Selama kunjungannya ke Inggris saat menghadiri KTT NATO, presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyatakan, bahwa pasukan Turki berada di dalam wilayah Suriah adalah untuk memerangi terorisme dan mereka tidak memiliki keinginan untuk menduduki wilayah Suriah.
Menurut Kantor Berita Anatolia, Erdogan mengatakan: “Orang-orang rakus yang berpikir mereka ingin mendisiplinkan Turki telah kecewa karena mereka telah gagal mencapai tujuan mereka.”
Erdogan melanjutkan dengan mengatakan, “Semua fihak ingin menyalahkan Turki atas keberadaan pasukan kami di Suriah, tetapi tanggapan kami adalah :
“Beri tahu kami terlebih dahulu apakah wilayah anda (AS) berbatasan langsung dengan Suriah? Tentu tidak! Jadi, apa yang anda lakukan di sini? Anda datang dari jarak jauh , dari jarak puluhan ribu kilometer, sementara kami memiliki berbatasan langsung dengan Suriah, dan kami akan tetap di sana sampai daerah itu dibersihkan dari teroris. Khususnya YPG, PKK, dan ISIS yang menargetkan prajurit kami dengan mortir dan roket, dan kami tidak akan berdiam diri. ”
“Pasukan Turki akan tetap diSuriah sampai area itu bersih dari teroris,” kata Erdogan.
Dia menekankan bahwa Turki tidak akan meminta izin dari siapa pun sehubungan dengan operasi militernya. Dia menunjukkan bahwa tidak ada negara lain di dunia yang menampung pengungsi sebanyak Turki.
“Nah, apa yang dilakukan Uni Eropa dalam konteks ini? Sementara kami menghabiskan $30 miliar untuk pengungsi, Uni Eropa belum menepati janjinya untuk memberi 6 miliar euro, dan sejauh ini hanya memberikan 3 miliar ruro kepada Bulan Sabit Merah, ”tambahnya.
Pertanyaannya ?
Pasukan Turki diSuriah untuk memerangi Teroris ? Apakah anda lupa , bahwa sejak 2014 puluhan ribu anggota ISIS dan persenjataannya masuk keSuriah lewat Turki dan Yordania?
Kenapa anda tidak mau menghormati wilayah teritorial Suriah, dan mamasuki wilayah Suriah tanpa Izin? Bukankah seorang muslim dilarang memasuki rumah tetangganya tanpa izin?
Anda mengkritik keberadaan ilegal pasukan AS di Suriah, tapi pasukan anda sendiri memasuki wilayah Suriah secara ilegal, bukankah ini sikap seorang munafik ?
Anda mengkritik keberadaan pasukan AS diSuriah, sementara sampai saat ini anda masih anggota NATO dan bekerjasama dengan musuh Islam itu, bukankah itu juga kemunafikan?
Anda membanggakan menampung sebagian pengungsi Suriah, tapi bukankah anda adalah fihak yang terlibat dengan NATO dalam menciptakan konflik diSuriah dengan menyalurkan teroris dari seluruh dunia keSuriah ?
Sejak kapan anda pernah memerangi ISIS? bukankah dulu anak angkat anda sendiri terlibat dengan ISIS dalam menyelundupkan minyak Suriah ke Turki?
Jika anda memang mau memerangi teroris, kenapa dari dulu tidak bergabung saja dengan pasukan Suriah dan Rusia? dan malah lebih suka bersekutu dengan musuh Islam AS yang juga berpura-pura memerangi ISIS dan telah memporak-porandakan puluhan negara muslim?
Anda menuntut janji Eropa untuk memberikan sisa bantuan untuk pengungsi 3M euro lagi, kenapa anda tidak berfikir bahwa bekerjasama dengan musuh Islam adalah dilarang dalam Quran dan resikonya hanyalah menunggu saat untuk dikhianati?
SISTEM PERTAHANAN UDARA BUATAN CHINA JYL-1 TERLIHAT DI SURIAH
Situs berita Rusia merilis video yang menunjukkan Militer Suriah (SAA) yang terlihat di dekat sistem pertahanan udara Rusia dan sitem pertahanan udara China.
Menurut publikasi penerbangan Rusia Avia.Pro, sistem radar JYL-1 China terlihat bersama Tentara Arab Suriah dalam sebuah video yang dirilis oleh Channel One News Rusia.
“Channel One menerbitkan bingkai video ini dari bagian utara Suriah, dan para ahli memperhatikan tidak hanya ada sistem pertahanan udara Pantsir-C1 buatan Rusia, tetapi juga radar JYL-1 buatan China, yang akan sangat meningkatkan sistem kemampuan pertahanan udara Suriah, “Avia.Pro melaporkan.
Publikasi itu mengatakan sistem pertahanan udara Pantsir-C1 Rusia telah diintegrasikan dengan radar JYL-1 China, yang secara signifikan akan meningkatkan radius deteksi target udara, khususnya, jangkauan efektif untuk mendeteksi target aerodinamis hingga 450 kilometer.
JYL-1 juga dapat diintegrasikan dengan sistem pertahanan udara S-300 Rusia, yang dikirim ke Suriah tahun lalu. Belum jelas kapan Cina JYL-1 itu didatangkan ke Suriah, dan militer Suriah juga tidak mengomentari dugaan pengerahan sistem radar China ini.
DONALD TRUMP TUDUH IRAN MENDALANGI DEMONSTRASI BESAR DI KEDUBES AS DI iRAQ
Presiden Donald Trump menyalahkan Iran atas pemboman sebuah pangkalan militer koalisi AS dan mengatur demonstrasi besar di Kedubes AS di Baghdad, sementara itu Irak marah atasmengamuk pada serangan udara AS a terhadap milisi Kataib Hezbollah diIrak.
“Iran telah membunuh seorang kontraktor AS, dan melukai banyak orang,” kata tweet presiden Trump hari Selasa. “Kami akan dan selalu akan. Sekarang Iran sedang mengatur serangan terhadap Kedutaan Besar AS di Irak. Mereka akan bertanggung jawab penuh. “
Serangan roket ke pangkalan koalisi dekat Kirkuk pekan lalu menewaskan seorang kontraktor Amerika dan melukai beberapa tentara AS. Meskipun tidak ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu, AS menyalahkan milisi Kataib Hezbollah yang didukung Iran, dan menyerang balik pada hari Minggu.
Serangan udara balasan itu menghantam tiga sasaran milik milisi Kataib Hezbollah di Qaim, Irak barat, dan dua di Suriah. Setidaknya 25 milisi tewas dalam serangan udara itu, kata kelompok milisi itu.
Serangan itu dikecam oleh PM Irak Adel Abdul Mahdi, yang menyebutnya sebagai pelanggaran kedaulatan dan mengancam “konsekuensi serius.”. Sementara Iran menyebut serangan itu mereka sebagai “aksi terorisme”.
IRAN UNDANG NEGARA TELUK UNTUK BERGABUNG DALAM LATIHAN MILITER DENGAN RUSIA DAN CHINA
Setelah sebelumnya menyatakan bahwa AS harus meninggalkan perairan Timur Tengah, panglima angkatan laut Iran Laksamana Muda Hossein Khanzadi negara-negara (timteng) lain mau untuk bergabung dengan latihan maritim trilateral Iran, Rusia dan China yang akan diadakan setiap tahun.
Latihan militer yang diselenggarakan oleh Iran dengan partisipasi angkatan laut China dan Rusia itu ditutup pada hari Minggu. Latihan kemungkinan akan dilangsungkan setiap tahun, kata Laksamana Muda Hossein Khanzadi.
Iran juga ingin memperluas jumlah negara yang mau berpartisipasi dengan mengatakan :
Kami berupaya untuk mencapai keamanan kolektif, dan untuk tujuan itu, kami mengundang negara-negara lain di kawasan (Teluk) untuk mau bergabung dengan kami (dalam latihan).
“Tidak ada ancaman yang dihadapi wilayah Teluk Persia kecuali oleh kehadiran pasukan asing seperti AS, yang membahayakan keamanan kawasan ini,” komandan angkatan laut Iran itu menegaskan.
SEJUMLAH BESAR MILITAN YANG DIDUKUNG TURKI DIKIRIM KE FRONT IDLIB
Sejumlah besar gerilyawan telah dikirim kembai dari Suriah timur laut ke Kprovinsi Idlib minggu dalam upaya mereka untuk membendung serbuan dari Tentara Arab Suriah (SAA).
Menurut laporan, kelompok militan yang menyebut dirinya sebagai “Tentara Nasional Suriah” yang didukung Turki telah mengirim sejumlah besar militan dari provinsi Al-Hasakah dan Al-Raqqa ke front tempur di Idlib.
Bala bantuan dari kelompok militan ‘Tentara Nasional Suriah‘ ini diharapkan akan mendukung kelompok Hayat Tahrir Al-Sham (HTS) di front tempur Idlib tenggara.
Pada hari Senin, Tentara Arab Suriah melanjutkan kembali serangan mereka di Idlib tenggara setelah mengambil jeda singkat karena kondisi cuaca yang buruk diprovinsi itu.
JUBIR KELOMPOK LNA : TURKI TELAH MENGIRIM RATUSAN MILITAN DARI SURIAH KE LIBYA
Jubir kelompok Tentara Nasional Libya LNA Mayor Jenderal Ahmed Al-Mismari, mengatakan bahwa dalam beberapa hari ini ratusan teroris yang berafiliasi dengan ISIS dan Al-Qaeda telah dipindahkan dari Suriah ke Libya melalui Turki.
Al-Mismari mengatakan dalam konferensi pers pada hari Senin bahwa Ankara telah memindahkan teroris dari berbagai Negara itu ke Libya.
Dia melanjutkan: “dengan mengirim para militan ke Libya, Erdogan ingin melempar dua burung dengan satu batu. Alasan pertama adalah untuk menyingkirkan para militan yang membebani negaranya, dan kedua agar bisa menguasai sumber daya (minyak) Libya.
“Juru bicara Tentara Nasional Libya itu mengatakan bahwa” Erdogan telah bertindak melampaui semua standar komunitas internasional dan Dewan Keamanan PBB, dan berkontribusi pada transfer teroris dari satu negara ke negara lain, dia “mencatat bahwa” apa yang dilakukan Turki itu tidak hanya mengancam Libya tetapi seluruh wilayah Arab. “
IRAN : PESAWAT YANG MENGINTAI LATIHAN GABUNGAN IRAN-RUSIA-CHINA AKAN DITEMBAK JATUH
Setiap pesawat mata-mata yang terlihat di area latihan bersama Iran, Rusia, China akan dijatuhkan, Deputi Koordinator Tentara Iran Habibollah Sayyari mengatakan kepada kantor berita Tasnim, Sabtu.
“Banyak negara pasti ingin tahu . Mata-mata juga bergerak. Latihan perang bersama bukanlah lelucon, dan bagi kita ini juga bukan candaan. Kami akan menembak pesawat pengintai apa pun di zona latihan perang, baik itu kapal atau pesawat terbang, karena kami pernah membuktikan kemampuan seperti itu di masa lalu, ” katanya.
“Latihan angkatan laut Iran, Rusia dan China di Samudra Hindia utara jelas bukan yang terakhir (akan dilakukan lagi),” katanya.
Rusia, Iran dan Cina melakukan latihan bersama angkatan laut (selama tiga hari), yang dinamai Naval Security Belt di Samudra Hindia utara dan Teluk . Selama latihan, peserta diatur untuk terlibat dalam latihan melawan terorisme dan pembajakan, serta memberikan keamanan regional.
PERGESERAN KUTUB BUMI MAKIN CEPAT, 20 TAHUN LAGI ARAH TIMUR AKAN MENJADI KUTUB UTARA
British Geological Survey (BGS) dan Pusat Informasi Lingkungan Nasional AS merilis revisi model maget dunia, model ini meramalkan bahwa kutub magnet akan terus bergeser ke arah Siberia dengan kecepatan sekitar 40 km per tahun.
Ahli geofisika dan geomagnetik BGS Dr. Ciaran Beggan memperkirakan bahwa dalam 20 tahun ke depan jarum kompas akan mulai menunjuk ke arah yang sekarang dianggap arah timur.
Arah kutub bumi digunakan dalam semua aplikasi, mulai dari aplikasi kompas, ponsel pintar hingga GPS dan sistem transmisi telekomunikasi. World Magnetic Model telah melakukan dua kaliupdate sejak tahun lalu. Para ilmuwan mengganti model kutub bumi 2015 lebih awal dari yang dijadwalkan setelah mereview bahwa model yang ada sudah tidak akurat yang dapat menyebabkan kesalahan navigasi.
Mengomentari update terbaru Model magnetik bumi pada Desember 2019 , Beggan menjelaskan bahwa “dalam 350 tahun sebelumnya Kutub utara masih berada disekitar Kanada,”, tapi sejak tahun 1980-an, “posisinya terus bergeser dengan kecepatan antara 10-50km pertahun ”.
MENHAN TURKI : KITA TIDAK AKAN MENINGGALKAN SURIAH MESKI POS PENGAMATAN KAMI DIKEPUNG TENTARA SURIAH
Militer Turki tidak akan menarik diri dari pos pengamatan mereka di Idlib Suriah, meskipun dikepung oleh Tentara Arab Suriah (SAA), Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar mengatakan pada hari Minggu 29/12.
“Kami sama sekali tidak akan mengevakuasi pasukan di 12 titik pengamatan, yang dengan “heroik” menjalankan misi mereka untuk memastikan gencatan senjata, kita tidak akan pergi, ” kata Hulusi Akar kepada komandan pasukannya di Provinsi Hatay.
Komentar Menhan Turki itu dikeluarkan hanya beberapa hari setelah Tentara Arab Suriah mengepung pos pengamatan mereka di kota Al-Sarman, yang terletak di Distrik Ma’arat Al-Nu’man di Idlib tenggara.
Akar mengatakan pasukan di titik-titik pengamatan ini telah diperintahkan untuk merespons tanpa ragu jika mereka diserang atau dilecehkan.
Pada bulan September 2018, Turki dan Rusia sepakat untuk membuat zona seeskalasi selebar 30km di perbatasan Suriah Turki.
Perjanjian antara Rusia dan Turki itu ditegaskan kembali pada Oktober 2019 setelah Turki (mengkhianati perjanjian itu) dengan melancarkan operasi militer skala besar di timur laut Suriah.
AS SERANG PASUKAN MOBILISASI UMUM IRAQ
Pada hari Minggu 29/12 kemarin, pasukan AS telah melakukan serangan yang menargetkan lima fasilitas Kata’ib Hezbollah di Suriah dan Irak, termasuk lokasi penyimpanan senjata dan pusat komando mereka, Dephan AS mengatakan dalam sebuah pernyataan.
Korban tewas dari serangan pesawat Drone AS terhadap milisi Kata’ib Hezbollah di Irak kini mencapai 25 orang, dan 51 orang terluka, Pasukan Mobilisasi umum Irak yang biasa disebut Hashd al-Shaabi, mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari ini Senin.
Sebelumnya, Hashd al-Shaabi melaporkan bahwa 19 orang tewas dan 35 lainnya luka-luka.
Jumlah korban mungkin bertambah, karena beberapa orang masih dalam kondisi kritis.
Pentagon mengatakan, serangan itu adalah pembalasan atas serangan pasukan Iraq ini di pangkalan AS di dekat kota Kirkuk di Irak utara belum lama ini.
Pada hari Jumat lalu, AS menuduh milisi Kata’ib Hezbollah terlibat dalam serangan roket mematikan di pangkalan militer AS K1 di luar kota Kirkuk. Serangan itu menewaskan nyawa seorang kontraktor sipil AS dan beberapa anggota prajurit AS cedera ringan.
KIM JONG UN ADAKAN RAPAT SOAL BATAS AKHIR WAKTU YANG DIBERIKAN KEPADA AS
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengadakan pertemuan dengan para pejabat partai yang berkuasa, menjelang batas waktu akhir tahun yang ditetapkan oleh Korut bagi AS untuk mengubah sikapnya atas pembicaraan nuklir yang macet, media pemerintah melaporkan pada hari Minggu.
Sesi siding pleno yang dibuka pada hari Sabtu kemarin, dilakukan menyusul adanya spekulasi bahwa Korea Utara sedang bersiap untuk menguji rudal balistik antarbenua.
Kim yang ketua Partai Buruh Korea (WPK) yang memerintah, memimpin hari pertama pertemuan partai untuk “membahas hal-hal penting yang timbul dalam hal pertahanan negara”, Kantorberita resmi KCNA melaporkan.
Pembicaraan mengenai denuklirisasi di semenanjung Korea mengalami kebuntuan sejak pertemuan puncak kedua terakhir antara Kim dan Presiden AS Donald Trump runtuh di Hanoi pada awal tahun ini.
Pyongyang telah berulang kali meminta Washington untuk memenuhi batas akhir tahun dan menawarkan inisiatif baru untuk mengatasi perbedaan mereka atas program senjata nuklir Korut.
Awal desember lalu Korut telah memperingatkan AS bahwa kegagalan AS untuk memenuhi harapan Korut akan dapat mengakibatkan Kim mengancam akan mengirim “hadiah Natal” yang tidak diinginkan AS.
ANGKATAN UDARA RUSIA KEMBALI MULAI SERANGAN UDARA DI IDLIB SELATAN
https://www.youtube.com/watch?v=Ng_Eqyiqz-M
Angkatan Udara Rusia melanjutkan serangan udara mereka di provinsi Idlib minggu ini setelah sebelumnya terhalang cuaca yang buruk.
Menurut laporan dari Idlib, Angkatan Udara Rusia menargetkan sejumlah kota dan desa yang dikuasai oleh Hayat Tahrir Al-Sham (HTS) di bagian selatan privinsi Idlib.
Selain serangan udara Rusia, Angkatan Udara Arab Suriah (SyAAF) juga melakukan beberapa serangan di provinsi Idlib yang sebagian besar menarget desa dan kota di sekitar Ma’arat Al-Nu’man.
Sejak itu, para militan melakukan serangan untuk merebut beberapa poin di sekitar kota Jarjanaz di bagian tenggara Idlib.
SISI NORMAL KEHIDUPAN DI SURIAH
Meski sebagian area Suriah masih dilanda perang , tapi dalam keterbatasan para pelajar dan mahasiswa di Suriah masih tetap bersemangat untuk berpartisipasi dalam olimpiade /kompetisi Ilmu pengetahuan dan sains.
Video diatas adalah saat mereka menjalani babak tarakhir dalam kompetisi itu untuk akhirnya ditentukan para pemenangnya.
PABRIK-PABRIK DI PROVINSI ALEPPO SURIAH MULAI BEBENAH SETELAH 8 TAHUN TIDAK BERPRODUKSI
Beberapa ratus fasilitas pabrik dikota Sheikh Najjar di Aleppo mulai berbenah kembali untuk mulai berproduksi. Aleppo adalah provinsi yang merupakan pusat industri terbesar di Suriah.
RUMUS STANDAR AS : TUDUHAN TANPA BUKTI SEBAGAI DALIH PERUBAHAN REZIM DI IRAN
Angkatan Laut AS khawatir bahwa serangkaian tindakan yang dituduhkan AS ke Iran pada musim panas ini dalam bentuk serangan sabotase tanker, penyitaan kapal dan penembakan pesawat tanpa awak itu akan diulangi oleh Iran, SekJend Angkatan Laut AS Thomas Modly mengatakan.
“Saya pikir mereka akan terus melakukan tindakan provokatif di sana,” kata Modly, saat berbicara kepada Reuters, Jumat. “Dan saya pikir mereka akan tetap mencari kesempatan untuk kembali melakukan itu,” tambahnya, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
“Tidak ada orang yang menyarankan kepada saya kecuali dengan cara perubahan rezim di sana (Iran), Anda akan merasakan kepemimpinan yang berbeda, itu yang kita percayai bahwa mereka akan berhenti melakukan itu,” jelas Modly.
Pejabat tinggi Angkatan Laut itu juga mengeluhkan tentang bagaimana ‘respons’ AS terhadap Iran telah memaksanya untuk mengalihkan perhatian dari musuh yang lebih serius, seperti China.
“Ketika mereka mulai membuat kekacauan di sana … reaksi kami adalah kami kemudian mengirim kapal induk ke sana selama 10 bulan,” kata Modly. “Apa yang dilakukan Iran terhadap kesiapan kapal induk kami? Itu akan membuat kesiapan kami semakin lama di sana,” keluhnya.
SERANGAN BALIK MILITAN HTS BERHASIL DIPUKUL MUNDUR TENTARA SURIAH
Serangan balik yang dilancarkan militan di Idlib tenggara siang ini telah berhasil dipukul mundur oleh Tentara Arab Suriah (SAA).
Dengan dipimpin oleh kelompok Hayat Tahrir Al-Sham (HTS), para militan memulai serangan balasan dengan tiga serangan bunuh diri terhadap pertahanan Tentara Arab Suriah di barat Jarjanaz.
Setelah serangan bunuh diri, Tentara Suriah dan militan saling bentrok dalam waktu yang singkat, sebelum akhirnya miltan dipaksa untuk mundur dari sayap barat kota.
Menurut laporan lapangan dari front ini, setelah serangan ini Tentara Suriah berhasil membunuh dan melukai beberapa militan, sementara juga mengamankan bagian barat Jarjanaz.
Tentara Arab Suriah sebelumnya melancarkan serangan untuk memulihkan titik-titik yang hilang di sebelah barat Jarjanaz, namun serangan ini juga dibalas oleh militant. Dalam 24 jam terakhir, kedua pihak hanya terlibat pertempuran terbatas di Idlib tenggara.
RUSIA, CHINA DAN IRAN GELAR LATIHAN MILITER LAUT
Rusia, China dan Iran akan memulai latihan bersama angkatan laut Jumat hari ini di perairan teluk Oman, kata kemenhan China.
Latihan akan berlangsung di Teluk Oman mulai 27 Desember hingga 30 Desember. Latihan ini bertujuan untuk “memperdalam pertukaran dan kerja sama di antara angkatan laut dari tiga negara, dan menunjukkan itikad baik dan kemampuan dari ketiga pihak untuk bersama-sama menjaga perdamaian dunia dan keamanan maritim,” kata pernyataan itu.
Juru bicara Kemenhan China Wu Qian menggambarkan latihan itu sebagai “latihan pertukaran militer yang biasa.” “Latihan Ini sejalan dengan hukum dan praktek internasional , dan ada hubungannya dengan situasi regional,” kata Wu dalam pernyataannya.
Dalam latihan ini, Angkatan Laut China akan mengirim kapal perusak berpeluru kendali . Latihan ini dilakukan disaat Iran secara khusus sedang memiliki hubungan yang tegang dengan AS.
Ketegangan itu meningkat tahun ini ketika AS menuduh Iran menyerang kapal tanker dagang dan fasilitas minyak Saudi. Hubungan kedua negara telah tegang sejak AS menarik diri dari perjanjian nuklir 2015.
RUSIA RESMI MULAI OPERASIKAN GLIDER CANGGIH ‘AVANGARD’
Mulai jum’at hari ini, Glider nuklir canggih Rusia Avangard akan memasuki layanan tempur, menteri pertahanan Rusia menyatakan.
Menhan Rusia Sergey Shoigu melaporkan perkembangan itu kepada Presiden Putin pada hari Jumat, Dia mengatakan bahwa pengoperasian Glider Avangard adalah merupakan “momen penting bagi negara dan angkatan bersenjata Rusia.”
Sementara itu Silo dengan ICBM UR-100N, yang juga dikenal sebagai Stiletto dengan hulu ledak mutakhir dimaksudkan untuk menembus pertahanan rudal anti-balistik musuh.
Glider ini adalah salah satu dari beberapa sistem senjata baru Rusia yang dimaksudkan untuk meningkatkan sitem pertahanan nuklir Rusia, yang pernah diumumkan oleh Presiden Vladimir Putin tahun lalu.
Pengembangannya dimaksudkan untuk melawan perkembangan teknologi ABM AS, yang dipandang Rusia sebagai ancaman nasional.
Presiden Rusia yakin kekuatan nuklir Rusia harus cukup kuat untuk mencegah setiap strategi militer AS yang mungkin saja harus melakukan serangan pre-emptive terhadap Rusia jika terjadi konflik miiliter. Resimen rudal itu dilaporkan dikerahkan di wilayah Orenburg.
PENDUDUK KOTA AL-QAMSIHLI DI SURIAH LEMPARI KENDARAAN MILITER AS DENGAN BATU
Penduduk lokal di desa Hamo dan Tzbana di pedesaan Al-Qamishli Suriah melempari kendaraan militer AS dengan batu. Mereka sudah mulai faham, bahwa keberadaan tentara AS adalah sumber masalah dinegara mereka.
VIDEO : TENTARA SURIAH BERHASIL REBUT 40 AREA DI TENGGARA IDLIB
Wartawan SANA mengatakan bahwa sejumlah besar pengungsi Suriah telah kembali dari Libanon lewat penyeberangan al-Jussyia dan Jdeidet Yabous, dalam perjalanan mereka kembali kedaerah-daerah asal yang telah dibebaskan dari terorisme.
Selama dua tahun terakhir, sudah ada puluhan gelombang pengungsi Suriah yang dipulangkan kembali dari Libanon melalui penyeberangan baru Jdeidet Yabous, al-Dabbousyia, Jussyia dan al-Zamrani ke desa-desa dan kota-kota asal mereka.
YAMAN, JANGANKAN DUNIA INTERNASIONAL, DUNIA ISLAM-PUN BUNGKAM
Kementerian HAM Yaman mengutuk keras serangan udara Koalisi Saudi di provinsi barat laut Sa’ada, yang merenggut nyawa lebih dari selusin nyawa, Kemterian itu menggambarkannya sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap prinsip-prinsip kemanusiaan.
Pernyataan yang dirilis pada hari Rabu 25/12 itu mengatakan, bahwa kejahatan yang keji dari “koalisi agresor” itu telah dilakukan terhadap negara Yaman, dan merupakan contoh yang luar biasa dari pelanggaran terhadap prinsip-prinsip kemanusiaan dan hukum HAM internasional.
Pernyataan itu menambahkan bahwa koalisi yang dipimpin Saudi mendesak maju dengan serangan brutal terhadap warga sipil Yaman dan terus dilakuan melalui berbagai cara, dan tanpa ada upaya pencegahan dari internasional.
Kementerian itu kemudian meminta Human Rights Watch, PBB dan komunitas internasional untuk mengadopsi kebijakan yang efektif, yang akan mengakhiri agresi koalisi pimpinan Saudi terhadap Yaman dan meminta pertanggungjawaban atas pelaku kejahatan perang itu.
Juga diserukan untuk pembentukan komite internasional yang independen dan tidak memihak untuk menyelidiki semua kejahatan yang dilakukan oleh anggota aliansi, terutama Arab Saudi dan UEA terhadap Yaman, yang proses penyelidikannya tidak harus tunduk pada keterbatasan statuta.
Kementerian HAM Yaman itu akhirnya mengecam kebisuan komunitas internasional atas kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan koalisi militer Saudi di Yaman, dan menyerukan intervensi aktif untuk menghentikan kejahatan dan menyelamatkan warga sipil dari pembantaian dan penghancuran yang telah secara negatif mempengaruhi semua aspek kehidupan di Yaman.
TURKI SELUNDUPKAN MILITAN ISIS DAN HTS DARI SURIAH KE LIBYA
Turki menyelundupkan militan HTS dan ISIS yang bermarkas di Suriah ke Libya melalui Tunisia, juru bicara Tentara Nasional Libya (LNA) mengatakan kepada surat kabar El-Watan Mesir pada hari Rabu 25/12.
Aref Ali Nayed, seorang utusan untuk pemerintah Libya timur (LNA) , mengatakan bahwa ia memiliki informasi “kredibel” bahwa kelompok-kelompok teroris tersebut dikirim ke Libya melalui kota pelabuhan Misrata untuk melawan LNA.
“Tentu saja, militan ISIS dan HTS (Al-Nusra) itu diselundupkan dari Suriah dengan mediasi intelijen Turki. militan dalam jumlah besar. Ini adalah masalah yang sangat serius karena salah satu bandara Tunisia digunakan, bandara di pulau Djerba, tempat pendaratan kelompok-kelompok teroris di Tunisia itu terjadi. Mereka dikirim ke Libya melalui Jabal al Gharbi (pegunungan di Libya barat laut) “, kata Ahmed Mismari.
Turki yang mendukung kelompok GNA, telah berulang kali bersumpah untuk mendukung pemerintah yang didukung PBB (barat) di Tripoli itu, dan memberikan bantuan militer untuk melindungi GNA. Baru-baru ini, Presiden Erdogan mengatakan bahwa Ankara akan mengirim pasukan ke Libya jika Tripoli meminta.
UPDATE DARI FRONT IDLIB SELATAN
Kelompok militan melancarkan serangan dari axis baru di Idlib selatan, setelah menderita serangkaian kekalahan dari Tentara Arab Suriah (SAA).
Menurut laporan dari front Idlib selatan, Kelompok Hayat Tahrir Al-Sham (HTS) dan sekutu mereka melancarkan serangan baru terhadap posisi Tentara Arab Suriah di timur laut Khan Sheikhoun di Idlib selatan.
Laporan itu mengatakan para militan berusaha untuk menembus garis depan Tentara Suriah di kota ‘Abdin, yang terletak tepat di utara Hobeit dan timur laut Khan Sheikhoun.
Sebuah sumber di Militer Suriah mengatakan, serangan militan itu akhirnya bisa digagalkan setelah pertempuran singkat dengan kelompok Hayat Tahrir Al-Sham dan sekutu mereka di front ‘Abdin.
Serangan terakhir dari militan ini terjadi hanya beberapa jam setelah mereka kehilangan lima kota di sepanjang Jalan Raya Idlib-Hama (Jalan Raya M-5).
PARLEMEN TURKI PERTIMBANGKAN PENGIRIMAN PASUKAN KE LIBYA
Situasi di lapangan kemungkin harus membuat anggota parlemen Turki untuk mempertimbangkan pengerahan militer di Libya, kata jubir Presiden Turki Ibrahim Kalin.
Ankara memiliki kesepakatan kerjasama keamanan dengan (kelompok GNA) Tripoli, yang memungkinkan diambil langkah semacam itu. “Mungkin saja ada kebutuhan otorisasi (RUU) yang sejalan dengan perkembangan situasi di sana.
Parlemen sedang bekerja dalam masalah ini (membuat RUU), ”kata juru bicara itu kepada wartawan, seraya menambahkan bahwa memberikan otorisasi semacam itu adalah hak prerogatif parlemen.
Keterlibatan Turki di negara Afrika Utara yang dilanda perang saudara itu dapat berupa “pelatihan militer, atau bidang lain, seperti dukungan politik.”
Jika memang diperlukan RUU , anggota parlemen kemungkinan akan mendukungnya karena partai AKP pimpinan Presiden Recep Tayyip Erdogan memegang mayoritas di parlemen.
Pekan lalu, para deputi meratifikasi kesepakatan kerja sama militer, yang ditandatangani Erdogan dengan pemerintah (kelompok GNA) pimpinan Fayez al-Serraj yang diakui secara internasional ( barat) pada akhir November.
PASUKAN AL-QUDS PALESTINA MEMBANTU PASUKAN SURIAH DI IDLIB TENGGARA
Brigade Al-Quds Palestina senin lalu terlihat bertempur bersama pasukan Suriah di pedesaan tenggara provinsi Idlib. Kelompok Palestina itu merilis video yang menunjukkan pasukan mereka di sekitar pos pengamatan militer Turki di kota Al-Sarman yang dikepung pasukan Suriah.
Brigade Al-Quds dianggap sebagai salah satu kelompok Palestina paling tangguh yang selama ini membantu pasukan Suriah , pasukan ini berasal dari ribuan pengungsi Palestina dari kamp Nayrab dan Handarat di provinsi Aleppo.
KELOMPOK ANSHAR AL-TAUHID MULAI TERLIBAT DI FRONT IDLIB TENGGARA
Faksi kelompok Ansar Al-Tauhid telah memasuki kancah pertempuran di Idlib tenggara, setelah pasukan sekutu mereka (HTS) mengalami beberapa kekalahan di dekat kota Ma’arat Al-Nu’man.
Menurut laporan, kelompok yang terkait Al-Qaeda itu tiba di garis depan di Idlib tenggara untuk membantu sekutu mereka Hayat Tahrir Al-Sham dan Tentara Nasional Suriah yang didukung Turki.
Pusat Rekonsiliasi Rusia melaporkan bahwa koalisi Rouse the Believers telah mengambil alih beberapa daerah di Idlib selatan.
Koalisi militan Rouse the Believers, yang merupakan bagian dari kelompok Ansar Al-Tauhid, telah mengambil alih posisi kelompok Hayat Tahrir Al-Sham di beberapa daerah dekat garis depan Angkatan Darat Suriah.
Dimasa lalu,Kelompok itu telah sering terlibat dalam beberapa pertempuran melawan Tentara Suriah , termasuk bentrokan berat di wilayah Dataran Al-Ghaab.
KELOMPOK HTS TOLAK MENYERAHKAN KOTA STRATEGIS MA’ARAT AL NU’MAN
Kelompok Hayat Tahrir Al-Sham (HTS) menolak untuk menyerahkan kota strategis Ma’arat Al-Nu’man kepada pemerintah Suriah setelah dilakukan pembicaraan yang difasilitasi oleh Turki dan Rusia.
Menurut laporan dari pedesaan Idlib, Hayat Tahrir Al-Sham menolak penyerahan secara damai yang ditawarkan Tentara Suriah, bahkan mereka malah bersumpah untuk tetap mempertahankan kota itu, meskipun belum lama ini telah mengalami beberapa kekalahan .
“Kelompok Hay’at Tahrir Al-sham yang merupakan front bagi kelompok teroris Jabhat al-Nusra telah menolak semua upaya damai dari Suriah dan Rusia di Ma’arat Al-Nu’man,” kata sebuah sumber kepada Sputnik arabic.
Sumber itu menyebut militan HTS telah menangkap sejumlah besar warga sipil yang telah menghubungi komite rekonsiliasi lokal dan pusat rekonsiliasi Rusia untuk menghindari opsi militer.
Tentara Suriah hanya beberapa kilometer dari gerbang selatan kota Ma’arat al-Nu’man. Akibatnya, tentara tidak punya pilihan selain melakukan operasi militer dan menyerbu kota setelah mencapai kemajuan besar dalam beberapa hari ini.
Tentara Arab Suriah telah merebut beberapa daerah, termasuk kota strategis Jarjanaz, yang terletak di tenggara Ma’arat Al-Nu’man.
Brigade Al-Quds dari Plestina senin lalu terlihat bertempur bersama pasukan Suriah di pedesaan tenggara dari provinsi Idlib. Kelompok Palestina itu merilis video yang menunjukkan pasukan mereka di sekitar pos pengamatan militer Turki di kota Al-Sarman.
Brigade Al-Quds dianggap sebagai salah satu kelompok Palestina paling kuat yang selama ini bergabung dalam konflik Suriah, karena pasukan mereka terdiri dari ribuan pengungsi Palestina dari kamp Nayrab dan Handarat di provinsi Aleppo.
MENLU SURIAH TUDUH KETERLIBATAN ISRAEL, AS DAN TURKI DISURIAH
Menlu Suriah Walid al-Muallem menuduh Israel, AS dan Turki sedang bekerja untuk membantu para teroris yang ada di dalam wilayah Suriah.
Dalam pertemuannya dengan Menlu Rusia Sergey Lavrov, Muallem mengatakan bahwa ” Kemarin Israel telah melancarkan serangan rudal yang menargetkan Damaskus dan sekitarnya.”
Menlu Suriah sangat mengecam serangan itu, dan mengatakan bahwa Israel sedang berusaha untuk membantu agar organisasi teroris bisa berkonsolidasi kembali di dalam wilayah Suriah.
Muallem juga menuduh AS telah membom tiga fasilitas minyak dan gas di pedesaan timur provinsi Homs pada pekan lalu. “AS telah mengirim drone untuk membom instalasi minyak Suriah di Homs, padahal di musim dingin kita sangat membutuhkan minyak,” kata Muallem.
Yang terakhir dia menuduh Turki telah bekerja dengan AS untuk menjarah minyak Suriah. “Suriah utara menjadi sasaran agresi tanpa henti dari Turki dan menjadi sasaran penjarahan minyak yang terorganisir oleh Amerika Serikat. Penjarahan minyak dan agresi Turki digunakan sebagai senjata yang kuat, ” tambahnya.
ADA NEGOSIASI AGAR KOTA MA’RAT AL NU’MAN DISERAHKAN KEPADA MILITER SURIAH
Fihak militan dilaporkan sedang dalam pembicaraan untuk kemungkinan menyerahkan kota penting Ma’arat Al-Nu’man di Idlib tenggara kepada militer Suriah..
Menurut laporan dari Provinsi Idlib, militer Rusia dan Turki sedang menengahi kemungkinan penyelesaian ini, yang akan membuat Tentara Arab Suriah (SAA) bisa menguasai penuh kota ini untuk pertama kalinya sejak awal konflik.
Selanjutnya, militan Hay’at Tahrir Al-Sham (HTS) telah ditarik dari beberapa kota di pedesaan Ma’arat Al-Nu’man.
Beberapa aktivis oposisi melaporkan bahwa Tentara Arab Suriah telah merebut kota-kota ini, meskipun fakta yang terakhir belum memasuki daerah tersebut.
Sebuah sumber dari fihak tentara Suriah mengatakan bahwa militer masih perlu menyisir beberapa daerah sebelum mereka menyatakan bahwa area itu telah dikuasai.
KELOMPOK HOUTHI TANDATANGANI PERJANJIAN KERJASAMA DENGAN IRAN
Gerakan Ansarallah (Houthis) dan pemerintah Iran telah menandatangani perjanjian kerjasama militer untuk yang pertama kali, TV Yaman Al-Masirah melaporkan.
Menurut Al-Masirah TV, Duta Besar Yaman dari Ansarallah untuk Iran Ibrahim Al-Daylami telah mengadakan pertemuan dengan Menhan Iran BrigJend. Amir Hatami, untuk meningkatkan kerja sama militer di Timur Tengah.
“Duta besar Yaman dari Houthi menyampaikan salam dari Menhan di Sana’a, Mayor Jenderal Mohammad El-Atefi, dan Kepala Staf, MayJend. Mohammad Al-Ghammari kepada Menhan Iran,” . Mereka memuji hubungan kerja sama kedua negara di berbagai tingkatan dan posisi Iran terhadap agresi (Koalisi Saudi) di Yaman. “
BrigJend. Hatimi menekankan dukungan Iran untuk solusi politik di Yaman guna mengaakhiri campur tangan asing di dalam negeri.
Kedua pihak kemudian menandatangani perjanjian militer untuk meningkatkan kerja sama mereka di beberapa tingkatan, meski rinciannya tidak dirilis. Ini adalah perjanjian militer pertama yang pernah ditandatangani antara kedua pihak.
UPDATE DARI FRONT IDLIB TENGGARA
Hari ini, Tentara Arab Suriah (SAA) telah merebut lebih banyak lagi area di pedesaan tenggara provinsi Idlib, dan mereka mulai mendekati kota utama Ma’arat Al-Nu’man.
Dengan dipimpin oleh Divisi Pasukan Khusus ke-25, Tentara Arab Suriah maju lebih jauh ke pedesaan tenggara Idlib setelah merebut kota kecil Khirbat Al-Sirouni dari militan Hay’at Tahrir Al-Sham.
Setlah berhasil menguasai Khirbat Al-Sirouni, Tentara Arab Suriah mulai memindahkan pasukannya kedalam kota untuk mengamankan daerah itu sebelum militan melancarkan serangan balasan.
Pada saat yang sama, Angkatan Udara Rusia melancarkan serangan udara besar-besaran di pedesaan tenggara Idlib, dimana sebagian besar serangan terkonsentrasi pada rute pasokan miltan menuju Distrik Ma’arat Al-Nu’man.
Sejak dimulainya serangan Tentara Suriah pada Senin pagi, militer Suriah telah merebut setidaknya empat kota dan desa dari militan.
Tentara Suriah sekarang sedang berupaya untuk sepenuhnya mengepung pos pengamatan militer Turki di kota Sarman. Setelah itu polisi militer Rusia akan pindah ke daerah itu untuk mengatur pos-pos pemeriksaan yang didirikan militer Suriah.
AS MENGIRIM SATU DARI EMPAT DRONE MILITER RQ4 PESANAN KORSEL
Salah satu dari empat pesawat Drone militer R-Q4 Global Hawks yang dipesan oleh Korea Selatan dari AS tiba pagi ini di Pangkalan Udara Sacheon selatan Korea Selatan. Tiga Drone lainnya akan tiba paling lambat awal tahun depan.
Global Hawk yang bernilai 220 juta dolar itu adalah aset strategis AS yang tangguh , dan penyebarannya diharapkan akan meningkatkan kemampuan militer Korea Selatan untuk memantau pergerakan militer Korea Utara.
Pesawat tak berawak RQ4 itu dapat mengudara hingga 40 jam dalam satu penerbangan dan mampu mencapai ketinggian hingga 20 kilometer. Dan karena menggunakan teknologi radar untuk mengumpulkan data objek yang bergerak didarat, maka Drone itu tidak terpengaruh oleh kondisi cuaca. Data yang dikumpulkan dikirimkan ke darat secara real time dan kemudian bisa dianalisa secara manual.
PASUKAN SURIAH CAPAI KEMAJUAN SIGNIFIKAN DI IDLIB TENGGARA
Sabtu kemarin, Militan di tenggara Idlib menderita beberapa kekalahan setelah Tentara Arab Suriah (SAA) dan sekutunya mendesak pertahanan mereka untuk mundur lebih jauh ke utara menuju Ma’arat Al-Nu’man.
Dengan dipimpin oleh Korps ke-5 dan Divisi Pasukan Misi Khusus ke-25, Tentara Arab Suriah berhasil merebut tujuh desa dan kota lain dari miltan Hay’at Tahrir Al-Sham (HTS) dan Front Pembebasan Nasional (NLF) yang didukung Turki.
Menurut sumber militer di dekat garis depan, Tentara Arab Suriah berhasil merebut kota-kota dan desa-desa Al-Bustan, Al-Sayyadeh, Al-Qatrah, Bendungan Tal, Sarjah Gharbiyah, Harran, dan Mudaysirat.
Sebagai hasil dari kemajuan ini, Pasukan Misi Khusus ke-25 Angkatan Darat Suriah dan Korps ke-5 telah menghubungkan dua aksis serang di Idlib tenggara.
Angkatan udara Suriah dan Rusia kini menggempur kota-kota dan desa-desa terakhir yang masih dikuasai militan di Idlib tenggara.
Dalam 24-48 jam ke depan, Tentara Arab Suriah kemungkinan akan melakukan upaya pertama mereka untuk merebut kota utama Jarjanaz, yang merupakan salah satu poin penting terakhir sebelum masuk Ma’arat Al-Nu’man.
RUSIA KIRIM KAPAL PERANG DENGAN RUDAL JELAJAH KE SURIAH
Sabtu kemarin, sebuah kapal perang Rusia yang dipersenjatai dengan rudal jelajah dilaporkan terlihat transit di Selat Bosphorus yang menghubungkan Laut Tengah dan Laut Hitam.
Menurut pengamat maritim Yoruk Isik, kapal perang Rusia Laksamana Grigorovich itu transit di Selat Bosphorus dalam perjalanan ke Pelabuhan Tartous di Suriah barat.
Kapal perang Rusia itu dipersenjatai dengan rudal jelajah Kaliber SS-N-27, yang akan memberikan dukungan kepada Angkatan Bersenjata Suriah selama operasi militer yang sedang berlangsung diProvinsi Idlib.
Menurut beberapa laporan Angkatan Laut Rusia telah menggunakan beberapa rudal jelajah untuk menargetkan posisi militant di Idlib selatan, namun hal ini belum dikonfirmasi oleh Kemenhan Rusia.
PEREBUTAN GUNUNG EMAS DI SUNGAI EUFRAT MAKIN SERU
Arab Saudi dilaporkan telah mengerahkan puluhan pasukan tempur ke ladang minyak utama di timur provinsi Deir Ez Zor (Dayr al-Zawr) di Suriah.
Sumber-sumber lokal yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan kepada kantor berita resmi Turki Anadolu bahwa tentara Saudi telah tiba di ladang minyak Omar dengan helikopter.
Sumber-sumber itu menambahkan bahwa pasukan itu diharapkan untuk melindungi para ahli Saudi dan Mesir, yang tiba di fasilitas energi seminggu yang lalu yang bekerja untuk perusahaan minyak raksasa milik Arab Saudi, Aramco.
Laporan itu mencatat bahwa pengerahan tentara Saudi ke ladang minyak Suraih itu bersamaan dengan kedatangan sekitar 30 truk yang dilengkapi dengan mesin penggali dan pengeboran.
Sumber tersebut mengatakan kendaraan2 itu telah memasuki wilayah Suriah dari Irak utara, dan bahwa tentara Saudi telah ditempatkan di daerah perumahan dekat ladang minyak Omar yang saat ini menjadi basis pasukan Amerika.
Pada akhir Oktober lalu, Washington mengurungkan keputusan sebelumnya untuk menarik semua tentaranya dari timur laut Suriah, dan malah mengumumkan pengerahan sekitar 500 tentaranya ke ladang minyak yang sebelumnya dikuasai oleh pasukan Kurdi (yang merebutnya dari ISIS).
ARAB SAUDI TIDAK MENGHADIRI KTT NEGARA ISLAM DI MALAYSIA
Organisasi Kerjasama Islam (OIC) yang berbasis di Saudi mengatakan KTT negara-negara Islam itu bertentangan dengan kepentingan dunia Islam, dengan mengadakan pertemuan di luar organisasi, yang selama beberapa dekade ini (OKI) selalu bertindak pemersatu suara.
Baik PM Malaysia Mahathir Mohamad maupun Presiden Turki Tayyip Erdogan telah frustrasi oleh cengkeraman tangan OKI yang selalu gagal untuk mengambil tindakan dalam mendukung tujuan umat Islam.
Sementara itu Presiden Turki Erdogan dengan tanpa menyebut nama OKI, mengatakan bahwa masalah terbesar yang dihadapi oleh platform yang menyatukan dunia Islam adalah kurangnya implementasi.
Beberapa analis menengarai, bahwa keengganan Arab Saudi untuk hadir dalam KTT Negara Muslim itu karena khawatir akan diisolasi secara diplomatis oleh saingan-saingan regionalnya yaitu Iran, Qatar dan Turki.
Negara Islam lain yang tidak mau hadir adalah Pakistan, gampang ditebak tidak mau hadir karena tunduk kepada Saudi yang selama ini memberikan bantuan keuangan yang besar.
PASUKAN SURIAH HADANG PASUKAN AS YANG AKAN MEMASUKI JALAN RAYA HASAKAH-QAMISHLI
Untuk kedua kalinya dalam bulan ini, Tentara Arab Suriah (SAA) telah memblokir kendaraan militer AS yang akan melewati Jalan Hasakah-Qamishli di timur laut Al-Hasakah.
Para prajurit dari Tentara Arab Suriah di sebuah pos pemeriksaan di desa Damkhi dekat Qamishli memaksa konvoi militer militer AS untuk berbalik setelah mereka menolak untuk mengizinkan mereka melewati jalan lintas batas itu di pintu masuk selatan Qamishli.
Dalam video yang diambil oleh Sputnik Arabic, konvoi militer AS dapat dilihat mendekati pos pemeriksaan Angkatan Darat Suriah dan dipaksa untuk berbalik.
Lokasi tersebut berada didesa dipinggiran selatan kota Qamishli, yang sebelumnya di kuasai Pasukan Kurdi SDF.
UPDATE DARI FRONT IDLIB TENGGARA
Tentara Arab Suriah (SAA) bergerak maju melalui pedesaan ditenggara provinsi Idlib setelah melancarkan serangan besar dari dua axis.
Menurut sumber militer di dekat garis depan, Tentara Arab Suriah telah merebut kota Al-Rafah setelah pertempuran singkat dengan kelompok Hayat Tahrir Al-Sham (El Nusra) dan sekutunya.
Tentara Arab Suriah sekarang mencapai kemajuanstelah lebih banyak pasukan dikerahkan dari Provinsi Hama mengalir ke daerah itu untuk mengamankan kemajuan itu.
Sumber itu mengatakan bahwa ada 20 Tentara Suriah yang tewas dan terluka, sementara difihak militan ada sekitar 55 korban tewas.
Beberapa sumber pemerintah Suriah memperkirakan korban tewas difihak militan lebih banyak yaitu 80-100, tetapi masih sulit untuk diverifikasi.
Dalam beberapa jam kedepan Tentara Arab Suriah diperkirakan akan terus membuat kemajuan baru, karena mereka akan terus menekan kelompok militan yang mundur.
ARAB SAUDI AKAN BERGABUNG DENGAN AS DALAM PENJARAHAN MINYAK SURIAH
Perusahaan Minyak Arab Saudi Aramco, telah mengirim delegasi ahli untuk membahas peluang investasi di ladang minyak dan sumur di kota Deir Ez-Zor, Suriah Timur.
Menurut situs berita oposisi Deir Ezzor 24, Aramco telah “mulai melakukan langkah-langkah praktis, di mana sekelompok ahli dari perusahaan itu telah tiba dalam ‘misi resmi’? ke ladang minyak al-Omar di pedesaan timur Deir Ezzor.”
Diyakini bahwa investasi ini akan dilakukan melalui kontrak yang ditandatangani antara Aramco dan pemerintah AS, yang jumlah pasukannya dan peralatan militernya terus ditingkatkan untuk ‘menjaga’ (menjarah) ladang minyak (milik Suriah).
Meskipun sebelumnya Trump mengklaim akan mengurangi pasukan dari Suriah, namun pada Oktober lalu AS menyatakan akan tetap disana untuk “mengamankan” dan menguasai ladang minyak diSuriah timur laut itu.
Pasukan Pertahanan Kurdi Suriah (sebelumnya dikenal sebagai YPG) saat ini mengusai sebagian besar ladang minyak Suriah, namun kini telah bergeser beraliansi dengan pemerintah Suriah setelah kehilangan perlindungan dari pasukan AS di timur laut negara itu .
Presiden Suriah Bashar Al-Assad menyebut Keberadaan militer AS yang tidak diundang itu dianggap ilegal saat wawancara dengan wartawan China Phoenix Television.
PASUKAN IRAQ LAKUKAN OPERASI PENGHANCURAN SISA ISIS DISEPANJANG PERBATASAN DENGAN SURIAH
Angkatan Bersenjata Irak melancarkan operasi besar-besaran untuk melenyapkan sisa-sisa teroris ISIS di sepanjang perbatasan barat dengan Suraih.
Menurut pasukan keamanan Irak, mereka menargetkan tempat persembunyian ISIS di bagian selatan Distrik Al-Qa’im, Wadi Houran, dan Al-Husseiniyat.
Operasi ini dikoordinasikan dengan pasukan Mobilisasi Populer (Hashd Al-Sha’abi) pasukan Al-Anbar, yang setiap hari melakukan misi pencarian dan penghancuran ISIS. Pasukan keamanan Irak mencatat bahwa operasi itu juga dilakukan dengan berkoordinasi dengan Angkatan Udara Irak, Koalisi pimpinan AS.
Dalam beberapa hari terakhir, pasukan keamanan Irak dan kelompok ISIS telah bentrok di beberapa daerah di Irak barat laut, termasuk Distrik Mosul.
Bentrokan antara kedua kekuatan ini berlangsung sengit; namun, pasukan Irak berhasil menghancurkan beberapa tempat persembunyian ISIS dan menangkap beberapa orang teroris.
PASUKAN SURIAH MEMULAI TAHAP KE2 SERANGAN KE IDLIB
Malam ini , Tentara Arab Suriah (SAA) telah memulai fase kedua serangan ke Idlib, dan pasukan mereka sedang dalam posisi siap tempur
Dengan dipimpin oleh Pasukan Misi Khusus ke-25 , Tentara Arab Suriah memulai serangan dengan menyerbu pertahanan militan di poros Umm Al-Jalil di Idlib tenggara. Sejauh ini, belum ada kemajuan yang dilaporkan oleh Tentara Arab Suriah; Namun, bentrokan sengit sedang berlangsung antara Tentara Suriah dan para militan.
Awal pekan ini, Tentara Arab Suriah mengirim sejumlah besar bala bantuan dari Divisi ke-7 dan Pasukan Misi Khusus ke-25 ke Idlib tenggara. Bala bantuan ini, ditambah dengan peningkatan serangan udara dari pasukan udara Suriah dan Rusia, hal ini makin mengkonfirmasi laporan bahwa militer sedang bersiap untuk memulai operasi yang telah lama ditunggu-tunggu itu.
Menurut sumber militer di dekat garis depan, tujuan utama operasi ini adalah untuk merebut kota-kota dan desa-desa yang tersisa di selatan Ma’arat Al-Nu’man. Dengan serangan itu, Tentara Suriah akan menguasai sebagian besar jalan raya strategis Hama-Idlib dan bagian penting dari wilayah Jabal Al-Zawiya.
Perlu dicatat bahwa para militan sendiri telah mengetahui rencana operasi ini, karena mereka terlihat juga telah mengirim bala bantuan dari Latakia dan bagian lain dari Suriah barat laut ke front ini.
MENHAN BARU ISRAEL KEMBALI SERUKAN GAGASAN PENGUSIRAN PASUKAN IRAN DARI SURIAH
Menhan Israel yang baru Naftali Bennett, berniat untuk mengusir Iran dari Suriah, Jerusalem Post melaporkan pada rabu hari ini.
Bennett yang merupakan pendiri Partai baru berhaluan Kanan, dia mengatakan bahwa ada “peluang bagusuntuk terjadinya hal inii,” dan “Saya berharap mereka akan segera pergi dari Suriah.”
Bennett adalah seorang kritikus kuat terhadap kebijakan Israel sebelumnya terhadap keberadaan pasukan Iran di Suriah dan dia mulai mengungkapkan hal ini setelah mulai menjabat Menhan pada November lalu.
“Jika kita masih tetap dengan kebijakan yang sama, maka kita akan terlambat,” kata Bennett, seperti dikutip Jerusalem Post.
Ucapan Menhan Israel itu membuat marah para pejabat Iran pekan lalu setelah mengancam akan mengubah Suriah ‘menjadi Vietnam’ bagi Iran.
Sehari setelah munculnya komentar Bennett itu, seorang pejabat dari Revolusi Islam Penjaga Korps (IRGC) memperingatkan bahwa Iran akan “meratakan Tel Aviv” dari Libanon.
Komentar pejabat IRGC itu tidak mendapat sambutan dari pemerintah Libanon, karena Menhan Libanon Elias Bou Saab menampik gagasan Iran itu.
BINATANG YANG BISA BICARA ITU KEMBALI MEMBERI SANKSI KEPADA RUSIA
Sebuah Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional 2020 baru saja disetujui oleh Senat AS, yang mencakup keputusan untuk memberi sanksi kepada perusahaan2 yang terlibat dalam proyek pipa gas alam Nord Stream 2 Rusia yang hampir selesai, dari Rusia ke Jerman.
Undang-undang yg disebut “Melindungi Keamanan Energi Eropa 2019” setebal 3.500 halaman itu diusulkan oleh Senator Ted Cruz (R-Texas) dan Jeanne Shaheen (D-New Hampshire), yang menganggap proyek jalur pipa gas Rusia itu akan “makin memperkuat Presiden Putin dikancah dunia”.
Dengan memberi sanksi kepada perusahaan yang terlibat dalam pemasangan pipa gas itu, maka dianggap AS akan melindungi keamanan energi Eropa dan mencegah Rusia untuk meningkatkan pemasukan miliaran dolar yang dapat digunakan untuk memicu agresi Rusia,” kata Cruz pekan lalu. Voting di Senat berakhir dengan 86 mendukung dan 8 menentang, dan 6 orang abstain.
NDAA (National Defense Authorization Act) telah mengeluarkan anggaran besar-besaran hampir $ 740 miliar untuk program-program “pertahanan” AS, mulai dari pembangunan tembok di perbatasan AS-Meksiko hingga pembentukan Kesatuan tempur Luar Angkasa sebagai cabang baru di militer AS.
Sekarang RUU itu tinggal menunggu tanda-tangan Presiden Donald Trump. RUU itu menargetkan kapal-kapal khusus yang memasang pipa jalur pipa gas di dasar Laut Baltik, tetapi tidak mungkin akan bisa menghentikan penyelesaian proyek “Nord Stream 2” itu.
Jalur Pipa ini akan berakhir di dekat Pulau Bornholm, Denmark. Dan jika telah selesai pada pertengahan 2020 nanti, jalur itu akan melipat-gandakan kapasitas pengiriman gas alam Rusia ke Jerman dan bisa memotong pasokan gas Ukraina dan Polandia ke Eropa.
JENDRAL AS : PESAWAT F-35 ISRAEL MAMPU ‘MENANGANI’ SISTEM PERTAHANAN S-400 RUSIA
Pensiunan Jendral AS Gary L. North, yang sekarang menjadi Wakil Presiden di Lockheed Martin, menyebut bahwa pesawat F-35 Israel ‘Adir’ mampu “menangani” sistem pertahanan udara S-400 Rusia.
Gary North mengungkapkan bahwa “pesawat-pesawat perkasa itu akan mampu menangani sistem pertahanan udara S-400 Rusia.” F-35 ‘Adir’ diyakini telah digunakan oleh Angkatan Udara Israel dalam serangan udara di Aleppo selatan 2018, yang menargetkan pangkalan militer Iran di dekat kota Al-Safira, Suriah.
Meski Israel tidak pernah secara resmi mengomentari serangan itu, banyak pengamat percaya bahwa Israel telah menggunakan pesawat ini untuk memotong semua sistem pertahanan udara di Suriah guna menyerang wilayah utara Suriah itu.
Gary North menyebut bahwa 475 buah pesawat F-35 telah dikirim ke sembilan negara, kepada 13 pelanggan, ke 21 pangkalan udara diseluruh dunia, dan saat ini ada 975 pilot di dunia yang mampu menerbangkan pesawat siluman itu. Pensiunan Jenderal AS itu menambahkan bahwa fitur utama dari F-35 adalah kemampuan silumannya.
PRESIDEN ASSAD UNGKAP CARA MENGUSIR PASUKAN AS DARI SURIAH
Presiden Suriah Bashar al-Assad dalam sebuah wawancara dengan televisi China Phoenix Television mengatakan bahwa dua tujuan harus dicapai agar membuat pasukan militer AS menarik diri dari negaranya, yang berada diSuriah tanpa izin pemerintah Suriah maupun mandat dari PBB.
Pertama, semua kelompok teroris di wilayah Suriah harus diberantas, karena perang melawan teroris itu digunakan oleh pemerintah AS sebagai alasan untuk tetap menempatkan pasukannya di Suriah, kata Assad. Langkah kedua menurut Presiden Suriah itu adalah memastikan penyatuan kekuatan local ( Kurdi SDF) kedalam militer Suriah , dan bukan malah bekerjasama dengan pasukan asing (AS).
“Kelompok-kelompok ini harus dibujuk, dengan beberapa cara khususnya melalui dialog, bahwa bersatu dalam kesatuan Negara Suriah adalah demi kepentingan kita semua, demi membebaskan seluruh wilayah Suriah”, kata Assad.
Presiden Suriah percaya bahwa, jika dua tujuan ini tercapai, maka AS tidak lagi memiliki “alasan” untuk tinggal di Republik Arab Suriah, karena jika tidak mereka akan menghadapi “perlawanan rakyat” seperti yang dihadapi AS di Irak.
“Pada akhirnya, pasukan Amerika itu harus pergi”, Assad menyimpulkan.
RUSIA DAN CHINA USULKAN RESOLUSI PENCABUTAN SANKSI DK PBB KEPADA KORUT
Rusia dan China telah mengajukan rancangan resolusi kepada DK PBB untuk mencabut sanksi terhadap Korea Utara dan segera melanjutkan pembicaraan ‘enam pihak’.
Resolusi tersebut mengusulkan untuk membebaskan kerjasama pembangunan jalur kereta api dan jalan darat antar dua Korea, dan mencabut semua sanksi yang diberlakukan oleh DK PBB yang berkaitan langsung dengan mata pencaharian warga sipil.
Rancangan resolusi tersebut juga “menyerukan dimulainya kembali perundingan enam negara, atau menghidupkan kembali dialog multilateral lainnya, dengan tujuan mencapai solusi yang damai dan komprehensif , mengurangi ketegangan di Semenanjung Korea, dan mempromosikan perdamaian yang konststen dan kerjasama regional yang saling menguntungkan di Asia Timur Laut “.
Rancangan itu juga mengusulkan negara-negara anggota PBB harus menghentikan tindakan yang meminta semua warga negara Korea Utara yang bekerja di luar negeri untuk pulang pada 22 Desember ini.
Korea Utara telah dikenai berbagai sanksi PBB sejak 2006 karena melakukan uji coba nuklir dan rudal balistiknya.
AS USIR DUA PEJABAT KEDUBES CHINA ATAS TUDUHAN MATA-MATA
Dua orang pejabat Kedubes China diam-diam telah diusir oleh AS, setelah mereka dituduh memasuki pangkalan militer “sensitif” di Virginia, The New York Times melaporkan pada hari Minggu, mengutip percakapan dengan beberapa sumber.
NewYork Times mengatakan “salah satu dari pejabat kedubes China itu bersama bersama istrinya, adalah seorang perwira intelijen China yang beroperasi sebagai mata-mata dengan berlindung dibawah misi diplomatik.”
Para pejabat di Kedubes China “mengeluh keberatan kepada para pejabat Deplu AS tentang pengusiran itu,” lapor NYT. Tindakan itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dan China, dua kekuatan ekonomi dan saingan strategis AS di dunia itu.”
Juru bicara Kemenlu China Geng Shuang mengatakan pada hari Senin 16/12 bahwa tuduhan AS terhadap pejabat diplomatik China itu “sangat tidak sesuai dengan fakta.”
“China telah mengajukan protes serius kepada AS. Kami mendesak AS untuk merevisi kekeliruan ini, dan mencabut keputusannya serta melindungi hak dan kepentingan para diplomat resmi China,” kata Geng.
MENLU AS ANCAM IRAN ATAS ADANYA SERANGAN BARAK PASUKAN AS DI IRAQ
Menlu AS Mike Pompeo mengancam Iran dengan tindakan “tegas” atas adanya serangkaian serangan terhadap pangkalan militer AS di Irak.
Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada hari Jumat 13/12 kemarin, Pompeo menuduh bahwa Iran telah memberikan “bantuan dan dukungan kepada pihak ketiga di Irak dan di seluruh wilayah itu”. “Kita harus … menggunakan kesempatan ini untuk mengingatkan para pemimpin Iran bahwa setiap serangan mereka, atau proksi mereka, yang membahayakan orang AS, sekutu kita ataupun kepentingan kita akan dibalas dengan respon yang tegas,” kata Pompeo.
Pernyataan Pompeo ini dikeluarkan sehari setelah dua roket Katyusha menargetkan kompleks penampungan pasukan AS di dekat Bandara Internasional Baghdad.
Itu adalah serangan ke 10 sejak akhir Oktober lalu. Serangan lain Senin di pangkalan yang sama melukai lima anggota pasukan anti-teroris Irak, dua di antaranya kritis.
Pernyataan Pompeo itu muncul setelah adanya sebuah laporan dari The Wall Street Journal yang mengatakan Arab Saudi diam-diam sedang berusaha untuk memperbaiki hubungan dengan Iran, sementara ada kekhawatiran dan keraguan tentang dukungan Washington untuk Riyadh.
Ancaman baru AS terhadap Iran dapat dilihat sebagai sinyal dukungan bagi Arab Saudi untuk mencegah mencairnya hubungan Saudi dengan Republik Islam Iran.
AS TEGASKAN PENGKHIANATANNYA TERHADAP KURDI SURIAH
AS menyatakan tidak pernah berjanji kepada Kurdi Suriah untuk membantu mereka membentuk negara otonomi Kurdi di Suriah, kata Menhan AS Mark Esper, Jumat 14/12 kemarin .
“Kami telah memenuhi kewajiban kami dan perjanjian kami, bahwa kesepakatan kami dengan Kurdi adalah bahwa kami akan bekerj sama di Suriah untuk mengalahkan ISIS,” . ” Tapi kami belum pernah mengatakan kepada Kurdi, bahwa kami akan membantu Anda membentuk negara otonomi Kurdi di Suriah, dan kami juga tidak akan melawan sekutu lama kami (Turki) atas nama Anda.” kata Esper.
Pada 6 November lalu , Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang dipimpin Kurdi menyatakan bahwa mereka telah melanjutkan kerja sama dengan koalisi internasional pimpinan AS di Suriah, yang beroperasi di negara itu tanpa persetujuan pemerintah Suriah atau Dewan Keamanan PBB.
Pada bulan oktober , AS kemudian (berpura2) memutuskan untuk menarik tentaranya dari Suriah timur laut, setelah itu Turki memulai serangan militer terhadap pasukan Kurdi di wilayah tersebut. Segera setelah itu, AS setuju untuk melakukan gencatan senjata dengan Turki.
Pada akhir November, Perwakilan Khusus AS untuk intervensinya di Suriah James Jeffrey mengumumkan bahwa militer AS akan terus mendukung SDF dalam menjaga sumber daya minyak Suriah dari penguasaanISIS.
KOREA UTARA KEMBALI UJI COBA SENJATA BARU YANG MASIH MISTERIUS
Korea Utara mengumumkan telah berhasil melakukan “uji coba penting” lainnya di lokasi peluncuran roket jarak jauhnya, yang disebut akan semakin memperkuat “penangkal nuklir strategis yang dapat diandalkan”.
Pernyataan Korut hari ini Sabtu 14/12 itu dikeluarkan disaat Pyongyang terus menekan pemerintahan Trump atas batas waktu akhir tahun yang ditetapkan oleh pemimpin Korut Kim Jong Un untuk menyelamatkan negosiasi nuklir yang telah goyah itu.
Akademi Ilmu Pertahanan Korea Utara tidak merinci uji coba apa yg dilakukan pada hari Jumat itu.
Beberapa hari sebelumnya, Korea Utara mengatakan telah melakukan “uji coba senjata yang sangat penting” di lokasi tersebut, yang memicu spekulasi bahwasenjata itu adalah mesin baru baik untuk peluncuran ruang angkasa atau rudal balistik antar benua.
SEJUMLAH BESAR MILITAN BERGERAK KE SELATAN PROVINSI ALEPPO
Menurut militer Rusia, baru-baru ini sejumlah besar militant telah dipindahkan ke pedesaan selatan provinsi Aleppo, ini menimbulkan kekhawatiran bahwa serangan militant yang baru akan dilancarkan.
Pusat rekonsiliasi militer Rusia untuk Suriah melaporkan bahwa para pemberontak telah mengirim sejumlah besar anggotanya ke Alepo selatan, sebagian besar berasal dari kelompok-kelompok yang bergabung ke Al-Qaeda. Kemungkinan mereka akan melakukan operasi melawan Tentara Suriah.
Pada hari Jumat kemarin, Tentara Arab Suriah (SAA) diserang di dekat kota Harishah ketika militant dari kelompok Rouse the Believers yang berafiliasi dengan Al-Qaeda mengejutkan mereka dengan serangan di sepanjang jalur pasokan mereka ke Al-Hader.
Dalam serangan ini, militan mampu memaksa pasukan Suriah dan Pasukan Pertahanan Nasional (NDF) menyingkir dari pos mereka di sepanjang jalan menuju utara ke Al-Hader.
Sebuah sumber pemerintah di Damaskus mengatakan kepada Al-Masdar bahwa militer Suriah sedang mempertimbangkan untuk mengirim Pasukan operasi Khusus ke-25 (Tiger Force) ke front Aleppo selatan.
Sumber itu mengatakan militer sedang berusaha untuk membersihkan desa Aleppo dalam beberapa bulan mendatang, termasuk daerah di sekitar kota yang masih dikuasai militan.
PM MALAYSIA : SANKSI DAGANG AS KE IRAN MELANGGAR PBB DAN HUKUM INTERNASIONAL
Sanksi ekonomi yang dijatuhkan AS terhadap Iran melanggar piagam PBB dan hukum internasional, kata Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad dalam sebuah konferensi di Qatar.
“Malaysia tidak mendukung penerapan kembali sanksi sepihak AS terhadap Iran,” katanya di Forum Doha, yang juga dihadiri oleh Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, pada hari Sabtu.
Malaysia dan negara-negara lain telah kehilangan “pasar besar” karena sanksi terhadap Iran itu, kata Mahathir. “Sanksi seperti itu jelas melanggar Piagam PBB dan hukum internasional. Sanksi harusnya hanya bisa diterapkan oleh PBB sesuai dengan piagam PBB,” tambahnya.
Tahun lalu, Presiden AS Donald Trump secara sepihak menarik AS dari perjanjian nuklir Iran 2015 dan menerapkan kembali sanksi untuk mencekik ekspor minyak Iran dan mengisolasi ekonominya sebagai bagian dari kampanye “tekanan maksimum” terhadap Teheran untuk memaksa Iran menegosiasikan kembali kesepakatan nuklir baru.
Seminggu lalu , Iran meluncurkan perlawanan’ terhadap sanksi AS, dimana Presiden Iran Hassan Rouhani mengumumkan apa yang disebutnya “anggaran perlawanan” $39 miliar untuk melawan sanksi AS menyusul kenaikan harga bahan bakar yang memicu protes di seluruh negeri.
MILITER AS DISURIAH MINTA SARAN KE PENTAGON CARA MENYIKAPI ANCAMAN TERHADAP PASUKANNYA
“Komando militer AS di Suriah meminta saran dari Pentagon tentang cara menghadapi kemungkinan adanya serangan dari pasukan Rusia, Iran dan Suriah serta Turki dan sekutunya,” Military Review melaporkan.
Permintaan militer AS itu dikeluarkan setelah masuknya pasukan Turki, Rusia, dan Suriah diprovinsi Al-Hasakah dan Al-Raqqa.
Publikasi Rusia Avia.Pro melaporkan bahwa militer Rusia tidak berniat untuk meningkatkan eskalasi di timur laut Suriah, juga tidak menginginkan konflik dengan pasukan AS di dalam wilayah Suriah. Namun, jika AS menyerang pasukannya, mereka akan meresponnya dengan cepat.
“Situasi kemungkinan besar akan tergantung pada tindakan apa yang akan dilakukan pihak Amerika, namun, jika ada ancaman sekecil apa pun, Rusia akan dengan mudah menyebar pasukan keposisi militer AS di Suriah,” tambah Avia, Pro menambahkan, mengutip seorang pakar militer.
PASUKAN SURIAH MENGHADANG PASUKAN AS YANG AKAN MELEWATI BANDARA QAMISHLI
Tentara Arab Suriah (SAA) kemarin telah menghadang konvoi militer AS yang akan melewati Bandara Qamishli di utara provinsi Al-Hasakah.
Dalam sebuah video yang direkam pada hari Kamis 13/12 kemarin, terlihat Tentara Suriah sedang memaksa konvoi pasukan AS itu untuk berbalik arah, meskipun dengan resiko terjadi kemungkinan konfrontasi antara kedua pasukan.
Sejak pasukan Suriah mengambil alih Distrik Al-Qamishli, mereka telah mengerahkan pasukan mereka ke beberapa daerah yang sebelumnya dikuasai militer AS.
Sementara militer AS terus melakukan patroli diprovinsi Al-Hasakah, tapi kini militer Suriah lebih agresif dalam dalam sikap mereka ketika berhadapan dengan pasukan Amerika di wilayah tersebut.
PESAWAT TEMPUR RUSIA KEMBALI GEMPUR MILITAN DI IDLIB
Setelah tertunda karena cuaca, malam ini Angkatan Udara Rusia telah melanjutkan serangannya diprovinsi Idlib.
Menurut laporan militer Suriah dari provinsi Idlib, pesawat-pesawat tempur Rusia menargetkan posisi para militan di pangkalan militer di dekat Bandara Abu Dhuhour.
Laporan itu mengatakan jet Rusia menghantam posisi Hay’at Tahrir Al-Sham di (HTS) disaat terjadi bentrokan sengit antara Tentara Arab Suriah (SAA) dan kelompok teroris tersebut.
Sebelumnya, Tentara Arab Suriah melancarkan serangan balasan di pangkalan militer yang dulu ditinggalkan pasukan Suriah setelah dilakukan serangan mendadak dari unit pasukan khusus Abu Bakar kelompok HTS.
Sejauh ini, Tentara Arab Suriah belum membuat kemajuan apa pun di front ini, namun dengan masuknya Angkatan Udara Rusia malam ini, militer Suriah telah mendapat dukungan besar.
IRAN AKAN MELENGGELAR LATIHAN MARITIM GABUNGAN DENGAN RUSIA DAN CHINA
Seorang pejabat militer Iran mengungkapkan tentang rencana latihan trilateral pertama dengan dua kekuatan super power Rusia dan China, dan mengklaim bahwa kapal-kapal Iran juga akan segera berlayar melintasi Samudra Atlantik menuju Amerika.
Berbicara kepada Kantor Berita Tasnim rabu lalu, Laksamana Muda Habibollah Sayyari, wakil kepala militer Iran mengatakan bahwa kapal perang Iran akan menentang “garis 12.000 mil” yang ditarik oleh “kekuatan hegemonik” AS dengan memasuki Samudra Atlantik.
Dia mengatakan kapal-kapal Iran sebelumnya juga telah mengelilingi Afrika yang dimaksudkan untuk menunjukkan hak Iran untuk melintasi Samudra Atlantik, dan bebas untuk berlayar sesuai hukum maritim internasional.”
Menanggapi gerakan AS yang membentuk ‘Keamanan Maritim’dengan merekrut Australia, Bahrain, Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan AS, Iran mengundang negara-negara Arab terdekatnya untuk membentuk Koalisi ‘Harapan’, atau Hormuz Peace Endeavour.
Upaya itu mendapat dukungan dari Rusia dan Cina, tetapi belum secara resmi didukung oleh kekuatan lain tetangganya.
Sikap Rusia dan China menentang upaya AS untuk memblokade ekonomi Iran, malah membuat pemerintahan Trump melipatgandakan upayanya untuk memotong kemampuan Iran dalam perdagangan.
Pada hari Rabu lalu, Menlu AS Mike Pompeo mengumumkan sanksi baru terhadap jalur Pelayaran Iran, dia menuduh perusahaan pelayaran terbesar Iran terlibat dalam proliferasi senjata pemusnah massal.
KELOMPOK ‘WHITE HEMETS’ KIRIMKAN TABUNG GAS KIMIA KEPADA MILITAN DI IDLIB
Kelompok militan dari Front Al-Nusra (Hay’at Tahrir Al-Sham) baru-baru ini telah mengangkut senjata kimia ke pedesaan selatan provinsi Idlib, Sputnik Arabic melaporkan, mengutip sumber-sumber lokal.
Menurut laporan Sputnik itu, Front Al-Nusra dengan bantuan dari ‘White helmet’ telah memindahkan beberapa tabung gas klorin ke pedesaan selatan Idlib, khususnya, kota Ma’arat Al-Nu’man. Pengiriman lain dilakukan ke kota Saraqib di pedesaan timur Idlib. Laporan itu mengklaim hal ini dilakukan pada Rabu lalu.
Tabung-tabung gas Klorin itu tiba di dua kota diprovinsi Idlib dengan dua mobil milik kelompok ‘white helmet’, dan kemudian menyerahkannya ke markas kelompok Hay’at Tahrir Al-Sham.
Mereka mengatakan bahwa tabung2 gas kimia yang tiba Rabu pagi lalu di Saraqib itu disimpan di salah satu area pertanian selatan kota untuk diambil oleh kelompok Hay’at Tahrir Al-Sham.
Lokasinya tidak diketahui, kata mereka. Tapi mereka mengatakan bahwa anggota ‘White Helmets’ telah memberitahukan kepada sumber itu tentang pemindahan tabung2 gas itu.
UTUSAN KHUSUS RUSIA TENTANG PERKEMBANGAN DISURIAH
Kelompok ‘White helmets’ sedang meningkatkan jumlah anggota mereka di Idlib Suriah, yang berpotensi akan menyiapkan provokasi, kata utusan Khusus Presiden Rusia Aleksandr Lavrentyev, pada konferensi pers setelah melakukan pembicaraan di Nur-Sultan, Kazakhstan hari ini, rabu.
Lavrentyev menambahkan bahwa Moskow meminta semua mitranya untuk secara hati-hati mencermati setiap informasi tentang kemungkinan mereka kan melakukan provokasi.
‘White Helmets’ adalah kelompok LSM (sebenarnya kelompok mata-mata bentukan barat) yang terdaftar di Inggris. Mereka menyebut dirinya adalah mantan tukang roti, penjahit, insinyur, apoteker, pelukis, tukang kayu, mahasiswa dan dari profesi lain yang secara sukarela pergi ke “tempat paling berbahaya di dunia” (Suriah) untuk melindungi warga sipil setempat dari kekerasan.
Kelompok ini mendapat publisitas positif dan dukungan luas di dunia Barat tetapi telah dianggap oleh pemerintah Suriah sebagai ekstremisme yang menyebarkan propaganda (untuk melawan pemerintahan Damaskus).
Rusia menganggap kegiatan kelompok itu sebagai elemen kampanye informasi yang ditujukan untuk menebar fitnah atas pemerintah Suriah. Secara khusus, Moskow menuduh ‘White helmet’ telah beberapa kali melakukan provokasi ‘False flag’ (serangan palsu) serangan kimia di Suriah sejak tahun 2013, yang kemudian memberi alasan bagi Barat untuk menuduh Damaskus yang melakukan serangan kimia itu.
Soal Format (perjanjian) Astana
Format Astana tetap menjadi satu-satunya proses yang memiliki dampak nyata pada situasi diSuriah, kata Lavrentyev. “Kami yakin bahwa ini adalah satu-satunya format yang relevan yang dapat memiliki pengaruh dan dampak nyata pada situasi, dan pada penyelesaian Suriah,” tambah Lavrentyev.
Lavrentyev juga mengatakan bahwa secara artifisial , pekerjaan Komite Konstitusi Suriah dibuat dng terburu-buru. Putaran baru pertemuan komite konstitusi itu diadakan di Jenewa pada akhir November lalu, tetapi pertemuan kelompok kecil (yang mempersiapkan inisiatif utama) gagal dilakukan karena perbedaan pendapat di antara para delegasi.
Sebelumnya, seorang anggota oposisi dari komite konstitusi Suriah, Kassem al-Khatib, mengatakan bahwa delegasi pemerintah Suriah menetapkan prasyarat untuk perundingan tentang konstitusi dan itu dianggap menghambat proses.
Dialog Antara Damaskus dan Kurdi
Menurut Lavrentyev, Dialog antara pemerintah pusat Suriah dan Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang dipimpin Kurdi adalah satu-satunya cara yang mungkin untuk menyelesaikan krisis.
“Membangun dialog antara kepemimpinan SDF dan pemerintah pusat Suriah, atau antara Kurdi dan Damaskus, adalah aspek lain yang sangat penting. Kami percaya ini adalah satu-satunya jalan keluar yang mungkin, satu-satunya jalan keluar yang tepat,” katanya.
Dia menambahkan bahwa SDF sebagai sebuah kekuatan, tidak sepenuhnya bertentangan dengan pemerintah Suriah. “Beberapa suku Arab yang merupakan bagian dari SDF adalah bagian dari komunitas Arab. Dalam hal ini, kami siap untuk terus melaksanakan upaya yang diperlukan untuk membantu pemerintah Suriah dan terlibat dalam misi mediasi kami dengan Kurdi, ” kata Lavrentyev.
Selain itu, menurut utusan itu, Turki saat ini gagal memenuhi kewajibannya pada stabilisasi di Idlib Suriah dan tidak mampu mengendalika beberapa kelompok radikal yang ada diSuriah utara, khususnya di sekitar Aleppo.
“Kami bekerja ke arah ini dengan Turki . Seperti yang Anda tahu, kami telah menandatangani dua memorandum: yang pertama pada 2018, untuk menciptakan zona de-eskalasi Idlib, … dan nota terbaru tentang penciptaan keselamatan. zona di perbatasan Turki-Suriah. Turki tetap dan akan menjadi tetangga Suriah, dan harus ada yang berkomunikasi dengan Turki, dan membangun hubungan dengan Turki.
Kami berpikir harus ada yang berdialog dengan Turki untuk membuat Turki mau memenuhi kewajiban dalam perjanjian yang mereka adopsi itu… Mereka tidak mengimplementasikannya … Dan saat ini, Turki telah gagal untuk melaksanakan janji-janji yang mereka buat, “kata Lavrentyev.
Sanksi Barat untuk Suriah
Rusia percaya bahwa semua sanksi ekonomi terhadap Suriah harus dicabut, karena ini akan berkontribusi pada pemulihan hubungan perdagangan dan ekonomi dan akan bisa menciptakan kondisi yang tepat bagi para pengungsi yang kembali, kata utusan khusus Rusia itu.
“Kami mendukung pencabutan semua sanksi terhadap Suriah, baik yang diberlakukan oleh negara-negara Eropa maupun oleh AS.
Pertama, karena sanksi itu ilegal, dan kedua karena pencabutan sanksi ini akan berkontribusi pada pemulihan hubungan diplomatik, perdagangan dan ekonomi antara negara, ini akan membantu rekonstruksi Suriah dan kemakmuran Suriah, “ kata Lavrentyev.
Pada bulan Mei lalu , Komite Hubungan Luar Negeri Senat AS memutuskan untuk memberlakukan pembatasan baru pada pemerintah Suriah dan Negara pendukungnya dan mereka yang mendanai industri pesawat terbang dan energi negara tersebut.
Damaskus dan Moskow telah menyerukan AS dan Belgia untuk mencabut sanksi ekonomi terhadap Suriah, menekankan bahwa sanksi mereka itu telah rakyat Suriah untuk mendapatkan produk medis dan bahan baku untuk memproduksi produk medis.
UTUSAN KHUSUS RUSIA BERTEMU DENGAN PERWAKILAN KURDI
Perwakilan khusus Presiden Rusia untuk Timur Tengah dan Afrika bersama Wakil Menlu Rusia Mikhail Bogdanov bertemu dengan delegasi Dewan Nasional Kurdi Oposisi Suriah yang terdiri dari anggota Komite Konstitusi Suriah Kamiran Hajo, serta Ibrahim Barro dan Ismail Hassaf, Kemenlu Rusia mengatakan dalam sebuah pernyataan.
“Pertemuan itu membahas Situasi yang terjadi di Suriah dengan penekanan pada skenario di distrik timur laut dan kemajuan penerapan memorandum Rusia-Turki tentang saling pengertian yang diadopsi di Sochi pada 22 Oktober,”
“Kedua belah pihak membahas posisi mereka lebih lanjut dalam proses penyelesaian politik di Suriah berdasarkan Resolusi 2254 Dewan Keamanan PBB, termasuk hasil dari dua sesi perundingan Komite Konstitusi Suriah yang diadakan di Jenewa, yang menyebut perlunya memperhatikan kepentingan semua kelompok etnis dari seluruh populasi diSuriah . “
ISRAEL ANCAM IRAN AKAN BERUBAH DARI BERTAHAN MENJADI MENYERANG
Panglima pertahanan Israel mengatakan Suriah bisa menjadi (neraka seperti) ‘Vietnam’ bagi Iran dan bersumpah untuk mencegah Iran untuk membengun pijakan militernya di Suriah.
Pernyataan petingggi militer Israel itu dikeluarkan setelah Tel Aviv mengancam Iran dengan serangan pre-emptive.
Israel, yang selama ini hampir setiap hari melakukan serangan ke Suriah, dengan menyerang negara yang dilanda perang itu dengan rudal dengan dalih menargetkan “posisi Iran” di sana, telah memperingatkan Iran agar tidak mendirikan “cincin api” (pertahanan) di sekitar Israel, dan Israel bersumpah akan melakukan pembalasan.
“Bukan rahasia lagi bahwa Iran sedang berusaha untuk membangun ‘cincin api’ di sekitar negara kami, mereka sudah mendirikan basis di Libanon dan sekarang sedang berusaha membangun basis di Suriah, Gaza dan banyak tempat lagi,” kata Menhan Naftali Bennett saat berbicara di sebuah konferensi pada hari Minggu.
Dia menyatakan bahwa Pasukan Pertahanan Israel (IDF) akan “bekerja tanpa lelah” untuk menangkis dugaan “ancaman Iran,” Bennett juga mengatakan bahwa sudah saatnya Israel berubah dari Bertahan menuju penyerangan.
“Kita harus berubah dari bertahan menjadi menyerang” , kata Menhan Israel.
Dia mengklaim bahwa Iran berusaha untuk membangun basis militer permanen di Suriah, Bennett meminta Perang Vietnam yang menghancurkan untuk mendukung pendapatnya.
“Kami katakan kepada Iran: bahwa Suriah akan menjadi ‘Vietnam’ bagi Anda.”
Iran telah berulang kali menolak tuduhan itu, dan selalu menyebut yang ada diSuriah hanya penasihat militernya yang bergabung dengan pasukan Suriah, Iran berada diSuriah secara sah, karena mereka diundang dan atas izinkan pemerintahan di Damaskus, tidak seperti pasukan Israel yang selalu melanggar hukum internasional dengan serangan bom mereka.
Itu adalah sebuah pilihan. Kami tidak akan mengizinkan Iran memproduksi atau memiliki senjata nuklir. Jika satu-satunya pilihan yang tersisa bagi kami adalah opsi militer, maka kami akan bertindak secara militer, “kata Menlu Israel Katz kepada harian Italia Corriere Della Sera pada hari Jumat.
Sementara itu, Israel seniri diperkirakan telah memiliki sekitar 80 dan 90 hulu ledak nuklir yang tidak pernah diungkapkan, hal ini menimbulkan kekhawatiran terhadap Iran yang kemungkinan akan segera memiliki senjata nuklir.
Setelah Israel melakukan uji coba “sistem propulsi roket” misterius pada hari Jumat lalu, Teheran menuduh negara Yahudi itu menguji “rudal nuklir, yang ditujukan untuk Iran.”
Banyak dipercaya bahwa militer Israel mungkin telah malukukan pengujian peluncurkan rudal balistik Jericho yang masih misterius , yang dikatakan mampu membawa hulu ledak yang cukup besar.
ISRAEL LAKUKAN UJI COBA RUDAL YANG TIDAK DIUNGKAP KE PUBLIK
Disaat dunia dipenuhi dengan spekulasi mengenai uji coba “sistem propulsi roket” baru Israel, Teheran dengan terus terang mengklaim bahwa rudal yang diluncurkan Israel dari pangkalan di selatan Tel Aviv itu sebenarnya adalah rudal berkemampuan nuklir yang ditujukan ke Iran.
“Hari ini Israel telah menguji coba rudal nuklir yang ditujukan ke Iran,” Kat Menlu Iran Mohammad Javad Zarif dalam sebuah tweetnya pada Jumat malam.
Dia menyesalkan bahwa Barat tidak pernah mengeluh “tentang (Isarel) yang meripakan Negara satu-satunya dengan senjata nuklir di Asia Barat,” tetapi “selalu menunjuk pada kemampuan pertahanan konvensional kita.”
“Pertahanan Israel telah melakukan uji coba sistem propulsi roket, dari pangkalan di Israel tengah,” kata Menhan Israel dalam tweetnya yang menimbulkan banyak spekulasi di antara para pakar dan media.
KORUT MENGKLAIM TELAH LAKUKAN UJI COBA SENJATA YANG SANGAT PENTING
Kantor berita resmi Korea utara KCNA mengatakan telah melakukan“uji yang sangat penting” di situs peluncuran satelitnya, dimanahal iniakan meningkatkan status strategis negara itu, tapi tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang senjata yang diuji coba itu..
Para Analis meyakini uji coba itu adalah pengujian mesin penodrong berbasis darat untuk peluncuran satelit atau untuk rudal balistik antar benua.
Uji coba Itu dilakukan setelah Pyongyang tampaknya telah menutup pintu bagi pembicaraan lebih lanjut dengan AS.
Minggu lalu Korut juga telah sukses melakukan uji coba rudal jarak sedang yang diluncurkan dari kapal selam. Video diatas menunjukkan rekaman uji coba peluncuran rudal jarak sedang dari kapal selam minggu lalu.
Hari sabtu kemarin, Dubes Korut untuk PBB menyatakan bahawa “Sekarang kami tidak menginginkan lagi untuk melakukan pembicaraan yang panjang dan bertele-tele lagi dengan AS, dan agenda denuklirisasi sudah kita buang dari meja perundingan
PARA AHLI RUSIA UJI COBA BAJA PENAHAN LEDAKAN BESAR
Para peneliti Rusia telah mensimulasi ledakan bom di dekat St. Petersburg untuk menguji kekuatan pintu pelindung bagi Pasukan Rudal Strategis Rusia guna memperkuat perlindungan markas besar militernya.
Kekuatan ledakan itu setara dengan 200 kilogram TNT. Dalam upaya mensimulasi efek ledakan nuklir itu, pintu berbobot 4 ton itu mampu bertahan tanpa kerusakan kritis. Menurut para insinyur militer, struktur pintu dan elemen-elemen penahan bebannya tetap solid dan tidak terpengaruh oleh gelombang ledakan.
KORUT ISYARATKAN PERUNDINGAN DENUKLIRISASI SUDAH TIDAK DIPERLUKAN LAGI
Dubes Korea Utara untuk PBB telah menolak seruan AS untuk melakukan “dialog yang substansial dan berkelanjutan ” dengan mengatakan bahwa denuklirisasi yang diminta oleh administrasi Trump sudah “hilang dari meja perundingan.”
“Sekarang kami tidak perlu lagi melakukan pembicaraan panjang dengan AS, denuklirisasi sudah tidak ada di meja perundingan,” kata dubes Kim Song dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu.
Song menambahkan bahwa seruan pemerintahan Trump untuk berdialog hanyalah “trik menglur waktu” guna menggunakan isu denuklirisasi demi kepentingan pemilu presiden AS tahun depan.
Disaat Song merilis pernyataan terbaru Korut itu, Presiden ASDonald Trump dan Presiden Korsel Moon Jae-in tengah mengadakan pembicaraan telepon, guna mencari cara “brainstorming” untuk memulai kembali dialog dengan Korea Utara.
Menanggapi pernyataan Song itu, Trump mengatakan “kita lihat nanti,” dan dia menyebut “terkejut jika Korea Utara malah bersikap bermusuhan.”
Pyongyang telah memberikan AS batas tenggat waktu untuk mengabaikan permintaan denuklirisasi sepihaknya, jangan sampai pemimpin Kim Jong-un memilih “pendekatan baru.”
“Ini sepenuhnya tergantung pada AS, kita lihat saja nanti “hadiah Natal” apa yang akan dipilih AS,” kata Wamenlu Korut Ri Thae Song dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa.
Rabu lalu, Media pemerintah Korut mengisyaratkan dan memperingatkan Washington bahwa perang habis-habisan dapat saja pecah “kapan saja “ antara kedua negara .
Pada gilirannya , Trump tidak bisa menghindar dari ancaman Korut itu. Meskipun Trump tidak lagi mengancam Korut dengan “api dan amarah” seperti yang dia keluarkan pada tahun 2017, tapi dia telah memperingatkan Korea Utara bahwa “jika memang perlu, maka kita akan menggunakan kekuatan militer terhadap Korut”.
Trump dan Kim telah bertemu tiga kali sejak Juni lalu. tapi belum ada kemajuan konkret menuju denuklirisasi yang telah dibuat, dan Pyongyang telah memulai kembali pengujian rudal dalam beberapa bulan terakhir.
MENLU RUSIA : AS INGIN MENDOMINASI DUNIA DAN MELENYAPKAN PESAINGNYA
Ketika berbicara kepada wartawan di sela-sela pertemuan Dewan Menteri ke-26 Organisasi Keamanan dan Kerjasama di Eropa (OSCE) pada Kamis, Menlu Rusia Sergei Lavrov menuduh NATO ingin “mendominasi dunia”
“Kami benar-benar mengerti bahwa NATO ingin mendominasi dunia dan ingin melenyapkan pesaingnya, termasuk menggunakan perang informasi untuk mencoba untuk melemahkan Rusia dan China,” kata Lavrov.
Dia menambahkan bahwa “Saya pikir akan sulit untuk mengimbangi kita (Rusia) dan Cina. Kami sangat menyadari apa yang terjadi. Kami telah memiliki jawaban bagi setiap ancaman yang di kobarkan aliansi NATO di dunia ini. ”
Lavrov juga berkomentar tentang tuduhan Jerman terhadap para pejabat Rusia dalam insiden terbunuhnya seorang warga Georgia di Berlin: “Rusia dan Jerman telah menyiapkan saluran untuk komunikasi antara organ-organ penegak hukum, termasuk untuk menangani masalah-masalah yang terkait dengan pelanggaran hukum suatu negara.
Saluran ini harus digunakan. Jika Jerman menyebut bahwa Rusia belum cukup melakukan kerja sama, saya tidak tahu apa yang menjadi dasar estimasi mereka itu, “ kata Lavrov.
UTUSAN PBB UNTUK SURIAH : KONFLIK SURIAH BELUM MEREDA, BAHKAN MENINGKAT DALAM BERBAGAI LEVEL
Jum’at kemarin , utusan Khusus PBB untuk Suriah Geir Pedersen menyatakan bahwa konflik Suriah masih jauh dari selesai dan sebenarnya malah “meningkat di berbagai tingkatan.”
Selama pidatonya di forum ‘Dialog Mediterania’ di Roma pada hari Jumat, Pedersen menyatakan keraguannya tentang laporan bahwa konflik Suriah akan segera berakhir setelah hampir sembilan tahun.
“Kami telah mengamatinya dengan sangat jelas di Suriah timur laut , dan saya tidak perlu mengingatkan Anda tentang perkembangan yang Anda bisa lihat sendiri di sana, kami melihatnya setiap hari di Idlib, gencatan senjata yang dinegosiasikan antara Turki dan Rusia itu adalah sangat rentan untuk bisa dipertahankan.
Dan kami telah melihat perkembangan di mana di dalam Idlib sendiri ada 400.000 orang yang terlantar, sementara kelompok-kelompok seperti El-Nusra ( Hayt tahrir Al sham) malah semakin menguat diIdlib.
Pedersen juga menyatakan bahwa ISIS meski secara territorial mereka tidak lagi menguasai Suriah, tapi belum sepenuhya “dikalahkan” dan “masih sering melakukan serangan.
Dia merekomendasikan dilakukan pendekatan tahap demi tahap , dia menambahkan bahwa “hanya Rusia dan Iran yang memiliki pengaruh pada pemerintah di Damaskus, ” dan jika merreka ingin memulihkan perekonomian Suriah , mereka perlu bekerja dengan Eropa dan AS dan komunitas internasional.
Para pemimpin bisnis terkemuka dan pembuat keputusan dunia harus mengambil bagian dalam berbagai sesi dalam forum global, yang bertujuan bertujuan untuk membahas, memperdebatkan dan menguraikan “agenda yang positif” yang diperlukan untuk masa depan Mediterania khususnya diSuriah..
IRAN KERAHKAN SISTEM PERTAHANAN UDARA BAVAR 373 KE SURIAH
Menurut laporan baru dari publikasi Rusia Avia.Pro, Angkatan Bersenjata Iran mengerahkan sistem pertahanan udara Bavar-373 ke Basis angkatan udara T-4 di pedesaan timur provinsi Homs.
“Serangan Israel yang gencar terhadap pasukan militer Iran di Suriah telah memaksa militer Iran untuk mengirimkan sistem pertahanan udaranya ke Suriah.
Sistem itu sepertinya adalah salah satu sistem pertahanan udara Iran terbaru Bavar-373, yang menurut para analis adalah tiruanangsung dari system S-300 Rusia, tetapi telah dioptimalkan untuk mencegat target siluman, ”kata laporan Avia.Pro.
“Patut dicatat bahwa sistem pertahanan udara itu terlihat di pangkalan udara T-4, di mana pesawat tempur Rusia juga hadir, yang secara otomatis mengakhiri serangan Israel tanpa henti pada sistem pertahanan udara Iran.
Kemungkinan lain adalah akan memaksa Rusia juga memulai menggunakan sistem pertahanan udara termasuk S-400 guna menghadang ancaman udara dari Israel sekecil apa pun.
The Bavarian Bavar-373 baru-baru ini oleh Iran telah ditingkatkan kemampuannya; namun ini adalah untuk pertama kalinya ditempatkan ke Suriah.
Iran memiliki pesawat tak berawak, serta rudal jelajah dan balistik yang mereka dapat dengan mudah menembak ke wilayah Israel. Pengerahan system pertahanan udara Iran ini ke wilayah Suriah sama tidak untuk mengancam Israel, tapi untuk melindungi pasukan mereka diSuriah dari ancaman Israel.
TURKI AKHIRNYA MENYETUJUI RENCANA BARU NATO DIKAWASAN BALTIK
NATO sebagai sekutu Turki harus mendukung Turki dalam konflik dengan pejuang Kurdi Suriah, setelah Turki akhirnya menghentikan sikap keberatannya terhadap rencana militer NATO di Polandia dan kawasan Baltik, kata NTV news mengutip pernyataan Presiden Recep Tayyip Erdogan pada hari Kamis.
Menjelang KTT hari Rabu, sebelumnya Turki sempat membuat marah para anggota NATO lainnya dengan mengatakan akan menolak rencana pertahanan NATO (dikawasan Baltik) itu sampai NATO mau menetapkan milisi Kurdi YPG sebagai organisasi teroris.
Erdogan mengatakan kepada wartawan di London bahwa Turki telah membatalkan sikapnya yang menolak rencana militer NATO dikawasan Baltik setelah sebelumnya Sekjend NATO Stoltenberg dan para pemimpin Jerman, Prancis dan Polandia meminta dukungan Turki.
“Setelah berbicara dengan para kolega saya (di NATO), kami mengatakan ya.. untuk (rencana NATO di Baltik) ini, tetapi Anda (NATO) tidak boleh meninggalkan kami sendirian dalam perang melawan teror ini,” kata Erdogan
Setelah pertemuan puncak NATO itu, Sekjend NATO Stoltenberg mengatakan bahwa NATO tidak membahas penetapan YPG sebagai oranisasi teroris selama pembicaraan mereka.
PENTAGON BANTAH LAPORAN WALL STREET JOURNAL BAHWA AS AKAN KIRIM 14.000 PASUKAN KE TIMTENG
Pentagon telah membantah laporan bahwa Amerika Serikat sedang mempertimbangkan untuk mengirim 14.000 tentara ke Timur Tengah dalam menghadapi ancaman dari Iran.
The Wall Street Journal pada hari Rabu lalu melaporkan bahwa kemungkinan pengerahan pasukan itu akan mencakup “lusinan” kapal perang dan menambah pasukan AS sebanyak dua kali lipat di wilayah tersebut yang akan dimulai awal tahun ini, WSJ.com mengutip pejabat AS yang tidak disebutkan namanya.
Surat kabar menyebut Presiden AS Donald Trump akan membuat keputusan tentang peningkatan jumlah pasukan pada awal bulan ini. Namun Pentagon membantah keakuratan laporan itu. “Yang jelas, laporan itu salah. AS tidak mempertimbangkan untuk mengirim 14.000 tentara tambahan ke Timur Tengah,” kata juru bicara Pentagon Alyssa Farah dalam tweetnya.
Wilayah itu telah mengalami serangkaian serangan terhadap kapal-kapal Kargo dan serangan drone dan rudal pada instalasi minyak Saudi pada bulan September, yang dipersalahkan pada Iran.
Washington telah meningkatkan kehadiran militernya di Teluk dan memperluas sanksi ekonomi pada Teheran, yang justru meningkatkan ketegangan di seluruh wilayah itu. Pada pertengahan November lalu , kapal induk AS Abraham Lincoln berlayar melalui Selat Hormuz sebagai unjuk kekuatan yang bertujuan meyakinkan sekutu (Arabnya) yang khawatir akan ancaman Iran.
SELAMA OPERASI MILITER TURKI DISURIAH , TELAH LEBIH 250 MILITAN SEKUTUNYA TEWAS
Lebih dari 250 militan yang didukung Turki telah tewas sejak dimulainya Operasi tentara Turki “Peace spring” di Suriah utara, kata kelompok “Syrian National Army” (SNA) yang didukung Turki, seperti dilansir Kantor Berita Anadolu.
Mengutip komando SNA, Kantor berita Anadolu mengatakan bahwa setidaknya telah 251 militan SNA dalam dua bulan ini.
Selain 251 yang tewas, juga dilaporkan 760 militan SNA terluka, serta satu orang militan masih hilang dalam aksi (MIA). Operation Peace Spring diluncurkan oleh Turki dengan didukung miltan sekutunya pada awal Oktober tahun ini. Sejak awal operasi ini, militan yang didukung Turki telah merebut dua kota perbatasan dari kelompok SDF.
Meskipun pada awalnya mereka berhasil, namun militan yang didukung Turki itu telah gagal untuk menguasai titik-titik perbatasan utama lainnya di Suriah utara dan timur laut. Ini karena perlawanan sengit yang dilakukan oleh Kurdi SDF bersama dengan Tentara Arab Suriah (SAA).
Tentara Suriah sekarang telah mengambil alih beberapa penyeberangan di sepanjang perbatasan utara Suriah, sesuai kesepakatan mereka dengan Pasukan Demokrat Suriah, mereka memiliki akses ke semua titik perbatasan yang berada di bawah kendali SDF.
RUSIA PRIHATIN ATAS KEPUTUSAN AS YANG MENJADIKAN RUANG ANGKASA SEBAGAI MEDAN PERANG
Rusia telah secara konsisten menentang gagasan militerisasi ruang angkasa, tetapi tindakan AS dan sekutunya memaksa Moskow untuk mengimbangi ancaman yang semakin meningkat ini, kata Presiden Vladimir Putin.
“Rusia selalu menentang dan terus menentang militerisasi ruang angkasa,” kata presiden Putin dalam rapat pemerintah mengenai kebijakan militer. Putin menyatakan keprihatinannya terhadap kekuatan dunia (AS) yang terus meningkatkan kemampuan sistem ruang angkasa untuk aplikasi militer dan fungsi ganda.
“Kepemimpinan politik dan militer AS secara terbuka telah menyatakan ruang sebagai arena perang,” . “Perkembangan ini telah menuntut kita untuk meningkatkan perhatian pada penguatan Kekuatan orbital kita serta industri roket dan ruang angkasa kita.” kata Putin
Kelompok orbital yang disebut Rusia adalah konstelasi (kumpulan) lebih dari 150 satelit, dimana dua pertiganya memiliki aplikasi militer. Kebanyakan dari satelit itu adalah bagian dari sistem komunikasi satelit militer, tetapi Rusia juga memiliki satelit yang memantau peluncuran rudal balistik antarbenua , dan rudal taktis jarak pendek.
Sistem peringatan dini ini “ditingkatkan secara signifikan” selama beberapa tahun terakhir dan diuji dengan sukses selama latihan militer skala besar pada bulan Oktober lalu, kata presiden Putin.
Komentar Putin itu dikeluarkan ketika NATO akhirnya menyatakan secara resmi untuk menjadikan ruang angkasa sebagai domain perang .
Selama pertemuan puncak NATO di London pada peringatan 70 tahun aliansi pada hari Rabu kemarin, para negara anggota NATO menyatakan, bahwa ruang angkasa merupakan ” domain operasional (kancah perang) kelima dan berkomitmen untuk memastikan keamanan infrastruktur telekomunikasi, termasuk 5G.”
Namun, belum ada pernyataan terbuka mengenai langkah konkret ke arah ini, atau keputusan yang dibuat dalam bidang ini.
RUSIA AKAN BALAS PENGUSIRAN DUA PEJABAT KEDUBES RUSIA DI JERMAN
Pengusiran diplomat Rusia oleh Jerman adalah langkah yang tidak bersahabat dan tidak berdasar, dan Rusia berjanji untu membalas secara setimpal kata Kementerian Luar Negeri Rusia.
Pemerintah Jerman sebelumnya mengumumkan akan mengusir dua pejabat Kedutaan Rusia di Berlin.
Dikatakan , pengusiran itu dimaksudkan untuk menunjukkan bahwa Jerman tidak senang dengan tanggapan Moskow terhadap investigasi Jerman terhadap pembunuhan seorang pria berkebangsaan Georgia pada Agustus lalu.
Berlin menyebut Rusia tidak cukup banyak melakukan tindakan untuk membantu penyelidikan itu.
Menanggapi berita pada hari Rabu, Kemenlu Rusia mengatakan pihaknya menganggap langkah Jerman itu sebagai “tidak adil dan tidak bersahabat” dan yang menunjukkan “pendekatan politis untuk melakukan penyelidikan.”
Kami terpaksa akan melakukan serangkaian tindakan balasan. Kata Kemenlu Rusia.
Duta Besar Rusia untuk Jerman, Sergey Nechaev juga menyatakan kekecewaannya terhadap penanganan Jerman atas kasus itu. Dia menyebut langkah Jerman itu akan “menghasilkan efek paling negatif pada hubungan Rusia-Jerman.”
“Tidak pernah ada bukti bahwa jajaran pemerintah Rusia terkait dengan insiden ini,” katanya
Korban dalam pembunuhan itu diidentifikasi sebagai Tornike K., yang ditembak di Tiergarten Park Berlin. Pihak berwenang Jerman menuduh kejahatan itu terkait dengan pejabat pemerintah Rusia atau Republik Chechnya Rusia.
RATUSAN PENGUNGSI SURIAH PULANG KEMBALI DARI PENGUNGSIAN DI LEBANON
Selasa kemarin, Ratusan pengungsi Suriah pulang kembali dari pengungsian di Libanon setelah desa-desa dan kota-kota mereka dibebaskan dari teroris oleh Tentara Suriah. Pemulangan itu melalui penyeberangan Jdeidet Yabous dan al-Zamrani di Desa Damaskus dan penyeberangan al-Dabbousyia dan Jussyia di desa-desa Homs.
Puluhan bus dan truk Suriah yang membawa barang telah masuk melalui penyeberangan al-Dabbousyia, Jussyia, al-Zamrani, dan Jdeidet Yabous dari wilayah Libanon.
Ratusan warga Suriah itu diangkut ke desa dan kota asal mereka setelah diberikan layanan kesehatan yang diperlukan, terutama vaksin untuk anak-anak .
Sejumlah pengungsi yang kembali mengucapkan terima kasihnya kepada Tentara Arab Suriah atas pengorbanan dan kepahlawanannya, yang telah membebaskan desa dan kota mereka dari teroris dan memulangkan mereka kembali ke tanah air setelah bertahun-tahun dipengungsian.
RIBUAN INDUSTRI DI SURIAH MULAI MENGGELIAT KEMBALI
Sektor industri swasta mulai pulih setelah ada langkah-langkah yang pemerintah untuk penyederhanaan aturan dan bantuan keuangan, terutama untuk perusahaan-perusahaan yang hancur akibat perang dan krisis ekonomi.
Kementerian Perindustrian telah mencatat rehabilitasi dan pengembangan 82,117 fasilitas industri dan kerajinan, beberapa di antaranya telah mulai berproduksi kembalai, sementara yang lain masih dalam perbaikan.
Statistik Kementerian Perindustrian menunjukkan bahwa jumlah fasilitas industri yang mulai bergerak telah mencapai 18.543, dan 8735 fasilitas kerajinan, sementara proses rehabilitasi juga sedang berlangsung untuk 4573 fasilitas industri, dan 50266 kerajinan.
Kemajuan itu dicapai setelah dikeluarkannya serangkaian peraturan perundang-undangan yang bertujuan menindaklanjuti pemulihan daerah yang hancur, mendorong para industrialis untuk kembali berproduksi dan merehabilitasi fasilitas mereka, menyederhanakan prosedur dan aturan. dan memerangi penyelundupan sebagai prioritas mutlak untuk mendukung produksi local.
Sebuah komite yang dipimpin oleh ketua Kamar Dagang dan Industri telah dibentuk dengan tugas mengkoordinasi pengusaha dan industrialis di luar negeri untuk mendorong pemuluhan bisnis di Suriah.
PASUKAN SURIAH SITA KENDARAAN TEMPUR MILITAN YANG DIPASOK OLEH TURKI
Tentara (SAA) telah mampu merebut kembali tiga kota yang pekan lalu direbut militan, hal ini mengakhiri gerak maju militan di Idlib tenggara.
Dengan dipimpin oleh Pasukan Khusus ke-25 (sebelumnya bernama Tiger Force), Tentara Arab Suriah dilaporkan merebut kota Rasm Al-Ward, Istablat, dan Surouj setelah sempat dua kali kehilangan kota itu selama akhir pecan lalu .
Selama serangan balasan pagi ini, Tentara Arab Suriah tidak hanya berhasil merebut kembali kota-kota ini, tetapi mereka juga memenyita peralatan tempur militan yang ditinggalkan.
Menurut laporan dari militer Suriah, pasukan mereka menyita kendaraan tempur yang dipasok oleh Turki kepada kelompok militant sekutunya Front Pembebasan Nasional (NLF) dan Hayat Tahrir Al-Sham.
PUTIN SEBUT KEBERADAAN NATO SUDAH KETINGGALAN ZAMAN DAN KONTRA PRODUKTIF
Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa gerakan pasukan NATO yang semakin dekat dengan perbatasan negaranya merupakan ancaman bagi Rusia, NATO terus meningkatkan kekuatan militernya dan selalu mempropagandakan Moskow sebagai ancaman.
Berbicara di acara bertema pertahanan pada hari Selasa kemarin, Putin mengatakan bahwa cara berpikir NATO sudah ketinggalan zaman, yang hanya “berfokus pada blok” tidak dapat berfungsi sebagai “instrumen yang baik untuk membuat keputusan yang efektif” bagi dunia saat ini.
Presiden Rusia itu mengomentari KTT NATO saat ini sedang berlangsung di London, di mana anggota blok itu sedanga berkumpul untuk merayakan ulang tahun ke-70.
Hari ini kita harus mempertimbangkan fakta bahwa ekspansi NATO dan pengembangan infrastruktur militernya di dekat perbatasan kita adalah salah satu ancaman potensial terhadap keamanan negara kita.
Pemimpin Rusia itu juga menyebut bahwa aliansi yang dipimpin AS itu tidak berhenti merekrut negara-negara anggota baru, meski era Perang Dingin telah berakhir sejak pecahnya Uni Soviet.
Seperti yang kita ketahui, Uni Soviet sudah tidak ada lagi dan blok militer Pakta Warsawa yang diciptakan (oleh Uni Soviet dan sekutunya di Eropa Timur) sebagai tanggapan terhadap pembentukan NATO itu juga sudah tidak tidak ada lagi, tapi NATO sendiri malah terus dikembangkan.
Sejak berakhir perang dingin 1990, Blok NATO telah merekrut 13 negara anggota baru, yang beberapa di antaranya adalah negara-negara sosialis. Moskow dengan keras menentang langkah AS itu, dan bersikeras bahwa ekspansi kekuatan NATO itu hanya merusak stabilitas keamanan dan menciptakan ketegangan di Eropa.
TRUMP INGIN ADA PERJANJIAN NUKLIR BARU, TAPI SEPERTINYA HANYA SEBUAH RETORIKA
Presiden AS Donald Trump mengemukakan kemungkinan dilakukan perjanjian proliferasi nuklir antara Washington, Moskow dan Beijing, Dia mengklaim bahwa Rusia dan China sangat menginginkannya. Namun faktanya sendiri tampaknya tidak seperti yang dia ucapkan.
“Sudah beberapa kali Rusia mengemukakan niatnya untuk membentuk lagi kesepakatan pengendalian senjata nuklir.
“Ide itu cerdas. demikian juga kita. Kami piker hal itu akan menjadi sesuatu hal yang baik, ” kata Trump pada hari Selasa, dalam konferensi pers dengan Sekjend NATO Jens Stoltenberg.
“Rusia ingin melakukan sesuatu yang buruk dan kami juga. Ini akan menjadi hal yang hebat untuk dilakukan.” Kata Trump
Kesepakatan itu akan melibatkan China sejak awal, atau Beijing akan bergabung kemudian, tambah Trump.
Dia juga mengatakan kepada wartawan bahwa diplomat China telah menyatakan keinginannya untuk membentuk kesepakatan senjata seperti itu , selama negosiasi perdagangan dengan AS.
AS telah keluar dari semua perjanjian nuklirnya dengan Rusia, dan Trump mengklaim bahwa Moskow telah melanggar Perjanjian Nuklir jarak sedang (INF) 1987. Bahkan saat keluar itu, Trump menuduh Rusia “tidak patuh perjanjian INF” , Trump juga menggambarkan perjanjian INF sebagai “tidak adil” dan “telah usang” , yang isinya hanya mencakup “hal-hal tidak penting lagi” .
TENTARA TURKI BANGUN DUA BASIS MILITER DISURIAH UTARA
TV berbahasa Arab Al-Ikhbariya melaporkan bahwa militer Turki telah membangun dua basis militer baru di desa al-Toulan dan al-Kanhir di pedesaan Ras al-Ayn di Provinsi Al-Hasakah.
Ras al-Ayn terletak di barat laut Al-Hasakah dan 85 kilometer dari kota Hasakah.
Pada akhir Oktober lalu, bentrokan meletus antara unit-unit Angkatan Darat Suriah yang dikerahkan di pedesaan Ras Al-Ayn dan gerilyawan yang didukung Turki, yang menyerang daerah itu.
Bentrokan meletus ketika unit-unit militer Suriah maju dari arah Tal Tamr di pedesaan utara Hasakah menuju perbatasan Turki, dan dikerahkan ke desa-desa Um Harmlah, Bab al-Kheir, Um Eshbeh dan al-Asdiayah di tenggara Ras al-Ayn. Hal ini membuat posisi milter Suriah ke perbatasan Turki menjadi hanya tinggal beberapa kilometer.
INTERVENSI DI HONGKONG, CHINA BATALKAN IZIN KUNJUNGAN KAPAL PERANG AS [/su_note]
China membatalkan izin bagi kapal-kapal Angkatan Laut AS untuk mengunjungi dan bersandar dipelabuhan Hong Kong, dan memutuskan untuk "memberi sanksi" kepada beberapa LSM asing setelah Presiden Trump menandatangani RUU yang merespon sikap China atas aksi unjuk rasa dan kerusuhan anti-pemerintah diHongkong.
Jubir Kemenlu China, Hua Chunying mengatakan pada hari Senin bahwa China tidak akan lagi akan mempertimbangkan permintaan kapal perang AS untuk berlabuh di Hong Kong. China juga telah melarang beberapa kapal Angkatan Laut AS untuk mengunjungi Hong Kong dalam beberapa bulan terakhir.
Hua juga mengumumkan bahwa China telah menetapkan sanksi kepada LSM, seperti Human Rights Watch (HRW), Freedom House dan National Democratic Institute (NDI), karena menghasut para pengunjuk rasauntuk melakukan tindakan "criminal dan kekerasan" dan mengkampanyekan "separatisme" di Hong Kong. Kelompok-kelompok ini "bertanggung jawab atas kekacauan saat ini" di kota, katanya kepada wartawan.
Juru bicara China itu menekankan bahwa langkah-langkah tersebut merupakan respons langsung terhadap Undang-Undang Hak Asasi Manusia dan Demokrasi Hong Kong 2019, yang ditandatangani menjadi undang-undang oleh Trump pekan lalu.
Undang-undang ini memungkinkan AS untuk menjatuhkan sanksi pada pejabat Tiongkok dan Hong Kong atas pelanggaran HAM di Hong Kong.
Para anggota parlemen AS berpendapat bahwa undang-undang itu akan membantu menegakkan demokrasi dan menghukum para pejabat kepolisian karena menganiaya para demonstran.
Beijing menyatakan tindakan AS itu sebagi ilegal di bawah hukum internasional dan meripakan upaya untuk "secara serius mencampuri urusan dalam negeri China."
Para Pejabat China telah berulang kali memperingatkan AS agar tidak ikut campur di Hong Kong dan menuduh para politisi AS secara terbuka telah mendukung para pengunjuk rasa, dan mendorong kerusuhan diHongkong.
KONVOI TENTARA AS TERLIHAT DIJALAN RAYA DI PROVINSI AL HASAKAH SURIAH
Konvoi pasukan AS terekam sedang bergerak melalui provinsi Al-Hasakah diSuriah, meskipun diarea itu ada banyak personil militer Suriah dan Rusia di sepanjang jalan raya Suriah- Iraq itu.
Menurut RT Arabic, konvoi militer AS terlihat melakukan perjalanan di sepanjang Jalan Raya Hasakah - Aleppo di Distrik Al-Qamishli.
Area-area di Distrik Al-Qamishli ini sebelumnya berada dalam penguasaan Koalisi AS. namun, setelah adanya pernyataan Presiden AS Donald Trump tentang penarikan pasukan AS dari perbatasan Turki, area itu diambil alih oleh personel Tentara Suriah.
Dalam video itui, telihat konvoi militer AS yang bergerak di sepanjang jalan raya yang menghubungkan Suriah- Iraq itu disaat senja, di Suriah timur laut:
TV IRAQ KONFRONTIR SEORANG MANTAN ANGGOTA ISIS DENGAN SEORANG WANITA BUDAK SEKSNYA
مشهد يهز المشاعر .. الايزيدية أشواق حجي تواجه مغتصبها الداعشي بعد خمس سنوات، وهو عراقي الجنسية، الذي استعبدها لفترة طويلة وتعرضت على يده لأبشع أنواع الانتهاكات الجسدية والنفسية حينما كانت بعمر 14 سنة.
Televisi Iraq Al Iraqiya menyiarkan sebuah acara yang mengkonfrontir seorang wanita Yazidi dengan seorang mantan anggota ISIS yang ditahan pemerintah Iraq, yang dulu pernah menahan wanita Yazidi itu sebagai budak seksnya.
Setelah diculik dan dijual sebagai budak seks pada usia 14 tahun, seorang wanita Yazidi mantan budak seks ISIS itu akhirnya berkesempatan untuk berbicara secara langsung dengan mantan penculik dan pemerkosanya yang seorang anggota ISIS .
Saat berdiri di hadapan pelaku, wanita Yazidi yang bernama Ashwaq Haji Hamid itu meminta jawaban atas apa yang telah dilakukan terhadapnya, sementara mantan anggota ISIS yang ditangkap itu berdiri dengan kepala tertunduk, menghindari untuk menatap mata korbannya .
"Mengapa kamu melakukan itu padaku?" Tanyanya dalam video yang difilmkan oleh TV Irak, dia meminta agar dia mengangkat kepalanya dan melihat kemukanya.
“Anda telah menghancurkan hidup saya. Anda telah merenggut seluruh kehidupan saya. Anda telah memupuskan semua cita-cita yang saya impikan.”
Sebelum konfrontasi keduanya diTV Iraq itu, Hamid menjadi salah seorang wanita diantara 300-400 gadis dan wanita Yazidi yang dijual sebagai budak seks ISIS, setelah ribuan pria Yazidi dibunuh oleh teroris ISIS dipemukiman Yazidi di Gunung Sinjar pada tahun 2014. Wawancara itu disiarkan oleh saluran berita Al-Iraqiya pada 26 November lalu.
Hamid ingat bahwa militant ISIS itu, bernama Abu Hamam, dia telah membelinya di sebuah pasar budak ISIS di Mosul, Irak, tempat para remaja putri dibawa dari Suriah. Setiap hari dia melakukan penyiksaan dan pelecehan seksual terhadapnya.
“Sekarang Anda tahu apa itu siksaan, bagaimana rasanya disiksa, bagaimana rasanya kesepian/ ketakutan. Jika Anda memiliki perasaan, Anda tentu tidak akan memperkosa saya ketika saya berusia 14 tahun.”
"Umur saya seusia dengan putrimu, seusia usia putrimu," lanjutnya, sebelum akhirnya pingsan dan jatuh kelantai di depan penculiknya yang sekarang diborgol itu.”
Wanita Yazidi bernama Hamid iti melarikan diri ke Jerman pada 2015 dan ingin mulai membangun kehidupan baru, tetapi sekali lagi terpaksa harus menghadapi trauma baru , karena dia bertemu Hamam di sebuah jalan di Stuttgart (Jerman), dimana dia mengancamnya dengan mengatakan bahwa dia sudah tahu di mana sekarang dia tinggal.
Khawatir akan nasib kehidupannya, Hamid memutuskan untuk kembali dan tinggal di kamp pengungsian bersama ayahnya di Irak daripada kembali hidup dibawah ancaman penculiknya lagi.
Meskipun dia telah melaporkan kepada polisi Jerman bahwa ada seorang militan ISIS yang berjalan dengan bebas di jalan-jalan diJerman, tapi Polisi Jerman memberitahunya bahwa mereka tidak bisa melakukan apapun, karena status Hamam (mantan ISIS) itu sama dengan dirinya , yaitu terdaftar sebagai pengungsi diJerman.
Hamam kemudian ditangkap oleh otoritas Irak, meskipun belum jelas bagaimana ceritanya hingga mantan anggota ISIS itu bisa kembali keIraq (dari Jerman).
MENHAN ISRAEL DESAK DILAKUKAN SERANGAN BESAR KE SURIAH
Menhan baru Israel Naftali Bennett disinyalir mendesak dilakukannya serangan besar-besaran di dalam wilayah Suriah, menyusul tembakan roket yang memasuki wilayah Dataran Tinggi Golan, wilayah Suriah barat yang diduduki Israel, wartawan Neri Zilber melaporkan, mengutip Radio militer Israel.
Israel pada akhirnya mengeluarkan respon sengit terhadap tembakan roket itu ketika Israel melancarkan serangan besar-besaran di sisi barat dan selatan Damaskus (beberapa hari lalu). Serangan ini mengakibatkan hancurnya beberapa situs, termasuk gudang militer Suriah yang menyimpan peralatan pertahanan udara dan rudal.
Bennett, yang merupakan salah satu pendiri Partai berhaluan Kanan Israel, telah lama menjadi pendukung peningkatan agresi militer terhadap Iran dan Hizbullah di Libanon. Menhan Israel yang baru ini juga menyerukan pencaplokan wilayah Tepi Barat, selain juga bersumpah untuk mencegah pembentukan negara Palestina.
MILTER SURIAH HANCURKAN DRONE MILITAN YANG AKAN MENYERANG BANDARA HAMA
Malam tadi, Tentara Arab Suriah (SAA) berhasil menghancurkan pesawat tak berawak (Drone) dari para militan yang akan menyerang Bandara Militer Hama, kata sebuah laporan militer dari provinsi Hama.
Menurut laporan , militer Suriah mengaktifkan sistem pertahanan udara Pantsir buatan Rusia untuk dengan cepat menembakkan jatuh drone musuh yang mendekati Bandara militer Hama.
Dalam video terlihat sistem pertahanan Pantsir militer Suriah terlihat mencegat drone militen sebelum mereka menyerang Bandara Hama.
MENHAN ISRAEL : ISRAEL AKAN MEMAKSA KEKUATAN IRAN KELUAR DARI SURIAH
Menhan Israel Naftali Bennett mengatakan kepada para pejabat tinggi pertahanan Israel bahwa pasukan fihaknya akan menggagalkan rencana Iran untuk membangun kekuatan dan menyerang Israel dari Suriah, Israel National News melaporkan pada hari Sabtu.
Menhan Israel Bennett mengatakan Israel punya "peluang" untuk mengambil keuntungan dari gejolak internal di Iran (unjuk rasa anti kenaikan BBM) yang sedang berlangsung di Iran, untuk mendesak keluarnya pasukan Revolutionary Guard Corps (IRGC) dari Suriah.
Menhan Israel Bennett berpendapat bahwa Israel harus menekan Iran secara militer guna mengusir mereka dari Suriah. Menurutnya ini adalah saat yang tepat bagi Israel untuk menerapkan tekanan ini karena perhatian pemerintah Iran saat ini diarahkan kepada para pengunjuk rasa di dalam negerinya.
Israel harus meningkatkan serangannya terhadap sasaran-sasaran Iran di Suriah meski ada resiko perlawanan dari Iran, kata Bennett. Dia menambahkan bahwa serangan berkelanjutan terhadap pasukan Iran (DiSuriah) akan meyakinkan Teheran bahwa keberadaan pasukannya di Suriah tidak akan bermanfaat bagi Iran.
Komentar Bennett itu dikeluarkan sembilan hari setelah pasukan Israel melancarkan serangan besar-besaran ke Damaskus selatan dan barat.
MILITAN DI IDLIB SERANG BEBERAPA KOTA DI IDLIB SELATAN
Militan di Idlib selatan melancarkan serangan baru di pedesaan tenggara provinsi Idlib pada hari Sabtu kemarin dalam upaya untuk merebut beberapa situs di dekat Bandara Abu Dhuhour.
Menurut laporan dari Idlib tenggara, kelompok militan Hayat Tahrir Al-Sham dan sekutu mereka merebut empat kota dari Tentara Suriah setelah melihat pasukan Suriah lengah di kota Aja Aajaz.
HTS dan sekutu mereka berhasil merebut kota Aja Aajaz, Istablat, Rasm Al-Ward, dan Sourouj. Gerak maju militan ini terjadi hanya sehari setelah mereka berusaha menguasai kota Aja Aajaz dari pasukan Suriah.
RUSIA KIRIM TANK DALAM JUMLAH BESAR KE SURIAH
Baru-baru ini Rusia telah mengirim sejumlah besar kargo militer ke kota pelabuhan Tartous di Suriah, publikasi Rusia Avia.pro melaporkan minggu ini.
Menurut Avia.Pro, Rusia telah mengirim sejumlah besar tank dan kendaraan lapis baja 'luar biasa' ke Suriah engan kapal Dvinitsa-50 yang merupakan bagian dari Armada Laut Hitam.
“Sekitar sehari yang lalu kapal Rusia 'Dvinitsa-50' itu terlihat sedang berlayar dari Laut Hitammenuju ke Laut Mediterania,” lapor Avia.Pro.
Menurut sumber itu, kapal itu mengangkut kargo yang sangat berat, namun sampai saat ini, belum ada komentar resmi dari Kementerian Pertahanan Rusia . "
Pekan lalu, pengamat kelautan Turki Yoruk Isik memotret sebuah kapal kargo Rusia dari Armada Laut hitam 'Azov' sedang transit di Selat Bosphorus dengan tujuan ke Mediterania timur. Kapal Azov dilaporkan mengangkut sejumlah besar tank dan kendaraan lapis baja.
KELOMPOK HOUTHI MENGKLAIM TALAH JATUHKAN HELI APACHE MILIK ARAB SAUDI
Kelompok Houthi di Yaman mengklaim telah menembak jatuh sebuah helikopter Arab Saudi di dekat perbatasan dengan Arab Saudi pada hari Jumat, kata juru bicara kelompok itu. Koalisi yang dipimpin Saudi belum mengomentari laporan itu.
Sebuah video yang diduga menunjukkan helikopter Saudi yang terbakar dan jatuh dekat perbatasan dengan wilayah Asir di Arab Saudi, yang berbatasan dengan bagian utara Yaman, telah dipublikasikan di platform media sosial.
Video itu memperlihatkan sebuah helikopter serang Apache buatan AS yang dilaporkan terkena rudal darat-ke-udara yang diluncurkan oleh pertahanan udara Yaman.
Seorang juru bicara militer Houthi menyatakan bahwa sembilan rudal balistik dan 20 pesawat tak berawak terlibat dalam operasi itu. dan diklaim lebih dari 350 anggota pasukan koalisi, termasuk dari Saudi, Emirat, dan Sudan, telah terbunuh atau terluka dalam operasi itu. Houthi juga diduga menghancurkan lima depo senjata, sejumlah kendaraan lapis baja, dan sistem pertahanan udara Patriot yang lumpuh.
Zionis Israel bermimpi bahwa setelah Malhamah (perang nuklir), maka negara mereka akan menjadi satu-satunya super power dunia dan menjadi pusat pemerintahan dunia yang akan dipimpin oleh”Al Masih” mereka. Sementara wilayahnya mereka agendakan akan meluas jauh lebih besar dari wilayah Israel saat ini.
Kita akan mencoba mencari tahu dan menganalisa hubungan antara perang di Suriah dan Iraq yang sudah berlangsung 8 tahun ini dengan agenda sebenarnya dari sang panitia Israel. Kita akan menghubungkan titik-titik antara situasi diSuriah utara saat ini dengan Master plan wilayah Israel yang disebut sebagai “The great Israel” atau Israel Raya.
Seperti kita ketahui bersama, Israel adalah satu-satunya negara didunia yang sampai kini belum menetapkan batas resmi negaranya, artinya mereka akan terus mengembangkan wilayahnya sampai mereka mencapai luas territorial yang mereka yakini sebagai ‘tanah yang dijanjikan” itu.
Perubahan Peta Wilayah Israel Sampai 2020
Peta diatas bisa memberi gambaran kasar perubahan wilayah Israel dari tahun ketahun. Pada 1946 Palestina masih dikuasai Inggris, sementara negara Israel dibentuk pada 1948 hanya dengan serah terima dari Inggris ke umat Yahudi, yang anehnya bisa diremikan dengan mandat PBB.
Dari Sungai Nil sampai Sungai Eufrat
Pengikut zionis meyakini bahwa batas geografis wilayah Israel harus membentang mulai dari Mesir sampai ke Irak.
Mereka meyakini, batas-batas tanah yang dijanjikan Tuhan kepada Bani Israel itu telah ditentukan dalam dalam Kitab perjanjian lama, seperti dalam Kitab Kejadian 15:18 :
“Pada hari itu Tuhan membuat perjanjian dengan Abram dan berkata, ‘Untuk keturunanmu aku memberikan tanah ini, dari sungai Mesir sampai ke sungai besar , Eufrat. ‘” (Kejadian 15:18).
Juga ada ayat lain Exodus (Keluaran) 23:31 yang mereka yakini akan menentukan batas-batas wilayah Israel Raya itu yang berbunyi :
“Aku akan menentukan batas daerahmu dari Laut Teberau sampai Laut Filistin dan dari padang gurun sampai sungai Efrat,wsebab Aku akan menyerahkan penduduk negeri itu ke dalam tanganmu, sehingga engkau menghalauxmereka dari depanmu.” (Exodus 23:31)
‘Sungai Mesir’ adalah merujuk pada sungai Nil atau salah satu anak sungai Nil. Kata dalam bahasa Ibrani disebut ‘Nahar’, yang menunjuk pada sungai besar, dan ini sebagaimana terjemahan dalam bahasa Aram.
Sungai Eufrat sendiri dimulai dari wilayah Turki dan mengalir melalui wilayah Suriah dan Irak sebelum akhirnya memasuki Teluk Persia.
Jika batas-batas ini diterapkan, maka luasnya akan ditentukan, maka luas perbatasan Israel selatan dimulai dari Eilat di Israel sampai ke sungai Eufrat, jadi akan melewati sebagian Mesir, Lebanon, Suriah, Yordania, Palestina, Irak, dan bahkan sebagian Arab Saudi dan Kuwait.
Sebuah garis dibuat dari titik yang kemungkinan lokasi dipantai selatan laut Merah yang menjadi tempat penyeberangan umat Yahudi saat dibawa oleh Nabi Musa as, sepertinya sebuah garis lurus ditaris membentang ke wilayah Babilonia di Iraq.
Garis ini akan memasukkan kota Makkah & Madinah juga menjadi target wilayah perluasan.
Para pendiri Zionisme seperti Theodore Herzl, Vladimir Jabotinsky dan David Ben-Gurion juga kembali menegaskan bahwa wilayah Israel Raya harus meluas dari Sungai Nil di Mesir sampai sungai Eufrat , artinya harus meliputi sebagian wilayah-wilayah yang kita sebutkan diatas.
Mereka juga menganggap pembentukan Kerajaan Hashemite Transjordan (Kerajaan Yordania) pada tahun 1922, sebagai pengkhianatan terhadap Mandat Inggris, karena hal itu dianggap menentang hak Zionis untuk menguasai area di sana.
Kapan Ekspansi besar ‘Israel Raya’ akan dimulai ?
Secara langkah-langkah kecil sebenarnya sudah dimulai oleh Israel dalam ekspansi tanpa henti wilayahnya, seperti di Lembah Yordan dan Dataran tinggi Golan dan Jalur Gaza, tapi itu masih jauh dari tujuan akhir.
Israel sangat tahu bahwa selama Rusia masih sebagai Super Power dan masih menempatkan basis militernya diSuriah, maka tidaklah mungkin bagi Israel akan mewujudkan “Israel Raya” itu.
Paling tidak Israel pasti sadar, bahwa selama Rusia masih diSuriah, dan kita lihat Rusia makin menancapkan kekuatan militer dan senjata-senjata canggihnya disana, maka tidak mungkin Israel akan bisa mencaplok lebih banyak lagi wilayah Suriah.
Kemungkinan terbesarnya adalah, bahwa Ekspansi besar untuk membentuk Israel Raya itu hanya bisa mereka mulai setelah perang nuklir, karena pastinya mereka beranggapan Rusia pasti sudah lumpuh sebagai super power, dan Iran juga telah melemah sehingga tidak bisa lagi melindungi Lebanon.
Kilas balik Perang Suriah
Kita kilas balik dulu mulai dari perang Suriah tahun 2011, ketika AS (Israel) dan sekutu arabnya mulai mengguncang Suriah dengan upaya untuk menurunkan Assad. Sebuah upaya yang sebelumnya diprediksi dengan gampang dilakukan hanya dengan menciptakan unjuk rasa dan kelompok pemberontak itu ternyata tidak segampang ketika AS dan sekutunya menggulingkan Qadafi di Libya.
Kegagalan itu kemudian diupayakan ditambal dengan mencipakan ISIS pada tahun juni 2014, dan mendatangkan ratusan ribu militan dari seluruh dunia dengan janji palsu pendirian Khilafah. Meski kedua upaya itu AS (Israel) itu didukung oleh beberapa sekutu arabnya seperti Arab Saudi dan Qatar yang mendanai puluhan kelompok bersenjata, Turki dan Yordania sebagai pintu masuk para militan dari seluruh dunia,
Sementara itu, jauh sebelum perang Suriah, atas perintah AS dengan senang hati Arab Saudi mau melaksanakan perintah untuk mendanai penyebaran aliran Wahabi radikal keseluruh dunia. Makanya tidak heran, begitu cepat ratusan ribu militan ISIS didatangkan keSuriah. Bodohnya, Pangeran Arab Saudi MBS malah membocorkan sendiri agenda ini.
Saudi kemudian melaksanakannya lewat berbagai macam kedok bantuan pembangunan Masjid, atau kelompok pengajian eksklusif diseluruh dunia dengan melibatkan para penyeru yang tidak faham geopolitik akhir zaman. lewat ceramah offline dan online diYoutube, bahkan masih berlangsung hingga kini. Khusus untuk penghancuran Suriah, kita melihat lebih difokuskan pada propaganda anti Assad dan anti shiah.
Beberapa kegagagalan AS dan sekutu arabnya itu kemudian ditindak lanjuti dengan upaya untuk mendanai suku Kurdi diSuriah utara agar bisa memisahkan diri dari negara Suriah dan mulai membentuk otoritas pemerintahan sendiri pada tahun 2017.
Untuk tujuan itu, tidak tanggung-tanggung, saat itu seorang menteri Arab Saudi sendiri Thamer al-Sabhan datang kewilayah Kurdi diSuriah Utara untuk bertemu utusan AS dan Kurdi untuk mendukung upaya separatisme Kurdi untuk mendirikan negara sempalan diSuriah utara.
Proyek diSuriah utara itu juga didukung 73 negara anggota koalisi AS dalam NATO, selain negara-negara Arab teluk dan Turki, total sekitar 80 negara yang menyerang Suriah, mirip yang disebutkan Hadist bahwa Rum (barat) akan menyerang dengan 80 bendera.
Seperti biasa, proyek militer AS dimanapaun selalu dibungkus dengan dalih manis, maka pendirian Pemerintahan otoritas Kurdi itu, kemudian diprakarsai AS dengan dalih menciptakan stabilitas, membendung teroris dan pemulihan layanan publik bagi suku Kurdi diSuriah utara dan timur laut , wilayah yang telah direbut dari ISIS.
Turki, Turki yang licin yang sejak awal perang Suriah selalu bisa mengambil mengambil keuntungan dari membanjirnya pengungsi Suriah dengan dengan mendapat dana jutaan dolar dari neraga-negara Eropa , dan juga dari transaksi minyak jarahan ISIS, nampaknya kini mulai risih dengan jutaan pengungsi Suriah yang ada diwilayahnya. Turki kini mengatakan ingin melakukan dua langkah sekaligus, mengusir kelompok bersenjata Kurdi YPG dari perbatasannya dan sekaligus memulangkan pengungsi Suriah.
Sekarang kita melihat secara kasat mata adanya sandiwara dan main mata antara Turki dan AS. Pasukan AS berpura-pura ditarik keluar dari suriah dan ditempatkan diSuriah utara, tapi hanya beberapa hari kemudian mereka kembali keSuriah dan bahkan secara terang-terangan menguasai dan menjarah ladang-ladang minyak Suriah.
Sementara itu, Turki yang telah sepakat dengan Rusia dengan zona aman selebar 30km dan YPG Kurdi sudah menarik diri dari perbatasan, tapi Turki juga sama saja dengan tuannya AS, dan mulai terlihat kemunafikannya, Kini Turki berniat tetap akan melanjutkan operasi militernya untuk menyerang YPG.
Ada apa sebenarnya dibalik sandiwara para musuh Islam dan para sekutunya itu? Apakah AS disana demi minyak? Tidak sama sekali, sejak penemuan Shale oil di AS, AS sebenarnya tidak lagi tergantung kepada supply minyak dari manapun.
Kemelut yang terjadi disekitar sungai Eufrat tidak sedangkal yang kita lihat, ada agenda besar Israel disana.
Kemungkinan Skenario yang akan terjadi
Jika AS nantinya menguasai Jalur bebas militer (zona deskalasi) selebar 30km yang membentang antara barat laut Suriah sampai keIraq utara sepanjang sekitar 120km itu, dan kemudian menyerahkannya kepada Israel, maka nantinya (setelah perang nuklir) wilayah itu menjadi area yang sangat strategis bagi Israel untuk mengepung kekuatan Rusia yang ada diSuriah,
Itulah kenapa AS kita predikisi tidak akan hengkang dari Suriah utara dan Iraq utara, meski sebenarnya telah kehilangan alasan awalnya untuk membasmi teroris, dan kini dengan alasan lain menguasai (menjarah) ladang minyak Suriah.
Dan Turki…, Turki yang ngotot dengan pembentukan zona deeskalasi itu jelas sedang menyiapkan area itu untuk nantinya diserahkan kepada pasukan AS, dan AS akan secara total menduduki jalur deeskalasi itu dengan dalih menjaga stabilitas, atau mencegah dari penguasaan teroris, atau dalih lain.
Skenario kedua adalah, bahwa seluruh 73 anggota NATO dan Arab Saudi dan sekutunya akan mengirimkan pasukannya (bukan proksi lagi) keSuriah utara untuk menyerang Suriah dengan tujuan Assad harus diturunkan dengan “dalih” sebagai diktator .
Skenario ini harus dilakukan karena, sudah jelas metode menjatuhkan Assad dengan mendatangkan militan dari seluruh dunia keSuriah tidak akan pernah berhasil, karena pasti akan dilibas oleh Tentara Suriah dibantu Rusia dan Iran.
Jika skenario kedua ini terjadi, bisa dipastikan dan hampir bisa dipastikan bahwa perang nuklir antar Super power itu akan dimulai, dan tentu saja juga akan melibatkan Iran, karena Iran juga punya pasukan diSuriah dan Iran adalah musuh terbesar Israel.
Rusia sudah pasti akan membela mati-matian serangan ke Suriah, karena sebagai negara mayoritas Kristen Orthodox, Rusia menganggap Suriah punya sejarah yang penting atas penyebaran agama Nasrani oleh Nabi Isa as. Dan diseluruh dunia, hanya di Suriah yang ada suatu lokasi yang masih menggunakan bahasa Aramic, bahasa yang digunakan oleh Nabi Isa as.
Di perkampungan yang berpopulasi 5000 jiwa itu, umat Islam dan umat Nasrani, dua umat yang berbeda agama, berbeda kitab suci, tapi diturunkan dari satu Tuhan yang sama itu sudah hidup berdampingan selama ribuan tahun, meski Islam datang 600 tahun belakangan
.
Kesimpulan
Berangkat dari konsep Israel raya itu, maka sebenarnya konflik terakhir diSuriah utara yang diciptakan NATO dan sekutunya Saudi dan Turki dan Qatar itu sudah mulai terlihat nyata bergeser mengarah keagenda sebenarnya dari Israel dalam perang Suriah.
Perang Suriah yang secara awam terlihat hanya sekedar upaya menurunkan Assad dan mengganti dengan pemimpin yang tunduk kepada Israel itu mulai terlihat sebagai sebuah upaya nyata pembebasan wilayah Suriah utara dan Iraq utara untuk pada akhirnya nanti akan diserahkan kepada Israel.
Itulah sebabnya AS masih bercokol di Suriah utara dan Iraq utara. dengan alasan menjaga ladang minyak Suriah dari upaya penguasaan ISIS. Sebuah dalih bodoh yang dipaparkan AS kepublik, bukankah presiden AS Donald Trump sendiri mengatakan ISIS telah dibasmi ?
Campur tangan langsung Israel kini mulai terlihat diSuriah utara, jika dulu mereka melakukannya secara diam-diam atau lewat kaki tangannya AS, kini secara terbuka Israel menawarkan bantuan dana dan persenjataan ke Kurdi Suriah dengan dalih palsu agar bisa menghadapi Turki.
Setelah Kurdi Suriah berkali-kali dikhianaiti AS, maka apa yang akan terjadi diSuriah utara kini kuncinya hanya tinggal pada konsistensi Kurdi , apakah mereka yakin mau bergabung kembali dalam pemerintahan Suriah, atau sekali lagi mau dibodohi oleh tipu daya AS dan Israel.
Lalu, masih adakah diantara kita umat muslim yang mau dibodohi AS dan Israel untuk masuk dalam jebakan agenda mereka dan tergiur dengan tipu daya mereka dengan janji pendirian Khilafah Islam di Iraq dan Suriah?
Kebodohan adalah salah satu musuh kita, Quran sudah memandu bahwa musuh Islam adalah zionis, tapi banyak diantara kita yang tidak mau memakai panduan agama dan mau dibodohi oleh para penyeru di medsos atau Youtube yang membelokkan musuh Islam adalah bukan Israel, tapi sekte Islam yang lain, atau siapa yang ditunjuk AS sebagai musuh.
Hadist juga memandu kita untuk bagaimana menghadapi fitnah-fitnah akhir zaman, untuk tidak langsung bertindak, seperti berangkat keSuriah membunuhi saudara-saudara muslim sendiri, tapi cari tahu apa yang sebenarnya terjadi. Jangan gampang tertipu oleh tipu daya AS (Israel).
Saudara dan saudari dan para ulama sekalian, Assalamualaikum wa rahmatullahi wabarkatuh.
Ini benar-benar saat yang membahagiakan bagi saya untuk berada di sini bersama Anda, dan saya berterima kasih kepada Abadie atas undangannya dan hadir disini bersama Anda hari ini. Dulu saya pernah menghadiri konferensi seperti ini di Teheran dan kali ini untuk pertama kalinya diselenggarakan di Inggris .
Saya juga sangat senang bertemu dengan Sheikh Mohammed. Saya pernah satu kali bertemu dengan beliau sebelumnya, dan juga senang bertemu dengan Sheikh Hawari yang sudah saya kenal selama beberapa tahun dan sekarang menjadi teman baik saya.
Topik kita kali ini adalah persatuan Muslim, dan saya ingin mengingatkan kembali suatu peristiwa di kota Shiraz ketika saya mengunjungi Ayatollah Binazadi karena Ayatollah Binazadi ingin tahu tentang profil saya.
Saya katakan bahwa ketika saya mempelajari Quran, saya tidak harus berangkat dari apakah saya Sunni atau shiah , dan Ayatollah Binazadi mulai menyukai dan dia menikmatinya dan dia berkata begitulah harusnya cara mempelajari Quran. Quran Ini adalah kunci untuk menyatukan kita, Quran itu adalah kebenarannya yang mutlak, dan segala sesuatu diluar dari Al-Quran tidak mempengaruhi kebenaran mutlak Al-Quran, Dan dengan Quran itulah kita akan memahami apa pun yang berada di luar Al-Qur’an.
Dengan pernyataan beliau ini, sekarang kita dapat melanjutkan dan kita tidak punya banyak waktu dengan Anda hari ini tetapi jelas dunia Islam sekarang dalam situasi yang berantakan, dan jelas fihak yang bertanggung jawab atas kekacauan yang kita hadapi saat ini adalah Shaitaan al Kabeer (setan besar) yang dinyatakan oleh Ayatullah Khomeini.
Aku mencintai beliau. Satu-satunya yang aku tidak tahu adalah apakah akan ada lagi orang lain yang seberani beliau yang mengarahkan telunjuknya secara langsung ke Washington.
Apakah saya harus mengingatkan Anda tentang hal ini? Apa anda akan melupakan ini begitu saja ? atau anda akan mengatakan ada setan besar lain yang menjadi penyebab utama kekacauan disunia saat ini.
Dunia tempat kita hidup saat ini sudah berbeda dari kemarin, di mana saat ini orang melakukan perjuangan tanpa henti untuk terbebas dari penindasan yang tak henti-hentinya. Mereka (AS) melakukan itu dengan segunung kebohongan untuk memaksakan penguasaan atas seluruh umat manusia, agar kemudian mereka dapat menyerahkan kekuasaan itu kepada Negara Israel.
Apakah itu begitu sulit untuk dipahami? Apakah mungkin bagi kita untuk bisa bersatu sedangkan mereka ingin menguasai kita?, mereka ingin menguasai seluruh dunia, mereka ingin agar Rusia tunduk kepadanya, dan China , Iran, Venezuela juga harus tunduk kepadanya.
Apakah mungkin bagi kita untuk bersatu tanpa kita memahami kenyataan yang kita berhadapan hari ini?, saya ulangi, Apakah mungkin kita bisa bersatu dan melakukan upaya untuk membawa persatuan dalam barisan kita, tanpa harus memahami realitas yang sedang kita hadapi hari ini?,
Apakah Al-Quran menjelaskan kenyataan ini? Kita akan mulai dengan suatu ayat dari surat An-Nahl, dimana Allah SWT mengatakan bahwa Dia menurunkan Al-Quran untuk menjelaskan semua hal. Dan karena itu juga menjelaskan situasi dunia tempat kita hidup sekarang ini,
Sebuah dunia di mana satu fihak yang memiliki kekuatan luar biasa dalam sejarah, kemudian menggunakan kekuatan itu untuk menindas, menggunakan kekuatan itu untuk merusak, dan menggunakan kekuatan itu untuk menaklukkan seluruh umat manusia dengan aturan yang mereka buat.
Apakah Al-Qur’an menjelaskannya ?, tetapi dengan izin anda kami dapat memberikan pandangan sekilas tentang apa yang dikatakan Al-Quran. Allah SWT berfirman tentang sebuah kota, Allah tidak menyebutkan nama kota itu, Allah tidak mengiidentifikasi kota itu, tapi Allah bersabda :
“Sungguh tidak mungkin atas (penduduk) suatu negeri yang telah Kami binasakan, bahwa mereka tidak akan kembali . Hingga apabila telah dibukakan (tembok) Ya juj dan Ma juj, dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi. (QS. al Anbiya 95-96)
Allah menghancurkan kota itu, da Dia mengusir penduduknya dari kota itu, kemudian Dia melarang mereka untuk kembali, mereka hanya bisa kembali ke kota itu sebagai turis, itu tidak masalah. tetapi mereka tidak akan bisa pernah bisa kembali ke kota ini untuk mengklaimnya kembali sebagai miliknya, sampai dilepasnya Ya’juj ma’juj.
Dan kemudian Quran melanjutkan dengan berbicara tentang sebuah peristiwa yang akan terjadi hanya sekali dalam sejarah, artinya itu belum pernah terjadi sebelumnya dan tidak akan pernah terulang lagi (Surat al Kahfi). Adalah sekelompok orang yang begitu kuat sehingga Zulqarnain harus membangun tembok untuk melindungi orang-orang dari keganasan mereka itu,
Sekelompok orang yang menggunakan kekuatan untuk menindas dan merusak. Kemudian Quran melanjutkan dengan mengatakan bahwa ketika mereka dilepaskan, maka sesuatu akan terjadi di dunia. Izinkan saya mengulanginya sekali lagi, Suatu peristiwa yang akan terjadi yang akan menjadi peristiwa unik dalam sejarah manusia, yang belum pernah terjadi sebelumnya dan itu tidak akan pernah terjadi lagi, hanya sekali.
Orang-orang ini dengan kekuatan besarnya meggunaannya untuk menindas dan merusak. Mereka menyebar ke segala arah …di manapun tempat di dunia dan ketika mereka melakukan itu, barulah setelah itu penduduk kota itu akan dibawa pulang kembali ke kota itu.
Kota apakah itu? kota manakah itu ? sudah sangat jelas dan terang benderang bahwa kota itu adalah Yerusalem.
Sudah sangat terang benderang, setelah ya’juj ma’juj dilepaskan ke dunia dan mereka yang memiliki kekuatan, dan mereka menggunakan kekuatan itu untuk menindas dan merusak, adalah orang-orang yang tadinya mengusir dan menyebar mereka ke seluruh dunia.
Dan Iran faham mereka itu dengan sangat baik, oh ya.. Iran sangat tahu mereka itu. Iran memiliki sejarah panjang dengan orang-orang ini, Orang-orang jahat yang ketika mereka menyebar keseluruh dunia, mereka menyebar ke India , mereka menyebar ke Afrika, mereka juga menyebar ke China, mereka pergi ke semua tempat dan mereka mengambil alih penguasaan atas seluruh dunia. Kemudian mereka akhirnya membawa orang-orang Yahudi kembali ke Yerusalem untuk kemudian mengklaimnya kembali sebagai milik mereka,
Tetapi ketika kita menafsirkan Al-Quran yang merupakan Takwiil, artinya hanya Allah yang dapat memastikan bahwa interpretasi kita adalah benar, dan ketika kita menyebut bahwa kota itu adalah Yerusalem. kita juga harus mengatakan Allahhualam.
Kita tidak perlu bertarung satu sama lain saat memahami interpretasi Al-Quran atau interpretasi Hadits, jika kita menafsirkan Al-Quran dengan benar maka itu adalah kebenaran dan kebenaran akan bertahan, tidak akan ada yang bisa menghalangi jalan kebenaran. Dan jika kita menafsirkan Quran dengan cara yang salah, maka besok itu akan dilupakan oaring begitu saja dan hanya akan terbuang percuma.
Jadi jika ini adalah kenyataan yang kita hadapi hari ini, kita berharap untuk bisa memahami, mengapa persatuan politik tidak mungkin terwujud, mereka ingin agar kita semua masuk ke dalam sebuah wadah peleburan yang tidak berTuhan, sebuah wadah peleburan yang tidak berTuhan …di mana kebenaran tidak lagi diakui sebagai supremasi hukum tertinggi.
Ketika Allah SWT berkata kepada Nabi Dawud as, bahwa kebenaran harus ditegakkan .., hukum Allah harus ditegakkan sebagai hukum tertinggi, tapi mereka mengatakan “tidak”, mereka bilang “hukum tertinggi” adalah “hukum kita”.
Dan mereka menciptakan sesuatu yang mungkin pernah Anda dengar, yaitu apa yang disebut Organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), saya rasa anda pernah mendengar tentang itu, dan mereka mengatakan “hukum kita” adalah hukum tertinggi.
Tetapi Alllah mengatakan bahwa kebenaran adalah hukum tertinggi. Hanya ada Ahmad Soekarno, Ahmad Soekarno dari Indonesia adalah satu-satunya orang yang menarik diri dari keanggotaan PBB. dan semoga Allah memberinya Surga untuknya.
Mereka tidak hanya menciptakan Organisasi PBB, tetapi mereka juga menciptakan organisasi yang mungkin anda telah mendengarnya, yaitu Dana Moneter Internasional (IMF) . Allah teleh menyediakan kita uang, Dia memberi kita “Dinar” seperti yang disebut dalam Al-Quran, Dia juga memberikan kita “Dirham” yang juga disebut dalam Al-Quran.
Allah telah memberi kita uang yang bahkan masih bisa dibelanjakan untuk membeli makanan setelah berumur 300 tahun, ceritanya da di Surat Al Kahfi. Jadi ini adalah uang yang punya nilai intrinsik, bukan kertas yang merupakan palsu uang yang haram itu.
Jadi mereka memberi kita Dana Moneter Internasional (IMF), dan mereka mengatakan hukum Allah bukanlah hukum tertinggi, tapi hukum “kami” adalah hukum tertinggi itulah yang mereka katakan, dan kita semua kemudian masuk ke dalam IMF.
Dan kemudian IMF mengatakan dalam artikel perjanjiannya, bahwa Anda dilarang menggunakan emas sebagai mata uang… Anda dilarang menggunakan emas sebagai mata uang… Anda dilarang menggunakan emas sebagai uang. Allah telah menjadikan (uang emas dan perak) sebagai mata uang yang halal, tapi mereka membuatnya menjadi Haram,
ini adalah kenyataan yang kita hadapi kita hari ini. dan puji bagi Allah untuk Ahmed Sukarno, ketika pada tahun 1950-an dia mengeluarkan Indonesia dari keanggotaan IMF.
Dan kita sedang menunggu sekarang kapan saat (persatuan umat) itu akan tiba, waktu saya sudah habis, kami menunggu kapan saat itu akan tiba. Jika kita serius tentang persatuan Muslim, jika kita serius untuk menjadi hukum Allah sebagai hokum tertinggi, apa yang akan kita lakukan di PBB? jika kita tulus dan serius menganggap hukum Allah sebagai hukum tertinggi, apa yang akan kita lakukan di IMF?
Sudah saatnya kita bangkit dan keluar dari jeratan berbisa (jeratan hutang) itu , sehingga kita dapat mencoba membangun persatuan kesatuan dalam barisan kita.
Amerika serikat sedang berupaya untuk memisahkan wilayah di tepi timur Sungai Eufrat secara illegal dari Suriah, dan membuat negara kuasi ilegal di sana, kata Menlu Rusia Sergei Lavrov saat berbicara di ‘Paris Peace Forum’ pada hari Selasa.
“Di tepi timur Sungai Eufrat itu, AS sedang melakukan segala kemungkinan untuk menciptakan struktur negara kuasi, dan meminta Negara-negara Arab Teluk untuk melakukan investasi besar dalam rangka menciptakan pemerintahan lokal yang berbasis Pasukan Demokrat Suriah SDF, Kurdi , Unit Perlindungan Rakyat YPG dan lainnya, dengan niat yang jelas untuk melepaskan wilayah ini dari Suriah, dan menguasai ladang minyak yang ada di sana, “kata Lavrov.
Pada saat yang sama, Lavrov menuduh AS melarang para negara sekutunya untuk berinvestasi dalam rekonstruksi kembali infrastruktur Suriah (yang hancur akibat perang).
“Soal rekonstruksi Suriah, kami bersama dengan pemerintah Suriah mendukung untuk mengundang semua negara (untuk berpartisipasi), dalam membangun dan memodernisasi infrastruktur dan kembalinya para pengungsi, agar Suriah dapat kembali ke kehidupan normal. Tapi AS dengan tegas menolak pentingnya hal ini, dan melarang sekutunya di NATO, Uni Eropa, dan negara-negara di kawasan (teluk) untuk berinvestasi dalam proyek apa pun di wilayah yang dikuasai pemerintah Suriah, ” kata menlu Rusia.
Tahun lalu, otoritas Suriah memperkirakan bahwa dalam satu dekade kedepan memerlukan investasi sekitar $200M – $400M untuk membangun kembali infrastruktur Suriah paska perang. AS dan sekutu-sekutunya di Eropa telah menolak berkomitmen untuk mendanai upaya-upaya rekonstruksi, meskipun banyak negara Eropa menghadapi ketegangan sosial yang besar, karena masuknya pengungsi Suriah ke Eropa.
Inkonsistensi Kurdi
Dalam sambutannya pada hari Selasa itu, Lavrov mendesak Kurdi Suriah untuk ikut ambil bagian dalam dialog politik tentang situasi di negara itu, tetapi meminta perwakilan Kurdi untuk konsisten dalam posisi mereka.
“Jika sejak awal konflik, mereka memutuskan bahwa mereka dapat bertindak dengan dukungan AS, yaitu saat mereka mengumumkan pembentukan Federasi Rojava, dan AS akan mendukung Kurdi dalam gerakan separatismenya, ini adalah keputusan mereka,” kata Lavrov. Dan “kami berusaha menjelaskan kepada mereka dan pemerintah Suriah tentang pentingnya untuk memulai dialog antara Damaskus dan Kurdi. Tapi Kurdi tidak menunjukkan minat dalam hal ini. Mereka yakin bahwa AS akan selalu mendukung mereka,” kata Lavrov menambahkan.
Lavrov menyesalkan bahwa meskipun otoritas Kurdi meminta bantuan Moskow untuk memulai dialog dengan pemerintah Suriah, ketika AS mengumumkan penarikan sebagian dari Suriah timur pada Oktober, tapi kini mereka tampaknya tidak berminat lagi untuk berdialog dengan Suriah, setelah AS mengatakan bahwa mereka akan kembali keSuriah untuk menguasai ladang minyak Suriah.
“Dalam benak saya , saya tidak ragu bahwa solusi untuk Suriah dapat dicapai, hanya jika kepentingan Kurdi, dan semua kelompok etnis Suriah, diperhitungkan,” tegas Lavrov.
Sehubungan dengan Kurdi Suriah, pemerintah Damaskus telah berulang kali berbicara menentang penciptaan otonomi khusus untuk Kurdi negara itu, mengutip sifat multi-etnis dan multi-konfesional dari Suriah.
Trump: ‘Saya Suka Minyak’
Dalam beberapa minggu terakhir Presiden AS Donald Trump telah berulang kali mengatakan bahwa AS akan “menjaga” minyak Suriah, dan Pentagon mengklarifikasi bahwa misi militer AS di Suriah sekarang adalah termasuk mencegah ladang minyak Suriah agar tidak jatuh ke tangan teroris atau ke pemerintahan Asad.
Komentar Trump itu mendapat kecaman luas, termasuk di antara para sekutu politiknya di AS, dimana mereka memperingatkan bahwa menjarah sumber daya alam negara lain adalah melanggar hukum internasional.
Mengomentari komentar Presiden Trump mengenai minyak Suriah, Presiden Suriah Bashar al Assad mengatakan bahwa kebijakan presiden AS itu bukanlah hal yang baru dalam pemerintah AS, CIA dan lainnya yang terlibat dalam penyelundupan dan penjarahan minyak Suriah yang telah dimulai sejak 2014.
Dalam sebuah wawancara dengan RT (Russia today), Presiden Suriah Assad berbicara soal ‘false flag” serangan kimia, militan asal Eropa, penjarahan minyak,sanksi ekonomi dan gagalnya fihak barat merebut hati rakyat Suriah dengan cara kekerasan.
“Yang paling berbahaya adalah ketika Eropa mendukung para teroris di Suriah, ini adalah bagian yang paling berbahaya”.
“Jadi, ini adalah sebuah kemunafikan; bagaimana bisa sekarang anda (Eropa) takut pada para militan yang mayoritas adalah orang-orang moderat dan beberapa diantaranya berfaham teroris, sementara Anda sendiri secara langsung mendukung paling tidak puluhan ribu dan mungkin ratusan ribu para teroris itu untuk datang ke Suriah, dan kini Anda takut ketika mereka akan kembali ke negara Anda, ” kata Assad dalam wawancara dengan Afshin Rattansi dari RT.
Sanksi ekonomi sebagai senjata perang
Assad kemudian mengkritik penyitaan kapal tanker Iran oleh Inggris yang terkait dengan pengiriman Minyak ke Suriah pada awal tahun ini, Assad menyebut penyitaan tanker itu sebagai tindakan “pembajakan” yang dimaksudkan untuk menghukum rakyat Suriah karena mereka berpihak pada pemerintah dan bukan pada fihak teroris.
“Mereka ingin mempengaruhi rakyat Suriah, mengapa? Karena mereka mengharap rakyat Suriah mau bangkit melawan pemerintah, selama berbagai tahap perang itu, tetapi mereka tidak berhasil melakukannya”.
Mereka (rakyat Suriah) itu diharapkan akan mendukung teroris, ‘pemberontak moderat,’ dan malaikat penyelamat “White helmet”, tetapi ternyata tidak , mereka tetap berdiri bersama fihak pemerintah.
Jadi,(dengan sanksi ekonomi itu) mereka ingin agar rakyat Suriah harus dibuat menderita, mereka harus membayar harganya.
Pertama-tama, Eropa ingin agar rakyat Suriah belajar untuk mau berdiri dengan agenda mereka (Eropa). Kedua, ini mungkin sebagai upaya terakhir untuk mendorong agar rakyat Suriah mau menentang pemerintah mereka, ”kata pemimpin Suriah itu.
Pada tahun 2011, saat pemberontakan mulai merebak luas di dunia Arab yang dikenal sebagai “Arab spring”, kemudian juga menyebar ke Suriah tetapi keadaan malah berubah semakin buruk setelah pemberontakan itu, dan mengakibatkan perang yang berkepanjangan dan disebut oleh PBB sebagai bencana kemanusiaan terburuk di abad ke-21.
Menurut presiden Assad, AS mengambil pendekatan berbeda dalam upaya menggulingkan pemerintahannya, perang dilakukan dengan proksi jihadis. Bertentangan dengan deklarasi public AS bahwa kelompok-kelompok teroris seperti Al-Qaeda, Front Nusra atau Negara Islam (IS, sebelumnya ISIS) harus dihancurkan. AS sama sekali tidak ragu untuk mendukung mereka selama mereka mau mengikuti tujuan AS.
“Al-Qaeda adalah proksi AS untuk melawan pemerintah Suriah, melawan pemerintah Rusia dan pemerintah Iran,” jelasnya. Bagaimana bisa tiba-tiba ISIS muncul pada tahun 2014? Entah dari mana datangnya, mereka bisa muncul dari ketiadaan baik di Irak dan Suriah pada saat yang sama, dengan persenjataan Amerika ? ini sangat jelas.
Pendidikan Dan Kesehatan sudah lama digratiskan
Suriah secara tradisional memiliki sektor pelayanan publik yang kuat, yang menyediakan banyak layanan seperti layanan kesehatan atau pendidikan gratis atau dengan harga subsidi. Dengan ekonomi yang lumpuh akibat perang, semakin banyak orang yang bergantung pada pemerintah untuk mendapatkan hal-hal mendasar seperti makanan atau minyak pemanas (ruangan).
AS dan Turki dan ISIS Bekerjasama dalam menjarah minyak
Saat dulu ISIS di puncak kekuatannya, tidak mungkin mereka bisa menyelundupkan minyak yang bernilai jutaan dolar per bulan dari Suriah tanpa diketahui oleh AS “. Sejak ISIS mulai menjarah minyak Suriah pada 2014, mereka memiliki dua mitra: yaitu presiden Turki Tayyip Erdogan dan kroninya, dan AS baik dari CIA atau yang lain,” kata presien Assad.
“Penjarahan minyak dan kekayaan Suriah itu secar terbuka diawasi oleh AS, dan masih berlanjut hingga hari ini, penjarahan itu tidak berhenti sampai perang berakhir.” Tambahnya.
“Amerika selalu berusaha menjarah setiap negara lain dengan cara yang berbeda, tidak hanya minyak atau uang mereka, tapi juga sumber daya keuangan mereka. Mereka menjarah hak-hak mereka, hak-hak politik mereka, dan semua hak lainnya. Itulah peran historis mereka setidaknya setelah Perang Dunia 2.”
Tentara dan rakyat Suriah mau berjuang jika presidennya diktator
Narasi tentang perubahan rezim di Suriah biasanya berfokus pada Assad dan lingkaran dalamnya, dengan mengklaim bahwa dengan mengganti pemimpin yang disebut AS sebagai ‘diktator’, maka akan memastikan perubahan positif di Suriah.
“Assad must go” telah lama menjadi “mantra” di Barat. Assad sendiri mengatakan gagasan itu sebagai “konyol” karena ratusan ribu warga Suriah yang bertempur di pihak Damaskus tentu saja tidak mempertaruhkan nyawa mereka untuk dia, tapi untuk negara Suriah.
“Orang (rakyat dan tentara) akan rela mati, untuk suatu tujuan membela negara mereka, mempertahankan keberadaan mereka, dan masa depan mereka.”
“Perang di Suriah adalah soal merebut hati rakyat, dan Anda tidak bisa merebut hati rakyat dengan membombardir mereka,” katanya. “Bagaimana orang-orang Suriah dapat mendukung negara mereka dan presiden mereka dan pasukan mereka, jika presidennya membunuhi mereka?”
Presiden Suriah Bashar Al-Assad diwawancara oleh TV Al-Ikhbariya dan TV Al-Sourya pada hari Kamis 31/10 /19 lalu untuk membahas beberapa perkembangan di seluruh negara, termasuk kematian Abu Bakar Al-Baghdadi , penarikan AS dari perbatasan, masalah Kudi Suriah, Intervensi Saudi, sandiwara AS dan Turki , kesepakatan Rusia-Turki, mengatasi kesulitan ekonomi akibat perang dan sanksi AS, sampai ke masalah penanganan Korupsi.
Sedikit biografinya, Assad lahir pada 11 september 1965. Pendidikan yang di tempuh adalah menyelesaikan kuliah di Fakultas kedokteran di Damaskus tahun 1988. Dan kemudian masuk Akademi militer di kota Homs di Suriah utara.
Jika selama ini anda hanya mendapat informasi tentang keburukan Assad dari para pemecah belah agama diMedsos dan Youtube, sebaiknya simak langsung bagaimana cara berfikir orang yang banyak difitnah sebagai diktator ini.
Jurnalis: Halo dan selamat datang di wawancara khusus ini dengan Presiden Republik Arab Suriah Yang Mulia Dr Bashar al-Assad. Terima kasih telah menerima kami Bapak Presiden. Wawancara terakhir Anda dengan media Suriah adalah beberapa tahun yang lalu dan karenanya kami memiliki banyak pertanyaan. Kami akan mulai dengan pertanyaan politik dan kemudian pindah ke masalah internal.
Presiden Assad: Terima kasih kembali, dan seperti biasa mari kita berbicara dengan penuh keterbukaan.
Tentang Kematian Al Baghdadi
Jurnalis: Bapak Presiden, terima kasih banyak telah menerima kami. Karena masalah yang mendesak pada saat adalah politik, maka kita akan mulai dengan politik, Bapak Presiden. Beberapa hari lalu AS mengumumkan bahwa pemimpin organisasi teroris ISIS Abu Bakar al-Baghdadi telah terbunuh. Dan AS juga berterima kasih kepada Rusia, Suriah, Irak, Turki dan Kurdi karena membantu membunuh Abu Bakar al-Baghdadi. Trump juga berterima kasih kepada Suriah, tetapi kami belum mendengar komentar dari Damaskus. Apa pendapat Anda tentang ino? Apakah Suriah benar-benar mengambil bagian dalam operasi ini?
Presiden Assad: Sama sekali tidak, kami hanya mendengar hal ini dari media. Mungkin, alasan di balik AS menyebut sejumlah negara sebagai peserta dalam operasi ini adalah untuk memberikan kredibilitas, agar negara-negara ini akan merasa tidak malu, tetapi tampakya AS mencoba menggambarkan bahwa mereka adalah bagian dari sebuah operasi “hebat”. Dan dengan cara ini, mereka dikreditkan sebagai telah memerangi terorisme. Kami tidak membutuhkan kredit seperti itu. Kami yang memerangi terorisme. Kami tidak memiliki hubungan dan tidak memiliki kontak dengan pemerintah AS.
Yang lebih penting lagi, kita tidak benar-benar tahu apakah operasi itu benar-benar terjadi atau tidak. Tidak ada pesawat yang terdeteksi di layar radar. Dan mengapa mayat al Baghdadi tidak pernah diekspose? Ini adalah skenario yang sama yang terjadi saat mereka menyebut telah membunuh Osam Bin Laden.
Jika mereka mencoba menggunakan dalih yang berbeda untuk tidak menunjukkan mayat al Baghddai, mari kita ingat bagaimana saat Presiden Saddam Husain ditangkap dan seluruh operasi dipaparkan dari A ke Z; mereka menunjukkan gambar dan klip video setelah mereka menangkapnya. Hal yang sama terjadi ketika mereka membunuh putra-putranya beberapa bulan kemudian; mereka menunjukkan mayat-mayat itu.
Jadi, mengapa mereka menyembunyikan segala sesuatu tentang operasi Osama Bin Laden dan sekarang juga operasi Baghdadi? Ini adalah bagian dari trik yang dimainkan oleh AS. Itu sebabnya kita tidak boleh percaya semua yang mereka katakan kecuali mereka memberikan bukti. Politisi AS sebenarnya adalah bersalah sampai terbukti bahwa mereka tidak bersalah, bukan sebaliknya.
Jurnalis: Tuan Presiden, jika al Baghdadi benar-benar terbunuh, apakah ini berarti akhir dari organisasinya, atau apakah hanya seperti biasa bahwa akan ada pemimpin baru dan organisasi baru yang sedang dipersiapkan ketika kartu-kartu pemimpin pendahulunya telah terbakar?
Presiden Assad:Pertama, Baghdadi adalah mewakili ISIS, dan ISIS mewakili jenis doktrin yang merupakan doktrin Wahhabi ekstremis. Jenis pemikiran ini telah berumur lebih dari dua abad. Selama pemikiran ini masih hidup dan belum surut, ini berarti bahwa kematian Baghdadi atau bahkan kematian ISIS secara keseluruhan, tidak akan berpengaruh pada pemikiran ekstremis ini.
Mengenai Baghdadi sebagai seorang individu, sudah menjadi rahasia umum bahwa tadinya dia berada di penjara di Irak, dan mereka (AS) mengeluarkan dia agar memainkan peran ini. Jadi, dia adalah seseorang yang bisa digantikan orang lain setiap saat. Apakah dia benar-benar terbunuh? Apakah dia terbunuh tetapi dengan metode yang berbeda, dengan cara yang sangat biasa? Apakah dia diculik? Apakah dia disembunyikan? Atau apakah dia telah dipindahkan setelah operasi wajah? Hanya Tuhan yang tahu.
Politik AS tidak berbeda dengan Hollywood; yang bergantung pada imajinasi. Bahkan bukan fiksi ilmiah, hanya sekedar imajinasi belaka. Jadi, Anda bisa melihat politik AS dari film Hollywood atau Anda bisa melihat film Hollywood lewat politik AS.
Saya percaya semua yang berhubungan dengan operasi ini adalah tipuan. Artinya, Al Baghdadi (yang baru) akan diciptakan kembali dengan nama yang berbeda, individu yang berbeda, atau ISIS secara keseluruhan dapat direproduksi sesuai kebutuhan dengan nama yang berbeda tetapi dengan pemikiran dan tujuan yang sama. Sutradara darai seluruh skenario ini tetap sama, yaitu AS.
Tentang Kesepakatan antara Rusia-Turki
Jurnalis : Banyak pertanyaan muncul tentang perjanjian Rusia-Turki, khususnya hal yang berkaitan dengan upaya mempertahankan status quo di wilayah yang menjadi sasaran agresi Turki di Tal Abyadh dan Ras al-Ain dengan kedalaman tiga puluh dua kilometer. Apa yang dipahami sebagian orang dari hal ini adalah bahwa hal itu melegitimasi pendudukan Turki, khususnya bahwa perjanjian tersebut tidak memasukkan peran Suriah dalam aspek2 yang dibahas dalam perjanjian. Apa tanggapan Anda terhadap hal itu?
Presiden Assad: Pertama, prinsip-prinsip Rusia telah jelas selama perang ini dan bahkan sebelum Rusia mulai mendukung tentara Suriah pada tahun 2015. Prinsip-prinsip kita didasarkan pada hukum internasional, kedaulatan Suriah, dan integritas wilayah Suriah. Ini tidak berubah, baik sebelum, maupun sesudahnya, atau meski keadaan yang berubah, namun kebijakan Rusia selalu relevan dengan fakta di lapangan.
Fakta di lapangan adalah telah tercapai dua hal. Pertama, penarikan kelompok-kelompok bersenjata dari utara ke selatan berkoordinasi dengan tentara Suriah, dan kedua , dengan demikian Tentara Suriah bisa maju ke utara, ke daerah yang tidak diduduki oleh Turki.
Kedua elemen ini positif, tetapi kedua spek ini tidak menghilangkan aspek negatif yaitu masuknya militer Turki (diwilayah Suriah), sampai mereka nanti akan kita usir dengan satu atau lain cara.
Perjanjian ini bersifat sementara, bukan permanen. Jika kita mengambil contoh didaerah de-eskalasi pada periode waktu tertentu, beberapa orang percaya bahwa mereka akan permanen disana, dan bahwa mereka akan memberi hak kepada teroris untuk tetap di daerah itu tanpa batas waktu.
Faktanya adalah bahwa itu adalah kesempatan kita untuk melindungi warga sipil, dan juga untuk berbicara dengan para teroris dengan tujuan nanti kita akan mengusir mereka. Jadi, kita harus membedakan antara tujuan akhir yang strategis di satu sisi, dan pendekatan taktis di sisi lain.
Dalam jangka pendek, ini adalah perjanjian yang baik, dan izinkan saya menjelaskan mengapa agresi Turki tidak hanya mencerminkan keserakahan teritorial Turki tetapi juga mengekspresikan keinginan AS.
Hubungan Rusia dengan Turki positif karena Rusia lebih berkuasa atas aspirasi Turki. Di sisi lain, itu akan mengalahkan permainan AS di utara Suriah. Izinkan saya jelaskan ini. Proposal Jerman yang baru-baru ini yang segera didukung oleh NATO, dan Jerman tidak akan membuat proposal seperti ini kecuali atas nama AS, NATO adalah sama dengan AS. Proposal itu membahas tentang rencana pemulihan keamanan ke wilayah ini di bawah pengawasan internasional. Ini berarti bahwa wilayah tersebut akan berada di luar kendali negara Suriah dan dengan demikian membuat pemisahan menjadi fakta di lapangan.
Melalui perjanjian ini, Rusia lebih dominan atas Turki, dan mengalahkan AS dan membatalkan seruan internasionalisasi yang diusulkan oleh Jerman itu. Itulah sebabnya perjanjian ini merupakan langkah positif. Memang Itu tidak akan mencapai segalanya, dalam arti bahwa itu tidak akan menekan Turki untuk segera pergi dari Suriah. Namun, paling tidak mengurangi kehancuran dan membuka jalan bagi pembebasan wilayah ini di masa depan, atau dalam jangka pendek, seperti harapan kita.
Jurnalis: Karena Anda menggambarkan perjanjian itu sebagai sementara, tetapi Turki, seperti yang kita kenal selalu tidak pernah mematuhi perjanjian. jadi pertanyaannya adalah bagaimana jika Turki terus menduduki daerah-daerah Suriah yang telah dikuasainya ini? Anda mengatakan berulang kali bahwa negara Suriah akan menggunakan segala cara yang mungkin untuk mempertahankan diri. Tetapi praktis, bukankah perjanjian Rusia-Turki mencegah Suriah untuk mencoba dan menggunakan cara-cara seperti itu?
PresidenAssad: Mari kita ambil contoh lain yaitu Idlib. Di Idlib ada kesepakatan melalui Proses Astana bahwa Turki harus pergi. Tapi Turki tidak mematuhi perjanjian ini, tetapi kami tetap akan membebaskan Idlib. Ada penundaan selama satu tahun; proses politik, dialog politik, dan berbagai upaya diberikan kesempatan untuk mengusir para teroris. Semua kemungkinan itu telah habis.
Pada akhirnya, kami akan membebaskan daerah itu secara bertahap melalui operasi militer. Hal yang sama juga akan berlaku di wilayah utara jika semua opsi politik buntu.
Kita harus ingat bahwa tujuan Erdogan sejak awal perang adalah untuk menciptakan masalah antara rakyat Suriah dan rakyat Turki, untuk menjadikannya bermusuhan, yang diharapkan akan menjadi bentrokan militer.
Pada awal perang, Angkatan Darat Turki mendukung Angkatan Darat Suriah dan bekerja sama dengan kami sejauh mungkin, sampai kemudian ada percobaan kudeta oleh militernya. Karena itu, kita harus melanjutkan dengan arah berbeda, dan memastikan bahwa Turki tidak menjadi negara musuh kita.
Erdogan sendiri dan kelompoknya adalah musuh, karena dia yang memunculkan kebijakan ini, tetapi sekarang sebagian besar kekuatan politik di Turki mulai menentang kebijakan Erdogan. Jadi, kita harus memastikan untuk tidak mengubah Turki menjadi musuh, dan disini ada peran negara2 teman kita, seperti Rusia dan Iran.
Sandiwara Turki dan AS di Suriah
Jurnalis: Mengambil gagasan ini, Bapak Presiden, tindakan yang diambil oleh Turki baru-baru ini, dan oleh Erdogan khususnya, seperti agenda Turkiniisasi, yang membangun universitas (diwilayah Suriah) dan memaksakan penggunaan bahasa tertentu (Turki). Ini sepertinya bukan tindakan yang diambil oleh seseorang yang ingin umeninggalkan wilayah Suriah, ini hanya menindaklanjuti ide Anda, karena Anda mengatakan bahwa mereka akan pergi cepat atau lambat. Bagaimana dengan tindakan Turki ini?
Presiden Assad:Jika Turki memang berniat untuk keluar dari (Suriah), tentunya dia sudah meninggalkan Idlib. Anda mungkin mengatakan bahwa tidak ada tentara Turki, dalam arti teknis di Idlib. Tapi faktanya kami berada di satu arena bersama mereka (militant yg didukung Turki) , seluruh area di Suriah adalah satu kancah operasi kita.
Dalam perang Suriah ini, dari titik terjauh di selatan ke titik terjauh diutara adalah proksi Amerika, dan di mana pun kami bertempur, kami telah melawan proksi ini. Jadi, ketika dia tetap tidak mau pergi setelah kami mencoba segala cara yang mungkin, maka tidak akan ada pilihan lain selain perang, ini sudah jelas. Saya mengatakan bahwa dalam waktu dekat kita harus memberi ruang bagi proses politik dalam berbagai bentuknya. Jika tidak membuahkan hasil, maka jelas ini adalah musuh dan tentu Anda akan berperang melawannya; Tidak ada pilihan lain.
Wartawan: Namun demikian, beberapa orang mengatakan bahwa penarikan pasukan Amerika dari Suriah utara dan setelah itu ada agresi Turki, dan kemudian perjanjian Rusia-Turki. Semua itu keluar dalam perjanjian Amerika-Rusia-Turki. Apa yang anda katakan tentang itu?
Presiden Assad: Tadinya dimaksudkan agar (AS) sekan-akan menunjukkan bahwa Rusia mau menerima agresi Turki, atau bahwa Rusia ingin menutup mata pada fakta itu. Padahal, itu tidak benar. Selama lebih dari setahun, Rusia prihatin dengan keseriusan proposal semacam itu. Kita semua tahu bahwa proposisi Turki itu serius, tetapi dibelenggu oleh perintah atau keinginan Amerika.
Beberapa orang mungkin mengkritik Rusia atas hal ini, karena posisi mereka di PBB. Seperti yang saya katakan beberapa waktu lalu, Rusia berurusan dengan kenyataan di lapangan, akibatnya, mereka (Rusia) berusaha memastikan bahwa semua opsi politik tersedia untuk membuka jalan agar Turki pergi dari Suriah dan membatasi kehancuran oleh Turki atau yang memerintah (AS). Tapi Turki malah menimbulkan lebih banyak kerusakan dan menduduki lebih banyak tanah Suriah.
Tetapi Rusia jelas bukan bagian dari perjanjian ini, perjanjian Rusia selalu terbuka untuk umum. Perjanjian Rusia-Turki diumumkan segera, dengan semua itemnya; perjanjian antara kami dan Kurdi, dengan mediasi dan dukungan Rusia juga diumumkan sejak awal. Tidak ada agenda tersembunyi dalam kebijakan Rusia, Rusia memberi kita jaminan.
Wartawan: Tetapi pertemuan Amerika-Turki itu tidak diumumkan. Anda berulang kali mengatakan bahwa tujuan Erdogan adalah menciptakan zona penyangga, itu adalah tujuan utama Erdogan sejak hari pertama perang di Suriah. Presiden Obama menolak untuk menerima zona penyangga ini, sementara hari ini kita melihat beberapa tindakan di lapangan. Apakah ini berarti bahwa Obama lebih baik daripada Trump?
Presiden Assad:Kita seharusnya tidak bertaruh pada Presiden Amerika mana pun. Pertama, ketika Erdogan mengatakan bahwa ia memutuskan untuk melakukan serangan atau bahwa mereka mengatakan kepada Amerika, ia mencoba memproyeksikan Turki sebagai kekuatan super atau berpura-pura bahwa ia membuat keputusan sendiri; semua ini adalah sandiwara yang disebarkan antara Erdogan dan Amerika.
Pada awal (perang Suriah), tidak ada yang diizinkan untuk ikut campur, karena Amerika dan Barat percaya bahwa unjuk rasa akan menyebar dan akan bisa menentukan suatu hasil (menurunkan Assad). Tapi unjuk rasa itu tidak terjadi seperti yang mereka inginkan, jadi mereka beralih menggunakan senjata.
Ketika senjata tidak membuahkan hasil, mereka bergerak menuju organisasi ekstrimis teroris dengan ideologi gila mereka secara militer. Mereka tidak mampu. Kemudian dimunculkan peran ISIS pada musim panas 2014 untuk mengacaukan upaya-upaya Tentara Arab Suriah, kemudin masuklah pada saat itu datang bantuan Rusia.
Ketika semua taruhan/opsi di lapangan telah gagal, Turki keudian harus ikut campur dan mulai memutar meja; saat inilah peran Turki dilibatkan (oleh AS).
Adapun Trump, Anda mungkin bertanya kepada saya memberi Anda jawaban yang mungkin terdengar aneh. Saya mengatakan bahwa dia adalah Presiden Amerika terbaik, bukan karena kebijakannya baik, tetapi karena dia adalah presiden yang paling transparan.
Semua presiden Amerika melakukan semua jenis kekejaman politik dan semua kejahatan, namun tetap bisa memenangkan Hadiah Nobel dan memproyeksikan diri sebagai pembela hak asasi manusia dan nilai-nilai Amerika yang mulia dan unik, atau nilai-nilai Barat pada umumnya. Kenyataannya adalah bahwa mereka adalah sekelompok penjahat yang mewakili kepentingan lobi-lobi Amerika, yaitu perusahaan-perusahaan minyak dan perusahaan senjata besar, dan lainnya.
Trump berbicara secara transparan, mengatakan bahwa yang kita inginkan adalah minyak. Ini adalah realitas kebijakan Amerika, setidaknya sejak PD II. Kami ingin menyingkirkan orang ini dan itu atau kami ingin menawarkan layanan dengan imbalan uang. Inilah realitas kebijakan Amerika. Apa yang lebih kita butuhkan daripada lawan yang transparan? Itulah sebabnya perbedaannya hanya dalam bentuk, sedangkan kenyataannya adalah sama.
Tentang Kurdi Suriah dan intervensi Arab Saudi
Jurnalis: pemimpin Pasukan Demokrat Suriah (SDF) yang diruntuhkan Mazloum Abdi membuat pernyataan kepada media bahwa Trump berjanji kepada mereka, bahwa sebelum penarikan pasukan ia akan menghubungi Rusia untuk memperoleh solusi bagi permintaaan Kurdi agar membuat perjanjian dengan Rusia dan Suriah agar memberi Kurdi kesempatan untuk membela diri.
Apakah kesepakatan seperti itu benar-benar ada ?, dan bagaimana nasib daerah-daerah non-perbatasan digurun2 Suriah yang berada di bawah penguasaan milisi bersenjata SDF? Apakah wilayah ini telah diserahkan ke Suriah, dan jika demikian dengan cara apa? Apakah hanya dalam pengertian militer; atau pada akhirnya lembaga-lembaga pemerintahan Suriah akan kembali menguasai wilayah2 ini?
President Assad: Apa yang anda maksud denganperjanjian antara AS dan Kurdi?
Wartawan: Amerika berjanji kepada Kurdi untuk menemukan solusi bagi perjuangan mereka dengan mempengaruhi Rusia untuk mencapai kesepahaman dengan negara Suriah dan memberi mereka kesempatan membela diri.
Presiden Assad: Terlepas dari apakah kontak itu telah dilakukan atau tidak, seperti yang saya katakan sebelumnya apa yang AS katakan tidak memiliki kredibilitas, apakah mereka mengatakan itu kepada musuh atau teman, hasilnya sama, tidak dapat diandalkan. Itu sebabnya kami tidak membuang waktu untuk hal-hal seperti ini.
Satu-satunya perjanjian Rusia dengan Kurdi adalah apa yang kita bicarakan dalam hal peran Rusia dalam mencapai kesepakatan dengan kelompok Kurdi , kita tidak seharusnya mengatakan itu sebagi perjanjian dengan Kurdi, karena hal ini tidak akurat, dan kita tidak dapat berbicara tentang satu segmen, suatu kelompok yang menamakan dirinya SDF dengan Tentara Suriah yang akan dikerahkan.
Tentu saja, Tentara Suriah tidak dapat dikerahkan hanya untuk melakukan tindakan keamanan atau militer murni. Pengerahan Angkatan Darat Suriah adalah ekspresi dari kehadiran negara Suriah, yang berarti kehadiran semua layanan yang harus disediakan oleh negara.
Perjanjian ini disepakati, dan kami mendapat kembali sebagian besar wilayah tetapi tidak sepenuhnya. Masih ada kendala. Kami campur tangan karena kami memiliki hubungan langsung sejak lama dengan kelompok ini, jauh sebelum serangan Turki.
Terkadang mereka merespons, disisi lain mereka tidak. Namun yang pasti, Tentara Arab Suriah akan memperoleh kembali daerah-daerah ini secara bersamaan dengan layanan publik penuh, yang berarti kembalinya otoritas penuh negara.
Saya ingin menegaskan kembali, bahwa ini harus dilakukan secara bertahap. Kedua, situasinya tidak akan kembali seperti semula. Ada fakta di lapangan yang perlu ditangani, dan ini akan memakan waktu. Ada fakta baru terkait dengan orang-orang di lapangan yang terjadi ketika peran negara tidak ada.
Ada kelompok-kelompok bersenjata; kami tidak berharap agar mereka segera menyerahkan senjata mereka. Kebijakan kita harus bertahap dan rasional, dan harus memperhitungkan fakta. Tetapi tujuan akhirnya adalah kembali ke situasi seperti dulu saat dalam kendali penuh negara (Suiah).
Jurnalis: Setelah semua yang terjadi: mereka menargetkan negara Suriah, warga Suriah, Tentara Arab Suriah. Sepanjang tahun-tahun perang, mereka memainkan peran yang buruk dan menjadi proksi Amerika, setelah semua ini, apakah kita sebagai orang Suriah dapat hidup dengan Kurdi lagi?
Presiden Assad: Agar lebih akurat, masalah ini perlu diangkat berulang kali, dan terkadang dalam pertemuan pribadi. Dan saya tahu bahwa bagian dari peran Anda adalah mengulangi apa yang Anda dengar, terlepas dari keyakinan pribadi.
Apa yang terjadi selama perang ini adalah distorsi konsep; untuk mengatakan bahwa kelompok ini memiliki karakteristik tertentu, negatif atau positif, tidak objektif atau rasional. Atau juga tidak punya nasionalisme (patriotic).
Di antara suku Kurdi ada orang-orang yang merupakan agen atau proksi Amerika. Ini benar, tetapi di antara orang Arab juga ada kasus serupa, baik di daerah jazirah dan di daerah lain di Suriah. Ini berlaku untuk sebagian besar segmen masyarakat Suriah.
Kesalahan yang dibuat adalah bahwa tindakan ini dilakukan oleh sekelompok orang Kurdi yang menjadikan diri mereka wakil bagi bukan hanya orang Kurdi, tetapi juga orang-orang Arab dan segmen masyarakat lainnya di wilayah al-Jazeera.
Amerika mendukung mereka (Kurdi) dengan senjata dan uang, tapi tentu saja uang itu bukan dari Amerika, uang itu berasal dari beberapa negara Arab teluk (Arab saudi) yang membantu membangun otoritas bagi kelompok-kelompok ini atas semua segmen masyarakat, yang membuat kesan agar kami percaya bahwa semua yang ada di daerah tersebut adalah orang Kurdi.
Jadi, kita sebenarnya berurusan orang Kurdi yang berdiri dalam beberapa fihak (kepentingan). Adapun orang Kurdi sendiri, kebanyakan dari mereka memiliki hubungan baik dengan negara Suriah, dan mereka selalu berhubungan dengan kami dan mengusulkan ide-ide patriotik yang asli.
Di beberapa area yang kami kunjungi, reaksi orang-orang Kurdi tidak kalah positif, atau tidak kurang menyenangkan dan bahagia dari pada reaksi orang-orang lain di sana. Jadi, evaluasi ini tidak akurat. Ya, sangat sederhana, sekai lagi kita bisa hidup bersama satu sama lain. Jika jawabannya tidak, maka itu berarti Suriah tidak akan pernah stabil lagi.
Jurnalis: Tapi apa sebenarnya masalah dengan Kurdi, bahkan sebelum perang? Di mana letak masalahnya yang mereka sembunyikan?
Presiden Assad: Meskipun kami telah berdiri bersama kelompok-kelompok ini selama beberapa dekade, dan kami telah membayar harganya dimana pada tahun 1998 terjadi bentrokan militer dengan Turki karena ulah mereka, tapi kami masih berdiri bersama mereka berdasarkan hak-hak budaya kelompok-kelompok ini atau bagian dari masyarakat Suriah ini.
Apa yang mereka tuduhkan ke negara Suriah? Mereka menuduhnya sebagai Chauvinistic (Fanatik tanah air), dan kadang-kadang mereka menuduh Partai Bath sebagai partai Chauvinistic, meskipun sensus yang dilakukan pada tahun 1962 (negara inii) tidak berada di bawah Partai Bath, karena tidak berkuasa pada saat itu.
Mereka menuduh kami merampas hak budaya kelompok ini. Mari kita anggap apa yang mereka katakan itu benar. Bisakah saya, sebagai individu, bersikap terbuka dan berpikiran dekat pada saat yang sama? Saya tidak bisa.
Dapatkah negara bersikap terbuka atau toleran dan tidak toleran dan berpikiran dekat pada saat yang sama? Itu tidak bisa. Jika kita ambil contoh kelompok terakhir yang bergabung dengan pemerintahan Suriah adalah Armenia. Armenia telah menjadi kelompok patriotik yang sempurna.
Ini terbukti tanpa bayangan keraguan selama perang. Pada saat yang sama, kelompok ini memiliki masyarakatnya sendiri, gerejanya sendiri dan yang lebih sensitif, ia memiliki sekolahnya sendiri. Dan jika Anda menghadiri perayaan orang Armenia sperti pernikahan, atau acara lainnya dan saya biasanya menghadiri acara tersebut karena saya dulu punya teman di antara mereka, mereka menyanyikan lagu-lagu tradisional mereka tetapi kemudian mereka menyanyikan lagu-lagu nasional, yang cenderung politis. Apakah ada bentuk kebebasan yang melebihi ini?
Orang-orang Armenia di Suriah adalah yang paling sedikit, di antara populasi orang-orang Armenia lainnya di dunia, yang larut dalam masyarakat. Mereka telah terintegrasi, tetapi tidak larut ke dalam masyarakat Suriah. Mereka telah mempertahankan semua karakteristik mereka. Mengapa kita harus terbuka di sini dan tidak terbuka dengan fihak lain (Kurdi)? Alasannya adalah bahwa ada proposisi separatis disana. Ada peta yang menunjukkan Kurdistan Suriah adalah sebagai bagian dari Kurdistan yang lebih besar.
Sekarang, adalah hak kita untuk mempertahankan integritas teritorial kita dan waspada terhadap proposisi separatis. Tapi kami tidak punya masalah dengan keragaman Suriah. Sebaliknya, keragaman Suriah kaya dan indah yang harus diterjemahkan menjadi kekuatan. Kami tidak memiliki pandangan buruk tentang ini; tetapi kekayaan dan keragaman adalah satu hal dan memisahkan, tapi memecah belah negara adalah sesuatu yang lain, itu sesuatu yang bertentangan (dengan hukum negara). Itulah akar masalahnya.
Wartawan: Kembali untuk memahami ide ini, Bapak Presiden yaitu hidup bersama. Dalam jawaban Anda, Anda mengatakan bahwa pada akhirnya kita harus hidup bersama. Masalahnya di sini bukan hanya pada komponen Kurdi. Ada kelompok-kelompok populasi yang tinggal di berbagai daerah di luar kendali negara Suriah selama bertahun-tahun. Bagaimana dengan itu? Apa rencana negara untuk mengintegrasikan mereka di bawah gagasan hidup bersama, terutama diantara anak-anak mereka, karena dengan anak-anak kita berbicara tentang generasi masa depan Suriah? Apa rencana bagi orang-orang seperti ini?
Presiden Assad: Sebenarnya, masalahnya terutama pada anak-anak dan kemudian dengan kaum muda pada tingkat kedua.
Ada beberapa masalah, salah satunya adalah generasi ini tidak tahu arti negara dan aturan hukum. Mereka tidak hidup di bawah negara, mereka hidup di bawah kelompok bersenjata. Tetapi dampak terburuk dan paling berbahaya adalah pada anak-anak, yang di beberapa daerah belum belajar bahasa Arab, dan yang lain yang telah mempelajari konsep yang salah, konsep ekstremisme atau konsep melawan negara atau tanah air dan konsep lain yang dititipkan dari luar Suriah dan mengajarkan pada mereka di kurikulum sekolah formal.
Ini sudah menjadi topik pembicaraan selama beberapa minggu terakhir, khususnya selama beberapa hari terakhir, karena itu penempatan Tentara Suriah di wilayah utara yang besar akan menyoroti masalah ini dalam skala besar.
Saat ini kementerian, khususnya Kementerian Pendidikan dan juga Kementerian Pertahanan dan Dalam Negeri sedang mempelajari masalah ini. Saya percaya akan ada konsep dan solusi yang bisa segera ajukan, secara umum pada tahap pertama yang akan diikuti oleh langkah-langkah administratif untuk mengasimilasi orang-orang ini dalam sistem negara Suriah.
Misalnya, siapa yang akan mendaftar diAngkatan bersenjata Suriah, siapa yang akan mendaftar di kepolisian, siapa yang akan mendaftar di sekolah? Seseorang yang berusia dua belas tahun: bagaimana mereka akan berintegrasi ke dalam sistem sekolah Suriah jika mereka tidak mengetahui kurikulumnya?
Hal yang sama berlaku untuk mereka yang berada di sekolah dasar. Saya percaya solusinya adalah untuk mengasimilasi semua dalam sistem nasional, tetapi harus ada langkah-langkah khusus untuk mengintegrasikan mereka ke dalam sistem ini, dan saya percaya dalam beberapa hari ke depan kita akan memiliki gambaran akhir tentang hal ini.
Wartawan: kembali ke politik, dan ke AS, khususnya, Presiden Donald Trump telah menyatakan niatnya untuk mempertahankan pasukannya dalam jumlah terbatas di Suriah sambil memindahkan beberapa dari mereka ke perbatasan Yordania dan di perbatasan dengan musuh kitaIsrael, sementara beberapa dari mereka akan melindungi ladang minyak. Apa posisi Anda dalam hal ini, dan bagaimana negara Suriah akan menanggapi kehadiran illegal mereka ini?
Presiden Assad:Terlepas dari pernyataan-pernyataan ini, kenyataannya adalah bahwa Amerika adalah agresor, apakah mereka berada di timur, utara atau selatan, hasilnya sama.
Sekali lagi, kita seharusnya tidak memusatkan perhatian pada pernyataan AS, melainkan berurusan dengan kenyataan. Ketika kami selesai membebaskan daerah-daerah kita sesuai dengan prioritas militer kita, dan jika kita telah mencapai daerah di mana ada prajurit AS disana, saya tidak akan menuruti tekad kepahlawanan kita dan mengatakan bahwa kami akan mengirim tentara untuk menghadapi pasukan AS.
Kita berbicara tentang menghadapi kekuatan super. Apakah kita memiliki kemampuan untuk menghadapinya? Saya percaya bahwa ini kita fahami bagi kami sebagai warga Suriah. Apakah kita memilih melakukan perlawanan? Jika ada perlawanan, nasib Amerika akan sama dengan nasib mereka di Irak.
Tetapi konsep perlawanan membutuhkan kondisi pemikiran yang merupakan kebalikan dari konsep “menjadi agen dan proksi”, sebuah negara pada umumnya (bukan super power) yang patriotik yang melakukan tindakan perlawanan.
Peran alami negara dalam kasus ini adalah untuk menyediakan semua kondisi yang diperlukan dan dukungan yang diperlukan untuk setiap perlawanan rakyat terhadap penjajah. Jika kita mengesampingkan mentalitas kolonial dan kapitalis AS yang mempromosikan kolonisasi diwilayah-wilayah tertentu demi uang, minyak, dan sumber daya lainnya.
Kita tidak boleh lupa bahwa ada agen-agen utama yang membawa Amerika, Turki dan lainnya itu masuk ke wilayah ini, mereka adalahorang Suriah yang bertindak sebagai agen orang asing, pengkhianat negara Suriah.
Menghadapi semua kasus lain ini sebenarnya kita hanya berurusan dengan gejalanya, sementara kita juga harus mengatasi penyebabnya. Kita harus berurusan dengan orang-orang (pengkhianat) Suriah itu dan mencoba untuk merumuskan kembali keadaan patriotik masyarakat Suriah untuk memulihkan rasa patriotisme, memulihkan kesatuan dan memastikan bahwa tidak ada pengkhianat Suriah.
Untuk memastikan bahwa semua warga Suriah adalah patriot (punya nasionalisme), dan bahwa pengkhianatan bukan lagi soal pendapat, hanya perbedaan atas masalah politik. Kita semua harus bersatu melawan pencaplokan wilayah.
Ketika kami mencapai tahap ini, saya yakinkan Anda bahwa Amerika akan pergi atas kemauan mereka sendiri karena mereka tidak akan memiliki kesempatan untuk tetap di Suriah; Meskipun Amerika adalah negara adidaya, ia tidak akan dapat tetap berada di Suriah. Ini adalah sesuatu yang kita lihat di Libanon pada titik tertentu dan di Irak pada tahap selanjutnya. Saya pikir ini adalah solusi yang tepat.
Wartawan: Minggu lalu, Anda melakukan tur di garis depan di Idlib yang mengejutkan warga Suriah dan dunia. Berbicara kepada para prajurit Tentara Arab Suriah, Anda mengatakan bahwa pertempuran itu ada di timur, tetapi Idlib adalah pos terdepan dari musuh di barat yang bertujuan mengacaukan pasukan Tentara Suriah.
Beberapa orang melihat kunjungan anda itu sebagai lampu hijau, atau tanda akan dimulainya (zero hour) bagi pertempuran diIdlib. Benarkah begitu?
Presiden Assad: Tidak, tidak ada kaitan antara kunjungan saya dan zero hour. Pertama, saya sering melakukan tur ke daerah-daerah yang dianggap sebagai titik panas dan berbahaya, karena para pahlawan kita melakukan tugas yang paling sulit, dan wajar bagi saya untuk berpikir untuk mengunjungi mereka.
Ini telah menjadi kegiatan biasa bagi saya; kunjungan ke Idlib khususnya adalah karena dunia mungkin percaya bahwa seluruh masalah Suriah telah mengerucut dalam apa yang terjadi di utara Suriah, dan masalahnya sekarang telah menjadi serbuan Tentara Turki ke wilayah Suriah, dan mereka lupa bahwa semua militan yang bertempur di Idlibitu sebenarnya adalah bagian dari Tentara Turki, meskipun mereka disebut al-Qaeda, Ahrar al-Sham dan nama lainnya.
Saya yakinkan Anda bahwa para miltan itu hatinya lebih dekat Erdogan daripada Angkatan Darat Turki sendiri. Kita tidak boleh melupakan ini, karena secara politis dan dalam kaitannya dengan Turki khususnya, pertempuran utamanya adalah di Idlib, karena terkait dengan pertempuran di wilayah timur laut atau wilayah Jazeera.
Inilah alasannya – saya ingin menekankan bahwa apa yang terjadi di wilayah Jazeera, terlepas dari pentingnya dan meskipun area operasinya luas , ini tidak akan mengalihkan perhatian kita dari pentingnya Idlib dalam skop pertempuran secara keseluruhan.
Wartawan: Bapak Presiden, anda berkata bahwa tidak ada hubungan antara kunjungan Anda ke Idlib dan zero hour, tetapi apakah ada hubungan antara kunjungan Anda ke Idlib dan pertemuan yang terjadi pada hari yang sama antara Turki dan Rusia?
Presiden Assad: Sebenarnya, ketika saya berada di sana, saya telah lupa sepenuhnya bahwa pertemuan puncak itu diadakan pada hari yang sama. Saya tidak ingat itu. Saya tahu bahwa pertemuan puncak itu akan diadakan dan itu akan diadakan pada hari Selasa tetapi …
Wartawan: Tetapi pernyataan Anda memberi kesan bahwa itu adalah penolakan preemptive atau sesuatu yang menentang pertemuan tersebut.
Presiden Assad: Itu benar.
Wartawan: Atau anda menentang pertemuan ini.
Presiden Assad: Beberapa bagian dan komentar bahkan mengatakan bahwa ada perasaan marah terhadap KTT, dan bahwa KTT itu melawan kami. Faktanya adalah saya tidak marah, dan pernyataan saya melawan Erdogan masih terus keluar.
Saya mengatakan bahwa dia (Erdogan) adalah seorang pencuri, dan sejak hari-hari pertama perang Suriah dia telah mulai mencuri semua yang berhubungan dengan Suriah. Jadi, dia adalah seorang pencuri.
Saya tidak menyebut nama; tapi saya menggambarkannya. Ini adalah kata sifat dan deskripsi ini benar. Apa yang Anda sebut seseorang yang mencuri pabrik, tanaman, dan akhirnya mencaplok wilayah? Apa itu seorang dermawan? Dia adalah seorang pencuri, tidak ada nama lain.
Sebelumnya dalam pidato saya di depan Majelis Rakyat, saya mengatakan bahwa dia adalah seorang penjahat politik. Ia melakukan kejahatan politik dalam skala terbesar. Dia berbohong kepada semua orang, memeras semua fihak.. Dia munafik dan secara terbuka memang begitu. Kami tidak menciptakan julukan itu; tapidia sendiri yang mendeklarasikan dirinya melalui atribut sejatinya.
Jadi, saya hanya menggambarkan dia tentang perjanjian itu, seperti yang saya katakan beberapa waktu lalu, kami percaya bahwa keterlibatan Rusia di mana pun adalah untuk kepentingan kami, karena prinsip kami sama dan pertempuran kami adalah satu. Jadi, keterlibatan Rusia tentu akan memberikan hasil positif dan kami mulai melihat sebagian dari fakta itu.
Ini bertentangan dengan apa yang Anda katakan, kami senang dengan KTT itu, dan kami senang dengan hubungan Rusia-Turki secara umum, dan itu bertentangan dengan apa yang diyakini beberapa orang, bahwa Rusia memenuhi tuntutan Turki.
Tidak masalah apakah Rusia memenuhi tuntutan Turki atau tidak atau apakah mereka memainkan permainan taktis mereka. Yang penting adalah strateginya. Itulah sebabnya saya dapat mengatakan bahwa tidak ada kaitan sama sekali antara pernyataan saya dan KTT itu.
Wartawan: Masih soal Idlib, tetapi dari sudut pandang yang berbeda, Utusan Khusus PBB untuk Suriah, Geir Pedersen dalam sebuah wawancara dengan sebuah surat kabar tentang situasi di Idlib, menggambarkannya sebagai rumit, dan saya akan menyebutkan poin-poin yang ia buat: dia menyerukan solusi yang menjamin keamanan warga sipil. Dia juga berbicara tentang kehadiran organisasi teroris dan pentingnya menghindari serangan militer habis-habisan yang menurut pendapatnya akan makin jauh dari penyelesaian masalah, yang akan memiliki konsekuensi kemanusiaan yang serius.
Apa pendapat Anda tentang apa yang dia katakan, dan apakah operasi akan ditunda atau dihentikan karena tekanan internasional atau berdasarkan komentar Pedersen itu?
Presiden Assad: Jika Pedersen memiliki kemampuan atau kemampuan untuk menyelesaikan masalah tanpa operasi militer habis-habisan, itu akan baik. Kenapa dia tidak menyelesaikan masalah itu? Jika dia memiliki rencana yang jelas, kami tidak keberatan. Ini sangat sederhana. Dia dapat mengunjungi Turki dan memberitahu Turki untuk meyakinkan para teroris, atau meminta Turki untuk memisahkan warga sipil dari para militan.
Biarkan warga sipil tinggal di satu daerah dan para militan di daerah lain. Akan lebih mudah jika dia bisa mengidentifikasi siapa yang militan dan siapa yang bukan.
Memerangi terorisme tidak bisa dicapai dengan berteori, membuat pernyataan retoris atau dengan berkhotbah.
Mengenai penundaan (serangan ke Idlib), seandainya kami menunggu keputusan internasional dan dengan keputusan internasional yang saya maksud adalah AS, Inggris, Prancis, dan fihak lain yang mendukung mereka, tentu kami tidak akan membebaskan wilayah mana pun di Suriah sejak hari-hari pertama perang.
Tekanan-tekanan ini tidak berdampak (bagi kami). Terkadang kita mempertimbangkan faktor dalam situasi politik tertentu; seperti yang saya katakan, kami memberikan langkah politik dan kesempatan sehingga tidak ada lagi alasan (untuk menghentikan serangan), tetapi ketika semua peluang ini sudahhabis, aksi militer menjadi perlu untuk menyelamatkan warga sipil, karena saya tidak bisa menyelamatkan warga sipil ketika mereka berada di bawah penguasaan para militan.
Logika Barat adalah logika terbalik yang dilakukan secara sengaja dan jahat. Dikatakan bahwa operasi militer harus dihentikan untuk melindungi warga sipil, sementara bagi mereka kehadiran warga sipil di bawah otoritas teroris dianggap sebagai perlindungan bagi warga sipil.
Yang benar adalah kebalikannya. Bahwa Intervensi militer adalah bertujuan untuk melindungi warga sipil. Ddengan membiarkan warga sipil di bawah penguasaan teroris, berarti anda memberikan kesempatan kepada teroris dan ikut terlibat dalam terorisme yang membunuhi warga sipil.
Wartawan: Jika anda tidak menunggu keputusan internasional , apakah berarti Anda menunggu keputusan Rusia? Bisakah Rusia menunda dimulainya operasi militer? Kami melihat sebelumnya bahwa operasi militer dihentikan di Idlib, sampai-sampai beberapa orang mengatakan bahwa Rusia sering kali menekan untuk menghentikan operasi ke Idlib, karena ada kesepakatan tertentu dengan Turki. Benarkah itu?
Presiden Assad: “Tekanan” bukanlah kata yang tepat. Kami, Rusia dan Iran terlibat dalam pertempuran militer yang sama dan pertempuran politik yang sama. Kami selalu berbicara satu sama lain untuk menentukan keadaan yang memungkinkan operasi berjalan.
Pada beberapa kesempatan, kami menyepakati waktu tertentu untuk operasi tertentu, yang kemudian ditunda karena perkembangan militer atau politik. Dialog seperti ini normal. Ada masalah yang kita lihat di arena internal, dan ada masalah yang dilihat oleh Iran di arena regional dan ada masalah yang dilihat oleh Rusia di arena internasional. Kami memiliki pendekatan terintegrasi berdasarkan dialog.
Dalam sebulan terakhir, saya telah mengadakan lima pertemuan dengan para pejabat Rusia dan Iran, jadi hanya berselang kurang dari seminggu. Di antara pertemuan2 itu ada perkembangan militer dan politik sehingga apa yang telah disepakati dalam pertemuan pertama kemudian diubah atau diubah dalam pertemuan kedua, ketiga dan keempat dan yang terakhir adalah kemarin.
Laju sebuah perkembangan yang cepat kadang bisa membuat perlu untuk menunda operasi (ke Idlib).
Di sisi lain, kami juga melakukan kontak dengan warga sipil di daerah-daerah tersebut. Kami benar-benar berusaha keras untuk memungkinkan warga sipil untuk pindah dari daerah itu ke daerah kami untuk menyelamatkan nyawa mereka. Jika solusi politik dimungkinkan, itu juga akan menyelamatkan nyawa tentara Suriah, yang merupakan prioritas yang tidak boleh kita abaikan.
Jadi, ada banyak elemen, yang membuat sulit untuk mulai masuk (keIdlib) sekarang, yang bisa mempengaruhi keputusan ini dan menundanya; ini bukan masalah tekanan. Rusia adalah seperti kita, sangat antusias dalam memerangi terorisme , jika tidak mengapa mereka mengirim jet tempur mereka? Waktunya hanya tergantung pada pembicaraan kita.
Wartawan: Tetapi Presiden Putin telah mengumumkan berakhirnya operasi militer besar di Suriah. Apakah Rusia masih akan bereperang bersama kami di Idlib? Apakah akan ambil bagian dalam operasi militer ini?
Presiden Assad: Rusia telah bersama kami dalam membebaskan Khan Skeikhoon dan sekitarnya; mengumumkan diakhirinya operasi militer tidak berarti mengakhiri perang melawan terorisme.
Memang, pertempuran besar hampir selesai, karena sebagian besar wilayah telah menyerah secara sukarela atau tunduk pada operasi terbatas. Operasi Khan Sheikhoon mungkin terlihat di peta sebagai pertempuran besar, tetapi sebenarnya telah terjadi keruntuhan di pihak militan. Jadi, mungkin inilah yang dimaksud dengan berakhirnya operasi besar. Pernyataan Rusia adalah bahwa Idlib harus kembali di bawah penguasaan negara Suriah dan tekad mereka untuk menyerang terorisme tidak berubah.
Wartawan: Masih tentang Idlib dan pada soal yang sama. Karena ada banyak hal yang dikatakan orang tentang ini. Mengenai para teroris di Idlib, dan mereka adalah teroris yang sama yang Pedersen bicarakan, bagaimana mereka akan ditangani? Apakah mereka akan dideportasi?
Pernah ada kasus seperti ini sebelumnya: teroris dideportasi dari berbagai daerah di Suriah ke Idlib. Sekarang, teroris itu ada di Idlib. Apakah Turki akan menerima teroris yang akan dideportasi ke Turki, atau bagaimana mereka akan ditangani?
Presiden Assad: Jika Turki tidak mau menerima mereka, itu adalah masalah Turki dan itu bukan urusan kami. Kita akan berurusan (memerangi) dengan mereka dengan cara yang sama dengan yang kita lakukan di masa lalu.
Beberapa orang mungkin bertanya: di masa lalu ada daerah tempat teroris diizinkan untuk mundur, tetapi sekarang tidak ada tempat lain di mana teroris mungkin dikirim dari Idlib. Jadi, kemana mereka harus pergi? Jika mereka tidak pergi ke Turki, mereka memiliki dua pilihan: kembali ke negara Suriah dan menyelesaikan masalah mereka atau menghadapi perang. Tidak ada pilihan lain, baik untuk kita maupun untuk mereka. Hanya ada dua opsi saja.
Wartawan: Beberapa media telah menyebarkan bocoran tentang pertemuan dengan Turki. Apakah itu benar, pada tingkat apa, dan apa hasil dari pertemuan itu, jika itu terjadi?
Presiden Assad: Semua pertemuan itu diadakan antara petugas keamanan tetapi pada tingkat yang berbeda. Beberapa pertemuan, mungkin ada dua atau tiga pertemuan diadakan di Kasab di dalam perbatasan Suriah atau dekat dengan perbatasan bersama, dan satu atau lebih pertemuan diadakan di Rusia. Saya tidak ingat persis jumlahnya, karena terjadi dalam kurun waktu dua tahun terakhir.
Namun belum ada hasil nyata. Setidaknya kami mengharapkan untuk mencapai solusi mengenai penarikan yang disepakati di Astana selama lima belas kilometer barat dan utara di zona de-eskalasi di Idlib. Tapi Itu tidak pernah dilaksanakan.
Wartawan: Jadi, Anda mengkonfirmasi bahwa telah ada pertemuan dengan pihak Turki, tetapi itu sebelum ada perjanjian …
Presiden Assad: Tentu saja, ada pertemuan tripartit dengan mediasi Rusia dan kehadiran Rusia. Kami yang meminta kehadiran Rusia karena kami tidak mempercayai Turki, jadi harus ada saksi.
Wartawan: bukan pertemuan bilateral?
Presiden Assad: Tidak, pertemuan trilateral.
Wartawan: Trilateral, dengan Rusia hadir? Apakah itu sebelum pertemuan Rusia-Turki yang terakhir?
Presiden Assad: Ya tentu saja.
Wartawan: Apakah Anda siap hari ini untuk duduk dengan Turki setelah agresi Turki dan setelah perjanjian itu?
Presiden Assad:Jika Anda bertanya kepada saya bagaimana perasaan saya jika saya secara pribadi, harus berjabat tangan dengan seseorang dari kelompok Erdogan, atau seseorang yang memiliki kepentingan yang sama atau yang mewakili ideologinya , saya tidak akan merasa terhormat dengan pertemuan seperti itu dan Saya akan merasa jijik.
Tetapi kita harus mengesampingkan perasaan pribadi kita ketika ada kepentingan nasional yang dipertaruhkan. Jika pertemuan akan mencapai hasil, saya akan mengatakan bahwa segala sesuatu yang dilakukan untuk kepentingan nasional harus dilakukan. Ini adalah tanggung jawab negara.
Saya tidak mengharapkan pertemuan menghasilkan hasil apa pun kecuali ada perubahan sikap dari Turki. Dan karena orang-orang Turki seperti tipe Erdogan itu adalah oportunis dan termasuk dalam organisasi oportunis dan ideologi oportunis, mereka akan selalu ingin mendapat keuntungan dari perubahan keadaan, baik ketika mereka berada di bawah tekanan, atau situasi yang tergantung pada keadaan internal atau eksternal mereka, atau mungkin dari kegagalan agenda mereka di Suriah. Bisa saja mereka mendapatkan hasil (keuntungan).
Wartawan: Ini pertanyaan sensitif : Turki adalah penjajah, jadi jika toh saya bersedia, atau jika saya memiliki kesempatan, atau jika saya percaya bahwa saya akan mau bertemu dengan Turki, Turki adalah penjajah, persis seperti Israel, jadi akan mungkin untuk bertemu dengan orang Israel. Ini adalah masalah sensitif, tetapi sedang diangkat.
Presiden Assad:Sebenarnya hal itu mulai diangkat ketika kami memulai pertemuan-pertemuan ini: bagaimana kita dapat bertemu penjajah di Afrin atau daerah lain, bahkan jika toh Turki tidak menjajah, mereka mendukung terorisme; mereka adalah musuh dalam arti nasional.
Perbedaan antara mereka dan Israel adalah bahwa kita tidak mengakui legitimasi keberadaan Israel sebagai sebuah negara. Kami tidak mengakui keberadaan orang-orang Israel. Tidak ada orang Israel kecuali yang ada selama beberapa abad SM, sekarang mereka adalah diaspora yang datang dan menduduki tanah dan mengusir rakyatnya.
Sementara orang-orang Turki itu memang ada, dan mereka adalah tetangga kita, dan kami memiliki sejarah yang sama, terlepas dari apakah sejarah ini baik atau buruk atau di antaranya; itu tidak relevan. Turki ada sebagai negara dan itu adalah negara tetangga kita.
Masalah Alexandretta berbeda dengani situasi di mana orang tanpa tanah merebut tanah dan menggantikan rakyatnya, perbandingannya tidak sebanding. Bahkan ketika kami bernegosiasi dengan Israel pada 1990-an, kami tidak mengakuinya.
Kami bernegosiasi untuk mencapai perdamaian. Jika ini tercapai dan hak kami dikembalikan, kami akan mengakuinya; seperti yang saya katakan, membandingakn Israel dengan Turki itu tidak valid.
Turki akan terus ada dan Turki harus tetap menjadi saudara. Pada awalnya Erdogan bertaruh untuk memobilisasi orang-orang Turki guna menciptakan permusuhan dengan orang-orang Suriah, dan akibatnya mereka diberi kebebasan. Kita harus berhati-hati untuk tidak melihat kedua hal itu dengan cara yang sama.
Saya menekankan lagi bahwa beberapa orang, bukan kekuatan politik, tetapi dalam militer Turki dan lembaga keamanan Turki ada yang menentang Erdogan. Inilah alasan di balik keinginan kami untuk bertemu mereka.
Lebih jauh lagi, dan ini adalah topik pembicaraan dengan sekutu kita Rusia dan Iran yang menyatakan akan membela kita, tetapi pada akhirnya kita adalah yang punya masalah ini. Ini benar, tanah ini adalah milik kita dan penyebab ada dalam Suriah dan karenanya kita punya kewajiban untuk melaksanakannya dengan menemui mereka secara langsung, meski kita tidak mendapat hasil sesuai harapan. Mungkin suatu hari penyelesaian itu juga akan datang, terutama jika ada perubahan keadaan di Turki, di dunia dan di dalam Suriah sendiri.
Keterlibatan Israel di Suriah
Jurnalis: Mengenai Israel, beberapa orang menggambarkan sebagai tidak terlibat di Suriah, tapi Israel menerima manfaat terbesar dari apa yang terjadi di Suriah ini. Memang, sekarang Israel lebih nyaman dibanding sebelum Suriah dilemahkan, juga Hizbullah dan Iran, seperti yang dikatakan para analis.
Presiden Assad:(Israel) sebenarnya selalu hadir. Tidak pernah absen. Mungkin tidak dalam hal kata-kata, karena kami melawan proxynya, agennya, flunkiesnya atau toolnya Israel, dengan kata lain lewat beberapa (proxy) militer dan politik. Mereka semua adalah alat yang melayani Israel secara langsung atau melalui Amerika.
Karena pertempuran di darat adalah dengan kekuatan-kekuatan ini, maka adalah normal bahwa terminologi umum menggambarkan kekuatan-kekuatan ini dan bukan Israel. Israel sebenarnya adalah mitra utama tentang apa yang terjadi, dan sebagai negara musuh, itulah yang diharapkan.
Apakah Israel hanya akan berdiri dan menonton? Tentu tidak. Israel akan proaktif, dan akan lebih efektif untuk menyerang Suriah, rakyat Suriah, tanah air Suriah, dan segala sesuatu yang terkait dengan Suriah.
Jurnalis: Apa manfaat praktis dari apa yang terjadi ini?
Presiden Assad: Sudah terbukti dengan sendirinya. Bahkan meski kita tidak membahasnya.
Wartawan: Setelah semua agresi yang dilakukan oleh musuh kita Israel di Suriah, kita tidak pernah melihat bagaimana posisi negara2 Arab, dan Liga Arab itu tidak pernah mau bergeming. Ketika agresi Turki dimulai, Liga Arab bertemu di tingkat Menteri Luar Negeri. Kesan pertama baik, dan komunike terakhir digambarkan sebagai positif. Dilain fihak, kami belum mendengar pernyataan dari pemerintah Suriah.
Presiden Assad: Apakah Anda ingat ketika keanggotaan Suriah di Liga Arab dibekukan? Apakah kita mengeluarkan pernyataan? Kami tidak. Jadi, jika kita tidak mengeluarkan pernyataan sebagai akibat keluarnya Suriah dari Liga Arab, mengapa kita harus mengeluarkan pernyatan ketika mereka mulai membahas kembalinya Suriah ke Liga Arab?
Saya pikir implikasi atas jawaban saya jelas bagi semua yang ingin tahu. Saya tidak berpikir bahwa pemirsa Anda percaya bahwa mengangkat masalah ini lebih penting dari pada beberapa kalimat yang baru saja saya katakan.
Tentang Komite Konstitusi
Jurnalis: Benar. Jika kita pindah ke politik murni, tentang komite konstitusi. Apa penjelasan Anda tentang kritik yang dibuat oleh pihak lain kepada komite ini, meskipun telah menjadi salah satu tuntutan mereka selama bertahun-tahun?
Presiden Assad: Sederhananya, tadinya mereka percaya bahwa kami akan menolak pembentukan komite ini, dan mungkin mereka terkejut bahwa sekarang kita membentuknya, karena mereka biasa menimbulkan hambatan dan menyalahkan pemerintah Suriah.
Kami menangani hambatan-hambatan ini dengan cara diplomatik tertentu, tidak membuat konsesi pada isu-isu mendasar, tetapi membuat konsesi pada beberapa masalah yang kami anggap terkait dengan format itu. Pada akhirnya mereka terkejut , dan itulah sebabnya mereka malah melancarkan serangan hebat pada format itu. Itulah yang terjadi, secara singkat.
Wartawan: Apa Suriah tidak membuat konsesi itu di bawah tekanan Rusia atau Iran?
Presiden Assad: Tidak. Jika kita membuat konsesi yang nyata, mereka tidak akan menyerang nya. Mereka memuji pembentukan komite itu. Kritik mereka adalah karena mereka menunjukkan bahwa kami belum membuat konsesi dan belum ada konsesi yang bisa dibuat.
Komite konstitusional dan hasil yang mungkin dihasilkan kemudian akan digunakan sebagai landasan untuk menyerang struktur negara Suriah. Inilah yang direncanakan Barat selama bertahun-tahun, dan kami tahu ini.
Itulah mengapa itu bukan pilihan untuk mengakui secara fundamental terkait dengan kepentingan Suriah. Ada detail-detail lain yang tidak penting, seperti fakta bahwa mereka menyamarkan diri di bawah payung yang disebut oposisi moderat. Dalam banyak kasus, mereka mengusulkan nama yang berafiliasi dengan Front al-Nusra, yang tentu saja kami tolak.
Journalist: mereka Terrorists?
Presiden Assad: Mereka adalah teroris. Pada akhirnya kami sepakat dengan beberapa dari mereka, yang mungkin akan menjadi kejutan. Kami menentukan bahwa hasilnya akan tetap sama terlepas: apakah latar belakangnya sama, afiliasinya sama, atau dalangnya sama.
Wartawan: itu Benar.
President Assad: Dan pembuatnya keputusan, dan sinyal untuk keputusan tersebut berasal dari sumber yang sama. Jadi, apa bedanya?
Jurnalis: Mereka Boneka, tidak lain dari itu.
Presiden Assad: Tepat. Kami sepakat. Ini hanya sebuah contoh. Ada banyak detail lainnya, tetapi inilah yang mengejutkan mereka. Kami belum membuat konsesi tentang masalah mendasar.
Wartawan: Pedersen (Utusan khusus PBB untuk Suriah) berbicara tentang pertemuan komite konstitusi di Jenewa, dia mengatakan bahwa Komite itu akan membuka pintu untuk mencapai solusi komprehensif atas krisis Suriah, dan dalam pandangannya, solusi itu termasuk mengadakan pemilu parlemen dan pemilu presiden di bawah pengawasan PBB dan sesuai dengan Resolusi Dewan Keamanan 2254.
Dia juga berbicara tentang harus ada partisipasi ekspatriat Suriah. Apakah Anda akan menerima pengawasan internasional untuk pemilihan parlemen dan presiden? Dan apakah masalah ini dalam bahasan komite ini? Dan siapa yang berhak memilih, secara praktis?
Presiden Assad: Baginya untuk mengatakan bahwa komite ini mempersiapkan landasan untuk solusi komprehensif, ini tidak benar. Bahwa Itu merupakan bagian dari solusi, mungkin saja. Kami tidak tahu di mana komite ini akan berakhir, tetapi dengan mengatakan seperti itu, berarti dia mengabaikan keberadaan para teroris.
Pembentukan sebuah Komite konstitusi sementara para teroris masih apa akan menyelesaikan masalah? bagaimana? Ini tidak mungkin; itu ditolak. Solusinya dimulai dengan menghancurkan terorisme di Suriah. Ini dimulai dengan menghentikan gangguan eksternal di Suriah.
Setiap dialog Suriah-Suriah (pemerintah dengan oposisi) itu bisa melengkapi, berkontribusi dan memainkan peran tertentu, tetapi tidak menggantikan elemen pertama dan kedua.
Saya mengatakan ini agar tidak melupakan sebagian dari pernyataan yang seolah-olah kita telah menyetujuinya. Adapun bagian lain dari pertanyaan itu, jika dia (Pedersen) percaya bahwa Resolusi 2254 yang memberikan otoritas kepada pihak manapun, internasional atau sebaliknya, untuk mengawasi pemilihan, ini berarti bahwa mereka sedang kembali ke era mandat.
Saya ingin mengingat kembali bahwa bagian pertama dari resolusi mengacu pada kedaulatan Suriah, yang tentukan oleh negara Suriah sendiri dan tidak ada fihak lain. Pemilu yang akan diadakan akan berada di bawah pengawasan negara Suriah dari A hingga Z.
Jika kita ingin mengundang pihak lain, sperti badan internasional, negara-negara tertentu, organisasi, masyarakat, individu atau pribadi tertentu, itu masih harus dalam pengawasan negara Suriah dan di bawah kedaulatan negara Suriah.
Komite konstitusi tidak ada hubungannya dengan pemilu, hanya bertugas membuat konstitusi. Jika mereka percaya bahwa mereka akan kembali ke masa-masa mandat, maka itu hanya akan menjadi impian mereka.
Jurnalis: Sekali lagi kembali pada pernyataan Pedersen, ia mengatakan bahwa hanya menerima pembentukan komite konstitusi adalah pengakuan yang dikeluarkan oleh pihak lain dan merupakan komitmen bersama sebelum rakyat Suriah menyetujui di bawah naungan PBB, pada saat pembentukan konstitusi untuk Suriah.
Beberapa orang keberatan dengan pengakuan pihak lain atas komite itu, karena tidak mewakili rakyat Suriah dan tidak dipilih oleh rakyat Suriah. Apa tanggapan Anda terhadap hal itu?
Presiden Assad: Semua pertanyaan Anda itu valid, setidaknya dari perspektif hukum. Pertama, mari kita mengidentifikasi pihak pertama dan pihak kedua; beberapa orang percaya pihak pertama adalah negara Suriah atau pemerintah Suriah. Tidak, ini bukan masalahnya, pihak pertama mewakili sudut pandang pemerintah Suriah, namun pemerintah Suriah bukan bagian dari negosiasi atau diskusi ini.
Jurnalis: Fihak pertama khan didukung oleh pemerintah Suriah.
Presiden Assad: Memang. Pemerintah mendukung fihak ini karena kami percaya bahwa kami memiliki sudut pandang yang sama. Mereka adalah orang-orang yang memiliki iklim politik yang sama dengan pemerintah Suriah.
Tapi Ini tidak menyiratkan bahwa pemerintah adalah bagian dari negosiasi. Secara hukum, kami bukan bagian dari komite konstitusi dan ini tidak menyiratkan pengakuan pemerintah terhadap pihak mana pun, masalah ini harus jelas. Jadi, mereka mengacu pada sisi yang mewakili sudut pandang pemerintah Suriah.
Di sini kita harus mempertanyakan: apa yang dia maksudkan dengan “pengakuan yang tersirat,” apanya yang kita akui?
Fihak pertama pada awalnya diterima sebagai bagian dari pembicaraan Sochi dan duduk dengan pihak kedua di Sochi; kemudian diterima untuk membentuk komite konstitusi dan mendiskusikan ide-ide tentang konstitusi. Bersedia untuk duduk bersama mereka, tapi ini tidak menyiratkan bahwa kita menerima mereka.
Fihak pertama ada di Suriah, tinggal di Suriah, milik semua segmen rakyat Suriah; sama halnya, ada negara yang memiliki sudut pandang yang sama, dipilih oleh rakyat Suriah dan mendapat dukungan dari mayoritas rakyat .
Pihak kedua ditunjuk oleh siapa? Itu ditunjuk oleh Turki. Mengapa pembentukan komite konstitusi ditunda? Karena selama setahun penuh, kami telah bernegosiasi dengan Turki melalui penjamin negara, Rusia dan Iran.
Pihak kedua itu tidak ditunjuk oleh pihak Suriah mana pun; beberapa diantaranya mewakili teroris dan mayoritas mewakili negara yang mengakuinya; dan itu hanya Turki, dan tentu saja mereka yang berdiri di belakangnya seperti AS dan lainnya (negara Arab teluk).
Dan ada pihak lain, yang, seperti yang saya katakan, mewakili para teroris. Jadi, apa yang saya akui ? Mana mungkin saya menerima teroris sebagai patriot, atau saya menerima yang ditunjuk oleh orang lain, atau saya menerima agen untuk menjadi patriot?.
Mari kita bicara terus terang. Mengapa kita harus berbohong dan berbicara secara diplomatis? Kenyataannya adalah ada partai patriotik yang berhubungan dengan partai yang merupakan agen dan teroris, hanya sesederhana itu.
Tetapi untuk diplomatis dan tidak membuat marah semua orang, saya akan menyebutnya dialog Suriah-Suriah, tetapi hanya dalam hal kartu identitas, paspor dan kebangsaan. Tetapi untuk mengakui, itu adalah soal yang berbeda, yang kita semua tahu jawabannya adalah tidak terlepas dari wacana diplomatik.
Wartawan: Pedersen menganggap bahwa peluncuran hasil komite sebenarnya adalah kembali ke Jenewa. Sudahkah kita kembali ke Jenewa setelah empat tahun? Dan bagaimana dengan Sochi dan Astana?
Presiden Assad: Tidak, kami telah kembali ke Jenewa hanya secara geografis, sedangkan secara politis, kami adalah bagian dari Sochi, dan semua yang terjadi memiliki kerangka acuan sebagai Sochi dan merupakan kelanjutan dari itu. Tidak ada hubungannya denganJenewa, itu bukan bagian dari proses ini. Fakta bahwa PBB diwakili dan berpartisipasi dalam Sochi memberikannya dimensi internasional, yang diperlukan, tetapi itu tidak berarti bahwa Jenewa memotong Sochi. Hasil koferensi Jenewa tidak dipakai.
Jurnalis: Bisakah semua pernyataan Pedersen itu bertujuan untuk mendahului pekerjaan komite, ataukah sepenuhnya berada di luar konteks kerja Komite? Dan mengenai konstitusi khususnya, apakah sedang terjadi dengan perubahan total konstitusi, atau hanyaamandemen beberapa ketentuan dalam konstitusi?
Presiden Assad: Akan ada upaya untuk mengarahkan pekerjaan komite ke arah tertentu. Ini pasti, dan kami sepenuhnya menyadari hal ini dan tidak akan mengizinkannya. Itulah sebabnya semua yang diumumkan di luar komite tidak memiliki nilai; itu mutlak nol, hanay sesederhana itu. Karena itu, kita tidak boleh membuang waktu kita untuk pernyataan seperti itu atau menganggapnya penting. Apa poin yang kedua?
Jurnalis: Tentang sifat pekerjaan komite: apakah ia membahas ketentuan-ketentuan konstitusi, mengubah beberapa ketentuan atau perubahan konstitusi secara lengkap?
Presiden Assad: Ini merupakan bagian besar dari diskusi tentang pembentukan komite konstitusi: apakah kita akan mengubah konstitusi atau memiliki konstitusi baru? Posisi kami adalah bahwa ketika kami mengubah ketentuan konstitusi dan memasukkannya ke dalam referendum, itu menjadi konstitusi baru.
Jadi, tidak ada perbedaan nyata antara mengubah konstitusi atau membuat yang baru, karena tidak ada yang mendefinisikan konstitusi baru, konstitusi yang sama sekali baru. Ini semua teoretis dan tidak memiliki makna nyata.
Yang menjadi perhatian kami adalah segala sesuatu yang dihasilkan oleh pertemuan komite ini yang sejalan dengan kepentingan nasional , bahkan jika dibentuk konstitusi baru dari A hingga Z, kami akan menyetujuinya. Dan jika ada amandemen satu ketentuan dalam konstitusi, yang bertentangan dengan kepentingan nasional, kami akan menentangnya.
Jadi, agar tidak menyia-nyiakan waktu kita dalam kecanggihan seperti itu, kita harus fokus pada implikasinya.
Kami sepenuhnya menyadari permainan yang akan mereka mainkan. Mereka bertujuan untuk melemahkan negara Suriah dan mengubahnya menjadi negara yang tidak dapat dikontrol dari dalam dan, akibatnya dikendalikan dari luar. Permainannya jelas, seperti yang terjadi di negara-negara tetangga yang tidak perlu kami sebutkan. Ini tidak akan terjadi (diSuriah); tetapi mereka akan mencoba dan kami tidak akan menerimanya. Ini adalah ringkasan dari dialog berbulan-bulan di masa depan, dan mungkin lebih lama, saya tidak tahu. Tentu saja, maksud saya menjadi dialog di masa depan.
Wartawan: Kita telah membahas panjang lebar tentang komite konstitusi dan semua pernyataan tentang hal itu. Saya akan pindah ke masalah yang ditunggu-tunggu orang: berbicara tentang situasi internal di Suriah.
Selama tahun-tahun perang, Suriah menderita dengan harga yang tinggi, kurangnya produksi, kekurangan kesempatan kerja, banyak konsekuensi terorisme, sanksi, dan situasi militer yang sulit di sebagian besar wilayah Suriah. Hasilnya adalah penurunan kondisi kehidupan keluarga Suriah. Tetapi sekarang, kondisi di darat secara militer telah membaik, sebagian besar tanah Suriah telah kembali kepenguasaan negara Suriah. Bagaimana dengan kondisi kehidupannya? Apakah ada tanda-tanda perbaikan situasi ini, atau akankah situasi tetap seperti itu sampai semua wilayah Suriah dibebaskan?
Presiden Assad: Jika penyebabnya hanya karena situasi di lapangan, terorisme, dll., Maka ya, lebih baik menunggu. Tapi ini tidak masuk akal. Seperti yang Anda ketahui, beberapa orang cenderung menyalahkan segalanya pada situasi keamanan dan sementara tidak ada keraguan bahwa itu memiliki dampak besar, tetapi itu tidak mutlak. Ini menjawab bagian terakhir dari pertanyaan. Apakah kita menunggu? Tidak, karena jika kita harus menunggu, bahkan jika situasi dilapangan tanah berubah, kondisi kehidupan tidak akan membaik.
Kondisi kehidupan tidak akan membaik kecuali kita mau bergerak, sangat sederhana, sebagai negara dan sebagai masyarakat di semua tingkatan. Membebaskan beberapa area mungkin berdampak pada situasi ekonomi jika area ini digunakan dan diintegrasikan ke dalam siklus pembangunan dan ekonomi di Suriah.
Jurnalis: Wilayah di mana ada sumber daya khususnya.
Presiden Assad: Mungkin ada sumber daya, atau mungkin daerah wisata. Saat ini tidak ada pariwisata, jadi daerah ini tidak akan berdampak pada situasi ekonomi, tetapi daerah pertanian seperti daerah utara, ini sangat penting; hari ini kami mengimpor beberapa barang yang kami gunakan untuk ekspor dan karena mereka diimpor secara berputar untuk menghindari sanksi, kami membayar lebih untuk itu.
Jika kita mengambil contoh Aleppo misalnya, itu adalah jantung industri Suriah, dan dengan Damaskus mereka adalah pusat ekonomi Suriah. Jadi, setiap daerah berbeda tetapi jika kita membebaskan suatu daerah tanpa mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menyegarkan ekonomi, segalanya tidak akan membaik.
Jadi, sebagai negara, kita perlu mempercepat pembangunan kembali infrastruktur, seperti memulihkan listrik dan utilitas lain, dan itu adalah peran lembaga negara untuk memfasilitasi kembalinya siklus produktivitas. Di sini saya tidak mengacu pada industri besar dan proyek besar. Bahkan sebelum perang, kami berpandangan bahwa proyek-proyek besar itu penting tetapi itu bukan solusinya.
Untuk negara seperti Suriah, kekuatan ekonominya terletak pada perusahaan kecil dan menengah. Perusahaan-perusahaan ini, toko kelontong atau toko tukang cukur, yang akan membantu menyegarkan perekonomian.
Masalahnya adalah bahwa beberapa orang hanya menunggu; mereka hanya mengatakan marilah kita menunggu untuk melihat apa yang akan terjadi. Jika kita menunggu, maka kita seharusnya tidak mengharapkan untuk melihat tanda-tanda kemajuan yang Anda maksudkan.
Apakah ada pertanda ada kemajuan ? Ya, tentu saja, ada perbaikan, ada industri yang muncul, bengkel yang telah kembali bekerja. Jumlah orang yang telah kembali ke negara itu lebih tinggi daripada perkembangan ekonomi, dan akibatnya beberapa orang mungkin mengatakan perbaikan ini tidak akan berwujud, ini benar.
Tantangannya sekarang adalah untuk mengintegrasikan orang-orang ini ke dalam siklus ekonomi. Jawaban atas pertanyaan: bisakah kita melakukannya? Tentu saja, kita bisa. Kita seharusnya tidak mengatakan bahwa keadaan telah mencegah kita bergerak, tidak; kami memiliki beberapa kemalasan, kami memiliki beberapa ketergantungan dan kadang-kadang kami tidak memiliki visi tentang cara bergerak. Dan yang kita maksudkan adalah kita semua sebagai masyarakat, sebagai negara dan sebagai warga negara. Negara bertanggung jawab untuk menyediakan kondisi dan infrastruktur yang diperlukan, tetapi negara tidak dapat membuka setiap toko, bengkel, dan industri.
Kondisi Rakyat dalam masa perang
Wartawan: Jika kita bisa, mengapa kita tidak melihat adanya respons nyata dari pemerintah atas arahan Anda yang berkelanjutan kepada para menteri untuk berbicara secara transparan dengan warga. Mengapa seperti ada ketidakpedulian dan improvisasi dalam pekerjaan institusi pemerintah dan seperti tidak ada perencanaan atau alternatif preemptive, seperti dikatakan beberapa orang, beberapa orang yang memegang tanggung jawab pemerintah secara langsung menyia-nyiakan darah para martir dan yang terluka dan pengorbanan dari orang-orang Suriah.
Presiden Assad: Pertama, jika kita ingin membahas lembaga pemerintah, dan agar menjadi obyektif, saya tidak dapat membicarakannya secara kolektif; ada kementerian yang bekerja, sementara ada kemalasan dan ketidakefisienan pada yang lain.
Di dalam kementerian, ada lembaga yang berfungsi dengan baik dan ada yang tidak memenuhi tugasnya. Jadi, jika kita ingin berbicara secara objektif, kita perlu mengidentifikasi sektor-sektor tertentu untuk membedakannya; generalisasi apa pun tidak mencerminkan realitas dengan semestinya.
Dalam diskusi pribadi kita sendiri, kita dapat berbicara secara umum bahwa negara tidak berfungsi, pemerintah tidak berfungsi dll, tetapi saya seorang pejabat dan saya tidak bisa untuk tidak berbicara dengan cara ilmiah, obyektif dan nyata. Pada kenyataannya, ada kasus kelalaian (aparat) dan ada yang sebaliknya.
Jika saya melihat aspek positifnya, jika semua institusi tidak bekerja, dari mana kita mendapat gaji? Bagaimana cara siswa pergi ke sekolah? Ada martir di sektor pendidikan dan listrik. Pembangkit listrik menjadi sasaran dan kemudian masalah diselesaikan dan solusi ditemukan.
Meskipun kita kesulitan akibat sanksi, kami dapat menyediakan komoditas dasar seperti minyak, gandum, dan lainnya. Jadi, ada pekerjaan yang dilakukan. Tentu saja, Anda akan memberi tahu saya bahwa berbicara tentang rasa sakit adalah hal yang normal. Ini wajar dan saya tidak berharap orang merujuk pada yang positif.
Sudah menjadi sifat manusia untuk berbicara tentang rasa sakit. Ketika saya sehat, saya tidak berbicara tentang kesehatan yang baik setiap hari, tetapi ketika saya sakit, saya akan berbicara tentang penyakit saya; sekali lagi, ini wajar.
Tetapi untuk mengevaluasi situasi dengan baik kita harus mempertimbangkan semua sudut. Mengenai hal-hal negatif, tantangannya terletak pada pembedaan antara penyebab yang terkait dengan krisis dan perang dan penyebab yang terkait dengan kelalaian kita? Ketika orang-orang mengkritik negara, mereka berbicara seolah-olah tidak ada perang.
Demikian pula, ketika seorang pejabat berbicara, mereka sering menyalahkan semua hal dalam perang; tantangannya adalah bagaimana memisahkan keduanya. Inilah yang sedang kita lakukan sekarang. Ketika kami mengalami krisis bensin dan solar, masalahnya memang disebabkan oleh sanksi dan kemampuan kami untuk menyediakan sumber daya ini. Masalahnya adalah bahwa negara itu sendiri sedang dikenai sanksi, sehingga tidak dapat mengimpor.
Impor dilakukan menggunakan saluran lain yang saya tidak akan ungkapkan, untuk sumber sumber daya ini. Sebagian besar kita berhasil, tetapi kadang-kadang kita tidak berhasil; kasus terakhir ini berada di luar kendali kami.
Mengenai listrik, pembangkit dan infrastruktur terus menjadi sasaran teroris, apakah kita menganggap pejabat bertanggung jawab atas roket teroris? Kita harus objektif tentang masalah-masalah tertentu, misalnya kita dapat memperoleh kembali beberapa sumur gas, yang kemudian bisa memperbaiki situasi listrik, tetapi kebutuhan para migran yang kembali dan bengkel-bengkel yang telah dibuka kembali jauh lebih besar daripada listrik yang dapat kami pulihkan.
Kita perlu melihat semua masalah ini. Jadi, kita telah melakukan sesuatu, tetapi kita kembali ke pertanyaan yang sama: bagaimana agar kita membedakan antara kelalaian dan penyebab yang valid. Inilah yang harus kita pertimbangkan, tetapi kita tidak membahas situasi dari perspektif ini.
Di tingkat negara bagian, kami berusaha untuk mencapai hasil ini, dan kami telah dapat mencapai mereka dalam kaitannya dengan kelalaian. Pejabat yang tidak melaksanakan tugasnya harus dipecat; kelalaian seharusnya tidak diberi kesempatan untuk melanjutkan.
Ada juga masalah korupsi. Melalaikan tugas adalah satu hal dan korupsi adalah sesuatu hal yang lain. Hasilnya kadang-kadang mungkin sama, tetapi di sini saya merujuk pada seorang pejabat yang tidak korup tetapi tidak dapat menjalankan tugas mereka atau tidak memiliki visi yang jelas. Ketika menjadi jelas bahwa mereka tidak memiliki salah satu dari kualitas-kualitas ini, maka mereka harus segera melepas jabatannya.
Wartawan: Jika kita berbicara tentang nilai tukar dolar, adalah logis bahwa selama perang nilai tukar (dolar) meningkat, jika bukan sebagai akibat perang itu sendiri, sebagai hasil dari embargo dan sanksi ekonomi terhadap negara kita, tetapi akhir-akhir ini kenaikan dolar tidak dapat dipahami dan memengaruhi setiap segi kehidupan sehari-hari. Apa penjelasan Anda tentang kenaikan dolar yang tidak dapat dipahami ini?
Presiden Assad: Seperti yang saya katakana, beberapa masalah sudah jelas, pertama, sanksi berdampak pada pendapatan negara dalam dolar atau mata uang keras lain secara umum. Ini mempengaruhi nilai tukar, yang pada gilirannya mempengaruhi harga.
Pendapatan negara juga surut sebagai akibat dari ekspor yang lebih sedikit dan kurangnya pariwisata; tidak ada turis yang akan mengunjungi negara selama perang.
Negara-negara tempat kita bergantung pada ekspor malah berkontribusi terhadap sanksi dalam satu atau lain cara. Meskipun demikian, kami telah berhasil mengidentifikasi saluran tidak resmi untuk ekspor, yang telah berkontribusi pada arus masuk beberapa mata uang keras.
Ada juga permainan spekulasi, beberapa di antaranya terjadi di dalam Suriah dan beberapa di antaranya terjadi di luar; selain itu, ada spekulasi di media sosial, Yang paling berbahaya adalah faktor psikologis. Ketika kami mendengar bahwa pound Suriah turun, kami buru-buru membeli dolar. Kami percaya dengan cara ini bahwa kami telah menghemat uang dengan mengubah pound kami menjadi dolar, tetapi sebagai konsekuensinya, nilai tukar turun secara parah dan akibatnya harga naik secara signifikan; apa yang telah dihemat warga dengan mengkonversi pound ke dolar menjadi hilang karena kenaikan harga yang lebih tinggi.
Ada banyak aspek dalam masalah ini. Sekarang, bisakah negara mengintervensi? Ya itu bisa, tetapi dalam situasi dimana pendapatan terbatas dan permintaan luar biasa karena harga lebih tinggi dari komoditas dasar seperti gandum, minyak, bahan bakar dan lainnya. Jika devisa dolar habis, ini berarti kita tidak akan memiliki gandum dan minyak; inilah realitas kita. Pendapatan kita tidak seperti dulu lagi, dan karena itu prioritas kita telah difokuskan pada senjata dan amunisi dan melakukan efisiensi sebisanya untuk menyediakan senjata yang diperlukan.
Wartawan: Apakah tidak ada langkah yang dapat diambil negara untuk mengendalikan nilai tukar?
Presiden Assad: Tentu saja ada. Jika Anda membandingkan situasi kita dengan negara-negara lain di kawasan kita, ketika nilai tukar dolar terpengaruh, Anda melihat peningkatan beberapa kali hanya dalam hitungan hari. Jadi, adalah merupakan keajaiban bahwa jika sebelum perang nilai tukar berada di atas empat puluhan atau lima puluhan (per Pound), dan sekarang masih sekitar enam ratusan (perPound) dalam sembilan tahun ini.
Ini tidak masuk akal; karena pada akhir 2012 pound Suriah diperkirakan akan runtuh. Kalau bukan karena metode tertentu (yang kita pakai) memang pound akan runtuh, tapi yang sayangnya saya tidak bisa membocorkan karena ini sifatnya rahasia.
Biarkan saya memberi Anda sebuah contoh: salah satu faktor yang orang tidak sadari adalah bahwa pembebasan suatu daerah tidak harus menggunakan Pound Suriah, karena dalam membebaskan suatu wilayah kami menghilangkan akses ke dolar yang dibayarkan kepada para teroris untuk memenuhi kebutuhan dan pengeluaran mereka.
Ini adalah salah satu alat yang kami manfaatkan. Maksud saya hal-hal seperti itu tidaklah mutlak, meski dalam hal ini kita tidak bisa mengatakan bahwa teroris telah melayani kita.
Tidak setiap langkah positif memiliki dampak positif. Itu sebabnya saya mengatakan bahwa masalahnya rumit. Beberapa ahli mengatakan bahwa pada suatu area ada proses penyusutan dolar hingga seluruh wilayah membayar harga dengan dolar.
Tetapi coba perhatikan perbedaan antara kita dan negara-negara tetangga. Lira Turki, misalnya, kehilangan sekitar dua persen dari nilainya dalam beberapa hari terakhir; baru kemarin itu .. karena sebuah keputusan yang diambil oleh Kongres AS.
Semua negara sepenuhnya tunduk pada fluktuasi dolar ini. Terlepas dari keadaan kita, kita tidak akan menyerah sepenuhnya , kita menderita, kita bertahan, kita berperang sambil bertarung (dengan dolar).
Sementara negara-negara lain tidak berperang melawan mereka, namun mereka hampir tidak dapat mendukung mata uang mereka, dan lebih lagi mata uang kita ini didukung oleh langkah-langkah keuangan dan politik eksternal. Jadi, ada tantangan tetapi sekali lagi solusinya tidak sulit. Solusinya bukan permainan dolar, tetapi permainan ekonomi.
Jika kita kembali ke pertanyaan pertama Anda dan mulai melihat siklus ekonomi sebagai fondasi, kami menyadari bahwa terlibat dalam spekulasi tidak akan menguntungkan kita. Jika kita dapat membuat siklus ekonomi bergerak, maka kita dapat menciptakan lebih banyak alat bagi otoritas moneter dan bagi masyarakat untuk meningkatkan kondisi ekonomi dan mengurangi ketergantungan pada dolar.
Industri kecil atau menengah membantu kami mengurangi ketergantungan kami pada bahan impor dan karenanya mengurangi tekanan pada Pound Suriah. Kami memiliki banyak alat yang dapat kami gunakan, tetapi permainan spekulasi bukanlah solusinya. Inilah yang saya yakini.
Wartawan: Saya mengerti apa yang dikatakan oleh Yang terhormat bapak presiden, bahwa kebijakan atau tindakan ini mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk mendapatkan hasil, tetapi mereka lebih efektif dan sukses.
Presiden Assad: Apa yang ingin saya katakan dalam menjawab semua pertanyaan ekonomi adalah bahwa solusinya ada. Ada yang mengatakan bahwa ketika saya menyajikan semua faktor ini adalah karena kita tidak punya solusi. Tidak, solusinya memang ada dan bukan tidak mungkin dan apa yang telah kami lakukan membuktikan bahwa itu tidak mustahil; tetapi ini tidak berarti bahwa kami telah melakukan yang terbaik.
Ini adalah titik awal dan ini membutuhkan dialog ekonomi, saya memaparkan informasi penting yang lebih besar dari yang mampu kami capai. Sebenarnya, dolar, ekonomi, dan kondisi kehidupan semuanya adalah bagian dari satu siklus. Mereka bukan bagian yang terpisah. Solusinya terletak pada percepatan layanan dan fasilitas negara untuk mendorong proyek ke depan dan inilah yang kami lakukan; kami menunggu respon mereka, karena ada banyak tekanan pada investor asing untuk tidak berinvestasi di Suriah.
Soal Pemberantasan Korupsi
Wartawan: Dan solusinya juga terletak pada pemberantasan korupsi. banyak yang saat ini membicarakan tentang itu. Ada pembicaraan yang luas yang tentang sejumlah pengusaha dan pejabat yang diduga melakukan korupsi. Apakah itu benar Tuan Presiden? Apakah kampanye anda ini adalah bagian dari langkah-langkah yang diambil untuk memberantas korupsi, dan apakah itu akan melibatkan fihak lain?
Presiden Assad: Itu benar, tetapi ini bukan kampanye, karena kata “kampanye” memberi kesan bahwa kami baru saja memulai, karena kampanye memiliki awal dan akhir, dan bersifat sementara. Tidak seperti itu, itu kita amati, dan sekarang sudah lebih dari tiga tahun. Mengapa? Karena pada awal perang, situasi internal sama sekali bukan prioritas kita. Kami dulu berpikir hanya untuk menyediakan kebutuhan dasar kita, kebutuhan hidup, tetapi ada upaya /proses untuk merobohkan negara dan tanah air ini oleh para teroris dan dalam skala yang lebih besar oleh para koruptor. Itu masalahnya. Negara kemudian tidak bisa tahan.
Wartawan: apa kita hanya ingin bertahan hidup?.
Presiden Assad: Di tahun-tahun pertama memang. Setelah itu ketika penderitaan mulai meningkat, kita kembali memerangi korupsi yang telah kami mulai sebelumnya, tetapi keadaannya berbeda dengan sebelum perang, dan prioritasnya berbeda.
Sekarang pemberantasan korupsi mendapat prioritas karena kondisi ekonomi yang kita jalani dan kondisi cadangan ekonomi yang kondisinya tertusuk di banyak tempat, jadi setiap ada pemasukan disedot lagi dan kami tidak dapat mengambil manfaat darinya.
Di mana kita mulai? Kami mulai dengan penguatan militer. Tidak ada negara yang memulai membentuk dan memperkuat militernya ketika masa perang; institusi ini sakral. karena dimasa perang hal itu adalah sesuatu yang sakral. Tapi sayangnya banyak yang korupsi disini.
Jadi, pertanggungjawabannya dimulai dengan menegakkan militer dan banyak perwira tinggi dipenjara karena korupsi. Mereka yang terbukti tidak bersalah dibebaskan dan ada yang masih diadili sampai sekarang, jadi tidak ada pilih kasih.
Pertanyaan yang diajukan: apakah mungkin ketika pihak militer terlibat dalam perang. Kami mengatakan bahwa pasukan militer kita selain memerangi terorisme juga memerangi korupsi. mereka melawan segalanya, dan karena ini adalah kemiliteran maka dia harus berada di garis depan dalam segala hal.
Proses yang sama juga diikuti di Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Telekomunikasi. Banyak institusi yang terlibat. Namun, masalah ini diangkat karena ada aspek masyarakat, kepribadian dan institusi yang menjadi subjek perhatian orang, dalam sorotan masyarakat, sedangkan pada kenyataannya sebenarnya tidak ada yang baru. Mengenai akuntabilitas, ini adalah proses yang berkelanjutan.
Wartawan: Apakah masih akan ada yang lain juga yang akan ditarget?
Presiden Assad: Selama ada korupsi, maka melawan korupsi kita akan teruskan. Itu sudah pasti. Dalam keadaan apapun . Ini adalah bagian dari pengembangan negara. Kita tidak dapat berbicara tentang mengembangkan pemerintahan negara dan aspek-aspeknya tanpa juga memerangi korupsi.
Wartawan: ada beberapa orang yang melontarkan gagasan bahwa negara ini membutuhkan uang, atau bahwa sekutu kita meminta negara untuk membayar utang, sehingga negara meminta uang dari para pengusaha, dengan cara yang kasar, sejauh ini beberapa orang menggambarkannya sebagai Ritz Carlton nya Syria. Bagaimana Anda mengomentari ini?
Presiden Assad: Mereka selalu menggambarkan Suriah sebagai sebuah rezim. Mereka tidak berbicara tentang suatu keadaan (perang). Tujuan mereka dengan mengatakan demikian adalah agar kita terlihat seperti preman, geng, junta, dll. Padahal negara memiliki prinsip-prinsip dasar, konstitusi, peraturan, kontrol yang jelas.
Kami adalah negara, bukan kekaisaran seperti halnya di beberapa negara lain. Negara memiliki konstitusi dan hukum. Hal pertama dalam konstitusi atau salah satu ketentuan terpentingnya adalah perlindungan hak milik pribadi. Kita tidak bisa mengatakan (melakukan) hal ini kepada seseorang dengan dalih apapun untuk mengambil propertinya.
Ada banyak perampasan properti milik teroris, yang telah diambil sementara, tetapi itu belum menjadi milik negara, karena belum ada keputusan pengadilan, meskipun orang-orang ini adalah teroris, masih perlu keputusan pengadilan. Itu tidak berarti bahwa properti ini masuk secara otomatis ke negara. Perlu keputusan pengadilan.
Dalam kerangka ini, negara tidak dapat melakukannya (perampasan) dengan dalih apa pun, “Anda korup, serahkan uang Anda.” Ini bertentangan dengan prinsip-prinsip dasar negara.
Wartawan: Apakah kebijakan Ini diambil berdasar hukum?.
Presiden Assad: Tentu saja. Ada banyak kasus yang membingungkan orang. Ada pertemuan antara sekelompok pengusaha dan pejabat negara untuk mendukung Pound Suriah ketika mulai turun dengan cepat karena keadaan ketakutan dan kecemasan. Sebaliknya, tidak ada alasan ekonomi apapun yang meruntuhkan pound Suriah.
Mereka diminta untuk membantu institusi negara, khususnya Bank Sentral, dan mereka mau melakukannya. Ini tidak berarti bahwa mereka memberikan sumbangan kepada negara, tapi mereka memberikan kontribusi mata uang keras (dolarnya) dan ditukarkan dengan Pound Suriah sebagai ganti. Tidak ada yang menawarkan apapun kepada negara secara gratis.
Wartawan: Hanya untuk menggerakkan perekonomian.
Presiden Assad: Ya, dengan cara tertentu dan sesuai dengan rencana yang disepakati. Mereka melakukannya dan hasilnya cepat. Ada juga pertempuran melawan korupsi seperti yang Anda tanyakan tadi. Mereka ada dari pejabat dan individu di sektor swasta, karena korupsi dilakukan dalam kemitraan.
Di sektor swasta, semua orang yang menghambur-hamburkan uang negara diminta untuk mengembalikannya karena tujuannya adalah untuk mendapatkan uang tanpa perlu balas dendam, atau sebelum kami menuntut ke pengadilan yang prosesnya bisa bertahun-tahun. Sementar kita tidak tahu apakah pengadilan akan dapat mengembalikan semua uang negara itu atau tidak.
Kita ada beberapa bukti dokumen (korupsi), Apakah Anda siap mengembalikan uang negara? Banyak dari mereka menyatakan kesediaan untuk melakukannya. Jadi, ada beberapa aspek masalah yang termasuk dalam pertanyaan Anda.
Wartawan: Tapi mengapa masalah ini diisuskan, atau mungkin orang-orang mengerti alasan yang Anda sebutkan , berarti yang dituntut pertanggungjawaban hanya menarget kepada para pebisnis, tetapi kami belum mendengar tentang pejabat.
Presiden Assad: itulah mengapa saya mengatakan bahwa pertanggungjawaban dimulai didalam militer, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Transportasi, dan lembaga-lembaga lain dan ini masih berlangsung, semua pejabat yang ditargetkan ini berada di tempat pertama. Dan semua yang ada di penjara adalah pejabat negara di berbagai tingkatan.
Anda tidak dapat menuntut satu pihak saja karena Korupsi selalu terjadi dalam kemitraan, tetapi kadang-kadang nama pejabat tidak disebutkan karena orang tidak tertarik atau nama orang dari sektor swasta tidak disebutkan karena orang tidak mengenal orang ini.
Pertanyaannya adalah ekspose media, dan kami tidak pernah mengandalkan, dan tidak akan pernah bergantung, pada ekspose media atau propaganda untuk mengatakan bahwa kami memerangi korupsi. Kami lebih tertarik untuk benar-benar memerangi korupsi daripada membuat keributan besar tentang hal itu.
Jurnalis: Apakah Itu sebabnya hingga ada pembicaraan tentang undang-undang tentang pengungkapan aset keuangan semua orang yang bekerja di sektor publik?.
Presiden Assad: Diskusi sola itu dimulai beberapa bulan lalu, dan ada lokakarya minggu lalu di bawah naungan Kementerian Pengembangan administrasi. Itu adalah hukum yang penting. Padahal ini bukan hal baru. Itu sudah diangkat setahun sebelum perang tetapi pada saat itu tidak dirumuskan sebagai hukum. Bentuknya adalh keputusan untuk setiap individu yang menjadi pejabat negara untuk melaporkan harta mereka sehingga deklarasi ini menjadi kerangka acuan untuk aset yang ia peroleh selama bekerja.
Banyak orang bertanya mengapa pejabat negara tidak ditanyai tentang harta mereka dan bagaimana mereka diperoleh. Untuk melakukannya, akan membutuhkan kerangka hukum dan itulah yang kami lakukan saat ini.
Esensi dalam memerangi korupsi terletak pada undang-undang. Dengan melaporkan harta kekayaannya berarti undang-undang ini yang akan menjadi rujukan penting bagi setiap orang yang menjadi pejabat negara. Setelah satu atau dua puluh tahun kedepan Anda dapat mempertanyakan bagaimana mereka memperoleh kekayaan mereka.
Jurnalis: Apa langkah-langkah yang akan diambil dalam hal ini?
Presiden Assad: Hukum yang mengatur pelaporan harta kekayaan pejabat adalah bagian darinya, penuntutan individu yang korup atas kesalahan tertentu adalah hal yang lain. Namun, jika Anda kembali ke diskusi tentang korupsi, terutama di media sosial, orang membicarakan segalanya, tapi tidak membicarakan sumber korupsi.
Dalam kasus kita, sumbernya terletak pada undang-undang dan keputusan serta langkah-langkah eksekutif yang terkait dsb. Struktur hukum untuk korupsi adalah masalahnya, sebagian besar kasus yang dirujuk ke pengadilan ditemukan sebagai implementasi dari undang-undang yang sangat kabur dan memiliki banyak celah.
Selama ini masih menjadi masalah, bahkan jika Anda sepenuhnya yakin bahwa mereka korup, tapi mereka secara hukum tidak bersalah, karena mereka telah ‘menerapkan hukum.’ Undang-undang kita memberikan wewenang yang jauh menjangkau, dan memungkinkan banyak orang untuk divonis bebas.
Inilah sebabnya mengapa dalam pertemuan saya sebelumnya dengan pemerintah setelah perombakan, saya berbicara tentang membentuk komite untuk mengubah undang-undang dan khususnya membatalkan pengecualian.
Pengecualian tidak harus dalam bentuk yang memungkinkan pejabat untuk menerbitkannya, tetapi juga dalam bentuk yang dapat mereka implementasikan dengan berbagai cara atas kebijakan mereka sendiri.
Saya mungkin menerapkannya dengan itikad baik dan menciptakan perbedaan di antara orang-orang, dan saya mungkin menerapkannya dengan itikad buruk dan menerima uang dan akibatnya menjadi korup dalam arti finansial dari kata itu.
Itulah sebabnya kami mulai dengan berfokus pada (menghilangkan) pengecualian/ keistimewaan yang diberikan kepada Presiden. Dengan adanya pengecualian (kepada Presiden), maka jika saya ingin menerapkan hukum secara adil, saya tidak akan bisa melakukannya, karena saya akan memberi Anda kesempatan untuk menerapkan ketentuan tersebut dengan cara tertentu, sementara orang lain tidak punya kemungkinan seperti ini, karena saya tidak bisa bertemu dengannya atau dia tidak punya akses ke saya. Seperti yang saya katakan, kami mulai dengan membatalkan pengecualian/keistimewaan kepada Presiden.
Selain itu, pengecualian/keistimewaan apa pun yang diperlukan dalam bidang tertentu, misalnya Hukum Pabean; dalam hal ini, harus ada batasan dan kontrol yang jelas atas pengecualian ini.
Mereka tidak boleh begitu saja diserahkan pada kebijaksanaan pejabat mana pun terlepas dari senioritas mereka. Jadi, kami dulu punya banyak pengecualian tanpa kendali, termasuk dalam pekerjaan dan bidang lainnya. Sekali lagi, hukum kita penuh dengan celah yang perlu diperbaiki dengan mengesahkan undang-undang baru.
Ini sudah dimulai, terutama dengan hukum administrasi lokal karena pelanggaran yang kita lihat di mana-mana sebagian karena secara hukum legal. Inilah yang perlu kita lakukan. Kami fokus pada undang-undang anti-korupsi karena apa yang kami lakukan sekarang dalam memerangi korupsi hanyalah mengatasi gejalanya tetapi tidak menyelesaikan masalah.
Wartawan: Jadi, ini tentang memerangi lingkungan yang korup dan bukan individu yang korup.
Presiden Assad: Tepat.
Wartawan: Dan di sini saya akhirnya bertanya tentang peran kita di media, dan terima kasih atas kesabaran Anda bersama kami, bapak Presiden, dan untuk menjawab semua pertanyaan ini.
Bapak Presiden: Tidak mengapa, sama-sama.
Wartawan: Sebagai media, dalam kerangka memerangi lingkungan yang korup, apakah kita memiliki peran dan bagaimana Anda melihatnya?
Presiden Assad: Anda memiliki peran penting dalam dua bidang. Ngomong-ngomong, pertemuan terakhir saya dengan pemerintah didedikasikan semata-mata untuk peran media.
Pertama karena saya tahu bahwa media akan memiliki banyak musuh dari dalam negara, terutama ketika membahas masalah korupsi. Ini karena banyak alasan, bukan hanya karena minat tetapi juga karena sifat dan budaya kita yang tidak kita sukai dikritik.
Jadi, pertemuan itu didedikasikan untuk memajukan media pemerintah; pertama karena merupakan alat yang paling penting dalam memerangi korupsi. Korupsi bersifat luas dan mencakup banyak sektor, hubungan antara rakyat dan negara, hubungan berbagai sektor dalam negara bukan hanya hubungan sehari-hari, tetapi juga diwujudkan setiap jam.
Wartawan: Terima kasih atas dukungan Anda, bapak Presiden, yang secara praktis memberdayakan media tetapi juga mempercayakan kami dengan tanggung jawab yang besar.
Presiden Assad: Terima kasih. Saya senang berdialog dengan dua institusi media nasional yang penting dan utama ini. Tidak diragukan lagi orang-orang memiliki harapan besar pada peran pejabat dan negara di masa depan Suriah, apakah dalam memerangi korupsi, memerangi terorisme, atau banyak masalah lain yang telah Anda coba sampaikan melalui pandangan warga Suriah; Sebagai gantinya, kami menaruh harapan kami pada Anda di media untuk menjadi seperti yang telah Anda lakukan sebagai bagian dari pertempuran melawan terorisme, melawan korupsi dan melawan segala keburukan yang mungkin membawa negara ini mundur daripada bergerak maju.
WAMENLU RUSIA : KEBERADAAN PASUKAN AS DILADANG-LADANG MINYAK SURIAH HANYA AKAN MENAIKAN ESKALASI
Kemarin televisi pemerintah Suriah melaporkan bahwa pasukan AS telah mengerahkan puluhan kendaraan militer di dekat ladang minyak milik Suriah di wilayah Rumeilan di provinsi Al-Hasakah di timur laut Suriah.
Dan hari ini jumat 29/11, Wakil Menlu Rusia Mikhail Bogdanov mengecam kehadiran militer AS di dekat ladang-ladang minyak di timur laut Suriah itu, dengan mengatakan bahwatindakan ini mengarah pada eskalasi situasi di negara itu.
Awal bulan ini dilaporkan bahwa konvoi militer AS yang terdiri dari 22 kendaraan militer dan dua truk melintasi perbatasan Suriah-Irak dan menempatkan diri di dekat beberapa ladang minyak ditimur laut Suriah.
Langkah AS ini dilakukan di tengah munculnya berbagai pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menegaskan bahwa tujuan utama AS di Suriah untuk tetap menguasai ladang minyak dinegara itu.
“Kami punya banyak pasukan di luar sana (diSuriah), dan kami akan memulangkan sebagian besar dari mereka, tetapi sekali lagi kami tetap akan menjaga minyak (Suriah) itu,” kata Trump pada awal pertemuannya dengan sekutu dekatnya presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada 13 November”
Sekitar 90 persen cadangan minyak Suriah terkonsentrasi di sebelah timur Sungai Eufrat, wilayah yang sebelumnya merupakan benteng dan sumber pendapatan utama bagi ISIS dan sekarang sebagian besar dikuasai oleh Pasukan Kurdi SDF .
JANGAN DIKIRA SEMUA BANI ISRAEL ADALAH PENGIKUT ZIONIS
Hadist menyebut nantinya kita akan memburu umat Yahudi sampai mereka bersembunyi dibalik batu dan beberapa ayat menyebut Yahudi adalah musuh Islam. Sementara Quran Surat QS An Nisa 159 menyebut semua Ahli kitab akan menjadi pengikut Nabi Isa as saat beliau diturunkan kembali.
Bagaimana cara memahami hal ini?. Maknanya adalah bahwa tidak semua bani Israel adalah pengikut ziobis yg sedang menunggu kemunculan AlMasih Palsu Dajjal, dan faktanya sebagian mereka adalah penentang zionis, yang sepertinya akan menjadi pengikut AlMasih asli Isa as.
Tweet berikut menunjukkan bagaimana sikap umat bani Israel penentang zionis yang tinggal diIsrael :
As real Jews in the Holy Land, we want to live only under the roof of the Palestinian state.
Israel is not a Jewish state.
Palestine is a country where all Jews can live safely.
“Sebagai orang Yahudi sejati yang tinggal di Tanah Suci (Yerusalem), kami hanya ingin hidup di bawah pemerintahan negara Palestina. Israel bukan di negara Yahudi (Israel). Palestina adalah negara tempat semua orang Yahudi bisa hidup dengan aman. Kami ingin Israel diruntuhkan secara damai, seperti saat peruntuhan Uni Soviet.”
RUSIA UJI COBA RUDAL BALISTIK TOPOL-M
Russia successfully test-fired the Topol intercontinental ballistic missile (ICBM) from Capustin Yar firing range in the Astrakhan region,the warhead hit the simulated target in Kazakhtan.
Video 2️⃣ pic.twitter.com/lMyFR4xHET
Kemenhan Rusia pada Jumat hari ini merilis video yang menunjukkan uji coba pelucuran rudal balistik antarbenua Topol (ICBM) Topol dari situs Kapustin Yar, yang terletak di wilayah Astrakhan selatan.
Rekaman itu yang dirilis kementerian pertahanan Rusia dan beredar di jejaring sosial Rusia VK .
Video tersebut menunjukkan rudal ditembakkan ke langit dan akhirnya tenggelam di balik awan. Kementerian Pertahanan Rusia dalam pernyataan pada hari Kamis menyatakan bahwa pihaknya telah berhasil menguji coba rudal Topol. Hulu ledak telah mencapai sasaran yang disimulasikan di Kazakhstan.
Topol-M adalah sistem rudal balistik antarbenua yang strategis yang dikembangkan pada akhir 1980-an sampai awal 1990-an. Ini normalnya mampu membawa hulu ledak 800 kt, yang memiliki kekuatan destruktif setara 800.000 ton TNT, artinya sama dengan 40 kali kekuatan destruktif bom atom yang diledakkan di Nagasaki Jepang pada tahun 1945.
RUSIA SUKSES LUNCURKAN SATELIT PENGINTAI MISTERIUS
Sebuah Satelit militer Rusia yang diluncurkan dari pusat ruang angkasa Plesetsk telah sukses mencapai orbit setelah peluncuran, satelit itu membawa Pengintai optik rahasia yang misterius dan perangkat “pengawsan”.
Peluncuran ddilakukan engan roket pengangkut Soyuz yang dimodifikasi, satelit militer rahasia itu melakukan penerbangan Senin malam dan mencapai orbit segera setelah itu, di mana satelit itu akan membantu memantau pesawat Rusia diseluruh lanet ini, kata Kementerian Pertahanan dalam sebuah pernyataan singkat.
PeraSatelit itu dilengkapi dengan peralatan optik khusus yang menurut militer akan memungkinkannya untuk mengambil foto permukaan Bumi, tetapi beberapa misteri masih menyelimuti perangkat militer rahasia itu .
Pada peluncuran sebelumnya pada Juni 2017, juga membawa muatan rahasia yang serupa, dan kemudian digambarkan oleh militer Rusia sebagai pesawat pengintai yang mampu mencitrakan benda-benda lain di orbit.
su_note note_color=”#49bba5″]IRAN : PROVOKATOR UNJUK RASA KENAIKAN BBM DIDANAI OLEH AS, ISRAEL DAN ARAB SAUDI[/su_note]
Iran berjanji akan menghukum para “preman bayaran” yang ditangkap atas provokasi unjuk rasa jalanan nasional yang dipicu oleh kenaikan harga bahan bakar (bensin) ketika banyak wilayah kembali nomal setelah dilakukan pemadaman internet selama seminggu.
Seorang komandan senior Korps Elit Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) pada hari Minggu mendesak peradilan negara itu untuk menjatuhkan hukuman yang keras kepada mereka yang terlibat dalam demonstrasi yang mematikan itu.
“Kami menangkap semua tentara bayaran yang secara terbuka mengakui bahwa mereka melakukan pekerjaan sebagai “tentara bayaran” untuk AS dan, insya Allah, sistem peradilan negara akan memberi mereka hukuman maksimum,” kata Laksamana Muda Ali Fadavi, wakil komandan IRGC, dikutip situs berita Mizan.
Kantor berita Iran Fars news , mengutip pejabat penegak hukum mengatakan pada hari Minggu, bahwa 180 pemimpin kelompok ditangkap karena kekerasan di jalan.
Kepemimpinan Iran telah menuduh adanya “preman” yang terkait dengan orang buangan dan musuh asing seperti AS, Israel, dan Arab Saudi, mereka yang memicu kerusuhan, yang menyebabkan beberapa kekerasan terburuk di negara itu dalam satu decade ini.
“Tidak ada negara non-Muslim di sekitar kita, tetapi sayangnya mereka melakukan tindakan jahat yang melanggar Islam dan mengintervensi tetangganya,” kata Fadavi. “Kami pasti akan memberikan respons yang sesuai dengan tindakan jahat yang mereka lakukan.”
Harga Bensin di Iran termurah didunia
Harga bensin di Iran selama ini adalah paling rendah didunia
Harga baru bensin diIran setelah kenaikan adalah $13 sen per liter (sekitar Rp.1.820/liter) untuk pembelian 60 liter pertama dalam satu sebulan. Setelah itu untuk pembelian diatas 60 liter berikutnya, rakyat Iran dikenai tariff $26 sen per liter (sekitar Rp.3.610/liter)
Dengan kenaikan harga bensin itupun, sebenarnya Iran tetap menjadi salah satu Negara dengan harga bensin termurah di dunia.
Sebagai perbandingan , harga bensin reguler tanpa timbal diAS tanpa rata-rata $2,59/gallon (sekitar Rp.9.800/liter),
PASUKAN SURIAH BERUPAYA TERUS BERGERAK MAJU DISELATAN IDLIB
Pasukan Suriah berusaha untuk bergerak maju lebih jauh ke tenggara Idlib. Dengan didukung oleh pasukan Liwaa Al-Quds, Korps ke 5 Angkatan Darat Suriah dan Pasukan Khusus ke-25 (sebelumnya bernama Tiger Force), mereka memulai serangan malam ini dengan menyerbu pertahanan militan di utara Zarzour.
Video diatas menunjukkan saat tentara Suriah menghancurkan basis Hayat Tahrir Al-Sham ()El Nusra) dipedesaan Banin dipinggiran Idlib.
Menurut laporan awal dari Idlib tenggara, Tentara Suriah saat ini terlibat dalam pertempuran sengit dengan gerilyawan Hayat Tahrir Al-Sham di poros selatan Freiji.
Belum ada kemajuan yang dilaporkan; Namun, pada hari sebelumnya, Tentara Arab Suriah dapat menguasai beberapa area, termasuk kota Umm Khalakhil.
Tentara Arab Suriah saat ini berusaha untuk merebutkota-kota terakhir yang tersisa yang dikuasai pemberontak di selatan Ma’arat Al-Nu’man. Ma’arat Al-Nu’man adalah kota besar berikutnya yang berlokasi di sepanjang jalan tol Damascus-Aleppo yang masih berada di bawah penguasaan militan.
Sementara itu, Angkatan bersenjata Rusia dan Suriah meningkatkan serangan mereka terhadap militan di Latakia timur laut. Dalam sebuah video yang dirilis oleh Kantor Berita Sputnik, pasukan Suriah dan Rusia terlihat menggempur posisi Partai Islam Turkistan (TIP) di dekat kota utama Kabani.
ERDOGAN MENYANGKAL FAKTA SEJARAH BAHWA OTTOMAN TURKI TELAH MEMBANTAI 2 JUTA WARGA ARMENIA
Dalam kunjungannya ke AS, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyatakan bahwa orang Armenia adalah ‘perantau’ dan ‘imigran’ sebelum mereka membentuk negara sendiri pada tahun 1991.
“Armenia hanyalah negara kemarin sore,” kata Erdogan . “Mereka baru menyatakan kemerdekaan mereka dan membentuk negara pada tahun 1991. Sebelumnya mereka adalah orang nomaden dan imigran.”
Komentar Erdogan ditujukan pada para audiens di DPR AS yang akan mengadakan pemungutan suara untuk mengakui terjadinya Genosida terhadap warga Armenia pada tahun 1915 (oleh Kekaisaran Ottoman Turki).
Presiden Turki dengan keras menyangkal bahwa hampir 2 juta orang Armenia, Asiria, dan Yunani telah dibantai oleh Kekaisaran Ottoman dari tahun 1914-1923.
Sejak lama Erdogan sering mengecam negara-negara yang mengomentari atau menyatakan solidaritasnya kepada para Korban meninggal dan yg selamat atas peristiwa genosida itu.
PESAWAT AS SERANG 4 KAPAL YANG MENGIRIM MINYAK KE WILAYAH SURIAH
Pernyataan AS bahwa keberadaannya militernya adalah untuk menjaga ladang2 minyak Suriah itu dari serangan ISIS adalah bohong besar, tujuan sebenarnya adalah agar pemerintah Suriah tidak bisa lagi menguasai ladang-ladang minyaknya.
Sabtu kemarin, Militer AS dilaporkan telah menyerang empat kapal tanker yang berusaha untuk mengirimkan dari wilayah yang dikuasai SDF di Suriah timur ke wilayah yang dikuasai pemerintah Suriah.
Laporan itu mengatakan pesawat2 tempur AS telah menghancurkan empat feri itu sebelum mereka dapat mencapai tujuannya , dan mengakibatkan sejumlah ledakan yang terdengar di Lembah Sungai Eufrat.
Jumlah total korban masih belum diketahui saat ini. Sementara feri itu bukan milik pemerintah Suriah, Kapal kapal Feri itu diyakini telah mengangkut minyak ke wilayah Suriah, sebuah wilayah yang terdapat ladag-ladang minyak Suriah yang dikuasai dan dijarah minyaknya oleh militer AS.
Baik pemerintah Suriah maupun Militer AS belum tidak melaporkan serangan yang terjadi pada hari Sabtu itu. Perlu dicatat bahwa dimasa lalau militer AS juga telah melakukan serangan terhadap pengiriman minyak Suriah ini, terutama di provinsi Deir Ezzor.
PESAWAT IRAK HANCURKAN SISA SISA BASIS PERTAHANAN ISIS
Angkatan Udara Irak melakukan serangan strategis pada hari ini Minggu yang menargetkan basis ISISdi Distrik Salaheddine.
Menurut pernyataan militer Iraq pada hari Minggu, sebuah “pesawat Irak F-16 melakukan serangan udara yang mengakibatkan hancurnya tempat persembunyian kelompok ISIS di diprovinsi Salaheddine.
Militer Iraq mengatakan bahwa serangan Pesawat Irak itu mengakibatkan terbunuhnya beberapa teroris dan hancurnya pangkalan ISIS.
Pada bulan Desember 2017, Irak menyatakan telah membebaskan seluruh wilayahnya dari cengkeraman ISIS setelah hampir tiga setengah tahun perang melawan kelompok teroris itu.
Meskipun telah membebaskan wilayah mereka dari ISIS, militer Irak masih sering menghadapi ancaman dari sel-sel tidur teroris yang telah mendatangkan malapetaka pada rakyat Irak itu.
IRAN SUKSES UJI COBA SISTEM PERTAHANAN UDARA BARU
Iran telah berhasil menguji coba sistem pertahanan udara yang dirancang dan diproduksi sendiri secara domestik yang mampu secara bersamaan menghancurkan enam target musuh yang datang.
Sistem itu yang dijuluki Khordad 15 diluncurkan pada hari Jumat kemarin ketika dilakukan latihan militer berskala besar, dengan nama sandi ‘Guardians of Velayat Sky-98’, di provinsi tengah Semnan.
Sistem Khordad 15 pertama kali diluncurkan pada bulan Juni oleh Pasukan Pertahanan Udara , dan mampu mendeteksi jet tempur dan drone tempur dari jarak 150 kilometer dan melacaknya dalam jarak 120 kilometer.
Sistem ini juga dapat mendeteksi target siluman pada jarak 85 kilometer dan melibatkan dan menghancurkan mereka dalam jarak 45 kilometer.
Republik Islam Iran telah mengembangkan sistem ini dalam beberapa tahun terakhir untuk menghadapi ancaman rudal dan ancaman udara lainnya, mengingat adanya kehadiran pasukan asing di sekitar Iran.
TURKI MEMASOK TANK LEOPARD KE KELOMPOK MILTAN DISURIAH
Pihak berwenang Turki memasok tank buatan Jerman kepada para militant sekutunya diSuriah, majalah Jerman Bild melaporkan pada hari Jumat.
Menurut laporan itu, pihak berwenang Turki memasok militant sekutunya seperti kelompok “Tentara Nasional Suriah” (SNA) dengan tank Leopard-2 buatan Jerman.
Publikasi Jerman itu mengatakan bahwa militan yang didukung Turki bahkan telah menggunakan tank Leopard-2 ini untuk melawan AS dan Pasukan Demokrasi Suriah (SDF) yang didukung Jerman di Suriah utara.
Salah satu juru bicara militan yang didukung Turki mengkonfirmasi kepada publikasi Jerman itu bahwa tank itu sedang digunakan oleh pasukan mereka. “Turki telah memberi kami peralatan militer termasuk tank.”
Militer Turki telah menggunakan tank Leopard-2 sejak 2016; mereka juga telah memasok kelompok militan di Suriah dengan kendaraan lapis baja/tank Leopard ini.
SURIAH DISINYALIR INGIN MEMBELI SISTEM PERTAHANAN BUATAN CHINA
Suriah dapat menggantikan sistem pertahanan udara S-300 buatan Rusia dengan HQ-9 buatan China, Media Rusia Avia.Pro melaporkan pada hari Jumat.
“Sejumlah sumber Suriah melaporkan bahwa Suriah telah memulai negosiasi dengan China mengenai pembelian sistem pertahanan udara H-9 China (atau HQ-22) untuk mengganti sistem S-300 Rusia, yang sejauh ini telah menunjukkan kurangnya efektivitas dalam menghadang serangan Israel, ” lapor Avuia pro.
“Sumber itu menyebut adanya negosiasi yang menyangkut pasokan sistem pertahanan udara namun tidak mengabaikan kemungkinan juga pembelian sistem rudal anti-pesawat.
Alasan negosiasi adalah ketidakmungkinan Suriah menggunakan S-300 Rusia, karena system dikendalikan sendiri oleh militer Rusia, alasan lain adalah karena Suriah berniat untuk menyebarkan HQ-9 Cina di seluruh Suriah, dengan demikian sepenuhnya mencakup seluruh wilayah udara Suriah, ” tambahnya.
Pemerintah Suriah belum mengomentari klaim ini; Namun, jika benar, hal ini bisa menjadi kemajuan tambahan bagi system pertahanan udara Suriah, karena mereka sudah memiliki sistem S-300 buatan Rusia.
USKUP AGUNG PALESTINA MENGUTUK SERANGAN ISRAEL KE SURIAH
Jum’at kemarin Uskup Agung Palestina Atallah Hanna mengeluarkan pernyataan pada hari Jumat yang mengecam serangan terbaru Israel di ibu kota Suriah Damaskus.
Uskup Agung Gereja Ortodoks Antiokhia Sebastia, mengatakan bahwa serangan Israel terhadap kedaulatan Suriah adalah agresi yang mencolok terhadap dunia Arab dan Palestina pada khususnya.
Dia mengatakan serangan yang terakhir Israel itu terjadi pada saat negara-negara seperti Israel dan AS berkmplot untuk melawan perjuangan Palestina.
Dia menyatakan solidaritas penuh dengan Suriah dan bahwa serangan di tanah Suriah adalah juga merupakan serangan terhadap Palestina: “Damaskus dan Yerusalem adalah saudara kembar yang tidak terpisahkan.”
Uskup Agung Hanna telah menjadi pengkritik yang blak-blakan terhadap Israel selama beberapa tahun ini, terutama mengenai masalah yang sedang berlangsung dengan Palestina.
ISRAEL SIAP MERESPON SERANGAN BALASAN DARI MILITER IRAN DI SURIAH[/su_note
Militer Israel sedang bersiap untuk perespon serangan balasan dari militer Iran di Suriah setelah terjadi serangan Israel di pedesaan selatan Damaskus, Israel Broadcasting Corp. melaporkan pada Rabu malam.
Dilaporkan bahwa Militer Israel telah sepenuhnya siap untuk setiap respon dari dari Iran, terutama setelah serangan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) pada hari Rabu pagi.
Militer Israel menyebut serangan itu sebagai balasan atas serangan roket yang diduga dilancarkan oleh pasukan Iran dari wilayah Suriah ke Israel pada selasa dini hari. Ini adalah serangan besar pertama yang diluncurkan oleh Pasukan Pertahanan Israel dalam lebih dari sebulan ini.
Pemerintah Suriah, Rusia, dan Iran telah mengeluarkan pernyataan yang mengutuk serangan terbaru dari militer Israel itu.
KOTA MANBIJ AKAN DISERAH-TERIMAKAN DARI KURDI KE PASUKAN SURIAH
Pasukan Kurdi “Asayish” akan menarik diri dari kota Manbij sesuai kesepakatan Pasukan Demokrat Suriah (SDF) yang dibuat dengan Tentara Arab Suriah (SAA). Menurut laporan Al-Watan,
Setelah Pasukan Asayish mundur dari Manbij, militer Suriah akan mengambil alih daerah yang sebelumnya dikuasai oleh pasukan keamanan Kurdi itu.
Belum ada konfirmasi dari Tentara Arab Suriah atau Pasukan Demokrat Suriah SDF tentang dugaan penarikan Asayish dari Manbij.
Pada bulan Oktober lalu, pasukan Suriah SAA dan SDF mencapai kesepakatan kerja sama militer yang akan membuat pasukan pemerintah bisa memasuki kembali beberapa wilayahnya di sepanjang perbatasan Suriah-Turki.
Sementara Turki mengklaim bahwa SDF belum menarik diri dari perbatasan, SDF memang telah memindahkan pasukan mereka di beberapa lokasi, termasuk kota-kota perbatasan Al-Derbasiyah dan Al-Malikiyah.
RINCIAN SERANGAN ISRAEL KE WILAYAH SURIAH SEJAK 12 NOVEMBER
Kemenlu Rusia merilis rincian tentang beberapa serangan yang dilakukan oleh militer Israel sejak 12 November 2019 ke wilayah Suriah.
“Pada 12 November, pesawat Israel melancarkan serangan roket ke rumah komandan kelompok Jihad Islam Palestina, Akram al-Ajuri di Damaskus, area itu adalah pusat kantor misi diplomatik asing berada.
Para korban serangan itu adalah warga sipil Suriah dan menyebabkan kerusakan signifikan pada properti dan bangunan. Al-Ajuri sendiri tidak terluka, tetapi kerabatnya meninggal, ” kata Kemenlu Rusia.
“Pada 18 November, target yang diserang Israel adalah di wilayah Abukamal dekat perbatasan Suriah-Irak. Pada saat yang sama, pesawat Israel itu melanggar wilayah udara Irak dan Yordania.
Ledakan juga dilaporkan terjadi pada 19 November di dekat bandara Damaskus, dan roket Israel ditembakkan ke sasaran 18 km selatan ibukota Suriah, yang diduga sebagai tanggapan terhadap penembakan dari dari pihak Suriah diDataran Tinggi Golan ” kata Kemenlu Rusia.
“Pada malam 20 November, pesawat Israel menyerang pinggiran Damaskus, dan menembakkan 40 rudal jelajah. Serangan itu menyebabkan kematian dan cedera lebih dari 10 tentara dan warga sipil Suriah. "
Klaim tentang 40 rudal jelajah yang ditembakkan ke Damaskus tidak dikonfirmasi oleh militer Suriah, tetapi mereka menyatakan bahwa setidaknya 18 rudal telah ditembakkan oleh pasukan Israel dari perbatasan Lebanon.
ISRAEL LANCARKAN SERANGAN BESAR RUDAL KE DAMASKUS SELATAN
Malam Rabu kemarin, Israel melancarkan serangan hebat ke wilayah selatan dan barat daya Damaskus. diantara situs yang ditargetkan adalah seluruh gudang penyimpanan pertahanan udara milik militer Suriah, sumber di Damaskus mengatakan kepada Al-Masdar News.
Diantara 18 rudal yang duiluncurkan Israel, pertahanan udara Suriah berhasil mencegat 11 diantaranya.
Menurut sumber itu, Angkatan Udara Israel menembakkan beberapa rudal ke gudang pertahanan udara di kota Kesweh, yang menghasilkan ledakan besar yang dapat didengar dari ibu kota.
Selain serangan terhadap penyimpanan pertahanan udara, Angkatan Udara Israel juga menargetkan sejumlah situs milik militer Suriah di daerah dekat Beit Sabre di Damaskus selatan.
Sebuah sumber militer Suriah mengatakan bahwa Angkatan Udara Israel meluncurkan 18 rudal udara-ke-permukaan menuju Damaskus selatan dan barat daya, dengan setidaknya 11 berhasil mencapai sasaran .
Sumber itu menambahkan bahwa Angkatan Udara Israel melancarkan serangan-serangan ini dari perbatasan selatan Libanon di dekat kota Marjeyoun.
Jumlah korban yang terbunuh dan terluka belum dikonfirmasi oleh militer. Serangan pagi ini militer Israel ini dianggap sebagai serangan paling kuat yang dilancarkan oleh angkatan udara mereka dalam dua bulan ini.
Respon Rusia
Rusia menyebut, serangan Israel terhadap Suriah itu merupakan pelanggaran terhadap kedaulatan dan integritas teritorialnya, dan hanya akan meningkatkan ketegangan di kawasan itu, kata kemenlu Rusia dalam sebuah pernyataan Rabu.
"Baru-baru ini, intensitas serangan roket dan bom Israel di wilayah Suriah telah meningkat tajam ... Perkembangan ini membangkitkan kekhawatiran dan penentangan paling serius dari Moskow. Kami menganggap sangat penting untuk menghormati kedaulatan dan integritas wilayah Republik Arab Suriah dan negara-negara lain di kawasan itu, " kata kemenlu Rusia.
KAPAL INDUK AS INTIMIDASI IRAN DENGAN MELEWATI SELAT HORMUZ
Kapal induk AS USS Abraham Lincoln yang berkapasitas 100.000 ton, melewati jalur air sempit menuju Teluk Persia pada Selasa, Angkatan Laut AS mengumumkan.
Satuan tempur kapal induk dan kapal2 pendukungnya itu berlayar melalui Selat Hormuz, sebuah jalur air sempit selebar 21 mil yang menghubungkan Teluk Persia ke Laut Merah tanpa insiden , kata Angkatan Laut AS dalam siaran pers.
"Sebuah kapal induk membawa kemampuan luar biasa ke mana pun ia pergi," Kapten Walter Slaughter, komandan Lincoln, mengatakan dalam siaran pers. "Kami menempatkan diri kami di tempat yang kami butuhkan, ketika kami harus berada di sana, untuk memenuhi berbagai persyaratan keamanan maritim dari misi yang ada."
Kapal induk itu mengangkut sekitar 80 pesawat dan diiringi oleh beberapa kapal perusak rudal dan kapal penjelajah yang juga berfungsi sebagai pertahanan anti-udara dan anti-kapal.
Pernyataan dari Armada ke-5 AS menjelaskan, "Kehadiran satuan tempur kapal induk di Teluk Persia itu tidak mewakili eskalasi atau kebijakan baru terhadap Iran," USNI melaporkan.
Langkah AS ini dilakukan di tengah dukungan AS untuk unjuk rasa yang menentang kenaikan harga BBM yg mengguncang Iran selama akhir pekan.
Selama ini harga BBM di Iran adlah yang paling terendah diseluruh dunia, dan pengurangan subsidi ini dimaksudkan untuk menciptakan dana bagi program baru untuk membantu keluarga berpenghasilan rendah. Para pemimpin Iran mengklaim unjuk rasa itu dikipasi oleh "preman-preman yang didukung asing".
RUSIA TERKEJUT DENGAN PERNYATAAN TURKI YANG AKAN MELANJUTKAN OPERASI MILITERNYA DI SURIAH
Pernyataan Menlu Turki Mevlut Cavusoglu yang menyebut Rusia dianggap gagal memenuhi janjinya, serta ancaman Turki untuk melanjutkan operasi militernya di Suriah utara adalah pernyataan yang mengejutkan, kata Jubir Kemenhan Rusia Mayjend. Igor Konashenkov kepada wartawan, Selasa.
"Pernyataan Menlu Turki yang menyebut akan melanjutkan operasi militernya itu dapat meningkatkan ketegangan di Suriah utara dan bukan malah menguranginya sesuai dengan memorandum bersama yang ditandatangani oleh presiden Rusia dan Turki," tambah Konashenkov.
Cavusoglu mengatakan pada hari Senin, bahwa Ankara siap untuk melanjutkan Operasi ‘Peace spring” di Suriah utara jika Unit Perlindungan Rakyat yang dipimpin oleh Kurdi (YPG) gagal menarik pejuangnya dari perbatasan Turki-Suriah.
Menlu Turki itu juga menuduh Washington dan Moskow gagal mengambil langkah-langkah yang diperlukan dalam perjanjian yang telah mereka capai dengan Ankara.
Turki mulai melancarkan serangan militer ke Suriah utara pad 9 okt lalu, yang dilakukan bersama antar Militer Turki dan kelompok dukungannya FSA.
Suriah mengecam operasi Turki itu sebagai agresi, dan komunitas internasional mengutuk tindakan Turki itu.
ISRAEL DAN SURIAH SALING SERANG DI DATARAN TINGGI GOLAN
Kantor Berita Arab Suriah (SANA) melaporkan bahwa sekitar pukul 5:00 pagi Waktu Damaskus terjadi ledakan di dekat Bandara Internasional Damaskus. Namun, sekitar satu jam yang lalu, reporter di Damaskus membantah ada serangan yang terjadi di dekat bandara, dia menambahkan bahwa ledakan terjadi didekat perbatasan Dataran Tinggi Golan (wilayah Suriah) yang diduduki Israel.
Serangan dikonfirmasi terjadi di sepanjang perbatasan Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel, di mana pasukan Israel dan Suriah mengklaim saling mencegat roket.
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan sistem Iron Dome mereka mencegat empat roket yang ditembakkan dari Suriah, sementara Tentara Suriah mengatakan mereka mencegat rudal yang ditembakkan dari daerah Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel dekat Gunung Hermon (Jabal Sheikh).
Belum ada fihak yang melaporkan adanya korban, dan masih belum jelas apa yang menyebabkan saling serang di pagi hari ini.
INGGRIS PERSULIT VISA BAGI WARTAWAN RUSIA
Inggris telah menolak untuk mengeluarkan visa bagi beberapa jurnalis Rusia pada 2019 tanpa memberikan alasan , sebuah sumber di Moskow mengatakan kepada TASS.
Pada 2019, Inggris menolak menerbitkan visa untuk beberapa wartawan Rusia , staf korespondensi yang sudah bekerja di Inggris atau yang akan menuju keInggris. Salah seorang diantaranya tidak dapat memperoleh perpanjangan visanya, sementara yang lain ditolak visanya. Pihak berwenang Inggris tidak memberi penjelasan, "kata sumber itu.
"Jelas ini adalah pelanggaran nyata terhadap hak wartawan yang akani melakukan tugas profesional . Sayangnya, diskriminasi wartawan belakangan ini menjadi tradisi baru bagi Inggris ," tambah sumber itu.
AS MENCULIK DUA WARGA SURIAH DENGAN HELIKOPTER
Tentara AS telah menculik dua warga Suriah dari rumah mereka di provinsi timur laut Hasakah, kata saluran televisi Al-Ikhbariya, Selasa.
Pasukan AS itu dikerahkan dengan helikopter langsung ke sebuah rumah di selatan provinsi itu dan menahan dua lelaki bersaudara, kata penyiar itu. Belum ada informasi langsung tentang siapa dua bersaudara warga Suriah itu.
PAKISTAN SUKSES UJI COBA RUDAL JARAK PENDEK
Pakistan successfully conducted training launch of SSBM
Shaheen-1 capable of delivering all types of warheads upto range of 650 KMs. Launch was aimed at testing operational readiness of Army Strategic Forces Command (ASFC) ensuring Pakistan’s credible minimum deterrence. pic.twitter.com/xXynslmjLt
Pakistan berhasil melakukan uji coba peluncuran Rudal jarak pendek SSBM Shaheen-1 yang mampu membawa semua jenis hulu ledak dan mempunyai jangkaian hingga kisaran 650 KM.
Peluncuran ditujukan untuk menguji kesiapan operasional Komando Strategis Angkatan Darat (ASFC) untuk memastikan kemampuan penangkalan minimum yang kredibel di Pakistan.
KURDI SURIAH AJUKAN PROPOSAL PERDAMAIAN BARU KE PEMERINTAH SURIAH
Organisasi multi-etnis Swadaya Masyarakat Kurdi di Suriah Utara dan Timur telah meminta Presiden Suriah Bashar Al-Assad untuk menerima proposal mereka dalam putaran baru perundingan perdamaian guna mengakhiri kebuntuan yang menghambat solusi politik di timur laut Suriah,
Kurdistan 24 dilaporkan pada hari Minggu. Menurut seorang anggota dari Administrasi-Sendiri Suriah Utara dan Timur, organisasi tersebut tidak berusaha memecah belah Suriah, terlepas dari tuduhan Presiden Assad selama wawancara minggu lalu.
Ketua bersama Dewan Eksekutif pemerintahan Kurdi Abdul Hamid Al-Mehbash mengatakan kepada Kurdistan 24 bahwa organisasinya "tidak memiliki tujuan untuk memecah belah Suriah."
"Pernyataan dan tuduhan terhadap kami bahwa klaim kami berusaha untuk memecah belah Suriah adalah tidak benar dan tidak realistis," tambah Mehbash.
Meski sdudah ada kesepakatan antara Tentara Arab Suriah (SAA) dan Pasukan Demokrat Suriah (SDF) di timur laut Suriah, Damaskus dan Dewan Demokratik Suriah (sayap politik SDF) belum mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perselisihan politik mereka.
PETINGGI KELOMPOK HAYAT TAHRIR AL SHAM BERKEBANGSAAN SAUDI TERBUNUH DIPROVINSI IDLIB
Abu Yousef Al-Jazrawi Seorang warga negara Saudi yang menjabat sebagai komandan di kelompok teroris Hayat Tahrir Al-Sham dilaporkan dibunuh di provinsi Idlib minggu ini.
Menurut aktivis pro-oposisi, Abu Yousef Al-Jazrawi dibunuh ketika penyerang tak dikenal menembaki komandan militant itu di dalam kota Ma'aratah diProvinsi Idlib.
Jazrawi dianggap sebagai penasihat keamanan untuk pemimpin Hay'at Tahrir Al-Sham Abu Mohammad Al-Jolani. Kematiannya terjadi hanya beberapa jam setelah seorang komandan organisasi jihad Hayriat Tahrir Al-Sham berkebangsaan Chechnya juga dibunuh di pedesaan barat laut provinsi Idlib.
SEBUT NATO TELAH “MATI OTAK”, MACRON DESAK EU BENTUK ALIANSI EROPA
Presiden Prancis Emmanuel Macron menjadi pendorong paling aktif dalam penyatuan militer Eropa guna menciptakan pasukan Eropa bersam, setelah dia menyebut NATO telah "mati otak". Dia dilaporkan melobi untuk merevisi kembali Perjanjian UE untuk melindungi semua negara anggotanya dengan lebih baik, outlet Jerman Welt am Sonntag melaporkan.
Prancis dilaporkan telah menyerukan kepada sesama negara anggota UE untuk meningkatkan kesiapan pertahanan agar lebih independen dari NATO dan meningkatkan apa yang disebut klausul bantuan Pasal 42 (7) dari Perjanjian UE, yang mewajibkan negara-negara anggota untuk menyediakan dukungan maksimal jika ada serangan terhadap salah satu negara anggota. Welt am Sonntag melaporkan tentang langkah berani tersebut, mengutip informasi dari para diplomat UE.
Makalah internal dari Paris itu disebut telah dua kai dibahas oleh para duta besar UE di Brussels, didalamnya dikatakan bahwa pemerintah Prancis mendorong untuk dilakukan perubahan, dan bersikeras bahwa kelayakan atas “klausa saling mendukung (Pasal 42.7)” harus diperbaiki guna memastikan bahwa setiap negara anggota UE akan dapat menerapkannya.
Menurut Perancis, langkah-langkah itu dimaksudkan untuk memberikan keamanan bagi negara-negara seperti Swedia dan Finlandia, yang bukan anggota NATO, dan juga Siprus, Malta, Austria, dan Irlandia, jika terjadi serangan militer.
Negara-negara anggota NATO di Eropa juga harus dapat mengandalkan dukungan ini jika NATO tidak mampu melindungi mereka berdasarkan Pasal 5, misalnya dalam kasus ada veto dari AS atau Turki.
Untuk meningkatkan kelayakan klausa tersebut, Prancis juga dilaporkan menuntut agar Layanan Tindakan Eksternal Eropa (EEAS) harus dapat bertindak sebagai "pusat koordinasi" untuk bantuan dari 26 negara Uni Eropa atas permintaan negara yang diserang.
Makalah ini juga mengusulkan bahwa negara-negara UE harus mengidentifikasi kesenjangan dalam apa yang disebut Latihan Tabletop (TTX), atau latihan militer darurat yang dapat "meningkatkan kesiapan bertindak" jika bantuan militer atau sipil diperlukan bagi negara yang didiserang.
Nato Telah Mati Otak
Laporan itu dikeluarkan seminggu setelah Presiden Prancis Emmanuel Macron meminta Eropa untuk meningkatkan upaya pertahanan karena tidak lagi dapat mengandalkan NATO.
"Apa yang saat ini kita alami adalah kematian otak dari NATO", kata Macron, merujuk pada kurangnya koordinasi dan ketidakpastian AS di bawah Presiden Donald Trump.
Kanselir Jerman Angela Merkel menolak penilaian Presiden Prancis itu, sementara Menlu Jerman Heiko Maas secara khusus memperingatkan bahwa "Merusak NATO akan merupakan suatu kekeliruan ".
GABUNGAN TENTARA SURIAH DAN SDF MENAHAN GEMPURAN MILITAN DUKUNGAN TURKI
Tentara Arab Suriah (SAA) dan Pasukan Demokrat Suriah (SDF) mampu menahan serangan dari militan yang didukung Turki di utara Tal Tamr akhir pekan ini.
Menurut laporan dari Provinsi Al-Hasakah, pasukan gabungan SAA dan SDF bersama-sama menahan serang dari gerilyawan yang didukung Turki di kota-kota Dawoudiyah dan Arishah pada hari Jumat.
Tentara Suriah dan Pasukan Demokrat Suriah mampu mengusir kembali militant yang berjuluk “Tentara Nasional Suriah" (SNA) yang didukung Turki setelah pertempuran sengit yang berlangsung selama beberapa jam di Dawoudiyah dan Arishah.
Sementara pasukan yang didukung Turki yang sebelumnya menguasai Arishah, mereka tidak dapat lagi mempertahankan kota itu setelah terjadi serangan balik SDF ke daerah ini.
Pada saat yang sama, Pasukan SDF dan Militer Suriah berhasil menggagalkan gerak maju dari militan yang didukung Turki di Distrik ‘Ayn‘ Issa dikota Al-Raqqa.
"Selama serangan itu, tentara pendudukan Turki dan tentara bayarannya berada garis depan di mana Militer Suriah ditempatkan, dan didaerah di luar perjanjian zona deeskalasi, dua pejuang kami mati syahid dan enam orang lainnya terluka," ANHA news melaporkan pada hari Sabtu.
Terlepas dari deklarasi gencatan senjata di Suriah utara yang dicanagkan oleh AS, militant yang didukung Turki masih belum menghentikan serangan mereka terhadap SDF dan sekutu mereka.
TENTARA SURIAH DAN SDF BERSAMA-SAMA MENAHAN SERANGAN MILITAN DUKUNGAN TURKI
Tentara Arab Suriah (SAA) dan Pasukan Demokrat Suriah (SDF) mampu menahan serangan dari militan yang didukung Turki di utara Tal Tamr akhir pekan ini.
Menurut laporan dari Provinsi Al-Hasakah, pasukan gabungan SAA dan SDF bersama-sama mampu menahan serang dari gerilyawan yang didukung Turki di kota Dawoudiyah dan Arishah pada hari Jumat.
Tentara Suriah dan Pasukan Demokrat Suriah mampu mengusir kembali militant yang berjuluk “Tentara Nasional Suriah" (SNA) yang didukung Turki setelah pertempuran sengit yang berlangsung selama beberapa jam di Dawoudiyah dan Arishah.
Sementara pasukan yang didukung Turki yang sebelumnya menguasai Arishah, mereka tidak dapat lagi mempertahankan kota itu setelah terjadi serangan balik SDF ke daerah ini.
Pada saat yang sama, Pasukan SDF dan Militer Suriah berhasil menggagalkan gerak maju dari militan yang didukung Turki di Distrik ‘Ayn‘ Issa dikota Al-Raqqa.
"Selama serangan itu, tentara pendudukan Turki dan tentara bayarannya berada garis depan di mana Militer Suriah ditempatkan, dan didaerah di luar perjanjian zona deeskalasi, dua pejuang kami mati syahid dan enam orang lainnya terluka," ANHA news melaporkan pada hari Sabtu.
Terlepas dari deklarasi gencatan senjata di Suriah utara yang dicanangkan oleh AS, militan yang didukung Turki masih belum menghentikan serangan mereka terhadap SDF dan sekutu mereka.
PASUKAN RUSIA AMBIL ALIH BASIS MILITER YANG DITINGGALKAN AS DI KOBANI
Menurut laporan, militer Rusia mengambil alih Sarrin Airbase, yang belum lama ini ditinggalkan oleh militer AS awal pekan ini.
Menurut Kemhan Rusia, fasilitas itu akan digunakan untuk pusat distribusi bantuan kemanusiaan bagi penduduk setempat.
Awal pekan ini, kelompok pertama helikopter Angkatan Udara Rusia lebih dulu tiba di bandara Qamishli utara untuk bergabung dalam misi patroli perbatasan dengan Turki.
PASUKAN SURIAH DIKERAHKAN KE TIMUR LAUT PROVINSI HASAKAH (DEKAT PERBATASAN TURKI)
https://www.youtube.com/watch?v=-mFR57oRGxI
DUA PEMIMPIN NEGARA AGRESOR DI SURIAH SALING BERTEMU
Presiden AS Donald Trump memuji hubungannya dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan ketika para pemimpin bertemu untuk mengatasi berbagai perbedaan mulai dari kebijakan soal Suriah hingga pembelian sistem pertahanan rudal Rusia oleh Ankara.
Sambutan hangat Trump terhadap presiden Turki itu dikeluarkan di tengah kemarahan di Kongres AS tentang serangan Ankara ke Suriah untuk mengusir pasukan Kurdi, salah satu "mitra" utama Washington dalam "perang melawan ISIS".
"Kami sudah lama berteman, kami saling memahami negara masing-masing. Kami mengerti dari mana kami berasal," kata Trump kepada Erdogan ketika mereka duduk bersebelahan di Oval Office. "Mereka sangat dihormati di negaranya dan di kawasan ini," kata Trump tentang Erdogan dan istrinya Emine.
Trump mengatakan pada konferensi pers dengan Erdogan bahwa kedua pemimpin telah mengadakan "pertemuan yang indah dan produktif", dan menambahkan bahwa ia berharap Turki sebagai sekutu NATO akan dapat menyelesaikan perbedaan diantara mereka.
"Pembelian sistem pertahanan Rusi S-400 oleh Turki, telah menciptakan tantangan yang sangat serius bagi kami, dan akan kami membicarakannya secara terus-menerus," kata Trump pada konferensi pers hari Rabu. "Kami membicarakannya hari ini, dan kami akan membicarakannya di masa depan, semoga, kami akan dapat menyelesaikan situasi itu," tambahnya.
PESAWAT SU-35 RUSIA DISINYALIR MENCEGAT PESAWAT ISRAEL YANG MENYERANG DAMASKUS
Angkatan Udara Rusia diduga mencegat sebuah pesawat tempur Israel ketika sedang melakukan serangan terhadap ibu kota Suriah Damaskus pada Selasa pagi, publikasi penerbangan Rusia Avia.Pro melaporkan.
"Serangan malam oleh Israel di ibukota Suriah itu tidak dibiarkan begitu saja oleh Rusia. Ini terbukti dalam informasi yang disebarluaskan oleh komunitas Sentry Syria, yang melaporkan bahwa pesawat tempur Rusia lepas landas dari Airbase Khmeimim (Hmeimim) pada pukul 5:26 A.M. (Waktu Moskow), beberapa menit setelah pesawat Israel menyerang Damaskus, ”lapor publikasi itu.
"Mengingat fakta ini, para ahli percaya bahwa Rusia memiliki informasi tentang pergerakan Angkatan Udara Israel dan tentang serangan udarayang akan dilakukan Israel di wilayah Suriah, sementara itu masih belum ad info apakah Tel Aviv menegur Rusia tentang operasi itu," lanjut mereka.
Publikasi itu mengatakan Angkatan Udara Rusia mencegat pesawat perang Israel menggunakan jet Su-35 mereka.
Laporan ini kontras dengan klaim oleh militer Suriah, karena mereka mengatakan bahwa pesawat Israel tidak memasuki wilayah udara Suriah ketika mereka meluncurkan rudal mereka di Damaskus barat. Militer Suriah mengatakan rudal Israel diluncurkan dari wilayah Galilea Atas, dekat perbatasan selatan Libanon. Baik Rusia maupun Israel belum mengomentari klaim ini.
MENLU RUSIA INGATKAN KEMUNGKINAN KEGADUHAN POLITIK TERKAIT PERSELISIHAN ANTARA IRAN DENGA IAIE
Badan Energi Atom Internasional (IAEA) dalam sebuah laporan "rahasia" yang bocor ke media menyebut bahwa ia telah mendeteksi "partikel uranium alami yang berasal dari antropogenik di lokasi yang tidak dinyatakan oleh Iran kepada IAEA".
Wakil Menlu Rusia Sergei Ryabkov mengatakan tidak perlu memulai skandal setelah adanya insiden terbaru itu. Dia mencatat bahwa kedua belah pihak hanya perlu menjelaskan situasi yang sebenarnya..
Pernyataan Mnelu Rusia itu dikeluarkan ditengah adanya perselisihan baru antara Teheran dan organisasi IAEA, setelah Iran mencegah seorang inspektur IAEA memasuki salah satu fasilitas nuklirnya, dan mengklaim bahwa ia telah membawa benda-benda ilegal ke kompleks itu.
PERAYAAN MAULID NABI DI NEGERI TERTUA DIDUNIA
Suasana yang sangat indah di Damaskus Suriah ketika masyarakat menyiapkan perayaan Maulid nabi Muhammad SAW.
Negeri yang diberkahi Allah itu kini 80% hancur oleh musuh Islam dan sekutu-sekutu timur tengahnya yang mendanai dan mempersenjati teroris hanya untuk tujuan mengganti pemimpinnya.
Tapi Hadist mengisyaratkan kota Ghoutha adalah pertahanan muslim terkuat saat terjadi perang besar akhir zaman, dan isyarat Nabi itu sekarang terbukti, musuh-musuh Islam tidak mampu menembus pusat kota Ghoutha apalagi sampai Damaskus, mereka hanya mampu mencapai Ghouta timur sebelum dihancurkan oleh pasukan Arab Suriah.
Apakah di video itu mereka terlihat menderita oleh karena pemimpinnya yang diktator? sama sekali tidak, mereka kini justru menderita oleh kebodohan para pemacah belah agama yang mendukung upaya negara2 musuh Islam untuk melenyapkan pemimpinnya yang menentang Israel.
Ada yang bertanya apa artinya pemerintah Suraih menentang Israel ?, Maksudnya adalah bahwa pemerintah Suriah tidak mau mengakui Israel sebagai negar yang berdaulat, bahkan meski negaranya sudah dibuat menderita karena perang dan sanksi ekonomi dari barat.
Kenapa pemerintah Suriah tidak mau mengakui Israel? Karena Israel dibentuk dengan mencaplok negara Palestina, untuk itulah sebenarnya Suriah dihancurkan. Jika anda tidak tahu itu, bisa jadi anda telah gagal faham diakhir zaman.
MILITER SURIAH CEGAT BEBERAPA RUDAL YANG DITEMBAKKAN OLEH ISRAEL
Beberapa menit yang lalu, militer Suriah mengaktifkan pertahanan udaranya setelah beberapa rudal musuh menargetkan sejumlah bangunan di sekitar Damaskus barat.
Menurut sumber militer di Damaskus, beberapa rudal musuh, yang diduga adalah dari Israel, ditembakkan kesekitar Mezzeh Airbase yang menyebabkan sejumlah ledakan di bagian barat ibukota.
Militer Suriah mengatakan mereka mampu menembak jatuh beberapa rudal musuh, itu tetapi beberapa diantaranya berhasil mencapai sasaran yang dituju.
Jika ini benara adalah serangan dari Israel, maka ini akan menandai untuk pertama kalinya adanya serangan Israel sejak akhir Agustus lalu, saat itu Israel menargetkan Damaskus dan sekitarnya.
Sebelumnya, dilaporkan bahwa militer Rusia bertanggung jawab atas tidak adanya pesawat Israel di Suriah barat; Namun, ini tidak pernah dikonfirmasi oleh Israel atau Rusia.
Serangan Israel ke Gaza
Kelompok ‘Jihad Islam’ di palestina mengatakan bahwa salah seorang komandannya tewas dalam serangan udara Israel di rumahnya di Jalur Gaza, sementara kelompok bersenjata Jihad Islam itu merespons dengan menembakkan roket ke arah Israel.
Sayap bersenjata Jihad Islam mengumumkan terbunuhnya Bahaa Abu al-Ata dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa setelah Israel mengkonfirmasi telah menargetkan komandan berusia 42 tahun itu.
AHLI MILITER CHINA INGATKAN RUSIA : KALININGRAD BISA DIREBUT NATO DALAM 2 HARI
Situs web Cina Eastday.com mengutip Mayor Jenderal Du Wenlong, seorang ahli strategi militer Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China terkemuka mengatakan bahwa jika terjadi perang antara NATO-Rusia di wilayah Laut Baltik, maka aliansi NATO akan dapat merebut kantung penting pertahanan Rusia di Kaliningrad dalam waktu dua hari.
Menurut Du, Kaliningrad adalah "bukan sebuah area yang besar"; hanya memiliki luas 15.000 kilometer persegi, dan terletak 1.000 kilometer jauhnya dari Moskow, tetapi "sangat dekat dengan negara-negara NATO".
Dia menyebut bahwa Rusia dapat dengan cepat membalas dengan melancarkan serangan ke beberapa ibu kota negara Eropa, yang akan memicu situasi di mana "operasi skala besar akan dilakukan di seluruh Eropa".
Belum ada Pejabat Rusia yangmengomentari publikasi dari situs web Tiongkok itu.
Komentar Du itu dikeluarkan setelah Richard Hooker dari Jamestown Foundation, sebuah thinktank AS yang dalam sebuah laporannya mengklaim bahwa dalam skenario "hipotetis" dari konflik bersenjata antara NATO dengan Rusia di wilayah Laut Baltik, maka NATO harus secara khusus berfokus pada upaya merebut kantong pertahanan Rusia di Kaliningrad dalam waktu setidaknya dua minggu.
"Adalah sangat penting bahwa pasukan NATO bisa mengatasi benteng pertahanan udara Kaliningrad dalam waktu 14 hari untuk mendapat keunggulan kekuatan udara;
Pasukan yang sudah ada di tempat, dan bala bantuan harus datang dengan cepat dapat dikerahkan dalam 30 hari;
Bala bantuan besar harus datang dalam dan memasuki pertempuran selambat-lambatnya 30 hari setelah dimulainya pertempuran.
Hari ini, NATO belum siap untuk mencapai salah satu dari tujuan ini, ”tegas Hooker. Pada saat yang sama, ia tidak menguraikan apa yang dapat memicu konflik bersenjata itu, tapi hanya mengklaim bahwa Moskow memiliki strategi tersendiri di wilayah Baltik.
RUSIA AKAN SEGERA OPERASIKAN SISTEM PERTAHANAN S-500 ANTISIPASI PESAWAT SILUMAN F-35 AS
Sistem pertahanan udara Rusia yang terbaru S-500 akan segera memasuki layanan militer, kata Wakil Perdana Menteri Rusia Yuri Borisov, seperti dilansir Kommersant.
"Akan diluncurkan tepat waktu, saat ini sedang menyelesaikan commissioning dari sistem baru sistem S-500," kata Borisov kepada Interfax, seperti dikutip oleh Kommersant.
Pada awal Oktober lalu, publikasi Rusia Izvestia melaporkan bahwa militer Rusia sedang menguji sistem S-500 di Suriah. Kementerian Pertahanan Rusia kemudian membantah klaim-klaim ini dalam pernyataan 2 Oktober, dan menambahkan bahwa “tidak perlu” lagi dilakukan pengujian lebih lanjut.
Sistem S-500 Rusia ini dijuluki 'Prometheus', diharapkan menjadi respons Moskow terhadap pesawat tempur siluman F-35 AS, yang telah mulai memasuki layanan militer.
Menurut Military Today, "S-500 adalah sistem anti-pesawat dan rudal balistik anti-balistik jarak jauh yang baru, yang dikembangkan Rusia. System Ini dapat dianggap sebagai versi lanjutan dari S-400.
Pengembangan sistem pertahanan udara ini dimulai pada tahun 2002. oleh perusahaan Almaz-Antey. Sistem ini juga disebut sebagai Prometey (Prometheus) dan Triumfator-M.
Pengujian prototipenya diperkirakan telah dimulai pada tahun 2015. Produksi sistem pertahanan udara S-500 dilaporkan dimulai pada 2017. Rencananya akan mulai diterjunkan pada tahun 2020. Rusia berencana untuk mengirim sepuluh batalyon rudal S-500. ”
“S-500 bukan merupakan upgrade dari S-400, melainkan sebuah desain baru. Sistem Ini menggunakan banyak teknologi baru dan lebih unggul dari S-400. dirancang untuk mencegat rudal balistik.
Direncanakan memiliki jangkauan 500-600 km dan mencapai target pada ketinggian setinggi 40 km. Beberapa sumber mengklaim bahwa sistem ini mampu melacak 5-20 target balistik dan mencegat hingga 5-10 target balistik secara bersamaan.
DIa dapat mencegat rudal balistik yang melaju dengan kecepatan 5-7 kilometer per detik. Telah dilaporkan bahwa sistem pertahanan udara ini juga dapat menargetkan satelit orbit rendah.
Direncanakan S-500 akan melindungi Moskow dan wilayah di sekitarnya. Ini akan menggantikan sistem anti rudal balistik A-135 yang ada saat ini. Sistem S-500 hanya akan digunakan untuk melawan target yang paling penting, seperti rudal balistik antarbenua, AWACS dan pesawat pengacau, ” tambahnya.
AS AKAN KERAHKAN PESAWAT TEMPUR SILUMAN F-35 KE ISRAEL DALAM JUMLAH BESAR
Angkatan Udara AS akan mengerahkan jet tempur siluman F-35 ke Israel untuk mempertahankan cengkeramannya di wilayah tersebut, publikasi Israel 9TV melaporkan, seperti dikutip oleh Avia.Pro pada hari Minggu.
“Amerika akan menempatkan sejumlah besar hanggar untuk pesawat tempur F-35 mereka di wilayah Israel. Kita berbicara tentang ratusan pesawat tempur, yang menciptakan ancaman tertentu terhadap fasilitas militer Rusia di Timur Tengah, ”kata Avia.Pro.
“Hangar pesawat sedang mendesak untuk dibangun di seluruh Israel, kemungkinan besar dimaksudkan untuk memarkir pesawat tempur generasi kelima terbaru semua cuaca F-35i (Adir). Departemen Pertahanan AS akan bertanggung jawab atas proyek tersebut. Total luas hanggar yang sedang dibangun adalah 252.000 meter persegi, ”lapor 9TV, seperti dikutip oleh Avia.Pro.
Jika benar, langkah ini akan menjadi permainan kekuatan baru oleh Washington untuk menghadapi Angkatan Bersenjata Rusia di wilayah tersebut, yang saat ini mempertahankan salah satu pangkalan terbesar di Suriah.
"Di sisi lain, para ahli percaya bahwa itu hanya adalh sebagu upaya memperkuat pengaruh militer AS di wilayah itu dengan tujuan untuk menghadapi Iran, yang sudah secara aktif mengerahkan fasilitas militernya di Suriah," tambah Avia.Pro
TURKI AKAN PULANGKAN MILITAN ISIS DAN KELUARGANYA KENEGARA ASAL MEREKA
Jum’at kemarin Turki mengatakan bahwa pihaknya akan mulai memulangkan militan ISIS yang ditangkap ke negara asal mereka dalam 72 jam, sebagai bagian dari upaya untuk menekan negara-negara Eropa yang enggan untuk mengambil kembali warga yang direkrut oleh kelompok ekstrimis yang kejam itu.
"Sekarang kami memberi tahu Anda bahwa kami akan mengirim mereka kembali kepada Anda," kata menteri dalam negeri Turki, Suleyman Soylu. Dia mengatakan n bahwa pemulangan itu akan dimulai pada hari Senin (11/11/19).
Turki "bukanlah hotel" bagi tahanan ISIS yang berasal dari negara lain, katanya.
Sebagian besar tahanan ISIS itu ditangkap setelah mereka melarikan diri dari kamp penahanan di Ain Issa di Suriah. Mereka telah ditempatkan di sebuah fasilitas di Al-Rai, di wilayah Suriah yang dikuasai Turki di Suriah utara, katanya.
Militan yang didukung Turki melakukan gerak cepat ke arah Ain Issa pada awal operasi Turki yang dimulai pada 9 Oktober. Para militant dukungan Turki itu menemukan 190 orang, kebanyakan wanita dan anak-anak, yang melarikan diri dari kamp dan berlindung di rumah-rumah terdekat pada 13 Oktober lalu.
Di antara para tahanan itu adalah orang-orang dari Jerman, seorang wanita Irlandia dan seorang wanita Inggris dengan seorang anak. "Kami memisahkan miltaan ISIS yang berwarga negara Turki serta istri dan anak-anak mereka, yang diidentifikasi bergabung dengan ISIS di Suriah," katanya kepada wartawan,
KONVOI PASUKAN AGRESOR TURKI DILEMPARI BATU OLEH WARGA SURIAH
Warga di Suriah utara melempari batu terhadap iring-iringan tentara Turki yang sedang melakukan patroli di Suriah utara. Keberadaan ilegal tentara Turki tidak hanya dikecam oleh pemerintah Suriah tapi juga dibenci oleh rakyat Suriah.
ERDOGAN : TURKI TIDAK AKAN KELUAR DARI SURIAH SAMPAI NEGARA LAIN PERGI
Turki tidak akan meninggalkan Suriah sampai negara-negara lain sudah mundur, kata Presiden Turki Tayyip Erdogan pada hari Jumat, dan Ankara akan melanjutkan serangan lintas-perbatasan terhadap para pejuang Kurdi sampai setiap orang Kurdi meninggalkan wilayah tersebut.
Turki melancarkan serangan militer ketiganya ke timur laut Suriah bulan lalu untuk mengusir para pejuang Kurdi YPG dari perbatasannya dan membangun "zona aman" di mana negara itu denggan dalih untuk menampung 2 juta pengungsi Suriah.
Setelah merebut area sepanjang 120 km (75 mil) tanah di sepanjang perbatasan, Turki membuat kesepakatan dengan AS dan Rusia untuk mencegah milisi Kurdi keluar dari daerah itu.
Dia menambahkan bahwa serangan Turki akan berlanjut sampai semua militant terakhir juga telah meninggalkan daerah itu.
GABUNGAN PASUKAN SURIAH DAN SDF REBUT SEBUAH KOTA DIBARAT LAUT HASAKAH
Tentara Arab Suriah (SAA) bersama dengan Pasukan Demokrat Suriah (SDF) melancarkan serangan bersama terhadap pertahanan militan yang didukung Turki di dekat kota Abu Rasin pada hari ini, Jumat.
Dengan didukung oleh artileri berat, pasukan SDF dan SAA menyerbu posisi militant yang menyebut dirinya "Tentara Nasional Suriah" di kota Musharifah Umm Shu'ayfah, yang mengakibatkan pertempuran singkat dengan para militan yang didukung Turki itu.
Menurut laporan dari desa Al-Hasakah, pasukan SAA dan SDF mampu mengusir para militan dari kota dan memaksakan untuk menguasai sepenuhnya atas daerah pedesaan di dekat Abu Rasin.
Laporan itu menambahkan bahwa tentara Suriah dan pasukan SDF saat ini sedang melakukan serangan bersama di sepanjang front Abu Rasin untuk merebut kembali wilayah yang ditinggalkan oleh militan yang didukung Turki, ketika mereka masih mengerahkan pasukan mereka ke daerah ini.
Dengan sejumlah besar tank dan senjata berat, pasukan SDF dan SAA telah memposisikan diri untuk merebut kembali desa Al-Hasakah di barat laut dan mendesak mundur militan yang didukung Turki.
PESAWAT-PESAWAT RUSIA DAN SURIAH LAKUKAN SERANGAN DI IDLIB BARAT
Hari ini jum’at Angkatan Udara Rusia melakukan serangan kuat terhadap Distrik Jisr Al-Shughour di Idlib barat, yang menargetkan beberapa situs yang dikuasai militan.
Menurut sumber militer diProvinsi Latakia, Angkatan Udara Rusia melancarkan lebih dari 15 serangan udara di Idlib barat pada hari Jumat, mengenai sejumlah sasaran milik Partai Islam Turkestan, kelompok Hurras Al-Deen, dan Hay'at Tahrir Al-Sham.
Sumber itu mengatakan bahwa Angkatan Udara Suriah juga ikut dalam serangan itu, dengan melancarkan lebih dari lima serangan udara sendiri di wilayah yang dikuasai militan di dekat wilayah perbatasan Turki.
Serangan terbaru oleh Angkatan Udara Rusia ini terjadi pada saat Tentara Arab Suriah (SAA) dan sekutu mereka bersiap untuk meluncurkan serangan skala besar di Suriah barat laut.
Tujuan utama serangan ini adalah untuk membersihkan semua wilayah selatan Jisr Al-Shughour dan menguasai pegunungan yang menghadap kota dari poros barat daya .
PASUKAN REZIM TURKI MENJARAH DAN MENGUSIR PENDUDUK DI AFRIN
Wartawan SANA di Aleppo mengatakan bahwa rezim Turki dan tentara teroris bayarannya terus menyerang penduduk setempat dan memperkuat penguasaan mereka didalam kota dan pedesaan Afrin, di barat laut Aleppo, Suriah dan memaksa mereka untuk meninggalkan rumah mereka dan mencegah mereka kembali dengan tujuan agar bisa menempatkan para teroris dan keluarga mereka di rumah mereka.
Sumber-sumber lokal mengatakan bahwa penduduk setempat setiap hari menghadapi tindakan penculikan dan penangkapan, selain juga menjarah sumber mata pencaharian mereka oleh anggota tentara rezim Turki dan kelompok-kelompok teroris yang didukung oleh tentara pendudukan Turki, dengan cara yang terlihat putus asa, untuk mengusir mereka dari rumah mereka.
Sebelumnya, pasukan rezim Turki telah menyita banyak rumah penduduk lokal di Afrin dan memungkinkan para teroris dan keluarga mereka untuk tinggal di sana.
Sumber-sumber lokal menunjukkan bahwa pasukan pendudukan Turki itu telah membuat enam pos militer di pedesaan Ras al-Ayn sejak awal agresi.
Sumber itu menambahkan bahwa pasukan pendudukan Turki pada hari Senin membuldoser tiga rumah dan empat toko dan gudang petani di desa al-Souda di desa Ras al-Ayn untuk membangun basis militer di tempat itu.
Sejak awal agresi mereka di wilayah Suriah pada 9 Oktober, pasukan Turki dan tentara bayaran mereka telah melakukan tindakan kriminal terhadap penduduk setempat dan menghancurkan infrastruktur dan fasilitas layanan yang menyebabkan pengungsian sejumlah besar warga sipil ke kota-kota. dari Hasaka dan Qamishli.
KOALISI MILITER AS MEMULAI OPERASI PENGAWALAN DI SELAT HORMUZ
Koalisi angkatan laut pimpinan AS secara resmi mulai meluncurkan operasinya di Bahrain pada hari Kamis untuk melindungi pengiriman brang di perairan Teluk, menyusul serangkaian serangan yang dituduhkan Washington dan sekutunya pada Iran.
Koalisi ini bertujuan menangkal ancaman terhadap pasokan minyak dunia, telah dibentuk sejak Juni lalu.
Iran yang telah membantah bertanggung jawab atas serangan misterius itu telah membuat rencananya sendiri untuk meningkatkan keamanan Teluk yang secara tegas tidak melibatkan kekuatan luar.
Bahrain yang saat ini menampung Armada Kelima Angkatan Laut AS, telah bergabung dengan Konstruksi Keamanan Maritim Internasional (IMSC) pada Agustus lalu, sementara Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) mengikutinya pada bulan September.
Australia dan Inggris adalah negara-negara Barat utama yang telah setuju untuk mengirim kapal perangnya untuk mengawal pengiriman laut diTeluk.
Anggota terbaru adalah Albania yang bergabung pada hari Jumat. Kapal-kapal akan dikawal saat melalui Selat Hormuz, sebuah chokepoint strategis di Teluk dan arteri utama untuk pengangkutan minyak Timur Tengah.
TURKI MENGGUNAKAN SENJATA KIMIA “FOSPOR PUTIH” UNTUK MENYERANG SDF
Seorang pejabat Kurdi senior di Pasukan Demokrat Suriah (SDF), membuat pernyataan kepada pers di Qamishli, bahwa Angkatan Bersenjata Turki menggunakan "senjata yang dilarang secara internasional" di Suriah utara terhadap "lebih dari 30 warga sipil termasuk anak-anak,"
"Apa yang terjadi di Ras al-Ain, Tal Abyad, sejak 9 Oktober dan hingga saat ini, adalah di mana Turki dan tentara bayarannya tidak pernah mempedulikan hukum dan etika, Turki telah menggunakan senjata yang dilarang secara internasional untuk menyerang rakyat kami dan menargetkan lebih dari 30 warga sipil termasuk anak-anak dengan senjata yang dilarang secara internasional ini, ” Ketua Komisi Hubungan Luar Negeri SDF, Abdulkarim Omar mengatakan, seperti dikutip oleh Ruptly.
Terlepas dari klaim tersebut, Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) mengabaikan investigasi terhadap dugaan penggunaan "fosfor putih" (White phosphorus) pada akhir pekan ini, karena dianggap bukan termasuk dalam " lingkup wewenang" mereka.
Ketua Bersama Kesehatan dan Lingkungan di Suriah Utara Mustafa Juan mengatakan bahwa SDF telah menyerahkan file yang membuktikan klaim mereka kepada organisasi internasional termasuk "Human Rights Watch dan Amnesty International dan tiga kedutaan besar Eropa."
“Kami menekankan, di wilayah pemerintahan (Kurdi) di timur laut Suriah akan perlunya penyelidikan netral lebih lanjut tentang pelanggaran yang dilakukan oleh Turki yang menggunakan senjata yang dilarang secara internasional ini.
Kami juga mengutuk upaya Turki untuk menyembunyikan kejahatan dan upayanya untuk menghalangi pembentukan komite investigasi internasional, "tambah Omar.
Serangan militer Ankara, yang dijuluki ‘Operation Peace Spring’ , telah dimulai pada 9 Oktober dengan tujuan untuk menciptakan 'zona aman' di Suriah timur laut dengan menyingkirkan pasukan Kurdi, yang dianggap Turki sebagai teroris.
Turki setuju untuk menghentikan serangan setelah mencapai kesepakatan dengan Rusia mengenai kondisi 'zona aman' pada 22 Oktober.
KOREA UTARA KECAM RENCANA LATIHAN UDARA BERSAMA AS – KORSEL “VAGILENT ACE”
Dalam sebuah pernyataan, seorang pejabat Korut mengecam rencana latihan udara anatar militer AS dab Korsell, dan menyebut mereka sebagai menutupkan "selimut basah" (mematikan) pada dialog antara AS dan Korea Utara.
Hanya beberapa hari setelah Pentagon mengumumkan akan mengadakan latihan udara terbatas dengan Korea Selatan dalam minggu-minggu mendatang sebagai pengganti latihan tahunan Waspada Ace mereka, duta besar tidak tetap Korea utara Kwon Jong Gun menegaskan, bahwa keputusan AS itu "sama saja dengan deklarasi konfrontasi."
"Kegilaan militer AS yang gegabah itu adalah sebuah tindakan yang sangat provokatif dan berbahaya, yang melempar selimut basah diatas atas percikan api, dimana dialog Korut-AS sudah di ambang kepunahan," kata diplomat itu pada hari Kamis, seperti dilansir KCNA Watch. "Tidak ada yang akan percaya bahwa perubahan latihan perang itu juga akan mengubah sifat agresi mereka."
Latihan udara “Vigilant Ace” pernah dibatalkan tahun lalu tak lama setelah Presiden AS Donald Trump membatalkan dua latihan bersama tambahan dengan Korea Selatan dan mengklaim "Latihan perang" adalah "sangat mahal" dan menghambat negosiasi dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.
Saat latihan udara terakhir “Vigilant Ace”2017 , AS dan Korsel mengerahkan lebih dari 230 pesawat ke wilayah tersebut dan, menurut Pentagon, dilakukan untuk “memaksimalkan realisme” dari respons terhadap potensi ancaman diPasifik.
Disisi lain Korut (DPRK), memandang latihan-latihan semacam itu sebagai "provokasi berbahaya" yang mendorong kawasan itu "ke jurang perang nuklir."
MENLU RUSIA : TIDAK AKAN ADA PEMENANG DALAM PERANG NUKLIR, JADI JANGAN DILAKUKAN
https://www.youtube.com/watch?v=YVOBqt2A404
Menlu Rusia Sergei Lavrov mengatakan bahwa tidak ada yang bisa memanangkan perang nuklir, karenanya perang nuklir tidak boleh dilakukan, Lavrov mengatakan hal itu saat pertemuan resmi dengan Kepala Eksekutif dan ketua bersama Dewan Direktur Prakarsa Ancaman Nuklir/ Nuclear Threat Initiative (NTI) Ernest Moniz di Moskow pada hari Kamis.
"Anda mungkin tahu bahwa satu tahun yang lalu kami menyarankan AS untuk mengulangi apa yang dilakukan AS dan Uni Soviet beberapa kali, membuat pernyataan tingkat atas yang sangat kuat, bahwa perang nuklir tidak dapat dimenangkan dan oleh karena itu harus tidak perlu dilakukan, " kata menlu Rusia itu.
Lavrov juga menekankan bahwa Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JPOAC) telah menghadapi beberapa masalah "serta banyak masalah lain di bidang non-proliferasi dan perlucutan senjata".
Moniz setuju dengan Lavrov tentang perlunya sebuah pernyataan tingkat tinggi dan mengatakan dia berharap untuk "membahas berbagai masalah ini dengan langkah konkrit".
“Tentu saja, dari pernyataan tingkat tinggi antara Reagan-Gorbachev, seperti yang juga anda ketahui dalam artikel kami, dan juga berkali-kali dirilis pada NTI (Nuclear Threat Initiative) , kami selalu membuat titik pandang yang sama, bahwa sebuah pernyataan tingkat sangat tinggi oleh presiden kami akan sangat penting bagi keselamatan komunitas internasional kata Moniz.
TENTARA SURIAH SITA SENJATA MILITAN DALAM JUMLAH BESAR
Tentara Arab Suriah (SAA) menyita sejumlah besar senjata selama beberapa hari terakhir di Provinsi Daraa, Hama, dan Damaskus.
Senjata-senjata ini dilaporkan terdiri dari sejumlah besar amunisi, roket, peluru artileri dan peluru mortir, senapan serbu, dan rudal.
Jenis rudal yang disita oleh Tentara Suriah adalah sejumlah besar rudal TOW anti-tank yang dipasok oleh AS ke apa yang disebut pemberontak 'moderat' (Moderate rebels) di Suriah selatan dan utara.
Rudal ini dimaksudkan akan memainkan peran penting dalam serangan militan terhadap Tentara Suriah, karena mereka dapat menghancurkan dan merebut beberapa tank dan posisi militer diprovinsi2 seperti Idlib dan Hama.
ISIS SERANG PENGIRIMAN MINYAK MILIK SURIAH
Kelompok teror ISIS telah menarget pengiriman bahan bakar pemerintah Suriah di Provinsi Al-Raqqa.
Menurut sayap media resmi kelompok teroris itu, ISIS menembakkan roket ke angkutan bahan bakar pemerintah yang melalui wilayah Pasukan Demokratik Suriah (SDF) diBariyat Al-Jadaydat diprovinsi Al-Raqqa.
Laporan terbaru ini muncul bersamaan dengan terjadinya ledakan kuat di Kilang Minyak Baniya di Provinsi Tartous. ledakan itu menewaskan satu orang dan melukai dua lainnya.
ISRAEL NYATAKAN SIAP MEMBANTU KURDI SURIAH
Israel akan membantu Kurdi Suriah untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh pasukan AS yang menarik diri dari perbatasan Turki bulan lalu, kata Wamenlu Israel pada hari Rabu, seperti dilaporkan Reuters.
Pada 10 okt lalu, PM Israel Benjamin Netanyahu menawarkan bantuan kemanusiaan kepada "orang-orang Kurdi yang gagah berani" r, dengan alasan mereka menghadapi kemungkinan "pembersihan etnis" oleh Turki dan kelompok sekutunya di Suriah.
Tzipi Hotovely, wamenlu Israel, mengatakan kepada parlemen pada hari Rabu bahwa tawaran itu telah diambil.
"Israel telah menerima banyak permintaan bantuan, terutama di bidang diplomatik dan kemanusiaan," katanya.
"Kami menyatakan kesedihan mendalam kepada Kurdi Suriah, dan kami membantu mereka melalui berbagai saluran.", meski Pejabat Kurdi Suriah belum bisa dimintai komentar.
Hotovely tidak merinci apa bantuan Israel itu, tapi hanya mengatakan bahwa selama "dialog dengan AS ..., kami menyatakan keberfihakan kami tentang Kurdi ... dan kami bangga telah mengambil sikap bersama orang-orang Kurdi".
Israel telah menjaga hubungan militer, intelijen dan bisnis secara diam-diam dengan Kurdi sejak 1960-an, mengenai kelompok etnis minoritas Kurdi yang penduduk asli mereka terpecah antara Irak, Turki, Suriah dan Iran yang dianggap sebagai penyangga terhadap musuh bersama.
"Israel memang memiliki kepentingan untik menjaga kekuatan Kurdi dan minoritas lainnya di wilayah Suriah utara, sebagai sebuah elemen moderat yang pro-Barat," kata Hotovely.
RUSIA TIDAK AKAN MAU KOMPROMI DENGAN AS SOAL LADANG MINYAK SURIAH
Rusia tidak akan mau bekerja sama (kompromi) dengan AS di ladang minyak Suriah, karena ladang-ladang itu milik rakyat Suriah, kata TASS mengutip Wamenlu Rusia Sergey Vershinin, Rabu.
Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyetujui rencana yang menetapkan bahwa setidaknya 800 tentara AS akan tetap di Suriah untuk memastikan penguasaan atas cadangan minyak Suriah.
"Kami tidak akan bekerja sama dengan AS pada minyak Suriah. Ini menyangkut minyak Suriah, yang merupakan warisan untuk rakyat Suriah, "kata Vershinin kepada wartawan.
"Kami yakin bahwa pengelolaan sumber daya termasuk minyak adalah hak rakyat Suriah," tambah diplomat Rusia itu. Vershinin menyebut tindakan AS yang meningkatkan 'kehadiran ilegal'nya di Suriah sebagai melanggar hukum internasional.
IRAN KEMBALI AKTIFKAN REAKTOR NUKLIR FORDOW
Iran telah memulai proses menyuntikkan gas uranium ke sentrifugal di fasilitas bawah tanahnya di Fordow , kata seorang pejabat, langkah terbaru ini makin menjauhkan Iran dari kesepakatan nuklirnya kekuatan dunia sejak AS menarik diri dari perjanjian tengara pada 2018.
Behrouz Kamalvandi, juru bicara Organisasi Energi Atom Iran, mengatakan kepada televisi pemerintah bahwa badan tersebut telah mengirimkan 2.000 kilogram Uranium atau UF6 ke pabrik di Fordow, di bawah pengawasan inspektur PBB, Rabu.
"Startup sentrifugal membutuhkan waktu beberapa jam dan mulai tengah malam, proses menyuntikkan gas uranium ke dalamnya akan dimulai," katanya.
Seorang juru bicara Badan Energi Atom Internasional (IAEA) mengatakan inspektur di situs itu "akan melaporkan kembali kegiatan yang relevan".
Ali Akbar Salehi, kepala badan nuklir Iran mengatakan pada hari Selasa bahwa Iran akan memperkaya uranium hingga 5 persen di Fordow mulai hari Rabu.
Kesepakatan nuklir yang ditandatangani pada 2015 oleh Iran, AS, Inggris, Prancis, Jerman, Cina, dan Rusia melarang aktivitas nuklir di Fordow, sebuah pabrik yang berlokasi di dekat kota Qom, dan membatasi tingkat kemurnian yang dapat diperkaya oleh Teheran. uranium 3,67 persen, niai yang cocok untuk pembangkit listrik sipil dan jauh di bawah ambang batas persen persen untuk pembuatan senjata nuklir.
Sebelum ada kesepakatan nuklir itu, Iran menggunakan fasilitas Fordow untuk memperkaya uranium hingga 20 persen kemurnian fisil. Dan Salehi mengatakan Teheran juga bisa memperkaya uranium hingga 20 persen jika diperlukan, "tetapi saat ini belum perlu untuk itu".
PASUKAN SURIAH SERANG MILITAN DIPROVINSI LATAKIA
https://youtu.be/RRdjCco5Ta0
Anna News Agency (Rusia) merilis video saat pasukan Tentara Arab Suriah menyerang militan di beberapa lokasi di selatan kota utama Kabani di timur laut Latakia.
Video itu menunjukkan Tentara Suriah yang sedangn melacak para militan di wilayah pegunungan padat Latakia timur laut dan menyerang para militan dengan roket berpemandu, artileri, dan serangan udara.
Tentara Suriah telah terlibat dalam pertempuran sengit dengan pemberontak jihadis di selatan Kabani selama dua minggu ini; mereka diharapkan untuk mengintensifkan serangan mereka dalam beberapa hari mendatang karena mereka mengerahkan lebih banyak pasukan ke garis depan ini.
Di antara pasukan yang dikabarkan akan menuju ke timur laut Latakia adalah Divisi Pasukan elit Misi Khusus ke-25 (sebelumnya Tiger Force).
ANGKATAN LAUT RUSIA LAKUKAN LATIHAN MILITER DI LAUT MEDITERANIA
Angkatan Laut Rusia melakukan latihan militer di bagian timur laut Mediterania minggu lalu, Media Rusia Avia.Pro melaporkan pada hari Selasa.
Mengutip RIA Novosti, Avia.Pro melaporkan bahwa kapal perang Rusia itu melakukan latihan militer mereka di dekat perairan teritorial Israel.
“Menurut informasi yang diberikan oleh RIA Novosti, kapal perang Rusia itu menembakkan roket dan artileri di dekat perairan teritorial Israel, yang merupakan kejutan yang agak serius bagi negara Yahudi itu. Tindakan militer Rusia tidak melanggar apa pun, tetapi dengan jelas menunjukkan kehadiran mereka di Laut Mediterania, ”publikasi tersebut melaporkan.
“Latihan bersama Angkatan Laut dan Angkatan Udara Rusia itu dilakukan sebagai bagian dari bagain akhir dari latihan tempur pasukan operasionalnya di Mediterania. Lebih dari lima kapal perang dan kapal pendukung ikut serta dalam latihan itu, ” tambahnya.
PEMBERONTAK THAILAND SERANG POS KEAMANAN, 15 ORANG TEWAS
Selasa malam, Pemberontak separatis di provinsi Yala selatan Thailand menggunakan bahan peledak dan paku yang tersebar di jalan-jalan lokal untuk menghambat pengejaran, setelah dilaporkan menembaki pos pemeriksaan keamanan dan menewaskan sedikitnya 15 orang dan melukai empat orang.
"Ini kemungkinan adalah perbuatan para pemberontak … Ini adalah salah satu serangan terbesar dalam beberapa waktu terakhir", kata Kolonel Pramote Prom-in, seorang jurubicara keamanan regional, dikutip oleh Reuters.
Belum ada klaim yang bertanggung jawab atas serangan itu, menurut laporan media.
Separatis Muslim Melayu dilaporkan diketahui menyerang personel keamanan dan biksu di provinsi Thailand selatan yang mereka anggap sebagai wilayah yang diduduki oleh negara dengan mayoritas Buddha itu.
Akar konflik lokal berawal dari awal abad ke-20, ketika wilayah kesultanan Pattani menjadi bagian dari sebagian besar wilayah Siam Buddha (sebelumnya bernama Thailand) dan dipisahkan menjadi tiga provinsi Naranthiwat, Pattani dan Yala. Sejak itu, gerakan Muslim di wilayah ini telah berulang kali menyerukan otonomi yang lebih luas dan menuntut kemerdekaan.
TUDUHAN AS BAHWA KORUT PENSPONSOR TERORIS MEMBUAT KEMUNGKINAN DIALOG DENGAN KORUT MAKIN KECIL
Korea Utara mengecam AS karena menyebut Pyongyang dalam laporan tahunannya sebagi negara sponsor terorisme, dan menyebut laporan itu sebagai contoh "kebijakan bermusuhan" Washington yang akan makin membatasi peluang dialog.
Deplu AS pada hari Jumat menerbitkan Laporan tentang Terorisme tahun 2018. Yang menyebut bahwa AS menunjuk Korea Utara sebagai negara pensponsor teror tahun 2017.
Kemenlu Korea Utara menolak laporan itu sebagai "provokasi serius yang bermotivasi politik," kata Kantor Berita Pusat Korea yang dikelola pemerintah.
"Ini membuktikan sekali lagi bahwa AS disibukkan dengan pertentangan yang lazim terhadap Korea Utara, dengan selalu mencari kebijakan bermusuhan," kata pernyataan itu.
Korea Utara bulan lalu keluar dari pembicaraan nuklir tingkat negosiator dan menyalahkan AS karena tidak menawarkan cukup konsesi (pelonggaran sanksi). Sejak itu Korut mengancam akan melanjutkan uji coba rudal nuklir jarak jauhnya.
Korea Utara mengatakan itu adalah sebuah "penghinaan" , terutama ketika dialog Korut-AS sedang "berada di jalan buntu." "Saluran dialog antara DPRK dan AS semakin dipersempit karena sikap dan pendirian AS seperti itu," kata kemenlu Korea Utara,
RUSIA SIAP BANTU PEMBICARAAN SOAL PENGGABUNGAN SDF KEDALAM TENTARA SURIAH
Deputi Menlu Rusia Sergei Vershinin mengatakan Selasa bahwa Rusia siap untuk membantu pembicaraan antara Kurdi dan Damaskus mengenai penggabungan Pasukan Kurdi (SDF) kedalam tentara pemerintah Suriah.
"Kami telah berulang kali mengatakan bahwa kami mendukung dialog antara perwakilan Kurdi dan pemerintah pusat di Damaskus dan menganggap Kurdi sebagai bagian integral dari masyarakat Suriah," kata Vershinin kepada wartawan. Moskow siap untuk ini "dalam semua aspek."
Pada saat yang sama, Kemenhan telah menyatakan bahwa pasukan mereka bersama dengan rekan-rekan Turki mereka telah memulai patroli kedua mereka di Suriah barat laut. "Pada 5 November 2019, patroli gabungan kedua dari polisi militer Rusia dan dinas perbatasan Turki dimulai di wilayah perbatasan baru, yang terletak beberapa kilometer ke utara dari pemukiman Kobane.
Untuk pertama kalinya, patroli bersama akan berlangsung di sepanjang rute baru, "Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan dalam sebuah pernyataan, yang menetapkan bahwa rute itu panjangnya akan lebih dari 160 kilometer (99,4 mil). Dimana para prajurit mengendarai kendaraan lapis baja.
Sebanyak delapan unit peralatan militer dan sekitar 50 prajurit terlibat dalam operasi itu. Pada akhir Oktober lalu , SDF mengumumkan penarikan menyeluruhpasukan dari wilayah perbatasan antara Suriah dan Turki. SDF menekankan bahwa penjaga perbatasan pemerintah Suriah akan dikerahkan ke perbatasan Suriah-Turki.
PESAWAT TEMPUR SURIAH GEMPUR MILITAN DI BARAT LAUT SURIAH
Untuk pertama kalinya dalam enam minggu ini, Angkatan Udara Arab Suriah (SyAAF) meluncurkan serangan udara di wilayah barat laut Suriah. kata sumber militer di Damaskus,
Angkatan Udara Suriah melancarkan beberapa serangan di Dataran Al-Ghaab dan pedesaan timur laut Latakia.
Serangan itu menargetkan pertahanan Hayat Tahrir Al-Sham dan Partai Islam Turkestan di dekat kota utama Kabani, yang saat ini menjadi lokasi bentrokan sengit antara Tentara Arab Suriah (SAA) dan gerilyawan.
Di Dataran Al-Ghaab, Angkatan Udara Suriah membom posisi militan di bagian utara wilayah pedesaan ini, dan menimbulkan kerusakan besar pada pertahanan militan.
Serangan udara terbaru Angkatan Udara Suriah ini terjadi pada saat SAA terus memperkuat pasukan mereka di provinsi Latakia, Hama, dan Idlib.
SURIAH KIRIM BANTUAN MILITER GUNA MENGHAMBAT GERAK MAJU MILITAN YANG DIDUKUNG TURKI
Akhir pekan lalu Tentara Arab Suriah (SAA) telah memindahkan senjata berat ke wilayah timur laut Suriah untuk mencegah gerak maju militan.
Menurut sebuah laporan dari provinsi Al-Hasakah, senjata-senjata berat itu tiba di dekat Tal Tamr bersama dengan beberapa konvoi pasukan tambahan tentara Arab Suriah.
Senjata-senjata berat ini dibutuhkan oleh pasukan Tentara Arab Suriah di front ini karena militan yang didukung Turki telah berusaha untuk maju ke kota penting Tal Tamr dari daerah Ras Al-‘Ayn.
Terlepas dari implementasi kesepakatan Sochi yang baru, militan yang didukung Turki masih terus melanggar gencatan senjata, yang merupakan masalah utama bagi pasukan Angkatan Darat Suriah yang dipersenjatai dengan senjata ringan beberapa minggu terakhir ini.
HEZBULLAH JATUHKAN DRONE ISRAEL DENGAN PERTAHANAN UDARA ERA SOVIET
Hizbullah menggunakan rudal anti-pesawat era Soviet untuk menembak jatuh sebuah pesawat Drone militer Israel di Libanon selatan pekan lalu, publikasi penerbangan Rusia Avia.Pro melaporkan pada hari Senin.
Menurut Avia.Pro, Hizbullah menggunakan rudal anti-pesawat 9K33 Osa era-Soviet untuk menyerang pesawat militer Israel yang terbang di atas provinsi Nabatieh Lebanon selatan, Kamis lalu. '
“Tidak diketahui secara pasti bagaimana sistem pertahanan udara Osa itu bisa dikirim ke Libanon; Namun, menurut beberapa laporan setidaknya tiga buah sistem ini telah dikirim keLibanon melalui Suriah.
Fakta ini membuka perdebatan bahwa sekarang penerbangan militer Israel ke Libanon makin tidak aman, karena sistem pertahanan udara ini mampu mengenai sasaran udara pada jarak hingga 10 kilometer, dengan kecepatan target maksimum 1.500 km / jam, ”Avia. Pro melaporkan.
Libanon tidak memiliki sistem pertahanan udara, sehingga Hizbullah kemungkinan besar menerima rudal ini dari Suriah dan Iran.
Dimasa lalu Hezbollah belum pernah menggunakan rudal anti-pesawat , namun mengingat perkembangan terbaru ini, sangat mungkin bahwa mereka akan menggunakannya lagi di masa mendatang.
IRAN MULAI GUNAKAN SENTRIFUGAL CANGGIH UNTUK PENGAYAAN URANIUMNYA
Iran telah mengambil langkah yang makin jauh dari kesepakatan nuklirnya dengan AS dengan mengumumkan akan menggandakan jumlah sentrifugal canggihnya, Iran menyebut langkah itu sebagai akibat langsung dari penarikan diri AS dari perjanjiannuklir itu tahun lalu.
Iran telah mengoperasikan sentrifugal barunya yang canggih denganjumlah dua kali lebih banyak canggih dari jumlah yang dilarang oleh perjanjian nuklir 2015, Teheran sedang mengerjakan sebuah prototipe yang 50 kali lebih cepat daripada yang diizinkan oleh kesepakatan itu, Akbar Salehi, kepala Organisasi Energi Atom Iran, mengatakan pada Senin hari ini.
Salehi mengatakan, Iran sekarang mengoperasikan Sentrifugal canggih 60 IR-6, yang dapat menghasilkan uranium yang diperkaya 10 kali lebih cepat dari generasi pertama IR-1 yang diizinkan oleh perjanjian nuklir 2015.
Dengan memulai menggunakan sentrifugal canggih ini, Iran telah melangkah lebih cepat satu tahun dari yang diperkirakan para ahli Teheran yang perlu memiliki cukup bahan untuk membuat senjata nuklir , jika Iran memutuskan untuk memilikinya..
Salehi juga mengumumkan bahwa para ilmuwan sedang mengerjakan prototipe Sentrifugal yang disebutnya IR-9, yang akan bekerja 50 kali lebih cepat daripada IR-1.
Dorsa Jabbari dari Al Jazeera yang melaporkan dari Teheran, mengatakan bahwa apa yang dirasakan di Iran adalah bahwa sejak AS menarik diri dari perjanjian nuklir 2015 , para penandatangan yang lain perjanjian ituyaitu Prancis, Jerman, Inggris, Eropa dan Rusia , sama sekali belum menyatakan berakhirnya kesepakatan mereka.
"Salehi menekankan itulah sebabnya Iran akan terus memajukan program nuklirnya," kata Jabbari.
"Menyelamatkan kesepakatan ini telah menjadi langkah terakhir dalam beberapa bulan terakhir. Beberapa utusan Eropa telah berusaha menyelamatkannya dengan meyakinkan AS dan Iran untuk kembali ke meja perundingan, tetapi posisi Iran adalah hanya mau bernegosiasi jika AS mencabut seluruh sanksi-sanksi yang telah diberlakukan di negara itu sejak tahun lalu "kata Jabbari.
IRAN ANCAM NEGARA TELUK YANG MENJADI PANGKALAN MILITER AS SEBAGAI TARGET JIKA TERJADI PERANG
AS dan Iran telah berulang kali mengancam satu sama lain dengan konsekuensi yang mematikan jika terjadi peperangan, dengan langkah AS yang mengirim satuan tempur kapal induknya ke Timur Tengah dan untuk membentuk koalisi keamanan maritim untuk melindungi pengiriman di Teluk Persia yang menyebabkan ketegangan. sebuah lonjakan ke level baru yang berbahaya.
Iran memiliki kemampuan dan niat untuk menarget setiap dan semua wilayah yang melindungi AS atau sekutunya di wilayah tersebut jika terjadi agresi terhadap Iran , jurubicara Angkatan Bersenjata Iran Brigjen. Jenderal Abolfazl Shekarchi memperingatkan.
"Setiap negara dan area teritorial manapapun yang melindungi kepentingan AS dan sekutunya akan terancam (jika terjadi perang) dan Republik Islam Iran telah membuktikan bahwa Iran memiliki kemampuan untuk melakukannya," kata jubir angkatan bersenjata Iran yang berbicara kepada Kantor Berita Fars.
"Meskipun suatu negara itu tidak secara langsung ikut berpartisipasi dalam kemungkinan perang itu, tetapi jika wilayahnya menjadi pangkalan militer musuh, maka kami menganggap negara itu sebagai wilayah yang bermusuhan dan akan memperlakukannya sebagai agresor," tambah Shekarchi.
Dia Menekankan bahwa Iran tidak akan pernah menjadi penghasut perang atau aggressor, "jika sebuah negara agresor melakukan kesalahan strategis" dan memulai perang, "maka agresi itu akan berhadapan dengan respons terkuat dan paling menghancurkan atas suatu wilayah geografis yang luas. melampaui apa yang bisa dibayangkan oleh para musuh Iran. ”
Shekarchi menambahkan bahwa ketidakefektifan peralatan militer AS telah terbukti belum lama ini ketika semua radar canggih AS dan sistem pertahanan udaranya "gagal dalam ujian dengan cara yang memalukan" ketika milisi Houthi Yaman melancarkan serangan terhadap fasilitas Saudi Aramco pada bulan September lalu. Pada saat itu, juru bicara itu mengatakan, seluruh dunia "menyadari kelemahan dan penghinaan (atas peralatan militer AS)."
AS sudah memiliki lebih dari setengah lusin pangkalan militer utama yang tersebar disekitar wilayah Iran, dan baru-baru ini AS juga mengkonfirmasi rencananya untuk mengirim 3.000 personel tambahan, dua skuadron tempur, dan baterai Patriot dan THAAD ke Arab Saudi setelah terjadi serangan diKilangi Saudi Aramco.
Pangkalan-pangkalan militer AS itu meliputi pangkalan permanen di Bahrain yang menampung Armada ke-5 Angkatan Laut AS, Sentral komandu AS di Kuwait, Pangkalan Udara Al Dhafra di Uni Emirat Arab yang menmapung sekitar 5.000 lebih personel AS, dan pasukan yang besar ada di Pangkalan Udara al-Udeid di Qatar, yang menampung sekitar 10.000 tentara.
AS juga memiliki pasukan khusus yang beroperasi di Yaman dan Suriah, dan ribuan tentara di Irak dan Afghanistan. AS juga memiliki fasilitas yang lebih kecil yang dikenal sebagai 'lily pad' yang berisi 200 tentara atau kurang dan berfungsi sebagai batu loncatan untuk operasi militer, “Lily pad” ada itu di negara-negara Oman, Arab Saudi, Turki dan Mesir.
PEMIMPIN TERTINGGI IRAN KESAMPINGKAN KEMUNGKINAN DIALOG DENGAN AS
Sehari sebelum peringatan ke-40 krisis penyanderaan di kedubes AS di Teheran 1979 , Pemimpin tertinggi Iran sekali lagi mengesampingkan negosiasi dengan Washington.
"Mereka yang menganggap berunding dengan AS adalah sebagai solusi untuk setiap masalah pasti akan keliru," kata Ayatollah Ali Khamenei pada hari Minggu.
Dalam situs resminya Khamenei mengatakan . "Tidak ada yang akan dihasilkan dari pembicaraan dengan AS, karena mereka pasti dan pasti tidak akan membuat konsesi (pelonggaran sanksi)."
Pada tanggal 4 November 1979, kurang dari sembilan bulan setelah penggulingan Shah Iran yang didukung AS Mohammad-Reza Pahlavi, para mahasiswa menyerbu kompleks kedutaan AS untuk menuntut agar AS menyerahkan penguasa yang telah digulingkan itu setelah dia dirawat di rumah sakit Amerika.
Saat itu butuh 444 hari untuk emengakhiri krisis itu dengan pembebasan 52 orang Amerika, tetapi AS memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran pada 1980 dan sejak saat itu hubungan dengan Iran telah dibekukan.
Namun Khamenei mengatakan "perselisihan" Iran-AS tidak dimulai dengan pengambilalihan kedutaan itu. "Peristiwanya kembali ke kudeta tahun 1953, ketika AS menggulingkan pemerintah nasional, yang telah membuat kesalahan dengan mempercayai AS dan mendirikan pemerintahan boneka dan korupnya di Iran," kata Khmanei pada akun Twitter-nya dalam bahasa Inggris.
Kudeta yang diorganisir CIA itu, didukung oleh Inggris, yang menggulingkan perdana menteri yang sangat populer Mohammad Mossadegh, yang bertanggung jawab untuk menasionalisasi industri minyak Iran.
Khamenei menunjuk pada negosiasi antara Korea Utara dengan AS sebagai tanda ketidakpercayaan terhadap Washington, Dia mentweet, "Mereka (Trump dan Kim) berfoto-foto dan saling memuji, tetapi AS tidak sedikit pun mengangkat sanksinya ". "Begitulah cara mereka berunding; mereka akan mengatakan kami membuat anda berlutut, tapi pada akhir tidak ada juga konsesi atas sanksi itu."
BINATANG YANG BISA BICARA ITU MEMAKSA MALAYSIA UNTUK MENUTUP SEMUA AKUN BANK IRAN
Juru bicara Kemenlu Iran mengatakan bahwa kedubes Malaysia melakukan yang terbaik untuk menyelesaikan masalah yang diakibatkan dari pembatasan perbankan oleh AS yang akan diterapkan bagi warga negara Iran oleh beberapa lembaga keuangannya yang ada di Malaysia.
Abbas Mousavi membuat pernyataan itu sebagai reaksi terhadap laporan yang menunjukkan bahwa bank-bank di Malaysia menutup rekening individu dan perusahaan Iran, dalam kaitan dengan sanksi yang dikenakan oleh Washington terhadap Teheran setelah AS mundur dariperjanjian nuklirnya dengan Iran. Kesepakatan itusecara resmi dikenal sebagai Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA).
Sejak mundur dari JCPOA, Presiden AS Donald Trump telah menjalankan apa yang ia sebut sebagai kampanye "tekanan maksimum", yang berupaya menekan Iran agar menegosiasikan kesepakatan baru yang membahas program rudal balistik dan pengaruh regionalnya.
Dalam pidatonya di tempat lain, Mousavi mengatakan, "Sayangnya, di bawah pengaruh terorisme ekonomi AS, beberapa bank Malaysia telah mempertimbangkan pembatasan untuk pembukaan rekening dan layanan kepada warga negara Iran."
"Kedubes kita di Malaysia sedang dalam pembicaraan dengan lembaga negara Malaysia dan para pejabat perbankan Malaysia ... dan berbagai putaran pembicaraan telah diadakan dengan para pejabat Malaysia yang relevan dengan topik utama dalam agenda pembicaraan itu adalah untuk menemukan solusi untuk masalah ini," kata Jubir Kemenlu Iran.
Mousavi juga menyatakan harapannya bahwa "negara sahabat kita Malaysia" akan mengadopsi langkah-langkah berdasarkan itikad baik serta sikapnya yang jelas terhadap sanksi unilateral untuk menemukan solusi bagi masalah ini.
PM Malaysia Mahathir Mohamad mengatakan pada hari Rabu bahwa negaranya ditekan (AS) untuk menutup rekening bank individu dan perusahaan Iran, tetapi dia menyebut bahwa hubungan dengan Teheran masih tetap baik.
“Kami terpaksa menutup rekening bank (milik orang/perusahaan Iran) dan hanya diberi waktu tertentu. Jika kami tidak melakukannya, mereka akan menutup bank kami di luar negeri, " katanya, seraya menambahkan bahwa orang dapat menebak siapa mereka ini.
MENLU RUSIA : PEMIMPIN ISIS BAGHDADI ADALAH FIGUR CIPTAAN AS
Abu Bakar al-Baghdadi adalah figur "Ciptaan Amerika Serikat," kata menteri luar negeri Rusia, Jumat kemarin. Berbicara kepada saluran berita Rusia-24, Sergey Lavrov mengatakan mereka ingin informasi lebih lanjut (detail) tentang pembunuhan pemimpin kelompok teroris itu.
"Semuanya diumumkan dengan sungguh-sungguh dan penuh kemenangan, tetapi militer kita masih mempelajari fakta-fakta tambahan, dan mereka belum dapat mengkonfirmasi banyak dari apa yang dikatakan AS itu."
Lavrov mencatat bahwa Daesh muncul setelah invasi AS ke Irak dan pembebasan para ekstremis dari penjara Irak oleh AS. “Karena itu, sampai batas tertentu, hal ini bermakna bahwa sebenarnya AS sendiri melenyapkan apa yang telah mereka ciptakan sendiri, jika (kematian Baghdadi) itu memang benar.“
Baghdadi memimpin ISIS saat mereka menyerang sebagian besar Irak dan Suriah. Hari minggu lalu , Presiden A.S. Donald Trump mengumumkan bahwa Baghdadi telah terbunuh dalam serangan tengah malam di provinsi Idlib di Suriah barat laut.
Dalam mengumumkan kematian Baghdadi itu, Trump menceritakan bahwa pemimpin Daesh / ISIS itu berusaha untuk melarikan diri melalui sebuah terowongan buntu, sambil membawa tiga anak kecil bersamanya ".
MENLU RUSIA SEBUT “DEAL OF CENTURY” ADALAH PELINTIRAN HUKUM INTERNASIONAL AGAR SESUAI KEMAUAN AS
"Kesepakatan abad ini" (deal of the century) tentang penyelesaian konflik Israel-Palestina yang Washington katakan sedang dipersiapkan adalah contoh bagaimana hukum internasional diubah agar sesuai dengan kemauan AS , kata Menlu Rusia Sergey Lavrov. "
Alih-alih menerapkan resolusi [DK PBB] ini, Amerika Serikat menjanjikan kepada semua orang untuk memberikan 'kesepakatan abad ini,' yang seperti yang telah Anda pahami, tidak akan menuju pembentukan negara Palestina yang sempurna.
Ini adalah contoh tentang bagaimana hukum internasional yang diwakili oleh resolusi-resolusi DK PBB dipertukarkan dengan aturan-aturan yang dibuat oleh AS dan yang menurutnya nyaman ", kata Lavrov dalam sebuah wawancara di TV pada hari Jumat.
Pemerintahan Donald Trump selama bertahun-tahun ini selalu mengatakan akan mengumumkan rencananya untuk perdamaian Israel-Palestina. Pada bulan Juli, ia merilis apa yang dicirikan sebagai komponen ekonomi dari rencana sebuah proyek infrastruktur dan investasi untuk mendukung Palestina.
Namun, otoritas Palestina telah menolak keterlibatan AS dalam penyelesaian konflik mereka dengan Israel setelah Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan malah memindahkan kedubes AS dari Tel Aviv ke Kota Suci Yerusalem, meski ada kecaman dari dunia Muslim dan rekomendasi PBB untuk menahan diri dari mendirikan Kedubesnya itu sampai sampai status hukumnya selesai.
DK PBB telah mengeluarkan banyak resolusi tentang penyelesaian Israel-Palestina. Selama bertahun-tahun, dunia Arab tetap berkomitmen pada Inisiatif Perdamaian Arab, yang pada awalnya disepakati pada KTT Beirut tahun 2002. Rencana tersebut telah dibentuk berdasarkan Resolusi 194 DK PBB.
MENLU RUSIA : AS MENGGUNAKAN SANKSI DAN TERORIS UNTUK MENGGULINGKAN SUATU PEMERINTAHAN
Menlu Rusia Sergei Lavrov mengatakan bahwa tidak ada negara yang harus mematuhi sanksi ekonomi Washington, bahkan sekutunya sekalipun.
"Tidak seorang pun, bahkan sekutu AS sekalipun yang tahan terhadap sanksi. (AS) Ini adalah sebuah kelompok yang benar-benar tidak punya rasa kemanusiaan (recklessly waved)," kata Lavrov dalam sebuah wawancara dengan saluran TV Rossiya 24 Jumat malam.
Menlu Rusia menjelaskan bahwa negara-negara yang menggunakan dolar dalam transaksi ekonomi mereka dengan negara-negara lain akan menjadi budak kepentingan geopolitik AS.
Lavrov menyarankan negara-negara Eropa untuk tidak membahayakan diri mereka sendiri jika mereka secara membabi buta mau mengikuti kebijakan AS tentang berbagai masalah internasional, seperti Organisasi Pelarangan Senjata Kimia, karena upaya untuk memaksakan norma-norma yang melanggar hukum internasional itu merusak.
Menlu Lavrov mengatakan situasi seperti itu dapat dengan mudah diprediksi (dianalisa). Lavrov merujuk pada krisis Libya di mana teroris digunakan untuk menggulingkan mantan presiden Muammar Gaddafi.
Dia menjelaskan bahwa "alih-alih menggunakan resolusi hukum DK PBB internasional yang melarang pasokan senjata ke Libya, mereka malah menggunakan aturannya sendiri bahwa tindakan apa pun yang membantu menggulingkan Muammar Gaddafi bisa dipakai untuk mencapai tujuan."
Ketika terorisme menyebar ke Mali, Prancis mulai meminta bantuan dalam memerangi para teroris di sana, dan hal yang sama terjadi di Irak dan Suriah.
KEMENLU RUSIA : KELOMPOK “WHITE HELMET” BERSAMA TERORIS SEDANG MENYIAPKAN “FALSE FLAG” SERANGAN KIMIA
Organisasi 'White helmet ' bersama dengan kelompok teroris telah menyiapkan provokasi baru dengan menggunakan senjata kimia di Suriah, kata Kemenlu Rusia.
“Setiap saat kita selalu ada konfirmasi baru tentang kegiatan kelompok Helm Putih … Menurut informasi yang ada, yang secara rutin diberikan pemerintah Suriah kepada PBB, kelompok Helm Putih, bersama-sama dengan para teroris, sedang mempersiapkan provokasi (false flag) serangan kimia baru di Suriah. Mereka jelas bertujuan mengacaukan proses perdamaian di negara itu, “kata Zakharova Jubir deplu Rusia.
Rusia kecewa atas keputusan Washington yang terus mengalokasikan dana ke kelompok "Helm Putih", Zakharova mengingat bahwa Rusia telah secara terbuka mengungkapkan bukti hubungan antara kelompok Helm Putih dengan teroris.
Sebelumnya, Gedung Putih mengumumkan bahwa Presiden AS Donald Trump telah menggelontorkan dana $ 4,5 juta dalam bentuk bantuan untuk organisasi Helm Putih diSuriah. (kelompok white helmet adalah kelompok mata-mata bentukan barat yg menyamar sebagai bantuan kemanusiaan)
Kelompok "Helm Putih", yang secara umum dikenal sebagai adalah organisasi non-pemerintah, yang dicurigai memiliki hubungan dengan kelompok Islam radikal.
Pada 22 Juli lalu, kelompok itu mengklaim bahwa Rusia telah melakukan serangan udara di sebuah pasar di provinsi Idlib , yang menyebabkan banyak korban di kalangan warga sipil.
Kemenhan Rusia merespons dengan merilis video yang membuktikan bahwa pasar itu masih beroperasi secara normal. Moskow dan Damaskus berulang kali menuduh Helm Putih melakukan provokasi yang melibatkan senjata kimia untuk membenarkan intervensi asing dan kehadiran pasukan asing di Suriah.
KHAWATIR SERANGAN BALASAN DARI IRAN, ISRAEL SIAGAKAN SELURUH PERTAHANAN UDARANYA
Pada 30 oktober kemarin, Komandan Angkatan Udara Israel Amikam Norkin menyatakan bahwa semua lapisan pertahanan rudal negaranya termasuk Arrows , Patriots jarak jauh, David's Sling jarak menengah, dan Iron Dome jarak pendek, "dalam keadaan siaga".
Menurut pejabat militer itu, kondisi kesiapan ini terkait dengan kekhawatiran umum bahwa Iran akan melancarkan serangan besar-besaran terhadap Israel.
Menurut Times of Israel, militer Israel percaya Teheran dapat saja berupaya membalas serangan Tel Aviv yang terus-menerus terhadap yang diduga proksi Iran di wilayah tersebut.
Norkin menyatakan bahwa serangan balasan dari Republik Islam Iran itu mungkin saja tidak hanya dengan rudal biasa, tetapi bisa juga rudal jelajah dan drone yang serupa dengan yang digunakan dalam serangan terhadap fasilitas Aramco Saudi pada bulan September lalu, yang diduga terkait dengan Iran.
“Tantangan pertahanan udara kini menjadi lebih rumit. bisa merupakan gabungan antara ancaman rudal dan roket sekarang bisa juga dengan serangan drone dan rudal jelajah, ”kata Norkin.
RUSIA DAN TURKI MULAI PATROLI BERSAMA DIPERBATASAN SURIAH-TURKI
Jum'at hari ini, Pasukan Turki dan Rusia memulai patroli darat bersama untuk pertama kali di timur laut Suriah, yang dilakukan berdasarkan kesepakatan antara kedua negara untuk memaksa para pejuang Kurdi untuk menyingkir dari apa yang disebut "zona aman" di sisi perbatasan Suriah.
Turki dan sekutunya Pemberontak Suriah melancarkan serangan lintas-perbatasan pada 9 Oktober terhadap Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG), dijuluki "teroris" oleh Turki, dan mengambil alih kendali perbatasan sepanjang 120 km (75 mil) dan 30km (19 mil) di sepanjang perbatasan.
Rusia mengatakan kepada Turki bahwa YPG telah meninggalkan jalur itu pada hari Rabu, seminggu setelah Ankara dan Moskow setuju untuk memindahkan para pejuang YPG dari daerah tersebut.
Kendaraan lapis baja Turki melaju melalui jalan-jalan desa melintasi perbatasan untuk bergabung dengan pasukan Rusia, menurut televisi Reuters yang direkam dari sisi perbatasan Turki.
Unit pasukan darat dan udara terlibat dalam patroli di daerah kota perbatasan Suriah, Darbasiya, Kementerian Pertahanan Turki mengatakan di Twitter .
Patroli bersama itu akan menempuh jarak sepanjang 110 km, dimana polisi militer Rusia mengerahkan sembilan kendaraan militer, dimulai di Darbasiya dan melakukan perjalanan ke barat di sepanjang perbatasan, kata kemenhan Rusia.
AS AKAN BERI SANKSI KEPADA SPANYOL KARENA MEMBERI BANTUAN KE VENEZUELA
Departemen Keuangan AS sedang mempertimbangkan pemberian sanksi terhadap Bank Sentral Spanyol dan entitas lain yang berkaitan dengan aliran dana ke pemerintah Venezuela, beberapa sumber yang mengetahui masalah ini mengatakan kepada Bloomberg.
Menurut outlet berita tersebut, sanksi baru tidak akan diumumkan sebelum pemilihan umum Spanyol pada 10 November. Sumber Bloomberg itu tidak memberikan rincian tambahan tentang langkah-langkah tersebut, kecuali bahwa pejabat Spanyol telah diperingatkan tentang kemungkinan pembatasan itu.
Bloomberg berspekulasi bahwa ancaman sanksi dapat dimaksudkan sebagai "pesan" untuk memaksa Spanyol untuk mengubah kebijakannya di tengah keputusan Banco de Espana untuk terus melakukan bisnis dengan Caracas, yang memungkinkan pemerintah Venezuela untuk mentransfer dan menerima dana ditengah serangkaian sanksi AS terhadap sektor energi dan perbankan negara Venezuela.
KORUT KEMBALI LAKUKAN UJI COBA DUA BUAH RUDAL
Menurut Kepala Staf Gabungan Korea Selatan (JSC), dua benda tak dikenal telah ditembakkan ke arah laut pada hari ini Kamis. Korsel mencatat bahwa militernya memantau situasi ini dengan cermat.
Korsel mengatakan bahwa proyektil itu terbang dengan jarak 370 kilometer pada ketinggian 90 kilometer.
Jepang juga membahas insiden peluncuran itu, dan menyebut bahwa Jepang juga mengamati peluncuran rudal balistik oleh Korea Utara itu.
Utusan Rusia untuk Pyongyang Alexander Matsegora, mencatat bahwa pemimpin Korea Utara Kim Jong-un akan menepati janjinya untuk tidak menguji senjata nuklir dan rudal balistik antarbenua hingga akhir tahun ini.
Belum lama ini Korut juga menembakkan proyektil tidak dikenal lainnya dari kota pesisir Wonsan. Semua proyektil yang diluncurkan tahun ini mengikuti pola yang sama dan dipantau secara ketat oleh Jepang, Korea Selatan, dan AS.
Tapi pada saat yang sama Pyongyang menegaskan siap untuk melanjutkan pembicaraan dengan AS, yang bertujuan untuk denuklirisasi di Semenanjung Korea.
Awal bulan ini, Korut juka melakukan uji coba penembakan rudal balistik baru dari kapal selam, dan memperingatkan bahwa segala kemungkinan agresi terhadap Korea Utara akan didibalas.
KOMITE REFORMASI KONSTITUSI SURIAH AKAN MULAI BEKERJA
Fihak-fihak yang yang bersaing dalam perang di Suriah telah saling bertemu muka untuk pertama kalinya setelah hampir delapan setengah tahun perang, dalam upaya untuk mulai bekerja untuk membentuk Konstitusi yang baru.
Sebanyak 150 orang delegasi yang mewakili pemerintah, oposisi dan masyarakat sipil Suriah pada hari Rabu kemarin bertemu pada pertemuan komite konstitusi yang diadakan dikantor dewan PBB di Jenewa, Swiss.
Para anggota komite konstitusi yang pembentukannya memerlukan hampir dua tahun konsultasi itu ditugaskan untuk mereformasi Konstitusi sebelum nantinya diserahkan kepada rakyat Suriah lewat pemilu.
Utusan Khusus PBB untuk Suriah Geir Pedersen mengatakan bahwa reformasi Konstitusi adalah langkah pertama awal menuju menuju proses politik yang akan mengarah pada pemilu yang diawasi PBB di bawah resolusi PBB 2254. Namun, dia menekankan bahwa proses tersebut harus diprakarsai dan dilakukan sendiri oleh rakyat Suriah.
Amandemen 2012
Amandemen yang disahkan pada Februari 2012 oleh Presiden Bashar al-Assad dalam menanggapi kerusuhan sipil 2011, akan menjadi inti dari pekerjaan yang dilakukan para perancang undang-undang ini, yang merupakan sebuah komite yang beranggotakan 45 anggota.
Konstitusi saat ini (dianggap oposisi) membuat al-Assad dan Partai Baath-nya memiliki kekuatan yang hampir tidak tertandingi karena mengendalikan peradilan, tentara dan pasukan keamanan.
Pihak oposisi tidak bisa menerima amandemen 2012 dan sejak itu menyerukan dibentuk konstitusi baru.
"Konstitusi 2012 itu bagus di beberapa bagian, 70 persennya masih bisa diselamatkan," kata Yahya al-Aridi, kata juru bicara kelompok oposisi kepada Al Jazeera.
"Tetapi kami tidak dapat menerima jika Presiden mengendalikan tentara, majelis legislatif, pemerintahan negara, mencalonkan perdana menteri dan sebagainya."
Ketua bersama di pihak pemerintah, Ahmad Kuzbari, mengatakan delegasinya siap untuk meninjau konstitusi 2012, atau bahkan menyusun yang baru jika itu akan membawa perubahan positif bagi kehidupan warga Suriah.
Dalam pidato yang disambut positif oleh anggota oposisi, Kuzbari mengatakan pemerintah akan bertindak dengan tulus "tetapi kami akan bekerja untuk menjaga persatuan, integritas dan kedaulatan negara kami, bebas dari campur tangan asing."
Sementara Pemimpin oposisi Hadi al-Bahra mengatakan kelompoknya bertekad untuk bekerja sama dengan pemerintah untuk mendapatkan titik temu. "Pertemuan 150 orang hari ini memiliki pendapat yang berbeda tentang banyak masalah, ada yang sederhana, ada yang substantif," . "Namun, kita harus melupakan luka dan penderitaan kita dan mulai saling mendengarkan."
Rusia dan Iran adalah fihak yang dikubu pemerintah sementara Turki adalah , yang mendukung oposisi, ketiganya mengatakan bahwa mereka akan sepenuhnya mendukung komite konstitusi.
DPR AS SEPAKATI PEMBUNUHAN MASAL ORANG ARMENIA OLEH KESULTANAN OTTOMAN ADALAH GENOSIDA
Pemungutan suara di DPR AS telah memberikan kesimpulan yang mengakui bahwa pembunuhan massal terhadap orang-orang Armenia oleh Kesultanan Turki Ottoman selama Perang Dunia Satu sebagai genosida.
Masalah ini sangat sensitif dan muncul di tengah memburuknya hubungan AS-Turki. Calon presiden Joe Biden mengatakan voting itu akan menghormati sejarah para korban.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan voting DPR AS yang dilakukan tepat pada hari nasional Turki itu sebagai "tidak bernilai", ini adalah "penghinaan terbesar" bagi rakyat Turki.
Sebaliknya, Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan memuji langkah itu sebagai "langkah berani guna mencari keadilan dan kebenaran sejarah".
Ada kesepakatan umum bahwa ratusan ribu warga Armenia telah tewas ketika Turki Utsmaniyah mendeportasi mereka secara massal dari Anatolia timur ke padang pasir Suriah dan di tempat lainnya pada 1915-1916.
Mereka terbunuh atau mati karena kelaparan atau penyakit. Jumlah total orang Armenia yang tewas masih diperdebatkan.
Orang Armenia mengatakan ada 1,5 juta orang yang meninggal. Republik Turki memperkirakan totalnya adalah 300.000. Tapi menurut Asosiasi Ahli genosida Internasional (IAGS), jumlah korban tewas "lebih dari satu juta".
PM HARIRI MUNDUR, TAPI PENGUNJUK RASA DI LIBANON BELUM PUAS
Pengunjuk rasa diLibanon merayakan pengunduran diri Perdana Menteri Saad Hariri , namum sebagian besar menganggap ini baru kemenangan awal dalam pertempuran jangka panjang.
"Ini langkah pertama yang baik tetapi kami masih akan tetap di jalanan," Pierre Mouzannar, seorang pembuat film berusia 21 tahun mengatakan kepada Al Jazeera di Beirut tengah. "Hariri adalah bagian dari masalah tetapi dia belum meliputi semua masalah ... Saya kira tidak ada yang berpikir bahwa perjuangan kita sudah selesai."
Bagi parademonstran, berita pengunduran diri Hariri menjadi dorongan penting dalam gerakan unjuk rasa yang sduah berlangsung dua minggu, sebelumnya juga terjadi perkelahian jalanan yang dihasut oleh para pendukung Hizbullah dan partai Gerakan Amal.
Ratusan pria yang sebagian besar yang berkulit hitam memukuli pengunjuk rasa dan menghancurkan perkemahan pengunjuk rasa di Beirut tengah sebelum akhirnya ada pidato pengunduran diri Harisi di Televisi.
Di luar Beirut, ribuan orang juga turun ke jalan-jalan di Tripoli utara yang merupakan kota bekas kubu Gerakan Masa Depan Hariri, mereka merayakan berita pengunduran Hariri tersebut. Ratusan orang lainnya keluar rumah di kota-kota dan desa-desa di seluruh negeri, termasuk di Jal al-Dib, Zouk Mosbeh dan Jbeil di utara Beirut, dan Nabatieh dan Tirus di selatan ibukota.
MENLU RUSIA : TINDAKAN AS YANG MENGUASAI LADANG MINYAK SURIAH ADALAH SIKAP YANG AROGAN
Tindakan Sikap AS yang menempatkan pasukannya diladang minyak di Suriah adalh sikap arogan, kata Menlu Rusia Sergey Lavrov, dia menambahkan tidak jelas dari siapa instalasi perlu dilindungi itu.
Tindakan AS di Suriah itu melanggar hukum internasional, karena keberadaan mereka di negara itu "ilegal," Lavrov menegaskan ketika jumper pers bersama menlu Iran dan Turki di Jenewa, Swiss.
Pernyataan AS bahwa keberadaan pasukannya diperlukan untuk melindungi kekayaan minyak Suriah adalah sikap yang arogan. Faktanya adalah mereka melindungi diri mereka sendiri dari tentara Suriah.
Klaim Washington bahwa ladang minyak itu perlu perlindungan dari kelompok teroris ISIS hanyalah sebuah alasan untuk membatalkan penarikan pasukan AS dari Suriah, yang sebelumnya telah diumumkan oleh Donald Trump.
Pernyataan seperti itu tentu sangat membingungkan karena "pada bulan Maret lalu, AS telah mengumumkan bahwa ISIS telah dikalahkan, dihancurkan," kata Lavrov.
Lavrov bersama Menlu Turki Mevlut Cavusoglu, dan Menlu Iran Mohammad Javad Zarif bertemu untuk membahas peluncuran Komite Konstitusi Suriah yang akan berlangsung di Jenewa pada hari Rabu.
Masalah mendesak lainnya yang diagendakan adalah gencatan senjata di Suriah utara, yang yang dinegosiasikan oleh Rusia dan Turki di Sochi pekan lalu, tetapi dijadwalkan akan berakhir hari Selasa depan.
Menlu Turki Cavusoglu memperingatkan agar setiap unit Kurdi, yang dianggap Ankara sebagai teroris tetap berada di "zona aman" di perbatasan Turki-Suriah setelah gencatan senjata berakhir. Namun Turki mempercayai Moskow ketika Rusia mengatakan bahwa Kurdi telah meninggalkan daerah itu, sesuai kesepakatan.
KAPAL SELAM BERTENAGA NUKLIR TERBARU RUSIA LAKUKAN UJI COBA PELUNCURAN RUDAL
Kapal selam bertenaga nuklir Angkatan Laut Rusia yang terbaru 'Knyaz Vladimir,' telah berhasil melakukan uji coba penembakkan rudal balistik dari bawah .
Sebuah video yang diposting oleh Kemenhan Rusia pada hari Selasa menunjukkan kapal selam itu meluncurkan rudal balistik RSM-56 Bulava ('Mace') dari posisi kapal dibawah air.
Rudal itu diluncurkan dari laut Putih, dan berhasil mencapai sasarannya di Semenanjung Kamchatka di Timur Jauh Rusia.
Setelah bergabung dengan Angkatan Laut Rusia pada tahun 2017, kapal selam 'Knyaz Vladimir' adalah armada kapal selam baru kelas Borei yang telah ditingkatkan kemampuannya. Kapal itu saat ini sedang menjalani uji coba laut. Kapal selam ini diberi nama seorang pangeran Rusia abad ke-10 Vladimir the Great.
Pada bulan Agustus lalu , kapal selam kelas Borei lainnya, 'Yuri Dolgorukiy,' juga berhasil melakukan uji coba penembakan rudal Bulava.
Kita akan mengkaji sebuah Fenomena dahsyat akhirzaman yang sejak sekitar 1-2 dekade terakhir berkembang dan masih ada sampai sekarang, yaitu munculnya para pemecah belah agama.
Kita bilang fenomena dahsyat karena lewat ceramahnya yang disebarkan lewat medsos, mereka bisa menyeret jutaan orang kedalam resiko dosa besar oleh opini-opini tanpa dasar yang mereka bentuk untuk mengkafirkan aliran Islam lain.
Efek dahsyatnya adalah yang kita saksikan bersama, dimana ratusan ribu orang bisa terjerumus dalam perbuatan konyol, datang dari berbagai negara teriak Alluhuakbar tapi membunuhi muslim lain seperti yang terjadi diSuriah dan Iraq dengan dalih pendirian Khilafah. Inilah fitnah terbesar akhir zaman.
Secara khusus Allah mengancam para pemecah-belah agama ini, dalam surat Al An’am 6:159 Allah akan menghadapi mereka langsung nanti di akherat, sementara level dosanya bahkan diatas riba, karena Allah menyebut dosanya sama dengan dosa Syrik (mempersekutukan Allah), ancaman Allah itu ada dalam Ar-Rum 30 : 31-32).
“Sesungguhnya orang-orang yang memecah belah agama-Nya dan mereka menjadi bergolongan, tidak ada sedikitpun tanggung jawabmu (Muhammad) kepada mereka. Sesungguhnya urusan mereka hanyalah terserah kepada Allah, kemudian Allah akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka perbuat.” (Al An’am 6:159)
“dengan kembali bertaubat kepada-Nya dan bertakwalah kepada-Nya serta dirikanlah shalat dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah, yaitu orang-orang yang memecah-belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka.“ (Ar-Rum 30 : 31-32)
Pemecah-belah agama diakhirzaman ini bisa dipisahkan menjadi dua, ada dari fihak musuh Islam (Israel dan sekutunya), dan ada yang dari dalam Islam sendiri. Yang paling berbahaya justru yang berasal dari fihak yang mengaku Islam, karena mereka beroperasi sebagai penceramah yang langsung bisa menggiring umat, baik lewat ceramah offline maupun lewat media sosial.
Sebuah langkah yang fatal bisa dilakukan seseorang hanya karena fanatik buta kepada seorang penceramah, sementara sang penceramah sendiri tidak mau tahu ancaman Allah itu.
Mereka menggiring seakan membela agama padahal sedang mengajak untuk memecah belah agama.
Mereka merasa paling benar aqidahnya dan kelompok lain adalah salah, padahal urusan pengadilan aqidah adalah mutlak urusan Allah. Mereka tidak sadar bahwa kitapun juga yang akan dihakimi, dan mereka tidak sadar sedang mengangkangi hak Allah.
Jangankan menghakimi aqidah muslim lain, mencela umat agama lain yang sudah jelas sesat saja kita dilarang :
“Dan janganlah kamu memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan. Demikianlah Kami jadikan setiap umat menganggap baik pekerjaan mereka. Kemudian kepada Tuhan merekalah kembali mereka, lalu Dia memberitakan kepada mereka apa yang dahulu mereka kerjakan.” (Al An’am 108)
Adakah ayat/ hadits dimana Allah menjanjikan pahala atas perilaku mereka itu?
Gambar Besarnya
Dua sekte Islam terbesar didunia Suni dan Shiah menjadi obyek empuk bagi para pemecah belah agama ini. Begitu dahsyatnya fenomena akhirzaman ini bahkan tidak disadari telah membunuh jutaan orang paling tidak di tiga negara muslim Iraq, Yaman dan Suriah, dan jutaan orang harus mengungsi keluar negeri.
Akar permasalahannya sendiri sebenarnya bukan sekedar bersumber dari perbedaan mazhab Shiah – Suni, tapi hanya bisa dijelaskan dalam visi akhir zaman. Jika anda belum tahu hal ini silahkan baca artikel kita Perseteruan Arab Saudi Vs Iran dalam visi akhir zaman. Anda harus membaca artikel itu jika tidak mau gagal faham,
Di diakar rumput sendiri, dinegara yang punya populasi besar kedua mazhab itu justru benturan yang terjadi sangat minim, korban terbesar justru akibat dibentuknya kelompok kelompok militan yang dikompori oleh para penyeru penebar perpecahan Islam, dan didanai oleh negara teluk guna menuruti agenda AS (Israel) yaitu menghancurkan para penentangnya, tidak peduli apakah pemimpin itu beraliran Shiah atau Suni, karena sebenarnya Israel menganggp kedua aliran tebesar Islam itu adalah musuhnya.
Contoh negara Timteng yang pemimpinnya Suni yang menentang AS (Israel) dan diturunkan paksa oleh AS(Israel) adalah Qadafi diLibya.
Peta Shiah-Suni Di Suriah
Kita akan mengambil contoh kasus diSuriah, karena fitnah adu domba Shiah – Suni itu paling dahsyat terjadi di Suriah sejak awal perang 2011. Juga karena disanalah terjadi korban terbesar atas propaganda adu domba Shiah-Suni yang dilakukan para pemecah belah agama ini. Mereka telah berkontribusi dalam membuat 1,6 juta orang meninggal di Suriah dan 6 juta penduduk Suriah harus mengungsi sejak 2011.
Sebelum perang Suriah, poluasi warga Suriah berkisar 22 juta jiwa, dimana 71% adalah umat Muslim. Sekte suni menempati 60% dan sekte Shiah menempati 11% dari seluruh populasi penduduk Suriah. Sementara sisanya 29% lain beragama Kristen, Druze dan agama lain. Dari seluruh populasi muslim, 80% muslim Suriah beraliran Suni, 20% beraliran Shiah.
Sebelum perang meletus 2011, jumlah tentara Suriah adalah sekitar 350.000 tentara aktif, dan sekitar 250.000 tentara cadangan.
Didalam militer Suriah sendiri sebaran muslim shiah dan suni tidak jauh berbeda dengan peta populasi penduduk Suriah, Tentara yang mazhab suni menempati 70% (245.000 orang) dan dan tentara Suriah yang beraliran shiah menempati 12% (42.000 orang) dari seluruh tentara Suriah, sementara sisanya dari agama lain.
Tapi luar biasanya, saat dimulai perang pada 2011, AS sendiri memperkirakan tentara yang bisa dibujuk untuk membelot dalam kelompok pemberontak FSA hanya sekitar 10.000. Bahkan banyak informasi yang menyebut FSA itu sebenarnya tidak ada yang ada adalah kelompok Al Qaeda dan kelompok-kelompok afiliasinya.
Nah, dari fakta sebaran shiah dan Suni dalam tubuh tentara Suriah itu, secara logika saja, jika perang Suriah adalah dipicu perbedaan mazhab atau karena Assad adalah diktator, maka jika hanya mau mengguling Bashar Al Assad, harusnya dengan gampang dilakukan sendiri oleh tentara Suriah yang 70% bermazhab Suni itu.
Itulah kenapa dengan logika sederhana saja, maka proyek AS (Israel) untuk menurunkan Assad itu harus didatangkan ratusan ribu militan dari seluruh dunia keSuriah dengan iming-iming pendirian Khilafah, dimana selama 5 tahun pertama saja (2016) AS telah menggelontorkan dana sebesar $275M untuk mendanai dan mempersenjatai mereka. Tapi AS menipu kita bahwa kedatangannya keSuriah adalah untuk membasmi ISIS.
Fakta lain adalah, Suriah sendiri adalah negeri yang bisa menerima situasi multi etnis dan multi agama.
Kasus Suriah ini tidak hanya sekte Shiah yang dipropagandakan hitam, secara aneh Bashar Al Assad juga diisukan sebagai penguasa zalim, dan membantai umat Suni, faktanya bahwa Assad dicintai rakyatnya dipelintir bahwa mereka mengkultuskan Assad.
Para penyeru pemecah-bebal agama tidak tahu atau tidak mau tahu angka2 statistik diatas, mereka tidak berfikir bahwa tentara Suriah yang berjihad melawan teroris dibawah pemerintahan Assad itu 70% adalah muslim suni. Artinya, rakyat Suriah yang beraliran Suni saja tidak memandang Assad seburuk itu, lalu atas dasar fakta mana para pemecah-belah umat itu.
Sekte Suni dan Shiah hidup berdampingan secara damai selama berabad abad, Bahkan Istri Assad sendiri adalah muslim suni yang lahir dari orang tua suni, ini info dari seorang teman analis diSuriah, tapi jika anda tidak percaya, biar fair sengaja kita pilihkan sumber lain.
Situasi Umat Shiah – Suni Dibeberapa negara lain
Dinegara – negara muslim lainpun, hubungan diakar rumput antar Muslim Suni dan Shiah sebenarnya tidak seperti yang digambarkan oleh para pemecah agama.
Muslim Shia dan Suni dinegara-negara seperti Iraq, Bahrain, Quwait, Lebanon, Oman, Pakistan, India dsb, bisa sholat dalam satu jamaah. Bahkan tentara Iraq dan Suriah yang berbeda aliran itupun biasa Sholat berjamaah dan berjuang bersama. Fakta yang sama bisa kita lihat dinegara minoritas muslim seperti Brazil,
Dalam arti sederhana pemecah-belah agama adalah orang mengadu domba antar kelompok atau golongan, tapi makna yang lain adalah orang yang mengklaim bahwa golongannnya adalah paling benar dan yang lain sesat, tapi efeknya sama saja, yaitu membenturkan antar golongan.
Beberapa Hadist Sahih menyebut bahwa Umat Nabi Muhammad akan terpecah dalam 73 golongan, dan yang masuk sorga hanya 1 golongan, golongan itu disebut sebagai al-Jamaah.
Lalu siapakah yang dimaksud golongan al Jamaah yang masuk surga itu? apakah cukup dengan mengklaim dirinya sebagai Shiah atau sebagai Suni atau sebagai Ahlus sunah waljamaah?
Tidak terlalu sulit menjawab itu, makna pertama, 1 golongan itu adalah orang-orang yang benar benar menjadi pengikut Nabi, yaitu yang memegang teguh Quran dan mengikuti sunah Nabi.
Makna kedua adalah bahwa 1 golongan yang dimaksud adalah orang-orang yang tidak mengklaim dirinya adalah golongan yang paling benar. Karena begitu seseorang mengklaim hanya alirannya yang masuk surga dan yang lain sesat, maka dia telah memecah persatuan Islam, dia telah memecah-belah agama, dia telah mengabaikan larangan Allah dalam surat Al-An’am 6:159.
Intinya adalah, yang dimaksud 1 golongan yang paling benar itu adalah orang yang tidak mengklaim bahwa dirinya adalah salah satu dari 73 golongan itu, tapi mengaku sebagai umat Islam yang taat Allah dan Rosulnya dan menjunjung persatuan umat.
Bagaimana bisa kita bisa mengklaim diri kita paling benar atau sebagai Aswaja jika tidak taat kepada Quran dan Sunah?
Kita semua hanya bisa berupaya untuk ta’at kepada Allah dan Rosulnya, tidak ada seorangpun yang bisa memastikan bahwa hanya dirinya yang pasti akan masuk surga.
Bukan Fenomena Baru
Orang-orang munafik yang pemecah belah agama itu bukan fenomena baru, bahkan sudah ada sejak Nabi masih hidup, seperti diabadikan dalam Surat Al Munafiqun 63:1-8 . at Taubah 101, al A’raf 7:175-176, al-Jaatsiyah 45:23, dsb.
Dulu juga banyak orang-orang disekitar Nabi yang didepan Nabi berpura-pura seakan membela agama, tapi sebenarnya menyembunyikan kepentingan dunia, begitu pandainya mereka bersandiwara bahkan Nabipun sampai tidak tahu niat mereka yang sebenarnya :
” Di antara orang-orang Arab Badwi yang di sekelilingmu[657] itu, ada orang-orang munafik; dan (juga) di antara penduduk Madinah. Mereka keterlaluan dalam kemunafikannya. Kamu (Muhammad) tidak mengetahui mereka, Kamilah (Allah) yang mengetahui mereka. Nanti mereka akan Kami siksa dua kali kemudian mereka akan dikembalikan kepada azab yang besar. ” (QS.At Taubah 101)
Allah SWT juga telah memperingatkan akan munculnya orang–orang berilmu tapi meninggalkan Ayat-ayat Allah, mereka terkalahkan dan terbeli oleh nafsu dunia :
” Dan bacakanlah kepada mereka (orang berilmu) yang telah Kami berikan kepadanya ayat-ayat Kami , kemudian dia melepaskan diri dari ayat-ayat itu, lalu dia diikuti oleh syaitan, maka jadilah dia termasuk orang-orang yang sesat.Dan jika Kami menghendaki, sesungguhnya Kami tinggikan (derajat)nya dengan ayat-ayat itu, tetapi dia cenderung kepada dunia dan menurutkan hawa nafsunya yang rendah, maka perumpamaannya seperti anjing jika kamu menghalaunya diulurkannya lidahnya dan jika kamu membiarkannya dia mengulurkan lidahnya (juga). Demikian itulah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka Ceritakanlah kisah-kisah itu agar mereka berfikir.” (QS. Al A’raf 7:175-176)
Ayat lain juga mengisyaratkan serupa, orang berilmu tapi karena nafsu dunianya Allah menjadikannya buta dan tuli :
” Maka tidakkah engkau memperhatikan orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya, dan Allâh membiarkannya dengan ilmu-Nya, dan Allâh telah mengunci mati pendengaran dan hatinya serta menutup penglihatannya? ” (QS. Al-Jaatsiyah 45:23).
Fenomena ini tentu membingungkan siapapun yang masih berfikiran sehat, mereka menyebut dirinya Ustad tapi dengan gigih memecah belah agama. luar biasanya, mereka sama sekali tidak peduli ancaman Allah yang sangat dahsyat itu.
Sebuah Kesombongan Besar
Menghakimi aqidah seseorang adalah sesuatu yang tidak pantas dilakukan oleh seorang mahkluk, karena itu adalah mutlak hak Allah. Setiap muslim akan bertanggung jawab sendiri-sendiri dihadapan Allah, bukan dihadapan manusia. Artinya seorang mahkluk tidak pantas mengangkangi hak Allah.
Jangankan mencari-cari kejelekan sekte lain, menjelekkan agama lain saja Allah melarang :
Dan janganlah kamu memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan. Demikianlah Kami jadikan setiap umat menganggap baik pekerjaan mereka. Kemudian kepada Tuhan merekalah kembali mereka, lalu Dia memberitakan (QS Al An’am :108)
Tidak ada seorangpun yang bisa memastikan bahwa hanya dirinya yang pasti masuk surga dan yang lain sesat, itu adalah sebuah kesombongan besar yang tanpa dasar.
Kita sendiri saja tidak bisa memastikan bahwa kita pasti akan masuk surga, bagaimana bisa memastikan orang lain pasti tidak masuk sorga?
Anak kecilpun tahu, tidak akan masuk surga orang yang ada kesombngan sebiji sawipun.
Ancaman Allah Bagi Para Pemecah-belah Agama
Dalam Surat Qur’an surat Al-An’am :159, tidak tanggung-tanggung Allah mengancam Dia sendiri yang nanti diakherat akan berurusan langsung dengan para pemecah-belah agama :
“Sesungguhnya orang-orang yang memecah-belah agamanya dan mereka menjadi beberapa golongan, tidak ada sedikitpun tanggung jawabmu (Muhammad) terhadap mereka. Sesungguhnya urusan mereka hanyalah kepada Allah, kemudian Allah akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka perbuat” (QS. Al-An’am ; 159)
Dalam surat Ar-Rum 30 : 31-32, juga tidak tanggung-tanggung Allah memasukkan para pemecah-belah agama kedalam golongan orang yang menyekutukan Allah (Syrik) :
“Dan janganlah kamu termasuk orang yang menyekutukan Allah (sirik) yaitu orang-orang yang memecah-belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka” (Ar-Rum 30 : 31-32)
Para pemecah-belah agama itu juga diancam Allah dengan siksa yang sangat berat :
Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang bercerai-berai dan berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka. Mereka itulah orang-orang yang mendapat siksa yang berat, (QS Ali Imran 105)
Banyak hadits juga menyatakan hal serupa, orang yang suka mengkafirkan orang lain adalah yang lebih pantas disebut musryik :
“Sesungguhnya yang paling aku khawatirkan atas kamu adalah seseorang yang telah membaca Al-Qur’ân, sehingga ketika telah tampak kebagusannya terhadap al-Qur’ân dan dia menjadi pembela Islam, dia kemudian lepas dari al-Qur’an, membuangnya di belakang punggungnya, dan menyerang tetangganya dengan pedang dan menuduhnya musyrik”. Aku (Hudzaifah) bertanya, “Wahai nabi Allâh, siapakah yang lebih pantas disebut musyrik, penuduh atau yang dituduh?”. Beliau menjawab, “Penuduhnya”. (HR. Bukhâri).
Kesimpulan
Kita sering menyerukan persatuan Islam dan anti kepada para pemecah belah agama, karena dalam beberapa Ayat Quran seperti Surat Al An’am :153 , Ali Imran:103, An-Nisa 59 dsb, Allah menyuruh agar umat Islam bersatu dan tidak bercerai berai. Dan diatas , kita telah membaca ancaman Allah yang tidak main-main kepada para pemecah agama.
Tidak ada keuntungan secuilpun yang kita dapat dengan perpecahan Islam kecuali lemahnya kekuatan umat dan ancaman dosa besar, jadi hanya muslim bodoh yang mau melakukan itu.
Dan ketika ditanya malaikat kubur atau ditanya Allah nanti pada hari pembalasan, Apa agamamu ?, pasti tidak ada yang berani menjawab agama saya adalah Islam Suni atau Islam Shiah. Mari kita biasakan menjawab agama kita Islam.
“Sesungguhnya orang-orang yang memecah-belah agamanya dan mereka menjadi beberapa golongan, tidak ada sedikitpun tanggung jawabmu (Muhammad) terhadap mereka. Sesungguhnya urusan mereka hanyalah kepada Allah, kemudian Allah akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka perbuat” (QS. Al-An’am ; 159)
“Dan janganlah kamu termasuk orang yang menyekutukan Allah (sirik) yaitu orang-orang yang memecah-belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka” (Ar-Rum 30 : 31-32)
Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang bercerai-berai dan berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka. Mereka itulah orang-orang yang mendapat siksa yang berat, (QS Ali Imran 105)
Dan bacakanlah kepada mereka yang telah Kami berikan kepadanya ayat-ayat Kami (para ulama), kemudian dia melepaskan diri dari ayat-ayat itu, lalu dia diikuti oleh syaitan, maka jadilah dia termasuk orang-orang yang sesat.Dan jika Kami menghendaki, sesungguhnya Kami tinggikan (derajat)nya dengan ayat-ayat itu, tetapi dia cenderung kepada dunia dan menurutkan hawa nafsunya yang rendah, maka perumpamaannya seperti anjing jika kamu menghalaunya diulurkannya lidahnya dan jika kamu membiarkannya dia mengulurkan lidahnya (juga). Demikian itulah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka Ceritakanlah kisah-kisah itu agar mereka berfikir. (QS. Al A’raf 7:175-176)
Barangsiapa menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan (balasan) penuh atas pekerjaan mereka di dunia (dengan sempurna) dan mereka di dunia tidak akan dirugikan.Itulah orang-orang yang tidak memperoleh (sesuatu) di akhirat kecuali neraka, dan sia-sialah di sana apa yang telah mereka usahakan (di dunia) dan terhapuslah apa yang telah mereka kerjakan. (QS.Al Hud 11:15-16)
Jikalau Tuhanmu menghendaki, tentu Dia akan menjadikan manusia dalam satu umat, tetapi mereka senantiasa berselisih pendapat, kecuali orang-orang yang diberi rahmat oleh Tuhanmu. Dan untuk itulah Allah menciptakan mereka. Kalimat Tuhanmu (keputusan-Nya) telah ditetapkan: sesungguhnya Aku akan memenuhi neraka Jahannam dengan jin dan manusia (yang durhaka) semuanya. (QS. Al Huud 118-119)
“Dan sungguh, inilah jalan-Ku yang lurus. Maka ikutilah! Jangan kamu ikuti jalan-jalan yang akan mencerai-beraikan kamu dari jalan-Nya. Demikianlah Dia memerintahkan kepadamu agar kamu bertakwa” (QS. Al anam:153)
“Dan berpegang teguhlah kalian pada tali Allah dan jangan berpecah belah” (Ali imron:103)
Amat buruklah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan kepada diri mereka sendirilah mereka berbuat zhalim. (QS . Al A’raf 7:177)
Maka tidakkah engkau memperhatikan orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya, dan Allâh membiarkannya dengan ilmu-Nya, dan Allâh telah mengunci mati pendengaran dan hatinya serta menutup penglihatannya? (QS. Al-Jaatsiyah 45:23).
Terangkanlah kepadaku tentang orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya. Maka apakah kamu dapat menjadi pemelihara atasnya? Apakah kamu mengira bahwa kebanyakan dari mereka itu mendengar atau memahami? Mereka itu tidak lain hanyalah seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat jalannya (QS. Al-Furqan 25:43-44)
Maka jika mereka tidak menjawab (tantanganmu), ketahuilah mereka hanyalah mengikuti hawa nafsunya, dan siapakah yang lebih sesat daripada orang yang mengikuti hawa nafsunya tanpa mendapakan petunjuk dari Allâh sedikitpun? Sesungguhnya Allâh tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zhalim (QS. Al-Qashash/28:50).
Terangkanlah kepadaku tentang orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya. Maka apakah kamu dapat menjadi pemelihara atasnya? Apakah kamu mengira bahwa kebanyakan mereka itu mendengar atau memahami? Mereka itu tidak lain hanyalah seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat jalannya (QS. Al-Furqan/25:43-44)
Hadist Tentang Pemecah-Belah Agama
“Sesungguhnya Allah meridhoi kamu tiga perkara dan membenci kamu tiga perkara ; Dia meridhoi kamu apabila kamu beribadah kepada-Nya dan tidak menyekutukan sesuatu kepada-Nya, dan apabila kamu berpegang teguh kepada tali Allah semua dan kamu tidak berpecah-belah” [HR Muslim : 3236]
Muslim adalah saudara bagi muslim yang lain, dia tidak boleh menzhaliminya, membiarkannya (dalam kesusahan), dan merendahkannya. Takwa itu di sini, beliau menunjuk dadanya tiga kali, cukuplah keburukan bagi seseorang, jika dia merendahkan saudaranya seorang muslim. Setiap orang muslim terhadap muslim yang lain haram: darahnya, hartanya, dan kehormatannya. (HR Muslim no. 2564; dan lainnya dari Abu Hurairah).
Telah menceritakan kepadaku Abu Bakar bin Nafi’ dan (Muhammad bin Basyar, Ibnu Nafi’ berkata; telah menceritakan kepada kami Ghundar, dan Ibnu Basyar berkata; telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ja’far telah menceritakan kepada kami Syu’bah dari Ziyad bin ‘Ilaqah dia berkata; saya mendengar ‘Arfajah berkata,
“Saya mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Suatu saat nanti akan terjadi bencana dan kekacauan, maka siapa saja yang hendak memecah belah persatuan ummat ini penggallah dengan pedangmu, siapa pun orangnya.”
Dan telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Khirasy telah menceritakan kepada kami Habban telah menceritakan kepada kami Abu ‘Awanah. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepadaku Al Qasim bin Zakaria telah menceritakan kepada kami Ubaidullah bin Musa dari Syaiban. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepadaku [Ishaq bin Ibrahim] telah mengabarkan kepada kami [Al Mush’ab bin Al Miqdam Al Khats’ami] telah menceritakan kepada kami [Isra’il] (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepadaku [Hajjaj] telah menceritakan kepada kami [‘Arim bin Fadhl] telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Zaid] telah menceritakan kepada kami [‘Abdullah bin Al Mukhtar] dan seorang laki-laki, mereka semua dari [Ziyad bin ‘Ilaqah] dari [‘Arfajah] dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam seperti hadits di atas, namun dalam hadits mereka disebutkan, “Maka bunuhlah ia.” . (HR.Muslim.3442)
Dan telah menceritakan kepadaku Utsman bin Abu Syaibah telah menceritakan kepada kami Yunus bin Abu Ya’fur dari ayahnya dari ‘Arfajah dia berkata,
“Saya mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Bila datang kepadamu seseorang yang hendak mematahkan tongkatmu (memecah belah jama’ah) atau memecah belah persatuan kalian, maka bunuhlah dia.”(HR.Muslim.3443)
Artinya: Dari Huzhaifah bin Al-Yaman berkata:” manusia biasanya bertanya kepada Rasulullah SAW tentang kebaikan, sedang aku bertanya kepada beliau tentang kejahatan, karena khawatir akan mengenaiku”. Saya berkata: “Wahai Rasulullah SAW apakah kami dahulu dimasa Jahiliyah dan penuh kejahatan, kemudian Allah mendatangkan dengan kebaikan ini (Islam). Apakah setelah kebaikan ini adalagi keburukan”. Rasul SAW menjawab:”Ya”. Apakah setelah keburukan itu ada kebaikan”. Rasul SAW menjawab:”Ya, tetapi ada pencemarnya”. “Apa pencemarnya?”. Rasul menjawab:” Kaum yang mengambil hidayah dengan hidayah yang bukan dariku, engkau kenali dan engkau ingkari ”. Saya berkata:” Apakah setelah kebaikan itu ada keburukan?”. Rasul SAW menjawab:” Ya, para penyeru ke neraka jahanam, barangsiapa yang menyambut mereka ke neraka maka mereka melamparkannya ke dalam neraka”. Saya berkata:” Ya Rasulullah SAW, terangkan ciri mereka pada kami?”. Rasul SAW menjawab:” (kulit) mereka sama dengan kulit kita, berbicara sesuai bahasa kita”. Saya berkata:” Apa yang engkau perintahkan padaku jika aku menjumpai hal itu?” Rasul SAW bersabda:” Perpegang dengan jamaah muslimin dan imamnya”. Saya berkata:” Jika tidak ada pada mereka jamaah dan imam?” Rasul menjawab:” tinggalkan semua firqah (kelompok) itu, walaupun engkau harus menggigit akar pohon sampai menjumpai kematian dan engkau tetap dalam kondisi tersebut” (HR Bukhari dan Muslim)
“Tidak akan masuk surga seseorang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan sebesar biji sawi.” Ada seseorang yang bertanya, “Bagaimana dengan seorang yang suka memakai baju dan sandal yang bagus?” Beliau menjawab, “Sesungguhnya Allah itu indah dan menyukai keindahan. Sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain“ (HR. Muslim).
Perebutan gunung emas disungai Eufrat nampaknya masih akan terus berlanjut, paling tidak ada 4 fihak yang secara hukum tidak berhak tapi pernah memperebutkan menguasai atau mendapat keuntungan dari ladang-ladang minyak Suriah ditimur sungai Eufrat itu, yaitu ISIS yang diselundupkan ke Turki, Kurdi YPG, dan AS.
Pada tahun 2015, Rusia merilis video bagaimana minyak-minyak Suriah yang dijarah ISIS itu memasuki perbatasan Turki. Bahkan sebuah dokumen dari Wikileaks meengungkap putra angkat Erdogan sendiri disebut terlibat dalam jual beli minyak ilegal itu.
Sekarang ladang-ladang minyak dan sumur-sumur LNG Suriah itu secara arogan dikuasai dan dijarah oleh AS.
Binatang yang bisa berbicara itu tidak hanya disitu kebuasannya, sejak perang 2011, Suriah yang tidak pernah melakukan intervensi ataupun agresi kenegara lain itu, juga dikenakan sanksi ekonomi yang luara biasa oleh AS, termasuk larangan bagi fihak manapun untuk mengekspor minyak dan LNGnya, dan barang lain termasuk obat-obatan ke Suriah.
Suriah adalah termasuk sedikit dari negara muslim yang berdiri tegak tidak mau tunduk kepada Israel, penggantian paksa Bashar al Assad adalah alasan sebenarnya kenapa Suriah diacak-acak dengan mendatangkan ratusan ribu militan asing dengan iming-iming pendirian Khilafah Islam.
Keberadaan AS adalah untuk mengawal operasi para militan itu, meski AS memelintirnya sebagai datang keSuriah untuk menghancurkan teroris. Ada agenda besar Israel dengan menggunakan tangan kanannya AS di Suriah dan Iraq.
Fenomena yang disebut Hadist akan munculnya Binatang yang bisa berbicara yang hanya membolehkan berdagang bagi fihak-fihak yang telah diberi Cap itu sekarang sekarang sama-sama kita saksikan ada didepan kita. Silahkan baca juga kajian kita soal ini.
Jubir Kemenhan Rusia, Igor Konashenkov,Dalam sebuah pernyataan, mencatat bahwa tujuan AS yang disebut sebagai untuk melindungi ladang minyak Suriah dari para militant ISIS adalah jauh dari kebenaran.
“Apa yang dilakukan Washington sekarang, yang menguasai ladang minyak di Suriah Timur dengan senjata, secara sederhana adalah sebuah banditisme negara internasional,” katanya,
Dia menambahkan bahwa cadangan minyak Suriah dan sumber daya mineral lainnya itu hanyalah milik oleh Republik Arab Suriah, bukan haknya teroris ISIS atau “pelindung ISIS seperti Amerika itu”.
Mengutip data intelijen Kemenhan Rusia yang diperoleh melalui satelit pengawasan, baik sebelum dan sesudah ISIS menurut versi AS telah dikalahan di utara Eufrat, minyak Suriah secara aktif telah diekstraksi dan diselundupkan ke negara lain, dengan dikawal oleh tentara AS.
Minyak itu diselundupkan dalam konvoi truk tangki, dijaga oleh prajurit AS dan tentara bayaran dari kontraktor tentara bayaran (PMC), kata jurubicara kemenhan Rusia itu.
“Sementara itu, Washington juga memberlakukan sanksi kepada pengiriman hidrokarbon (LNG) ke Suriah, yang mencakup tidak hanya bagi perusahaan AS, tetapi juga terhadap semua fihak,” kata pernyataan itu.
Meskipun demikian, ekstraksi (penyulingan) minyak yang sedang dilakukan itu menggunakan peralatan yang disediakan oleh “perusahaan-perusahaan AS terkemuka”, kata Konashenkov.
Dalam kasus serangan terhadap konvoi (yang pernah dilakukan Rusia), saat itu militer AS segera mengerahkan pasukan operasi khusus dan angkatan udaranya untuk melindungi konvoi itu, tambahnya.
Menurut pernyataan itu, ekstraksi minyak diSuriah itu dilakukan oleh perusahaan minyak yang diatur oleh AS, yang dibentuk di bawah penguasaan apa yang mereka sebut “pemerintahan Otonomi Suriah Timur”.
Keuntungan dari penyelundupan minyak itu mengalir ke perusahaan perantara, kemudian mengalir ke agen intelijen AS dan juga ke rekening bank PMC (kontraktor tentara bayaran), katanya.
“Jika dihitung satu barel minyak Suriah berharga $38, pendapatan bulanan dari ‘perusahaan swasta’ dan badan intelijen AS itu adalah lebih dari $30 juta”.
“Atas aliran uang tunai yang konstan dan bebas dari kontrol negara dan pajak itu, Pentagon dan Perusahaan minyak Langley tentu saja akan siap untuk mempertahankan sumur minyak Suriah dari ‘sel ISIS tersembunyi’ tanpa batas waktu.” Sindir pernyataan Kemenhan Rusia itu.
Sebuah video amatir yang baru direkam kemarin di Suriah timur laut menunjukkan konvoi puluhan Truk tanki berisi minyak jarahan yang dikawal kendaraan militer AS didepan dan belakang konvoi,
Rusia tunjukkan Bukti Foto Aerial
Pada hari Sabtu 26/10/19, Kemenhan Rusia merilis gambar udara dari apa yang dikatakannya sebagai bukti nyata minyak mentah Suriah diselundupkan secara besar-besaran keluar negara itu, dengan perlindungan ketat pasukan AS.”
Pernyataan AS Penuh Tipu Daya
Pada 9 Oktober lalu, Turki mengumumkan operasi ‘Peace Spring’ yang bertujuan untuk mengusir milisi Kurdi dan militant ISIS yang tersisa dari perbatasan. Pada 13 Oktober, Menteri Pertahanan AS Mark T. Esper mengatakan AS akan menarik semua pasukannya yang berjumlah 1.000 orang dari timur laut Suriah.
Tapi pada 25 Oktober, Esper mengatakan AS hanay akan mengurangi pasukannya di Suriah, dengan alasan hawatir militant ISIS akan merebut kembali ladang minyak Suriah itu.
Yang diKatakan Eser itu bertentangan dengan pernyataan Trump, yang awal tahun lalu mengumumkan bahwa ISIS telah 100 persen dikalahkan.
AS akan mempertahankan keberadaan pasukannya Suriah untuk menghindari ISIS mendapat keuntungan dari ladang minyak Suriah, dan karena kami saat ini sedang melakukan reposisi untuk fase selanjutnya dalam rangka mengalahkan ISIS, ” kata menhan AS Mark T. Esper.