KAJIAN DAJJAL SANG AL-MASIH PALSU

Image result for the 3rd temple

Maket rencana The 3rd Temple di Yerusalem


لَا يَخْرُجُ الدَّجَّالُ حَتَّى يَذْهَلَ النَّاسُ عَنْ ذِكْرِهِ وَحَتَّى تَتْرُكَ الْأَئِمَّةُ ذِكْرَهُ عَلَى الْمَنَابِرِ

“Sesungguhnya saya telah mendengar Rasulullah saw bersabda, “Dajjal tidak akan keluar sampai manusia lupa menyebutnya dan sampai para pemimpin (Dai) lupa menyebutkannya di atas mimbar.” (HR. Ahmad)

 

Menganalisa Dajjal ternyata tidak gampang dan sama sulitnya dengan menganalia Yajuj Majuj.  tidak heran banyak bertebaran  buku dan hasil telaah Dajjal yang sama sekali tidak menghasilkan kesimpulan yang mencerahkan tapi  malah semakin membingungkan dan makin bias , gagal analisa dan  banyak dibumbui cerita2  tanpa dasar adalah penyebabnya.[/su_note]

Tidak seperti Yajuj Majuj yang disebut dua kali dalam Quran dan Banyak Hadist, kata Dajjal tidak pernah disebut dalam Quran. Semua petunjuk tentang Dajjal hanya ada dalam Hadist2.

 

Dajjal Dan Yajuj Majuj

Sebagaimana penciptaan Yajuj dan majuj penciptaan Dajjal adalah sebagai Ujian terbesar bagi Umat Islam. Dajjal dan Yajuj Majuj sebenarnya mempunyai hubungan yang sangat erat karena semua langkah politik dan militer yang diambil oleh Yajuj Majuj sejak abad 19 (sejak berdiri zionisme) adalah dalam komando Dajjal dalam rangka menyiapkan Dajjal memalsukan diri sebagai Isa Al-Masih yang akan memimpin dunia dari Israel. Jadi Silahkahkan baca juga kajian tentang Yajuj Majuj.

 

Misi Dajjal DiBumi

Untuk memahami  misi Al-Masih palsu Dajjal maka kita harus tahu misi Al-masih Asli yaitu Nabi Isa as.

Kita Kilas balik dulu sekitar abad 6SM ketika Kerajaan  Israel diserang dan dihancurkan tentara Babilonia dan kemudian diusir keluar dari Yerusalem dan kemudian  Bani Israel diperbudak di Babilonia. kemudian mereka dijanjikan bahwa mereka akan :

  1. Pulang kembali dari Yerusalem.
  2. Mengklaim kembali Yerusalem sebagai tanah mereka ,
  3. Mendirikan kembali Negara Israel.
  4. Menurunkan Al-masih yang akan membawa Umat Yahudi ke zaman emas dan Israel menjadi pusat pemerintahan dunia.

Setelah keempat janji Allah  itu  ditepati 2000 tahun lalu, ternyata Bani Israel malah menolak Nabi Isa dan dianggap sebagai Al Masih Palsu bahkan diupayakan dibunuh. Alasan lain yang  mereka buat adalah Isa dianggap anak yang lahir tanpa ayah (anak haram) , Maka Allah  mendatangkan tentara Romawi untuk memporak porandakan Kerajaan Israel untuk yang kedua kali dan mengusir Bani Israel keluar dari Yerusalem. Mereka kemudian menyebar keseluruh pejuru dunia dan paling banyak ke benua Eropa.

 

Karena misi utama Al-Masih Dajjal adalah memalsukan diri sebagai  Isa Al Masih, maka bisa dikatakan semua semua misi Dajjal haruslah mirip dengan peristiwa ketika pertama kali Bani Israel diusir Allah dari Babilonia.

  1. Mengembalikan Umat Yahudi ke Yerusalem , Sudah terjadi 1917.
  2. Mengklaim kembali Yerusalem sebagai tanah mereka, Sudah terjadi lewat deklarasi Balfour 1917.
  3. Mendirikan Negara Israel, sudah terjadi pada 1948.
  4. Turunnya Al Masih palsu Dajjal yang menurut Umat Yahudi akan membuat Israel kembali kezaman emas yang akan memimpin dunia. (baca Dajjal akan muncul 7 tahun setelah perang nuklir)

Nah sekarang kita tahu, sedang dizaman apa kita hidup (poin 4), yaitu suatu era dimana Umat Yahudi sedang gencar menyiapkan kemunculan Al-Masih Dajjal yang akan memimpin dunia dari Israel. Semua persiapan ini disebut sebagai agenda pemerintahan global atau para pemimpin AS menyebutnya New World Order (NWO. Yaitu munculnya pemerintahan tunggal dunia yang akan dipimpin Israel.

 

 

Aspek Aspek Penting Tentang Al Masih Dajjal

Berdasar beberapa Hadist2 Shahih Kita bisa  mengidentifikasi  aspek2 penting tentang Dajjal yaitu :

  1. Dajjal sudah dilepas hanya beberapa tahun setelah Nabi  meninggal (Hadist).
  2. Dajjal hidup didunia dalam dua fase kehidupan (Hadist).
  3. Dajjal akan terlihat manusia tujuh tahun setelah Almalhamah (Hadist).
  4. Dajjal akan mengaku sebagai Nabi dan diakui oleh umat Yahudi sebagai Al-Masih (Hadist).

Kita akan kupas satu persatu Hadist2 yang menerangkan poin poin diatas.

 

 

1. Dajjal Sudah Dilepas Hanya Beberapa Tahun Setelah Nabi Meninggal. 

Ada beberapa Hadist panjang yang diriwayatkan oleh Muslim dan ada yang dari Imam Ahmad  tentang pelaut Palestina Tamim Ad-Dari yang bertemu Dajjal  telah memandu kita untuk menyimpulkan bahwa Dajjal telah dilepas hanya beberapa tahun setelah Nabi meninggal

Kita ambil yang riwayat Ahmad :

“Suatu hari Rasulullah saw datang dengan tergesa-gesa seraya naik mimbar, maka diserukanlah, “Hendaklah solat berjamaah”, orang-orang pun berkumpul, kemudian beliau bersabda: “Wahai sekalian manusia, sesungguhnya aku tidak menyeru kalian untuk menakut-nakuti dan mengejutkan kalian, akan tetapi Tamim Ad-Dari telah menceritakan kepadaku bahwa sekelompok manusia dari penduduk Palestina telah mengarungi lautan, lalu mereka diterpa angin (badai) sampai terdampar di sebuah pulau dari beberapa pulau di lautan. Tiba-tiba mereka bertemu dengan makhluk yang berambut panjang (berbulu lebat) sehingga tidak diketahui apakah dia laki-laki atau perempuan kerana rambutnya sangat lebat. Mereka bertanya, ‘Siapa kamu? Makhluk itu menjawab, ‘Aku adalah Jassasah’ (matamata). Mereka bertanya, ‘Mahukah kamu bercerita kepada kami? ‘ Makhluk itu menjawab, ‘Aku bukanlah orang yang bercerita dan bukan pula yang meminta cerita kepada kalian, akan tetapi pergilah ke tempat peribadatan (biara) ini, di sana ada seorang laki-laki yang memerlukan cerita-cerita dari kalian dan dia akan bercerita untuk kalian.’ Kemudian mereka memasuki biara, tiba-tiba mereka bertemu dengan seorang laki-laki yang buta sebelah matanya dan terbelenggu rantai. Dia bertanya, ‘Siapa kalian?’ Mereka menjawab, ‘Kami adalah orang-orang Arab.’ Dia bertanya lagi, ‘Apakah sudah ada seorang Nabi yang diutus untuk kalian?’ Mereka menjawab, ‘Ya.’ Dia berkata, ‘Apakah orang-orang arab mengikutinya? ‘ Mereka menjawab, ‘Ya.’ Dia lalu berkata, ‘Itu lebih baik bagi mereka.’ Lantas dia bertanya, ‘Apa yang diperbuat oleh (orang-orang) Persia? Apakah dia (Nabi saw) dapat menguasainya (atau mengalahkannya)? Mereka menjawab, ‘Tidak.’ Dia lalu berkata, ‘Sesungguhnya mereka akan dapat menguasainya.’ Kemudian dia bertanya lagi, ‘Apa yang terjadi dengan mata air Zughar?’ Mereka menjawab, ‘Dia mengeluarkan air dengan banyak.’ Kemudian dia bertanya lagi, ‘Apa yang terjadi dengan pohon kurma yang ada di Baisan, apakah ia memberikan kecukupan makan? ‘ Mereka menjawab, ‘Ya, untuk penduduknya.’ Kemudian dia berdiri dengan cepat, sehingga kami mengira bahwa dia akan lepas, maka kami berkata, ‘Siapa kamu? ‘ Dia menjawab, ‘Aku adalah Dajjal, aku akan menginjakkan kakiku ke semua penjuru bumi, kecuali Makkah dan Taibah (Madinah).” Maka Rasulullah saw bersabda: “Aku khabarkan berita gembira ini wahai orang-orang Muslim, (Kota Madinah) ini adalah Taibah yang tidak akan dimasuki oleh Dajjal.” (HR. Ahmad)

 

Penjelasan :

Kebanyakan Ulama dan Islam  tidak sadar bahwa Hadist ini berisi Syarat syarat dilepasnya Dajjal  , ada empat Syarat dilepasnya Dajjal  :

  1. Sudah muncul Nabi Muhammad (syarat terpenuhi)
  2. Penaklukan Persia oleh Islam (syarat terpenuhi).
  3. Kurma Baisan  Sudah berbuah lebat (Syarat terpenuhi)
  4. Mata air Zughar  sudah mengeluarkan banyak air (Syarat terpenuhi)

 Penaklukan Persia terjadi pada 644M pada masa Khalifah Umar bin Khatab. Hanya dua belas  tahun setelah Nabi Muhammad meninggal pada 632M.

Jadi sangat jelas sekarang, bahwa Dajjal sudah dilepas sekitar 12 tahun setelah Nabi Meninggal.

Kesimpulan lain yang sangat penting dari hadist ini adalah bahwa Dajjal masih berada dialam Ghaib ketika bertemu Tamim Ad-Dari terindikasi dari Tamim Ad-Dari  yang bertemu  Mahkluk berbulu lebat yang bisa bicara (Mahkhluk Jin) .

Dalam Hadist selanjutnya kita akan lihat hal yang lebih menguatkan kesimpulan  bahwa Dajjal berada dialam ghaib ketika bertemu Tamim Ad-Dari itu.

Kesimpulan terakhir adalah bahwa kota Mekah dan Madinah adalah kota yang tidak bisa dimasuki Dajjal.

 

 

2.Dajjal Hidup Didunia Dalam Dua Fase Kehidupan.

Dajjal hidup dalam 2 fase yaitu fase kehidupan  dialam ghaib dan fase kehidupan didunia nyata.

Kita akan telaah hadist dibawah untuk memahami hal itu :

Dari An Nawwas bin Sam’an Al Kilabi r.a, ia berkata : “Rasulullah saw menyebutkan tentang Dajjal, Beliau bersabda: “Jika saat Dajjal keluar aku masih bersama kalian maka akulah yang akan melindungi kalian darinya. Namun jika ia keluar dan aku tidak lagi bersama kalian, maka setiap orang harus melindungi dirinya sendiri. Allah adalah pelindung bagiku dan setiap muslim. Barangsiapa dari kalian berjumpa dengannya, hendaklah ia bacakan awal surat Al-Kahfi, sebab itu akan melindungi kalian dari fitnahnya.” Kami lalu bertanya, “Berapa lama ia akan tinggal di bumi?” Beliau menjawab: “Empat puluh hari. Satu hari seakan setahun, dan sehari seakan sebulan, dan sehari seakan seminggu dan hari-harinya dia sama sebagaimana hari-hari kalian.” Kami bertanya lagi, “Wahai Rasulullah, pada hari yang seakan satu tahun, apakah solat kami akan mencukupi untuk waktu sehari semalam?” Beliau menjawab, “Tidak, namun sesuaikanlah (setiap waktu solat). Kemudian Isa putera Maryam (a.s) akan turun di sisimenara putih, sebelah timur kota Damaskus (Syria). Lalu ia menemukan Dajjal di pintu Lud (sebuah tempat di dekat Baitul Maqdis), lantas ia pun membunuhnya.”  (H.R Abu Dawud)

 Penjelasan :

Hadist ini mengisyaratkan bahwa dilepasnya Dajjal Dajjal sudah sangat dekat, Nabi mengisyaratkannya mungkin ketika Beliau masih bersama kalian (sahabat) atau setelah beliau tidak bersama kalian (sahabat).

Dajjal akan tinggal dibumi selama empat puluh hari :

  1. Hari pertama sama dengan setahun.
  2. Hari kedua sama dengan sebulan
  3. Hari ketiga sama dengan seminggu
  4. Sisa 37 harinya sama dengan hari hari kita.

Hadist ini menjelaskan perbedaan relatifitas waktu karena perbedaan dimensi .

Contoh pertama : Dalam Surat Al-Hajj 47 perhitungan waktu dalam dimensi Allah dengan waktu dalam dimensi kita adalah 1 berbanding seribu.

وَإِنَّ يَوْمًا عِنْدَ رَبِّكَ كَأَلْفِ سَنَةٍ مِمَّا تَعُدُّونَ

“Sesungguhnya sehari disisi Tuhanmu adalah seperti seribu tahun menurut perhitunganmu.” (QS. Al Hajj: 47)

 

Contoh kedua : Dalam Surat Al Kahfi tentang beberapa pemuda yang ditidurkan dalam gua  oleh Allah selama 309 tahun  tapi setelah bangun mereka merasa baru setengah hari  atau sehari.  Itu karena ketika tidur Roh kita berada dalam dimensi lain.

…Mereka berkata, “Kami berada (di sini) sehari atau setengah hari….” (QS Al-Kahf  19).

Dan mereka tinggal dalam gua mereka tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun (lagi). (QS. Al Kahfi 25) 

Nah dengan Isyarat perbedaan waktu  karena perbedaan dimensi itu sekarang kita lebih gampang menyimpulkan Hadist diatas, bahwa pada 3 hari pertama Dajjal adalah berada didimensi lain dengan dimensi manusia yaitu berada dialam ghaib. Akan lebih mudah memahami jika misalnya kita anggap saja dia berada dialam Jin.

Didalam alam ghaib itu Dajjal melewati 3 periode waktu yang berbeda yang perbandingannya adalah periode pertama sehari= setahun, dilanjut periode kedua sehari = sebulan dan periode ketiga sehari = seminggu , itu dalam perhitungan alam ghaib.

Berapa lamakah Dajjal dialam Ghaib menurut hitungan hari kita? Sulit dijelaskan berapa pastinya, karena alam ghaib itu bertingkat dalam tujuh dimensi dan tidak ada  penjelasan dialam ghaib mana Dajjal saat ini dan berapa perbedaan waktunya.

Jagad raya yang terdiri atas beberapa dimensi yang berbeda ini sudah diisyaratkan dalam Quran yang menyebutnya sebagai 7 langit yang beda. Dimensi paling bawah (dimensi manusia) tidak bisa melihat dimensi diatasnya . tapi dimensi diatas  manusia (Misal dimensi Jin) akan bisa melihat dimensi manusia.  Dan Allah yang berada didimensi  teratas bisa melihat semua dimensi dibawahnya.

” Dia-lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan dia berkehendak (menciptakan) langit, lalu dijadikan-nya tujuh langit. dan dia maha mengetahui segala sesuatu.” (QS Al-Baqarah:29)

Periode keempat yaitu 37 hari dajjal akan dibumi sama dengan hari hari2 kamu, artinya dia akan berada dalam dimensi manusia, jelasnya Dajjal kan terlihat manusia hanya selama 37 hari. 

Kesimpulan Hadist diatas :

  1. Hadist ini menguatkan analisa Hadist pada poin 1 bahwa Dajjal sudah lama dilepas tapi berada dialam ghaib.
  2. Fase pertama Dajjal dialam ghaib dibagi 3 periode.
  3. Fase kedua Dajjal akan muncul dan bisa dilihat manusia hanya selama 37 hari.
  4. Bisa diperkirakan sudah sekitar 1400 tahun Dajjal mempengaruhi manusia dari alam ghaib karena sudah dilepas 12 tahun  setelah nabi Meninggal.

 

 

3.Dajjal Akan Terlihat Manusia Tujuh Tahun Setelah Al-malhamah

Hadist Hadist berikut menjelaskan bahwa Dajjal akan keluar setelah Al Malhamah (perang nuklir) tepatnya 7 tahun setelah perang nuklir. Kenapa kita yakin Malhamah itu perang nuklir ? baca Isyarat Islam tentang perang nuklir.

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « عُمْرَانُ بَيْتِ الْمَقْدِسِ خَرَابُ يَثْرِبَ، وَخَرَابُ يَثْرِبَ خُرُوجُ الْمَلْحَمَةِ، وَخُرُوجُ الْمَلْحَمَةِ فَتْحُ قُسْطَنْطِينِيَّةَ، وَفَتْحُ الْقُسْطَنْطِينِيَّةِ خُرُوجُ الدَّجَّالِ .

Berkata  Rosulullah saw  “Pemakmuran Baitul Maqdis merupakan tanda keruntuhan Yathrib, keruntuhan Yathrib merupakan tanda permulaan al-malhamah, dimulainya  al-malhamah merupakan tanda pembebasan Kostantinopel, pembebasan Kostantinopel merupakan tanda kemunculan Dajjal“. (HR. Abu Dawud dan lain-lain).

Dari Abdullah bin Busr r.a : Rasulullah saw bersabda: “Antara peperangan dan pembukaan kota Konstantinopel jaraknya enam tahun, lalu Al Masih Ad Dajjal keluar pada awal tahun ke tujuh.” (H.R Abu dawud)

 

 

4. Dajjal Akan Mengaku Sebagai Nabi dan Diakui Oleh Umat Yahudi Sebagai Al Masih

Banyak hadist yang menyebut Dajjal dengan gelar Al Masih didepannya, padahal kita tahu gelar Al Masih adalah gelar untuk nabi Isa. Hal ini bermakna bahwa saat muncul dialam kita nanti Dajjal akan mengaku sebagai Al-Masih.

Dua  Hadist  berikut adalah sebagian yang menyebut Dajjal dengan gelar Al-Masih :

عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:

لَا تَزَالُ طَائِفَةٌ مِنْ أُمَّتِي يُقَاتِلُونَ عَلَى الْحَقِّ ظَاهِرِينَ عَلَى مَنْ نَاوَأَهُمْ حَتَّى يُقَاتِلَ آخِرُهُمُ الْمَسِيحَ الدَّجَّالَ

“Dari Imran bin Al-Hushain Ra, berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Akan senantiasa ada segolongan dari umatku yang berperang membela kebenaran dengan mendapatkan pertolongan Alah dalam menghadapi orang-orang yang memusuhi mereka, hingga orang terakhir dari mereka memerangi Al Masih Dajjal.” (HR Ahmad)

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ . اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ الْمَأْثَمِ وَالْمَغْرَمِ 

“Ya Allah! Sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari siksa kubur. Aku berlindung kepadaMu dari fitnah Almasih Dajjal. Aku berlindung kepadaMu dari fitnah kehidupan dan sesudah mati. Ya Allah, Sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari perbuatan dosa dan hutang.” (HR. Bukhari-Muslim)

 

Kenapa umat Yahudi akan mengakui Dajjal sebagai Al Masih ?

Diawal sudah sijelaskan bahwa  Umat Yahudi tidak mengakui Isa as sebagai Al Masih asli sehingga mereka berusaha membunuh dan menyalib Isa as. Mereka sampai saat ini sedang menunggu kedatangan Al Masih yang dijanjikan itu.  Dalam rangka menyambut Al Masih Dajjal  itulah mereka saat ini sedang sibuk menyiapkan Istana ketiga (the third Temple) Israel sebagai penguasa dunia.

Kalau kita lihat Israel sekarang sedang menggali tanah disekitar Masjidil Aqsa  maka sebenarnya mereka sedang mencari lokasi istana peninggalan Nabi Sulaiman dan nabi Dawud karena mereka percaya Istana buat Al Masih mereka itu harus dibangun tepat diatas lokasi Istana itu.

Bagaimana umat Yahudi  bisa mengenali dan percaya Dajjal sebagai Al Masih?

Sebagaimana Nabi2 yang diberi kemampuan luar biasa (mu’jizat) , maka untuk menipu umat Yahudi Allah juga memberi Dajjal beberapa  kemampuan lebih dibanding manusia biasa , diantaranya adalah bisa membunuh seseorang kemudian menghidupkan kembali. Dengan kemampuan luar biasa ini umat Yahudi akan yakin bahwa dia adalah Al-Masih.

Hadist Shahih Bukhari Muslim ini menjelaskan hal itu :

يَأْتِي الدَّجَّالُ وَهُوَ مُحَرَّمٌ عَلَيْهِ أَنْ يَدْخُلَ نِقَابَ الْمَدِينَةِ بَعْضَ السِّبَاخِ الَّتِي بِالْمَدِينَةِ فَيَخْرُجُ إِلَيْهِ يَوْمَئِذٍ رَجُلٌ هُوَ خَيْرُ النَّاسِ أَوْ مِنْ خَيْرِ النَّاسِ فَيَقُولُ أَشْهَدُ أَنَّكَ الدَّجَّالُ الَّذِي حَدَّثَنَا عَنْكَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَدِيثَهُ فَيَقُولُ الدَّجَّالُ أَرَأَيْتَ إِنْ قَتَلْتُ هَذَا ثُمَّ أَحْيَيْتُهُ هَلْ تَشُكُّونَ فِي الْأَمْرِ فَيَقُولُونَ لَا فَيَقْتُلُهُ ثُمَّ يُحْيِيهِ فَيَقُولُ حِينَ يُحْيِيهِ وَاللَّهِ مَا كُنْتُ قَطُّ أَشَدَّ بَصِيرَةً مِنِّي الْيَوْمَ فَيَقُولُ الدَّجَّالُ أَقْتُلُهُ فَلَا أُسَلَّطُ عَلَيْهِ

“Dajjal akan datang pada suatu tanah yang tandus di Madinah (berusaha memasuki Madinah) padahal dia diharamkan untuk memasuki pintu-pintu gerbang Madinah. Maka pada hari itu keluarlah seorang laki-laki yang merupakan manusia terbaik atau salah seorang dari manusia terbaik menghadangnya seraya berkata; Aku bersaksi bahwa kamu adalah Dajjal yang pernah diceritakan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Maka Dajjal berkata; Bagaimana sikap kalian jika aku membunuh orang ini lalu aku menghidupkannya kembali, apakah kalian masih meragukan kemampuanku?. Mereka menjawab: “Tidak”. Maka Dajjal membunuh laki-laki terbaik itu lalu menghidupkannya kembali. Laki-laki itu berkata, ketika Dajjal menghidupkannya kembali; “Demi Allah, hari ini aku tidak akan lebih waspada kecuali terhadap diriku sendiri. Maka Dajjal berkata; “Aku akan membunuhnya lagi”. Maka Dajjal tidak sanggup untuk menguasainya.” (HR. Al-Bukhari no. 1749 dan Muslim no. 5229)

 

Bukankah Umat Yahudi juga tahu kalau Islam mengisyarat Bahwa Dajjal Buta sebelah mata ? Bukankah mereka kemudian akan menolaknya sebagai Al Masih mereka?

Kita juga yakin umat Yahudi juga tahu bahwa Islam mengisyaratkan Dajjal bermata satu, Jadi ada kemungkinan Dajjal nanti akan muncul dengan mata lengkap, Karena bisa jadi Isyarat Hadist Dajjal sebagai bermata satu adalah bahasa simbolik . bahwa Dajjal buta mata kanannya bermakna tidak  bisa melihat kebaikan dan melek mata kirinya bermakna hanya bisa melihat kebatilan.                                                                             

إن الله لايخفى عليكم إن الله ليس بأعور ألا وإن المسيح الدجال أعور العين كأن عينه عنبة طافية

Sesungguhnya Allah ta’ala tidak Buta. Ketahuilah bahwa al-Masih ad Dajjal buta sebelah kanannya, seakan-akan sebuah anggur yang busuk. (HR. Bukhari)

 

Lalu bagaimana Umat Islam bisa mengenali Dajjal ?

Allah telah memberi kemudahan bagi umat Muslim untuk mengenali Dajjal, setiap muslim baik yang buta huruf maupun yang melek huruf arab akan bisa melihat 3 huruf Kaf,  Fa dan Ra  dijidadnya.

وَإِنَّ الدَّجَّالَ مَمْسُوحُ الْعَيْنِ عَلَيْهَا ظَفَرَةٌ غَلِيظَةٌ مَكْتُوبٌ بَيْنَ عَيْنَيْهِ كَافِرٌ يَقْرَؤُهُ كُلُّ مُؤْمِنٍ كَاتِبٍ وَغَيْرِ كَاتِبٍ

“Sesungguhnya Ad-Dajjal buta (sebelah) matanya, di atas matanya ada kulit tebal, diantara kedua matanya tertulis Kaf Fa Ra (Kafir) yang bisa dilihat  oleh setiap mu`min baik yang bisa baca tulis atau pun tidak.” (HR. Riwayat Muslim No. 5223)

 

 

Kesimpulan

  • Dajjal hidup dalam 2 fase, yaitu fase alam Ghaib dan fase kehidupan nyata manusia.
  • Dajjal sudah dilepas hanya beberapa tahun sejak Nabi Muhammad meninggal dan mempengaruhi manusia dari alam Ghaib sampai sekarang.
  • Dajjal akan muncul dan terlihat manusia hanya 37 hari dan akan diakui oleh umat Yahudi sebagai Al_masih mereka.
  • Bahaya terbesar Dajjal adalah pada saat Dajjal berada diAlam Ghaib karena dia mempunyai waktu yang panjang (sudah hampir 1400 tahun). Pada saat munculnya
  • Pada saat muncul  dialam nyata  nanti justru  Dajjal tidak sebahaya ketika dialam Ghaib, karena setiap orang muslim tahu cirinya (tanda kafir diJidad), dan itupun hanya 37 hari.

 

Karena Hadist jelas menerangkan bahwa Dajjal sudah dilepas hanya beberapa tahun setelah Nabi meninggal, maka kita perlu tahu apa saja misi Dajjal selama dialam ghaib dan apa saja pengaruh  yang mereka sebarkan sebagai ujian bagi umat Islam. baca kajiannya dalam artikel “Bisa jadi anda adalah pengikut Dajjal

Allahualam, mudah-mudahan bermanfaat.

 

REFERENSI

Do’a Anti Fitnah Dajjal 

Dibiasakan dibaca setiap sholat pada takhiyat akhir, sebelum salam.

 اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَفِتْنَةِ الْمَمَاتِ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْمَأْثَمِ وَالْمَغْرَمِ فَقَالَ لَهُ قَائِلٌ مَا أَكْثَرَ مَا تَسْتَعِيذُ مِنْ الْمَغْرَمِ

Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur dan aku berlindung kepada-Mu dari fitnah Al Masihid Dajjal, dan aku berlindung kepada-Mu dari fitnah kehidupan dan fitnah kematian.

Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari perbuatan dosa dan hutang). Tiba-tiba ada seseorang berkata kepada beliau, “Kenapa tuan banyak meminta perlindungan dari hutang?” Beliau menjawab, “Sesungguhnya seseorang apabila berhutang dia akan cenderung berkata dusta dan berjanji lalu mengingkarinya.” (HR. Bukhari)

 

 Masa 3 tahun paling berat menjelang munculnya Dajjal

عن أبي أمامة أن النبي – صلى الله عليه وسلم – قال “إن قبل خروج الدجال ثلاث سنوات شداد، يصيب الناس فيها جوع شديد، يأمر الله السماء في السنة الأولى أن تحبس ثلث مطرها، ويأمر الأرض أن تحبس ثلث نباتها، ثم يأمر السماء في السنة الثانية فتحبس ثلثي مطرها، ويأمر الأرض فتحبس ثلثي نباتها، ثم يأمر السماء في السنة الثالثة فتحبس مطرها كله، فلا تقطر قطرة، ويأمر الأرض فتحبس نباتها كله، فلا تنبت خضراء، فلا يبقى ذات ظلف إلا هلكت؛ إلا ما شاء الله ، قيل: فما يعيش الناس في ذلك الزمان؟ قال: التهليل والتكبير، والتحميد، ويجزئ ذلك عليهم مجزأة الطعام” وصححه الألباني في صحيح الجامع.

“Sesungguhnya sebelum keluarnya Dajjal ada masa tiga tahun yang sangat sulit, dimana pada waktu itu manusia akan ditimpa kelaparan yang sangat. Allah memerintahkan kepada langit pada tahun pertama darinya untuk menahan 1/3 dari hujan dan memerintahkan kepada bumi untuk menahan 1/3 dari tanaman. Kemudian Allah memerintahkan kepada langit pada tahun kedua darinya agar menahan 2/3 dari hujannya dan memerintahkan bumi untuk menahan 2/3 dari tanamannya. Kemudian pada tahun ketiga darinya Allah memerintahkan kepada langit untuk menahan semua air hujannya, lalu ia tidak meneteskan setitik air pun dan memerintahkan kepada bumi agar menahan seluruh tanamannya, maka setelah itu tidak tumbuh satu tanaman hijau pun dan semua binatang berkuku akan mati kecuali yang dikehendaki Allah. Para sahabat bertanya dengan apa manusia akan hidup pada hari itu? “beliau menjawab, “tahlil, takbir, tasbih dan tahmid akan sama artinya bagi mereka dengan makanan.” (HR. Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah dan Al-Hakim, Shahih. Lihat Ash-Shahihah no.2457)

 

Beberapa aspek tentang Dajjal

  • Setiap muslim harus berjuang melawan bujukan Dajjal
  • Dia akan muncul digerbang antara Suriah dan Irak dan akan membuat kerusakan di kiri dan ke kanannya.
  • Dia akan tinggal dibumi selama 40 hari (bahasa simbolik)
  • Dia akan bepergian dengan pesawat (bergerak seperti awan yang didorong oleh angin).
  • Dia akan memancing manusia untuk menjadi pengikutnya dengan pancingan harta (hujan), dan menyengsarakan dengan sanksi ekonomi (kemarau)
  • Diberi kelebihan bak seorang Nabi, bisa membunuh dan menghidupkan kembali.
  • Hanya bisa dibunuh oleh Nabi Isa.

حَدَّثَنَا أَبُو خَيْثَمَةَ، زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ بْنُ مُسْلِمٍ، حَدَّثَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ،

بْنُ يَزِيدَ بْنِ جَابِرٍ حَدَّثَنِي يَحْيَى بْنُ جَابِرٍ الطَّائِيُّ، قَاضِي حِمْصَ حَدَّثَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ،

جُبَيْرٍ عَنْ أَبِيهِ، جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ الْحَضْرَمِيِّ أَنَّهُ سَمِعَ النَّوَّاسَ بْنَ سَمْعَانَ الْكِلاَبِيَّ، ح

وَحَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ مِهْرَانَ الرَّازِيُّ، – وَاللَّفْظُ لَهُ – حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ بْنُ مُسْلِمٍ، حَدَّثَنَا

عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ يَزِيدَ بْنِ جَابِرٍ، عَنْ يَحْيَى بْنِ جَابِرٍ الطَّائِيِّ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ جُبَيْرِ بْنِ،

نُفَيْرٍ عَنْ أَبِيهِ، جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ عَنِ النَّوَّاسِ بْنِ سَمْعَانَ، قَالَ ذَكَرَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه

وسلم الدَّجَّالَ ذَاتَ غَدَاةٍ فَخَفَّضَ فِيهِ وَرَفَّعَ حَتَّى ظَنَنَّاهُ فِي طَائِفَةِ النَّخْلِ فَلَمَّا رُحْنَا إِلَيْهِ

عَرَفَ ذَلِكَ فِينَا فَقَالَ ‏”‏ مَا شَأْنُكُمْ ‏”‏ ‏.‏ قُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ ذَكَرْتَ الدَّجَّالَ غَدَاةً فَخَفَّضْتَ

فِيهِ وَرَفَّعْتَ حَتَّى ظَنَنَّاهُ فِي طَائِفَةِ النَّخْلِ ‏.‏ فَقَالَ ‏”‏ غَيْرُ الدَّجَّالِ أَخْوَفُنِي عَلَيْكُمْ إِنْ يَخْرُجْ

وَأَنَا فِيكُمْ فَأَنَا حَجِيجُهُ دُونَكُمْ وَإِنْ يَخْرُجْ وَلَسْتُ فِيكُمْ فَامْرُؤٌ حَجِيجُ نَفْسِهِ وَاللَّهُ خَلِيفَتِي

عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ إِنَّهُ شَابٌّ قَطَطٌ عَيْنُهُ طَافِئَةٌ كَأَنِّي أُشَبِّهُهُ بِعَبْدِ الْعُزَّى بْنِ قَطَنٍ فَمَنْ أَدْرَكَهُ

مِنْكُمْ فَلْيَقْرَأْ عَلَيْهِ فَوَاتِحَ سُورَةِ الْكَهْفِ إِنَّهُ خَارِجٌ خَلَّةً بَيْنَ الشَّأْمِ وَالْعِرَاقِ فَعَاثَ يَمِينًا

وَعَاثَ شِمَالاً يَا عِبَادَ اللَّهِ فَاثْبُتُوا ‏”‏ ‏.‏ قُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَا لَبْثُهُ فِي الأَرْضِ قَالَ ‏”‏

أَرْبَعُونَ يَوْمًا يَوْمٌ كَسَنَةٍ وَيَوْمٌ كَشَهْرٍ وَيَوْمٌ كَجُمُعَةٍ وَسَائِرُ أَيَّامِهِ كَأَيَّامِكُمْ ‏”‏ ‏.‏ قُلْنَا يَا رَسُولَ

اللَّهِ فَذَلِكَ الْيَوْمُ الَّذِي كَسَنَةٍ أَتَكْفِينَا فِيهِ صَلاَةُ يَوْمٍ قَالَ ‏”‏ لاَ اقْدُرُوا لَهُ قَدْرَهُ ‏”‏ ‏.‏ قُلْنَا يَا

رَسُولَ اللَّهِ وَمَا إِسْرَاعُهُ فِي الأَرْضِ قَالَ ‏”‏ كَالْغَيْثِ اسْتَدْبَرَتْهُ الرِّيحُ فَيَأْتِي عَلَى الْقَوْمِ

فَيَدْعُوهُمْ فَيُؤْمِنُونَ بِهِ وَيَسْتَجِيبُونَ لَهُ فَيَأْمُرُ السَّمَاءَ فَتُمْطِرُ وَالأَرْضَ فَتُنْبِتُ فَتَرُوحُ عَلَيْهِمْ

سَارِحَتُهُمْ أَطْوَلَ مَا كَانَتْ ذُرًا وَأَسْبَغَهُ ضُرُوعًا وَأَمَدَّهُ خَوَاصِرَ ثُمَّ يَأْتِي الْقَوْمَ فَيَدْعُوهُمْ

فَيَرُدُّونَ عَلَيْهِ قَوْلَهُ فَيَنْصَرِفُ عَنْهُمْ فَيُصْبِحُونَ مُمْحِلِينَ لَيْسَ بِأَيْدِيهِمْ شَىْءٌ مِنْ أَمْوَالِهِمْ

وَيَمُرُّ بِالْخَرِبَةِ فَيَقُولُ لَهَا أَخْرِجِي كُنُوزَكِ ‏.‏ فَتَتْبَعُهُ كُنُوزُهَا كَيَعَاسِيبِ النَّحْلِ ثُمَّ يَدْعُو رَجُلاً

مُمْتَلِئًا شَبَابًا فَيَضْرِبُهُ بِالسَّيْفِ فَيَقْطَعُهُ جَزْلَتَيْنِ رَمْيَةَ الْغَرَضِ ثُمَّ يَدْعُوهُ فَيُقْبِلُ وَيَتَهَلَّلُ

وَجْهُهُ يَضْحَكُ فَبَيْنَمَا هُوَ كَذَلِكَ إِذْ بَعَثَ اللَّهُ الْمَسِيحَ ابْنَ مَرْيَمَ فَيَنْزِلُ عِنْدَ الْمَنَارَةِ الْبَيْضَاءِ

شَرْقِيَّ دِمَشْقَ بَيْنَ مَهْرُودَتَيْنِ وَاضِعًا كَفَّيْهِ عَلَى أَجْنِحَةِ مَلَكَيْنِ إِذَا طَأْطَأَ رَأَسَهُ قَطَرَ وَإِذَا

رَفَعَهُ تَحَدَّرَ مِنْهُ جُمَانٌ كَاللُّؤْلُؤِ فَلاَ يَحِلُّ لِكَافِرٍ يَجِدُ رِيحَ نَفَسِهِ إِلاَّ مَاتَ وَنَفَسُهُ يَنْتَهِي حَيْثُ

يَنْتَهِي طَرْفُهُ فَيَطْلُبُهُ حَتَّى يُدْرِكَهُ بِبَابِ لُدٍّ فَيَقْتُلُهُ ثُمَّ يَأْتِي عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ قَوْمٌ قَدْ عَصَمَهُمُ

اللَّهُ مِنْهُ فَيَمْسَحُ عَنْ وُجُوهِهِمْ وَيُحَدِّثُهُمْ بِدَرَجَاتِهِمْ فِي الْجَنَّةِ فَبَيْنَمَا هُوَ كَذَلِكَ إِذْ أَوْحَى

اللَّهُ إِلَى عِيسَى إِنِّي قَدْ أَخْرَجْتُ عِبَادًا لِي لاَ يَدَانِ لأَحَدٍ بِقِتَالِهِمْ فَحَرِّزْ عِبَادِي إِلَى الطُّورِ

‏.‏ وَيَبْعَثُ اللَّهُ يَأْجُوجَ وَمَأْجُوجَ وَهُمْ مِنْ كُلِّ حَدَبٍ يَنْسِلُونَ فَيَمُرُّ أَوَائِلُهُمْ عَلَى بُحَيْرَةِ طَبَرِيَّةَ

فَيَشْرَبُونَ مَا فِيهَا وَيَمُرُّ آخِرُهُمْ فَيَقُولُونَ لَقَدْ كَانَ بِهَذِهِ مَرَّةً مَاءٌ ‏.‏ وَيُحْصَرُ نَبِيُّ اللَّهُ عِيسَى

وَأَصْحَابُهُ حَتَّى يَكُونَ رَأْسُ الثَّوْرِ لأَحَدِهِمْ خَيْرًا مِنْ مِائَةِ دِينَارٍ لأَحَدِكُمُ الْيَوْمَ فَيَرْغَبُ نَبِيُّ

اللَّهِ عِيسَى وَأَصْحَابُهُ فَيُرْسِلُ اللَّهُ عَلَيْهُمُ النَّغَفَ فِي رِقَابِهِمْ فَيُصْبِحُونَ فَرْسَى كَمَوْتِ نَفْسٍ

وَاحِدَةٍ ثُمَّ يَهْبِطُ نَبِيُّ اللَّهِ عِيسَى وَأَصْحَابُهُ إِلَى الأَرْضِ فَلاَ يَجِدُونَ فِي الأَرْضِ مَوْضِعَ شِبْرٍ

إِلاَّ مَلأَهُ زَهَمُهُمْ وَنَتْنُهُمْ فَيَرْغَبُ نَبِيُّ اللَّهِ عِيسَى وَأَصْحَابُهُ إِلَى اللَّهِ فَيُرْسِلُ اللَّهُ طَيْرًا كَأَعْنَاقِ

الْبُخْتِ فَتَحْمِلُهُمْ فَتَطْرَحُهُمْ حَيْثُ شَاءَ اللَّهُ ثُمَّ يُرْسِلُ اللَّهُ مَطَرًا لاَ يَكُنُّ مِنْهُ بَيْتُ مَدَرٍ وَلاَ وَبَرٍ

فَيَغْسِلُ الأَرْضَ حَتَّى يَتْرُكَهَا كَالزَّلَفَةِ ثُمَّ يُقَالُ لِلأَرْضِ أَنْبِتِي ثَمَرَتَكِ وَرُدِّي بَرَكَتَكِ ‏.‏ فَيَوْمَئِذٍ

تَأْكُلُ الْعِصَابَةُ مِنَ الرُّمَّانَةِ وَيَسْتَظِلُّونَ بِقِحْفِهَا وَيُبَارَكُ فِي الرِّسْلِ حَتَّى أَنَّ اللِّقْحَةَ مِنَ الإِبِلِ

لَتَكْفِي الْفِئَامَ مِنَ النَّاسِ وَاللِّقْحَةَ مِنَ الْبَقَرِ لَتَكْفِي الْقَبِيلَةَ مِنَ النَّاسِ وَاللِّقْحَةَ مِنَ الْغَنَمِ لَتَكْفِي

الْفَخِذَ مِنَ النَّاسِ فَبَيْنَمَا هُمْ كَذَلِكَ إِذْ بَعَثَ اللَّهُ رِيحًا طَيِّبَةً فَتَأْخُذُهُمْ تَحْتَ آبَاطِهِمْ فَتَقْبِضُ

رُوحَ كُلِّ مُؤْمِنٍ وَكُلِّ مُسْلِمٍ وَيَبْقَى شِرَارُ النَّاسِ يَتَهَارَجُونَ فِيهَا تَهَارُجَ الْحُمُرِ فَعَلَيْهِمْ تَقُومُ

السَّاعَةُ ‏”‏ ‏.‏

Nawwas bin Sam’an mengatakan, bahwa Rasulullah ﷺ menyebutkan Dajjal disuatu di pagi hari. Dia kadang-kadang menggambarkannya sebagai orang yang tidak penting dan kadang-kadang menggambarkan  sebagai sesuatu yang sangat penting dan kami rasakan seolah-olah dia berada di rumpun pohon kurma. Ketika kami menemui (Nabi) di malam harinya dan Beliau membaca (tanda-tanda ketakutan) di wajah kami, dia berkata: Ada apa denganmu? Kami berkata: Rasulullah, Anda menyebutkan Dajjal di pagi hari (terkadang menggambarkannya) sebagi tidak penting dan terkadang sangat penting, sampai kami mulai berpikir seolah-olah dia hadir di(dekat) kelompok pohon kurma. Setelah itu dia (Nabi) berkata: Aku menyimpan kekhawatiran terhadapmu dalam banyak hal selain Dajjal. Jika dia muncul saat saya masih ada diantara kalian, saya yang akan melawan dia atas nama Anda, tetapi jika dia muncul saat saya (Nabi) tidak berada di antara kamu, maka seseorang harus berjuang atas namanya sendiri dan Allah akan menjaga setiap Muslim atas nama saya. (dan melindungi dari kejahatannya). Dia (Dajjal) adalah seorang pria muda dengan rambut kusut, dikelabang, dan mata buta. Saya membandingkannya dengan ‘Abd-ul-‘Uzza b. Qatan. Dia yang di antara Anda akan bertahan untuk melihatnya harus membacakan untuknya ayat-ayat pertama Sura Kahfi . Dia akan muncul di jalan antara Suriah dan Irak dan akan membuat kerusakan di kiri dan ke kanannya. Wahai hamba Allah! tetaplah taat, Kami berkata: Rasulullah, berapa lama dia tinggal di bumi? Dia berkata .. Selama empat puluh hari, satu hari seperti setahun dan satu hari seperti sebulan dan satu hari seperti seminggu dan sisa hari akan seperti hari-harimu. Kami berkata: Rasulullah, apakah sholat satu hari cukup untuk sholat sehari sama dengan satu tahun? Setelah itu dia berkata: Tidak, tetapi kamu harus membuat perkiraan waktu itu. Kami berkata: Utusan Allah, seberapa cepat dia berjalan di atas bumi? Setelah itu dia berkata: Seperti awan yang didorong oleh angin. Dia akan datang kepada orang-orang dan mengundang mereka  dan mereka akan menegaskan iman mereka padanya dan menanggapi dia. Dia kemudian akan memberi perintah kepada langit dan akan ada curah hujan di atas bumi dan itu akan menumbuhkan tanaman. Kemudian di malam hari, hewan-hewan yang berpostur akan mendatangi mereka dengan punuknya sangat tinggi dan ambingnya penuh susu dan panggulnya terentang. Dia kemudian akan datang ke orang lain dan mengundang mereka. Tetapi mereka akan menolaknya dan dia akan pergi dari mereka dan akan terjadi kekeringan bagi mereka dan tidak ada yang tersisa dari mereka dalam bentuk kekayaan. Dia kemudian akan berjalan melalui sampah, tanah dan berkata kepadanya: Bawalah hartamu, dan harta itu akan keluar dan mengumpulkan (sendiri) di hadapannya seperti kawanan lebah. Dia kemudian akan memanggil seseorang yang masih  muda dan menyerangnya dengan pedang dan memotongnya menjadi dua bagian dan (menaruh potongan-potongan itu dengan jarak) antara pemanah dan targetnya. Dia kemudian akan memanggil (pemuda itu) dan dia akan maju ke depan sambil tertawa dengan wajahnya yang bersinar (dengan kebahagiaan) dan pada saat inilah Allah akan mengirim Isa, putra Maryam, dan dia akan turun di menara putih di sisi timur Damaskus mengenakan dua pakaian yang diwarnai dengan  Zafron (kuning) dan meletakkan tangannya di atas sayap dua Malaikat. Ketika dia menurunkan kepalanya, butiran-butiran keringat akan jatuh dari kepalanya, dan ketika dia mengangkatnya, butiran-butiran seperti mutiara akan berhamburan darinya. Setiap orang kafir yang  mencium bau badannya akan mati dan nafasnya akan mencapai sejauh yang dia bisa lihat. Dia kemudian akan mencarinya (Dajjal) sampai dia akan menangkapnya di gerbang Ludd dan akan membunuhnya. Kemudian orang-orang yang telah dilindungi Allah akan datang kepada Isa, putra Maryam, dan dia akan menyeka wajah mereka dan akan memberi tahu mereka tentang tempat mereka di surga dan akan dalam kondisi seperti itu, Allah akan mengatakan kepada Isa kata-kata ini : Aku telah mengeluarkan dari antara hamba-Ku orang-orang yang tidak akan bisa dilawan oleh siapa pun (Ya’juj Ma’juj); Kamu ( Isa) kemudian membawa orang-orang ini dengan selamat kebukit Tur, dan kemudian Allah akan mengirim Ya juj dan Ma juj dan mereka akan turun dari setiap ketinggian. Yang pertama dari mereka akan melewati danau Tiberias dan meminumnya. Dan ketika yang terakhir dari mereka akan lewat, dia akan berkata: Dulu ada air di sana. Isa  dan teman-temannya kemudian akan terkepung di sini (di Tur, dan mereka akan sangat tertekan) sehingga kepala lembu akan lebih berharga bagi mereka daripada seratus dinaar dan Rasul Allah, Isa  dan pengikutnya akan memohon kepada Allah, Kemudian (Allah) akan mengirimkan serangga kepada mereka (yang akan menyerang leher mereka) dan di pagi hari mereka akan binasa secara bersamaan. Rasul Allah, Isa dan para pengikutnya  kemudian mendatangi dan mereka tidak akan menemukan di bumi sejengkal tempatpun yang tidak diisi dengan bangkai dan bau busuk mereka. Rasul Allah, Isa dan para pengikutnya kemudian  kembali memohon kepada Allah, Yang akan mengirim burung yang lehernya  seperti unta baktrin dan mereka akan membawanya dan melemparkannya ke tempat yang dikehendaki Allah. Kemudian Allah akan mengirimkan hujan yang tidak dapat ditampung oleh rumah dari tanah liat atau (tenda) bulu unta dan akan membasuh bumi sampai tampak seperti cermin. Kemudian bumi akan diberitahu untuk menghasilkan buahnya dan memulihkan berkahnya dan, sebagai hasilnya, akan tumbuh buah delima (sedemikian besar) sehingga sekelompok orang dapat memakannya, dan mencari perlindungan di bawah kulitnya dan susu sapi akan memberikan begitu banyak susu sehingga seluruh kelompok dapat meminumnya. Dan unta perah akan memberikan (sejumlah besar) susu sehingga seluruh suku dapat minum dari situ dan domba perah akan memberikan begitu banyak susu sehingga seluruh keluarga dapat meminum dari itu dan pada saat itu.  Allah kemudian akan mengirimkan angin yang menyejukkan yang akan menenangkan (orang-orang)  di bawah ketiak mereka, dan akan mengambil nyawa setiap Muslim dan hanya orang fasik yang akan tertinggal, yang  melakukan perzinahan seperti keledai dan Kiamat akan datang kepada mereka. (HR. Muslim 2937)

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ الْمُحَارِبِيُّ عَنْ إِسْمَعِيلَ بْنِ رَافِعٍ أَبِي رَافِعٍ عَنْ أَبِي زُرْعَةَ السَّيْبَانِيِّ يَحْيَى بْنِ أَبِي عَمْرٍو عَنْ عَمْرِو بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ أَبِي أُمَامَةَ الْبَاهِلِيِّ قَالَ خَطَبَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَكَانَ أَكْثَرُ خُطْبَتِهِ حَدِيثًا حَدَّثَنَاهُ عَنْ الدَّجَّالِ وَحَذَّرَنَاهُ فَكَانَ مِنْ قَوْلِهِ أَنْ قَالَ إِنَّهُ لَمْ تَكُنْ فِتْنَةٌ فِي الْأَرْضِ مُنْذُ ذَرَأَ اللَّهُ ذُرِّيَّةَ آدَمَ أَعْظَمَ مِنْ فِتْنَةِ الدَّجَّالِ وَإِنَّ اللَّهَ لَمْ يَبْعَثْ نَبِيًّا إِلَّا حَذَّرَ أُمَّتَهُ الدَّجَّالَ وَأَنَا آخِرُ الْأَنْبِيَاءِ وَأَنْتُمْ آخِرُ الْأُمَمِ وَهُوَ خَارِجٌ فِيكُمْ لَا مَحَالَةَ وَإِنْ يَخْرُجْ وَأَنَا بَيْنَ ظَهْرَانَيْكُمْ فَأَنَا حَجِيجٌ لِكُلِّ مُسْلِمٍ وَإِنْ يَخْرُجْ مِنْ بَعْدِي فَكُلُّ امْرِئٍ حَجِيجُ نَفْسِهِ وَاللَّهُ خَلِيفَتِي عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ وَإِنَّهُ يَخْرُجُ مِنْ خَلَّةٍ بَيْنَ الشَّامِ وَالْعِرَاقِ فَيَعِيثُ يَمِينًا وَيَعِيثُ شِمَالًا يَا عِبَادَ اللَّهِ فَاثْبُتُوا فَإِنِّي سَأَصِفُهُ لَكُمْ صِفَةً لَمْ يَصِفْهَا إِيَّاهُ نَبِيٌّ قَبْلِي إِنَّهُ يَبْدَأُ فَيَقُولُ أَنَا نَبِيٌّ وَلَا نَبِيَّ بَعْدِي ثُمَّ يُثَنِّي فَيَقُولُ أَنَا رَبُّكُمْ وَلَا تَرَوْنَ رَبَّكُمْ حَتَّى تَمُوتُوا وَإِنَّهُ أَعْوَرُ وَإِنَّ رَبَّكُمْ لَيْسَ بِأَعْوَرَ وَإِنَّهُ مَكْتُوبٌ بَيْنَ عَيْنَيْهِ كَافِرٌ يَقْرَؤُهُ كُلُّ مُؤْمِنٍ كَاتِبٍ أَوْ غَيْرِ كَاتِبٍ وَإِنَّ مِنْ فِتْنَتِهِ أَنَّ مَعَهُ جَنَّةً وَنَارًا فَنَارُهُ جَنَّةٌ وَجَنَّتُهُ نَارٌ فَمَنْ ابْتُلِيَ بِنَارِهِ فَلْيَسْتَغِثْ بِاللَّهِ وَلْيَقْرَأْ فَوَاتِحَ الْكَهْفِ فَتَكُونَ عَلَيْهِ بَرْدًا وَسَلَامًا كَمَا كَانَتْ النَّارُ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَإِنَّ مِنْ فِتْنَتِهِ أَنْ يَقُولَ لِأَعْرَابِيٍّ أَرَأَيْتَ إِنْ بَعَثْتُ لَكَ أَبَاكَ وَأُمَّكَ أَتَشْهَدُ أَنِّي رَبُّكَ فَيَقُولُ نَعَمْ فَيَتَمَثَّلُ لَهُ شَيْطَانَانِ فِي صُورَةِ أَبِيهِ وَأُمِّهِ فَيَقُولَانِ يَا بُنَيَّ اتَّبِعْهُ فَإِنَّهُ رَبُّكَ وَإِنَّ مِنْ فِتْنَتِهِ أَنْ يُسَلَّطَ عَلَى نَفْسٍ وَاحِدَةٍ فَيَقْتُلَهَا وَيَنْشُرَهَا بِالْمِنْشَارِ حَتَّى يُلْقَى شِقَّتَيْنِ ثُمَّ يَقُولَ انْظُرُوا إِلَى عَبْدِي هَذَا فَإِنِّي أَبْعَثُهُ الْآنَ ثُمَّ يَزْعُمُ أَنَّ لَهُ رَبًّا غَيْرِي فَيَبْعَثُهُ اللَّهُ وَيَقُولُ لَهُ الْخَبِيثُ مَنْ رَبُّكَ فَيَقُولُ رَبِّيَ اللَّهُ وَأَنْتَ عَدُوُّ اللَّهِ أَنْتَ الدَّجَّالُ وَاللَّهِ مَا كُنْتُ بَعْدُ أَشَدَّ بَصِيرَةً بِكَ مِنِّي الْيَوْمَ قَالَ أَبُو الْحَسَنِ الطَّنَافِسِيُّ فَحَدَّثَنَا الْمُحَارِبِيُّ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ الْوَلِيدِ الْوَصَّافِيُّ عَنْ عَطِيَّةَ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَلِكَ الرَّجُلُ أَرْفَعُ أُمَّتِي دَرَجَةً فِي الْجَنَّةِ قَالَ قَالَ أَبُو سَعِيدٍ وَاللَّهِ مَا كُنَّا نُرَى ذَلِكَ الرَّجُلَ إِلَّا عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ حَتَّى مَضَى لِسَبِيلِهِ قَالَ الْمُحَارِبِيُّ ثُمَّ رَجَعْنَا إِلَى حَدِيثِ أَبِي رَافِعٍ قَالَ وَإِنَّ مِنْ فِتْنَتِهِ أَنْ يَأْمُرَ السَّمَاءَ أَنْ تُمْطِرَ فَتُمْطِرَ وَيَأْمُرَ الْأَرْضَ أَنْ تُنْبِتَ فَتُنْبِتَ وَإِنَّ مِنْ فِتْنَتِهِ أَنْ يَمُرَّ بِالْحَيِّ فَيُكَذِّبُونَهُ فَلَا تَبْقَى لَهُمْ سَائِمَةٌ إِلَّا هَلَكَتْ وَإِنَّ مِنْ فِتْنَتِهِ أَنْ يَمُرَّ بِالْحَيِّ فَيُصَدِّقُونَهُ فَيَأْمُرَ السَّمَاءَ أَنْ تُمْطِرَ فَتُمْطِرَ وَيَأْمُرَ الْأَرْضَ أَنْ تُنْبِتَ فَتُنْبِتَ حَتَّى تَرُوحَ مَوَاشِيهِمْ مِنْ يَوْمِهِمْ ذَلِكَ أَسْمَنَ مَا كَانَتْ وَأَعْظَمَهُ وَأَمَدَّهُ خَوَاصِرَ وَأَدَرَّهُ ضُرُوعًا وَإِنَّهُ لَا يَبْقَى شَيْءٌ مِنْ الْأَرْضِ إِلَّا وَطِئَهُ وَظَهَرَ عَلَيْهِ إِلَّا مَكَّةَ وَالْمَدِينَةَ لَا يَأْتِيهِمَا مِنْ نَقْبٍ مِنْ نِقَابِهِمَا إِلَّا لَقِيَتْهُ الْمَلَائِكَةُ بِالسُّيُوفِ صَلْتَةً حَتَّى يَنْزِلَ عِنْدَ الظُّرَيْبِ الْأَحْمَرِ عِنْدَ مُنْقَطَعِ السَّبَخَةِ فَتَرْجُفُ الْمَدِينَةُ بِأَهْلِهَا ثَلَاثَ رَجَفَاتٍ فَلَا يَبْقَى مُنَافِقٌ وَلَا مُنَافِقَةٌ إِلَّا خَرَجَ إِلَيْهِ فَتَنْفِي الْخَبَثَ مِنْهَا كَمَا يَنْفِي الْكِيرُ خَبَثَ الْحَدِيدِ وَيُدْعَى ذَلِكَ الْيَوْمُ يَوْمَ الْخَلَاصِ فَقَالَتْ أُمُّ شَرِيكٍ بِنْتُ أَبِي الْعَكَرِ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَأَيْنَ الْعَرَبُ يَوْمَئِذٍ قَالَ هُمْ يَوْمَئِذٍ قَلِيلٌ وَجُلُّهُمْ بِبَيْتِ الْمَقْدِسِ وَإِمَامُهُمْ رَجُلٌ صَالِحٌ فَبَيْنَمَا إِمَامُهُمْ قَدْ تَقَدَّمَ يُصَلِّي بِهِمْ الصُّبْحَ إِذْ نَزَلَ عَلَيْهِمْ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ الصُّبْحَ فَرَجَعَ ذَلِكَ الْإِمَامُ يَنْكُصُ يَمْشِي الْقَهْقَرَى لِيَتَقَدَّمَ عِيسَى يُصَلِّي بِالنَّاسِ فَيَضَعُ عِيسَى يَدَهُ بَيْنَ كَتِفَيْهِ ثُمَّ يَقُولُ لَهُ تَقَدَّمْ فَصَلِّ فَإِنَّهَا لَكَ أُقِيمَتْ فَيُصَلِّي بِهِمْ إِمَامُهُمْ فَإِذَا انْصَرَفَ قَالَ عِيسَى عَلَيْهِ السَّلَام افْتَحُوا الْبَابَ فَيُفْتَحُ وَوَرَاءَهُ الدَّجَّالُ مَعَهُ سَبْعُونَ أَلْفَ يَهُودِيٍّ كُلُّهُمْ ذُو سَيْفٍ مُحَلًّى وَسَاجٍ فَإِذَا نَظَرَ إِلَيْهِ الدَّجَّالُ ذَابَ كَمَا يَذُوبُ الْمِلْحُ فِي الْمَاءِ وَيَنْطَلِقُ هَارِبًا وَيَقُولُ عِيسَى عَلَيْهِ السَّلَام إِنَّ لِي فِيكَ ضَرْبَةً لَنْ تَسْبِقَنِي بِهَا فَيُدْرِكُهُ عِنْدَ بَابِ اللُّدِّ الشَّرْقِيِّ فَيَقْتُلُهُ فَيَهْزِمُ اللَّهُ الْيَهُودَ فَلَا يَبْقَى شَيْءٌ مِمَّا خَلَقَ اللَّهُ يَتَوَارَى بِهِ يَهُودِيٌّ إِلَّا أَنْطَقَ اللَّهُ ذَلِكَ الشَّيْءَ لَا حَجَرَ وَلَا شَجَرَ وَلَا حَائِطَ وَلَا دَابَّةَ إِلَّا الْغَرْقَدَةَ فَإِنَّهَا مِنْ شَجَرِهِمْ لَا تَنْطِقُ إِلَّا قَالَ يَا عَبْدَ اللَّهِ الْمُسْلِمَ هَذَا يَهُودِيٌّ فَتَعَالَ اقْتُلْهُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَإِنَّ أَيَّامَهُ أَرْبَعُونَ سَنَةً السَّنَةُ كَنِصْفِ السَّنَةِ وَالسَّنَةُ كَالشَّهْرِ وَالشَّهْرُ كَالْجُمُعَةِ وَآخِرُ أَيَّامِهِ كَالشَّرَرَةِ يُصْبِحُ أَحَدُكُمْ عَلَى بَابِ الْمَدِينَةِ فَلَا يَبْلُغُ بَابَهَا الْآخَرَ حَتَّى يُمْسِيَ فَقِيلَ لَهُ يَا رَسُولَ اللَّهِ كَيْفَ نُصَلِّي فِي تِلْكَ الْأَيَّامِ الْقِصَارِ قَالَ تَقْدُرُونَ فِيهَا الصَّلَاةَ كَمَا تَقْدُرُونَهَا فِي هَذِهِ الْأَيَّامِ الطِّوَالِ ثُمَّ صَلُّوا قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَيَكُونُ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ عَلَيْهِ السَّلَام فِي أُمَّتِي حَكَمًا عَدْلًا وَإِمَامًا مُقْسِطًا يَدُقُّ الصَّلِيبَ وَيَذْبَحُ الْخِنْزِيرَ وَيَضَعُ الْجِزْيَةَ وَيَتْرُكُ الصَّدَقَةَ فَلَا يُسْعَى عَلَى شَاةٍ وَلَا بَعِيرٍ وَتُرْفَعُ الشَّحْنَاءُ وَالتَّبَاغُضُ وَتُنْزَعُ حُمَةُ كُلِّ ذَاتِ حُمَةٍ حَتَّى يُدْخِلَ الْوَلِيدُ يَدَهُ فِي فِي الْحَيَّةِ فَلَا تَضُرَّهُ وَتُفِرَّ الْوَلِيدَةُ الْأَسَدَ فَلَا يَضُرُّهَا وَيَكُونَ الذِّئْبُ فِي الْغَنَمِ كَأَنَّهُ كَلْبُهَا وَتُمْلَأُ الْأَرْضُ مِنْ السِّلْمِ كَمَا يُمْلَأُ الْإِنَاءُ مِنْ الْمَاءِ وَتَكُونُ الْكَلِمَةُ وَاحِدَةً فَلَا يُعْبَدُ إِلَّا اللَّهُ وَتَضَعُ الْحَرْبُ أَوْزَارَهَا وَتُسْلَبُ قُرَيْشٌ مُلْكَهَا وَتَكُونُ الْأَرْضُ كَفَاثُورِ الْفِضَّةِ تُنْبِتُ نَبَاتَهَا بِعَهْدِ آدَمَ حَتَّى يَجْتَمِعَ النَّفَرُ عَلَى الْقِطْفِ مِنْ الْعِنَبِ فَيُشْبِعَهُمْ وَيَجْتَمِعَ النَّفَرُ عَلَى الرُّمَّانَةِ فَتُشْبِعَهُمْ وَيَكُونَ الثَّوْرُ بِكَذَا وَكَذَا مِنْ الْمَالِ وَتَكُونَ الْفَرَسُ بِالدُّرَيْهِمَاتِ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَا يُرْخِصُ الْفَرَسَ قَالَ لَا تُرْكَبُ لِحَرْبٍ أَبَدًا قِيلَ لَهُ فَمَا يُغْلِي الثَّوْرَ قَالَ تُحْرَثُ الْأَرْضُ كُلُّهَا وَإِنَّ قَبْلَ خُرُوجِ الدَّجَّالِ ثَلَاثَ سَنَوَاتٍ شِدَادٍ يُصِيبُ النَّاسَ فِيهَا جُوعٌ شَدِيدٌ يَأْمُرُ اللَّهُ السَّمَاءَ فِي السَّنَةِ الْأُولَى أَنْ تَحْبِسَ ثُلُثَ مَطَرِهَا وَيَأْمُرُ الْأَرْضَ فَتَحْبِسُ ثُلُثَ نَبَاتِهَا ثُمَّ يَأْمُرُ السَّمَاءَ فِي الثَّانِيَةِ فَتَحْبِسُ ثُلُثَيْ مَطَرِهَا وَيَأْمُرُ الْأَرْضَ فَتَحْبِسُ ثُلُثَيْ نَبَاتِهَا ثُمَّ يَأْمُرُ اللَّهُ السَّمَاءَ فِي السَّنَةِ الثَّالِثَةِ فَتَحْبِسُ مَطَرَهَا كُلَّهُ فَلَا تُقْطِرُ قَطْرَةً وَيَأْمُرُ الْأَرْضَ فَتَحْبِسُ نَبَاتَهَا كُلَّهُ فَلَا تُنْبِتُ خَضْرَاءَ فَلَا تَبْقَى ذَاتُ ظِلْفٍ إِلَّا هَلَكَتْ إِلَّا مَا شَاءَ اللَّهُ قِيلَ فَمَا يُعِيشُ النَّاسُ فِي ذَلِكَ الزَّمَانِ قَالَ التَّهْلِيلُ وَالتَّكْبِيرُ وَالتَّسْبِيحُ وَالتَّحْمِيدُ وَيُجْرَى ذَلِكَ عَلَيْهِمْ مُجْرَى الطَّعَامِ قَالَ أَبُو عَبْد اللَّهِ سَمِعْت أَبَا الْحَسَنِ الطَّنَافِسِيَّ يَقُولُ سَمِعْتُ عَبْدَ الرَّحْمَنِ الْمُحَارِبِيَّ يَقُولُ يَنْبَغِي أَنْ يُدْفَعَ هَذَا الْحَدِيثُ إِلَى الْمُؤَدِّبِ حَتَّى يُعَلِّمَهُ الصِّبْيَانَ فِي الْكُتَّابِ

Telah menceritakan kepada kami Ali bin Muhammad telah menceritakan kepada kami Abdurrahman Al Muharibi dari Isma’il bin Rafi’ Abu Rafi’ dari Abu Zur’ah As Saibani -yaitu Yahya bin Abu ‘Amru- dari ‘Amru bin Abdullah dari Abu Umamah Al Bahili dia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah berkhutbah di hadapan kami, dan kebanyakan isi khutbah beliau selalu menceritakan kepada kami tentang Dajjal supaya kami berhati-hati. dan di antara isi khutbah beliau adalah: “Sungguh, semenjak Allah menciptakan anak cucu Adam, tidak ada fitnah yang lebih besar dari Dajjal, dan tidak ada satu Nabi pun yang diutus oleh Allah melainkan ia akan memperingatkan kepada umatnya mengenai fitnah Dajjal. Sedangkan Aku adalah Nabi yang paling terakhir dan kamu juga ummat yang paling terakhir, maka tidak dapat dipungkiri lagi bahwa Dajjal akan keluar di tengah-tengah kalian. Sekiranya ia keluar, sedang aku masih berada di tengah-tengah kalian, maka Aku adalah pembela setiap orang muslim. Namun jika ia keluar setelah (kematian) ku, maka tiap-tiap kalian adalah penyelamat bagi dirinya sendiri, dan Allah sebagai penggantiku dalam menyelamatkan setiap muslim. Sesungguhnya dia akan keluar dari suatu celah yang terletak antara Syam dan Irak. Lalu ia akan berbuat kerusakan di sebelah kirinya dan kanannya. Wahai hamba Allah, wahai para manusia, teguhkanlah diri kalian, karena aku akan menerangkan sifat-sifatnya yang belum pernah diterangkan oleh seorang Nabi pun sebelumku. Pertama kali ia akan mendakwakan dirinya dengan mengatakan, ‘Aku adalah seorang Nabi.’ Padahal tidak ada Nabi setelahku, kemudian ia juga akan mendakwakan dirinya dengan mengatakan, ‘Aku adalah Rabb kalian.’ Sedangkan kalian tidak akan bisa melihat Allah kecuali setelah kalian meninggal. Dan dia hanya memiliki satu mata, padahal Allah tidaklah bermata sebelah. Dan diantara kedua matanya tertulis kata ‘kafir’ yang hanya dapat dibaca oleh setiap muslim baik yang dapat menulis maupun yang tidak dapat menulis. Diantara fitnah-fitnahnya adalah, bahwa bersamanya ada surga dan neraka, namun pada hakekatnya nerakanya adalah surga dan surganya adalah neraka. Barangsiapa mendapatkan cobaan dengan nerakanya, hendaklah ia berlindung kepada Allah dan hendaklah dia membaca ayat di awal-awal surat Al Kahfi. Dan diantara fitnahnya juga adalah, ia akan berkata kepada seorang Arab, ‘Pikirkanlah olehmu, sekiranya aku dapat membangkitkan ayah dan ibumu yang telah mati, apakah kamu akan bersaksi bahwa aku adalah Rabbmu? ‘ Laki-laki arab tersebut menjawab, ‘Ya.’ Kemudian muncullah setan yang menjelma di hadapannya dalam bentuk ayah dan ibunya, maka keduanya berkata, ‘Wahai anakku, ikutilah dia, sesungguhnya dia adalah Rabbmu.’ Dan di antara firnah-fitnahnya adalah ia akan memaksa manusia lalu membunuhnya dan memotongnya dengan gergaji. Maka terbelahlah orang tersebut menjadi dua bagian. Kemudian Dajjal berkata, ‘Lihatlah oleh kalian kepada hambaku ini, sesungguhnya aku akan membangkitkannya, lalu dia akan mendakwakan bahwa Rabbnya adalah selain aku.’ Maka Allah pun membangkitkan orang yang terbelah tersebut. Lalu Dajjal berkata kepadanya, ‘Siapakah Rabbmu? ‘ ia menjawab, ‘Rabbku adalah Allah, dan kamu adalah musuh Allah. Kamu adalah Dajjal. Demi Allah, mulai hari ini, tidak ada hal yang lebih aku yakini selain dari (kedustaan) mu’.” Abu Hasan Ath Thanafisi berkata; telah menceritakan kepada kami Al Muharibi telah menceritakan kepada kami ‘Ubaidullah bin Al Walid Al Washafi dari ‘Athiyah dari Abu Sa’id dia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Laki-laki itu adalah dari ummatku yang mendapatkan derajat yang paling tinggi di surga.” Perawi berkata; Abu Sa’id berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Demi Allah, kami tidak melihat laki-laki tersebut melainkan Umar bin Khattab sehingga dia menyelesaikan segala urusannya.” Al Muharibi berkata, “Kemudian kembali ke hadits riwayat Abu Rafi’, dia berkata, “Dan termasuk dari fitnahnya (Dajjal) adalah memerintahkan langit supaya menurunkan air hujan, maka turunkah hujan, dan memerintahkan bumi supaya menumbuhkan tumbuhannya, maka bumi pun menumbuhkan tumbuhannya. Termasuk dari fitnahnya adalah ia melintasi suatu negeri, namun penduduknya mendustakannya, maka tidak satu binatang ternak pun yang tersisa melainkan akan binasa. Dan diantara fitnah-fitnahnya adalah bahwa ia akan melintasi suatu negeri, kemudian penduduknya membenarkannya, maka ia memerintahkan langit untuk menurunkan hujan, maka turunkah hujan dan memerintahkan bumi supaya menumbuhkan tumbuhannya, maka tumbuhlah tumbuhannya. Sehingga binatang pada saat itu menjadi lebih besar dan lebih gemuk dibanding dengan masa-masa yang telah lalu, paling besar lambungnya dan paling banyak air susunya. Sungguh, tidak ada satu negeri pun di muka bumi ini yang tidak dimasuki dan dikuasai oleh Dajjal kecuali Makkah dan Madinah, dan dia tidak akan mampu memasukinya dari setiap celah-celah itu melainkan ia akan bertemu dengan menjaga tempat tersebut dengan pedang yang terhunus, sehingga ia akan singgah di suatu tempat yang kosong dan belum pernah diolah. Maka kota Madinah bergetar dengan tiga kali guncangan, sehingga tidak akan tersisa dalam kota tersebut seorang munafik baik laki-laki maupun perempuan kecuali keluar menemui Dajjal, kota Madinah pun terbebas dari orang-orang keji sebagaimana alat pompa besi menghilangkan karat pada besi, dan hari itu disebut dengan hari pembersihan.” Ummu Syuraik binti Abu Al ‘Akr berkata, “Wahai Rasulullah, dimanakah orang-orang Arab saat itu?” beliau menjawab: “Pada saat itu jumlah mereka sangatlah sedikit dan mereka berada di Baitul Maqdis sedangkan imam mereka adalah seorang laki-laki yang shalih. Ketika pemimpin mereka hendak maju ke hadapan untuk mengimami dalam shalat subuh, tiba-tiba turunlah Isa bin Maryam, maka mundurlah imam merka ke belakang supaya Isa maju untuk mengimami shalat. Isa lalu meletakkan tangannya di antara dua bahunya (pemimpin mereka) sambil berkata, ‘Majulah kamu dan pimpinlah shalat, karena sesungguhnya ia ditegakkan untuk kamu.’ Akhirnya pemimpin mereka pun mengimami mereka shalat, dan ketika shalat telah usai, Isa berkata, ‘Bukalah pintu.’ Mereka pun membukakan pintu, ternyata di belakangnya Dajjal telah menunggu bersama dengan tujuh puluh ribu orang Yahudi, masing-masig dari mereka memiliki pedang terhunus yang terbuat dari emas dan berjubah besar berwarna hijau. Ketika ia (Isa) memandang Dajjal, Dajjal pun meleleh (hancur) sebagaimana garam yang meleleh di dalam air. Kemudian dia lari dan dihadang oleh Isa di pintu timur kota Lud, kemudian Isa membunuhnya. Maka Allah menjadikan kekalahan terhadap orang-orang Yahudi, dimana tidak ada satu makhlukpun yang diciptakan Allah yang dijadikan perlindungan oleh mereka melainkan Allah akan menjadikannya berbicara, mulai dari batu, pohon, dinding dan binatang ternak kecuali pohon Gharqadah. Sebab ia termasuk dari pohonnya mereka yang tidak mau bicara. Lalu makhluk Allah yang lain angkat bicara, “Wahai hamba Allah yang Muslim, di sini ada orang Yahudi, kemarilah dan bunuhlah dia.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya hari-harinya (Dajjal hidup) ialah selama empat puluh tahun, setahun bagaikan setengah tahun, dan setahun berikutnya seperti sebulan, dan sebulan seperti sepekan dan sisa hari-hari tersebut seperti percikan api (yang cepat terbangnya), salah seorang berada di pintu Madinah di pagi hari, maka belum sampai pintu yang lain ia telah berada di sore hari.” Lalu dikatakan kepada beliau, “Wahai Rasulullah, bagaimana kami shalat di hari-hari yang sangat pendek tersebut?” beliau menjawab: “Perkirakanlah hari-hari kalian untuk melaksanakan shalat sebagaimana kalian memperkirakan pada hari-hari yang panjang ini, kemudian tunaikanlah shalat.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda lagi: “Kemudian Isa bin Maryam akan menjadi seorang hakim yang adil dikalangan ummatku dan seorang pemimpin yang bijaksana, ia akan menghancurkan salib, membunuh babi, menghapus pajak dan membiarkan (tidak menerima) sedekah, maka dia tidak akan mencari seekor kambing atau seekor unta zakatpun, kedengkian dan permusuhan dihapus, bisa (racun) dari setiap makhluk yang berbisa diangkat sehingga apabila ada seorang bayi perempuan memasukkan tangannya ke dalam mulut ular, maka ular tersebut tidak akan membahayakannya, dan bayi perempuan itu juga dapat menyakiti seekor singa, sedangkan singa tersebut tidak akan membahayakan bayi itu. Dan serigala akan berada di tengah gerombolan kambing seakan-akan ia adalah anjingnya. Dunia akan dipenuhi oleh kedamaian sebagaimana bejana yang bersisi air (karena sangat ratanya), agama akan menjadi satu, maka tidak ada yang disembah selain Allah, terhapusnya seluruh hal yang menyebabkan peperangan, suku Quraiys kembali mengambil kekuasaannya, dan bumi seakan-akan seperti bintangan perak, dan tumbuh-tumbuhannya akan tumbuh seperti zamannya Nabi Adam, sehingga apabila ada sekelompok orang berkumpul untuk makan setangkai anggur, maka hal itu akan membuatnya senang, dan apabila sekelompok orang tersebut berkumpul untuk memakan sebuah delima, maka hal itu juga akan membuat mereka senang. Seekor sapi pada saat itu harganya sangatlah murah dan seekor kuda hanya seharga beberapa dirham.” Para sahabat berkata, “Wahai Rasulullah, kenapa kuda menjadi murah?” beliau bersabda: “Ia tidak digunakan untuk berperang selamanya.” Dikatakan kepada beliau, “Kenapa sapi jantan harganya mahal?” Beliau bersabda: “Sebab ia digunakan untuk membajak bumi semuanya. Sesungguhnya tiga tahun sebelum munculnya Dajjal, adalah waktu yang sangat sulit, dimana manusia akan ditimpa oleh kelaparan yang sangat, Allah akan memerintahkan kepada langit pada tahun pertama untuk menahan sepertiga dari hujannya, dan memerintahkan kepada bumi untuk menahan sepertiga dari tanaman-tanamannya. Dan pada tahun kedua Allah akan memerintahkan kepada langit untuk menahan dua pertiga dari hujannya dan memerintahkan kepada bumi untuk menahan duapertiga dari tumbuh-tumbuhannya. Kemudian di tahun yang ketiga, Allah memerintahkan kepada langit untuk menahan semua air hujannya, maka ia tidak meneteskan setetes air pun dan Allah memerintahkan kepada bumi untuk menahan semua tanaman-tanamannya, maka setelah itu tidak dijumpai satu tanaman hijau yang tumbuh dan semua binatang yang berkuku akan mati, kecuali yang tidak dikehendaki oleh Allah.” kemudian para sahabat bertanya, “Dengan apakah manusia akan hidup pada saat itu?” Beliau menjawab: “Tahlil, takbir dan tahmid akan sama artinya bagi mereka dengan makanan.” Abu Abdullah berkata; saya mendengar Abu Al Hasan Ath Thanafisi berkata; saya mendengar Abdurrahman Al Muharibi berkata, “Selayaknya hadits ini diajarkan kepada para pengajar sehingga ia dapat mengajari anak-anak didiknya dalam beberapa kitab.” (HR. Ibnu Majjah 4067)

حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ، حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَمْزَةَ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ يَزِيدَ بْنِ جَابِرٍ، حَدَّثَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ، حَدَّثَنِي أَبِي أَنَّهُ، سَمِعَ النَّوَّاسَ بْنَ سَمْعَانَ الْكِلاَبِيَّ، يَقُولُ ذَكَرَ رَسُولُ اللَّهِ ـ صلى الله عليه وسلم ـ الدَّجَّالَ الْغَدَاةَ فَخَفَضَ فِيهِ وَرَفَعَ حَتَّى ظَنَنَّا أَنَّهُ فِي طَائِفَةِ النَّخْلِ فَلَمَّا رُحْنَا إِلَى رَسُولِ اللَّهِ ـ صلى الله عليه وسلم ـ عَرَفَ ذَلِكَ فِينَا فَقَالَ ‏”‏ مَا شَأْنُكُمْ ‏”‏ ‏.‏ فَقُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ ذَكَرْتَ الدَّجَّالَ الْغَدَاةَ فَخَفَضْتَ فِيهِ ثُمَّ رَفَعْتَ حَتَّى ظَنَنَّا أَنَّهُ فِي طَائِفَةِ النَّخْلِ ‏.‏ قَالَ ‏”‏ غَيْرُ الدَّجَّالِ أَخْوَفُنِي عَلَيْكُمْ إِنْ يَخْرُجْ وَأَنَا فِيكُمْ فَأَنَا حَجِيجُهُ دُونَكُمْ وَإِنْ يَخْرُجْ وَلَسْتُ فِيكُمْ فَامْرُؤٌ حَجِيجُ نَفْسِهِ وَاللَّهُ خَلِيفَتِي عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ إِنَّهُ شَابٌّ قَطَطٌ عَيْنُهُ قَائِمَةٌ كَأَنِّي أُشَبِّهُهُ بِعَبْدِ الْعُزَّى بْنِ قَطَنٍ فَمَنْ رَآهُ مِنْكُمْ فَلْيَقْرَأْ عَلَيْهِ فَوَاتِحَ سُورَةِ الْكَهْفِ إِنَّهُ يَخْرُجُ مِنْ خَلَّةٍ بَيْنَ الشَّامِ وَالْعِرَاقِ فَعَاثَ يَمِينًا وَعَاثَ شِمَالاً يَا عِبَادَ اللَّهِ اثْبُتُوا ‏”‏ ‏.‏ قُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَا لُبْثُهُ فِي الأَرْضِ قَالَ ‏”‏ أَرْبَعُونَ يَوْمًا يَوْمٌ كَسَنَةٍ وَيَوْمٌ كَشَهْرٍ وَيَوْمٌ كَجُمُعَةٍ وَسَائِرُ أَيَّامِهِ كَأَيَّامِكُمْ ‏”‏ ‏.‏ قُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ فَذَلِكَ الْيَوْمُ الَّذِي كَسَنَةٍ تَكْفِينَا فِيهِ صَلاَةُ يَوْمٍ قَالَ ‏”‏ فَاقْدُرُوا لَهُ قَدْرًا ‏”‏ ‏.‏ قَالَ قُلْنَا فَمَا إِسْرَاعُهُ فِي الأَرْضِ قَالَ ‏”‏ كَالْغَيْثِ اشْتَدَّ بِهِ الرِّيحُ ‏”‏ ‏.‏ قَالَ ‏”‏ فَيَأْتِي الْقَوْمَ فَيَدْعُوهُمْ فَيَسْتَجِيبُونَ لَهُ وَيُؤْمِنُونَ بِهِ فَيَأْمُرُ السَّمَاءَ أَنْ تُمْطِرَ فَتُمْطِرَ وَيَأْمُرُ الأَرْضَ أَنْ تُنْبِتَ فَتُنْبِتَ وَتَرُوحُ عَلَيْهِمْ سَارِحَتُهُمْ أَطْوَلَ مَا كَانَتْ ذُرًى وَأَسْبَغَهُ ضُرُوعًا وَأَمَدَّهُ خَوَاصِرَ ثُمَّ يَأْتِي الْقَوْمَ فَيَدْعُوهُمْ فَيَرُدُّونَ عَلَيْهِ قَوْلَهُ فَيَنْصَرِفُ عَنْهُمْ فَيُصْبِحُونَ مُمْحِلِينَ مَا بِأَيْدِيهِمْ شَىْءٌ ثُمَّ يَمُرُّ بِالْخَرِبَةِ فَيَقُولُ لَهَا أَخْرِجِي كُنُوزَكِ فَيَنْطَلِقُ فَتَتْبَعُهُ كُنُوزُهَا كَيَعَاسِيبِ النَّحْلِ ثُمَّ يَدْعُو رَجُلاً مُمْتَلِئًا شَبَابًا فَيَضْرِبُهُ بِالسَّيْفِ ضَرْبَةً فَيَقْطَعُهُ جِزْلَتَيْنِ رَمْيَةَ الْغَرَضِ ثُمَّ يَدْعُوهُ فَيُقْبِلُ يَتَهَلَّلُ وَجْهُهُ يَضْحَكُ فَبَيْنَمَا هُمْ كَذَلِكَ إِذْ بَعَثَ اللَّهُ عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ فَيَنْزِلُ عِنْدَ الْمَنَارَةِ الْبَيْضَاءِ شَرْقِيَّ دِمَشْقَ بَيْنَ مَهْرُودَتَيْنِ وَاضِعًا كَفَّيْهِ عَلَى أَجْنِحَةِ مَلَكَيْنِ إِذَا طَأْطَأَ رَأْسَهُ قَطَرَ وَإِذَا رَفَعَهُ يَنْحَدِرُ مِنْهُ جُمَانٌ كَاللُّؤْلُؤِ وَلاَ يَحِلُّ لِكَافِرٍ أَنْ يَجِدَ رِيِحَ نَفَسِهِ إِلاَّ مَاتَ وَنَفَسُهُ يَنْتَهِي حَيْثُ يَنْتَهِي طَرْفُهُ فَيَنْطَلِقُ حَتَّى يُدْرِكَهُ عِنْدَ بَابِ لُدٍّ فَيَقْتُلُهُ ثُمَّ يَأْتِي نَبِيُّ اللَّهِ عِيسَى قَوْمًا قَدْ عَصَمَهُمُ اللَّهُ فَيَمْسَحُ وُجُوهَهُمْ وَيُحَدِّثُهُمْ بِدَرَجَاتِهِمْ فِي الْجَنَّةِ فَبَيْنَمَا هُمْ كَذَلِكَ إِذْ أَوْحَى اللَّهُ إِلَيْهِ يَا عِيسَى إِنِّي قَدْ أَخْرَجْتُ عِبَادًا لِي لاَ يَدَانِ لأَحَدٍ بِقِتَالِهِمْ وَأَحْرِزْ عِبَادِي إِلَى الطُّورِ ‏.‏ وَيَبْعَثُ اللَّهُ يَأْجُوجَ وَمَأْجُوجَ وَهُمْ كَمَا قَالَ اللَّهُ مِنْ كُلِّ حَدَبٍ يَنْسِلُونَ فَيَمُرُّ أَوَائِلُهُمْ عَلَى بُحَيْرَةِ الطَّبَرِيَّةِ فَيَشْرَبُونَ مَا فِيهَا ثُمَّ يَمُرُّ آخِرُهُمْ فَيَقُولُونَ لَقَدْ كَانَ فِي هَذَا مَاءٌ مَرَّةً وَيَحْضُرُ نَبِيُّ اللَّهِ عِيسَى وَأَصْحَابُهُ حَتَّى يَكُونَ رَأْسُ الثَّوْرِ لأَحَدِهِمْ خَيْرًا مِنْ مِائَةِ دِينَارٍ لأَحَدِكُمُ الْيَوْمَ فَيَرْغَبُ نَبِيُّ اللَّهِ عِيسَى وَأَصْحَابُهُ إِلَى اللَّهِ فَيُرْسِلُ اللَّهُ عَلَيْهِمُ النَّغَفَ فِي رِقَابِهِمْ فَيُصْبِحُونَ فَرْسَى كَمَوْتِ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ ‏.‏ وَيَهْبِطُ نَبِيُّ اللَّهِ عِيسَى وَأَصْحَابُهُ فَلاَ يَجِدُونَ مَوْضِعَ شِبْرٍ إِلاَّ قَدْ مَلأَهُ زَهَمُهُمْ وَنَتْنُهُمْ وَدِمَاؤُهُمْ فَيَرْغَبُونَ إِلَى اللَّهِ سُبْحَانَهُ فَيُرْسِلُ عَلَيْهِمْ طَيْرًا كَأَعْنَاقِ الْبُخْتِ فَتَحْمِلُهُمْ فَتَطْرَحُهُمْ حَيْثُ شَاءَ اللَّهُ ثُمَّ يُرْسِلُ اللَّهُ عَلَيْهِمْ مَطَرًا لاَ يُكِنُّ مِنْهُ بَيْتُ مَدَرٍ وَلاَ وَبَرٍ فَيَغْسِلُهُ حَتَّى يَتْرُكَهُ كَالزَّلَقَةِ ثُمَّ يُقَالُ لِلأَرْضِ أَنْبِتِي ثَمَرَتَكِ وَرُدِّي بَرَكَتَكِ فَيَوْمَئِذٍ تَأْكُلُ الْعِصَابَةُ مِنَ الرُّمَّانَةِ فَتُشْبِعُهُمْ وَيَسْتَظِلُّونَ بِقِحْفِهَا وَيُبَارِكُ اللَّهُ فِي الرِّسْلِ حَتَّى إِنَّ اللِّقْحَةَ مِنَ الإِبِلِ تَكْفِي الْفِئَامَ مِنَ النَّاسِ وَاللِّقْحَةَ مِنَ الْبَقَرِ تَكْفِي الْقَبِيلَةَ وَاللِّقْحَةَ مِنَ الْغَنَمِ تَكْفِي الْفَخِذَ ‏.‏ فَبَيْنَمَا هُمْ كَذَلِكَ إِذْ بَعَثَ اللَّهُ عَلَيْهِمْ رِيحًا طَيِّبَةً فَتَأْخُذُ تَحْتَ آبَاطِهِمْ فَتَقْبِضُ رُوحَ كُلِّ مُسْلِمٍ وَيَبْقَى سَائِرُ النَّاسِ يَتَهَارَجُونَ كَمَا تَتَهَارَجُ الْحُمُرُ فَعَلَيْهِمْ تَقُومُ السَّاعَةُ ‏”‏ ‏.‏

Nawas bin Sam’an Al-Kilabi berkata: “Rasulullah ﷺ menyebut Dajjal, suatu pagi, sebagai sesuatu yang dibenci tetapi juga mengkhawatirkan, sampai kami mengira bahwa dia ada dibatang pohon kurma. Ketika kami datang menemui Rasulullah ﷺ di malam hari, dia melihat bahwa (ketakutan) dalam diri kita, dan berkata: ‘Ada apa denganmu?’ Kami berkata: ‘Ya Rasulullah, kamu menyebut Dajjal pagi ini, dan kamu berbicara tentang dia sebagai sesuatu yang dihina tetapi juga mengkhawatirkan, sampai kami mengira bahwa dia berada dibatang pohon kurma.’ Dia berkata: ‘Ada hal-hal yang lebih aku takuti untukmu daripada Dajjal. Jika dia muncul saat aku di antara kamu, aku akan bersaing dengannya atas namamu, dan jika dia muncul ketika aku tidak di antara kamu, maka setiap orang harus menjaga dirinya sendiri, dan Allah akan menjaga setiap Muslim atas nama saya.Dia (Dajjal) akan menjadi seorang pria muda dengan rambut keriting dan mata yang menonjol; Saya menyamakannya dengan ‘Abdul-‘Uzza bin Qatan. Siapapun di antara Anda melihatnya , maka dia sebaiknya melafalkan Ayat pertama Surat Al-Kahf. Dia akan muncul dari celah antara Syam dan Irak, dan akan mendatangkan malapetaka kanan dan kiri. Wahai hamba Allah, tetaplah teguh. ” Kami berkata: ‘Ya Rasulullah, berapa lama dia akan tinggal di bumi?’ Dia berkata: ‘Empat puluh hari, satu hari seperti setahun, satu hari seperti sebulan, satu hari seperti seminggu, dan sisa hari-harinya seperti hari-harimu.’ Kami berkata: ‘Ya Rasulullah, pada hari yang seperti setahun, apakah sholat satu hari cukup untuk kita?’ Dia berkata: ‘Buat perkiraan waktu (dan kemudian amati doa).’ Kami berkata: ‘Seberapa cepat dia akan bergerak di bumi?’ Dia berkata: ‘Seperti awan hujan yang ditiup angin.’ Dia berkata: ‘Dia akan datang kepada beberapa orang dan memanggil mereka, dan mereka akan menanggapi dan percaya kepadanya. Kemudian dia akan memerintahkan langit untuk hujan dan hujan akan turun, dan dia akan memerintahkan bumi untuk menghasilkan tumbuh-tumbuhan dan itu akan melakukannya, dan kawanan mereka akan kembali pada malam hari dengan punuk mereka lebih tinggi, kantung/karung mereka lebih penuh dan panggul mereka lebih gemuk dari sebelumnya. Kemudian dia akan mendatangi beberapa orang (lain) dan memanggil mereka, dan mereka akan menolaknya, jadi dia akan berpaling dari mereka dan mereka akan menderita kekeringan dan tidak ada yang tersisa. Kemudian dia akan melewati gurun dan akan berkata: “Bawalah hartamu,” lalu pergi, dan hartanya akan mengikuti dia seperti segerombolan lebah. Kemudian dia akan memanggil seorang pria yang penuh dengan masa muda dan akan menyerangnya dengan pedang dan membelahnya menjadi dua. Dia akan meletakkan kedua bagian itu sejauh jarak antara pemanah dan targetnya. Kemudian dia akan memanggilnya dan dia akan datang dengan wajah berseri-seri sambil tertawa. Ketika mereka seperti itu, Allah akan mengirimkan Isa binti  Maryam, yang akan turun diMasjid menara putih di timur Damaskus, mengenakan dua Mahrud (pakaian diwarnai Saffron), meletakkan tangannya di atas sayap dua malaikat. Saat dia menundukkan kepalanya, butiran keringat akan jatuh darinya. Setiap orang kafir yang mencium aroma nafasnya akan mati, dan nafasnya akan mencapai sejauh mata memandang. Kemudian dia akan berangkat dan menyusulnya (Dajjal) di gerbang Ludd, dan akan membunuhnya. Kemudian Nabi Allah Isa akan mendatangi beberapa orang yang telah dilindungi Allah, dan dia akan menyeka wajah mereka dan memberi tahu mereka tentang status mereka di surga. Sementara mereka seperti itu, Allah akan mengungkapkan kepadanya: “Hai Isa, Aku telah melepaskan beberapa hamba-Ku yang tidak akan bisa dibunuh siapa pun (Ya’juj Ma’juj), jadi bawalah umat-Ku ke Bukit Tur dengan aman.” Kemudian Ya juj dan Ma juj akan muncul dan mereka akan, seperti yang dijelaskan Allah, “turun dari setiap ketinggian.” [21:96] Yang pertama dari mereka akan melewati danau Tiberias dan minum darinya, kemudian yang terakhir akan melewatinya dan akan berkata: “Dulu ada air di sini.” Nabi Allah, ‘Eisa dan teman-temannya akan dikepung di sana sampai kepala seekor lembu akan disayangi oleh salah satu dari mereka lebih dari seratus Dinar bagi salah satu dari Anda hari ini. Kemudian, Nabi Allah, Isa dan sahabatnya akan memohon kepada Allah. Kemudian Allah akan mengirimkan ulat di leher mereka dan keesokan paginya mereka semua akan mati sebagai satu (bersamaan). Nabi Allah Isa dan para sahabatnya akan turun dan mereka bahkan tidak akan menemukan jarak jengkal tangan yang bebas dari bau, bau dan darah mereka. Mereka kemudin berdoa kepada Allah, dan Dia (Allah) akan mengirim burung dengan leher seperti leher unta Baktria, yang akan mengambilnya dan membuangnya kemanapun Allah menghendaki. Kemudian Allah akan mengirimkan hujan yang tidak akan meninggalkan rumah dari tanah liat atau rambut, dan akan membasuh bumi sampai meninggalkannya seperti cermin (atau batu halus). Kemudian akan dikatakan kepada bumi: “Bawalah buahmu dan bawa kembali berkatmu.” Pada hari itu sekelompok orang akan makan dari (satu) buah delima dan itu akan mencukupi mereka, dan mereka akan mencari perlindungan di bawah kulitnya. Allah akan memberkati seekor unta perah sehingga cukup untuk sejumlah besar orang, dan seekor sapi perah akan cukup untuk seluruh suku dan seekor domba betina akan cukup untuk satu suku. Sementara mereka seperti itu, Allah akan mengirimkan angin yang menyjukkan yang akan menyentuh dibawah ketiak mereka dan akan mengambil jiwa setiap Muslim, meninggalkan orang-orang lain yang melakukan perzinahan seperti keledai, dan atas mereka akan datang kiamat. ‘”(HR. Ibnu Majjah 4075)

 

This entry was posted in Extend, recent post, Islamic View and tagged , , , . Bookmark the permalink.

69 Responses to KAJIAN DAJJAL SANG AL-MASIH PALSU

  1. Agus mujahid amatir says:

    Saya Mohon bahas juga fitnah dari timur madinah

    • The admin says:

      Tentang finah dari timur itu sebetulnya petunjuknya tidak hanya diHadist tapi juga di Quran. Kita jg nunggu puluhan tahun tapi anehnya ayat itu tidak pernah dibahas oleh para ulama. Dan fitnah2 itu sedang turun deras 5 tahun ini.
      Insya Allah nanti kita buat kajiannya.

      • menuju says:

        Saat ini fitnah dari timur memang ada, tapi tersebar di beberapa artikel. Mengapa tidak dibuat menjadi satu kajian khusus yang lengkap?

        Usulan lain dari saya : kajian tentang 70.000 yahudi dari Khurasan. Sebab selama ini saya membayangkan mereka seperti sekelompok orang berselendang ala yahudi (talit/talisa/tayalisa) yang berbaris di belakang dajjal.

        Minimal dua hal bisa dibahas. Pertama, mengapa 70ribu yang disebut. Mungkin karena “bedhol desa”/signifikan dalam satu kali angkatan pertama yaitu 70% populasi, dan yg tersisa dari dulu sampai sekarang masih sekitar 25ribu shg secara sunatullah adalah mustahil meledak hingga 70rb lagi hanya dalam waktu beberapa tahun.
        Dan benarkah alasan mereka adalah mengungsi dari revolusi Iran.

        Usulan lain adalah pembaruan artikel supaya lebih sesuai dengan kondisi saat ini.
        Khusus kajian tentang dajjal, mungkin bisa dimasukkan kisah pembuktian mereka sampai tes genetik oleh prof. Eran Elhaik (https://ndaruanugerah.com/menyoal-bangsa-pilihan-bagian-2).
        Untuk gog-magog, ada pembahasan “kulit kerang”, “rodm”, dan runtutan cerita hancurnya bendungan (https://risetafdi.com/bencana-runtuhnya-glacier-gletser-dari-puncak-kazbek-pemicu-hancurnya-tembok-yakjuj-makjuj).

        Dan lebih baik dibuat kajian terpisah yang singkat-padat. Tahu sendirilah orang Indonesia yang super-sangat-susah-sekali membaca 😀 .

        Terakhir. Kelihatannya anda adalah single fighter, ya? Saya sudah googling dengan berbagai keyword, tapi #tidak# menemukan #satu pun# kajian lengkap tentang akhir zaman seperti situs ini.

        Semoga rahmat Allah atas anda, demikian juga kepada SIH, dan kita semua muslim pada umumnya.

        • sayyed Fesal says:

          coba anda membaca semua dl, baru kemudian komen ya gan …

        • The admin says:

          Terimakasih, kita sangat membutuhkan kritikan seperti ini.

          Karena soal Dajjal adalah agak sulit difahami sebagian orang, maka strategi kita adalah :
          1. Menulis dulu kajian utama untuk memahami dengan benar apa siapa Dajjal.
          2. Menulis Kajian utama tg Ya’juj Ma’juj, karena akan lrbih gampang memahami Dajjal jika jg faham Ya’juj Ma’juj.
          3. Terus mengupdate Kiprah Dajjal baik ditataran Petinggi dan ditataran umat. Seperti diartikel” ini :
          Generasi terkahir itu kini telah bersama Dajjal, atau UEA kini menjadi sorga bagi pengikut Dajjal, juga Kajian Bisa Jadi anda adalah pengikut Dajjal.

          Soal 70.000 pengikut Dajjal dari Isfahan, sudah kita bahas diartikel ini.

          Mungkin yg dimaksud tes DNA Ya’juj Ma’juj ya? Begini, setiap mencerna sebuah info akhirzaman, baiknya selalu dihubungkan dengan panduan agama. Jika kita bisa mengidentifikasi seseorang adalah Ya’juj Ma’juj , artinya Ya’juj Ma’juj akan bisa dibunuh oleh seseorang. Ini tentu akan membatalkan petunjuk bahwa “Hanya Allah yg bisa mengalahkan Ya’juj Ma’juj”. Kedua, setahu kita sampai saat ini tidak satupun elit dunia yang mengaku sebagai Yahudi Khazar, kalau yang mengaku Yahudi banyak. Dan perlu diketahui,tidak semua orang Khazar menjadi Ya’juj Ma’juj, banyak jg yg menjadi Nasrani dan Muslim.

          Soal tembok Ya’juj ma’juj, sementara ini kita termasuk yg berpendapat itu bermakna simbolik. Karena sampai dizaman dimana kandungan mineral yg ada dibawah lapisan bumi saja bisa dipantau dengan mudah, dan plat nomer mobil saja bisa dilihat dari kamera satelit, belum ada yg bisa membuktikan adanya tembok besi setinggi gunung itu. Pegunungan Kaukasus khan bukan area terisolir.

          Kajian Dajjal dan Ya’juj Majuj yg singkat Padat ??? kita yg menggunakan strategi saja masih banyak yg bingung, Jadi jika ada orang yang bisa membuat Kajian singkat padat dan bisa membuat orang sangat faham secara komprehensif, maka kita akan acungi jempol. Ada 10 lebih ayat yg menyuruh kita berfikur, jadi mau berfikir saja mendapat pahala dan salah satu ujian bagi umat Muhammad yg Mu’jizatnya “Kitab”, jd mrk yg tinggal baca aja males artinya menyerah oleh ujian Allah.

          Ya bisa jadi, untuk lokal indo saat ini kita satu”nya yg serius ikut berkontribusi dalam pencerahan akhirzaman ini, tapi kalau yang mencopas Kajian kita banyak. Terakhir, kita bersyukur bisa menyerap metode kajian akhirzaman yg diajarkan SIH, sehingga kita bisa membahas Ayat/Hadits serta topik yg belum dibahas SIH.

  2. zaman akhir says:

    Ane kasih tau Prediksi kemunculan Jaddal gan,
    Kode Kunci kemunculan DAJJAL :
    Sehari seperti setahun (fase i)
    Sehari seperti sebulan (fase ii)
    Sehari seperti sepekan (fase iii)

    Kita ambil perhitungan dari fase ii dari 2 peristiwa penting yaitu Penemuan mayat firaun / terbentuknya zionis pada tahun 1897 dan Konspirasi WTC Mossad tahun 2001. Maka fase ke ii didapat 2001 – 1896 = 105 Tahun

    Dari fase ke i kita dapat memprediksi berapa lama fase ii yaitu 105 tahun x 12 = 1260 Tahun. Jadi Dajjal mulai dilepas sekitar tahun
    1896 – 1260 = 636 bisa kita lihat kejadian setelah itu umar dibunuh tahun 644, kemudian Ali dan kedua cucu rasul terbunuh serta terpecahnya islam menjadi 2 sekte : Sunni dan Syiah

    Terakhir fase iii, dapat kita prediksi waktunya yaitu 105 : 4 = 26 Tahun
    Artinya DAJJAL akan muncul setelah fase ke iii selesai yaitu 2001 + 26, sekitar Tahun 2027

    Maka, Sekitar tahun 2027 kita akan melihat seorang Raja di Israel seperti ratu Elisabeth raja Inggris saat ini

    Wallahualam

    • The admin says:

      Analisa kita tidak asal2an, ada 2 referensi yang harus digunakan untuk menentukan Kapan Dajjal dilepas yaitu panduan Hadist dan Fakta sejarah, barulah mendapat kesimpulan yang insyaAllah valid.

      Silahkan saja kita memprediksi kapan fase 1 _sehari=setahun), fase 2(sehari=setahun) dan fase 3 (sehari=seminggu). Seperti halnya SIH mengidentifikasi fase 1=masa Inggris superpower, fase2 = masa AS superpower, fase 3=Israel=superpower). Semuanya masih dalam koridor petunjuk hadist bahwa “Dajjal sudah lama dilepas” dan tidak langsung dialam nyata.

      Poin pentingnya adalah kita sedang diujung akhir fase ke2 dan akan masuk fase ke3, perpindahan ke fase tiga ini harus didahului dengan malhamah kubra (perang nuklir). Dan Dajjal akan terlihat manusia pada tahun ke 7 setelah perang nuklir , itu petunjuk Hadsit.

      • zaman akhir says:

        iyaa min, saya jg mengsinkronisasi dng kemungkinan kemunculan Al Mahdi

        Rasulullah bersabda “Sesungguhnya Allah akan mengutus untuk umat ini setiap masa 100 tahun, Mujaddid yang  akan memperbaharui agamanya” (Hr Abu Dawud)
        .
        Jika kejatuhan dunia Islam dihitung sejak keruntuhan Khilafah Utsmani pada tahun 1924 M, maka 100 tahun kemudian (Tahun Solar) jatuh pada tahun 2024 M atau jika dikonversikan ke tahun Hijriah (Tahun Lunar) jatuh pada tahun 2020 M. jd ada kemungkinan Imam Mahdi muncul disekitar tahun 2020 – 2024 M
        .
        Waktunya beda tipis dengan Dajjal, apakah ini kebetulan atau memang sudah sunatullah
        .
        Jika demikian, perang nuklir mungkin akan terjadi sekitar tahun 2020. bagaimana menurut Admin?
        .
        Wallahualam

        • The admin says:

          Hadist2 sudah menceritakan secara detail bahwa urutan munculnya 3 aktor akhir zaman adalah Imam Mahdi- Dajjal – Nabi Isa, antara Mahdi dengan Dajjal sekitar 2-3thn karena pada tahun keenam setelah Malhamah Konstantinopel sudah ditaklukkan & Dajjal muncul pada thn ke 7, antara muncul Dajjal dan turun Nabi Isa hanya dalam hitungan hari, karena Dajjal hanya punya waktu 37 hari sebelum dibunuh Nabi Isa.
          Lebih jelasnya simak artikel2 :
          1. Peperangan setelah perang nuklir.
          2. Peristiwa2 setelah perang nuklir.
          3. Time line akhir zaman.

          Berapa tahun lagi perang nuklir WaAllhualam, tapi apa yang disebut dalam Isyarat Hadist2 itu sangat klop dengan situasi geopolitik saat ini. Saat ini paling tidak ada 3 hot spot yang bisa memicu konflik super power, yaitu disekitar sungai Eufrat (Suriah), diperbatasan Rusia dan disemenanjung Korea.

          Pediksi kita, jika Iran mulai diserang oleh koalisi Arab Saudi, Israel dan AS , maka itulah awal perangnya kaena iran punya misil nuklir. Kita sedang melihat persiapan Saudi membeli $350 milyar senjata dari AS, estimasi 2020 masuk akal.

          • zaman akhir says:

            yaa min, waktunya semakin dekat. Gmna min mnurut anda kasus qatar dan saudi saat ini? apa gerangannya, sepertinya tanda tanda keruntuhan al Saud sudah terlihat,

            ketika al mahdi muncul nanti, apakah laki2 yg sudah bekeluarga harus mninggalkan kampung halamannya untuk ikut berbaiat? mengingat situasi pasca nuklir pasti sangat berat, tidak tahu bagaimana cara kita hidup setelah itu

            • The admin says:

              Kalau melihat rencana panghancuran dunia Arab oleh Jendral Wesley Clark, Arab Saudi tidak masuk daftar. Tapi melihat komentar Trump yang mendukung embargo dagang terhadap Qatar yang artinya dia ingin ada konflik diantara negara2 teluk,bisa jadi ada perubahan rencana dengan memasukkan Qatar dalam daftar.
              Kalau menurut Hadist sih penaklukan Arab Saudi itu akan dilakukan Al Mahdi.

              Bergabung dengan pasukan Mahdi bisa dikatakan sunnah yang mendekati wajib melihat anjuran kuat Nabi yang walaupun harus merangkak diatas salju. Tapi Islam itu tidak pernah memberatkan, jangan memaksakan diri kalau tidak memungkinkan.
              Setelah perang nuklir situasi pasti sangat sulit, tapi Kadang logika kita memang tidak mampu mencerna, Qatar yang negara super kaya, baru diboikot dagang 3 hari sudah kelimpungan tapi Suriah yang 6 tahun dikeroyok puluhan negara dan diboikot dagang oleh AS dan sekutunya, sumur2 minyaknya direbut teroris bisa tetap kokoh. Hadist menyebut malaikat rahmat membentangkan sayapnya diatas Syam. Subhanallah.

      • Akhirzaman says:

        Apa isyarat 7 tahun setelah Al mahalamah itu terjadi sekarang… Virus Corona yg bikin negara sengsara?

  3. dio says:

    heuuuhhhh, jadi kalo pas dajjal muncul di depan mata kita secara fisik nanti kan cuma 37 hari & tidak berbahaya nih, jadi organisasi organisasi keparat macam NWO, Freemason, Iluminati nanti bakal lemah dong kekuatannya, kan organisasi2 itu dikendalikan dajjal dengan kuat pada saat dajjal di alam ghaib.
    1. oh ya, katanya dajjal mengaku tuhan, menurunkan hujan itu apa pas dia di apam ghaib atau pas di alam nyata nanti min?
    2. terus dalam hadist, dajjal berbadan besar, apa mungkin ukuran fisik dajjal nanti apa sama seperti kita kita ini, atau ukuran fisik nya sama seperti hulk yang ada di film hulk itu?
    hehehehe maaf ya min

    • The admin says:

      1. Ketika muncul dialam nyata Dajjal akan mengaku sebagai Al Masih (memalsukan Nabi Isa), itulah kenapa dlm hadist2 Dajjal juga bergelar Al Masih..
      Bisa membuat hujan/ kekeringan itu ketika dialam Ghaib sekarang ini. Hujan/kekeringan adalah simbol kesulitan/ kemakmuran. Suatu negara yg tidak tunduk kepada AS (kaki tangan Israel) maka akan mendapat sanksi ekonomi, embargo dagang, serangan terhadap mata uangnya bahkan serangan militer, itu maknanya.
      2, Dajal akan muncul seperti manusia biasa, berbadan tegap, rambut keriting (kemungkinan dikelabang 2 disamping layaknya umat Yahudi), dan kemungkinan akan muncul dengan mata lengkap, karena umat Yahudi juga tahu Islam mengisyaratkan Dajjal buta kanannya. Buta mata kanan bisa bermakna Dajjal hanya bisa melihat kebathilan.

      Ketika muncul dialam nyata 37 hari, tentu tidak lagi menjadi ujian besar bagi setiap muslim, karena kita sudah bisa melihat 3 huruf Kaf Fa Ra (Kafir) dijidatnya. Pada 37 hari itu Dajjal akan sibuk dengan upaya pendirian pemerintahan tunggal dunia yang berpusat diYerusalem. Nah sekarang harusnya tahu kenapa saat ini Israel ngotot menjadikan Yerusalem menjadi ibukotanya.

      • dio says:

        min
        1. dalam hadis(hadis mana saya lupa) dajjal kallo liat nabi isa langsung meleleh kayak garam gitu min, apa bener? apa meleleh seperti garam itu juga cuma simbolik doang?
        2. terus katanya dalam hadis(hadis mana saya juga lupa) pas nabi isa membunuh dajjal pake pedang, katanya dajjal nanti pas ditusuk menjadi meleleh gitu? apa itu cuma simbolik? padahal dajjal kan manusia biasa seperti kita ini min? bukannya yang namanya manusia biasa ciptaan Allah SWT(terutama dajjal) itu kalo badannya ditusuk pake pedang harusnya malah mengeluarkan darah banyak secara mengerikan, sadis & sangat mengerikan jika dilihat?
        NB : maaf ya min jika pertanyaan ane yang nomor 2 itu gak enak dibaca, karena setahu saya, dajjal yang notabene manusia biasa seperti kita ini harusnya pas dibunuh nabi isa pake pedang nanti kan seharusnya dajjal.mengeluarkan d*rah banyak & mengerikan buat dilihat

        • The admin says:

          Dari perwujudannya Dajjal seperti manusia biasa, tapi Dajjal tidak seperti jin ataupun manusia yang bisa memilih dijalan yang benar atau sesat, Dajjal diprogram oleh Allah hanya berada dijalan sesat , hal itu disimbolkan bahwa Dajjal buta mata kanannya. Kebalikannya adalah Malaikat yang diprogram Allah untuk selalu patuh kepada Allah.

          Karena Dajjal diciptakan Allah tidak punya pilihan, logikanya Dajjal tidak akan dimintai pertanggungjawaban atas amal perbuatannya. Pendapat kita itu didukung oleh Hadist Muslim yang menyatakan bahwa Allah akan membinasakannya (sirna jiwanya dan mungkin juga raganya) setelah Nabi Isa as membunuhnya. berikut petikannya :

          ….“Ketika musuh Allah melihat Nabi Isa as, melelehlah (Dajjal) sebagaimana garam meleleh di air. Seandainya dibiarkan niscaya akan meleleh hingga binasa, akan tetapi Allah membunuhnya melalui tangan Isa as, memperlihatkan darahnya kepada mereka di tombak Nabi as.” (HR Muslim)

          WaAllahualam.

          • dio says:

            apakah samiri yang diceritakan dalam alquran itu dajjal juga min?

            • The admin says:

              Riwayat tentang Samiri terputus setelah diUsir Oleh Nabi Musa as, Sementara riwayat hidup Dajjal sendiri yang Valid (dari hadist) belum pernah kita temukan, Jadi sangat sulit menghubungkan bahwa Samiri adalah Dajjal.

          • Debu says:

            Maaf min, sudah lama sekali saya mencari dalil yg menguatkan bahwa dajjal tidak punya pilhan maka tidak diminta pertanggung jawaban, dan matinya dajjal dengan cara meleleh. Bisa cantumkan hadistnya?

            • The admin says:

              Paling tidak ayat dan hadits berikut harus diinterkoneksikan :

              1. “Dan sungguh, Kami telah menguji Sulaiman dan Kami jadikan (dia) tergeletak di atas kursinya sebagai tubuh (yang lemah karena sakit), kemudian dia bertobat.” (QS Shad 38:34) – terjemahan Kemenag.

              Harusnya, yang tergeletak itu bukan Sulaiman tapi sesosok Jasad, terjemahan yg benar :

              “Dan sesungguhnya Kami benar-benar menguji Sulaiman dan Kami mendudukkan di atas singgasananya sesosok Jasad.“, lalu kemudian dia (Sulaiman) berd’oa (QS. Shad 38:34). – Terjemahan 22 Badan lain.

              2. ….Dan apabila musuh Allah (Dajjal) melihatnya (Isa), niscaya dia akan meleleh sebagaimana garam yg mencair di dalam air, meskipun seandainya saja dia (Isa) membiarkannya nantinya dia juga akan meleleh lalu binasa akan tetapi Allah menginginkan dia (Isa) membunuhnya dengan tangannya lalu memperlihatkan kepada mereka darahnya yg berada di ujung tombaknya…. (HR. Muslim).

              3. “…..Ketika dia (Isa) memandang Dajjal, Dajjal pun meleleh sebagaimana garam yang meleleh di dalam air. Kemudian dia lari dan dihadang oleh Isa di pintu timur kota Lud, kemudian Isa membunuhnya….” (HR. Ibnu Majjah 4067)

              Dari ketiga referensi itu bisa disimpulkan :
              1. Dari surat Sad:34 dan hadits ke-2, bisa dimaknai tubuhnya manusia biasa (ada darahnya), tapi hanya jasad tanpa ruh.
              2. Dari surat Sad:34 dan hadits ke-2, juga bisa diambil Kesimpulan, dia “tidak diminta pertanggungjawabanan” karena tidak punya ruh (hanya Jasad), dan dikuatkan kata “Binasa” (tidak ada ruh yg keluar dari Jasadnya).
              3. Dari hadits ke-2 dan ke-3, Dajjal tidak mati dengan “meleleh”, kata itu menggambarkan “ketakutan Dajjal” saat bertemu Nabi Isa, tapi Dajjal akan dibunuh secara fisik oleh Nabi Isa (ditunjukkan darahnya pd tombak nabi Isa).
              4. Karena hanya Jasad tanpa Ruh, maka tentu saja dia “tidak punya pilihan” spt manusia biasa yg bisa memilih lurus/sesat. Gambarannya, dia spt robot yg diprogram Allah sebagai ujian dengan menyesatkan manusia.

              Kita kutipkan 2 sumber terjemahan Surat Sad:34, karena kita tidak bisa hanya mengandalkan terjemahan Kemenag , ada beberapa ayat dimaknai kurang pas.

              • Debu says:

                Point penting ini buat saya min, pertanyaannya ada 2, artinya setelah dia binasa, dan
                1. dia tidak akan di hisab di hari perhitungan kelak?dan
                2. dia tidak ada di neraka apalagi di surga?

                • The admin says:

                  Jawabannya sdh ada 2 dipertanyaan itu sendiri.
                  Yang harus kita maklumi materi Dajjal itu sangat luas, bagaimana matinya Dajjal itu baru sebuah potongan puzzle. Dan Kajian ini barulah gambar sketsanya, kita ingin melanjutkannya menjadi sebuah lukisan jadi, tapi waktu kita sangat terbatas. Paling tidak, untuk sementara pertanyaan” spt dari mas Debu ini diharapkan membantu finishing dari lukisan besarnya.

  4. dio says:

    terus gimana dengan danau tiberias min, katanya di dunia maya danau tiberias mengering tak lama lagi dajjal muncul secara fisik, apa bener, soalnya kondisi danau tiberias saat ini malah kian makin turun airnya
    terus tentang pembangunan kuil sulaiman(the third temple) apakah saat mau membangun kuil sulaiman nanti harus merubuhkan masjid al aqsa dari bawah dulu?
    maaf kan ane ya min kalo ane banyak tanya, soal nya ane bener bener butuh tahu bener dari anda & banyak dunia maya lain,yang njelasin tentang akhir zaman tapi justru malah membuat saya makin bingung -_-

  5. dio says:

    ups, ada yang lupa mau ane tanyain
    ﺍﻟﺪَّﺟَّﺎﻝُ ﻳَﺨْﺮُﺝُ ﻣِﻦْ ﺃَﺭْﺽٍ ﺑِﺎﻟْﻤَﺸْﺮِﻕِ ﻳُﻘَﺎﻝُ ﻟَﻬَﺎ ﺧُﺮَﺍﺳَﺎﻥُ ﻳَﺘْﺒَﻌُﻪُ ﺃَﻗْﻮَﺍﻡٌ ﻛَﺄَﻥَّ ﻭُﺟُﻮﻫَﻬُﻢُ ﺍﻟْﻤَﺠَﺎﻥُّ ﺍﻟْﻤُﻄْﺮَﻗَﺔُ
    “Dajjal itu keluar dari bumi sebelah timur yang disebut Khurasan. Dajjal akan diikuti oleh kaum yang wajah mereka seperti tameng yang dilapisi kulit”. [1]

    pertanyaan ane dari hadis tsb.

    1.) apakah saat dajjal muncul secara tiba tiba di alam nyata nanti muncul pertamanya dari khurasan?

    2.) ane sering denger di dunia maya, bahwa Sai Baba yang lahir di khurasan memiliki sifat sama persis dengan dajjal, apa bener Sai Baba itu dajjal kecil?

    • The admin says:

      Hadist itu lemah dan terkesan difabrikasi dari gabungan hadist panji hitam dari Khurasan dan ciri Ya’juj ma’juj. Jadi kita tidak tertarik membahasnya.

      Tidak seperti AlMasih asli Isa as yang ada hadist sahihnya bagaimana prosesnya beliau turun diMasjid menara putih diDamaskus timur Suriah, kita belum menemukan hadist yg menjelaskan tempat dan bagaimana proses munculnya Almasih palsu Dajjal.

  6. Min ikutan ah, bagaimana dengan hadis :

    “Kalian akan perangi jazirah Arab sehingga Allah menangkan kalian atasnya. Kemudian (kalian perangi) Persia sehingga Allah menangkan kalian atasnya. Kemudian kalian perangi Ruum sehingga Allah menangkan kalian atasnya. Kemudian kalian perangi Dajjal sehingga Allah menangkan kalian atasnya.” (HR Muslim).

    Dari hadis di atas apakah artinya kaum muslimin (Imam Mahdi) akan berperang melawan Iran (Persia saat ini) ?

    • The admin says:

      Dua perang pertama terjadi sekitar zaman Nabi. Penaklukan Jazirah Arab terjadi pada Zaman Nabi dan sesudahnya, Penaklukan Persia terjadi hanya sekitar 20tahun setelah meninggalnya Nabi (Oleh Khalid bin Walid).

      Perang Ketiga dan keempat akan terjadi diakhirzaman. Ada 2 penaklukan oleh pasukan Al Mahdi yang diisyaratkan Hadist diakhirzaman yaitu penaklukan Kerajaan Saudi dan penaklukan Konstantinopel.

      Justru Iran adalah satu2nya negara yg getol menyiapkan kedatangan AlMahdi, dan inilah menyulut gesekan klasik yg tak berujung antara Saudi dan Iran. Dan itu juga difahami oleh putra mahkota Saudi Muhammad bin Salman. Pd 2015 Pemimpin tertinggi Iran sendiri mengibaratkan waktu penantian Al Mahdi telah hampir Habis.

      Proyek Iran menyambut Al Mahdi itu bertentangan total dengan proyek Israel yg juga sedang getol menyambut “Almasih” Dajjal, itulah kenapa Israel mengangga Iran musuh Islam terbesrnya. Jadi sangat tidak logis kalau Iran sebagai fihak yg menyiapkan kedatangan Al Mahdi tapi akan diserang menyerang sendiri negaranya.
      WaAllhualam.

      • Hamba Allah says:

        Assalamualaikum.
        Kan kemarin jendral besar qasim sulaimani meninggal (inalilahi).
        Apakah itu memicu terjadinya perang nuklir, mengingat Iran negeri muslim terakhir yang akan diperangi as/Israel (menurut yang saya baca dari artikel admin).

        Pertanyaannya apakah Iran akan memerangi nya pada tahun ini?
        Dan memicu perang nuklir tahap 2 yaitu perang dunia 3 dimana nantinya negara superpower akan ‘hancur’ dan kemenangan untuk Israel.

        Terimakasih

        • The admin says:

          Kita meyakini Iran tidak akan melakukan serangn balasan atas pembunuhan Jendralnya itu, Iran masih bertindak sangat bijak meski dalam beberapa tahun ini sudah ratusan kali proksi milternya yang ada diSuriah diserang oleh Israel dan Iran tidak pernah membalas, padahal keberadaan proxinya diSuriah dan Iraq adalah untuk membantu melawan teroris. Iran hanya pernah menjatuhkan Drone AS itupun karena masuk wilayahnya.

          Serangan AS keiran sudah pasti akan memicu perang global, tapi apakah sudah waktunya, silahkan baca analisa kita diartikel ini.

  7. Farid says:

    Assalamualaikum
    Admin sy mau tanya tentang hadis ini dajjal menghidupkan orang mati menyembuhkan orang buta dan penyakit….apa yg tersirat dri hadis ini dalam dunia nyata mohon penjelasannya trimakasih…..

    • The admin says:

      Ketika muncul dialam nyata nanti, maka dia harus menunjukkan ciri2 utusan Allah (Nabi). Agar umat yahudi mau mengakuinya sebagai “Al Masih”, Maka Dajjal harus :
      1. Mengaku Dari keturunan King David (Nabi Dawud as), artinya dia harus berpenampilan dan dapat dibuktikan sebagai ras Yahudi.
      2. Punya kelebihan diluar kemampuan manusia biasa (Mu’jizat). Dan Allah membekalinya dengan kemampuan2 itu untuk menipu dan meyakinkan umat Yahudi bahwa dia adalah “Al Masih”.

  8. Wani says:

    1. Admin, dajjal ini secara tersurat apa ada di al qur’an? kayaknya tidak ada kan.
    kalo tersirat pasti ada, seperti saat Syehk Imran Husein mentakwilkan surat Shod ayat ke 34, tentang JASAD. itu adalah dajjal. (sy yakin Admin sudah mengikuti takwil SIH ini). Menurut Admin?

    2. menurut Admin, apakah kaitan JASAD ini dgn JASAD yg dibuat oleh Samiri (bani Israel (Tho-Haa, ayat 88)? Apakah Samiri masih hidup? Ataukah sekarang pengikut/keturunan Samiri adalah “Petinggi Yajuj Majuj”, kemudian mereka masih menyimpan “jejak/debu” (Tho-Haa, 96) utk nanti “dipakai/ditaburkan” dlm membuat jasad/human-robotik-yg-ber-Artificial-Intelegency?

    3. Alternatif lain dari JASAD ini, adalah seperti aktor utama film Bourne Identity dan sekuelnya. Maksud sy, dajjal disini, adalah sesosok manusia yg sudah hilang kepribadiannya. Dia sudah seperti manusia yg sudah tidak punya kehendak bebas. Dia dikontrol oleh tentunya, Samiri (jika masih hidup) atau para petinggi Yajuj Majuj. Menurut Admin gimana?

    4. kalo dari sementara penafsiran sy, terhadp penjelasan SIH tentang dajjal, menurut sy, dajjal, adalah jasad alat/sebagai fitnah kepada umat akhir zaman? .dajjal tidak punya kehendak bebas. dajjal tidak pernah kita temukan, di dalil quran bahwa dia akan masuk neraka, apalagi neraka terburuk (padahal dia sumber fitnah). Artinya dajjal tidak pantas kita kutuk/laknati. menurut Admin gimana?

    5. sekedar saran, tolong Admin, arahkan pembaca utk memahami pola pikirnya; Metodologi nya. dalam memahami ilmu akhir zaman. Agar Admin juga jadi lebih mudah menjelaskannya. PAsti semua sepakat, bahwa Al Qur’an tidak ada keraguannya (AL-Kahfi; 1) alias: asli otentik dan tak kan bisa dimanipulasi oleh mahluk siapapun. Al-Qur’an harus menjadi sumber pertama dan utama. Karena Al-Quran menjelaskan segala sesuatu (An Nahl; 89).
    Sehingga Metodologi dlm memahami kejadian akhir zaman ini;
    No. 1. ” Gali” AL-qur’an dahulu, (satu ayat dgn ayat yg lain bisa saling menerangkan/menguatkan. Tidak mungkin bertentangan. Jika bertentangan berarti kita yg salah memahami, seperti kesalahan jika menganggap malaikat adalah “falling angel). Dalam Al-Qur’an; Tidak ada kata yg boros, maupun sia-sia. PAsti bermakna.
    No.2. Hadist Sahih, sebagai penjelas dan dapat di tepikan jika tidak se-irama dgn Al Qur’an. MAksudnya hadist harus “se-irama” dengan Al-Qur’an. Maka kita harus hati-hati memahami/memilihnya. Artinya jika ada hadist yg bertentangan dgn dalil Al-Qur’an, mk Hadist dapat kita tepikan (mungkin karena kekurangan ilmu kita jadi belum bisa mengertinya, atau bisa jadi krn kesalahan dalam memahaminya), misalnya hadist tentang 10 tanda hari akhir, yaitu yg tentang matahari terbit dari barat. Hal ini jika difahami “langsung”: maka matahari benar2 terbit dari barat. PAdahal Al-qur’an mengatakan; ALLAH SWT sudah menetapkan segala sesuatunya dgn baik, bahwa matahari terbit dari timur dan tenggelam di barat (Al-Kahfi; 17). Dan tidak ada perubahan pada penciptaanNYA (Ar-Rum; 30). Artinya, ya matahari terbit dari timur dan tenggelam dibarat. JAdi penjelasan hadist itu, akan salah kalo difahami bahwa matahari akan terbit dari barat. Dan kita masih bisa hidup. KAlo matahari terbit dari barat, pasti sudah hari kiamat, bukan hari akhir. JAdi utk hadist matahari terbit dari barat, itu menjelaskannya yaitu tentang “majunya peradaban barat” (yg bisa dikatakan aneh tapi nyata, karna begitu cepat, kayaknya Admin juga pernah mengkaji hal ini).

    Demikian. Wallahu A’lam. Mohon JAwabannya. Terima KAsih

    • The admin says:

      1.Memang tidak ada kata “Dajjal” dalam Quran. Tapi kita setuju dengan SIH bahwa Sosok/Jasad manusia yang dilihat Nabi Sulaiman sedang duduk disinggasananya adalah Dajjal. Sayangnya jika kita membaca terjemahan dan tafsir2 Indonesia kita akan bingung,karena malah dimaknai sosok yang duduk disinggasananya adalah Nabi Sulaiman.
      Dan memang Hanya Dajjal yang deprogram Allah untuk memalsukan Al Masih asli yang akan menjadi Khalifah dunia mengembalikan Kekhlaifahan yang pernah ditetapkan Allah keNabi Dawud as (QS Shad 26).

      2.Agak sulit mengkaitkan Samiri dengan Dajjal , Yang dibuat Samiri adalah patung lembu bukan Jasad/ sosok manusia . Paling mudah memahami Dajjal adalah dengan mengkaitkannya dengan era Nabi Dawud as dan putranya Nabi Sulaiman as

      3,4. Sederhananya, Dajjal adalah sosok yang akan keluar dengan wujud manusia yang diprogram Allah sebagai ujian umat akhir zaman. Dia tidak seperti halnya manusia dan Jin yang punya pilihan untuk dijalan lurus atau sesat . Dia hanya menjalankan program dari Allah untuk berusaha menyesatkan manusia, fitnah hanya salah satu proyeknya. Karena dia tidak punya pilihan , logikanya dia tentu Dajjal tidak akan dihisab untuk dimintai pertanggungjawaban.

      5. Kita sendiri menyebut metode yang dipakai SIH itu metode “dot connecting”, intinya mempertemukan pengetahuan dunia dengan panduan agama. Sebenarnya cukup dengan membaca buku2/ videonyanya maka otomatis fikiran kita sudah terbawa oleh metode luar biasa beliau itu, yang SIH sebut belajar dari gurunya seorang cendikiawan Pakistan alm. Dr. Malunana Fazlur Rahman Ansari. Tapi Kalau sempat silahkan baca buku SIH “Methodology fo r study of Quran”

      Soal matahari terbit dari sebelah barat, kita meyakini itu adalah makna sebenarnya yang akan terjadi sangat dekat waktunya dengan kiamat (setelah seluruh umat Islam diwafatkan), Karena menurut banyak hadist setelah matahari terbit dari barat maka tidak akan diterima lagi orang yang tiba2 menjadi beriman.
      Jadi Kita yakin terbitnya matahari dari barat adalah bagian dari proses2 kiamat . dan hal itu tidak bisa dimaknai melanggar sunatullah bahwa matahari harus terbit dari timur karena seperti halnya kiamat yg digambarkan gunung beterbangan (QS. Al-Ma’arij : 9) maka itu adalah ketetapan Allah dimana sunatullah (keadaan normal) tidak berlaku lagi..
      Alasan lain adalah, Jika dimaknai sebagai mulai jayanya peradaban barat, khan faktanya barat sudah lebih maju dan menguasai dunia sejak berabad lalu , lalu apakah orang yg beriman setelah itu ditolak ? Jadi tidak relevan khan?

      WaAllualam.

      • Wani says:

        Tolong Admin, respond penjelasan ini?
        Dari Syehk Imran husein; matahari sudah terbit dari barat, pandangan sheikh Imran hosein.
        https://youtu.be/LMhlZD5Zom4

        • The admin says:

          Tidak semua pendapat SIH harus kita terima begitu saja, Kita tidak copas begitu saja semua pendapat SIH. Seperti halnya ada beberapa Ayat/hadist yg telah kita kaji dan jelaskan tapi bahkan belum pernah dijelaskan oleh SIH. Demikian juga jika anda punya argumen dengan dalil lebih kuat silahkan sanggah pendapat kita.

          Pendapat SIH yang berdasar AlBaqarah 258 adalah menunjuk pada keadaan normal, dimana matahari akan terbit dari timur dan itu sunatullah. Tapi pendapat kita menunjuk pada suatu peristiwa yang diluar normal (kiamat sudah dekat) dimana keimanan seseorang sudah tidak diterima lagi, itu artinya dunia sudah diambang kiamat dan beliau lupa penjelasan Hadist itu dan jg AL-An’am 158)

          Pendapat beliau itu jelas menimbulkan kontradiksi baru, bahwa Jika hadist tentang “matahari terbit dari barat” itu dimaknai sudah terjadi ditandai dengan jayanya dunia barat (sudah terjadi beabad lalu) maka akan bermakna sejak berabad lalu juga keimanan seseorang yg baru masuk Islam tidak diterima. Jadi jelas pendapat SIH itu terpatahkan oleh argumen ini.

          Pendapat kita itu didasari ayat dan Hadist :
          “Pada hari datangnya sebagian tanda-tanda Tuhanmu tidaklah bermanfaat lagi iman seseorang bagi dirinya sendiri yang belum beriman sebelum itu, atau dia (belum) mengusahakan kebaikan dalam masa imannya” [QS. Al-An’am : 158].

          Dan tanda2 yg disebutkan Al An’am 158 itu selaras dengan hadist berikut :
          “Tidaklah tegak hari kiamat hingga matahari terbit dari arah barat. Apabila ia telah terbit (dari arah barat) dan manusia melihatnya, maka berimanlah mereka semua. Pada hari itu tidaklah bermanfaat keimanan seseorang yang tidak beriman sebelum hari itu atau belum mengusahakan kebaikan di masa imannya” (HR Bukhari Muslim)

          Juga sangat jelas dihadist itu bahwa matahari terbit dari barat itu adalah bermakna harfiah dari kelimat “manusia melihatnya”.
          Mudah2an anda sudah tidak kesulitan lagi menangkap maksud pendapat kita.

  9. arief says:

    “Wahai Rasulullah, pada hari yang seakan satu tahun, apakah solat kami akan mencukupi untuk waktu sehari semalam?” Beliau menjawab, “Tidak, namun sesuaikanlah (setiap waktu solat).

    apakah cuplikan hadits di atas tidak menunjukkan waktu yang nyata sehingga waktu sholat terpaksa menyesuaikan???

    • The admin says:

      Sama sekali bukan, pertama Nabi menjawab begitu karena akan sulit menjelaskan perbedaan dimensi waktu bagi umat pada saat itu. Kedua, Allah tidak akan merubah sunatullah/hukum alam (baca Al Ahzab 62) , Ketiga, jika sehari=setahun terjadi maka tidak mungkin orang normalnya bekerja 8jam harus bekerja 4bulan tanpa tidur. atau jarak subuh dengan Dhuhur yg akan menjadi 1/4tahun atau 3 bulan.
      Sebaliknya malah ada hadits tentang waktu diakhir zaman yang semakin singkat. Waktunya sendiri sebenarnya tidak berubah, tapi karena manusia akhirzaman ini banyak disibukkan oleh aktifitasnya maka akan terasa makin singkat.

      “Hari Kiamat tak akan datang kecuali terjadinya peristiwa berikut ini. Waktu akan semakin singkat, di mana jarak akan semakin pendek dengan digunakannya kendaraan”
      .(HR. Buhari, Musnad, 2/313).

  10. Lendry says:

    Assalamu’alaikum admin. Ilmu agama saya sangat cetek jadi Saya mau tanya juga. Jadi selama di bumi di alam manusia dajjal hanya diberi waktu 37 hari menjajahi setiap negeri kan? Sbg umat muslim ketika mendengar kabar dajjal telah keluar, kita harus sembunyi. Kalo memungkin kan pergi ke kota mekkah dan madinah karena dajjal diharamkan masuk ke 2 kota tersebut. Lalu bagaimana dengan yg tidak bisa pergi ke 2 kota tersebut. Harus bersembunyi dimana agar tidak kena sihir dajjal?

    • The admin says:

      Ada yg perlu diluruskan pemahamannya, bahwa Dajjal memasuki setiap kampung itu justru pada saat 3 tahap pertama, yaitu sehari=setahun, sehari=sebulan dan sehari=sepekan. Pd 3 tahap pertama itu Dajjal sudah dilepas tp berada dialam Ghaib, dan berupaya menjerumuskan manusia (dibantu jin2 pengikutnya).

      Jadi bahaya terbesar Dajjal itu justru sebelum muncul kealam nyata termasuk saat sekarang ini yg kita lihat seperti adu domba antar umat, menjerumuskan Riba dan maksiat lain.
      Jika saat ini kita bisa lewati sihir Dajjal dalam Riba saja itu sdh luar biasa, seperti tidak hutang/kredit barang dengan bunga, tidak jual beli mata uang , tidak jadi Dropshipper online dsb.

      Saat 37 hari terakhir muncul dialam nyata, justru kurang berbahaya , krn setiap mukmin akan melihat tanda “kfr” dijidatnya, masa masih mau jadi pengikutnya?
      Kedua, waktu dialam nyata yg hanya 37 hari itu akan dihabiskan Dajjal untuk memepersiapkan pemerintahan tunggalnya diYerusalem, memburu Al Mahdi (disebut Hadist berusaha masuk Madinah dan Makkah), dan akhirnya dibunuh oleh Nabi Isa as. Saran kita, sebaiknya diulangi membaca artikel ini dan baca juga artikel “Bisa jadi anda adalah pengikut Dajjal”

  11. DropDaBeat says:

    Jadi misalkan 37 hari itu tdk membahayakan tapi surat al kahf 1-10 sama doa perlindungan yg dianjurkan Rasul tetap on kan? Kan katanya begitu wujud fisiknya turun Rasul bilang agar selalu membaca al kahf sama doanya agar terlindung dari fitnah d****l, dan katanya cobaan fitnahnya kuat saking kuatnya seorang ibu tdk bisa menyelamatkan anaknya, dan jg perempuan harus diikat agar tidak menghampirinya

    • The admin says:

      Sepertinya harus coba dibaca lagi dengan cermat biar dicapai pemahaman yg baik. Tapi coba kita bantu, Dajjal dilepas dalam 4 tahap, 3 tahap pertama sudah dilepas dan masih dialam Ghaib, tahap terakhir selama 37 hari muncul dialam nyata.

      Bahaya Dajjal justru saat 3 tahap pertama, dimana dia mengerahkan anak buahnya jin-jin kafir untuk mempengaruhi setiap manusia agar jauh dari jalan Allah. Jadi saat ini anak buah Dajjal masih memasuki setiap kampung, spt yg disebut Hadits itu.
      Pada tahap 37hari terakhir (sudah muncul dialam nyata) justru tidak berbahaya, karena ada tanda ‘kafir’ dijidatnya yang bisa dilihat oleh setiap muslim, jadi Kalau masih juga mau jadi pengikutnya ya ‘terlalu’.

      Tentang perempuan yg harus diikat, silahkan baca artikel ‘saatnya mengikat erat istri anda

      • Taufan says:

        Dari mana bisa tahu Dajjal bisa memerintah jin? terimakasih penjelasannya.

        • The admin says:

          Dari hadits tentang perjalanan Tamim ad-dari itu khan diceritakan bahwa saat masih dibelenggu disebuah pulau, Dajjal sudah mempunyai asisten mahkluk berbulu yang memberitahu Tamim ad-Dari untuk menemui Dajjal.
          Surat Ashad 37-38 juga menceritakan adanya salah seorang yg dibelenggu diantara jin-jin yang bekerja untuk Nabi Sulaiman. Kedua dasar itu menyimpulkan bahwa dialam ghaib Dajjal hidup bersama golongan Jin.

          • DropDaBeat says:

            Jadi, saat kt mulai membaca/menghapal al kahf 1-10 beserta doa yg d baca setelah tahiyat, artinya kt skrng sedang melindungi diri dari fitnahnya yg masih bentuk ghaib?

            • The admin says:

              Ya betul, Kalau membaca surat Al-Kahfi mungkis suka lupa, yg paling mudah adalah membiasakan membaca do’a anti fitnah Dajjal saat takhiyat akhir sebelum salam.
              Ujian paling besar, paling berat dan paling sulit adalah dari bisikan yg tidak terlihat oleh mata, itulah kenapa ada hadits yg menyebut Dajjal akan hidup ditengah” kita.

              Apa saja bentuk bisikan finah dari anak buah Dajjal itu silahkan baca ‘Bisa Jadi anda adalah pengikut Dajjal’.

  12. Taufan says:

    Pd jawaban diatas dikutip surat As Shad 37-38 yg menyebut Dajjal ada diantara jin pekerjanya Nabi Sulaiman, pertanyaannya apa hubungan Dajjal dengan Nabi Sulaiman?

    • The admin says:

      Dajjal bukan hanya ujian bagi umat Muhammad, tapi ujian umat Nabi lain termasuk Nabi Sulaiman dan Umat Nabi Isa yg merupakan Nabi” untuk Bani Israel:
      “Tidak ada seorang nabi pun, kecuali dia telah mengingatkan umatnya dari si buta sebelah yang pendusta (Dajjal). Ketahuilah sesungguhnya Dia buta sebelah dan sesungguhnya Rabb kalian tidak buta sebelah, diantara kedua matanya tertulis; ‘Ka-Fa-Ra’.” (HR Al-Bukhari, No 7131 dan Muslim, No 2933)

      Pada ayat sebelumnya, As-Shaad 34-35, diceritakan Nabi Sulaiman melihat penampakan sosok yg berani duduk disinggasananya, sosok itu kita fahami sbg Dajjal yg berambisi menggantikan posisi beliau sebagai Khalifah Bani Israel. Masih dalam ayat itu, Nabi Sulaiman berdo’a agar Kerajaannyaa diruntuhkan oleh Allah sepeninggal beliau agar sosok jahat itu tidak bisa menggantikannya. Allah mengabulkan doa itu sehingga sepeninggal beliau Kerajaan Israel itu pecah menjadi dua, yaitu diIsrael utara (Samaria) dan Kerajaan Judah di Yerusalem

      Kemudian dari hadits2 lain, kita lihat bahwa Dajjal juga bergelar Al-Masih, artinya Dajjal masih berambisi berambisi memalsukan Nabi Isa yang diutus Allah menjadi Al-masih yg dijanjikan Allah untuk memimpin bani Israel seperti era kejayaan Kerajaan Nabi Dawud dan Sulaiman itu. Ini jg menjadi petunjuk bahwa diakhirzaman Nabi Isa akan mendirikan Khilafah untuk bani Israel.
      Mudah2an menjawab pertanyaan hubungan antara Dajjal dengan Bani Israel, khususnya dng Nabi Sulaiman.

      • Fardi says:

        Assalamu’alaikum admin.
        mohon maaf sebelumnya, sepertinya surat as shaad ayat 35-36 bukan ttg sosok tubuh yg duduk disinggasana sulaiman, atau gimana cara pahaminya. wassalam

        • The admin says:

          Betul, salah ketik dan sdh dikoreksi, seharusnya As-Shad:34-35. Perlu ditekankan, bahwa kita tidak menggunakan tafsir2 terjemahan indonesia yang biasanya mengacu pada terjemahan Departemen agama. Karena kita tidak akan dapat mengambil makna dari ayat 34 dan 35.
          Pada tafsir Ibnu Katsir misalnya, dan terjemahan Dep. agama, maka akan dimaknai yg duduk diSinggasana adalah Nabi Sulaiman, sementara banyak tafsir lain menyebut yg duduk adalah sosok lain.

          “Dan sungguh, Kami telah menguji Sulaiman dan Kami jadikan (dia) tergeletak di atas kursinya sebagai tubuh (yang lemah karena sakit), kemudian dia bertobat.” Dia berkata, “Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh siapa pun setelahku. Sungguh, Engkaulah Yang Maha Pemberi.” (QS.As Shad : 34-35)

          Tafsir2 lain diluar Indonesia, contohnya Tafsir Muhammad Habib Shakir, menyebut bukan Sulaiman yg duduk itu:
          “And certainly We tried Sulaiman, and We put on his throne a (mere) body, so he turned (to Allah). He said: My Lord! do Thou forgive me and grant me a kingdom which is not fit for (being inherited by) anyone after me.” (QS AsShad 34-35)

          Terjemahannya:
          “Dan Kami menguji Sulaiman, dan Kami dudukkan disinggasananya sosok badan (tanpa kehendak), kemudian dia berpaling menuju (Allah). Dia berkata: Tuhanku! Sudikah Engkau mengampuniku dan anugerahkanlah kerajaan ini (agar) tidak bisa (diwarisi oleh) siapa pun setelahku.”

          Poin pentingnya adalah, jika kita pakai terjemahan Depag atau tafsir lain yg populer di Indonesia, maka antara ayat:34 dan 35 menjadi tidak ada korelasinya, dan sulit untuk bisa dimaknai.

  13. SoonToBe says:

    Kak, nnti kan tanda2 turunnya d****l kan Ada kekeringan selama 3 tahun, apa ini hubungannya dengan pasca perang?

    • The admin says:

      Ujian Dajjal bisa dipisahkan sebelum Malhamah dan setelah Malhamah, Tapi keduanya sama beratnya.

      Sebelum Malhamah kita diuji dengan iming2 Dajjal dengan gemerlapnya dunia, Yang tidak lulus akan menjadi pengikuta Dajjal dengan menghalalkan segala cara untuk menumpuk kekayaan, yang selalu Dzikir (selalu ingat) akan ujian ini bisa selamat. Pada era kita ini kita diuji dengan kemudahan mencari uang mudah dengan jalan riba, seperti Perdagangan mata Uang online, Perdagangan uang digital, menjadi calo online (Dropshipping), Kredit dengan bunga, membungakan uang dsb. Detail tentang ujian Dajjal sebelum Malhamah, silahkan baca kajian ‘Bisa jadi anda adalah pengikut Dajjal”

      Ujian Dajjal yg berupa fitnah adalah mengadu domba antar muslim, muslim yg terperdaya akan lebih suka mencari-cari kejelekan aliran muslim lain dari pada introspeksi diri. Pada tataran pemimpin mereka mau menjadi sekutu musuh Islam Israel dan kakitangannya AS untuk memerangi negara muslim lain.

      Dajjal akan muncul 6 atau 7 tahun setelah Malhamah, Hadits menyebut sebelum munculnya akan didahului 3 tahun yg sulit, karena paska malhamah akan terjadi perubahan iklim bumi yg sangat drastis, karena bumi ditutup oleh asap (dhukhan) akibat perang nuklir.

      • SoonToBe says:

        Ahh begitu, akhirnya aku nemu kajian analisa yg bisa dipahami dan masuk akal, soalnya sering nyari2 di blog lain malah makin kurang ngerti titik terangnya, semoga kt semua selamat dari ujian berat ini dan selalu dilindungi Allah SWT, aamiinn…
        #staysafe #stayhealthy

        • The admin says:

          Selamat datang di analisaakhirzaman.com, Artikel2 kita ada dalam beberapa katagori yg panduannya ada di homepage. Khusus kajian akhirzaman ada di ‘artikel unggulan’ atau ‘Islamic view’, silahkan baca2 dengan cermat ya karena semua kita tulis dengan sangat hati-hati, meski kita jg sadar msh jauh dari sempurna.

  14. yoseph eskandar says:

    Maaf min, bukannya sok menggurui, tapi hanya ingin mengajukan saran agar admin bisa membukukan semua kajian admin ttg akhir zaman ini dalam sebuah buku atau buku seri. Sebab kalo cuma di blog / website khawatirnya diblokir atau di delet oleh fihak yg tidak suka. terima kasih min atas ilmunya.

    • The admin says:

      Sebelumnya kita sudah ada beberapa rencana termasuk mmebuat animasi untuk di youtube dan penerbitan ebook, sayang karena keterbatasan kita baru bisa terwujud dalam blog ini. Resiko di blokir kecil, karena kita tidak pernah membahas politik dalam negeri.

      Diterbitkan dlm buku-buku??? adakah yg mau beli??? hehe…. Kita sdh sangat hafal dng karakter kita yg katanya siap bertemu Imam Mahdi itu, LOL. Anyway terimakasih sarannya.

  15. heru says:

    setelah malhamah kubro dajjal muncul dan mengaku nabi dan diakui yahudi. jadi setelah malhamah kubro masih ada yahudi min? apa mereka yg memenangkan perang nuklir?

    • The admin says:

      Qur’an menyebut Umat Yahudi ada yang lurus dan ada yang sesat, yang sesat cirinya menjadi pengikut zionis, yang lurus akan menjadi pengikut Nabi Isa. Silahkan baca kajian “dua khilafah kembar akhirzaman”. Harus sabar ya membacanya, karena selain agak sulit difahami juga kajian itu ada 4 part yg bagian terakhirnya berupa tanya jawab jika masih ada yg belum jelas.

      • Niko says:

        Min, apakah ini contoh umat yahudi yang lurus ? karena menentang negara israel dan menyebutkan bahwa nanti orang2 palestina akan menyembah satu tuhan yang sama ?
        https://www.theyeshivaworld.com/news/featured/1801373/watch-this-neturei-karta-leader-prays-that-israel-be-erased-and-the-whole-world-should-worship-allah.html

        • The admin says:

          Kalau hanya disimpulkan sebagai Yahudi penentang Zionis masih bisa, tapi apakah ini contoh Yahudi yang lurus harus ditanya lebih lanjut, karena sebagian ciri Yahudi yg lurus adalah : 1. Mereka mengakui menyembah Tuhan yang sama 2. Mengakui Isa AS sebagai Al Masih (Nabi utusan Allah). Sementara dia tdk menyebut yg poin 2.

          Ada pernyataan yg janggal sebagai seorang Yahudi, dimana dia menyebut seluruh wilayah Palestina adalah total milik rakyat Palestina, padahal dikitab mrk dan beberapa ayat Qur’an malah menyebut bahwa Yerusalem adalah kota yang memang dijanjikan buat mereka (Yahudi yg lurus). Tapi mungkin yg dia maksud adalah bahwa zionis tidak berhak atas Palestina dan hanya Yahudi non zionis dan Arab yang berhak, karena memang mereka sudah ribuan tahun hidup berdampingan, dan menjadi kacau setelah ada zionisme.

          • Niko says:

            Baik min. Menurut sy poin nomor 2 itu, setau saya melalui video dan penjelasan dari kitab2 mereka, Umat Yahudi tidak diijinkan memiliki negara hingga mesias mereka datang… nah ini kayaknya kita perlu tunggu apakah mesias yang dimaksud beliau adalah mesias asli (Isa A.S) atau mesias palsu ( Dajjal)… Apa benar min ?

  16. Rianzz says:

    Tentang Dajjal yang sekarang sedang di Alam ghaib itu benar nyata. Seperti apa yang admin tulis disini. Saya baru ingat dulu di tahun 2014 ada video animasi tentang dajjal sedang dalam perjalanan keluar dari alam ghaib. Videonya bisa disimak disini :
    https://youtu.be/65xLByzT1l0

  17. JPryt says:

    Mungkin ga si kalau Dajjal itu dari kalangan ilmuwan, krn dapat ‘membunuh dan menghidupkan kembali’. Secara dimasa skrng aja sdh banyak rekayasa ilmiah. Mungkin dalam era nya nanti yg ada itu kemampuan ilmiah bukan kekuatan semacam sihir ?
    Tapi karena hal tsb terlihat fenomenal makanya orang2 kagum dan percaya bahwa dia adalah almasih.

    • renggo says:

      hahaha saya juga berfikir demikian, contoh lainnya adalah:
      1. kan dajjal bisa mengendalikan cuaca saat dia muncul, dia bisa menurunkan hujan bagi para penyembahnya, dan mengeringkan hujan bagi yg melawannya. apa jangan2 dajjal itu orang pintar yg punya teknologi paling terdepan yg bisa mengendalikan cuaca?
      2. lalu dajjal disebutkan dalam hadits atau al quran saya lupa, kecepatannya seperti awan. dan itu kecepatan yg sangat cepat. ia bisa berpindah pindah ke tempat yg jauh dalam waktu singkat. apa jangan2 dajjal make teknologi terdepan seperti UFO dmn teknologi itu blm dimiliki manusia selain dajjal, makanya bisa berpindah dengan sangat cepat.
      3. dan yg ketiga yg anda bilang tentang menghidupkan kembali dgn rekayasa ilmiah.

      jadi dajjal dianggap punya sihir, seolah2 dia Tuhan. padahal mungkin dia pake teknologi terdepan.
      ahahaha. ini sih hanya kesamaan pendapat saya sama JPryt ya. saya ga bilang ini benar atau salah ya.

      • diki says:

        makanya kalau jaman nabi saw, hal tersebut bisa dianggap sihir atau dll. Tapi di jaman sekarang mungkin lumrah,
        1. Mengedalikan cuaca (bahkan BPPT bisa bikin hujan buatan
        atau memodifikasi cuaca.
        2. DJ bergerak secepat angin…dia naik pesawat udara
        3. DJ naik keledai yang kupingnya panjang sekian
        hasta..pesawat punya sayap.
        4. Di dahinya tertera KFiR…pendapat ane pasukan Israel
        dengan helm baja terterra KFiR

Leave a Reply to sayyed Fesal Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *