PURA-PURA BERIMAN DAN MEMBUAT KERUSAKAN DIMUKA BUMI

Mantan Menhan AS era George Bush yang terkenal sebagai penjahat perang yang kejam karena keganasnya dalam invasi AS ke Irak tahun 2003, Donald Rumsfeld, meninggal dunia pada Selasa 29/6 kemarin, menjelang ulang tahunnya yang ke-89.

Bahkan Henry Kissinger, mantan Menlu AS yang juga terkenal berdarah dingin atas perannya di perang vietnam yang menewaskan jutaan orang, pernah menyebut Rumsfeld  adalah “the most ruthless man I ever met” atau “pria paling kejam yang pernah saya temui”

Ada empat aktor besar penyerangan AS ke Iraq 2003, yaitu Menhan AS Donald Rumsfeld, Presiden AS George Bush, Wapres Dick Cheney, dan PM Inggris Tony Blair.

Pada 8 tahun lalu, tepatnya Selasa 3 September 2013, mantan Menhan AS itu pernah memberikan saran berupa opsi tegas kepada Presiden Barrack Obama soal apa yang harus dilakukan Obama ke Suriah.

Dia ingin agar Obama segera menggunakan opsi militer langsung untuk segera menggulingkan Assad, karena sudah 2 tahun strategi yang sama yang sukses dijalankan di Iraq dan Libya, yaitu dengan cara membentuk kelompok pemberontak ternyata gagal di Suriah.

Kata-katanya yang keras saat itu yang sulit dilupakan adalah “Either oust Assad or stay out of syria”.

 

“Segera saja gulingkan Assad, jika tidak mending pasukan AS ditarik saja dari Suriah.
“Perdebatan (diparlemen) tentang apakah presiden punya wewenang untuk menggunakan kekuatan militer adalah konyol,“ Kapan terakhir kali AS mengumumkan perang? Itu adalah saat Perang Dunia II. Anda tidak perlu meminta persetujuan 535 anggota Kongres, keputusan itu bisa dibuat oleh seorang panglima tertinggi (Presiden). Anda tidak perlu melakukan itu, Itu tidak akan berhasil.” Kata Rumsfeld 8 tahun lalu.

 

Pada saat itu, kebanyakan orang mungkin tidak tahu bahwa AS ada dibelakang agenda ini, karena pasukan AS tidak terlihat ikut menyerang pasukan Suriah, padahal Nabi sebenarnya juga sudah mengisyaratkan bahwa “mereka itu akan menjadi musuh kamu dari belakang”.

Paling tidak ada “3 fitnah besar akhirzaman” yang mereka tebarkan sejak awal perang Suriah, guna memperdaya umat Islam agar saling menyerang :

  1. Assad adalah diktator kejam yang membunuhi rakyatnya.
  2. Musuh Islam adalah Aliran Shiah (adu domba Shiah-Suni).
  3. Bahwa akan didirikan Khilafah Islam di Suriah.

 

 

Pura-pura Beriman Dan Berbuat Kerusakan Dimuka bumi

Ada puluhan penguasa negara muslim yang saat itu didekati oleh AS untuk ikut bergabung dalam serangan ke Suriah, dan sat itu yang berperan paling dominan adalah penguasa  Arab Saudi, Turki, Qatar, UEA, Yordania, dsb.

Waktu itu banyak yang berfikir, bahwa seorang penguasa negara muslim timur tengah pastilah dijalan yang lurus, tanpa mencari tahu siapa dibelakang mereka, atau siapa sekutu mereka, bahkan tidak peduli jika yang dijadikan musuh adalah juga umat musllim.

Surat Al-Baqarah : 8-20 dan juga puluhan Hadits Nabi sudah mengisyaratkan, akan ada segolongan orang yang mengaku beriman, tapi dimata Allah mereka sama sekali bukan orang beriman, ciri mereka itu adalah :

    • Mereka berbuat kerusakan dimuka bumi, tapi mengklaim membuat perbaikan. (QS. Al-baqarah :12)
    • Mereka berbuat kerusakan, tapi tidak sadar yang mereka lakukan. (QS. Al-baqarah :11)
    • Mereka bodoh, tapi malah menganggap orang lain yang bodoh. (QS. Al-baqarah :13)
    • Mereka adalah orang munafik dan yang dikatakan adalah dusta atau fitnah. (QS. Al-baqarah :14)

 

Ayat-ayatnya sangat terang benderang, tidak perlu mengernyitkan dahi untuk mencernanya :

“Di antara manusia ada yang mengatakan: “Kami beriman kepada Allah dan Hari kemudian,” pada hal mereka itu sesungguhnya bukan orang-orang yang beriman”. (QS. Al-baqarah :8)

“Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu dirinya sendiri sedang mereka tidak sadar.” (QS. Al-baqarah : 9)

Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya; dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta. (QS. Al-baqarah :10)

Dan bila dikatakan kepada mereka:”Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi”. Mereka menjawab: “Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan.” (QS. Al-baqarah :11)

Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak sadar. (QS. Al-baqarah :12)

Apabila dikatakan kepada mereka: “Berimanlah kamu sebagaimana orang-orang lain telah beriman.” Mereka menjawab: “Akan berimankah kami sebagaimana orang-orang yang bodoh itu telah beriman?” Ingatlah, sesungguhnya merekalah orang-orang yang bodoh; tetapi mereka tidak tahu. (QS. Al-baqarah :13)

Dan bila mereka berjumpa dengan orang-orang yang beriman, mereka mengatakan: “Kami orang beriman”. Dan bila mereka kembali kepada syaitan-syaitan (kelompok) mereka, mereka mengatakan: “Sesungguhnya kami sependirian dengan kamu, kami hanyalah berolok-olok.” (QS. Al-baqarah :14)

Allah akan (membalas) olok-olokan mereka dan membiarkan mereka terombang-ambing dalam kesesatan mereka.” (QS. Al-baqarah :15)

Mereka itulah orang yang membeli (menukarkan) kesesatan dengan petunjuk, maka tidaklah beruntung perniagaan mereka dan tidaklah mereka mendapat petunjuk. (QS. Al-baqarah :16)

Perumpamaan mereka adalah seperti orang yang menyalakan api, maka setelah api itu menerangi sekelilingnya Allah hilangkan cahaya (yang menyinari) mereka, dan membiarkan mereka dalam kegelapan, tidak dapat melihat. (QS. Al-baqarah :17)

Mereka tuli, bisu dan buta, maka tidaklah mereka akan kembali (ke jalan yang benar). (QS. Al-baqarah :18)

 

 

Penutup

Nabi sudah mengisyaratkan, bahwa fihak yang yang benar adalah rakyat Suriah, dan Nabi juga sudah menegaskan, bahwa Allah sudah menjamin untuk Nabi sebuah kemenangan bagi rakyat Syam, rakyat Syam akan menang dalam perang akhirzaman, sayangnya banyak yang tidak peduli dengan pesan Nabi itu :

 

“Pada akhirnya umat Islam akan menjadi pasukan perang: satu pasukan di Syam, satu pasukan di Yaman, dan satu pasukan lagi di Iraq. Ibnu Hawalah bertanya: Wahai Rasulullah, pilihkan untukku jika aku mengalaminya. Nabi saw: Hendaklah kalian memilih Syam, karena dia adalah negeri pilihan Allah, yang Allah kumpulkan di sana hamba-hamba pilihan-Nya, jika tak bisa hendaklah kalian memilih Yaman dan berilah minum dari kolam-kolamnya, karena Allah menjamin untukku negeri Syam dan penduduknya.” (HR. Abu Dawud (2483) Imam Ahmad (4/110).

 

Jika kita buta info dunia, akan tidak tahu siapa musuh Islam, karena yang memberi info dilapisan bawah bisa jadi juga tidak tahu sedang dimanfaatkan oleh musuh Islam, atau bisa jadi mereka menyamar seakan berada difihak Islam, padahal dia adalah ‘orangnya musuh Islam‘.

Mudah-mudahan kebodohan kita dimasa lalu dan pegalaman buruk itu jadi pelajaran besar bagi kita semua, agar menjadi muslim yang selamat dunia akherat dan selamat dari fitnah Dajjal diakhirzaman ini.

Allahualam, mudah-mudahan bermanfaat.

 

This entry was posted in Islamic View and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *