Kenapa Trump Hanya Melarang Masuk AS warga 7 negara Muslim itu?

Jumat lalu Trump menandatangani peraturan yang melarang warna Negara dari 7 negara Muslim memasuki AS dan melarang pemegang Visa AS yang lahir di 7 negara tersebut memasuki AS untuk jangka 3 bulan, guna dilakukan analisa lebih lanjut untuk meminimalisir ancaman teroris. Skrining imigrasi ketat itu disebut Trump sebagai  “extreme vetting” (pemeriksaan ekstrim).

Setidaknya sekitar 134 juta orang kini sementara dilarang masuk atau masuk kembali ke  Amerika Serikat, Saat ini saja ada ratusan ribu orang pemegang visa AS, warga negara ganda  ataupun mereka yang lahir di salah satu negara yang tercantum dalam daftar larangan masuk AS.

Tujuh Negara yang masuk daftar itu adalah Iraq, Iran, Yaman, Somalia, Sudan, Suriah dan dan Libiya.

Kenapa hanya 7 negara itu ?

Kalu alasannya menghindari serangan teroris,  kenapa Saudi Arabia yang ditengarai  terlibat peristiwa WTC  tidak masuk daftar itu?  Pada april 2016 ketika Konggres AS akan membahas RUU penyelidikan serangan WTC , secara aneh tiba2 penguasa Arab Saudi mengancam akan menarik seluruh dananya di Bank2 AS jika RUU itu sampai lolos menjadi undang undang. Baca ceritanya disini.

Bukankah Negara mayoritas muslim sekitar Israel juga Ada Turki, Yordania, Arab Saudi, Qatar , UEA, Mesir dsb ?

Karena memang 7 negara itu yang sejak 2003 masuk daftar Negara yang akan dan sedang dihancurkan NATO dalam rangka mengurangi kekuatan negara2 muslim penentang Israel. Jadi jelas kenapa ada negara2 Muslim lain sekitar Israel tidak masuk daftar , karena mereka bukan negara2 penentang Israel alias sekutu Israel.

Simak pembocoran rencana penghancuran 7 negara muslim dalam waktu 5 tahun oleh pensiunan Jendral AS Wesley Clark yang direkam pada tahun 2007, yang menyebut 7 negara tersebut.

This entry was posted in Analisa Geopolitik and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

44 + = 50