IRAN RILIS DUA JENIS SISTEM RADAR CANGGIH “3D PHASED ARRAY”

Iran Army 800 km Range radar system dubbed Moraqeb & Persian Gulf

 

Industri pertahanan Iran merilis dua sistem radar 3D phased array canggih pada sebuah upacara yang dihadiri oleh para pemimpin militer senior pada hari Minggu, Kantor Berita Tasnim melaporkan.

Radar, yang diberi nama Khalij-e Fars dan Moraqeb didemonstrasikan kepada Komandan Angkatan Darat Mayor Jenderal Abdolrahim Mousavi dan Komandan Brigade Angkatan Udara Jenderal Alireza Sabahifard.

Image

 

Radar Khalij-e Fars digambarkan sebagai radar 3D dengan jangkauan operasional lebih dari 800 km dan kemampuan untuk mendeteksi target udara konvensional, serta pesawat siluman dan rudal balistik tersembunyi.

Sementara itu, radar Moraqeb adalah sistem radar 3D mobile dengan jangkauan 400 km, mampu mendeteksi target dengan akurasi tinggi, dan mengidentifikasi objek terbang berukuran kecil, termasuk UAV berketinggian rendah.

Image

Radar ini dikatakan telah dikembangkan dalam kerja sama antara perusahaan berbasis Iptek di Iran dan Angkatan udara Iran.

Peluncuran sistem radar baru ini dilakukan menyusul selesainya pengembangan tiga jenis drone baru yang dikembangkan di dalam negeri untuk digunakan oleh Angkatan Udara dan unit Pertahanan Udara, dan suksesnya peluncuran satelit militer pertama Iran. 

Meski pengeluaran belanja pertahanan Iran jauh lebih kecil daripada musuh-musuh regional dan globalnya, seperti Amerika Serikat, Arab Saudi atau Israel, tapi Iran telah berulang kali menunjukkan kemampuannya untuk bertahan menghadapi persenjataan asing yang paling maju sekalipun.

 

Bulan lalu, Iran melaporkan mampu mendeteksi dan memperingatkan jet tempur F-18 Super Hornet “pengganggu” yang tidak dikenal saat mendekati wilayah udara Iran di dekat kota pelabuhan Bandar Abbas.

Media berspekulasi bahwa jet itu terdeteksi menggunakan radar Fat’h 14 yang dibuat di dalam negeri. Pada bulan Juni, 2019, sistem pertahanan udara Khordad-3 Iran menembak jatuh pesawat mata-mata siluman AS Global Hawk RQ-4 seharga $220 juta, saat memasuki wilayah udara Iran di atas Selat Hormuz.

Pengembangan sistem radar jarak jauh terbaru ini adalah penting, karena AS telah menyebar puluhan pangkalan militernya di sepanjang perbatasan Iran, dari Turki sampai Irak, Kuwait, Arab Saudi, Qatar, UEA, Oman, Afghanistan, dan Pakistan.

Secara teoritis, penyebaran brudal  Khalij-e Fars ataupun Moraqeb di sepanjang pantai selatan Iran akan memungkinkan sistem radar ini untuk dengan mudah memonitor aktivitas militer AS di Pangkalan Udara ul Udeid di Qatar, yang menjadi markas terbesar personel militer AS di Timur Tengah, serta menjadi Pusat Komando Amerika Serikat (US CENTCOM).

 

This entry was posted in Info Lain and tagged . Bookmark the permalink.

1 Response to IRAN RILIS DUA JENIS SISTEM RADAR CANGGIH “3D PHASED ARRAY”

  1. abu fadl abbas says:

    semoga negeri ini selalu d lindungi Allah swt. Shalawat !

Leave a Reply to abu fadl abbas Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *