WHO : DUNIA MEMASUKI FASE BARU YANG BERBAHAYA

 

Pandemi Covid-19 yang sedang berlangsung ini masih jauh dari selesai dan sebenarnya sedang  memasuki fase “baru yang  berbahaya”, diperingatkan bahwa virus pembunuh ini sedang “menyebar dengan cepat.” kata kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Jumlah kasus baru yang dilaporkan pada Kamis 18/6/20, sejauh ini “adalah yang paling banyak dalam satu hari”, yaitu pada angka 150.000, kata Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam konferensi pers dari kantor pusatnya di Jenewa.

Hampir setengah dari total kasus didunia dilaporkan berada di AS, dimana  sejumlah besar lain berasal dari Asia Selatan dan Timur Tengah.

Tedros mengatakan, bahwa para pemimpin dunia dan masyarakat perlu “melakukan kewaspadaan ekstrim” terhadap virus ini, dan mendesak mereka untuk “fokus pada hal-hal yang mendasar.

Saat berbicara pada Video pers conference pada hari Jumat 20/6/20, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan bahwa umat manusia sekarang menghadapi fase baru dari pandemi yang telah menjangkiti semua negara di seluruh dunia selama beberapa bulan ini.

Banyak orang yang sudah merasa bosan tinggal dirumah. Juga dapat dipahami bahwa banyak negara sangat ingin membuka aktifitas masyarakat dan ekonomi mereka. Tapi virusnya masih menyebar dengan cepat. Masih mematikan dan kebanyakan orang masih rentan, ”katanya.

Secara global, coronavirus baru telah menginfeksi lebih dari 8,6 juta orang, dan lebih dari 450.000 telah meninggal karena penyakit ini. Beberapa 4,5 juta Covid-19 pasien telah berhasil sembuh dari penyakit ini.

Menurut data Universitas Johns Hopkins, AS mengalami kasus paling buruk di dunia. di AS Virus ini telah menginfeksi 2,1 juta orang  dan setidaknya 118.435 telah meninggal. Pada hari Kamis 19/6, rata-rata ada tujuh hari kasus Covid-19 nasional AS yang meningkat lebih dari 15% dibandingkan dengan seminggu yang lalu.

WHO telah memperingatkan kepada para pemimpin dunia bahwa setelah wabah Covid-19 Dunia tidak akan bisa kembali ke situasi seperti biasa” , suatu wabah global yang telah menjungkirbalikkan ekonomi dan mendatangkan malapetaka bagi seluruh dunia ini.

This entry was posted in Info Lain and tagged , , . Bookmark the permalink.

16 Responses to WHO : DUNIA MEMASUKI FASE BARU YANG BERBAHAYA

  1. dio says:

    min saya mau nanya, sekarang banyak banget masyarakat, entah itu ortu lansia ataupun remaja mereka yang sekarang musim sepedaan atau gowes. nah apakah itu justru berbahaya buat mereka? gimana tanggapan admin

    • The admin says:

      Semua orang harusnya sudah tahu bagaimana cara mengurangi resiko tertular oleh wabah ini. Yang banyak salah tafsir adalah bahwa ‘New normal’ diartikan situasi yg pulih seperti sebelum ada wabah. Padahal ‘new normal’ adalah situasi baru dimana kita harus siap hidup bersama dengan wabah ini, sampai batas waktu yg tidak ada yang tahu.

      Kita sedang memasuki fase awal yg sulit dari era akhirzaman, artinya kedepan akan semakin sulit sampai nanti puncaknya saat ww3 dan paska ww3. Itu gambaran yg harus disadari.

  2. enoice says:

    saya berfikir ada kemungkinan kelak angin lembut yang mematikan orang muslim dari sejenis wabah seperti ini, karena jika vaksin yang di produksi mengandung babi dan orang muslim di haramkan untuk memakainya , tidak seperti saat ini dimana mui memperbolehkan vaksin MR yg positif mengandung babi

    • zan says:

      angin lembut hanya muncul setelah kekhalifahan akhir zaman muncul alias setelah perang melawan dajjal dan terjadinya al malhamah kubra / perang nuklir..

  3. Annisa says:

    Maaf pertanyaan sy agak oot. Bisa dipastikan tahun ini tidak akan ada haji, apakah ini akan berlanjut selamanya seprti kata hadis bhw suatu saat Ka’bah akan diangkat?

    • The admin says:

      Memang ada beberapa Hadits yang menyebut bahwa suatu saat Ka’bah akan dihancurkan, dan hadits lain menyebut akan diangkat. Tentu saja hadits2 itu bermakna simbolik, artinya Ka’bah tidak benar2 dihancurkan ataupun diangkat oleh Allah, karena tidak ada ayat atau hadits yang menyebut bahwa Kiblat sholat kita akan kembali ke Masjidil Aqsa. Makna dari Hadits2 itu adalah, bahwa suatu saat kita tidak bisa lagi menjalankan ibadah Haji atau Umrah, dan Ka’bah masih akan tetap ada sampai kiamat.

      Meski sampai hari ini 21/6/20 Pemerintah saudi belum jg memastikan apakah ada Ibadah haji ditahun ini, tapi melihat situasi corona diSaudi kita bisa memprediksi Saudi akan meniadakan ibadah haji untuk tahun 2020 ini.
      Apakah akan berlanjut selamanya? ini bener2 pertanyaan yang sulit, tp akan coba kita paparkan saja analisa kita.

      Prediksi pertama, jika wabah ini tidak pernah bisa dihentikan atau bahkan ditambah munculnya wabah global baru, maka ini bisa menjadi penyebab berhentinya Ibadah haji unyuk selamanya.

      Prediksi kedua, Hadits menyebut akan datangnya orang Habasyah yg berbetis kecil yg akan menghancurkan Ka’bah (dimaknai menguasai Saudi). Sementara, sejarah kuno Habasyah (Abyssinia) yang disebut dari Etiopia adalah sangat erat kaitannya dengan Yaman yg lokasinya dipisahkan oleh laut merah.
      Dan jika dihubungkan dengan Hadits lain tentang penaklukan Kerajaan saudi oleh pasukan Al Mahdi dari Yaman, maka kesimpulan sementara kita adalah, jika pasukan dari Yaman itu bergerak sebelaum musim haji 2021, maka bisa saja diprediksi bahwa 2019 adalah haji terakhir.

      Kita lebih condong pd prediksi pertama kemudian disambung prediksi kedua, tapi ini adalah hanyalah analisa kita untuk sementara ini, jadi jng dianggap suatu kebenaran. WaAllahualam.

  4. Ardy Iskandar says:

    Sy pikir pemberhentian haji bersifat sementara saja yaitu karena pandemi covid-19,atau nanti ketika terjadi PD3.Kita optimis di era Imam Mahdi yg sebentar lagi kehadirannya.Bukan hanya aman di Mekkah saja (sehingga orang akan bebas berhaji).Bahkan di seluruh Dunia akan merasakan keadilan dan kesejahteraan.

    • The admin says:

      Tadinya topik ini akan angkat dalam satu kajian tapi karena agak sensitif maka kita urungkan.

      Jika Ka’bah diangkat (bahasa simbolik) itu difahami akan terjadi setelah berakhirnya Khilafah islam, maka itu menjadi janggal, karena setelah Khilafah terakhir semua orang beriman diwafatkan dan yg tersisa hanya orang kafir (yang tdk butuh berhaji). Alasan lain adalah, jelas yang yg diberi himbauan itu adalah umat muslim.

      “Tunaikanlah haji sebelum kalian tidak bisa menunaikan haji, Dikatakan apa yang terjadi pada haji? Orang-orang Arab badui akan tinggal di ujung-ujung lembahnya. lalu tidak ada seorang pun yang dapat menunaikan haji.” (HR. Daruquthni)

      Kalimat ‘Orang arab badui tingal diujung lembah (menyingkir)’, mengisyaratkan saat itu pasukan Mahdi sudah menaklukkan KSA.

      Kenapa saat itu tidak bisa berhaji lagi? banyak kemungkinan penyebabnya yg kita tidak tahu, mungkin saja seperti situasi politik, lumpuhnya satelit yg membuat pesawat tdk bisa bernavigasi dsb. sama halnya kita tidak menyangka bahwa tahun ini tdk ada haji karena corona.

      Kita telah meneliti beberapa Hadist, tp tidak ada yg mengisyaratkan bahwa jika Ka’bah telah diangkat maka akan diturunkan lagi, atau bermakna hanya sementara. WaAllahualam.

  5. Pencariketenanganjiwa says:

    Assalamualaikum
    1.amalan2 ibadah tambahan utama apa yang untuk kondisi seperti ini? 2.apakah bertani dan beternak solusi terbaik untuk kondisi ekonomi seperti ini?

    • The admin says:

      Waalaikum salam.
      1. Pertanyaan ini sepertinya sederhana padahal sangat bagus. yaitu bgmn memilih amal ibadah yg paling efisien, yg nilai pahalanya paling tinggi. Nabi mengatakan :

      “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lain” (HR. Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruqutni).

      “Manusia yang paling dicintai oleh Allah adalah yang paling memberikan manfaat bagi manusia lain. Adapun amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah membuat muslim yang lain bahagia, mengangkat kesusahan dari orang lain, membayarkan utangnya atau menghilangkan rasa laparnya. Sungguh aku (Nabi) berjalan bersama saudaraku yang muslim untuk sebuah keperluan, itu lebih aku cintai daripada beri’tikaf di masjid ini (masjid Nabawi) selama sebulan penuh.” (HR. Thabrani) Syaikh Al Albani mengatakan hadis ini hasan.

      “Wahai Aba Dzar, kamu pergi mengajarkan ayat dari Kitabullah adalah lebih baik bagimu dari pada shalat seratus rakaat, dan pergi mengajarkan satu bab ilmu pengetahuan baik dilaksanakan atau tidak, itu lebih baik dari pada shalat seribu rakaat.” (HR. Ibnu Mjah)

      Contoh lain, seperti saling mengingatkan dlm kebaikan, bersedekah, mengurus masjid dll…intinya ibadah yg berguna untuk orang lain.

      2. Hidup dikampung dengan bertani dan beternak adalah yg dianjurkan bukan hanya untuk saat ini tapi untuk seterusnya, karena kita sedang masuk ujung akhirzaman yg sulit.

      “Akan datang suatu masa ketika itu harta seseorang yang paling baik adalah kambing yang digembalakannya menyusuri perbukitan dan lembah-lembah tempat turunnya air hujan karena dia lari menyelamatkan agamanya untuk menghindari fitnah (krisis agama) “. (HR. Bukhari No.3055)

      • Zan says:

        Kalau gak punya kampung/pedesaan gimana?
        Sy tinggal di daerah tengah kota cukup lama, bahkan sejak kecil. Krn kalau pergi kedesah, butuh effort buat berbaur sm lingkungan masyarakat disana…
        meskipun lingkungan seperti kampung, tp gak bisa bertani atau berternak karena lahan terbatas…

        Alhamdulillah sih disana msh banyak yg masih sadar atas syariat agama. Semoga mereka gk nerapin wacana ganjilgenap solat jumat yg udah ngelenceng dari syariat.

        • The admin says:

          Apakah kita sdh harus pindah itu tergantung keputusan masing2, Yang penting kita fahami saja dulu makna Hadits yg kita bahas dalam artikel ini.
          Inti dari Hadits itu, bahwa suatu saat kita akan mengalami era yg paling sulit, yaitu kelangkaan bahan pangan dan fitnah, harta seseorang tdk ada artinya karena tidak ada pangan yg bisa dibeli. Era itu akan terjadi jika Malhamah/ww3 sdh dimulai.

  6. Arief Anto says:

    Admin mhn komennya ttg video dr. Judy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *