Update WW3 Mei 2017

KAPAL RUSIA TEMBAKKAN RUDAL KEPOSISI ISIS DI PALMYRA

 

Angkatan Laut Rusia menembakkankan rudal2 penjelajah dan mengahntam sejumlah target ISIS di Palmyra Suriah, pada hari ini Rabu 31/5, demikian penjelasan Kementerian Pertahanan Rusia.

Serangan tersebut dilaporkan menargetkan ISIS barak penampungan bagi militant ISIS di sebelah timur kota kuno yang juga tempat penyimpanan  peralatan berat dan pasukan militan yang dipindahkan dar Raqqa kota yang diklaim ISIS sebagai ibukotanya.

Kapal selam Admiral Essen dan kapal selam Krasnodar dari Angkatan Laut Rusia menembakkan rudal jelajah Kaliber 4 dari arah timur laut mediterania dengan target penampungan ISIS di dekat Palmyra. Menurut pernyataan Kementerian tersebut Rusia . “Semua target telah mencapai sasaran.”

 

MENHAN PERANCIS TENTANG PASUKANNYA DISURIAH

France says special forces troops operating in Syria

Perancis mengatakan pada hari Jumat bahwa pihaknya telah memiliki pasukan khusus yang dikerahkan di Suriah, dan tidak mempertimbangkan pengiriman pasukan darat konvensional ke kota Raqqa yang diklaim sebagai ibukota Isis.

Menteri Pertahanan Sylvie Goulard mengatakan kepada Radio Eropa 1 bahwa Prancis telah memenuhi semua yang dibutuhkan oleh koalisi anti ISIS yang dipimpin AS. Perancis juga telah menyediakan jet tempur, penasihat militer dan pasukan artileri.

Pernyataan Menhan Perancis Ini menyusul ucapan  Menteri Luar Negeri Jean-Yves Le Drian  baru baru ini yang menyatakan bahwa konflik Suriah tidak akan diselesaikan dengan solusi militer.

Prancis telah memberikan beberapa rincian tentang jumlah pasukan khusus yang beroperasi di Suriah, yang diperkirakan berada dikisaran beberapa lusin.

Jumlah yang dikerahkan ini disayangkan  oleh AS yang saat ini memiliki 900 penasihat militer, pasukan khusus dan marinir yang ditempatkan di wilayah yang dimiliki oleh Pasukan Demokratik Suriah (pemberontak Suriah) yang merupakan  koalisi pemberontak Suriah Arab dan Kurdi.

KOREA UTARA UJI COBA RUDAL JARAK DEKAT

Korea Utara melakaukan uji coba rudal balistik Senin 29/5 hari ini, ini adalah uji coba  yang ketiga dalam waktu kurang dari tiga minggu.

Rudal balistik jarak pendek tersebut  menempuh jarak sekitar 248 mil sebelum jatuh  ke dalam laut dizona ekonomi eksklusif Jepang, wilayah laut dimana kapal komersial diketahui biasa beroperasi, demikian  menurut pernyataan dari pemerintah Jepang dan militer Korea Selatan.

Korea Selatan dan Jepang segera mengeluarkan protes keras, dan perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menjanjikan “tindakan nyata” dalam menanggapi uji coba  tersebut. Sementara kepala pertahanan Korea Selatan mengatakan Korea Utara akan menghadapi “hukuman yang keras  dari militer kita.”

Para analis mengatakan bahwa semua uji coba itu baik sukses atau tidak telah mengindikasikan bahwa Korut semakin dekat dalam kemampuan membuat  rudal yang bisa sampai ke daratan AS.

AS AKAN LAKUKAN UJI COBA PENCEGATAN  ICBM

Menanggapi perkembangan  ancaman  Korea Utara, Pentagon akan melakukan uji coba menembak jatuh rudal antar benua untuk pertama kalinya yang akan dilekukan minggu depan.

Tujuannya adalah untuk membiasakan simulasi pencegatan ICBM Korea Utara yang ditujukan ke tanah air AS, kata para pejabat Jumat.

Pencegat rudal Amerika memiliki rekam jejak yang meragukan, hanya berhasil mencegat sembilan dari 17 percobaan 1999. Tes terbaru, pada bulan Juni 2014 sukses namun diikuti tiga kegagalan berturut turut.

AS KERAHKAN KAPAL INDUK KETIGA KEPASIFIK BARAT

항공모함 니미츠호

Angkatan Laut AS memutuskan untuk mengirim kapal induk bertenaga nuklir USS Ronald Reagan untuk  bergabung ke Armada Pasifik barat . surat kabar Asahi Jepang mengutip pejabat militer AS mengatakan Rabu.

Ini berarti tiga  kapal induk AS telah dikerahkan kesatu wlayah pada saat yang sama. Kapal induk terakkhir yang diarahkan ke Pasific barat adalah UUS Ronald Reagan. Kapal ini baru saja melakukan maintenance panjang di pelabuhan Jepang. Kapal Induk lainnya yang lebih dulu dikerahkan adalah USS Nimitz dan USS Clarl Vinson.

Banyak fihak berpendapat pengerahan 3 kapal induk ditempat yang sama adalah sangat berlebihan, belum ada penjelasan pejabat AS maksud kebijakan militernya ini.

SERANGAN UDARA RUSIA TEWASKAN 120 ISIS YANG LARI DARI RAQQA 

Sedikitnya 120 teroris ISIS terbunuh dalam serangan udara oleh angkatan udara Rusia pada konvoi kendaraan  ISIS  yang sedang berangkat dari  Raqqa menuju Palmyra.

Sumber Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan Sabtu bahwa serangan pesawat-pesawat Rusia dilakukan pada hari Kamis lalu  terhadap sebuah konvoi ISIS yang terdiri dari 39 truk pickup yang dilengkapi dengan senjata dari  Raqqa ke Palmyra.

Serangan  menghancurkan 32 truk pickup ISIS berukuran kecil yang dilengkapi dengan senjata mesin berat dan membunuh lebih dari 120 teroris yang lari dari Raqqa.

Seperti diketahui saat ini Pasukan Kurdi yang didukung AS sedang menyerang ISIS yang ada dikota Raqqa, kota yang diklaim ISIS sebagai Ibukotanya.

 

PASUKAN SURIAH BEBASKAN KOTA DIBARAT DAYA PALMYRA DARI ISIS

Pasukan  Suriah (SAA) bersama dengan Angkatan Pertahanan Nasional (NDF), melanjutkan operasi  mereka di pedesaan barat daya Palmyra pada  Sabtu (27/5) yang mentarget desa-desa terakhir di sekitar kota utama Khunayfis.

Angkatan Darat Arab Suriah yang dipimpin oleh Korps ke-5 menyerang kota kecil Al-‘Aliyaniyah pagi ini setelah jet-jet Rusia membombardir pertahanan ISIS di barat daya kota Homs.

Menurut  media resmi  Pasukan Pertahanan Nasional, militer Suriah membebaskan Al-‘Aliyaniyah setelah pertempuran singkat dengan militan ISIS pagi ini.

Dengan dibebaskannya Al-‘Aliyaniyah maka Angkatan Darat Arab Suriah dan sekutu mereka sekarang akan mengalihkan perhatian mereka ke kota strategis Khunayfis, di mana mereka berharap untuk mengusir militan Islam Negara untuk selamanya.

 

KETEGANGAN DISURIAH SELATAN

 

Latihan militer yang dilakukan oleh Kerajaan Yordania dengan sekutunya Amerika Serikat di dekat perbatasan Suriah, mnimbulkan banyak spekulasi tentang persiapan serangan militer ke wilayah selatan Suriah dengan tujuan menggulingkan rezim Assad.

Sementara Iran juga dilaporkan telah mengarahkan sejumlah milisi menuju perbatasan  Yordania dan Irak dan pada saat yang sama dilaporkan  kehadiran pasukan  pemerintah Assad di provinsi endosperm, dekat perbatasan Yordania.

Pasukan rezim Assad dan Iran menggerakkan milisi mereka menuju perbatasan Suriah dengan Irak dan Yordania lengkap  dengan konvoi  tank dan alat berat.

Reuters mengutip “Essam Al Rais” bahwa juru bicara pemberontak  Suriah yang mengatakan mereka (pemerintah Suriah)  telah mengirim bala bantuan artileri besar, tank dan kendaraan lapis baja.

Pasukan pemberontak Suriah (FSA)  di dua bulan terakhir bisa merebut area yang luas di pedesaan tenggara dari Damaskus dan pedesaan endosperm dari kendali ISIS, menurut portal Essam al Rais, pasukan  Assad bertujuan untuk mencapai perbatasan Irak-Suriah untuk memotong jalan di tentara pemberontak (FSA) yang didukung AS.

Bisa dipastikan jika AS dan sekutunya Yordania nekad akan memasuki wilayah Suriah untuk menggempur Damaskus maka Rusia tidak akan tinggal diam.

April lalu Presiden Assad menyetakan sangat tahu rencana AS , Inggris dan keterlibatan Yordania dalam rencana menginvasi Suriah.

Sumber-sumber politik mengaitkan kunjungan Perdana Menteri Inggris Theresa May ke Amman (Ibukota Yordania) pada 3 April dengan  operasi invasi yang dilaporkan direncanakan. Melihat juga bahwa Raja Jordania Abdullah II segera melakukan perjalanan ke Washington setelah bertemu dengan May.

Menurut sumber politik Yordania, kunjungan Abdullah ke Washington menyusul peningkatan kerja sama keamanan antara kedua negara.

Raja Abdullah Berbicara kepada The Washington Post membuaat alasan standar  bahwa sebuah operasi gabungan yang direncanakan dapat dilakukan melawan teroris. “Ini adalah tantangan, tapi kami siap menghadapinya dalam kerjasama dengan AS dan Inggris.”

SPANYOL LANJUTKAN PENGERAHAN  PASUKAN KE LATVIA

Spain plans to send 6 tanks & 350 troops to Latvia as part of NATO buildup – reports

Angkatan Darat Spanyol menyiapkan  unit lapis baja yang akan dikirim  ke Latvia untuk pertama kalinya sebagai bagian dari operasi permanen NATO “atlantic resolve” .

Pasukan didukung oleh tank Leopard dan kendaraan lapis baja Pizarro, akan mulai dikirim mulai awal bulan Juni selama enam bulan. Saat ini Sekitar 300 tentara Spanyol telah dikerahkan, 250 di antaranya berasal dari Brigade Infanteri Mekanik Extremadura XI, termasuk unit logistik dan tim teknisi.

Mereka  merupakan kontingen terbesar kedua unit tempur multinasional berbasis Latvia yang dipimpin oleh Kanada.

Kelompok tempur itu  juga akan didukung oleh Albania, Italia, Polandia dan Slovenia. Unit tempur Spanyol juga akan didukung tank tempur  Leopard 2E dan kendaraan tempur Pizarro. Pengerahan pasukan  akan berlangsung enam bulan.

Heli dan Tank Modern Rusia Dukung Pasukan Suriah di Al-Tanf

Pasukan Suriah meransek maju menuju pangkalan pemberontak yang didukung AS di perbatasan Suriah-Irak.

Pasukan Suriah  didukung heli  modern Rusia Mi24 dan Mi35 .  Juga dikerahkan Tank Modern  TOS-1 (multiple thermobaric rocket launcher)  dan Msta-B 152mm howitzer. Kedua senjata mutakhir ini baru pertama kali dikerahkan sejak perang Suriah.

Kemungkinan pertimbangannya adalah karena di Al-Tanf pasukan Suriah  berhadapan dengan pemberontak Suriah yang didukung langsung oleh pasukan AS.

Ini hanya sehari seteleh insiden serengan udara milisi pendukung pasukan Suriah oleh pesawat2 AS pada kamis minggu lalu.

Pasukan AS Masuk Suiriah Untuk Melatih Teroris

Foto2 yang bocor dimana pasukan AS sedang melatih Teroris diperbatasan Yordania – Suriah 

 

 

 

PASUKAN SURIAH KUASAI KEMBALI KOTA HOMS

Hasil gambar untuk homs evacuation

Pasukan pemerintah  Suriah pada hari Minggu (21/5)  telah menguasai  kembali  secara penuh  pusat kota Homs , dan melakukan evakuasi pemberontak dan keluarganya dengan bus bus dari wilayah terakhir yang mereka kuasai.

Evakuasi dari distrik Waer yang diawasi Rusia merupakan pukulan terbaru bagi gerilyawan oleh pasukan pemerintah Suriah yang didukung oleh sekutunya Rusia dan Iran mereka.

Sejak Desember para pemberontak telah kehilangan bekas benteng Aleppo mereka dan hampir semua wilayah yang mereka kendalikan di Damaskus.

Kemunduran pemberontak yang terakhir ini sebagian besar bersifat simbolis, karena sebagian besar pemberontak telah diusir dari Homs pada tahun 2014 setelah dua tahun melakukan pemboman dan pengepungan yang ketat.

“Bus terakhir  telah meninggalkan lingkungan Waer,” gubernur provinsi Homal Talal Barazi mengatakan kepada AFP.

Talal Barazi mengatakan pada hari sabtu  bahwa 3.000 pengungsi termasuk 700 pemberontak, akan dibawa keluar dari Waer. “Tidak ada lagi senjata atau orang bersenjata di Waer … kita bisa mendeklarasikan Homs telah menjadi kota yang aman,” kata Barazi.  Dia menambahkan bahwa dinas keamanan Suriah kini telah memasuki bekas benteng pemberontak tersebut.

Seorang koresponden AFP mengatakan bahwa evakuasi para pengungsi (pemberontak dan keluarganya)  tersebut dilakukan dengan 50 bus dan lebih dari 30 truk yang mengangkut barang-barang rumah tangga .

Banyak pemberontak mengenakan selendang hitam untuk menutupi wajah mereka, beberapa diantaranya memegang senjata ringan yang memang dibolehkan untuk dibawa atas kesepakatan , sementara anggota keluarga pemberontak menyeret koper dan anak-anak membawa mainan.

“Saya merasa seperti sedang sekarat. Saya ingin tinggal tapi saya takut ditangkap,” kata seorang pemberontak  yang melindungi matanya dari kacamata hitam  mengatakan kepada AFP.

Evakuasi pemberontak di  Waer ini akan  membuat pemerintah Suriah lebih  memperkuat penguasaannya atas sebagian besar  dari negara yang dilanda perang tersebut.

Awal bulan ini, pemberontak juga mulai dievakuasi di distrik-distrik terakhir yang berada di bawah kendali mereka di ibukota Damaskus, menyusul kekalahan mereka di kota kedua Aleppo pada bulan Desember.

 

KOREA UTARA SUKSES UJI COBA  RUDAL JARAK MENENGAH

A North Korean Pukguksong-2 missile lifts off from a mobile launcher on Sunday, May 21.

Korea Utara melakukan uji coba rudal kedua dalam waktu seminggu ini, rudal balistik jarak menengah itu diarahkan ke perairan di lepas pantai timurnya pada hari Minggu, demikian menurut pernyataan dari Korea Utara dan pemerintah lainnya.

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengawasi langsung  uji coba rudal balistik strategis darat Pukguksong-2, kantor berita pemerintah KCNA melaporkan senin kemarin.

Korea Selatan mengatakan bahwa rudal itu terbang sejauh 500 kilometer dari daerah dekat Pukchang di sebelah barat Korea Utara.

 

AS DAN SAUDI PRAKARSAI PEMBENTUKAN ALIANSI  ARAB-NATO

Saudi Arabia's King Salman bin Abdulaziz Al Saud (C) welcomes U.S. President Donald Trump and first lady Melania Trump (2-R) as they arrive aboard Air Force One at King Khalid International Airport in Riyadh, Saudi Arabia May 20, 2017

Rencana pembentukan aliansi militer AS -ARAB- ISRAEL yang kita infokan pada februari lalu ternyata benar benar akan diwujudkan. Hal ini akan serius dibicarakan antara beberapa negara Arab dan Donald Trump dalam kunjugannya ke Arab Saudi.

Trump yang oleh Masyarakat Suriah dijuluki Abu Trump Al Amiriki  karena persekutuan dekatnya dengan Arab Saudi dalam menghancurkan Suriah tiba di Riyadh Arab Saudi pada hari Sabtu pagi 20/5 , dan ibukota Saudi menjadi pemberhentian pertama tur multi-negaranya selama sembilan hari yang meliputi Arab Saudi, Israel, Italia, Vatikan dan Belgia.

Agenda utama kunjungan Trump ke Arab Saudi adalah dalam rangka memprakarsai pembentukan apa yang disebut  sebagai persekutuan militer Arab – NATO.

Aliansi ini akan  dipimpin oleh Arab Saudi dengan anggota inti  UEA, Mesir dan Yordania dan nantinya anggotanya akan mencapai 41 negara lain yang  berpartisipasi. Dalam skema ini AS akan mengambil peran sebagai organisator dan memberikan dukungan namun tidak akan menjadi anggota formal. ‘Arab-NATO’ ini juga akan bekerja sama dan bertukar informasi dengan Israel.

Pengamat menilai bahwa Gedung Putih telah menemukan kesamaan pandangan dengan Wakil Putra Mahkota Muhammad bin Salman yang menjabat Menteri Pertahanan Arab saudi. “Sebenarnya, Washington telah berkontribusi atas  kemajuan pesat pangeran berusia 31 tahun yang dikenal karena “haus akan kekuasaan”dan kecintaannya akan senjata dan perang.”

 

Pasukan Khusus Norwegia diterjunkan keSuriah membantu Pemberontak

Pasukan Norwegia mulai memasuki Suriah selatan untuk  alasan membantu para pemberontak yang terancam punah di simpang perbatasan Iraq- Suriah.

Pada hari Sabtu komandan militer Irak Shakir Abid mengatakan bahwa sebuah unit pasukan khusus Norwegia telah diizinkan memasuki Suriah melalui persimpangan perbatasan Al-Waleed di Anbar barat.

Pasukan Norwegia tiba di wilayah Al-Tanf di perbatasan Suriah yang merupakan markas Tentara pemberontak Suriah FSA  yang didukung AS yang terus menerus menjadi sasaran serangan pasukan pemerintah Suriah (SAA) di sepanjang jalan tol Damaskus –  Baghdad.

Tentara Irak , penjaga perbatasan Irak dan Polisi Federal Irak menyediakan jalur aman kontingen Norwegia agar bisa bergabung dengan pasukan AS dan Inggris yang telah ditempatkan di wilayah timur Homs, meskipun ada keberatan dari pemerintah Suriah.

Shakir Abid juga mengatakan bahwa ISIS berada 50 kilometer di utara daerah persimpangan perbatasan dan pertempuran terus berlanjut di wilayah gurun itu.

Menurut Washington, pasukan koalisi pimpinan AS telah aktif di wilayah perbatasan Al-Tanf selama berbulan-bulan bersama dengan pejuang FSA yang yang berasal dari provinsi Deir Ezzor.

Kemajuan pasukan Suriah SAA dan paramiliter yang terus melaju mendekati persimpangan Al-Tanf  membuat  Angkatan Udara Amerika Serikat telah meresponnya dengan dua kali serangan udara.

AS LAKUKAN SERANGAN UDARA KE PASUKAN PRO ASSAD

US officials say Thursday's attack does not signal a deepening involvement [File: EPA]
Koalisi pimpinan AS mengkonfirmasikan bahwa kamis kemarin 18/5 telah melakukan serangan udara terhadap konvoi pasukan pro pemerintah Suriah dengan alasan mengancam pasukan mitra AS.

Koalisi AS  mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pasukan Suriah “melakukan ancaman” kepada pasukan AS dan mitra di pangkalan Tanf di dekat perbatasan Suriah-Irak-Yordania.

“Tindakan ini diambil setelah upaya Rusia untuk mencegah gerakan pasukan pro-rezim Suriah ke selatan menuju At Tanf tidak berhasil, Koalisi AS melakukan unjuk  kekuatan , dan penembakan tembakan peringatan,” kata pernyataan tersebut.

Mengomentari kejadian tersebut Menteri Pertahanan AS James Mattis mengatakan bahwa Washington tidak memperdalam perannya dalam konflik Suriah, namun akan mempertahankan tentaranya.

Pasukan Suriah diduga memasuki zona bebas militer di propinsi Homs dan  dianggap sebagai ancaman terhadap “milisi sekutu AS.” (milisi Maghawir Al-Thawra yang sebelumnya bernama NSA).

Pasukan milisi pro Suriah tersebut diduga bentrok dengan kelompok militan Maghawir Al-Thawra yang didukung Pentagon (sebelumnya dikenal sebagai New Syria Army), yang kemudian meminta dukungan udara koalisi.

“Kami memberi tahu koalisi bahwa kami diserang oleh tentara Suriah dan Iran pada saat ini dan koalisi tersebut datang dan menghancurkan konvoi yang maju tersebut,” Reuters mengutip perkataan seorang perwakilan militan (Maghawir Al-Thawra / NSA) .

PRESIDEN BARU KORSEL : KONFLIK DENGAN KORUT SANGAT MUNGKIN

War between 2 Koreas is highly possible, new S. Korean president warns

Presiden Korea Selatan Moon Jae-in yang terpilih baru-baru ini telah menyatakan bahwa ada  kemungkinan besar  terjadi konflik militer dengan Korea Utara. Pernyataan tersebut menyusul uji coba rudal Pyongyang yang terakhir yang  dikecam keras oleh PBB.

Sementara Korea Utara mengklaim bahwa uji coba peluncuran rudal  terbaru yang mampu membawa hulu ledak nuklir dilakukan “dengan mempertimbangkan keamanan negara-negara tetangga,” Maka Moon mengkritik tindakan Pyongyang sebagai “tantangan serius bagi perdamaian dan stabilitas global.”

“Kami tidak akan mentolerir provokasi Korea Utara dan ancaman nuklir lainnya,” katanya saat berkunjung ke Kementerian Pertahanan di Seoul pada hari Rabu 17/5, seperti yang dikutip oleh kantor berita Yonhap.

Moon juga mengatakan bahwa Seoul akan “secara tegas menangani Korea Utara” bersama masyarakat internasional.

Pernyataan tersebut muncul saat Dewan Keamanan PBB mengancam Korut dengan  babak baru sanksi terhadap Pyongyang.

 

PUTIN : SERANGAN VIRUS RANSOMWARE DILAKUKAN OLEH INTELIJEN AS

Putin: Malware created by intelligence services can backfire on its creators

Serangan cyber Ransomware wannacry  yang melanda komputer di seluruh dunia bisa menjadi bumerang kepada penciptanya, kata Presiden Rusia Vladimir Putin di Beijing, dia menambahkan bahwa implikasi dari serangan hack global ini perlu didiskusikan pada tingkat politik tertinggi.

Ransomware itu tampaknya dikembangkan di AS, kata Putin. “Manajemen Microsoft telah memastikan bahwa virus tersebut berasal dari dinas intelijen AS,” tegas Presiden Rusia tersebut.

Putin menambahkan bahwa meluncurkan virus dinternet sebenarnya adalah upaya “mengangkat tutup” yang dapat menjadi bumerang bagi mereka yang mengembangkan dan menciptakannya, termasuk badan intelijen (AS).

Serangan ransomware yang mempengaruhi ribuan komputer di seluruh dunia haruslah mendorong masyarakat internasional untuk mengatasi keamanan maya di “tingkat politik tertinggi,” tambahnya.

Tahun lalu Moskow mengusulkan untuk membahas ancaman keamanan maya dengan Washington dengan tujuan menyusun kesepakatan bilateral, namun tidak ditanggapi (oleh AS).

“Sayangnya, mereka menolak usulan kami,” kata Putin. “pemerintahan sebelumnya (Obama) mengatakan kepada kami bahwa mereka tertarik untuk kembali ke proposal ini lagi, tapi tidak ada langkah apapun yang dilakukan,” jelasnya.

Meskipun serangan tersebut tidak secara signifikan mempengaruhi infrastruktur cyber Rusia atau sistem yang digunakan oleh bank dan fasilitas kesehatannya, ini adalah masalah yang memprihatinkan, kata Putin.

 

KOREA UTARA UJI COBA RUDAL TAK DIKENAL

Pyongyang fires ‘unidentified projectile’ – South Korea’s military

Korea Utara telah meluncurkan “proyektil tak dikenal” yang diyakini merupakan rudal balistik yang terbang sekitar 700 kilometer, kata Kepala Staf Gabungan Korea Selatan.

Korea Utara meluncurkan rudal balistik pada pukul 5:27 pagi ini di Provinsi Pyongan,” kata Kepala Staf Gabungan Korea Selatan, dia menambahkan bahwa saat ini sedang menganalisis peluncuran tersebut.

Sekretaris Kabinet Jepang, Yoshihide Suga, menyebut uji  coba terakhir tersebut sebagai pelanggaran resolusi PBB dan dia dan Perdana Menteri Shinzo Abe mengutuk tindakan tersebut dan mengeluarkan sebuah penentangan yang kuat atas tindakan Korea Utara itu.

Sekretaris Kabinet Jepang menyebutkan Korea Utara meluncurkan rudal balistik yang terbang selama sekitar 30 menit sebelum jatuh ke Laut Jepang.

Suga menambahkan bahwa rudal tersebut tampaknya  jatuh di luar zona ekonomi eksklusif Jepang (EEZ). Rudal balistik Pyongyang terbang sekitar 700 kilometer, kata militer Korea Selatan, menurut kantor berita Yonhap.

Uji coba rudal balistik Korea Utara ini adalah yang pertama dilakukan Korut sejak sejak  Moon Jae-in terpilih  sebagai presiden Korea selatan.

TRUMP AKAN PERSENJATAI KURDI SURIAH DENGAN SENJATA BERAT

Kurdish fighters from the People's Protection Units (YPG) stand near a U.S military vehicle in the town of Darbasiya near the Turkish border, Syria April 28, 2017

Presiden AS Donald Trump telah menyetujui untuk memasok senjata ke pasukan Kurdi melawan Daesh (ISIS) di Suriah, Suku Kurdi adalah musuh lama Turki. Ada Apa dibalik langkah ini, dan bagaimana kemungkinan hal itu mempengaruhi hubungan persekutuan antara Washington dan Ankara?

Suku Kurdi sedang memperjuangkan wilayah independen mereka sendiri yang mencakup wilayah di Suriah, Irak dan Turki. Orang Kurdi adalah musuh lama pemerintah di Ankara yang anggota NATO, dan dengan demikian merupakan sekutu AS.

Namun pemerintahan  Trump telah bergerak untuk mempersenjatai orang Kurdi, yang sejauh ini telah cukup efektif dalam menangkis Daesh (ISIS)  dengan senjata berat, sebuah langkah yang pasti akan membawa kutukan dari pemerintah Turki.

Menurut Ben Norton seorang reporter untuk AlterNet’s Grayzone Project, baik AS dan Turki sedang memainkan peran ganda. Disatu sisi AS  ingin berhasil  membebaskan kota Raqqa yang diklaim sebagai pusat pemerintahan ISIS dan kemudian membuat persekutuan dengan orang Kurdi. Pada saat yang sama AS mendukung Turki karena Turki adalah anggota NATO.

“AS dalam hubungan yang sangat kontradiktif,” kata Norton Sputnik dengan Keras dan Jelas.

Pada saat yang sama  Turki mengklaim akan melawan ISIS juga. Bahkan campur tangannya di Suriah Utara juga dilakukan dengan serangan udara yang konon menargetkan kelompok teror tersebut. Tapi bukan rahasia lagi bahwa Turki juga berusaha menekan orang Kurdi, yang juga melawan ISIS.

Turki memiliki catatan yang kurang bagus untuk memerangi ISIS, termasuk adanya  “lubang” di perbatasan Turki-Suriah yang digunakan pejuang ISIS untuk mengirim bala bantuan dan  truk minyak (ISIS) yang sebagian besar dihancurkan oleh Angkatan Udara Rusia.

Sementara Kurdi di Irak lebih dianggap sebagai entitas yang diakui , tapi tidak ada pengakuan di Suriah. Norton mengakui bahwa pasukan Kurdi diSuriah cenderung bersekutu dengan Damaskus, karena kelompok oposisi anti-Assad sebagian besar didominasi oleh ekstremis religius yang anti-Kurdi, namun suku Kurdi juga mengupayakan daerah otonom di Suriah utara. Ini adalah sesuatu yang ditentang keras oleh Ankara, karena khawatir otonomi Kurdi di Suriah bisa menjadi katalis bagi separatisme di Turki, yang pada gilirannya berarti hilangnya sebagian besar wilayah Turki.

Menariknya AS memiliki catatan selalu berpihak pada Kurdi selama perang dingin. Yang sangat ironis, mengingat Kurdi sebagian besar didominasi oleh gerakan politik sosialis  yang adalah langkah yang disebut real politik dari AS, dimana persekutuan dilakukan berdasar kebutuhan strategis sementara. Kata Norton.

Tapi AS juga telah mengkhianati orang Kurdi beberapa kali, kata Norton, dan oleh karena itu orang-orang Kurdi khawatir bahwa jika mereka mengalahkan ISIS sepenuhnya maka  AS sekali lagi akan menarik kembali dukungannya.

“Sulit untuk mengatakan apa yang akan dilakukan Amerika Serikat, tapi jika Anda meminta pendapat saya,” Norton mengatakan “AS akan melakukan lagi (pengkhianatan) terhadap orang Kurdi seperti sebelumnya.”

“Tidak Kenal Takut” Korea Utara Rencanakan Uji Coba Nuklir Ke 6

Duta Besar Korea Utara untuk Inggris Choe il mengatakan selasa 9/5 bahwa negara tersebut akan melanjutkan uji coba nuklir keenam dan menyatakan Kim Jong-un tidak takut pada Amerika Serikat.

Duta Besar Choe il mengatakan bahwa dia tidak tahu kapan tes nuklir keenam Korea Utara akan dilakukan, namun akan ada suatui tempat dan waktu yang akan dipilih Pemimpin Korut Kim Jong-un.

Hubungan antara masyarakat internasional dan Korea Utara telah mengalami penurunan yang serius selama beberapa bulan terakhir, dimana Korea  Utara mengabaikan peringatan PBB dan mengklaim bahwa sanksi tersebut tidak memiliki dasar hukum.

Duta Besar tersebut mengklaim bahwa Korea Utara tidak khawatir dengan ancaman militer dari Amerika Serikat karena negaranya “siap untuk merespons sepenuhnya“.

 

CHINA UJI COBA RUDAL JARAK  MENENGAH

Hasil gambar untuk dongfeng df26 pic

Kementerian pertahanan China mengatakan pada hari Rabu (10/5) bahwa militer telah berhasil menguji coba rudal jenis  baru di perairan di dekat Semenanjung Korea.

Kementerian Pertahanan China mengatakan pada hari Selasa bahwa uji coba peluru kendali dilakukan “dalam beberapa hari ini” di timur laut Laut Bohai.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Geng Shuang mengatakan pada hari Rabu bahwa China tidak berniat melunakkan penentangannya (terhadap penyebaran THAAD AS di Korsel). “Posisi China dalam masalah THAAD jelas dan konsisten. Kami berharap Korea Selatan dapat memperhatikan masalah China dan menangani isu yang relevan dengan cara yang benar,” kata Geng.

Senjata China yang diuji coba kemungkinan merupakan rudal jarak menengah DF-26 yang dikembangkan untuk menenggelamkan kapal perang termasuk kapal induk AS, kata Song Zhongping, seorang ahli urusan militer dan komentator untuk TV Phoenix Hong Kong.

Rudal Dongfeng DF-26 diharapkan bisa mengatasi THAAD AS, China juga memiliki beberapa rudal lain yang sesuai dengan tujuannya, katanya. “Ini tidak banyak berhubungan dengan THAAD secara langsung, tapi ini semacam peringatan” kepada Korea Selatan dan A.S., kata Song.

 

Arab Saudi , Israel dan Roma Tujuan Pertama Kunjungan Luar negeri Trump

Pejabat senior AS mengumumkan bahwa Arab Saudi akan menjadi tujuan  pertama kunjungan luar negeri Presiden AS Donald Trump pada debut kunjungan luar negerinya sejak menjabat pada bulan Januari .

Agenda utamanya adalah mempromosikan agenda “toleransi,” “berbagi beban” dan “melawan Iran dan ISIS (Daesh),”

Ini adalah untuk pertama kalinya  seorang presiden AS telah menjadikan Arab Saudi menjadi tujuan perdananya setelah menjabat. Kunjungan ini diharapkan berlangsung pada akhir Mei dan akan melakukan pembicaraan  di Riyadh dalam pertemuan puncak para pemimpin Muslim dengan Trump, menurut pejabat AS itu kepada para wartawan.

Dari Arab Saudi, Trump akan melakukan perjalanan ke Israel, dan kemudian ke Vatikan di mana ia akan bertemu Paus Francis.  Setelah itu Trump akan melakukan perjalanan ke Brussels untuk berpartisipasi dalam  KTT Pakta Pertahanan Atlantik Utara NATO.

Dia akan menyelesaikan perjalanannya dengan menghadiri KTT G-7 di Italia pada 26-27 Mei.

Dalam mengumumkan perjalanannya dari Rose Garden di Gedung Putih, Trump menekankan pesan dari “toleransi adalah landasan perdamaian.”

 

Dia mengatakan: “Itulah sebabnya saya bangga untuk membuat pengumuman besar dan bersejarah pagi ini dan berbagi dengan Anda bahwa perjalanan luar negeri pertama saya sebagai presiden Amerika Serikat akan ke Arab Saudi, kemudian Israel, dan kemudian ke tempat yang banyak dicintai para kardinal , Roma.”

 

Kunjungan pangeran Mohammed bin Salman sebelumnya ke AS tidak diragukan lagi berkontribusi membentuk pendekatan AS ke Timur Tengah.

Selama kunjungannya, pangeran Muhammad menyoroti peluang pemerintah AS yang sebelumnya terbuang untuk mengatasi krisis di wilayah tersebut dan meletakkan segala sesuatu kembali ke jalurnya , terutama sekarang diperlukan keterlibatan politik AS yang lebih kuat untuk menyeimbangkan kehadiran negara Rusia dan lainnya di kawasan ini,”katanya.

“Ini adalah kujungan kenenegaraan pertama presiden AS pada tour pertamanya, , yang membuktikan pentingnya hubungan dekat dengan Arab Saudi,” Hamdan Al-Shehri, seorang analis politik Arab berbasis Riyadh, mengatakan kepada Arab News, Kamis .

Sudah menjadi  kampanye standar bagi para pejabat AS  dan sekutunya Israel  yang merupakan tangan kanan Israel bahwa fakta selalu diputar balikkan. Iran yang berdiri tegak terhadap Israel dan AS dianggap sejajar dengan teroris dan dianggap ancaman, padahal faktanya Iran bersama Rusia membantu Suriah melawan Teroris bentukan AS dan sekutunya itu. 

Situasi di Yaman dan intervensi Iran di wilayah tersebut, dengan mendukung milisi Houthi di Yaman dan rezim Suriah yang merupakan penyumbang utama  penyebaran terorisme, juga topik hangat kedua belah pihak diperkirakan akan dibahas selama kunjungan, kata Al-Shehri.

Kunjungan pangeran Mohammed bin Salman sebelumnya ke AS tidak diragukan lagi berkontribusi membentuk pendekatan AS ke Timur Tengah.

Sementara di Israel Trump “akan membahas berbagai isu regional, termasuk perlunya untuk melawan ancaman yang ditimbulkan oleh Iran dan proxynya, ISIS (Daesh) dan kelompok teroris lainnya.”

 

Komandan Pasukan AS : Perlu Tambahan Lagi Pasukan di Eropa

NATO's supreme allied commander Europe, U.S. Army General Curtis M. Scaparrotti. Geert Vanden Wijngaert/AP

Komandan tertinggi pasukan AS  yang bertugas diEropa mengatakan kepada anggota parlemen pada hari Selasa bahwa dia menggambarkan  perlunya sebuah brigade tempur tambahan yang akan  mendukung pasukan di medan operasinya guna apa yang mereka sebut mencegah agresi Rusia.

Jenderal Angkatan Darat Curtis M. Scaparrotti, pemimpin Komando Tertinggi AS dan Komandan Sekutu Tertinggi NATO, mengatakan hal tersebut dalam sebuah dengar pendapat dengan anggota Senat .

Hanya dua brigade tempur yang diposisikan secara permanen di Eropa. Resimen Kavaleri ke-2 di Jerman dan Airborne ke-173 di Italia, kira-kira seperenam dari 60.000 tentara AS ditempatkan di benua Eropa.

 

Kapal Perancis Mengikuti  Latihan Militer NATO diAsia Timur

French ship in Japan for naval drill as N.Korea tensions rise

Sebuah kapal perang Prancis tiba di Jepang pada hari Sabtu untuk ikut latihan internasional karena meningkatnya ketegangan  terkait peluncuran rudal balistik Korea Utara yang menentang  desakann AS untuk member sanksi global yang ketat.

Kapal amfibi tersebut tiba di pangkalan angkatan laut Sasebo di barat daya Jepang menjelang latihan gabungan pertama antara Jepang, Prancis, Amerika Serikat dan Inggris.

Latihan tersebut dilakukan ditengah ketegangan meningkat di Asia Timur setelah Korea Utara melakukan ujicoba rudal balistik Sabtu pagi di tengah spekulasi bahwa Pyongyang dapat melakukan uji coba nuklir lainnya.

Latihan tersebut akan berlangsung dari 3 Mei sampai 22 Mei di perairan sekitar Jepang dan juga kepulauan Pasifik di Guam dan Marianas Utara, menurut Pasukan Bela Diri Jepang.

Update Operasi “Atlantic Resolve” NATO, Kedatangan Peralatan Militer Kanada

 

Para anggota militer  Kanada dan Tentara Nasional Latvia menurunkan  muatan  kendaraan dan peralatan dari sebuah kapal kargo pada tanggal  6 Mei 2017 di Riga Port, Latvia, dalam persiapan untuk kedatangan pasukan tempur multinasional yang dipimpin Kanada sebagai bagian dari peningkatan operasi pengepungan Rusia “Atlantic resolve” oleh pasukan   NATO di Latvia.

RUU Pengawasan Pelabuhan Oleh Pasukan AS adalah Deklarasi Perang

The port of the town of Nakhodka in Russia's Primorye Territory

Sebuah Rancangan Undang undang yang dibahas di House of Representatives AS yang akan menetapkan kontrol atas pelabuhan pelabuhan di Timur Jauh Rusia menggambarkan  sebuah demonstrasi kekuatan yang memaksa , yang sama saja merupakan deklarasi perang, ketua majelis tinggi parlemen parlemen Inggris mengatakan kepada Sputnik.

“RUU ini, saya harap tidak akan pernah dilaksanakan karena implementasinya menggambarkan skenario unjuk kekuasaan dengan inspeksi paksa terhadap semua kapal (yang keluar masuk pelabuhan itu) oleh kapal perang AS,” Konstantin Kosachev mengatakan pada hari Jumat.

Komentarnya ini menyusul adanya  laporan  pada hari Kamis tentang sebuah RUU dari parlemen AS yang akan meningkatkan sanksi terhadap Korea Utara, yang juga mencakup  “otoritas pengawasan” terhadap pelabuhan-pelabuhan Cina, Iran, Suriah dan Rusia. Yang terakhir termasuk pelabuhan Nakhodka, Vanino dan Vladivostok.

“Skenario unjuk kekuatan semacam itu tidak bisa dipahami, karena ini berarti sebuah deklarasi perang,” Kosachev menggaris bawahi.

AS menyiapkan serangan nuklir mendadak ke Rusia

 

Perwakilan Angkatan Bersenjata Rusia pada konfernsi keamanan internasional di Moskow menyatakan bahwa AS menciptakan sebuah infrastruktur militer di dekat perbatasan Rusia untuk melakukan serangan nuklir tiba-tiba.

Wakil Kepala  Direktorat Operasi Rusia Angkatan bersenjata Rusia Viktor Poznihir mengatakan pada konferensi keamanan internasional diMoskow 26/4.

Basis pertahanan rudal AS di Eropa, kapal perang dengan elemen pertahanan rudal di laut dan samudra yang dekat dengan wilayah Rusia, menciptakan komponen tersembunyi untuk melakukan serangan rudal nuklir mengejutkan ke Federasi Rusia.

Poznihir mengatakan bahwa basis pertahanan rudal AS diEropa menggunakan sistem radar berbasis darat dan peluncur rudal sistem pertahanan maritim. Sistem peluncur rudal ini menyediakan penggunaan berbagai jenis rudal termasuk rudal jelajah Tomahawk.

Tomahawks dirancang untuk menghancurkan target darat dan memiliki jangkauan maksimum 1.700 sampai 2.500 kilometer (tergantung versinya). Satu rudal Tomahawk dapat mengirimkan hulu ledak nuklir mulai dari 5 sampai 200 kiloton TNT.

Faktanya, rudal jelajah Tomahawk dilengkapi dengan hulu ledak nuklir jarak menengah dan jarak dekat. Pada tahun 1987, Amerika Serikat dan Uni Soviet menandatangani Perjanjian pelucutan kekuatan Nuklir tingkat menengah  guna menghentikan perlombaan senjata.

Selama 15 tahun terakhir, pemerintah AS telah menghabiskan $ 130 miliar untuk memperkuat dan menerapkan sistem pertahanan ‘rudal’, dan berencana menginvestasikan $ 55 miliar lagi dalam lima tahun ke depan. Dengan demikian, pada tahun 2022, AS akan memiliki lebih banyak pertahanan rudal ‘daripada ada hulu ledak di Rusia. Ditekankan bahwa Rusia akan dipaksa mengambil tindakan untuk melindungi diri dari terpaan serangan tiba-tiba, dan pertahanan rudal.

CHINA MENDESAK AS DAN KORUT AGAR  LEBIH TENANG

North Korea's leader Kim Jong Un watches a military drill marking the 85th anniversary of the establishment of the Korean People's Army. KCNA/via REUTERS

Pada hari Rabu kemarin China mendesak semua pihak (AS dan Korut)  untuk lebih  tenang dan “berhenti mengejek satu sama lain,” sehari setelah Korea Utara mengatakan bahwa Amerika Serikat mendorong wilayah tersebut ke ambang perang nuklir.

Media pemerintah Korea Utara mempublikasikan sebuah kritik yang langka  terhadap China pada hari Rabu, dengan mengatakan bahwa komentar media pemerintah China yang meminta sanksi lebih keras atas program nuklir Pyongyang telah merusak hubungan dengan Beijing dan membuat ketegangan yang semakin memburuk.

Menlu A.S. Rex Tillerson mengatakan pada hari Rabu bahwa Washington sedang menyiapkan lebih banyak sanksi terhadap Korea Utara jika Pyongyang mengambil langkah-langkah yang memancing respon baru. Dia juga memperingatkan negara-negara lain jika ada  perusahaan mereka yang melakukan bisnis gelap dengan Pyongyang maka mereka dapat menghadapi apa yang disebut sanksi sekunder.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Geng Shuang mengatakan pada hari Rabu bahwa keputusan U.N jelas bahwa  tindakan lebih lanjut akan dilakukan jika ada lebih banyak uji coba nuklir atau rudal oleh Korut.

AS LAKUKAN LAGI UJI COBA RUDAL ANTAR BENUA

Sebuah rudal tanpa hulu ledak yang mampu membawa bom nuklir ke seluruh dunia diluncurkan pada hari Rabu (3/5)  dari sebuah pangkalan militer di pesisir California di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dan Korea Utara.

Rudal rudal antar benua Minuteman 3 yang tidak bberhulu ledak itu diluncurkan dari sebuah silo pada pukul 12.02 am dari Pangkalan Angkatan Udara Vandenberg dan mencapai target sekitar 4.100 mil (6.800 kilometer) di Atol Kwajalein di Samudera Pasifik, Kata Komando serangan  Angkatan Udara AS.

Diperlukan waktu  10 bulan untuk memersiapkan peluncuran ini. Ini adalah peluncuran terbaru yang bertujuan untuk memastikan kesiapan dan ketepatan sistem senjata yang merupakan bagian dari kekuatan nuklir AS.  Amerika serikat. memiliki sekitar 450 rudal masing-masing bisa menempuh jarak sekitar 8.000 mil (12.900 kilometer).

Ini adalah peluncuran kedua  dalam tujuh hari dari basis di California tengah di pantai antara Los Angeles dan San Francisco.

Peluncuran minggu lalu telah tertunda sejak musim gugur.

Uji coba rudal baru oleh Korea Utara dan kemajuannya untuk mengembangkan senjata nuklir yang mampu menyerang Amerika Serikat telah membuat kediktatoran komunis yang terisolasi menjadi salah satu perhatian utama keamanan AS.

AS telah mengirim kapal perang ke wilayah tersebut untuk mencegah Korea Utara melakukan uji coba nuklir lagi Namun Presiden Donald Trump pada hari Senin mengatakan bahwa dia mungkin bersedia bertemu dengan pemimpin Korut Kim Jong Un.

“Jika telah ada situasi yang memungkinkan untuk bertemu dengannya, saya akan benar-benar merasa terhormat untuk melakukannya,” kata Trump kepada Bloomberg News.

IRAN GAGAL UJI COBA RUDAL DARI KAPAL SELAM
Hasil gambar untuk iran test missile submarine pic

Iran melakukan uji coba peluncuran rudal jelajah dari sebuah kapal selam di Selat Hormuz pada hari Selasa (2/5)  namun tes tersebut gagal, dua pejabat A.S. mengatakan kepada Fox News.

Peluncuran dilakukan daro Kapal selam “kecil” kelas Yono .Korea Utara dan Iran adalah  dua negara di dunia yang mengoperasikan kapal selam jenis ini.

Pada bulan Februari, Iran mengklaim telah berhasil menguji rudal yang diluncurkan melalui kapal selam.

Pejabat Iran mengumumkan pada akhir bulan lalu bahwa anggaran pertahanan negara tersebut telah meningkat sebesar 145 persen di bawah Presiden Hassan Rouhani dan militernya terus melakukan kemajuan dengan upaya restrukturisasi besar-besaran yang bertujuan menjadikannya kekuatan yang terus berkembang, menurut laporan di BBC.

Kantor berita resmi IRNA Iran juga mengumumkan baru-baru ini bahwa negara tersebut telah menjadi mandiri dalam memproduksi  gas alam yang dibutuhkannya setiap hari.

Korea Utara pada tahun 2015 juga melakukan uji coba rudal balistik yang sukses dari kapal selam untuk pertama kalinya.

CHINA MINTA AS HENTIKAN PENGERAHAN SISTEM ANTI RUDAL THAAD

China demands ‘immediate’ halt to THAAD deployment in South Korea

China telah meminta AS untuk segera menghentikan penyebaran sistem pertahanan  anti-rudal  AS THAAD di Korea Selatan dan China siap melindungi kepentingannya, Demikian menurut Kementerian Luar Negeri China.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Geng Shuang menyatakan bahwa posisi pemerintah China menentang langkah tersebut dalam sebuah briefing pada hari Selasa 2/5.

“Kami menentang pengerahan  sistem anti rudal AS di Korea Selatan dan meminta semua pihak untuk segera menghentikan proses ini Kami siap untuk mengambil tindakan yang diperlukan untuk melindungi kepentingan kita,” katanya, menambahkan bahwa “Posisi China dalam masalah THAAD  tidak pernah berubah.”

Juru bicara tersebut tidak menyebutkan tindakan perlindungan China apa yang dimaksud. Namun, menanggapi pemasangan system anti rudal THAAD, China mengumumkan (kamis) bahwa pihaknya akan mengadakan latihan “live-fire”  dan menguji senjata barunya  untuk melindungi keamanan negaranya.

Pyongyang: Latihan Pembom  B-1 AS Adalah Ancaman Perang Nuklir

B-1 Lancer

Pyongyang menuduh Latihan Perang AS  disemenanjung Korea hanya makin  mendekat ke peperangan, Hal ini melihat mulai dilibatkannya pembom strategis B-1B AS yang terbang di atas Korea sebagai bagian dari latihan dengan kekuatan pertahanan udara regional.

Pembom B-1B ikut ambil bagian dalam latihan dengan angkatan udara Korea Selatan dan Jepang, kata komando Angkatan Udara Pasifik (PACAF) pada hari Selasa. Juru bicara Kementerian Pertahanan Korea Selatan Moon Sang-Gyun berpendapat bahwa latihan itu dimaksudkan untuk menghalangi Korea Utara dari provokasi lebih lanjut.

Pada hari Senin kemarin 2/5, Seoul dan Washington memulai latihan perang “Key Resolve”, yang makin memicu kemarahan Pyongyang.

Menurut kantor berita resmi Korea utaraKCNA “Itu adalah bentuk Provokasi liar”.  Hal itu akan mendorong situasi di Semenanjung Korea lebih dekat ke ambang perang nuklir.

Kegagalan uji coba rudal terbaru Korea Utara pada hari Sabtu pagi secara luas digambarkan sebagai kegagalan, Justru para ahli Korea Selatan sekarang meyakini bahwa ledakan “unidentified missile” di daratan bukanlah sebuah kecelakaan, namun sebuah “sebuah uji coba  untuk mengembangkan senjata nuklir yang berbeda dari dari biasanya , “Kata seorang pejabat pertahanan Korea Selatan kepada Korea Times.

Pengerahan Kekuatan NATO Adalah Ancaman Tersembunyi

Первый заместитель начальника Главного оперативного управления ГШ ВС РФ генерал-лейтенант Виктор...

Kementerian Pertahanan Rusia meyakini bahwa pengerahan pangkalan pertahanan rudal Pentagon (NMD) di Eropa dan penempatan kapal anti-rudal di dekat wilayah Rusia tekah menciptakan komponen tersembunyi yang dahsyat untuk kemungkinan melakukan serangan nuklir . Hal ini dinyatakan Komandan pertama Markas Operasional Angkatan Bersenjata Rusia Viktor Poznihir di sebuah konferensi pers.

Poznihir mengutip data analisis Kementerian Pertahanan Rusia, menurutnya dalam 15 tahun terakhir AS telah menghabiskan $130M untuk pertahanan rudal. Dalam lima tahun ke depan Washington berencana untuk mengalokasikan sekitar $ 55 miliar. Akibatnya, pada tahun 2022 rudal AS akan melebihi jumlah ICBM Rusia.

Oleh karena itu, lanjutnya Rusia dipaksa untuk meningkatkan kekuatan nuklir strategis mereka untuk mengatasi sistem anti-rudal di negara-negara lain, karena Moskow tidak bisa membiarkan rudal dan hulu ledak balistiknya bisa dicegat.

Pada bulan Desember 2016, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa Rusia tidak bermaksud untuk menantang kekuatan  AS, tapi ingat bahwa triad nuklir angkatan bersenjata Rusia mampu akan mengatasi pertahanan rudal Pentagon.

DONALD TRUMP MEMBUKA PINTU UNTUK SERANGAN KE KORUT

Trump-Kim standoff keeps peninsula on edge

Dalam sebuah wawancara di “Face the Nation” CBS pada hari Sabtu Presiden Donald Trump megatakan tidak akan mengesampingkan penggunaan kekuatan militer terhadap Korea Utara, hanya beberapa jam setelah Pyongyang meluncurkan  uji coba rudal yang menentang tekanan internasional.

Trump meremehkan  “peluncuran rudal kecil” Korea Utara yang terjadi Sabtu dini hari. Tapi ketika ditanya oleh tuan rumah John Dickerson apakah dia akan mempertimbangkan tindakan militer untuk menanggapi uji coba nuklir lainnya, Trump menjawab: “Saya tidak tahu, maksud saya, kita lihat saja nanti.”

Rudal tersebut meledak di atas  wilayah Korea Utara, kata juru bicara Angkatan Laut AS Cmdr. Dave Benham, Komandan militer AS diPasifik.

Trump menganggap peluncuran tersebut sebagai peremehan langsung terhadap China, satu-satunya sekutu Korea Utara dan sebuah negara yang dianggap Trump sebagai sekutu AS yang potensial dalam upaya untuk menghentikan program nuklir Pyongyang.

“Peluncuran itu mengisyaratkan Korea Utara tidak menghormati harapan China dan Presidennya yang sangat terhormati , meski peluncuran  rudal itu gagal,  “Bad!” , begitu tweet Trump  setelah peluncuran

400 pemberontak Suriah diEvakuasi dari kota  Homs ke  kota Idlib

Sekitar 400 pemberontak Suriah dan keluarga mereka terlihat naik bus di lingkungan Homs ‘al-Waer untuk dievakuasi  menuju kota Idlib hari Minggu 30/4, sebagai bagian dari kesepakatan transfer  yang diperantarai dan dijamin oleh Rusia guna  mengurangi pertempuran di daerah tersebut. Kelompok terakhir militan dan keluarga mereka diperkirakan akan meninggalkan daerah tersebut pada pertengahan Mei.

This entry was posted in Update WW3 2017 and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

82 + = 86