ANALISA DAN IDENTIFIKASI YA’JUJ & MA’JUJ – Part-1

khazarian-mafia-1078x515

 

Pada sekitar abad 8, hanya sekitar satu abad sejak meninggalnya Nabi Muhammad, secara aneh ada suatu suku bangsa di Eropa timur yang tiba2 mengaku sebagai suku Yahudi ke 13. Siapakah Yahudi palsu atau Yahudi jadi jadian ini secara panjang lebar bisa dibaca dalam buku The 13th Tribe karya Arthur Koestler , profesor di London University. 

Analisa dan identifikasi Ya’juj Ma’juj ini adalah kajian yang sangat panjang, jadi kami bagi dalam 3 part. Anda harus menuntaskan semuanya jika ingin memahaminya secara menyeluruh.

Qur’an surat Al-Anbiya 95-96 telah menjelaskan bahwa Yajuj dan Ma’juj telah lama dilepaskan dari dinding kokoh dari besi dan tembaga, yang telah diceritakan dalam Surat Al-Kahfi 83-99. Hadist Shahih juga menjelaskan bahwa Ya’juj Ma’juj dilepas saat dunia masih normal, bukan dekat kiamat.

Banyak sekali orang yang mencoba menjelaskan tentang Ya’juj & Ma’juj, tapi hampir tidak ada yang berhasil secara gamblang menyimpulkan segala aspeknya secara menyeluruh, Kebanyakan hanya mengupas potongan puzzel. Kita akan mencoba memahaminya secara menyeluruh.

Umumnya, Ya’juj Ma’juj digambarkan pakai baju besi bawa tombak dan panah, kebal senjata, dan membunuh siapa saja yang ditemui, dan yang  parah lagi menganggap akan dilepas menjelang kiamat. Kesalahan metode yang digunakan yang jadi penyebabnya. Dukungan pengetahuan geopolitik dan sejarah dunia sangat membantu.

Gambaran dinding Ya’juj dan Ma’juj dalam Al-Kahfi 83-99 adalah bisa jadi adalah gambaran simbolik yang tidak bisa difahami secara harfiah misalnya benar-benar Yaj’uj dan Maj’uj dikurung diantara dua gunung dan dinding besi dan tembaga.

Hal ini didukung faktanya bahwa dalam era canggih sekarang dimana nomer pelat mobilpun bisa dibaca dari kamera satelit, tapi kenyataannya tidak pernah ditemukan reruntuhan dinding besi yang besarnya setinggi gunung itu.

 

Perbedaan Akhirzaman dan Hari Kiamat

Agar tidak membingungkan dalam memahami Ayat  dan Hadits yang akan kita kutip, kita perlu fahami dulu perbedaan “Akhir zaman” dan “hari kiamat”.  Masa akhir zaman adalah sejak Nabi Muhammad diangkat Nabi sampai berakhirnya kekhalifahan akhir zaman yang diprakarsai Imam Mahdi dan Nabi Isa.

Menurut Hadist sahih, umur kekhalifahan akhir zaman adalah 7 tahun, dan setelah itu umat beriman akan diwafatkan secara bersama-sama, dan tinggallah orang kafir yang akan mengalami proses2 kiamat.

Tidak satupun Hadist dan ayat Quran yang menerangkan berapa lama jarak antara berakhirnya kekhalifahan akhir zaman dengan hari Kiamat. Nabi Isa nanti yang akan menjelaskan rincian proses2 kiamat

“Dan sesungguhnya Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat. Karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang kiamat itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus.” (Q.S Az Zukhruf 61).

 

 

Mereka Sudah Lama Dilepas

Kita akan kilas balik dulu saat 2000 tahun lalu ketika Allah mengusir Bani Israel dari Yerusalem, karena dalam satu masa mereka berusaha membunuh 3 Nabi yaitu Nabi Zakaria, Nabi Yahya dan Nabi Isa dan hanya Isa yang diselamatkan Allah. Setelah Allah mendatangkan tentara Romawi untuk menghancurkan Yerusalem Allah mengusir Bani Israel dari Yerusalem, mereka kemudian mengungsi dan menyebar keseluruh dunia dan sebagian besar  ke Eropa.

Kita simak ayat yang sangat penting untuk memulai telaah Ya’juj Ma’juj :

(95). وَحَرَامٌ عَلَىٰ قَرْيَةٍ أَهْلَكْنَاهَا أَنَّهُمْ لَا يَرْجِعُونَ

(96). حَتَّىٰ إِذَا فُتِحَتْ يَأْجُوجُ وَمَأْجُوجُ وَهُمْ مِنْ كُلِّ حَدَبٍ يَنْسِلُونَ

“Ada larangan  kepada penduduk  suatu negeri (Jerussalem) yang telah kami hancurkan bahwa mereka tidak akan kembali”.                                          “Yaitu sehingga dibuka tembok yang menghalang Ya’juj dan Ma’juj,  serta mereka turun dari tiap-tiap tempat yang tinggi”. (Al-anbiya 95-96)

 

Surat Al-anbiya 95-96 itu menerangkan, bahwa kepulangan orang Yahudi ke Yerusalem, akan terjadi setelah Ya’juj dan Ma’juj telah dilepas (tembok sudah dibuka).

Faktanya Orang2 Yahudi telah kembali ke Yerusalem setelah perang dunia pertama (1917) dan mendirikan negara Israel 1948, Ini berarti jauh sebelum itu Ya’juj dan Ma’juj sudah dilepas, lalu siapakah mereka itu ?

Dalam ayat ini Allah menjelaskan adanya hubungan yang spesifik antara kembalinya Umat Yahudi keYerusalem dengan dilepasnya Ya’juj Majuj.

Kalimat “turun dari tempat yang tinggi” kita bahas terpisah dalam kajian lain:  Ya’juj & Ma’juj adalah penyelenggara perang nuklir.

Hanya ada dua surat  yang menyebut kata Ya’juj Ma’juj, yaitu Al-Kahfi dan  Al-Anbiya. Surat Al Kahfi mengidentifikasi lokasi asal, karakter dan sepak terjang mereka, sementara Surat Al Anbiya menjelaskan kapan waktunya mereka dilepas.

Untuk memperkuat kesimpulan bahwa mereka sudah dilepas, kita kutip  beberapa Hadits Shahih yang menjelaskan bahwa sejak zaman Nabi Muhammadpun dinding Ya’juj dan Ma’juj itu sudah mulai dibuka. Kita juga dibantu bahwa situasi2 yang disebut dalam Hadist tentang  “penghancuran Bangsa Arab” adalah sudah dan sedang terjadi sejak 15 tahun ini (Iraq, Libiya, Yaman, Suriah dsb)

 

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ بُكَيْرٍ، حَدَّثَنَا اللَّيْثُ، عَنْ عُقَيْلٍ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ عُرْوَةَ بْنِ الزُّبَيْرِ، أَنَّ زَيْنَبَ ابْنَةَ أَبِي سَلَمَةَ، حَدَّثَتْهُ عَنْ أُمِّ حَبِيبَةَ بِنْتِ أَبِي سُفْيَانَ، عَنْ زَيْنَبَ ابْنَةِ جَحْشٍ ـ رضى الله عنهن أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم دَخَلَ عَلَيْهَا فَزِعًا يَقُولُ ‏”‏ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ، وَيْلٌ لِلْعَرَبِ مِنْ شَرٍّ قَدِ اقْتَرَبَ فُتِحَ الْيَوْمَ مِنْ رَدْمِ يَأْجُوجَ وَمَأْجُوجَ مِثْلُ هَذِهِ ‏”‏‏.‏ وَحَلَّقَ بِإِصْبَعِهِ الإِبْهَامِ وَالَّتِي تَلِيهَا‏.‏ قَالَتْ زَيْنَبُ ابْنَةُ جَحْشٍ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَنَهْلِكُ وَفِينَا الصَّالِحُونَ قَالَ ‏”‏ نَعَمْ، إِذَا كَثُرَ الْخُبْثُ ‏”‏‏

Telah bercerita kepada kami Yahya bin Bukair telah bercerita kepada kami Al Laits dari ‘Uqail dari Ibnu Syihab dari ‘Urwah bin Az Zubair bahwa Zainab binti Abu Salamah bercerita kepadanya dari Ummu Habibah binti Abu Sufyan dari Zainab binti Jahsy ra. bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam datang kepadanya dengan gemetar sambil berkata: Laa ilaaha illallah, celakalah bangsa Arab karena keburukan yang telah dekat, hari ini telah dibuka benteng Ya’juj dan Ma’juj seperti ini. Beliau memberi isyarat dengan mendekatkan telunjuknya dengan jari sebelahnya. Zainab binti Jahsy berkata, Aku bertanya; Wahai Rasulullah, apakah kita akan binasa sedangkan di tengah-tengah kita banyak orang-orang yang shalih?. Beliau menjawab: Ya, benar jika keburukan telah merajalela. (HR Bukhari dan Muslim)

 

Pada Zaman Nabipun diceritakan bahwa mereka sudah hampir dilepas :

حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَاعِيلَ حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ حَدَّثَنَا ابْنُ طَاوُسٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يُفْتَحُ الرَّدْمُ رَدْمُ يَأْجُوجَ وَمَأْجُوجَ مِثْلُ هَذِهِ وَعَقَدَ وُهَيْبٌ تِسْعِينَ

Telah menceritakan kepada kami [Musa bin Ismail] telah menceritakan kepada kami [Wuhaib] telah menceritakan kepada kami [Ibnu Thawus] dari [ayahnya] dari Abu Hurairah radliallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda: “Benteng ya’juj dan ma’juj dibuka seperti ini.” Wuhaib mengilustrasikan jarinya dengan membentuk sembilan puluh. (HR. Bukhari)

 

حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ زَيْنَبَ بِنْتِ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ حَبِيبَةَ بِنْتِ أُمِّ حَبِيبَةَ بِنْتِ أَبِي سُفْيَانَ عَنْ أُمِّهَا أُمِّ حَبِيبَةَ عَنْ زَيْنَبَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ سُفْيَانُ أَرْبَعُ نِسْوَةٍ قَالَتِ اسْتَيْقَظَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ نَوْمٍ وَهُوَ مُحْمَرٌّ وَجْهُهُ وَهُوَ يَقُولُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَيْلٌ لِلْعَرَبِ مِنْ شَرٍّ قَدْ اقْتَرَبَ فُتِحَ الْيَوْمَ مِنْ رَدْمِ يَأْجُوجَ وَمَأْجُوجَ مِثْلُ هَذِهِ وَحَلَّقَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَنَهْلِكُ وَفِينَا الصَّالِحُونَ قَالَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَعَمْ إِذَا كَثُرَ الْخَبَثُ

Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Az Zuhri] dari [Urwah] dari [Zainab binti Abu Salamah] dari [Habibah binti Ummu Habibah biti Abu Sufyan] dari ibunya [Ummu Habibah] dari [Zainab] isteri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, Sufyan menyebutkan, “Empat orang wanita.” Ia (isteri Nabi) Berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bangun dari tidurnya dengan wajah merah sambil bersabda: “Laa Ilaaha Illallah, celakalah orang-orang arab dari keburukan yang telah dekat, hari ini telah dibukakan pemisah antara Ya’juj dan Ma’juj seperti ini, ” kemudian Nabi membuat lingkaran, maka aku bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah kita akan dibinasakan padahal ada orang-orang shalih di tengah-tengah kita?” Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab: “Ya, apabila kerusakan sudah merajalela.” (H.R. Ahmad)

Penghancuran bangsa Arab sudah dan sedang terjadi sejak lima belas tahun lalu, Iraq, Libiya, Suriah, Yaman , Sudan, Somalia dsb.

 

Dilepas Saat Dunia Masih Normal, Bukan menjelang Kiamat 

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ حَدَّثَنَا أَبِي حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ عَنْ الْحَجَّاجِ بْنِ حَجَّاجٍ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي عُتْبَةَ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَيُحَجَّنَّ الْبَيْتُ وَلَيُعْتَمَرَنَّ بَعْدَ خُرُوجِ يَأْجُوجَ وَمَأْجُوجَ تَابَعَهُ أَبَانُ وَعِمْرَانُ عَنْ قَتَادَةَ وَقَالَ عَبْدُ الرَّحْمَنِ عَنْ شُعْبَةَ قَالَ لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى لَا يُحَجَّ الْبَيْتُ وَالْأَوَّلُ أَكْثَرُ سَمِعَ قَتَادَةُ عَبْدَ اللَّهِ وَعَبْدُ اللَّهِ أَبَا سَعِيدٍ

“Sungguh pasti akan ada yang berhaji dan ‘umrah ke Baitullah (Ka’bah) bahkan setelah keluarnya Ya’juj dan Ma’juj”. Hadis ini dikuatkan oleh Aban dan ‘Imran dari Qatadah dan berkata, ‘Abdurrahman dari Syu’bah berkata: “Tidak akan terjadi hari akhir (Kiamat) hingga tidak ada yang berhajji ke Baitullah (Ka’bah).” (HR Al-Bukhari No 1490, Kitab Haji).

Hadits ini makin menguatkan Ayat & hadits sebelumnya, bahwa Ya’juj & Ma’juj tidak dilepas menjelang kiamat, dimana digambarkan saat dunia masih normal (saat ibadah haji masih berjalan normal).

Kesalahan pemahaman karena hanya melihat hadits yang menyebut, bahwa mereka akan dihancurkan Allah ketika Nabi Isa sudah turun kembali.

 

 

Ciri-Ciri & Sepak Terjang Ya’juj Ma’juj :

Berikut adalah ciri  dan sepak terjang Ya’juj & ma’juj yang kita simpulkan dari Ayat Qur’an dan Hadits :

  1. Mereka Penindas bangsa lemah yang Selalu membuat kerusakan (fasad) dimuka bumi. (Surat Al-Kahfi-93-94), Hadist.
  2. Mereka adalah Manusia biasa dan mempunyai pengikut yang banyak (Hadist).
  3. Mempunyai kekuatan yang luar biasa tidak ada yang bisa mengalahkan kecuali Allah ( Hadist).
  4. Mereka berasal dari dari suatu daerah didekat dua pegunungan dan Laut hitam (Al-Kahfi- 93 dan 86)
  5. Mereka akhirnya menggunakan Yerusalem (Israel) sebagai Pusat komandonya. (Al-anbiya 95-96, Hadist).
  6. Mereka menindas setiap manusia lewat setiap pemimpin/petinggi diseluruh dunia. (Quran dan Hadist)
  7. Mereka mengendalikan dunia dari balik layar. (Hadist)
  8. Mereka akan menghancurkan bangsa Arab (hadist)
  9. Mereka akan melakukan Pembantaian baik terhadap bangsa2 yang lemah dan juga bangsa2 yang kuat. (hadist)
  10. Mereka akan dibinasakan oleh Allah saat Nabi Isa sudah turun kembali kebumi.(Hadist)

 

 

  1. Mereka Penindas Dan Selalu Membuat Kerusakan dimuka Bumi

Kita lihat Surat Al Kahfi 93-94     :

Hingga apabila dia telah sampai di antara dua buah gunung, dia mendapati di hadapan kedua bukit itu suatu kaum yang hampir tidak mengerti pembicaraan. (QS Al Kahfi 93)

Mereka berkata: `Hai Dzulqarnain, sesungguhnya Yajuj dan Majuj itu orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi, maka dapatkah kami memberikan sesuatu pembayaran kepadamu, supaya kamu membuat dinding antara mereka?`(QS Al-Kahfi:94)

Kalimat “Kaum yang tidak mengerti pembicaraan” adalah kalimat untuk menggambarkan kaum yang terisolir.

إِنَّ يَأْجُوجَ وَمَأْجُوجَ مِنْ وَلَدِ آدَمَ وَلَوْ أُرْسِلُوا لَأَفْسَدُوا عَلَى النَّاسِ مَعَايِشَهُمْ وَلَنْ يَمُوتَ مِنْهُمْ رَجُلٌ إِلاَّ تَرَكَ مِنْ ذُرِّيَّتِهِ أَلْفًا فَصَاعِدًا

“Sesungguhnya Ya`juj dan Ma`juj dari keturunan Adam. Sekiranya mereka dilepas niscaya mereka akan merusak kehidupan manusia. Dan tidak mati salah seorang dari mereka melainkan ia meninggalkan dari keturunannya seribu atau lebih.” (HR. Ath-Thabarani)

Anda tidak akan faham Siapa Yajuj Majuj  sampai anda menuntaskan Part 2 dan Part 3.

Klik disini untuk lanjut Part- 2 …

Posted in Islamic View | Tagged , , , , , , , | 40 Comments

ISYARAT ISLAM TENTANG PERANG NUKLIR

gedung-putih

 

Kami yakin Perang dunia 3 yang akan diakhiri dengan Perang nuklir antar super power  dari tahun ketahun sudah semakin dekat, mengingat semua fakta fakta geopolitik seperti perang dagang, perang mata uang , intimidsi yang menjurus konfrontasi dua blok super power dan beberapa front negara berkekuatan nuklir  lain sudah semakin nyata.

Kita telah mengamati perubahan tren ekonomi dunia dan geopolitik paling tidak sejak 2014  yang secara aneh terus mengarah menuju perkembangan yang makin  tidak konstruktif.

Penumpukan pasukan NATO dan persenjataan canggihnya di negara2 sekutunya di area baltik  yang berbatasan dengan Rusia sejak 2014 tidak berhenti sampai sekarang. 

Sementara diSuriah secara proxy sebenarnya telah berhadapan dua kekuatan Super power Nato disatu sisi dan blok Rusia, Iran dan China dikubu lain.  Sejak saat itu Intimidasi demi intimidasi semakin intensif dilakukan oleh AS terhadap blok Rusia baik secara diplomatik, ekonomi maupun militer.

Dibagian dunia lain, di semenanjung Korea intimidasi demi intimasi makin intens dilakukan baik oleh AS dan sekutunya Korea selatan dan Jepang maupun oleh fihak lawan tandingnya Korea utara.

Dan jika anda cukup jeli mengamati perkembangan geopolitik, maka ada salu lagi Front perang antar pemilik senjata nuklir yang juga sudah mulai diprovokasi adalah antara India vs Pakistan. 

Jadi ajang perang nuklir adalah meliputi  Eropa barat dan timur, AS, dan Asia selatan dan timur, Kehancuran besar akan melanda negara negara durhaka yang disebut dalam Al Isra-58 nampaknya akan terjadi di China, Jepang , Korea utara , Korea selatan dan India yang gejalanya sudah mulai nampak dari sekarang.

Sementara itu seperti kita ketahui bersama,  hanya akan terlibat dua negara mayoritas Islam yang punya senjata nuklir, yaitu Iran dan Pakistan.

Referensi agama yang meyakinkan kita sebagai umat Islam adalah banyak Hadist Nabi dan Ayat Quran mengisyaratkan bahwa Perang besar akhir zaman (AlMalhamah ) akan diakhiri dengan perang nuklir. Bahkan ada hadist yang menjelaskan bahwa jika sudah terjadi perebutan gunung emas/ minyak disekitar Sungai Eufrat maka peristiwa besar berikutnya adalah perang nuklir.

Perlu ditegaskan bahwa Indonesia tidak akan terlibat karena kita bukan Negara dengan senjata nuklir. Tapi jika Indonesia sampai mengikuti 25 negara lain yang telah melegalkan perkawinan sejenis (LGBT) , bukan tidak mungkin ada satu atau dua rudal nuklir yang atas takdir Allah menyasar kelaut sekitar kita dan tsunami setinggi gunung akan menenggelamkan kita semua seperti yang terjadi pada umat nabi Luth.

Berapa tahun lagikah negara negara super power itu akan diadu ? tentu tidak ada yang tahu, tapi  huru hara disekitar sungai Eufrat itu sudah dimulai sejak penghancuran Iraq 2003 dan saat Kajian ini ditulis,  sudah 6 tahun mereka menghancurkan Suriah. Lalu apa hubungannya perang nuklir dengan sungai Eufrat, itu salah satu hal yang kita akan kaji.

Sebelumnya perlu dijelaskan bahwa diayat Quran/hadist dibawah akan sering disinggung tentang akhir zaman, Akhir zaman adalah waktu antara diangkatnya Muhammad sebagai Nabi sampai dengan berakhirnya kekhalifahan terakhir yang akan dipimpin oleh Imam Mahdi dan Nabi Isa.

Tidak ada petunjuk tentang kapan kiamat, tapi dari panduan Hadits-hadits  yang ada, kita bisa menyusun time line berapa kira-kira sisa waktu  keberadaan umat Allah yang beriman dimuka bumi, dan sedang diera mana kita hidup. 

Semua perang dunia dari perang dunia 1 (WW1) sampai perang dunia 3 (WW3)  tidak terjadi begitu saja, ada master mind dibelakangnya yang bekerja untuk tujuan besar tertentu. Untuk itu anda juga harus memahami Ya’juj Ma’juj yang menjadi panitia perang nuklir. Jadi masih banyak artikel yang harus anda baca untuk memahami soal perang nuklir ini, Link-link  artikel kita siapkan di bagian akhir artikel ini. 

Kita akan mengkaji Isyarat Islam akan terjadinya perang nuklir dari dua sumber hukum Islam tertinggi :

  1. Berdasar Hadist hadits-hadits Shahih.
  2. Berdasar Ayat ayat Quran.

.

I. PERANG NUKLIR MENURUT ISYARAT HADIST

  1. Munculnya Gunung emas di Sungai Eufrat

حَدَّثَنَا حَسَنُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ عَنْ سُهَيْلٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَحْسِرُ الْفُرَاتُ أَوْ لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يَحْسِرَ الْفُرَاتُ عَنْ جَبَلٍ مِنْ ذَهَبٍ فَيَقْتَتِلَ عَلَيْهِ النَّاسُ فَيُقْتَلَ مِنْ كُلِّ مِائَةٍ تِسْعَةٌ وَتِسْعُونَ يَا بُنَيَّ فَإِنْ أَدْرَكْتَهُ فَلَا تَكُونَنَّ مِمَّنْ يُقَاتِلُ عَلَيْهِ

Telah menceritakan kepada kami Hasan bin Musa telah menceritakan kepada kami Zuhair dari Suhail dari bapaknya dari Abu Hurairah, dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam Bersabda:

“Sungai eufrat akan memunculan, ” atau beliau mengatakan, “Tidak akan datang hari kiamat sehingga sungai eufrat memunculkan gunung emas sehingga manusia saling bunuh, setiap seratus orang akan terbunuh sembilan puluh sembilan.” wahai anakku jika kamu mendapati waktu itu maka janganlah sekali-kali engkau termasuk orang yang berperang untuk mendapatkannya.” (HR. AHMAD – 8038) 

 

لاَ تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يَحْسِرَ الْفُرَاتُ عَنْ جَبَلٍ مِنْ ذَهَبٍ يَقْتَتِلُ النَّاسُ عَلَيْهِ فَيُقْتَلُ مِنْ كُلِّ مِائَةٍ تِسْعَةٌ وَتِسْعُونَ وَيَقُولُ كُلُّ رَجُلٍ مِنْهُمْ لَعَلِّى أَكُونُ أَنَا الَّذِى أَنْجُو

“Hari kiamat tidak akan terjadi sampai sungai Eufrat (mengering lalu) menyingkapkan gunung emas. Orang-orang saling membunuh untuk memperebutkannya. Terbunuhlah pada setiap 100 orang itu 99 orang, namun masing-masing dari mereka berkata, ‘Barangkali aku yang menjadi orang yang selamat itu’” (HR. Muslim)

 

Penjelasan :

Kalimat Kiamat tidak akan terjadi bermakna peristiwanya akan terjadi pada akhir zaman, dan kita sedang hidup diakhir zaman.

Hadist2 diatas  mengandung kata2 simbolik . Sungai Eufrat adalah sungai yg mengalir dari Turki, Suriah sampai ke Iraq. Kita mengenal ada Emas Kuning, emas Putih dan emas hitam (minyak), Jika sudah terjadi perebutan minyak dikawasan itu ( Iraq, Suriah, Turki) akan menyulut perang besar .

Kita semua lihat bagaimana ISIS menjarah minyak Iraq dan Suriah,  dan Turki sebagai penadah utama minyak jarahan itu. Sementara itu disekitar sungai Eufrat juga ada Kurdi Suriah dan pasuka AS yang juga ikut memperebutkan ladang-ladang minyak Suriah itu.

Tidak hanya terjadi perebutan minyak disungai Eufrat sat ini,  tapi  terjadi juga pula perang harga minyak sejak juni 2014  antara Arab saudi disatu fihak dan Iran dengan Rusia difihak lain, sehingga harganya anjlok dari 100US$/barel menjadi sekitar 50US$/barel  sampai dengan  saat ini.

“Mendorong manusia berperang” ,  artinya konflik diarea itulah yg akan menyulut perang besar itu.  Konflik diSuriah bahkan sudah menyeret negara2 super power ke area itu yaitu AS, Rusia, China, Jerman, Perancis  dsb.

“Diantara 100 orang yg berperang hanya 1 yg selamat“, jelas mengisyaratkan Perang nuklir yg berakibat hanya 1% dari yg terlibat perang yang selamat, Tidak ada Perang konvensional yang akan membunuh 99% dari penduduk peserta perang.

Poin penting dari hadist ini adalah bahwa jika sudah terjadi konflik perebutan minyak disekitar sungai Eufrat, maka peristiwa selanjutnya adalah perang nuklir.

.

2. Fihak Yang Bermarkas di Israel Adalah Penyelenggara Perang Nuklir

ثُمَّ يَسِيرُونَ حَتَّى يَنْتَهُوا إِلَى جَبَلِ الْخُمَرِ وَهُوَ جَبَلُ بَيْتِ الْمَقْدِسِ فَيَقُولُونَ: لَقَدْ قَتَلْنَا مَنْ فِي الْأَرْضِ هَلُمَّ فَلْنَقْتُلْ مَنْ فِي السَّمَاءِ. فَيَرْمُونَ بِنُشَّابِهِمْ إِلَى السَّمَاءِ فَيَرُدُّ اللهُ عَلَيْهِمْ نُشَّابَهُمْ مَخْضُوبَةً دَمًا

 “Kemudian mereka berjalan dan berakhir di gunung Khumar, yaitu salah satu gunung di Baitul Maqdis. Kemudian mereka berkata: “Kita telah membantai penduduk bumi, mari kita membantai penduduk langit.” Maka mereka melemparkan panah-panah dan tombak-tombak mereka ke langit. Maka Allah subhanahuwata’ala kembalikan panah dan tombak-tombak mereka dalam keadaan berlumuran darah.” (HR. Muslim)

 

Penjelasan  :

Sebelum memahami Hadist diatas sebaiknya kita harus fahami dulu  Quran Surat Al-Anbiya 95-96 yang  menyatakan bahwa Bani Israel akan kembali ke Yerusalem setelah dilepasnya Ya’juj Ma’juj dan faktanya bani Israel telah kembali keYerusalem sejak  berakhir perang dunia 1. Jadi  sangat  disarankan anda lebih dulu membaca analisa & identifikasi apa Yajuj Majuj. dan juga Ya’juj Ma’juj adalah penyelenggara Perang Nuklir.

Gerakan zionisme yang berdiri sejak abad 19 membawa Bani Israel kembali ke Yerusalem setelah perang dunia pertama. Kelompok zionis yang diprakarsai Yahudi Khazar adalah suatu suku bangsa yang asalnya dari pegunungan Kaukasus dekat dengan laut hitam. Sangat akurat dengan penjelasan  Surat Al-Kahfi 93-99 tentang  daerah asal Ya’juj Ma’juj itu.  Lebih detail tentang siapa Ya’juj Ma’juj itu kami tulis tersendiri dalam artikel  “Analisa dan Identifikasi Ya’juj Ma’juj”. Baca juga artikel kami tentang “Agenda zionis tentang Perang nuklir”

Perjalanan mereka berakhir di “gunung Khumar”, Gunung Khumar dan Baitul Maqdis adalah identifikasi tempat/ negara  Israel.  Yajuj Majuj akhirnya mendirikan negara Israel 1947 dan dijadikan  pusat komandonya . Untuk memahami hal ini silahkan baca artikel kami tentang Peran Ya’juj Ma’juj sebagai penyelengara perang nuklir.

Kita telah membantai penduduk bumi , Kata ‘bumi’  bermakna simbolik negara2 militer lemah  yaitu negara2 Muslim penentang Israel yang kekuatan militernya  lebih lemah dibanding Negara Israel.  Kita semua tahu sudah puluhan Negara mayoritas  Muslim yang porak poranda oleh NATO, seperti Afghanistan, Iraq, Libiya, Suriah, Somalia, Sudan,  dsb.                                                                                                                                          

“Mari kita membantai penduduk langit”, artinya setelah membantai musuh2 mereka yang berkekuatan militer lemah (negara2 Muslim penentang Israel). Maka setelah itu mereka akan membantai negara2 yang lebih kuat dari Israel , yaitu negara2 super power. Mereka akan mengadu kekuatan2 nuklir negara2 super power agar saling menghancurkan. Kenapa mereka harus diadu? baca Agenda NWO tentang perang nuklir.

“Maka mereka mengarahkan panah dan tombak mereka kelangit.” Ini adalah makna simbolik dari Rudal2/ misil nuklir. Tidak ada senjata yang diarahkan kelangit  kecuali peluru kendali (misil).

“Maka Allah subhanahu wata’ala mengembalikan panah dan tombak itu dalam keadaan berlumuran darah”, artinya rudal2 nuklir itu akan membantai penduduk langit (negara2 super power)  yang terlibat , semuanya atas izin Allah SWT. Kata “mengembalikan” harus dimaknai  “menghasilkan” atau rudal itu akan kembali kebumi dengan membawa bencana luar biasa.

 

Penjelasan : Hadist ini mengisyaratkan dua tahapan  perang besar  terakhir  (Al-malhamah) yang diprakarsai zionis (Ya’juj Ma’juj) itu, yaitu pertama perang  terhadap Negara yang  lemah militernya dan kedua perang terhadap  negara2 militer kuat.

Yang mengagetkan  Isyarat dalam hadist ini  sangat relevan dengan agenda perang dunia 3 yang rencanakan zionis. Menurut agenda zionis ada 2 tahap perang dunia yaitu penghancuran Islam dan selanjutnya Penghancuran negara2 Kristen dan Atheis yang merupakan negara2 dengan kekuatan superpower. (silahkan baca artikel  agenda zionis tentang perang nuklir).

Saat ini hampir semua Negara mayoritas Islam yang kontra Israel sudah porak poranda (Afghanistan, Iraq, Libya, Suriah, Somalia, Sudan,Yaman dsb), itulah kenapa diawal kita bisa mengatakan bahwa perang nuklir (pembantaian penduduk langit) sudah dekat.

 

 

  1. Yatsrib Meredup  &  Baitul Maqdis Berjaya  

حَدَّثَنَا عَبَّاسٌ الْعَنْبَرِيُّ حَدَّثَنَا هَاشِمُ بْنُ الْقَاسِمِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ ثَابِتِ بْنِ ثَوْبَانَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ مَكْحُولٍ عَنْ جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ عَنْ مَالِكِ بْنِ يَخَامِرَ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ قَالَ

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عُمْرَانُ بَيْتِ الْمَقْدِسِ خَرَابُ يَثْرِبَ وَخَرَابُ يَثْرِبَ خُرُوجُ الْمَلْحَمَةِ وَخُرُوجُ الْمَلْحَمَةِ فَتْحُ قُسْطَنْطِينِيَّةَ وَفَتْحُ الْقُسْطَنْطِينِيَّةِ خُرُوجُ الدَّجَّالِ ثُمَّ ضَرَبَ بِيَدِهِ عَلَى فَخِذِ الَّذِي حَدَّثَهُ أَوْ مَنْكِبِهِ ثُمَّ قَالَ إِنَّ هَذَا لَحَقٌّ كَمَا أَنَّكَ هَاهُنَا أَوْ كَمَا أَنَّكَ قَاعِدٌ يَعْنِي مُعَاذَ بْنَ جَبَلٍ

Telah menceritakan kepada kami Abbas Al ‘Anbari berkata, telah menceritakan kepada kami Hasyim Ibnul Qasim berkata, telah menceritakan kepada kami ‘Abdurrahman bin Tsabit bin Tsauban dari Bapaknya dari Makhul dari Jubair bin Nufair dari Malik bin Yukhamir dari Mu’adz bin Jabal ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

Berjayanya Baitul Maqdis adalah tanda meredupnya kota Yatsrib, meredupnya kota Madinah adalah tanda terjadinya peperangan besar /Al-malmah kubra, terjadinya peperangan besar adalah tanda dari pembukaan kota Konstantinopel, & pembukaan kota Konstantinopel adalah tanda keluarnya Dajjal. Kemudian beliau menepuk-nepuk paha orang yg beliau ceritakan tentang hadits tersebut, atau dalam riwayat lain, pundaknya’. Kemudian bersabda: Semua ini adalah sesuatu yg benar, sebagaimana engkau Mu’adz bin Jabal- sekarang berada di sini adalah sesuatu yg benar. (HR. Abu Dawud )

 

Penjelasan : 

Hadist ini menjelaskan rentetan peristiwa secara berurutan, Yathrib adalah Madinah  kota ini telah lama redup sebagai pusat pemerintahan Islam, Baitul Maqdis adalah  Masjidil Aqsa (identifikasi Israel) yang sudah lama Berjaya menjadi kekuatan yang tidak bisa dikalahkan. Maka peristiwa berikutnya adalah AlMalhamah (perang besar).

Disusul  kemudian Pembebasan Konstantinopel bisa diartikan, bahwa  Kota itu akan dikembalikan kepemiliknya yaitu umat Kristen Orthodox yang pada era Bizantium mereka tempati selama 1000 tahun. 

Peristiwa berikutnya adalah keluarnya Almasih Dajjal. Kalimat  lain menjelaskan Dajjal akan keluar tujuh tahun setelah AlMalhamah. Karena dijelaskan dalam Hadist lain Nabi Isa yang akan membunuh Dajjal maka mudah difahami bahwa Nabi Isa juga akan muncul tujuh tahun setelah Al-malhamah.

Perlu dijelaskan bahwa agenda terbesar gerakan zionis adalah menyiapkan kedatangan Al-Masih (Al Masih Dajjal) yang akan memimpin dunia dari Yerusalem, karena sebagian umat Yahudi terutama yang menguasai Israel saat ini, tidak mengakui Isa AS sebagai Al Masih. Itulah kenapa mereka harus melemahkan setiap Negara yang mereka anggap ancaman . Mereka juga harus melemahkan negara2 super power  karena tidak mungkin Israel yang Negara kecil akan memimpin dunia kalau negara2 super power masih kuat.

 

4. Burung Akan Mati jika Melewati Kawasan Perang

Berikut ini adalah petikan Hadist panjang Riwayat Ahmad yang sangat panjang :

…Maka ketika telah sampai hari yang keempat, bangkitlah seluruh kaum muslimin lalu Allah menimpakan bencana kepada mereka (orang kafir) dan terbunuhlah mereka dengan dahsyatnya sehingga tidak pernah dilihat orang sebelumnya hal yang semacam itu (laa yaraa mitslaha), sehingga apabila burung melewati kawasan pertempuran mereka maka burung itu akan mati sebelum melewati mereka. Maka bertambahlah keturunan bapak yang mati, dari jumlah mereka yang seratus mereka tidak mendapatkan yang tersisa dari mereka kecuali seorang laki-laki. (H.R.Ahmad)

Penjelasan : Hadist ini juga mengisyaratkan perang nuklir bukan perang konvensional. Dimana akan adanya suatu perang yang belum pernah dilihat dalam sejarah manusia, bahkan burung yang melewati medan perangpun digambarkan tidak mampu bertahan dan mati bahkan sebelum melewati kawasan perang. Asap nuklir yang mengandung radiasi akan membunuh mereka.

Dalam hadist ini kembali ditegaskan bahwa  hanya  1 %  (1 diantara 100) dari yang terlibat perang (negara2 kafir) yang tersisa hidup .

 

Hadist lain riwayat ahmad juga  menyebut hal yang serupa :

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ عَنْ حُمَيْدِ بْنِ هِلَالٍ عَنْ أَبِي قَتَادَةَ عَنْ أُسَيْرِ بْنِ جَابِرٍ قَالَ هَاجَتْ رِيحٌ حَمْرَاءُ بِالْكُوفَةِ فَجَاءَ رَجُلٌ لَيْسَ لَهُ هِجِّيرٌ إِلَّا يَا عَبْدَ اللَّهِ بْنَ مَسْعُودٍ جَاءَتْ السَّاعَةُ قَالَ وَكَانَ مُتَّكِئًا فَجَلَسَ فَقَالَ إِنَّ السَّاعَةَ لَا تَقُومُ حَتَّى لَا يُقْسَمَ مِيرَاثٌ وَلَا يُفْرَحَ بِغَنِيمَةٍ قَالَ عَدُوًّا يَجْمَعُونَ لِأَهْلِ الْإِسْلَامِ وَيَجْمَعُ لَهُمْ أَهْلُ الْإِسْلَامِ وَنَحَّى بِيَدِهِ نَحْوَ الشَّامِ قُلْتُ الرُّومَ تَعْنِي قَالَ نَعَمْ قَالَ وَيَكُونُ عِنْدَ ذَاكُمْ الْقِتَالِ رِدَّةٌ شَدِيدَةٌ قَالَ فَيَشْتَرِطُ الْمُسْلِمُونَ شُرْطَةً لِلْمَوْتِ لَا تَرْجِعُ إِلَّا غَالِبَةً فَيَقْتَتِلُونَ حَتَّى يَحْجِزَ بَيْنَهُمْ اللَّيْلُ فَيَفِيءَ هَؤُلَاءِ وَهَؤُلَاءِ كُلٌّ غَيْرُ غَالِبٍ وَتَفْنَى الشُّرْطَةُ ثُمَّ يَشْتَرِطُ الْمُسْلِمُونَ شُرْطَةً لِلْمَوْتِ لَا تَرْجِعُ إِلَّا غَالِبَةً فَيَقْتَتِلُونَ حَتَّى يَحْجِزَ بَيْنَهُمْ اللَّيْلُ فَيَفِيءَ هَؤُلَاءِ وَهَؤُلَاءِ كُلٌّ غَيْرُ غَالِبٍ وَتَفْنَى الشُّرْطَةُ ثُمَّ يَشْتَرِطُ الْمُسْلِمُونَ شُرْطَةً لِلْمَوْتِ لَا تَرْجِعُ إِلَّا غَالِبَةً فَيَقْتَتِلُونَ حَتَّى يُمْسُوا فَيَفِيءَ هَؤُلَاءِ وَهَؤُلَاءِ كُلٌّ غَيْرُ غَالِبٍ وَتَفْنَى الشُّرْطَةُ فَإِذَا كَانَ الْيَوْمُ الرَّابِعُ نَهَدَ إِلَيْهِمْ بَقِيَّةُ أَهْلِ الْإِسْلَامِ فَيَجْعَلُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ الدَّبْرَةَ عَلَيْهِمْ فَيَقْتُلُونَ مَقْتَلَةً إِمَّا قَالَ لَا يُرَى مِثْلُهَا وَإِمَّا قَالَ لَمْ نَرَ مِثْلَهَا حَتَّى إِنَّ الطَّائِرَ لَيَمُرُّ بِجَنَبَاتِهِمْ فَمَا يُخَلِّفُهُمْ حَتَّى يَخِرَّ مَيِّتًا قَالَ فَيَتَعَادُّ بَنُو الْأَبِ كَانُوا مِائَةً فَلَا يَجِدُونَهُ بَقِيَ مِنْهُمْ إِلَّا الرَّجُلُ الْوَاحِدُ فَبِأَيِّ غَنِيمَةٍ يُفْرَحُ أَوْ أَيُّ مِيرَاثٍ يُقَاسَمُ قَالَ بَيْنَا هُمْ كَذَلِكَ إِذْ سَمِعُوا بِنَاسٍ أَكْثَرَ مِنْ ذَلِكَ قَالَ جَاءَهُمْ الصَّرِيخُ أَنَّ الدَّجَّالَ قَدْ خَلَفَ فِي ذَرَارِيِّهِمْ فَيَرْفُضُونَ مَا فِي أَيْدِيهِمْ وَيُقْبِلُونَ فَيَبْعَثُونَ عَشَرَةَ فَوَارِسَ طَلِيعَةً قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنِّي لَأَعْلَمُ أَسْمَاءَهُمْ وَأَسْمَاءَ آبَائِهِمْ وَأَلْوَانَ خُيُولِهِمْ هُمْ خَيْرُ فَوَارِسَ عَلَى ظَهْرِ الْأَرْضِ يَوْمَئِذٍ

Telah menceritakan kepada kami Isma’il telah menceritakan kepada kami Ayyub dari Humaid bin Hilal dari Abu Qatadah dari Usair bin Jabir ia berkata; Suatu kali angin merah bertiup kencang di Kufah. Lantas seseorang yang tidak mempunyai kesopanan tiba-tiba datang selain berujar “Wahai Abdullah bin Mas’ud, kiamat telah tiba! Kata Usair, ketika Abdullah bin mas’ud sedang bersandar. Ia pun langsung duduk dan menyampaikan “Kiamat tak bakalan terjadi hingga warisan dibagi-bagi dan ghanimah bukanlah sesuatu yang menjadikan senang. Kata Ibn mas’ud, ingat, ketika itu kalian lihat musuh mengumpulkan harta untuk pemeluk Islam, sebaliknya pemeluk Islam juga mengumpulkan harta untuk mereka. Sambil beliau menunjuk arah Syam dengan tangannya. Aku bertanya “Romawi kah yang kau maksudkan?”Iya” jawabnya. Dan terjadi pada peperangan kalian gerakan menarik diri besar-besaran, lantas kaum muslimin membentuk pasukan siap mati, yang mereka tak akan tak kembali selain sebagai pemenang. Mereka berperang mati-matian hingga malam menghentikan mereka. Akhirnya yang bukan pemenang lah yang menjarah harta rampasan, dan pasukan berani muslimin itu musnah. Kemudian kaum muslimin membentuk lagi pasukan depan yang berani mati, yang mereka tak akan pulang selain sebagai pemenang. Mereka berjuang mati-matian hingga bersore hari dan yang bukan pemenanglah yang menjarah rampasan, sedang pasukan berani muslimin musnah. Kemudian kaum muslimin kembali membentuk pasukan depan berani mati yang tak kan kembali selain sebagai pemenang, namun yang bukan pemenanglah yang menjarah harta dan pasukan berani mati muslimin malah musnah. Ketika hari keempat tiba, sisa-sisa pasukan Islam bangkit dan Allah menjadikan mereka kocar-kacir. Lantas mereka melakukan pembunuhan sedemikian gigihnya/hebatnya  yang belum pernah terlihat yang seperti itu  -atau dia katakan dengan redaksi ‘Yang kami belum pernah lihat semisalnya-hingga burung melewati tubuh-tubuh mereka, dan tidaklah burung itu melewati mereka, melainkan orang itu langsung tersungkur mati. Kata Usair, ketika itu Banul Abi yang jumlah mereka sebelumnya seratus orang tinggal satu. Lantas karena ghanimah apa ia gembira? Atau warisan mana yang akan dibagi-bagi? Ketika terjadi demikian, mereka mendengar manusia lebih bayak daripada mereka. Tiba-tiba ada juru seru memanggil-manggil “Hai, dajal telah berada di anak cucu keturunan mereka. Maka mereka langsung membuang apa yang ditangan mereka dan mereka kirimkan sepuluh pasukan penunggang kuda untuk mengintai. Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam bersabda: “Sungguh saya tahu nama-nama mereka, dan nama ayah mereka, warna kuda mereka, mereka adalah penungang kuda terbaik di muka bumi ketika itu.” (HR Ahmad 26119)

 

 

5. Dua Kelompok Besar Islam Saling Berperang.

لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى تَقْتَتِلَ فِئَتَانِ عَظِيمَتَانِ يَكُونُ بَيْنَهُمَا مَقْتَلَةٌ عَظِيمَةٌ دَعْوَتُهُمَا وَاحِدَةٌ

“Tidak akan tegak hari kiamat hingga terjadi peperangan antara dua kelompok besar. Korban besar terjadi di antara keduanya. Kedua kelompok itu memiliki seruan yang sama (Allahuakbar /sama sama muslimin).”  (HR. al-Bukhari)

Hadist yang serupa diriwayat Abu Hurairah ra :

Rasulullah saw. bersabda: Hari kiamat tidak akan terjadi kecuali setelah dua golongan besar saling berperang sehingga pecahlah peperangan hebat antara keduanya padahal dakwah mereka adalah satu. (Shahih Muslim No.5142)

 

Penjelasan :

Untuk memahami hadist ini harus difahami perbedaan “Akhir zaman”  dan “Hari kiamat” . Setiap hadist yang ada kata “ Kiamat tidak akan terjadi “  maka kebanyakan  orang selalu memaknai peristiwa itu akan terjadi sangat dekat dengan kiamat, padahal harusnya diartikan  “ terjadi di akhir zaman”.

Menjelang kiamat tidak ada perang, malah terjadi kekhalifahan akhir zaman yang dipimpin oleh Imam Mahdi dan Nabi Isa yang tidak ada perang sama sekali. Kita sekarang ini adalah hidup diakhir zaman dan peristiwa yang disebut Hadist itu sedang terjadi, seperti :  Perang diSuriah , Iraq dan Yaman adalah perang dua kelompok besar Islam yaitu Shiah – Suni  yang merupakan AlMalhamah tahap 1 (Malhamah terdiri 2 tahap)

Hadist terakhir ini bukan menjelaskan soal perang nuklir tapi untuk menjelaskan bahwa kita sedang hidup diujung akhir zaman, karena perang antara 2 kelompok Islam Shiah – Suni itu sedang terjadi saat ini. Perang dua kelompok Islam ini adalah tahap pertama dari perang besar akhir zaman yang  tahap keduanya adalah Perang nuklir. Silahkan baca Perang dunia 3 dibagi 2 fase. 

 

 

.

II. ISYARAT QURAN TENTANG PERANG NUKLIR.

1. Surah Al Isra Ayat 58

وَإِنْ مِنْ قَرْيَةٍ إِلَّا نَحْنُ مُهْلِكُوهَا قَبْلَ يَوْمِ الْقِيَامَةِ أَوْ مُعَذِّبُوهَا عَذَابًا شَدِيدًا ۚ كَانَ ذَٰلِكَ فِي الْكِتَابِ مَسْطُورًا

Tidak satu negeripun yg durhaka kecuali kami akan mebinasakannya sebelum hari kiamat atau kami akan menyiksanya dengan azab yang Keras. Hal Itu telah tercantum dalam kitab (Lauhul Mahfudz).(Q.S Al Isra 58).

Penjelasan  : Tidak satu negeripun yg durhaka kecuali kami akan membinasakannya , Kalimat ini mengisyaratkan bahwa Allah akan membinasakan seluruh negara2 durhaka, yaitu negara2 kafir dan negara2 atheis, yang akan terlibat perang nuklir, sperti  AS, Inggris, Jerman, Perancis, China, Korsel, Korut, Jepang, India dsb. 

Kalimat sebelum hari kiamat, artinya peristiwanya akan terjadi diakkhir  zaman. Sekali lagi bukan berarti bebeberapa waktu menjelang kiamat, karena Hadist shahih menyatakan setelah munculnya kekhalifahan terakhir yang dipimpin Imam Mahdi dan Nabi Isa sampai dengan terjadinya kiamat tidak ada lagi peperangan.

Hal Itu telah tercantum dalam kitab (Lauhul Mahfudz), artinya peristiwa perang nuklir pasti terjadi karena sudah diskenariokan Allah dalam kitab Lauhul Mahfudz

Penindasan dan kezaliman yg luar biasa oleh negara2 kuat terhadap negara2 lemah telah terjadi berabad abad lewat penjajahan diseluruh dunia , ssementara itu penghancuran negara2 Islam yang kontra Israel berlangsung sejak beberapa puluh tahun lalu sampai sekarang Hal ini akan  mendapat hukuman/azab yg dahsyat dari Allah.

Negeri2 yg durhaka gampang kita tunjuk sebagi Amerika utara dan Eropa barat , yg selama ini menjadi kakitangan zionis untuk memerangi Islam dan juga melegalkan perkawinan sejenis (kisah dihancurkannya umat Nabi Luth akan terulang). Perlu diketahui sudah 21 negara barat yang melegalkan perkawinan sejenis.

 

2. Surah Ad-Duhan 10-11 

  (11)فَارْتَقِبْ يَوْمَ تَأْتِي السَّمَاءُ بِدُخَانٍ مُبِينٍ (10) يَغْشَى النَّاسَ هَذَا عَذَابٌ أَلِيمٌ. الدخان

Maka tunggulah hari ketika langit membawa kabut/asap yang nyata, yang meliputi seluruh manusia. Inilah azab yang pedih. (Q.S Duhan 10-11 ).

Keterangan :

“langit membawa kabut/asap yang nyata, yang meliputi seluruh manusia”, Kabut/ Asap adalah makna simbolik dari asap luar biasa (mengandung radioaktif) yg timbul karena ledakan ratusan bom nuklir yg menyebabkan langit diseluruh dunia  dipenuhi asap radioaktif karena ribuan misil nuklir akan diledakkan  oleh negara2 yang terlibat.

Inilah azab yang pedih,  Walaupun Negara kita tidak terlibat perang nuklir maka Asap radioaktif akibat perang nuklir  akan menyengsarakan dan menimbulkan berbagai macam penyakit bagi seluruh manusia didunia.

 

3. Surat Ar Rahman 55:35

يُرْسَلُ عَلَيْكُمَا شُوَاظٌ مِّنْ نَّارٍۙ وَّنُحَاسٌ فَلَا تَنْتَصِرَانِۚ

Kepada kamu (jin dan manusia)  akan dikirimkan “Kilatan api dan asap”,  sehingga kamu tidak dapat menyelamatkan diri. (QS. Ar Rahman 55:35)

Kepada kamu (jin dan manusia), akan dikirim “nyala api dan cairan tembaga”  sehingga kamu tidak dapat menyelamatkan diri. QS. Ar Rahman 55:35 -terjemahan Dep. Agama)

 

4. Surat Yasin 36: 29 dan Surat Qamar 54: 31

Dua Surat ini mengisyaratkan hal yang sama, yaitu Allah akan melenyapkan orang kafir hanya dengan satu ledakan yang keras.

إِنَّا أَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ صَيْحَةً وَاحِدَةً فَكَانُوا كَهَشِيمِ الْمُحْتَظِرِ

Sesungguhnya Kami menimpakan atas mereka “satu suara yang keras mengguntu”, maka jadilah mereka seperti rumput kering (yang dikumpulkan oleh) yang punya kandang binatang. (QS. Qamar 54: 31)

إِنْ كَانَتْ إِلَّا صَيْحَةً وَاحِدَةً فَإِذَا هُمْ خَامِدُونَ

Tidak ada siksaan atas mereka melainkan “satu ledakan saja”, maka tiba-tiba mereka semuanya mati. (Yasin 36: 29)

 

Catatan :

Jika kita hanya terpatri dengan satu terjemahan saja, misalnya hanya dari terjemahan Departemen agama, maka kata “Shaikhah” dalam Surat Qamar :31  itu akan diterjemahkan sebagai “Suara keras yang mengguntur”. Tapi dalam surat Yasin :29  akan diterjemahkan sebagai “teriakan/suara yang keras”

 

KESIMPULAN

Lalu kapankan perang nuklir itu  dimulai, saya kira beberapa tahun lagi kita akan mengalaminya tapi kapan tepatnya hanya Allah yg tahu, mengingat dilokasi  sungai Eufrat yg disebut hadist diatas yaitu Suriah, Irak  dan Turki yg disebut sebagai pemicu perang besar itu sudah beberapa tahun menjadi ajang perang berbagai Negara termasuk negara2 yang berkuatan nuklir (AS, Rusia, Ingrris, Perancis, Jerman ,China, Iran dsb) , gesekan antara blok AS dan Rusia semakin intensif.

Blok NATO juga sudah sejak 2014 melakukan operasi “Atlantic Resolve” yang sampai kini terus menumpuk senjata dan pasukan untuk mengepung Rusia.

Bahkan setahun ini AS sudah mulai menempatkan Misile2 nuklirnya di Polandia, Romania dan jerman untuk mengepung Rusia. Perang dagang antara blok nato dan Blok Rusia , perang harga minyak, Tren merosotnya ekonomi dunia beberapa tahun terakhir semuanya adalah gejala2 awal perang besar itu. Dan yang akhir akhir ini kita saksikan bersama adalah makin masivnya intimidasi menuju perang nuklir disemenanjung Korea.

Tahapan Malhamah yang dibagi dalam 2 fase bisa anda simak di Perang Dunia 3 dibagi 2 fase, artikel itu mengakaji tahapan perangbesar akhir zaman baik dari agenda zionis maupun dari isyarat Islam.

Kita sarankan juga mencari referensi dari terjemahan lain seperti dari sumber ini.

WaAllahualam, Mudah2an bermanfaat.

 

Artikel terkait :

 

Posted in Islamic View | Tagged , , , , , , , , | 55 Comments

TIME LINE AKHIRZAMAN

 

Salah satu rukun Islam adalah percaya adanya hari akhir tapi fakta yang selalu kita temui sehari hari ketika kita mengajak diskusi seseorang tentang akhir zaman, mereka selalu menanggapi dengan dingin, sinis bahkan terkadang terkesan melecehkan. 

Padahal siapa yang aneh ya? Bukankah mereka meyakini Muhammad adalah nabi terakhir, dan umat ini sudah berusia 1400 tahun? bandingkan dengan umat Nabi Isa as hanya berusia 600 tahun. Mereka mengaku beriman kepada hari akhir tapi selalu menghindar kalo diajak diskusi hal itu, bukankah itu merendahkan keimanannya sendiri?

Beberapa kemungkinan, penyebabnya adalah mereka berfikir bahwa :

  1. Hari akhir (kiamat) itu masih lama dan itu rahasia Tuhan.
  2. Tidak ada gunanya bicara akhir zaman.
  3. Tidak tahu bedanya akhir zaman dengan kiamat.

Yang poin satu ada benarnya bahwa kiamat adalah rahasia Tuhan yang waktu dan prosesnya kita belum dikasih tahu, dan Nanti Nabi Isa yang akan memberi tahu prosesnya.

Tapi sebelum Kiamat adalah “era Akhir zaman”, dan kita sedang berada diera itu karena kita adalah Umat Muhammad SAW yang merupakan nabi terakhir yang telah berumur lebih 1400 tahun.

Tapi jangan kaget menurut panduan Hadist, Nabi Isa itu akan turun 7 tahun setelah Al Malhamah (perang nuklir), bisa dikatakan hampir sama waktunya dengn turunnya Dajjal dan Imam Mahdi.

“Dan sesungguhnya Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat. Karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang kiamat itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus” (QS Az Zuhruf 61)

 

Kiamat sendiri harusnya bukanlah hal yang harus ditakutkan oleh seorang muslim, yang harus ditakutkan adalah nasib kita dipengadilan Allah setelah kiamat. Dan ini juga karena setiap Muslim dan Setiap Mukmin tidak akan mengalami dan melihat Proses kiamat, karena Hadist menyebut setiap Muslim dan Mukmin akan diwafatkan dengan hembusan angin lembut sebelum kiamat.

 

Kita langsung kepoin 3, Definisi  akhir zaman adalah :  Era yang dimulai dari diangkatnya Muhammad menjadi Nabi sampai dengan berakhirnya masa kekhalifahan akhir zaman yang diprakarsai Imam Mahdi, yang akan berupusat di Makkah, dan khilafah Nabi Isa as yang akan berpusat di Yerusalem. 

Sedang Proses Kiamat adalah: Era setelah berakhirnya Kekhalifahan akhir zaman sampai akhir dunia.

Ujung dari Akhir zaman adalah berakhirnya sejarah manusia didunia (End of History), sedang ujung dari keberadaan dunia disebut ‘Hari kiamat’ merupakan akhir dari dunia (End of the World). Jadi akhir zaman dan kiamat adalah dua istilah yang berbeda.

Jelas kita ini sedang hidup ujung diakhir zaman karena kita merupakan umat Nabi Muhammad SAW yang merupakan Nabi terakhir, yang hingga kini telah telah diberi waktu 1400 tahun. Sebagai perbandingan, umat Nabi Isa as hanya diberi waktu 600 tahun. 

 

Tentang hari Kiamat

Tentang hari kiamat sendiri, sebenarnya setiap muslim tidak perlu mengkhawatirkannya, karena tidak seorang mukminpun yang akan menyaksikan proses kiamat.

إِذْ بَعَثَ اللهُ رِيْحًا طَيِّبَةً، فَتَأْخُذُهُمْ تَحْتَ آبَاطِهِمْ، فَتَقِبْضُ رُوْحَ كُلِّ مُؤْمِنٍ وَكُلِّ مُسْلِمٍ، وَيَبْقَى شِرَارُ النَّاسِ؛ يَتَهَارَجُوْنَ فِيْهَا تَهَارُجَ الْحُمُرِ، فَعَلَيْهِمْ تَقُوْمُ السَّاعَةُ.

“Tiba-tiba saja Allah mengutus angin yang lembut, sehingga (angin tersebut) mengambil (mewafatkan) mereka dari bawah ketiak-ketiak mereka, lalu diambillah setiap ruh mukmin dan muslim, dan yang tersisa hanyalah manusia yang paling durjana. Mereka menggauli wanita-wanita mereka secara terang-terangan bagaikan keledai, maka kepada merekalah Kiamat akan terjadi.” (HR. Ahmad)

 

عن أبى هريرة رضى الله عنه قال قال رسول الله صلّى الله عليه وسلّم إنّ الله يَبْعَثُ رِيْحًا مِنَ الْيَمَنِ ألْيَنَ مِنَ الْحَرِيْرِ فَلاَ تَدَعُ أحَدًا فِي قَلْبِهِ مِثْقَالُ حَبَّةِ أوْ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ مِنْ إيْمَانٍ إلاّ قَبَضَتْهُ

Dari Abu Huroiroh rodliyallohu anhu : Bersabda rosululloh shollallohu alaihi wasallam : Sesungguhnya Alloh akan mengirim angin dari Yaman yang lebih lembut dari sutra. Tidak akan dibiarkan orang yang ada di dalam hatinya setitik iman kecuali akan diwafatkan. (HR Muslim)

 

Sepuluh Tanda Besar Akhir Zaman

Hadits ini merupakan landasan penting dalam ilmu akhir zaman atau eskatolgi Islam, dan setiap peristiwa yang disebut dalam hadits berikut telah kita bahas secara mendalam dalam kajian-kajian yang kita lakukan, yang bisa dibaca dalam katagori “Islamic view”..

حَدَّثَنَا أَبُو خَيْثَمَةَ، زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ وَإِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ وَابْنُ أَبِي عُمَرَ الْمَكِّيُّ – وَاللَّفْظُ لِزُهَيْرٍ – قَالَ إِسْحَاقُ أَخْبَرَنَا وَقَالَ الآخَرَانِ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ فُرَاتٍ، الْقَزَّازِ عَنْ أَبِي الطُّفَيْلِ، عَنْ حُذَيْفَةَ بْنِ أَسِيدٍ الْغِفَارِيِّ، قَالَ اطَّلَعَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم عَلَيْنَا وَنَحْنُ نَتَذَاكَرُ فَقَالَ ‏”‏ مَا تَذَاكَرُونَ ‏”‏ ‏.‏ قَالُوا نَذْكُرُ السَّاعَةَ ‏.‏ قَالَ ‏”‏ إِنَّهَا لَنْ تَقُومَ حَتَّى تَرَوْنَ قَبْلَهَا عَشْرَ آيَاتٍ ‏”‏ ‏.‏ فَذَكَرَ الدُّخَانَ وَالدَّجَّالَ وَالدَّابَّةَ وَطُلُوعَ الشَّمْسِ مِنْ مَغْرِبِهَا وَنُزُولَ عِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ صلى الله عليه وسلم وَيَأْجُوجَ وَمَأْجُوجَ وَثَلاَثَةَ خُسُوفٍ خَسْفٌ بِالْمَشْرِقِ وَخَسْفٌ بِالْمَغْرِبِ وَخَسْفٌ بِجَزِيرَةِ الْعَرَبِ وَآخِرُ ذَلِكَ نَارٌ تَخْرُجُ مِنَ الْيَمَنِ تَطْرُدُ النَّاسَ إِلَى مَحْشَرِهِمْ ‏.‏

Rosulullah SAW datang kepada kami dengan tiba-tiba saat kami (sedang berdiskusi). Beliau  berkata: Apa yang sedang kamu diskusikan? Mereka (para sahabat) berkata. Kami sedang mendiskusikan tentang hari akhir. Kemudian Beliau  berkata: Itu (Kiamat) tidak akan datang sampai Anda melihat sepuluh tanda sebelumnya dan beliau  menyebutkan asap, Dajjal, binatang buas, terbitnya matahari dari barat, turunannya Isa Maryam, Ya’juj Ma’juj , dan tanah amblas  di tiga tempat, satu di timur, satu di barat dan satu di jazirah Arab , dan  api  membakar yang akan  keluar dari Yaman yang akan menggiring orang-orang ke tempat berkumpulnya. (HR Muslim 2901)

 

Dari 10 tanda besar akhir zaman yang disebut satu-persatu itu, tidak bisa dianggap peristiwanya akan terjadi berurutan. Kajian lebih mendalam menunjukkan, yang disebut diawal bahkan akan terjadi belakangan demikian juga sebaliknya.

Beberapa peristiwa tanpa disadari banyak orang telah puluhan terjadi, yaitu muncunya binatang yang bisa berbicara, dan bahkan ada yang yang telah berabad-abad terjadi, yaitu dilepasnya Ya’juj & Ma’juj.

  1. Kemunculan Dhukan (asap/kabut) yang menyelimuti seluruh bumi.
  2. Munculnya Dajjal
  3. Munculnya Dabbah (binatang yang bisa berbicara)
  4. Terbitnya matahari dari barat
  5. Keluarnya Ya’juj dan Ma’juj
  6. Munculnya Nabi Isa bin Maryam
  7. Terjadinya gempa (huru-hara/ perang besar/ malhamah) di belahan bumi timur.
  8. Terjadinya gempa (huru-hara/ perang besar/ malhamah) di belahan bumi barat.
  9. Terjadinya gempa (huru-hara/ perang besar/ malhamah) di Jazirah Arab.
  10. Api yang muncul dari Yaman, yang menggiring manusia menuju tempat berkumpul.

 

Time Line Akhir Zaman 

Tabel Waktu dibawah ini lebih jelas menggambarkan sedang dizaman mana kita sedang hidup :


Kita lihat dalam table waktu diatas betapa dekatnya kita dengan Almalhamah dan turunnya Dajjal dan Nabi Isa.

 

Dari mana tahu Al-Malhamah/ perang nuklir Sudah Dekat 

Ada dua sumber yang kita jadikan referensi, pertama Zionis telah mengagendakan 3 perang besar dunia Perang dunia 1 , Perang dunia 2 dan Perang dunia 3. Dalam Agenda NWO tentang Perang dunia 3 sangat jelas mengisyaratkan perang nuklir.  Yang kedua Hadist2 dan ayat Quran juga telah mengisyaratkan bahwa bagian kedua dari Al-Malhamah adalah Perang Nuklir. Karena Perang dunia terakhir  atau Al Malhamah terbagi dalam dua Fase.

Dari mana kita tahu kalau perang Nuklir sudah dekat? (lihat tanda ?)  Silahkan baca Isyarat Islam tentang perang nuklir, disitu ada hadist sakhih yang menjelaskan kapan  perang nuklir akan terjadi. Dalam Hadist itu dijelaskan bahwa  jika sudah terjadi perebutan Minyak (emas hitam) disungai Eufrat maka peristiwa berikutnya adalah oerang nuklir.

Juga simak terus Update geopolitik terkini di sekitar Sungai eufrat (Turki, Suriah, Iraq), karena menurut Hadist terjadinya kemelut disekitar sungai Eufrat itu akan memicu Al-Malhamah (perang nuklir).

Kita semua tahu perang di Suriah selain perang antara umat Islam dengan agresor dari luar adalah juga proxi war antara NATO disatu sisi dan Rusia, Iran dan China disisi lain.

Juga amati penumpukan ratusan ribu pasukan dan peralatan Militer NATO disekitar Rusia (Lithuania, Polandia, Romaninia dan yang terkini Ukraina), yang bukan lagi mengarah perang dingin antara Nato Vs blok Rusia tapi semakin mengarah ke persiapan Perang frontal antar super power.

 

Dasar penyusunan Time line  akhirzaman

Baca Peritiwa setelah perang nuklir yang mengungkapnya dari referensi beberapa Hadist .

Hadist hadist tentang Khilafah akhir zaman menyatakan bahwa usia Khilafah Islam terakhir adalah 7 tahun, selama itu sampai datang kiamat tidak ada lagi perang apapun didunia. Dibawah Kepemimpinan Imam Mahdi dan Nabi Isa  seluruh dunia dalam kondisi pemerintahan Khilafah Islam dunia yang adil makmur, tidak ada lagi orang kekurangan.

Dari mana kita tahu Usia Khilafah Islam terakhir berusia 7 tahun dan setelah itu berakhirkah sejarah umat manusia? Silahkan baca artikel Khilafah Islam terakhir. dan artikel Dua Khilafah Kembar Akhir zaman.

Perang nuklir adalah persitiwa besar adalah peristiwa yang hanya akan terjadi sekali dalam sejarah umat manusia, ternyata peristiwa itu juga sudah diisyaratkan dalam Injil Barnabas, Injil yang mengisyaratkan munculnya Ahmed (Muhammad) sebagai Nabi terakhir.

Suatu peristiwa besar yang belum pernah terjadi dalam sejarah manusia yang akan akan meludeskan negara2 super power tersebut tidak mungkin terjadi jika Allah tidak mengizinkan. Apakah perang  nuklir sudah diisyaratkan dalam Islam ? mari kita kaji Quran dan hadist dalam artikel Isyarat Islam tentang Perang nuklir.

Bukankah tidak satu negara yang punya nuklirpun mau melakukan perang nuklir? itu pertanyaan wajar dalam logika normal.

Ada sekelompok entitas yang ditakdirkan Allah punya kekuatan luar biasa yang hanya Allah yang bisa mengalahkan yang disebut Ya’juj Ma’juj, mereka memiliki ambisi menguasai dunia dari Israel. Mereka menumpangi agenda Umat Yahudi yang menyambut kedatangan al-Masih mereka.

Mereka punya rencana, tapi rencana Allah yang lebih baik, Allah akan mendatangkan al-Masih palsu yang bernama al-Masih Dajjal.

Mereka itulah yang sejak puluhan tahun lalu mengatur negara2 mana saja yang diberi teknologi nuklir guna menyiapkan kehancuran mereka. Mereka itulah panitia penyelenggara perang nuklir agar Israel yang kecil bisa menjadi penguasa dunia setelah hancurnya semua super power.

Terakhir, untuk memahami akhir zaman anda harus merubah cara befikir kita kedalam skop yang paling luas, skop global, artinya kita harus tahu geopolitik terkini dan sejarah perubahan dunia dari zaman kezaman.

Perkembangan geoplitik terkini bisa disimak dalam Update WW3.  Dengan memahami peristiwa peristiwa dunia dalam konteks blobal, maka kita akan dengan mudah memahami peristiwa2 nasional karena hanya akan terlihat sebagai potongan “potongan bagian tubuh gajah”. Jadi banyak kajian & artikel yang harus dibaca untuk masuk ke ilmu ke akhir zaman.

Artikel ini baru merupakan introduksi untuk masuk dalam Kajian akhirzaman kita, yang cukup banyak dan umumnya sangat panjang, jadi masih banyak sekali materi yang harus anda baca untuk faham eskatologi Islam atau ilmu akhirzaman dalam visi Islam. Anda bisa melihat daftarnya dihalaman ini.

Mudah2an bermanfaat.

 

REFRENSI

ٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « عُمْرَانُ بَيْتِ الْمَقْدِسِ خَرَابُ يَثْرِبَ، وَخَرَابُ يَثْرِبَ خُرُوجُ الْمَلْحَمَةِ، وَخُرُوجُ الْمَلْحَمَة فَتْحُ قُسْطَنْطِينِيَّةَ، وَفَتْحُ الْقُسْطَنْطِينِيَّةِ خُرُوجُ الدَّجَّالِ .

Berkata  Rosulullah saw  “Pemakmuran Baitul Maqdis merupakan tanda keruntuhan Yathrib, keruntuhan Yathrib merupakan tanda permulaan al-malhamah, dimulainya  al-malhamah merupakan tanda pembebasan Kostantinopel, pembebasan Kostantinopel merupakan tanda kemunculan Dajjal“. (HR. Abu Dawud dan lain-lain).

 

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بُسْرٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ: « بَيْنَ الْمَلْحَمَةِ وَفَتْحِ الْمَدِينَةِ سِتُّ سِنِينَ وَيَخْرُجُ الْمَسِيحُ الدَّجَّالُ فِى السَّابِعَةِ ». أخرجه أبو داود

Dari Abdullah bin Busr r.a : Rasulullah saw bersabda: “Antara peperangan dan pembebasan kota Konstantinopel jaraknya enam tahun, lalu Al Masih Ad Dajjal keluar pada awal tahun ke tujuh.” (H.R Abu dawud)

 

عن عبد الله بن بسر أن النبي صلى الله عليه وسلم قال : بَيْنَ الملحمة وفتح المدينة ستّ سنين ويخرج الدجال في السابعة . روه الإِمام أحمد

Dari Abdullah bin Bisri, bahwasanya Nabi shallallahu ‘alayhi wa sallam bersabda : Rentang waktu antara Al Malhamah Al Kubra dan penaklukan  Konstantinopel adalah enam tahun dan pada tahun ke tujuh, Dajjal akan keluar.(HR Imam Ahmad)

فَيَبْعَثُ اللَّهُ عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ كَأَنَّهُ عُرْوَةُ بْنُ مَسْعُودٍ فَيَطْلُبُهُ فَيُهْلِكُهُ ثُمَّ يَمْكُثُ النَّاسُ سَبْعَ سِنِينَ لَيْسَ بَيْنَ اثْنَيْنِ عَدَاوَةٌ ثُمَّ يُرْسِلُ اللَّهُ رِيحًا بَارِدَةً مِنْ قِبَلِ الشَّأْمِ فَلاَ يَبْقَى عَلَى وَجْهِ الأَرْضِ أَحَدٌ فِى قَلْبِهِ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ مِنْ خَيْرٍ أَوْ إِيمَانٍ إِلاَّ قَبَضَتْهُ

“Lalu Allah mengutus Isa bin Maryam seperti Urwah bin Mas’ud, ia mencari Dajjal dan membunuhnya. Setelah itu selama tujuh tahun, manusia tinggal dan tidak ada permusuhan di antara dua orang pun. Kemudian Allah mengirim angin sejuk dari arah Syam lalu tidak tersisa seorang yang dihatinya ada kebaikan atau keimanan seberat biji sawi pun yang tersisa kecuali mencabut nyawanya” (HR. Muslim no. 2940)

لَا يَخْرُجُ الدَّجَّالُ حَتَّى يَذْهَلَ النَّاسُ عَنْ ذِكْرِهِ وَحَتَّى تَتْرُكَ الْأَئِمَّةُ ذِكْرَهُ عَلَى الْمَنَابِرِ

“Dajjal tidak akan muncul sehingga sekalian manusia telah lupa untuk mengingatnya dan sehingga para Imam tidak lagi menyebut-nyebutnya di atas mimbar-mimbar.”(HR. Ahmad 16073)

عن أبي أمامة أن النبي – صلى الله عليه وسلم – قال “إن قبل خروج الدجال ثلاث سنوات شداد، يصيب الناس فيها جوع شديد، يأمر الله السماء في السنة الأولى أن تحبس ثلث مطرها، ويأمر الأرض أن تحبس ثلث نباتها، ثم يأمر السماء في السنة الثانية فتحبس ثلثي مطرها، ويأمر الأرض فتحبس ثلثي نباتها، ثم يأمر السماء في السنة الثالثة فتحبس مطرها كله، فلا تقطر قطرة، ويأمر الأرض فتحبس نباتها كله، فلا تنبت خضراء، فلا يبقى ذات ظلف إلا هلكت؛ إلا ما شاء الله ، قيل: فما يعيش الناس في ذلك الزمان؟ قال: التهليل والتكبير، والتحميد، ويجزئ ذلك عليهم مجزأة الطعام” وصححه الألباني في صحيح الجامع.

“Sesungguhnya sebelum keluarnya Dajjal adalah tempo waktu tiga tahun yang sangat sulit, pada waktu itu manusia akan di timpa oleh kelaparan yang sangat. Allah memerintahkan kepada langit pada tahun pertamadarinya untuk menahan 1/3 dari hujannya dan memerintahkan kepada bumi untuk menahan 1/3 dari tanamannya. Kemudian Allah memerintahkan kepada langit pada tahun kedua darinya agar menahan 2/3 dari hujannya dan memerintahkan bumi untuk menahan 2/3 dari tanamannya. Kemudian pada tahun ketiga darinya Allah memerintahkan kepada langit untuk menahan semua air hujannya, sehingga ia tidak meneteskan setitik airpun dan memerintahkan bumi agar menahan seluruh tanamannya, maka setelah itu tidak tumbuh satu tanaman hijau pun dan semua binatang berkuku akan mati kecuali yang tidak di kehendaki Allah. Para Sahabat bertanya: “Dengan apa manusia akan hidup pada masa itu?” Beliau menjawab: “Tahlil, Takbir, Tasbih dan Tahmid akan sama artinya bagi mereka dengan makanan.” (HR Ibnu Majah, Al-Hakim. Lihat Ash-Shahihah)

 

سنن ابن ماجه ٤٠٧١: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارِ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ حَدَّثَنَا الْعَوَّامُ بْنُ حَوْشَبٍ حَدَّثَنِي جَبَلَةُ بْنُ سُحَيْمٍ عَنْ مُؤْثِرِ بْنِ عَفَازَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ قَالَ لَمَّا كَانَ لَيْلَةَ أُسْرِيَ بِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَقِيَ إِبْرَاهِيمَ وَمُوسَى وَعِيسَى فَتَذَاكَرُوا السَّاعَةَ فَبَدَءُوا بِإِبْرَاهِيمَ فَسَأَلُوهُ عَنْهَا فَلَمْ يَكُنْ عِنْدَهُ مِنْهَا عِلْمٌ ثُمَّ سَأَلُوا مُوسَى فَلَمْ يَكُنْ عِنْدَهُ مِنْهَا عِلْمٌ فَرُدَّ الْحَدِيثُ إِلَى عِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ فَقَالَ قَدْ عُهِدَ إِلَيَّ فِيمَا دُونَ وَجْبَتِهَا فَأَمَّا وَجْبَتُهَا فَلَا يَعْلَمُهَا إِلَّا اللَّهُ فَذَكَرَ خُرُوجَ الدَّجَّالِ قَالَ فَأَنْزِلُ فَأَقْتُلُهُ فَيَرْجِعُ النَّاسُ إِلَى بِلَادِهِمْ فَيَسْتَقْبِلُهُمْ يَأْجُوجُ وَمَأْجُوجُ وَهُمْ مِنْ كُلِّ حَدَبٍ يَنْسِلُونَ فَلَا يَمُرُّونَ بِمَاءٍ إِلَّا شَرِبُوهُ وَلَا بِشَيْءٍ إِلَّا أَفْسَدُوهُ فَيَجْأَرُونَ إِلَى اللَّهِ فَأَدْعُو اللَّهَ أَنْ يُمِيتَهُمْ فَتَنْتُنُ الْأَرْضُ مِنْ رِيحِهِمْ فَيَجْأَرُونَ إِلَى اللَّهِ فَأَدْعُو اللَّهَ فَيُرْسِلُ السَّمَاءَ بِالْمَاءِ فَيَحْمِلُهُمْ فَيُلْقِيهِمْ فِي الْبَحْرِ ثُمَّ تُنْسَفُ الْجِبَالُ وَتُمَدُّ الْأَرْضُ مَدَّ الْأَدِيمِ فَعُهِدَ إِلَيَّ مَتَى كَانَ ذَلِكَ كَانَتْ السَّاعَةُ مِنْ النَّاسِ كَالْحَامِلِ الَّتِي لَا يَدْرِي أَهْلُهَا مَتَى تَفْجَؤُهُمْ بِوِلَادَتِهَا قَالَ الْعَوَّامُ وَوُجِدَ تَصْدِيقُ ذَلِكَ فِي كِتَابِ اللَّهِ تَعَالَى { حَتَّى إِذَا فُتِحَتْ يَأْجُوجُ وَمَأْجُوجُ وَهُمْ مِنْ كُلِّ حَدَبٍ يَنْسِلُونَ }

Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basysyar] telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Harun] telah menceritakan kepada kami [Al ‘Awam bin Hausyab] telah menceritakan kepadaku [Jabalah bin Suhaim] dari [Mu`tsir bin ‘Afarah] dari [Abdullah bin Mas’ud] dia berkata: “Ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam di isra’kan di malam isra’nya, beliau bertemu dengan Ibrahim, Musa dan Isa, lantas mereka menyebutkan mengenai hari Kiamat. Dimulai dari Ibrahim, kemudian mereka bertanya kepadanya mengenai terjadinya hari Kiamat namun Ibrahim tidak mengetahuinya, kemudian mereka bertanya kepada Musa namun Musa juga tidak mengetahuinya, kemudian pembicaraan mereka kembali kepada Isa bin Maryam, maka Isa berkata: “Sungguh telah diikrarkan kepadaku segala hal selain kejadian Kiamat, adapun kejadiannya maka tidak seorang pun yang mengetahuinya kecuali Allah, setelah itu Isa menyebutkan tentang munculnya Dajjal, dia berkata: “Kemudian saya diturunkan dan berhasil membunuhnya, sehingga kebanyakan manusia kembali ke negaranya masing-masing. Ternyata mereka bertemu dengan Ya’juj dan Ma’juj, dan mereka (Ya’juj dan Ma’juj) turun dengan cepat dari tempat yang tinggi, mereka tidak melintasi mata air (sungai) melainkan akan meminum habis airnya, dan tidak pula (melintasi) sesuatu melainkan mereka akan membuat kerusakan. Maka saya memohon kepada Allah dengan mengangkat suara supaya mereka dibinasakan, lantas bumi berbau busuk (karena bangkainya), maka saya memohon kepada Allah dengan penuh harap dan mengangkat suara, lantas Allah menurunkan air hujan dan membawa (bangkai) mereka dan melemparkan (bangkai) mereka di lautan. Kemudian gunung-gunung diratakan dan bumi dibentangkan sebagaimana kulit (binatang) sehabis disamak, lalu diberitahukan kepadaku, sekiranya hal itu telah terjadi, maka Kiamat oleh manusia ibarat seorang wanita hamil yang keluarganya tidak mengetahui kapan kelahirannya akan tiba.” Al ‘Awam berkata: “Ternyata kebenaran hal itu didapati dalam Kitabullah Ta’ala: ‘(Hingga apabila dibukakan (tembok) Ya’juj dan Ma’juj, dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi) ‘ (Al Anbiyaa: 96). (HR. Sunan Ibnu Majah 4071).

إِذْ بَعَثَ اللهُ رِيْحًا طَيِّبَةً، فَتَأْخُذُهُمْ تَحْتَ آبَاطِهِمْ، فَتَقِبْضُ رُوْحَ كُلِّ مُؤْمِنٍ وَكُلِّ مُسْلِمٍ، وَيَبْقَى شِرَارُ النَّاسِ؛ يَتَهَارَجُوْنَ فِيْهَا تَهَارُجَ الْحُمُرِ، فَعَلَيْهِمْ تَقُوْمُ السَّاعَةُ.

“Tiba-tiba saja Allah mengutus angin yang lembut, sehingga (angin tersebut) mengambil (mewafatkan) mereka dari bawah ketiak-ketiak mereka, lalu diambillah setiap ruh mukmin dan muslim, dan yang tersisa hanyalah manusia yang paling durjana. Mereka menggauli wanita-wanita mereka secara terang-terangan bagaikan keledai, maka kepada merekalah Kiamat akan terjadi.” (HR. Ahmad)

Posted in Islamic View | Tagged , , , , | 83 Comments