
Kepala Angk. Bersenjata Myanmar disambut petinggi Pertahanan Israel , 2015
Ketenangan bahkan terkesan ketidak pedulian Pemimpin Myanmar Aung san suu kyi yang tidak berhenti melakukan pelanggaran kemanusiaan berat meski menghadapi kecaman dan kutukan dari dunia Internasional mulai terjawab. Selama era Junta militer sampai saat ini ternyata Myanmar ada hubungan dan dukungan kuat Israel dibelakangnya. Israel adalah pensuplai senjata Myanmar sejak puluhan tahun lalu. Artinya sejak sanksi ekonomi yang dijatuhkan AS sejak 1997-2016 itu ternyata tidak berlaku bagi Israel.
[ads_dropcap]P[/ads_dropcap]ada bulan September 2015 dua bulan sebelum pemilu pertama negara tersebut dalam 25 tahun, salah satu Komandan junta militer Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing yang sekarang adalah kepala angkatan bersenjata mengunjungi Israel untuk membeli senjata dari produsen militer Israel , Tulis portal berita Israel Haaretz. Delegasinya bertemu dengan Presiden Israel Reuven Rivlin dan pejabat militer lainnya termasuk kepala staf Angkatan bersenjata. Min Aung Hlaing juga mengunjungi pangkalan militer dan kontraktor senjata “Elbit Systems” dan “Elta Systems”.
Israel terus menjual senjata ke Myanmar dan tidak akan menghentikannya meski ribuan pengungsi Rohingya melarikan diri dari tindakan keras militer di negara bagian Rakhine, dunia internasional mengutuk keganasan rezim aung san suu kyi.
Senjata terakhir yang dijual ke Myanmar mencakup lebih dari 100 tank, senjata dan kapal yang digunakan untuk pratoli perbatasan negara tersebut, demikian dikatakan kelompok hak asasi manusia dan pejabat Burma (Myanmar).
Pabrik senjata Israel seperti “TAR Ideal concept” juga terlibat dalam pelatihan pasukan khusus Burma yang saat ini berada di negara bagian Rakhine di mana sebagian besar kekerasan telah terjadi. Gambar yang sebelumnya diposting di situs web pabrik senjata tersebut menunjukkan ketika stafnya sedang member instruksi kepada anggota pasukan khusus Burma (Myanmar) meliputi taktik tempur dan penggunaan senjata khusus.
“Tapi dari situs TAR Ideal, kita tahu bahwa mereka mempersenjatai dan melatih pasukan khusus Burma yang beroperasi di negara bagian Rakhine sekarang.” Kata Mack , seorang penggiat hak azazi di Tel Aviv.
“Secara terus menerus pemerintah Israel telah menjual senjata ke pemerintahan diktator militer di Burma selama bertahun-tahun,” kata Ofer Neiman juga seorang penggiat hak azazi di Israel.
“Sebenarnya hubungan diplomatik dan militer antara Israel dan Myanmar terus berkembang bahkan sejak masih ada kediktatoran militer di negara tersebut, kata Ofer Neiman
“Tidak mengherankan jika eskalasi terbaru dalam genosida Rohingya di Myanmar tidak membuat Israel untuk menghentikan pasokan senjata ke militer Myanmar,” kata Green, direktur Inisiatif Kejahatan Kejahatan Internasional di Queen Mary University.
“Tahun lalu pemerintah Inggris menghabiskan lebih dari £300.000 untuk melatih militer Myanmar , dan panglima tertinggi Jenderal Min Aung Hlaing bertemu kepala angkatan bersenjata Uni Eropa yang ingin melakukan penjualan senjata dan pelatihan ke tentara Myanmar” tambahnya,
Assalamualaikum min..satu lg piaraan yajuj di asia..klo blh tau negara2 mana saja yg bnr2 berbahaya bagi negara islam di kawasan asia.?agar andai terjadi perang malhamah kita bs mewaspadai mereka semua.tks
Secara militer tidak ada yang membahayakan karena kita bukan termasuk negara yang akan diadu dalam ww3. Kita juga beruntung posisinya tidak ditimteng sehingga tidak ada dilema apa harus menjadi sekutu atau penentang Israel (meski hrsnya menjadi penentang Israel). Pengaruh terbesar Ya’jyj ma’juj yang kita alami adalah dalam bidang ekonomi dan keuangan, yg sdh banyak kita kaji.
Ujian terbesar justru pada tataran umat, yaitu merebaknya berbagai macam cara mencari nafkah secara ribawi yg kadang sulit dibedakan dengan cara yg halal yaitu ‘jual beli’. Selain itu juga korupsi yg mewabah diberbagai tingkatan.
Tp kan 200jt muslim itu bkn hal sepele buat mereka..di tambah jiwa jihad pemuda kt yg tinggi.walaupun jauh jarak bkn mslh buat kita yg mencari syahid.pasti mereka ttp memperhitungkan kt.mslh korupsi atau ekonomi gak bkl bs di hilangkan jika kt msh pk sistem Democracy gak bkl hilang.Soalnya pergantian pemimpin di anggap lahan untuk kembalikan modal yg mereka klr kan selama kampanye.
Wlopun 200jt muslim, tpi lihat knyataanya muslim Indonesia cnderung sibuk mkirin aliran ini lah itu lah. Gmpang d adu domba. Jdi buat mreka gak ada bhayanya sma skali.
Peperangan modern bukan mengandalkan jumlah tentara, apalagi hanya modal nekad, tapi teknologi militer. Itulah kenapa Israel yg populasinya hanya lebih kecil dari Jakarta tapi disegani oleh negara2 besar disekitarnya. Negara muslim yg paling sadar hal itu adalah Iran, makanya Iran terus mengembangkan teknologi militernya.
Jihad akhirzaman harus tahu panduan agama dan geopolitik, jika tidak hanya akan menjadi korban adudomba antar muslim dan bukan malah menyerang musuh Islam (Israel) tapi malah menyerang negara2 Islam, seperti yg terjadi diSuriah, Iraq, Libya dsb. Yang paling “aman” adalah nanti bergabung dng pasukan Al Mahdi.
Soal ‘ujian ekonomi’ sepertinya anda tidak tahu yg kita maksud dengan ujian dalam ‘tataran umat’.