Qaeda dan mengubah namanya menjadi Jabhat Fatah al-Sham (JFS).
Fase keempat , dimulai pada Januari 2017, saat mereka melakukan perubahan namanya (rebranding) menjadi menjadi Hayat Tahrir Al Sham (HTS) dan perpecahan dengan Al Qaeda diSuriah itu kemudian menjadi semakin serius..
Keputusan berpisah dengan ISIS 2013 itu malah membuat situasi lebih rumit bagi faksi-faksi lainnya untuk mau bekerja sama atau bergabung dengan Jabhat Al Nusra , karena takut atau malu kepada para penyandang dana mereka (Arab Saudi, Qatar, dan Turki).
Perpecahan antar kelompok bersenjata diSuriah bentukan negara negara Timteng itu pernah diupayakan untuk rekonsiliasi dengan dilakukan sebuah pertemuan para petinggi mereka pada tahun 2015. Tapi pertemuan itu tampaknya tidak membuahkan hasil, bahkan salah satu kelompok bersenjata yaitu Ahrar Al-Sham walk out dari pertemuan. Tidak tanggung-tanggung apalagi malu, Arab saudi sendiri yang memprakarsai pertemuan itu diIbukota Riyadh.
Dulu banyak orang tidak percaya bahwa AS dan negara sekutu Arab teluknya adalah yang membentuk kelompok kelompok bersenjata diSuriah, meski sebenarnya sejak awal perang Suriah keterlibatan mereka sudah sangat jelas.
Tapi mungkin sudah takdir, terjadilah konflik antara Qatar dan negara-negara koalisi dalam liga Arab, sehingga mantan PM Qatar akhirnya membongkar sendiri keterlibatan mereka dalam membentuk , mendanai dan mempersenjatai kelompok kelompok bersenjata diSuriah itu.
Proyek menjatuhkan Assad yang merupakan penentang Israel itu oleh AS dan negara-negara teluk sekutunya itu dibungkus dengan dalih sebagai koalisi untuk melawan dan menghancurkan ISIS diSuriah. Tapi agenda Israel ini gagal total karena Suriah dibantu Rusia.
Kemungkinan, seruan fatwa bagi kelompok HTS ini dikeluarkan karena mereka menyadari bahwa tidak akan mampu bertahan diIdlib dengan melawan pasukan Suriah yang didukung Rusia.
Sepertinya kelompok HTS akan seperti ISIS yang gagal dalam “misinya” di Iraq dan Suriah, dan kemudian dikirim keberbagai negara muslim lain seperti Afghanistan, Libya, Yaman, Sudan, Nigeria . Sebuah proyek adu domba dari Israel untuk melemahkan kekuatan Islam. Dan yang pasti, kelompok-kelompok bersenjata itu tidak akan pernah dikirim untuk mengacaukan Israel yang jelas-jelas musuh Islam.
Thanks to Mohammed bin Salman: Palestinians attacked #Saudi journalist @mohsaud08 and kicked him out of Al-Aqsa Mosque, calling him “trash, traitor Zionist”. pic.twitter.com/krX5vd9nAE
Seorang jurnalis (blogger) Arab saudi diusir oleh warga Palestina saat hendak masuk ke Masjidil Aqsa diPalestina.
Blogger Saudi bernama Mohammed Saud itu, oleh warga Palestina diteriaki “pengkhianat” (Islam), “sampah” dan “zionis”, sambil diusir dan dilempari kursi plastik. Sementara, seorang anak kecil berkali-kali meludahi muka muhammed Saud.
Menurut Media Israel, warga Palestina juga meneriakkan suruhan untuk berdoa saja di Sinagog (tempat ibadah Yahudi), jangan di masjid Al Aqsa.
Angry Palestinians expel the Saudi journalist and opinionater Muhammad al-Saud from #Jerusalem for promoting the normalization of relations with #Israel. pic.twitter.com/E8cZqc7F4I
Kemarahan warga Palestina itu bisa dimaklumi, karena sejak tahun lalu penguasa Arab Saudi kembali menerapkan larangan Umrah dan Haji bagi warga Palestina yang tinggal diYerusalem timur dan diIsrael pada umumnya. dan juga bagi pengungsi Palestina diYordania, dan Libanon.
Muhammed Saud juga dikenal sebagai blogger yang gencar mengkampanyekan normalisasi hubungan (negara-negara Muslim) dengan Israel.
Sejak berdirinya negara Israel 1948 sampai dengan tahun 1978 (selama 30 tahun) , pengguasa Saudi melarang warga Palestina untuk bisa pergi Haji dan Umrah.
Pada tahun 1978 situasinya pernah berubah ketika Raja Hussein dari Yordania membuat kebijakan dengan berkoordinasi dengan Liga Arab untuk mengeluarkan kartu perjalanan (Visa) bagi mereka untuk melakukan haji.
Tapi situasi itu kembali buntu ketika tahun 2018 lalu, penguasa Arab saudi kembali mengeluarkan larangan Haji dan Umrah bagi hampir 3 juta warga Palestina diIsrael termasuk para pengungsi Palestina di Yordania dan Libanon.
Sebuah peraturan baru telah diumumkan jum’at kemarin diArab Saudi, dimana hukum perwalian bagi seorang wanita dicabut. Dengan demikian maka seorang perempuan tidak perlu lagi minta izin untuk bepergian kemanapun dan kapanpun apalagi harus ditemani seorang muhrimnya.
Artinya seorang suami atau seorang wali tidak lagi berhak bertanya apalagi melarang Istrinya, atau saudara perempuannya yang akan pergi kemanapun dan kapanpun dan pulang kapanpun, dan bisa jadi tindakan wali itu akan dianggap melanggar hukum. wah.wah ..Sebuah hukum baru yang luar biasa ya disebuah negeri pusat Iaslam?
Peraturan baru itu secara lebih luas juga membebaskan seorang perempuan untuk mendaftarkan persalinannya dan melakukanperkawinan tanpa perlu wali. Mereka juga bisa menjadi wali bagi anak-anak dibawah umur..
Silahkan simak info lengkapnya dan ulasan kita dibakian akhir , tapi tidak lupa kita ucapkan “Selamat datang diera akhir zaman”
Kerajaan Arab Saudi telah mengumumkan sebuah keputusan baru yang mengamandemen peraturan lama. dimana peraturan baru itu akan mengizinkan perempuan untuk bebas bepergian tanpa perlu persetujuan dari suami atau “wali” laki-lakinya,
Keputusan yang dikeluarkan hari jum’at 2 juli 2019 lewat serangkaian keputusan kabinet itu menetapkan bahwa paspor Arab Saudi harus dikeluarkan bagi setiap warga negara yang berusia di atas usia 21 (baik laki maupun perempuan), tidak diperlukan lagi izin (dari walinya).
Perubahan undang undang tersebut juga akan berarti pelimpahan hak-hak yang telah lama hanya menjadi hak para pria kepada para wanita , seperti hak untuk mendaftarkan sendiri persalinan, melakukan perkawinan (tanpa perlu wali) atau perceraian dan berlaku sebagai wali bagi anak-anak yang masih di bawah umur.
Peraturan baru tersebut secara efektif akan memungkinkan perempuan yang berusia di atas 21 untuk bisa memperoleh paspor dan bepergian meninggalkan negara tanpa perlu izin dari wali mereka, surat kabar pro-pemerintah Okaz dan media lokal lainnya melaporkan, mengutip seorang otoritas senior (dikerajaan Saudi).
Reema Bandar Al-Saud, duta besar wanita pertama Arab Saudi untuk AS juga mengkonfirmasi adanya laporan itu di sebuah akun media sosialnya. “Peraturan ini merupakan sejarah baru (bagi perempuan Saudi). Mereka menyerukan kesetaraan antara perempuan dan laki-laki dalam masyarakat kita,” kata dubes Saudi untuk AS itu. “adanya pergerakan (yang menuntut ini) sudah lama terjadi.”
Jika diterapkan, reformasi undang undang ini akan mengakhiri sistem perwalian lama yang (dianggap) memperlakukan “perempuan dewasa sebagai anak di bawah umur , artinya mengakhiri hak perwalian bagi para suami, ayah, dan saudara laki-laki lainnya.
“Paspor akan diberikan kepada setiap warga negara Saudi (baik laki2 maupun perempuan) yang mengajukan aplikasi,” kata keputusan pemerintah yang diterbitkan dalam Lembaran resmi Kerajaan Saudi Umm Al-Qura.
Sejak lama, para wanita di kerajaan Saudi harus meminta izin dari wali laki-laki mereka jika ingin menikah, memperbarui paspor mereka atau keluar dari negara itu.
Perubahan undang undang inii akan memberikan otonomi dan mobilitas bagi para perempuan Saudi secara lebih besar, surat kabar Saudi Gazette yang pro-pemerintah mengatakan, memuji keputusan itu sebagai “satu lompatan besar bagi perempuan Saudi”.
Keputusan itu disambut dengan gembira diberbagai media sosial, seperti hashtag yang menyatakan “Tidak perlu ada ijin wali lagi jika wanita ingin bepergian”, juga ada banyak posting dengan “meme lucu” bergambar “wanita yang melarikan diri dengan koper yang dikejar oleh seorang pria. “
Banyak impian para wanita Saudi yang terhambat karena tidak bisa untuk meninggalkan negara itu dengan alasan apa pun …seperti untuk belajar di luar negeri, kesempatan kerja, atau bahkan melarikan diri jika diinginkan,” kata pengusaha Saudi, Muna Abu Sulayman dalam Twitternya.
“Perubahan ini berarti para wanita Saudi bisa secara penuh menentukan nasibnya sendiri secara legal.”
Sebuah hashtag ditwitter ditulis seseorang yang berisi “pernikahan tanpa persetujuan wali” menjadi tren teratas dimedsos , selain juga hashtag “ucapan terima kasih kepada putra mahkota (MBS)” , sementara yang lain dengan gembira mulai “mempropagandakan aturan bepergian yang baru bagi wanita” tersebut.
Reformasi ini terjadi disaat Arab Saudi sedang dosorot secara tajam oleh internasional atas catatan (buruk) hak asasi manusianya, termasuk adanya persidangan yang sedang berlangsung terhadap para aktivis perempuan yang telah lama menuntut agar sistem perwalian diruntuhkan.
Seperti diantaranya yang menimpa Loujain AlHathloul, seorang aktivis hak terkemuka yang menandai ulang tahunnya yang berulang tahun ke-30 minggu ini di dalam penjara Saudi, kata para aktivis.
“Rakyat Saudi tidak ingin kehilangan identitas mereka, tetapi kami ingin menjadi bagian dari budaya global,” kata Muhammad bin Salman dalam sebuah wawancara ketika ditanya tentang masa depan sistem perwalian dinegaranya. “Kami ingin menggabungkan budaya kami dengan identitas global,”
Agak kontradiktif memang disatu sisi MBS melakukan tindakan keras terhadap orang-orang yang berani berbeda pendapat dengan Kerajaan, tapi disisi lain penguasa de facto kerajaan itu malah mempelopori upaya liberalisasi secara lebih luas (tanpa batas).
Ulasan
Bisa anda bayangkan , jika anda tidak lagi berhak melarang anak perempuan anda atau istri anda untuk keluar rumah dan pulang kapan saja mereka mau tanpa perlu memberitahu tujuan mereka keluar. Dan jika anda melarang atau mempersoalkan kepergiannya, berarti anda sudah melanggar hukum. Wow.. sebuah hukum yang luar biasa disebuah negeri pusat Islam dan pusat ilmu Islam.
Seorang wanita bisa mendaftarkan persalinannya secara legal, artinya adalah seorang wanita yang akan bersalin tidak perlu ditanya lagi siapa suaminya.
Dalam artikel “Bisa jadi anda adalah pengikut Dajjal”, telah kita bahas bagaimana Dajjal memiliki proyek khusus untuk merusak tatanan keluarga, proyek khusus Dajjal yang menyasar kaum wanita.
Quran QS An Nisa 4:34 dan QS Al Baqarah 2:228 dan beberapa Hadist sudah mengatur, bahwa laki-laki adalah pemimpin dalam keluarga yang mempunyai tingkatan lebih dibanding istrinya, tapi Dajjal selalu menggiring dengan jargon manis bahwa wanita sama kedududukannya, artinya ada dua pemimpin dalam satu keluarga, atau tidak ada lagi pemimpin dalam keluarga. Dajjal menggiring agar kita tidak mematuhi ayat-ayat Allah itu.
Beberapa Hadist juga mengatur bahwa seorang perempuan muslim bukan hanya harus meminta izin walinya, tapi bahkan harus ditemani walinya jika bepergian lebih dari 24 jam. Tapi semua aturan agama itu sepertinya telah diabaikan disebuah negeri pusat Islam.
Bisa kita bayangkan betapa kacaunya sebuah keluarga, organisasi ataupun sebuah negara jika ada dua pemimpin yang masing-masing bebas berkehendak.
Inilah akhir zaman, Dajjal menipu kita dengan metode standardnya yaitu jalan yang lurus dibuat seolah jalan sesat dan sebaliknya. Dajjal merusak umat dengan dalih liberalism, hak azazi, mengikuti kemajuan zaman, persamaan hak , kesetaraan gender bla bla bla.., padahal sebenarnya tujuan Dajjal adalah menggiring kearah jahiliyah tanpa aturan.
Bagaimana bisa sebuah pusat ilmu Islam seperti Kerajaan Saudi dengan ulama-ulama hebatnya itu bisa menerapkan hukum bebas tanpa batas seperti itu ?
Tidak perlu heran, karena Nabi sudah mengisyaratkan :
“Akan muncul sekelompok manusia dari arah Timur, yang membaca al-Quran namun tidak melewati tenggorokan mereka. Tiap kali Qarn ( generasi ) mereka putus, maka muncul generasi berikutnya hingga generasi terakhir mereka akan bersama Dajjal “ (HR.Imam Thabrani)
Agama sudah mengatur bagaimana kedudukuan dan perlakuan terhadap perempuan , dan sebelum kita tutup, kita kutip beberapa panduan agama yang terlupakan itu :
“Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka). Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya (kesetiaannya) , maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar. “. (QS An Nisa 4:34)
“Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma’ruf. Akan tetapi para suami, mempunyai satu tingkatan kelebihan daripada isterinya. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana” . (QS.Al Baqarah 2:228)
“Tidak halal bagi seorang wanita yang beriman kepada Allah dan hari akhir melakukan safar (bepergian) selama sehari semalam dengan tanpa disertai mahram”. [HR. Imam Bukhari (Fathul Baari II/566), Muslim (hal. 487) dan Ahmad II/437; 445; 493; dan 506].
“Janganlah seorang wanita safar (bepergian) selama tiga hari melainkan bersama dengan mahramnya”. (HR. Imam Bukhari (1087), Muslim (hal. 970) dan Ahmad II/13; 19; 142-143; 182 dan Abu Daud).
“Janganlah wanita safar (bepergian) kecuali bersama dengan mahromnya, dan janganlah seorang (laki-laki) menemuinya melainkan wanita itu disertai mahromnya. Maka seseorang berkata: “Wahai Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sesungguhnya aku ingin pergi mengikuti perang anu dan anu, sedangkan istriku ingin menunaikan ibadah haji.” Beliau bersabda: “Keluarlah (pergilah berhaji) bersamanya (istrimu)”. [HR. Imam Bukhari (Fathul Baari IV/172), Muslim (hal. 978) dan Ahmad I/222 dan 246]
DONAL TRUMP KOMENTARI GAGALNYA PELUNCURAN SATELIT IRAN
The United States of America was not involved in the catastrophic accident during final launch preparations for the Safir SLV Launch at Semnan Launch Site One in Iran. I wish Iran best wishes and good luck in determining what happened at Site One. pic.twitter.com/z0iDj2L0Y3
Donald Trump mengeluarkan tweet lengkap dengan gambar resolusi tinggi dari situs peluncuran satelit Iran yang gagal, Trump mengklaim bahwa AS tidak ada hubungannya dengan insiden itu.
“AS tidak terlibat dalam kecelakaan saat persiapan peluncuran final satelit Iran Safir SLV di Semnan Launch Site One di Iran. Saya berharap semoga Iran bisa berhasil menemukan masalah yang terjadi di Site One,” tulis Trump. .
Tweet itu muncul sehari setelah menteri teknologi informasi dan komunikasi Iran membantah bahwa telah terjadi ledakan. Tweet presiden Trump tersebut disertai dengan foto resolusi tinggi dari situs tersebut, dimana beberapa beberapa area foto telah dilengkapi label keterangan.
Gambar dari satelit komersial setelah ledakan roket itu sebelumnya juga telah beredar, menunjukkan asap mengepul dari Landasan yang baru saja dicat. Banyak kendaraan terlihat di lokasi dalam persiapan untuk upaya peluncuran itu.
Fabian Hinz, seorang peneliti di Pusat Studi “James Martin” di Institut Studi Internasional Middlebury di Monterey, California, mengatakan ia tidak percaya bahwa gambar itu didapat oleh Trump dan diposting tanpa konsultasi dari ahli yang tahu masalah ini.
Dia mengatakan: “Ini sangat jelas ada pengarahan dari intelijen. “Saya tidak berpikir Bahwa Trump yang, sepertinya itu agak berlebihan ” kata Hinz. “Itu sangat tidak lazim bagi seorang presiden (mengomentari insisden seperti ini), tapi itu mungkin saja ini bukan sebuah operasi jahat.”
KELOMPOK DUKUNGAN SAUDI SALING BERTIKAI DENGAN KELOMPOK DUKUNGAN UEA
Pasukan pro-Hadi yang dudukung Saudi dan separatis Gerakan selatan STC yang sejak intervensi Koalisi pimpimpinan Saudi diYaman 2015 bekerja sama melawan pemberontak Houthi (gerakan Ansar Allah), kini saling bertikai untuk memperebutkan penguasaan atas Ibukota Aden.
Jet Tempur UEA Serang Kelompok Dukungan Saudi
Angkatan udara Uni Emirat Arab (UEA) melakukan serangkaian serangan udara di Yaman selatan pada hari Kamis, yang menargetkan sejumlah situs milik Kelompok Islah yang didukung Arab Saudi.
Menurut laporan dari Yaman selatan, angkatan udara UEA membom pasukan Islah di kota pelabuhan Aden dan beberapa daerah sekitarnya.
Serangan udara UEA itu dilaporkan telah membunuh dan melukai beberapa anggota pasukan Islah dalam serangan udara mereka di Distrik Aden pada hari Kamis. Serangan angkatan udara UEA ini terjadi hanya beberapa jam setelah pasukan Gerakan Selatan merebut kota Zanjabar di Kegubernuran Abyan.
Ketegangan antara pasukan yang didukung Arab Saudi dan yang didukung UEA semakin meningkat setelah Partai Islah merebut Ibukota Aden dari Gerakan Selatan (STC) pada hari Rabu.
Kelompok Dukungan UEA Mundur Dari Medan Tempur Melawan Houthi
Ada perkembangan besar yang terjadi di Yaman utara, dimana pasukan Gerakan Selatan yang didukung UEA telah mundur dari medan pertempuran yang dipimpin Saudi melawan pasukan Ansarallah (Houthi) diProvinsi Sanaa, Marib, Jizan, dan Hajjah.
Menurut laporan dari Yaman utara, Gerakan Selatan (STC) membuat keputusan untuk menarik diri dari pertempuran ini setelah pasukan Islah yang didukung Saudi merebut kota Aden di bagian selatan kota pada hari Rabu.
Sebelum pasukan Islah merebut Ibukota Aden, Gerakan Selatan telah menguasai kota itu setelah beberapa hari pertempuran.
Partai Islah ( Al-Tajma ‘Al-Yemeni Al-Islah) telah menjadi salah satu kekuatan utama yang memerangi pasukan Ansarallah (Houthi) di Yaman utara; Namun, Gerakan Selatan telah memberikan bala bantuan yang sangat dibutuhkan ke sejumlah front di wilayah negara ini.
Bagi pasukan Ansarallah (Houthi), hal ini ini bisa menjadi titik balik dalam beberapa pertempuran di Yaman utara, termasuk pertempuran yang sedang berlangsung diDistrik Nihm di Sana’a timur.
KELOMPOK SDF RILIS VIDEO LATIHAN TERAKHIR ANGGOTA BARU
Sebuah unit komando baru dari Pasukan Demokrat Suriah (SDF) baru-baru ini menyelesaikan program pelatihan yang disponsori AS di Suriah utara.
Pasukan SDF adalah militan yang anggotanya didominasi oleh suku Kurdi Suriah yang didanai dan dipersenjatai oleh AS. Kelompok ini diangggap teroris oleh Turki karena menuntut kemerdekaan dari Turki. Tapi faktanya mereka telah lama menempati wilayah Suriah utara.
Unit baru, yang disebut Komando ke-4 itu difilmkan selama upacara kelulusan mereka di daerah yang dirahasiakan di Suriah utara.
UPDATE PERANG SURIAH
Update dari Front Hama
Di tengah persiapan untuk operasi baru di Suriah barat laut, Angkatan Udara Suriah telah mulai membom posisi militan di pedesaan Hama; sebagai konsekuensinya , pangkalan militer Turki yang mendukung kegiatan teroris di wilayah tersebut juga menjadi sasaran.
Menurut laporan yang didukung dengan bukti foto, Angkatan Udara Suriah telah menarget Pos Observasi Turki No 10, yang terletak di Jabal Chashaboo (Shir Magar) di provinsi Hama barat laut.
Setidaknya sebuah bom menghantam Pos pengamatan Turki itu. Serangan Ini adalah salah satu dari puluhan serangan udara yang diluncurkan pada posisi militan di dekat pos pengamatan Turki.
Belum diketahui apakah serangan Angkatan Udara Suriah itu secara sengaja menargetkan pangkalan Turki, namun, situs militer di Jabal Chashaboo itu seperti halnya yang ada di Pos 9 di dekat Murak, diketahui digunakan oleh kelompok pemberontak sebagai pusat mobilisasi untuk menyerang tentara Suriah.
Tentara Suriah menjadikannya target yang valid mengingat pos itu secara praktis dipakai sebagai basis operasi teroris.
Update dari Front Latakia
Angkatan Udara Rusia melakukan beberapa serangan udara di wilayah timur laut Provinsi Latakia pada hari Rabu.
Dengan menggunakan dua helikopter dan jet tempur mereka, Angkatan Udara Rusia menargetkan terowongan yang dibangun oleh pemberontak di dekat kota utama Kabani.
Menurut sumber militer di Provinsi Latakia, Angkatan Udara Rusia melakukan lebih dari 20 serangan terpisah di dekat kota Kabani; kemudian diikuti oleh sejumlah serangan rudal oleh Divisi ke-4 Tentara Arab Suriah (SAA).
Pada saat yang sama, didkirimkan lebih banyak bala bantuan Tentara Suriah ke pedesaan Latakia, ketika mereka bersiap untuk melancarkan serangan besar-besaran untuk merebut Kabani dari kelompok Hayat Tahrir Al-Sham dan Partai Islam Turkestan.
Update dari Front Idlib
Pertempuran untuk kota Ta’manah telah dimulai malam ini ketika Tentara Arab Suriah (SAA) dan sekutunya berupaya untuk menguasai kota penting di wilayah selatan provinsi Idlib.
Dengan dipimpin oleh Pasukan Tiger Force dan Pengawal Republik, Tentara Arab Suriah memulai serangan mereka dengan menyerbu kota Ta’manah dan kota terdekat Khuwayn Al-Kabir.
Menurut sebuah sumber dari Pengawal Republik, pasukan mereka berhasil merebut setidaknya tiga perempat wilayah Khuwayn Al-Kabir, hanya menyisakan sebagian kecil yang masih dalam kendali militan.
Pada saat yang sama, Pasukan Tiger Force terus bergerak maju di depan Ta’manah, mereka mendesak kearah utara dari puncak bukit strategis Tal Tari, yang kemudian bisa direbut tak lama setelah bisa menguasai kota Khan Sheikhoun minggu lalu.
Tentara Suriah berusaha untuk merebut kota Khuwayn dan Ta’manah dalam upaya untuk mengamankan poros utara Hama dan jalan-jalan di timur Khan Sheikhoun.
BOLTON MENUDUH PESAWAT TEMPUR BARU CHINA ADALAH JIPLAKAN DARI F-35 AS
Penasihat Keamanan Nasional AS John Bolton pada menuduh Cina mencuri rencana untuk F-35 buatan Amerika, mengklaim bahwa jet tempur generasi kelima China terlihat secara mencurigakan terlihat sangat mirip.
“Pesawat tempur Tiongkok generasi kelima sangat mirip dengan F-35, itu karena mereka tekah mencuri desain F-35”, Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih Bolton mengatakan pada konferensi pers di Kiev pada Rabu hari ini.
Dia mengklaim bahwa jet tempur siluman F-35 menjadi contoh bahwa selema beberapa decade China telah mencuri kekayaan intelektual AS. “
AS dan China memiliki perbedaan signifikan dalam perdagangan sekarang. Ini bukan hanya tentang ketidakseimbangan ekspor dan impor antara AS dan Cina, tapi ini soal alasan mendasar mengapa terjadi ketidakseimbangan”.
NETANYAHU INGATKAN PEMIMPIN IRAN, LIBANON DAN HEZBOLLAH UNTUK BERHATI-HATI DENGAN TINDAKANNYA
Pada hari Senin kemarin, Iran memperingatkan Israel tentang resiko “konsekuensi serius” atas “tindakan agresif” di tengah serangan udara di Suriah pada target yang disebut PM Netanyahu sebagai kekuatan Iran diSuriah.
Hari ini selasa, PM Israel kemudian mengeluarkan peringatan kepada para pemimpin Hizbullah, Iran, dan Libanon, agar mereka “berhati-hati dengan apa yang mereka ucapkan dan berhati hati dengan tindakan mereka”.
Secara khusus, Netanyahu meminta pemimpin Hizbullah Sayyed Hassan Nasrallah “untuk bersikap tenang” , setelah Hezbollah mengancam akan memberikan tanggapan segera terhadap masuknua dua Drone Israel kewilayah Libanon dan berhasil dijatuhkan di dekat markas Hezbollah di pinggiran kota Beirut.
“Saya mendengar apa yang dikatakan Nasrallah. Saya menyarankan Nasrallah untuk tenang. Dia tahu betul bahwa Israel juga tahu bagaimana mempertahankan diri dan mmbalas serangan musuh-musuhnya, ”kata Netanyahu dalam sebuah pidato.
DALAM 48 JAM TERAKHIR ISRAEL LANCARKAN SERANGAN UDARA KE 4 NEGARA
Dalam waktu kurang dari 48 jam, Israel dilaporkan telah melancarkan serangan udara militer ke empat wilayah, Suriah, Palestina, Lebanon dan Irak, yang makin meningkatkan ketegangan di seluruh wilayah.
Serangan Israel di Libanon, Suriah dan Irak pada akhir pekan itu menargetkan pasukan yang disebut Israel didukung Iran itu telah meningkatkan ketegangan di Timur Tengah.
Sekretaris Jenderal Hizbullah Hassan Nasrallah dalam pidato yang disiarkan di TV Al-Manar (Libanon) mengatakan, bahwa dua pesawat tanpa awak Israel memasuki Libanon dan melakukan serangan di lingkungan Mouawad di Dahieh, Beirut Selatan malam sebelumnya. Dia berjanji mulai saat ini jika ada pesawat Israel yang masuk wilayah Libanon akan dijatuhkan.
Serangan-serangan itu dituduhkan ke Israel, meskipun Israel hanya mengkonfirmasi bahwa mereka bertanggung jawab atas serangan udara malam Sabtu di Suriah, yang mereka katakan adalah serangan terhadap pangkalan militer yang dioperasikan Iran yang sedang bersiap untuk meluncurkan serangan pesawat tak berawak ke Israel.
Pada hari Minggu lalu , dua pesawat tak berawak (Israel) dijatuhkan di Beirut, menyebabkan para pemimpin Hizbullah bersumpah akan melakukan pembalasan jika ada serangan lebih lanjut terjadi.
Tentara di Israel utara telah disiapkan dalam disiagakan tinggi pekan ini karena kekhawatiran aka nada serangan balasan dari Hizbullah atau proksi Iran lainnya setelah serangan udara Israel terhadap target-target yang dianggap terkait dengan Iran dan ancaman terhadap Israel dari negara-negara tetangga.
Pasukan Pertahanan Israel meyakini kelompok Hizbullah Libanon akan berusaha membalas dengan menyerang tentara atau instalasi militer, dan bukan warga sipil
ERDOGAN : PASUKAN TURKI AKAN SEGERA MASUK ZONA DEESKALASI DISURIAH UTARA
#SYRIA🇸🇾: The #Turkish so-called Observation Post in #Morek is fully encircled by the #SyrianArmy and it is one of 12 OPs inside Syria. These Turkish OPs supply the terrorists with weapons, rockets and drones. They must be removed from Syria ASAP. pic.twitter.com/XVL1DLqZnx
Gambar diatas adalah salah satu dari 12 pos militer Turki yang ada diwilayah Suriah. Pos itu sekarang dikepung oleh pasukan Suriah sehingga Turki tidak lagi bisa mensuply teroris dengan senjata, rocket dan Drone dari pos ini.
Pasukan darat Turkiakan akan segara memasuki zona aman yang direncanakan di Suriah utara , kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, senin kemarin di Ankara saat membuka pusat operasi bersama antara AS dan Turki untuk zona aman.
“Kami perlahan-lahan membuat kemajuan dalam upaya kami untuk membangun zona aman,” kata Erdogan. “Sama seperti banyak masalah lain yang dianggap oleh beberapa orang tidak tertangani, kami menempatkan bagian timur Sungai Eufrat pada jalurnya,” kata Reuters mengutip pernyataannya.
Turki mengatakan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir penundaan perjanjian oleh para pejabat AS, dia memperingatkan bahwa mereka akan melakukan serangan lintas-perbatasan sendiri untuk membersihkan perbatasannya dari milisi YPG Kurdi Suriah jika diperlukan.
Erdogan juga mengatakan bahwa Turki telah membuat semua persiapan untuk melaksanakan rencananya sendiri jika harapannya tidak terpenuhi. “UAV dan helikopter kami telah memasuki wilayah ini. dan pasukan darat kami juga akan segera memasuki wilayah tersebut.
LINDUNGI KAPAL DAGANGNYA, IRAN KERAHKAN DUA KAPAL PERANGNYA KETELUK ADEN
Republik Islam Iran telah mengerahkan kapal perusak dan kapal pengangkut helikopter untuk melindungi kapal dagangnya di Teluk Aden.
Kapal perusak ‘Sahand’ dan pengangkut Helikopter ‘Khark’ telah dikirim ke Teluk Aden dan Laut Oman untuk mengawal kapal-kapal dagang Iran dan menjamin keamanan mereka di perairan internasional, menurut Kepala Staf Iran Laksamana Muda Habibollah Sayyari.
Kapal perang ‘Sahand’, mulai ditugaskan pada Desember 2018, merupakan kapal perang buatan Iran yang paling canggih. Kapal ini memiliki lambung siluman (sulit dideteksi) dan dapat melakukan perjalanan yang lebih jauh dari kapal perusak kelas sebelumnya tanpa perlu mengisi bahan bakar. Kapal Itu dipersenjatai dengan berbagai rudal jelajah anti-kapal, torpedo, dan senjata anti-pesawat.
Inggris sejauh ini tampaknya hanya satu satunya sekutu AS di Eropa yang mendukung seruan Trump untuk membentuk armada internasional anti-Iran di wilayah tersebut. Mereka telah mengirim tiga kapal perang baru untuk memperkuat kehadirannya di sana dalam beberapa pekan terakhir, dengan tujuan yang disebuat sebagai tindakan untuk melindungi jalur pelayaran.
SEBUAH KOALISI DIPARLEMEN IRAQ SERUKAN PENARIKAN PASUKAN AS DARI IRAQ
Sekelompok anggota parlemen Irak telah menyerukan penarikan pasukan AS dari Irak, menyusul serangkaian serangan udara yang menargetkan milisi Syiah yang didukung Iran di negara yang dituduhkan dilakukan oleh Israel.
Koalisi Fatah mengatakan pada hari Senin, bahwa AS bertanggung jawab penuh atas dugaan agresi Israel itu, “yang kami anggap sebagai deklarasi perang terhadap Irak dan rakyatnya.” Koalisi itu adalah sebuah kelompok yang mewakili milisi paramiliter yang didukung Iran yang dikenal sebagai Pasukan Mobilisasi umum.
Pernyataan koalisi itu dikeluarkan sehari setelah serangan pesawat tak berawak di kota Qaim, Irak barat, yang menewaskan seorang komandan pasukan , serangan terbaru yang tampaknya dilakukan oleh Israel terhadap milisi yang didukung Iran di Irak. Koalisi ini menambahkan bahwa pasukan AS tidak lagi dibutuhkan di Irak.
Israel juga melancarkan serangan serupa terhadap Hizbullah yang didukung Iran di Libanon, yang oleh Presiden Libanon disebut sebagai “deklarasi perang”.
Senin kemarin, Pentagon menyatakan membantah ikut bertanggung jawab atas serangan itu dan berjanji untuk bekerja sama dengan Iran untuk melakukan penyelidikan.
Milisi-milisi Syiah menyalahkan serangan-serangan itu dilakukan Israel, dan meminta agar AS sebagai sekutu Israel ikut bertanggung jawab.
IRAN PERINGATKAN KONSEKUENSINYA JIKA ISRAEL SERANG IRAQ, SURIAH DAN IRAN
Iran Memperingatkan Israel atas Konsekuensinya jika melakukan ‘Agresi ke Suriah, Lebanon dan Irak. Pernyataan itu dikeluarkan beberapa jam setelah komansdan Pasukan Al Quds Iran, Qassem Soleimani, menyatakan dalam Twitternya bahwa serangan udara Israel di Suriah dan dijatuhkannya dua pesawat Drone Israel di Libanon “adalah perjuangan terakhir” bagi Israel.
Pemerintah Iran telah mengeluarkan peringatan kepada Israel yang menyatakan bahwa mereka harus memahami bahwa “tindakan agresif” Isarel baru-baru ini diketiga wilayah itu akan memiliki konsekuensi, karena Irak, Suriah dan Libanon memiliki hak untuk pertahanan diri.
“Israel harus memahami konsekuensi dari tindakan agresifnya dan bahwa mereka harus membayar dengan mahal,” kata juru bicara Pemerintah Iran Ali Rabiei pada konferensi pers Senin yang disiarkan oleh televisi Iran.
Serangan udara Israel pada Target ‘Iran’ di Suriah
Komentar Ali Rabiei dikeluarkan menyusul konfirmasi dari Israel pada hari Minggu bahwa pihaknya telah melakukan serangan udara pada apa yang digambarkan sebagai “operasi pasukan Quds Iran dan target milisi Syiah” di Suriah untuk menggagalkan serangan Drone terhadap negara Yahudi Israel.
“Iran tidak memiliki kekebalan di mana pun. Pasukan kami beroperasi di setiap sektor melawan agresi Iran. Saya telah mengarahkan agar pasukan kami bersiap untuk skenario apa pun. Kami akan terus mengambil tindakan tegas dan bertanggung jawab terhadap Iran dan prksinya demi keamanan Israel” , kata PM Israel Benjamin Netanyahu.
Seorang pejabat senior Iran membantah bahwa pasukan Iran telah terkena serangan udara Israel itu.
Menlu AS Mike Pompeo, sementara itu, telah menyuarakan dukungan bagi “hak Israel untuk mempertahankan diri dari ancaman yang ditimbulkan oleh Korps Pengawal Revolusi Iran”.
Dugaan Jatuhnya Drone Israel di Beirut Lebanon
Dalam perkembangan terpisah, dua pesawat tak berawak Israel jatuh di dekat ibukota Libanon Beirut pada hari Sabtu, dimana salah satu diantaranya meledak di udara dan dilaporkan merusak pusat media Hezbollah di pinggiran kota.
Insiden drone itu menyebabkan PM Lebanon, Saad Hariri menuduh Israel sebagai “ancaman bagi stabilitas regional” dan melanggar resolusi PBB 2006 yang telah mengakhiri perang antara Hizbullah dan Tel Aviv. Israel sendiri belum mengomentari insiden Drone itu.
Sekretaris jendral Hezbollah, Hassan Nasrallah mengatakan pada gilirannya, pesawat tak berawak yang jatuh di Beirut itu berada dalam “misi bunuh diri” dan berjanji untuk “melakukan segalanya” untuk menggagalkan serangan-serangan semacam itu di masa depan. Dia menambahkan bahwa era dimana Israel Israel bisa membom Lebanon sudah berakhir.
Serangan Israel ke Irak
Dilaporkan minggu lalu bahwa Israel telah melakukan beberapa serangan di Irak, termasuk serangan 19 Juli di utara Baghdad yang menargetkan pangkalan yang diduga digunakan oleh IRGC Iran.
Perdana Menteri Israel Netanyahu sendiri telah mengisyaratkan peran Israel dalam serangan terhadap depo amunisi di Irak milik Pasukan Mobilisasi Populer (PMF) yang sebagian besar terdiri dari kelompok Muslim Syiah.
“Kami bertindak tidak hanya jika diminta, kami juga bertindak di banyak arena untuk melawan negara yang berupaya memusnahkan kami. Jelas saya telah memberi perintah kepada pasukan keamanan dan kebebasan operasional untuk melakukan apa yang diperlukan untuk mengganggu rencana-rencana Iran. Dan jelas saya juga telah memimpin, dan dalam banyak hal akan terus memimpin upaya global guna melawan Iran “, kata PM Israel kepada Channel 9
PUTIN PERINTAHKAN DILAKUKAN RESPON SIMETRIS ATAS RENCANA PENYEBARAN RUDAL AS BERBASIS DARAT
Presiden Rusia Vladimir Putin telah memerintahkan kemenhan dan kemenlu Rusia untuk menganalisis potensi ancaman yang berasal dari aktivitas uji coba rudal berbasis darat AS, dan merumuskan tanggapan yang tepat dan simetris.
Menurut presiden Rusia itu, penggunaan peluncur MK-41 oleh Washington dalam pengujian rudal pada 18 Agustus lalu jelas mengkonfirmasi kekhawatiran yang pihak Rusia dalam beberapa bulan terakhir tentang potensi pelanggaran AS terhadap perjanjian INF.
“Kami telah berulang kali menunjukkan bahwa penempatan peluncur seperti bebrbasis darat AS di Rumania, yang juga akan disebar di Polandia adalah pelanggaran langsung dan terang-terangan terhadap perjanjian pada rudal jarak menengah dan pendek,” Kata Putin, berbicara kepada anggota Dewan Keamanan Rusia pada hari Jumat 23/8.
“Pihak AS menyangkal keras hal ini, dan mengklaim bahwa MK-41 berbasis darat seharusnya tidak dapat digunakan untuk meluncurkan rudal jelajah Tomahawk berbasis laut. Faktanya, sekarang mereka secara terang terangan dan terbuka mereka melanggarnya, dan fakta itu tidak bisa lagi diperdebatkan, bahkan mereka telah mengungkapnya sendiri, ” tambah Putin.
Menurut Putin, melihat fakta-fakta ini, Rusia belum dapat memastikan sistem rudal AS yang akan disebar diPolandia dan Romania itu apakah dari jenis defensif ataukah ofensif, Yang pasti waktu yang dibutuhkan rudal2 AS itu dari Polandia atau Romania kekota-kota besar Rusia hanya dalam hitungan menit.
Uji coba rudal AS pada 18 Agustus itu terjadi hanya 16 hari setelah AS secara total menarik dari perjanjian INF pada 2 Agustus lalu, kata Putin. “Sudah jelas bahwa uji coba mereka ini bukan improvisasi, tetapi merupakan mata rantai untuk program yang telah direncanakan dan dilakukan sebelumnya,” katanya.
Tuduhan AS terhadap Rusia hanya untuk menutupi pelanggaran AS sendiri.
Putin menyebut bahwa pada bulan-bulan menjelang penarikan AS dari INF, Washington telah “mengorganisir propaganda tentang dugaan ketidakpatuhan Rusia atas perjanjian INF. Sekarang menjadi jelas bagi semua orang, bahwa satu-satunya tujuan mereka adalah untuk menutupi kegiatan mereka yang melanggar perjanjian INF itu dan untuk mencari dalih pembenaran. “
Rencana AS untuk menyebar sistem rudal jarak sedangnya yang berbasis darat baru yang akan dimulai di kawasan Asia-Pasifik, memengaruhi kepentingan keamanan nasional Rusia, mengingat kedekatan lokasi sistem ini dengan perbatasan Rusia, kata Putin.
Rusia tidak mau terseret dalam perlombaan senjata
Putin menekankan, Moskow tidak pernah menginginkan dan tidak akan membiarkan dirinya terlibat dalam perlombaan senjata yang berbiaya mahal, tetapi akan melakukan apa yang diperlukan untuk memastikan keamanannya.
“Biarkan saya mengingatkan Anda bahwa dalam hal pengeluaran anggran pertahanan, Rusia hanya menempati tempat ketujuh i dunia setelah AS, Cina, Arab Saudi, Inggris, Prancis dan Jepang,” kata Putin.
Namun demikian, Rusia juga melakukan pengembangan sistem rudal strategis hipersonik baru yang “tak tertandingi”, yang pertama kali diluncurkan pada Maret 2018.
Pengembanagan sistem hypersonic Rusia ini dapat dikatakan “disebabkan atau diprovokasi oleh keluarnya AS dari Perjanjian Anti Rudal Balistik pada tahun 2003. Kami hanya dipaksa dan diwajibkan untuk memastikan keamanan rakyat kami dan negara kami. Kami terus melakukan ini hari ini dan akan terus melakukannya dimasa depan, “kata Putin.
Seperti biasa, Moskow selalu siap untuk melakukan “dialog konstruktif” dengan Washington atas dasar saling menghormati “guna memulihkan kepercayaan dan memperkuat keamanan internasional,” Putin menyimpulkan.
PENDUDUK KOTA QAMHANA SURIAH RAYAKAN KEMENANGAN PASUKAN SURIAH
Penduduk kota Qamhana diprovinsi Hama utara Suriah melakukan konvoi merayakan direbutnya kembali kota Qamhana oleh pasukan suriah dari para teroris.
KOREA SELATAN KELUAR DARI PERJANJIAN INTELIJEN MILITER DENGAN JEPANG
Kemenlu Jepang memanggil duta besar Korea Selatan untuk Jepang Nam Gwan-pyo untuk memprotes keputusan Seoul yang mengakhiri perjanjian intelijen militernya dengan Jepang .
Juru bicara Pentagon Letnan Kolonel Dave Eastburn mengatakan bahwa AS menyatakan ‘keprihatinan dan kekecewaan yang dalam ‘ atas keputusan Korea Selatan yang membatalkan pakta intelijennya dengan Jepang.
Dia menambahkan bahwa berbagi intelijen sangat penting dalam kerja sama pertahanan di wilayah tersebut. AS, Korea Selatan, dan Jepang akan lebih kuat dan lebih aman jika mereka bekerja bersama, kata Eastburn.
“Kami mendorong Jepang dan Korea untuk kembali bekerja sama untuk menyelesaikan perbedaan pendapat mereka itu,” katanya dalam sebuah pernyataan.
Sebelumnya, pemerintahan Trump telah mendesak Seoul agar tidak meninggalkan perjanjian itu, karena khawatir hal ini dapat berdampak pada pembicaraan dengan Korea Utara.
Perjanjian pertukaran informasi intelijen ini dikenal sebagai General Security of Military Information Agreement (GSOMIA), pakta tersebut ditandatangani pada tahun 2016 dan akan diperpanjang secara otomatis pada 24 Agustus tahun ini.
Perjanjian Ini mengatur saling berbagi data intelijen tentang kegiatan nuklir Korea Utara dan juga perkembangan kemampuan militer China.
Menlu Jepang Taro Kono bereaksi terhadap keputusan Seoul ini,dia menyebut langkah Korsel ini sebagai ‘salah penilaian total terhadap situasi keamanan regional saat ini’.
Hubungan antara Korea Selatan dan Jepang menjadi tegang setelah pada Juni lalu pengadilan Korsel memutuskan bahwa perusahaan-perusahaan Jepang harus memberikan kompensasi kepada para korban kerja paksa ketika penjajahan Jepang diSemenanjung Korea antara 1910-1945. Tokyo menganggap masalah kompensasi kerugian sudah diselesaikan.
PENCERAMAH HAYAT AL SHAM DISURIAH SERUKAN ANGGOTANYA PINDAH KE LIBYA
Sebuah video yang beredar luas diMedsos (timteng) menampilkan Abdullah al-Muhaysini, seorang pengkhotbah (ulama) dalam kelompok Hayt Al Sham (HTS), yaitu kelompok teroris yang sebelumnya pernah berafiliasi dengan AlQaeda diSuriah.
Dalam video itu dia sedang menyerukan Fatwa yang mendesak agar para anggota HTS untuk segera berpindah dari Suriah ke Tripoli diLibya , dengan alasan untuk mendukung GNA yang sedang menghadapi kelompok LNA (Libya National Army). Info lengkap disini.
INTELIJEN AS : ISIS MASIH PUNYA 18 RIBU ANGGOTA DAN DANA 400JUTA DOLAR
Terlepas dari kepemimpinannya yang telah retak, ISIS telah memperoleh tambahan kekuatan baru di Irak dan Suriah, mereka masih sering melakukan serangan gerilya dan memenggal kepala orang-orang di depan umum, intelijen militer AS mengatakan kepada The New York Times.
ISIS telah diusir dari wilayah terakhirnya di Suriah lima bulan lalu, tetapi diperkirakan masih ada 18.000 pejuang, dan semakin banyak yang direkrut di Al Hol, sebuah perkemahan di Suriah utara yang menampung 70.000 orang, yang kebanyakan dari mereka para anggota keluarga ISIS.
Para pejabat intelijen AS mengatakan mereka memperkirakan kamp ini dikelola oleh Kurdi Suriah (kelompok yang didukung AS), itu tempat berkembang biak bagi para teroris di masa depan.
Presiden Trump telah memerintahkan pasukan AS keluar dari Suriah, tetapi laporan inspektur jenderal menyebut hal makin membuat lebih sulit untuk mendukung sekutu Suriah (Rusia) untuk memerangi ISIS, dan mereka hanya bisa fokus untuk mengusir gerilyawan ISIS dari daerah perkotaan.
Pada bulan Juli lalu, Trump mengatakan AS dan sekutunya telah melakukan “pekerjaan yang bagus,” (telah mengalahkan ISIS) , dan sudah waktunya bagi pasukan untuk meninggalkan Suriah. “Kami akan segera keluar dari sana,” tambahnya. “Dan biarkan mereka menangani masalah mereka sendiri.” (tapi itulah AS, semua yang dikatakan pemimpin AS adalah kebohongan – aaz).
Sel-sel tidur ISIS di Suriah dan Irak masih melakukan pembunuhan, penculikan, dan serangan penembak secara sembunyi, melakukan 139 serangan mematikan di Irak utara dan barat selama enam bulan pertama tahun ini.
Awal bulan ini, seorang petugas polisi di sebuah desa yang berjarak dua jam perjalanan arah utara Baghdad dipenggal kepalanya secara terbuka oleh orang-orang bersenjata yang mengatakan mereka adalah bagian dari ISIS. Organisasi teroris didukung oleh usaha bisnis seperti budidaya ikan dan perkebunan ganja, Times melaporkan, dan diyakini ISIS masih menyimpan uang sebanyak $400 juta.
KELOMPOK HOUTHI JATUHKAN DRONE AS
Kelompok Houthi diYaman melaporkan bahwa pertahanan udara mereka telah menjatuhkan drone multifungsi buatan AS MQ-9 yang terbang diatas provinsi Dhamar di bagian tengah Yaman.
Washington telah mengkonfirmasi bahwa pemberontak Houthi telah menembak jatuh sebuah Drone AS di Yaman, menurut juru bicara Departemen Pertahanan.
“Ya, info itu akurat”, kata juru bicara itu ketika diminta untuk mengkonfirmasi laporan media sebelumnya bahwa pesawat tanpa awak MQ-9 AS telah ditembak jatuh di atas provinsi Dhamar, Yaman.
Juru bicara gerakan Houthi mengatakan kepada penyiar Al Masirah bahwa roket yang digunakan untuk menjatuhkan drone itu telah dimodernisasi dan akan segera disajikan dalam sebuah konferensi pers.
Dia memperingatkan koalisi Arab pimpinan Saudi untuk berpikir ‘seribu kali sebelum menyerang wilayah udara Yaman’.
TENTARA SURIAH TOTAL REBUT KEMBALI KOTA STRATEGIS KHAN SHEIKHOUN
https://www.youtube.com/watch?v=X0Xx51CiHW0
Pada hari Senin kemarin tentara Suriah telah menguasai seluruh kota Khan Sheikhoun dan jalan raya Damaskus-Aleppo di provinsi Idlib, kata surat kabar pro-pemerintah Al Watan.
Diatas adalah sebuah video udara eksklusif situasi kota Khan Sheikhoun di selatan provinsi Idlib di Suriah, yang dikuasai oleh tentara pemerintah Suriah yang tersebar secara online.
Menurut sumber militer Suriah, Tentara Suriah telah memutus jalur pasokan logistik bagi kelompok teroris Jabhat al-Nusra di provinsi Hama, dan memblokir jalan dari Khan Sheikhoun.
Menurut sumber itu, tentara Suriah bahkan telah mengambil posisi di pinggiran utara kota Khan Sheikhoun.
Sehari sebelumnya, Kemenlu Suriah mengatakan bahwa konvoi kendaraan lapis baja Turki telah memasuki kota Saraqib di Idlib dan bergerak menuju Khan Sheikhoun, yang dalam penguasaan militan.*
.
FAKTA BAHWA TURKI MENDUKUNG TERORIS DISURIAH BUKAN ISAPAN JEMPOL
Kantor Berita Sputnik telah merilis rekaman eksklusif dari reporternya yang bergabung tentara Suriah di provinsi Hama utara yang menunjukkan pasukan lapis baja militan yang bergerak bebas diarea basis (Pos) militer Turki yang ada di dekat kota Murak (diSuriah).
Rekaman.itu diambil dari posisi tentara Suriah dekat Tal Bizam (posisi ini dekat dengan garis depan kontak antara tentara Suriah dan militan di Hama utara), yang langsung bisa melihat pos pengamatan Turki (diarea Suriah).
Basis Turki yang dimaksud adalah apa yang disebut “pos pengamatan” yang kesembilan (dari 12 pos) yang akan dipasang sesuai perjanjian de-eskalasi Astana, yang dapat menampung pasukan Turki dalam jumlah kecil.
Namun tampaknya pangkalan itu juga digunakan sebagai tempat berlindung yang aman dan titik mobilisasi bagi kelompok pemberontak dalam operasinya melawan tentara Suriah.
Sebelum Sputnik merilis rekaman ini, militer Suriah sudah berulang kali mengeluhkan kelompok-kelompok militan yang menggunakan pos-pos pengamatan Turki di Jabal Chashaboo dan Murak untuk berlindung dan bahkan meluncurkan serangan rudal anti-tank-guided (ATGM) ke posisi tentara Suriah.
AS LAKUKAN UJI COBA RUDAL JELAJAH JARAK SEDANG
Minggu 18/8 kemarin Militer AS telah melakukan uji coba rudal jelajah yang diluncurkan dari darat dengan jangkauan lebih dari 500 km, Pentagon mengkonfirmasi.
Senjata jenis itu sebelumnya termasuk yang dilarang di bawah perjanjian pengendalian senjata INF, dimana AS telah keluara dari perjanjian ini pada bulan ini.
Uji terbang dari “rudal jelajah berbasis darat yang terpasang secara konvensional ini” dilakukan di sebuah Pulau di San Nicolas, California, Departemen Pertahanan AS mengatakan Senin. Setelah peluncuran yang sukses itu, rudal menghantam sasarannya yang berjarak lebih dari 500 km (310 mil) jauhnya.
AFTERMATH SERANGAN UDARA SURIAH TERHADAP KONVOI PASUKAN TURKI
Aftermath serangan udara Suriah terhadap konvoi militer Turki yang akan memasuki kota Saraqib diSuriah. Belum ada informasi kemana sisa-sisa konvoi yang masih selamat, apakah melanjutkan perjalanan ke kota Saraqib diSuriah atau kembali keTurki.
Sebagian sumber menyebut serangan itu dilakukan oleh militer Rusia dan sebagian lagi menyebut oleh militer Suriah. Sepertinya serangan itu ditujukan untuk memberi peringatan agar pasukan Turki tidak memasuki dikota Saraqib Suriah , guna menghindari bentrokan ldengan tentara Suriah yang saat ini berada dikota Saraqib dalam upaya memerangi teroris diProvinsi Idlib.
KONVOI MILITER TURKI MENYEBERANG PERBATASAN SURIAH DITEMBAKI TENTARA SURIAH
https://www.youtube.com/watch?v=IhoJVgPLR-Q
Konvoi militer Turki telah menyeberang ke kota Saraqib, Suriah, yang terletak di provinsi barat laut Idlib, media pemerintah (Suriah) menyatakan. Namun belum ada komentar dari Ankara.
Kemenlu Suriah pada hari ini Senin mengatakan bahwa kendaraan lapis baja Turki sedang menuju kota Khan Sheikhoun di provinsi Idlib Siruiah, tempat pasukan pemerintah Suriah sedang memerangi teroris, menurut saluran pemerintah Syria TV
“Kendaraan lapis baja Turki lengkap dengan amunisi telah melanggar perbatasan Suriah dan telah memasuki kota Saraqib, mereka bergerak ke arah Khan Sheikhoun …”, TV Suriah mengutip pernyataan Kemenlu Suriah.
Tentara Suriah telah memasuki kota Khan Sheikhoun pada hari Minggu, di tengah pertempuran sengit dengan teroris al-Nusra dan sekutu mereka, yang menargetkan posisi militan dan menimbulkan kerugian besar difihak militan, kantor berita SANA melaporkan.
Setelah dua hari negosiasi tentang Suriah diIbukota Kazakhstan Nur-Sultan, gencatan senjata bersyarat mulai diberlakukan diIdlib pada 2 Agustus lalu. Militer Suriah mengatakan mereka akan berhenti menyerang jika Turki mau tunduk pada perjanjian Rusia-Turki yang dicapai pada September 2018 di Sochi, yaitu penarikan senjata berat dan menengah militan sampai jarak 20 kilometer dari garis-garis zona de-eskalasi Idlib.
Tiga hari kemudian, tentara Suriah melanjutkan operasi militer terhadap kelompok-kelompok teroris di Idlib karena ketigakpatuhan militant gencatan senjata dan memorandum Sochi 2018.
Rencana Operasi militer Erdogan Diperbatasan Suriah
Pada awal Agustus lalu, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa Ankara akan segera melancarkan operasi di timur Sungai Eufrat, yang saat ini dikuasai milisi Kurdi, di Suriah.
“Turki memiliki hak untuk melenyapkan semua ancaman terhadap keamanan nasionalnya … Kami berharap akan segera memulai serangan “, katanya dalam pidato yang disiarkan televisi pada 6 Agustus.
Pada saat itu, Erdogan menambahkan bahwa AS dan Rusia telah diberitahu tentang niat Turki itu, tetapi menolak untuk menjelaskan lebih lanjut.
Pada Juli lalu, Ankara dan Washington mencapai kesepakatan untuk membangun zona aman di perbatasan Suriah – Turki dan membentuk pusat koordinasi operasi bersama.
Pihak Turki menginginkan zona aman antara 30-40 km di selatan perbatasannya dengan Suriah, di sebelah timur Sungai Efrat yang akan dikuasai oleh Turki berkoordinasi dengan AS dan sepenuhnya dibebaskan dari Partai Pekerja Kurdistan ‘Partai (PKK) dan Unit Perlindungan Rakyat (YPG), yang mereka pandang sebagai teroris.
Pada saat yang sama, Ankara memperingatkan bahwa jika mereka gagal mencapai pemahaman tentang masalah ini, Turki akan membuat zona aman secara sepihak.
UPDATE SERANGAN PASUKAN SURIAH KE IDLIB
https://www.youtube.com/watch?v=eEF9r5n9xrM
Kantor Berita ANNA News merilis video 22 menit yang memperlihatkan kemajuan pasukan Suriah di sekitar kota Khan Sheykhun di provinsi Idlib selatan setelah berhasil merebut Al-Hobait.
Secara khusus, Video ini menunjukkan kemajuan penting pasukan Suriah di timur Al-Hobait di sepanjang perbatasan provinsi Idlib-Hama menuju gerbang barat Khan Sheykhun , disaat Tentara Suriah merebut Kafr Ayn dan Tal As.
Sederetan persenjataan Pasukan Tiger Force Suriah terlihat dalam video itu, termasuk tank tempur T-90A, senapan serbu dengan Night Vision, drone pemandu serangan udara presisi dan senjata artileri.
Kru ANNA News yang bergabung dengan pasukan Suriah selama operasi untuk merebut Tal As itu mencatat tingkat tembakan balasan dari militan yang lebih gencar dari biasanya terhadap unit-unit pasukan Suriah, khususnya rentetan tembakan (salvo) dengan roket Grad yang besar.
CHINA – KORUT BERTEKAD PERKUAT ALIANSI MILITER
China dan Korea Utara akan meningkatkan kerja sama militer untuk memastikan keamanan di Asia Pasifik, kata seorang perwira tinggi China. Baik Beijing dan Pyong Yang memandang aktivitas AS di kawasan itu sebagai ancaman.
Beberapa hari setelah Korea Utara melakukan uji coba rudal barunya, sebuah delegasi dari Pyongyang telah bertemu dengan para pejabat Cina di Beijing. Pertemuan itu dipimpin oleh seorang pejabat tinggi militer Korut Kim Su-gil, seorang direktur Biro Politik Umum Tentara Rakyat Korea.
Setelah pertemuan itu, seorang jenderal China yang ikut dalam pemberbicaraan dengan Kim mengisyaratkan bahwa hubungan militer China-Korea Utara terlihat semakin menguat.
“Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok siap untuk bekerja bersama dengan Korea Utara untuk mengimplementasikan konsensus penting, yang dicapai oleh para pemimpin negara kita,” kata Jenderal Zhang Youxia, wakil ketua Komisi Militer Pusat Tiongkok.
Dia juga meyakinkan bahwa Beijing “siap berkontribusi untuk perdamaian dan stabilitas di kawasan bersama dengan Pyongyang”. Kim menanggapi dengan mengatakan bahwa Korea Utara ingin memperluas hubungan militer dan bertukar pengalaman dengan tetangga besar mereka itu.
Pada bulan Juni lalu , Xi Jinping menjadi pemimpin Tiongkok pertama yang mengunjungi Korea Utara dalam 14 tahun. Pembicaraannya dengan Kim Jong-un memberikan dorongan baru untuk hubungan antara sekutu yang memiliki sejarah panjang itu.
Beijing dan Pyongyang, telah terikat oleh perjanjian 1961 yang mengikat mereka untuk saling membantu jika terjadi serangan, berbagi saingan geopolitik yang sama, seperti Jepang dan Korea Selatan. Khususnya, keduanya juga khawatir tentang aktivitas AS di wilayah tersebut.
Pada hari Jumat, Korea Utara mengingatkan Seoul dan Washington bahwa mereka tidak akan mentolerir latihan militer bersama yang mereka gelar, yang terus berlanjut meskipun Presiden AS Donald Trump sering menyuarakan optimism dalam pembicaraan denuklirisasi disemenanjung Korea.
Korut mengatakan tidak akan ada lagi perundingan (dengan AS) kecuali jika mereka berhenti menggelar latihan militer, Korut juga mennyindir Presiden Korea Selatan Moon Jae-in sebagai “orang yang tak tahu malu” karena selalu bicara soal ‘perundingan’ antara Utara dan Selatan, tapi disisi lain mereka sedang memainkan skenario perang yang direncanakan untuk menghancurkan sebagian besar pasukan kita. dalam 90 hari.
PEMIMPIN PERUSAHAAN PEMASOK TENTARA BAYARAN TEWAS DI IDLIB
Pemimpin sebuah perusahaan pemasok tentara bayaran (militer swasta) Malhama yang secara khusus melatih pasukan khusus militant di Suriah telah terbunuh oleh Tentara Suriah saat bentrokan hebat di pedesaan selatan provinsi Idlib.
Outlet media perusahaan itu Malhama Tactical, telah mengeluarkan pernyataan resmi yang mengklaim bahwa pendiri dan pemimpin kelompok itu yang warga negara Uzbekistan bernama Abu Salman Belarus (a.k.a Abu Rofik) telah tewas dalam bentrokan dengan pasukan Suriah diIdlib selatan.
Perusahaan itu telah beroperasi di Suriah sejak 2015 guna melatih dan melengkapi unit pasukan khusus militan, yang biasa disebut inghamasii, yang bertugas melakukan operasi yang mengejutkan terhadap Tentara Suriah.
Selain memberi pelatihan, kelompok Taktis Malhama kadang juga ikut dalam serangan militan di garis depan, contoh pertama yang diketahui adalah operasi Aleppo pada Juli-September 2016 oleh kelompok-kelompok pemberontak.
Dengan kematian Abu Salman Belarus dalam bentrokan melawan Tentara Suriah itu , membuktikan bahwa perusahaan militer swasta itu mulai terlibat lagi dalam operasi di garis depan (melawan tentara Suriah).
MILITAN DUKUNGAN TURKI AKAN PERTAHANKAN POS PENGAWASAN ILEGALNYA DISURIAH
Militant groups directly funded, trained and even commanded by Turkey are preparing for a major offensive against the Syrian Army in the southern countryside of Idlib province and or the northern countryside of Hama.
What began as a suspicion amid Syrian Army advances in the vicinity of Khan Sheykhun that seriously endanger militant groups still holding on to areas of northern Hama has now pretty much been confirmed by the official media wings of various insurgent groups backed by Turkey that they are readying to attack government forces.
This has further been confirmed by video evidence showing convoys – some with heavy weapons – of Turkish-backed militants leaving their areas of operation in Afrin for the front-lines in southern Idlib.
In all probability, these groups will launch their offensive against the Syrian Army in the Ghab Plain (around Huwayz) and or around Al-Hobait; there also exists the possibility of an attack somewhere in northern Hama province.
Despite optimistic claims (true or not) by pro-government media outlets that Turkey has abandoned northern Hama province to the Syrian Army, the reality is that Ankara will still try to undermine government forces wherever it can do so – that undoubtedly includes letting a major part of their inactive proxy groups go to fight against an opponent that threatens to encircle Turkish Army checkpoints in Idlib and Hama.
UEA – AS – ISRAEL TERLIBAT PEMBICARAAN RAHASIA SOAL IRAN
AS bergabung dalam pembicaraan rahasia antara Uni Emirat Arab dengan Israel untuk menghadapi ancaman yang ditimbulkan oleh Iran, yang dianggap musuh bersama di antara ketiga negara.
Pembicaraan itu bertujuan memperluas kerja sama militer dan intelijen antara Uni Emirat Arab dan Israel, dua negara Timur Tengah yang bersekutu secara diam diam , kata seorang pejabat Deplu, Kamis.
UEA dan Israel sudah lama menjalin hubungan bidang keamanan, kata para ahli, dan sejak lama telah mengadakan pembicaraan secara diam-diam. Keduanya memandang Iran sebagai ancaman utama bagi kawasan itu, dan Israel telah menjual Jet tempur dan Peralatan mata-matanya ke Uni Emirat Arab.
Tetapi masuknya AS dalam babak baru perundingan keamanan (antara UEA dan Israel) menandakan komitmen dan dukungan UEA terhadap kampanye tekanan maksimum pemerintah Trump terhadap Iran, meski ketika Petinggi UEA telah mundur dari kebjakan garis keras untuk menargetkan Teheran.
Pembicaraan tiga fihak itu pertama kali dilaporkan oleh The Wall Street Journal, yang berkembang dari konferensi Warsawa yang disebut sebagai forum keamanan Timur Tengah, tetapi kemudian digunakan oleh pemerintahan Trump untuk mendorong kampanye melawan Iran.
Sejak itu, ketiga sekutu itu telah bertemu dua kali. Pejabat luar negereri mengkonfirmasi perundingan dikoordinasi oleh Brian H. Hook, utusan senior Deplu AS untuk masalah Iran.
Baik Deplu AS maupun Kedutaan Besar Israel di Washington tidak mau menanggapi permintaan komentar, dan pejabat UEA juga menolak untuk membahas masalah ini.
Bulan lalu, Uni Emirat Arab menarik sebagian besar pasukan mereka dari Yaman setelah bertahun-tahun mendukung upaya Arab Saudi di sana melawan pemberontak Houthi yang didukung oleh Iran.
Baru-baru ini Pejabat UEA juga mengadakan pembicaraan keamanan maritim dengan Teheran. Pejabat EUA berusaha “melakukan tindakan penyeimbangan dengan sangat hati-hati,” kata Ilan Goldenberg, direktur Program Keamanan Timur Tengah pada Pusat Keamanan Amerika.
“Mereka (UEA) ingin memberi sinyal kepada pemerintahan Trump dan anggota Kongres terutama partai Republik, bahwa mereka tidak meninggalkan kebijakan pemerintah dan kampanye tekanan maksimum AS terhadap Iran,” katanya.
KOREA UTARA KEMBALI UJI COBA RUDAL JARAK PENDEK
Kepala Staf Gabungan Korea Selatan mengatakan bahwa Korea Utara telah menembakkan dua rudal yang tidak dikenal ke laut lepas pantai timurnya pada Jumat pagi.
Militer Korea Selatan mengatakan rudal itu ditembakkan dari dekat kota Tongchon, Provinsi Kangwon ke Laut Timur, yang juga dikenal sebagai Laut Jepang.
“Militer sedang memantau situasi jika ada peluncuran tambahan sambil mempertahankan postur kesiapan”, kata pernyataan Korsel itu dikutip oleh AFP.
Sejak pemimpin Korut Kim Jong Un dan Presiden AS Donald Trump bertemu di zona demiliterisasi Korea dan setuju untuk memulai kembali perundingan denuklirisasi yang macet, Pyongyang telah melakukan beberapa kali uji coba peluncuran, Korut mengklaim tujuan mereka adalah untuk mencegah Seoul dan Washington melakukan manuver militer bersama.
Kemenhan Korsel mengatakan awal pekan ini bahwa Seoul berencana untuk memodernisasi armada jet tempurnya dalam lima tahun ke depan dan memperkuat pertahanan luar angkasanya.
Rencana Korsel itu dimunculkan setelah Korea Utara meluncurkan beberapa rudal, yang menurut Seoul dikategorikan sebagai rudal balistik, selama beberapa minggu terakhir.
Pada hari Kamis lalu, Menhan Jepang Takeshi Iwaya juga menekankan perlunya memperkuat upaya pengawasan karena kemungkinan Korea Utara dapat saja menembakkan lebih banyak rudal setelah peluncuran beberapa pekan terakhir.
UPDATE PERANG DAGANG AS- CHINA
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ia akan menunda penerapan tambahan bea masuk 10 persen untuk beberapa produk China lain senilai $ 300 miliar yang belum dikenakan pajak, Trump mengatakan ia tidak ingin memenyulitkan para pembeli AS menjelang liburan Natal.
China akan membalas jika Washington berencana meneruskan menaikkan bea masuk impor barang China, karena tarif baru ini akan ‘menggagalkan’ upaya untuk menyelesaikan sengketa bilateral melalui negosiasi, Komite bea cukai Dewan Negara China mengumumkan.
“Keputusan pihak AS ini merupakan pelanggaran serius terhadap konsensus yang dicapai para pemimpin kedua negara (saat pertemuan mereka) di Argentina dan Osaka. Ini sudah bergeser dari penyelesaian masalah melalui konsultasi. Pihak Tiongkok akan dipaksa untuk mengimplementasikan tindakan balasan, ” kata komite China itu tanpa menyebut langkah apa yang akan dilakukan.
Langkah Presiden Trump yang diumumkan awal bulan ini berarti secara efektif akan mengenakan pajak secara keseluruhan terhadap ekspor China ke AS. Namun, Trump tampak bimbang saat mengumumkan hal itu.
Kantor Perwakilan Dagang AS menetapkan bahwa Washington akan menunda kenaikan bea masuk untuk barang-barang China termasuk beberapa jenis mainan, pakaian,kaki tertentu, ponsel, laptop dan video game hingga 15 Desember nanti.
Saat kampanye, Presiden Trump secara terus menerus mengeluhkan tuduhan praktik perdagangan yang tidak adil atas barang dari Tiongkok, dan pada pertengahan 2018 dia telah mengumumkan tambahan tariff bea masuk bagi sekitar barang China senlai $50 miliar, guna mencoba mengatasi defisit perdagangan $ 400 miliar lebih dengan raksasa industru itu.
Sejak saat itu meningkat menjadi perang dagang multi-triliun dolar, dimana kedua kekuatan ekonomi itu terlibat dalam eskalasi saling balas dalam beberapa bulan terakhir, dan China belum lama ini China telah sepenuhnya menghentikan pembelian produk pertanian AS.
Pemerintahan Trump percaya bahwa AS dapat ‘memenangkan’ Perang dagangannya dengan China karena China lebih banyak menderita kerugian, mengingat surplus perdagangannya yang besar dengan AS.
PRESIDEN IRAN KRITISI PENUMPUKAN KEKUATAN MILITER AS DI TELUK
Presiden Iran Hassan Rouhani mengkritik misi angkatan laut pimpinan AS di Selat Hormuz, dengan mengatakan penumpukan kekuatan militer AS diwilayah Teluk ditujukan untuk “menciptakan perpecahan dan menguras kekayaan” negara-negara di kawasan itu.
Berbicara dalam pertemuan kabinet pada hari Rabu, Rouhani mengatakan negara-negara Teluk dapat menangani keamanan mereka sendiri dan menyerukan persatuan untuk melakukannya.
“Semua pembicaraan tentang pembentukan koalisi baru di Teluk Persia dan Laut Oman tidak akan akan bisa diterapkan,” kata Rouhani, menurut Kantor Berita Mahasiswa Iran.
“Tidak diragukan lagi hal itu tidak akan membantu keamanan kawasan. Tidak diperlukan kehadiran pasukan asing untuk memberikan keamanan.” “Republik Islam Iran siap untuk menjamin keamanan wilayah bersejarah bersama dengan negara-negara pesisir lainnya, seperti yang telah dilakukan sepanjang sejarah,” tambahnya.
Selat Hormuz yang membentang antara Oman dan Iran telah menjadi titik panas antara AS dan Iran dalam beberapa bulan terakhir, yang dimulai dengan tuduhan AS terhadap Iran Mei lalu atas insiden sabotase tanker di sepanjang rute perdagangan diselat Hormuz, dan terus berlanjut dengan insiden2 lainnya.
SEBUAH JET TEMPUR SURIAH DITEMBAK JATUH DI IDLIB
Rabu kemarin , Televisi pemerintah Suriah mengutip sebuah sumber militer, melaporkan bahwa gerilyawan yang beroperasi di provinsi Idlib telah menembak jatuh sebuah pesawat angkatan udara Suriah dan nasib pilot itu dilaporkan masih belum diketahui.
“Salah satu pesawat militer kami, yang bertugas menghancurkan markas kelompok teroris Front El-Nusra di daerah al-Tamania, ditembak jatuh pada 14 Agustus oleh sebuah rudal yang diluncurkan oleh teroris dari kelompok-kelompok bersenjata yang beroperasi di wilayah itu,” kata sumber itu, dikutip oleh televisi TV Suriah.
Pada September 2018, Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan setuju untuk membentuk zona demiliterisasi di Idlib di sepanjang garis kontak antara oposisi bersenjata dan pasukan pemerintah selama pembicaraan mereka di kota Sochi, Rusia.
Penarikan senjata berat yang dioperasikan oleh para militan juga merupakan bagian dari perjanjian. Pada awal Agustus, pemerintah Suriah setuju dilakukan gencatan senjata di Idlib dengan syarat bahwa perjanjian Sochi diterapkan.
Pekan lalu, pasukan Suriah dilaporkan membebaskan kota Hobait di provinsi Idlib dalam langkah strategis yang memungkinkan mereka mendapatkan akses ke salah satu kota terbesar di provinsi itu, Khan Shaykhun.
Provinsi Suriah barat laut adalah basis militan terakhir diSuriah. Pada 2015, Provinsi Itu dikuasai oleh kelompok teror Front Nusra dan dijadikan pengumpulan para militant yang menyerah dari daerah lain di bawah kesepakatan gencatan senjata dengan pemerintah.
Menurut PBB, Idlib memiliki sekitar 10.000 anggota Front el-Nusra dan al-Qaeda, yang dilaporkan menggunakan warga sipil lokal sebagai perisai perlindungan.
UPDATE SERANGAN PASUKAN SURIAH KE IDLIB
https://www.youtube.com/watch?v=25pb4YtiHsg
Saat matahari terbenam, Pasukan Tiger Force Suriah melanjutkan perjalanan menuju area Al-Habit dari arah selatan. Desa ini telah lama diamati oleh komando pasukan Suriah setelah berhasil menguasai Kafr-Nabudeh pada bulan Mei.
Kali ini pasukan tempur mendekati pinggiran Al-Habit dari arah bukit Hamamiyat.
Militan bersembunyi dikebun-kebun di sekitar desa, di sinilah militan mengumpulkan kekuatan dan menyimpan peralatan tempur.
Pada sore hari, ada informasi bahwa militan mulai menambah pasukan ke daerah Al Habit untuk melakukan serangan balik . Para teroris dengan terampil menyamarkan diri mereka dan menyapa unit tempur Suriah dengan tembakan senjata ringan, tapi “Pasukan tiger force” terus mendekati desa itu dari sisi kanan.
Kami (pasukan Suriah) berada di pinggiran Kafr Nabudah , kami akan bergerak menuju gua Hamam dan Insya Allah dalam beberapa jam kita akan merebut kota, dalam pertempuran pasukan Suriah juga merebut sebuah gua persembunyian diHamam itu.
Sementara itu, kelompok tempur utama terkonsentrasi di jalan utama Kafr Nabudah dan bersiap-siap untuk menembus pertahanan musuh dengan satu serangan.
Tank T-72 yang telah dimodernisasi dengan Thermal vision melanjutkan perburuan malam,
Kami berada di Kafr Nabudah dan akan bergerak menuju Al Habit Serangan utama dimulai sekitar pukul 10:00, dan pada jam 2 pagi tanggal 12 Agustus, desa Al Habit sepenuhnya berada di bawah kendali pasukan pemerintah.
Pada tanggal 11 Juli, unit-unit Suriah mulai bergerak maju dari tepi timur kota. langkan al-Lataminah. Setelah pertempuran sengit, mereka berhasil membebaskan desa Sabayk, para teroris terus melawan, namun mereka terus mundur.
Pada serangan malam 11 Agustus itu, telah berhasil menewaskan tiga pemimpin dari fraksi “Jaysh Ahrar”. Tiga petinggi teroris itu adalah: Komandan pusat operasional di Idlib selatan Abu Katadah, komandan pasukan khusus Abu Satif dan komandan lapangan Abu Musab yang berasal dari Tunisia.
Diwaktu lalu tentara Suriah pernah dengan cepat membebaskan desa desa al-Lataminah, Kafr Zita, Morek, dan Khan Shaykhun Al Habit. Namun kemudian kemajuan yang cepat itu terhenti oleh propaganda adanya serangan “bahan kimia” . Serangan kimia itu akhirnya terbongkar justru dilakukan oleh para militan dan kelompok2 yang berdiri di belakang mereka, akhirnya waktulah yang membuktikan kebenaran.
Sementara ini tentara Suriah terus maju menghancurkan semua kelompok teroris di sekitar al-Lataminah.
ANALIS RUSIA : SITEM PERTAHANAN IRAN BAVAR 737 LEBIH UNGGUL DARI SISTEM S-300 RUSIA
Iran telah mengembangkan sistem pertahanan udara baru yang lebih unggul dari pada sistem S 300 buatan Rusia, kata laporan tim analis penerbangan Rusia yang diberitakan situs publikasi avia.pro.
Artikel itu menunjukkan beberapa poin tentang aspek keungulan dari sistem pertahanan udara Bavar 373 buatan Iran yang diproduksi sendiri di dalam negeri , yang berkaitan dengan efektifitas, jarak yang lebih jauh, akurasi dan dalam unit peringatan dini.
Yang paling utama di sini adalah kemampuan sistem complex Bavar 373 untuk mendeteksi pesawat siluman seperti F-22 dan F-35 yang diluar kemampuan sistemS 300 Rusia, hal ini memungkinkan waktu peringatan dini yang lebih baik guna merespons ancaman dalam situasi pertempuran.
Poin terakhir yang dicatat oleh tim avia.pro adalah bahwa taruhlah Bavar 373 disamakan dengan S 300 dalam hal kemampuan pertahanan udara, maka, pada kenyataannya Bavar 373 jauh lebih murah daripada S 300 , dan bagi Iran yang sedang di bawah sanksi ekonoi yang berat dari AS , maka ini merupakan hal yang bagus.
Sistem pertahanan udara Bavar 373
Iran mulai mengembangkan sistem pertahanan udara Bavar 373 sejak bertahun-tahun yang lalu di tengah kerumitan hukum yang menyebabkan Rusia menghentikan pengiriman dua belas sistem S-300 yang telah dibeli Iran beberapa waktu sebelumnya, hal yang akhirnya diungkap pada 2015.
Ketika Bavar 373 pertama kali menjalani uji coba, beberapa pejabat Iran mengklaim bahwa meskipun kesepakatan pengadaan system S 300 dengan Rusia sudah dilakukan , mereka tetap kurang berminat pada sistem pertahanan udara Rusia dibandingkan dengan sistem buatan dalam negeri Iran sendiri.
JET TEMPUR RUSIA SU-27 USIR JET TEMPUR NATO F-18 YANG MENDEKATI PESAWAT YANG DITUMPANGI MENHAN RUSIA
Jet tempur Sukhoi Su-27 Rusia mengusir sebuah pesawat tempur F-18 NATO yang berusaha mendekati dan membayangi pesawat yang ditumpangi Menhan Rusia Sergey Shoigu diatas perairan bebas.
Pesawat yang ditumpangi Menhan Rusia Sergey Shoigu itu dalam perjalanan kembali dari wilayah Kaliningrad menuju Moskow yang dikawal oleh dua pesawat Sukhoui Su-27.
PASUKAN SURIAH BERHASIL REBUT DUA KOTA DI IDLIB SELATAN
Tentara Arab Suriah (SAA) berhasil merebut beberapa area termasuk dua kota besar diprovinsi Idleb.
Dengan didukung serangan udara Rusia, Pasukan Tiger Force Suriah mampu membuat kemajuan besar pertama dalam akhir pecan ini dengan merebut kota Al-Hobeit, yang terletak di koridor barat daya Gubernur Idlib.
Setelah merebut kota Al-Hobeit, Pasukan Tiger Force berhasil merebut kota utama Sukayk di Idlib selatan , setelah tadinya sukses merebut puncak bukit strategis disana sehari sebelumnya.
Dengan direbutnya kota Sukayk dan Al-Hobeit , maka Tentara Arab Suriah sekarang memiliki pijakan yang kuat untuk masuk kedalam ibukota Provinsi Idlib.
Dalam video Anna News diatas, serangan Tentara Arab Suriah di dalam Provinsi Idlib tidak hanya membuat kemajuan yang signifikan, tetapi juga menimbulkan kerugian besar dijajaran pasukan militan.
Secara khusus, tiga komandan dari kelompok militan Jaysh Al-Ahrar dilaporkan tewas akhir pekan ini setelah serangan balik militan yang gagal di puncak bukit Tal Sukayk.
Banyak lagi militan yang dilaporkan tewas pada malam ketika Tentara Arab Suriah merebut kota Al-Hobeit, sebuah sumber dari militer mengatakan kepada Al-Masdar.
MENLU AS INGATKAN AKAN LIPAT-GANDAKAN SANKSI KE IRAN
Dalam tweetnya senin kemarin, Menlu AS Michael Pompeo menggambarkan bahwa jam terus berdetak , menjelang segera berakhirnya embargo senjata PBB kepada Iran”. Pompeo juga menyebut waktu terus berdetak menjelang berakhirnya “larangan bepergian” (keluar negeri) bagi Komandan IRGC Qasem Soleimani.
AS telah menerapkan beberapa kali sanksi terhadap Iran sejak AS menarik diri dari kesepakatan nuklir dengan Iran, yang secara resmi dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA), pada Mei 2018.
Pemerintahan Trump telah menamai Pasukan Pengawal Revolusi Islam (IRGC) sebagai kelompok teroris. Selain itu, sejak 5 Mei, Washington telah membangun kehadiran militernya di Teluk Persia, bersama Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Bahrain, sebagai bagian dari upaya untuk melawan Iran.
Pemerintah Iran telah menentang upaya (umenyerang Iran) itu, dan memperingatkan bahwa setiap pelanggaran serius pada kedaulatan negara akan dibalas dengan respon yang tepat.
Menlu Iran Mohammad Javad Zarif menuduh AS dan sekutunya sedang mengubah wilayah Teluk Persia menjadi “kotak korek api yang siap terbakar”,
“Wilayah ini telah menjadi kotak korek api yang siap untuk dinyalakan karena AS dan sekutunya telah membanjiri kawasan ini dengan senjata”, kata Zarif.
Presiden Iran Hassan Rouhani sendiri mendesa untuk upaya perdamaian dan memperingatkan bahwa perang dengan Iran akan menjadi “induk dari semua perang”.
IRAN INGATKAN, JIKA ISAREL BERGABUNG DALAM ARMADA BENTUKAN AS AKAN MENYULUT PERANG HABIS-HABISAN
Teheran telah menyerukan Israel untuk menjauhi Teluk Persia, di mana AS telah berupaya untuk membentuk armada laut (Flotilla) anti-Iran, Iran menyebut bahwa setiap kapal yang hadir secara ilegal di wilayah tersebut akan meningkatkan resiko konflik habis-habisan.
“Setiap kehadiran ilegal Kapal Zionis di perairan Teluk Persia akan dapat memicu perang,” komandan Angkatan Laut Garda Revolusi Iran, Alireza Tangsiri, memperingatkan pada hari Minggu.
Israel dilaporkan mengajukan diri untuk memberikan dukungan intelijen dan bantuan lain kepada koalisi pimpinan AS untuk melawan Iran, disaat ketegangan di Teluk Persia meningkat. setelah serangkaian serangan tanker misterius dan saling balas penyitaan kapal oleh Iran dan Inggris.
Bulan lalu Israel memperingatkan bahwa pihaknya siap untuk menyerang Iran jika Iran melakukan tindakan yang “salah perhitungan”, sebelumnya Teheran mengatakan bahwa jika AS menyerang Iran, berarti masa hidup Israel “hanya tinggal setengah jam.”
QATAR MULAI MERAPAT KE IRAN, KOALISI ARAB SAUDI MAKIN TIDAK SOLID
Menlu Iran Mohammad Zarif mengadakan kunjungan keQatr dan bertemu dengan Emir Qatar Tamim bin Hamad Al Thani di Doha pada Senin pagi.
Menlu Iran Mohammad Javad Zarif mengatakan bahwa terorisme ekonomi yang dipimpin AS terhadap bangsa Iran tidak akan membuahkan hasil bagi Washington tetapi akan semakin menciptakan rasa tidak aman di kawasan tersebut.
Zarif mengatakan Iran menganggap hubungan dengan negara-negara tetangga adalah sangat penting, hubungan antara Iran dan Qatar dapat dapat dijadikan sebagai contoh bagi ikatan politik antara negara-negara regional.
Sementara itu, Emir Qatar menyoroti perlunya menjaga hubungan persahabatan antara kedua negara dan dialog bilateral tentang perkembangan regional, serta upaya bersama untuk menyelesaikan krisis regional.
Emir Qatar mengatakan bahwa Doha siap membantu untuk menciptakan perdamaian dan stabilitas di wilayah tersebut.
Sebelumnya pada hari yang sama, Zarif mengadakan pertemuan dengan Menlu Qatar Mohammed bin Abdulrahman al-Thani. Dalam pertemuan itu, Zarif mengatakan bahwa membentuk koalisi (bersama AS) adalah sebuah rencana yang gagal diawal, tanggung jawab keamanan negara-negara teluk Persia adalah dipundak negara-negara pesisir sendiri, bukan diserahkan ke pasukan asing (AS).
AS telah membentuk koalisi, yang dikenal sebagai Operasi Sentinel, yang diklaim bertujuan untuk melindungi pengiriman barang di Selat Hormuz. Teheran telah memperingatkan AS atas tindakannya tersebut dengan mengatakan bahwa kehadiran pasukan asing di wilayah tersebut tidak menghasilkan apa-apa selain hanya meningkatkan rasa tidak aman.
KELOMPOK DUKUNGAN UEA SALING SERANG DENGAN KELOMPOK DUKUNGAN SAUDI DI IBUKOTA YAMAN
Kelompok separatis dari Dewan Transisi Selatan STC (dukungan UEA) bentrok dengan pengawal Istana presiden Presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi di Ibukota Aden (dukungan Saudi), meskipun kedua belah pihak telah bekerja sama dalam melawan kelompok Houthi.
Deplu AS merilis pernyataan yang mengatakan, “AS sangat prihatin dengan pecahnya kekerasan dan bentrokan yang mematikan di Aden. Kami menyerukan semua pihak untuk menahan diri dari eskalasi dan pertumpahan darah lebih lanjut dan untuk menyelesaikan perbedaan mereka melalui dialog. “
Akan tetapi sepertinya perbedaan antara dua pihak yang bertikai itu menjadi semakin sulit untuk selesaikan.
Di satu sisi, kelompok STC yang didirikan pada tahun 2017 ingin memisahkan diri dari pemerintahan Yaman dan membentuk negara seperti yang pernah ada pada tahun 1967 hingga 1990. Tapi di sisi lain,mantan Presiden Mansour Hadi sepertinya ingin menguasai seluruh Yaman.
Ketegangan antara kedua belah pihak pecah ketika terjadi serangan roket dan drone awal bulan ini yang menewaskan lebih dari 37 orang.
Kelompok Houthi sendiri mendapat keuntungan atas perpecahan itu, dan ini akan menjadi sebuah sinyal bagi Arab Saudi dan UEA bahwa Haouthi dapat menyerang pasukan mereka dengan lebih mudah.
STC yang didukung UEA, menuduh kelompok Al-Islah yang bersekutu dengan Ikhwanul Muslimin telah membantu kelompok Houthi.
Tuduhan yang dilakukan oleh STC terhadap Al-Islah tidak hanya akan membuat ketegangan antara koalisi yang merapuhkan guna melawan Houthi, tetapi juga merapuhkan persekutuan Arab Saudi dan UEA.
Outlet berita Yaman Al Masdar Online memberitakan bahwa pasukan Saudi telah dikerahkan di sekitar istana presiden Presiden Hadi untuk menghentikan kelompok STC yang didukung UEA dari potensi menyerbu kompleks Istana. Presiden Mansour Hadi sendiri saat ini masih di Arab Saudi.
Mansour Hadi yang didukung Saudi, awal tahun ini telah mengecam UEA karena mendukung separatis STC.
Ketakutan Hadi tampaknya mulai terbukti setelah pada hari Kamis 8/8 lalu STC memerintahkan penggulingan pemerintah yang didukung PBB dan pada saat yang sama Aidaroos al Zubaidi pemimpin STC yang hingga saat ini tinggal di UEA telah dibawa ke Aden oleh UEA, ini menandai ketegangan yang makin meningkat.
Menteri Dalam Negeri pemerintah Hadi, Ahmed al Mayssari, mengatakan, “Kami menolak tindakan yang tidak bertanggung jawab dari kelompok Dewan Transisi, (STC) yang menggunakan senjata berat ddalam upaya untuk menyerbu institusi negara (Istana negara).“
IRAN RISLIS SISTEM RADAR BARU BUATAN SENDIRI
Militer Iran telah merilis sistem radar baru yang dinamai “Falaq”, yang dikembangkan dan diproduksi di dalam negeri dan diharapkan untuk melengkapi sistem pertahanan udara yang ada, seperti S-300 Rusia.
“Falaq” adalah jenis sistem radar bertahap, yang mampu mendeteksi berbagai target dari jarak jauh, kata Brigadir Jenderal Angkatan Udara Iran Alireza Sabahi-Fard pada sabtu10/8 kemarin.
“Sistem radar ini memiliki kemampuan tinggi dan dapat mengidentifikasi semua jenis rudal jelajah, pesawat siluman, drone, dan rudal balistik pada jarak 400 kilometer”, katanya.
Sistem pertahanan udara Khordad 3, baru-baru ini telah menunjukkan kehadalannya dengan berhasil menjatuhkan drone America RQ-4 Global Hawk, yang dianggap mengatakan melanggar perbatasannya dan tidak menanggapi berbagai peringatan yang diberikan,
KOREA UTARA KEMBALI UJI COBA DUA RUDAL JARAK PENDEK
Sabtu pagi (10/8) hari ini, Kepala Staf Gabungan Korea Selatan (JCS) mengumumkan bahwa dua rudal tak dikenal telah terdeteksi terbang dari wilayah Korea utara (DPRK) kearah Laut Jepang.
Kantor Berita Yonhap mengutip JCS mengatakan kedua rudal itu ditembakkan dari kota pantai Ham hung, yang berjarak 30 mil sebelah utara tempat beberapa uji coba rudal sebelumnya.
Angkatan Bersenjata Korea selatan menerapkan posisi siaga ketika intelijen militer melacak adanya peluncuran itu.
Uji coba hari Sabtu ini sepertinya merupakan bagian dari uji coba rudal balistik jarak pendek dan roket berpemandu yang dilakukan Korea utara dalam beberapa minggu terakhir.
Pengamat militer menyimpulkan sistem senjata baru yang sedang diuji oleh Pyongyang ini adalah rudal KN-23, berplatform “mobile rocket” yang dirilis tahun lalu. Pyongyang menggambarkan senjata itu sebagai “sistem roket berkaliber besar terbaru yang dikembangkan Korut”.
Setelah uji coba sebelumnya pada rabu lalu, pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengatakan latihan itu dimaksudkan sebagai peringatan bagi Korea Selatan dan AS untuk menghentikan latihan militer mereka, yang Kim sebut melanggar perjanjian yang dilakukan juni 2018 lalu antara Kin dan Presiden AS Donald Trump menghentikan latihan seperti itu.
Korea telah terpecah menjadi dua negara sejak akhir Perang Dunia II, dengan Korea Utara yang didukung sosialis dan Selatan yang didukung kapitalis terlibat perang saudara yang melibatkan kekuatan dunia seperti AS, Uni Soviet, dan Cina.
Pertempuran berakhir dengan gencatan senjata pada tahun 1953, tetapi tidak ada perjanjian perdamaian permanen yang pernah ditandatangani. Oleh karena itu, semenanjung itu tetap terbelah, dipisahkan oleh zona demiliterisasi tetapi ditandai oleh persaingan militer yang ketat.
Tentara Arab Suriah (SAA) dilaporkan mulai memasuki Provinsi Idlib sejak hari Jumat (9/8) kemarin setelah mencapai kemajuan di Hama utara. Tentara Arab Suriah dapat memasuki pedesaan barat daya provinsi Idlib setelah mereka merebut puncak bukit kunci Tal Sakher.
Pada saat yang sama, Tentara Arab Suriah juga menggempur dua benteng terakhir kelompok Jaysh Al-Izza diarea Zita dan Al-Latamnah.
Selama minggu lalu, Tentara Suriah telah merebut sebagian besar wilayah militan diHama utar termasuk di kota Al-Zakah yang strategis, yang menghadap benteng-benteng pertahanan kelompok teroris Jaysh Al-Izza.
Video diatas adalah saat Angkatan Udara Rusia menghancurkan sebuah tank milik militan saat Angkatan Darat Suriah bergerak maju di pedesaan utara provinsi Hama.
ENGGAN BERGABUNG DALAM KOALISI MARITIM TELUK, AS ANCAM PINDAHKAN PASUKANNYA DARI JERMAN KE POLANDIA
Dubes AS untuk Jerman baru-baru ini mendapat kecaman (dari Jerman) karena beberapa pernyataannya yang mengkritik tindakan pemerintah Jerman tentang proyek Nord Stream 2 (proyek pipa gas dari Rusia) dan keengganan Jerman untuk bergabung dalam koalisi maritim yang dibentuk AS (diteluk).
Duta Besar AS untuk Jerman Richard Grenell mengecam keras pengerahan militer Jerman dalam sebuah wawancara dengan kantor berita Jerman DPA, dia mengklaim bahwa Berlin telah menyalahgunakan persahabatannya dengan Washington.
“Sungguh sesuatu yang menghinakan bahwa para pembayar pajak AS (rakyat AS) yang harus membiayai pengiriman lebih dari 50.000 orang (pasukan) Amerika di Jerman, sementara Jerman menggunakan surplus perdagangannya untuk keperluan domestiknya sendiri”, katanya.
Grenell memuji gagasan Presiden AS Donald Trump, untuk memindahkan pasukan AS dari Jerman ke Polandia. Trump berpendapat bahwa sudah waktunya bagi Berlin untuk “membiayai pertahanannya sendiri” dan AS harus segera melakukan tindakan ini.
Anggota parlemen Jerman Klaus Ernst, kepala Komite Bundestag untuk Urusan Ekonomi dan Energi, mengecam pernyataan Dubes AS itu sebagai “tidak dapat diterima”,dia mengingatkan bahwa Jerman bukan “koloni AS” yang gampang diajak campur tangan (soal Iran) oleh AS.
Trump sebelumnya menyatakan bahwa target penambahan 2.000 pasukan pasukan AS yang ditempatkan di Polandia harus tercapai dengan mengurangi pasukan AS yang berbasis di Jerman. Presiden Trump mengkaitkan hal itu dengan keengganan Berlin untuk secara sukarela mengeluarkan 2% dari PDBnya untuk iuran anggaran militer (NATO).
Target anggaran 2% dari PDB untuk pertahanan itu ditetapkan oleh para anggota NATO pada tahun 2014, tetapi hanya sedikit dari mereka yang pernah mencapainya.
Pada tahun 2018, Trump yang mengecam para anggota aliansi NATO lainnya karena gagal mencapai target ini, sementara AS dianggap berkinerja lebih baik dan memikul beban keuangan terbesar dalam NATO, dan pernah dilaporkan mengancam akan menarik diri dari organisasi itu.
Presiden AS secara khusus menekan Berlin tentang masalah ini, dan mengkritik (negara2 Eropa) karena membeli gas dari Rusia, tetapi menolak untuk membayar iuran pertahanannya (keNATO) dengan dalih dugaan ancaman “agresi dari Rusia”.
UPDATE MENINGKATNYA KEMBALI KETEGANGAN INDIA – PAKISTAN
India mencabut status daeerah Khusus untuk Khasmir
Pemerintah India telah mencabut “status otonomi khusus” untuk Kashmir yang diputuskan India dalam sebuah keputusan konstitusi, sebuah langkah politik paling besar di wilayah yang disengketakan itu dalam hampir tujuh decade dengan Pakistan.
Keputusan presiden yang dikeluarkan pada hari Senin lalu itu telah mencabut Pasal 370 dalam konstitusi India yang menjamin hak-hak khusus bagi aera mayoritas Muslim itu, termasuk hak untuk konstitusi dan otonomi sendiri untuk membuat undang-undang, kecuali pertahanan, komunikasi dan urusan luar negeri.
Mendahului langkah itu, India telah mengirim ribuan pasukan tambahan ke wilayah yang disengketakan dengan Pakistan itu, memaksakan jam malam yang melumpuhkan aktifitas pendduduk, menutup telekomunikasi dan internet, dan menangkap para pemimpin politik.
Langkah ini telah memperburuk ketegangan yang sudah meningkat dengan negara tetangganya Pakistan, dan Pakistan mengatakan akan menurunkan hubungan diplomatiknya dengan India.
PBB desak penurunan Tensi
Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres telah meminta “pengekangan maksimum” ketika ketegangan meningkat antara India dan Pakistan atas tindakan India terakhir terhadap Kashmir.
Mengingat Perjanjian Simla 1972, di mana New Delhi dan Islamabad berkomitmen untuk melakukan negosiasi bilateral untuk menyelesaikan perselisihan mereka atas Kashmir,
Guterres meminta “semua pihak untuk menahan diri dari mengambil langkah-langkah yang dapat mempengaruhi” situasi kawasan. Dalam pernyataannya, Guterres juga menyatakan keprihatinan atas laporan adanya “pembatasan/penekanan (muslim) Kashmir oleh India”, dengan mengatakan hal itu dapat memperburuk situasi hak asasi manusia di wilayah tersebut.
Narendra Modi : ‘era baru’ diKhasmir telah dimulai
Perdana Menteri India Narendra Modi telah menjanjikan “era baru” pertumbuhan ekonomi di Kashmir yang dikelola India menyusul keputusan pemerintahnya untuk menghapus hak-hak khusus wilayah Khasmir. Namun dalam pidato itu, Modi tidak membahas pengetatan keamanan yang dilakukan selama empat hari itu atau pemutusan system komunikasi dan internet di wilayah tersebut.
Dia menggambarkan Pasal 370 sebagai “penghalang” bagi perkembangan kawasan dan mengatakan keputusannya untuk menghapus ketentuan itu akan membebaskan Kashmir dari “terorisme dan separatisme”.
Langkah ini juga akan menciptakan lapangan kerja dan peluang olahraga baru untuk pemuda Kashmir, kata Modi, juga berjanji untuk mengembangkan industri film dan jamu di kawasan itu.
Pakistan hentikan layanan Kereta Api ke India
Pakistan mengatakan akan menangguhkan layanan kereta api yang menghubungkan dengan India, karena hubungan dengan saingan beratnya itu terus memburuk di wilayah Kashmir yang disengketakan.
“Kami telah memutuskan untuk menutup Samjhauta Express,” kata Menteri Kereta Api Pakistan Sheikh Rasheed, merujuk pada kereta yang menuju ibukota India, New Delhi dari kota Lahore, Pakistan.
“Selama saya masih menjabat menteri kereta api, maka Samjhauta Express tidak akan bisa beroperasi.” Katanya.
Pakistan mengusir duta besar India
Menteri luar negeri Pakistan Shah Mehmood Qureshi, mengatakan, Islamabad akan mengusir duta besar India Ajay Bisaria.
Moin-ul-Haq, duta besar baru yang ditunjuk Pakistan untuk India, belum ditempatnkan keposnya, tetapi sekarang ini belum akan berangkat ke New Delhi, Qureshi menambahkan dalam komentarnya yang disiarkan televisi.
Pakistan turunkan peringkat hubungan dengan India
Pakistan mengatakan akan “menurunkan level” hubungan diplomatiknya dengan India dan menangguhkan perdagangan bilateral dengan India setelah New Delhi mencabut satatus khusus wilayah Kashmir.
Langkah ini dikeluarkan setelah dilakukan pertemuan Komite Keamanan Nasional Pakistan, yang dipimpin oleh Perdana Menteri Imran Khan,
Untuk memprotes tindakan “sepihak” dan “ilegal” India di Kashmir itu, Islamabad mengatakan juga akan mengangkat masalah ini ke Dewan Keamanan PBB. Perdana menteri Imran Khan juga memerintahkan angkatan bersenjata Pakistan untuk “melanjutkan kewaspadaan”.
India Tangkap banyak Aktivis
Banyak aktivis yang ditangkap diarea Kashmir yang dikuasai India, kata sumber-sumber kepada Al Jazeera dari Srinagar.
Para Wartawan harus bekerja keras untuk mendapatkan informasi tentang daerah yang disengketakan itu karena komunikasi dimatikan, dan mereka khawatir akan keselamatan mereka. Seorang wartawan mengatakan kepada Al Jazeera dengan syarat anonim bahwa namanya ada dalam daftar orang yang akan ditangkap.
KOMANDAN IRGC : SETIAP SERANGAN DARI “KOALISI SETAN” AKAN BERAKIBAT HANCURNYA ISRAEL SECARA PERMANEN
Menlu Israel Israel Katz mengungkapkan bahwa Tel Aviv memberikan bantuan kepada koalisi angkatan laut pimpinan AS di Timur Tengah, dan memberikan dukungan intelijen dan di ‘bidang-bidang lain yang tidak disebutkan.’
Menanggapi hal itu, Panglima Komandan Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Mayjen Hossein Salami memperingatkan, bahwa Israel akan terancam “kehancuran permanen” jika AS dan sekutu regionalnya memilih untuk memulai perang dengan Iran.
“Musuh telah tahu bahwa setiap perang (terhadap Iran) akan membahayakan kelangsungan hidup rezim Zionis Israel, dan akan berakibat kehancuran yang tidak dapat dipulihkan,” kata komandan IRGC itu,
“Hari ini, Zionis dan beberapa sekutu mereka tidak menunjukkan niatnya untuk berperang karena mereka tahu bahwa jika itu terjadi, maka perang itu akan pindah ke tanah mereka,” tambah Salami.
Musuh (Israel) telah tahu bahwa pasukan pertahanan telah dibentuk “di Suriah, Libanon, Palestina, dan di tempat lain” yang dapat mengancam mereka (Israel) jika terjadi perang (dengan Iran). Kata sSalami merujuk pada koalisi maritim AS-Inggris yang dibentuk di Timur Tengah yang disebutnya sebagai “koalisi setan,”
Salami menyarankan bahwa Iran sudah biasa terlibat dalam perang dengan kekuatan besar Barat, menghadapi “tekanan politik dan ekonomi maksimum, operasi psikologis, serangan budaya, perampasan ekonomi, dan bahkan ancaman keamanan dan intimidasi militer. “
UPDATE DARI HAMA UTARA, SURIAH
https://www.youtube.com/watch?v=ps-Vt1hDcdo
Pertempuran di Hama Utara belum berakhir meski sduah berlangsung selama sekitar tiga bulan. Pada 29 Juli lalu, Pasukan elit Suriah Tiger Force merebut kembali desa el Mallah dan Jubain.
Sementara itu jalan bebas hambatan yang menghubungkan kota-kota Kristen di Scalbia dan Mhard terus dibombardir oleh para teroris.
Pembentukan zona penyangga menjadi isu terpenting, dan kekuatan Pasukan Tiger Force mulai bergerak dari dua arah dari kota Mkhard dan Desa Dzhubeyn, Tujuan terakhir mereka adalah membebaskan kota Arbane dan Sunset.
Para militan dengan serius bersiap untuk menghalau serangan pasukan SAA , dan membuat banyak ladang ranjau dan rintangan teknis. Meski demikian, serangan dibawah komando Sukhel Hassan berhasil membebaskan pemukiman kecil Abu Raidi dan Hasraya dalam dua hari.
Tentara Arab Suriah (SAA) membuat kemajuan besar di pedesaan utara provinsi Hama pada Rabu pagi, setelah pasukan SAA berhasil menghalau kelompok Jaysh Al-Izza dari kota utama Zakat.
Sementara itu pertempuran dikota terdekat Arbaeen terjadi lebih intens, Tentara Suriah akhirnya dapat menguasai sepenuhnya Zakat setelah lini-lini pertahanan Jaysh Al-Izza diruntuhkan pada Senin pagi.
Tentara Arab Suriah juga merebut benteng pertahanan teroris diatas dataran tinggi Kafr Zita dan Al-Latamnah Dario dari kelompok teroris Jaysh Al-Izza.
HADAPI SERANGAN TURKI,AS PASOK SENJATA BERAT KE KELOMPOK KURDI SURIAH
Last night a logistical and military convoy of the International Coalition passed through Qamishli in N. Syria pic.twitter.com/pxaLpRQkeE
Pasukan AS telah mengirimkan sejumlah besar senjata dan peralatan militer kepada militan Kurdi SDF di Suriah utara, sumber pemerintah lokal dan resmi dari kota Qamishli melaporkan.
Peralatan militer dikirim dalam konvoi yang terdiri dari lebih dari 200 truk yang membawa senjata dan barang-barang logistik serta kendaraan tempur (seperti Humvee), konvoi itu memasuki Suriah timur laut dari arah Irak dan tiba di kota Qamishli.
Kedatangan senjata dan peralatan militer itu dilakukan di tengah ketegangan yang meningkat antara AS dan Turki karena rencana operasi militer yang akan dilakukan Turki terhadap kelompok SDF yang didukung AS di Suriah utara.
Kota Qamishli Suriah timur laut yang berbatasan dengan Turki (berseberangan dengan kota Nusaybin diTurki) dikuasai bersama-sama antara tentara Suriah dan milisi SDF Kurdi.
Pasukan pemerintah (Suriah) menguasai beberapa bagian terpenting kota Qamishli termasuk bandara militer, pusat kota, dan pos perbatasan. Tentara Suriah hampir tidak pernah membiarkan pasukan AS yang beroperasi di daerah itu melewati pos-pos pemeriksaannya.
Di masa lalu, pasukan pemerintah Suriah dan milisi Kurdi (kelompok polisi Asayish) sering bentrok karena berbagai perselisihan.
CHINA TANGGAPI RENCANA AS UNTUK MENYEBAR RUDALNYA DI ASIA-PASIFIK
China menyerang balik rencana Menhan AS Mark Esper untuk menyebar rudal jarak sedangnya di Asia-pasifik , yang dianggap justru membuktikan sendiri bahwa AS adalah penyebab gangguan stabilitas di wilayah Indo-Pasifik.
Juru bicara Kemenlu China Hua Chunying mengatakan bahwa telah lama AS banyak melakukan campur tangan dalam urusan negara-negara Asia Pasifik, dan berusaha untuk mendorong celah di antara mereka dengan mempromosikan apa yang disebut “strategi Indo-Pasifik” sambil terus meningkatkan penempatan militernya dan memperkuat aliansi militer di wilayah tersebut.
“Sangat jelas siapa sebenarya yang merusak stabilitas regional di kawasan Asia-Pasifik,” kata Hua.
Juru bicara kemenlu China itu menekankan bahwa “AS telah lama menggunakan China sebagai alasan untuk keputusannya keluar dari Perjanjian Nuklir Jangka Menengah (INF) dan isu-isu lainnya, dan memutar-balikkan fakta untuk mengkampanyekan bahwa “rudal China” adalah ancaman.”
Meskipun mendapat tentangan internasional yang kuat, AS tetap menarik diri dari Perjanjian INF dan sekarang dengan tergesa-gesa berusaha mengerahkan rudal jarak menengah di Asia.
“Hal Ini telah mengungkapkan niat sebenarnya dari penarikan AS dari perjanjian nuklir itu,” kata Hua
“Kami mengembangkan kekuatan militer untuk tujuan pertahanan diri. Kami tidak bermaksud dan tidak akan menimbulkan ancaman bagi negara mana pun. Semua rudal jarak dekat dan menengah darat Cina hanya dikerahkan di wilayah kami, yang memberikan kesaksian kepada sifat defensif dari kebijakan pertahanan kita. Namun, jika AS menyebarkan rudal jarak sedangnya di Asia-Pasifik, terutama di sekitar China, tujuannya jelas untuk ofensif, ” kata juru bicara Menlu China itu.
“China tidak akan hanya duduk diam dan menyaksikan kepentingan kita dikompromikan. Terlebih lagi, kita tidak akan membiarkan negara mana pun untuk menimbulkan masalah di depan pintu kita. Kami akan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk melindungi kepentingan keamanan nasional kita ,” kata Hua.
MENHAN AS AKAN MENYEBAR RUDAL JARAK SEDANG KE ASIA DALAM BEBERAPA BULAN KEDEPAN
Menhan AS, Mark Esper mengatakan dia menginginkan untuk segera memasang rudal konvensional jarak sedang berbasis darat dikawasan Asia.
Berbicara kepada wartawan dalam perjalanan internasional pertamanya sebagai Menhan, Esper mengatakan senjata itu penting karena wilayah Indo-Pasifik memiliki jangkauan yang luas.
AS sebelumnya tidak dapat mengerahkan rudal-rudal darat dengan jangkauan 500-5.500 kilometer karena terhambat Perjanjian Nuklir Jarak Menengah, sebuah pakta pengendalian senjata dengan Rusia yang telah berusia 70 tahun.
Washington menarik diri dari pakta itu pada hari Jumat 2/8 lalu , dengan alasan ada pelanggaran dari Rusia.
“Sudah saatnya kita tidak lagi terikat oleh pada perjanjian seperti itu, dan bebas untuk mengejar kepentingan kita sendiri, dan para negara sekutu kita diNATO juga berpandangan sama,” kata Esper.
Dia menolak untuk membahas kapan dan diwilayah Asia mana rudal-rudal itu akan dikerahkan, tetapi mengatakan dia berharap akan dilakukan dalam beberapa bulan mendatang.
Esper menyebut 80% dari stok rudal China memiliki jangkauan antara 500-5.500 kilometer. ” Jadi seharusnya hal ini tidak akan mengejutkan mereka (China) jika kita akan menandinginya dengan kemampuan yang sama,” tambahnya.
Dalam Strategi Pertahanan Nasional AS, China adalah target utama bagi AS.
Jika meletus perang dengan China, maka sebelum itu AS harus sudah menempatkan berbagai kekuatan (rudalnya) pada tempatnya , ini untuk mencegah sabotase saat pengiriman dari sensor canggih dan kecerdasan buatan milik China , kata Bradley Bowman, direktur senior Center on Military dan Kekuatan Politik di Yayasan Pertahanan Demokrasi.
“Kita perlu menyebarkan rudal kita (lebih awal), dan sudah menempatkannya di wilayah itu sebelum perang dimulai. Jika memakai ide bahwa kita akan melakukan strategi seperti dalam Perang Teluk pertama, yang perlu berminggu-minggu atau berbulan-bulan untuk mengirim pesawat kargo besar dan kapal kargo untuk masuk ke medan perang, maka peralatan perang itu tidak akan pernah sampai ditujuan ”kata Bowman kepada VOA.
RUSIA MENDESAK AS UNTUK MEMBATALKAN PENGERAHAN RUDAL JARAK PENDEK DAN MENENGAHNYA
Rusia meminta AS untuk membatalkan rencananya untuk menempatkan rudal jarak menengah dan pendeknya (diEropa), kata Wakil Menlu Rusia Sergei Ryabkov.
“Kami mendesak Washington untuk menunjukkan rasa tanggung jawabnya dan mengikuti contoh Rusia, untuk membatalkan penyebaran rudal jarak menengah dan pendek yang telah dibuat oleh AS, dimana rencana itu saat ini telah bicarakan secara aktif oleh Pentagon,” kata Ryabkov.
Washington berupaya untuk meniadakan semua perjanjian pengendalian senjata yang dianggapnya tidak memuaskan, Ryabkov menambahkan.
Faktanya, AS tidak mengambil langkah-langkah apapun yang diperlukan untuk meniadakan pelanggaran kewajibannya di bawah perjanjian INF,” katanya.
Merespon ancaman baru yang diakibatkan oleh tindakan AS ini, tentu saja kami akan mengambil langkah-langkah komprehensif guna memastikan keamanan kami sendiri.
Selain itu, seperti yang diumumkan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin pada 2 Februari lalu, negara kita tidak akan mengerahkan rudal darat jarak menengah atau yang lebih pendek di Eropa atau di daerah lain sampai senjata AS sekelasnya dikerahkan di sana, “kata Ryabkov pada sebuah pengarahan pada Senin hari ini.
Keputusan Rusia tentang di mana akan menempatkan rudalnya akan tergantung pada langkah-langkah Washington, kata diplomat itu.
“Jika AS mulai mengerahkan rudal barunya di Asia, maka langkah-langkah relevan yang bertujuan menandingi tindakan ini juga akan dilakukan oleh Rusia… Ini juga berlaku jika AS (menyebarkan rudalnya) di Eropa,” tambah Ryabkov.
Tanpa ragu kami akan juga akan mempertimbangkan potensi ancaman rudal nuklir dari Perancis dan Inggris, ketika membahas prospek format negosiasi dan kemungkinan dibuatnya kesepakatan (baru),” kata Ryabkov , Dia juga menekankan bahwa Rusia siap untuk membahas dibentuknya kesepakatan pengendalian senjata baru.
“Saya tidak melihat alasan untuk meninjau kembali doktrin militer kita. Doktrin (Rusia) Ini adalah dokumen berwawasan ke depan yang mendasar, dan kata-katanya telah ditetapkan secara menyeluruh. Jadi seharusnya tidak disesuaikan setiap saat tergantung pada keadaan yang berbeda,” tegas Ryabkov.
MENLU IRAN : THE B-TEAM MULAI MENYUSUT ANGGOTANYA
.
“B-Team telah menyusut anggotanya. Kami menyambut tetangga kami yang meninggalkan kelompok ini, “kata Zarif dalam konferensi pers yang diadakan pada hari jurnalis nasional senin kemarin, dan ” kami selalu siap untuk mengadakan pembicaraan dengan tetangga kami.
(Pernyataan Zariv ini merujuk pada adanya perubahan sikap UEA yang mulai menarik diri dari perang Yaman dan mulai mendekati Iran, Theadmin)
Irak dan enam negara Dewan Kerjasama Teluk Persia perlu melakukan pembicaraan satu sama lain dan mau menandatangani pakta non-agresi. “
“B-team” adalah istilah yang dipopulerkan oleh Zarif. Yang menunjuk pada sekelompok politisi yang memiliki kecenderungan untuk melakukan perang dengan Iran, yaitu para politisi yang ada “B” dalam nama mereka.
Yang dia maksud dengan kelompok ini adalah : Penasihat Keamanan Nasional AS John Bolton, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman (MBS), dan Putra mahkota UEA Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ).
Zarif mengatakan didunia, saat ini wacana tentang “perdamaian, multilateral dan dialog” dihadapkan pada wacana “bullying, terorisme, dan pelanggaran hukum”.
Dia menekankan bahwa ‘terorisme ekonomi’ adalah fakta, “terorisme ekonomi adalah ketika orang biasa dijadikan target. Pemerintah AS mengatakan jika Iran ingin tetap memberi makan (rakyatnya), maka negara (Iran) harus mengubah kebijakannya. Mengkaitkan “roti” dengan “politik” adalah ‘terorisme ekonomi’. “
“Iran tidak akan pernah “membeli jaminan keamanan dan kemajuannya” (dari negara lain), “keamanan dan kemajuan kita berasal dari rakyat kita sendiri. Tidak peduli berapa banyak tekanan yang mereka berikan pada kami, kami berjalan di jalan kami sendiri dan itu berhasil, karena kami lebih mengandalkan rakyat kami. ” Zarif mengatakan.
“Kami berdiri tegak. Kami mengembangkan rudal kami sendiri dan berhasil menembak jatuh Drone mata-mata AS. Musuh tidak akan bisa menghentikan kemajuan Iran dengan sanksi dan tekanan, “tegas Zarif.
Zarif kemudian menyatakan bahwa menjatuhkan sanksi pada menteri luar negeri suatu negara berarti “kegagalan dalam negosiasi, kegagalan dalam diplomasi, dan menentang dialog.”
“Kami tidak menentang rakyat Amerika,” kata Zarif. “Mereka dicekoki dengan budaya bullying, kekerasan, dan senjata api. Mereka dipengaruhi oleh budaya yang menganggap perang sebagai pilihan. Ini bukan budaya yang dapat diterima, dan itulah sebabnya otoritas AS harus menggunakan sanksi (sebagai senjata). ”
AS berada di belakang ketegangan setiap di Teluk Persia dan dunia, kata Zarif, “siapa pun yang menembakkan api tidak mungkin dia seorang pemadam kebakaran. Setiap kali AS datang ke Teluk Persia, itu tidak membawa apa pun kecuali hanya kekerasan dan perang. “
Menyinggung soal penahanan kapal tanker Iran oleh Inggris dia beromentar, “Inggris adalah kaki tangan dalam terorisme ekonomi AS, dan keterlibatan ini pasti akan membawa konsekuensi bagi mereka,” tambahnya.
CHINA AKAN BALAS PERANG DAGANG TERBARU DENGAN PENGHENTIAN IMPOR PRODUK PETANIAN DARI AS
Pada 1 Agustus lalu, Presiden AS Donald Trump berjanji untuk menerapkan tambahan bea masuk 10% pada impor Cina senilai $ 300 miliar yang akan diberlakukan mulai 1 september nanti. Keputusan ini dibuat hanya sehari setelah AS dan China mengakhiri pembicaraan perdagangan (yg buntu)di Shanghai , dan Kemenlu China kemudian mengumumkan bahwa Beijing siap untuk mengambil tindakan balasan.
Beijing telah memerintahkan perusahaan-perusahaan milik Negara untuk menghentikan sementara impor produk pertanian AS setelah ketegangan perdagangan AS-Cina meningkat pekan lalu, tulis Bloomberg.
Perusahaan-perusahaan pertanian yang dikelola pemerintah China sekarang menunggu waktu untuk mengantisipasi pembicaraan perdagangan lebih lanjut antara kedua negara, kata sumber anonym itu menambahkan.
“Pengaruh yang dimiliki China adalah daya beli hasil pertaniannya yang besar,” Darin Friedrichs, seorang analis senior di divisi komoditas Asia INTL FCStone, mengatakan dalam sebuah wawancara di Bloomberg TV. “Hal Ini akan memengaruhi petani AS, dimana dan basis pemilih dipedesaan AS yang biasanya mendukung Donald Trump. Jika mereka (China) membalas sebelum pemilu, itu cara jelas sangat tepat”.
China dilaporkan telah mengurangi impor dari AS, impor kedelai dari AS pada paruh tahun ini telah menurun ke level terendah dalam satu dekade ini, dan China beralih ke kedelai Brasil.
Pada hari Jumat lalu, Kemenlu China mengatakan bahwa tindakan balasan akan diterapkan jika AS menetapkan kenaikan tarif bea masuk. Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, mengatakan (menaikkan) tarif adalah “bukan cara yang konstruktif” untuk menyelesaikan perang dagang dengan AS, AFP melaporkan.
IRAN MENGKLAIM TELAH MENAHAN SATU LAGI KAPAL TANKER ASING
Korps Pengawal Revolusi Iran (IRGC) telah menangkap sebuah tanker minyak asing yang membawa “bahan bakar selundupan” di Teluk, kata media Iran.
TV pemerintah dan kantor berita semi-resmi Iran Fars melaporkan pada hari ini Minggu bahwa tujuh anggota awak ditahan saat kapal itu ditangkap pada hari Rabu lalu.
“Pasukan angkatan laut IRGC telah menyita sebuah kapal tanker minyak asing di Teluk Persia yang menyelundupkan bahan bakar dengan tujuan beberapa negara Arab,” kata TV Iran mengutip komandan IRGC Ramezan Zirahi.
“Kapal Itu membawa 700.000 liter bahan bakar. Tujuh anak buah kapal itu berasal dari berbagai negara dan telah ditahan.” Assed Baig dari Al Jazeera, melaporkan dari ibukota Iran,
Teheran, mengatakan kru yang ditahan dibawa ke kota pelabuhan Bushehr di Irak selatan. “IRGC mengatakan bahwa mereka melakukan operasi ini begitu mereka memperoleh izin dari pengadilan.”
Armada Kelima AS, yang berbasis di Bahrain, mengatakan tidak memiliki informasi untuk mengkonfirmasi laporan itu . Para ahli pelacak maritim juga mengatakan mereka tidak memiliki informasi langsung tentang insiden itu.
TURKI AKAN KERAHKAN 14-RIBU PEMBERONTAK SURIAH UNTUK MENYERANG PASUKAN KURDI
Kelompok “Tentara Nasional Suriah”, sebuah kelompok pemberontak Suriah yang loyal kepada Turki telah mengumpulkan kekuatan besar dalam persiapan untuk operasi serangan besar di Suriah utara terhadap militan Kurdi YPG yang didukung AS.
(“Tentara Nasional Suriah” biasa disingkat TFSA=Turkish Backed Syrian Army) adalah kelompok yang mayoritas anggotanya dari pemberontak Suriah (FSA). Kelompok TFSA didanai dan dipersenjatai oleh Turki. TFSA dibentuk pada desember 2017, dengan dalih membantu Turki membentuk zona aman diutara Suriah – aazadmin).
Kantor berita Reuters mengutip juru bicara TFSA mengatakan bahwa kelompok itu telah mengerahkan tidak kurang dari 14.000 pejuang untuk operasi tempur yang direncanakan (Turki).
Menurut Presiden Turki Tayyip Recap Erdogan, operasi yang direncanakan Turki adalah untuk melawan milisi YPG , yang kemungkinan akan menargetkan kelompok-kelompok YPG “di sebelah timur Sungai Eufrat”.
Ada kecurigaan bahwa operasi itu juga akan menargetkan basis YPG di sebelah barat sungai Eufrat di sekitar Manbij dan atau Tal Riffat. Kelompok tempur yang berkekuatan 14.000 orang dalam istilah militer konvensional disebut satu divisi.
Kelompok TFSA kemungkinan memiliki sederetan senjata berat (howitzer, tank, dan pengangkut personel lapis baja) untuk mendukung infanterinya.
Kelompok TFSA telah dibesarkan, dilatih dan dipersenjatai oleh Turki. Kelompok ini berada di bawah komando langsung pasukan militer Turki di Suriah dan berfungsi sebagai ujung tombak dari setiap operasi tempur yang dilakukan Turki di Suriah.
TURKI AKAN MEMULAI OPERASI MILITER DISURIAH UTARA
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada hari ini Minggu mengatakan bahwa militer Turki akan mulai memasuki wilayah timur Sungai Efrat di Suriah dan telah memberi tahu AS dan Rusia tentang langkah yang direncanakan ini.
“Kami akan memasuki Afrin, Jarablus, al-Bab. Sekarang kami akan memasuki (wilayah) timur Sungai Eufrat. Kami telah memberi informasi ini ke Rusia dan AS. Selama pelanggaran masih berlanjut, kami tidak bisa tetap diam,” tulis Anadolu News Agency mengutip ucapan presiden Turki. Erdoğan menyebut bahwa kesabaran Turki di wilayah itu telah habis.
Pernyataan tersebut dikeluarkan setelah Turki memperingatkan AS bahwa mereka akan mengirim pasukan ke Suriah timur laut untuk menghancurkan para pejuang Kurdi dari “zona aman” yang diusulkan nantinya dapat digunakan untuk memulangkan kembalim 3,6 juta pengungsi Suriah.
Kemenhan Turki awal pekan ini mengatakan bahwa jika Ankara gagal mencapai kesepakatan dengan Washington mengenai zona aman yang telah lama diusulkan, maka Turki terpaksa akan membangunnya secara sepihak.
“Turki adalah satu-satunya kekuatan yang tepat, siap dan mampu untuk mengendalikan kawasan itu dan memberikan keamanan di zona itu,” kata kemenhan Turki.
RUSIA DESAK AS DAN NEGARA EROPA UNTUK MENARIK PASUKANNYA DARI SURIAH
Rusia mendesak AS dan negara-negara Eropa untuk menarik pasukan dari Suriah, karena Rusia masih melihat adanya peningkatan pasukan mereka di sana, kata Utusan Khusus Presiden Rusia untuk Suriah Alexander Lavrentyev, Jumat.
“Kami selalu menyerukan kepada AS dan negara-negara Eropa lainnya, yang secara ilegal berada di Suriah untuk meninggalkan negara berdaulat ini. Namun demikian, mereka masih bisa menerima jika keberadaan mereka memang untuk memerangi ISIS dan kelompok-kelompok teroris lainnya”, Lavrentyev mengatakan pada konferensi pers.
Utusan presiden Rusia itu menekankan bahwa AS dan negara-negara Eropa itu pada kenyataannya hanya mengejar agenda mereka sendiri (bukan untuk melawan ISIS).
“Sejauh ini kami tidak melihat adanya upaya menarik pasukan. Meski Presiden AS Donald Trump telah menyatakan bahwa pasukan AS akan ditarik, tapi yang kita lihat justru sebaliknya, yaitu peningkatan pasukan mereka yang sebagian adalah tentara bayaran yang didatangkan oleh perusahaan Militer swasta”, kata utusan Rusia itu.
Dalam empat tahun ini , Pasukan AS secara illegal telah beroperasi di Suriah sebagai bagian dari koalisi internasional yang mereka klaim untuk memerangi teroris ISIS tanpa izin dari pemerintah Suriah maupun Dewan Keamanan PBB.
IRAN SIAP MENYUMBANGKAN SISTEM PERTAHANAN UDARANYA KEPADA LIBANON
Iran siap mememberikan sistem pertahanan udaranya ke Libanon secara gratis, media Rusia Aria.Pro melaporkan pada hari Sabtu kemarin.
Tawaran Iran itu dilatarbelakangi adanya pelanggaran wilayah udara dan serangan udara Israel yang terus-menerus dilakukan terhadap Suriah dari wilayah udara Libanon, Tepi Barat, dan Jalur Gaza,
Iran menawarkan untuk menyumbangkan sistem pertahanan udara mereka itu untuk melindungi wilayah udara Lebanon.
“Para ahli percaya bahwa Lebanon kemungkinan akan menerima tawaran itu, karena negara ini tidak memiliki sistem pertahanan udara sendiri,” kata publikasi tersebut.
“Terlepas dari kenyataan bahwa sistem pertahanan udara Iran memiliki jangkauan yang relatif pendek yaitu hingga 200 kilometer , tapi jika Libanon memasang sistem pertahanan udara ini di bagian utara negara itu, maka tidak mungkin Israel akan mengambil resiko dengan membahayakan pilot mereka,” para ahli itu menambahkan
“Selain itu, menurut Teheran, sistem pertahanan udara Iran terbaru juga telah mampu mendeteksi pesawat siluman sekalipun.“
RUSIA DESAK TURKI UNTUK MENARIK MILITAN DUKUNGANNYA DARI ZONA DEMILITERISASI
Rusia telah memberi waktu 24 jam kepada Turki untuk menarik para militan sekutunya dari zona demiliterisasi di Suriah barat laut, jika tidak maka tentara Suriah Suriah (SAA) akan melanjutkan serangan mereka.
Menurut sumber militer diProvinsi Hama, tuntutan Rusia ini disetujui oleh kedua fihak dalam pembicaraan Perdamaian diAstana di ibukota Kazakhstan.
Sumber itu mengatakan jika para militan tidak menarik pasukan mereka, Tentara Arab Suriah akan melanjutkan serangan mereka untuk merebut kembali seluruh bagian utara dari Gubernur Hama.
Sebelumnya, tentara Arab Suriah menghentikan serangan mereka di Hama utara dalam rangka gencatan senjata dengan militan di Suriah barat laut.
Namun, sejak gencatan senjata bersyarat itu diberlakukan, pertempuran di Hama utara masih terus berlanjut, dimana kedua pihak melakukan serangan di sepanjang poros Hama-Idlib.
PERJANJIAN NUKLIR INF TELAH RESMI BERAKHIR JUM’AT KEMARIN
Jumat 2/8/19 kemarin adalah hari yang menandai secara resmi berakhirnya Perjanjian senjata nuklir INF antara AS dan Rusia, meskipun Rusia menyerukan dilakukan dialog selama beberapa bulan terakhir.
Penasihat Keamanan Nasional AS John Bolton, yang berpidato di hadapan para peserta Konferensi Mahasiswa Konservatif Nasional ke-41 pada hari Rabu, mengklaim perjanjian START Baru akan menjadi kesepakatan selanjutnya.
“Perjanjian (INF) Itu tidak mencakup senjata nuklir taktis jarak pendek atau sistem peluncur roket Rusia yang baru. dan perjanjian Itu akan berakhir pada Februari 2021, sementara belum ada keputusan baru apapun yang telah dibuat, dan perjanjian itu tidak mungkin diperpanjang. Mengapa memperpanjang sistem yang cacat hanya untuk mengklaim bahwa Anda memiliki perjanjian? “Tanya Bolton.
Kevin Kamps, pengawas limbah radioaktif di Beyond Nuclear, yang berbicara pada Radio Sputnik pada hari Jumat kemarin, telah membahas apa arti akhir dari Perjanjian INF bagi dunia dan menjelaskan mengapa perlu bagi negara-negara untuk mencapai perjanjian pengendalian senjata baru dalam hal ini adalah era proliferasi senjata nuklir.
“Perjanjian senjata Nuklir Jarak sedang (INF) yang ditandatangani oleh Presiden AS Ronald Reagan dan Pemimpin Uni Soviet Mikhail Gorbachev pada tahun 1987 adalah pilar utama pengendalian senjata nuklir AS dan Rusia. Dan berakhirnya perjanjian itu merupakan pukulan besar. Dan ini masalah yang sangat serius, “kata Kamps kepada pembawa acara Eugene Puryear dan Sean Blackmon.
“Sayangnya, ribuan senjata nuklir milik kedua negara adidaya itu kini tetap dalam kondisi siaga, dan ketika perjanjian pengendalian senjata ini diruntuhkan , maka hal itu hanya meningkatkan risiko (perang nuklir), dan kita sekarang kembali ke dalam era Perang Dingin, kembali dalam perlombaan senjata. ”
Kamp mengutip ucapan mantan Menlu AS Henry Kissinger tahun 2007 yang dimuat di Wall Street Journal yang mengatakan, “Jika tidak ada tindakan segera yang diambil, AS akan segera dipaksa untuk memasuki era nuklir baru yang akan lebih genting, disorientasi psikologis, dan secara ekonomi pencegahannya akan lebih mahal daripada pada era Perang Dingin. “
“Kita sedang mempertaruhkan nasib planet ini. Kita tentu saja mempertaruhkan negara kita, tetapi kita sekarang tahu bahwa hanya seratus bom seukuran Nagasaki, yang relatif kecil, diledakkan, katakanlah antara India dan Pakistan, maka itu akan cukup untuk menjerumuskan planet ini ke dalam musim dingin nuklir yang akan membuat 2 miliar orang mati kelaparan. Itulah resiko yang kita hadapi dengan keberadaan senjata omnicidal ini. “
PRESIDEN IRAN : PARA PENGUASA AS TELAH KEHILANGAN NALARNYA
Presiden Iran Hassan Rouhani menyebut keputusan AS yang memberikan sanksi kepada menteri luar negeri Iran sebagai sikap “kekanak-kanakan”.
Dalam langkah terbarunya yang bertujuan meningkatkan kampanye “tekanan maksimum” terhadap Teheran, Rabu kemarin Washington telah menjatuhkan sanksi pada Menlu Iran Mohammad Javad Zarif yang disebut bertindak atas nama Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei , yang juga telah ditahuhi sanksi oleh AS belam lama ini.
Dalam pidato yang disiarkan televisi pada kamis hari ini, Rouhani mengatakan AS “melakukan tindakan yang kekanak-kanakan … Mereka mengklaim setiap hari ‘Kami ingin berbicara, tanpa prasyarat’ … tapi kemudian mereka memberikan sanksi kepada menteri luar negeri.”
“Mereka takut dengan wawancara yang dilakukan menteri luar negeri kami (dengan beberapa media AS bebrapa hari lalu),” kata Rouhani. “Sangat jelas bahwa fondasi Gedung Putih telah terguncang oleh kata-kata dan logika dari individu (Menlu Iran) yang berpengetahuan, berbakti, dan diplomatis”.
“Musuh kita menjadi sangat tidak berdaya sehingga mereka kehilangan kemampuan untuk berpikir dan bertindak dengan bijak”. Kata presiden Iran.
KOREA UTARA UJI COBA ROKET JENIS BARU BERKALIBER BESAR
Menurut laporan intelijen AS, Korea utara telah meluncurkan rudal yang tampaknya mirip dengan yang diluncurkan pada minggu sebelumnya. Tidak jelas berapa banyak yang diluncurkan, tetapi para pejabat AS mengkonfirmasi bahwa rudal itu tidak mengancam AS.
Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada wartawan bahwa dia tidak khawatir tentang uji coba rudal itu, itu hanya rudal jarak dekat dan “sangat standar.” “Rudal jarak pendek, kita tidak perlu membahas itu”, Trump menyebut bahwa dia hanya fokus pada uji coba senjata nuklir.
Korean Central News Agency menggambarkan rudal itu sebagai “sistem roket berpemandu berkaliber besar jenis baru,” yang digambarkan sebagai rudal balistik tetapi tidak mirip dengan rudal balistik umumnya.
Kepala Staf Gabungan Korea Selatan melaporkan bahwa uji coba hari Rabu itu mencapai ketinggian 18,6 mil, artinya masih dalam atmosfer Bumi dan membuat lintasan peluru kendali balistik yang khas.
Seoul mengidentifikasi rudal itu sebagai KN-23, sebuah sistem “mobile-road” yang diyakini pertama kali ditampilkan dalam parade militer Februari 2018 lalu , meskipun rudal itu belum pernah diujicoba sampai Mei lalu,
Korea utara sendiri menyebut, mereka hanya melakukan uji coba roket baru, bukan uji coba rudal.
Pada 31 juli kemarin Pemimpin Kim Jong-un sendiri yang memberi pengarahan uji coba sistem roket berpemandu berkaliber besar yang baru dikembangkani,” kata Kantor Berita Pusat Korea.
“Uji coba itu secara ilmiah telah mengkonfirmasi bahwa dari data taktis dan karakteristik teknis dari roket berpemandu kaliber besar tipe baru ini telah mencapai nilai numerik sesuai desainnya, dan menunjukkan efektivitas tempur dari keseluruhan sistem,” kata KCNA.
Setelah mengetahui tentang hasil uji coba, (Kim Jong-un) mengatakan bahwa rudal itu sangat hebat dan itu akan menjadi ancaman yang tak terhindarkan bagi pasukan yang musuh menjadi sasaran utama senjata ini, “tambahnya.
ANGGOTA ISIS DARI ISRAEL MINTA NETANYAHU UNTUK MEMULANGKANNYA
Saif Sharif Daoud, adalah seorang keturunan Arab yang berwarga negara Israel yang bergabung dengan ISIS dan ditangkap menjadi tawanan perang saat bertempur diSuriah, Ynet melaporkan.
Sekarang dia meminta kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk mengembalikannya ke Israel.
Daoud berasal dari desa Arab Israel Kfar Bara di dekat Lembah Jezreel dan meninggalkan Israel untuk bergabung dengan ISIS di Syria pada 2015. Dia sekarang ditahan oleh Pasukan Demokrat Suriah (SDF), sebuah aliansi yang beranggotakan mayoritas pemberontak Kurdi (yang didudkung AS).
Dalam sebuah wawancara dengan outlet berita Saudi Al-Arabiyeh, Daoud yang berusia 29 tahun itu memohon agar dia bisa dikembalikan ke tanah suci (Yerusalem).
“Saya meminta kepada PM Benjamin Netanyahu, saya adalah warga negara Israel. dan saya tahu Anda adalah perdana menteri dari negara yang demokratis. dalam negara ini (Israel) ada orang Arab, Yahudi, dan Druze. Dan semua orang di sini dan tentara di sini melihat bahwa anda adalah satu-satunya (penguasa) negara Israel, sebuah negara yang besar dan menakutkan. Dan saya meminta Anda mengembalikan saya ke Israel. saya disini merasa sangat berat. Penjara ini sangat berat bagi saya, ”pinta Doud. Dalam wawancara itu.
Daoud menjelaskan bahwa dia mau bergabung dengan kelompok teroris itu karena terkesan dengan pakaian mereka. Pada saat itu, saya menjadi sangat religius dan itu yang menarik saya.
“Daoud menambahkan bahwa publisitas (tentang ISIS) telah membuatnya yakin bahwa” ISIS adalah tempatnya keadilan.
“Dan Ayah, aku minta maaf telah memasuki dunia ini, ” katanya. Saya tidak berpikir ini akan membuat masalah yang besar. Saya seperti dalam halusinasi, sepertinya saya dalam mimpi.
Saya telah melakukan kesalahan dan saya sangat menyesal telah menempatkan anda (ayah) dalam masalah besar. Ibu, saya tahu Ibu memikirkan saya sepanjang hari , dan itu sangat berat t bagi saya. Aku selalu memikirkanmu. Maaf aku meninggalkan negara tanpa memberitahumu. “
Ketika ditanya “Peran apa yang dimainkan Mossad dalam proses memasuki Suriah?”, Sayyaf menjawab bahwa dia tidak dibantu organisasi intelijen Israel.
Dia menambahkan bahwa kewarganegaraan Israelnya itu selalu menjadi masalah sulit baginya . “Didalam ISIS, setiap kali seseorang ingin memberi tahu orang lain, dia akan mengklaim bahwa dia adalah orang Israel , hanya itu,” katanya.
UTUSAN RUSIA UNTUK PERUNDINGAN ASTANA : TERORIS DI IDLIB MASIH MENYERANG WARGA SIPIL
Delegasi Suriah, yang dipimpin oleh Dr. Bashar al-Jaafari, mengadakan pertemuan dengan delegasi Rusia, yang dipimpin oleh Lavrentiev, dalam putaran ke-13 pembicaraan Astana tentang penyelesaian krisis di Suriah.
Selain itu mereka juga mengadakan pertemuan dengan delegasi Iran yang dipimpin oleh asisten senior untuk Menlu Iran Ali Asghar Khaji.
Utusan Khusus Presiden Rusia untuk Suriah yang menjadi ketua delegasi Rusia ke perudingan Astana, Alexander Lavrentiev, menegaskan bahwa organisasi teroris di Idlib masih melanjutkan serangan dan provokasi mereka, dan tentu ini tidak dapat diterima.
“Kami dapat mengevaluasi hasil dari hari pertama putaran ke-13 sebagai positif secara umum … kami membahas situasi di Suriah, khususnya di zona de-eskalasi Idlib dan perlunya untuk memerangi terorisdi sana,” kata Lavrentiev dalam sebuah pernyataan pers di sela-sela putaran 13 pembicaraan Astana tentang Suriah.
Kelompok-kelompok teroris itu mengepung ratusan ribu sandera sipil dan mencegah mereka keluar, mereka juga masih melakukan provokasi terhadap tentara Suriah dan menyerang warga sipil, tambah Lavrentiev.
Dia melanjutkan, bahwa perundingan juga fokus pada pembentukan sebuah komite untuk membahas konstitusi saat ini disamping juga menentukan langkah-langkah untuk mempercepat proses politik, rekonstruksi dan pengembalian para pengungsi Suriah.
ANAK-ANAK ISRAEL MULAI DIPERKENALKAN DENGAN “THE 3rd TEMPLE”
Editor Breaking Israel News David Sidman mengunjungi taman bermain di Yudea (Yerusalem) yang dirubah menjadi sebuah arena bermain untuk anak-anak. Dalam arena itu juga dipamerkan sebuah maket dari Kuil (Istana) “the 3rd temple”.
Arena bermain anak Israel ini ditujukan untuk mendapatkan pengalaman belajar langsung guna mendapatkan inspirasi tentang Kuil Ketiga (untuk “Almasih” mereka) yang rencanya akan dibangun.
Share this on WhatsApp Komandan operasional utama Rusia selasa kamarin merinci laporan lengkap operasi militer Suriah yang didukung militer Rusia paling tidak dalam enam bulan terakhir diSuriah utara. Beberapa hal penting yang disampaikan diantaranya adalah tentang adanya kegiatan pelatihan teroris … Continue reading →
Khalid Sheikh Mohammed, yang dianggap AS sebagai salah satu arsitek utama serangan 9/11 yang saat ini ditahan di kamp penahanan Guantanamo di Kuba, baru-baru ini mengisyaratkan bahwa ia akan mempertimbangkan untuk membantu para korban 9/11 dalam upaya tuntutan hukum terhadap Arab Saudi jika pemerintah AS memutuskan untuk tidak menjatuhkan hukuman mati terhadapnya.
Tawaran Mohammed itu diajukan di Pengadilan AS didistrik Manhattan Jumat lalu sebagai bagian dari gugatan federal terhadap pemerintah Saudi oleh para korban dan keluarga korban serangan gedung kembar tahun 2001, yang menewaskan lebih dari 3.000 orang di New York, Virginia utara, dan Pennsylvania.
Pengacara para penggugat telah menghubungi tiga dari lima tahanan diGuantanamo yang dituduh terlibat dalam serangan teroris untuk mendapatkan ganti rugi, menurut Wall Street Journal.
Pengacara Mohammed mengatakan dia tidak akan bisa membantu mengupayakan ganti rugi (dari Kerajaan Saudi) jika masih dalam keadaan seperti saat ini, dimana dia masih dalam posisi potensial untuk mendapat hukuman mati. Tapi jika dia tidak dihukum mati maka dia siap bekerjasama secara lebih luas.
Posisi Mohammed saat ini tampaknya sangat berbeda dari saat persidangan Guantanamo Juni 2008. Dimana saat itu seorang hakim militer menggambarkan persidangan itu sebagai “kasus hukuman mati,”
Mohammed sendiri menyebut apa yang dilakukannya sebagai “kasus martir” (mengorbankan diri atas nama jihad). “Ini yang aku inginkan. Saya sudah lama ingin mati syahid, ”kata Mohammed saat itu sperti dikutip Wall Street Journal.
“Banyak yang telah terjadi dalam 10 tahun terakhir,” kata seseorang yang akrab dengan persidangan baru-baru ini mengatakan kepada WalstreetJournal. “Para terdakwa 9/11 itu tidak lagi tertarik menjadi martir seperti dulu.”
Kerajaan Arab Saudi sendiri telah lama menyatakan bahwa mereka tidak terlibat dalam serangan 9/11. (Tapi lucuya, ketika tahun 2016 senat AS akan meloloskan RUU penyelidikan insiden 9/11, Arab saudi mengancam akan menarik seluruh $750M dananya dari AS).
Pada 2014, penulis lepas Brian McGlinchey meluncurkan “Project 28” yang mengungkap hubungan antara pemerintah Arab Saudi dan serangan 9/11. Proyek itu fokus pada laporan kongres tentang pengungkapan kegiatan Komunitas Intelijen AS sebelum dan sesudah serangan teror.
Laporan yang sebagian tidak dirahasiakan itu dirilis oleh Kongres pada Juli 2016, yang mengungkapkan bahwa para pejabat Saudi mempunyai hubungan langsung dengan para pembajak 9/11 dan kemungkinan keterlibatan dengan mendukung (pendanaan) atas serangan itu sendiri.
Laporan itu juga menyebut bahwa FBI secara tak terduga (aneh) gagal untuk bertukar informasi dengan CIA tentang adanya kaitan antara adanya pendanaan oleh para petinggi Kerajaan Saudi dengan para pembajak 9/11 sebelum serangan. Dari 19 pembajak, 15 adalah warga Arab Saudi.
Pada hari Senin kemarin, Presiden AS Donald Trump juga mengizinkan dilakukan perpanjangan pemberian Dana Kompensasi kepada para Korban 9/11, Perpanjangan kompensasi ini berarti bahwa klaim medis untuk para korban akan diberikan hingga tahun 2090.