LIMA TARGET UTAMA RUDAL HIPERSONIK RUSIA

Saluran TV resmi Rusia-1 telah menyajikan daftar lima lokasi di AS yang merupakan pusat-pusat pengambilan keputusan yang akan menjadi target rudal hipersonik Zircon Rusia,  jika AS menyerang Rusia dengan rudal nuklir.

Sasaran pertama menurut saluran TV resmi Rusia itu adalah  Pentagon. Pentagon akan menjadi salah satu target utama karena menjadi pusat komando militer tertinggi AS, serta para Kepala Staf Gabungan.

Sasaran kedua  adalah Camp David, lokasi dimana presiden AS akan berlindung, yang terletak sekitar 100 kilometer dari Washington. Tempat itu dilengkapi dengan bunker dan pusat komunikasi yang disebut sebagai Situs R.

Target ketiga   adalah Fort Ritchie  di Maryland, yang berfungsi sebagai fasilitas pendukung untuk Situs R. Tidak dijelaskan mengapa Terowongan dan pangkalan itu dimasukkan dalam daftar, meski sudah ditutup secara resmi sejak  tahun 1998.

Target keempat  dari rudal hipersonik Rusia Zircon  adalah Pangkalan Angkatan Udara McClellan di California, yang secara resmi telah berhenti beroperasi pada tahun 1995.

Target terakhir  yang disebutkan adalah Stasiun Radio militer Jim Creek Naval yang bertanggung jawab melayani komunikasi kapal selam AS, yang menggunakan transmisi radio frekuensi sangat rendah.

Pada 21 februari 2019 lalu, Laksamana Muda Vsevolod Khmyrov mengatakan  bahwa kapal selam Rusia mampu menembakkan 40 buah rudal hipersonik Zirkon sekaligus guna menarget pusat-pusat kendali Angkatan Bersenjata  AS yang mengoperasikan sistem rudal yang digunakan di Eropa, jika Washington memutuskan untuk menyerang Rusia.

Moskow menegaskan, bahwa sistem pertahanan anti-rudal AS “Aegis Ashore” adalah ancaman  bagi keamanan Rusia dan melanggar Perjanjian Pasukan Nuklir Jangka Menengah (INF).

Aegis Ashore didasarkan pada sistem rudal berbasis-kapal Aegis Mk-41, yang mampu menembakkan rudal Tomahawk. Moskow mengatakan pertahanan rudal AS yang ditempatkan di Rumania dan Polandia juga mampu menembakkan rudal Tomahawks, dengan demikian telah melanggar perjanjian INF. Washington membantah tuduhan Moskow itu dan mengklaim Aegis Ashore tidak memiliki fungsi seperti itu.

Rudal hpersonik Rusia  Zircon 3M22 (nama sandi NATO SS-N-33) adalah rudal hipersonik Rusia yang berbasis kapal selam yang mampu menyerang target baik di laut maupun di darat. Senjata itu diperkenalkan pertama kali oleh Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pidato tahunannya kepada Majelis Federal, di mana ia menyebut rudal itu memiliki  kecepatan yang luar biasa hingga 9 march (9 x kecepatan suara) saat rudal itu mendekati targetnya.

Kecepatan rudal seperti itu akan memungkinkan kapal selam Rusia yang ditempatkan di luar perbatasan perairan AS akan bisa menyerang target yang terletak 500 km ke dalam wilayah AS hanya  dalam waktu 5 menit.

 

 

This entry was posted in Info Lain and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

39 + = 47