BEBERAPA ASPEK DARI SERANGAN HAMAS 7 OKTOBER 2023

 

Sebuah kekuatan yang tidak terkalahkan yang menurut Nabi basis terakhir mereka berada di Israel (bahasa Haditsnya didanau Tiberias), sedang menyiapkan agenda besar yang tidak bisa ditawar dan dilawan oleh siapapun, bahkan oleh super power manapun. Dalam arti, tidak akan ada kekuatan yang akan dibiarkan menjadi ancaman bagi agenda besar Ya’juj & Ma’juj itu. 

Agenda besar itu tentu saja termasuk menyiapkan wilayah negara yang mereka yakini sebagai “the great Israel” (Israel Raya), melalui agenda yang disebut sebagai “the greater Israel” (wilayah Israel yang makin meluas).

Secara umum hanya ada dua opsi yang ditawarkan oleh YM untuk memuluskan agenda besar itu, yaitu menjadi pengikut YM atau dihancurkan. Opsi pertama telah disiapkan toolnya dengan apa yang disebut perjanjian “Abraham accord”, yang dimplementasikan dalam apa yang disebut sebagai “Normalisasi hubungan dengan Israel”. 

Peristiwa serangan Hamas 7 Oktober harusnya tidak terlalu sulit dicerna, karena kita telah mengalami peristiwa yang lebih besar dan rumit, saat muncul kelompok ISIS yang ingin mendirikan khilafah di Suriah satu dekade lalu. 

Sudah tak terhitung kita ingatkan, bahwa dalam memahami setiap persitiwa akhir zaman, yang paling penting adalah jangan pernah lupa untuk selalau memakai metode dasar eskatologi Islam, yaitu kumpulkan sebanyak mungkin fakta, saling interkoneksikan fakta, dan jangan sampai lupa mengkaitkan dengan panduan agamanya. 

 

Analis Israel: Ada hubungan Aneh antara Netanyahu & Hamas

Media AS Washington Post mengutip pendapat para analis politik Israel menulis, bahwa antara Netanyahu dengan kelompok Hamas (Harakat al-Muqawamah al-Islamiyya) memiliki hubungan “simbiosis yang aneh”.

Menurut para analis Israel, Netanyahu yang menjabat sebagai PM Israel tanpa putus antara 2009-2020 dan berkuasa kembali pada 2022, menganggap Hamas berguna dalam menghentikan proses perdamaian Israel-Palestina, dan untuk mengganggu pembentukan negara Palestina.

Namun, para analis Israel itu berpendapat, kali ini nampaknya Netanyahu sudah ingin benar-benar mengakhiri “hubungan anehnya” dengan Hamas, dengan menghancurkan total seluruh kekuatan Hamas.

Netanyahu, telah berulang kali bersumpah untuk menghancurkan Hamas selama masa jabatannya yang sangat panjang itu, namun faktanya malah menerapkan kebijakan yang membantu kelompok tersebut mempertahankan cengkeramannya atas kantong Gaza, tulis Washington post.

Sejarawan Israel Adam Raz mengatakan, “ini adalah aliansi aneh yang akan segera berakhir, (setelah perang) Hamas tidak akan lagi menjadi penguasa Gaza. Dan saya pikir kita dapat berasumsi bahwa Netanyahu sudah mendekati akhir dari karir politiknya.”

Raz, dan pengamat politik lainnya berpendapat, bahwa Netanyahu jelas sengaja tidak mengantisipasi serangan dan penyanderaan sekitar 240 warga Israel pada 7 Oktober lalu, hari paling mematikan bagi orang Yahudi sejak Holocaust.

Namun para analis Israel itu mengatakan, bahwa segera setelah dia mendapatkan kembali kekuasaannya, Netanyahu yang saat kampanye berjanji untuk “menghancurkan kekuasaan Hamas di Gaza”, malah menerapkan strategi yang tidak mengganggu status quo dari populasi Palestina Di Gaza. Dia bahkan membiarkan Hamas berkuasa di Gaza dan juga saingannya (Fatah) di Tepi Barat.

“Dalam sepuluh tahun terakhir, Netanyahu malah berupaya memblokir segala upaya untuk menghancurkan total Hamas di Gaza,” kata Raz.

Dibawah kepemimpinan Netanyahu, Israel melancarkan tiga operasi militer skala besar di Gaza, yaitu pada tahun 2012, 2014, dan 2021. Semuanya berakhir dengan negosiasi gencatan senjata yang membuat kelompok tersebut terus menguasai wilayah kantong Gaza.

Tujuan dari kebijakan Netanyahu itu diduga untuk memecah belah rakyat Palestina, membiarkan Hamas menguasai Gaza, dan membiarkan ada persaingan antara Hamas dengan perlawanan Palestina lain (Fatah) yang menguasai Tepi Barat.

Konflik antara kedua kelompok perlawanan tersebut akan membuat solusi dua negara yang dinegosiasikan menjadi mustahil, dan bahwa hal itu juga memungkinkan Netanyahu untuk mengabaikan soal solusi bagi Palestina.

Para analis Israel itu berpendapat, perpecahan 2 kelompok perlawanan tersebut sesuai dengan tujuan Netanyahu dan para penentang solusi 2 negara, dengan menghambat kemampuan Palestina untuk melawan pendudukan Israel, kata para analis itu.

Sebaliknya, Netanyahu bisa lebih berfokus pada ancaman Iran dan ancaman-ancaman lain serta soal perkembangan Israel untuk menjadi kekuatan ekonomi.

Penulis biografi Netanyahu, Anshel Pfeffer juga berpendapat, bahwa Netanyahu secara khusus berupaya mencegah rekonsiliasi antara Hamas dan Fatah paska pemulihan hubungan pada tahun 2018, guna mencegah persatuan perlawanan Palestina, dan akhirnya menghalangi upaya pembentukan negara Palestina.

 

Sekjen PBB: Serangan Hamas Tidak Terjadi Dalam Ruang Hampa

Pada Selasa 21/10/2023 disesi DK PBB, Sekjen PBB Antonio Gutterres membuat pernyataan, bahwa “serangan Hamas 7 Oktober tidak terjadi dalam ruang hampa”.

Maknanya, dia menuduh bahwa ada dorongan dari Israel terhadap Hamas untuk menyerang Israel, karena Israel ingin menguasai wilayah Palestina yang tersisa.

Paska pernyataan terbuka Gutterre itu, para pejabat Israel sangat marah dan mengecam Guterres, dan bahkan mendesak Gutterres untuk mundur dari jabatannya.

Utusan Israel untuk PBB Gilad Erdan menyebut, pernytaan Gutterres itu sebagai “aib yang mengejutkan”, dan menuntut agar Sekjen PBB itu mengundurkan diri,

Pejabat Israel lain, yaitu dan Menhan Benny Gantz menyebut Guterres sebagai “pembela terorisme.”  Sementara itu, Menlu Israel Eli Cohen langsung membatalkan pertemuannya dengan Guterres.

Pada sesi di DK PBB itu, Gutterres menyatakan:

“Penting juga untuk menyadari bahwa serangan Hamas tidak terjadi dalam ruang hampa.”

“Rakyat Palestina telah menjadi target pendudukan yang menyesakkan selama 56 tahun. Tanah mereka terus dijarah oleh pemukim Yahudi, perekonomian mereka terhambat, penduduknya mengungsi dan rumah mereka dihancurkan. Harapan mereka terhadap solusi politik atas penderitaan mereka telah hilang”.

“Bahwa kesengsaraan rakyat Palestina itu tidak boleh dipakai sebagai alasan pembenaran bagi serangan yang dilakukan Hamas. Dan serangan Hamas itu tidak boleh dipakai untuk membenarkan hukuman kolektif terhadap rakyat Palestina”.

 

Israel akui tentaranya ikut bantai warganya sendiri

Artikel di media Israel berbahasa Ibrani tanggal 18 Nov 23 menulis, bahwa hasil Investigasi polisi Israel terhadap serangan Hamas di festival musik Nova didekat perbatasan Gaza- Israel pada 7 Oktober mengungkapkan, bahwa helikopter tempur Israel juga ikut menyerang para pengunjung festival musik.

Menurut sumber polisi, penyelidikan atas insiden tersebut menunjukkan bahwa sebuah helikopter tempur Israel yang tiba di lokasi kejadian dari pangkalan Ramat David, tidak hanya menembaki pejuang Hamas dan warga Palestina yang melintasi pagar perbatasan Israel, tetapi juga menembaki warga Israel yang menghadiri festival musik.

ini adalah pengakuan pertama bahwa militer Israel ikut membunuhi beberapa warga mereka sendiri.

Laporan sebelumnya di media Israel mengungkapkan bahwa pasukan Israel telah ikut membunuhi warga Israel di Be’eri, sebuah pemukiman yang juga dekat perbatasan Gaza.

Dalam peristiwa itu, pejuang Hamas menahan warga Israel di rumah-rumah sebelum dibawa kewilayah Gaza.

Ketika pasukan militer Israel tiba, mereka melepaskan tembakan, termasuk dengan tembakan peluru tank, yag menewaskan pejuang Hamas dan para tawanan yang dibawa.

Kejadian serupa terjadi di Sderot, di mana para pejuang Hamas mengambil alih kantor polisi setempat, dan menahan polisi Israel di dalamnya. Baik pejuang Hamas maupun polisi Israel ikut tewas ketika tentara Israel menembakkan peluru tank ke kantor polisi itu, dan menewaskan semua orang. Pasukan Israel kemudian meratakan stasiun polisi tersebut.

Mengenai festival musik Nova, “ada penilaian yang berkembang di lembaga keamanan, bahwa anggota Hamas yang menyerang pada 7 Oktober, tidak mengetahui sebelumnya tentang festival Nova yang diadakan di dekat Kibbutz Re’im.”

 

Hamas Rilis Alasan Serangan 7 Oktober ke Israel

Hamas merilis laporan pertama sejak serangan Hamas 7 Oktober, berisi alasan kenapa menyerang Israel  tapi sepertinya mereka hanya menyesali timbulnya korban warga sipil Israel saat serangan itu, dan bukan prihatin dengan tewasnya 25 ribu warga Palestina & kehancuran seluruh Gaza.

Kelompok Hamas mengaku ada “kesalahan” dalam serangan mendadak mereka tanggal 7 Oktober di Israel selatan, namun hamas mengklaim para pejuangnya hanya menargetkan tentara Israel dan orang-orang bersenjata.

Hamas beralasan, bahwa serangan itu untuk menargetkan situs militer Israel dan menangkap tentara, yang dapat digunakan untuk menekan pemerintah Israel agar membebaskan ribuan warga Palestina yang ditahan di penjara Israel.

Mereka menekankan, bahwa menghindari untuk “menyakiti warga sipil” adalah “komitmen agama dan moral” mereka. Jika ada kasus yang menargetkan warga sipil, itu terjadi secara tidak sengaja selama konfrontasi dengan pasukan pendudukan”.

Bahwa “mungkin ada beberapa kesalahan yang terjadi” selama serangan itu “karena runtuhnya sistem keamanan dan militer Israel” dengan cepat (?), dan kekacauan yang terjadi di sepanjang wilayah dekat Gaza, kata mereka.

Mereka juga mengakui bahwa ada “banyak warga Israel dibunuh oleh tentara dan polisi Israel karena kebingungan mereka”.

Alasan lain yang mereka sebutkan adalah kampanye pembangunan permukiman Israel “dan Yudaisasi tanah Palestina di Tepi Barat dan Yerusalem yang diduduki”, dan pembunuhan ribuan warga sipil Palestina dari tahun 2000 hingga tahun ini.

This entry was posted in Analisa Geopolitik and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

34 Responses to BEBERAPA ASPEK DARI SERANGAN HAMAS 7 OKTOBER 2023

  1. Mas Zaki says:

    Pantesan saja kenapa ada yang bilang Hamas adalah buatan Israel dan alasan kenapa Hamas dan Fatah itu dulunya juga perang saudara

    • diki says:

      betul betul fitnah akhir zaman, umat islam digoyang sana sini. Sy sampai bingung harus berkomentar apa, sementara prajurit hamas katanya jg tahfiz.
      Lain kalau Isis ya, kelihatan sekali keanehannya.

      • Muhammad Fauz says:

        Itu memang fakta sih kalau Hamas dan Fatah dulunya pernah perang saudara

        • diki says:

          Harus bagaimana menyingkapinya krn abu-abu.
          Mengingat hadist nabi :
          1. Perang yg menewaskan 99 persen orang, kalian
          umat islam jangan ikut campur cmiiw
          2.Umat islam itu bagaikan 1 tubuh, jika salah satu
          sakit maka yang lain merasakan cmiiw
          3. kemunculan Almahdi, kita diperintahkan berbaiat.
          padahal lokasi sangat jauh
          wallahu’alam

  2. Randy says:

    Tadi sy baca running text ditv ; presiden bilang perang modern (maksudnya di gaza) tidak bisa dinalar, skrg sy jg lebih bingung lg dng pendapat para pakar israel ini. Mas admin aaz tolong dong jelaskan gimana ini soal hamas.

    • The admin says:

      Ya memang Hamas berbeda dengan perlawanan Palestina yg lain. Hamas seperti sengaja diciptakan paska intifada 1987 guna menggeser kepemimpinan Fatah di jalur Gaza.

      Perbedaan yang utama adalah Hamas dibentuk oleh Ikhwanul Muslimin (IM) yang berpusat di Mesir. Sementara sebelumnya Mesir sendiri telah meresmikan hubungan diplomatik dengan Israel pada 1980. Selain itu, IM sendiri punya riwayat tidak klop dengan organisasi pembebasan Palestina PLO. Lebih rumit lagi, beberapa tahun belakangan Iran ikut memasok teknologi dan mendanai pembuatan roket ke Hamas.

      Jadi pendapat para pakar Israel itu mungkin ada benarnya, karena selain fakta diatas juga melihat peristiwa 7 Oktober dimana Hamas dengan mudah menginvasi masuk wilayah Israel adalah “tidak masuk akal” jika tidak diketahui sebelumnya oleh Israel yang memiliki intelijen tercanggih didunia. Yang aneh juga, Israel “pura-pura tidak mendengar” peringatan Mesir seminggu sebelumnya, yg juga sudah tahu rencana serangan Hamas itu.

      Kita tidak akan menjawab banyak, anggap saja bagian dari liku-liku peristiwa akhir zaman khususnya yang terjadi dipusat dunia itu. Toh pada akhirnya pasti akan terungkap, siapa pembela Islam sejati dan siapa pengkhianat Islam.

      • Afaz says:

        Mungkin awalnya emang Hamas sengaja diciptakan untuk itu, tetapi karena sekarang sudah tidak digunakan lagi oleh netanyahu maka Hamas dijadikan alat tempur oleh Iran(pada zaman sekarang)

      • Engkus says:

        Zionis mainnya emang licin, musuhnya sendiri mereka ciptakan untuk melemahkan musuh. khan di Wakanda sj mrk sdh pegang bnyk petinggi.

        • Piki says:

          Astagfirullah fitnah dajjal emang ngeri jadi bingung ane, semoga para unat islam di kuatkan iman islam nya semoga para mujahidin pembela agama di mudahkan segala urusannta dan di menangkan dari ke dzoliman dajal dan antek antek nya

      • Enceng says:

        Berarti ada 2 ngr yg sbnrnya sdh tahu rencana serangan hamas 7 okt, Israel dan mesir. Anehnya koq mesir malah mengingatkan Isarel ya, khan lalu timbul pertanyaan sbenarnya mesir itu bediri difihak mana?

  3. pace says:

    yang meresmikan hubungan diplomatik dengan Israel itu pemerintah Mesir di masa Anwar Sadat. Kelompok Ikhwanul Muslimin justru termasuk yang menentang keputusan itu bersama kelompok berhaluan kiri.
    Akibat keputusannya tsb Anwar Sadat akhirnya ditembak mati saat menyaksikan parade militer pelakunya Perwira militer Mesir sendiri yg ikut parade yaitu Letnan Khalid Ahmed Showky Al-Islambouli yg jg merupakan anggota Jihad Islam Mesir.

    • Ridwan says:

      Sy termasuk yg tdk percaya dng kisah itu. Faktanya selama 40thn ini IM tdk pernah protes ke penguasa mesir yg tetap berhubungan resmi dng Israel. Dan anehnya lg jihad islam mesir pd akhirnya bergabung dng al qaeda bentukan Amrik.

  4. Agus muslih says:

    Mengingat analisisnya kutipan dari wasington pos, saya meragukan statement itu. boleh jadi itu adalah bagian dari upaya untuk melemahkan kelompok perlawanan. fakta mutakhir, hamas berdiri dalam satu barisan dengan kelompok perlawanan libanon, irak, suriah dan yaman (sebuah kelompok yang awalnya mayoritas muslim indonesia, allergi karena ada sentimen beda mazhab) melawan kezaliman israel di saat negara 2 arab diam membisu. terhadap kejahatan israel. terlalu besar pengorbanan kemanusiaan, klo itu hanya konspirasi atau mata hamas dan netanyahu. bersatunya hamas dan kelompok perlawanan menandakan strategi pecah belah melalui isu suni syiah hancur lebur dan sudah terjalin ikatan emosional antara hamas dengan kelompok iran cs (kelompok perlawanan) dengan bantuan tidak terbatas senjata, teknologi, dll. adakah arab saudi, qatar, UEA, kuwait, dll bantu mempersenjatai hamas, sehingga israel bisa kewalahan??? senjata y6ang digunakan hamas sekarang memiliki karakteristik yang sama dengan kelompok perlawanan. sekarang adalah episode…israel dipermalukan kelompok perlawanan (berdasarkan rumus langit)

  5. menuju says:

    Tembok tebal, tepatnya durian vs mentimun, adlh salah satu kecurigaan kita.
    Tapi saya minta pendapat admin & sdr2 ttg video ini (hidayah channel)?
    https://youtu.be/7ii0EBH8mxc?feature=shared
    Palestina memang akan dimusnahkan.
    Keagungan Dajjal akan ternoda jika saat dia datang masih ada permasalahan Palestina.
    Maka, beberapa waktu ke depan, kita akan menyaksikan Israel tidak hanya memusnahkan Gaza, tapi juga menghancurkan Tepi Barat. Dan orang2 Palestina akan dipunahkan seluruhnya atau diusir keluar Israel.
    Itu sudah diagendakan sejak lama, dan Al-Aqsa Flood adalah pre-text atau falseflag-nya.
    Maka isu Palestina akan beres. Tidak akan terdengar ada perlawanan Palestina saat Dajjal muncul.
    SIH sudah memperkirakan hal tsb sejak PM Ariel Sharon 2001-2006. Walau kejadiannya beda, tapi polanya mirip.
    ( Selanjutnya, dengan mempergunakan kemarahan kaum Muslimin, Israel mencaplok negara2 yg termasuk dalam wilayah Israel Raya. Tentu saja dengan cara2 Dajjal yang istimewa, unpredictable, sophisticated, dan tentu saja penuh tipu muslihat.)

    • The admin says:

      Sepakat dengan pendapat SIH itu. kita juga sudah kita paparkan dalam artikel kita tahun 2019, bahwa Israel adalah satu”nya negara didunia yang belum menetapkan batas negaranya, karena mereka meyakini tanah yg dijanjikan Tuhan (Kitab Kejadian 15:18), wilayah mrk membentang dari sungai Nil sampai sungai Eufrat. Jadi gagasan “solusi 2 negara” itu mustahil akan disepakati Israel.

      Artinya pengusiran bukan hanya akan terjadi diGaza tapi juga diTepi barat dan Yerusalem Timur. Jadi penderitaan warga Palestina masih akan berlanjut, Mesir Saudi dan Yordania harus bersiap menerima mereka seperti halnya Suriah.

      Perlawanan frontal seperti yg dilakukan Hamas itu harusnya tidak dilakukan. Saat ini belum saatnya untuk menyerang Israel yg sedang dalam puncak kekuatan dng dukungan AS, Israel baru bisa dikalahkan paska WW3, paska AS hancur. Lebih baik gunakan cara diplomasi seperti PLO untuk menghindari kerugian dan jatuhnya korban besar.

      • Afaz says:

        Ya aku setuju dengan sebagian besar,justru kalo serang Israel sebelum WW3 maka Israel akan lebih kuat lagi daripada yang lihat.

        Tetapi rencana diplomasi menurutku tetap tidak akan berhasil karena di tepi Barat banyak pos Israel dan tentara Israel di sana(baik sebelum operasi militer gaza atau sesudah)

  6. Ridone says:

    Sy tdk dukung serangan hamas 7 oktober, nalar sy tidak bisa masuk tujuannya apa ya sdh jelas yg dihadapi tembok tebal? sypun yakin mrk juga tahu itu hanya akan membuat puluhan ribu warga palestina untuk dibantai israel. serangan hamas hny seperti cubitan bagi israel sedang yg didapat kehancuran. apa itu cerdas?

    • menuju says:

      Hamas dan Al-Aqsa Flood memang mencurigakan dan bikin ragu. Tapi saya setuju dan ikut logika sdr erik dan sdr Agus muslih.
      Dan yg lebih utama, ada hadits (dan Quran) pegangan bagi kita seperti yang diperingatkan sdr Zn.
      Jadi, walau Hamas mungkin bentukan Israel, dan Al-Aqsa Flood adalah pre-text rancangan Israel, untuk kali ini saya pro-Hamas.

      • Cahapeek says:

        Lagian juga artikel di atas adalah dari Analis Israel jangan langsung dijadikan sebagai rujukan mutlak. Kalau saya sih saat ini berprasangka baik dahulu terhadap para Mujahidin.

        • Ridone says:

          Kalo yg terima dana ya kecil kemunginan mau bocorin lah. Jng lupa kasus isis, mereka jg ngaku mujahidin tp dpt dana dari amerika yg dibantai muslim jg di iraq suriah. Ini yg digaza nyerang israelnya ga seberapa yg dikorbankan puluhan ribu umat islam, mungkin nanti bisa nyampe 25 ribu. Mudh2an Allah sgr menghentikan pembantaian ini.

          • Cahapeek says:

            Setidaknya dari kasus ini sudah banyak orang-orang barat yang muallaf karena keteguhan warga Gaza/ Palestina dan dari sini menunjukan bahwa kekuatan Israel yg tiada duanya hanya mitos belaka. Saya terima saja kalau dari analisa pihak yang lebih netral, lah ini dari Israel. Kalau untuk ini saya lebih berprasangka baik. Kita lihat saja nanti seperti apa, semoga Allah memberikan jalan yang terbaik bagi umat Islam di palestina

            • Ridone says:

              Baca juga tuh komen admin & jg video analisa SIH mrk jg mengakui ada kejanggalan, ga mungkin intel israel tdk mendeteksi ancaman diperbatasannya, dan bgt gampang dimasuki hamas. Jg diupadate ww3 november ada video heli israel ikut serang warganya sendiri, jg video keakraban hamas dng tawanan israel. Jd analis israel hny tambahan.

              • Cahapeek says:

                Saya juga lihat kontennya Muhammad Husein Gaza yang lama tinggal di Gaza. Penyerbuan 7 oktober yang lalu memang dengan perhitungan yang matang. Komentar SIH lebih cenderung netral beliau
                melihat ada kejanggalan namun dia bukan pakarnya di bidang ini sehingga tidak mau berkomentar banyak. Di YT juga banyak beredar tentang adanya deteksi intelejen Israel namun disepelekan dan ini yg dimanfaatkan oleh HAMAS. Hati-hati juga dengan analisa israel di atas yang seolah olah menggambarkan Israel itu superior dan Mujahidin itu Inferior di semua aspek jadi tidak mungkin ini terjadi. Ingat strategi Israel dengan “Perang Pemikiran” yang ingin memframing bahwa mereka bangsa pilihan yang unggul di segala hal.

  7. toni budiana says:

    bisa saja,…atau d manfaatkan buat hancutkan al-aqso …atau hnya mencati dana,dari dulu tak pernah maju2 dana sudah berapa triliun ,….wallohualam

  8. Aden says:

    Kayaknya sekarang saya paham dan memang masuk akal kenapa admin sama syeikh imran Hussein juga berbicara tentang kejanggalan 7 Oktober serangan Israel ke Gaza yang berkibar sebagai bendera palsu

    https://youtu.be/2PeYDphtHYo?si=nvp9lJt0KUmV5vug

    Ini sih ada video bukti kuat juga selain dari artikel admin(sayangnya entah kenapa Iran malah mendukung hamas)

  9. The admin says:

    Tentang serangan Hamas 7 oktober rupanya mengundang diskusi hangat. Sejak awal konflik, aaz.com sebenarnya sudah mengumpulkan beberapa materi menarik tentang hal ini, tapi karena keterbatasan waktu belum sempat kita tulis dalam artikel tersendiri, mungkin kita akan tambahkan saja dalam update di artikel ini.

    Jadi, judulnya juga perlu kita ganti dari “Analis Israel: ada hub aneh antara Netanyahu dengan Hamas” menjadi “beberapa aspek tentang serangan Hamas 7 Okt”. Dan Update pertama sudah kita tambahkan diatas, dng subjudul :
    – “Sekjen PBB: Serangan Hamas Tidak Terjadi Dalam Ruang Hampa”, dan
    – “Israel akui tentaranya ikut bantai warganya sendiri”.

  10. Randy says:

    ohhh … sekjen pbb aja ngomong bgt, emang bener memahami dunia emang ga bisa pake logika dangkal

  11. Hafidz maulana says:

    Setuju dengan pernyataan mas Randy,karena di beberapa artikel riset Hamas itu pernah hubungan buruk dengan suriah dan tegang dengan Iran (2014) ini sih ada beberapa buktinya:
    https://www.theguardian.com/world/2014/jan/09/hamas-iran-rebuild-ties-falling-out-syria

    https://www.atlanticcouncil.org/blogs/menasource/hamas-and-hezbollah-agree-to-disagree-on-syria/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *